METODE PENENTUAN AWAL BULAN (RUKYATUL HILAL) DENGAN MENGGUNAKAN GAWANG LOKASI Oleh : Suhardiman

.Pengertian Rukyat Rukyat atau lengkapnya rukyatul hilal adalah suatu kegiatan yang dilakukan sebagai usaha untuk melihat hilal / bulan sabit di ufuk sebelah barat. sesaat setelah matahari terbenam.

itu ternyata tidak semudah dibayangkan oleh banyak orang. karena • untuk mengetahui secara persis dimana posisi hilal akan mucul diperlukan sistem perhitungan (hisab) berdasarkan data-data astronomis • cahaya senja yang melatar belakanginya tidak begitu kontras dengan cahaya hilal • awan tipis dan tebal yang tidak merata .Dalam pelaksanaanya rukyatul hilal.

Gawang Lokasi juga merupakan buah karya asli anak bangsa.Gawang Lokasi “Gawang Lokasi” merupakan alat yang sangat sederhana yang digunakan untuk melokalisir posisi hilal dalam pelaksanaan rukyah. H. yaitu K.H. MA. kemudian disempurnakan oleh Bapak Drs. Wahyu Widiana.Rukyat Indonesia . Sa'doedin Djambek (Ulama Ahli Falak Asal Sumatera Barat) bersama K. Tangsoban (Ulama Ahli Falak asal Sukabumi). salah seorang Ahli Hisab .H. T.

Alat ini terdiri dari dua bagian: Tiang Pengincar dan Gawang Lokasi Hilal Ufuk Lobang Pengintai “Gawang Lokasi” Tiang Pengincar .

terlebih dahulu kita harus mengukur ketinggian hilal di atas ufuk tempat rukyat. posisi dan jarak hilal dari titik arah Barat (Pada bagian ini dilakukan oleh Ahli Hisab) Data Hisab Lihat Makalah Hal.Untuk menggunakan alat ini.5 Hisab Awal bulan dapat dilakukan denan menggunakan softwere mapun perhitungan manual (hisab hakiki) .

.

terlebih dahulu juga perlu diukur berdasarkan perhitungan matematis (spherical trigonometri.Sebelum alat gawang lokasi dan tongkat pengintai diletakan secara berhadaphadapan. sesuai dengan data-data atronomis hilal awal bulan yang akan dirukyat) .

Menentukan arah mata angin dengan menggunakan beberapa alat.Persiapan 1. Menentukan lokasi rukyat yang strategis dengan data lintang dan bujur tempatnya. dengan menggunakan : • Peta Bumi atau Atlas • GPS (Global Positioning System) 2. diantaranya : • Kompas Magnetik • Theodolit .

Trnasportasi. palu. paku dan Senter *Blanko Draft Perukyat *Blanko Draft Beirta Acara *Sarana Komunikasi. dll (jika diperlukan) . Benang / Tali *Penggaris Siku (penyiku) *Lot (bandul). Konsumsi.Menyiapkan alat-alat dan perlengkapan rukyatul hilal *Theodolit (kalau ada) *Gawang lokasi *Kompas *Arloji (Penunjuj Waktu) *Stopwatch / timer *Meteran.

.

Barat Timur .

B P Timur .

maka terbentuklah garis “BG” Utara B P Selatan Timur . di ukur sepanjang seperti pada Rumus 4 (hal.Pada titik “B” dibuat garis tegak lurus (siku-siku) ke utara dan (atau) ke selatan. Selanjutnya pada garis tersebut kemudian diberi titik “G”.5). [BG = Tan AHT x PB] Setelah didapat hasil dari perhitungan dari Rumus 4 diatas. sesuai arah terbenam hilal pada saat itu dengan membentuk sudut dari titik “B” = 90°.

Hilal Ufuk Utara Lobang Pengincar B P Selatan Timur .