1

ASUHAN KEPERAWATAN MASYARAKAT
Oleh. Agus Mulyadi, SKp. M.Kep. Sp.Kom

1. Pengertian Masyarakat ialah sekumpulan manusia yg saling berinteraksi menurut suatu adat tertentu bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu identitas bersama.
(Koentjaraningrat :1990)

2. -

Masyarakat ialah sekelompok manusia yang mendiami teritorial tertentu, saling tergantung, adanya pembagian kerja dan kebudayaan bersama. (Mac Iaver : 1957) Ciri-ciri masyarakat Interaksi satu sama lain Menempati wilayah pada batas-batas tertentu Saling ketergantungan Memiliki adat dan budaya Memiliki identitas bersama

3. Ciri masyarakat Indonesia 1). Desa - Hubungan keluarga dan masyarakat sangat kuat - Hub didasarkan pd adat istiadat sbg organisasi sosial - Percaya pada kekuatan gaib - Tingkat buta huruf tinggi - Berlaku hukum tidak tertulis - Tidak ada lembaga pendidikan khusus, teknologi dan keterampilan warisan - Sistem ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga - Gotong royong 2). Madya (Transisi) - Hub. Keluarga kuat, hub masyarakat mengendor - Adat masih dihormati, sikap masyarakat terbuka - Rasionalitas pada cara berpikir - Ada lembaga pendidikan formal dasar – menengah - Buta huruf menurun - Ada hukum tertulis - Ekonomi produksi pasaran - Gotong royong utk keperluan sosial dan keluarga 3). Modern (kota) - Interaksi berdasar kepentingan pribadi - Hub masyarakat terbuka saling mempengaruhi - Kepercayaan pd ilmu dan teknologi - Strata profesi dan keahlian - Pendidikan formal tinggi merata - Hukum tertulis komplek - Ekonomi pasar atas penggunaan uang & pembayaran lain

4. Indikator masyarakat sehat (WHO)
1). Status kesehatan a. Komprehensif - Angka kematian kasar (CDR) turun - Angka kematian turun
Akademi Keperawatan Pemkab Kotim

Pertumbuhan penduduk . Data umum .Geografi (wilayah) . Umur harapan hidup meningkat Spesifik Angka kematian ibu dan anak turun (AKI : 60 /1000) Angka kematian penyakit menular menurun Angka kelahiran menurun (40/1000/thn) 2). Masalah kesehatan a.Kesakitan . 32% sendiri.Info lengkap fasilitas BOR RS dan yankes cukup (53% yankes formal.Rasio tenaga kes dan jumlah penduduk seimbang (dokter 12%) .Info lengkap yankes RS. Data khusus 1). Pengkajian a. 9% tdk diobati) . Perumusan masalah Akademi Keperawatan Pemkab Kotim .Distribusi nakes merata (nakes 11%) .Yankes 6.Lingkungan . Kesehatan 3). Puskesmas. Kesling 4). Polindes 5. Pengolahan data Langkah : Klasifikasi Prosentase (tally) Tabulasi Interpretasi 3. Pelayanan kesehatan (Sensusnas : 1995) .Demografi (kependudukan) b.Lokasi . Penyebab .Kematian ibu dan anak . Analisa data Mengaitkan data dgn kemampuan kognitif shg diketahui kesenjangan atau masalah kesehatan / keperawatan 4. Kultural 2). Asuhan Keperawatan 1. PSM dlm upaya kesehatan 5).Kesling b. Lain-lain 2.2 b.Sosial ekonomi . Sumber daya masyarakat 6).Gaya dan prilaku .Luas . Jenis .

Prioritas masalah Berdasarkan : Perhatian masyarakat Prevalensi Berat masalah Kemungkinan diatasi Tersedianya sumber daya Asfek politis Skor 1 2 3 2 2 1 0 1 3 2 1 1 2 1 0 Menentukan prioritas masalah Kriteria 1. Perhitungan : 1).Masalah serius (segera) . Akademi Keperawatan Pemkab Kotim .3 Menentukan masalah bersama masyarakat. Lakukan penghitungan : Skor Total = Skor tertinggi x bobot 3).Rendah Menonjolnya masalah . yankes tersedia Kemungkinan perdarahan post partum ada.Tinggi .Kurang sehat . namun bila ditangani disarana yankes perdarahan dpt diatasi Ibu & keluarga tdk merasakan hal ini sbg masalah karena riwayat persalinan yg lalu normal2 saja.Sebagian .Krisis Kemungkinan masalah dpt dirubah . berdasar data & yg dialami masyarakat 5.Tdk merasakan masalah Bobot 1 2. Tentukan skor setiap kriteria 2). Jumlahkan hasil penghitungan skor seluruh kriteria Contoh : Potensial perdarahan post partum KRITERIA PERHITUNGAN Sifat : ancaman Kemunginan diubah : mudah Potensial dicegah : sedang Menonjolnya masalah : tidak 2/3 x 1 2/2 x 2 2/3 x 1 0/2 x 1 NILAI 2/3 2 2/3 0 PEMBENARAN Saat ini bumil ater tapsiran partus 911-2004 Sumber daya & fasilitas utk mengatasi masalah dpt dijangkau keluarga. 3.Sebagian tdk perlu segera . Sifat masalah .Tidak dapat diubah Kemungkinan dicegah .Mudah .Sedang .Ancaman sehat . 4.

Pendidikan dan latihan (Diklat) : . terdiri dari : a. 1. Pengerahan massa : .d.4 Jumlah total 6.Lomba bayi sehat . Potensial. Etiologi (penyebab) Menurut Mueke (1984) diagnosa keperawatan komunitas.Lomba kebersihan 8. Pelaksanaan tindakan (intervention of implementation) Akademi Keperawatan Pemkab Kotim 3. Penyebaran informasi 3).(karakteristik komunitas & lingk). Perencanaan sosial 3). Partnership (bekerja sama) :Pengorganisasian komunitas yg dirancang untuk perubahan 3 model / pendekatan pengorganisasian komunitas (Rothman :1968) 1). Meningkatkan motivasi : .Diklat penyegaran kader .Meningkatkan sosial ekonomi masyarakat .Karakteristik populasi . Risiko Rumusan : Risiko …. Kegiatan sosial : .Karakteristik linier : Nyata (aktual).04& balita berada pd status gizi kurang (garis kuning KMS).8% balita pd status gizi buruk (garis merah KMS). Perencanaan tindakan (plan of intervension) Stategi : 1). Diagnosa Keperawatan Berdasar masalah yg ditemukan.Kesling : kerja bakti . Pengembangan masyarakat 2). yang ditandai dengan ……… (indikator tes / analisa data) Contoh : Risiko malnutrisi berat pd balita yg status nutrisinya dibawah rata-rata ditandai dengan 35.Supervisi kesehatan 4). KIM (Komunikasi Informasi Motivasi) keluarga binaan 2). Pendidikan kesehatan 3). terdiri dari : . ----. 7.Kunjungan balita ke Posyandu 5).Masalah : Sehat <-------------> Sakit .(masalah diantara .…(populasi/komunity) b.Partisipasi aktif masyarakat dlm penyelesaian masalah Perencanaan tindakan (intervensi) : 1). Problem (masalah) b.Lomba kader teladan .1/3 . Proses kelompok 2).

.dll 7. Rt ttg rencana & strategi PKMD 5) Pembagian kelompok & peninjauan wilayah binaan 6) Pendataan keluarga / masyarakat & pengolahan data 7) MMD I (Penyajian data. Yayasan Essensia Medika.Jumlah kader terlatih bertambah ….50% warga masy mendpt informasi ttg …. tempat. Tujuan jangka pendek (Tupen) Setelah 6 bulan tindakan …. Evaluasi Subjektif (S). menyusun instrumen / questioner. Objektif (O).Status kesehatan . kepanitiaan. Mampu merawat dgn tepat . tempat.Masalah teratasi 2). 1998 Akademi Keperawatan Pemkab Kotim . Obstetri Fisiologi. Jakarta. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta. Eleman. serah terima kegiatan ke Puskesmas & mohon diri) DAFTAR PUSTAKA Depkes RI. terdiri dari : Jenis kegiatan.AppSc. Diagnosa Komunitas dan program Kesehatan. Analisa (A) dan Perencanaan (P) Rujuk ke tujuan awal : 1). tanggal. 1990 FJ Bannet. metode. Ditjenbinkesmas. 1987 Nasrul Effendy. Perawatan Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta. Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. edisi 2. penetapan masalah & rencana kegiatan) 8) Pelaksanaan kegiatan (kerjasama dgn masyarakat. Puskesmas & sektoral) 9) MMD II (Evaluasi kegiatan. uji coba questioner) 2) Survey dan penetapan lapangan 3) Pemberitahuan ke Ka Puskesmas / Camat / Lurah / Kades / Kadus. FIK UI. . pembagian kelompok. sumber. SKp. Konsep Keperawatan Ibu dalam Konteks Keluarga. hari. Jakarta. Bandung. M. Org . Bag Obgyn FK Unpad. 1998 Sulaiman Sastrawinata.5 Buat jadwal sesuai kesepakatan dgn keluarga / masyarakat pd waktu MMD (Musyawarah Masyarakat Desa). bahan. penanggung jawab 9. Tujuan jangka panjang (Tupan) Perubahan perilaku masyarakat : . Drs. waktu.Keluarga dengan ….50% kader mampu memberi penyuluhan . Rangkaian kegiatan PKMD (Praktek Keperawatan Masyarakat Desa) 1) Membuat perencanaan (waktu. Rt lokasi 4) Pertemuan dgn Ka Puskesmas /Camat / Lurah / Kades / Kadus. 1998 Yeni Rustina. Prof.