Anda di halaman 1dari 2

Mencintai Dengan Cara Yang Benar

Rania Amalia F. Alatas (1206261636)

Judul

: The Art of Love

Pencetus Teori : Erich Fromm

Data Publikasi : http://web.campbell.edu/faculty/vandergriffk/FamMateSel.html http://faculty.txwes.edu/shorsfall/love2.html

Kata cinta sudah seringkali kita dengar, sebagian dari kita sudah pasti pernah dan tahu bagaimana rasanya mencintai dan dicintai, bagaimana sikap dan perilaku seseorang yang sedang menunjukkan rasa kecintaannya terhadap sesama. Sebuah cinta kasih adalah suatu kebutuhan yang mendasar bagi setiap orang. Lalu apa arti cinta dan kasih itu? Kata cinta itu dapat kita artikan sebagai sebuah rasa yang menujukkan kesukaan, rasa sayang, ataupun rasa sangat kasih terhadap sesuatu. Sedangkan kasih itu dapat diartikan sebagai perasaan sayang atau cinta dengan disertakan rasa belas kasihan. Dengan begini kita akan tahu apa perbedaan antara cinta dan kasih, cinta itu lebih mengandung kepada pengertian rasa yang mendalam, sedangkan kasih adalah pengungkapan untuk mengeluarkan rasa cinta kepada sesuatu yang dicintai. Sebenarnya cinta kasih itu sulit untuk dapat dideskripsikan, karena rasa mencintai dan dicintai itu lebih melibatkan perasaan dan mengandung arti psikologis yang mendalam. Lalu bagaimana cara untuk dapat mewujudkan rasa cinta kasih itu? Erich Fromm dalam teorinya The Art of Loving mengatakan bahwa terdapat 4 syarat utama dalam perwujudan rasa cinta kasih, yaitu: 1. Care (perhatian dan peduli), menginginkan yang terbaik untuk orang yang dicintai, 2. Responsibility (tanggung jawab), menjadi sensitif / responsif terhadap kebutuhan, 3. Respect (menghormati), menerima mereka dengan apa yang mereka punya, 4. Knowledge (pengetahuan), menyadari kebutuhan / nilai / tujuan / perasaan.

Erich Fromm juga mengatakan bahwa ...cinta itu adalah tindakan yang aktif, dapat dilukiskan dengan menekankan bahwa cinta itu lebih ke memberi, bukan menerima. Cinta adalah suatu sikap, orientasi watak yang menentukan hubungan pribadi manusia dengan dunia keseluruhan, bukan dengan individu tertentu saja.... Dalam teorinya Erich Fromm dapat kita simpulkan bahwa sebuah rasa cinta itu bersumber pada pengungkapan perasaan yang didukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Mencintai bukan saja menyebabkan seseorang merasa bahagia dan merasa memiliki, tetapi juga kita harus dapat menjaga rasa cinta kasih tersebut dengan cara yang baik dan benar. Cinta kasih yang disertai dengan tanggung jawab akan menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kedamaian antara manusia dengan Tuhan, antara sesama manusia, dan juga antara manusia dengan lingkungannya. Dengan memiliki kekuatan cinta kasih ini membuat kita dapat mampu menjalin hubungan dekat dengan sesuatu, terutama dengan sesama manusia yang khususnya bercirikan sesuatu kegiatan yang menujukkan sikap saling berbagi, kebersamaan, dan menimbulkan rasa simpati dan empati untuk dapat tersampaikannya rasa cinta kasih yang kita miliki. Dan yang terpenting adalah bagaimana kita dapat merefleksikan rasa cinta kasih kita dengan cara yang baik dan benar, sehingga apapun yang kita cintai dapat menyadari akan rasa cinta kasih yang telah kita coba berikan, serta cinta yang tulus dan ikhlas akan menimbulkan nilai-nilai kejiwaan yang tulus dan berserah.