Anda di halaman 1dari 2

Usia Sperma

Rodger w. Harms mengatakan usia sperma pasca ejakulasi tergantung pada kondisi lingkungan . sperma yang di ejaklasi kan ke vagina dapat hidup di dalam saluran reproduksi perempuan tersebut hingga lima hari ataU lebih Berapa lama sperma tahan di dalam rahim, itu tergantung pada banyak variable, baik dari komposisi mrtabolik sperma , lingkungan vagina (level keasaman, temperatur, kehadiran lendir serviks, kualitas lendir serviks, kemampuan sperma untuk berenang maju dari vagina menuju sel telur dan kehadiran antibody sperma dalam tubuh wanita (pada lendir serviks)

Faktor-faktor yang mempengaruhi fertilisasi Pria 1. Suhu : pengaruh suhu terhadap fertilitas pria, meningkatnya suhu pada testis dapat mencegah spermatogenesis dengan menyebabkan degenerasi sebagian sel-sel tubulus seminiferus dan spermatogonia 2. Kriptokordisme : gagalnya testis turun ke skortum akibaat dari kurangnya testrogen yang dihasilkan oleh testis 3. Morfologi dan mortilitas sperma

(untuk pria lebih lanjut ada di LI yg lainj)

Wanita

1. Gizi : Kacang Hijau dan Taoge. Mengonsumsi taoge bisa membantu untuk menambah kesuburab, karena merupakan kecambah yang berasal dari biji-bijian. Seperti halnya kacang hijau yang banyak mengandung vitamin E, C, dan B. Vitamin E mengandung anti oksidan yang dapat melinduni sel-sel telur /spermatozoa dari berbagai kerusakan akibat serangan radikal bebas. Vitamin C sangat penting untuk kesuburan (fertilitas). Kekurangan vitamin C dapat mengakibatkan sel sperma menjadi lengket yang mengakibatkan sel sperma sulit mencapai sel telur. Sementara untuk vitamin B, kadar vitamin B akan meningkat 2,5-3 kali lipat yang dapat membantu proses pencernaan glukosa. Ketika glukosa telah dihasilkan, maka dia akan memberi masukan pada sel-sel saraf, termasuk sel saraf pada organ-organ kesuburan pria.

2. Pola hidup Merokok Berdasarkan penelitian wanita perokok memiliki resiko 3-4 kali lebih besar mengalami kemandulan dibandingkan wanita yang tidak merokok,dan memerlukan setidaknya waktu setahun untuk bisa hamil. Selain itu menurut penelitian mencatat bahwa adanya respon yang rendah dari indung telur wanita perokok dibandingkan yang tidak merokok. Kebiasaan minum kopi berlebihan. Prof. Dr. Allen J. Wilcox, seorang epidemiolog dari Institut Nasional Kesehatan Lingkungan Amerika, pernah melakukan sebuah penelitian tentang pengaruh kopi terhadap kesuburan perempuan. Hasil penelitiannya ternyata sungguh mengejutkan Perempuan yang gemar atau menjadi pecandu kopi hanya memiliki kesuburan sebanyak 26% dari perempuan pada umumnya yang tidak terlalu sering mengkonsumsi kopi. Alkohol Pada wanita, konsumsi alkohol berlebihan memperburuk metabolisme estrogen serta progesteron. Akibatnya, proses pembuahan sel telur oleh sperma sulit terjadi. Sedangkan pada pria, akan memperlambat kecepatan gerak sperma, dan menurunkan volume air mani yang mengakibatkan berkurangnya produksi sperma. Dari beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minum alkohol dapat mengurangi kemungkinan hamil. Stres Kondisi jiwa yang penuh kecemasan dan gejolak bisa menyebabkan gangguan ovulasi, gangguan spermatogenesis, spasme tuba fallopi, dan menurunnya frekuensi hubungan suami istri. Jiwa yang diliputi rasa cemas dan stress memicu otak untuk mengirim sinyal yang memengaruhi hormon pengendali ovulasi, bahkan sampai menjadi depresi. Olahraga yang berlebihan Olahraga yang berlebihan bagi seorang perempuan bisa menyebabkannya sulit hamil karena mengganggu siklus haid. Diduga akibat penurunan produksi gonadotropin serta peningkatan produksi endorphin dan kortisol