Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Kerajaan Kutai
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari

Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Artikel ini bagian dari seri

Sejarah Indonesia

Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia

Sejarah Nusantara
Prasejarah

Kerajaan Hindu-Buddha
Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15)

Kerajaan Islam
Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 - 1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945)

Kerajaan Kristen

Kerajaan Larantuka (1600-1904)

Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942)

Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950)

Indonesia Merdeka
Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang)
l•b•s

Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam.[1][2] Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

Daftar isi

   

1 Sejarah o 1.1 Yupa o 1.2 Mulawarman o 1.3 Aswawarman o 1.4 Berakhir 2 Nama-Nama Raja Kutai 3 Lain-lain 4 Pranala luar 5 Catatan kaki

Sejarah
Yupa

Prasasti Kerajaan Kutai Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / prasasti dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para brahman atas kedermawanan raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Dapat diketahui bahwa menurut Buku Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto yang diterbitkan oleh Balai Pustaka halaman 36, transliterasi prasasti diatas adalah sebagai berikut:

śrīmatah śrī-narendrasya; kuṇḍuṅgasya mahātmanaḥ; putro śvavarmmo vikhyātah; vaṅśakarttā yathāṅśumān; tasya putrā mahātmānaḥ; trayas traya ivāgnayaḥ; teṣān trayāṇām pravaraḥ; tapo-bala-damānvitaḥ; śrī mūlavarmmā rājendro; yaṣṭvā bahusuvarṇnakam; tasya yajñasya yūpo ‗yam; dvijendrais samprakalpitaḥ.

Artinya:

Sang Mahārāja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aśwawarmman namanya, yang seperti Angśuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aśwawarmman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci). Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mūlawarmman, raja

yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mūlawarmman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas-amat-banyak. Untuk peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.

Mulawarman
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Aswawarman
Aswawarman adalah Anak Raja Kudungga.Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

Berakhir
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang saat itu ibukota di Kutai Lama (Tanjung Kute). Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam. Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan hingga sekarang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama-Nama Raja Kutai

Peta Kecamatan Muara Kaman 1. Maharaja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri) 2. Maharaja Aswawarman (anak Kundungga) 3. Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman) 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia

Lain-lain

Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu. Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.

Pranala luar
 

(Indonesia)SEJARAH PEMERINTAHAN DI KOTA BANGUN (Indonesia) Labok keturunan Kutai Martapura

Catatan kaki
1. ^ Hinduism and Buddhism in the archipelago, 4th-13th centuries 2. ^ States and courts in the archipelago, ca A.D. 450 [sembunyikan]
l•b•s

Kerajaan di Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Nanga Bunut · Tanjungpura · Pontianak · Kubu · Sintang · Mempawah · Meliau · Sambas kuna · Sambas · Sanggau · Selimbau · Sekadau · Landak · Tayan · Piasak · Jongkong Kotawaringin Negara Daha · Negara Dipa · Kuripan · Banjar · Pagatan · Pulau Laut · Kusan · Sabamban · Tjingal · Sampanahan Kutai Kartanegara · Kutai Martadipura · Pasir · Berau · Sambaliung · Gunung Tabur Bulungan · Tidung

Malaysia Timur Brunei · Sarawak · Sulu dan Brunei Kategori:
     

Kerajaan Kutai Kerajaan di Kalimantan Timur Kerajaan di Nusantara Kabupaten Kutai Kartanegara Sejarah Kerajaan Kutai Bekas negara di Borneo

Menu navigasi

22.       Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain          Bahasa Banjar Català Deutsch English Français 日本語 Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 04. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. . ketentuan tambahan mungkin berlaku. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. 5 November 2012.

kadang sepakbola 0inShare Untaian Sejarah Kutai di Tepian Mahakam HL | 17 November 2011 | 06:52 Dibaca: 1797 Komentar: 18 2 menarik Mengunjungi Kutai Kartanegara serasa menapaki masa lalu dengan catatan sejarahnya yang panjang. Kejayaan dan kedigjayaan berpadu dengan perang dan perseturuan. Bangunannya terlihat jelas dari pinggir sungai Mahakam yang berair keruh dengan warna coklat muda. Berawal dari Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia.putra dari Raja Aswarman. Melalui prasasti itulah generasi masa kini mengenal Mulawarman. Museum Mulawarman dilihat dari tepi sungai mahakam Kehadiran nama Mulawarman dalam buku sejarah kerajaan di Indonesia terpatri dalam 7 prasasti berupa tugu batu atau Yupa. konon Sang Raja Mulawarman mempunyai kendaraan tunggang bernama Lembu Suana. mengisi lorong waktu berabad-abad. Patung Lembu Suana yang menjadi lambang kerajaan Kutai Kartanegara terpampang di ruang depan Museum Mulawarman. yang sedang direnovasi dan diperluas. atau cucu dari Maharaja Kudungga sebagai raja yang pernah memerintah di Kerajaan Kutai Martadinata yang berlokasi di Muara Kaman. Prasasti Yupa tersebut berasal dari abad ke-5 masehi yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Pallawa. Lokasi museum di Jalan Dipenogoro Nomor 26 Tenggarong. Patung tersebut dibuat di Birma tahun 1855.Keluarga/Kampus/Ekonomi . Menurut teman di Samarinda... Sejumlah bukti dan saksi bisu dari catatan sejarah Kerajaan Kutai pun tersimpan di Museum Mulawarman. terbuat dari perunggu kepal. Patung-patung Lembu Suana pun bertebaran di . kini lorong waktu tersebut sudah berada di masa kini dengan segala modernisasinya.

Yang jelas. Prasasti dan nama dewa-dewi pun terpatri pada satu ruangan khusus. Salah satu ruang museum pun menyajikan jejak-jejak periode kerajaan hindu kutai. baik di Tenggarong maupun di Samarinda. pada masa itu kerajaan kutai yang lain muncul. Konon. tiba-tiba lorong waktu langsung melompat ke abad ke-13. Namanya Kutai Kartanegara yang berlokasi di Tepian Batu dengan Aji Batara Agung Dewa Sakti sebagai raja pertamanya. salah satunya terpajang di halaman depan Museum Mulawarman. Lorong waktu pun seperti melompat-lompat semakin mendekat ke masa kini.beberapa sudut kota. sedang Kerajaan Kutai Kartanegara akhirnya menerima kehadiran Islam pada abad ke-17. Entah apa yang terjadi pada dalam kurun waktu antara abad ke-5 sampai abad ke-13 itu. . Kutai Martadipura masuk dalam periode kerajaan Hindu. Patung Lembu Suana di halaman depan Museum Mulawarman Mencerna catatan sejarah Kutai dari narasumber dan berbagai sumber.

Masjid Islamic Center. kehadiran Islam di Kesultanan Kutai melatarbelakangi pembangunan Masjid Islamic Center yang megah di Samarinda. Perselisihan antara keduanya dimenangkan oleh Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin oleh Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa.Ruang prasasti dan arca dewa-dewi hindu di Museum Mulawarman Hidup bertetangga tidak selalu akur. Demikian juga dengan Kutai Martadinata dan Kutai Kertanagara. Mesjid di tepian Mahakam terlihat terlihat indah dilihat dari depan kantor gubernur yang juga berada di tepi mahakam. Nama-nama rajanya berganti dengan nama islam yang masuk pada abad ke-17. Konon masjid tersebut menjadi yang terbesar kedua di ASEAN setelah Mesjid Istiqlal. foto jarak jauh dari depan Kantor Gubernur di tepi mahakam . Nama kerajaannya pun berganti menjadi Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Mungkin.

tahta Sultan diambil alih tanpa hak oleh Aji Kado. Penobatannya di Mangkujenang. Aji Imbut ini nantinya dikenal sebagai pendiri kota Tenggarong. atau dikenal sebagai Samarinda Seberang. yaitu dengan kedatangan sebagaian pasukan Bugis yang tidak setuju dengan perdamaian Bongaya antara Kerajan Gowa dengan Hindia Belanda. Setelah meninggalnya Suktan Aji Muhammad Idris. yang menasbihkan dirinya sebagai Sultan Aji Muhammad Aliyeddin. putera mahkota pulang ke kampung halaman dan dinobatkan sebagai Sultan Kutai dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin. Kota Samarinda memang berseberangan dengan Tenggarong. .Solidaritas atau persekutuan dalam sejarah kerajaan sudah sejak dulu.yakni Aji Imbut.pun diungsikan ke Tanah Wajo dengan perlindungan dari masyarakat Bugis. yang kini menjadi ibukota kabupaten Kutai Kartanegara. Sultan Aji Muhammad Idris pergi ke Wajo untuk membantu peperangan antara Bugis dengan Belanda sampai dikabarkan gugur di medan laga pada tahun 1739. Lembu Suana di pulau Kumala dan Stadion Aji Imbut dilihat dari depan kantor Bupati Kukar Setelah menginjak dewasa. Sang putera mahkota yang masih belia. Masyarakat Bugis terkait erat dengan sejarah terbentuknya nama Samarinda pada abad ke 16. Kini kantor bupati Kukar berdiri megah di tepian sungai Mahakam. terpisah dengan Sungai Mahakam yang sesekali memperlihatkan kapal tronton yang membawa pasir batubara. Nama Aji Imbut ini diabadikan sebagai nama stadion megah yang dapat terlihat dari depan kantor bupati Kutai Kartanegara.

Konon. kini nama Tangga Arung berubah menjadi Tenggarong. Seiring dengan waktu. Kantor Bupati Kutai Kartanegara di dilihat dari tepian mahakam . Aji Imbut berhasil merebut kembali ibukota Pemarangan dan secara resmi dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara. yang kini menjadi ibukota pemerintahan kabupaten Kutai Kartanegara. pada tanggal 28 September 1782 Aji Imbut memindahkan ibukota kesultanan ke Tepian Pandan. Akhirnya putera mahkotalah yang memenanginya.Tronton bermuatan batubara lalu lalang di sungai Mahakam Periode peperangan pun dimulai antara Aji Kado dan Aji Imbut. untuk menghilangkan trauma masa lalu perseteruan. Pada tahun 1780. Nama ibukota tersebut berubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja.

Namun karena mendapat tanah sewaan yang kurang memadai. Pasukan kecil Inggris akhirnya bisa diusir. Ruang dan display seolah menjadi segmen-segmen waktu yang menceritakan babad kesultanan Kutai di masa lalu. Awalnya. pasukan Inggris pun menyerang istana dengan meriam dari armada lautnya. Bagian depan Museum Mulawarman dengan gaya arsitektur eropa Singkat cerita. Sejarah panjang di masa lalu itu pun sebagian mengisi Museum Mulawarman yang tepat di pinggir Sungai Mahakam. khususnya Eropa. Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda dan Jepang.Kutai tidak luput dari penjajahan bangsa-bangsa Eropa. Jejak kolonialisme pun terwakili dengan keberadaan dua meriam di sisi kiri halaman depan museum yang arsitekturnya bergaya Eropa. Sebagian besar Sultan beserta keluarga terdekatnya disemayamkan di kompleks pemakaman yang terletak di samping Bangunan Museum Mulawarman .M. kehadiran pasukan Inggris disambut terbuka karena berbiat dagang. Kutai Kartanegara pun tetap menjadi bagian dari NKRI sampai kini. Sultan A. Berbagai display yang tersaji pun seperti deretan gambar bercerita tentang masa lalu Kutai Kertanagara. namun tidak demikian dengan Belanda. Pada tanggal 11 Oktober 1844. Kerajaan Kutai pun harus takluk dan mengakui Hindia Belanda. Salehuddin harus menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan bahwa Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda yang diwakili oleh seorang Residen yang berkedudukan di Banjarmasin.

diresmikan pada tahun 1971 oleh Pangdam IX Mulawarman. Lintasan kereta gantung di atas melintasi pulau. Jembatan Sungai Mahakam di depan Kantor Bupati Kartanegara ***** ..menjadi salah satu daya tarik saya berkunjung ke sana. sejajar dengan Jembatan Mahakam yang berdiri kokoh di atas sungai terlebar di Indonesia. Tepi mahakam pun tertata dengan baik. Pulau Kumala yang berada tepat berada di tengah sungai Mahakam telah direklamasi menjadi obyek wisata baru. Kompleks pemakaman Kesultanan Kutai Kartanegara di samping Museum Mulawarman Museum yang sedang direnovasi tersebut. Museum pun berdekatan dengan obyek wisata yang berada di depannya.

Peran masyarakat Bugis dalam sejarah Kota Samarinda dapat diambil dari website Pemerintah Kota Samarinda di sini. Saat ini provinsi Kaltim terdiri dari 10 pemerintah kabupaten. Bulungan. Kutai Timur. Malinau. Menarik .serta 4 pemerintah kota.550.586 orang.Itulah sekilas catatan penggalan sejarah dan jejak masa kini di tepi mahakam. Bontang.. Menurut Sensus 2010. provinsi yang luasnya lebih dari 245 ribu km persegi tersebut berpenduduk 3. dan Tana Tidung. yaitu Tarakan. Penajam Paser Utara. dan batubara. Balikpapan dan Samarinda. Catatan sejarah Kutai dikutip dari sini dan sejarah pembentukan kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat dilihat di website pemkot Kukar di sini. gas alam.yaitu Berau.. Kutai Barat. Nunukan.   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 3 Erna Sumin. Selama lima hari (13-17/11/2011)) saya dan teman-teman berada di Samarinda. Kutai Kartanegara. Paser. ibukota Provinsi Kalimantan Timur yang kaya dengan minyak.

/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSEBUUExQWFRUUFBcUGBQ YFBcWFxQYFRkVGBYVFxYXHSYeFxkjHBUVHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwlHCUsL CwpLCwsLCwsKSopLCksKSkpKSwsLCwpLCwpLCksLCwsLCksKSwsKSwsLCwpLyksLP/AABEIALcBEwMBIgAC EQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAFAAIDBAYBBwj/xABHEAACAQIDBAYHBAgFBAEFAAABAh EAAwQSIQUxQVEGEyJhcYEHMpGhscHwQlKC0RQjQ1NikqLhFTNyssJj0uLxJBclNHN0/8QAGQEAAwEBAQA AAAAAAAAAAAAAAAECAwQF/8QAKxEAAgICAgEDAwMFAQAAAAAAAAECEQMSITFBBCJREzJhcYGxI0KRw eEU/9oADAMBAAIRAxEAPwD1JLlMxSBhUAuVIrV0JUZ3ZXfZ87oqlhmz54B7FxrR8UifLUUYU1kNq9KE2fiM QtxGYXjbvWlWNSV6u7JO7W2ppvI41fROiYR2hiOr6szAN+2jH+Fzk+LCr6is/jdp28bhXRIW41tmW3nBbNb7 Y00aezyo1szG9fZt3h+0QMRybcw8mDUQzRnOk/ASxuMbZaFPBpqim4rELbRnc5VUFiTwAroMidakBrO7N6 bYe6WjMqooYuywBO4c8x1Mcga0dRGcZdMpxa7JFNSrUKVIGptCJlp4FRLUgqGUh4FOApop6is2WjoWu04 GumpsdDK7SNICgBAV2KVImkA01wU6KVMkUV0CuCnCkNHRXaVKkM7SrlKkM6TTTSmms1NITYjUTtXGuV ExrRRM3I4WpU2lWlGVghVqVFpgp6LSNyZTXlm22GM2uVYwlo5J4BbYJb+rNXpuKxAt23c7kVnP4QT8q8y6 G4A3WLMJN5zJ/hXtXNe8so8zXH6qVRpG2JXIE9Jcc+HvWWtMUvKFv5xvTNPVprpATKSDp2q0vow6T52uW LhVTcZrtsDRQxPaRQdykQQJ+yedFemfo4F8G7YAF4DtITC3IHAn1W4cjHDfXk5vvh70ENauW23EZWUjurkcZ 46fk6E4y48HvG1sYuGttcuSFUToJnkBw1rG7T2jiMfb6vqXt2WIbMAXYhZOp3AeqSImAeVTbM6fWcThjbvkZ XTLdWJNppAFxI9a1mKmBqpOmlc2Ns+9hrqXkP6TbuXGTPbuZhetMrxbNo9nOpCtAggK3dWk/VzkqIjginYl6 IGxazp2urc3CGUspfQIGCa5VIO6ePOtX0b2s2JsC49trZLH1vtzrnB5Ek8NIjWKu4LEW7RGpFm6pzI4P6psubQ .Green Fajr Bermanfaat Piko Menarik data:image/jpeg.base64.

MJVCM4KnQQDpJqQG3aGWQgkkA6QCSYM8ddafpZJS2kwzJuNJE6rTwtNkAZpERMzpG+Z5d9Os3AygjUEA g9x3b69SzhoetPU1xRT1WpbGhwpwrkV0CoZY4U4Gm10CpGODU4UzdTZpUFk4pVEDSmpoew9iairtKqRL5 Oiu0hTqQHK6BXYrtIqjkUop1cJpDoaahc1I71XZq0ijOTGtTDT4rmStTIZSp+SlTsKAy1Koqls/F50Daa+Pz41aa4 AJOgGs8qRqZ70g7SyYXqV/zMQwtgccuhc/Afion0a6Pfo6IDvW2J3es+rfBf5RQHZtn9KxrYq4JS1CWUO7dOb w3knwHKtjaxAIkGe/n7K4tfq5b8L+Te9Ifl/wX1avJ+mWxLd3HYpMRIuXkFzDXJgAqkKjEyAhIy9xXhOvp63qyX Tnom2KuWrtn117NwBwhZBJGXMIzSTrI4eWmaEnH29k45K+TyPBdFsXadTkOQtBZWDb5BiDrvOorbdBdrN g7vV4i3+qdlzg/s3U9m4s8QZGnDwoNt/ZuLwC2ma86G4C09YWyAEg22iVLAFTIMamm7LwuIxjqxZrsaZiQN ByB0A8q83JsnyuTrjTXB6RtfaOR79xMxHUZ0IaRntyvq+sD20IIMHWaz2PxmLx7B1wrm3lItsJSOT5tJ3TG7U6 1PtvY+Ks2OxlNxmS0qoWZgVbTXLr6lydNO+tb0X2Q9myM7XNfsXMs24GqyNCJmCDERHOowqLdT6KnaVx A+z9hYy9lGLfq7FvKeqDglsnByoiNJkk/OtUu1LPV5xcTJMZswieU+FYLph0w65Ws2CTb1DOv7WPsryTmePhv xowj5GIudlmBgmJK6fahdJI0M+E13S9RHG6hz+TlWJzVy4PVn9IOFF9bQaZbKX0yr3zO72UzbPpLwtjRSbrclIj zbX4V5U+EywwUJEw3WNLk/wAQJBA/hPHjVErJOqiDv7TT56njyqP/AEzZX0Yo9juelDBhFaWJKglVWcpIkqT zB0o30c6RJjLRuW1dVDZZZYkjfB4xXmXQHoKcS637uQ2FYgrrNwr9mIELJEz4RXsFmyqKFUBVUQFAAAHIAa CujE5y5kZzUVwh9OUVwU4VqZnGpRXJrmagQ6K7lpoNOmgDsVyKVICkM7FdFKlSAdSrkUqChTTHanVwimh Mrk10VL1dcNurszpnABXYFdCV3qqmyqYzLSqTq6VFhR53snpXh7qoLTaEHQ6ER3eRPlUfSfas4O8EkMAoPg SM3uny8a8S2XiMjllfKADwjTUgaa+Vem9DMEXDMTKvbyyZMgz2e1vEAe0xTjJzVIXXLDOyMAMTspbatlNxCj EGYZX7QPEAgLI5Gptg469YvW8FeyMvUs1tlmeyWMEkCdAw3fdoZs61f2ddYC22IwtwycmrodwOUayBodIIj dpGgwHV3bxxAW6W6vq16y11QtqSS0BiS7GYkaVyqD4VPZP9uzpcly7WrDYM1X2li+psvc0ORS0E5ZIGgnhJ gedSKaxfpF252BhxxhmPwXSvQyS0jZyRWzoxmL2i2LxGZlHbdnhyctotpoTvAAGm6QNK9E6LbNGRcinq4a2 ADlBFgs/WEsJTrLihdd67xXl+BtnOIk6gSBMTJ09h4V6r0SxqrZXrC2/cNQc0FVQbizaAb413cPCyPm2elDqjV4X ADr1uAaBHDZpzy7Zl4a+vcHdJ50B6a7ZZw2EsHtERecfZU/s15kjeeAMbzpo8dsp7ttYuPauK4udhoEiTkbg6w YIPIVUsbFS2hgetLF2IzMWmWLD7UnfuE1UlLpISryzFYLoyAmUjPkMwrZbhIzK2UN2WAJWRPdEgBpcbgQ6n rDbZTA67q2D22VvUuliu+IhnB3wARlrVPhMoGUnXUocx3GHuKV7Vu4M0kahp01Ykty5AHZwARpdgtauafa g9gmNdQpje8QBY6K2MBtro+zEZVR1jtNb1dY5r1YuDxYEcC1N6LdF/0m6ALltraEM6suY5ZjKB2lBMbww8K 1l/ZNtGJJ/RmZpDZS+GZzugfsm3QOwddM4rS7MwptoAxDOdXcLlzndmPEmOJ1rbDi2lz0ZZJqK/JbwthbahE UKqiAqgAAcgBuqcVWt3SFlvE93/AKqWxfDrKnQ9xHuOtegzkRMKcRVO9tW0hIa4oI3idR5Cql7pZhl+3Pgp+c VNFBXLXCKzl7p/h15nzUfOqV30lWvsrP4p+C0CNgBSmsHd9JLH1bY/lY/Eiql3p9iDuWPwqPjNFoVM9JDCnZq 8qu9LsW3Fh+KP9oqrd2vim3t7WY/OlaHTPXGugbyB4mKgfatpd922Pxr+deQMb53sP5fzppwt077jeUCjgD1 m50nwy/tV8gx+Aqrd6b4ZftMfBY+MV5admMd7sfxGq17B21OuvtMcZNL9hnpl/wBI+HG5WPiyD5mqF70p Wx6qDzuT8FrEWdnoRIg8fbU4wC8qfPwI0V70qt9lE/lc/MVSvekzEHdp4W1/5TQv9EHKl+jjlTphaJ73TzFt9px 4EL/tFUL/AEjxT73c+Nxj86nNkU026dMLQP8A06/z+P50qvZK5RT+RWjFbOwNhiA0qSYYGSCIECY01nWvX9i 7Pt2bSi36uUa8xvnTxPtrKbc6AATcsEhswMcgScwB8wNx0FGui+LYWitzNKg6RMZTlIUQDrE+dXii4OmZyey4 Ld7pfh0cKX4wTlMLykx3UVwO07d4TbdW8Dr7KxuMxGAuXeqYNnMAjKpywIEmY5bp3Vm9ogYa/wBbg7tt kWFEXO1O9syGNJBE7oNU8lflCUbPYGvgKTIgAnfyrxzFXDccsTJJnXj76W3em5vrZUCIEugBAzEnUHlrMDuml hYymdOG+uD1uW0qOr00OXZGjQZ5VrOie0Aby8MinIvedC4H3tR5Csr1QJ09tTbPx/VsG4h5BjUgiCN3hXm Odo7VGme3YHpDnVxubsssiQZGUEbpUsj68u+qW08VesM920ov2GBuMmaHst9t0n1kIklOc86yB2v1SLeQ qjNINsAZCGM7vstmltDGpEVodndI1ZFAYHQjxI014fnpSXqJWN4kG7NxXtq6sGV9UcMFzclUt/luskBGMEac4 jwghg+YL1hIVoK27rbiLyTCXZkSImOPqVidoW/0YPcwznLmzPYYB7ZAMzlOhAme6NO4tgOlwxVssECuezdVl Y4a8NBJbelwDdx0AM6R0xzxatkPG0aHZqqt/KrXLOWc2GK/qyd4NpvubzC6dymRRHre2wjQQQeDAj4yD7q wNvbIXa1lQxZbdkrJdnMstxtWYkncONanYeIdusFwyUfKD95N6E98GCeYNa+my7ZEkZZoVBsK3vVPfp7dPn VhKp3Dqo5sPcC3xAq1bNenJHFFgbpL0Vs4hWc5kdVLZ1JE5RMMu5t0c++vPP8ABk5V6ttK8BZuaierfSdfVPC vN89Qo2W3RWXZaD7I+p/OplwSjhT2uQOA8d1RjFGD2l8QN3jqaNUhWyUYccqcLI5UC/xe4RrdQeAny0Bpj .

bRc/tj5K3/aNKVodM0PV0slC9m3yyNLO+o36eQ1oQLoI33G9gn+r60p2FGoaBxFMF1ZgMJ5SKzItg/YuHz39 /q6e6rey7cXJ6tl0Paae7uH0KLFQUuY22NCwnlNBcS6Ez1iiTyMeG7dupbQQm436tDouuYidN3rACPKq5za9 m0NCJLAz3asfqKTY0EMPtO2gyyTG4ASR3cJq0cevV9YAcsTw3ATO+gZc/etCO5Dl7tx+W6iFt/1Hra5T2gDG4 xAA3eXCmmKjh6QLwQ+EgUw7aY7rZPLj8tPOhwvn98x8A0nw0GlRtdB33HPfl0O/QS2/wDKlsx0En2pd4W/ c3u51Pir7BJBGaJ4Rw018/ZQFjb11c6cgI036nz1ordINjdoU3TrGXfMb/KmmJoptj786FP5kHzpVWW2CP8AK /qX/tpUrHQb256R9EGHKiZzsRmjgo7tY1rL3OnOKNzMr5WAgwBBG8aHwqO50dDYe9dDLmtAsyKSwgRpM aHdxPhWeuWWILBSFGhbhPKd01M5SshRQQxHSN2cOQM4PrAZTx5cdd9cs41iSbkOzn7TGdeUHjJqjawZC9 Yw7IYDjyJ4dwrlywZzEQrEx3RrHvHtrLyVQUwOGdbjZf1cEzmiRkgwG5k8uVFreKi3OcmJlssHNqJ46cJFCLGJd cOVEZXIAJXtRxKkjQaEGN+lWcNHUd06Vz52nE6MP3FnD7SkwNZB+FE9k2Q123M6sPKDWXFuAWBC66fXk a13R8y9o8crHzyn865MkNVZ0xns6CXSVYW0i74znlqNPnVXC7TZVgzO8d+p1PfJPv51Wx20C+IcAE5Dk0BM ZdPzqS3hnb7B8W7I99ZxxSaVI0c0n2EP8XkEEyCIIMagREzpwqDE9I+rt5VOUDgD7d31rVN9n3CSCQsaDtLD d8k6D391BcTs8kkM25ogGRv3zx8qp4dfuBZE/tL/AEe2i7Yk3JgyDMAxPZEA6GAeNaPpH0sxNtkCXmQsgZyk LnaW7cRpIjSsxbQWLptacCImCIGsnxFaHGKG6ho3vbHf2CxPxro9OqzL9DHNzjf6gh+k+KbVsReOn719PfVO7 jbretcc+Lsfiau3D2F/0Yk+0uPyocyFW7j7jy+denKVNI4FHyNwV4ljzWdRvovhukVxNG7YHPf5N+dBLBhm+uV T9Q7zkUt7PnWiZJrsFttLqkg5SN+YaCfPWpv0sEHtqfAaDQ799Z7Yuz7q5syxJHFfzoymFPED2inVgUktNH7Ma fcJ8vVOlSCw/wB5fK3Hl6m786Iqnh7RTswG9lH4qnX8j2IMI+RSHYkkzwEeG6qq4R41uXD7v+dXziE/eJ/MKjb G2h+1t/zCjVfIWykdnE7y58TE+8x5VJhMKLbZoJO7Uzy4Be6pTtKz++T2j86YdqWf3o9lGq+R2yK9gQ7FisEgD 1o3Dh2ZFMOzF+6u4jWdx36aVI22LH7z+k/lUD9IMODHWGeWVp+FFR+RcjzgByXT/X/3d1PEhcoAjUbtNZne TzqA7cs/eb+U/lTDtuz/AB+yj2/Ickowg7v5E/KuHDgcv5UHwFV227a+7cPl/eo229b/AHdz2D86Lj8jplvq+8+2 PhTWB+97zPtmqZ24v7p/d+dMfbY/dH20XEKZcyDmf5j+dKh523/0T7aVLaAUwda29cs4S5ZKqUvWmQGIYE kSSePHfUe1LqOllbZ/V21TMs69Yx1lZ1GsT3mqd1CykZlOogZk05wJmnnDQhmAcynv0zT9eFcqnJL3F6l/bOz BbVspkFZk6SQyDd+J9e+qWCuv+j3LYUnMimOqLag7wZGUxxg0SF7OhNw7hv0MDK85pG+Sp8xUtrbRCZVK yPtQCTHDfHAcOFPax68AfEucltSpgAEmNNSTB8CfeatYKweryDWW0gzTcTszFsoCrcZYXsorlZCASQBExx8aP dHOhuIcdu06qsszFSqiBMEtx3ad9c+drU1xJ7gvC7IAJ68XUCzJyDIqncwJI18zv3HdRvoxYlhlJIRHMxJKjd2RM mOFS4a/dYGMNfJUHIepa6imJIZX1Xs8jpviiHR3Zt+3bxGJuIyiyhLEqUMyWMLGsAajvrnySc4dG0IqMuwViuj 4wrXDdd9GQXJtiA95TcVDJ9aJkcKhc4ZAM2fxKqJ9pp3TbpccTlCvFsLnkAS9w9liwO8j1fAGq217jWmQoASG fQgHQBV0nQHT313YpNxtqjmnSdJkiY7CkwMxJ3AdXr76ZjjbMBA6trE5dR3AHfuofhbn6QgZlAYXra6KFOrLO 4fU0Zs4PPeQ8AHY+Adj8Qg86Mr/AKbbHj+5UD+kS5sZbI0y2UU/6jw8hFHhaIs4ZiRrduRB+6jzPL1azT3y98s Qc2eSOIg8fD5VsNr4drdjArBgYd3JjTNcRmieetZxx6Sxrz/wuU9ozfgARKqP+hcP813/AMqG4kwQebafP41cut os7hYX2khvlQy8xCqOGZPbAJrXLL3pGcF7WOt72qnjbrA9liPAkVYRtGqjir2/dpXS+jBBmwk6ZjP+o1cGDEan2 n8zVLYZ6wZiANwjvEme7fuoptAEWmgxuG7nE1GpdgXaGJtodADGkmY8iDrUuzMZZuaGFaNZgDfuBJ1NZrE vLnxj2U202vvqSjfDZyzuG6hW0sfbt6JlY6a6FfDQzNG7V9mwouzDNbn215/fuE3SOA09nGm1Qk7DWC24sx cURoAQBpzJnhR5LSOpZCGGuo3aeVYW63ZJH1rWl6C32dbiEyq5WH4pB8uyKSVsbYQx123aHaiYkLuLeBis5i dsMWlYA4AgEjumNat9LHPXQToo07qz2JPZ05/KhqgNLgNtIdH7MD1tTJ8ANKL3MPu8fzrzxQxO8+2vQ9iMX w9tmMsRv8CR8qaViboG7S2mlslRq4IlTI3iZn2UBubSuEzmI36SdO6odquS7knXPv8AOKoshHOkM0mE20N1 wQAN4kknv1otdtaAxvj5d9YnD7z4Vs9jmbCknmPYTTSsTHdR3fClWd2vfui+4UiJ00XdA50qPaM3PSe4zvcD WkW2GAzCzbEFYBi8qAkZgePGs6+Ftt9qdZ9biKJbZ6am/hWwyqES6LcySCptnMCYABLHfoOHKsrhdg53RQ0 ZzlnJpOvGddxrHaPTA0BQZcs6eQ04D3Cof8NTv9tMPo+ucLiH8LD4VGegV8bmtn8TD/jWi4AJ27bD1bt0Ruh 2EaR8NKlfrHXK166y78puMw9hMUBbobihuQHwuD5mpLfRPGjcjDwur/3Uh2b7objLq3urDkhyWlixZcqnVT OhOg8K3OKa4VKlsyOMrKeIYEEfXOvnr/FcVh72VbrpdRssZgSCdI4g760trpJtofvGjnatn5VLhbKUjev6PMIYIts uXcFuPEAk6hiZ1J9tc2j6Prd7XPcTfEZT6xk7xzrD3PSJtWzHW21E6DPZImO8EVNY9MONjXD2m7wt0fBjSdoK T8GjsejTqlAS/oHD9q1JlYjUOOVFsD0QNm27W7qtfYIqZgVRApltQS0mSfEDWsX/APWq8NGwieTuPipqzb9N .

Y+1hG8rv5pUzjKUdWuCotRdoKWfRaZzPiRJmctud86zm+VE+l+BxDlbVhGewlkARALMqZBIJmfW7taBWvTZ YjtYa6PBkPxirdr004MnW1fH4bZ/51VO1JroVqqRk8fg7tlc1/D3EAGQZwQDAhVBGhJ3+RNBb16SB/FNel3vS zsu6At1bjCZyvYVgDziTrqajs9KthXSB1ST/APysPeq0tHdhaqjzZX0PjVK5E+J19oov0txlj9KufoqgWTlygBlE5Fza Nr62as5ibkiupswoObC2ilpIcwWJPHhHKtBj3mySNxI4zO6vPUrT2NtobAViqsIEAHhGpMRwq1VCd2Za/fOdv 9R+JqbDtMGor1vtHcdSfbXcNIOu6sDQ9Fwp/wDgr/8AqHwrCP8A5reJ+IrY29qWRhQnW28wthYzjeBrWNLf rW5SdeBk1rNdERO4gdk+A+NH/R+3aveCfF6z2JbQxyHxo50EuhDdLlVBygZmCyRmJiT3ipgvcN9D+lP+efAVn 8Xu8x8KPdJbga9IIII3gg/CgOL9XzHwomuQTI0fUdwit70eP/xk/F/uNefhhNbzo/cjDJOm88t7GN9GJchLox+0v Xf/AF/Oq195yxx91WdsiLlz/VPvoYl7d3GfbUyXJSLSaP5VrdgN+oHifjWQS7L+RrWdHv8AJ/EflVY1yTIE7Vulbz gBYkHUTvAPzpVb2nh5usY5fAUqr6EfgNgZcuKzHICd5MwBE8t2o76KdE72bFIpDCNYgASitv5esfM0EiJJ9Zp0 ErE8IjdWi6CXScQV4BC3nIE++uOK5GnRt8YSLZgwdBPiRQ98WytBNzxiR47u+ru1Z6sZd5Ye4En4UGRhwy5h qYZhB1J36cK1l2WgpYxLnUMTrEEDu7u+jy29azWzWbrFEGC665gQIIrVW11oiDPGcWM+1jxnGAeP60Cvff8 ACeOQ9/ZNeH9CrfW7bw88cXnP4WZ/lXvD7Sv3bhNrNlG4AaAcJ4EnfEUpTUAjG0U8V0fV9HQxuiCAdQdRz 7Px51hukPRJ8JcZktk2bhECNUbisb4+VbzH4i841XtyABkkkCN6nfx9u6tMlg3rAF5crEAsARoVIIPEDcNNYmKl 6zXKLja8nzrtPYDPckAgQPsMeVaDY/RG4LSdkdoZtc4392QgbufKthtPLce6cqqCx6uIE5d8c9cw8FnxK4HDtlt CD6lvgTvCn503hUoqE1xVr/RjPPovqQ7ujyEdHrgbIbZ7LQTrHZbXh3GtTsPoCcSxuXUKWUkAkgF3MAb9wE+ 0ij+GhXL6ZuszkEA9jOZ0PCMx8hW32ns5jaRbRhQ0sok5gTMTI0kk9/lBc05tSkvHBrHWNxj88mXx3Q22ti4Ra QBbTMNE0yqT8q8PRRpoPZXvfSHCNYw91i5ZjhsRMzoBaeBM949leAHEDxirxu7symirjrutUSCfo1aNssZOnt /tTXtgDePj86bBIiW39RXcv1pXOsH0P7GnBxz+v5aBjY+pFcj61/KpRrx9/wDcVxl+vpqBEeX61pFafl+vqa7k7v d/40AQx9aUsv1pUpX6+hXCe/3/AN6AIwv1p+VKPr6FOzfU/wDlXDQA2PrX8q5l7vjTgvd7v7Usvd7v/GgBp+v qabH19GnEfX0KU+Ht/vSALbF2AbozkEpJEKyqxjfBIPwqTb+yGw2VkuObbkgS0MrCCVbKYO+QRv5DdXdhdJ v0cQyZ4OZe2BH3gQZzA6eHnVTa+2DfjTKo1iZ18R3VK2sriiW1tRIGYXJ7rhj30qEZaVL6f5f+RGy2nhizl1UZpIe T2uG4HRY38KudBznvXmmYRBMASSd5gb+zqeJE0GxgLXLzlSQWKyGj1VSR36zvHKtH0HwJtrdJntMsSIMKDv 8AbVwez6ISoO7TJhQBJ1MTG4f3oIzMWacy90q3lFF9pvBH+k+Uka+6geYZipgncCVK6zzG+aU+zSPQd2SQSs KQQwBkATAJnTwrQs0KTyBPsoHsgHOsiCASe8xGndrRfaTZbF1uVpz7FJpx6CR5h6J7PWbYw/jdb2Wrle7dG7 xV2tkatrrzWQ1eLehO3/8AdVY7ksXmJ5DLl/5V7NsW51uJNwDSWO7dPA+R+FY5PuiaQ+1miOCQtmKgnTW OIiD46VzH3ctp25Ix9xqfNXn/AE86RG5bW3ZYrGJNpvWV2KQCyxp1YJgs2kxppWj6JofsTBocI19izsiugGUTb0 gERuGsk+06RVmxdBtBtYyzBZjuHImruzMDrlUabjwEDg0akTUFrZjm/wDo59UHMX52yZEd/CvNk5eojGUeO VfPa8nZGCxNr9SntLDIMLaYqVuExoRItkyzMSNARIg9x4TW5w7hkUgyCoIPMEb9ay3SDZrC1cAgZkftyRMrqS BMRPDyqPof0jm3kYQVyr1ev6tVVRmBIkhjLQTParrx5HbUlVHPOMf7fIR6RQeuDgFThmUA6qZ9YEcZGleM+ kfAYdb6rYt4e2AGkW7vbJ7P+bbYEWzvIA3hpNer9NdpfqLjJ9hVExwe4infwhvfWB2vcXFZcyq2WR1kRAJloyx mO/UzFdGPm/1MZnl2JsZTu4cwfHcIqFV04a+2iu0raq1sKI/UoWO+WYST7IpmD2VduDNbtu8b8qMwHjlBiq YgeCNZFMSzJ01q3cwvaIIIMwQREHjpvHHSoCnKkBIlqNdCfhUT2iTE6AbqJYnAFIcHMraZt0Oo7aMOBB1HM EHnA+5YIM76QyIKf/cGnKRxAB8BHhuqzHAVVvJRYUO07vav5ijF3odixbNzqWKKpdsroxVVElmVbhYADiRUe zmkKCNVIUiNxHOvQsas4fEjK7TYfRGytAymZkdkRLDioI41olaJ8nk+Tx/q/vTSh+gfmtWmwq/duf0mmnDLzc eKfkKQFQjw93zFKfD+n86s9UP3ntBHzpfoxO51P4j/AHpAVpP1/ZqWvf8A1fnRro7gAcSnWKjrDSDBB7JjSAd/ fwov0w2fZ6lDbw9tGFwAsitqMraMC8bwNQOBp0FmNJP1P5VGG+tPmKnNk8j/ACt8jUYHf72HyikAyR3f0/l Sp894/m/tXKAPWMRsbCRFsXQMxeGZWGY+CzAPfwqfCdgRM9/Hz76CXNvcAMp4ZgR7qGnaeJBJDW3nhB Hs/wDdbVFdGds0O1buZogEFQCCSJ38qH2ECNJVwDybNG/T3e+qA2+37WwT3rDfXtqzZ29hzvYoeTAj8xWc o2WpGq2HclxqTlVtSIJ1WiPSNowWIP8A0Ln+w0G2Rj7eaVuK2kRmE89wq70rxg/w/Ed9sj+YgfOiqQ27Mh6I NMRiG5YYjya7bkeYBr2TY+MFsEzx107geG/n5+deW+g7A9a+MH/RtjzLkj/bXoV+01toYgETrIA38STA07+Ps5 Mmykmkbwpxom29tS4yN1J7UEqDuY9/CPHTSgWyuj5Nw375i45JKAgplIVQp3yRE+yZijOB2zhbbat1tyTFu2 rPl8uLd/Cp8XduXWzW8Iy8zcuLaB8U1b3VLjNq2+R2jQ7G/wArxYx4aD5VIMMBea6T9gLqd2pnyiPfQULimE .

Pft2RwW0mYj8Tx8K6nR+2+tzrr553HYD2DKvuNaJRpLuhW+Sbbm17Ij9akwRAYE+QGpoejKwJt2bzu29ygtI e6bsSNO+jmG2ULfqLbtj+FRPuirP6GOJJ84+FGibuhX4AdjBXyhVupthiC3ZN8mCDlhgqxp31dubDw778Pb8c gX4QaKLbAEAR4VwitIpol0wBh+g+BRsy4W1OnrLnjKABAckDQDdR22+UQoCgbgBAHgBuqPFYhbaM7nKqj MTyA41xMZb+97RHxqyTAdIPRAuJxF2+uIZWuu1wqbQYAtwBDAxWW6QeiK5hbdzEm/bdLI6wplZWMRoN 43nnur29byncR5Gs76QbBfZuJUAHMijXd66T7ppBR864LaeSQwzo8Z0MjN/EDHZcSSG4TxBINz/D8/wD+O3 WD7hhbo7jbJ7XipPluqe30Fd2OTLBOnbXNrr6ubNxq6noqxJOjosfeze6AZpWh0zPHY+IzwLV1QOJRlHiSQAP bTLmGS3Jdg7cERgQOWdxoeGizx1Fay16K7oJzXQ2kgqJAPIi5l9x0pw6CvadXFpLhBkl+sAnuQKV9p9lK0FM5 0fwGCTDqWZg7EsWZXAmTChtF0gDxmiJ2rlPrRIjRhqDoRodxqx0OuhbZRsqZb162VP2GzllP8WjRPCAaPYvZ 8rMhtdJE67/DmaI5HHwNw2Mqb9tt6IfwKflVyz0ZNxM4w4y/eKhR8ifKp9u7VTCRaaVmDdEJlbikZdRu3VJY 6a2FEdeCG0hWUaRu5+6t4TUjGUWmdudEsCEGcPmP3X+WseZrPba6Cqy//H7Jne7QIPDQEk7joeB0p/R/bg uYjEAv2SUuIpbQSCrZQT/CN1Edqbds2CBcaDExBJI5wBoNOdXUWhW0yl0f9Hp6xWV0DKhM5gQSAQwgD MOMaGodubJLjq3LW2Vge7cRrB13iDu30Z2H0rw7XIVmEMJPqiOBAIM1sNp4XD42164DDRXykEHed8ZxzH nU0l0Ps8WxXR5kEi9PcAxPsK/OqGD2VdYHKRozCDlGoJnUkVtNqbLuWbhRwJEEEGQwO5geX5UDwVyGuLI nrW05yFPzrNyhfYcg7/AMT9xfd8mrlHS/hSp3D5QWzQXbeYQ2vjr8aG3dhoeEeGnwpUq2ZBXbo4fsuR4wR TX2FejVVuDxHwalSpaoLKtjZFhnyuOqI3lZJH8ulaTZnQO1dEfpV1rJ32yp7XIbxx7qVKuScmujohFNGj6Pej2zh C5TEXwLhEhSqaLMAkDX1jyo9hujuGzaWesbncYv59ske6lSrJTbdGlJINYfBOBAC2x90fkIFWFwA+0xb+n4Uq Vaaom2WrWGVRoAKkFKlViOMa6opUqYjjClkpUqAMp6RcebeEZQPXKgyeBdR57/AHVJYuS09w+JpUqtLgi+ R2G9XUc/jT1fXQkacCRz5UqVIoabYeA6q8mO2iNx/iFeQ7R6X3cLtLFAENYF64iWzJRMrHQKPA91KlUyGgph PSRahi1jRQZNtyh05Bsw+FC7nTxL+KwrqLlpEuXA8tJYMgAnLE8K5SpUOzTbKtxdxqt6pv8AWCQNVu20gnfv Ktpv5021tC3aJAVmQfaU5XHdvGYb9ZB8aVKs5cMqPJSxTYXEtlCG47cDbQsDoP8AMua8eZoRivR5lkkBCeCu TA5EsDJ8NNKVKmuwpGdu7BtdatsXgDkZgzI0SD6nYBO6DMc9Kgx/R7EWl6xgDb3Bw4IPgDDceQpUquva2Z SKplRI0BjTeT3zGg18aK2Ns3gBLuABI7ZiNddPCuUq52SK9th7rZjmYEySxGkfdWNB3VVs4wA6mcxJzEDXluE+ 2lSoSTsa6E20BPrNppu5edKlSrTVDs//2Q== .

yaitu mencakup hampir seluruh Kalimantan Timur bahkan hingga seluruh Pulau Kalimantan. Adalah raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Kutai. Nama Kutai sendiri diambil dari nama kota dimana ditemukannya prasasti yang menunjukkan keberadaan kerajaan tersebut. Pemerintahan Kerajaan Kutai Berikut adalah beberapa orang raja paling berpengaruh yang pernah memerintah Kerajaan Kutai. Sumber Sejarah Kerajaan Kutai Salah satu sumber sejarah utama yang menunjukkan eksistensi Kerajaan Kutai adalah tujuh buah yupa yang ditemukan di daerah Muara Kaman. maka berubahlah sistem pemerintahan dari kepala suku menjadi kerajaan. Namun setelah masuknya pengaruh Hindu dari India. Kerajaan yang berdiri pada sekitar abad ke-4 ini memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas.  Raja Kudungga. tepatnya di hulu Sungai Mahakam. Kutai. Kudungga lalu mendeklarasikan dirinya sebagai raja dan memutuskan bahwa . Tulisan pada ketujuh yupa ini mennunjukkan bahwa pada abad ke-4. Kerajaan Kutai diperkirakan terletak di Kalimantan Timur. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang telah ditemukan. Kalimantan Timur. yaitu di kota Kutai. Hal ini dikarenakan para raja kerajaan Hindu pada zaman dulu selalu menggunakan nama-nama India. para ahli berpendapat bahwa pada masa pemerintahan Kudungga pengaruh Agama Hindu belum terlalu kuat.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Kutai Sejarah Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai dianggap sebagai kerajaan bercorak Hindu pertama di Indonesia (baca selengkapnya: Sejarah Masuknya Hindu di Indonesia). Yupa adalah tiang batu yang digunakan sebagai tiang untuk mengikat hewan korban yang dipersembahkan rakyat Kutai kepada dewa-dewa dalam kepercayaan mereka. Para ahli juga memperkirakan bahwa Kudungga pada awalnya adalah seorang kepala suku. Jika dilihat dari namanya yang masih menggunakan nama Indonesia. Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta ini juga memuat informasi mengenai raja-raja yang pernah memerintah Kutai. telah berdiri sebuah kerajaan yang telah terpengaruh Agama Hindu di daerah tersebut. Hal ini disebabkan karena tidak ada satupun prasasti yang menyebutkan nama dari kerajaan yang berpusat di Kalimantan Timur Tersebut.

Aswawarman adalah putra dari Kudungga. Pada prasasti Yupa. Kuda-kuda yang dilepaskan ini akan diikuti oleh prajurit kerajaan yang akan menentukan wilayah kerajaan sesuai dengan sejauh mana jejak telapak kaki kuda dapat ditemukan. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. Runtuhnya Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai runtuh pada masa pemerintahan Maharaja Dharma Setia. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Kutai dengan kategori Sejarah. Aswawarman disebut sebagai seorang raja yang cakap dan kuat. Terima kasih! 0 0 278 Artikel menarik lainnya: Sejarah Kerajaan Tarumanegara .  Raja Mulawarman. Aswawarman pulalah yang memiliki jasa paling besar atas perluasan wiayah Kerajaan Kutai. Perluasan wilayah diakukan oleh Aswawarman dengan cara melakukan upacara Asmawedha.000 ekor sapi kepada para brahmana. Terbunuhnya Maharaja Dharma Setia ini menandakan berakhirnya Kerajaan Kutai sekaligus menjadikan Dharma Setia sebagai raja terakhir Kerajaan Kutai. yaitu upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas wilayah kerajaan.com/2012/09/sejarah-kerajaan-kutai.  Raja Aswawarman. Mulawarman disebut sebagai seorang raja yang sangat dermawan karena telah memberikan sedekah berupa 20. rakyat Kutai dapat hidup aman dan sejahtera.html. Dharma Setia sendiri terbunuh dalam peperangan melawan Aji Pangeran Anum Panji Mendapa dari Kesultanan Islam Kutai Kartanegara.blogspot.pergantian kekuasaan harus dilakukan secara turun temurun sebagaimana sistem kerajaan pada umumnya. Dibawah pemerintahannya. Merupakan putra Aswawarman sekaligus raja terbesar Kerajaan Kutai yang membawa Kutai mencapai puncak kejayaannya.

. Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio... Ditulis oleh: Algo Wijaya ... cari Tarumanegara dan Tarumanagara beralih ke halaman ini. lihat Universitas Tarumanagara .. 26 September 2012 Belum ada komentar untuk "Sejarah Kerajaan Kutai" Tarumanagara Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi... Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha .Rabu. Untuk universitas di Jakarta.Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone.

Sanskerta Hindu.Didirikan . Buddha.Tarumanagara ← 358–669 → Wilayah Tarumanagara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Sejarah . Sunda Wiwitan Monarki 358 669 Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Serbuan Sriwijaya pada tahun 650 Sundapura (dekat Tugu dan Bekasi) Sunda.

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) .

Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s .

Prasasti Tugu di Museum Nasional Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M.1.2 Sumber berita dari luar negeri o 2.3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara o 2.1. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan. terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu. Daftar isi        1 Etimologi dan Toponimi 2 Sumber Sejarah o 2. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah.1.4 Naskah Wangsakerta  2.2 Prasasti Ciaruteun  2.1 Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta 3 Lihat pula 4 Catatan Kaki 5 Rujukan 6 Bacaan selanjutnya 7 Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten .1 Prasasti Pasir Muara  2.4 Prasasti Jambu o 2.1.4.1 Prasasti yang ditemukan  2.3 Prasasti Telapak Gajah  2.

Banten. Bogor 7. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. Prasasti Kebon Kopi. Kecamatan Munjul. tempat itu masih . [1] [2] Sumber Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada. Lima di Bogor. Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Prasasti yang ditemukan 1. Sampai abad ke-19. Citeureup. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). 3. Ciampea. Bogor 6. Kecamatan Tarumajaya. Kabupaten Bekasi.Etimologi dan Toponimi Kata tarumanagara berasal dari kata taruma dan nagara. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. berisi pujian kepada Raja Purnawarman. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1. ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. Kabupaten Pandeglang. Prasasti Muara Cianten. Bogor 2.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. 4. Prasasti Ciaruteun. tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati sepanjang 6112 tombak atau 12km oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. Pada muara Citarum ditemukan percandian yang luas yaitu Percandian Batujaya dan Percandian Cibuaya yang diduga merupakan peradaban peninggalan Kerajaan Taruma. Ciampea. Nagara artinya kerajaan atau negara sedangkan taruma berasal dari kata tarum yang merupakan nama sungai yang membelah Jawa Barat yaitu Citarum. Cianten dan Ciaruteun. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). ditemukan di Kampung Batutumbu. Prasasti Tugu. sekarang disimpan di museum di Jakarta. Desa Tugu. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Prasasti Jambu.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. Bogor 5. Bogor Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Nanggung. Ciampea. Prasasti Pasir Awi. Selesai penggalian.

namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. Prasasti ini peninggalan Purnawarman. tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan). maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat. aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah (lontar) abad ke16. prasasti ditemukan di Pasir Muara. Prasasti Pasir Muara Di Bogor. beraksara Palawa. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya. Pada zaman ini. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Ci Sadane. berbahasa Sanskerta. dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: .dilaporkan dengan nama Pasir Muara. pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). Isinya adalah puisi empat baris. Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Ci Aruteun. Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. di tepi sawah. Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut.

bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah. Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. ada pula gambar sepasang "padatala" (telapak kaki).Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. sarga 3. Menurut mitologi Hindu. Mahkotanya yang berbentuk tabung menyerupai gaya seni Khmer Kamboja. Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa. Karawang. gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. Tarumanagara sekitar abad ke-7 Masehi. Selain itu. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II. . Jawa Barat. sarga 1. yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang. halaman 161. Bahkan diberitakan juga. Prasasti Telapak Gajah Dua arca Wishnu dari Cibuaya.

Prasasti Jambu Di daerah Bogor. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti-bukti peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dan lain-lain yang sekarang terletak di taman purbakala Pugung Raharjo. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka. tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya. masih ada satu lagi prasasti lainnya yaitu prasasti batu peninggalan Tarumanagara yang terletak di puncak Bukit Koleangkak. Desa Pasir Gintung. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lo-mo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan. tetapi ada pendapat lain yang mengajukan bahwa Ye-Po-Ti adalah Way Seputih di Lampung. Berita Dinasti Sui.asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam . . 1. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan).Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya. kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini. meskipun saat ini Pugung Raharjo terletak puluhan kilometer dari pantai tetapi tidak jauh dari situs tersebut ditemukan batu-batu karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien[rujukan?] 2. Kecamatan Leuwiliang. yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh.bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam. tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Yepo-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya. yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya). Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah. Berita Fa Hien. Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir . Ye Po Ti selama ini sering dianggap sebutan Fa Hien untuk Jawadwipa. Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang.padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam . Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Taruma dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan yang terdapat pada prasasti Ciaruteun.

3. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Dari tiga berita di atas para ahli[siapa?] menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lomo. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma. Bogor dan Cirebon. Jakarta. 1 Nama Situs Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 3 Ciampea Gunung Cibodas Arca gajah (batu) Arca Rusak berat Terbuat dari batu kapur Artefak Keterangan . Berita Dinasti Tang.

514a Mus.Nas.Nas.771 Mus.3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Fragmen Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Mus.no.no.Nas.no.6363 settlement pattern settlement pattern .296a Mus.Nas. no.

Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Lmah Duwur Lanang Pipisan batu Candi I Candi II Percandian Naskah Wangsakerta .

Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 . Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya. Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu. yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M. parwa I. Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut. pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M. Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara. maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya. Ditinjau dari segi ini. Pustaka Jawadwipa. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M). Dharmayawarman (382-395). Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda.Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah. Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak). Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati. Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai.162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam. Hal ini berarti. Pustaka Nusantara. ayah Suryawarman. yang kemudian digantikan oleh putranya. sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M). Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan. banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara.561 M) Raja Tarumanagara ke-7. parwa II sarga 3 (halaman 159 .VIII). sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah. Sayangnya. Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. .

menantu Suryawarman. yaitu Tarusbawa. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. raja Tarumanagara terakhir. digantikan menantunya. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan. misalnya. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Garut. Dalam tahun 526 M. Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri. Tarusbawa. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa. Manikmaya. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada. Pada tahun 669. Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. mendirikan kerajaan baru di Kendan. Linggawarman. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara No 1 2 3 4 5 Raja Jayasingawarman Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Masa pemerintahan 358-382 382-395 395-434 434-455 455-515 . melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. Secara otomatis. tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri.Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII. karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri.

Verstappen (1972). noorduyn and H. ^ Komplek Percandian Batujaya Tempat Lahirnya Peradaban di Tatar Sunda. The Second Wisnu Image of Cibuaya. Dinas Purbakala R.6 7 8 9 10 11 12 Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 515-535 535-561 561-628 628-639 639-640 640-666 666-669 Lihat pula     Kerajaan Salakanagara Sejarah Sunda Naskah Wangsakerta Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Catatan Kaki 1.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6.id/userfiles/file/858_1255-situsbatujaya11. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia. J.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). Djakarta: Dinas Purbakala 3. I/2: 17087 . R. 2. Richadiana Kartakusuma (1991).Th.budpar. 2006 2.M. West Jawa.go.81 4. J.L. Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda. Riwayat Indonesia I. MISI. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298307 5. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.pdf Rujukan 1. Soetjipto Wirjosuparto (1963). ^ [http://www.Ng.Poerbatharaka (l952).

1997.669 Sunda Galuh [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa . Bandung: Kiblat Buku Utama. Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: Salakanagara 358 . 8.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. Jakarta) 16. 11.P. Teguh Asmar (1971). Sundakala: cuplikan sejarah Sunda berdasarkan naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). W. Nyukcruk sajarah Pakuan Pajajaran jeung Prabu Siliwangi. l971:416-424. Sundapura Bacaan selanjutnya    Ayatrohaedi. 12.Groeneveldt. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun). ISBN 979-419-330-5 Saleh Danasasmita.(editor) Dynamic of Indonesian History.al. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala.7. 1978:29-40 9. 2005. 1962: 23-24 14.J. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. IAAI Komda Jawa Barat. 1941. 2003. R.P. ISBN Yoseph Iskandar. Jakarta 11-12 Februari 1988. 13. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). Sejarah Jawa Barat: yuganing rajakawasa. Amsterdam. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Batavia l887 10. N. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. Jakarta: Pustaka Jaya. Bandung: Geger Sunten.

0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:    Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Kerajaan Tarumanagara Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Barat Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor .

Lihat Ketentuan Pen Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Dari Wikipedia bahasa Indonesia.00.5 Prasasti Pasir awi .4 Prasasti Muara Cianten o 1. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa Kerajaan Tarumanegara dibangun oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358 M dan beliau memerintah sampai yahun 382 M.1 Prasasti Ciaruteun o 1.2 Prasasti Jambu o 1. ketentuan tambahan mungkin berlaku. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten.3 Prasasti Kebonkopi o 1. Sumber dari dalam negeri berupa 7 buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor.Peralatan Bahasa lain              English Français 日本語 Basa Jawa Lietuvių Basa Banyumasan Bahasa Melayu Nederlands Русский Basa Sunda Tiếng Việt Halaman ini terakhir diubah pada 06. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Daftar isi  1 Prasasti yang ditemukan o 1. cari Ada usul agar artikel atau bagian ini digabungkan dengan Kerajaan Tarumanagara. (Diskusikan) Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomatri (wilayah Bekasi). 13 Januari 2013.

dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat Prasasti Jambu Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut). prasasti ini juga menggunakan bahasa Sanskerta dan .7 Prasasti Tugu 2 Sumber dari Luar Negeri 3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara 4 Terkait: 5 Rujukan o o Prasasti yang ditemukan Tarumanegara meninggalkan 7 (tujuh) prasasti: Prasasti Ciaruteun Salinan gambar prasasti Ciaruteun dari buku The Sunda Kingdom of West Java From Tarumanagara to Pakuan Pajajaran with the Royal Center of Bogor Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun. Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu: 1.6 Prasasti Cidanghiyang 1. ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. 2. sekitar 30 km sebelah barat Bogor.    1. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman.

Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki. Prasasti Pasir awi Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang. ditemukan di Bogor.huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Mulawarman. Prasasti Cidanghiyang Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak. Prasasti Tugu Prasasti Tugu di Museum Nasional . yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata. ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang. juga tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. Prasasti Muara Cianten Prasasti Muara Cianten. Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah. yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu. tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman. Prasasti Kebonkopi Prasasti Kebonkopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor .

tdk jauh dari situs tersebut ditemukan batu2 karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien meskipun saat ini terletak puluhan kilo meter dari pantai. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja. Ye po ti sering diterjemahkan jawadwipa. Sumber dari Luar Negeri Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain: 1. Berita Dinasti Tang. Berita Fa-Hsien. Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka. Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi. 1980: 5). Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain. 2. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari Tolo-mo yang terletak di sebelah selatan. kecamatan Cilincing Jakarta Utara. . tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme. 2. ... 1. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti2 peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dll yang sekarang terletak di taman purbakala pugung raharjo. tetapi kemungkinan terbesar ye po ti adalah way seputih di Lampung . Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati.Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah: 1. Berita Dinasti Sui.Yeh-po-ti dapat diasumsikan sebagai transliterasi dari Seputih (Sholihat. 3.

514a Mus. no.296a Mus. Jakarta.Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M.Nas. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman.771 Mus.no. Bogor dan Cirebon.Nas.no.Nas.6363 settlement pattern settlement pattern 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni . Nama Situs Artepak 1 Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 Ciampea Arca gajah (batu) 3 Gunung Cibodas Arca 3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Keterangan Rusak berat Terbuat dari batu kapur Fragmen Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Mus.Nas. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu.no.

Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Percandian Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Candi I Lmah Duwur Lanang Candi II Pipisan batu Terkait:   Kerajaan Tarumanagara Kerajaan Salakanagara Rujukan 1. . Richadiana Kartakusuma (1991). Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda.

W.(editor) Dynamic of Indonesian History. Dinas Purbakala R. I/2: 170-87 7.J.Poerbatharaka (l952). "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6).P. N. West Jawa. 2. R. R.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. Batavia l887 10. The Second Wisnu Image of Cibuaya. Jakarta) Kategori:  Kerajaan Tarumanagara Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu   Halaman Utama Perubahan terbaru . makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. Jakarta 11-12 Februari 1988. IAAI Komda Jawa Barat. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986).Groeneveldt. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun).al. 1941.81 4.Th. 1978:29-40 9. Amsterdam. noorduyn and H. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI.Ng.Verstappen (1972). Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia. 8.L.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. Teguh Asmar (1971).M. l971:416-424. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298-307 5. 12. MISI. Djakarta: Dinas Purbakala 3. J. 11. Riwayat Indonesia I. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). J.P. 13. 1962: 23-24 14.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. Soetjipto Wirjosuparto (1963).

   Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan   Halaman ini terakhir diubah pada 09. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. . 29 Desember 2012.45.

.

.

Kerajaan Tarumanegara sendiri memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Jakarta. Kerajaan ini terletak di Jawa Barat. baik sumber sejarah yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta. . dan Banten. Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara Keberadaan Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari beberapa sumber sejarah. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang ditemukan disekitar lokasi kerajaan. tepatnya dengan pusat di daerah Bogor. diperoleh informasi bahwa kerajaan ini pernah eksis dari abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. Prasasti Kebon Kopi. Prasasti ini ditemukan di tepi sungai Ciaruteun. Pada prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-5 ini. Yaitu berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan secara terpisah di Bogor. hewan tunggangan Dewa Wisnu. Berita dari Dalam Negeri. dan Jakarta sekarang. Bogor. yaitu mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Barat. Bogor. ditemukan cap telapak kaki gajah yang melambangkan Gajah Airawata. Ketujuh prasasti tersebut antara lain.   Prasasti Ciaruteun. Ditemukan di Kecamatan Cibungbulang. Beberapa catatan sejarah juga mengatakan bahwa kerajaan ini bercorak Hindu aliran Wisnu. Pada prasasti ini terdapat cap sepasang telapak kaki milik Raja Purnawarman yang melambangkan kekuasaan raja yang dipercaya sebagai penjelmaan Dewa Wisnu.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Tarumanegara Sejarah Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu tertua di Pulau Jawa. Banten.

Prasasti Muara Cianten. Prasasti Pasir Awi. keberadaan Kerajaan Tarumanegara juga dapat diketahui dari sumber-sumber berita luar negeri. yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kerajaan Tarumanegara. Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara berdasarkan Naskah Wangsakerta. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengkisahkan tentang keberanian Raja Purnawarman. Banten. Prasasti ini ditemukan di Kampung Batutumbu. Prasasti Cidanghiyang. yaitu tentang silsilah lengkap raja-raja yang pernah memerintah Tarumanegara dari mulai awal berdirinya hingga raja terakhirnya. Prasasti ini mengisahkan tentang penggalian Sungai Candrabaga dan Gomati sepanjang 6112 tombak (12 KM) pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. Nama Raja Jayasingawarman Tahun Memerintah 358-382 M . Diantaranya adalah dari literatur kuno berjudul Fa-Kao-Chi yang ditulis oleh Fa-Hsien dari tahun 414 Masehi. Penggalian sungai ini dimaksudkan untuk mencegah datangnya bencana banjir dan sebagai sarana irigrasi sawah untuk mengatasi kekeringan. Jakarta Utara. Kecamatan Munjul. Berita dari Luar Negeri. Raja ini digambarkan sebagai seorang raja yang sangat bijaksana dan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya berkat penggalian sebuah sungai sebagai sarana irigrasi. Pemerintahan Kerajaan Tarumanegara Raja Purnawarman adalah satu-satunya raja yang namanya dicantumkan dalam prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Prasasti ini ditemukan di area perkebunan jambu di Bogor. Purnawarman bukanlah satu-satunya raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara. Sesuai dengan namanya. Desa Tugu. prasasti ini ditemukan di daerah Muara Cianten. Selain sumber sejarah dari dalam negeri yang berbentuk prasasti. prasasti ini juga masih misterius isinya karena beberapa tulisan sudah rusak. Prasasti ini ditemukan dalam keadaan rusak. Disebut juga dengan Prasasti Munjul. NO 1. Namun meskipun begitu. Satu-satunya yang masih tercetak jelas adalah adanya lukisan sepasang telapak kaki. Jawa Barat. namun kitab ini berisi informasi yang cukup menarik. Disebut juga dengan Prasasti Pasir Koleangkak. Prasasti Tugu. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengisahkan tentang kebijaksanaan Raja Purnawarman dalam memerintah Kerajaan Tarumanegara. Masyarakat Hindu yang ditemui oleh Fa-Hsien ini diperkirakan merupakan bagian dari masyarakat kerajaan yang berpusat di daerah Bogor. Meskipun kevalidan naskah ini masih diperdebatkan oleh para ahli. jadi isi dari prasasti ini belum dapat dibaca. Hal ini didasarkan pada sebuah sumber dari naskah kuno bernama Wangsakerta. Prasasti ini ditemukan di Kampung Lebak. Literatur ini menyebutkan tentang kehidupan masyarakat di Jawa Bagian Barat yang telah terpengaruh agama Hindu India. Sama seperti Prasasti Muara Cianten. Kecamatan Cilincing.     Prasasti Jambu.

12. 3. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Tarumanegara dengan kategori Sejarah. berita mengenai kerajaan ini tidak pernah terdengar lagi baik dari sumber dalam negeri maupun luar negeri . 4. 7.html. 6. Para ahli berpendapat bahwa runtuhnya Kerajaan Tarumanegara kemungkinan besar disebabkan karena adanya tekanan dari Kerajaan Sriwijaya yang terus melakukan ekspansi wilayah. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa setelah abad ke-7. 9.2. Terima kasih! 0 0 292 Artikel menarik lainnya: . Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 382-395 M 395-434 M 434-455 M 455-515 M 515-535 M 535-561 M 561-628 M 628-639 M 639-640 M 640-666 M 666-669 M Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara diperkirakan runtuh pada sekitar abad ke-7 Masehi. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. 11. 8.blogspot. 5.com/2012/10/sejarah-kerajaan-tarumanegara. 10.

.00 nice info Balas ..Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone. Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio. Sejarah Kerajaan Kutai Ditulis oleh: Algo Wijaya .Selasa. 02 Oktober 2012 2 komentar untuk "Sejarah Kerajaan Tarumanegara" 1... Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA... craxup27 Oktober 2012 18.. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha ..

Akan tetapi.40 woww ane baru tau tuh sob sejarahya. dan kompleks Candi Prambanan yang berlatar belakang Hindu. Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. Aditia Novit29 Oktober 2012 19. Jawa Tengah. Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah Candi Kalasan. yakni agama Hindu dan Buddha. Atas : Komplek Candi Dieng di Wonosobo. thanks ya udh share :D KERAJAAN MATARAM KUNO Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) adalah kerajaan Hindu di Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur). dan Candi Plaosan. Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa. kompleks Candi Dieng. pada abad ke-10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. Candi Mendut. Berdasarkan catatan yang terdapat pada prasassti yang ditemukan. Kerajaan Mataram Kuno bermula sejak pemerintahan Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah. Pada awal berdirinya. Ia memerintah Kerajaan Mataram Kuno hingga 732M.2. Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi Geding Songo. Kerajaan Mataram di Jawa Tengah . Candi Borobudur. Candi Sewu. merupakan peninggalan candi Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno.

Magelang. yakni Raja Sanna. mengadakan perlawanan namun kalah dalam peperangan. Sri Maharaja Rakai Warak. Setelah masa pemerintahan Mpu Sindok terdapat masa gelap sampai masa pemerintahan Dharmawangsa Airlangga (1020). Sampai pada masa ini Kerajaan Mataram Kuno masih menjadi saatu kerajaan yang utuh. Raja Sanjaya telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke P. adik Pramodawarddhani. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno telah meluass hingga ke Jawa Timur. Pramodawarddhani. LIHAT JUGA Sriwijaya. yaitu wangsa Isana. Dengan demikian Mpu Sindok dianggap sebagai cikal bakal wangsa baru. Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan anak perempuannya. Kerajaan Kediri. Kerajaan Mataram di Jawa Timur Setelah terjadinya bencana alam yang dianggap sebagai peristiwa pralaya. Perpindahan kerajaan ke Jawa Timur tidak disertai dengan penaklukan karena sejak masa Dyah Balitung. Mpu Sindok naik takhta kerajaan pada 929 dan berkuasa hingga 948. Airlangga membagi kerajaan menjadi dua. Ia menggantikan raja sebelumnya. Akan tetapi. Konon. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra. Setelah Raha Sanjaya wafat. maka sesuai dengan landasan kosmologis harus dibangun kerajaan baru dengan wangsa yang baru pula. untuk menghindari perang saudara. Diduga kehancuran kerajaan ini akibat bencana alam karena letusan G. untuk dikawinkan dengan anak Rakai Patapan. yaitu Rakai Pikatan (wangsa Sanjaya). yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran. Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya.Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga). yaitu Balaputeradewa. Semeru dan G. Pada abad ke-10. Kerajaan . Rakai Pikatan kemudian menduduki takhta Kerajaan Mataram Kuno. SUmatra dan menjadi raja Sriwijaya. Merapi. Jawa Tengah. Sri Maharaja Rakai Panunggalan. terjadi perebutan kekuasaan di antara para pangeran Kerajaan Mataram Kuno. Wilis). Melihat keadaan ini. membangun kembali kerajaan ini di Watugaluh (wilayah antara G. Ketika Sri Maharaja Rakai Sumba Dyah Wawa berkuasa. Jawa Timur. Pendiri wangsa Sanjaya adalah Raja Sanjaya. Kerajaan yang didirikan Mpu SIndok ini tetap bernama Mataram. dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra. Mpu Sindok. yaitu Kerajaan Pangjalu dan Janggala. Pada masa Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu berkuasa. pendiri wangsa Sailendra. cucu Sri Maharaja Daksa. kerajaan ini berakhir dengan tiba-tiba.

2005. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . di Candi Belahan. Sumber : Syukur. Halaman 161. salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berlatar agama Buddha. Abdul. TAHUKAH KAMU Bencana alam karena letusan G. Jawa Tengah. Jawa Tengah. Merapi yang mengakibatkan berakhirnya Kerajaan Mataram Kuno dianggap sebagai paralaya atau kehancuran dunia. merupakan candi peninggalan Kerjaan Mataram Kuno. Atas : Arca Raja Airlangga.Atas: Candi Plaosan di Klaten. raja terakhir Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. . Jilid 6. Arca ini kini disimpan di Museum Trowulan. Atas : Candi Gedong Songo di Ungaran.

.

blogspot.1600 × 1067 .Sasadara Manjer Kawuryan: Candi Sewusasadaramk.com .More sizes .

Image may be subject to copyright. .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Kerajaan Medang Dari Wikipedia bahasa Indonesia. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. lihat Kesultanan Mataram. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. bacaan terkait atau pranala luar. Artikel ini membahas tentang kerajaan Mataram Kuno atau Mataram Hindu. Mdaη ← 752–1045 ← → Kerajaan Medang pada Periode Jawa Tengah dan Jawa Timur Ibu kota Jawa Tengah: Mdaη i Bumi Mataram (lokasi tepat tidak diketahui. . cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. Untuk kerajaan Islam. diperkirakan di sekitar Yogyakarta dan Prambanan).

kemudian pindah ke Mdaη i Wwatan (dekat Madiun) Jawa Kuna.732—760 .Kekalahan Dharmawangsa dari 1045 Wurawari dan Sriwijaya Masa dan Tahil (koin emas dan perak Mata uang lokal) Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Sri Sanjaya mendirikan Wangsa 752 Sanjaya (Prasasti Canggal) .985—1006 Sejarah . Sanskerta Kejawen. Buddha. Animisme Monarki Sri Sanjaya Dharmawangsa Teguh Bahasa Agama Pemerintahan Raja .kemudian pindah ke Poh Pitu dan Mamrati Jawa Timur: Mdaη i Tamwlang dan Mdaη i Watugaluh (dekat Jombang). Hindu.

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. Kerajaan Medang akhirnya runtuh pada awal abad ke-11. serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindu maupun Buddha. Daftar isi           1 Nama 2 Pusat Kerajaan Medang 3 Awal berdirinya kerajaan 4 Dinasti yang berkuasa 5 Daftar raja-raja Medang 6 Struktur pemerintahan 7 Keadaan penduduk 8 Konflik takhta periode Jawa Tengah 9 Teori van Bammelen 10 Permusuhan dengan Sriwijaya .Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Kerajaan Medang (atau sering juga disebut Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu) adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8.

. Istilah Mataram kemudian lazim dipakai untuk menyebut nama kerajaan secara keseluruhan. Nama ini ditemukan dalam beberapa prasasti. bahkan sampai ke daerah Jawa Timur sekarang. Di daerah inilah untuk pertama kalinya istana Kerajaan Medang diperkirakan berdiri (Rajya Medang i Bhumi Mataram). yaitu periode Jawa Tengah. misalnya prasasti Minto dan prasasti Anjuk ladang. Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi istana Medang berdasarkan prasasti-prasasti yang sudah ditemukan antara lain. Kerajaan Medang periode Jawa Tengah biasa pula disebut dengan nama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu. Pusat Kerajaan Medang periode Jawa Timur. Sesungguhnya. Kadang untuk membedakannya dengan Kerajaan Mataram Islam yang berdiri pada abad ke-16. nama Medang sudah dikenal sejak periode sebelumnya. Pusat Kerajaan Medang Letak Mataram Kuno periode Jawa Tengah. nama yang lazim dipakai untuk menyebut Kerajaan Medang periode Jawa Tengah adalah Kerajaan Mataram. padahal berdasarkan prasasti-prasasti yang telah ditemukan.    11 Peristiwa Mahapralaya 12 Peninggalan sejarah 13 Kepustakaan 14 Lihat pula Nama Pada umumnya. pusat Kerajaan Medang pernah mengalami beberapa kali perpindahan. yaitu merujuk kepada salah daerah ibu kota kerajaan ini. istilah Kerajaan Medang hanya lazim dipakai untuk menyebut periode Jawa Timur saja. meskipun tidak selamanya kerajaan ini berpusat di sana. Bhumi Mataram adalah sebutan lama untuk Yogyakarta dan sekitarnya. Sementara itu.

sedangkan Watugaluh sekarang disebut Megaluh. Mamrati dan Poh Pitu diperkirakan terletak di daerah Kedu. Mataram terletak di daerah Yogyakarta sekarang. Tamperan. negara menjadi kacau. namun tidak menyebut dengan jelas apa nama kerajaannya. Sena akhirnya melarikan diri ke Pakuan. Sanna. bernama Sanna. saudara perempuan Sanna. Istana terakhir. Untuk itu ia meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya yangg merupakan sahabat Sanna). juga dikenal dengan nama "Sena" atau "Bratasenawa". Awal berdirinya kerajaan Prasasti Mantyasih tahun 907 atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. putera bungsu Sempakwaja. anak Sannaha saudara perempuan Sanna. meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa. merupakan raja Kerajaan Galuh yang ketiga (709 . yang terletak di daerah Madiun. Sanjaya. dan Resi Guru Demunawan. Persahabatan ini pula yang mendorong Tarusbawa mengambil Sanjaya menjadi menantunya. berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora. Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda.716 M). Dinasti yang berkuasa . Sebelum ia meninggalkan kawasan Jawa Barat. Sepeninggal Sanna. Sunda dan Galuh menjadi kekuasaan Tamperan. Sementara itu. yaitu sekitar abad ke-16. Keduanya terletak di daerah Jombang. Dalam tahun 732 M Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. atas dukungan ibunya. Sanjaya kemudian tampil menjadi raja. sedangkan Kerajaan Kuningan dan Galunggung diperintah oleh Resi Guru Demunawan. Tamwlang sekarang disebut dengan nama Tembelang. sekarang disebut dengan nama Wotan. Bratasenawa alias Sanna atau Sena digulingkan dari tahta Galuh oleh Purbasora (saudara satu ibu Sanna) dalam tahun 716 M. yaitu Sannaha. Sanjaya sendiri mengeluarkan prasasti Canggal tahun 732. ia mengatur pembagian kekuasaan antara puteranya. yaitu Wwatan. Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama isterinya. Ia hanya memberitakan adanya raja lain yang memerintah pulau Jawa sebelum dirinya. Kisah hidup Sanjaya secara panjang lebar terdapat dalam Carita Parahyangan yang baru ditulis ratusan tahun setelah kematiannya.       Medang i Bhumi Mataram (zaman Sanjaya) Medang i Mamrati (zaman Rakai Pikatan) Medang i Poh Pitu (zaman Dyah Balitung) Medang i Bhumi Mataram (zaman Dyah Wawa) Medang i Tamwlang (zaman Mpu Sindok) Medang i Watugaluh (zaman Mpu Sindok) Medang i Wwatan (zaman Dharmawangsa Teguh) Menurut perkiraan. Kerajaan Galuh dan Kerajaan Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat). Tarusbawa yang merupakan raja pertama Kerajaan Sunda (setelah Tarumanegara pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh) adalah sahabat baik Sanna.

sekitar tahun 840-an. Istilah Rakai pada zaman Medang identik dengan Bhre pada zaman Majapahit. Menurut teori van Naerssen. yaitu Sanjaya. gelar Rakai Panangkaran sama artinya dengan ―Penguasa di Panangkaran‖. Jadi. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. Menurut teori Slamet Muljana. kekuasaan atas Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. prasasti Kalasan tahun 778 memuji Rakai Panangkaran sebagai ―permata wangsa Sailendra‖ (Sailendrawangsatilaka). nama raja-raja Medang dalam Prasasti Mantyasih dianggap sebagai anggota Wangsa Sanjaya secara keseluruhan. Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang. serta Wangsa Isyana pada periode Jawa Timur. Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama raja pertama Medang. dan memindahkan istananya ke Mamrati. Dengan demikian pendapat ini menolak teori van Naerssen tentang kekalahan Rakai Panangkaran oleh seorang raja Sailendra. raja-raja Medang versi Prasasti Mantyasih mulai dari Rakai Panangkaran sampai dengan Rakai Garung adalah anggota Wangsa Sailendra. Sedangkan kebangkitan Wangsa Sanjaya baru dimulai sejak Rakai Pikatan naik takhta menggantikan Rakai Garung. Contoh yang diajukan Slamet Muljana adalah Rakai Panangkaran yang diyakininya bukan putra Sanjaya. yaitu Dyah Pancapana. Alasannya ialah. Nama aslinya ditemukan dalam prasasti Kalasan. sekitar abad ke-9. Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya. . Menurut teori Bosch.Bukti terawal sistem mata uang di Jawa. yang bermakna ―penguasa di‖. Emas atau keping tahil Jawa. seorang keturunan Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhani putri mahkota Wangsa Sailendra. Sementara itu Slamet Muljana berpendapat bahwa daftar tersebut adalah daftar raja-raja yang pernah berkuasa di Medang. dan bukan daftar silsilah keturunan Sanjaya. Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di Pulau Jawa. Sampai akhirnya. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di Pulau Sumatra. Pada umumnya para sejarawan menyebut ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. yaitu Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah.

Rakai Kayuwangi alias Dyah Lokapala 8. Dalam prasasti-prasastinya. awal kebangkitan Wangsa Sanjaya 7. Rakai Panunggalan alias Dharanindra 4. Rakai Sumba Dyah Wawa 13. terletak di Prambanan. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada ‗‘periode Jawa Timur‘‘. Rakai Watukura Dyah Balitung 10. Rakai Watuhumalang 9.Slamet Muljana kemudian mengidentifikasi Rakai Panunggalan sampai Rakai Garung dengan nama-nama raja Wangsa Sailendra yang telah diketahui. Daftar raja-raja Medang Apabila teori Slamet Muljana benar. Rakai Pikatan suami Pramodawardhani. misalnya Dharanindra ataupun Samaratungga. Dharmawangsa Teguh. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Rahyangta i Medang i Bhumi Mataram. maka daftar raja-raja Medang sejak masih berpusat di Bhumi Mataram sampai berakhir di Wwatan dapat disusun secara lengkap sebagai berikut: Candi Prambanan dari abad ke-9. Rakai Layang Dyah Tulodong 12. 1. Yogyakarta. pendiri Kerajaan Medang 2. Sri Lokapala suami Sri Isanatunggawijaya 15. Sementara itu. Rakai Warak alias Samaragrawira 5. Makuthawangsawardhana 16. Sanjaya. dibangun antara masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Dyah Balitung. Rakai Panangkaran. Rakai Garung alias Samaratungga 6. Mpu Sindok. Dinasti ini didirikan oleh Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. Kerajaan Medang berakhir . yang selama ini cenderung dianggap bukan bagian dari daftar para raja versi Prasasti Mantyasih. awal periode Jawa Timur 14. awal berkuasanya Wangsa Syailendra 3. Mpu Daksa 11.

Jabatan ini dipegang oleh putra atau saudara raja yang memiliki peluang untuk naik takhta selanjutnya. Patih zaman Majapahit setara dengan perdana menteri namun tidak berhak untuk naik takhta. namun kiranya setara dengan menteri dalam negeri pada zaman sekarang. Hal ini dapat dilihat dalam daftar raja-raja versi Prasasti Mantyasih yang menyebutkan hanya Sanjaya yang bergelar Sang Ratu. Jabatan Rakryan Kanuruhan pada zaman Majapahit memang masih ada. Jabatan sesudah Mahamantri i Hino secara berturut-turut adalah Mahamantri i Halu dan Mahamantri i Sirikan. Jabatan tertinggi sesudah raja ialah Rakryan Mahamantri i Hino atau kadang ditulis Rakryan Mapatih Hino. Pada zaman Majapahit jabatan-jabatan ini masih ada namun hanya sekadar gelar kehormatan saja. Kasus yang sama terjadi pada Kerajaan Sriwijaya di mana rajarajanya semula bergelar Dapunta Hyang. Pada zaman Wangsa Isana berkuasa masih ditambah lagi dengan jabatan Mahamantri Wka dan Mahamantri Bawang. Keduanya merupakan gelar asli Indonesia. Pada zaman itu istilah Ratu belum identik dengan kaum perempuan. Struktur pemerintahan Raja merupakan pemimpin tertinggi Kerajaan Medang. Ketika Rakai Panangkaran dari Wangsa Sailendra berkuasa. Mpu Sindok merupakan Mapatih Hino pada masa pemerintahan Dyah Wawa. sedangkan raja-raja sesudahnya semua memakai gelar Sri Maharaja. gelar Ratu dihapusnya dan diganti dengan gelar Sri Maharaja. Jabatan Rakryan Mapatih Hino pada zaman ini berbeda dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Sanjaya sebagai raja pertama memakai gelar Ratu. Keadaan penduduk . Pemakaian gelar Sri Maharaja di Kerajaan Medang tetap dilestarikan oleh Rakai Pikatan meskipun Wangsa Sanjaya berkuasa kembali.Pada daftar di atas hanya Sanjaya yang memakai gelar Sang Ratu. Misalnya. Jabatan tertinggi di Medang selanjutnya ialah Rakryan Kanuruhan sebagai pelaksana perintah raja. Gelar ini setara dengan Datu yang berarti "pemimpin". Mungkin semacam perdana menteri pada zaman sekarang atau setara dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. dan setelah dikuasai Wangsa Sailendra juga berubah menjadi Sri Maharaja.

ditemukan beberapa prasasti atas nama raja-raja lain. bernama Dyah Tulodhong. Ketika Sailendrawangsa berkuasa. Agama resmi Kerajaan Medang pada masa pemerintahan Sanjaya adalah Hindu aliran Siwa. Konflik takhta periode Jawa Tengah Pada masa pemerintahan Rakai Kayuwangi putra Rakai Pikatan (sekitar 856 – 880–an). Pemerintahan Balitung diperkirakan berakhir karena terjadinya kudeta oleh Mpu Daksa yang mengaku sebagai keturunan asli Sanjaya. yaitu Kerajaan Sriwijaya merupakan negara maritim. raja sesudah Rakai Kayuwangi adalah Rakai Watuhumalang. bahkan sampai Bali. Mungkin karena kepahlawanannya itu. Kemudian pada saat Rakai Pikatan dari Sanjayawangsa berkuasa. Sedangkan menurut prasasti Mantyasih. Teori van Bammelen . agama resmi kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana. Tidak diketahui dengan pasti apakah proses suksesi ini berjalan damai ataukah melalui kudeta pula. yaitu Maharaja Rakai Gurunwangi dan Maharaja Rakai Limus Dyah Dewendra.Temuan Wonoboyo berupa artifak emas menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Penduduk Medang sejak periode Bhumi Mataram sampai periode Wwatan pada umumnya bekerja sebagai petani. Tulodhong akhirnya tersingkir oleh pemberontakan Dyah Wawa yang sebelumnya menjabat sebagai pegawai pengadilan. sedangkan saingannya. agama Hindu dan Buddha tetap hidup berdampingan dengan penuh toleransi. Ia sendiri kemudian digantikan oleh menantunya. ia dapat mewarisi takhta mertuanya. Hal ini menunjukkan kalau pada saat itu Rakai Kayuwangi bukanlah satu-satunya maharaja di Pulau Jawa. Dyah Balitung yang diduga merupakan menantu Rakai Watuhumalang berhasil mempersatukan kembali kekuasaan seluruh Jawa. Kerajaan Medang memang terkenal sebagai negara agraris.

. yang antara lain. Perselisihan antara kedua raja ini berkembang menjadi permusuhan turuntemurun pada generasi selanjutnya. Tahun terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat dibaca dengan jelas sehingga muncul dua versi pendapat. Prasasti tertuanya berangka tahun 929. Jawa Timur) yang dimenangkan oleh pihak Mpu Sindok. Wangsa Sailendra juga menguasai Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatra. sekitar tahun 850–an. Rakai Pikatan berhasil menyingkirkan seorang anggota Wangsa Sailendra bernama Balaputradewa putra Samaragrawira. Letusan tersebut disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik berupa abu dan batu. Selain itu. sedangkan yang lainnya menyebut tahun 1016. Mpu Sindok yang menjabat sebagai Rakryan Mapatih Hino mendirikan istana baru di daerah Tamwlang. membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh. melainkan sebuah keluarga baru bernama Isanawangsa. pasukan Sriwijaya datang menyerangnya. Tidak diketahui dengan pasti apakah Dyah Wawa tewas dalam bencana alam tersebut ataukah sudah meninggal sebelum peristiwa itu terjadi. Sebagian sejarawan menyebut Kerajaan Medang runtuh pada tahun 1006. perpindahan istana Medang dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat. Balaputradewa kemudian menjadi raja Sriwijaya di mana ia tetap menyimpan dendam terhadap Rakai Pikatan. Medang dan Sriwijaya juga bersaing untuk menguasai lalu lintas perdagangan di Asia Tenggara. Rasa permusuhan Wangsa Sailendra terhadap Jawa terus berlanjut bahkan ketika Wangsa Isana berkuasa.Menurut teori van Bammelen. karena raja selanjutnya yang bertakhta di Jawa Timur bernama Mpu Sindok. Kemudian lapisan tanah begeser ke arah barat daya sehingga terjadi lipatan. Hal ini ditandai dengan ditemukannya Prasasti Ligor tahun 775 yang menyebut nama Maharaja Wisnu dari Wangsa Sailendra sebagai penguasa Sriwijaya. Permusuhan dengan Sriwijaya Selain menguasai Medang. Istana Medang yang diperkirakan kembali berada di Bhumi Mataram hancur. yang merujuk pada gelar abhiseka Mpu Sindok yaitu Sri Isana Wikramadharmottungga. Dinasti yang berkuasa di Medang periode Jawa Timur bukan lagi Sanjayawangsa. Menurut teori de Casparis. Peristiwa Mahapralaya Mahapralaya adalah peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur berdasarkan berita dalam prasasti Pucangan. Sewaktu Mpu Sindok memulai periode Jawa Timur. Pertempuran terjadi di daerah Anjukladang (sekarang Nganjuk. Hubungan senasib antara Jawa dan Sumatra berubah menjadi permusuhan ketika Wangsa Sanjaya bangkit kembali memerintah Medang. Konon sebagian puncak Merapi hancur.

menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. (Kanan) Dewi Tantra lengan-empat (Chundā?). (Tengah: Chundā lengan-empat. Candi megah yang dibangun oleh Sailendrawangsa ini telah ditetapkan UNESCO (PBB) sebagai salah satu warisan budaya dunia. abad ke-9/10. abad ke-9/ke-10. dan tentu saja yang paling kolosal adalah Candi Borobudur. Selain meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. abad ke 10. Candi Mendut. Jawa Tengah. perunggu. Candi Plaosan. cicit Mpu Sindok. Peninggalan sejarah (Kiri) Avalokitesvara lengan-dua. perunggu. 12. Jawa Tengah.5 cm. Kerajaan Medang juga membangun banyak candi. Dalam peristiwa tersebut. Jawa Tengah. Kronik Cina dari Dinasti Song mencatat telah beberapa kali Dharmawangsa mengirim pasukan untuk menggempur ibu kota Sriwijaya sejak ia naik takhta tahun 991. Dataran Tinggi Dieng. 15 x 7.Raja terakhir Medang adalah Dharmawangsa Teguh. Candi Pawon. Candi-candi peninggalan Kerajaan Medang antara lain. Temuan Wonoboyo berupa artifak emas yang ditemukan tahun 1990 di Wonoboyo. Kepustakaan . Candi Kalasan. tembaga.5 cm. istana Medang di Wwatan diserbu oleh Aji Wurawari dari Lwaram yang diperkirakan sebagai sekutu Kerajaan Sriwijaya. baik itu yang bercorak Hindu maupun Buddha. Candi Sewu. Berlin-Dahlem. Jawa Tengah. Prambanan. Terletak di Museum für Indische Kunst. Candi Prambanan. 11 x 8 cm. Kerajaan yang ia dirikan kemudian lazim disebut dengan nama Kerajaan Kahuripan. Permusuhan antara Jawa dan Sumatra semakin memanas saat itu. Klaten. Wonosobo. seorang pangeran berdarah campuran Jawa–Bali yang lolos dari Mahapralaya tampil membangun kerajaan baru sebagai kelanjutan Kerajaan Medang. Dharmawangsa tewas. Pada tahun 1006 (atau 1016) Dharmawangsa lengah. Pangeran itu bernama Airlangga yang mengaku bahwa ibunya adalah keturunan Mpu Sindok.0 x 7. Ketika ia mengadakan pesta perkawinan putrinya. Tiga tahun kemudian.

1990. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Sriwijaya (terbitan ulang 1960). Yogyakarta: LKIS Lihat pula  Medang Kamulan [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:       Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 752 Pembubaran tahun 1045 Kerajaan Medang Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu . Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. 1979. Yogyakarta: Media Ilmu Slamet Muljana. Sejarah Raja-Raja Jawa. 2006. 2007. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. 2005.     Marwati Poesponegoro & Nugroho Notosusanto. Jakarta: Bhratara Slamet Muljana.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jela . 4 Desember 2012. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.52.     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain                      Deutsch English Suomi Français हिन्दी Magyar 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Русский संस्कृ तम् Srpskohrvatski / српскохрватски Tiếng Việt 中文 Bân-lâm-gú Halaman ini terakhir diubah pada 21.

Sepeninggal Panangkaran. nama Sanjaya juga tercantum pada Prasasti Balitung. Wilayah Mataram-Hindu meliputi Jawa Tengah bagian utara. Mataram Kuno terpecah menjadi dua. aman. Sanjaya. yakni Mataram. Ibukota Mataram adalah Medang atau Medang Kamulan hingga tahun 925. Garung. Sanjaya memerintah dengan bijaksana sehingga rakyat hidup makmur. Mataram bercorak Hindu dan Mataram bercorak Buddha. Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya. Hal ini terlihat dari Prasasti Canggal yang menyebutkan bahwa tanah Jawa kaya akan padi dan emas. dan tenteram.KERAJAAN MATARAM KUNO DAN KEHIDUPAN MASYARAKATNYA under SEJARAH. Semarang). Berdasarkan Prasasti Canggal diketahui. Sementara wilayah Mataram. Mataram diperintah oleh Panangkaran. Hal ini menunjukkan bahwa Raka i Panangkaran berasal dari keluarga Sanjaya dan juga keluarga Syailendra. Warak. Pada Prasasti Canggal terdapat kata-kata “Medang i bhumi Mataram”. Namun. . Sanjaya adalah anak Sanaha. saudara perempuan Raja Sanna (Sanna tidak memiliki keturunan). Dari Prasasti Balitung diketahui bahwa Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Raka i Panangkaran. yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. SEJARAH KELAS XI Versi materi oleh Triyoo Suwito dan Wawan Darmawan Mataram Kuno: Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra Di Jawa Tengah pada abad ke-8 M telah berdiri sebuah kerajaan. hingga sekarang letak pasti ibukota ini belum diketahui (kecuali ada sebuah desa bernama Mendang di Purwodadi. Mataram yang bercorak Hindu-Buddha ini diperintah oleh dua dinasti (wangsa) yang berbeda.Buddha meliputi Jawa Tengah bagian selatan yang diperintah Dinasti Syailendra dengan rajanya antara lain Raja Indra. dan Pikatan. Mataram Kuno mula-mula diperintah oleh Raja Sanna. diperintah oleh Dinasti Sanjaya dengan rajarajanya seperti Panunggalan. Selain pada Prasasti Canggal. Setelah Sanjaya.

Oleh karena itu. Melaui perkawinan ini. dan Wawa. Pada abad ke-9 terjadi perkawinan antara Raka i Pikatan dari Sanjaya dengan Pramodawardhani dari Syailendra. Sedangkan Raka i Pikatan yang berhasil menyingkirkan Balaputradewa mendirikan Candi Roro Jonggrang (Prambanan) yang bercorak Siwa. pemerintahan dipegang berturutturut oleh Daksa. Hal ini mengakibatkan Mataram semakin terdesak ke timur. Selain itu. Setelah Balitung. Antara Wangsa Syailendra dengan Sanjaya terjadi persaingan. Hal ini disebabkan semakin besarnya pengaruh Sriwijaya yang diperintah oleh Balaputradewa. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke Sriwijaya. namun kedua wangsa tersebut sempat menjalin hubungan baik. Tulodong. Dinasti Syailendra yang bercorak Buddha mengembangkan berpusat di Jawa Tengah bagian selatan. Selama abad ke7 hingga ke9 terjadi seranganserangan dari Sriwijaya ke Mataram. mereka menganggap letak kerajaan di Jawa Tengah sudah tidak layak dan harus dipindahkan. Letusan gunung ini diyakini oleh masyarakat Mataram sebagai tanda kehancuran dunia. adanya bencana alam berupa letusan Gunung Merapi merupakan salah satu penyebab kehancuran Mataram. Berdasarkan Prasasti Canggal (732 M) diketahui. Pikatan juga berhasil mendirikan Candi Plaosan. Berdasarkan isi Prasasti Mantyasih (Kedu) terdapat beberapa dari Wangsa Sanjaya yang memerintah di kemudian hari. Perkawinan ini mendapat tentangan dari Balaputeradewa. Pada masa pemerintahan Mpu Sindhok inilah. dan menjadi raja di sana. meliputi Jawa Tengah dan Timur.Perpecahan di Mataram ini tidak berlangsung lama. Setelah bertikai dengan Pikatan dan kalah. adik Pramodawardhani. Rakai Pikatan dan Pramodawardhani . yang merupakan keturunan Sriwijaya. karena Balaputeradewa memunyai darah Sriwijaya dari ibunya. Ia kemudian digantikan oleh menantunya bernama Mpu Sindhok. raja pertama Mataram dari Dinasti Sanjaya adalah Raka i Mataram Ratu Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang Kamulan. Perbedaan letak antara dua dinasti ini terlihat dari perbedaan arsitektur candi-candi yang ada di Jawa Tengah bagian selatan dan utara. Raka i Pikatan dari Wangsa Sanjaya mengadakan perkawinan politik dengan Pramodhawardhani dari keluarga Syailendra. Pada tahun 850. Mataram dapat dipersatukan kembali. Raja Wawa memerintah antara tahun 924929 M. Sepeninggal Pikatan. Dewi Tara. Mataram diperintah oleh Dyah Balitung (898 910 M). pusat pemerintahan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur. sedangkan Dinansti Sanjaya yang bercorak Hindu berpusat di Jawa Tengah bagian utara. Pada masa pemerintahan PikatanPramodhawardani. wilayah Mataram berkembang luas.

Keberhasilan Airlangga membangun kerajaan diabadikan dalam karya sastra Mpu Kanwa yaitu Arjuna Wiwaha. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Dharmawangsa yang memerintah 9901016. Pada 1041 Airlangga membagi dua kerajaan menjadi Janggala dan Panjalu. Prasasti ini dibuat oleh Dyah Balitung yang memerintah dari 898 hingga 910. Setelah Sindok menjadi raja (929). akan tetapi mengalami kegagalan karena Sriwijaya gagal ditaklukkan.yang berbeda agama ini banyak mendirikan bangunan yang bercorak Hindu maupun Buddha. Menantu Dharmawangsa yang bernama Airlangga kemudian membangun kembali kerajaan. Akibat serangan ini kerajaan Dharnawangsa mengalami kehancuran. yaitu Samaratungga pada 842 M. Raka I Pikatan. Raka i Kayuwangi. Pemindahan ini dikarenakan pusat kerajaan mengalami kehancuran akibat letusan Gunung Merapi. Raka i Pikatan mendirikan Candi Loro Jongrang. pusat-pusat pemerintahan Mataram dipindahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. sedangkan Pramodarwadhani sangat memperhatikan Candi Borobudur di Bumisambhara yang dibangun oleh ayahnya. Tulodhong. dan pada tahun 1019 ia dinobatkan menjadi raja. Ia memerintah hingga tahun 949. Raka i Garung Patapan. Struktur sosial dari masa Kutai hingga . Raka I Panunggalan. Daksa. Dharmawangsa pernah berusaha untuk mengalihkan pusat perdagangan dari Sriwijaya pada 990. Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat MataramKuno Kehidupan politik kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha membawa perubahan baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. dan Sindhok. Raka i Tejah Purnapana Panangkaran. Pada tahun 1016 Dharmawangsa dan keluarganya mengalami pralaya (kehancuran) akibat serangan dari Sriwijaya yang bekerja sama dengan kerajaan kecil di Jawa yang dipimpin Wurawari. Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu. Raka i Watukumalang. Susunan raja-raja yang memerintah di Mataram berdasarkan Prasasti Balitung (Mantyasih) adalah: Raka i Mataram Ratu Sanjaya. Wawa. Raka i Warak. Mpu Sindok kemudian mendirikan dinasti baru yaitu Dinasti Isana.

Pada hari Manis atau Legi. Kegiatan di pasar ini tidak diadakan setiap hari melainkan bergilir. kerbau. Kehidupan masyarakat Mataram umumnya bersifat agraris karena pusat Mataram terletak di pedalaman. pasar diadakan di desa sebelah utara. Mereka membayar pajak yang berbeda yang tentunya lebih mahal daripada rakyat pribumi Mataram. bukan di pesisir pantai. sapi. . Pertanian merupakan sumber kehidupan kebanyakan rakyat Mataram. Di luar istana (masih di dalam lingkungan dinding kota) terdapat kediaman para pejabat tinggi kerajaan termasuk putra mahkota beserta keluarganya. pasar diadakan di desa sebelah barat. Mereka mempunyai status yang berbeda dengan penduduk pribumi. Hal ini terbukti dari ditemukannya barang-barang keramik dari Vietnam dan Cina. Namun. Dunia perekonomian pun mengalami perkembangan: dari yang semula sistem barter hingga sistem nilai tukar uang. penduduk di desa (disebut wanua) memelihara ternak seperti kambing.Majapahit mengalami perkembangan yang ber-evolusi namun progresif. Dari Prasasti Purworejo (900 M) diperoleh informasi tentang kegiatan perdagangan. Sebagai tenaga kerja. Pada hari Kliwon. Di dalam istana. sumbersumber lokal tidak memperinci lebih lanjut tentang orangorang asing ini. Dari Prasasti Warudu Kidul diperoleh informasi adanya sekumpulan orang asing yang berdiam di Mataram. Mereka tinggal dalam perkampungan khusus di mana para hamba dan budak yang dipekerjakan di istana juga tinggal sekitarnya. Kenyataan ini dikuatkan lagi dengan berita dari Dinasi Tang yang menceritakan kebesaran sebuah kerajaan dari Jawa. babi. ayam. Sisa-sisa peninggalan pemukiman khusus ini sampai sekarang masih bisa kita temukan di Yogyakarta dan Surakarta. Sumbersumber berita Cina mengungkapkan keadaan masyarakat Mataram dari abad ke7 sampai ke10. pasar diadakan di pusat kota. berdiam raja beserta keluarganya dan para abdi. Kegiatan perdagangan baik di dalam maupun luar negeri berlangsung ramai. Kemungkinan besar mereka adalah kaum migran dari Cina. Di luar tembok kota berdiam rakyat yang merupakan kelompok terbesar. Pada hari Pon. Kemungkinan besar mereka itu adalah para saudagar dari luar negeri. pasar diadakan di desa bagian timur. Pada hari Wage. mereka juga berdagang dan menjadi pengrajin. dan itik. Di samping itu. Dari berita Cina diketahui bahwa di ibukota kerajaan terdapat istana raja yang dikelilingi dinding dari batu bata dan batang kayu. berdasarkan pada hari pasaran menurut kalender Jawa Kuno. dalam hal ini Mataram. Pada hari Paking (Pahing). pasar diadakan di desa sebelah selatan.

atau adipati atau menteri. industri rumah tangga juga sudah berkembang. bila seseorang berjasa (biasanya pejabat militer atau kerabat istana) kepada Kerajaan. dan di sekitar asrama tersebut biasanya didirikan candi atau wihara. dan kapur sirih. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA . pakaian. Selain pertanian. desadesa yang menjadi pusat perdagangan. gula kelapa. tembaga. Biasanya tempat itu adalah hutan yang kemudian dibuka menjadi pemukiman baru. perkakas dari besi. dan ternak untuk dibarter dengan kebutuhan yang lain.Pada hari pasaran ini. Related Post: SEJARAH KELAS XI             PERISTIWA RENGASDENGKLOK KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. senopati. Bisa pula sebuah wilayah dihadiahkan kepada kaum brahmana atau rahib untuk dijadikan asrama sebagai tempat tinggal mereka. EKONOMI. maka orang bersangkutan akan diberi hak memiliki tanah untuk dikelola. Mereka datang dengan berbagai cara. Orang yang diberi tanah baru itu diangkat menjadi penguasa tempat yang baru dihadiahkan kepadanya. emas. Beberapa hasil industri ini antara lain anyaman seperti keranjang. arang. perunggu. melalui transportasi darat maupun sungai sambil membawa barang dagangannya seperti beras. Hasil produksi industri ini dapat diperoleh di pasarpasar tadi. ramai didatangi pembeli dan penjual dari desadesa lain. Ia bisa saja menjadi akuwu (kepala desa). Sementara itu. buahbuahan.

             PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TUJUAN IMPERIALISME SERTA EKSPLOITASI JEPANG TERHADAP INDONESIA ORGANISASI WANITA MASA PERGERAKAN NASIONAL GERAKAN PEMUDA MUHAMMADIYAH. PRRI. AHMADIYAH. G 30 S PKI ) PERJUANGAN DIPLOMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERJUANGAN KONFRONTASI KEMERDEKAAN INDONESIA USAHA INDONESIA MENEMBUS BLOKADE EKONOMI USAHA MENGATASI KESULITAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN FAKTOR PENYEBAB BURUKNYA KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN PELAKSANAAN DAN MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PEMBENTUKAN DAN SIDANG PPKI AKTIVITAS GOLONGAN MUDA PEMBENTUKAN DAN SIDANG BPUPKI KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. SAREKAT ISLAM. NAHDLATUL ULAMA. ANDI AZIS. DAN TAMAN SISWA ORGANISASI SOSIAL DI INDONESIA PADA AWAL ABAD 20 LAHIRNYA GABUNGAN POLITIK INDONESIA ( GAPI ) LAHIRNYA PARTAI INDONESIA RAYA ( PARINDRA ) LAHIRNYA KONGRES PEMUDA LAHIRNYA PERMUFAKATAN PERHIMPUNAN POLITIK KEBANGSAAN INDONESIA (PPPKI) LAHIRNYA PARTAI NASIONAL INDONESIA DAN PNI BARU LAHIRNYA INDISCHE PARTIIJ SEJARAH                          PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN INDONESIA PADA MASA ORDE BARU KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENGATASI MASALAH EKONOMI INDONESIA MASA LIBERAL KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA MASA LIBERAL KABINET PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DI INDONESIA ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA INDONESIA ( PKI. DI/TII. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook . APRA. DLL BUDI UTOMO. EKONOMI. RMS.

0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Entri Populer      BENTUK DAN BADAN BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG PENYUSUNAN JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG Translate Powered by Translate Cari Materi Advertisement Blog Archive Labels AKUNTANSI KELAS XI (27) AKUNTANSI KELAS XII (18) EKONOMI KELAS XI (39) EKONOMI KELAS XII (16) GEOGRAFI KELAS XI (55) GEOGRAFI KELAS XII (64) SEJARAH KELAS XI (108) SEJARAH KELAS XII (16) SOSIOLOGI KELAS XI (29) SOSIOLOGI KELAS XII (44) .

All rights reserved. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terkuat di pulau Sumatera dan termasuk salah satu kerajaan yang berpengaruh di Nusantara karna luas nya daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya mulai dari Kamboja. maka makna dari nama Sriwijaya adalah Kejayaan yang Gemilang.I Ching singgah di Sriwijaya .2013 SS belajar . Nama Sriwijaya sendiri di ambil dari Bahasa sangsekerta Sri berarti Gemilang dan Wijaya Berarti Kejayaan. Urutan Sejarah Kerajaan Sriwijaya Tahun 671 M .Ayo Gabung Belajar 533648 Pos Komentar © Copyright 2012 . Powered by Blogger. Thailand Selatan. Sumatera. Jawa juga Pesisir Kalimantan. Semenanjung Malaya. tidak ada yang tahu dengan pasti kapan awal berkembangnya dan kapan pula berakhirnya kerajaan Sriwijaya namun diperkirakan pada abad ke-7 M Kerajaan Sriwijaya telah berdiri.

Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar Sabda. Prasasti yang memiliki bidang datar berukuran 50cmX80cm ini juga dipahat menggunakan Aksara Palawa dalam bahasa melayu kuno. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India".. Tahun 686 M .. 17 Juni 683 Dapunta Hyang datang membuat wanua Tahun 684 M ..000 bala tentara dengan perbekalan 200 peti di perahunya. disebutkan mengenai pembangunan taman oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa untuk semua makhluk berisi pohon pohon yang buahnya dapat dimakan. Tahun 683 M . Dalam prasasti Talang Tuo yang bertarikh 684 M. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. Prasasti yang berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm ini ditulis dalam aksara Pallawa.Prasasti Kedukan Bukit Prasasti kedukan bukit yang ditemukan oleh M. 19 Mei 683 Dapunta Hiyang berlepas dari minanga membawa 20.Prasasti kota kapur . dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. Isi prasasti kedukan bukit yang telah di terjemahkan: tanggal 23 April 683 dapunta hiyang naik ke perahu untuk melakukan penyerangan dan sukses dalam Penyerangannya.tahun 671 adalah tahun awal yang membutikan adanya Kerajaan Sriwijaya... desa Kedukan Bukit di kaki Bukit Siguntang sebelah barat daya Palembang. Prasasti ini Sangat Jelas Menggambarkan Kejadian yang terjadi pada saat itu. Taman tersebut diberi nama Sriksetra. bukti ini di dapat dari seorang Bhiksu Buddha Tiongkok yang bernama I Ching yang sedang berkelana lewat laut menuju india untuk mendapatkan teks agama buddha dalam bahasa sangsekerta melalui Jalur Sutra atau jalur perdagangan untuk kemudian di bawa ke tiongkok dan di terjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa. Rombongan pun tiba di Mukha Upang dengan suka cita. semasa perjalanan nya ini lah I Ching singgah di Sriwijaya pada Tahun 671 dan menetap selama 6 bulan di sriwijaya kemudian melanjutkan perjalanan nya ke Malayu yang sekarang disebut dengan jambi menetap pula di jambi selama 2 bulan Gambaran I Tsing tentang Sriwijaya ". Jahri tepi sungai Tatang.Prasasti Talang Tuo Prasasti ini ditemukanpada tanggal 17 November 1920 di kaki bukit siguntang oleh Louis Constant Westenenk. Batunburg pada tanggal 29 November 1920 di kebun Pak H. menggunakan bahasa Melayu Kuno adalah sebuah Prasasti yang memperjelas adanya Kerajaan Sriwijaya..

dengan kotanya yang dilalui oleh dua sungai sekaligus untuk mengairi lahan pertanian mereka..K Van Der Meulen pada bulan Desember 1892 dan di terjemahkan oleh George Coedes orang yang sama yang telah menerjemahkan Prasasti Kedukan Bukit ini berisi tentang Kutukan bagi siapapun yang memberontak kepada Sriwijaya serta berisi Hal hal baik untuk yang setia kepada Sriwijaya. dan 19 cm pada bagian puncak ditemukan di pesisir Barat Pulau Bangka. Raja Sri Indrawarman juga mengirimkan hadiah kepada kaisar Cina berupa ts'engchi . dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya.Prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno dipahatkan pada sebuah batu yang berbentuk tugu bersegi-segi dengan ukuran tinggi 177 cm. dalam Prasasti Kota Kapur ini juga jelas di ucapkan tanggal 28 Februari 686 Bala tentara Sriwijaya berangkat untuk Menyerang Bumi jawa yang tidak takluk kepada Sriwijaya Tahun 718 M . Bersamaan dengan surat itu juga dikirimkan Hadiah untuk Khalifah Tahun 717-720 M . Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah. Tahun 724 M .Surat kedua Ke Suriah meminta Da'i ke Sriwijaya Surat kedua yang dikirimkan Raja Sriwijaya ini di dokumentasikan oleh Adb Rabbih dalam karya Al-Iqdul farid.. dalam surat itu disebutkan dari seorang Maharaja. yang memiliki ribuan gajah.. isi potongan surat tersebut berbunyi : Dari Raja di raja. yang adalah keturunan seribu raja. tetapi sekedar tanda persahabatan. Prasasti yang ditemukan oleh J.Sri Indrawarman mengirim hadiah ke Cina Sama hal nya dengan yang di lakukan Raja Sri Indrawarman kepada Raja Arab pada kisaran Tahun 717-720 M. memiliki rempah-rempah dan wewangian serta kapur barus.Sri Indrawarman Raja Sriwijaya masuk islam Hal ini di dasari oleh Surat yang dikirimkan Sri Indrawarman yang saat itu berstatus sebagai Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari bani Umayyah. kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan. dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya. yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak. lebar 32 cm pada bagian dasar. dinamakan Prasasti Kota Kapur karna sesuai dengan Tempat di temukan nya yaitu di dusun kecil di Pesisir barat Pulau Bangka yang bernama kota Kapur.

India. sesuai dengan tempat di temukan nya yaitu di KITLV Leiden. raja Jawa yang kawin dengan Dewi Tara. Tentara Aji Wurawari dari Lwaram yang di perkirakan sekutu Sriwijaya menyerang Istana raja Dharmawangsa Teguh di Wwatan. Tahun 1003 M .Sri Cudamaniwarmadewa keterangan ini di dapat dari sebuah manuskrip nepal pada abad ke 11 yang memuji negara Sriwijaya sebagai pusat kegiatan utama agama budha. kedua Kerajaan ini saling mengirimkan duta ke cina. Nama Sri Mara-Vihayottunggawarman di sebutkan dalam Prasasti Leiden sebagai anak dari Sri Cudamaniwarmadewa yang memiliki hubungan baik dengan dinasti Chola dari Tamil.Tahun 775 -787 M .Balaputradewa Naik Tahta Prasasti Nalanda berangka tahun 860 ditemukan di Nalanda. Ligor A ditulis pada tahun 775 oleh raja Kerajaan Sriwijaya.Samaratungga Memerintah Sriwijaya di kisaran Tahun ini lah di perkirakan Samaratungga menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya dengan mengedepankan Agama dan Budaya. Pada Tahun 992 duta Sriwijaya mencoba pulang kembali namun tertahan di Campa karna negri Sriwijaya belum aman. Penafsiran Manuskrip Prasasti Nalaya berbunyi : " Sri Maharaja di Suwarnadwipa. Balaputradewa anak Samaragrawira. utusan Sriwijaya berangkat pada tahun 988 tertahan di kanton ketika hendak pulang. maka Prasasti ini dinamakan Prasasti Leiden.Wafatnya Dharmawangsa Teguh dalam Prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya yaitu peristiwa hancurnya Kerajaan Medang. selatan India . Dan sebuah kronik Tibet yang ditulis pada abad ke 11 bernama durbodhaloka menyebutkan pula nama maharaja sri Cudamanirwarman dari sriwijayanagara di suwardawipa. dikirim setelah Dharmawangsa berhasil menaklukkan Sriwijaya. Belanda. Tahun 1008 M .Serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa Serangan raja Dharmawangsa ini di dasari oleh berita cina dari dinasti song. selatan Thailand. anak Dharmasetu" Tahun 990 M . duta ini meminta Kaisar Song untuk menyatakan bahwa Sriwijaya berada dalam perlingdungan cina.Dharanindra Mengusasi Sriwijaya Hal ini di dasari oleh sebuah Prasasti yang ditemukan di sebuah tempat yang bernama Ligor saat ini tempat tersebut bernama Nakhon Si Thammarat. Bihar.Sri Mara-Vijayottunggawarman Penemuan Prasasti Leiden yang tertulis pada lempengan tembaga berangka tahun 1005 yang terdiri dari bahasa Sansekerta dan berbahasa Tamil. Dharmawangsa Teguh meninggal pada peristiwa tersebut. Pernikahan Samaratungga dengan Dewi Tara Lahirlah Balaputradewa sebagai Pewaris Tahta Kerajaan Sriwijaya Tahun 860 M . adalah bukti bahwa Balaputradewa pernah menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya. cucu dari sailendravamsatilaka (mustika keluarga sailendra) dengan julukan sriviravairimathana (pembunuh pahlawan musuh). di kisahkan dalam berita cina bahwa Sriwijaya terlibat persaingan dengan Kerajaan Medang untuk menguasai Asia tenggara. karna negri Sriwijaya di serang tentara Kerajaan Medang. dan memiliki area indah lokananantha di sriwayapura. Prasasti Ligor memiliki 2 Sisi. sedangkan Ligor B ditulis oleh Wangsa Sailendra setelah Menaklukkan Sriwijaya Tahun 792 .835 M . terbukti di bangunnya candi Borubudur pada tahun 825 M oleh Samaratungga. Tahun 1006 / 1016 . Sisi Pertama disebut sebagai Ligor A dan Sisi sebaliknya disebut Ligor B. untusan Kerajaan Medang tiba di cina tahun 992 M.

Syifa&#39.8 Agustus 2012 02.. tp knp indonesia tidak bisa seperti itu lagi ya ?? Balas 2.49 sriwijaya dulu bagian INDONESIA.17 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook 5 komentar: 1.57 yang lebih lengkap di Wikipedia bro. ryiinhaa1 September 2012 19. KSC2 September 2012 05.a ?? Balas 3.Terjemahan Prasasti Leiden : Raja Sriwijaya.. didasarkan pada bait akhir prasasti Tanjoreyang menceritakan tentang penaklukan yang dilakukan Kerajaan Chola atas beberapa kawasan termasuk beberapa kawasan di nusantara serta penawanan raja SangramaVijayottunggawarman dari Sriwijaya. Balas .Kehancuran Kerajaan Sriwijaya Sriwijaya Hancur Diserang oleh Rajendra Chola dari Kerajaan Chola serangan Rajendra Chola I dari Koromandel India selatan. Diposkan oleh Ison di 07. Sri Mara-Vijayottunggawarman putra Sri Cudamani Warmadewa di Kataha telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma Tahun 1025 M . Khoirun Nisa&#39.57 ada yang lebih lengkap gg?? sejarah tentang kerajaan sriwijaya..

ramanan bala14 Desember 2012 20.43 sriwijaya merupakan berpengaruh hindu-buddah .saya seorang berpengaruh hindu dan saya bangga Balas .4.

sampe skrg msh jdi misteri Balas Muat yang lain..37 saya suka cerita kerajaan ini. gofy sensoria17 Januari 2013 09.kapan ketemu nya kerajaan sriwijaya yg hilang itu... Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Universitas Gunadarma ...dan yg sya ingin tahu skrg..5.

.Universitas Gunadarma Pengikut Arsip Blog  ▼ 2012 (12) o ► November (2) o ► Oktober (1) o ► Juni (2) o ► April (2) o ▼ Maret (5)  Implementasi Wawasan Nusantara  WAWASAN NUSANTARA  MELIHAT MUSEUM FATAHILAH DI KOTA TUA  SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA  SEJARAH & PERKEMBANGAN ALAT MUSIK 'KOLINTANG' DARI.. ► 2011 (3)  Mengenai Saya Ison Lihat profil lengkapku .

Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Maharaja . Kadaram. Buddha Mahayana. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.702 Sriwijaya. Sanskerta Buddha Vajrayana. Hindu Monarki Sri Jayanasa Sri Indrawarman . Buddha Hinayana. Jawa. lihat Sriwijaya (disambiguasi). Dharmasraya Melayu Kuna. Sriwijaya ← → 600-an–1100-an ← → Jangkauan terluas Kemaharajaan Sriwijaya sekitar abad ke-8 Masehi.683 ..Template Awesome Inc. Gambar template oleh Andr Sriwijaya Dari Wikipedia bahasa Indonesia. cari Untuk kegunaan lain dari Sriwijaya.

1008 .775 .835 ..Didirikan .1025 Sejarah .Invasi Dharmasraya Mata uang Dharanindra Samaratungga Balaputradewa Sri Cudamani Warmadewa Sri MaraVijayottunggawarman SangramaVijayottunggawarman 600-an 1100-an Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) .988 .792 .

Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka .

bertarikh 682. seorang pendeta Tiongkok.[6] Setelah jatuh. dan pesisir Kalimantan.[7] Daftar isi                1 Catatan sejarah 2 Pembentukan dan pertumbuhan 3 Agama 4 Budaya 5 Perdagangan 6 Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari 7 Hubungan dengan wangsa Sailendra 8 Hubungan dengan kekuatan regional 9 Masa keemasan 10 Masa penurunan 11 Struktur pemerintahan 12 Raja yang memerintah 13 Warisan sejarah 14 Catatan bawah 15 Rujukan o 15. selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya. I Tsing. Sumatera. sri berarti "bercahaya" atau "gemilang". Jawa.[1][2] Dalam bahasa Sanskerta. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7.[3][4] Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7.Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya. Thailand Selatan. yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang. Semenanjung Malaya.[2] maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". Thai: atau " rī wichạy") adalah salah satu kemaharajaan bahari yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja. kerajaan ini terlupakan dan keberadaannya baru diketahui kembali lewat publikasi tahun 1918 dari sejarawan Perancis George Cœdès dari École française d'Extrême-Orient.1 Bacaan Lanjutan .[5] Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan[2] di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa pada tahun 990. dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan". dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel. menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan.

Cara ini sendiri dikenal dengan sebutan teknik tradisi Asia Tenggara. kepala perahu kuno itu sudah hilang dan sebagian papan perahu itu digunakan justru buat jembatan. parit. tepatnya di sekitar situs Karanganyar yang kini dijadikan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. antara Muara Sabak sampai . telah ditemukan oleh Balai Arkeologi Palembang sebuah perahu kuno yang diperkirakan ada sejak masa awal atau proto Kerajaan Sriwijaya di Desa Sungai Pasir. Tidak ada orang Indonesia modern yang mendengar mengenai Sriwijaya sampai tahun 1920-an. Bangunan air ini terdiri atas kolam dan dua pulau berbentuk bujur sangkar dan empat persegi panjang. dan alat kayu. Kabupaten Ogan Komering Ilir.[2] Sementara dari peta Ptolemaeus ditemukan keterangan tentang adanya 3 pulau Sabadeibei yang kemungkinan berkaitan dengan Sriwijaya.[8] Sriwijaya disebut dengan berbagai macam nama.[8] Coedès menyatakan bahwa referensi Tiongkok terhadap "San-fo-ts'i". 14 papan perahu yang terdiri dari bagian badan dan bagian buritan untuk menempatkan kemudi.[9] Selain berita-berita diatas tersebut. Selain bangkai perahu. 16 Pranala luar Catatan sejarah Tidak terdapat catatan lebih lanjut mengenai Sriwijaya dalam sejarah Indonesia. kolam serta pulau buatan yang disusun rapi yang dipastikan situs ini adalah buatan manusia. masa lalunya yang terlupakan dibentuk kembali oleh sarjana asing. seperti tembikar.[12] Namun sebelumnya Soekmono berpendapat bahwa pusat Sriwijaya terletak pada kawasan sehiliran Batang Hari. Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan berpendapat bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatera Selatan sekarang). serta jaringan kanal dengan luas areal meliputi 20 hektar. Pada abad ke-20. Sumatera Selatan. ditemukan juga sejumlah artefak-artefak lain yang berhubungan dengan temuan perahu. keramik. dan kerajaan besar Nusantara selain Majapahit di Jawa Timur. dan beberapa prasasti dalam Melayu Kuno merujuk pada kekaisaran yang sama. Tercatat ada 17 keping perahu yang terdiri dari bagian lunas. Bangsa Arab menyebutnya Zabaj[11] dan Khmer menyebutnya Malayu. Orang Tionghoa menyebutnya Shih-li-fo-shih atau San-fo-ts'i atau San Fo Qi. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktifitas manusia.[10] Sriwijaya menjadi simbol kebesaran Sumatera awal.[6] Sekitar tahun 1993. Banyaknya nama merupakan alasan lain mengapa Sriwijaya sangat sulit ditemukan. sebelumnya dibaca "Sribhoja". Kecamatan Cengal.[2] Pendapat ini didasarkan dari foto udara tahun 1984 yang menunjukkan bahwa situs Karanganyar menampilkan bentuk bangunan air.[10] Sayang.[10] Perahu ini dibuat dengan teknik pasak kayu dan papan ikat yang menggunakan tali ijuk. kedua kerajaan tersebut menjadi referensi oleh kaum nasionalis untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan negara sebelum kolonialisme Belanda. yaitu jaringan kanal. ketika sarjana Perancis George Cœdès mempublikasikan penemuannya dalam surat kabar berbahasa Belanda dan Indonesia. kerajaan Sriwijaya disebut Yavadesh dan Javadeh. Dalam bahasa Sanskerta dan bahasa Pali.

dengan asumsi petunjuk arah perjalanan dalam catatan I Tsing. jika Malayu pada kawasan tersebut. Candi Gumpung.[14] serta hal ini dapat juga dikaitkan dengan berita tentang pembangunan candi yang dipersembahkan oleh raja Sriwijaya (Se li chu la wu ni fu ma tian hwa atau Sri Cudamaniwarmadewa) tahun 1003 kepada kaisar Cina yang dinamakan cheng tien wan shou (Candi Bungsu.[6] dengan catatan Malayu tidak di kawasan tersebut. Reruntuhan Wat (Candi) Kaew yang berasal dari zaman Sriwijaya di Chaiya. salah satu kawasan yang dianggap sebagai ibukota Sriwijaya. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). Kerajaan Melayu yang ditaklukkan Sriwijaya.[13] yang sebelumnya juga telah berpendapat bahwa letak dari pusat kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi Muara Takus (provinsi Riau sekarang).[6] Pembentukan dan pertumbuhan Candi Muara Takus. ia cendrung kepada pendapat Moens.ke Muara Tembesi (di provinsi Jambi sekarang).[15] Namun yang pasti pada masa penaklukan oleh Rajendra Chola I. . Sriwijaya telah beribukota di Kadaram (Kedah sekarang). candi Buddha di Muaro Jambi. berdasarkan prasasti Tanjore. Thailand Selatan.

[20] Sriwijaya tumbuh dan berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka. dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3. ditemukan reruntuhan candi-candi Sriwijaya di Thailand dan Kamboja. Pan Pan dan Trambralinga. di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. Di abad ini pula.[8] Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara bahari. peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya.[2] Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa. pendiri kemaharajaan Khmer. pelabuhan Champa di sebelah timur Indochina mulai mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya. pulau Bangka dan Belitung. yang terletak di sebelah utara Langkasuka. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa telah melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang tidak berbakti kepada Sriwijaya.[2] Agama . hingga Lampung. Selat Sunda.[2] Di masa berikutnya. Laut Jawa. Selama masa kepemimpinannya. Setelah Dharmasetu. Untuk mencegah hal tersebut. Ekspansi kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya. namun kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar wilayah kepulauan Asia Tenggara.[16] selain itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya. menjadikan Sriwijaya mengendalikan dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara. Laut China Selatan. Di abad ke-7. memutuskan hubungan dengan Sriwijaya pada abad yang sama. kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera. sampai raja Khmer Jayawarman II. Samaratungga menjadi penerus kerajaan. Menurut catatan. orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian kemaharajaan Sriwijaya. sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu setempat. ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang selesai pada tahun 825. namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung oleh penguasa. Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan. Berdasarkan observasi. pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah dan berkuasa disana. Prasasti Kedukan Bukit adalah prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja. Tidak seperti Dharmasetu yang ekspansionis.300 mil di barat. Kemungkinan yang dimaksud dengan Bhumi Jawa adalah Tarumanegara.[19] Di abad ke-7 ini. Para ahli berpendapat bahwa prasasti ini mengadaptasi ortografi India untuk menulis prasasti ini.Belum banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan. dan Selat Karimata. Ia berkuasa pada periode 792 sampai 835. Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan ke kota-kota pantai di Indochina.[17][18] Kemaharajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing. Beberapa ahli masih memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya. tetapi lebih memilih untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya. Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer. dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang.[2] Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka. Diketahui. antara lain Tarumanegara dan Holing berada di bawah kekuasaan Sriwijaya. Kota Indrapura di tepi sungai Mekong.

berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 masehi.[21] Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan. terdapat berita yang dibawakan oleh I Tsing. sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya di Nusantara. Palembang.[22] Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India. Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya. yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar .. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. Selain berita diatas... ditemukan di situs Bukit Seguntang.[23] Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9. ". dinyatakan bahwa terdapat 1000 orang pendeta yang belajar agama Budha pada Sakyakirti. Atiśa.. Peranannya dalam agama Budha dibuktikannya dengan membangun tempat pemujaan agama Budha di Ligor. Thailand. Menjelang akhir abad ke-10.. Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana.Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. seorang pendeta terkenal di Sriwijaya. I Tsing melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. India.77 meter. seorang sarjana Buddha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet dalam kertas kerjanya Durbodhāloka menyebutkan ditulis pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa penguasa Sriwijayanagara di Malayagiri di Suvarnadvipa.. pada tahun 671 dan 695. Antara lain pendeta dari Tiongkok I Tsing. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. pertama oleh budaya Hindu kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik.

Tercatat beberapa kali raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Damaskus. Berdasarkan berbagai sumber sejarah. kemudian tumbuh menjadi cikal-bakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India".[25] Budaya Arca Maitreya dari Komering. Sumatera Selatan. maka seorang raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman pada tahun 718 dikabarkan tertarik untuk mempelajari Islam dan kebudayaan Arab. Suriah. Pada salah satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan ulama ke istana Sriwijaya.Sabda. Beberapa prasasti Siddhayatra abad ke-7 seperti Prasasti Talang Tuwo menggambarkan ritual Budha untuk memberkati peristiwa penuh berkah yaitu peresmian taman Sriksetra. Prasasti Telaga Batu menggambarkan kerumitan dan . tentunya menarik minat para pedagang dan ulama muslim dari Timur Tengah. sehingga beberapa kerajaan yang semula merupakan bagian dari Sriwijaya. karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung dan berdagang di Sriwijaya. disaat melemahnya pengaruh Sriwijaya. — Gambaran Sriwijaya menurut I Tsing. anugerah Maharaja Sriwijaya untuk rakyatnya. sebuah masyarakat yang kompleks dan kosmopolitan yang sangat dipengaruhi alam pikiran Budha Wajrayana digambarkan bersemi di ibu kota Sriwijaya. seni Sriwijaya sekitar abad ke-9 M.[4] Sangat dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar pusat perdagangan di Asia Tenggara.[24] sehingga mungkin kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. Ada sumber yang menyebutkan.

Sriwijaya hanya meninggalkan sedikit tinggalan purbakala di jantung negerinya di Sumatera.[14] Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassalvassal-nya di seluruh Asia Tenggara. Beberapa arca-arca bersifat Budhisme. Semua arca-arca ini menampilkan keanggunan dan langgam yang sama yang disebut "Seni Sriwijaya" atau "Langgam/Gaya Sriwijaya" yang memperlihatkan kemiripan — mungkin diilhami — oleh langgam Amarawati India dan langgam Syailendra Jawa (sekitar abad ke-8 sampai ke-9). seperti Candi Kalasan. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditas seperti kapur barus. dan Borobudur. Akan tetapi tidak seperti candi periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit.[30] dan arca Maitreya dari Komering. dan timah. dan perlindungan dari Kaisar China . persetujuan. Di dunia perdagangan. emas.[26] Meskipun disebut memiliki kekuatan ekonomi dan keperkasaan militer. Sejak abad ke-7. bahasa Melayu menjadi lingua franca dan digunakan secara meluas oleh banyak penutur di Kepulauan Nusantara. Sangat berbeda dengan episode Sriwijaya di Jawa Tengah saat kepemimpinan wangsa Syailendra yang banyak membangun monumen besar. bahasa Melayu kuno telah digunakan di Nusantara. sementara Prasasti Kota Kapur menyebutkan keperkasaan balatentara Sriwijaya atas Jawa. candi di Sumatera terbuat dari bata merah. Sejak saat itu.tingkatan jabatan pejabat kerajaan. kayu gaharu. yakni dengan penguasaan atas Selat Malaka dan Selat Sunda. Candi-candi Budha yang berasal dari masa Sriwijaya di Sumatera antara lain Candi Muaro Jambi. seperti berbagai arca Budha yang ditemukan di Bukit Seguntang. cengkeh. dan Biaro Bahal. dengan mendapatkan restu. pala. Palembang[27]. Perak[29] dan Chaiya. yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India. Dengan berperan sebagai entreport atau pelabuhan utama di Asia Tenggara. gading. leluhur bahasa Melayu dan bahasa Indonesia modern. seperti yang ditemukan di pulau Jawa. Sumatera Selatan.[31] Perdagangan Model kapal Sriwijaya tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur. Candi Muara Takus. dan arca-arca Bodhisatwa Awalokiteswara dari Jambi[28]. Bidor. kepulaga. Semua prasasti ini menggunakan bahasa Melayu Kuno. Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. Ditandai dengan ditemukannya berbagai prasasti Sriwijaya dan beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuno di tempat lain. Candi Sewu. karena bahasa ini menjadi alat komunikasi bagi kaum pedagang. Hubungan dagang yang dilakukan berbagai suku bangsa Nusantara menjadi wahana penyebaran bahasa Melayu.

perdagangan dengan luar negeri cukup marak. Disebutkan dalam catatan sejarah Champa adanya serangkaian serbuan angkatan laut yang berasal dari Jawa terhadap beberapa pelabuhan di Champa dan Kamboja. dan Samudra Hindia. terutama Fujian. Kota Kapur di pulau Bangka. Kemungkinan utusan Maharaja Sri Indrawarman yang mengantarkan surat kepada khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah tahun 718. Fungsi cadik ini adalah untuk menyeimbangkan dan menstabilkan perahu. Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari Upaya Sriwijaya untuk menjamin dominasi perdagangan bahari di Asia Tenggara berjalan seiring dengan perluasan Sriwijaya sebagai sebuah kemaharajaan bahari atau thalasokrasi. Sriwijaya juga pernah berjaya dalam hal perdagangan sedari tahun 670 hingga 1025 M. Tarumanagara dan pelabuhan Sunda di Jawa Barat.untuk dapat berdagang dengan Tiongkok. Selain menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok. Dengan menaklukkan bandar pelabuhan negara jiran yang berpotensi sebagai pesaingnya. . Sriwijaya senantiasa mengelola jejaring perdagangan bahari dan menguasi urat nadi pelayaran antara Tiongkok dan India. Hal ini merupakan upaya Sriwijaya untuk menjamin monopoli perdagangan laut di Asia Tenggara dengan menggempur bandar pelabuhan pesaingnya. Kapal layar bercadik yang diabadikan dalam relief Borobudur mungkin adalah jenis kapal yang digunakan armada Sailendra dan Sriwijaya dalam pelayaran antarpulaunya.[32] Karena alasan itulah Sriwijaya harus terus menjaga dominasi perdagangannya dengan selalu mengawasi — dan jika perlu — memerangi pelabuhan pesaing di negara jirannya. kerajaan Min dan kerajaan Nan Han dengan negeri kayanya Guangdong. Mungkin angkatan laut penyerbu yang dimaksud adalah armada Sriwijaya. Kalingga di Jawa Tengah. kembali ke Sriwijaya dengan membawa hadiah Zanji (budak wanita berkulit hitam). berupa ts'engchi (bermaksud sama dengan Zanji dalam bahasa Arab). dan bandar Kedah dan Chaiya di semenanjung Melaya adalah beberapa bandar pelabuhan yang ditaklukan dan diserap kedalam lingkup pengaruh Sriwijaya.[33] Kejayaan bahari Sriwijaya terekam di relief Borobudur yaitu menggambarkan Kapal Borobudur. karena saat itu wangsa Sailendra di Jawa adalah bagian dari mandala Sriwijaya. Bandar Malayu di Jambi. Keperluan untuk menjaga monopoli perdagangan inilah yang mendorong Sriwijaya menggelar ekspedisi militer untuk menaklukkan bandar pelabuhan pesaing di kawasan sekitarnya dan menyerap mereka ke dalam mandala Sriwijaya.[34] Pada paruh pertama abad ke-10. kapal kayu bercadik ganda dan bertiang layar yang melayari lautan Nusantara sekitar abad ke-8 Masehi. Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. di antara kejatuhan dinasti Tang dan naiknya dinasti Song. Sriwijaya secara otomatis juga melebarkan pengaruh dan wilayah kekuasaannya di kawasan. dan kemudian dari kronik Tiongkok disebutkan Shih-li-fo-shih dengan rajanya Shih-li-t-'o-pa-mo (Sri Indrawarman) pada tahun 724 mengirimkan hadiah untuk kaisar Cina. Oseania. kemaharajaan bahari yang menguasai kawasan pada kurun abad ke-7 hingga ke-13 masehi. Cadik tunggal atau cadik ganda adalah ciri khas perahu bangsa Austronesia dan perahu bercadik inilah yang membawa bangsa Austronesia berlayar di seantero Asia Tenggara. Sriwijaya juga menjalin perdagangan dengan tanah Arab.

[35] Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Proceedings of The Royal Society. dengan pengecualian pulau Madagaskar. menyebabkan salah satu keluarga dalam dinasti ini pindah ke Jawa. pembangunannya diselesaikan pada masa Samaratungga Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wangsa Sailendra Munculnya keterkaitan antara Sriwijaya dengan dinasti Sailendra dimulai karena adanya nama Śailendravamśa pada beberapa prasasti di antaranya pada prasasti Kalasan di pulau Jawa. dan prasasti Nalanda di India. hal ini merupakan sebuah petunjuk bahwa penduduk Madagaskar dikoloni oleh penduduk yang berasal dari Sriwijaya.[40] Kemudian Moens menambahkan kedatangan Dapunta Hyang ke Palembang. suku pribumi Malagasy dapat merunut silsilah mereka kepada 30 perempuan perintis yang berlayar dari Indonesia 1200 tahun yang lalu.[41] Sementara Poerbatjaraka berpendapat bahwa dinasti ini berasal dari Nusantara. Para peneliti meyakini mereka adalah pemukim asal Kerajaan Sriwijaya. Sriwijaya kebanyakan menerapkan kedaulatannya di kawasan pesisir pantai dan kawasan sungai besar yang dapat dijangkau armada perahu angkatan lautnya di wilayah Nusantara. bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar adalah orang Indonesia. Walau asal-usul dinasti ini masih diperdebatkan sampai sekarang. Berdasarkan penelitian DNA mitokondria. prasasti Ligor di selatan Thailand.[43][44] Hubungan dengan kekuatan regional . pengaruh Sriwijaya jarang masuk hingga jauh di wilayah pedalaman.Sebagai kemaharajaan bahari. Diduga penduduk yang berasal dari Sriwijaya telah mengkoloni dan membangun populasi di pulau Madagaskar yang terletak 3300 mil atau 8000 kilometer di sebelah Barat di seberang Samudra Hindia. keduanya berasal dari Kalinga di selatan India. Sementara pada prasasti Sojomerto dijumpai nama Dapunta Selendra.[14] Majumdar berpendapat dinasti Sailendra ini terdapat di Sriwijaya (Suwarnadwipa) dan Medang (Jawa).[37] Bahasa Malagasy mengandung kata serapan dari bahasa Sansekerta dengan modifikasi linguistik melalui bahasa Jawa dan bahasa Melayu. didasarkan atas Carita Parahiyangan[42] kemudian dikaitkan dengan beberapa prasasti lain di Jawa yang berbahasa Melayu Kuna di antaranya prasasti Sojomerto.[36] Migrasi ke Madagaskar diperkirakan terjadi 1200 tahun yang lalu sekitar kurun tahun 830 M.[39] Hubungan dengan wangsa Sailendra Candi Borobudur.[38] Periode kolonisasi Madagaskar bersamaan dengan kurun ketika Sriwijaya mengembangkan jaringan perdagangan bahari di seantero Nusantara dan Samudra Hindia.

India. yang berisi permintaan kepada Khalifah untuk mengirimkan ulama yang dapat menjelaskan ajaran dan hukum Islam kepadanya. Thailand Selatan.Pagoda Borom That bergaya Sriwijaya di Chaiya. Kuharap engkau sudi mengutus seseorang untuk menjelaskan ajaran Islam dan segala hukum-hukumnya kepadaku. Aku telah mengirimkan kepadamu bingkisan yang tak seberapa sebagai tanda persahabatan. budaya. yang kebun binatangnya dipenuhi ribuan gajah. dan Timur Tengah. Meskipun demikian surat ini bukanlah berarti bahwa raja Sriwijaya telah memeluk agama Islam. melainkan hanya menunjukkan hasrat sang raja untuk mengenal dan mempelajari berbagai hukum. dan adat-istiadat dari berbagai rekan perniagaan dan peradaban yang dikenal Sriwijaya saat itu. Pengaruh Sriwijaya nampak pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya . sebagai ibu kota kerajaan tersebut. yang isterinya pun adalah cucu dari ribuan raja. Untuk memperkuat posisinya atas penguasaan kawasan Asia Tenggara. yang aroma harumnya menyebar hingga 12 mil. Kepada Raja Arab yang tidak menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. yang wilayah kekuasaannya terdiri dari dua sungai yang mengairi tanaman lidah buaya. Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz. di propinsi Surat Thani. pala.[45] Pada tahun 100 Hijriyah (718 Masehi) Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirimkan sepucuk surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Kekhalifahan Umayyah. yakni Tiongkok. dan secara teratur mengantarkan utusan beserta upeti. Banyak sejarawan mengklaim bahwa Chaiya. Thailand. Pada masa awal." — Surat Maharaja Sriwijaya. dan jeruk nipis. Dalam surat itu tertulis: " Dari Raja sekalian para raja yang juga adalah keturunan ribuan raja. Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China. Kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya. rempah wangi.[34] Peristiwa ini membuktikan bahwa Sriwijaya telah menjalin hubungan diplomatik dengan dunia Islam atau dunia Arab.

Dengan kata lain ia mengadukan kepada raja Dewapaladewa. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. dan Khirirat Nikhom. pada prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. Kemudian hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I. Thatong (Kanchanadit).Sriwijaya. Pada masa dinasti Song candi ini disebut dengan nama Tien Ching Kuan. Chaiya terbagi menjadi tiga kota yakni (Mueang) Chaiya.[46] Balaputra berkuasa di Palembang. Relasi dengan Dinasti Chola di selatan India juga cukup baik. yaitu Sumatera dan Jawa. bahwa haknya menjadi raja Jawa dirampas Rakai Pikatan. Dalam prasasti Nalanda yang bertarikh 860 Balaputra menegaskan asal-usulnya sebagai keturunan raja Sailendra di Jawa sekaligus cucu Sri Dharmasetu raja Sriwijaya. Pada kurun waktu tertentu wangsa Sailendra sebagai anggota mandala Sriwijaya mengambil kendali kekuasaan. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai raja San-fo-ts'i. tindakan yang kemudian dibalas dengan penghancuran Medang pada tahun 1006 oleh Raja Wurawari atas dorongan Sriwijaya. raja Pala di India. menjadi Maharaja Sriwijaya dan memerintah dari Jawa. namun menjadi buruk setelah Rajendra Chola I naik tahta yang melakukan penyerangan pada abad ke-11. Akan tetapi akibat pertikaian suksesi singgasana Sailendra antara Balaputradewa melawan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani.[6] Masa keemasan .[48] Sriwijaya juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala. Sriwijaya di Sumatra menjalin persekutuan melalui hubungan perkawinan dengan Wangsa Sailendra di Jawa. hubungan antara Sriwijaya dan Medang memburuk.[47] Persaingan antara Sriwijaya di Sumatera dan Medang di Jawa ini kian memanas ketika raja Dharmawangsa Teguh menyerang Palembang pada tahun 990. membantu perbaikan candi dekat Kanton pada tahun 1079. Maka Wangsa Sailendra berkuasa sekaligus atas Sriwijaya dan Kerajaan Medang. di mana raja Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta dikeluarkannya pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma tersebut. Dari prasasti Leiden disebutkan raja Sriwijaya di Kataha Sri Mara-Vijayottunggawarman telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma. dan pada masa dinasti Yuan disebut dengan nama Yuan Miau Kwan. Seperti disebutkan sebelumnya. dan permusuhan ini diwariskan hingga beberapa generasi berikutnya. Setelah kejatuhan Sriwijaya.

memungut cukai. Sriwijaya disebut dengan nama Sribuza. pala.Arca emas Avalokiteçvara bergaya Malayu-Sriwijaya. cengkeh.[50] Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda. Berdasarkan sumber catatan sejarah dari Arab. ditemukan di Rantaukapastuo. serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan kekuasaanya. Pada tahun 955 M. Dalam catatan itu. digambarkan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar yang kaya raya. menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi. dengan tentara yang sangat banyak. gambir dan beberapa hasil bumi lainya.[49] Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi. pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. seorang musafir (pengelana) sekaligus sejarawan Arab klasik menulis catatan tentang Sriwijaya. Abu Zaid menulis bahwasanya Kerajaan Zabaj (Sriwijaya - . kayu gaharu. Sriwijaya mengumpulkan kekayaannya dari jasa pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok. Jambi. seorang pedagang Arab. Vietnam. Semenanjung Malaya. Al Masudi. jalur perdagangan. Jawa. melindungi kapalkapal dagang. Ini disimpulkan dari seorang ahli dari Bangsa Persia yang bernama Abu Zaid Hasan yang mendapat keterangan dari Sujaimana.[51] Catatan lain menuliskan bahwa Sriwijaya maju dalam bidang agraris. Kemaharajaan Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim. Thailand. Disebutkan kapal yang tercepat dalam waktu dua tahun pun tidak cukup untuk mengelilingi seluruh pulau wilayahnya. kapulaga. Indonesia. Kamboja. Mengandalkan hegemoni pada kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran. antara lain: Sumatera. menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan bea dan cukai atas setiap kapal yang lewat. dan India.[2] dan Filipina. kayu cendana. Muarabulian. Hasil bumi Sriwijaya adalah kapur barus.

[53] (Candi Bungsu. Raja baru Jawa tersebut adalah Dharmawangsa Teguh. Prasasti Hujung Langit tahun 997 kembali menyebutkan adanya serangan Jawa terhadap Sumatera. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). Pada tahun 1003. berhasil lolos keluar dari ibu kota dan berkeliling menghimpun kekuatan dan bala bantuan dari sekutu dan raja-raja bawahannya untuk memukul mundur tentara Jawa. namun kemudian pasukan Medang berhasil dipukul mundur oleh pasukan Sriwijaya. Rangkaian serangan dari Jawa ini pada akhirnya gagal karena Jawa tidak berhasil membangun pijakan di Sumatera. bertahan dan berjaya memukul mundur angkatan laut Jawa.[52] Kerajaan Medang berhasil merebut Palembang pada tahun 992 untuk sementara waktu. Menguasai ibu kota di Palembang tidak cukup karena pada hakikatnya kekuasaan dan kekuatan mandala Sriwijaya tersebar di beberapa bandar pelabuhan di kawasan Selat Malaka. pada tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan terbunuhnya raja Medang terakhir Dharmawangsa Teguh. Dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya. Berita Tiongkok dari Dinasti Song menyebut Kerajaan Sriwijaya di Sumatra dengan nama San-fo-tsi. San-fo-tsi dan Cho-po terlibat persaingan untuk menguasai Asia Tenggara. memenangi dukungan Tiongkok dengan cara merebut hati Kaisarnya. ia mengirimkan utusan ke Tiongkok dan mengabarkan bahwa di negerinya telah selesai dibangun sebuah candi Buddha yang didedikasikan untuk mendoakan agar Kaisar Tiongkok panjang usia. Utusan Jawa juga tiba di Tiongkok tahun 992.sebutan Sriwijaya oleh bangsa Arab pada masa itu-) memiliki tanah yang subur dan kekuasaaan yang luas hingga ke seberang lautan.[52] Sri Cudamani Warmadewa kembali memperlihatkan kecakapan diplomasinya. maka Maharaja Sriwijaya pun menyusun siasat balasan dan berusaha menghancurkan Kerajaan Medang. Dikisahkan bahwa. Maharaja Sriwijaya. yaitu peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur. di mana Haji Wurawari dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan Sriwijaya. Kaisar Tiongkok yang berbesar hati dengan persembahan itu menamai candi itu cheng tien wan shou dan menganugerahkan genta yang akan dipasang di candi itu. Ia dikirim oleh rajanya yang naik takhta tahun 991. karena negerinya diserang oleh balatentara Jawa. sedangkan Kerajaan Medang di Jawa dengan nama Cho-po.[52] Pada musim semi tahun 992 duta Sriwijaya tersebut mencoba pulang namun kembali tertahan di Champa karena negerinya belum aman.[11] Sriwijaya menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara sepanjang abad ke-10. yaitu antara tahun 988 dan 992 pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa.[6][48] Masa penurunan . Kedua negeri itu saling mengirim duta besar ke Tiongkok. Ia meminta kaisar Song agar Tiongkok memberi perlindungan kepada San-fo-tsi. Serangan dari Jawa ini diduga berlangsung sekitar tahun 990-an. Sriwijaya memperlihatkan kegigihan persekutuan mandalanya. akan tetapi pada akhir abad ini Kerajaan Medang di Jawa Timur tumbuh menjadi kekuatan bahari baru dan mulai menantang dominasi Sriwijaya. Sri Cudamani Warmadewa. Sriwijaya disebut-sebut berperan dalam menghancurkan Kerajaan Medang di Jawa. Utusan San-fo-tsi yang berangkat tahun 988 tertahan di pelabuhan Kanton ketika hendak pulang.[54] Serangan dari Medang ini membuka mata Sriwijaya betapa berbahayanya ancaman Jawa.

Berdasarkan prasasti Tanjore bertarikh 1030.Sebuah lukisan dari Siam menunjukkan penyerangan Chola di Kedah. Karena adanya pengendapan lumpur di Sungai Musi dan beberapa anak sungai lainnya. Selama beberapa dekade berikutnya. India selatan. yang ketika pada saat itu Sriwijaya diserang Kerajaan Chola mereka bermigrasi ke Kalimantan Selatan. namun Kerajaan Tanjungpura disebutkan dikelola oleh pelarian orang Melayu Sriwijaya. sehingga kapal-kapal dagang yang tiba di Palembang semakin berkurang. Kota Palembang semakin menjauh dari laut dan menjadi tidak strategis.[11] Kerajaan Tanjungpura dan Nan Sarunai di Kalimantan adalah kerajaan yang sezaman dengan Sriwijaya. seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh dinasti Chola. Rajendra Chola I.[57] Akibatnya. mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya.[56] Faktor lain kemunduran Sriwijaya adalah faktor alam. seperti wilayah Nikobar dan sekaligus berhasil menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu itu SangramaVijayottunggawarman. raja dari dinasti Chola di Koromandel. Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk tetap berkuasa selama tetap tunduk kepadanya. Tahun 1017 dan 1025.[58] Kawasan Sriwijaya dalam prasasti Tanjore Nama kawasan Pannai Malaiyur Mayirudingam Ilangasogam Langkasuka Keterangan Pannai Malayu . Akibat kapal dagang yang datang semakin berkurang.[55] Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita utusan San-fo-ts'i ke Cina tahun 1028. Kerajaan Chola telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya. pajak berkurang dan memperlemah ekonomi dan posisi Sriwijaya.

sampai muncul Dharmasraya dan Pagaruyung sebagai kekuatan baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai dari kawasan Semenanjung Malaya. dan 13 potong pakaian.[2] Pengaruh invasi Rajendra Chola I. yang memungkinkan Jambi untuk mengambil kepemimpinan Sriwijaya pada abad ke-11. Pa-lin-fong (Palembang). Ligor. serta menyerahkan pula 227 tahil perhiasan. pantai timur semenanjung malaya). Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha dan Hindu. pantai timur semenanjung malaya). sampai Jawa bagian barat. Kia-lo-hi (Grahi.[59] Ekspedisi Chola mengubah jalur perdagangan dan melemahkan Palembang. Fo-lo-an (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang). Selanjutnya dalam berita Cina yang berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada tahun 1082 masih mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan Kaisar Yuan Fong. dan Sin-t'o (Sunda). terhadap hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah.[59] Khususnya pada tahun 1079. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja Kien-pi bawahan San-fo-tsi. pantai timur Semenanjung Malaya). Si-lan (Kamboja). Lan-wu-li (Lamuri di Aceh). Kemudian juga mengirimkan utusan berikutnya pada tahun 1088. Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) raja dinasti Chola disebut juga sebagai raja San-fo-ts'i. selatan Thailand). Kien-pi (Jambi). Beberapa daerah taklukan melepaskan diri. dan memiliki 15 daerah bawahan yang meliputi. yang kemudian mengirimkan utusan untuk membantu perbaikan candi dekat Kanton. yang merupakan surat dari putri raja yang diserahi urusan negara San-fo-tsi. Ling-ya-si-kia (Langkasuka). Ts'ien-mai (Semawe. Chaiya sekarang. Chou-JuKua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggara terdapat dua kerajaan yang sangat kuat dan kaya.[6][13] . masing-masing duta besar tersebut mengunjungi Cina. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa pada tahun 1079. Pong-fong (Pahang). catatan Cina menunjukkan bahwa Sriwijaya mengirimkan duta besar pada Cina. Sumatera. Tong-ya-nong (Terengganu). Pada tahun 1079 dan 1088. selatan Thailand). Ji-lo-t'ing (Cherating.Mappappalam Mevilimbangam Valaippanduru Takkolam Madamalingam Ilamuri-Desam Nakkavaram Kadaram Tambralingga Lamuri Nikobar Kedah Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. yakni San-fo-ts'i dan Cho-po (Jawa). rumbia. Kilantan (Kelantan).[60] Berdasarkan sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi[61] yang ditulis pada tahun 1178. sedangkan rakyat San-fo-ts'i memeluk Budha. Pa-t'a (Sungai Paka. Tan-ma-ling (Tambralingga.[59] Ini menunjukkan bahwa ibu kota Sriwijaya selalu bergeser dari satu kota maupun kota lainnya selama periode tersebut.

vanua. samaryyāda. tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy) sebagai kawasan yang mesti dijaga. mengirim sebuah ekspedisi Pamalayu atau Pamalayu. Menurut Casparis. istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak lagi identik dengan Sriwijaya. Walaupun sumber Tiongkok tetap menyebut San-fo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan Laut Cina Selatan. Struktur pemerintahan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prasasti Telaga Batu Prasasti Telaga Batu Masyarakat Sriwjaya sangat majemuk. samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua. Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan manuskrip yang terdapat pada prasasti Grahi. (tnah rumah) tempat tinggal bini hāji. yang dapat dianggap sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya terdapat vihara untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya. mandala dan bhūmi. Kadātuan ini dikelilingi oleh vanua. Hal ini karena dalam Pararaton telah disebutkan Malayu. dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung informasi penting tentang kadātuan.[11] Pembentukan satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas politik Sriwijaya.Namun demikian. Dari daftar 15 negeri bawahan San-fotsi tersebut. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di Dharmasraya sebagaimana yang tertulis pada prasasti Padang Roco. juga sudah tidak menyebutkan lagi nama Sriwijaya untuk kawasan yang sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya. melainkan telah identik dengan Dharmasraya. dan mengenal stratatifikasi sosial. ternyata adalah wilayah jajahan Kerajaan Dharmasraya. dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa kepada raja Melayu. Begitu juga dalam Nagarakretagama yang menguraikan tentang daerah jajahan Majapahit.[62] Kadātuan dapat bermakna kawasan dātu. Kadātuan dan vanua ini merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri. Kitab ini mengisahkan bahwa Kertanagara raja Singhasari. yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat .

jabatan dan pekerjaan yang diceritakan tersebut adalah raja putra (putra raja yang keempat). pratiyuvarāja (putra mahkota kedua).[20] Menurut kronik Cina Hsin Tang-shu. Penaklukan Malayu. Karang Brahi dan Palas Pasemah Utusan ke Tiongkok 702-716. pratisra.[20] Adapun. Ahmad Jelani Halimi (profesor di Universiti Sains Malaysia) mengatakan bahwa untuk mencegah perpecahan di antara anak-anaknya itulah. sthapaka (pemahat).[20][63] Maka dari itu.[44] Raja yang memerintah Para Maharaja Sriwijaya[2][6] Prasasti. budak raja). Kemudian terdapat juga Tuha an watak wuruh (pengawas kelompok pekerja). diceritakan pula bermacam-macam jabatan dan pekerjaan yang ada di zaman Sriwijaya. dan dandanayaka (hakim). selain diceritakan kutukan raja Sriwijaya kepada siapa saja yang menentang raja. Sriwijaya yang begitu luas dibagi menjadi dua. Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan Sriwijaya. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Catatan perjalanan I Tsing pada tahun 671-685. dan hulu haji (peniaga. bhupati (bupati). kayastha (juru tulis). Kota Kapur (686). Dapunta Hyang punya dua orang anak yang diberi gelar putra mahkota. dan dalam lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra mahkota).[Note 1] Adyaksi nijawarna/wasikarana (pembuat pisau). pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) dan rājakumāra (pewaris berikutnya). Penguasa Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja. puwaham (nakhoda kapal). Menurut Prasasti Telaga Batu. maka kemungkinan Kerajaan Sriwijaya dibagi menjadi dua. waniyaga. marsi haji. 724 Utusan ke Khalifah Muawiyah I dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tahun Nama Raja Ibukota 671 Dapunta Hyang atau Sri Jayanasa Srivijaya Shih-li-fo-shih Sri Indrawarman 702 Shih-li-t-'o-pa-mo Sriwijaya Shih-li-fo-shih . Seperti yang diterangkan diatas.[63] Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan dalam struktur pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya. pemimpin.bermaksud kawasan pedalaman. tukang cuci. senopati (komandan pasukan). Talang Tuo (684). yakni yuvarāja (putra mahkota). penaklukan Jawa Prasasti Kedukan Bukit (683).

dan kembali ke Suwarnadwipa 856 Balaputradewa Suwarnadwipa Prasasti Nalanda tahun 860. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Utusan ke Tiongkok 728-742 728 Lieou-t'eng-wei-kong 743774 775 Sri Maharaja Sriwijaya Shih-li-fo-shih Belum ada berita pada periode ini Prasasti Ligor B tahun 775 di Nakhon Si Thammarat. selatan Thailand dan menaklukkan Kamboja Pindah ke Jawa Wangsa Sailendra (Jawa Tengah atau mengantikan Wangsa Sanjaya Yogyakarta) Prasasti Kelurak 782 di sebelah utara kompleks Candi Prambanan Prasasti Kalasan tahun 778 di Candi Kalasan 782 Samaragrawira atau Rakai Warak Samaratungga atau Rakai Garung Jawa Prasasti Nalanda dan prasasti Mantyasih tahun 907 Prasasti Karang Tengah tahun 824. India 861959 960 980 Sri Udayaditya Warmadewa Se-li-hou-ta-hia-li-tan Sriwijaya San-fo-ts'i Belum ada berita pada periode ini Utusan ke Tiongkok 960. Jawa 825 menyelesaikan pembangunan candi Borobudur Kebangkitan Wangsa Sanjaya.Tahun Nama Raja Rudra Vikraman Ibukota Sriwijaya Prasasti. & 962 Utusan ke Tiongkok 980 & 778 Dharanindra atau Rakai Panangkaran Jawa 792 840 . Rakai Pikatan Kehilangan kekuasaan di Jawa.

gelar haji biasanya untuk raja bawahan San-fo-ts'i Kataha 1008 1017 1025 SangramaVijayottunggawarman Sriwijaya Kadaram Diserang oleh Rajendra Chola I dan menjadi tawanan Prasasti Tanjore bertarikh 1030 pada candi Rajaraja. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa 983: dengan raja. Tanjore. Utusan ke Tiongkok 988-9921003. pembangunan candi untuk kaisar Cina yang diberi nama cheng tien wan shou Prasasti Leiden & utusan ke Tiongkok 1008 Utusan San-fo-ts'i ke Tiongkok 1017: dengan raja. Catatan Atiśa. India Dibawah Dinasti Chola dari Koromandel Utusan San-fo-ts'i dengan raja Kulothunga Chola I (Ti-huaka-lo) ke Tiongkok 1079 membantu memperbaiki candi Tien Ching di Kuang Cho (dekat Kanton) Utusan San-fo-ts'i dari Kien-pi (Jambi) ke Tiongkok 1082 dan 1088 Belum ada berita Laporan Chou-Ju-Kua dalam 1030 1079 1082 10891177 1178 . Ha-ch'i-suwa-ch'a-p'u (Haji Sumatrabhumi (?)). Hie-tche (Haji) Sri Cudamani Warmadewa 988 Se-li-chu-la-wu-ni-fuma-tian-hwa Sri MaraVijayottunggawarman Se-li-ma-la-pi Sriwijaya Malayagiri (Suwarnadwipa) San-fo-ts'i 990 Jawa menyerang Sriwijaya.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti.

Bahasa ini menjadi bahasa kerja atau bahasa yang berfungsi sebagai penghubung (lingua franca) yang digunakan di berbagai bandar dan pasar di kawasan Nusantara.[65] Tersebar luasnya Bahasa Melayu Kuno ini mungkin yang telah membuka dan memuluskan jalan bagi Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Malaysia. kekuatan ekononomi dan keperkasaan militernya telah berperan besar atas tersebarluasnya penggunaan Bahasa Melayu Kuno di Nusantara. khususnya bagi penduduk kota Palembang. penemuan kembali kemaharajaan bahari ini oleh Coedès pada tahun 1920-an telah membangkitkan kesadaran bahwa suatu bentuk persatuan politik raya. Meskipun Sriwijaya hanya menyisakan sedikit peninggalan arkeologi dan keberadaanya sempat terlupakan dari ingatan masyarakat pendukungnya. Kerajaan Melayu. tumbuh. Selama berabad-abad. Prasasti Grahi tahun 1183 di selatan Thailand Warisan sejarah Busana gadis penari Gending Sriwijaya yang raya dan keemasan menggambarkan kegemilangan dan kekayaan Sriwijaya.[67] Kegemilangan Sriwijaya telah menjadi sumber kebanggaan nasional dan identitas daerah. setidaknya di kawasan pesisir. Warisan terpenting Sriwijaya mungkin adalah bahasanya. Adapun Bahasa Melayu Kuno masih tetap digunakan sampai pada abad ke-14 M.[66] Di samping Majapahit. kaum nasionalis Indonesia juga mengagungkan Sriwijaya sebagai sumber kebanggaan dan bukti kejayaan masa lampau Indonesia.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. dan berjaya pada masa lalu. Hal yang sama juga berlaku bagi masyarakat . catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa buku Chu-fan-chi berisi daftar koloni San-fo-ts'i 1183 Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa Dharmasraya Dibawah Dinasti Mauli. pernah bangkit. seperti lagu dan tarian tradisional Gending Sriwijaya. dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu Indonesia modern. Sumatera Selatan. Keluhuran Sriwijaya telah menjadi inspirasi seni budaya. berupa kemaharajaan yang terdiri atas persekutuan kerajaan-kerajaan bahari.

J. New Haven and London: Yale University Press. Oxford. L’Empire Sumatranais de Crivijaya. (1938). ISBN 9814155-67-5. A record of the Buddhist Religion as Practised in India and the Malay Archipelago AD 671-695. London. ^ a b c Wijaya. 8. "Perahu Kuno Kerajaan Sriwijaya Ditemukan di Sumatera Selatan ". hlm. I p. George (1918). nama Sriwijaya telah digunakan dan diabadikan sebagai nama jalan di berbagai kota. Stapel. ISBN 0-300-10518-5.selatan Thailand yang menciptakan kembali tarian Sevichai yang berdasarkan pada keanggunan seni budaya Sriwijaya. Brill. George (1930). J. Sriwijaya. Joost van den Vondel. Paris. Pada tanggal 11 November 2011 digelar upacara pembukaan SEA Games 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya. Palembang. Amsterdam: N. by I-tsing. dan Sriwijaya Football Club (Klab sepak bola Palembang). ^ a b c Taylor. ISBN 978-979-8451-62-1. A.[68][69] Catatan bawah 1. E. Sriwijaya TV. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. Di Indonesia. N.V. ―Textes Chinois‖ 4. Jean Gelman (2003). Indonesia: Peoples and Histories. ^ Cœdès.W. 2. . Tugas mereka selain itu adalah menjalankan perdagangan di pasar-pasar dan merekalah yang bertindak sebagai pengurusnya . ISBN 90-04-04172-9.J. 6. Diakses pada 20 April 2012. Paul Michel (2006). U. Singapore: Editions Didier Millet.M.W. "Le Royaume de Çriwijaya". "Les inscriptions malaises de Çrivijaya". Sriwijaya Post (Surat kabar harian di Palembang). Stapel. (1896).[64] Rujukan 1. di dalam F. ^ Cœdès. Semuanya dinamakan demikian untuk menghormati. Geschiedenis van Nederlandsch Indië. (1975). ^ Gabriel Ferrand. LKiS Pelangi Aksara. dan nama ini juga digunakan oleh Universitas Sriwijaya yang didirikan tahun 1960 di Palembang. dan merayakan kemaharajaan Sriwijaya yang gemilang. (1922). Sriwijaya Air (maskapai penerbangan). Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient 18 (6): 1-36. memuliakan. Indonesian palaeography: a history of writing in Indonesia from the beginnings to C. ^ Casparis. 10. 5. PT. Upacara pembukaan ini menampilkan tarian kolosal yang bertajuk "Srivijaya the Golden Peninsula" menampilkan tarian tradisional Palembang dan juga replika ukuran sebenarnya perahu Sriwijaya untuk menggambarkan kejayaan kemaharajaan bahari ini. Part 1500. 24 Maret 2012. ^ Tuha an watak wuruh juga bersifat pengurus perdagangan dan pertukangan. "Het Hindoe-tijdperk". ed. ^ Krom. Slamet (2006). Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient (BEFEO) 30: 29-80. ^ a b c d e f g h i j k l Munoz. 149. Imprimerie Nationale. F. vol. 7. ^ a b c d e f g h Muljana. Taufik. 3. Stadion Gelora Sriwijaya. ^ a b Junjiro Takakusu. 9. PT Pupuk Sriwijaya (Perusahaan Pupuk di Sumatera Selatan). Demikian pula Kodam II Sriwijaya (unit komando militer).G.

20. (1994). (1993). Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia 2.com. University of Hawaii Press. hlm. Diakses pada 23 Maret 2012. Azyumardi Azra. 21. religion & language of an early Malay polity : collected studies. ISBN 979413967X. Jejak Peradaban di Tepi Batanghari. ^ P. 22. Museum Negeri Sumatera Selatan. George (1996). 37. ^ Halimi 2008. hlm. 23. ^ "Madagascar Founded By Women". Bulan Bintang. 86. ^ Bukit Siguntang 28. "Kerajaan Sriwijaya. 17. The Indianized States of Southeast Asia. ^ Titik Temu. PT Balai Pustaka. 34. 8. 9-11 November 2006 29. MA. Sejarah untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas: Program Bahasa. "Penghuni Pertama Pulau Madagaskar Berasal dari Kerajaan Sriwijaya ". Ilmu politik Islam V. Pancasila budaya bangsa Indonesia:Penelitian Pancasila dengan pendekatan historis. Early Indian Influences in Southeast Asia 30. Bandung: Grasindo. 28. Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang. Nana (2008). Brill Archive 16. Photograph and artifact exhibition of Muara Jambi Archaeological site. 24. ^ Supratna. 33. ISBN 979-407-408-X 15. Suwarno. Diakses pada 18 April 2012. ^ a b c d Susanti. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. ISBN 0-8248-0368-X.11. (1992). 9. filosofis & sosio-yuridis kenegaraan. Sriwijaya: history. ISBN 978-979-543-708-6. 18. ^ a b Soekmono. (1993). Nugroho Notosusanto. Kanisius. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. 26. hlm. Muhammad. ^ Sucipto 2009. 13. hlm. ISBN 9839961411. 36. Yusuf Ali (August 2011). J. Cahyo Sulistianingsih. ^ Collins 2005. MBRAS. Sejarah Nasional Indonesia II (6 Seri). ^ a b c d Sucipto 2009. ISBN 979-758-597-2. Rohman. found in Chaiya. Ribuan Nata. Islam in the Indonesian world: an account of institutional formation. YRAMA WIDYA. ^ Marwati Djoened Poesponegoro. 14. ^ Cœdès. 9th-10th century (bronze) 31. Azyumardi (2006). ^ "History of Madagascar". Bentara Budaya Jakarta. 25. (2002). ISBN 979407408X 19. Dini. 35. Diakses pada 7 Juli 2010. Bandung: CV. ^ Bridgeman: Avalokitesvara figure from the Srivijaya Period. R. Mizan Pustaka. 30. ^ Collins 2005. Louis-Charles Damais. PELAJARAN IPS-SEJARAH BILINGUAL:Untuk SMP/MTs. ^ a b c Marwati Djoened Poesponegoro. ^ George Coedès. Diakses pada 20 April 2012. ISBN 979-433-430-8. Edisi Pemuktahiran.. hlm. ^ Prof. Kelas VII. ^ Iqbal. . H. 12. Dr. Discovery. ^ Srivijaya Art In Thailand 32. ^ Ahmad Rapanie. Lonely Planet. Nugroho Notosusanto. ^ a b Azra. Jakarta: Mizan. ^ Melayu Online: Bambang Budi Utomo 27. (1992). ^ Ahmad. ISBN 979-413-290-X.com. 17 April 2012. Beberapa Situs dan Temuannya". Sejarah nasional Indonesia: Jaman kuna. ^ KaalaChaKra. 121. Thailand. Kanisius. Zainal Abidin (1979). PT Balai Pustaka. hlm.

60. 58. ^ Southeast Asia Digital Library: About Malay 66. www. Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th century A. Prasasti Indonesia I.. Slamet (2006). F. BKI 114: 254-264. 39. Quezon City: CARE Minorities. (2007:17). (2009). de Çailendra-en de Sanjāyavança". (1937). ^ a b Casparis. ^ Collins 2005.D. ISBN 978-979-8451-62-1. ^ Munoz 2006. Vol. ^ Poerbatjaraka.. ^ a b Halimi 2008. 110-111. Nagapattinam to Suvarnadwipa: reflections on Chola naval expeditions to Southeast Asia. ^ Boechari (1966). 151. (1956). ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. ^ Suriansyah Ideham. ISBN 978-979-8451-62-1. Djoko (2005). Yahoo News Indonesia. 45. 65. 46. St Petersburg. University of Madras. Yāva en Katāha". Jainal D. . 165. 42. Early Kingdoms. His Work on the Chinese and Arab Trade in the Twelfth and Thirteen centuries. (2003). Melayu online. "Çriwijaya. (1956). Proceedings of The Royal Society B. "Le rois Çriwijaya de Suvarnadvipa". PT.L. hlm. 40. ^ Majumdar. Sriwijaya. 53. 12. (1933). ^ De Casparis. ed. ^ "Wanita Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar". 59. ^ Moensr. (1911). Early Indonesian Commerce: a study of the origins of Śrīvijaya. "Çriwijaya. W.C. Diakses pada 23 Maret 2012. Diakses pada 25 Agustus 2012. 167. 43. ^ a b Munoz 2006.. ^ Kulke. "Kadātuan Śrīvijaya‘—Empire or Kraton of Śrīvijaya? A Reassessment of the Epigraphic Data".W. Agonies and Dreams: The Filipino Muslims and Other Minorities".W. 44.org. ^ Hirth.eastwestcenter. 48. hlm. 900–1300 CE". Yogyakarta: PT. hlm. 120. hlm. R. 63. ^ a b c Munoz 2006. Stapel. "Kerajaan Nan Sarunai". ^ O. (1935). A. hlm.38. Geoffrey (2009).. 49. 122. Cornell University Press. Stapel. Brill Archive 55. ^ Halimi 2008. Ithaca. hlm. 29. 41. N. ^ Pramono. MISI III: 241-251. J.. hlm. Slamet (2006). entitled Chu-fan-chi. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient XXXIII: 121-144. 64. (1967). ^ Muljana. hlm. F. Institute of Southeast Asian. Bulletin de l’École Française d’Extreme Orient 80 (1): 159-180. ^ Kulke. "An Early Age of Commerce in Southeast Asia. H. hlm. ISBN 981-230-936-5. Wolters. ISBN 979-221351-1. ^ Rasul. ^ Wade. 61. F. 56. 54. (1993). Budaya bahari. p.. Sriwijaya. 52. Chao Ju-kua. Diakses pada 23 Maret 2012. ed. LKiS Pelangi Aksara. ^ a b c Munoz. "Preliminary report on the discovery of an Old malay inscription at Sojomerto". pages 77. II. ^ Sastri K. 51. ^ Muljana.C. 47. TBG LXXVII: 317-487. ^ Sucipto 2009. Bandung: Masa Baru. 62. 57. ^ "A small cohort of Island Southeast Asian women founded Madagascar". 21 Maret 2012. Gramedia Pustaka Utama. 252. 50. Diarsipkan dari yang asli pada 25 Agustus 2012. The Cholas. 150. H.N. Diakses pada 16 Januari 2013. hlm. LKiS Pelangi Aksara. R.. J.

E. ^ The new Golden Peninsula Games 69. ISBN 979-461-537-4. ed (dalam bahasa Indonesia). Yogyakarta: LKiS. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. hlm. A History of South-east Asia. Bahasa Dunia Sejarah Singkat. Sejarah dan Tamadun Bangsa Melayu [Sejarah dan Peradaban Bangsa Melayu].67. London: Allen and Unwin. Collins. 1997. Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN Strategic Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN. 68. ISBN 9798451627. Hall. A.L. Munoz. ISBN 981-4155-67-5. Bahasa Melayu. ^ Smith. ^ Spectacular Opening of the 26th SEA GAMES in Palembang Bacaan Lanjutan          D. Pranala luar     (Indonesia) Kerajaan Sriwijaya di MelayuOnline. Slamet (2006). Sriwijaya. Singapura:Editions Didier Millet. London: ME Sharpe Armonk. Buddhist Empires (Inggris) Śrīwijaya: A Centre of Learning? [tampilkan] l•b•s Sumber sejarah berkaitan dengan Sriwijaya [tampilkan] l•b•s Kerajaan di Sumatera [tampilkan] l•b•s Sejarah kekaisaran di dunia Kategori:  Pendirian tahun 600-an . Southeast Asia: Past and Present. D. Maritime Southeast Asia to 1500. London: Macmillan. Boulder: Westview Press. Paul Michel (2006). 1996. and Influence. (2000). Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. R. Suminto. James T. SarDesai. Ahmad Jelani (2008) (dalam bahasa Melayu). 9. Solo: Tiga Serangkai. G. Perkembangan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu Budha serta Peningalannya. Lynda Norene Shaffer. Martin. 2003. Halimi. ISBN 978-979-045-686-0. A Short History of China and Southeast Asia: Tribute. Muljana. ISBN 978-967-61-2155-X. Trade.com (Indonesia) Balai Arkeologi Palembang dan Sriwijaya Society (Inggris) Sejarah Melayu. Kuala Lumpur: Utusan Publication & Distributors Sdn Bhd. Sucipto (2009). (2005) (dalam bahasa Indonesia). 1955. Jakarta: KITLV bekerjasama dengan Pusat Bahasa dan Yayasan Obor Indonesia. Stuart-Fox. ISBN 981-230-103-8.

   Pembubaran tahun 1100-an Kerajaan di Nusantara Kerajaan Sriwijaya Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain        Aragonés ‫ال عرب ية‬ Български Bahasa Banjar Català Cebuano Česky .

 .08. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. 24 Januari 2013. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.                            Deutsch English Español Suomi Français हिन्दी Italiano 日本語 한국어 Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Polski Português Русский संस्कृ तम् Basa Sunda Svenska தமிழ் ไทย Українська Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 14. ketentuan tambahan mungkin berlaku.

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

    .

    .

   .

   .

More sizes Image may be subject to copyright.1200 × 1600 .com .   BERWISATA KE TAMAN PURBAKALA KERAJAAN SRIWIJAYA PALEMBANGkamar-bujang.blogspot.   .

     .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

    .

   .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

Persebaran manusia di Kalimantan pun terus berkembang. Sehingga tidak heran pula. yakni tokoh Suku Dayak Maanyan yang bernama Lua pergi ke tanah melayu. bisa saja itu salah satu taktik . Saat itu. jika dikatakan Suku Dayak adalah suku tertua di Nusantara. Berdasarkan Cerita Urang Sepuluh dari Banjar. Orang Suku Dayak memang terkenal memiliki ilmu tinggi. imigran berbagai bangsa mulai menjejakan kakinya di Kalimantan yang saat itu dikenal dengan sebutan Tanjung Nagara. merantau ke Pulau Sumatera yang masih merupakan tanah Melayu.000 tahun lalu melalui jalur timur laut. Suku Dayak memang lahir lebih dahulu ketimbang suku-suku yang lainnya. ditambah adanya gelombang imigran proto melayu. Mungkin. Berdasarkan peta persebaran sejarah nusantara. jika untuk setiap tokoh sejarah akan memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. Kerajaan Sriwijaya Dilahirkan dari Suku Dayak OPINI | 17 July 2012 | 14:19 Dibaca: 5044 Komentar: 2 3 menarik Wajar. Penyebutan nama sebagai identitas diri pada zaman dulu merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting. Itu yang terkadang membuat kebingungan saat akan membedah sejarah masa lampau. Keberadaan Suku Dayak yang lebih dahulu menginjakan kakinya di Bumi Nusantara ini. Melayu atau yang lebih dikenal dengan nama Malaka merupakan pusat perdagangan yang ramai. Kalimantan Selatan. salah satunya adalah Kerajaan Sriwijaya. Lua yang mengikuti jejak Sang Kakek. sehingga kebanyakan setiap tokoh yang dikenal hanya akan dipanggil sesuai dengan kemampuan atau ilmu yang mereka miliki. Gelombang imigran dari luar dimulai pada akhir zaman es (pleistocene) usai tepatnya sekitar 10. Begitu juga dengan perannya sebagai cikal bakal lahirnya kerajaan-kerajaan di Nusantara. membuat saya berasumsi jika adanya dugaan Suku Dayak merupakan nenek moyang Bangsa Indonesia. dijelaskan cucu pertama dari Anyan.000-6.

Hasil dari perpaduan antara suku Melayu dan Dayak itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal Suku Banjar. Semakin lama perkampungan di pesisir Sungai Tabalong itu semakin ramai sehingga akhirnya menjadi sebuah kerajaan kecil bernama kerajaan Tanjungpuri (diperkirakan terletak di kota Tanjung sekarang). Kerajaan Sriwijaya dapat diprediksi telah lahir sebelum abad ke 7 Masehi. Berdasarkan cerita lainnya. Dalam prasasti tersebut dijelaskan Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci ke timur dengan membawa 2 laksa tentara. Jika benar seperti itu. Tapi saya beropini untuk zaman dulu. Sehingga patut dipertanyakan Raja Sriwijaya ke berapa yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut? Dari sebuah artikel yang saya langsir. pada abad ke-5 M berdiri sebuah kerajaan di Kalimantan Selatan bernama Kerajaan Tanjungpuri. Tapin sekarang) pada Tahun 678 M. Palembang. bisa saja di Tanah Melayu. Keturunan Anyan dari anaknya Masari mendirikan kerajaan Candi Laras di Margasari (Kab. Seperti halnya Lua yang merupakan cucu pertama dari Anyan. Karena jika dipikir oleh akal manusia zaman sekarang. Raja Sriwijaya ke-X yang berganti nama ketika mendirikan Kerajaan Malaka menjadi Iskandar Zulkarnaen atau Raja Gentar ALam karena ilmu saktinya yang dapat menggentarkan alam.4 M. http://lookman89. Sama seperti Raja Prameswara. nama Lua berganti menjadi Naga. serta lambang naga yang merupakan hewan agung yang dipercaya Suku Dayak. Lahirnya Kerajaan Sriwijaya diduga lebih tua dari Kerajaan Kutai. warna kuning dan emas sebagai warna kebesaran. Kelurahan 35 Ilir. Isi tulisannya adalah ―Jaya Sidda Yatra‖ yang artinya perjalanan . Bukti lainnya adalah Prasasti Batung Batulis yang ditemukan di kompleks Candi Laras Margasari bertahun 606 Saka. Berdirinya kerajaan ini bermula dari kedatangan para Imigran Melayu dari Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatera pada sekitar abad ke. Bukti keberadaan Kerajaan Candi Laras adalah Tulisan di Prasasti ―Kedukan Bukit‖ yang terdapat di kota Palembang bertahun 605 Saka/ 683 M berhuruf Pallawa. Isi tulisan ―Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan perahu dari Minanga Tamwan membawa dua laksa tentara menuju timur‖. sangat tidak mungkin jika ada manusia yang bisa hidup dengan usia yang berabadabad lamanya. hal itu sangat mungkin terjadi. Lua berarti Naga.com/2011/10/15/hikayatdayak-banjar/. Hal itu dijelaskan pada Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan M Batenburg pada 29 November 1920 lalu di Kampung Kedukan Bukit. Para Imigran Melayu yang mempunyai kebudayaan lebih maju dibanding penduduk lokal pada masa itu mendirikan perkampungan kecil di daerah pesisir Sungai Tabalong. Jadi. Di Kalimantan Selatan. Dapunta Hyang merupakan sebuah gelar yang mutlak disandang oleh semua Raja Sriwijaya. Para imigran tersebut berbaur bahkan melakukan perkawinan dengan penduduk setempat yakni Suku Dayak. Sumatera Selatan.wordpress. Kecenderungan adanya dugaan Kerajaan Sriwijaya dilahirkan dari Kerajaan Purba yang dibangun Suku Dayak terlihat dari beberapa kesamaan seperti ornamen bunga teratai.untuk menyamarkan identitas orang yang sama. salah seorang tokoh besar Suku Dayak dari Kerajaan Purba Nan Marunai.

Cerita lain menyebutkan. ***   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 4 Mpok Preci. Menurut Arkeologi Nasional prasasti tersebut berasal dari Sriwijaya... pada abad ke 7 Masehi bukan merupakan masa awal berdirinya Kerajaan Sriwijaya. melainkan masa awal kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang mulai melakukan perluasan wilayahnya dengan cara asimilasi ke berbagai daerah. Menarik Banua Bumi. merupakan hal yang logis sebab perjalanan waktu itu mungkin saja mencapai setahun dari Sriwijaya ke Candi Laras di Pulau Kalimantan. patung tersebut dikenal sebagai azimat keselamatan bagi pelaut Sriwijaya yang beragama Buddha. . dan Kerajaan Minangkabau. Raja Sriwijaya yang datang ke tanah Kalimantan dikenal juga dengan sebutan Datuk Rimba atau Raja Gentar Alam. Hal itu menjelaskan..Ziarah. Raja Sriwijaya ke-X. hal itu menjelaskan Raja Sriwijaya yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut adalah Prameswara yakni. Sehingga menghapus mitos selama ini yang mengatakan bahwa Candi laras didirikan oleh Ampu Jatmika asal Keling pada Tahun 1387 M. Bukti lainnya lagi adalah ditemukannya Patung Buddha dipangkara. Jadi dua buah prasasti tersebut mempunyai keterkaitan karena memiliki kesamaan yaitu berhuruf Pallawa. Jadi sebenarnya yang datang ke Candi Laras di Marga Sari itu adalah rombongan dari kerajaan Sriwijaya pada Tahun 683 M. Jika menilik nama Sang Tokoh. Kemudian dari cara ekspansi Kerajaan Sriwijaya itulah yang juga melahirkan Kerajaan besar lainnya seperti Kerajaan Majapahit. Prasasti Kedukan bukit bertahun 605 Saka yang merupakan Tahun keberangkatan dari Sriwijaya dan Prasasti Batung Batulis bertahun 606 Saka yang merupakan Tahun kedatangan di Candi Laras Marga Sari. Kerajaan Sunda..

Menarik Iwan Basuk. Pada awal pertumbuhannya sebagian penduduknya hidup bertani dan berpusat di muara sungai Kampar. Dua kerajaan yang lain adalah kerajaan Tulang Bawang dan kerajaan Melayu...kemungkinan yang menarik… Laporkan Komentar KERAJAAN SRIWIJAYA Sriwijaya merupakan 3 kerajaan terbesar di wilayah Sumatra. Kerajaan Srwijaya melewati dua masa dalam perkembangannya.. Menarik Anwar Fata.. 2. Inspiratif KOMENTAR BERDASARKAN : 17 July 2012 14:44:15 wow. Juga menguasai jalur perdagangan antara lain pelayaran ke India LETAK KERAJAAN SRIWIJAYA .. yaitu: 1. Pada masa pertumbuhannya Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan Maritim dan Sriwijaya mampu menguasai tempat perdagangan baik nasional ataupun Internasional.

Ekonomi.Dari prasasti dan peninggalan yang ditemukan dapat dirimpulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah. Politik. Melimpahnya hasil bumi Sriwijaya ( rempah-rempah dan emas ) Kejayaan Srwijaya terlihat pada bidang: 1. Raja yang terbesar pada masa Sriwijaya adalah Balaputradewa. Agama. Sejak pemerintahan Darmasetu Sriwijaya membangun kerajaan menjadi besar. Dengan armada lautnya yang kuat Sriwijaya menguasai jalur perdagangan. Hal ini dikarenakan: 1. 2. 4. KEJAYAAN SRWIJAYA Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada abad ke-7 dan ke-8. semenanjung Malaka dan tanah genting sebagai pusat perdagangan. kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Budha Mahayana di kawasan Asia Tenggara. sekitar Muara Takus di Riau lalu pindah ke Jambi kemudian ke Palembang. Leteknya strategis 2. RAJA-RAJA SRIWIJAYA Dari prasasti Nalanda ( India ) disebutkan bahawa raja Balaputradewa adalah cucu dari raja Sriwirawairimathana dari keluarga Sailendra. Samaratungga memerintah tahun 824 M. Sunda. Sriwijaya menguasai selat Malaka. Raja terakhir Sriwijaya adalah Marawijaya Tunggawarman. Mula-mula di Minangatmwan. Sriwijaya menguasai lalu lintas laut. antara lain pelayaran ke India dan menguasai beberapa bandar di Malaya 3. Sriwijaya buka hanya kerajaan senusa artinya hanya menguasai satu pulau melainkan negara antar nusa yang artinya menguasai beberapa pulau. Karena Balaputradewa perang dengan Rakai Pikatan memperebutkan tahta menggantikan Samaratungga dan dimenangkan oleh Rakai Pikatan lalu Balaputradewa melarikan diri ke Sriwijaya lalu diangkat menjadi raja. Ayahnya bernama Samaratungga yang kawin dengan Dewi Tara putri dari raja Darmasetu. .

Sriwijaya diserang oleh raja Rajendracola ( Colamandala ) pada tahun 1023 Raja Sriwijaya dapat ditahan. Isinya menyebutkan bahwa atas perintah Dapunta Hiyam telah dibuat taman yang disebut Sriksetra untuk kemakmuran semua makhluk.000 tentara. Tahang dll 2. Datang di Melayu dan akhirnya kota Sriwijaya. BUKTI-BUKTI ADANYA KERAJAAN SRIWIJAYA a. Isinya menceritakan bahwa pada tahun 683 M ada seorang yang bernama Dapunta Hiyam mengadakan perjanjian suci dengan membawa 20. Negara taklukkanya melepaskan diri seperti Ligor. Prasasti 1. Tanahkra. . Dan pengaruh kerajaan Singasari yang hubungan dengan Kerajaan Melayu.MASA KERUNTUHAN KERAJAAN SRIWIJAYA Pada saat Sriwijaya diperintah oleh Marawijaya Tunggawarman putra dari Sri Sudamaniwarmadewa telah menjalin kerjasama dengan Kerajaan Colamandala India selatan. Prasasti kedukan bukit ( 683 M ) Prasasti ini ditemukan di kedukan bukit di tepi sungai tatang dekat Palembang. 2. hubungan kerjasama itu memburuk dikarenakan karena raja Coalmandala yang iri melihat perkembangan Sriwijaya yang sangat pesat. Berulang kali diserang oleh kerajaan Thailand yang mengarahkan kekuasaanya ke arah selatan. Disamping itu juga ada doa-doa yang bersifat Budha Mahayana. berangkat dari Minanggatamwan denagn naik perahu sedangkan tentara sebanyak 1312 lewat jalan darat. Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1. Prasasti Talang Tuo ( 684 M ) Prasasti ini ditemukan di Talang Tuo dekat Palembang. Mundurnya perekonomian Sriwijaya karena bandar-bandar penting sudah melepaskan diri 3.

3. 5. Prasasti Rajendracolah Prasasti ini menceritakan masa keruntuhan Sriwijaya. Isinya hampir sama dengan Prasasti Kota Kapur. Prasasti Kota Kapur Prasasti ini di temukan di Bangka. Dalam parasasti ini juga di jelaskan bahwa Sriwijaya berusaha keras memperluas kekuasaanya. Berita Cina Isinya bahwa pada tahun 671 M I-Tsing telah singgah di Sriwijaya dalam perjalanan ke India. 6. b. Categories: Kapitalisme. 2. Prasasti ini ada di India bagian selatan. Jadi pada abad ke-7 M Sriwijaya telah berkembang menjadi pusat kegiatan agama Budha di Asia Tenggara. Isinya yaitu tentang permohonan kepada dewa agar menjaga keamanan dan keselamatan bagi kerajaan Sriwijaya. 4. Berita-berita 1. Prasasti Karang Berahi Prasasti ini ditemukan di Jambi. Isinya menebutkan bahwa daerah Lampung selatan saat ini sudah di duduki Sriwijaya. Prasasti Palas Pasemah Prasasti ini ditemukan di Lampung selatan. Sejarah Kerajaan Indonesia Related Post: Sejarah Kerajaan Indonesia  Raja-raja Mataram . Kemudian pada tahun 685 M ia datang lagi ke Sriwijaya untuk menterjemahkan kitab agama Budha.Berita Chau-Yu-Kua Isinya tentang masa keruntuhan Sriwijaya pada abad ke-12.

. POLITIK LUAR NEGERI DAN KAITANNYA DENGAN TRADISI DEMOKRASI DI AMERIKA SERIKAT Pergeseran Pemikiran Kapitalisme untuk Mempertahankan Dominasinya Suksesi Presiden Soeharto dalam Pemilu 1971 Hukum Laut Indonesia Raja-raja Mataram Review Buku Tentang Ebook Daftar Tokoh Dunia 1 comments: Anonim mengatakan.       Kerajaan Mataram KERAJAAN MAJAPAHIT KERAJAAN SINGASARI PEMERINTAHAN HARSHAWARDANA (606-647) KERAJAAN KEDIRI MASA PEMERINTAHAN AIRLANGGA MASA PEMERINTAHAN DARMAWANGSA Kapitalisme           Capital Accumulation dan Penolakan Nilai Intrinsik Alam sebagai Karakteristik Kapitalisme Peradaban Mesir Kuno Gerakan Reformasi di Eropa Barat dan Pertumbuhan Kapitalisme Kolaborasi Soekarno dan Hatta Dalam Politik Nasional Pada Masa Pendudukan Jepang PERANAN DOKTRIN MONROE. Ijin Copas bang 27 Oktober 2012 17.25 Poskan Komentar Links to this post Buat sebuah Link Posting Lebih Baru » « Posting Lama Beranda ..

kemudian bersatu menjadi Kerajaan Kediri Berdiri Didahului oleh Digantikan oleh Ibu kota Bahasa Agama 1042-1222 Kahuripan Singasari Daha. Dahanapura Jawa Kuna Hindu Buddha Pemerintahan Monarki -Raja pertama Sri Samarawijaya (1042-?) -Raja terakhir Kertajaya (1194-1222) Jayakatwang (1292-1293) Sejarah -Dibagi dari Kahuripan 1042 . ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu.Kerajaan Kadiri Dari Wikipedia bahasa Indonesia. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. Kediri Kerajaan Janggala dan Panjalu (Kediri). bacaan terkait atau pranala luar. Panjalu. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki).

1677) .Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah -Bergabung antara 1116-1135 kembali dengan Janggala 1157 -Kakawin Bhāratayuddha selesai ditulis 1222 -Runtuh oleh pemberontakan Ken Arok Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. lihat Kediri (disambiguasi). adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Kerajaan Kediri atau Kerajaan Panjalu. Lihat pula Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. . Untuk kegunaan lain.Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Artikel ini membahas tentang Kerajaan Kediri (Sejarah Nusantara). Kerajaan ini berpusat di kota Daha.

Sesungguhnya kota Daha sudah ada sebelum Kerajaan Kadiri berdiri. melainkan pindah ke Daha. berasal dari Kediri. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri o 5.Daftar isi       1 Latar Belakang Kerajaan Kediri 2 Perkembangan Kediri 3 Karya Sastra Zaman Kadiri 4 Runtuhnya Kadiri 5 Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri o 5. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit 6 Kepustakaan Latar Belakang Kerajaan Kediri Arca Wishnu. saat akhir pemerintahan Airlangga.5 5.2 2. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu o 5. pusat kerajaan sudah tidak lagi berada di Kahuripan. Daha merupakan singkatan dari Dahanapura. Nama ini terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga tahun 1042. yang berarti kota api. Hal ini sesuai dengan berita dalam Serat Calon Arang bahwa. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari o 5. abad ke-12 dan ke-13. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta.6 6.1 1. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh o 5. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan . Pada akhir November 1042.3 3.4 4. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit o 5.

bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab. Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). Adapun Kahuripan adalah nama kota lama yang sudah ditinggalkan Airlangga dan kemudian menjadi ibu kota Janggala. Karya Sastra Zaman Kadiri . Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui. nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lung dalam kronik Cina berjudul Ling wai tai ta (1178). sebelum dibelah menjadi dua. Pada mulanya. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. Jawa. sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. Bahkan. di Jawa ada Kerajaan Panjalu. Prasasti Turun Hyang II (1044) yang diterbitkan Kerajaan Janggala hanya memberitakan adanya perang saudara antara kedua kerajaan sepeninggal Airlangga. nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai dari pada nama Kadiri. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. yaitu Panjalu Jayati. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. nama kerajaan yang dipimpin Airlangga sudah bernama Panjalu. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. Kerajaan Janggala lahir sebagai pecahan dari Panjalu. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. Jadi. yaitu Kahuripan. yaitu Daha.kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Menurut Nagarakretagama. atau Panjalu Menang. dan Sumatra. Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya. Perkembangan Kediri Masa-masa awal Kerajaan Panjalu atau Kadiri tidak banyak diketahui. Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti-prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kadiri. yang berpusat di Daha. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara.

Selain itu. Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya. Runtuhnya Kadiri Arca Buddha Vajrasattva zaman Kadiri. koleksi Museum für Indische Kunst. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan pasukan Kertajaya. Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi dekat desa Ganter. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. abad X/XI. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri. Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. . Dengan demikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri. Jerman. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. BerlinDahlem. dan dikisahkan dalam Pararaton dan Nagarakretagama.Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. yang sejak saat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atau Singhasari. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa.

yaitu Panjalu. karena dendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok. Sri Sarweswara. Sri Kertajaya. putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri. dan Kakawin Bharatayuddha (1157). dan Pararaton. Sri Aryeswara. Sri Jayawarsa. kerajaan yang dipimpin Airlangga tersebut sebelum dibelah sudah bernama Panjalu. namun hanya bertahan satu tahun dikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan oleh pasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara. berdasarkan prasasti Galunggung (1194). Prasasti Kamulan (1194). 2. yaitu Jayakatwang. Daha kemudian menjadi ibu kota kerajaan bagian barat. berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161). diketahui raja-raja Daha zaman Singhasari. yaitu:  Mahisa Wunga Teleng putra Ken Arok . prasasti Talan (1136). Sri Jayabhaya. Sri Bameswara. Menurut Nagarakretagama. Sri Gandra. 3. Ketika ia turun takhta tahun 1042. Pada tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya. merupakan putra Airlangga yang namanya ditemukan dalam prasasti Pamwatan (1042). berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana. Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri Berikut adalah nama-nama raja yang pernah memerintah di Daha. prasasti Panumbangan (1120). Jayakatwang membangun kembali Kerajaan Kadiri. ibu kota Kadiri: 1. merupakan pendiri kota Daha sebagai pindahan kota Kahuripan. berdasarkan prasasti Angin (1171).Setelah Ken Arok mengalahkan Kertajaya. Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. Tahun 1258 Jayasabha digantikan putranya yang bernama Sastrajaya. Jayakatwang memberontak terhadap Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. merupakan raja terbesar Panjalu. Ken Arok mengangkat Jayasabha. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh Airlangga. Berdasarkan prasasti Mula Malurung. Setelah berhasil membunuh Kertanegara. Nagarakretagama. Raden Wijaya. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu          Sri Samarawijaya. dan prasasti Tangkilan (1130). Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari Kerajaan Panjalu runtuh tahun 1222 dan menjadi bawahan Singhasari. berdasarkan prasasti Ngantang (1135). prasasti Palah (1197). prasasti Wates Kulon (1205). wilayah kerajaan dibelah menjadi dua. Sri Kameswara. berdasarkan prasasti Jaring (1181). Tidak diketahui dengan pasti apakah ia adalah pengganti langsung Sri Samarawijaya atau bukan. berdasarkan prasasti Sirah Keting (1104). berdasarkan prasasti Padelegan I (1117).

2. 31:10.21 4. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti Slamet Muljana.47:2. adalah keturunan Kertajaya yang menjadi bupati Gelang-Gelang. Manggalawardhani 1464-1474 Prasasti Trailokyapuri 6. Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Nama raja ini identik dengan Dyah Ranawijaya yang dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak tahun 1527. karena pemerintahan harian dilaksanakan oleh patih Daha. Terj. Nag. Indudewi 1375-1415 Pararaton. yang kemudian menjadi raja Singhasari 4. 29:31. Suhita 1415-1429 ? 5.H. Pigeaud. Rajadewi 1309-1375 Pararaton. 32:18. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Raja yang memimpin bergelar Bhre Daha tapi hanya bersifat simbol.didampingi Patih Arya Tilam. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit Sejak tahun 1293 Daha menjadi negeri bawahan Majapahit yang paling utama. Waringin Pitu 6. Prasasti Sukamerta . kemudian Gajah Mada.27:15. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II.29:19.). 5. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri Jayakatwang. Jakarta: Bhratara Poesponegoro & Notosusanto (ed. Kepustakaan    H.didampingi Patih Lembu Sora. Jayakatwang kemudian membangun kembali Kerajaan Kadiri.de Graaf dan T. pada tahun 1513 Daha menjadi ibu kota Majapahit yang dipimpin oleh Bhatara Wijaya.   Guningbhaya adik Mahisa Wunga Teleng Tohjaya kakak Guningbhaya Kertanagara cucu Mahisa Wunga Teleng (dari pihak ibu). 2001. Sejak saat itu nama Kediri lebih terkenal dari pada Daha. 31:34. 1979.30:8. Bhre Daha yang pernah menjabat ialah: 1. 1990. Tahun 1292 ia memberontak hingga menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singhasari.4:1 . Jayanagara 1295-1309 Nagarakretagama. Tapi pada tahun 1293 ia dikalahkan Raden Wijaya pendiri Majapahit.J. Jayeswari 1429-1464 Pararaton. Jakarta: Balai Pustaka. 3. [sembunyikan] l•b•s . Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit Menurut Suma Oriental tulisan Tome Pires.

Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Buddha) 1500-sekarang (Islam) Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1042 .1222 Janggala Singasari Kategori:    Kerajaan Kadiri Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia .Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu.

Li   KERAJAAN KEDIRI Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. . Pusat kerajaanya terletak di tepi S. ketentuan tambahan mungkin berlaku.Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain              English ‫ف ار سی‬ Suomi Français 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Русский Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 09. 11 Desember 2012.32.

Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. Diduga Kerajaan . Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian.  Perkembangan Kerajaan Kediri  Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. yaitu Dahanaputra.

 Runtuhnya Kediri  Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang.  Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. berhasil meloloskan diri ke Madura. Kerajaan Singasari. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (12681292).Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Kerajaan . dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Karena perilakunya yang baik. Pada tahun 1293. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Kerajaan Majapahit. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. LIHAT JUGA  Mataram Kuno. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. Raden Wijaya. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. Jayakatwang. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari.

salah satu peninggalan Kerajaan Kediri.      Atas: Arca Syiwa ini dibangun pada masa Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu sebagai persembahan kepada Dewa Syiwa. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Jilid 5. Halaman 115. << Tengah : Arca ini menggambarkan seorang laki-laki pada masa Kerajaan Kediri. TAHUKAH KAMU Pada masa kejayaannya Kerajaan Kediri berkembang menjadi kerajaan maritim yang menguasai perairan timur wilayah Nusantara. Abdul. Sumber : Syukur. << Kiri bawah : Patung Airlangga dalam perwujudan Dewa Wisnu. << Kiri atas : Kerjasama tentara Mongol dan pasukan Arya Wiraraja dapat mengalahkan pasukan Kediri di bawah pimpinan Jayakatwang. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. . 2005.

Tujuan pembagian kerajaan menjadi dua agar tidak terjadi pertikaian. . dan kitab Calon Arang (1540 M). yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Kumpulan Sejarah Berdirinya Kerajaan Kediri Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmana yang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. ibu kotanya Kahuripan. Madiun. dan Pasuruhan.Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. dan ibu kotanya Daha. sedangkan Panjalu kemudian dikenal dengan nama Kediri meliputi Kediri. Kerajaan Jenggala meliputi daerah Malang dan delta sungai Brantas dengan pelabuhannya Surabaya. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Kedua kerajaan tersebut dikenal dengan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri) yang dibatasi oleh gunung Kawi dan sungai Brantas dikisahkan dalam prasasti Mahaksubya (1289 M). Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. kitab Negarakertagama (1365 M). Arca yang ditemukan di desa Gayam. Berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan masing-masing kerajaan saling merasa berhak atas seluruh tahta Airlangga sehingga terjadilah peperangan. Rembang. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Pada tahun 1041 atau 963 M Raja Airlangga memerintahkan membagi kerajaan menjadi dua bagian.

yaitu Kahuripan.Pada akhir November 1042. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. Berturut-turut raja-raja Kediri sejak Jayabaya sebagai berikut. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Mapanji Alanjung kemudian diganti lagi oleh Sri Maharaja Samarotsaha. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. yaitu Daha. Perkembangan Kerajaan Kediri Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Panjalu dapat dikuasai Jenggala dan diabadikanlah nama Raja Mapanji Garasakan (1042 – 1052 M) dalam prasasti Malenga. Pada masa itu ibu kota Panjalu telah dipindahkan dari Daha ke Kediri sehingga kerajaan ini lebih dikenal dengan nama Kerajaan Kediri. Kumpulan Sejarah Perkembangan politik kerajaan kediri Mapanji Garasakan memerintah tidak lama. Pada awalnya perang saudara tersebut. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. selain ditemukannya prasasti-prasasti juga melalui kitab-kitab sastra. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (1268 1292). Dan yang banyak menjelaskan tentang kerajaan Kediri adalah hasil karya berupa kitab sastra. . Setelah Bameswara turun takhta. Pertempuran yang terus menerus antara Jenggala dan Panjalu menyebabkan selama 60 tahun tidak ada berita yang jelas mengenai kedua kerajaan tersebut hingga munculnya nama Raja Bameswara (1116 – 1135 M) dari Kediri. Jayakatwang. Raja Bameswara menggunakan lencana kerajaan berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit yang biasa disebut Candrakapala. Diduga Kerajaan Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. dimenangkan oleh Jenggala tetapi pada perkembangan selanjutnya Panjalu/Kediri yang memenangkan peperangan dan menguasai seluruh tahta Airlangga. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Dengan demikian di Jawa Timur berdirilah kerajaan Kediri dimana bukti-bukti yang menjelaskan kerajaan tersebut. yaitu Garuda Mukha. Ia digantikan Raja Mapanji Alanjung (1052 – 1059 M). sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Ia tetap memakai lambang Kerajaan Airlangga. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. Hasil karya sastra tersebut adalah kitab Kakawin Bharatayudha yang ditulis Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang menceritakan tentang kemenangan Kediri/Panjalu atas Jenggala. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. ia digantikan Jayabaya yang dalam masa pemerintahannya itu berhasil mengalahkan Jenggala. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri.

dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Untuk menghindari perang saudara. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Berkat jerih payahnya . SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Kumpulan Sejarah Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan . Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Namun karena memilih menjadi pertapa. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Permaisurinya bernama Shri Kirana. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. . Kameshwara Raja ke dua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12 . Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu.Pada tahun 1019 M Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Dengan prasatinya pada tahun 1181. yang lebih dikenal sebagai kameshwara I (1115 – 1130 ). Menjelang akhir hayatnya . Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. kerajaan kembali dipersatukandi bawah kekuasaan Kediri. yang berasal dari Janggala. Hal itu menjadikan suasana gelap. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala.

. text-align: justify. Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. dikaulah (semua) itu . Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma."> Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya.! FOREDI UTK ATASI EJAKULASI DINI BIKIN ISTRI PUAS! BISNIS ONLINE PEMULA Modal 50Ribu Hasil 45Juta Bikin Mr. .loba (rakus). semua makhluk adalah engkau . sad kama murka. moksa. Keenam itu adalah kroda (marah). prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu.com margin-bottom: 0cm. Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. Cara Membuat Toko Online Gratis di Facebook [Rahas GASA REKOMENDASI BOYKE MENAMBAH EREKSI LEBIH KERAS PEMBESAR PENIS ARAB.. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. kama (hawa nafsu). segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. arta. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. . Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan . Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip . yakni enam macam musuh dalam diri manusia. P Tambah Gede dan Perkasa Secara Alami PEMBESAR PENIS ARAB SAUDI. RIBUAN TESTI KASKUSER FOREDI UNTUK TAHAN LAMA SEX REKOMENDASI BOYKE! JADILAH JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT LOWONGAN KERJA TERBARU ! LOWONGAN KERJA ONLINE 2013 KumpulBlogger. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. kama. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma.! PERUT KEMPES DALAM 3 HARI.Kumpulan Sejarah Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. RIBUAN TESTI KASKUSER TURUN 3-5 KG dalam SEMINGGU. moha (kebingungan).mada (mabuk). masarya (iri hati).

dan berlantai ubin yang berwarna kuning. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. Kehidupan sosial kemasyarakatan pada zaman Kerajaan Kediri dapat kita lihat dalam kitab LingWai-Tai-Ta yang disusun oleh Chou Ku-Fei pada tahun 1178 M. yaitu golongan masyarakat yang terdiri atas para pejabat atau petugas pemerintahan di wilayah thani (daerah).Kehidupan sosial masyarakat kerajaan kediri Kehidupan sosial masyarakat Kediri cukup baik karena kesejahteraan rakyat meningkat masyarakat hidup tenang. Golongan masyarakat nonpemerintah. Kitab tersebut menyatakan bahwa masyarakat Kediri memakai kain sampai bawah lutut dan rambutnya diurai. kitab Simaradahana karya Mpu Darmaja. Kediri memiliki 300 lebih pejabat yang bertugas mengurus dan mencatat semua penghasilan kerajaan. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. hal ini terlihat dari rumah-rumah rakyatnya yang baik. dan hijau serta orang-orang Kediri telah memakai kain sampai di bawah lutut. dan perdagangan mengalami kemajuan yang cukup pesat. ada 1. dan gedung persediaan makanan. Lantainya dibuat dari ubin yang berwarna kuning dan hijau. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. Golongan-golongan dalam masyarakat Kediri dibedakan menjadi tiga berdasarkan kedudukan dalam pemerintahan kerajaan. 3. Semuanya itu dihasilkan pada masa pemerintahan Kameswara. Arca yang ditemukan di desa Gayam. kitab Lubdaka dan Wertasancaya karya Mpu Tan Akung. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Di samping itu. Hal ini terlihat dari banyaknya hasil sastra yang dapat Anda ketahui sampai sekarang. yaitu golongan masyarakat yang tidak mempunyai kedudukan dan hubungan dengan pemerintah secara resmi atau masyarakat wiraswasta. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. kitab Kresnayana karya Mpu Triguna dan kitab Sumanasantaka karya Mpu Monaguna. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Dengan kehidupan masyarakatnya yang aman dan damai maka seni dapat berkembang antara lain kesusastraan yang paling maju adalah seni sastra. Hasil sastra tersebut. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. 1. Rumahrumahnya rata-rata sangat bersih dan rapi. yaitu Dahanaputra. peternakan. selain seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya juga masih banyak kitab sastra yang lain yaitu seperti kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya yang ditulis Mpu Panuluh pada masa Jayabaya. Golongan masyarakat pusat (kerajaan). yaitu masyarakat yang terdapat dalam lingkungan raja dan beberapa kaum kerabatnya serta kelompok pelayannya. Pemerintahannya sangat memerhatikan keadaan rakyatnya sehingga pertanian. 2. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). dan rapi. bersih.000 pegawai rendahan yang bertugas mengurusi benteng dan parit kota. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. Golongan masyarakat thani (daerah). . perbendaharaan kerajaan.

kapas dan ulat sutra. Prasasti Jepun 1144 M Prasasti Talan 1136 M Seni sastra juga mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Kadiri.kemenangan. Keterangan ini diperoleh berdasarkan kitab Chi-Fan-Chi dan kitab Ling-wai-tai-ta. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. dan pertanian. juga ditemukan berita Cina yang banyak memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan Kediri yang tidak ditemukan dari sumber yang lain. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Dengan demikian melalui prasasti. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Kumpulan Sejarah Runtuhnya Kediri . Prasasti Banjaran yang berangka tahun 1052 M menjelaskan kemenangan Panjalu atau Kadiri atas Jenggala b. Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. peternakan.Prasasti ini di keluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk Desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang dengan Jenggala. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Dengan demikian dipandang dari aspek ekonomi. Karya Sastra dan Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri diantaranya yaitu: a. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa.Dan dari Prasasti tersebut dapat di ketahui kalau Raja Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Janggala dan mempersatukannya kembali dengan Kadiri. kerajaan Kediri cukup makmur. Berita Cina tersebut disusun melalui kitab yang berjudul Ling-mai-tai-ta yang ditulis oleh Cho-ku-Fei tahun 1178 M dan kitab Chu-Fan-Chi yang ditulis oleh Chau-Ju-Kua tahun 1225 M. Hal ini terlihat dari kemampuan kerajaan memberikan penghasilan tetap kepada para pegawainya dibayar dengan hasil bumi.Kondisi Ekonomi pada Jaman Kerajaan Kadiri Perekonomian Kediri bersumber atas usaha perdagangan.Pada prasasti ini terdapat semboyan Panjalu Jayati yang artinya Kadiri Menang. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Selain itu. Prasasti Hantang tahun 1135 atau 1052 M menjelaskan Panjalu atau Kadiri pada masa Raja Jayabaya. kitab sastra maupun kitab yang ditulis orang-orang Cina tersebut perkembangan Kediri. Kediri terkenal sebagai penghasil beras. Di samping kitab sastra maupun prasasti tersebut di atas. sebagai kiasan. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh.

Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. berhasil meloloskan diri ke Madura. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya.com/2012/05/sejarah-kerajaankediri.html#ixzz2JAl49SjY Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Raden Wijaya. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok . Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. pada tahun 1222 M. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI . Untuk menghindari perang saudara. Hal itu menjadikan suasana gelap. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. A. Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara.Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya . Airlangga meninggal pada tahun 1049 M.blogspot. akuwu Tumapel. Berkat jerih payahnya. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Pada tahun 1293.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Namun karena memilih menjadi pertapa. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Menjelang akhir hayatnya. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. Kumpulan Sejarah sumber : http://juragansejarah. Karena perilakunya yang baik.

Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. Keenam itu adalah kroda (marah).Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. moha (kebingungan). 6. Permaisurinya bernama Shri Kirana. masarya (iri hati). sad kama murka.Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. kama (hawa nafsu). 4. dikaulah (semua) itu. 2. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. mada (mabuk). Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. . yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. semua makhluk adalah engkau. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. 3. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. loba (rakus). segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. 5. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. yang berasal dari Janggala. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M).

Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. akuwu Tumapel. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. . RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana.7.. pada tahun 1222 M. kediri. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. arta. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko . kama. Description: kerajaan kediri.. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. moksa. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri.

Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Menjelang akhir hayatnya.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Hal itu menjadikan suasana gelap. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Untuk menghindari perang saudara. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. A. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. . adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Namun karena memilih menjadi pertapa. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M.Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Berkat jerih payahnya. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir.

di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. loba (rakus). 4. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. moksa. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. . yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). dikaulah (semua) itu. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. masarya (iri hati). Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. kama (hawa nafsu). 6.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. Ramalan– ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. mada (mabuk).Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. sad kama murka. Permaisurinya bernama Shri Kirana. 5. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. kama. 7.2. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. Keenam itu adalah kroda (marah). moha (kebingungan). 3. semua makhluk adalah engkau. arta. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. yang berasal dari Janggala. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra.

kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko . RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. kediri. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok.Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. Description: kerajaan kediri.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari . akuwu Tumapel. pada tahun 1222 M. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri.

Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata.Situs sejarah yang ditengarai sebagai patirtan (pemandian) di Desa Semarum. Kecamatan Durenan.com . (solichanarif/koransindo) Sindonews. 3 Januari 2013 − 09:34 WIB Situs Trenggalek yang diyakini sebagai mata rantai Kerajaan Kediri kuno.. . Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha 0 Komentar: Poskan Komentar Ditemukan mata rantai sejarah Kerajaan Kediri kuno Solichan Arif ..Koran Sindo Kamis. Kabupaten Trenggalek diduga memiliki mata rantai dengan sejarah berdirinya Kerajaan Kediri kuno abad ke 13.

yakni di Desa Kedunglurah. tim berusaha melakukan penelusuran di sisi tenggara dan barat daya. Menurut Heri. Situs petirtan ini berada di wilayah perkampungan.― tegasnya. ―Awalnya juga sempat dianggap sebagai tembok. Eksplorasi langsung dilakukan pada situs yang di kalangan masyarakat Trenggalek populer disebut sebagai candi. tim arkeologi juga menemukan bandul jaring dan pecahan tembikar dan keramik. Berdasarkan teori arkeologi. mirip pondasi pagar dengan susunan batu bata berukuran besar. Namun. ―Semua penemuan ini memperkuat status situs sebagai petirtan. Tim tiba di lokasi sejak 30 Desember 2012. Kecamatan Pogalan terdapat Candi Brungkah. riset terhadap situs patirtan menjadi skala prioritas dari Balai Arkeologi Yogyakarta. yakni di Desa Kamulan terdapat permukiman Hindu kuno. keberadaan sebuah patirtan terkait erat dengan keberadaan bangunan suci persembahyangan (candi) dan permukiman kuno. Kamis (3/1/2013). lapisan tengah atau badan petirtan tersusun enam batu bata dan lapisan terbawah atau pondasi terdiri dari tiga batu bata.― terangnya. Selain ditemukan lapisan pasir sungai dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter. para arkelog juga membentangkan benang untuk penanda lokasi. tim Balai Arkeologi Yogyakarta beserta BP3 Trowulan Mojokerto dan pemerintah daerah setempat melakukan riset (penelitian) mendalam. hingga kini penandaan lokasi dengan rentangan benang masih dilakukan di sisi Timur Laut dan Barat Laut. Ada tiga titik yang berlokasi di pekarangan milik tiga warga setempat. Tidak hanya menggali lebih dalam. Ditemukan pada tahun tahun 2011 di bawah tanah dengan kedalaman sekitar satu meter lebih.― jelasnya. Jika mengacu teori tersebut. ―Sangat mungkin situs sejarah ini memiliki keterkaitan dengan prasasti Kamulan yang menceritakan bagaimana sejarah Raja Jayakatwang (Kediri) memberikan wilayah kepada masyarakat Trenggalek yang telah berjasa.UNtuk memastikan dugaan tersebut. . kata Heri berjarak sekira tiga kilometer dari lokasi. Kemudian di sebelahnya lagi dengan jarak yang sama. ―ujar Heri Priswanto selaku Ketua Peneliti Balai Arkeologi Jogjakarta kepada wartawan. Lapisan atas terdiri dari tiga batu bata. Heri mengakui. Untuk ke depan.― paparnya. Namun setelah dicek ternyata lebih mendekati bangunan petirtan. ―Artinya apa yang kita teliti ini secara teori sudah sesuai. Secara fisik. luas area situs mencapai 24 meter persegi X 24 meter persegi. ―Yang pasti ini bukan komplek candi. Ini petirtan yang juga bisa berfungsi sebagai waduk seperti halnya waduk segaran di komplek situs Trowulan Majapahit.

Maish banyak lagi situs di Trenggalek yang sampai saat ini belum ada pengungkapan secara gamblang. Ia meyakini Trenggalek merupakan salah satu puzzle dari rangkaian sejarah Kerajaan Kuno di tanah Jawa. Untuk kegunaan lain dari Singosari. apakah situs ini perlu mendapat penanganan serius termasuk menempatkan juru rawat atau tidak. Salah satunya adalah situs patirtan ini. Agus PR dari Pemkab Trenggalek mengatakan riset dan penelusuran sejarah kerajaan kuno di Kabupaten Trenggalek memang sudah waktunya dilakukan. (ysw) views: 579x Berita Terkait : Wasantara       Mudika Yogya. lihat Singosari (disambiguasi). Berita Lainnya :  Fasilitas kesehatan di perbatasan Jateng minim Kerajaan Singhasari Dari Wikipedia bahasa Indonesia. promosikan batik ke Brazil Biasa jadi makan ternak.― ujarnya. mantan kepala sekolah depresi berat Tak ada regenerasi. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya.Dari hasil riset ini tim akan merekomendasikan ke BP3 Trowulan dan pemerintah daerah setempat. Sementara menanggapi hal ini. rumput banto ternyata berkhasiat Sejak dicopot.― pungkasnya. ―Tidak hanya di situs patirtan. cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. tari api asli Mura punah Kapal Clipper Odyssey kunjungi Aceh Nelayan Garut gelar syukuran berita terkait lainnya. Singhasari . ―Sebab selama setahun balai arkeologi rutin memprioritaskan riset pada 15 situs sejarah.. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi..

Animisme Monarki Ken Arok Kertanegara 1222 1292 Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .1222-1227 .1268-1292 Sejarah .Perang Ganter . sebelumnya disebut Tumapel Jawa Kuno. Kejawen.← 1222–1292 → Perkembangan Kerajaan Singhasari pada masa pemerintahan Kertanegara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Raja . Sanskerta Siwa-Buddha (Hindu dan Buddha).Serangan Jayakatwang dari Gelang-gelang Mata uang Kutaraja Singhasari.

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

Keindahan arca ini mencerminkan kehalusan seni budaya Singhasari. .Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Arca Prajnaparamita ditemukan dekat candi Singhasari dipercaya sebagai arca perwujudan Ken Dedes (koleksi Museum Nasional Indonesia).

Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. Maka. Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. Malang. Awal berdiri Menurut Pararaton. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja .Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan. Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Menurut Nagarakretagama. Kerajaan Tumapel pun terkenal pula dengan nama Kerajaan Singhasari. yang kemudian menjadi akuwu baru. Daftar isi             1 Nama ibu kota 2 Awal berdiri 3 Silsilah Wangsa Rajasa 4 Prasasti Mula Malurung 5 Pemerintahan bersama 6 Kejayaan 7 Keruntuhan 8 Hubungan dengan Majapahit 9 Kepustakaan 10 Referensi 11 Pranala luar 12 Lihat pula Nama ibu kota Berdasarkan prasasti Kudadu. ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel. Pada tahun 1253. adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes.

Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. sebelum maju perang melawan Kadiri. Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255. Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel. menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. Dalam naskah itu. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. Silsilah Wangsa Rajasa Silsilah Wangsa Rajasa dari sumber prasasti dan naskah kepujanggaan . Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel. Pararaton juga menyebutkan bahwa. Selain itu.pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi.

Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya).1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam. Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pujian untuk Hayam Wuruk raja Majapahit. Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai. Versi Pararaton adalah: 1. Anusapati (1247 . Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 .1254) 4. Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 . Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya. Kertanagara (1254 . keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit. yang bersumber dari Pararaton.1272) 5. Prasasti Mula Malurung .1227) 2. Kertanagara (1272 . Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 .Silsilah wangsa Rajasa. Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagarakretagama. Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari.1248) 3.1250) 4.[1] Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok. Tohjaya (1249 . Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib.1247) 2. Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. baru pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari.1292) Versi Nagarakretagama adalah: 1. Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri. Anusapati (1227 . Dengan demikian. bukan raja Tumapel. Wisnuwardhana (1248 . dan berlanjut pada kerajaan Majapahit.1249) 3. Penguasa ditandai dengan blok warna dalam gambar ini. pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 dapat diperdebatkan. Diagram silsilah di samping ini adalah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa. Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). Kemungkinannya adalah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu. Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka. Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari. Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir).

Sepeninggalnya. Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. Apabila kisah kudeta berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa". Koleksi Museum für Indische Kunst. setelah menaklukkan Kadiri. perunggu. kerajaan terpecah menjadi dua. maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. Pemerintahan bersama Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya. Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng). kemudian Tohjaya. Sementara itu.Mandala Amoghapāśa dari masa Singhasari (abad ke-13). Berlin-Dahlem. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya. Dalam Pararaton disebutkan nama asli Narasingamurti adalah Mahisa Campaka. Parameswara digantikan oleh Guningbhaya. Kejayaan . Penemuan prasasti Mula Malurung memberikan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel. yaitu Kertanagara. Jerman. Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat. Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. 22.5 x 14 cm.

Pahang. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. sebagai tanda persahabatan kedua negara. raja terakhir Singhasari. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain. Nagarakretagama. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. Hubungan dengan Majapahit Pararaton. sekaligus ipar. Pada tahun 1284. Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol.1292). Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. Setelah runtuhnya Singhasari. Kerajaan ini akhirnya dianggap telah ditundukkan. Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu).Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 . Melayu. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. Keruntuhan Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara. Gurun. dan Bakulapura. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. . yang merupakan sepupu. ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit. Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. Berkat bantuan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara). Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol. Bali.

Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa. Jakarta: Bhratara Referensi 1. dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa.). Nigel (1995). Mangkudimedja. yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. 1979. Sejarah Raja-Raja Jawa. Setelah Kadiri runtuh. Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ^ Bullough. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965).Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · . Jakarta: Balai Pustaka Purwadi.1292 Kadiri Majapahit [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu. 2007. Jakarta: ADLine Communications. hlm. 2005. Historic East Java: Remains in Stone.M. Kepustakaan      Poesponegoro & Notosusanto (ed. 1979. Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah Slamet Muljana. Pranala luar   (Indonesia) Terjemahan Naskah Kakawin Nagarakretagama (Indonesia) Sejarah Berdirinya Kerajaan Singasari berdasarkan Tafsir Sejarah Pararaton Lihat pula    Prasasti Mula Malurung Kerajaan Kadiri Kerajaan Majapahit Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1222 . Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. 1990. Serat Pararaton Jilid 2. Yogyakarta: Media Ilmu R. Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa. 116–117.

Buddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:      Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 1222 Pembubaran tahun 1292 Kerajaan Singhasari Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain .

  Ken Arok Ketika di pusat Kerajaan Kediri terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana.             English Suomi Français 日本語 Basa Jawa Bahasa Melayu Nederlands Svenska ไทย Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 13. pada 1222. Kertajaya. salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung. Ken Dedes. Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa. para pendeta Hindu kemudian menobatkan Ken Arok sebagai raja di Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. semua pendeta melarikan diri ke Tumapel dan dilindungi oleh Ken Arok. namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya. Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singasari (1227-1248). Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes. Pada 1222.37. ketentuan tambahan mung   KERAJAAN SINGASARI Kerajaan Singasari (1222-1293) adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara vang didirikan oleh Ken Arok pada 1222. 31 Oktober 2012. Adapun nama kerajaannya ialah Kerajaan Singasari. Berita pembentukan Kerajaan Singasari dan penobatan Ken Arok menimbulkan kemarahan raja Kediri. Raja terakhir Kerajaan Singasari adalah Kertanegara. Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung.  Ken Arok merebut daerah Tumapel. Pada saat dikawini Ken Arok. la kemudian memimpin sendiri pasukan .

Meng Ki. Madura. Pada 1227 ia dibunuh oleh Anusapati. Singasari kemudian dikuasai oleh Jayakatwang. Pada 1248 Ranggawuni menjadi raja Singasari bergelar Sri Jaya Wisnuwardhana. Namun Kertanegara telah dibunuh oleh raja Kediri.   Serangan Pasukan Mongol Pasukan Pamalayu dipersiapkan Kertanegara untuk menghadapi serangan kaisar Mongol. Bakulapura (Kalimantan Barat). Kubilai Khan. Kedua pasukan bertempur di Desa Ganter pada 1222. Jayakatwang.  Kematian Anusapati menimbulkan kemarahan Ranggawuni. Kertanegara berhasil memperluas pengaruhnya di Campa melalui perkawinan antara raja Campa dan adik perempuannya. Ranggawuni wafat pada 1268 dan digantikan oleh putranya. Sunda (Jawa Barat). Kertanegara. Pada 1275 ia mengirim pasukan untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya sekaligus menjalin persekutuan dengan Kerajaan Campa (Kamboja).   Kertanegara Ken Arok memerintah Kerajaan Singasari hanya lima tahun. la memerintah Kerajaan Singasari selama 24 tahun (1268-1292). Pada 1293 pasukan Mongol menyerang Kerajaan Singasari. Sepuluh tahun kemudian Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya.  LIHAT JUGA . pada 1289. Apabila menolak maka Singasari akan diserang. la kemudian memperkuat pasukannya di Sumatera. Bali. dan Gurun (Maluku). Ekspedisi pengiriman pasukan itu dikenal dengan nama Pamalayu. putra Anusapati. anak tirinya (hasil perkawinan Tunggul Ametung dan Ken Dedes). Ranggawuni langsung menyerang Tohjaya. setahun sebelumnya. Tohjaya (putra Ken Arok dengan Ken Umang). Kerajaan Singasari sempat menguasai Sumatera.   Ekspedisi Pamalayu Kertanegara terus memperluas pengaruh dan kekuasaan Kerajaan Singasari. Ranggawuni memerintah Kerajaan Singasari selama 20 tahun (1248-1268) dan dibantu oleh Mahisa Cempaka (Narasingamurti). Permintaan ini menimbulkan kemarahan Kertanegara dengan melukai utusan khusus Kubilai Khan. Ken Arok berhasil memenangkan pertempuran dan sejak itu wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri dikuasai oleh Singasari.besar untuk menyerang Kerajaan Singasari. Kertanegara menyadari tindakannya ini akan dibalas oleh pasukan Mongol. Utusan Kubilai Khan beberapa kali datang ke Singasari untuk meminta Kertanegara tunduk di bawah Kubilai Khan. Pasukan Tohjaya kalah dalam pertempuran dan meninggal dunia dalam pelarian. yang berkuasa di Cina.

raja kedua dan anak tiri Ken Arok. raja Singasari. search Majapahit Empire . Dalam Negarakertagama. Malang. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Kerajaan Majapahit. Sumber : Syukur. << Kiri bawah: Candi Jago terletak di Malang. Jawa Timur. TAHUKAH KAMU  Pasukan Mongol menghancurkan Kerajaan Kediri dan membunuh Jayakatwang karena menyangka Kerajaan Kediri sebagai Kerajaan Singasari dan Jayakatwang sebagai Kertanegara. merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun untuk Raja Wisnuwardhana. Jilid 9. Kediri. 2005. Kekaisaran    Atas: Arca Dwarapala merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari. Halaman 110. pada pertengahan abad ke-13. Kerajaan Mongol. candi ini merupakan salah satu tempat yang dikunjungi Hayam Wuruk pada 1359. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . yang dipersembahkan kepada Anusapati. Abdul. Majapahit From Wikipedia. the free encyclopedia Jump to: navigation. << Kiri atas: Candi Singasari disebut juga Candi Tumapel berupa kuil Syiwa yang besar dan tinggi.   Atas : Candi Kidal dibangun di Rejokidal. Tumpang.

Karaton Mojopahit Kerajaan Majapahit ← 1293–1527 → Surya Majapahit¹ Extent of Majapahit influence based on the Nagarakertagama. Wilwatikta (modern Trowulan) Old Javanese (main). 1293 1527 Native gold and silver coins. the notion of such Javanese depictions is considered conceptual. Kepeng Currency . Buddhism.[1] Capital Languages Religion Government Raja 1295–1309 1478–1527 Majapahit. Sanskrit (religious) Kejawen. Hinduism. Animism Monarchy Kertarajasa Jayawardhana Girindrawardhana History Coronation Demak takeover November 10.

(coins imported from China and later produced locally [2]) ¹ Surya Majapahit (The Sun of Majapahit) is the emblem commonly found in Majapahit ruins. It served as the symbol of the Majapahit empire Part of a series on the History of Indonesia Prehistory Early kingdoms Kutai Tarumanagara Kalingga Srivijaya Sunda Kingdom Medang Kingdom Singhasari Majapahit 4th century 358–669 6th–7th 7th–13th 669–1579 752–1045 1222–1292 1293–1500 Rise of Muslim states Spread of Islam Pasai Ternate Sultanate Malacca Sultanate Cirebon Sultanate Demak Sultanate Aceh Sultanate Pagaruyung Kingdom Banten Sultanate 1200–1600 1267–1521 1257–present 1400–1511 1445–1677 1475–1548 1496–1903 1500–1825 1526–1813 .

and East Timor.[3] consisting of present day Indonesia. Majapahit reached its peak of glory during the era of Hayam Wuruk. . Dutch East Indies 1512–1850 1602–1800 1800–1942 Emergence of Indonesia National Awakening Japanese occupation National Revolution 1908–1942 1942–1945 1945–1950 Independence Liberal democracy Guided Democracy Transition New Order Reformasi Timeline 1950–1957 1957–1965 1965–1966 1966–1998 1998–present Indonesia portal  v  t  e Majapahit was a vast thalassocratic archipelagic empire based on the island of Java (modernday Indonesia) from 1293 to around 1500. the Philippines. Singapore. southern Thailand. Malaysia. Majapahit was an empire of 98 tributaries.Mataram Sultanate 1500s–1700s European colonisation Portuguese Dutch East India Co. Brunei. Gajah Mada. According to the Nagarakretagama (Desawarñana) written in 1365. His achievement is also credited to his prime minister. stretching from Sumatra to New Guinea. although the true nature of Majapahit sphere of influence is still the subject of studies among historians. whose reign from 1350 to 1389 marked by conquest which extended through Southeast Asia.

most scholars do not accept this view. as the historical record corresponds with Chinese materials that could not have had similar intention. C. have considered the entire historical record to be not a record of the past.2 Golden age o 2.[4] Its influence extended beyond the modern territory of Indonesia and has been the subject of many studies. The Javanese sources incorporate some poetic mythological elements.[5] German orientalist Berthold Laufer suggested that maja came from the Javanese name of an Indonesian tree. Nagarakertagama.[10] Despite Berg's approach.[8] There are also some inscriptions in Old Javanese and Chinese.1 Formation o 2. The list of rulers and details of the state structure show no sign of being invented. Berg. and scholars such as C.[8] The main sources used by historians are: the Pararaton ('Book of Kings') written in the Kawi language and Nagarakertagama in Old Javanese.3 Decline 3 Culture.1 Bureaucracy officials o 5.Majapahit was one of the last major empires of the region and is considered to be one of the greatest and most powerful empires in the history of Indonesia and Southeast Asia. is an old Javanese epic poem written during the Majapahit golden age under the reign of Hayam Wuruk after which some events are covered narratively. one that is sometimes seen as the precedent for Indonesia's modern boundaries.2 Territorial division 6 Legacy 7 List of rulers 8 Majapahit in popular culture 9 See also 10 Notes 11 References 12 External links Historiography Little physical evidence of Majapahit remains. art and architecture 4 Economy 5 Administration o 5.[7] and some details of the history are rather abstract.[9] Pararaton is focused upon Ken Arok (the founder of Singhasari) but includes a number of shorter narrative fragments about the formation of Majapahit. but a supernatural means by which the future can be determined. a Dutch nationalist.[6] Contents             1 Historiography 2 History o 2.[8] .

which was taken from a fruit name that had a bitter taste in that timberland (maja is the fruit name and pahit means bitter). had usurped and killed Kertanagara. Kertanegara's son-in-law. refused to pay the tribute. the last ruler of Singhasari. in 1293. Arya Wiraraja. Kertanegara. the Adipati (Duke) of Kediri.000 ships to Java. Once . Kublai Khan. After defeating the Melayu Kingdom[13] in Sumatra in 1290. Originally located at Candi Simping. After being pardoned by Jayakatwang with the aid of Madura's regent. challenged Singhasari by sending emissaries demanding tribute. Wijaya allied himself with the army to fight against Jayakatwang. a vassal state of Singhasari. indicate the Majapahit capital was much larger than previously believed after some artifacts were uncovered. the Great Khan of the Mongol Empire and the Emperor of the Mongol Yuan Dynasty. Kublai Khan sent a massive expedition of 1. It was the mortuary deified portrayal of Kertarajasa. Jayakatwang. He then opened that vast timberland and built a new village there. was given the land of Tarik timberland. Raden Wijaya. When the Mongolian Yuan army sent by Kublai Khan arrived.[12] History Formation The statue of Harihara.Ming Dynasty admiral Zheng He visited Majapahit. insulted the Mongol envoy and challenged the Khan instead. Singhasari became the most powerful kingdom in the region. Zheng He's translator Ma Huan wrote a detailed description about Majapahit and where the king of Java lived. As the response. The village was named Majapahit. Blitar and the statue is now preserved at the National Museum of Indonesia. the god combination of Shiva and Vishnu. By that time.[11] New findings in April 2011.

and then sentenced to death. the Italian Friar Odoric of Pordenone visited Majapahit court in Java.Jayakatwang was destroyed. Rajapatni appointed her daughter. Jayanegara was murdered by his doctor. Sora. It was suspected that the mahapati (equal with prime minister) Halayudha set the conspiracy to overthrow all of the king's opponents. Gayatri Rajapatni. to gain the highest position in the government. It was also their last chance to catch the monsoon winds home. In 1293. and Nambi rebelled against him. revealing his plan to expand Majapahit realm and building an empire. Hayam Wuruk. the Majapahit kingdom grew much larger and became famous in the area. According to tradition. During Tribhuwana‘s rule. Tribhuwana ruled Majapahit until the death of her mother in 1350. Tribhuwana appointed Gajah Mada as the Prime Minister in 1336. Raden Wijaya founded a stronghold with the capital Majapahit. Golden age . following the death of the last rebel. they would have had to wait for another six months on a hostile island. Approximately during Jayanegara's reign. However. Raden Wijaya forced his allies to withdraw from Java by launching a surprise attack. She abdicated the throne in favour of her son. Tribhuwana Wijayatunggadewi. His stepmother. Some of Kertarajasa's most trusted men. In 1328. as the queen of Majapahit under Rajapatni's auspices. The exact date used as the birth of the Majapahit kingdom is the day of his coronation. or "weak villain". One of his sinful acts was his desire on taking his own stepsisters as wives.[14] Wijaya himself died in 1309.[14] Yuan's army had to withdraw in confusion as they were in hostile territory. Tanca. Wijaya's son and successor. During his inauguration Gajah Mada declared his Sumpah Palapa. Halayudha was captured and jailed for his tricks. though unsuccessfully. Jayanegara was notorious for immorality. or known in her formal name as Tribhuwannottungadewi Jayawishnuwardhani. but Rajapatni retired from court to become a Bhikkhuni. The new kingdom faced challenges. which equates to November 10. 1293. including Ranggalawe. otherwise. He was entitled Kala Gemet. was supposed to replace him. the 15th of Kartika month in the year 1215 using the Javanese çaka calendar. During his coronation he was given formal name Kertarajasa Jayawardhana.

Majapahit attained its peak with the help of prime minister. Collection of Trowulan Museum. Hayam Wuruk. . Gajah Mada. ruled Majapahit in 1350–1389. Under Gajah Mada's command (1313–1364). During this period. The terracotta portrait of Gajah Mada.The graceful Bidadari Majapahit. Majapahit conquered more territories and become the regional power. golden celestial apsara in Majapahit style perfectly describes Majapahit as "the golden age" of the archipelago. also known as Rajasanagara.

In 1357 the Sunda king and his royal family came to Majapahit. known for his conquest in Minangkabau. Malay Peninsula. the outer states were most likely to have been connected mainly by trade connections. The Nagarakertagama. and even sent missions to China.[4] Although the Majapahit rulers extended their power over other islands and destroyed neighboring kingdoms. Gajah Mada's other renowned general was Adityawarman[citation needed]. Maluku. Next to launching naval and military expeditions. About the time Majapahit was founded. Majapahit's direct administration did not extend beyond east Java and Bali.[15] The Sundanese took this proposal as an alliance agreement. southern Burma. Hayam Wuruk decided.[19] Geographical and economic constraints suggest that rather than a regular centralised authority. Nusa Tenggara islands. However Gajah Mada saw this event as an opportunity to demand Sunda's submission to Majapahit overlordship. and some parts of Philippines islands as under Majapahit realm of power. New Guinea. the royal family were overwhelmed and decimated.It is considered as a commercial trading empire in the civilization of Asia. The poet describes Majapahit as the centre of a huge mandala extending from New Guinea and Maluku to Sumatra and Malay Peninsula. It may have had limited or entirely notional influence over some of the tributary states in included Sumatra. a few years after Gajah Mada's death. Borneo. written in 1365 depict a sophisticated court with refined taste in art and literature. This source mentioned of Majapahit expansions has marked the greatest extent of Majapahit empire. Cambodia. The nature of the Majapahit empire and its extent is subject to debate.[4] contributing to the end of the Srivijayan kingdom. The skirmish between the Sunda royal family and the Majapahit troops on Bubat square were unevitable. which was probably a royal monopoly. to accompany and marry his daughter with Hayam Wuruk. Despite the courageous resistance.[16] Tradition mentioned that the heartbroken Princess committed suicide to defend the honour of her country.[4] It also claimed relationships with Champa. however it was never mentioned in Nagarakretagama. and Vietnam. the expansion of Majapahit Empire also involved diplomacy and alliance.According to the book of Nagarakertagama pupuh (canto) XIII and XIV mentioned several states in Sumatra. their focus seems to have been on controlling and gaining a larger share of the commercial trade that passed through the archipelago. .[18] In 1377. to take princess Citra Rashmi (Pitaloka) of neighboring Sunda Kingdom as his consort. the Malay Peninsula. Muslim traders and proselytizers began entering the area. Almost whole of the Sundanese royal party were viciously massacred. Sulawesi. and a complex system of religious rituals. probably for political reasons.This empire also serve as one of the most influential empires in the Indonesian history. Majapahit sent a punitive naval attack against a rebellion in Palembang. Kalimantan and eastern Indonesia over which of authority was claimed in the Nagarakertagama. Siam.[17] The Battle of Bubat or Pasunda Bubat tragedy become the main theme of Kidung Sunda. also mentioned in Carita Parahyangan and Pararaton. Local traditions in many parts of Indonesia retain accounts in more or less legendary form from 14th-century Majapahit's power. but challenges to Majapahit's claim to overlordship in outer islands drew forceful responses.

Majapahit's . By 1430 Zheng He's expeditions has established Muslim Chinese and Arab communities in northern ports of Java such as in Semarang. Ranawijaya ruled from 1474 to 1519 with the formal name Girindrawardhana. The model of Majapahit ship display in Muzium Negara. Suhita died and was succeeded by Kertawijaya. During the reign of Wikramawardhana. who also claimed the throne. Prince Wikramawardhana. is thought to have occurred from 1405 to 1406. Bhre Pamotan became a king with formal name Rajasawardhana and ruled at Kahuripan. the series of Ming armada naval expeditions led by Zheng He. In 1478 he defeated Kertabhumi and reunited Majapahit as one Kingdom. Hayam Wuruk was succeeded by the crown princess Kusumawardhani. She was the second child of Wikramawardhana by a concubine who was the daughter of Wirabhumi. a Muslim Chinese admiral. Majapahit power entered a period of decline with conflict over succession. son of Kertawijaya. Wikramawardhana ruled to 1426 and was succeeded by his daughter Suhita. Nevertheless.[8] of which Wikramawardhana was victorious and Wirabhumi was caught and decapitated. crown prince Wirabhumi. In western part of the crumbling empire. A civil war. Hayam Wuruk also had a son from his previous marriage. arrived in Java for several times spanned the period from 1405 to 1433. Several other former Majapahit vassals and colonies began to released themself from Majapahit domination and suzerainty. Singhawikramawardhana moved the Kingdom‘s capital further inland to Daha (the former capital of Kediri kingdom) and continued his rule until he was succeeded by his son Ranawijaya in 1474. who ruled from 1426 to 1447. He died in 1466 and was succeeded by Singhawikramawardhana. The civil war has weakened Majapahit grip on its outer vassals and colonies. After Kertawijaya died. He died in 1453. In 1447. called Paregreg. Majapahit found itself unable to control the rising power of the Sultanate of Malacca that in the mid-15th century began to gain effective control of Malacca strait and expands its influence to Sumatra. He ruled until 1451. Kuala Lumpur. came to power 1456. and Ampel. Demak. who married a relative. A three-year kingless period was possibly the result of a succession crisis. her brother.Decline Following Hayam Wuruk's death in 1389. Girisawardhana. Tuban. thus Islam began to gain foothold on Java's northern coast. In 1468 Prince Kertabhumi rebelled against Singhawikramawardhana promoting himself king of Majapahit.

Demak established itself as the regional power and the first Islamic sultanate in Java. Another argument supports Demak as the successor of Majapahit. priests.power had declined through these dynastic conflicts and the growing power of the north-coastal kingdoms in Java. kerta = 4. Dates for the end of the Majapahit Empire range from 1478 (that is. 1400 Saka. the ends of centuries being considered a time when changes of dynasty or courts normally ended[20]) to 1527. The refugees probably fled to avoid Demak retribution for their support for Ranawijaya against Kertabhumi.[23] Demak under the leadership of Raden (later crowned as Sultan) Patah (Arabic name: Fatah) was acknowledged as the legitimate successor of Majapahit. A small enclave of Hindu communities still remain in Tengger mountain range. Culture. bumi = 1). the source of Patah's legitimacy was because their first sultan. Gradually Hindu communities began to retreat to mountain ranges in East Java and also to neighboring island of Bali. Raden Patah. and members of the royalty moved east to the island of Bali. After the fall of Majapahit. the Hindu kingdoms in Java only remained in Blambangan on eastern edge and Pajajaran in western part. as Demak was the former Majapahit vassal and located near the former Majapahit realm in Eastern Java. artisans. the Muslim emerging forces finally defeated the remnants of the Majapahit kingdom in the early 16th century. According to Babad Tanah Jawi and Demak tradition. Ranawijaya claimed that he already defeat Kertabhumi [21] and move capital to Daha. The battle was won by Demak in 1527. ilang = 0. art and architecture . With the fall of Daha crushed by Demak in 1527. According Jiyu and Petak inscription. the rising Demak sultanate was easily accepted as the nominal regional ruler. This event to led the war between Sultanate of Demak and Daha. was the son of Majapahit king Brawijaya V with a Chinese concubine. since Demak ruler was the descendants of Kertabhumi. The year is marked among Javanese today with candrasengkala "sirna ilang kertaning bumi" (the wealth of earth disappeared and diminished) (sirna = 0.[22] A large number of courtiers.

and the outer dependencies which enjoyed substantial internal autonomy. Jabung in Probolinggo. Although brick had been used in the candi of Indonesia's classical age.[24] The capital (Trowulan) was grand and known for its great annual festivities. The roofs were like maidens with flowers arranged in their hair. the areas of east Java and Bali which were directly administered by officials appointed by the king. Some of the temples are dated from earlier period but renovated and expanded during Majapahit era. none lack pillars. the largest temple in East Java dated back to Kediri era.Wringin Lawang. delighting those who saw them". bearing fine carvings and coloured" [Within the wall compounds] "there were elegant pavilions roofed with aren fibre.[25] Making use of a vine sap and palm sugar mortar. and Surawana temple near Kediri. such as Penataran. . it was Majapahit architects of the 14th and 15th centuries who mastered it. The petals of the katangga were sprinkled over the roofs for they had fallen in the wind. their temples had a strong geometric quality. Shaivism. East Java. Pari in Sidoarjo. and the king was regarded as the incarnation of the three. Buddhism. Located at Trowulan. Majapahit's territories were roughly divided into three types: the palace and its vicinity. Probolinggo. The main event of the administrative calendar took place on the first day of the month of Caitra (March–April) when representatives from all territories paying tax or tribute to Majapahit came to the capital to pay court. like the scene in a painting. Believed to be the entrance of an important compound in Majapahit capital. but there were certainly Muslim courtiers by this time. the 15. dated from Majapahit period. — Description of the Majapahit capital from the Old Javanese epic poem Nagarakertagama. The Nagarakertagama does not mention Islam..[4] Jabung temple near Paiton.5 meter tall red brick split gate. The example of Majapahit temples are Brahu temple in Trowulan. and Vaishnavism were all practiced. "Of all the buildings..

between 1318–1330. all the way across Calcutta. and also split gate of candi bentar. Madras. The candi bentar took shape of typical Majapahit temple structure — consists of three parts. and Banjarmasin in Borneo. and Srilanka. even the roof were gilded with gold. he visited several places in today's Indonesia: Sumatra. He said that king of Java ruled over seven other kings (vassals). The stairs and palace interior were coated with gold and silver. grand. The example of kori agung or paduraksa style gate is the elegant Bajang Ratu gate richly decorated with Kala demon. piggy banks. This type of split gate has no doors and provides no real defensive purpose but narrowing the passage. and is the second best of all island that exist. For it is very great.[26] The first European record about Majapahit came from the travel log of the Italian Mattiussi. China. He was sent by the Pope to launch a misson into the Asian interiors. [Yet] his island is populous. He also mentioned that in this island was found a lot of clove. In his book he mentioned that he visited Java without explaining the exact place he had visited.. Now the Great Khan of China many a time engaged in war with this king. body and tall roof — evenly split into two mirroring structures to make a passage in the center for people to walk through. a Franciscan monk. and even the roof were gilded. such as tall and slender roofed red brick gate commonly called as kori agung or paduraksa. He returned to Italy by land through Vietnam.. nutmeg and many other spices. before entering the next compound through tall roof paduraksa gate with enclosed door. The large split gate of Wringin Lawang located at Jatipasar. East Java. Mojokerto. but this king always vanquished and get the better of him. cyclops and also the bas-relief telling the story of Sri Tanjung. before visiting Java and Banjarmasin. foot. Some of typical architectural style are believed to be developed during Majapahit era. is one of the oldest and the largest surviving candi bentar dated from Majapahit era.This temple was identified in Nagarakretagama as Palah temple and reported being visited by King Hayam Wuruk during his royal tour across East Java. to pipes and roof tiles. He also recorded that the kings of the Mongol has repeatedly tried to attack Java. He mentioned that the King of Java had an impressive. architectural ornaments. In 1318 he departed from Padua. but always ended up in failure and managed to be . Significant numbers of terracotta artifacts were discovered in Trowulan. The artifacts ranges from human and animal figurines. water containers. Those typical Majapahit architectural style has deeply influenced the Javanese and Balinese architecture of later period.. He then headed to Nicobar island all the way to Sumatra.. The king of this island has a palace which is truly marvelous. It was probably only serve the ceremonial and aesthetic purpose. all the way through the silkroad to Europe in 1330. The Majapahit Terracotta art also flourished in this period. ". and luxurious palace. to create the sense of grandeur.. Java..the King [of Java] has subject to himself seven crowned kings. crossed the Black Sea into Persia. In his book: "Travels of Friar Odoric of Pordenone". cubeb." — Description of Majapahit by Mattiussi (Friar Odoric of Pordenone). Trowulan. the stairs and palace interior were coated with gold and silver.

quite similar to Mesoamerican pyramids. the proportion of the population earning an income from nonagrarian pursuits seems to have become even greater during the Majapahit era. Unlike previous Majapahit temples that demonstrate typical Hindu architecture of high-rise towering structure. The stepped pyramid structure called Punden Berundak (stepped mounds) is a common megalithic structure during Indonesian prehistoric era before the adoption of Hindu-Buddhist culture. About 10. the shape of these temples are step pyramid. Economy Majapahit Terracotta Piggy Bank. Jakarta) Taxes and fines were paid in cash. Javanese economy had been partly monetised since the late 8th century.sent back to the mainland.[24] Some idea of scale of the internal economy can be gathered from scattered data in inscriptions. Although many of these occupations had existed in earlier times. . The Canggu inscriptions dated 1358 mentions 78 ferry crossings in the country (mandala Java). using gold and silver coins. in the reign of Majapahit's first king. the art and architecture of Majapahit witnessed the revival of indigenous native Austronesian megalithic architectural elements. In later period near the fall of Majapahit. The Javanese kingdom mentioned in this record is Majapahit. and the time of his visit is between 1318–1330 during the reign of Jayanegara. ranging from gold and silver smiths to drink vendors and butchers. This was a role for which gold and silver are not well suited.388 ancient Chinese coins weighing about 40 kg were even unearthed from the backyard of a local commoner in Sidoarjo in November 2008. such as Sukuh and Cetho temples on western slopes of Mount Lawu. 14th–15th century Trowulan. (Collection of National Museum of Indonesia. East Java. Indonesian Ancient Relics Conservation Bureau (BP3) of East Java verified that those coins dated as early as Majapahit era.[27] The reason for using foreign currency is not given in any source. but most scholars assume it was due to the increasing complexity of Javanese economy and a desire for a currency system that used much smaller denominations suitable for use in everyday market transactions. an important change took place: the indigenous coinage was completely replaced by imported Chinese copper cash.[24] Majapahit inscriptions mention a large number of occupational specialities. In about the year 1300.

Siamese. some with government assistance. including Indians. A special tax was levied against some foreigners. the northeast lowlands of Java were suitable for rice cultivation. and as the spices passed through Java they would have provided an important source of income for Majapahit. Firstly. possibly those who had taken up semi-permanent residence in Java and conducted some type of enterprise other than foreign trade. Majapahit's ports on the north coast were probably significant stations along the route to obtain the spices of Maluku.[24] The Nagarakertagama states that the fame ruler of Wilwatikta (a synonym for Majapahit) attracted foreign merchants from far and wide. Eastern Java. and during Majapahit's prime numerous irrigation projects were undertaken. Secondly. Khmers. San Francisco) .The great prosperity of Majapahit was probably due to two factors. Administration Pair of door guardians from a temple. and Chinese among others. 14th century (Museum of Asian Art.

During the reign of Hayam Wuruk. the officials of laws. Among the Dharmmadhyaksa officials there is Dharmmadhyaksa ring Kasewan (State's highest Hindu Shivaist priest) and Dharmmadhyaksa ring Kasogatan (State's highest Buddhist priest). the officials concerning religious affairs Within the ministers of Rakryan Mantri ri Pakira-kiran there is the most important and the highest minister titled Rakryan Mapatih or Patih Hamangkubhumi. The king holds the highest political authority and legitimacy. mother of Hayam Wuruk. Bureaucracy officials During his daily administration. as the chakravartin he is considered as the universal ruler and believed to be the living god on earth. usually reserved for the king's heir Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. Territorial division . The royal order or edict usually transmitted from the king to the high officials well to their subordinates. the king is assisted by bureaucratic state officials that also included the close relatives of the kings that hold certain esteemed titles. The officials in Majapahit courts are:     Rakryan Mahamantri Katrini. the board of ministers that conduct the daily administration Dharmmadhyaksa. state laws as well as religious laws Dharmma-upapatti. queen of Majapahit.[28] The king is the paramount ruler. Majapahit employed a well-organized bureaucratic structure for administrative purposes. and together with king. they determine the important state policies.The statue of Parvati as mortuary deified portrayal of Tribhuwanottunggadewi. including war or peace. The hierarchy and structure relatively remain intact and unchanged throughout Majapahit history. There is also the board of advisors consist of the elders within royal family called Bhattara Saptaprabhu. both are the religious laws authorities of each dharmic faiths. This position is analogous to prime minister.

6. Usually this position reserved for the close relatives of the king. This title is the highest position below the monarch and similar to duke or duchess. Bhumi: the kingdom. at Trowulan. Wanua: the village. Watek: the regency. administered by thani. administered by king's close relatives: Provinces Kahuripan (or Janggala. send annual tributes to the capital. today Surabaya) Daha (former capital of Kediri) Tumapel (former capital of Singhasari) Wengker (today Ponorogo) Matahun (today Bojonegoro) Wirabhumi (Blambangan) Paguhan Titles Bhre Kahuripan Bhre Daha Bhre Tumapel Bhre Wengker Bhre Matahun Rulers Relation to the King Tribhuwanatunggadewi queen mother Rajadewi Maharajasa Kertawardhana Wijayarajasa aunt and also mother in-law father uncle and also father in-law husband of the duchess of Lasem. ruled by the rajya (governor).The elegant 16. administered by lurah. Kabuyutan: the hamlet or sanctuary place. collect taxes. or natha (lord). This region is ruled by provincial kings called Paduka Bhattara with the title Bhre. During its formation. echoed the grandeur of Majapahit. administered by wiyasa. and manage the defenses of their borders.5 metres tall Bajang Ratu gate. Majapahit traditional realm only consists of lesser vassal kingdoms (provinces) in eastern and central Java. Their duty is to administer their own provinces. Kuwu: the district. 4. Nagara: the province. 5. king's cousin son brother in-law Rajasawardhana Bhre Bhre Wirabhumi1 Wirabhumi Bhre Paguhan Singhawardhana . ruled by the king 2. During the reign of Hayam Wuruk (1350 to 1389) there were 12 provinces of Majapahit. or bhre (prince or duke) 3. Majapahit recognize the hierarchy classifications of lands within its realm: 1.

Borneo. the couple become the heir. Mancanegara. areas which do not reflect Javanese culture. that might foster alliance or intermarried with the Majapahit royal family. These areas are directly influenced by Javanese culture. areas surrounding Negara Agung. Bali. as well as Dharmasraya. This includes the capital city and the surrounding areas where the king effectively exercises his government. . Majapahit stationed their officials and officers in these places and regulate their foreign trade activities and collect taxes. the core kingdom. Sulawesi. They enjoyed substantial autonomy and internal freedom. yet they enjoyed substantial internal autonomy. Madura. and obliged to pay annual tributes. and Majapahit did not necessarily station their officials or military officers here. and Malay peninsula. Lampung and Palembang in Sumatra. Nusantara. When Majapahit entered the thalassocratic imperial phase during the administration of Gajah Mada. This area covered the eastern half of Java. The traditional or initial area of Majapahit during its formation before entering the imperial phase. but are included as colonies and they had to pay annual tribute. with all its provinces ruled by the Bhres (dukes). as the result the new larger territorial concept was defined:    Negara Agung. any challenges on Majapahit oversight might draw severe response. the king's niece. the real name is unknown and he referred as Bhre Wirabhumi in Pararaton. the king's close relatives. 2 Kusumawardhani (king's daughter) married to Wikramawardhana (king's nephew). or the Grand State. Pagaruyung. This includes the rest of Java island. Lesser Sunda Islands. several overseas vassal states were included within the Majapahit sphere of influence. These areas such as the vassal kingdoms and colonies in Maluku. However these areas usually possess their own native rulers or kings. however. He married to Nagawardhani.Provinces Kabalan Pawanuan Lasem (a coastal town in Central Java) Pajang (today Surakarta) Mataram (today Yogyakarta) 1 Titles Bhre Kabalan Bhre Pawanuan Rulers Kusumawardhani2 Surawardhani Relation to the King daughter niece Bhre Lasem Rajasaduhita Indudewi cousin Bhre Pajang Rajasaduhita Iswari Bhre Mataram Wikramawardhana2 sister nephew Bhre Wirabhumi is actually the title: the Duke of Wirabhumi (Blambangan).

[29] Mitreka Satata can be considered as Majapahit's allies. According to Wingun Pitu inscription (dated 1447) it was mentioned that Majapahit was consist of 14 provinces. According to Nagarakretagama canto 15. modern Surabaya) Keling Kelinggapura    Kembang Jenar Matahun (today Bojonegor o) Pajang (today Surakarta)    Singhapura Tanjungpura Tumapel (former capital of Singhasari)   Wengker (today Ponorogo) Wirabhumi (today Blambanga n) Legacy . In later period. It refer to independent foreign states that is considered as Majapahit's equals. and also Majapahit's neighboring mandalas. was later identified by historians as "mandala" model.[30] The territories belongs within Majapahit Mandala sphere of influence were those categorized as Mancanegara and Nusantara. The same mandala model also applied on previous empires. however Majapahit also recognize the fourth realm that defines its foreign diplomatic relations:  Mitreka Satata. not the subject of Majapahit powers. Kamboja (Cambodia). and it could be composed of numerous other tributary polities without undergoing administrative integration. Dharmmanagari (Nakhon Si Thammarat Kingdom). The term mandala derived from Sanskrit "circle" to explain the typical ancient Southeast Asian polity that was defined by its centre rather than its boundaries. Rajapura and Sinhanagari (kingdoms in Myanmar). that administrated by the ruler titled Bhre. Marutma.All of those three categories were within the sphere of influence of the Majapahit empire. Majapahit's hold on its overseas possessions began to waned.[31] The provinces or vassal areas are:    Daha (former capital of Kediri) Jagaraga Kabalan    Kahuripan (or Janggala. Ayutthaya and Champa. enjoy substantial autonomy and have their own political institution intact without further integration into Majapahit administration. These areas usually have their own indigenous rulers. the foreign states are Syangkayodhyapura (Ayutthaya of Siam). Srivijaya and Angkor. since other foreign kingdoms in China and India was not included in this category. Champa. The model of political formations and power difussion from its core in Majapahit capital city that radiates through its overseas possessions. literary means "partners with common order". and Yawana (Annam). although Majapahit known has conducted foreign relations with these nations.

Several Javanese legends were originated or become popular during Majapahit period. constituting mainly ceremonial recognition of suzerainty. In sum. Bali to Sumbawa. some regional legends mentioning Majapahit kingdom or its general Gajah Mada. Bali. The Panji cycles. Minangkabau. ketoprak and topeng dance drama. from Aceh. demonstrate the typical Majapahit red brick architecture. Majapahit society developed a high degree of sophistication in both commercial and artistic activities. The legend of Minangkabau mentioned an invading foreign prince — associated with Javanese Majapahit kingdom — that being defeated on buffalo fight. Its capital was inhabited by a cosmopolitan population among whom literature and art flourished. Others than Javanese sources. Brunei. Most of them mentioned about the incoming Javanese forces to their land. are popular tales in Javanese and Balinese literatures. Palembang. Majapahit was the largest empire ever to form in Southeast Asia. and the epic of Damarwulan. Malay Peninsula.Pura Maospahit ("Majapahit Temple") in Denpasar. the tale of Sri Tanjung. . while the tale of Sri Tanjung and the epic of Damarwulan took place during Majapahit period.[24] Although its political power beyond the core area in east Java was diffuse. and often become the source of inspiration for wayang shadow puppet performance. Sunda.[24] Numbers of local legends and folklores in the region had mentioned about the Majapahit kingdom. The Majapahit style minaret of Kudus Mosque. These tales has remain a popular theme in Javanese culture of later period during Mataram Sultanate. The tales of Panji was dated from older period during Kediri kingdom. also can be found. which was probably a local testament of the empire's expansive nature that once dominating the archipelago.

the kori or paduraksa towering red brick gate. For Indonesians in later centuries. dancedrama and artforms. rich and festive Balinese culture is considered as one of Majapahit legacy. religious rituals. and Mataram sought to establish their legitimacy in relation to the Majapahit. Bali is credited as the last stronghold to safeguard and preserved the ancient Hindu Javanese civilization. and native daggers similar to it. the Majapahit expansion is believed to be responsible for the widespread use of the keris dagger in Southeast Asia. architecture. The descriptions of the architecture of the capital's pavilions (pendopo) in the Nagarakertagama invoke the Javanese Kraton also the Balinese temples and palace compounds of today. The red brick Candi Bentar split gate of Keraton Kasepuhan in Cirebon reveal Majapahit architectural influences. artisans and priests has took refuge either in the interior mountainous region of East Java or across the narrow strait to Bali. many Majapahit nobles. Pajang. literature. predate Majapahit. Southern Thailand. from Java. that led to popular expression. Raden . Brunei. as evidence in Menara Kudus Mosque. Majapahit became a symbol of past greatness. nevertheless the empire expansion contributed to its popularity and diffussion in the region. Sumatra. were being well-kept in royal libraries of Bali and Lombok. The Majapahit architectural style that often employs terracotta and red brick had heavily influenced the architecture of Java and Bali in the later period. The Majapahit Hindu-Javanese culture has shaped the culture of Bali. The Javanese Hindu civilization since the era of Airlangga to the era of Majapahit kings has profoundly influenced and shaped the Balinese culture and history.[33] The Demak claimed a line of succession through Kertabumi. The Islamic sultanates of Demak. Yet in return. Keraton Kasepuhan and Sunyaragi park in Cirebon. Large numbers of Majapahit manuscripts. Bali. Malaysia. Sutasoma. such as Nagarakretagama. Mataram Sultanate royal cemetery in Kota Gede. "without Java there is no Bali". as its founder. Yogyakarta. and also pendopo pavilion has become ubiquitous in Javanese and Balinese architectural features.Majapahit had a momentous and lasting influence on Indonesian architecture. In weaponry.[32] The ancient links and Majapahit legacy is observable in many ways. Although it has been suggested that the keris. The Majapahit style candi bentar split gate. It is also due to the fact that after the fall of the empire. Pararaton and Tantu Pagelaran. and various palaces and temples in Bali. The aesthetics and style of bas-reliefs in Majapahit East Javanese temples were preserved and copied in Balinese temples. to the Philippines. The vivid. and provides the glimpse and valuable historical records on Majapahit.

a Chinese princess. In its propaganda from the 1920s.[37] It was invoked by Sukarno for nation building and by the New Order as an expression of state expansion and consolidation. has become the source of Indonesian national pride of past greatness. in court chronicles was said to be the son of Kertabumi with Putri Cina. "Bhinneka Tunggal Ika". and is sometimes seen as a precedent for the current political boundaries of the Republic.[34] Central Javanese palaces have traditions and genealogy that attempt to prove links back to the Majapahit royal lines — usually in the form of a grave as a vital link in Java — where legitimacy is enhanced by such a connection.[25] The high reliefs of Gajah Mada and Majapahit history depicted in Monas.Patah. and the Panataran as well as the Sukuh temple dated from the Majapahit era. is a quotation from an Old Javanese poem "Kakawin Sutasoma". The Indonesian national motto. Garuda Pancasila.[35] The Indonesian coat of arms. also derives from Javanese Hindu elements. The Indonesian Navy flag of red and white stripes also has a Majapahit origin. derived from the Majapahit royal color. including those of the early 20th-century Indonesian National Revival. may probably have had such symbolic importance as it was the location of the former Majapahit capital.[4] Many of modern Indonesian national symbols derived from Majapahit Hindu-Buddhist elements.[citation needed] Bali in particular was heavily influenced by Majapahit and the Balinese consider themselves to be the true heirs of the kingdom.[38] Like Majapahit. the Communist Party of Indonesia presented its vision of a classless society as a reincarnation of a romanticized Majapahit. The memory of its greatness remains in Indonesia. Modern Indonesian nationalists. who had been sent away before her son was born. The Indonesian national flag "Sang Merah Putih" ("Red and White") or sometimes called "Dwiwarna" ("The bicolor"). the modern state of Indonesia covers vast territory and is politically centred on Java. .[22] Sultan Agung's conquest of Wirasaba (present day Mojoagung) in 1615 — during that time just a small town without significant strategic and economic value — led by the sultan himself. written by a Majapahit poet. The notable statue of Garuda is the statue of the king Airlangga depicted as Vishnu riding Garuda. Mpu Tantular.[36] The statue and relief of Garuda have been found in many temples in Java such as Prambanan from the ancient Mataram era. have invoked the Majapahit Empire.

Gajah Mada swore that he would not taste any spice as long as he had not succeeded in unifying Nusantara (Indonesian archipelago). The government then argued that the method they were applying were less destructive since digging method were used instead of drilling.[40] List of rulers Genealogy diagram of Rajasa dynasty.Palapa. which started by Sri Ranggah Rajasa. The name was chosen by president Suharto. has been named after Sumpah Palapa. since constructing the park's foundation in Segaran site located in south side of Trowulan Museum will inevitably damage the site itself. During the last half year of 2008. the series of communication satellites owned by Telkom. Ancient bricks which are historically valuable were found scattered on the site. the famous oath taken by Gajah Mada. styled Kertarajasa Jayawardhana (1294–1309) 2. The rulers of Majapahit was the dynastic continuity of the Singhasari kings. in order to prevent further damage caused by home-made brick industries that develop on the surrounding area. the founder of Rajasa dynasty in late 13th century. 1. the Indonesian Minister of Culture and Tourism stated that the Majapahit Park would be built on the site and completed as early as 2009. the royal family of Singhasari and Majapahit. the Indonesian government sponsored a massive exploration on the site that is believed to be the place where the palace of Majapahit once stood. Rulers are highlighted with period of reign.[39] Nevertheless. and the program was started in February 1975. an Indonesian telecommunication company. the project leaves a huge attention to some historians. Jero Wacik. styled Jayanagara (1309–1328) . This ancient oath of unification signifies the Palapa satellite as the modern means to unify the Indonesian archipelago by way of telecommunication. Kalagamet. Raden Wijaya.

styled Sri Rajasanagara (1350–1389) 5. written by Sanusi Pane. Sri Gitarja. or Twilight/Sunset in Majapahit is an historical romance that took place during the fall of Majapahit empire. Wali Songo. Saur Sepuh is based on 15th-century Java. Although it took place in the Majapahit era. Senopati Pamungkas (1986. cultural and current point of view. Pandanalas. Wikramawardhana (1389–1429) 6. styled Brawijaya IV (1466– 1468 or 1478[8]) 12. 5. while commoners are suffering. styled Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328–1350) 4. This novel describes the saga. reprinted in 2003). Interregnum (1453–1456) 10. Tutur Tinular. a common Majapahit citizen. styled Brawijaya III (1456–1466) 11. a radio drama and film by Niki Kosasih. the comic strip serves as witty satire and criticism of modern Indonesian society. or to describe and mention it. a weekly comic strip by Dwi Koendoro published in the Sunday edition of Kompas. Panji Koming (since 1979). The story also involved a romance between the hero named Arya Kamandanu and his Chinese lover Mei Shin. The impact of the Majapahit theme on popular culture can be seen in the following: 1. Sandyakalaning Majapahit (1933). The current Indonesian president is often portrayed as a Majapahit monarch or prime minister. Begun as a popular radio drama program in the late 1980s. royal intrigue. styled Brawijaya V (1468–1478) 13. Kertabumi. Hayam Wuruk. The story took place near the end of the Majapahit era and the formation of Demak. From a political. born Bhre Pamotan. 2. and romance of the . Purwawisesa or Girishawardhana. centered around the story about a fictional hero named Brama Kumbara. a radio drama and film by S Tidjab. 3. social. 6. Tutur Tinular is a martial art historical epic fictional story with the Majapahit era serving as the background of the story. styled Brawijaya I (1447–1451) 8. Kertawijaya. a novel by Arswendo Atmowiloto that is also a martial art-historical epic fiction. It describes the decaying Majapahit empire where royals are fighting each other for power. In several stories the Paregreg war is described. Bhre Wengker. that is to say the civil war of Majapahit between Wikramawardhana and Bhre Wirabhumi. Girindrawardhana.3. Suhita (1429–1447) 7. Rajasawardhana. This part has been made into a single feature film entitled 'Saur Sepuh' as well. the king of Madangkara. the Majapahit empire has inspired many writers and artists (and continues to do so) to create their works based on this era. Singhawikramawardhana. styled Brawijaya VI (1478–1527) Majapahit in popular culture Celebrated as 'the golden era of the archipelago'. a fictional kingdom neighbour of the Pajajaran. the film tells the story of nine Muslim saints ('wali') who spread Islam to Java. styled Brawijaya II (1451–1453) 9. or Suraprabhawa. Saur Sepuh (1987–1991). 4. It took place in the late Singhasari period and formation of Majapahit. Indonesia is described as the 'reincarnation' of the Majapahit empire. telling the everyday life of Panji Koming.

Volume 1. from Angkor Wat to East Timor. ISBN 978-1-57607-770-2. ^ a b c d e f Ricklefs (1991). Vol.2307/2754037. Hall (1956). a comic book series by Jan Mintaraga. ^ Majapahit Overseas Empire. page 19 5. 7. G. 3/4) 38 (3/4): 353–359. JSTOR 2754037. Volume 4. 38. 1968). 29. 6. Puteri Gunung Ledang (2004). vol. Java in the 14th Century. pp. Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory' (The Hague: W. pp. ^ a b c d e Ricklefs (1991). A Study in Cultural History: The Negara-Kertagama by Rakawi Prapanca of Majapahit. This series tells the history of Majapahit from its formation until the decline. Imperium Majapahit. Digital Atlas of Indonesian History 4. whom later becomes the consort of Raden Wijaya. Indonesia: Peoples and Histories.E. 1962). about the fictionalized detailed lifestory of Sundanese Princess Dyah Pitaloka Citraresmi. 3. ^ Prapantja. 29. Resink. p. See also Indonesia portal      Kidung Sunda Osing Tenggerese List of monarchs of Java Srivijaya Notes 1. 9. Rakawi. about fictionalized detail of Gajah Mada's life from Kuti rebellion until Bubat War. ^ Taylor. 8. a commoner named Upasara Wulung and his forbidden love affair with princess Gayatri Rajapatni. Martinus Nijhoff. 822. 1365 AD (The Hague. 2. Jean Gelman (2003). a pentalogy written by Langit Kresna Hariadi.formation of the Majapahit kingdom as well as the adventure of the main character. 21. the first king of Majapahit. Issue 1 – Page 192 7. ISBN 0-300-10518-5. a novel written by Hermawan Aksan. a Majapahit Princess.J. Pacific Affairs (Pacific Affairs. focussed around the Bubat War. 34. ^ The Brunei Museum journal. by Theodore Gauthier Pigeaud. p. and Hang Tuah. ^ D. doi:10. 8. "Problems of Indonesian Historiography". 4. 10.G. Dyah Pitaloka (2007). a Malaccan admiral. Southeast Asia: a historical encyclopedia. trans. No. page 18 . published by Elexmedia Komputindo. a Malaysian epic film based on a traditional Malay legend. Gajah Mada. The novel virtually took the same context and was inspired by Kidung Sundayana. van Hoeve. ^ Keat Gin Ooi (2004). This film recounts the love story between Gusti Putri Retno Dumilah. ABC-CLIO. New Haven and London: Yale University Press.

Paul Michel (2006).Majapahit-Kingdom. 25.V. 37 and 100 21. ^ Y. Bond University Australia. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. The Muslim world : a historical survey. No. Historical Atlas of Indonesia. 448–451. 1) Ansterdam: N. pp. Ricklefs. Singapore 169641: Archipelago Press. Paris: Periplus Editions.com from Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala. 1996.02a00030. "Ritual and Cultural Reproduction in Non-Islamic Java".V.10. ^ Cribb. 69. ^ Ricklefs. 31. ^ JakartaPost: Majapahit capital may be larger than previously believed 13. no.P. 33–34. (1988). 451–456. Berg. ^ Dellios. ^ a b Schoppert.4. ed.H. 29. 32. 1993. doi:10. hal. F.1983. cited in M. Didier (Hardcover edition — August 2003). JSTOR 2050416. American Ethnologist 10 (1983): 665–683. 14. Robert. C. page 40 . Yogyakarta: Penerbit Kanisius. Het rijk van de vijfvoudige Buddha (Verhandelingen der Koninklijke Nederlandse Akademie van Wetenschappen. ISBN 981-3018-26-7. Bertold. 10. pp. Didier (Hardcover edition — August 2003). Part 4. 27. 72. ^ Munoz. Jakarta: PT Gita Karya. ^ MAJAPAHIT : KERAJAAN AGRARIS – MARITIM DI NUSANTARA page 8 30. White Lotus p86 ISBN 9748496-78-4 12. S. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). Vol. 16. ^ Robert W. in the site www. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. Didier Millet. Singapore: Editions Didier Millet. ^ C. pp. 9789004061965. Rosita (2003-01-01). 2005) 15. ^ Ricklefs. Stanford: Stanford University Press. November 2008. 106. Hefner (1983). p. R. 2000 20. ISBN 981-3018-26-7. Afd.. 24. Letterkunde.2307/2050416.R.C Bagley (1981). translated by J.9. ^ Johns. JSTOR 644055. page:100". ^ "Ritual Networks and Royal Power in Majapahit Java. ^ Spuler. Retrieved 2011-12-11.. ^ a b Slamet Muljana. John Miksic. A. ^ Millet. ^ Lonely Planet: History of Bali 33. ISBN 962-593-232-1. 26. 22. Sejarah Peradaban Manusia: Zaman Majapahit. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). 17. 24. (November 1964). Menuju Puncak Kemegahan (LKIS. "The Role of Structural Organisation and Myth in Javanese Historiography". Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2. 1300. ^ Nastiti. Titi Surti. 2nd ed. Damais. Prasasti Majapahit. ISBN 981-4155-67-5. 5th reprint edition in 1988). ISBN 90-04-06196-7. pages 18 and 311 11. Java Style. editor: John Miksic. 107. 1962. Soeroso M. A History of Modern Indonesia Since c. ^ "Uang Kuno Temuan Rohimin Peninggalan Majapahit".. Friday. ed. 19. P. vol. Brill Archive. Soekmono. The Journal of Asian Studies (The Journal of Asian Studies. "Mandala: from sacred origins to sovereign affairs in traditional Southeast Asia". ^ Drs. Singapore 169641: Archipelago Press. 28. Indonesian Heritage Series: Ancient History. 22 June 2007.1525/ae. 252. doi:10. Persee. ^ a b c d e f Millet. (1997). University of Hawai'i Press. 36–37 23. Indonesian Heritage Series: Ancient History.C. (1973. pp. 1) 24 (1): 91–99.G Mills. p. 13. 18.. Retrieved 2010-07-14. ^ Ma Huan Ying-yai Sheng-lan. Achadiati S. 2nd ed. pp. hal. 279. ^ a b Ricklefs.

masterpiece of Mpu Tantular. November 4. pp. page 174 38. References  M. 2nd ed. ^ "Situs Majapahit Dirusak Pemerintah". 39.34. Theodore. 1300. Antara (in Indonesian) 36. 2008. ^ Friend. ^ "Taman Majapahit Dibangun di Trowulan". page 43 35. 19.C. A History of Modern Indonesia Since c. Massachusetts and London: Belknap Press. ^ Hindu Civilizations of Austronesia and Southeast Asia 37.org an National History Website View page ratings Rate this page What's this? Trustworthy Objective Complete Well-written I am highly knowledgeable about this topic (optional) Categories:          Former monarchies Former countries in Southeast Asia States and territories established in 1293 States and territories disestablished in 1527 1527 disestablishments Indianized kingdoms Historical Hindu empires Pre-colonial States of Indonesia 1293 establishments . ^ Ricklefs. ISBN 0-674-01137-6. 1991 External links Wikimedia Commons has media related to: Majapahit     A Short History of Majapahit Memoirs of Majapahit Kingdom A brief history of Majapahit A Complete Transcription of Majapahit Royal Manuscript of Nagarakertagama from SejarahNasional. 2009. ^ Ricklefs. ^ Bhinneka Tunggal Ika. Cambridge. January 5. Indonesian Destinies. 40. Harvard University Press. Ricklefs. Stanford: Stanford University Press.

     Former countries in Malaysian history Former countries in Philippine history Majapahit Former empires of Asia Former countries in Indonesian history Navigation menu        Create account Log in Article Talk Read Edit View history       Main page Contents Featured content Current events Random article Donate to Wikipedia Interaction      Help About Wikipedia Community portal Recent changes Contact Wikipedia Toolbox Print/export Languages     ไทย ‫ال عرب ية‬ Basa Banyumasan Česky .

Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389) yang didampingi oleh Patih Gadjah Mada (1331-1364). Kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License. Contact us    KERAJAAN MAJAPAHIT Kerajaan Majapahit adalah nama sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur. additional terms may apply.                            Deutsch Español Français 한국어 हिन्दी Bahasa Indonesia Italiano ‫עברית‬ Basa Jawa ქართული Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands 日本語 Norsk (bokm l) Polski Português Русский संस्कृ तम् Suomi Svenska Tagalog Українська Tiếng Việt 中文 This page was last modified on 26 January 2013 at 17:55. Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation. See Terms of Use for details. Inc. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293. a non-profit organization.. .

Raden Wijaya beserta pengikutnya diizinkan untuk membabat hutan Tarik (sekarang menjadi Desa Trowulan. Raja Jayakatwang sangat menghormati Arya Wiraraja sehingga Raden Wijaya diampuni. Raja Kertanegara beserta petinggi kerajaan lainnya tewas dalam penyerangan tersebut. Setelah Raja Kertanegara gugur dalam peristiwa penyerangan Raja Jayakatwang (Raja Kediri). Disinilah kemudian berdiri pusat Kerajaan Majapahit. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijava untuk membalas dendam kepada Raja Jayakatwang. Setelah mendapat pengampunan dari Raja Jayakatwang.  Para Penguasa Majapahit Raden Wijaya : (1309) Jayanegara : (1309-1328) Tribhuwanatunggaldewi : (1328-1350) Hayam Wuruk : (1350-1389) Wikramawardhana : (1389-1429) Suhita : (1429-1447) Kertawijaya : (1447-1451) Rajasawardhana : (1451-1453) Bhre Wengker : (1456-1466) Singhawikramawardhana : (1466-1468)  . Mereka tidak mengetahui bahwa Singasari telah hancur. Raden Wijaya (menantu Raja Kertanegara) segera melarikan diri ke Sumenep.  Kertarajasa Jayawardhana  Pada 1293 pasukan Kubilai Khan dari Cina datang dengan tujuan untuk menghancurkan Kerajaan Singasari. berakhirlah riwayat Kerajaan Singasari. penguasa Sumenep. dan mendapat perlindungan dari Arya Wiraraja. Madura. Jawa Timur) untuk dijadikan desa.

Siam. dan Kuti selama masa pemerintahan Jayanegara (1309-1328).   LIHAT JUGA Singasari. Pasukan Kubilai Khan kembali ke pelabuhan.   Wilayah Kekuasaan Wilayah kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Jawa (kecuali tanah Sunda). dan India berdatangan. Setelah masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Kerajaan Gajah Mada Kediri. Pada 1522. Selain itu.  . Sora. dan Indonesia bagian timur hingga Irian Jaya. Kerajaan Majapahit hancur akibat terjadinya perang saudara. Semenanjung Malaya. Banyak orang asing seperti Cina. Sumatera. Pada masa inilah Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. sebagian besar P. Kerajaan  Atas: Candi Bajangratu. Perluasan wilayah ini dicapai berkat politik ekspansi yang dilakukan oleh Patih Mangkubumi Gadjah Mada. Kerajaan Kediri hancur dan Raja Jayakatwang terbunuh. Pemberontakan tersebut antara lain ialah pemberontakan Ranggalawe. Pada masa itu rakyatnya sejahtera.000 orang. serta pemberontakan Sadeng dan Keta pada masa Tribhuwanatunggadewi (1328-1350). Kalimantan. kewibawaan Kerajaan Majapahit baik ke dalam maupun keluar kerajaan sangat kuat. faktor yang juga mempengaruhi runtuhnya Kerajaan Majapahit ialah munculnya Kerajaan Malaka dan berkembangnya kebudayaan Islam. << Kiri atas: Candi Panataran merupakan candi terbesar dan paling penting bagi umat Hindu di Jawa Timur yang dibangun pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit.   Keruntuhan Majapahit Sepeninggal Raden Wijaya.  TAHUKAH KAMU Pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk.Kertabhumi : (1468-1478) Ranawijaya/Girindrawardhana : (1478-?) Pasukan Raden Wijaya bekerjasama dengan Kubilai Khan yang berjumlah sekitar 20. Kerajaan Majapahit dilanda beberapa pemberontakan. Pemberontakan baru dapat berakhir pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk (1350-1389). namun di tengah perjalanan pasukan Raden Wijaya dengan bantuan pasukan Singasari dari Sumatera menyerang pasukan tersebut. salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit. Pasukan Kubilai Khan segera pergi dari tanah Jawa dan Raden Wijaya menjadi raja dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. pamor Kerajaan Majapahit semakin menurun. Dalam waktu singkat.

ada perselisihan dan permusuhan dengan berbagai versinya. tempat pemandian kerabat raja Majapahit. TAHUKAH KAMU Nama Majapahit diduga berasal dari nama pohon Maja karena pada masa itu hutan Tarik banyak ditumbuhi pohon Maja. hasilnya hampir serentak semua link url atau situs web mengatakan hal sama yaitu ada perang Bubat. Dugaan ini berdasarkan Kitab Pararaton. Abdul. Halaman 123. terjadi perselisishan alias permusuhan. Kenyataannya semua hasil mengatakan hal yang sama. Persahabatan raja Majapahit Hayam Wuruk dengan raja Sunda Lingga Buana dan lain sebagainya. 1. dan lain sebagainya yang mengarah ke perang Bubat. 2005. Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda KEBOHONGAN SEJARAH PERSETRUAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA Pembuktian Analisa Kitab Neraga Kertagama dan Kitab Negara Kertabhumi Created by Ejang Hadian Ridwan Suatu proses pencarian yang teramat sulit juga. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . dengan kata lain tidak bersahabat. Persahabatan kerajaan Sunda dan Majapahit masa Gajah Mada dan Hayam Wuruk. Perang antara Majapahit dan Sunda. Jilid 6. Berulangkali searching dengan menggunakan keywords bermacam-macam seperti: persahabatan kerajaan Majapahit dan Sunda. dan Kidung Harsa Wijayayang menceritakan berdirinya Kerajaan Majapahit. Tetapi kalau dimasukan keywords seperti : Perang Bubat.   Atas : Relief di Candi Panataran ini menceritakan seseorang yang dieksekusi dengan menggunakan keris. << Kiri bawah: Candi Tikus. Artikel-artikel sebelumnya dari penulis sudah gembar-gembor mengatakan bahwa . Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.  Sumber : Syukur. Kidung Panji Wijayakrama. mencari sumber yang mampu mengatakan bahwa kerajaan Sunda dan kerajaan Majapahit adalah 2 kerajaan yang bersahabat dan rukun.

Kahwas. Pertanyaan selanjutnya adalah kalau memang tidak terjadi hal-hal seperti itu.Pun ikut juga disebut Daerah Kandis. Prasasti-prasati yang ditemukan. Kadandangan. hampir semuanya tidak bisa meberikan informasi tentang hal itu. yang akhirnya terjadi pembelokan arah sejarah. Setelah dipelajari seksama dari hasil terjemahan kitab Negara Kertagama. akhirnya didapat petikan sebagai berikut : “Negara-negara di nusantara dengan Daha bagai pemuka. Palembang. terjadinya peristiwa perang Bubat dan Sumpah Palapa. Tunduk menengadah. Tabalung. yang kemudian dipelajari. Sampit. Barune. Rokan. Sambas. Sedu. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. berlindung di bawah kuasa Wilwatikta. lantas pola hubungan seperti apa yang diterapkan antara 2 kerajaan tersebut yaitu kerajaan Majapahit dan kerajaan Sunda. Kota Waringin. Bukti sejarah yang ada adalah untuk perkara ini tiada lain adalah berupa prasastiprasasti dan beberapa kitab yang tingkat kepercayaannya akan kebenarannya masih tinggi. Malano . Berdasarkan barang bukti itulah penyidikan lebih lanjut dapat dilakukan. kalau tidak pernyataan kebohongan sejarah itu tetap tidak kuat. Sumber-sumber utama yaitu kitab Pararaton dan kitab Kidung Sunda yang mengarah kepada kisah Ken Arok. Saludung. Samadang dan Tirem tak terlupakan. Bukti sejarah berikutnya adalah dicoba dengan mempelajari lagi satu kitab yaitu kitab Negara Kertagama. Lawai ikut tersebut. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan. Perang Bubat dan Sumpah Palapa adalah dusta atau kebohongan sejarah. negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri. selalu dalam langkah awalnya adalah mencari barang bukti. yang masa pemerintahan untuk kerajaan Majapahit dipimpin oleh Sri Rajasanagara (Hayam Wuruk versi kitab Pararaton) dengan Maha Patih Gajah Mada? inilah pertanyaan yang harus ada jawaban sebagai korelasinya dan jawaban itu harus ada. Batan. Kalka. Tamihang. Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan. Landa. dengan pihak yang dirugikan adalah bangsa Indonesia. paling dulu Melayu: Jambi. Haru serta Mandailing. Kampar dan Pane Kampe. Solot dan juga Pasir Barito. atau sumber sejarah yang masih relevan. secara sendirinya adalah sumber-sumber yang sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai sumber sejarah. Toba dan Darmasraya. Kitab Negara Kertagama inilah yang menjadi harapan satu-satunya bagi penulis untuk dapat memberikan informasi walaupun tidak gamblang. kebohongan itu memnag terjadi. Sawaku. Lampung dan juga Barus. Penyidikan suatu perkara hukum. Kota Ungga. ikut juga Tanjung Kutei. dianalisa dan dikembangkan. dengan kata lain sumber-sumber itu adalah sumber yang direkayasa demi suatu kepentingan. Siak. Minangkabau.kisah Ken Arok.

menolak ajaran sesat. Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di nusantara. Saimwang. Solot. semua sudah lama terhimpun. Seram. Konon kabarnya para pendeta penganut Sang Sugata dalam perjalanan mengemban perintah Sri Baginda.” Petikan diatas memberkan informasi lengkap tentang negara-negara yang berada dibawah kekuasaan kerajaan Majapahit yang memang mewakili istilah nusantara yang didengung-dengukan itu. tiap musim tertentu mempersembahkan pajak upeti. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Buda. Terdorong keinginan akan menambah kebahagiaan. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. Gurun serta Sukun. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Banggawi. tidak seperti Sumpah Palapa yang tidak mewakili aspek keseluruhan yang dikatakan nusantara. Sumba. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Lagi pula anda (n). Tumasik. Ambon atau pulau Maluku. Kunir. Kelang serta Kedah Jerai. diberikan pendaan cetakan tebal supaya lebih . Muar. Semenjak nusantara menadah perintah Sri Paduka. jika mengemban perintah ke mana juga. Seran. Hutan Kendali sekaligus. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk. dilarang menginjak tanah sebelah barat pulau Jawa. Buton. Galian serta Salayar. Pulau Gurun. bisa jadi juga ini lemparan wacana ke publik dengan tujuan pro kontra mengenai istilah nusantara dengan hanya memakai simbolisasi Sumpah Palapa. Bima. Dilarang mengabaikan urusan negara dan mengejar untung.Berikut Langkasuka. Wanin. begitu pun Darmanagari Marutma. Rajapura begitu juga Singasagari Campa. Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain.memberikan informasi yang harapakan penulis atas pernyataan yang mencurigakan.tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura. Kelantan serta Trengganu Johor. Pahang yang disebut paling dahulu. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. Di Hujung Medini. Bisa jadi Sumpah Palapa itu sendiri adalah bentuk pengkerdilan istilah nusantara itu sendiri. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat. Petikan diatas juga. Paka. pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api. Seyogyanya. Kanjapiniran. yang juga biasa disebut Lombok Merah. Tersebut pula pulau-pulau Makasar. yang akhirnya diharapkan terjadi keraguan terhadap kebesaran istilah nusantara tersebut. Taliwang. Muar. Dungun. harus menegakkan agama Siwa.

jadi tidak lagi harus bersusah-susah melakukan perang. Tetapi negara-negara lain. untuk menjaga keutuhan. persatuan dan kesatuan serta nama baik kerajaan. kewibawaan. Mengapa pula dengan skala waktu yang tidak terlalu lama nusantara bisa terbentuk? Jawabanya adalah teori musuh bersama. menginduk dan mengakui kerajaan Majapahit yang memegang kontrol atas mereka. dan ini ide . untuk mengembangkannya lebih mudah ke arah pemekaran yang lebih luas. bisa secepat itu takluk. Wajar dan memang seharusnya kalau peperangan itu dilakukan. katakanlah dengan beberapa negara besar yang sudah bergabung. kemudian dilanjutkan pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit mulai dari Raden Wijaya sampai Sri Rajasanagara alias Hayam Wuruk (versi kitab Pararaton) adalah masih termasuk kerajaan-kerajaan bawahan. Tiga kerajaan ini nota bene adalah kerajaan-kerajaan yang secara historis atau sejarah pendiriannya mulai kerajaan Tumapel masa pemerintahan Sri Rajasa Sang Amurwabhumi alias Ken Arok (versi kitab Pararaton sampai ke Sri Kertanegara. raja pertama Majapahit menantu dari Sri Kertanegara. perang terbesar adalah dengan kerajaan di Pulau Bali. Tentara Mongol sempat menguasai ibu kota kerajaan. Dalam catatan sejarah resmi. Ketika negara-negara dalam aliansi itu sudah terbentuk. untuk kerajaan Majapahit. hanya teridentifikasi melakukan beberapa kali peperangan. tapi tidak lama berselang bisa diusir kembali oleh pasukan tentara yang dipimpin Raden Wijaya. dengan membentuk aliasi dengan negara-negra lainya. Percobaan invasi pertama. kemudian perang menumpas pemberontakan kerajaan Sadeng dan Keta. apa yang dilakukan oleh kerajaan Majapahit adalah sebagai pencetus atau pelopor ide penggabungan kekuatan.” Merujuk pada keterangan kitab Negara Kertagama itu bahwa banyak negaranegara atau kerajaan-kerajaan lain yang secara otomatis takluk dan berinduk ke kerajaan Majapahit. Ide aliansi inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya nusantara. ketika kerajaan Singhasari atau Tumapel dibawah kendali Jayakatwang yang merebut kekuasaan secara paksa dari penguasa sah Sri Kertanegara. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. setidaknya ada alasan perang yang mendasar dan sah secara hukum kenegaraan. Hal ini dikarenakan. Umpan nilai psikologis inilah yang merupakan senjata ampuh dalam propaganda ide aliansi yang dimotori oleh kerajaan Majapahit.fokusyaitu: “Yawana ialah negara sahabat. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. tujuannya dalam rangka menjaga apabila suatu saat ada invasi dari kekaisaran Mongol untuk kedua kalinya. tidak harus melalui proses peperangan besar. Pulau Madura tidak dipandang negara asing.

yang ada adalah negara sahabat. dan mempunyai kedudukan yang sangat dihormati karena statusnya adalah negara sahabat. Penyidikan dilanjutkan lagi. Hubungan yang terjalin pun atas dasar persahabatan. Musuh bersama itu tiada lain adalah pasukan besar kekaisaran Mongol. 26-03-12. Karena kerajaan Sriwijaya tidak lagi termasuk negara adidaya dengan alasan keberadaannya sudah melemah. artinya nama itu sudah populer tidak perlu lagi penjelasan pada waktu itu. terlebih didukung oleh situasi yang ada. yang sebelumnya mengalami masa-masa penjajahan dari kerajaan Chola. Selengkapnya silakan pembaca budiman lihat di MENGUAK TABIR SEJARAH NUSANTARA Salam Damai Nusantara Penulis o Share      Reply With Quote 2. tetapi bukan negara bawahan karena tidak disebut demikian. bukan permusuhan atau yang satu menjadi bawahan atas yang lainnya. Negara sahabat artinya kerajaan itu dianggap sejajar kedudukanya dengan kerajaan Majapahit. yaitu ada musuh bersama yang nyata didepan mata. India. pemimpin bagi yang lainya dan kerajaan Majapahit-lah yang cocok dan memenuhi syarat. Majapahit adalah negara adidaya di nusantara selain kerajaan Sunda pada masa itu.sangatlah brilian. Sekarang pertanyaan yang timbul adalah Yawana itu kerajaan mana? Tidak dijelaskan identitasnya dalam kitab Negara Kertagama. 11:33 AM #2 ri4nx Senior Member Join Date Aug 2011 . Secara fakta pertahan. sebuah aliansi harus ada negara pengontrol.

12:34 PM #3 Hjthegreat Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda yang menjadi pertanyaan saya dari dulu...995 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda ternyata penyatuan kedua kerajan itu bohong belaka ya gan .GAMBAR2 DRAMATIS SEGITIGA BRMUDA palingseru Reply With Quote 3.soalnya saya belum pernah mendengar peningalan majapahit selama . 26-03-12... info bagus neh o Share      INI TANDA TANDA KAMU MAU MENINGAL .Posts 1.atau hanya mitos dan hanya klaim org jawa (majapahit). apakah memang majapahit pernah menguasai sulawesi???..

. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas.. kalau punya reference tentang itu tolong dishare.soalnya saya lama penasaran tentang hal itu. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. o Share      Reply With Quote 4.267 Rep Power 5 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri".. 26-03-12. Saran saya. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. Lagi pula. . Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima.. 01:53 PM #4 Alphe Senior Member Join Date Nov 2011 Location Banggai Posts 1.berkuasa di sulawesi.

tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat . 26-03-12. LAgi pula. 26-03-12 at 04:25 PM. Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit Reply With Quote 5. 03:31 PM #5 keizer Senior Member Join Date Feb 2012 Location Bandung Posts 1.NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" Last edited by Alphe.849 Rep Power 2 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta batu dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. o Share      oomaldi likes this.

ini khan baru dari satu sisi o Share      Temukan Cerita2 Kocak Disini Kelakuan Konyol Anggota DPR Berwisata Gokil Reply With Quote 6. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. Saran saya. 06:51 PM #6 oomaldi Moderator Join Date Feb 2012 Location Jakarta Posts 609 Rep Power 3 . Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". 26-03-12.diterima. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" yup saya setuju pendapat anda.

o Share      Jualan? Langsung kesini >> Lapak Jual Beli Kompas Forum Jangan lupa baca aturannya disini >> Aturan Lapak Jual Beli KompasForum Reply With Quote 7.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". 06:59 PM #7 GEO Advisor . Saran saya. 26-03-12. Lagi pula.. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah.. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. ane suka banget nih sama komennya bro alphe. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" setuju.

... o Share      Silent Readers lebih berbahaya daripada Junkers Reply With Quote 8..436 Rep Power 29 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda jadi mana yang bener nih ?..... 09:13 PM #8 oka milano Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 .Join Date Oct 2008 Location indonesia Posts 16........ 26-03-12.....

padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan o Share      Reply With Quote 9.288 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by oka milano .Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah.. mari dibahas diforum ilmiah. 09:38 PM #9 andewan Senior Member Join Date Jan 2012 Location Bnjarnegara Posts 1. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. disana ada pakar2 yang siap mendebat. disana pusat penelitian majapahit. 26-03-12. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword.. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. terbitkan jurnal. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. eh udah berani mengatakan pembelokan.. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal.

disana ada pakar2 yang siap mendebat. Arsyo tentang istilah negeri Yawana yang disebut negara sahabat dalam kitab . mari dibahas diforum ilmiah. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. 05-04-12...judulnya jadi POLA HUBUNGAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA silakan baca dilink tersebut.. terbitkan jurnal. disana pusat penelitian majapahit. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal. o Share      Outdoor Furniture Reply With Quote 10. eh udah berani mengatakan pembelokan. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan Yups saya setuju dengan panjengane gan.anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. 10:28 PM #10 ezank Newbie Join Date Mar 2012 Posts 23 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda terima kasih agan2 atas saran dan keritiknya.udh di update kok artikel ane.kl sdh menyangkut sejarah baiknya agak hati hati.... jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. ane dapet data juga dari buku Atlantis karya Prof..

0 RANGKUMAN PERKEMBANGAN HINDU BUDHA DI INDONESIA under RANGKUMAN MATERI Anak benua India merupakan tanah tempat kebudayaan Weda. Yamna. Peradaban Lembah Indus mengalami kemunduran ketika bangsa Arya dari Asia Tengah melakukan invasi.silakan mampir. Pada masa akhir ini itu bangsa Arya mulai membangun system agama Weda (Hindu) dan pemerintahan (politik). putra Raja Suddodhana dari Kapilawastu. Penduduk Lembah Indus adalah bangsa Dravida yang berkulit hitam. Di lembah-lembah subur inilah lahir peradaban Hindu muncul..com. Copyright © 2012 KOMPAS.6. dan Brahmaputra yang memiliki lembah-lembah subur. judul sebelumnya "Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda" artinya gak ada persetruan. thanks o Share      Reply With Quote Page 1 of 2 12 Last « Previous Thread | Next Thread »    KompasForum Home Archive Top All times are GMT +7.. Sidharta pergi dari istana dan meninggalkan segala Bentuk . Gangga. The time now is 06:07 PM. itu yang ingin ane buktikan. Sementara itu. Jaina lahir. Setelah dewasa. agama Buddha lahir dari Sidharta Gautama.Kertagama. All rights reserved Content Relevant URLs by vBSEO 3. Persebaran bangsa Arya dibedakan atas dua periode: masa Weda Awal dan masa Weda Akhir. Buddha. Di sebelah utara terdapat sungai–sungai besar seperti Indus.

Pihak pertama adalah kaum brahmana dan rahib dari India. dan Indonesia. karya sastra (kitab. arca). candi. dan Cina. Jepang. prasasti. Hubungan dagang ini berkembang menjadi hubungan politik. Sekitar awal tarikh masehi. Related Post: RANGKUMAN MATERI         RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN TAHAP PENUTUPAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENGIKTISARAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENCATATAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN KOPERASI DAN KEWIRAUSAHAAN RANGKUMAN BADAN USAHA RANGKUMAN MANAJEMEN . Kesemuanya itu mengalami proses akulturasi dan sinkretisasi sesuai zamannya. Indocina. Keterkaitan antara perdagangan dan persebaran Hindu Buddha mengakibatkan pusat pusat perdagangan di Indonesia menjadi pusat Hindu-Buddha. Pihak ketiga adalah kaum sudra yang melarikan diri dari India ke Indonesia. Pihak kedua adalah para pedagang India (waisya). Pengaruh Buddha pun meluas hingga Cina. Siddharta menjadi seorang Buddha. dan kitab serta prasasti dalam negeri. Pengaruh Hindu-Buddha terhadap perkembangan agama di Indonesia terlihat dari praktik dan tempat peribadatan (candi). Ada lima teori tentang pihak-pihak yang berjasa menyebarkan Hindu dan Buddha di Indonesia. India. Yunani. dan budaya. Sedangkan pengaruh dalam bidang kebudayaan terlihat dari bangunan fisik (stupa. Setelah itu ajaran Buddha mengalami perkembangan: Buddha Mahayana dan Hinayana. Arab. Ketika tiba di Desa Gaya. Dari sumber-sumber itu dapat disimpulkan: persebaran agama dan budaya Hindu-Buddha dari India ke Indonesia berawal dari perdagangan. serta seni tari dan musik. makara.kesenangan duniawi. Pihak keempat adalah golongan ksatria India yang melarikan diri ke Indonesia karena takut dikejar-kejar oleh musuh. Bali. Dan pihak kelima dalah orangorang Indonesia sendiri. di Lembah Sungai Gangga. wayang). telah terjadi hubungan dagang antara India. agama. seni rupa (relief. Indonesia Indocina. Ia berguru pada sejumlah rahib. sementara Sumatera merupakan pusat Buddha. yang sebelumnya pernah mengunjungi India. keratin). terutama di Jawa. Indocina. dan Kalimantan. Hubungan itu didukung oleh kronik-kronik dari Cina.

terutama dengan ditemukannya prasasti tujuh yupa di kalimatan timur. Budah di Indonesia 1.                RANGKUMAN LEMBAGA SOSIAL RANGKUMAN MATERI DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI REVOLUSI INDUSTRI RANGKUMAN REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA RANGKUMAN DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA RANGKUMAN PERKEMBANGAN PAHAM BARU DAN PENGARUHNYA DI INDONESIA RANGKUMAN PENGARUH BARAT PADA MASA KOLONIAL RANGKUMAN AKULTURASI LOKAL HINDU BUDHA DAN ISLAM RANGKUMAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA KERAJAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA RANGKUMAN WILAYAH PELESTARIAN LINGKUNGAN RANGKUMAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN RANGKUMAN SUMBER DAYA ALAM RANGKUMAN ANTROPOSFER DAN KEPENDUDUKAN RANGKUMAN BIOSFER Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook 0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Perkembangan dan Pengaruh Hindu-Budha di Indonesia A. tulisan tulisan tersebut mengubah bangsa indonesia memasuki babakan baru jaman sejarah. cina. indonesia. 2. Pengaruh Hindu dan budha di Indonesia Berdasarkan ditemukannya bukti tulisan yang berhuruf pallawa dan Bahasa Sanseketa di kerajaan Kuta dan Tarumanegara menujukkan pengaruh Hindu budha dan india yang sangat kuat dalam perkembangan sejarah inonesia. Perkembangan Agama Hindu. Masuknya Budaya Hindu Budha Proses masuknya dan berkembangnya agama hindu dan budha ini melalui jalur perdagangan India. pembawa agama agama Budha melalui misi penyiaran yang disebut .

sementaramenurut berita cina. Jawa Barat. peninggalan bersejarah yang di temukan adalah tujuh Buah Prasati yang di pahatkan di atas tiang bantu disebut YUPA.Dharma Dhuta. yaitu : prasasti Talang Tuo. Kerajaan Taruma Negara ( abad 5 M) Kerajaan ini letaknya di sekitar Bogor.prasasti jambu . seorang raja yang bijaksana dan sangat memperhatikan kemakmuran rakyatnya. Kerajaan Kutai Kerjaan ini terletak di kalimatan timur dan tertua di indonesia. 3. sudra dan waisya. dengan ditemukannya prasasti tersebut bangsa indonesia memasuki babkan baru zaman sejarah. sumatra selatan.prasasti muara ciaruten – prasasti kebon kopi dari prasati di atas di katakan bhwa raja yang memerintah kerajaan Tarumanegara adalah Purnawarman. sumber bukti lainnya adalah kerajaan ini adalah berita dari seorang pendeta budha dan cina yang bernama fa hien. Kerjaan Sriwijaya (7 M) kerajaan sriwijaya ini terletak di palembang. prasasti yang ditemukan semua berhuruf pallawa dan berbahasa Sanseketa yaitu: . pendeta I-Tsing setelah belajar di Sriwijaya kemudian ia pergi ke Moloyu. B.prasasti pasir awi . Kerajaan Melayu Mengenai kerajaan ini diperkirakan sekitar daerah jambi seorang raja yang sering disebut adalah adityawarman. Mulawarman. bukti adanya kerajaan ini dengan ditemukannya prasasti-prasasti yang berhuruf pallawa.prasasti lebak .prasasti tugu . 2.Kehidupan Sosial Politik Ekonomi dan Kebudayaan di Indonesia pada Masa Kerajaan Hindu-Budah 1. sedangkan pembawa agama Hindu ke indonesia antara lain golongan ksatria. prasasti Kota . Raja yang pernah memerintah kerajaan kutai adalah kudungga. 4. Brahmana. Aswawarman. Prasasti ini berhuruf pallawa dan berangka tahun 400M.

jawa timur. Kerajaan Singosari (abad 13) Muncul setelah adanya perang ganter 1222 M. 8. Pendiri kerajaan ini yaitu raden wijaya. pendiri kerajaan ini adalah mpu sindok yang menamakan dirinya dinasti isyana. diceritakan bahwa raja yang memerintah merupakan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang Bubat antara majapahit dengan pajajaran. kerajaan kediri kalah dan berdirilah kerajaan singosari dengan raja ken arok adan bergelar kertarejasa. kediri. Kerajaan Mataram Kuno/Hindu (abad 8 M) . Kerajaan Majapahit terletak di desa Tarik Mojokerto. penganti pemeritahani ini adalah raja hayam wuruk yang dibantu oleh patih gajah mada dengan sumpah palapa dan berhasil menyatukan nusantara di bawah kerajaan majapahit. pada masa pemerintahan tri buwana tungga dewi diangkat seorang maha patih bernama Gajah Mada.banyak daerah kekuasaannya melepaskan diri . tentram dam makmur. sedangkan menurut sumber dari cina bahwa kerajaan kediri merupakan kerajaan yang aman.lemahnya raja-raja pengganti hayam wuruk .mundurnya perekonmian akibat perang saudara . 9. Kerajaan Medang (abad 10 M) terletak di sekitar sungai Brantas dekat kota jombang. kerajaan Kediri (abad 12 M) Berdiri di daerah daha. Kerjaan Bali Dalam prasasti sanur yang berangka 914 M.Kapur. prasasti Kedukan Bukti dan prasasti Telaga Batu. kerajaan ini merupakan pindahan dari kerajaan matram kuno yang mengalami kehancuran. 10. raja yang terkenal raja jayabaya. kerutuhan kerajaan majapahit anatara lain : .adanya perkembangkan islam dari kerajaan demak . dari prasasti proses tersebut diketahui bahwa kerajaan sriwijaya beragam budha dan merupakan kerajaan yang besar dan makmur dengan ouncak kejayaan pada masa raja balaputradewa. 5. Jawa Timur. prasasti Karang berahi. jawa timur.adanya perang paregreg / perang saudara 6. 7. dalam perang ini akhirnya raja kertajaya yang otoriter dari kerajaan kediri kalah melawan para brahmana yang dibantu oleh ken arok.

Candi Jawa Timur perbedaan bangunan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain : Candi jawa barat : . hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti canggal.Arah candi menghadap ke barat .Induk candi menjorok ke belakang candi Jiwa Tengah : .Relief candi simbolis . yaitu dalam agama Hindu berfungsi sebagai tempat pemakaman dan fungsi menurut agama Budha sebagai tempat upacara keagamaan c. 11. Kelompok candi berdasarkan langgamnya.Bangunan Candi terbuat dari batu bara . Peningkatan Kebudayaan Terpenting kebudayaan terpenting peninggalan Hindu-Budah meliputi : 1. Fungsi Candi. yang menceritakan bahwa kerajaan ini pernah di perintah oleh dinasti sanjaya dan dinasti syailendra. jawa tengah. yaitu : . Bangunan Candi a. pada masa pemerintahan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang bubaat antara majapahit dengan pajajaran.Candi Jawa Tengah bagian selatan . Jenis Candi di Indonesia.Bentuk candi ramping dan tinggi . Kerajaan Sunda letak kerajaan di pakuan pajajaran kemudian pindah ke kawali.letak kerajaan ini dekat magelang.Candi Jawa Tengah bagian utara .Atap candi seperti pohon cemara . Yaitu Candi Hindu dan Budha b. C.

Patung Dewa Dalam kebudayaan Hindu-Budha biasanya dewa diwujudkan dalam bentuk patung 3. Sastra Hasil peninggalan bidang sastra antara lain Ramayana. Seni Ukir Hasil pahatan dan ukiran nampak indah dan mengangumkan pada relief-relief bangunan candi. . jambangan dan tempat dupa untuk upacara agama.Relief candi realis . Mahabarata. D. Suka Be the first to like this. Barang-barang logam Barang atau benda yang terbuat dari logam dan perunggu yang indah di antaranya. Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri kerajaan sriwijaya maupun Majapahit c. arca. 4. 5. Kerajaan Islam Demak berkembang pesat.Induk candi tepat di tengah 2.Arah candi menghadap ke timur . Berkembangnya syiar agama Islam yang berhasil menarik simpati masyarakat d.Atap candi berundak-undak . Barata Yuda dll.Bangunan candi terbuat dari batu andesit (batu kali) . sementara Sumatra juga berkembang pesat kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam. genta. Runtuhnya Kebudayaan Hinduh-Budah di Inonesia Penyebab runtuhnya kerajaan yang bercorak Hindu-Budah antara lain : a. lampu gantung. dan masih banyak lagi peninggalan yang berupa seni lainya.Bentuk candi tambun . mangkok.. Adanya perang Paragrag di Majapahit b.

Keterangan yang . Kalimantan (Suku Dayak Kaharingan). perkembangan agama hindu-budha di indonesia merupakan salah satu bentuk dari sejarah yang perlu untuk di ketahui. selain itu juga yang tersebar di pulau Jawa. ini dapat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngan diketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. Sulawesi (Toraja dan Bugis – Sidrap). Lombok. lebih tepatnya pada masa keruntuhan Majapahit. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. PEMBAHASAN Agama yang pertama kali masuk ke indonesia adalah agama hindu dan agama budha. lalu bersamaan dengan kegiatan tersebut mereka juga melakukan semacam si’ar agama yang mereka anut kepada para masyarakat indonesia yang pada saat itu masih menganut paham animisme dan dinamisme. Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi. Mulai saat itu agama ini digantikan oleh agama Islam dan juga Kristen.  Agama Hindu di Indonesia Awal mula agama hindu diperkirakan muncul antara tahun 3102 sebelum masehi sampai 1300 sebelum masehi. mayoritas pemeluk agama Hindu di Indonesia adalah masyarakat Bali. Begitupun dengan laporan yang kami buat ini. Pada masa sekarang. Dan melalui laporan ini kami bertujuan untuk menambah wawasan bagi para pembaca tentang tahapan perkembangan agama hindu-budha di indonesia. B. Agama Hindu adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India.Tinggalkan Balasan PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA A. Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yang menyatakan bahwa: “Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman”. Agama ini pernah tersebar di Asia Tenggara sampai kira-kira abad ke-15. Masuknya agama ini di latarbelakangi oleh kegiatan dagang yang menjadikan indonesia sebagai tempat persinggahan sementara dan juga tempat berdagang yang strategis bagi para pedagang yang menganut agama tersebut. Penganut agama Hindu sebagian besar terdapat di anak benua India. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa IndoIran (Arya).

Hal ini disamping dapat dibuktikan dengan adanya prasasti-prasasti. Dan pada masa Dalem Waturenggong. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa. Tempat itu disebut dengan “Vaprakeswara”. kehidupan agama Hindu mencapai jaman keemasan dengan datangnya . Bukti lain yang ditemukan di Jawa Barat adalah adanya perunggu di Cebuya yang menggunakan atribut Dewa Siwa dan diperkirakan dibuat pada masa Raja Tarumanegara. Prasasti ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa dan bertipe lebih muda dari prasasti Purnawarman. Pada akhir abad ke-13 berakhirlah masa Singosari dan muncul kerajaan Majapahit. candi Jago dan candi Singosari sebagai sebagai peninggalan kehinduan pada jaman kerajaan Singosari. diperkirakan berasal dari tahun 650 Masehi. juga adanya Arca Siwa dan Pura Putra Bhatara Desa Bedahulu. Selanjutnya agama Hindu berkembang pula di Bali. Kebonkopi. sebagai kerajaan besar meliputi seluruh Nusantara. Tugu dan Lebak. Kemudian muncul kerajaan Singosari (tahun 1222-1292). Wrtasancaya dan kitab Kresnayana. Disamping itu. Keemasan masa Majapahit merupakan masa gemilang kehidupan dan perkembangan Agama Hindu. Gianyar. sebagai pengemban agama Hindu. yaitu Trisula. Perkembangan agama Hindu selanjutnya. Arca ini bertipe sama dengan Arca Siwa di Dieng Jawa Timur. Jambu. Kitab Bharatayudha.lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. agama Hindu berkembang juga di Jawa Timur. yang dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinaya (Dinoyo) dekat Kota Malang berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno. menimbulkan pembaharuan yang besar. Pada masa kerajaan ini banyak muncul karya sastra Hindu. agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan ditemukannya tujuh buah prasasti. dan Candi Budut adalah bangunan suci yang terdapat di daerah Malang sebagai peninggalan tertua kerajaan Hindu di Jawa Timur. Kapak dan Bunga Teratai Mekar. Hal ini dapat dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran. yakni prasasti Ciaruteun. agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah. Selanjutnya. Kendi. sejak ekspedisi Gajahmada ke Bali (tahun 1343) sampai akhir abad ke-19 masih terjadi pembaharuan dalam teknis pengamalan ajaran agama. Muara Cianten. perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnya kerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. Cakra. Pada jaman kerajaan Singosari ini didirikanlah Candi Kidal. Masuknya agama Hindu ke Indonesia. Kitab Lubdhaka. Disamping di Kutai (Kalimantan Timur). Pasir Awi. yg berasal dari abad ke-8. Prasasti ini yang menggunakan atribut Dewa Tri Murti. misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia. misalnya Kitab Smaradahana. yaitu bangunan Suci Hindu terbesar di Jawa Timur disamping juga munculnya buku Negarakertagama. yang dibuktikan adanya prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu. Kedatangan agama Hindu di Bali diperkirakan pada abad ke-8. Pada tahun 1042-1222 di Jawa Timur munculah pula kerajaan Kediri.

seperti Pura Rambut Siwi. Kemudian pada tanggal 17-23 Nopember tahun 1961 umat Hindu berhasil menyelenggarakan Dharma Asrama para Sulinggih di Campuan Ubud yang menghasilkan piagam Campuan yang merupakan titik awal dan landasan pembinaan umat Hindu.Danghyang Nirartha (Dwijendra) ke Bali pada abad ke-16. Dan pada tahun 1964 (7 s. arsitektur. Buddhisme atau Agama Buddha merupakan salah satu agama yang sejak lama telah dianut oleh sebagian besar masyarakat Nusantara. Namun setelah melalui empat jaman. Perkembangan selanjutnya. Jaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan jaman keemasan bagi Buddhisme. agama ini lahir setelah agama Hindu dan pendiri agama Budha adalah sang Buddha Siddharta Gautama. Namun mulai tahun 1921 usaha pembinaan muncul dengan adanya Suita Gama Tirtha di Singaraja. setelah 500 tahun kemudian semenjak runtuhnya Kerajaan Mahapahit pada tahun 1478.  Agama Buddha di Indonesia Agama Buddha lahir pada abad ke-6 SM di India Utara. Perhimpunan Tjatur Wangsa Durga Gama Hindu Bali tahun 1926 di Klungkung. Majelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung. Berbagai permasalahan muncul silih berganti. Surya kanta tahun1925 di SIngaraja. yaitu masa Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. Setelah mengalami dua masa kejayaan.d 10 Oktober 1964). Dia mengantakan bahwa dunia yang kita lihat adalah maya dan manusia adalah tidak berpengetahuan. agama. namun untuk perkembangan selanjutnya Mahayana dan Tantrayana menjadi lebih populer di masyarakat. Paruman Para Penandita tahun 1949 di Singaraja. yang selanjutnya menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia. diadakan Mahasabha Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali. Dari peninggalan sejarah juga dapat dilihat bahwa telah terjadi sinkretisasi antara agama Hindu-Shiva dengan Buddhisme Mahayana di Indonesia. Keberadaan Buddhisme di Nusantara (Indonesia) dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti dan bangunan-bangunan berupa candi serta literatur-literatur asing khususnya yang berasal dari China. setelah runtuhnya kerajaan-kerajaan di Bali pembinaan kehidupan keagamaan sempat mengalami kemunduran. Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar. Demikian pula dibidang bangunan tempat suci. Sidharta Gautama yaitu seorang anak raja yang mendapat penerangan batin atau enliptenmen. Kehidupan manusia mengalami sansana atau hidup kembali sebagai manusia atau binatang (reinkarnasi). Peti Tenget dan Dalem Gandamayu (Klungkung). Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang memiliki nilah filsafat Mahayana dan Tantrayana. Jasa beliau sangat besar dibidang sastra. Agama Buddha mulai bangkit kembali dari tidurnya. Perjalanan kebangkitan kembali dan perkembangan Agama Buddha yang dimulai pada jaman penjajahan hingga sekarang melalui jalan yang berliku-liku. Tradisi atau aliran Agama Buddha yang dianut oleh masyarakat Nusantara pada awalnya adalah non-Mahayana. Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar dan pada tanggal 23 Pebruari 1959 terbentuklah Majelis Agama Hindu. akhirnya Buddhisme di Indonesia mengalami kemunduran setelah jatuhnya Kerajaan Majapahit. .

tempat pemujaan Raja Kertagama yang merupakan perpaduan antara Tantrayana dan Siwa. didirikan tahun 778 M. Pada masa Kerajaan Kuno : Candi-candi Buddha : 1. 2. Candi Singosari. Perkembangan yang demikian pesatnya seiring dan sejalan dengan mazhab-mazhab lkainnya. dekat Magelang. Candi Portibi-Gunung Tua. 8. Candi Jawi. dekat Prambanan. Literatur-literatur : Kitab Sanghyang Kamahayanikan. antara lain : 1. Singasari dan Majapahit. Gugusan Candi Ngawen. Secara singkat dapat disusun kurang lebih perkembangan agama Buddha di Indonesia sebagai berikut: o Abad I (14 Maret 78). Candi Mendut. 2. . dekat Malang. Candi Muara Takus. dekat Muntilan. didirikan tahun 826 M. Candi Kalasan. 3. 6. dekat Candi Kalasan. dekat Krasaan. dan IV di Indonesia (Jawa) agama Buddha sudah berkembang. 3. Candi Jabung. 2. Ini terbukti dari catatan-catatan Bhiksu Fa-hien yang datang ke Jawa pada abad V. 5. Adanya gelar Dharmadhyaksa Ring Kasogatan (kepala agama Buddha).Perkembangan Mazhab Tantrayana di Indonesia berkembang dengan pesatnya dibumi persada Indonesia. dekat Jogjakarta. Candi Pawon. yakni : 1. merupakan gerbang Candi Borobudur. dekat Padang sidempuan. III. kedatangan Aji Saka Tritustha menandai masuknya agama Buddha di Indonesia (Jawadwipa). Gugusan Candi Plaosan. terutama pada masa-masa kerajaan Mataram kuno. 2. Bukti-bukti pesatnya perkembangan mazhab Tantrayana pada masa-masa tersebut. disebelah Timur Candi Sewu. propinsi Sumatra Utara. didirikan tahun 826 M. Di pulau Sumatra terdapat juga peninggalan Candi. dekat Bangkinang. Beliau menyatakan bahwa sewaktu beliau datang di Jawa agama Buddha sudah ada bersama-sama agama Hindu. Pada Masa Kerajaan Singosari : Candi-candi : 1. Candi Sari. dekat Prigen. bahkan dengan agama Hindu yang juga banyak dianutnya pada masa-masa tersebut. Propinsi Riau. 7. didirikan tahun 809 M. perpaduan Tantrayana dan Siwa. o Abad II. Candi Borobudur. di sebelah Timur Candi Borobudur. Gugusan Candi Sewu. Pada masa Kerajaan Majapahit : Literatur-literatur : Kitab Sutasoma dan Kitab Kunjarakarna 4. 4. 3.

Candi Borobudur dibangun. sewaktu mudanya juga belajar pada Bhiksu Dharmakirti di Swarnadwipa (Sumatera).o Abad IV dan V. walaupun memang pada dasarnya kedua agama ini sama-sama berasal dari India.16 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: SEJARAH . berdiri Kerajaan Sriwijaya di Sumatera. kami berharap semoga laporan kami tersebut dapat dipahami dan dapat menambah wawasan kita semua. o Abad XI. di mana Bhiksu I-tsing pernah datang belajar agama Buddha dan bahasa Sanskerta. Diposkan oleh Rendra di 06. Tersebarnya agama Hindu-Budha ke Indonesia disebabkan oleh adanya jalur perdagangan internasional yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat strategis untuk berdagang dan juga mensiarkan agama yang mereka yakini dikarenakan pada saat tersebut masyarakat Indonesia masih meyakini paham animisme dan dinamisme. maka kami memohon maaf dan kami ucapkan banyak terimakasih. D. bukti perkembangan agama Buddha dapat dilihat dari prasasti-prasasti kerajaan Purnawarman di Jawa Barat dan Mulawarman di Kalimantan. dapat kita simpulkan bahwa pada masa-masa tersebut. PENUTUP Demikian hasil dari laporan yang kami buat. Atisa Dipankara seorang bhiksu yang mengajarkan Vajrayana di Tibet. Agama Hindu lebih dulu lahir jika dibandingkan dengan agama Budha. di bawah raja-raja Kerajaan Mataram Purba dan Sailendra. Pada abad VII ini. Apalagi bila kita adakan penelitan terhadap candi Borobudur. Berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia ini merupakan awal dari masa sejarah atau dengan kata lain akhir dari masa prasejarah di Indonesia. baik di pulau Jawa maupun di pulau Sumatra. Begitupun juga dengan perkembangan agama Buddha terutama dari mazhab Tantrayana yang sangat pesat sekali. hal ini dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran dan munculnya kitab Negarakertagama. KESIMPULAN Agama Hindu dan agama budha merupakan agama yang memiliki ketentuan ajarannya masingmasing. Walaupun memang dalam laporan tersebut sekiranya terdapat kesalahan-kesalahan dalam penulisan ataupun sumber-sumber data yang kurang lengkap. pembangunannya dikatakan memakan waktu kira-kira delapan puluh tahun. yang kita akui sebagai salah satu keajaiban dunia yang masih dapat dinikmati di muka bumi ini. Berdasarkan pada peninggalan-peninggalan dari zaman keemasan agama Hindu dan agama Buddha pada masa kerajaan-kerajaan. C. namun persebarannya keseluruh penjuru dunia memiliki nilai yang kurang lebih sama. perkembangan agama Hindu terutama pada masa kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. o Abad VIII dan IX. o Abad VII dan VIII adalah jaman keemasan perkembangan agama Buddha di Jawa.

Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Labels Foto slide .

.

.

com Di bawah arahan fotografer Juergen Teller mereka berpose sebagai selebritis yang paling terang pada tahun ini.com Sejauh ini.. "Paling banyak. Rahasia Kulit Awet Muda Para Selebritis . selebritis yang sudah ada nama.. Yg paling banyak tuh Slank.Dengan rambut pirangnya yang . Vitamin. Naif. pemilik nama lengkap Giring Ganesha ini mengatakan sudah ada 80 selebritis yang bersedia bergabung dalam situsnya. dan .. tetapi yang lain pun welcome.. Bintang Twilight Kristen tampak nyaman ketika mengenakan gaun model strapless putih bertabur manik-manik. Begini Jika Selebritis Difoto Tanpa Tata Rias Inilah.Berita Terkini Selebritis Pendidikan Musik Anime Film Ilmu Pengetahuan Giring Nidji Buat Website Dekatkan Selebritis Dengan Fans KapanLagi.

NTB.. selalu tersenyum saat hati berkehendak. Salah seorang MC bertanya.com . SNSD: Kami Jarang Diajak Kencan oleh Selebritis Lain Sidomi News SNSD yang hadir dalam acara Happy Together baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka jarang diajak kencan oleh selebritis pria.. Sebut saja Naomi Campbell.hihihi itulah me XD Lihat profil lengkapku Label   Lirik lagu (7) SEJARAH (1) Pengikut Berita Populer  PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA . . Indonesia Selalu tertawa saat ada hal yang lucu.. ini dikarenakan vitamin mengandung dosis tinggi antioksidan vitamin C. dan sangat menyukai hal-hal yang menyenangkan^^.. powered by About Me Rendra Mataram. seng dan lycopone yang merupakan ekstrak tomat yang memiliki khasiat meremajakan kulit. Sejumlah selebritis papan atas juga sudah menerapkan ini..Inilah.. Tetapi bila . “Apakah kalian pernah diajak kencan oleh selebritis pria?” “Tentu saja pernah..

2008   In: Ilmu Pengetahuan 140 Komentar Pada permulaan tarikh masehi. make them all realize Climbing the mountain..A.Ost.. what's my name Ooh na na..  i won't say (i'm in love) . Arus lalu lintas perdagangan dan pelayaran berlangsung melalui jalan darat dan laut.Ost. Salah satu jalur lalu lintas laut yang dilewati India-Cina adalah Selat . yaitu India dan Cina.. what's my .Hercules [Meg:] If there's a prize for rotten judgement I guess I've already won that No man is worth the aggravation That's ancient history.  what's my name [Rihanna] Ooh na na.  dont let me fall Underneath the moon. Gambar template oleh hdoddema.. Proses Masuk dan Berkembangnya Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia Posted by: yufrizal on: Desember 17. Up above it all Heres a hand to hold on to . what's my name Ooh na na.. never coming down Break into . Underneath the stars Heres a little heart for you Up above the world.  wind . Kedua negeri ini menjalin hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik... what's my name Ooh na na. di Benua Asia terdapat dua negeri besar yang tingkat peradabannya dianggap sudah tinggi.. Follow by Email Template Awesome Inc. bee.. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat .Naruto Cultivate your hunger before you idealize Motivate your anger.. what's my name Ooh na na.

dan Persia. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. Rupanya. yaitu: 1. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang. lantas meninggalkan India. serta berada di dekat Selat Malaka memiliki keuntungan. seperti Hindu-Budha. Dengan jumlah yang besar. seperti India. 4. Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar. Hipotesis Waisya Menurut para pendukung hipotesis waisya. F. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai tempat tinggalnya. Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria.Malaka. dan Pengaruh asing masuk ke Indonesia. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan. Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing. Hipotesis Brahmana Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. 1. Arab. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia. . Cina. Indonesia yang terletak di jalur posisi silang dua benua dan dua samudera. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur. Jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya. Hipotesis Ksatria Pada hipotesis ksatria. peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara.D. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. 3. N. yaitu dalam bentuk budaya Hindu. di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. Menurut hipotesis ini. 2. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan.J. Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. 3. 4. Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu. Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas. 2.K.

Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. 1.Selain pendapat di atas. upacara-upacara pemujaan. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini. 4. Para ahli memperkirakan. masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. 3. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. Setelah memperoleh ilmu yang banyak. dan Sriwijaya. mereka kembali untuk menyebarkannya. Bahasa Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. yaitu agama HinduBuddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. 2. Jika kita memperhatikan Candi Borobudur. dan bentuk tempat peribadatan. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India. akan terlihat bahwa bangunannya berbentuk limas yang berundak-undak. Arsitektur Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunan punden berundak-undak. banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. seperti Kutai. bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sanskerta itu. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami pembuatan bangunan candi. arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). Dilihat dari bentuknya. Agama Ketika memasuki zaman sejarah. Selain itu. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia. Tarumanegara. Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan. Oleh karena itu. Dalam sistem ini kelompokkelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. Kalimat atau . Pemerintahan Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. lahir kerajaankerajaan. Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan. misalnya dalam hal tata krama. Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru.

Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. berisi nyanyian-nyanyian suci. Dewa Brahmana. Sastra Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. berisi syair puji-pujian kepada para dewa. Kasta Waisya. Reg Weda. Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa). Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau ―himpunan‖ yaitu: 1. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. Kasta Sudra. dan budak. berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan. terdiri dari para petani.kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa Sanskerta. 2. Arjunawiwaha. dan buruh menengah. 5. berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup. umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu: 1. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu: 1. yaitu Pancasila. Dewa Wisnu. 4. 2. dan sebagainya. 3. dan 3. sebagai dewa perusak. Kitab Upanishad. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia adalah: 1. Parasamya Purnakarya Nugraha. keluarga raja. Negarakertagama. berisi ajaran tentang hal-hal sesaji. terdiri dari para pedagang. dan bangsawan. 2. karya Mpu Kanwa. ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian. diantaranya Trimurti atau ―Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi‖ yaitu: 1. berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit. . Kartika Eka Paksi. terdiri dari raja. 4. sebagai dewa pencipta. sebagai dewa pemelihara dan pelindung. Sutasoma. Kasta Brahmana. terdiri dari para pendeta. Agama Hindu Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. 2. Selain Dewa Trimurti. 3. Sama Weda. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda. buruh kecil. Dewa Siwa. Atharwa Weda. 2. Dasa Dharma. Kitab Brahmana. Di samping kitab Weda. Yajur Weda. karya Mpu Tantular. serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan. karya Mpu Prapanca. Kasta Ksatria. 3.

8. 6. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. Buddha Mahayana. 2. 7. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. Perhatian yang benar. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya ―Tiga Keranjang‖ yang ditulis dengan bahasa Poli. yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha. Agama Buddha Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. Niat yang benar. Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. Buddha Hinayana. Perkataan yang benar. 2. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1. 3. 2.Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala. Usaha yang benar. 3. Bersemedi yang benar. Penghidupan yang benar. yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. 5. 2. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau ―Tiga Kebaktian‖ yaitu: 1. 4. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta. . Pandangan yang benar. Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha. 3. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. Perbuatan yang benar.

Kusinagara. .Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. 2. 3. yaitu tempat lahirnya Sang Buddha. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. 4. Sarnath/ Benares. Bodh Gaya. yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. Kapilawastu. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful