Anda di halaman 1dari 8

TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN GLOBAL

KASUS BAB 1 DAN DISKUSI BAB 2

Tugas ini diajukan untuk memenuhi nilai mata kuliah Manajemen Pemasaran Global

Disusun oleh : Kelas 1 Manajemen Pemasaran Global Konsentrasi Manajemen Pemasaran Teja Rahayu A10100091 Rd Nizar Ahmad Fauzan A10100128 Nur Rizki A10100 Romadhonika A10100026 Firman Mulyana A10100078

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) EKUITAS


YAYASAN KESEJAHTERAAN PEGAWAI PT BANK BJB 2013

Kasus Perusahaan Mana yang Transnasional? 1. Perusahaan mana yang merupakan perusahaan transnasional? Perusahaan transnasional yaitu perusahaan A. karena pada kasus tersebut perusahaan bukan hanya memiliki manufaktur dan memasarkan produknya di berbagai Negara. Tetapi setiap anak perusahaan di berbagai Negara memiliki wewenang dalam mengelola perusahaan di tiap Negara masing-masing. 2. Apakah atribut perusahaan transnasional? Perusahaan Transnasional (Transnational Corporation) yaitu perusahaan yang terlibat banyak dalam bisnis internasional yang mana pengelolaan di tiap Negara secara independent, contoh Nestle. Perusahaan induk dan semua anak perusahaan bekerja sama memformulasikan strategi dan kebijakan operasi, mengkoordinasikan logistik agar produk mencapai pasar yang tepat. Tercapainya efisiensi dan integrasi global serta fleksibilitas di tingkat lokal. Rumitnya sistem pengendalian yang diperlukan, demikian pula arus sumber daya dari satu titik ke titik lain ketika perusahaan berfungsi sebagai suatu sistem yang terkoordinasi Selain itu menunjukkan kapasitas pemrosesan informasi yang tersedia pada tingkat anak perusahaan. 3. Apakah perbedaan antara perusahaan domestic, internasional, global, dan transnasional ? Perusahaan Domestik / Lokal Perusahaan bisnis domestik adalah suatu unit bisnis yang tingkat operasional dan pangsa pasarnya berada dalam suatu wilayah saja tanpa melewati batas negara. Jenis perusahaan ini masih bersifat sederhana dan tidak kompleks karena hanya memperhitungkan berbagai variabel yang berlaku di sekitarnya saja mulai dari besar kecil kompensasi, budaya perusahaan, rekrutmen tenaga kerja, analisis pasar, dan lain sebagainya. Perusahaan Internasional Perusahaan bisnis internasional adalah suatu unit bisnis yang sudah memperluas atau ekspansi produksi dan pemasaran produk baik barang maupun jasa ke luar negari dari negara asalnya. Hal ini terkadang harus dilakukan oleh suatu perusahaan bisnis di kala pasar yang ada di dalam negri sudah berada dalam tahap jenuh, sehingga sulit untuk dapat berkembang lebih besar lagi. Dengan memasuki pasar internasional perusahaan harus mampu beradaptasi di semua bidang dengan kultur budaya di negara setempat agar tidak menimbulkan permasalahan sosial.

Perusahaan Multinasional Perusahaan bisnis multi nasional adalah perusahaan yang memiliki beberapa pabrik yang berdiri di negara yang berbeda-beda. Penyesuaian dengan budaya di tiap negara yang dimasuki adalah suatu keharusan untuk dapat bertahan dan sukses. Dengan

mendirikan banyak unit produksi di negara lain diharapkan dapat menghemat biaya ongkos produksi dan distribusi produk hingga sampai ke tangan konsumen akhir. Perusahaan Global Perusahaan global adalah unit bisnis yang memiliki kantor pusat di banyak negara lain dengan sistem pengambilan keputusan desentralisasi. Sistem partisipasi bisnis global digunakan karena sudah semakin pudar dan hilangnya batasan-batasan pasar suatu negara dengan negara lainnya (globalisasi). Biasanya perusahaan global memiliki ciri distribusi sudah ekspor, memiliki unit produksi di luar negara asal dan melakukan aliansi dengan perusahaan asing. Perusahaan Transnasional (Transnational Corporation) yaitu perusahaan yang terlibat banyak dalam bisnis internasional yang mana pengelolaan di tiap Negara secara independent, contoh Nestle.

4. Perusahaan dan lini bisnis anda termasuk dalam tahap perkembangan yang mana sekarang ini?

Pertanyaan Diskusi Lingkungan Pemasaran Global


1. Jelaskan pebedaan antara sistem ekonomi alokasi pasar, sistem alokasi komando, dan sistem campuran! Di dunia ini terdapat tiga jenis sistem ekonomi yaitu kapitalis, sosialis, dan campuran. Klasifikasi ini didasarkan pada metode mengalokasikan sumber daya dalam sistem, yang masing-masing berupa alokasi pasar, alokasi berdasarkan perintah (komando) atau rencana sentral, dan alokasi campuran. a. Alokasi Pasar Sistem yang mengandalkan pada konsumen untuk mengalokasikan sumber daya. Konsumen menuliskan perencanaan ekonomi dengan memutuskan apa yang akan diproduksi oleh siapa. Sistem pasar adalah suatu demokrasi ekonomi masyarakat mempunyai hak untuk memberikan suara dengan uang mereka untuk barang yang sesuai dengan plihan mereka. Aturan dari Negara bagian terhadap perekonomian pasar adalah untuk mempromosikan persaingan dan meyakinkan perlindungan konsumen. Amerika Serikat, Eropa Barat, dan Jepang (tiga negara yang menguasai tiga perempat produk bruto dunia) adalah contoh ekonomi pasar yang menonjol. Keunggulan yang nyata dari sistem alokasi pasar adalah menyerahkan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan orang telah menyebabkan diadopsinya sistem ini di mantan Negara-negara sosialis. b. Alokasi Komando Dalam sistem alokasi perintah, pemerintah mempunyai kekuasaan untuk melayani masyarakat. Hal ini termasuk keputusan produk mana yang harus dibuat dan cara membuatnya. Konsumen bebas untuk membelanjakan uangnya pada apa saja yang tersedia, tetapi keputusan tentang apa yang diproduksi dan apa yang tersedia itu ditentukan oleh perencana pemerintah. Karena permintaan melampaui penawaran elemen dari bauran pemasaran tidak digunakan sebagai variable strategis. Kepercayaan terhadap diferensiasi produk, iklan dan promosi kecil; distribusi ditangani oleh pemerintah untuk memangkas pemerasan yang dilakukan oleh para perantara. Tiga Negara yang paling banyak penduduknya di dunia Cina, bekas Uni Soviet, dan India menggunakan sistem alokasi komando ini selama beberapa dasawarsa. Prediksi yang dilakukan oleh pahlawan India Jawaharlal Nehru hampir setengah abad lalu menyangkut kematian kapitalisme yang sudah semakin dekat telah ditolak. Reformasi pasar dan telah mulai lahirnya paham kapitalisme di banyak belahan dunia menciptakan peluang untuk berinvestasi dalam skala besar oleh perusahaan global. Tentu saja, Coca Cola kembali ke India di tahun 1994, dua dasawarsa setelah dipaksa keluar oleh pemerintah. Hukum baru mengijinkan 100 persen kepemilikan perusahaan asing membantu membuka jalan. Sebaliknya, Kuba adalah contoh sebuah Negara yang terutama masih menggunakan sistem ekonomi alokasi perintah. c. Sistem Campuran Dalam kenyataannya, sebenarnya tidak ada sistem alokasi pasar atau perintah yang murni

diantara perekonomian dunia. Semua sistem pasar mempunyai sektor perintah, dan semua sektor perintah mempunyai sektor pasar; dengan kata lain, mereka campuran. Sektor alokasi perintah adalah proporsi produk domestik brutoyang dikenai pajak dan dibelanjakan oleh pemerintah. Proporsi ini untuk 24 negara anggota OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) berkisar 32 persen produk domestik bruto di Amerika Serikat sampai 64 persen di Swedia. Karena itu di Swedia, dengan 64 persen pengeluaran dikendalikan oleh pemerintah, sistem ekonominya lebih berdasarkan pada perintah dibandingkan pada pasar, yang berbeda jauh dengan Amerika Serikat. Sama halnya dengan petani di kebanyakan Negara sosialis, misalnya, dizinkan untuk menawarkan sebagian dari produksi mereka di pasar bebas. Cina telah memberikan kebebasan yang cukup besar kepada bisnis dan individu di propinsi Guandong untuk bergerak dalam sistem pasar. Sektor swasta di Cina masih hanya merupakan 1 2 % dari keluaran nasional. 2. Berapa tingkatan pembangunan pasar nasional. Dan berapa presentase pendapatan dunia terdapat setiap tingkatan? 3. Apa pola distribusi dalam dewasa ini? Bagaimana pasar negara berkembang dibandingkan dengan pasar negara berpenghasilan tinggi dalam skala pendapatan terendah dan tertinggi dari 20 persen? Suatu penyelidikan terhadap distribusi kesejahteraan dalam Negara juga menunjukkan pola dari konsentrasi pendapatan, khususnya sebagian kecil Negara berkembang di luar bekas Negara blok komunis. Adelman dan Moris menemukan bahwa disebagian kecil Negara berkembang, rata-rata bagian (share) PNB tumbuh ke titik terburuk 20% dari polpulasi 5,6% yang diperbandingkan dengan 56% terhadap yang tertinggi 20%. Pendapatan dasar 20% merupakan seperempat dari apa yang akan menjadi pendapatan yang akan didistribusikan secara sama keseluruh penduduk Brazil menjadi satu dari masyarakat dunia yang paling tidak seimbang, dengan populasi Negara tertinggi kelima, pendapatan sementara 65% dari pendapatan nasional; pendapatan dasar kurang dari 3%. Ini merupakan ketidakseimbangan pendapatan yang paling ekstrim yag pernah dhitung oleh bank dunia lebih buruk dari Bangladesh. Cina juga mengalami hal yang serupa. Sperti yang dikatakn oleh seorang politikus, reformasi ekonomi tidak hanya merubah system ekonomi tetapi juga suatu revolusi dalam hal ide-ide.Kondisi nyata kehidupan bagi masyarakat di Negara paling kaya dan paling miskin tidak berbeda secara signifikan di tahun 1850-an. Ini merupakan perbedaan tajam terhadap kondisi saat ini dimana jurang antara standar kehidupan kebanyakan Negara dengan pendapatan tinggi sangat berbeda dari kebanyakan Negara yang berpenghasilan rendah. Sejak tahun 1850, distribusi populasi antara Negara industri dan praindustri tidak berubah secara signifikan. Tetapi pada tahun 1850 1992, pendapatan dunia Negara-negara industri meningkat dari 39% menjadi 75%. Selama periode ini, angka pertumbuhan gabungan tahunan 2,7% dalam keluaran total dan 1,8% dalam keluaran perkapita yang sangat mengubah distribusi pendapatan dunia. Sebagai catatan bahwa angka pertumbuhan rata-rata yang relatif kecil telah mentransformasikan geografi ekonomi dunia. Apa yang dilakukan oleh Negara-negara ini adalah untuk membuat suatu pertumbuhan ekonomi yang sistematis. Mereka telah membangun suatu proses yang berkesinambungan dan perubahan yang berangsur-angsur dengan cara yang lain.

4. Sebuah pabrik pembuat radio gelombang panjang, sedang menyelidiki potensi pasar dunia untuk produknya. Direktur pemasarannya mengajukan pertanyaan apakah tepat mempertimbangkan Negara berkembang sebagai pasar potensial? Apa saran anda? Saya rasa cukup tepat. Negara berkembang adalah Negara yang berada pada klasifikasi Negara berpenghasilan menengah bawah dan atas, dimana memiliki karakteristik sebagai berikut: Negara berpenghasilan menengah bawah: Berada pada tahap awal industrialisasi Berbagai pabrik telah dibangun untuk memasok pasar domestik Lokasi strategis bagi produksi produk standard an sudah mencapi tahap dewasa seperti pakainan untuk pasar ekspor. Pasar konsumen di Negara ini terus meluas. Oleh karena produk yang dihasilkan sudah mencapai tahap dewasa dan standar, maka mereka sudah memiliki keuggulan bersaing yang sangat besar. Negara berpenghasilan menengah ke atas: Presentasi populasi yang terlibat dalam pertanian menurun tajam, karena banyak yang berurbanisasi dan beralih ke sector industri. Tingkat pertumbuhan perekonomiannya mengalami peningkatan seiiring dengan peningkatan ekspor. Tingkat melek huruf dan pendidikan relatif tinggi. Meskipun ada peningkatan upah, tetapi masih jauh lebih kecil daripada Negara-negara maju.

Demikian karakteristik Negara berkembang memiliki potensi pasar yang terus berkembang, apalagi kebijakan-kebijakan perekonomian global akhir-akhir ini yang mempermudah perdagangan secara global. 5. Apakah penghasilan dan standar hidup merupakan hal yang sama? Apa artinya standar hidup? Penghasilan dan standar hidup adalah dua hal yang berbeda. Penghasilan suatu Negara dihubungakan pada nedapatan nasional perkapita suatu Negara yang kemudian dikalkulasikan ke dalam Paritas Daya Beli (PDB) Negara tersebut, yan dikonversikan dalam mata uang dollar. Sedangkan standar hidup menunjukkan ke kualitas dan kuantitas barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia bagi orang. Biasanya diukur oleh pendapatan nyata perorang, meskipun beberapa pengukuran lain dapat digunakan; contohnya adalah ketersediaan barang (seperti jumlah kulkas perseribu orang), atau pengukuran kesehatan seperti harapan hidup. 6. Seorang kawan merasa cemas bahwa defisit perdagangan barang AS mencapai puncaknya sebesar $166 milyar dalam tahun 1974. Anda bermaksud memberi perasaan optimis dengan menunjukkan bahwa gambaran perdagangan itu tidaklah separah kedengarannnya. Bagaimana cara anda mengatakannya? Pertumbuhan perdagangan dunia tidak hanya dipengaruhi oleh satu Negara saja, tapi kita dapat elihat pertumbuhan perdagangan barang saat ini di Negara lainnya di dunia juga. Diantara eksportir

Asia,Cina dan Korea menunjukkan perkembangan pertumbuhan 20% dari tahun 1993-1994, membuktikan kekuatan ekonomi. Di belahan dunia barat, pertumbuhan ekspor Meksiko sebesar 20,73% menunjukkan pengaruh kuat dari NAFTA; sebagai perbandingan, di tahun 1992 dan 1993 ekspor Meksiko tumbuh hanya 9%. Muungkin angka statistik yang paling mengejutkan kenaikan hampir 50% pada ekspor Rusia di tahun 1994 akibat swatanisasi sector industri inti dan meningkatnya penekanan pada ekspor.