Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Kerajaan Kutai
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari

Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Artikel ini bagian dari seri

Sejarah Indonesia

Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia

Sejarah Nusantara
Prasejarah

Kerajaan Hindu-Buddha
Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15)

Kerajaan Islam
Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 - 1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945)

Kerajaan Kristen

Kerajaan Larantuka (1600-1904)

Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942)

Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950)

Indonesia Merdeka
Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang)
l•b•s

Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam.[1][2] Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

Daftar isi

   

1 Sejarah o 1.1 Yupa o 1.2 Mulawarman o 1.3 Aswawarman o 1.4 Berakhir 2 Nama-Nama Raja Kutai 3 Lain-lain 4 Pranala luar 5 Catatan kaki

Sejarah
Yupa

Prasasti Kerajaan Kutai Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / prasasti dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para brahman atas kedermawanan raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Dapat diketahui bahwa menurut Buku Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto yang diterbitkan oleh Balai Pustaka halaman 36, transliterasi prasasti diatas adalah sebagai berikut:

śrīmatah śrī-narendrasya; kuṇḍuṅgasya mahātmanaḥ; putro śvavarmmo vikhyātah; vaṅśakarttā yathāṅśumān; tasya putrā mahātmānaḥ; trayas traya ivāgnayaḥ; teṣān trayāṇām pravaraḥ; tapo-bala-damānvitaḥ; śrī mūlavarmmā rājendro; yaṣṭvā bahusuvarṇnakam; tasya yajñasya yūpo ‗yam; dvijendrais samprakalpitaḥ.

Artinya:

Sang Mahārāja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aśwawarmman namanya, yang seperti Angśuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aśwawarmman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci). Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mūlawarmman, raja

yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mūlawarmman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas-amat-banyak. Untuk peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.

Mulawarman
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Aswawarman
Aswawarman adalah Anak Raja Kudungga.Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

Berakhir
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang saat itu ibukota di Kutai Lama (Tanjung Kute). Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam. Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan hingga sekarang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama-Nama Raja Kutai

Peta Kecamatan Muara Kaman 1. Maharaja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri) 2. Maharaja Aswawarman (anak Kundungga) 3. Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman) 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia

Lain-lain

Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu. Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.

Pranala luar
 

(Indonesia)SEJARAH PEMERINTAHAN DI KOTA BANGUN (Indonesia) Labok keturunan Kutai Martapura

Catatan kaki
1. ^ Hinduism and Buddhism in the archipelago, 4th-13th centuries 2. ^ States and courts in the archipelago, ca A.D. 450 [sembunyikan]
l•b•s

Kerajaan di Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Nanga Bunut · Tanjungpura · Pontianak · Kubu · Sintang · Mempawah · Meliau · Sambas kuna · Sambas · Sanggau · Selimbau · Sekadau · Landak · Tayan · Piasak · Jongkong Kotawaringin Negara Daha · Negara Dipa · Kuripan · Banjar · Pagatan · Pulau Laut · Kusan · Sabamban · Tjingal · Sampanahan Kutai Kartanegara · Kutai Martadipura · Pasir · Berau · Sambaliung · Gunung Tabur Bulungan · Tidung

Malaysia Timur Brunei · Sarawak · Sulu dan Brunei Kategori:
     

Kerajaan Kutai Kerajaan di Kalimantan Timur Kerajaan di Nusantara Kabupaten Kutai Kartanegara Sejarah Kerajaan Kutai Bekas negara di Borneo

Menu navigasi

       Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain          Bahasa Banjar Català Deutsch English Français 日本語 Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 04. 5 November 2012. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.22. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. .

Patung Lembu Suana yang menjadi lambang kerajaan Kutai Kartanegara terpampang di ruang depan Museum Mulawarman. Patung-patung Lembu Suana pun bertebaran di . yang sedang direnovasi dan diperluas. Lokasi museum di Jalan Dipenogoro Nomor 26 Tenggarong.. Bangunannya terlihat jelas dari pinggir sungai Mahakam yang berair keruh dengan warna coklat muda. Kejayaan dan kedigjayaan berpadu dengan perang dan perseturuan. kadang sepakbola 0inShare Untaian Sejarah Kutai di Tepian Mahakam HL | 17 November 2011 | 06:52 Dibaca: 1797 Komentar: 18 2 menarik Mengunjungi Kutai Kartanegara serasa menapaki masa lalu dengan catatan sejarahnya yang panjang. mengisi lorong waktu berabad-abad. terbuat dari perunggu kepal. Museum Mulawarman dilihat dari tepi sungai mahakam Kehadiran nama Mulawarman dalam buku sejarah kerajaan di Indonesia terpatri dalam 7 prasasti berupa tugu batu atau Yupa. Patung tersebut dibuat di Birma tahun 1855. kini lorong waktu tersebut sudah berada di masa kini dengan segala modernisasinya. konon Sang Raja Mulawarman mempunyai kendaraan tunggang bernama Lembu Suana.putra dari Raja Aswarman. Sejumlah bukti dan saksi bisu dari catatan sejarah Kerajaan Kutai pun tersimpan di Museum Mulawarman. atau cucu dari Maharaja Kudungga sebagai raja yang pernah memerintah di Kerajaan Kutai Martadinata yang berlokasi di Muara Kaman. Menurut teman di Samarinda..Keluarga/Kampus/Ekonomi . Berawal dari Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia. Melalui prasasti itulah generasi masa kini mengenal Mulawarman. Prasasti Yupa tersebut berasal dari abad ke-5 masehi yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Pallawa.

Yang jelas. Namanya Kutai Kartanegara yang berlokasi di Tepian Batu dengan Aji Batara Agung Dewa Sakti sebagai raja pertamanya. Lorong waktu pun seperti melompat-lompat semakin mendekat ke masa kini. Kutai Martadipura masuk dalam periode kerajaan Hindu. pada masa itu kerajaan kutai yang lain muncul. baik di Tenggarong maupun di Samarinda.beberapa sudut kota. tiba-tiba lorong waktu langsung melompat ke abad ke-13. Entah apa yang terjadi pada dalam kurun waktu antara abad ke-5 sampai abad ke-13 itu. Konon. Salah satu ruang museum pun menyajikan jejak-jejak periode kerajaan hindu kutai. Patung Lembu Suana di halaman depan Museum Mulawarman Mencerna catatan sejarah Kutai dari narasumber dan berbagai sumber. sedang Kerajaan Kutai Kartanegara akhirnya menerima kehadiran Islam pada abad ke-17. . salah satunya terpajang di halaman depan Museum Mulawarman. Prasasti dan nama dewa-dewi pun terpatri pada satu ruangan khusus.

Konon masjid tersebut menjadi yang terbesar kedua di ASEAN setelah Mesjid Istiqlal. Nama-nama rajanya berganti dengan nama islam yang masuk pada abad ke-17. Nama kerajaannya pun berganti menjadi Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Mungkin. Masjid Islamic Center.Ruang prasasti dan arca dewa-dewi hindu di Museum Mulawarman Hidup bertetangga tidak selalu akur. Demikian juga dengan Kutai Martadinata dan Kutai Kertanagara. Perselisihan antara keduanya dimenangkan oleh Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin oleh Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa. Mesjid di tepian Mahakam terlihat terlihat indah dilihat dari depan kantor gubernur yang juga berada di tepi mahakam. kehadiran Islam di Kesultanan Kutai melatarbelakangi pembangunan Masjid Islamic Center yang megah di Samarinda. foto jarak jauh dari depan Kantor Gubernur di tepi mahakam .

yang kini menjadi ibukota kabupaten Kutai Kartanegara. Sultan Aji Muhammad Idris pergi ke Wajo untuk membantu peperangan antara Bugis dengan Belanda sampai dikabarkan gugur di medan laga pada tahun 1739. Masyarakat Bugis terkait erat dengan sejarah terbentuknya nama Samarinda pada abad ke 16.pun diungsikan ke Tanah Wajo dengan perlindungan dari masyarakat Bugis. terpisah dengan Sungai Mahakam yang sesekali memperlihatkan kapal tronton yang membawa pasir batubara. Aji Imbut ini nantinya dikenal sebagai pendiri kota Tenggarong.Solidaritas atau persekutuan dalam sejarah kerajaan sudah sejak dulu. . Lembu Suana di pulau Kumala dan Stadion Aji Imbut dilihat dari depan kantor Bupati Kukar Setelah menginjak dewasa. putera mahkota pulang ke kampung halaman dan dinobatkan sebagai Sultan Kutai dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin.yakni Aji Imbut. atau dikenal sebagai Samarinda Seberang. Kini kantor bupati Kukar berdiri megah di tepian sungai Mahakam. Nama Aji Imbut ini diabadikan sebagai nama stadion megah yang dapat terlihat dari depan kantor bupati Kutai Kartanegara. Penobatannya di Mangkujenang. Sang putera mahkota yang masih belia. yaitu dengan kedatangan sebagaian pasukan Bugis yang tidak setuju dengan perdamaian Bongaya antara Kerajan Gowa dengan Hindia Belanda. yang menasbihkan dirinya sebagai Sultan Aji Muhammad Aliyeddin. tahta Sultan diambil alih tanpa hak oleh Aji Kado. Kota Samarinda memang berseberangan dengan Tenggarong. Setelah meninggalnya Suktan Aji Muhammad Idris.

Nama ibukota tersebut berubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja. Seiring dengan waktu. Kantor Bupati Kutai Kartanegara di dilihat dari tepian mahakam . kini nama Tangga Arung berubah menjadi Tenggarong. yang kini menjadi ibukota pemerintahan kabupaten Kutai Kartanegara.Tronton bermuatan batubara lalu lalang di sungai Mahakam Periode peperangan pun dimulai antara Aji Kado dan Aji Imbut. pada tanggal 28 September 1782 Aji Imbut memindahkan ibukota kesultanan ke Tepian Pandan. untuk menghilangkan trauma masa lalu perseteruan. Pada tahun 1780. Konon. Aji Imbut berhasil merebut kembali ibukota Pemarangan dan secara resmi dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara. Akhirnya putera mahkotalah yang memenanginya.

Pada tanggal 11 Oktober 1844.Kutai tidak luput dari penjajahan bangsa-bangsa Eropa. Salehuddin harus menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan bahwa Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda yang diwakili oleh seorang Residen yang berkedudukan di Banjarmasin. pasukan Inggris pun menyerang istana dengan meriam dari armada lautnya. khususnya Eropa. Jejak kolonialisme pun terwakili dengan keberadaan dua meriam di sisi kiri halaman depan museum yang arsitekturnya bergaya Eropa. Pasukan kecil Inggris akhirnya bisa diusir. kehadiran pasukan Inggris disambut terbuka karena berbiat dagang. Namun karena mendapat tanah sewaan yang kurang memadai. Bagian depan Museum Mulawarman dengan gaya arsitektur eropa Singkat cerita. Sebagian besar Sultan beserta keluarga terdekatnya disemayamkan di kompleks pemakaman yang terletak di samping Bangunan Museum Mulawarman . namun tidak demikian dengan Belanda.M. Kutai Kartanegara pun tetap menjadi bagian dari NKRI sampai kini. Ruang dan display seolah menjadi segmen-segmen waktu yang menceritakan babad kesultanan Kutai di masa lalu. Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda dan Jepang. Kerajaan Kutai pun harus takluk dan mengakui Hindia Belanda. Berbagai display yang tersaji pun seperti deretan gambar bercerita tentang masa lalu Kutai Kertanagara. Sejarah panjang di masa lalu itu pun sebagian mengisi Museum Mulawarman yang tepat di pinggir Sungai Mahakam. Awalnya. Sultan A.

Kompleks pemakaman Kesultanan Kutai Kartanegara di samping Museum Mulawarman Museum yang sedang direnovasi tersebut.. Tepi mahakam pun tertata dengan baik. Pulau Kumala yang berada tepat berada di tengah sungai Mahakam telah direklamasi menjadi obyek wisata baru. Museum pun berdekatan dengan obyek wisata yang berada di depannya.diresmikan pada tahun 1971 oleh Pangdam IX Mulawarman. Jembatan Sungai Mahakam di depan Kantor Bupati Kartanegara ***** . Lintasan kereta gantung di atas melintasi pulau. sejajar dengan Jembatan Mahakam yang berdiri kokoh di atas sungai terlebar di Indonesia.menjadi salah satu daya tarik saya berkunjung ke sana.

Menarik . Selama lima hari (13-17/11/2011)) saya dan teman-teman berada di Samarinda. Kutai Kartanegara. Malinau.   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 3 Erna Sumin. ibukota Provinsi Kalimantan Timur yang kaya dengan minyak. Paser.. gas alam. Catatan sejarah Kutai dikutip dari sini dan sejarah pembentukan kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat dilihat di website pemkot Kukar di sini. Bulungan. Bontang.Itulah sekilas catatan penggalan sejarah dan jejak masa kini di tepi mahakam. Nunukan. Kutai Barat. dan Tana Tidung.. Penajam Paser Utara. yaitu Tarakan.586 orang. Menurut Sensus 2010. Saat ini provinsi Kaltim terdiri dari 10 pemerintah kabupaten.serta 4 pemerintah kota.yaitu Berau. Kutai Timur. provinsi yang luasnya lebih dari 245 ribu km persegi tersebut berpenduduk 3.550. dan batubara. Peran masyarakat Bugis dalam sejarah Kota Samarinda dapat diambil dari website Pemerintah Kota Samarinda di sini. Balikpapan dan Samarinda.

/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSEBUUExQWFRUUFBcUGBQ YFBcWFxQYFRkVGBYVFxYXHSYeFxkjHBUVHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwlHCUsL CwpLCwsLCwsKSopLCksKSkpKSwsLCwpLCwpLCksLCwsLCksKSwsKSwsLCwpLyksLP/AABEIALcBEwMBIgAC EQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAFAAIDBAYBBwj/xABHEAACAQIDBAYHBAgFBAEFAAABAh EAAwQSIQUxQVEGEyJhcYEHMpGhscHwQlKC0RQjQ1NikqLhFTNyssJj0uLxJBclNHN0/8QAGQEAAwEBAQA AAAAAAAAAAAAAAAECAwQF/8QAKxEAAgICAgEDAwMFAQAAAAAAAAECEQMSITFBBCJREzJhcYGxI0KRw eEU/9oADAMBAAIRAxEAPwD1JLlMxSBhUAuVIrV0JUZ3ZXfZ87oqlhmz54B7FxrR8UifLUUYU1kNq9KE2fiM QtxGYXjbvWlWNSV6u7JO7W2ppvI41fROiYR2hiOr6szAN+2jH+Fzk+LCr6is/jdp28bhXRIW41tmW3nBbNb7 Y00aezyo1szG9fZt3h+0QMRybcw8mDUQzRnOk/ASxuMbZaFPBpqim4rELbRnc5VUFiTwAroMidakBrO7N6 bYe6WjMqooYuywBO4c8x1Mcga0dRGcZdMpxa7JFNSrUKVIGptCJlp4FRLUgqGUh4FOApop6is2WjoWu04 GumpsdDK7SNICgBAV2KVImkA01wU6KVMkUV0CuCnCkNHRXaVKkM7SrlKkM6TTTSmms1NITYjUTtXGuV ExrRRM3I4WpU2lWlGVghVqVFpgp6LSNyZTXlm22GM2uVYwlo5J4BbYJb+rNXpuKxAt23c7kVnP4QT8q8y6 G4A3WLMJN5zJ/hXtXNe8so8zXH6qVRpG2JXIE9Jcc+HvWWtMUvKFv5xvTNPVprpATKSDp2q0vow6T52uW LhVTcZrtsDRQxPaRQdykQQJ+yedFemfo4F8G7YAF4DtITC3IHAn1W4cjHDfXk5vvh70ENauW23EZWUjurkcZ 46fk6E4y48HvG1sYuGttcuSFUToJnkBw1rG7T2jiMfb6vqXt2WIbMAXYhZOp3AeqSImAeVTbM6fWcThjbvkZ XTLdWJNppAFxI9a1mKmBqpOmlc2Ns+9hrqXkP6TbuXGTPbuZhetMrxbNo9nOpCtAggK3dWk/VzkqIjginYl6 IGxazp2urc3CGUspfQIGCa5VIO6ePOtX0b2s2JsC49trZLH1vtzrnB5Ek8NIjWKu4LEW7RGpFm6pzI4P6psubQ .base64.Green Fajr Bermanfaat Piko Menarik data:image/jpeg.

MJVCM4KnQQDpJqQG3aGWQgkkA6QCSYM8ddafpZJS2kwzJuNJE6rTwtNkAZpERMzpG+Z5d9Os3AygjUEA g9x3b69SzhoetPU1xRT1WpbGhwpwrkV0CoZY4U4Gm10CpGODU4UzdTZpUFk4pVEDSmpoew9iairtKqRL5 Oiu0hTqQHK6BXYrtIqjkUop1cJpDoaahc1I71XZq0ijOTGtTDT4rmStTIZSp+SlTsKAy1Koqls/F50Daa+Pz41aa4 AJOgGs8qRqZ70g7SyYXqV/zMQwtgccuhc/Afion0a6Pfo6IDvW2J3es+rfBf5RQHZtn9KxrYq4JS1CWUO7dOb w3knwHKtjaxAIkGe/n7K4tfq5b8L+Te9Ifl/wX1avJ+mWxLd3HYpMRIuXkFzDXJgAqkKjEyAhIy9xXhOvp63qyX Tnom2KuWrtn117NwBwhZBJGXMIzSTrI4eWmaEnH29k45K+TyPBdFsXadTkOQtBZWDb5BiDrvOorbdBdrN g7vV4i3+qdlzg/s3U9m4s8QZGnDwoNt/ZuLwC2ma86G4C09YWyAEg22iVLAFTIMamm7LwuIxjqxZrsaZiQN ByB0A8q83JsnyuTrjTXB6RtfaOR79xMxHUZ0IaRntyvq+sD20IIMHWaz2PxmLx7B1wrm3lItsJSOT5tJ3TG7U6 1PtvY+Ks2OxlNxmS0qoWZgVbTXLr6lydNO+tb0X2Q9myM7XNfsXMs24GqyNCJmCDERHOowqLdT6KnaVx A+z9hYy9lGLfq7FvKeqDglsnByoiNJkk/OtUu1LPV5xcTJMZswieU+FYLph0w65Ws2CTb1DOv7WPsryTmePhv xowj5GIudlmBgmJK6fahdJI0M+E13S9RHG6hz+TlWJzVy4PVn9IOFF9bQaZbKX0yr3zO72UzbPpLwtjRSbrclIj zbX4V5U+EywwUJEw3WNLk/wAQJBA/hPHjVErJOqiDv7TT56njyqP/AEzZX0Yo9juelDBhFaWJKglVWcpIkqT zB0o30c6RJjLRuW1dVDZZZYkjfB4xXmXQHoKcS637uQ2FYgrrNwr9mIELJEz4RXsFmyqKFUBVUQFAAAHIAa CujE5y5kZzUVwh9OUVwU4VqZnGpRXJrmagQ6K7lpoNOmgDsVyKVICkM7FdFKlSAdSrkUqChTTHanVwimh Mrk10VL1dcNurszpnABXYFdCV3qqmyqYzLSqTq6VFhR53snpXh7qoLTaEHQ6ER3eRPlUfSfas4O8EkMAoPg SM3uny8a8S2XiMjllfKADwjTUgaa+Vem9DMEXDMTKvbyyZMgz2e1vEAe0xTjJzVIXXLDOyMAMTspbatlNxCj EGYZX7QPEAgLI5Gptg469YvW8FeyMvUs1tlmeyWMEkCdAw3fdoZs61f2ddYC22IwtwycmrodwOUayBodIIj dpGgwHV3bxxAW6W6vq16y11QtqSS0BiS7GYkaVyqD4VPZP9uzpcly7WrDYM1X2li+psvc0ORS0E5ZIGgnhJ gedSKaxfpF252BhxxhmPwXSvQyS0jZyRWzoxmL2i2LxGZlHbdnhyctotpoTvAAGm6QNK9E6LbNGRcinq4a2 ADlBFgs/WEsJTrLihdd67xXl+BtnOIk6gSBMTJ09h4V6r0SxqrZXrC2/cNQc0FVQbizaAb413cPCyPm2elDqjV4X ADr1uAaBHDZpzy7Zl4a+vcHdJ50B6a7ZZw2EsHtERecfZU/s15kjeeAMbzpo8dsp7ttYuPauK4udhoEiTkbg6w YIPIVUsbFS2hgetLF2IzMWmWLD7UnfuE1UlLpISryzFYLoyAmUjPkMwrZbhIzK2UN2WAJWRPdEgBpcbgQ6n rDbZTA67q2D22VvUuliu+IhnB3wARlrVPhMoGUnXUocx3GHuKV7Vu4M0kahp01Ykty5AHZwARpdgtauafa g9gmNdQpje8QBY6K2MBtro+zEZVR1jtNb1dY5r1YuDxYEcC1N6LdF/0m6ALltraEM6suY5ZjKB2lBMbww8K 1l/ZNtGJJ/RmZpDZS+GZzugfsm3QOwddM4rS7MwptoAxDOdXcLlzndmPEmOJ1rbDi2lz0ZZJqK/JbwthbahE UKqiAqgAAcgBuqcVWt3SFlvE93/AKqWxfDrKnQ9xHuOtegzkRMKcRVO9tW0hIa4oI3idR5Cql7pZhl+3Pgp+c VNFBXLXCKzl7p/h15nzUfOqV30lWvsrP4p+C0CNgBSmsHd9JLH1bY/lY/Eiql3p9iDuWPwqPjNFoVM9JDCnZq 8qu9LsW3Fh+KP9oqrd2vim3t7WY/OlaHTPXGugbyB4mKgfatpd922Pxr+deQMb53sP5fzppwt077jeUCjgD1 m50nwy/tV8gx+Aqrd6b4ZftMfBY+MV5admMd7sfxGq17B21OuvtMcZNL9hnpl/wBI+HG5WPiyD5mqF70p Wx6qDzuT8FrEWdnoRIg8fbU4wC8qfPwI0V70qt9lE/lc/MVSvekzEHdp4W1/5TQv9EHKl+jjlTphaJ73TzFt9px 4EL/tFUL/AEjxT73c+Nxj86nNkU026dMLQP8A06/z+P50qvZK5RT+RWjFbOwNhiA0qSYYGSCIECY01nWvX9i 7Pt2bSi36uUa8xvnTxPtrKbc6AATcsEhswMcgScwB8wNx0FGui+LYWitzNKg6RMZTlIUQDrE+dXii4OmZyey4 Ld7pfh0cKX4wTlMLykx3UVwO07d4TbdW8Dr7KxuMxGAuXeqYNnMAjKpywIEmY5bp3Vm9ogYa/wBbg7tt kWFEXO1O9syGNJBE7oNU8lflCUbPYGvgKTIgAnfyrxzFXDccsTJJnXj76W3em5vrZUCIEugBAzEnUHlrMDuml hYymdOG+uD1uW0qOr00OXZGjQZ5VrOie0Aby8MinIvedC4H3tR5Csr1QJ09tTbPx/VsG4h5BjUgiCN3hXm Odo7VGme3YHpDnVxubsssiQZGUEbpUsj68u+qW08VesM920ov2GBuMmaHst9t0n1kIklOc86yB2v1SLeQ qjNINsAZCGM7vstmltDGpEVodndI1ZFAYHQjxI014fnpSXqJWN4kG7NxXtq6sGV9UcMFzclUt/luskBGMEac4 jwghg+YL1hIVoK27rbiLyTCXZkSImOPqVidoW/0YPcwznLmzPYYB7ZAMzlOhAme6NO4tgOlwxVssECuezdVl Y4a8NBJbelwDdx0AM6R0xzxatkPG0aHZqqt/KrXLOWc2GK/qyd4NpvubzC6dymRRHre2wjQQQeDAj4yD7q wNvbIXa1lQxZbdkrJdnMstxtWYkncONanYeIdusFwyUfKD95N6E98GCeYNa+my7ZEkZZoVBsK3vVPfp7dPn VhKp3Dqo5sPcC3xAq1bNenJHFFgbpL0Vs4hWc5kdVLZ1JE5RMMu5t0c++vPP8ABk5V6ttK8BZuaierfSdfVPC vN89Qo2W3RWXZaD7I+p/OplwSjhT2uQOA8d1RjFGD2l8QN3jqaNUhWyUYccqcLI5UC/xe4RrdQeAny0Bpj .

bRc/tj5K3/aNKVodM0PV0slC9m3yyNLO+o36eQ1oQLoI33G9gn+r60p2FGoaBxFMF1ZgMJ5SKzItg/YuHz39 /q6e6rey7cXJ6tl0Paae7uH0KLFQUuY22NCwnlNBcS6Ez1iiTyMeG7dupbQQm436tDouuYidN3rACPKq5za9 m0NCJLAz3asfqKTY0EMPtO2gyyTG4ASR3cJq0cevV9YAcsTw3ATO+gZc/etCO5Dl7tx+W6iFt/1Hra5T2gDG4 xAA3eXCmmKjh6QLwQ+EgUw7aY7rZPLj8tPOhwvn98x8A0nw0GlRtdB33HPfl0O/QS2/wDKlsx0En2pd4W/ c3u51Pir7BJBGaJ4Rw018/ZQFjb11c6cgI036nz1ordINjdoU3TrGXfMb/KmmJoptj786FP5kHzpVWW2CP8AK /qX/tpUrHQb256R9EGHKiZzsRmjgo7tY1rL3OnOKNzMr5WAgwBBG8aHwqO50dDYe9dDLmtAsyKSwgRpM aHdxPhWeuWWILBSFGhbhPKd01M5SshRQQxHSN2cOQM4PrAZTx5cdd9cs41iSbkOzn7TGdeUHjJqjawZC9 Yw7IYDjyJ4dwrlywZzEQrEx3RrHvHtrLyVQUwOGdbjZf1cEzmiRkgwG5k8uVFreKi3OcmJlssHNqJ46cJFCLGJd cOVEZXIAJXtRxKkjQaEGN+lWcNHUd06Vz52nE6MP3FnD7SkwNZB+FE9k2Q123M6sPKDWXFuAWBC66fXk a13R8y9o8crHzyn865MkNVZ0xns6CXSVYW0i74znlqNPnVXC7TZVgzO8d+p1PfJPv51Wx20C+IcAE5Dk0BM ZdPzqS3hnb7B8W7I99ZxxSaVI0c0n2EP8XkEEyCIIMagREzpwqDE9I+rt5VOUDgD7d31rVN9n3CSCQsaDtLD d8k6D391BcTs8kkM25ogGRv3zx8qp4dfuBZE/tL/AEe2i7Yk3JgyDMAxPZEA6GAeNaPpH0sxNtkCXmQsgZyk LnaW7cRpIjSsxbQWLptacCImCIGsnxFaHGKG6ho3vbHf2CxPxro9OqzL9DHNzjf6gh+k+KbVsReOn719PfVO7 jbretcc+Lsfiau3D2F/0Yk+0uPyocyFW7j7jy+denKVNI4FHyNwV4ljzWdRvovhukVxNG7YHPf5N+dBLBhm+uV T9Q7zkUt7PnWiZJrsFttLqkg5SN+YaCfPWpv0sEHtqfAaDQ799Z7Yuz7q5syxJHFfzoymFPED2inVgUktNH7Ma fcJ8vVOlSCw/wB5fK3Hl6m786Iqnh7RTswG9lH4qnX8j2IMI+RSHYkkzwEeG6qq4R41uXD7v+dXziE/eJ/MKjb G2h+1t/zCjVfIWykdnE7y58TE+8x5VJhMKLbZoJO7Uzy4Be6pTtKz++T2j86YdqWf3o9lGq+R2yK9gQ7FisEgD 1o3Dh2ZFMOzF+6u4jWdx36aVI22LH7z+k/lUD9IMODHWGeWVp+FFR+RcjzgByXT/X/3d1PEhcoAjUbtNZne TzqA7cs/eb+U/lTDtuz/AB+yj2/Ickowg7v5E/KuHDgcv5UHwFV227a+7cPl/eo229b/AHdz2D86Lj8jplvq+8+2 PhTWB+97zPtmqZ24v7p/d+dMfbY/dH20XEKZcyDmf5j+dKh523/0T7aVLaAUwda29cs4S5ZKqUvWmQGIYE kSSePHfUe1LqOllbZ/V21TMs69Yx1lZ1GsT3mqd1CykZlOogZk05wJmnnDQhmAcynv0zT9eFcqnJL3F6l/bOz BbVspkFZk6SQyDd+J9e+qWCuv+j3LYUnMimOqLag7wZGUxxg0SF7OhNw7hv0MDK85pG+Sp8xUtrbRCZVK yPtQCTHDfHAcOFPax68AfEucltSpgAEmNNSTB8CfeatYKweryDWW0gzTcTszFsoCrcZYXsorlZCASQBExx8aP dHOhuIcdu06qsszFSqiBMEtx3ad9c+drU1xJ7gvC7IAJ68XUCzJyDIqncwJI18zv3HdRvoxYlhlJIRHMxJKjd2RM mOFS4a/dYGMNfJUHIepa6imJIZX1Xs8jpviiHR3Zt+3bxGJuIyiyhLEqUMyWMLGsAajvrnySc4dG0IqMuwViuj 4wrXDdd9GQXJtiA95TcVDJ9aJkcKhc4ZAM2fxKqJ9pp3TbpccTlCvFsLnkAS9w9liwO8j1fAGq217jWmQoASG fQgHQBV0nQHT313YpNxtqjmnSdJkiY7CkwMxJ3AdXr76ZjjbMBA6trE5dR3AHfuofhbn6QgZlAYXra6KFOrLO 4fU0Zs4PPeQ8AHY+Adj8Qg86Mr/AKbbHj+5UD+kS5sZbI0y2UU/6jw8hFHhaIs4ZiRrduRB+6jzPL1azT3y98s Qc2eSOIg8fD5VsNr4drdjArBgYd3JjTNcRmieetZxx6Sxrz/wuU9ozfgARKqP+hcP813/AMqG4kwQebafP41cut os7hYX2khvlQy8xCqOGZPbAJrXLL3pGcF7WOt72qnjbrA9liPAkVYRtGqjir2/dpXS+jBBmwk6ZjP+o1cGDEan2 n8zVLYZ6wZiANwjvEme7fuoptAEWmgxuG7nE1GpdgXaGJtodADGkmY8iDrUuzMZZuaGFaNZgDfuBJ1NZrE vLnxj2U202vvqSjfDZyzuG6hW0sfbt6JlY6a6FfDQzNG7V9mwouzDNbn215/fuE3SOA09nGm1Qk7DWC24sx cURoAQBpzJnhR5LSOpZCGGuo3aeVYW63ZJH1rWl6C32dbiEyq5WH4pB8uyKSVsbYQx123aHaiYkLuLeBis5i dsMWlYA4AgEjumNat9LHPXQToo07qz2JPZ05/KhqgNLgNtIdH7MD1tTJ8ANKL3MPu8fzrzxQxO8+2vQ9iMX w9tmMsRv8CR8qaViboG7S2mlslRq4IlTI3iZn2UBubSuEzmI36SdO6odquS7knXPv8AOKoshHOkM0mE20N1 wQAN4kknv1otdtaAxvj5d9YnD7z4Vs9jmbCknmPYTTSsTHdR3fClWd2vfui+4UiJ00XdA50qPaM3PSe4zvcD WkW2GAzCzbEFYBi8qAkZgePGs6+Ftt9qdZ9biKJbZ6am/hWwyqES6LcySCptnMCYABLHfoOHKsrhdg53RQ0 ZzlnJpOvGddxrHaPTA0BQZcs6eQ04D3Cof8NTv9tMPo+ucLiH8LD4VGegV8bmtn8TD/jWi4AJ27bD1bt0Ruh 2EaR8NKlfrHXK166y78puMw9hMUBbobihuQHwuD5mpLfRPGjcjDwur/3Uh2b7objLq3urDkhyWlixZcqnVT OhOg8K3OKa4VKlsyOMrKeIYEEfXOvnr/FcVh72VbrpdRssZgSCdI4g760trpJtofvGjnatn5VLhbKUjev6PMIYIts uXcFuPEAk6hiZ1J9tc2j6Prd7XPcTfEZT6xk7xzrD3PSJtWzHW21E6DPZImO8EVNY9MONjXD2m7wt0fBjSdoK T8GjsejTqlAS/oHD9q1JlYjUOOVFsD0QNm27W7qtfYIqZgVRApltQS0mSfEDWsX/APWq8NGwieTuPipqzb9N .

Y+1hG8rv5pUzjKUdWuCotRdoKWfRaZzPiRJmctud86zm+VE+l+BxDlbVhGewlkARALMqZBIJmfW7taBWvTZ YjtYa6PBkPxirdr004MnW1fH4bZ/51VO1JroVqqRk8fg7tlc1/D3EAGQZwQDAhVBGhJ3+RNBb16SB/FNel3vS zsu6At1bjCZyvYVgDziTrqajs9KthXSB1ST/APysPeq0tHdhaqjzZX0PjVK5E+J19oov0txlj9KufoqgWTlygBlE5Fza Nr62as5ibkiupswoObC2ilpIcwWJPHhHKtBj3mySNxI4zO6vPUrT2NtobAViqsIEAHhGpMRwq1VCd2Za/fOdv 9R+JqbDtMGor1vtHcdSfbXcNIOu6sDQ9Fwp/wDgr/8AqHwrCP8A5reJ+IrY29qWRhQnW28wthYzjeBrWNLf rW5SdeBk1rNdERO4gdk+A+NH/R+3aveCfF6z2JbQxyHxo50EuhDdLlVBygZmCyRmJiT3ipgvcN9D+lP+efAVn 8Xu8x8KPdJbga9IIII3gg/CgOL9XzHwomuQTI0fUdwit70eP/xk/F/uNefhhNbzo/cjDJOm88t7GN9GJchLox+0v Xf/AF/Oq195yxx91WdsiLlz/VPvoYl7d3GfbUyXJSLSaP5VrdgN+oHifjWQS7L+RrWdHv8AJ/EflVY1yTIE7Vulbz gBYkHUTvAPzpVb2nh5usY5fAUqr6EfgNgZcuKzHICd5MwBE8t2o76KdE72bFIpDCNYgASitv5esfM0EiJJ9Zp0 ErE8IjdWi6CXScQV4BC3nIE++uOK5GnRt8YSLZgwdBPiRQ98WytBNzxiR47u+ru1Z6sZd5Ye4En4UGRhwy5h qYZhB1J36cK1l2WgpYxLnUMTrEEDu7u+jy29azWzWbrFEGC665gQIIrVW11oiDPGcWM+1jxnGAeP60Cvff8 ACeOQ9/ZNeH9CrfW7bw88cXnP4WZ/lXvD7Sv3bhNrNlG4AaAcJ4EnfEUpTUAjG0U8V0fV9HQxuiCAdQdRz 7Px51hukPRJ8JcZktk2bhECNUbisb4+VbzH4i841XtyABkkkCN6nfx9u6tMlg3rAF5crEAsARoVIIPEDcNNYmKl 6zXKLja8nzrtPYDPckAgQPsMeVaDY/RG4LSdkdoZtc4392QgbufKthtPLce6cqqCx6uIE5d8c9cw8FnxK4HDtlt CD6lvgTvCn503hUoqE1xVr/RjPPovqQ7ujyEdHrgbIbZ7LQTrHZbXh3GtTsPoCcSxuXUKWUkAkgF3MAb9wE+ 0ij+GhXL6ZuszkEA9jOZ0PCMx8hW32ns5jaRbRhQ0sok5gTMTI0kk9/lBc05tSkvHBrHWNxj88mXx3Q22ti4Ra QBbTMNE0yqT8q8PRRpoPZXvfSHCNYw91i5ZjhsRMzoBaeBM949leAHEDxirxu7symirjrutUSCfo1aNssZOnt /tTXtgDePj86bBIiW39RXcv1pXOsH0P7GnBxz+v5aBjY+pFcj61/KpRrx9/wDcVxl+vpqBEeX61pFafl+vqa7k7v d/40AQx9aUsv1pUpX6+hXCe/3/AN6AIwv1p+VKPr6FOzfU/wDlXDQA2PrX8q5l7vjTgvd7v7Usvd7v/GgBp+v qabH19GnEfX0KU+Ht/vSALbF2AbozkEpJEKyqxjfBIPwqTb+yGw2VkuObbkgS0MrCCVbKYO+QRv5DdXdhdJ v0cQyZ4OZe2BH3gQZzA6eHnVTa+2DfjTKo1iZ18R3VK2sriiW1tRIGYXJ7rhj30qEZaVL6f5f+RGy2nhizl1UZpIe T2uG4HRY38KudBznvXmmYRBMASSd5gb+zqeJE0GxgLXLzlSQWKyGj1VSR36zvHKtH0HwJtrdJntMsSIMKDv 8AbVwez6ISoO7TJhQBJ1MTG4f3oIzMWacy90q3lFF9pvBH+k+Uka+6geYZipgncCVK6zzG+aU+zSPQd2SQSs KQQwBkATAJnTwrQs0KTyBPsoHsgHOsiCASe8xGndrRfaTZbF1uVpz7FJpx6CR5h6J7PWbYw/jdb2Wrle7dG7 xV2tkatrrzWQ1eLehO3/8AdVY7ksXmJ5DLl/5V7NsW51uJNwDSWO7dPA+R+FY5PuiaQ+1miOCQtmKgnTW OIiD46VzH3ctp25Ix9xqfNXn/AE86RG5bW3ZYrGJNpvWV2KQCyxp1YJgs2kxppWj6JofsTBocI19izsiugGUTb0 gERuGsk+06RVmxdBtBtYyzBZjuHImruzMDrlUabjwEDg0akTUFrZjm/wDo59UHMX52yZEd/CvNk5eojGUeO VfPa8nZGCxNr9SntLDIMLaYqVuExoRItkyzMSNARIg9x4TW5w7hkUgyCoIPMEb9ay3SDZrC1cAgZkftyRMrqS BMRPDyqPof0jm3kYQVyr1ev6tVVRmBIkhjLQTParrx5HbUlVHPOMf7fIR6RQeuDgFThmUA6qZ9YEcZGleM+ kfAYdb6rYt4e2AGkW7vbJ7P+bbYEWzvIA3hpNer9NdpfqLjJ9hVExwe4infwhvfWB2vcXFZcyq2WR1kRAJloyx mO/UzFdGPm/1MZnl2JsZTu4cwfHcIqFV04a+2iu0raq1sKI/UoWO+WYST7IpmD2VduDNbtu8b8qMwHjlBiq YgeCNZFMSzJ01q3cwvaIIIMwQREHjpvHHSoCnKkBIlqNdCfhUT2iTE6AbqJYnAFIcHMraZt0Oo7aMOBB1HM EHnA+5YIM76QyIKf/cGnKRxAB8BHhuqzHAVVvJRYUO07vav5ijF3odixbNzqWKKpdsroxVVElmVbhYADiRUe zmkKCNVIUiNxHOvQsas4fEjK7TYfRGytAymZkdkRLDioI41olaJ8nk+Tx/q/vTSh+gfmtWmwq/duf0mmnDLzc eKfkKQFQjw93zFKfD+n86s9UP3ntBHzpfoxO51P4j/AHpAVpP1/ZqWvf8A1fnRro7gAcSnWKjrDSDBB7JjSAd/ fwov0w2fZ6lDbw9tGFwAsitqMraMC8bwNQOBp0FmNJP1P5VGG+tPmKnNk8j/ACt8jUYHf72HyikAyR3f0/l Sp894/m/tXKAPWMRsbCRFsXQMxeGZWGY+CzAPfwqfCdgRM9/Hz76CXNvcAMp4ZgR7qGnaeJBJDW3nhB Hs/wDdbVFdGds0O1buZogEFQCCSJ38qH2ECNJVwDybNG/T3e+qA2+37WwT3rDfXtqzZ29hzvYoeTAj8xWc o2WpGq2HclxqTlVtSIJ1WiPSNowWIP8A0Ln+w0G2Rj7eaVuK2kRmE89wq70rxg/w/Ed9sj+YgfOiqQ27Mh6I NMRiG5YYjya7bkeYBr2TY+MFsEzx107geG/n5+deW+g7A9a+MH/RtjzLkj/bXoV+01toYgETrIA38STA07+Ps5 Mmykmkbwpxom29tS4yN1J7UEqDuY9/CPHTSgWyuj5Nw375i45JKAgplIVQp3yRE+yZijOB2zhbbat1tyTFu2 rPl8uLd/Cp8XduXWzW8Iy8zcuLaB8U1b3VLjNq2+R2jQ7G/wArxYx4aD5VIMMBea6T9gLqd2pnyiPfQULimE .

Pft2RwW0mYj8Tx8K6nR+2+tzrr553HYD2DKvuNaJRpLuhW+Sbbm17Ij9akwRAYE+QGpoejKwJt2bzu29ygtI e6bsSNO+jmG2ULfqLbtj+FRPuirP6GOJJ84+FGibuhX4AdjBXyhVupthiC3ZN8mCDlhgqxp31dubDw778Pb8c gX4QaKLbAEAR4VwitIpol0wBh+g+BRsy4W1OnrLnjKABAckDQDdR22+UQoCgbgBAHgBuqPFYhbaM7nKqj MTyA41xMZb+97RHxqyTAdIPRAuJxF2+uIZWuu1wqbQYAtwBDAxWW6QeiK5hbdzEm/bdLI6wplZWMRoN 43nnur29byncR5Gs76QbBfZuJUAHMijXd66T7ppBR864LaeSQwzo8Z0MjN/EDHZcSSG4TxBINz/D8/wD+O3 WD7hhbo7jbJ7XipPluqe30Fd2OTLBOnbXNrr6ubNxq6noqxJOjosfeze6AZpWh0zPHY+IzwLV1QOJRlHiSQAP bTLmGS3Jdg7cERgQOWdxoeGizx1Fay16K7oJzXQ2kgqJAPIi5l9x0pw6CvadXFpLhBkl+sAnuQKV9p9lK0FM5 0fwGCTDqWZg7EsWZXAmTChtF0gDxmiJ2rlPrRIjRhqDoRodxqx0OuhbZRsqZb162VP2GzllP8WjRPCAaPYvZ 8rMhtdJE67/DmaI5HHwNw2Mqb9tt6IfwKflVyz0ZNxM4w4y/eKhR8ifKp9u7VTCRaaVmDdEJlbikZdRu3VJY 6a2FEdeCG0hWUaRu5+6t4TUjGUWmdudEsCEGcPmP3X+WseZrPba6Cqy//H7Jne7QIPDQEk7joeB0p/R/bg uYjEAv2SUuIpbQSCrZQT/CN1Edqbds2CBcaDExBJI5wBoNOdXUWhW0yl0f9Hp6xWV0DKhM5gQSAQwgD MOMaGodubJLjq3LW2Vge7cRrB13iDu30Z2H0rw7XIVmEMJPqiOBAIM1sNp4XD42164DDRXykEHed8ZxzH nU0l0Ps8WxXR5kEi9PcAxPsK/OqGD2VdYHKRozCDlGoJnUkVtNqbLuWbhRwJEEEGQwO5geX5UDwVyGuLI nrW05yFPzrNyhfYcg7/AMT9xfd8mrlHS/hSp3D5QWzQXbeYQ2vjr8aG3dhoeEeGnwpUq2ZBXbo4fsuR4wR TX2FejVVuDxHwalSpaoLKtjZFhnyuOqI3lZJH8ulaTZnQO1dEfpV1rJ32yp7XIbxx7qVKuScmujohFNGj6Pej2zh C5TEXwLhEhSqaLMAkDX1jyo9hujuGzaWesbncYv59ske6lSrJTbdGlJINYfBOBAC2x90fkIFWFwA+0xb+n4Uq Vaaom2WrWGVRoAKkFKlViOMa6opUqYjjClkpUqAMp6RcebeEZQPXKgyeBdR57/AHVJYuS09w+JpUqtLgi+ R2G9XUc/jT1fXQkacCRz5UqVIoabYeA6q8mO2iNx/iFeQ7R6X3cLtLFAENYF64iWzJRMrHQKPA91KlUyGgph PSRahi1jRQZNtyh05Bsw+FC7nTxL+KwrqLlpEuXA8tJYMgAnLE8K5SpUOzTbKtxdxqt6pv8AWCQNVu20gnfv Ktpv5021tC3aJAVmQfaU5XHdvGYb9ZB8aVKs5cMqPJSxTYXEtlCG47cDbQsDoP8AMua8eZoRivR5lkkBCeCu TA5EsDJ8NNKVKmuwpGdu7BtdatsXgDkZgzI0SD6nYBO6DMc9Kgx/R7EWl6xgDb3Bw4IPgDDceQpUquva2Z SKplRI0BjTeT3zGg18aK2Ns3gBLuABI7ZiNddPCuUq52SK9th7rZjmYEySxGkfdWNB3VVs4wA6mcxJzEDXluE+ 2lSoSTsa6E20BPrNppu5edKlSrTVDs//2Q== .

Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang telah ditemukan. para ahli berpendapat bahwa pada masa pemerintahan Kudungga pengaruh Agama Hindu belum terlalu kuat. Nama Kutai sendiri diambil dari nama kota dimana ditemukannya prasasti yang menunjukkan keberadaan kerajaan tersebut. Hal ini disebabkan karena tidak ada satupun prasasti yang menyebutkan nama dari kerajaan yang berpusat di Kalimantan Timur Tersebut. Hal ini dikarenakan para raja kerajaan Hindu pada zaman dulu selalu menggunakan nama-nama India. Kerajaan yang berdiri pada sekitar abad ke-4 ini memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Kerajaan Kutai diperkirakan terletak di Kalimantan Timur. tepatnya di hulu Sungai Mahakam. Adalah raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Kutai. Kutai. Para ahli juga memperkirakan bahwa Kudungga pada awalnya adalah seorang kepala suku. Yupa adalah tiang batu yang digunakan sebagai tiang untuk mengikat hewan korban yang dipersembahkan rakyat Kutai kepada dewa-dewa dalam kepercayaan mereka. telah berdiri sebuah kerajaan yang telah terpengaruh Agama Hindu di daerah tersebut. yaitu di kota Kutai. Sumber Sejarah Kerajaan Kutai Salah satu sumber sejarah utama yang menunjukkan eksistensi Kerajaan Kutai adalah tujuh buah yupa yang ditemukan di daerah Muara Kaman. yaitu mencakup hampir seluruh Kalimantan Timur bahkan hingga seluruh Pulau Kalimantan. Namun setelah masuknya pengaruh Hindu dari India. Kalimantan Timur. Kudungga lalu mendeklarasikan dirinya sebagai raja dan memutuskan bahwa . Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta ini juga memuat informasi mengenai raja-raja yang pernah memerintah Kutai. Jika dilihat dari namanya yang masih menggunakan nama Indonesia. maka berubahlah sistem pemerintahan dari kepala suku menjadi kerajaan. Pemerintahan Kerajaan Kutai Berikut adalah beberapa orang raja paling berpengaruh yang pernah memerintah Kerajaan Kutai.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Kutai Sejarah Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai dianggap sebagai kerajaan bercorak Hindu pertama di Indonesia (baca selengkapnya: Sejarah Masuknya Hindu di Indonesia). Tulisan pada ketujuh yupa ini mennunjukkan bahwa pada abad ke-4.  Raja Kudungga.

000 ekor sapi kepada para brahmana. Runtuhnya Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai runtuh pada masa pemerintahan Maharaja Dharma Setia.html. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. yaitu upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas wilayah kerajaan. Pada prasasti Yupa. Aswawarman adalah putra dari Kudungga. Kuda-kuda yang dilepaskan ini akan diikuti oleh prajurit kerajaan yang akan menentukan wilayah kerajaan sesuai dengan sejauh mana jejak telapak kaki kuda dapat ditemukan. Terima kasih! 0 0 278 Artikel menarik lainnya: Sejarah Kerajaan Tarumanegara .blogspot. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. Merupakan putra Aswawarman sekaligus raja terbesar Kerajaan Kutai yang membawa Kutai mencapai puncak kejayaannya.  Raja Mulawarman. Aswawarman disebut sebagai seorang raja yang cakap dan kuat. Aswawarman pulalah yang memiliki jasa paling besar atas perluasan wiayah Kerajaan Kutai.pergantian kekuasaan harus dilakukan secara turun temurun sebagaimana sistem kerajaan pada umumnya. Dharma Setia sendiri terbunuh dalam peperangan melawan Aji Pangeran Anum Panji Mendapa dari Kesultanan Islam Kutai Kartanegara. Terbunuhnya Maharaja Dharma Setia ini menandakan berakhirnya Kerajaan Kutai sekaligus menjadikan Dharma Setia sebagai raja terakhir Kerajaan Kutai. Dibawah pemerintahannya. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Kutai dengan kategori Sejarah.com/2012/09/sejarah-kerajaan-kutai.  Raja Aswawarman. Mulawarman disebut sebagai seorang raja yang sangat dermawan karena telah memberikan sedekah berupa 20. rakyat Kutai dapat hidup aman dan sejahtera. Perluasan wilayah diakukan oleh Aswawarman dengan cara melakukan upacara Asmawedha.

lihat Universitas Tarumanagara .. 26 September 2012 Belum ada komentar untuk "Sejarah Kerajaan Kutai" Tarumanagara Dari Wikipedia bahasa Indonesia... Ditulis oleh: Algo Wijaya .. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA.. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha .. cari Tarumanegara dan Tarumanagara beralih ke halaman ini..Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone. Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.Rabu. Untuk universitas di Jakarta.

Sunda Wiwitan Monarki 358 669 Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Tarumanagara ← 358–669 → Wilayah Tarumanagara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Sejarah .Serbuan Sriwijaya pada tahun 650 Sundapura (dekat Tugu dan Bekasi) Sunda.Didirikan . Buddha. Sanskerta Hindu.

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) .

Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s .

1 Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta 3 Lihat pula 4 Catatan Kaki 5 Rujukan 6 Bacaan selanjutnya 7 Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten .4. terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.4 Prasasti Jambu o 2.3 Prasasti Telapak Gajah  2.2 Prasasti Ciaruteun  2.1 Prasasti Pasir Muara  2. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah.Prasasti Tugu di Museum Nasional Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M.1.1.2 Sumber berita dari luar negeri o 2.4 Naskah Wangsakerta  2.1. Daftar isi        1 Etimologi dan Toponimi 2 Sumber Sejarah o 2.1. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan.3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara o 2.1 Prasasti yang ditemukan  2.

ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. Bogor 6. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Bogor 7. Kabupaten Pandeglang. berisi pujian kepada Raja Purnawarman.Etimologi dan Toponimi Kata tarumanagara berasal dari kata taruma dan nagara. Bogor 2. [1] [2] Sumber Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Kecamatan Munjul. Bogor 5. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Prasasti Pasir Awi. 4. Prasasti Muara Cianten. Cianten dan Ciaruteun. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Lima di Bogor. 3. Prasasti Jambu. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati sepanjang 6112 tombak atau 12km oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. tempat itu masih . Selesai penggalian.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. Prasasti yang ditemukan 1. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Desa Tugu. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. Nagara artinya kerajaan atau negara sedangkan taruma berasal dari kata tarum yang merupakan nama sungai yang membelah Jawa Barat yaitu Citarum. Ciampea. Sampai abad ke-19.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Nanggung. Banten. Ciampea. ditemukan di Kampung Batutumbu. sekarang disimpan di museum di Jakarta. Prasasti Kebon Kopi. tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Prasasti Ciaruteun. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). Ciampea. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1. Citeureup. Bogor Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane. Prasasti Tugu. Kabupaten Bekasi. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. Pada muara Citarum ditemukan percandian yang luas yaitu Percandian Batujaya dan Percandian Cibuaya yang diduga merupakan peradaban peninggalan Kerajaan Taruma. Kecamatan Tarumajaya.

aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah (lontar) abad ke16. Prasasti Pasir Muara Di Bogor. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: . Pada zaman ini. Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Ci Aruteun. berbahasa Sanskerta. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat. Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut. prasasti ditemukan di Pasir Muara.dilaporkan dengan nama Pasir Muara. Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. Isinya adalah puisi empat baris. Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Ci Sadane. maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi. Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. Prasasti ini peninggalan Purnawarman. beraksara Palawa. di tepi sawah. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya. tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan).

Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. Tarumanagara sekitar abad ke-7 Masehi. gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara. Mahkotanya yang berbentuk tabung menyerupai gaya seni Khmer Kamboja. Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. sarga 1. Bahkan diberitakan juga. Prasasti Telapak Gajah Dua arca Wishnu dari Cibuaya. Jawa Barat. ada pula gambar sepasang "padatala" (telapak kaki). Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. Selain itu. Menurut mitologi Hindu. sarga 3. Karawang. halaman 161. yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang.Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II. . Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa.

masih ada satu lagi prasasti lainnya yaitu prasasti batu peninggalan Tarumanagara yang terletak di puncak Bukit Koleangkak. Berita Fa Hien. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lo-mo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan. Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya. Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Taruma dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan yang terdapat pada prasasti Ciaruteun. . yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya). Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang. kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini. meskipun saat ini Pugung Raharjo terletak puluhan kilometer dari pantai tetapi tidak jauh dari situs tersebut ditemukan batu-batu karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien[rujukan?] 2. Ye Po Ti selama ini sering dianggap sebutan Fa Hien untuk Jawadwipa. tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Yepo-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. tetapi ada pendapat lain yang mengajukan bahwa Ye-Po-Ti adalah Way Seputih di Lampung. Berita Dinasti Sui. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan).asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam . Kecamatan Leuwiliang. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh. Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka. 1. Prasasti Jambu Di daerah Bogor.padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam .bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam. Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti-bukti peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dan lain-lain yang sekarang terletak di taman purbakala Pugung Raharjo. Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah. Desa Pasir Gintung. tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya.Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir .

juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lomo.3. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. Berita Dinasti Tang. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Bogor dan Cirebon. 1 Nama Situs Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 3 Ciampea Gunung Cibodas Arca gajah (batu) Arca Rusak berat Terbuat dari batu kapur Artefak Keterangan . Jakarta. Dari tiga berita di atas para ahli[siapa?] menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu.

6363 settlement pattern settlement pattern .no.3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Fragmen Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Mus.no.296a Mus.514a Mus.no.Nas. no.Nas.Nas.771 Mus.Nas.

Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Lmah Duwur Lanang Pipisan batu Candi I Candi II Percandian Naskah Wangsakerta .

Sayangnya. Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda. yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M. ayah Suryawarman. Pustaka Jawadwipa. Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya. sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M. Hal ini berarti. sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M). yang kemudian digantikan oleh putranya. Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . .561 M) Raja Tarumanagara ke-7. Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 . maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya. Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut. Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M).162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara. parwa I. Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu. merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah. Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam. Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati. banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara. Pustaka Nusantara. Dharmayawarman (382-395). Ditinjau dari segi ini. pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak).VIII). parwa II sarga 3 (halaman 159 . Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358.Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah.

Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. Dalam tahun 526 M. yaitu Tarusbawa. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII. melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. menantu Suryawarman. misalnya. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Secara otomatis. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan. Garut. tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. Tarusbawa. Linggawarman. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada. Pada tahun 669. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara No 1 2 3 4 5 Raja Jayasingawarman Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Masa pemerintahan 358-382 382-395 395-434 434-455 455-515 . raja Tarumanagara terakhir. mendirikan kerajaan baru di Kendan. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa. Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri. digantikan menantunya.Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. Manikmaya. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja.

id/userfiles/file/858_1255-situsbatujaya11.pdf Rujukan 1.Poerbatharaka (l952). MISI.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. noorduyn and H. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298307 5. Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda. I/2: 17087 . ^ [http://www. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia.6 7 8 9 10 11 12 Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 515-535 535-561 561-628 628-639 639-640 640-666 666-669 Lihat pula     Kerajaan Salakanagara Sejarah Sunda Naskah Wangsakerta Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Catatan Kaki 1.go.Verstappen (1972).81 4.budpar. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.Th. J. The Second Wisnu Image of Cibuaya. Dinas Purbakala R. J.L. Riwayat Indonesia I. 2. Richadiana Kartakusuma (1991).M.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. R.Ng. Soetjipto Wirjosuparto (1963). 2006 2. Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). West Jawa. ^ Komplek Percandian Batujaya Tempat Lahirnya Peradaban di Tatar Sunda. Djakarta: Dinas Purbakala 3.

ISBN 979-419-330-5 Saleh Danasasmita.(editor) Dynamic of Indonesian History. 1978:29-40 9. W. ISBN Yoseph Iskandar. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. Bandung: Geger Sunten. Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: Salakanagara 358 . 1997.J. Jakarta 11-12 Februari 1988. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Nyukcruk sajarah Pakuan Pajajaran jeung Prabu Siliwangi.al. 2003. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). 11.P. Sejarah Jawa Barat: yuganing rajakawasa. Sundapura Bacaan selanjutnya    Ayatrohaedi. Teguh Asmar (1971).P. Amsterdam. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun). R. Batavia l887 10. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15.669 Sunda Galuh [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa .Groeneveldt.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915.7. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. 12. Bandung: Kiblat Buku Utama. 13. IAAI Komda Jawa Barat. 1941. Sundakala: cuplikan sejarah Sunda berdasarkan naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon. Jakarta) 16. 1962: 23-24 14. Jakarta: Pustaka Jaya.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. 2005. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. 8. l971:416-424. N. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.

0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:    Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Kerajaan Tarumanagara Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Barat Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor .

ketentuan tambahan mungkin berlaku. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa Kerajaan Tarumanegara dibangun oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358 M dan beliau memerintah sampai yahun 382 M. (Diskusikan) Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.3 Prasasti Kebonkopi o 1.Peralatan Bahasa lain              English Français 日本語 Basa Jawa Lietuvių Basa Banyumasan Bahasa Melayu Nederlands Русский Basa Sunda Tiếng Việt Halaman ini terakhir diubah pada 06.00. Lihat Ketentuan Pen Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Sumber dari dalam negeri berupa 7 buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomatri (wilayah Bekasi). 13 Januari 2013. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi.5 Prasasti Pasir awi . Daftar isi  1 Prasasti yang ditemukan o 1.1 Prasasti Ciaruteun o 1.4 Prasasti Muara Cianten o 1. cari Ada usul agar artikel atau bagian ini digabungkan dengan Kerajaan Tarumanagara.2 Prasasti Jambu o 1. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara.

    1. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut).7 Prasasti Tugu 2 Sumber dari Luar Negeri 3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara 4 Terkait: 5 Rujukan o o Prasasti yang ditemukan Tarumanegara meninggalkan 7 (tujuh) prasasti: Prasasti Ciaruteun Salinan gambar prasasti Ciaruteun dari buku The Sunda Kingdom of West Java From Tarumanagara to Pakuan Pajajaran with the Royal Center of Bogor Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun. sekitar 30 km sebelah barat Bogor. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu: 1. ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu. 2. dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. prasasti ini juga menggunakan bahasa Sanskerta dan . Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat Prasasti Jambu Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak.6 Prasasti Cidanghiyang 1. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman.

Prasasti Pasir awi Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang. ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang. ditemukan di Bogor. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki. kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman. yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata. Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah. Prasasti Cidanghiyang Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak.huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Mulawarman. yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu. Prasasti Muara Cianten Prasasti Muara Cianten. tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Prasasti Kebonkopi Prasasti Kebonkopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor . Prasasti Tugu Prasasti Tugu di Museum Nasional . juga tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca.

Berita Dinasti Tang. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo. Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Ye po ti sering diterjemahkan jawadwipa. Sumber dari Luar Negeri Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain: 1. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara.Yeh-po-ti dapat diasumsikan sebagai transliterasi dari Seputih (Sholihat. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti2 peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dll yang sekarang terletak di taman purbakala pugung raharjo.Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu. tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. tdk jauh dari situs tersebut ditemukan batu2 karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien meskipun saat ini terletak puluhan kilo meter dari pantai. Berita Dinasti Sui. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme. tetapi kemungkinan terbesar ye po ti adalah way seputih di Lampung . Berita Fa-Hsien. Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain. kecamatan Cilincing Jakarta Utara.. 2. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja. .. 1. . 3. Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari Tolo-mo yang terletak di sebelah selatan. 1980: 5). Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April. 2. sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah: 1.

Nama Situs Artepak 1 Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 Ciampea Arca gajah (batu) 3 Gunung Cibodas Arca 3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Keterangan Rusak berat Terbuat dari batu kapur Fragmen Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Mus.6363 settlement pattern settlement pattern 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni . Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. no.no. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No.771 Mus.Nas. meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten.Nas.514a Mus.Nas.Nas.no. Bogor dan Cirebon. Jakarta.296a Mus.no.Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M.

. Richadiana Kartakusuma (1991).Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Percandian Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Candi I Lmah Duwur Lanang Candi II Pipisan batu Terkait:   Kerajaan Tarumanagara Kerajaan Salakanagara Rujukan 1. Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda.

N. J. I/2: 170-87 7. R. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. Batavia l887 10.81 4.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. The Second Wisnu Image of Cibuaya. 1962: 23-24 14.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. Amsterdam. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. 1978:29-40 9. W. MISI.M. 11. Riwayat Indonesia I. 12. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun). 8.J. 2. West Jawa. Jakarta 11-12 Februari 1988. 1941. J. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia.Verstappen (1972).L. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala.P. IAAI Komda Jawa Barat.Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). Teguh Asmar (1971). Dinas Purbakala R. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. l971:416-424. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). noorduyn and H.al.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). 13.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298-307 5. Soetjipto Wirjosuparto (1963). Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.Groeneveldt. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. Djakarta: Dinas Purbakala 3. R.Poerbatharaka (l952).Th. Jakarta) Kategori:  Kerajaan Tarumanagara Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu   Halaman Utama Perubahan terbaru .(editor) Dynamic of Indonesian History.Ng.P.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. 29 Desember 2012. ketentuan tambahan mungkin berlaku.45. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.   Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan   Halaman ini terakhir diubah pada 09. .

.

.

Beberapa catatan sejarah juga mengatakan bahwa kerajaan ini bercorak Hindu aliran Wisnu. Prasasti Kebon Kopi. dan Banten. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta. Yaitu berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan secara terpisah di Bogor. Pada prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-5 ini. Berita dari Dalam Negeri. Prasasti ini ditemukan di tepi sungai Ciaruteun. Banten. Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara Keberadaan Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari beberapa sumber sejarah. diperoleh informasi bahwa kerajaan ini pernah eksis dari abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. ditemukan cap telapak kaki gajah yang melambangkan Gajah Airawata. baik sumber sejarah yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Bogor. yaitu mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Barat. dan Jakarta sekarang.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Tarumanegara Sejarah Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu tertua di Pulau Jawa. Kerajaan ini terletak di Jawa Barat. . Pada prasasti ini terdapat cap sepasang telapak kaki milik Raja Purnawarman yang melambangkan kekuasaan raja yang dipercaya sebagai penjelmaan Dewa Wisnu. tepatnya dengan pusat di daerah Bogor. hewan tunggangan Dewa Wisnu. Kerajaan Tarumanegara sendiri memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Ditemukan di Kecamatan Cibungbulang. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang ditemukan disekitar lokasi kerajaan. Jakarta. Bogor.   Prasasti Ciaruteun. Ketujuh prasasti tersebut antara lain.

Jakarta Utara. yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kerajaan Tarumanegara. namun kitab ini berisi informasi yang cukup menarik. Diantaranya adalah dari literatur kuno berjudul Fa-Kao-Chi yang ditulis oleh Fa-Hsien dari tahun 414 Masehi. Prasasti ini ditemukan di area perkebunan jambu di Bogor. Masyarakat Hindu yang ditemui oleh Fa-Hsien ini diperkirakan merupakan bagian dari masyarakat kerajaan yang berpusat di daerah Bogor. Hal ini didasarkan pada sebuah sumber dari naskah kuno bernama Wangsakerta. Desa Tugu. Purnawarman bukanlah satu-satunya raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara. yaitu tentang silsilah lengkap raja-raja yang pernah memerintah Tarumanegara dari mulai awal berdirinya hingga raja terakhirnya. jadi isi dari prasasti ini belum dapat dibaca. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengkisahkan tentang keberanian Raja Purnawarman. Kecamatan Munjul. Nama Raja Jayasingawarman Tahun Memerintah 358-382 M . Namun meskipun begitu. Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara berdasarkan Naskah Wangsakerta. Prasasti ini ditemukan di Kampung Lebak. Sama seperti Prasasti Muara Cianten. Disebut juga dengan Prasasti Munjul. Literatur ini menyebutkan tentang kehidupan masyarakat di Jawa Bagian Barat yang telah terpengaruh agama Hindu India. Selain sumber sejarah dari dalam negeri yang berbentuk prasasti. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengisahkan tentang kebijaksanaan Raja Purnawarman dalam memerintah Kerajaan Tarumanegara. NO 1. Pemerintahan Kerajaan Tarumanegara Raja Purnawarman adalah satu-satunya raja yang namanya dicantumkan dalam prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara. prasasti ini juga masih misterius isinya karena beberapa tulisan sudah rusak. Jawa Barat. prasasti ini ditemukan di daerah Muara Cianten. Banten. Penggalian sungai ini dimaksudkan untuk mencegah datangnya bencana banjir dan sebagai sarana irigrasi sawah untuk mengatasi kekeringan. Sesuai dengan namanya. Disebut juga dengan Prasasti Pasir Koleangkak. Prasasti Cidanghiyang. keberadaan Kerajaan Tarumanegara juga dapat diketahui dari sumber-sumber berita luar negeri. Prasasti ini ditemukan dalam keadaan rusak.     Prasasti Jambu. Berita dari Luar Negeri. Satu-satunya yang masih tercetak jelas adalah adanya lukisan sepasang telapak kaki. Prasasti Tugu. Raja ini digambarkan sebagai seorang raja yang sangat bijaksana dan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya berkat penggalian sebuah sungai sebagai sarana irigrasi. Meskipun kevalidan naskah ini masih diperdebatkan oleh para ahli. Prasasti ini ditemukan di Kampung Batutumbu. Prasasti ini mengisahkan tentang penggalian Sungai Candrabaga dan Gomati sepanjang 6112 tombak (12 KM) pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. Prasasti Pasir Awi. Prasasti Muara Cianten. Kecamatan Cilincing.

12.2. Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 382-395 M 395-434 M 434-455 M 455-515 M 515-535 M 535-561 M 561-628 M 628-639 M 639-640 M 640-666 M 666-669 M Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara diperkirakan runtuh pada sekitar abad ke-7 Masehi. 9. Para ahli berpendapat bahwa runtuhnya Kerajaan Tarumanegara kemungkinan besar disebabkan karena adanya tekanan dari Kerajaan Sriwijaya yang terus melakukan ekspansi wilayah.com/2012/10/sejarah-kerajaan-tarumanegara.blogspot. 8. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste.html. 10. berita mengenai kerajaan ini tidak pernah terdengar lagi baik dari sumber dalam negeri maupun luar negeri . Hal ini didasarkan pada fakta bahwa setelah abad ke-7. 11. 3. 7. Terima kasih! 0 0 292 Artikel menarik lainnya: . 6. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. 4. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Tarumanegara dengan kategori Sejarah. 5.

.... Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA. Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio. 02 Oktober 2012 2 komentar untuk "Sejarah Kerajaan Tarumanegara" 1. Sejarah Kerajaan Kutai Ditulis oleh: Algo Wijaya .Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone.Selasa... craxup27 Oktober 2012 18.. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha .00 nice info Balas ..

40 woww ane baru tau tuh sob sejarahya. Akan tetapi. kompleks Candi Dieng. Aditia Novit29 Oktober 2012 19. pada abad ke-10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. Jawa Tengah. Berdasarkan catatan yang terdapat pada prasassti yang ditemukan. Candi Sewu. Atas : Komplek Candi Dieng di Wonosobo. kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah. Candi Borobudur. merupakan peninggalan candi Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno. yakni agama Hindu dan Buddha. Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi Geding Songo. dan kompleks Candi Prambanan yang berlatar belakang Hindu. Pada awal berdirinya. Kerajaan Mataram di Jawa Tengah . Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah Candi Kalasan. Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa. Kerajaan Mataram Kuno bermula sejak pemerintahan Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8.2. thanks ya udh share :D KERAJAAN MATARAM KUNO Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) adalah kerajaan Hindu di Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur). dan Candi Plaosan. Ia memerintah Kerajaan Mataram Kuno hingga 732M. Candi Mendut.

Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran. untuk dikawinkan dengan anak Rakai Patapan. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra. Jawa Timur. Sampai pada masa ini Kerajaan Mataram Kuno masih menjadi saatu kerajaan yang utuh. Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan anak perempuannya. Sri Maharaja Rakai Warak. Airlangga membagi kerajaan menjadi dua. Pada masa Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu berkuasa. Melihat keadaan ini. yaitu Balaputeradewa. Kerajaan . LIHAT JUGA Sriwijaya. Kerajaan Mataram di Jawa Timur Setelah terjadinya bencana alam yang dianggap sebagai peristiwa pralaya. pendiri wangsa Sailendra. Perpindahan kerajaan ke Jawa Timur tidak disertai dengan penaklukan karena sejak masa Dyah Balitung. untuk menghindari perang saudara. Dengan demikian Mpu Sindok dianggap sebagai cikal bakal wangsa baru. Wilis). membangun kembali kerajaan ini di Watugaluh (wilayah antara G.Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga). Raja Sanjaya telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat. yaitu wangsa Isana. Setelah masa pemerintahan Mpu Sindok terdapat masa gelap sampai masa pemerintahan Dharmawangsa Airlangga (1020). Konon. Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya. Ketika Sri Maharaja Rakai Sumba Dyah Wawa berkuasa. SUmatra dan menjadi raja Sriwijaya. Pramodawarddhani. Mpu Sindok. yaitu Kerajaan Pangjalu dan Janggala. Ia menggantikan raja sebelumnya. Diduga kehancuran kerajaan ini akibat bencana alam karena letusan G. Sri Maharaja Rakai Panunggalan. Pada abad ke-10. kerajaan ini berakhir dengan tiba-tiba. Jawa Tengah. Kerajaan Kediri. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke P. Merapi. Pendiri wangsa Sanjaya adalah Raja Sanjaya. Rakai Pikatan kemudian menduduki takhta Kerajaan Mataram Kuno. Semeru dan G. yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. yakni Raja Sanna. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno telah meluass hingga ke Jawa Timur. Akan tetapi. yaitu Rakai Pikatan (wangsa Sanjaya). maka sesuai dengan landasan kosmologis harus dibangun kerajaan baru dengan wangsa yang baru pula. mengadakan perlawanan namun kalah dalam peperangan. dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra. terjadi perebutan kekuasaan di antara para pangeran Kerajaan Mataram Kuno. Magelang. Mpu Sindok naik takhta kerajaan pada 929 dan berkuasa hingga 948. cucu Sri Maharaja Daksa. Setelah Raha Sanjaya wafat. Kerajaan yang didirikan Mpu SIndok ini tetap bernama Mataram. adik Pramodawarddhani.

Jawa Tengah. merupakan candi peninggalan Kerjaan Mataram Kuno. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Jawa Tengah. Merapi yang mengakibatkan berakhirnya Kerajaan Mataram Kuno dianggap sebagai paralaya atau kehancuran dunia. 2005. salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berlatar agama Buddha. Jilid 6.Atas: Candi Plaosan di Klaten. Sumber : Syukur. Atas : Arca Raja Airlangga. Abdul. Halaman 161. TAHUKAH KAMU Bencana alam karena letusan G. Arca ini kini disimpan di Museum Trowulan. raja terakhir Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur. . Atas : Candi Gedong Songo di Ungaran. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. di Candi Belahan.

.

Sasadara Manjer Kawuryan: Candi Sewusasadaramk.1600 × 1067 .blogspot.com .More sizes .

Image may be subject to copyright. .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Untuk kerajaan Islam.Kerajaan Medang Dari Wikipedia bahasa Indonesia. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). Mdaη ← 752–1045 ← → Kerajaan Medang pada Periode Jawa Tengah dan Jawa Timur Ibu kota Jawa Tengah: Mdaη i Bumi Mataram (lokasi tepat tidak diketahui. lihat Kesultanan Mataram. bacaan terkait atau pranala luar. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. Artikel ini membahas tentang kerajaan Mataram Kuno atau Mataram Hindu. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. diperkirakan di sekitar Yogyakarta dan Prambanan).

kemudian pindah ke Poh Pitu dan Mamrati Jawa Timur: Mdaη i Tamwlang dan Mdaη i Watugaluh (dekat Jombang). Sanskerta Kejawen.732—760 . Animisme Monarki Sri Sanjaya Dharmawangsa Teguh Bahasa Agama Pemerintahan Raja .985—1006 Sejarah . kemudian pindah ke Mdaη i Wwatan (dekat Madiun) Jawa Kuna.Kekalahan Dharmawangsa dari 1045 Wurawari dan Sriwijaya Masa dan Tahil (koin emas dan perak Mata uang lokal) Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia . Hindu.Sri Sanjaya mendirikan Wangsa 752 Sanjaya (Prasasti Canggal) . Buddha.

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Daftar isi           1 Nama 2 Pusat Kerajaan Medang 3 Awal berdirinya kerajaan 4 Dinasti yang berkuasa 5 Daftar raja-raja Medang 6 Struktur pemerintahan 7 Keadaan penduduk 8 Konflik takhta periode Jawa Tengah 9 Teori van Bammelen 10 Permusuhan dengan Sriwijaya . serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindu maupun Buddha.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Kerajaan Medang (atau sering juga disebut Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu) adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8. Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kerajaan Medang akhirnya runtuh pada awal abad ke-11. kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10.

yaitu merujuk kepada salah daerah ibu kota kerajaan ini. istilah Kerajaan Medang hanya lazim dipakai untuk menyebut periode Jawa Timur saja. nama yang lazim dipakai untuk menyebut Kerajaan Medang periode Jawa Tengah adalah Kerajaan Mataram. Di daerah inilah untuk pertama kalinya istana Kerajaan Medang diperkirakan berdiri (Rajya Medang i Bhumi Mataram). Kadang untuk membedakannya dengan Kerajaan Mataram Islam yang berdiri pada abad ke-16. Sementara itu. padahal berdasarkan prasasti-prasasti yang telah ditemukan. Istilah Mataram kemudian lazim dipakai untuk menyebut nama kerajaan secara keseluruhan. Nama ini ditemukan dalam beberapa prasasti.    11 Peristiwa Mahapralaya 12 Peninggalan sejarah 13 Kepustakaan 14 Lihat pula Nama Pada umumnya. Kerajaan Medang periode Jawa Tengah biasa pula disebut dengan nama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu. Bhumi Mataram adalah sebutan lama untuk Yogyakarta dan sekitarnya. meskipun tidak selamanya kerajaan ini berpusat di sana. Pusat Kerajaan Medang Letak Mataram Kuno periode Jawa Tengah. Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi istana Medang berdasarkan prasasti-prasasti yang sudah ditemukan antara lain. misalnya prasasti Minto dan prasasti Anjuk ladang. bahkan sampai ke daerah Jawa Timur sekarang. nama Medang sudah dikenal sejak periode sebelumnya. Sesungguhnya. . pusat Kerajaan Medang pernah mengalami beberapa kali perpindahan. yaitu periode Jawa Tengah. Pusat Kerajaan Medang periode Jawa Timur.

Sunda dan Galuh menjadi kekuasaan Tamperan. Mamrati dan Poh Pitu diperkirakan terletak di daerah Kedu. Sanjaya kemudian tampil menjadi raja. Dinasti yang berkuasa . namun tidak menyebut dengan jelas apa nama kerajaannya. Sanna. yaitu sekitar abad ke-16. Awal berdirinya kerajaan Prasasti Mantyasih tahun 907 atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. saudara perempuan Sanna. Untuk itu ia meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya yangg merupakan sahabat Sanna). Tamwlang sekarang disebut dengan nama Tembelang. atas dukungan ibunya. Sanjaya. berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora. ia mengatur pembagian kekuasaan antara puteranya. Istana terakhir. Sepeninggal Sanna. Kerajaan Galuh dan Kerajaan Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat). anak Sannaha saudara perempuan Sanna. sedangkan Watugaluh sekarang disebut Megaluh. bernama Sanna. Dalam tahun 732 M Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. yaitu Wwatan. sedangkan Kerajaan Kuningan dan Galunggung diperintah oleh Resi Guru Demunawan. juga dikenal dengan nama "Sena" atau "Bratasenawa". sekarang disebut dengan nama Wotan. Kisah hidup Sanjaya secara panjang lebar terdapat dalam Carita Parahyangan yang baru ditulis ratusan tahun setelah kematiannya. Keduanya terletak di daerah Jombang. Mataram terletak di daerah Yogyakarta sekarang. Ia hanya memberitakan adanya raja lain yang memerintah pulau Jawa sebelum dirinya. Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama isterinya.       Medang i Bhumi Mataram (zaman Sanjaya) Medang i Mamrati (zaman Rakai Pikatan) Medang i Poh Pitu (zaman Dyah Balitung) Medang i Bhumi Mataram (zaman Dyah Wawa) Medang i Tamwlang (zaman Mpu Sindok) Medang i Watugaluh (zaman Mpu Sindok) Medang i Wwatan (zaman Dharmawangsa Teguh) Menurut perkiraan. Bratasenawa alias Sanna atau Sena digulingkan dari tahta Galuh oleh Purbasora (saudara satu ibu Sanna) dalam tahun 716 M. merupakan raja Kerajaan Galuh yang ketiga (709 . yaitu Sannaha. Persahabatan ini pula yang mendorong Tarusbawa mengambil Sanjaya menjadi menantunya. meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa. dan Resi Guru Demunawan. Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda. Tamperan. Sanjaya sendiri mengeluarkan prasasti Canggal tahun 732. Tarusbawa yang merupakan raja pertama Kerajaan Sunda (setelah Tarumanegara pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh) adalah sahabat baik Sanna.716 M). Sena akhirnya melarikan diri ke Pakuan. yang terletak di daerah Madiun. Sementara itu. putera bungsu Sempakwaja. negara menjadi kacau. Sebelum ia meninggalkan kawasan Jawa Barat.

gelar Rakai Panangkaran sama artinya dengan ―Penguasa di Panangkaran‖. Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. Menurut teori van Naerssen. . Istilah Rakai pada zaman Medang identik dengan Bhre pada zaman Majapahit. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). Sampai akhirnya. seorang keturunan Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhani putri mahkota Wangsa Sailendra. prasasti Kalasan tahun 778 memuji Rakai Panangkaran sebagai ―permata wangsa Sailendra‖ (Sailendrawangsatilaka). Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang. Menurut teori Bosch. Pada umumnya para sejarawan menyebut ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. Sedangkan kebangkitan Wangsa Sanjaya baru dimulai sejak Rakai Pikatan naik takhta menggantikan Rakai Garung. nama raja-raja Medang dalam Prasasti Mantyasih dianggap sebagai anggota Wangsa Sanjaya secara keseluruhan. raja-raja Medang versi Prasasti Mantyasih mulai dari Rakai Panangkaran sampai dengan Rakai Garung adalah anggota Wangsa Sailendra. serta Wangsa Isyana pada periode Jawa Timur. Menurut teori Slamet Muljana. sekitar abad ke-9. Contoh yang diajukan Slamet Muljana adalah Rakai Panangkaran yang diyakininya bukan putra Sanjaya. kekuasaan atas Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. Dengan demikian pendapat ini menolak teori van Naerssen tentang kekalahan Rakai Panangkaran oleh seorang raja Sailendra. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di Pulau Sumatra. dan memindahkan istananya ke Mamrati. yaitu Dyah Pancapana. Nama aslinya ditemukan dalam prasasti Kalasan. sekitar tahun 840-an. yaitu Sanjaya. Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama raja pertama Medang. Alasannya ialah.Bukti terawal sistem mata uang di Jawa. yang bermakna ―penguasa di‖. Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di Pulau Jawa. Jadi. dan bukan daftar silsilah keturunan Sanjaya. Sementara itu Slamet Muljana berpendapat bahwa daftar tersebut adalah daftar raja-raja yang pernah berkuasa di Medang. Emas atau keping tahil Jawa. yaitu Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah. Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya.

Yogyakarta. maka daftar raja-raja Medang sejak masih berpusat di Bhumi Mataram sampai berakhir di Wwatan dapat disusun secara lengkap sebagai berikut: Candi Prambanan dari abad ke-9. Sri Lokapala suami Sri Isanatunggawijaya 15. Rakai Kayuwangi alias Dyah Lokapala 8. Rakai Layang Dyah Tulodong 12. Mpu Sindok. Dharmawangsa Teguh. Rakai Panangkaran. yang selama ini cenderung dianggap bukan bagian dari daftar para raja versi Prasasti Mantyasih. Rakai Warak alias Samaragrawira 5. Dinasti ini didirikan oleh Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. Kerajaan Medang berakhir . Rakai Garung alias Samaratungga 6. Rakai Panunggalan alias Dharanindra 4. Makuthawangsawardhana 16. Rakai Watuhumalang 9. Sanjaya. awal kebangkitan Wangsa Sanjaya 7. pendiri Kerajaan Medang 2. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Rahyangta i Medang i Bhumi Mataram. Dalam prasasti-prasastinya. Rakai Watukura Dyah Balitung 10. Sementara itu. Rakai Sumba Dyah Wawa 13. misalnya Dharanindra ataupun Samaratungga. awal berkuasanya Wangsa Syailendra 3. awal periode Jawa Timur 14. Daftar raja-raja Medang Apabila teori Slamet Muljana benar. Mpu Daksa 11. 1. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada ‗‘periode Jawa Timur‘‘. dibangun antara masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Dyah Balitung. terletak di Prambanan. Rakai Pikatan suami Pramodawardhani.Slamet Muljana kemudian mengidentifikasi Rakai Panunggalan sampai Rakai Garung dengan nama-nama raja Wangsa Sailendra yang telah diketahui.

Jabatan Rakryan Kanuruhan pada zaman Majapahit memang masih ada. Jabatan tertinggi sesudah raja ialah Rakryan Mahamantri i Hino atau kadang ditulis Rakryan Mapatih Hino. Sanjaya sebagai raja pertama memakai gelar Ratu. Struktur pemerintahan Raja merupakan pemimpin tertinggi Kerajaan Medang. dan setelah dikuasai Wangsa Sailendra juga berubah menjadi Sri Maharaja. Pada zaman Wangsa Isana berkuasa masih ditambah lagi dengan jabatan Mahamantri Wka dan Mahamantri Bawang. Hal ini dapat dilihat dalam daftar raja-raja versi Prasasti Mantyasih yang menyebutkan hanya Sanjaya yang bergelar Sang Ratu. Kasus yang sama terjadi pada Kerajaan Sriwijaya di mana rajarajanya semula bergelar Dapunta Hyang. Pemakaian gelar Sri Maharaja di Kerajaan Medang tetap dilestarikan oleh Rakai Pikatan meskipun Wangsa Sanjaya berkuasa kembali. Mungkin semacam perdana menteri pada zaman sekarang atau setara dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Ketika Rakai Panangkaran dari Wangsa Sailendra berkuasa. gelar Ratu dihapusnya dan diganti dengan gelar Sri Maharaja. Misalnya. Mpu Sindok merupakan Mapatih Hino pada masa pemerintahan Dyah Wawa. Keadaan penduduk . Pada zaman itu istilah Ratu belum identik dengan kaum perempuan. Jabatan ini dipegang oleh putra atau saudara raja yang memiliki peluang untuk naik takhta selanjutnya. Patih zaman Majapahit setara dengan perdana menteri namun tidak berhak untuk naik takhta. Jabatan Rakryan Mapatih Hino pada zaman ini berbeda dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit.Pada daftar di atas hanya Sanjaya yang memakai gelar Sang Ratu. Pada zaman Majapahit jabatan-jabatan ini masih ada namun hanya sekadar gelar kehormatan saja. sedangkan raja-raja sesudahnya semua memakai gelar Sri Maharaja. namun kiranya setara dengan menteri dalam negeri pada zaman sekarang. Keduanya merupakan gelar asli Indonesia. Jabatan tertinggi di Medang selanjutnya ialah Rakryan Kanuruhan sebagai pelaksana perintah raja. Gelar ini setara dengan Datu yang berarti "pemimpin". Jabatan sesudah Mahamantri i Hino secara berturut-turut adalah Mahamantri i Halu dan Mahamantri i Sirikan.

Kemudian pada saat Rakai Pikatan dari Sanjayawangsa berkuasa. bahkan sampai Bali. Dyah Balitung yang diduga merupakan menantu Rakai Watuhumalang berhasil mempersatukan kembali kekuasaan seluruh Jawa. Pemerintahan Balitung diperkirakan berakhir karena terjadinya kudeta oleh Mpu Daksa yang mengaku sebagai keturunan asli Sanjaya. Penduduk Medang sejak periode Bhumi Mataram sampai periode Wwatan pada umumnya bekerja sebagai petani. sedangkan saingannya. Tulodhong akhirnya tersingkir oleh pemberontakan Dyah Wawa yang sebelumnya menjabat sebagai pegawai pengadilan. Tidak diketahui dengan pasti apakah proses suksesi ini berjalan damai ataukah melalui kudeta pula. yaitu Kerajaan Sriwijaya merupakan negara maritim. Teori van Bammelen . Konflik takhta periode Jawa Tengah Pada masa pemerintahan Rakai Kayuwangi putra Rakai Pikatan (sekitar 856 – 880–an). Mungkin karena kepahlawanannya itu. Hal ini menunjukkan kalau pada saat itu Rakai Kayuwangi bukanlah satu-satunya maharaja di Pulau Jawa. Agama resmi Kerajaan Medang pada masa pemerintahan Sanjaya adalah Hindu aliran Siwa. Sedangkan menurut prasasti Mantyasih. raja sesudah Rakai Kayuwangi adalah Rakai Watuhumalang. Ia sendiri kemudian digantikan oleh menantunya. bernama Dyah Tulodhong. agama resmi kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana. yaitu Maharaja Rakai Gurunwangi dan Maharaja Rakai Limus Dyah Dewendra. agama Hindu dan Buddha tetap hidup berdampingan dengan penuh toleransi. ia dapat mewarisi takhta mertuanya.Temuan Wonoboyo berupa artifak emas menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Ketika Sailendrawangsa berkuasa. Kerajaan Medang memang terkenal sebagai negara agraris. ditemukan beberapa prasasti atas nama raja-raja lain.

Hubungan senasib antara Jawa dan Sumatra berubah menjadi permusuhan ketika Wangsa Sanjaya bangkit kembali memerintah Medang. Rakai Pikatan berhasil menyingkirkan seorang anggota Wangsa Sailendra bernama Balaputradewa putra Samaragrawira. Selain itu. Konon sebagian puncak Merapi hancur. Medang dan Sriwijaya juga bersaing untuk menguasai lalu lintas perdagangan di Asia Tenggara. Dinasti yang berkuasa di Medang periode Jawa Timur bukan lagi Sanjayawangsa. yang merujuk pada gelar abhiseka Mpu Sindok yaitu Sri Isana Wikramadharmottungga. Kemudian lapisan tanah begeser ke arah barat daya sehingga terjadi lipatan. Jawa Timur) yang dimenangkan oleh pihak Mpu Sindok.Menurut teori van Bammelen. Balaputradewa kemudian menjadi raja Sriwijaya di mana ia tetap menyimpan dendam terhadap Rakai Pikatan. Peristiwa Mahapralaya Mahapralaya adalah peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur berdasarkan berita dalam prasasti Pucangan. sedangkan yang lainnya menyebut tahun 1016. Rasa permusuhan Wangsa Sailendra terhadap Jawa terus berlanjut bahkan ketika Wangsa Isana berkuasa. Sebagian sejarawan menyebut Kerajaan Medang runtuh pada tahun 1006. Menurut teori de Casparis. Perselisihan antara kedua raja ini berkembang menjadi permusuhan turuntemurun pada generasi selanjutnya. Sewaktu Mpu Sindok memulai periode Jawa Timur. . Letusan tersebut disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik berupa abu dan batu. melainkan sebuah keluarga baru bernama Isanawangsa. Pertempuran terjadi di daerah Anjukladang (sekarang Nganjuk. Wangsa Sailendra juga menguasai Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatra. sekitar tahun 850–an. Prasasti tertuanya berangka tahun 929. karena raja selanjutnya yang bertakhta di Jawa Timur bernama Mpu Sindok. pasukan Sriwijaya datang menyerangnya. perpindahan istana Medang dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat. Tahun terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat dibaca dengan jelas sehingga muncul dua versi pendapat. Hal ini ditandai dengan ditemukannya Prasasti Ligor tahun 775 yang menyebut nama Maharaja Wisnu dari Wangsa Sailendra sebagai penguasa Sriwijaya. Tidak diketahui dengan pasti apakah Dyah Wawa tewas dalam bencana alam tersebut ataukah sudah meninggal sebelum peristiwa itu terjadi. Permusuhan dengan Sriwijaya Selain menguasai Medang. Istana Medang yang diperkirakan kembali berada di Bhumi Mataram hancur. Mpu Sindok yang menjabat sebagai Rakryan Mapatih Hino mendirikan istana baru di daerah Tamwlang. yang antara lain. membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh.

Candi Prambanan. Klaten. abad ke 10. tembaga.5 cm. menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Terletak di Museum für Indische Kunst. (Tengah: Chundā lengan-empat. Kepustakaan . 15 x 7. Pada tahun 1006 (atau 1016) Dharmawangsa lengah. Candi megah yang dibangun oleh Sailendrawangsa ini telah ditetapkan UNESCO (PBB) sebagai salah satu warisan budaya dunia. baik itu yang bercorak Hindu maupun Buddha. Berlin-Dahlem. Kerajaan yang ia dirikan kemudian lazim disebut dengan nama Kerajaan Kahuripan. Kerajaan Medang juga membangun banyak candi. abad ke-9/10. Tiga tahun kemudian. Dharmawangsa tewas. Candi Sewu. Pangeran itu bernama Airlangga yang mengaku bahwa ibunya adalah keturunan Mpu Sindok. istana Medang di Wwatan diserbu oleh Aji Wurawari dari Lwaram yang diperkirakan sebagai sekutu Kerajaan Sriwijaya.Raja terakhir Medang adalah Dharmawangsa Teguh. Candi Mendut. Ketika ia mengadakan pesta perkawinan putrinya. Candi-candi peninggalan Kerajaan Medang antara lain. Prambanan. dan tentu saja yang paling kolosal adalah Candi Borobudur. Selain meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jawa Tengah. Permusuhan antara Jawa dan Sumatra semakin memanas saat itu. Peninggalan sejarah (Kiri) Avalokitesvara lengan-dua. 11 x 8 cm. seorang pangeran berdarah campuran Jawa–Bali yang lolos dari Mahapralaya tampil membangun kerajaan baru sebagai kelanjutan Kerajaan Medang. Candi Plaosan. Jawa Tengah. 12. Dalam peristiwa tersebut.0 x 7. Jawa Tengah. perunggu. (Kanan) Dewi Tantra lengan-empat (Chundā?). Wonosobo.5 cm. abad ke-9/ke-10. Temuan Wonoboyo berupa artifak emas yang ditemukan tahun 1990 di Wonoboyo. perunggu. Kronik Cina dari Dinasti Song mencatat telah beberapa kali Dharmawangsa mengirim pasukan untuk menggempur ibu kota Sriwijaya sejak ia naik takhta tahun 991. Candi Kalasan. Jawa Tengah. Candi Pawon. Dataran Tinggi Dieng. cicit Mpu Sindok.

2007. Yogyakarta: Media Ilmu Slamet Muljana. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Yogyakarta: LKIS Lihat pula  Medang Kamulan [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:       Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 752 Pembubaran tahun 1045 Kerajaan Medang Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu . Jakarta: Bhratara Slamet Muljana. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. 2006. 1979. Sejarah Raja-Raja Jawa. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. 2005. 1990. Sriwijaya (terbitan ulang 1960).     Marwati Poesponegoro & Nugroho Notosusanto. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965).

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain                      Deutsch English Suomi Français हिन्दी Magyar 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Русский संस्कृ तम् Srpskohrvatski / српскохрватски Tiếng Việt 中文 Bân-lâm-gú Halaman ini terakhir diubah pada 21.52. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jela . ketentuan tambahan mungkin berlaku. 4 Desember 2012.

dan tenteram. Setelah Sanjaya. Mataram bercorak Hindu dan Mataram bercorak Buddha. Ibukota Mataram adalah Medang atau Medang Kamulan hingga tahun 925. Dari Prasasti Balitung diketahui bahwa Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Raka i Panangkaran. Namun. Garung. . Hal ini terlihat dari Prasasti Canggal yang menyebutkan bahwa tanah Jawa kaya akan padi dan emas. Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya.KERAJAAN MATARAM KUNO DAN KEHIDUPAN MASYARAKATNYA under SEJARAH. saudara perempuan Raja Sanna (Sanna tidak memiliki keturunan). diperintah oleh Dinasti Sanjaya dengan rajarajanya seperti Panunggalan. Semarang). Sementara wilayah Mataram. Warak. Mataram Kuno mula-mula diperintah oleh Raja Sanna. hingga sekarang letak pasti ibukota ini belum diketahui (kecuali ada sebuah desa bernama Mendang di Purwodadi. Hal ini menunjukkan bahwa Raka i Panangkaran berasal dari keluarga Sanjaya dan juga keluarga Syailendra. Mataram yang bercorak Hindu-Buddha ini diperintah oleh dua dinasti (wangsa) yang berbeda. Sepeninggal Panangkaran. Mataram Kuno terpecah menjadi dua. SEJARAH KELAS XI Versi materi oleh Triyoo Suwito dan Wawan Darmawan Mataram Kuno: Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra Di Jawa Tengah pada abad ke-8 M telah berdiri sebuah kerajaan. Sanjaya adalah anak Sanaha. yakni Mataram. Sanjaya memerintah dengan bijaksana sehingga rakyat hidup makmur. Berdasarkan Prasasti Canggal diketahui. Mataram diperintah oleh Panangkaran. Sanjaya. yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. aman. Wilayah Mataram-Hindu meliputi Jawa Tengah bagian utara.Buddha meliputi Jawa Tengah bagian selatan yang diperintah Dinasti Syailendra dengan rajanya antara lain Raja Indra. nama Sanjaya juga tercantum pada Prasasti Balitung. Selain pada Prasasti Canggal. dan Pikatan. Pada Prasasti Canggal terdapat kata-kata “Medang i bhumi Mataram”.

adik Pramodawardhani. Tulodong. Rakai Pikatan dan Pramodawardhani . pemerintahan dipegang berturutturut oleh Daksa. Dewi Tara. Perkawinan ini mendapat tentangan dari Balaputeradewa. Berdasarkan Prasasti Canggal (732 M) diketahui. Selama abad ke7 hingga ke9 terjadi seranganserangan dari Sriwijaya ke Mataram. Raka i Pikatan dari Wangsa Sanjaya mengadakan perkawinan politik dengan Pramodhawardhani dari keluarga Syailendra. adanya bencana alam berupa letusan Gunung Merapi merupakan salah satu penyebab kehancuran Mataram. Hal ini disebabkan semakin besarnya pengaruh Sriwijaya yang diperintah oleh Balaputradewa. Perbedaan letak antara dua dinasti ini terlihat dari perbedaan arsitektur candi-candi yang ada di Jawa Tengah bagian selatan dan utara. Pada tahun 850. sedangkan Dinansti Sanjaya yang bercorak Hindu berpusat di Jawa Tengah bagian utara. Pada masa pemerintahan PikatanPramodhawardani. karena Balaputeradewa memunyai darah Sriwijaya dari ibunya. Mataram dapat dipersatukan kembali. Sedangkan Raka i Pikatan yang berhasil menyingkirkan Balaputradewa mendirikan Candi Roro Jonggrang (Prambanan) yang bercorak Siwa. Setelah bertikai dengan Pikatan dan kalah. Melaui perkawinan ini. Pada abad ke-9 terjadi perkawinan antara Raka i Pikatan dari Sanjaya dengan Pramodawardhani dari Syailendra. Pada masa pemerintahan Mpu Sindhok inilah. pusat pemerintahan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur. Raja Wawa memerintah antara tahun 924929 M. Berdasarkan isi Prasasti Mantyasih (Kedu) terdapat beberapa dari Wangsa Sanjaya yang memerintah di kemudian hari. Selain itu. raja pertama Mataram dari Dinasti Sanjaya adalah Raka i Mataram Ratu Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang Kamulan. Setelah Balitung. Letusan gunung ini diyakini oleh masyarakat Mataram sebagai tanda kehancuran dunia. Pikatan juga berhasil mendirikan Candi Plaosan. dan menjadi raja di sana. namun kedua wangsa tersebut sempat menjalin hubungan baik.Perpecahan di Mataram ini tidak berlangsung lama. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke Sriwijaya. Antara Wangsa Syailendra dengan Sanjaya terjadi persaingan. Ia kemudian digantikan oleh menantunya bernama Mpu Sindhok. Sepeninggal Pikatan. meliputi Jawa Tengah dan Timur. Oleh karena itu. Dinasti Syailendra yang bercorak Buddha mengembangkan berpusat di Jawa Tengah bagian selatan. yang merupakan keturunan Sriwijaya. Hal ini mengakibatkan Mataram semakin terdesak ke timur. Mataram diperintah oleh Dyah Balitung (898 910 M). wilayah Mataram berkembang luas. dan Wawa. mereka menganggap letak kerajaan di Jawa Tengah sudah tidak layak dan harus dipindahkan.

Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat MataramKuno Kehidupan politik kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha membawa perubahan baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Susunan raja-raja yang memerintah di Mataram berdasarkan Prasasti Balitung (Mantyasih) adalah: Raka i Mataram Ratu Sanjaya. Raka i Pikatan mendirikan Candi Loro Jongrang. Pemindahan ini dikarenakan pusat kerajaan mengalami kehancuran akibat letusan Gunung Merapi. Dharmawangsa pernah berusaha untuk mengalihkan pusat perdagangan dari Sriwijaya pada 990. pusat-pusat pemerintahan Mataram dipindahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Struktur sosial dari masa Kutai hingga . Prasasti ini dibuat oleh Dyah Balitung yang memerintah dari 898 hingga 910. Tulodhong. Setelah Sindok menjadi raja (929). Daksa. Raka i Watukumalang. Keberhasilan Airlangga membangun kerajaan diabadikan dalam karya sastra Mpu Kanwa yaitu Arjuna Wiwaha. Menantu Dharmawangsa yang bernama Airlangga kemudian membangun kembali kerajaan. Raka i Warak. Raka i Kayuwangi. Pada tahun 1016 Dharmawangsa dan keluarganya mengalami pralaya (kehancuran) akibat serangan dari Sriwijaya yang bekerja sama dengan kerajaan kecil di Jawa yang dipimpin Wurawari. dan Sindhok. Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu. Raka I Pikatan. dan pada tahun 1019 ia dinobatkan menjadi raja. Raka I Panunggalan. Ia memerintah hingga tahun 949. Pada 1041 Airlangga membagi dua kerajaan menjadi Janggala dan Panjalu. Wawa. Raka i Garung Patapan. akan tetapi mengalami kegagalan karena Sriwijaya gagal ditaklukkan. yaitu Samaratungga pada 842 M. Akibat serangan ini kerajaan Dharnawangsa mengalami kehancuran. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Dharmawangsa yang memerintah 9901016.yang berbeda agama ini banyak mendirikan bangunan yang bercorak Hindu maupun Buddha. Mpu Sindok kemudian mendirikan dinasti baru yaitu Dinasti Isana. Raka i Tejah Purnapana Panangkaran. sedangkan Pramodarwadhani sangat memperhatikan Candi Borobudur di Bumisambhara yang dibangun oleh ayahnya.

Mereka mempunyai status yang berbeda dengan penduduk pribumi. Dari Prasasti Warudu Kidul diperoleh informasi adanya sekumpulan orang asing yang berdiam di Mataram. berdiam raja beserta keluarganya dan para abdi. sapi. Pada hari Pon. Dari berita Cina diketahui bahwa di ibukota kerajaan terdapat istana raja yang dikelilingi dinding dari batu bata dan batang kayu. Pada hari Paking (Pahing). pasar diadakan di desa sebelah selatan. Kenyataan ini dikuatkan lagi dengan berita dari Dinasi Tang yang menceritakan kebesaran sebuah kerajaan dari Jawa. Sebagai tenaga kerja. Pertanian merupakan sumber kehidupan kebanyakan rakyat Mataram. penduduk di desa (disebut wanua) memelihara ternak seperti kambing. pasar diadakan di desa sebelah barat. pasar diadakan di desa bagian timur. Mereka tinggal dalam perkampungan khusus di mana para hamba dan budak yang dipekerjakan di istana juga tinggal sekitarnya. Di luar istana (masih di dalam lingkungan dinding kota) terdapat kediaman para pejabat tinggi kerajaan termasuk putra mahkota beserta keluarganya. pasar diadakan di pusat kota.Majapahit mengalami perkembangan yang ber-evolusi namun progresif. Di luar tembok kota berdiam rakyat yang merupakan kelompok terbesar. Pada hari Kliwon. sumbersumber lokal tidak memperinci lebih lanjut tentang orangorang asing ini. dan itik. Kehidupan masyarakat Mataram umumnya bersifat agraris karena pusat Mataram terletak di pedalaman. Hal ini terbukti dari ditemukannya barang-barang keramik dari Vietnam dan Cina. Sisa-sisa peninggalan pemukiman khusus ini sampai sekarang masih bisa kita temukan di Yogyakarta dan Surakarta. bukan di pesisir pantai. Dunia perekonomian pun mengalami perkembangan: dari yang semula sistem barter hingga sistem nilai tukar uang. Dari Prasasti Purworejo (900 M) diperoleh informasi tentang kegiatan perdagangan. Kemungkinan besar mereka adalah kaum migran dari Cina. Di samping itu. Namun. . berdasarkan pada hari pasaran menurut kalender Jawa Kuno. dalam hal ini Mataram. ayam. Kegiatan di pasar ini tidak diadakan setiap hari melainkan bergilir. pasar diadakan di desa sebelah utara. Kegiatan perdagangan baik di dalam maupun luar negeri berlangsung ramai. mereka juga berdagang dan menjadi pengrajin. Di dalam istana. Mereka membayar pajak yang berbeda yang tentunya lebih mahal daripada rakyat pribumi Mataram. babi. Kemungkinan besar mereka itu adalah para saudagar dari luar negeri. Sumbersumber berita Cina mengungkapkan keadaan masyarakat Mataram dari abad ke7 sampai ke10. Pada hari Manis atau Legi. kerbau. Pada hari Wage.

desadesa yang menjadi pusat perdagangan. Related Post: SEJARAH KELAS XI             PERISTIWA RENGASDENGKLOK KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. Beberapa hasil industri ini antara lain anyaman seperti keranjang. Hasil produksi industri ini dapat diperoleh di pasarpasar tadi. Ia bisa saja menjadi akuwu (kepala desa). pakaian.Pada hari pasaran ini. Orang yang diberi tanah baru itu diangkat menjadi penguasa tempat yang baru dihadiahkan kepadanya. dan di sekitar asrama tersebut biasanya didirikan candi atau wihara. Sementara itu. tembaga. Selain pertanian. dan kapur sirih. arang. dan ternak untuk dibarter dengan kebutuhan yang lain. buahbuahan. ramai didatangi pembeli dan penjual dari desadesa lain. Mereka datang dengan berbagai cara. perkakas dari besi. emas. bila seseorang berjasa (biasanya pejabat militer atau kerabat istana) kepada Kerajaan. Bisa pula sebuah wilayah dihadiahkan kepada kaum brahmana atau rahib untuk dijadikan asrama sebagai tempat tinggal mereka. perunggu. maka orang bersangkutan akan diberi hak memiliki tanah untuk dikelola. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA . senopati. melalui transportasi darat maupun sungai sambil membawa barang dagangannya seperti beras. gula kelapa. EKONOMI. atau adipati atau menteri. industri rumah tangga juga sudah berkembang. Biasanya tempat itu adalah hutan yang kemudian dibuka menjadi pemukiman baru.

             PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TUJUAN IMPERIALISME SERTA EKSPLOITASI JEPANG TERHADAP INDONESIA ORGANISASI WANITA MASA PERGERAKAN NASIONAL GERAKAN PEMUDA MUHAMMADIYAH. NAHDLATUL ULAMA. AHMADIYAH. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook . G 30 S PKI ) PERJUANGAN DIPLOMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERJUANGAN KONFRONTASI KEMERDEKAAN INDONESIA USAHA INDONESIA MENEMBUS BLOKADE EKONOMI USAHA MENGATASI KESULITAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN FAKTOR PENYEBAB BURUKNYA KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN PELAKSANAAN DAN MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PEMBENTUKAN DAN SIDANG PPKI AKTIVITAS GOLONGAN MUDA PEMBENTUKAN DAN SIDANG BPUPKI KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. DAN TAMAN SISWA ORGANISASI SOSIAL DI INDONESIA PADA AWAL ABAD 20 LAHIRNYA GABUNGAN POLITIK INDONESIA ( GAPI ) LAHIRNYA PARTAI INDONESIA RAYA ( PARINDRA ) LAHIRNYA KONGRES PEMUDA LAHIRNYA PERMUFAKATAN PERHIMPUNAN POLITIK KEBANGSAAN INDONESIA (PPPKI) LAHIRNYA PARTAI NASIONAL INDONESIA DAN PNI BARU LAHIRNYA INDISCHE PARTIIJ SEJARAH                          PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN INDONESIA PADA MASA ORDE BARU KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENGATASI MASALAH EKONOMI INDONESIA MASA LIBERAL KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA MASA LIBERAL KABINET PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DI INDONESIA ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA INDONESIA ( PKI. PRRI. DI/TII. APRA. EKONOMI. DLL BUDI UTOMO. RMS. ANDI AZIS. SAREKAT ISLAM.

0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Entri Populer      BENTUK DAN BADAN BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG PENYUSUNAN JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG Translate Powered by Translate Cari Materi Advertisement Blog Archive Labels AKUNTANSI KELAS XI (27) AKUNTANSI KELAS XII (18) EKONOMI KELAS XI (39) EKONOMI KELAS XII (16) GEOGRAFI KELAS XI (55) GEOGRAFI KELAS XII (64) SEJARAH KELAS XI (108) SEJARAH KELAS XII (16) SOSIOLOGI KELAS XI (29) SOSIOLOGI KELAS XII (44) .

Nama Sriwijaya sendiri di ambil dari Bahasa sangsekerta Sri berarti Gemilang dan Wijaya Berarti Kejayaan.Ayo Gabung Belajar 533648 Pos Komentar © Copyright 2012 . Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terkuat di pulau Sumatera dan termasuk salah satu kerajaan yang berpengaruh di Nusantara karna luas nya daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya mulai dari Kamboja. Jawa juga Pesisir Kalimantan.All rights reserved.I Ching singgah di Sriwijaya .2013 SS belajar . Powered by Blogger. Urutan Sejarah Kerajaan Sriwijaya Tahun 671 M . Semenanjung Malaya. maka makna dari nama Sriwijaya adalah Kejayaan yang Gemilang. Sumatera. Thailand Selatan. tidak ada yang tahu dengan pasti kapan awal berkembangnya dan kapan pula berakhirnya kerajaan Sriwijaya namun diperkirakan pada abad ke-7 M Kerajaan Sriwijaya telah berdiri.

semasa perjalanan nya ini lah I Ching singgah di Sriwijaya pada Tahun 671 dan menetap selama 6 bulan di sriwijaya kemudian melanjutkan perjalanan nya ke Malayu yang sekarang disebut dengan jambi menetap pula di jambi selama 2 bulan Gambaran I Tsing tentang Sriwijaya ". menggunakan bahasa Melayu Kuno adalah sebuah Prasasti yang memperjelas adanya Kerajaan Sriwijaya. disebutkan mengenai pembangunan taman oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa untuk semua makhluk berisi pohon pohon yang buahnya dapat dimakan.tahun 671 adalah tahun awal yang membutikan adanya Kerajaan Sriwijaya. Jahri tepi sungai Tatang.. 17 Juni 683 Dapunta Hyang datang membuat wanua Tahun 684 M . Prasasti ini Sangat Jelas Menggambarkan Kejadian yang terjadi pada saat itu...000 bala tentara dengan perbekalan 200 peti di perahunya. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar Sabda.Prasasti kota kapur .Prasasti Talang Tuo Prasasti ini ditemukanpada tanggal 17 November 1920 di kaki bukit siguntang oleh Louis Constant Westenenk. Tahun 683 M . Isi prasasti kedukan bukit yang telah di terjemahkan: tanggal 23 April 683 dapunta hiyang naik ke perahu untuk melakukan penyerangan dan sukses dalam Penyerangannya.Prasasti Kedukan Bukit Prasasti kedukan bukit yang ditemukan oleh M.. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. bukti ini di dapat dari seorang Bhiksu Buddha Tiongkok yang bernama I Ching yang sedang berkelana lewat laut menuju india untuk mendapatkan teks agama buddha dalam bahasa sangsekerta melalui Jalur Sutra atau jalur perdagangan untuk kemudian di bawa ke tiongkok dan di terjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa. Rombongan pun tiba di Mukha Upang dengan suka cita. Prasasti yang memiliki bidang datar berukuran 50cmX80cm ini juga dipahat menggunakan Aksara Palawa dalam bahasa melayu kuno. Dalam prasasti Talang Tuo yang bertarikh 684 M. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. Batunburg pada tanggal 29 November 1920 di kebun Pak H. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. Prasasti yang berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm ini ditulis dalam aksara Pallawa. desa Kedukan Bukit di kaki Bukit Siguntang sebelah barat daya Palembang. 19 Mei 683 Dapunta Hiyang berlepas dari minanga membawa 20... Taman tersebut diberi nama Sriksetra. Tahun 686 M . lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India".

Raja Sri Indrawarman juga mengirimkan hadiah kepada kaisar Cina berupa ts'engchi . memiliki rempah-rempah dan wewangian serta kapur barus.Sri Indrawarman Raja Sriwijaya masuk islam Hal ini di dasari oleh Surat yang dikirimkan Sri Indrawarman yang saat itu berstatus sebagai Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari bani Umayyah.. isi potongan surat tersebut berbunyi : Dari Raja di raja. Prasasti yang ditemukan oleh J. dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya.K Van Der Meulen pada bulan Desember 1892 dan di terjemahkan oleh George Coedes orang yang sama yang telah menerjemahkan Prasasti Kedukan Bukit ini berisi tentang Kutukan bagi siapapun yang memberontak kepada Sriwijaya serta berisi Hal hal baik untuk yang setia kepada Sriwijaya. dan 19 cm pada bagian puncak ditemukan di pesisir Barat Pulau Bangka. lebar 32 cm pada bagian dasar.. yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak. tetapi sekedar tanda persahabatan. Bersamaan dengan surat itu juga dikirimkan Hadiah untuk Khalifah Tahun 717-720 M . Tahun 724 M . dalam surat itu disebutkan dari seorang Maharaja. yang adalah keturunan seribu raja. Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah. dengan kotanya yang dilalui oleh dua sungai sekaligus untuk mengairi lahan pertanian mereka.Prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno dipahatkan pada sebuah batu yang berbentuk tugu bersegi-segi dengan ukuran tinggi 177 cm.Sri Indrawarman mengirim hadiah ke Cina Sama hal nya dengan yang di lakukan Raja Sri Indrawarman kepada Raja Arab pada kisaran Tahun 717-720 M.. yang memiliki ribuan gajah.Surat kedua Ke Suriah meminta Da'i ke Sriwijaya Surat kedua yang dikirimkan Raja Sriwijaya ini di dokumentasikan oleh Adb Rabbih dalam karya Al-Iqdul farid. dalam Prasasti Kota Kapur ini juga jelas di ucapkan tanggal 28 Februari 686 Bala tentara Sriwijaya berangkat untuk Menyerang Bumi jawa yang tidak takluk kepada Sriwijaya Tahun 718 M . dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya. dinamakan Prasasti Kota Kapur karna sesuai dengan Tempat di temukan nya yaitu di dusun kecil di Pesisir barat Pulau Bangka yang bernama kota Kapur. kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan.

Tahun 775 -787 M .Dharanindra Mengusasi Sriwijaya Hal ini di dasari oleh sebuah Prasasti yang ditemukan di sebuah tempat yang bernama Ligor saat ini tempat tersebut bernama Nakhon Si Thammarat. raja Jawa yang kawin dengan Dewi Tara. duta ini meminta Kaisar Song untuk menyatakan bahwa Sriwijaya berada dalam perlingdungan cina. selatan India .Sri Cudamaniwarmadewa keterangan ini di dapat dari sebuah manuskrip nepal pada abad ke 11 yang memuji negara Sriwijaya sebagai pusat kegiatan utama agama budha. dikirim setelah Dharmawangsa berhasil menaklukkan Sriwijaya. maka Prasasti ini dinamakan Prasasti Leiden. Dan sebuah kronik Tibet yang ditulis pada abad ke 11 bernama durbodhaloka menyebutkan pula nama maharaja sri Cudamanirwarman dari sriwijayanagara di suwardawipa. selatan Thailand. Penafsiran Manuskrip Prasasti Nalaya berbunyi : " Sri Maharaja di Suwarnadwipa. cucu dari sailendravamsatilaka (mustika keluarga sailendra) dengan julukan sriviravairimathana (pembunuh pahlawan musuh). Belanda. sesuai dengan tempat di temukan nya yaitu di KITLV Leiden. Dharmawangsa Teguh meninggal pada peristiwa tersebut.Samaratungga Memerintah Sriwijaya di kisaran Tahun ini lah di perkirakan Samaratungga menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya dengan mengedepankan Agama dan Budaya. Bihar. Balaputradewa anak Samaragrawira. sedangkan Ligor B ditulis oleh Wangsa Sailendra setelah Menaklukkan Sriwijaya Tahun 792 . Pernikahan Samaratungga dengan Dewi Tara Lahirlah Balaputradewa sebagai Pewaris Tahta Kerajaan Sriwijaya Tahun 860 M . anak Dharmasetu" Tahun 990 M . Tahun 1003 M . kedua Kerajaan ini saling mengirimkan duta ke cina.Serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa Serangan raja Dharmawangsa ini di dasari oleh berita cina dari dinasti song. India. Pada Tahun 992 duta Sriwijaya mencoba pulang kembali namun tertahan di Campa karna negri Sriwijaya belum aman. Tahun 1008 M . karna negri Sriwijaya di serang tentara Kerajaan Medang.Wafatnya Dharmawangsa Teguh dalam Prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya yaitu peristiwa hancurnya Kerajaan Medang.Balaputradewa Naik Tahta Prasasti Nalanda berangka tahun 860 ditemukan di Nalanda. adalah bukti bahwa Balaputradewa pernah menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya. utusan Sriwijaya berangkat pada tahun 988 tertahan di kanton ketika hendak pulang. dan memiliki area indah lokananantha di sriwayapura. Tahun 1006 / 1016 . Ligor A ditulis pada tahun 775 oleh raja Kerajaan Sriwijaya.Sri Mara-Vijayottunggawarman Penemuan Prasasti Leiden yang tertulis pada lempengan tembaga berangka tahun 1005 yang terdiri dari bahasa Sansekerta dan berbahasa Tamil. Prasasti Ligor memiliki 2 Sisi. untusan Kerajaan Medang tiba di cina tahun 992 M. Nama Sri Mara-Vihayottunggawarman di sebutkan dalam Prasasti Leiden sebagai anak dari Sri Cudamaniwarmadewa yang memiliki hubungan baik dengan dinasti Chola dari Tamil.835 M . Tentara Aji Wurawari dari Lwaram yang di perkirakan sekutu Sriwijaya menyerang Istana raja Dharmawangsa Teguh di Wwatan. di kisahkan dalam berita cina bahwa Sriwijaya terlibat persaingan dengan Kerajaan Medang untuk menguasai Asia tenggara. terbukti di bangunnya candi Borubudur pada tahun 825 M oleh Samaratungga. Sisi Pertama disebut sebagai Ligor A dan Sisi sebaliknya disebut Ligor B.

Khoirun Nisa&#39.8 Agustus 2012 02.Terjemahan Prasasti Leiden : Raja Sriwijaya.17 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook 5 komentar: 1.a ?? Balas 3.. Sri Mara-Vijayottunggawarman putra Sri Cudamani Warmadewa di Kataha telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma Tahun 1025 M . KSC2 September 2012 05. ryiinhaa1 September 2012 19.Kehancuran Kerajaan Sriwijaya Sriwijaya Hancur Diserang oleh Rajendra Chola dari Kerajaan Chola serangan Rajendra Chola I dari Koromandel India selatan.. Balas . Diposkan oleh Ison di 07. didasarkan pada bait akhir prasasti Tanjoreyang menceritakan tentang penaklukan yang dilakukan Kerajaan Chola atas beberapa kawasan termasuk beberapa kawasan di nusantara serta penawanan raja SangramaVijayottunggawarman dari Sriwijaya.57 ada yang lebih lengkap gg?? sejarah tentang kerajaan sriwijaya.57 yang lebih lengkap di Wikipedia bro. Syifa&#39..49 sriwijaya dulu bagian INDONESIA. tp knp indonesia tidak bisa seperti itu lagi ya ?? Balas 2.

4.saya seorang berpengaruh hindu dan saya bangga Balas . ramanan bala14 Desember 2012 20.43 sriwijaya merupakan berpengaruh hindu-buddah .

.dan yg sya ingin tahu skrg..sampe skrg msh jdi misteri Balas Muat yang lain.kapan ketemu nya kerajaan sriwijaya yg hilang itu.... Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Universitas Gunadarma .5. gofy sensoria17 Januari 2013 09..37 saya suka cerita kerajaan ini.

Universitas Gunadarma Pengikut Arsip Blog  ▼ 2012 (12) o ► November (2) o ► Oktober (1) o ► Juni (2) o ► April (2) o ▼ Maret (5)  Implementasi Wawasan Nusantara  WAWASAN NUSANTARA  MELIHAT MUSEUM FATAHILAH DI KOTA TUA  SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA  SEJARAH & PERKEMBANGAN ALAT MUSIK 'KOLINTANG' DARI. ► 2011 (3)  Mengenai Saya Ison Lihat profil lengkapku ...

Sanskerta Buddha Vajrayana. cari Untuk kegunaan lain dari Sriwijaya. Buddha Mahayana. Sriwijaya ← → 600-an–1100-an ← → Jangkauan terluas Kemaharajaan Sriwijaya sekitar abad ke-8 Masehi. Dharmasraya Melayu Kuna. Buddha Hinayana. Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Maharaja .702 Sriwijaya. Hindu Monarki Sri Jayanasa Sri Indrawarman . lihat Sriwijaya (disambiguasi). Gambar template oleh Andr Sriwijaya Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Kadaram.Template Awesome Inc.683 .. Jawa.

Didirikan .988 ..Invasi Dharmasraya Mata uang Dharanindra Samaratungga Balaputradewa Sri Cudamani Warmadewa Sri MaraVijayottunggawarman SangramaVijayottunggawarman 600-an 1100-an Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) .775 .1025 Sejarah .835 .1008 .792 .

Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka .

Semenanjung Malaya. Jawa.Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7. kerajaan ini terlupakan dan keberadaannya baru diketahui kembali lewat publikasi tahun 1918 dari sejarawan Perancis George Cœdès dari École française d'Extrême-Orient. yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang. Thai: atau " rī wichạy") adalah salah satu kemaharajaan bahari yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja.[2] maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". Sumatera. sri berarti "bercahaya" atau "gemilang". selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya.1 Bacaan Lanjutan .[5] Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan[2] di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa pada tahun 990. menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan.[3][4] Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7. I Tsing.[7] Daftar isi                1 Catatan sejarah 2 Pembentukan dan pertumbuhan 3 Agama 4 Budaya 5 Perdagangan 6 Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari 7 Hubungan dengan wangsa Sailendra 8 Hubungan dengan kekuatan regional 9 Masa keemasan 10 Masa penurunan 11 Struktur pemerintahan 12 Raja yang memerintah 13 Warisan sejarah 14 Catatan bawah 15 Rujukan o 15. seorang pendeta Tiongkok. dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel.[6] Setelah jatuh.[1][2] Dalam bahasa Sanskerta. bertarikh 682. Thailand Selatan. dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan". dan pesisir Kalimantan.

Tercatat ada 17 keping perahu yang terdiri dari bagian lunas. 14 papan perahu yang terdiri dari bagian badan dan bagian buritan untuk menempatkan kemudi. dan beberapa prasasti dalam Melayu Kuno merujuk pada kekaisaran yang sama. kepala perahu kuno itu sudah hilang dan sebagian papan perahu itu digunakan justru buat jembatan. 16 Pranala luar Catatan sejarah Tidak terdapat catatan lebih lanjut mengenai Sriwijaya dalam sejarah Indonesia. Pada abad ke-20.[6] Sekitar tahun 1993. ketika sarjana Perancis George Cœdès mempublikasikan penemuannya dalam surat kabar berbahasa Belanda dan Indonesia. ditemukan juga sejumlah artefak-artefak lain yang berhubungan dengan temuan perahu. dan kerajaan besar Nusantara selain Majapahit di Jawa Timur. Selain bangkai perahu. masa lalunya yang terlupakan dibentuk kembali oleh sarjana asing.[10] Sayang. kolam serta pulau buatan yang disusun rapi yang dipastikan situs ini adalah buatan manusia. kedua kerajaan tersebut menjadi referensi oleh kaum nasionalis untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan negara sebelum kolonialisme Belanda.[2] Pendapat ini didasarkan dari foto udara tahun 1984 yang menunjukkan bahwa situs Karanganyar menampilkan bentuk bangunan air. keramik. kerajaan Sriwijaya disebut Yavadesh dan Javadeh.[10] Perahu ini dibuat dengan teknik pasak kayu dan papan ikat yang menggunakan tali ijuk. sebelumnya dibaca "Sribhoja". tepatnya di sekitar situs Karanganyar yang kini dijadikan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. Tidak ada orang Indonesia modern yang mendengar mengenai Sriwijaya sampai tahun 1920-an. parit.[9] Selain berita-berita diatas tersebut. serta jaringan kanal dengan luas areal meliputi 20 hektar. Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan berpendapat bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatera Selatan sekarang). yaitu jaringan kanal. dan alat kayu. Sumatera Selatan.[12] Namun sebelumnya Soekmono berpendapat bahwa pusat Sriwijaya terletak pada kawasan sehiliran Batang Hari. Kabupaten Ogan Komering Ilir. Orang Tionghoa menyebutnya Shih-li-fo-shih atau San-fo-ts'i atau San Fo Qi. Kecamatan Cengal.[8] Sriwijaya disebut dengan berbagai macam nama.[2] Sementara dari peta Ptolemaeus ditemukan keterangan tentang adanya 3 pulau Sabadeibei yang kemungkinan berkaitan dengan Sriwijaya. Dalam bahasa Sanskerta dan bahasa Pali. Bangunan air ini terdiri atas kolam dan dua pulau berbentuk bujur sangkar dan empat persegi panjang. seperti tembikar. Banyaknya nama merupakan alasan lain mengapa Sriwijaya sangat sulit ditemukan. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktifitas manusia.[10] Sriwijaya menjadi simbol kebesaran Sumatera awal. antara Muara Sabak sampai . Bangsa Arab menyebutnya Zabaj[11] dan Khmer menyebutnya Malayu. telah ditemukan oleh Balai Arkeologi Palembang sebuah perahu kuno yang diperkirakan ada sejak masa awal atau proto Kerajaan Sriwijaya di Desa Sungai Pasir.[8] Coedès menyatakan bahwa referensi Tiongkok terhadap "San-fo-ts'i". Cara ini sendiri dikenal dengan sebutan teknik tradisi Asia Tenggara.

salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). Candi Gumpung. Reruntuhan Wat (Candi) Kaew yang berasal dari zaman Sriwijaya di Chaiya.[15] Namun yang pasti pada masa penaklukan oleh Rajendra Chola I.[6] dengan catatan Malayu tidak di kawasan tersebut.[13] yang sebelumnya juga telah berpendapat bahwa letak dari pusat kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi Muara Takus (provinsi Riau sekarang). salah satu kawasan yang dianggap sebagai ibukota Sriwijaya. Thailand Selatan. dengan asumsi petunjuk arah perjalanan dalam catatan I Tsing.ke Muara Tembesi (di provinsi Jambi sekarang). jika Malayu pada kawasan tersebut. candi Buddha di Muaro Jambi.[6] Pembentukan dan pertumbuhan Candi Muara Takus. berdasarkan prasasti Tanjore. Kerajaan Melayu yang ditaklukkan Sriwijaya.[14] serta hal ini dapat juga dikaitkan dengan berita tentang pembangunan candi yang dipersembahkan oleh raja Sriwijaya (Se li chu la wu ni fu ma tian hwa atau Sri Cudamaniwarmadewa) tahun 1003 kepada kaisar Cina yang dinamakan cheng tien wan shou (Candi Bungsu. . ia cendrung kepada pendapat Moens. Sriwijaya telah beribukota di Kadaram (Kedah sekarang).

Di abad ke-7.[2] Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa. peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya. pulau Bangka dan Belitung.[2] Di masa berikutnya. Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer.[17][18] Kemaharajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing.[16] selain itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya.300 mil di barat.Belum banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan. Selama masa kepemimpinannya. memutuskan hubungan dengan Sriwijaya pada abad yang sama. pendiri kemaharajaan Khmer. Samaratungga menjadi penerus kerajaan. Tidak seperti Dharmasetu yang ekspansionis. dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang.[20] Sriwijaya tumbuh dan berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka. Ia berkuasa pada periode 792 sampai 835. Laut China Selatan. ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang selesai pada tahun 825. Beberapa ahli masih memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya. orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian kemaharajaan Sriwijaya. Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan ke kota-kota pantai di Indochina. Berdasarkan observasi. Menurut catatan. dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3. sampai raja Khmer Jayawarman II. Setelah Dharmasetu. Di abad ini pula. Laut Jawa. dan Selat Karimata.[2] Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka. sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu setempat. tetapi lebih memilih untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. yang terletak di sebelah utara Langkasuka. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa telah melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang tidak berbakti kepada Sriwijaya. Ekspansi kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya.[19] Di abad ke-7 ini.[2] Agama . Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan. menjadikan Sriwijaya mengendalikan dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara. Selat Sunda. pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah dan berkuasa disana. antara lain Tarumanegara dan Holing berada di bawah kekuasaan Sriwijaya. namun kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar wilayah kepulauan Asia Tenggara. juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya. Para ahli berpendapat bahwa prasasti ini mengadaptasi ortografi India untuk menulis prasasti ini. namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung oleh penguasa.[8] Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara bahari. di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. Pan Pan dan Trambralinga. Kemungkinan yang dimaksud dengan Bhumi Jawa adalah Tarumanegara. kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera. Diketahui. hingga Lampung. Kota Indrapura di tepi sungai Mekong. ditemukan reruntuhan candi-candi Sriwijaya di Thailand dan Kamboja. pelabuhan Champa di sebelah timur Indochina mulai mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja. Untuk mencegah hal tersebut. Prasasti Kedukan Bukit adalah prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu.

[21] Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan.77 meter. ".. Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar . Palembang. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. pada tahun 671 dan 695. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. seorang sarjana Buddha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet dalam kertas kerjanya Durbodhāloka menyebutkan ditulis pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa penguasa Sriwijayanagara di Malayagiri di Suvarnadvipa.[23] Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9. Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya.. Menjelang akhir abad ke-10. yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda. sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya di Nusantara. seorang pendeta terkenal di Sriwijaya. ditemukan di situs Bukit Seguntang.. Atiśa. I Tsing melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. terdapat berita yang dibawakan oleh I Tsing. Peranannya dalam agama Budha dibuktikannya dengan membangun tempat pemujaan agama Budha di Ligor.[22] Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India.... Selain berita diatas. dinyatakan bahwa terdapat 1000 orang pendeta yang belajar agama Budha pada Sakyakirti. berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 masehi.Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2. India. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. pertama oleh budaya Hindu kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. Antara lain pendeta dari Tiongkok I Tsing. Thailand.

Sumatera Selatan.[24] sehingga mungkin kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. — Gambaran Sriwijaya menurut I Tsing. kemudian tumbuh menjadi cikal-bakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak. Pada salah satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan ulama ke istana Sriwijaya. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". disaat melemahnya pengaruh Sriwijaya. tentunya menarik minat para pedagang dan ulama muslim dari Timur Tengah. Beberapa prasasti Siddhayatra abad ke-7 seperti Prasasti Talang Tuwo menggambarkan ritual Budha untuk memberkati peristiwa penuh berkah yaitu peresmian taman Sriksetra. Berdasarkan berbagai sumber sejarah. maka seorang raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman pada tahun 718 dikabarkan tertarik untuk mempelajari Islam dan kebudayaan Arab. sehingga beberapa kerajaan yang semula merupakan bagian dari Sriwijaya. karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung dan berdagang di Sriwijaya. anugerah Maharaja Sriwijaya untuk rakyatnya. Prasasti Telaga Batu menggambarkan kerumitan dan .[25] Budaya Arca Maitreya dari Komering.Sabda. Tercatat beberapa kali raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Damaskus. seni Sriwijaya sekitar abad ke-9 M. sebuah masyarakat yang kompleks dan kosmopolitan yang sangat dipengaruhi alam pikiran Budha Wajrayana digambarkan bersemi di ibu kota Sriwijaya. Suriah.[4] Sangat dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar pusat perdagangan di Asia Tenggara. Ada sumber yang menyebutkan.

Bidor. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditas seperti kapur barus. Dengan berperan sebagai entreport atau pelabuhan utama di Asia Tenggara.[31] Perdagangan Model kapal Sriwijaya tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur. Ditandai dengan ditemukannya berbagai prasasti Sriwijaya dan beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuno di tempat lain. cengkeh. emas. dan arca-arca Bodhisatwa Awalokiteswara dari Jambi[28]. yakni dengan penguasaan atas Selat Malaka dan Selat Sunda. Sangat berbeda dengan episode Sriwijaya di Jawa Tengah saat kepemimpinan wangsa Syailendra yang banyak membangun monumen besar. kepulaga. Sumatera Selatan. dan Borobudur.[26] Meskipun disebut memiliki kekuatan ekonomi dan keperkasaan militer. Perak[29] dan Chaiya. Semua prasasti ini menggunakan bahasa Melayu Kuno. Hubungan dagang yang dilakukan berbagai suku bangsa Nusantara menjadi wahana penyebaran bahasa Melayu. pala. gading. Sejak saat itu.tingkatan jabatan pejabat kerajaan.[30] dan arca Maitreya dari Komering. Candi Sewu. dan timah. dan Biaro Bahal. kayu gaharu. Akan tetapi tidak seperti candi periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit. Di dunia perdagangan. Beberapa arca-arca bersifat Budhisme. seperti berbagai arca Budha yang ditemukan di Bukit Seguntang. seperti Candi Kalasan.[14] Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassalvassal-nya di seluruh Asia Tenggara. persetujuan. karena bahasa ini menjadi alat komunikasi bagi kaum pedagang. Palembang[27]. Semua arca-arca ini menampilkan keanggunan dan langgam yang sama yang disebut "Seni Sriwijaya" atau "Langgam/Gaya Sriwijaya" yang memperlihatkan kemiripan — mungkin diilhami — oleh langgam Amarawati India dan langgam Syailendra Jawa (sekitar abad ke-8 sampai ke-9). dengan mendapatkan restu. yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India. Sriwijaya hanya meninggalkan sedikit tinggalan purbakala di jantung negerinya di Sumatera. Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. Sejak abad ke-7. seperti yang ditemukan di pulau Jawa. sementara Prasasti Kota Kapur menyebutkan keperkasaan balatentara Sriwijaya atas Jawa. Candi-candi Budha yang berasal dari masa Sriwijaya di Sumatera antara lain Candi Muaro Jambi. Candi Muara Takus. bahasa Melayu menjadi lingua franca dan digunakan secara meluas oleh banyak penutur di Kepulauan Nusantara. dan perlindungan dari Kaisar China . candi di Sumatera terbuat dari bata merah. bahasa Melayu kuno telah digunakan di Nusantara. leluhur bahasa Melayu dan bahasa Indonesia modern.

Disebutkan dalam catatan sejarah Champa adanya serangkaian serbuan angkatan laut yang berasal dari Jawa terhadap beberapa pelabuhan di Champa dan Kamboja. Kota Kapur di pulau Bangka. Dengan menaklukkan bandar pelabuhan negara jiran yang berpotensi sebagai pesaingnya. di antara kejatuhan dinasti Tang dan naiknya dinasti Song. Kemungkinan utusan Maharaja Sri Indrawarman yang mengantarkan surat kepada khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah tahun 718.[32] Karena alasan itulah Sriwijaya harus terus menjaga dominasi perdagangannya dengan selalu mengawasi — dan jika perlu — memerangi pelabuhan pesaing di negara jirannya. dan Samudra Hindia. Sriwijaya senantiasa mengelola jejaring perdagangan bahari dan menguasi urat nadi pelayaran antara Tiongkok dan India. Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. kapal kayu bercadik ganda dan bertiang layar yang melayari lautan Nusantara sekitar abad ke-8 Masehi. Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari Upaya Sriwijaya untuk menjamin dominasi perdagangan bahari di Asia Tenggara berjalan seiring dengan perluasan Sriwijaya sebagai sebuah kemaharajaan bahari atau thalasokrasi. Oseania. Selain menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok.[33] Kejayaan bahari Sriwijaya terekam di relief Borobudur yaitu menggambarkan Kapal Borobudur. dan kemudian dari kronik Tiongkok disebutkan Shih-li-fo-shih dengan rajanya Shih-li-t-'o-pa-mo (Sri Indrawarman) pada tahun 724 mengirimkan hadiah untuk kaisar Cina. terutama Fujian. perdagangan dengan luar negeri cukup marak. kerajaan Min dan kerajaan Nan Han dengan negeri kayanya Guangdong. Tarumanagara dan pelabuhan Sunda di Jawa Barat. dan bandar Kedah dan Chaiya di semenanjung Melaya adalah beberapa bandar pelabuhan yang ditaklukan dan diserap kedalam lingkup pengaruh Sriwijaya. Sriwijaya secara otomatis juga melebarkan pengaruh dan wilayah kekuasaannya di kawasan. berupa ts'engchi (bermaksud sama dengan Zanji dalam bahasa Arab). Keperluan untuk menjaga monopoli perdagangan inilah yang mendorong Sriwijaya menggelar ekspedisi militer untuk menaklukkan bandar pelabuhan pesaing di kawasan sekitarnya dan menyerap mereka ke dalam mandala Sriwijaya.[34] Pada paruh pertama abad ke-10. kemaharajaan bahari yang menguasai kawasan pada kurun abad ke-7 hingga ke-13 masehi. Sriwijaya juga menjalin perdagangan dengan tanah Arab. Hal ini merupakan upaya Sriwijaya untuk menjamin monopoli perdagangan laut di Asia Tenggara dengan menggempur bandar pelabuhan pesaingnya. Cadik tunggal atau cadik ganda adalah ciri khas perahu bangsa Austronesia dan perahu bercadik inilah yang membawa bangsa Austronesia berlayar di seantero Asia Tenggara. Fungsi cadik ini adalah untuk menyeimbangkan dan menstabilkan perahu. Kapal layar bercadik yang diabadikan dalam relief Borobudur mungkin adalah jenis kapal yang digunakan armada Sailendra dan Sriwijaya dalam pelayaran antarpulaunya. kembali ke Sriwijaya dengan membawa hadiah Zanji (budak wanita berkulit hitam). Bandar Malayu di Jambi.untuk dapat berdagang dengan Tiongkok. . karena saat itu wangsa Sailendra di Jawa adalah bagian dari mandala Sriwijaya. Sriwijaya juga pernah berjaya dalam hal perdagangan sedari tahun 670 hingga 1025 M. Kalingga di Jawa Tengah. Mungkin angkatan laut penyerbu yang dimaksud adalah armada Sriwijaya.

dengan pengecualian pulau Madagaskar. pengaruh Sriwijaya jarang masuk hingga jauh di wilayah pedalaman.[37] Bahasa Malagasy mengandung kata serapan dari bahasa Sansekerta dengan modifikasi linguistik melalui bahasa Jawa dan bahasa Melayu. suku pribumi Malagasy dapat merunut silsilah mereka kepada 30 perempuan perintis yang berlayar dari Indonesia 1200 tahun yang lalu.[43][44] Hubungan dengan kekuatan regional .[36] Migrasi ke Madagaskar diperkirakan terjadi 1200 tahun yang lalu sekitar kurun tahun 830 M. hal ini merupakan sebuah petunjuk bahwa penduduk Madagaskar dikoloni oleh penduduk yang berasal dari Sriwijaya. dan prasasti Nalanda di India. Berdasarkan penelitian DNA mitokondria. Walau asal-usul dinasti ini masih diperdebatkan sampai sekarang. Diduga penduduk yang berasal dari Sriwijaya telah mengkoloni dan membangun populasi di pulau Madagaskar yang terletak 3300 mil atau 8000 kilometer di sebelah Barat di seberang Samudra Hindia.Sebagai kemaharajaan bahari. prasasti Ligor di selatan Thailand.[14] Majumdar berpendapat dinasti Sailendra ini terdapat di Sriwijaya (Suwarnadwipa) dan Medang (Jawa). bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar adalah orang Indonesia. menyebabkan salah satu keluarga dalam dinasti ini pindah ke Jawa.[41] Sementara Poerbatjaraka berpendapat bahwa dinasti ini berasal dari Nusantara.[40] Kemudian Moens menambahkan kedatangan Dapunta Hyang ke Palembang. Para peneliti meyakini mereka adalah pemukim asal Kerajaan Sriwijaya.[39] Hubungan dengan wangsa Sailendra Candi Borobudur.[35] Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Proceedings of The Royal Society. didasarkan atas Carita Parahiyangan[42] kemudian dikaitkan dengan beberapa prasasti lain di Jawa yang berbahasa Melayu Kuna di antaranya prasasti Sojomerto.[38] Periode kolonisasi Madagaskar bersamaan dengan kurun ketika Sriwijaya mengembangkan jaringan perdagangan bahari di seantero Nusantara dan Samudra Hindia. Sementara pada prasasti Sojomerto dijumpai nama Dapunta Selendra. Sriwijaya kebanyakan menerapkan kedaulatannya di kawasan pesisir pantai dan kawasan sungai besar yang dapat dijangkau armada perahu angkatan lautnya di wilayah Nusantara. keduanya berasal dari Kalinga di selatan India. pembangunannya diselesaikan pada masa Samaratungga Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wangsa Sailendra Munculnya keterkaitan antara Sriwijaya dengan dinasti Sailendra dimulai karena adanya nama Śailendravamśa pada beberapa prasasti di antaranya pada prasasti Kalasan di pulau Jawa.

di propinsi Surat Thani. Dalam surat itu tertulis: " Dari Raja sekalian para raja yang juga adalah keturunan ribuan raja.Pagoda Borom That bergaya Sriwijaya di Chaiya. Meskipun demikian surat ini bukanlah berarti bahwa raja Sriwijaya telah memeluk agama Islam. Thailand Selatan. Aku telah mengirimkan kepadamu bingkisan yang tak seberapa sebagai tanda persahabatan. Kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya. yang berisi permintaan kepada Khalifah untuk mengirimkan ulama yang dapat menjelaskan ajaran dan hukum Islam kepadanya. Banyak sejarawan mengklaim bahwa Chaiya. dan secara teratur mengantarkan utusan beserta upeti. dan Timur Tengah. yang kebun binatangnya dipenuhi ribuan gajah. budaya. Thailand. Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China." — Surat Maharaja Sriwijaya. Pada masa awal. Kepada Raja Arab yang tidak menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. dan jeruk nipis. yang aroma harumnya menyebar hingga 12 mil. India. Pengaruh Sriwijaya nampak pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya . sebagai ibu kota kerajaan tersebut. yang wilayah kekuasaannya terdiri dari dua sungai yang mengairi tanaman lidah buaya.[34] Peristiwa ini membuktikan bahwa Sriwijaya telah menjalin hubungan diplomatik dengan dunia Islam atau dunia Arab. Kuharap engkau sudi mengutus seseorang untuk menjelaskan ajaran Islam dan segala hukum-hukumnya kepadaku. rempah wangi. melainkan hanya menunjukkan hasrat sang raja untuk mengenal dan mempelajari berbagai hukum. yang isterinya pun adalah cucu dari ribuan raja.[45] Pada tahun 100 Hijriyah (718 Masehi) Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirimkan sepucuk surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Kekhalifahan Umayyah. pala. Untuk memperkuat posisinya atas penguasaan kawasan Asia Tenggara. Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz. yakni Tiongkok. dan adat-istiadat dari berbagai rekan perniagaan dan peradaban yang dikenal Sriwijaya saat itu.

[48] Sriwijaya juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala. dan pada masa dinasti Yuan disebut dengan nama Yuan Miau Kwan. dan permusuhan ini diwariskan hingga beberapa generasi berikutnya. pada prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. Dengan kata lain ia mengadukan kepada raja Dewapaladewa. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Maka Wangsa Sailendra berkuasa sekaligus atas Sriwijaya dan Kerajaan Medang. Kemudian hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I. namun menjadi buruk setelah Rajendra Chola I naik tahta yang melakukan penyerangan pada abad ke-11.[6] Masa keemasan . Thatong (Kanchanadit). Chaiya terbagi menjadi tiga kota yakni (Mueang) Chaiya. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai raja San-fo-ts'i. yaitu Sumatera dan Jawa. dan Khirirat Nikhom.[46] Balaputra berkuasa di Palembang. menjadi Maharaja Sriwijaya dan memerintah dari Jawa. Dari prasasti Leiden disebutkan raja Sriwijaya di Kataha Sri Mara-Vijayottunggawarman telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma. di mana raja Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta dikeluarkannya pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma tersebut. Sriwijaya di Sumatra menjalin persekutuan melalui hubungan perkawinan dengan Wangsa Sailendra di Jawa.[47] Persaingan antara Sriwijaya di Sumatera dan Medang di Jawa ini kian memanas ketika raja Dharmawangsa Teguh menyerang Palembang pada tahun 990. Relasi dengan Dinasti Chola di selatan India juga cukup baik. tindakan yang kemudian dibalas dengan penghancuran Medang pada tahun 1006 oleh Raja Wurawari atas dorongan Sriwijaya. membantu perbaikan candi dekat Kanton pada tahun 1079.Sriwijaya. Dalam prasasti Nalanda yang bertarikh 860 Balaputra menegaskan asal-usulnya sebagai keturunan raja Sailendra di Jawa sekaligus cucu Sri Dharmasetu raja Sriwijaya. Setelah kejatuhan Sriwijaya. Akan tetapi akibat pertikaian suksesi singgasana Sailendra antara Balaputradewa melawan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani. raja Pala di India. Seperti disebutkan sebelumnya. bahwa haknya menjadi raja Jawa dirampas Rakai Pikatan. hubungan antara Sriwijaya dan Medang memburuk. Pada masa dinasti Song candi ini disebut dengan nama Tien Ching Kuan. Pada kurun waktu tertentu wangsa Sailendra sebagai anggota mandala Sriwijaya mengambil kendali kekuasaan.

Ini disimpulkan dari seorang ahli dari Bangsa Persia yang bernama Abu Zaid Hasan yang mendapat keterangan dari Sujaimana. pala. Hasil bumi Sriwijaya adalah kapur barus. ditemukan di Rantaukapastuo. Disebutkan kapal yang tercepat dalam waktu dua tahun pun tidak cukup untuk mengelilingi seluruh pulau wilayahnya. Thailand. kayu cendana. Jawa. melindungi kapalkapal dagang. Berdasarkan sumber catatan sejarah dari Arab. Vietnam. dan India. menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan bea dan cukai atas setiap kapal yang lewat. memungut cukai. Al Masudi. Sriwijaya mengumpulkan kekayaannya dari jasa pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok. kayu gaharu. antara lain: Sumatera.[51] Catatan lain menuliskan bahwa Sriwijaya maju dalam bidang agraris.Arca emas Avalokiteçvara bergaya Malayu-Sriwijaya. Pada tahun 955 M.[49] Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi. seorang pedagang Arab. pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. Mengandalkan hegemoni pada kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran. jalur perdagangan. kapulaga. serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan kekuasaanya. menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi. Kemaharajaan Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim. cengkeh. Indonesia. Muarabulian. Semenanjung Malaya. Sriwijaya disebut dengan nama Sribuza.[2] dan Filipina. seorang musafir (pengelana) sekaligus sejarawan Arab klasik menulis catatan tentang Sriwijaya. Jambi.[50] Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda. dengan tentara yang sangat banyak. Abu Zaid menulis bahwasanya Kerajaan Zabaj (Sriwijaya - . gambir dan beberapa hasil bumi lainya. digambarkan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar yang kaya raya. Dalam catatan itu. Kamboja.

[11] Sriwijaya menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara sepanjang abad ke-10. pada tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan terbunuhnya raja Medang terakhir Dharmawangsa Teguh. ia mengirimkan utusan ke Tiongkok dan mengabarkan bahwa di negerinya telah selesai dibangun sebuah candi Buddha yang didedikasikan untuk mendoakan agar Kaisar Tiongkok panjang usia. Rangkaian serangan dari Jawa ini pada akhirnya gagal karena Jawa tidak berhasil membangun pijakan di Sumatera.[52] Kerajaan Medang berhasil merebut Palembang pada tahun 992 untuk sementara waktu. Serangan dari Jawa ini diduga berlangsung sekitar tahun 990-an. Sriwijaya memperlihatkan kegigihan persekutuan mandalanya.[53] (Candi Bungsu. karena negerinya diserang oleh balatentara Jawa. di mana Haji Wurawari dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan Sriwijaya. namun kemudian pasukan Medang berhasil dipukul mundur oleh pasukan Sriwijaya. bertahan dan berjaya memukul mundur angkatan laut Jawa.[54] Serangan dari Medang ini membuka mata Sriwijaya betapa berbahayanya ancaman Jawa. Kedua negeri itu saling mengirim duta besar ke Tiongkok. Sriwijaya disebut-sebut berperan dalam menghancurkan Kerajaan Medang di Jawa. Dikisahkan bahwa. Menguasai ibu kota di Palembang tidak cukup karena pada hakikatnya kekuasaan dan kekuatan mandala Sriwijaya tersebar di beberapa bandar pelabuhan di kawasan Selat Malaka. Ia meminta kaisar Song agar Tiongkok memberi perlindungan kepada San-fo-tsi. Prasasti Hujung Langit tahun 997 kembali menyebutkan adanya serangan Jawa terhadap Sumatera.sebutan Sriwijaya oleh bangsa Arab pada masa itu-) memiliki tanah yang subur dan kekuasaaan yang luas hingga ke seberang lautan. Utusan Jawa juga tiba di Tiongkok tahun 992. Utusan San-fo-tsi yang berangkat tahun 988 tertahan di pelabuhan Kanton ketika hendak pulang.[52] Pada musim semi tahun 992 duta Sriwijaya tersebut mencoba pulang namun kembali tertahan di Champa karena negerinya belum aman. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus).[52] Sri Cudamani Warmadewa kembali memperlihatkan kecakapan diplomasinya. Sri Cudamani Warmadewa. maka Maharaja Sriwijaya pun menyusun siasat balasan dan berusaha menghancurkan Kerajaan Medang. Maharaja Sriwijaya. San-fo-tsi dan Cho-po terlibat persaingan untuk menguasai Asia Tenggara. Ia dikirim oleh rajanya yang naik takhta tahun 991. akan tetapi pada akhir abad ini Kerajaan Medang di Jawa Timur tumbuh menjadi kekuatan bahari baru dan mulai menantang dominasi Sriwijaya. Pada tahun 1003. Berita Tiongkok dari Dinasti Song menyebut Kerajaan Sriwijaya di Sumatra dengan nama San-fo-tsi.[6][48] Masa penurunan . Kaisar Tiongkok yang berbesar hati dengan persembahan itu menamai candi itu cheng tien wan shou dan menganugerahkan genta yang akan dipasang di candi itu. yaitu antara tahun 988 dan 992 pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa. Raja baru Jawa tersebut adalah Dharmawangsa Teguh. Dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya. berhasil lolos keluar dari ibu kota dan berkeliling menghimpun kekuatan dan bala bantuan dari sekutu dan raja-raja bawahannya untuk memukul mundur tentara Jawa. yaitu peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur. sedangkan Kerajaan Medang di Jawa dengan nama Cho-po. memenangi dukungan Tiongkok dengan cara merebut hati Kaisarnya.

seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh dinasti Chola. Selama beberapa dekade berikutnya.[58] Kawasan Sriwijaya dalam prasasti Tanjore Nama kawasan Pannai Malaiyur Mayirudingam Ilangasogam Langkasuka Keterangan Pannai Malayu . India selatan. raja dari dinasti Chola di Koromandel. pajak berkurang dan memperlemah ekonomi dan posisi Sriwijaya.[56] Faktor lain kemunduran Sriwijaya adalah faktor alam. Akibat kapal dagang yang datang semakin berkurang. Kota Palembang semakin menjauh dari laut dan menjadi tidak strategis. Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk tetap berkuasa selama tetap tunduk kepadanya. seperti wilayah Nikobar dan sekaligus berhasil menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu itu SangramaVijayottunggawarman.[11] Kerajaan Tanjungpura dan Nan Sarunai di Kalimantan adalah kerajaan yang sezaman dengan Sriwijaya. yang ketika pada saat itu Sriwijaya diserang Kerajaan Chola mereka bermigrasi ke Kalimantan Selatan. sehingga kapal-kapal dagang yang tiba di Palembang semakin berkurang. Rajendra Chola I. Berdasarkan prasasti Tanjore bertarikh 1030. namun Kerajaan Tanjungpura disebutkan dikelola oleh pelarian orang Melayu Sriwijaya.[57] Akibatnya.Sebuah lukisan dari Siam menunjukkan penyerangan Chola di Kedah. Kerajaan Chola telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya. Tahun 1017 dan 1025. mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya. Karena adanya pengendapan lumpur di Sungai Musi dan beberapa anak sungai lainnya.[55] Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita utusan San-fo-ts'i ke Cina tahun 1028.

Ji-lo-t'ing (Cherating. dan 13 potong pakaian. Ling-ya-si-kia (Langkasuka).[2] Pengaruh invasi Rajendra Chola I. Pa-t'a (Sungai Paka. masing-masing duta besar tersebut mengunjungi Cina. sampai muncul Dharmasraya dan Pagaruyung sebagai kekuatan baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai dari kawasan Semenanjung Malaya. Kemudian juga mengirimkan utusan berikutnya pada tahun 1088. selatan Thailand).[59] Khususnya pada tahun 1079. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa pada tahun 1079. Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha dan Hindu. Tan-ma-ling (Tambralingga. Fo-lo-an (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang).[59] Ekspedisi Chola mengubah jalur perdagangan dan melemahkan Palembang. yang merupakan surat dari putri raja yang diserahi urusan negara San-fo-tsi. Kilantan (Kelantan). selatan Thailand). Ligor. yakni San-fo-ts'i dan Cho-po (Jawa). Selanjutnya dalam berita Cina yang berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada tahun 1082 masih mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan Kaisar Yuan Fong. Sumatera. serta menyerahkan pula 227 tahil perhiasan. Ts'ien-mai (Semawe. yang kemudian mengirimkan utusan untuk membantu perbaikan candi dekat Kanton. sedangkan rakyat San-fo-ts'i memeluk Budha. pantai timur Semenanjung Malaya). Pa-lin-fong (Palembang). Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) raja dinasti Chola disebut juga sebagai raja San-fo-ts'i. Beberapa daerah taklukan melepaskan diri. rumbia. yang memungkinkan Jambi untuk mengambil kepemimpinan Sriwijaya pada abad ke-11. Lan-wu-li (Lamuri di Aceh).[59] Ini menunjukkan bahwa ibu kota Sriwijaya selalu bergeser dari satu kota maupun kota lainnya selama periode tersebut. catatan Cina menunjukkan bahwa Sriwijaya mengirimkan duta besar pada Cina. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja Kien-pi bawahan San-fo-tsi. Chou-JuKua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggara terdapat dua kerajaan yang sangat kuat dan kaya. Si-lan (Kamboja).Mappappalam Mevilimbangam Valaippanduru Takkolam Madamalingam Ilamuri-Desam Nakkavaram Kadaram Tambralingga Lamuri Nikobar Kedah Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Pong-fong (Pahang). Kia-lo-hi (Grahi. dan memiliki 15 daerah bawahan yang meliputi. Pada tahun 1079 dan 1088. dan Sin-t'o (Sunda). terhadap hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah.[60] Berdasarkan sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi[61] yang ditulis pada tahun 1178. pantai timur semenanjung malaya). Chaiya sekarang.[6][13] . Tong-ya-nong (Terengganu). Kien-pi (Jambi). pantai timur semenanjung malaya). sampai Jawa bagian barat.

melainkan telah identik dengan Dharmasraya. ternyata adalah wilayah jajahan Kerajaan Dharmasraya. Hal ini karena dalam Pararaton telah disebutkan Malayu.Namun demikian. samaryyāda.[62] Kadātuan dapat bermakna kawasan dātu. Menurut Casparis. Walaupun sumber Tiongkok tetap menyebut San-fo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan Laut Cina Selatan. dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung informasi penting tentang kadātuan. Struktur pemerintahan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prasasti Telaga Batu Prasasti Telaga Batu Masyarakat Sriwjaya sangat majemuk. Kadātuan dan vanua ini merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri. samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua. tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy) sebagai kawasan yang mesti dijaga. Kitab ini mengisahkan bahwa Kertanagara raja Singhasari. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di Dharmasraya sebagaimana yang tertulis pada prasasti Padang Roco. yang dapat dianggap sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya terdapat vihara untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya. dan mengenal stratatifikasi sosial. juga sudah tidak menyebutkan lagi nama Sriwijaya untuk kawasan yang sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya. mengirim sebuah ekspedisi Pamalayu atau Pamalayu. istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak lagi identik dengan Sriwijaya. Kadātuan ini dikelilingi oleh vanua.[11] Pembentukan satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas politik Sriwijaya. dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa kepada raja Melayu. Dari daftar 15 negeri bawahan San-fotsi tersebut. mandala dan bhūmi. Begitu juga dalam Nagarakretagama yang menguraikan tentang daerah jajahan Majapahit. yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat . Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan manuskrip yang terdapat pada prasasti Grahi. vanua. (tnah rumah) tempat tinggal bini hāji.

tukang cuci. dan dandanayaka (hakim). sthapaka (pemahat).bermaksud kawasan pedalaman. 724 Utusan ke Khalifah Muawiyah I dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tahun Nama Raja Ibukota 671 Dapunta Hyang atau Sri Jayanasa Srivijaya Shih-li-fo-shih Sri Indrawarman 702 Shih-li-t-'o-pa-mo Sriwijaya Shih-li-fo-shih .[20] Adapun. dan hulu haji (peniaga. waniyaga. Karang Brahi dan Palas Pasemah Utusan ke Tiongkok 702-716.[Note 1] Adyaksi nijawarna/wasikarana (pembuat pisau).[44] Raja yang memerintah Para Maharaja Sriwijaya[2][6] Prasasti. Dapunta Hyang punya dua orang anak yang diberi gelar putra mahkota. bhupati (bupati). Kota Kapur (686). yakni yuvarāja (putra mahkota). selain diceritakan kutukan raja Sriwijaya kepada siapa saja yang menentang raja. pemimpin. pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) dan rājakumāra (pewaris berikutnya). Ahmad Jelani Halimi (profesor di Universiti Sains Malaysia) mengatakan bahwa untuk mencegah perpecahan di antara anak-anaknya itulah. Menurut Prasasti Telaga Batu. dan dalam lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra mahkota). senopati (komandan pasukan). marsi haji. Sriwijaya yang begitu luas dibagi menjadi dua.[20][63] Maka dari itu.[63] Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan dalam struktur pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya. penaklukan Jawa Prasasti Kedukan Bukit (683). puwaham (nakhoda kapal). Seperti yang diterangkan diatas.[20] Menurut kronik Cina Hsin Tang-shu. diceritakan pula bermacam-macam jabatan dan pekerjaan yang ada di zaman Sriwijaya. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Catatan perjalanan I Tsing pada tahun 671-685. Penguasa Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja. kayastha (juru tulis). pratisra. Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan Sriwijaya. budak raja). Penaklukan Malayu. Talang Tuo (684). jabatan dan pekerjaan yang diceritakan tersebut adalah raja putra (putra raja yang keempat). Kemudian terdapat juga Tuha an watak wuruh (pengawas kelompok pekerja). pratiyuvarāja (putra mahkota kedua). maka kemungkinan Kerajaan Sriwijaya dibagi menjadi dua.

& 962 Utusan ke Tiongkok 980 & 778 Dharanindra atau Rakai Panangkaran Jawa 792 840 . dan kembali ke Suwarnadwipa 856 Balaputradewa Suwarnadwipa Prasasti Nalanda tahun 860. Rakai Pikatan Kehilangan kekuasaan di Jawa. Jawa 825 menyelesaikan pembangunan candi Borobudur Kebangkitan Wangsa Sanjaya. India 861959 960 980 Sri Udayaditya Warmadewa Se-li-hou-ta-hia-li-tan Sriwijaya San-fo-ts'i Belum ada berita pada periode ini Utusan ke Tiongkok 960.Tahun Nama Raja Rudra Vikraman Ibukota Sriwijaya Prasasti. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Utusan ke Tiongkok 728-742 728 Lieou-t'eng-wei-kong 743774 775 Sri Maharaja Sriwijaya Shih-li-fo-shih Belum ada berita pada periode ini Prasasti Ligor B tahun 775 di Nakhon Si Thammarat. selatan Thailand dan menaklukkan Kamboja Pindah ke Jawa Wangsa Sailendra (Jawa Tengah atau mengantikan Wangsa Sanjaya Yogyakarta) Prasasti Kelurak 782 di sebelah utara kompleks Candi Prambanan Prasasti Kalasan tahun 778 di Candi Kalasan 782 Samaragrawira atau Rakai Warak Samaratungga atau Rakai Garung Jawa Prasasti Nalanda dan prasasti Mantyasih tahun 907 Prasasti Karang Tengah tahun 824.

Hie-tche (Haji) Sri Cudamani Warmadewa 988 Se-li-chu-la-wu-ni-fuma-tian-hwa Sri MaraVijayottunggawarman Se-li-ma-la-pi Sriwijaya Malayagiri (Suwarnadwipa) San-fo-ts'i 990 Jawa menyerang Sriwijaya. Tanjore. Ha-ch'i-suwa-ch'a-p'u (Haji Sumatrabhumi (?)). catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa 983: dengan raja. gelar haji biasanya untuk raja bawahan San-fo-ts'i Kataha 1008 1017 1025 SangramaVijayottunggawarman Sriwijaya Kadaram Diserang oleh Rajendra Chola I dan menjadi tawanan Prasasti Tanjore bertarikh 1030 pada candi Rajaraja. pembangunan candi untuk kaisar Cina yang diberi nama cheng tien wan shou Prasasti Leiden & utusan ke Tiongkok 1008 Utusan San-fo-ts'i ke Tiongkok 1017: dengan raja. India Dibawah Dinasti Chola dari Koromandel Utusan San-fo-ts'i dengan raja Kulothunga Chola I (Ti-huaka-lo) ke Tiongkok 1079 membantu memperbaiki candi Tien Ching di Kuang Cho (dekat Kanton) Utusan San-fo-ts'i dari Kien-pi (Jambi) ke Tiongkok 1082 dan 1088 Belum ada berita Laporan Chou-Ju-Kua dalam 1030 1079 1082 10891177 1178 . Catatan Atiśa. Utusan ke Tiongkok 988-9921003.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti.

khususnya bagi penduduk kota Palembang. pernah bangkit.[67] Kegemilangan Sriwijaya telah menjadi sumber kebanggaan nasional dan identitas daerah. dan berjaya pada masa lalu. kaum nasionalis Indonesia juga mengagungkan Sriwijaya sebagai sumber kebanggaan dan bukti kejayaan masa lampau Indonesia. penemuan kembali kemaharajaan bahari ini oleh Coedès pada tahun 1920-an telah membangkitkan kesadaran bahwa suatu bentuk persatuan politik raya. Meskipun Sriwijaya hanya menyisakan sedikit peninggalan arkeologi dan keberadaanya sempat terlupakan dari ingatan masyarakat pendukungnya. Keluhuran Sriwijaya telah menjadi inspirasi seni budaya. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa buku Chu-fan-chi berisi daftar koloni San-fo-ts'i 1183 Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa Dharmasraya Dibawah Dinasti Mauli. tumbuh.[66] Di samping Majapahit. dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu Indonesia modern. Selama berabad-abad. Kerajaan Melayu.[65] Tersebar luasnya Bahasa Melayu Kuno ini mungkin yang telah membuka dan memuluskan jalan bagi Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Malaysia. kekuatan ekononomi dan keperkasaan militernya telah berperan besar atas tersebarluasnya penggunaan Bahasa Melayu Kuno di Nusantara. setidaknya di kawasan pesisir. Prasasti Grahi tahun 1183 di selatan Thailand Warisan sejarah Busana gadis penari Gending Sriwijaya yang raya dan keemasan menggambarkan kegemilangan dan kekayaan Sriwijaya.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. seperti lagu dan tarian tradisional Gending Sriwijaya. Warisan terpenting Sriwijaya mungkin adalah bahasanya. berupa kemaharajaan yang terdiri atas persekutuan kerajaan-kerajaan bahari. Hal yang sama juga berlaku bagi masyarakat . Bahasa ini menjadi bahasa kerja atau bahasa yang berfungsi sebagai penghubung (lingua franca) yang digunakan di berbagai bandar dan pasar di kawasan Nusantara. Adapun Bahasa Melayu Kuno masih tetap digunakan sampai pada abad ke-14 M. Sumatera Selatan.

^ Cœdès. di dalam F. Pada tanggal 11 November 2011 digelar upacara pembukaan SEA Games 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya. Paris. ―Textes Chinois‖ 4. ^ a b c Taylor. ^ a b c d e f g h i j k l Munoz. Di Indonesia. London. Sriwijaya TV. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient 18 (6): 1-36. 10. 5. J. ^ a b Junjiro Takakusu. Brill.W. Taufik. Tugas mereka selain itu adalah menjalankan perdagangan di pasar-pasar dan merekalah yang bertindak sebagai pengurusnya . (1938).J. Indonesia: Peoples and Histories. Diakses pada 20 April 2012. ^ Krom. F. N. dan nama ini juga digunakan oleh Universitas Sriwijaya yang didirikan tahun 1960 di Palembang.[68][69] Catatan bawah 1. Amsterdam: N. dan merayakan kemaharajaan Sriwijaya yang gemilang. "Les inscriptions malaises de Çrivijaya". ISBN 90-04-04172-9. George (1930). (1896). ^ Cœdès.[64] Rujukan 1. L’Empire Sumatranais de Crivijaya.selatan Thailand yang menciptakan kembali tarian Sevichai yang berdasarkan pada keanggunan seni budaya Sriwijaya. Oxford. ISBN 9814155-67-5. ISBN 0-300-10518-5. PT Pupuk Sriwijaya (Perusahaan Pupuk di Sumatera Selatan). . dan Sriwijaya Football Club (Klab sepak bola Palembang). J. nama Sriwijaya telah digunakan dan diabadikan sebagai nama jalan di berbagai kota. Paul Michel (2006). Stapel. Stadion Gelora Sriwijaya. 24 Maret 2012. Upacara pembukaan ini menampilkan tarian kolosal yang bertajuk "Srivijaya the Golden Peninsula" menampilkan tarian tradisional Palembang dan juga replika ukuran sebenarnya perahu Sriwijaya untuk menggambarkan kejayaan kemaharajaan bahari ini. George (1918). Stapel. Geschiedenis van Nederlandsch Indië. Part 1500. A. Joost van den Vondel. Singapore: Editions Didier Millet.W. vol.V. memuliakan. LKiS Pelangi Aksara. Sriwijaya. 6. ^ a b c d e f g h Muljana. "Perahu Kuno Kerajaan Sriwijaya Ditemukan di Sumatera Selatan ". ed. ISBN 978-979-8451-62-1. Palembang.G. U. "Le Royaume de Çriwijaya". Imprimerie Nationale. PT. ^ a b c Wijaya. Semuanya dinamakan demikian untuk menghormati. I p. by I-tsing. ^ Casparis. 7. "Het Hindoe-tijdperk". New Haven and London: Yale University Press. E. Indonesian palaeography: a history of writing in Indonesia from the beginnings to C. 149. (1975). ^ Gabriel Ferrand. A record of the Buddhist Religion as Practised in India and the Malay Archipelago AD 671-695. Slamet (2006). Sriwijaya Air (maskapai penerbangan). 9. Sriwijaya Post (Surat kabar harian di Palembang). Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient (BEFEO) 30: 29-80. Jean Gelman (2003). hlm. 8. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. 3. (1922). ^ Tuha an watak wuruh juga bersifat pengurus perdagangan dan pertukangan. 2. Demikian pula Kodam II Sriwijaya (unit komando militer).M.

ISBN 979-413-290-X. (1993). University of Hawaii Press. Islam in the Indonesian world: an account of institutional formation. Ilmu politik Islam V. Azyumardi (2006). PT Balai Pustaka. Kelas VII. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. ISBN 0-8248-0368-X. 12. R. ^ Sucipto 2009. Nugroho Notosusanto. 18. ^ Melayu Online: Bambang Budi Utomo 27. 86. filosofis & sosio-yuridis kenegaraan. ISBN 979413967X. 8. "Penghuni Pertama Pulau Madagaskar Berasal dari Kerajaan Sriwijaya ". Museum Negeri Sumatera Selatan. hlm. ^ Iqbal. (1992). ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. . 37. Bandung: CV. ISBN 979407408X 19. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. ^ Ahmad Rapanie. Beberapa Situs dan Temuannya". (2002). George (1996). ^ Bridgeman: Avalokitesvara figure from the Srivijaya Period. 21. hlm. 34. Early Indian Influences in Southeast Asia 30. 9-11 November 2006 29. Suwarno. 17. 36. Brill Archive 16. Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia 2. 23. PT Balai Pustaka. ^ Prof. 121. Lonely Planet. Louis-Charles Damais. Dini. Pancasila budaya bangsa Indonesia:Penelitian Pancasila dengan pendekatan historis. Kanisius.com. Bulan Bintang. ^ Supratna. hlm. 13. Muhammad. Ribuan Nata. Photograph and artifact exhibition of Muara Jambi Archaeological site. 22. ^ George Coedès. H. ^ Ahmad. Mizan Pustaka. Yusuf Ali (August 2011). ^ a b Azra. 30. ^ Collins 2005. Nana (2008). (1994). ^ Bukit Siguntang 28. ^ a b c Marwati Djoened Poesponegoro. Cahyo Sulistianingsih. hlm. 25. The Indianized States of Southeast Asia. Sejarah untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas: Program Bahasa. Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang. religion & language of an early Malay polity : collected studies. hlm. YRAMA WIDYA. 24. ^ P. Diakses pada 18 April 2012. ^ KaalaChaKra. found in Chaiya. Bentara Budaya Jakarta. ^ "Madagascar Founded By Women". Sejarah nasional Indonesia: Jaman kuna. ISBN 979-407-408-X 15. Kanisius. 9th-10th century (bronze) 31. ^ Marwati Djoened Poesponegoro. Azyumardi Azra. 35. ISBN 9839961411. 20. Diakses pada 23 Maret 2012. ^ Srivijaya Art In Thailand 32. 14. J. (1993). ^ Titik Temu. hlm. Sejarah Nasional Indonesia II (6 Seri). MBRAS. ^ Halimi 2008. 17 April 2012. Discovery. 33. (1992). Jejak Peradaban di Tepi Batanghari. ISBN 979-433-430-8. ^ a b c d Sucipto 2009. "Kerajaan Sriwijaya. Nugroho Notosusanto. ISBN 979-758-597-2..com. ^ a b c d Susanti.11. 28. 26. Dr. Edisi Pemuktahiran. ^ Cœdès. Diakses pada 7 Juli 2010. ^ a b Soekmono. ISBN 978-979-543-708-6. Jakarta: Mizan. Rohman. Sriwijaya: history. MA. 9. Bandung: Grasindo. Thailand. PELAJARAN IPS-SEJARAH BILINGUAL:Untuk SMP/MTs. Diakses pada 20 April 2012. ^ "History of Madagascar". ^ Collins 2005. Zainal Abidin (1979).

Diarsipkan dari yang asli pada 25 Agustus 2012.N. (2003). 151. ^ Kulke. Yāva en Katāha".C. (2007:17). ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra.org. (1956). Geoffrey (2009). ^ Poerbatjaraka. His Work on the Chinese and Arab Trade in the Twelfth and Thirteen centuries. 50. ^ Suriansyah Ideham. W. (1956). de Çailendra-en de Sanjāyavança". hlm. (1935). Quezon City: CARE Minorities. Diakses pada 16 Januari 2013. "Kerajaan Nan Sarunai". J. 48.. ^ Muljana. Agonies and Dreams: The Filipino Muslims and Other Minorities".. ed.W. Early Indonesian Commerce: a study of the origins of Śrīvijaya. F. "Preliminary report on the discovery of an Old malay inscription at Sojomerto". A. R. "Çriwijaya. hlm. Yogyakarta: PT.D. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient XXXIII: 121-144. 46. entitled Chu-fan-chi. ^ Munoz 2006. ^ Sucipto 2009. ^ "A small cohort of Island Southeast Asian women founded Madagascar". Early Kingdoms. 252. ^ Southeast Asia Digital Library: About Malay 66. Slamet (2006). ISBN 978-979-8451-62-1. Nagapattinam to Suvarnadwipa: reflections on Chola naval expeditions to Southeast Asia. 40. 51. Proceedings of The Royal Society B. pages 77. PT. 61. hlm. 45.. . 43. 21 Maret 2012. R. 60. TBG LXXVII: 317-487. Djoko (2005). ^ Kulke. hlm. ^ a b c Munoz. 110-111. BKI 114: 254-264.. ^ Boechari (1966).W. 64. 58. MISI III: 241-251.L. hlm. Stapel. ^ Moensr. "An Early Age of Commerce in Southeast Asia. 165. (1937). 63. LKiS Pelangi Aksara. p. 53. H. Stapel. 41. Chao Ju-kua. J. ^ Collins 2005. hlm. Institute of Southeast Asian. (2009). 47. 56. 12. ^ a b Halimi 2008. ^ Rasul. 167. Yahoo News Indonesia. "Kadātuan Śrīvijaya‘—Empire or Kraton of Śrīvijaya? A Reassessment of the Epigraphic Data". hlm. ^ a b Casparis. ^ Wade. ^ Muljana. 42.. Diakses pada 25 Agustus 2012. Bandung: Masa Baru. Cornell University Press.C. ISBN 979-221351-1. F. ^ "Wanita Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar". www. Sriwijaya. ^ Halimi 2008. 150. ^ Pramono. Melayu online. 54. ISBN 981-230-936-5. Jainal D. (1911). Brill Archive 55. (1933). II. 62. ^ a b Munoz 2006. ISBN 978-979-8451-62-1. hlm. ^ a b c Munoz 2006. ^ De Casparis. (1993). Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th century A. "Le rois Çriwijaya de Suvarnadvipa". 65. 44. hlm. Wolters. Diakses pada 23 Maret 2012. Bulletin de l’École Française d’Extreme Orient 80 (1): 159-180. ^ Sastri K. ^ O. 900–1300 CE".. 49. Diakses pada 23 Maret 2012. N. Slamet (2006). hlm. LKiS Pelangi Aksara. 29. 59.. F. University of Madras. 122. 52. Vol. Gramedia Pustaka Utama. 120. "Çriwijaya. 57. Budaya bahari.eastwestcenter. St Petersburg. Ithaca. ^ Majumdar. The Cholas. 39.38. ^ Hirth. H. Sriwijaya. ed. (1967). Prasasti Indonesia I.

Munoz. ISBN 978-979-045-686-0. Hall. Buddhist Empires (Inggris) Śrīwijaya: A Centre of Learning? [tampilkan] l•b•s Sumber sejarah berkaitan dengan Sriwijaya [tampilkan] l•b•s Kerajaan di Sumatera [tampilkan] l•b•s Sejarah kekaisaran di dunia Kategori:  Pendirian tahun 600-an . Maritime Southeast Asia to 1500. Muljana. James T. Slamet (2006). London: Macmillan. London: ME Sharpe Armonk. Paul Michel (2006). ISBN 978-967-61-2155-X. 2003. ^ Spectacular Opening of the 26th SEA GAMES in Palembang Bacaan Lanjutan          D.com (Indonesia) Balai Arkeologi Palembang dan Sriwijaya Society (Inggris) Sejarah Melayu. Stuart-Fox. Jakarta: KITLV bekerjasama dengan Pusat Bahasa dan Yayasan Obor Indonesia. 1955. ed (dalam bahasa Indonesia). ISBN 981-230-103-8. ISBN 9798451627. Sucipto (2009). Lynda Norene Shaffer. G. A. hlm. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. ISBN 981-4155-67-5. A Short History of China and Southeast Asia: Tribute. Ahmad Jelani (2008) (dalam bahasa Melayu). Perkembangan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu Budha serta Peningalannya. (2000).L. Halimi. Trade. ^ Smith. 1996. and Influence. 1997. Boulder: Westview Press. R. Kuala Lumpur: Utusan Publication & Distributors Sdn Bhd. 9. Sejarah dan Tamadun Bangsa Melayu [Sejarah dan Peradaban Bangsa Melayu]. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. 68. ISBN 979-461-537-4. Martin. D. Southeast Asia: Past and Present. Yogyakarta: LKiS. Solo: Tiga Serangkai. E.67. Pranala luar     (Indonesia) Kerajaan Sriwijaya di MelayuOnline. ^ The new Golden Peninsula Games 69. Suminto. A History of South-east Asia. Bahasa Dunia Sejarah Singkat. Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN Strategic Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN. Bahasa Melayu. Sriwijaya. SarDesai. (2005) (dalam bahasa Indonesia). Collins. London: Allen and Unwin. Singapura:Editions Didier Millet.

   Pembubaran tahun 1100-an Kerajaan di Nusantara Kerajaan Sriwijaya Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain        Aragonés ‫ال عرب ية‬ Български Bahasa Banjar Català Cebuano Česky .

08. 24 Januari 2013. ketentuan tambahan mungkin berlaku.                            Deutsch English Español Suomi Français हिन्दी Italiano 日本語 한국어 Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Polski Português Русский संस्कृ तम् Basa Sunda Svenska தமிழ் ไทย Українська Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 14.  . Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

    .

    .

   .

   .

com .blogspot.   .   BERWISATA KE TAMAN PURBAKALA KERAJAAN SRIWIJAYA PALEMBANGkamar-bujang.1200 × 1600 .More sizes Image may be subject to copyright.

     .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

    .

   .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

dijelaskan cucu pertama dari Anyan. sehingga kebanyakan setiap tokoh yang dikenal hanya akan dipanggil sesuai dengan kemampuan atau ilmu yang mereka miliki. membuat saya berasumsi jika adanya dugaan Suku Dayak merupakan nenek moyang Bangsa Indonesia. Gelombang imigran dari luar dimulai pada akhir zaman es (pleistocene) usai tepatnya sekitar 10. Suku Dayak memang lahir lebih dahulu ketimbang suku-suku yang lainnya. salah satunya adalah Kerajaan Sriwijaya.000-6. jika untuk setiap tokoh sejarah akan memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. Penyebutan nama sebagai identitas diri pada zaman dulu merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting. Lua yang mengikuti jejak Sang Kakek. Sehingga tidak heran pula. merantau ke Pulau Sumatera yang masih merupakan tanah Melayu. Saat itu. Berdasarkan peta persebaran sejarah nusantara. Begitu juga dengan perannya sebagai cikal bakal lahirnya kerajaan-kerajaan di Nusantara. yakni tokoh Suku Dayak Maanyan yang bernama Lua pergi ke tanah melayu. ditambah adanya gelombang imigran proto melayu. Keberadaan Suku Dayak yang lebih dahulu menginjakan kakinya di Bumi Nusantara ini. Persebaran manusia di Kalimantan pun terus berkembang. Melayu atau yang lebih dikenal dengan nama Malaka merupakan pusat perdagangan yang ramai. Mungkin. imigran berbagai bangsa mulai menjejakan kakinya di Kalimantan yang saat itu dikenal dengan sebutan Tanjung Nagara. Itu yang terkadang membuat kebingungan saat akan membedah sejarah masa lampau. bisa saja itu salah satu taktik . Kalimantan Selatan. jika dikatakan Suku Dayak adalah suku tertua di Nusantara. Berdasarkan Cerita Urang Sepuluh dari Banjar. Kerajaan Sriwijaya Dilahirkan dari Suku Dayak OPINI | 17 July 2012 | 14:19 Dibaca: 5044 Komentar: 2 3 menarik Wajar.000 tahun lalu melalui jalur timur laut. Orang Suku Dayak memang terkenal memiliki ilmu tinggi.

Hal itu dijelaskan pada Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan M Batenburg pada 29 November 1920 lalu di Kampung Kedukan Bukit. Bukti keberadaan Kerajaan Candi Laras adalah Tulisan di Prasasti ―Kedukan Bukit‖ yang terdapat di kota Palembang bertahun 605 Saka/ 683 M berhuruf Pallawa. sangat tidak mungkin jika ada manusia yang bisa hidup dengan usia yang berabadabad lamanya. Bukti lainnya adalah Prasasti Batung Batulis yang ditemukan di kompleks Candi Laras Margasari bertahun 606 Saka. Semakin lama perkampungan di pesisir Sungai Tabalong itu semakin ramai sehingga akhirnya menjadi sebuah kerajaan kecil bernama kerajaan Tanjungpuri (diperkirakan terletak di kota Tanjung sekarang). Kecenderungan adanya dugaan Kerajaan Sriwijaya dilahirkan dari Kerajaan Purba yang dibangun Suku Dayak terlihat dari beberapa kesamaan seperti ornamen bunga teratai. Kelurahan 35 Ilir. Isi tulisannya adalah ―Jaya Sidda Yatra‖ yang artinya perjalanan . nama Lua berganti menjadi Naga. salah seorang tokoh besar Suku Dayak dari Kerajaan Purba Nan Marunai. Keturunan Anyan dari anaknya Masari mendirikan kerajaan Candi Laras di Margasari (Kab. Sehingga patut dipertanyakan Raja Sriwijaya ke berapa yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut? Dari sebuah artikel yang saya langsir. Jadi. Kerajaan Sriwijaya dapat diprediksi telah lahir sebelum abad ke 7 Masehi. Raja Sriwijaya ke-X yang berganti nama ketika mendirikan Kerajaan Malaka menjadi Iskandar Zulkarnaen atau Raja Gentar ALam karena ilmu saktinya yang dapat menggentarkan alam.wordpress. serta lambang naga yang merupakan hewan agung yang dipercaya Suku Dayak. Palembang. Lua berarti Naga. pada abad ke-5 M berdiri sebuah kerajaan di Kalimantan Selatan bernama Kerajaan Tanjungpuri. Di Kalimantan Selatan. Berdasarkan cerita lainnya. Tapi saya beropini untuk zaman dulu. warna kuning dan emas sebagai warna kebesaran. Lahirnya Kerajaan Sriwijaya diduga lebih tua dari Kerajaan Kutai. Dapunta Hyang merupakan sebuah gelar yang mutlak disandang oleh semua Raja Sriwijaya.com/2011/10/15/hikayatdayak-banjar/. Isi tulisan ―Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan perahu dari Minanga Tamwan membawa dua laksa tentara menuju timur‖.4 M. Jika benar seperti itu. Sumatera Selatan. Para imigran tersebut berbaur bahkan melakukan perkawinan dengan penduduk setempat yakni Suku Dayak. Karena jika dipikir oleh akal manusia zaman sekarang. Dalam prasasti tersebut dijelaskan Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci ke timur dengan membawa 2 laksa tentara. Seperti halnya Lua yang merupakan cucu pertama dari Anyan. Tapin sekarang) pada Tahun 678 M. Sama seperti Raja Prameswara. hal itu sangat mungkin terjadi. Hasil dari perpaduan antara suku Melayu dan Dayak itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal Suku Banjar.untuk menyamarkan identitas orang yang sama. bisa saja di Tanah Melayu. http://lookman89. Para Imigran Melayu yang mempunyai kebudayaan lebih maju dibanding penduduk lokal pada masa itu mendirikan perkampungan kecil di daerah pesisir Sungai Tabalong. Berdirinya kerajaan ini bermula dari kedatangan para Imigran Melayu dari Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatera pada sekitar abad ke.

Kemudian dari cara ekspansi Kerajaan Sriwijaya itulah yang juga melahirkan Kerajaan besar lainnya seperti Kerajaan Majapahit. Jadi dua buah prasasti tersebut mempunyai keterkaitan karena memiliki kesamaan yaitu berhuruf Pallawa. Hal itu menjelaskan..Ziarah. patung tersebut dikenal sebagai azimat keselamatan bagi pelaut Sriwijaya yang beragama Buddha. Prasasti Kedukan bukit bertahun 605 Saka yang merupakan Tahun keberangkatan dari Sriwijaya dan Prasasti Batung Batulis bertahun 606 Saka yang merupakan Tahun kedatangan di Candi Laras Marga Sari. Jika menilik nama Sang Tokoh.. merupakan hal yang logis sebab perjalanan waktu itu mungkin saja mencapai setahun dari Sriwijaya ke Candi Laras di Pulau Kalimantan. hal itu menjelaskan Raja Sriwijaya yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut adalah Prameswara yakni. Cerita lain menyebutkan. Kerajaan Sunda. Sehingga menghapus mitos selama ini yang mengatakan bahwa Candi laras didirikan oleh Ampu Jatmika asal Keling pada Tahun 1387 M. dan Kerajaan Minangkabau. Raja Sriwijaya ke-X. melainkan masa awal kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang mulai melakukan perluasan wilayahnya dengan cara asimilasi ke berbagai daerah. ***   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 4 Mpok Preci.. pada abad ke 7 Masehi bukan merupakan masa awal berdirinya Kerajaan Sriwijaya. . Jadi sebenarnya yang datang ke Candi Laras di Marga Sari itu adalah rombongan dari kerajaan Sriwijaya pada Tahun 683 M.. Menurut Arkeologi Nasional prasasti tersebut berasal dari Sriwijaya. Menarik Banua Bumi. Bukti lainnya lagi adalah ditemukannya Patung Buddha dipangkara. Raja Sriwijaya yang datang ke tanah Kalimantan dikenal juga dengan sebutan Datuk Rimba atau Raja Gentar Alam.

. Dua kerajaan yang lain adalah kerajaan Tulang Bawang dan kerajaan Melayu.Menarik Iwan Basuk. Kerajaan Srwijaya melewati dua masa dalam perkembangannya. Inspiratif KOMENTAR BERDASARKAN : 17 July 2012 14:44:15 wow.. Pada awal pertumbuhannya sebagian penduduknya hidup bertani dan berpusat di muara sungai Kampar. yaitu: 1. Pada masa pertumbuhannya Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan Maritim dan Sriwijaya mampu menguasai tempat perdagangan baik nasional ataupun Internasional.kemungkinan yang menarik… Laporkan Komentar KERAJAAN SRIWIJAYA Sriwijaya merupakan 3 kerajaan terbesar di wilayah Sumatra. Menarik Anwar Fata. Juga menguasai jalur perdagangan antara lain pelayaran ke India LETAK KERAJAAN SRIWIJAYA . 2....

Dengan armada lautnya yang kuat Sriwijaya menguasai jalur perdagangan. Karena Balaputradewa perang dengan Rakai Pikatan memperebutkan tahta menggantikan Samaratungga dan dimenangkan oleh Rakai Pikatan lalu Balaputradewa melarikan diri ke Sriwijaya lalu diangkat menjadi raja. RAJA-RAJA SRIWIJAYA Dari prasasti Nalanda ( India ) disebutkan bahawa raja Balaputradewa adalah cucu dari raja Sriwirawairimathana dari keluarga Sailendra. Hal ini dikarenakan: 1. Leteknya strategis 2. Sriwijaya menguasai lalu lintas laut. KEJAYAAN SRWIJAYA Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada abad ke-7 dan ke-8. . Sejak pemerintahan Darmasetu Sriwijaya membangun kerajaan menjadi besar. Melimpahnya hasil bumi Sriwijaya ( rempah-rempah dan emas ) Kejayaan Srwijaya terlihat pada bidang: 1. Ayahnya bernama Samaratungga yang kawin dengan Dewi Tara putri dari raja Darmasetu.Dari prasasti dan peninggalan yang ditemukan dapat dirimpulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah. sekitar Muara Takus di Riau lalu pindah ke Jambi kemudian ke Palembang. Samaratungga memerintah tahun 824 M. Ekonomi. semenanjung Malaka dan tanah genting sebagai pusat perdagangan. Politik. Sriwijaya menguasai selat Malaka. antara lain pelayaran ke India dan menguasai beberapa bandar di Malaya 3. kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Budha Mahayana di kawasan Asia Tenggara. Raja terakhir Sriwijaya adalah Marawijaya Tunggawarman. Raja yang terbesar pada masa Sriwijaya adalah Balaputradewa. Agama. 4. Sriwijaya buka hanya kerajaan senusa artinya hanya menguasai satu pulau melainkan negara antar nusa yang artinya menguasai beberapa pulau. 2. Mula-mula di Minangatmwan. Sunda.

Negara taklukkanya melepaskan diri seperti Ligor.MASA KERUNTUHAN KERAJAAN SRIWIJAYA Pada saat Sriwijaya diperintah oleh Marawijaya Tunggawarman putra dari Sri Sudamaniwarmadewa telah menjalin kerjasama dengan Kerajaan Colamandala India selatan. Berulang kali diserang oleh kerajaan Thailand yang mengarahkan kekuasaanya ke arah selatan.000 tentara. Mundurnya perekonomian Sriwijaya karena bandar-bandar penting sudah melepaskan diri 3. Prasasti 1. Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1. BUKTI-BUKTI ADANYA KERAJAAN SRIWIJAYA a. hubungan kerjasama itu memburuk dikarenakan karena raja Coalmandala yang iri melihat perkembangan Sriwijaya yang sangat pesat. 2. Dan pengaruh kerajaan Singasari yang hubungan dengan Kerajaan Melayu. Isinya menyebutkan bahwa atas perintah Dapunta Hiyam telah dibuat taman yang disebut Sriksetra untuk kemakmuran semua makhluk. Tahang dll 2. . Datang di Melayu dan akhirnya kota Sriwijaya. Isinya menceritakan bahwa pada tahun 683 M ada seorang yang bernama Dapunta Hiyam mengadakan perjanjian suci dengan membawa 20. Prasasti kedukan bukit ( 683 M ) Prasasti ini ditemukan di kedukan bukit di tepi sungai tatang dekat Palembang. Tanahkra. Disamping itu juga ada doa-doa yang bersifat Budha Mahayana. Prasasti Talang Tuo ( 684 M ) Prasasti ini ditemukan di Talang Tuo dekat Palembang. Sriwijaya diserang oleh raja Rajendracola ( Colamandala ) pada tahun 1023 Raja Sriwijaya dapat ditahan. berangkat dari Minanggatamwan denagn naik perahu sedangkan tentara sebanyak 1312 lewat jalan darat.

Prasasti ini ada di India bagian selatan. 4. Berita-berita 1. 6. 5. Berita Cina Isinya bahwa pada tahun 671 M I-Tsing telah singgah di Sriwijaya dalam perjalanan ke India. Isinya hampir sama dengan Prasasti Kota Kapur. Kemudian pada tahun 685 M ia datang lagi ke Sriwijaya untuk menterjemahkan kitab agama Budha. Isinya menebutkan bahwa daerah Lampung selatan saat ini sudah di duduki Sriwijaya. Sejarah Kerajaan Indonesia Related Post: Sejarah Kerajaan Indonesia  Raja-raja Mataram . Prasasti Karang Berahi Prasasti ini ditemukan di Jambi.Berita Chau-Yu-Kua Isinya tentang masa keruntuhan Sriwijaya pada abad ke-12. Dalam parasasti ini juga di jelaskan bahwa Sriwijaya berusaha keras memperluas kekuasaanya. Prasasti Rajendracolah Prasasti ini menceritakan masa keruntuhan Sriwijaya. Prasasti Kota Kapur Prasasti ini di temukan di Bangka. Jadi pada abad ke-7 M Sriwijaya telah berkembang menjadi pusat kegiatan agama Budha di Asia Tenggara. 2.3. Categories: Kapitalisme. Prasasti Palas Pasemah Prasasti ini ditemukan di Lampung selatan. Isinya yaitu tentang permohonan kepada dewa agar menjaga keamanan dan keselamatan bagi kerajaan Sriwijaya. b.

25 Poskan Komentar Links to this post Buat sebuah Link Posting Lebih Baru » « Posting Lama Beranda .. POLITIK LUAR NEGERI DAN KAITANNYA DENGAN TRADISI DEMOKRASI DI AMERIKA SERIKAT Pergeseran Pemikiran Kapitalisme untuk Mempertahankan Dominasinya Suksesi Presiden Soeharto dalam Pemilu 1971 Hukum Laut Indonesia Raja-raja Mataram Review Buku Tentang Ebook Daftar Tokoh Dunia 1 comments: Anonim mengatakan.       Kerajaan Mataram KERAJAAN MAJAPAHIT KERAJAAN SINGASARI PEMERINTAHAN HARSHAWARDANA (606-647) KERAJAAN KEDIRI MASA PEMERINTAHAN AIRLANGGA MASA PEMERINTAHAN DARMAWANGSA Kapitalisme           Capital Accumulation dan Penolakan Nilai Intrinsik Alam sebagai Karakteristik Kapitalisme Peradaban Mesir Kuno Gerakan Reformasi di Eropa Barat dan Pertumbuhan Kapitalisme Kolaborasi Soekarno dan Hatta Dalam Politik Nasional Pada Masa Pendudukan Jepang PERANAN DOKTRIN MONROE. Ijin Copas bang 27 Oktober 2012 17..

cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. bacaan terkait atau pranala luar. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). kemudian bersatu menjadi Kerajaan Kediri Berdiri Didahului oleh Digantikan oleh Ibu kota Bahasa Agama 1042-1222 Kahuripan Singasari Daha. Panjalu. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.Kerajaan Kadiri Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Kediri Kerajaan Janggala dan Panjalu (Kediri). Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. Dahanapura Jawa Kuna Hindu Buddha Pemerintahan Monarki -Raja pertama Sri Samarawijaya (1042-?) -Raja terakhir Kertajaya (1194-1222) Jayakatwang (1292-1293) Sejarah -Dibagi dari Kahuripan 1042 .

Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah -Bergabung antara 1116-1135 kembali dengan Janggala 1157 -Kakawin Bhāratayuddha selesai ditulis 1222 -Runtuh oleh pemberontakan Ken Arok Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) .

yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. Lihat pula Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. . Untuk kegunaan lain. Kerajaan Kediri atau Kerajaan Panjalu. adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Kerajaan ini berpusat di kota Daha. lihat Kediri (disambiguasi).Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Artikel ini membahas tentang Kerajaan Kediri (Sejarah Nusantara).

melainkan pindah ke Daha. abad ke-12 dan ke-13. Nama ini terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga tahun 1042. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit o 5.1 1. Pada akhir November 1042. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit 6 Kepustakaan Latar Belakang Kerajaan Kediri Arca Wishnu. pusat kerajaan sudah tidak lagi berada di Kahuripan. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta.Daftar isi       1 Latar Belakang Kerajaan Kediri 2 Perkembangan Kediri 3 Karya Sastra Zaman Kadiri 4 Runtuhnya Kadiri 5 Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri o 5. Sesungguhnya kota Daha sudah ada sebelum Kerajaan Kadiri berdiri. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh o 5. Daha merupakan singkatan dari Dahanapura.4 4.3 3. yang berarti kota api. Hal ini sesuai dengan berita dalam Serat Calon Arang bahwa. saat akhir pemerintahan Airlangga. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu o 5. berasal dari Kediri.6 6. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari o 5. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri o 5.5 5. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan .2 2.

nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lung dalam kronik Cina berjudul Ling wai tai ta (1178). Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti-prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kadiri. Karya Sastra Zaman Kadiri . Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. dan Sumatra. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. nama kerajaan yang dipimpin Airlangga sudah bernama Panjalu. sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. Bahkan. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. di Jawa ada Kerajaan Panjalu. atau Panjalu Menang. Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. Pada mulanya. Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah.kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. yang berpusat di Daha. Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui. Kerajaan Janggala lahir sebagai pecahan dari Panjalu. Adapun Kahuripan adalah nama kota lama yang sudah ditinggalkan Airlangga dan kemudian menjadi ibu kota Janggala. yaitu Panjalu Jayati. sebelum dibelah menjadi dua. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra. nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai dari pada nama Kadiri. yaitu Kahuripan. Prasasti Turun Hyang II (1044) yang diterbitkan Kerajaan Janggala hanya memberitakan adanya perang saudara antara kedua kerajaan sepeninggal Airlangga. Menurut Nagarakretagama. Jawa. Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab. Perkembangan Kediri Masa-masa awal Kerajaan Panjalu atau Kadiri tidak banyak diketahui. Jadi. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. yaitu Daha.

. yang sejak saat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atau Singhasari. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Dengan demikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya. dan dikisahkan dalam Pararaton dan Nagarakretagama. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh.Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Selain itu. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. koleksi Museum für Indische Kunst. BerlinDahlem. Jerman. abad X/XI. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri. Runtuhnya Kadiri Arca Buddha Vajrasattva zaman Kadiri. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan pasukan Kertajaya. Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi dekat desa Ganter.

diketahui raja-raja Daha zaman Singhasari. berdasarkan prasasti Jaring (1181). prasasti Talan (1136). merupakan putra Airlangga yang namanya ditemukan dalam prasasti Pamwatan (1042). prasasti Panumbangan (1120). Berdasarkan prasasti Mula Malurung. Sri Jayawarsa. yaitu Panjalu. Sri Kertajaya. wilayah kerajaan dibelah menjadi dua. Tahun 1258 Jayasabha digantikan putranya yang bernama Sastrajaya. Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri Berikut adalah nama-nama raja yang pernah memerintah di Daha. Tidak diketahui dengan pasti apakah ia adalah pengganti langsung Sri Samarawijaya atau bukan. kerajaan yang dipimpin Airlangga tersebut sebelum dibelah sudah bernama Panjalu. dan prasasti Tangkilan (1130). Sri Aryeswara. Nagarakretagama. Setelah berhasil membunuh Kertanegara. Prasasti Kamulan (1194). Menurut Nagarakretagama. prasasti Palah (1197). Sri Gandra. yaitu:  Mahisa Wunga Teleng putra Ken Arok . Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. 2. Ken Arok mengangkat Jayasabha. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari Kerajaan Panjalu runtuh tahun 1222 dan menjadi bawahan Singhasari. berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana. Daha kemudian menjadi ibu kota kerajaan bagian barat. karena dendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok. berdasarkan prasasti Sirah Keting (1104). dan Kakawin Bharatayuddha (1157). Sri Sarweswara. merupakan pendiri kota Daha sebagai pindahan kota Kahuripan. Raden Wijaya. berdasarkan prasasti Ngantang (1135). prasasti Wates Kulon (1205). putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri. Sri Jayabhaya. berdasarkan prasasti Padelegan I (1117). Jayakatwang memberontak terhadap Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. dan Pararaton. namun hanya bertahan satu tahun dikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan oleh pasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara. Sri Kameswara. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu          Sri Samarawijaya. ibu kota Kadiri: 1.Setelah Ken Arok mengalahkan Kertajaya. Pada tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya. berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161). 3. merupakan raja terbesar Panjalu. berdasarkan prasasti Angin (1171). Ketika ia turun takhta tahun 1042. yaitu Jayakatwang. berdasarkan prasasti Galunggung (1194). Sri Bameswara. Jayakatwang membangun kembali Kerajaan Kadiri. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh Airlangga.

3. [sembunyikan] l•b•s .21 4. 31:10.de Graaf dan T. Sejak saat itu nama Kediri lebih terkenal dari pada Daha. adalah keturunan Kertajaya yang menjadi bupati Gelang-Gelang.30:8. 2. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri Jayakatwang. Jayanagara 1295-1309 Nagarakretagama. Kepustakaan    H.).didampingi Patih Arya Tilam.4:1 . Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit Menurut Suma Oriental tulisan Tome Pires. 1979.47:2.27:15.29:19. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Jayeswari 1429-1464 Pararaton. pada tahun 1513 Daha menjadi ibu kota Majapahit yang dipimpin oleh Bhatara Wijaya. Indudewi 1375-1415 Pararaton. Nama raja ini identik dengan Dyah Ranawijaya yang dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak tahun 1527. Raja yang memimpin bergelar Bhre Daha tapi hanya bersifat simbol. Pigeaud. 32:18. Jakarta: Bhratara Poesponegoro & Notosusanto (ed. 5. yang kemudian menjadi raja Singhasari 4. karena pemerintahan harian dilaksanakan oleh patih Daha. 29:31.J. kemudian Gajah Mada. Manggalawardhani 1464-1474 Prasasti Trailokyapuri 6. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti Slamet Muljana.H. Jakarta: Balai Pustaka. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya.didampingi Patih Lembu Sora. Tapi pada tahun 1293 ia dikalahkan Raden Wijaya pendiri Majapahit. 1990. Waringin Pitu 6. Tahun 1292 ia memberontak hingga menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singhasari. Nag. Jayakatwang kemudian membangun kembali Kerajaan Kadiri. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit Sejak tahun 1293 Daha menjadi negeri bawahan Majapahit yang paling utama. 2001. 31:34.   Guningbhaya adik Mahisa Wunga Teleng Tohjaya kakak Guningbhaya Kertanagara cucu Mahisa Wunga Teleng (dari pihak ibu). Rajadewi 1309-1375 Pararaton. Suhita 1415-1429 ? 5. Bhre Daha yang pernah menjabat ialah: 1. Terj. Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Prasasti Sukamerta .

1222 Janggala Singasari Kategori:    Kerajaan Kadiri Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia .Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Buddha) 1500-sekarang (Islam) Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1042 .Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu.

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. 11 Desember 2012. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai.Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain              English ‫ف ار سی‬ Suomi Français 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Русский Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 09. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Li   KERAJAAN KEDIRI Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno.32. .

sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. yaitu Dahanaputra. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. Diduga Kerajaan . Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut.  Perkembangan Kerajaan Kediri  Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya.

datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. berhasil meloloskan diri ke Madura. Karena perilakunya yang baik. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. Kerajaan Majapahit. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang.  Runtuhnya Kediri  Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. LIHAT JUGA  Mataram Kuno. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Kerajaan .Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Raden Wijaya. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. Pada tahun 1293. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (12681292). Jayakatwang. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Kerajaan Singasari. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri.  Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang.

<< Tengah : Arca ini menggambarkan seorang laki-laki pada masa Kerajaan Kediri. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . . << Kiri atas : Kerjasama tentara Mongol dan pasukan Arya Wiraraja dapat mengalahkan pasukan Kediri di bawah pimpinan Jayakatwang. Sumber : Syukur. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. << Kiri bawah : Patung Airlangga dalam perwujudan Dewa Wisnu. Jilid 5. 2005. salah satu peninggalan Kerajaan Kediri. Abdul. TAHUKAH KAMU Pada masa kejayaannya Kerajaan Kediri berkembang menjadi kerajaan maritim yang menguasai perairan timur wilayah Nusantara. Halaman 115.      Atas: Arca Syiwa ini dibangun pada masa Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu sebagai persembahan kepada Dewa Syiwa.

Berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan masing-masing kerajaan saling merasa berhak atas seluruh tahta Airlangga sehingga terjadilah peperangan. sedangkan Panjalu kemudian dikenal dengan nama Kediri meliputi Kediri. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut.Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. dan ibu kotanya Daha. dan kitab Calon Arang (1540 M). Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. Kerajaan Jenggala meliputi daerah Malang dan delta sungai Brantas dengan pelabuhannya Surabaya. ibu kotanya Kahuripan. Tujuan pembagian kerajaan menjadi dua agar tidak terjadi pertikaian. Arca yang ditemukan di desa Gayam. Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmana yang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. Madiun. Pada tahun 1041 atau 963 M Raja Airlangga memerintahkan membagi kerajaan menjadi dua bagian. dan Pasuruhan. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Rembang. Kumpulan Sejarah Berdirinya Kerajaan Kediri Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Kedua kerajaan tersebut dikenal dengan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri) yang dibatasi oleh gunung Kawi dan sungai Brantas dikisahkan dalam prasasti Mahaksubya (1289 M). kitab Negarakertagama (1365 M). .

Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. . yaitu Kahuripan.Pada akhir November 1042. Kumpulan Sejarah Perkembangan politik kerajaan kediri Mapanji Garasakan memerintah tidak lama. Panjalu dapat dikuasai Jenggala dan diabadikanlah nama Raja Mapanji Garasakan (1042 – 1052 M) dalam prasasti Malenga. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. Diduga Kerajaan Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Mapanji Alanjung kemudian diganti lagi oleh Sri Maharaja Samarotsaha. Berturut-turut raja-raja Kediri sejak Jayabaya sebagai berikut. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. Dengan demikian di Jawa Timur berdirilah kerajaan Kediri dimana bukti-bukti yang menjelaskan kerajaan tersebut. Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. ia digantikan Jayabaya yang dalam masa pemerintahannya itu berhasil mengalahkan Jenggala. Pertempuran yang terus menerus antara Jenggala dan Panjalu menyebabkan selama 60 tahun tidak ada berita yang jelas mengenai kedua kerajaan tersebut hingga munculnya nama Raja Bameswara (1116 – 1135 M) dari Kediri. Pada awalnya perang saudara tersebut. Perkembangan Kerajaan Kediri Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. Dan yang banyak menjelaskan tentang kerajaan Kediri adalah hasil karya berupa kitab sastra. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Jayakatwang. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Ia digantikan Raja Mapanji Alanjung (1052 – 1059 M). Raja Bameswara menggunakan lencana kerajaan berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit yang biasa disebut Candrakapala. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (1268 1292). Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Ia tetap memakai lambang Kerajaan Airlangga. dimenangkan oleh Jenggala tetapi pada perkembangan selanjutnya Panjalu/Kediri yang memenangkan peperangan dan menguasai seluruh tahta Airlangga. Hasil karya sastra tersebut adalah kitab Kakawin Bharatayudha yang ditulis Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang menceritakan tentang kemenangan Kediri/Panjalu atas Jenggala. yaitu Garuda Mukha. selain ditemukannya prasasti-prasasti juga melalui kitab-kitab sastra. Pada masa itu ibu kota Panjalu telah dipindahkan dari Daha ke Kediri sehingga kerajaan ini lebih dikenal dengan nama Kerajaan Kediri. yaitu Daha. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Setelah Bameswara turun takhta.

Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Namun karena memilih menjadi pertapa. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Permaisurinya bernama Shri Kirana. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. . di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. Untuk menghindari perang saudara. Kameshwara Raja ke dua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan.Pada tahun 1019 M Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Dengan prasatinya pada tahun 1181. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. kerajaan kembali dipersatukandi bawah kekuasaan Kediri. Berkat jerih payahnya . Menjelang akhir hayatnya . Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Hal itu menjadikan suasana gelap. yang berasal dari Janggala. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Kumpulan Sejarah Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan . yang lebih dikenal sebagai kameshwara I (1115 – 1130 ). Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12 .

Cara Membuat Toko Online Gratis di Facebook [Rahas GASA REKOMENDASI BOYKE MENAMBAH EREKSI LEBIH KERAS PEMBESAR PENIS ARAB. kama... sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. semua makhluk adalah engkau . Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. arta.! PERUT KEMPES DALAM 3 HARI. moksa. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa.Kumpulan Sejarah Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. moha (kebingungan). masarya (iri hati). Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip . P Tambah Gede dan Perkasa Secara Alami PEMBESAR PENIS ARAB SAUDI.mada (mabuk). Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. RIBUAN TESTI KASKUSER FOREDI UNTUK TAHAN LAMA SEX REKOMENDASI BOYKE! JADILAH JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT LOWONGAN KERJA TERBARU ! LOWONGAN KERJA ONLINE 2013 KumpulBlogger.com margin-bottom: 0cm. sad kama murka. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. dikaulah (semua) itu . .! FOREDI UTK ATASI EJAKULASI DINI BIKIN ISTRI PUAS! BISNIS ONLINE PEMULA Modal 50Ribu Hasil 45Juta Bikin Mr."> Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan . RIBUAN TESTI KASKUSER TURUN 3-5 KG dalam SEMINGGU.loba (rakus). yakni enam macam musuh dalam diri manusia. . Keenam itu adalah kroda (marah). yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. kama (hawa nafsu). Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. text-align: justify.

dan hijau serta orang-orang Kediri telah memakai kain sampai di bawah lutut. hal ini terlihat dari rumah-rumah rakyatnya yang baik. . Golongan-golongan dalam masyarakat Kediri dibedakan menjadi tiga berdasarkan kedudukan dalam pemerintahan kerajaan. Golongan masyarakat thani (daerah). yaitu golongan masyarakat yang tidak mempunyai kedudukan dan hubungan dengan pemerintah secara resmi atau masyarakat wiraswasta. yaitu masyarakat yang terdapat dalam lingkungan raja dan beberapa kaum kerabatnya serta kelompok pelayannya. Kediri memiliki 300 lebih pejabat yang bertugas mengurus dan mencatat semua penghasilan kerajaan. Pemerintahannya sangat memerhatikan keadaan rakyatnya sehingga pertanian. Kehidupan sosial kemasyarakatan pada zaman Kerajaan Kediri dapat kita lihat dalam kitab LingWai-Tai-Ta yang disusun oleh Chou Ku-Fei pada tahun 1178 M. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. Lantainya dibuat dari ubin yang berwarna kuning dan hijau. kitab Lubdaka dan Wertasancaya karya Mpu Tan Akung. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. 2. dan perdagangan mengalami kemajuan yang cukup pesat. Dengan kehidupan masyarakatnya yang aman dan damai maka seni dapat berkembang antara lain kesusastraan yang paling maju adalah seni sastra. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. dan berlantai ubin yang berwarna kuning. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Hal ini terlihat dari banyaknya hasil sastra yang dapat Anda ketahui sampai sekarang. Rumahrumahnya rata-rata sangat bersih dan rapi. ada 1. perbendaharaan kerajaan. yaitu Dahanaputra. 1. 3. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. dan rapi. bersih. peternakan. selain seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya juga masih banyak kitab sastra yang lain yaitu seperti kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya yang ditulis Mpu Panuluh pada masa Jayabaya. Arca yang ditemukan di desa Gayam. kitab Simaradahana karya Mpu Darmaja. Semuanya itu dihasilkan pada masa pemerintahan Kameswara. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala.000 pegawai rendahan yang bertugas mengurusi benteng dan parit kota. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. yaitu golongan masyarakat yang terdiri atas para pejabat atau petugas pemerintahan di wilayah thani (daerah). Hasil sastra tersebut. Golongan masyarakat nonpemerintah. kitab Kresnayana karya Mpu Triguna dan kitab Sumanasantaka karya Mpu Monaguna.Kehidupan sosial masyarakat kerajaan kediri Kehidupan sosial masyarakat Kediri cukup baik karena kesejahteraan rakyat meningkat masyarakat hidup tenang. dan gedung persediaan makanan. Golongan masyarakat pusat (kerajaan). Di samping itu. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. Kitab tersebut menyatakan bahwa masyarakat Kediri memakai kain sampai bawah lutut dan rambutnya diurai.

Kediri terkenal sebagai penghasil beras. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Dengan demikian melalui prasasti. dan pertanian. sebagai kiasan. kerajaan Kediri cukup makmur. peternakan. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. kapas dan ulat sutra. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Prasasti Banjaran yang berangka tahun 1052 M menjelaskan kemenangan Panjalu atau Kadiri atas Jenggala b. Prasasti Hantang tahun 1135 atau 1052 M menjelaskan Panjalu atau Kadiri pada masa Raja Jayabaya. Keterangan ini diperoleh berdasarkan kitab Chi-Fan-Chi dan kitab Ling-wai-tai-ta. Hal ini terlihat dari kemampuan kerajaan memberikan penghasilan tetap kepada para pegawainya dibayar dengan hasil bumi. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana.Prasasti ini di keluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk Desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang dengan Jenggala. Prasasti Jepun 1144 M Prasasti Talan 1136 M Seni sastra juga mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Kadiri. Kumpulan Sejarah Runtuhnya Kediri . sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Dengan demikian dipandang dari aspek ekonomi.Kondisi Ekonomi pada Jaman Kerajaan Kadiri Perekonomian Kediri bersumber atas usaha perdagangan. Berita Cina tersebut disusun melalui kitab yang berjudul Ling-mai-tai-ta yang ditulis oleh Cho-ku-Fei tahun 1178 M dan kitab Chu-Fan-Chi yang ditulis oleh Chau-Ju-Kua tahun 1225 M. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. kitab sastra maupun kitab yang ditulis orang-orang Cina tersebut perkembangan Kediri. Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Selain itu.kemenangan. Karya Sastra dan Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri diantaranya yaitu: a.Dan dari Prasasti tersebut dapat di ketahui kalau Raja Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Janggala dan mempersatukannya kembali dengan Kadiri. juga ditemukan berita Cina yang banyak memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan Kediri yang tidak ditemukan dari sumber yang lain. Di samping kitab sastra maupun prasasti tersebut di atas.Pada prasasti ini terdapat semboyan Panjalu Jayati yang artinya Kadiri Menang.

Untuk menghindari perang saudara. Raden Wijaya. pada tahun 1222 M. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Kumpulan Sejarah sumber : http://juragansejarah. Pada tahun 1293. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. akuwu Tumapel. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Karena perilakunya yang baik. Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI . Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. berhasil meloloskan diri ke Madura. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Berkat jerih payahnya. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Hal itu menjadikan suasana gelap. Namun karena memilih menjadi pertapa. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok .com/2012/05/sejarah-kerajaankediri. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. A. Menjelang akhir hayatnya. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan.blogspot. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12.html#ixzz2JAl49SjY Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah.Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya . Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri.

yakni enam macam musuh dalam diri manusia. 3. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. 6. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. mada (mabuk). yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. loba (rakus). Keenam itu adalah kroda (marah). Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. 5. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. 2. dikaulah (semua) itu.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. 4. sad kama murka. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. kama (hawa nafsu). Permaisurinya bernama Shri Kirana. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. . Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala.Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. masarya (iri hati). semua makhluk adalah engkau. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. moha (kebingungan). prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. yang berasal dari Janggala.

Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. Description: kerajaan kediri. pada tahun 1222 M. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. akuwu Tumapel. Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. arta.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. kama. kediri.. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata.7. moksa. . kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko .. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana.

setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. . Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu.Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. A. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Berkat jerih payahnya. Hal itu menjadikan suasana gelap. Menjelang akhir hayatnya. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Namun karena memilih menjadi pertapa. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Untuk menghindari perang saudara. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara.

Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang.2. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). Keenam itu adalah kroda (marah). Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. yakni enam macam musuh dalam diri manusia.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. 4. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. sad kama murka. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. masarya (iri hati). 6. moha (kebingungan). Permaisurinya bernama Shri Kirana. 5.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. 3. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. mada (mabuk). Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. arta. 7. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. yang berasal dari Janggala. Ramalan– ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. kama (hawa nafsu). loba (rakus). . semua makhluk adalah engkau. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. dikaulah (semua) itu.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. moksa.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. kama.

Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter.Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. pada tahun 1222 M. akuwu Tumapel. kediri. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. Description: kerajaan kediri.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari . kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko . Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri.

. (solichanarif/koransindo) Sindonews..com .Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata..Koran Sindo Kamis. 3 Januari 2013 − 09:34 WIB Situs Trenggalek yang diyakini sebagai mata rantai Kerajaan Kediri kuno. Kabupaten Trenggalek diduga memiliki mata rantai dengan sejarah berdirinya Kerajaan Kediri kuno abad ke 13. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha 0 Komentar: Poskan Komentar Ditemukan mata rantai sejarah Kerajaan Kediri kuno Solichan Arif . Kecamatan Durenan.Situs sejarah yang ditengarai sebagai patirtan (pemandian) di Desa Semarum.

Lapisan atas terdiri dari tiga batu bata. tim arkeologi juga menemukan bandul jaring dan pecahan tembikar dan keramik.― tegasnya. mirip pondasi pagar dengan susunan batu bata berukuran besar. Situs petirtan ini berada di wilayah perkampungan. lapisan tengah atau badan petirtan tersusun enam batu bata dan lapisan terbawah atau pondasi terdiri dari tiga batu bata. Heri mengakui. ―Yang pasti ini bukan komplek candi. ―Awalnya juga sempat dianggap sebagai tembok. Menurut Heri. Untuk ke depan. ―Semua penemuan ini memperkuat status situs sebagai petirtan. Ditemukan pada tahun tahun 2011 di bawah tanah dengan kedalaman sekitar satu meter lebih. Tim tiba di lokasi sejak 30 Desember 2012. para arkelog juga membentangkan benang untuk penanda lokasi. Namun. yakni di Desa Kedunglurah. keberadaan sebuah patirtan terkait erat dengan keberadaan bangunan suci persembahyangan (candi) dan permukiman kuno. Secara fisik. Tidak hanya menggali lebih dalam. Kecamatan Pogalan terdapat Candi Brungkah.― paparnya. Kemudian di sebelahnya lagi dengan jarak yang sama. yakni di Desa Kamulan terdapat permukiman Hindu kuno. Ada tiga titik yang berlokasi di pekarangan milik tiga warga setempat. Kamis (3/1/2013). Berdasarkan teori arkeologi.UNtuk memastikan dugaan tersebut.― jelasnya. tim berusaha melakukan penelusuran di sisi tenggara dan barat daya. kata Heri berjarak sekira tiga kilometer dari lokasi. Namun setelah dicek ternyata lebih mendekati bangunan petirtan. riset terhadap situs patirtan menjadi skala prioritas dari Balai Arkeologi Yogyakarta. luas area situs mencapai 24 meter persegi X 24 meter persegi. tim Balai Arkeologi Yogyakarta beserta BP3 Trowulan Mojokerto dan pemerintah daerah setempat melakukan riset (penelitian) mendalam.― terangnya. Eksplorasi langsung dilakukan pada situs yang di kalangan masyarakat Trenggalek populer disebut sebagai candi. ―Artinya apa yang kita teliti ini secara teori sudah sesuai. Ini petirtan yang juga bisa berfungsi sebagai waduk seperti halnya waduk segaran di komplek situs Trowulan Majapahit. . hingga kini penandaan lokasi dengan rentangan benang masih dilakukan di sisi Timur Laut dan Barat Laut. Selain ditemukan lapisan pasir sungai dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter. ―Sangat mungkin situs sejarah ini memiliki keterkaitan dengan prasasti Kamulan yang menceritakan bagaimana sejarah Raja Jayakatwang (Kediri) memberikan wilayah kepada masyarakat Trenggalek yang telah berjasa. Jika mengacu teori tersebut. ―ujar Heri Priswanto selaku Ketua Peneliti Balai Arkeologi Jogjakarta kepada wartawan.

Dari hasil riset ini tim akan merekomendasikan ke BP3 Trowulan dan pemerintah daerah setempat.― pungkasnya. Berita Lainnya :  Fasilitas kesehatan di perbatasan Jateng minim Kerajaan Singhasari Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Agus PR dari Pemkab Trenggalek mengatakan riset dan penelusuran sejarah kerajaan kuno di Kabupaten Trenggalek memang sudah waktunya dilakukan.. apakah situs ini perlu mendapat penanganan serius termasuk menempatkan juru rawat atau tidak. Ia meyakini Trenggalek merupakan salah satu puzzle dari rangkaian sejarah Kerajaan Kuno di tanah Jawa. Singhasari . rumput banto ternyata berkhasiat Sejak dicopot. Salah satunya adalah situs patirtan ini. tari api asli Mura punah Kapal Clipper Odyssey kunjungi Aceh Nelayan Garut gelar syukuran berita terkait lainnya. Untuk kegunaan lain dari Singosari. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. (ysw) views: 579x Berita Terkait : Wasantara       Mudika Yogya.. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Maish banyak lagi situs di Trenggalek yang sampai saat ini belum ada pengungkapan secara gamblang. cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. promosikan batik ke Brazil Biasa jadi makan ternak. ―Sebab selama setahun balai arkeologi rutin memprioritaskan riset pada 15 situs sejarah.― ujarnya. Sementara menanggapi hal ini. lihat Singosari (disambiguasi). ―Tidak hanya di situs patirtan. mantan kepala sekolah depresi berat Tak ada regenerasi.

sebelumnya disebut Tumapel Jawa Kuno.Perang Ganter .1268-1292 Sejarah .Serangan Jayakatwang dari Gelang-gelang Mata uang Kutaraja Singhasari.← 1222–1292 → Perkembangan Kerajaan Singhasari pada masa pemerintahan Kertanegara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Raja . Sanskerta Siwa-Buddha (Hindu dan Buddha). Animisme Monarki Ken Arok Kertanegara 1222 1292 Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia . Kejawen.1222-1227 .

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Arca Prajnaparamita ditemukan dekat candi Singhasari dipercaya sebagai arca perwujudan Ken Dedes (koleksi Museum Nasional Indonesia). Keindahan arca ini mencerminkan kehalusan seni budaya Singhasari.

Kerajaan Tumapel pun terkenal pula dengan nama Kerajaan Singhasari. yang kemudian menjadi akuwu baru. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja . Daftar isi             1 Nama ibu kota 2 Awal berdiri 3 Silsilah Wangsa Rajasa 4 Prasasti Mula Malurung 5 Pemerintahan bersama 6 Kejayaan 7 Keruntuhan 8 Hubungan dengan Majapahit 9 Kepustakaan 10 Referensi 11 Pranala luar 12 Lihat pula Nama ibu kota Berdasarkan prasasti Kudadu. ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel. Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan.Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari. Malang. adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. Awal berdiri Menurut Pararaton. Maka. Pada tahun 1253. Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Menurut Nagarakretagama.

Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255. Dalam naskah itu.pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. sebelum maju perang melawan Kadiri. Silsilah Wangsa Rajasa Silsilah Wangsa Rajasa dari sumber prasasti dan naskah kepujanggaan . Selain itu. menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel. Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. Pararaton juga menyebutkan bahwa. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa.

Silsilah wangsa Rajasa. Prasasti Mula Malurung . Tohjaya (1249 . Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri. Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati).1248) 3.1272) 5. Kertanagara (1272 .1249) 3. Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka. Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya). Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari. Anusapati (1227 . Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pujian untuk Hayam Wuruk raja Majapahit.1247) 2. dan berlanjut pada kerajaan Majapahit. Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai.1227) 2. Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya.[1] Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok.1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam. Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 . Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagarakretagama. Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir). pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 dapat diperdebatkan. Kertanagara (1254 . Penguasa ditandai dengan blok warna dalam gambar ini. Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib. Dengan demikian. Anusapati (1247 . Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. yang bersumber dari Pararaton.1254) 4. Diagram silsilah di samping ini adalah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa. Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 . keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit. Versi Pararaton adalah: 1. baru pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari. Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 . Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari.1250) 4. Kemungkinannya adalah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu. Wisnuwardhana (1248 .1292) Versi Nagarakretagama adalah: 1. bukan raja Tumapel.

Jerman. maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. Sepeninggalnya. kemudian Tohjaya. Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng).Mandala Amoghapāśa dari masa Singhasari (abad ke-13). Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. Parameswara digantikan oleh Guningbhaya. Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa". Sementara itu. Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat. yaitu Kertanagara. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya.5 x 14 cm. Koleksi Museum für Indische Kunst. Penemuan prasasti Mula Malurung memberikan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel. setelah menaklukkan Kadiri. Berlin-Dahlem. Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. Dalam Pararaton disebutkan nama asli Narasingamurti adalah Mahisa Campaka. Apabila kisah kudeta berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. 22. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya. Kejayaan . kerajaan terpecah menjadi dua. Pemerintahan bersama Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti. perunggu.

ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang. Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. Pahang. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa.1292). Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. . Kerajaan ini akhirnya dianggap telah ditundukkan.Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 . sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Nagarakretagama. yang merupakan sepupu. sebagai tanda persahabatan kedua negara. Keruntuhan Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara. dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara. Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). Bali. Setelah runtuhnya Singhasari. dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain. dan Bakulapura. Berkat bantuan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara). Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol. Melayu. sekaligus ipar. Pada tahun 1284. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. Gurun. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. Hubungan dengan Majapahit Pararaton. raja terakhir Singhasari.

Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · . Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari. Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah Slamet Muljana. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.1292 Kadiri Majapahit [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu. Mangkudimedja. Setelah Kadiri runtuh. dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa. Sejarah Raja-Raja Jawa. 1979. 2007. Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa. Yogyakarta: Media Ilmu R. Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri. 116–117. Pranala luar   (Indonesia) Terjemahan Naskah Kakawin Nagarakretagama (Indonesia) Sejarah Berdirinya Kerajaan Singasari berdasarkan Tafsir Sejarah Pararaton Lihat pula    Prasasti Mula Malurung Kerajaan Kadiri Kerajaan Majapahit Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1222 . 1990. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Jakarta: Balai Pustaka Purwadi.Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa.).M. Serat Pararaton Jilid 2. Jakarta: Bhratara Referensi 1. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. hlm. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Kepustakaan      Poesponegoro & Notosusanto (ed. 2005. Nigel (1995). ^ Bullough. 1979. Historic East Java: Remains in Stone. Jakarta: ADLine Communications. yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok.

Buddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:      Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 1222 Pembubaran tahun 1292 Kerajaan Singhasari Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain .

pada 1222. ketentuan tambahan mung   KERAJAAN SINGASARI Kerajaan Singasari (1222-1293) adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara vang didirikan oleh Ken Arok pada 1222. semua pendeta melarikan diri ke Tumapel dan dilindungi oleh Ken Arok. Berita pembentukan Kerajaan Singasari dan penobatan Ken Arok menimbulkan kemarahan raja Kediri. la kemudian memimpin sendiri pasukan .             English Suomi Français 日本語 Basa Jawa Bahasa Melayu Nederlands Svenska ไทย Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 13.37. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes. Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.  Ken Arok merebut daerah Tumapel. Ken Dedes. Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa.   Ken Arok Ketika di pusat Kerajaan Kediri terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana. para pendeta Hindu kemudian menobatkan Ken Arok sebagai raja di Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. 31 Oktober 2012. Pada saat dikawini Ken Arok. salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung. Pada 1222. namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya. Raja terakhir Kerajaan Singasari adalah Kertanegara. Kertajaya. Adapun nama kerajaannya ialah Kerajaan Singasari. Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singasari (1227-1248).

Singasari kemudian dikuasai oleh Jayakatwang. Pasukan Tohjaya kalah dalam pertempuran dan meninggal dunia dalam pelarian.   Kertanegara Ken Arok memerintah Kerajaan Singasari hanya lima tahun. pada 1289. Utusan Kubilai Khan beberapa kali datang ke Singasari untuk meminta Kertanegara tunduk di bawah Kubilai Khan. Meng Ki.besar untuk menyerang Kerajaan Singasari.  Kematian Anusapati menimbulkan kemarahan Ranggawuni. dan Gurun (Maluku). Pada 1293 pasukan Mongol menyerang Kerajaan Singasari. Ranggawuni memerintah Kerajaan Singasari selama 20 tahun (1248-1268) dan dibantu oleh Mahisa Cempaka (Narasingamurti). Ekspedisi pengiriman pasukan itu dikenal dengan nama Pamalayu. Pada 1248 Ranggawuni menjadi raja Singasari bergelar Sri Jaya Wisnuwardhana. Bali. putra Anusapati.   Ekspedisi Pamalayu Kertanegara terus memperluas pengaruh dan kekuasaan Kerajaan Singasari. Namun Kertanegara telah dibunuh oleh raja Kediri. Apabila menolak maka Singasari akan diserang. Kerajaan Singasari sempat menguasai Sumatera. Sunda (Jawa Barat). la kemudian memperkuat pasukannya di Sumatera. Kedua pasukan bertempur di Desa Ganter pada 1222. Kubilai Khan. setahun sebelumnya.   Serangan Pasukan Mongol Pasukan Pamalayu dipersiapkan Kertanegara untuk menghadapi serangan kaisar Mongol. Kertanegara. Ranggawuni langsung menyerang Tohjaya. la memerintah Kerajaan Singasari selama 24 tahun (1268-1292). Permintaan ini menimbulkan kemarahan Kertanegara dengan melukai utusan khusus Kubilai Khan. anak tirinya (hasil perkawinan Tunggul Ametung dan Ken Dedes). Pada 1227 ia dibunuh oleh Anusapati. Kertanegara berhasil memperluas pengaruhnya di Campa melalui perkawinan antara raja Campa dan adik perempuannya.  LIHAT JUGA . yang berkuasa di Cina. Ranggawuni wafat pada 1268 dan digantikan oleh putranya. Pada 1275 ia mengirim pasukan untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya sekaligus menjalin persekutuan dengan Kerajaan Campa (Kamboja). Bakulapura (Kalimantan Barat). Tohjaya (putra Ken Arok dengan Ken Umang). Ken Arok berhasil memenangkan pertempuran dan sejak itu wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri dikuasai oleh Singasari. Kertanegara menyadari tindakannya ini akan dibalas oleh pasukan Mongol. Sepuluh tahun kemudian Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya. Madura. Jayakatwang.

Jilid 9. Kerajaan Majapahit. Kekaisaran    Atas: Arca Dwarapala merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari. Halaman 110. the free encyclopedia Jump to: navigation. TAHUKAH KAMU  Pasukan Mongol menghancurkan Kerajaan Kediri dan membunuh Jayakatwang karena menyangka Kerajaan Kediri sebagai Kerajaan Singasari dan Jayakatwang sebagai Kertanegara. Jawa Timur. Majapahit From Wikipedia. << Kiri bawah: Candi Jago terletak di Malang. raja Singasari. Kediri. merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun untuk Raja Wisnuwardhana. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Kerajaan Mongol. Malang. search Majapahit Empire .   Atas : Candi Kidal dibangun di Rejokidal. << Kiri atas: Candi Singasari disebut juga Candi Tumapel berupa kuil Syiwa yang besar dan tinggi. Dalam Negarakertagama. pada pertengahan abad ke-13. Sumber : Syukur. yang dipersembahkan kepada Anusapati. Tumpang. raja kedua dan anak tiri Ken Arok. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. candi ini merupakan salah satu tempat yang dikunjungi Hayam Wuruk pada 1359. 2005. Abdul.

Kepeng Currency . the notion of such Javanese depictions is considered conceptual. Sanskrit (religious) Kejawen. Animism Monarchy Kertarajasa Jayawardhana Girindrawardhana History Coronation Demak takeover November 10. Buddhism.[1] Capital Languages Religion Government Raja 1295–1309 1478–1527 Majapahit. Wilwatikta (modern Trowulan) Old Javanese (main).Karaton Mojopahit Kerajaan Majapahit ← 1293–1527 → Surya Majapahit¹ Extent of Majapahit influence based on the Nagarakertagama. Hinduism. 1293 1527 Native gold and silver coins.

(coins imported from China and later produced locally [2]) ¹ Surya Majapahit (The Sun of Majapahit) is the emblem commonly found in Majapahit ruins. It served as the symbol of the Majapahit empire Part of a series on the History of Indonesia Prehistory Early kingdoms Kutai Tarumanagara Kalingga Srivijaya Sunda Kingdom Medang Kingdom Singhasari Majapahit 4th century 358–669 6th–7th 7th–13th 669–1579 752–1045 1222–1292 1293–1500 Rise of Muslim states Spread of Islam Pasai Ternate Sultanate Malacca Sultanate Cirebon Sultanate Demak Sultanate Aceh Sultanate Pagaruyung Kingdom Banten Sultanate 1200–1600 1267–1521 1257–present 1400–1511 1445–1677 1475–1548 1496–1903 1500–1825 1526–1813 .

Singapore. His achievement is also credited to his prime minister. whose reign from 1350 to 1389 marked by conquest which extended through Southeast Asia. According to the Nagarakretagama (Desawarñana) written in 1365. stretching from Sumatra to New Guinea. the Philippines. and East Timor. Dutch East Indies 1512–1850 1602–1800 1800–1942 Emergence of Indonesia National Awakening Japanese occupation National Revolution 1908–1942 1942–1945 1945–1950 Independence Liberal democracy Guided Democracy Transition New Order Reformasi Timeline 1950–1957 1957–1965 1965–1966 1966–1998 1998–present Indonesia portal  v  t  e Majapahit was a vast thalassocratic archipelagic empire based on the island of Java (modernday Indonesia) from 1293 to around 1500. Gajah Mada. Brunei. southern Thailand. although the true nature of Majapahit sphere of influence is still the subject of studies among historians. Malaysia. . Majapahit was an empire of 98 tributaries.[3] consisting of present day Indonesia. Majapahit reached its peak of glory during the era of Hayam Wuruk.Mataram Sultanate 1500s–1700s European colonisation Portuguese Dutch East India Co.

and scholars such as C. Nagarakertagama. one that is sometimes seen as the precedent for Indonesia's modern boundaries.3 Decline 3 Culture.[5] German orientalist Berthold Laufer suggested that maja came from the Javanese name of an Indonesian tree. a Dutch nationalist.[8] .2 Golden age o 2. The Javanese sources incorporate some poetic mythological elements.2 Territorial division 6 Legacy 7 List of rulers 8 Majapahit in popular culture 9 See also 10 Notes 11 References 12 External links Historiography Little physical evidence of Majapahit remains. is an old Javanese epic poem written during the Majapahit golden age under the reign of Hayam Wuruk after which some events are covered narratively.[10] Despite Berg's approach.[7] and some details of the history are rather abstract.[4] Its influence extended beyond the modern territory of Indonesia and has been the subject of many studies.[6] Contents             1 Historiography 2 History o 2. have considered the entire historical record to be not a record of the past.1 Formation o 2. most scholars do not accept this view.Majapahit was one of the last major empires of the region and is considered to be one of the greatest and most powerful empires in the history of Indonesia and Southeast Asia. The list of rulers and details of the state structure show no sign of being invented.1 Bureaucracy officials o 5. as the historical record corresponds with Chinese materials that could not have had similar intention. C. Berg. art and architecture 4 Economy 5 Administration o 5. but a supernatural means by which the future can be determined.[8] There are also some inscriptions in Old Javanese and Chinese.[8] The main sources used by historians are: the Pararaton ('Book of Kings') written in the Kawi language and Nagarakertagama in Old Javanese.[9] Pararaton is focused upon Ken Arok (the founder of Singhasari) but includes a number of shorter narrative fragments about the formation of Majapahit.

the Adipati (Duke) of Kediri. which was taken from a fruit name that had a bitter taste in that timberland (maja is the fruit name and pahit means bitter). When the Mongolian Yuan army sent by Kublai Khan arrived. refused to pay the tribute.Ming Dynasty admiral Zheng He visited Majapahit. the Great Khan of the Mongol Empire and the Emperor of the Mongol Yuan Dynasty. After defeating the Melayu Kingdom[13] in Sumatra in 1290. a vassal state of Singhasari. Kublai Khan. Blitar and the statue is now preserved at the National Museum of Indonesia. Singhasari became the most powerful kingdom in the region. As the response. Wijaya allied himself with the army to fight against Jayakatwang. Kublai Khan sent a massive expedition of 1. By that time. had usurped and killed Kertanagara.[11] New findings in April 2011. in 1293.000 ships to Java. Zheng He's translator Ma Huan wrote a detailed description about Majapahit and where the king of Java lived. Once . the last ruler of Singhasari. After being pardoned by Jayakatwang with the aid of Madura's regent. was given the land of Tarik timberland. insulted the Mongol envoy and challenged the Khan instead. Originally located at Candi Simping.[12] History Formation The statue of Harihara. Kertanegara. He then opened that vast timberland and built a new village there. Raden Wijaya. Arya Wiraraja. challenged Singhasari by sending emissaries demanding tribute. indicate the Majapahit capital was much larger than previously believed after some artifacts were uncovered. It was the mortuary deified portrayal of Kertarajasa. the god combination of Shiva and Vishnu. The village was named Majapahit. Kertanegara's son-in-law. Jayakatwang.

otherwise. to gain the highest position in the government. She abdicated the throne in favour of her son. Tribhuwana appointed Gajah Mada as the Prime Minister in 1336. 1293. or known in her formal name as Tribhuwannottungadewi Jayawishnuwardhani. It was suspected that the mahapati (equal with prime minister) Halayudha set the conspiracy to overthrow all of the king's opponents. Golden age . Approximately during Jayanegara's reign. However. was supposed to replace him. the Italian Friar Odoric of Pordenone visited Majapahit court in Java. In 1293. Hayam Wuruk. He was entitled Kala Gemet. Jayanegara was murdered by his doctor. following the death of the last rebel. which equates to November 10. During his coronation he was given formal name Kertarajasa Jayawardhana. Jayanegara was notorious for immorality. including Ranggalawe. Sora. Rajapatni appointed her daughter. Gayatri Rajapatni. Wijaya's son and successor. the 15th of Kartika month in the year 1215 using the Javanese çaka calendar. Some of Kertarajasa's most trusted men. It was also their last chance to catch the monsoon winds home. The new kingdom faced challenges. Raden Wijaya founded a stronghold with the capital Majapahit. Halayudha was captured and jailed for his tricks. revealing his plan to expand Majapahit realm and building an empire. or "weak villain". they would have had to wait for another six months on a hostile island. Tanca. Tribhuwana ruled Majapahit until the death of her mother in 1350. the Majapahit kingdom grew much larger and became famous in the area. Raden Wijaya forced his allies to withdraw from Java by launching a surprise attack.Jayakatwang was destroyed. During his inauguration Gajah Mada declared his Sumpah Palapa.[14] Yuan's army had to withdraw in confusion as they were in hostile territory. His stepmother. and Nambi rebelled against him. One of his sinful acts was his desire on taking his own stepsisters as wives. During Tribhuwana‘s rule. though unsuccessfully. In 1328. Tribhuwana Wijayatunggadewi. According to tradition. The exact date used as the birth of the Majapahit kingdom is the day of his coronation. as the queen of Majapahit under Rajapatni's auspices.[14] Wijaya himself died in 1309. and then sentenced to death. but Rajapatni retired from court to become a Bhikkhuni.

. Under Gajah Mada's command (1313–1364). Hayam Wuruk.The graceful Bidadari Majapahit. ruled Majapahit in 1350–1389. Majapahit attained its peak with the help of prime minister. During this period. Collection of Trowulan Museum. Majapahit conquered more territories and become the regional power. golden celestial apsara in Majapahit style perfectly describes Majapahit as "the golden age" of the archipelago. Gajah Mada. also known as Rajasanagara. The terracotta portrait of Gajah Mada.

This source mentioned of Majapahit expansions has marked the greatest extent of Majapahit empire. It may have had limited or entirely notional influence over some of the tributary states in included Sumatra. and some parts of Philippines islands as under Majapahit realm of power.[19] Geographical and economic constraints suggest that rather than a regular centralised authority. Borneo. and even sent missions to China. Siam. New Guinea.[15] The Sundanese took this proposal as an alliance agreement. known for his conquest in Minangkabau.[4] It also claimed relationships with Champa. The poet describes Majapahit as the centre of a huge mandala extending from New Guinea and Maluku to Sumatra and Malay Peninsula. Maluku. their focus seems to have been on controlling and gaining a larger share of the commercial trade that passed through the archipelago. the Malay Peninsula. The skirmish between the Sunda royal family and the Majapahit troops on Bubat square were unevitable. and Vietnam. However Gajah Mada saw this event as an opportunity to demand Sunda's submission to Majapahit overlordship.[16] Tradition mentioned that the heartbroken Princess committed suicide to defend the honour of her country. The nature of the Majapahit empire and its extent is subject to debate. Gajah Mada's other renowned general was Adityawarman[citation needed].According to the book of Nagarakertagama pupuh (canto) XIII and XIV mentioned several states in Sumatra. written in 1365 depict a sophisticated court with refined taste in art and literature. however it was never mentioned in Nagarakretagama. the expansion of Majapahit Empire also involved diplomacy and alliance.This empire also serve as one of the most influential empires in the Indonesian history. Almost whole of the Sundanese royal party were viciously massacred. About the time Majapahit was founded. . Majapahit's direct administration did not extend beyond east Java and Bali. Despite the courageous resistance. the outer states were most likely to have been connected mainly by trade connections. Local traditions in many parts of Indonesia retain accounts in more or less legendary form from 14th-century Majapahit's power. Cambodia. Kalimantan and eastern Indonesia over which of authority was claimed in the Nagarakertagama.[4] Although the Majapahit rulers extended their power over other islands and destroyed neighboring kingdoms. The Nagarakertagama. to take princess Citra Rashmi (Pitaloka) of neighboring Sunda Kingdom as his consort.[18] In 1377. In 1357 the Sunda king and his royal family came to Majapahit. Muslim traders and proselytizers began entering the area.[17] The Battle of Bubat or Pasunda Bubat tragedy become the main theme of Kidung Sunda. to accompany and marry his daughter with Hayam Wuruk. Next to launching naval and military expeditions. southern Burma. probably for political reasons. the royal family were overwhelmed and decimated. a few years after Gajah Mada's death. Sulawesi. which was probably a royal monopoly.It is considered as a commercial trading empire in the civilization of Asia. Majapahit sent a punitive naval attack against a rebellion in Palembang. and a complex system of religious rituals. Malay Peninsula. but challenges to Majapahit's claim to overlordship in outer islands drew forceful responses. Hayam Wuruk decided.[4] contributing to the end of the Srivijayan kingdom. also mentioned in Carita Parahyangan and Pararaton. Nusa Tenggara islands.

Nevertheless. A civil war. She was the second child of Wikramawardhana by a concubine who was the daughter of Wirabhumi. called Paregreg. Majapahit power entered a period of decline with conflict over succession. the series of Ming armada naval expeditions led by Zheng He. The model of Majapahit ship display in Muzium Negara. Suhita died and was succeeded by Kertawijaya. A three-year kingless period was possibly the result of a succession crisis. During the reign of Wikramawardhana. After Kertawijaya died. arrived in Java for several times spanned the period from 1405 to 1433. He died in 1466 and was succeeded by Singhawikramawardhana. Demak. In 1468 Prince Kertabhumi rebelled against Singhawikramawardhana promoting himself king of Majapahit. He died in 1453. who also claimed the throne. Prince Wikramawardhana. Kuala Lumpur. and Ampel. who married a relative.[8] of which Wikramawardhana was victorious and Wirabhumi was caught and decapitated. Hayam Wuruk also had a son from his previous marriage. In western part of the crumbling empire. Girisawardhana. came to power 1456. son of Kertawijaya. Majapahit's . Bhre Pamotan became a king with formal name Rajasawardhana and ruled at Kahuripan.Decline Following Hayam Wuruk's death in 1389. is thought to have occurred from 1405 to 1406. By 1430 Zheng He's expeditions has established Muslim Chinese and Arab communities in northern ports of Java such as in Semarang. crown prince Wirabhumi. Singhawikramawardhana moved the Kingdom‘s capital further inland to Daha (the former capital of Kediri kingdom) and continued his rule until he was succeeded by his son Ranawijaya in 1474. He ruled until 1451. In 1478 he defeated Kertabhumi and reunited Majapahit as one Kingdom. her brother. Majapahit found itself unable to control the rising power of the Sultanate of Malacca that in the mid-15th century began to gain effective control of Malacca strait and expands its influence to Sumatra. Tuban. who ruled from 1426 to 1447. Several other former Majapahit vassals and colonies began to released themself from Majapahit domination and suzerainty. In 1447. Wikramawardhana ruled to 1426 and was succeeded by his daughter Suhita. Ranawijaya ruled from 1474 to 1519 with the formal name Girindrawardhana. Hayam Wuruk was succeeded by the crown princess Kusumawardhani. The civil war has weakened Majapahit grip on its outer vassals and colonies. a Muslim Chinese admiral. thus Islam began to gain foothold on Java's northern coast.

the ends of centuries being considered a time when changes of dynasty or courts normally ended[20]) to 1527. The battle was won by Demak in 1527. bumi = 1). ilang = 0. Gradually Hindu communities began to retreat to mountain ranges in East Java and also to neighboring island of Bali. This event to led the war between Sultanate of Demak and Daha.[23] Demak under the leadership of Raden (later crowned as Sultan) Patah (Arabic name: Fatah) was acknowledged as the legitimate successor of Majapahit. as Demak was the former Majapahit vassal and located near the former Majapahit realm in Eastern Java. With the fall of Daha crushed by Demak in 1527. priests. artisans. The refugees probably fled to avoid Demak retribution for their support for Ranawijaya against Kertabhumi. Culture. art and architecture . Another argument supports Demak as the successor of Majapahit. According to Babad Tanah Jawi and Demak tradition. the source of Patah's legitimacy was because their first sultan. was the son of Majapahit king Brawijaya V with a Chinese concubine.power had declined through these dynastic conflicts and the growing power of the north-coastal kingdoms in Java. the Muslim emerging forces finally defeated the remnants of the Majapahit kingdom in the early 16th century. A small enclave of Hindu communities still remain in Tengger mountain range.[22] A large number of courtiers. Raden Patah. kerta = 4. the Hindu kingdoms in Java only remained in Blambangan on eastern edge and Pajajaran in western part. and members of the royalty moved east to the island of Bali. The year is marked among Javanese today with candrasengkala "sirna ilang kertaning bumi" (the wealth of earth disappeared and diminished) (sirna = 0. According Jiyu and Petak inscription. the rising Demak sultanate was easily accepted as the nominal regional ruler. 1400 Saka. since Demak ruler was the descendants of Kertabhumi. Ranawijaya claimed that he already defeat Kertabhumi [21] and move capital to Daha. Demak established itself as the regional power and the first Islamic sultanate in Java. Dates for the end of the Majapahit Empire range from 1478 (that is. After the fall of Majapahit.

East Java. Some of the temples are dated from earlier period but renovated and expanded during Majapahit era. Probolinggo. Majapahit's territories were roughly divided into three types: the palace and its vicinity. and the outer dependencies which enjoyed substantial internal autonomy.[25] Making use of a vine sap and palm sugar mortar. The petals of the katangga were sprinkled over the roofs for they had fallen in the wind. but there were certainly Muslim courtiers by this time. Located at Trowulan. The main event of the administrative calendar took place on the first day of the month of Caitra (March–April) when representatives from all territories paying tax or tribute to Majapahit came to the capital to pay court. Jabung in Probolinggo. none lack pillars. and Surawana temple near Kediri. the 15. their temples had a strong geometric quality. the areas of east Java and Bali which were directly administered by officials appointed by the king.[4] Jabung temple near Paiton. The Nagarakertagama does not mention Islam. The roofs were like maidens with flowers arranged in their hair. — Description of the Majapahit capital from the Old Javanese epic poem Nagarakertagama.Wringin Lawang. bearing fine carvings and coloured" [Within the wall compounds] "there were elegant pavilions roofed with aren fibre.. like the scene in a painting. delighting those who saw them".. it was Majapahit architects of the 14th and 15th centuries who mastered it. The example of Majapahit temples are Brahu temple in Trowulan.5 meter tall red brick split gate. and Vaishnavism were all practiced. Pari in Sidoarjo. . the largest temple in East Java dated back to Kediri era. and the king was regarded as the incarnation of the three. dated from Majapahit period. "Of all the buildings.[24] The capital (Trowulan) was grand and known for its great annual festivities. Although brick had been used in the candi of Indonesia's classical age. Buddhism. such as Penataran. Shaivism. Believed to be the entrance of an important compound in Majapahit capital.

Those typical Majapahit architectural style has deeply influenced the Javanese and Balinese architecture of later period.. but this king always vanquished and get the better of him. even the roof were gilded with gold. before visiting Java and Banjarmasin. In his book he mentioned that he visited Java without explaining the exact place he had visited. cyclops and also the bas-relief telling the story of Sri Tanjung. all the way across Calcutta. He mentioned that the King of Java had an impressive. is one of the oldest and the largest surviving candi bentar dated from Majapahit era. Mojokerto. cubeb.. He returned to Italy by land through Vietnam. nutmeg and many other spices. The stairs and palace interior were coated with gold and silver..This temple was identified in Nagarakretagama as Palah temple and reported being visited by King Hayam Wuruk during his royal tour across East Java. Madras. This type of split gate has no doors and provides no real defensive purpose but narrowing the passage. and Banjarmasin in Borneo. He then headed to Nicobar island all the way to Sumatra. a Franciscan monk. crossed the Black Sea into Persia. he visited several places in today's Indonesia: Sumatra. before entering the next compound through tall roof paduraksa gate with enclosed door. architectural ornaments. Some of typical architectural style are believed to be developed during Majapahit era. The artifacts ranges from human and animal figurines. foot. such as tall and slender roofed red brick gate commonly called as kori agung or paduraksa..[26] The first European record about Majapahit came from the travel log of the Italian Mattiussi. Trowulan. body and tall roof — evenly split into two mirroring structures to make a passage in the center for people to walk through. The example of kori agung or paduraksa style gate is the elegant Bajang Ratu gate richly decorated with Kala demon. He also mentioned that in this island was found a lot of clove. but always ended up in failure and managed to be . China. water containers. He said that king of Java ruled over seven other kings (vassals). Now the Great Khan of China many a time engaged in war with this king. to create the sense of grandeur. piggy banks. In his book: "Travels of Friar Odoric of Pordenone". For it is very great. It was probably only serve the ceremonial and aesthetic purpose. and Srilanka. and even the roof were gilded. The king of this island has a palace which is truly marvelous. the stairs and palace interior were coated with gold and silver.. to pipes and roof tiles. and luxurious palace. He also recorded that the kings of the Mongol has repeatedly tried to attack Java. The large split gate of Wringin Lawang located at Jatipasar. and also split gate of candi bentar. Significant numbers of terracotta artifacts were discovered in Trowulan. He was sent by the Pope to launch a misson into the Asian interiors. between 1318–1330.the King [of Java] has subject to himself seven crowned kings. East Java. The candi bentar took shape of typical Majapahit temple structure — consists of three parts. The Majapahit Terracotta art also flourished in this period.. Java. In 1318 he departed from Padua." — Description of Majapahit by Mattiussi (Friar Odoric of Pordenone). all the way through the silkroad to Europe in 1330. [Yet] his island is populous. and is the second best of all island that exist. ". grand.

The Canggu inscriptions dated 1358 mentions 78 ferry crossings in the country (mandala Java). In later period near the fall of Majapahit. the shape of these temples are step pyramid. Although many of these occupations had existed in earlier times. the proportion of the population earning an income from nonagrarian pursuits seems to have become even greater during the Majapahit era.[27] The reason for using foreign currency is not given in any source. ranging from gold and silver smiths to drink vendors and butchers.[24] Majapahit inscriptions mention a large number of occupational specialities. such as Sukuh and Cetho temples on western slopes of Mount Lawu. About 10. In about the year 1300. East Java. This was a role for which gold and silver are not well suited. Indonesian Ancient Relics Conservation Bureau (BP3) of East Java verified that those coins dated as early as Majapahit era. in the reign of Majapahit's first king. Unlike previous Majapahit temples that demonstrate typical Hindu architecture of high-rise towering structure. and the time of his visit is between 1318–1330 during the reign of Jayanegara. (Collection of National Museum of Indonesia. The stepped pyramid structure called Punden Berundak (stepped mounds) is a common megalithic structure during Indonesian prehistoric era before the adoption of Hindu-Buddhist culture. an important change took place: the indigenous coinage was completely replaced by imported Chinese copper cash.[24] Some idea of scale of the internal economy can be gathered from scattered data in inscriptions.388 ancient Chinese coins weighing about 40 kg were even unearthed from the backyard of a local commoner in Sidoarjo in November 2008. but most scholars assume it was due to the increasing complexity of Javanese economy and a desire for a currency system that used much smaller denominations suitable for use in everyday market transactions. using gold and silver coins. Jakarta) Taxes and fines were paid in cash. quite similar to Mesoamerican pyramids.sent back to the mainland. 14th–15th century Trowulan. The Javanese kingdom mentioned in this record is Majapahit. the art and architecture of Majapahit witnessed the revival of indigenous native Austronesian megalithic architectural elements. . Javanese economy had been partly monetised since the late 8th century. Economy Majapahit Terracotta Piggy Bank.

14th century (Museum of Asian Art. and during Majapahit's prime numerous irrigation projects were undertaken. Secondly. and as the spices passed through Java they would have provided an important source of income for Majapahit. including Indians. Eastern Java. Firstly. San Francisco) . some with government assistance. Administration Pair of door guardians from a temple. A special tax was levied against some foreigners. Siamese. Khmers. Majapahit's ports on the north coast were probably significant stations along the route to obtain the spices of Maluku. possibly those who had taken up semi-permanent residence in Java and conducted some type of enterprise other than foreign trade. the northeast lowlands of Java were suitable for rice cultivation.The great prosperity of Majapahit was probably due to two factors.[24] The Nagarakertagama states that the fame ruler of Wilwatikta (a synonym for Majapahit) attracted foreign merchants from far and wide. and Chinese among others.

During the reign of Hayam Wuruk. The royal order or edict usually transmitted from the king to the high officials well to their subordinates. they determine the important state policies. including war or peace.The statue of Parvati as mortuary deified portrayal of Tribhuwanottunggadewi. Among the Dharmmadhyaksa officials there is Dharmmadhyaksa ring Kasewan (State's highest Hindu Shivaist priest) and Dharmmadhyaksa ring Kasogatan (State's highest Buddhist priest). usually reserved for the king's heir Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. the board of ministers that conduct the daily administration Dharmmadhyaksa. and together with king. queen of Majapahit.[28] The king is the paramount ruler. both are the religious laws authorities of each dharmic faiths. Bureaucracy officials During his daily administration. mother of Hayam Wuruk. The king holds the highest political authority and legitimacy. The hierarchy and structure relatively remain intact and unchanged throughout Majapahit history. Majapahit employed a well-organized bureaucratic structure for administrative purposes. There is also the board of advisors consist of the elders within royal family called Bhattara Saptaprabhu. state laws as well as religious laws Dharmma-upapatti. the king is assisted by bureaucratic state officials that also included the close relatives of the kings that hold certain esteemed titles. Territorial division . the officials of laws. as the chakravartin he is considered as the universal ruler and believed to be the living god on earth. This position is analogous to prime minister. the officials concerning religious affairs Within the ministers of Rakryan Mantri ri Pakira-kiran there is the most important and the highest minister titled Rakryan Mapatih or Patih Hamangkubhumi. The officials in Majapahit courts are:     Rakryan Mahamantri Katrini.

Usually this position reserved for the close relatives of the king. administered by king's close relatives: Provinces Kahuripan (or Janggala. and manage the defenses of their borders. king's cousin son brother in-law Rajasawardhana Bhre Bhre Wirabhumi1 Wirabhumi Bhre Paguhan Singhawardhana . This region is ruled by provincial kings called Paduka Bhattara with the title Bhre. echoed the grandeur of Majapahit. administered by lurah. 6. Kuwu: the district. at Trowulan. administered by wiyasa. Majapahit traditional realm only consists of lesser vassal kingdoms (provinces) in eastern and central Java. collect taxes. This title is the highest position below the monarch and similar to duke or duchess. Nagara: the province. 5. today Surabaya) Daha (former capital of Kediri) Tumapel (former capital of Singhasari) Wengker (today Ponorogo) Matahun (today Bojonegoro) Wirabhumi (Blambangan) Paguhan Titles Bhre Kahuripan Bhre Daha Bhre Tumapel Bhre Wengker Bhre Matahun Rulers Relation to the King Tribhuwanatunggadewi queen mother Rajadewi Maharajasa Kertawardhana Wijayarajasa aunt and also mother in-law father uncle and also father in-law husband of the duchess of Lasem. Majapahit recognize the hierarchy classifications of lands within its realm: 1. or bhre (prince or duke) 3. Kabuyutan: the hamlet or sanctuary place. 4. During its formation. Watek: the regency. ruled by the rajya (governor). Bhumi: the kingdom. Wanua: the village. Their duty is to administer their own provinces.The elegant 16. administered by thani. ruled by the king 2. send annual tributes to the capital.5 metres tall Bajang Ratu gate. During the reign of Hayam Wuruk (1350 to 1389) there were 12 provinces of Majapahit. or natha (lord).

He married to Nagawardhani. the king's close relatives. Majapahit stationed their officials and officers in these places and regulate their foreign trade activities and collect taxes.Provinces Kabalan Pawanuan Lasem (a coastal town in Central Java) Pajang (today Surakarta) Mataram (today Yogyakarta) 1 Titles Bhre Kabalan Bhre Pawanuan Rulers Kusumawardhani2 Surawardhani Relation to the King daughter niece Bhre Lasem Rajasaduhita Indudewi cousin Bhre Pajang Rajasaduhita Iswari Bhre Mataram Wikramawardhana2 sister nephew Bhre Wirabhumi is actually the title: the Duke of Wirabhumi (Blambangan). and Malay peninsula. and Majapahit did not necessarily station their officials or military officers here. Pagaruyung. the couple become the heir. . and obliged to pay annual tributes. several overseas vassal states were included within the Majapahit sphere of influence. with all its provinces ruled by the Bhres (dukes). Borneo. Lampung and Palembang in Sumatra. as the result the new larger territorial concept was defined:    Negara Agung. Nusantara. Mancanegara. Sulawesi. areas surrounding Negara Agung. that might foster alliance or intermarried with the Majapahit royal family. Bali. the king's niece. These areas such as the vassal kingdoms and colonies in Maluku. yet they enjoyed substantial internal autonomy. the core kingdom. as well as Dharmasraya. This includes the capital city and the surrounding areas where the king effectively exercises his government. This area covered the eastern half of Java. This includes the rest of Java island. They enjoyed substantial autonomy and internal freedom. When Majapahit entered the thalassocratic imperial phase during the administration of Gajah Mada. Lesser Sunda Islands. However these areas usually possess their own native rulers or kings. but are included as colonies and they had to pay annual tribute. These areas are directly influenced by Javanese culture. areas which do not reflect Javanese culture. the real name is unknown and he referred as Bhre Wirabhumi in Pararaton. or the Grand State. however. 2 Kusumawardhani (king's daughter) married to Wikramawardhana (king's nephew). any challenges on Majapahit oversight might draw severe response. Madura. The traditional or initial area of Majapahit during its formation before entering the imperial phase.

According to Wingun Pitu inscription (dated 1447) it was mentioned that Majapahit was consist of 14 provinces. however Majapahit also recognize the fourth realm that defines its foreign diplomatic relations:  Mitreka Satata.[29] Mitreka Satata can be considered as Majapahit's allies. According to Nagarakretagama canto 15. not the subject of Majapahit powers. enjoy substantial autonomy and have their own political institution intact without further integration into Majapahit administration.[31] The provinces or vassal areas are:    Daha (former capital of Kediri) Jagaraga Kabalan    Kahuripan (or Janggala. Srivijaya and Angkor. The same mandala model also applied on previous empires. that administrated by the ruler titled Bhre. Ayutthaya and Champa. Majapahit's hold on its overseas possessions began to waned. literary means "partners with common order". These areas usually have their own indigenous rulers. The term mandala derived from Sanskrit "circle" to explain the typical ancient Southeast Asian polity that was defined by its centre rather than its boundaries. modern Surabaya) Keling Kelinggapura    Kembang Jenar Matahun (today Bojonegor o) Pajang (today Surakarta)    Singhapura Tanjungpura Tumapel (former capital of Singhasari)   Wengker (today Ponorogo) Wirabhumi (today Blambanga n) Legacy . was later identified by historians as "mandala" model. the foreign states are Syangkayodhyapura (Ayutthaya of Siam). and Yawana (Annam). although Majapahit known has conducted foreign relations with these nations.All of those three categories were within the sphere of influence of the Majapahit empire. and it could be composed of numerous other tributary polities without undergoing administrative integration. In later period. since other foreign kingdoms in China and India was not included in this category. Kamboja (Cambodia). Marutma. Champa. The model of political formations and power difussion from its core in Majapahit capital city that radiates through its overseas possessions. and also Majapahit's neighboring mandalas.[30] The territories belongs within Majapahit Mandala sphere of influence were those categorized as Mancanegara and Nusantara. Rajapura and Sinhanagari (kingdoms in Myanmar). Dharmmanagari (Nakhon Si Thammarat Kingdom). It refer to independent foreign states that is considered as Majapahit's equals.

The Panji cycles. some regional legends mentioning Majapahit kingdom or its general Gajah Mada. which was probably a local testament of the empire's expansive nature that once dominating the archipelago. . and the epic of Damarwulan. Palembang.[24] Numbers of local legends and folklores in the region had mentioned about the Majapahit kingdom. are popular tales in Javanese and Balinese literatures. These tales has remain a popular theme in Javanese culture of later period during Mataram Sultanate. Its capital was inhabited by a cosmopolitan population among whom literature and art flourished.[24] Although its political power beyond the core area in east Java was diffuse. the tale of Sri Tanjung. Most of them mentioned about the incoming Javanese forces to their land. Bali. Majapahit society developed a high degree of sophistication in both commercial and artistic activities. and often become the source of inspiration for wayang shadow puppet performance. The legend of Minangkabau mentioned an invading foreign prince — associated with Javanese Majapahit kingdom — that being defeated on buffalo fight. Others than Javanese sources. Minangkabau. Bali to Sumbawa. Several Javanese legends were originated or become popular during Majapahit period.Pura Maospahit ("Majapahit Temple") in Denpasar. demonstrate the typical Majapahit red brick architecture. Malay Peninsula. also can be found. The tales of Panji was dated from older period during Kediri kingdom. Sunda. while the tale of Sri Tanjung and the epic of Damarwulan took place during Majapahit period. constituting mainly ceremonial recognition of suzerainty. Majapahit was the largest empire ever to form in Southeast Asia. Brunei. from Aceh. ketoprak and topeng dance drama. In sum. The Majapahit style minaret of Kudus Mosque.

The vivid. literature. and provides the glimpse and valuable historical records on Majapahit. and various palaces and temples in Bali. For Indonesians in later centuries. predate Majapahit. Sutasoma. Sumatra. Raden . from Java. Keraton Kasepuhan and Sunyaragi park in Cirebon. and native daggers similar to it. The Majapahit architectural style that often employs terracotta and red brick had heavily influenced the architecture of Java and Bali in the later period. and Mataram sought to establish their legitimacy in relation to the Majapahit.Majapahit had a momentous and lasting influence on Indonesian architecture. Pajang. artisans and priests has took refuge either in the interior mountainous region of East Java or across the narrow strait to Bali. nevertheless the empire expansion contributed to its popularity and diffussion in the region. Majapahit became a symbol of past greatness. rich and festive Balinese culture is considered as one of Majapahit legacy. architecture. religious rituals. dancedrama and artforms. Yet in return. "without Java there is no Bali". the kori or paduraksa towering red brick gate. The Majapahit style candi bentar split gate. that led to popular expression. The aesthetics and style of bas-reliefs in Majapahit East Javanese temples were preserved and copied in Balinese temples. many Majapahit nobles. The red brick Candi Bentar split gate of Keraton Kasepuhan in Cirebon reveal Majapahit architectural influences. Brunei. were being well-kept in royal libraries of Bali and Lombok. Bali is credited as the last stronghold to safeguard and preserved the ancient Hindu Javanese civilization. The descriptions of the architecture of the capital's pavilions (pendopo) in the Nagarakertagama invoke the Javanese Kraton also the Balinese temples and palace compounds of today. Mataram Sultanate royal cemetery in Kota Gede. and also pendopo pavilion has become ubiquitous in Javanese and Balinese architectural features. Malaysia. Southern Thailand. as evidence in Menara Kudus Mosque. the Majapahit expansion is believed to be responsible for the widespread use of the keris dagger in Southeast Asia.[32] The ancient links and Majapahit legacy is observable in many ways. as its founder. In weaponry. Yogyakarta. The Javanese Hindu civilization since the era of Airlangga to the era of Majapahit kings has profoundly influenced and shaped the Balinese culture and history.[33] The Demak claimed a line of succession through Kertabumi. such as Nagarakretagama. Large numbers of Majapahit manuscripts. The Islamic sultanates of Demak. Pararaton and Tantu Pagelaran. It is also due to the fact that after the fall of the empire. Bali. Although it has been suggested that the keris. to the Philippines. The Majapahit Hindu-Javanese culture has shaped the culture of Bali.

and the Panataran as well as the Sukuh temple dated from the Majapahit era. The Indonesian national motto.[22] Sultan Agung's conquest of Wirasaba (present day Mojoagung) in 1615 — during that time just a small town without significant strategic and economic value — led by the sultan himself. also derives from Javanese Hindu elements. The Indonesian Navy flag of red and white stripes also has a Majapahit origin. Garuda Pancasila. . has become the source of Indonesian national pride of past greatness. and is sometimes seen as a precedent for the current political boundaries of the Republic. including those of the early 20th-century Indonesian National Revival.[4] Many of modern Indonesian national symbols derived from Majapahit Hindu-Buddhist elements. written by a Majapahit poet. The notable statue of Garuda is the statue of the king Airlangga depicted as Vishnu riding Garuda. "Bhinneka Tunggal Ika". The memory of its greatness remains in Indonesia. The Indonesian national flag "Sang Merah Putih" ("Red and White") or sometimes called "Dwiwarna" ("The bicolor"). a Chinese princess. in court chronicles was said to be the son of Kertabumi with Putri Cina.[37] It was invoked by Sukarno for nation building and by the New Order as an expression of state expansion and consolidation.[38] Like Majapahit. the modern state of Indonesia covers vast territory and is politically centred on Java.[citation needed] Bali in particular was heavily influenced by Majapahit and the Balinese consider themselves to be the true heirs of the kingdom. derived from the Majapahit royal color. may probably have had such symbolic importance as it was the location of the former Majapahit capital. the Communist Party of Indonesia presented its vision of a classless society as a reincarnation of a romanticized Majapahit. In its propaganda from the 1920s. who had been sent away before her son was born. have invoked the Majapahit Empire. is a quotation from an Old Javanese poem "Kakawin Sutasoma".[34] Central Javanese palaces have traditions and genealogy that attempt to prove links back to the Majapahit royal lines — usually in the form of a grave as a vital link in Java — where legitimacy is enhanced by such a connection.[25] The high reliefs of Gajah Mada and Majapahit history depicted in Monas. Mpu Tantular.Patah. Modern Indonesian nationalists.[35] The Indonesian coat of arms.[36] The statue and relief of Garuda have been found in many temples in Java such as Prambanan from the ancient Mataram era.

[40] List of rulers Genealogy diagram of Rajasa dynasty. 1. The government then argued that the method they were applying were less destructive since digging method were used instead of drilling. Kalagamet. During the last half year of 2008. the founder of Rajasa dynasty in late 13th century. styled Kertarajasa Jayawardhana (1294–1309) 2. styled Jayanagara (1309–1328) . The rulers of Majapahit was the dynastic continuity of the Singhasari kings. the famous oath taken by Gajah Mada. in order to prevent further damage caused by home-made brick industries that develop on the surrounding area. the series of communication satellites owned by Telkom.[39] Nevertheless. Jero Wacik. since constructing the park's foundation in Segaran site located in south side of Trowulan Museum will inevitably damage the site itself. and the program was started in February 1975. The name was chosen by president Suharto. Gajah Mada swore that he would not taste any spice as long as he had not succeeded in unifying Nusantara (Indonesian archipelago). Rulers are highlighted with period of reign. Ancient bricks which are historically valuable were found scattered on the site. the project leaves a huge attention to some historians. Raden Wijaya. the Indonesian Minister of Culture and Tourism stated that the Majapahit Park would be built on the site and completed as early as 2009. the Indonesian government sponsored a massive exploration on the site that is believed to be the place where the palace of Majapahit once stood. an Indonesian telecommunication company. This ancient oath of unification signifies the Palapa satellite as the modern means to unify the Indonesian archipelago by way of telecommunication. which started by Sri Ranggah Rajasa.Palapa. has been named after Sumpah Palapa. the royal family of Singhasari and Majapahit.

Sandyakalaning Majapahit (1933). Saur Sepuh (1987–1991). the Majapahit empire has inspired many writers and artists (and continues to do so) to create their works based on this era. a common Majapahit citizen. From a political. 4. or Twilight/Sunset in Majapahit is an historical romance that took place during the fall of Majapahit empire. Bhre Wengker. In several stories the Paregreg war is described. Tutur Tinular is a martial art historical epic fictional story with the Majapahit era serving as the background of the story. a novel by Arswendo Atmowiloto that is also a martial art-historical epic fiction. Wali Songo. Panji Koming (since 1979). Sri Gitarja. Purwawisesa or Girishawardhana.3. royal intrigue. 2. Girindrawardhana. styled Brawijaya VI (1478–1527) Majapahit in popular culture Celebrated as 'the golden era of the archipelago'. The impact of the Majapahit theme on popular culture can be seen in the following: 1. Interregnum (1453–1456) 10. 3. centered around the story about a fictional hero named Brama Kumbara. The current Indonesian president is often portrayed as a Majapahit monarch or prime minister. the film tells the story of nine Muslim saints ('wali') who spread Islam to Java. or to describe and mention it. cultural and current point of view. It describes the decaying Majapahit empire where royals are fighting each other for power. a fictional kingdom neighbour of the Pajajaran. Singhawikramawardhana. Kertawijaya. Tutur Tinular. a radio drama and film by S Tidjab. Pandanalas. the king of Madangkara. the comic strip serves as witty satire and criticism of modern Indonesian society. that is to say the civil war of Majapahit between Wikramawardhana and Bhre Wirabhumi. and romance of the . social. This novel describes the saga. The story took place near the end of the Majapahit era and the formation of Demak. Wikramawardhana (1389–1429) 6. 6. Begun as a popular radio drama program in the late 1980s. Kertabumi. styled Brawijaya III (1456–1466) 11. styled Sri Rajasanagara (1350–1389) 5. styled Brawijaya IV (1466– 1468 or 1478[8]) 12. or Suraprabhawa. 5. Hayam Wuruk. reprinted in 2003). Indonesia is described as the 'reincarnation' of the Majapahit empire. Although it took place in the Majapahit era. Suhita (1429–1447) 7. styled Brawijaya II (1451–1453) 9. a radio drama and film by Niki Kosasih. styled Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328–1350) 4. a weekly comic strip by Dwi Koendoro published in the Sunday edition of Kompas. The story also involved a romance between the hero named Arya Kamandanu and his Chinese lover Mei Shin. Saur Sepuh is based on 15th-century Java. Rajasawardhana. This part has been made into a single feature film entitled 'Saur Sepuh' as well. Senopati Pamungkas (1986. styled Brawijaya I (1447–1451) 8. telling the everyday life of Panji Koming. while commoners are suffering. written by Sanusi Pane. born Bhre Pamotan. styled Brawijaya V (1468–1478) 13. It took place in the late Singhasari period and formation of Majapahit.

pp. a novel written by Hermawan Aksan.E. 7. p.G. A Study in Cultural History: The Negara-Kertagama by Rakawi Prapanca of Majapahit. Volume 4. "Problems of Indonesian Historiography". 9. 2. about fictionalized detail of Gajah Mada's life from Kuti rebellion until Bubat War. and Hang Tuah. Vol. The novel virtually took the same context and was inspired by Kidung Sundayana. a Malaysian epic film based on a traditional Malay legend. the first king of Majapahit. Rakawi. Resink. focussed around the Bubat War. a comic book series by Jan Mintaraga. 1962). 8. page 19 5. pp. 822. Dyah Pitaloka (2007). ^ Taylor. Volume 1. ^ Majapahit Overseas Empire. whom later becomes the consort of Raden Wijaya. ^ a b c d e Ricklefs (1991). Imperium Majapahit. a pentalogy written by Langit Kresna Hariadi. ISBN 978-1-57607-770-2. This series tells the history of Majapahit from its formation until the decline. Martinus Nijhoff. Issue 1 – Page 192 7. published by Elexmedia Komputindo.J. G. by Theodore Gauthier Pigeaud. 29. a commoner named Upasara Wulung and his forbidden love affair with princess Gayatri Rajapatni. Digital Atlas of Indonesian History 4. 10. page 18 . JSTOR 2754037.formation of the Majapahit kingdom as well as the adventure of the main character. ABC-CLIO. ^ Prapantja. a Majapahit Princess. trans. ISBN 0-300-10518-5. Java in the 14th Century. vol. No. 1968). 1365 AD (The Hague. See also Indonesia portal      Kidung Sunda Osing Tenggerese List of monarchs of Java Srivijaya Notes 1. ^ Keat Gin Ooi (2004). 4. Jean Gelman (2003). Pacific Affairs (Pacific Affairs. 3/4) 38 (3/4): 353–359. ^ D.2307/2754037. Southeast Asia: a historical encyclopedia. This film recounts the love story between Gusti Putri Retno Dumilah. 34. about the fictionalized detailed lifestory of Sundanese Princess Dyah Pitaloka Citraresmi. Gajah Mada. doi:10. a Malaccan admiral. p. van Hoeve. ^ The Brunei Museum journal. 21. 29. Hall (1956). Puteri Gunung Ledang (2004). 38. 6. New Haven and London: Yale University Press. 8. Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory' (The Hague: W. ^ a b c d e f Ricklefs (1991). 3. Indonesia: Peoples and Histories. from Angkor Wat to East Timor.

Singapore 169641: Archipelago Press. 14. 2nd ed.2307/2050416. F. Soeroso M. Letterkunde. American Ethnologist 10 (1983): 665–683. 1) Ansterdam: N. 448–451. 25. 28.G Mills. ^ Dellios. ^ a b Schoppert. University of Hawai'i Press.. 10. 1996. Persee. ^ JakartaPost: Majapahit capital may be larger than previously believed 13. (1973. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). ISBN 962-593-232-1. Soekmono. no. ISBN 981-3018-26-7.C Bagley (1981). (November 1964). Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. Didier (Hardcover edition — August 2003). Singapore: Editions Didier Millet. Friday. 33–34. ^ a b Slamet Muljana. translated by J. editor: John Miksic. C. Paul Michel (2006). (1988). Bond University Australia. A History of Modern Indonesia Since c. ^ a b c d e f Millet. doi:10. No.1525/ae. Retrieved 2011-12-11.1983. Titi Surti. The Muslim world : a historical survey. 1993. Brill Archive. 24. ^ Munoz.. pp. 69. p.V. p. Vol. "The Role of Structural Organisation and Myth in Javanese Historiography". 18. 1) 24 (1): 91–99. Afd. ^ Y.. John Miksic. R. ^ "Ritual Networks and Royal Power in Majapahit Java. hal. 32. ^ Lonely Planet: History of Bali 33. Indonesian Heritage Series: Ancient History. Retrieved 2010-07-14. (1997). Ricklefs. ^ "Uang Kuno Temuan Rohimin Peninggalan Majapahit". ^ Johns. 2005) 15. cited in M. ed. Stanford: Stanford University Press. Bertold. "Mandala: from sacred origins to sovereign affairs in traditional Southeast Asia". ^ C. 2000 20. doi:10. Historical Atlas of Indonesia.4. page:100". Indonesian Heritage Series: Ancient History. Het rijk van de vijfvoudige Buddha (Verhandelingen der Koninklijke Nederlandse Akademie van Wetenschappen. ISBN 90-04-06196-7. The Journal of Asian Studies (The Journal of Asian Studies. 27.02a00030. ^ Drs. pp. 13. in the site www. 1300.P. Hefner (1983).com from Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala. Prasasti Majapahit. ^ Ricklefs. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). vol. ISBN 981-3018-26-7.R. 29.H. 9789004061965. A. 31. ed. 37 and 100 21. 252. 72. ^ a b Ricklefs. 22 June 2007. Rosita (2003-01-01).V. White Lotus p86 ISBN 9748496-78-4 12. Didier (Hardcover edition — August 2003). ^ Ma Huan Ying-yai Sheng-lan. Robert. 1962. 279. pp. 2nd ed. pp. Paris: Periplus Editions. ^ Spuler. ^ Robert W. Didier Millet. Java Style.C. 36–37 23. Part 4. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. "Ritual and Cultural Reproduction in Non-Islamic Java". 24. page 40 . S. Achadiati S. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2. Berg. Sejarah Peradaban Manusia: Zaman Majapahit. 16. pages 18 and 311 11. Damais. 107. November 2008. Singapore 169641: Archipelago Press. 451–456. hal. pp. ISBN 981-4155-67-5. JSTOR 2050416. ^ Millet. ^ Ricklefs. 19. 106. ^ Cribb. ^ Nastiti. 17. 5th reprint edition in 1988).9. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. Menuju Puncak Kemegahan (LKIS. 22.. Jakarta: PT Gita Karya. JSTOR 644055. ^ MAJAPAHIT : KERAJAAN AGRARIS – MARITIM DI NUSANTARA page 8 30.Majapahit-Kingdom. P.10. 26.

^ "Situs Majapahit Dirusak Pemerintah". ISBN 0-674-01137-6.34. Ricklefs. 2009.org an National History Website View page ratings Rate this page What's this? Trustworthy Objective Complete Well-written I am highly knowledgeable about this topic (optional) Categories:          Former monarchies Former countries in Southeast Asia States and territories established in 1293 States and territories disestablished in 1527 1527 disestablishments Indianized kingdoms Historical Hindu empires Pre-colonial States of Indonesia 1293 establishments . Indonesian Destinies.C. January 5. ^ Hindu Civilizations of Austronesia and Southeast Asia 37. ^ Ricklefs. Stanford: Stanford University Press. ^ "Taman Majapahit Dibangun di Trowulan". 40. Theodore. A History of Modern Indonesia Since c. Harvard University Press. 19. 2nd ed. References  M. November 4. page 174 38. page 43 35. 2008. 39. ^ Friend. Antara (in Indonesian) 36. ^ Ricklefs. Cambridge. ^ Bhinneka Tunggal Ika. pp. 1991 External links Wikimedia Commons has media related to: Majapahit     A Short History of Majapahit Memoirs of Majapahit Kingdom A brief history of Majapahit A Complete Transcription of Majapahit Royal Manuscript of Nagarakertagama from SejarahNasional. Massachusetts and London: Belknap Press. 1300. masterpiece of Mpu Tantular.

     Former countries in Malaysian history Former countries in Philippine history Majapahit Former empires of Asia Former countries in Indonesian history Navigation menu        Create account Log in Article Talk Read Edit View history       Main page Contents Featured content Current events Random article Donate to Wikipedia Interaction      Help About Wikipedia Community portal Recent changes Contact Wikipedia Toolbox Print/export Languages     ไทย ‫ال عرب ية‬ Basa Banyumasan Česky .

a non-profit organization. See Terms of Use for details. Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License. Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389) yang didampingi oleh Patih Gadjah Mada (1331-1364). Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation. Contact us    KERAJAAN MAJAPAHIT Kerajaan Majapahit adalah nama sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur. Inc. Kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293.. . additional terms may apply.                            Deutsch Español Français 한국어 हिन्दी Bahasa Indonesia Italiano ‫עברית‬ Basa Jawa ქართული Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands 日本語 Norsk (bokm l) Polski Português Русский संस्कृ तम् Suomi Svenska Tagalog Українська Tiếng Việt 中文 This page was last modified on 26 January 2013 at 17:55.

Raden Wijaya (menantu Raja Kertanegara) segera melarikan diri ke Sumenep. Raja Jayakatwang sangat menghormati Arya Wiraraja sehingga Raden Wijaya diampuni. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijava untuk membalas dendam kepada Raja Jayakatwang.  Para Penguasa Majapahit Raden Wijaya : (1309) Jayanegara : (1309-1328) Tribhuwanatunggaldewi : (1328-1350) Hayam Wuruk : (1350-1389) Wikramawardhana : (1389-1429) Suhita : (1429-1447) Kertawijaya : (1447-1451) Rajasawardhana : (1451-1453) Bhre Wengker : (1456-1466) Singhawikramawardhana : (1466-1468)  . Setelah Raja Kertanegara gugur dalam peristiwa penyerangan Raja Jayakatwang (Raja Kediri). Raden Wijaya beserta pengikutnya diizinkan untuk membabat hutan Tarik (sekarang menjadi Desa Trowulan. dan mendapat perlindungan dari Arya Wiraraja. Setelah mendapat pengampunan dari Raja Jayakatwang.  Kertarajasa Jayawardhana  Pada 1293 pasukan Kubilai Khan dari Cina datang dengan tujuan untuk menghancurkan Kerajaan Singasari. Raja Kertanegara beserta petinggi kerajaan lainnya tewas dalam penyerangan tersebut. Madura. Jawa Timur) untuk dijadikan desa. Mereka tidak mengetahui bahwa Singasari telah hancur. Disinilah kemudian berdiri pusat Kerajaan Majapahit. penguasa Sumenep. berakhirlah riwayat Kerajaan Singasari.

Dalam waktu singkat.  TAHUKAH KAMU Pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk.000 orang. dan Indonesia bagian timur hingga Irian Jaya. Sora. Banyak orang asing seperti Cina. Pemberontakan tersebut antara lain ialah pemberontakan Ranggalawe. faktor yang juga mempengaruhi runtuhnya Kerajaan Majapahit ialah munculnya Kerajaan Malaka dan berkembangnya kebudayaan Islam. dan Kuti selama masa pemerintahan Jayanegara (1309-1328). Perluasan wilayah ini dicapai berkat politik ekspansi yang dilakukan oleh Patih Mangkubumi Gadjah Mada. namun di tengah perjalanan pasukan Raden Wijaya dengan bantuan pasukan Singasari dari Sumatera menyerang pasukan tersebut. Pada masa inilah Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Pada masa itu rakyatnya sejahtera. dan India berdatangan. Kalimantan.  . Kerajaan Gajah Mada Kediri. Kerajaan Majapahit hancur akibat terjadinya perang saudara. Kerajaan Majapahit dilanda beberapa pemberontakan. sebagian besar P. salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit. serta pemberontakan Sadeng dan Keta pada masa Tribhuwanatunggadewi (1328-1350). Pemberontakan baru dapat berakhir pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk (1350-1389). << Kiri atas: Candi Panataran merupakan candi terbesar dan paling penting bagi umat Hindu di Jawa Timur yang dibangun pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Pasukan Kubilai Khan kembali ke pelabuhan.Kertabhumi : (1468-1478) Ranawijaya/Girindrawardhana : (1478-?) Pasukan Raden Wijaya bekerjasama dengan Kubilai Khan yang berjumlah sekitar 20. pamor Kerajaan Majapahit semakin menurun.   Keruntuhan Majapahit Sepeninggal Raden Wijaya. Kerajaan  Atas: Candi Bajangratu. Sumatera.   Wilayah Kekuasaan Wilayah kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Jawa (kecuali tanah Sunda). Setelah masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Pada 1522. Siam. kewibawaan Kerajaan Majapahit baik ke dalam maupun keluar kerajaan sangat kuat. Pasukan Kubilai Khan segera pergi dari tanah Jawa dan Raden Wijaya menjadi raja dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Kerajaan Kediri hancur dan Raja Jayakatwang terbunuh.   LIHAT JUGA Singasari. Semenanjung Malaya. Selain itu.

tempat pemandian kerabat raja Majapahit. 2005. Artikel-artikel sebelumnya dari penulis sudah gembar-gembor mengatakan bahwa . Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . << Kiri bawah: Candi Tikus. dan Kidung Harsa Wijayayang menceritakan berdirinya Kerajaan Majapahit. dengan kata lain tidak bersahabat. Dugaan ini berdasarkan Kitab Pararaton. ada perselisihan dan permusuhan dengan berbagai versinya. Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda KEBOHONGAN SEJARAH PERSETRUAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA Pembuktian Analisa Kitab Neraga Kertagama dan Kitab Negara Kertabhumi Created by Ejang Hadian Ridwan Suatu proses pencarian yang teramat sulit juga. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Halaman 123. terjadi perselisishan alias permusuhan. Berulangkali searching dengan menggunakan keywords bermacam-macam seperti: persahabatan kerajaan Majapahit dan Sunda. Persahabatan kerajaan Sunda dan Majapahit masa Gajah Mada dan Hayam Wuruk. Jilid 6.  Sumber : Syukur.   Atas : Relief di Candi Panataran ini menceritakan seseorang yang dieksekusi dengan menggunakan keris. TAHUKAH KAMU Nama Majapahit diduga berasal dari nama pohon Maja karena pada masa itu hutan Tarik banyak ditumbuhi pohon Maja. dan lain sebagainya yang mengarah ke perang Bubat. Kidung Panji Wijayakrama. mencari sumber yang mampu mengatakan bahwa kerajaan Sunda dan kerajaan Majapahit adalah 2 kerajaan yang bersahabat dan rukun. 1. Perang antara Majapahit dan Sunda. Persahabatan raja Majapahit Hayam Wuruk dengan raja Sunda Lingga Buana dan lain sebagainya. Abdul. Tetapi kalau dimasukan keywords seperti : Perang Bubat. Kenyataannya semua hasil mengatakan hal yang sama. hasilnya hampir serentak semua link url atau situs web mengatakan hal sama yaitu ada perang Bubat.

Prasasti-prasati yang ditemukan. Haru serta Mandailing. Sampit. Pertanyaan selanjutnya adalah kalau memang tidak terjadi hal-hal seperti itu. terjadinya peristiwa perang Bubat dan Sumpah Palapa. Kadandangan. selalu dalam langkah awalnya adalah mencari barang bukti. Kota Waringin. Samadang dan Tirem tak terlupakan. yang kemudian dipelajari. Batan. Bukti sejarah berikutnya adalah dicoba dengan mempelajari lagi satu kitab yaitu kitab Negara Kertagama.Pun ikut juga disebut Daerah Kandis. Bukti sejarah yang ada adalah untuk perkara ini tiada lain adalah berupa prasastiprasasti dan beberapa kitab yang tingkat kepercayaannya akan kebenarannya masih tinggi. Rokan. kebohongan itu memnag terjadi. secara sendirinya adalah sumber-sumber yang sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai sumber sejarah. Lawai ikut tersebut. dengan kata lain sumber-sumber itu adalah sumber yang direkayasa demi suatu kepentingan. Kota Ungga. Tabalung. Sambas. Sumber-sumber utama yaitu kitab Pararaton dan kitab Kidung Sunda yang mengarah kepada kisah Ken Arok. Kalka. Lampung dan juga Barus. Barune. akhirnya didapat petikan sebagai berikut : “Negara-negara di nusantara dengan Daha bagai pemuka. Toba dan Darmasraya. negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri. Saludung. atau sumber sejarah yang masih relevan. Malano . paling dulu Melayu: Jambi. Setelah dipelajari seksama dari hasil terjemahan kitab Negara Kertagama. Tunduk menengadah. dianalisa dan dikembangkan. Berdasarkan barang bukti itulah penyidikan lebih lanjut dapat dilakukan. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. ikut juga Tanjung Kutei. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan. Tamihang. Kampar dan Pane Kampe. Sedu. Landa. Siak. Kahwas. berlindung di bawah kuasa Wilwatikta. yang masa pemerintahan untuk kerajaan Majapahit dipimpin oleh Sri Rajasanagara (Hayam Wuruk versi kitab Pararaton) dengan Maha Patih Gajah Mada? inilah pertanyaan yang harus ada jawaban sebagai korelasinya dan jawaban itu harus ada. Sawaku. hampir semuanya tidak bisa meberikan informasi tentang hal itu. Palembang. Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan. Minangkabau. Kitab Negara Kertagama inilah yang menjadi harapan satu-satunya bagi penulis untuk dapat memberikan informasi walaupun tidak gamblang. kalau tidak pernyataan kebohongan sejarah itu tetap tidak kuat.kisah Ken Arok. dengan pihak yang dirugikan adalah bangsa Indonesia. yang akhirnya terjadi pembelokan arah sejarah. Penyidikan suatu perkara hukum. Solot dan juga Pasir Barito. Perang Bubat dan Sumpah Palapa adalah dusta atau kebohongan sejarah. lantas pola hubungan seperti apa yang diterapkan antara 2 kerajaan tersebut yaitu kerajaan Majapahit dan kerajaan Sunda.

Kanjapiniran. Paka. semua sudah lama terhimpun. Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di nusantara. yang juga biasa disebut Lombok Merah. Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya.” Petikan diatas memberkan informasi lengkap tentang negara-negara yang berada dibawah kekuasaan kerajaan Majapahit yang memang mewakili istilah nusantara yang didengung-dengukan itu. Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain. Petikan diatas juga. Pulau Gurun. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti. Dungun. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk. Lagi pula anda (n). tidak seperti Sumpah Palapa yang tidak mewakili aspek keseluruhan yang dikatakan nusantara. jika mengemban perintah ke mana juga. Kelantan serta Trengganu Johor. Konon kabarnya para pendeta penganut Sang Sugata dalam perjalanan mengemban perintah Sri Baginda. Hutan Kendali sekaligus. Taliwang. Bisa jadi Sumpah Palapa itu sendiri adalah bentuk pengkerdilan istilah nusantara itu sendiri. pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api. bisa jadi juga ini lemparan wacana ke publik dengan tujuan pro kontra mengenai istilah nusantara dengan hanya memakai simbolisasi Sumpah Palapa. harus menegakkan agama Siwa. Banggawi. Seyogyanya. tiap musim tertentu mempersembahkan pajak upeti. Seran. Dilarang mengabaikan urusan negara dan mengejar untung. Wanin. Muar. Gurun serta Sukun. menolak ajaran sesat. Rajapura begitu juga Singasagari Campa. Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat. diberikan pendaan cetakan tebal supaya lebih . Solot. Terdorong keinginan akan menambah kebahagiaan.tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura. Tumasik. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Buda.Berikut Langkasuka. Sumba. Semenjak nusantara menadah perintah Sri Paduka. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Kelang serta Kedah Jerai. Pahang yang disebut paling dahulu.memberikan informasi yang harapakan penulis atas pernyataan yang mencurigakan. dilarang menginjak tanah sebelah barat pulau Jawa. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. Kunir. Tersebut pula pulau-pulau Makasar. Seram. Di Hujung Medini. Galian serta Salayar. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Saimwang. Buton. Bima. yang akhirnya diharapkan terjadi keraguan terhadap kebesaran istilah nusantara tersebut. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Muar. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura. Ambon atau pulau Maluku. begitu pun Darmanagari Marutma.

bisa secepat itu takluk. Tetapi negara-negara lain. persatuan dan kesatuan serta nama baik kerajaan. Mengapa pula dengan skala waktu yang tidak terlalu lama nusantara bisa terbentuk? Jawabanya adalah teori musuh bersama. Tiga kerajaan ini nota bene adalah kerajaan-kerajaan yang secara historis atau sejarah pendiriannya mulai kerajaan Tumapel masa pemerintahan Sri Rajasa Sang Amurwabhumi alias Ken Arok (versi kitab Pararaton sampai ke Sri Kertanegara. dengan membentuk aliasi dengan negara-negra lainya. Wajar dan memang seharusnya kalau peperangan itu dilakukan. tidak harus melalui proses peperangan besar. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa.” Merujuk pada keterangan kitab Negara Kertagama itu bahwa banyak negaranegara atau kerajaan-kerajaan lain yang secara otomatis takluk dan berinduk ke kerajaan Majapahit. jadi tidak lagi harus bersusah-susah melakukan perang. kemudian perang menumpas pemberontakan kerajaan Sadeng dan Keta. Ide aliansi inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya nusantara. untuk kerajaan Majapahit.fokusyaitu: “Yawana ialah negara sahabat. menginduk dan mengakui kerajaan Majapahit yang memegang kontrol atas mereka. Tentara Mongol sempat menguasai ibu kota kerajaan. dan ini ide . hanya teridentifikasi melakukan beberapa kali peperangan. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. tapi tidak lama berselang bisa diusir kembali oleh pasukan tentara yang dipimpin Raden Wijaya. ketika kerajaan Singhasari atau Tumapel dibawah kendali Jayakatwang yang merebut kekuasaan secara paksa dari penguasa sah Sri Kertanegara. kewibawaan. Dalam catatan sejarah resmi. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. raja pertama Majapahit menantu dari Sri Kertanegara. kemudian dilanjutkan pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit mulai dari Raden Wijaya sampai Sri Rajasanagara alias Hayam Wuruk (versi kitab Pararaton) adalah masih termasuk kerajaan-kerajaan bawahan. Hal ini dikarenakan. setidaknya ada alasan perang yang mendasar dan sah secara hukum kenegaraan. Percobaan invasi pertama. Ketika negara-negara dalam aliansi itu sudah terbentuk. Umpan nilai psikologis inilah yang merupakan senjata ampuh dalam propaganda ide aliansi yang dimotori oleh kerajaan Majapahit. untuk mengembangkannya lebih mudah ke arah pemekaran yang lebih luas. untuk menjaga keutuhan. tujuannya dalam rangka menjaga apabila suatu saat ada invasi dari kekaisaran Mongol untuk kedua kalinya. apa yang dilakukan oleh kerajaan Majapahit adalah sebagai pencetus atau pelopor ide penggabungan kekuatan. perang terbesar adalah dengan kerajaan di Pulau Bali. katakanlah dengan beberapa negara besar yang sudah bergabung.

Karena kerajaan Sriwijaya tidak lagi termasuk negara adidaya dengan alasan keberadaannya sudah melemah. tetapi bukan negara bawahan karena tidak disebut demikian. dan mempunyai kedudukan yang sangat dihormati karena statusnya adalah negara sahabat. Musuh bersama itu tiada lain adalah pasukan besar kekaisaran Mongol. Hubungan yang terjalin pun atas dasar persahabatan. 11:33 AM #2 ri4nx Senior Member Join Date Aug 2011 .sangatlah brilian. yang ada adalah negara sahabat. artinya nama itu sudah populer tidak perlu lagi penjelasan pada waktu itu. Penyidikan dilanjutkan lagi. sebuah aliansi harus ada negara pengontrol. Negara sahabat artinya kerajaan itu dianggap sejajar kedudukanya dengan kerajaan Majapahit. Selengkapnya silakan pembaca budiman lihat di MENGUAK TABIR SEJARAH NUSANTARA Salam Damai Nusantara Penulis o Share      Reply With Quote 2. pemimpin bagi yang lainya dan kerajaan Majapahit-lah yang cocok dan memenuhi syarat. Majapahit adalah negara adidaya di nusantara selain kerajaan Sunda pada masa itu. yang sebelumnya mengalami masa-masa penjajahan dari kerajaan Chola. bukan permusuhan atau yang satu menjadi bawahan atas yang lainnya. terlebih didukung oleh situasi yang ada. yaitu ada musuh bersama yang nyata didepan mata. Secara fakta pertahan. Sekarang pertanyaan yang timbul adalah Yawana itu kerajaan mana? Tidak dijelaskan identitasnya dalam kitab Negara Kertagama. 26-03-12. India.

995 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda ternyata penyatuan kedua kerajan itu bohong belaka ya gan . apakah memang majapahit pernah menguasai sulawesi???....Posts 1.GAMBAR2 DRAMATIS SEGITIGA BRMUDA palingseru Reply With Quote 3.soalnya saya belum pernah mendengar peningalan majapahit selama . info bagus neh o Share      INI TANDA TANDA KAMU MAU MENINGAL . 26-03-12..atau hanya mitos dan hanya klaim org jawa (majapahit). 12:34 PM #3 Hjthegreat Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda yang menjadi pertanyaan saya dari dulu..

berkuasa di sulawesi. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. Lagi pula.. Saran saya.. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. . kalau punya reference tentang itu tolong dishare. o Share      Reply With Quote 4.267 Rep Power 5 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain.. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. 01:53 PM #4 Alphe Senior Member Join Date Nov 2011 Location Banggai Posts 1.soalnya saya lama penasaran tentang hal itu.. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". 26-03-12.

26-03-12 at 04:25 PM.NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" Last edited by Alphe. 26-03-12. Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit Reply With Quote 5. 03:31 PM #5 keizer Senior Member Join Date Feb 2012 Location Bandung Posts 1. LAgi pula. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. o Share      oomaldi likes this. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat .849 Rep Power 2 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta batu dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain.

ini khan baru dari satu sisi o Share      Temukan Cerita2 Kocak Disini Kelakuan Konyol Anggota DPR Berwisata Gokil Reply With Quote 6. 26-03-12. Saran saya. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. 06:51 PM #6 oomaldi Moderator Join Date Feb 2012 Location Jakarta Posts 609 Rep Power 3 . Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" yup saya setuju pendapat anda.diterima.

Saran saya.. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. ane suka banget nih sama komennya bro alphe. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN.. Lagi pula. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. 26-03-12.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" setuju. o Share      Jualan? Langsung kesini >> Lapak Jual Beli Kompas Forum Jangan lupa baca aturannya disini >> Aturan Lapak Jual Beli KompasForum Reply With Quote 7. 06:59 PM #7 GEO Advisor .

26-03-12.. o Share      Silent Readers lebih berbahaya daripada Junkers Reply With Quote 8..Join Date Oct 2008 Location indonesia Posts 16.... 09:13 PM #8 oka milano Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 ..............436 Rep Power 29 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda jadi mana yang bener nih ?..

terbitkan jurnal. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda.. 26-03-12. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword. mari dibahas diforum ilmiah. disana pusat penelitian majapahit.. 09:38 PM #9 andewan Senior Member Join Date Jan 2012 Location Bnjarnegara Posts 1. eh udah berani mengatakan pembelokan. disana ada pakar2 yang siap mendebat.288 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by oka milano . kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan..Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan o Share      Reply With Quote 9. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal.

padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan Yups saya setuju dengan panjengane gan.kl sdh menyangkut sejarah baiknya agak hati hati. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan.. Arsyo tentang istilah negeri Yawana yang disebut negara sahabat dalam kitab . eh udah berani mengatakan pembelokan. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword.judulnya jadi POLA HUBUNGAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA silakan baca dilink tersebut. 10:28 PM #10 ezank Newbie Join Date Mar 2012 Posts 23 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda terima kasih agan2 atas saran dan keritiknya. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan..udh di update kok artikel ane. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda.. disana pusat penelitian majapahit. mari dibahas diforum ilmiah.. o Share      Outdoor Furniture Reply With Quote 10.. disana ada pakar2 yang siap mendebat...anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. terbitkan jurnal. 05-04-12. ane dapet data juga dari buku Atlantis karya Prof.

Copyright © 2012 KOMPAS. Di lembah-lembah subur inilah lahir peradaban Hindu muncul. dan Brahmaputra yang memiliki lembah-lembah subur. itu yang ingin ane buktikan. The time now is 06:07 PM. Sidharta pergi dari istana dan meninggalkan segala Bentuk . Sementara itu. Jaina lahir.. Yamna. putra Raja Suddodhana dari Kapilawastu.Kertagama. judul sebelumnya "Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda" artinya gak ada persetruan. agama Buddha lahir dari Sidharta Gautama.silakan mampir. Peradaban Lembah Indus mengalami kemunduran ketika bangsa Arya dari Asia Tengah melakukan invasi. thanks o Share      Reply With Quote Page 1 of 2 12 Last « Previous Thread | Next Thread »    KompasForum Home Archive Top All times are GMT +7. Setelah dewasa.com. Penduduk Lembah Indus adalah bangsa Dravida yang berkulit hitam. All rights reserved Content Relevant URLs by vBSEO 3.6. Buddha.0 RANGKUMAN PERKEMBANGAN HINDU BUDHA DI INDONESIA under RANGKUMAN MATERI Anak benua India merupakan tanah tempat kebudayaan Weda. Di sebelah utara terdapat sungai–sungai besar seperti Indus. Gangga.. Pada masa akhir ini itu bangsa Arya mulai membangun system agama Weda (Hindu) dan pemerintahan (politik). Persebaran bangsa Arya dibedakan atas dua periode: masa Weda Awal dan masa Weda Akhir.

terutama di Jawa. Sedangkan pengaruh dalam bidang kebudayaan terlihat dari bangunan fisik (stupa. Siddharta menjadi seorang Buddha. Ada lima teori tentang pihak-pihak yang berjasa menyebarkan Hindu dan Buddha di Indonesia. Hubungan itu didukung oleh kronik-kronik dari Cina. keratin). Hubungan dagang ini berkembang menjadi hubungan politik. Indocina. Pihak kedua adalah para pedagang India (waisya). Pihak pertama adalah kaum brahmana dan rahib dari India. Pihak ketiga adalah kaum sudra yang melarikan diri dari India ke Indonesia. Dan pihak kelima dalah orangorang Indonesia sendiri. candi. Pihak keempat adalah golongan ksatria India yang melarikan diri ke Indonesia karena takut dikejar-kejar oleh musuh. serta seni tari dan musik. Ia berguru pada sejumlah rahib. di Lembah Sungai Gangga. Pengaruh Hindu-Buddha terhadap perkembangan agama di Indonesia terlihat dari praktik dan tempat peribadatan (candi). seni rupa (relief. India. dan Indonesia. Ketika tiba di Desa Gaya. Jepang. agama. Related Post: RANGKUMAN MATERI         RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN TAHAP PENUTUPAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENGIKTISARAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENCATATAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN KOPERASI DAN KEWIRAUSAHAAN RANGKUMAN BADAN USAHA RANGKUMAN MANAJEMEN . Bali. wayang). telah terjadi hubungan dagang antara India. yang sebelumnya pernah mengunjungi India. Keterkaitan antara perdagangan dan persebaran Hindu Buddha mengakibatkan pusat pusat perdagangan di Indonesia menjadi pusat Hindu-Buddha. Kesemuanya itu mengalami proses akulturasi dan sinkretisasi sesuai zamannya. dan kitab serta prasasti dalam negeri. dan Kalimantan.kesenangan duniawi. karya sastra (kitab. Setelah itu ajaran Buddha mengalami perkembangan: Buddha Mahayana dan Hinayana. Indonesia Indocina. Dari sumber-sumber itu dapat disimpulkan: persebaran agama dan budaya Hindu-Buddha dari India ke Indonesia berawal dari perdagangan. makara. Arab. sementara Sumatera merupakan pusat Buddha. Sekitar awal tarikh masehi. dan Cina. prasasti. arca). Pengaruh Buddha pun meluas hingga Cina. dan budaya. Yunani. Indocina.

cina.                RANGKUMAN LEMBAGA SOSIAL RANGKUMAN MATERI DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI REVOLUSI INDUSTRI RANGKUMAN REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA RANGKUMAN DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA RANGKUMAN PERKEMBANGAN PAHAM BARU DAN PENGARUHNYA DI INDONESIA RANGKUMAN PENGARUH BARAT PADA MASA KOLONIAL RANGKUMAN AKULTURASI LOKAL HINDU BUDHA DAN ISLAM RANGKUMAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA KERAJAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA RANGKUMAN WILAYAH PELESTARIAN LINGKUNGAN RANGKUMAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN RANGKUMAN SUMBER DAYA ALAM RANGKUMAN ANTROPOSFER DAN KEPENDUDUKAN RANGKUMAN BIOSFER Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook 0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Perkembangan dan Pengaruh Hindu-Budha di Indonesia A. Perkembangan Agama Hindu. tulisan tulisan tersebut mengubah bangsa indonesia memasuki babakan baru jaman sejarah. 2. terutama dengan ditemukannya prasasti tujuh yupa di kalimatan timur. pembawa agama agama Budha melalui misi penyiaran yang disebut . Pengaruh Hindu dan budha di Indonesia Berdasarkan ditemukannya bukti tulisan yang berhuruf pallawa dan Bahasa Sanseketa di kerajaan Kuta dan Tarumanegara menujukkan pengaruh Hindu budha dan india yang sangat kuat dalam perkembangan sejarah inonesia. indonesia. Masuknya Budaya Hindu Budha Proses masuknya dan berkembangnya agama hindu dan budha ini melalui jalur perdagangan India. Budah di Indonesia 1.

Kerajaan Kutai Kerjaan ini terletak di kalimatan timur dan tertua di indonesia. 3.prasasti jambu . seorang raja yang bijaksana dan sangat memperhatikan kemakmuran rakyatnya. Jawa Barat. Prasasti ini berhuruf pallawa dan berangka tahun 400M. sudra dan waisya.Kehidupan Sosial Politik Ekonomi dan Kebudayaan di Indonesia pada Masa Kerajaan Hindu-Budah 1. sementaramenurut berita cina. dengan ditemukannya prasasti tersebut bangsa indonesia memasuki babkan baru zaman sejarah. B. sumatra selatan. Kerajaan Taruma Negara ( abad 5 M) Kerajaan ini letaknya di sekitar Bogor. 4. prasasti Kota . Mulawarman. yaitu : prasasti Talang Tuo. Kerjaan Sriwijaya (7 M) kerajaan sriwijaya ini terletak di palembang. 2. sumber bukti lainnya adalah kerajaan ini adalah berita dari seorang pendeta budha dan cina yang bernama fa hien. bukti adanya kerajaan ini dengan ditemukannya prasasti-prasasti yang berhuruf pallawa.prasasti pasir awi .Dharma Dhuta. Aswawarman.prasasti muara ciaruten – prasasti kebon kopi dari prasati di atas di katakan bhwa raja yang memerintah kerajaan Tarumanegara adalah Purnawarman. Brahmana.prasasti tugu . Raja yang pernah memerintah kerajaan kutai adalah kudungga.prasasti lebak . peninggalan bersejarah yang di temukan adalah tujuh Buah Prasati yang di pahatkan di atas tiang bantu disebut YUPA. pendeta I-Tsing setelah belajar di Sriwijaya kemudian ia pergi ke Moloyu. prasasti yang ditemukan semua berhuruf pallawa dan berbahasa Sanseketa yaitu: . Kerajaan Melayu Mengenai kerajaan ini diperkirakan sekitar daerah jambi seorang raja yang sering disebut adalah adityawarman. sedangkan pembawa agama Hindu ke indonesia antara lain golongan ksatria.

dari prasasti proses tersebut diketahui bahwa kerajaan sriwijaya beragam budha dan merupakan kerajaan yang besar dan makmur dengan ouncak kejayaan pada masa raja balaputradewa.banyak daerah kekuasaannya melepaskan diri . diceritakan bahwa raja yang memerintah merupakan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang Bubat antara majapahit dengan pajajaran.adanya perang paregreg / perang saudara 6. prasasti Karang berahi. pada masa pemerintahan tri buwana tungga dewi diangkat seorang maha patih bernama Gajah Mada.mundurnya perekonmian akibat perang saudara . kerajaan ini merupakan pindahan dari kerajaan matram kuno yang mengalami kehancuran. Kerajaan Majapahit terletak di desa Tarik Mojokerto. jawa timur. dalam perang ini akhirnya raja kertajaya yang otoriter dari kerajaan kediri kalah melawan para brahmana yang dibantu oleh ken arok. Kerajaan Singosari (abad 13) Muncul setelah adanya perang ganter 1222 M. 7. 5. pendiri kerajaan ini adalah mpu sindok yang menamakan dirinya dinasti isyana. kerajaan kediri kalah dan berdirilah kerajaan singosari dengan raja ken arok adan bergelar kertarejasa. penganti pemeritahani ini adalah raja hayam wuruk yang dibantu oleh patih gajah mada dengan sumpah palapa dan berhasil menyatukan nusantara di bawah kerajaan majapahit. 10. raja yang terkenal raja jayabaya. kerutuhan kerajaan majapahit anatara lain : . 9. Pendiri kerajaan ini yaitu raden wijaya. kediri.adanya perkembangkan islam dari kerajaan demak . 8.Kapur. jawa timur. Kerjaan Bali Dalam prasasti sanur yang berangka 914 M.lemahnya raja-raja pengganti hayam wuruk . tentram dam makmur. kerajaan Kediri (abad 12 M) Berdiri di daerah daha. Kerajaan Mataram Kuno/Hindu (abad 8 M) . Kerajaan Medang (abad 10 M) terletak di sekitar sungai Brantas dekat kota jombang. sedangkan menurut sumber dari cina bahwa kerajaan kediri merupakan kerajaan yang aman. prasasti Kedukan Bukti dan prasasti Telaga Batu. Jawa Timur.

Relief candi simbolis .Bangunan Candi terbuat dari batu bara . Jenis Candi di Indonesia.Bentuk candi ramping dan tinggi . pada masa pemerintahan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang bubaat antara majapahit dengan pajajaran.Arah candi menghadap ke barat . Kerajaan Sunda letak kerajaan di pakuan pajajaran kemudian pindah ke kawali. jawa tengah. C.Candi Jawa Tengah bagian utara . yang menceritakan bahwa kerajaan ini pernah di perintah oleh dinasti sanjaya dan dinasti syailendra. Yaitu Candi Hindu dan Budha b. Fungsi Candi.letak kerajaan ini dekat magelang. Bangunan Candi a. 11.Candi Jawa Timur perbedaan bangunan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain : Candi jawa barat : . hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti canggal. yaitu : . Peningkatan Kebudayaan Terpenting kebudayaan terpenting peninggalan Hindu-Budah meliputi : 1.Atap candi seperti pohon cemara . yaitu dalam agama Hindu berfungsi sebagai tempat pemakaman dan fungsi menurut agama Budha sebagai tempat upacara keagamaan c. Kelompok candi berdasarkan langgamnya.Candi Jawa Tengah bagian selatan .Induk candi menjorok ke belakang candi Jiwa Tengah : .

mangkok. Patung Dewa Dalam kebudayaan Hindu-Budha biasanya dewa diwujudkan dalam bentuk patung 3. sementara Sumatra juga berkembang pesat kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam. Barang-barang logam Barang atau benda yang terbuat dari logam dan perunggu yang indah di antaranya. Runtuhnya Kebudayaan Hinduh-Budah di Inonesia Penyebab runtuhnya kerajaan yang bercorak Hindu-Budah antara lain : a.Atap candi berundak-undak . 5. 4. lampu gantung. arca. dan masih banyak lagi peninggalan yang berupa seni lainya. Sastra Hasil peninggalan bidang sastra antara lain Ramayana.. D.Bentuk candi tambun .Relief candi realis . genta. Adanya perang Paragrag di Majapahit b.Bangunan candi terbuat dari batu andesit (batu kali) . . jambangan dan tempat dupa untuk upacara agama. Suka Be the first to like this.Arah candi menghadap ke timur . Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri kerajaan sriwijaya maupun Majapahit c. Kerajaan Islam Demak berkembang pesat. Barata Yuda dll. Mahabarata.Induk candi tepat di tengah 2. Seni Ukir Hasil pahatan dan ukiran nampak indah dan mengangumkan pada relief-relief bangunan candi. Berkembangnya syiar agama Islam yang berhasil menarik simpati masyarakat d.

PEMBAHASAN Agama yang pertama kali masuk ke indonesia adalah agama hindu dan agama budha.  Agama Hindu di Indonesia Awal mula agama hindu diperkirakan muncul antara tahun 3102 sebelum masehi sampai 1300 sebelum masehi. B. Sulawesi (Toraja dan Bugis – Sidrap). Keterangan yang . Kalimantan (Suku Dayak Kaharingan). Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yang menyatakan bahwa: “Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman”. ini dapat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngan diketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa IndoIran (Arya). Lombok. Agama ini pernah tersebar di Asia Tenggara sampai kira-kira abad ke-15. lalu bersamaan dengan kegiatan tersebut mereka juga melakukan semacam si’ar agama yang mereka anut kepada para masyarakat indonesia yang pada saat itu masih menganut paham animisme dan dinamisme. Penganut agama Hindu sebagian besar terdapat di anak benua India. mayoritas pemeluk agama Hindu di Indonesia adalah masyarakat Bali. lebih tepatnya pada masa keruntuhan Majapahit. Agama Hindu adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. Mulai saat itu agama ini digantikan oleh agama Islam dan juga Kristen.Tinggalkan Balasan PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA A. selain itu juga yang tersebar di pulau Jawa. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi. Dan melalui laporan ini kami bertujuan untuk menambah wawasan bagi para pembaca tentang tahapan perkembangan agama hindu-budha di indonesia. Pada masa sekarang. Begitupun dengan laporan yang kami buat ini. Masuknya agama ini di latarbelakangi oleh kegiatan dagang yang menjadikan indonesia sebagai tempat persinggahan sementara dan juga tempat berdagang yang strategis bagi para pedagang yang menganut agama tersebut. perkembangan agama hindu-budha di indonesia merupakan salah satu bentuk dari sejarah yang perlu untuk di ketahui.

Kitab Lubdhaka. yakni prasasti Ciaruteun. Kapak dan Bunga Teratai Mekar. Pada jaman kerajaan Singosari ini didirikanlah Candi Kidal. menimbulkan pembaharuan yang besar. Jambu. Kebonkopi. Tempat itu disebut dengan “Vaprakeswara”. Kedatangan agama Hindu di Bali diperkirakan pada abad ke-8. Arca ini bertipe sama dengan Arca Siwa di Dieng Jawa Timur. juga adanya Arca Siwa dan Pura Putra Bhatara Desa Bedahulu. Perkembangan agama Hindu selanjutnya. Disamping di Kutai (Kalimantan Timur). Dan pada masa Dalem Waturenggong. agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan ditemukannya tujuh buah prasasti. Wrtasancaya dan kitab Kresnayana. sebagai kerajaan besar meliputi seluruh Nusantara.lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. Bukti lain yang ditemukan di Jawa Barat adalah adanya perunggu di Cebuya yang menggunakan atribut Dewa Siwa dan diperkirakan dibuat pada masa Raja Tarumanegara. yang dibuktikan adanya prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu. Disamping itu. yang dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinaya (Dinoyo) dekat Kota Malang berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno. agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah. Prasasti ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa dan bertipe lebih muda dari prasasti Purnawarman. agama Hindu berkembang juga di Jawa Timur. yaitu bangunan Suci Hindu terbesar di Jawa Timur disamping juga munculnya buku Negarakertagama. misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia. kehidupan agama Hindu mencapai jaman keemasan dengan datangnya . Kendi. Selanjutnya agama Hindu berkembang pula di Bali. Kitab Bharatayudha. yg berasal dari abad ke-8. Cakra. Hal ini dapat dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran. Hal ini disamping dapat dibuktikan dengan adanya prasasti-prasasti. yaitu Trisula. Muara Cianten. misalnya Kitab Smaradahana. Tugu dan Lebak. Prasasti ini yang menggunakan atribut Dewa Tri Murti. sejak ekspedisi Gajahmada ke Bali (tahun 1343) sampai akhir abad ke-19 masih terjadi pembaharuan dalam teknis pengamalan ajaran agama. diperkirakan berasal dari tahun 650 Masehi. Selanjutnya. Pasir Awi. Masuknya agama Hindu ke Indonesia. candi Jago dan candi Singosari sebagai sebagai peninggalan kehinduan pada jaman kerajaan Singosari. Pada akhir abad ke-13 berakhirlah masa Singosari dan muncul kerajaan Majapahit. sebagai pengemban agama Hindu. dan Candi Budut adalah bangunan suci yang terdapat di daerah Malang sebagai peninggalan tertua kerajaan Hindu di Jawa Timur. Gianyar. Kemudian muncul kerajaan Singosari (tahun 1222-1292). Pada tahun 1042-1222 di Jawa Timur munculah pula kerajaan Kediri. perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnya kerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. Pada masa kerajaan ini banyak muncul karya sastra Hindu. Keemasan masa Majapahit merupakan masa gemilang kehidupan dan perkembangan Agama Hindu. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa.

Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar dan pada tanggal 23 Pebruari 1959 terbentuklah Majelis Agama Hindu. Majelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung. setelah 500 tahun kemudian semenjak runtuhnya Kerajaan Mahapahit pada tahun 1478. namun untuk perkembangan selanjutnya Mahayana dan Tantrayana menjadi lebih populer di masyarakat. yaitu masa Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. Jaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan jaman keemasan bagi Buddhisme. Perjalanan kebangkitan kembali dan perkembangan Agama Buddha yang dimulai pada jaman penjajahan hingga sekarang melalui jalan yang berliku-liku. Setelah mengalami dua masa kejayaan. Namun mulai tahun 1921 usaha pembinaan muncul dengan adanya Suita Gama Tirtha di Singaraja. agama. Jasa beliau sangat besar dibidang sastra. Namun setelah melalui empat jaman. setelah runtuhnya kerajaan-kerajaan di Bali pembinaan kehidupan keagamaan sempat mengalami kemunduran. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang memiliki nilah filsafat Mahayana dan Tantrayana. Sidharta Gautama yaitu seorang anak raja yang mendapat penerangan batin atau enliptenmen. . agama ini lahir setelah agama Hindu dan pendiri agama Budha adalah sang Buddha Siddharta Gautama. Surya kanta tahun1925 di SIngaraja. Peti Tenget dan Dalem Gandamayu (Klungkung).d 10 Oktober 1964). Perkembangan selanjutnya. Berbagai permasalahan muncul silih berganti. Keberadaan Buddhisme di Nusantara (Indonesia) dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti dan bangunan-bangunan berupa candi serta literatur-literatur asing khususnya yang berasal dari China. Tradisi atau aliran Agama Buddha yang dianut oleh masyarakat Nusantara pada awalnya adalah non-Mahayana. Dari peninggalan sejarah juga dapat dilihat bahwa telah terjadi sinkretisasi antara agama Hindu-Shiva dengan Buddhisme Mahayana di Indonesia. Agama Buddha mulai bangkit kembali dari tidurnya. arsitektur. Buddhisme atau Agama Buddha merupakan salah satu agama yang sejak lama telah dianut oleh sebagian besar masyarakat Nusantara.Danghyang Nirartha (Dwijendra) ke Bali pada abad ke-16. Dan pada tahun 1964 (7 s.  Agama Buddha di Indonesia Agama Buddha lahir pada abad ke-6 SM di India Utara. yang selanjutnya menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia. Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar. Perhimpunan Tjatur Wangsa Durga Gama Hindu Bali tahun 1926 di Klungkung. diadakan Mahasabha Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali. seperti Pura Rambut Siwi. Kemudian pada tanggal 17-23 Nopember tahun 1961 umat Hindu berhasil menyelenggarakan Dharma Asrama para Sulinggih di Campuan Ubud yang menghasilkan piagam Campuan yang merupakan titik awal dan landasan pembinaan umat Hindu. Demikian pula dibidang bangunan tempat suci. akhirnya Buddhisme di Indonesia mengalami kemunduran setelah jatuhnya Kerajaan Majapahit. Kehidupan manusia mengalami sansana atau hidup kembali sebagai manusia atau binatang (reinkarnasi). Paruman Para Penandita tahun 1949 di Singaraja. Dia mengantakan bahwa dunia yang kita lihat adalah maya dan manusia adalah tidak berpengetahuan.

III. disebelah Timur Candi Sewu. yakni : 1. 3. Candi Borobudur. di sebelah Timur Candi Borobudur. didirikan tahun 809 M. propinsi Sumatra Utara. Perkembangan yang demikian pesatnya seiring dan sejalan dengan mazhab-mazhab lkainnya. Beliau menyatakan bahwa sewaktu beliau datang di Jawa agama Buddha sudah ada bersama-sama agama Hindu. 8. Pada masa Kerajaan Kuno : Candi-candi Buddha : 1. dekat Jogjakarta. dekat Krasaan. Bukti-bukti pesatnya perkembangan mazhab Tantrayana pada masa-masa tersebut. Candi Jabung. Di pulau Sumatra terdapat juga peninggalan Candi. Gugusan Candi Ngawen. dekat Muntilan. 4. 2. dekat Prambanan. kedatangan Aji Saka Tritustha menandai masuknya agama Buddha di Indonesia (Jawadwipa). 3. Gugusan Candi Plaosan. 6. Pada masa Kerajaan Majapahit : Literatur-literatur : Kitab Sutasoma dan Kitab Kunjarakarna 4. dekat Malang. 2. Literatur-literatur : Kitab Sanghyang Kamahayanikan. bahkan dengan agama Hindu yang juga banyak dianutnya pada masa-masa tersebut. . 5. dekat Magelang. 3. dekat Candi Kalasan. 7. dekat Prigen. Gugusan Candi Sewu. perpaduan Tantrayana dan Siwa. Candi Muara Takus. didirikan tahun 826 M. Candi Portibi-Gunung Tua. Secara singkat dapat disusun kurang lebih perkembangan agama Buddha di Indonesia sebagai berikut: o Abad I (14 Maret 78). Propinsi Riau. Candi Jawi. Candi Sari. 2. merupakan gerbang Candi Borobudur. didirikan tahun 826 M. Candi Mendut. dekat Bangkinang. Pada Masa Kerajaan Singosari : Candi-candi : 1. Adanya gelar Dharmadhyaksa Ring Kasogatan (kepala agama Buddha). 2.Perkembangan Mazhab Tantrayana di Indonesia berkembang dengan pesatnya dibumi persada Indonesia. dan IV di Indonesia (Jawa) agama Buddha sudah berkembang. tempat pemujaan Raja Kertagama yang merupakan perpaduan antara Tantrayana dan Siwa. Candi Kalasan. didirikan tahun 778 M. Singasari dan Majapahit. dekat Padang sidempuan. antara lain : 1. Candi Pawon. terutama pada masa-masa kerajaan Mataram kuno. o Abad II. Candi Singosari. Ini terbukti dari catatan-catatan Bhiksu Fa-hien yang datang ke Jawa pada abad V.

PENUTUP Demikian hasil dari laporan yang kami buat. Apalagi bila kita adakan penelitan terhadap candi Borobudur. Walaupun memang dalam laporan tersebut sekiranya terdapat kesalahan-kesalahan dalam penulisan ataupun sumber-sumber data yang kurang lengkap. perkembangan agama Hindu terutama pada masa kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. namun persebarannya keseluruh penjuru dunia memiliki nilai yang kurang lebih sama. sewaktu mudanya juga belajar pada Bhiksu Dharmakirti di Swarnadwipa (Sumatera). walaupun memang pada dasarnya kedua agama ini sama-sama berasal dari India. Begitupun juga dengan perkembangan agama Buddha terutama dari mazhab Tantrayana yang sangat pesat sekali. Atisa Dipankara seorang bhiksu yang mengajarkan Vajrayana di Tibet. yang kita akui sebagai salah satu keajaiban dunia yang masih dapat dinikmati di muka bumi ini. dapat kita simpulkan bahwa pada masa-masa tersebut. bukti perkembangan agama Buddha dapat dilihat dari prasasti-prasasti kerajaan Purnawarman di Jawa Barat dan Mulawarman di Kalimantan. D. C. Candi Borobudur dibangun. Berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia ini merupakan awal dari masa sejarah atau dengan kata lain akhir dari masa prasejarah di Indonesia. Agama Hindu lebih dulu lahir jika dibandingkan dengan agama Budha. o Abad XI. o Abad VII dan VIII adalah jaman keemasan perkembangan agama Buddha di Jawa. maka kami memohon maaf dan kami ucapkan banyak terimakasih. di mana Bhiksu I-tsing pernah datang belajar agama Buddha dan bahasa Sanskerta. kami berharap semoga laporan kami tersebut dapat dipahami dan dapat menambah wawasan kita semua. hal ini dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran dan munculnya kitab Negarakertagama. pembangunannya dikatakan memakan waktu kira-kira delapan puluh tahun. di bawah raja-raja Kerajaan Mataram Purba dan Sailendra. Diposkan oleh Rendra di 06. o Abad VIII dan IX.16 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: SEJARAH . Tersebarnya agama Hindu-Budha ke Indonesia disebabkan oleh adanya jalur perdagangan internasional yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat strategis untuk berdagang dan juga mensiarkan agama yang mereka yakini dikarenakan pada saat tersebut masyarakat Indonesia masih meyakini paham animisme dan dinamisme. baik di pulau Jawa maupun di pulau Sumatra. KESIMPULAN Agama Hindu dan agama budha merupakan agama yang memiliki ketentuan ajarannya masingmasing. berdiri Kerajaan Sriwijaya di Sumatera.o Abad IV dan V. Berdasarkan pada peninggalan-peninggalan dari zaman keemasan agama Hindu dan agama Buddha pada masa kerajaan-kerajaan. Pada abad VII ini.

Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Labels Foto slide .

.

.

com Sejauh ini. Begini Jika Selebritis Difoto Tanpa Tata Rias Inilah.. pemilik nama lengkap Giring Ganesha ini mengatakan sudah ada 80 selebritis yang bersedia bergabung dalam situsnya. tetapi yang lain pun welcome. selebritis yang sudah ada nama. Bintang Twilight Kristen tampak nyaman ketika mengenakan gaun model strapless putih bertabur manik-manik. Rahasia Kulit Awet Muda Para Selebritis .Berita Terkini Selebritis Pendidikan Musik Anime Film Ilmu Pengetahuan Giring Nidji Buat Website Dekatkan Selebritis Dengan Fans KapanLagi.com Di bawah arahan fotografer Juergen Teller mereka berpose sebagai selebritis yang paling terang pada tahun ini. "Paling banyak.. dan . Naif.Dengan rambut pirangnya yang .. Yg paling banyak tuh Slank.. Vitamin.

Indonesia Selalu tertawa saat ada hal yang lucu. selalu tersenyum saat hati berkehendak. Sebut saja Naomi Campbell.hihihi itulah me XD Lihat profil lengkapku Label   Lirik lagu (7) SEJARAH (1) Pengikut Berita Populer  PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA . NTB. . ini dikarenakan vitamin mengandung dosis tinggi antioksidan vitamin C.com . Sejumlah selebritis papan atas juga sudah menerapkan ini. seng dan lycopone yang merupakan ekstrak tomat yang memiliki khasiat meremajakan kulit... “Apakah kalian pernah diajak kencan oleh selebritis pria?” “Tentu saja pernah.. Tetapi bila .Inilah.. powered by About Me Rendra Mataram. dan sangat menyukai hal-hal yang menyenangkan^^... SNSD: Kami Jarang Diajak Kencan oleh Selebritis Lain Sidomi News SNSD yang hadir dalam acara Happy Together baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka jarang diajak kencan oleh selebritis pria.. Salah seorang MC bertanya.

Hercules [Meg:] If there's a prize for rotten judgement I guess I've already won that No man is worth the aggravation That's ancient history. what's my name Ooh na na. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat .... what's my name Ooh na na.A. Kedua negeri ini menjalin hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik. what's my name Ooh na na. Up above it all Heres a hand to hold on to . what's my ..Ost. 2008   In: Ilmu Pengetahuan 140 Komentar Pada permulaan tarikh masehi. Arus lalu lintas perdagangan dan pelayaran berlangsung melalui jalan darat dan laut.  wind .Ost. di Benua Asia terdapat dua negeri besar yang tingkat peradabannya dianggap sudah tinggi. Gambar template oleh hdoddema..  i won't say (i'm in love) .  dont let me fall Underneath the moon. Salah satu jalur lalu lintas laut yang dilewati India-Cina adalah Selat .Naruto Cultivate your hunger before you idealize Motivate your anger. bee. yaitu India dan Cina.... Follow by Email Template Awesome Inc. Proses Masuk dan Berkembangnya Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia Posted by: yufrizal on: Desember 17. make them all realize Climbing the mountain.  what's my name [Rihanna] Ooh na na. what's my name Ooh na na... Underneath the stars Heres a little heart for you Up above the world.. never coming down Break into .

Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu. 4. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai tempat tinggalnya. dan Persia. Menurut hipotesis ini. seperti India. peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. Arab. Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing. 3. 4. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang. Indonesia yang terletak di jalur posisi silang dua benua dan dua samudera. Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. serta berada di dekat Selat Malaka memiliki keuntungan. Dengan jumlah yang besar. di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. 2. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia. Hipotesis Brahmana Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. yaitu dalam bentuk budaya Hindu. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia. Rupanya. F. Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria.D. . yaitu: 1. Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar. 1. Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas.K. Hipotesis Ksatria Pada hipotesis ksatria. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya. Jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. dan Pengaruh asing masuk ke Indonesia. Hipotesis Waisya Menurut para pendukung hipotesis waisya. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. 3. seperti Hindu-Budha.Malaka. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. N. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur. Cina. 2. lantas meninggalkan India. kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara.J. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya.

Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini. seperti Kutai. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). Oleh karena itu. lahir kerajaankerajaan. arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. Para ahli memperkirakan. misalnya dalam hal tata krama. Selain itu. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan. Dilihat dari bentuknya. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri. Dalam sistem ini kelompokkelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. dan Sriwijaya. dan bentuk tempat peribadatan. Bahasa Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sanskerta itu. Agama Ketika memasuki zaman sejarah. Tarumanegara. para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India. Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami pembuatan bangunan candi. Arsitektur Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunan punden berundak-undak. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia. arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan.Selain pendapat di atas. yaitu agama HinduBuddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. Setelah memperoleh ilmu yang banyak. akan terlihat bahwa bangunannya berbentuk limas yang berundak-undak. 3. Jika kita memperhatikan Candi Borobudur. Kalimat atau . Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. 2. mereka kembali untuk menyebarkannya. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. 1. 4. Pemerintahan Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru. upacara-upacara pemujaan.

3. dan budak. 3. Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau ―himpunan‖ yaitu: 1. 2. dan 3. Sama Weda. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan. 3. Kasta Ksatria. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu: 1. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia adalah: 1. berisi syair puji-pujian kepada para dewa. 2. Di samping kitab Weda. karya Mpu Tantular. Dewa Wisnu. diantaranya Trimurti atau ―Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi‖ yaitu: 1. Kitab Upanishad. . Kasta Sudra. Agama Hindu Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. Kartika Eka Paksi. Dewa Siwa. karya Mpu Prapanca. sebagai dewa pemelihara dan pelindung. Yajur Weda. Parasamya Purnakarya Nugraha. berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit. Reg Weda. terdiri dari para pendeta. Sastra Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. sebagai dewa pencipta. 2. terdiri dari para petani. dan bangsawan. dan buruh menengah. ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian. umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu: 1. sebagai dewa perusak. 2. berisi ajaran tentang hal-hal sesaji. 4. Arjunawiwaha. Atharwa Weda. Dewa Brahmana. karya Mpu Kanwa. keluarga raja. dan sebagainya. berisi nyanyian-nyanyian suci. buruh kecil. 5.kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa Sanskerta. Selain Dewa Trimurti. terdiri dari para pedagang. Dasa Dharma. yaitu Pancasila. Sutasoma. Kitab Brahmana. Kasta Waisya. Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. Kasta Brahmana. terdiri dari raja. Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa). berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan. 4. 2. berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup. Negarakertagama. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda.

Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha. 2. yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. Buddha Hinayana. Penghidupan yang benar. Agama Buddha Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. Usaha yang benar. 6. 8. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya ―Tiga Keranjang‖ yang ditulis dengan bahasa Poli. . 4. Perkataan yang benar. 3. 2. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha. 2. yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. 3. 7. Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. 3. 2. Perhatian yang benar. Pandangan yang benar. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau ―Tiga Kebaktian‖ yaitu: 1. Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha. 5. Perbuatan yang benar. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. Buddha Mahayana. Bersemedi yang benar. Niat yang benar. Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1.Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala.

Kusinagara. 2. Sarnath/ Benares.Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. 4. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. . Kapilawastu. yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. Bodh Gaya. 3. yaitu tempat lahirnya Sang Buddha.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful