Anda di halaman 1dari 44

BUKU PANDUAN PRAKTIK ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS DAN KELUARGA

Disusun oleh : Tim Kebidanan komunitas dan Keluarga

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) INSAN UNGGUL SURABAYA TAHUN 2010

KETENTUAN PENGUMPULAN LAPORAN PRAKTIK KOMUNITAS (KELOMPOK) dan KELUARGA (INDIVIDU) STIKES INSAN UNGGUL SURABAYA TA. 2010-2011

1. Warna sampul penjilidan Laporan Asuhan Kebidanan Komunitas (kelompok) dan Keluarga ( Individu) di daerah binaan wilayah Surabaya dan Sidoarjo adalah warna Hijau. 2. Laporan diketik di kertas A4 70 gram, spasi 1,5 model huruf times new roman 3. Penyerahan laporan kepada PJMK pendidikan, dengan ketentuan sebagai berikut: a. Laporan askeb komunitas (kelompok) satu minggu setelah praktik selesai b. Laporan askeb keluarga (individu) satu minggu setelah praktik selesai 4. Penyimpangan dari ketentuan diatas akan mengurangi nilai.

PJMK Kebidanan Komunitas

..

SCHEDUL RENCANA ASKEB KOMUNITAS NO


1 2 3 4 5 6 7

KEGIATAN Tanggal
Persiapan awal Perkenalan dan sosialisasi kegiatan Melakukan pengkajian komunitas (laporan pendahuluan) Melakukan tabulasi data, prioritas masalah Persiapan musyawarah desa (MMD) Melakukan musyawarah (MMD) Melakukan Survey Mawas Diri (SMD) dengan format Komunitas dengan kunjungan rumah 10 KK. Menyusun rencana Menyusun jadwa l Implementasi Melaksanakan tindakan di komunitas Mengevaluasi dan menyusun laporan askeb komunitas Presentasi hasil askeb komunitas (mini lokakarya) dan penutupan kegiatan praktik Sidoarjo, . Mengetahui Ketua Program Studi Pembimbiung Komunitas

8 9 10 11

Sutjiati Dwi Handajani, SPd,SST

CONTOH KEGIATAN

KEGIATAN SENAM OSTEOPOROSIS DAN PENYULUHAN OSTEOPOROSIS Di Balai RW DesaKel..Kec.Kab/Kota..


Hari/Tanggal Waktu Tempat Nama Kegiatan : : : : Senam Osteoporosis dan Penyuluhan Osteoporosis

I. Acara dihadiri oleh a. Perangkat RW :.orang b. Mahasiswa : .orang c. Ketua PKK RT : .orang d. Warga :..orang II. Susunan Acara a. Pembukaan b. Pemeriksaan tekanan darah sebelum senam c. Senam Osteoporosis d. Pemeriksaan tekanan darah setelah senam e. Penyuluhan Osteoporosis f. Penutup III. Hasil Evaluasi a. Evaluasi Struktur Persiapan telah dilakukan sebelum pelaksanaan bersama seluruh kader POKJAKES Lansia RW ..Desa..Kel.KecKab/Kota. b. Evaluasi Proses No 1 2 3 Waktu 05.45-06.10 06.10-06.15 16.15-07.00 Kegitan Registrasi dan pemeriksaan tekanan darah sebelum senam Pembukaan Kegiatan senam dst

Pertanyaan dan diskusi ; c. Evaluasi Hasil 1. Undangan yang hadir sebanyak orang dari lansia yang ada di RW . Lingkungan ....Kel..kec.Kab. 2. Mahasiswa yang hadir sebanyak ..orang 3. Ibu-ibu yang tidak meninggalkan tempat saat penyuluhan ..orang 4. Pada undangan sangat antusias dalam menyimak materi penyajian yang disampaikan oleh mahasiswa Sidoarjo, PJ Kelompok PJ Kegiatan

. Mengetahui Pembimbing Pendidikan ........

BENTUK LAPORAN KELOMPOK KEBIDANAN KOMUNITAS Bentuk laporan dalam kebidanan komunitas secara garis besar terdiri atas hal-hal berikut ini 1. Halaman judul, lembar pengesahan, daftar anggota kelompok, kata pengantar, daftar isi 2. Bab 1 berupa pendahuluan 3. Bab 2 berupa tinjauan teori 4. Bab 3 berupa tinjauan kasus 5. Bab 4 berupa pembahasan 6. Bab 5 berupa penutup

ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA MASYARAKAT DESA.KECAMATAN. KAB/KOTA

Tanggal ;s/d..

Disusun untuk memenuhi Tugas Praktik Kebidanan Komunitas Pada STIKES Insan Unggul Surabaya

Oleh: Nama Kelompok/Tahun Angkatan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) INSAN UNGGUL SURABAYA TAHUN LEMBAR PENGESAHAN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA MASYARAKAT DESA.KECAMATAN. KAB/KOTA

Tanggal ;s/d..

Oleh: Nama Kelompok/Tahun Angkatan

Dengan ini disahkan sebagai Laporan Kegiatan Praktik Kebidanan Komunitas

Mengetahui Pembimbing Kebidanan Komunitas

DAFTAR NAMA MAHASISWA

Praktik Kebidanan Komunitas KelompokAngkatan Tahun. Pada Masyarakat Desa.Kecamatan. Kab/Kota Tanggal:s/d.

1. NIM ..... 2. NIM . 3. NIM . 4. NIM . 5. NIM . 6. NIM . 7. NIM . 8. NIM . 9. NIM . 10. NIM .
11. dan seterusnya

KATA PENGANTAR Uraikan

DAFTAR ISI Lembar Judul.i Lembar Pengesahan . .ii Daftar Nama Mahasiswa ..iii Motto ..iv Kata Pengantar..v Daftar Isi . .vi Daftar Lampiran ......vii BAB 1 PENDAHULUAN .....1 1.1 Latar Belakang .1 1.2 Tujuan........1 1.2.1 Tujuan Umum .....2 1.2.2 Tujuan Khusus..2 1.3 Manfaat ...... .3 1.4 Sistematika Penulisan .4 TINJAUAN PUSTAKA.5 2.1 Konsep Dasar Kebidanan Komunitas.. 2.1.1 Pendahuluan 2.1.2 Denifisi Kebidanan Komunitas .. 2.1.3 Tujuan Kebidanan Komunitas . 2.1.4 Sasaran Kebidanan Komunitas 2.1.5 Strategi Kebidanan Komunitas 2.1.6 Falsafah Kebidanan Komunitas . 2.2 Proses Asuhan Kebidanan Komunitas .. 2.2.1 Definisi Proses Asuhan Kebidanan Komunitas .. 2.2.2 Tujuan dan Fungsi Proses Asuhan Kebidanan Komunitas . 2.2.3 Langkah-langkah proses Asuhan Kebidanan Komunitas BAB 3 ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS .. 3.1 Tahap Persiapan 3.2 Tahap Pelaksanaan 3.2.1 Pengkajian .

BAB 2

3.2.2 3.2.3 3.2.4 3.2.5

Analisis Data .. Penapisan Masalah . Perencanaan Pelaksanaan

BAB 4 PEMBAHASAN.. 4.1 Persiapan .. 4.2 Pengkajian 4.3 Perencanaan . 4.4 Pelaksanaan . 4.5 Evaluasi BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN .. 5.1 Kesimpulan 5.2 Saran ..

Daftar Pustaka .. Lampiran ..

BAB 1 PENDAHULUAN LATAR BELAKANG TUJUAN 1. Tujuan Umum 2. Tujuan Khusus MANFAAT 1. Bagi Mahasiswa 2. Bagi Masyarakat 3. Bagi Institusi Pendidikan 4. Bagi Profesi Kesehatan Khususnya Kebidanan Uraikan masing-masing .. SISTEMATIKA PENULISAN Adapun sistematika penulisan sbb: Bab 1 Membahas pendahuluan yang meliputi: latar belakang, tujuan, manfaat dan sistematika penulisan Bab 2 Menguraikan tentang tinjauan teoritis yang terdiri atas: 1) Konsep Dasar Kebidanan Komunitas yang terdiri antara lain: Pendahuluan, Denifisi Kebidanan Komunitas ,Tujuan Kebidanan Komunitas , Sasaran Kebidanan Komunitas ,Strategi Kebidanan Komunitas ,Falsafah Kebidanan Komunitas . 2) Proses Asuhan Kebidanan Komunitas , Definisi Proses Asuhan Kebidanan Komunitas , Tujuan dan Fungsi Proses Asuhan Kebidanan Komunitas ,Langkah-langkah proses Asuhan Kebidanan Komunitas . Bab 3 Membahas tentang penerapan asuhan kebidanan komunitas yang meliputi pengkajian, analisis data, penentuan masalah kesehatan dan kebidanan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi Bab 4 Berisi Pembahasan yang menguraikan tentang hasil kegiatan yang telah dilaksanakan Bab 5 Kesimpulan dan saran

BAB 2 TINJAUAN TEORI Bab ini menguraikan tentang tinjauan teoritis yang terdiri atas : 1) Konsep Dasar Kebidanan Komunitas yang terdiri atas: Pendahuluan, Denifisi Kebidanan Komunitas ,Tujuan Kebidanan Komunitas, Sasaran Kebidanan Komunitas , Strategi Kebidanan Komunitas, Falsafah Kebidanan Komunitas .2 )Proses Asuhan Kebidanan Komunitas , Definisi Proses Asuhan Kebidanan Komunitas, Tujuan dan Fungsi Proses Asuhan Kebidanan Komunitas ,Langkah-langkah proses Asuhan Kebidanan Komunitas Uraikan dari masing-masing.

BAB 3 ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA MASYARAKAT DESA.KECAMATAN. KAB/KOTA Asuhan kebidanan komunitas yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa STIKES Insan Unggul Surabaya Angkatan . Dalam praktik di masyarakat berlangsung mulai tanggal s/d . Di desa/kel.Kecamatan..Kab/Kota.. 1. TAHAP PERSIAPAN Uraikan pada tahap persiapan dilakukan 2. TAHAP PELAKSANAAN a. Pengkajian 1) Data Demografi Uraikan.. 2) Data Lingkungan Uraikan.. 3) Kondisi Kesehatan Umum Uraikan . Analisis Data Tulis analisis Data yg muncul pada kasus nyata di lapangan Penapisan Masalah Buatlah penapisan masalah dengan cara melakukan scoring terhadap masalah yang muncul Prioritas Masalah Tulislah diagnosis kebidanan komunitas sesuai prioritas masalah b. Perencanaan Kebidanan Komunitas Lakukan perencanaan kebidanan sesuai dengan diagnosis kebidanan komunitas c. Pelaksanaan Kebidanan Komunitas Buatlah pelaksanaan kebidanan komunitas d. Penilaian atau evaluasi Lakukan penilaian BAB 4 PEMBAHASAN Uraiakan hasil studi kasus asuhan kebidanan Komunitas dengan membahas mulai dari tahap (1) persiapan, (2) Pengkajian, (3) Perencanaan, (4) Pelaksanaan, dan (5) Evaluasi yang

BAB 5 PENUTUP Pada penutup berisi tentang : kesimpulan dan saran Lakukan kesimpulan dan saran dari hasil telaah studi kasus pada asuhan kebidanan komunitas

Contoh Proses Kebidanan Komunitas pada BAB 3

Asuhan kebidanan komunitas yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa STIKES Insan Unggul Surabaya Angkatan . Dalam praktik di masyarakat berlangsung mulai tanggal s/d . Di desa/kel.Kecamatan..Kab/Kota.. TAHAP PERSIAPAN

Kegiatan praktik kebidanan komunitas diawali dengan kegiatan penerimaan mahasiswa yang dilaksanakan pada tanggal .s/d di ... Dalam acara serah terima tersebut mahasiswa mendapat penjelasan dari Bapak Camat, Kepala Puskesmas, dan Kelurahan. Acara tersebut dilanjutkan dengan orientasi ke wilayah, RT..RWDesa/KelKec.., Kab/Kota..
Selanjutnya mahasiswa merencanakan acara temu kenal dengan masyarakat TAHAP PELAKSANAAN 1. Data Demografi RW termasuk dalam wilayahDesa.yang terdiri dari RT Batas wilayah yang dijadikan target pengkajian sebelah utara.., sebelah selatan. sebelah timur..., sebelah barat. Sebelah utara. RW..memiliki fasilitas umum: mesjid, TK, SD, SMP, SMA, Pasar, Pemakaman, Fasilitas pelayanan kesehatan, posyandu Kegiatan rutin RWterdiri RT.terdiri atas penduduk., KK dengan.jiwa. Terdiri atas usia balita.., usia sekolah, usia remaja.., usia produktif..usia lanjut.. Setelah dilakukan pengkajian data pada tanggal s/d.. dengan teknik wawancara dan observasi didapatkan data sebagai berikut. a. Distribusi Penduduk Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin No Usia Jenis Kelamin (Tahun) Laki-laki % Perempuan % 1 0-5 161 6,58 175 7,16 2 6-12 300 12,27 303 12,39 3 13-18 271 11,00 275 11,25 4 19-35 678 27,74 773 31,63 5 36-54 687 28,10 758 31,01 6 > 55 382 15,63 160 6,54 Total 2.444 100 2.479 100

Total 336 603 546 1451 1445 542 4923

% 6,82 12,24 11,09 29,47 29,35 11,00 100

Analisis : berdasarkan table diatas penduduk perempuan > penduduk laki - laki b. Distribusi Penduduk Berdasarkan Pendidikan No Pendidikan Frekuensi 1 Belum sekolah 2 Tidak sekolah / Drop Out 3 TK 267 4 SD 675 5 SMP 2212 6 SMA 1475 7 Perguruan Tinggi (PT) 1167 Total 5796 Analisis : berdasarkan table diatas Jumlah SMA lebih banyak dari pada yang lainnya. c. Distribusi Penduduk Berdasarkan Pekerjaan

% 5,42 13,71 44,53 29,96 23,70 100

No 1 2 3 4 5 6 7

Pendidikan Petani Tidak Bekerja PNS TNI/POLRI Pensiunan Swasta Wira Swasta Total

Frekuensi 225 105 30 27 850 1237

% 4,57 2,13 0,60 0,54 17,26 100

Analisis : berdasarkan table diatas pekerjaan rata rata warga desa kepatihan adalah pekerjaan swasta. d. Distribusi Penduduk Berdasarkan Agama No Agama yang dianut 1 Islam 2 Kristen 3 Hindu 4 Budha 5 Kong huchu Total Frekuensi 4917 6 4923 % 99,87 0,12 100

Analisis : berdasarkan table diatas mayoritas warga desa kepatihan beragama islam 2. Data Lingkungan Fisik a. Perumahan No Tipe Rumah 1 Permanen 2 Semi Permanen 3 Tidak Permanen Jumlah Frekuensi 106 4 110 % 96,4 3,6 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 96,4 % mayoritas warga kepatihan rumah sudah permanen. Status Kepemilikan Rumah No Kepemilikan 1 Milik sendiri 2 Menumpang 3 Sewa /Kontrak Jumlah Frekuensi 95 15 110 % 86,4 13,6 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 86,4 % warga desa kepatihan rata rata memiliki rumah sendiri. Jenis lantai No Lantai 1 Tanah 2 Papan 3 Tegel 4 Semen/Plesteran Jumlah Frekuensi 1 99 10 110 % 0,9 90 9,1 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 90 % warga desa kepatihan rata rata jenis lantainya dari tegel. Sistem Ventilasi Rumah

No 1 2 3

Jendela Ada, dipergunakan Ada, tidak dipergunakan Tidak ada Jumlah

Frekuensi 110 110

% 100 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 100 % warga desa kepatihan memiliki ventilasi dan di pergunakan.

Sistem Pencahayaan Rumah pada Siang hari No Pencahayaan 1 Terang 2 Remang-remang 3 Gelap Jumlah

Frekuensi 110 110

% 100 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 100 % warga desa kepatihan pencahayan rumah di siang hari terang. Jarak Rumah dengan Tetangga No Jarak Rumah 1 Bersatu 2 Dekat 3 Terpisah Jumlah Frekuensi 109 1 110 % 99,1 0,9 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 99,1 % warga desa kepatihan jarak rumah dengan tetangga dekat. Halaman di Sekitar Rumah No Halaman 1 Ada, dimanfaatkan 2 Ada, tidak dimanfaatkan 3 Tidak ada Jumlah Frekuensi 23 74 13 110 % 20,91 67,27 13,64 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 67,27 % warga desa kepatihan memiliki halaman dan tidak dimanfaatkan. Pemanfaatan Pekarangan Rumah No Pemanfaatan Pekarangan Rumah 1 2 3 4 Kebun Kolam Kandang Tidak dimanfaatkan Jumlah Frekuensi 13 7 90 110 % 11,82 6,36 81,82 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 81,82 % warga desa kepatihan rata rata memiliki pekarangan tapi tidak dimanfaatkan. b. Sumber Air Bersih Sumber Air Untuk Memasak No Sumber Air Frekuensi %

1 2 3

Air beli Sumur Air Mineral Jumlah

74 4 32 110

67,27 13,64 29,09 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 67,27 % warga desa kepatihan kebanyakan menggunakan air beli untuk memasak. Sistem Pengelolaan Air Minum No Pengelolaan 1 Dimasak 2 Tidak dimasak Jumlah Frekuensi 110 110 % 100 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 100 % warga kepatihan semuanya pengelolaan air minunya dimasak. Sumber Air Untuk Mandi dan Mencuci No Sumber Air 1 Air beli 2 Sumur 3 Air Sungai atau Jublang Jumlah Frekuensi 22 88 110 % 20 80 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 80 % warga kepatihan menggunakan sumur untuk mandi dan mencuci. Jarak Sumber Air dengan Septik Tank No Jarak 1 Kurang dari 10 Meter 2 Lebih dari 10 Meter Jumlah Frekuensi 110 110 % 100 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 100 % warga kepatihan jarak sumber air dengan septik tank > 10 meter. Tempat Penampungan Air Sementara No Penampungan 1 Bak 2 Ember 3 Gentong 4 Lain-lain Jumlah Frekuensi 52 27 29 2 110 % 47,28 24,55 26,37 1,82 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 47,28% warga kepatihan penampung airnya sementara di bak. Kondisi Tempat Penampungan Air No Kondisi Tempat 1 Tertutup 2 Terbuka Jumlah Frekuensi 35 75 110 % 31,81 68,18 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 68,18 % warga kepatihan tempat penanpung airnya tertutup. Kondisi Air di Tempat Penampungan No Kondisi Air Frekuensi %

1 2 3 4

Berwarna Berbau Berasa Tidak berasa,tidak berwarna,tidak berbau Jumlah

110 110

100 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 100 % warga kepatihan kondisi air di tempat penampungan tidak berasa, tidak berwarna dan tidak berbau.

c. Sistem Pembuangan Sampah No 1 2 3 4 5 Pembuangan Sampah Sistem Pembuangan Tempat Pembuangan Umum Di Sungai Ditimbun Dibakar Disembarang Tempat Jumlah Frekuensi 54 16 37 3 110 % 49,10 14,55 33,64 2,73 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 49,10 % kebanyakan warga kepatihan pembuangan sampah di tempat pembuangan umum. Tempat Penampungan Sampah Sementara No Penampungan Sementara 1 Ada 2 Tidak ada/sembarangan Jumlah Frekuensi 110 110 % 100 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 100% tempat penampungan sampah sementara ada. Kondisi Tempat Penampungan Sampah Sementara No Kondisi Penampungan Frekuensi 1 Tertutup 14 2 Terbuka 96 Jumlah 110 % 12,73 87,27 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 87,27 % warga kepatihan kondisi tempat penampungan sampah sementara tertutup. Jarak Tempat Penampungan Sampah dengan Rumah No Kondisi Penampungan Frekuensi 1 Kurang dari 5 Meter 29 2 Lebih dari 5 Meter 81 Jumlah 110 % 26,36 73,64 100

Analisis : berdasarkan table diatas dari 110 KK 73,64% warga kepatihan jarak tempat penampungan sampah dengan rumah < 5 Meter. d. Sistem Pembuangan Kotoran Rumah Tangga No 1 Kebiasaan Keluarga Buang Air Besar Sistem Pembuangan WC Frekuensi 91 % 82,72

2 3

Sungai Sembarang tempat Jumlah

19 110

17,27 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 Jenis Jamban yang Digunakan Jenis Jamban Cemplung Plengsengan Leher Angsa Lain-lain Jumlah Frekuensi 75 8 8 19 110 % 68,18 7,27 7,27 17,27 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 Sistem Pembuangan Air Limbah Tempat Pembuangan Resapan Got Sembarang tempat Jumlah Frekuensi 110 110 % 110 100

Analisis : berdasarkan table diatas. e. Hewan Peliharaan No 1 2 Kepemilikan Hewan Ternak dirumah Hewan Peliharaan Ada Tidak ada Jumlah Frekuensi 44 66 110 % 40 60 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 Letak Kandang Letak Kandang Dalam Rumah Luar Rumah Jumlah Frekuensi 44 44 % 100 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 Kondisi Kandang Kondisi Kandang Terawat Tidak terawat Jumlah Frekuensi 44 44 % 100 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. 3. Kondisi Kesehatan Umum a. Pelayanan Kesehatan No 1 2 Sarana Kesehatan yang Paling Dekat Sarana Kesehatan Terdekat Puskesmas/Posyandu Praktik swasta Frekuensi 60 24 % 54,54 21,81

3 4

Balai Pengobatan Lain-lain Jumlah

6 20 110

5,45 18,18 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 5 Tempat Berobat Keluarga Sarana Kesehatan Terdekat Puskesmas Rumah Sakit Dokter Praktik swasta Bidan/Perawat Balai Pengobatan/Poliklinik Jumlah Frekuensi 46 28 8 24 3 110 % 41,81 25,45 7,27 21,81 2,7 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 Kebiasaan Sebelum Berobat Tempat Berobat Keluarga Beli obat bebas Jamu Dibiarkan saja Pijat Jumlah Frekuensi 108 2 110 % 98,18 1,82 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 Sumber Pendanaan Kesehatan Keluarga Pendanaan Kesehatan Askes/Astek Dana Sehat JPS/Askin/Jamkesmas Umum Jumlah Frekuensi 12 14 84 110 % 10,91 12,73 76,36 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 5 6 7 8 Penyakit yang sering diderita Keluarga dalam 6 bulan terakhir Jenis Penyakit Frekuensi Batuk Pilek 49 Asma TBC Typhoid Abdominalis Asam Urat 1 Hipertensi 4 Lain-lain 11 Tidak ada 45 Jumlah 110 % 44,54 -0,91 3,64 10 40,91 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. b. PUS, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui No 1. 2. Jumlah Pasangan Usia Subur PUS > 20 tahun 21-30 tahun Frekuensi 3 60 % 2,32 46,51

3. 4.

31-40 tahun 41-50 tahun Jumlah

55 11 129

42,63 8,52 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 Pasangan Usia Subur yang menjadi Akseptor KB PUS Frekuensi Ya, menggunakan KB 97 Tidak menggunakan KB 13 Jumlah 110 % 88,18 11,81 100

Analisis : berdasarkan table diatas..

No 1 2 3 4 5 6 7

Jenis Kontrasepsi yang Digunakan Jenis Kontrasepsi IUD Suntik Pil Susuk/Implant Tubektomi/ MOW MOP Kalender Jumlah

Frekuensi 2 72 7 6 10 97

% 2,06 74,22 7,21 6,18 10,30 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. Jumlah Ibu hamil No Jumlah Ibu Hamil Frekuensi % 1 Ya, (Hamil) 19 14,72 2 Tidak, (Tidak Hamil) 110 85,27 Jumlah 129 100 Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 Usia Kehamilan Usia Kehamilan Trimester I Trimester II Trimester III Jumlah Frekuensi 10 6 3 19 % 52,63 31,57 15,78 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 Frekuensi Kehamilan Kehamilan yang ke berapa I II III Lebih dari III Jumlah Frekuensi 10 6 3 19 % 52,63 31,57 15,78 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 Usia Ibu Hamil Kehamilan yang ke berapa < 20 tahun Frekuensi 3 % 15,78

2 3 4

20-35 tahun > 35 tahun Jumlah

15 1 19

78,94 5,26 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 5 Tempat Periksa Kehamilan Tempat Periksa Kehamilan Puskesmas Bidan Lainnya (dokter spesialis kandungan) RB/RS Lain-lain Jumlah Frekuensi 18 1 19 % 94,73 5,26 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 5 Frekuensi Periksa Kehamilan Pemeriksaan Kehamilan 1 kali 2 kali 3 kali 4 kali > dari 4 kali Jumlah Frekuensi 1 2 6 2 8 19 % 5,26 10,52 31,57 10,52 42,10 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 Imunisasi TT (Tetanus Toxoid) Imunisasi Tetanus Toxoid Lengkap Tidak Lengkap Tidak pernah Jumlah Frekuensi 18 1 % 94,73 5,26 100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 5 6 Penyakit yang Diderita Ibu Hamil Penyakit yang Diderita Hipotensi Hipertensi Anemia Mual/Muntah Varises Tidak ada keluhan Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 Jumlah Ibu Menyusui Jumlah Ibu Menyusui Ya, (menyusui) Tidak ada menyusui Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas..

No 1 2 3 4

Lama Ibu Menyusui Lama Menyusui Kurang dari 1 bulan 1-6 bulan 7-12 bulan > 12 bulan Jumlah

Frekuensi

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. Lama Ibu Menyusui Lama Menyusui Kurang dari 1 bulan 1-6 bulan 7-12 bulan > 12 bulan Jumlah

No 1 2 3 4

Frekuensi

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. c. Balita Jumlah Balita No Balita 1 Bayi (0-11 bln) 2 Anak balita (12-24 bln) 3 Anak balita (25-36 bln) 4 Anak balita (37-48 bln) 5 Anak balita (49-60 bln) 6 Anak Prasekolah ( 61-72 bln) Jumlah

Frekuensi

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 Kebiasaan ke Posyandu Kebiasaan Ke Posyandu Tidak ke Posyandu Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 Imunisasi Balita Imunisasi Lengkap Tidak Lengkap Belum Lengkap Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 Kepemilikan Kartu Menuju Imunisasi Ya, memiliki Tidak memiliki Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 Hasil Penimbangan Balita Hasil Penimbangan KMS Pada Pita Hijau Diatas Pita Hijau Kuning Dibawah garis titik-titik Dibawah Garis Merah Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. d. Remaja No 1 2 Jumlah Remaja Jumlah Remaja Putra Remaja Putri Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 Kegiatan Remaja diluar Sekolah Kegiatan di luar Sekolah Keagamaan Karang Taruna Olah raga Lain-lain Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 5 Penggunaan Waktu Luang Penggunaan Waktu Luang Musik/TV Olah raga Rekreasi Keagamaan Membuat kue Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 Kebiasaan Remaja Kebiasaan Remaja Merokok Alkohol Narkoba Tidak ada atau lainnya Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 Penyakit yang sering diderita Penyakit yang sering diderita Anemia Batuk pilek/Influenza TBC Frekuensi %

Tidak ada atau lainnya Jumlah

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. e. Lansia No 1 2 Keluhan Lansia Keluhan Lansia Ya, mengeluh Tidak ada keluhan Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 5 6 7 Jenis Penyakit yang diderita Lansia Jenis Penyakit Asma TBC Hipertensi DM Rheumatik Katarak Lain-lain Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 Penanganan Penyakit Lansia Penanganan Penyakit Sarana Kesehatan Non Medis Diobati sendiri Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. No 1 2 3 4 Penggunaan Waktu Senggang Penanganan Penyakit Berkebun Rekreasi Senam Lain-lain Jumlah Frekuensi %

100

Analisis : berdasarkan table diatas.. Analisis Data No Data Subyektif 1 Lingkungan Fisik Lingkungan yang kurang sehat di RT danRT.RW.Desa..

Data Obyektif

Masalah Kesehatan Resiko timbulnya penyakit menular (diare ,DHF, typoid, ISPA dan lain-lain). Berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memelihara lingkungan

1. Letak kandang yang berada di dalam rumah..% 2. Sistem pembuangan air limbah sembarangan.% 3. Jarak pembuangan sampah dengan rumah.%

Kondisi Kesehatan Umum a. Ibu Hamil Sebagian besar dari jumlah ibu hamil di RT..RW.. desa..adalah Trimester III dan jarang periksa ke tempat pelayanan kesehatan

4. Tidak mempunyai tempat pembuangan sampah..% 5. Membuang sampah disembarang tempat.% 6. Tempat penampungan sampah terbuka ...% 7. Penampungan air dalam kondisi terbuka..% 8. Kondisi air berwarna ..% 9. Jarak sumber air dengan septic tank.% 10. Rumah yang tidak mempunyai jendela % 11. Rumah yang pencahayaan remangremang..% 1. Jumlah ibu hamil.% 2. Jumlah Bumil dengan usia kehamilan trimester III.% 3. Jumlah Kehamilan yang lebih dari III.% 4. Usia ibu hamil kebanyakan .% 5. Pemeriksaan kehamilan kurang dari 4 kali..% 6. Ibu hamil dg imunisasi TT.% 7. Penyakit yang diderita ibu hamil kebanyakan..% 1. Jml ibu tidak menyusui..% 2. Lama menyusui..% 3. Tidak ASI eksklusif...%

yang memenuhi syarat kesehatan

Resiko terjadinya peningkatan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di RW..Desa..berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya ANC

b. Ibu Menyusui Sebagian besar bayi tidak disusui secara eksklusif di RT..RW..Desa.. mengalami berbagai penyakit infeksi

Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pd bayi di RT..RW..Desa.. berhubungan pemberian tidak ASI eksklusif sampai usia anak 6 bulan Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pada WUS di RT..RW..Desa.. berhubungan dengan kurangnya pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan pada remaja Potensi masyarakat RW Desa dalam meningkatkan kesehatan balita yang berhubungan dengan kesadaran ibu-ibu terhadap kesehatan balita yang ditunjang keaktifan kader kesehtn dan petugas

c. Remaja Putri/WUS Sebagian besar dari jumlah remaja di RT..RW..Desa.. mengalami anemia

1.WUS banyak yang anemia..% 2. Pola makan tidak teratur..% 3. Pola istirahat tidak teratur.%

Potensi Masyarakat untuk meningkatkan kesehatan balita

1. Hampir seluruh balitadibawa ke posyandu..% 2. sebagian besar balita dalam garis kuning sampai titik..% 3.. Imunisasi balita blm lengkap..% 4. Belum imunisasi .% 5. Tidak memiliki KMS.% 6. Status gizi balita terbanyak gizi%

Penapisan Masalah Kriteria Penapisan Ketersediaan Sumber

Besarnya risiko

Sumber daya tempat

Sumber daya dana

Sesuai dengan program pemerintah

Sesuai dengan peran bidan komunitas

Kemungkinan untuk pendidikan kesehatan

Kemungkinan untuk diatasi

Diagnosis Kebidanan Komunitas

Resiko timbulnya penyakit Resiko terjadinya peningkatan AKI dan AKB Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pd bayi Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pada WUS Potensi masyarakat dalam meningkatkan kesehatan balita Keterangan: Skor 0 5

5 5 5 5 5 4

5 4 2 5 5

3 5 4 5 5

5 4 4 5 5

5 3 4 4 4

5 4 4 4 5

5 5 5 5 5

5 5 4 5 3

4 3 4 3 5

5 3 4 3 5

4 5 2 4 4

Sumber daya peralatan

4 4 3 3

Sumber daya manusia

Jumlah yang berisiko

Sumber daya waktu

Minat Masyarakat

55 50 45 51 55

: : :

0-5 Paling rendah Paling tinggi

Prioritas Masalah 1. Resiko timbulnya penyakit menular (diare,DHF,typoid,ISPA dan lain-lain). Berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan ditandai dengan: a. Letak kandang yang berada di dalam rumah..% b. Sistem pembuangan air limbah sembarangan.% c. Jarak pembuangan sampah dengan rumah.% d. Tidak mempunyai tempat pembuangan sampah..% e. Membuang sampah disembarang tempat.% f. Tempat penampungan sampah terbuka ...% g. Penampungan air dalam kondisi terbuka..% h. Kondisi air berwarna ..% i. Jarak sumber air dengan septic tank.% j. Rumah yang tidak mempunyai jendela % k. Rumah yang pencahayaan remang-remang..% 2. Resiko terjadinya peningkatan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di RW..Desa..berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya ANC yang ditandai dengan: a. Jumlah ibu hamil.% b. Jumlah Bumil dengan usia kehamilan trimester III.% c. Jumlah Kehamilan yang lebih dari III.% d. Usia ibu hamil kebanyakan .%

Jumlah Skor

e. Pemeriksaan kehamilan kurang dari 4 kali..% f. Ibu hamil dg imunisasi TT.% g. Penyakit yang diderita ibu hamil kebanyakan..% 3. Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pd bayi di RT..RW..Desa..berhubungan pemberian tidak ASI eksklusif sampai usia anak 6 bulan yang ditandai dengan: a. Jml ibu tidak menyusui..% b. Lama menyusui..% c. Tidak ASI eksklusif...% 4. Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pada WUS di RT..RW..Desa.. berhubungan dengan kurangnya pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan pada remaja yang ditandai dengan: a.WUS banyak yang anemia..% b. Pola makan tidak teratur..% c. Pola istirahat tidak teratur.% 5. Potensi masyarakat RWDesa dalam meningkatkan kesehatan balita yang berhubungan dengan kesadaran ibu-ibu terhadap kesehatan balita yang ditunjang keaktifan kader kesehtan dan petugas yang ditandai dengan: a. Hampir seluruh balitadibawa ke posyandu..% b. sebagian besar balita dalam garis kuning sampai titik..% c.. Imunisasi balita blm lengkap..% d. Belum imunisasi .% e. Tidak memiliki KMS.% f. Status gizi balita terbanyak gizi% Diagnosis Kebidanan 1. Resiko timbulnya penyakit menular (diare,DHF,typoid,ISPA dan lain-lain). Berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan ditandai dengan:Letak kandang yang berada di dalam rumah..%, Sistem pembuangan air limbah sembarangan.%, Jarak pembuangan sampah dengan rumah.%, Tidak mempunyai tempat pembuangan sampah..%, Membuang sampah disembarang tempat.%, Tempat penampungan sampah terbuka ...%, Penampungan air dalam kondisi terbuka.. %, Kondisi air berwarna ..%, Jarak sumber air dengan septic tank.%, Rumah yang tidak mempunyai jendela %, Rumah yang pencahayaan remang-remang..% 2. Resiko terjadinya peningkatan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di RW..Desa..berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya ANC yang ditandai dengan: Jumlah ibu hamil.%, Jumlah Bumil dengan usia kehamilan trimester III.%, Jumlah Kehamilan yang lebih dari III.%, Usia ibu hamil kebanyakan .%, Pemeriksaan kehamilan kurang dari 4 kali..%, Ibu hamil dg imunisasi TT.%, Penyakit yang diderita ibu hamil kebanyakan..% 3. Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pd bayi di RT..RW..Desa..berhubungan pemberian tidak ASI eksklusif sampai usia anak 6 bulan yang ditandai dengan: Jml ibu tidak menyusui..% Lama menyusui..%, Tidak ASI eksklusif...% 4. Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pada WUS di RT..RW..Desa.. berhubungan dengan kurangnya pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan pada remaja yang ditandai dengan: WUS banyak yang anemia..%, Pola makan tidak teratur..%,Pola istirahat tidak teratur.% 5. Potensi masyarakat RWDesa dalam meningkatkan kesehatan balita yang berhubungan dengan kesadaran ibu-ibu terhadap kesehatan balita yang ditunjang keaktifan kader kesehtan dan petugas yang ditandai dengan:Hampir seluruh balitadibawa ke posyandu..%,Sebagian besar balita dalam garis kuning sampai titik..%, Imunisasi balita blm lengkap..%, Belum imunisasi .%, Tidak memiliki KMS.%, Status gizi balita terbanyak gizi% Perencanaan
No Diagnosis Kebidanan Tujuan Sasaran Strategi Rencana Kegiatan Hari, Tanggal Tempat Evaluasi

Komunitas Resiko timbulnya penyakit menular (diare,DHF,typ oid,ISPA dan lain-lain). Berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan

Setelah dilakukan tindakan kebidanan komunitas selama 1 kali pertemuan diharapkan masyarakat RW.. mampu: a. Mengidentifikasi jenis sampah b. Memisahkan sampah kering dan basah c. Membuang sampah sesuai dengan jenis dan tempat yang telah disediakan

Ibu PKK

KIE

a. Berikan penyuluhan pada ibu anggota PKK b. Diskusikan bersama anggota PKK tentang tanda dan gejala Diare c. Diskusikan bersama anggota PKK tentang tindakan yg dpt dilakukan oleh ibu-ibu jika ada anggot yang sakit e. Berikan reinforcement terhadap keberhasilan ibu menjelaskan kembali materi yang diberikan

Minggu,

Balai RW 8

Kreteria Standar Verbal a.Pengertian Diare b.Tanda dan gejala Diare c. Tindakan yg dpt dilakukan jika anggota sakit

d. Memelihara lingkungan sehat

Ibu PKK dan bapak

a. Berikan penyuluhan ttg dampak pembuangan sampah yg tdk sehat dan pengelolaan sampah yg benar b. Diskusikan dg warga ttg dampak yg tdk sehat dg pengelolaan sampah yg benar c. Diskusikan pengelolaan smpah yg sehat d. Lakukan kerja bakti missal bersama dg seluruh warga RW 08 e. Berikan reinforcement thd kemampuan warga menjelaskan kembali ttg dampak sampah dan pengelolaan sampah yg benar a. Berikan penyuluhan ttg pentingnya ANC b. Diskusikan dg warga ttg bahaya resiko tinggi kehamilan c. Berikan reinforcement kpd ibu hamil atas keberhasilan yg selama ini sdh tercapai

Minggu,

Balai RW 8

Verbal

a. Jenis sampah b. Dampak pembuangan sampah yg kurang sht c. Pengelolaan sampah yang benar

Psikomotor Minggu, Lingku ngan sekitar RW 08 dan tempat pembu angan sampah

Resiko terjadinya peningkatan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di RW..Desa..berh ubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang

Setelah dilakukan tindakan kebidanan komunitas selama 3 kali pertemuan para ibu dapat meningkatkan kesehatan dirinya

Ibu Hamil Dan Kader

KIE

Senin,

Balai RW 8

Verbal a. Pemeriksaan ANC b. Kartu skor Puji Rokhjati c. RW Siaga Pskmtr d. Senam ibu hamil

pentingnya ANC Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pd bayi di RT..RW..Desa.. berhubungan pemberian tidak ASI eksklusif sampai usia anak 6 bulan

Setelah dilakukan tindakan kebidanan komunitas selama 1 kali pertemuan para ibu mampu memberikan ASI eksklusif pd bayinya

Ibu menyus ui dan kader

KIE Demon strasi

a. Berikan penyuluhan ttg ASI eksklusif b. Diskusikan cara perawatan pydr c. Diskusikan dg warga ttg nutrisi pd ibu menyusui d. Berikan reinforcement kpd ibu menyusui atas keberhasilan yg selama ini sdh tercapai

Selasa..

Balai RW 8

Verbal a. ASI eksklusif b. Nutrisi ibu menyusui Pskmtr c. Cara merawat pydr d. Cara menyimpan ASI perahan

Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pada WUS

Setelah dilakukan tindakan kebidanan komunitas selama 1 kali pertemuan para WUS mampu memelihara kes.WUS

WUS

KIE dan Pemeri ksaan Hb pada WUS dan pember ian pengob atan

a. Berikan penyuluhan ttg anemia dan cara mengatasinya b. Diskusikan dg warga ttg pemeriksaan Hb c. Diskusikan dg warga ttg tablet Fe d. Berikan reinforcement kpd WUS atas keberhasilan yg selama ini sdh tercapai a. Berikan penyuluhan ttg pertumbuhan dan perkembangan balita b. Diskusikan dg warga ttg nutrisi pd balita c. Diskusikan cara membaca KMS d. Berikan reinforcement kpd para kader dan ibu atas keberhasilan yg selama ini sdh tercapai

Rabu,..

Balai RW 8

Verbal a. Anemia Pskmtr b. Pemeriksaan Hb shli c. Memberikan sangobion

Potensi masyarakat RWDesa dalam meningkatkan kesehatan balita yang berhubungan dengan kesadaran ibuibu terhadap kesehatan balita yang ditunjang keaktifan kader kesehtan dan petugas

Setelah dilakukan tindakan kebidanan komunitas selama 3 kali pertemuan para ibu dpt meningkatkan kesehatan balitanya

Kader posyan du

KIE

Kamis,..

Balai RW 8

Verbal

a. Pertukem b. Nutrisi pada balita c. Kterteria balita sehat

Implementasi dan Evaluasi No 1 Diagnosis


Resiko timbulnya penyakit menular (diare,DHF,typoid,ISPA dan lain-lain). Berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan

Tanggal .

Implementasi
Penyuluhan tentang Diare pada para ibu PKK

Evaluasi
Evaluasi Struktur: a. Rencana penyuluhan telah dilakukan seminggu sebelum acara dilakukan b. Undangan penyuluhan disebarkan tiga hari sebelum acara dilaksanakan Evaluasi Proses: a. Peserta hadir sebanyak.orang b. % peserta aktif bertanya thd materi penyuluhan c. Penyuluhan dilaksanakan di balai RW 08 desa.. Kecamatan.Kota

Kerja bakti missal di lingkungan RT..Rw dan dilanjutkan penyuluhan ttg dampak pembuangan sampah yg tdk sehat dan pengelolaan sampah yg benar

Evaluasi Hasil: a. Warga dapat memahami tentang Diare Evaluasi Struktur: a. Rencana sudah disiapkan seminggu sebelum pelaksanaan dan sebagai penanggung jawab adalah ketua Pokjakes dan ketua RW 08 Evaluasi Proses: a. Kerja bakti missal di Rt..Rw..diikuti oleh orang dengan lokasi di sekitar pembuangan sampah b. Kegiatan kerja bakti berjalan lancer dan tertib c. Lingkungan di sekitar pembuangan sampah tampak bersih Evaluasi Hasil: a. Warga masyarakat belum siap untuk membuang sampah pada tempat yang sesuai dan sampai saat ini masyarakat masih membuang sampah di tempat semula

Resiko terjadinya peningkatan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di RW..Desa..berhubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat

..

Penyuluhan tentang ANC dan cara menilai resiko tinggi dalam kehamilan dengan menggunakan kartu skor pudji rokhjati

Evaluasi Struktur: a. Rencana sudah disiapkan seminggu sebelum pelaksanaan Evaluasi Proses: a. Peserta hadir sebanyak.orang b. % peserta aktif bertanya thd materi penyuluhan c. Penyuluhan dilaksanakan di balai RW 08 desa.. Kecamatan.Kota Evaluasi Hasil: a. Warga dapat memahami tentang pentingnya ANC Evaluasi Struktur: a. Rencana sudah disiapkan seminggu sebelum pelaksanaan Evaluasi Proses: a. Peserta hadir sebanyak.orang b. % peserta aktif bertanya thd materi penyuluhan c. Penyuluhan dan demonstrasi cara merawat payudara dengan memakai panthom ,dilaksanakan di balai RW 08 desa.. Kecamatan.Kota Evaluasi Hasil: a. Warga dapat memahami tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif b. Ibu dan Kader dapat melakukan cara perawatan payudara dengan benar Evaluasi Struktur: a. Rencana untuk pemeriksaan Hb dan penyuluhan sudah disiapkan seminggu sebelum pelaksanaan Evaluasi Proses: a. Peserta hadir sebanyak.orang WUS b. % WUS mengalami anemia ringan dan % anemia sedang% tidak mengalami anemia c. Semua WUS yang hadir diberi sangobion diminum 1x1 (10 cap) Evaluasi Hasil:

Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pd bayi di RT..RW..Desa..berhubungan pemberian tidak ASI eksklusif sampai usia anak 6 bulan

Penyuluhan tentang ASI eksklusif dan praktik cara menyusui yang benar serta praktik cara merawat payudara

Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan pada WUS

Penyuluhan tentang anemia dan dilanjutkan dengan pemeriuksaan Hb

a.

Warga dapat memahami tentang anemia dan akibat anemia

Potensi masyarakat RW Desa dalam meningkatkan kesehatan balita yang berhubungan dengan kesadaran ibu-ibu terhadap kesehatan balita yang ditunjang keaktifan kader kesehtan dan petugas

Penyuluhan tentang pertukem anak pada ibu-ibu yang membawa balita ke posyandu RT..Rw..Desa.. Kec..

Evaluasi Struktur: a. Kegiatan direncanakan bersama-sama dengan kader posyandu 1 minggu seblum acara dilaksanakan b. Materi penyuluhan serta leafletntelah dipersiapkan 2 hari sebelum pelaksanaan c. Tempat dipersiapkan sebelum acara dimulai d. Masyarakat diinformasikan jauh sebelum acara dimulai Evaluasi Proses: a. Acara berjalan lancer dan tertib b. Acara dihadiri oleh ibu-ibu balita, % dari jumlah balita yang ada c. ..% para ibu bertanya tentang kondisi anaknya Kendala: a. Penyuluhan bersamaan dengan posyandu sehingga para ibu disamping mendengarkan penyuluhan juga sibuk mengurusi balitanya b. Banyak anak-anak berkeliaran c. Tempat duduk terbatas sehingga banyak ibu yang berdiri Evaluasi Hasil: a. Para ibu mengerti dan memahami tentang pertukem anak

Evaluasi Struktur a. Rencana telah disiapkan 2 minggu sebelumnya b. Rencana dibuat oleh Pokjakes bersama mahasiswa c. Rencana dikoordinasikan oleh ketua kader posyandu RW Evaluasi Proses a. Kerja bakti missal di Rt..Rw..diikuti oleh orang dengan lokasi di sekitar pembuangan sampah b. WUS mengalami anemia ringan ..orang dan anemia sedangorang tidak mengalami anemia orang c. Poyandu dihadiri oleh ibu-ibu balita, orang dari jumlah balita yang ada d. Kegiatan berjalan lancer , dimulai dari jam 08.00 dan berakhir jam 10.00 WIB e. Kegiatan dibuka oleh kepala desa.. Evaluasi Hasil: a. Para kader, ibu balita , ibu hamil dan WUS merasa senang mengikuti kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa dan berharap dapat berkesinambungan b. Sebelum masa praktik komunitas diakhiri mahasiswa memberikan kenang-kenangan kepada para kader yang telah membantu terlaksananya kegiatan praktik komunitas

BUKU PANDUAN PRAKTIK ASUHAN KEBIDANAN PADA KELUARGA

Disusun oleh : ..

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) INSAN UNGGUL SURABAYA TAHUN 2010
CONTOH FORMAT : LAPORAN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA KONTEKS ASUHAN KELUARGA Kata pengantar BAB 1 Pendahuluan 1.1 Latar Belakang 1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum 1.2.2 Tujuan Khusus 1.3 Cara Pengumpulan Data 1.3.1 Wawancara 1.3.2 Studi Dokumentasi 1.3.3 Observasional 1.3.4 Data Primer (misal Hasil Pemeriksaan) BAB 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Konsep Keluarga 2.2 Konsep Manajemen Asuhan Keluarga 2.3 Konsep Permasalahan Keluarga BAB 3 Manajemen Asuhan Keluarga 3.1 Pengkajian 3.1.1 Pengumpulan data 3.1.2 Analisis Data 3.1.3 Perumusan Masalah 3.1.4 Prioritas Masalah 3.1.5 Diagnosis / Permasalahan 3.2 Perencanaan / Intervensi 3.3 Pelaksanaan / Implementasi 3.4 Evaluasi

BAB 4 Pembahasan BAB 5 Penutup 5.1 Kesimpulan 5.2 Saran Daftar Pustaka Lampiran

BAB 1 1.1 Latar Belakang Latar Belakang berisikan fenomena-fenomena kesehatan keluarga atau masyarakat dan alasan pentingnya melakukan asuhan keluarga 1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Menggambarkan tentang tujuan pemberian asuhan keluarga 1.2.2 Tujuan Khusus Berisikan gambaran tentang manajemen asuhan keluarga meliputi 1) Pengkajian 2) Diagnosis, Masalah dan Kebutuhan/ Perumusan masalah 3) Perencanaan 4) Pelaksanaan 5) Evaluasi 1.3 Cara Pengumpulan data Cara pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara : wawancara , pengamatan secara langsung, pemeriksaan kesehatan pada keluarga, studi dokumentasi (dapat dilakukan dengan cara melihat data kesehatan keluarga yang ada di pelayanan kesehatan (puskesmas, pistu, polindes), di kelurahan BAB 2 2.1 Konsep Keluatga 2.1.1 Pengertian Keluarga 2.1.2 Struktur Keluarga 2.1 3 Ciri ciri Keluarga 2.1.4 Bentuk bentuk Keluarga 2.1.5 Peran Keluarga 2.1.6 Fungsi Keluarga

2.1.7 Tugas Keluarga 2.1.8 Tahap-tahap kehidupan Keluarga BAB 3 Konsep Manajemen Asuhan Keluarga 3.1 Pengkajian 1) Pengumpulan Data Subyektif A. Data dan Identifikasi Keluarga (1) Biodata Nama KK : Tn. S Umur : 40 th Agama : Islam Pendidikan : SD Pekerjaan : Swasta Suku Bangsa: Jawa Alamat : Dusun M, Desa D (2) Nama Anggota Keluarga
No 1 2 3 4 5 Nama Anggota klg Ny.T Ny.O Nn.N Nn.A Anak L Umur 70 th 35 th 18 th 15 th 5 th Jenis Kelamin P P P P L Status Janda Kawin Blm Kawin Blm Kawin Blm Kawin Pendidikan Tdk sekolah SD SMA SMP TK Pekerjaan Tdk bekerja Swasta Pabrik Blm bekerja Blm bekerja Agama Islam Islam Islam Islam Islam Ket Ibu Istri Anak Anak Anak

(3) Riwayat kesehatan keluarga

70 th 45 th

62 th 29 th

40 th

35 th

18 th

15 th

5 th

Gambar : Genogram Keluarga Tn.S Keterangan : Keluarga dari Pihak Tn.S a. : Ayah Tn.S meninggal pada usia 68 th karena sakit jantung b. 70 th : Ny.T , Ibu Tn.S , hidup, keadaan sehat c. : Ayah mertua Tn S meninggal pada usia 658 th karena sakit kencing manis d. 62 th : Ibu mertua Tn.S , hidup, menderita hipertensi e. 40 th : Tn. S, hidup, keadaan sehat f. 35 th : Ny. O istri Tn,S , hidup, saat ini hamil yang keempat usia kehamilan 7 bulan

g.

18 th, 15 th, 5 th : anak keluarga Tn. S , hidup, keadaan sehat

(4) Pengambilan Keputusan Tanyakan siapa yang memegang peranan penting dalam pengambilan keputusan pertama dalam keluarga, jika terjadi kegawatdaruratan atau permasalahan kesehatan dan siapakah yang menjadi pengambil keputusan kedua jika pengambil keputusan pertama tidak berada ditempat (5) Hubungan dalam Keluarga Tanyakan bagaimanakah dinamika, interaksi, dan komunikasi dalam keluarga, nilai atau norma dalam keluarga (6) Keadaan Psikologis dan Spiritual Tanyakan pada keluarga bagaimana sistem pendukung dalam keluarga, kebiasaan ibadah dll (7) Sosio Kultural Tanyakan bagaimana keadaan sosio kultural (budaya) yang mendukung atau yang menghambat perilaku dalam keluarga dalam kesehatan (8) Kebiasaan sehari-hari a) Kebiasaan tidur 1 Tn. S : Tidak pernah tidur siang, tidur malam 6 jam/hr 2 Ny. T : Tidur siang kadang-kadang, tidur malam 7 jam 3 Ny. O : Tidur pernah tidur siang, tidur malam 7 jam 4 Nn. N : Tidak pernah tidur siang, tidur malam 8 jam/hr 5 Nn. A : Tidak pernah tidur siang, tidur malam 8 jam 6 An.L : Tidak pernah tidur siang, tidur malam 8 jam b) Kebiasaan makan sehari-hari Semua anggota keluarga makan sehari 3 kali dengan makanan pokok beras, lauk pauk sesuai kemampuan keluarga (tahu, tempe, daging, telor). Keluarga tidak pernah makan bersama-sama, karena kesibukan masing-masing. Tn.S dan Ny.O makan dirumah hanya sarapan pagi saja, kadang-kadang tidak sarapan pagi .Makan siang Tn.S dan Ny.O di warung tempat ia bekerja. Ketiga anaknya makan sehari 3 kali c) Pola Eleminasi Seluruh anggota keluarga menyatakan BAB 1 kali/hr dan BAK 5 kali/hr d) Kebersihan perorangan / personal higiene Mandi, gosok gigi dan ganti baju 2 x/hr e) Pola kebiasaan 1) Tidak ada anggota keluarga yang merokok 2) Tidak ada waktu khusus untuk berolahraga f) Penggunaan waktu senggang Tn. S dan Ny. O bekerja dari pukul 07.00 wib s/d 17.30, kadang sampai pukul 21.00 wib. Anakanak juga melakukan aktifitasnya sendiri sehingga jarang sekali keluarga ini menggunakan waktu senggang bersama sama. Kadang-kadang kalau Tn.S atau Ny. O , mendapatkan cuti maka waktu untuk bersantai dan beristirahat di rumah. Ny.O mengikuti kegiatan Dasa Wisma dan PKK RT g ) Rekreasi Keluarga Kadang-kadang jika ada waktu liburan mereka sekeluarga pergi rekreasi ke perbelanjaan terdekat atau ke kebon binatang h) Keadaan Sosial Ekonomi Penghasilan Tn.S Rp.750.000,00 dan penghasilan Ny.O Rp.1.,250.000,00. Jumlah tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari . Keluarga tersebut tidak pernah menabung, karena penghasilan sudah pas-pasan (9) Lingkungan Situasi lingkungan a) Rumah milik sendiri

I II

III V

IV VI

I. R. Tamu II,III,IV : R. Tidur V : R. Keluarga VI. Dapur

Rumah jauh dari jalan desa, dengan luas tanah 90 m dan luas rumah 54 m (9m x 6 m) yang terisi dari 1 ruang Tamu, 1 ruang keluarga, 3 kamar tidur dan sebuah dapur b) Jenis rumah : Sebagian tembok sebagian sesek c) Atap rumah : genting d) Lantai sebagian tegel, sebagian tanah e) Ventilasi : kurang dari 10 % dari luas rumah, ada jendela di ruang tamu saja, di kamar tidur ada lubang angin, pintu dibuka pada siang hari f) Kebersihan dan kerapian : kurang g) Pembuangan sampah : terbuka dibelakang rumah, dibakar satu minggu sekali h) Sumber Air Sumber air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari : air sumur (1). Penggunaan air : dimasak (2). Tempat penyimpanan air : tertutup (3). Pengurasan tempat air minum satu minggu sekali (4). Kualitas air : tidak berbau, tidak berwana, dan tidak berasa i) Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) : terbuka (1). Jarak sumber pembuangan limbah kurang dari 10 cm dari sumur ( 6 m) (2). Keadaan tidak terpelihara j. jamban (1). Kondisi : kurang terpelihara (2) Jarak jamban dengan sumber air : ( 7 m) k) Kandang ternak : tidak ada l) Pemanfaatan pekarangan : untuk jemuran kapaian m) Pemanfataan fasilitas kesehatan : jika ada anggota klg yg sakit diperiksakan ke Puskesmas, jika melahirkan juga di Puskesmas n) Keluarga mempunyai Asuransi Kesehatan Keluarga Miskin atas nama Tn.S dan Ny.O (10) Fasilitas kesehatan Meliputi pemanfaatan fasilitas kesehatan, jarak rumah dengan fasilitas kesehatan: Jika keluarga ada yang sakit berobatnya ke Puskesmas terdekat, dengan jarak dari rumah kurang lebih 5 km, jika melahirkan ke Polindes yang ada di desa tersebut dengan jarak 1km (11) Keadaan kesehatan keluarga a) Riwayat perkawinan : lamanya 22 tathun , merupakan pernikahan pertam bagi Tn.S dan Ny.O. Hubungan dalam klg cukup harmonis b) Riwayat kehamilan, persalinan, nifas yang lalu Ketiga anaknya lahir di Puskesmas ditolong oleh bidan , dengan usia kehamilan 9 bulan, persalinan berjalan lancar, ibu meneteki sampai usia anaknya 2 tahun. Tiga bulan terakhir tidak ada anggota keluarga yang sakit, sudah mendapatkan imunisasi TT lengkap c) Saat ini ibu hamil, anak yang keempat , dengan usia kehamilan 7 bulan, imunisasi TT lengkap d) Ketiga anaknya saat masih bayi sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap (BCG 1x, Polio 1 dan HB unijek saat usia bayi 1 hari ,DPT-HB Combo 3x suntikan mulai usia 2 bulan, Polio 4x , campak 1x saat usia 9 bulan e) Ketiga anaknya saat balita stutus gizinya baik f) Setelah melahirkan Ny.O memakai KB suntik 3 bulanan selama 3 tahun baik dari anak yang pertama sampai yang ketiga. Diikuti sesuai anjuran bidan puskesmas. Ibu mengeluh menstruasi tidak lancar dan tidak teratur, BB terus naik, sekarang BB 78 kg , padahal sebelum ikut KB suntik BB 48 kg, sehingga ibu tidak kembali suntik sehingga terjadi hamil ini g)Fungsi keluarga berjalan baik meskipun masih tampak kurangnya kebersamaan dalam keluarga, namun hal tersebut dapat dipahami mengingat aktivitas mereka berbeda-beda. Khusus untuk fungsi pendidikan masih nampak kurang terutama tentang pendidikan kesehatan reproduksi. Pernyataan anak yang mengatakan bahwa orang tua masih menganggap tabu jika membicarakan

hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi, pada hal anak menyatakan belum begitu memahami tentang kesehatan reproduksi Pengumpulan data Obyektif Pemeriksaan Fisik 1). Tn. S Kepala : Mesocephal, rambut hitam, agak ikal Wajah : Oval Mata : simetris, konjungtiva merah muda, sklera putih Hidung : Bersih Telinga : Bersih Mulut dan gigi : Tidak ada stomatitis, ada caries, ada beberapa gigi yang berlubang Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid Ketiak : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe Dada : Simetris, tidak terdengar whezing dan ronchi Perut : Datar, hati dan limfe tidak teraba Punggung : Lordosis Genitalia : Tidak diperiksa Ekstremitas : Tidak oedem , tidak cyanosis Postur tubuh : Tinggi ,tegap TTV : T : 130/90 mmHg SH : 37 C N : 76x.mnt RR : 20x.mnt Pemeriksaan Fisik 1). Ny.O Kepala : Mesocephal, rambut hitam, berombak, lebat Wajah : Oval Mata : Simetris, konjungtiva pucat, sklera putih Hidung : Bersih Telinga : Bersih Mulut dan gigi : Tidak ada stomatitis, ada caries, ada beberapa gigi yang berlubang Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid Ketiak : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe Dada : Simetris, tidak terdengar whezing dan ronchi Perut : Palpasi pada perut: - Leopold I : TFU 3 jr bwh pst px, bagian fundus teraba bagian keras/ melenting (kepala) - Leopold II : Bagian perut kanan ibu teraba keras, rata seperti papan , bagian kiri perut ibu teraba bagian kecil dan tidak rata (PuKa) - Leopold III : Bagian terendah janin teraba tidak melenting dan lunak, masih dpt digoyangkan : Let Bo ( W ) - Leopold IV : Bagian terendah janin belum masuk PAP, jari-jari tangan penolong masih dpt bertemu (konvergen) - TFU : 27 cm, ada kontraksi uterus, TBBJ 2480 kg - Auskultasi : DJJ (11-12-12) ,terdengar bising usus,perut: tidak ada kembung : Lordosis : Tidak ada condilomatalata, bersih, sedikit keluar darah putih jika capek : Tidak oedem , tidak cyanosis : Pendek : T : 100/70 mmHg SH : 36.5 C N : 78x.mnt RR : 24x.mnt : Mesocephal, rambut putih, tipis (rontok) : Oval : Simetris, konjungtiva pucat, sklera putih : Bersih : Bersih : Tidak ada stomatitis, gigi banyak yang tanggal dan berlubang

Punggung Genitalia Ekstremitas Postur tubuh TTV Pemeriksaan Fisik 1). Ny. T Kepala Wajah Mata Hidung Telinga Mulut dan gigi

Leher Ketiak Dada Perut Punggung Genitalia Ekstremitas Postur tubuh TTV Pemeriksaan Fisik 1). Nn. N Kepala Wajah Mata Hidung Telinga Mulut dan gigi Leher Ketiak Dada Perut Punggung Genitalia Ekstremitas Postur tubuh TTV Pemeriksaan Fisik 1). Nn. L Kepala Wajah Mata Hidung Telinga Mulut dan gigi Leher Ketiak Dada Perut Punggung Genitalia Ekstremitas Postur tubuh TTV Pemeriksaan Fisik 1). An. A Kepala Wajah Mata Hidung Telinga Mulut dan gigi Leher Ketiak Dada

: Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe : Simetris, tidak terdengar whezing dan ronchi : Datar, hati dan limfe tidak teraba : Kiposis : Tidak diperiksa : Tidak oedem , tidak cyanosis : Pendek ,agak bungkuk : T : 130/80 mmHg SH : 37 C N : 72x.mnt RR :24x.mnt

: Mesocephal, rambut hitam, lurus : Oval : Simetris, konjungtiva merah muda, sklera putih : Bersih : Bersih : Tidak ada stomatitis, tidak ada caries, ada gigi yang berlubang : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe : Simetris, tidak terdengar whezing dan ronchi : Datar, hati dan limfe tidak teraba : Lordosis : Tidak diperiksa : Tidak oedem , tidak cyanosis : Sedang semampai : T : 110/90 mmHg SH : 37.2 C N : 80x.mnt RR : 20x.mn

: Mesocephal, rambut hitam, agak ikal : Oval : Simetris, konjungtiva merah muda, sklera putih : Bersih : Bersih : Tidak ada stomatitis, tidak ada caries, tidak ada gigi yang berlubang : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe : Simetris, tidak terdengar whezing dan ronchi : Datar, hati dan limfe tidak teraba : Lordosis : Tidak diperiksa : Tidak oedem , tidak cyanosis : Pendek ,agak gemuk : T : 100/90 mmHg SH : 36.5 C N : 78x.mnt RR : 18x.mnt

: Mesocephal, rambut hitam, agak ikal : Oval : Simetris, konjungtiva merah muda, sklera putih : Bersih : Bersih : Tidak ada stomatitis, ada caries, ada beberapa gigi yang berlubang : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe : Simetris, tidak terdengar whezing dan ronchi

Perut Punggung Genitalia Ekstremitas Postur tubuh TTV

: Datar, hati dan limfe tidak teraba : Lordosis : Tidak diperiksa : Tidak oedem , tidak cyanosis : Pendek ,tegap : T : 100/70 mmHg SH : 36.5 C N : 72x.mnt RR : 18x.mnt

Analisis Data Masalah yang ada pada keluarga Tn. S disebabkan karena keterbatasan pengetahuan dari seluruh anggota keluarga, serta keterbatasan kemampuan secara ekonomi untuk mengatasi permasalahan yang muncul. Masalah-masalah yang ditemukan dalam keluarga Tn.S antara lain kurangnya pengetahuan tentang efek samping KB secara umum dan saat ini hamil lagi setelah berhenti tidak suntik KB. Juga nampak kurangnya pengatahuan remaja tantang kesehatan reproduksi. Dari segi lingkungan dapat disimpulkan kurangnya pengetahuan dan perhatian keluarga tentang kriteria rumah sehat. Dalam pelaksanaan pembinaan terhadap keluarga Tn.S tenaga kesehatan khususnya bidan harus bekerjasama dengan keluarga untuk membahas masalah yang timbul dan memikirkan alternatif pemecahan masalahnya. Dalam hal ini intervensi yang dapat diberikan bidan sebagai langkah awal adalah pemberian pendidikan kesehatan, pemeriksaan kehamilan sehingga diharapkan keluarga dapat nenyelesaikan masalah yang timbul secara tepat dan mandiri B. Diagnosis / Perumusan masalah Adapun permasalaha yang ada pada keluarga Tn.S adalah: 1) Kurangnya pengetahuan tentang KB Data subyektif : ibu menyatakan tidak mengetahui tentang efek samping KB dan cara kerjanya 2) Hamil ke 4 GIV P30003, usia kehamilan 28 mgg, let SU, T/H, intra uteri, kesan jalan lahir normal, keadaan ibu pucat , bayi keadaan baik, masalah perut terasa berat Data subyektif : ibu menyatakan karena BB naik terus, selama suntik naik 30 kg, sehingga berhenti tidak suntik yang akhirnya terjadi hamil lagi saat ini 3) Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja Dari pengkajian didapatkan bahwa keluarga tidak pernah memberikan pendidikan kesehatan reproduksi remaja dan justru membuat stigma yang salah pada anak, karena orang tua menyatakan bahwa membicarakan hal tersebut adalah hal yang tabu. Pada hal usia remaja ini sangat rentan , karena selain merupakan masa pencarian identitas juga merupakan krisis yaitu pergantian peran dari anak-anak menuju ke kedewasaan 4) Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan lingkungan a) SPAL terbuka b) Jarak pembuangan limbah maupun jamban kurang dari 10 m c) Kurangnya ventilasi d) lantai tanah C. Prioritas masalah / Perencanaan 1. Kurangnya pengetahuan tentang KB
Kriteria Sifat masalah Kemungkinan masalah dapat diubah Potensi masalah utk diubah Menonjolnya masalah Jumlah Nilai

Bobot 1 2 1 1

Skor

2.3/4

Keterangan Ancaman thd kegagalan penerimaan keadaan yang berhubungan dengan efek samping KB Masalah sebenarnya dapat diubah, tetapi secara bertahap, sesuai dg pemahaman keluarga dan sumber dana yang ada Masalah dapat dicegah dengan pendidikan kesehatan Ibu merasakan sebagai masalah dan perlu segera ditangani

2. Hamil ke 4 GIV P30003, usia kehamilan 28 mgg, let SU, T/H, intra uteri, kesan jalan lahir normal, keadaan ibu pucat , bayi keadaan baik, masalah perut terasa berat
Kriteria Sifat masalah Kemungkinan masalah dapat diubah Potensi masalah utk diubah Nilai Bobot 1 2 1 Skor 1 Keterangan Ancaman pada resiko tinggi dalam persalinan adanya persalinan macet Masalah sebenarnya dapat diatasi dengan merujuk ke dr.SPOG, bagaimana kelahiran bayi tersebut apakah dapat lahir spontan atau dengan Seksio Caesaria Masalah dapat dicegah dengan usaha menungging diwaktu habis

Menonjolnya masalah Jumlah

sholat selama 15 menit Kehamilan ke-4 dengan letak sungsang

3. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja


Kriteria Sifat masalah Nilai 3 Bobot 1 Skor 3 Keterangan Krisis yang ada berhubungan dengan perubahan peran dari anakanak menuju kedewasaan remaja yang sebenarnya membutuhkan informasi tentang kesehatan reproduksi dan perubahan-perubahan yang lain Masalah sebenarnya dapat diubah, tetapi secara bertahap, sesuai dg pemahaman keluarga dan sumber dana yang ada Masalah dapat dicegah dengan pendidikan kesehatan Masalah harus segera ditangani agar remaja tidak salah bergaul (terlebih pada masalah reproduksi

Kemungkinan masalah dapat diubah Potensi masalah utk diubah Menonjolnya masalah Jumlah

2 3 1

2 1 1

4 3 3 13

4. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan lingkungan


Kriteria Sifat masalah Kemungkinan masalah dapat diubah Potensi masalah utk diubah Menonjolnya masalah Jumlah Nilai 3 2 3 0 Bobot 1 2 1 1 Skor 3 4 3 0 10 Keterangan Lingkungan yang tidak sehat merupakan ancaman kesehatan keluarga Masalah sebenarnya dapat diubah, tetapi secara bertahap, sesuai dg pemahaman keluarga dan sumber dana yang ada Masalah dapat dicegah dengan pendidikan kesehatan Keluarga sebenarnya tidak begitu memikirkan masalah tersebut

Berdasaarakan prioritas masalah dan hasil pembobotan masalah kesehatan pada keluarga Tn.S adalah sebagai berikut: 1. Hamil ke 4 GIV P30003, usia kehamilan 28 mgg, let SU, T/H, intra uteri, kesan jalan lahir normal, keadaan ibu pucat , bayi keadaan baik, masalah perut terasa berat 2. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja 3. Kurangnya pengetahuan tentang KB 4. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan lingkungan D. Perencanaan Asuhan Kebidanan 1. Hamil ke 4 GIV P30003, usia kehamilan 28 mgg, let SU, T/H, intra uteri, kesan jalan lahir normal, keadaan ibu pucat , bayi keadaan baik, masalah perut terasa berat a. Data Ibu mengatakan kehamilan yang ke-4 ini karena baru berhenti dari suntik KB. Karena selama ikut KB suntik BB bertambah 30 kg yang tadinya sebelum ikut KB BB 48 kg, saat ini BB 78 kg, usia kehamilan 7 bulan, dan merasa perut sangat berat, pusing, sering capai karena pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya b. Masalah kebidanan : Perut terasa berat, pusing, sering capai c. Tujuan Setelah diberi penyuluhan dan pemeriksaan ibu memahami keadaan dirinya yaitu kehamilannya d. Rencana tindakan 1) Lakukan pemeriksaan kehamilan 2) Beritahuan pada ibu tentang hasil pemeriksaan 4) Beri penyuluhan tentang gizi seimbang, perlunya ber KB lagi setelah kelahiran nanti e. Tindakan / Pelaksanaan 1) Melakukan pemeriksaan kehamilan dengan 5 T Kepala : Mesocephal, rambut hitam, berombak, lebat Wajah : Oval Mata : Simetris, konjungtiva pucat, sklera putih Hidung : Bersih Telinga : Bersih Mulut dan gigi : Tidak ada stomatitis, ada caries, ada beberapa gigi yang berlubang Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid Ketiak : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe Dada : Simetris, tidak terdengar whezing dan ronchi Perut : Palpasi pada perut:

- Leopold I : TFU 3 jr bwh pst px, bagian fundus teraba bagian keras/ melenting (kepala) - Leopold II : Bagian perut kanan ibu teraba keras, rata seperti papan , bagian kiri perut ibu teraba bagian kecil dan tidak rata (PuKa) - Leopold III : Bagian terendah janin teraba tidak melenting dan lunak, masih dpt digoyangkan : Let Bo ( W ) - Leopold IV : Bagian terendah janin belum masuk PAP, jari-jari tangan penolong masih dpt bertemu (konvergen) - TFU : 27 cm, ada kontraksi uterus, TBBJ 2480 kg - Auskultasi : DJJ (11-12-12) ,terdengar bising usus,perut: tidak ada kembung Punggung : Lordosis Genitalia : Tidak ada condilomatalata, bersih, sedikit keluar darah putih jika capek Ekstremitas : Tidak oedem , tidak cyanosis Postur tubuh : Pendek TTV : T : 100/70 mmHg SH : 36.5 C N : 78x.mnt RR : 24x.mnt 2) Memberitahukan pada ibu tentang hasil pemeriksaan f. Evaluasi Ibu memahami keadaan kehamilannya, dan dirinya, dan dia akan menjaga kehamilannya dengan sepenuh hati dan akan ikut KB MOW karena anaknya sudah banyak 2. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja a. Data Pernyataan anak yang mengatakan bahwa orang tua masih menganggap tabu jika membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi, pada hal anak belum begitu memahami tentang kesehatan reproduksi b. Masalah kesehatan Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja c. Tujuan 1) Setelah diberi penyuluhan, keluarga mampu memahami pentingnya pengetahuan kesehatan reproduksi diberikan pada remaja dan tidak lagi menganggap tabu membicarakan kesehatan reproduksi 2) Remaja mengerti dam memahami tentang kesehatan reproduksi remaja dengan benar d. Rencana Tindakan 1) Beri penyuluhan tentang kesehatan reproduksi mengenai: anatomi fisiologi alat reproduksi, bahaya seks bebas, PMS, penyimpangan-penyimpangan seksual yang lain 2) Anjurkan keluarga untuk lebih terbuka khususnya mengenai kesehatan reproduksi e. Tindakan/Pelaksanaan 1) Memberi penyuluhan tentang kesehatan reproduksi mengenai: anatomi fisiologi alat reproduksi, bahaya seks bebas, PMS, penyimpangan-penyimpangan seksual yang lain 2) Menganjurkan keluarga untuk lebih terbuka khususnya mengenai kesehatan reproduksi f. Evaluasi 1) Remaja mampu menjelaskan kembali tentang kesehatan reproduksi mengenai: anatomi fisiologi alat reproduksi, bahaya seks bebas, PMS, penyimpangan-penyimpangan seksual yang lain 2) Keluarga akan lebih terbuka khususnya mengenai kesehatan reproduksi 3. Kurangnya pengetahuan tentang KB a. Data Ny. O menyatakan kurang memahami tentang efek samping KB suntik dan cara kerja KB Suntik b. Masalah kesehatan Kurangnya pengetahuan tentang KB c. Tujuan 1) Setelah diberikan penyuluhan Ny.O dan Tn.S mengetahui tentang guna ber KB 2) Ibu mengetahui cara kerja KB , efek samping KB , jenis KB d. Rencana tindakan Beri penyuluhan tentang KB, cara kerja KB , efek samping KB , jenis KB e. Tindakan / Pelaksanaan

Memberi penyuluhan tentang KB, kegunaan KB, cara kerja KB , efek samping KB , jenis KB f. Evaluasi Ibu dapat menjelaskan sekurangnya 3 jenis kontrasepsi dan cara kerjanya dan efek samping KB 4. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan lingkungan a. Data SPAL terbuka, Jarak pembuangan limbah maupun jamban kurang dari 10 meter, kurang ventilasi, lantai tanah b. Masalah Kesehatan Rumah tidak memenuhi kriteria rumah sehat c. Tujuan 1) Keluarga mengerti dan memahami syarat SPAL yang memenuhi kriteria kesehatan 2) Keluarga mengerti dan memahami syarat Jamban yang memenuhi kriteria kesehatan 3) Keluarga mengerti dan memahami syarat Ventilasi yang memenuhi kriteria kesehatan 4) Keluarga termotivasi untuk menciptakan rumah dan lingkungan yang sehat d. Rencana Tindakan 1) Beri penyuluhan kesehatan tentang : SPAL,Jamban, Ventilasi, yang baik 2) Beri penyuluhan tentang bahaya yang timbul akibat lingkungan yang tidak sehat 3) Upaya untuk menciptakan rumah, lingkungan yang sehat e.Tindakan / Pelaksanaan 1) Memberi penyuluhan kesehatan tentang : SPAL,Jamban, Ventilasi, yang baik 2) Memberi penyuluhan tentang bahaya yang timbul akibat lingkungan yang tidak sehat 3) Upaya untuk menciptakan rumah, lingkungan yang sehat f. Evaluasi 1) Keluarga mengerti tentang : SPAL,Jamban, Ventilasi, yang baik 2) Keluarga dapat menyebutkan bahaya yang timbul akibat lingkungan yang tidak sehat 3) Keluarga termotivasi untuk menciptakan rumah, lingkungan yang sehat Sidoarjo,.............................