Anda di halaman 1dari 3

AMEBIASIS HATI Definisi Komplikasi ekstra intestinal dari infeksi oleh entamoeba histolitika.

Insidensi Terutama di negara tropik dan subtropik dengan sanitasi yang masih buruk seperti India, Pakistan, Indonesia, Asia, Afrika, dan Mexico. Pria : wanita = 4 : 1 Lebih sering pada dewasa Etiologi Entamoeba histolistika mempunyai 3 bentuk : minuta, bentuk kista dan bentuk aktif (vegetativ). Bentuk aktif menembus dinding usus membentuk ulkus. Lokalisasi di sekum. Merusak jaringan secara sitolitik, menimbulkan perdarahan. Adanya erosi vena mnyebabkan penyebaran parasit melalui vena porta dan masuk ke hati. Terutama lobus kanan dan terjadi hepatitis amebika. Bentuk akut dari serangan di intestinal ke kelainan hati kurang dari 3 minggu. Bentuk kronis 6 bulan, bahkan smp 57 tahun. Penderita intestinal amebiasis tidak luput dr kemungkinan menderita abses hepatis amebika. Patologi Hati membesar Sering terjadi di lobus kanan 70% bersifat soliter dan 30% bersifat multipel. Cairan abses kental warna coklat susu, terdiri dr jaringan rusak dan darah yg mengalami hemolise. Dinding abses bervariasi tebalnya. Gejala klinik Dapat timbul akut atau perlahan-lahan (kronik) Bentuk akut : krg dr 3minggu, rasa nyeri di perut kanan atas sperti ditusuk-tusuk dan panas, brtambah bila bungkuk kedepan kanan. Rasa nyeri dpt menjalar ke punggung smp ke skapula kanan, saat batuk2. perforasi abses hepatis ke paru menyebabkan batuk berwarna coklat susu. Pemeriksaan fisik Tampak kesakitan Demam

Hati membesar dan bengkak Abses terasa lembek dan nyeri tekan Tanda Luwdig : rasa nyeri tekan dgn satu jari mudah diketahui bila letaknya interkostal bawah lateral. Khas abses hepatis. Komplikasi Perforasi intrapleural : letak abses yg besar di lobus kanan atas dekat diafragma. Perforasi intraperikardial : letak abses di lobus kiri dekat diafragma kiri, timbul efusi perikardial. Perforasi intraperitoneal : letak abses dekat permukaan hati seblah distal baik dilobus kiri maupun lobus kanan. Pemeriksaan lab Leukosit meninggi sekitar 10-20 ribu/mm3 Test seroameba positif Test faal hati menunjukkan batas2 normal. Penurunan kadar albumin Sedikit peninggian kadar globulin Diagnosis Rasa nyeri di perut terutama hipokondrium kanan Demam Tanda hepatomegali dan tanda Ludwig positif. Sebelumnya ada diare berdarah dan berlendir. Rontgen : diafragma kanan meninggi dan tidak bergerak Leukositosis Test seroameba positif px. Tinja trdapat amoeba histolistika USG : massa kistik bentuk oval atau bulat ireguler, terisi gema internal. Pungsi hati : keluar cairan coklat susu

Diagnosis diferensial Hepatitis infeksiosa Penyakit paru-paru : pneumonia atau empiema Abses hati piogenik Penatalaksanaan Dehiroemetin (D H E) Derivat sintetik dari emetin, aktivitas yang hampir sama dengan emetin. DHE diberika per OS ataupun perenteral dgn dosis 1-1,5 mg/kgBB/hari (max.60-80 mg) selama paling lama 10 hari. Chloroquin Ialah senyawa aktif dari 4 quinolin. Dosis yang dianjurkan ialah 2x500 mg/hari selama 2 hari pertama, kemudian dilanjutkan 1x500 mg/hari atau 2x250 mg/hari selama 3 minggu. Metronidazole Derivat nitromidazole telah di coba mengobati amebiasis hati dengan hasil yang memuaskan. setelah selesai pengobatan abses hati dianjurkan memberikan obat2 amebicidal intestinal. Obat2nya antara lain : Iodo-oxiquinolin Carbarsone Tetracyclin Aspirasi abses hati