SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 (sembilan) tahun yang bermutu, pemerintah mengalokasi Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) Tahun anggaran 2013; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2013; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun

b.

Mengingat

: 1.

2.

3.

.

Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011. MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 Mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. 8. 4. Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5361). 6. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864). . 5. dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi.2013 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 228. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90. 9. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112. Tugas. 7. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157.

.

tepat waktu. dan Satuan Pendidikian Dasar dalam penggunaan dana BOS tahun anggaran 2013. Pasal 3 (1) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini. (2) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini.Pasal 1 Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2013. dan terhindar dari penyimpangan. dan b. penggunaan dana BOS tepat sasaran dalam mendukung penyelenggaraan wajib belajar 9 (sembilan) tahun secara efektif dan efisien. Pasal 4 Alokasi dana BOS untuk setiap sekolah ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. yang selanjutnya disebut Juknis BOS Tahun 2013 merupakan acuan/pedoman bagi pemerintah provinsi/kabupaten/kota. pertanggungjawaban keuangan dana BOS dilaksanakan dengan tertib administrasi. akuntabel. Pasal 2 Juknis BOS Tahun 2013 disusun dengan tujuan agar: a. . transparan. Perwakilan Indonesia di Luar Negeri. Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

.

Agar setiap orang mengetahuinya. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. MOHAMMAD NUH . TTD. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA.

.

pemerintah daerah. Program Bantuan Operasional mulai tahun 2009 pemerintah telah melakukan perubahan tujuan. dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) SD dan SMP. 1 1 . pendekatan Sekolah (BOS) yang dimulai sejak bulan Juli 2005. Pada tahun 2005 APK SD diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah. sedangkan SMP pada tahun 2009 telah mencapai 98.11%. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengikuti pendidikan dasar. Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun wajib menyebutkan bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan Salah satu indikator penuntasan program Wajib Belajar 9 Tahun dapat diukur telah mencapai 115%.SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 76 TAHUN 2012 PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013 BAB I PENDAHULUAN A. adalah deklarasi Education For All (EFA) di Dakar. dan masyarakat. sehingga program wajar 9 tahun telah tuntas 7 tahun lebih awal dari target dan orientasi program BOS. dari perluasan akses menuju peningkatan kualitas. sedangkan dalam ayat 3 Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi pendidikan lain yang sederajat. telah berperan secara signifikan dalam percepatan pencapaian program wajar 9 tahun. Oleh karena itu.

dan ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dana BOS dibahas pada Bab V. program BOS mengalami perubahan mekanisme penyaluran sesuai Undang-Undang APBN yang berlaku. uang lembur. Secara detail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari C. air. pajak dll. transportasi. Tujuan Bantuan Operasional Sekolah bermutu. Tentang Pendanaan Pendidikan. Pengertian BOS BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pelaksana program wajib belajar. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur mekanisme Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini. Pelaksanaan program BOS diatur dengan 3 peraturan menteri. 2. yaitu: dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah serta pelaporannya. pengalokasian dana BOS dan penggunaan dana BOS di sekolah. pemeliharaan sarana dan prasarana. konsumsi. Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur mekanisme penyaluran dana BOS BOS di daerah dan mekanisme penyaluran dari kas daerah ke sekolah. 1. jasa telekomunikasi.Dalam perkembangannya. Menurut PP 48 Tahun 2008 personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. biaya non pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai biaya tak langsung berupa daya. Hal-hal yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Program BOS tidak dibahas kembali dalam Peraturan B. Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang 22 . dibiayai dengan dana BOS. Sejak tahun 2012 penyaluran dana BOS dilakukan dengan mekanisme transfer ke provinsi. Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur mekanisme pengelolaan dana 3. Namun demikian.

SMP/SMPLB/SMPT/SATAP : Rp 710. dana BOS akan diberikan selama 12 bulan untuk anggaran 2013 tahun ajaran 2012/2013 dan Triwulan III dan IV tahun anggaran Bagi wilayah yang sangat sulit secara geografis (wilayah terpencil) sehingga proses pengambilan dana BOS oleh sekolah mengalami hambatan atau memerlukan biaya pengambilan yang mahal. Sumbangan/pungutan bagi sekolah RSBI dan SBI harus bentuk apapun. Juli-September dan Oktober-Desember. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta. 2. yaitu periode JanuariMaret. April-Juni.-/siswa/tahun Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh sekolah. siswa dengan ketentuan: 1. yaitu Triwulan I dan II tahun Pada tahun anggaran 2013. baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi di Indonesia.Secara khusus program BOS bertujuan untuk: 1. internasional (SBI).-/siswa/tahun termasuk SD-SMP Satu Atap (SATAP) dan Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKB E. pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf seluruh siswa SD/SDLB negeri dan D. 2013 tahun ajaran 2013/2014. Mandiri) yang diselenggarakan oleh masyarakat. Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam tetap mempertimbangkan fungsi pendidikan sebagai kegiatan nirlaba. Sasaran program BOS adalah semua sekolah SD/SDLB dan SMP/SMPLB/SMPT. baik di sekolah negeri maupun swasta. penyaluran dana BOS oleh sekolah 3 3 . Membebaskan pungutan bagi SMP/SMPLB/SMPT (Terbuka) negeri terhadap biaya operasi sekolah.000. dihitung berdasarkan jumlah 2.000. Waktu Penyaluran Dana Penyaluran dana dilakukan setiap periode 3 bulanan. periode Januari sampai dengan Desember 2013. Sasaran Program dan Besar Bantuan 3. kecuali sehingga sumbangan/pungutan tidak boleh berlebih. SD/SDLB : Rp 580.

Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengusulkan nama-nama kecamatan 3. 2. yaitu pada awal semester. selanjutnya Tim Manajemen BOS Provinsi mengusulkan daftar nama tersebut ke Tim Manajemen BOS 44 . Pusat. terpencil kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. Penentuan wilayah terpencil ditetapkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Kementerian Keuangan menetapkan daftar alokasi dana BOS wilayah terpencil berdasarkan usulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Unit wilayah terpencil adalah kecamatan.dilakukan setiap semester.

Sekolah negeri kategori RSBI dan SBI diperbolehkan memungut dana dari Komite Sekolah. yang mendapatkan 5. Semua sekolah swasta yang telah memiliki izin operasi dan tidak miskin di sekolah tersebut. dikembangkan menjadi bertaraf internasional wajib menerima dana BOS. Sekolah Penerima BOS menerima dana BOS. Sekolah swasta yang menolak BOS harus melalui persetujuan orang tua siswa melakukan pungutan kepada orang tua/wali siswa. tidak mengikat. 3. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri dilarang melalui komite sekolah dan tetap menjamin kelangsungan pendidikan siswa 4. tidak memaksa. Semua sekolah yang menerima BOS harus mengikuti pedoman BOS yang telah 6. dan biaya operasi yang diperoleh dari pemerintah dan/atau pemerintah dapat memungut biaya pendidikan yang digunakanhanya untuk memenuhi bantuan pemerintah dan/atau pemerintah daerah pada tahun ajaran berjalan. 1. Sekolah dapat menerima sumbangan dari masyarakat dan orang tua/wali 8. dan tidak ditentukan jumlah maupun jangka waktu pemberiannya.BAB II IMPLEMENTASI BOS A. Untuk SD/SDLB swasta dan SMP/SMPLB/SMPT swasta. 7. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri wajib 2. kekurangan biaya investasi dan biaya operasi. ditetapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah. orang tua siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya investasi daerah dengan persetujuan pemerintah daerah sesuai kewenangannya dan siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya yang diperlukan oleh sukarela. Pemda harus ikut mengendalikan dan mengawasi pungutan yang dilakukan sekolah. Sumbangan dapat berupa uang dan/atau barang/jasa yang bersifat oleh sekolah dan sumbangan yang diterima dari masyarakat/orang tua/wali 5 5 .

BOS harus menjamin kepastian lulusan setingkat SD dapat melanjutkan ke melanjutkan ke SMP/SMPLB. sekolah apabila sekolah melanggar peraturan perundang-undangan dan dinilai tersebut mengikuti prinsip nirlaba dan dikelola dengan prinsip B. 5. Program BOS dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) MBS. Sekolah mengelola dana secara profesional. Kepala sekolah harus mengelola dana BOS secara transparan dan akuntabel. BOS tidak menghalangi siswa. tingkat SMP. karena alasan finansial seperti tidak mampu membeli baju seragam/alat tulis 4. BOS harus memberi kepastian bahwa tidak ada siswa miskin putus sekolah 3. tidak terikat C. Kepala sekolah SD/SDLB menjamin semua siswa yang akan lulus dapat 6. 1.9. sekolah dan biaya lainnya. transparan dan akuntabel. setiap pengelola program pendidikan harus memperhatikan hal-hal berikut: dasar 9 tahun yang bermutu. Menteri dan Kepala Daerah dapat membatalkan pungutan yang dilakukan oleh meresahkan masyarakat. yaitu: Dana BOS diterima oleh sekolah secara utuh. atau walinya mereka yang tidak memberikan sumbangan. memberikan sumbangan sukarela yang tidak mengikat kepada sekolah. dan dikelola secara mandiri oleh 1. siswa transparansi dan akuntabilitas. lingkungannya untuk diajak kembali ke bangku sekolah. serta tidak mendiskriminasikan Sumbangan sukarela dari orang tua siswa harus bersifat ikhlas. BOS harus menjadi sarana penting untuk meningkatkan akses pendidikan 2. Kepala sekolah berkewajiban mengidentifikasi anak putus sekolah di 7. orang tua yang mampu. waktu dan tidak ditetapkan jumlahnya. Program BOS dan Wajib Belajar 9 Tahun yang Bermutu Melalui program BOS yang terkait pendidikan dasar 9 tahun. sekolah dengan melibatkan dewan guru dan Komite Sekolah dengan menerapkan 66 .

Sekolah harus memiliki Rencana Jangka Menengah yang disusun 4 tahunan.2. dimana dana BOS 7 7 . merupakan bagian integral dari RKAS tersebut. Rencana Jangka Menengah dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/kota (untuk sekolah negeri) atau yayasan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). 3. (untuk sekolah swasta). Sekolah harus menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dalam bentuk 4.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. d. e. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas. Bappenas (Anggota). Wakil Gubernur. a. Tim Pengarah 1. Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Tim Manajemen Sekolah. Tingkat Pusat a. c. b. Direktur Jenderal Keuangan Daerah. Wakil Bupati/Walikota. Penanggung Jawab Umum b. 2. Tim Manajemen BOS Pusat b. 1. Menteri Keuangan. Menteri Dalam Negeri. d. Tingkat Kabupaten/Kota a. c. A. Tingkat Provinsi 3. e. Kemdikbud (Ketua). B. Deputi Sumberdaya Manusia dan Kebudayaan. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Kemenko Kesra 88 . b. Gubernur.BAB III ORGANISASI PELAKSANA Organisasi pelaksana BOS meliputi Tim Pengarah dan Tim Manajemen Pusat. Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama. (Anggota). Kemenkeu (Anggota). Kemdagri (Anggota). Bupati/Walikota. a.

Sekretaris. g. sekolah. Direktur Agama dan Pendidikan. Bappenas (Anggota). i. Mengumpulkan dan meng-update data siswa yang dikirim dari setiap 9 9 . b. c. ii. Unit Publikasi/Humas. Penanggung jawab sekretariat SD ii. serta Pelayanan dan Penanganan 4. Kemdikbud (Sekretaris). serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Pengaduan Masyarakat SD Pengaduan Masyarakat SMP i. serta Pelayanan dan Penanganan c. Kemdikbud (Anggota). e. Penanggung Jawab Program BOS a. 3. Direktur Pembinaan SD. b. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Unit Monitoring dan Evaluasi. Bendahara. Unit Monitoring dan Evaluasi. Bendahara SMP i. Unit Data. Penanggung jawab sekretariat SMP f. Direktur Dana Perimbangan. c. g. Unit Monitoring dan Evaluasi. Menyusun rancangan program. Kemdikbud (Ketua). Direktur Fasilitas Dana Perimbangan.2. Kemdagri (Anggota). e. Direktur Pembinaan SMP. Unit data SD Masyarakat. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Pusat a. Ketua Tim/Pelaksana. d. Bendahara SD i. Penanggung jawab sekretariat. ii. Kemenkeu (Anggota). Tim Pelaksana Program BOS a. Unit data SMP ii. Kemdikbud (Anggota). b. f. Melakukan verifikasi data jumlah siswa per sekolah dengan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota dan Tim Manajemen BOS Provinsi. d. Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan.

Menyusun laporan pelaksanaan BOS. Menyiapkan data jumlah siswa tiap kabupaten/kota/provinsi untuk bahan BOS bagi Pemerintah Daerah Provinsi. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. Menyalurkan dana BOS dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah penggunaan dana BOS tiap sekolah melalui situs resmi Kemdikbud. b. program BOS. BOS m. termasuk laporan keuangan hasil 5. Tim BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Manajemen lampiran Peraturan Menteri Keuangan tentang Pedoman Umum Alokasi Januari-Desember berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang i. Provinsi. f. j. . Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. 10 10 Sekretariat Tim BOS Pusat berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. l. Mengumumkan daftar sekolah penerima BOS. Menyusun dan menyiapkan peraturan yang terkait dengan pelaksanaan g. penyaluran dana BOS ke sekolah yang diperoleh dari Tim Manajemen BOS a. Mengelola dana operasional dan manajemen secara transparan dan Tim Manajemen BOS Pusat ditetapkan dengan surat keputusan Menko Kesra. Menetapkan Surat Keputusan (SK) alokasi dana BOS tiap sekolah periode h. Melatih/memberikan Provinsi/Kabupaten/Kota. akuntabel.d. Merencanakan dan melakukan sosialisasi program. sosialisasi kepada e. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun kepada c. besar alokasi BOS dan k. berjalan. Memonitor perkembangan penyelesaian penanganan pengaduan yang n. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota. Provinsi (Formulir BOS-K11 dan BOS K12). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. TataTertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Pusat Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota/Sekolah.

f. Gubernur. Sekretaris II (dari unsur DPKD/BPKD).id). Sekretaris Daerah Provinsi (Ketua). Unit Monitoring dan Evaluasi serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan 3. e.bos. Sekretaris I (dari unsur SKPD Pendidikan). Kepala SKPD Pendidikan Provinsi sebagai penanggung jawab Tim b. Memverifikasi data jumlah siswa yang diperoleh dari kabupaten/kota. Melakukan koordinasi/sosialisasi/pelatihan kepada Tim Manajemen BOS h. Melakukan pencairan dan penyaluran dana BOS ke sekolah tepat waktu g. unsur SKPD Pendidikan dan unit dari unsur DPKD/BPKD). Kepala Dinas/Badan/Biro Pengelola Keuangan Daerah (anggota). Bendahara (dari unsur SKPD Pendidikan). Membuat dan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Penyalur sesuai dengan jumlah siswa per sekolah. g. c.go. Ketua Tim/Pelaksana (unsur SKPD Pendidikan). Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program BOS di sekolah. a. Tim Pelaksana Program BOS b. e. Tim Manajemen BOS Provinsi 1. c. Manajemen BOS Provinsi menandatangani naskah hibah atas nama dana BOS yang telah ditunjuk dengan mencantumkan hak dan kewajiban c.C. teknis untuk Bank Penyalur dari www. d. f. Kabupaten/Kota. Melakukan monitoring laporan penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke ke sekolah yang dikirim ke Sistem Monev Online Kemdikbud (petunjuk 11 11 . Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Provinsi Masyarakat (Unit yang menangani SD dan Unit yang menangani SMP dari a. Unit Publikasi/Humas (dari unsur SKPD Pendidikan).kemdikbud. Kepala SKPD Pendidikan Provinsi (anggota). Unit Data (Unit Data SD dan Unit Data SMP dari unsur SKPD Pendidikan). dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). b. Penanggung Jawab a. d. Mempersiapkan DPA-PPKD berdasarkan alokasi dana BOS yang tertuang masing-masing pihak. 2.

Sekretariat Tim Manajemen BOS Provinsi berada di Kantor SKPD D. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap c. program BOS. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota 1. TataTertib Yang Harus Diikuti Tim Manajemen BOS Provinsi KUN ke KUD untuk kepentingan lain selain program BOS. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota b. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan penggunaan dana BOS dari Tim 4. Manajer. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota/sekolah. Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen k. melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan ke Tim berikutnya. Membuat dan menyampaikan Laporan Realisasi Penyaluran dana BOS ke a.i. BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Tim Pelaksana BOS (dari SKPD Pendidikan) 12 12 . m. Unit Pendataan SD/SDLB. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Struktur Tim Manajemen BOS Provinsi diatas dapat disesuaikan di daerah masing-masing. BOS-K8) paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun berikutnya. 2. Tim Manajemen BOS Provinsi ditetapkan dengan surat keputusan Gubernur. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan d. program BOS dari sumber APBD. Penanggung Jawab a. selanjutnya dikirim ke pusat (Formulir l. Manajemen BOS Pusat paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun Manajemen BOS Kabupaten/Kota. dengan mempertimbangkan beban kerja dalam pengelolaan Pendidikan Provinsi. Tidak diperkenankan menggunakan dana BOS yang telah ditransfer dari b. Tim Manajemen BOS Pusat (Formulir BOS-K9). Melakukan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir j.

Manajemen BOS Tingkat Provinsi kepada Tim Manajemen BOS Pusat m. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota b. Unit Monitoring dan Evaluasi dan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan a. program BOS dari sumber APBD. memberdayakan pengawas sekolah sebagai Tim Monitoring Kabupaten/ dari sekolah. komite sekolah dan h. d. Bersama Tim BOS Tingkat Provinsi melakukan rekonsiliasi data jumlah g. BOS-01B dan BOS-01C) dalam f. apabila terjadi kesalahan/ketidaktepatan/perubahan data. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan realisasi penggunaan dana BOS Kota. Melakukan pembinaan terhadap sekolah dalam pengelolaan dan pelaporan j. Manajemen BOS Kabupaten/Kota menandatangani naskah hibah mewakili i. Mengkompilasi nomer rekening seluruh sekolah (Formulir BOS-02). Melatih. Unit Pendataan SMP/SMPLB/SMPT/SATAP. masyarakat tentang program BOS. c. Melakukan sosialisasi/pelatihan kepada sekolah. membimbing dan mendorong sekolah untuk memasukkan data pokok pendidikan (Formulir BOS-01A. c. Melakukan monitoring perkembangan pemasukan data yang dilakukan d. e. k. Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen dana BOS. selanjutnya melaporkan kepada Kepala SKPD Pendidikan 13 13 .3. sekolah. siswa tiap sekolah untuk disampaikan ke pusat. Melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data dari sekolah. sistem pendataan yang telah disediakan oleh Kemdikbud. Melakukan monitoring pelaksanaan program BOS di sekolah dengan n. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Mengusulkan revisi SK alokasi dana BOS tiap sekolah melalui Tim l. Masyarakat. Provinsi paling lambat 10 Januari tahun berikutnya (Formulir BOS-K8). Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota sebagai penanggung jawab Tim satuan pendidikan dasar dengan melampirkan daftar rekening sekolah.

Tim Manajemen BOS Sekolah 1. 01A. Melaporkan perubahan data siswa setiap triwulan kepada Tim BOS f. Memverifikasi jumlah dana yang diterima dengan data siswa yang ada. Sekretariat Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota berada di E. Satu orang dari unsur orang tua siswa di luar Komite Sekolah yang dipilih oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah dengan mempertimbangkan kredibilitasnya. a.4. Membuat RKAS yang mencakup seluruh sumber penerimaan sekolah d. Mengelola dana BOS secara bertanggung jawab dan transparan. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota ditetapkan dengan surat keputusan Bupati/Walikota. mengirim dan meng-update data pokok pendidikan (Formulir BOSb. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Sekolah disediakan oleh Kemdikbud. Mengisi. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap b. Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan c. a. (Formulir BOS-K1 dan BOS-K2). Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota sekolah. Penanggung Jawab 2. serta menghindari terjadinya konflik kepentingan. e. a. Mengumumkan besar dana yang diterima dan dikelola oleh sekolah dan rencana penggunaan dana BOS (RKAS) di papan pengumuman sekolah yang 14 14 . melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. b. Kabupaten/Kota (jika ada). 3. Bendahara BOS sekolah. Anggota Kepala Sekolah Kantor SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. BOS-01B dan BOS-01C) secara lengkap kedalam sistem yang telah c. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku.

Bersedia diaudit oleh lembaga yang berwenang terhadap seluruh dana yang dikelola sekolah. diserahkan ke SKPD BOS-04). laporan tahunan Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya. yang diterimanya. Memastikan keakuratan data yang diisikan dan dilaporkan.id. Bagi sekolah negeri.bos. ditandatangani oleh Kepala Sekolah. c. d. Membuat dana dan disimpan di sekolah untuk keperluan monitoring dan audit. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat.go. Memasukkan data penggunaan dana BOS setiap triwulan kedalam sistem Pendidikan BOS-K7 dan BOS-K7A) sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan o. baik yang berasal dari dana BOS maupun dari sumber lain. pungutan (Formulir BOS-05). Memasang spanduk di sekolah terkait kebijakan pendidikan bebas bahwa BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS (Lampiran l. online melalui www. BOS-K5 4. Bendahara dan Ketua Komite Sekolah (Formulir BOS-03). Format BOS-K7). Melakukan pembukuan secara tertib (Formulir BOS-K3. BOS-K4.g. Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Sekolah a. Bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan dana BOS j. wajib melaporkan hasil pembelian barang investasi dari dana BOS ke SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. dan BOS-K6). Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada siswa di sekolah yang bersangkutan. b. Menandatangani surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan Tim Manajemen BOS Sekolah ditetapkan dengan SK dari Kepala Sekolah. 15 15 . n. Membuat laporan realisasi penggunaan dana BOS triwulanan (Formulir k. h.kemdikbud. m. Menginformasikan secara tertulis rekapitulasi penerimaan dan penggunaan dana BOS kepada orang tua siswa setiap semester bersamaan dengan pertemuan orang tua siswa dan sekolah pada saat penerimaan raport. Mengumumkan penggunaan dana BOS di papan pengumuman (Formulir i. p.

4. Kepala sekolah menunjuk tenaga operator pendataan dengan menerbitkan 7. pendidik dan tenaga kependidikan. keperluan monitoring dan audit. BOS-01B dan BOS-01C) sesuai dengan kebutuhan. 10. Sekolah menggandakan (fotocopy) formulir data pokok pendidikan (BOS01A. Tenaga operator sekolah memasukkan data kedalam aplikasi pendataaan Sekolah yang telah memiliki sarana yang memadai dan petugas/pegawai tambahan pemasukan data dari dana BOS. Sekolah membagi formulir kepada individu yang bersangkutan untuk diisi secara manual dan mengumpulkan formulir yang telah diisi. Proses Pendataan Pendidikan Dasar 1. pendidik dan tenaga Sekolah memverifikasi kelengkapan dan kebenaran/kewajaran data individu 3. 8. minimal Formulir yang telah diisi secara manual oleh siswa/pendidik/tenaga 16 16 . 5. peserta didik. Sekolah harus selalu mem-backup lokal data yang telah dientri. 2. Melakukan update data secara regular ketika ada perubahan data. surat tugas sebagai penanggungjawab di tingkat sekolah. satu kali dalam 1 semester. Sekolah melakukan sosialisasi ke seluruh peserta didik. Biaya fotocopy formulir dapat dibebankan dari dana BOS. kependidikan tentang cara pengisian formulir pendataan. yang telah disiapkan oleh Kemdikbud secara online. sekolah yang telah dibiayai pemerintah. 6. pemasukan data harus dilakukan di Kemdikbud kemudian mengirim ke server sekolah sebagai bagian pekerjaan rutin dan tanpa membebankan biaya kependidikan/sekolah harus disimpan di sekolah masing-masing untuk 9.BAB IV PROSEDUR PELAKSANAAN BOS A.

2. misalnya: alokasi BOS. Atas dasar data jumlah siswa tiap sekolah. Kebudayaan. Proses Penetapan Alokasi Dana BOS Penetapan alokasi dana BOS dilaksanakan sebagai berikut: 1. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bersama-sama dengan Tim Manajemen BOS Provinsi dan Tim Manajemen BOS Pusat melakukan rekonsiliasi data selanjutnya dikirim ke Kementerian Keuangan. Peraturan Menteri Keuangan setelah Kementerian Keuangan menerima data 6. dll. Kementerian Pendidikan dan 4. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bertanggungjawab terhadap proses pendataan bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan sumber daya B. Bantuan Siswa Miskin. Kebudayaan membuat alokasi dana BOS tiap kabupaten/kota/provinsi. Kementerian Keuangan menetapkan alokasi anggaran tiap provinsi melalui 5. operasional penggunaan aplikasi pendataan dan memastikan data yang manusia yang tidak memungkinkan melakukan pendataan sendiri. pemerintah/pemerintah daerah untuk berbagai jenis program. Sekolah dapat berkonsultasi dengan dinas pendidikan setempat mengenai diinput sudah masuk kedalam server dikdas. Alokasi dana BOS tiap provinsi dalam satu tahun anggaran ditetapkan Kebudayaan (dalam hal ini ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan). Rehab. 13.11. 3. jumlah siswa tiap sekolah. Data yang dikirim oleh sekolah akan dijadikan sebagai dasar kebijakan 12. tunjangan PTK. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melakukan pengumpulan dan verifikasi data jumlah siswa tiap sekolah berdasarkan data individu siswa. Alokasi dana BOS tiap sekolah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang sedang berjalan 17 17 . untuk mengenai jumlah sekolah dan jumlah siswa dari Kementerian Pendidikan dan ditambah dengan proyeksi pertambahan jumlah siswa tahun pelajaran baru.

Mekanisme Pengalokasian Dana BOS Proses penyaluran dana BOS dari tingkat pusat sampai dengan tingkat sekolah 18 18 . BOS-01B. sedangkan periode Juli-Desember Formulir BOS-01A. yaitu: Gambar 1. BOS-01C Tim BOS Pusat Jumlah Siswa Tiap Sekolah Tim BOS Kab/Kota Workshop Pendataan Tim BOS Provinsi Rekap Jumlah Siswa Tiap Kab/Kota & Provinsi Tim BOS Pusat Jumlah Siswa Tiap Sekolah SK Dirjen Dikdas Alokasi BOS Tiap Sekolah Usulan Alokasi Dana BOS Tiap Provinsi Kementerian Keuangan Peraturan Menteri Keuangan Alokasi BOS Tiap Provinsi Dikirim ke tiap provinsi sebagai dasar pencairan dan penyaluran C.7. Alokasi dana BOS tiap sekolah untuk periode Januari-Juni 2013 didasarkan 2013 didasarkan pada data tahun pelajaran 2013-2014. Persiapan Penyaluran Dana BOS di Daerah dilakukan 2 tahap. Sekolah jumlah siswa tahun pelajaran 2012-2013.

Pendidikan Provinsi dan SKPD Pendidikan persiapan yang harus dilakukan: sekolah harus segera membuka rekening bank atas nama sekolah (bukan atas 2.Tahap 1: Penyaluran dana dari Kas Umum Negara (KUN) ke Kas Umum Daerah (KUD) Provinsi. Kabupaten/Kota BOS dan alokasi dananya kepada BPKD untuk keperluan pencairan dana BOS D. Triwulan Kedua (bulan April sampai dengan bulan Juni) dilakukan paling 19 19 . yaitu: Dana BOS bagi daerah tidak terpencil disalurkan dari KUN ke KUD secara 3. kemudian mengirimkannya 4. ada beberapa tahapan/langkah 1. lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan April 2013. Penyaluran Dana BOS 1. Menteri Dalam Negeri. Mekanisme Mekanisme penyaluran dana dan pelaporannya Untuk kelancaran penyaluran dana BOS. Penyaluran dana dan pelaporannya akan diatur dalam Peraturan Tahap 2: Penyaluran dana dari KUD provinsi ke rekening sekolah. misalnya sekolah baru. SKPD Pendidikan Provinsi menyerahkan data daftar sekolah penerima dana dari BUD ke sekolah. Triwulan Ketiga (bulan Juli sampai dengan bulan September) dilakukan paling 2. SKPD menandatangani naskah hibah. kepada Tim Manajemen BOS Provinsi (Formulir BOS-02). triwulanan (tiga bulanan). Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengkompilasi nomor rekening seluruh 3. yang prosedurnya diatur dalam Peraturan sekolah dan nomor rekening baru (jika ada). Bagi sekolah yang belum memiliki rekening. Menteri Dalam Negeri. Triwulan Pertama (bulan Januari sampai dengan bulan Maret) dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. maka nama pribadi) dan segera mengirim ke Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan Juli 2013.

Jika terjadi kelebihan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah akibat tersebut tetap milik kas sekolah dan harus digunakan untuk kepentingan 4. Dana BOS daerah terpencil disalurkan dari KUN ke KUD semesteran (6 bulanan). maka dana BOS siswa tersebut pada triwulan berjalan menjadi hak sekolah lama. Semester Pertama (bulan Januari-Juni) dilakukan paling lambat 14 (empat 2. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota masih mencukupi. Apabila dana BOS di BUD sekolah harus melaporkan kekurangan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. ditinggalkan/menerima siswa pindahan tersebut baru Beberapa ketentuan tambahan terkait dengan masalah penyaluran dana BOS 2. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melaporkan kepada Tim Manajemen BOS sekolah tersebut pada periode penyaluran berikutnya. Triwulan Keempat (bulan Oktober sampai dengan bulan Desember) dilakukan yaitu: paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Oktober 2013. 1. sekolah sesuai dengan program sekolah. Bilamana terdapat sisa dana di sekolah pada akhir tahun anggaran. Jika terjadi kekurangan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah. yang sering terjadi di daerah dan sekolah: sekolah yang pada awal bulan Juli 2013. maka dana kesalahan data. Tim Manajemen BOS Provinsi melakukan pengurangan dana BOS di 3. kekurangan salur di sekolah dapat diselesaikan pada 20 20 . maka melaporkan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. Provinsi. Semester Kedua (Juli-Desember) dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja Selanjutnya BUD harus menyalurkan dana BOS ke sekolah paling lambat 7 hari kerja setelah dana diterima di KUD Provinsi. maka sekolah harus melaporkan kelebihan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. Revisi jumlah siswa pada diberlakukan untuk pencairan triwulan berikutnya. 1.4. Jika terdapat siswa pindah/mutasi dari sekolah tertentu ke sekolah lain setelah pencairan dana di triwulan berjalan.

Pengambilan dana BOS dilakukan oleh bendahara sekolah atas persetujuan sejenis rekomendasi/persetujuan dari pihak manapun. triwulan berjalan. Besar penggunaan dana tiap bulan disesuaikan dengan kebutuhan ini bukan termasuk pemotongan. Dana BOS dalam suatu periode tidak harus habis dipergunakan pada periode sekolah sebagaimana tertuang dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Dana BOS harus diterima secara utuh oleh sekolah dan tidak diperkenankan tersebut. oleh pihak manapun. Kepala Sekolah dan dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan dengan menyisakan saldo minimum sesuai peraturan yang berlaku. Manajemen BOS Provinsi mengajukan penambahan dana pada triwulan berikutnya kepada Tim Manajemen BOS Pusat melalui laporan BOS-K9 paling Apabila dana di BUD tidak mencukupi. Pengambilan Dana lambat akhir minggu ke-2 bulan ke-2 dari setiap triwulan. maka Tim 1. 21 21 . Saldo minimum adanya pemotongan atau pungutan biaya apapun dengan alasan apapun dan 2.E. Pengambilan dana tidak diharuskan melalui 3.

BAB V PENGGUNAAN DANA BOS A. Komponen Pembiayaan Penggunaan dana BOS di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan bentuk berita acara rapat dan ditandatangani oleh peserta rapat. keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah. dapat digunakan untuk membiayai Mengganti buku teks yang rusak/menambah kekurangan untuk memenuhi rasio satu siswa satu buku Langganan publikasi berkala Akses informasi online Pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan Peningkatan kompetensi tenaga pustakawan 2 Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru Pemeliharaan perabot perpustakaan Biaya pendaftaran Pendaftaran ulang Pengembangan database perpustakaan Penggandaan formulir Item Pembiayaan Perhatikan UU No 43/2007 Tentang Perpustakaan Minimal 5% dari dana BOS Penjelasan Komite Sekolah. Dewan Guru dan komponen kegiatan-kegiatan berikut: No 1 Pengembangan Perpustakaan Komponen Pembiayaan Dana BOS yang diterima oleh sekolah. Hasil kesepakatan diatas harus dituangkan secara tertulis dalam Administrasi pendaftaran 22 22 Termasuk untuk konsumsi panitia dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa .

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba. pramuka dan palang merah remaja.No Komponen Pembiayaan Biaya Pendataan data pokok pendidikan Item Pembiayaan Pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan 3 Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa PAKEM (SD) Pembelajaran Kontekstual (SMP) Pembelajaran remedial Pemantapan persiapan ujian Pembelajaran pengayaan baru. fotocopy. Penjelasan Pengembangan pendidikan karakter Olahraga. alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba penggandaan soal. dan membeli alat olah raga. Standar pembiayaan mengacu kepada batas kewajaran setempat atau batas yang telah ditetapkan Pemda Termasuk untuk: honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran dan biaya transportasinya (termasuk di SMP Terbuka). karya ilmiah remaja. honor koreksi ujian. Ulangan umum. Ujian sekolah Termasuk untuk: fotocopy. honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa 23 23 . kesenian. 4 Kegiatan Ulangan dan Ujian Ulangan harian.

spidol. perbaikan atap Kamar mandi dan bocor. kapur tulis. jika di sekolah tidak ada jaringan listrik Penggunaan Internet dengan mobile modem dapat dilakukan untuk maksimal pembelian voucher sebesar Rp. perbaikan sanitasi sekolah (kamar mandi dan WC). buku inventaris Minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah Pengadaan suku cadang alat kantor Item Pembiayaan Penjelasan 6 Langganan daya dan jasa Listrik. buku induk siswa. perbaikan pintu dan WC siswa harus dijamin berfungsi jendela dengan baik. air. internet (fixed/mobile modem) baik dengan cara berlangganan maupun prabayar Pembiayaan penggunaan internet termasuk untuk pemasangan baru Membeli genset atau jenis lainnya yang lebih cocok di daerah tertentu misalnya panel surya. dan telepon.No 5 Pembelian bahanbahan habis pakai Komponen Pembiayaan Buku tulis. 250.000 per bulan 7 Perawatan sekolah Pengecatan. bahan praktikum. pensil. perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya 24 24 8 Pembayaran honorarium bulanan Guru honorer (hanya untuk Dalam pengangkatan guru/tenaga memenuhi SPM) . kertas. Perbaikan mebeler.

Komponen Pembiayaan Pegawai administrasi (termasuk administrasi BOS untuk SD) Pegawai perpustakaan Penjaga Sekolah Satpam Pegawai kebersihan Item Pembiayaan 9 Pengembangan profesi guru 10 Membantu siswa miskin Khusus untuk sekolah yang KKKS/MKKS memperoleh Menghadiri seminar yang hibah/block grant terkait langsung dengan peningkatan mutu pendidik pengembangan KKG/MGMP atau dan ditugaskan oleh sejenisnya pada sekolah tahun anggaran yang sama hanya diperbolehkan menggunakan dana BOS untuk biaya transport kegiatan apabila tidak disediakan oleh hibah/blockgrant tersebut.No guru honorer dan tenaga kependidikan honorer. Penjelasan 25 25 . KKG/MGMP Pemberian tambahan bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah kependidikan honorer sekolah harus mempertimbangkan batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai. serta kualifikasi guru honorer harus sesuai bidang yang diperlukan.

insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos Printer atau printer plus scanner Desktop/work station Alat peraga/media pembelajaran Mesin ketik Peralatan UKS 12 Pembelian perangkat komputer 13 Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s. suratmenyurat. perahu penyeberangan. Peralatan komputer tersebut harus ada di sekolah.No Komponen Pembiayaan Membeli alat transportasi sederhana bagi siswa miskin yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda. dll) Item Pembiayaan Penjelasan 11 Pembiayaan pengelolaan BOS Membeli seragam. provinsi maupun kabupaten/kota di sekolah tersebut Alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS Masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran. CD dan flash disk) Penggandaan. 26 26 Penggunaan dana untuk komponen ini harus dilakukan melalui rapat dengan dewan guru dan . sepatu dan alat tulis bagi siswa penerima bantuan siswa miskin (BSM) sebanyak penerima BSM. baik dari pusat.

maksimal sebesar Rp 150. diberikan maksimal sebesar Rp dengan beban mengajarnya. tidak diperkenankan menggunakan dana BOS untuk peruntukan yang sama. Batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai (honor guru/tenaga kependidikan honorer dan honor-honor kegiatan) di sekolah negeri 1. Pengelolaan kegiatan pembelajaran oleh Pengelola TKB Mandiri diberikan SMPT/TKB Mandiri tetap Kepala Sekolah SMP induk. Supervisi oleh Wakil Kepala SMP Terbuka.- Pembelian meja dan kursi komite sekolah siswa jika meja dan kursi yang ada sudah rusak berat Item Pembiayaan Penjelasan 2. Kegiatan pembimbingan di TKB oleh Guru Pamong. 5. diberikan maksimal sebesar Rp 150. 2. diberikan maksimal sebesar Rp 100.000. Kegiatan administrasi ketatausahaan oleh petugas Tata Usaha (1 orang).No Komponen Pembiayaan sebesar 20% dari total dana BOS yang diterima oleh sekolah dalam satu tahun. masing-masing diberikan 6. 150.-/bulan. 27 27 . 3. dana BOS dapat digunakan juga untuk kegiatan: /bulan.000.000. maksimal sebesar Rp 150.-/bulan.-/bulan.-/bulan tetapi secara proporsional disesuaikan Sebagai penanggung jawab pengelolaan dan penggunaan dana BOS untuk Penggunaan dana BOS di sekolah harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: Prioritas utama penggunaan dana BOS adalah untuk kegiatan operasional Bagi sekolah yang telah menerima DAK. Sebaliknya jika dana BOS tidak mencukupi untuk pembelanjaan yang diperbolehkan (13 item pembelanjaan) 1. diberikan rata-rata 4. Supervisi oleh Kepala Sekolah. sekolah. Kegiatan tatap muka di Sekolah Induk oleh Guru Bina. Khusus untuk SMP Terbuka.000.-/bulan.000. maksimal sebesar Rp 150.000.

8. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat. kecuali B. Membangun gedung/ruangan baru. 4. 28 28 . kecuali untuk siswa penerima BSM. pribadi (bukan inventaris sekolah). Menanamkan saham. Disimpan dengan maksud dibungakan. 5. 11. misalnya studi banding. 10. 2. Bunga Bank/Jasa Giro akibat adanya dana di rekening sekolah menjadi milik diterima oleh sekolah. tur studi (karya wisata) dan sejenisnya. Kabupaten/Kota/Provinsi/Pusat. Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru. yaitu pendapatan hibah (misalnya DAK) dan peraturan terkait. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar. menanggung biaya siswa/guru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.maka sekolah dapat mempertimbangkan sumber pendapatan lain yang 3. atau pihak lainnya. 7. 6. Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kecamatan/ untuk Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/siswa untuk kepentingan 9. Biaya transportasi dan uang lelah guru PNS yang bertugas di luar jam Daerah. Membeli Lembar Kerja Siswa (LKS). 3. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran. Dipinjamkan kepada pihak lain. Larangan Penggunaan Dana BOS 1. pendapatan sekolah lainnya yang sah dengan tetap memperhatikan 4. mengajar harus mengikuti batas kewajaran yang ditetapkan oleh Pemerintah sekolah dan digunakan untuk keperluan sekolah (beradasarkan Surat Edaran Ditjen Perbendaharaan Nomor: S-5965/PB/2010 Tanggal 10 Agustus 2010 Perihal Pemanfaatan Bunga Bank yang berasal dari Dana BOS di rekening Sekolah).

Membiayai kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Membuat rencana kerja. 4. Diketahui oleh Komite Sekolah. Terkait dengan biaya untuk rehabilitasi ringan/pemeliharaan bangunan Memilih satu atau lebih pekerja untuk melaksanakan pekerjaan tersebut dengan standar upah yang berlaku di masyarakat. ketersediaan. perundangan yang berlaku.14. dengan cara membandingkan harga penawaran dari penyedia barang/jasa dengan harga pasar dan melakukan negosiasi. 5. Tim Manajemen BOS Sekolah harus: Menggunakan prinsip keterbukaan dan ekonomis dalam menentukan peraturan 3. Memperhatikan kualitas barang/jasa. Membiayai 13. nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan. Pembelian barang/jasa dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah dengan: barang/jasa dan tempat pembeliannya sesuai dengan 2. 29 29 . kegiatan dalam rangka mengikuti 12. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau pemerintah daerah secara penuh/wajar. Mekanisme Pembelian Barang/Jasa di Sekolah 1. 6. sekolah. Membuat laporan singkat tertulis tentang penetapan penyedia barang/jasa. dan kewajaran harga. sekolah. 7. misalnya membiayai iuran dalam rangka perayaan hari besar pelatihan/sosialisasi/ diselenggarakan lembaga di luar SKPD Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota C.

cara. Dalam Kegiatan monitoring dan supervisi dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Pusat. kinerja Tim Manajemen BOS Provinsi dan penggunaan . dan penggunaan yang tepat. pembinaan dan penyelesaian masalah terhadap pelaksanaan program BOS. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Pusat 1. dan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. penyaluran dana dan pasca penyaluran dana. Kegiatan pengaduan ini dilakukan dapat dengan ditingkatkan. Alokasi dana sekolah penerima bantuan Penyaluran dan penggunaan dana Administrasi keuangan sehingga Pelayanan dan penanganan pengaduan pelayanan 5.BAB VI MONITORING DAN SUPERVISI Bentuk kegiatan monitoring dan supervisi adalah melakukan pemantauan. menyelesaikan masalah. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. 4. Bank penyalur dan Sekolah. terkait. 30 30 3. 2. Secara yang berhak dalam jumlah. dan mendokumentasikan. Tim Monitoring pelaksanaan program ditujukan untuk memantau penyaluran dan dana manajemen dan operasional yang disediakan oleh Tim Manajemen BOS Pusat dan pelaksanaan program di sekolah. pelaksanaannya. pada saat penyerapan dana. waktu. Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Provinsi. umum tujuan kegiatan ini adalah untuk meyakinkan bahwa dana BOS diterima oleh Selain itu juga dilakukan monitoring terhadap pelayanan dan penanganan pengaduan. Komponen utama yang dimonitor antara lain: 1. serta pemajangan rencana penggunaan dan pemakaian dana BOS. 3. A. Manajemen BOS Provinsi. monitoring pengaduan dapat dilakukan bekerjasama dengan fakta. Pengelola Keuangan Daerah. 2. mencari Pelaporan. lembaga-lembaga menginvestigasi.

Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. pada saat penyaluran dana. Monitoring dapat melibatkan Pengawas Sekolah secara terintegrasi dengan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota agar memanfaatkan pengawas sekolah 31 31 C. dan pasca penyaluran dana. secara online. Monitoring pelaksanaan program dilakukan melalui kunjungan lapangan. 5. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Provinsi dan penggunaan dana di tingkat sekolah. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota dan penggunaan dana di tingkat sekolah. Bila terjadi permasalahan biaya monitoring. B. monitoring. secara online. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. 7. Responden terdiri dari sekolah dan murid dan/atau orangtua murid. disarankan agar monitoring dilakukan secara terpadu dengan program lain selain program BOS. penyerapan dana. 6. 4. sekolah. 3. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. 3. penyerapan dana. 4. Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Monitoring dilaksanakan pada saat penyaluran dana dan pasca penyaluran dana. kegiatan pengawasan lainnya oleh Pengawas Sekolah. yang kredibel dan bertanggung jawab untuk membantu melakukan . 1. 1. 2. 2. murid dan/atau orangtua murid penerima bantuan dan lembaga penyalur dana BOS.4. 5. 5.

namun demikian perlu dilakukan revisi pada semester kedua. dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. yang sekolah dan diperlihatkan kepada Pengawas Sekolah. Kota. Sekolah) diwajibkan untuk melaporkan hasil kegiatannya kepada pihak terkait. Kabupaten/ pertanggungjawaban keuangan serta hasil monitoring evaluasi dan pengaduan Secara umum. pemanfaatan dana. Dokumen ini disimpan di RKAS dibuat setahun sekali pada awal tahun pelajaran. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Formulir BOS-K1 dan BOSK2) RKAS ditandatangani oleh Kepala Sekolah.BAB VII PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dalam pelaksanaan Program BOS. penyaluran. untuk sekolah swasta ditambah Ketua Yayasan. Provinsi. masalah. Tim Manajemen BOS 32 32 . masing-masing pengelola program di tiap tingkatan (Pusat. sekolah (Formulir BOS-K2). Oleh karena itu sekolah dapat membuat RKAS tahunan yang dirinci tiap semester. hal-hal yang dilaporkan oleh pelaksana program adalah yang berkaitan dengan statistik penerima bantuan. penyerapan. Tingkat Sekolah a. dilihat seperti pada Formulir BOS-K1. Format RKAS dapat dibuat tahunan dan tiga bulanan untuk setiap sumber dana yang diterima RKAS perlu dilengkapi dengan rencana penggunaan dana secara rinci. A. PELAPORAN 1. Komite Sekolah dan khusus Kabupaten/Kota.

Kolom Pengeluaran: adalah pembelian barang dan jasa. dan penerimaan jasa giro semua transaksi eksternal. Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) ketiga: i. administrasi bank. biaya dan transaksi yang dicatat didalam Buku Kas Umum juga harus dicatat dalam buku pembantu.b. 33 33 . untuk program BOS. giro maupun tunai) dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. Buku Pembantu Bank (Formulir BOS-K5) diperlihatkan kepada pengawas. Buku ini harus mencatat tiap transaksi tunai dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. lain). pajak atas hasil dari jasa giro dan setoran pajak. dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. iii. penerimaan dari pemungutan pajak. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Formulir yang telah diisi ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. Pembukuan Sekolah diwajibkan membuat pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah atau menggunakan komputer. Kolom Penerimaan:dari penyalur dana (BOS atau sumber dana dari bank. Tim Buku Pembantu Kas (Formulir BOS-K4) diperlukan. Pembukuan dalam Buku Kas Umum meliputi i). Dokumen ini disimpan di sekolah dan Buku ini harus mencatat tiap transaksi melalui bank (baik cek. dan Buku Pembantu Pajak. Dokumen ini ii. Buku yang digunakan adalah sebagai berikut. yaitu yang berhubungan dengan pihak ii). Pembukuan yang digunakan dapat dengan tulis tangan Buku Kas Umum ini disusun untuk masing-masing rekening bank yang dimiliki oleh sekolah. Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Buku Pembantu disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah. yaitu Buku Pembantu Kas. dan para pemeriksa lainnya apabila Buku Kas Umum harus diisi tiap transaksi (segera setelah transaksi tersebut terjadi dan tidak menunggu terkumpul satu minggu/bulan) Bank.

Dokumen ini disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas iv. iv. dilakukan dengan tulis tangan atau menggunakan komputer. bendahara wajib mencetak Buku Kas Umum dan buku-buku pembantu sekurang-kurangnya sekali Semua transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat dalam Buku Kas dalam satu bulan dan menatausahakan hasil cetakan Buku Kas Umum Umum dan Buku Pembantu yang relevan sesuai dengan urutan tanggal ii. Apabila bendahara meninggalkan tempat kedudukannya atau berhenti bukti pengeluaran harus diserahterimakan kepada pejabat yang baru dari jabatannya. Buku Pembantu Pajak (Formulir BOS-K6) lainnya apabila diperlukan. iii. i. Realisasi penggunaan dana tiap sumber dana (Formulir BOS-K7) 34 34 semua sumber dana yang dikelola oleh sekolah pada periode yang sama. dan para pemeriksa Buku pembantu pajak mempunyai fungsi untuk mencatat semua transaksi yang harus dipungut pajak serta memonitor atas pungutan dan penyetoran pajak yang dipungut selaku wajib pungut pajak. Laporan ini disusun berdasarkan Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) dari . Pembukuan terhadap seluruh penerimaan dan pengeluaran dapat dan buku-buku pembantu bulanan yang telah ditandatangani Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. Terkait dengan pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah untuk program BOS. Dalam hal pembukuan dilakukan dengan komputer. kejadiannya. sekolah. Uang tunai yang ada di Kas Tunai tidak lebih dari Rp 10 juta. sekolah perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut. Buku Kas Umum dan buku pembantunya serta bukti- c. dengan Berita Acara Serah Terima. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota.

Laporan ini merupakan rekapitulasi dari 13 komponen penggunaan dana Sekolah. iii. Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOS (Formulir BOS-K7a) hibah selaku obyek pemeriksaan. Uraian tentang jenis barang/jasa yang dibayar dapat dipisah dalam v.000. Bukti pengeluaran yang sah disimpan dan dipergunakan oleh penerima d. BOS yang tercantum dalam Permendagri tentang Pengelolaan BOS.000. iv. bentuk faktur sebagai lampiran kuitansi. yang sah.000.000. Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. menyatakan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH Laporan ini harus dilengkapi dengan surat pernyataan tanggung jawab yang BOS dan disusun berdasarkan Formulir BOS-K7.000. sedang transaksi dengan nilai nominal antara Rp 250..000. dibayar oleh Bendahara. Kepala Sekolah dan Komite e.000..dan dengan nilai sampai Rp 250.dikenai bea meterai dengan tarif sebesar Rp 3. Untuk transaksi 35 35 .000..Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara.sampai dengan Rp Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai dengan ketentuan bea materai. Bukti pengeluaran i.. Uraian pembayaran dalam kuitansi harus jelas dan terinci sesuai dengan peruntukannya.tidak dikenai bea meterai.. Setiap bukti pembayaran harus disetujui Kepala Sekolah dan lunas meterai dengan tarif sebesar Rp 6. Setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kuitansi ii.- transaksi dengan nilai nominal lebih besar Rp 1.dikenai bea 1.

kemdikbud.vi. Laporan lengkap penggunaan dana BOS Lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran. Laporan harus memenuhi unsur-unsur sebagai berikut: ii. Pelaporan i. dana BOS (kuitansi/faktur/nota/bon Laporan penggunaan dana BOS di tingkat sekolah meliputi laporan iii.go.bos. sebagai bahan bukti dan bahan laporan. triwulanan disimpan di sekolah untuk bahan pemeriksaan. disimpan dan ditata disimpan di suatu tempat yang aman dan mudah untuk ditemukan setiap saat. Laporan kegiatan dan pertanggungjawaban selama satu tahun anggaran disampaikan kepada SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota paling lambat 36 36 . Segala jenis bukti pengeluaran harus disimpan oleh bendahara BOS f. www. Buku Pembantu Bank. baik yang berupa laporan-laporan keuangan maupun dokumen pendukungnya. Buku Pembantu Kas. Buku Kas Umum. dengan rapi dalam urutan nomor dan tanggal kejadiannya. Hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah: dilaporkan oleh setiap sekolah tiap triwulan ii. Setiap kegiatan wajib dibuatkan laporan hasil pelaksanaan kegiatannya. serta vendor/toko/supplier) wajib diarsipkan oleh sekolah sebagai bahan dari i. tanggal 5 Januari tahun berikutnya. Lembar pencatatan pengaduan.id. bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS. realisasi penggunaan dana per sumber dana (Formulir BOS-K7 dan BOS-K7a) dan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan Pembantu Pajak beserta bukti serta dokumen pendukung bukti iv. Seluruh arsip data keuangan. Rekapitulasi penggunaan dana BOS (Formulir BOS-K7A) harus melalui laman iii. dan Buku pengeluaran audit.

2. Tingkat Kabupaten/Kota(Formulir BOS-K8)

Hal-hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota: BOS Sekolah dengan menggunakan Formulir BOS-K8.

b. Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Provinsi paling lambat 3. Tingkat Provinsi tanggal 10 Januari tahun berikutnya. penyelesaian.

a. Rekapitulasi penggunaan Dana BOS yang diperoleh dari Tim Manajemen

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status

a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K9 dan BOS-K9a)

Laporan ini dibuat triwulanan dipisahkan untuk daerah non terpencil (BOSK9) dan daerah terpencil (BOS-K9a), dibuat oleh Tim Manajemen BOS kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan cq. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar paling lambat minggu ke-2 bulan ke-2 setiap triwulan. Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah: Formulir BOS-K10. Provinsi ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan dikirimkan

Umum Daerah (KUD) dari Kas Umum Negara (KUN) dengan kebutuhan riil.

Laporan ini untuk melihat kesesuaian jumlah dana yang diterima oleh Kas

b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K10) i.

ii.

iii. Kegiatan lainnya, seperti kegiatan sosialisasi dan pelatihan, pengadaan, dan kegiatan lainnya.

Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi penyelesaian.

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status

Hasil Penyerapan dan Penggunaan Dana BOS dengan menggunakan

37 37

Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat c. Hasil Monitoring dan Evaluasi tanggal 20 Januari tahun berikutnya. Laporan ini berisi tentang hasil monitoring, analisis, jumlah responden,

kesimpulan, saran, dan rekomendasi. Laporan monitoring rutin dikirimkan monitoring.

ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat 45 hari setelah pelaksanaan 4. Tingkat Pusat Tim Manajemen BOS Pusat harus membuat laporan-laporan sebagai berikut. a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a) Hal-hal yang perlu disampaikan dalam laporan triwulanan adalah laporan

penyaluran dana triwulan berikutnya dari Kas Umum Negara ke Kas Umum diperlukan.

dari setiap provinsi. Laporan ini harus dikirim oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada Kementerian Keuangan paling lambat pada minggu ke 2 bulan ke-3 dari setiap triwulan sebagai bahan untuk

Sumber data penyusunan laporan ini adalah Formulir BOS-K-9 dan BOS-K9

realisasi penyerapan dana BOS triwulanan yang diterima dari Tim

Manajemen BOS Provinsi menggunakan Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a.

Daerah Provinsi, dan sebagai dasar pencairan dana cadangan, apabila b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K12) i. Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah: diterima dari Tim Manajemen BOS Provinsi.

ii.

Laporan penggunaan dana BOS hasil rekapitulasi dari laporan Tim Manajemen BOS Provinsi dengan menggunakan Formulir BOS-K12. Statistik Penerima Bantuan yang disusun berdasarkan data yang

38 38

iii. Hasil Monitoring dan Evaluasi yang berisi tentang jumlah responden, iv. Penanganan Pengaduan Masyarakatyang antara lain berisi informasi v. yang dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kab/Kota. lainnya. Kegiatan lainnya, seperti sosialisasi, pelatihan, pengadaan, dan kegiatan waktu pelaksanaan, hasil monitoring, analisis, kesimpulan, saran, dan rekomendasi. tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status

penyelesaian yang merupakan rekapitulasi dari penanganan pengaduan

Laporan akhir tahun harus diserahkan ke Menteri terkait pada akhir bulan Januari tahun berikutnya.

B. PERPAJAKAN berikut. 1.

Ketentuan peraturan perpajakan dalam penggunaan dana BOS diatur sebagai

siswa baru; kesiswaan; ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan pembelian bahan-bahan untuk perawatan/perbaikan ringan gedung sekolah penggunaan dana BOS sebagaimana tersebut di atas adalah: i. Tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5%1

a. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Negeri atas ii.

laporan hasil belajar siswa; pembelian bahan-bahan habis pakai, seperti buku tulis, kapur tulis, pensil dan bahan praktikum; pengembangan profesi guru;

Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk

pembelian ATK/bahan/penggandaan dan lain-lain pada kegiatan penerimaan

Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian lebih dari Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. Namun untuk nilai pembelian ditambah PPNnya jumlahnya tidak melebihi Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan 39 39

1Peraturan

Menteri Keuangan nomor 154/PMK.03/2010 tanggal 31 agustus 2010 tentang Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain pasal 3 butir (1)h.

Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ adalah: i. PPN atas pembelian barang dan atau jasa yang dilakukan oleh bukan Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku umum 2. dan melaporkan PPN dan PPnBM beserta tata cara pemungutan.bukan merupakan pembayaran yang dipecah-pecah. . Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajarandan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak. penyetoran dan pelaporannya. i. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri atau PPN. PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan PPN dalam hal ini bendaharawan pemerintah tidak perlu memungut Pengusaha Kena Pajak (PKP)3. ii. termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 2. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajaran Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena a. Pemungut b. karena tidak Pajak). 22. menyetor.5%1. adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 dan pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait atas penggunaan dana BOS untuk belanja barang sebagaimana tersebut diatas Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22. penyetoran dan pelaporan PPN dan PPNBm bagi pemungut PPN dan Pengusaha Kena Pajak Rekanan Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1983 terakhir dengan Undang-undang nomor 42 tahun 2009 tentang Perubahan ketiga atas Undang Undang nomor 8 tahun 1983 tentang PPN barang dan jasa dan PPnBM serta KMK/563/2003 tentang penunjukkan bendaharawan pemerintah untuk memnungut. tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 2 3 40 40 Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor KEP-382/PJ/2002 tentang pedoman pelaksanaan pemungutan. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada sekolah negeri atas Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: 1.

kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. Bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ pengelola penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: i. 1. Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. Rp b. Namun untuk nilai pembelian yang dipecah-pecah. kitab suci dan buku-buku Pajak) atas pembelian buku yang bukan buku-buku pelajaran umum. sebagai pihak yang ditunjuk sebagai Pemungut PPh Pasal 22 dan atau PPN. harus dipotong PPh Pasal 21 dengan menerapkan tarif Pasal 17 UU PPh sebesar 5 % dari bendaharawan/penanggung jawab dana BOS baik pada sekolah negeri 41 41 . Bagi guru/pegawai non PNS sebagai peserta kegiatan. termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal iii. kesiswaan. 22.000.000. karena tidak pelajaran agama..(satu juta rupiah) dan bukan merupakan pembayaran dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait dengan pembelian/ Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22.(satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak berupa buku-buku yang bukan buku pelajaran umum. iii. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama.000. lebih dari Rp 1. PPN yang terutang dibebaskan. pengembangan profesi guru.. Atas pembelian buku-buku pelajaran umum.ii. Semua a. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan pemberian honor pada kegiatan penerimaan siswa baru. Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena 3. PPN yang terutang dibebaskan. ditambah PPN-nya jumlahnya tidak melebihi Atas pembelian buku-buku pelajaran umum.000. laporan BOS dan kegiatan pembelajaran pada SMP Terbuka. penyusunan maupun sekolah bukan negeri: jumlah bruto honor. ii.

Penghasilan Kena Pajak XX XX XX XX XX vi. v. Pegawai Tidak Tetap (PTT). ii..d. Untuk jumlah lebih dari itu. Penghasilan rutin setiap bulan untuk guru tidak tetap (GTT). untuk membayar honor kepada tenaga kerja lepas orang pribadi yang melaksanakan sebagai berikut:*) pemeliharaan sekolah harus memotong PPh Pasal 21 dengan ketentuan kegiatan perawatan atau Rp 2. bruto. Kependidikan Honorer. Dengan perhitungan sebagai berikut: i. PPh Pasal 21 dihitung dengan menyetahunkan penghasilan sebulan. PPh Pasal 21 sebulan (:12) i). Tambahan tanggungan keluarga. Status sendiri *) Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Sekolah Swasta. iii.30 juta Rp 2.000. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS. baik pada Sekolah Negeri. Golongan IV dengan tarif 15% (lima belas persen) dari penghasilan Golongan I dan II dengan tarif 0% (nol persen).(dua juta dua puluh lima ribu rupiah) tidak XX iv. 4. maks 3 orang @ PPh Pasal 21 terutang setahun 5% (jumlah s.025 juta 5. Tambahan status kawin iii). Tenaga b.b. Rp 50 juta) dst Rp 24. ii. sampai dengan Rp 2. untuk jumlah sebulan a. Dikurangi PTKP*) Penghasilan sebulan Penghasilan netto setahun (x 12) iii.025 juta 42 42 . Golongan III dengan tarif 5% (lima persen) dari penghasilan bruto.025. adalah: ii). Bagi guru/pegawai PNS diatur sebagai berikut : i. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS dalam rangka membayar honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer sekolah yang tidak dibiayai dari Pemerintah Pusat dan atau Daerah yang dibayarkan bulanan diatur sebagai berikut: terhutang PPh Pasal 21.

maka harus atas jumlah bruto upah setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak 150...(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah 1.320..(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).000. 1. namun jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp 1. harus dipotong dengan menerapkan tarif 5% atas jumlah bruto upah diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp 1.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp b. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi tiga ratus dua puluh ribu rupiah) harus dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% (PTKP) yang sebenarnya.000.000. mengalami perubahan maka mengikuti perubahan yang terbaru. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp 150.. pada saat jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1.000.320. maka c. maka pada saat dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% dari jumlah upah harian atau rata-rata jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang dua puluh ribu rupiah).000.000.000.a..(seratus lima puluh ribu rupiah).(satu juta tiga ratus Catatan: *) Besaran upah harian yang terutang pajak penghasilan (PPh) pasal 21 jika 43 43 ..(satu juta Rp 150.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp d..320. maka tidak ada PPh Pasal 21 yang dipotong.000..320. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi Rp 150.. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp upah harian di atas Rp 150.(seratus lima puluh ribu rupiah)...320.000. harus dihitung kembali jumlah PPh Pasal 21 yang setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang sebenarnya.000.320.000.

terdapat di sekolah. Provinsi dan Pusat. Pengawasan masyarakat dalam rangka transparansi pelaksanaan program indikasi penyimpangan dalam pengelolaan BOS. Pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sesuai dengan kewenangan. Sanksi kepada oknum yang melakukan pelanggaran dapat diberikan . Pengawasan Pengawasan program BOS meliputi pengawasan melekat. pengawasan 1. misalnya: Sanksi terhadap penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan negara dan/atau sekolah dan/atau siswa akan dijatuhkan oleh aparat/pejabat yang berwenang. Pengawasan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) 4. sesuai dengan kebutuhan lembaga tersebut atau permintaan instansi yang fungsional. kabupaten/kota maupun dilakukan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota kepada sekolah. Sanksi 44 44 dalam berbagai bentuk. Prioritas utama dalam program BOS adalah pengawasan yang Inpektorat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan melakukan audit 5. akan diaudit. dan pengawasan masyarakat.BAB VIII PENGAWASAN. Apabila terdapat kepada instansi pengawas fungsional atau lembaga berwenang lainnya. 2. dengan melakukan audit atas permintaan instansi yang akan diaudit. provinsi. PEMERIKSAAN DAN SANKSI A. agar segera dilaporkan BOSoleh unsur masyarakat dan unit-unit pengaduan masyarakat yang B. Kabupaten/Kota. Pengawasan Melekatyang dilakukan oleh pimpinan masing-masing instansi kepada bawahannya baik di tingkat pusat. Pengawasan Fungsional Internal oleh Inspektorat Jenderal Kemdikbud serta 3. sekolah.

penyidikan dan yang 4. atau golongan. bersumber dari APBN pada tahun berikutnya kepada yang berlaku (pemberhentian. 45 45 . yaitu dana BOS yang 3. yaitu mulai proses penyelidikan. Penerapan proses hukum.1. Pemblokiran dana dan penghentian sementara seluruh bantuan pendidikan kelompok. 2. provinsi/kabupaten/kota. mutasi kerja). bilamana terbukti pelanggaran tersebut dilakukan secara sengaja dan tersistem untuk memperoleh keuntungan pribadi. proses peradilan bagi pihak yang diduga atau terbukti melakukan penyimpangan dana BOS. Penerapan tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi. penurunan pangkat. Penerapan sanksi kepegawaian sesuai dengan peraturan dan undang-undang terbukti disalahgunakan agar dikembalikan kepada satuan pendidikan atau ke kas daerah provinsi.

go.go. atau melalui SMS. 021-5725635 : 1771 Memastikan bahwa pengelola program akan menindaklanjuti setiap pengaduan Memastikan setiap progres penanganan akan didokumentasikan secara jelas. Pembagian tugas dan fungsi layanan pada program BOS adalah sebagai berikut.id : 0-800-140-1276 (bebas pulsa) . 021-5725645.BAB IX PELAYANAN DAN PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT Program yang baik akan memastikan bahwa setiap pertanyaan. Media diakses publik. respon. Alamat web Faksimil Email SMS 3. digunakan untuk menyampaikan informasi terhadap program baik yangbersifat : 0-800-140-1299 (bebas pulsa) . 021-5725632 : 021-5731070. adalah: 2. pertanyaan. Telepon PIH SD SMP : www. 2. telepon. Menyediakan bentuk informasi dan data base yang harus disajikan dan dapat Informasi. usulan dan keluhan mendapatkan Masyarakat (P3M) dalam program BOS ditujukan untuk: pihak yang tepat. atau pengaduan dapat disampaikan secara langsung. Tugas dan Fungsi Layanan 5. surat atau email. 3.bos.id : 177 : bos@kemdikbud. pertanyaan. Pengelolaan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan 4.kemdikbud. lanjut terhadap informasi/pengaduan yang diterima. Berikut adalah media yang dapat masukan/saran. 4. yang masuk. Mengatur alur informasi pengaduan/temuan masalah agar dapat diterima oleh 1. 021-5725980 B. A. 1. 46 46 Tim manajemen BOS melaksanakan fungsi-fungsi untuk melakukan tindak- . maupun keluhan.

Tim Manajemen BOS Provinsi b. informasi sebagai bahan masukan bagi kebijakan Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan.id/pengaduan. e. laman sesuai dengan periode laporan program BOS. Kabupaten/Kota untuk ditindak-lanjuti. i. bos. termasuk hasil temuan audit BPK/BPKP/Itjen ke dalam sistem pengaduan BOS di Menetapkan petugas Unit P3M. j. manajemen BOS. pertanyaan. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. a.kemdikbud. melibatkan pihak-pihak terkait. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terkait dengan publikasi informasi. g. Membuat laporan perkembangan penanganan pengaduan secara regular Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda di laman BOS yang merupakan Menyampaikan informasi kepada Inspektorat Jenderal dalam hal diperlukan tindak lanjut. Menerima dan mencatat semua informasi. 47 47 . Tim Manajemen BOS Pusat: b.1. a. Laporan tersebut menyampaikan status pengaduan untuk mendorong penyelesaiannya Menginformasikan status penanganan pengaduan BOS secara berkala kepada Provinsi. c. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. bersumber dari sistem pengaduan rekapitulasi status Provinsi. Melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum dan Kepegawaian - 2. d. Menganalisa Memonitor progres penanganan pengaduan yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota.go. h. Menetapkan petugas Unit P3M. f.

Menetapkan petugas Unit P3M.id/pengaduan. fax. h. Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan mendorong 3. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem pengaduan BOS di laman bos.go. email. termasuk Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari Monitoring Kabupaten/Kota untuk memastikan tugas dan fungsi layanan yang disampaikan melalui sistem pengaduan masyarakat dan pengaduan BOS dilaksanakan sesuai petunjuk teknis mendesak dan penting. email. pertanyaan. yang dilakukan Kabupaten/Kota guna penanganan secara langsung dalam kasus-kasus yang dianggap menyampaikan rekapitulasi status kemajuan dan hasil tindak lanjut Dokumentasi (PPID) Provinsi terkait dengan publikasi informasi. Kabupaten/Kota. surat.kemdikbud. f. g. Laporan tersebut bersumber dari sistem pengaduan di laman BOS yang merupakan rekapitulasi status Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda penyelesaian yang diperlukan. a. masyarakat. surat. d.c.kemdikbud. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. fax. e. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. yang ada.id/pengaduan. pengaduan Berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota jika diperlukan untuk melakukan Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS. online dan sms di laman BOS.go. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota b. pengaduan BOS di laman bos. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem 48 48 .

Melakukan penanganan yang diperlukan dan memonitor kemajuan dan hasil penanganan pengaduan. Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS. Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda Memperbarui status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan BOS g. e.c. termasuk online dan sms di laman BOS. secara online di laman BOS. Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan 49 49 . menyampaikan status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan untuk Dokumentasi (PPID) Kabupaten/Kota terkait dengan publikasi informasi. Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari masyarakat. Laporan tersebut bersumber dari sistem pengaduan di laman BOS. h. mendorong penyelesaiannya. yang disampaikan melalui sistem pengaduan f. d.

50 .

FORMULIR ISIAN 51 .

52 .

Formulir BOS-01A FORMULIR PESERTA DIDIK Tanggal: a Nama Sekolah b NSS c Alamat Sekolah 2 IDENTITAS PESERTA DIDIK a Nama Lengkap b Jenis kelamin c NISN d NIK e Tempat. 10). 11).1) Bersama Orang Tua 2) Wali 3) Kost 4) Asrama 5) Panti Asuhan 9)Lainnya l Jenis Tinggal m Alamat Tempat Tinggal Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi n Tinggi Badan o Berkebutuhan Khusus p No Telepon Rumah r s t v Alat transportasi ke sekolah Email pribadi Jumlah saudara kandung 01) Tidak. 10).Tidak Sekolah. 06).SMA Sederajat. ……………………….SMP Sederajat.……………………….S3.SMA Sederajat. 04).3) Lebih dari Rp2.S2.2) Rp1.D3.Nama Ibu Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan .000-Rp2. atau 3a. 10). 06).2) Rp1. 19) Terpencil/Terbelakang. 10) Tuna Ganda(G). 1) Kurang dari Rp1. 11).- Tahun Lahir 01).000. Tanggal Lahir f Agama : : g Rombel h Riwayat Pendidikan Tahun i Riwayat Beasiswa Jenis 1 2 3 Jenis Beasiswa: 01) Prestasi 02) Bantuan Siswa miskin 03) Pendidikan 04) Unggulan 99) Lainnya Juara ke Tingkat 1) Sekolah 2) Kecamatan 3) Kab/kota 4) Provinsi 5) Nasional 6) Internasional F-PD / : : : : : : : : / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN : 1) Laki-laki 2) Perempuan NIS : *) Nomor Induk Siswa pemberian Sekolah .000. 11)Hyperaktif(H).D1.S3. 18) Autis(Q).D2.D2.D4/S1. 14) Kesulitan Belajar(K).000. 08) Laras(E) 09) Wicara(F).000.000-Rp2.SMA Sederajat.D4/S1.D3. 11).Putus SD. 09). 04) Grahita Ringan(C).000.000. 06) Daksa Ringan(D).D1.D4/S1. 06).Tidak Sekolah.000.Nama Ayah Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan .SD Sederajat. 08). 02). 21) Tidak Mampu Ekonomi 1) kurang dari 1 km 2) lebih dari 1 km.000. 15) Narkoba(N) 16) Indigo(0). / / 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya *) contoh 1.D1. 03) Rungu(B).SD Sederajat..000. 09). 12) Cerdas Istimewa(I).000. 05).000.Putus SD.000. 05). 04).000. 05). 04). 02).201… Yang bertanda tangan Orang Tua/Wali atau Siswa bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum.S2. 1) Kurang dari Rp1. 02).D2. 7b.000. 07).000-Rp2.000.S3. 20) Bencana Alam/Sosial. 2.SMP Sederajat. 07) Daksa Sedang(D1).Tidak Sekolah. 1) Kurang dari Rp1.000. 17) Down Syndrome(P). 13) Bakat Istimewa(J).Putus SD.3) Lebih dari Rp2.000.000.000.……………………………………………………) 53 53 . 08). 03).Nama Wali Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan : : : : : : : : : : : : : : : : : RT RW Kode Pos : : : : : : : : : : : 1) Ya 2) Tidak No. 02) Netra(A).S2.000.2) Rp1.3) Lebih dari Rp2. (. 05) Grahita Sedang(C1). 9c jika kelas paralel Status : Tingkat : 1=siswa baru 2=pindahan/ 3=naik kelas/ 4=akselerasi/ 5=mengulang/ Nama Sekolah : Penyelenggara / Sumber Kelas status 6=putus sekolah Tahun Mulai Tahun Selesai j Catatan Prestasi Tahun 1 2 3 : Lomba Jenis 1) Sains 2) Seni 3) Olahraga 9) Lain-lain k Identitas Orang Tua/Wali . sebutkan : No HP : km *) pembulatan tanpa koma q Jarak tempat tinggal ke sekolah 01) Jalan Kaki 02) Kendaraan Pribadi 03) Kendaraan Umum/Angkot/Pete-pete 04) Jemputan Sekolah 05) Kereta Api 06)Ojek 07) Andong/Bendi/Sado/Dokar/Delman/Becak 08) Perahu Penyebrangan/Rakit/Getek 99) Lainnya u No SKHUN SD *) diisikan hanya untuk siswa kelas 9 SMP Apakah sebagai penerima PKH : Responden. 03). 07). 08).- Tahun Lahir 01). 03).000. 07).D3.SD Sederajat. 09). PKH cm Berat Badan : kg )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o Tahun Lahir 01) Tidak bekerja 02) Nelayan 03) Petani 04) Peternak 05) PNS/TNI/Polri 06) Karyawan Swasta 07) Pedagang Kecil 08) Pedagang Besar 09) Wiraswasta 10) Wirausaha 11) Buruh 12) Pensiunan 99) Lainnya 01).SMP Sederajat.

Formulir yang terisi dikumpulkan di sekolah untuk selanjutnya diverifikasi kebenaran datanya oleh pihak sekolah dan dientri kedalam aplikasi pendataan pendidikan dasar. Alamat sekolah cukup jelas disingkat.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PESERTA DIDIK (F-PD) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. yang masih kosong di pendataan sebelumnya. 54 54 c. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama yang terdaftar di sekolah tanpa b. Kolom isian berwarna gelap (abu-  Pedoman Khusus 1. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas kab/kota. Jenis kelamin diisi dengan pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. c. Identitas Peserta Didik a. NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi bagi yang memiliki. Induk Siswa) diisi sesuai nomor induk pemberian sekolah. Formulir Peserta Didik (F-PD) diisi oleh masing-masing orang tua siswa dan dibubuhkan tandatangan orang tua siswa sebagai bukti keabsahan data. lengkapi data abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. Isi dengan menggunakan ballpoint dan huruf capital dan mudah dibaca 3. Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PD dengan format tanggal (2 a. 2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan b. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 2. Identitas Sekolah digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). NIS (Nomor . Kebenaran isi data merupakan tanggungjawab orang tua Peserta Didik. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012.

Riwayat pendidikan diisikan asal sekolah SD. 03. Agama diisi sesuai pilihan 01. 08. ibu. Nama ayah. iii. Tempat. Penyelenggara/Sumber cukup jelas. Pekerjaan ayah. 3. 04. 03. 7. wali dan tahun lahir cukup jelas. Jenis diisi sesuai pilihan 01. Tanggal lahir cukup jelas. wali diisi sesuai pilihan 1. iv. 04. ii. Riwayat beasiswa diisi maksimal 3 beasiswa terakhir yang diperoleh siswa. 3. Rombel (rombongan belajar) diisi sesuai dengan penaman yang diberikan ii. 02. 2. i. 05. iii. iv. 8. 07. 05. Jika memilih 9 m. ibu. dalam kartu keluarga (KK). 2. Jenis tempat tinggal diisi sesuai pilihan 1. 07. 09. Tingkat diisikan sesuai tingkat tertinggi yang pernah dicapai. 4. 04. Catatan : i. 8. i. 3 atau 9. 04 atau 99. 02. 1b. ii. 06. wali diisi sesuai pilihan 01. j. n. i. Tinggi dan berat badan cukup jelas. Lomba cukup jelas. 5 atau 9. 5. ii. Tahun mulai diisi sesuai dengan tahun diberikannya beasiswa. 11. 2 atau 3. SMP. iv. (lainnya) maka sebutkan. 10. 2 atau 3. 03. Tingkat diisikan dengan nomor bukan angka romawi. oleh sekolah contoh: 7a.d. Kelas 1. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai nomor yang diberikan di f. Tahun cukup jelas. iii. 09. 2. 9 untuk jenjang k. Contoh: 6. v. Berkebutuhan khusus diisikan jika memiliki kebutuhan khusus sesuai 55 55 . serta kelas 7. 02. 08. Tahun selesai diisi sesuai dengan berakhirnya pemberian beasiswa. 02. ibu. 10 atau 11. Alamat tempat tinggal cukup jelas. 03. g. wali diisi sesuai pilihan 01. l. Jenis diisi sesuai pilihan 1. SMP. Isian ini hanya untuk kelas 7 i. 06. 4. Pendidikan ayah. ibu. e. Penghasilan bulanan ayah. pilihan di butir o. Juara ke diisi dengan nomor hanya untuk juara 1. 6 untuk jenjang SD. h. Catatan prestasi diisi maksimal 3 prestasi terakhir. 06 atau 99. 12 atau 99. 05.

Jarak tempat tinggal ke sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. 04. maka sebutkan jarak dalam satuan KM dengan 2 angka desimal di belakang v. 05. t. 14. 07. 19. 02. Nomor SKHUN adalah SKH Ujian Nasional pada saat ujian UN di SD. q. atau 99. PKH adalah Program Keluarga Harapan. 18. diisikan mengikuti program tersebut yang diselenggarakan oleh kementerian sosial. diisikan bagi keluarga yang 56 56 . p. hanya bagi siswa kelas 9 SMP. 04. No telepon rumah diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti nomor r. 20 atau 21. telepon. 15. koma. 02. 08. 07. 17. Jumlah saudara kandung cukup jelas.o. No HP (handphone) cukup jelas. Email pribadi cukup jelas. Alat transportasi ke sekolah diisi sesuai pilihan 01. 10. Berkebutuhan khusus diisi sesuai pilihan 01. 03. 06. 06. 08 s. 12. 05. 03. Jika memilih 2. 11. 16. u. 13. 09.

Latitude No Fax  Daerah Transmigrasi  Daerah Bencana Sosial . Tanggal 1) A No. 11)SMALB. sebutkan * Khusus Sekolah Swasta oleh Yayasan/Penyelengggara 1) Ya 2) Tidak Kode Pos t Sumber Listrik 01) Aisyiah 05) MPPK 09) YPLP PGRI 02) MPK Muhammadiyah 06) MNPK 99) Lainnya. 02)SMP. / 2) SPM 2) Siang 2) Imbas 2) 9001:2008 3) Kombinasi 3) Belum Ikut 3) TK-SD satu atap 4) SD-SMP satu atap 5) SMP Terbuka / 3) Pra SSN 4) SSN 5) RSBI 6) SBI 8) Proses Sertifikasi 9) Belum Bersertifikat 2) B / 3) C / 9) Belum Terakreditasi / / 2) SMP Biasa Jika SMP terbuka berapa jumlah TKB yang di miliki q Apakah Sekolah ini telah melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) ? r Kurikulum yang di gunakan s Nama Yayasan Nama Pimpinan Yayasan Alamat Yayasan Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Akte Pendirian Kelompok yayasan No. 03)SDLB. sebutkan : 2) Swasta 1) Ya 2) Tidak 1) Ya 2) Tidak h Apakah menyelenggarakan pendidikan inklusi ? Apakah menyelenggarakan pendidikan CIBI? 1) Pemerintah Pusat 2). sebutkan 03) LP Ma'arif 07) Perwari 04) ML Taman Siswa 08) Dharma Pertiwi 1) Tidak Ada 2) PLN 3) Diesel 4) Tenaga Surya 5) PLN & Diesel 9) Lainnya 1) < 900Watt 2) 900-2200 Watt 1) Ya 2) Tidak 3) 2200-4400 Watt 4) >4400Watt 1) Air kemasan 2) Ledeng/PAM 3) Pompa 4) Sumur 5)Mata air 6)Air sungai 7) Air Hujan 9) Lainnya u Daya v Sumber air w Apakah sekolah menyelenggarakan e-Learning : 57 57 . 08)Paket B. 06)MTs. -  Bukan Semua  Daerah Darurat Lainnya Longitude Posisi Geografis e No Telpon f Akses Internet Alamat email Website http:// g Status Sekolah 1) Negeri 01) Tidak Ada 02) schoolnet/Jardiknas 99) Lainnya.Formulir BOS-01B FORMULIR SEKOLAH F-SEK KABUPATEN/KOTA PROVINSI Tanggal a Nama Sekolah b NSS c Jenis Sekolah d Alamat Sekolah : : : / / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN 01) SD. Tanggal / / 1) Kurikulum 1994 2) Kurikulum 2004 3) KTSP 9) Lainnya. 07)Paket A. 10)SLB. Tanggal No. Pemerintah Daerah 3) Yayasan 9) Lainnnya i Status Kepemilikan SK / Izin Pendirian Sekolah SK Izin Operasional j Akreditasi SK Akreditasi Terakhir k Status Mutu l Sertifikasi ISO m Waktu Penyelenggaraan n Gugus Sekolah o Kategori Sekolah p Nomor Rekening Bank Nama Bank Cabang / KCP / Unit Rekening Atas Nama No. 09)TKLB. 04)SMPLB. Tanggal 1) Pra SPM 1) 9001:2000 1) Pagi 1) Inti 1) SD Biasa No. 12)SILN A   B Jika SLB / SDLB/SMPLB jenis kebutuhan khusus yang di layani Desa/Kelurahan Kecamatan Kategori Wilayah (*sesuai SK Bupati/walikota) C  C1  D  D1  E F G H Kode Pos  Daerah Terpencil/Terbelakang  Daerah Perbatasan Negara  Daerah adat terpencil  Daerah Bencana Alam . 05)MI.

(8). (11) Kondisi mohon lihat panduan 3 ROMBONGAN BELAJAR No (1) Tgkt (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) 58 58 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas.2 RUANGAN / PRASARANA No (1) Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (meter) (5) Lebar (meter) (6) Kondisi (diisi sesuai kode pedoman pengisian F-SEK Atap (7) Halaman 2 ) Dinding Kusen Pondasi (8) (9) (10) Lantai (11) Status Kepemilikan (12) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Kolom (3) Nama Ruangan.(7). (9). lihat panduan untuk lebih jelasnya . (10). (4) Kode Prasarana .

201… Kepala Sekolah / Atas nama Kepala Sekolah )* Dibubuhi cap/stempel sekolah (……………………………………………….) 59 59 . ………………………..4 SARANA No Kode Sarana (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 (2) Jumlah (3) Letak (4) Baik Rusak Ringan Rusak Sedang Keterangan Rusak Berat Rusak total Kolom (2) diisi sesuai kode petunjuk pada panduan.…….. Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas. lihat panduan untuk lebih jelasnya 5 BANTUAN / BLOCK GRANT / SUBSIDI DAN BEASISWA No (1) Tahun (2) Jenis Bantuan (3) Sumber Bantuan (4) Besar Bantuan (5) Dana Pendamping (6) Peruntukan Dana (7) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Isilah dengan huruf kapital dan mudah dibaca Perhatian : Lembar ini harus diisi oleh Kepala Sekolah atau yang mewakili. Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum.……………………….

periksa Kategori wilayah diisi dengan pilihan 1. digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). dengan SK bupati/walikota (tanyakan ke dinas setempat). MI. 02. SILN. Kepala Sekolah bertanggung jawab terhadap kebenaran isian formulir sekolah  Pedoman Khusus kapital (besar). kab/kota.Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-SEK dengan format tanggal (2 1. 60 60 . i. 03 atau 04 (tambahan : SLB. dan selanjutnya membubuhkan tanda tangan serta cap/stempel sekolah. MTs). Identitas Sekolah a.Provinsi ditulis secara lengkap (bukan singkatan) dengan menggunakan huruf . . TKLB.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR SEKOLAH (F-SEK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. Alamat sekolah cukup jelas. 3 atau 9. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan nama b. 2. A. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. Kolom isian berwarna gelap (abuabu) merupakan variabel tambahan. B. diisi dengan menggunakan ballpoint dan . sesuai dengan nomenklatur terbaru yang sudah resmi. Jenis sekolah diisi dengan pilihan 01. 2. Formulir Sekolah (F-SEK) diisi oleh pihak sekolah dalam hal ini diwakili oleh yang masih kosong di pendataan sebelumnya. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas validasi NPSN di PDSP. kepala sekolah. lengkapi data huruf kapital dan mudah dibaca. SMLB. Pastikan NPSN ini valid. Diisikan sesuai c.Kabupaten/Kota ditulis lengkap dengan menggunakan huruf kapital (besar). paket d. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 3.

Akses internet diisi sesuai dengan pilihan 01. dll). i. tanggal (2 digit) bulan m. Status mutu diisi sesuai pilihan 1. Sebagai contoh: -6. KCP/Unit diisi sesuai dengan lokasi bank yang berada di buku tabungan. i. MBS diisi sesuai pilihan 1 atau 2. Cukup jelas. 2. 2. j. atau koma. angka di belakang koma minimal 3 digit. Jika memilih 99 g. l. 8 atau 9. Gugus sekolah diisi sesuai pilihan 1. tanda hubung Nama bank boleh disingkat sesuai dengan standar singkatan Bank (BCA. 2. Nomor rekening bank diisi tanpa menggunakan spasi. No telpon dan faximili diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti no f. jika tidak menerima isikan dengan rekening sekolah yang o. r. 3. 4 atau 5. Website cukup jelas. 2 untuk Tidak. 61 61 .225092 latitude h. Istimewa) diisikan 1 untuk Ya. berapa jumlah TKB yang diselenggarakan . Rekening atas nama sekolah atau rekening yang biasa digunakan sebagai rekening BOS. titik. BNI. ii. ii. (2 digit) dan tahun (4 digit). bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). biasa digunakan sebagai transaksi kegiatan operasional di sekolah. Sertifikasi ISO diiskan sesuai pilihan 1. 02 atau 99. n. p. 3 atau 9. iii. SK akreditasi sekolah diisi secara lengkap: nomor. tanggal (2 digit) SK/izin pendirian sekolah diisi secara lengkap: nomor. Alamat email cukup jelas. 5 atau 6. Kategori sekolah diisi sesuai pilihan 1. (lainnya) sebutkan akses internet yang dipakai. bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). 4. contoh indosat m2. 3. 2 atau 3. SK/izin operasional sekolah diisi secara lengkap: nomor. tanggal (2 digit) k. i. telp dan faximilinya. 2 atau 3. Akreditasi diisi sesuai dengan pilihan 1.e. ii. Posisi geografis disi dengan latitude dan longitude yang didapat dari GPS atau pendekatan melalui peta. Waktu penyelenggaraan diisi sesuai pilihan 1. 106. 2. 2. 3. Status kepemilikan diisi sesuai pilihan 1. ii. 4 atau 5. Status sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. Inklusi diisikan dengan angka 1 atau 2 dan CIBI (Cerdas Istimewa Bakat i. i. jika SMP terbuka isikan q.801863 longitude. BRI.

3. Kolom (3) Nama Ruangan dan Kolom (4) kode prasarana diisi sesuai dengan Kode PraSarana 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Gudang Ruang Ibadah Rumah Dinas Kepala Sekolah Rumah Dinas Guru Rumah Penjaga Sekolah Sanggar MGMP Sanggar PKG Asrama Siswa Unit Produksi Ruang Multimedia Ruang Pusat Belajar Guru Ruang Olahraga Lainnya Nama Ruangan Kamar Mandi/WC Siswa Perempuan Kode PraSarana 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 99 Ruang Teori/Kelas Laboratorium IPA Laboratorium Kimia Laboratorium Fisika Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium IPS Laboratorium Komputer Laboratorium Multimedia Ruang Perpustakaan Ruang Perpustakaan Multimedia Ruang Keterampilan Ruang Serba Guna/Aula Ruang UKS Ruang Praktik Kerja Bengkel Ruang Diesel Ruang Pameran Ruang Gambar Koperasi/Toko Ruang BP/BK Ruang Kepala Sekolah Ruang Guru Ruang TU Ruang OSIS Kamar Mandi/WC Guru Laki-laki Kamar Mandi/WC Guru Perempuan Kamar Mandi/WC Siswa Laki-laki 62 62 . Sumber listrik diisi sesuai pilihan 1. E-learning atau kegiatan belajar mengajar di sekolah berbasiskan internet. Ruangan Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (5) Lebar (6) Kondisi Kusen (9) Status n Kepemilika (12) Atap (7) Dinding (8) Pondasi (10) Lantai (11) 1 RK-1 2 RK-2 4 Lab IPA Ruang Teori/ Kelas Ruang Teori/ Kelas Laboratorium IPA 1 1 8 2 7 6 10 11 8 8 9 12 0 1 0 0 0 0 1 3 1 0 2 0 0 0 0 1 0 Milik 2 Bukan 0 Milik 0 Milik a. Kelompok yayasan diisi sesuai dengan pilihan. Daya diisi sesuai pilihan 1. 4. Akte pendirian diisi secara lengkap: nomor. 6.s. 7. 3. Nama pimpinan yayasan cukup jelas. 5 atau 9. Nama yayasan diisi dengan lengkap sesuai dengan akta pendirian atau akta perubahan yang terakhir. v. ii. 3 atau 4. 5. Seluruh ruangan yang dimilki oleh sekolah harus dimasukkan ke dalam tabel ruangan. atau 9. 4. Sumber air adalah air yang biasa digunakan untuk keperluan operasional w. t. 2. digit) dan tahun (4 digit). jika memilih 99 (lainnya) sekolah sehari-hari diisi dengan menggunakan angka 1. u. iv. i. Contoh pengisian: No (1) 2. 2. tabel referensi di bawah ini: Nama Ruangan Kode PraSarana 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Ruangan 3 Lab Komputer Laboratorium Komputer 1 b. 2. tanggal (2 digit) bulan (2 sebutkan kelompok yayasan penyelenggara. Kolom (2) kode ruang (pemberian sekolah) diisi sesuai dengan pemberian kode ruangan di sekolah masing-masing. iii. Alamat yayasan cukup jelas.

Contoh : 2-1.65% Kerusakan > 65% Komponen Bangunan Tidak Ada Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total tidak ada e. dan lain-lain. 3a. Kolom (4) ruang kelas diisi sesuai dengan kolom kode pada tabel ruangan. Kolom (2) tingkat diisi sesuai kode sarana di bawah. Kolom (6) Lebar ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 9 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 30% Kerusakan 30% . 2 VII VII-b RK-2 5698754602130985 1 VIII VIII-a RK-1 2365932654125840 Dwi Riyanto Muhammad Adjie Susilo Nugroho b. a. 2. Kolom (10) kondisi untuk poin pondasi diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 5% Kerusakan 5% .15% Kerusakan > 15% Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total 3. ruangan.45% Kerusakan 46% . IX/d. Rombongan Belajar (Rombel) Contoh pengisian: No (1) Tingkat (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) a. (m).10% Kerusakan 11% . b. Kolom (3) Jumlah cukup jelas. f. masing. (9) kusen dan (11) lantai (m). (8) dinding. Kolom (3) nama rombel diisi sesuai dengan penamaan dari sekolah masingc. 4. Sarana c. Contoh: 1. Kolom (5) NUPTK wali kelas dan Kolom (6) nama wali kelas cukup jelas. 3. Kolom (2) tingkat diisi sesuai dengan tingkatan kelas. Kolom kondisi untuk butir (7) atap. Kolom (4) Penempatan ruang diisi sesuai dengan isian kolom kode pada tabel 63 63 .c. d. Kolom (5) Panjang ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter d.

Bantuan/Blockgrant/Subsidi dan Beasiswa Cukup jelas 64 64 .d. Kode Nama (Item) Kode 1 Meja Siswa 2 Kursi Siswa 3 Meja Guru 4 Kursi Guru 5 Meja TU 6 Kursi TU 7 Papan Tulis 8 Lemari / Filling Cabinet 9 Komputer TU 10 Printer TU 11 Mesin Ketik 12 Foto Copy 13 Komputer 14 Printer 15 Buku Pegangan Guru PPKn 16 Buku Pegangan Guru Pendidikan Agama 17 Buku Pegangan Guru Bahasa dan Sastra Indonesia 18 Buku Pegangan Guru Bahasa Inggris 19 Buku Pegangan Guru Sejarah Nasional dan Umum 20 Buku Pegangan Guru Pendidikan Jasmani 21 Buku Pegangan Guru Matematika 22 Buku Pegangan Guru IPA 23 Buku Pegangan Guru Fisika 24 Buku Pegangan Guru Biologi 25 Buku Pegangan Guru Kimia 26 Buku Pegangan Guru IPS 27 Buku Pegangan Guru Ekonomi 28 Buku Pegangan Guru Sosiologi 29 Buku Pegangan Guru Geografi 30 Buku Pegangan Guru Sejarah Budaya 31 Buku Pegangan Guru Tata Negara 32 Buku Pegangan Guru Antropologi 33 Buku Pegangan Guru Teknologi Informasi Komunikasi 34 Buku Pegangan Guru Pendidikan Seni 35 Buku Pegangan Guru Bahasa Asing Lain 36 Buku Pegangan Guru Bimbingan dan Penyuluhan 37 Buku Pegangan Guru Muatan Lokal 38 Buku Pegangan Guru Kerajinan Tengan dan Kesenian 39 Buku Pegangan Guru Kompetensi Keahlian Kejuruan 40 Buku Pegangan Siswa PPKn 41 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Agama 42 Buku Pegangan Siswa Bahasa dan Sastra Indonesia 43 Buku Pegangan Siswa Bahasa Inggris 44 Buku Pegangan Siswa Sejarah Nasional dan Umum 45 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Jasmani 46 Buku Pegangan Siswa Matematika 47 Buku Pegangan Siswa IPA 48 Buku Pegangan Siswa Fisika 49 Buku Pegangan Siswa Biologi 50 Buku Pegangan Siswa Kimia 51 Buku Pegangan Siswa IPS 52 Buku Pegangan Siswa Ekonomi 53 Buku Pegangan Siswa Sosiologi 54 Buku Pegangan Siswa Geografi 55 Buku Pegangan Siswa Sejarah Budaya Nama (Item) Kode Nama (Item) 56 Buku Pegangan Siswa Tata Negara 111 Alat Peraga Bimbingan dan Penyuluhan 112 Alat Peraga Muatan Lokal 113 Alat Peraga Kerajinan Tengan dan Kesenian 114 Alat Peraga Kompetensi Keahlian Kejuruan 115 Alat Praktik PPKn 116 Alat Praktik Pendidikan Agama 117 Alat Praktik Bahasa dan Sastra Indonesia 118 Alat Praktik Bahasa Inggris 119 Alat Praktik Sejarah Nasional dan Umum 120 Alat Praktik Pendidikan Jasmani 121 Alat Praktik Matematika 122 Alat Praktik IPA 123 Alat Praktik Fisika 124 Alat Praktik Biologi 125 Alat Praktik Kimia 126 Alat Praktik IPS 127 Alat Praktik Ekonomi 128 Alat Praktik Sosiologi 129 Alat Praktik Geografi 130 Alat Praktik Sejarah Budaya 131 Alat Praktik Tata Negara 132 Alat Praktik Antropologi 133 Alat Praktik Teknologi Informasi Komunikasi 134 Alat Praktik Pendidikan Seni 135 Alat Praktik Bahasa Asing Lain 136 Alat Praktik Bimbingan dan Penyuluhan 137 Alat Praktik Muatan Lokal 138 Alat Praktik Kerajinan Tengan dan Kesenian 139 Alat Praktik Kompetensi Keahlian Kejuruan 140 Alat Pendidikan Multimedia PPKn 141 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Agama 142 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa dan Sastra Indonesia 143 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Inggris 144 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Nasional dan Umum 145 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Jasmani 146 Alat Pendidikan Multimedia Matematika 147 Alat Pendidikan Multimedia IPA 148 Alat Pendidikan Multimedia Fisika 149 Alat Pendidikan Multimedia Biologi 150 Alat Pendidikan Multimedia Kimia 151 Alat Pendidikan Multimedia IPS 152 Alat Pendidikan Multimedia Ekonomi 153 Alat Pendidikan Multimedia Sosiologi 154 Alat Pendidikan Multimedia Geografi 155 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Budaya 156 Alat Pendidikan Multimedia Tata Negara 157 Alat Pendidikan Multimedia Antropologi 158 Alat Pendidikan Multimedia Teknologi Informasi Komunikasi 159 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Seni 160 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Asing Lain 161 Alat Pendidikan Multimedia Bimbingan dan Penyuluhan 162 Alat Pendidikan Multimedia Muatan Lokal 163 Alat Pendidikan Multimedia Kerajinan Tengan dan Kesenian 164 Alat Pendidikan Multimedia Kompetensi Keahlian Kejuruan 999 Lainnya 57 Buku Pegangan Siswa Antropologi 58 Buku Pegangan Siswa Teknologi Informasi Komunikasi 59 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Seni 60 Buku Pegangan Siswa Bahasa Asing Lain 61 Buku Pegangan Siswa Bimbingan dan Penyuluhan 62 Buku Pegangan Siswa Muatan Lokal 63 Buku Pegangan Siswa Kerajinan Tengan dan Kesenian 64 Buku Pegangan Siswa Kompetensi Keahlian Kejuruan 65 Buku Penunjang PPKn 66 Buku Penunjang Pendidikan Agama 67 Buku Penunjang Bahasa dan Sastra Indonesia 68 Buku Penunjang Bahasa Inggris 69 Buku Penunjang Sejarah Nasional dan Umum 70 Buku Penunjang Pendidikan Jasmani 71 Buku Penunjang Matematika 72 Buku Penunjang IPA 73 Buku Penunjang Fisika 74 Buku Penunjang Biologi 75 Buku Penunjang Kimia 76 Buku Penunjang IPS 77 Buku Penunjang Ekonomi 78 Buku Penunjang Sosiologi 79 Buku Penunjang Geografi 80 Buku Penunjang Sejarah Budaya 81 Buku Penunjang Tata Negara 82 Buku Penunjang Antropologi 83 Buku Penunjang Teknologi Informasi Komunikasi 84 Buku Penunjang Pendidikan Seni 85 Buku Penunjang Bahasa Asing Lain 86 Buku Penunjang Bimbingan dan Penyuluhan 87 Buku Penunjang Muatan Lokal 88 Buku Penunjang Kerajinan Tengan dan Kesenian 89 Buku Penunjang Kompetensi Keahlian Kejuruan 90 Alat Peraga PPKn 91 Alat Peraga Pendidikan Agama 92 Alat Peraga Bahasa dan Sastra Indonesia 93 Alat Peraga Bahasa Inggris 94 Alat Peraga Sejarah Nasional dan Umum 95 Alat Peraga Pendidikan Jasmani 96 Alat Peraga Matematika 97 Alat Peraga IPA 98 Alat Peraga Fisika 99 Alat Peraga Biologi 100 Alat Peraga Kimia 101 Alat Peraga IPS 102 Alat Peraga Ekonomi 103 Alat Peraga Sosiologi 104 Alat Peraga Geografi 105 Alat Peraga Sejarah Budaya 106 Alat Peraga Tata Negara 107 Alat Peraga Antropologi 108 Alat Peraga Teknologi Informasi Komunikasi 109 Alat Peraga Pendidikan Seni 110 Alat Peraga Bahasa Asing Lain 5. Kolom (5) Keterangan cukup jelas.

Tgl Lahir h NIK i j k l Agama Status Kawin Nama Ibu Kandung Alamat tempat tinggal Alamat Rumah (Sesuai KTP) Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No Telpon Rumah Email *) wajib diisi dan valid m Status Kepegawaian Diangkat oleh No. TMT PNS 3. Gaji Pokok q Jika Anda Non PNS isilah butir berikut Status Inpassing  sudah  Belum jika sudah inpassing. TMT di Sekolah ini 2. TMT Jabatan 4.b) Tugas Tambahan 3. Sertifikasi Jabatan . 3C. 3C. Isilah butir berikut *) Diisi kode angka lihat pedoman F-PTK halaman 7 **) Isilah kode angka sesuai dalam daftar di Petunjuk pengisian format (01 .46) 1) Belum 2) Sudah Diisi dengan tanda silang (X) dan dapat dipilih lebih dari satu Jika Jabatan Anda Teknisi Laboratorium atau Laboran dan memiliki program keahlian 65 65 . isikan tahun sertifikasi NRG 5. 2A. 4A / dalam rupiah (tanggal/bulan/tahun) contoh 2 5 0 0 0 0 0 Contoh : 1A. TMT Golongan 5. NIP 2. 2) Guru Muda . Pangkat/Golongan 4. kesetaraan golongan TMT Inpassing Angka Kredit Inpassing r s t Isikan Kode Sertifikasi Bidang Studi Kode program keahlian Jika Jabatan Anda Kepala Sekolah Lisensi Kepala Sekolah Keterangan )2 / / / Contoh : 1A. 2A. / (tanggal/bulan/tahun) Jika Jabatan Anda Guru dan Sudah Bersertifikasi. SK KGB TMT KGB n Status Aktif Jika 2) 3) 4) Jika 5) 6) 7) 8) Jika 99) o Jabatan 1. 4A / .Formulir BOS-01C FORMULIR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Tanggal: / / : : : NPSN ) 1 : F-PTK 1 IDENTITAS SEKOLAH a Nama Sekolah / Nama Instansi ) 1 b NSS ) 1 c Alamat Sekolah ) 1 2 IDENTITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN a Nama Lengkap b Jenis kelamin c Ijazah Terakhir depan 1) Laki-laki 2) Perempuan 05) SMA Sederajat 06) D1 07) D2 08) D3 09) D4/S1 10) S2 11) S3 belakang Tahun d Gelar Akademik e NIY / NIGK f NUPTK g Tempat. Jabatan Fungsional p Jika Anda PNS isilah butir berikut 1. 3) Guru Madya . SK Pengangkatan TMT Pengangkatan Sumber Gaji No. 4) Guru Utama 1) Belum 2) sudah 3) Sedang Proses Jika sudah. 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya 1) Belum Menikah 2) Menikah 3) Janda/Duda / / Jumlah Anak RT RW Kode Pos - No HP 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah 9) CPNS 1) pusat 2) provinsi 3) Kab/kota 4) ketua yayasan 5) kepala sekolah 6) komite sekolah 9) lainnya / 1) APBN / 2) APBD Provinsi Tanggal / Bulan/ tahun 3) APBD Kab/kota 4) BOS 5) Komite Sekolah 6) Yayasan 9) Lainnya / Tanggal Mulai Tertanggal Tanggal wafat / / / / / / / / / *) Terhitung Mulai Tanggal KGB (kenaikan gaji berkala) terkahir 1) Aktif 2) Cuti 3) Cuti Diluar Tanggungan Negara 4) Tugas Belajar 5) Pindah 6) Mutasi ke Struktural 7) Berhenti 8)Pensiun 99) Wafat Tanggal Selesai / / *) Terhitung Mulai Tanggal Mengajar di sekolah ini 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 01)Guru 03)Kepala Perpustakaan 04)Tenaga Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 02)Kepala Sekolah 03)Kepala Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 10)Pengawas 11) wakil kepala sekolah 12)Pembina ekstrakurikuler 13) wali kelas 14) kepala bengkel / / (tanggal/bulan/tahun) *) Tanggal Pengangkatan dengan jabatan sekarang (pada point 2a) Nomor Sertifikat *) Nomor Registrasi Guru 1)Guru Pertama .a) Jabatan/ Tugas Pokok 2.

I. 9. 1-1. kolom Status dan TMT. 4 5 6 MENGAJAR DI SEKOLAH/LEMBAGA PENDIDIKAN SAAT INI (KHUSUS PENDIDIK/GURU) NPSN dan Nama Sekolah Sekolah Rombel Induk Status dan TMT Kode Mata Pelajaran 1 Jam Jam Jam Jam Kode Mata Pelajaran 2 Jam Jam Jam Jam Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran     keterangan:Kolom Sekolah Induk hanya boleh dipilih salah satu dengan tanda silang (X). Kpd isi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan IPK   keterangan: Pendidikan yang sedang ditempuh diisi jika masih status kuliah aktif 8 No 1 2 3 4 keterangan: Kode Mata pelajaran lihat pedoman pengisian RIWAYAT MENGAJAR SEBELUMNYA NPSN Sekolah Nama Sekolah Masa Tugas Dari Tahun Sampai Kode Mata Jumlah Pelajaran Jam 9 No 1 2 3 4 Nama Instansi Dari thn RIWAYAT PEKERJAAN (NON GURU) Masa Tugas s. Pekerjaan/Jabatan Beri Tanda jk msh aktif     66 66 . 1 2 3 4 5 6 6 No.d. dan TMT disikan pada baris kedua yaitu TMT disekolah tersebut. Satuan Pendidikan Formal dimulai jenjang SD. Kolom Rombel diisikan sesuai dengan rombel yang dimiliki sekolah tsb Contoh: VIII-A. 1 2 3 4 MENGAJAR PADA SEKOLAH INI Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran No. 1 2 7 No. 1 2 3 keterangan: Contoh pendidikan non formal : kursus RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd       PENDIDIKAN YANG SEDANG DI TEMPUH (JIKA SEKARANG MASIH KULIAH) Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd   RIWAYAT PENDIDIKAN NON FORMAL Lembaga Pendidikan/Instansi Bidang Studi Tingkat Tahun Masuk Lulus Jenjang Tahun Masuk Stats Smstr kuliah Jenjang Tahun Masuk Lulus Smstr IPK ` ket: pndidikan formal dari yang terendah ke tertinggi. Kolom Kode Mata Pelajaran 1 atau 2 pada baris pertama diisikan kode pada pedoman pengisian dan Jam pada baris kedua yaitu Jumlah jam mengajar 5 No. status pada baris pertama disikan pilihan angka: 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah. 1 2 3 4 No.3 No.

10 No 1 2 3 4 5 7 11 No 1 2 3 4 12 a. APSI. KESEHATAN. Organisasi Profesi lainnya) Organisasi Jabatan Bidang Studi/Bidang Tugas Tahun PENGHARGAAN (CONTOH SATYA LENCANA) Tahun Instansi yang Memberikan Tingkat KESEJAHTERAAN DAN PERLINDUNGAN (ASURANSI. KKKS. 1 2 3 16 No. ATPUSI. DLL) Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun Masih Aktif   BEASISWA Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun menerima Masih    67 67 . 1 2 3 4 14 No. 1 2 17 No. 1 2 3 15 No. PNS Status Anak NIP Jenjang Sklh Tahun Masuk Sekolah Tempat lahir / / / Tanggal Lahir / / / keterangan: Daftar anak diisi hanya untuk yang masih dalam usia sekolah. NON PNS No SK Tanggal SK Tgl RIWAYAT KEPANGKATAN No SK Tanggal SK Tgl bulan tahun Gol/ru ang masa kerja golongan (berapa tahun) RIWAYAT GAJI BERKALA TMT KGB Tgl bulan tahun bulan tahun Masa Kerja (tahun) KELUARGA 2. AKTAS. b. kolom status anak isikan dengan 1) untuk anak kandung dan 2) untuk anak tidak kandung 13 No. KKPS. 1 2 3 Jenis Jenis Jenis Judul KARYA TULIS Tahun Pembuatan Publikasi Keterangan PENGEMBANGAN PROFESI (KKG. Nama Suami/Istri Pekerjaan Anak Nama NISN : : 1. MGMP.

Mengetahui: Kepala Sekolah / Instansi atau atas nama Kab/Kota…………………………………. 1 2 3 21 a. TOEIC. 1 2 3 b.18 No. )* Dibubuhi cap/stempel sekolah atau Instansi Pendidik / Tenaga Kependidikan ………………………. 1 2 3 19 No. 1 2 22 No. Dalam Negeri No. Luar Negeri No. Sertifikat Las dll) Nama Test/Uji Bahasa/Keahlian Penyelenggara Tahun Skor INFORMASI TUNJANGAN Sumber Dana Dari Tahun Sampai Tahun Nominal LAIN-LAIN (CATATAN) Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. 1 2 3 23 No 1 2 24 Jenis Tunjangan Instansi Jenis Diklat Peran Jenis Diklat Peran Jenis Studi Banding Jenis Judul PENULISAN BUKU Tahun Penerbit WORKSHOP/SEMINAR/LOKAKARYA Tahun Peran Penyelenggara STUDI BANDING Penyelenggara Tahun Sumber Dana Tujuan (Tempat) DIKLAT Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi TES KEBAHASAAN/UJI SERTIFIKASI KEAHLIAN (Contoh : TOEFL. 1 2 3 20 No..……………………….201… (……………………………………………………) (……………………………………………………) 68 68 . UKBI.

Formulir Pendidik dan Tenaga Kependidikan (F-PTK) diisi oleh masing-masing individu PTK dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap kebenaran isi formulir. lengkapi data yang masih kosong di pendataan sebelumnya. Jika sudah pernah mengisi formulir 2012. dalam aplikasi pendataan dikdas. Kolom Isian berwarna gelap (abu-abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PENDIDIK & TENAGA KEPENDIDIKAN (F-PTK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 2. 3. kab/kota. Selanjutnya dibubuhkan tandatangan PTK bukti otentik keabsahan dan kebenaran data. 1. Identitas Sekolah a. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas c. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 69 69 . Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan b. nomenklatur yang sudah resmi. yang bersangkutan dan diketahui oleh kepala sekolah dengan cara membubuhkan tandatangan kepala sekolah dan di cap/stempel sekolah sebagai 1. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. Alamat sekolah cukup jelas. jika ada pemalsuan data maka menjadi tanggungjawab PTK yang bersangkutan atas konsekwensinya. lengkapi data yang berwarna gelap (abu-abu) saja dan updating data jika ada perubahan untuk di inputkan ke  Pedoman Khusus Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PTK dengan format tanggal (2 digit)/ bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012.

m. cuti diluar tanggungan negara dan tugas belajar diisikan tanggal TMT di sekolah ini diisi sesuai dengan SK pengangkatan pertama bekerja Jabatan/tugas pokok diisi sesuai pilihan 01. 05. linier. NIY (Nomor Induk Yayasan)/NIGK (Nomor Induk Guru Kab/Kota) diisi bagi h. Tempat. 03. 08. 02. 06. i. KTP. 7. Jika cuti. status sosial seperti H. 05. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai dengan NIK yang tertera pada l. 11 tahun diisi d. Status aktif diisi sesuai pilihan 1. 6. ii. tahun kelulusan sesuai di ijasah. i.3. 02. di sekolah tersebut. Gelar akademis maupun b. yang sudah memiliki. Jika wafat (diisikan tanggal wafatnya). TMT KGB terhitung mulai tanggal KGB terakhir. 08. 04. NUPTK diisi bagi yang sudah memiliki dan harus valid. Nomor SK.2. 08. 2 atau 3. Status kawin diisi sesuai pilihan 1. o. 8 atau 99.kemdikbud. Jenis kelamin diisi sesuai pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. Nomor KGB (Kenaikan Gaji Berkala) terakhir. 03. Hj. j. Gelar akademik belakang cukup ditulis gelar pendidikan yang terakhir jika data NUPTK di p2tkdikdas. 2. 10. 4. 07. 7. e. Ijazah terakhir sesuai dengan pilihan 05. 09 70 70 iii. atau 10. 07. 8. 4. ii. v. Nama ibu kandung diisi sesuai nama gadis ibu kandung. ii. tidak perlu dituliskan. i. tanggal lahir cukup jelas. n. iii. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama di ijasah. c. 5. periksa kebenaran i. 06 atau 99. Jabatan diisi sesuai dengan SK yang diperoleh. Jika pindah (diisikan tanggal pindahnya). 04. 5. f. 3. g. 6. Sumber gaji cukup jelas. Diangkat oleh pada status kepegawaian di atas. Tugas Tambahan selain tugas pokok diatas diisikan sesuai pilihan. Agama diisi sesuai pilihan 01.id. Identitas Pendidik Dan Tenaga Kependidikan a. mulai dan tanggal selesainya. dan ditulis semua jika tidak linier . k. Status kepegawaian diisi sesuai pilihan 1. iv. Alamat tempat tinggal cukup jelas. iii. 06.go. TMT Pengangkatan cukup jelas. . 2.

Status inpassing bagi guru swasta diisikan dengan tanda cheklist. q. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus teknisi laboratorium atau a. NRG (Nomor Registrasi Guru) di tuliskan sesuai yang tertera di sertifikat. Sekolah induk diisi dengan menggunakan tanda silang (X) dan hanya dapat pada baris atas sesuai dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. Kolom Jumlah jam mengajar dalam 1 minggu mengajar di rombel tersebut Sekolah/Lembaga Pendidikan Saat Ini Pendidik/Guru) Masing-masing nomor diisi dua baris. TMT PNS diisi sesuai dengan SK Pengangkatan pertama menjadi PNS. t. dipilih satu. b. ii. vii. TMT jabatan diisikan sesuai dengan tanggal mulai menjabat di butir o. Butir ini diisi hanya PTK yang berstatus sebagai PNS i. NIP diisi sesuai dengan Nomor Induk Pegawai terbaru (18 digit).iv. untuk NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi untuk Nama sekolah diisi pada baris bawah. 2 atau 3 . Kode sertifikasi mengacu pada kode sertifikasi yang dikeluarkan Direktorat P2TK Dikdas tentang sertifikasi. v. iii. laboran yang memiliki program keahlian. Mengajar a. p. b. Sertifikasi jabatan diisi sesuai pilihan 1. terakhir. vi. Mengajar Pada Sekolah Ini studi/mata pelajaran Di Lisensi kepala sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. Angka kredit inpassing akumulasi. s. 71 71 . Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus kepala sekolah. Pangkat/golongan cukup jelas. iv. Kode sertifikasi sesuai dengan tabel referensi program keahlian. r. TMT inpassing cukup jelas. Tahun dan nomor sertifikat cukup jelas. TMT Golongan diisi sesuai dengan SK kenaikan pangkat/golongan i. i. ii. Kolom kode mata pelajaran kode sesuai dengan tabel referensi bidang (Khusus 4. Kolom Rombel diisi dengan kode yang diberikan dari standarisasi tata usaha c. i. 3. NPSN dan Nama Sekolah.

S3. b. SMP abaikan d. Kode mata pelajaran 1 dan 2 lihat pada kode referensi bidang studi/mata Pendidikan formal diisi dari yang terendah sampai ke yang tertinggi dan dimulai sejak jenjang Sekolah Dasar (SD). f. PT. e. 6. c. D3. e. 1-1. 4. dan jumlah jam ajar pada baris bawah. S2. Riwayat Pendidikan Non Formal Pendidikan non Formal pendidikan yang tidak terkait dengan formal contoh: a. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. Kolom Satuan Pendidikan Formal diisi dengan bentuk pendidikan contoh: SD. Riwayat Pendidikan Formal a. Jurusan/Prodi. D2. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. b. c. SMA. 7 atau 8. 3. d. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. untuk TMT diisi sejak pertama kali mengajar pada sekolah 5. Kolom Jenjang diisi dengan jenjang Jurusan/Prodi contoh: D1. e. 5. tersebut. Kolom Fakultas hanya diisi untuk pendidikan tinggi. PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. Bidang Studi cukup jelas. Pendidikan Yang Sedang Ditempuh (diisi jika sekarang masih kuliah aktif) 7. 2. Kursus. Kolom Jurusan Prodi cukup jelas. contoh: VIII-8. Status dan TMT. SMP. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut.c. pelajaran pada baris atas. Tingkat cukup jelas. untuk Status diisi pada baris atas sesuai pilihan 1. jika jenjang pendidikan SD. Kolom Lembaga Pendidikan/Instansi cukup jelas. g. bagi 72 72 . Kolom Kpd diisi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan. S1. 9. 6. Rombel diisi sesuai dengan rombel yang dimiliki oleh sekolah tersebut d. bagi Cukup jelas.I.

Kolom NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi sesuai yang diberikan iii. oleh Kemdikbud. b. Nama Suami/Istri cukup jelas. Kolom Nama diisi sesuai dengan nama yang terdaftar pada sekolah. Kolom Masa Tugas cukup jelas. 10. Kolom Nama Instansi cukup jelas. Kolom Masa Tugas Sampai cukup jelas. kepala sekolah. Anak diisikan dengan tiga anak pertama pada usia sekolah (4-23 tahun). c. Cukup jelas. pegawai swasta. dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. d. Pekerjaan diisi sesuai dengan pilihan 1 atau 2. e. 12. f. Kolom Jumlah jam cukup jelas. Riwayat Kepangkatan 11. untuk anak tidak kandung. pelajaran. Keluarga a. terbaru (18 digit) suami/istri. Kolom Tempat Lahir cukup jelas. Riwayat Mengajar Sebelumnya c. a. Riwayat pekerjaan diisi dengan pekerjaan sebelum menjadi guru misal: sebelum menjadi guru menjadi tenaga administasi. b. d. Kolom NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi pada baris atas sesuai b. Kolom Nama Sekolah cukup jelas. Riwayat Gaji Berkala Cukup jelas. Kolom Pekerjaan/Jabatan cukup jelas.8. abaikan jika belum memiliki. i. ii. atau a. Kolom Beri Tanda jk msh aktif diisi dengan tanda silang (X). Riwayat Pekerjaan (Non Guru) TNI/Polri dan lainnya. Kolom Status Anak diisi sesuai pilihan 1 untuk anak kandung atau 2 iv. Kolom Masa Tugas Dari Tahun cukup jelas. 73 73 . Kolom Kode mata pelajaran lihat pada kode referensi bidang studi/mata 9. jika memilih 2 sebutkan NIP c.

Kolom tahun diisi pada tahun sekarang jika anda masih aktif dalam organisasi tersebut. Kolom Tanggal Lahir cukup jelas. Penghargaan dari pemerintah maupun swasta. b. b. Kolom Tahun Masuk Sekolah cukup jelas. Publikasi cukup jelas. SMA. a. SMP. Pengembangan profesi diisi oleh PTK yang terdaftar pada Organisasi Profesi. SD. Kolom Judul cukup jelas.vi. pejabat yang berwenang. Kolom jenis cukup jelas. Karya Tulis Karya tulis diisi jika PTK pernah membuat karya tulis yang disahkan oleh a. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai d. v. Kolom tahun cukup jelas. dengan terakhir. Tahun Pembuatan cukup jelas. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. PT. SMK. Kolom instansi yang memberikan cukup jelas. Kolom keterangan cukup jelas. 15. Kolom Organisasi yang dimaksud adalah organisasi yang berkaitan denga c. b. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama d. c. profesi PTK. Kolom bidang studi/bidang cukup jelas. 14. 13. Kolom Jabatan diisi sesuai dengan posisi pada struktur organisasi profesi d. c. tersebut. Kolom Jenjang Sekolah diisi dengan Bentuk Pendidikan contoh: TK. vii. 74 74 . jika anda sudah tidak aktif isikan tahun keluar di Penghargaan diisi oleh PTK bagi yang pernah mendapatkan penghargaan baik sampai dengan terakhir. organisasi tersebut. Kolom tingkat cukup jelas. Pengembangan Profesi a.

b. d. Diisi berdasarkan urutan dari tahun 19. nasional. Kolom Judul cukup jelas. Kolom masih aktif diisi dengan tanda silang (X). Diisi berdasarkan urutan dari tahun padasaat berakhirnya perlindungan/ c. a. c.16. a. Beasiswa diisi oleh PTK yang pernah atau masih mendapatkan beasiswa. a. dengan terakhir. pertama sampai dengan terakhir. c. Penulisan buku diisi oleh PTK yang pernah menulis buku sampai buku b. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai daerah. Penulisan Buku e. Workshop/Seminar/Lokakarya Workshop/seminar diisi oleh PTK yang pernah menulis mengikuti workshop/ seminar/lokakarya. Kolom Penerbit cukup jelas. tersebut diterbitkan/dipublikasikan. Beasiswa 18. Kolom Dari tahun adalah tahun pertama mendapatkan beasiswa. kesejahteraan tersebut. Kolom jenis diisi dengan sesuai tingkatan wilayah misal seminar lokal. Kolom sampai tahun Kesejahteraan dan perlindungan diisi oleh PTK yang pernah atau masih b. Kolom jenis cukup jelas. e. Kolom tahun adalah tahun penerbtan buku. Kolom dari tahun diisi ketika mulai awal terdaftar. Kolom jenis cukup jelas. a. internasional. Kesejahteraan Dan Perlindungan pertama sampai dengan terakhir. Kolom Sampai tahun adalah berakhirnya pemberian beasiswa. jika masih terdaftar abaikan. Kolom Penyelenggara adalah instansi yang memberikan beasiswa tersebut. Kolom penyelenggara cukup jelas. 17. d. Kolom masih menerima diberi tanda silang (X). Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. jika masih menerima abaikan. diisi memiliki perlindungan/kesejahteraan. 75 75 .

Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai misal: peserta. Kolom bidang studi diisi sesuai tabel referensi bidang studi/mata pelajaran. nara sumber dan lain-lain. a. 20. c. Kolom jenis tunjangan misal tunjangan anak/istri/suami. d. maupun pemerintah. 76 76 . Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. Tes Bahasa/Uji Sertifikasi Keahlian 23. kepegawaian. diklat tersebut. e. b. Kolom Skor atau nilai hasil ujian/tes cukup jelas. sertifikasi. therapy. Kolom nama tes/uji cukup jelas. 21. Kolom penyelenggara cukup jelas. yaitu tingkat dasar.b. Kolom Tahun diisi tahun penyelenggaraan diklat. Kolom Tahun cukup jelas. Kolom penyelenggara diisi berdasarkan instansi yang menyelenggarakan f. menengah atau lanjut. b. Informasi Tunjangan e. play d. Kolom jenis diklat diisi berdasarkan judul diklat. ketua panitia. Informasi tunjangan diisi oleh PTK yang mendapatkan tunjangan. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan a. dan lain-lain. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir dengan terakhir Diklat diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan diklat baik swasta b. Kolom Tingkatan diisi dengan jenjang pendidikan. terakhir. Diklat a. Studi Banding Studi banding diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan studi banding. c. Kolom pola diisi jumlah jam diklat. misal: diklat PAKEM. Peran diisi posisi PTK ketika mengikuti workhop/seminar/lokakarya. Kolom instansi yaitu instansi yang memberikan tunjangan. Tes bahasa/ uji sertifikasi diisi oleh PTK yang pernah mengikutites bahasa/uji 22. Kolom bahasa/keahlian cukup jelas.

lihat kode bidang studi dalam buku pedoman sertifikasi guru dalam jabatan Tahun Guru Kelas PAUD Guru Kelas SDLB Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No 020 19 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 027 20 Biologi 800 21 Fisika 127 130 134 137 140 143 217 22 Kimia 23 Ekonomi Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 100 190 184 187 210 214 215 207 204 167 160 Guru Kelas SD/MI Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Agama Konghucu 24 Sosiologi 26 Geografi 27 Sejarah 25 Antropologi 10 Seni Budaya 11 Pendidikan Jasmani 29 BahasaJerman dan Kesehatan 220 28 Bahasa Arab 77 77 . atau di abaikan jika masih menerima tunjangan. Kolom dari tahun cukup jelas. No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1. Kolom sampai tahun diisi jika masa penerimaan tunjangan sudah selesai 24. bantuan.c. terkait dengan data Pendidik dan Tenaga lain-lain. f. dan d. Kolom Sumber dana misal: pemerintah. pinjaman luar negeri. Tabel referensi bidang studi/mata pelajaran (jika belum tercantum. e. Diisi jika ada hal-hal penting. Kode Referensi PTK 2011). Lain-Lain (Catatan) Kependidikan. Kolom nominal adalah besaran tunjangan yang diterima.

Tabel referensi Keahlian Laboratorium Kode 02 03 05 06 01 Laboratorium IPA Keahlian Laboratorium Kode 34 35 36 99 30 Seni Rupa Tata Boga Lainnya Keahlian Laboratorium 18 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 097 35 BimbingandanKonseling(Konselor) 810 Laboratorium Fisika Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium Komputer Tata Kecantikan Tata Busana 78 78 .No 12 Bahasa Inggris 14 Matematika Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No 13 Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) 15 BahasaIndonesia Teknologi 16 Informasi dan Komunikasi (TIK) 17 Keterampilan 157 30 BahasaPerancis 154 31 BahasaJepang 156 227 Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 164 170 174 330 331 180 32 BahasaMandarin 224 34 Kewirausahaan KeterampilanKomputerdan 33 PengelolaanInformasi(KKPI) 2.

............... 1......... 2................... ………………………………… NIP 79 79 ...... 1... 1.. No NSS Nama Sekolah Penandatangan (2 orang) 1 2 3 4 5 6 dst........ 2..... : .......................... 2............ 2...... Manajer BOS Kab/Kota .. 2............................ 1.............. 1......REKAPITULASI NAMA DAN NOMOR REKENING SEKOLAH PENERIMA DANA BOS Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Dikirim ke Tim Manajemen BOS Provinsi FORMAT BOS-02 Kabupaten/Kota Provinsi Bank Cabang Nomor Rekening Nama Rekening (Nama Lembaga tdk boleh Rekening Pribadi) : ..... 1............ 2...

) Kepala Sekolah (.... siswa Jumlah Dana BOS : Rp .............................) Bendahara 80 80 .................................................. Jumlah Siswa :............Formulir BOS-03 CONTOH RENCANA PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE .......................) Total (. s/d ... Rencana Penggunaan Dana BOS di Sekolah No Komponen Jumlah Dana (Rp) Ketua Komite Sekolah (.

..............Formulir BOS-04 CONTOH LAPORAN PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ........................) Bendahara 81 81 .............) (. s/d ..........) Kepala Sekolah (..... Pembelian Barang/Jasa Barang/Jasa yang dibeli Tanggal/ Bulan Nama Toko/ Penyedia Jasa Jumlah (Rp) No Ketua Komite Sekolah (................ A....... Pengeluaran No Jenis Pengeluaran Tanggal/Bulan Jumlah (Rp) B..........

MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN BEBAS PUNGUTAN BAGI SELURUH SISWA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI Spanduk Formulir BOS-05 MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI (RSBI/SBI) MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP SWASTA 82 82 .

RT/RW/Dusun : : 4. Identitas Pengadu b. Uraian Pengaduan: : 5.Formulir BOS-6A LEMBAR PENCATATAN PENGADUAN MASYARAKAT : 1. Provinsi b. Alamat a. Tanggal Penyelidikan Dilakukan 6. Temuan: : 8. Tanggal Terima Pengaduan 3. Keputusan/Rekomendasi: 9. Lokasi Kejadian d. Pelaksanaan Keputusan 83 83 . Kabupaten/Kota : a. Penyelidik : 7. Desa/Keluarahan : c. Nama : 2.

20__ 84 84 .11. Tanggal pemberitahuan kepada Pengadu tentang keputusan/dan pelaksanaan keputusan : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. Dokumen yang diterima: 10.

Alamat : 2. Identitas Penanya/Pemberi Saran a. Penerima Pertanyaan/Saran 5. Nama b. 20__ 85 85 . Tindak Lanjut Saran: : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. Tanggal Penerimaan Pertanyaan/Saran 3.Formulir BOS-06B LEMBAR PENCATATAN PERTANYAAN/KRITIK/SARAN : 1. Uraian Pertanyaan/Saran: : 4.

.......2 Uraian 3 SISA TAHUN LALU PENDAPATAN RUTIN Gaji PNS Gaji Pegawai Tidak Tetap Belanja Barang dan Jasa Belanja Pemeliharaan Belanja lain-lain* BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) BOS Pusat BOS Provinsi BOS Kabupaten/Kota BANTUAN Dana dekonsentrasi Dana Tugas Pembantuan Dana Alokasi Khusus Lain-lain (bantuan luar negeri/hibah)* SUMBER PENDAPATAN LAINNYA III II IV V Jumlah Penerimaan * Sebutkan jika ada Mengetahui.. Kode 6 1 1. Jumlah 8 No..4 5 5.1 1....8 2 2.3 4 4.3 2....2 1.1 5......1 4..1 2...... Urut 1 I II No... Belanja .5 1. …………………….. NIP.. Formulir BOS-K1 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota PENGELUARAN/BELANJA Jumlah 4 No..2 3. Kode 2 1 2 2. …………………….. Kepala sekolah Jumlah Pengeluaran Bendahara/Penanggungjawab kegiatan ……………………..5 3 3. 86 86 ...2 4..Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi : : : : PENERIMAAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN …. Urut 5 I No.....2 2... NIP..1 3.3 Uraian 7 PROGRAM SEKOLAH Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian BELANJA LAINNYA Belanja .2 2.3 1..6 1. ..3 4. ..1 2....4 1....7 1..4 2... Ketua Komite Sekolah Menyetujui.... Belanja ....

RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN …... 87 87 . ……………………..... . …………………….... NIP....... NIP. ...... Menyetujui.. Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Triwulan : : : : : Formulir BOS-K2 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Sumber dana : BOS Uraian 3 I 5 Triwulan II 6 III 7 IV 8 No.. Urut 1 No. Kepala sekolah Bendahara/Penanggungjawab kegiatan Ketua Komite Sekolah ……………………........ Kode 2 Jumlah (dalam Rp) 4 Mengetahui...

Bukti Uraian 1 2 Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP . Kode No.88 88 BUKU KAS UMUM Formulir BOS-K3 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Saldo 7 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal 3 4 5 6 No.

Kode No. ……… 20…. Bukti Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah …….BUKU PEMBANTU KAS Bulan : Formulir BOS-K4 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Uraian 4 5 Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Penerimaan (Debit) 6 Tanggal No. Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP 89 89 .

Bukti 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah ……. Bendahara/Guru ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP . Kode No. ……… 20….90 90 BUKU PEMBANTU BANK Formulir BOS-K5 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 5 6 Bulan: : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 Tanggal No.

NIP 91 91 .. Kode No..BUKU PEMBANTU PAJAK Bulan : Formulir BOS-K6 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 PPN 5 PPh 23 8 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal No. Bukti Saldo 11 1 2 3 Penerimaan (Debit) PPh 21 PPh 22 6 7 Pengeluaran (Kredit) 10 Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara Sekolah ……………………………. NIP …………………………….

2..1.1 3..4 6.1 4..2.2. dst Pengembangan standar pengelolaan Kegiatan Pengembangan Manajemen Sekolah Penyusunan Visi dan Misi Penyusunan Profil Sekolah ...1...1 4.3 5....1 6...... dst Kegiatan Pengelolaan Perkantoran Penyusunan Program Ketatausahaan Pengadaan sarana Pendukung Perkantoran ..2 6.. Daya dan Jasa Konsumsi Guru / Pegawai Konsumsi Tamu ....... 5.1...2.........2 2.4 2.....1 1.. dst Pengembangan standar pembiayaan Kegiatan Rumah Tangga Sekolah.1 5.1.2 5.1.1 3...2 7..1. 6 6.......3.3..1 6.. 5 5.2 3. dst Pembinaan Tenaga Kependidikan : Pembinaan Tenaga Ketatausahaan Pembinaan Tenaga Perpustakaan .....1 6......3. Mata Pelajaran Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah .2.3..2 3.3.....REALISASI PENGGUNAAN DANA TIAP JENIS ANGGARAN TAHUN AJARAN …………... 3.1..... dst. Pemeliharaan dan Perawatan Alat Kantor/Inventaris Sekolah : Mesin Tik Stensil/ Mesin Pengganda .1 5.2 6. Monitoring dan Evaluasi Supervisi Akademik . 3... 3 3...... dst Pengembangan standar isi Penyusunan Pembagian Tugas Guru dan Jadwal Pelajaran Penyusunan Program Tahunan Penyusunan Program Semester Penyusunan Silabus .....2.) Nama Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No.1.... Kecamatan Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk.1 3...2 4.. dst Kegiatan Supervisi.1.........2...1 6.. 6..1.2 5. Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : I 1 1..( Triwulan ke …... 2 2.2 5. 4.3. Program Kesiswaan : Penyusunan Program Kesiswaan Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) .....2..2 6..... 4 4...1 7. dst Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengadaan.2 6.1....2.... 6....1 5..1 5....... 7 7....1 6.3 1..2..3.1....3 3.. dst Kegiatan Hubungan Masyarakat Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penyusunan Leaflet ...1 4..2..2 4....2 6..1 7.... dst Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pembinaan Guru di Gugus : Peningkatan Kualitas Guru Kelas..2 5....1. 5..............2 4..3...4.. Kota ..3 6. dst Pengadaan dan Perawatan Meubelair : Meja Kursi Murid Meja Kursi guru . dst Pemeliharaan dan Perbaikan Gedung : Ruang kelas Ruang laboratorium .1 3.. s/d ……………………. 6.2. dst Pengembangan standar proses Kegiatan Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar : Pengadaan Sarana Penunjang KBM (ATK KBM) Pengadaan Alat Pembelajaran (seluruh mapel termasuk OR) ..4.4 1.2 3....4. dst Program Ekstrakurikuler Penyusunan Program Ekstrakurikuler Pelaksanaan Ekstrakuriler Kepramukaan .........1..... Monitoring dan Evaluasi Penyusunan Program Supervisi....1 2.. Program Sekolah Pengembangan Kompetensi Lulusan Penyusunan Kompetensi Ketuntasan Minimal Penyusunan Kriteria Kenaikan Kelas Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk.1. PERIODE TANGGAL : ………………….3 2..2 3..2 1...3.......... dst : : : : Formulir BOS-K7 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Penggunaan dana per sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bantuan Sumber Pendapatan Pusat Provinsi Kab/Kota Lainnya Lain 4 Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Rutin 92 92 ..

6 8.1 8.3..3.1. dst Inovasi Model Penilaian Workshop IHT Pelatihan Study banding ..........2 8.....1 2.2 8...3 8..3 Komite Sekolah …………………………… …………………………… NIP....1 Ulangan Harian 8.. …………………………… NIP....II Mengetahui Kepala Sekolah ...3 8. Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Penggunaan dana per sumber dana Rutin Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat Provinsi Kab/Kota 4 Bantuan Lain Sumber Pendapatan Lainnya 8 Pengembangan dan implementasi sistem penilaian 8......5 8.4 8.....4..........6...6.1 8.1 Penyusunan kisi-kisi : 8....5....2 8....3 Ulangan Akhir Semester 8... Bendahara 2 2.3 8. dst Tindak lanjut hasil Penilaian Analisis Remedial Pengayaan Penilaian lainnya Portofolio Proyek Penugasan . Belanja . Belanja .4.20.... 93 93 ......3 8....3 8..2 8...5 Penyusunan Soal Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester . 8.....1.6.2.3..2 8.5.... 8.2. .6.4. Sub total Penggunaan Dana Lainnya Total Penggunaan Dana ( II = 1 + 2 ) SISA DANA = I .6.4 8......5...1 8.3.....2 2.. dst Pelaksanaan penilaian Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester Ulangan Kenaikan Kelas .. dst Sub total Penggunaan Dana Penggunaan Dana Lainnya Belanja .No.......2 8..1 8.2 Ulangan Tengah Semester 8........ dst 8.2...5.3 8..3....1 8.. .2...1.4 8.1.....4 8....

Lampiran Formulir BOS K-7 Dibuat oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS Kab/Kota

PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Alamat : …………………………………………………………………………… : Kepala Sekolah ……………………………………………………….. : ……………………………………………………………………………

dengan ini menyatakan bahwa: 1. Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah digunakan dalam rangka mendukung operasional sekolah dan tidak untuk keperluan pribadi. 2. Penggunaan Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah sebagai berikut:

No.
1 2 3 4

Waktu
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Jumlah

Penerimaan (Rp)

Penggunaan (Rp)

3. Apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, saya bersedia dikenakan sanksi administrasi dan/atau dituntut ganti rugi dan/atau tuntutan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan bermaterai cukup untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. (Nama Kabupaten/Kota), .........................20….. Kepala Sekolah………………….,
Materai Rp.6.000

...................................................... (Nama Lengkap & Stempel)

94 94

Formulir BOS-K7a Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota

REKAPITULASI REALISASI PENGGUNAAN DANA BOS
PERIODE TANGGAL : …………………. s/d ……………………..( Triwulan ke …..)

Tahun ........

Nama Sekolah

:

Desa/Kecamatan :

Kab/Kota Provinsi

: :

No. Urut

Program/Kegiatan

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana BOS Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin

Pembiayaan pengelolaan BOS

Pembelian perangkat komputer

Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 1.7 1.8

Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian

Menyetujui, Kepala sekolah

Bendahara/Penanggungjawab kegiatan

……………………. NIP. ................

……………………. NIP. ................

95 95

96 96
BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)
Formulir BOS-K8 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi

REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA KABUPATEN/KOTA ................................................... PROVINSI ...............................................

TAHUN ..........

No. Urut

Nama Sekolah

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaan pengelolaan BOS Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

Ketua Tim BOS Kab/Kota ....................................

……………………. NIP. ................

..Formulir BOS-K9 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL PROVINSI ....f) Rp ................ Rp . Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a ................e) Rp ........................b) Rp ........a) Rp ............ Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ............................................ Rp ..... 97 97 ............(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e ........... Rp .................... TRIWULAN : ......................... Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Kabupaten/Kota Jumlah siswa Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp ............. NIP......... TAHUN ..... SMP ( j = b ....... (e) SMP Rp ......... .. SMP ( h = f ......... Rp .....................

...... (e) SMP Rp ..... TAHUN ...... SMP ( j = b .... ..............(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e ......... Rp ....................................... NIP............... ................... SEMESTER : ... SMP ( h = f ..b) Rp . Rp ........................... Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a ....... Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No Kabupaten/Kota Jumlah siswa SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp . Rp .. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi .98 98 Formulir BOS-K9a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL PROVINSI ... Rp ..e) Rp ......................................................a) Rp ...........................................f) Rp .......

..BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K10 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA PROVINSI ........... 12 telah terpenuhi Jumlah Ketua Tim BOS Provinsi .. Urut Kabupaten/Kota Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.............. NIP........d............................ ............................ ……………………......... 99 99 . No..... TAHUN ..........

........ NIP................. ................... TAHUN .......100 100 Formulir BOS-K11 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL TRIWULAN : . ...............n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ........... Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP SD Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SMP No Provinsi Total a...................................

.............. Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SD SMP No Provinsi Total a.............n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar .............Formulir BOS-K11a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL TRIWULAN : .... TAHUN ...................................... ................ 101 101 ........... NIP....

....................... No.... . 12 telah terpenuhi Jumlah Direktur Jenderal Pendidikan Dasar .........102 102 BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K12 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA TAHUN ............d......... NIP........................... Urut Provinsi Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.. MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA..... TTD MOHAMMAD NUH .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful