P. 1
Model Konsep Teori Keperawatan

Model Konsep Teori Keperawatan

|Views: 400|Likes:
Dipublikasikan oleh indrarasta

More info:

Published by: indrarasta on Mar 05, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/25/2014

pdf

text

original

MODEL KONSEP & TEORI KEPERAWATAN

Oleh
Hamidatus Daris S,S. Kep. Ns

TUJUAN
Setelah membahas topik ini mahasiswa mampu: Mendeskripsikan masing-masing konsepsual model & teori yg mendasari praktik keperawatan keluarga; 2. Mendiskusikan perbedaan diantara teori-teori kep, teori-teori sain sosial keluarga, dan teori terapi keluarga; dan 3. Mengidentifikasi teori dan model keperawatan keluarga yg dapat digunakan dalam praktik keperawatan keluarga.
1.

TUJUAN
Setelah membahas topik ini mahasiswa mampu: Mendeskripsikan masing-masing konsepsual model & teori yg mendasari praktik keperawatan keluarga; 2. Mendiskusikan perbedaan diantara teori-teori kep, teori-teori sain sosial keluarga, dan teori terapi keluarga; dan 3. Mengidentifikasi teori dan model keperawatan keluarga yg dapat digunakan dalam praktik keperawatan keluarga.
1.

TUJUAN
Setelah membahas topik ini mahasiswa mampu: Mendeskripsikan masing-masing konsepsual model & teori yg mendasari praktik keperawatan keluarga; 2. Mendiskusikan perbedaan diantara teori-teori kep, teori-teori sain sosial keluarga, dan teori terapi keluarga; dan 3. Mengidentifikasi teori dan model keperawatan keluarga yg dapat digunakan dalam praktik keperawatan keluarga.
1.

MODEL
Ide yang dijelaskan dengan menggunakan simbol dan visualisasi fisik  Simbolik model bisa secara verbal, skematis atau kuantitatif

Model  Representations of interaction among and body of knowledge the consepts showing pattern  Merpk diagram pola yg digunakan u/ memperlihatkan hub antara berbagai konsep dlm teori  Merpk su/ bentuk atau pola yg dpt dikenali  Rancangan terstruktur yg berisi ttg konsep-konsep yg berkaitan & terorganisir. .

KOMPONEN MODEL Keyakinan dan tata nilai  Tujuan praktek  Pengetahuan dan keterampilan  .

Apa fungsi Model ? Memberigambaran ttg bgmn konsepkonsep yg detail disederhanakan & cocok u/ diaplikasikan  Ketercapaianhasil yg lebih baik  .

Apa fungsi Model ? Memberigambaran ttg bgmn konsepkonsep yg detail disederhanakan & cocok u/ diaplikasikan  Ketercapaianhasil yg lebih baik  .

Apa fungsi Model ? Memberigambaran ttg bgmn konsepkonsep yg detail disederhanakan & cocok u/ diaplikasikan  Ketercapaianhasil yg lebih baik  .

Teori & Model Keperawatan Florence Nightingale (1820~1910) The enviromental of nursing model Virgiia Henderson (1897~1968) The activities of living Sister Calista Roy (1964) Roy adaptation model Dorothea E Orem Self care or self care deficit theory Imogene M King (1923~1971) An interaction model for nursing Jean Watson Human science and human care Ida Jean Orlando (1926~1972) Totality interactive Hildegard E Peplau Interpersonal model .

KONSEP  Merupakan suatu ide dimana terdapat suatu kesan yang abstrak yang dapat diorganisir menjadi simbol-simbol yang nyata .

KONSEP KEPERAWATAN  Merupakan ide untuk menyusun suatu kerangka konseptual atau model keperawatan .

Variabel  Konstruk  Mempunyai sifat yang abstrak  Lebih mengarah su/ asumsi seseorang  Konsep  Secara abstrak menguraikan nama obyek atau fenomena yg memberikan indentitas dan arti  Variabel  Sesuatu yg dapat diukur  Nilai numerik dari istilah yg berbeda .Konstruk. Konsep .

TEORI  Merupakan sekelompok konsep yang membentuk sebuah pola yang nyata atau suatu pernyataan yang menjelaskan suatu proses peristiwa atau kejadian yang didasari oleh fakta-fakta yang telah diobservasi tetapi kurang absolut atau bukti secara langsung .

TEORI  Merupakan pengetahuan ilmiah yang mencakup penjelasan mengenai sektor tertentu dari sebuah ilmu pengetahuan dan dapat juga dikatakan bahwa teori adalah pengetahuan ilmiah yang memberi penjelasan tentang “ Mengapa suatu gejala terjadi. memprediksi dan mengontrol phenomena.  . Teori membantu memberikan pengetahuan untuk mengembangkan praktek dengan cara menggambarkan. menjelaskan.

Teori keahlian khusus dalam praktik keperawatan keluarga Teori Ilmu Sosial Keluarga Teori Ilmu keperawatan Praktek Keperawatan Keluarga Teori Ilmu Terapi Keluarga .

Teori Ilmu Keperawatan Ilmu yang mempelajari bentuk dan sebab tidak terpenuhinya kebutuhan Dasar Manusia serta upaya mcapai pemenuhan kebutuhan tersebut • • • • • Model Konseptual dari Betty Newman Model Self care dari Orem Model Adaptasi dari Calista Roy Model Sistem terbuka dari King Model Proses kehidupan dari Roger .

TEORI KEPERAWATAN  Merupakan usaha-usaha untuk menguraikan atau menjelaskan phenomena mengenai keperawatan .

Sesuai dengan kenyataan yang ada Konsisten sebagai dasar dalam mengembangkan model konsep keperawatan .KARAKTERISTIK TEORI KEPERAWATAN 1. Mengidentifikasi dan menjabarkan konsep khusus yang b-d hal-hal nyata dalam keperawatan. 3. 2.

5. 6.4. Teori sederhana dan bersifat umum Digunakan sebagai dasar dalam penelitian Dapat digunakan dalam praktek keperawatan .

Filosofi Florence Nightngale – – – – Peran perawat menemukan KDM Pengaruh lingkungan Standar pendidikan keperawatan Standar asuhan keperawatan yang efisien – Membedakan praktek keperawatan dengan kedokteran – Perbedaan perawatan orang sakit dan orang sehat .FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TEORI KEPERAWATAN 1.

Kebudayaan – Askep lebih dilakukan oleh wanita – Wanita sesuai yang dibutuhkan keperawatan – Perkembangan keperawatan menuju profesi yang mandiri – Dibawah pengawasan dokter – Dokter & perawat mitra kerja – Menjalankan tugas sebagai tim kesehatan .2.

Pengembangan ilmu keperawatan  Keperawatan klinik dan kep.3.Sistem pendidikan – Dulu belum jelas sistem pendidikan – Sekarang sistem pendidikan sudah sesuai kebutuhan/ standar kompetensi 4.komunitas .

TUJUAN TEORI KEPERAWATAN 1. Memberikan alasan-alasan tentang kenyataan yang dihadapi dalam pelayanan keperawatan Membantu anggota profesi untuk memahami berbagai pengetahuan dalam memberikan askep . 2.

2.1. Membantu proses penyelesaian masalah dalam keperawatan dengan memberikan arah yang jelas bagi tujuan pendidikan keperawatan Memberikan dasar dari asumsi & filosofi keperawatan sehingga pengetahuan & pemahaman dalam tindakan keperawatan dapat terus bertambah & berkembang .

perubahan keluarga dan reaksi klg terhadap stress • • • • • • • • Teori Sistem Teori Struktur Fungsional Teori Perkembangan Keluarga Teori Stress Keluarga Pendekatan institusional historis Teori konflik Teori pertukaran sosial Teori pembelajaran sosial . interaksi antar anggota keluarga.Teori Ilmu Sosial Keluarga Teori berkenaan dengan fungsi keluarga.

Teori Ilmu Terapi Keluarga • Teori ini menguraikan strategi pengkajian keluarga dan intervensi keluarga • Dirancang untuk bekerja dengan keluarga yang memiliki masalah kesehatan (mental) • • • • • Teori sistem keluarga Teori perilaku Teori psikodinamika Teori pengalaman humanistik Teori intervensi krisis keluarga .

2. 8. 3.Pandangan bbrp ahli ttg model konsep & teori kep. 5. 1. 4. 6. 7. 9. Dorothea Orem Sister Calista Roy Virginia Henderson Betty Neuman Jean Waston King Peplau Johson Martha E Rogers .

1.Mempertahankan kesehatan . DOROTHE OREM  Inti teorinya adalah : Self Care Ditujukan untuk : .Mempertahankan kesejahteraan .Mempertahankan kehidupan .

aktivitas dan istirahat. air. Kesendirian & interaksi sosial. pencegahan risiko. makanan. pengetahuan . perkembangan kelompok. Self care merupakan kebutuhan dasar. Orem membaginya menjadi pemeliharaan dalam pengambilan udara. eliminasi.

TEORI KEPERAWATAN OREM  Pelayanan keperawatan ditujukan kepada kebutuhan individu dalam melakukan tindakan keperawatan mandiri serta mengatur dalam kebutuhannya .

ADL Self care defisit Teori sistem keperawatan . tuntutan.Beberapa teori yang dikembangkan oleh OREM a) b) c) Perawatan diri sendiri (self care) Meliputi : diri sendiri. agency (sesuai usia).

Self Care  1. kes dll . 2. orem mengemukakan bahwa self care meliputi : Self care itu sendiri. yg merup aktivitas dan inisiatif dari individu itu sendiri dlm memenuhi serta mempertahankan kehidupan. perkembangan . Teori Self care. yg dpt dipengaruhi o/ usia. sosiokultural.a). kes serta kesejahteraan Self care agency merup suatu kemampuan individu dlm melakukan perwatan diri sendiri.

3. . Adanya tuntutan atau permintaan dlm perawatan diri sendiri yg merup tindakan mandiri yg dilakukan dlm wkt tertentu u/ perawatan diri sendiri dgm menggunakan metode dan alat dlm tindakan yg tepat 4. Suatu tindakan yg ditujukan pd penyediaan dan perawatan diri sendiri yg bersifat universal dan berhub dgn proses kehidupan manusia.

5. Untuk perkembangan kepercayaan diri serta ditujukan pada penyimpangan kesehatan yg memiliki ciri perawatan yg diberikan dlm kondisi sakit atau dlm proses penyembuhan .

b) Self care defisit – – – – – – – – Yang belum dewasa Penurunan perawatan diri Membantu penyelesaian masalah Bertindak & berbuat orang lain Pembimbing Support  pengembangan lingkungan HE .

penuh) – Partially compensatory system (kep.c.sebagian) – Support & edukatif system (pembelajaran) . Teori system keperawatan – Wholly compensatory system (kep.

2. manusia beradapasi dengan lingkungan  Terdapat 3 tingkatan adaptasi pada manusia :  . Callista Roy (teori adaptasi) Manusia sebagai biopsikososial berinteraksi dengan lingkungannya  Untuk mencapai keadaan homeostasis.

3. stimulus lain yg dialami seseorg.1. ciri tambahan yg ada/sukar dgn situasi dlm proses penyesuaian dgn lingk yg sukar dilakukan observasi. 2. dan baik stimulus internal maupun eksternal. stimulus yg langsung beradaptasi dgn seseorang dan akan mempunyai pengaruh kuat terhdp seseorg individu Konteksual stimulus. Focal stimulasi. . Residual stimulus.

cairan dan elektolit. integritas kulit. nutrisi. Fungsi fisiologis. fx endokrin Konsep diri yg mempunyai pengertian bgmn seseorg mengenal pola-pola interaksi sosial dl berhub dgn org lain . aktivitas istirahat tidur.Sistem adaptasi memiliki 4 mode 1. komponen sistem adaptasi ini diantaranya oksigenasi. indera. fx neurologis. 2. eliminasi.

Dgn bgmn peran seseorg dlm mengenal pola-pola interaksi sosial dl berhub dgn org lain 4. Fungsi peran merup proses penyesuaian yg berhub. cinta yg dilakukan melalui hub secara interpersonal pd tingkat individu maupun klpk. Intedependent merup kemampuan seseorg mengenal pola-pola ttg kasih sayang. .3.

4. 3.Elemen-elemen Roy adaptation model 1. 2. Person (orang) Tujuan keperawatan Konsep sehat Konsep lingkungan Arah dari kegiatan keperawatan . 5.

Pustu)  Keluarga (KK.Kab.Kec.anak)  Kelompok (DW.taruna)  Masyarakat (RW.Prov)  .PKM.IRT.Desa.Kader Kes.Posyandu..BP. Kar.Person (orang) Individu (RS.

Tujuan Keperawatan  Meningkatkan respon adaptasi dengan 4 model adaptasi .

3.Empat Model adaptasi ROY 1. 4. konflik peran. kegagalan peran) Interdependent (cemas karena perpisahan. 2. Fisiologis (fungsi normal dari sistem tubuh) Konsep diri (cara pandang terhadap diri) Peran fungsi (transisi. kesepian) .

Konsep Sehat Sehat adalah merupakan rangkaian kesatuan paling sehat sampai kematian (lama)  Suatu keadaan dan proses terintegrasi didalam tubuh seseorang secara keseluruhan (baru)  .

LINGKUNGAN  Semua kondisi. keadaan dan pengaruhpengaruh sekitar dan mempengaruhi perkembangan dan perilaku seseorang dan kelompok .

Arah dari kegiatan keperawatan  Proses keperawatan Pengkajian Diagnosa Tujuan Intervensi evaluasi .

penyembuhan serta agar meninggal dgn damai. .3. Virginia Henderson  Model konsep Kep VH ad Model konsep aktivitas sehari-hari dgn memberikan gambaran tugas perawat yaitu mengkaji individu baik yg sakit atau sehat dgn memberikan dukungan kpd kes.

5. serta melindungi integumen 1. 2. . 3. Memelihara kebersihan tubuh dan berdandan. 6. Mempertahankan temperatur tuuh dalam batas normal dengan berpakaian dan memodifikasi pakaian 8.KEBUTUHAN DASAR PASIEN (14) MENURUT VIRGINIA HENDERSON Bernafas normal Makan dan minum secara adekuat Eliminasi normal Bergerak dan memelihara postur tubuh Tidur dan istirahat Memilih pakaian yang cocok. 4. membuka dan mengenakan pakaian 7.

9. Beribadah/sembahyang Bermain atau berpartisipasi dalam bermacam-macam bentuk rekreasi Bekerja Belajar. ketakutan dan opini. 12. kebutuhan – kebutuhan. 14. Hindari bahaya – bahaya lingkungan dan cegah terjadi kecelakaan Berkomunikasi dengan orang lain untuk mengekspresikan emosi. memuaskan keingintahuan untuk perkembangan dan kesehatan serta menggunakan fasilitas-fasilitas kesehatan yang tersedia. 13. 11. . 10.

tersier. keluarga. Klien sbg sistem adalah individu. atau isu. normal. dg Intervensi diarahkan pada ketiga garis pertahanan tersebut yg terkait dg 3 level prevensi : primer.  Penekanan pada penurunan stres dengan memperkuat garis-garis pertahanan fleksibel. sekunder. . maupun resisten. komunitas. difokuskan pada definisi masalah keperawatan dan pemahaman pada interaksi klien dg lingkungan. grup.Betty Neuman → pendekatan sistem pd asuhan keperawatan klien yg dinamis dan terbuka.

resolusi . Exploitasi.  Keperawatan: proses interpersonal yang terapeutik  4 fase hub.Hildegard E. Identifikasi. P-K: Orientasi. Peplau : mampu mengerti tingkah laku seseorang untuk membantunya dlm mengidentifikasi kesulitannya dan u/ menerapkan prinsip ‘human relations’ dlm mengatasi masalah2 yg timbul pd berbagai tingkat kejadian.

Dorothy E. 7 subsistem: 1. Dependency : bantuan dan perhatian org lain . Johnson   Keperawatan : perawatan klien secara integral untuk memfasilitasi tingkah laku yang effektif dan effisien klien dalam mencapai keseimbangan. Attachment/ Affiliative: pendekatan dg org lain – beri rasa nyaman 2.

Aggressive/ Protection: Perlindungan dan pertahanan diri → Keseimbangan lingkungan internal dan eksternal  Nursing --.terpisah --. Sexual : tingkah laku gender & budaya b.d. fisik. kreatifitas 6. Achievement: kemampuan intelektual. Eliminative: ekskresi produk sisa & kontrol fisik dan situasi sosial 5.3. Ingestive: intake mknan & faktor sos bud 4. kreatifitas dan sosial dlm mengontol lingkungan 7.Medicine Fokus : Fokus: tingkah laku Perubahan patologik Saling melengkapi .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->