P. 1
Laporan Praktikum Pengambilan Sampel Air dan Usap Alat Makan

Laporan Praktikum Pengambilan Sampel Air dan Usap Alat Makan

|Views: 2,544|Likes:
Dipublikasikan oleh Neni Purwandari
Laporan Praktikum Pengambilan Sampel Air dan Usap Alat Makan
Laporan Praktikum Pengambilan Sampel Air dan Usap Alat Makan

More info:

Published by: Neni Purwandari on Feb 27, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2013

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI

Hari, Tanggal Materi Praktikum Tujuan Praktikum A. DASAR TEORI Bakteri merupakan salah satu mikroba yang mudah hidup dan terdapat dimana saja. Dibanding mikrobia lain jumlahnya terbanyak. Penyebarannya umumnya lebih beragam Agar dalam penelitian tidak terjadi kontaminasi dari bakteri yang di maksud diharuskan untuk mensterilisasikan terlebih dahulu. Sterilisasi sendiri berarti membaebaskan alat-alat dari mikrobia/organisme. Jenis Sample Cair 1. Air Kran 2. Air Sumur Gali 3. Air Sungai 4. Air Kolam Renang 5. Air Mata Air 6. Air Limbah Untuk mengambil contoh perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. Bagian botol yang akan berhubungan dengan air dihindarkan dari kontaminasi (botol harus tetap tertutup sampai saat diisi). b. Masih cukup udara di dalam botol untuk dapat mencampur contoh sebelum diperiksa.Perlu diingat bahwa volume minimum contoh untuk pemeriksaan bakteriologis adalah 100ml. c. Tutup botol dan kertas pelindung diambil sebagai satu kesatuan,dipegang antara jari tangan kalau tidak mungkin memegang antara jari tangan,tutup botol beserta kertas pelindung dapat diletakan terbalik di tempat yang kering. d. Botol dipegang dibagian bawah, diisi tanpa dibilas dan segera tutup kembali setelah diisi. e. Pengambilan contoh secara aseptis. : Selasa,18 Oktober 2011 : Teknik Pengambilan Sample Air dan Alat Usap : Mengetahui cara teknik pengambilan sampel cair

B. ALAT DAN BAHAN Alat : 1. Krustang 2. Lampu Bunsen 3. Botol Sample 4. Alat makan(piring/gelas) 5. Korek api 6. Kapas 7. Lidi kapas steril 8. Plastic transparan 1. 2. 3. Sample cair Alcohol 70% PBS Bahan :

C. CARA KERJA Pengambilan contoh air kran: a. Pilih kran yang paling sering digunakan b. Kran dibuka selebar mungkin selama 2-3 menit c. Setelah 2-3 menit kran dimatikan kemudian mulut kran disterilkan dengan cara dibakar dengan kapas yang telah diberi alkohol beberapa saat. d. Bila kran dari plastik maka kran cukup disterilkan dengan alcohol 70% e. Setelah disterilkan kran dibuka dengan aliran yang sedang, lalu ditampung di dalam botol sampel. Jangan lupa mulut botol disterilkan terlebih dahulu f. Air ditampung kira-kira 2/3 volume botol. g. Sebelum ditutup,botol disterilkan kembali baru ditutup. h. Untuk pemeriksaan minimal diambil air 100ml i. Botol sampel tidak boleh diisi penuh karena: 1). Memberi kesempatan bakteri untuk tetap hidup 2). Memudahkan dalam penggojokan sampel. j. Setelah selesai lalu botol diberi kertas label yang telah disiapkan. Label berisi datadata: nama pengirim, alamat pengirim,tanggal dan jam pengambilan, tempat pengambilan, jenis sampel dan jenis pemeriksaan.

Pengambilan sampel piring dengan usap alat ( Sweb)

a. Plastic transparan berlubang dengan ukuran 10cm2 disterilkan dengan alcohol 70%. b. Letakkan plastic transparan tersebut pada tengah-tengah piring/ gelas. c. Usapkan lidi kapas steril yang telah dibasahi dengan PBS ke bagian lubang tersebut. d. Ulangi pengusapan piring/gelas tadi dengan lidi kapas steril yang kering (tanpa dibasahi dengan PBS). e. Masukkan lidi kapas yang telah digunakan ke dalam tabung reaksi yang berisi media PBS 10ml. f. Tabung reaksi ditutup kembali dengan kapas secara steril dengan cara aseptis. g. Beri label dengan keterangan seperlunya.

D. PEMBAHASAN

c o n t o h a i r ( w a t e r s a m p l i n g ) m e r u p a k a n s a l a h s a t u bagian yang tak terpisahkan dari system pengukuran kualitas air, yaitu untuk mendapatkan data kualitas air yang akurat dan valid (refresentatif). Pada pengambilan sampel air yang dilakukan pada praktikum ini menggunakan sampel air kran dimana cara pengambilan tersebut haruslah berdasarkan prinsip aseptis. Begitu pula untuk pengambilan sampel alat makan yang bertujuan untuk memeriksa angka kuman pada alat makan tersebut tetap berdasarkan prinsip aseptis sesuai dengan prosedur kerja yang telah disebutkan.

E. KESIMPULAN 1. Teknik pengambilan sample terdiri dari beberapa teknik, tergantung dengan contoh sample yang akan diambil. 2. Yang perlu diketahui sterilisasi alat mesti dilakukan agar tidak terjadi kontaminasi bakteri yang tidak diinginkan.

Pembimbing Praktikum

Praktikan

Juni Purwati P07133111057

Neni Purwandari P07133111066

Niken Kriswandari P07133111067

Yusuf Toto Purwoko P07133111081

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->