P. 1
Nilai Karakter Yang Terkandung Dalam Penjas

Nilai Karakter Yang Terkandung Dalam Penjas

|Views: 2,297|Likes:
Dipublikasikan oleh Zandra Dwanita Widodo
Pendidikan karakter yang terkandung dalam Pendidikan Jasmani
Pendidikan karakter yang terkandung dalam Pendidikan Jasmani

More info:

Categories:Types, Reviews, Art
Published by: Zandra Dwanita Widodo on Mar 05, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/05/2015

pdf

text

original

NILAI-NILAI KARAKTER YANG TERKANDUNG DALAM PENDIDIKAN JASMANI Kajian Pendidikan Jasmani

Oleh : ZANDRA DWANITA WIDODO K4611116 Diajukan dalam Rangka Tugas Individual Mata Kuliah Profesi Kependidikan Drs.Waluyo,M.Or

Program studi PJKR Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta 2013

Berdasarkan kajian nilai-nilai agama, norma-norma sosial, peraturan/hukum, etika akademik, dan prinsip-prinsip HAM, telah teridentifikasi butir-butir nilai yang dikelompokkan menjadi lima nilai utama, yaitu nilai-nilai perilaku manusia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan serta kebangsaan. Berikut adalah daftar nilai-nilai utama yang dimaksud : 1. Nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan a. Religius 2. Nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri a. Jujur b. Bertanggung jawab c. Disiplin d. Kerja keras e. Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif f. Mandiri g. Ingin tahu h. Cinta ilmu (Gemar Membaca) i.Bersahabat dan Komunikatif 3. Nilai karakter dalam hubungannya dengan sesama a. Patuh pada aturan-aturan sosial (Cinta Damai) b. Menghargai karya dan prestasi orang lain c. Demokratis 4. Nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan a. Peduli sosial b.Peduli Lingkungan 5. Nilai kebangsaan a. Nasionalis (Semangat Kebangsaan) b. Cinta Tanah Air c. Menghargai keberagaman (Toleransi)

LANDASAN HUKUM UU nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Permendiknas nomor 22/2006 tentang Standar Isi, Permendiknas nomor 23/2006 tentang SKL, Inpres nomor 1/2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010

menyatakan/menghendaki/memerintahkan pengembangan karakter peserta didik melalui pendidikan di sekolah. Pendidikan adalah segenap upaya yang mempengaruhi pembinaan dan pembentukkan kepribadian, termasuk perubahan perilaku, karena itu pendidikan jasmani dan olahraga selalu melibatkan dimensi sosial, disamping kriteria yang bersifat fisikal yang menekankan ketrampilan, ketangkasan dan unjuk “kebolehan’. Dimensi sosial ini melibatkan hubungan antar orang,antar peserta didik sebagai sebagai fasilitator atau pengarah. Model pendidikan yang paling tepat untuk menggali potensi dan memandirikan anak adalah model eksploratif. Sehingga keberhasilan dan kegagalan bukan semata-mata diukur dengan

instrumenintelektual. Pendidikan jasmani dan olahraga sebagai salah satu sarana pendidikan anak memberikan suatu pengayaan dalam etika dan moral di masyarakat. Mengajarkan etika dan nilai moral sebaiknya lebih bersifat contoh.Tindakan lebih baikbaik dari kata-kata. Nilai Moral itu beraneka macam, termasuk loyalitas, kebajikan, kehormatan, kebenaran, respek, keramahan, integritas, keadilan, kooperasi dan kedisiplinan. Disiplin diri merupakan hal penting dalam setiap upaya membangun dan membentuk karakter seseorang. Sebab karakter mengandung pengertian: (1) Suatu kualitas positif yang dimiliki seseorang, sehingga membuatnya menarik dan atraktif; (2) Reputasi seseorang; dan (3) Seseorang yang unusual atau memiliki kepribadian yang eksentrik.

KESIMPULAN Dalam olahraga mengandung nilai-nilai kejujuran dan sportivitas.Berdasarkan konsep-konsep yang dikemukakan di atas, paling tidak tujuan pendidikan karakter khususnya pada pembelajaran penjaskes harus berupaya untuk meningkatkan anak-anak menjadi pribadi yang disiplin, jujur, amanah, memiliki inisiatif, tanggung jawab, suka menolong, menghargai dan tumbuh kasih sayang, menghormati sesama dan orang yang lebih dewasa, pandai berterima kasih dapat diintegrasikan dan diinternasilisasi ke dalam seluruh kegiatan sekolah.

DAFTAR PUSTAKA Sigit Nugroho (2008). ETIKA DAN MORAL PENJAS DALAM MEMBENTUK KARAKTER.JurnalProseding(Online),(http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/Sig it%20Nugroho,%20M.Or./ETIKA%20DAN%20MORAL%20PENJAS%20DALAM%20ME MBENTUK%20KARAKTER.pdf, diakses 05 Maret 2013, pukul 20:24).

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->