Anda di halaman 1dari 20

Sehubungan hal tersebut, dikarenakan keterbatasan

anggaran kami, maka dengan segala

kerendahan hati kami mohon kiranya Bapak berkenan untuk memberikan dukungan baik moril dan materil untuk pemenangan Pilkada dimaksud, adapun rincian dana yang dibutuhkan sebagai berikut :

1. Rencana kebutuhan Anggaran 2. Anggaran yang telah tersedia Dari calon, keluarga Kerabat dan sukarelawan 3. Kekurangan anggaran

Rp. 76.441.500.000,00

Rp. 6.100.000.000,00 Rp. 70.341.500.000,00

Demikian atas perkenan dan terkabulnya permohonan ini kami ucapkan terima kasih

HORMAT KAMI CALON BUPATI PADANG LAWAS UTARA CALON WAKIL BUPATI PADANG LAWAS UTARA

H. SUTAN SIREGAR, SH

H. ARJUMAN ESRY EFFENDI HRP, SH

RENCANA STRATEGIS PEMENANGAN PEMII.UKADA KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA
l. Sosialisasi Calon Bupati Padang Lawas Utara a. Pemasangan Baliho, Stiker, Banner, Iklan di Surat Kabar atau Elektronik b. Pendekatan dengan Tokoh-tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan profesi di tiap-tiap desa/kelurahan c. Bhakti Sosial antara lain: Pengobatan gratis dan Pembagian sembako. 2. a. Bantuan Sarana / prasarana tempat-tempat ibadah b. Bantuan sarana / prasarana yang sedang dibutuhkan masyarakat seperti menanggulangi kerusakan akibat kebanjiran dan jalan jalan . 3. a. Melakukan Penggalangan dan koalisi dengan Parpol lain yang belum punya calon b. Konsolidasi Internal Parpol Pengusung Calon Bupati / Wakil Bupati dan Konsolidasi Eksternal untuk menambah pendukung tiap-tiap desa / kelurahan.

Padang Lawas Utara, Januari 2013 CALON BI PADANG LAWAS UTARA

LETKOL KAV. H. SUTAN SIREGAR, SH

POTENSI DAN INVESTASI DAERAH 1. 3. 4. Padang Lawas Utara. Januari 2013 CALON BI PADANG LAWAS UTARA LETKOL KAV. 5. Peningkatan ekonomi kerakyatan antara lain penguatan KUD Nelayan dan KUD Umum serta unit-unit kopersai dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Pemanfaatan aset-aset daerah yang belum dikelola secara maksimal antara lain: terdapat lahan yang belum dimamfaatkan sesuai dengan tata ruang kabupaten . Pengembangan unit-unit usaha antara lain: industri kecil dan menengah . 2. SH . Pengembangan Pelabuhan menjadi pelabuhan nusantara sehungga bisa meningkatkan pendapatan daerah dan mengurangi angka pengangguran dan memaksimalkan pelabuhan perikanan . H. SUTAN SIREGAR. Pengembangan Potensi Pariwisata yang belum Optimal.

Pendekatan dan pengembangan jaringan dengan tokoh agama. 3. c) Konsolidasi eksternal partai polotik untuk menambah kekuatan dukungan di tiap-tiap kecamatan dan desa/kelurahan. Bantuan perbaikan/pemeliharaan/pengembangan sarana dan prasarana ibadah b. Bantuan permodalan bagi kelompok-kelompok produktif seperti : kelompok ternak. organisasi pemuda dan masyarakat. Konsolidasi dengan Partai Politik a) Penggalangan dan pengkondisian serta penggalangan koalisi partai politik yang akan mengajukan pasangan calon. mesin perajang rumput bagi kelompok petani peternak. leaflet/booklet. 4. Bantuan perbaikan/pemeliharaan sarana lingkungan seperti perbaikan jalan kampung. c. . Sosialisasi dan Pengenalan Calon Bupati : a. Melalui pemasangan iklan di media massa baik cetak maupun elektronik . b) Konsolidasi dan pengkodisian internal partai politik pengusung pasangan calon. tokoh masyarakat. Pengembangan media sosialisasi diseluruh wilayah. b. 2. . organisasi profesi di tiap-tiap kecamatan dan lain-lain. bantuan sembako bagi keluarga miskin dan lai-lain. Bantuan beasiswa bagi anak sekolah dari keluarga tidak mampu atau keluarga miskin. Program Bantuan Sarana dan Prasarana Umum : a. c. lembaga swadaya masyarakat. Kegiatan bhakti sosial yang langsung menyentuh masyarakat pedesaan dan masyarakat kurang mampu antara lain: pengobatan gratis. c. Bantuan sarana dan prasarana bagi petani dan nelayan seperti traktor pengolah sawah.POKOK-POKOK PROGRAM STRATEGIS PEMENANGAN PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA l. b. d. Program Bantuan keuangan : a. antara lain: pembuatan dan pemasagan baliho. Bantuan permodalan koperasi RT atau kas RT. spanduk. pamlet dan brosur . pemeliharaan sarana alat bagi nelayan. kelompok nelayan.

Padang Lawas Utara. Perkembangan unit-unit antara lain : Industry Kecil dan Menengah. Pengembangan Potensi Pariwisata yang belum Optimal.POTENSI DAN INVESTASI DAERAH 1. 3. 5. 2. H. Januari 2013 CALON BI PADANG LAWAS UTARA LETKOL KAV. SUTAN SIREGAR. Pengembangan Pelabuhan menjadi pelabuhan nusantara sehingga bisa meningkatkan pendapatan daerah dan mengurangi angka pengangguran dan memaksimalkan pelabuhan perikanan. Peningkatan ekonomi kerakyatan antara lain penguatan KUD Perkebunan dan KUD Umum serta unit-unit koperasi dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). SH . 4. Pemanfaatan asset-aset daerah yang belum dikelola secara maksimal antara lain : terdapat lahan yang belum dimanfaatkan sesuai dengan tata ruang Kabupaten.

Fundamental lahirnya Undang-Undang Otonomi daerah dapat dilihat terjadi pergeseran diseluruh lini pemerintah dan dituntut aparatur pemerintah dapat membuka pola pandang secara positif dalam rangkan menampung aspirasi masyarakat. pembangunan dan pelayanan yang dilaksanakan oleh pemerintah agar haI-hal tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara optimal sesuai dengan kemapuan dan kelembagaan kabupaten yang baru seumur jagung dengan keterbatasan sarana yang mendukungnya. ekonotni maupun politik masyarakat semakin sadar dan kritis dalam menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan hak bagi kesejahteraan. Pelaksanaan pembangunan Kabupaten Padang Lawas Utara kedepan hendaklah mampu menjawab dan mengatasi berbagai kondisi dan tantangan serta kendala yang dihadapi.MEMBANGUN BERSAMA RAKYAT VISI DAN MIS1 MEMBANGUN KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA MENUJU MASYARAKAT YANG MAMPU HIDUIP DARI PENGEMBANGAN PERTANIAN TRADISIONAL DENGAN DUKUNGAN PEMDA Saat ini kita sedang rnenghadapi masa peralihan yang ditandai oleh berbagai perubahan yang mendasar dalan tatanan masyarakat seperti tatanan sosial. sehat. Kondisi Kabupaten Padang Lawas Utara dan potensi wilayah haruslah selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap penyelenggaraan pemerintah. Kesadaran akan hal tersebut dapat menjadi kekuatan pendorong dalam rnelaksanakan pembangunan daerah bagi terciptanya pembangunan Kabupaten Padang Lawas Utara dengan kondisi masyarakat yang diharapkau dinamis. patuh dan.taat. loyalitas. amanah. martabat dan keberadaannya. yaju serla mandiri. Memang persoalannya tentunya tidaklah mudah dan sesungguhnya tidak ada rumus yang jitu dan . ulet. aman. religius. adil. salah satu diantaranya terbentuknya KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA ( pemekaran sebagian dari wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan ) yang masuk dalani wilayah Provinsi Tingkat I Sumatra Utara. Hal ini dapat dilihat hampir diseluruh Indonesia terjadi permekaran wilayah. budaya. Dengan demikian masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara tentunya telah siap menghadapi tantangan perubahan dengan melihat sumber daya yang kita rmiliki.

bidang informasi. karena dalam tatanan masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara yang semakin komplek kehidupannya. Selain itu yang paling penting adalah komitmen serta tekad pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama untuk membangun Kabupaten Padang Lawas Utara menjadi maju dan mandiri harus senantiasa kukuh. TANTANGAN PEMBANGUNAN KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA. B. Tantangan di bidang ekonomi sehubungan dengan proses globalisasi telah mengakibatkan ketergantungan ekonomi Indonesia dengan Negara lain semakin tinggi. . konsisten. juga sangat sulit diberikan batasan tantangan dalam bidang atau faktor. misalnya FLUKTUASI MATA UANG ASING TERHADAP RUPIAH.sederhana untuk menjawabnya. sehingga belum dapat memberikan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara baik. Semakin tinggi mobilitas manusia sebagai konsekuensi wilayah Kabupaten yang baru terbentuk yang merupakan wilayah terbuka dan berada disalah satu jalur utama di Provinsi Sumatra Utara serta ditambah dengan kemajuan teknologi. berkelanjutan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat agar secara bertahap berbagai kendala dan persoalan pembangunan dapat diatasi. adanya dinding pemisah dari berbagai faktor seperti ekonomi. Tantangan yang akan datang didalam pembangunan Kabupaten Padang Lawas Utara sebenarnya sulit untuk dapat dipilah didalam bagian-bagian " seperti yang berasal dari luar ( EKSTERNAL ) ataupun yang berasal dari dalam ( INTERNAL ). komunikasi dan transportasi berdampak pada kerawanan keamanan dan pengaruh terbesar adalah pada penetrasi budaya asing terhadap budaya local semakin kuat dan cepat. Namun yang dapat kita lakukan adalah bagaimana merumuskan dan merencanakan pembangunan itu secara cermat. Kedua. Maka diperlakukan kebijakan ekonomi makro yang berhati-hati. Pertama. politik dan social budaya. KENAIKAN HARGA BBM DI DUNIA INTERNASIONAL. kejadian-kejadian di luar negeri dapat berpengaruh negatif pada ekonomi Indonesia yang tentunya berdampak negatif pula terhadap ekonomi di daerah. selain dari pada itu SUMBER DAYA MANUSIA kita masih sangat minim dalam melihat potensi daerah. terutama dalam menggali potensi daerah dalam menyediakan alokasi dana bagi penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan.

Oleh karena itu system perencanaan dan pengawasan pembangunan perlu mendapat perhatian dan ditingkatkan dengan melibatkan semua komponen yang terkait dengan memberikan penambahan SDM. Kekurangannya efeklif dan belum memadai system dan personil pengawasan terhadap pembangunan menyebabkan kualitas pembangunan dan hasil pembangunan belum optimal. Perencanaan pembangunan agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas. RW dan kepala desa / Kelurahan serta partisifasi masyarakat dengan pemerintah untuk menghindari timbulnya kerawanan social dan semakin menipisnya nilai-nilai budaya lokal yang menghilangkan jati diri. hal ini harus segerah dapat diatasi membangun gedung perkatoran dengan sistem terpusat termasuk infra struktur yang lain dalam mendukung kelancaran setiap fungsi pemerintahan unhtk dapat memberikan pelayanan pada masyarakat. Mobilitas pelaksanaan roda pemerintahan mulai dari tingkat kabupaten sampai ketingkat desa merupakan persoalan yang mendasar. Ketiga. nilai-nilai social dalam masyarakat semakin beragam dan komplek begitu juga soal keamanan sehingga diperlukan langkah pengamanan dengan melakukan peningkatan personil keamanan dan kewaspadaan melalui pendataan pendatang baru secara terpadu oleh sertiap RT. sehingga menimbulkan banyak pengangguran diusia produktif dan tentunya hal ini tidak bisa dibiarkan karena akan berdampak pada gejala sosial yang mengkawatirkan. berhasil guna dan berdaya guna serta dapat dinikmati oleh masyarakat secara baik dan berkelanjutman. untuk dicarikan solusinya dengan menciptakan lapangan pekerjam baru dengan melakukan upaya agar para investor akan melakukan investasinya dengan memberikan kemudahan untuk mendapatkan perizinan. Keempat. sehingga banyak pelaksanaan proyek pembangunan yang belum waktunya dilakukan renopasi atau rehabilitasi ditemui disana sini. selain itu juga kita membuka peluang berusaha dan berwiraswasta oleh pemerintah. . Lapangan pekerjaan yang tersedia belum sebanding dengan tingkat angka pencari kerja.Kondisi ini mengakibatkan tingkat pluralitas budaya dan nitai-nilai budaya. karena gedung perkantoran belum terpusat dalam satu wilayah yang memungkinkan dapat mempercepat/mempermudah memberikan pelayanan pada masyarakat.

MISI DAN STRATEGI PEMBANGUNAN Kabupaten Padang Lawas Utara vang memiliki kekayaan alam baik darat dan sungai serta seluruh isi yang tergantung didalamnya merupakan anugrah dan rahmat dari Allah SWT yang teramat besar dan harus disyukuri dengan melakukan pengelolahan dan pemanfaatansecara arif dan bijaksana untuk kelangsugan hidup dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara dan pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan. C. Dalam rangka pelaksanaan tugas pemerintah. serta kerja keras secara bersama dapat benar-benar dinikmati oleh masyarakat dengan pelaksanaan pembangunan yang terarah. agar mandiri. terencana secara baik. pembangunan dan kemasyarakatan sangat diperlukan sekali adanya dasar-dasar pembangunan ataupun arah kebijakan sesuai dengan potensi dan kondisi serta karakteristik daerah. kesehatan. keterbatasan SDP (Sumber Dana Pembangunan) dan belum secara Optimal SDA dapat dimanfaatkan dan dikelolah dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.Kelima Belum optimalnya penegakan hukum dan kepastian hukum yang nantinya akan banyak dipengaruhi peradapan. adil dan sejahtera dibawah naungan Allah SWT dengan berbekalkan IMAN dan TAQWA. dengan adanya VISI. damai. Keterbatasan SDM yang harus diupayakan penanganannya secara berencana dan nyata baik di bidang pendidikan. . MISI dan STRATEGI PEMBANGUNAN. VISI. hal ini aparatur penegak hukum harus dapat menjalankan fungsinya dengan baik sesuai dengan ketentuan perundangundangan tanpa membeda-bedakan antara yang satu dengan yang lain. aparatur dan perluasan kesempatan kerja tidak boleh ditawar-tawar lagi dan ditunda pelaksanaannya. tepat sasaran berhasil guna dan berdaya guna adil dan merata. masih rendahnya kemampuan lembaga masyarakat serta rendah SDM masyarakat desa dan terbatasnya sarana dan prasarana. Ketujuh Kurang berkembangnya inisiatif dan prakarsa. masyarakat di dalam pembangungan karena didominasi oleh peran birokrasi. Keenam Hal yan paling dirasakan adalah kurangnya SDM dan masih rendahnya SDM yang berkualitas. adat dalam kontek kekeluargaan. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

berbudaya.Mencermati berbagai tantangan ke depan dan kondisi potensi yang dimiliki Kabupaten Padang Lawas Utara SDA dan SDM. Peningkatan kualitas pelayanan pendayagunaan aparatur pemerintah. adil. umum. Mandiri. Meningkatkan kehidupan masyarakat melalui pembangunan ekonomi yang berbasis pada potensi umber daya alam dan sumber daya manusia serta pembangunan pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan. BIDANG PENDIDIKAN. pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan dan SDM yang menjadi prioritas utama dalam proses pembangunan SDM disamping sebagai . kreatif. beriman dan bertaqwa serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan agama. maka disusun strategi pembangunan sebagai berikut : A. KEBUDAYAAN. MISI 1. maka saya membuat VISI. transparan dan bermartabat yang melindungi. inovatif. MISI dan STRATEGI PEMENANGAN Kabupaten Padang Lawas Utara Sbb. mengayomi. dan menata kehidupan rakyat untuk senantiasa selamat hidup di dunia maupun di akhirat kelak amin. 3. Untuk mencapai Visi dan misi. jujur. jujur dan setia dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab (amanah) ikhlas dalam berkatnya dan berusaha (loyal) berlaku adil dalam setiap mengambil keputusan. 2. Meningkatkan kualitas SDM yang handal. Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dan tersedianya sarana Kesehatan 4. pemerintahan. Mengembangkan infrastruktur fisik dan non fisik 5. VISI Tujuan utama yang juga merupakan makna dari "PINTU KESELAMATAN ATAU NEGERI YANG AMAN" dalam bahasa arab jadi Darussalam sasaran yang ingin diwujudkan di dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Padang Lawas Utara menjadi masyarakat yang senantiasa maju (dinamis) dalam melaksanakan agamanya (religious) gigih dan tidak pernah menyerah pada keadaan (ulet) sehat dan sejahtera. Meningkatkan kualitas SDM. PEMUDA DAN OLAH RAGA. maju dan mandiri dalam sebuah penyelenggaraan pemerintah yang bersih.

peningkatan sistem pendidikan. a) Mengupayakan pengembangan lembaga seni budaya serta adat istiadat daerah melalui peningkatan dan pemerataan jumlah dan mutu lembaga seni budaya dan adat istiadat serta peningkatan sarana dan prasarana seni budaya dan adat istiadat daerah. menengah (umum dan kejuruan) serta pendidikan tinggi. penyelenggaraan pendidikan luar sekolah dan pelatihan angkatan kerja yang potensial. Pengembangan dan pembinaan pendidikan dasar. karena program kehidupan inilah yang dapat menjadi faktor utama kemajuan suatu daerah yang ditunjang oleh faktor faktor lainnya. b) Mengupayakan istiadat budaya batak. c) Mengupayakan pengembangan pendidikan melalui peningkatan jumlah dan mutu tenaga pendidik. PENDIDIKAN. c) Mengupayakan pelestarian clan pendokumentasian situs budaya dan sejarah yang bernilai tinggi. b) Mengupayakan perluasan dan penetapan pendidikan untuk kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu tinggi. d) Meningkatkan kesejahteraan pendidikan agar lebih terfokus kepada tugas sehingga mampu berfungsi secara optimal terutama dalam pembinaan watak dan budi pekerti. a) Memanfaatkan program wajib belajar 9 tahun. pemerataan jumlah guru dan peningkatan anggaran pendidikan secara berarti sesuai potensi dan kemampuan daerah. KEBUDAYAAN. peningkatan pelayanan pendidikan.penggerak pembangunan juga merupakan tujuan pembangunan yang ingin dicapai. penggalian pelestarian dan pengembangan adat . 2. berkualitas dengan peningkatan anggaran pendidikan setara. 1.

listrik telekomunikasi maupun penanggulangan masalah banjir terutama desa terpencil yang belum tersedia. PEMUDA DAN OLAH RAGA. irigasi. perkebunan dan kehutanan yang berbasis agrobisnis dan agro- b) Mengintensifkan pengolahan hutan tanaman industri ( HTI lindung. d) Meningkatkan akses masyarakat pada asset produksi. b) Pembinaan generasi muda dalam pengembangan potensi dan sumber daya mayarakat agar produktif. B. tempat kerja dan pembinaan masyarakat untuk pcngembangan bakat dalam bidang olah raga. ) hutan pemanfaatan lahan tidur pengawasan dan optimalisi pemanfaatan c) Memperkuat potensi daya yang dimiliki masyarakat melalui pemberian infut berupa modal usaha. jembatan. usaha milik masyarakat / swasta terutama untuk berkaitan dengan kepentingan umum dan hajat hidup orang banyak. BIDANG PEMBERDAYAN EKONOMI RAKYAT DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA 1. ekonomi. social dan budaya. PEMBERDAYAAN EKON()MI RAKYAT a) Mengembangkan kawasan sentra produksi idustri.3. . e) Mengusahakm peningkatan dan penguasaan terhadap dunia usaha dan badan usaha. peternakan. c) Meningkatkan peran dan fungsi organisasi dalam berbagai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara baik dari dimensi politik. perikanan. pertanian. pembangunan sarana dan prasarana fisik jalan. BUMN / BUMD. energik dan dinamis. a) Membangun sarana dan prasarana olah raga dilingkungan sekolah. peningkatan pengetahuan dan keterampilan memperkuat posisi tawar masyarakat dan kemitraan usaha ekonomi rakyat dan menyediakan prasarana pendukung kegiatan produksi yang memadai. f) mengusahakan peningkatan pengusahaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pemberdayaan usaha kecil dan koperasi.

a) Mengupayakan peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat desa melalui :  Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan yang bersifat LINK dan MATCH dengan kebutuhan pasara melalui bala latihan kerja sama secara optimal. infornnasi. tehnologi. Pembangunan keanekaragaman usaha ekonomi masyarakat desa sesuai karakteristik desanya dengan memanfaatkan sumber daya lokal dengan menggunakan teknologi tepat guna antara lain : Industri kecil dan kerajinan. etos kerja. rasa kebersamaan yang tinggi dan pengembangan budaya local yang menuju pembangunan.2. c) Mengupayakan reorientasi kebijakan pembangunan melalui :  Pendekatan sektoral menjadi kewilayahan dan perencanaan yang terlalu didomimnsi TOP DOWN menjadi BOTTON UP dari perencanaan yang menonjolkan keinginannya menjadi kebutuhan. . PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA.   Pengembangan keterkaitan kota dengan desa sebagai satu mata rantai pembangunon ekonomi daerah yang saling mempengaruhi. sikap. LKMD dan lembaga lainnya. pasar dan mencegah terjadinya persaingan yang tidak sehat dan menciptakun kebersamaan serta kemitraan antara desa yang sudah maju dcngan yang belum berkembang.  Pelatihan / penyuluhan yang berdimensi sosial budaya seperti keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. meningkat akses masyarakat desa terhadap sumber-sumber kemajuan ekonorni seperti : Modal. semangat berkarya.  Pencitaan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang. lapangan kerja. BPD. b) Melakukan peningkatan kualitas sumber daya aparatur desa.

Menyediakan dan pembangunan bidang pendidikan. inovatif. a) Meningkatkan jumlah kualitas dan kesejahteraan tenaga medis agar masyarakat mendapatkan pelayanan lebih baik.     Pengembangan dan peningkatan kemampuan lembaga kemasyakatan seperti BPD. kreatif. c) Peningkatan dan pemerataan jumlah dan mutu sarana dan prasaran kesehatan. efesien. Melakukan desain dan penataan desa maju dan mandiri. pemberdayaan masyarakat. C. komunikatif. terjaga kelestarian lingkungan hidup dan melindungi spesies yang ada didalamnya. LKMD dan pemberian honor kepada RT / RW. d) Mengalokasikan dana obat-obatan terjangkau oleh masyarakat. 1. efektif serta bernuansa EMPOWERMENT ( pemberdayaan ) seluruh desa meningkatkan pengembangan UDKP POSYANTEKDES disebahagian unit pelayanan masyarakat. ekonomi dan kesehatan yang lansung dikelola oleh pemerintah desa. Bidang Kesehatan. Bidang Lingkungan Hidup a) Penataan kembali kawasan hutan sesuai dengan kondisi dan waktu kerjanya sehingga dapat dioptimalkan pemanfaatannya. e) Mengefektifkan pusat pelayanan terpadu disetiap desa dan pencegahan penyakit menular secara efektif. Mengupayakan mendirikan BANK PERKEREDITAN RAKYAT ( BPR ) di tingkat kecamatan.d) Pemberdayaan Otonomi Desa melalui :   Melakukan upaya penguatan otonomi desa serta percepatan pembangunan pedesaan yang memberikan dampak langsung. 2. BIDANG KESEHATAN DAN LINGKUNGAN HIDUP. Pengembangan dan peningkatan kepemimpina. sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan kesehatan dan perbaikan gizi agar masyarakat dapat menikmati hidup yang lebih layak. . pemerintah desa sehingga lebih bersifat transparan. b) Meningkatkan jangkauan dan jaringan pelayanan dan kesehatan kepada warga dan masyarakat.

trasparans. Meningkatkan pengawasan fungsional (BAWASDA) dan partisipasi masyarakat dalam melaksanaan pembangunan dan pemerintahan agar efesien. 4. Peningkatan mutu organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha. 7. 2. Mempercepat pembangunan pedesaan dalam rangka pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan sarana dan prasarana. efektif. 8. BIDANG KELEMBAGAAN DAN ORGANISASI. 6. demokrasi dan akuntabel. Meningkatnya kepastian dan kwalitas pelayanan dan pemerintah dalam menyelenggarakan otonomi daerah. 3. 1. E. dunia usaha dan lembaga swadaya masyarakat. c) Menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. 2. Peningktan kesetiaan dan pengabdian aparatur dalam pelaks anaan tugas dan bertanggung jawab. peningkatan kerja sama lembaga daerah (DPRD). Mengupanyakan sinergi pembangunan pekotaan dan pedesaan.. baik dalam kebijakan pembangunan maupun kesadaran masyarakat. 4. Mengembang infrastruktur pembangunan ekonomi masyarakat. Meningkatkan kualitas aparatur pemerintah melalui pendidikan dan pelatihan. Peningkatan dan pemerataan jumlah serta mutu tenaga birokrasi. BADAN INFRA STRUKTUR. Menciptakan dan menjalin hubungan yang harmonis antara aparatur pemerintah dengan masyarakat yang di landasi oleh tatanilai budaya. 5.b) Menumbuhkan kawasan-kawasan hujan (GREEN BELT ) dan perluasan daerah serapan air disetiap daerah sumber air untuk dapat dimaniliatkan demi kepentingan umum dalam situasi tertentu. D. Membuka isolasi daerah dan upaya pengendalian banjir. Mengembangkan sarana dan prasaran pemukiman. . 5. 1. 3. tatakrama dan saling menghormati.

Dibuat Oleh : CALON BUPATI DAN CALON WAKIL BUPATI PADANG LAWAS UTARA(PALUTA) .Demikian Visi dan Misi serta strategi pembangunan KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA yang saya sampaikan dalam rangka mengikuti pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara.

000.000.500.000 RP 500.000 Rp 225.000 .000.000 150. Kartu pasangan calon 8. Advokad 1 Unit 21 Paket 45 Rem 65 Kali 1.800.000 Rp 1.000.000.000 Rp 6.000 122.000 Rp 1.000.000. Rapat koordinasi 3 Partai 25 Ormas 40 Lokasi 25 Kali Sub Total 1 II.000. Konsumsi Rapat 6.000 RP 1.500 Box Sub Total II III.000 Rp 1.000. Konsumsi Rapat 5.000. Alat Tulis Kantor 3.000 RP 422.500.000 VOLUME 3 HARGA 4 JUMLAH 5 Rp 3.000.000 RP 200.125. 3.500 Orang Sub Total Rp.500. Ormas 3.000.000 Rp 3. Kekerabatan 4. Obat-obatan 7. Transportasi Rapat 9 Unit 21 Paket 45 Rem 9 Kec 75 Kali 2.000.625.750.000 Rp 1.000.500.000 Rp 10.000. SEKERTARIAT POSKO 9 KECANMATAN 1.500 orang 50 Paket 3.000 375.RENCANA ANGGARAN BIAYA PENANGANAN PEMILUKADA KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA TAHUN 2013 No 1 I.000 Rp 600.000 Rp 200. Foto Copy 4. Partai 2.000 Rp 150.000 Rp Rp Rp Rp 300.000 Rp Rp 400.000.000 Rp. 15.075.000 Rp 3.000 Rp.000 Rp 35.500.125.000 90. Transportasi Rapat 6.500.000.000 10.000 Rp Rp Rp Rp 31.000 Rp 10.000.904. URAIAN 2 PENGGALANGAN PARTAI 1. Alat tulis kantor 3. Kantor 2. Kantor 2.000 10.000 15. 27.000 75. Foto copy 4.500.000.000 Rp 225.116.000. SEKERTARIAT/POSKO KABUPATEN 1.500.000 Rp 20.000 RP 15.625.000 Rp Rp 31. Pembekalan Pokja 5.500.000 Rp 1.

100. Biaya pasang Baliho 11.795.000 Rp 350.000 Rp 4.000 Rp 550. Spanduk URAIAN 2 VOLUME HARGA SATUAN(Rp) JUMLAH 5 3 4 1.500.000 Rp 10.000 paket 1.000 lembar 10. Baliho Permanen 3.000 Rp 125.000 lembar 151.000.205.200 lembar 1.000.500 Rp 360.000 Rp 300.000 Rp 1.000.000 Rp 75.000. Ijin lokasai dan lainnya 12.125.100 lembar 120 unit 70 unit x 90 gr 75000 potong 75000 lembar 189 Ton Sub Total IV Rp 300.000 90.000 Rp 4. Ka.000 Rp 15.000.000 36.000 Rp 15. Biaya pasang spanduk 10.100 lembar 1.000.000.500.000 Rp 500. Baliho Bener 4.000.000 unit 20.100 lembar 120.000.000 Rp 1. Baju muslim(Pria + Wanita) 8.000 275.000 2.000. Stiker 5.178. BBM Operasional Rp 2. Stiker mobil 13.000.000 Rp 2. Sewa mobil 14.000.000.000 Rp 250.000 Rp 45. Kaos Pendukung 6.000.000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 100.000 . Bendera Atribut Calon 7. Kain sarung 15.000 600.000 16.000 lembar 3.No 1 IV LOGISTIK 1.000 375.000 Rp 30.000 Rp 21.200 lembar 700 lembar 1.000 Rp 6.ender 16. Konsumsi penndukung /makan 9.000.000 Rp 850.000.000 Rp 10.200.500.000 Rp 3.000 Rp 60.

Banser Partai 9. Konsumsi Team 3.000 150.000 Rp Rp Rp Rp Rp 90.000 Rp 3.000. Transportasi 2. Iklan Media Elektronik dan Cetak a.000 Rp 10.500.000 Rp Rp 1.000.000 Rp 10. Honor jurkam (3 x 9kec) 4.000.000 114.000 45. Keamanan 8. Saksi diKecamatan 5x9 org 13.000. Honor artis/ hiburan 5.000 Rp 5.000 81. Badan koalisasi partai 10.000 40.000.000. Saksi di KPPS 383x2 org 14. Sewa peralatan 7.000.000 90 Hari 3 Media 90 Hari Sub total V Rp 350.000.000.500.000.000.000.000.000 Rp 31.000 Rp 264.000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp 67.000 Rp 40.000 Rp 35.000.000 .476.000 90. Media Elektronik/TV b.000 Rp 5. Saksi TPS 588x3 org 15.000.250.000 10.000 Rp 7.000 Rp 315.250.000 90.000 11.000 72.000 45. Saksi diKabupaten 12.000.000 Rp 10.500.900. Pengerahan massa 6.000 45 Orang 766 Orang 1764 Orang Rp Rp Rp 250.000.000 150.000 Rp 12.500. Media Cetak/Koran VOLUME 3 HARGA 4 JUMLAH(Rp) 5 9 Kec 9 Kec 27 Orang 9 Kec 9 Kec 9 Kec 9 Kec 9 Kec 9 Kec 9 Kec Rp 10.000.000 Rp 8. Team pemantau 11.000.NO 1 V URAIAN 2 TAHAP KAMPANYE 1.000.500.000.000 108.

000.000. 1.000 Rp.000 Rp. 15.000.143.500.250.000 Rp. 250. 200. 8.000 Rp.441. Bantuan sarana untuk kepemudaan olahraga Sub total VIII Total Keseluruhan ( I + II + III + IV + V + VI + VII + VIII) 383 desa 383 desa 383 desa 75 orang 270 orang 5735 orang Rp.000. 2. 150.000 Rp. Rp. 9.000.000 Rp 25.000 Rp.000.588.000.000 Rp.000. 22.000.405.000. 4.000 Rp.000 Rp.000 Sub Total VI VII HONOR TEAM 1.000.000 Rp.447.000. 76. Bantuan infra struktur jalan 2.426.000 Rp.000.NO 1 VI URAIAN 2 MASA TENANG 1. 800. Bantuan tempat ibadah 3. Gerakan “Door To Door” 2.000 Rp.278. Kabupaten 25 x 3 bulan 2.000 . Kecamatan ( 9 x 10 x 3 bulan) 3.000 Rp.000. 500. Desa (282 desa x 5 x 3bulan) Sub Total VII VIII BANTUAN KEMANUSIAAN 1.000 Rp.000 405. 3. Team Gerak VOLUME 3 HARGA 4 JUMLAH(Rp) 5 75.500.000.000. 5. 15. 13. 35.000 Org 500 orang Rp.000 Rp.000 Rp.