Anda di halaman 1dari 1

Komisi Uang Gratis Disini

Tata Mahadewi dan Efran Tidak Terlihat Dalam Sidang Perceraian Sidang perceraian Tata Janeta mantan salah satu personil Mahadewi dan Efran Fitrianto digelar kembali di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat.

Dalam sidang perceraian tersebut, baik Tata maupun suaminya sama - sama tidak hadir karena Tata hanya mengutus kuasa hukumnya. Walaupun kedua pihak tidak hadir secara langsung dalam persidangan, proses hukum akan tetap dilanjutkan. Proses hukum tetap berjalan. Kehadiran penggugat cerai tidak mutlak, jika diperlukan untuk kesaksian maka baru diminta hadir, ungkap Bachtiar di Pengadilan Agama Cibinong setelah usai sidang. Sidang mediasi yang diagendakan hari ini dianggap gagal oleh pengadilan karena pihak yang bersangkutan tidak hadir sehingga proses persindangan dilanjutkan minggu depan. Sidang minggu depan dilanjutkan dengan agenda pembuktian. Efran digugat cerai oleh Tata pada 9 Januari lalu. Gugatan mantan personil Mahadewi tersebut terdaftar di Pengadilan Agama Cibinong dengan nomor 182/Pdt.G/2013/PA.Cibinong. Sidang yang digelar hari ini (28/2) merupakan sidang kedua perceraian mantan personil Mahadewi ini. Menurut Bachtiar Djalaudin, kuasa hukum Tata, kliennya tersebut memang enggan untuk hadir dalam sidang mediasi tersebut. Pasalnya, Tata sudah menyerahkan urusan sidang pada kuasa hukumnya. Absennya Tata tidak akan mengganggu jalannya persidangan. Tetapi, jika Tata diminta untuk memberikan kesaksian, Tata akan hadir. Dalam gugatan cerai Tata terhadap suaminya, Efran Fitriyanto, Tata tidak mempermasalahkan tentang hak asuh anak karena anaknya masih dibawah umur, sehingga pasti akan ikut ibunya. Selain itu, mantan personel Mahadewi tersebut jika tidak menuntut harta gono gini pada suaminya. Beberapa waktu lalu, Tata juga sempat menyatakan bahwa dirinya siap menafkahi anaknya sendiri. Tetapi klien Bachtiar tersebut juga tetap meminta suaminya tersebut kelak juga tetap menafkahi anaknya karena dalam hukum Islam salah satu kewajiban suami adalah menafkahi sehingga masuk ke dalam gugatan cerai tersebut. Penyebab utama perpisahan Tata dengan suaminya itu disebabkan karena komunikasi antara keduanya sudah tidak cocok. Selain itu, kebiasaan suaminya yang sering menghilang juga menjadi alasan utama mengapa akhirnya Tata memutuskan untuk menggugat cerai suaminya tersebut.