Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN TUTORIAL 1

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 10


Tutor : dr. Desy Wulan Sari Annisa Rahmayuni Arasy Al Adnin Arief Tri Wibowo Dwi Novia Putri Laode M Hidayatullah Lidya Kartika Muhammad Hadley Aulia Putri Nilam Sari R. A. Delila Tsaniyah Rachmat Taufan Utari Mudhia Arisa Putri Veranika Santiani Fani Yuni Paradita Djunaidi (0411101118) (0411101044) (0411101119) (0411101053) (0411101029) (0411101051) (0411101052) (0411101025) (0411101043) (0411101030) (0411101117) (0411101136) (0411101042)

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2011

0|Page

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas ridho dan karunia-Nya laporan tugas skill lab dinamika kelompok ini dapat diselesaikan dengan baik. Laporan ini bertujuan untuk memenuhi tugas skill lab yang merupakan bagian dari sistem pembelajaran KBK di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Penyusun laporan ini tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan tugas tutorial ini. Tentunya laporan ini belum sempurna, oleh karena itu saran dan kritik pembaca sangat diharapkan untuk membangun dan memperbaiki laporan ini sebagai pertimbangan untuk bahan revisi nantinya.

Penyusun

1|Page

Daftar Isi
Kata Pengantar Daftar Isi Skenario Klarifikasi Istilah ........................................................................................................ ........................................................................................................ ........................................................................................................ ........................................................................................................ 1 2 3 3 4 4 6 7 7 7 8 9 10

Identifikasi Masalah ........................................................................................................ Analisis Masalah ........................................................................................................ ............................................................................................ ................................................................................

Keterkaitan Antar Masalah

Identifikasi Topik Pembelajaran Learnng Issue Kerangka Konsep Sintesis Kesimpulan Daftar Pustaka

........................................................................................................ ........................................................................................................ ........................................................................................................ ........................................................................................................ .......................................................................................................

2|Page

Skenario
Setekah dinyatakan tidak lulus blok Struktur Dasar Tubuh Manusia, Dono mengajukan keberatan kepada ketua blok. Dono sudah belajar maksimal untuk menjawab ujian blok. Dono merasa panitia ujian telah melakukan kesalahn dalam mengoreksi data ujiannya. Dengan bijak dan sabar disertai bkuti yang akurat, ketua blok menerangkan bahwa Dono jatuh di ujian MCQ yang mengukur hasil pembelajaran tutorial. Dono-pun mengakui kekuragannya. Ia merasa kurang nyaman dengan sistem belajar melalui diskusi kelompok. Ia lebih senang belajar seorang diri di kamar sambil membaca semua materi. Akibatnya ia tidak dapat mengikuti berbagai topik pembelajaran yang dipaparkan temannya dalam tutorial. Dono juga merasa bahwa ilmu kedokteran dasar tidak aplikatif dan tidak menarik, sehingga ia tidak termotivasi untuk mempelajarinya lebih dalam. Dengan singkat, ketua blok menyarankan agar Dono mencari relevansi setiap ilmu dengan tuntutan kompetensi yang harus dicapai. Dono harus mampu menemukan sendiri bagaimana caranya.

I.

Klarifikasi Istilah
Relevansi Maksimal Mengoreksi Akurat Ujian MCQ Tutorial : hubungan; kaitan : sebanyak-banyaknya; setinggi-tingginya : membetulkan (memperbaiki) kesalahan : teliti; saksama; cermat; tepat benar : ujian pilihan ganda : pembimbingan kelas oleh seorang pengajar (tutor) untuk seorang mahasiswa atau sekelompok kecil mahasiswa : diuraikan dengan panjang lebar : ilmu yang mempelajari tentang dasar kedokteran : terdorong untuk melakukan sesuatu : kemampuan menguasai : mengenai (berkenaan dengan) penerapan

Dipaparkan Ilmu kedokteran dasar Termotivasi Kompetensi Aplikatif

3|Page

II.

Identifikasi Masalah
KESESUAIAN Tidak sesuai harapan Tidak sesuai harapan Tidak sesuai harapan Tidak sesuai harapan Tidak sesuai harapan Tidak sesuai harapan Tidak sesuai harapan KONSEN V V V VVV VV

KENYATAAN Dono tidak lulus blok Struktur Dasar Tubuh Manusia Dono merasa panitia ujian telah melakukan kesalahan dalam mengoreksi data ujiannya Dono jatuh di ujian MCQ yang mengukur hasil pembelajaran tutorial Dono merasa kurang nyaman dengan sistem belajar melalui diskusi kelompok Dono tidak dapat mengikuti berbagi topik pembelajaran yang dipaparkan temannya dalam tutorial Dono merasa bahwa ilmu kedokteran dasar tidak aplikatif dan tidak menarik Dono tidak termotivasi untuk mempelajarinya lebih dalam

VV VV

III. Analisis Masalah


Dono merasa kurang nyaman dengan sistem belajar melalui diskusi kelompok. 1. Apa saja penyebab Dono kurang nyaman dalam diskusi kelompok? Penyebab Dono kurang nyaman dengan sistem belajar melalui diskusi adalah karena Dono termasuk tipe orang yang sulit berkonsentrasi di keramaian. 2. Apa saja kelebihan dan kekurangan dari diskusi kelompok? Kelebihan dari diskusi kelompok : a. berbagi berbagai informasi b. dapat meningkatkan pemahaman c. dapat mengembangkan kemampuan untuk berfikir dan berkomunikasi d. dapat meningkatkan ketertiban dalam perencanaan dan pengambilan keputusan e. dapat membina semangat kerjasama dan bertanggung jawab Kekurangan diskusi kelompok: a. waktu b. anggota kurang agresif c. dominasi

4|Page

3. Bagaimana cara mengatasi ketidaknyamanan diskusi kelompok? Cara mengatasi ketidaknyamanan diskusi kelompok, yaitu: a. Menghormati pendapat b. Ice breaking c. Memperbaiki faktor-faktor yang mempengaruhi diskusi kelompok. Dono tidak dapat mengikuti berbagai topik pembelajaran yang dipaparkan temannya dalam tutorial. 1. Apa saja penyebab Dono tidak dapat mengikuti topik pembelajaran? Penyebab Dono tidak dapat mengikuti berbagai topik pembelajarn adalah karena gaya belajar Dono yang merupakan gaya belajar visual. 2. Apa saja akibat Siswa tersebut ketinggalan topik pembelajaran? Akibat siswa tersebut ketinggalan topik pembelajaran adalah bisa tidak lulus dalam topik pembelajaran tersebut.

Dono merasa bahwa ilmu kedokteran dasar tidak aplikatif dan tidak menarik. 1. Apa saja yang termasuk dalam Ilmu Kedokteran Dasar? Yang termasuk ilmu kedokteran dasar adalah anatomi, fisiologi, biokimia (biologi & kimia medik), histologi, patologi anatomi, patologi klinik, farmakologi-terapeutik, parasitologi, mikrobiologi, ilmu gizi kedokteran, fisika medik. Dono tidak termotivasi untuk mempelajarinya lebih dalam. 1. Bagaimana cara menumbuhkan motivasi dalam belajar? Cara menumbuhkan motivasi dalam belajar, yaitu: a. Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar b. Belajar apa pun, formal dan non formal c. Belajar dari internet d. Bergaul dengan orang-orang yang optimis dan positif Dono tidak lulus blok Struktur Dasar Tubuh Manusia. 1. Apa saja yang dipelajari dalam blok SDTM? Yang dipelajari dalam blok Struktur Dasar Tubuh Manusia adalah struktur makroskopis dan mikroskopis. 2. Apa saja penyebab Dono tidak lulus blok SDTM? a. Faktor internal, yaitu faktor kemampuan dan tipe belajar b. Faktor eksternal, yaitu faktor lingkungan dan faktor motivasi Dono merasa panitia ujian telah melakukan kesalahan dalam mengoreksi data ujiannya. 1. Bagaimana sistem penilaian ujian yang diterapkan oleh panitia?

5|Page

Sistem penilaian ujian yang diterapkan oleh panitia, adalah: a. MCQ IT 50% b. MCQ Tutorial 20% c. Hasil kerja keterampilan 15% d. Assignments 15% Dono jatuh di ujian MCQ yang mengukur hasil pembelajaran tutorial. 1. Apa penyebab Dono jatuh di ujian MCQ? Penyebab Dono jatuh di ujian MCQ adalah karena tidak bisa mengikuti diskusi kelompok. 2. Bagaimana cara agar tidak jatuh di ujian MCQ? Cara agar tidak jatuh di ujian MCQ, yaitu: Komunikasi Membuat suasana senyaman mungkin 3. Bagaimana cara meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran tutorial? Cara meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran tutorial, yaitu: a. b. c. d. e. f. g. h. Mengenal semua anggota Memilih pemimpin (ketua kelompok) Menetapkan tujuan Kesepakatan Pemahaman Buat catatan Mengalokasikan tugas-tugas Menetapkan peran dan tanggung jawab

IV.

Keterkaitan Antar Masalah


Kurang nyaman Ilmu kedokteran dasar tidak aplikatif dan menarik

Tidak dapat mengikuti topik pembelajaran

Tidak ada motivasi belajar

Jatuh nilai MCQ

Tidak lulus blok

6|Page

V.

Identifikasi Topik Pembelajaran


1. Komunikasi 2. Adult Learning

VI. Learning Issue


KOMPONEN WHAT I KNOW Definisi, caracara, keuntungan dan kerugian, tujuan WHAT I DONT KNOW WHAT I HAVE TO PROVE Definisi, caracara, keuntungan dan kerugian, tujuan SUMBER BELAJAR Diktat, buku

Komunikasi

VII. Kerangka Konsep


Tutorial (Tipe Auditorial)

Dono kurang nyaman

Dono tidak dapat mengikuti pembelajaran Dono merasa ilmu kedokteran dasar tidak aplikatif dan tidak menarik

Dono jatuh di ujian MCQ Adult Learning

Dono tidak termotivasi

Dono tidak lulus blok Struktur Dasar Tubuh Manusia

Keberatan

7|Page

VIII. Sintesis
Definisi Komunikasi Pengertian Komunikasi menurut ahli : Everett M. Rogers, Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 20, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.) Harorl D. Lasswell, 1960. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (dedy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar 2005, hal 62) Raymond S. Ross, Komunikasi adalah suatu proses menyortir, memilih dan mengirimkan simbol-simbol sedemikian rupa sehingga membantu pendengar membangkitkan makna atau respons dari pikirannya yang serupa dengan yang dimaksudkan komunikator. (Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar , 2005, hal 62, Dedy Mulyana) Steven, Komunikasi Juga dapat terjadi kapan saja suatu organisme memberi reaksi terhadap suatu objek atau stimuli. Apakah itu berasal dari seseorang atau lingkungan sekitarnya. (pengantar Ilmu komunikasi, 1998, hal 19, Prof. Dr. Hafied Cangara, M. Sc.) Cara-Cara Berkomunikasi Menguasai ragam komunikasi, mulai dari menulis sampai berbicara Bersikap empati, memposisikan diri anda dengan situasi yang dialami orang lain Terbuka, bersedia untuk dikoreksi Fleksibel, tidak perlu kaku (formal) Lugas dan ringkas, penggunaan kata yang to the point. Memahami komunikasi nonverbal, artinya memahami gesture tubuh dari komunikan Menjadi pendengar yang baik, menyimak dengan seksama informasi yang disampaikan Konsisten, tidak plin-plan Jaga kontak mata dengan komunikan Berikanlah umpan balik Keuntungan dan Kerugian Berkomunikasi Keuntungan : Fungsi informasi. Untuk memberitahukan sesuau (pesan) kepada pihak tertentu, dengan maksud agar komunikan dapat memahaminya. Fungsi ekspresi. Sebagai wujud ungkapan perasaan / pikiran komunikator atas apa yang dia pahami terhadap sesuatu hal atau permasalahan. Fungsi kontrol. Menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, dengan memberi pesan berupa perintah, peringatan, penilaian dan lain sebagainya. Fungsi sosial. Untuk keperluan rekreatif dan keakraban hubungan di antara komunikator dan komunikan.

8|Page

Fungsi ekonomi. Untuk keperluan transaksi usaha (bisnis) yang berkaitan dengan finansial, barang dan jasa. Fungsi dawah. Untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan perjuangan bersama. Kerugian : Kesalahan komunikasi dapat menjadi penyebab konflik. Orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan dalam hal apa pun Komunikasi yang buruk dapat mengakibatkan miss communication Tujuan Berkomunikasi Tersampaikannya gagasan atau pemikiran kepada orang lain dengan Adanya saling kesefamanan antara komunikator dan komunikan Menjaga hubungan baik dan silaturrahmi IX.

Kesimpulan
Dono kurang nyaman dengan suasana diskusi kelompok, dalam hal ini tutorial. Oleh karena itu, Dono harus meningkatkan kemampuan komunikasi dan gaya belajarnya, sehingga dia bisa beradaptasi dengan suasana tutorial, sehingga apabila ada ujian, dia mampu menguasai topik tersebut dan bisa lulus dalam blok itu.

9|Page

DAFTAR PUSTAKA
Abdurrahman, Mulyono. 2007. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar, Jakarta : DepDikBud dan Rieneka Cipta. Bobbi DePorter, Mike Hernacki. 2009. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Jakarta:Kaifa (Mizan Group). http://fk.uns.ac.id/index.php/akademik/detail/cabang-ilmu http://eprints.undip.ac.id/7843/1/Lili_Wahyuni.pdf Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta. Hakim, Thursan. 2005. Belajar Secara Efektif. Jakarta: Puspa Swara.

10 | P a g e