Anda di halaman 1dari 4

Pengenalan Anatomi Anatomi adalah ilmu tentang struktur tubuh manusia.

Kata anatomi berasal dari bahasa yunani yang artonya memotong-motong. Anatomi dipelajari melalui 3 cara pendekatan: Anatomi Sistematis Anatomi Regional Anatomi Klinis A. Anatomi Sistematis Anatomi sistematis mempelajari tubuh sebagai rangkaian berbagai system organ Misalnya: - System integumenter (dermatology) kulit, adneksa (rambut,kuku) - System kerangka (osteology) tulang - System sendi (artrology) sendi dan ligament - System otot (miology) - System saraf (neurology) saraf pusat dan tepi - System sirkulasi (angiology) kardiovaskular dan limpatik - System pencernaan (gastroenterology) organ dalam pencernaan - System pernapasan (respirology) organ dalam pernapasan - System kemih (urologi) eksresi urin - System reproduksi organ genital yang mengurus reproduksi - System endokrin (endikrinology) krlrnjar penghasil hormone B. Anatomi Regional Anatomi regional adalah anatomi mengenai daerah tubuh

C. Anatomi Klinis Anatomi klinis lebih memeperhatikan aspek struktur dan fungsi dari tubuh.

Terminologi Anatomi A. Posisi Anatomis Posisi anatomis adalah posisi khusus tubuh dimana orang erdiri tegak dengan kedua telapak kaki parallel dan mendatar dilantai. Pandangan lurus dan mata melihan kedepan kearah pengamat. Kedua lengan pada kedua sisi tubuh dengan telapak menghadap kedepan dan jempol mengarah menjauhi tubuh. B. BIdang Anatomis

Median Sagital Koronal Horizontal

: membagi tubuh menjadi dua bagian sama besar antara kiri dan kanan : membagi tubuh menjadi dua bagian tidak sama besar antara kiri dan kanan : membagi tubuh menhadi dua bagian yaitu depan dan belakang (tegak lurus sumbu median : membagi tubuh menjadi dua bagian yaitu atas dan bawah Istilah Superior (kranial) Inferior (kaudal) Anterior (ventral) Posterior (dorsal) Medial Lateral Proksimal Distal Superfisial Profunda Arti Bagian atas tubuh Bagian bawah tubuh Bagian depan tubuh Bagian belakang tubuh Mendekati bidang median Menjauhi bidang median Lebih dekat pada batang tubuh atau pangkal Lebih jauh dari batang tubuh atau pangkal Lebih dekat ke permukaan Lebih jauh dari permukaan

C. Anatomi Pergerakan

1. Fleksi 2. Ektensi 3. Hiper Ektensi 4. Dorsifleksi

: Mengecilkan sudut antara bagian-bagian tubuh : Menambah besarnya sudut antara 2 sudut antara bagian-bagian tubuh : Gerakan melampaui posisi netral atau lebih dari nol derajat (lihat gambar) : Gerak fleksi pada sendi pergelangan kaki ke arah atas, membawa kaki mendekati tungkai bawah.

5. Plantar fleksi

: Gerak fleksi pada sendi pergelangan kaki ke arah bawah telapak kaki, membawa kaki menjauhi tungkai bawah

6. Abduksi 7. Adduksi 8. Oposisi 9. Reposisi 10. Elevasi 11. Depresi 12. Feksi Lateral 13. Rotasi
Rotasi lateral Rotasi medial

: Menjauhi bidang median tubuh pada bagian koronal : Menggerakkan kea rah bidang medial : Mendekatkan ibu jari ke jari lain : Mengembalikan Ibu jari ke posisi semula : Gerak bahu kearah telinga (menaikkan bahu) : Menggerakkan kembali ke posisi anatomis : Menekuk leher atau batang tubuh ke samping : Menggerakkan bagian tubuh mengelilingi porosnya
: Gerak memutar menjauhi garis tengah tubuh : Kebalikan rotasi lateral, gerak berputar ke arah garis tengah tubuh.

14. Sirkumduksi 15. Pronasi 16. Supinasi 17. Inversi 18. Eversi 19. Protaksi 20. Etraksi

: Menyatukan gerak fleksi, ekstensi, abduksi dan adduksi. : Telapak tangan menghadap belakang (dorsal) : Telapak tangan menghadap depan (lateral) : Memutarkan telapak kaki ke dalam (medial) : Memutarkan telapak kaki ke luar (lateral) : Menggerakkan rahang bawah ke depan (ventral) : Menggerakkan rahang bawah ke belakang (dorsal)

21. Abduksi horizontal: Suatu gerak unik pada bidang transversal. Misalnya, berdiri dengan lengan lurus terentang ke samping, lurus setinggi bahu dan sejajar lantai. Pindahkan lengan ke arah depan tubuh, sepanjang garis bahu dan sejajar lantai 22. Adduksi horizontal: Kebalikan abduksi horisontal. Misalnya, berdiri dengan kedua lengan terjulur ke depan tubuh, sejajar lantai. Pindahkan lengan ke samping tubuh, sepanjang garis bahu, sejajar lantai
Sumber: Anatomi Klinis Dasar (Keith & Moore,2002) http://suwekaprabhayoga.wordpress.com/2012/10/27/gerak-anatomis/