P. 1
TugAs

TugAs

4.5

|Views: 75|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhamad Ismail

More info:

Published by: Muhamad Ismail on Mar 01, 2009
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/26/2009

pdf

text

original

TUGAS MAKALAH B.

INDONESIA

] Kata Pengantar [

.Assalamualaikum Wr. Wb Puji dan syukur kita pankatka ke hadirat Allah Swt yang Mahakuasa, atas dan karunia-Nya karangan ilmiah tentang Penyalahgunaan Fitur Multimedia pada Ponsel dan Sisi Positif Penggunaan Ponsel bagi .Kalangan Pelajar telah selesai dibuat Seiring dengan perkembangan lingkungan, iptek, serta sosial budya yang begitu kompleks, karangan ini disusun berdasarkan fakta dilapangan bahwa penyalahgunaan fitur multimedia pada ponsel sekarang sudah sangat marak di masyarakat. Karangan ini berisi pokok – pokok permalahan yang banyak terjadi pada penyalahgunaan fitur .mutimedia pada ponsel Pola dan sistem penyajian materi pada karangan ilmiah ini dihara[kan dapat dimengerti dan dipahami oleh semua kalangan yang membaca karangan ilmiah ini. Dengan demikian, materi yang disajikan buku ini mampu merubah kebiasaan dalam berponsel, untuk menydarkan bahwa .ponsel itu bukan untuk menaruh hal-hal yang negatif .Demikian sambutan dari saya Akhirnya segala kritik dan saran demi kesempurnaan buku ini akan saya .terima dengan hati terbuka. Semoga buku ino bermanfaat

Bogor, Februari 2009

Penulis

SMP NEGERI 9 KOTA BOGOR

TUGAS MAKALAH B. INDONESIA

Video Mesum Pelajar SMP Gegerkan Pekalongan
[sumber: Jakartapress.com]

P

ekalongan - Setelah kasus video mesum yang melibatkan finalis KDI di Kabupaten Tegal (Jateng), kini kasus video mesum giliran menggoyang kota Santri Pekalongan. Video dengan durasi 1 menit itu melibatkan pelakunya seorang pelajar sebuah SMP Negeri di Kajen, Pekalongan. Dalam adegan syuur berjudul "Cah Spenka 003" yang direkam melalui ponsel tersebut terlihat sepasang pelajar berlawanan jenis tengah berpelukan dan berciuman. Pelaku cewek masih mengenakan seragam SMP. Adegan itu diduga sengaja diabadikan oleh rekan mereka. Kapolres Pekalongan AKBP Drs Aan Suhanan Msi yang dikonfirmasi, Senin (22/9) mengatakan, pihaknya tengah mendalami kasus peredaran video mesum yang melibatkan pelajar SMP. Pihak kepolisian mengaku sudah mengantongi nama yang kemungkinan besar menyebarkan gambar bergerak itu. "Kami masih mendalami kasusnya. Sejumlah nama yang diduga menyebarkan rekaman tersebut sudah ada pada polisi," kata Kapolres tanpa mau merinci siapa saja nama-nama tersebut. Untuk meyakinkan apakah rekaman itu termasuk kategori asusila, pihak kepolisian akan meminta keterangan dari pakar. Pihak kepolisan juga tengah mendalami bagaimana rekaman itu beredar luas, termasuk penggandaannya. Sementara itu Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Pekalongan, Megawati yang dikonfirmasi, Senin (22/9) petang mengaku kaget atas peredaran video mesum yang melibatkan pelajar SMP di wilayahnya. Megawati mengaku baru mendengar informasi adanya video mesum tersebut dari wartawan. "Saya kok malah belum tahu," ン kata Megawati. Menurut Megawati, pihak sekolah bukan penentu mutlak anak didik tidak berbuat negatif. Faktor lingkungan juga mempengaruhi perkembangan kepribadian anak didik. Namun, bukan berarti pihak sekolah tidak melakukan upaya pencegahan dini tindakan menyimpang dari anak didiknya. Upaya preventif yang bisa dilakukan di antaranya dengan menyeimbangkan pendidikan moral dan agama, rutin menggelar razia ponsel, dan mengimbau kepada pelajar untuk tidak membawa hp berkamera. Guru juga ikut andil dalam pendidikan moral pelajar. "Setiap guru melekat dengan profesi pendidikan. Dalam pelajaran apapun, guru harus bisa menyampaikan pesan moral. Pelajaran tentang moral etika bukan hanya disampaikan oleh guru BK, PPKn, dan agama," ujar Megawati.

SMP NEGERI 9 KOTA BOGOR

TUGAS MAKALAH B. INDONESIA

Aritkel 2

SMP NEGERI 9 KOTA BOGOR

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->