P. 1
PKPU_04_2011

PKPU_04_2011

|Views: 509|Likes:
Dipublikasikan oleh kpubdl
per-kpu
per-kpu

More info:

Published by: kpubdl on Feb 26, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2013

pdf

text

original

SA-l'[i'tAid

KOIUIISI PEMIT IHAN

Ui'UM

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM

NOMOR

04

TAHUN

2011.

TENTANG PEDOMAN STANDAR GEDUNG KAI{TOR KOMISI PEMILIHAN UMUM, KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI, KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN PROi'INSL KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA, DAN KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN KABUPATEN/KOTA

KOMISI PEMILTHAN UMUM,

Menimbang :

a.

prasarana dan sarana kerja;
b.

bahwa dalam rangka meningkatkan kinerja dan kelancaran penyelenggaraan penrilihan umum di Komisi pemilihan umum, Komisi Pemilihan umum provinsi, Komisi Lrdepend.en pemilihan Frovinsi, Komisi Pemiiihan umum Kabupaten /Kota dan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota-dilakukan penataan

sehingga diperlukan per loman standar prasar'rna dan sarana kerla;

Kabupaten/Kota merupakan faktor penting dalam mendukung terlaksananya penyelenggaraan pemilihan umum di daerah]

bahwa prasarana dan sarana kerja Komisi pemilihan umum provinsi, Komisi Lrdependen Pemilihan provinsi, Komisi pemilihan umum Kabupaten /Kota da,n Komisi Lrdependen pemilihan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, dan huruf b, perlu menetapkan peraturan Komisi pemilihan umum tentang Pedom;rn standar Gedung Kantor Komisi perrrilihan umum, Kornisi Pemilihan umum provinsi dan Komisi pemilihan Umum Kabupaten /Kota;
Mengingat

:L.

lnda1s-undang Nomcr 2L Tahun 2001 tentang otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 135, Tamt,ahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4157);
u_ndang-undang Nomor 28 Tahun 2002 tentartg Bangunan Gedung (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 13[, Tambahan Lembaran N*gara Republik Indonesia Nomor 4247);

J.

undang-unciang lrlomcr 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran N,:tiara Republik Indonesia Nomor 42g6);

Undang-undang Nomor

L Tahun 2004 tentang

perbendaharaan

Negara (Lembaran Negara RePublik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, 'Iambahan Lembaran Nr:gara Repubtik Indonesia Nomor 4355);

$lb.3"j'jl';l&,H'{
undang-undang Nomor L0 Tahun 2004 tentang pembentukan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambnhan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389'1;
6.

i

uldang-undang Nomor 1s rahun 2004 tentang pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negira (Lembaran Negara Republik Lrdonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor M00);

7.

Uldang-undang Nomor'32 Tahun 2004 tentang pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubfi terakhir dengan undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indoiesia Tahun 200g Nomor 5% Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor a8u); Undang-un{ang Nomor t1 Tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62,

8.

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
9.

a$e;

!_na3g-UlfanS Nomor 22 Tahun 2007 tentang penyelenggara F'emithan umum (Lemharan Negara Republik Indoiesia Tahun 2007 Nomor 5% Tambahan Lernbaran Negara Republik Indonesia Nomor
4721);

10.

Indonesia Tahun 2005 Nomot Republik Indonesia Non.,or aS15);
11.

Peraturan Pemerintah Ncmor 40 Tahun L994 tentang Rumah Negara, sebagaimana telah diubJr dengan peraturan pemeiintah Nomor 3L Tahun 2005 tentang Penrhahan Atas peraturan pemerintah Nomor 40 Tahun 1.994'tentang Rrrmah Negara (Lembaran Negara Republik

&,

Tambahan Lem6aran Negara

Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan |asa Konstruksi (Lembaran Negara Republd rndonesia Tahun 2000 Nomot 64, Tambahan Lern'baran Negara Republik Lrdonesia Nonor 3i9S6);
Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang pengelolaan Barang Milik Negara/])-aerah sebagaimana telah di"ubah i*,gu. Peraturan Pemerintah iNomor 38 Tahun 200g (Lembaran NegLa Republik hdonesia Talrun 2008 Nomor zg, Tambahan Lembiran

12.

l.iegara Republik Indonesia Nomor a855);
13.

Peraturan Presiden Nornor

s4 Tahun

2010 tentang pedoman

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah ; 74.

Peraturan Menteri Pekerjean umum Nomor 45 Tahun 2002 tentang Pedoman Teknis Pembalrgunan Bangunan Gedung Negara;

15.

T'ata Kerja Komisi Psnilihan lJmum, Komisi pemilihan umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dr)rrgiln Peraturan Komisi pemjlihan umum Nomor 21 Tahun 2008, Feraturan Komisi pemilihan umum Nomor 37 Tahun 2008 dan Peraturi.n Komisi pemilihan umum Nomor 01 Tahun

Peraturan Komisi Pemililran umum Nomor 05 Tahun 200g tentang

Provinsi, dan Komisi pemilihan umum

2010;

16.

Peraturan Komisi Pemilihan umum Nomor 06 Tahun 200g tentang susunan organisasi di,n Tata Kerja sekretariat Jenderal Komisi

KP. &N'r

j)emilihan Umurrr, Sekretr.'iat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemililran Umum Kabupaten /Kota sebagaimana diubah dengan Peraturarr Komisi Pemilihan Umum Nomor Z2Tafuart
2008;

Memperhatikan

:

Kepuhrsan Rapat Pieno Kcm:.si Pemilihan Umum tanggal 20Mei2011

MEMUTT.ISKAN:
Menetapka::

UMUM TENTANG I'EDOMAN STANDAR GEDUNG KANTOR KOMISI
TIERATURAN KOMISI PENTILIHAN
PEMILIHAN UMUM, I iOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI, KOMISI INDEPENDIiN PEMILIHAN PROVINSI, KOMISI PEMITIHAN UMUD.{ KABUPATENIKOTA, DAN KOMISI
INDEPENDEN PEI{ILIFI AN KABUPATENIKOTA.

BAE I KETENTUAI\I UMUM
Pasal 1

Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan:

1.

Pedomari stanCar gedung kantcr'Koriiisi I'Jemilihan lJmum, Komisi Pemilihan Ui:;rum Provinsi, Komisi Inriepr-nden Pernilitran Provinsi, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan Komisi Indepenclen Pemilihan Kabupaten/Kota adalah pembakuan gedung kantor, dan perlengl:;tpan kantor.
Ged-crng kant'or aclalah

2. 3. 4. 5.

ruang tempat melaksanakan pekerjaan, dengan ukuran luas dan alat-alat perlengkapannya disesuaillan dengan kebutuhan serta memenuhi persyaratan estetika.
Perlengkapan kantor adalah alat-alat yang dipersiapkan sesuai dengan kebutuhan clan mcnurut jenis pekerjaan )'ang dilaksanakan.

i(o-:risi Pernilihar: LJrnrrm, selanjuirrya d.sebut KPU, adalah lembaga penyelenggara Perni.lu yang bersifat nasional, tetap da.rt mandili, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22'','ah:n2fJC7. *'ntang Penyelenggara Pemilihan Umum.

'Pcrnili.han Umurn Kabupalenf Y.ota, dan Komisi Independen Pemilihan IGbupaten/Kola selanjutnya disebu; KPU Provinsi, KIP Provinsi, KPU Ka.bupaten/Kota, cian KIP KaiiupaterrT'Kota adalah Penyelenggara Pemilu di provinsi dan kabupaten/kota, sebagahnana dimaksud dalam Undang-Undang
Nomor 22' I ahun ?-007 tentan g Penyelcn gJara Pemilihan Umum.

Komisi Penrilihan lJmum Prcvilrri, Korr,isi InCependen Pemilihan Provinsi, Komisi

I .r'. ."r -il'
':

i *r'fLL-'''' ?'-''il--j
LRH -

1

l:'.i' fl ; i'

'e'i'

;'r

I

i

Identitas Gedung Kantor KPU, KPU Prorinsi, I(IP Provinsi, KPU Kabupaten/Kot4 dari l(IP Kabupaten/Kota adalah ciri khas bangunan gedung KPU, KPU Provinsi, KIP Prorrinsi, KPU Kabupatenf Kota, Can I(IP .Kabupater,fKotu berupa bentuk bangunan tertentu dengan Logo KPU dis:rtai warna bangunan tertentu.

BAB It MAKSUD DAN TU}I.IAN PEDOMAN
Pasai 2
(1) Mai:sud

penyelenggaraan penrbangunan bangunan gedung Komisi Pemilihan Umurn, dapat dilakJinakan secara tertib, efektif dan efisien.
(2) Tuir.-rn

KPU Kabupaten/Kota, dan KIP Kabupaten/Kota agar

dari Fedornan Standar Geclung Kantor KPU, KPU Provinsi, KIp provinsi,

dari Pedoman Standar Gedung Kantor KPU, KPU Provinsi, KIP provinsi, KPU Kabupaten/Kota, KIP Kabupaten /Kota.agar pembangunan Ged.ung KpU, KPIJ Provinsi, KIP Ptovinsi, KPU Kabupatenf Kota, KIP Kibupaten/Kota sesuai fungsinya, memenuhi persyaratrn keselamatan, kesehitan, kenyiunanan, -dengal kemudaharl' efisien dalam perlggunaan sumber d,aya, serasi dan selaras dengan
lingkcngarmya.

BAB tII STANDAR GEDUNG KANTOR KOIVilSI PEMILIHAN UMUM, KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI, KOMISI U..IDEPENDEN PEMILIHAN PROVINSI KOMISi PEMIT.IHAN UMUM KABUPATENIKOTA, DAN KOMISI INDEPENDEN PEMII,IHAN I(ABUPATEN/KOTA

BAGIAN KESATU
pasal 3

.

KANTOR KOMISI PE\,flLIHAN UMUM

(1) Kantor Komisi Pemilihan Umrrm berkedudukan di ibu kota negara. (2) Kantor Komisi Pemilihan Umum dapat menampung sekurang kurangnya
karyawan.
670

(3) Gedung kantor Komisi Pemilihan Umum terdiri dari:
a. Ruang Ketua KPU dan ruang Sekretaris jenderal KPU dengan luas total masing - masing 147 rrr2,terdiri dari:

1)'Ruang Kerja dengan luas L6 m2; 2) Ruang Tamu dengan luas L4 m2; 3; Ruang Rapat dengan luas 60 m2; 4) Ruang Staf dengan luas 20 m2; 5) Ruang Tunggir dengan luas 18 m2;

6) Ruang Arsip dengan luas 5 m2; Q Ruang Istirahat dengan luas 10 m2; dan 8) Ruang Toilet dengan luas 4 m2.

b. I{uang 6 Anggota KPU dan Ruang Wa.kil Sekretaris }enderal dengan total luas masing - masing 88 m2, terdiri dari : 1) Ruang Kerja dengan luas L6 m2; 2) Ruang Tamu dengan luas L4 m2; 3) Ruang Rapat dengan luas 30 m2; 4) Ruang Staf dengan luas 9 m2; 5) Ruang Arsip dengan luas 5 m2; 6) Ruang Istirahat dengan luas 10 m2;,Jan 7) Ruang Toilet dengan luas 4 m2.

c. Ruang Kepala Biro, terdiri dari

:

Ruang Kerja dengan luas L4 m2; 2) Ruang Tamu dengan luas L2 m2; l!) Ruang Rapat dengan luas 30 m2;

i)

l

4) Ruang Staff dengan luas L0 m2; 5) Ruang Tunggu dengan luasl?m2; 6) Ruang Arsip dengan luas 3 m2; '7) Ruang Istirahat dengan luas 9 m2; dan 8) Ruang Toilet dengan luas 3 m2. d. Ruang Kepala Bagiarg terdiri dari: 1) Ruang Kerja dengan luas L2 m2; 2) Ruang Tamu dengan luas 6 m2.
e.

Ruang Kepala Sub tsagian, terdiri dari: 1) Ruang Kerja dengan luas 8 m2; 2) Ruang Arsip dengan luas 2 m2.

f. F.uang Staff terdiri dari: 1) Ruang Kerja dengan luas 3 m2; 2) Ruang Ar-sip dengan luas 1 m2.

g. Ruang Kerja untuk Tenaga ProfesioruI dengan luasl2m2; h. Ruang Rapat Pleno dengan luas ruangiin 800 m2; i. Gudang atau Ruang Arsip dengan lui,s 60 m2; j. Gudang Induk atau Ruang Arsip sebanyak 2 ruartg dengan luas masing-masing
150 m2;

k. Ruang Data Center sebanyak 2 ruang dengan luas masing-masing 50 m2;

l.

Ruang Media Center dengan luas L20 m2; m.Ruang Confrence Press dengan luas 120 m2;

n. Ruang Perpustakaan dengan luas L20 rn2; o. Ruang Pendidikan Pemilih dengan luas 120 m2;

p. Ruang LPSE/ULP dengan luas 60 m2; q. 30% x luas (sebagai selasar,toilet dan nrushola dan lain-lain) dengan luas 428

m2.

(4) Luas tanah Gedung Kantor Komisi Pemililran Umum minimal

7000 m2.

(5) Bangunan gedung kantor Komisi Pemilihan Umum dilengkapi dengan bangunan
pagar yang disesuaikan dengan kondisi clan lokasi bangunan.

BAGIAN KEDUA
Pasal 4

KAI{TOR KOMISI PEMILIHAN UMUM TPOVINSI DAN KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN I'ROVINSI

(1) Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Independen Pemilihan
Provinsi berkedudukan di ibu kota provinsi.

(2) Tipe Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Independen Pemilihan Provinsi sebagaimana terlampir dalam Lampiran Peraturan KPU ini. (3) Kanror Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Independen Pemilihan
Provinsi dapat mbnampung eekurang kurangnya 51 karyawan.

(4) Gedung Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Independen Pemilihan Provinsi terdiri dari Tipe I, Tipe II, Tipe III dan Tipe IV. a. Tipe I terdiri dari:

1)

Ruang Ketua KPU dan Ruang Seketaris KPU Provinsi dan KIP Provinsi dengan luas total masing - masing; 43 n:P, terdiri dari: a) Ruang Kerja dengan luas 14 rn2; b) Ruang Tamu dengan l:uas 12 rrt; c) Ruang Rapat dengan luas L4 m2; dan d) Ruang Toilet dengan luas 3 m2.
Rtrang Kerja Anggota dan KPU dirr anggota KIP dengan luas masing-masing
'l..4m2;

2)
4)

3) Ruang Kerja. Kepala Bagian dengan luas masing-masing 72m2; 5)
5'|
Ruang Ke4a Sub Bagian dengan hras masing-masing 72m2; B.uang Kerja Staff dengan luas maling-masing 3 m2 dan Ruang Arsip 7 Ru.ang KutJu Tenaga Profesional deegan luas L2 m 2; Ruang Rapat Pleno dengan luas L,1() m2; Gudang atau Ruang Arsip dengarr luas rnasing-masing 50 m2; Ruang Data Center dengan luas nri.sing-masing 6m2;
m2;

m}

n 8) 9)

10) Ruang Media Center dengan lrras 5l

il)

Rtrang Perpustakaan Can Ruang
rnz.

LIf
de

E riengan lrras 50 m2;

12\ 40% x lttas (sebagai selasar,toilet

n mushola dan lain-lain) dengan luas L33

b. Trpe II terdiri dari

:

1)

Ruang Ketua Komisioner dan Ruang Sekretaris dengan luas total masing masing 43 n:'?, terdiri da;i: a) Ruang Kerja dengan luas 14 nt2; b) Iltrang'famu dengan iuas L2 rnL c) F.uang Rapat dengan luas L4 rnf dan d) ftuang Toil-et dengan luas 3 nr2.

-

21 Ruang Kerla Anggota KPU Provin-qi
].4m2;

dan anggota KIP Provinsi dengan luas

3) Ruang Kerja KeBafa Bagian dengan luas L2- m 2; 4) Ruang Kerja 3ub Bagiln dengan luas 12 m 2; 5) Rrrang Kerja Staff dengan luas 3 mi <lan Ruang Arsip 1m2; 6) Ruang Kerja'Ienaga Profesional de:rgan luas 12 m 2; 7) Ruang Rapat Pleno dengan luas 160 m2; 8) Gudang atau Ruang Arsip dengan l:rras 50 m2; 9) Ruang Data Center dengan luas 6 m:;
10) Ruang Media Center Cengan luas 5C m2; L1) Ruang Perpustakaan dan Ruang LI'SE dengan luas 50 m2; 1')) 35i6 x luas (sebagai selasar,toilet dan mushola dan lainJain) dengan luas117 m2. j
c. Tipe

III t'ercliri riari

:

1)

Ruang Ketua Koinisioner d,an Ruang Sekretaris dengan luas total masing masing 43,m2, terdiri dari: a) Ruang tlerja dengan luas L4 nr2; b) Rrra4g Tamu dengan lu?s L2 rnz; c) Ruang Rapat dengan luas L4 r rr21 dan d) Ruang Toilet dengan luas 3 m2.

-

2)

Ruang Ke.*Ja Anggota KPU. Provirsj Can anggota KIP Provinsi dengan luas
14m2;

3) Ruang Kerja Kepala Bagian dengan luas 12. m 2; 4) Rtrang Kerja Sub Bagian Cengan lues12m2; 5) Ruang Kerja Staff dengan luas 3 m? tlan Ruang Arsip t rrf; 6) lttrang Kerja Tenaga Irrofesional der,gan luasl2m2; n Rrrang Rapat Pleno dengan luas 16J m2; 8) Gudang atau Ruang Arsip dengan luas 50 rn2; 9) Ruang Data Center dengan luas 6 rn2;
10\ Ruang Media Center dengan luas 50 rn2;

---";rl-i , #A.T,,jl ll*ri'l1,il'i
i

i

I RH __-.-

I

11i) Ruang Perpustakaan dan Rirang [,i'SE dengan luas 50 m2;

12) 30'/" x luas (sebagai selasar,toilet dan mushola dan lain-lain) dengan luas L00
m2.

d. Trpe IV terdiri clari

:

1)

Ruang Ketua Komisioner dan Rua,ng Sekretaris dengan luas total masing rnasing 43 m2, tercliri dari: a) Ruan.g Kerja dengan luas 14 r,r'; b) Ruang Tamu dengan luas L2 rn2; c) Ruang Rapat dengan luas L4 in2; dan d) Ruang Toilet dengan luas 3 rr,2.

-

2) Ruang Kerj;i Anggota KPU Provinsi dan anggota KIP Provinsi dengan luas
'1"4

m2;

3) Ruang Kerja Kepala Bagian dengarr luas 1.2 m 2; 4) Ruang Kerja Sub Bagian dengan luas12m2; 5) Ruang Kerja Staff dengan luas 3 m2 dan Ruang Arsip 1m2; 6) Ruang Kerja Tenaga Profesiona.l dengan Luas12lr.2; 7) Ruang Rapat Pleno dengan luas L60 m2; 8) Gudang atau Ruang Arsip dengan luas 50 m2; 9) Ruang Data Center dengan luas 6 rn2;
10) Ruang Media Center dengan luas liO m2; 11) Ruang Perpustakaan dan Ruang L15E dengan luas 50 m2; 12) 25% x luas (sebagai selasar,toilet clan mushola dan lain-lain) dengan luas 83
m2.

(5)

Luas tanah Gedung Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Independen Pemilihan Provinsi Tipe I, Tipe II, Tipe III dan Tipe IV minimal1.200 m2
maksimal2 kali luas lahan tersebut.

(6) Bangunan

gedung kantor Komisi Pernilihan Umum Provinsi dan Komisi Independen Pemilihan Provinsi dilengkapi dengan bangunan pagar yang
disesuaikan dengan kondisi dan lokasi bangunan.

BAGIAN.KETIGA
Pas;.I5

KANTOR KOMISI PEMILIHAN UMUIVI KABUPATEN/KOTA DAN KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN KABUPATEN/ KOTA

(1) Ka:rtor Komisi Pemilihan Umum Krbupaten/Kota dan Komisi Independen
Pemilihan Kabupaten/Kota berkedudul an di ibu kota Kabupaten/Kota.

(2) Tipe Kantor Komisi Pemilihan Umum l.abupaten/Kota dan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota sebagaimanr terlampir dengan Lampiran Peraturan
KPU ini.

(3) Kantor Komisi Pemilihan Umum KabttpatanfKota dan Komisi Independen
Perrriiihan Kabupaten/ Kota dapat menarrpung minimal 39 karyawan.

(4) Gedung Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota terdiri dari Tipe I, Tipe II, Tipe III dan Tipe
IV.
a.

Tipe I terdiri dari

:

1)

2) 3) 4) Ruang Rapat Pleno dengan Luas96 rl:2; 5) Gudang atau Ruang Arsip dengan lttas masing-masing 30 m2; 6) Gudang induk dengan luas 60 m2; 7) Ruang Data Center dengan luas 6 rn2; 8) Ruang Media Center dan Ruang Pendidikan Pemilih dengan luas 50 m2; 9) Ruang Perpustakaan dengan luas 72m2;
1C)' 40%

Ruang Kerja KPU Kabupaten/Kota dan KIP Kabupaten/Kota dan Ruang Kerja Sekretaris KPU Kabupaten/Kota dan KIP Kabupaten/Kota dengan luas masing - masing1,4rfi; Ruang Kerja Sub Bagian dengan luas masing-masing 12rr*; Ruang Kerja Staff dengan luas masing-masing 3 m2 dan Ruang Arsip 1m2;

x luas (sebagai selasar,toilet dan mushola dan lainlain) dengan luas

99

m2.

b. Tipe II terdiri dari

:

1) Ruang Kerja KPU Kabupaten/Kota

dan KIP Kabupaten/Kota dan Ruang Kerja Sekretaris KPU Kabupaten/Kota dan KIP Kabupaten/Kota dengan

2) 3) 4) Ruang Rapat Pleno dengan luas 96 m2; 5) Gudang atau Ruang Arsip dengan luas masing-masing 30 m2; 6) Gudang induk dengan luas 60 m2i n Ruang Data Center dengan luas 6 m2;
S) Ruang Media Center dan Ruang Pendidikan

luas masing - masing1.Am2; Ruang Kerja Sub Bagian dengan lu.as masing-masing 12m2; Ruang Kerja Staff dengan luas masing-masing 3 m2 dan Ruang Arsip 1m2;

Pemilih dengan luas 50 m2;

9)
i0)

Ruang Perpustakaan dengan luas L2m2; 35% x luas (sebagai selasar,toilet Jan mushola dan lain-lain) dengan luas 87
m2.

c. Tipe

III terdiri dari

:

1)

Ruang Kerja KPU Kabupaten/Kcta dan KIP Kabupaten/Kota dan Ruang Kerja Sekretaris KPU Kabupaterr/Kota dan KIP Kabupaten/Kota dengan luas masing - masingl'4rnz;

2) Ruang Kerja Sub Bagian dengan lu;rs masing-masing 12rr.:2; 3) Ruang Kerja Sta{f dengan luas masing-masing 3 m2 dan Ruang Arsip 1m,; 4) Ruang Rapat Pleno dengan luas96 nP; 5) Gudang atau Ruang Arsip dengan,.uas masing-masing 30 m2; 6) Gudang induk dengan luas 60 m2; 7) Ruang Data Center dengan luas 6 nrz; 8) Ruang Media Center dan Ruang Pendidikan Pemilih dengan luas 50 m2; 9) Ruang Perpustakaan dengan luas 1)-m2;
1'0'; 30Y" m2.

x luas (sebagai selasar,toilet dan mushola dan lain-lain) denganluas 47

d. Tipe IV terdiri

dali

:

1)

2\ 3) 4) Ruang Rapat Pleno dengan luas 96 m2; 5) Gudang atau Ruang Arsip dengan luas masing-masing 30 m2; 6) Gudang induk dengan luas 60 m2; 7) Ruang Data Center dengan luas 6 rn2; 8) Ruang Media Center dan Ruang Pr'r,didikan Pemilih dengan luas 50 m2; 9) Ruang Perp:rstakaan dengan luas 12nt;
10) 25% x luas (sebagai selasar,toilet
m2.

Ruang Kerja KPU Kabupaten/Kota dan KIP Kabupaten/Kota dan Ruang Kerja Sekretaris KPU Kabupaten/Kota dan KIP Kabupaten/Kota dengan luas rnasing -. masing1.4m2; Ruang Kerja Sub Bagian dengan lurs masing-masing 12m2; Ruang Kerja Staff dengan ltras mas.ng-masing 3 m2 dan Ruang Arsip 1m2;

ian mushola dan lainlain)

dengan luas 62

(5)

Gedung Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Koti''. Tipe I, Tipe II , Tipe III dan Tipe IV mirrimal 1.000 m2 maksimal2kaliluas lalran tersebut.
Lue"e tanah

(6) Bangunarr gedung kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan Komisi
Inclependen Pemilihan Kabupaten/Kota dilengkapi dengan bangunan pagat yang disesuaikan dengan kondisi dan lokasi bitngunan.

BAB IV IDENTITAS BANGUNAN GEDUI\]G KOMISI PEMILIHAN UMUM
Pasa

I6

(1) Gedung kantor Komisi Pemilihar.. TJmr;rn Plovinsi dan Komisi Pemilihan Umum
Kalrupaten/ Kota rnemiliki ta.mpak depan bangunan y ang seragam,

t0

tampak depan dimaksuC pada ayat (L) dicirikan dengan penempatan Logo. Komisi Pemiiihan Umum pada pintu masuk utama gedung sebagaimana terlarrpir pada Lampiran II. (3) Spesi{ikasi Logo Komisi Pernilihan Unrrrrn sebagaimana dimaksud ayat (2)
(2) Keseragaman

berukuran 2,2x'J.,.8 m.

BAB V PENYELENGGARAAN PEMBANGUhI AN GEDUNG KANTOR KOMISI PEMILIHAN UMUM, KOMISI I'EMILI}IAN UMUM PROVINSI, KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN PITOVII\I$L KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATENIKOTA DAN KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN I(ABUPATENIKOTA
asai 7

Teknis nenyelenggataan pembangunan gedung Kantor KPU, KPU Provinsi, KIP Provinsi, KPU Kabupaten/Kota dan KIP K:rbupaten/Kota mempedomani ketentuan
Perunda?ig-undangan yang berlaku.

BAB VI PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
pasa,tB
-

KPU melaksanakan pembinaan dan pengawasan setiap tahapan penyelenggaraan
pembanrp-rnan Geclung Kantor KPU Provinsi, KIP Provinsi KPU Kabupaten/Kota, dan KIP Kabupaten/Kota

BAB VII KETENTUAN LAIN
Pasal 9
(1) Ka:-rfor

KPU Provir:rsi, KIP Provinsi, Kantor KPU Kabupaten/Kota, Kantor KIP Provinsi dan Kantor KIP Kabupaten/Kir'La yang sudah berdiri dibangun sebelum Keputusan ini ditetapkan dan belum memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, dapat menyesuaikair sepanjang terdapat ketersediaan lahan
dan anggaran.

(2) Penganggaran pemeliharaan

lahan bangunan gedung kantor, ditentukan seluas batas maksimal lal;ran yangdiah:r dalam l'eraturan ini.

1l

SA?.?F'r /i nr
BAB \TIU KETENTUAN PENUTUP
Pasal 10

Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memelintahkan Pengundangan Perafuran ini dengen penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di ]akarta pada tanggal l Juli 2011

KETUA,

Ttd

H.A. HAFIZ ANSHARY AZ Diundangkan di |akarta Pada tanggal l Juli 2011 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

Ttd PATRIAI,IS AKBAR
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONT|SIA TAHUN 2011 NOMOR 376 Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT IENDERAL KPU

ff9Ai$.\
i:S"'owardono

t2

PEDOMAN STANDAR GEDUNG
KPU PR

SAL,f,H{AN
KOMISI PEMILIHAN UMUM,
TYPE KANTOR KPU KABUPATEN/KOTA

)VINsI,

KIP PROVINSI, KPU KABUPATE

ryPE KANTOR KPU
PROVINSI

JUMLAiI
NO

JUMLAH
KECAMATAN

JUMLAH
PENDUDUK tl

PROVINSI, KABUPATEN/KOTA

KAB/KO-, A

Itl

IV

|ililt

rv

ACEH SEIATAN Tapak Tuan KAB. ACEH TENGGARA Kutacane

!17.72

NAGAN RAYA Suka Makmue

16'{49. A9!ll rNvt!4r,19 Kic'r€ q9t,

iilKAE.

BENER lvlER|AH 5i

ABANDAACEH BandaAceh.

KOTASABUSSALAM

Sabulussalam

1:iKAB. PAKPAK BHARAT Satak

EATU BARA Lima Putuh
KAB PADANG LAWAS UTARA

22rKOTA MEDAN Madan A PEMATANG SIANTAR Pamatang siantar

KAB, LABUHAN BATU UTARA

GUNUNG SITOLI

PESISIR SELAT

Painan

SOLOK Arosuka KAB. SW.

LIMA PULUH KOTA Sarilamak

SOLOK SELATAN

$l
IYPE KANTOR KPU
PROVINSI TYPE KANTOR KPU

KABUPATEN/KOTA

pRovrNsr,

KABupATEN/KorA I rno/xo'"
_

IJUMLA.I

JUMLAH KICAMATAN

JUMLAH
PENDUDUK

:l
:

ililt

tv

|ililt

tv

l-

t

rglKorA

PARI,A

KAB. ROKAN HULU Pasir

KUANTAN SINGINGI Teluk Kuantan

.|ABUNG 9ARAT Kuala T
KAts

TAN.jUNG JABUNG TIMtJR Muara Sabak

KAB. TEEO Muard Tebo

TERA SELATAN

MUARA ENIM Muara Enim

9lKAB. OKU SELATAN Muaradua

12!KOTA PALEMBANG
KOTA PAGAR A.IAM P KOTA PRABUMUTIH Pr3bumulih

KAB. BENGKULU SELATAI'I MIanna

LAMPUNG SEtATAl,l Kalianda LAMPUI.IG TENG{l{ Gunung Sugih

i *ri,eg"E ruAld
I

-::"1
I

Lfll__-*--

,JUMLAII KAB/KOTA

l\,lErRO Metr TUTATIGBAWANG BANAT
PRING KAB. MESUJI
I

6a-aaiA;3;*';TiFKAB. BELI'TUNG Tarriuns PonCan BANGKA SETiTA|\,| Toboali EANGKA TENGAH

BINTAN Bandar Seri Bentan

KAB. AOM. KEP. SERiBU P. Seribu KODYA JAKAR;I-A PUjAT Tanah KODYA JA(ARTA UTn RA l-aniuns Priok

L.42L.272

LATAN Kebavoran Baru
KODYA JAKARlA TiMUR

(|l

IAV/A BARA]
1 KAB. BOGOR

2(

613 40 32 30 42 39 50 40
)a,

40.776.63L 4.282.43) 2.202.734
2.308.413 3.005.027

I

Cibinor,g

KAB. SUKABUMI Sukabumi KAB, CIANJUR Cianjur

KAB. BANDUNG Soreana KA8. GARUT Garut 5 KAB. TASlKfllALAYA Sinsaparna
KAB. CIAMIS Ciamis

2.329,447
1.808.779 1.s38.s39
1.

8 iAB. KUNINGAN Kuninsan 9 KAB. CIREEON Sumber 10 KAB. MAJALENGKA Maialengka
1
T2

r50.983

f

2.099.995

Lr54.92C
1.078.303 1.808.083 1.489.36s

KAB. SUMEDANG Sumedang KAB. INDRAMAYU lndramavu

zo

13 KAB. SUBANG Subang L4 KAB. PURWAKARTA PuTVJaKaTta
1 5U

883.541

ll

If

KAB. KARAWANG Ka13wang KAB. BEKASI Cikarans KAB. SANOUNG BARAT

t,922.534
1.921.803

lo
1

tl ^fgamprah

18

KOI\

BOGOR Bosor

L.442.r24 992-.47r

tl

19 KOTA SUKABUMI Sukabumi 2n KOTA BANDUNG Bandung
iKOTA CIREBON Ciiebon
2

zzt,5I J
30 2.274.695

ll

279.705

RorA

BEiASt

B"t

ri

t2

2.097.853

)

LKOTA DEPOK

DeooK

IKoTA ctMAHt Cimahi

:i

i

KOTA TASIKMAIAYA Tasii.inaltva
BANiAT

L.2L4.20i 548.83t 587.764
181.610

ill

26IKOIA BANJAR
TEtrCAd

r,746.97L

181
KAg. PUt{Y/OREJO Purwcrejo

915.575

KARANGANYAR SRAGEN

"-'-_-"-l

is^m:g,rF#Affi
I

I

L-8i-

-

-

-*l

:l124 -f-

u

"

KOTA BLITAR BIItar

KOTA SURABAYA

5, KSTA TANGERANG T

--.| Rl{ I
TYPE KANTOR KPU PROVINSI

*r'\J{'n iffii;i;lye.r*;-j
__-_
TYPE KANTOR KPU
I

i

KABUPATEN/KOTA

JUIvILAH KECAMATAN

JUMLAH
PENDUDUK

ililt

tv

ill

IV

KOTA DENPASAR Denoasar

(vill

!USA TEI,iGGARA BARAT KAB. LOMBOK BARAT MJTATAM
KAB. LOMBOK TENGAH Pra.ra

4.539,674

tv
tl

t)
L2
2C

730.288

828.376
1.149.193 410.873

ll

lAB. LOMBOK TIMUR Selong
4 (AB. SUMBAWA 5rrmbawa Besar

2t

Il
ill

(AB. DCMPU Domou

2L0,794
416.44C

GB. BIMA Raba-Bima
(AB. SUMBAWA BARAT Taliwans 8IKOTA MATARAM Mataram iKOTA BIMA Eima

360.442
104.761 185.876

ill

lOIKAB,

LOT,4BOK

UTARA

TIMOR TENGAH SELATAN Soe 3'KAB. TIMOR TENGAH UTARA Kafemananu

KAB, MA.NGGARAI BAPAT Labuan

KAB. SUMBA BARAT DAYA TAMbOIAKA

KAPUAS HULU Futussibau

KAB. BARITO UTfiRA Muara Teweh

lc$rhT;
k.,.-'*-,"*.,.,

.?',

i'

.-"1

".1 ';

!

-iii
i
I

.'

I

JLiMLAII
KABi

i(O'A

14IKOTA PA!.ANGKARAYA

144
KAB. TANAH LAUT Pelaiheri

3.300.8ss
269.811 303.984

v
IV IV
tl

t 20 77

438.259 277.t85
143.998 208.42 24L.!4-, 195.80;

IV IV IV IV

11
1

a1

201.8s:
202.99(

TANA.H BUfuIBU 8At.'IiCiN

101.18i
5 5

J I 2.5dt

L42.831

3.25L.r42
PASER

Tanah Grr..g_.)t

:,IKAB PENAJAM FASER UTARA
KOTA TANA TIDUNG

L: : KOTA SAMARINDA Samarinda
i3 i KOTA TARAKAN TaraKan
KOTA BOI'ITANG Bontang

KAB. KEPULAUAN TATAUD KAB. MINAHASA SELATAI.I Amur KAB. MINAHASA UTARA AiT MAdidi KAB. MINAHASA TENGGARA Ratahan

KOTA BITUNG Ei KOTA TOMoHON

Toda:ron

KAB. BOTAANG MONGONDOW SETATAN

111

t25.474

.

TOJO UNA UNA Ampana

11lKAB, BARRU Barru 12!KAB. SOPPENG W?tan
KAB. SIDENRENG RAPANG Siden

KAB. KONAWE SELATAN Andoolo

KA8. KOLAKA (JTARA Lasusua

KOIA GORONTALO Gorontalo

KAB. MALUKU TENGGARA TuaI MALUKU TENGGARA BRT Saumlaki SERAM BAGIAN TltulUR Dataran Hunimoa
SERAT\4

BAGIAN BARAT Dataran

KAB. AURU SE|jTAN

KAB. HALMAHERA EARAT TeTnate

HALMAHERA SELATAN Labuha
KEPULAUAN SULA Sanana

HALMAHERA TIMUR Maba
TIDCRE KEPULAUAN Kota Tidore Kepulauan

r^^" tl

r,"rr" "

3rl

,ral

,.rtt.trt

[*'

j Sl.dti;ii i ; *i, i\

JUMLA,l KAB/KO;-A
JAYAWUAYA Wsmena

. PUNCAK JAYA KOIA MUI|A

KAB. WAROPEN Botawa BOVEN DIGCELTanah Merah

MEN4BERAMO RA.IA Burmeso

KAB. INTAN JAYA

PAPUA BARAT Manokwari (PP No.

FAK FAK FaK FaK RAJA AMPAT \ryaisai

i -liocLn l'rc
I3
I

:+ l=t
tr.

!.,

ixo

x o,
=

J
..+

l-^

lm

o F o 3
vr

OCL n.c 3
0lI

go ^E O
c o
UI

-o ..t ^ =o foi -5 x0a oo,
t

3=
;

iF lo
l|,| !c,
r.n

o

!

-l { (/r ur 6i o N 5 { rot IO
16|

io) t lp
IN

1
ot

o :l

B

3 3 g f ii
OJ

5

c

F

lJl (Jl

(' { (o ol

F

F F g'l UT

(o lll (o

o

5 0Q c .J
q,

o,

.F

= = o,
= = g

c
3
.E

i3
I

=

3

ET

TI g,

E

o s.

IF lq,
I

o 7 o
0t
CL

t 2.
c
CL

lvt

a,

0,

l< l=
l5 lot 5 (rr gr 5 5 5 ll, |..r 6

u'

3 a

5 3
3
l.r Fr P Fr gr D ul o) gl ('r ol
(l)
|J

x o
E:

0,

el o|l

t= tq,

x o
3
g. =L C
E'
tu

g
F
Fr lJ
0r

It lGl Itr It lq,
lle

le l0,

il 3

5 @ o
GI

5 0,

t

l=

r3

o 5 EL o
= !

g 3
o,

3 o !t o 5 CL o = ! o
CL

=

1 5
o 5 ! o
vl =

o 3
5 a ct g tl
0,

3N

=
q,

s.

o 3

E o
ol

 

 

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->