Anda di halaman 1dari 2

Ekonomi Pembangunan/ Economy Development Kondisi ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap bisnis.

Saat kondisi ekonomi memburuk, pada umumnya kinerja usaha bisnis menurun. Hal tersebut bisa dicontohkan saat krisis ekonomi Yunani, yang berimbas pada perusahaan di Eropa dan dapak tersebut tidak hanya terjadi di Eropa, tapi juga mempengaruhi kondisi ekonomi global. Di Indonesia, fokus pada pembangunan ekonomi baru dimulai setelah perang dunia II berakhir. Sebelum perang dunia II, Indonesia masih berstatus dijajah, sehingga fokus pada upaya kemerdekaan. Setelah merdeka, Indonesia baru memfokuskan sumber dayanya untuk perkembangan ekonomi. Dewasa ini, seorang pelaku usaha harus peka terhadap perkembangan ekonomi. Dengan mengikuti arus perkembangan, maka pelaku usaha bsa membangun usaha yang memiliki sustainability. Pada awal tahun 1950-1960, pembangunan ekonomi lebih terfokus pada upaya menumbuhkan GNP melalui akumulasi kapital, dan industrialisasi berdasarkan substitusi import. Tahun 1960-1970, pembangunan ekonomi fokus pada upaya menanggulangi kemiskinan dan kesenjangan sosial. Tahun 1970-1980, kemunculan teori ekonomi neoclassic dan pembangunan difokuskan berdasarkan teori tersebut. Definis pembangunan berdasarkan pandangan ekonomi tradisional adalah kemampuan perekonomian nasional untuk menghasilkan GDP per kapita secara terus menerus. Definisi pembangunan berdasarkan pandangan ekonomi baru adalah suatu proses multidimensional untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi ketimpangan, dan kemiskinan yang disertai perubahan strukstur sosial, sikap bersama, dan kelembagaan nasonal. Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses kenaikan pendapatan riil/kapita yang disertai equity transformasi struktural (structural change), dan pertumbuhan produk yang rendah dan perbaikan sistem kelembagaan (rule of the game) dan organisasi di semua bidang. Nilai hakiki pembangunan menurut Michael P Todaro adalah, sustenance, kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar (basic needs), self esteem, penghargaan diri sebagai manusia, dan freedom from serritude keterbebasan untuk memilih. Tujuan pembangunan adalah untuk meningkatkan dan memperluas distribusi barang kebutuhan dasar seperti makanan, shelter, kesehatan, dan perlindungan. Selain itu, tujuan pembangunan adalah untuk meningkatkan level pendapatan, persediaan pekerjaan, pendidikan yang lebih baik, banyak memperhatikan budaya, serta melebarkan jarak pilihan ekonomi dan sosial. Pendekatan pembangunan berdasarkan grotwh strategy memfokuskan diri pada akumulasi modal nasional dengan PDB sebagai ukuran keberhasilan pembangunan. Kedudukan

pemerintah cenderung sebagai internpreneur dari pada sevice provider. Keyakinan adanya trickle down effect yang mampu mengatasi masalah distribusi pendapatan dan ketimpangan. Pendekatan pembangunan berdasarkan general with group distribution, penerapan teknlogi tinggi, orientasi strategi pembangunan pada penciptaan lapangan kerja. Club of Rome. Di Dalam buku limit of growth terdapat lima trend yang muncul dalam proses pembangunan global yakni percepatan industrialisasi, pertumbuhan penduduk yang tinggi, kekurangan gizi, penyusutan sumber daya alam yang tidak terbarukan serta merusak lingkungan. Teknologi tidak mampu merubah atau memperpanjang masa pertumbuhan global. Alasan kelompok Roma, meskipun teknologi berkembang pesat namun faktor-faktor seperti politik, sosial, dan institusi tidak bisa merespon perkembangan secara cepat perkembangan teknologi. Terdapat masa adaptasi dari penduduk untuk mengadaptasi teknologi. Terdapat perubahan paradigma pembangunan ekonomi. Dulu, pembangunan ekonomi hanya fokus pada perkembangan ekonomi. Saat ini, pembangunan ekonomi saat ini turut memperdulikan pembangunan lingkungan dan sosial. Hal tersebut dilakukan dalam upaya menciptakan sustainable development. Sustainable development adalah pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengurangi kemampuan generasi di masa depan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Indonesia dalam pembangunan ekonomi membuat program pembangunan berdasarkan millenium development goals (MDG) yang juga disepakati bersama di konferensi PBB bersama negara lain. MDG merupakan pembangunan dengan fokus pada kesejahteraan manusia. Visi Indonesia dengan POJMN 2010-2014 adalah Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan. Visi tersebut sesuai dengan MDG yang fokus pada pengembangan manusia. Kendala mewujudkan sustainable development adalah tingginya biaya yang diperlukan untuk membuat program sustainable development. Selain itu, terdapat gap antara kebijakan antara tujuan profit dengan upaya sustainable development. Kondisi kepedulian lingkungan yang semakin tinggi membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk membuat usaha yang mendukung kepedulian lingkungan. Bisnis energi alternatif atau pengolahan limbah menjadi salah satu bisnis yang berkembang akibat arah pembangunan ekonomi yang berdasar pada kepedulian lingkungan.