Anda di halaman 1dari 5

NAMA : DESAK GEDE PREMA WAHINI NIM : 105070201131010

ATRESIA ANI

1. Pemeriksaan diagnostik Laboratorium : Hasil pemeriksaan colok dubur tidak ditemukan adanya lubang anus. CT Scan : MRI, USG, EEG, ECG, dll : Rencana Keperawatan Tujuan dan Kriteria Intervensi dan Rasional Hasil - Tujuan : a. Anjurkan ibu Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama jam volume Kriteria bibir turgor 2x24 status cairan untuk tetap menyusui bayinya. (Rasional : ASI asupan cairan 6 bulan) b. Pantau mukosa merupakan nutrisi utama dan bagi

No 1

Diagnosa Keperawatan Kekurangan volume cairan b.d kehilangan aktif cairan

Evaluasi tua anaknya sudah O mau : dan kulit : menyusu. Mukosa bibir lembab turgor A membaik. Masalah teratasi sepenuhnya. P : Intervensi dihentikan, dilanjutkan S : Orang klien

menyatakan

bayi usia kurang dari

klien membaik. hasil : Mukosa lembab,

bibir, turgor kulit dan tanda-tanda dehidrasi memburuk mungkin pada yang tampak klien.

kulit membaik.

(Rasional : mencegah keparahan dehidrasi yang dengan dialami klien cepat

berespon gejala

terhadap perburukan

dengan monitoring status cairan klien.

status cairan) c. Pantau intake dan output. (Rasional : membantu menentukan dalam berapa

jumlah cairan yang dibutuhkan klien) d. Kolaborasi pemberian untuk cairan

melalui intravena jika dibutuhkan. (Rasional : kebutuhan dehidrasi) 2 Defisiensi pengetahuan tidak dengan informasi b.d familier sumber - Tujuan : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama tingkat pengetahuan klien meningkat Kriteria dapat tujuan hasil : Klien kembali menjelaskan perawatan luka 1x24
a. Berikan

memenuhi cairan

klien saat mengalami

KIE tua tentang luka. : sikap

tua

S : Orang klien

kepada klien

orang

dapat menjelaskan kembali tujuan perawatan luka infeksi luka.


-

pentingnya perawatan (Rasional meningkatkan klien)


b. Ajarkan

kooperatif orang tua

dan pada

tanda-tanda teknik :

perawatan luka yang benar. (Rasional meningkatkan pengetahuan tentang klien prosedur

O : Orang klien

tua dapat

mengulang

dan

teknik

perawatan luka yang benar) c. Ajarkan tanda infeksi tandayang cara

perawatan luka mandiri.


-

perawatan luka yang benar.

yang

benar secara

mungkin terjadi dan bagaimana mengatasinya. (Rasional : mencegah infeksi yang meluas)
d. Anjurkan

Masalah teratasi sepenuhnya. P :

untuk

Intervensi dihentikan, dilanjutkan dengan monitoring tingkat pengetahuan klien.

segera menghubungi petugas bila menunjukkan kegawatan kesehatan bayi gejala seperti

tidak mau menyusu, sesak nafas, terdapat tanda-tanda seperti dan (Rasional memastikan mendapat pertolongan cepat dan tepat) yang infeksi kemerahan bernanah. : klien

HISPRUNG

1. Pemeriksaan diagnostik Laboratorium : Hasil colok anus, jari perawat merasakan jepitan dan saat jari ditarik diikuti keluarnya feses dan udara yang menyemprot. Hasil pemeriksaan biopsi : tidak ditemukan sel ganglion pada area rectalsigmoid. Hasil foto polos abdomen : ditemukan adanya gambaran obstruksi pada usus rendah. CT Scan : MRI, USG, EEG, ECG, dll : -

DAFTAR PUSTAKA

Nanda International. 2013. Nursing Diagnoses : Definitions And Classification 20122014. Jakarta : EGC Price, Sylvia A dan Lorraine M. Wilson. 1994. Patofisiologi, Konsep Klinis ProsesProses Penyakit. Jakarta : EGC MC, closky J dan Bulaceck. 2000. Nursing Intervension Classification (NIC). Mosby : Philadelphia