Anda di halaman 1dari 142

Bentuk-Bentuk Badan

Usaha
Bentuk Bisnis
• Perusahaan Perseorangan
(Proprietorship)
• Perusahaan Kemitraan/ Partnership
(Firma, CV)
• Korporasi/corporation
Perusahaan Perseorangan

Perusahaan Perseorangan adalah


Bisnis yang dimiliki oleh seorang Pemilik
Semua laba Pengendalian
Hanya untuk seutuhnya
pengusaha

Keuntungan
Perusahaan
Perseroan

Organisasi Pajak Rendah


Sederhana
Bertanggung
JawabAtas
Semua Dana Terbatas
kerugian

Kerugian
Perusahaan
Perseroan

Tanggung Keterampilan
Jawab Terbatas
Tidak terbatas
Partnership
Keuntungan Partnership

Kerugian Lebih ada


Dana Tambahan Ditanggung Spesialisasi
Bersama
Kerugian Partnership

Berbagi Tanggung Berbagi


Pengendalian Jawab Laba
Tidak terbatas
Korporasi
Tanggung
Transfer
Jawab
Akses Kepemilikan
Terbatas
Terhadap
Modal

Keuntungan Korporasi
Kerugian Korporasi

Biaya Transparansi Masalah Pajak


Kerorganisasian Publik Keagenan Tinggi
Tinggi
Perbandingan Bentuk Bisnis
Business Liability Continuity Management Source of
Form Investment

Proprietorshi -Personal Ends with Personal, Personal


p -Unlimited death or unrestricted
decision of
owner
General -Personal End with Unrestricted or Personal by
Partnership -Unlimited death or depends on Partner(s)
decision of partnership
any partner agreement
Corporation Capital As stated in Under control Purchase of
Investment charter, of board of Stock
perpetual or directors, which
for specified is selected by
period of stockholders
years
BUMN
• Badan Usaha yang sebagian besar
sahamnya dimilik oleh Negara
• Kekayaan dipisahkan berdasarkan
peraturan pemerintah
Karaktersitik BUMN
• Usahanya bersifat membantu pemerintah,
dalam membangun public utilities
• Menghasilkan barang karena pertimbangan dan
keamanan dan kerahasiaan harus dikuasai
negara
• Melaksanakan kebijakan strategis pemerintah
• Tujuan melindungi keselamatan dan
kesejahteraan masyarakat
• Usaha bersifat komersil dan fungsinya dapat
dilakukan swasta
Koperasi
• Pemilik adalah anggota sekaligus
pelanggan
• Kekuasaan tertinggi ada pada RAT
• Satu anggota adalah satu suara
• Organisasi diurus secara demokratis
• Kummpulan individu
• Manajemen bersifat terbuka
Pertimbangan dalam memilih
Bentuk Usaha
• Kepemilikan
• Organisasi
• Modal
• Pajak
Syarat-syarat PT Go Public
• Mendaftarkan Pada Bursa Efek (listing)
• Saham perdana IPO (Initial public offering)
• Melakukan good Corporate governance
• Mempublikasikan laporan keuangan
secara berkala
Jenis Perusahaan Internasional
• Multinational Company
• International Company
Metode Kepemilikan pada bisnis
yang Ada
• Franchising
• Joint Venture
• Lisensi
• Merger
• Acquisition
Pendirian Badan Usaha
Objectives of Business

Survival

Profit Social
Growth Responsibility
Mengapa mendirikan Badan
Usaha ?

1. Untuk Hidup
2. Bebas dan tidak terikat
3. Dorongan Sosial
4. Mendapat Kekuasaan
5. Melanjutkan Usaha Orang Tua
Faktor-faktor yang harus dihadapi
dalam pendirian Badan Usaha
1. Barang dan Jasa yang akan dijual
2. Pemasaran barang dan jasa
3. Penentuan harga
4. Pembelian
5. Kebutuhan Tenaga Kerja
6. Organisasi intern
7. Pembelanjaan
8. Jenis badan usaha yang akan dipilih, dll
Badan Hukum Sebuah
Perusahaan
• Sebuah Usaha yang dilindungi oleh
hukum dan perundang-undangan yang
berlaku pada suatu negara
• Memiliki hak dan kewajiban kepada
Negara
Fungsi-fungsi yang terlibat
dalam Bisnis

Akuntansi
Pemasaran

Manajemen

Sistem
Keuangan Informasi
Bagaimana Keputusan Bisnis
Mempengaruhi Pendapatan Perusahaan

Permintaan untuk
Produk Perusahaan Pendapatan

Keputusan Biaya
Manajemen Produksi
-
Keputusan Biaya Biaya
Pemasaran Pemasaran
=
Keputusan Biaya Bunga
Keuangan Pinjaman Pendapatan Bersih
SebelumPajak
Definisi
• Manajemen: cara bagaimana karyawan
dan sumber-sumber lain digunakan oleh
perusahaan
• Pemasaran: Cara bagaimana produk/jasa
dikembangkan, diberi harga,
didistribusikan dan dipromosikan kepada
pelanggan
• Keuangan: Cara bagaimana perusahaan
mendapatkan dan menggunakan dana
untuk operasi bisnisnya
Definisi
• Akuntansi: ringkasan dan analisis suatu
kondisi keuangan suatu perusahaan.
• Sistem Informasi: Meliputi teknologi
Informasi, masyarakat dan prosedur yang
bejerja sama untuk memberikan Informasi
yang cocok kepada karyawan perusahaan
sehingga mereka dapat membuat
keputusan bisnis
Organisasi
Intern
Arti Organisasi Intern:
• Merupakan kerangka struktur kewajiban
dan tanggung jawab
• Alat manajemen untuk mengkombinasikan
faktor-faktor produksi dalam mencapai
tujuan
• Alat untuk membagi kekuasaan dan
tanggung jawab pada struktur intern
Tanggung Jawab sosial
Perusahaan:
 Kesempatan kerja
 Latihan dalam pekerjaan (job training)
 Tunjangan bagi karyawan
 Tunjangan pendidikan
 Derma/sumbangan sosial
 Riset-riset ilmiah
 Kegiatan-kegiatan kebudayaan
Hak-hak Konsumen
• Keselamatan Produksi
• Perlakuan yang adil dan jujur
• Data yang lengkap dan akurat
• Tarif yang diberlakukan
• Perincian pendapatan, pengeluaran dan
laba pada saham yang akan di beli
• Pengaduan
FUNGSI KEUANGAN
KEUANGAN
KEGIATAN YANG BERHUBUNGAN
DENGAN PENENTUAN INVESTASI
JANGKA PANJANG SEBUAH
PERUSAHAAN, MENDAPATKAN DANA
UNTUK MEMBAYAR, DAN MEMIMPIN
KEGIATAN KEUANGAN HARIAN
SEBUAH PERUSAHAAN
TUGAS MANAJER
KEUANGAN
• Manajemen arus kas
• Pengendalian Keuangan
• Perencanaan Keuangan
Klasifikasi Modal
1. Modal Jangka Pendek
- Hutang dagang
- Piutang dagang
- Persediaan
- Persediaan bahan baku
- Persediaan dalam proses
- Persediaan barang jadi
- Modal Kerja
2. Modal Jangka Panjang
Sumber Permodalan
1. Sumber jangka Pendek
- Hutang dagang
c. Open book credit
d. Promisory notes (surat kesanggupan)
e. Trade draft (wesel dagang)
- Pinjaman Jangka Pendek dengan Jaminan
g. Pinjaman persediaan
h. Piutang dagang
Sumber Permodalan
- Pinjaman Jangka Pendek tanpa Jaminan
b. Line of Credit (batas kredit)
c. Revolving credit agreements (perjanjian
Kredit)
d. Commercial Paper (warkat niaga)
- Anjak Piutang
Sumber Modal

2. Sumber dana Jangka Panjang


A. Pembiayaan hutang
- pinjaman jangka panjang
- Obligasi korporasi
- Perjanjian obligasi
B. Pembiayaan modal sendiri
- saham biasa
- Laba ditahan
- Beban keuangan bagi perusahaan
C. Pembiayaan hibrida, saham preferensi
SAHAM
• Saham Biasa
• Saham Preferensi
Saham Biasa
Nilai saham ini dinyatakan dalam tiga
bentuk berbeda:
2. Nilai Pokok
3. Nilai Pasar
4. Nilai buku
Sifat Investasi Saham Biasa
• Termasuk pada saham paling beresiko dari
semua sekuritas
• Karena ketidakpastian pasar saham itu sendiri
• Blue Chip ( saham unggulan)
Blue chip adalah saham yang diterbitkan oleh
perusahaan mapan, yang mampu menyediakan
pendapatan yang aman dari deviden yang
konstan
Saham Preferensi
• Diterbitkan dengan nilai pokok yang telah
ditentukan sebelumnya
• Deviden dinyatakan sebagai presentasi
nilai pokok
• Saham dapat ditarik (callable), dimana
harga penarikan disepakati antara
perusahaan dan pemegang saham
Sifat investasi dalam saham
preferensi
• Karena punya hak pertama untuk dividen,
pendapatan resikonya lebih kecil daripada
pendapatan saham biasa dari perusahaan
yang sama.
• Pendapatan menjadi kurang pasti
dibandingkan pendapatan obligasi
perusahaan yang sama
OBLIGASI
Sumber Obligasi
• Pemerintah Pusat- obligasi pemerintah
pusat
• Pemerintah Daerah – obligasi
pemerintah daerah
• Korporasi – obligasi korporasi
OBLIGASI
- Menurut Pembayaran Bunga
2. Obligasi atas nama
3. Obligasi pembawa

- Menurut Jaminan atau tanpa jaminan


6. Obligasi dengan jaminan
7. Obligasi tanpa jaminan
OBLIGASI
• Sehubungan dengan Jatuh Tempo
2. Obligasi dapat ditarik
3. Obligasi berseri
4. Obligasi dapat ditukar
Fungsi Akuntansi
Fungsi Akuntansi

Fungsi penunjang dari manajemen dalam


Pencatatan transaksi perusahaan,
Harta dan kewajiban
Hasil dari Akuntansi
LAPORAN KEUANGAN

Guna laporan keuangan:


- untuk mengambil keputusan
- pertanggungjawaban perusahaan kepada pemilik
- salah satu kewajiban jika ingin go publik
- untuk pihak ke tiga (kreditur/ investor)
- untuk menentukan besarnya pajak
Fungsi dasar Akuntansi
• Menciptakan sistem akuntansi
• Membuat prosedur untuk mencatat,
menggolongkan dan memasukan secara
singkat transaksi-transaksi perusahaan
• Memberikan laporan/keterangan pada
manajemen untuk penyusunan anggaran
dan pengendalian aktiva dan pengambilan
keputusan
Fungsi Akuntansi
• Menyiapkan metode dan standar untuk
mengukur ongkos yang telah dikeluarkan
• Melaporkan data akuntansi
• Menafsirkan data akuntansi
Pengguna Informasi Akuntansi
• Manajer Bisnis
• Karyawan dan serikat kerja
• Investor dan kreditur
• Petugas pajak
• Badan hukum pemerintah
Bidang utama
Akuntansi

Akuntansi
Akuntansi Keuangan Manajerial

Bagian dari akuntansi Bagian dari akuntansi


Yang berkaitan dengan Yang melayani
Pengguna eksternal Para pengguna internal
Informasi akuntansi Informasi keuangan
perusahaan Suatu perusahaan
Kategori Akuntan
• Akuntan publik
Akuntan yang memiliki ijin dari negara dan
menawarkan jasa akuntan kepada
masyarakat umum
Jasa yang ditawarkan:
- Auditing
- Jasa pajak
- Jasa penasehat manajemen
• Akuntan swasta
Akuntan yang diberi gaji dan dipekerjakan oleh
suatu perusahaan untuk melaksanakan aktivitas
keuangan sehari-hari
Akuntan swasta sebagian besar merupakan
akuntan manajemen yang mempunyai sertifikat
“certified management accountants CMAs”
Jenis Pencatatan
• Jurnal
Catatan kronologis dari transaksi – transaksi
keuangan suatu perusahaan, termasuk
deskripsi ringkas untuk masing-masing
transaksi
- Ledger
Berisi ringkasan dari transaksi jurnal setiap
bulan
Konsep Utama AKuntansi
• Persamaan Akuntansi
• Entri ganda
• Akunt-T
Persamaan akuntansi
• Pada berbagai waktu dalam setahn,
akuntansi menggunakan persamaan
berikut untuk menyeimbangkan data
dalam jurnal dan buku besar:
Asset = hutang + modal sendiri
Entri ganda
• Sistem pembukuan yang
menyeimbangkan persamaan akuntansi
dengan cara mencatat pengaruh ganda
dalam setiap transaksi keuangan
Akun T
• Format I pembukuan untuk mencatat
transaksi yang mengambil hurup T yang
garis vertikalnya membagi account
menjadi debit ( sisi kiri) dan kredit (sisi
kanan)
Laporan Keuangan
• Setiap jenis laporan yang meringkas
status keuangan suatu perusahaan
untuk membantu dalam pembuatan
keuputusan
• Laporan keuangan dibagi 3 kategori:
3. Neraca
4. Laporan laba –rugi dan
5. Laporan arus kas
Neraca
• Laporan keuangan yang merinci aktiva,
pasiva dan modal sendiri suatu
perusahaan
Laporan laba rugi
• Laporan keuanganyang merincikan
pendapatan dan pengeluaran tahunan
suatu perusahaan sehingga dapat
memperlihatkan laba atau rugi tahunan
sebuah perusahaan
Laporan arus kas
• Laporan keuangan yang menjabarkan
pendapatan dan pembayaran uang kas
suatu perusahaan setiap tahunnya.
• Laporan ini memperlihatkan:
3. Arus kas dari operasional
4. Arus kas dari investasi
5. Arus kas dari pendanaan
Anggaran
• Laporan terperinci mengenai perkiraan
pendapatan dan pengeluaran untuk suatu
periode
• Fungsi Anggaran:
3. Membantu dalam perencanaan, pengendalian
dan pengambilan keputusan internal
4. Untuk menelusuri kinerja minguan atau
bulanan
Analisis Keuangan
Tiga Klasifikasi utama Rasio
Keuangan
• Rasio Solvabilitas
• Rasio Profitabilitas
• Rasio Aktivitas
Rasio SOLVABILITAS
• Kemampuan perusahaan untuk
memenuhi seluruh kewajiban jangka
pendek dan panjang tepat pada waktunya
• Kemampuan perusahaan untuk
memenuhi segala kewajiban finansialnya
apabila perusahaan di liquidasi
Liquiditas

Kemampuan Perusahaan untuk membayar


kewajibanJangka pendek
tepat pada waktunya

Current Ratio: Quick Ratio


Aktiva lancar X 100% Aktiva lancar – persediaan X 100%
Hutang lancar Hutang lancar
Rasio Solvabilitas
Jangka Panjang

Aktiva Lancar + aktiva tetap X 100%


Total hutang

Debt to Equity Ratio:


Modal sendiri X 100%
Total hutang
RASIO
PROFITABILITAS

RASIO KEUANGAN UNTUK MENGUKUR


PENDAPATAN POTENSIAL
SUATU PERUSAHAAN

1. HASIL ATAS PENJUALAN


2. HASIL ATAS INVESTASI
3. LABA PER SAHAM
HASIL ATAS PENJUALAN

RASIO PROFITABILITAS YANG


MENINGDIKASIKAN PROSENTASE
PENDAPATANNYA

HASIL ATAS PENJUALAN=

PENDAPATAN NETTO
PENJUALAN
HASIL ATAS INVESTASI

RASIO PROFITABILITAS YANG MENGUKUR


KINERJA PENDAPATAN YANG DIPEROLEH
UNTUK SETIAP RUPIAH YANG DI
INVESTASIKAN

PENDAPATAN NETTO
TOTAL MODAL SENDIRI
LABA PER SAHAM

MENGUKUR BESARNYA DEVIDEN


YANG DAPAT DIBAYARKAN PERUSAHAAN
KEPADA PEMEGANG SAHAM

LABA BERSIH
JUMLAH SAHAM YANG DIKELUARKAN
RASIO AKTIVITAS

RASIO KEUANGAN UNTUK MENGEVALUASI


PENGGUNAAN ASSET SUATU PERUSAHAAN
OLEH MANAJEMENNYA
RASIO AKTIVITAS
• MENGUKUR EFISIENSI DALAM
PENGGUNAAN SUMBER DAYA SUATU
PERUSAHAAN BERKAITAN DENGAN
PROFITABILITAS
• MEMPERLIHATKAN PERUSAHAAN YANG
MEMPEROLEH LEBIH BANYAK
KEUNTUNGAN DIBANDING PERUSAHAAN
LAIN PADA SUMBER DAYA YANG SAMA
RASIO PERPUTARAN
PERSEDIAAN

MENGUKUR RATA-RATA
JUMLAH PERSEDIAAN DIJUAL
DAN DI STOCK LANG SELAMA SETAHUN

HARGA POKOK PENJUALAN HARGA POKOK PENJUALAN


RATA-RATA PERSEDIAAN = (PERSEDIAAN AWAL TAHUN- AKHIR TAHUN)/2
Fungsi Produksi/Operasi
Produksi
• Suatu Proses mentransfer masukan-
masukan (inputs) dari Sumber daya
menjadi keluaran (output) yang
dibutuhkan oleh konsumen.
• Output berupa:
c. Barang
d. Jasa
Pengertian
• Produksi/Operasi :
setiap kegiatan yang menciptakan
kegunaan atau utility

Utility :
Kemampuan produk untuk memuaskan
keinginan manusia
Form Utility Time Utility

Utility

Ownership / Place Utility


Possession Utility
Manajemen Manajer Proses
Operasi Operasi Operasi

Proses Pengarahan
Manajer yang Menentukan
Dan Pengendalian
Bertanggungjawab Metode
Yang sistematis
Atas Produksi Dan Teknologi
Dalam merubah
Persediaan, Yang digunakan
Sumberdaya
Dan Dalam Produksi
Menjadi
Pengendalian Mutu Barang/jasa
Barang Jadi
Jenis-jenis Proses Operasi
1. Transformation Technology
b. Chemical Process
c. Fabrication Process
d. Assembly Process
e. Transport Process
f. Clerical process
Proses berdasarkan sifat
2. Analytic Process
Proses produksi di mana sumber daya diuraikan
menjadi beberapa komponen untuk
menciptakan barang jadi.
3. Synthetic Process
Proses produksi dimana sumberdaya
dikombinasikan untuk menciptakan barang
jadi.
Jenis-jenis Proses Produksi
4. Production Flow Pattern
b. Continuous Process, mis Rokok,
makanan
c. Intermittent (Job-Shop) Process, mis
Garment
d. Routing (unik), mis. Percetakan
Operations
Planning

3.
2.
1. Location Planning
Capacity
Forecasting c. Raw Material oriented
Planning
d. Market oriented

4. 6
5.
Lay out Planning Methods
Quality
c. Process layout Planning
Planning
d. Product Layout
e. Cellular Layout
Operation Scheduling
• Mis master Production schedule, yang
menunjukkan produk mana yang akan
diproduksi
• Alat-alatnya:
3. Gantt Chart
4. PERT Chart (Program Evaluation and
Review Technique
Operation Control
• Proses pemantauan kinerja produksi
dengan cara membandingkan hasil
dengan rincian rencana dan
jadwal/schedule.
• Koreksi dilakukan apabila terjadi ketidak
cocokan.
Follow UP
• Kegiatan pengendalian produksi untuk
memastikan bahwa keputusan produksi
diterapkan
Material Management
• Perencanaan, pengorganisasian dan
pengendalian arus bahan Baku sebelum
produksi dimulai .
• Manajemen bahan baku meliputi:
c. Transportasi
d. Pergudangan
e. Pengendalian Persediaan
Inventory Control
• Proses penerimaan, penyimpanan,
penyampaian dan perhitungan seluruh
bahan baku, bahkan sampai barang jadi
Purchasing
• Pembelian bahan Baku yang tepat pada
jumlah yang di butuhkan dengan harga
yang wajar dan waktu yang tepat.
• Faktor yang perlu diperhatikan:
c. Biaya Penimpanan
d. Lead Time
e. Seleksi Pemasok
Manajemen Sumber daya
Manusia
• Pengembangan dan pengadministrasian
program untuk meningkatkan kualitas dan
kinerja dari orang-orang yang bekerja di
dalam suatu organisasi
Peran MSDM bagi Perusahaan
• semua manajer berurusan dengan SDM,
kegiatan merekrut, melatih, dan
mengembangkan para karyawan dan
menetapkan program-program evaluasi,
kompensasi, dan tunjangan sangat
mempengaruhi operasional perusahaan.
Pengadaan SDM
• Perencanaa SDM • Penyusunan staf
b. Job analysis dalam Organisasi
b. Eksternal
- job description
- Perekrutan
- Job spesification
- Seleksi
b. Forcasting b. Staf internal
- sistem tertutup dan
tebuka
- senioritas
Pengembangan SDM
• Orientasi
• Pelatihan dan pengembangan
- on the job trainning
- Of the job trainning
- Pengembangan manajemen
• Penilaian kinerja
• Turun jabatan dan pemberhentian
- tindak disiplin dan turun pangkat
- Pemecatan
- Pemotongan dan perampingan
Pemeliharaan SDM

• Gaji dan Upah


• Program-program insentif
- insentif-inesentif individual
- sistem penggajian berdasar prestasi
- pembayaran atas kerja
- pembayaran variabel
- insentif- insentif keseluruhan perusahaan
- rencana upah bagi laba, bonus dan upah atas
pengetahuan
Pemeliharaan SDM
• Program-program tunjangan
- Asuransi kompensasi pekerja
- Rencana pensiun
- Cafetaria benefit plan (pilihan alternatif)
Fungsi Sumber Daya
Manusia
Manajemen Sumber Daya
Manusia
Penerapan fungsi manajemen ke dalam
fungsi operatif daripada pengadaan,
pengembangan dan pemeliharaan tenaga
kerja, dengan maksud untuk mencapai
tujuan individu, organisasi dan masyarakat
Manajemen Sumber daya
Manusia
• Pengembangan dan pengadministrasian
program untuk meningkatkan kualitas dan
kinerja dari orang-orang yang bekerja di
dalam suatu organisasi
Peran MSDM bagi Perusahaan
• semua manajer berurusan dengan SDM,
kegiatan merekrut, melatih, dan
mengembangkan para karyawan dan
menetapkan program-program evaluasi,
kompensasi, dan tunjangan sangat
mempengaruhi operasional perusahaan.
Ruang lingkup utama:
• Pengadaan Tenaga Kerja
• Pengembangan tenaga kerja
• Pemeliharaan tenaga kerja
Pengadaan Tenaga Kerja
• Perencanaan tenaga Kerja
• Penarikan Tenaga Kerja
• Seleksi Tenaga Kerja
• Penempatan Tenaga Kerja
Perencanaan Tenaga Kerja
• Penentuan kuantitas dan kualitas
tenaga kerja yang dibutuhkan dan cara
memenuhinya
• Penentuan kuantitas:
3. Time Motion Study
4. Peramalan Tenaga Kerja
• Penentuan Kualitas dengan Job Analysis
Job Analylis
• Job Description
• Job Spesification/ Job Requirement

Tujuan Job Analysis bagi perusahaan yang sudah


lama berdiri:
- Reorganisasi
- Penggantian pegawai
- Penerimaan pegawai baru
Penarikan Tenaga Kerja
• Sumber Internal • Sumber Eksternal
2. Dari Karyawan 2. Lembaga tenaga
Lama kerja
3. Nepotisme, 3. Lembaga pendidikan
berdasarkan sistem 4. Advertising
kekeluargaan
Internal Resources
• Kebaikan • Kelemahan
2. Menghambat masuknya
2. Lowongan cepat gagasan baru
terisi 3. Jika salah penempatan,
3. Tenaga Kerja cepat ad konflik
menyesuaikan diri 4. Karakter terbawa terus
5. Promosi yang salah
4. Semangat kerja mempengaruhi efisiensi
meningkat dan efektifitas
Tujuan menarik dari intern
• Meningkatkan semangat
• Menjaga kesetiaan
• Memberi motivasi
• Memberi penghargaan atas prestasi
Sumber eksternal
• Kebaikan • Kelemahan
2. Kesalahan pengisian 2. Proses lama
jabatan 3. Biaya tinggi
diminimalisasi 4. Rasa tidak senang
3. Kualitas dari pegawai lama
4. Ide baru
Tujuan menarik SDM eksternal
• Untuk memperoleh gagasan/ide baru
• Mencegah persaingan yang negatif
Seleksi Tenaga Kerja
1. Seleksi Administrasi
2. Tes Kemampuan dan Tes Psikologi
3. Wawancara
4. Tes Kesehatan
5. Referensi (pengecekan)
Pendekatan Seleksi
• Succesive Selection • Compensatory
process Selection process
Seleksi yang Semua calon diberi
dilaksanakan secara kesempatan yang
bertahap, atau sistem sama untuk mengikuti
gugur seluruh tahapan
seleksi yang telah
ditentukan
Penempatan Tenaga Kerja
• Proses menentukan pada jabatan mana
seseorang akan ditempatkan.
• Disesuaikan antara kualifikasi yang
bersangkutan dengan job spesification
Indikator kesalahan Placement
• Tenaga kerja tidak produktif
• Timbul Konflik
• Biaya tinggi
• Tingkat kecelakaan tinggi
Pengembangan Tenaga Kerja

Trainning
Ability And
Skill Effectivity
Of Firm Development
Knowledge
morale Mutasi
On the job Training Vestibule Training

Metode Training

Demonstration Simulation
Mutasi
• Vertikal • Horizontal
2. Promosi
- Temporary
- Permanent Perubahan posisi pada
- Small scale level yang sama
- Dry promotion dimana status,
2. Demosi wewenang dan
- penagguhan kenaikan tanggung jawab tidak
pangkat berubah.
- Skorsing
- phk
Landasan Mutasi
• Merit system
• Seniority system
• Spoil System (Nepotism)
Pemeliharaan SDM

• Gaji dan Upah


• Program-program insentif
- insentif-inesentif individual
- sistem penggajian berdasar prestasi
- pembayaran atas kerja
- pembayaran variabel
- insentif- insentif keseluruhan perusahaan
- rencana upah bagi laba, bonus dan upah atas
pengetahuan
Pemeliharaan SDM
• Program-program tunjangan
- Asuransi kompensasi pekerja
- Rencana pensiun
- Cafetaria benefit plan (pilihan alternatif)
Pemeliharaan Tenaga Kerja
• Integrasi
- Motivasi
- Leadership
- Hubungan Perburuhan
Risiko,
Pengembangan
Usaha dan
Reorganisasi
Risiko Dalam Berusaha
• Sumber risiko
• Jenis risiko
Sumber risiko
a. risiko Intern
risiko usaha yang diakibatkan oelh masalah-
masalah dalam perusahaan:
- kurangnya tenaga ahli
- Kerusakan hasil produksi
- Ketidak efektifan penggunaan modal
- Terlalu banyak persediaan
- Teknologi yang masih sederhana
Sumber risiko
b. Eksternal
risiko yang diakibatkan dari luar perusahaan
- bencana alam
- Selera konsumen
- Kebijakan pemerintah
- Daya beli masyarakat
Jenis risiko
a. risiko Murni
• risiko yang terjadi dengan sendirinya
Contoh:
- bencana alam
- Kriminalitas
- Kematian anggota kunci
Jenis risiko
b. risiko spekulatif
Adalah risiko yang diakibatkan oleh usaha
spekulasi perusahaan
Contoh:
- bermain valas
- Spekulasi untuk meminjam uang di bank
Usaha Perlindungan terhadap
risiko
• Pencegahan dan pengurangan risiko,
risiko dihindari
• Mentolerir adanya risiko dengan risiko,
risiko sudah diperhitungkan
• Pengalihan risiko, kepada sub kontraktor
• Menyebar risiko dengan asuransi
Ekspansi
• Perluasan Usaha
• Usaha memperbesar kegiatan/operasi
perusahaan sebagian atau seluruhnya
Beberapa kemungkinan
Ekspansi
• Perluasan pasar
• Menambah jenis produk
• Memperbaiki fasilitas
• Melakukan kombinasi perusahaan
(konglomerasi)
• Melakukan integrasi perusahaa
Motif ekspansi
• Ambisi
• Spekulasi
• Memperbesar keuntungan yang diperoleh
dari produksi , distribusi, administrasi, dan
pembelanjaan karena adanya penekanan
biaya
Sumber dana
• R/E yaitu laba diakumulasi
• Mengkonversi (menjual) aktiva yang tidak
terpakai lagi karena umur teknis sudah
habis
• Kredit jangka pendek (untuk modal kerja)
dan kredit jangka panjang (untuk
investasi)
• Menerbitkan saham
Jenis Ekspansi
• Secara bertahap: menggunakan modal
kerja
• Secara melonjak: menggunakan modal
investasi
Reorganisasi
• Perubahan bentuk hukum, susunan/
struktur organisasi maupun modal untuk
menghindari image buruk dari pihak ketiga
Jenis reorganisasi
1. Reorganisasi yuridis: mengubah struktur
badan hukum
2. Reorganisasi intern : mengubah struktur
organisasi
3. Reorganisasi finansial : mengubah
struktur modal
Sebab reorganisasi
• Sebab intern:
- Finansial
- Non finansial

Sebab ekstern
- Persaingan
- Peraturan pemerintah
- Fluktuasi harga
Tujuan Reorganisasi
• Mengurangi hutang
• Mengurangi sebab-sebab kerugian
• Menambah modal kerja baru
• Memberi kepuasan pada pemilik dan
kreditur
• Membentuk manajemen baru
Likuidasi
• Jika usaha reorganisasi tidak berhasil
maka dilaksanakan LIKUIDASI, yaitu
proses pengalihan aktiva ke dalam bentuk
tunai dan mendistribusikan pada pihak
yang berkepentingan
Akibat kepailitan
• Badan usaha kehilangan haknya
• Segala perikatan setelah dinyatakan pailit
tidak dapat dibayar dari harga pailit
• Boleh memberhentikan karyawannya
• Dilakukan pelelangan dan hasilnya untuk
memenuhi tuntutan yang berpiutang