P. 1
pikolo sejarah.docx

pikolo sejarah.docx

|Views: 272|Likes:
Dipublikasikan oleh Nhuss Kadmaerubun Lakesubun
mengenai psikologi sejarah.. asal mula psikologi dan ilmu-ilmu yang menyertai perkembangan psikologi hingga psikologi modern
mengenai psikologi sejarah.. asal mula psikologi dan ilmu-ilmu yang menyertai perkembangan psikologi hingga psikologi modern

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Nhuss Kadmaerubun Lakesubun on Mar 07, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/21/2013

pdf

text

original

Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Kerajaan Kutai
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari

Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Artikel ini bagian dari seri

Sejarah Indonesia

Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia

Sejarah Nusantara
Prasejarah

Kerajaan Hindu-Buddha
Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15)

Kerajaan Islam
Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 - 1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945)

Kerajaan Kristen

Kerajaan Larantuka (1600-1904)

Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942)

Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950)

Indonesia Merdeka
Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang)
l•b•s

Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam.[1][2] Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

Daftar isi

   

1 Sejarah o 1.1 Yupa o 1.2 Mulawarman o 1.3 Aswawarman o 1.4 Berakhir 2 Nama-Nama Raja Kutai 3 Lain-lain 4 Pranala luar 5 Catatan kaki

Sejarah
Yupa

Prasasti Kerajaan Kutai Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / prasasti dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para brahman atas kedermawanan raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Dapat diketahui bahwa menurut Buku Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto yang diterbitkan oleh Balai Pustaka halaman 36, transliterasi prasasti diatas adalah sebagai berikut:

śrīmatah śrī-narendrasya; kuṇḍuṅgasya mahātmanaḥ; putro śvavarmmo vikhyātah; vaṅśakarttā yathāṅśumān; tasya putrā mahātmānaḥ; trayas traya ivāgnayaḥ; teṣān trayāṇām pravaraḥ; tapo-bala-damānvitaḥ; śrī mūlavarmmā rājendro; yaṣṭvā bahusuvarṇnakam; tasya yajñasya yūpo ‗yam; dvijendrais samprakalpitaḥ.

Artinya:

Sang Mahārāja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aśwawarmman namanya, yang seperti Angśuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aśwawarmman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci). Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mūlawarmman, raja

yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mūlawarmman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas-amat-banyak. Untuk peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.

Mulawarman
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Aswawarman
Aswawarman adalah Anak Raja Kudungga.Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

Berakhir
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang saat itu ibukota di Kutai Lama (Tanjung Kute). Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam. Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan hingga sekarang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama-Nama Raja Kutai

Peta Kecamatan Muara Kaman 1. Maharaja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri) 2. Maharaja Aswawarman (anak Kundungga) 3. Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman) 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia

Lain-lain

Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu. Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.

Pranala luar
 

(Indonesia)SEJARAH PEMERINTAHAN DI KOTA BANGUN (Indonesia) Labok keturunan Kutai Martapura

Catatan kaki
1. ^ Hinduism and Buddhism in the archipelago, 4th-13th centuries 2. ^ States and courts in the archipelago, ca A.D. 450 [sembunyikan]
l•b•s

Kerajaan di Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Nanga Bunut · Tanjungpura · Pontianak · Kubu · Sintang · Mempawah · Meliau · Sambas kuna · Sambas · Sanggau · Selimbau · Sekadau · Landak · Tayan · Piasak · Jongkong Kotawaringin Negara Daha · Negara Dipa · Kuripan · Banjar · Pagatan · Pulau Laut · Kusan · Sabamban · Tjingal · Sampanahan Kutai Kartanegara · Kutai Martadipura · Pasir · Berau · Sambaliung · Gunung Tabur Bulungan · Tidung

Malaysia Timur Brunei · Sarawak · Sulu dan Brunei Kategori:
     

Kerajaan Kutai Kerajaan di Kalimantan Timur Kerajaan di Nusantara Kabupaten Kutai Kartanegara Sejarah Kerajaan Kutai Bekas negara di Borneo

Menu navigasi

       Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain          Bahasa Banjar Català Deutsch English Français 日本語 Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 04. ketentuan tambahan mungkin berlaku. . 5 November 2012. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.22. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

Patung-patung Lembu Suana pun bertebaran di . Menurut teman di Samarinda. Bangunannya terlihat jelas dari pinggir sungai Mahakam yang berair keruh dengan warna coklat muda. Sejumlah bukti dan saksi bisu dari catatan sejarah Kerajaan Kutai pun tersimpan di Museum Mulawarman. yang sedang direnovasi dan diperluas. terbuat dari perunggu kepal. konon Sang Raja Mulawarman mempunyai kendaraan tunggang bernama Lembu Suana. mengisi lorong waktu berabad-abad. Melalui prasasti itulah generasi masa kini mengenal Mulawarman.. Patung tersebut dibuat di Birma tahun 1855. kini lorong waktu tersebut sudah berada di masa kini dengan segala modernisasinya. Museum Mulawarman dilihat dari tepi sungai mahakam Kehadiran nama Mulawarman dalam buku sejarah kerajaan di Indonesia terpatri dalam 7 prasasti berupa tugu batu atau Yupa. atau cucu dari Maharaja Kudungga sebagai raja yang pernah memerintah di Kerajaan Kutai Martadinata yang berlokasi di Muara Kaman. kadang sepakbola 0inShare Untaian Sejarah Kutai di Tepian Mahakam HL | 17 November 2011 | 06:52 Dibaca: 1797 Komentar: 18 2 menarik Mengunjungi Kutai Kartanegara serasa menapaki masa lalu dengan catatan sejarahnya yang panjang. Kejayaan dan kedigjayaan berpadu dengan perang dan perseturuan.. Patung Lembu Suana yang menjadi lambang kerajaan Kutai Kartanegara terpampang di ruang depan Museum Mulawarman.putra dari Raja Aswarman. Prasasti Yupa tersebut berasal dari abad ke-5 masehi yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Pallawa. Lokasi museum di Jalan Dipenogoro Nomor 26 Tenggarong.Keluarga/Kampus/Ekonomi . Berawal dari Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia.

Yang jelas. tiba-tiba lorong waktu langsung melompat ke abad ke-13. baik di Tenggarong maupun di Samarinda. Konon. sedang Kerajaan Kutai Kartanegara akhirnya menerima kehadiran Islam pada abad ke-17. salah satunya terpajang di halaman depan Museum Mulawarman. Kutai Martadipura masuk dalam periode kerajaan Hindu.beberapa sudut kota. pada masa itu kerajaan kutai yang lain muncul. Prasasti dan nama dewa-dewi pun terpatri pada satu ruangan khusus. Patung Lembu Suana di halaman depan Museum Mulawarman Mencerna catatan sejarah Kutai dari narasumber dan berbagai sumber. Entah apa yang terjadi pada dalam kurun waktu antara abad ke-5 sampai abad ke-13 itu. Lorong waktu pun seperti melompat-lompat semakin mendekat ke masa kini. Salah satu ruang museum pun menyajikan jejak-jejak periode kerajaan hindu kutai. . Namanya Kutai Kartanegara yang berlokasi di Tepian Batu dengan Aji Batara Agung Dewa Sakti sebagai raja pertamanya.

Demikian juga dengan Kutai Martadinata dan Kutai Kertanagara. Mungkin. Konon masjid tersebut menjadi yang terbesar kedua di ASEAN setelah Mesjid Istiqlal. Masjid Islamic Center. Nama-nama rajanya berganti dengan nama islam yang masuk pada abad ke-17. kehadiran Islam di Kesultanan Kutai melatarbelakangi pembangunan Masjid Islamic Center yang megah di Samarinda. foto jarak jauh dari depan Kantor Gubernur di tepi mahakam . Nama kerajaannya pun berganti menjadi Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Perselisihan antara keduanya dimenangkan oleh Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin oleh Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa. Mesjid di tepian Mahakam terlihat terlihat indah dilihat dari depan kantor gubernur yang juga berada di tepi mahakam.Ruang prasasti dan arca dewa-dewi hindu di Museum Mulawarman Hidup bertetangga tidak selalu akur.

terpisah dengan Sungai Mahakam yang sesekali memperlihatkan kapal tronton yang membawa pasir batubara. Kota Samarinda memang berseberangan dengan Tenggarong. Setelah meninggalnya Suktan Aji Muhammad Idris. Aji Imbut ini nantinya dikenal sebagai pendiri kota Tenggarong. . yang kini menjadi ibukota kabupaten Kutai Kartanegara. Sultan Aji Muhammad Idris pergi ke Wajo untuk membantu peperangan antara Bugis dengan Belanda sampai dikabarkan gugur di medan laga pada tahun 1739. Sang putera mahkota yang masih belia.Solidaritas atau persekutuan dalam sejarah kerajaan sudah sejak dulu. atau dikenal sebagai Samarinda Seberang. Penobatannya di Mangkujenang. Kini kantor bupati Kukar berdiri megah di tepian sungai Mahakam. putera mahkota pulang ke kampung halaman dan dinobatkan sebagai Sultan Kutai dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin. yang menasbihkan dirinya sebagai Sultan Aji Muhammad Aliyeddin. Nama Aji Imbut ini diabadikan sebagai nama stadion megah yang dapat terlihat dari depan kantor bupati Kutai Kartanegara.yakni Aji Imbut. Lembu Suana di pulau Kumala dan Stadion Aji Imbut dilihat dari depan kantor Bupati Kukar Setelah menginjak dewasa. yaitu dengan kedatangan sebagaian pasukan Bugis yang tidak setuju dengan perdamaian Bongaya antara Kerajan Gowa dengan Hindia Belanda.pun diungsikan ke Tanah Wajo dengan perlindungan dari masyarakat Bugis. tahta Sultan diambil alih tanpa hak oleh Aji Kado. Masyarakat Bugis terkait erat dengan sejarah terbentuknya nama Samarinda pada abad ke 16.

pada tanggal 28 September 1782 Aji Imbut memindahkan ibukota kesultanan ke Tepian Pandan. Nama ibukota tersebut berubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja. Pada tahun 1780. Seiring dengan waktu.Tronton bermuatan batubara lalu lalang di sungai Mahakam Periode peperangan pun dimulai antara Aji Kado dan Aji Imbut. Akhirnya putera mahkotalah yang memenanginya. yang kini menjadi ibukota pemerintahan kabupaten Kutai Kartanegara. Kantor Bupati Kutai Kartanegara di dilihat dari tepian mahakam . Konon. untuk menghilangkan trauma masa lalu perseteruan. Aji Imbut berhasil merebut kembali ibukota Pemarangan dan secara resmi dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara. kini nama Tangga Arung berubah menjadi Tenggarong.

Sultan A. Berbagai display yang tersaji pun seperti deretan gambar bercerita tentang masa lalu Kutai Kertanagara. pasukan Inggris pun menyerang istana dengan meriam dari armada lautnya. Jejak kolonialisme pun terwakili dengan keberadaan dua meriam di sisi kiri halaman depan museum yang arsitekturnya bergaya Eropa. kehadiran pasukan Inggris disambut terbuka karena berbiat dagang. Awalnya.Kutai tidak luput dari penjajahan bangsa-bangsa Eropa. Sejarah panjang di masa lalu itu pun sebagian mengisi Museum Mulawarman yang tepat di pinggir Sungai Mahakam. Kerajaan Kutai pun harus takluk dan mengakui Hindia Belanda. Ruang dan display seolah menjadi segmen-segmen waktu yang menceritakan babad kesultanan Kutai di masa lalu.M. Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda dan Jepang. khususnya Eropa. Pada tanggal 11 Oktober 1844. Salehuddin harus menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan bahwa Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda yang diwakili oleh seorang Residen yang berkedudukan di Banjarmasin. Namun karena mendapat tanah sewaan yang kurang memadai. namun tidak demikian dengan Belanda. Bagian depan Museum Mulawarman dengan gaya arsitektur eropa Singkat cerita. Pasukan kecil Inggris akhirnya bisa diusir. Kutai Kartanegara pun tetap menjadi bagian dari NKRI sampai kini. Sebagian besar Sultan beserta keluarga terdekatnya disemayamkan di kompleks pemakaman yang terletak di samping Bangunan Museum Mulawarman .

sejajar dengan Jembatan Mahakam yang berdiri kokoh di atas sungai terlebar di Indonesia. Museum pun berdekatan dengan obyek wisata yang berada di depannya.menjadi salah satu daya tarik saya berkunjung ke sana.. Jembatan Sungai Mahakam di depan Kantor Bupati Kartanegara ***** . Tepi mahakam pun tertata dengan baik. Pulau Kumala yang berada tepat berada di tengah sungai Mahakam telah direklamasi menjadi obyek wisata baru. Lintasan kereta gantung di atas melintasi pulau. Kompleks pemakaman Kesultanan Kutai Kartanegara di samping Museum Mulawarman Museum yang sedang direnovasi tersebut.diresmikan pada tahun 1971 oleh Pangdam IX Mulawarman.

. Bontang. dan batubara. Balikpapan dan Samarinda.Itulah sekilas catatan penggalan sejarah dan jejak masa kini di tepi mahakam.   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 3 Erna Sumin. Catatan sejarah Kutai dikutip dari sini dan sejarah pembentukan kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat dilihat di website pemkot Kukar di sini. ibukota Provinsi Kalimantan Timur yang kaya dengan minyak. Penajam Paser Utara.586 orang. Kutai Barat. Bulungan.. Menarik .yaitu Berau.550. Selama lima hari (13-17/11/2011)) saya dan teman-teman berada di Samarinda. Nunukan. Kutai Timur. Malinau. Kutai Kartanegara. gas alam. provinsi yang luasnya lebih dari 245 ribu km persegi tersebut berpenduduk 3. Menurut Sensus 2010. Peran masyarakat Bugis dalam sejarah Kota Samarinda dapat diambil dari website Pemerintah Kota Samarinda di sini. dan Tana Tidung. Saat ini provinsi Kaltim terdiri dari 10 pemerintah kabupaten. Paser.serta 4 pemerintah kota. yaitu Tarakan.

base64.Green Fajr Bermanfaat Piko Menarik data:image/jpeg./9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSEBUUExQWFRUUFBcUGBQ YFBcWFxQYFRkVGBYVFxYXHSYeFxkjHBUVHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwlHCUsL CwpLCwsLCwsKSopLCksKSkpKSwsLCwpLCwpLCksLCwsLCksKSwsKSwsLCwpLyksLP/AABEIALcBEwMBIgAC EQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAFAAIDBAYBBwj/xABHEAACAQIDBAYHBAgFBAEFAAABAh EAAwQSIQUxQVEGEyJhcYEHMpGhscHwQlKC0RQjQ1NikqLhFTNyssJj0uLxJBclNHN0/8QAGQEAAwEBAQA AAAAAAAAAAAAAAAECAwQF/8QAKxEAAgICAgEDAwMFAQAAAAAAAAECEQMSITFBBCJREzJhcYGxI0KRw eEU/9oADAMBAAIRAxEAPwD1JLlMxSBhUAuVIrV0JUZ3ZXfZ87oqlhmz54B7FxrR8UifLUUYU1kNq9KE2fiM QtxGYXjbvWlWNSV6u7JO7W2ppvI41fROiYR2hiOr6szAN+2jH+Fzk+LCr6is/jdp28bhXRIW41tmW3nBbNb7 Y00aezyo1szG9fZt3h+0QMRybcw8mDUQzRnOk/ASxuMbZaFPBpqim4rELbRnc5VUFiTwAroMidakBrO7N6 bYe6WjMqooYuywBO4c8x1Mcga0dRGcZdMpxa7JFNSrUKVIGptCJlp4FRLUgqGUh4FOApop6is2WjoWu04 GumpsdDK7SNICgBAV2KVImkA01wU6KVMkUV0CuCnCkNHRXaVKkM7SrlKkM6TTTSmms1NITYjUTtXGuV ExrRRM3I4WpU2lWlGVghVqVFpgp6LSNyZTXlm22GM2uVYwlo5J4BbYJb+rNXpuKxAt23c7kVnP4QT8q8y6 G4A3WLMJN5zJ/hXtXNe8so8zXH6qVRpG2JXIE9Jcc+HvWWtMUvKFv5xvTNPVprpATKSDp2q0vow6T52uW LhVTcZrtsDRQxPaRQdykQQJ+yedFemfo4F8G7YAF4DtITC3IHAn1W4cjHDfXk5vvh70ENauW23EZWUjurkcZ 46fk6E4y48HvG1sYuGttcuSFUToJnkBw1rG7T2jiMfb6vqXt2WIbMAXYhZOp3AeqSImAeVTbM6fWcThjbvkZ XTLdWJNppAFxI9a1mKmBqpOmlc2Ns+9hrqXkP6TbuXGTPbuZhetMrxbNo9nOpCtAggK3dWk/VzkqIjginYl6 IGxazp2urc3CGUspfQIGCa5VIO6ePOtX0b2s2JsC49trZLH1vtzrnB5Ek8NIjWKu4LEW7RGpFm6pzI4P6psubQ .

MJVCM4KnQQDpJqQG3aGWQgkkA6QCSYM8ddafpZJS2kwzJuNJE6rTwtNkAZpERMzpG+Z5d9Os3AygjUEA g9x3b69SzhoetPU1xRT1WpbGhwpwrkV0CoZY4U4Gm10CpGODU4UzdTZpUFk4pVEDSmpoew9iairtKqRL5 Oiu0hTqQHK6BXYrtIqjkUop1cJpDoaahc1I71XZq0ijOTGtTDT4rmStTIZSp+SlTsKAy1Koqls/F50Daa+Pz41aa4 AJOgGs8qRqZ70g7SyYXqV/zMQwtgccuhc/Afion0a6Pfo6IDvW2J3es+rfBf5RQHZtn9KxrYq4JS1CWUO7dOb w3knwHKtjaxAIkGe/n7K4tfq5b8L+Te9Ifl/wX1avJ+mWxLd3HYpMRIuXkFzDXJgAqkKjEyAhIy9xXhOvp63qyX Tnom2KuWrtn117NwBwhZBJGXMIzSTrI4eWmaEnH29k45K+TyPBdFsXadTkOQtBZWDb5BiDrvOorbdBdrN g7vV4i3+qdlzg/s3U9m4s8QZGnDwoNt/ZuLwC2ma86G4C09YWyAEg22iVLAFTIMamm7LwuIxjqxZrsaZiQN ByB0A8q83JsnyuTrjTXB6RtfaOR79xMxHUZ0IaRntyvq+sD20IIMHWaz2PxmLx7B1wrm3lItsJSOT5tJ3TG7U6 1PtvY+Ks2OxlNxmS0qoWZgVbTXLr6lydNO+tb0X2Q9myM7XNfsXMs24GqyNCJmCDERHOowqLdT6KnaVx A+z9hYy9lGLfq7FvKeqDglsnByoiNJkk/OtUu1LPV5xcTJMZswieU+FYLph0w65Ws2CTb1DOv7WPsryTmePhv xowj5GIudlmBgmJK6fahdJI0M+E13S9RHG6hz+TlWJzVy4PVn9IOFF9bQaZbKX0yr3zO72UzbPpLwtjRSbrclIj zbX4V5U+EywwUJEw3WNLk/wAQJBA/hPHjVErJOqiDv7TT56njyqP/AEzZX0Yo9juelDBhFaWJKglVWcpIkqT zB0o30c6RJjLRuW1dVDZZZYkjfB4xXmXQHoKcS637uQ2FYgrrNwr9mIELJEz4RXsFmyqKFUBVUQFAAAHIAa CujE5y5kZzUVwh9OUVwU4VqZnGpRXJrmagQ6K7lpoNOmgDsVyKVICkM7FdFKlSAdSrkUqChTTHanVwimh Mrk10VL1dcNurszpnABXYFdCV3qqmyqYzLSqTq6VFhR53snpXh7qoLTaEHQ6ER3eRPlUfSfas4O8EkMAoPg SM3uny8a8S2XiMjllfKADwjTUgaa+Vem9DMEXDMTKvbyyZMgz2e1vEAe0xTjJzVIXXLDOyMAMTspbatlNxCj EGYZX7QPEAgLI5Gptg469YvW8FeyMvUs1tlmeyWMEkCdAw3fdoZs61f2ddYC22IwtwycmrodwOUayBodIIj dpGgwHV3bxxAW6W6vq16y11QtqSS0BiS7GYkaVyqD4VPZP9uzpcly7WrDYM1X2li+psvc0ORS0E5ZIGgnhJ gedSKaxfpF252BhxxhmPwXSvQyS0jZyRWzoxmL2i2LxGZlHbdnhyctotpoTvAAGm6QNK9E6LbNGRcinq4a2 ADlBFgs/WEsJTrLihdd67xXl+BtnOIk6gSBMTJ09h4V6r0SxqrZXrC2/cNQc0FVQbizaAb413cPCyPm2elDqjV4X ADr1uAaBHDZpzy7Zl4a+vcHdJ50B6a7ZZw2EsHtERecfZU/s15kjeeAMbzpo8dsp7ttYuPauK4udhoEiTkbg6w YIPIVUsbFS2hgetLF2IzMWmWLD7UnfuE1UlLpISryzFYLoyAmUjPkMwrZbhIzK2UN2WAJWRPdEgBpcbgQ6n rDbZTA67q2D22VvUuliu+IhnB3wARlrVPhMoGUnXUocx3GHuKV7Vu4M0kahp01Ykty5AHZwARpdgtauafa g9gmNdQpje8QBY6K2MBtro+zEZVR1jtNb1dY5r1YuDxYEcC1N6LdF/0m6ALltraEM6suY5ZjKB2lBMbww8K 1l/ZNtGJJ/RmZpDZS+GZzugfsm3QOwddM4rS7MwptoAxDOdXcLlzndmPEmOJ1rbDi2lz0ZZJqK/JbwthbahE UKqiAqgAAcgBuqcVWt3SFlvE93/AKqWxfDrKnQ9xHuOtegzkRMKcRVO9tW0hIa4oI3idR5Cql7pZhl+3Pgp+c VNFBXLXCKzl7p/h15nzUfOqV30lWvsrP4p+C0CNgBSmsHd9JLH1bY/lY/Eiql3p9iDuWPwqPjNFoVM9JDCnZq 8qu9LsW3Fh+KP9oqrd2vim3t7WY/OlaHTPXGugbyB4mKgfatpd922Pxr+deQMb53sP5fzppwt077jeUCjgD1 m50nwy/tV8gx+Aqrd6b4ZftMfBY+MV5admMd7sfxGq17B21OuvtMcZNL9hnpl/wBI+HG5WPiyD5mqF70p Wx6qDzuT8FrEWdnoRIg8fbU4wC8qfPwI0V70qt9lE/lc/MVSvekzEHdp4W1/5TQv9EHKl+jjlTphaJ73TzFt9px 4EL/tFUL/AEjxT73c+Nxj86nNkU026dMLQP8A06/z+P50qvZK5RT+RWjFbOwNhiA0qSYYGSCIECY01nWvX9i 7Pt2bSi36uUa8xvnTxPtrKbc6AATcsEhswMcgScwB8wNx0FGui+LYWitzNKg6RMZTlIUQDrE+dXii4OmZyey4 Ld7pfh0cKX4wTlMLykx3UVwO07d4TbdW8Dr7KxuMxGAuXeqYNnMAjKpywIEmY5bp3Vm9ogYa/wBbg7tt kWFEXO1O9syGNJBE7oNU8lflCUbPYGvgKTIgAnfyrxzFXDccsTJJnXj76W3em5vrZUCIEugBAzEnUHlrMDuml hYymdOG+uD1uW0qOr00OXZGjQZ5VrOie0Aby8MinIvedC4H3tR5Csr1QJ09tTbPx/VsG4h5BjUgiCN3hXm Odo7VGme3YHpDnVxubsssiQZGUEbpUsj68u+qW08VesM920ov2GBuMmaHst9t0n1kIklOc86yB2v1SLeQ qjNINsAZCGM7vstmltDGpEVodndI1ZFAYHQjxI014fnpSXqJWN4kG7NxXtq6sGV9UcMFzclUt/luskBGMEac4 jwghg+YL1hIVoK27rbiLyTCXZkSImOPqVidoW/0YPcwznLmzPYYB7ZAMzlOhAme6NO4tgOlwxVssECuezdVl Y4a8NBJbelwDdx0AM6R0xzxatkPG0aHZqqt/KrXLOWc2GK/qyd4NpvubzC6dymRRHre2wjQQQeDAj4yD7q wNvbIXa1lQxZbdkrJdnMstxtWYkncONanYeIdusFwyUfKD95N6E98GCeYNa+my7ZEkZZoVBsK3vVPfp7dPn VhKp3Dqo5sPcC3xAq1bNenJHFFgbpL0Vs4hWc5kdVLZ1JE5RMMu5t0c++vPP8ABk5V6ttK8BZuaierfSdfVPC vN89Qo2W3RWXZaD7I+p/OplwSjhT2uQOA8d1RjFGD2l8QN3jqaNUhWyUYccqcLI5UC/xe4RrdQeAny0Bpj .

bRc/tj5K3/aNKVodM0PV0slC9m3yyNLO+o36eQ1oQLoI33G9gn+r60p2FGoaBxFMF1ZgMJ5SKzItg/YuHz39 /q6e6rey7cXJ6tl0Paae7uH0KLFQUuY22NCwnlNBcS6Ez1iiTyMeG7dupbQQm436tDouuYidN3rACPKq5za9 m0NCJLAz3asfqKTY0EMPtO2gyyTG4ASR3cJq0cevV9YAcsTw3ATO+gZc/etCO5Dl7tx+W6iFt/1Hra5T2gDG4 xAA3eXCmmKjh6QLwQ+EgUw7aY7rZPLj8tPOhwvn98x8A0nw0GlRtdB33HPfl0O/QS2/wDKlsx0En2pd4W/ c3u51Pir7BJBGaJ4Rw018/ZQFjb11c6cgI036nz1ordINjdoU3TrGXfMb/KmmJoptj786FP5kHzpVWW2CP8AK /qX/tpUrHQb256R9EGHKiZzsRmjgo7tY1rL3OnOKNzMr5WAgwBBG8aHwqO50dDYe9dDLmtAsyKSwgRpM aHdxPhWeuWWILBSFGhbhPKd01M5SshRQQxHSN2cOQM4PrAZTx5cdd9cs41iSbkOzn7TGdeUHjJqjawZC9 Yw7IYDjyJ4dwrlywZzEQrEx3RrHvHtrLyVQUwOGdbjZf1cEzmiRkgwG5k8uVFreKi3OcmJlssHNqJ46cJFCLGJd cOVEZXIAJXtRxKkjQaEGN+lWcNHUd06Vz52nE6MP3FnD7SkwNZB+FE9k2Q123M6sPKDWXFuAWBC66fXk a13R8y9o8crHzyn865MkNVZ0xns6CXSVYW0i74znlqNPnVXC7TZVgzO8d+p1PfJPv51Wx20C+IcAE5Dk0BM ZdPzqS3hnb7B8W7I99ZxxSaVI0c0n2EP8XkEEyCIIMagREzpwqDE9I+rt5VOUDgD7d31rVN9n3CSCQsaDtLD d8k6D391BcTs8kkM25ogGRv3zx8qp4dfuBZE/tL/AEe2i7Yk3JgyDMAxPZEA6GAeNaPpH0sxNtkCXmQsgZyk LnaW7cRpIjSsxbQWLptacCImCIGsnxFaHGKG6ho3vbHf2CxPxro9OqzL9DHNzjf6gh+k+KbVsReOn719PfVO7 jbretcc+Lsfiau3D2F/0Yk+0uPyocyFW7j7jy+denKVNI4FHyNwV4ljzWdRvovhukVxNG7YHPf5N+dBLBhm+uV T9Q7zkUt7PnWiZJrsFttLqkg5SN+YaCfPWpv0sEHtqfAaDQ799Z7Yuz7q5syxJHFfzoymFPED2inVgUktNH7Ma fcJ8vVOlSCw/wB5fK3Hl6m786Iqnh7RTswG9lH4qnX8j2IMI+RSHYkkzwEeG6qq4R41uXD7v+dXziE/eJ/MKjb G2h+1t/zCjVfIWykdnE7y58TE+8x5VJhMKLbZoJO7Uzy4Be6pTtKz++T2j86YdqWf3o9lGq+R2yK9gQ7FisEgD 1o3Dh2ZFMOzF+6u4jWdx36aVI22LH7z+k/lUD9IMODHWGeWVp+FFR+RcjzgByXT/X/3d1PEhcoAjUbtNZne TzqA7cs/eb+U/lTDtuz/AB+yj2/Ickowg7v5E/KuHDgcv5UHwFV227a+7cPl/eo229b/AHdz2D86Lj8jplvq+8+2 PhTWB+97zPtmqZ24v7p/d+dMfbY/dH20XEKZcyDmf5j+dKh523/0T7aVLaAUwda29cs4S5ZKqUvWmQGIYE kSSePHfUe1LqOllbZ/V21TMs69Yx1lZ1GsT3mqd1CykZlOogZk05wJmnnDQhmAcynv0zT9eFcqnJL3F6l/bOz BbVspkFZk6SQyDd+J9e+qWCuv+j3LYUnMimOqLag7wZGUxxg0SF7OhNw7hv0MDK85pG+Sp8xUtrbRCZVK yPtQCTHDfHAcOFPax68AfEucltSpgAEmNNSTB8CfeatYKweryDWW0gzTcTszFsoCrcZYXsorlZCASQBExx8aP dHOhuIcdu06qsszFSqiBMEtx3ad9c+drU1xJ7gvC7IAJ68XUCzJyDIqncwJI18zv3HdRvoxYlhlJIRHMxJKjd2RM mOFS4a/dYGMNfJUHIepa6imJIZX1Xs8jpviiHR3Zt+3bxGJuIyiyhLEqUMyWMLGsAajvrnySc4dG0IqMuwViuj 4wrXDdd9GQXJtiA95TcVDJ9aJkcKhc4ZAM2fxKqJ9pp3TbpccTlCvFsLnkAS9w9liwO8j1fAGq217jWmQoASG fQgHQBV0nQHT313YpNxtqjmnSdJkiY7CkwMxJ3AdXr76ZjjbMBA6trE5dR3AHfuofhbn6QgZlAYXra6KFOrLO 4fU0Zs4PPeQ8AHY+Adj8Qg86Mr/AKbbHj+5UD+kS5sZbI0y2UU/6jw8hFHhaIs4ZiRrduRB+6jzPL1azT3y98s Qc2eSOIg8fD5VsNr4drdjArBgYd3JjTNcRmieetZxx6Sxrz/wuU9ozfgARKqP+hcP813/AMqG4kwQebafP41cut os7hYX2khvlQy8xCqOGZPbAJrXLL3pGcF7WOt72qnjbrA9liPAkVYRtGqjir2/dpXS+jBBmwk6ZjP+o1cGDEan2 n8zVLYZ6wZiANwjvEme7fuoptAEWmgxuG7nE1GpdgXaGJtodADGkmY8iDrUuzMZZuaGFaNZgDfuBJ1NZrE vLnxj2U202vvqSjfDZyzuG6hW0sfbt6JlY6a6FfDQzNG7V9mwouzDNbn215/fuE3SOA09nGm1Qk7DWC24sx cURoAQBpzJnhR5LSOpZCGGuo3aeVYW63ZJH1rWl6C32dbiEyq5WH4pB8uyKSVsbYQx123aHaiYkLuLeBis5i dsMWlYA4AgEjumNat9LHPXQToo07qz2JPZ05/KhqgNLgNtIdH7MD1tTJ8ANKL3MPu8fzrzxQxO8+2vQ9iMX w9tmMsRv8CR8qaViboG7S2mlslRq4IlTI3iZn2UBubSuEzmI36SdO6odquS7knXPv8AOKoshHOkM0mE20N1 wQAN4kknv1otdtaAxvj5d9YnD7z4Vs9jmbCknmPYTTSsTHdR3fClWd2vfui+4UiJ00XdA50qPaM3PSe4zvcD WkW2GAzCzbEFYBi8qAkZgePGs6+Ftt9qdZ9biKJbZ6am/hWwyqES6LcySCptnMCYABLHfoOHKsrhdg53RQ0 ZzlnJpOvGddxrHaPTA0BQZcs6eQ04D3Cof8NTv9tMPo+ucLiH8LD4VGegV8bmtn8TD/jWi4AJ27bD1bt0Ruh 2EaR8NKlfrHXK166y78puMw9hMUBbobihuQHwuD5mpLfRPGjcjDwur/3Uh2b7objLq3urDkhyWlixZcqnVT OhOg8K3OKa4VKlsyOMrKeIYEEfXOvnr/FcVh72VbrpdRssZgSCdI4g760trpJtofvGjnatn5VLhbKUjev6PMIYIts uXcFuPEAk6hiZ1J9tc2j6Prd7XPcTfEZT6xk7xzrD3PSJtWzHW21E6DPZImO8EVNY9MONjXD2m7wt0fBjSdoK T8GjsejTqlAS/oHD9q1JlYjUOOVFsD0QNm27W7qtfYIqZgVRApltQS0mSfEDWsX/APWq8NGwieTuPipqzb9N .

Y+1hG8rv5pUzjKUdWuCotRdoKWfRaZzPiRJmctud86zm+VE+l+BxDlbVhGewlkARALMqZBIJmfW7taBWvTZ YjtYa6PBkPxirdr004MnW1fH4bZ/51VO1JroVqqRk8fg7tlc1/D3EAGQZwQDAhVBGhJ3+RNBb16SB/FNel3vS zsu6At1bjCZyvYVgDziTrqajs9KthXSB1ST/APysPeq0tHdhaqjzZX0PjVK5E+J19oov0txlj9KufoqgWTlygBlE5Fza Nr62as5ibkiupswoObC2ilpIcwWJPHhHKtBj3mySNxI4zO6vPUrT2NtobAViqsIEAHhGpMRwq1VCd2Za/fOdv 9R+JqbDtMGor1vtHcdSfbXcNIOu6sDQ9Fwp/wDgr/8AqHwrCP8A5reJ+IrY29qWRhQnW28wthYzjeBrWNLf rW5SdeBk1rNdERO4gdk+A+NH/R+3aveCfF6z2JbQxyHxo50EuhDdLlVBygZmCyRmJiT3ipgvcN9D+lP+efAVn 8Xu8x8KPdJbga9IIII3gg/CgOL9XzHwomuQTI0fUdwit70eP/xk/F/uNefhhNbzo/cjDJOm88t7GN9GJchLox+0v Xf/AF/Oq195yxx91WdsiLlz/VPvoYl7d3GfbUyXJSLSaP5VrdgN+oHifjWQS7L+RrWdHv8AJ/EflVY1yTIE7Vulbz gBYkHUTvAPzpVb2nh5usY5fAUqr6EfgNgZcuKzHICd5MwBE8t2o76KdE72bFIpDCNYgASitv5esfM0EiJJ9Zp0 ErE8IjdWi6CXScQV4BC3nIE++uOK5GnRt8YSLZgwdBPiRQ98WytBNzxiR47u+ru1Z6sZd5Ye4En4UGRhwy5h qYZhB1J36cK1l2WgpYxLnUMTrEEDu7u+jy29azWzWbrFEGC665gQIIrVW11oiDPGcWM+1jxnGAeP60Cvff8 ACeOQ9/ZNeH9CrfW7bw88cXnP4WZ/lXvD7Sv3bhNrNlG4AaAcJ4EnfEUpTUAjG0U8V0fV9HQxuiCAdQdRz 7Px51hukPRJ8JcZktk2bhECNUbisb4+VbzH4i841XtyABkkkCN6nfx9u6tMlg3rAF5crEAsARoVIIPEDcNNYmKl 6zXKLja8nzrtPYDPckAgQPsMeVaDY/RG4LSdkdoZtc4392QgbufKthtPLce6cqqCx6uIE5d8c9cw8FnxK4HDtlt CD6lvgTvCn503hUoqE1xVr/RjPPovqQ7ujyEdHrgbIbZ7LQTrHZbXh3GtTsPoCcSxuXUKWUkAkgF3MAb9wE+ 0ij+GhXL6ZuszkEA9jOZ0PCMx8hW32ns5jaRbRhQ0sok5gTMTI0kk9/lBc05tSkvHBrHWNxj88mXx3Q22ti4Ra QBbTMNE0yqT8q8PRRpoPZXvfSHCNYw91i5ZjhsRMzoBaeBM949leAHEDxirxu7symirjrutUSCfo1aNssZOnt /tTXtgDePj86bBIiW39RXcv1pXOsH0P7GnBxz+v5aBjY+pFcj61/KpRrx9/wDcVxl+vpqBEeX61pFafl+vqa7k7v d/40AQx9aUsv1pUpX6+hXCe/3/AN6AIwv1p+VKPr6FOzfU/wDlXDQA2PrX8q5l7vjTgvd7v7Usvd7v/GgBp+v qabH19GnEfX0KU+Ht/vSALbF2AbozkEpJEKyqxjfBIPwqTb+yGw2VkuObbkgS0MrCCVbKYO+QRv5DdXdhdJ v0cQyZ4OZe2BH3gQZzA6eHnVTa+2DfjTKo1iZ18R3VK2sriiW1tRIGYXJ7rhj30qEZaVL6f5f+RGy2nhizl1UZpIe T2uG4HRY38KudBznvXmmYRBMASSd5gb+zqeJE0GxgLXLzlSQWKyGj1VSR36zvHKtH0HwJtrdJntMsSIMKDv 8AbVwez6ISoO7TJhQBJ1MTG4f3oIzMWacy90q3lFF9pvBH+k+Uka+6geYZipgncCVK6zzG+aU+zSPQd2SQSs KQQwBkATAJnTwrQs0KTyBPsoHsgHOsiCASe8xGndrRfaTZbF1uVpz7FJpx6CR5h6J7PWbYw/jdb2Wrle7dG7 xV2tkatrrzWQ1eLehO3/8AdVY7ksXmJ5DLl/5V7NsW51uJNwDSWO7dPA+R+FY5PuiaQ+1miOCQtmKgnTW OIiD46VzH3ctp25Ix9xqfNXn/AE86RG5bW3ZYrGJNpvWV2KQCyxp1YJgs2kxppWj6JofsTBocI19izsiugGUTb0 gERuGsk+06RVmxdBtBtYyzBZjuHImruzMDrlUabjwEDg0akTUFrZjm/wDo59UHMX52yZEd/CvNk5eojGUeO VfPa8nZGCxNr9SntLDIMLaYqVuExoRItkyzMSNARIg9x4TW5w7hkUgyCoIPMEb9ay3SDZrC1cAgZkftyRMrqS BMRPDyqPof0jm3kYQVyr1ev6tVVRmBIkhjLQTParrx5HbUlVHPOMf7fIR6RQeuDgFThmUA6qZ9YEcZGleM+ kfAYdb6rYt4e2AGkW7vbJ7P+bbYEWzvIA3hpNer9NdpfqLjJ9hVExwe4infwhvfWB2vcXFZcyq2WR1kRAJloyx mO/UzFdGPm/1MZnl2JsZTu4cwfHcIqFV04a+2iu0raq1sKI/UoWO+WYST7IpmD2VduDNbtu8b8qMwHjlBiq YgeCNZFMSzJ01q3cwvaIIIMwQREHjpvHHSoCnKkBIlqNdCfhUT2iTE6AbqJYnAFIcHMraZt0Oo7aMOBB1HM EHnA+5YIM76QyIKf/cGnKRxAB8BHhuqzHAVVvJRYUO07vav5ijF3odixbNzqWKKpdsroxVVElmVbhYADiRUe zmkKCNVIUiNxHOvQsas4fEjK7TYfRGytAymZkdkRLDioI41olaJ8nk+Tx/q/vTSh+gfmtWmwq/duf0mmnDLzc eKfkKQFQjw93zFKfD+n86s9UP3ntBHzpfoxO51P4j/AHpAVpP1/ZqWvf8A1fnRro7gAcSnWKjrDSDBB7JjSAd/ fwov0w2fZ6lDbw9tGFwAsitqMraMC8bwNQOBp0FmNJP1P5VGG+tPmKnNk8j/ACt8jUYHf72HyikAyR3f0/l Sp894/m/tXKAPWMRsbCRFsXQMxeGZWGY+CzAPfwqfCdgRM9/Hz76CXNvcAMp4ZgR7qGnaeJBJDW3nhB Hs/wDdbVFdGds0O1buZogEFQCCSJ38qH2ECNJVwDybNG/T3e+qA2+37WwT3rDfXtqzZ29hzvYoeTAj8xWc o2WpGq2HclxqTlVtSIJ1WiPSNowWIP8A0Ln+w0G2Rj7eaVuK2kRmE89wq70rxg/w/Ed9sj+YgfOiqQ27Mh6I NMRiG5YYjya7bkeYBr2TY+MFsEzx107geG/n5+deW+g7A9a+MH/RtjzLkj/bXoV+01toYgETrIA38STA07+Ps5 Mmykmkbwpxom29tS4yN1J7UEqDuY9/CPHTSgWyuj5Nw375i45JKAgplIVQp3yRE+yZijOB2zhbbat1tyTFu2 rPl8uLd/Cp8XduXWzW8Iy8zcuLaB8U1b3VLjNq2+R2jQ7G/wArxYx4aD5VIMMBea6T9gLqd2pnyiPfQULimE .

Pft2RwW0mYj8Tx8K6nR+2+tzrr553HYD2DKvuNaJRpLuhW+Sbbm17Ij9akwRAYE+QGpoejKwJt2bzu29ygtI e6bsSNO+jmG2ULfqLbtj+FRPuirP6GOJJ84+FGibuhX4AdjBXyhVupthiC3ZN8mCDlhgqxp31dubDw778Pb8c gX4QaKLbAEAR4VwitIpol0wBh+g+BRsy4W1OnrLnjKABAckDQDdR22+UQoCgbgBAHgBuqPFYhbaM7nKqj MTyA41xMZb+97RHxqyTAdIPRAuJxF2+uIZWuu1wqbQYAtwBDAxWW6QeiK5hbdzEm/bdLI6wplZWMRoN 43nnur29byncR5Gs76QbBfZuJUAHMijXd66T7ppBR864LaeSQwzo8Z0MjN/EDHZcSSG4TxBINz/D8/wD+O3 WD7hhbo7jbJ7XipPluqe30Fd2OTLBOnbXNrr6ubNxq6noqxJOjosfeze6AZpWh0zPHY+IzwLV1QOJRlHiSQAP bTLmGS3Jdg7cERgQOWdxoeGizx1Fay16K7oJzXQ2kgqJAPIi5l9x0pw6CvadXFpLhBkl+sAnuQKV9p9lK0FM5 0fwGCTDqWZg7EsWZXAmTChtF0gDxmiJ2rlPrRIjRhqDoRodxqx0OuhbZRsqZb162VP2GzllP8WjRPCAaPYvZ 8rMhtdJE67/DmaI5HHwNw2Mqb9tt6IfwKflVyz0ZNxM4w4y/eKhR8ifKp9u7VTCRaaVmDdEJlbikZdRu3VJY 6a2FEdeCG0hWUaRu5+6t4TUjGUWmdudEsCEGcPmP3X+WseZrPba6Cqy//H7Jne7QIPDQEk7joeB0p/R/bg uYjEAv2SUuIpbQSCrZQT/CN1Edqbds2CBcaDExBJI5wBoNOdXUWhW0yl0f9Hp6xWV0DKhM5gQSAQwgD MOMaGodubJLjq3LW2Vge7cRrB13iDu30Z2H0rw7XIVmEMJPqiOBAIM1sNp4XD42164DDRXykEHed8ZxzH nU0l0Ps8WxXR5kEi9PcAxPsK/OqGD2VdYHKRozCDlGoJnUkVtNqbLuWbhRwJEEEGQwO5geX5UDwVyGuLI nrW05yFPzrNyhfYcg7/AMT9xfd8mrlHS/hSp3D5QWzQXbeYQ2vjr8aG3dhoeEeGnwpUq2ZBXbo4fsuR4wR TX2FejVVuDxHwalSpaoLKtjZFhnyuOqI3lZJH8ulaTZnQO1dEfpV1rJ32yp7XIbxx7qVKuScmujohFNGj6Pej2zh C5TEXwLhEhSqaLMAkDX1jyo9hujuGzaWesbncYv59ske6lSrJTbdGlJINYfBOBAC2x90fkIFWFwA+0xb+n4Uq Vaaom2WrWGVRoAKkFKlViOMa6opUqYjjClkpUqAMp6RcebeEZQPXKgyeBdR57/AHVJYuS09w+JpUqtLgi+ R2G9XUc/jT1fXQkacCRz5UqVIoabYeA6q8mO2iNx/iFeQ7R6X3cLtLFAENYF64iWzJRMrHQKPA91KlUyGgph PSRahi1jRQZNtyh05Bsw+FC7nTxL+KwrqLlpEuXA8tJYMgAnLE8K5SpUOzTbKtxdxqt6pv8AWCQNVu20gnfv Ktpv5021tC3aJAVmQfaU5XHdvGYb9ZB8aVKs5cMqPJSxTYXEtlCG47cDbQsDoP8AMua8eZoRivR5lkkBCeCu TA5EsDJ8NNKVKmuwpGdu7BtdatsXgDkZgzI0SD6nYBO6DMc9Kgx/R7EWl6xgDb3Bw4IPgDDceQpUquva2Z SKplRI0BjTeT3zGg18aK2Ns3gBLuABI7ZiNddPCuUq52SK9th7rZjmYEySxGkfdWNB3VVs4wA6mcxJzEDXluE+ 2lSoSTsa6E20BPrNppu5edKlSrTVDs//2Q== .

tepatnya di hulu Sungai Mahakam. Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta ini juga memuat informasi mengenai raja-raja yang pernah memerintah Kutai. yaitu di kota Kutai.  Raja Kudungga. Kudungga lalu mendeklarasikan dirinya sebagai raja dan memutuskan bahwa . Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang telah ditemukan.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Kutai Sejarah Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai dianggap sebagai kerajaan bercorak Hindu pertama di Indonesia (baca selengkapnya: Sejarah Masuknya Hindu di Indonesia). Sumber Sejarah Kerajaan Kutai Salah satu sumber sejarah utama yang menunjukkan eksistensi Kerajaan Kutai adalah tujuh buah yupa yang ditemukan di daerah Muara Kaman. Kerajaan Kutai diperkirakan terletak di Kalimantan Timur. Namun setelah masuknya pengaruh Hindu dari India. Yupa adalah tiang batu yang digunakan sebagai tiang untuk mengikat hewan korban yang dipersembahkan rakyat Kutai kepada dewa-dewa dalam kepercayaan mereka. Jika dilihat dari namanya yang masih menggunakan nama Indonesia. Adalah raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Kutai. Kerajaan yang berdiri pada sekitar abad ke-4 ini memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. yaitu mencakup hampir seluruh Kalimantan Timur bahkan hingga seluruh Pulau Kalimantan. Para ahli juga memperkirakan bahwa Kudungga pada awalnya adalah seorang kepala suku. Nama Kutai sendiri diambil dari nama kota dimana ditemukannya prasasti yang menunjukkan keberadaan kerajaan tersebut. para ahli berpendapat bahwa pada masa pemerintahan Kudungga pengaruh Agama Hindu belum terlalu kuat. maka berubahlah sistem pemerintahan dari kepala suku menjadi kerajaan. Kutai. Tulisan pada ketujuh yupa ini mennunjukkan bahwa pada abad ke-4. Hal ini dikarenakan para raja kerajaan Hindu pada zaman dulu selalu menggunakan nama-nama India. Kalimantan Timur. telah berdiri sebuah kerajaan yang telah terpengaruh Agama Hindu di daerah tersebut. Hal ini disebabkan karena tidak ada satupun prasasti yang menyebutkan nama dari kerajaan yang berpusat di Kalimantan Timur Tersebut. Pemerintahan Kerajaan Kutai Berikut adalah beberapa orang raja paling berpengaruh yang pernah memerintah Kerajaan Kutai.

Merupakan putra Aswawarman sekaligus raja terbesar Kerajaan Kutai yang membawa Kutai mencapai puncak kejayaannya. Aswawarman pulalah yang memiliki jasa paling besar atas perluasan wiayah Kerajaan Kutai. Dibawah pemerintahannya. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Kutai dengan kategori Sejarah.  Raja Mulawarman. yaitu upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas wilayah kerajaan. Perluasan wilayah diakukan oleh Aswawarman dengan cara melakukan upacara Asmawedha. Runtuhnya Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai runtuh pada masa pemerintahan Maharaja Dharma Setia.  Raja Aswawarman.com/2012/09/sejarah-kerajaan-kutai.000 ekor sapi kepada para brahmana. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. Pada prasasti Yupa. Aswawarman disebut sebagai seorang raja yang cakap dan kuat.html.blogspot. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. Terima kasih! 0 0 278 Artikel menarik lainnya: Sejarah Kerajaan Tarumanegara . Terbunuhnya Maharaja Dharma Setia ini menandakan berakhirnya Kerajaan Kutai sekaligus menjadikan Dharma Setia sebagai raja terakhir Kerajaan Kutai. Kuda-kuda yang dilepaskan ini akan diikuti oleh prajurit kerajaan yang akan menentukan wilayah kerajaan sesuai dengan sejauh mana jejak telapak kaki kuda dapat ditemukan. rakyat Kutai dapat hidup aman dan sejahtera. Dharma Setia sendiri terbunuh dalam peperangan melawan Aji Pangeran Anum Panji Mendapa dari Kesultanan Islam Kutai Kartanegara. Mulawarman disebut sebagai seorang raja yang sangat dermawan karena telah memberikan sedekah berupa 20.pergantian kekuasaan harus dilakukan secara turun temurun sebagaimana sistem kerajaan pada umumnya. Aswawarman adalah putra dari Kudungga.

.Rabu.. 26 September 2012 Belum ada komentar untuk "Sejarah Kerajaan Kutai" Tarumanagara Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Untuk universitas di Jakarta.. Ditulis oleh: Algo Wijaya . Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha . cari Tarumanegara dan Tarumanagara beralih ke halaman ini... ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA.Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone.. Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.. lihat Universitas Tarumanagara ..

Buddha.Tarumanagara ← 358–669 → Wilayah Tarumanagara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Sejarah .Serbuan Sriwijaya pada tahun 650 Sundapura (dekat Tugu dan Bekasi) Sunda. Sanskerta Hindu. Sunda Wiwitan Monarki 358 669 Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Didirikan .

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) .

Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s .

1. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan.1 Prasasti Pasir Muara  2.3 Prasasti Telapak Gajah  2.2 Sumber berita dari luar negeri o 2. terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.1. Daftar isi        1 Etimologi dan Toponimi 2 Sumber Sejarah o 2.1 Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta 3 Lihat pula 4 Catatan Kaki 5 Rujukan 6 Bacaan selanjutnya 7 Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten .1 Prasasti yang ditemukan  2.1.1.2 Prasasti Ciaruteun  2.4.4 Prasasti Jambu o 2.Prasasti Tugu di Museum Nasional Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M.4 Naskah Wangsakerta  2.3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara o 2. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah.

[1] [2] Sumber Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati sepanjang 6112 tombak atau 12km oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. Selesai penggalian. 4. Kecamatan Munjul. 3. Bogor 2. Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Prasasti Kebon Kopi. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Pada muara Citarum ditemukan percandian yang luas yaitu Percandian Batujaya dan Percandian Cibuaya yang diduga merupakan peradaban peninggalan Kerajaan Taruma. Desa Tugu. berisi pujian kepada Raja Purnawarman. Kabupaten Bekasi. Prasasti Pasir Awi.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Prasasti Tugu. Banten. Kecamatan Tarumajaya. Prasasti yang ditemukan 1. Lima di Bogor. Nagara artinya kerajaan atau negara sedangkan taruma berasal dari kata tarum yang merupakan nama sungai yang membelah Jawa Barat yaitu Citarum. Prasasti Muara Cianten. sekarang disimpan di museum di Jakarta. ditemukan di Kampung Batutumbu. Bogor 5. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.Etimologi dan Toponimi Kata tarumanagara berasal dari kata taruma dan nagara. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Nanggung. ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Bogor 7. Ciampea. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. Cianten dan Ciaruteun. Ciampea. tempat itu masih . Kabupaten Pandeglang. Prasasti Jambu. Bogor 6. Citeureup. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. Prasasti Ciaruteun. Bogor Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane. tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Sampai abad ke-19. Ciampea.

Prasasti ini peninggalan Purnawarman. beraksara Palawa. dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya. prasasti ditemukan di Pasir Muara. yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut. Isinya adalah puisi empat baris.dilaporkan dengan nama Pasir Muara. berbahasa Sanskerta. Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). Prasasti Pasir Muara Di Bogor. tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman. aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah (lontar) abad ke16. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: . pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. Pada zaman ini. di tepi sawah. Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Ci Aruteun. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan). Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Ci Sadane. Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat. namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi.

. Karawang. Tarumanagara sekitar abad ke-7 Masehi. Mahkotanya yang berbentuk tabung menyerupai gaya seni Khmer Kamboja. Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara. ada pula gambar sepasang "padatala" (telapak kaki). Menurut mitologi Hindu. Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. Prasasti Telapak Gajah Dua arca Wishnu dari Cibuaya.Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. sarga 1. Selain itu. Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. Jawa Barat. Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. sarga 3. yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II. halaman 161. Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa. Bahkan diberitakan juga.

yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya).asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam . Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka.bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti-bukti peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dan lain-lain yang sekarang terletak di taman purbakala Pugung Raharjo. Berita Dinasti Sui. kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini. Berita Fa Hien. Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Taruma dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan yang terdapat pada prasasti Ciaruteun. tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya. 1. Ye Po Ti selama ini sering dianggap sebutan Fa Hien untuk Jawadwipa. tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Yepo-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lo-mo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan. Desa Pasir Gintung. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan). yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh.padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam . Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir . Kecamatan Leuwiliang. Prasasti Jambu Di daerah Bogor. Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya.Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya. meskipun saat ini Pugung Raharjo terletak puluhan kilometer dari pantai tetapi tidak jauh dari situs tersebut ditemukan batu-batu karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien[rujukan?] 2. Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang. masih ada satu lagi prasasti lainnya yaitu prasasti batu peninggalan Tarumanagara yang terletak di puncak Bukit Koleangkak. tetapi ada pendapat lain yang mengajukan bahwa Ye-Po-Ti adalah Way Seputih di Lampung. .

Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. Jakarta. Bogor dan Cirebon. 1 Nama Situs Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 3 Ciampea Gunung Cibodas Arca gajah (batu) Arca Rusak berat Terbuat dari batu kapur Artefak Keterangan . Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma. Berita Dinasti Tang. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lomo. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Dari tiga berita di atas para ahli[siapa?] menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman.3.

no.no.Nas.514a Mus.3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Fragmen Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Mus.no.Nas. no.Nas.Nas.6363 settlement pattern settlement pattern .771 Mus.296a Mus.

Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Lmah Duwur Lanang Pipisan batu Candi I Candi II Percandian Naskah Wangsakerta .

Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak). Sayangnya. Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut. Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M).VIII). Hal ini berarti. Pustaka Jawadwipa. Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358. Dharmayawarman (382-395). Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam.Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. parwa I. . parwa II sarga 3 (halaman 159 . Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya. Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara. Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai. Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan. yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M. naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah. Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati. pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. ayah Suryawarman. yang kemudian digantikan oleh putranya. sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M). Pustaka Nusantara. Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya.561 M) Raja Tarumanagara ke-7. Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu. banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara. merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah. Ditinjau dari segi ini. yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M.162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 .

misalnya. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri. karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada. mendirikan kerajaan baru di Kendan. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan. menantu Suryawarman. yaitu Tarusbawa. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. raja Tarumanagara terakhir. Linggawarman.Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. Garut. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Secara otomatis. Tarusbawa. Dalam tahun 526 M. Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara No 1 2 3 4 5 Raja Jayasingawarman Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Masa pemerintahan 358-382 382-395 395-434 434-455 455-515 . Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII. digantikan menantunya. Manikmaya. Pada tahun 669. Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa.

^ Komplek Percandian Batujaya Tempat Lahirnya Peradaban di Tatar Sunda. I/2: 17087 .Th.go. R. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia.M. Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda. Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). Riwayat Indonesia I. Richadiana Kartakusuma (1991). Djakarta: Dinas Purbakala 3. Soetjipto Wirjosuparto (1963). J. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. West Jawa.pdf Rujukan 1.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298307 5. noorduyn and H. MISI.budpar.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG.L.Ng.Poerbatharaka (l952). J. 2006 2. 2. Dinas Purbakala R. The Second Wisnu Image of Cibuaya.81 4.6 7 8 9 10 11 12 Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 515-535 535-561 561-628 628-639 639-640 640-666 666-669 Lihat pula     Kerajaan Salakanagara Sejarah Sunda Naskah Wangsakerta Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Catatan Kaki 1.id/userfiles/file/858_1255-situsbatujaya11. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6.Verstappen (1972). ^ [http://www.

8. Sejarah Jawa Barat: yuganing rajakawasa. l971:416-424.669 Sunda Galuh [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa .Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI.al. 1997. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. ISBN 979-419-330-5 Saleh Danasasmita. Sundapura Bacaan selanjutnya    Ayatrohaedi. Jakarta 11-12 Februari 1988. R. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. W. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun). Sundakala: cuplikan sejarah Sunda berdasarkan naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon.J. N. Jakarta) 16. 13.7. Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: Salakanagara 358 .P. Batavia l887 10. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. Teguh Asmar (1971). Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et. IAAI Komda Jawa Barat.Groeneveldt. Bandung: Geger Sunten.(editor) Dynamic of Indonesian History. 12. Bandung: Kiblat Buku Utama.P. 2003. Amsterdam. Jakarta: Pustaka Jaya. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). 1978:29-40 9.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). 11. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. 2005. 1941. 1962: 23-24 14. Nyukcruk sajarah Pakuan Pajajaran jeung Prabu Siliwangi. ISBN Yoseph Iskandar.

0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:    Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Kerajaan Tarumanagara Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Barat Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor .

4 Prasasti Muara Cianten o 1.Peralatan Bahasa lain              English Français 日本語 Basa Jawa Lietuvių Basa Banyumasan Bahasa Melayu Nederlands Русский Basa Sunda Tiếng Việt Halaman ini terakhir diubah pada 06. (Diskusikan) Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Sumber dari dalam negeri berupa 7 buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor. 13 Januari 2013. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi.2 Prasasti Jambu o 1. cari Ada usul agar artikel atau bagian ini digabungkan dengan Kerajaan Tarumanagara.1 Prasasti Ciaruteun o 1.5 Prasasti Pasir awi . Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomatri (wilayah Bekasi). Lihat Ketentuan Pen Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Daftar isi  1 Prasasti yang ditemukan o 1.3 Prasasti Kebonkopi o 1.00. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa Kerajaan Tarumanegara dibangun oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358 M dan beliau memerintah sampai yahun 382 M. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten.

dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. prasasti ini juga menggunakan bahasa Sanskerta dan . Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat Prasasti Jambu Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak. 2.    1. sekitar 30 km sebelah barat Bogor. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman. ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu. Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu: 1. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut).6 Prasasti Cidanghiyang 1.7 Prasasti Tugu 2 Sumber dari Luar Negeri 3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara 4 Terkait: 5 Rujukan o o Prasasti yang ditemukan Tarumanegara meninggalkan 7 (tujuh) prasasti: Prasasti Ciaruteun Salinan gambar prasasti Ciaruteun dari buku The Sunda Kingdom of West Java From Tarumanagara to Pakuan Pajajaran with the Royal Center of Bogor Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun.

Prasasti Kebonkopi Prasasti Kebonkopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor . juga tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Prasasti Pasir awi Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang. yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata.huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Mulawarman. ditemukan di Bogor. tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki. ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman. Prasasti Muara Cianten Prasasti Muara Cianten. Prasasti Cidanghiyang Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu. Prasasti Tugu Prasasti Tugu di Museum Nasional . Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah.

. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati. Ye po ti sering diterjemahkan jawadwipa. Sumber dari Luar Negeri Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain: 1.. Berita Dinasti Tang.Yeh-po-ti dapat diasumsikan sebagai transliterasi dari Seputih (Sholihat. Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Berita Dinasti Sui. tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme. 2. kecamatan Cilincing Jakarta Utara. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti2 peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dll yang sekarang terletak di taman purbakala pugung raharjo. sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah: 1. 1980: 5). menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari Tolo-mo yang terletak di sebelah selatan. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo. Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi. 3. 2. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja. tetapi kemungkinan terbesar ye po ti adalah way seputih di Lampung .. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka.Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain. tdk jauh dari situs tersebut ditemukan batu2 karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien meskipun saat ini terletak puluhan kilo meter dari pantai. 1. Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April. . Berita Fa-Hsien.

Jakarta.no.Nas. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu.Nas. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman.296a Mus.Nas.no.514a Mus. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No.Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M.6363 settlement pattern settlement pattern 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni .no. Bogor dan Cirebon. meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten.Nas. Nama Situs Artepak 1 Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 Ciampea Arca gajah (batu) 3 Gunung Cibodas Arca 3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Keterangan Rusak berat Terbuat dari batu kapur Fragmen Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Mus.771 Mus. no.

Richadiana Kartakusuma (1991).Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Percandian Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Candi I Lmah Duwur Lanang Candi II Pipisan batu Terkait:   Kerajaan Tarumanagara Kerajaan Salakanagara Rujukan 1. . Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda.

"Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298-307 5. W. l971:416-424. Riwayat Indonesia I. I/2: 170-87 7. 1941.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. 11. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI.Th. J. Dinas Purbakala R.M.al.Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). 1978:29-40 9. 1962: 23-24 14. Jakarta 11-12 Februari 1988. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. noorduyn and H. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala.P. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). IAAI Komda Jawa Barat. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. Soetjipto Wirjosuparto (1963). N. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun).Verstappen (1972). Amsterdam. R. Djakarta: Dinas Purbakala 3. 13. West Jawa. R. J. The Second Wisnu Image of Cibuaya. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia.P. Batavia l887 10.Poerbatharaka (l952). MISI. 2.L.J. Teguh Asmar (1971).Ng. Jakarta) Kategori:  Kerajaan Tarumanagara Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu   Halaman Utama Perubahan terbaru .(editor) Dynamic of Indonesian History. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15.Groeneveldt.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. 8.81 4. 12. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6.

   Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan   Halaman ini terakhir diubah pada 09. 29 Desember 2012. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. . ketentuan tambahan mungkin berlaku. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.45.

.

.

Jakarta. baik sumber sejarah yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Yaitu berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan secara terpisah di Bogor. yaitu mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Barat. Prasasti ini ditemukan di tepi sungai Ciaruteun. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta. Banten.   Prasasti Ciaruteun. Beberapa catatan sejarah juga mengatakan bahwa kerajaan ini bercorak Hindu aliran Wisnu. Kerajaan Tarumanegara sendiri memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Bogor. dan Jakarta sekarang. diperoleh informasi bahwa kerajaan ini pernah eksis dari abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang ditemukan disekitar lokasi kerajaan. Ditemukan di Kecamatan Cibungbulang.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Tarumanegara Sejarah Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu tertua di Pulau Jawa. Pada prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-5 ini. Berita dari Dalam Negeri. Pada prasasti ini terdapat cap sepasang telapak kaki milik Raja Purnawarman yang melambangkan kekuasaan raja yang dipercaya sebagai penjelmaan Dewa Wisnu. hewan tunggangan Dewa Wisnu. tepatnya dengan pusat di daerah Bogor. ditemukan cap telapak kaki gajah yang melambangkan Gajah Airawata. Prasasti Kebon Kopi. Ketujuh prasasti tersebut antara lain. Bogor. Kerajaan ini terletak di Jawa Barat. Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara Keberadaan Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari beberapa sumber sejarah. dan Banten. .

Selain sumber sejarah dari dalam negeri yang berbentuk prasasti. keberadaan Kerajaan Tarumanegara juga dapat diketahui dari sumber-sumber berita luar negeri. Berita dari Luar Negeri. NO 1. Pemerintahan Kerajaan Tarumanegara Raja Purnawarman adalah satu-satunya raja yang namanya dicantumkan dalam prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Namun meskipun begitu. Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara berdasarkan Naskah Wangsakerta. Jakarta Utara. Penggalian sungai ini dimaksudkan untuk mencegah datangnya bencana banjir dan sebagai sarana irigrasi sawah untuk mengatasi kekeringan. Prasasti Muara Cianten.     Prasasti Jambu. Diantaranya adalah dari literatur kuno berjudul Fa-Kao-Chi yang ditulis oleh Fa-Hsien dari tahun 414 Masehi. Masyarakat Hindu yang ditemui oleh Fa-Hsien ini diperkirakan merupakan bagian dari masyarakat kerajaan yang berpusat di daerah Bogor. Nama Raja Jayasingawarman Tahun Memerintah 358-382 M . Literatur ini menyebutkan tentang kehidupan masyarakat di Jawa Bagian Barat yang telah terpengaruh agama Hindu India. Satu-satunya yang masih tercetak jelas adalah adanya lukisan sepasang telapak kaki. Disebut juga dengan Prasasti Munjul. Prasasti ini ditemukan di area perkebunan jambu di Bogor. namun kitab ini berisi informasi yang cukup menarik. Kecamatan Munjul. Meskipun kevalidan naskah ini masih diperdebatkan oleh para ahli. Banten. yaitu tentang silsilah lengkap raja-raja yang pernah memerintah Tarumanegara dari mulai awal berdirinya hingga raja terakhirnya. Prasasti ini ditemukan dalam keadaan rusak. yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kerajaan Tarumanegara. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengkisahkan tentang keberanian Raja Purnawarman. Prasasti Cidanghiyang. Prasasti ini ditemukan di Kampung Batutumbu. Prasasti Pasir Awi. Kecamatan Cilincing. Raja ini digambarkan sebagai seorang raja yang sangat bijaksana dan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya berkat penggalian sebuah sungai sebagai sarana irigrasi. Prasasti Tugu. jadi isi dari prasasti ini belum dapat dibaca. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengisahkan tentang kebijaksanaan Raja Purnawarman dalam memerintah Kerajaan Tarumanegara. Sesuai dengan namanya. prasasti ini ditemukan di daerah Muara Cianten. Purnawarman bukanlah satu-satunya raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara. Jawa Barat. prasasti ini juga masih misterius isinya karena beberapa tulisan sudah rusak. Desa Tugu. Prasasti ini mengisahkan tentang penggalian Sungai Candrabaga dan Gomati sepanjang 6112 tombak (12 KM) pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. Sama seperti Prasasti Muara Cianten. Prasasti ini ditemukan di Kampung Lebak. Disebut juga dengan Prasasti Pasir Koleangkak. Hal ini didasarkan pada sebuah sumber dari naskah kuno bernama Wangsakerta.

Para ahli berpendapat bahwa runtuhnya Kerajaan Tarumanegara kemungkinan besar disebabkan karena adanya tekanan dari Kerajaan Sriwijaya yang terus melakukan ekspansi wilayah.html. 6. 8.2. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Tarumanegara dengan kategori Sejarah. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa setelah abad ke-7.blogspot. 5. 9. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. 7. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. berita mengenai kerajaan ini tidak pernah terdengar lagi baik dari sumber dalam negeri maupun luar negeri . 12.com/2012/10/sejarah-kerajaan-tarumanegara. Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 382-395 M 395-434 M 434-455 M 455-515 M 515-535 M 535-561 M 561-628 M 628-639 M 639-640 M 640-666 M 666-669 M Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara diperkirakan runtuh pada sekitar abad ke-7 Masehi. 3. Terima kasih! 0 0 292 Artikel menarik lainnya: . 4. 10. 11.

Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha . Sejarah Kerajaan Kutai Ditulis oleh: Algo Wijaya ..... craxup27 Oktober 2012 18. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA.. Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone..00 nice info Balas .. 02 Oktober 2012 2 komentar untuk "Sejarah Kerajaan Tarumanegara" 1..Selasa.

Ia memerintah Kerajaan Mataram Kuno hingga 732M. Candi Borobudur. dan Candi Plaosan. Atas : Komplek Candi Dieng di Wonosobo. Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi Geding Songo. Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa. pada abad ke-10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. Candi Mendut. dan kompleks Candi Prambanan yang berlatar belakang Hindu. yakni agama Hindu dan Buddha. Pada awal berdirinya. kompleks Candi Dieng. Kerajaan Mataram Kuno bermula sejak pemerintahan Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Candi Sewu. kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah. Aditia Novit29 Oktober 2012 19. Jawa Tengah. merupakan peninggalan candi Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan Mataram di Jawa Tengah .2. Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah Candi Kalasan. thanks ya udh share :D KERAJAAN MATARAM KUNO Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) adalah kerajaan Hindu di Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur).40 woww ane baru tau tuh sob sejarahya. Berdasarkan catatan yang terdapat pada prasassti yang ditemukan. Akan tetapi.

Rakai Pikatan kemudian menduduki takhta Kerajaan Mataram Kuno. yakni Raja Sanna. Diduga kehancuran kerajaan ini akibat bencana alam karena letusan G. Akan tetapi. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra. kerajaan ini berakhir dengan tiba-tiba. Magelang. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke P. Ketika Sri Maharaja Rakai Sumba Dyah Wawa berkuasa. Dengan demikian Mpu Sindok dianggap sebagai cikal bakal wangsa baru. Perpindahan kerajaan ke Jawa Timur tidak disertai dengan penaklukan karena sejak masa Dyah Balitung. Jawa Tengah. adik Pramodawarddhani. Pramodawarddhani. Sri Maharaja Rakai Panunggalan. Kerajaan Mataram di Jawa Timur Setelah terjadinya bencana alam yang dianggap sebagai peristiwa pralaya. Ia menggantikan raja sebelumnya. yaitu wangsa Isana. yaitu Balaputeradewa. yaitu Rakai Pikatan (wangsa Sanjaya). untuk menghindari perang saudara. Kerajaan . Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran. maka sesuai dengan landasan kosmologis harus dibangun kerajaan baru dengan wangsa yang baru pula. terjadi perebutan kekuasaan di antara para pangeran Kerajaan Mataram Kuno. Sampai pada masa ini Kerajaan Mataram Kuno masih menjadi saatu kerajaan yang utuh. Setelah Raha Sanjaya wafat. Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya.Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga). Jawa Timur. Setelah masa pemerintahan Mpu Sindok terdapat masa gelap sampai masa pemerintahan Dharmawangsa Airlangga (1020). Merapi. Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan anak perempuannya. SUmatra dan menjadi raja Sriwijaya. Pendiri wangsa Sanjaya adalah Raja Sanjaya. Mpu Sindok naik takhta kerajaan pada 929 dan berkuasa hingga 948. yaitu Kerajaan Pangjalu dan Janggala. Konon. membangun kembali kerajaan ini di Watugaluh (wilayah antara G. Airlangga membagi kerajaan menjadi dua. mengadakan perlawanan namun kalah dalam peperangan. Kerajaan Kediri. yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. Kerajaan yang didirikan Mpu SIndok ini tetap bernama Mataram. Raja Sanjaya telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat. Sri Maharaja Rakai Warak. Pada masa Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu berkuasa. LIHAT JUGA Sriwijaya. pendiri wangsa Sailendra. Mpu Sindok. Wilis). Pada abad ke-10. Melihat keadaan ini. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno telah meluass hingga ke Jawa Timur. untuk dikawinkan dengan anak Rakai Patapan. Semeru dan G. cucu Sri Maharaja Daksa. dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra.

Arca ini kini disimpan di Museum Trowulan. Jilid 6. salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berlatar agama Buddha. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Merapi yang mengakibatkan berakhirnya Kerajaan Mataram Kuno dianggap sebagai paralaya atau kehancuran dunia. Jawa Tengah.Atas: Candi Plaosan di Klaten. di Candi Belahan. Sumber : Syukur. . Atas : Arca Raja Airlangga. TAHUKAH KAMU Bencana alam karena letusan G. Abdul. merupakan candi peninggalan Kerjaan Mataram Kuno. raja terakhir Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur. Halaman 161. Atas : Candi Gedong Songo di Ungaran. 2005. Jawa Tengah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

.

blogspot.1600 × 1067 .More sizes .com .Sasadara Manjer Kawuryan: Candi Sewusasadaramk.

Image may be subject to copyright. .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Untuk kerajaan Islam. Mdaη ← 752–1045 ← → Kerajaan Medang pada Periode Jawa Tengah dan Jawa Timur Ibu kota Jawa Tengah: Mdaη i Bumi Mataram (lokasi tepat tidak diketahui. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). Artikel ini membahas tentang kerajaan Mataram Kuno atau Mataram Hindu. bacaan terkait atau pranala luar. diperkirakan di sekitar Yogyakarta dan Prambanan). lihat Kesultanan Mataram. . cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu.Kerajaan Medang Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.

985—1006 Sejarah . kemudian pindah ke Mdaη i Wwatan (dekat Madiun) Jawa Kuna. Hindu. Sanskerta Kejawen.Kekalahan Dharmawangsa dari 1045 Wurawari dan Sriwijaya Masa dan Tahil (koin emas dan perak Mata uang lokal) Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia . Animisme Monarki Sri Sanjaya Dharmawangsa Teguh Bahasa Agama Pemerintahan Raja .732—760 . Buddha.Sri Sanjaya mendirikan Wangsa 752 Sanjaya (Prasasti Canggal) .kemudian pindah ke Poh Pitu dan Mamrati Jawa Timur: Mdaη i Tamwlang dan Mdaη i Watugaluh (dekat Jombang).

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. Kerajaan Medang akhirnya runtuh pada awal abad ke-11. Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Kerajaan Medang (atau sering juga disebut Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu) adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8. serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindu maupun Buddha. Daftar isi           1 Nama 2 Pusat Kerajaan Medang 3 Awal berdirinya kerajaan 4 Dinasti yang berkuasa 5 Daftar raja-raja Medang 6 Struktur pemerintahan 7 Keadaan penduduk 8 Konflik takhta periode Jawa Tengah 9 Teori van Bammelen 10 Permusuhan dengan Sriwijaya .

nama yang lazim dipakai untuk menyebut Kerajaan Medang periode Jawa Tengah adalah Kerajaan Mataram. padahal berdasarkan prasasti-prasasti yang telah ditemukan. istilah Kerajaan Medang hanya lazim dipakai untuk menyebut periode Jawa Timur saja. misalnya prasasti Minto dan prasasti Anjuk ladang. Sesungguhnya.    11 Peristiwa Mahapralaya 12 Peninggalan sejarah 13 Kepustakaan 14 Lihat pula Nama Pada umumnya. Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi istana Medang berdasarkan prasasti-prasasti yang sudah ditemukan antara lain. Pusat Kerajaan Medang Letak Mataram Kuno periode Jawa Tengah. Di daerah inilah untuk pertama kalinya istana Kerajaan Medang diperkirakan berdiri (Rajya Medang i Bhumi Mataram). Pusat Kerajaan Medang periode Jawa Timur. Sementara itu. yaitu merujuk kepada salah daerah ibu kota kerajaan ini. pusat Kerajaan Medang pernah mengalami beberapa kali perpindahan. Kadang untuk membedakannya dengan Kerajaan Mataram Islam yang berdiri pada abad ke-16. Istilah Mataram kemudian lazim dipakai untuk menyebut nama kerajaan secara keseluruhan. nama Medang sudah dikenal sejak periode sebelumnya. Bhumi Mataram adalah sebutan lama untuk Yogyakarta dan sekitarnya. bahkan sampai ke daerah Jawa Timur sekarang. Nama ini ditemukan dalam beberapa prasasti. yaitu periode Jawa Tengah. . meskipun tidak selamanya kerajaan ini berpusat di sana. Kerajaan Medang periode Jawa Tengah biasa pula disebut dengan nama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu.

Kisah hidup Sanjaya secara panjang lebar terdapat dalam Carita Parahyangan yang baru ditulis ratusan tahun setelah kematiannya. dan Resi Guru Demunawan. sedangkan Kerajaan Kuningan dan Galunggung diperintah oleh Resi Guru Demunawan. Ia hanya memberitakan adanya raja lain yang memerintah pulau Jawa sebelum dirinya. Sementara itu. putera bungsu Sempakwaja. Sanna. Dalam tahun 732 M Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. Sanjaya sendiri mengeluarkan prasasti Canggal tahun 732. sedangkan Watugaluh sekarang disebut Megaluh. Sena akhirnya melarikan diri ke Pakuan. juga dikenal dengan nama "Sena" atau "Bratasenawa". Sanjaya. ia mengatur pembagian kekuasaan antara puteranya. Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama isterinya. Untuk itu ia meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya yangg merupakan sahabat Sanna). meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa. Bratasenawa alias Sanna atau Sena digulingkan dari tahta Galuh oleh Purbasora (saudara satu ibu Sanna) dalam tahun 716 M. Sepeninggal Sanna. yaitu Wwatan.       Medang i Bhumi Mataram (zaman Sanjaya) Medang i Mamrati (zaman Rakai Pikatan) Medang i Poh Pitu (zaman Dyah Balitung) Medang i Bhumi Mataram (zaman Dyah Wawa) Medang i Tamwlang (zaman Mpu Sindok) Medang i Watugaluh (zaman Mpu Sindok) Medang i Wwatan (zaman Dharmawangsa Teguh) Menurut perkiraan. Tarusbawa yang merupakan raja pertama Kerajaan Sunda (setelah Tarumanegara pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh) adalah sahabat baik Sanna. Awal berdirinya kerajaan Prasasti Mantyasih tahun 907 atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Istana terakhir. Mamrati dan Poh Pitu diperkirakan terletak di daerah Kedu. sekarang disebut dengan nama Wotan. atas dukungan ibunya. Mataram terletak di daerah Yogyakarta sekarang. namun tidak menyebut dengan jelas apa nama kerajaannya. berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora. Sebelum ia meninggalkan kawasan Jawa Barat. Dinasti yang berkuasa . bernama Sanna. yaitu Sannaha. Sanjaya kemudian tampil menjadi raja. anak Sannaha saudara perempuan Sanna. yaitu sekitar abad ke-16.716 M). Persahabatan ini pula yang mendorong Tarusbawa mengambil Sanjaya menjadi menantunya. merupakan raja Kerajaan Galuh yang ketiga (709 . Keduanya terletak di daerah Jombang. Kerajaan Galuh dan Kerajaan Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat). Tamperan. Sunda dan Galuh menjadi kekuasaan Tamperan. Tamwlang sekarang disebut dengan nama Tembelang. saudara perempuan Sanna. yang terletak di daerah Madiun. Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda. negara menjadi kacau.

Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama raja pertama Medang. yang bermakna ―penguasa di‖. sekitar tahun 840-an. prasasti Kalasan tahun 778 memuji Rakai Panangkaran sebagai ―permata wangsa Sailendra‖ (Sailendrawangsatilaka). seorang keturunan Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhani putri mahkota Wangsa Sailendra. gelar Rakai Panangkaran sama artinya dengan ―Penguasa di Panangkaran‖. sekitar abad ke-9. . Nama aslinya ditemukan dalam prasasti Kalasan. raja-raja Medang versi Prasasti Mantyasih mulai dari Rakai Panangkaran sampai dengan Rakai Garung adalah anggota Wangsa Sailendra.Bukti terawal sistem mata uang di Jawa. Istilah Rakai pada zaman Medang identik dengan Bhre pada zaman Majapahit. serta Wangsa Isyana pada periode Jawa Timur. Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. yaitu Dyah Pancapana. yaitu Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah. Sedangkan kebangkitan Wangsa Sanjaya baru dimulai sejak Rakai Pikatan naik takhta menggantikan Rakai Garung. Menurut teori Slamet Muljana. Menurut teori van Naerssen. yaitu Sanjaya. Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang. Alasannya ialah. Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya. dan bukan daftar silsilah keturunan Sanjaya. Sementara itu Slamet Muljana berpendapat bahwa daftar tersebut adalah daftar raja-raja yang pernah berkuasa di Medang. nama raja-raja Medang dalam Prasasti Mantyasih dianggap sebagai anggota Wangsa Sanjaya secara keseluruhan. Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di Pulau Jawa. Jadi. Menurut teori Bosch. Contoh yang diajukan Slamet Muljana adalah Rakai Panangkaran yang diyakininya bukan putra Sanjaya. Sampai akhirnya. Dengan demikian pendapat ini menolak teori van Naerssen tentang kekalahan Rakai Panangkaran oleh seorang raja Sailendra. kekuasaan atas Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di Pulau Sumatra. Pada umumnya para sejarawan menyebut ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). Emas atau keping tahil Jawa. dan memindahkan istananya ke Mamrati.

Dalam prasasti-prasastinya. Rakai Pikatan suami Pramodawardhani. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Rahyangta i Medang i Bhumi Mataram. pendiri Kerajaan Medang 2. Mpu Sindok. Makuthawangsawardhana 16. maka daftar raja-raja Medang sejak masih berpusat di Bhumi Mataram sampai berakhir di Wwatan dapat disusun secara lengkap sebagai berikut: Candi Prambanan dari abad ke-9. 1. Rakai Sumba Dyah Wawa 13. Kerajaan Medang berakhir . awal kebangkitan Wangsa Sanjaya 7. yang selama ini cenderung dianggap bukan bagian dari daftar para raja versi Prasasti Mantyasih. Rakai Watuhumalang 9. Rakai Panunggalan alias Dharanindra 4. Rakai Kayuwangi alias Dyah Lokapala 8. Sri Lokapala suami Sri Isanatunggawijaya 15. Yogyakarta. Dinasti ini didirikan oleh Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. Rakai Garung alias Samaratungga 6. awal periode Jawa Timur 14. Rakai Layang Dyah Tulodong 12. Rakai Watukura Dyah Balitung 10. Rakai Panangkaran. awal berkuasanya Wangsa Syailendra 3. dibangun antara masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Dyah Balitung. Sementara itu. Daftar raja-raja Medang Apabila teori Slamet Muljana benar. misalnya Dharanindra ataupun Samaratungga. terletak di Prambanan.Slamet Muljana kemudian mengidentifikasi Rakai Panunggalan sampai Rakai Garung dengan nama-nama raja Wangsa Sailendra yang telah diketahui. Sanjaya. Rakai Warak alias Samaragrawira 5. Mpu Daksa 11. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada ‗‘periode Jawa Timur‘‘. Dharmawangsa Teguh.

gelar Ratu dihapusnya dan diganti dengan gelar Sri Maharaja. Gelar ini setara dengan Datu yang berarti "pemimpin". Keadaan penduduk . Patih zaman Majapahit setara dengan perdana menteri namun tidak berhak untuk naik takhta. Jabatan tertinggi di Medang selanjutnya ialah Rakryan Kanuruhan sebagai pelaksana perintah raja. Jabatan tertinggi sesudah raja ialah Rakryan Mahamantri i Hino atau kadang ditulis Rakryan Mapatih Hino. Sanjaya sebagai raja pertama memakai gelar Ratu. Kasus yang sama terjadi pada Kerajaan Sriwijaya di mana rajarajanya semula bergelar Dapunta Hyang. Pada zaman Majapahit jabatan-jabatan ini masih ada namun hanya sekadar gelar kehormatan saja. Jabatan Rakryan Kanuruhan pada zaman Majapahit memang masih ada. namun kiranya setara dengan menteri dalam negeri pada zaman sekarang. sedangkan raja-raja sesudahnya semua memakai gelar Sri Maharaja. Keduanya merupakan gelar asli Indonesia. Pada zaman itu istilah Ratu belum identik dengan kaum perempuan.Pada daftar di atas hanya Sanjaya yang memakai gelar Sang Ratu. Jabatan sesudah Mahamantri i Hino secara berturut-turut adalah Mahamantri i Halu dan Mahamantri i Sirikan. Ketika Rakai Panangkaran dari Wangsa Sailendra berkuasa. Jabatan Rakryan Mapatih Hino pada zaman ini berbeda dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Hal ini dapat dilihat dalam daftar raja-raja versi Prasasti Mantyasih yang menyebutkan hanya Sanjaya yang bergelar Sang Ratu. Mpu Sindok merupakan Mapatih Hino pada masa pemerintahan Dyah Wawa. Struktur pemerintahan Raja merupakan pemimpin tertinggi Kerajaan Medang. Jabatan ini dipegang oleh putra atau saudara raja yang memiliki peluang untuk naik takhta selanjutnya. Misalnya. Pemakaian gelar Sri Maharaja di Kerajaan Medang tetap dilestarikan oleh Rakai Pikatan meskipun Wangsa Sanjaya berkuasa kembali. Pada zaman Wangsa Isana berkuasa masih ditambah lagi dengan jabatan Mahamantri Wka dan Mahamantri Bawang. dan setelah dikuasai Wangsa Sailendra juga berubah menjadi Sri Maharaja. Mungkin semacam perdana menteri pada zaman sekarang atau setara dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit.

Ia sendiri kemudian digantikan oleh menantunya.Temuan Wonoboyo berupa artifak emas menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Kerajaan Medang memang terkenal sebagai negara agraris. agama resmi kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana. sedangkan saingannya. Pemerintahan Balitung diperkirakan berakhir karena terjadinya kudeta oleh Mpu Daksa yang mengaku sebagai keturunan asli Sanjaya. bahkan sampai Bali. ditemukan beberapa prasasti atas nama raja-raja lain. Dyah Balitung yang diduga merupakan menantu Rakai Watuhumalang berhasil mempersatukan kembali kekuasaan seluruh Jawa. Sedangkan menurut prasasti Mantyasih. Ketika Sailendrawangsa berkuasa. bernama Dyah Tulodhong. Kemudian pada saat Rakai Pikatan dari Sanjayawangsa berkuasa. Hal ini menunjukkan kalau pada saat itu Rakai Kayuwangi bukanlah satu-satunya maharaja di Pulau Jawa. ia dapat mewarisi takhta mertuanya. Konflik takhta periode Jawa Tengah Pada masa pemerintahan Rakai Kayuwangi putra Rakai Pikatan (sekitar 856 – 880–an). raja sesudah Rakai Kayuwangi adalah Rakai Watuhumalang. Penduduk Medang sejak periode Bhumi Mataram sampai periode Wwatan pada umumnya bekerja sebagai petani. Tulodhong akhirnya tersingkir oleh pemberontakan Dyah Wawa yang sebelumnya menjabat sebagai pegawai pengadilan. Tidak diketahui dengan pasti apakah proses suksesi ini berjalan damai ataukah melalui kudeta pula. Mungkin karena kepahlawanannya itu. Teori van Bammelen . yaitu Kerajaan Sriwijaya merupakan negara maritim. Agama resmi Kerajaan Medang pada masa pemerintahan Sanjaya adalah Hindu aliran Siwa. yaitu Maharaja Rakai Gurunwangi dan Maharaja Rakai Limus Dyah Dewendra. agama Hindu dan Buddha tetap hidup berdampingan dengan penuh toleransi.

Pertempuran terjadi di daerah Anjukladang (sekarang Nganjuk.Menurut teori van Bammelen. Balaputradewa kemudian menjadi raja Sriwijaya di mana ia tetap menyimpan dendam terhadap Rakai Pikatan. Sewaktu Mpu Sindok memulai periode Jawa Timur. sekitar tahun 850–an. karena raja selanjutnya yang bertakhta di Jawa Timur bernama Mpu Sindok. Mpu Sindok yang menjabat sebagai Rakryan Mapatih Hino mendirikan istana baru di daerah Tamwlang. Perselisihan antara kedua raja ini berkembang menjadi permusuhan turuntemurun pada generasi selanjutnya. Permusuhan dengan Sriwijaya Selain menguasai Medang. pasukan Sriwijaya datang menyerangnya. Kemudian lapisan tanah begeser ke arah barat daya sehingga terjadi lipatan. . Istana Medang yang diperkirakan kembali berada di Bhumi Mataram hancur. Prasasti tertuanya berangka tahun 929. Tidak diketahui dengan pasti apakah Dyah Wawa tewas dalam bencana alam tersebut ataukah sudah meninggal sebelum peristiwa itu terjadi. yang merujuk pada gelar abhiseka Mpu Sindok yaitu Sri Isana Wikramadharmottungga. Selain itu. Rasa permusuhan Wangsa Sailendra terhadap Jawa terus berlanjut bahkan ketika Wangsa Isana berkuasa. Peristiwa Mahapralaya Mahapralaya adalah peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur berdasarkan berita dalam prasasti Pucangan. Wangsa Sailendra juga menguasai Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatra. yang antara lain. Konon sebagian puncak Merapi hancur. Medang dan Sriwijaya juga bersaing untuk menguasai lalu lintas perdagangan di Asia Tenggara. Hal ini ditandai dengan ditemukannya Prasasti Ligor tahun 775 yang menyebut nama Maharaja Wisnu dari Wangsa Sailendra sebagai penguasa Sriwijaya. perpindahan istana Medang dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat. Sebagian sejarawan menyebut Kerajaan Medang runtuh pada tahun 1006. membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh. melainkan sebuah keluarga baru bernama Isanawangsa. Rakai Pikatan berhasil menyingkirkan seorang anggota Wangsa Sailendra bernama Balaputradewa putra Samaragrawira. Tahun terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat dibaca dengan jelas sehingga muncul dua versi pendapat. sedangkan yang lainnya menyebut tahun 1016. Jawa Timur) yang dimenangkan oleh pihak Mpu Sindok. Hubungan senasib antara Jawa dan Sumatra berubah menjadi permusuhan ketika Wangsa Sanjaya bangkit kembali memerintah Medang. Dinasti yang berkuasa di Medang periode Jawa Timur bukan lagi Sanjayawangsa. Letusan tersebut disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik berupa abu dan batu. Menurut teori de Casparis.

Berlin-Dahlem. 11 x 8 cm. Pangeran itu bernama Airlangga yang mengaku bahwa ibunya adalah keturunan Mpu Sindok. Jawa Tengah. Jawa Tengah. tembaga. cicit Mpu Sindok. Tiga tahun kemudian. Pada tahun 1006 (atau 1016) Dharmawangsa lengah. abad ke-9/ke-10.Raja terakhir Medang adalah Dharmawangsa Teguh. perunggu.5 cm. Candi Pawon. 12. Klaten. Kerajaan Medang juga membangun banyak candi. (Tengah: Chundā lengan-empat. Jawa Tengah. Candi megah yang dibangun oleh Sailendrawangsa ini telah ditetapkan UNESCO (PBB) sebagai salah satu warisan budaya dunia. Candi-candi peninggalan Kerajaan Medang antara lain. Ketika ia mengadakan pesta perkawinan putrinya. Kepustakaan . Wonosobo. Terletak di Museum für Indische Kunst. Jawa Tengah. Candi Prambanan. abad ke-9/10. baik itu yang bercorak Hindu maupun Buddha. Peninggalan sejarah (Kiri) Avalokitesvara lengan-dua. Dalam peristiwa tersebut. Kronik Cina dari Dinasti Song mencatat telah beberapa kali Dharmawangsa mengirim pasukan untuk menggempur ibu kota Sriwijaya sejak ia naik takhta tahun 991.5 cm. Selain meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. abad ke 10. (Kanan) Dewi Tantra lengan-empat (Chundā?). Dataran Tinggi Dieng. Prambanan. seorang pangeran berdarah campuran Jawa–Bali yang lolos dari Mahapralaya tampil membangun kerajaan baru sebagai kelanjutan Kerajaan Medang. Temuan Wonoboyo berupa artifak emas yang ditemukan tahun 1990 di Wonoboyo. Kerajaan yang ia dirikan kemudian lazim disebut dengan nama Kerajaan Kahuripan. Candi Plaosan. menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Candi Mendut. dan tentu saja yang paling kolosal adalah Candi Borobudur. Candi Kalasan. Dharmawangsa tewas. istana Medang di Wwatan diserbu oleh Aji Wurawari dari Lwaram yang diperkirakan sebagai sekutu Kerajaan Sriwijaya. 15 x 7. Permusuhan antara Jawa dan Sumatra semakin memanas saat itu. perunggu.0 x 7. Candi Sewu.

2007. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. Yogyakarta: Media Ilmu Slamet Muljana.     Marwati Poesponegoro & Nugroho Notosusanto. Sriwijaya (terbitan ulang 1960). Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). 1979. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Yogyakarta: LKIS Lihat pula  Medang Kamulan [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:       Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 752 Pembubaran tahun 1045 Kerajaan Medang Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu . 1990. 2005. Sejarah Raja-Raja Jawa. 2006. Jakarta: Bhratara Slamet Muljana. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya.

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jela . 4 Desember 2012. ketentuan tambahan mungkin berlaku.     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain                      Deutsch English Suomi Français हिन्दी Magyar 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Русский संस्कृ तम् Srpskohrvatski / српскохрватски Tiếng Việt 中文 Bân-lâm-gú Halaman ini terakhir diubah pada 21.52.

Dari Prasasti Balitung diketahui bahwa Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Raka i Panangkaran. Wilayah Mataram-Hindu meliputi Jawa Tengah bagian utara. diperintah oleh Dinasti Sanjaya dengan rajarajanya seperti Panunggalan. Mataram bercorak Hindu dan Mataram bercorak Buddha. Namun. nama Sanjaya juga tercantum pada Prasasti Balitung. Mataram yang bercorak Hindu-Buddha ini diperintah oleh dua dinasti (wangsa) yang berbeda. Berdasarkan Prasasti Canggal diketahui. hingga sekarang letak pasti ibukota ini belum diketahui (kecuali ada sebuah desa bernama Mendang di Purwodadi. dan Pikatan. Setelah Sanjaya. yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. Mataram Kuno terpecah menjadi dua. yakni Mataram.KERAJAAN MATARAM KUNO DAN KEHIDUPAN MASYARAKATNYA under SEJARAH. dan tenteram. Hal ini terlihat dari Prasasti Canggal yang menyebutkan bahwa tanah Jawa kaya akan padi dan emas. Selain pada Prasasti Canggal. Ibukota Mataram adalah Medang atau Medang Kamulan hingga tahun 925.Buddha meliputi Jawa Tengah bagian selatan yang diperintah Dinasti Syailendra dengan rajanya antara lain Raja Indra. Hal ini menunjukkan bahwa Raka i Panangkaran berasal dari keluarga Sanjaya dan juga keluarga Syailendra. Warak. Garung. Sanjaya adalah anak Sanaha. Mataram diperintah oleh Panangkaran. Sanjaya. Sementara wilayah Mataram. aman. Mataram Kuno mula-mula diperintah oleh Raja Sanna. SEJARAH KELAS XI Versi materi oleh Triyoo Suwito dan Wawan Darmawan Mataram Kuno: Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra Di Jawa Tengah pada abad ke-8 M telah berdiri sebuah kerajaan. Sepeninggal Panangkaran. Sanjaya memerintah dengan bijaksana sehingga rakyat hidup makmur. saudara perempuan Raja Sanna (Sanna tidak memiliki keturunan). Pada Prasasti Canggal terdapat kata-kata “Medang i bhumi Mataram”. Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya. . Semarang).

Dinasti Syailendra yang bercorak Buddha mengembangkan berpusat di Jawa Tengah bagian selatan. Setelah bertikai dengan Pikatan dan kalah. Raka i Pikatan dari Wangsa Sanjaya mengadakan perkawinan politik dengan Pramodhawardhani dari keluarga Syailendra. Sedangkan Raka i Pikatan yang berhasil menyingkirkan Balaputradewa mendirikan Candi Roro Jonggrang (Prambanan) yang bercorak Siwa. wilayah Mataram berkembang luas. Perbedaan letak antara dua dinasti ini terlihat dari perbedaan arsitektur candi-candi yang ada di Jawa Tengah bagian selatan dan utara. Pada masa pemerintahan PikatanPramodhawardani. Selain itu. karena Balaputeradewa memunyai darah Sriwijaya dari ibunya. Raja Wawa memerintah antara tahun 924929 M. pusat pemerintahan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur. Mataram diperintah oleh Dyah Balitung (898 910 M). Dewi Tara. Pada masa pemerintahan Mpu Sindhok inilah. Berdasarkan isi Prasasti Mantyasih (Kedu) terdapat beberapa dari Wangsa Sanjaya yang memerintah di kemudian hari. mereka menganggap letak kerajaan di Jawa Tengah sudah tidak layak dan harus dipindahkan. Pikatan juga berhasil mendirikan Candi Plaosan. adik Pramodawardhani. Hal ini disebabkan semakin besarnya pengaruh Sriwijaya yang diperintah oleh Balaputradewa. namun kedua wangsa tersebut sempat menjalin hubungan baik. Hal ini mengakibatkan Mataram semakin terdesak ke timur. meliputi Jawa Tengah dan Timur. Antara Wangsa Syailendra dengan Sanjaya terjadi persaingan. Pada abad ke-9 terjadi perkawinan antara Raka i Pikatan dari Sanjaya dengan Pramodawardhani dari Syailendra. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke Sriwijaya. Tulodong. pemerintahan dipegang berturutturut oleh Daksa. Letusan gunung ini diyakini oleh masyarakat Mataram sebagai tanda kehancuran dunia. sedangkan Dinansti Sanjaya yang bercorak Hindu berpusat di Jawa Tengah bagian utara. Setelah Balitung. Ia kemudian digantikan oleh menantunya bernama Mpu Sindhok. Mataram dapat dipersatukan kembali. Perkawinan ini mendapat tentangan dari Balaputeradewa. adanya bencana alam berupa letusan Gunung Merapi merupakan salah satu penyebab kehancuran Mataram. Rakai Pikatan dan Pramodawardhani .Perpecahan di Mataram ini tidak berlangsung lama. dan Wawa. Berdasarkan Prasasti Canggal (732 M) diketahui. Melaui perkawinan ini. Pada tahun 850. Sepeninggal Pikatan. Selama abad ke7 hingga ke9 terjadi seranganserangan dari Sriwijaya ke Mataram. raja pertama Mataram dari Dinasti Sanjaya adalah Raka i Mataram Ratu Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang Kamulan. Oleh karena itu. dan menjadi raja di sana. yang merupakan keturunan Sriwijaya.

dan Sindhok. Pada 1041 Airlangga membagi dua kerajaan menjadi Janggala dan Panjalu. Wawa. dan pada tahun 1019 ia dinobatkan menjadi raja. Daksa. Raka i Pikatan mendirikan Candi Loro Jongrang. Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat MataramKuno Kehidupan politik kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha membawa perubahan baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Raka i Tejah Purnapana Panangkaran. Raka I Pikatan. Raka i Watukumalang.yang berbeda agama ini banyak mendirikan bangunan yang bercorak Hindu maupun Buddha. Akibat serangan ini kerajaan Dharnawangsa mengalami kehancuran. yaitu Samaratungga pada 842 M. Struktur sosial dari masa Kutai hingga . Susunan raja-raja yang memerintah di Mataram berdasarkan Prasasti Balitung (Mantyasih) adalah: Raka i Mataram Ratu Sanjaya. Raka i Warak. Tulodhong. Prasasti ini dibuat oleh Dyah Balitung yang memerintah dari 898 hingga 910. sedangkan Pramodarwadhani sangat memperhatikan Candi Borobudur di Bumisambhara yang dibangun oleh ayahnya. Keberhasilan Airlangga membangun kerajaan diabadikan dalam karya sastra Mpu Kanwa yaitu Arjuna Wiwaha. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Dharmawangsa yang memerintah 9901016. Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu. Mpu Sindok kemudian mendirikan dinasti baru yaitu Dinasti Isana. pusat-pusat pemerintahan Mataram dipindahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Menantu Dharmawangsa yang bernama Airlangga kemudian membangun kembali kerajaan. Dharmawangsa pernah berusaha untuk mengalihkan pusat perdagangan dari Sriwijaya pada 990. Pemindahan ini dikarenakan pusat kerajaan mengalami kehancuran akibat letusan Gunung Merapi. Setelah Sindok menjadi raja (929). Pada tahun 1016 Dharmawangsa dan keluarganya mengalami pralaya (kehancuran) akibat serangan dari Sriwijaya yang bekerja sama dengan kerajaan kecil di Jawa yang dipimpin Wurawari. Raka i Garung Patapan. Raka i Kayuwangi. akan tetapi mengalami kegagalan karena Sriwijaya gagal ditaklukkan. Raka I Panunggalan. Ia memerintah hingga tahun 949.

Di luar tembok kota berdiam rakyat yang merupakan kelompok terbesar. Kemungkinan besar mereka adalah kaum migran dari Cina. Sebagai tenaga kerja. Kehidupan masyarakat Mataram umumnya bersifat agraris karena pusat Mataram terletak di pedalaman. pasar diadakan di desa sebelah selatan. sapi. Namun. Pada hari Pon. Mereka tinggal dalam perkampungan khusus di mana para hamba dan budak yang dipekerjakan di istana juga tinggal sekitarnya. Kenyataan ini dikuatkan lagi dengan berita dari Dinasi Tang yang menceritakan kebesaran sebuah kerajaan dari Jawa. Di luar istana (masih di dalam lingkungan dinding kota) terdapat kediaman para pejabat tinggi kerajaan termasuk putra mahkota beserta keluarganya. dan itik. Dari Prasasti Purworejo (900 M) diperoleh informasi tentang kegiatan perdagangan. kerbau. Sumbersumber berita Cina mengungkapkan keadaan masyarakat Mataram dari abad ke7 sampai ke10. Dunia perekonomian pun mengalami perkembangan: dari yang semula sistem barter hingga sistem nilai tukar uang. dalam hal ini Mataram. Pada hari Manis atau Legi. pasar diadakan di desa sebelah barat. Kegiatan di pasar ini tidak diadakan setiap hari melainkan bergilir. Pada hari Wage. Di dalam istana. bukan di pesisir pantai. Mereka membayar pajak yang berbeda yang tentunya lebih mahal daripada rakyat pribumi Mataram. Dari Prasasti Warudu Kidul diperoleh informasi adanya sekumpulan orang asing yang berdiam di Mataram. babi. Kemungkinan besar mereka itu adalah para saudagar dari luar negeri. mereka juga berdagang dan menjadi pengrajin. Pertanian merupakan sumber kehidupan kebanyakan rakyat Mataram. . Hal ini terbukti dari ditemukannya barang-barang keramik dari Vietnam dan Cina. berdasarkan pada hari pasaran menurut kalender Jawa Kuno. ayam. Dari berita Cina diketahui bahwa di ibukota kerajaan terdapat istana raja yang dikelilingi dinding dari batu bata dan batang kayu. pasar diadakan di desa bagian timur. pasar diadakan di pusat kota. sumbersumber lokal tidak memperinci lebih lanjut tentang orangorang asing ini. Pada hari Kliwon. Di samping itu. Sisa-sisa peninggalan pemukiman khusus ini sampai sekarang masih bisa kita temukan di Yogyakarta dan Surakarta. pasar diadakan di desa sebelah utara. berdiam raja beserta keluarganya dan para abdi. Mereka mempunyai status yang berbeda dengan penduduk pribumi. Pada hari Paking (Pahing). penduduk di desa (disebut wanua) memelihara ternak seperti kambing.Majapahit mengalami perkembangan yang ber-evolusi namun progresif. Kegiatan perdagangan baik di dalam maupun luar negeri berlangsung ramai.

Orang yang diberi tanah baru itu diangkat menjadi penguasa tempat yang baru dihadiahkan kepadanya. dan ternak untuk dibarter dengan kebutuhan yang lain. dan di sekitar asrama tersebut biasanya didirikan candi atau wihara. industri rumah tangga juga sudah berkembang. perkakas dari besi. Ia bisa saja menjadi akuwu (kepala desa). SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA .Pada hari pasaran ini. Selain pertanian. atau adipati atau menteri. Sementara itu. Mereka datang dengan berbagai cara. Bisa pula sebuah wilayah dihadiahkan kepada kaum brahmana atau rahib untuk dijadikan asrama sebagai tempat tinggal mereka. buahbuahan. desadesa yang menjadi pusat perdagangan. senopati. Biasanya tempat itu adalah hutan yang kemudian dibuka menjadi pemukiman baru. Beberapa hasil industri ini antara lain anyaman seperti keranjang. tembaga. dan kapur sirih. bila seseorang berjasa (biasanya pejabat militer atau kerabat istana) kepada Kerajaan. maka orang bersangkutan akan diberi hak memiliki tanah untuk dikelola. EKONOMI. Hasil produksi industri ini dapat diperoleh di pasarpasar tadi. perunggu. arang. melalui transportasi darat maupun sungai sambil membawa barang dagangannya seperti beras. emas. gula kelapa. pakaian. Related Post: SEJARAH KELAS XI             PERISTIWA RENGASDENGKLOK KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. ramai didatangi pembeli dan penjual dari desadesa lain.

G 30 S PKI ) PERJUANGAN DIPLOMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERJUANGAN KONFRONTASI KEMERDEKAAN INDONESIA USAHA INDONESIA MENEMBUS BLOKADE EKONOMI USAHA MENGATASI KESULITAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN FAKTOR PENYEBAB BURUKNYA KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN PELAKSANAAN DAN MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PEMBENTUKAN DAN SIDANG PPKI AKTIVITAS GOLONGAN MUDA PEMBENTUKAN DAN SIDANG BPUPKI KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. NAHDLATUL ULAMA. RMS. APRA.             PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TUJUAN IMPERIALISME SERTA EKSPLOITASI JEPANG TERHADAP INDONESIA ORGANISASI WANITA MASA PERGERAKAN NASIONAL GERAKAN PEMUDA MUHAMMADIYAH. AHMADIYAH. DI/TII. PRRI. DLL BUDI UTOMO. ANDI AZIS. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook . EKONOMI. SAREKAT ISLAM. DAN TAMAN SISWA ORGANISASI SOSIAL DI INDONESIA PADA AWAL ABAD 20 LAHIRNYA GABUNGAN POLITIK INDONESIA ( GAPI ) LAHIRNYA PARTAI INDONESIA RAYA ( PARINDRA ) LAHIRNYA KONGRES PEMUDA LAHIRNYA PERMUFAKATAN PERHIMPUNAN POLITIK KEBANGSAAN INDONESIA (PPPKI) LAHIRNYA PARTAI NASIONAL INDONESIA DAN PNI BARU LAHIRNYA INDISCHE PARTIIJ SEJARAH                          PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN INDONESIA PADA MASA ORDE BARU KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENGATASI MASALAH EKONOMI INDONESIA MASA LIBERAL KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA MASA LIBERAL KABINET PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DI INDONESIA ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA INDONESIA ( PKI.

0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Entri Populer      BENTUK DAN BADAN BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG PENYUSUNAN JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG Translate Powered by Translate Cari Materi Advertisement Blog Archive Labels AKUNTANSI KELAS XI (27) AKUNTANSI KELAS XII (18) EKONOMI KELAS XI (39) EKONOMI KELAS XII (16) GEOGRAFI KELAS XI (55) GEOGRAFI KELAS XII (64) SEJARAH KELAS XI (108) SEJARAH KELAS XII (16) SOSIOLOGI KELAS XI (29) SOSIOLOGI KELAS XII (44) .

Jawa juga Pesisir Kalimantan. Thailand Selatan. Semenanjung Malaya.All rights reserved. maka makna dari nama Sriwijaya adalah Kejayaan yang Gemilang. Nama Sriwijaya sendiri di ambil dari Bahasa sangsekerta Sri berarti Gemilang dan Wijaya Berarti Kejayaan. Sumatera.I Ching singgah di Sriwijaya . Powered by Blogger. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terkuat di pulau Sumatera dan termasuk salah satu kerajaan yang berpengaruh di Nusantara karna luas nya daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya mulai dari Kamboja. Urutan Sejarah Kerajaan Sriwijaya Tahun 671 M . tidak ada yang tahu dengan pasti kapan awal berkembangnya dan kapan pula berakhirnya kerajaan Sriwijaya namun diperkirakan pada abad ke-7 M Kerajaan Sriwijaya telah berdiri.Ayo Gabung Belajar 533648 Pos Komentar © Copyright 2012 .2013 SS belajar .

17 Juni 683 Dapunta Hyang datang membuat wanua Tahun 684 M . Jahri tepi sungai Tatang.000 bala tentara dengan perbekalan 200 peti di perahunya. semasa perjalanan nya ini lah I Ching singgah di Sriwijaya pada Tahun 671 dan menetap selama 6 bulan di sriwijaya kemudian melanjutkan perjalanan nya ke Malayu yang sekarang disebut dengan jambi menetap pula di jambi selama 2 bulan Gambaran I Tsing tentang Sriwijaya ". dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. disebutkan mengenai pembangunan taman oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa untuk semua makhluk berisi pohon pohon yang buahnya dapat dimakan. Taman tersebut diberi nama Sriksetra..Prasasti Talang Tuo Prasasti ini ditemukanpada tanggal 17 November 1920 di kaki bukit siguntang oleh Louis Constant Westenenk. Isi prasasti kedukan bukit yang telah di terjemahkan: tanggal 23 April 683 dapunta hiyang naik ke perahu untuk melakukan penyerangan dan sukses dalam Penyerangannya..tahun 671 adalah tahun awal yang membutikan adanya Kerajaan Sriwijaya. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar Sabda. 19 Mei 683 Dapunta Hiyang berlepas dari minanga membawa 20.. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". desa Kedukan Bukit di kaki Bukit Siguntang sebelah barat daya Palembang.. Tahun 683 M . Dalam prasasti Talang Tuo yang bertarikh 684 M.. bukti ini di dapat dari seorang Bhiksu Buddha Tiongkok yang bernama I Ching yang sedang berkelana lewat laut menuju india untuk mendapatkan teks agama buddha dalam bahasa sangsekerta melalui Jalur Sutra atau jalur perdagangan untuk kemudian di bawa ke tiongkok dan di terjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa. Prasasti ini Sangat Jelas Menggambarkan Kejadian yang terjadi pada saat itu. Rombongan pun tiba di Mukha Upang dengan suka cita. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. Prasasti yang memiliki bidang datar berukuran 50cmX80cm ini juga dipahat menggunakan Aksara Palawa dalam bahasa melayu kuno. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. Tahun 686 M .Prasasti Kedukan Bukit Prasasti kedukan bukit yang ditemukan oleh M. Batunburg pada tanggal 29 November 1920 di kebun Pak H.Prasasti kota kapur . Prasasti yang berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm ini ditulis dalam aksara Pallawa. menggunakan bahasa Melayu Kuno adalah sebuah Prasasti yang memperjelas adanya Kerajaan Sriwijaya. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik..

dengan kotanya yang dilalui oleh dua sungai sekaligus untuk mengairi lahan pertanian mereka. tetapi sekedar tanda persahabatan.Prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno dipahatkan pada sebuah batu yang berbentuk tugu bersegi-segi dengan ukuran tinggi 177 cm. yang memiliki ribuan gajah. Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah.Surat kedua Ke Suriah meminta Da'i ke Sriwijaya Surat kedua yang dikirimkan Raja Sriwijaya ini di dokumentasikan oleh Adb Rabbih dalam karya Al-Iqdul farid.. Prasasti yang ditemukan oleh J.Sri Indrawarman Raja Sriwijaya masuk islam Hal ini di dasari oleh Surat yang dikirimkan Sri Indrawarman yang saat itu berstatus sebagai Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari bani Umayyah. yang adalah keturunan seribu raja. dalam surat itu disebutkan dari seorang Maharaja..Sri Indrawarman mengirim hadiah ke Cina Sama hal nya dengan yang di lakukan Raja Sri Indrawarman kepada Raja Arab pada kisaran Tahun 717-720 M. lebar 32 cm pada bagian dasar.K Van Der Meulen pada bulan Desember 1892 dan di terjemahkan oleh George Coedes orang yang sama yang telah menerjemahkan Prasasti Kedukan Bukit ini berisi tentang Kutukan bagi siapapun yang memberontak kepada Sriwijaya serta berisi Hal hal baik untuk yang setia kepada Sriwijaya. memiliki rempah-rempah dan wewangian serta kapur barus. dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya. yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak. Tahun 724 M . dinamakan Prasasti Kota Kapur karna sesuai dengan Tempat di temukan nya yaitu di dusun kecil di Pesisir barat Pulau Bangka yang bernama kota Kapur. kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan. dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya. isi potongan surat tersebut berbunyi : Dari Raja di raja. Bersamaan dengan surat itu juga dikirimkan Hadiah untuk Khalifah Tahun 717-720 M . dan 19 cm pada bagian puncak ditemukan di pesisir Barat Pulau Bangka. dalam Prasasti Kota Kapur ini juga jelas di ucapkan tanggal 28 Februari 686 Bala tentara Sriwijaya berangkat untuk Menyerang Bumi jawa yang tidak takluk kepada Sriwijaya Tahun 718 M . Raja Sri Indrawarman juga mengirimkan hadiah kepada kaisar Cina berupa ts'engchi ..

Tentara Aji Wurawari dari Lwaram yang di perkirakan sekutu Sriwijaya menyerang Istana raja Dharmawangsa Teguh di Wwatan. sedangkan Ligor B ditulis oleh Wangsa Sailendra setelah Menaklukkan Sriwijaya Tahun 792 .Sri Mara-Vijayottunggawarman Penemuan Prasasti Leiden yang tertulis pada lempengan tembaga berangka tahun 1005 yang terdiri dari bahasa Sansekerta dan berbahasa Tamil. Belanda. adalah bukti bahwa Balaputradewa pernah menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya. selatan Thailand. Ligor A ditulis pada tahun 775 oleh raja Kerajaan Sriwijaya.Sri Cudamaniwarmadewa keterangan ini di dapat dari sebuah manuskrip nepal pada abad ke 11 yang memuji negara Sriwijaya sebagai pusat kegiatan utama agama budha.835 M . karna negri Sriwijaya di serang tentara Kerajaan Medang. kedua Kerajaan ini saling mengirimkan duta ke cina. dan memiliki area indah lokananantha di sriwayapura.Tahun 775 -787 M .Wafatnya Dharmawangsa Teguh dalam Prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya yaitu peristiwa hancurnya Kerajaan Medang. dikirim setelah Dharmawangsa berhasil menaklukkan Sriwijaya. selatan India . Nama Sri Mara-Vihayottunggawarman di sebutkan dalam Prasasti Leiden sebagai anak dari Sri Cudamaniwarmadewa yang memiliki hubungan baik dengan dinasti Chola dari Tamil. raja Jawa yang kawin dengan Dewi Tara. anak Dharmasetu" Tahun 990 M . Pada Tahun 992 duta Sriwijaya mencoba pulang kembali namun tertahan di Campa karna negri Sriwijaya belum aman. Tahun 1003 M .Dharanindra Mengusasi Sriwijaya Hal ini di dasari oleh sebuah Prasasti yang ditemukan di sebuah tempat yang bernama Ligor saat ini tempat tersebut bernama Nakhon Si Thammarat.Serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa Serangan raja Dharmawangsa ini di dasari oleh berita cina dari dinasti song. Tahun 1006 / 1016 . Balaputradewa anak Samaragrawira. Dharmawangsa Teguh meninggal pada peristiwa tersebut. Penafsiran Manuskrip Prasasti Nalaya berbunyi : " Sri Maharaja di Suwarnadwipa.Balaputradewa Naik Tahta Prasasti Nalanda berangka tahun 860 ditemukan di Nalanda. Tahun 1008 M . maka Prasasti ini dinamakan Prasasti Leiden. Dan sebuah kronik Tibet yang ditulis pada abad ke 11 bernama durbodhaloka menyebutkan pula nama maharaja sri Cudamanirwarman dari sriwijayanagara di suwardawipa. untusan Kerajaan Medang tiba di cina tahun 992 M. cucu dari sailendravamsatilaka (mustika keluarga sailendra) dengan julukan sriviravairimathana (pembunuh pahlawan musuh). di kisahkan dalam berita cina bahwa Sriwijaya terlibat persaingan dengan Kerajaan Medang untuk menguasai Asia tenggara. utusan Sriwijaya berangkat pada tahun 988 tertahan di kanton ketika hendak pulang. Sisi Pertama disebut sebagai Ligor A dan Sisi sebaliknya disebut Ligor B. terbukti di bangunnya candi Borubudur pada tahun 825 M oleh Samaratungga. duta ini meminta Kaisar Song untuk menyatakan bahwa Sriwijaya berada dalam perlingdungan cina. Bihar. Prasasti Ligor memiliki 2 Sisi. Pernikahan Samaratungga dengan Dewi Tara Lahirlah Balaputradewa sebagai Pewaris Tahta Kerajaan Sriwijaya Tahun 860 M . sesuai dengan tempat di temukan nya yaitu di KITLV Leiden.Samaratungga Memerintah Sriwijaya di kisaran Tahun ini lah di perkirakan Samaratungga menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya dengan mengedepankan Agama dan Budaya. India.

.Kehancuran Kerajaan Sriwijaya Sriwijaya Hancur Diserang oleh Rajendra Chola dari Kerajaan Chola serangan Rajendra Chola I dari Koromandel India selatan.. tp knp indonesia tidak bisa seperti itu lagi ya ?? Balas 2.49 sriwijaya dulu bagian INDONESIA. KSC2 September 2012 05.Terjemahan Prasasti Leiden : Raja Sriwijaya. didasarkan pada bait akhir prasasti Tanjoreyang menceritakan tentang penaklukan yang dilakukan Kerajaan Chola atas beberapa kawasan termasuk beberapa kawasan di nusantara serta penawanan raja SangramaVijayottunggawarman dari Sriwijaya.. Khoirun Nisa&#39. Syifa&#39.8 Agustus 2012 02. Sri Mara-Vijayottunggawarman putra Sri Cudamani Warmadewa di Kataha telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma Tahun 1025 M . Diposkan oleh Ison di 07. Balas . ryiinhaa1 September 2012 19.57 ada yang lebih lengkap gg?? sejarah tentang kerajaan sriwijaya.57 yang lebih lengkap di Wikipedia bro.17 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook 5 komentar: 1.a ?? Balas 3.

ramanan bala14 Desember 2012 20.43 sriwijaya merupakan berpengaruh hindu-buddah .4.saya seorang berpengaruh hindu dan saya bangga Balas .

.37 saya suka cerita kerajaan ini. Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Universitas Gunadarma .....dan yg sya ingin tahu skrg.sampe skrg msh jdi misteri Balas Muat yang lain. gofy sensoria17 Januari 2013 09..5.kapan ketemu nya kerajaan sriwijaya yg hilang itu.

.Universitas Gunadarma Pengikut Arsip Blog  ▼ 2012 (12) o ► November (2) o ► Oktober (1) o ► Juni (2) o ► April (2) o ▼ Maret (5)  Implementasi Wawasan Nusantara  WAWASAN NUSANTARA  MELIHAT MUSEUM FATAHILAH DI KOTA TUA  SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA  SEJARAH & PERKEMBANGAN ALAT MUSIK 'KOLINTANG' DARI. ► 2011 (3)  Mengenai Saya Ison Lihat profil lengkapku ..

Gambar template oleh Andr Sriwijaya Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Jawa. Sanskerta Buddha Vajrayana. lihat Sriwijaya (disambiguasi). ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Kadaram.702 Sriwijaya. Buddha Hinayana. Hindu Monarki Sri Jayanasa Sri Indrawarman . Buddha Mahayana. Sriwijaya ← → 600-an–1100-an ← → Jangkauan terluas Kemaharajaan Sriwijaya sekitar abad ke-8 Masehi.Template Awesome Inc. Dharmasraya Melayu Kuna.. cari Untuk kegunaan lain dari Sriwijaya.683 . Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Maharaja .

988 .792 .Didirikan .Invasi Dharmasraya Mata uang Dharanindra Samaratungga Balaputradewa Sri Cudamani Warmadewa Sri MaraVijayottunggawarman SangramaVijayottunggawarman 600-an 1100-an Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) .1008 .1025 Sejarah .775 ..835 .

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka .Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Thailand Selatan. I Tsing. Jawa.[5] Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan[2] di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa pada tahun 990. selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya.[1][2] Dalam bahasa Sanskerta.[3][4] Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7. kerajaan ini terlupakan dan keberadaannya baru diketahui kembali lewat publikasi tahun 1918 dari sejarawan Perancis George Cœdès dari École française d'Extrême-Orient.1 Bacaan Lanjutan . sri berarti "bercahaya" atau "gemilang".[2] maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan. yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang. dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel.Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya. Sumatera. Thai: atau " rī wichạy") adalah salah satu kemaharajaan bahari yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja. dan pesisir Kalimantan.[7] Daftar isi                1 Catatan sejarah 2 Pembentukan dan pertumbuhan 3 Agama 4 Budaya 5 Perdagangan 6 Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari 7 Hubungan dengan wangsa Sailendra 8 Hubungan dengan kekuatan regional 9 Masa keemasan 10 Masa penurunan 11 Struktur pemerintahan 12 Raja yang memerintah 13 Warisan sejarah 14 Catatan bawah 15 Rujukan o 15.[6] Setelah jatuh. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7. Semenanjung Malaya. dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan". bertarikh 682. seorang pendeta Tiongkok.

Dalam bahasa Sanskerta dan bahasa Pali.[9] Selain berita-berita diatas tersebut. sebelumnya dibaca "Sribhoja". tepatnya di sekitar situs Karanganyar yang kini dijadikan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan berpendapat bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatera Selatan sekarang). dan beberapa prasasti dalam Melayu Kuno merujuk pada kekaisaran yang sama.[2] Pendapat ini didasarkan dari foto udara tahun 1984 yang menunjukkan bahwa situs Karanganyar menampilkan bentuk bangunan air. kedua kerajaan tersebut menjadi referensi oleh kaum nasionalis untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan negara sebelum kolonialisme Belanda. seperti tembikar.[6] Sekitar tahun 1993. kolam serta pulau buatan yang disusun rapi yang dipastikan situs ini adalah buatan manusia. Banyaknya nama merupakan alasan lain mengapa Sriwijaya sangat sulit ditemukan. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktifitas manusia. Selain bangkai perahu.[10] Sriwijaya menjadi simbol kebesaran Sumatera awal. Tidak ada orang Indonesia modern yang mendengar mengenai Sriwijaya sampai tahun 1920-an.[8] Sriwijaya disebut dengan berbagai macam nama. dan alat kayu. masa lalunya yang terlupakan dibentuk kembali oleh sarjana asing.[12] Namun sebelumnya Soekmono berpendapat bahwa pusat Sriwijaya terletak pada kawasan sehiliran Batang Hari. antara Muara Sabak sampai . kerajaan Sriwijaya disebut Yavadesh dan Javadeh. telah ditemukan oleh Balai Arkeologi Palembang sebuah perahu kuno yang diperkirakan ada sejak masa awal atau proto Kerajaan Sriwijaya di Desa Sungai Pasir. kepala perahu kuno itu sudah hilang dan sebagian papan perahu itu digunakan justru buat jembatan. ketika sarjana Perancis George Cœdès mempublikasikan penemuannya dalam surat kabar berbahasa Belanda dan Indonesia. Bangunan air ini terdiri atas kolam dan dua pulau berbentuk bujur sangkar dan empat persegi panjang. Kabupaten Ogan Komering Ilir. keramik. Orang Tionghoa menyebutnya Shih-li-fo-shih atau San-fo-ts'i atau San Fo Qi. Bangsa Arab menyebutnya Zabaj[11] dan Khmer menyebutnya Malayu. Kecamatan Cengal. Tercatat ada 17 keping perahu yang terdiri dari bagian lunas. ditemukan juga sejumlah artefak-artefak lain yang berhubungan dengan temuan perahu.[10] Sayang.[2] Sementara dari peta Ptolemaeus ditemukan keterangan tentang adanya 3 pulau Sabadeibei yang kemungkinan berkaitan dengan Sriwijaya. 14 papan perahu yang terdiri dari bagian badan dan bagian buritan untuk menempatkan kemudi. dan kerajaan besar Nusantara selain Majapahit di Jawa Timur. Cara ini sendiri dikenal dengan sebutan teknik tradisi Asia Tenggara.[8] Coedès menyatakan bahwa referensi Tiongkok terhadap "San-fo-ts'i". parit. Sumatera Selatan. serta jaringan kanal dengan luas areal meliputi 20 hektar. yaitu jaringan kanal. Pada abad ke-20.[10] Perahu ini dibuat dengan teknik pasak kayu dan papan ikat yang menggunakan tali ijuk. 16 Pranala luar Catatan sejarah Tidak terdapat catatan lebih lanjut mengenai Sriwijaya dalam sejarah Indonesia.

Thailand Selatan. . Reruntuhan Wat (Candi) Kaew yang berasal dari zaman Sriwijaya di Chaiya. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus).[15] Namun yang pasti pada masa penaklukan oleh Rajendra Chola I.[6] Pembentukan dan pertumbuhan Candi Muara Takus. Candi Gumpung. Kerajaan Melayu yang ditaklukkan Sriwijaya. jika Malayu pada kawasan tersebut. dengan asumsi petunjuk arah perjalanan dalam catatan I Tsing. ia cendrung kepada pendapat Moens.[6] dengan catatan Malayu tidak di kawasan tersebut.[13] yang sebelumnya juga telah berpendapat bahwa letak dari pusat kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi Muara Takus (provinsi Riau sekarang). berdasarkan prasasti Tanjore.[14] serta hal ini dapat juga dikaitkan dengan berita tentang pembangunan candi yang dipersembahkan oleh raja Sriwijaya (Se li chu la wu ni fu ma tian hwa atau Sri Cudamaniwarmadewa) tahun 1003 kepada kaisar Cina yang dinamakan cheng tien wan shou (Candi Bungsu. Sriwijaya telah beribukota di Kadaram (Kedah sekarang). salah satu kawasan yang dianggap sebagai ibukota Sriwijaya. candi Buddha di Muaro Jambi.ke Muara Tembesi (di provinsi Jambi sekarang).

Menurut catatan. Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer.[2] Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja.[2] Agama .[16] selain itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya. Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan ke kota-kota pantai di Indochina. Kota Indrapura di tepi sungai Mekong. Di abad ini pula.[17][18] Kemaharajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing. Tidak seperti Dharmasetu yang ekspansionis. juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya. orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian kemaharajaan Sriwijaya.[2] Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa. pulau Bangka dan Belitung. Prasasti Kedukan Bukit adalah prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu. dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang. Untuk mencegah hal tersebut. Laut China Selatan. peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya. memutuskan hubungan dengan Sriwijaya pada abad yang sama. ditemukan reruntuhan candi-candi Sriwijaya di Thailand dan Kamboja. Berdasarkan observasi. antara lain Tarumanegara dan Holing berada di bawah kekuasaan Sriwijaya. Samaratungga menjadi penerus kerajaan. Selat Sunda. Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa telah melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang tidak berbakti kepada Sriwijaya. Selama masa kepemimpinannya. Ia berkuasa pada periode 792 sampai 835. namun kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar wilayah kepulauan Asia Tenggara. Laut Jawa.Belum banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan. dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3. pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah dan berkuasa disana. Para ahli berpendapat bahwa prasasti ini mengadaptasi ortografi India untuk menulis prasasti ini. pendiri kemaharajaan Khmer. sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu setempat. dan Selat Karimata. Kemungkinan yang dimaksud dengan Bhumi Jawa adalah Tarumanegara. hingga Lampung. Ekspansi kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya. menjadikan Sriwijaya mengendalikan dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara. tetapi lebih memilih untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. sampai raja Khmer Jayawarman II. ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang selesai pada tahun 825. Setelah Dharmasetu.300 mil di barat. di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. Di abad ke-7. namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung oleh penguasa. Beberapa ahli masih memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya. Diketahui.[2] Di masa berikutnya. pelabuhan Champa di sebelah timur Indochina mulai mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya.[20] Sriwijaya tumbuh dan berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka. Pan Pan dan Trambralinga. yang terletak di sebelah utara Langkasuka.[8] Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara bahari. kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera.[19] Di abad ke-7 ini.

[23] Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9.. pada tahun 671 dan 695. Thailand. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar .. Antara lain pendeta dari Tiongkok I Tsing.. sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya di Nusantara. Menjelang akhir abad ke-10. I Tsing melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. Palembang. Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia. seorang sarjana Buddha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet dalam kertas kerjanya Durbodhāloka menyebutkan ditulis pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa penguasa Sriwijayanagara di Malayagiri di Suvarnadvipa. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik.77 meter.[21] Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan. yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha.[22] Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India. Selain berita diatas. dinyatakan bahwa terdapat 1000 orang pendeta yang belajar agama Budha pada Sakyakirti. pertama oleh budaya Hindu kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 masehi... terdapat berita yang dibawakan oleh I Tsing. ditemukan di situs Bukit Seguntang. Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya.Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2. Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana. Atiśa. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. ". India. Peranannya dalam agama Budha dibuktikannya dengan membangun tempat pemujaan agama Budha di Ligor.. seorang pendeta terkenal di Sriwijaya.

Berdasarkan berbagai sumber sejarah. anugerah Maharaja Sriwijaya untuk rakyatnya. Sumatera Selatan. Ada sumber yang menyebutkan. Prasasti Telaga Batu menggambarkan kerumitan dan . Tercatat beberapa kali raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Damaskus. sehingga beberapa kerajaan yang semula merupakan bagian dari Sriwijaya. maka seorang raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman pada tahun 718 dikabarkan tertarik untuk mempelajari Islam dan kebudayaan Arab. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". Suriah. — Gambaran Sriwijaya menurut I Tsing. sebuah masyarakat yang kompleks dan kosmopolitan yang sangat dipengaruhi alam pikiran Budha Wajrayana digambarkan bersemi di ibu kota Sriwijaya. tentunya menarik minat para pedagang dan ulama muslim dari Timur Tengah.Sabda. disaat melemahnya pengaruh Sriwijaya.[25] Budaya Arca Maitreya dari Komering. seni Sriwijaya sekitar abad ke-9 M. karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung dan berdagang di Sriwijaya.[4] Sangat dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar pusat perdagangan di Asia Tenggara.[24] sehingga mungkin kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. Pada salah satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan ulama ke istana Sriwijaya. Beberapa prasasti Siddhayatra abad ke-7 seperti Prasasti Talang Tuwo menggambarkan ritual Budha untuk memberkati peristiwa penuh berkah yaitu peresmian taman Sriksetra. kemudian tumbuh menjadi cikal-bakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak.

kayu gaharu. Sejak saat itu. Dengan berperan sebagai entreport atau pelabuhan utama di Asia Tenggara. Perak[29] dan Chaiya. persetujuan. pala. dan Borobudur. karena bahasa ini menjadi alat komunikasi bagi kaum pedagang. emas. Palembang[27]. kepulaga.[14] Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassalvassal-nya di seluruh Asia Tenggara. leluhur bahasa Melayu dan bahasa Indonesia modern. bahasa Melayu kuno telah digunakan di Nusantara. seperti berbagai arca Budha yang ditemukan di Bukit Seguntang. Beberapa arca-arca bersifat Budhisme. Ditandai dengan ditemukannya berbagai prasasti Sriwijaya dan beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuno di tempat lain. cengkeh. Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. seperti Candi Kalasan.[31] Perdagangan Model kapal Sriwijaya tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur. Candi Muara Takus. dan timah. candi di Sumatera terbuat dari bata merah. Di dunia perdagangan. Semua prasasti ini menggunakan bahasa Melayu Kuno.[30] dan arca Maitreya dari Komering. dan Biaro Bahal. Semua arca-arca ini menampilkan keanggunan dan langgam yang sama yang disebut "Seni Sriwijaya" atau "Langgam/Gaya Sriwijaya" yang memperlihatkan kemiripan — mungkin diilhami — oleh langgam Amarawati India dan langgam Syailendra Jawa (sekitar abad ke-8 sampai ke-9). dan arca-arca Bodhisatwa Awalokiteswara dari Jambi[28]. Akan tetapi tidak seperti candi periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit. seperti yang ditemukan di pulau Jawa. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditas seperti kapur barus. Sejak abad ke-7. Sangat berbeda dengan episode Sriwijaya di Jawa Tengah saat kepemimpinan wangsa Syailendra yang banyak membangun monumen besar. Candi Sewu. dengan mendapatkan restu. Hubungan dagang yang dilakukan berbagai suku bangsa Nusantara menjadi wahana penyebaran bahasa Melayu. Candi-candi Budha yang berasal dari masa Sriwijaya di Sumatera antara lain Candi Muaro Jambi. Sriwijaya hanya meninggalkan sedikit tinggalan purbakala di jantung negerinya di Sumatera. bahasa Melayu menjadi lingua franca dan digunakan secara meluas oleh banyak penutur di Kepulauan Nusantara. gading. yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India. sementara Prasasti Kota Kapur menyebutkan keperkasaan balatentara Sriwijaya atas Jawa. yakni dengan penguasaan atas Selat Malaka dan Selat Sunda.[26] Meskipun disebut memiliki kekuatan ekonomi dan keperkasaan militer.tingkatan jabatan pejabat kerajaan. Sumatera Selatan. dan perlindungan dari Kaisar China . Bidor.

dan bandar Kedah dan Chaiya di semenanjung Melaya adalah beberapa bandar pelabuhan yang ditaklukan dan diserap kedalam lingkup pengaruh Sriwijaya. perdagangan dengan luar negeri cukup marak. Cadik tunggal atau cadik ganda adalah ciri khas perahu bangsa Austronesia dan perahu bercadik inilah yang membawa bangsa Austronesia berlayar di seantero Asia Tenggara. Mungkin angkatan laut penyerbu yang dimaksud adalah armada Sriwijaya. kembali ke Sriwijaya dengan membawa hadiah Zanji (budak wanita berkulit hitam). Oseania. Sriwijaya juga pernah berjaya dalam hal perdagangan sedari tahun 670 hingga 1025 M. Fungsi cadik ini adalah untuk menyeimbangkan dan menstabilkan perahu. Hal ini merupakan upaya Sriwijaya untuk menjamin monopoli perdagangan laut di Asia Tenggara dengan menggempur bandar pelabuhan pesaingnya. Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. Disebutkan dalam catatan sejarah Champa adanya serangkaian serbuan angkatan laut yang berasal dari Jawa terhadap beberapa pelabuhan di Champa dan Kamboja. dan Samudra Hindia. di antara kejatuhan dinasti Tang dan naiknya dinasti Song. karena saat itu wangsa Sailendra di Jawa adalah bagian dari mandala Sriwijaya. Tarumanagara dan pelabuhan Sunda di Jawa Barat. Sriwijaya secara otomatis juga melebarkan pengaruh dan wilayah kekuasaannya di kawasan. Selain menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok. kemaharajaan bahari yang menguasai kawasan pada kurun abad ke-7 hingga ke-13 masehi.[32] Karena alasan itulah Sriwijaya harus terus menjaga dominasi perdagangannya dengan selalu mengawasi — dan jika perlu — memerangi pelabuhan pesaing di negara jirannya. kerajaan Min dan kerajaan Nan Han dengan negeri kayanya Guangdong. Keperluan untuk menjaga monopoli perdagangan inilah yang mendorong Sriwijaya menggelar ekspedisi militer untuk menaklukkan bandar pelabuhan pesaing di kawasan sekitarnya dan menyerap mereka ke dalam mandala Sriwijaya. Sriwijaya juga menjalin perdagangan dengan tanah Arab. Sriwijaya senantiasa mengelola jejaring perdagangan bahari dan menguasi urat nadi pelayaran antara Tiongkok dan India.untuk dapat berdagang dengan Tiongkok. Kalingga di Jawa Tengah. Kemungkinan utusan Maharaja Sri Indrawarman yang mengantarkan surat kepada khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah tahun 718. . dan kemudian dari kronik Tiongkok disebutkan Shih-li-fo-shih dengan rajanya Shih-li-t-'o-pa-mo (Sri Indrawarman) pada tahun 724 mengirimkan hadiah untuk kaisar Cina. kapal kayu bercadik ganda dan bertiang layar yang melayari lautan Nusantara sekitar abad ke-8 Masehi.[33] Kejayaan bahari Sriwijaya terekam di relief Borobudur yaitu menggambarkan Kapal Borobudur.[34] Pada paruh pertama abad ke-10. berupa ts'engchi (bermaksud sama dengan Zanji dalam bahasa Arab). Kapal layar bercadik yang diabadikan dalam relief Borobudur mungkin adalah jenis kapal yang digunakan armada Sailendra dan Sriwijaya dalam pelayaran antarpulaunya. Dengan menaklukkan bandar pelabuhan negara jiran yang berpotensi sebagai pesaingnya. Bandar Malayu di Jambi. Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari Upaya Sriwijaya untuk menjamin dominasi perdagangan bahari di Asia Tenggara berjalan seiring dengan perluasan Sriwijaya sebagai sebuah kemaharajaan bahari atau thalasokrasi. terutama Fujian. Kota Kapur di pulau Bangka.

keduanya berasal dari Kalinga di selatan India. Sementara pada prasasti Sojomerto dijumpai nama Dapunta Selendra.Sebagai kemaharajaan bahari. prasasti Ligor di selatan Thailand. dan prasasti Nalanda di India. Sriwijaya kebanyakan menerapkan kedaulatannya di kawasan pesisir pantai dan kawasan sungai besar yang dapat dijangkau armada perahu angkatan lautnya di wilayah Nusantara. hal ini merupakan sebuah petunjuk bahwa penduduk Madagaskar dikoloni oleh penduduk yang berasal dari Sriwijaya. Berdasarkan penelitian DNA mitokondria. pengaruh Sriwijaya jarang masuk hingga jauh di wilayah pedalaman.[39] Hubungan dengan wangsa Sailendra Candi Borobudur. didasarkan atas Carita Parahiyangan[42] kemudian dikaitkan dengan beberapa prasasti lain di Jawa yang berbahasa Melayu Kuna di antaranya prasasti Sojomerto.[36] Migrasi ke Madagaskar diperkirakan terjadi 1200 tahun yang lalu sekitar kurun tahun 830 M.[37] Bahasa Malagasy mengandung kata serapan dari bahasa Sansekerta dengan modifikasi linguistik melalui bahasa Jawa dan bahasa Melayu.[14] Majumdar berpendapat dinasti Sailendra ini terdapat di Sriwijaya (Suwarnadwipa) dan Medang (Jawa).[38] Periode kolonisasi Madagaskar bersamaan dengan kurun ketika Sriwijaya mengembangkan jaringan perdagangan bahari di seantero Nusantara dan Samudra Hindia. suku pribumi Malagasy dapat merunut silsilah mereka kepada 30 perempuan perintis yang berlayar dari Indonesia 1200 tahun yang lalu.[43][44] Hubungan dengan kekuatan regional .[41] Sementara Poerbatjaraka berpendapat bahwa dinasti ini berasal dari Nusantara. Para peneliti meyakini mereka adalah pemukim asal Kerajaan Sriwijaya. Walau asal-usul dinasti ini masih diperdebatkan sampai sekarang. bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar adalah orang Indonesia. menyebabkan salah satu keluarga dalam dinasti ini pindah ke Jawa. pembangunannya diselesaikan pada masa Samaratungga Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wangsa Sailendra Munculnya keterkaitan antara Sriwijaya dengan dinasti Sailendra dimulai karena adanya nama Śailendravamśa pada beberapa prasasti di antaranya pada prasasti Kalasan di pulau Jawa. dengan pengecualian pulau Madagaskar.[35] Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Proceedings of The Royal Society. Diduga penduduk yang berasal dari Sriwijaya telah mengkoloni dan membangun populasi di pulau Madagaskar yang terletak 3300 mil atau 8000 kilometer di sebelah Barat di seberang Samudra Hindia.[40] Kemudian Moens menambahkan kedatangan Dapunta Hyang ke Palembang.

[45] Pada tahun 100 Hijriyah (718 Masehi) Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirimkan sepucuk surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Kekhalifahan Umayyah. Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz. yang aroma harumnya menyebar hingga 12 mil. Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China. yang isterinya pun adalah cucu dari ribuan raja. melainkan hanya menunjukkan hasrat sang raja untuk mengenal dan mempelajari berbagai hukum. Thailand Selatan. yang berisi permintaan kepada Khalifah untuk mengirimkan ulama yang dapat menjelaskan ajaran dan hukum Islam kepadanya.[34] Peristiwa ini membuktikan bahwa Sriwijaya telah menjalin hubungan diplomatik dengan dunia Islam atau dunia Arab.Pagoda Borom That bergaya Sriwijaya di Chaiya. Kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya. yang kebun binatangnya dipenuhi ribuan gajah. dan Timur Tengah. Kepada Raja Arab yang tidak menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. sebagai ibu kota kerajaan tersebut. yang wilayah kekuasaannya terdiri dari dua sungai yang mengairi tanaman lidah buaya. Pada masa awal." — Surat Maharaja Sriwijaya. dan jeruk nipis. Pengaruh Sriwijaya nampak pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya . budaya. dan adat-istiadat dari berbagai rekan perniagaan dan peradaban yang dikenal Sriwijaya saat itu. yakni Tiongkok. rempah wangi. India. Meskipun demikian surat ini bukanlah berarti bahwa raja Sriwijaya telah memeluk agama Islam. pala. dan secara teratur mengantarkan utusan beserta upeti. Banyak sejarawan mengklaim bahwa Chaiya. di propinsi Surat Thani. Thailand. Untuk memperkuat posisinya atas penguasaan kawasan Asia Tenggara. Kuharap engkau sudi mengutus seseorang untuk menjelaskan ajaran Islam dan segala hukum-hukumnya kepadaku. Dalam surat itu tertulis: " Dari Raja sekalian para raja yang juga adalah keturunan ribuan raja. Aku telah mengirimkan kepadamu bingkisan yang tak seberapa sebagai tanda persahabatan.

tindakan yang kemudian dibalas dengan penghancuran Medang pada tahun 1006 oleh Raja Wurawari atas dorongan Sriwijaya. Dari prasasti Leiden disebutkan raja Sriwijaya di Kataha Sri Mara-Vijayottunggawarman telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma. pada prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. membantu perbaikan candi dekat Kanton pada tahun 1079.[6] Masa keemasan .[46] Balaputra berkuasa di Palembang. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai raja San-fo-ts'i. di mana raja Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta dikeluarkannya pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma tersebut. Pada kurun waktu tertentu wangsa Sailendra sebagai anggota mandala Sriwijaya mengambil kendali kekuasaan. bahwa haknya menjadi raja Jawa dirampas Rakai Pikatan. Thatong (Kanchanadit). Pada masa dinasti Song candi ini disebut dengan nama Tien Ching Kuan. Setelah kejatuhan Sriwijaya. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. raja Pala di India.[48] Sriwijaya juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala. menjadi Maharaja Sriwijaya dan memerintah dari Jawa. dan Khirirat Nikhom. Relasi dengan Dinasti Chola di selatan India juga cukup baik. hubungan antara Sriwijaya dan Medang memburuk.Sriwijaya. dan pada masa dinasti Yuan disebut dengan nama Yuan Miau Kwan. Chaiya terbagi menjadi tiga kota yakni (Mueang) Chaiya. Kemudian hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I. yaitu Sumatera dan Jawa. Seperti disebutkan sebelumnya. Akan tetapi akibat pertikaian suksesi singgasana Sailendra antara Balaputradewa melawan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani. Sriwijaya di Sumatra menjalin persekutuan melalui hubungan perkawinan dengan Wangsa Sailendra di Jawa. Dalam prasasti Nalanda yang bertarikh 860 Balaputra menegaskan asal-usulnya sebagai keturunan raja Sailendra di Jawa sekaligus cucu Sri Dharmasetu raja Sriwijaya. Dengan kata lain ia mengadukan kepada raja Dewapaladewa. dan permusuhan ini diwariskan hingga beberapa generasi berikutnya. namun menjadi buruk setelah Rajendra Chola I naik tahta yang melakukan penyerangan pada abad ke-11. Maka Wangsa Sailendra berkuasa sekaligus atas Sriwijaya dan Kerajaan Medang.[47] Persaingan antara Sriwijaya di Sumatera dan Medang di Jawa ini kian memanas ketika raja Dharmawangsa Teguh menyerang Palembang pada tahun 990.

memungut cukai. Disebutkan kapal yang tercepat dalam waktu dua tahun pun tidak cukup untuk mengelilingi seluruh pulau wilayahnya. Thailand. dan India. Dalam catatan itu.[51] Catatan lain menuliskan bahwa Sriwijaya maju dalam bidang agraris.[50] Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda. Sriwijaya mengumpulkan kekayaannya dari jasa pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok. Hasil bumi Sriwijaya adalah kapur barus. kayu gaharu. kapulaga. Jambi. Kamboja. Al Masudi. digambarkan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar yang kaya raya. melindungi kapalkapal dagang. jalur perdagangan. seorang musafir (pengelana) sekaligus sejarawan Arab klasik menulis catatan tentang Sriwijaya. Vietnam.[49] Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi. Abu Zaid menulis bahwasanya Kerajaan Zabaj (Sriwijaya - . antara lain: Sumatera. seorang pedagang Arab. Pada tahun 955 M. menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi. Jawa.Arca emas Avalokiteçvara bergaya Malayu-Sriwijaya. dengan tentara yang sangat banyak. Semenanjung Malaya. Kemaharajaan Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim. Ini disimpulkan dari seorang ahli dari Bangsa Persia yang bernama Abu Zaid Hasan yang mendapat keterangan dari Sujaimana. cengkeh.[2] dan Filipina. pala. serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan kekuasaanya. pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. ditemukan di Rantaukapastuo. Indonesia. Muarabulian. menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan bea dan cukai atas setiap kapal yang lewat. Sriwijaya disebut dengan nama Sribuza. Berdasarkan sumber catatan sejarah dari Arab. kayu cendana. gambir dan beberapa hasil bumi lainya. Mengandalkan hegemoni pada kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran.

Ia meminta kaisar Song agar Tiongkok memberi perlindungan kepada San-fo-tsi. Pada tahun 1003. Sriwijaya memperlihatkan kegigihan persekutuan mandalanya. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus).[52] Sri Cudamani Warmadewa kembali memperlihatkan kecakapan diplomasinya. karena negerinya diserang oleh balatentara Jawa.[52] Pada musim semi tahun 992 duta Sriwijaya tersebut mencoba pulang namun kembali tertahan di Champa karena negerinya belum aman.[54] Serangan dari Medang ini membuka mata Sriwijaya betapa berbahayanya ancaman Jawa. Ia dikirim oleh rajanya yang naik takhta tahun 991. Maharaja Sriwijaya. di mana Haji Wurawari dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan Sriwijaya.[11] Sriwijaya menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara sepanjang abad ke-10. Kaisar Tiongkok yang berbesar hati dengan persembahan itu menamai candi itu cheng tien wan shou dan menganugerahkan genta yang akan dipasang di candi itu. Kedua negeri itu saling mengirim duta besar ke Tiongkok. ia mengirimkan utusan ke Tiongkok dan mengabarkan bahwa di negerinya telah selesai dibangun sebuah candi Buddha yang didedikasikan untuk mendoakan agar Kaisar Tiongkok panjang usia.[6][48] Masa penurunan . berhasil lolos keluar dari ibu kota dan berkeliling menghimpun kekuatan dan bala bantuan dari sekutu dan raja-raja bawahannya untuk memukul mundur tentara Jawa. Serangan dari Jawa ini diduga berlangsung sekitar tahun 990-an. memenangi dukungan Tiongkok dengan cara merebut hati Kaisarnya. Rangkaian serangan dari Jawa ini pada akhirnya gagal karena Jawa tidak berhasil membangun pijakan di Sumatera. Dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya. Prasasti Hujung Langit tahun 997 kembali menyebutkan adanya serangan Jawa terhadap Sumatera. akan tetapi pada akhir abad ini Kerajaan Medang di Jawa Timur tumbuh menjadi kekuatan bahari baru dan mulai menantang dominasi Sriwijaya. San-fo-tsi dan Cho-po terlibat persaingan untuk menguasai Asia Tenggara. sedangkan Kerajaan Medang di Jawa dengan nama Cho-po.[52] Kerajaan Medang berhasil merebut Palembang pada tahun 992 untuk sementara waktu. namun kemudian pasukan Medang berhasil dipukul mundur oleh pasukan Sriwijaya. Berita Tiongkok dari Dinasti Song menyebut Kerajaan Sriwijaya di Sumatra dengan nama San-fo-tsi. Dikisahkan bahwa. Utusan San-fo-tsi yang berangkat tahun 988 tertahan di pelabuhan Kanton ketika hendak pulang. maka Maharaja Sriwijaya pun menyusun siasat balasan dan berusaha menghancurkan Kerajaan Medang. Raja baru Jawa tersebut adalah Dharmawangsa Teguh. bertahan dan berjaya memukul mundur angkatan laut Jawa. Utusan Jawa juga tiba di Tiongkok tahun 992. yaitu peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur. Sriwijaya disebut-sebut berperan dalam menghancurkan Kerajaan Medang di Jawa. yaitu antara tahun 988 dan 992 pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa. Sri Cudamani Warmadewa. pada tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan terbunuhnya raja Medang terakhir Dharmawangsa Teguh.sebutan Sriwijaya oleh bangsa Arab pada masa itu-) memiliki tanah yang subur dan kekuasaaan yang luas hingga ke seberang lautan.[53] (Candi Bungsu. Menguasai ibu kota di Palembang tidak cukup karena pada hakikatnya kekuasaan dan kekuatan mandala Sriwijaya tersebar di beberapa bandar pelabuhan di kawasan Selat Malaka.

pajak berkurang dan memperlemah ekonomi dan posisi Sriwijaya. yang ketika pada saat itu Sriwijaya diserang Kerajaan Chola mereka bermigrasi ke Kalimantan Selatan.[58] Kawasan Sriwijaya dalam prasasti Tanjore Nama kawasan Pannai Malaiyur Mayirudingam Ilangasogam Langkasuka Keterangan Pannai Malayu . Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk tetap berkuasa selama tetap tunduk kepadanya. Berdasarkan prasasti Tanjore bertarikh 1030. namun Kerajaan Tanjungpura disebutkan dikelola oleh pelarian orang Melayu Sriwijaya.Sebuah lukisan dari Siam menunjukkan penyerangan Chola di Kedah. Karena adanya pengendapan lumpur di Sungai Musi dan beberapa anak sungai lainnya.[11] Kerajaan Tanjungpura dan Nan Sarunai di Kalimantan adalah kerajaan yang sezaman dengan Sriwijaya.[55] Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita utusan San-fo-ts'i ke Cina tahun 1028. Kota Palembang semakin menjauh dari laut dan menjadi tidak strategis. seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh dinasti Chola.[57] Akibatnya. Rajendra Chola I.[56] Faktor lain kemunduran Sriwijaya adalah faktor alam. mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya. Tahun 1017 dan 1025. India selatan. sehingga kapal-kapal dagang yang tiba di Palembang semakin berkurang. Kerajaan Chola telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya. Akibat kapal dagang yang datang semakin berkurang. raja dari dinasti Chola di Koromandel. Selama beberapa dekade berikutnya. seperti wilayah Nikobar dan sekaligus berhasil menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu itu SangramaVijayottunggawarman.

[59] Ekspedisi Chola mengubah jalur perdagangan dan melemahkan Palembang. catatan Cina menunjukkan bahwa Sriwijaya mengirimkan duta besar pada Cina. Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha dan Hindu. sampai Jawa bagian barat. Ligor. dan memiliki 15 daerah bawahan yang meliputi.[6][13] . Pa-lin-fong (Palembang). Beberapa daerah taklukan melepaskan diri. Selanjutnya dalam berita Cina yang berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada tahun 1082 masih mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan Kaisar Yuan Fong.[59] Ini menunjukkan bahwa ibu kota Sriwijaya selalu bergeser dari satu kota maupun kota lainnya selama periode tersebut. Pong-fong (Pahang).[2] Pengaruh invasi Rajendra Chola I. Sumatera. rumbia. dan Sin-t'o (Sunda). Tan-ma-ling (Tambralingga. yang memungkinkan Jambi untuk mengambil kepemimpinan Sriwijaya pada abad ke-11. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja Kien-pi bawahan San-fo-tsi.[60] Berdasarkan sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi[61] yang ditulis pada tahun 1178. serta menyerahkan pula 227 tahil perhiasan.Mappappalam Mevilimbangam Valaippanduru Takkolam Madamalingam Ilamuri-Desam Nakkavaram Kadaram Tambralingga Lamuri Nikobar Kedah Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) raja dinasti Chola disebut juga sebagai raja San-fo-ts'i. pantai timur Semenanjung Malaya). Ts'ien-mai (Semawe. Si-lan (Kamboja). Fo-lo-an (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang).[59] Khususnya pada tahun 1079. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa pada tahun 1079. pantai timur semenanjung malaya). Chou-JuKua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggara terdapat dua kerajaan yang sangat kuat dan kaya. yakni San-fo-ts'i dan Cho-po (Jawa). Pada tahun 1079 dan 1088. Kemudian juga mengirimkan utusan berikutnya pada tahun 1088. Kien-pi (Jambi). Lan-wu-li (Lamuri di Aceh). Kilantan (Kelantan). Ling-ya-si-kia (Langkasuka). yang kemudian mengirimkan utusan untuk membantu perbaikan candi dekat Kanton. yang merupakan surat dari putri raja yang diserahi urusan negara San-fo-tsi. Kia-lo-hi (Grahi. sampai muncul Dharmasraya dan Pagaruyung sebagai kekuatan baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai dari kawasan Semenanjung Malaya. Tong-ya-nong (Terengganu). dan 13 potong pakaian. pantai timur semenanjung malaya). Chaiya sekarang. terhadap hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah. Pa-t'a (Sungai Paka. Ji-lo-t'ing (Cherating. sedangkan rakyat San-fo-ts'i memeluk Budha. selatan Thailand). masing-masing duta besar tersebut mengunjungi Cina. selatan Thailand).

yang dapat dianggap sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya terdapat vihara untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya.[62] Kadātuan dapat bermakna kawasan dātu. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di Dharmasraya sebagaimana yang tertulis pada prasasti Padang Roco. yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat . Begitu juga dalam Nagarakretagama yang menguraikan tentang daerah jajahan Majapahit. Hal ini karena dalam Pararaton telah disebutkan Malayu. juga sudah tidak menyebutkan lagi nama Sriwijaya untuk kawasan yang sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya. (tnah rumah) tempat tinggal bini hāji. Kitab ini mengisahkan bahwa Kertanagara raja Singhasari. Dari daftar 15 negeri bawahan San-fotsi tersebut. mandala dan bhūmi. melainkan telah identik dengan Dharmasraya. tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy) sebagai kawasan yang mesti dijaga.Namun demikian. Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan manuskrip yang terdapat pada prasasti Grahi. dan mengenal stratatifikasi sosial. Menurut Casparis. ternyata adalah wilayah jajahan Kerajaan Dharmasraya. mengirim sebuah ekspedisi Pamalayu atau Pamalayu. Struktur pemerintahan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prasasti Telaga Batu Prasasti Telaga Batu Masyarakat Sriwjaya sangat majemuk. vanua. dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung informasi penting tentang kadātuan. samaryyāda. Kadātuan ini dikelilingi oleh vanua.[11] Pembentukan satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas politik Sriwijaya. dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa kepada raja Melayu. Kadātuan dan vanua ini merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri. samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua. istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak lagi identik dengan Sriwijaya. Walaupun sumber Tiongkok tetap menyebut San-fo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan Laut Cina Selatan.

pratisra.[20] Menurut kronik Cina Hsin Tang-shu. Penguasa Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja. Penaklukan Malayu. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Catatan perjalanan I Tsing pada tahun 671-685. Seperti yang diterangkan diatas. bhupati (bupati). budak raja). dan dalam lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra mahkota). maka kemungkinan Kerajaan Sriwijaya dibagi menjadi dua. Karang Brahi dan Palas Pasemah Utusan ke Tiongkok 702-716. Menurut Prasasti Telaga Batu. waniyaga.[Note 1] Adyaksi nijawarna/wasikarana (pembuat pisau). Dapunta Hyang punya dua orang anak yang diberi gelar putra mahkota.[20] Adapun. penaklukan Jawa Prasasti Kedukan Bukit (683).[44] Raja yang memerintah Para Maharaja Sriwijaya[2][6] Prasasti. pemimpin. senopati (komandan pasukan). jabatan dan pekerjaan yang diceritakan tersebut adalah raja putra (putra raja yang keempat).bermaksud kawasan pedalaman. pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) dan rājakumāra (pewaris berikutnya). pratiyuvarāja (putra mahkota kedua). sthapaka (pemahat).[63] Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan dalam struktur pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya. Kota Kapur (686). yakni yuvarāja (putra mahkota). kayastha (juru tulis). puwaham (nakhoda kapal). Talang Tuo (684). 724 Utusan ke Khalifah Muawiyah I dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tahun Nama Raja Ibukota 671 Dapunta Hyang atau Sri Jayanasa Srivijaya Shih-li-fo-shih Sri Indrawarman 702 Shih-li-t-'o-pa-mo Sriwijaya Shih-li-fo-shih . tukang cuci. dan dandanayaka (hakim). Kemudian terdapat juga Tuha an watak wuruh (pengawas kelompok pekerja).[20][63] Maka dari itu. Sriwijaya yang begitu luas dibagi menjadi dua. Ahmad Jelani Halimi (profesor di Universiti Sains Malaysia) mengatakan bahwa untuk mencegah perpecahan di antara anak-anaknya itulah. Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan Sriwijaya. marsi haji. diceritakan pula bermacam-macam jabatan dan pekerjaan yang ada di zaman Sriwijaya. selain diceritakan kutukan raja Sriwijaya kepada siapa saja yang menentang raja. dan hulu haji (peniaga.

selatan Thailand dan menaklukkan Kamboja Pindah ke Jawa Wangsa Sailendra (Jawa Tengah atau mengantikan Wangsa Sanjaya Yogyakarta) Prasasti Kelurak 782 di sebelah utara kompleks Candi Prambanan Prasasti Kalasan tahun 778 di Candi Kalasan 782 Samaragrawira atau Rakai Warak Samaratungga atau Rakai Garung Jawa Prasasti Nalanda dan prasasti Mantyasih tahun 907 Prasasti Karang Tengah tahun 824.Tahun Nama Raja Rudra Vikraman Ibukota Sriwijaya Prasasti. & 962 Utusan ke Tiongkok 980 & 778 Dharanindra atau Rakai Panangkaran Jawa 792 840 . Jawa 825 menyelesaikan pembangunan candi Borobudur Kebangkitan Wangsa Sanjaya. India 861959 960 980 Sri Udayaditya Warmadewa Se-li-hou-ta-hia-li-tan Sriwijaya San-fo-ts'i Belum ada berita pada periode ini Utusan ke Tiongkok 960. Rakai Pikatan Kehilangan kekuasaan di Jawa. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Utusan ke Tiongkok 728-742 728 Lieou-t'eng-wei-kong 743774 775 Sri Maharaja Sriwijaya Shih-li-fo-shih Belum ada berita pada periode ini Prasasti Ligor B tahun 775 di Nakhon Si Thammarat. dan kembali ke Suwarnadwipa 856 Balaputradewa Suwarnadwipa Prasasti Nalanda tahun 860.

Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. Catatan Atiśa. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa 983: dengan raja. Utusan ke Tiongkok 988-9921003. Ha-ch'i-suwa-ch'a-p'u (Haji Sumatrabhumi (?)). pembangunan candi untuk kaisar Cina yang diberi nama cheng tien wan shou Prasasti Leiden & utusan ke Tiongkok 1008 Utusan San-fo-ts'i ke Tiongkok 1017: dengan raja. India Dibawah Dinasti Chola dari Koromandel Utusan San-fo-ts'i dengan raja Kulothunga Chola I (Ti-huaka-lo) ke Tiongkok 1079 membantu memperbaiki candi Tien Ching di Kuang Cho (dekat Kanton) Utusan San-fo-ts'i dari Kien-pi (Jambi) ke Tiongkok 1082 dan 1088 Belum ada berita Laporan Chou-Ju-Kua dalam 1030 1079 1082 10891177 1178 . Tanjore. Hie-tche (Haji) Sri Cudamani Warmadewa 988 Se-li-chu-la-wu-ni-fuma-tian-hwa Sri MaraVijayottunggawarman Se-li-ma-la-pi Sriwijaya Malayagiri (Suwarnadwipa) San-fo-ts'i 990 Jawa menyerang Sriwijaya. gelar haji biasanya untuk raja bawahan San-fo-ts'i Kataha 1008 1017 1025 SangramaVijayottunggawarman Sriwijaya Kadaram Diserang oleh Rajendra Chola I dan menjadi tawanan Prasasti Tanjore bertarikh 1030 pada candi Rajaraja.

Warisan terpenting Sriwijaya mungkin adalah bahasanya. kaum nasionalis Indonesia juga mengagungkan Sriwijaya sebagai sumber kebanggaan dan bukti kejayaan masa lampau Indonesia. Hal yang sama juga berlaku bagi masyarakat . Adapun Bahasa Melayu Kuno masih tetap digunakan sampai pada abad ke-14 M. Prasasti Grahi tahun 1183 di selatan Thailand Warisan sejarah Busana gadis penari Gending Sriwijaya yang raya dan keemasan menggambarkan kegemilangan dan kekayaan Sriwijaya. dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu Indonesia modern. dan berjaya pada masa lalu.[65] Tersebar luasnya Bahasa Melayu Kuno ini mungkin yang telah membuka dan memuluskan jalan bagi Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Malaysia. Meskipun Sriwijaya hanya menyisakan sedikit peninggalan arkeologi dan keberadaanya sempat terlupakan dari ingatan masyarakat pendukungnya. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa buku Chu-fan-chi berisi daftar koloni San-fo-ts'i 1183 Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa Dharmasraya Dibawah Dinasti Mauli. Kerajaan Melayu. Keluhuran Sriwijaya telah menjadi inspirasi seni budaya. tumbuh. khususnya bagi penduduk kota Palembang. pernah bangkit. Selama berabad-abad.[67] Kegemilangan Sriwijaya telah menjadi sumber kebanggaan nasional dan identitas daerah.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. berupa kemaharajaan yang terdiri atas persekutuan kerajaan-kerajaan bahari.[66] Di samping Majapahit. setidaknya di kawasan pesisir. seperti lagu dan tarian tradisional Gending Sriwijaya. penemuan kembali kemaharajaan bahari ini oleh Coedès pada tahun 1920-an telah membangkitkan kesadaran bahwa suatu bentuk persatuan politik raya. kekuatan ekononomi dan keperkasaan militernya telah berperan besar atas tersebarluasnya penggunaan Bahasa Melayu Kuno di Nusantara. Sumatera Selatan. Bahasa ini menjadi bahasa kerja atau bahasa yang berfungsi sebagai penghubung (lingua franca) yang digunakan di berbagai bandar dan pasar di kawasan Nusantara.

5.V. Sriwijaya Air (maskapai penerbangan). J. George (1918). ISBN 90-04-04172-9. 2.W. Palembang. George (1930). Diakses pada 20 April 2012. Tugas mereka selain itu adalah menjalankan perdagangan di pasar-pasar dan merekalah yang bertindak sebagai pengurusnya . vol.J. Sriwijaya TV. ^ a b Junjiro Takakusu. ISBN 978-979-8451-62-1. ISBN 0-300-10518-5. (1896). J. U. Stapel. 8. L’Empire Sumatranais de Crivijaya. dan nama ini juga digunakan oleh Universitas Sriwijaya yang didirikan tahun 1960 di Palembang. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient 18 (6): 1-36. dan Sriwijaya Football Club (Klab sepak bola Palembang). PT.[68][69] Catatan bawah 1. (1938). ^ Cœdès. 9. 10. ^ Krom. LKiS Pelangi Aksara. ^ Gabriel Ferrand.G. "Het Hindoe-tijdperk". Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. Paul Michel (2006). di dalam F. A. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient (BEFEO) 30: 29-80. New Haven and London: Yale University Press. Amsterdam: N.selatan Thailand yang menciptakan kembali tarian Sevichai yang berdasarkan pada keanggunan seni budaya Sriwijaya. Slamet (2006).[64] Rujukan 1. Taufik. ^ Cœdès. 6. hlm. ^ a b c d e f g h i j k l Munoz. Part 1500. Upacara pembukaan ini menampilkan tarian kolosal yang bertajuk "Srivijaya the Golden Peninsula" menampilkan tarian tradisional Palembang dan juga replika ukuran sebenarnya perahu Sriwijaya untuk menggambarkan kejayaan kemaharajaan bahari ini. "Perahu Kuno Kerajaan Sriwijaya Ditemukan di Sumatera Selatan ". Indonesian palaeography: a history of writing in Indonesia from the beginnings to C. "Les inscriptions malaises de Çrivijaya". (1975). Sriwijaya. ed. ^ Casparis. Imprimerie Nationale. dan merayakan kemaharajaan Sriwijaya yang gemilang. Di Indonesia. Oxford. A record of the Buddhist Religion as Practised in India and the Malay Archipelago AD 671-695. Stapel. ^ a b c Taylor. ^ a b c Wijaya. Indonesia: Peoples and Histories. 3. Demikian pula Kodam II Sriwijaya (unit komando militer). Singapore: Editions Didier Millet. ―Textes Chinois‖ 4. Jean Gelman (2003). 7. . Pada tanggal 11 November 2011 digelar upacara pembukaan SEA Games 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya. I p. (1922). 24 Maret 2012. London. by I-tsing. 149. Stadion Gelora Sriwijaya. Semuanya dinamakan demikian untuk menghormati. PT Pupuk Sriwijaya (Perusahaan Pupuk di Sumatera Selatan). ISBN 9814155-67-5. Sriwijaya Post (Surat kabar harian di Palembang). Paris. ^ a b c d e f g h Muljana.W. N. memuliakan. ^ Tuha an watak wuruh juga bersifat pengurus perdagangan dan pertukangan.M. F. Geschiedenis van Nederlandsch Indië. Brill. Joost van den Vondel. nama Sriwijaya telah digunakan dan diabadikan sebagai nama jalan di berbagai kota. E. "Le Royaume de Çriwijaya".

Ribuan Nata.com. ^ a b Azra. MA. The Indianized States of Southeast Asia. 9. 9-11 November 2006 29. 36. Sriwijaya: history. Nugroho Notosusanto. Cahyo Sulistianingsih. ^ a b c d Sucipto 2009. 37. Islam in the Indonesian world: an account of institutional formation. . Edisi Pemuktahiran. ^ Halimi 2008. PT Balai Pustaka. Bandung: Grasindo. "Kerajaan Sriwijaya. H. Suwarno. Azyumardi Azra. hlm. Diakses pada 20 April 2012. Sejarah nasional Indonesia: Jaman kuna. filosofis & sosio-yuridis kenegaraan. hlm. ^ a b c d Susanti. 86.11. Sejarah untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas: Program Bahasa. Photograph and artifact exhibition of Muara Jambi Archaeological site. Diakses pada 7 Juli 2010. Kelas VII. 28. hlm. Dini. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. Early Indian Influences in Southeast Asia 30. ^ Sucipto 2009. ^ KaalaChaKra. Zainal Abidin (1979). ^ Prof. Lonely Planet. ISBN 979407408X 19. Beberapa Situs dan Temuannya". ^ Marwati Djoened Poesponegoro. "Penghuni Pertama Pulau Madagaskar Berasal dari Kerajaan Sriwijaya ". ^ Supratna. R. 17. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. 34. found in Chaiya. Diakses pada 23 Maret 2012.com. (2002). ^ P. Discovery. Kanisius. ISBN 9839961411. PT Balai Pustaka. J. ISBN 0-8248-0368-X. Yusuf Ali (August 2011). hlm. ^ George Coedès. ^ Srivijaya Art In Thailand 32. PELAJARAN IPS-SEJARAH BILINGUAL:Untuk SMP/MTs. Azyumardi (2006). ^ Melayu Online: Bambang Budi Utomo 27. Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia 2. ^ Titik Temu. 12. ^ Ahmad Rapanie. ^ Bridgeman: Avalokitesvara figure from the Srivijaya Period. (1992). ^ Collins 2005. 26. hlm. 25. Nana (2008). ISBN 979-413-290-X. 13. George (1996). University of Hawaii Press. 30. Ilmu politik Islam V. 18. Thailand. Jakarta: Mizan. ^ a b Soekmono. Bandung: CV. ^ Cœdès. 23. ^ "History of Madagascar". hlm. ISBN 979-758-597-2. Bulan Bintang. 8. ^ a b c Marwati Djoened Poesponegoro. MBRAS. Muhammad. Diakses pada 18 April 2012. Sejarah Nasional Indonesia II (6 Seri). Kanisius. 20. Rohman. (1993). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. ^ Ahmad. ISBN 978-979-543-708-6. religion & language of an early Malay polity : collected studies. ISBN 979-407-408-X 15. Mizan Pustaka. Louis-Charles Damais. Nugroho Notosusanto. Brill Archive 16.. 35. 121. 17 April 2012. 22. 24. (1992). YRAMA WIDYA. ^ Bukit Siguntang 28. Jejak Peradaban di Tepi Batanghari. Bentara Budaya Jakarta. (1994). Pancasila budaya bangsa Indonesia:Penelitian Pancasila dengan pendekatan historis. 33. ^ Iqbal. ^ "Madagascar Founded By Women". 21. 14. ISBN 979413967X. Museum Negeri Sumatera Selatan. ^ Collins 2005. (1993). ISBN 979-433-430-8. Dr. Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang. 9th-10th century (bronze) 31.

151. ^ Kulke. Bulletin de l’École Française d’Extreme Orient 80 (1): 159-180. J. 41. "An Early Age of Commerce in Southeast Asia. Slamet (2006). ^ Majumdar. II. 110-111. Sriwijaya. Vol. ^ Munoz 2006. Jainal D. ed. Quezon City: CARE Minorities. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient XXXIII: 121-144. LKiS Pelangi Aksara.W. Agonies and Dreams: The Filipino Muslims and Other Minorities". de Çailendra-en de Sanjāyavança". ed. ^ Muljana. 44. ^ Sucipto 2009. ISBN 978-979-8451-62-1. 61. PT. Wolters.. (1935).38. Diakses pada 25 Agustus 2012. (1993). Diakses pada 23 Maret 2012. Budaya bahari. hlm. Brill Archive 55. 49. Institute of Southeast Asian. "Kerajaan Nan Sarunai". Melayu online. Prasasti Indonesia I. 65. 53... (1967). ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. p. 43. hlm. Djoko (2005). F. hlm. ^ Halimi 2008. F. "Çriwijaya. "Kadātuan Śrīvijaya‘—Empire or Kraton of Śrīvijaya? A Reassessment of the Epigraphic Data". (2009). R. Nagapattinam to Suvarnadwipa: reflections on Chola naval expeditions to Southeast Asia. 63. Bandung: Masa Baru. F. (2003). ^ Moensr. 58. 51. 12. Chao Ju-kua. H. His Work on the Chinese and Arab Trade in the Twelfth and Thirteen centuries. 50. 167.. 40. H. A. ^ Sastri K. Early Indonesian Commerce: a study of the origins of Śrīvijaya. ^ Wade. ^ a b c Munoz 2006. hlm. W. Diakses pada 23 Maret 2012. ^ Muljana. 62. 165. BKI 114: 254-264. "Le rois Çriwijaya de Suvarnadvipa". St Petersburg. 59. R.C. ^ a b Halimi 2008.org. ^ Boechari (1966). 252.D. Early Kingdoms. ^ Rasul. "Çriwijaya. Gramedia Pustaka Utama. Sriwijaya. 21 Maret 2012. 45. (1933). ISBN 981-230-936-5.. J. ^ Hirth. (1956). Geoffrey (2009). ^ a b Munoz 2006. Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th century A. (1937). hlm. Proceedings of The Royal Society B. 46. ^ a b c Munoz. pages 77. ^ a b Casparis. ^ "Wanita Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar". Slamet (2006). ISBN 979-221351-1. 42. hlm. 150.. hlm. Diakses pada 16 Januari 2013. ^ Pramono. 120. 47. ^ "A small cohort of Island Southeast Asian women founded Madagascar".eastwestcenter. ^ O. ISBN 978-979-8451-62-1. ^ Suriansyah Ideham. Cornell University Press. 60. (2007:17). TBG LXXVII: 317-487. ^ Collins 2005.L. ^ Kulke. University of Madras. 39. . Diarsipkan dari yang asli pada 25 Agustus 2012. hlm. (1911). Ithaca. MISI III: 241-251. hlm. Stapel. LKiS Pelangi Aksara. ^ Poerbatjaraka. hlm.C. N. www. Stapel. 48. Yogyakarta: PT. ^ Southeast Asia Digital Library: About Malay 66. 54. The Cholas. Yahoo News Indonesia. 29.. "Preliminary report on the discovery of an Old malay inscription at Sojomerto". 64. 122. entitled Chu-fan-chi.N. 52.W. 56. (1956). Yāva en Katāha". 57. 900–1300 CE". ^ De Casparis.

Boulder: Westview Press. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. Yogyakarta: LKiS. 1955. Buddhist Empires (Inggris) Śrīwijaya: A Centre of Learning? [tampilkan] l•b•s Sumber sejarah berkaitan dengan Sriwijaya [tampilkan] l•b•s Kerajaan di Sumatera [tampilkan] l•b•s Sejarah kekaisaran di dunia Kategori:  Pendirian tahun 600-an . R. A. Southeast Asia: Past and Present. Sucipto (2009). Sejarah dan Tamadun Bangsa Melayu [Sejarah dan Peradaban Bangsa Melayu].com (Indonesia) Balai Arkeologi Palembang dan Sriwijaya Society (Inggris) Sejarah Melayu. Suminto. (2000). ^ Smith. G. ed (dalam bahasa Indonesia). Slamet (2006). and Influence. Jakarta: KITLV bekerjasama dengan Pusat Bahasa dan Yayasan Obor Indonesia. Singapura:Editions Didier Millet. ISBN 979-461-537-4. London: Macmillan. London: Allen and Unwin. 9. E. Bahasa Dunia Sejarah Singkat. ISBN 9798451627. 2003. Munoz. Bahasa Melayu. Perkembangan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu Budha serta Peningalannya. A History of South-east Asia. Maritime Southeast Asia to 1500. Halimi. ISBN 981-230-103-8. Pranala luar     (Indonesia) Kerajaan Sriwijaya di MelayuOnline. Sriwijaya. Stuart-Fox. D. 1996. ISBN 978-967-61-2155-X. Trade. Ahmad Jelani (2008) (dalam bahasa Melayu). Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. Paul Michel (2006). Lynda Norene Shaffer. A Short History of China and Southeast Asia: Tribute. 68. Muljana.L. ^ Spectacular Opening of the 26th SEA GAMES in Palembang Bacaan Lanjutan          D. London: ME Sharpe Armonk. 1997. (2005) (dalam bahasa Indonesia). Solo: Tiga Serangkai. Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN Strategic Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN. Collins. ISBN 981-4155-67-5. ISBN 978-979-045-686-0. Kuala Lumpur: Utusan Publication & Distributors Sdn Bhd. hlm.67. ^ The new Golden Peninsula Games 69. Hall. James T. Martin. SarDesai.

   Pembubaran tahun 1100-an Kerajaan di Nusantara Kerajaan Sriwijaya Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain        Aragonés ‫ال عرب ية‬ Български Bahasa Banjar Català Cebuano Česky .

24 Januari 2013.                            Deutsch English Español Suomi Français हिन्दी Italiano 日本語 한국어 Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Polski Português Русский संस्कृ तम् Basa Sunda Svenska தமிழ் ไทย Українська Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 14. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.08. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. ketentuan tambahan mungkin berlaku.  .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

    .

    .

   .

   .

blogspot.More sizes Image may be subject to copyright.   .   BERWISATA KE TAMAN PURBAKALA KERAJAAN SRIWIJAYA PALEMBANGkamar-bujang.com .1200 × 1600 .

     .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

    .

   .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

imigran berbagai bangsa mulai menjejakan kakinya di Kalimantan yang saat itu dikenal dengan sebutan Tanjung Nagara. Keberadaan Suku Dayak yang lebih dahulu menginjakan kakinya di Bumi Nusantara ini. jika untuk setiap tokoh sejarah akan memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya.000 tahun lalu melalui jalur timur laut. Gelombang imigran dari luar dimulai pada akhir zaman es (pleistocene) usai tepatnya sekitar 10. dijelaskan cucu pertama dari Anyan. Melayu atau yang lebih dikenal dengan nama Malaka merupakan pusat perdagangan yang ramai. Penyebutan nama sebagai identitas diri pada zaman dulu merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting. Itu yang terkadang membuat kebingungan saat akan membedah sejarah masa lampau. ditambah adanya gelombang imigran proto melayu. Persebaran manusia di Kalimantan pun terus berkembang. bisa saja itu salah satu taktik . salah satunya adalah Kerajaan Sriwijaya. Kerajaan Sriwijaya Dilahirkan dari Suku Dayak OPINI | 17 July 2012 | 14:19 Dibaca: 5044 Komentar: 2 3 menarik Wajar. Mungkin. jika dikatakan Suku Dayak adalah suku tertua di Nusantara. Berdasarkan Cerita Urang Sepuluh dari Banjar. merantau ke Pulau Sumatera yang masih merupakan tanah Melayu. Kalimantan Selatan. Orang Suku Dayak memang terkenal memiliki ilmu tinggi. yakni tokoh Suku Dayak Maanyan yang bernama Lua pergi ke tanah melayu. Begitu juga dengan perannya sebagai cikal bakal lahirnya kerajaan-kerajaan di Nusantara. Lua yang mengikuti jejak Sang Kakek. sehingga kebanyakan setiap tokoh yang dikenal hanya akan dipanggil sesuai dengan kemampuan atau ilmu yang mereka miliki. Berdasarkan peta persebaran sejarah nusantara.000-6. Sehingga tidak heran pula. Suku Dayak memang lahir lebih dahulu ketimbang suku-suku yang lainnya. Saat itu. membuat saya berasumsi jika adanya dugaan Suku Dayak merupakan nenek moyang Bangsa Indonesia.

Para Imigran Melayu yang mempunyai kebudayaan lebih maju dibanding penduduk lokal pada masa itu mendirikan perkampungan kecil di daerah pesisir Sungai Tabalong. Bukti lainnya adalah Prasasti Batung Batulis yang ditemukan di kompleks Candi Laras Margasari bertahun 606 Saka. Sehingga patut dipertanyakan Raja Sriwijaya ke berapa yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut? Dari sebuah artikel yang saya langsir. salah seorang tokoh besar Suku Dayak dari Kerajaan Purba Nan Marunai. Kelurahan 35 Ilir. sangat tidak mungkin jika ada manusia yang bisa hidup dengan usia yang berabadabad lamanya.untuk menyamarkan identitas orang yang sama. Semakin lama perkampungan di pesisir Sungai Tabalong itu semakin ramai sehingga akhirnya menjadi sebuah kerajaan kecil bernama kerajaan Tanjungpuri (diperkirakan terletak di kota Tanjung sekarang). http://lookman89. Keturunan Anyan dari anaknya Masari mendirikan kerajaan Candi Laras di Margasari (Kab. Dapunta Hyang merupakan sebuah gelar yang mutlak disandang oleh semua Raja Sriwijaya. Seperti halnya Lua yang merupakan cucu pertama dari Anyan. Sumatera Selatan. Berdasarkan cerita lainnya. Jadi. pada abad ke-5 M berdiri sebuah kerajaan di Kalimantan Selatan bernama Kerajaan Tanjungpuri. Lua berarti Naga. Tapin sekarang) pada Tahun 678 M. Lahirnya Kerajaan Sriwijaya diduga lebih tua dari Kerajaan Kutai. Bukti keberadaan Kerajaan Candi Laras adalah Tulisan di Prasasti ―Kedukan Bukit‖ yang terdapat di kota Palembang bertahun 605 Saka/ 683 M berhuruf Pallawa. Isi tulisan ―Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan perahu dari Minanga Tamwan membawa dua laksa tentara menuju timur‖. Isi tulisannya adalah ―Jaya Sidda Yatra‖ yang artinya perjalanan . Hasil dari perpaduan antara suku Melayu dan Dayak itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal Suku Banjar. Kecenderungan adanya dugaan Kerajaan Sriwijaya dilahirkan dari Kerajaan Purba yang dibangun Suku Dayak terlihat dari beberapa kesamaan seperti ornamen bunga teratai. Raja Sriwijaya ke-X yang berganti nama ketika mendirikan Kerajaan Malaka menjadi Iskandar Zulkarnaen atau Raja Gentar ALam karena ilmu saktinya yang dapat menggentarkan alam. warna kuning dan emas sebagai warna kebesaran. bisa saja di Tanah Melayu. Hal itu dijelaskan pada Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan M Batenburg pada 29 November 1920 lalu di Kampung Kedukan Bukit.wordpress. Kerajaan Sriwijaya dapat diprediksi telah lahir sebelum abad ke 7 Masehi. Di Kalimantan Selatan. Dalam prasasti tersebut dijelaskan Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci ke timur dengan membawa 2 laksa tentara. nama Lua berganti menjadi Naga. Karena jika dipikir oleh akal manusia zaman sekarang. Palembang. hal itu sangat mungkin terjadi. serta lambang naga yang merupakan hewan agung yang dipercaya Suku Dayak.4 M. Tapi saya beropini untuk zaman dulu. Sama seperti Raja Prameswara.com/2011/10/15/hikayatdayak-banjar/. Berdirinya kerajaan ini bermula dari kedatangan para Imigran Melayu dari Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatera pada sekitar abad ke. Para imigran tersebut berbaur bahkan melakukan perkawinan dengan penduduk setempat yakni Suku Dayak. Jika benar seperti itu.

***   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 4 Mpok Preci. Raja Sriwijaya yang datang ke tanah Kalimantan dikenal juga dengan sebutan Datuk Rimba atau Raja Gentar Alam. . patung tersebut dikenal sebagai azimat keselamatan bagi pelaut Sriwijaya yang beragama Buddha. Kerajaan Sunda.. Menarik Banua Bumi. Raja Sriwijaya ke-X. Bukti lainnya lagi adalah ditemukannya Patung Buddha dipangkara. Jadi dua buah prasasti tersebut mempunyai keterkaitan karena memiliki kesamaan yaitu berhuruf Pallawa. Hal itu menjelaskan. Prasasti Kedukan bukit bertahun 605 Saka yang merupakan Tahun keberangkatan dari Sriwijaya dan Prasasti Batung Batulis bertahun 606 Saka yang merupakan Tahun kedatangan di Candi Laras Marga Sari. Jika menilik nama Sang Tokoh.. Sehingga menghapus mitos selama ini yang mengatakan bahwa Candi laras didirikan oleh Ampu Jatmika asal Keling pada Tahun 1387 M. Cerita lain menyebutkan.. merupakan hal yang logis sebab perjalanan waktu itu mungkin saja mencapai setahun dari Sriwijaya ke Candi Laras di Pulau Kalimantan. Kemudian dari cara ekspansi Kerajaan Sriwijaya itulah yang juga melahirkan Kerajaan besar lainnya seperti Kerajaan Majapahit. hal itu menjelaskan Raja Sriwijaya yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut adalah Prameswara yakni. pada abad ke 7 Masehi bukan merupakan masa awal berdirinya Kerajaan Sriwijaya. Menurut Arkeologi Nasional prasasti tersebut berasal dari Sriwijaya.Ziarah. Jadi sebenarnya yang datang ke Candi Laras di Marga Sari itu adalah rombongan dari kerajaan Sriwijaya pada Tahun 683 M. dan Kerajaan Minangkabau. melainkan masa awal kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang mulai melakukan perluasan wilayahnya dengan cara asimilasi ke berbagai daerah..

2..Menarik Iwan Basuk. Juga menguasai jalur perdagangan antara lain pelayaran ke India LETAK KERAJAAN SRIWIJAYA . yaitu: 1. Kerajaan Srwijaya melewati dua masa dalam perkembangannya. Pada masa pertumbuhannya Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan Maritim dan Sriwijaya mampu menguasai tempat perdagangan baik nasional ataupun Internasional.kemungkinan yang menarik… Laporkan Komentar KERAJAAN SRIWIJAYA Sriwijaya merupakan 3 kerajaan terbesar di wilayah Sumatra... Inspiratif KOMENTAR BERDASARKAN : 17 July 2012 14:44:15 wow. Menarik Anwar Fata. Pada awal pertumbuhannya sebagian penduduknya hidup bertani dan berpusat di muara sungai Kampar.. Dua kerajaan yang lain adalah kerajaan Tulang Bawang dan kerajaan Melayu..

kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Budha Mahayana di kawasan Asia Tenggara. Agama. Samaratungga memerintah tahun 824 M. RAJA-RAJA SRIWIJAYA Dari prasasti Nalanda ( India ) disebutkan bahawa raja Balaputradewa adalah cucu dari raja Sriwirawairimathana dari keluarga Sailendra. Ekonomi.Dari prasasti dan peninggalan yang ditemukan dapat dirimpulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah. Karena Balaputradewa perang dengan Rakai Pikatan memperebutkan tahta menggantikan Samaratungga dan dimenangkan oleh Rakai Pikatan lalu Balaputradewa melarikan diri ke Sriwijaya lalu diangkat menjadi raja. Mula-mula di Minangatmwan. 2. Sriwijaya menguasai selat Malaka. semenanjung Malaka dan tanah genting sebagai pusat perdagangan. Sejak pemerintahan Darmasetu Sriwijaya membangun kerajaan menjadi besar. Sunda. Leteknya strategis 2. Melimpahnya hasil bumi Sriwijaya ( rempah-rempah dan emas ) Kejayaan Srwijaya terlihat pada bidang: 1. Raja terakhir Sriwijaya adalah Marawijaya Tunggawarman. Hal ini dikarenakan: 1. . Sriwijaya menguasai lalu lintas laut. Ayahnya bernama Samaratungga yang kawin dengan Dewi Tara putri dari raja Darmasetu. Raja yang terbesar pada masa Sriwijaya adalah Balaputradewa. KEJAYAAN SRWIJAYA Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada abad ke-7 dan ke-8. sekitar Muara Takus di Riau lalu pindah ke Jambi kemudian ke Palembang. 4. Dengan armada lautnya yang kuat Sriwijaya menguasai jalur perdagangan. antara lain pelayaran ke India dan menguasai beberapa bandar di Malaya 3. Sriwijaya buka hanya kerajaan senusa artinya hanya menguasai satu pulau melainkan negara antar nusa yang artinya menguasai beberapa pulau. Politik.

Prasasti kedukan bukit ( 683 M ) Prasasti ini ditemukan di kedukan bukit di tepi sungai tatang dekat Palembang. Disamping itu juga ada doa-doa yang bersifat Budha Mahayana. Tahang dll 2. Tanahkra. 2. Isinya menceritakan bahwa pada tahun 683 M ada seorang yang bernama Dapunta Hiyam mengadakan perjanjian suci dengan membawa 20. Prasasti Talang Tuo ( 684 M ) Prasasti ini ditemukan di Talang Tuo dekat Palembang. Mundurnya perekonomian Sriwijaya karena bandar-bandar penting sudah melepaskan diri 3.000 tentara. BUKTI-BUKTI ADANYA KERAJAAN SRIWIJAYA a. Negara taklukkanya melepaskan diri seperti Ligor. berangkat dari Minanggatamwan denagn naik perahu sedangkan tentara sebanyak 1312 lewat jalan darat. . Isinya menyebutkan bahwa atas perintah Dapunta Hiyam telah dibuat taman yang disebut Sriksetra untuk kemakmuran semua makhluk. Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1. Berulang kali diserang oleh kerajaan Thailand yang mengarahkan kekuasaanya ke arah selatan. hubungan kerjasama itu memburuk dikarenakan karena raja Coalmandala yang iri melihat perkembangan Sriwijaya yang sangat pesat. Datang di Melayu dan akhirnya kota Sriwijaya. Prasasti 1. Sriwijaya diserang oleh raja Rajendracola ( Colamandala ) pada tahun 1023 Raja Sriwijaya dapat ditahan.MASA KERUNTUHAN KERAJAAN SRIWIJAYA Pada saat Sriwijaya diperintah oleh Marawijaya Tunggawarman putra dari Sri Sudamaniwarmadewa telah menjalin kerjasama dengan Kerajaan Colamandala India selatan. Dan pengaruh kerajaan Singasari yang hubungan dengan Kerajaan Melayu.

Prasasti Rajendracolah Prasasti ini menceritakan masa keruntuhan Sriwijaya. Sejarah Kerajaan Indonesia Related Post: Sejarah Kerajaan Indonesia  Raja-raja Mataram . Jadi pada abad ke-7 M Sriwijaya telah berkembang menjadi pusat kegiatan agama Budha di Asia Tenggara. Dalam parasasti ini juga di jelaskan bahwa Sriwijaya berusaha keras memperluas kekuasaanya. Isinya hampir sama dengan Prasasti Kota Kapur. Isinya menebutkan bahwa daerah Lampung selatan saat ini sudah di duduki Sriwijaya.Berita Chau-Yu-Kua Isinya tentang masa keruntuhan Sriwijaya pada abad ke-12. 2. b. Prasasti Palas Pasemah Prasasti ini ditemukan di Lampung selatan.3. Isinya yaitu tentang permohonan kepada dewa agar menjaga keamanan dan keselamatan bagi kerajaan Sriwijaya. Prasasti Karang Berahi Prasasti ini ditemukan di Jambi. 6. 5. Prasasti ini ada di India bagian selatan. Prasasti Kota Kapur Prasasti ini di temukan di Bangka. Categories: Kapitalisme. 4. Kemudian pada tahun 685 M ia datang lagi ke Sriwijaya untuk menterjemahkan kitab agama Budha. Berita-berita 1. Berita Cina Isinya bahwa pada tahun 671 M I-Tsing telah singgah di Sriwijaya dalam perjalanan ke India.

25 Poskan Komentar Links to this post Buat sebuah Link Posting Lebih Baru » « Posting Lama Beranda . Ijin Copas bang 27 Oktober 2012 17.. POLITIK LUAR NEGERI DAN KAITANNYA DENGAN TRADISI DEMOKRASI DI AMERIKA SERIKAT Pergeseran Pemikiran Kapitalisme untuk Mempertahankan Dominasinya Suksesi Presiden Soeharto dalam Pemilu 1971 Hukum Laut Indonesia Raja-raja Mataram Review Buku Tentang Ebook Daftar Tokoh Dunia 1 comments: Anonim mengatakan..       Kerajaan Mataram KERAJAAN MAJAPAHIT KERAJAAN SINGASARI PEMERINTAHAN HARSHAWARDANA (606-647) KERAJAAN KEDIRI MASA PEMERINTAHAN AIRLANGGA MASA PEMERINTAHAN DARMAWANGSA Kapitalisme           Capital Accumulation dan Penolakan Nilai Intrinsik Alam sebagai Karakteristik Kapitalisme Peradaban Mesir Kuno Gerakan Reformasi di Eropa Barat dan Pertumbuhan Kapitalisme Kolaborasi Soekarno dan Hatta Dalam Politik Nasional Pada Masa Pendudukan Jepang PERANAN DOKTRIN MONROE.

Dahanapura Jawa Kuna Hindu Buddha Pemerintahan Monarki -Raja pertama Sri Samarawijaya (1042-?) -Raja terakhir Kertajaya (1194-1222) Jayakatwang (1292-1293) Sejarah -Dibagi dari Kahuripan 1042 . tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Panjalu.Kerajaan Kadiri Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Kediri Kerajaan Janggala dan Panjalu (Kediri). Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. bacaan terkait atau pranala luar. kemudian bersatu menjadi Kerajaan Kediri Berdiri Didahului oleh Digantikan oleh Ibu kota Bahasa Agama 1042-1222 Kahuripan Singasari Daha. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi.

Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah -Bergabung antara 1116-1135 kembali dengan Janggala 1157 -Kakawin Bhāratayuddha selesai ditulis 1222 -Runtuh oleh pemberontakan Ken Arok Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) .

adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Kerajaan Kediri atau Kerajaan Panjalu. lihat Kediri (disambiguasi).Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Artikel ini membahas tentang Kerajaan Kediri (Sejarah Nusantara). Untuk kegunaan lain. . Kerajaan ini berpusat di kota Daha. Lihat pula Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang.

3 3. Daha merupakan singkatan dari Dahanapura. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. melainkan pindah ke Daha. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan . Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh o 5. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari o 5. saat akhir pemerintahan Airlangga. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit 6 Kepustakaan Latar Belakang Kerajaan Kediri Arca Wishnu. Nama ini terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga tahun 1042. Hal ini sesuai dengan berita dalam Serat Calon Arang bahwa.1 1.Daftar isi       1 Latar Belakang Kerajaan Kediri 2 Perkembangan Kediri 3 Karya Sastra Zaman Kadiri 4 Runtuhnya Kadiri 5 Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri o 5. berasal dari Kediri.4 4.2 2.6 6. abad ke-12 dan ke-13.5 5. pusat kerajaan sudah tidak lagi berada di Kahuripan. Sesungguhnya kota Daha sudah ada sebelum Kerajaan Kadiri berdiri. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu o 5. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri o 5. Pada akhir November 1042. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit o 5. yang berarti kota api.

yang berpusat di Daha. nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai dari pada nama Kadiri. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra. Adapun Kahuripan adalah nama kota lama yang sudah ditinggalkan Airlangga dan kemudian menjadi ibu kota Janggala. Perkembangan Kediri Masa-masa awal Kerajaan Panjalu atau Kadiri tidak banyak diketahui. nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lung dalam kronik Cina berjudul Ling wai tai ta (1178). yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Bahkan. Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui. Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. Kerajaan Janggala lahir sebagai pecahan dari Panjalu. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. nama kerajaan yang dipimpin Airlangga sudah bernama Panjalu. yaitu Daha. Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. atau Panjalu Menang. Jawa. Jadi. Prasasti Turun Hyang II (1044) yang diterbitkan Kerajaan Janggala hanya memberitakan adanya perang saudara antara kedua kerajaan sepeninggal Airlangga. Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti-prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kadiri. sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara. Pada mulanya. yaitu Panjalu Jayati. Karya Sastra Zaman Kadiri . di Jawa ada Kerajaan Panjalu. Menurut Nagarakretagama. yaitu Kahuripan. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. dan Sumatra.kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). sebelum dibelah menjadi dua. bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab.

Selain itu. abad X/XI. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan pasukan Kertajaya. Jerman. Dengan demikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. BerlinDahlem. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. yang sejak saat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atau Singhasari. Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi dekat desa Ganter.Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri. Runtuhnya Kadiri Arca Buddha Vajrasattva zaman Kadiri. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya. . dan dikisahkan dalam Pararaton dan Nagarakretagama. koleksi Museum für Indische Kunst.

kerajaan yang dipimpin Airlangga tersebut sebelum dibelah sudah bernama Panjalu. ibu kota Kadiri: 1. Sri Bameswara. berdasarkan prasasti Padelegan I (1117). Jayakatwang membangun kembali Kerajaan Kadiri. dan prasasti Tangkilan (1130). berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana. yaitu Panjalu. Menurut Nagarakretagama. prasasti Panumbangan (1120). diketahui raja-raja Daha zaman Singhasari. berdasarkan prasasti Galunggung (1194). Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu          Sri Samarawijaya. merupakan raja terbesar Panjalu. Prasasti Kamulan (1194). Ken Arok mengangkat Jayasabha. prasasti Palah (1197). 3. berdasarkan prasasti Ngantang (1135). Tahun 1258 Jayasabha digantikan putranya yang bernama Sastrajaya. merupakan pendiri kota Daha sebagai pindahan kota Kahuripan. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari Kerajaan Panjalu runtuh tahun 1222 dan menjadi bawahan Singhasari. prasasti Talan (1136). wilayah kerajaan dibelah menjadi dua. Jayakatwang memberontak terhadap Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. Sri Sarweswara. berdasarkan prasasti Jaring (1181). Sri Gandra. Nagarakretagama. namun hanya bertahan satu tahun dikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan oleh pasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara. prasasti Wates Kulon (1205). Sri Kertajaya. Raden Wijaya. Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. merupakan putra Airlangga yang namanya ditemukan dalam prasasti Pamwatan (1042). Tidak diketahui dengan pasti apakah ia adalah pengganti langsung Sri Samarawijaya atau bukan. berdasarkan prasasti Sirah Keting (1104). karena dendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok. Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri Berikut adalah nama-nama raja yang pernah memerintah di Daha. Sri Jayawarsa. dan Kakawin Bharatayuddha (1157). Ketika ia turun takhta tahun 1042. berdasarkan prasasti Angin (1171). Setelah berhasil membunuh Kertanegara. Daha kemudian menjadi ibu kota kerajaan bagian barat. Pada tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya. Sri Jayabhaya. Sri Kameswara. yaitu:  Mahisa Wunga Teleng putra Ken Arok . Sri Aryeswara. berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161). Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh Airlangga. dan Pararaton. putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri. yaitu Jayakatwang.Setelah Ken Arok mengalahkan Kertajaya. Berdasarkan prasasti Mula Malurung. 2.

). Raja yang memimpin bergelar Bhre Daha tapi hanya bersifat simbol. Manggalawardhani 1464-1474 Prasasti Trailokyapuri 6.J.27:15.29:19.4:1 . Prasasti Sukamerta . 2001. 32:18.didampingi Patih Arya Tilam. 1990. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Jakarta: Balai Pustaka. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit Menurut Suma Oriental tulisan Tome Pires. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti Slamet Muljana. Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. 2.didampingi Patih Lembu Sora. Tahun 1292 ia memberontak hingga menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singhasari. Kepustakaan    H. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit Sejak tahun 1293 Daha menjadi negeri bawahan Majapahit yang paling utama. 5.de Graaf dan T. Tapi pada tahun 1293 ia dikalahkan Raden Wijaya pendiri Majapahit. Sejak saat itu nama Kediri lebih terkenal dari pada Daha.H. Nama raja ini identik dengan Dyah Ranawijaya yang dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak tahun 1527. adalah keturunan Kertajaya yang menjadi bupati Gelang-Gelang. Indudewi 1375-1415 Pararaton.30:8. 29:31. Pigeaud. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri Jayakatwang. pada tahun 1513 Daha menjadi ibu kota Majapahit yang dipimpin oleh Bhatara Wijaya. Jayakatwang kemudian membangun kembali Kerajaan Kadiri. yang kemudian menjadi raja Singhasari 4.21 4. [sembunyikan] l•b•s . 31:10. Terj. Jayanagara 1295-1309 Nagarakretagama. karena pemerintahan harian dilaksanakan oleh patih Daha. Rajadewi 1309-1375 Pararaton. Nag. Suhita 1415-1429 ? 5.47:2. 3. kemudian Gajah Mada. Jayeswari 1429-1464 Pararaton. 31:34. 1979. Jakarta: Bhratara Poesponegoro & Notosusanto (ed. Bhre Daha yang pernah menjabat ialah: 1. Waringin Pitu 6.   Guningbhaya adik Mahisa Wunga Teleng Tohjaya kakak Guningbhaya Kertanagara cucu Mahisa Wunga Teleng (dari pihak ibu).

Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Buddha) 1500-sekarang (Islam) Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1042 .Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu.1222 Janggala Singasari Kategori:    Kerajaan Kadiri Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia .

ketentuan tambahan mungkin berlaku. 11 Desember 2012. . Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai.32. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain              English ‫ف ار سی‬ Suomi Français 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Русский Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 09. Li   KERAJAAN KEDIRI Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno.

Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. Diduga Kerajaan . Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049).  Perkembangan Kerajaan Kediri  Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. yaitu Dahanaputra. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya.

Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (12681292). datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Kerajaan Singasari. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Raden Wijaya. Karena perilakunya yang baik. Kerajaan Majapahit. Pada tahun 1293.Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. LIHAT JUGA  Mataram Kuno. Jayakatwang. Kerajaan . Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan.  Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang.  Runtuhnya Kediri  Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. berhasil meloloskan diri ke Madura. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari.

Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . TAHUKAH KAMU Pada masa kejayaannya Kerajaan Kediri berkembang menjadi kerajaan maritim yang menguasai perairan timur wilayah Nusantara. Halaman 115. << Tengah : Arca ini menggambarkan seorang laki-laki pada masa Kerajaan Kediri. Sumber : Syukur. << Kiri atas : Kerjasama tentara Mongol dan pasukan Arya Wiraraja dapat mengalahkan pasukan Kediri di bawah pimpinan Jayakatwang. Abdul.      Atas: Arca Syiwa ini dibangun pada masa Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu sebagai persembahan kepada Dewa Syiwa. 2005. Jilid 5. . salah satu peninggalan Kerajaan Kediri. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. << Kiri bawah : Patung Airlangga dalam perwujudan Dewa Wisnu.

Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Arca yang ditemukan di desa Gayam. Berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan masing-masing kerajaan saling merasa berhak atas seluruh tahta Airlangga sehingga terjadilah peperangan. sedangkan Panjalu kemudian dikenal dengan nama Kediri meliputi Kediri. Madiun. Kerajaan Jenggala meliputi daerah Malang dan delta sungai Brantas dengan pelabuhannya Surabaya. Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmana yang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. dan kitab Calon Arang (1540 M). ibu kotanya Kahuripan. kitab Negarakertagama (1365 M). Pada tahun 1041 atau 963 M Raja Airlangga memerintahkan membagi kerajaan menjadi dua bagian. Kumpulan Sejarah Berdirinya Kerajaan Kediri Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. dan Pasuruhan. . Rembang. Kedua kerajaan tersebut dikenal dengan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri) yang dibatasi oleh gunung Kawi dan sungai Brantas dikisahkan dalam prasasti Mahaksubya (1289 M). Tujuan pembagian kerajaan menjadi dua agar tidak terjadi pertikaian. dan ibu kotanya Daha.Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Pusat kerajaanya terletak di tepi S.

raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Mapanji Alanjung kemudian diganti lagi oleh Sri Maharaja Samarotsaha. yaitu Garuda Mukha. Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. ia digantikan Jayabaya yang dalam masa pemerintahannya itu berhasil mengalahkan Jenggala. yaitu Daha. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. Diduga Kerajaan Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Pertempuran yang terus menerus antara Jenggala dan Panjalu menyebabkan selama 60 tahun tidak ada berita yang jelas mengenai kedua kerajaan tersebut hingga munculnya nama Raja Bameswara (1116 – 1135 M) dari Kediri. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Ia tetap memakai lambang Kerajaan Airlangga. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. Perkembangan Kerajaan Kediri Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Ia digantikan Raja Mapanji Alanjung (1052 – 1059 M). Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. Panjalu dapat dikuasai Jenggala dan diabadikanlah nama Raja Mapanji Garasakan (1042 – 1052 M) dalam prasasti Malenga. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Berturut-turut raja-raja Kediri sejak Jayabaya sebagai berikut. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. . Jayakatwang. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Dengan demikian di Jawa Timur berdirilah kerajaan Kediri dimana bukti-bukti yang menjelaskan kerajaan tersebut. yaitu Kahuripan. Dan yang banyak menjelaskan tentang kerajaan Kediri adalah hasil karya berupa kitab sastra. Raja Bameswara menggunakan lencana kerajaan berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit yang biasa disebut Candrakapala. Hasil karya sastra tersebut adalah kitab Kakawin Bharatayudha yang ditulis Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang menceritakan tentang kemenangan Kediri/Panjalu atas Jenggala.Pada akhir November 1042. dimenangkan oleh Jenggala tetapi pada perkembangan selanjutnya Panjalu/Kediri yang memenangkan peperangan dan menguasai seluruh tahta Airlangga. Kumpulan Sejarah Perkembangan politik kerajaan kediri Mapanji Garasakan memerintah tidak lama. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (1268 1292). selain ditemukannya prasasti-prasasti juga melalui kitab-kitab sastra. Setelah Bameswara turun takhta. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Pada awalnya perang saudara tersebut. Pada masa itu ibu kota Panjalu telah dipindahkan dari Daha ke Kediri sehingga kerajaan ini lebih dikenal dengan nama Kerajaan Kediri.

Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Kameshwara Raja ke dua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Permaisurinya bernama Shri Kirana. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. Menjelang akhir hayatnya . SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Kumpulan Sejarah Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan . setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. . kerajaan kembali dipersatukandi bawah kekuasaan Kediri.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Namun karena memilih menjadi pertapa. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Dengan prasatinya pada tahun 1181. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Untuk menghindari perang saudara. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12 . Berkat jerih payahnya . Hal itu menjadikan suasana gelap. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana.Pada tahun 1019 M Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. yang berasal dari Janggala. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. yang lebih dikenal sebagai kameshwara I (1115 – 1130 ). Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala.

loba (rakus). masarya (iri hati). yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. Cara Membuat Toko Online Gratis di Facebook [Rahas GASA REKOMENDASI BOYKE MENAMBAH EREKSI LEBIH KERAS PEMBESAR PENIS ARAB. dikaulah (semua) itu . semua makhluk adalah engkau .! PERUT KEMPES DALAM 3 HARI. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. RIBUAN TESTI KASKUSER FOREDI UNTUK TAHAN LAMA SEX REKOMENDASI BOYKE! JADILAH JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT LOWONGAN KERJA TERBARU ! LOWONGAN KERJA ONLINE 2013 KumpulBlogger. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. text-align: justify. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. moha (kebingungan).Kumpulan Sejarah Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. sad kama murka. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan . segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar."> Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya.. . kama (hawa nafsu). Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. yakni enam macam musuh dalam diri manusia.com margin-bottom: 0cm. P Tambah Gede dan Perkasa Secara Alami PEMBESAR PENIS ARAB SAUDI. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip . Keenam itu adalah kroda (marah)..! FOREDI UTK ATASI EJAKULASI DINI BIKIN ISTRI PUAS! BISNIS ONLINE PEMULA Modal 50Ribu Hasil 45Juta Bikin Mr. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri.mada (mabuk). sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. kama. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. . moksa. RIBUAN TESTI KASKUSER TURUN 3-5 KG dalam SEMINGGU. arta.

ada 1. hal ini terlihat dari rumah-rumah rakyatnya yang baik.Kehidupan sosial masyarakat kerajaan kediri Kehidupan sosial masyarakat Kediri cukup baik karena kesejahteraan rakyat meningkat masyarakat hidup tenang. 3. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. Arca yang ditemukan di desa Gayam. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. Kediri memiliki 300 lebih pejabat yang bertugas mengurus dan mencatat semua penghasilan kerajaan. peternakan.000 pegawai rendahan yang bertugas mengurusi benteng dan parit kota. Rumahrumahnya rata-rata sangat bersih dan rapi. yaitu golongan masyarakat yang tidak mempunyai kedudukan dan hubungan dengan pemerintah secara resmi atau masyarakat wiraswasta. perbendaharaan kerajaan. selain seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya juga masih banyak kitab sastra yang lain yaitu seperti kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya yang ditulis Mpu Panuluh pada masa Jayabaya. 2. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). dan perdagangan mengalami kemajuan yang cukup pesat. Golongan masyarakat nonpemerintah. Semuanya itu dihasilkan pada masa pemerintahan Kameswara. Golongan-golongan dalam masyarakat Kediri dibedakan menjadi tiga berdasarkan kedudukan dalam pemerintahan kerajaan. 1. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. Dengan kehidupan masyarakatnya yang aman dan damai maka seni dapat berkembang antara lain kesusastraan yang paling maju adalah seni sastra. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. dan berlantai ubin yang berwarna kuning. kitab Kresnayana karya Mpu Triguna dan kitab Sumanasantaka karya Mpu Monaguna. kitab Simaradahana karya Mpu Darmaja. Hasil sastra tersebut. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. dan hijau serta orang-orang Kediri telah memakai kain sampai di bawah lutut. Hal ini terlihat dari banyaknya hasil sastra yang dapat Anda ketahui sampai sekarang. yaitu Dahanaputra. Kitab tersebut menyatakan bahwa masyarakat Kediri memakai kain sampai bawah lutut dan rambutnya diurai. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Kehidupan sosial kemasyarakatan pada zaman Kerajaan Kediri dapat kita lihat dalam kitab LingWai-Tai-Ta yang disusun oleh Chou Ku-Fei pada tahun 1178 M. Golongan masyarakat pusat (kerajaan). . Di samping itu. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. Pemerintahannya sangat memerhatikan keadaan rakyatnya sehingga pertanian. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. yaitu golongan masyarakat yang terdiri atas para pejabat atau petugas pemerintahan di wilayah thani (daerah). Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. Golongan masyarakat thani (daerah). dan gedung persediaan makanan. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. kitab Lubdaka dan Wertasancaya karya Mpu Tan Akung. yaitu masyarakat yang terdapat dalam lingkungan raja dan beberapa kaum kerabatnya serta kelompok pelayannya. dan rapi. bersih. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. Lantainya dibuat dari ubin yang berwarna kuning dan hijau.

Pada prasasti ini terdapat semboyan Panjalu Jayati yang artinya Kadiri Menang. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. dan pertanian. Prasasti Jepun 1144 M Prasasti Talan 1136 M Seni sastra juga mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Kadiri. Karya Sastra dan Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri diantaranya yaitu: a.Prasasti ini di keluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk Desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang dengan Jenggala. sebagai kiasan. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. juga ditemukan berita Cina yang banyak memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan Kediri yang tidak ditemukan dari sumber yang lain. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Berita Cina tersebut disusun melalui kitab yang berjudul Ling-mai-tai-ta yang ditulis oleh Cho-ku-Fei tahun 1178 M dan kitab Chu-Fan-Chi yang ditulis oleh Chau-Ju-Kua tahun 1225 M. kapas dan ulat sutra. Prasasti Banjaran yang berangka tahun 1052 M menjelaskan kemenangan Panjalu atau Kadiri atas Jenggala b. peternakan. Prasasti Hantang tahun 1135 atau 1052 M menjelaskan Panjalu atau Kadiri pada masa Raja Jayabaya. Dengan demikian dipandang dari aspek ekonomi. Di samping kitab sastra maupun prasasti tersebut di atas. Hal ini terlihat dari kemampuan kerajaan memberikan penghasilan tetap kepada para pegawainya dibayar dengan hasil bumi.kemenangan.Dan dari Prasasti tersebut dapat di ketahui kalau Raja Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Janggala dan mempersatukannya kembali dengan Kadiri. Kumpulan Sejarah Runtuhnya Kediri . Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Dengan demikian melalui prasasti. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. kerajaan Kediri cukup makmur. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Keterangan ini diperoleh berdasarkan kitab Chi-Fan-Chi dan kitab Ling-wai-tai-ta. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Selain itu. kitab sastra maupun kitab yang ditulis orang-orang Cina tersebut perkembangan Kediri. Kediri terkenal sebagai penghasil beras. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa.Kondisi Ekonomi pada Jaman Kerajaan Kadiri Perekonomian Kediri bersumber atas usaha perdagangan.

penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. pada tahun 1222 M. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana.Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya . pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Namun karena memilih menjadi pertapa. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Raden Wijaya. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. akuwu Tumapel.com/2012/05/sejarah-kerajaankediri. Karena perilakunya yang baik.html#ixzz2JAl49SjY Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Untuk menghindari perang saudara. berhasil meloloskan diri ke Madura. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok . Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. Berkat jerih payahnya. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. A. Pada tahun 1293. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. Menjelang akhir hayatnya. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI .blogspot. Kumpulan Sejarah sumber : http://juragansejarah. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Hal itu menjadikan suasana gelap. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan.

Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. 4. kama (hawa nafsu). Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. masarya (iri hati). di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. . Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. dikaulah (semua) itu. Keenam itu adalah kroda (marah).Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. 2.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. loba (rakus). moha (kebingungan). prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. semua makhluk adalah engkau. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). sad kama murka. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. 6. 3. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. 5. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. Permaisurinya bernama Shri Kirana. yang berasal dari Janggala. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. mada (mabuk). Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan.

5 Materi Terkait Kerajaan Singasari Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. akuwu Tumapel. moksa. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri.. pada tahun 1222 M. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. . kediri. arta. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. kama. Description: kerajaan kediri. Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko .7. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma.. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana.

Namun karena memilih menjadi pertapa. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. A. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Hal itu menjadikan suasana gelap. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Menjelang akhir hayatnya.Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Berkat jerih payahnya. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. . Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Untuk menghindari perang saudara. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan.

mada (mabuk).Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. arta.2. . semua makhluk adalah engkau. Permaisurinya bernama Shri Kirana. 7. Keenam itu adalah kroda (marah). Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. 6. kama. dikaulah (semua) itu. moha (kebingungan). Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. sad kama murka. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. kama (hawa nafsu).Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). 5. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. loba (rakus). Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. yang berasal dari Janggala. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. 4. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. moksa. masarya (iri hati). 3. Ramalan– ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo.

Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. akuwu Tumapel. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. pada tahun 1222 M. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari . kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko .Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. Description: kerajaan kediri. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. kediri. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri.

Situs sejarah yang ditengarai sebagai patirtan (pemandian) di Desa Semarum. 3 Januari 2013 − 09:34 WIB Situs Trenggalek yang diyakini sebagai mata rantai Kerajaan Kediri kuno.. (solichanarif/koransindo) Sindonews.. . Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha 0 Komentar: Poskan Komentar Ditemukan mata rantai sejarah Kerajaan Kediri kuno Solichan Arif . Kabupaten Trenggalek diduga memiliki mata rantai dengan sejarah berdirinya Kerajaan Kediri kuno abad ke 13. Kecamatan Durenan.Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata.com .Koran Sindo Kamis.

tim berusaha melakukan penelusuran di sisi tenggara dan barat daya. luas area situs mencapai 24 meter persegi X 24 meter persegi. Ini petirtan yang juga bisa berfungsi sebagai waduk seperti halnya waduk segaran di komplek situs Trowulan Majapahit. para arkelog juga membentangkan benang untuk penanda lokasi. Ada tiga titik yang berlokasi di pekarangan milik tiga warga setempat. . ―Artinya apa yang kita teliti ini secara teori sudah sesuai. Jika mengacu teori tersebut. tim Balai Arkeologi Yogyakarta beserta BP3 Trowulan Mojokerto dan pemerintah daerah setempat melakukan riset (penelitian) mendalam. ―Sangat mungkin situs sejarah ini memiliki keterkaitan dengan prasasti Kamulan yang menceritakan bagaimana sejarah Raja Jayakatwang (Kediri) memberikan wilayah kepada masyarakat Trenggalek yang telah berjasa. keberadaan sebuah patirtan terkait erat dengan keberadaan bangunan suci persembahyangan (candi) dan permukiman kuno. Kecamatan Pogalan terdapat Candi Brungkah. Selain ditemukan lapisan pasir sungai dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter. Untuk ke depan. kata Heri berjarak sekira tiga kilometer dari lokasi. Namun setelah dicek ternyata lebih mendekati bangunan petirtan. Eksplorasi langsung dilakukan pada situs yang di kalangan masyarakat Trenggalek populer disebut sebagai candi. ―Semua penemuan ini memperkuat status situs sebagai petirtan.― terangnya. Kamis (3/1/2013).― tegasnya. ―Yang pasti ini bukan komplek candi. Tidak hanya menggali lebih dalam. mirip pondasi pagar dengan susunan batu bata berukuran besar. Ditemukan pada tahun tahun 2011 di bawah tanah dengan kedalaman sekitar satu meter lebih. Secara fisik.― jelasnya. ―Awalnya juga sempat dianggap sebagai tembok. Heri mengakui. Kemudian di sebelahnya lagi dengan jarak yang sama. Lapisan atas terdiri dari tiga batu bata. Berdasarkan teori arkeologi. riset terhadap situs patirtan menjadi skala prioritas dari Balai Arkeologi Yogyakarta.UNtuk memastikan dugaan tersebut. ―ujar Heri Priswanto selaku Ketua Peneliti Balai Arkeologi Jogjakarta kepada wartawan. yakni di Desa Kedunglurah. Namun. hingga kini penandaan lokasi dengan rentangan benang masih dilakukan di sisi Timur Laut dan Barat Laut. lapisan tengah atau badan petirtan tersusun enam batu bata dan lapisan terbawah atau pondasi terdiri dari tiga batu bata. Situs petirtan ini berada di wilayah perkampungan. Tim tiba di lokasi sejak 30 Desember 2012. Menurut Heri. tim arkeologi juga menemukan bandul jaring dan pecahan tembikar dan keramik. yakni di Desa Kamulan terdapat permukiman Hindu kuno.― paparnya.

Untuk kegunaan lain dari Singosari. Sementara menanggapi hal ini. rumput banto ternyata berkhasiat Sejak dicopot.. cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. promosikan batik ke Brazil Biasa jadi makan ternak. Ia meyakini Trenggalek merupakan salah satu puzzle dari rangkaian sejarah Kerajaan Kuno di tanah Jawa. Agus PR dari Pemkab Trenggalek mengatakan riset dan penelusuran sejarah kerajaan kuno di Kabupaten Trenggalek memang sudah waktunya dilakukan. tari api asli Mura punah Kapal Clipper Odyssey kunjungi Aceh Nelayan Garut gelar syukuran berita terkait lainnya. Salah satunya adalah situs patirtan ini. Maish banyak lagi situs di Trenggalek yang sampai saat ini belum ada pengungkapan secara gamblang. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. (ysw) views: 579x Berita Terkait : Wasantara       Mudika Yogya.― ujarnya. apakah situs ini perlu mendapat penanganan serius termasuk menempatkan juru rawat atau tidak. mantan kepala sekolah depresi berat Tak ada regenerasi. Singhasari . ―Sebab selama setahun balai arkeologi rutin memprioritaskan riset pada 15 situs sejarah.― pungkasnya. Berita Lainnya :  Fasilitas kesehatan di perbatasan Jateng minim Kerajaan Singhasari Dari Wikipedia bahasa Indonesia. lihat Singosari (disambiguasi).. ―Tidak hanya di situs patirtan.Dari hasil riset ini tim akan merekomendasikan ke BP3 Trowulan dan pemerintah daerah setempat.

Perang Ganter .Serangan Jayakatwang dari Gelang-gelang Mata uang Kutaraja Singhasari. sebelumnya disebut Tumapel Jawa Kuno. Animisme Monarki Ken Arok Kertanegara 1222 1292 Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .1268-1292 Sejarah . Sanskerta Siwa-Buddha (Hindu dan Buddha).← 1222–1292 → Perkembangan Kerajaan Singhasari pada masa pemerintahan Kertanegara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Raja .1222-1227 . Kejawen.

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Keindahan arca ini mencerminkan kehalusan seni budaya Singhasari.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Arca Prajnaparamita ditemukan dekat candi Singhasari dipercaya sebagai arca perwujudan Ken Dedes (koleksi Museum Nasional Indonesia). .

Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Awal berdiri Menurut Pararaton. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel. Maka. Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok. Pada tahun 1253. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. Kerajaan Tumapel pun terkenal pula dengan nama Kerajaan Singhasari. Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan. ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. yang kemudian menjadi akuwu baru. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja . Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222.Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Menurut Nagarakretagama. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Daftar isi             1 Nama ibu kota 2 Awal berdiri 3 Silsilah Wangsa Rajasa 4 Prasasti Mula Malurung 5 Pemerintahan bersama 6 Kejayaan 7 Keruntuhan 8 Hubungan dengan Majapahit 9 Kepustakaan 10 Referensi 11 Pranala luar 12 Lihat pula Nama ibu kota Berdasarkan prasasti Kudadu. Malang.

namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa.pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel. Selain itu. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. Silsilah Wangsa Rajasa Silsilah Wangsa Rajasa dari sumber prasasti dan naskah kepujanggaan . Dalam naskah itu. Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. sebelum maju perang melawan Kadiri. Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255. Pararaton juga menyebutkan bahwa. Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa.

Tohjaya (1249 . Kertanagara (1272 . Kertanagara (1254 .[1] Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok. Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir).1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam.1272) 5. keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit. bukan raja Tumapel. Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai. Anusapati (1247 . Dengan demikian. Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 . Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya. Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari. yang bersumber dari Pararaton. Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri. Wisnuwardhana (1248 . pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 dapat diperdebatkan. Penguasa ditandai dengan blok warna dalam gambar ini. Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pujian untuk Hayam Wuruk raja Majapahit.Silsilah wangsa Rajasa. baru pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari.1247) 2. Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 . Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagarakretagama. Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya).1254) 4. Kemungkinannya adalah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu.1248) 3. Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. Prasasti Mula Malurung .1250) 4. Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari.1292) Versi Nagarakretagama adalah: 1.1249) 3. Diagram silsilah di samping ini adalah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa. Versi Pararaton adalah: 1.1227) 2. Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka. Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 . Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib. Anusapati (1227 . dan berlanjut pada kerajaan Majapahit.

Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya. Pemerintahan bersama Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti. Jerman. Parameswara digantikan oleh Guningbhaya. yaitu Kertanagara. Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa". setelah menaklukkan Kadiri. maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. kemudian Tohjaya. Apabila kisah kudeta berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng). Sepeninggalnya. Berlin-Dahlem.5 x 14 cm. Penemuan prasasti Mula Malurung memberikan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel. Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. Sementara itu. Dalam Pararaton disebutkan nama asli Narasingamurti adalah Mahisa Campaka. Koleksi Museum für Indische Kunst.Mandala Amoghapāśa dari masa Singhasari (abad ke-13). 22. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya. Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. kerajaan terpecah menjadi dua. Kejayaan . perunggu. Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat.

Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. Melayu. . Setelah runtuhnya Singhasari. dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. Gurun. Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. Nagarakretagama. raja terakhir Singhasari. dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara. Keruntuhan Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Pada tahun 1284. Hubungan dengan Majapahit Pararaton. dan Bakulapura. Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. sekaligus ipar. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. Kerajaan ini akhirnya dianggap telah ditundukkan. sebagai tanda persahabatan kedua negara. yang merupakan sepupu. Pahang. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain. Bali.1292).Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 . Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol. Berkat bantuan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara). sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol.

Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · . Mangkudimedja. Kepustakaan      Poesponegoro & Notosusanto (ed. yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok. Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah Slamet Muljana. Sejarah Raja-Raja Jawa.). Serat Pararaton Jilid 2. 1979. 2007. 116–117. ^ Bullough. Jakarta: Bhratara Referensi 1. dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa.M. Nigel (1995). Setelah Kadiri runtuh. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Jakarta: ADLine Communications. Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari. Yogyakarta: Media Ilmu R. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. 2005. Historic East Java: Remains in Stone. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Pranala luar   (Indonesia) Terjemahan Naskah Kakawin Nagarakretagama (Indonesia) Sejarah Berdirinya Kerajaan Singasari berdasarkan Tafsir Sejarah Pararaton Lihat pula    Prasasti Mula Malurung Kerajaan Kadiri Kerajaan Majapahit Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1222 . 1990.Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa. 1979. Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri. hlm.1292 Kadiri Majapahit [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi.

Buddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:      Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 1222 Pembubaran tahun 1292 Kerajaan Singhasari Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain .

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Raja terakhir Kerajaan Singasari adalah Kertanegara.   Ken Arok Ketika di pusat Kerajaan Kediri terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana. Ken Dedes. salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung. Pada saat dikawini Ken Arok. Pada 1222. Adapun nama kerajaannya ialah Kerajaan Singasari.  Ken Arok merebut daerah Tumapel. Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singasari (1227-1248). semua pendeta melarikan diri ke Tumapel dan dilindungi oleh Ken Arok. para pendeta Hindu kemudian menobatkan Ken Arok sebagai raja di Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya.37. Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa.             English Suomi Français 日本語 Basa Jawa Bahasa Melayu Nederlands Svenska ไทย Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 13. 31 Oktober 2012. ketentuan tambahan mung   KERAJAAN SINGASARI Kerajaan Singasari (1222-1293) adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara vang didirikan oleh Ken Arok pada 1222. Berita pembentukan Kerajaan Singasari dan penobatan Ken Arok menimbulkan kemarahan raja Kediri. Kertajaya. Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung. la kemudian memimpin sendiri pasukan . pada 1222. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes.

Singasari kemudian dikuasai oleh Jayakatwang. Pada 1227 ia dibunuh oleh Anusapati.  Kematian Anusapati menimbulkan kemarahan Ranggawuni. la memerintah Kerajaan Singasari selama 24 tahun (1268-1292). Ranggawuni memerintah Kerajaan Singasari selama 20 tahun (1248-1268) dan dibantu oleh Mahisa Cempaka (Narasingamurti).   Ekspedisi Pamalayu Kertanegara terus memperluas pengaruh dan kekuasaan Kerajaan Singasari. Sepuluh tahun kemudian Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya. dan Gurun (Maluku). Utusan Kubilai Khan beberapa kali datang ke Singasari untuk meminta Kertanegara tunduk di bawah Kubilai Khan. Kerajaan Singasari sempat menguasai Sumatera. Pada 1293 pasukan Mongol menyerang Kerajaan Singasari. setahun sebelumnya. Apabila menolak maka Singasari akan diserang. Pada 1248 Ranggawuni menjadi raja Singasari bergelar Sri Jaya Wisnuwardhana. Kertanegara. putra Anusapati. la kemudian memperkuat pasukannya di Sumatera. Permintaan ini menimbulkan kemarahan Kertanegara dengan melukai utusan khusus Kubilai Khan. Kertanegara menyadari tindakannya ini akan dibalas oleh pasukan Mongol. Ekspedisi pengiriman pasukan itu dikenal dengan nama Pamalayu. anak tirinya (hasil perkawinan Tunggul Ametung dan Ken Dedes).  LIHAT JUGA . Kedua pasukan bertempur di Desa Ganter pada 1222. Kertanegara berhasil memperluas pengaruhnya di Campa melalui perkawinan antara raja Campa dan adik perempuannya. Pada 1275 ia mengirim pasukan untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya sekaligus menjalin persekutuan dengan Kerajaan Campa (Kamboja). Namun Kertanegara telah dibunuh oleh raja Kediri. Kubilai Khan. yang berkuasa di Cina. pada 1289. Bakulapura (Kalimantan Barat). Tohjaya (putra Ken Arok dengan Ken Umang). Ranggawuni wafat pada 1268 dan digantikan oleh putranya. Jayakatwang. Pasukan Tohjaya kalah dalam pertempuran dan meninggal dunia dalam pelarian. Meng Ki.   Kertanegara Ken Arok memerintah Kerajaan Singasari hanya lima tahun. Ranggawuni langsung menyerang Tohjaya.besar untuk menyerang Kerajaan Singasari. Bali. Madura.   Serangan Pasukan Mongol Pasukan Pamalayu dipersiapkan Kertanegara untuk menghadapi serangan kaisar Mongol. Sunda (Jawa Barat). Ken Arok berhasil memenangkan pertempuran dan sejak itu wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri dikuasai oleh Singasari.

Abdul. Jilid 9. the free encyclopedia Jump to: navigation. yang dipersembahkan kepada Anusapati. raja Singasari. candi ini merupakan salah satu tempat yang dikunjungi Hayam Wuruk pada 1359. Majapahit From Wikipedia. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Dalam Negarakertagama. Malang.   Atas : Candi Kidal dibangun di Rejokidal. Halaman 110. raja kedua dan anak tiri Ken Arok. Kediri. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Kerajaan Mongol. Jawa Timur. Sumber : Syukur. pada pertengahan abad ke-13. Kekaisaran    Atas: Arca Dwarapala merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari. search Majapahit Empire . Tumpang. << Kiri atas: Candi Singasari disebut juga Candi Tumapel berupa kuil Syiwa yang besar dan tinggi. merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun untuk Raja Wisnuwardhana. << Kiri bawah: Candi Jago terletak di Malang. Kerajaan Majapahit. 2005. TAHUKAH KAMU  Pasukan Mongol menghancurkan Kerajaan Kediri dan membunuh Jayakatwang karena menyangka Kerajaan Kediri sebagai Kerajaan Singasari dan Jayakatwang sebagai Kertanegara.

Sanskrit (religious) Kejawen. Wilwatikta (modern Trowulan) Old Javanese (main). Animism Monarchy Kertarajasa Jayawardhana Girindrawardhana History Coronation Demak takeover November 10. Buddhism. the notion of such Javanese depictions is considered conceptual.[1] Capital Languages Religion Government Raja 1295–1309 1478–1527 Majapahit. 1293 1527 Native gold and silver coins.Karaton Mojopahit Kerajaan Majapahit ← 1293–1527 → Surya Majapahit¹ Extent of Majapahit influence based on the Nagarakertagama. Hinduism. Kepeng Currency .

It served as the symbol of the Majapahit empire Part of a series on the History of Indonesia Prehistory Early kingdoms Kutai Tarumanagara Kalingga Srivijaya Sunda Kingdom Medang Kingdom Singhasari Majapahit 4th century 358–669 6th–7th 7th–13th 669–1579 752–1045 1222–1292 1293–1500 Rise of Muslim states Spread of Islam Pasai Ternate Sultanate Malacca Sultanate Cirebon Sultanate Demak Sultanate Aceh Sultanate Pagaruyung Kingdom Banten Sultanate 1200–1600 1267–1521 1257–present 1400–1511 1445–1677 1475–1548 1496–1903 1500–1825 1526–1813 .(coins imported from China and later produced locally [2]) ¹ Surya Majapahit (The Sun of Majapahit) is the emblem commonly found in Majapahit ruins.

. Majapahit was an empire of 98 tributaries.Mataram Sultanate 1500s–1700s European colonisation Portuguese Dutch East India Co. southern Thailand. Majapahit reached its peak of glory during the era of Hayam Wuruk.[3] consisting of present day Indonesia. Malaysia. Dutch East Indies 1512–1850 1602–1800 1800–1942 Emergence of Indonesia National Awakening Japanese occupation National Revolution 1908–1942 1942–1945 1945–1950 Independence Liberal democracy Guided Democracy Transition New Order Reformasi Timeline 1950–1957 1957–1965 1965–1966 1966–1998 1998–present Indonesia portal  v  t  e Majapahit was a vast thalassocratic archipelagic empire based on the island of Java (modernday Indonesia) from 1293 to around 1500. stretching from Sumatra to New Guinea. Gajah Mada. Brunei. and East Timor. Singapore. although the true nature of Majapahit sphere of influence is still the subject of studies among historians. whose reign from 1350 to 1389 marked by conquest which extended through Southeast Asia. According to the Nagarakretagama (Desawarñana) written in 1365. His achievement is also credited to his prime minister. the Philippines.

Nagarakertagama.Majapahit was one of the last major empires of the region and is considered to be one of the greatest and most powerful empires in the history of Indonesia and Southeast Asia. most scholars do not accept this view.2 Golden age o 2.2 Territorial division 6 Legacy 7 List of rulers 8 Majapahit in popular culture 9 See also 10 Notes 11 References 12 External links Historiography Little physical evidence of Majapahit remains. have considered the entire historical record to be not a record of the past. as the historical record corresponds with Chinese materials that could not have had similar intention.1 Bureaucracy officials o 5.[6] Contents             1 Historiography 2 History o 2. The Javanese sources incorporate some poetic mythological elements. a Dutch nationalist.[5] German orientalist Berthold Laufer suggested that maja came from the Javanese name of an Indonesian tree.1 Formation o 2.[8] The main sources used by historians are: the Pararaton ('Book of Kings') written in the Kawi language and Nagarakertagama in Old Javanese. The list of rulers and details of the state structure show no sign of being invented.[7] and some details of the history are rather abstract. is an old Javanese epic poem written during the Majapahit golden age under the reign of Hayam Wuruk after which some events are covered narratively. art and architecture 4 Economy 5 Administration o 5. C.[4] Its influence extended beyond the modern territory of Indonesia and has been the subject of many studies. Berg.[9] Pararaton is focused upon Ken Arok (the founder of Singhasari) but includes a number of shorter narrative fragments about the formation of Majapahit.[8] . but a supernatural means by which the future can be determined. one that is sometimes seen as the precedent for Indonesia's modern boundaries.3 Decline 3 Culture.[8] There are also some inscriptions in Old Javanese and Chinese. and scholars such as C.[10] Despite Berg's approach.

He then opened that vast timberland and built a new village there. Kublai Khan sent a massive expedition of 1. the god combination of Shiva and Vishnu. Kertanegara. Zheng He's translator Ma Huan wrote a detailed description about Majapahit and where the king of Java lived.Ming Dynasty admiral Zheng He visited Majapahit. which was taken from a fruit name that had a bitter taste in that timberland (maja is the fruit name and pahit means bitter). a vassal state of Singhasari. challenged Singhasari by sending emissaries demanding tribute. Originally located at Candi Simping. When the Mongolian Yuan army sent by Kublai Khan arrived. After being pardoned by Jayakatwang with the aid of Madura's regent. Singhasari became the most powerful kingdom in the region. By that time. the Adipati (Duke) of Kediri. the Great Khan of the Mongol Empire and the Emperor of the Mongol Yuan Dynasty. Once . had usurped and killed Kertanagara. refused to pay the tribute. As the response.[12] History Formation The statue of Harihara. the last ruler of Singhasari. After defeating the Melayu Kingdom[13] in Sumatra in 1290. Arya Wiraraja. Kublai Khan. It was the mortuary deified portrayal of Kertarajasa. insulted the Mongol envoy and challenged the Khan instead. Kertanegara's son-in-law. The village was named Majapahit. Raden Wijaya.[11] New findings in April 2011.000 ships to Java. in 1293. indicate the Majapahit capital was much larger than previously believed after some artifacts were uncovered. was given the land of Tarik timberland. Blitar and the statue is now preserved at the National Museum of Indonesia. Wijaya allied himself with the army to fight against Jayakatwang. Jayakatwang.

During Tribhuwana‘s rule. was supposed to replace him. Jayanegara was murdered by his doctor.Jayakatwang was destroyed. and then sentenced to death. Tribhuwana appointed Gajah Mada as the Prime Minister in 1336. Approximately during Jayanegara's reign. or known in her formal name as Tribhuwannottungadewi Jayawishnuwardhani. In 1293. During his inauguration Gajah Mada declared his Sumpah Palapa. In 1328. they would have had to wait for another six months on a hostile island. following the death of the last rebel. Tanca. to gain the highest position in the government. Rajapatni appointed her daughter. though unsuccessfully. It was also their last chance to catch the monsoon winds home. the 15th of Kartika month in the year 1215 using the Javanese çaka calendar. However. She abdicated the throne in favour of her son. One of his sinful acts was his desire on taking his own stepsisters as wives. including Ranggalawe. It was suspected that the mahapati (equal with prime minister) Halayudha set the conspiracy to overthrow all of the king's opponents. as the queen of Majapahit under Rajapatni's auspices. 1293.[14] Yuan's army had to withdraw in confusion as they were in hostile territory. the Majapahit kingdom grew much larger and became famous in the area. Tribhuwana ruled Majapahit until the death of her mother in 1350. Gayatri Rajapatni. otherwise. the Italian Friar Odoric of Pordenone visited Majapahit court in Java. The new kingdom faced challenges. Halayudha was captured and jailed for his tricks. Raden Wijaya founded a stronghold with the capital Majapahit. Hayam Wuruk. Jayanegara was notorious for immorality. Raden Wijaya forced his allies to withdraw from Java by launching a surprise attack. Some of Kertarajasa's most trusted men. and Nambi rebelled against him. During his coronation he was given formal name Kertarajasa Jayawardhana.[14] Wijaya himself died in 1309. or "weak villain". According to tradition. Sora. The exact date used as the birth of the Majapahit kingdom is the day of his coronation. revealing his plan to expand Majapahit realm and building an empire. Wijaya's son and successor. which equates to November 10. Tribhuwana Wijayatunggadewi. but Rajapatni retired from court to become a Bhikkhuni. He was entitled Kala Gemet. His stepmother. Golden age .

also known as Rajasanagara. Majapahit attained its peak with the help of prime minister. Hayam Wuruk.The graceful Bidadari Majapahit. ruled Majapahit in 1350–1389. Under Gajah Mada's command (1313–1364). Majapahit conquered more territories and become the regional power. The terracotta portrait of Gajah Mada. . Gajah Mada. golden celestial apsara in Majapahit style perfectly describes Majapahit as "the golden age" of the archipelago. During this period. Collection of Trowulan Museum.

a few years after Gajah Mada's death.It is considered as a commercial trading empire in the civilization of Asia. Sulawesi. Despite the courageous resistance. however it was never mentioned in Nagarakretagama.[4] Although the Majapahit rulers extended their power over other islands and destroyed neighboring kingdoms. Muslim traders and proselytizers began entering the area. However Gajah Mada saw this event as an opportunity to demand Sunda's submission to Majapahit overlordship. In 1357 the Sunda king and his royal family came to Majapahit. Gajah Mada's other renowned general was Adityawarman[citation needed]. to accompany and marry his daughter with Hayam Wuruk.[18] In 1377. . Nusa Tenggara islands. Hayam Wuruk decided. The skirmish between the Sunda royal family and the Majapahit troops on Bubat square were unevitable.[4] It also claimed relationships with Champa. probably for political reasons. and a complex system of religious rituals. The Nagarakertagama. to take princess Citra Rashmi (Pitaloka) of neighboring Sunda Kingdom as his consort. and some parts of Philippines islands as under Majapahit realm of power. Almost whole of the Sundanese royal party were viciously massacred. Maluku. written in 1365 depict a sophisticated court with refined taste in art and literature.According to the book of Nagarakertagama pupuh (canto) XIII and XIV mentioned several states in Sumatra. and Vietnam. Cambodia.[19] Geographical and economic constraints suggest that rather than a regular centralised authority. The nature of the Majapahit empire and its extent is subject to debate. Siam. the outer states were most likely to have been connected mainly by trade connections. their focus seems to have been on controlling and gaining a larger share of the commercial trade that passed through the archipelago. Borneo. but challenges to Majapahit's claim to overlordship in outer islands drew forceful responses. which was probably a royal monopoly.This empire also serve as one of the most influential empires in the Indonesian history. Malay Peninsula.[4] contributing to the end of the Srivijayan kingdom. The poet describes Majapahit as the centre of a huge mandala extending from New Guinea and Maluku to Sumatra and Malay Peninsula. This source mentioned of Majapahit expansions has marked the greatest extent of Majapahit empire.[15] The Sundanese took this proposal as an alliance agreement.[17] The Battle of Bubat or Pasunda Bubat tragedy become the main theme of Kidung Sunda. Majapahit sent a punitive naval attack against a rebellion in Palembang. Next to launching naval and military expeditions.[16] Tradition mentioned that the heartbroken Princess committed suicide to defend the honour of her country. About the time Majapahit was founded. Majapahit's direct administration did not extend beyond east Java and Bali. the Malay Peninsula. Local traditions in many parts of Indonesia retain accounts in more or less legendary form from 14th-century Majapahit's power. It may have had limited or entirely notional influence over some of the tributary states in included Sumatra. known for his conquest in Minangkabau. southern Burma. Kalimantan and eastern Indonesia over which of authority was claimed in the Nagarakertagama. also mentioned in Carita Parahyangan and Pararaton. and even sent missions to China. the expansion of Majapahit Empire also involved diplomacy and alliance. New Guinea. the royal family were overwhelmed and decimated.

In western part of the crumbling empire. Wikramawardhana ruled to 1426 and was succeeded by his daughter Suhita. crown prince Wirabhumi. the series of Ming armada naval expeditions led by Zheng He. who also claimed the throne. Nevertheless. The civil war has weakened Majapahit grip on its outer vassals and colonies. Majapahit found itself unable to control the rising power of the Sultanate of Malacca that in the mid-15th century began to gain effective control of Malacca strait and expands its influence to Sumatra. Demak. came to power 1456. son of Kertawijaya. Kuala Lumpur. Prince Wikramawardhana. The model of Majapahit ship display in Muzium Negara. In 1447. who ruled from 1426 to 1447. He died in 1466 and was succeeded by Singhawikramawardhana. In 1478 he defeated Kertabhumi and reunited Majapahit as one Kingdom. During the reign of Wikramawardhana. He died in 1453. Girisawardhana. Suhita died and was succeeded by Kertawijaya. Hayam Wuruk also had a son from his previous marriage. is thought to have occurred from 1405 to 1406. In 1468 Prince Kertabhumi rebelled against Singhawikramawardhana promoting himself king of Majapahit. After Kertawijaya died. a Muslim Chinese admiral. He ruled until 1451. who married a relative. Ranawijaya ruled from 1474 to 1519 with the formal name Girindrawardhana. By 1430 Zheng He's expeditions has established Muslim Chinese and Arab communities in northern ports of Java such as in Semarang. and Ampel.[8] of which Wikramawardhana was victorious and Wirabhumi was caught and decapitated. Hayam Wuruk was succeeded by the crown princess Kusumawardhani. She was the second child of Wikramawardhana by a concubine who was the daughter of Wirabhumi. her brother. called Paregreg. A three-year kingless period was possibly the result of a succession crisis. A civil war. thus Islam began to gain foothold on Java's northern coast. Several other former Majapahit vassals and colonies began to released themself from Majapahit domination and suzerainty.Decline Following Hayam Wuruk's death in 1389. Bhre Pamotan became a king with formal name Rajasawardhana and ruled at Kahuripan. Tuban. Singhawikramawardhana moved the Kingdom‘s capital further inland to Daha (the former capital of Kediri kingdom) and continued his rule until he was succeeded by his son Ranawijaya in 1474. Majapahit's . Majapahit power entered a period of decline with conflict over succession. arrived in Java for several times spanned the period from 1405 to 1433.

[23] Demak under the leadership of Raden (later crowned as Sultan) Patah (Arabic name: Fatah) was acknowledged as the legitimate successor of Majapahit. the Hindu kingdoms in Java only remained in Blambangan on eastern edge and Pajajaran in western part.power had declined through these dynastic conflicts and the growing power of the north-coastal kingdoms in Java. Raden Patah. bumi = 1). art and architecture . since Demak ruler was the descendants of Kertabhumi. 1400 Saka. This event to led the war between Sultanate of Demak and Daha. Culture. After the fall of Majapahit. The year is marked among Javanese today with candrasengkala "sirna ilang kertaning bumi" (the wealth of earth disappeared and diminished) (sirna = 0. Demak established itself as the regional power and the first Islamic sultanate in Java. With the fall of Daha crushed by Demak in 1527. priests. ilang = 0. was the son of Majapahit king Brawijaya V with a Chinese concubine. A small enclave of Hindu communities still remain in Tengger mountain range. Gradually Hindu communities began to retreat to mountain ranges in East Java and also to neighboring island of Bali. the rising Demak sultanate was easily accepted as the nominal regional ruler. The battle was won by Demak in 1527. as Demak was the former Majapahit vassal and located near the former Majapahit realm in Eastern Java. kerta = 4.[22] A large number of courtiers. The refugees probably fled to avoid Demak retribution for their support for Ranawijaya against Kertabhumi. Another argument supports Demak as the successor of Majapahit. and members of the royalty moved east to the island of Bali. the source of Patah's legitimacy was because their first sultan. artisans. Dates for the end of the Majapahit Empire range from 1478 (that is. According to Babad Tanah Jawi and Demak tradition. According Jiyu and Petak inscription. the ends of centuries being considered a time when changes of dynasty or courts normally ended[20]) to 1527. Ranawijaya claimed that he already defeat Kertabhumi [21] and move capital to Daha. the Muslim emerging forces finally defeated the remnants of the Majapahit kingdom in the early 16th century.

and Vaishnavism were all practiced. The Nagarakertagama does not mention Islam. Pari in Sidoarjo. Located at Trowulan. — Description of the Majapahit capital from the Old Javanese epic poem Nagarakertagama.[24] The capital (Trowulan) was grand and known for its great annual festivities. The petals of the katangga were sprinkled over the roofs for they had fallen in the wind.[4] Jabung temple near Paiton. Majapahit's territories were roughly divided into three types: the palace and its vicinity. bearing fine carvings and coloured" [Within the wall compounds] "there were elegant pavilions roofed with aren fibre. it was Majapahit architects of the 14th and 15th centuries who mastered it. Shaivism. Believed to be the entrance of an important compound in Majapahit capital. the 15.[25] Making use of a vine sap and palm sugar mortar. The main event of the administrative calendar took place on the first day of the month of Caitra (March–April) when representatives from all territories paying tax or tribute to Majapahit came to the capital to pay court. the largest temple in East Java dated back to Kediri era. Buddhism. Probolinggo. and Surawana temple near Kediri. their temples had a strong geometric quality. and the king was regarded as the incarnation of the three.. delighting those who saw them". The example of Majapahit temples are Brahu temple in Trowulan. . The roofs were like maidens with flowers arranged in their hair. none lack pillars. dated from Majapahit period.. Some of the temples are dated from earlier period but renovated and expanded during Majapahit era. "Of all the buildings. East Java.5 meter tall red brick split gate. and the outer dependencies which enjoyed substantial internal autonomy. like the scene in a painting. but there were certainly Muslim courtiers by this time. Jabung in Probolinggo. Although brick had been used in the candi of Indonesia's classical age. such as Penataran.Wringin Lawang. the areas of east Java and Bali which were directly administered by officials appointed by the king.

but always ended up in failure and managed to be . but this king always vanquished and get the better of him. The candi bentar took shape of typical Majapahit temple structure — consists of three parts. He said that king of Java ruled over seven other kings (vassals). all the way through the silkroad to Europe in 1330. and even the roof were gilded. In his book: "Travels of Friar Odoric of Pordenone". [Yet] his island is populous. cyclops and also the bas-relief telling the story of Sri Tanjung. He was sent by the Pope to launch a misson into the Asian interiors.. grand. This type of split gate has no doors and provides no real defensive purpose but narrowing the passage. ". Some of typical architectural style are believed to be developed during Majapahit era. He also recorded that the kings of the Mongol has repeatedly tried to attack Java. The example of kori agung or paduraksa style gate is the elegant Bajang Ratu gate richly decorated with Kala demon. architectural ornaments. crossed the Black Sea into Persia. the stairs and palace interior were coated with gold and silver. before entering the next compound through tall roof paduraksa gate with enclosed door. He also mentioned that in this island was found a lot of clove.. and Banjarmasin in Borneo.. The large split gate of Wringin Lawang located at Jatipasar. and Srilanka. China. Those typical Majapahit architectural style has deeply influenced the Javanese and Balinese architecture of later period. Significant numbers of terracotta artifacts were discovered in Trowulan. It was probably only serve the ceremonial and aesthetic purpose. Now the Great Khan of China many a time engaged in war with this king. water containers. such as tall and slender roofed red brick gate commonly called as kori agung or paduraksa. a Franciscan monk. The artifacts ranges from human and animal figurines.[26] The first European record about Majapahit came from the travel log of the Italian Mattiussi.. before visiting Java and Banjarmasin. In 1318 he departed from Padua. The Majapahit Terracotta art also flourished in this period. The king of this island has a palace which is truly marvelous. The stairs and palace interior were coated with gold and silver.. and also split gate of candi bentar. Java. East Java. all the way across Calcutta. to pipes and roof tiles. he visited several places in today's Indonesia: Sumatra." — Description of Majapahit by Mattiussi (Friar Odoric of Pordenone). nutmeg and many other spices. piggy banks. to create the sense of grandeur.This temple was identified in Nagarakretagama as Palah temple and reported being visited by King Hayam Wuruk during his royal tour across East Java. is one of the oldest and the largest surviving candi bentar dated from Majapahit era. and is the second best of all island that exist. body and tall roof — evenly split into two mirroring structures to make a passage in the center for people to walk through. Madras. between 1318–1330. He then headed to Nicobar island all the way to Sumatra. Mojokerto. For it is very great. He returned to Italy by land through Vietnam. and luxurious palace.the King [of Java] has subject to himself seven crowned kings. In his book he mentioned that he visited Java without explaining the exact place he had visited.. foot. He mentioned that the King of Java had an impressive. even the roof were gilded with gold. Trowulan. cubeb.

About 10. Javanese economy had been partly monetised since the late 8th century.[24] Some idea of scale of the internal economy can be gathered from scattered data in inscriptions. In later period near the fall of Majapahit. The Javanese kingdom mentioned in this record is Majapahit. . an important change took place: the indigenous coinage was completely replaced by imported Chinese copper cash. and the time of his visit is between 1318–1330 during the reign of Jayanegara. the art and architecture of Majapahit witnessed the revival of indigenous native Austronesian megalithic architectural elements. Indonesian Ancient Relics Conservation Bureau (BP3) of East Java verified that those coins dated as early as Majapahit era. in the reign of Majapahit's first king. Although many of these occupations had existed in earlier times. The stepped pyramid structure called Punden Berundak (stepped mounds) is a common megalithic structure during Indonesian prehistoric era before the adoption of Hindu-Buddhist culture.[24] Majapahit inscriptions mention a large number of occupational specialities. 14th–15th century Trowulan.388 ancient Chinese coins weighing about 40 kg were even unearthed from the backyard of a local commoner in Sidoarjo in November 2008.[27] The reason for using foreign currency is not given in any source. In about the year 1300. Economy Majapahit Terracotta Piggy Bank. but most scholars assume it was due to the increasing complexity of Javanese economy and a desire for a currency system that used much smaller denominations suitable for use in everyday market transactions. The Canggu inscriptions dated 1358 mentions 78 ferry crossings in the country (mandala Java).sent back to the mainland. Jakarta) Taxes and fines were paid in cash. such as Sukuh and Cetho temples on western slopes of Mount Lawu. This was a role for which gold and silver are not well suited. the proportion of the population earning an income from nonagrarian pursuits seems to have become even greater during the Majapahit era. ranging from gold and silver smiths to drink vendors and butchers. Unlike previous Majapahit temples that demonstrate typical Hindu architecture of high-rise towering structure. the shape of these temples are step pyramid. East Java. (Collection of National Museum of Indonesia. quite similar to Mesoamerican pyramids. using gold and silver coins.

14th century (Museum of Asian Art. and during Majapahit's prime numerous irrigation projects were undertaken. the northeast lowlands of Java were suitable for rice cultivation. and as the spices passed through Java they would have provided an important source of income for Majapahit. including Indians. Majapahit's ports on the north coast were probably significant stations along the route to obtain the spices of Maluku. Eastern Java.[24] The Nagarakertagama states that the fame ruler of Wilwatikta (a synonym for Majapahit) attracted foreign merchants from far and wide. San Francisco) .The great prosperity of Majapahit was probably due to two factors. Administration Pair of door guardians from a temple. Firstly. A special tax was levied against some foreigners. Khmers. Secondly. and Chinese among others. some with government assistance. Siamese. possibly those who had taken up semi-permanent residence in Java and conducted some type of enterprise other than foreign trade.

The royal order or edict usually transmitted from the king to the high officials well to their subordinates. usually reserved for the king's heir Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. state laws as well as religious laws Dharmma-upapatti. This position is analogous to prime minister. the board of ministers that conduct the daily administration Dharmmadhyaksa. the king is assisted by bureaucratic state officials that also included the close relatives of the kings that hold certain esteemed titles. The hierarchy and structure relatively remain intact and unchanged throughout Majapahit history.The statue of Parvati as mortuary deified portrayal of Tribhuwanottunggadewi. During the reign of Hayam Wuruk. they determine the important state policies. Territorial division . The king holds the highest political authority and legitimacy. the officials concerning religious affairs Within the ministers of Rakryan Mantri ri Pakira-kiran there is the most important and the highest minister titled Rakryan Mapatih or Patih Hamangkubhumi.[28] The king is the paramount ruler. the officials of laws. mother of Hayam Wuruk. Among the Dharmmadhyaksa officials there is Dharmmadhyaksa ring Kasewan (State's highest Hindu Shivaist priest) and Dharmmadhyaksa ring Kasogatan (State's highest Buddhist priest). including war or peace. There is also the board of advisors consist of the elders within royal family called Bhattara Saptaprabhu. and together with king. Majapahit employed a well-organized bureaucratic structure for administrative purposes. both are the religious laws authorities of each dharmic faiths. Bureaucracy officials During his daily administration. as the chakravartin he is considered as the universal ruler and believed to be the living god on earth. The officials in Majapahit courts are:     Rakryan Mahamantri Katrini. queen of Majapahit.

Watek: the regency. 4. During its formation. Bhumi: the kingdom. collect taxes. Majapahit traditional realm only consists of lesser vassal kingdoms (provinces) in eastern and central Java.5 metres tall Bajang Ratu gate. administered by thani. Kabuyutan: the hamlet or sanctuary place. ruled by the king 2. administered by wiyasa. Their duty is to administer their own provinces. 5. Wanua: the village. Nagara: the province. During the reign of Hayam Wuruk (1350 to 1389) there were 12 provinces of Majapahit. king's cousin son brother in-law Rajasawardhana Bhre Bhre Wirabhumi1 Wirabhumi Bhre Paguhan Singhawardhana . administered by king's close relatives: Provinces Kahuripan (or Janggala. today Surabaya) Daha (former capital of Kediri) Tumapel (former capital of Singhasari) Wengker (today Ponorogo) Matahun (today Bojonegoro) Wirabhumi (Blambangan) Paguhan Titles Bhre Kahuripan Bhre Daha Bhre Tumapel Bhre Wengker Bhre Matahun Rulers Relation to the King Tribhuwanatunggadewi queen mother Rajadewi Maharajasa Kertawardhana Wijayarajasa aunt and also mother in-law father uncle and also father in-law husband of the duchess of Lasem. or bhre (prince or duke) 3. 6. administered by lurah. Kuwu: the district. Usually this position reserved for the close relatives of the king. This title is the highest position below the monarch and similar to duke or duchess. send annual tributes to the capital. or natha (lord). This region is ruled by provincial kings called Paduka Bhattara with the title Bhre. echoed the grandeur of Majapahit. Majapahit recognize the hierarchy classifications of lands within its realm: 1. at Trowulan. ruled by the rajya (governor).The elegant 16. and manage the defenses of their borders.

the king's niece. They enjoyed substantial autonomy and internal freedom.Provinces Kabalan Pawanuan Lasem (a coastal town in Central Java) Pajang (today Surakarta) Mataram (today Yogyakarta) 1 Titles Bhre Kabalan Bhre Pawanuan Rulers Kusumawardhani2 Surawardhani Relation to the King daughter niece Bhre Lasem Rajasaduhita Indudewi cousin Bhre Pajang Rajasaduhita Iswari Bhre Mataram Wikramawardhana2 sister nephew Bhre Wirabhumi is actually the title: the Duke of Wirabhumi (Blambangan). yet they enjoyed substantial internal autonomy. However these areas usually possess their own native rulers or kings. and obliged to pay annual tributes. as the result the new larger territorial concept was defined:    Negara Agung. Sulawesi. Lesser Sunda Islands. Mancanegara. as well as Dharmasraya. This area covered the eastern half of Java. Bali. 2 Kusumawardhani (king's daughter) married to Wikramawardhana (king's nephew). Nusantara. He married to Nagawardhani. and Malay peninsula. When Majapahit entered the thalassocratic imperial phase during the administration of Gajah Mada. several overseas vassal states were included within the Majapahit sphere of influence. and Majapahit did not necessarily station their officials or military officers here. . Madura. any challenges on Majapahit oversight might draw severe response. These areas are directly influenced by Javanese culture. the core kingdom. Lampung and Palembang in Sumatra. the real name is unknown and he referred as Bhre Wirabhumi in Pararaton. This includes the capital city and the surrounding areas where the king effectively exercises his government. This includes the rest of Java island. but are included as colonies and they had to pay annual tribute. or the Grand State. Majapahit stationed their officials and officers in these places and regulate their foreign trade activities and collect taxes. that might foster alliance or intermarried with the Majapahit royal family. areas surrounding Negara Agung. areas which do not reflect Javanese culture. These areas such as the vassal kingdoms and colonies in Maluku. The traditional or initial area of Majapahit during its formation before entering the imperial phase. the couple become the heir. however. Pagaruyung. Borneo. the king's close relatives. with all its provinces ruled by the Bhres (dukes).

however Majapahit also recognize the fourth realm that defines its foreign diplomatic relations:  Mitreka Satata.[29] Mitreka Satata can be considered as Majapahit's allies.[30] The territories belongs within Majapahit Mandala sphere of influence were those categorized as Mancanegara and Nusantara. modern Surabaya) Keling Kelinggapura    Kembang Jenar Matahun (today Bojonegor o) Pajang (today Surakarta)    Singhapura Tanjungpura Tumapel (former capital of Singhasari)   Wengker (today Ponorogo) Wirabhumi (today Blambanga n) Legacy . literary means "partners with common order". and Yawana (Annam). Marutma. Dharmmanagari (Nakhon Si Thammarat Kingdom). the foreign states are Syangkayodhyapura (Ayutthaya of Siam).[31] The provinces or vassal areas are:    Daha (former capital of Kediri) Jagaraga Kabalan    Kahuripan (or Janggala.All of those three categories were within the sphere of influence of the Majapahit empire. These areas usually have their own indigenous rulers. and also Majapahit's neighboring mandalas. Champa. It refer to independent foreign states that is considered as Majapahit's equals. since other foreign kingdoms in China and India was not included in this category. and it could be composed of numerous other tributary polities without undergoing administrative integration. In later period. The model of political formations and power difussion from its core in Majapahit capital city that radiates through its overseas possessions. The term mandala derived from Sanskrit "circle" to explain the typical ancient Southeast Asian polity that was defined by its centre rather than its boundaries. was later identified by historians as "mandala" model. not the subject of Majapahit powers. Srivijaya and Angkor. The same mandala model also applied on previous empires. Rajapura and Sinhanagari (kingdoms in Myanmar). enjoy substantial autonomy and have their own political institution intact without further integration into Majapahit administration. although Majapahit known has conducted foreign relations with these nations. Ayutthaya and Champa. Majapahit's hold on its overseas possessions began to waned. According to Nagarakretagama canto 15. According to Wingun Pitu inscription (dated 1447) it was mentioned that Majapahit was consist of 14 provinces. Kamboja (Cambodia). that administrated by the ruler titled Bhre.

which was probably a local testament of the empire's expansive nature that once dominating the archipelago. Others than Javanese sources.[24] Numbers of local legends and folklores in the region had mentioned about the Majapahit kingdom. from Aceh. constituting mainly ceremonial recognition of suzerainty. also can be found.[24] Although its political power beyond the core area in east Java was diffuse. . some regional legends mentioning Majapahit kingdom or its general Gajah Mada. Sunda. In sum. demonstrate the typical Majapahit red brick architecture. and often become the source of inspiration for wayang shadow puppet performance.Pura Maospahit ("Majapahit Temple") in Denpasar. Majapahit society developed a high degree of sophistication in both commercial and artistic activities. Malay Peninsula. Brunei. Bali. ketoprak and topeng dance drama. Bali to Sumbawa. The tales of Panji was dated from older period during Kediri kingdom. are popular tales in Javanese and Balinese literatures. while the tale of Sri Tanjung and the epic of Damarwulan took place during Majapahit period. The legend of Minangkabau mentioned an invading foreign prince — associated with Javanese Majapahit kingdom — that being defeated on buffalo fight. Majapahit was the largest empire ever to form in Southeast Asia. Its capital was inhabited by a cosmopolitan population among whom literature and art flourished. Palembang. Most of them mentioned about the incoming Javanese forces to their land. the tale of Sri Tanjung. and the epic of Damarwulan. Minangkabau. These tales has remain a popular theme in Javanese culture of later period during Mataram Sultanate. Several Javanese legends were originated or become popular during Majapahit period. The Majapahit style minaret of Kudus Mosque. The Panji cycles.

literature. Majapahit became a symbol of past greatness. The Majapahit Hindu-Javanese culture has shaped the culture of Bali. Southern Thailand. Mataram Sultanate royal cemetery in Kota Gede. Bali. Malaysia. dancedrama and artforms. and provides the glimpse and valuable historical records on Majapahit. The vivid. For Indonesians in later centuries. Pararaton and Tantu Pagelaran. Brunei. Pajang. and Mataram sought to establish their legitimacy in relation to the Majapahit. as its founder. such as Nagarakretagama. predate Majapahit. Yogyakarta. Sutasoma. Although it has been suggested that the keris. Keraton Kasepuhan and Sunyaragi park in Cirebon. as evidence in Menara Kudus Mosque. Large numbers of Majapahit manuscripts. and also pendopo pavilion has become ubiquitous in Javanese and Balinese architectural features. the Majapahit expansion is believed to be responsible for the widespread use of the keris dagger in Southeast Asia. artisans and priests has took refuge either in the interior mountainous region of East Java or across the narrow strait to Bali.Majapahit had a momentous and lasting influence on Indonesian architecture. from Java. The Islamic sultanates of Demak. In weaponry. and various palaces and temples in Bali. Raden .[33] The Demak claimed a line of succession through Kertabumi.[32] The ancient links and Majapahit legacy is observable in many ways. nevertheless the empire expansion contributed to its popularity and diffussion in the region. many Majapahit nobles. architecture. It is also due to the fact that after the fall of the empire. The Majapahit architectural style that often employs terracotta and red brick had heavily influenced the architecture of Java and Bali in the later period. Bali is credited as the last stronghold to safeguard and preserved the ancient Hindu Javanese civilization. were being well-kept in royal libraries of Bali and Lombok. religious rituals. The Majapahit style candi bentar split gate. rich and festive Balinese culture is considered as one of Majapahit legacy. "without Java there is no Bali". Yet in return. The aesthetics and style of bas-reliefs in Majapahit East Javanese temples were preserved and copied in Balinese temples. The Javanese Hindu civilization since the era of Airlangga to the era of Majapahit kings has profoundly influenced and shaped the Balinese culture and history. The descriptions of the architecture of the capital's pavilions (pendopo) in the Nagarakertagama invoke the Javanese Kraton also the Balinese temples and palace compounds of today. The red brick Candi Bentar split gate of Keraton Kasepuhan in Cirebon reveal Majapahit architectural influences. Sumatra. that led to popular expression. and native daggers similar to it. to the Philippines. the kori or paduraksa towering red brick gate.

"Bhinneka Tunggal Ika". has become the source of Indonesian national pride of past greatness. and the Panataran as well as the Sukuh temple dated from the Majapahit era. derived from the Majapahit royal color.[citation needed] Bali in particular was heavily influenced by Majapahit and the Balinese consider themselves to be the true heirs of the kingdom. The notable statue of Garuda is the statue of the king Airlangga depicted as Vishnu riding Garuda.[35] The Indonesian coat of arms. including those of the early 20th-century Indonesian National Revival. The Indonesian national flag "Sang Merah Putih" ("Red and White") or sometimes called "Dwiwarna" ("The bicolor"). The Indonesian national motto.[38] Like Majapahit. Modern Indonesian nationalists. may probably have had such symbolic importance as it was the location of the former Majapahit capital.[37] It was invoked by Sukarno for nation building and by the New Order as an expression of state expansion and consolidation. and is sometimes seen as a precedent for the current political boundaries of the Republic.[25] The high reliefs of Gajah Mada and Majapahit history depicted in Monas. is a quotation from an Old Javanese poem "Kakawin Sutasoma". a Chinese princess. . Mpu Tantular.Patah. The Indonesian Navy flag of red and white stripes also has a Majapahit origin. who had been sent away before her son was born. also derives from Javanese Hindu elements.[4] Many of modern Indonesian national symbols derived from Majapahit Hindu-Buddhist elements. in court chronicles was said to be the son of Kertabumi with Putri Cina. the modern state of Indonesia covers vast territory and is politically centred on Java. written by a Majapahit poet. Garuda Pancasila.[22] Sultan Agung's conquest of Wirasaba (present day Mojoagung) in 1615 — during that time just a small town without significant strategic and economic value — led by the sultan himself. the Communist Party of Indonesia presented its vision of a classless society as a reincarnation of a romanticized Majapahit. In its propaganda from the 1920s. The memory of its greatness remains in Indonesia.[34] Central Javanese palaces have traditions and genealogy that attempt to prove links back to the Majapahit royal lines — usually in the form of a grave as a vital link in Java — where legitimacy is enhanced by such a connection. have invoked the Majapahit Empire.[36] The statue and relief of Garuda have been found in many temples in Java such as Prambanan from the ancient Mataram era.

This ancient oath of unification signifies the Palapa satellite as the modern means to unify the Indonesian archipelago by way of telecommunication. an Indonesian telecommunication company. Jero Wacik. the Indonesian government sponsored a massive exploration on the site that is believed to be the place where the palace of Majapahit once stood. The government then argued that the method they were applying were less destructive since digging method were used instead of drilling. Ancient bricks which are historically valuable were found scattered on the site. During the last half year of 2008. The rulers of Majapahit was the dynastic continuity of the Singhasari kings.[39] Nevertheless. styled Jayanagara (1309–1328) . and the program was started in February 1975. styled Kertarajasa Jayawardhana (1294–1309) 2. Kalagamet. which started by Sri Ranggah Rajasa. the Indonesian Minister of Culture and Tourism stated that the Majapahit Park would be built on the site and completed as early as 2009. since constructing the park's foundation in Segaran site located in south side of Trowulan Museum will inevitably damage the site itself. the royal family of Singhasari and Majapahit. has been named after Sumpah Palapa. Raden Wijaya. the founder of Rajasa dynasty in late 13th century. The name was chosen by president Suharto. Gajah Mada swore that he would not taste any spice as long as he had not succeeded in unifying Nusantara (Indonesian archipelago). 1. the series of communication satellites owned by Telkom. Rulers are highlighted with period of reign.Palapa. the project leaves a huge attention to some historians. the famous oath taken by Gajah Mada.[40] List of rulers Genealogy diagram of Rajasa dynasty. in order to prevent further damage caused by home-made brick industries that develop on the surrounding area.

Indonesia is described as the 'reincarnation' of the Majapahit empire. The current Indonesian president is often portrayed as a Majapahit monarch or prime minister. styled Brawijaya III (1456–1466) 11. It took place in the late Singhasari period and formation of Majapahit. that is to say the civil war of Majapahit between Wikramawardhana and Bhre Wirabhumi. Sandyakalaning Majapahit (1933). Hayam Wuruk. 5. the film tells the story of nine Muslim saints ('wali') who spread Islam to Java. styled Brawijaya II (1451–1453) 9. 2. Kertawijaya. Suhita (1429–1447) 7. while commoners are suffering. Bhre Wengker. Tutur Tinular. Singhawikramawardhana. a weekly comic strip by Dwi Koendoro published in the Sunday edition of Kompas. In several stories the Paregreg war is described. a fictional kingdom neighbour of the Pajajaran. Begun as a popular radio drama program in the late 1980s. From a political. Although it took place in the Majapahit era. Sri Gitarja. styled Brawijaya V (1468–1478) 13. Girindrawardhana. social. cultural and current point of view. The impact of the Majapahit theme on popular culture can be seen in the following: 1. styled Brawijaya VI (1478–1527) Majapahit in popular culture Celebrated as 'the golden era of the archipelago'. Saur Sepuh (1987–1991). or Twilight/Sunset in Majapahit is an historical romance that took place during the fall of Majapahit empire. 4. Interregnum (1453–1456) 10. The story also involved a romance between the hero named Arya Kamandanu and his Chinese lover Mei Shin. It describes the decaying Majapahit empire where royals are fighting each other for power. reprinted in 2003). Pandanalas. Wali Songo. telling the everyday life of Panji Koming. styled Brawijaya IV (1466– 1468 or 1478[8]) 12. written by Sanusi Pane. Purwawisesa or Girishawardhana. the comic strip serves as witty satire and criticism of modern Indonesian society. 3. centered around the story about a fictional hero named Brama Kumbara. styled Sri Rajasanagara (1350–1389) 5. Senopati Pamungkas (1986. the king of Madangkara. 6. born Bhre Pamotan. royal intrigue. a common Majapahit citizen. This novel describes the saga. a novel by Arswendo Atmowiloto that is also a martial art-historical epic fiction. This part has been made into a single feature film entitled 'Saur Sepuh' as well. or to describe and mention it.3. the Majapahit empire has inspired many writers and artists (and continues to do so) to create their works based on this era. styled Brawijaya I (1447–1451) 8. Tutur Tinular is a martial art historical epic fictional story with the Majapahit era serving as the background of the story. a radio drama and film by S Tidjab. Rajasawardhana. Wikramawardhana (1389–1429) 6. a radio drama and film by Niki Kosasih. Kertabumi. and romance of the . The story took place near the end of the Majapahit era and the formation of Demak. or Suraprabhawa. Saur Sepuh is based on 15th-century Java. styled Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328–1350) 4. Panji Koming (since 1979).

7. Resink. 21. 9. 3/4) 38 (3/4): 353–359. Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory' (The Hague: W.2307/2754037.G. Dyah Pitaloka (2007).E. ^ The Brunei Museum journal. a novel written by Hermawan Aksan. the first king of Majapahit. Indonesia: Peoples and Histories. a Majapahit Princess. p. Gajah Mada. a pentalogy written by Langit Kresna Hariadi. 1962). about the fictionalized detailed lifestory of Sundanese Princess Dyah Pitaloka Citraresmi. ISBN 0-300-10518-5. Southeast Asia: a historical encyclopedia. 4. whom later becomes the consort of Raden Wijaya. a Malaccan admiral. 2. 38. This film recounts the love story between Gusti Putri Retno Dumilah. This series tells the history of Majapahit from its formation until the decline. p. 29. 29. ^ D. Hall (1956). from Angkor Wat to East Timor. vol. 3. page 18 . 6. ^ Taylor. JSTOR 2754037. No. 10. pp. Martinus Nijhoff. G. about fictionalized detail of Gajah Mada's life from Kuti rebellion until Bubat War. ^ Prapantja. Vol. and Hang Tuah. See also Indonesia portal      Kidung Sunda Osing Tenggerese List of monarchs of Java Srivijaya Notes 1. Imperium Majapahit. van Hoeve. Issue 1 – Page 192 7. "Problems of Indonesian Historiography".J. published by Elexmedia Komputindo. Puteri Gunung Ledang (2004). ^ a b c d e Ricklefs (1991). 1365 AD (The Hague. 8. ^ Keat Gin Ooi (2004). ISBN 978-1-57607-770-2. doi:10.formation of the Majapahit kingdom as well as the adventure of the main character. a comic book series by Jan Mintaraga. 1968). focussed around the Bubat War. pp. by Theodore Gauthier Pigeaud. page 19 5. 822. Jean Gelman (2003). ^ Majapahit Overseas Empire. Rakawi. ^ a b c d e f Ricklefs (1991). Pacific Affairs (Pacific Affairs. a Malaysian epic film based on a traditional Malay legend. New Haven and London: Yale University Press. Volume 4. 34. Volume 1. a commoner named Upasara Wulung and his forbidden love affair with princess Gayatri Rajapatni. Java in the 14th Century. trans. Digital Atlas of Indonesian History 4. A Study in Cultural History: The Negara-Kertagama by Rakawi Prapanca of Majapahit. 8. ABC-CLIO. The novel virtually took the same context and was inspired by Kidung Sundayana.

F. 22. Part 4. R. 31. ^ C. 1) Ansterdam: N. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2.V. 107. Singapore: Editions Didier Millet. Stanford: Stanford University Press. White Lotus p86 ISBN 9748496-78-4 12. ISBN 981-4155-67-5. Soekmono. No. ISBN 981-3018-26-7. 1) 24 (1): 91–99. 1300. Damais. Persee. 9789004061965. S. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). Retrieved 2010-07-14. (November 1964). ^ Y. ^ Ricklefs. Bertold. Vol. ^ Millet. cited in M. 13. p.Majapahit-Kingdom.4. ^ Johns. 252. Singapore 169641: Archipelago Press. JSTOR 644055. 19. ^ Ma Huan Ying-yai Sheng-lan. 36–37 23. Hefner (1983). Brill Archive. The Muslim world : a historical survey.. ^ a b Slamet Muljana. Soeroso M. November 2008. ^ Munoz. Prasasti Majapahit. no. pp. doi:10. 24. Het rijk van de vijfvoudige Buddha (Verhandelingen der Koninklijke Nederlandse Akademie van Wetenschappen. 448–451. Indonesian Heritage Series: Ancient History.10. ISBN 981-3018-26-7. page:100".. 17. Rosita (2003-01-01). Berg. ed. P. "Mandala: from sacred origins to sovereign affairs in traditional Southeast Asia". doi:10.V. ^ a b c d e f Millet. A. 37 and 100 21.P. page 40 . Didier Millet.R. ^ a b Schoppert. ^ "Ritual Networks and Royal Power in Majapahit Java. "Ritual and Cultural Reproduction in Non-Islamic Java". ed. ^ Spuler. 27. ^ Cribb. Sejarah Peradaban Manusia: Zaman Majapahit. pp. pp. ^ Ricklefs. 451–456. ^ Nastiti. 14.02a00030. Friday. 26. C. 1993. Bond University Australia. 1996. 29. Historical Atlas of Indonesia. Achadiati S. in the site www. "The Role of Structural Organisation and Myth in Javanese Historiography". Jakarta: PT Gita Karya. ^ Lonely Planet: History of Bali 33.com from Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala. 32. pages 18 and 311 11. ^ a b Ricklefs.H. (1973. p. 69. 33–34. ISBN 962-593-232-1. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. ^ "Uang Kuno Temuan Rohimin Peninggalan Majapahit". ^ Robert W. hal. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). 2005) 15. Menuju Puncak Kemegahan (LKIS.C. editor: John Miksic. Paul Michel (2006). Paris: Periplus Editions.1983.9. 106. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. 18. Afd. JSTOR 2050416. The Journal of Asian Studies (The Journal of Asian Studies. 25. translated by J. 279.G Mills. 5th reprint edition in 1988). Retrieved 2011-12-11.2307/2050416. Indonesian Heritage Series: Ancient History. hal. Robert. 10.. pp. Didier (Hardcover edition — August 2003). A History of Modern Indonesia Since c.1525/ae. ^ JakartaPost: Majapahit capital may be larger than previously believed 13. 1962. University of Hawai'i Press. 2nd ed. ISBN 90-04-06196-7. vol. Ricklefs. 28. 24. Titi Surti. ^ Dellios. 72.C Bagley (1981). 2nd ed. John Miksic. pp. Java Style. Letterkunde. American Ethnologist 10 (1983): 665–683. Singapore 169641: Archipelago Press.. 2000 20. 16. ^ Drs. (1988). 22 June 2007. (1997). ^ MAJAPAHIT : KERAJAAN AGRARIS – MARITIM DI NUSANTARA page 8 30. Didier (Hardcover edition — August 2003).

Antara (in Indonesian) 36. ^ Friend.34. ^ Ricklefs. ^ "Situs Majapahit Dirusak Pemerintah".org an National History Website View page ratings Rate this page What's this? Trustworthy Objective Complete Well-written I am highly knowledgeable about this topic (optional) Categories:          Former monarchies Former countries in Southeast Asia States and territories established in 1293 States and territories disestablished in 1527 1527 disestablishments Indianized kingdoms Historical Hindu empires Pre-colonial States of Indonesia 1293 establishments . 1991 External links Wikimedia Commons has media related to: Majapahit     A Short History of Majapahit Memoirs of Majapahit Kingdom A brief history of Majapahit A Complete Transcription of Majapahit Royal Manuscript of Nagarakertagama from SejarahNasional. November 4. ^ Hindu Civilizations of Austronesia and Southeast Asia 37. A History of Modern Indonesia Since c. page 43 35. 39. 2008. Cambridge. masterpiece of Mpu Tantular. ISBN 0-674-01137-6. 19. Harvard University Press. January 5. Ricklefs. Stanford: Stanford University Press. ^ Ricklefs. References  M. Massachusetts and London: Belknap Press. ^ Bhinneka Tunggal Ika. 2nd ed. 1300. Theodore. 40. pp.C. ^ "Taman Majapahit Dibangun di Trowulan". 2009. Indonesian Destinies. page 174 38.

     Former countries in Malaysian history Former countries in Philippine history Majapahit Former empires of Asia Former countries in Indonesian history Navigation menu        Create account Log in Article Talk Read Edit View history       Main page Contents Featured content Current events Random article Donate to Wikipedia Interaction      Help About Wikipedia Community portal Recent changes Contact Wikipedia Toolbox Print/export Languages     ไทย ‫ال عرب ية‬ Basa Banyumasan Česky .

Inc. Contact us    KERAJAAN MAJAPAHIT Kerajaan Majapahit adalah nama sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur. additional terms may apply. .                            Deutsch Español Français 한국어 हिन्दी Bahasa Indonesia Italiano ‫עברית‬ Basa Jawa ქართული Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands 日本語 Norsk (bokm l) Polski Português Русский संस्कृ तम् Suomi Svenska Tagalog Українська Tiếng Việt 中文 This page was last modified on 26 January 2013 at 17:55. Kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya.. Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License. See Terms of Use for details. Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389) yang didampingi oleh Patih Gadjah Mada (1331-1364). a non-profit organization. Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293.

Setelah mendapat pengampunan dari Raja Jayakatwang. Disinilah kemudian berdiri pusat Kerajaan Majapahit. berakhirlah riwayat Kerajaan Singasari. Raden Wijaya (menantu Raja Kertanegara) segera melarikan diri ke Sumenep.  Para Penguasa Majapahit Raden Wijaya : (1309) Jayanegara : (1309-1328) Tribhuwanatunggaldewi : (1328-1350) Hayam Wuruk : (1350-1389) Wikramawardhana : (1389-1429) Suhita : (1429-1447) Kertawijaya : (1447-1451) Rajasawardhana : (1451-1453) Bhre Wengker : (1456-1466) Singhawikramawardhana : (1466-1468)  . Raja Jayakatwang sangat menghormati Arya Wiraraja sehingga Raden Wijaya diampuni. Jawa Timur) untuk dijadikan desa. Raja Kertanegara beserta petinggi kerajaan lainnya tewas dalam penyerangan tersebut. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijava untuk membalas dendam kepada Raja Jayakatwang. Mereka tidak mengetahui bahwa Singasari telah hancur. Madura. Raden Wijaya beserta pengikutnya diizinkan untuk membabat hutan Tarik (sekarang menjadi Desa Trowulan. dan mendapat perlindungan dari Arya Wiraraja. Setelah Raja Kertanegara gugur dalam peristiwa penyerangan Raja Jayakatwang (Raja Kediri).  Kertarajasa Jayawardhana  Pada 1293 pasukan Kubilai Khan dari Cina datang dengan tujuan untuk menghancurkan Kerajaan Singasari. penguasa Sumenep.

 TAHUKAH KAMU Pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Pemberontakan tersebut antara lain ialah pemberontakan Ranggalawe. Pasukan Kubilai Khan segera pergi dari tanah Jawa dan Raden Wijaya menjadi raja dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Setelah masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk.  . Kerajaan Majapahit hancur akibat terjadinya perang saudara. Kerajaan Majapahit dilanda beberapa pemberontakan. Kalimantan. Sora. dan India berdatangan.000 orang. Kerajaan  Atas: Candi Bajangratu. Sumatera. Banyak orang asing seperti Cina. salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit.   LIHAT JUGA Singasari. namun di tengah perjalanan pasukan Raden Wijaya dengan bantuan pasukan Singasari dari Sumatera menyerang pasukan tersebut. Kerajaan Gajah Mada Kediri. Pemberontakan baru dapat berakhir pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk (1350-1389). sebagian besar P. Dalam waktu singkat.   Wilayah Kekuasaan Wilayah kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Jawa (kecuali tanah Sunda). Selain itu. pamor Kerajaan Majapahit semakin menurun. faktor yang juga mempengaruhi runtuhnya Kerajaan Majapahit ialah munculnya Kerajaan Malaka dan berkembangnya kebudayaan Islam. Pasukan Kubilai Khan kembali ke pelabuhan. Semenanjung Malaya. Pada 1522. Kerajaan Kediri hancur dan Raja Jayakatwang terbunuh. dan Indonesia bagian timur hingga Irian Jaya. Pada masa itu rakyatnya sejahtera. Siam. dan Kuti selama masa pemerintahan Jayanegara (1309-1328). Pada masa inilah Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Perluasan wilayah ini dicapai berkat politik ekspansi yang dilakukan oleh Patih Mangkubumi Gadjah Mada. serta pemberontakan Sadeng dan Keta pada masa Tribhuwanatunggadewi (1328-1350).Kertabhumi : (1468-1478) Ranawijaya/Girindrawardhana : (1478-?) Pasukan Raden Wijaya bekerjasama dengan Kubilai Khan yang berjumlah sekitar 20.   Keruntuhan Majapahit Sepeninggal Raden Wijaya. kewibawaan Kerajaan Majapahit baik ke dalam maupun keluar kerajaan sangat kuat. << Kiri atas: Candi Panataran merupakan candi terbesar dan paling penting bagi umat Hindu di Jawa Timur yang dibangun pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit.

Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda KEBOHONGAN SEJARAH PERSETRUAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA Pembuktian Analisa Kitab Neraga Kertagama dan Kitab Negara Kertabhumi Created by Ejang Hadian Ridwan Suatu proses pencarian yang teramat sulit juga. tempat pemandian kerabat raja Majapahit. Abdul. terjadi perselisishan alias permusuhan. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. << Kiri bawah: Candi Tikus.   Atas : Relief di Candi Panataran ini menceritakan seseorang yang dieksekusi dengan menggunakan keris. Kidung Panji Wijayakrama. Perang antara Majapahit dan Sunda. dan lain sebagainya yang mengarah ke perang Bubat. Artikel-artikel sebelumnya dari penulis sudah gembar-gembor mengatakan bahwa . hasilnya hampir serentak semua link url atau situs web mengatakan hal sama yaitu ada perang Bubat. Tetapi kalau dimasukan keywords seperti : Perang Bubat. Jilid 6. Berulangkali searching dengan menggunakan keywords bermacam-macam seperti: persahabatan kerajaan Majapahit dan Sunda. dan Kidung Harsa Wijayayang menceritakan berdirinya Kerajaan Majapahit. ada perselisihan dan permusuhan dengan berbagai versinya. Kenyataannya semua hasil mengatakan hal yang sama. mencari sumber yang mampu mengatakan bahwa kerajaan Sunda dan kerajaan Majapahit adalah 2 kerajaan yang bersahabat dan rukun. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Persahabatan raja Majapahit Hayam Wuruk dengan raja Sunda Lingga Buana dan lain sebagainya. TAHUKAH KAMU Nama Majapahit diduga berasal dari nama pohon Maja karena pada masa itu hutan Tarik banyak ditumbuhi pohon Maja. Persahabatan kerajaan Sunda dan Majapahit masa Gajah Mada dan Hayam Wuruk. 1. dengan kata lain tidak bersahabat.  Sumber : Syukur. Dugaan ini berdasarkan Kitab Pararaton. 2005. Halaman 123.

Penyidikan suatu perkara hukum. hampir semuanya tidak bisa meberikan informasi tentang hal itu. Tabalung. dengan pihak yang dirugikan adalah bangsa Indonesia. Kalka. yang masa pemerintahan untuk kerajaan Majapahit dipimpin oleh Sri Rajasanagara (Hayam Wuruk versi kitab Pararaton) dengan Maha Patih Gajah Mada? inilah pertanyaan yang harus ada jawaban sebagai korelasinya dan jawaban itu harus ada.kisah Ken Arok. Malano . ikut juga Tanjung Kutei. berlindung di bawah kuasa Wilwatikta. Palembang. atau sumber sejarah yang masih relevan. paling dulu Melayu: Jambi. Sambas. Tunduk menengadah. Siak. Rokan. Prasasti-prasati yang ditemukan. terjadinya peristiwa perang Bubat dan Sumpah Palapa. kalau tidak pernyataan kebohongan sejarah itu tetap tidak kuat. Minangkabau. Tamihang.Pun ikut juga disebut Daerah Kandis. Sawaku. Batan. Pertanyaan selanjutnya adalah kalau memang tidak terjadi hal-hal seperti itu. lantas pola hubungan seperti apa yang diterapkan antara 2 kerajaan tersebut yaitu kerajaan Majapahit dan kerajaan Sunda. Kota Ungga. Landa. Solot dan juga Pasir Barito. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan. secara sendirinya adalah sumber-sumber yang sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai sumber sejarah. Sedu. yang akhirnya terjadi pembelokan arah sejarah. Sampit. Bukti sejarah yang ada adalah untuk perkara ini tiada lain adalah berupa prasastiprasasti dan beberapa kitab yang tingkat kepercayaannya akan kebenarannya masih tinggi. Bukti sejarah berikutnya adalah dicoba dengan mempelajari lagi satu kitab yaitu kitab Negara Kertagama. Toba dan Darmasraya. Haru serta Mandailing. Samadang dan Tirem tak terlupakan. Saludung. Kota Waringin. selalu dalam langkah awalnya adalah mencari barang bukti. Barune. Setelah dipelajari seksama dari hasil terjemahan kitab Negara Kertagama. negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri. Kahwas. Berdasarkan barang bukti itulah penyidikan lebih lanjut dapat dilakukan. kebohongan itu memnag terjadi. akhirnya didapat petikan sebagai berikut : “Negara-negara di nusantara dengan Daha bagai pemuka. Kitab Negara Kertagama inilah yang menjadi harapan satu-satunya bagi penulis untuk dapat memberikan informasi walaupun tidak gamblang. dianalisa dan dikembangkan. Kadandangan. Kampar dan Pane Kampe. Lawai ikut tersebut. Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan. dengan kata lain sumber-sumber itu adalah sumber yang direkayasa demi suatu kepentingan. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. yang kemudian dipelajari. Lampung dan juga Barus. Perang Bubat dan Sumpah Palapa adalah dusta atau kebohongan sejarah. Sumber-sumber utama yaitu kitab Pararaton dan kitab Kidung Sunda yang mengarah kepada kisah Ken Arok.

dilarang menginjak tanah sebelah barat pulau Jawa. Banggawi. semua sudah lama terhimpun. Seram. harus menegakkan agama Siwa. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk. Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain. Galian serta Salayar. Konon kabarnya para pendeta penganut Sang Sugata dalam perjalanan mengemban perintah Sri Baginda. pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa.” Petikan diatas memberkan informasi lengkap tentang negara-negara yang berada dibawah kekuasaan kerajaan Majapahit yang memang mewakili istilah nusantara yang didengung-dengukan itu. Rajapura begitu juga Singasagari Campa. Hutan Kendali sekaligus. menolak ajaran sesat. Kelang serta Kedah Jerai. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat. Semenjak nusantara menadah perintah Sri Paduka. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Kunir. Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. bisa jadi juga ini lemparan wacana ke publik dengan tujuan pro kontra mengenai istilah nusantara dengan hanya memakai simbolisasi Sumpah Palapa. jika mengemban perintah ke mana juga. tiap musim tertentu mempersembahkan pajak upeti. Ambon atau pulau Maluku. Taliwang. yang juga biasa disebut Lombok Merah. Tersebut pula pulau-pulau Makasar. Seran. Di Hujung Medini. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti. Kanjapiniran. begitu pun Darmanagari Marutma. Kelantan serta Trengganu Johor.tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura. Gurun serta Sukun. Buton. Seyogyanya. Muar. Lagi pula anda (n). Sumba. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Tumasik. Dilarang mengabaikan urusan negara dan mengejar untung. Bisa jadi Sumpah Palapa itu sendiri adalah bentuk pengkerdilan istilah nusantara itu sendiri. Dungun. Paka. Saimwang.Berikut Langkasuka. Terdorong keinginan akan menambah kebahagiaan. yang akhirnya diharapkan terjadi keraguan terhadap kebesaran istilah nusantara tersebut. Petikan diatas juga. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura. Solot. Wanin. Pahang yang disebut paling dahulu. Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di nusantara.memberikan informasi yang harapakan penulis atas pernyataan yang mencurigakan. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Buda. Pulau Gurun. diberikan pendaan cetakan tebal supaya lebih . tidak seperti Sumpah Palapa yang tidak mewakili aspek keseluruhan yang dikatakan nusantara. Muar. Bima.

kemudian perang menumpas pemberontakan kerajaan Sadeng dan Keta. dengan membentuk aliasi dengan negara-negra lainya. Percobaan invasi pertama. Dalam catatan sejarah resmi. katakanlah dengan beberapa negara besar yang sudah bergabung. kewibawaan. jadi tidak lagi harus bersusah-susah melakukan perang. Mengapa pula dengan skala waktu yang tidak terlalu lama nusantara bisa terbentuk? Jawabanya adalah teori musuh bersama. tidak harus melalui proses peperangan besar. ketika kerajaan Singhasari atau Tumapel dibawah kendali Jayakatwang yang merebut kekuasaan secara paksa dari penguasa sah Sri Kertanegara. bisa secepat itu takluk. perang terbesar adalah dengan kerajaan di Pulau Bali. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. persatuan dan kesatuan serta nama baik kerajaan. raja pertama Majapahit menantu dari Sri Kertanegara. tujuannya dalam rangka menjaga apabila suatu saat ada invasi dari kekaisaran Mongol untuk kedua kalinya. Wajar dan memang seharusnya kalau peperangan itu dilakukan.fokusyaitu: “Yawana ialah negara sahabat. untuk menjaga keutuhan. untuk kerajaan Majapahit. menginduk dan mengakui kerajaan Majapahit yang memegang kontrol atas mereka. untuk mengembangkannya lebih mudah ke arah pemekaran yang lebih luas. apa yang dilakukan oleh kerajaan Majapahit adalah sebagai pencetus atau pelopor ide penggabungan kekuatan. Pulau Madura tidak dipandang negara asing.” Merujuk pada keterangan kitab Negara Kertagama itu bahwa banyak negaranegara atau kerajaan-kerajaan lain yang secara otomatis takluk dan berinduk ke kerajaan Majapahit. Ketika negara-negara dalam aliansi itu sudah terbentuk. Tentara Mongol sempat menguasai ibu kota kerajaan. setidaknya ada alasan perang yang mendasar dan sah secara hukum kenegaraan. dan ini ide . Tetapi negara-negara lain. Tiga kerajaan ini nota bene adalah kerajaan-kerajaan yang secara historis atau sejarah pendiriannya mulai kerajaan Tumapel masa pemerintahan Sri Rajasa Sang Amurwabhumi alias Ken Arok (versi kitab Pararaton sampai ke Sri Kertanegara. hanya teridentifikasi melakukan beberapa kali peperangan. tapi tidak lama berselang bisa diusir kembali oleh pasukan tentara yang dipimpin Raden Wijaya. Umpan nilai psikologis inilah yang merupakan senjata ampuh dalam propaganda ide aliansi yang dimotori oleh kerajaan Majapahit. Hal ini dikarenakan. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. kemudian dilanjutkan pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit mulai dari Raden Wijaya sampai Sri Rajasanagara alias Hayam Wuruk (versi kitab Pararaton) adalah masih termasuk kerajaan-kerajaan bawahan. Ide aliansi inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya nusantara.

sangatlah brilian. Penyidikan dilanjutkan lagi. Negara sahabat artinya kerajaan itu dianggap sejajar kedudukanya dengan kerajaan Majapahit. Hubungan yang terjalin pun atas dasar persahabatan. Musuh bersama itu tiada lain adalah pasukan besar kekaisaran Mongol. bukan permusuhan atau yang satu menjadi bawahan atas yang lainnya. yang ada adalah negara sahabat. Sekarang pertanyaan yang timbul adalah Yawana itu kerajaan mana? Tidak dijelaskan identitasnya dalam kitab Negara Kertagama. tetapi bukan negara bawahan karena tidak disebut demikian. pemimpin bagi yang lainya dan kerajaan Majapahit-lah yang cocok dan memenuhi syarat. sebuah aliansi harus ada negara pengontrol. Karena kerajaan Sriwijaya tidak lagi termasuk negara adidaya dengan alasan keberadaannya sudah melemah. yang sebelumnya mengalami masa-masa penjajahan dari kerajaan Chola. Majapahit adalah negara adidaya di nusantara selain kerajaan Sunda pada masa itu. 26-03-12. Secara fakta pertahan. dan mempunyai kedudukan yang sangat dihormati karena statusnya adalah negara sahabat. yaitu ada musuh bersama yang nyata didepan mata. Selengkapnya silakan pembaca budiman lihat di MENGUAK TABIR SEJARAH NUSANTARA Salam Damai Nusantara Penulis o Share      Reply With Quote 2. India. 11:33 AM #2 ri4nx Senior Member Join Date Aug 2011 . terlebih didukung oleh situasi yang ada. artinya nama itu sudah populer tidak perlu lagi penjelasan pada waktu itu.

.soalnya saya belum pernah mendengar peningalan majapahit selama ..995 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda ternyata penyatuan kedua kerajan itu bohong belaka ya gan . info bagus neh o Share      INI TANDA TANDA KAMU MAU MENINGAL .Posts 1.. 26-03-12.. apakah memang majapahit pernah menguasai sulawesi???.GAMBAR2 DRAMATIS SEGITIGA BRMUDA palingseru Reply With Quote 3.atau hanya mitos dan hanya klaim org jawa (majapahit).. 12:34 PM #3 Hjthegreat Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda yang menjadi pertanyaan saya dari dulu.

.berkuasa di sulawesi. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. kalau punya reference tentang itu tolong dishare.soalnya saya lama penasaran tentang hal itu. 01:53 PM #4 Alphe Senior Member Join Date Nov 2011 Location Banggai Posts 1.. o Share      Reply With Quote 4. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". . Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. Lagi pula. Saran saya. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah.. 26-03-12. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah..267 Rep Power 5 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain.

LAgi pula. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit Reply With Quote 5. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat .NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" Last edited by Alphe. 26-03-12. 26-03-12 at 04:25 PM. 03:31 PM #5 keizer Senior Member Join Date Feb 2012 Location Bandung Posts 1. o Share      oomaldi likes this.849 Rep Power 2 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta batu dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain.

ini khan baru dari satu sisi o Share      Temukan Cerita2 Kocak Disini Kelakuan Konyol Anggota DPR Berwisata Gokil Reply With Quote 6. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. Saran saya.diterima. 26-03-12. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" yup saya setuju pendapat anda. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. 06:51 PM #6 oomaldi Moderator Join Date Feb 2012 Location Jakarta Posts 609 Rep Power 3 . atau majalah populer seperti "Majalah Misteri".

sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. Lagi pula.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" setuju.. o Share      Jualan? Langsung kesini >> Lapak Jual Beli Kompas Forum Jangan lupa baca aturannya disini >> Aturan Lapak Jual Beli KompasForum Reply With Quote 7. 26-03-12.. Saran saya. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. ane suka banget nih sama komennya bro alphe. 06:59 PM #7 GEO Advisor .

436 Rep Power 29 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda jadi mana yang bener nih ?.... 09:13 PM #8 oka milano Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 ......... 26-03-12.Join Date Oct 2008 Location indonesia Posts 16....... o Share      Silent Readers lebih berbahaya daripada Junkers Reply With Quote 8...

09:38 PM #9 andewan Senior Member Join Date Jan 2012 Location Bnjarnegara Posts 1. 26-03-12. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan o Share      Reply With Quote 9. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. terbitkan jurnal.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah... sekali lagi jangan penelitian yang dangkal. disana pusat penelitian majapahit.. eh udah berani mengatakan pembelokan. disana ada pakar2 yang siap mendebat. mari dibahas diforum ilmiah. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan.288 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by oka milano .

jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda... bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan Yups saya setuju dengan panjengane gan.. disana pusat penelitian majapahit. 10:28 PM #10 ezank Newbie Join Date Mar 2012 Posts 23 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda terima kasih agan2 atas saran dan keritiknya. Arsyo tentang istilah negeri Yawana yang disebut negara sahabat dalam kitab . kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan..judulnya jadi POLA HUBUNGAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA silakan baca dilink tersebut. o Share      Outdoor Furniture Reply With Quote 10.udh di update kok artikel ane. disana ada pakar2 yang siap mendebat. 05-04-12.. terbitkan jurnal..kl sdh menyangkut sejarah baiknya agak hati hati..anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. ane dapet data juga dari buku Atlantis karya Prof. mari dibahas diforum ilmiah. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal. eh udah berani mengatakan pembelokan.

The time now is 06:07 PM. itu yang ingin ane buktikan. Persebaran bangsa Arya dibedakan atas dua periode: masa Weda Awal dan masa Weda Akhir. judul sebelumnya "Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda" artinya gak ada persetruan. Jaina lahir. Penduduk Lembah Indus adalah bangsa Dravida yang berkulit hitam. Yamna.. Sidharta pergi dari istana dan meninggalkan segala Bentuk . Sementara itu. agama Buddha lahir dari Sidharta Gautama. Di lembah-lembah subur inilah lahir peradaban Hindu muncul. thanks o Share      Reply With Quote Page 1 of 2 12 Last « Previous Thread | Next Thread »    KompasForum Home Archive Top All times are GMT +7. All rights reserved Content Relevant URLs by vBSEO 3.com.silakan mampir.0 RANGKUMAN PERKEMBANGAN HINDU BUDHA DI INDONESIA under RANGKUMAN MATERI Anak benua India merupakan tanah tempat kebudayaan Weda..Kertagama. Gangga. Di sebelah utara terdapat sungai–sungai besar seperti Indus. Setelah dewasa. putra Raja Suddodhana dari Kapilawastu. Peradaban Lembah Indus mengalami kemunduran ketika bangsa Arya dari Asia Tengah melakukan invasi.6. Copyright © 2012 KOMPAS. dan Brahmaputra yang memiliki lembah-lembah subur. Pada masa akhir ini itu bangsa Arya mulai membangun system agama Weda (Hindu) dan pemerintahan (politik). Buddha.

makara. Bali. arca). Indocina. di Lembah Sungai Gangga. karya sastra (kitab. Ada lima teori tentang pihak-pihak yang berjasa menyebarkan Hindu dan Buddha di Indonesia. Siddharta menjadi seorang Buddha. Arab. prasasti. candi. Setelah itu ajaran Buddha mengalami perkembangan: Buddha Mahayana dan Hinayana. Indonesia Indocina. Pihak kedua adalah para pedagang India (waisya). Pihak ketiga adalah kaum sudra yang melarikan diri dari India ke Indonesia. Pengaruh Hindu-Buddha terhadap perkembangan agama di Indonesia terlihat dari praktik dan tempat peribadatan (candi). Related Post: RANGKUMAN MATERI         RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN TAHAP PENUTUPAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENGIKTISARAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENCATATAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN KOPERASI DAN KEWIRAUSAHAAN RANGKUMAN BADAN USAHA RANGKUMAN MANAJEMEN . dan Cina. Pengaruh Buddha pun meluas hingga Cina. wayang). dan Kalimantan. seni rupa (relief. dan budaya. serta seni tari dan musik. telah terjadi hubungan dagang antara India. Hubungan dagang ini berkembang menjadi hubungan politik. Ketika tiba di Desa Gaya. Sedangkan pengaruh dalam bidang kebudayaan terlihat dari bangunan fisik (stupa. dan Indonesia. Indocina. Keterkaitan antara perdagangan dan persebaran Hindu Buddha mengakibatkan pusat pusat perdagangan di Indonesia menjadi pusat Hindu-Buddha. Yunani. dan kitab serta prasasti dalam negeri. Sekitar awal tarikh masehi. India.kesenangan duniawi. Pihak keempat adalah golongan ksatria India yang melarikan diri ke Indonesia karena takut dikejar-kejar oleh musuh. Dari sumber-sumber itu dapat disimpulkan: persebaran agama dan budaya Hindu-Buddha dari India ke Indonesia berawal dari perdagangan. agama. Hubungan itu didukung oleh kronik-kronik dari Cina. Kesemuanya itu mengalami proses akulturasi dan sinkretisasi sesuai zamannya. Pihak pertama adalah kaum brahmana dan rahib dari India. Jepang. Dan pihak kelima dalah orangorang Indonesia sendiri. yang sebelumnya pernah mengunjungi India. sementara Sumatera merupakan pusat Buddha. terutama di Jawa. keratin). Ia berguru pada sejumlah rahib.

indonesia. tulisan tulisan tersebut mengubah bangsa indonesia memasuki babakan baru jaman sejarah. cina. Masuknya Budaya Hindu Budha Proses masuknya dan berkembangnya agama hindu dan budha ini melalui jalur perdagangan India.                RANGKUMAN LEMBAGA SOSIAL RANGKUMAN MATERI DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI REVOLUSI INDUSTRI RANGKUMAN REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA RANGKUMAN DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA RANGKUMAN PERKEMBANGAN PAHAM BARU DAN PENGARUHNYA DI INDONESIA RANGKUMAN PENGARUH BARAT PADA MASA KOLONIAL RANGKUMAN AKULTURASI LOKAL HINDU BUDHA DAN ISLAM RANGKUMAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA KERAJAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA RANGKUMAN WILAYAH PELESTARIAN LINGKUNGAN RANGKUMAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN RANGKUMAN SUMBER DAYA ALAM RANGKUMAN ANTROPOSFER DAN KEPENDUDUKAN RANGKUMAN BIOSFER Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook 0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Perkembangan dan Pengaruh Hindu-Budha di Indonesia A. 2. Budah di Indonesia 1. Perkembangan Agama Hindu. pembawa agama agama Budha melalui misi penyiaran yang disebut . Pengaruh Hindu dan budha di Indonesia Berdasarkan ditemukannya bukti tulisan yang berhuruf pallawa dan Bahasa Sanseketa di kerajaan Kuta dan Tarumanegara menujukkan pengaruh Hindu budha dan india yang sangat kuat dalam perkembangan sejarah inonesia. terutama dengan ditemukannya prasasti tujuh yupa di kalimatan timur.

Prasasti ini berhuruf pallawa dan berangka tahun 400M.Kehidupan Sosial Politik Ekonomi dan Kebudayaan di Indonesia pada Masa Kerajaan Hindu-Budah 1. sumber bukti lainnya adalah kerajaan ini adalah berita dari seorang pendeta budha dan cina yang bernama fa hien. Mulawarman. pendeta I-Tsing setelah belajar di Sriwijaya kemudian ia pergi ke Moloyu. seorang raja yang bijaksana dan sangat memperhatikan kemakmuran rakyatnya. 4.prasasti pasir awi . Kerajaan Taruma Negara ( abad 5 M) Kerajaan ini letaknya di sekitar Bogor. Kerajaan Kutai Kerjaan ini terletak di kalimatan timur dan tertua di indonesia. 3. sedangkan pembawa agama Hindu ke indonesia antara lain golongan ksatria. dengan ditemukannya prasasti tersebut bangsa indonesia memasuki babkan baru zaman sejarah. sudra dan waisya. Raja yang pernah memerintah kerajaan kutai adalah kudungga.prasasti muara ciaruten – prasasti kebon kopi dari prasati di atas di katakan bhwa raja yang memerintah kerajaan Tarumanegara adalah Purnawarman. Aswawarman. Brahmana. B.prasasti lebak . Jawa Barat. peninggalan bersejarah yang di temukan adalah tujuh Buah Prasati yang di pahatkan di atas tiang bantu disebut YUPA. sementaramenurut berita cina. Kerjaan Sriwijaya (7 M) kerajaan sriwijaya ini terletak di palembang. sumatra selatan.prasasti tugu . 2. yaitu : prasasti Talang Tuo.Dharma Dhuta. bukti adanya kerajaan ini dengan ditemukannya prasasti-prasasti yang berhuruf pallawa. prasasti yang ditemukan semua berhuruf pallawa dan berbahasa Sanseketa yaitu: .prasasti jambu . Kerajaan Melayu Mengenai kerajaan ini diperkirakan sekitar daerah jambi seorang raja yang sering disebut adalah adityawarman. prasasti Kota .

Kerjaan Bali Dalam prasasti sanur yang berangka 914 M. raja yang terkenal raja jayabaya. Pendiri kerajaan ini yaitu raden wijaya. dari prasasti proses tersebut diketahui bahwa kerajaan sriwijaya beragam budha dan merupakan kerajaan yang besar dan makmur dengan ouncak kejayaan pada masa raja balaputradewa. Kerajaan Majapahit terletak di desa Tarik Mojokerto. Kerajaan Singosari (abad 13) Muncul setelah adanya perang ganter 1222 M. kerajaan kediri kalah dan berdirilah kerajaan singosari dengan raja ken arok adan bergelar kertarejasa.adanya perang paregreg / perang saudara 6. kerajaan Kediri (abad 12 M) Berdiri di daerah daha. 7.mundurnya perekonmian akibat perang saudara . prasasti Karang berahi. penganti pemeritahani ini adalah raja hayam wuruk yang dibantu oleh patih gajah mada dengan sumpah palapa dan berhasil menyatukan nusantara di bawah kerajaan majapahit. pendiri kerajaan ini adalah mpu sindok yang menamakan dirinya dinasti isyana. pada masa pemerintahan tri buwana tungga dewi diangkat seorang maha patih bernama Gajah Mada. Kerajaan Mataram Kuno/Hindu (abad 8 M) .Kapur. 9. Jawa Timur. diceritakan bahwa raja yang memerintah merupakan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang Bubat antara majapahit dengan pajajaran.banyak daerah kekuasaannya melepaskan diri . jawa timur. kerajaan ini merupakan pindahan dari kerajaan matram kuno yang mengalami kehancuran.lemahnya raja-raja pengganti hayam wuruk . 8. jawa timur. dalam perang ini akhirnya raja kertajaya yang otoriter dari kerajaan kediri kalah melawan para brahmana yang dibantu oleh ken arok.adanya perkembangkan islam dari kerajaan demak . 10. tentram dam makmur. Kerajaan Medang (abad 10 M) terletak di sekitar sungai Brantas dekat kota jombang. prasasti Kedukan Bukti dan prasasti Telaga Batu. kediri. sedangkan menurut sumber dari cina bahwa kerajaan kediri merupakan kerajaan yang aman. 5. kerutuhan kerajaan majapahit anatara lain : .

Yaitu Candi Hindu dan Budha b.Candi Jawa Tengah bagian utara .Arah candi menghadap ke barat . jawa tengah. Kerajaan Sunda letak kerajaan di pakuan pajajaran kemudian pindah ke kawali. 11.Candi Jawa Timur perbedaan bangunan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain : Candi jawa barat : .Induk candi menjorok ke belakang candi Jiwa Tengah : . Jenis Candi di Indonesia. Bangunan Candi a.Bentuk candi ramping dan tinggi . Peningkatan Kebudayaan Terpenting kebudayaan terpenting peninggalan Hindu-Budah meliputi : 1. C. Kelompok candi berdasarkan langgamnya. yang menceritakan bahwa kerajaan ini pernah di perintah oleh dinasti sanjaya dan dinasti syailendra.Bangunan Candi terbuat dari batu bara . pada masa pemerintahan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang bubaat antara majapahit dengan pajajaran.Atap candi seperti pohon cemara .Candi Jawa Tengah bagian selatan . yaitu dalam agama Hindu berfungsi sebagai tempat pemakaman dan fungsi menurut agama Budha sebagai tempat upacara keagamaan c. Fungsi Candi.Relief candi simbolis . hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti canggal. yaitu : .letak kerajaan ini dekat magelang.

Arah candi menghadap ke timur . lampu gantung. genta. Seni Ukir Hasil pahatan dan ukiran nampak indah dan mengangumkan pada relief-relief bangunan candi. dan masih banyak lagi peninggalan yang berupa seni lainya.Induk candi tepat di tengah 2. Sastra Hasil peninggalan bidang sastra antara lain Ramayana. Berkembangnya syiar agama Islam yang berhasil menarik simpati masyarakat d. .Relief candi realis . sementara Sumatra juga berkembang pesat kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam. Suka Be the first to like this. Runtuhnya Kebudayaan Hinduh-Budah di Inonesia Penyebab runtuhnya kerajaan yang bercorak Hindu-Budah antara lain : a. Barang-barang logam Barang atau benda yang terbuat dari logam dan perunggu yang indah di antaranya.Bentuk candi tambun .Bangunan candi terbuat dari batu andesit (batu kali) . Barata Yuda dll. 5. Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri kerajaan sriwijaya maupun Majapahit c. mangkok. arca. Mahabarata. Kerajaan Islam Demak berkembang pesat.. Patung Dewa Dalam kebudayaan Hindu-Budha biasanya dewa diwujudkan dalam bentuk patung 3. D. Adanya perang Paragrag di Majapahit b.Atap candi berundak-undak . 4. jambangan dan tempat dupa untuk upacara agama.

Kalimantan (Suku Dayak Kaharingan). Sulawesi (Toraja dan Bugis – Sidrap). lalu bersamaan dengan kegiatan tersebut mereka juga melakukan semacam si’ar agama yang mereka anut kepada para masyarakat indonesia yang pada saat itu masih menganut paham animisme dan dinamisme. PEMBAHASAN Agama yang pertama kali masuk ke indonesia adalah agama hindu dan agama budha. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa IndoIran (Arya). PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. Begitupun dengan laporan yang kami buat ini. Lombok.  Agama Hindu di Indonesia Awal mula agama hindu diperkirakan muncul antara tahun 3102 sebelum masehi sampai 1300 sebelum masehi. Agama ini pernah tersebar di Asia Tenggara sampai kira-kira abad ke-15. Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi. Agama Hindu adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. Mulai saat itu agama ini digantikan oleh agama Islam dan juga Kristen. Dan melalui laporan ini kami bertujuan untuk menambah wawasan bagi para pembaca tentang tahapan perkembangan agama hindu-budha di indonesia. Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yang menyatakan bahwa: “Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman”. Keterangan yang . Penganut agama Hindu sebagian besar terdapat di anak benua India. perkembangan agama hindu-budha di indonesia merupakan salah satu bentuk dari sejarah yang perlu untuk di ketahui. Pada masa sekarang. B.Tinggalkan Balasan PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA A. lebih tepatnya pada masa keruntuhan Majapahit. mayoritas pemeluk agama Hindu di Indonesia adalah masyarakat Bali. selain itu juga yang tersebar di pulau Jawa. Masuknya agama ini di latarbelakangi oleh kegiatan dagang yang menjadikan indonesia sebagai tempat persinggahan sementara dan juga tempat berdagang yang strategis bagi para pedagang yang menganut agama tersebut. ini dapat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngan diketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur.

yang dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinaya (Dinoyo) dekat Kota Malang berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno. Selanjutnya. Prasasti ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa dan bertipe lebih muda dari prasasti Purnawarman. Pada masa kerajaan ini banyak muncul karya sastra Hindu. perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnya kerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. kehidupan agama Hindu mencapai jaman keemasan dengan datangnya . Pada akhir abad ke-13 berakhirlah masa Singosari dan muncul kerajaan Majapahit. Hal ini disamping dapat dibuktikan dengan adanya prasasti-prasasti. agama Hindu berkembang juga di Jawa Timur. yang dibuktikan adanya prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu.lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. yakni prasasti Ciaruteun. Selanjutnya agama Hindu berkembang pula di Bali. Muara Cianten. Arca ini bertipe sama dengan Arca Siwa di Dieng Jawa Timur. agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah. Disamping itu. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa. Perkembangan agama Hindu selanjutnya. Wrtasancaya dan kitab Kresnayana. sejak ekspedisi Gajahmada ke Bali (tahun 1343) sampai akhir abad ke-19 masih terjadi pembaharuan dalam teknis pengamalan ajaran agama. Kemudian muncul kerajaan Singosari (tahun 1222-1292). agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan ditemukannya tujuh buah prasasti. Kitab Bharatayudha. Kedatangan agama Hindu di Bali diperkirakan pada abad ke-8. Bukti lain yang ditemukan di Jawa Barat adalah adanya perunggu di Cebuya yang menggunakan atribut Dewa Siwa dan diperkirakan dibuat pada masa Raja Tarumanegara. Kitab Lubdhaka. Tempat itu disebut dengan “Vaprakeswara”. Masuknya agama Hindu ke Indonesia. yaitu Trisula. misalnya Kitab Smaradahana. Keemasan masa Majapahit merupakan masa gemilang kehidupan dan perkembangan Agama Hindu. Cakra. yaitu bangunan Suci Hindu terbesar di Jawa Timur disamping juga munculnya buku Negarakertagama. menimbulkan pembaharuan yang besar. Pasir Awi. Hal ini dapat dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran. yg berasal dari abad ke-8. sebagai pengemban agama Hindu. Kapak dan Bunga Teratai Mekar. misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia. Dan pada masa Dalem Waturenggong. Disamping di Kutai (Kalimantan Timur). sebagai kerajaan besar meliputi seluruh Nusantara. diperkirakan berasal dari tahun 650 Masehi. Pada jaman kerajaan Singosari ini didirikanlah Candi Kidal. candi Jago dan candi Singosari sebagai sebagai peninggalan kehinduan pada jaman kerajaan Singosari. dan Candi Budut adalah bangunan suci yang terdapat di daerah Malang sebagai peninggalan tertua kerajaan Hindu di Jawa Timur. Jambu. Prasasti ini yang menggunakan atribut Dewa Tri Murti. Gianyar. Pada tahun 1042-1222 di Jawa Timur munculah pula kerajaan Kediri. Tugu dan Lebak. juga adanya Arca Siwa dan Pura Putra Bhatara Desa Bedahulu. Kendi. Kebonkopi.

Demikian pula dibidang bangunan tempat suci. Tradisi atau aliran Agama Buddha yang dianut oleh masyarakat Nusantara pada awalnya adalah non-Mahayana. Dan pada tahun 1964 (7 s. setelah 500 tahun kemudian semenjak runtuhnya Kerajaan Mahapahit pada tahun 1478. Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar. Dia mengantakan bahwa dunia yang kita lihat adalah maya dan manusia adalah tidak berpengetahuan. Kehidupan manusia mengalami sansana atau hidup kembali sebagai manusia atau binatang (reinkarnasi). Namun mulai tahun 1921 usaha pembinaan muncul dengan adanya Suita Gama Tirtha di Singaraja. Buddhisme atau Agama Buddha merupakan salah satu agama yang sejak lama telah dianut oleh sebagian besar masyarakat Nusantara. setelah runtuhnya kerajaan-kerajaan di Bali pembinaan kehidupan keagamaan sempat mengalami kemunduran. Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar dan pada tanggal 23 Pebruari 1959 terbentuklah Majelis Agama Hindu. Kemudian pada tanggal 17-23 Nopember tahun 1961 umat Hindu berhasil menyelenggarakan Dharma Asrama para Sulinggih di Campuan Ubud yang menghasilkan piagam Campuan yang merupakan titik awal dan landasan pembinaan umat Hindu. Namun setelah melalui empat jaman. agama ini lahir setelah agama Hindu dan pendiri agama Budha adalah sang Buddha Siddharta Gautama. Sidharta Gautama yaitu seorang anak raja yang mendapat penerangan batin atau enliptenmen. Perhimpunan Tjatur Wangsa Durga Gama Hindu Bali tahun 1926 di Klungkung.  Agama Buddha di Indonesia Agama Buddha lahir pada abad ke-6 SM di India Utara.Danghyang Nirartha (Dwijendra) ke Bali pada abad ke-16. arsitektur. seperti Pura Rambut Siwi. Peti Tenget dan Dalem Gandamayu (Klungkung). Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang memiliki nilah filsafat Mahayana dan Tantrayana.d 10 Oktober 1964). Surya kanta tahun1925 di SIngaraja. Setelah mengalami dua masa kejayaan. Jasa beliau sangat besar dibidang sastra. . agama. Majelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung. Paruman Para Penandita tahun 1949 di Singaraja. Agama Buddha mulai bangkit kembali dari tidurnya. Perjalanan kebangkitan kembali dan perkembangan Agama Buddha yang dimulai pada jaman penjajahan hingga sekarang melalui jalan yang berliku-liku. Berbagai permasalahan muncul silih berganti. diadakan Mahasabha Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali. yang selanjutnya menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia. akhirnya Buddhisme di Indonesia mengalami kemunduran setelah jatuhnya Kerajaan Majapahit. Keberadaan Buddhisme di Nusantara (Indonesia) dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti dan bangunan-bangunan berupa candi serta literatur-literatur asing khususnya yang berasal dari China. yaitu masa Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. Dari peninggalan sejarah juga dapat dilihat bahwa telah terjadi sinkretisasi antara agama Hindu-Shiva dengan Buddhisme Mahayana di Indonesia. Perkembangan selanjutnya. namun untuk perkembangan selanjutnya Mahayana dan Tantrayana menjadi lebih populer di masyarakat. Jaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan jaman keemasan bagi Buddhisme.

Pada masa Kerajaan Kuno : Candi-candi Buddha : 1. Perkembangan yang demikian pesatnya seiring dan sejalan dengan mazhab-mazhab lkainnya. Singasari dan Majapahit. dekat Magelang. 6. dekat Muntilan. Propinsi Riau. Literatur-literatur : Kitab Sanghyang Kamahayanikan. Adanya gelar Dharmadhyaksa Ring Kasogatan (kepala agama Buddha). Candi Mendut.Perkembangan Mazhab Tantrayana di Indonesia berkembang dengan pesatnya dibumi persada Indonesia. dekat Prigen. 2. 5. perpaduan Tantrayana dan Siwa. Gugusan Candi Plaosan. dekat Bangkinang. didirikan tahun 778 M. . Pada Masa Kerajaan Singosari : Candi-candi : 1. dekat Jogjakarta. di sebelah Timur Candi Borobudur. Candi Jawi. Candi Muara Takus. tempat pemujaan Raja Kertagama yang merupakan perpaduan antara Tantrayana dan Siwa. 2. Secara singkat dapat disusun kurang lebih perkembangan agama Buddha di Indonesia sebagai berikut: o Abad I (14 Maret 78). Di pulau Sumatra terdapat juga peninggalan Candi. Candi Pawon. dan IV di Indonesia (Jawa) agama Buddha sudah berkembang. dekat Prambanan. 3. Candi Jabung. Ini terbukti dari catatan-catatan Bhiksu Fa-hien yang datang ke Jawa pada abad V. Gugusan Candi Ngawen. propinsi Sumatra Utara. III. antara lain : 1. Candi Portibi-Gunung Tua. kedatangan Aji Saka Tritustha menandai masuknya agama Buddha di Indonesia (Jawadwipa). 3. dekat Malang. didirikan tahun 826 M. 8. 3. didirikan tahun 826 M. Pada masa Kerajaan Majapahit : Literatur-literatur : Kitab Sutasoma dan Kitab Kunjarakarna 4. dekat Candi Kalasan. didirikan tahun 809 M. Gugusan Candi Sewu. merupakan gerbang Candi Borobudur. disebelah Timur Candi Sewu. Candi Singosari. 7. 2. Bukti-bukti pesatnya perkembangan mazhab Tantrayana pada masa-masa tersebut. 2. bahkan dengan agama Hindu yang juga banyak dianutnya pada masa-masa tersebut. dekat Padang sidempuan. terutama pada masa-masa kerajaan Mataram kuno. yakni : 1. dekat Krasaan. Candi Kalasan. o Abad II. 4. Candi Borobudur. Candi Sari. Beliau menyatakan bahwa sewaktu beliau datang di Jawa agama Buddha sudah ada bersama-sama agama Hindu.

kami berharap semoga laporan kami tersebut dapat dipahami dan dapat menambah wawasan kita semua. namun persebarannya keseluruh penjuru dunia memiliki nilai yang kurang lebih sama. dapat kita simpulkan bahwa pada masa-masa tersebut. Begitupun juga dengan perkembangan agama Buddha terutama dari mazhab Tantrayana yang sangat pesat sekali. Pada abad VII ini. maka kami memohon maaf dan kami ucapkan banyak terimakasih. Diposkan oleh Rendra di 06. o Abad XI. Candi Borobudur dibangun. di mana Bhiksu I-tsing pernah datang belajar agama Buddha dan bahasa Sanskerta. baik di pulau Jawa maupun di pulau Sumatra. PENUTUP Demikian hasil dari laporan yang kami buat. di bawah raja-raja Kerajaan Mataram Purba dan Sailendra. C. walaupun memang pada dasarnya kedua agama ini sama-sama berasal dari India. D. yang kita akui sebagai salah satu keajaiban dunia yang masih dapat dinikmati di muka bumi ini. o Abad VIII dan IX. sewaktu mudanya juga belajar pada Bhiksu Dharmakirti di Swarnadwipa (Sumatera). Agama Hindu lebih dulu lahir jika dibandingkan dengan agama Budha. o Abad VII dan VIII adalah jaman keemasan perkembangan agama Buddha di Jawa. Berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia ini merupakan awal dari masa sejarah atau dengan kata lain akhir dari masa prasejarah di Indonesia. Walaupun memang dalam laporan tersebut sekiranya terdapat kesalahan-kesalahan dalam penulisan ataupun sumber-sumber data yang kurang lengkap. Berdasarkan pada peninggalan-peninggalan dari zaman keemasan agama Hindu dan agama Buddha pada masa kerajaan-kerajaan. berdiri Kerajaan Sriwijaya di Sumatera.16 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: SEJARAH .o Abad IV dan V. perkembangan agama Hindu terutama pada masa kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. pembangunannya dikatakan memakan waktu kira-kira delapan puluh tahun. bukti perkembangan agama Buddha dapat dilihat dari prasasti-prasasti kerajaan Purnawarman di Jawa Barat dan Mulawarman di Kalimantan. Atisa Dipankara seorang bhiksu yang mengajarkan Vajrayana di Tibet. Tersebarnya agama Hindu-Budha ke Indonesia disebabkan oleh adanya jalur perdagangan internasional yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat strategis untuk berdagang dan juga mensiarkan agama yang mereka yakini dikarenakan pada saat tersebut masyarakat Indonesia masih meyakini paham animisme dan dinamisme. hal ini dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran dan munculnya kitab Negarakertagama. KESIMPULAN Agama Hindu dan agama budha merupakan agama yang memiliki ketentuan ajarannya masingmasing. Apalagi bila kita adakan penelitan terhadap candi Borobudur.

Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Labels Foto slide .

.

.

Yg paling banyak tuh Slank. Begini Jika Selebritis Difoto Tanpa Tata Rias Inilah.Dengan rambut pirangnya yang . dan ..com Sejauh ini. pemilik nama lengkap Giring Ganesha ini mengatakan sudah ada 80 selebritis yang bersedia bergabung dalam situsnya.Berita Terkini Selebritis Pendidikan Musik Anime Film Ilmu Pengetahuan Giring Nidji Buat Website Dekatkan Selebritis Dengan Fans KapanLagi. Naif..com Di bawah arahan fotografer Juergen Teller mereka berpose sebagai selebritis yang paling terang pada tahun ini. Rahasia Kulit Awet Muda Para Selebritis . Bintang Twilight Kristen tampak nyaman ketika mengenakan gaun model strapless putih bertabur manik-manik.. "Paling banyak.. Vitamin. tetapi yang lain pun welcome. selebritis yang sudah ada nama.

powered by About Me Rendra Mataram. dan sangat menyukai hal-hal yang menyenangkan^^.. Sebut saja Naomi Campbell. seng dan lycopone yang merupakan ekstrak tomat yang memiliki khasiat meremajakan kulit. SNSD: Kami Jarang Diajak Kencan oleh Selebritis Lain Sidomi News SNSD yang hadir dalam acara Happy Together baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka jarang diajak kencan oleh selebritis pria. ini dikarenakan vitamin mengandung dosis tinggi antioksidan vitamin C.. selalu tersenyum saat hati berkehendak.... “Apakah kalian pernah diajak kencan oleh selebritis pria?” “Tentu saja pernah.com ... Indonesia Selalu tertawa saat ada hal yang lucu.Inilah. NTB. . Tetapi bila .hihihi itulah me XD Lihat profil lengkapku Label   Lirik lagu (7) SEJARAH (1) Pengikut Berita Populer  PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA . Sejumlah selebritis papan atas juga sudah menerapkan ini. Salah seorang MC bertanya.

.. Follow by Email Template Awesome Inc. never coming down Break into . what's my . bee.  what's my name [Rihanna] Ooh na na. di Benua Asia terdapat dua negeri besar yang tingkat peradabannya dianggap sudah tinggi. yaitu India dan Cina.....  wind ... Underneath the stars Heres a little heart for you Up above the world. what's my name Ooh na na. Gambar template oleh hdoddema.A.Ost.Ost. what's my name Ooh na na.. Salah satu jalur lalu lintas laut yang dilewati India-Cina adalah Selat . Arus lalu lintas perdagangan dan pelayaran berlangsung melalui jalan darat dan laut. Proses Masuk dan Berkembangnya Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia Posted by: yufrizal on: Desember 17.  i won't say (i'm in love) ..Hercules [Meg:] If there's a prize for rotten judgement I guess I've already won that No man is worth the aggravation That's ancient history. make them all realize Climbing the mountain. Kedua negeri ini menjalin hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik. 2008   In: Ilmu Pengetahuan 140 Komentar Pada permulaan tarikh masehi.  dont let me fall Underneath the moon. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat . what's my name Ooh na na. Up above it all Heres a hand to hold on to .Naruto Cultivate your hunger before you idealize Motivate your anger. what's my name Ooh na na..

Arab.Malaka. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. dan Persia. Hipotesis Waisya Menurut para pendukung hipotesis waisya. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang. Rupanya. serta berada di dekat Selat Malaka memiliki keuntungan. Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia. diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. 1. seperti India. . 2. dan Pengaruh asing masuk ke Indonesia. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia. lantas meninggalkan India. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan. F. 2. Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria. di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas. peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. Indonesia yang terletak di jalur posisi silang dua benua dan dua samudera. seperti Hindu-Budha. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur. 3. 4. 3. Hipotesis Brahmana Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia.D. Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai tempat tinggalnya. N. Hipotesis Ksatria Pada hipotesis ksatria. 4. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya. kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara.K. Jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. yaitu dalam bentuk budaya Hindu.J. Menurut hipotesis ini. yaitu: 1. Dengan jumlah yang besar. Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu. Cina.

Dalam sistem ini kelompokkelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. 4. Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. Bahasa Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Oleh karena itu. misalnya dalam hal tata krama. dan bentuk tempat peribadatan. Selain itu. mereka kembali untuk menyebarkannya. Para ahli memperkirakan. seperti Kutai. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan. bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sanskerta itu. banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. yaitu agama HinduBuddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. dan Sriwijaya. lahir kerajaankerajaan.Selain pendapat di atas. para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India. Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri. Setelah memperoleh ilmu yang banyak. 3. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini. akan terlihat bahwa bangunannya berbentuk limas yang berundak-undak. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru. Tarumanegara. 2. arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. Kalimat atau . upacara-upacara pemujaan. Arsitektur Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunan punden berundak-undak. Pemerintahan Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi. Dilihat dari bentuknya. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami pembuatan bangunan candi. 1. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia. arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). Agama Ketika memasuki zaman sejarah. Jika kita memperhatikan Candi Borobudur.

terdiri dari para petani. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia adalah: 1. ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian. . Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa). Dewa Brahmana. umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu: 1. Sutasoma. Reg Weda. Kitab Brahmana. terdiri dari para pendeta. dan budak. berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan. 2. yaitu Pancasila. Atharwa Weda. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu: 1. terdiri dari raja. sebagai dewa pencipta. serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan. dan sebagainya. 4. Kartika Eka Paksi. Sama Weda. buruh kecil. keluarga raja. sebagai dewa pemelihara dan pelindung. terdiri dari para pedagang. Kasta Sudra. berisi ajaran tentang hal-hal sesaji. Kitab Upanishad. Dasa Dharma. Dewa Wisnu. Di samping kitab Weda. diantaranya Trimurti atau ―Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi‖ yaitu: 1. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda. berisi nyanyian-nyanyian suci. 2. berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit. Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. 3. Arjunawiwaha. Selain Dewa Trimurti. 5. 2. dan buruh menengah. 4. 2. Kasta Ksatria. Kasta Waisya. 3. 3. Sastra Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra.kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa Sanskerta. Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau ―himpunan‖ yaitu: 1. 2. berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup. karya Mpu Kanwa. sebagai dewa perusak. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. karya Mpu Tantular. Agama Hindu Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. berisi syair puji-pujian kepada para dewa. Yajur Weda. karya Mpu Prapanca. Parasamya Purnakarya Nugraha. Dewa Siwa. Kasta Brahmana. dan 3. dan bangsawan. Negarakertagama.

Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. 2. Usaha yang benar. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau ―Tiga Kebaktian‖ yaitu: 1. 3. Perbuatan yang benar.Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala. yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. . Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri. 2. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. Perkataan yang benar. yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta. 2. Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha. 7. 5. Niat yang benar. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya ―Tiga Keranjang‖ yang ditulis dengan bahasa Poli. Agama Buddha Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. Penghidupan yang benar. 3. Buddha Hinayana. 8. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. 2. Bersemedi yang benar. 4. Buddha Mahayana. 3. 6. Pandangan yang benar. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1. Perhatian yang benar. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha.

3. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. Kusinagara. Bodh Gaya. 2. Sarnath/ Benares. yaitu tempat lahirnya Sang Buddha. 4. . yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali.Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. Kapilawastu.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->