Senin, 4 Mei 2009 MENGUAK FENOMENA LETUSAN MERAPI PADA TERKUBURNYA CANDI-CANDI DI SEKITARNYA

Oleh : Kartikaningtyas, S.T.

Gambar 1 Peta L.okasi Gunung Merapi

Provinsi Jawa Tengah mempunyai banyak tinggalan Benda Cagar Budaya (BCB) berupa candi, serta situs arkeologi yang menarik untuk dikunjungi. Keberadaan candi-candi tidak hanya menarik untuk ditelaah secara arkeologi namun juga secara geologi karena candi-candi tersebut merupakan peninggalan zaman Mataram Kuno selama abad 8-10, yang terkubur oleh materialmaterial piroklastik hasil letusan Gunung Merapi. Gunung Merapi terletak pada 7�32,5� LS dan 110�26,5�BT, gunung api yang bertipe strato dan kubah lava ini terjadi akibat erupsi eksplosif (erupsi atau letusan yang menimbulkan ledakan sebagai akibat tekanan gas magmatis yang sangat kuat) yang diselingi dengan erupsi efusif (erupsi yang tidak menimbulkan ledakan karena tekanan gas kurang kuat), sehingga lerengnya berlapis-lapis dan terdiri dari bermacam-macam batuan. Aktivitas gunung ini diperkirakan telah berlangsung sejak 50.000 tahun yang lalu dengan jumlah rata-rata material yang dikeluarkan sebesar 1.000.000 m� per tahun, memiliki puncak dengan ketinggian 2.911 m dpl atau 2.800 m di atas dataran Yogyakarta. Kenampakan struktur puncak Merapi diperlihatkan oleh kawah yang membuka ke barat daya dan kubah lava aktif muncul di atasnya yang menjulur mengikuti arah bukaan bawah. Di sekitar puncak terdapat kawah lava hasil kegiatan Gunung Merapi dalam 200 tahun terakhir. Ciri kegiatan gunung ini ditandai oleh adanya pertumbuhan kubah berikutnya. Longsornya kubah dapat terjadi karena gravitasi dan pertumbuhannya sendiri atau dipicu oleh letusan. Fenomena baik berupa letusan maupun guguran sering berasosiasi bersamasama.

Menurut Satyana (2007), pada tahun 1943 van Bemmelen mengajukan argumen bahwa runtuhnya lereng barat daya Gunung Merapi terjadi pada masa klasik yaitu pada 1006 AD,

(2000) menemukan tiga endapan piroklastik sekitar tahun 1006. Kabupaten Magelang (barat laut) dan 1180 (880 � 60 tahun BP) di KalijuehJrakah (utara-barat laut). Banyak sejarahwan. 51-67 yang mempelajari endapan-endapan Merapi berdasarkan studi tephrologi (tephra=endapan piroklastik). arkeolog dan geolog yang percaya bahwa hal tersebut merupakan faktor yang menyebabkan kerajaan Mataram Kuno mundur lalu penerusnya pindah ke daerah Jawa Timur. Menarik juga mempelajari makalah dari Andreastuti et al. (2000) di Journal Volcanology dan Geothermal Research.100. Endapan letusan hebat ini telah mengubur Candi Borobudur. yaitu terjadi pada 940 AD (1139 � 50 tahun BP) tersingkap di daerah Kinahrejo-Pelem (selatan). Acara ini melibatkan pakar-pakar gunung api (ahli vulkanologi) dan akademisi untuk membahas sekaligus memperingati 1000 tahun letusan Merapi katastrofik 1006 AD. (2000) di jurnal yang sama. atau dari Newhall et al. Kenampakan fisik dari stratigrafi dan endapan vulkanik Merapi Berdasarkan analisis ukuran butir dari aliran piroklastik (material hasil langsung dari pusat erupsi gunung api yang menghasilkan panas dan arus. Endapan akan tersingkap sampai 20 km dari puncak (145 m dpl) dan beberapa dari endapan tersebut mengubur candi-candi dengan ketebalan 20-60 cm. p. serta densitas yang bergerak secara cepat dan mengalir jauh) dan endapan surge (awan panas yang merupakan campuran dari bahan padat dan gas atau uap air) yang mengalir dengan konsentrasi partikel rendah pada tekanan gas tinggi sebagai aliran turbulen.al. Berdasarkan pentarikhan 14C. vol. Andreastuti et. 1080 (980 � 80 tahun BP) di Candi Pendem. Berdasarkan kesimpulan dari Satyana (2007). dan candi-candi lain di Mataram Kuno. Newhall et al. tetapi pada 928-929 AD berdasarkan prasasti Sangguran. Secara fisik . Benarkah Merapi meletus dengan hebat pada 1006 AD dan meruntuhkan lereng baratbarat dayanya.(2000) menafsirkan bahwa suatu letusan besar Merapi terjadi pada 1112�73 tahun BP (before present) (870-1003 AD). Pada bulan September tahun 2006 yang lalu diadakan �Volcano International Gathering� (VIG) di Yogyakarta. bangkai binatang. Kerajaan Mataram tidak pindah ke Jawa Timur sesudah 1006 AD. atau produk kebudayaan lain di dalam endapannya. mengubur candi-candi Hindhu dan Budha di sekitarnya dan menghabisi Kerajaan Mataram Kuno? Menarik untuk mengkaji disertasi doktor Sri Mulyaningsih tentang hal ini yang mendasarkan penelitiannya kepada pentarikhan 14C (Carbon Dating) pada banyak endapan volkanik Merapi terutama pada sisi selatan Merapi. Suatu letusan besar mestinya akan meninggalkan mayat orang. terdapat tiga faktor keberatan Mulyaningsih (2005) atas argumen van Bemmelen (1943): Tidak terjadi letusan besar pada 1006 AD (hal ini sesuai dengan hasil pentarikhan absolut tefra Merapi dari peneliti-peneliti lain). (2000). Berdasarkan Camus et al. selama stadia Merapi muda (2200 tahun BP sampai 1786 AD) terjadi 2 kali erupsi magmatik-phreatomagmatik yaitu pada 2200 dan 1470 tahun BP.bersamaan dengan terjadinya letusan katastrofik Merapi.

Merapi. dan 1930. Didasarkan pada analisis pentarikhan 14C. terhitung sejak Senin 25 Oktober 2010. Hal itu berarti bahwa proses pengendapan bahan letusan tersebut secara bertahap. 1872. sejak tahun 1548. Gunung Merapi sudah meletus sebanyak 68 kali--dengan letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun. Kumpulan foto-foto letusan gunung merapi NASA fenomena alam letusan terakhir gunung merapi tanggal 26 april 2006.endapan tersebut mempunyai karakteristik berupa struktur laminasi (perlapisan sejajar yang ketebalannya < 1 cm) sampai cross laminasi (perlapisan yang membentuk sudut terhadap bidang lapisan yang berada diatas atau dibawahnya. apakah ia akan meletus dan mengirimkan malapetaka berikutnya. dijumpai penyebaran masing-masing sekuen endapan tersebut berbeda satu sama lainnya. Letusan dahsyat pernah terjadi antara lain tahun 1006. 1822. Apalagi. Letusan besar gunung merapi pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa . 1786. Gunung paling aktif di dunia. Sejarah mencatat. yang masing-masing tahap terjadi secara sektoral dan volumenya bervariasi. Baca juga Awan Panas Gunung Merapi Alias Wedhus Gembel Tanda Fase Erupsi Tanda Merapi Akan Meletus. ketebalannya < 1 cm) . sedikitnya terdiri dari delapan sekuen yang masing-masing sekuen dibatasi oleh paleosol (endapan tanah purba yang biasanya terselip tipis di antara lapisan batuan). Studi stratigrafi dan data pentarikhan 14C berhasil mengetahui bahwa sebagian candi-candi dibangun pada batuan dasar yang berumur sekitar abad ke I-II M dan banyak pula pada batuan dasar yang berumur setelah abad ke X M. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVG) telah meningkatkan status Merapi menjadi Awas. saat ini sedang menggeliat. Endapan Gunungapi Merapi yang mengubur candi-candi. Masyarakat cemas menunggu. dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali. dan biasanya berisi charcoals (arang kayu) dengan berbagai variasi ukuran. Gambar 2 Peta situasi daerah sekitar Gunung Merapi dan keberadaan candi-candi yang berdasarkan pada studi geologi mulai dibangun pada batuan dasar yang berumur sekitar abad ke I-II M. debu (batuan piroklastik dengan ukuran butir 2 mm � 1/256 mm) sampai ukuran lapilli (batuan piroklastik dengan ukuran butir 2 mm � 64 mm) dengan beberapa bombs ( gumpalan-gumpalan lava dengan ukuran butir > 64 mm).

diselubungi abu. Di tahun 1930. Gunung Merapi pada pukul 09:03 WIB meletus dengan menyemburkan awan panas yang membuat ribuan warga di wilayah lereng panik dan melarikan diri ke tempat aman. kondisi gunung merapi terakhir. Kemudian pada 8 Juni 2006.370 orang. Awan digambarkan dengan warna terang atau putih buram. Foto letusan Gunung Merapi NASA itu menunjukkan awan panas muncul dari puncak Merapi. yang dikelilingi lava hitam dan puing-puing hasil erupsi sebelumnya. dilaporkan bahwa aktivitas Gunung Merapi telah melampaui status 'awas'. Warna merah dalam foto mengindikasikan vegetasi dan yang lebih cerah adalah tumbuhan. letusan gunung merapi. kapan gunung merapi akan meletus. Sementara. aktivitas gunung merapi . Foto pertama direkam alat Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer (ASTER) di satelit Terra milik NASA pada 26 April 2006. status terbaru merapi. Badan Antariksa AS ini merekam kondisi Merapi melalui foto satelit. Letusan terakhir Merapi terjadi tahun 2006 lalu. Lereng gunung tampak berwarna merah. vivanews. letusan Merapi menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1.com status terkini gunung merapi. Foto kedua pada 6 Juni 2010 juga merupakan hasil bidikan ASTER. Pada 4 Juni 2006. awan vulkanis tampak berwarna kelabu suram yang bertiup ke arah barat daya. Fenomena letusan Gunung Merapi tak luput dari pantauan NASA. gunung merapi meletus.

gunung merapi meletus mbah marjan ogah mengungsi. merapi meletus tahun 2006 Gunung Merapi Dari Wikipedia bahasa Indonesia. wedhus gembel. video gunung merapi meletus. Informasi di halaman ini bisa berubah setiap saat. Gunung api Tipe A Lokasi Klaten. guguran gempa gunung merapi. semburan lava pijar merapi. lihat Gunung Marapi. Sleman (DI Yogyakarta) 7°32'30" LS 110°26'30" BT Geologi . cari Artikel ini terkait dengan suatu peristiwa terkini. mbah maridjan dipanggil sby ke istana. Boyolali. foto awan panas gunung merapi. gempa vulkanik. Merapi Ketinggian Daftar Lokasi Koordinat 2.968 m (9.meningkat. berita terkini mbah marijan. kapan terakhir gunung merapi meletus. nasa. awan panas gunung merapi. letusan gunung merapi terbaru. gambar gunung merapi meletus terakhir nasa. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Untuk nama gunung di Sumatera Barat dengan nama yang mirip. lava pijar gunung merapi. foto letusan gunung merapi nasa.737 kaki) Ribu. wedus gembel merapi. mbah maridjan juru kunci merapi. Magelang (Jawa Tengah).

Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman.968 m dpl.2 Erupsi 2010 2 Vegetasi 3 Rute pendakian 4 Lihat pula 5 Galeri 6 Rujukan 7 Pranala luar [sunting] Geologi Litografi sisi selatan Gunung Merapi pada tahun 1836. Sejak tahun 1548.Jenis stratovolcano Letusan terakhir 2010 Merapi (ketinggian puncak 2. gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali. Di lerengnya masih terdapat pemukiman sampai ketinggian 1700 m dan hanya berjarak empat kilometer dari puncak. Oleh karena tingkat kepentingannya ini. Gunung ini sangat berbahaya karena menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh pemukiman yang sangat padat. Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur. dimuat pada buku tulisan Junghuhn. Puncak yang sekarang ini tidak ditumbuhi vegetasi karena aktivitas vulkanik tinggi. dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah.1 Erupsi 2006 1. Merapi menjadi salah satu dari enam belas gunung api dunia yang termasuk dalam proyek Gunung Api Dekade Ini (Decade Volcanoes).[1] Daftar isi [sembunyikan] 1 Geologi 1. serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara.[3] . Puncak ini tumbuh di sisi barat daya puncak Gunung Batulawang yang lebih tua. berjarak di bawah 30 km dari puncaknya.[2] Proses pembentukan Gunung Merapi telah dipelajari dan dipublikasi sejak 1989 dan seterusnya. per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004. Gunung Merapi adalah gunung termuda dalam rangkaian gunung berapi yang mengarah ke selatan dari Gunung Ungaran. Gunung ini terbentuk karena aktivitas di zona subduksi Lempeng IndoAustralia yang bergerak ke bawah Lempeng Eurasia menyebabkan munculnya aktivitas vulkanik di sepanjang bagian tengah Pulau Jawa. Daerah Istimewa Yogyakarta. [rujuk an?] Kota Magelang dan Kota Yogyakarta adalah kota besar terdekat.

lebar 1-2 km dengan beberapa bukit di lereng barat. Karakteristik letusan sejak 1953 adalah desakan lava ke puncak kawah disertai dengan keruntuhan kubah lava secara periodik dan pembentukan awan panas (nuée ardente) yang dapat meluncur di lereng gunung atau vertikal ke atas. Letusan tipe Merapi ini secara umum tidak mengeluarkan suara ledakan tetapi desisan. Tahap Merapi Tua terjadi ketika Merapi mulai terbentuk namun belum berbentuk kerucut (60. 1822. dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali.Berthomier. Proses pembentukan pada masa ini ditandai dengan aliran lava. Letusan 19 Juli 1998 cukup besar namun mengarah ke atas sehingga tidak memakan korban jiwa. dan awan panas.2000 tahun lalu). 1872. ditandai dengan terbentuknya puncak-puncak tinggi.[2] Pakar geologi pada tahun 2006 mendeteksi adanya ruang raksasa di bawah Merapi berisi material seperti lumpur yang secara "signifikan menghambat gelombang getaran gempa bumi". dan 1930. Selanjutnya adalah Merapi Pertengahan (8000 .[4] Tahap pertama adalah Pra-Merapi (sampai 400. Letusan pada tahun 1872 dianggap sebagai letusan terkuat dalam catatan geologi modern dengan skala VEI mencapai 3 sampai 4. diketahui terjadi beberapa kali letusan eksplosif dengan VEI 4 berdasarkan pengamatan lapisan tefra. 1786. Puncak Anyar. Letusan tahun 1930. yaitu Gunung Bibi yang bagiannya masih dapat dilihat di sisi timur puncak Merapi. diperkirakan juga memiliki kekuatan yang mendekati atau sama. Dalam perkembangannya. baru mulai terbentuk sekitar 2000 tahun yang lalu. breksiasi lava. Puncak Merapi yang sekarang. berdasarkan pengamatan timbunan debu vulkanik. Diperkirakan juga terjadi letusan eksplosif dengan runtuhan material ke arah barat yang meninggalkan morfologi tapal kuda dengan panjang 7 km. membagi perkembangan Merapi dalam empat tahap. seorang sarjana Prancis.8000 tahun lalu). Sisa-sisa tahap ini adalah Bukit Turgo dan Bukit Plawangan di bagian selatan. Puncak Merapi pada tahun 1930. Aktivitas Merapi telah bersifat letusan efusif (lelehan) dan eksplosif. van Bemmelen.000 .000 tahun yang lalu).[rujuk an?] Ahli geologi Belanda.[5] Kantung magma ini merupakan bagian dari formasi yang terbentuk akibat menghunjamnya Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia[6]. berteori bahwa letusan tersebut menyebabkan pusat Kerajaan Medang (Mataram Kuno) harus berpindah ke Jawa Timur. 2010. yang menghancurkan tiga belas desa dan menewaskan 1400 orang. Kawah Pasarbubar (atau Pasarbubrah) diperkirakan terbentuk pada masa ini. Letusan pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu. Kubah puncak yang ada sampai 2010 adalah hasil proses yang berlangsung sejak letusan gas 1969. Letusan-letusan Merapi yang dampaknya besar tercatat di tahun 1006 (dugaan). merupakan letusan dengan catatan korban terbesar hingga sekarang. Catatan letusan terakhir gunung ini . Letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun. Letusan terbaru. Para ilmuwan memperkirakan material itu adalah magma. seperti Bukit Gajahmungkur dan Batulawang. yang terbentuk dari lava basaltik. yang tersusun dari lava andesit.[rujuk an?] Letusan bulan November 1994 menyebabkan luncuran awan panas ke bawah hingga menjangkau beberapa desa dan memakan korban 60 jiwa manusia.

Babadan. [9] 8 Juni. Mulai 28 Oktober. Instruksi juga sudah dikeluarkan oleh kedua pemda tersebut agar penduduk yang tinggal di dekat Merapi segera mengungsi ke tempattempat yang telah disediakan. ditandai dengan gempa-gempa dan deformasi. Hari ini tercatat dua letusan Merapi.02 WIB tanggal 26 Oktober. Kepala BPPTK Daerah Istimewa Yogyakarta.00 WIB tangggal 25 Oktober BPPTK Yogyakarta merekomendasi peningkatan status Gunung Merapi menjadi "awas" dan semua penghuni wilayah dalam radius 10 km dari puncak harus dievakuasi dan diungsikan ke wilayah aman. ditunjukkan dengan tingginya frekuensi gempa multifase dan gempa vulkanik. Letusan 2010 juga teramati sebagai penyimpangan dari letusan "tipe Merapi" karena bersifat eksplosif disertai suara ledakan dan gemuruh yang terdengar hingga jarak 20-30 km. dibantu dengan berbagai instrumen geofisika telemetri di sekitar puncak gunung serta sejumlah pos pengamatan visual dan pencatat kegempaan di Ngepos (Srumbung). Pada tanggal 15 Mei 2006 akhirnya Merapi meletus. Ratdomo Purbo menjelaskan bahwa sekitar 2-4 Juni volume lava di kubah Merapi sudah mencapai 4 juta meter kubik . Muntilan sekitar 14 kilometer dari Puncak Merapi. Rangkaian letusan pada bulan Oktober dan November 2010 dievaluasi sebagai yang terbesar sejak letusan 1872[7] dan memakan korban nyawa 273 orang (per 17 November 2010)[8]. Letusan menyemburkan material vulkanik setinggi kurang lebih 1. Lalu pada 4 Juni.00 WIB. dilaporkan bahwa aktivitas Gunung Merapi telah melampaui status awas. Gunung Merapi pada pukul 09:03 WIB meletus dengan semburan awan panas yang membuat ribuan warga di wilayah lereng Gunung Merapi panik dan berusaha melarikan diri ke tempat aman. 1 Juni. Erupsi pertama terjadi sekitar pukul 17. Gunung . dan Kaliurang. Karena aktivitas yang semakin meningkat. Sejak saat itu mulai terjadi muntahan awan panas secara tidak teratur. ditambah seorang bayi dari Magelang yang tewas karena gangguan pernafasan. Desa Kepuharjo. Pada tahun 2006 Gunung Merapi kembali beraktivitas tinggi dan sempat menelan dua nyawa sukarelawan di kawasan Kaliadem karena terkena terjangan awan panas.5 km dan disertai keluarnya awan panas yang menerjang Kaliadem. meskipun telah diberlakukan pengamatan yang intensif dan persiapan manajemen pengungsian. Kecamatan Cangkringan. Hujan abu vulkanik dari luncuran awan panas Gunung Merapi yang lebat. Semburan awan panas sejauh 5 km lebih mengarah ke hulu Kali Gendol (lereng selatan) dan menghanguskan sebagian kawasan hutan di utara Kaliadem di wilayah Kabupaten Sleman. paling merasakan hujan abu ini. Sedikitnya terjadi hingga tiga kali letusan. Jawa Tengah. Gunung ini dimonitor non-stop oleh Pusat Pengamatan Gunung Merapi di Kota Yogyakarta. [10] [sunting] Erupsi 2010 Artikel utama untuk bagian ini adalah: Letusan Gunung Merapi 2010 Peningkatan status dari "normal aktif" menjadi "waspada" pada tanggal 20 September 2010 direkomendasi oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta. tiga hari belakangan ini terjadi di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang. Pemerintah daerah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sudah mempersiapkan upaya-upaya evakuasi. mulai muncul tanda-tanda bahwa Merapi akan meletus kembali. sejak pukul 06.artinya lava telah memenuhi seluruh kapasitas kubah Merapi sehingga tambahan semburan lava terbaru akan langsung keluar dari kubah Merapi.[11] dan menelan korban 43 orang. pada tanggal 21 Oktober status berubah menjadi "siaga" sejak pukul 18. Setelah sekitar satu bulan. Pada tingkat ini kegiatan pengungsian sudah harus dipersiapkan. [sunting] Erupsi 2006 Di bulan April dan Mei 2006. Sleman.adalah pada tahun 2001-2003 berupa aktivitas tinggi yang berlangsung terus-menerus. letusan kedua terjadi sekitar pukul 09:40 WIB.

[15][rujuk an?] Letusan kuat 5 November diikuti oleh aktivitas tinggi selama sekitar seminggu. Lereng Merapi.Merapi memuntahkan lava pijar yang muncul hampir bersamaan dengan keluarnya awan panas pada pukul 19. Pada tanggal 15 November 2010 batas radius bahaya untuk Kabupaten Magelang dikurangi menjadi 15 km dan untuk dua kabupaten Jawa Tengah lainnya menjadi 10 km. Hanya bagi Kab. Pada siang harinya.[13] dan Bogor. Jalur populer lain adalah melalui Kaliurang. 4 November 2010. yaitu salak 'Pondoh' dan 'Nglumut'. Daftar gunung di Indonesia Daftar gunung berapi di Indonesia [sunting] Galeri . Kabupaten Sleman.54 WIB. sejak sekitar pukul tiga siang hari terjadi letusan yang tidak henti-hentinya hingga malam hari dan mencapai puncaknya pada dini hari Jumat 5 November 2010. Erupsi eksplosif berupa letusan besar diawali pada pagi hari Kamis. Kabupaten Boyolali. sedangkan hujan abu vulkanik pekat melanda hingga Purwokerto dan Cilacap. karena gunung ini merupakan gunung yang sangat mempesona. Hujan kerikil dan pasir mencapai Kota Yogyakarta bagian utara. Kota Magelang. Kabupaten Klaten. dimulai dari Sawangan. Jawa Tengah. sebelum kemudian terjadi sedikit penurunan aktivitas. [sunting] Lihat pula Taman Nasional Gunung Merapi. bukannya terjadi pembentukan kubah lava baru. Kecamatan Kemalang. khususnya di bawah 1. Rangkaian letusan ini serta suara gemuruh terdengar hingga Kota Yogyakarta (jarak sekitar 27 km dari puncak). namun status keamanan tetap "Awas". dan pusat Kabupaten Wonosobo (jarak 50 km). Pada tanggal 5 November Kali Code di kawasan Kota Yogyakarta dinyatakan berstatus "awas" (red alert). [sunting] Rute pendakian Gunung Merapi merupakan obyek pendakian yang populer. Jalur pendakian yang paling umum dan dekat adalah melalui sisi utara dari Sèlo. merupakan tempat asal dua kultivar salak unggul nasional. tepatnya di Desa Tlogolele. Yogyakarta di sisi selatan. malah yang terjadi adalah peningkatan aktivitas semburan lava dan awan panas sejak 3 November. menghasilkan kolom awan setinggi 4 km dan semburan awan panas ke berbagai arah di kaki Merapi. radius bahaya untuk semua tempat diperbesar menjadi 20 km dari puncak. Bandung. Jalur ini lebih terjal dan memakan waktu sekitar 6-7 jam hingga ke puncak. Desa ini terletak di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. debu vulkanik diketahui telah mencapai Tasikmalaya. Kabupaten Magelang. Agak ke bawah terdapat hutan bambu dan tetumbuhan pegunungan tropika. Namun demikian. dari arah Deles. Kecamatan Pakem. Jawa Tengah dan melalui sisi tenggara.[12] Selanjutnya mulai teramati titik api diam di puncak pada tanggal 1 November. menandai fase baru bahwa magma telah mencapai lubang kawah. Jawa Tengah. Jenis tumbuhan di bagian teratas bertipe alpina khas pegunungan Jawa. Menjelang tengah malam. Sleman yang masih tetap diberlakukan radius bahaya 20 km. seperti Rhododendron dan edeweis jawa.[14] Bahaya sekunder berupa aliran lahar dingin juga mengancam kawasan lebih rendah setelah pada tanggal 4 November terjadi hujan deras di sekitar puncak Merapi. berbeda dari karakter Merapi biasanya. Jalur alternatif yang lain adalah melalui sisi barat laut.[16] [sunting] Vegetasi Gunung Merapi di bagian puncak tidak pernah ditumbuhi vegetasi karena aktivitas yang tinggi. Selanjutnya.000 m. Pendakian melalui Selo memakan waktu sekitar lima jam hingga ke puncak.

setelah letusan 2006. Boyolali.Dari arah Selo.Foto-foto Merapi dari sisi sebelah utara. Ketep. Magelang. Lihat Semua Saran Halaman Robin Van Persie Luqy C'Ayank Eka Tama dan 2 teman lainnya menyukai ini. Erupsi Minat Permintaan Game 1 permintaan Building Lihat Semua Ulang Tahun Ulang tahun Atika Permata Sari. kiri. Suka "KATA-KATA HIKMAH" . Tampak puncak Dari arah depan Batulawang (puncak Merapi tua) di sebelah Boyolali. Merapi dari arah Dari arah Jrakah.

Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi. Tidak semua gunung berapi sering meletus. sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km. Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato (strato vulcano) 2. Gunung berapi maar Ciri-ciri gunung berapi akan meletus Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. kadang disertai getaran (gempa) Tumbuhan di sekitar gunung layu Binatang di sekitar gunung bermigrasi PROSES FISIKA ERUPSI VOLKANIK SEBAGAI SALAH SATU CARA UNTUK MENAFSIRKAN DATA DISTORIS ERUPSI GUNUNGAPI Master Theses from #PUBLISHER# / 2004-11-19 07:44:14 Oleh : Yosaphat Sumardi.Physics Dibuat : 1991-01-31. yakni diperkirakan lebih dari 1. Suka i love islam Moch Azis Tea dan 5 teman lainnya menyukai ini. S2 . Mata air menjadi kering Sering mengeluarkan suara gemuruh.200 °C.000 °C. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif. Suka Keterangan Dari Wikipedia. antara lain Suhu di sekitar gunung naik. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1. Gunung berapi perisai (shield volcano) 3.Ilham Raditya Ardiansyah dan 2 teman lainnya menyukai ini. dengan 1 file Keyword : Volcanic eruption . ensiklopedi gratis Gunung meletus merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Berbagai Tipe Gunung Berapi 1. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 km atau lebih.

Merapi (Jawa Tengah). pengungkapan proses-proses tersebut masih perlu didukung dengan metode pemantauan lain.22 SUM Sumber pengambilan dokumen : Thesis Magister Fisika (19935900) Erupsi volkanik mencakup proses yang terjadi dalam kantong magma dan proses aliran magma ke permukaan bumi. Menurut pandangan fisika proses erupsi volkanik merupakan proses aliran fluida kental dari kantong magma ke permukaan bumi. dan Kelut (Jawa Timur). Deskripsi Alternatif : Erupsi volkanik mencakup proses yang terjadi dalam kantong magma dan proses aliran magma ke permukaan bumi. Sebagai studi kasus tentang penerapan model fisika erupsi volkanik diambil contoh data historis erupsi pada gunungapi-gunungapi Galunggung (Jawa Barat). Sebagai studi kasus tentang penerapan model fisika erupsi volkanik diambil contoh data historis erupsi pada gunungapi-gunungapi Galunggung (Jawa Barat). Menurut pandangan fisika proses erupsi volkanik merupakan proses aliran fluida kental dari kantong magma ke permukaan bumi. peramalan erupsi gunung api. pengungkapan proses-proses tersebut masih perlu didukung dengan metode pemantauan lain. misalnya pengamatan kegempaan dan penyelidikan geokimia. dan proses erupsi berkepanjangan gunung api Galunggung tahun 1982-1983. . Aliran ini terjadi karena tekanan kantong magma menjadi lebih besar dari batuan sekitarnya sebagai akibat tertutupnya saluran magma dan pasokan secara terus-menerus fluida magma ke dalam kantong magma itu. Proses yang tidak dapat diamati secara visual ini dapat dijelaskan dengan pendekatan atau model fisika. Namun demikian.Subjek : Geology: Earthquakes Kepala Subjek : Earth sciences Nomor Panggil (DDC) : T 551. peramalan erupsi gunung api. Namun demikian. dan proses erupsi berkepanjangan gunung api Galunggung tahun 1982-1983. antara lain pendekatan kesetimbangan energi dalam kantong magma dan model aliran fluida kental melalui pipa bundar. Merapi (Jawa Tengah). Penerapan model fisika tersebut antara lain dapat mengungkapkan adanya sistem kantong magma dalam dan kantong magma dangkal. Pasokan fluida magma ini berasal dari peleburan parsial mantel atas pada zona pemisahan lempeng atau peleburan terusmenerus karena gesekan antara lempeng samudera dan lempeng benua pada zona subduksi. Proses yang tidak dapat diamati secara visual ini dapat dijelaskan dengan pendekatan atau model fisika. dan Kelut (Jawa Timur). Penerapan model fisika tersebut antara lain dapat mengungkapkan adanya sistem kantong magma dalam dan kantong magma dangkal. antara lain pendekatan kesetimbangan energi dalam kantong magma dan model aliran fluida kental melalui pipa bundar. Pasokan fluida magma ini berasal dari peleburan parsial mantel atas pada zona pemisahan lempeng atau peleburan terusmenerus karena gesekan antara lempeng samudera dan lempeng benua pada zona subduksi. misalnya pengamatan kegempaan dan penyelidikan geokimia. Aliran ini terjadi karena tekanan kantong magma menjadi lebih besar dari batuan sekitarnya sebagai akibat tertutupnya saluran magma dan pasokan secara terus-menerus fluida magma ke dalam kantong magma itu.