Anda di halaman 1dari 1

1. Jenis pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap rata-rata harga lipstik yang dibeli perempuan (F=18,288; P=0,000).

Selanjutnya berdasarkan hasil uji Tukey diperoleh bahwa rata-rata harga liptik yang dibeli perempuan yang bekerja sebagai pegawai Bank, Rp 80,67 45,32 ( SB) secara signifikan lebih tinggi dibanding rata-rata harga lipstik Rp. 39,63 23,281 dan rata-rata harga lipstik Sales Promotion Girl, Rp 33,67 9,68. Namun, rata-rata harga lipstik yang dibeli oleh guru perempuan tidak berbeda signifikan dengan rata-rata harga lipstik yang dibeli oleh SPG (Gambar 4.1; lampiran 10) 2. Status perkawinan Perempuan berpengaruh signifikan terhadap rata-rata harga lipstick yang dibelinya (12,771; P=0,001), dimana rata-rata harga lipstick perempuan yang belum menikah Rp 65,64 44,74 ( SB) lebih mahal disbanding dengan rata-rata harga lipstick yang sudah menikah, Rp 38,93 20,15 3. Terdapat pengaruh interaksi antara jenis pekerjaan dan status perkawinan terhadap rata-rata harga lipstik yang dibeli perempuan (F= 5,471; P = 0,007). Rata-rata harga lipstick perempuan yang bekerja dibank yang belum menikah, Rp 109,33 45,13 ( SB) lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata harga lipstik perempuan yang bekerja dibank yang sudah menikah Rp 52 21,90 (F= 11,758; P=0,003). Namun, tidak terdapat pengaruh status perkawinan pada guru perempuan terhadap rata-rata harga lipstick (F=0,22; P=0,641). Selanjutnya, terdapat pola yang sama pada status perkawinan antara pegawai Bank dan SPG terhadap rata-rata harga liptik yang dibelinya. Dimana, harga rata-rata lipstik perempuan yang bekerja sebagai SPG yang belum menikah Rp 39,67 9,950 ( SB) lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata harga bedak perempuan yang bekerja sebagai SPG yang sudah menikah Rp 27,67 4,359 (F=10,983; P= 0,004).