Prinsip Pengukuran, Skala, Validitas dan Reliabilitas

I.PENDAHULUAN Pengukuran variabel  bagian penting dari suatu penelitian Pengukuran  bertujuan memperoleh tingkat presisi yang tinggi  untuk membandingkan keadaan sampel perlu alat ukur yang valid dan reliabel .

Kadar gula darah  Ilmu Sosial  sulit diukur  abstrak defenisi operasional  Bias pengukuran  measurement error .Kadar kolesterol .tekanan darah .Pengukuran  pemberian/penilaian menurut aturan kepada ciri dari sampel atau subjek penelitian Yang diukur  variabel penelitian Ilmu eksakta  mudah diukur Seperti : .Berat badan .

ALAT UKUR 1. Alat ukur ilmu sosial  dibuat sendiri oleh peneliti  Test  Kuesioner  Observasi  Angket . Alat ukur eksakta  mesin dan alat yang telah diakui luas oleh ahlinya 2.II.

III. 3. Rumuskan ukuran masing-masing dimensi Menentukan tingkat ukuran Menguji tingkat validitas dan reliabilitas . Menentukan dimensi variabel  sering variabel banyak dimensi 2. 4. PROSES PENGUKURAN 1.

laki-laki 2.IV. Agama : 1. Islam 2. SKALA PENGUKURAN Pertama kali S.Steven (1946)  Skala ukuran 1. Budha b. Katolik 3. perempuan . Seks 1. Nominal :    Sederhana Tidak ada jarak atau urutan antara kategori Angka tidak merefleksi kedudukan kategori Misal : a.S.

Miskin b. Rendah . Status ekonomi keluarga 1. Kaya 2. Ordinal :   Tingkatan . Sedang 3.2. Tinggi 2. Tingkat pendidikan 1. Menengah 3. tapi tidak dapat diukur secara eksak Misal : a.

Berat badan. dll 4. Tingkat kematian c. Ratio  Mengurut kategori  Ada titik nol mutlak  Misal : a.3. Intelegensia. dll . Suhu b. Interval  Menganut kategori  Bisa ditentukan interval  Tak ada titik nol mutlak  Misal : a. Jumlah anak b.

Variasi biologis  Pada satu subjek  Antar subjek .V. Setiap pengukuran  ada variasi Sumber Variasi a. VARIASI PENGUKURAN 1. Variasi pengukuran   Instrument (alat) Pengukur ( orang ) intra inter b. 2.

SKALA SOSIAL • Penelitian ilmu sosial  sering ukuran dalam bentuk pertanyaan tunggal seperti : 1. Kurang berminat d.VI. Sangat kurang berminat . Berminat c. Sangat berminat b. Apa saudara berminat menjadi dokter? a.

c. b. d.2. saudara setuju mempunyai anak banyak? Sangat setuju Setuju Kurang setuju Sangat kurang setuju • • Untuk mengukur pertanyaan  skala Skala Likert  untuk sikap Chopin  partisipasi sosial . Apa a.

Kemantapan Ketepatan Homogenesis .VII. 3. 2. ASPEK PENTING DARI ALAT UKUR 1.

VIII. VALIDITAS (KESAHIHAN) DAN RELIABILITAS (KEANDALAN PENGUKURAN) 8.1.1 Pengertian  menunjukan berapa dekat alat ukur menyatakan apa yang seharusnya diukur • Misal : alat timbangan  BB • Pengukuran  kesalahan (Bias) “Measurement Bias” .1 Validitas  akurasi 8.

Validitas antar budaya d. Alat ukur skala numerik  membandingkan dengan alat ukur yang baku b. Validitas isi  isi b.2 Penilaian Validitas Instrument a. Validitas muka e. Validitas internal dan eksternal 8.1.• Jenis validitas a. Validitas konstrak  konsep c. Alat ukur skala nominal dibandingkan dengan yang terbaik (gold standard) .

Pemeriksaan tanpa setahu subjek b.2.8. Kalibrasi alat 8.13 Upaya peningkatan validitas alat ukur a.1 Pengertian  apabila pengukuran itu memberi nilai yang sama atau hampir sama apabila pengukuran dilakukan berulang-ulang . Pemeriksaan tanpa identitas subjek c.2 Reliabilitas (Presisi) 8.

Variabilitas subjek c. Data numerik  menghitung : – Koefisien variasi = SD mean bila kecil  reliabilitas baik – Interval kepercayaan (CI)  bila sempit CI (1-1.2. Variabilitas instrument 8.2 Penyebab  a.2.8.2)  reliabilitas baik . Variabilitas pengukur b.3 Penilaian Reliabilitas a.

Data berskala nominal  menghitung besar perbedaan dari dua pengamat  nilai kappa  metode paralel 8. Pelatihan petugas c.4 Upaya peningkatan reliabilitas a.2. Automatisasi instrument e. Pengulangan pengukuran . Standarisasi cara pengukuran b.b. Penyempurnaan petugas d.

Metodologi Research .2001. 1999. Metode Penelitian Survei Hadi S. Sastroasmoro S.et.1995. Metodologi Penelitian Kesehatan Tjokonegoro et al.REFERENSI 1. 5.Dasar-dasar Metodologi Riset Ilmu Kedokteran 3. 2. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis 4.1981. 2002. Depkes RI. Singarimbun M et al.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful