Anda di halaman 1dari 21

MANAJEMEN STRATEGIK PENDIDIKAN KEJURUAN DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN MUTU

Oleh: Tri Atmadji Sutikno email: atmadji_tri@yahoo.com 081233136678

1

Pendidikan kejuruan: pendidikan yang mempersiapkan warga belajar untuk dapat bekerja dalam bidang tertentu (PP 73 TH 1991).

Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang memberikan bekal berbagai pengetahuan, keterampilan dan pengetahuan kepada peserta didik sehingga mampu melakukan pekerjaan tertentu yang dibutuhkan, baik bagi dirinya, dunia kerja, maupun pembangunan bangsanya.
2

Kebijakan adanya pendidikan kejuruan mencakup Kebijakan Ketenagakerjaan Kebijakan Perekonomian Kebijakan Kebudayaan 3 .

hingga mereka mampu dan terampil dalam melakukan pekerjaan tertentu PERMASALAHAN LAIN: Pengelolaan sekolah yg belum mampu mempersiapkan: 1. keterampilan dan pengalaman) kepada peserta didik. Ketersesuaian kurikulum (afektif/karakter) 2. Sarana prasarana pendukung yang tersedia disekolah 4 . Minimnya program dan muatan keterampilan 3.Permasalahan pendidikan kejuruan: belum semua sekolah kejuruan mampu mengelola dan melaksanakan program pend (memberikan penget.

DAMPAK: KOMPETENSI LULUSAN? KETERSERAPAN DU/DI? KEMANDIRIAN BERWIRAUSAHA? • PENGANGGURAN KARAKTER Relevansi pendidikan kejuruan terhadap kebutuhan DU DI perlu perhatian ! 5 .

Lanjutan: Diperlukan strategi khusus dalam pengelolalan (manajemen) agar tercipta sistem pendidikan yang fleksibel dan fermeabel 6 .

Manajemen Strategis Manajemen strategik: proses formulasi dan implementasi rencana dan kegiatankegiatan. dalam mencapai tujuan dengan cara yg tepat dan berkelanjutan. serta membuat sekolah menjadi surprise 7 .

Memilih seperangkat sasaran jangka panjang. Pengendalian strategik 8 . Merumuskan visi dan misi organisasi 2. jangka menengah. Mengidentifikasi setiap alternatif strategi 5. & jangka pendek 6. Mengembangkan profil organisasi yang mencerminkan kondisi internalnya 3. Mengimplementasikan pilihan strategik 7.Kegiatan dalam Manajemen Strategik yaitu: 1. Menganalisi lingkungan internal & eksternal organisasi 4. Mengevaluasi keberhasilan proses strategik 8.

pengajaran kontekstual ) Menekankan obyektifitas. KBK. ilmiah.Sekolah menyusun perencanaan sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki Pendekatan starategis Sekolah Merespon isu-isu strategis (seperti MBS. dan sistematis (utk implementasi strategis). dan strategi sekolah disusun berdasarkan kehendak bersama 9 .

Posisi Formulasi dan Implementasi dalam Manajemen Strategik Analisis SWOT Metode & pendekatan KARAKTER 10 .

Peningkatan Mutu Pendidikan • Mutu pendidikan: derajat keunggulan dalam pengelolaan pendidikan secara efektif dan efisien untuk melahirkan keunggulan akademis dan ekstra kurikuler pada peserta didik yang dinyatakan lulus untuk satu jenjang pendidikan atau menyelesaikan pembelajaran tertentu 11 .

Kecukupan sarana prasarana 3. Kemampuan guru dan kerja sama organisasi 3.Komponen yang terkait dengan mutu pendidikan 1. Kesiapan dan Motivasi siswa 2. Partisipasi Masyarakat 12 .

Perubahan organisasi 5. Menentukan standar mutu 3.Pendekatan yang perlu diperhatikan dalam peningkatan mutu pendidikan 1. Perubahan kultur 4. Perbaikan secara terusmenerus 2. Mempertahankan hubungan dengan pelanggan 13 .

Penataan strategi sekolah melalui MBS diperlukan: MBS sbg wujud dr reformasi pend yg meredesain & memodifikasi struktur pemerintah ke sekolah dg pemberdayaan sekolah dlm meningkatkan kualitas pend MBS: model menaj yg memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah & mendorong pengambilan keputusan partisipatif yg melibatkan secara langsung semua warga sekolah 14 .

MBS diselenggaran melalui bbrp model: Peningkatan peranan guru Peningkatan wawasan pengelolaan pengajaran Penyamaan visi semua pihak dalam proses perubahan 15 .

Objek perubahan adalah institusi. dan kepala sekolah.AGEN DAN OBJEK PERUBAHAN MBS Agen perubahan MBS adalah guru. kurikulum. dan lain-lainnya 16 . tenaga kependidikan. pembelajaran.

pentingnya membangun otonomi sekolah dalam merespon asosiasi stakeholder Menyangkut reformasi pengembangan kurikulum dan pengajarannya. terbukanya peluang bagi pengembangan inovasi dalam proses belajar mengajar 17 . yaitu: Menyangkut reformasi dalam manajemen sekolah.Model MBS mengemban dua dimensi.

diharapkan: • Dapat merespon berbagai tuntutan dan atau aktivitas rutin dan birokratis • Dapat merencanakan kegiatan-kegiatan strategis. mengimplementasikan • Dapat mengendalikan segenap operasional kelembagaan untuk mencapai tujuan strategis yang telah dirumuskan 18 .Penerapan Manajemen Strategik dalam Pendidikan Kejuruan Harus lebih proaktif dalam mengantisipasi perubahan global . Penerapan konsep berpikir dan bertindak strategik.

Perumusan visi. misi. dilakukan secara berkesinambungan 19 . dan tujuan dilakukan pihak sekolah (pimpinan sekolah & guru) dan keterlibatan stakeholders. Perumusan stratejik sebagai upaya menerapkan manajemen stratejik.

DLL KESIMPULAN PERUMUSAN VISI/MISI LINGKUNGAN INTER/ EKST TUJUAN IMPLEMENTASI EVALUASI Kerjasama WIRAUSAHA KETERAMPILAN SISWA BEKERJA SMK KARAKTER DU/DI.STAKEHOLDER •Komite sekolah •Du/Di •Lembaga Pemerintah •Masyarakat •emerhati Pendidikan . LEMBAGA Masuk PT 20 .

TERIMA KASIH 21 .