Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR PUSTAKA

1.

Ritantono LI, Baraus, editor. Buku ajar kardiologi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. hal. 115-26.

2.

Djoerban Z, Samsuridjal D. Dalam: Budoyo AW, Bambang S, Idrus A, Marcellus SK, Siti S, editor. Ilmu Penyakit Dalam. Edisi ke-empat. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2006. hal. 1503-14.

3.

Buku saku klinis kardiovaskular. Generated by Foxid PDF Creator. Diunduh Dari: URL: http://www.foxitsoftware.com

4.

Doni.

Gagal

Jantung

Kongestif.

Available

From

http:

//www.Perawatonline.com/index. bedah/2-gagal-jantung-kongestif 5.

php/artikel-keperawatan/8-kep-medikal-

Davis, R.C. ABC of heart failure: History and epidemiology; 2000. BMJ 320: 39-42.

6.

Lee, T.H. Practice guidelines for heart failure management. In: Dec GW, editors. Heart failure a comprehensive guide to diagnosis and treatment. New York: Marcel Dekker; 2005. p. 449-65

7.

Maggioni, A.P. Review of the new ESC guidelines for the pharmacological management of chronic heart failure. European Heart Journal Supplements; 2005. J15-J20.

8.

Figueroa, Michael S. Congestive Heart Failure: Diagnosis, Pathophysiology, herapy, and Implications for Respiratory Care. San Antonio: University of Texas Health Science: 2006. p; 403412.

9.

Harbanu H.M, et al. Gagal Jantung. Bagian/SMF Ilmu Penyakit Dalam. FK Unud/ RSUP Sanglah, Denpasar; 2007. Available from:

http://ejournal.unud.ac.id/abstrak/9_gagal%20jantung.pdf 10. Djoerban Z, Samsuridjal D. Dalam: Budoyo AW, Bambang S, Idrus A, Marcellus SK, Siti S, editor. Ilmu Penyakit Dalam. Edisi ke-empat. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2006. hal. 1572-75.

79

11. Ritantono LI, Baraus, editor. Buku ajar kardiologi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. hal. 140-5. 12. Lanywati E. Diabetes Melitus. Yogyakarta: Penerbit Kanisius (Anggota IKAPI); 2011. Hal 7. 13. Suyono S. Diabetes Melitus di Indonesia. Dalam: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, editor. Jilid III. Edisi ke-4. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2007. Hal 1852. 14. Gustaviani R. Diagnosis dan Klasifikasi Diabetes Melitus. Dalam: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, editor. Jilid III. Edisi ke-4. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2007. Hal 1857. 15. Soegondo S, Pradana S, Subekti I, dkk. Petunjuk Praktis Pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2. Jakarta: PB PERKENI; 2003 ; 1-50. 16. Suyono S. Patofisiologi Diabetes Melitus. Dalam: Penatalaksanaan Diabetes Melitis Terpadu, editor. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2009. Hal. 11. 17. Price, SA. Wilson, LM. Patofisologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit. Edisi 6. Jakarta: EGC. 2005. Hal: 886-888, 1262. 18. Guyton dan Hall. Insulin, Glukagon, dan Diabetes Mellitus dalam buku ajar Fisiologi Kedokteran.Edisi ke-sembilan.Jakarta: EGC;1997. hal.1221-1239. 19. Yunir E, Soebardi S. Terapi Non-Farmakologik pada Diabetes Melitus. Dalam: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam: Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, editor. Jilid III. Edisi ke-4. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2007. Hal 1864. 20. Soegondo S. Prinsip Pengobatan Diabetes, Insulin dan Obat Hipoglikemik Oral. Dalam: Penatalaksanaan Diabetes Melitis Terpadu, editor. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2009. Hal. 111.

80