Anda di halaman 1dari 6

Pemeriksaan E Coli Dengan Metode H2S Environmental Sanitation's ...

http://environmentalsanitation.wordpress.com/2010/05/20/pemeriksaan...

Environmental Sanitation's Journal


Environmental Sanitation, Public Health, and Sanitarian Guide Home Blog Kesehatan Masyarakat

Home > E Coli > Pemeriksaan E Coli Dengan Metode H2S

Pemeriksaan E Coli Dengan Metode H2S


May 20, 2010 environmentalsanitation Leave a comment Go to comments PEMERIKSAAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR METODE H 2S Menjawab permintaan mas Putut dalam kolom shoutmix tentang artikel yang terkait laboratorium, berikut artikel tentang Pemeriksaan Kualitas Bakteriologis Air dengan menggunakan metode H2S. Tulisan ini mengacu pada Pedoman Pemeriksaan Kualitas Bakteriologis Air Untuk Daerah Perdesaan Departemen Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman Tahun 1997.

Latar belakang pemeriksaan bakteriologis air dengan metode H2S antara lain bahwa keberadaan bakteri coliform didalam air diasosiasikan dengan organisme penghasil hidrogen sulfide/H2 S (Allen & Geldreich1975). Berdasarkan kepastian adanya H2s dalam air tersebut sekaligus merupakan indikator adanya bakteri coliform (Manya dkk, 1982).

Terdapat cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengetahui kepastian tersebut (adanya coliform karena faktor H2S ini). Mengapa sederhana? Karena pengambilan dan pemeriksaan sampel dapat langsung dilakukan dengan tabung reaksi/botol yg telah berisi media yang sudah dipersiapkan. Botol dengan media ini selanjutnya dieramakan/inkubasi pada suhu ruangan (26oc 37oc) selama 1 3 hari (mulai dari 18 jam). Untuk menilai hasil pekerjaan ini digunakan indikator dengan adanya perubahan warna botol media yang menjadi hitam.

Pemeriksaan kualitas bakteriologis air dengan menggunakan metode H2S ini mempunyai beberapa keuntungan sekaligus kerugian. Beberapa keuntungan dapat kita sebutkan antara lain sederhana, mudah, cepat, murah, peralatan dan media mudah diperoleh, serta tidak memerlukan keahlian khusus, karena cukup dengan pelatihan sederhana petugas sudah mampu melakukan pemeriksaan.

Selain beberapa keuntungan tersebut, juga terdapat kerugian, diantaranya metode ini bersifat kualitatif, sehingga tidak terukur percise dalam bentuk satuan (range atau angka). Berdasarkan uji coba, hasil yang didapat kurang sensitif dibanding dengan metode tabung ganda. Walaupun persentasenya kecil, masih

1 of 6

07/09/2011 15:22

Pemeriksaan E Coli Dengan Metode H2S Environmental Sanitation's ...

http://environmentalsanitation.wordpress.com/2010/05/20/pemeriksaan...

terdapat satu sampel yang sama didapat, namun berbeda hasil dengan menggunakan ke-dua metode ini. Metode H2S ini mempunyai sensitivitas yang baik (>80%), jika digunakan pada uji sampel air dengan kadar bakteri tinggi, namun kurang sensitif jika frekuensi keberadaan bakteri dalam air rendah.

Peralatan dan media pemeriksaan bakteriologis kualitas air dengan metode H2S antra lain : Kompor Tabung reaksi dg tutup ulir / botol bertutup tahan panas Sterilisator (autoclave, drying oven) Lampu spiritus Timbangan Pipet (1 ml , 10 ml ) Gelas ukur, erlenmeyer Rak tabung Botol media Lain-lain (Ph lakmus, spidol, label) Sodium thiosulfate Kertas saring Pepton (bakteriological peptone) Dipotasium hydrogen phospate Ferric ammonium citrate Teepol Aquadest/aquabi dest

Prosedur pembuatan Media pemeriksaan 1. Pepton : 40,0 GR ; K2HPO4 : 3,0 GR ; FAC : 1,5 GR ; NA2S2SO4 : 1,0 GR ; dan aquabidest 1.000 ml. 2. Tambahkan Teepol 2,0 ml 3. Dipanaskan sambil diaduk perlahan lahan sampai larutan homogen/merata, kemudian diamkan sampai dingin. 4. Masukan kertas saring berlipat (8 x 8 cm) kedlm tabung/botol media, kemudian pipet larutan media 1 ml untuk sampel 20 ml, & 2,5 ml untuk sampel 100 ml. 5. Tabung-tabung tersebut disteril pada suhu 121 oc selama 15 kemudian dikeringkan (oven 60 oc selama 30). 6. Dinginkan, simpan media pada suhu 4 8 oc. Prosedur pemeriksaan dan pembacaan hasil Ambil 1 tabung media. Masukan sampel air 20 cc atau sampai tanda batas kedalam tabung/botol media (lewat mulut tabung diatas nyala api ,agar tetap steril). Simpan di rak tabung pada suhu ruangan selama 1 3 hari. Jika tahapan diatas sudah dilakukan, maka pembacaan hasil untuk memastikan keberadaan bakteri coliform dalam air bersih pada sampel pemeriksaan dapat dilakukan dengan dua cara, kualitatif dan semi kualitatif.

Dengan cara kualitatif, hasil negatif jika tidak terjadi perubahan warna, hasil positif (+), jika terjadi

2 of 6

07/09/2011 15:22

Pemeriksaan E Coli Dengan Metode H2S Environmental Sanitation's ...

http://environmentalsanitation.wordpress.com/2010/05/20/pemeriksaan...

perubahan warna pada media menjadi hitam / ke-hitaman. Sedangkan dengan cara Semi kualitatif, dpat dijelaskan sebagai berikut : Botol 100 ml : Warna hitam dalam waktu 1 3 hari berarti mengandung 1 bakteri/100 ml. Warna hitam pekat dalamwaktu banyak bakteri/100 ml. Tabung 20 ml : Warna hitam dalam waktu 1 3 hari berarti mengandung > 5 bakteri/100 ml. Warna hitam pekat dalam waktu 50 bakteri/100 ml. inspeksi sanitasi
Share this: Like this:

Be the first to like this post.

Categories: E Coli Comments (0) Trackbacks (0) Leave a comment Trackback 1. No comments yet. 1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Log In

Log In

Log In

Notify me of follow-up comments via email. Notify me of new posts via email.

Post Comment

Software Klinik Sanitasi Deklarasi ODF Kec. Padang RSS feed Google Youdao

3 of 6

07/09/2011 15:22

Pemeriksaan E Coli Dengan Metode H2S Environmental Sanitation's ...

http://environmentalsanitation.wordpress.com/2010/05/20/pemeriksaan...

Xian Guo Zhua Xia My Yahoo! newsgator Bloglines iNezha

About Me

Dedicated for All Sanitarian Community by: Munif A - Dinkes Kab. Lumajang - Jatim

Update Public Health Tutorial

Blogroll
Berat Badan Turun Business View Diet Store Diet Untuk Diabetes Diets Sehat Forex Trading Inspeksi Sanitasi Kesehatan Masyarakat Lumajang Topic Public Health SEO Single Parents Toko Diet Video Tutorial

4 of 6

07/09/2011 15:22

Pemeriksaan E Coli Dengan Metode H2S Environmental Sanitation's ...

http://environmentalsanitation.wordpress.com/2010/05/20/pemeriksaan...

Recent Comment
raphael on Blog Kesehatan Masyarakat environmentalsanitat on Forum Sanitarian dan Public environmentalsanitat on Blog Kesehatan Masyarakat raphael on Blog Kesehatan Masyarakat environmentalsanitat on Blog Kesehatan Masyarakat

Recent Posts
Forum Sanitarian dan Public Health Jamban Sehat Target STBM Pengukuran Kebisingan Pengendalian Kebisingan Deklarasi ODF Kecamatan Kedungjajang Standard Operational Procedure Sanitarian Software Klinik Sanitasi Pemeriksaan E Coli Dengan Metode H2S Deklarasi ODF Kec. Padang

Top Posting
KESEHATAN LINGKUNGAN Instrumen Penilaian Kesehatan Lingkungan Sekolah Software Klinik Sanitasi Checklist inspeksi sanitasi sekolah Pengendalian Kebisingan

Pages
Blog Kesehatan Masyarakat

My Twitter
Lastest The Best Forex Scalping System News 3 weeks ago Forex Trading Basic 3 weeks ago Free Scalping Indicator 3 weeks ago Sterling hits 7-week high vs euro; rally may be overdone 3 weeks ago Forex Formula 3 weeks ago

5 of 6

07/09/2011 15:22

Pemeriksaan E Coli Dengan Metode H2S Environmental Sanitation's ...

http://environmentalsanitation.wordpress.com/2010/05/20/pemeriksaan...

Daftar Isi

ADKL Affiliate Marketing AMDAL Angka Kredit Sanitarian Ascaris Lumbricoides Asuransi
Kesehatan Commission In Affiliate Marketing Difteri Disinfeksi Air Sumur Download Buku Di Google Book Download Permenkes E Coli enableness of society Flu Babi Imbuzz Software Indikator Kabupaten/Kota Sehat Inspeksi Sanitasi Bandara Udara Inspeksi Sanitasi Bioskop Inspeksi Sanitasi Depot Air Minum Inspeksi Sanitasi Gereja Inspeksi Sanitasi Hotel Inspeksi Sanitasi Hotel Melati Inspeksi Sanitasi Institusi Inspeksi Sanitasi Jasa Boga Inspeksi Sanitasi Kolam Renang Inspeksi Sanitasi Lingkungan Kerja Industri Inspeksi Sanitasi Masjid Inspeksi Sanitasi Pangkas Rambut Inspeksi Sanitasi Panti Pijat Inspeksi Sanitasi Pasar Inspeksi Sanitasi Ponpes Inspeksi Sanitasi Pusat Perbelanjaan Inspeksi Sanitasi Rumah Inspeksi Sanitasi SAB Inspeksi Sanitasi Salon Kecantikan Inspeksi Sanitasi Sarana Air Bersih Inspeksi Sanitasi Taman Hiburan Inspeksi Sanitasi Tempat Ibadah

Inspeksi Sanitasi TPA Inspeksi Sanitasi TPM

Inspeksi Sanitasi

TTU

Instrumen Kesling Sekolah Instrumen Rumah Sehat Internet Marketing Jarak Septic Tank

Kamus Istilah Internet marketing Karakteristik dan Dekompisi Tinja Kesehatan Lingkungan

Kesling Rumah Sakit Kesling Sekolah Kode Etik Sanitarian Komponen Geofisik
AMDAL Kualitas Air Minum Link Partners Menentukan Status Gizi Meta Tag On-Page Optimization by Meta Tags On-Page Optimization of your site by the Keywords One Way Link Back to Buying a Link One Way Link Back to the Newsletter One Way Link Back to Writing Articles Pasar Sehat Pemanasan Global dan Kesehatan Pencemaran Tanah Pengantar Gizi Masyarakat Pengantar Kesehatan Masyarakat Pengantar Manajemen Kesehatan Pengertian Kesehatan Masyarakat Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat Penyakit Berbasis Lingkungan Penyebaran Penyakit Melalui Tinja Permasalahan Gizi Masyarakat Permukiman Sehat Pola Pencemaran Bakteriologis Public Health Definition Ruang Informasi rUMAH sEHAT Rumah Sehat dan Lingkungannya

Sanitarian

Guide Sanitasi Darurat Daerah Bencana Sanitasi Depot Air Minum Sanitasi Haji Sanitasi
Lingkungan Sanitasi Ponpes Kita? Sanitasi Total Sanitation Search Engine Marketing Optimization
Sejarah Kesehatan Masyarakat Septic Tank Siklus Hidrologi Software Flash Disk Standard Profesi Sanitarian Indonesia Stasiun SToPS dengan CLTS Sumur Sehat Syarat Sehat Pembuangan Tinja Teknik Bertanya Tujuan AMDAL Uji Kompetensi Sanitarian

Uncategorized

Email Subscription
Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email. Join 7 other followers

Top WordPress Copyright 2008-2011 Environmental Sanitation's Journal Blog at WordPress.com. Theme: INove by NeoEase.

6 of 6

07/09/2011 15:22