SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 (sembilan) tahun yang bermutu, pemerintah mengalokasi Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) Tahun anggaran 2013; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2013; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun

b.

Mengingat

: 1.

2.

3.

.

9. Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011. 5. 8. dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 Mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011.2013 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 228. 4. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5361). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863). 6. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23. 7. . Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157. MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011. Tugas.

.

pertanggungjawaban keuangan dana BOS dilaksanakan dengan tertib administrasi. . dan Satuan Pendidikian Dasar dalam penggunaan dana BOS tahun anggaran 2013. Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Pasal 2 Juknis BOS Tahun 2013 disusun dengan tujuan agar: a. Pasal 3 (1) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini. dan terhindar dari penyimpangan. akuntabel. transparan. tepat waktu. (2) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini. yang selanjutnya disebut Juknis BOS Tahun 2013 merupakan acuan/pedoman bagi pemerintah provinsi/kabupaten/kota. penggunaan dana BOS tepat sasaran dalam mendukung penyelenggaraan wajib belajar 9 (sembilan) tahun secara efektif dan efisien.Pasal 1 Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2013. dan b. Pasal 4 Alokasi dana BOS untuk setiap sekolah ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. Perwakilan Indonesia di Luar Negeri.

.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. TTD. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.Agar setiap orang mengetahuinya. MOHAMMAD NUH .

.

Oleh karena itu. Pada tahun 2005 APK SD diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah.11%. 1 1 . dan masyarakat. dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) SD dan SMP. Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. adalah deklarasi Education For All (EFA) di Dakar. sedangkan dalam ayat 3 Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi pendidikan lain yang sederajat. pendekatan Sekolah (BOS) yang dimulai sejak bulan Juli 2005. Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun wajib menyebutkan bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan Salah satu indikator penuntasan program Wajib Belajar 9 Tahun dapat diukur telah mencapai 115%. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengikuti pendidikan dasar. pemerintah daerah. sehingga program wajar 9 tahun telah tuntas 7 tahun lebih awal dari target dan orientasi program BOS. telah berperan secara signifikan dalam percepatan pencapaian program wajar 9 tahun. Program Bantuan Operasional mulai tahun 2009 pemerintah telah melakukan perubahan tujuan.SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 76 TAHUN 2012 PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013 BAB I PENDAHULUAN A. dari perluasan akses menuju peningkatan kualitas. sedangkan SMP pada tahun 2009 telah mencapai 98.

1. Tentang Pendanaan Pendidikan. biaya non pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai biaya tak langsung berupa daya. Hal-hal yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Program BOS tidak dibahas kembali dalam Peraturan B. pemeliharaan sarana dan prasarana. pajak dll. konsumsi. Pengertian BOS BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pelaksana program wajib belajar. Sejak tahun 2012 penyaluran dana BOS dilakukan dengan mekanisme transfer ke provinsi. transportasi. Menurut PP 48 Tahun 2008 personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. Pelaksanaan program BOS diatur dengan 3 peraturan menteri. Tujuan Bantuan Operasional Sekolah bermutu. program BOS mengalami perubahan mekanisme penyaluran sesuai Undang-Undang APBN yang berlaku. pengalokasian dana BOS dan penggunaan dana BOS di sekolah. Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang 22 . Namun demikian. jasa telekomunikasi. Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur mekanisme pengelolaan dana 3. dibiayai dengan dana BOS. uang lembur. air. 2. yaitu: dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah serta pelaporannya.Dalam perkembangannya. Secara detail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari C. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur mekanisme Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini. Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur mekanisme penyaluran dana BOS BOS di daerah dan mekanisme penyaluran dari kas daerah ke sekolah. dan ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dana BOS dibahas pada Bab V.

000.000. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta. kecuali sehingga sumbangan/pungutan tidak boleh berlebih. dana BOS akan diberikan selama 12 bulan untuk anggaran 2013 tahun ajaran 2012/2013 dan Triwulan III dan IV tahun anggaran Bagi wilayah yang sangat sulit secara geografis (wilayah terpencil) sehingga proses pengambilan dana BOS oleh sekolah mengalami hambatan atau memerlukan biaya pengambilan yang mahal. Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam tetap mempertimbangkan fungsi pendidikan sebagai kegiatan nirlaba. Sumbangan/pungutan bagi sekolah RSBI dan SBI harus bentuk apapun. Juli-September dan Oktober-Desember. yaitu periode JanuariMaret. dihitung berdasarkan jumlah 2. yaitu Triwulan I dan II tahun Pada tahun anggaran 2013.-/siswa/tahun Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh sekolah. SMP/SMPLB/SMPT/SATAP : Rp 710.-/siswa/tahun termasuk SD-SMP Satu Atap (SATAP) dan Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKB E. penyaluran dana BOS oleh sekolah 3 3 . baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi di Indonesia. internasional (SBI). Waktu Penyaluran Dana Penyaluran dana dilakukan setiap periode 3 bulanan. siswa dengan ketentuan: 1. Mandiri) yang diselenggarakan oleh masyarakat. baik di sekolah negeri maupun swasta. pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf seluruh siswa SD/SDLB negeri dan D. Sasaran program BOS adalah semua sekolah SD/SDLB dan SMP/SMPLB/SMPT. Membebaskan pungutan bagi SMP/SMPLB/SMPT (Terbuka) negeri terhadap biaya operasi sekolah. periode Januari sampai dengan Desember 2013. April-Juni. 2013 tahun ajaran 2013/2014. SD/SDLB : Rp 580. 2. Sasaran Program dan Besar Bantuan 3.Secara khusus program BOS bertujuan untuk: 1.

Unit wilayah terpencil adalah kecamatan. selanjutnya Tim Manajemen BOS Provinsi mengusulkan daftar nama tersebut ke Tim Manajemen BOS 44 . Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengusulkan nama-nama kecamatan 3. terpencil kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. 2. Kementerian Keuangan menetapkan daftar alokasi dana BOS wilayah terpencil berdasarkan usulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pusat. Penentuan wilayah terpencil ditetapkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.dilakukan setiap semester. yaitu pada awal semester.

dan tidak ditentukan jumlah maupun jangka waktu pemberiannya. Sekolah Penerima BOS menerima dana BOS.BAB II IMPLEMENTASI BOS A. orang tua siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya investasi daerah dengan persetujuan pemerintah daerah sesuai kewenangannya dan siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya yang diperlukan oleh sukarela. kekurangan biaya investasi dan biaya operasi. tidak mengikat. dan biaya operasi yang diperoleh dari pemerintah dan/atau pemerintah dapat memungut biaya pendidikan yang digunakanhanya untuk memenuhi bantuan pemerintah dan/atau pemerintah daerah pada tahun ajaran berjalan. Pemda harus ikut mengendalikan dan mengawasi pungutan yang dilakukan sekolah. Semua sekolah swasta yang telah memiliki izin operasi dan tidak miskin di sekolah tersebut. 3. 1. Sekolah negeri kategori RSBI dan SBI diperbolehkan memungut dana dari Komite Sekolah. Sekolah swasta yang menolak BOS harus melalui persetujuan orang tua siswa melakukan pungutan kepada orang tua/wali siswa. ditetapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri dilarang melalui komite sekolah dan tetap menjamin kelangsungan pendidikan siswa 4. Sumbangan dapat berupa uang dan/atau barang/jasa yang bersifat oleh sekolah dan sumbangan yang diterima dari masyarakat/orang tua/wali 5 5 . 7. yang mendapatkan 5. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri wajib 2. Sekolah dapat menerima sumbangan dari masyarakat dan orang tua/wali 8. dikembangkan menjadi bertaraf internasional wajib menerima dana BOS. tidak memaksa. Semua sekolah yang menerima BOS harus mengikuti pedoman BOS yang telah 6. Untuk SD/SDLB swasta dan SMP/SMPLB/SMPT swasta.

5. BOS harus memberi kepastian bahwa tidak ada siswa miskin putus sekolah 3. sekolah dan biaya lainnya. Kepala sekolah berkewajiban mengidentifikasi anak putus sekolah di 7. dan dikelola secara mandiri oleh 1. Kepala sekolah harus mengelola dana BOS secara transparan dan akuntabel. serta tidak mendiskriminasikan Sumbangan sukarela dari orang tua siswa harus bersifat ikhlas. setiap pengelola program pendidikan harus memperhatikan hal-hal berikut: dasar 9 tahun yang bermutu. yaitu: Dana BOS diterima oleh sekolah secara utuh. siswa transparansi dan akuntabilitas. karena alasan finansial seperti tidak mampu membeli baju seragam/alat tulis 4. orang tua yang mampu. Sekolah mengelola dana secara profesional. BOS tidak menghalangi siswa. tidak terikat C. Program BOS dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) MBS. tingkat SMP. Menteri dan Kepala Daerah dapat membatalkan pungutan yang dilakukan oleh meresahkan masyarakat. 1. BOS harus menjamin kepastian lulusan setingkat SD dapat melanjutkan ke melanjutkan ke SMP/SMPLB. lingkungannya untuk diajak kembali ke bangku sekolah. Kepala sekolah SD/SDLB menjamin semua siswa yang akan lulus dapat 6. transparan dan akuntabel. atau walinya mereka yang tidak memberikan sumbangan.9. Program BOS dan Wajib Belajar 9 Tahun yang Bermutu Melalui program BOS yang terkait pendidikan dasar 9 tahun. waktu dan tidak ditetapkan jumlahnya. sekolah dengan melibatkan dewan guru dan Komite Sekolah dengan menerapkan 66 . BOS harus menjadi sarana penting untuk meningkatkan akses pendidikan 2. memberikan sumbangan sukarela yang tidak mengikat kepada sekolah. sekolah apabila sekolah melanggar peraturan perundang-undangan dan dinilai tersebut mengikuti prinsip nirlaba dan dikelola dengan prinsip B.

Rencana Jangka Menengah dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/kota (untuk sekolah negeri) atau yayasan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Sekolah harus menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dalam bentuk 4. dimana dana BOS 7 7 .2. merupakan bagian integral dari RKAS tersebut. (untuk sekolah swasta). 3. Sekolah harus memiliki Rencana Jangka Menengah yang disusun 4 tahunan.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Deputi Sumberdaya Manusia dan Kebudayaan. d. Tingkat Kabupaten/Kota a. b. Menteri Keuangan. B. d. Kemdagri (Anggota). a. c. Tim Pengarah 1. Kemenkeu (Anggota). Kemdikbud (Ketua). Bappenas (Anggota). 1. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 2. b.BAB III ORGANISASI PELAKSANA Organisasi pelaksana BOS meliputi Tim Pengarah dan Tim Manajemen Pusat. Gubernur. Wakil Gubernur. Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Tim Manajemen Sekolah. Direktur Jenderal Keuangan Daerah. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. (Anggota). Tim Manajemen BOS Pusat b. Bupati/Walikota. Tingkat Provinsi 3. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. a. Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas. c. Wakil Bupati/Walikota. Kemenko Kesra 88 . Tingkat Pusat a. Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama. A. Penanggung Jawab Umum b. Menteri Dalam Negeri. e. e.

Bendahara SD i. g. Kemdikbud (Sekretaris). Kemdikbud (Anggota). Unit Data. Kemdagri (Anggota). Unit data SD Masyarakat. Melakukan verifikasi data jumlah siswa per sekolah dengan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota dan Tim Manajemen BOS Provinsi. d. Unit data SMP ii. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Pusat a. sekolah. Penanggung jawab sekretariat SMP f. Bendahara SMP i. Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan. ii. e. serta Pelayanan dan Penanganan c. c. Direktur Pembinaan SMP. b. Direktur Fasilitas Dana Perimbangan. b. ii. c. e. Menyusun rancangan program. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Kemdikbud (Ketua). b. Penanggung jawab sekretariat SD ii. f. Bendahara. Direktur Pembinaan SD. serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Pengaduan Masyarakat SD Pengaduan Masyarakat SMP i. Bappenas (Anggota). Tim Pelaksana Program BOS a. g. Unit Monitoring dan Evaluasi. Kemdikbud (Anggota).2. Unit Monitoring dan Evaluasi. i. Sekretaris. Penanggung jawab sekretariat. Unit Monitoring dan Evaluasi. Direktur Dana Perimbangan. Unit Publikasi/Humas. Kemenkeu (Anggota). Direktur Agama dan Pendidikan. serta Pelayanan dan Penanganan 4. Penanggung Jawab Program BOS a. d. 3. Mengumpulkan dan meng-update data siswa yang dikirim dari setiap 9 9 . Ketua Tim/Pelaksana.

Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menyusun laporan pelaksanaan BOS. Mengelola dana operasional dan manajemen secara transparan dan Tim Manajemen BOS Pusat ditetapkan dengan surat keputusan Menko Kesra. 10 10 Sekretariat Tim BOS Pusat berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. l. Menyusun dan menyiapkan peraturan yang terkait dengan pelaksanaan g. Provinsi. Menetapkan Surat Keputusan (SK) alokasi dana BOS tiap sekolah periode h. Manajemen lampiran Peraturan Menteri Keuangan tentang Pedoman Umum Alokasi Januari-Desember berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang i. BOS m.d. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. Menyiapkan data jumlah siswa tiap kabupaten/kota/provinsi untuk bahan BOS bagi Pemerintah Daerah Provinsi. . Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun kepada c. akuntabel. berjalan. program BOS. Menyalurkan dana BOS dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah penggunaan dana BOS tiap sekolah melalui situs resmi Kemdikbud. termasuk laporan keuangan hasil 5. f. b. Melatih/memberikan Provinsi/Kabupaten/Kota. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. sosialisasi kepada e. Merencanakan dan melakukan sosialisasi program. Mengumumkan daftar sekolah penerima BOS. TataTertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Pusat Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota/Sekolah. Memonitor perkembangan penyelesaian penanganan pengaduan yang n. besar alokasi BOS dan k. j. penyaluran dana BOS ke sekolah yang diperoleh dari Tim Manajemen BOS a. Provinsi (Formulir BOS-K11 dan BOS K12). Tim BOS-06A dan Formulir BOS-06B).

d. Unit Monitoring dan Evaluasi serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan 3. Melakukan monitoring laporan penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke ke sekolah yang dikirim ke Sistem Monev Online Kemdikbud (petunjuk 11 11 . Sekretaris II (dari unsur DPKD/BPKD). Membuat dan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Penyalur sesuai dengan jumlah siswa per sekolah. Tim Pelaksana Program BOS b. Kabupaten/Kota.go. unsur SKPD Pendidikan dan unit dari unsur DPKD/BPKD). e. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program BOS di sekolah. Unit Publikasi/Humas (dari unsur SKPD Pendidikan).C. f. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Provinsi Masyarakat (Unit yang menangani SD dan Unit yang menangani SMP dari a. c. Memverifikasi data jumlah siswa yang diperoleh dari kabupaten/kota. f. teknis untuk Bank Penyalur dari www. Sekretaris Daerah Provinsi (Ketua). Penanggung Jawab a.bos. Mempersiapkan DPA-PPKD berdasarkan alokasi dana BOS yang tertuang masing-masing pihak. Melakukan pencairan dan penyaluran dana BOS ke sekolah tepat waktu g.id). Kepala SKPD Pendidikan Provinsi (anggota). Kepala Dinas/Badan/Biro Pengelola Keuangan Daerah (anggota). Melakukan koordinasi/sosialisasi/pelatihan kepada Tim Manajemen BOS h. b. dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Ketua Tim/Pelaksana (unsur SKPD Pendidikan). d. e. g.kemdikbud. 2. Bendahara (dari unsur SKPD Pendidikan). Kepala SKPD Pendidikan Provinsi sebagai penanggung jawab Tim b. Gubernur. Sekretaris I (dari unsur SKPD Pendidikan). Unit Data (Unit Data SD dan Unit Data SMP dari unsur SKPD Pendidikan). Manajemen BOS Provinsi menandatangani naskah hibah atas nama dana BOS yang telah ditunjuk dengan mencantumkan hak dan kewajiban c. Tim Manajemen BOS Provinsi 1. a. c.

Sekretariat Tim Manajemen BOS Provinsi berada di Kantor SKPD D. m. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota 1. dengan mempertimbangkan beban kerja dalam pengelolaan Pendidikan Provinsi. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota b. Tim Manajemen BOS Provinsi ditetapkan dengan surat keputusan Gubernur. Unit Pendataan SD/SDLB.i. Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan d. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Struktur Tim Manajemen BOS Provinsi diatas dapat disesuaikan di daerah masing-masing. Tim Pelaksana BOS (dari SKPD Pendidikan) 12 12 . Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan ke Tim berikutnya. Penanggung Jawab a. Tidak diperkenankan menggunakan dana BOS yang telah ditransfer dari b. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota/sekolah. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap c. program BOS. BOS-K8) paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun berikutnya. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan penggunaan dana BOS dari Tim 4. BOS-06A dan Formulir BOS-06B). 2. program BOS dari sumber APBD. melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. Melakukan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir j. TataTertib Yang Harus Diikuti Tim Manajemen BOS Provinsi KUN ke KUD untuk kepentingan lain selain program BOS. Membuat dan menyampaikan Laporan Realisasi Penyaluran dana BOS ke a. Manajemen BOS Pusat paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Manajer. Tim Manajemen BOS Pusat (Formulir BOS-K9). Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen k. selanjutnya dikirim ke pusat (Formulir l.

Melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data dari sekolah. sekolah. sistem pendataan yang telah disediakan oleh Kemdikbud. BOS-01B dan BOS-01C) dalam f. program BOS dari sumber APBD. Mengusulkan revisi SK alokasi dana BOS tiap sekolah melalui Tim l.3. membimbing dan mendorong sekolah untuk memasukkan data pokok pendidikan (Formulir BOS-01A. memberdayakan pengawas sekolah sebagai Tim Monitoring Kabupaten/ dari sekolah. Masyarakat. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. Melakukan pembinaan terhadap sekolah dalam pengelolaan dan pelaporan j. Melakukan monitoring perkembangan pemasukan data yang dilakukan d. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota b. k. e. d. Mengkompilasi nomer rekening seluruh sekolah (Formulir BOS-02). komite sekolah dan h. c. c. Provinsi paling lambat 10 Januari tahun berikutnya (Formulir BOS-K8). Bersama Tim BOS Tingkat Provinsi melakukan rekonsiliasi data jumlah g. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan realisasi penggunaan dana BOS Kota. Manajemen BOS Kabupaten/Kota menandatangani naskah hibah mewakili i. apabila terjadi kesalahan/ketidaktepatan/perubahan data. Manajemen BOS Tingkat Provinsi kepada Tim Manajemen BOS Pusat m. selanjutnya melaporkan kepada Kepala SKPD Pendidikan 13 13 . Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen dana BOS. Unit Monitoring dan Evaluasi dan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan a. siswa tiap sekolah untuk disampaikan ke pusat. masyarakat tentang program BOS. Unit Pendataan SMP/SMPLB/SMPT/SATAP. Melakukan monitoring pelaksanaan program BOS di sekolah dengan n. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota sebagai penanggung jawab Tim satuan pendidikan dasar dengan melampirkan daftar rekening sekolah. Melatih. Melakukan sosialisasi/pelatihan kepada sekolah.

Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota ditetapkan dengan surat keputusan Bupati/Walikota.4. e. Satu orang dari unsur orang tua siswa di luar Komite Sekolah yang dipilih oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah dengan mempertimbangkan kredibilitasnya. a. Mengumumkan besar dana yang diterima dan dikelola oleh sekolah dan rencana penggunaan dana BOS (RKAS) di papan pengumuman sekolah yang 14 14 . Membuat RKAS yang mencakup seluruh sumber penerimaan sekolah d. Bendahara BOS sekolah. BOS-01B dan BOS-01C) secara lengkap kedalam sistem yang telah c. Penanggung Jawab 2. Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan c. serta menghindari terjadinya konflik kepentingan. (Formulir BOS-K1 dan BOS-K2). Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Sekolah disediakan oleh Kemdikbud. Tim Manajemen BOS Sekolah 1. 3. Kabupaten/Kota (jika ada). Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota sekolah. b. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap b. Mengelola dana BOS secara bertanggung jawab dan transparan. mengirim dan meng-update data pokok pendidikan (Formulir BOSb. Melaporkan perubahan data siswa setiap triwulan kepada Tim BOS f. Mengisi. Memverifikasi jumlah dana yang diterima dengan data siswa yang ada. a. Anggota Kepala Sekolah Kantor SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. Sekretariat Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota berada di E. 01A. a.

yang diterimanya. Melakukan pembukuan secara tertib (Formulir BOS-K3. Menginformasikan secara tertulis rekapitulasi penerimaan dan penggunaan dana BOS kepada orang tua siswa setiap semester bersamaan dengan pertemuan orang tua siswa dan sekolah pada saat penerimaan raport. Bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan dana BOS j.bos. Membuat laporan realisasi penggunaan dana BOS triwulanan (Formulir k. Bagi sekolah negeri. Membuat dana dan disimpan di sekolah untuk keperluan monitoring dan audit. Memasukkan data penggunaan dana BOS setiap triwulan kedalam sistem Pendidikan BOS-K7 dan BOS-K7A) sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan o.kemdikbud. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat. pungutan (Formulir BOS-05). Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Sekolah a. d. online melalui www. Memastikan keakuratan data yang diisikan dan dilaporkan. wajib melaporkan hasil pembelian barang investasi dari dana BOS ke SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. m. Mengumumkan penggunaan dana BOS di papan pengumuman (Formulir i. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada siswa di sekolah yang bersangkutan. laporan tahunan Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya. Memasang spanduk di sekolah terkait kebijakan pendidikan bebas bahwa BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS (Lampiran l. ditandatangani oleh Kepala Sekolah.go. Bersedia diaudit oleh lembaga yang berwenang terhadap seluruh dana yang dikelola sekolah. dan BOS-K6). p. b. Bendahara dan Ketua Komite Sekolah (Formulir BOS-03). BOS-K5 4. BOS-K4. 15 15 .g. n. diserahkan ke SKPD BOS-04).id. c. h. baik yang berasal dari dana BOS maupun dari sumber lain. Format BOS-K7). Menandatangani surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan Tim Manajemen BOS Sekolah ditetapkan dengan SK dari Kepala Sekolah.

satu kali dalam 1 semester. 4. kependidikan tentang cara pengisian formulir pendataan. Sekolah harus selalu mem-backup lokal data yang telah dientri. sekolah yang telah dibiayai pemerintah. BOS-01B dan BOS-01C) sesuai dengan kebutuhan. Sekolah membagi formulir kepada individu yang bersangkutan untuk diisi secara manual dan mengumpulkan formulir yang telah diisi. Melakukan update data secara regular ketika ada perubahan data. 5. 10. pemasukan data harus dilakukan di Kemdikbud kemudian mengirim ke server sekolah sebagai bagian pekerjaan rutin dan tanpa membebankan biaya kependidikan/sekolah harus disimpan di sekolah masing-masing untuk 9. Sekolah melakukan sosialisasi ke seluruh peserta didik. pendidik dan tenaga kependidikan. Kepala sekolah menunjuk tenaga operator pendataan dengan menerbitkan 7. peserta didik. surat tugas sebagai penanggungjawab di tingkat sekolah. keperluan monitoring dan audit. 8. 2. Sekolah menggandakan (fotocopy) formulir data pokok pendidikan (BOS01A.BAB IV PROSEDUR PELAKSANAAN BOS A. Biaya fotocopy formulir dapat dibebankan dari dana BOS. minimal Formulir yang telah diisi secara manual oleh siswa/pendidik/tenaga 16 16 . pendidik dan tenaga Sekolah memverifikasi kelengkapan dan kebenaran/kewajaran data individu 3. yang telah disiapkan oleh Kemdikbud secara online. Proses Pendataan Pendidikan Dasar 1. 6. Tenaga operator sekolah memasukkan data kedalam aplikasi pendataaan Sekolah yang telah memiliki sarana yang memadai dan petugas/pegawai tambahan pemasukan data dari dana BOS.

misalnya: alokasi BOS. Data yang dikirim oleh sekolah akan dijadikan sebagai dasar kebijakan 12. Alokasi dana BOS tiap sekolah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang sedang berjalan 17 17 . tunjangan PTK. operasional penggunaan aplikasi pendataan dan memastikan data yang manusia yang tidak memungkinkan melakukan pendataan sendiri. dll. Sekolah dapat berkonsultasi dengan dinas pendidikan setempat mengenai diinput sudah masuk kedalam server dikdas. Atas dasar data jumlah siswa tiap sekolah. 3. pemerintah/pemerintah daerah untuk berbagai jenis program. untuk mengenai jumlah sekolah dan jumlah siswa dari Kementerian Pendidikan dan ditambah dengan proyeksi pertambahan jumlah siswa tahun pelajaran baru. Peraturan Menteri Keuangan setelah Kementerian Keuangan menerima data 6. Alokasi dana BOS tiap provinsi dalam satu tahun anggaran ditetapkan Kebudayaan (dalam hal ini ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan). Kebudayaan. jumlah siswa tiap sekolah. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bertanggungjawab terhadap proses pendataan bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan sumber daya B. 2. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bersama-sama dengan Tim Manajemen BOS Provinsi dan Tim Manajemen BOS Pusat melakukan rekonsiliasi data selanjutnya dikirim ke Kementerian Keuangan. Rehab. Proses Penetapan Alokasi Dana BOS Penetapan alokasi dana BOS dilaksanakan sebagai berikut: 1. Bantuan Siswa Miskin. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melakukan pengumpulan dan verifikasi data jumlah siswa tiap sekolah berdasarkan data individu siswa. Kementerian Keuangan menetapkan alokasi anggaran tiap provinsi melalui 5. Kementerian Pendidikan dan 4.11. 13. Kebudayaan membuat alokasi dana BOS tiap kabupaten/kota/provinsi.

Alokasi dana BOS tiap sekolah untuk periode Januari-Juni 2013 didasarkan 2013 didasarkan pada data tahun pelajaran 2013-2014. BOS-01C Tim BOS Pusat Jumlah Siswa Tiap Sekolah Tim BOS Kab/Kota Workshop Pendataan Tim BOS Provinsi Rekap Jumlah Siswa Tiap Kab/Kota & Provinsi Tim BOS Pusat Jumlah Siswa Tiap Sekolah SK Dirjen Dikdas Alokasi BOS Tiap Sekolah Usulan Alokasi Dana BOS Tiap Provinsi Kementerian Keuangan Peraturan Menteri Keuangan Alokasi BOS Tiap Provinsi Dikirim ke tiap provinsi sebagai dasar pencairan dan penyaluran C. Persiapan Penyaluran Dana BOS di Daerah dilakukan 2 tahap. Mekanisme Pengalokasian Dana BOS Proses penyaluran dana BOS dari tingkat pusat sampai dengan tingkat sekolah 18 18 . BOS-01B. Sekolah jumlah siswa tahun pelajaran 2012-2013. sedangkan periode Juli-Desember Formulir BOS-01A.7. yaitu: Gambar 1.

lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan Juli 2013. Menteri Dalam Negeri. Penyaluran Dana BOS 1. Pendidikan Provinsi dan SKPD Pendidikan persiapan yang harus dilakukan: sekolah harus segera membuka rekening bank atas nama sekolah (bukan atas 2. SKPD Pendidikan Provinsi menyerahkan data daftar sekolah penerima dana dari BUD ke sekolah. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengkompilasi nomor rekening seluruh 3. Triwulan Pertama (bulan Januari sampai dengan bulan Maret) dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. Bagi sekolah yang belum memiliki rekening. SKPD menandatangani naskah hibah. misalnya sekolah baru. ada beberapa tahapan/langkah 1. lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan April 2013. Kabupaten/Kota BOS dan alokasi dananya kepada BPKD untuk keperluan pencairan dana BOS D. yaitu: Dana BOS bagi daerah tidak terpencil disalurkan dari KUN ke KUD secara 3. yang prosedurnya diatur dalam Peraturan sekolah dan nomor rekening baru (jika ada).Tahap 1: Penyaluran dana dari Kas Umum Negara (KUN) ke Kas Umum Daerah (KUD) Provinsi. Mekanisme Mekanisme penyaluran dana dan pelaporannya Untuk kelancaran penyaluran dana BOS. maka nama pribadi) dan segera mengirim ke Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Triwulan Kedua (bulan April sampai dengan bulan Juni) dilakukan paling 19 19 . triwulanan (tiga bulanan). kemudian mengirimkannya 4. Menteri Dalam Negeri. kepada Tim Manajemen BOS Provinsi (Formulir BOS-02). Triwulan Ketiga (bulan Juli sampai dengan bulan September) dilakukan paling 2. Penyaluran dana dan pelaporannya akan diatur dalam Peraturan Tahap 2: Penyaluran dana dari KUD provinsi ke rekening sekolah. diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Triwulan Keempat (bulan Oktober sampai dengan bulan Desember) dilakukan yaitu: paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Oktober 2013. maka melaporkan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. sekolah sesuai dengan program sekolah. 1. ditinggalkan/menerima siswa pindahan tersebut baru Beberapa ketentuan tambahan terkait dengan masalah penyaluran dana BOS 2. Apabila dana BOS di BUD sekolah harus melaporkan kekurangan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. 1. Bilamana terdapat sisa dana di sekolah pada akhir tahun anggaran. Jika terdapat siswa pindah/mutasi dari sekolah tertentu ke sekolah lain setelah pencairan dana di triwulan berjalan. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota masih mencukupi. Revisi jumlah siswa pada diberlakukan untuk pencairan triwulan berikutnya. kekurangan salur di sekolah dapat diselesaikan pada 20 20 . maka sekolah harus melaporkan kelebihan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Semester Kedua (Juli-Desember) dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja Selanjutnya BUD harus menyalurkan dana BOS ke sekolah paling lambat 7 hari kerja setelah dana diterima di KUD Provinsi. yang sering terjadi di daerah dan sekolah: sekolah yang pada awal bulan Juli 2013.4. Dana BOS daerah terpencil disalurkan dari KUN ke KUD semesteran (6 bulanan). Jika terjadi kelebihan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah akibat tersebut tetap milik kas sekolah dan harus digunakan untuk kepentingan 4. Semester Pertama (bulan Januari-Juni) dilakukan paling lambat 14 (empat 2. maka dana kesalahan data. maka dana BOS siswa tersebut pada triwulan berjalan menjadi hak sekolah lama. belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. Provinsi. Jika terjadi kekurangan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melaporkan kepada Tim Manajemen BOS sekolah tersebut pada periode penyaluran berikutnya. Tim Manajemen BOS Provinsi melakukan pengurangan dana BOS di 3.

Pengambilan dana tidak diharuskan melalui 3. maka Tim 1.E. Pengambilan dana BOS dilakukan oleh bendahara sekolah atas persetujuan sejenis rekomendasi/persetujuan dari pihak manapun. Dana BOS harus diterima secara utuh oleh sekolah dan tidak diperkenankan tersebut. Pengambilan Dana lambat akhir minggu ke-2 bulan ke-2 dari setiap triwulan. Saldo minimum adanya pemotongan atau pungutan biaya apapun dengan alasan apapun dan 2. Manajemen BOS Provinsi mengajukan penambahan dana pada triwulan berikutnya kepada Tim Manajemen BOS Pusat melalui laporan BOS-K9 paling Apabila dana di BUD tidak mencukupi. Dana BOS dalam suatu periode tidak harus habis dipergunakan pada periode sekolah sebagaimana tertuang dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). 21 21 . Besar penggunaan dana tiap bulan disesuaikan dengan kebutuhan ini bukan termasuk pemotongan. oleh pihak manapun. triwulan berjalan. Kepala Sekolah dan dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan dengan menyisakan saldo minimum sesuai peraturan yang berlaku.

keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah. Hasil kesepakatan diatas harus dituangkan secara tertulis dalam Administrasi pendaftaran 22 22 Termasuk untuk konsumsi panitia dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa .BAB V PENGGUNAAN DANA BOS A. Komponen Pembiayaan Penggunaan dana BOS di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan bentuk berita acara rapat dan ditandatangani oleh peserta rapat. Dewan Guru dan komponen kegiatan-kegiatan berikut: No 1 Pengembangan Perpustakaan Komponen Pembiayaan Dana BOS yang diterima oleh sekolah. dapat digunakan untuk membiayai Mengganti buku teks yang rusak/menambah kekurangan untuk memenuhi rasio satu siswa satu buku Langganan publikasi berkala Akses informasi online Pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan Peningkatan kompetensi tenaga pustakawan 2 Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru Pemeliharaan perabot perpustakaan Biaya pendaftaran Pendaftaran ulang Pengembangan database perpustakaan Penggandaan formulir Item Pembiayaan Perhatikan UU No 43/2007 Tentang Perpustakaan Minimal 5% dari dana BOS Penjelasan Komite Sekolah.

kesenian. Penjelasan Pengembangan pendidikan karakter Olahraga. honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa 23 23 . Ujian sekolah Termasuk untuk: fotocopy. pramuka dan palang merah remaja.No Komponen Pembiayaan Biaya Pendataan data pokok pendidikan Item Pembiayaan Pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan 3 Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa PAKEM (SD) Pembelajaran Kontekstual (SMP) Pembelajaran remedial Pemantapan persiapan ujian Pembelajaran pengayaan baru. honor koreksi ujian. 4 Kegiatan Ulangan dan Ujian Ulangan harian. alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba penggandaan soal. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba. karya ilmiah remaja. Ulangan umum. Standar pembiayaan mengacu kepada batas kewajaran setempat atau batas yang telah ditetapkan Pemda Termasuk untuk: honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran dan biaya transportasinya (termasuk di SMP Terbuka). dan membeli alat olah raga. fotocopy.

dan telepon.000 per bulan 7 Perawatan sekolah Pengecatan. 250. perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya 24 24 8 Pembayaran honorarium bulanan Guru honorer (hanya untuk Dalam pengangkatan guru/tenaga memenuhi SPM) . Perbaikan mebeler. perbaikan sanitasi sekolah (kamar mandi dan WC). pensil. air. buku induk siswa. bahan praktikum. kertas. spidol. perbaikan pintu dan WC siswa harus dijamin berfungsi jendela dengan baik. perbaikan atap Kamar mandi dan bocor.No 5 Pembelian bahanbahan habis pakai Komponen Pembiayaan Buku tulis. kapur tulis. jika di sekolah tidak ada jaringan listrik Penggunaan Internet dengan mobile modem dapat dilakukan untuk maksimal pembelian voucher sebesar Rp. internet (fixed/mobile modem) baik dengan cara berlangganan maupun prabayar Pembiayaan penggunaan internet termasuk untuk pemasangan baru Membeli genset atau jenis lainnya yang lebih cocok di daerah tertentu misalnya panel surya. buku inventaris Minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah Pengadaan suku cadang alat kantor Item Pembiayaan Penjelasan 6 Langganan daya dan jasa Listrik.

No guru honorer dan tenaga kependidikan honorer. Penjelasan 25 25 . serta kualifikasi guru honorer harus sesuai bidang yang diperlukan. Komponen Pembiayaan Pegawai administrasi (termasuk administrasi BOS untuk SD) Pegawai perpustakaan Penjaga Sekolah Satpam Pegawai kebersihan Item Pembiayaan 9 Pengembangan profesi guru 10 Membantu siswa miskin Khusus untuk sekolah yang KKKS/MKKS memperoleh Menghadiri seminar yang hibah/block grant terkait langsung dengan peningkatan mutu pendidik pengembangan KKG/MGMP atau dan ditugaskan oleh sejenisnya pada sekolah tahun anggaran yang sama hanya diperbolehkan menggunakan dana BOS untuk biaya transport kegiatan apabila tidak disediakan oleh hibah/blockgrant tersebut. KKG/MGMP Pemberian tambahan bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah kependidikan honorer sekolah harus mempertimbangkan batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai.

perahu penyeberangan. dll) Item Pembiayaan Penjelasan 11 Pembiayaan pengelolaan BOS Membeli seragam.No Komponen Pembiayaan Membeli alat transportasi sederhana bagi siswa miskin yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda. Peralatan komputer tersebut harus ada di sekolah. sepatu dan alat tulis bagi siswa penerima bantuan siswa miskin (BSM) sebanyak penerima BSM. provinsi maupun kabupaten/kota di sekolah tersebut Alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS Masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran. suratmenyurat. 26 26 Penggunaan dana untuk komponen ini harus dilakukan melalui rapat dengan dewan guru dan . CD dan flash disk) Penggandaan. insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos Printer atau printer plus scanner Desktop/work station Alat peraga/media pembelajaran Mesin ketik Peralatan UKS 12 Pembelian perangkat komputer 13 Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s. baik dari pusat.

diberikan maksimal sebesar Rp 150.-/bulan. Pengelolaan kegiatan pembelajaran oleh Pengelola TKB Mandiri diberikan SMPT/TKB Mandiri tetap Kepala Sekolah SMP induk.000. maksimal sebesar Rp 150.000. maksimal sebesar Rp 150.-/bulan tetapi secara proporsional disesuaikan Sebagai penanggung jawab pengelolaan dan penggunaan dana BOS untuk Penggunaan dana BOS di sekolah harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: Prioritas utama penggunaan dana BOS adalah untuk kegiatan operasional Bagi sekolah yang telah menerima DAK. Sebaliknya jika dana BOS tidak mencukupi untuk pembelanjaan yang diperbolehkan (13 item pembelanjaan) 1.- Pembelian meja dan kursi komite sekolah siswa jika meja dan kursi yang ada sudah rusak berat Item Pembiayaan Penjelasan 2. Supervisi oleh Wakil Kepala SMP Terbuka. Kegiatan administrasi ketatausahaan oleh petugas Tata Usaha (1 orang). Supervisi oleh Kepala Sekolah.000. 5. 3. tidak diperkenankan menggunakan dana BOS untuk peruntukan yang sama. dana BOS dapat digunakan juga untuk kegiatan: /bulan. diberikan maksimal sebesar Rp dengan beban mengajarnya. sekolah. 150.-/bulan.-/bulan.000.No Komponen Pembiayaan sebesar 20% dari total dana BOS yang diterima oleh sekolah dalam satu tahun. diberikan rata-rata 4. Khusus untuk SMP Terbuka.000. Batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai (honor guru/tenaga kependidikan honorer dan honor-honor kegiatan) di sekolah negeri 1. maksimal sebesar Rp 150. 2. diberikan maksimal sebesar Rp 100. Kegiatan pembimbingan di TKB oleh Guru Pamong.-/bulan.000. Kegiatan tatap muka di Sekolah Induk oleh Guru Bina. 27 27 . masing-masing diberikan 6.

Biaya transportasi dan uang lelah guru PNS yang bertugas di luar jam Daerah. mengajar harus mengikuti batas kewajaran yang ditetapkan oleh Pemerintah sekolah dan digunakan untuk keperluan sekolah (beradasarkan Surat Edaran Ditjen Perbendaharaan Nomor: S-5965/PB/2010 Tanggal 10 Agustus 2010 Perihal Pemanfaatan Bunga Bank yang berasal dari Dana BOS di rekening Sekolah). pribadi (bukan inventaris sekolah). Dipinjamkan kepada pihak lain. Kabupaten/Kota/Provinsi/Pusat. Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kecamatan/ untuk Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/siswa untuk kepentingan 9. kecuali B. 4. 3. Disimpan dengan maksud dibungakan. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran. misalnya studi banding. yaitu pendapatan hibah (misalnya DAK) dan peraturan terkait. Larangan Penggunaan Dana BOS 1. kecuali untuk siswa penerima BSM. tur studi (karya wisata) dan sejenisnya. 28 28 . 11. 7. atau pihak lainnya. 8. Bunga Bank/Jasa Giro akibat adanya dana di rekening sekolah menjadi milik diterima oleh sekolah. 5. 2. Membangun gedung/ruangan baru. Menanamkan saham. Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru. 10. Membeli Lembar Kerja Siswa (LKS). pendapatan sekolah lainnya yang sah dengan tetap memperhatikan 4. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar.maka sekolah dapat mempertimbangkan sumber pendapatan lain yang 3. menanggung biaya siswa/guru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. 6.

sekolah. 5. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau pemerintah daerah secara penuh/wajar. nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan. Mekanisme Pembelian Barang/Jasa di Sekolah 1. Membiayai kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ketersediaan. misalnya membiayai iuran dalam rangka perayaan hari besar pelatihan/sosialisasi/ diselenggarakan lembaga di luar SKPD Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota C. dengan cara membandingkan harga penawaran dari penyedia barang/jasa dengan harga pasar dan melakukan negosiasi. dan kewajaran harga. Tim Manajemen BOS Sekolah harus: Menggunakan prinsip keterbukaan dan ekonomis dalam menentukan peraturan 3. perundangan yang berlaku. Membiayai 13. 6. sekolah. Pembelian barang/jasa dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah dengan: barang/jasa dan tempat pembeliannya sesuai dengan 2. 29 29 . 4. Membuat rencana kerja.14. Diketahui oleh Komite Sekolah. Membuat laporan singkat tertulis tentang penetapan penyedia barang/jasa. 7. Memperhatikan kualitas barang/jasa. kegiatan dalam rangka mengikuti 12. Terkait dengan biaya untuk rehabilitasi ringan/pemeliharaan bangunan Memilih satu atau lebih pekerja untuk melaksanakan pekerjaan tersebut dengan standar upah yang berlaku di masyarakat.

Secara yang berhak dalam jumlah. Dalam Kegiatan monitoring dan supervisi dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Pusat. serta pemajangan rencana penggunaan dan pemakaian dana BOS. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. Pengelola Keuangan Daerah. cara. Alokasi dana sekolah penerima bantuan Penyaluran dan penggunaan dana Administrasi keuangan sehingga Pelayanan dan penanganan pengaduan pelayanan 5. Manajemen BOS Provinsi. Tim Monitoring pelaksanaan program ditujukan untuk memantau penyaluran dan dana manajemen dan operasional yang disediakan oleh Tim Manajemen BOS Pusat dan pelaksanaan program di sekolah. dan mendokumentasikan. lembaga-lembaga menginvestigasi. 2. penyaluran dana dan pasca penyaluran dana. 30 30 3. pembinaan dan penyelesaian masalah terhadap pelaksanaan program BOS. Bank penyalur dan Sekolah.BAB VI MONITORING DAN SUPERVISI Bentuk kegiatan monitoring dan supervisi adalah melakukan pemantauan. pelaksanaannya. dan penggunaan yang tepat. mencari Pelaporan. A. Komponen utama yang dimonitor antara lain: 1. menyelesaikan masalah. waktu. 3. 4. umum tujuan kegiatan ini adalah untuk meyakinkan bahwa dana BOS diterima oleh Selain itu juga dilakukan monitoring terhadap pelayanan dan penanganan pengaduan. terkait. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Pusat 1. pada saat penyerapan dana. monitoring pengaduan dapat dilakukan bekerjasama dengan fakta. dan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. 2. kinerja Tim Manajemen BOS Provinsi dan penggunaan . Kegiatan pengaduan ini dilakukan dapat dengan ditingkatkan. Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Provinsi.

disarankan agar monitoring dilakukan secara terpadu dengan program lain selain program BOS.4. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Provinsi dan penggunaan dana di tingkat sekolah. 2. sekolah. Monitoring dilaksanakan pada saat penyaluran dana dan pasca penyaluran dana. Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. B. penyerapan dana. monitoring. secara online. 3. 5. yang kredibel dan bertanggung jawab untuk membantu melakukan . 7. Bila terjadi permasalahan biaya monitoring. 5. murid dan/atau orangtua murid penerima bantuan dan lembaga penyalur dana BOS. pada saat penyaluran dana. 6. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. Monitoring dapat melibatkan Pengawas Sekolah secara terintegrasi dengan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota agar memanfaatkan pengawas sekolah 31 31 C. kegiatan pengawasan lainnya oleh Pengawas Sekolah. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. 1. Responden terdiri dari sekolah dan murid dan/atau orangtua murid. 2. 5. penyerapan dana. dan pasca penyaluran dana. 4. 3. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. 1. Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. secara online. Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. 4. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota dan penggunaan dana di tingkat sekolah. Monitoring pelaksanaan program dilakukan melalui kunjungan lapangan.

Sekolah) diwajibkan untuk melaporkan hasil kegiatannya kepada pihak terkait. Dokumen ini disimpan di RKAS dibuat setahun sekali pada awal tahun pelajaran. pemanfaatan dana. untuk sekolah swasta ditambah Ketua Yayasan. penyerapan. yang sekolah dan diperlihatkan kepada Pengawas Sekolah. A. Format RKAS dapat dibuat tahunan dan tiga bulanan untuk setiap sumber dana yang diterima RKAS perlu dilengkapi dengan rencana penggunaan dana secara rinci. namun demikian perlu dilakukan revisi pada semester kedua. masalah. masing-masing pengelola program di tiap tingkatan (Pusat.BAB VII PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dalam pelaksanaan Program BOS. dilihat seperti pada Formulir BOS-K1. Tim Manajemen BOS 32 32 . Oleh karena itu sekolah dapat membuat RKAS tahunan yang dirinci tiap semester. dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. PELAPORAN 1. hal-hal yang dilaporkan oleh pelaksana program adalah yang berkaitan dengan statistik penerima bantuan. penyaluran. Komite Sekolah dan khusus Kabupaten/Kota. Tingkat Sekolah a. Kabupaten/ pertanggungjawaban keuangan serta hasil monitoring evaluasi dan pengaduan Secara umum. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Formulir BOS-K1 dan BOSK2) RKAS ditandatangani oleh Kepala Sekolah. Provinsi. Kota. sekolah (Formulir BOS-K2).

33 33 . penerimaan dari pemungutan pajak. Buku Pembantu disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah. administrasi bank. biaya dan transaksi yang dicatat didalam Buku Kas Umum juga harus dicatat dalam buku pembantu. Kolom Pengeluaran: adalah pembelian barang dan jasa. giro maupun tunai) dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. Buku yang digunakan adalah sebagai berikut. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Buku Pembantu Bank (Formulir BOS-K5) diperlihatkan kepada pengawas. lain). pajak atas hasil dari jasa giro dan setoran pajak. Dokumen ini ii.b. Tim Buku Pembantu Kas (Formulir BOS-K4) diperlukan. Pembukuan yang digunakan dapat dengan tulis tangan Buku Kas Umum ini disusun untuk masing-masing rekening bank yang dimiliki oleh sekolah. Buku ini harus mencatat tiap transaksi tunai dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. yaitu yang berhubungan dengan pihak ii). Kolom Penerimaan:dari penyalur dana (BOS atau sumber dana dari bank. Pembukuan dalam Buku Kas Umum meliputi i). Formulir yang telah diisi ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. dan Buku Pembantu Pajak. iii. dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. Dokumen ini disimpan di sekolah dan Buku ini harus mencatat tiap transaksi melalui bank (baik cek. Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) ketiga: i. Pembukuan Sekolah diwajibkan membuat pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah atau menggunakan komputer. untuk program BOS. dan para pemeriksa lainnya apabila Buku Kas Umum harus diisi tiap transaksi (segera setelah transaksi tersebut terjadi dan tidak menunggu terkumpul satu minggu/bulan) Bank. dan penerimaan jasa giro semua transaksi eksternal. yaitu Buku Pembantu Kas.

sekolah. kejadiannya. Apabila bendahara meninggalkan tempat kedudukannya atau berhenti bukti pengeluaran harus diserahterimakan kepada pejabat yang baru dari jabatannya. iii. Buku Kas Umum dan buku pembantunya serta bukti- c. Pembukuan terhadap seluruh penerimaan dan pengeluaran dapat dan buku-buku pembantu bulanan yang telah ditandatangani Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. i. Uang tunai yang ada di Kas Tunai tidak lebih dari Rp 10 juta. dengan Berita Acara Serah Terima. dan para pemeriksa Buku pembantu pajak mempunyai fungsi untuk mencatat semua transaksi yang harus dipungut pajak serta memonitor atas pungutan dan penyetoran pajak yang dipungut selaku wajib pungut pajak. Buku Pembantu Pajak (Formulir BOS-K6) lainnya apabila diperlukan. bendahara wajib mencetak Buku Kas Umum dan buku-buku pembantu sekurang-kurangnya sekali Semua transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat dalam Buku Kas dalam satu bulan dan menatausahakan hasil cetakan Buku Kas Umum Umum dan Buku Pembantu yang relevan sesuai dengan urutan tanggal ii. Realisasi penggunaan dana tiap sumber dana (Formulir BOS-K7) 34 34 semua sumber dana yang dikelola oleh sekolah pada periode yang sama. Laporan ini disusun berdasarkan Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) dari . Dalam hal pembukuan dilakukan dengan komputer.Dokumen ini disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas iv. dilakukan dengan tulis tangan atau menggunakan komputer. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. iv. sekolah perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut. Terkait dengan pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah untuk program BOS.

. BOS yang tercantum dalam Permendagri tentang Pengelolaan BOS.. Uraian pembayaran dalam kuitansi harus jelas dan terinci sesuai dengan peruntukannya.000.000. Bukti pengeluaran yang sah disimpan dan dipergunakan oleh penerima d. Laporan ini merupakan rekapitulasi dari 13 komponen penggunaan dana Sekolah.000. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOS (Formulir BOS-K7a) hibah selaku obyek pemeriksaan. bentuk faktur sebagai lampiran kuitansi. Bukti pengeluaran i.000.000. iv..sampai dengan Rp Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai dengan ketentuan bea materai. sedang transaksi dengan nilai nominal antara Rp 250. Setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kuitansi ii. menyatakan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH Laporan ini harus dilengkapi dengan surat pernyataan tanggung jawab yang BOS dan disusun berdasarkan Formulir BOS-K7.000. yang sah. Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. dibayar oleh Bendahara. Uraian tentang jenis barang/jasa yang dibayar dapat dipisah dalam v..dikenai bea meterai dengan tarif sebesar Rp 3.Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara.000.- transaksi dengan nilai nominal lebih besar Rp 1.000..dikenai bea 1. Kepala Sekolah dan Komite e.tidak dikenai bea meterai.dan dengan nilai sampai Rp 250. Untuk transaksi 35 35 . iii. Setiap bukti pembayaran harus disetujui Kepala Sekolah dan lunas meterai dengan tarif sebesar Rp 6. Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara.

Lembar pencatatan pengaduan. Laporan harus memenuhi unsur-unsur sebagai berikut: ii. realisasi penggunaan dana per sumber dana (Formulir BOS-K7 dan BOS-K7a) dan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan Pembantu Pajak beserta bukti serta dokumen pendukung bukti iv. disimpan dan ditata disimpan di suatu tempat yang aman dan mudah untuk ditemukan setiap saat. Buku Pembantu Bank. dan Buku pengeluaran audit. Buku Kas Umum. sebagai bahan bukti dan bahan laporan.vi. serta vendor/toko/supplier) wajib diarsipkan oleh sekolah sebagai bahan dari i.kemdikbud. www. Segala jenis bukti pengeluaran harus disimpan oleh bendahara BOS f.id. Buku Pembantu Kas. tanggal 5 Januari tahun berikutnya. Hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah: dilaporkan oleh setiap sekolah tiap triwulan ii. dengan rapi dalam urutan nomor dan tanggal kejadiannya.bos. Pelaporan i. dana BOS (kuitansi/faktur/nota/bon Laporan penggunaan dana BOS di tingkat sekolah meliputi laporan iii. Laporan kegiatan dan pertanggungjawaban selama satu tahun anggaran disampaikan kepada SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota paling lambat 36 36 .go. Rekapitulasi penggunaan dana BOS (Formulir BOS-K7A) harus melalui laman iii. Laporan lengkap penggunaan dana BOS Lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran. triwulanan disimpan di sekolah untuk bahan pemeriksaan. Setiap kegiatan wajib dibuatkan laporan hasil pelaksanaan kegiatannya. bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS. Seluruh arsip data keuangan. baik yang berupa laporan-laporan keuangan maupun dokumen pendukungnya.

2. Tingkat Kabupaten/Kota(Formulir BOS-K8)

Hal-hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota: BOS Sekolah dengan menggunakan Formulir BOS-K8.

b. Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Provinsi paling lambat 3. Tingkat Provinsi tanggal 10 Januari tahun berikutnya. penyelesaian.

a. Rekapitulasi penggunaan Dana BOS yang diperoleh dari Tim Manajemen

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status

a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K9 dan BOS-K9a)

Laporan ini dibuat triwulanan dipisahkan untuk daerah non terpencil (BOSK9) dan daerah terpencil (BOS-K9a), dibuat oleh Tim Manajemen BOS kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan cq. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar paling lambat minggu ke-2 bulan ke-2 setiap triwulan. Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah: Formulir BOS-K10. Provinsi ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan dikirimkan

Umum Daerah (KUD) dari Kas Umum Negara (KUN) dengan kebutuhan riil.

Laporan ini untuk melihat kesesuaian jumlah dana yang diterima oleh Kas

b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K10) i.

ii.

iii. Kegiatan lainnya, seperti kegiatan sosialisasi dan pelatihan, pengadaan, dan kegiatan lainnya.

Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi penyelesaian.

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status

Hasil Penyerapan dan Penggunaan Dana BOS dengan menggunakan

37 37

Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat c. Hasil Monitoring dan Evaluasi tanggal 20 Januari tahun berikutnya. Laporan ini berisi tentang hasil monitoring, analisis, jumlah responden,

kesimpulan, saran, dan rekomendasi. Laporan monitoring rutin dikirimkan monitoring.

ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat 45 hari setelah pelaksanaan 4. Tingkat Pusat Tim Manajemen BOS Pusat harus membuat laporan-laporan sebagai berikut. a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a) Hal-hal yang perlu disampaikan dalam laporan triwulanan adalah laporan

penyaluran dana triwulan berikutnya dari Kas Umum Negara ke Kas Umum diperlukan.

dari setiap provinsi. Laporan ini harus dikirim oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada Kementerian Keuangan paling lambat pada minggu ke 2 bulan ke-3 dari setiap triwulan sebagai bahan untuk

Sumber data penyusunan laporan ini adalah Formulir BOS-K-9 dan BOS-K9

realisasi penyerapan dana BOS triwulanan yang diterima dari Tim

Manajemen BOS Provinsi menggunakan Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a.

Daerah Provinsi, dan sebagai dasar pencairan dana cadangan, apabila b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K12) i. Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah: diterima dari Tim Manajemen BOS Provinsi.

ii.

Laporan penggunaan dana BOS hasil rekapitulasi dari laporan Tim Manajemen BOS Provinsi dengan menggunakan Formulir BOS-K12. Statistik Penerima Bantuan yang disusun berdasarkan data yang

38 38

iii. Hasil Monitoring dan Evaluasi yang berisi tentang jumlah responden, iv. Penanganan Pengaduan Masyarakatyang antara lain berisi informasi v. yang dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kab/Kota. lainnya. Kegiatan lainnya, seperti sosialisasi, pelatihan, pengadaan, dan kegiatan waktu pelaksanaan, hasil monitoring, analisis, kesimpulan, saran, dan rekomendasi. tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status

penyelesaian yang merupakan rekapitulasi dari penanganan pengaduan

Laporan akhir tahun harus diserahkan ke Menteri terkait pada akhir bulan Januari tahun berikutnya.

B. PERPAJAKAN berikut. 1.

Ketentuan peraturan perpajakan dalam penggunaan dana BOS diatur sebagai

siswa baru; kesiswaan; ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan pembelian bahan-bahan untuk perawatan/perbaikan ringan gedung sekolah penggunaan dana BOS sebagaimana tersebut di atas adalah: i. Tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5%1

a. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Negeri atas ii.

laporan hasil belajar siswa; pembelian bahan-bahan habis pakai, seperti buku tulis, kapur tulis, pensil dan bahan praktikum; pengembangan profesi guru;

Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk

pembelian ATK/bahan/penggandaan dan lain-lain pada kegiatan penerimaan

Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian lebih dari Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. Namun untuk nilai pembelian ditambah PPNnya jumlahnya tidak melebihi Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan 39 39

1Peraturan

Menteri Keuangan nomor 154/PMK.03/2010 tanggal 31 agustus 2010 tentang Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain pasal 3 butir (1)h.

PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan PPN dalam hal ini bendaharawan pemerintah tidak perlu memungut Pengusaha Kena Pajak (PKP)3. dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: 1. ii. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. penyetoran dan pelaporan PPN dan PPNBm bagi pemungut PPN dan Pengusaha Kena Pajak Rekanan Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1983 terakhir dengan Undang-undang nomor 42 tahun 2009 tentang Perubahan ketiga atas Undang Undang nomor 8 tahun 1983 tentang PPN barang dan jasa dan PPnBM serta KMK/563/2003 tentang penunjukkan bendaharawan pemerintah untuk memnungut. Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ adalah: i. penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajaran Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena a. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajarandan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak. adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 dan pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait atas penggunaan dana BOS untuk belanja barang sebagaimana tersebut diatas Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22.bukan merupakan pembayaran yang dipecah-pecah. 22. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada sekolah negeri atas Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. PPN atas pembelian barang dan atau jasa yang dilakukan oleh bukan Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku umum 2. i. termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 2. . Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri atau PPN. menyetor. tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 2 3 40 40 Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor KEP-382/PJ/2002 tentang pedoman pelaksanaan pemungutan. penyetoran dan pelaporannya. Pemungut b. karena tidak Pajak). dan melaporkan PPN dan PPnBM beserta tata cara pemungutan.5%1.

(satu juta rupiah) dan bukan merupakan pembayaran dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait dengan pembelian/ Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22. sebagai pihak yang ditunjuk sebagai Pemungut PPh Pasal 22 dan atau PPN. iii.000. PPN yang terutang dibebaskan. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama.ii. 1. Bagi guru/pegawai non PNS sebagai peserta kegiatan. Namun untuk nilai pembelian yang dipecah-pecah. PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. penyusunan maupun sekolah bukan negeri: jumlah bruto honor. Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena 3. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. pengembangan profesi guru. kesiswaan. lebih dari Rp 1. kitab suci dan buku-buku Pajak) atas pembelian buku yang bukan buku-buku pelajaran umum. Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. karena tidak pelajaran agama.. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan pemberian honor pada kegiatan penerimaan siswa baru. ditambah PPN-nya jumlahnya tidak melebihi Atas pembelian buku-buku pelajaran umum.000. Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian kitab suci dan buku-buku pelajaran agama.000. harus dipotong PPh Pasal 21 dengan menerapkan tarif Pasal 17 UU PPh sebesar 5 % dari bendaharawan/penanggung jawab dana BOS baik pada sekolah negeri 41 41 . laporan BOS dan kegiatan pembelajaran pada SMP Terbuka. termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal iii. Rp b. 22. Semua a. ii.. Bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ pengelola penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: i.(satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak berupa buku-buku yang bukan buku pelajaran umum.000. PPN yang terutang dibebaskan.

Sekolah Swasta. Tambahan status kawin iii). Rp 50 juta) dst Rp 24.025. Golongan IV dengan tarif 15% (lima belas persen) dari penghasilan Golongan I dan II dengan tarif 0% (nol persen).. ii. Penghasilan Kena Pajak XX XX XX XX XX vi.025 juta 5.b. ii. adalah: ii).30 juta Rp 2. Dengan perhitungan sebagai berikut: i. Untuk jumlah lebih dari itu. Penghasilan rutin setiap bulan untuk guru tidak tetap (GTT). v. bruto. Bagi guru/pegawai PNS diatur sebagai berikut : i. Golongan III dengan tarif 5% (lima persen) dari penghasilan bruto. maks 3 orang @ PPh Pasal 21 terutang setahun 5% (jumlah s. Dikurangi PTKP*) Penghasilan sebulan Penghasilan netto setahun (x 12) iii.000. PPh Pasal 21 sebulan (:12) i). Status sendiri *) Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).025 juta 42 42 . baik pada Sekolah Negeri. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS dalam rangka membayar honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer sekolah yang tidak dibiayai dari Pemerintah Pusat dan atau Daerah yang dibayarkan bulanan diatur sebagai berikut: terhutang PPh Pasal 21. 4. iii. untuk membayar honor kepada tenaga kerja lepas orang pribadi yang melaksanakan sebagai berikut:*) pemeliharaan sekolah harus memotong PPh Pasal 21 dengan ketentuan kegiatan perawatan atau Rp 2. Pegawai Tidak Tetap (PTT).d. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS. PPh Pasal 21 dihitung dengan menyetahunkan penghasilan sebulan. untuk jumlah sebulan a. Kependidikan Honorer.(dua juta dua puluh lima ribu rupiah) tidak XX iv. Tambahan tanggungan keluarga. Tenaga b. sampai dengan Rp 2.

maka harus atas jumlah bruto upah setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak 150. mengalami perubahan maka mengikuti perubahan yang terbaru.a.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp d.(satu juta tiga ratus Catatan: *) Besaran upah harian yang terutang pajak penghasilan (PPh) pasal 21 jika 43 43 ... maka pada saat dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% dari jumlah upah harian atau rata-rata jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1.000..000.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi Rp 150.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang dua puluh ribu rupiah)..320.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). namun jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp 1..(satu juta Rp 150.320..(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).000.320.000.. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi tiga ratus dua puluh ribu rupiah) harus dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% (PTKP) yang sebenarnya.(seratus lima puluh ribu rupiah). maka c.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah 1. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp 150.000. maka tidak ada PPh Pasal 21 yang dipotong.. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp upah harian di atas Rp 150.000. pada saat jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1.000. yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp b. harus dipotong dengan menerapkan tarif 5% atas jumlah bruto upah diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp 1. 1..(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).000.(seratus lima puluh ribu rupiah).320..320.320.000.000..000. harus dihitung kembali jumlah PPh Pasal 21 yang setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang sebenarnya.

Kabupaten/Kota. misalnya: Sanksi terhadap penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan negara dan/atau sekolah dan/atau siswa akan dijatuhkan oleh aparat/pejabat yang berwenang. 2. Pengawasan Fungsional Internal oleh Inspektorat Jenderal Kemdikbud serta 3. Pengawasan masyarakat dalam rangka transparansi pelaksanaan program indikasi penyimpangan dalam pengelolaan BOS. dengan melakukan audit atas permintaan instansi yang akan diaudit. Pengawasan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) 4. akan diaudit. Pengawasan Melekatyang dilakukan oleh pimpinan masing-masing instansi kepada bawahannya baik di tingkat pusat. dan pengawasan masyarakat. provinsi. Pengawasan Pengawasan program BOS meliputi pengawasan melekat.BAB VIII PENGAWASAN. kabupaten/kota maupun dilakukan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota kepada sekolah. Apabila terdapat kepada instansi pengawas fungsional atau lembaga berwenang lainnya. terdapat di sekolah. pengawasan 1. sesuai dengan kebutuhan lembaga tersebut atau permintaan instansi yang fungsional. Pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sesuai dengan kewenangan. agar segera dilaporkan BOSoleh unsur masyarakat dan unit-unit pengaduan masyarakat yang B. Prioritas utama dalam program BOS adalah pengawasan yang Inpektorat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan melakukan audit 5. PEMERIKSAAN DAN SANKSI A. sekolah. Sanksi kepada oknum yang melakukan pelanggaran dapat diberikan . Provinsi dan Pusat. Sanksi 44 44 dalam berbagai bentuk.

bersumber dari APBN pada tahun berikutnya kepada yang berlaku (pemberhentian. proses peradilan bagi pihak yang diduga atau terbukti melakukan penyimpangan dana BOS. penyidikan dan yang 4. penurunan pangkat. 2. provinsi/kabupaten/kota. yaitu mulai proses penyelidikan. 45 45 . Penerapan proses hukum. Pemblokiran dana dan penghentian sementara seluruh bantuan pendidikan kelompok.1. yaitu dana BOS yang 3. atau golongan. Penerapan sanksi kepegawaian sesuai dengan peraturan dan undang-undang terbukti disalahgunakan agar dikembalikan kepada satuan pendidikan atau ke kas daerah provinsi. Penerapan tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi. bilamana terbukti pelanggaran tersebut dilakukan secara sengaja dan tersistem untuk memperoleh keuntungan pribadi. mutasi kerja).

yang masuk. Media diakses publik. 021-5725980 B. A. Telepon PIH SD SMP : www. surat atau email. maupun keluhan. lanjut terhadap informasi/pengaduan yang diterima.BAB IX PELAYANAN DAN PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT Program yang baik akan memastikan bahwa setiap pertanyaan. Mengatur alur informasi pengaduan/temuan masalah agar dapat diterima oleh 1. 2. Pengelolaan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan 4. digunakan untuk menyampaikan informasi terhadap program baik yangbersifat : 0-800-140-1299 (bebas pulsa) . 4.id : 177 : bos@kemdikbud.go.go. Menyediakan bentuk informasi dan data base yang harus disajikan dan dapat Informasi.kemdikbud. 46 46 Tim manajemen BOS melaksanakan fungsi-fungsi untuk melakukan tindak- . adalah: 2. 021-5725632 : 021-5731070. pertanyaan. telepon.id : 0-800-140-1276 (bebas pulsa) . usulan dan keluhan mendapatkan Masyarakat (P3M) dalam program BOS ditujukan untuk: pihak yang tepat. Alamat web Faksimil Email SMS 3. Berikut adalah media yang dapat masukan/saran. Tugas dan Fungsi Layanan 5. pertanyaan. 1. 3. atau melalui SMS. atau pengaduan dapat disampaikan secara langsung.bos. 021-5725645. 021-5725635 : 1771 Memastikan bahwa pengelola program akan menindaklanjuti setiap pengaduan Memastikan setiap progres penanganan akan didokumentasikan secara jelas. respon. Pembagian tugas dan fungsi layanan pada program BOS adalah sebagai berikut.

Menetapkan petugas Unit P3M.id/pengaduan. e. Menganalisa Memonitor progres penanganan pengaduan yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota. Tim Manajemen BOS Pusat: b. g. laman sesuai dengan periode laporan program BOS. Menerima dan mencatat semua informasi. informasi sebagai bahan masukan bagi kebijakan Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan. 47 47 . pertanyaan. Tim Manajemen BOS Provinsi b. d. c. a. h. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. Kabupaten/Kota untuk ditindak-lanjuti. termasuk hasil temuan audit BPK/BPKP/Itjen ke dalam sistem pengaduan BOS di Menetapkan petugas Unit P3M. manajemen BOS. j. bersumber dari sistem pengaduan rekapitulasi status Provinsi. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. a. melibatkan pihak-pihak terkait. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terkait dengan publikasi informasi. Melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum dan Kepegawaian - 2. Membuat laporan perkembangan penanganan pengaduan secara regular Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda di laman BOS yang merupakan Menyampaikan informasi kepada Inspektorat Jenderal dalam hal diperlukan tindak lanjut. Laporan tersebut menyampaikan status pengaduan untuk mendorong penyelesaiannya Menginformasikan status penanganan pengaduan BOS secara berkala kepada Provinsi. f.1.kemdikbud. i. bos.go.

Menerima dan mencatat semua informasi (saran. masyarakat.id/pengaduan. e.c. online dan sms di laman BOS. pertanyaan. fax. surat. Kabupaten/Kota. termasuk Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari Monitoring Kabupaten/Kota untuk memastikan tugas dan fungsi layanan yang disampaikan melalui sistem pengaduan masyarakat dan pengaduan BOS dilaksanakan sesuai petunjuk teknis mendesak dan penting. surat.id/pengaduan.go. fax. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota b. Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan mendorong 3. pengaduan Berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota jika diperlukan untuk melakukan Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS.go. email. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem pengaduan BOS di laman bos. email. yang ada.kemdikbud. pengaduan BOS di laman bos. Menetapkan petugas Unit P3M. yang dilakukan Kabupaten/Kota guna penanganan secara langsung dalam kasus-kasus yang dianggap menyampaikan rekapitulasi status kemajuan dan hasil tindak lanjut Dokumentasi (PPID) Provinsi terkait dengan publikasi informasi. f. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. a. Laporan tersebut bersumber dari sistem pengaduan di laman BOS yang merupakan rekapitulasi status Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda penyelesaian yang diperlukan. d. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem 48 48 . g.kemdikbud. h.

Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari masyarakat. Laporan tersebut bersumber dari sistem pengaduan di laman BOS. h. secara online di laman BOS. Melakukan penanganan yang diperlukan dan memonitor kemajuan dan hasil penanganan pengaduan. termasuk online dan sms di laman BOS. Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda Memperbarui status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan BOS g. Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan 49 49 . d. e. mendorong penyelesaiannya. Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS. menyampaikan status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan untuk Dokumentasi (PPID) Kabupaten/Kota terkait dengan publikasi informasi.c. yang disampaikan melalui sistem pengaduan f.

50 .

FORMULIR ISIAN 51 .

52 .

2.- Tahun Lahir 01).000.D4/S1. 09).D3. 06). 03). 10) Tuna Ganda(G).……………………………………………………) 53 53 .000.000-Rp2. atau 3a.- Tahun Lahir 01).SMA Sederajat.SD Sederajat.1) Bersama Orang Tua 2) Wali 3) Kost 4) Asrama 5) Panti Asuhan 9)Lainnya l Jenis Tinggal m Alamat Tempat Tinggal Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi n Tinggi Badan o Berkebutuhan Khusus p No Telepon Rumah r s t v Alat transportasi ke sekolah Email pribadi Jumlah saudara kandung 01) Tidak.2) Rp1. 11).000.S2.2) Rp1.SMA Sederajat.3) Lebih dari Rp2.3) Lebih dari Rp2.000.S3. 06).000-Rp2.S3. 03). 05) Grahita Sedang(C1).000.Tidak Sekolah. 11)Hyperaktif(H).Tidak Sekolah. 08). 02). 03) Rungu(B). 13) Bakat Istimewa(J).D3.Nama Ayah Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan . 7b.SMP Sederajat.Tidak Sekolah. 12) Cerdas Istimewa(I).D3. 21) Tidak Mampu Ekonomi 1) kurang dari 1 km 2) lebih dari 1 km. 08) Laras(E) 09) Wicara(F).D1. 17) Down Syndrome(P). 05).SD Sederajat.D2. 11).000.000.000. 1) Kurang dari Rp1.000. 09).SMA Sederajat.000. 20) Bencana Alam/Sosial. ………………………. 04). 07).000. 10). 05).000. 09). 02).……………………….Putus SD.2) Rp1. 07).D2. 05).SD Sederajat.D4/S1.Nama Ibu Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan .000-Rp2.S2. 18) Autis(Q). 9c jika kelas paralel Status : Tingkat : 1=siswa baru 2=pindahan/ 3=naik kelas/ 4=akselerasi/ 5=mengulang/ Nama Sekolah : Penyelenggara / Sumber Kelas status 6=putus sekolah Tahun Mulai Tahun Selesai j Catatan Prestasi Tahun 1 2 3 : Lomba Jenis 1) Sains 2) Seni 3) Olahraga 9) Lain-lain k Identitas Orang Tua/Wali . 08).3) Lebih dari Rp2.000. 03). 11).000.Putus SD.Formulir BOS-01A FORMULIR PESERTA DIDIK Tanggal: a Nama Sekolah b NSS c Alamat Sekolah 2 IDENTITAS PESERTA DIDIK a Nama Lengkap b Jenis kelamin c NISN d NIK e Tempat. 06) Daksa Ringan(D). 04) Grahita Ringan(C).SMP Sederajat.000.Putus SD.S3. 08). PKH cm Berat Badan : kg )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o Tahun Lahir 01) Tidak bekerja 02) Nelayan 03) Petani 04) Peternak 05) PNS/TNI/Polri 06) Karyawan Swasta 07) Pedagang Kecil 08) Pedagang Besar 09) Wiraswasta 10) Wirausaha 11) Buruh 12) Pensiunan 99) Lainnya 01). sebutkan : No HP : km *) pembulatan tanpa koma q Jarak tempat tinggal ke sekolah 01) Jalan Kaki 02) Kendaraan Pribadi 03) Kendaraan Umum/Angkot/Pete-pete 04) Jemputan Sekolah 05) Kereta Api 06)Ojek 07) Andong/Bendi/Sado/Dokar/Delman/Becak 08) Perahu Penyebrangan/Rakit/Getek 99) Lainnya u No SKHUN SD *) diisikan hanya untuk siswa kelas 9 SMP Apakah sebagai penerima PKH : Responden.D4/S1. 02). 07) Daksa Sedang(D1). / / 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya *) contoh 1. Tanggal Lahir f Agama : : g Rombel h Riwayat Pendidikan Tahun i Riwayat Beasiswa Jenis 1 2 3 Jenis Beasiswa: 01) Prestasi 02) Bantuan Siswa miskin 03) Pendidikan 04) Unggulan 99) Lainnya Juara ke Tingkat 1) Sekolah 2) Kecamatan 3) Kab/kota 4) Provinsi 5) Nasional 6) Internasional F-PD / : : : : : : : : / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN : 1) Laki-laki 2) Perempuan NIS : *) Nomor Induk Siswa pemberian Sekolah .000.D2. 07).201… Yang bertanda tangan Orang Tua/Wali atau Siswa bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. (. 04).D1.000. 1) Kurang dari Rp1..SMP Sederajat.000.000. 1) Kurang dari Rp1. 15) Narkoba(N) 16) Indigo(0).000. 10).S2. 14) Kesulitan Belajar(K). 10).Nama Wali Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan : : : : : : : : : : : : : : : : : RT RW Kode Pos : : : : : : : : : : : 1) Ya 2) Tidak No. 02) Netra(A). 04).D1.000. 19) Terpencil/Terbelakang. 06).

yang masih kosong di pendataan sebelumnya. Identitas Sekolah digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas kab/kota. Kebenaran isi data merupakan tanggungjawab orang tua Peserta Didik. 2. Induk Siswa) diisi sesuai nomor induk pemberian sekolah.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PESERTA DIDIK (F-PD) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. lengkapi data abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. Kolom isian berwarna gelap (abu-  Pedoman Khusus 1. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah. NIS (Nomor . c. 54 54 c. Formulir Peserta Didik (F-PD) diisi oleh masing-masing orang tua siswa dan dibubuhkan tandatangan orang tua siswa sebagai bukti keabsahan data. Jenis kelamin diisi dengan pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan b. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. Formulir yang terisi dikumpulkan di sekolah untuk selanjutnya diverifikasi kebenaran datanya oleh pihak sekolah dan dientri kedalam aplikasi pendataan pendidikan dasar. Isi dengan menggunakan ballpoint dan huruf capital dan mudah dibaca 3. Alamat sekolah cukup jelas disingkat. Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PD dengan format tanggal (2 a. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama yang terdaftar di sekolah tanpa b. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 2. NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi bagi yang memiliki. Identitas Peserta Didik a.

Alamat tempat tinggal cukup jelas. ibu. 09. i. 02. 4. e. Contoh: 6. 08. Nama ayah. Tanggal lahir cukup jelas. 5 atau 9. i. Rombel (rombongan belajar) diisi sesuai dengan penaman yang diberikan ii. Tempat. Penghasilan bulanan ayah. serta kelas 7. 10 atau 11. iii. Penyelenggara/Sumber cukup jelas. Tingkat diisikan sesuai tingkat tertinggi yang pernah dicapai. Tahun cukup jelas. 3. Riwayat beasiswa diisi maksimal 3 beasiswa terakhir yang diperoleh siswa. ibu. wali diisi sesuai pilihan 01. dalam kartu keluarga (KK). Tahun selesai diisi sesuai dengan berakhirnya pemberian beasiswa. Berkebutuhan khusus diisikan jika memiliki kebutuhan khusus sesuai 55 55 . g. j. ibu. 2 atau 3. 02. Lomba cukup jelas. 03. Jenis diisi sesuai pilihan 1. wali diisi sesuai pilihan 01. 03. Jika memilih 9 m. 9 untuk jenjang k. 10. ii. wali dan tahun lahir cukup jelas. 1b. 08. 12 atau 99. Jenis diisi sesuai pilihan 01. Juara ke diisi dengan nomor hanya untuk juara 1. Tingkat diisikan dengan nomor bukan angka romawi. 06. l. v. Tahun mulai diisi sesuai dengan tahun diberikannya beasiswa. pilihan di butir o. 04. SMP. iii. 2. 4. 05. 3. iv. 03. 8.d. 2. 07. 02. 2 atau 3. 06. 6 untuk jenjang SD. 03. 06 atau 99. (lainnya) maka sebutkan. wali diisi sesuai pilihan 1. n. 04. Jenis tempat tinggal diisi sesuai pilihan 1. h. 05. 8. Pendidikan ayah. SMP. 5. Pekerjaan ayah. 11. oleh sekolah contoh: 7a. 02. iv. ii. 04 atau 99. iii. 07. iv. Riwayat pendidikan diisikan asal sekolah SD. i. Kelas 1. 04. Catatan : i. Isian ini hanya untuk kelas 7 i. 2. 7. 09. 3 atau 9. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai nomor yang diberikan di f. Catatan prestasi diisi maksimal 3 prestasi terakhir. ii. 05. Tinggi dan berat badan cukup jelas. Agama diisi sesuai pilihan 01. ibu.

06. maka sebutkan jarak dalam satuan KM dengan 2 angka desimal di belakang v. Jika memilih 2. 04. Nomor SKHUN adalah SKH Ujian Nasional pada saat ujian UN di SD. telepon.o. 20 atau 21. 08 s. atau 99. koma. 09. Berkebutuhan khusus diisi sesuai pilihan 01. 08. 06. 05. 03. Jumlah saudara kandung cukup jelas. 18. t. Alat transportasi ke sekolah diisi sesuai pilihan 01. p. 12. diisikan mengikuti program tersebut yang diselenggarakan oleh kementerian sosial. 04. hanya bagi siswa kelas 9 SMP. Email pribadi cukup jelas. PKH adalah Program Keluarga Harapan. 15. 02. 19. Jarak tempat tinggal ke sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. diisikan bagi keluarga yang 56 56 . 14. 13. No telepon rumah diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti nomor r. 10. 05. 16. 17. 11. 07. u. No HP (handphone) cukup jelas. 02. q. 03. 07.

Tanggal No. Pemerintah Daerah 3) Yayasan 9) Lainnnya i Status Kepemilikan SK / Izin Pendirian Sekolah SK Izin Operasional j Akreditasi SK Akreditasi Terakhir k Status Mutu l Sertifikasi ISO m Waktu Penyelenggaraan n Gugus Sekolah o Kategori Sekolah p Nomor Rekening Bank Nama Bank Cabang / KCP / Unit Rekening Atas Nama No. sebutkan * Khusus Sekolah Swasta oleh Yayasan/Penyelengggara 1) Ya 2) Tidak Kode Pos t Sumber Listrik 01) Aisyiah 05) MPPK 09) YPLP PGRI 02) MPK Muhammadiyah 06) MNPK 99) Lainnya. 02)SMP. -  Bukan Semua  Daerah Darurat Lainnya Longitude Posisi Geografis e No Telpon f Akses Internet Alamat email Website http:// g Status Sekolah 1) Negeri 01) Tidak Ada 02) schoolnet/Jardiknas 99) Lainnya. sebutkan 03) LP Ma'arif 07) Perwari 04) ML Taman Siswa 08) Dharma Pertiwi 1) Tidak Ada 2) PLN 3) Diesel 4) Tenaga Surya 5) PLN & Diesel 9) Lainnya 1) < 900Watt 2) 900-2200 Watt 1) Ya 2) Tidak 3) 2200-4400 Watt 4) >4400Watt 1) Air kemasan 2) Ledeng/PAM 3) Pompa 4) Sumur 5)Mata air 6)Air sungai 7) Air Hujan 9) Lainnya u Daya v Sumber air w Apakah sekolah menyelenggarakan e-Learning : 57 57 . sebutkan : 2) Swasta 1) Ya 2) Tidak 1) Ya 2) Tidak h Apakah menyelenggarakan pendidikan inklusi ? Apakah menyelenggarakan pendidikan CIBI? 1) Pemerintah Pusat 2). 08)Paket B. 07)Paket A. 05)MI. 06)MTs. Tanggal 1) Pra SPM 1) 9001:2000 1) Pagi 1) Inti 1) SD Biasa No. 03)SDLB. / 2) SPM 2) Siang 2) Imbas 2) 9001:2008 3) Kombinasi 3) Belum Ikut 3) TK-SD satu atap 4) SD-SMP satu atap 5) SMP Terbuka / 3) Pra SSN 4) SSN 5) RSBI 6) SBI 8) Proses Sertifikasi 9) Belum Bersertifikat 2) B / 3) C / 9) Belum Terakreditasi / / 2) SMP Biasa Jika SMP terbuka berapa jumlah TKB yang di miliki q Apakah Sekolah ini telah melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) ? r Kurikulum yang di gunakan s Nama Yayasan Nama Pimpinan Yayasan Alamat Yayasan Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Akte Pendirian Kelompok yayasan No. Latitude No Fax  Daerah Transmigrasi  Daerah Bencana Sosial . 04)SMPLB. 12)SILN A   B Jika SLB / SDLB/SMPLB jenis kebutuhan khusus yang di layani Desa/Kelurahan Kecamatan Kategori Wilayah (*sesuai SK Bupati/walikota) C  C1  D  D1  E F G H Kode Pos  Daerah Terpencil/Terbelakang  Daerah Perbatasan Negara  Daerah adat terpencil  Daerah Bencana Alam . Tanggal / / 1) Kurikulum 1994 2) Kurikulum 2004 3) KTSP 9) Lainnya. 10)SLB. Tanggal 1) A No. 09)TKLB. 11)SMALB.Formulir BOS-01B FORMULIR SEKOLAH F-SEK KABUPATEN/KOTA PROVINSI Tanggal a Nama Sekolah b NSS c Jenis Sekolah d Alamat Sekolah : : : / / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN 01) SD.

(4) Kode Prasarana . (8). (9). (11) Kondisi mohon lihat panduan 3 ROMBONGAN BELAJAR No (1) Tgkt (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) 58 58 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas.2 RUANGAN / PRASARANA No (1) Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (meter) (5) Lebar (meter) (6) Kondisi (diisi sesuai kode pedoman pengisian F-SEK Atap (7) Halaman 2 ) Dinding Kusen Pondasi (8) (9) (10) Lantai (11) Status Kepemilikan (12) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Kolom (3) Nama Ruangan. (10).(7). lihat panduan untuk lebih jelasnya .

) 59 59 .………………………. lihat panduan untuk lebih jelasnya 5 BANTUAN / BLOCK GRANT / SUBSIDI DAN BEASISWA No (1) Tahun (2) Jenis Bantuan (3) Sumber Bantuan (4) Besar Bantuan (5) Dana Pendamping (6) Peruntukan Dana (7) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Isilah dengan huruf kapital dan mudah dibaca Perhatian : Lembar ini harus diisi oleh Kepala Sekolah atau yang mewakili.4 SARANA No Kode Sarana (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 (2) Jumlah (3) Letak (4) Baik Rusak Ringan Rusak Sedang Keterangan Rusak Berat Rusak total Kolom (2) diisi sesuai kode petunjuk pada panduan...…….201… Kepala Sekolah / Atas nama Kepala Sekolah )* Dibubuhi cap/stempel sekolah (………………………………………………. Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas. Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. ……………………….

02. Identitas Sekolah a. A. Kepala Sekolah bertanggung jawab terhadap kebenaran isian formulir sekolah  Pedoman Khusus kapital (besar). 2. kepala sekolah. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. kab/kota. digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. Jenis sekolah diisi dengan pilihan 01.Provinsi ditulis secara lengkap (bukan singkatan) dengan menggunakan huruf . Kolom isian berwarna gelap (abuabu) merupakan variabel tambahan.Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-SEK dengan format tanggal (2 1. Diisikan sesuai c. MI. 60 60 . Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas validasi NPSN di PDSP.Kabupaten/Kota ditulis lengkap dengan menggunakan huruf kapital (besar). SILN. 3. Pastikan NPSN ini valid. 3 atau 9. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan nama b. TKLB. SMLB. . Alamat sekolah cukup jelas. i. diisi dengan menggunakan ballpoint dan . dan selanjutnya membubuhkan tanda tangan serta cap/stempel sekolah. MTs). paket d. sesuai dengan nomenklatur terbaru yang sudah resmi. Formulir Sekolah (F-SEK) diisi oleh pihak sekolah dalam hal ini diwakili oleh yang masih kosong di pendataan sebelumnya. dengan SK bupati/walikota (tanyakan ke dinas setempat). B.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR SEKOLAH (F-SEK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. 03 atau 04 (tambahan : SLB. periksa Kategori wilayah diisi dengan pilihan 1. lengkapi data huruf kapital dan mudah dibaca. 2.

3. 2 untuk Tidak. Posisi geografis disi dengan latitude dan longitude yang didapat dari GPS atau pendekatan melalui peta. jika tidak menerima isikan dengan rekening sekolah yang o. ii. angka di belakang koma minimal 3 digit. (2 digit) dan tahun (4 digit). Jika memilih 99 g. j. 5 atau 6. Istimewa) diisikan 1 untuk Ya. Alamat email cukup jelas. atau koma. No telpon dan faximili diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti no f. Nomor rekening bank diisi tanpa menggunakan spasi. 106. 3. 8 atau 9. Status kepemilikan diisi sesuai pilihan 1. SK akreditasi sekolah diisi secara lengkap: nomor. KCP/Unit diisi sesuai dengan lokasi bank yang berada di buku tabungan. Waktu penyelenggaraan diisi sesuai pilihan 1. 2. biasa digunakan sebagai transaksi kegiatan operasional di sekolah. 3 atau 9. MBS diisi sesuai pilihan 1 atau 2. tanggal (2 digit) k. r. contoh indosat m2. jika SMP terbuka isikan q. dll). BRI. i. titik. berapa jumlah TKB yang diselenggarakan .e. bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). 61 61 . i. Akses internet diisi sesuai dengan pilihan 01. Website cukup jelas. ii. Status mutu diisi sesuai pilihan 1. Kategori sekolah diisi sesuai pilihan 1. n. 4 atau 5. ii. telp dan faximilinya. BNI. Sertifikasi ISO diiskan sesuai pilihan 1. 4 atau 5. 2 atau 3. Akreditasi diisi sesuai dengan pilihan 1. tanggal (2 digit) bulan m. 3.801863 longitude. 4. iii.225092 latitude h. 2. l. tanda hubung Nama bank boleh disingkat sesuai dengan standar singkatan Bank (BCA. ii. 2 atau 3. tanggal (2 digit) SK/izin pendirian sekolah diisi secara lengkap: nomor. Sebagai contoh: -6. bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). Gugus sekolah diisi sesuai pilihan 1. 2. SK/izin operasional sekolah diisi secara lengkap: nomor. 2. Cukup jelas. 2. p. Rekening atas nama sekolah atau rekening yang biasa digunakan sebagai rekening BOS. 02 atau 99. i. i. Status sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. Inklusi diisikan dengan angka 1 atau 2 dan CIBI (Cerdas Istimewa Bakat i. (lainnya) sebutkan akses internet yang dipakai.

iv. 3. E-learning atau kegiatan belajar mengajar di sekolah berbasiskan internet. 2. ii. atau 9. digit) dan tahun (4 digit). Seluruh ruangan yang dimilki oleh sekolah harus dimasukkan ke dalam tabel ruangan. Alamat yayasan cukup jelas. jika memilih 99 (lainnya) sekolah sehari-hari diisi dengan menggunakan angka 1. Nama pimpinan yayasan cukup jelas. 4. Sumber air adalah air yang biasa digunakan untuk keperluan operasional w. Kelompok yayasan diisi sesuai dengan pilihan. 4. v. Daya diisi sesuai pilihan 1. 3. 5. Contoh pengisian: No (1) 2. Sumber listrik diisi sesuai pilihan 1.s. 5 atau 9. Kolom (3) Nama Ruangan dan Kolom (4) kode prasarana diisi sesuai dengan Kode PraSarana 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Gudang Ruang Ibadah Rumah Dinas Kepala Sekolah Rumah Dinas Guru Rumah Penjaga Sekolah Sanggar MGMP Sanggar PKG Asrama Siswa Unit Produksi Ruang Multimedia Ruang Pusat Belajar Guru Ruang Olahraga Lainnya Nama Ruangan Kamar Mandi/WC Siswa Perempuan Kode PraSarana 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 99 Ruang Teori/Kelas Laboratorium IPA Laboratorium Kimia Laboratorium Fisika Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium IPS Laboratorium Komputer Laboratorium Multimedia Ruang Perpustakaan Ruang Perpustakaan Multimedia Ruang Keterampilan Ruang Serba Guna/Aula Ruang UKS Ruang Praktik Kerja Bengkel Ruang Diesel Ruang Pameran Ruang Gambar Koperasi/Toko Ruang BP/BK Ruang Kepala Sekolah Ruang Guru Ruang TU Ruang OSIS Kamar Mandi/WC Guru Laki-laki Kamar Mandi/WC Guru Perempuan Kamar Mandi/WC Siswa Laki-laki 62 62 . iii. tanggal (2 digit) bulan (2 sebutkan kelompok yayasan penyelenggara. 3 atau 4. 6. Akte pendirian diisi secara lengkap: nomor. 2. Nama yayasan diisi dengan lengkap sesuai dengan akta pendirian atau akta perubahan yang terakhir. 2. t. Ruangan Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (5) Lebar (6) Kondisi Kusen (9) Status n Kepemilika (12) Atap (7) Dinding (8) Pondasi (10) Lantai (11) 1 RK-1 2 RK-2 4 Lab IPA Ruang Teori/ Kelas Ruang Teori/ Kelas Laboratorium IPA 1 1 8 2 7 6 10 11 8 8 9 12 0 1 0 0 0 0 1 3 1 0 2 0 0 0 0 1 0 Milik 2 Bukan 0 Milik 0 Milik a. tabel referensi di bawah ini: Nama Ruangan Kode PraSarana 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Ruangan 3 Lab Komputer Laboratorium Komputer 1 b. u. 7. Kolom (2) kode ruang (pemberian sekolah) diisi sesuai dengan pemberian kode ruangan di sekolah masing-masing. i.

b.65% Kerusakan > 65% Komponen Bangunan Tidak Ada Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total tidak ada e. 2. Kolom (5) Panjang ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter d. Kolom (4) ruang kelas diisi sesuai dengan kolom kode pada tabel ruangan. 4. Kolom (10) kondisi untuk poin pondasi diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 5% Kerusakan 5% . d. (9) kusen dan (11) lantai (m). 3. 3a. IX/d. Kolom (3) Jumlah cukup jelas. Kolom (5) NUPTK wali kelas dan Kolom (6) nama wali kelas cukup jelas. (m). f. (8) dinding. 2 VII VII-b RK-2 5698754602130985 1 VIII VIII-a RK-1 2365932654125840 Dwi Riyanto Muhammad Adjie Susilo Nugroho b. Kolom (3) nama rombel diisi sesuai dengan penamaan dari sekolah masingc.c. Sarana c. Kolom (2) tingkat diisi sesuai dengan tingkatan kelas. Contoh: 1. dan lain-lain.15% Kerusakan > 15% Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total 3. Kolom (6) Lebar ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 9 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 30% Kerusakan 30% . ruangan. Contoh : 2-1. a. masing. Kolom (2) tingkat diisi sesuai kode sarana di bawah. Kolom kondisi untuk butir (7) atap.10% Kerusakan 11% .45% Kerusakan 46% . Kolom (4) Penempatan ruang diisi sesuai dengan isian kolom kode pada tabel 63 63 . Rombongan Belajar (Rombel) Contoh pengisian: No (1) Tingkat (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) a.

Kode Nama (Item) Kode 1 Meja Siswa 2 Kursi Siswa 3 Meja Guru 4 Kursi Guru 5 Meja TU 6 Kursi TU 7 Papan Tulis 8 Lemari / Filling Cabinet 9 Komputer TU 10 Printer TU 11 Mesin Ketik 12 Foto Copy 13 Komputer 14 Printer 15 Buku Pegangan Guru PPKn 16 Buku Pegangan Guru Pendidikan Agama 17 Buku Pegangan Guru Bahasa dan Sastra Indonesia 18 Buku Pegangan Guru Bahasa Inggris 19 Buku Pegangan Guru Sejarah Nasional dan Umum 20 Buku Pegangan Guru Pendidikan Jasmani 21 Buku Pegangan Guru Matematika 22 Buku Pegangan Guru IPA 23 Buku Pegangan Guru Fisika 24 Buku Pegangan Guru Biologi 25 Buku Pegangan Guru Kimia 26 Buku Pegangan Guru IPS 27 Buku Pegangan Guru Ekonomi 28 Buku Pegangan Guru Sosiologi 29 Buku Pegangan Guru Geografi 30 Buku Pegangan Guru Sejarah Budaya 31 Buku Pegangan Guru Tata Negara 32 Buku Pegangan Guru Antropologi 33 Buku Pegangan Guru Teknologi Informasi Komunikasi 34 Buku Pegangan Guru Pendidikan Seni 35 Buku Pegangan Guru Bahasa Asing Lain 36 Buku Pegangan Guru Bimbingan dan Penyuluhan 37 Buku Pegangan Guru Muatan Lokal 38 Buku Pegangan Guru Kerajinan Tengan dan Kesenian 39 Buku Pegangan Guru Kompetensi Keahlian Kejuruan 40 Buku Pegangan Siswa PPKn 41 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Agama 42 Buku Pegangan Siswa Bahasa dan Sastra Indonesia 43 Buku Pegangan Siswa Bahasa Inggris 44 Buku Pegangan Siswa Sejarah Nasional dan Umum 45 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Jasmani 46 Buku Pegangan Siswa Matematika 47 Buku Pegangan Siswa IPA 48 Buku Pegangan Siswa Fisika 49 Buku Pegangan Siswa Biologi 50 Buku Pegangan Siswa Kimia 51 Buku Pegangan Siswa IPS 52 Buku Pegangan Siswa Ekonomi 53 Buku Pegangan Siswa Sosiologi 54 Buku Pegangan Siswa Geografi 55 Buku Pegangan Siswa Sejarah Budaya Nama (Item) Kode Nama (Item) 56 Buku Pegangan Siswa Tata Negara 111 Alat Peraga Bimbingan dan Penyuluhan 112 Alat Peraga Muatan Lokal 113 Alat Peraga Kerajinan Tengan dan Kesenian 114 Alat Peraga Kompetensi Keahlian Kejuruan 115 Alat Praktik PPKn 116 Alat Praktik Pendidikan Agama 117 Alat Praktik Bahasa dan Sastra Indonesia 118 Alat Praktik Bahasa Inggris 119 Alat Praktik Sejarah Nasional dan Umum 120 Alat Praktik Pendidikan Jasmani 121 Alat Praktik Matematika 122 Alat Praktik IPA 123 Alat Praktik Fisika 124 Alat Praktik Biologi 125 Alat Praktik Kimia 126 Alat Praktik IPS 127 Alat Praktik Ekonomi 128 Alat Praktik Sosiologi 129 Alat Praktik Geografi 130 Alat Praktik Sejarah Budaya 131 Alat Praktik Tata Negara 132 Alat Praktik Antropologi 133 Alat Praktik Teknologi Informasi Komunikasi 134 Alat Praktik Pendidikan Seni 135 Alat Praktik Bahasa Asing Lain 136 Alat Praktik Bimbingan dan Penyuluhan 137 Alat Praktik Muatan Lokal 138 Alat Praktik Kerajinan Tengan dan Kesenian 139 Alat Praktik Kompetensi Keahlian Kejuruan 140 Alat Pendidikan Multimedia PPKn 141 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Agama 142 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa dan Sastra Indonesia 143 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Inggris 144 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Nasional dan Umum 145 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Jasmani 146 Alat Pendidikan Multimedia Matematika 147 Alat Pendidikan Multimedia IPA 148 Alat Pendidikan Multimedia Fisika 149 Alat Pendidikan Multimedia Biologi 150 Alat Pendidikan Multimedia Kimia 151 Alat Pendidikan Multimedia IPS 152 Alat Pendidikan Multimedia Ekonomi 153 Alat Pendidikan Multimedia Sosiologi 154 Alat Pendidikan Multimedia Geografi 155 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Budaya 156 Alat Pendidikan Multimedia Tata Negara 157 Alat Pendidikan Multimedia Antropologi 158 Alat Pendidikan Multimedia Teknologi Informasi Komunikasi 159 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Seni 160 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Asing Lain 161 Alat Pendidikan Multimedia Bimbingan dan Penyuluhan 162 Alat Pendidikan Multimedia Muatan Lokal 163 Alat Pendidikan Multimedia Kerajinan Tengan dan Kesenian 164 Alat Pendidikan Multimedia Kompetensi Keahlian Kejuruan 999 Lainnya 57 Buku Pegangan Siswa Antropologi 58 Buku Pegangan Siswa Teknologi Informasi Komunikasi 59 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Seni 60 Buku Pegangan Siswa Bahasa Asing Lain 61 Buku Pegangan Siswa Bimbingan dan Penyuluhan 62 Buku Pegangan Siswa Muatan Lokal 63 Buku Pegangan Siswa Kerajinan Tengan dan Kesenian 64 Buku Pegangan Siswa Kompetensi Keahlian Kejuruan 65 Buku Penunjang PPKn 66 Buku Penunjang Pendidikan Agama 67 Buku Penunjang Bahasa dan Sastra Indonesia 68 Buku Penunjang Bahasa Inggris 69 Buku Penunjang Sejarah Nasional dan Umum 70 Buku Penunjang Pendidikan Jasmani 71 Buku Penunjang Matematika 72 Buku Penunjang IPA 73 Buku Penunjang Fisika 74 Buku Penunjang Biologi 75 Buku Penunjang Kimia 76 Buku Penunjang IPS 77 Buku Penunjang Ekonomi 78 Buku Penunjang Sosiologi 79 Buku Penunjang Geografi 80 Buku Penunjang Sejarah Budaya 81 Buku Penunjang Tata Negara 82 Buku Penunjang Antropologi 83 Buku Penunjang Teknologi Informasi Komunikasi 84 Buku Penunjang Pendidikan Seni 85 Buku Penunjang Bahasa Asing Lain 86 Buku Penunjang Bimbingan dan Penyuluhan 87 Buku Penunjang Muatan Lokal 88 Buku Penunjang Kerajinan Tengan dan Kesenian 89 Buku Penunjang Kompetensi Keahlian Kejuruan 90 Alat Peraga PPKn 91 Alat Peraga Pendidikan Agama 92 Alat Peraga Bahasa dan Sastra Indonesia 93 Alat Peraga Bahasa Inggris 94 Alat Peraga Sejarah Nasional dan Umum 95 Alat Peraga Pendidikan Jasmani 96 Alat Peraga Matematika 97 Alat Peraga IPA 98 Alat Peraga Fisika 99 Alat Peraga Biologi 100 Alat Peraga Kimia 101 Alat Peraga IPS 102 Alat Peraga Ekonomi 103 Alat Peraga Sosiologi 104 Alat Peraga Geografi 105 Alat Peraga Sejarah Budaya 106 Alat Peraga Tata Negara 107 Alat Peraga Antropologi 108 Alat Peraga Teknologi Informasi Komunikasi 109 Alat Peraga Pendidikan Seni 110 Alat Peraga Bahasa Asing Lain 5. Kolom (5) Keterangan cukup jelas.d. Bantuan/Blockgrant/Subsidi dan Beasiswa Cukup jelas 64 64 .

TMT di Sekolah ini 2. / (tanggal/bulan/tahun) Jika Jabatan Anda Guru dan Sudah Bersertifikasi. 4) Guru Utama 1) Belum 2) sudah 3) Sedang Proses Jika sudah. Sertifikasi Jabatan .46) 1) Belum 2) Sudah Diisi dengan tanda silang (X) dan dapat dipilih lebih dari satu Jika Jabatan Anda Teknisi Laboratorium atau Laboran dan memiliki program keahlian 65 65 . 3) Guru Madya .a) Jabatan/ Tugas Pokok 2. 4A / dalam rupiah (tanggal/bulan/tahun) contoh 2 5 0 0 0 0 0 Contoh : 1A. 3C.Formulir BOS-01C FORMULIR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Tanggal: / / : : : NPSN ) 1 : F-PTK 1 IDENTITAS SEKOLAH a Nama Sekolah / Nama Instansi ) 1 b NSS ) 1 c Alamat Sekolah ) 1 2 IDENTITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN a Nama Lengkap b Jenis kelamin c Ijazah Terakhir depan 1) Laki-laki 2) Perempuan 05) SMA Sederajat 06) D1 07) D2 08) D3 09) D4/S1 10) S2 11) S3 belakang Tahun d Gelar Akademik e NIY / NIGK f NUPTK g Tempat. SK Pengangkatan TMT Pengangkatan Sumber Gaji No.b) Tugas Tambahan 3. NIP 2. SK KGB TMT KGB n Status Aktif Jika 2) 3) 4) Jika 5) 6) 7) 8) Jika 99) o Jabatan 1. TMT Golongan 5. Tgl Lahir h NIK i j k l Agama Status Kawin Nama Ibu Kandung Alamat tempat tinggal Alamat Rumah (Sesuai KTP) Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No Telpon Rumah Email *) wajib diisi dan valid m Status Kepegawaian Diangkat oleh No. kesetaraan golongan TMT Inpassing Angka Kredit Inpassing r s t Isikan Kode Sertifikasi Bidang Studi Kode program keahlian Jika Jabatan Anda Kepala Sekolah Lisensi Kepala Sekolah Keterangan )2 / / / Contoh : 1A. Gaji Pokok q Jika Anda Non PNS isilah butir berikut Status Inpassing  sudah  Belum jika sudah inpassing. 4A / . isikan tahun sertifikasi NRG 5. TMT Jabatan 4. 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya 1) Belum Menikah 2) Menikah 3) Janda/Duda / / Jumlah Anak RT RW Kode Pos - No HP 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah 9) CPNS 1) pusat 2) provinsi 3) Kab/kota 4) ketua yayasan 5) kepala sekolah 6) komite sekolah 9) lainnya / 1) APBN / 2) APBD Provinsi Tanggal / Bulan/ tahun 3) APBD Kab/kota 4) BOS 5) Komite Sekolah 6) Yayasan 9) Lainnya / Tanggal Mulai Tertanggal Tanggal wafat / / / / / / / / / *) Terhitung Mulai Tanggal KGB (kenaikan gaji berkala) terkahir 1) Aktif 2) Cuti 3) Cuti Diluar Tanggungan Negara 4) Tugas Belajar 5) Pindah 6) Mutasi ke Struktural 7) Berhenti 8)Pensiun 99) Wafat Tanggal Selesai / / *) Terhitung Mulai Tanggal Mengajar di sekolah ini 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 01)Guru 03)Kepala Perpustakaan 04)Tenaga Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 02)Kepala Sekolah 03)Kepala Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 10)Pengawas 11) wakil kepala sekolah 12)Pembina ekstrakurikuler 13) wali kelas 14) kepala bengkel / / (tanggal/bulan/tahun) *) Tanggal Pengangkatan dengan jabatan sekarang (pada point 2a) Nomor Sertifikat *) Nomor Registrasi Guru 1)Guru Pertama . Pangkat/Golongan 4. 2) Guru Muda . TMT PNS 3. 2A. 3C. Isilah butir berikut *) Diisi kode angka lihat pedoman F-PTK halaman 7 **) Isilah kode angka sesuai dalam daftar di Petunjuk pengisian format (01 . Jabatan Fungsional p Jika Anda PNS isilah butir berikut 1. 2A.

1-1. 1 2 7 No. dan TMT disikan pada baris kedua yaitu TMT disekolah tersebut. 1 2 3 4 5 6 6 No. kolom Status dan TMT. Kolom Rombel diisikan sesuai dengan rombel yang dimiliki sekolah tsb Contoh: VIII-A. status pada baris pertama disikan pilihan angka: 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah. 9. Satuan Pendidikan Formal dimulai jenjang SD.d. 1 2 3 4 MENGAJAR PADA SEKOLAH INI Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran No. Kolom Kode Mata Pelajaran 1 atau 2 pada baris pertama diisikan kode pada pedoman pengisian dan Jam pada baris kedua yaitu Jumlah jam mengajar 5 No. Kpd isi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan IPK   keterangan: Pendidikan yang sedang ditempuh diisi jika masih status kuliah aktif 8 No 1 2 3 4 keterangan: Kode Mata pelajaran lihat pedoman pengisian RIWAYAT MENGAJAR SEBELUMNYA NPSN Sekolah Nama Sekolah Masa Tugas Dari Tahun Sampai Kode Mata Jumlah Pelajaran Jam 9 No 1 2 3 4 Nama Instansi Dari thn RIWAYAT PEKERJAAN (NON GURU) Masa Tugas s.I. 1 2 3 keterangan: Contoh pendidikan non formal : kursus RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd       PENDIDIKAN YANG SEDANG DI TEMPUH (JIKA SEKARANG MASIH KULIAH) Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd   RIWAYAT PENDIDIKAN NON FORMAL Lembaga Pendidikan/Instansi Bidang Studi Tingkat Tahun Masuk Lulus Jenjang Tahun Masuk Stats Smstr kuliah Jenjang Tahun Masuk Lulus Smstr IPK ` ket: pndidikan formal dari yang terendah ke tertinggi. 4 5 6 MENGAJAR DI SEKOLAH/LEMBAGA PENDIDIKAN SAAT INI (KHUSUS PENDIDIK/GURU) NPSN dan Nama Sekolah Sekolah Rombel Induk Status dan TMT Kode Mata Pelajaran 1 Jam Jam Jam Jam Kode Mata Pelajaran 2 Jam Jam Jam Jam Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran     keterangan:Kolom Sekolah Induk hanya boleh dipilih salah satu dengan tanda silang (X). Pekerjaan/Jabatan Beri Tanda jk msh aktif     66 66 .3 No. 1 2 3 4 No.

PNS Status Anak NIP Jenjang Sklh Tahun Masuk Sekolah Tempat lahir / / / Tanggal Lahir / / / keterangan: Daftar anak diisi hanya untuk yang masih dalam usia sekolah. 1 2 3 4 14 No. KKKS. 1 2 17 No.10 No 1 2 3 4 5 7 11 No 1 2 3 4 12 a. ATPUSI. DLL) Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun Masih Aktif   BEASISWA Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun menerima Masih    67 67 . 1 2 3 16 No. APSI. KKPS. AKTAS. 1 2 3 15 No. Nama Suami/Istri Pekerjaan Anak Nama NISN : : 1. kolom status anak isikan dengan 1) untuk anak kandung dan 2) untuk anak tidak kandung 13 No. Organisasi Profesi lainnya) Organisasi Jabatan Bidang Studi/Bidang Tugas Tahun PENGHARGAAN (CONTOH SATYA LENCANA) Tahun Instansi yang Memberikan Tingkat KESEJAHTERAAN DAN PERLINDUNGAN (ASURANSI. b. MGMP. NON PNS No SK Tanggal SK Tgl RIWAYAT KEPANGKATAN No SK Tanggal SK Tgl bulan tahun Gol/ru ang masa kerja golongan (berapa tahun) RIWAYAT GAJI BERKALA TMT KGB Tgl bulan tahun bulan tahun Masa Kerja (tahun) KELUARGA 2. 1 2 3 Jenis Jenis Jenis Judul KARYA TULIS Tahun Pembuatan Publikasi Keterangan PENGEMBANGAN PROFESI (KKG. KESEHATAN.

1 2 3 23 No 1 2 24 Jenis Tunjangan Instansi Jenis Diklat Peran Jenis Diklat Peran Jenis Studi Banding Jenis Judul PENULISAN BUKU Tahun Penerbit WORKSHOP/SEMINAR/LOKAKARYA Tahun Peran Penyelenggara STUDI BANDING Penyelenggara Tahun Sumber Dana Tujuan (Tempat) DIKLAT Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi TES KEBAHASAAN/UJI SERTIFIKASI KEAHLIAN (Contoh : TOEFL.18 No. Sertifikat Las dll) Nama Test/Uji Bahasa/Keahlian Penyelenggara Tahun Skor INFORMASI TUNJANGAN Sumber Dana Dari Tahun Sampai Tahun Nominal LAIN-LAIN (CATATAN) Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. Dalam Negeri No. 1 2 3 21 a. Luar Negeri No. TOEIC.201… (……………………………………………………) (……………………………………………………) 68 68 . Mengetahui: Kepala Sekolah / Instansi atau atas nama Kab/Kota…………………………………..………………………. 1 2 3 20 No. 1 2 3 19 No. 1 2 22 No. UKBI. 1 2 3 b. )* Dibubuhi cap/stempel sekolah atau Instansi Pendidik / Tenaga Kependidikan ……………………….

1. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas c. nomenklatur yang sudah resmi. Kolom Isian berwarna gelap (abu-abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. lengkapi data yang berwarna gelap (abu-abu) saja dan updating data jika ada perubahan untuk di inputkan ke  Pedoman Khusus Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PTK dengan format tanggal (2 digit)/ bulan (2 digit)/tahun (4 digit).PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PENDIDIK & TENAGA KEPENDIDIKAN (F-PTK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 2. Jika sudah pernah mengisi formulir 2012. lengkapi data yang masih kosong di pendataan sebelumnya. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. jika ada pemalsuan data maka menjadi tanggungjawab PTK yang bersangkutan atas konsekwensinya. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. 3. Formulir Pendidik dan Tenaga Kependidikan (F-PTK) diisi oleh masing-masing individu PTK dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap kebenaran isi formulir. dalam aplikasi pendataan dikdas. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 69 69 . Selanjutnya dibubuhkan tandatangan PTK bukti otentik keabsahan dan kebenaran data. Identitas Sekolah a. yang bersangkutan dan diketahui oleh kepala sekolah dengan cara membubuhkan tandatangan kepala sekolah dan di cap/stempel sekolah sebagai 1. kab/kota. Alamat sekolah cukup jelas. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan b.

k. 02.2. 8.3. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama di ijasah. 04. 05. linier. i. Gelar akademik belakang cukup ditulis gelar pendidikan yang terakhir jika data NUPTK di p2tkdikdas. atau 10. 04. Status aktif diisi sesuai pilihan 1. tidak perlu dituliskan. 09 70 70 iii. iv. TMT KGB terhitung mulai tanggal KGB terakhir. KTP. Gelar akademis maupun b. di sekolah tersebut. Hj. 11 tahun diisi d. Agama diisi sesuai pilihan 01. 7. m. 3. 4. 06. Nomor SK. ii. Tempat.id. 5. Alamat tempat tinggal cukup jelas. iii. i. 03. 2. c. 07. 08. Nomor KGB (Kenaikan Gaji Berkala) terakhir. 5. periksa kebenaran i. 06 atau 99. Jika cuti. 05. 08. Jika pindah (diisikan tanggal pindahnya). NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai dengan NIK yang tertera pada l. ii.kemdikbud. Ijazah terakhir sesuai dengan pilihan 05. Sumber gaji cukup jelas. 08. 02. o. n. i. Jenis kelamin diisi sesuai pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. 4. tahun kelulusan sesuai di ijasah.go. Tugas Tambahan selain tugas pokok diatas diisikan sesuai pilihan. iii. f. 7. Jabatan diisi sesuai dengan SK yang diperoleh. 07. ii. tanggal lahir cukup jelas. 2. Jika wafat (diisikan tanggal wafatnya). Diangkat oleh pada status kepegawaian di atas. e. Identitas Pendidik Dan Tenaga Kependidikan a. g. 8 atau 99. NUPTK diisi bagi yang sudah memiliki dan harus valid. v. 06. NIY (Nomor Induk Yayasan)/NIGK (Nomor Induk Guru Kab/Kota) diisi bagi h. dan ditulis semua jika tidak linier . mulai dan tanggal selesainya. 03. yang sudah memiliki. cuti diluar tanggungan negara dan tugas belajar diisikan tanggal TMT di sekolah ini diisi sesuai dengan SK pengangkatan pertama bekerja Jabatan/tugas pokok diisi sesuai pilihan 01. 6. . 10. TMT Pengangkatan cukup jelas. j. Status kepegawaian diisi sesuai pilihan 1. Status kawin diisi sesuai pilihan 1. 2 atau 3. 6. status sosial seperti H. Nama ibu kandung diisi sesuai nama gadis ibu kandung.

ii. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus kepala sekolah. Sertifikasi jabatan diisi sesuai pilihan 1. s. v. TMT PNS diisi sesuai dengan SK Pengangkatan pertama menjadi PNS. Kolom Rombel diisi dengan kode yang diberikan dari standarisasi tata usaha c. b. Sekolah induk diisi dengan menggunakan tanda silang (X) dan hanya dapat pada baris atas sesuai dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki.iv. terakhir. iii. i. Angka kredit inpassing akumulasi. Tahun dan nomor sertifikat cukup jelas. NPSN dan Nama Sekolah. Kolom Jumlah jam mengajar dalam 1 minggu mengajar di rombel tersebut Sekolah/Lembaga Pendidikan Saat Ini Pendidik/Guru) Masing-masing nomor diisi dua baris. laboran yang memiliki program keahlian. ii. TMT inpassing cukup jelas. iv. q. 3. r. vii. TMT Golongan diisi sesuai dengan SK kenaikan pangkat/golongan i. NRG (Nomor Registrasi Guru) di tuliskan sesuai yang tertera di sertifikat. Kode sertifikasi sesuai dengan tabel referensi program keahlian. dipilih satu. untuk NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi untuk Nama sekolah diisi pada baris bawah. Status inpassing bagi guru swasta diisikan dengan tanda cheklist. t. 71 71 . Butir ini diisi hanya PTK yang berstatus sebagai PNS i. b. Pangkat/golongan cukup jelas. Kode sertifikasi mengacu pada kode sertifikasi yang dikeluarkan Direktorat P2TK Dikdas tentang sertifikasi. 2 atau 3 . Mengajar Pada Sekolah Ini studi/mata pelajaran Di Lisensi kepala sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. NIP diisi sesuai dengan Nomor Induk Pegawai terbaru (18 digit). vi. Kolom kode mata pelajaran kode sesuai dengan tabel referensi bidang (Khusus 4. i. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus teknisi laboratorium atau a. Mengajar a. p. TMT jabatan diisikan sesuai dengan tanggal mulai menjabat di butir o.

c. 4. pelajaran pada baris atas. Kolom Fakultas hanya diisi untuk pendidikan tinggi. d. Rombel diisi sesuai dengan rombel yang dimiliki oleh sekolah tersebut d. Jurusan/Prodi. D3. 6. Bidang Studi cukup jelas. 7 atau 8. 1-1. Pendidikan Yang Sedang Ditempuh (diisi jika sekarang masih kuliah aktif) 7. b. c. bagi 72 72 . Kolom Jenjang diisi dengan jenjang Jurusan/Prodi contoh: D1. 9. D2. tersebut. SMA. 6.c. PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. S2. Kolom Kpd diisi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan. PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. f. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut.I. SMP. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. untuk TMT diisi sejak pertama kali mengajar pada sekolah 5. S3. untuk Status diisi pada baris atas sesuai pilihan 1. SMP abaikan d. Kolom Jurusan Prodi cukup jelas. 3. Kursus. e. Tingkat cukup jelas. g. e. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. Status dan TMT. Riwayat Pendidikan Non Formal Pendidikan non Formal pendidikan yang tidak terkait dengan formal contoh: a. 2. S1. b. Kolom Satuan Pendidikan Formal diisi dengan bentuk pendidikan contoh: SD. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. Riwayat Pendidikan Formal a. Kode mata pelajaran 1 dan 2 lihat pada kode referensi bidang studi/mata Pendidikan formal diisi dari yang terendah sampai ke yang tertinggi dan dimulai sejak jenjang Sekolah Dasar (SD). PT. 5. bagi Cukup jelas. e. Kolom Lembaga Pendidikan/Instansi cukup jelas. dan jumlah jam ajar pada baris bawah. jika jenjang pendidikan SD. contoh: VIII-8.

Kolom Nama diisi sesuai dengan nama yang terdaftar pada sekolah. Kolom Masa Tugas Dari Tahun cukup jelas. oleh Kemdikbud.8. d. Kolom Pekerjaan/Jabatan cukup jelas. e. terbaru (18 digit) suami/istri. Kolom Kode mata pelajaran lihat pada kode referensi bidang studi/mata 9. 73 73 . Kolom NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi sesuai yang diberikan iii. Riwayat Pekerjaan (Non Guru) TNI/Polri dan lainnya. Kolom Status Anak diisi sesuai pilihan 1 untuk anak kandung atau 2 iv. Kolom Masa Tugas cukup jelas. Riwayat Kepangkatan 11. 10. b. Kolom Jumlah jam cukup jelas. Kolom Nama Instansi cukup jelas. b. atau a. Kolom Masa Tugas Sampai cukup jelas. Cukup jelas. f. Riwayat Mengajar Sebelumnya c. kepala sekolah. Nama Suami/Istri cukup jelas. Anak diisikan dengan tiga anak pertama pada usia sekolah (4-23 tahun). jika memilih 2 sebutkan NIP c. i. a. Kolom Beri Tanda jk msh aktif diisi dengan tanda silang (X). d. pegawai swasta. pelajaran. dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. Riwayat Gaji Berkala Cukup jelas. Kolom Nama Sekolah cukup jelas. ii. Kolom NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi pada baris atas sesuai b. Keluarga a. untuk anak tidak kandung. 12. Pekerjaan diisi sesuai dengan pilihan 1 atau 2. Kolom Tempat Lahir cukup jelas. Riwayat pekerjaan diisi dengan pekerjaan sebelum menjadi guru misal: sebelum menjadi guru menjadi tenaga administasi. c. abaikan jika belum memiliki.

15. Kolom Organisasi yang dimaksud adalah organisasi yang berkaitan denga c. Penghargaan dari pemerintah maupun swasta. SD. 74 74 . Kolom tahun diisi pada tahun sekarang jika anda masih aktif dalam organisasi tersebut. Kolom Judul cukup jelas. tersebut. Kolom jenis cukup jelas. vii. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai d. Pengembangan profesi diisi oleh PTK yang terdaftar pada Organisasi Profesi. Kolom tahun cukup jelas. organisasi tersebut. Pengembangan Profesi a. Publikasi cukup jelas. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama d. SMA. b.vi. Kolom tingkat cukup jelas. Kolom instansi yang memberikan cukup jelas. Kolom Tanggal Lahir cukup jelas. b. c. v. c. Kolom keterangan cukup jelas. Karya Tulis Karya tulis diisi jika PTK pernah membuat karya tulis yang disahkan oleh a. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. PT. SMP. jika anda sudah tidak aktif isikan tahun keluar di Penghargaan diisi oleh PTK bagi yang pernah mendapatkan penghargaan baik sampai dengan terakhir. Kolom Jenjang Sekolah diisi dengan Bentuk Pendidikan contoh: TK. Tahun Pembuatan cukup jelas. Kolom Tahun Masuk Sekolah cukup jelas. a. 13. SMK. Kolom Jabatan diisi sesuai dengan posisi pada struktur organisasi profesi d. dengan terakhir. profesi PTK. 14. b. Kolom bidang studi/bidang cukup jelas. pejabat yang berwenang.

d. kesejahteraan tersebut. Kolom masih aktif diisi dengan tanda silang (X). Workshop/Seminar/Lokakarya Workshop/seminar diisi oleh PTK yang pernah menulis mengikuti workshop/ seminar/lokakarya. Kolom penyelenggara cukup jelas. tersebut diterbitkan/dipublikasikan. Diisi berdasarkan urutan dari tahun padasaat berakhirnya perlindungan/ c. Kolom Penerbit cukup jelas. Kolom Sampai tahun adalah berakhirnya pemberian beasiswa. Beasiswa diisi oleh PTK yang pernah atau masih mendapatkan beasiswa. a. a. internasional.16. a. Penulisan Buku e. Penulisan buku diisi oleh PTK yang pernah menulis buku sampai buku b. diisi memiliki perlindungan/kesejahteraan. Kolom jenis cukup jelas. b. Diisi berdasarkan urutan dari tahun 19. Kolom Judul cukup jelas. a. Kolom jenis diisi dengan sesuai tingkatan wilayah misal seminar lokal. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. 17. Kesejahteraan Dan Perlindungan pertama sampai dengan terakhir. jika masih menerima abaikan. Beasiswa 18. d. 75 75 . pertama sampai dengan terakhir. Kolom Dari tahun adalah tahun pertama mendapatkan beasiswa. c. Kolom Penyelenggara adalah instansi yang memberikan beasiswa tersebut. Kolom masih menerima diberi tanda silang (X). c. dengan terakhir. Kolom jenis cukup jelas. e. jika masih terdaftar abaikan. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai daerah. Kolom sampai tahun Kesejahteraan dan perlindungan diisi oleh PTK yang pernah atau masih b. nasional. Kolom tahun adalah tahun penerbtan buku. Kolom dari tahun diisi ketika mulai awal terdaftar.

menengah atau lanjut. Studi Banding Studi banding diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan studi banding. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir dengan terakhir Diklat diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan diklat baik swasta b. Kolom Tahun diisi tahun penyelenggaraan diklat. Kolom Skor atau nilai hasil ujian/tes cukup jelas. Kolom jenis diklat diisi berdasarkan judul diklat. maupun pemerintah. sertifikasi. Peran diisi posisi PTK ketika mengikuti workhop/seminar/lokakarya. misal: diklat PAKEM. Kolom jenis tunjangan misal tunjangan anak/istri/suami. c. Kolom bahasa/keahlian cukup jelas. 21. Kolom bidang studi diisi sesuai tabel referensi bidang studi/mata pelajaran. Kolom Tahun cukup jelas. Kolom pola diisi jumlah jam diklat. nara sumber dan lain-lain. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan a. Tes bahasa/ uji sertifikasi diisi oleh PTK yang pernah mengikutites bahasa/uji 22. b. d. diklat tersebut. 76 76 . Kolom Tingkatan diisi dengan jenjang pendidikan. e. terakhir.b. Diklat a. Kolom penyelenggara diisi berdasarkan instansi yang menyelenggarakan f. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai misal: peserta. 20. Kolom penyelenggara cukup jelas. yaitu tingkat dasar. kepegawaian. Tes Bahasa/Uji Sertifikasi Keahlian 23. c. ketua panitia. play d. Informasi tunjangan diisi oleh PTK yang mendapatkan tunjangan. dan lain-lain. Informasi Tunjangan e. Kolom nama tes/uji cukup jelas. Kolom instansi yaitu instansi yang memberikan tunjangan. b. a. therapy. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir.

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1. dan d. Kolom dari tahun cukup jelas. f. bantuan. Tabel referensi bidang studi/mata pelajaran (jika belum tercantum. atau di abaikan jika masih menerima tunjangan. e. pinjaman luar negeri. Kolom nominal adalah besaran tunjangan yang diterima. Diisi jika ada hal-hal penting. Kolom sampai tahun diisi jika masa penerimaan tunjangan sudah selesai 24. terkait dengan data Pendidik dan Tenaga lain-lain. Kolom Sumber dana misal: pemerintah. lihat kode bidang studi dalam buku pedoman sertifikasi guru dalam jabatan Tahun Guru Kelas PAUD Guru Kelas SDLB Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No 020 19 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 027 20 Biologi 800 21 Fisika 127 130 134 137 140 143 217 22 Kimia 23 Ekonomi Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 100 190 184 187 210 214 215 207 204 167 160 Guru Kelas SD/MI Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Agama Konghucu 24 Sosiologi 26 Geografi 27 Sejarah 25 Antropologi 10 Seni Budaya 11 Pendidikan Jasmani 29 BahasaJerman dan Kesehatan 220 28 Bahasa Arab 77 77 .c. Kode Referensi PTK 2011). Lain-Lain (Catatan) Kependidikan.

Tabel referensi Keahlian Laboratorium Kode 02 03 05 06 01 Laboratorium IPA Keahlian Laboratorium Kode 34 35 36 99 30 Seni Rupa Tata Boga Lainnya Keahlian Laboratorium 18 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 097 35 BimbingandanKonseling(Konselor) 810 Laboratorium Fisika Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium Komputer Tata Kecantikan Tata Busana 78 78 .No 12 Bahasa Inggris 14 Matematika Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No 13 Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) 15 BahasaIndonesia Teknologi 16 Informasi dan Komunikasi (TIK) 17 Keterampilan 157 30 BahasaPerancis 154 31 BahasaJepang 156 227 Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 164 170 174 330 331 180 32 BahasaMandarin 224 34 Kewirausahaan KeterampilanKomputerdan 33 PengelolaanInformasi(KKPI) 2.

...................................... 1. 2................ 1....... 2........................... No NSS Nama Sekolah Penandatangan (2 orang) 1 2 3 4 5 6 dst. 1......... ………………………………… NIP 79 79 .REKAPITULASI NAMA DAN NOMOR REKENING SEKOLAH PENERIMA DANA BOS Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Dikirim ke Tim Manajemen BOS Provinsi FORMAT BOS-02 Kabupaten/Kota Provinsi Bank Cabang Nomor Rekening Nama Rekening (Nama Lembaga tdk boleh Rekening Pribadi) : ............... 2...... Manajer BOS Kab/Kota ............. 1.... 1.. 2..... : ............... 1.... 2....... 2..........

....... Jumlah Siswa :.. Rencana Penggunaan Dana BOS di Sekolah No Komponen Jumlah Dana (Rp) Ketua Komite Sekolah (........) Kepala Sekolah (.................... siswa Jumlah Dana BOS : Rp ........................) Total (............................Formulir BOS-03 CONTOH RENCANA PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ................. s/d ...........) Bendahara 80 80 ......

................. A.. s/d ..) Bendahara 81 81 ...........) (.......................Formulir BOS-04 CONTOH LAPORAN PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ............................ Pengeluaran No Jenis Pengeluaran Tanggal/Bulan Jumlah (Rp) B....... Pembelian Barang/Jasa Barang/Jasa yang dibeli Tanggal/ Bulan Nama Toko/ Penyedia Jasa Jumlah (Rp) No Ketua Komite Sekolah (..) Kepala Sekolah (........

MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN BEBAS PUNGUTAN BAGI SELURUH SISWA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI Spanduk Formulir BOS-05 MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI (RSBI/SBI) MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP SWASTA 82 82 .

Uraian Pengaduan: : 5. Identitas Pengadu b. Pelaksanaan Keputusan 83 83 . RT/RW/Dusun : : 4. Tanggal Penyelidikan Dilakukan 6. Nama : 2. Kabupaten/Kota : a. Lokasi Kejadian d.Formulir BOS-6A LEMBAR PENCATATAN PENGADUAN MASYARAKAT : 1. Alamat a. Tanggal Terima Pengaduan 3. Temuan: : 8. Provinsi b. Desa/Keluarahan : c. Penyelidik : 7. Keputusan/Rekomendasi: 9.

11. 20__ 84 84 . Tanggal pemberitahuan kepada Pengadu tentang keputusan/dan pelaksanaan keputusan : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. Dokumen yang diterima: 10.

20__ 85 85 . Penerima Pertanyaan/Saran 5. Alamat : 2.Formulir BOS-06B LEMBAR PENCATATAN PERTANYAAN/KRITIK/SARAN : 1. Identitas Penanya/Pemberi Saran a. Tanggal Penerimaan Pertanyaan/Saran 3. Nama b. Tindak Lanjut Saran: : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. Uraian Pertanyaan/Saran: : 4.

.. 86 86 .2 1.2 Uraian 3 SISA TAHUN LALU PENDAPATAN RUTIN Gaji PNS Gaji Pegawai Tidak Tetap Belanja Barang dan Jasa Belanja Pemeliharaan Belanja lain-lain* BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) BOS Pusat BOS Provinsi BOS Kabupaten/Kota BANTUAN Dana dekonsentrasi Dana Tugas Pembantuan Dana Alokasi Khusus Lain-lain (bantuan luar negeri/hibah)* SUMBER PENDAPATAN LAINNYA III II IV V Jumlah Penerimaan * Sebutkan jika ada Mengetahui....2 2. ..2 4.3 4 4. Jumlah 8 No..3 1.1 2..7 1..3 Uraian 7 PROGRAM SEKOLAH Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian BELANJA LAINNYA Belanja . NIP.... Ketua Komite Sekolah Menyetujui.............1 3.3 4.... Kode 2 1 2 2..5 1...Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi : : : : PENERIMAAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN ….. ...4 2. Kode 6 1 1.. Belanja . Urut 5 I No...1 1.. Kepala sekolah Jumlah Pengeluaran Bendahara/Penanggungjawab kegiatan ……………………..6 1.2 2... ……………………. ……………………. Urut 1 I II No.1 2.1 4.8 2 2..1 5..4 5 5.4 1............3 2....5 3 3.. Belanja ..2 3.. Formulir BOS-K1 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota PENGELUARAN/BELANJA Jumlah 4 No. NIP...

NIP.. …………………….RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN ….. Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Triwulan : : : : : Formulir BOS-K2 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Sumber dana : BOS Uraian 3 I 5 Triwulan II 6 III 7 IV 8 No... Kepala sekolah Bendahara/Penanggungjawab kegiatan Ketua Komite Sekolah …………………….... 87 87 ... .. ........... Urut 1 No. NIP.......... …………………….. Menyetujui. Kode 2 Jumlah (dalam Rp) 4 Mengetahui..

Bukti Uraian 1 2 Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP .88 88 BUKU KAS UMUM Formulir BOS-K3 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Saldo 7 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal 3 4 5 6 No. Kode No.

BUKU PEMBANTU KAS Bulan : Formulir BOS-K4 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Uraian 4 5 Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Penerimaan (Debit) 6 Tanggal No. Bukti Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah ……. ……… 20…. Kode No. Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP 89 89 .

Bukti 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah …….90 90 BUKU PEMBANTU BANK Formulir BOS-K5 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 5 6 Bulan: : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 Tanggal No. ……… 20…. Bendahara/Guru ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP . Kode No.

BUKU PEMBANTU PAJAK Bulan : Formulir BOS-K6 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 PPN 5 PPh 23 8 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal No. NIP ……………………………. Bukti Saldo 11 1 2 3 Penerimaan (Debit) PPh 21 PPh 22 6 7 Pengeluaran (Kredit) 10 Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara Sekolah ……………………………. Kode No.. NIP 91 91 ..

...1 3.....1 4.. s/d ……………………..1.2...( Triwulan ke …... 4 4.1 3.4.....1 3..1..3 6....1.3.. dst.2.. Monitoring dan Evaluasi Penyusunan Program Supervisi...3... Program Kesiswaan : Penyusunan Program Kesiswaan Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) .. dst Program Ekstrakurikuler Penyusunan Program Ekstrakurikuler Pelaksanaan Ekstrakuriler Kepramukaan ..2 4...1 5........ dst Pembinaan Tenaga Kependidikan : Pembinaan Tenaga Ketatausahaan Pembinaan Tenaga Perpustakaan . dst Kegiatan Supervisi.1 5.1 5.1 5...2..1 2..4.2 6....1.....4 6..2 2.....1 6.2 3. dst : : : : Formulir BOS-K7 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Penggunaan dana per sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bantuan Sumber Pendapatan Pusat Provinsi Kab/Kota Lainnya Lain 4 Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Rutin 92 92 .... dst Kegiatan Hubungan Masyarakat Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penyusunan Leaflet . 3.. Kota ... 6..... dst Pengembangan standar proses Kegiatan Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar : Pengadaan Sarana Penunjang KBM (ATK KBM) Pengadaan Alat Pembelajaran (seluruh mapel termasuk OR) ...1. 3 3... 7 7...3 3....2 6..1 7.2.3.. Daya dan Jasa Konsumsi Guru / Pegawai Konsumsi Tamu ...1.2 1...1 3...2 5...2.3 1..2 4.. 6..... dst Pengembangan standar pembiayaan Kegiatan Rumah Tangga Sekolah.1...2.2 6. Program Sekolah Pengembangan Kompetensi Lulusan Penyusunan Kompetensi Ketuntasan Minimal Penyusunan Kriteria Kenaikan Kelas Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk........2.2.2 3...4 2.4...1. Kecamatan Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk........ 5 5.1 6. 5. Monitoring dan Evaluasi Supervisi Akademik .2 3. PERIODE TANGGAL : ………………….......1........2 6.........1..3. dst Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengadaan.....3......3.3 2...1 6.. 3.3... dst Pengadaan dan Perawatan Meubelair : Meja Kursi Murid Meja Kursi guru ..1..2..2 5....1.. Mata Pelajaran Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah .. dst Kegiatan Pengelolaan Perkantoran Penyusunan Program Ketatausahaan Pengadaan sarana Pendukung Perkantoran ...1 4..2 7.1 4.. 5.1..3... dst Pengembangan standar isi Penyusunan Pembagian Tugas Guru dan Jadwal Pelajaran Penyusunan Program Tahunan Penyusunan Program Semester Penyusunan Silabus .2 4.) Nama Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No....2 6...........1 6.3.3 5...2 3..REALISASI PENGGUNAAN DANA TIAP JENIS ANGGARAN TAHUN AJARAN …………...1 7.. dst Pengembangan standar pengelolaan Kegiatan Pengembangan Manajemen Sekolah Penyusunan Visi dan Misi Penyusunan Profil Sekolah ... 6... Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : I 1 1....1.2 5...2.... 2 2.2.. dst Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pembinaan Guru di Gugus : Peningkatan Kualitas Guru Kelas.. dst Pemeliharaan dan Perbaikan Gedung : Ruang kelas Ruang laboratorium .2... Pemeliharaan dan Perawatan Alat Kantor/Inventaris Sekolah : Mesin Tik Stensil/ Mesin Pengganda .1.2 5..1 6.... 6 6...1 1. 4....4 1.

93 93 . Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Penggunaan dana per sumber dana Rutin Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat Provinsi Kab/Kota 4 Bantuan Lain Sumber Pendapatan Lainnya 8 Pengembangan dan implementasi sistem penilaian 8.3 8.1 Ulangan Harian 8. Sub total Penggunaan Dana Lainnya Total Penggunaan Dana ( II = 1 + 2 ) SISA DANA = I .2......3.1 8...4.....2 8.5.5.... dst Inovasi Model Penilaian Workshop IHT Pelatihan Study banding ..6.1. dst Pelaksanaan penilaian Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester Ulangan Kenaikan Kelas ...3.3 Komite Sekolah …………………………… …………………………… NIP.....1 2.....3 8. .......6. 8.3 8.5...6.2.4 8....2 2.....6.....2 Ulangan Tengah Semester 8.. 8...2..4 8.. Belanja ....3 8.......3... Belanja .....1.4 8...3..4...4 8.... .4.......3 8..2.20...1 Penyusunan kisi-kisi : 8..5.2 8.3 8.1 8.2 8. dst 8..5 8..No..1....II Mengetahui Kepala Sekolah .. dst Tindak lanjut hasil Penilaian Analisis Remedial Pengayaan Penilaian lainnya Portofolio Proyek Penugasan ..3.6 8.5 Penyusunan Soal Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester ....1... …………………………… NIP..2 8......2 8.1 8....2 8... Bendahara 2 2.......1 8...3 Ulangan Akhir Semester 8.. dst Sub total Penggunaan Dana Penggunaan Dana Lainnya Belanja .1 8........6.

Lampiran Formulir BOS K-7 Dibuat oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS Kab/Kota

PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Alamat : …………………………………………………………………………… : Kepala Sekolah ……………………………………………………….. : ……………………………………………………………………………

dengan ini menyatakan bahwa: 1. Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah digunakan dalam rangka mendukung operasional sekolah dan tidak untuk keperluan pribadi. 2. Penggunaan Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah sebagai berikut:

No.
1 2 3 4

Waktu
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Jumlah

Penerimaan (Rp)

Penggunaan (Rp)

3. Apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, saya bersedia dikenakan sanksi administrasi dan/atau dituntut ganti rugi dan/atau tuntutan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan bermaterai cukup untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. (Nama Kabupaten/Kota), .........................20….. Kepala Sekolah………………….,
Materai Rp.6.000

...................................................... (Nama Lengkap & Stempel)

94 94

Formulir BOS-K7a Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota

REKAPITULASI REALISASI PENGGUNAAN DANA BOS
PERIODE TANGGAL : …………………. s/d ……………………..( Triwulan ke …..)

Tahun ........

Nama Sekolah

:

Desa/Kecamatan :

Kab/Kota Provinsi

: :

No. Urut

Program/Kegiatan

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana BOS Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin

Pembiayaan pengelolaan BOS

Pembelian perangkat komputer

Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 1.7 1.8

Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian

Menyetujui, Kepala sekolah

Bendahara/Penanggungjawab kegiatan

……………………. NIP. ................

……………………. NIP. ................

95 95

96 96
BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)
Formulir BOS-K8 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi

REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA KABUPATEN/KOTA ................................................... PROVINSI ...............................................

TAHUN ..........

No. Urut

Nama Sekolah

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaan pengelolaan BOS Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

Ketua Tim BOS Kab/Kota ....................................

……………………. NIP. ................

...........f) Rp .......... Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Kabupaten/Kota Jumlah siswa Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp ............... ........................a) Rp .....Formulir BOS-K9 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL PROVINSI ............................(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e ............... Rp . (e) SMP Rp ... Rp . Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ...e) Rp .................................. SMP ( j = b ..... SMP ( h = f ............. 97 97 ....... Rp .... Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a .............. TRIWULAN : ................ Rp ............. NIP....................................b) Rp ............... TAHUN ..

.........a) Rp ......................... NIP............ Rp .... Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No Kabupaten/Kota Jumlah siswa SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp ................ SMP ( j = b ... Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ......................98 98 Formulir BOS-K9a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL PROVINSI .... SEMESTER : . ....b) Rp ...... TAHUN ....... ................f) Rp .. (e) SMP Rp .................................................. Rp ...... Rp .........................................................(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e .....e) Rp ........... Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a . Rp . SMP ( h = f ........

.............. 12 telah terpenuhi Jumlah Ketua Tim BOS Provinsi ...d.... TAHUN .................. 99 99 ............. NIP................. Urut Kabupaten/Kota Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s........................... ....... No.BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K10 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA PROVINSI ........... ……………………...

............................ Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP SD Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SMP No Provinsi Total a................... NIP.. TAHUN .. ...........100 100 Formulir BOS-K11 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL TRIWULAN : ......n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar .............. ...............................

............................. 101 101 ........ Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SD SMP No Provinsi Total a...... TAHUN .Formulir BOS-K11a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL TRIWULAN : ..................... NIP.............n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ......... ..........................

... NIP............................... No........102 102 BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K12 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA TAHUN ..... ............... Urut Provinsi Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.... TTD MOHAMMAD NUH ............... MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA.. 12 telah terpenuhi Jumlah Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ...d.......

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful