RANCANGAN PEMBELAJARAN MK SISTEM RESPIRASI PSIK

A. PROFIL LULUSAN PSIK Sebagai lulusan PSIK, diharapkan bisa menjadi: 1. 2. 3. 4. 5. Care provider Community leader Educator Researcher Manager

B. AREA KOMPETENSI 1. 2. 3. 4. 5. Melakukan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memeperhatikan aspek legal dan etis. Melakukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memperhatikan aspek legal dan etis. Mengidentifikasi masalah – masalah penelitian yang berhubungan dengan sistem respirasi dan menggunakan hasil – hasil penelitian dalam mengatasi masalah respirasi. Melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan pada sekelompok klien dengan gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memperhatikan aspek legal dan etis. Melaksanakan fungsi advokasi pada kasus dengan gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia.

6.

Mendemonstrasikan intervensi keperawatan pada kasus dengan gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia engan standar yang berlaku dengan berfikir kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan pelayanan yang efisien dan efektif.

C. KOMPONEN KOMPETENSI : 1. Berkomunikasi secara efektif dalam pemberian pelayanan kesehatan baik kepada klien, keluarga, kelompok dan masyarakat, serta menggunakan keterampilan interpersonal pada tim kerja dan tim kesehatan lainnya. 2. Melakukan praktik keperawatan berlandaskan etik, hukum, standart operasional prosedur keperawatan serta memberikan pelayanan dengan memperhatikan aspek budaya 3. Memberikan pelayanan keperawatan berdasarkan ilmu pengetahuan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat dengan menggunakan proses keperawatan. 4. Memberikan lingkungan yang aman bagi klien dan keluarga, berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya, mengembangkan dan mempertahankan proses peningkatan kualitas dalam sistem pemberian pelayanan keperawatan. 5. Melakukan praktek asuhan keperawatan berdasarkan bukti dan penelitian yang akurat dan terkini serta melibatkan pola berpikir kritis didalamnya. 6. Terlibat dalam program pendidikan profesional berkelanjutan dan pengembangan kualitas diri yang berlandaskan pada penggunaan teknologi informasi kesehatan dan komunikasi.

Mendemonstrasikan intervensi keperawatan pada kasus dengan gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia engan standar yang berlaku dengan berfikir kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan pelayanan yang efisien dan efektif. mahasiswa diharapkan mampu: 1. Melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan pada sekelompok klien dengan gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memperhatikan aspek legal dan etis.5 sks) : Mampu melakukan komunikasi secara efektif Kompetensi Utama : Mampu melakukan komunikasi yang efektif dalam memberikan asuhan Tujuan Pembelajaran : Setelah selesai mempelajari blok Sistem Respirasi . K :0. Melakukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memperhatikan aspek legal dan etis.5 SKS .Lab :0. Melaksanakan fungsi advokasi pada kasus dengan gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia.ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN Mata Kuliah Jumlah SKS Area Kompetensi : SISTEM RESPIRASI : 4 SKS (T : 3 SKS. 3. 5. Melakukan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memeperhatikan aspek legal dan etis. 6. 2. . Mengidentifikasi masalah – masalah penelitian yang berhubungan dengan sistem respirasi dan menggunakan hasil – hasil penelitian dalam mengatasi masalah respirasi. 4.

6 Evaluasi keperawatan pada gangguan sistem respirasi. 3. regional dan internasional ).1 Hasil – hasil penelitian terkait sistem respirasi.7 Dokumentasi asuhan keperawatan 1. PMO.4 Diagnosa keperawatan pada gangguan sistem respirasi. 4.Karakteristi Mahasiswa : Mahasiswa Pogram Studi Ilmu Keperawatan Semester II Sasaran Pembelajaran : 1.1 Anatomi. Mengidentifikasi masalah – masalah penelitian yang berhubungan dengan sistem respirasi dan menggunakan hasil – hasil penelitian dalam mengatasi masalah respirasi. Melakukan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memperhatikan aspek legal dan etis. 1.2 Patofisiologi pada sistem respirasi (kasus – kasus respirasi yang sering terjadi pada berbagai tingkat usia didaerah. jamkesmas ). fisiologi. Melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan pada sekelompok klien dengan gangguan sistem respirasi poada berbagai tingkat usia dengan memeprhatikan aspek legal dan etis. 1. fisika dan biokimia sistem respirasi.3 Pengkajian sistem respirasi 1. 1. 1.1 pencegahan promer. kimia. nasional. 4. . Melakukan fungsi advokasi pada kasus dengan gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia. Gakin. 2.1 Manajemen kasus pada sistem respirasi (klasifikasi kasus sistem respirasi dan prioritas masalah sistem respirasi ) 5. sekunder dan tertier pada masalah sistem respirasi. 3. 2.8 Sistem layanan kesehatan untuk pasien dengan gangguan sistem respirasi (rujukan.5 Perencanaan / implementasi 1. 1. Melaukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memperhatikan aspek legal dan etis.

justice. beneficience.1 Prosedur keperawatan tentang : . 5. 6. moral right.Nebulisasi . Biomedik Dasar I 2. 2.Trakheostomi PRE-ASSESMENT 1.Suctioning . IKD II Sasaran Pembelajaran : 1. Mendemonstrasikan intervensi keprawatan pada kasus dengan gangguan sistem respirasi pada berbagai tingkat usia sesuai dengan standar yang berlaku. nilai dan norma masyarakat. Mahasiswa mampu melakukan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan system respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memperhatikan aspek legal dan etik. IKD I 4.Terapi O2 . dengan berfikir kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan pelayanan yang efisien dan efektif.2 Nursing advocacy. IDK I 3.Perawatan WSD . non maleficience.Fisioterapi dada / postural drainage . 6.1 Prinsip – prinsip etika keperawatan : otonomi.Pengkajian pada sistem pernapasan . Mahasiswa mampu Melakukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus ganggguan system respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memperhatikan aspek legal dan etis.5. .

biokimia. Mahasiswa mampu mendemonstrasikan intervensi keperawatan pada kasus dengan gangguan system respirasi pada berbagai tingkat usuia dsesuai dengan standard yang berlaku debngan berfikir kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan pelayanan yang efisien dan efektif. Fase- Kuliah Kuliah 1 X 50 menit 5 X 50 menit Nara sumber Nara sumber . Mahasiswa mampu mengidentifikasi masalah – masalah penelitian yang berhubungan dengan system respirasi dan menggunakan hasil – hasil penelitian dalam emngatasi masalah respirasi. RENCANA PEMBELAJARAN : RENCANA PEMBELAJARAN : SASARAN PEMBELAJARAN Setelah selesai mempelajari topic-topik yang bersangkutan i mahasiswa diharapkan sudah mampu: TOPIK/BAHAN KAJIAN STRATEGI WAKTU FASILITATOR Anatomi Anatomi sistem 1. patofisiologi. patologi anatomi kasus –kasus gangguan respirasi Fisiologi Pengkajian dan diagnosa Mekanisme kerja jantung.3. Memahami anatomi . fisiologi. Mahasiswa mampu melaksanakan fungsio advokasi pada kasus dengan gangguan system respirasi pada berbagai tingkat usia. Mahasiswa mampu melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan pada sekelompok klien dengan gangguan system respirasi pada berbagai tingkat usia dengan memperhatikan aspek legal dan etis. Review pernapasan. 6. 5. 4.

Sistem konduksi pada jantung Biokimia …………………….. relevan. Membuat perencanaan keperawatan (Renpra) dengan berkolaborasi dengan klien dan pemberi pelayanan kesehatan lainnya 2. Sistem peredaran darah pada jantung. menginterpretasi. Dewasa. Stroke Volume (SV). akurat dan komprehensif akan kesehatan individu dan kelompok di berbagai area dengan menggunakan pendekatan keperawatan holistik. Mendokumentasikan rencana keperawatan secara berkala dan sistematis fase siklus jantung. dan mendokumentasikan data/informasi secara akurat Perencanaan 1. Mengidentifikasi hasil yang diharapkan termasuk waktu pencapaian. Cardiac Rate ( CR). Patofisiologi ………. Dewasa. Patologi Anatomi ………………. Menganalisa. Memastikan bahwa klien menerima dan memahami informasi mengenai tindakan yang akan diberikan 4.1. Sistem persyarafan pada jantung. gerontik Askep Gagal jantung kongestif (CHF)pada sistem kardiovaskuler Anak. Sifat-sifat jantun. Melakukan pengkajian yang sistematis. 6. dewasa. Cardio Output (CO. Secara berkala meninjau kembali dan merevisi perencanaan keperawatan.. 2. Gerontologi Askep Klien infark miokard sistem kardiovaskuler anak. Membuat prioritas perencanaan 3. 5. Pengkajian Keperawatan Gangguan kardiovaskuler Anak. Gerontologi Kuliah Kuliah Kuliah Kuliah 5 X 50 menit 5 X 50 menit 5 X 50 menit 5 X 50 menit 5 X 50 menit 5 X 50 menit 5 x 50 menit 5 X 50 Nara sumber Nara sumber Nara sumber Nara sumber Diskusi Tutor Kuliah Kuliah Kuliah Nara sumber Nara sumber Nara sumber .

menit Modul: Kebiruan Tutorial Kuliah Evaluasi 1. Menggunakan data evaluasi untuk merevisi renpra 2. kompetensi keterampilan dan kompetensi attitude pada semua strategi pembelajaran yang akan dilaksanakan. Monitoring perkuliahan.2. Evaluasi mahasiswa terhadap pelaksanaan 2. Penilaian hasil pembelajaran Evaluasi terhadap pembelajaran dilakukan untuk melihat pencapaian kompetensi ilmiah. Kolaborasi dengan klien/tenaga kesehatan lainnya untuk mereview perkembangan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan Modul : Nyeri dada CSL-1 (Pengkajian system kardiovaslkuler) CSL -2 ( Pemasangan infuse ) CSL -3 ( EKG) CSL -4 (Terapi melalui intravena Punksi Vena ) Praktek Bimbingan 5 X 50 menit Instruktor Kuliah Tutorial 5 X 50 menit Tutor Nara sumber Tutor Praktek Bimbingan 5 X 50 menit Instruktor EVALUASI 1. . Mengevaluasi dan mendokumentasikan perkembangan klien sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan secara berkala 3. Penilaian pelaksanaan 1. tutorial/diskusi dan CSL 1.1.

Evaluasi dilakukan dua kali yaitu ujian final pada ahir blok dan ujian remedial. Tutorial dan penugasan tidak ada ujian karena semua kompetensi keilmuan sudah diujikan pada MCQ. tutorial. 3. Demikian juga untuk CSL dan Praktikum. Bila soal MCQ tidak cukup 100 harus dikonversi ke 100. Bila seorang mahasiswa pada ujian final teori (MCQ) mendapat nilai dibawah NBL yang ditetapkan untuk blok tersebut.Evaluasi dilakukan menggunakan PAP = Penilaian Acuan Patokan dengan nilai batas lulus (NBL) antara 50-56%. . Kompetensi pengetahuan untuk strategi praktikum dan pelatihan keterampilan klinis juga bisa dievaluasi dengan memberikan kuis atau sebelum atau setelah praktikum. STRATEGI Kuliah Tutorial CSL Penugasan BOBOT METODE Kompetensi Pengetahuan PENILAIAN KOMPETENSI PENGETAHUAN KETERAMPILAN PERILAKU Ya Tidak Baik Ya Ya Sedang Ya Ya Ya Ya Kurang 100 100 MCQ DAFTAR TILIK OBSERVASI 1. NBL ini pelan-pelan harus ditingkatkan sehingga mencapai NBL 56%. 2. Nilai ahir teori untuk mahasiswa tersebut adalah nilai dari ujian final ditambah nilai ujian remedial dibagi dua. yang pada semester 1 dipakai NBL 50% mengingat mahasiswa baru dalam tahap penyesuaian dengan metode pembelajaran baru. maka ia harus mengikuti ujian remedial untuk teori. praktikum. dan penugasan) diujikan dalam bentuk multiple choice questions.. Semua materi tentang pengetahuan pada semua strategi pembelajaran (kuliah. CSL.

PENILAIAN Baik ANGKA 71-90 NILAI SETELH KONVERSI 79 .100 % . b. Kompetensi Keterampilan: penilaian dinyatakan sebagai berikut: a. 3. 2. sesuai dengan urutan dan efisien.56% 57 . Mahir: Langkah-langkah dilakukan dengan benar. Pada Penugasan: Kompetensi keterampilan yang dinilai adalah keterampilan menulis laporan atau menulistulisan ilmiah. 2. tetapi tidak efisisen c.78% 79 – 100 % Pada Tutorial/Diskusi: keterampilan yang dinilai adalah keterampilan komunikasi Pada Latihan Keterampilan Klinik: keterampilan yang dinilai yang dinilai adalah keterampilan melakukan tindakan medis. NO. Ujian MCQ dilakukan dua kali. Perilaku dinilai sebagai: NO. atau ada langkah yang tidak dilakukan. 1. Mampu: Langkah-langkah dilakukan dengan benar dan sesuai dengan urutannya. PENILAIAN Perlu perbaikan Mampu Mahir ANGKA 30-50 51-70 71-90 NILAI SETELAH KONVERSI 33 . yaitu ujian Final dan bila hasil <NBL diulangi pada ujian remedial satu minggu setelah ujian final. 1.4. Perlu perbaikan: langkah-langkah tidak dilakukan dengan benar dan atau tidak sesuai urutannya. 3.

dan diharapkan untuk mahasiswa dengan perilaku sedang atau kurang harus menjadi perhatian dari fasilitator blok berikutnya untuk usaha untuk memperbaiki perilaku yang bersangkutan.Sedang Kurang baik 51-70 31-50 57 – 78 % 33 – 56 % Semua nilai dicantumkan dalam Log book. STRATEGI PENILAIAN  Knowledge ◦ Essay ◦ MCQ ◦ Oral examination ◦ SOCA ◦ Portofolio  ◦ ◦ Skills OSCE Observasi oleh instruktur  Behavior ◦ Observasi oleh instruktur ◦ Observasi oleh peer group ◦ Interdisciplinary team observasi BOBOT PENILAIAN: Kehadiran Tutorial Diskusi .

relevan. istirahat dan tidur dan kebutuhan seksual. sistem reproduksi Pengkajian dan diagnosa 3. fisiologi sistem muskuloskeleta sistem saraf. 8. menginterpretasi. sistem reproduksi. sistem saraf. 12. pernapasan sistem sistem Kuliah SGD 1 X 50 menit 4 X 50 menit Nara sumber Anatomi fisiologi sistem kekebalan tubuh dan sensorik. aman dan nyaman. aman dan nyaman. Mengidentifikasi hasil yang diharapkan termasuk waktu pencapaian. Memastikan bahwa klien menerima dan memahami informasi mengenai tindakan yang akan diberikan 10. dan mendokumentasikan data/informasi secara akurat Perencanaan 7. Membuat perencanaan keperawatan (Renpra) yang terkait dengan kebutuah aktivitas dan istirahat. Mendokumentasikan rencana keperawatan secara berkala dan Pengkajian keperawatan yang terkait dengan gangguan pemenuhan kebutuhan aktivitas dan latihan Menganalisa data dan membuat diagnosa keperawatan yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan aktivitas dan latihan Kuliah SGD 4 X 50 menit 4 X 50 menit Nara sumber Tutorial SGD Kuliah Tutorial 4 X 50 menit 4 X 50 menit 4 X 50 menit 4 X 50 menit Nara sumber Nara sumber . Review Anatomi fisiologi cardiovaskuler. akurat dan komprehensif akan kesehatan individu dan kelompok di berbagai area dengan menggunakan pendekatan keperawatan holistik yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan aktivitas dan latihan. seksual 4.SASARAN PEMBELAJARAN TOPIK STRATEGI WAKTU FASILITATOR Setelah selesai mempelajari topic-topik yang bersangkutan mahasiswa diharapkan sudah mampu: Memahami anatomi dan fisiologi sistem muskuloskeletal. istirahat dan tidur. Secara berkala meninjau kembali dan merevisi perencanaan keperawatan. 11. Menganalisa. Melakukan pengkajian yang sistematis. Membuat prioritas perencanaan 9. sistem sensorik.

SOP pemenuhan kebutahan aman dan nyaman sesuai dengan tumbang SOP pemenuhan kebutuhan aktivitas dan latihan. aman dan nyaman. Transport pasien. Body Aligment. aman dan nyaman. Menggunakan data evaluasi untuk merevisi renpra 5. Mengevaluasi dan mendokumentasikan perkembangan klien sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan secara berkala 6. sistem kekebalan tubuh. istirahat dan tidur.sistematis SOP pemenuhan kebutuahan aktivitas dan latihan sesuai dengan tumbang Mampu melakukan prosedur yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan aktivitas dan latihan. dan seksual Tutorial CSL Tutorial CSL 4 X 50 menit 4 X 50 menit 4 X 50 menit 4 X 50 menit Nara sumber Nara sumber Tutorial CSL 4 X 50 menit 4 X 50 menit Nara sumber Evaluasi 4. pasien safety) Instruktor . istirahat dan tidur. sistem sensorik dan reproduksi Modul : Nyeri Kuliah Tutorial Tutorial Tutorial Praktek Bimbingan Tutorial Tutorial Tutorial 4 X 50 menit Tutorial Tutorial Tutorial Modul : Panas Modul : Lumpuh CSL. sistem saraf.( ROM. Kolaborasi dengan klien/tenaga kesehatan lainnya untuk mereview perkembangan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan Anatomi dan fisiologi sistem muskuloskeletal.

jenis latihan. Kantor. spidol white board II Memahmi kebutuhan nyaman. perencanaan. diktat tentang pemenuhan kebutuhan aman dan nyaman pasien sesuai dengan tumbang.STRATEGI PEMBELAJARAN MGG I KULIAH 4X50 Memahami pemenuhan Anatomi fisiologi kebutuhan aktivitas dan sistem latihan muskuloskeletal dan sistem saraf TUJUAN PEMBELAJARAN CSL 4X50 Prosedur JenisPengkajian. AC LCD. spidol permanent. White board. ROM. Komputer. panas. pengukuran implementasi dan evaluasi (kasus). TUTORIAL 4X50 ALAT BANTU PEMBELAJARAN Modul. safety. flip chard. dan sensorik bunyi dan evaluasi (kasus). diktat tentang pemenuhan kebutuhan aktivitas dan latihan pasien sesuai dengan tumbang. kertas manila. spidol white board . buku ajar. White board. Hand out kuliah. cahaya. telephon (HP) Ruang kuliah besar kapasitas (300-500 mahasiswa). Komputer. mengatasi kekebalan tubuh implementasi dan nyeri. body aligment pemenuhan Anatomi dan Pengkajian. Prosedu Pasien aman dan fisiologi sistem perencanaan. mekanika gerak dan gaya transpor pasien. buku ajar. SARANA-PRASARANA PEMBELAJARAN Ruang kuliah besar kapasitas (300-500 mahasiswa). Modul Hand out kuliah. AC LCD.

Literature searching - IV V VI Modul Hand out kuliah. kertas manila. horman-hormon terkait sistem reproduksi. diktat tentang pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur pasien sesuai dengan tumbang Modul Hand out kuliah. perencanaan. AC. Electronic learning - . flip chard. buku ajar. prosedur perencanaan. spidol white board Ruang Tutorial (20 mahasiswa). AC.III Memahami pemenuhan Siklus tidur. diktat. kertas manila. hand out CD/VCD Web site Ruang Tutorial (20 mahasiswa). spidol permanent. irama Pengkajian. Komputer. spidol permanent. White board. ketuhan istirahat tidur. tidur. Komputer. White board. diktat tentang pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur pasien sesuai dengan tumbang Buku ajar. spidol white board Perpustakaan Dimana saja Lab/perpustakaan Komputer. implementasi dan pemenuhan evaluasi (kasus). LCD. electronic. flip chard. Belajar mandiri -Pengkajian. Memahami pemenuhan Anatomi fisiologi kebutuhan seksual sistem reproduksi. buku ajar. Prosedurkebutuhan istirahat dan sirkardian. implementasi dan evaluasi (kasus). LCD.

. R. Penilaian hasil pembelajaran Evaluasi terhadap pembelajaran dilakukan untuk melihat pencapaian kompetensi ilmiah. 17. EGC Jakarta . ( 1995 ) Patofisiologi : Konsep Klinis Proses-proses Penyakit Edisi ke 4.3. (2003) Nursing care Plans : Nursing Diagnosis & Intervention. bintang lumungpatue . 13. Film. Murray. (2001) Nursing Care Plan : Nursing Diagnosis Intervention Gulanick & Myers. Bila seorang mahasiswa pada ujian final teori (MCQ) mendapat nilai dibawah NBL yang ditetapkan untuk blok tersebut. Third Edition New Jersey. Evaluasi dilakukan dua kali yaitu ujian final pada ahir blok dan ujian remedial. EGC. Seri Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Sistim Muskuloskeletal. Black. Et all (2003 ) Biokimia Harper.. 4.( 2005 ) Panduan Diagnosa Keperawatan Nanda 2005-2006 Doengues ( .. Jakarta Robert K. 16.. 14. NBL ini pelan-pelan harus ditingkatkan sehingga mencapai NBL 56%... 15. ) Dokumentasi Asuhan keperawatan Rasjad C ( 1998 ) pengantar ilmu bedah orthopedi. 5. Penilaian pelaksanaan 1. 9. EGC. 3. ( 2008 ) Buku Ajar Askep Klien gangguan Sistem Muskuloskeletal ( 2004 ) Manajemen Luka Buku Saku Diagnosa Keperawatan dengan Intervensi NIC/NOC Price. 11..F (2003) Buku Ajar Fisiologi Kedokteran edisi 20. EGC.. 20. Monitoring perkuliahan.. 18. 19.( 2004 )Perawatan Luka Guyton & Hall (1997 )Buku Ajar Fisiologi Kedokteran edisi 9. & Jong ( 2005 ) Buku Ajar Ilmu bedah -------. Diktat Kuliah dan Hand out Para Nara sumber /Dosen Pengampu Sumber Lain : VCD... ( 1996 ) Medical Surgical Nursing Lemone and Burke. Fifth edition. 2. Toronto. Evaluasi dilakukan menggunakan PAP = Penilaian Acuan Patokan dengan nilai batas lulus (NBL) antara 50-56%. Internet EVALUASI 3.. 12. 2008. Jakarta. Suratun. ( 2004 ) Medical Surgical Nursing : Critical Thinking in Client Care.EGC Muttaqin Arief. & Wilson L . tape. Mosby. tutorial/diskusi dan CSL 1... yang pada semester 1 dipakai NBL 50% mengingat mahasiswa baru dalam tahap penyesuaian dengan metode pembelajaran baru.4.. 6. kompetensi keterampilan dan kompetensi attitude pada semua strategi pembelajaran yang akan dilaksanakan.LITERATUR 1... 10. 8. Jakarta . edisi 25. Jakarta Ganon W.. 7.. Brunner and Suddart. maka ia harus mengikuti ujian remedial untuk teori. et all. s. Evaluasi mahasiswa terhadap pelaksanaan 4.. Nilai ahir teori untuk . ( )Buku Ajar Patologi Klinik ??? Sjamsurihidayat.

NO. 7. yaitu ujian Final dan bila hasil <NBL diulangi pada ujian remedial satu minggu setelah ujian final. Bila soal MCQ tidak cukup 100 harus dikonversi ke 100.78% 79 – 100 % .mahasiswa tersebut adalah nilai dari ujian final ditambah nilai ujian remedial dibagi dua. dan penugasan) diujikan dalam bentuk multiple choice questions. sesuai dengan urutan dan efisien. Mampu: Langkah-langkah dilakukan dengan benar dan sesuai dengan urutannya. e.56% 57 . Perlu perbaikan: langkah-langkah tidak dilakukan dengan benar dan atau tidak sesuai urutannya. 2. tutorial. Tutorial dan penugasan tidak ada ujian karena semua kompetensi keilmuan sudah diujikan pada MCQ. Demikian juga untuk CSL dan Praktikum. PENILAIAN KOMPETENSI PENGETAHUAN KETERAMPILAN Ya Tidak Ya Ya Ya Ya Ya Ya 100 100 MCQ DAFTAR TILIK STRATEGI Kuliah Tutorial CSL Penugasan BOBOT METODE Kompetensi Pengetahuan PERILAKU Baik Sedang Kurang OBSERVASI 5. 8. PENILAIAN Perlu perbaikan Mampu Mahir ANGKA 30-50 51-70 71-90 NILAI SETELAH KONVERSI 33 . praktikum. Kompetensi pengetahuan untuk strategi praktikum dan pelatihan keterampilan klinis juga bisa dievaluasi dengan memberikan kuis atau sebelum atau setelah praktikum. Mahir: Langkah-langkah dilakukan dengan benar. tetapi tidak efisisen f. Semua materi tentang pengetahuan pada semua strategi pembelajaran (kuliah. CSL. atau ada langkah yang tidak dilakukan. Ujian MCQ dilakukan dua kali. Kompetensi Keterampilan: penilaian dinyatakan sebagai berikut: d. 6. 3. 1.

4.100 % 57 – 78 % 33 – 56 % Semua nilai dicantumkan dalam Log book. Pada Tutorial/Diskusi: keterampilan yang dinilai adalah keterampilan komunikasi 5. Pada Penugasan: Kompetensi keterampilan yang dinilai adalah keterampilan menulis laporan atau menulistulisan ilmiah. STRATEGI PENILAIAN  Knowledge ◦ Essay ◦ MCQ ◦ Oral examination ◦ SOCA ◦ Portofolio  Skills ◦ ◦  ◦ ◦ ◦ OSCE Observasi oleh instruktur Behavior Observasi oleh instruktur Observasi oleh peer group Interdisciplinary team observasi . PENILAIAN Baik Sedang Kurang baik ANGKA 71-90 51-70 31-50 NILAI SETELH KONVERSI 79 . dan diharapkan untuk mahasiswa dengan perilaku sedang atau kurang harus menjadi perhatian dari fasilitator blok berikutnya untuk usaha untuk memperbaiki perilaku yang bersangkutan. Pada Latihan Keterampilan Klinik: keterampilan yang dinilai yang dinilai adalah keterampilan melakukan tindakan medis. 6. Perilaku dinilai sebagai: NO.

Sjattar Yuliana Syam Inchi K. anatomi sendi dan otot. eksitasi otot rangka. 20 Kamis 08.11.11.SILABUS SISTEM MUSKULOSKELETAL BEBAN PENGAJAR       Takdir Tahir Rini Rachmawaty Kadek Ayu Erika Elly L. 20 Jum’at 08.10 Modul I : Patah Tulang Modul I Lanjutan Modul I Tutorial II 4 x 50 menit . Kusri : 4 SKS : : 08164384948 ( Koordinator ) : 081355145774 ( Sekretaris ) : 081342129855 : 081342954914 : 081342012733 :? Mg I HARI/TGL TOPIK Penjelasan Silabus : Kontrak kuliah Penjelasan Tugas STRATEGI WAKTU FASILITATOR Senin 08.50 – 12.10 Anatomi & Fisiologi  Embriologi tulang. Pertumbuhan tulang. Kontraksi otot rangka.50 – 12. analgesik Nonopioid Obat Anti Mikroba Diskusi & Presentasi 4 x 50 menit Takdir  Biokimia & Farmakologi   Selasa 08. Histologi Diagnostik dan terapy Tutorial I Mandiri 4 x 50 menit 4 x 50 menit Tutor Tutor Tutor Rabu 08.00 . Obat anti-inflamasi Nonsteroid.00 . kontraksi dan eksitasi otot polos Otot Dan Sitoskeleton. Metabolisme Tulang Dan Otot Obat-Obat Analgetik Opioid .00 .11. 20 Diskusi & Presentasi Quis 4 x 50 menit Yuli   Patologi Anatomi.

50 – 12.00 . 20 Kamis 08.50 – 12.00 . 2 Lanjutan Lanjutan Modul : II Kelainan Bentuk Tulang dan Sendi Modul II ( belajar Mandiri ) Lanjutan.II Senin Senin 08.11.50 – 12. 20 Rabu 08.00 .50 – 12.11.10 Senin 08.10 Senin 08. Modul II Kuliah Pakar CSL I : Kuliah Lab Lab Mandiri Lab. 20 Kamis 08.10 Selasa 08.10 Selasa 08. Mandiri Lab 4 x 50 menit 4 x 50 menit 4 X 50 menit 4 x 50 menit 4 X 50 menit 4 x 50 menit 4 X 50 menit 4 x 50 menit 4 x 50 menit 4 X 50 menit 4 X 50 menit 4 x 50 menit 4 X 50 menit Rini R Yuli Tim Tim Tim Tutor Tutor Tutor Tutor Takdir Elly Tim Tim Tim Tim Tim Lanjutan Diskusi Panel 4 x 50 menit Tutor III IV . 20 Jum’at 08.10 Lanjutan CSL 2 Ujian OSCE & MCQ.00 .11.11.11.00 .11.00 .11. 20 Rabu 08.00 .00 . Mandiri Tutorial I Mandiri Tutorial II Diskusi Kuliah Lab Lab mandiri Lab.10 Selasa 08.00 . Remedial Lanjutan CSL 2 Diskusi Panel Kuliah Pakar CSL. 20 Jum’at 08.11.50 – 12.50 – 12.11. 20 Jum’at 08. 20 Kamis 08. 20 Rabu 08.

. MN . Kekuatan Otot ) ( Rini ) CSL : ROM & Ambulasi ( Penggunakan tongkat. Kep.. Rini Rachmawaty S.Catatan :      CSL : Pengkajian Fisik Muskuloskeletal ( Tonus Otot. dll ) ( Elly ) CSL : Perawatan Luka Post Op ( ORIF & OREF ) ( Inchi ) CSL : Perawatan Traksi & Gips ( kadek ) CSL : Teknik Membalut/Bidai ( Takdir ) Koordinator Sistem Sekretaris Sistem Takdir Tahir S. Kes Ns. M.. Ns. Kep.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful