P. 1
Insulin Therapy

Insulin Therapy

|Views: 2|Likes:
Dipublikasikan oleh Criyz Dwi Kristina

More info:

Published by: Criyz Dwi Kristina on Mar 07, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

Insulin Therapy

Tony Suharsono

yang terdiri :  Insulin basal 1-2 unit/jam  Insulin 2 jam pp (4-6 unit/jam) atau jika gula darah > 100 .Pendahuluan  Insulin merupakan merupakan hormon yang di sekresi sel B pankreas  Orang dewasa rata-rata mensekresi 40-60 unit insulin tiap hari.

dan bisa menggunakan insulin kombinasi . dan insulin kerja cepat  Pendekatan ini umumnya memerlukan tiga atau lebih injeksi perhari.Pendahuluan  Terapi insulin yang mendekati fisiologi normal adalah kombinasi long acting insulin. insulin basal.

Pendahuluan .

Tujuan Terapi Insulin  Menghilangkan keluhan akibat hiperglicemia  Mencegah koma hiperglikemi  Mencegah/menunda komplikasi vaskuler  Mengurangi laju lipolisis dan glukoneogenesis .

Kapan insulin therapy dimulai  Ketika kadar insulin dari tubuh kurang yang ditandai dengan :  HbA1c >11%  Fasting plasma glucose >300 mg/dL  Symptoms of significant hyperglicemia .

Indikasi Insulin therapy  Absolute  DM tipe I  Koma ketoasidosis  Gestasional diabetes melitus (GDM) yang tidak terkendali dengan diet  Relatif  DM tipe II gagal dengan obat hiperglikemi oral  DM tipe II yang kurus -> berat badan turun secara drastis  DM dengan stress .

Kontraindikasi Insulin Therapy  Hipoglikemia .

especially skeletal muscle and fat cells. and by decreasing glucose production in the liver Available insulins are pork insulin and human insulin Insulin cannot be given orally because it is a protein that is destroyed by proteolytic enzymes in the GI tract Insulins differ in onset and duration of action .Insulin  Exogenous insulin used to replace endogenous insulin     has the same effects as the pancreatic hormone Insulin lower blood glucose levels by increasing glucose uptake by body cells.

thigh. contains 100 units of insulin per milliliter of solution  Subcutaneous insulin is absorbed most rapidly when injected into the abdomen.Insulin  U-100. followed by the upper arm. and buttocks  Temperature extremes can cause loss of potency  36 months under refrigeration  18 to 24 months at room temperature  At high temperatures (eg. the main insulin concentration in the United States. 100°F or 37.8°C). insulin loses potency in about 2 months .

Proses Keperawatan  Assessment  Observasi tanda dan gejala reaksi hipoglikemik  Glukosa serum dan hemoglobin glikosilate harus dimonitor secara periodik untuk melihat efektifitas terapi  Diagnosa Keperawatan  Imbalance nutrition : more than body requirement  Deficient knowledge : related to medication regiment .

infeksi. demam. expired dose . dosis. asal.Proses Keperawatan  Implementasi  Pasien DM stabil yang terekspose stress. Periksa tipe. trauma. atau pembedahan  Insulin tersedia dalam berbagai jenis dan kekuatan.

obat untuk mengontrol hiperglicemia.Proses Keperawatan  Patient/Family Teaching  Jelaskan pada pasien. bukan mengobati diabetes  Review tanda hiperglicemia dan hipoglicemia  Dukung pasien untuk mengikuti regimen terapeutik .

penyimpanan dan penggantian spuit  Anjurkan untuk tidak mengganti merek insulin dan spuit  Anjurkan untuk rotasi lokasi injeksi insulin .Proses Keperawatan  Patient/Family Teaching  Segera hubungi tenaga kesehatan jika mual. peralatan. muntah. demam  Sarankan untuk membawa gula atau produk glukosa  Pastikan pasien memahami teknik pemberian.

Evaluasi  Gula darah terkontrol tanpa ada komplikasi hypoglicemia dan hiperglikemia .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->