Anda di halaman 1dari 32

Bab.

1
SEJARAH ROBERT BADEN_POWELL 1. Kehidupan awal Robert Stephenson Smyth Baden-powell Lahir pada tanggal 22 Febuari 1857 di Paddington(London). Beliau merupakan anak yang ke enam dari delapan anak yang bersaudara. Ayah nya meninggal ketika beliau masih berusia tiga tahun. Selepas menghadiri dari Sekolah Tinggi Bukit Ros (Rrose Hill Shool), Tunbridge well, Baden-powell di anugrahkan dengan biaya siswa bagi sekolah awam Charterhouse. Pengenalannya kepada kemahiran pengakap adalah menjejak dan memasak haiwan serta menggelak gguru dalam belukar yang berhampiran, dan juga merupakan kawasan larangan. Beliau juaga seorang pemain piano dan violin, mampu melukis dengan baik dengan menggunakan kedua belah tangannya ( ambidexrous ), dan gemar berlakon.percutian dihabiskan dengan ekspedisi berlayar atau berkanu dengan saudaranya. 2. Kejaya ketentaraan Pada tahun 1876, Baden-Powell memasuki Hussars Ke-13 di India. Pada tahun 1895 dia bertugas dengan khidmat khas di Afrika dan pulang keIndia pada tahun 18 97 untuk mengetui 5 tahun Dragoon Guards. Baden-powell berlatih mengasah kemahiran pengangkapannya di tempatkan dan namanya disebut-sebut dalam komunikasi. Kemahirannya mengkagumkan dan kemudian Dia dipindahkan

keperkhidmatan rahsia British. Dia sering mengembara sebagai pengumpul rama-rama, memasukkan plan kemudian ketentaraan kedalam lukisan kepak rama-ramanya. Baden-powell kemudian di letakkan sebagai pegawai perisikan selama 3 tahun di Mediterranean di tempatkan di Malta. Dia kemudiannya mengetui kependidikan ketentaraan yang berjaya di Ashanti, Afrika, dan pada usia ke 40 beliau dilantik untuk mengutai 5 tahun Dragoon Guards pada tahun 1897. beberapa tahun kemudian beliau menulis buku panduan ringkas bertajuk Aids to Scouting, rinkasan ceramah yang dia berikan berkenaan peninjau ketentaraan, untuk membantu melatih rekruit. Dengan menggunakan buku ini dan dengan kaedah yanglain , dia mampu melatih Mereka utuk berfikir sendiri, dengan menggunakan dya usaha sendiri, danterus hidup dalm belukar. Baden-powell kembali keAfrika sebelum prang Boer dan terlibat dalam beberapa pertumpuran melawan Zulu. Beliau di lantik pada masa prang Boer kepada pangkat kolonel, dia bertangung jawab untuk organisasi pasukan peneroka untuk membantu tentara biasa. Dan meliau dikepung oleh tentara Boer yang beranggota melebihi 8.000 orang. Walaupun mempunyai bilangan yang masih kecil, perang ini berlangsung sampai 217 hari. Baden-powell sagat dikagumi dengan keberaniannya dan beliau di bebaskan. Dan beliau dilanti sebagai Major-Gendtal, Baden-powell menjadi wira kebangsaan England. Selepas pengurusan pasukan polis Afrika Selatan Badwn-powell balik ke England untuk bertugas sebagai Inspectur General pasukan Berkuda Cavalry pada tahun 1903.

3. pulang ke England selepas pulang, Baden-powell mendapati buku panduan ketentaraannya Aid to Scouting telah menjadi penjualan yang paling laris, dan pernah digunakan oleh para guru dan organisasi remaja. Selepas kembali dari perjumpaan dengan penggasas BoysBrigade, Sir William Smith. Baden-powell mengambil kepusan untuk menulis kembali Aid to Scouting agar bersesui dengan pembaca remaja, dan pada tahun 1907, Baden-powell membuat suatu perkemahan di polau Brownsea bersama dengan 22 orang budak lelaki yang mempunyai latar belakang yang berbeda, untuk menguji kebahagian dari pada idenya. Kemudian Baden-powell menciptakan sebuah buku lagi yang berjudul Scouting for Boys kemudian di terbitkan pada tahun 1908 dalam enam ansuran. Kanak-kanak remaja bebentuk Scout Troops secara spontan dan gerakan pengakap bermula tanpa disengajakan , pada mulanya peringkat kebangsaan dan kwmudian bertingkat pada antar bangsa. Penggerakan pandu putri kemudiannya diasaskan pada tahun 1910 di bawah kelolaan saudara permpuan Baden-powell Aknes Baden-powell. Pada tahun 1912 Baden-powell bertemu dengan seorang wanita yang nanti bisa menjadi isterinya Olave Soames di atas kapal penumpang ( Arcadia ) dalam perjalanan ke New York untuk memulakan lawatan pengakap dunia Scouting World Tours . Olave berusia 23 tahun, sedangkan Baden-powell 55 tahun dan mereka berkongsi tarikh lahir. Mereka bertunangan pada bulan Sebtember tahun yang sama, menjadi berita utama, untuk menggelak gangguan pihak akbar mereka langsung menjalankan perkawinan secara rahasia pada tanggal 30 Oktober 1912.

Ketika prang dunia 1 pada tahun 1914, Baden-powell menawarkan dirinya menjadi Jabatan Perang War Office . Tiada tanggung jawab di berikan kepada beliau, karma seperti yang dikatakan oleh Lord Kitchener : diaboleh mendapatkan beberapa jeneral divion dengan mudah tetapi tidak dapat mencari orang yang mampu meneruskan usaha baik Boy Scouts. Tidak lama selepas perkawinan, Baden-powell mulai berhadapan dengan masalah penyakitan(kesehatan), dan mengalami beberapa serangan penyakit. Pada tahun 1934 prostatenya di buang. Pada tahun 1939 dia pindah ke sebuah rumah yang dibinanya di kenya, Negara yang pernah di lewati untuk beristirahat. Baden-powell ini di sebut juga sebagai BAPAK PANDU PRAMUKA SEDUNIA. Beliu meninggal di Kenya, di Nyeri, berhampiran dengan Gunung Kenya, pada tanggal 8 januari 1941. dan ketua Putri dunia benama : Olave Baden-powell.

Bab. 2
KELAHIRAN GERAKAN PRAMUKA 1. Latar Belakang Lahirnya Gerakan Pramuka Gerakan pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya gerakan pramuka, orang perlu pengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960. Dari unkapan yang telah di paparkan di depan kita lihat bahwa jumlak perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu adalah sangat banyak , peraturan yang timmbul pada masa perintisan ini adalah ketetapan MPRS Nomor II/MPRS 1960, pada tanggal 3 Desember 1960 tentang rencana Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Dalam ketetapan ini dapat ditemukan pada pasal 330.C. yang menyatakan bahwa pendidikan dibidang kepanduan adalah Pancasila Seterusnya tentang kepanduan (pasal 741 ) dan kependidiukan kepanduan supaya di entnsifkan dan menyetujui merencana pemerintah untuk mendirikan Pramuka (pasal 349 Ayat 30 ). Kemudian kepanduan di bebaskan dari sisa-sisa Lord Baden Powellisme. Karena itulah presoden / Mendataris MPRS pada tanggal 9 Maret 1961 mengumpulkan dan pimpinan Gerakan Pramuka Indonesia, bertempat di Istana Negara. Tokoh tokoh tersebu antara lain : Sri Sultan Hamengku Bowno IX Mentri P dan K Prof. Prijono Mentri Pertanian dr. A. Aziz Saleh

Mentri Transmigrasi, Koperasi, Pembanunan Manyarakat Desa,Ahmacdi

Dan itulah keputusan kepresidenan RI No.112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961. oleh karena itu hasil rapat dari nama-nama tokoh di atas pelaksana pembentukan gerakan pramuka oleh presiden pada tanggal 9 Maret 1961. panitia inilah yang mengolah Anggaran Dasar Pramuka, sebagai lampiran keputusak presiden RI . No. 238 tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka. 2. kelahiran gerakan pramuka Kelahiran gerakan pramuka disertai dengan serangkaian peristiwa yang paling berkaitan yaitu : a. Pidato presiden / mendataris MPRS di hadapan para tokoh dan pimpinan organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI TUNAS GERAKAN PRAMUKA b. Tanggal 20 Mei adalah Hari kebangkitan Nasional, namu bagi Gerakan Pramuka mempunyai arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga . peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA. c. KKH

LAMBANG GERAKAN PRAMUKA 1. Lambang Tunas Kelapa

Lambang atau Simbol suatu organisasi merupakan tanda pengenal tetap melambangkan /menyimpulkan keadaan, nilai dan norma yang dimiliki anggota organisasi tersebut. a. Silhouette TUNAS KELAPA

b. Uraian arti Lambang Gerakan Pramuka Buah kelapa/nyiur dalam keadan tumbuh dinamakan CIKAL , dan istilah Cical Bakal di Indonesia berarti : penduduk asli yang pertama yang menurunkan genarasi baru. Jadi buah kelapa/nyiur ini mengandung kiasan bahwa setiap Pramuka merupakan inti hidupnya Bangsa Indonesia. Buah Kelapa/nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan bagaimanapun juga. Jadi setiap Pramuka yang berrohaniah dan jasmaniah tetap kuat, ulet, serta besar tekat dalam menhadapi berbagai tantangan dalam hidup, dan menempuh segala ujian serta segala kesukaran untuk mengabdi tanah air dalam Bangsa Indonesia. Kelapa/nyiur dapat tumbuh dimana saja dan berarti pramuka ada dimana-mana dan di sekelilingnya. Kelapa/nyiur tumbuh menjulang lurus keatas dan merupakan pohon yang tertinggi di Indonesia, jadi setiap

pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur dan ia tetap tegak serta didak mudah di ombang ambing oleh sesuatau. Akar Kelapa/nyiur sangat kuat dan erat di dalam air. Jadp setiap Pramuka harus berpegang teguh dalam pendirian yang erat dalam mencapai suatu cita-cita Kelapa/nyiur adalah pohon serba guna dari ujung sampai akarnya. Jadi setiap Pramuka adalah manusia yang berguna, dan berbakti baik untuk Negara maupun sesama umatnya. c. Lambang Gerakan Pramuka Diciptakan oleh : Sumardjo Atmodiporo (Almarhum), seorang Pembina Pramuka yang aktif dalam bekerja sebagai Pegawai Tinggi Departeman Pertanian d. Lambang Gerakan Pramuka Digunakan Sejak tanggal 14 Agustus 1961 pada panji-panji pramuka yang dianugerahkan pada Gerakan Pramuka oleh Bapak Presiden Republik Indinesia 2. Lambang The World Organization Of (WOSM) a. Kapas melambangkan suatu peringatan bagi Pramuka agar selalu berbuat kebenaran dan dapat dipercaya seperti fungsi kompas, tetap menjaga cita-citanya dan perannya sebagai petunjuk jalan b. Tiga ujung simbul, melambangkan Tiga Janji Pramuka The Scout Movement

c. Dua Bintang melambangkan anggota pramika berupaya untuk dapat memberi penerangan dan penolong dalam kebenaran dan pengetahuan. d. Tali merlingkar yang ujungnya berbentuk simpul mati, melambangkan bahwa sesame pramuka mengadakan hubungan persahabatan dan persaudaraan antara pramuka di seluruh dunia e. 1) Wrna lambing putih, melambagkan bahwa pramuka berhati suci. 2) Wrna dasar ungu, melambangkan bahwa pramuka memili ketrampilan dan kemimpinan dan suka menolong orang lain. 3. Lambang The World Assocation Of Girl Guide And Girl Scout (WAGGGS) Simbol berwarna emas dengan latar belakang biru cemerlang, melambangkan matahari menyinari seluruh anak dunia. Tiga Daun, melambangkan Tiga Janji Putri. Tangkai berbentuk melinggkar, melambangkan cinta kemanusian. Jarum Kompas, melambangkan Pramuka putrid mentaati Janji dan ketentuan Moral Pamuka Motto WAGGGS : SEDIA / BE PREPARE

1. 3.

Dalam pramuka mempunyai beberapa tingkatan : Tingkat Siaga 2. Tingkat Penggalang Tingakat Penegak

4. 5.

Tingkat Pandega Tingkat Pembina a. KMD b. KML c. JKKLJ d. KLL; e. JHBB f. BLLJ g. KHKL SIAGA Siaga adalah sebutan bagi anggota Pramuka yang berumur 7-10

1.

tahun. Atau setingkat Sekolah Dasar (SD) Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika rakyat Indonesia meyiagakan dirinya untuk mencapai kemerdekaan dengan berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908 sebagai tonggak awal perjuangan bangsa Indonesia.

Kode kehormatan
Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga ada dua, yang pertama disebut Dwi Satya (janji Pramuka Siaga), dan yang kedua disebut Dwi Darma (ketentuan moral Pramuka Siaga). Adapun isinya adalah:

Dwi Satya
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Indonesia, dan mengikuti tata krama keluarga setiap hari berbuat kebajikan

Dwi Darma

Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya 1. Siaga berani dan tidak putus asa 2. Dua Kode Kehormatan yang disebutkan di atas adalah standar moral bagi seorang Pramuka Siaga dalam bertingkah laku di masyarakat. Jadi kalau ada seorang anggota Pramuka Siaga yang tingkah lakunya tidak sesuai dengan standar moral ini, dia belum bisa disebut Pramuka Siaga seutuhnya.

Satuan
Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung dan satuan terbesarnya disebut Perindukan. Sebuah Barung beranggotakan paling banyak 10 orang Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Ketua Barung yang dipilih oleh Barung itu sendiri. Masing-masing Ketua Barung ini nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung. Sebuah Perindukan terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung itu tadi.

Syarat Kecakapan
Syarat Kecakapan Umum
Syarat Kecakapan Umum (SKU) adalah syarat wajib yang harus dipenuhi oleh seorang Pramuka Siaga untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Umum (TKU). TKU dalam Pramuka Siaga ada tiga tingkat, yaitu:

1. Mula 2. Bantu 3. Tata TKU dapat dikenakan pada lengan baju sebelah kiri dibawah tanda barung. TKU untuk Siaga berbentuk sebuah janur (ini juga diambil dari kebiasaan para pahlawan dulu untuk menandakan pangkat seseorang).

Syarat Kecakapan Khusus


Syarat Kecakapan Khusus (SKK) adalah syarat wajib yang harus dipenuhi oleh seorang Pramuka Siaga untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus (TKK). Khusus TKK tingkat Pramuka Siaga berbentuk segitiga sama sisi dengan panjang masing-masing sisi 3 cm dan tingginya 2 cm. TKK dapat dipasang di lengan baju sebelah kanan membentuk setengah lingkaran di sekeliling tanda Kwarda dengan puncak menghadap ke bawah.

2. Penggalang
Penggalang adalah sebuah tingkatan dalam pramuka setelah siaga. Biasanya anggota pramuka tingkat penggalang berusia dari 1115 tahun.

Tingkatan dalam Penggalang


Penggalang memiliki beberapa tingkatan dalam golongannya, yaitu: 1. Ramu 2. Rakit 3. Terap 4. Penggalang Garuda Tingkatan Penggalang juga memiliki Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kenaikan tingkat atau pendapatkan Tanda Kecapakan Khusus TKK

Sistem Kelompok Satuan Terpisah


Satuan terkecil dalam Penggalang disebut regu. Setiap regu diketuai oleh seorang Pimpinan Regu (PINRU)yang bertanggung jawab penuh atas regunya tersebut. Dalam Gugus depan Penggalang yang dapat berisi lebih dari satu regu putra/putri, terdapat peserta didik yang bertugas mengkoordinir regu-regu tersebut, peserta didik itu disebut Pratama (untuk putra) atau Pratami (untuk putri).

Regu binatang,

dalam

penggalang harimau,

mempunyai kobra, elang,

nama-nama kalajengking,

untuk dan

mengidentifikasi regu tersebut. Nama Regu Putra diambil dari nama misalnya sebagainya. Sedangkan nama regu putri diambil dari nama bunga, semisal anggrek, anyelir, mawar, melati.

Trisatya
Janji Pramuka Penggalang (Trisatya) berbeda dengan Siaga dan Penegak/Pandega. Berikut isi Trisatya Penggalang: TRISATYA Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh sungguh: Menjalankan kewajibanku kepada Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Mengamalkan Pancasila Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat Menepati Dasa Dharma

Kegiatan Pramuka Penggalang


Kegiatan dalam tingkatan penggalang antara lain: Jambore Lomba Tingkat, adalah pertemuan regu-regu Pramuka Penggalang dalam bentuk lomba kegiatan kepramukaan. Lomba tingkat dilaksanakan secara berjenjang dimulai dari tingkat gugusdepan

(LT-I), ranting (LT-II), cabang (LT-III), daerah (LT-IV), nasional (LT-V). Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru), adalah pertemuan Pramuka Penggalang bagi Pemimpin Regu Utama (Pratama), Pemimpin Regu (Pinru) dan Wakil Pemimpin Regu (Wapinru) Penggalang, yang bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman di bidang manajerial dan kepemimpinan. Dianpinru diselenggarakan oleh gugusdepan, kwartir ranting atau kwartir cabang. Kwartir Daerah dan Kwartir Nasional dapat menyelenggarakan Dianpinru apabila dipandang perlu. Penjelajahan (Wide Game), adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk mencari jejak (orienteenering) dengan menggunakan tanda-tanda jejak, membuat peta, mencatat berbagai situasi dan dibagi dalam pos-pos. Setiap pos berisi kegiatan keterampilan kepramukaan seperti morse/semaphore, sandi, tali temali dan sejenisnya. Dalam membuat peta, pramuka penggalang memiliki teknik tersendiri seperti peta pita. Peta pita dibuat oleh dua atau tiga orang yang biasanya mencatat posisi atau titik dari kompas bidik, kemudian orang yang lain akan mencatat kondisi sekitar dalam sebuah meja jalan. Meja lanan sendiri berbentuk papan seukuran kertas folio yang kemudian ditempel kertas yang digulung panjang Latihan Bersama, adalah pertemuan Pramuka Penggalang dari dua atau lebih gugusdepan yang berada dalam datu kwartir ranting atau kwartir cabang mapun kwartir daerah dengan tujuan untuk saling tukar menukar pengalaman. Latihan gabungan ini dapat

dilaksanakan dalam bentuk lomba, seperti baris-berbaris, PPPK, senam pramuka dan sejenisnya. Perkemahan, adalah pertemuan Pramuka Penggalang yang dilaksanakan secara reguler, untuk mengevaluasi hasil latihan di gugusdepan. Perkemahan diselenggarakan dalam bentuk Persami (Perkemahan Sabtu Minggu), Perjusami (Perkemahan Jum'at Sabtu Minggu), perkemahan liburan dan sejenisnya. Gelar (Demonstrasi) Kegiatan Penggalang, adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk keterampilan di hadapan masyarakat umum, seperti baris-berbaris, PPPK, gerak dan lagu, membuat konstruksi sederhana dari tongkat/bambu dan tali (pioneering), dan sejenisnya. Pameran, adalah kegiatan yang memamerkan hasil karya Pramuka Penggalang kepada masyarakat. Darmawisata, adalah kegiatan wisata ke tempat tertentu, seperti museum, industri, tempat bersejarah, dan sejenisnya. Pentas Seni Budaya, adalah kegiatan yang menampilkan kreasi seni budaya para Pramuka Penggalang. Karnaval, adalah kegiatan pawai yang menampilkan hasil kreatifitas Pramuka Penggalang.

3. Penegak
Penegak adalah anggota gerakan Pramuka yang sudah memasuki jenjang umur 16 sampai 21 tahun.

Gambar Tanda Jabatan Pramuka Penegak/Pandega

Tingkatan dalam Pramuka Penegak


Ada beberapa tingkatan dalam Penegak yaitu : Penegak Bantara Penegak Laksana Penegak Garuda

dimana tingkatan tersebut Pramuka Garuda ialah tingkatan tertinggi dalam Golongan Penegak.

Bunyi Trisatya Pramuka Penegak berbeda dengan Trisatya Penggalang. Berikut bunyi Trisatya Penegak:

TriSatya Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan negara kesatuan Republik Indonesia, menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat, menepati Dasa Darma.

Kegiatan-kegiatan Penegak
Kegiatan Pramuka Penegak adalah perwujudan dari sumpah di atas. Berikut ini acara-acara pertemuan Penegak: Raimuna (Rover Moot) Perkemahan Wirakarya (Community Development Camp) Perkemahan Bhakti (sama dengan Perkemahan Wirakarya tetapi merupakan acara Satuan Karya)

Bab 3 Satuan Karya


Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Satuan Karya diperuntukkan bagi para Pramuka Penggalang Terap, Pramuka Penegak dan Pandega, dan para pemuda usia 14-25 tahun dengan syarat khusus. Setiap Saka memiliki beberapa krida, dimana setiap Krida mengkususkan pada sub bidang ilmu tertentu yang dipelajari dalam Satuan karya tersebut. Setiap Krida memiliki SKK untuk TKK Khusus SAKA yang dapat diperoleh Pramuka yang bergabung dengan Krida tertentu di sebuah Saka. Satuan Karya juga memiliki kegiatan khusus yang disebut Perkemahan Bhakti (Perti) Satuan Karya. Satuan Karya Pramuka saat ini ada 7, yang membidangi bidang tertentu. Ketujuh satuan karya tersebut ialah :

1 Saka Dirgantara 2 Saka Bhayangkara 3 Saka Bahari 4 Saka Bhakti Husada 5 Saka Kencana (Keluarga Berencana)

6 Saka Taruna Bumi 7 Saka Wanabhakti

Saka Dirgantara

wing Bhakti Saka Dirgantara Satuan Karya Pramuka Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kedirgantaraan, umumnya saka ini hanya berada di wilayah yang memiliki potensi kedirgantaraan atau memiliki landasan udara.Pelatihan Pramuka Saka Dirgantara umumnya memperbantukan para profesional di bidang kedirgantaraan, TNI-AU pihak perusahaan penerbangan dan klub aeromodelling. Pelatihan biasanya diadakan di sebuah Pangkalan Udara tertentu.Saka Dirgantara meliputi 3 krida, yaitu : 1. Krida Olahraga Dirgantara (ORGIDA) 2. Krida Pengetahuan Dirgantara 3. Krida Jasa Kedirgantaraan

Saka Bhayangkara

Satuan Karya Pramuka Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional.Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kebhayangkaraan.Saka Bhayangkara ialah Satuan Karya terbesar dan paling berkembang di Indonesia.Saka Bhayangkara dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi alam.Dalam pelatihan Saka Bhayangkara, umumnya Gerakan Pramuka bekerjasama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia dan terkadang memperbantukan pihak Dinas Pemadam Kebakaran.Biasanya Saka Bhayangkara berada dibawah pembinaan POLRI. Saka Bhayangkara meliputi 4 krida, yaitu : 1. Krida Ketertiban Masyarakat 2. Krida Lalu Lintas 3. Krida Pencegahan dan Penaggulangan Bencana 4. Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPKP)

Saka Bahari

Satuan Karya Pramuka Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam.Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang Kelautan.Pembinaan Saka Bahari bekerjasama dengan pihak TNI-AL, Profesional di bidang Olahraga Air, Departemen Pariwisata dan Departemen Kelautan. Umumnya Saka Bahari hanya berada di wilayah yang memiliki potensi di bidang Bahari. Saka Bahari meliputi 4 krida, yaitu : 1. Krida Sumberdaya Bahari 2. Krida Jasa Bahari 3. Krida Wisata Bahari 4. Krida Reksa Bahari

Saka Bhakti Husada

Satuan

Karya

Pramuka

Bakti

Husada

adalah

wadah

pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.Pembinaan Saka Bhakti Husada berada dibawah naungan Gerakan Pramuka yang bekerjsama dengan Departemen Kesehatan, Dinas Kesehatan, PMI, Rumah Sakit, dan juga Lembaga Kesehatan Profesional lainnya. Saka Bakti Husada meliputi 5 krida, yaitu : 1. Krida Bina Lingkungan Sehat 2. Krida Bina Keluarga Sehat 3. Krida Penanggulangan Penyakit 4. Krida Bina Gizi 5. Krida Bina Obat.

Saka Kencana (Keluarga Berencana)

Satuan Karya Pramuka Kencana adalah wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan.Pembinaan Saka Kencana berada dibawah Gerakan Pramuka yang bekerjasama dengan Badan

Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Saka Kencana meliputi 4 krida, yaitu : 1. Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR) 2. Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK) 3. Krida Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE) 4. Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).

Saka Taruna Bumi

Satuan Karya Pramuka Tarunabumi adalah wadah bagi para Pramuka untuk meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan para anggotanya, sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan nyata dan produktif serta bermanfaat dalam mendukung kegiatan pembangunan pertanian.Pembinaan Departemen Saka Taruna Bumi bekerjasama LIPI, dan dengan Lembaga Pertanian, Dinas Pertanian,

Holtikultura. Saka Tarunabumi meliputi 5 krida, yaitu : 1. Krida Pertanian dan Tanaman Pangan 2. Krida Pertanian Tanaman Perkebunan 3. Krida Perikanan

4. Krida Peternakan 5. Krida Pertanian Tanaman Holtikultura.

Saka Wanabhakti

Satuan Karya Pramuka Wanabakti adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa tanggungjawab terhadap pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.Pembinaan Saka Wanabhakti bekerjasama dengan Departemen Kehutanan , dan LSM Lingkungan Hidup/Lembaga Profesional terkait.Saka Wanabakti meliputi 4 (empat) krida, yaitu : 1. Krida Tata Wana 2. Krida Reksa Wana 3. Krida Bina Wana 4. Krida Guna Wana.

Bab 4 Kisah Kuala Penaga


1. Kuala Penaga Kuala Penaga adalah salah satu pulau yang terletak daerah di Kecamatan Bendahara Kabupaten Tamiang Propinsi Istimewa Aceh. Pulau ini dengan luas657808-900p98-9- dan mempunyai 202 KK, sering kita dengar Pulau ini disebut Pulau Tuga yaitu : Pulau Kuala Penga, Pulau Kelapa dan Pulau Cium. Dulu daerah ini termasuk kewilayah kabupaten Langsa, sehingga terjadi perpechan belah antara Langsa dengan Tamiang sehingga menjadi ke daerah Tamiang. Kuala Penaga ini masih dikatakan sangat unik (langka) diketahui oleh orang Indonesia pada umumnya, khususnya penduduk Aceh sendiri. Penduduk Kuala penaga ini semuanya dari pendatang tidak ada yang asal dari situ, umumnya pendatang dari para nelayan (pelaut) dan berbagai suku, tetapi paling banyak suku NAD tersendiri seperti : Orang sigli, Banda Aceh, Lhokseumawe, Takengon, Melaboh, Kuta cane, Lansa, dan tamiang sendiri serta ada juga dari daerah Jawa dan adapula dari Negara seberang (malasyia). Semua penduduk

disni sangat ramah - tamah setiap apapun ada acara selalu bekerja secara bermusyawarah, bergotong- royong baik itu anak-anak, pemuda, maupun orang tua, ini yang menjadi kagum bagi kita semua melihat sifat yang ada di daerah ini. Desa Kuala Penaga ini dalam tutur Bahasanya menggunakan Bahasa Melayu seperti kata: manye-manye,Syadek, dan kalau Lurah dipanggil sebutannya Datok, dan ambo-ambo, seperti Bahasa malasyia yang ada di negeri sebrang. 2. Pohon Buta Di daerah ini ada pohon yang getahnya sangat berbahaya , nama pohon ini Pohon Buta . Getah yang ada pada ohon ini bisa membuat buta, terluka kulit manusia walaupun sedikit saja kenak pada kita, maka oleh kare itu marilah sama sama kita menjaga jangan sampai terkenak getah pohon ini karna bisa membuat kita terluka, dan pohon ini sangat jarang juga kita dengar bagi kita orang awam kecuali orang yang sering melaut dan yang tinggal di tempat tersebut. 3. Kisah Buaya Ada satu kisah lagi di daerah ini mempunyai cerita yang katanya di sungai Kuala Penaga ini mempunyai buaya yang sangat besar yang katanya besarnya sampai lima meter apa iya saya sendiri tidak tau pasti, dan katanya lagi buaya itu peliaraan dari Abu Alu Pinieng (pawang). Tengku Abu Alu Pinieng mempunyai pasenteren di daerah ini yang dulunya mempunyai murid dari berbagai suku dan negara paling banyak dari negeri sebrang ( malasyia). Buaya ini tidak pernah menggagu orang, akan tetapi kalau mencici kelumbu dan wajan dalam sungai ini buaya ini akan timbul

karna ini merupakan pantangan bagi buaya tersebut. Dan adalagi kalau niat kita dengan tidak baik untuk menuju ke Pulau itu, buaya ini akan timbul maksudnya buaya ini memberitaukan kepada masyarakat bahwa ada seseoarang akan datang ketempat ini dengan tujuan yang tidak baik niatnya, dan ada lagi kalau kita mandi di daerah ini jangan terlalu ria maksunya terlalu gembira dan mandi dengan telanjang, ini juga mendapatkan bencana bagi kita sendiri. Ini semua kami beritaukan bahwa seandainya ada di antara Desa atau sekumpulan manusia yang ingin bercamping (berkemah) di daerah ini alangkah dengan tutur bahasa yang lemah lembut dan harus mengikuti tata krama yang ada di derah ini, ini semua demi keselamatan bagi kita walaupun kematian itu sudah di tentukan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Demikianlah kisah- kisah kuala penage ini Banyak sekali kisah yang lain yang ada di daerah ini, kalau teman teman yang ingin tau lebih mendalam serta lebih jauh dari pada cerita ini maka datanglah ketempat ini, anda pasti ketagihan dengan keindahan dan dengan penghasilan yang ada di daerah ini. Mudah-mudahan ini adalah suatu cerita menarik dan suatu informasi bagi kita sehingga manusia tau mana tempat tempat wisata yang bagus.lebih kurang kami ucapkan terimakasih kepada para pembaca. Amin yarabbal alami......n.

Kisah Seorang Pramuka


Salam Pramuka Nama saya adalah Busra Kelahiran Banda Aceh 5 Mei 1978 Anak yang ke tiga dari delapan bersaudara. Pramuka yang sudah saya bentuk antara lain : Pramuka Saka Bhayangkara Blang Mangat Kota Lhokseumawe Pramuka SMP Negeri 1 Tanah Luas Kab. Aceh Utara Pramuka SMA Negeri 1 Tanah Luas Kab. Aceh Utara Pramuka MtSN Negeri Blang Mangat Kota Lhokseumawe Pramuaka SMP 11 Delli Serdang Sumatra Utara Pramuka SMA Tanjung Morawa Sumatra Utara. Selama saya dalam masuk dalam Organisasi Kepramukaan sudak hampir Lima belas tahun, yang sudah camping dan kegiatan Pramuka baik di dalam daerah maupun di luar daerah,akan tetapi saya belum pernah berkunjung ketempat yang seperti Pulau Kuala Penaga ini . Saya selaku Pembina Selaligus Pamong PramukaSaka Bhayang Kara Blang Mangat serta SMA Negeri 1 Tanah Luas kabupaten Aceh Utara provinsi NAD Baru pertama sekali berkunjung ketempat Kuala Penaga ini, disana kami membuat berbagai kegiatan seperti kami buat bentuk perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI yang Ke 61 seperti : Main bola joget

Lomba makan kerupuk Pancing botol Tarik tambang Bacaan ayat ayat pendek Lomba renang Lomba daung sampan,dan lain-lain. Pada suatu malam kami lagi asik bermain gitar sambil bernyayi bersama sama dengan anak pemuda guala penage ini sampai jam sebelas malam, lalu para anak muda-muda kampmpung ini pulang kerumah masing- masing, jadi tinggal lah kami sesame sekelompaok Pramuka ada sebagian sudah tidur ada lagi sedang asyik bakar ikan dan ada lagi sedang bermain girar dengan tiba-tida hujan turun yang begitu lebatnya kami tidak tau mau singgah kemana, kami yang tinggal di sebuah gubuk yang belum siap dibuat itu , oleh karena itulah kami yang lagi asyik-asyik dan yang lagi tidur terpaksa mandi air ujan, semuanya basah badan kedinginan, tidurpuntidak bisalagi karma semua tenpat tudur basah pakaianpun ikut basah. Alangkah serunya lagi pada saat tidak bias tidur sebagian dari para anggota saya ada yang sedang naingis karena teringat sama orang tuanya, ada yang lagi menggigil badannya dan ada lagi kemasukan setan dalam tubuhnya. Saya selaku ketua rombongan jadi bingung apa yang harus saya perbuat, tapi ketika saya melihat kearah langit selama lima menit tiba-tiba hujan pun sudah mulai reda sediki-demi sedikit sehingga semuanya pindah ketempat tenta. Didalam tenda kami saling bercerita agar tidak ada lagi ayang menangais dan teringatlagi kapada orang tua mereka dan jam pun

sudah menunjukkan pukul lima. Jadi saya suru semuanya untuk kemesjid untuk melakukan shalat supaya semua kita sehat dan tetap di lindungi oleh Allah SWT. Pada ha sebagian dari anggota saya tidak suka tempat itu tetapi tiba tiba entah kenaapa lama kelamaan mereka ini jadi betah didaerah ini. Dan waktu kami mau pulang semua masyarakat melihat dan terharu saya saja selaku Pembina dan pimpinan rombongan terharu, sedih meninggalkan tempat ini kami saling berpelukan serta salam bersalaman ada sebagian orang masyakat itu menagis karna keberangkatan kami, lalu kami pun meninggalkan tempat yang kami suka sambil lelambaikan tangan kepada masyarakat kuala penaga tersebut. Serta didam hati saya berkata Selamat berpisah dan selamat jalan doakan kami mudah-mudahan sampai tempat kampong halaman kami, mudah-mudahan kaualu Allah memberi umur panjang kita akan jumpa lagi. begitulah enaknya daerah ini yang masyarakatnya penuh ramah tamah kepada siapa saja bagi pengunjung ayang adatang. Kami disana sangat senang yang target kami dua hari satu malam, entah mengapa tiba- tiba bisa terjadi empat hari tiga malam, karna tempatnya sangat cocok bagi orang yang pencinta alam ini yang membuat kami jadi betah di daerah ini, masyarakatpun ramah tamah serta saling membantu. Ini memang sangat bagus kalau di kunjungi oleh para parawisata dari berbagai Organisasi. Apakah itu Mapala, Pramuka, Apalagi Pramuka Saka Bahari, maupaun dari manja Negara dalam maupun yang ada di Luar Negeri. Yang menjadi bersejerah bagi kami adalah rupanya Pramuka Pertama Sekali yang berkunjung ke tempat ini adalah Pramuka dari kami yaitu SMA Negeri 1 Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara tepatnya

pada tanggal 19 Agustus 2006. Ini yang sangat berkesan dan yang tak mungkin kami lupakan seumur hidup kami. Waktu saya mau pulang saya mengeluarkan kata-kata yang ada dalam hati sasa, ucapannya yang bunnyi Terimakasi Tuhan Yang Telah Menciptakan Alam ini dengan seindah mungkin, Kamu yang menciptakan dan Kamu juga yang menghidupkan dan Mematikan, Mahabesar Engkau Ya Allah. Demikialah kisah sebuah Pulau Kuala penaga yang kami kunjungi, mudah mudahan ini semua menjadi suatu informasi bagi kita yang tidak tau tempat ini sehingga sekarang mungkin sudah tau tentang sejarah Kepulauan ini. saya selaku penulis sejarah ke pulauan ini kalau ada kata-kata tulisan yang kurang mengerti oleh para pembaca harap dapat di maklumi karna setiap manusia pasti ada kesilapan dan kesalahan, akhir cerita saya ucapkan Assalammualaikum Wr. Wb.