BUKU PANDUAN

INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA

2010

Indonesia Stock Exchange Building Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 - 53, Jakarta 12190, Indonesia Telephone: (62-21) 515-0515, Facsimile: (62-21) 515-0330

Indonesia Stock Exchange

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR PENDAHULUAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN INDEKS SEKTORAL Grafik Pergerakan Indeks Sektoral INDEKS LQ45 JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) INDEKS KOMPAS100 INDEKS BISNIS-27 INDEKS PEFINDO25 INDEKS SRI-KEHATI INDEKS PAPAN UTAMA DAN PAPAN PENGEMBANGAN METODOLOGI PENGHITUNGAN INDEKS Bobot (Weight) Harga Teoritis Formula Penghitungan Harga Teoritis dan Jumlah Saham Tercatat Pembulatan Harga Teoritis Formula Penyesuaian Nilai Dasar (Nilai Dasar Baru) ILUSTRASI PENGHITUNGAN NILAI DASAR INDEKS HARGA SAHAM INDIVIDUAL (IHSI) LAMPIRAN iv 1 4 5 6 11 12 14 15 16 17 19 22 22 23 23 26 27 30 39 41

Disclaimer:
Setiap fakta dan opini yang disebut atau dinyatakan di dalam publikasi ini hanya untuk keperluan informasi belaka dan bukan dan/ atau tidak boleh dianggap sebagai suatu informasi yang diberikan oleh penerbit maupun institusi di mana penulis bekerja untuk kepentingan apapun. Meskipun telah diupayakan dengan sebaik-baiknya agar informasi yang terdapat di dalam publikasi ini tersaji dengan akurat, informasi yagn ada di dalam publikasi ini semestinya tidak dijadikan sandaran oleh siapapun sebagai dasar untuk melakukan tindakan atau mengambil keputusan apapun. Bursa Efek Indonesia tidak bertanggung jawab dan/atau dimintai pertanggungjawaban oleh siapapun juga atas segala tindakan atau keputusan yang dibuat berdasarkan atas fakta dan opini yang disebutkan atau dinyatakan di dalam publikasi ini.

ii

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA

iii

Bursa Efek Jakarta dikelola oleh BAPEPAM atau Badan Pelaksana Pasar Modal (Sekarang Badan Pengawas Pasar Modal). serta cara perhitungan yang dilakukan. Akhirnya pemerintah memutuskan sudah tiba waktunya untuk melakukan swastanisasi bursa. Untuk menjaga objektifitas dan mencegah kemungkinan adanya conflict of interest fungsi pembinaan dan operasional bursa harus dipisahkan dan dikembangkan dengan pendekatan yang lebih profesional. dengan hanya 24 emiten yang tercatat dan rata-rata nilai transaksi harian kurang dari Rp100 juta. Pada tahun 2008.4 triliun per hari. Buku ini menjelaskan latar belakang pembuatan suatu indeks. ratarata nilai transaksi hanya sebesar Rp104 miliar per hari. Pertumbuhan bursa efek pada tahun-tahun berikutnya menjadi semakin cepat. Dengan pertumbuhan yang pesat dan dinamis. Seiring dengan perkembangan pasar dan tuntutan untuk lebih meningkatkan efisiensi serta daya saing di kawasan regional. Semua indikator perdagangan seperti nilai. Buku Panduan Indeks Bursa Efek Indonesia ini disusun sebagai panduan untuk memahami berbagai indeks harga saham yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia. bursa efek perlu ditangani secara lebih serius. akan tetapi rata-rata nilai transaksi perhari masih di atas angka Rp4 triliun. terutama sejak dilakukan sistim otomasi perdagangan pada tanggal 25 Mei 1995.KATA PENGANTAR Indeks harga saham merupakan salah satu indikator utama pergerakan harga saham.000%. maka efektif tanggal 3 Desember 2007 secara resmi PT Bursa Efek Jakarta digabung dengan PT Bursa Efek Surabaya dan berganti nama menjadi PT Bursa Efek Indonesia. Bursa Efek Jakarta diaktifkan kembali pada tanggal 10 Agustus 1977. suatu badan yang bernaung di bawah Departemen Keuangan. Sehingga akhir tahun 1991 didirikan PT Bursa Efek Jakarta dan diresmikan oleh Menteri Keuangan pada tanggal 13 Juli 1992. rata-rata nilai transaksi telah mencapai angka di atas Rp4. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Pada tahun 1994. volume dan frekuensi transaksi menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Januari 2010 iv BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 1 . Angka-angka tersebut meningkat luar biasa jika dibandingkan dengan awal-awal swastanisasi bursa efek atau sebelum diberlakukan otomasi perdagangan. Hal ini berarti dalam kurun waktu 15 tahun rata-rata nilai transaksi harian telah meningkat sebesar lebih kurang 4. Pada saat itu. Ada beberapa macam pendekatan dan metode penghitungan indeks yang diterapkan di beberapa bursa dunia. PENDAHULUAN Setelah terhenti sejak tahun 1956. Jakarta. Hingga tahun 1987. Meskipun pada tahun 2009 terjadi krisis keuangan di Amerika Serikat yang mempengaruhi semua bursa di dunia tidak terkecuali Indonesia. perkembangan Bursa Efek Jakarta bisa dikatakan sangat lambat. Pertumbuhan yang lambat tersebut berakhir pada tahun berikutnya ketika pemerintah mengeluarkan deregulasi di bidang Perbankan dan pasar modal melalui Pakto 1988.

65% dibandingkan penutupan tahun 1994. menggunakan 25 emiten yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dan merupakan kerja sama antara PT Bursa Efek Indonesia dengan lembaga rating PEFINDO 8. Seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan. Indeks PEFINDO25.745.8 3.8 4.2 15.430 1.6 12. Indeks SRI-KEHATI. menggunakan 25 emiten yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dan merupakan kerja sama antara PT Bursa Efek Indonesia dengan Yayasan KEHATI.076 2.6 598. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).712 398.7 6.5 4. (Ribu X) 1.432 401. kebutuhan untuk memberikan informasi yang lebih lengkap kepada masyarakat mengenai perkembangan bursa.171.263 atau meningkat sebesar 502.225.2 14.162.834 372. dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.109 Selain aktivitas transaksi yang meningkat.033 1. menggunakan 45 emiten yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar.534.6 43.356 Kapitalisasi Pasar (Rp Triliun) 104 152 215 160 176 452 260 239 268 460 680 801 1. 2. BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 2 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 3 .4 366.2 55.107 716.1 12.826 1.640.175 637. Jakarta Islamic Index (JII). Indeks BISNIS-27.810.830.5 304.8 1.019 Jumlah Emiten 217 238 253 282 288 277 287 316 331 333 331 336 344 383 396 398 1. Seluruh indeks yang terdapat di BEI menggunakan metode perhitungan yang sama. 4. 6.770 Akhir 469.5 19.111. yaitu indeks harga saham masing-masing emiten. juga semakin meningkat. Indeks Kompas100. Indeks Individual.888 519.2 18.805.9 722. IHSG mencapai level tertinggi sepanjang sejarah Pasar Modal Indonesia yaitu ditutup pada level 2.477 994.192.534.5 4.5 7. menggunakan semua emiten yang tercatat sebagai komponen perhitungan indeks.9 87.4 492.9 Nilai (Rp Miliar) 104.5 16. menggunakan emiten yang masuk dalam kriteria papan utama.249 1. dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan.355.670.475 379.830. IHSG masih berada pada level 469.089.805.607 693. Indeks Papan Utama.895 1.833 554.483 470. 11.356 1.7 396.2 Frek.0 Indeks Harga Saham Gabungan Tertinggi 612.536 256.8 967.478 339.000.233 1.044 2. 3. akan tetapi pada era tahun 2000-an IHSG mengalami pertumbuhan yang luar biasa.036 424. Indeks-indeks tersebut ditampilkan terus menerus melalui display wall di lantai bursa dan disebarkan ke masyarakat luas oleh data vendor melalui data feed.709 2.1 14.9 603.6 311.523 1. Saat ini beberapa emiten tidak dimasukkan dalam perhitungan IHSG. 9.024.7 12.282. Pada tanggal 9 Januari 2008.9 1. Indeks Sektoral.408 2.708.229 551. 10. yaitu metode rata-rata tertimbang berdasarkan jumlah saham tercatat dan akan dibahas pada bagian berikutnya.678.841.6 1.460 703. Indeks LQ45.640 513.3 1.635 1.7 513. 5.0 131.351 668. misalnya emiten-emiten eks Bursa Efek Surabaya karena alasan tidak (atau belum ada) aktivitas transaksi sehingga belum tercipta harga di pasar. menggunakan semua emiten yang ada pada masing-masing sektor. dalam kurun waktu yang sama.6 562.1 1. Sekarang ini PT Bursa Efek Indonesia memiliki 11 jenis indeks harga saham yang secara terus menerus disebarluaskan melalui media cetak maupun elektronik. Pada akhir tahun 1994.004.847 637.203 Terendah 447.4 19.805. Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menunjukkan kenaikan yang luar biasa.1 489.8 1.3 118. menggunakan 27 emiten yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dan merupakan kerja sama antara PT Bursa Efek Indonesia dengan Harian Bisnis Indonesia 7. Misalnya untuk Indeks LQ45 menggunakan 45 emiten untuk perhitungan indeks sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) menggunakan 30 emiten untuk perhitungan indeks.432 740.046. Perbedaan utama pada masing-masing indeks adalah jumlah emiten dan nilai dasar yang digunakan untuk penghitungan indeks.2009 Rata-rata Transaksi Harian Tahun 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Volume (Juta) 21. menggunakan 100 emiten yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar.9 48.2 698.5 2.919 416. Ke sebelas jenis indeks tersebut adalah: 1.945 691.263 1.PERKEMBANGAN PT BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 1994 .209 512. Indeks Papan Pengembangan.321 392.318 404.040 414.038 676. Meskipun sempat mengalami penurunan pada saat krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1997.858 337. menggunakan 30 emiten yang masuk dalam kriteria syariah (Daftar Efek Syariah yang diterbikan oleh Bapepam-LK) dan termasuk saham yang memiliki kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi.9 4.390 2.115 342.988 1.9 518. Salah satu informasi yang diperlukan tersebut adalah indeks harga saham sebagai cerminan dari pergerakan harga saham.268.962 1.4 403.653.435. sebagai salah satu pedoman bagi investor untuk berinvestasi di pasar modal.256.523 2. menggunakan emiten yang masuk dalam kriteria papan pengembangan.

293 123 . sektor 4 dan sektor 5.2 332 .Desember 2009 000.700 2.3 007. Sedangkan jumlah emiten yang tercatat pada waktu itu adalah sebanyak 13 emiten. Kesembilan sektor tersebut adalah: A. IHSG mencapai level tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia yaitu ditutup pada level 2.INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pertama kali diperkenalkan pada tanggal 1 April 1983 sebagai indikator pergerakan harga saham yang tercatat di bursa.424 600 009 900 919 .104 300 006 549 .2 004.200 804 .000 .2 1 000.000 2.2 00 .547 .553 .100 1. Seiring dengan perkembangan dan dinamika pasar.1 628 .893 217 .400 2.614 830 . 0021 . IHSG mengalami periode naik dan turun.400 2. Sektor-sektor Primer (Ekstraktif) ■ Sektor 1 : Pertanian ■ Sektor 2 : Pertambangan B. - BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 5 . PERGERAKAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN Januari 1997 .1 325 . Sekarang ini (Desember 2009) jumlah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sudah mencapai 398 emiten. Semua emiten yang tercatat di BEI diklasifikasikan ke dalam sembilan sektor menurut klasifikasi industri yang telah ditetapkan BEI.2 INDEKS SEKTORAL Indeks sektoral BEI adalah sub indeks dari IHSG.800 1. 3.100 1.1 536 . 0051 .435 .196 009 006 003 00 . Sektor-sektor Sekunder (Industri Pengolahan / Manufaktur) ■ Sektor 3 : Industri Dasar dan Kimia ■ Sektor 4 : Aneka Industri ■ Sektor 5 : Industri Barang Konsumsi C.2 1 0081 .3 3. BEI juga menghitung Indeks Industri Manufaktur (Industri Pengolahan) yang merupakan gabungan dari emiten-emiten yang terklasifikasikan dalam sektor 3.700 2.263 Berikut ini adalah grafik pergerakan IHSG dari tahun 1997 sampai dengan Desember 2009. Sektor-sektor Tersier (Industri Jasa / Non-manufaktur) ■ Sektor 6 : Properti dan Real Estate ■ Sektor 7 : Transportasi dan Infrastruktur ■ Sektor 8 : Keuangan ■ Sektor 9 : Perdagangan. Pada tanggal 9 Januari 2008. 653 . 0051 .2 0081 .508 . Hari dasar perhitungan indeks adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 100.800 1.1 598 . yang diberi nama JASICA (Jakarta Industrial Classification). Jasa dan Investasi Selain sembilan sektor tersebut di atas.676 007. 0021 .830.2 004.261 .200 900 600 300 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 -37% -1% 70% -39% -6% 8% 63% 45% 16% 55% 49% -51% 87% 4 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 003 - 630 . Indeks sektoral diperkenalkan pada tanggal 2 Januari 1996 dengan nilai awal indeks adalah 100 untuk setiap sektor dan menggunakan hari dasar tanggal 28 Desember 1995.000 2.500 1.500 1.

06 88 .63 78 .394 75 .921 91 .793 29 .872 28 .2 004.2 0061 .2 006.59 38 .Desember 2009 004 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR PERTAMBANGAN Januari 1997 .832 21 .431 81 .37 32 .441 50 .778 90 .3 008.Desember 2009 057 000.233 63 .1 84 .2 0571 .3 002. 0041 .3 67 .28 04 .89 95 . 0501 .3 1 00 .774 50 . 006.421 29 .106 39 .412 74 .371 007 053 008 004 05 .072 .3 002.2 004.2 054.4 000.291 33 .88 35 .49 13 . 007 053 008 004 77 . 0061 .819 90 .2 054.357 .302 .372 99 .406 38 . 0041 .2 1 008.2 1 0571 .PERGERAKAN INDEKS SEKTOR PERTANIAN Januari 1997 .2 86 .811 76 . 0021 .36 31 .2 000.3 7 .Desember 2009 057 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 6 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 576 006 525 054 573 003 522 063 023 082 042 002 05 1 06 1 02 1 57 08 04 49 .194 36 .402 42 .401 10 .911 78 .04 84 .671 25 .339 54 .49 48 .Desember 2009 004 005.2 54 .741 76 . 0501 .173 41 .3 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA Januari 1997 .457 . - 005.1 12 .251 61 . 0021 .281 81 .431 53 .403 61 .3 1 00 .2 05 .59 57 576 006 525 054 573 003 522 05 1 08 04 06 1 02 1 063 023 082 042 002 - 008.821 90 .3 008.482 01 .4 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR ANEKA INDUSTRI Januari 1997 .812 .06 10 .281 66 .2 000.

28 62 .177 45 .251 00 .19 24 .86 09 06 03 57 02 1 072 042 08 1 05 1 02 1 057 576 006 525 054 573 003 522 05 1 - 9 .131 75 .86 83 .103 35 .59 67 .921 21 .902 74 .27 66 .141 68 .233 27 .176 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR TRANSPORTASI DAN INFRASTRUKTUR Januari 1997 .102 91 .094 75 .63 96 .921 48 .293 29 .72 18 .24 79 .PERGERAKAN INDEKS SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI Januari 1997 .211 96 .46 00 1 009 008 007 006 005 004 003 002 07 53 082 542 57 1 04 1 50 1 53 1 02 1 - 072 042 576 006 525 054 573 003 522 08 1 05 1 02 1 02 1 05 1 09 06 03 57 - 48 .55 08 .082 23 .221 38 .Desember 2009 053 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 8 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 082 542 53 1 02 1 57 1 04 1 50 1 07 53 009 008 007 006 005 004 003 002 00 1 24 .062 70 .87 30 .152 21 .332 22 .531 33 .72 00 .641 94 .62 01 .85 04 .331 92 .827 33 . 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR PROPERTI DAN REAL ESTATE Januari 1997 .Desember 2009 0001 .15 48 .301 40 .54 42 .46 64 .671 53 . 057 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 13 .63 31 .201 75 .634 28 .478 78 .274 84 .Desember 2009 053 003 003 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR KEUANGAN Januari 1997 .602 26 .623 08 .Desember 2009 0001 .42 11 .122 14 .

841 20 .482 80 . maka sejak review bulan Januari 2005.96 94 . 3. Universitas dan profesional di bidang pasar modal yang independen.PERGERAKAN INDEKS SEKTOR PERDAGANGAN Januari 1997 .Desember 2009 006 006 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 10 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 054 004 053 003 052 002 045 084 024 063 003 042 05 1 00 1 08 1 02 1 05 06 45 . Penggantian saham akan dilakukan setiap enam bulan sekali.301 24 . jumlah hari perdagangan dan frekuensi transaksi dimasukkan sebagai ukuran likuiditas. seleksi atas emiten-emiten tersebut juga mempertimbangkan kapitalisasi pasar.304 26 .171 40 . Selain penilaian atas likuiditas. Aktivitas transaksi di pasar reguler yaitu nilai. Telah tercatat di BEI minimal 3 bulan.Desember 2009 005 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 INDEKS LQ45 Indeks LQ45 terdiri dari 45 emiten dengan likuiditas (LiQuid) tinggi. Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham Bursa Efek Indonesia secara rutin memantau perkembangan kinerja emiten-emiten yang masuk dalam penghitungan indeks LQ45. yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. Kapitalisasi pasar pada periode waktu tertentu.09 12 .261 89 . Setiap tiga bulan sekali dilakukan evaluasi atas pergerakan urutan saham-saham tersebut.09 46 . 5.691 38 .031 13 . BEI juga dapat meminta pendapat kepada komisi penasehat yang terdiri dari para ahli dari Bapepam-LK. Jumlah hari perdagangan di pasar reguler 4. Hari Dasar Indeks LQ45 Indeks LQ45 diluncurkan pada bulan Februari 1997.68 82 .572 42 . Sesuai dengan perkembangan pasar dan untuk lebih mempertajam kriteria likuiditas. akan dilihat juga keadaan keuangan dan prospek pertumbuhan perusahaan tersebut.041 01 .111 26 . dengan nilai indeks sebesar 100. Komisi Penasehat Untuk menjamin kewajaran (fairness) pemilihan saham. Kriteria Pemilihan Saham Indeks LQ45 Sejak diluncurkan pada bulan Februari 1997 ukuran utama likuiditas transaksi adalah nilai transaksi di pasar reguler.302 81 .572 23 .17 05 06 005 054 004 053 003 052 002 05 1 00 1 045 084 024 063 003 042 08 1 02 1 - BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 11 . Untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang. Selain mempertimbangkan kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar tersebut di atas.293 10 .632 33 .202 80 . PERGERAKAN INDEKS SEKTOR MANUFAKTUR Januari 1997 . yaitu pada awal bulan Februari dan Agustus. volume dan frekuensi transaksi.241 16 . Sehingga kriteria suatu emiten untuk dapat masuk dalam perhitungan indeks LQ45 adalah mempertimbangkan faktor-faktor sebagai berikut: 1. 2.925 67 . hari dasar yang digunakan adalah tanggal 13 Juli 1994.081 41 .701 66 .16 40 .

dipilih 30 saham berdasarkan tingkat likuiditas yaitu nilai transaksi di pasar reguler selama 1 tahun terakhir. Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham Jakarta Islamic Index akan direview setiap 6 bulan. Hari Dasar Jakarta Islamic Index Jakarta Islamic Index diluncurkan pada tanggal 3 Juli 2000. BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 12 13 .LK. 3.A. mendistribusikan. Tidak melakukan kegiatan usaha sebagaimana yang diuraikan di atas. memperdagangkan dan atau menyediakan : a.1 tentang Kriteria dan Penerbitan Daftar Efek Syariah.13 tentang Penerbitan Efek Syariah. yaitu setiap bulan Januari dan Juli atau berdasarkan periode yang ditetapkan oleh Bapepam-LK yaitu pada saat diterbitkannya Daftar Efek Syariah. 2. Memilih 60 saham dari Daftar Efek Syariah tersebut berdasarkan urutan kapitalisasi pasar terbesar selama 1 tahun terakhir.LK Nomor II.LK Nomor IX. Melakukan investasi pada perusahaan yang pada saat transaksi tingkat (nisbah) hutang perusahaan kepada lembaga keuangan ribawi lebih dominan dari modalnya. Kriteria Pemilihan Saham yang Memenuhi Prinsip-prinsip Syariah Dari sekian banyak emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan kriteria saham yang masuk dalam katagori syariah adalah: 1. Jakarta Islamic Index terdiri dari 30 saham yang dipilih dari saham-saham yang sesuai dengan syariah Islam. Total hutang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 82% (hutang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 45% : 55%) Total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan (revenue) tidak lebih dari 10% b. PT Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan PT Danareksa Investment Management (DIM) meluncurkan indeks saham yang dibuat berdasarkan syariah Islam yaitu Jakarta Islamic Index (JII). Sedangkan perubahan jenis usaha emiten akan dimonitor secara terus menerus berdasarkan data publik yang tersedia. pemilihan saham yang masuk dalam kriteria syariah melibatkan pihak Dewan Pengawas Syariah PT Danareksa Investment Management. Memproduksi. Saham-saham yang akan dipilih berdasarkan Daftar Efek Syariah (DES) yang dikeluarkan oleh Bapepam . Akan tetapi seiring perkembangan pasar. Indeks ini diharapkan menjadi tolak ukur kinerja saham-saham yang berbasis syariah serta untuk lebih mengembangkan pasar modal syariah. jenis kegiatan utama suatu badan usaha yang dinilai tidak memenuhi syariah Islam adalah: 1. c. hari dasar yang digunakan adalah tanggal 2 Januari 1995. Menyelenggarakan jasa keuangan yang menerapkan konsep ribawi. Berdasarkan arahan Dewan Syariah Nasional dan Peraturan Bapepam . kecuali investasi tersebut dinyatakan kesyariahannya oleh DSN-MUI. 3. Kriteria Pemilihan Saham Jakarta Islamic Index Untuk menetapkan saham-saham yang masuk dalam perhitungan Jakarta Islamic Index dilakukan proses seleksi sebagai berikut: 1. 2. Barang dan atau jasa yang haram karena zatnya (haram li-dzatihi) Barang dan atau jasa yang haram bukan karena zatnya (haram li-ghairihi) yang ditetapkan oleh DSN-MUI. Akan tetapi untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang. Pada awal peluncurannya. 4. bekerja sama dengan Dewan Syariah Nasional. dengan nilai indeks sebesar 100.JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) Pada tanggal 3 Juli 2000. jual beli resiko yang mengandung gharar dan maysir. terdapat beberapa emiten yang kegiatan usahanya belum sesuai dengan syariah. sehingga saham-saham tersebut secara otomatis belum dapat dimasukkan dalam perhitungan Jakarta Islamic Index.K. Dari 60 saham tersebut. dan atau Barang dan atau jasa yang merusak moral dan bersifat mudarat. b. 2. tugas pemilihan saham-saham tersebut dilakukan oleh Bapepam LK. Tidak melakukan perdagangan yang tidak disertai dengan penyerahan barang/jasa dan perdagangan dengan penawaran dan permintaan palsu Tidak melebihi rasio keuangan sebagai berikut: a. Usaha perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdagangan yang dilarang. Hal ini tertuang dalam Peraturan Bapepam . 3.

Kriteria Pemilihan Saham Indeks BISNIS-27 Indeks BISNIS-27 terdiri dari 27 saham yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental. Hari Dasar dan Evaluasi Indeks Untuk mendapatkan data historikal yang lebih lengkap. akan dipertimbangkan juga faktor LDR dan CAR. 3. Sebagai pihak yang independen. dimana semua keputusan akan diambil dengan mempertimbangkan kepentingan investor maupun stakeholders lainnya. Return on Equity (ROE) dan DER. kapitalisasi pasar dan kinerja fundamental dari saham-saham tersebut. Hari Dasar Indeks BISNIS-27 diluncurkan pada tanggal 27 Januari 2009. Telah tercatat di BEI minimal 3 bulan 2. dimana pemilihan konstituen indeks berdasarkan kinerja emiten dengan kriteria seleksi secara fundamental. BEI juga mengevaluasi dan mempertimbangkan faktor-faktor fundamental dan pola perdagangan. 14 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 15 . historikal data transaksi (teknikal) dan akuntabilitas. Evaluasi dan Penggantian Saham Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia secara rutin akan memantau komponen saham yang masuk dalam perhitungan indeks. 6. Kriteria Teknikal atau Likuiditas Transaksi Kriteria teknikal yang dipertimbangkan dalam pemilihan saham-saham yang masuk dalam perhitungan indeks Bisnis-27 adalah nilai. Sedangkan pergantian saham dan evaluasi akan dilakukan setiap 6 bulan sekali yaitu bulan Februari dan Agustus. 2. Anggota komite indeks tersebut memberikan opini dari sisi akuntabilitas. Kriteria Pemilihan Saham Indeks Kompas100 Kriteria pemilihan saham adalah dengan mempertimbangkan faktor-faktor sebagai berikut: 1. dibentuk suatu komite indeks yang anggotanya terdiri dari para pakar di bidang pasar modal maupun dari akademisi. Kriteria Fundamental Kriteria fundamental yang dipertimbangkan dalam pemilihan saham-saham yang masuk dalam perhitungan Indeks Bisnis-27 adalah Laba Usaha. likuiditas transaksi dan akuntabilitas. BEI memiliki tanggung jawab penuh dalam pelaksanaan pemilihan saham-saham yang masuk dalam daftar indeks ini. INDEKS BISNIS-27 PT Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan harian Bisnis Indonesia meluncurkan indeks harga saham yang diberi nama Indeks BISNIS-27. harian Bisnis Indonesia dapat mengelola indeks ini secara lebih independen dan fleksibel. akan tetapi untuk mendapatkan data historikal. Aktivitas transaksi di pasar reguler yaitu nilai. Review dan pergantian saham yang masuk perhitungan indeks BISNIS-27 dilakukan setiap 6 bulan yaitu setiap awal bulan Mei dan November. tata kelola perusahaan yang baik maupun kinerja saham. 3. volume dan frekuensi transaksi. 5. Proses pemilihan 100 saham yang masuk dalam penghitungan indeks Kompas100 ini mempertimbangkan faktor likuiditas.INDEKS KOMPAS100 Pada perayaan HUT PT Bursa Efek Jakarta ke-15 tanggal 13 Juli 2007 dan bertepatan dengan ulang tahun pasar modal ke 30. Return on Asset (ROA). Laba Bersih. volume dan frekuensi transaksi serta jumlah hari transaksi dan kapitalisasi pasar. Sebagai saringan terakhir. pengelola portofolio serta fund manager sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menciptakan kreatifitas (inovasi) pengelolaan dana yang berbasis saham. Akuntabilitas dan Tata Kelola Perusahaan Untuk meningkatkan kualitas pemilihan saham-saham yang masuk dalam indeks BISNIS27. Indeks ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi pada investor. Indeks ini diharapkan dapat menjadi salah satu indikator bagi investor untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Kriteria pemilihan saham tersebut adalah sebagai berikut: 1. BEJ meluncurkan indeks Kompas100. Khusus untuk emiten di sektor Perbankan. BEI menggunakan hari dasar penghitungan indeks pada tanggal 2 Januari 2002 dengan nilai indeks pada saat itu sebesar 100. hari dasar yang digunakan untuk perhitungan indeks adalah tanggal 28 Desember 2004 dengan nilai indeks adalah 100. Kapitalisasi pasar pada periode waktu tertentu. Jumlah hari perdagangan di pasar reguler 4.

Opini akuntan publik atas laporan keuangan Auditan adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 4.INDEKS PEFINDO25 PT Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan lembaga rating PEFINDO. BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 16 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 17 . yaitu emiten-emiten yang memiliki total aset di bawah Rp1 triliun berdasarkan laporan keuangan tahunan auditan. yaitu dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria sebagai berikut: 1. meluncurkan indeks harga saham yang diberi nama Indeks PEFINDO25. Environmental 2. Indeks ini dimaksudkan untuk memberikan tambahan pedoman investasi bagi pemodal yaitu dengan membuat suatu benchmark indeks baru yang secara khusus membuat kinerja saham emiten kecil dan menengah (Small Medium Enterprises / SME) melalui kriteria dan metodologi yang konsisten. yakni emiten-emiten yang memiliki total aset di atas Rp1 triliun berdasarkan laporan keuangan auditan tahunan. Selanjutnya untuk memilih 25 saham yang terbaik. Review dan pergantian saham yang masuk perhitungan indeks PEFINDO25 dilakukan setiap 6 bulan yaitu setiap awal bulan Februari dan Agustus. Kriteria Pemilihan Saham Indeks SRI-KEHATI Indeks SRI-KEHATI terdiri dari 25 saham yang dipilih berdasarkan kriteria sebagai berikut: Seleksi Awal Seleksi awal dilakukan untuk memilih saham yang berpotensi menjadi anggota indeks. SRI adalah kependekan dari Sustainable and Responsible Investment. Indeks ini dimaksudkan untuk memberikan tambahan pedoman investasi bagi pemodal yaitu dengan membuat suatu benchmark indeks baru yang secara khusus memuat emiten yang memiliki kinerja yang sangat baik dalam mendorong usaha-usaha berkelanjutan. Business Behaviour 6. sosial dan tata kelola perusahaan yang baik. Community 3. Human Rights 5. Labour Practices & Decent Work Dalam menentukan dan memilihan saham-saham yang masuk dalam kriteria fundamental . Untuk mendapatkan data historikal yang lebih lengkap Indeks PEFINDO25 menggunakan hari dasar tanggal 29 Desember 2005 dengan nilai awal indeks adalah 100. Tingkat pengembalian atas modal (Return on Equity / ROE) ROE emiten yang termasuk dalam kriteria ini adalah emiten yang memiliki ROE sama atau lebih besar dari rata-rata ROE emiten di Bursa Efek Indonesia. Total Aset Total aset mempresentasikan size dari emiten SME. dilakukan pemeringkatan lebih lanjut dengan mempertimbangkan aspek likuiditas dan jumlah saham yang dimiliki oleh publik (free float) Hari Dasar dan Evaluasi Indeks PEFINDO25 diluncurkan pada tanggal 18 Mei 2009. yaitu dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria sebagai berikut: 1. INDEKS SRI-KEHATI PT Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Yayasan KEHATI). serta memiliki kesadaran terhadap lingkungan hidup. Total Aset Total aset yang mempresentasikan ukuran dari Emiten SRI. Free Float Ratio. meluncurkan indeks harga saham yang diberi nama Indeks SRI-KEHATI. 2. Free float atau kepemilikan saham publik harus lebih besar dari 10% Fundamental Dari seleksi awal tersebut diperoleh daftar nama emiten yang berpotensi masuk dalam anggota indek SRI-KEHATI. Corporate Governance 4.Yayasan KEHATI menjalin kerja sama dengan independent data provider yaitu OWW-Consulting. Telah tercatat di Bursa Efek Indonesia adalah sekurang-kurangnya 6 bulan. Price Earning Ration (PER) PER emiten yang termasuk dalam kriteria ini adalah yang memiliki PER positif. Pemeringkatan Dari seleksi awal tersebut diperoleh daftar nama emiten yang berpotensi masuk dalam anggota indek PEFINDO25. Selanjutnya untuk memilih 25 saham yang terbaik. 3. dilakukan pemeringkatan lebih lanjut dengan mempertimbangkan aspek fundamental yaitu dengan mempertimbangkan 6 faktor utama sebagai berikut: 1. Kriteria Pemilihan Saham Indeks PEFINDO25 Indeks PEFINDO25 terdiri dari 25 saham yang dipilih berdasarkan kriteria sebagai berikut: Seleksi Awal Seleksi awal dilakukan untuk memilih saham yang berpotensi menjadi anggota indeks. 3. 2.

sekurang-kurangnya 100 juta saham atau 35% dari Modal Disetor (mana yang lebih kecil) 6. hari dasar yang digunakan untuk perhitungan indeks adalah tanggal 28 Desember 2006 dengan nilai indeks adalah 100. Telah memenuhi persyaratan umum pencatatan.000 (seribu) pemegang saham yang memiliki rekening Efek di Anggota Bursa Efek dengan ketentuan: ■ Bagi calon Perusahaan Tercatat yang melakukan penawaran umum. 18 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 19 . Laporan Keuangan telah diaudit 3 tahun buku terakhir. dengan ketentuan Laporan Keuangan Auditan 2 tahun buku terakhir dan Laporan Keuangan Auditan Interm terakhir (jika ada) memperoleh pendatat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 4. Kriteria Pencatatan Kriteria Pencatatan di Papan Utama Calon emiten akan dicatatkan di Papan Utama apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. INDEKS PAPAN UTAMA DAN PAPAN PENGEMBANGAN Emiten-emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dibagi atas 2 papan pencatatan yaitu Papan Utama dan Papan Pengembangan dimana penempatan dari emiten dan calon emiten yang disetujui pencatatannya didasarkan pada persyaratan pencatatan pada masing-masing papan pencatatan. maka jumlah pemegang saham tersebut adalah pemegang saham setelah penawaran umum perdana. Berdasarkan Laporan Keuangan Auditan terakhir memiliki Aktiva Berwujud Bersih (Net Tangible Asset) minimal Rp100 miliar. Sampai dengan diajukannya permohonan pencatatan.Evaluasi dan Penggantian Saham Bursa Efek Indonesia dan Yayasan KEHATI secara rutin akan memantau komponen saham yang masuk dalam perhitungan indeks. 3. Papan Utama ditujukan untuk emiten yang mempunyai ukuran (size) besar dan mempunyai track record yang baik. Review dan pergantian saham yang masuk perhitungan indeks SRI-KEHATI dilakukan setiap 6 bulan yaitu setiap awal bulan Mei dan November. Sementara Papan Pengembangan dimaksudkan untuk perusahaan-perusahaan yang belum dapat memenuhi persyaratan pencatatan di Papan Utama. Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham yang bukan merupakan Pemegang Saham Pengendali (minority shareholders) setelah Penawaran Umum atau perusahaan yang sudah tercatat di Bursa Efek lain atau bagi Perusahaan Publik yang belum tercatat di Bursa Efek lain dalam periode 5 hari bursa sebelum permohonan pencatatan. 2. telah melakukan kegiatan operasional dalam usaha utama (core business) yang sama minimal 36 bulan berturutturut. akan tetapi untuk mendapatkan data historikal. Jumlah pemegang saham paling sedikit 1. 5. termasuk perusahaan yang mempunyai prospektif bagus namum belum menghasilkan keuntungan dan merupakan sarana bagi perusahaan yang sedang dalam penyehatan. Hari Dasar Indeks SRI-KEHATI diluncurkan pada tanggal 8 Juni 2009.

■ Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang berasal dari perusahaan publik. maka jumlah pemegang saham tersebut adalah jumlah pemegang saham terakhir selambatlambatnya 1 (satu) bulan sebelum mengajukan permohonan pencatatan. Indeks Papan Utama dan Indeks Papan Pengembangan adalah indeks harga saham yang diharapkan dapat menggambarkan pergerakan indeks di masing-masing papan tersebut. ■ Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang tercatat di Bursa Efek lain. 4. maka jumlah pemegang saham tersebut adalah dihitung berdasarkan rata-rata per bulan selama 6 (enam) bulan terakhir. 6. 5. telah melakukan kegiatan operasional dalam usaham utama (core business) yang sama minimal 12 bulan berturut-turut. maka berdasarkan proyeksi keuangan calon perusahaan tercatat tersebut selambat-lambatnya pada akhir tahun buku ke-6 sejak tercatat sudah memperoleh laba usaha dan laba bersih. Telah memenuhi persyaratan umum pencatatan saham 2. Jumlah pemegang saham paling sedikit 500 (lima ratus) pemegang saham yang memiliki rekening Efek di Anggota Bursa Efek. Khusus calon emiten yang ingin melakukan IPO. maka jumlah pemegang saham tersebut adalah jumlah pemegang saham terakhir selambatlambatnya 1 (satu) bulan sebelum mengajukan permohonan pencatatan. Jumlah saham yang digunakan untuk penghitungan indeks adalah seluruh saham yang tercatat di masingmasing papan (kecuali beberapa saham yang berdasarkan pertimbangan tertentu tidak masuk dalam perhitungan seluruh indeks yang ada) Indeks Papan Utama dan Indeks Papan Pengembangan diluncurkan pada tanggal 8 April 2002. 20 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 21 . ■ Khusus bagi calon emiten yang bergerak dalam bidang yang sesuai dengan sifatnya usahanya memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencapai titik impas (seperti: infrastruktur. maka jumlah pemegang saham tersebut adalah pemegang saham setelah penawaran umum perdana. sekurang-kurangnya 50 juta saham atau 35% dari modal disetor (mana yang lebih kecil). maka jumlah pemegang saham tersebut adalah dihitung berdasarkan rata-rata per bulan selama 6 (enam) bulan terakhir. dengan ketentuan: ■ Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang melakukan penawaran umum. ■ Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang tercatat di Bursa Efek lain. 177 emiten masuk dalam Papan Utama sedangkan sisanya sebanyak 221 emiten masuk dalam Papan Pengembangan. 8. Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham yang bukan merupakan Pemegang Saham Pengendali (minority shareholders) setelah Penawaran Umum atau perusahaan yang sudah tercatat di Bursa Efek lain atau bagi Perusahaa Publik yang belum tercatat di Bursa Efek lain dalam periode 5 (lima) hari bursa sebelum permohonan pencatatan. Kriteria Pencatatan di Papan Pengembangan Calon emiten akan dicatatkan di Papan Pengembangan apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. dari 398 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. jumlah emiten yang tercatat di Papan Utama adalah 34 emiten dan di Papan Pengembangan adalah 287 emiten serta porsi kapitalisasi pasar untuk masing-masing papan adalah 62% dan 38%. 7. perjanjian penjaminan emisinya harus menggunakan prinsip kesanggupan penuh (full commitment) Per Desember 2009. wajib: ■ Selambat-lambatnya pada akhir tahun buku ke-2 sejak tercatat sudah memperoleh laba usaha dan laba bersih berasarkan proyeksi keuangan yang akan diumumkan di Bursa. Jika calon emiten mengalami rugi usaha atau belum membukukan keuntungan atau beroperasi kurang dari 2 tahun. dengan menggunakan nilai dasar tanggal 28 Desember 2001 dengan nilai indeks 100. Pada saat itu. 3. Laporan Keuangan Auditan tahun buku terakhir yang mencakup minimal 12 bulan dan Laporan Keuangan Auditan Interim terakhir (jika ada) memperoleh pendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). perkebunan tanaman keras.■ Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang berasal dari perusahaan publik. Sampai dengan diajukan permohonan pencatatan. Memiliki Aktiva Berwujud Bersih (net tangible asset) minimal Rp5 miliar. konsesi Hak Pengelolaan Hutan (HPH) atau Hutan Tanaman Industri (HTI) atau bidang usaha lain yang berkaitan dengan pelayanan umum.

Harga Teoritis juga berfungsi sebagai pedoman dalam tawar menawar saham. maka Harga Teorits akan dicantumkan dalam laporan Daftar Efek BEI dan tampilan monitor JATS dengan menggunakan tanda asterik (*). Stock Split Formula untuk menghitung Harga Teoritis saham dari nominal lama nl. Contoh beberapa emiten perbankan. Contoh hari dasar untuk IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982. emiten yang menggunakan 2 nilai nominal atau emiten yang atas pertimbangan BEI memiliki jumlah saham tercatat yang sangat besar.000. + p q + p q 1 1 2 2 i i n n 2 Dimana: p = Closing price (harga yang terjadi) untuk emiten ke-i. Bila harga saham pada saat cum (hari terakhir sebelum stock split) adalah Rp 2. corporate action juga akan menyebabkan perubahan jumlah saham tercatat (bisa bertambah atau berkurang kalau emiten melakukan reverse split). penawaran terbatas atau HMETD dan lain-lain. n = Jumlah emiten yang tercatat di BEI (jumlah emiten yang digunakan untuk perhitungan indeks) Nilai Dasar adalah kumulatif jumlah saham pada hari dasar dikali dengan harga pada hari dasar. Formula untuk menghitung Nilai Pasar adalah: Nilai Pasar = p q + p q + . Berikut ini corporate action yang menyebabkan adanya Harga Teoritis dan perubahan jumlah saham tercatat. BOBOT (WEIGHTED) Bobot (Weighted) yang digunakan untuk penghitungan indeks adalah jumlah saham tercatat atau biasa juga disebut dengan jumlah saham yang digunakan untuk perhitungan indeks. . Misalnya emiten A melakukan stock split dengan rasio 1 : 1 (satu saham lama mendapat satu saham baru) sehingga jumlah saham yang tercatat akan menjadi 2 kali lipat. Dengan demikian pengguna informasi mengetahui bahwa harga tersebut bukan harga akhir sebelumnya melainkan Harga Teoritis. maka Harga Teoritis saham pada hari bursa berikutnya (pada saat Ex atau hari bursa dimulainya perdagangan saham dengan jumlah saham yang baru) adalah Rp 1. yang ditandai dengan adanya Harga Teoritis saham. maka selalu 3 22 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 23 . sehingga bobotnya tidak lagi menggambarkan pergerakan indeks secara keseluruhan. Untuk mengeleminasi pengaruh faktor-faktor yang bukan perubahan harga saham. menjadi nominal baru nb adalah.000. 1. Meskipun hampir semuanya menggunakan jumlah saham tercatat. akan tetapi terdapat beberapa emiten tidak menggunakan seluruh saham tercatat untuk perhitungan indeks. HARGA TEORITIS Salah satu faktor yang harus dihitung dalam melakukan penyesuain Nilai Dasar adalah Harga Teoritis saham bila terjadi corporate action. Formula dasar penghitungan indeks adalah: Nilai Pasar __________ Nilai Dasar ada penyesuain Nilai Dasar (Adjustment) bila terjadi corporate action seperti stock split. Nilai Pasar biasa disebut juga Kapitalisasi Pasar. HT = hc ___ n Keterangan: HT = Harga Teoritis hc = Harga cum (harga terakhir saham dengan nominal lama) BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA Indeks = X 100 1 Nilai Pasar adalah kumulatif jumlah saham tercatat (yang digunakan untuk perhitungan indeks) dikali dengan harga pasar. Bila tidak terjadi pembentukan harga baru hingga akhir hari bursa setelah stock split saham tersebut efektif.METODOLOGI PENGHITUNGAN INDEKS Seperti di mayoritas bursa-bursa dunia. q = Jumlah saham yang digunakan untuk penghitungan indeks (jumlah saham yang tercatat) untuk emiten ke-i. indeks yang ada di BEI dihitung dengan menggunakan metodologi rata-rata tertimbang berdasarkan jumlah saham tercatat (nilai pasar) atau Market Value Weighted Average Index. FORMULA PENGHITUNGAN HARGA TEORITIS DAN JUMLAH SAHAM TERCATAT Selain berpengaruh pada harga saham. Sehingga dengan demikian indeks akan mencerminkan pergerakan harga saham saja. . pembagian dividen atau bonus saham.

000. Harga terakhir yang terjadi dengan nominal lama (harga cum) adalah Rp 25.750. Misalnya rasionya adalah a : b dan c : d.000. Harga cum adalah Rp 1.000.000 X (2 + 1) / 2 = 300.000 lembar. Sering kali emiten memberikan saham bonus yang disertai dengan dividen saham pada waktu yang bersamaan. Harga cum adalah Rp 1.000.000.650.23 dan jumlah saham tercatat setelah pembagian bonus menjadi (1 + 3/2 + 4/1) X 500. melakukan stock split dari nominal Rp 1.000. formula untuk penghitungan Harga Teoritis adalah sebagai berikut: 1 ___________ X hc (1 + b/a + d/c) HT = 8 Sedangkan formula untuk menghitung jumlah saham tercatat adalah: b ___ a Contoh: Emiten XYZ memiliki jumlah saham tercatat sebanyak 500.000 / (Rp 1.000 menjadi Rp 200.dimana n adalah adalah faktor split: Nilai nominal lama ______________ Nilai nominal baru nl ___ nb saham adalah: (a + b) ______ X JSL a n= = 4 JSB = 7 Formula untuk menghitung jumlah saham tercatat setelah stock split adalah: Keterangan: JSB = Jumlah Saham setelah corporate action (saham bonus) JSL = Jumlah Saham sebelum corporate action (saham bonus) Contoh: JSB = JSL X n 5 Keterangan: JSB = Jumlah Saham setelah corporate action (stock split) JSL = Jumlah Saham sebelum corporate action (stock split) Contoh: Emiten ABC memilik jumlah saham tercatat sebanyak 10.750 = Rp 269.000.650 = Rp 1. membagikan saham bonus dengan rasio 2 : 1. BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA JSB = ( 1 + + 6 d ___ X JSS ) c 9 24 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 25 .000.000 x 5 = 50.000.000 = 3.250.000.000. Saham Bonus / Dividen Saham Formula untuk menghitung Harga Teoritis saham karena pembagian saham bonus / dividen saham dengan rasio a : b (sebanyak a saham lama mendapat b saham baru) adalah: a _____ X hc HT = (a + b) Keterangan: hc = Harga akhir pada saat cum (harga cum) a = Jumlah saham lama b = Jumlah saham baru (penambahan saham) Formula untuk menghitung jumlah saham tercatat setelah pemberian saham bonus / dividen Emiten XYZ memiliki jumlah saham tercatat sebanyak 200.000 dan jumlah saham tercatat setelah stock split menjadi 10. membagikan saham bonus dengan rasio 2 : 3 dan dividen saham dengan rasio 1 : 4.000 lembar. Maka Harga Teoritis saham XYZ adalah (1 / (1 + 3/2 + 4/1)) X Rp 1.000 lembar.000. Maka Harga Teoritis saham XYZ adalah (2 / (2 + 1)) X Rp 1. Maka Harga Teoritis saham ABC adalah Rp 25.000 2. Untuk kasus ini.000 / Rp 200) = Rp 5.100 dan jumlah saham tercatat setelah pemberian saham bonus menjadi 200.

fraksi harga adalah Rp 1 2. Sehingga ada selisih Rp 3. atau hari perdagangan berikutnya dapat digunakan untuk menghitung indeks sesuai dengan perubahan harga di pasar. Setiap pemegang 3 saham lama. Nilai Dasar Baru yang dihitung tersebut akan dimasukkan dalam mesin perdagangan JATS pada hari terakhir tanggal cum corporate action. Harga Rp 2. fraksi harga adalah Rp 10 4. sehingga pada tanggal ex.000.000. yaitu: (a + b) ______ X JSL a JSB = 11 Keterangan: JSB = Jumlah Saham setelah corporate action (HMETD) JSL = Jumlah Saham sebelum corporate action (HMETD) Contoh: Emiten ABC memiliki jumlah saham tercatat sebanyak 300. fraksi harga adalah Rp 25 5. FORMULA PENYESUAIAN NILAI DASAR (NILAI DASAR BARU) Seperti yang sudah disebutkan di atas. menerbitkan HMETD dengan rasio 3 : 2. jika pada tanggal 1 adalah tanggal cum corporate action emiten XYZ.000. yaitu harga yang telah ditetapkan emiten untuk membeli satu saham baru hc = Harga akhir pada saat cum (harga cum) Formula untuk menghitung jumlah saham tercatat setelah menerbitkan HMETD sama dengan yang digunakan untuk menghitung karena pemberian saham bonus / dividen saham.000. PT Bursa Efek Indonesia selalu melakukan penyesuaian (adjustment) Nilai Dasar indeks jika ada corporate action atau penambahan pencatatan saham baru. maka Harga Teoritis akan dibulatkan ke atas atau ke bawah sesuai dengan nilai terdekat. Contoh: Bila hasil penghitungan Harga Teoritis adalah Rp 936. sesuai dengan fraksi harga yang berlaku). maka Harga Teoritis yang akan digunakan adalah Rp 940 (dilakukan pembulatan ke atas.5. Kelompok fraksi harga tersebut adalah: 1.3. fraksi harga adalah Rp 5 NDB = X NDS 12 26 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 27 . Harga di atas Rp 5. berhak membeli 2 saham baru pada harga pelaksana Rp 1. Sedangkan harga cum adalah Rp 1.000. Hal ini hampir setiap hari dilakukan karena dinamika pasar dan semakin banyak emiten yang tercatat di BEI. fraksi harga adalah Rp 50 Jika penghitungan Harga Teoritis tidak menghasilkan angka yang berada dalam fraksi harga tersebut. Secara teknis.5 dari hasil penghitungan Harga Teoritis yang sebenarnya.250 + 2 X Rp 1. Harga Rp 500 sampai dengan Rp 2.000 sampai denga Rp 5. Harga di bawah Rp 200. HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) atau Righ Issue Formula untuk menghitung Harga Teoritis saham karena penawaran HMETD dengan rasio a : b (sejumlah a saham lama mendapat hak untuk membeli b saham baru) pada harga pelaksana hr adalah: (a X hc) + (b X hr) _____________ (a + b) HT = 3.000 lembar. Selisih pembulatan Harga Teoritis ini akan digunakan untuk melakukan penyesuaian nilai dasar (yang akan dibahas dalam pembahasan berikutnya). sehingga pada tanggal 2 besoknya (tanggal ex) Nilai Dasar indeks sudah berubah. formula untuk menghitung indeks adalah Nilai Pasar (Kapitalisasi Pasar) dibagi dengan Nilai Dasar. maka pada sore harinya BEI akan melakuan adjustment pada Nilai Dasar indeks berdasarkan corporate action tersebut. Sejak pertama kali indeks dihitung. Maka Harga Teoritis saham ABC adalah (3 X Rp 1. sehingga dengan demikian indeks akan mencerminkan pergerakan harga saham saja. PEMBULATAN HARGA TEORITIS Sekarang ini PT Bursa Efek Indonesia menetapkan 5 kelompok fraksi harga sebagai acuan pergerakan harga dan tawar menawar di pasar. Harga Rp 200 sampai dengan Rp 500.000.000 X (3 + 2) / 3 = 500.250.000.000) / (3 + 2) = Rp 1. Formula untuk menghitung Nilai Dasar Baru karena adanya corporate action atau penambahan pencatatan saham baru tersebut adalah: (NPS + Adj) __________ NPS BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 10 Keterangan: hr = Harga pelaksana hak (exercise price). Sebagai contoh.000. Hal ini perlu dilakukan untuk menghilangkan pengaruh faktor-faktor yang bukan perubahan harga saham.150 dan jumlah saham tercatat setelah menerbitkan HMETD menjadi 300.

Nilai Dasar Baru setelah memberikan Saham Bonus / Dividen Saham Jika satu emiten memberikan saham bonus. hr = Harga pelaksana HMETD JSR = Jumlah saham yang ditawarkan dengan formula b/a x jumlah saham sebelumnya. maka Nilai Adjustment (Adj) adalah sehingga formula untuk menentukan Nilai Dasar Baru adalah: NPS + ( HT X JSB) ___________________ NPS Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah pemberian saham bonus NDS = Nilai Dasar Sebelum pemberian saham bonus NPS = Nilai Pasar Sebelum pemberian saham bonus JSB = Jumlah saham setelah pemberian saham bonus HT = Selisih antara Pembulatan Harga Teoritis dengan Harga Teoritis. Nilai Dasar Baru setelah menerbitkan HMETD Jika satu emiten menerbitkan HMETD dengan rasio a : b dan harga pelaksana hr. HT X JSB.Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah corporate action NDS = Nilai Dasar Sebelumnya NPS = Nilai Pasar Sebelumnya Adj = Nilai Adjustment Berikut ini adalah formula untuk menghitung Nilai Dasar Baru berdasarkan jenis corporate action dan penambahan pencatatan saham: 1. Nilai Dasar Baru setelah Stock Split Jika satu emiten melakukan stock split. maka Nilai Adjustment adalah hc X SB. HT X JSB. sehingga formula untuk menentukan Nilai Dasar Baru adalah: NPS + ( HT X JSB) + (hr X JSR) __________________________ NPS NDB = X NDS 15 NDB = X NDS 13 Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah menerbitkan HMETD NDS = Nilai Dasar Sebelum menerbitkan HMETD NPS = Nilai Pasar Sebelum menerbitkan HMETD JSB = Jumlah saham setelah menerbtikan HMETD HT = Selisih antara Pembulatan Harga Teoritis dengan Harga Teoritis. maka Nilai Adjustment (Adj) adalah sehingga formula untuk menentukan Nilai Dasar Baru adalah: (NPS + ( HT X JSB) __________________ NPS Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah stock split NDS = Nilai Dasar Sebelum stock split NPS = Nilai Pasar Sebelum stock split JSB = Jumlah saham setelah stock split HT = Selisih antara Pembulatan Harga Teoritis dengan Harga Teoritis. maka Nilai Adjustment (Adj) adalah HT X JSB + hr X JSR. Nilai Dasar Baru setelah Penambahan Pencatatan Saham Jika satu emiten melakukan penambahan pencatatan saham sebanyak SB lembar. 4. 2. sehingga formula untuk menentukan Nilai Dasar Baru adalah: NPS + (hc X SB) _____________ NPS Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah penambahan pencatatan saham NDS = Nilai Dasar Sebelum penambahan pencatatan saham NPS = Nilai Pasar Sebelum penambahan pencatatan hc = Harga cum SB = Jumlah saham baru yang ditambahkan NDB = X NDS 16 NDB = X NDS 14 28 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 29 . 3.

000.000.000.000.000 84.000 20. mulai hari ke dua hingga hari ke delapan.970 2.000.850.000.000.000 14.000 8.000 6.000 NPB = 84.000.000 10.000.790.700.700.790.000. yang ada hanya perubahan harga. dengan demikian indeks juga tidak mengalami perubahan. Untuk memudahkan perhitungan dan ilustrasi.850.000. Prinsip dari penyesuaian Nilai Dasar Baru adalah nilai indeks tidak akan berubah jika tidak terjadi perubahan harga.000.000 5.000.000 10.640.790. seperti stock split.970 2.000.000.000 30 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 31 .200 1.000.000.000 7.000 Hari Ini Sebelumnya HARI PERTAMA Tidak ada corporate action dan penambahan pencatatan saham.000 Hari Ini 2.260 1. diasumsikan tidak terjadi perubahan harga saham.550 1.000.000.000 1.000 7.000.000 8.000 9.000.000.000 84.790.575 1.000 90.000 1.000.000 = 101.000.000.000.000.000.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Hari Ini 1.000 23.650 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000 20.550 1.000 9.240 1. maka nilai indeks harga saham tidak boleh berubah.000 12.000 1.650 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya Hari Ini 2.000.000.000.000.000.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1. Pada saat suatu emiten melakukan penambahan pencatatan saham atau corporate action.000.000.200 1.000. Penghitungan indeks berikut ini dilakukan dari hari ke hari.000 7.560.000 23.790.790.250.000.200.000 6.250 1.000 6.000.850.000 84.000.000.790.000 Indeks = _____________ X 100 84.970 2.000.250 1. pembagian saham bonus dan penawaran HMETD.650 Hari Ini 1.600.000. Oleh karena itu perlu dilakukan penyesuaian terhadap Nilai Dasar.550 1. Emiten A B C D E F G Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000 85.000 14.000 8.000 12.000.000 85.000.000 84.000.000 Hari Ini 2.073 = = = = NDB = 84.640.850.000.000.000.000.000 23.700.000 7.500 1.000 7.000.850.000.000 84.000 5.000.000 6.000 5. lengkap dengan penghitungan Harga Teoritis saham dan penyesuaian Nilai Dasarnya.500 1.850.000 10.000 6.ILUSTRASI PENGHITUNGAN INDEKS DAN PENYESUAIAN NILAI DASAR BARU Berikut ini adalah ilustrasi penghitungan indeks. lengkap dengan contoh bila ada penambahan pencatatan saham dan corporate action.000 NPS NDS NPB NDB 84. Singkatan yang akan digunakan dalam ilustrasi berikut ini adalah: NDS = Nilai Dasar Sebelumnya NDB = Nilai Dasar Baru NPS = Nilai Pasar Sebelumnya NPB = Nilai Pasar Baru HT = Selisih antara Pembulatan Harga Teoritis dengan Harga Teoritis HARI DASAR Nilai Dasar = Nilai Pasar Emiten A B C D E F G Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.790.000.000.000.000.000 Indeks = _____________ X 100 = 100.000.790.200.000.000.000 20.000 (nilai dasar tidak berubah) 85.000 9.250.000 6.640.000 12.200.000.000 14.000 7.

000 7.000 12.000 8.850.600.000 9.000 NPS = 85.700.850.000 14.000.000.000 Hari Ini 2.914.000 __________________________ NDB = X 87.000 14.400.000.000 85.700.790.330.000.000.996.000 8.000 NDS = 87.000 6.000.000 Hari Ini 2.880.000 lembar Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000 Indeks = _____________ X 100 = 101.400.000.000 __________________________ NDB = X 84.000 3.000 6.000 88.000 = 87.000.000 7.000 X 900 = 2.073 89.575 1.640.330.850.240 1.000.000 12.000.240 1.000.000.000.000 NPS = 88.000.650 900 Hari Ini 1.640.000 9.000.000 20.000.000.000 85.000 5.000 6.000 1.000.260 1.000 20.000.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000 90.000.850.222 88.000.000 lembar saham yang berasal dari penawaran perdana.000.200.000 6.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000.000 14.400.000.000.560.000 2.000.914.000 14.000 10.970 2.000 6.000.000 3.000.000.850.222 NPB = 90.640.850.000.073 87.700.480.000.000.400.000 88.700.000.461.000.000 X 1.000 7.000 8.240 1.000 NPB = 88.000 7.000 7.000.000.575 1.970 2.000.000 9.000.000 10.000.000.461.200.000 + 2.560.550 1.970 2.400.575 1.000.880.850.461.600.000.000.000 10.000.260 1.480.790.000 1.000.000 20.700.000 2.000.000 Nilai Adjustment = 3.000 6.000.000 2.680.000.000.700.330.000.260 1.000 12.200.000 HARI KETIGA Emiten C melakukan penambahan pencatatan saham sebanyak 2.000.550 1. dengan harga penawaran (IPO) Rp 900 per lembar saham.000 5.000 23.000.560.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000 10.550 1.970 2.000 8.560.700.222 Nilai Adjusment = 2.000 6.000 7.600.575 1.000.700.000.000.000.000.000.000.000 5.000.000. Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000 = 89.000.240 1.650 Hari Ini 1.000 20.000 + 2.000 1.000 Hari Ini 2.000.000 Indeks = _____________ X 100 = 101.000.000.000.499 90.000.000 8.550 1.000.330.640.400.000.000 7.000.240 = 2.000.000.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000.461.000.499 32 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 33 .000.000.000.000 3.000.880.000 1.HARI KEDUA Emiten H mencatatkan sahamnya sebanyak 3.000.000.000.000 88.000 NDS = 84.400.000.000.000 7.000.000.260 1.600.000 23.000 Hari Ini 2.000.850.330.700.000 85.000.000.000 23.222 88.000 23.000 12.000.000.000 9.000 7.

000.700.000.000.000.976.970 + 3 X 1.000.000.914.000 9.490 34 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 35 .362.000.499 NPB = 101.000.000 20.000 X 1.850.000 14.000.000 Hari Ini 2.000.64 = 1.000 101.000 9.429 X 1.HARI KEEMPAT Emiten D menerbitkan HMETD dengan rasio 5 : 3 dan harga pelaksanaan Rp 1.38 = 17.000 + 10.1.200.000 3.000 20.000.850.959.760 2.499 90.198.976.25 (formula 10) (5 + 3) Pembulatan Harga Teoritis = 1.000.000.000 19.260 1.000 7.000.880.000 = 12.000.000.000 9.348.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000 90.000.000 = 99.000 6.000.000.000 19.460 Indeks = ______________ X 100 = 101.362.000 Nilai Adjustment = 7.000 20.490 101.000 7.000 1.000.850.000 6.000.000.000.260 1.000 12.000.560.000.000 10.000.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000.000 NDB = ___________________________ X 89.000.571.700.133 HT (7 X 2.000.850.000 = 19.000 Indeks = ______________ X 100 = 101.000.000 Hari Ini 2.970 2.75 (pembulatan 2 desimal) Jumlah saham setelah menerbitkan HMETD = ((5 + 3) / 5) X 12.429 7.000 7.032.000.000 2.650 900 Hari Ini 1.198.756.200.000.996.000 20.032.000.049.64 (formula 6) (7 + 4) Pembulatan Harga Teoritis = 1.000 2.032.600.850.000 101.240 1.200.000 8.680.000 8.000 8.000 3.200.000.640.000.000.000 Hari Ini 2.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000 9.000 7.000.032.000 X 3.000.1.133 101.000.000 3.000 33.032.240 1.000.000 = 99.400 + 19.571.143.000 1.560.000 HARI KELIMA Emiten E memberikan bonus saham dengan rasio 7 : 4 Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000 12.000.460 101.260 1.700.000 10.000 7.000 = 7.200.073 99.000.000 7.049.560.000.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000 + 17.000 7.959.000.000 6.000 NDS = 99.000.000.000 1.000 33.792.638.133 NPB = 101.880.000.000 14.560 10.000.36 (pembulatan 2 desimal) Jumlah saham setelah memberikan bonus saham = ((7 + 4) / 7) X 8.25 = 3.572 NPS = 101.429 Nilai Adjustment = 12.400 Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000 7.638.550 1.000.640 .880.000 2.560.700.348.000 33.000 2.000 Hari Ini 2.000 8.000.000 8.959.000 10.760 .000.000.850.575 1.880.000.12.000 8.000.000 101.200.000.143.032.198.000.000 7.240 1.650 900 Hari Ini 1.000.792.000.600.000 3.133 101.959.200.850.550 1.000.000 14.640 (dibulatkan ke atas karena fraksi harga Rp 10) HT = HT (Selisih pembulatan HT) = 1.000 6.792.260 1.760 (dibulatkan ke atas karena fraksi harga Rp 10) HT (Selisih pembulatan HT) = 1.000.000 8.000.000.143.550 1.000 7.572 _________________________ NDB = X 99.000.000 14.143.000.571.550 1.000.000.640 1.000.000 23.575 1.000 NPS = 90.750 2.000.200.000 19.000 7.000.680.000.000.460 (5 X 1.152.000.850.756.000.400) = ___________________ = 1.000.073 99.049.240 1.000.000.760 1.680.000.198.000 .914.996.000 1.000 Jumlah saham baru hasil HMETD = 19.680.000.032.575 1.152.000.575) _________ = 1.75 = 10.617.600.000 90.000 NDS = 89.

000 20.850.000.000.460 NDS = 99.000 17.000.000 9.000.650 900 Hari Ini 1.143.429 7.700.460 NDB = 101.362.260 1.727 Nilai Adjustment = 17.460 Hari Ini 2.850.362.146.571.143.460 NDS = 99.000.460 101.049.000 2.000 Hari Ini 2.28 (formula 8) (1 + 3/5 + 4/11) Pembulatan Harga Teoritis = 850 (Sudah sesuai dengan fraksi harga) HT (Selisih pembulatan HT) = 850 .640 1.000 7.000 19.617.560.143.000 12.850.000 2.680.750 1.000.429 7.000.143.000 8.00 = 0 NPS = 101.310 = 0 Jumlah saham setelah memberikan bonus saham = 7.000 15.317.460 Hari Ini 2.220.143.000.260 1.510 Indeks = ______________ X 100 = 101.000 14.72 Jumlah saham setelah memberikan bonus saham = (1 + 3/5 + 4/11) X 9.510 nilai n (faktor split) adalah Rp 1.72 = 171.000 14.000.000.750 1.560 10.460 + 171.049.143.000 7.000 7.792.000 / Rp 200 = 5 (formula 4) 1.021.000.961.000.700.362.672.000 9.490 101.510 = 100.000.000 Hari Ini 2.220.672.490 NPB = 101.143.000.550 1.650 900 Hari Ini 1.000.000.000.240 1.000.000 12.000.460 Indeks = ______________ X 100 = 101.049.000.617.490 1.143.000 20.362.143.571.049.000 33.850.000 101.976.000.000 8.000 7.000 12.680.817.000 20.000 101.840.000 20.143.049.976.000 1.000 6.460 + 0 _________________ NDB = X 99.000.000.792.362.718 36 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 37 .976.000.000 14.000.000.000.000 X 5 = 35.000.617.317.571.000 101.000 6.HARI KEENAM Emiten F melakukan stock split dari nominal Rp 1.560.961.049.000 9.049.000.000 33.760 1.680.650 HT = _____________ = 840.000.362.550 1.000 33.000.143.560 10.049.718 101.906 __________________________ X 99.000.950 2.000.640 310 1.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000 19.28 = 9.000 1.490 101.460 HARI KETUJUH Emiten G memberikan bonus dengan rasio 5 : 3 dan 11 : 4 Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000 8.000.143.000 7.000 3.200.560.640 1.560 10.000 2.200.778.000 19.000 3.000 1.961.560.000.220.976.000.073 100.550 HT = ______ = 310 (formula 3) 5 Pembulatan Harga Teoritis = 310 (Sudah sesuai dengan fraksi harga) HT (Selisih pembulatan HT) = 310 .000.049.727 X 9.000.850.000 7.000.000.000.680.490 NPB = 101.792.429 35.000.000 6.000 3.850.000.727 3.617.240 1.000.200.000.000 1.000 7.000.460 = 99.000.510 101.260 1.000.000.000 X 0.143.000 menjadi nominal Rp 200 Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000 12.976.700.560 10.000 19.700.000.260 1.000.640 310 850 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.906 NPS = 101.146.000 6.792.143.143.000 33.000.049.778.000.000 101.760 1.000.000.200.049.000.000 Nilai Adjustment = 35.976.240 1.073 99.571.672.429 35.000 8.000.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000 7.000.000 = 17.850.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.240 1.

260 1.000 7.000 8.000.317. Berikut ini adalah rumus penghitungan IHSI dengan contoh perhitungannya. Pada saat suatu saham pertama kali dicatatkan.143.240 1.073 98.340 99.727 3.167.000. 38 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 39 .200.617.617. Prinsip yang digunakan adalah IHSI sebelum dan sesudah corporate actions adalah sama.700.000.792.000.680.510 101.560 10.850.000.000 1.000) _____________________________ NDB = X 100.950 / 1.700.718 NPB = 99.167.750 1.000.000 17.950 2.220.000 19.000.000.000.650 900 Hari Ini 1.220.640 1.000.961.146.000 7.000.143.2.000 7.792.000.000 X 1.700 / 1. Bila pada akhir hari pada hari pertama dicatatkan harga saham naik menjadi Rp 1.560 10.571.000 2.817.340 Catatan: Untuk saham yang baru pertama kali dicatatkan.510 + (-2.560.021. Nilai Pasar Sekarang _______________ Nilai Dasar Indeks Individual = X 100 Nilai Adjustment = .000 15. Maka Indeks (IHSI) adalah (1.672.429 7. indeks individualnya adalah 100.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000 33.961.000.700.000 19.00.220.850.961.000.000 12.000.000 99.000 NPS = 101.000.961.000 = .000.220.510 NDS = 100.510 = 98.950 maka nilai indeks (IHSI) menjadi (1.143.220.000 3.240 1.000 Hari Ini 6.571.260 1.700) X 100 = 116.000 9.000 6.760 1.000.000.146.000 dan Harga Perdana (IPO Price) Rp 1.000. Harga Dasar = Harga Perdana Contoh: Saham ABC akan dicatatkan dengan nilai nominal Rp 1.317.000 14.000 12.429 35.550 1.220.640 310 850 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2. Harga Dasar dalam perhitungan indeks individual juga disesuaikan bila emiten melakukan corporate actions.000.175 PENYESUAIAN NILAI DASAR Seperti halnya indeks-indeks BEI lainnya.560.HARI KEDELAPAN Emiten A di-delisted Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2. IHSIsb = IHSIst harga cum HT _________ = ______ HDS HDB HT HDB = ______ X 100 IHSIsb Formula penghitungan HT telah dijelaskan sebelumnya. Misalkan IHSIsb adalah Indeks Harga Saham Individual sebelum dilakukan corporate actions dan ISHIst adalah Indeks Harga Saham Individual setelah dilakukan corporate action.718 101.510 Indeks = _____________ X 100 = 101. Indeks ini merupakan indikator perubahan harga suatu saham dibandingkan dengan harga perdananya.2.000.000 20.000.000.000.000 8.000 101.460 7.551.000.961.000.700) X 100 = 100.000.049.961.850.200.680.551.000 20.510 Hari Ini INDEKS HARGA SAHAM INDIVIDUAL (IHSI) Indek Harga Saham Individual (IHSI) pertama kali diperkenalkan pada tanggal 15 April 1983 dan mulai dicantumkan dalam Daftar Kurs Efek harian sejak tanggal 18 April 1983.000 33.

500 1.950 200 220 840 720 1. AKRA 16. ABDA 4.16 335.000.70 1.715.13 1.865.225.46 2.72 1.300 390 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 51.975 / 1.224 Harga Teoritis adalah 1.85 230.218. AMFG 22.446.00 1.00 275.80 4. AHAP 11.120.15 5.00 1.440.100.22 357.00 2. Nama Emiten 1 9 8 9 5 6 8 4 8 8 9 5 3 3 9 8 9 9 3 8 3 9 2 2 8 3 7 5 4 3 Astra Agro Lestari Tbk Abdi Bangsa Tbk Asuransi Bina Dana Arta Tbk Ace Hardware Indonesia Tbk Ades Waters Indonesia Tbk Adhi Karya (Persero) Tbk Adira Dinamika Multi Finance Tbk Polychem Indonesia Tbk Bank Agroniaga Tbk Asuransi Harta Aman Pratama Tbk Akbar Indo Makmur Stimec Tbk Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk Aneka Kemasindo Utama Tbk Argha Karya Prima Ind Tbk AKR Corporindo Tbk Asia Kapitalindo Securities Tbk Alfa Retailindo Tbk Alakasa Industrindo Tbk Alumindo Light Metal Industry Tbk Asuransi Multi Artha Guna Tbk Asahimas Flat Glass Tbk Anta Express Tour & Travel Serv. sehingga nominalnya menjadi Rp 500.859.5 / 161.32 1.63 Sehingga HDB adalah (1.633.68 Closing Price 32.56 917.574. AALI 2.059) x 100 = 1. ALFA 18. ARGO 30.75 1.00 680. AQUA 29. APOL 28.63 / 127.704. ADHI 7. ALKA 19.5 Sehingga HDB adalah (987.00 101.00 570. ANTA 23. No KODE 1.590 105 2.152.538.00 720. Harga saham pada waktu dilakukan stock split adalah Rp 1. AKSI 17.100 710 790 81 3. ABBA 3.91 1.975) + (1 x 1.000 akan melakukan stock split.050 375 66 620 129.40 42.00 468. Harga penutupan pada saat cum adalah Rp 1.54 436.00 668.399.80 2. AISA 13.998.00 125.02 1.65 17. AGRO 10.960. Harga Dasar Sebelumnya adalah Rp 1.90 1.60 424.94 60. APEX 25.887.468.40 60.48 312.100)) / (7 + 1) = 1.51 85.45 14.60 982.975 dengan IHSI 127. ADES 6.32 98.18 310.60 13. AMAG 21.360 2.975. ADMG 9. Tbk Aneka Tambang (Persero) Tbk Apexindo Pratama Duta Tbk Pan Pacific International Tbk Asiaplast Industries Tbk Arpeni Pratama Ocean Line Tbk Aqua Golden Mississippi Tbk Argo Pantes Tbk Arwana Citramulia Tbk Jumlah Saham (Juta) 1.059.74 434.224) X 100 = 612.32 LAMPIRAN Contoh Penghitungan Indeks Harga Saham Gabungan tanggal 9 Januari 2008 yang merupakan level tertinggi yang pernah dicapai IHSG sepanjang sejarah pasar modal Indonesia.50 Contoh 2: Saham XYZ menerbitkan HMETD dengan rasio 7 : 1 (setiap 7 saham lama memiliki hak untuk membeli 1 saham baru) dan harga pelaksana adalah Rp 1.53 308.80 75.00 110.449. ARNA Sek.450 2. AIMS 12.73 2.801.89 40 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 41 . AKPI 15.889.300 172 235 195 130 770 76 460 1. maka IHSI adalah 1.00 9. AKKU 14.00 3.67 140. ANTM 24.01 52.30 804.00 589.00 230.300.80 1.865. ACES 5.300.975 / 2 = 987.225 = 161. APIC 26.Contoh 1: Saham ABC dengan nominal lama Rp 1.80 72. ADMF 8.045.00 3.302. maka Harga Teoritis adalah ((7 x 1.000 220 4. APLI 27.09 243. ALMI 20.

23 7.486.21 153.53 13.69 450.61 11.280 990 900 80 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 214. BVIC 89. AUTO 43. BIPP Sek.159.71 7.77 2. BUMI 88.00 1.68 180.00 17. ASGR 36.65 297.40 53.89 306.51 4.748.36 306.509.87 55.066.00 6.72 126.06 No KODE 65. ASIA 37. Nama Emiten 1 6 6 8 7 8 6 9 8 9 8 8 8 4 3 3 8 1 7 3 3 7 2 8 5 9 8 2 6 3 7 7 2 4 Bisi International Tbk Bukit Darmo Property Tbk Sentul City Tbk Bank Kesawan Tbk Berlian Laju Tanker Tbk Bank Mandiri (Persero) Tbk Bintang Mitra Semestaraya Tbk Global Mediacom Tbk Bank Bumi Artha tbk Bakrie & Brothers Tbk Bank CIMB Niaga Tbk Bank International Indonesia Tbk Bank Permata Tbk Indo Kordsa Tbk Berlina Tbk Barito Pacific Tbk Bank Swadesi Tbk Bumi Teknokultura Unggul Tbk Bakrie Telecom Tbk Betonjaya Manunggal Tbk Budi Acid Jaya Tbk Bukaka Teknik Utama Tbk Bumi Resources Tbk Bank Victoria International Tbk Cahaya Kalbar Tbk Centrin Online Tbk Clipan Finance Indonesia Tbk Cita mineral Investindo Tbk Citra Kebun Raya Agri Tbk Colorpak Indonesia Tbk Citra Marga Nusaphala Persada Tbk Centris Multi Persada Pratama Tbk Central Korporindo Internasional Tbk Centex Saham Seri B Tbk Jumlah Saham (Juta) 3. BBRI 57. BNBR 75.00 54.400 160 1.638. ASDM 35.65 4.953. ARTA 32.398.021.51 805.404.163. CMNP 96. BNBA 74.00 1.000. CEKA 90.00 174.011. BTEL 84.22 Closing Price 480 500 315 290 590 25 29.204.650 3. BBIA 52.90 77.92 473.00 54. CKRA 94.50 42 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 43 .71 594.246. BISI 66.90 771.245.650.311.694.982. ASII 38.14 117.14 1.586. ASBI 34. BBCA 51. BUKK 87. BRPT 81. BBNI 55. CMPP 97.00 3. BCIC 59.400. BRAM 79.No KODE 31. Nama Emiten 8 4 8 8 9 9 4 8 6 8 2 4 8 8 8 1 4 5 9 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 4 6 Arthavest Tbk Ratu Prabu Energi Tbk Asuransi Bintang Tbk Asuransi Dayin Mitra Tbk Astra Graphia Tbk Asia Natural Resources Tbk Astra International Tbk Asuransi Jasa Tania Tbk Alam Sutera Realty Tbk Asuransi Ramayana Tbk ATPK Resources Tbk Astra Otoparts Tbk Bank Bumiputera Indonesia Tbk Bank Capital Indonesia Tbk Bank Ekonomi Raharja Tbk Bahtera Adimina Samudra Tbk Sepatu Bata Tbk BAT Indonesia Tbk Bayu Buana Tbk Bank Central Asia Tbk Bank UOB Buana Tbk Bank Bukopin Tbk Buana Finance Tbk Bank Negara Indonesia Tbk Bank Nusantara Parahyangan Tbk Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bhakti Capital Indonesia Tbk Bank Century Tbk Bank Danamon Indonesia Tbk Bank Eksekutif Internasional Tbk BFI Finance Indonesia Tbk Bhakti Investama Tbk Primarindo Asia Infrastructur Tbk Bhuwanatala Indah Permai Tbk Jumlah Saham (Juta) 446.405.520 2.41 807.970. BNGA 76. BTEK 83.83 975.286.40 346.85 902. BUDI 86.165.102.049. CFIN 92. BTON 85.00 69.00 62.50 9. BLTA 70. BAYU 50.23 6. BKSL 68.18 28. ATPK 42.603.001.30 1. BHIT 63.98 18.00 66.936. BABP 44.00 198.00 4.00 13.048.604.31 7.18 15.116.241. CITA 93.120 260 295 850 335 900 1. BATI 49. BDMN 60.28 12.68 795.236.16 4.100 540 370 1.00 303.19 192. BMSR 72.99 2.000 4. BBKP 53.123.51 6.38 70.38 12.30 1.201.775 900 139 410 199 315 305 6.55 6.550 200 700 500 2.22 12.054.800 780 69 7.025.45 760. ARTI 33.200 260 250 5.78 1.250 165 23.167.06 3.74 88.50 157.000 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 7. BEKS 61.00 1. BCAP 58.600 138 7.23 10.59 7.480.950.82 5.02 786.90 26.128.00 4.46 196.348. CENT 91.81 57.99 48.22 4.930 1.00 353. BNLI 78.90 465.369.602.665.96 973.26 86.00 1.510 7.78 36.13 855.04 1.98 643.061.50 497.09 1. BKSW 69.69 16.650 67 1.771.398. BRNA 80. CLPI 95.17 53.445.77 123.30 6.50 575.00 14.00 820.58 1.90 1.100 3.656.215. ASRM 41.183.01 35.121.60 38.050 1.34 7.200.13 289. BSWD 82.63 4.20 276.00 2.01 20.40 131.643.76 15.250.75 238. BAEK 46.64 32.163.36 300.30 98.66 7. BACA 45.899. BATA 48.65 248. CNTB Sek.656.225 130 105 1.10 19.33 29.979.27 59.304.84 2.756.50 19. BASS 47.00 6.21 95. ASJT 39. BKDP 67.34 2.60 48.29 517.350 150 800 345 310 700 255 1. BFIN 62. BNII 77.135.50 257.11 2.956. BBNP 56.83 299. CNKO 98.77 336. BMRI 71.900 900 2.51 3. BMTR 73.495.50 Closing Price 2. BIMA 64.20 313.050 420 235 1.82 1. BBLD 54. ASRI 40.000.250 1.00 1.

00 423.54 3.31 4.34 2.85 47.56 161.400.00 1. DSUC 123. Nama Emiten 4 6 1 3 1 9 3 6 6 6 2 6 5 8 7 6 6 8 5 9 4 3 1 3 6 5 3 3 6 2 9 4 4 3 Centex (Preferred Stock) Tbk Cowell Development Tbk Cipendawa Agroindustri Tbk Charoen Pokphand Indonesia Tbk Central Proteinaprima Tbk Catur Sentosa Adiprana Tbk Citra Tubindo Tbk Ciputra Development Tbk Ciputra Property Tbk Ciputra Surya Tbk Citatah Industri Marmer Tbk Duta Anggada Realty Tbk Davomas Abadi Tbk Danasupra Erapacific Tbk Darma Henwa Tbk Duta Graha Indah Tbk Intiland Development Tbk Duta Kirana Finance Tbk Delta Djakarta Tbk Dyviacom Intrabumi Tbk Delta Dunia Petroindo Tbk Duta Pertiwi Nusantara Tbk Dharma Samudera Fishing Ind. DKFT 117.00 1.283.41 20.02 19.52 141.20 3.91 650. DOID 120.100.49 122.84 101.000 175 8.93 62.165.01 184.00 98.60 160. COWL 101.220 1.84 2.22 416.50 1. IIKP 161. HADE 150. HDTX 151.16 1. CPDW 102. INAI 166.484.00 4.85 1.21 110. Nama Emiten 7 9 3 9 6 9 3 7 4 9 5 4 9 6 6 8 8 4 9 9 7 5 7 7 9 9 3 1 3 4 4 5 3 8 Excelcomindo Pratama Tbk Fast Food Indonesia Tbk Fajar Surya Wisesa Tbk FKS Multi Agro Tbk Fortune Mate Indonesia Tbk Fortune Indonesia Tbk Titan Kimia Nusantara Tbk Mobile-8 Telecom Tbk Goodyear Indonesia Tbk Gema Grahasarana Tbk Gudang Garam Tbk Gajah Tunggal Tbk Grahamas Citrawisata Tbk Gowa Makassar Tourism Dev.39 646.99 123.09 7. GEMA 143.80 2.87 41.49 5.170 210 300 500 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 1. IKBI 163. HITS 154. GSMF 149.810.61 899.76 16. IGAR 160.500. IDKM 159. GPRA 148. ERTX 131.00 654.532.541.482.21 968.450 1.00 232. FMII 138.56 18.70 48.81 2.025.230.000 870 570 960 86 530 250 920 660 230 880 550 16.30 Closing Price 2.00 34. ENRG 129.541. CTRA 107.861.058. FPNI 140.00 16. CPIN 103.280.03 1.59 256. CTRS 109.00 320.015. Tbk Daya Sakti Unggul Corporation Tbk Duta Pertiwi Tbk Darya-Varia Laboratoria Tbk Dynaplast Tbk Ekadharma International Tbk Bakrieland Development Tbk Energi Mega Persada Tbk Enseval Putra Megatrading Tbk Eratex Djaja Tbk Ever Shine Textile Industry Tbk Eterindo Wahanatama Tbk Jumlah Saham (Juta) 3.00 44 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 45 .54 3. CSAP 105. DVLA 125.50 1.835.099. DEWA 114. ETWA Sek.80 58.71 559.00 5. ESTI 132.600 480 830 450 400 81 310 400 4.235.28 300.978.69 1.109. HEXA 153.150 370 76 155 950 1. FASW 136.895.950.00 996.403.90 856. ICON 158. CPRO 104. DGIK 115.91 5.20 613.284.924.00 7. DLTA 118.778.477.88 351.39 12.71 202.274.90 1. CTRP 108.093. HERO 152.125 2.00 306. HMSP 155.60 15. IKAI 162.52 24.00 225.395.899.13 1.No KODE 99.00 3.00 1. GMCW 146.149.61 1.97 574.510 780 250 80 430 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 9. DAVO 112.45 21.047.27 158.120.01 3. DILD 116. IATG 157.050.500 105 225 870 390 118 255 1.50 750.00 465.460. GMTD 147. CTBN 106.505.88 71. EPMT 130. CTTH 110. DART 111. INCF Sek.75 5.20 297.21 331.650 400 205 1.223. GGRM 144.904. IMAS 164.566.00 56.000 600 1.150.24 2.89 480.621.00 2.348. EKAD 127.736.00 Closing Price 2.97 2.31 6. DYNA 126.00 12.89 14.01 2.09 3.33 657.003.67 1.745.50 3.160 420 200 30. FREN 141.47 2. DEFI 113. GDYR 142.706.40 3.690.672.94 3.22 5.800 620 100 126 360 250 14. ELTY 128. DUTI 124. INAF 165.516. Tbk Perdana Gapuraprima Tbk Equity Development Investama Tbk HD Capital Tbk Panasia Indosyntec Tbk Hero Supermarket Tbk Hexindo Adiperkasa Tbk Humpuss Intermoda Transportasi Tbk HM Sampoerna Tbk Indonesia Air Transport Tbk Infoasia Teknologi Global Tbk Island Concepts Indonesia Tbk Indosiar Karya Media Tbk Kageo Igar Jaya Tbk Inti Agri Resources Tbk Intikeramik Alamasri Industri Tbk Sumi Indo Kabel Tbk Indomobil Sukses Internasional Tbk Indofarma Tbk Indal Aluminium Industry Tbk Indo Citra Finance Tbk Jumlah Saham (Juta) 446.600.318.857.00 1. DNET 119.23 1. FISH 137.547.62 2.19 10.25 2.00 58. FORU 139.50 560.207.226.14 500.57 329.49 789.84 45.13 896. GJTL 145.00 3.400. CNTX 100.600 740 127 660 1.14 77.360.40 48.387.00 2.17 3.00 6.40 24.00 1.80 797. DPNS 121. DSFI 122.150 1.04 80.500 770 630 14. EXCL 134. IATA 156.16 579.71 105.71 67. FAST 135.42 840.86 1.37 No KODE 133.00 314.

64 19.821.00 150. MAMI 231.74 353.640. MAYA Sek. Tbk Karwell Indonesia Tbk KMI Wire and Cable Tbk Kabelindo Murni Tbk Jumlah Saham (Juta) 181.52 9.780. INTA 178.129.58 364.940 740 135 295 290 400 82 120 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 53.00 6.944. ISAT 181. LCGP 214.364.59 134.20 1.00 10.20 210.148. JIHD 188.46 599.79 6.34 4.88 2.935. INTP 180.43 139.00 1. LAPD 213. INTD 179. INDS 172.660.638.13 20. Nama Emiten 3 2 5 4 4 9 3 8 9 3 9 9 3 7 3 2 9 6 9 4 9 6 3 3 3 6 7 9 9 5 6 4 4 4 Intanwijaya Internasional Tbk International Nickel IndonesiaTbk Indofood Sukses Makmur Tbk Indorama Synthetics Tbk Indospring Tbk Indoexchange Tbk Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Bank Artha Graha Internasional Tbk Indonesian Paradise Property Tbk Toba Pulp Lestari Tbk Intraco Penta Tbk Inter Delta Tbk Indocement Tunggal Prakasa Tbk Indosat Tbk Itamaraya Gold Industri Tbk Indo Tambangraya Megah Tbk Leo Investments Tbk Jaka Inti Realtindo Tbk Jasa Angkasa Semesta Tbk Jembo Cable Company Tbk Jakarta Int’l Hotel & Dev Tbk Jaya Konstruksi Manggala Pra. LPIN 222.00 2.33 3.52 39.175 730 1.96 3.59 1.550. MASA 234. INPP 176.47 45.93 394.23 63.140.16 8.63 9.17 1.489. INDX 173.500 170 880 103 130 740 520 650 8.04 993.715.04 23.717.10 125.53 150.85 1.256. KIAS 204.216.120.444.68 56.83 153.08 46 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 47 .15 4.930.78 1.00 1. ITTG 184.00 69.00 2.03 134. ITMG 183.356. KARW 199.00 3.450 265 760 370 1.008. MAMIP 232.85 237.11 587.87 250. INPC 175. INRU 177. LPKR 223.00 21. JKON 189. LTLS 228. KDSI 203.85 4. KBLI 200.798.558.67 5. KARK 198.00 339. INDR 171. KBLV 202.218.540 1.59 204.898.814.86 47.40 No KODE 201. JECC 187.25 1. INDF 170.318. LION 215.100 80 133 2.23 5.00 3. Tbk Jakarta Kyoei Steel Works Tbk JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Jaya Pari Steel Tbk Jaya Real Property Tbk Jasa Marga Tbk Jakarta Setiabudi Internasional Tbk Jasuindo Tiga Perkasa Tbk Kimia Farma Tbk Dayaindo Resources Inter.00 1.62 31.25 17.98 5. LAMI 212.00 138.62 432. JSPT 195.93 34.400 560 20.470.302.33 2.80 305. JTPE 196.18 3. LPPF 225.30 477.94 421. INCO 169.850 1. JASS 186.89 109. KLBF 208.24 172.20 1.60 1. JAKA 185.00 12.00 1. LPPS 226.76 Closing Price 940 255 175 135 215 900 1.No KODE 167.50 4.75 1.55 1. JPFA 191. KBLM Sek.89 225. KIJA 206. KAEF 197.97 405. LSIP 227.57 780.23 234.00 12.235.985.75 52.118.270 210 510 360 150 390 78 2. JPRS 192.86 328. JSMR 194.24 1. MAIN 230.876.525.02 787.40 703.192.25 20. KONI 209.12 54.42 264.94 5.003.150 460 100 900 103 600 670 210 1.60 3.554.500 8.112. INCI 168.949.58 696.02 103.50 1.290.90 224. KREN 211.53 29.00 1.00 1.15 450.13 358. KKGI 207.00 6.800.04 19. JRPT 193.681.645.00 13.803.96 1.420 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 767. LMAS 216. INKP 174. MACO 229. LPBN 219. Nama Emiten 9 5 3 5 6 3 5 9 6 8 6 3 6 3 9 5 3 8 6 8 4 6 9 8 8 1 9 9 3 9 9 9 4 8 First Media Tbk Kedawung Setia Industrial Tbk Keramika Indonesia Assosiasi Tbk Kedaung Indah Can Tbk Kawasan Industri Jababeka Tbk Resource Alam Indonesia Tbk Kalbe Farma Tbk Perdana Bangun Pusaka Tbk Global Land Development Tbk Kresna Graha Sekurindo Tbk Lamicitra Nusantara Tbk Leyand International Tbk Laguna Cipta Griya Tbk Lion Metal Works Tbk Limas Centric Indonesia Tbk Langgeng Makmur Industri Tbk Lionmesh Prima Tbk Bank Lippo Tbk Lippo Cikarang Tbk Lippo General Insurance Tbk Multi Prima Sejahtera Tbk Lippo Karawaci Tbk Lippo E-NET Tbk Pacific Utama Tbk Lippo Securities Tbk PP London Sumatera Tbk Lautan Luas Tbk Courts Indonesia Tbk Malindo Feedmill Tbk Mas Murni Indonesia Tbk Mas Murni Tbk (Preferred Stock) Mitra Adiperkasa Tbk Multistrada Arah Sarana Tbk Bank Mayapada Tbk Jumlah Saham (Juta) 815.622. LMSH 218. KPIG 210.04 2.962.28 18.007.01 30.326.35 37. KICI 205.96 277. LPCK 220.350 3.433. LMPI 217.41 750.89 584.63 2. JKSW 190.00 480.100 650 510 800 740 455 116 107 13.100 2.14 15.19 654.38 17. LPLI 224.00 Closing Price 295 99.070 100 50 460 1.156.41 98.00 13.26 103.81 452.00 151.131.50 122. ITMA 182.750. LPGI 221.50 17.01 76.284. MAPI 233.010 1.40 76.

85 449.20 3.30 352.57 1.500 205 475 700 5. MYRX 260.00 315. MDRN 239.03 828.13 Pelangi Indah Canindo Tbk Pembangunan Jaya Ancol Tbk Perdana Karya Perkasa Tbk Redland Asia Capital Tbk Plaza Indonesia Realty Tbk Bank Pan Indonesia Tbk Panin Insurance Tbk Panin Life Tbk Pudjiadi & Sons Estate Tbk Polysindo Eka Perkasa Tbk Pool Advista Indonesia Tbk Prima Alloy Steel Tbk Sara Lee Body Care Indonesia Tbk Pelita Sejahtera Abadi Tbk Prasidha Aneka Niaga Tbk Pusako Tarinka Tbk Tambang Batubara Bukit Asam Tbk New Century Development Tbk Petrosea Tbk Sat Nusapersada Tbk Pioneerindo Gourmet International Tbk Pudjiadi Prestige Limited Tbk Pakuwon Jati Tbk Panca Wiratama Sakti Tbk Pyridam Farma Tbk Rukun Raharja Tbk Ramayana Lestari Sentosa Tbk Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk Roda Vivatex Tbk 48 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 49 .00 326.466.750.16 13.162.000 800 700 1.93 728.88 402. MDLN 238.00 255.00 1.681.00 5.100 80 5. PWON 297.41 1.91 29.68 73.440. POLY 284.041.00 3. PAFI 268.468.72 268.00 568.60 160. NISP 264.00 2.13 474.43 273.609. MNCN 251.068. PYFA 299.23 12.38 40.75 2. Nama Emiten 8 4 8 7 9 3 9 2 9 9 8 8 8 9 4 9 4 5 9 5 9 2 6 7 4 9 9 6 6 5 9 9 6 4 Panin Sekuritas Tbk Pan Brothers Tex Tbk Panca Global Securities Tbk Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk Jumlah Saham (Juta) 360.15 88.56 41.310 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 489.974.00 74.251.73 47.19 4.00 12.45 1.00 1.184.13 5. MREI 254. PBRX 271.717.325. OKAS 266.74 1.18 4.00 5.771.171.711.00 4.250 3.00 1. MBAI 236.600.031.460.95 2.176.85 6. PSAB 288.740 62 50 132 1.32 86.150 52.80 279. MICE 245.75 447.87 17. PJAA 276.250 330 51 700 12. PTSP 295. MEGA 241.00 2.711.89 116.004.565.00 766.77 364. PWSI 298.00 1.86 323.214.00 1.78 1.00 No KODE 269. PEGE 272.21 1. MYOR 259. META 243.47 2.60 1.00 600. MCOR 237.80 Closing Price 1. PNLF 282.00 471. PTSN 294.00 1.94 1.00 6.63 546.745. OMRE 267. MTSM 257.16 50.00 588.11 574.466.07 400.44 550.87 102. RDTX Sek.539. PTRA 292.67 203.86 4. PGAS 273.00 600.46 21.785.52 11. NIPS 263.538.82 678.00 2.00 480.29 56.No KODE 235.07 1. PSKT 290. MRAT 253.56 1.800 650 325 190 900 50 580 127 2. POOL 285. MEDC 240.84 70. PANR Sek.89 82.045.495.37 5.19 22. MYTX 262.158. RAJA 300.50 350. MLPL 250. PICO 275.376.756.550. MPPA 252. MIRA 246.67 20.23 119.01 129.390.64 298. MTFN 256. PNBN 280.45 220.60 34.36 110.064.323.25 61.177.00 828.368.128.17 69.961.89 488.26 24.05 1.00 19. MTDL 255.85 639.611.40 10. PKPK 277.77 1.74 58.51 7. PUDP 296. PANS 270. RBMS 302.61 71. MYOH 258.304. PLIN 279. RALS 301.322. PTBA 291.600 590 400 310 460 150 76 300 850 157 1.00 445. PRAS 286.00 Closing Price 3. PNIN 281. PTRO 293. PSDN 289.95 1. PLAS 278. MITI 247. MLBI 248.550.068.700 950 260 700 475 250 910 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 262.880.44 27.20 1. Nama Emiten 1 8 6 9 2 8 5 9 8 9 7 9 5 3 9 9 9 5 8 9 8 9 9 5 4 4 4 4 8 8 9 6 4 9 Multibreeder Adirama Ind Tbk Bank Windu Kentjana Int’l Tbk Modernland Realty Ltd Tbk Modern Internasional Tbk Medco Energi International Tbk Bank Mega Tbk Merck Tbk Nusantara Infrastructure Tbk Mandala Multifinance Tbk Multi Indocitra Tbk Mitra Rajasa Tbk Mitra Investindo Tbk Multi Bintang Indonesia Tbk Mulia Industrindo Tbk Multipolar Tbk Media Nusantara Citra Tbk Matahari Putra Prima Tbk Mustika Ratu Tbk Maskapai Reasuransi Ind Tbk Metrodata Electronics Tbk Capitalinc Investment Tbk Metro Supermarket Realty Tbk Myoh Technology Tbk Mayora Indah Tbk Hanson International Tbk Hanson International Seri B Tbk Apac Citra Centertex Tbk Nipress Tbk Bank NISP Tbk JJ NAB Capital Tbk TD Resources Tbk Indonesia Prima Property Tbk Panasia Filament Inti Tbk Panorama Sentrawisata Tbk Jumlah Saham (Juta) 75.40 51.121.80 3.888. MYRXP 261.05 193.566. PROD 287.332.360 360 200 15.38 1.82 3.000 340 100 820 690 280 225 182 750 710 50 1. MFIN 244.275.81 280.98 371. PGLI 274.33 84.300 125 450 1.50 535. MLIA 249.00 7.00 1.08 679. OCAP 265. MERK 242.92 428.58 5. PNSE 283.333.94 6.600.500 215 225 790 850 109 55.

34 23.000 345 370 95 360 150 3.425 310 1.00 391.163. SCPI 316. Nama Emiten 8 4 7 9 5 6 9 7 3 6 4 9 5 9 8 1 9 6 3 4 9 3 5 5 1 3 6 7 3 8 9 6 4 3 Reliance Securities Tbk Ricky Putra Globalindo Tbk Rig Tenders Tbk Rimo Catur Lestari Tbk Bentoel International Investama Tbk Royal Oak Development Asia Tbk Radiant Utama Interinsco Tbk Steady Safe Tbk Surabaya Agung Industry Pulp Tbk Danayasa Arthatama Tbk Sucaco Tbk Surya Citra Media Tbk Schering Plough Indonesia Tbk Millennium Pharmacon Int’l Tbk Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk Sampoerna Agro Tbk Hotel Sahid Jaya Tbk Suryainti Permata Tbk Siwani Makmur Tbk Surya Intrindo Makmur Tbk Singer Indonesia Tbk Sierad Produce Tbk Sekar Bumi Tbk Sekar Laut Tbk SMART Tbk Holcim Indonesia Tbk Suryamas Dutamakmur Tbk Samudera Indonesia Tbk Semen Gresik (Persero) Tbk Sinar Mas Multiartha Tbk Eatertainment International Tbk Summarecon Agung Tbk Selamat Sempurna Tbk Sorini Agro Asia Corporinndo Tbk Jumlah Saham (Juta) 900.00 2. TRST Sek. TEJA 356.29 1.150 1. SONA 338.80 3.27 0. TOTL 368.00 725.89 1.67 900.08 108.700 220 5.00 Closing Price 375 540 830 185 510 103 490 250 290 625 1. SDRA 318. TBLA 353.000.822.96 360.06 202.87 1.00 303.90 377.30 97.05 1.893. SMGR 332. SIMM 323.857. SKBM 326.77 52.000 65 450 75 9.00 1.140.000 95 145 4. SCMA 315.607. SMMA 333.492.64 3. TKIM 363. SDPC 317.90 3.68 4.54 1.51 3. TIRT 361.877.210 400 1.16 33. RICY 305.71 1.70 28.078.81 27.61 293. SMCB 329.600 107 250 1. TOTO 369. Nama Emiten 9 3 5 5 4 3 6 4 5 5 3 9 3 3 3 1 3 5 4 4 9 2 9 3 9 3 7 7 9 9 6 3 8 3 Sona Topas Tourism Industry Tbk Suparma Tbk Bristol-Myers Squibb Indonesia Tbk Bristol-Myers Squibb Indo. SIPD 325.25 202. SING 324. SIMA 322.05 9.19 7.011.37 180. SPMA 339.00 652. SQBB 340.00 49.30 58.520.176.00 60.750.60 1.00 1.00 641.000.662.062.00 396.000 168 330 1. TALFB 352.050 400 370 138 580 8. TMPO 367.No KODE 303.474. RUIS 310.450 1.20 1.20 6. RIGS 306. RELI 304.06 3.387.500 8.97 301.84 1.75 3.872. SMDR 331.42 51. RODA 309.166. SUDI 348. SCCO 314.82 50 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 51 .733. SCBD 313.53 505. SGRO 319.52 4. SUGI 349.85 575.16 215.74 92.64 288.66 484.58 1.485.44 68.887.900 290 10. SSTM 345. TFCO 357.228.69 97.67 404.808. SIIP 321.11 690.50 1.63 3.06 1.10 1.160. SQMI 342.13 340.00 610. TIRA 360.22 499.00 378.201.18 18.47 4. SMAR 328.595.18 50.23 13.600 800 150 1.213.00 Closing Price 1.00 6.400 2. RMBA 308.391.890. SAFE 311. SULI 350.450 1.400 10 10 650 5.92 15. TGKA 358.00 1.95 1.93 516.677. SOBI Sek.70 20.50 346.68 298.49 100.026.349.64 836.54 3.310. SQBI 341. SSIA 344. TLKM 364.61 205.13 175.920 250 175 1. SMSM 336.500 65.26 13.433. TRIM 370.99 456.00 1.363.13 13.00 9.28 432.40 69.00 2.986.020.60 728.80 1.000 295 178 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 629.051.050 19.07 101.74 2. STTP 346.00 948.345. SHID 320.56 163.03 1.00 1.72 609.37 2. TALFA 351.988. (PS) Tbk Allbond Makmur Usaha Tbk Indo Acidatama Tbk Surya Semesta Internusa Tbk Sunson Textile Manufacture Tbk Siantar Top Tbk Suba Indah Tbk Surya Dumai Industri Tbk Sugi Samapersada Tbk Sumalindo Lestari Jaya Tbk Tunas Alfin Tbk (A) Tunas Alfin Tbk (B) Tunas Baru Lampung Tbk Tembaga Mulia Semanan Tbk Mandom Indonesia Tbk Texmaco Jaya Tbk Teijin Indonesia Fiber Tbk Tigaraksa Satria Tbk Timah Tbk Tira Austenite Tbk Tirta Mahakam Resources Tbk Toko Gunung Agung Tbk Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk Telekomunikasi Indonesia Tbk Pelayaran Tempuran Emas Tbk AGIS Tbk Tempo Inti Media Tbk Total Bangun Persada Tbk Surya Toto Indonesia Tbk Trimegah Securities Tbk Trias Sentosa Tbk Jumlah Saham (Juta) 331. RIMO 307.02 966.216.10 1. SMRA 335.706. SUBA 347.95 918.80 1.41 694. TKGA 362.141. TMAS 365.439.02 1. TMPI 366.010 10.386.31 63.58 62.76 5. SMDM 330. SRSN 343. TBMS 354.86 94.00 No KODE 337.49 503. SKLT 327.78 2.80 770. TCID 355.335.950 315 320 31.019. SAIP 312. TINS 359.90 2.142.655.540 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 337.60 948.450.900 5.33 8.931.00 1. SMMT 334.

696.986. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 420.00 255.966 NPS (Nilai Pasar Sebelumnya) tanggal 8 Januari 2008 adalah 1.374.00 831.500.15 400.000. VOKS 383.509.530.000 lembar saham.105. Dengan HMETD 5 : 109. Sesuai dengan fraksi harga yang berlaku.800.960.696.33 14.41 28. YULE 389. sehingga nilai adjustment adalah 275.100.76 1.750 3. WAPO 384.530.000 x 3. Harga pasar (harga cum) adalah 200.400. HMETD saham CKRA dengan rasio 15 : 71 dan Harga Pelaksana 250. Jumlah saham tercatat sebelumnya adalah 176. Penambahan pencatatan saham BDMN sebanyak 1.500 7.34 39. sehingga Selisih Pembulatan Harga Teoritis adalah 0.800. jumlah saham baru menjadi 13.000 Penambahan pencatatan saham BNGA sebanyak 85.000 x 1.170 + 1. Nama Emiten 6 8 5 9 5 3 8 1 9 4 5 4 9 7 9 6 8 8 7 Truba Alam Manunggal Engineering Tbk Jumlah Saham (Juta) 13. 4.500 x 7.000. Karena adanya penambahan jumlah saham dan Pembulatan Harga Teoritis maka nilai adjustment adalah: (12.12 520.985) = 212. UNTR 380.52 199.15 107.633.000 3.00 623.07 7.400 = 68.38 383.500.67 Closing Price 1.000 atau ada penambahan sebanyak 12.000 x 250) + (1.292.400. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 7.375.011.800.38 1.24 54.000 lembar saham.073.360.883.000 Penambahan pencatatan saham TRUB sebanyak 49.000 lembar saham.890.42 2.474.081 NDS (Nilai Dasar Sebelumnya) tanggal 8 Januari 2008 adalah 70. TRUS 373.000 x 320 = 32.978.883.170 Nilai Adjustment adalah: 1.689.200 750 76 465 85 550 345 100 82 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 19. sehingga 1.263 70.33 75.953.942.86 9. ZBRA Sek. Jumlah saham tercatat sebelumnya adalah 591. Sesuai dengan fraksi harga yang berlaku Pembulatan Harga Teoritis menjadi 260.000 x 0.400 Nilai Dasar Baru (NDB) = ____________________________________ x 70.75 1.395.614.986. UNIT 378.215.00 1.474.653.268.000.743.787.000.630.00 428.511.753. ULTJ 376.292.689.000 Penambahan pencatatan saham BNII sebanyak 100.200.709.884.00 25.966 1.895. TSPC 374.530.011. WIKA 387.292.600 = 11.614) = 1. TRUB 372.679. TURI 375.410 380 750 1.575 11.400.081 Nilai Pasar untuk Indeks tanggal 9 Januari 2008 adalah 1.846.953.830.884.50 53.200.No KODE 371.000 saham.00 2. WOMF 388. Kapitalisasi Pasar (Untuk Indeks) tanggal 9 Januari 2008 Total Nilai adjustment adalah 1.421.247.19 152. UNIC 377.800.134.527.942.509.88 2.851.188.800 197 2.00 3.27 1.00 655. Harga pasar (harga cum) adalah 285.42 3.000 lembar saham.170 = 70.689. sehingga nilai adjustment adalah 100.511. Pembulatan Harga Teoritis menjadi 105. sehingga Harga Teoritis karena corporate action ini adalah ((200 x 5) + (100 x 109)) / (5 + 109)) = 104.500 lembar saham.78 33.000 x 100) + (13. sehingga Selisih Pembulatan Harga Teoritis adalah 3.360.200.61 8.511. WEHA 385.86 3. Dengan HMETD 15 : 71.15 2. sehingga nilai adjustment adalah 1.386. sehingga nilai adjustment adalah 49. Karena adanya penambahan jumlah saham dan Pembulatan Harga Teoritis maka nilai adjustment adalah: (834.888.38 690.000 Penambahan pencatatan saham CPRO sebanyak 275.960. 5.936.374.400 1.200 IHSG = ___________________ x 100 = 2.00 1. 7. sehingga nilai adjustment adalah 85.000 x 860 = 73.000 x 420 = 115.953. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 1.890. sehingga Harga Teoritis karena corporate action ini adalah ((285 x 15) + (250 x 71)) / (15 + 71)) = 256. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 320.95 5.000 saham. UNTX 381. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 860. Trust Finance Indonesia Tbk Tempo Scan Pacific Tbk Tunas Ridean Tbk Ultra Jaya Milk Tbk Unggul Indah Cahaya Tbk Nusantara Inti Corpora Tbk Bakrie Sumatra Plantations Tbk United Tractors Tbk Unitex Tbk Unilever Indonesia Tbk Voksel Electric Tbk Wahana Phonix Mandiri Tbk Panorama Transportasi Tbk Wicaksana Overseas Int l Tbk Wijaya Karya (Persero) Tbk Wahana Ottomitra Multiartha Tbk Yulie Sekurindo Tbk Zebra Nusantara Tbk HMETD saham RODA dengan rasio 5 : 109 dan Harga Pelaksana 100.633.800.188.000.134. WICO 386.296. 52 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 53 .250 570 2.986.600.00 4.593. UNVR 382. UNSP 379. jumlah saham baru menjadi 1.646.000 atau ada penambahan sebanyak 834.421.506.593. 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful