Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Kerajaan Kutai
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari

Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Artikel ini bagian dari seri

Sejarah Indonesia

Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia

Sejarah Nusantara
Prasejarah

Kerajaan Hindu-Buddha
Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15)

Kerajaan Islam
Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 - 1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945)

Kerajaan Kristen

Kerajaan Larantuka (1600-1904)

Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942)

Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950)

Indonesia Merdeka
Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang)
l•b•s

Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam.[1][2] Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

Daftar isi

   

1 Sejarah o 1.1 Yupa o 1.2 Mulawarman o 1.3 Aswawarman o 1.4 Berakhir 2 Nama-Nama Raja Kutai 3 Lain-lain 4 Pranala luar 5 Catatan kaki

Sejarah
Yupa

Prasasti Kerajaan Kutai Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / prasasti dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para brahman atas kedermawanan raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Dapat diketahui bahwa menurut Buku Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto yang diterbitkan oleh Balai Pustaka halaman 36, transliterasi prasasti diatas adalah sebagai berikut:

śrīmatah śrī-narendrasya; kuṇḍuṅgasya mahātmanaḥ; putro śvavarmmo vikhyātah; vaṅśakarttā yathāṅśumān; tasya putrā mahātmānaḥ; trayas traya ivāgnayaḥ; teṣān trayāṇām pravaraḥ; tapo-bala-damānvitaḥ; śrī mūlavarmmā rājendro; yaṣṭvā bahusuvarṇnakam; tasya yajñasya yūpo ‗yam; dvijendrais samprakalpitaḥ.

Artinya:

Sang Mahārāja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aśwawarmman namanya, yang seperti Angśuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aśwawarmman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci). Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mūlawarmman, raja

yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mūlawarmman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas-amat-banyak. Untuk peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.

Mulawarman
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Aswawarman
Aswawarman adalah Anak Raja Kudungga.Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

Berakhir
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang saat itu ibukota di Kutai Lama (Tanjung Kute). Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam. Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan hingga sekarang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama-Nama Raja Kutai

Peta Kecamatan Muara Kaman 1. Maharaja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri) 2. Maharaja Aswawarman (anak Kundungga) 3. Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman) 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia

Lain-lain

Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu. Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.

Pranala luar
 

(Indonesia)SEJARAH PEMERINTAHAN DI KOTA BANGUN (Indonesia) Labok keturunan Kutai Martapura

Catatan kaki
1. ^ Hinduism and Buddhism in the archipelago, 4th-13th centuries 2. ^ States and courts in the archipelago, ca A.D. 450 [sembunyikan]
l•b•s

Kerajaan di Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Nanga Bunut · Tanjungpura · Pontianak · Kubu · Sintang · Mempawah · Meliau · Sambas kuna · Sambas · Sanggau · Selimbau · Sekadau · Landak · Tayan · Piasak · Jongkong Kotawaringin Negara Daha · Negara Dipa · Kuripan · Banjar · Pagatan · Pulau Laut · Kusan · Sabamban · Tjingal · Sampanahan Kutai Kartanegara · Kutai Martadipura · Pasir · Berau · Sambaliung · Gunung Tabur Bulungan · Tidung

Malaysia Timur Brunei · Sarawak · Sulu dan Brunei Kategori:
     

Kerajaan Kutai Kerajaan di Kalimantan Timur Kerajaan di Nusantara Kabupaten Kutai Kartanegara Sejarah Kerajaan Kutai Bekas negara di Borneo

Menu navigasi

22. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. . 5 November 2012. ketentuan tambahan mungkin berlaku.       Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain          Bahasa Banjar Català Deutsch English Français 日本語 Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 04. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.

Lokasi museum di Jalan Dipenogoro Nomor 26 Tenggarong. Kejayaan dan kedigjayaan berpadu dengan perang dan perseturuan. Patung tersebut dibuat di Birma tahun 1855. mengisi lorong waktu berabad-abad. Sejumlah bukti dan saksi bisu dari catatan sejarah Kerajaan Kutai pun tersimpan di Museum Mulawarman.. Berawal dari Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia. Menurut teman di Samarinda. atau cucu dari Maharaja Kudungga sebagai raja yang pernah memerintah di Kerajaan Kutai Martadinata yang berlokasi di Muara Kaman. yang sedang direnovasi dan diperluas. terbuat dari perunggu kepal. kini lorong waktu tersebut sudah berada di masa kini dengan segala modernisasinya. Patung-patung Lembu Suana pun bertebaran di . Patung Lembu Suana yang menjadi lambang kerajaan Kutai Kartanegara terpampang di ruang depan Museum Mulawarman. kadang sepakbola 0inShare Untaian Sejarah Kutai di Tepian Mahakam HL | 17 November 2011 | 06:52 Dibaca: 1797 Komentar: 18 2 menarik Mengunjungi Kutai Kartanegara serasa menapaki masa lalu dengan catatan sejarahnya yang panjang. Museum Mulawarman dilihat dari tepi sungai mahakam Kehadiran nama Mulawarman dalam buku sejarah kerajaan di Indonesia terpatri dalam 7 prasasti berupa tugu batu atau Yupa.putra dari Raja Aswarman. konon Sang Raja Mulawarman mempunyai kendaraan tunggang bernama Lembu Suana. Prasasti Yupa tersebut berasal dari abad ke-5 masehi yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Pallawa.. Melalui prasasti itulah generasi masa kini mengenal Mulawarman.Keluarga/Kampus/Ekonomi . Bangunannya terlihat jelas dari pinggir sungai Mahakam yang berair keruh dengan warna coklat muda.

Prasasti dan nama dewa-dewi pun terpatri pada satu ruangan khusus. Kutai Martadipura masuk dalam periode kerajaan Hindu. salah satunya terpajang di halaman depan Museum Mulawarman. sedang Kerajaan Kutai Kartanegara akhirnya menerima kehadiran Islam pada abad ke-17. Konon.beberapa sudut kota. Lorong waktu pun seperti melompat-lompat semakin mendekat ke masa kini. . pada masa itu kerajaan kutai yang lain muncul. Yang jelas. tiba-tiba lorong waktu langsung melompat ke abad ke-13. baik di Tenggarong maupun di Samarinda. Patung Lembu Suana di halaman depan Museum Mulawarman Mencerna catatan sejarah Kutai dari narasumber dan berbagai sumber. Salah satu ruang museum pun menyajikan jejak-jejak periode kerajaan hindu kutai. Namanya Kutai Kartanegara yang berlokasi di Tepian Batu dengan Aji Batara Agung Dewa Sakti sebagai raja pertamanya. Entah apa yang terjadi pada dalam kurun waktu antara abad ke-5 sampai abad ke-13 itu.

Mesjid di tepian Mahakam terlihat terlihat indah dilihat dari depan kantor gubernur yang juga berada di tepi mahakam. Nama-nama rajanya berganti dengan nama islam yang masuk pada abad ke-17. Nama kerajaannya pun berganti menjadi Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Mungkin.Ruang prasasti dan arca dewa-dewi hindu di Museum Mulawarman Hidup bertetangga tidak selalu akur. foto jarak jauh dari depan Kantor Gubernur di tepi mahakam . Masjid Islamic Center. Konon masjid tersebut menjadi yang terbesar kedua di ASEAN setelah Mesjid Istiqlal. Demikian juga dengan Kutai Martadinata dan Kutai Kertanagara. Perselisihan antara keduanya dimenangkan oleh Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin oleh Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa. kehadiran Islam di Kesultanan Kutai melatarbelakangi pembangunan Masjid Islamic Center yang megah di Samarinda.

Lembu Suana di pulau Kumala dan Stadion Aji Imbut dilihat dari depan kantor Bupati Kukar Setelah menginjak dewasa. Penobatannya di Mangkujenang. yang menasbihkan dirinya sebagai Sultan Aji Muhammad Aliyeddin. Masyarakat Bugis terkait erat dengan sejarah terbentuknya nama Samarinda pada abad ke 16.Solidaritas atau persekutuan dalam sejarah kerajaan sudah sejak dulu. Sultan Aji Muhammad Idris pergi ke Wajo untuk membantu peperangan antara Bugis dengan Belanda sampai dikabarkan gugur di medan laga pada tahun 1739. yang kini menjadi ibukota kabupaten Kutai Kartanegara. putera mahkota pulang ke kampung halaman dan dinobatkan sebagai Sultan Kutai dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin. yaitu dengan kedatangan sebagaian pasukan Bugis yang tidak setuju dengan perdamaian Bongaya antara Kerajan Gowa dengan Hindia Belanda. Nama Aji Imbut ini diabadikan sebagai nama stadion megah yang dapat terlihat dari depan kantor bupati Kutai Kartanegara. Aji Imbut ini nantinya dikenal sebagai pendiri kota Tenggarong. tahta Sultan diambil alih tanpa hak oleh Aji Kado. Sang putera mahkota yang masih belia. terpisah dengan Sungai Mahakam yang sesekali memperlihatkan kapal tronton yang membawa pasir batubara.yakni Aji Imbut. Kini kantor bupati Kukar berdiri megah di tepian sungai Mahakam. atau dikenal sebagai Samarinda Seberang.pun diungsikan ke Tanah Wajo dengan perlindungan dari masyarakat Bugis. . Setelah meninggalnya Suktan Aji Muhammad Idris. Kota Samarinda memang berseberangan dengan Tenggarong.

Seiring dengan waktu. pada tanggal 28 September 1782 Aji Imbut memindahkan ibukota kesultanan ke Tepian Pandan. yang kini menjadi ibukota pemerintahan kabupaten Kutai Kartanegara. Kantor Bupati Kutai Kartanegara di dilihat dari tepian mahakam . Konon. kini nama Tangga Arung berubah menjadi Tenggarong. untuk menghilangkan trauma masa lalu perseteruan. Aji Imbut berhasil merebut kembali ibukota Pemarangan dan secara resmi dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara.Tronton bermuatan batubara lalu lalang di sungai Mahakam Periode peperangan pun dimulai antara Aji Kado dan Aji Imbut. Pada tahun 1780. Akhirnya putera mahkotalah yang memenanginya. Nama ibukota tersebut berubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja.

Namun karena mendapat tanah sewaan yang kurang memadai.M. Pasukan kecil Inggris akhirnya bisa diusir. Ruang dan display seolah menjadi segmen-segmen waktu yang menceritakan babad kesultanan Kutai di masa lalu.Kutai tidak luput dari penjajahan bangsa-bangsa Eropa. Salehuddin harus menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan bahwa Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda yang diwakili oleh seorang Residen yang berkedudukan di Banjarmasin. Sebagian besar Sultan beserta keluarga terdekatnya disemayamkan di kompleks pemakaman yang terletak di samping Bangunan Museum Mulawarman . pasukan Inggris pun menyerang istana dengan meriam dari armada lautnya. kehadiran pasukan Inggris disambut terbuka karena berbiat dagang. Berbagai display yang tersaji pun seperti deretan gambar bercerita tentang masa lalu Kutai Kertanagara. Bagian depan Museum Mulawarman dengan gaya arsitektur eropa Singkat cerita. Kerajaan Kutai pun harus takluk dan mengakui Hindia Belanda. Sultan A. Kutai Kartanegara pun tetap menjadi bagian dari NKRI sampai kini. namun tidak demikian dengan Belanda. Sejarah panjang di masa lalu itu pun sebagian mengisi Museum Mulawarman yang tepat di pinggir Sungai Mahakam. Jejak kolonialisme pun terwakili dengan keberadaan dua meriam di sisi kiri halaman depan museum yang arsitekturnya bergaya Eropa. Awalnya. khususnya Eropa. Pada tanggal 11 Oktober 1844. Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda dan Jepang.

menjadi salah satu daya tarik saya berkunjung ke sana..diresmikan pada tahun 1971 oleh Pangdam IX Mulawarman. sejajar dengan Jembatan Mahakam yang berdiri kokoh di atas sungai terlebar di Indonesia. Jembatan Sungai Mahakam di depan Kantor Bupati Kartanegara ***** . Tepi mahakam pun tertata dengan baik. Kompleks pemakaman Kesultanan Kutai Kartanegara di samping Museum Mulawarman Museum yang sedang direnovasi tersebut. Lintasan kereta gantung di atas melintasi pulau. Pulau Kumala yang berada tepat berada di tengah sungai Mahakam telah direklamasi menjadi obyek wisata baru. Museum pun berdekatan dengan obyek wisata yang berada di depannya.

Selama lima hari (13-17/11/2011)) saya dan teman-teman berada di Samarinda.Itulah sekilas catatan penggalan sejarah dan jejak masa kini di tepi mahakam. gas alam. Menurut Sensus 2010. dan Tana Tidung. Paser.. Balikpapan dan Samarinda. Catatan sejarah Kutai dikutip dari sini dan sejarah pembentukan kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat dilihat di website pemkot Kukar di sini. Penajam Paser Utara. Kutai Kartanegara. provinsi yang luasnya lebih dari 245 ribu km persegi tersebut berpenduduk 3. ibukota Provinsi Kalimantan Timur yang kaya dengan minyak. yaitu Tarakan. dan batubara.550. Peran masyarakat Bugis dalam sejarah Kota Samarinda dapat diambil dari website Pemerintah Kota Samarinda di sini. Kutai Timur.yaitu Berau.serta 4 pemerintah kota.586 orang.   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 3 Erna Sumin. Kutai Barat. Nunukan. Menarik . Malinau. Bontang. Bulungan.. Saat ini provinsi Kaltim terdiri dari 10 pemerintah kabupaten.

Green Fajr Bermanfaat Piko Menarik data:image/jpeg./9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSEBUUExQWFRUUFBcUGBQ YFBcWFxQYFRkVGBYVFxYXHSYeFxkjHBUVHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwlHCUsL CwpLCwsLCwsKSopLCksKSkpKSwsLCwpLCwpLCksLCwsLCksKSwsKSwsLCwpLyksLP/AABEIALcBEwMBIgAC EQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAFAAIDBAYBBwj/xABHEAACAQIDBAYHBAgFBAEFAAABAh EAAwQSIQUxQVEGEyJhcYEHMpGhscHwQlKC0RQjQ1NikqLhFTNyssJj0uLxJBclNHN0/8QAGQEAAwEBAQA AAAAAAAAAAAAAAAECAwQF/8QAKxEAAgICAgEDAwMFAQAAAAAAAAECEQMSITFBBCJREzJhcYGxI0KRw eEU/9oADAMBAAIRAxEAPwD1JLlMxSBhUAuVIrV0JUZ3ZXfZ87oqlhmz54B7FxrR8UifLUUYU1kNq9KE2fiM QtxGYXjbvWlWNSV6u7JO7W2ppvI41fROiYR2hiOr6szAN+2jH+Fzk+LCr6is/jdp28bhXRIW41tmW3nBbNb7 Y00aezyo1szG9fZt3h+0QMRybcw8mDUQzRnOk/ASxuMbZaFPBpqim4rELbRnc5VUFiTwAroMidakBrO7N6 bYe6WjMqooYuywBO4c8x1Mcga0dRGcZdMpxa7JFNSrUKVIGptCJlp4FRLUgqGUh4FOApop6is2WjoWu04 GumpsdDK7SNICgBAV2KVImkA01wU6KVMkUV0CuCnCkNHRXaVKkM7SrlKkM6TTTSmms1NITYjUTtXGuV ExrRRM3I4WpU2lWlGVghVqVFpgp6LSNyZTXlm22GM2uVYwlo5J4BbYJb+rNXpuKxAt23c7kVnP4QT8q8y6 G4A3WLMJN5zJ/hXtXNe8so8zXH6qVRpG2JXIE9Jcc+HvWWtMUvKFv5xvTNPVprpATKSDp2q0vow6T52uW LhVTcZrtsDRQxPaRQdykQQJ+yedFemfo4F8G7YAF4DtITC3IHAn1W4cjHDfXk5vvh70ENauW23EZWUjurkcZ 46fk6E4y48HvG1sYuGttcuSFUToJnkBw1rG7T2jiMfb6vqXt2WIbMAXYhZOp3AeqSImAeVTbM6fWcThjbvkZ XTLdWJNppAFxI9a1mKmBqpOmlc2Ns+9hrqXkP6TbuXGTPbuZhetMrxbNo9nOpCtAggK3dWk/VzkqIjginYl6 IGxazp2urc3CGUspfQIGCa5VIO6ePOtX0b2s2JsC49trZLH1vtzrnB5Ek8NIjWKu4LEW7RGpFm6pzI4P6psubQ .base64.

MJVCM4KnQQDpJqQG3aGWQgkkA6QCSYM8ddafpZJS2kwzJuNJE6rTwtNkAZpERMzpG+Z5d9Os3AygjUEA g9x3b69SzhoetPU1xRT1WpbGhwpwrkV0CoZY4U4Gm10CpGODU4UzdTZpUFk4pVEDSmpoew9iairtKqRL5 Oiu0hTqQHK6BXYrtIqjkUop1cJpDoaahc1I71XZq0ijOTGtTDT4rmStTIZSp+SlTsKAy1Koqls/F50Daa+Pz41aa4 AJOgGs8qRqZ70g7SyYXqV/zMQwtgccuhc/Afion0a6Pfo6IDvW2J3es+rfBf5RQHZtn9KxrYq4JS1CWUO7dOb w3knwHKtjaxAIkGe/n7K4tfq5b8L+Te9Ifl/wX1avJ+mWxLd3HYpMRIuXkFzDXJgAqkKjEyAhIy9xXhOvp63qyX Tnom2KuWrtn117NwBwhZBJGXMIzSTrI4eWmaEnH29k45K+TyPBdFsXadTkOQtBZWDb5BiDrvOorbdBdrN g7vV4i3+qdlzg/s3U9m4s8QZGnDwoNt/ZuLwC2ma86G4C09YWyAEg22iVLAFTIMamm7LwuIxjqxZrsaZiQN ByB0A8q83JsnyuTrjTXB6RtfaOR79xMxHUZ0IaRntyvq+sD20IIMHWaz2PxmLx7B1wrm3lItsJSOT5tJ3TG7U6 1PtvY+Ks2OxlNxmS0qoWZgVbTXLr6lydNO+tb0X2Q9myM7XNfsXMs24GqyNCJmCDERHOowqLdT6KnaVx A+z9hYy9lGLfq7FvKeqDglsnByoiNJkk/OtUu1LPV5xcTJMZswieU+FYLph0w65Ws2CTb1DOv7WPsryTmePhv xowj5GIudlmBgmJK6fahdJI0M+E13S9RHG6hz+TlWJzVy4PVn9IOFF9bQaZbKX0yr3zO72UzbPpLwtjRSbrclIj zbX4V5U+EywwUJEw3WNLk/wAQJBA/hPHjVErJOqiDv7TT56njyqP/AEzZX0Yo9juelDBhFaWJKglVWcpIkqT zB0o30c6RJjLRuW1dVDZZZYkjfB4xXmXQHoKcS637uQ2FYgrrNwr9mIELJEz4RXsFmyqKFUBVUQFAAAHIAa CujE5y5kZzUVwh9OUVwU4VqZnGpRXJrmagQ6K7lpoNOmgDsVyKVICkM7FdFKlSAdSrkUqChTTHanVwimh Mrk10VL1dcNurszpnABXYFdCV3qqmyqYzLSqTq6VFhR53snpXh7qoLTaEHQ6ER3eRPlUfSfas4O8EkMAoPg SM3uny8a8S2XiMjllfKADwjTUgaa+Vem9DMEXDMTKvbyyZMgz2e1vEAe0xTjJzVIXXLDOyMAMTspbatlNxCj EGYZX7QPEAgLI5Gptg469YvW8FeyMvUs1tlmeyWMEkCdAw3fdoZs61f2ddYC22IwtwycmrodwOUayBodIIj dpGgwHV3bxxAW6W6vq16y11QtqSS0BiS7GYkaVyqD4VPZP9uzpcly7WrDYM1X2li+psvc0ORS0E5ZIGgnhJ gedSKaxfpF252BhxxhmPwXSvQyS0jZyRWzoxmL2i2LxGZlHbdnhyctotpoTvAAGm6QNK9E6LbNGRcinq4a2 ADlBFgs/WEsJTrLihdd67xXl+BtnOIk6gSBMTJ09h4V6r0SxqrZXrC2/cNQc0FVQbizaAb413cPCyPm2elDqjV4X ADr1uAaBHDZpzy7Zl4a+vcHdJ50B6a7ZZw2EsHtERecfZU/s15kjeeAMbzpo8dsp7ttYuPauK4udhoEiTkbg6w YIPIVUsbFS2hgetLF2IzMWmWLD7UnfuE1UlLpISryzFYLoyAmUjPkMwrZbhIzK2UN2WAJWRPdEgBpcbgQ6n rDbZTA67q2D22VvUuliu+IhnB3wARlrVPhMoGUnXUocx3GHuKV7Vu4M0kahp01Ykty5AHZwARpdgtauafa g9gmNdQpje8QBY6K2MBtro+zEZVR1jtNb1dY5r1YuDxYEcC1N6LdF/0m6ALltraEM6suY5ZjKB2lBMbww8K 1l/ZNtGJJ/RmZpDZS+GZzugfsm3QOwddM4rS7MwptoAxDOdXcLlzndmPEmOJ1rbDi2lz0ZZJqK/JbwthbahE UKqiAqgAAcgBuqcVWt3SFlvE93/AKqWxfDrKnQ9xHuOtegzkRMKcRVO9tW0hIa4oI3idR5Cql7pZhl+3Pgp+c VNFBXLXCKzl7p/h15nzUfOqV30lWvsrP4p+C0CNgBSmsHd9JLH1bY/lY/Eiql3p9iDuWPwqPjNFoVM9JDCnZq 8qu9LsW3Fh+KP9oqrd2vim3t7WY/OlaHTPXGugbyB4mKgfatpd922Pxr+deQMb53sP5fzppwt077jeUCjgD1 m50nwy/tV8gx+Aqrd6b4ZftMfBY+MV5admMd7sfxGq17B21OuvtMcZNL9hnpl/wBI+HG5WPiyD5mqF70p Wx6qDzuT8FrEWdnoRIg8fbU4wC8qfPwI0V70qt9lE/lc/MVSvekzEHdp4W1/5TQv9EHKl+jjlTphaJ73TzFt9px 4EL/tFUL/AEjxT73c+Nxj86nNkU026dMLQP8A06/z+P50qvZK5RT+RWjFbOwNhiA0qSYYGSCIECY01nWvX9i 7Pt2bSi36uUa8xvnTxPtrKbc6AATcsEhswMcgScwB8wNx0FGui+LYWitzNKg6RMZTlIUQDrE+dXii4OmZyey4 Ld7pfh0cKX4wTlMLykx3UVwO07d4TbdW8Dr7KxuMxGAuXeqYNnMAjKpywIEmY5bp3Vm9ogYa/wBbg7tt kWFEXO1O9syGNJBE7oNU8lflCUbPYGvgKTIgAnfyrxzFXDccsTJJnXj76W3em5vrZUCIEugBAzEnUHlrMDuml hYymdOG+uD1uW0qOr00OXZGjQZ5VrOie0Aby8MinIvedC4H3tR5Csr1QJ09tTbPx/VsG4h5BjUgiCN3hXm Odo7VGme3YHpDnVxubsssiQZGUEbpUsj68u+qW08VesM920ov2GBuMmaHst9t0n1kIklOc86yB2v1SLeQ qjNINsAZCGM7vstmltDGpEVodndI1ZFAYHQjxI014fnpSXqJWN4kG7NxXtq6sGV9UcMFzclUt/luskBGMEac4 jwghg+YL1hIVoK27rbiLyTCXZkSImOPqVidoW/0YPcwznLmzPYYB7ZAMzlOhAme6NO4tgOlwxVssECuezdVl Y4a8NBJbelwDdx0AM6R0xzxatkPG0aHZqqt/KrXLOWc2GK/qyd4NpvubzC6dymRRHre2wjQQQeDAj4yD7q wNvbIXa1lQxZbdkrJdnMstxtWYkncONanYeIdusFwyUfKD95N6E98GCeYNa+my7ZEkZZoVBsK3vVPfp7dPn VhKp3Dqo5sPcC3xAq1bNenJHFFgbpL0Vs4hWc5kdVLZ1JE5RMMu5t0c++vPP8ABk5V6ttK8BZuaierfSdfVPC vN89Qo2W3RWXZaD7I+p/OplwSjhT2uQOA8d1RjFGD2l8QN3jqaNUhWyUYccqcLI5UC/xe4RrdQeAny0Bpj .

bRc/tj5K3/aNKVodM0PV0slC9m3yyNLO+o36eQ1oQLoI33G9gn+r60p2FGoaBxFMF1ZgMJ5SKzItg/YuHz39 /q6e6rey7cXJ6tl0Paae7uH0KLFQUuY22NCwnlNBcS6Ez1iiTyMeG7dupbQQm436tDouuYidN3rACPKq5za9 m0NCJLAz3asfqKTY0EMPtO2gyyTG4ASR3cJq0cevV9YAcsTw3ATO+gZc/etCO5Dl7tx+W6iFt/1Hra5T2gDG4 xAA3eXCmmKjh6QLwQ+EgUw7aY7rZPLj8tPOhwvn98x8A0nw0GlRtdB33HPfl0O/QS2/wDKlsx0En2pd4W/ c3u51Pir7BJBGaJ4Rw018/ZQFjb11c6cgI036nz1ordINjdoU3TrGXfMb/KmmJoptj786FP5kHzpVWW2CP8AK /qX/tpUrHQb256R9EGHKiZzsRmjgo7tY1rL3OnOKNzMr5WAgwBBG8aHwqO50dDYe9dDLmtAsyKSwgRpM aHdxPhWeuWWILBSFGhbhPKd01M5SshRQQxHSN2cOQM4PrAZTx5cdd9cs41iSbkOzn7TGdeUHjJqjawZC9 Yw7IYDjyJ4dwrlywZzEQrEx3RrHvHtrLyVQUwOGdbjZf1cEzmiRkgwG5k8uVFreKi3OcmJlssHNqJ46cJFCLGJd cOVEZXIAJXtRxKkjQaEGN+lWcNHUd06Vz52nE6MP3FnD7SkwNZB+FE9k2Q123M6sPKDWXFuAWBC66fXk a13R8y9o8crHzyn865MkNVZ0xns6CXSVYW0i74znlqNPnVXC7TZVgzO8d+p1PfJPv51Wx20C+IcAE5Dk0BM ZdPzqS3hnb7B8W7I99ZxxSaVI0c0n2EP8XkEEyCIIMagREzpwqDE9I+rt5VOUDgD7d31rVN9n3CSCQsaDtLD d8k6D391BcTs8kkM25ogGRv3zx8qp4dfuBZE/tL/AEe2i7Yk3JgyDMAxPZEA6GAeNaPpH0sxNtkCXmQsgZyk LnaW7cRpIjSsxbQWLptacCImCIGsnxFaHGKG6ho3vbHf2CxPxro9OqzL9DHNzjf6gh+k+KbVsReOn719PfVO7 jbretcc+Lsfiau3D2F/0Yk+0uPyocyFW7j7jy+denKVNI4FHyNwV4ljzWdRvovhukVxNG7YHPf5N+dBLBhm+uV T9Q7zkUt7PnWiZJrsFttLqkg5SN+YaCfPWpv0sEHtqfAaDQ799Z7Yuz7q5syxJHFfzoymFPED2inVgUktNH7Ma fcJ8vVOlSCw/wB5fK3Hl6m786Iqnh7RTswG9lH4qnX8j2IMI+RSHYkkzwEeG6qq4R41uXD7v+dXziE/eJ/MKjb G2h+1t/zCjVfIWykdnE7y58TE+8x5VJhMKLbZoJO7Uzy4Be6pTtKz++T2j86YdqWf3o9lGq+R2yK9gQ7FisEgD 1o3Dh2ZFMOzF+6u4jWdx36aVI22LH7z+k/lUD9IMODHWGeWVp+FFR+RcjzgByXT/X/3d1PEhcoAjUbtNZne TzqA7cs/eb+U/lTDtuz/AB+yj2/Ickowg7v5E/KuHDgcv5UHwFV227a+7cPl/eo229b/AHdz2D86Lj8jplvq+8+2 PhTWB+97zPtmqZ24v7p/d+dMfbY/dH20XEKZcyDmf5j+dKh523/0T7aVLaAUwda29cs4S5ZKqUvWmQGIYE kSSePHfUe1LqOllbZ/V21TMs69Yx1lZ1GsT3mqd1CykZlOogZk05wJmnnDQhmAcynv0zT9eFcqnJL3F6l/bOz BbVspkFZk6SQyDd+J9e+qWCuv+j3LYUnMimOqLag7wZGUxxg0SF7OhNw7hv0MDK85pG+Sp8xUtrbRCZVK yPtQCTHDfHAcOFPax68AfEucltSpgAEmNNSTB8CfeatYKweryDWW0gzTcTszFsoCrcZYXsorlZCASQBExx8aP dHOhuIcdu06qsszFSqiBMEtx3ad9c+drU1xJ7gvC7IAJ68XUCzJyDIqncwJI18zv3HdRvoxYlhlJIRHMxJKjd2RM mOFS4a/dYGMNfJUHIepa6imJIZX1Xs8jpviiHR3Zt+3bxGJuIyiyhLEqUMyWMLGsAajvrnySc4dG0IqMuwViuj 4wrXDdd9GQXJtiA95TcVDJ9aJkcKhc4ZAM2fxKqJ9pp3TbpccTlCvFsLnkAS9w9liwO8j1fAGq217jWmQoASG fQgHQBV0nQHT313YpNxtqjmnSdJkiY7CkwMxJ3AdXr76ZjjbMBA6trE5dR3AHfuofhbn6QgZlAYXra6KFOrLO 4fU0Zs4PPeQ8AHY+Adj8Qg86Mr/AKbbHj+5UD+kS5sZbI0y2UU/6jw8hFHhaIs4ZiRrduRB+6jzPL1azT3y98s Qc2eSOIg8fD5VsNr4drdjArBgYd3JjTNcRmieetZxx6Sxrz/wuU9ozfgARKqP+hcP813/AMqG4kwQebafP41cut os7hYX2khvlQy8xCqOGZPbAJrXLL3pGcF7WOt72qnjbrA9liPAkVYRtGqjir2/dpXS+jBBmwk6ZjP+o1cGDEan2 n8zVLYZ6wZiANwjvEme7fuoptAEWmgxuG7nE1GpdgXaGJtodADGkmY8iDrUuzMZZuaGFaNZgDfuBJ1NZrE vLnxj2U202vvqSjfDZyzuG6hW0sfbt6JlY6a6FfDQzNG7V9mwouzDNbn215/fuE3SOA09nGm1Qk7DWC24sx cURoAQBpzJnhR5LSOpZCGGuo3aeVYW63ZJH1rWl6C32dbiEyq5WH4pB8uyKSVsbYQx123aHaiYkLuLeBis5i dsMWlYA4AgEjumNat9LHPXQToo07qz2JPZ05/KhqgNLgNtIdH7MD1tTJ8ANKL3MPu8fzrzxQxO8+2vQ9iMX w9tmMsRv8CR8qaViboG7S2mlslRq4IlTI3iZn2UBubSuEzmI36SdO6odquS7knXPv8AOKoshHOkM0mE20N1 wQAN4kknv1otdtaAxvj5d9YnD7z4Vs9jmbCknmPYTTSsTHdR3fClWd2vfui+4UiJ00XdA50qPaM3PSe4zvcD WkW2GAzCzbEFYBi8qAkZgePGs6+Ftt9qdZ9biKJbZ6am/hWwyqES6LcySCptnMCYABLHfoOHKsrhdg53RQ0 ZzlnJpOvGddxrHaPTA0BQZcs6eQ04D3Cof8NTv9tMPo+ucLiH8LD4VGegV8bmtn8TD/jWi4AJ27bD1bt0Ruh 2EaR8NKlfrHXK166y78puMw9hMUBbobihuQHwuD5mpLfRPGjcjDwur/3Uh2b7objLq3urDkhyWlixZcqnVT OhOg8K3OKa4VKlsyOMrKeIYEEfXOvnr/FcVh72VbrpdRssZgSCdI4g760trpJtofvGjnatn5VLhbKUjev6PMIYIts uXcFuPEAk6hiZ1J9tc2j6Prd7XPcTfEZT6xk7xzrD3PSJtWzHW21E6DPZImO8EVNY9MONjXD2m7wt0fBjSdoK T8GjsejTqlAS/oHD9q1JlYjUOOVFsD0QNm27W7qtfYIqZgVRApltQS0mSfEDWsX/APWq8NGwieTuPipqzb9N .

Y+1hG8rv5pUzjKUdWuCotRdoKWfRaZzPiRJmctud86zm+VE+l+BxDlbVhGewlkARALMqZBIJmfW7taBWvTZ YjtYa6PBkPxirdr004MnW1fH4bZ/51VO1JroVqqRk8fg7tlc1/D3EAGQZwQDAhVBGhJ3+RNBb16SB/FNel3vS zsu6At1bjCZyvYVgDziTrqajs9KthXSB1ST/APysPeq0tHdhaqjzZX0PjVK5E+J19oov0txlj9KufoqgWTlygBlE5Fza Nr62as5ibkiupswoObC2ilpIcwWJPHhHKtBj3mySNxI4zO6vPUrT2NtobAViqsIEAHhGpMRwq1VCd2Za/fOdv 9R+JqbDtMGor1vtHcdSfbXcNIOu6sDQ9Fwp/wDgr/8AqHwrCP8A5reJ+IrY29qWRhQnW28wthYzjeBrWNLf rW5SdeBk1rNdERO4gdk+A+NH/R+3aveCfF6z2JbQxyHxo50EuhDdLlVBygZmCyRmJiT3ipgvcN9D+lP+efAVn 8Xu8x8KPdJbga9IIII3gg/CgOL9XzHwomuQTI0fUdwit70eP/xk/F/uNefhhNbzo/cjDJOm88t7GN9GJchLox+0v Xf/AF/Oq195yxx91WdsiLlz/VPvoYl7d3GfbUyXJSLSaP5VrdgN+oHifjWQS7L+RrWdHv8AJ/EflVY1yTIE7Vulbz gBYkHUTvAPzpVb2nh5usY5fAUqr6EfgNgZcuKzHICd5MwBE8t2o76KdE72bFIpDCNYgASitv5esfM0EiJJ9Zp0 ErE8IjdWi6CXScQV4BC3nIE++uOK5GnRt8YSLZgwdBPiRQ98WytBNzxiR47u+ru1Z6sZd5Ye4En4UGRhwy5h qYZhB1J36cK1l2WgpYxLnUMTrEEDu7u+jy29azWzWbrFEGC665gQIIrVW11oiDPGcWM+1jxnGAeP60Cvff8 ACeOQ9/ZNeH9CrfW7bw88cXnP4WZ/lXvD7Sv3bhNrNlG4AaAcJ4EnfEUpTUAjG0U8V0fV9HQxuiCAdQdRz 7Px51hukPRJ8JcZktk2bhECNUbisb4+VbzH4i841XtyABkkkCN6nfx9u6tMlg3rAF5crEAsARoVIIPEDcNNYmKl 6zXKLja8nzrtPYDPckAgQPsMeVaDY/RG4LSdkdoZtc4392QgbufKthtPLce6cqqCx6uIE5d8c9cw8FnxK4HDtlt CD6lvgTvCn503hUoqE1xVr/RjPPovqQ7ujyEdHrgbIbZ7LQTrHZbXh3GtTsPoCcSxuXUKWUkAkgF3MAb9wE+ 0ij+GhXL6ZuszkEA9jOZ0PCMx8hW32ns5jaRbRhQ0sok5gTMTI0kk9/lBc05tSkvHBrHWNxj88mXx3Q22ti4Ra QBbTMNE0yqT8q8PRRpoPZXvfSHCNYw91i5ZjhsRMzoBaeBM949leAHEDxirxu7symirjrutUSCfo1aNssZOnt /tTXtgDePj86bBIiW39RXcv1pXOsH0P7GnBxz+v5aBjY+pFcj61/KpRrx9/wDcVxl+vpqBEeX61pFafl+vqa7k7v d/40AQx9aUsv1pUpX6+hXCe/3/AN6AIwv1p+VKPr6FOzfU/wDlXDQA2PrX8q5l7vjTgvd7v7Usvd7v/GgBp+v qabH19GnEfX0KU+Ht/vSALbF2AbozkEpJEKyqxjfBIPwqTb+yGw2VkuObbkgS0MrCCVbKYO+QRv5DdXdhdJ v0cQyZ4OZe2BH3gQZzA6eHnVTa+2DfjTKo1iZ18R3VK2sriiW1tRIGYXJ7rhj30qEZaVL6f5f+RGy2nhizl1UZpIe T2uG4HRY38KudBznvXmmYRBMASSd5gb+zqeJE0GxgLXLzlSQWKyGj1VSR36zvHKtH0HwJtrdJntMsSIMKDv 8AbVwez6ISoO7TJhQBJ1MTG4f3oIzMWacy90q3lFF9pvBH+k+Uka+6geYZipgncCVK6zzG+aU+zSPQd2SQSs KQQwBkATAJnTwrQs0KTyBPsoHsgHOsiCASe8xGndrRfaTZbF1uVpz7FJpx6CR5h6J7PWbYw/jdb2Wrle7dG7 xV2tkatrrzWQ1eLehO3/8AdVY7ksXmJ5DLl/5V7NsW51uJNwDSWO7dPA+R+FY5PuiaQ+1miOCQtmKgnTW OIiD46VzH3ctp25Ix9xqfNXn/AE86RG5bW3ZYrGJNpvWV2KQCyxp1YJgs2kxppWj6JofsTBocI19izsiugGUTb0 gERuGsk+06RVmxdBtBtYyzBZjuHImruzMDrlUabjwEDg0akTUFrZjm/wDo59UHMX52yZEd/CvNk5eojGUeO VfPa8nZGCxNr9SntLDIMLaYqVuExoRItkyzMSNARIg9x4TW5w7hkUgyCoIPMEb9ay3SDZrC1cAgZkftyRMrqS BMRPDyqPof0jm3kYQVyr1ev6tVVRmBIkhjLQTParrx5HbUlVHPOMf7fIR6RQeuDgFThmUA6qZ9YEcZGleM+ kfAYdb6rYt4e2AGkW7vbJ7P+bbYEWzvIA3hpNer9NdpfqLjJ9hVExwe4infwhvfWB2vcXFZcyq2WR1kRAJloyx mO/UzFdGPm/1MZnl2JsZTu4cwfHcIqFV04a+2iu0raq1sKI/UoWO+WYST7IpmD2VduDNbtu8b8qMwHjlBiq YgeCNZFMSzJ01q3cwvaIIIMwQREHjpvHHSoCnKkBIlqNdCfhUT2iTE6AbqJYnAFIcHMraZt0Oo7aMOBB1HM EHnA+5YIM76QyIKf/cGnKRxAB8BHhuqzHAVVvJRYUO07vav5ijF3odixbNzqWKKpdsroxVVElmVbhYADiRUe zmkKCNVIUiNxHOvQsas4fEjK7TYfRGytAymZkdkRLDioI41olaJ8nk+Tx/q/vTSh+gfmtWmwq/duf0mmnDLzc eKfkKQFQjw93zFKfD+n86s9UP3ntBHzpfoxO51P4j/AHpAVpP1/ZqWvf8A1fnRro7gAcSnWKjrDSDBB7JjSAd/ fwov0w2fZ6lDbw9tGFwAsitqMraMC8bwNQOBp0FmNJP1P5VGG+tPmKnNk8j/ACt8jUYHf72HyikAyR3f0/l Sp894/m/tXKAPWMRsbCRFsXQMxeGZWGY+CzAPfwqfCdgRM9/Hz76CXNvcAMp4ZgR7qGnaeJBJDW3nhB Hs/wDdbVFdGds0O1buZogEFQCCSJ38qH2ECNJVwDybNG/T3e+qA2+37WwT3rDfXtqzZ29hzvYoeTAj8xWc o2WpGq2HclxqTlVtSIJ1WiPSNowWIP8A0Ln+w0G2Rj7eaVuK2kRmE89wq70rxg/w/Ed9sj+YgfOiqQ27Mh6I NMRiG5YYjya7bkeYBr2TY+MFsEzx107geG/n5+deW+g7A9a+MH/RtjzLkj/bXoV+01toYgETrIA38STA07+Ps5 Mmykmkbwpxom29tS4yN1J7UEqDuY9/CPHTSgWyuj5Nw375i45JKAgplIVQp3yRE+yZijOB2zhbbat1tyTFu2 rPl8uLd/Cp8XduXWzW8Iy8zcuLaB8U1b3VLjNq2+R2jQ7G/wArxYx4aD5VIMMBea6T9gLqd2pnyiPfQULimE .

Pft2RwW0mYj8Tx8K6nR+2+tzrr553HYD2DKvuNaJRpLuhW+Sbbm17Ij9akwRAYE+QGpoejKwJt2bzu29ygtI e6bsSNO+jmG2ULfqLbtj+FRPuirP6GOJJ84+FGibuhX4AdjBXyhVupthiC3ZN8mCDlhgqxp31dubDw778Pb8c gX4QaKLbAEAR4VwitIpol0wBh+g+BRsy4W1OnrLnjKABAckDQDdR22+UQoCgbgBAHgBuqPFYhbaM7nKqj MTyA41xMZb+97RHxqyTAdIPRAuJxF2+uIZWuu1wqbQYAtwBDAxWW6QeiK5hbdzEm/bdLI6wplZWMRoN 43nnur29byncR5Gs76QbBfZuJUAHMijXd66T7ppBR864LaeSQwzo8Z0MjN/EDHZcSSG4TxBINz/D8/wD+O3 WD7hhbo7jbJ7XipPluqe30Fd2OTLBOnbXNrr6ubNxq6noqxJOjosfeze6AZpWh0zPHY+IzwLV1QOJRlHiSQAP bTLmGS3Jdg7cERgQOWdxoeGizx1Fay16K7oJzXQ2kgqJAPIi5l9x0pw6CvadXFpLhBkl+sAnuQKV9p9lK0FM5 0fwGCTDqWZg7EsWZXAmTChtF0gDxmiJ2rlPrRIjRhqDoRodxqx0OuhbZRsqZb162VP2GzllP8WjRPCAaPYvZ 8rMhtdJE67/DmaI5HHwNw2Mqb9tt6IfwKflVyz0ZNxM4w4y/eKhR8ifKp9u7VTCRaaVmDdEJlbikZdRu3VJY 6a2FEdeCG0hWUaRu5+6t4TUjGUWmdudEsCEGcPmP3X+WseZrPba6Cqy//H7Jne7QIPDQEk7joeB0p/R/bg uYjEAv2SUuIpbQSCrZQT/CN1Edqbds2CBcaDExBJI5wBoNOdXUWhW0yl0f9Hp6xWV0DKhM5gQSAQwgD MOMaGodubJLjq3LW2Vge7cRrB13iDu30Z2H0rw7XIVmEMJPqiOBAIM1sNp4XD42164DDRXykEHed8ZxzH nU0l0Ps8WxXR5kEi9PcAxPsK/OqGD2VdYHKRozCDlGoJnUkVtNqbLuWbhRwJEEEGQwO5geX5UDwVyGuLI nrW05yFPzrNyhfYcg7/AMT9xfd8mrlHS/hSp3D5QWzQXbeYQ2vjr8aG3dhoeEeGnwpUq2ZBXbo4fsuR4wR TX2FejVVuDxHwalSpaoLKtjZFhnyuOqI3lZJH8ulaTZnQO1dEfpV1rJ32yp7XIbxx7qVKuScmujohFNGj6Pej2zh C5TEXwLhEhSqaLMAkDX1jyo9hujuGzaWesbncYv59ske6lSrJTbdGlJINYfBOBAC2x90fkIFWFwA+0xb+n4Uq Vaaom2WrWGVRoAKkFKlViOMa6opUqYjjClkpUqAMp6RcebeEZQPXKgyeBdR57/AHVJYuS09w+JpUqtLgi+ R2G9XUc/jT1fXQkacCRz5UqVIoabYeA6q8mO2iNx/iFeQ7R6X3cLtLFAENYF64iWzJRMrHQKPA91KlUyGgph PSRahi1jRQZNtyh05Bsw+FC7nTxL+KwrqLlpEuXA8tJYMgAnLE8K5SpUOzTbKtxdxqt6pv8AWCQNVu20gnfv Ktpv5021tC3aJAVmQfaU5XHdvGYb9ZB8aVKs5cMqPJSxTYXEtlCG47cDbQsDoP8AMua8eZoRivR5lkkBCeCu TA5EsDJ8NNKVKmuwpGdu7BtdatsXgDkZgzI0SD6nYBO6DMc9Kgx/R7EWl6xgDb3Bw4IPgDDceQpUquva2Z SKplRI0BjTeT3zGg18aK2Ns3gBLuABI7ZiNddPCuUq52SK9th7rZjmYEySxGkfdWNB3VVs4wA6mcxJzEDXluE+ 2lSoSTsa6E20BPrNppu5edKlSrTVDs//2Q== .

Sumber Sejarah Kerajaan Kutai Salah satu sumber sejarah utama yang menunjukkan eksistensi Kerajaan Kutai adalah tujuh buah yupa yang ditemukan di daerah Muara Kaman. yaitu mencakup hampir seluruh Kalimantan Timur bahkan hingga seluruh Pulau Kalimantan. Yupa adalah tiang batu yang digunakan sebagai tiang untuk mengikat hewan korban yang dipersembahkan rakyat Kutai kepada dewa-dewa dalam kepercayaan mereka. yaitu di kota Kutai. maka berubahlah sistem pemerintahan dari kepala suku menjadi kerajaan. Kutai. Kudungga lalu mendeklarasikan dirinya sebagai raja dan memutuskan bahwa . Pemerintahan Kerajaan Kutai Berikut adalah beberapa orang raja paling berpengaruh yang pernah memerintah Kerajaan Kutai. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang telah ditemukan. Hal ini disebabkan karena tidak ada satupun prasasti yang menyebutkan nama dari kerajaan yang berpusat di Kalimantan Timur Tersebut. Kalimantan Timur. Tulisan pada ketujuh yupa ini mennunjukkan bahwa pada abad ke-4. Hal ini dikarenakan para raja kerajaan Hindu pada zaman dulu selalu menggunakan nama-nama India. Jika dilihat dari namanya yang masih menggunakan nama Indonesia. telah berdiri sebuah kerajaan yang telah terpengaruh Agama Hindu di daerah tersebut. Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta ini juga memuat informasi mengenai raja-raja yang pernah memerintah Kutai.  Raja Kudungga. Kerajaan yang berdiri pada sekitar abad ke-4 ini memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Nama Kutai sendiri diambil dari nama kota dimana ditemukannya prasasti yang menunjukkan keberadaan kerajaan tersebut. Para ahli juga memperkirakan bahwa Kudungga pada awalnya adalah seorang kepala suku. Namun setelah masuknya pengaruh Hindu dari India. tepatnya di hulu Sungai Mahakam. para ahli berpendapat bahwa pada masa pemerintahan Kudungga pengaruh Agama Hindu belum terlalu kuat. Kerajaan Kutai diperkirakan terletak di Kalimantan Timur.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Kutai Sejarah Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai dianggap sebagai kerajaan bercorak Hindu pertama di Indonesia (baca selengkapnya: Sejarah Masuknya Hindu di Indonesia). Adalah raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Kutai.

html.pergantian kekuasaan harus dilakukan secara turun temurun sebagaimana sistem kerajaan pada umumnya. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Kutai dengan kategori Sejarah. Aswawarman pulalah yang memiliki jasa paling besar atas perluasan wiayah Kerajaan Kutai. Merupakan putra Aswawarman sekaligus raja terbesar Kerajaan Kutai yang membawa Kutai mencapai puncak kejayaannya. Kuda-kuda yang dilepaskan ini akan diikuti oleh prajurit kerajaan yang akan menentukan wilayah kerajaan sesuai dengan sejauh mana jejak telapak kaki kuda dapat ditemukan. rakyat Kutai dapat hidup aman dan sejahtera. Aswawarman disebut sebagai seorang raja yang cakap dan kuat. Perluasan wilayah diakukan oleh Aswawarman dengan cara melakukan upacara Asmawedha. Mulawarman disebut sebagai seorang raja yang sangat dermawan karena telah memberikan sedekah berupa 20. Dibawah pemerintahannya. yaitu upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas wilayah kerajaan. Runtuhnya Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai runtuh pada masa pemerintahan Maharaja Dharma Setia.000 ekor sapi kepada para brahmana.blogspot. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. Terbunuhnya Maharaja Dharma Setia ini menandakan berakhirnya Kerajaan Kutai sekaligus menjadikan Dharma Setia sebagai raja terakhir Kerajaan Kutai. Pada prasasti Yupa. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste.  Raja Mulawarman. Dharma Setia sendiri terbunuh dalam peperangan melawan Aji Pangeran Anum Panji Mendapa dari Kesultanan Islam Kutai Kartanegara. Terima kasih! 0 0 278 Artikel menarik lainnya: Sejarah Kerajaan Tarumanegara .  Raja Aswawarman. Aswawarman adalah putra dari Kudungga.com/2012/09/sejarah-kerajaan-kutai.

.Rabu.. Untuk universitas di Jakarta. Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.. Ditulis oleh: Algo Wijaya .Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone... Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha . 26 September 2012 Belum ada komentar untuk "Sejarah Kerajaan Kutai" Tarumanagara Dari Wikipedia bahasa Indonesia... lihat Universitas Tarumanagara . cari Tarumanegara dan Tarumanagara beralih ke halaman ini. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA.

Didirikan .Tarumanagara ← 358–669 → Wilayah Tarumanagara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Sejarah . Sunda Wiwitan Monarki 358 669 Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Serbuan Sriwijaya pada tahun 650 Sundapura (dekat Tugu dan Bekasi) Sunda. Buddha. Sanskerta Hindu.

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s .

1 Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta 3 Lihat pula 4 Catatan Kaki 5 Rujukan 6 Bacaan selanjutnya 7 Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten .1 Prasasti yang ditemukan  2.Prasasti Tugu di Museum Nasional Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.1.1.1.4 Naskah Wangsakerta  2. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah.1.3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara o 2.2 Sumber berita dari luar negeri o 2.1 Prasasti Pasir Muara  2. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan.2 Prasasti Ciaruteun  2.4 Prasasti Jambu o 2. Daftar isi        1 Etimologi dan Toponimi 2 Sumber Sejarah o 2.3 Prasasti Telapak Gajah  2.4.

dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. Sampai abad ke-19. Ciampea. sekarang disimpan di museum di Jakarta. Prasasti Tugu.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. berisi pujian kepada Raja Purnawarman. Lima di Bogor.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Kecamatan Tarumajaya. Bogor Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane. Prasasti Jambu. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). 3. ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. Prasasti Muara Cianten. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1. Bogor 5. ditemukan di Kampung Batutumbu. Kabupaten Pandeglang. Desa Tugu. Prasasti yang ditemukan 1. Citeureup. Kabupaten Bekasi. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati sepanjang 6112 tombak atau 12km oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Ciampea. [1] [2] Sumber Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada. tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. tempat itu masih . Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Bogor 2. Nagara artinya kerajaan atau negara sedangkan taruma berasal dari kata tarum yang merupakan nama sungai yang membelah Jawa Barat yaitu Citarum. Prasasti Ciaruteun. Pada muara Citarum ditemukan percandian yang luas yaitu Percandian Batujaya dan Percandian Cibuaya yang diduga merupakan peradaban peninggalan Kerajaan Taruma. Nanggung. Bogor 7. Selesai penggalian. Bogor 6. Ciampea.Etimologi dan Toponimi Kata tarumanagara berasal dari kata taruma dan nagara. Prasasti Kebon Kopi. Banten. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. Prasasti Pasir Awi. Kecamatan Munjul. Cianten dan Ciaruteun. 4. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten.

beraksara Palawa. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat. Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. berbahasa Sanskerta. namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). Prasasti ini peninggalan Purnawarman. Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: . Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan). Pada zaman ini. yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut. maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi. tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya. Prasasti Pasir Muara Di Bogor. Isinya adalah puisi empat baris.dilaporkan dengan nama Pasir Muara. aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah (lontar) abad ke16. Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. prasasti ditemukan di Pasir Muara. Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Ci Sadane. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Ci Aruteun. di tepi sawah.

. sarga 3. halaman 161. Bahkan diberitakan juga. Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang. sarga 1. ada pula gambar sepasang "padatala" (telapak kaki). Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II.Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. Selain itu. Prasasti Telapak Gajah Dua arca Wishnu dari Cibuaya. Karawang. Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa. Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. Mahkotanya yang berbentuk tabung menyerupai gaya seni Khmer Kamboja. bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah. Jawa Barat. Menurut mitologi Hindu. Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. Tarumanagara sekitar abad ke-7 Masehi. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara.

Berita Fa Hien. Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya. Desa Pasir Gintung. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti-bukti peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dan lain-lain yang sekarang terletak di taman purbakala Pugung Raharjo. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan). Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok. meskipun saat ini Pugung Raharjo terletak puluhan kilometer dari pantai tetapi tidak jauh dari situs tersebut ditemukan batu-batu karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien[rujukan?] 2. Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Taruma dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan yang terdapat pada prasasti Ciaruteun. Berita Dinasti Sui. . tetapi ada pendapat lain yang mengajukan bahwa Ye-Po-Ti adalah Way Seputih di Lampung.bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam.Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya. tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya. Ye Po Ti selama ini sering dianggap sebutan Fa Hien untuk Jawadwipa. yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya). kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir . menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lo-mo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan.padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam . tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Yepo-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah. masih ada satu lagi prasasti lainnya yaitu prasasti batu peninggalan Tarumanagara yang terletak di puncak Bukit Koleangkak. Kecamatan Leuwiliang. Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka.asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam . yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh. 1. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang. Prasasti Jambu Di daerah Bogor.

juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lomo. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman.3. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma. Berita Dinasti Tang. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Dari tiga berita di atas para ahli[siapa?] menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. 1 Nama Situs Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 3 Ciampea Gunung Cibodas Arca gajah (batu) Arca Rusak berat Terbuat dari batu kapur Artefak Keterangan . Jakarta. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Bogor dan Cirebon.

no.no.Nas.6363 settlement pattern settlement pattern .296a Mus.no.3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Fragmen Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Mus.Nas.no.514a Mus.Nas.771 Mus.Nas.

Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Lmah Duwur Lanang Pipisan batu Candi I Candi II Percandian Naskah Wangsakerta .

parwa II sarga 3 (halaman 159 . Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M). ayah Suryawarman. Sayangnya. Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M). Hal ini berarti. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 . pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara. Ditinjau dari segi ini. . yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M. yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M.Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu. Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda. Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya. parwa I. Pustaka Nusantara. Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam. maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya. yang kemudian digantikan oleh putranya. Dharmayawarman (382-395). Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak). Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati. Pustaka Jawadwipa. merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah.162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah. Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut. sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga.561 M) Raja Tarumanagara ke-7.VIII). Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara. Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358. Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan.

Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa. karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri. Manikmaya. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. misalnya. melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. Linggawarman. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. menantu Suryawarman. Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. raja Tarumanagara terakhir. Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII. Dalam tahun 526 M. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan. Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara No 1 2 3 4 5 Raja Jayasingawarman Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Masa pemerintahan 358-382 382-395 395-434 434-455 455-515 . tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. Garut. yaitu Tarusbawa. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya.Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. Secara otomatis. mendirikan kerajaan baru di Kendan. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Pada tahun 669. Tarusbawa. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada. digantikan menantunya.

Poerbatharaka (l952).M. West Jawa. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. Dinas Purbakala R. The Second Wisnu Image of Cibuaya.go.Th. I/2: 17087 . Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi).budpar. 2.L. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia.pdf Rujukan 1. 2006 2.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298307 5. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Soetjipto Wirjosuparto (1963).I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. noorduyn and H. J. MISI.id/userfiles/file/858_1255-situsbatujaya11. ^ Komplek Percandian Batujaya Tempat Lahirnya Peradaban di Tatar Sunda. Richadiana Kartakusuma (1991). Djakarta: Dinas Purbakala 3. Riwayat Indonesia I.6 7 8 9 10 11 12 Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 515-535 535-561 561-628 628-639 639-640 640-666 666-669 Lihat pula     Kerajaan Salakanagara Sejarah Sunda Naskah Wangsakerta Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Catatan Kaki 1.81 4.Ng. J.Verstappen (1972). R. ^ [http://www. Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda.

R. IAAI Komda Jawa Barat. Amsterdam. Jakarta: Pustaka Jaya. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. 2003. 11. 13. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). N. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et. Nyukcruk sajarah Pakuan Pajajaran jeung Prabu Siliwangi. l971:416-424. Jakarta) 16. W. Sundakala: cuplikan sejarah Sunda berdasarkan naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon. 1978:29-40 9. 8. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. ISBN Yoseph Iskandar. 1962: 23-24 14. 1997.J. 2005.(editor) Dynamic of Indonesian History. Teguh Asmar (1971). Bandung: Geger Sunten. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. Batavia l887 10. Jakarta 11-12 Februari 1988. 12. 1941.al.P. Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: Salakanagara 358 . Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915.Groeneveldt. Sundapura Bacaan selanjutnya    Ayatrohaedi. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun). Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI.7.669 Sunda Galuh [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa .P. Bandung: Kiblat Buku Utama.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. Sejarah Jawa Barat: yuganing rajakawasa. ISBN 979-419-330-5 Saleh Danasasmita.

0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:    Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Kerajaan Tarumanagara Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Barat Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor .

5 Prasasti Pasir awi .2 Prasasti Jambu o 1. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten.4 Prasasti Muara Cianten o 1. Lihat Ketentuan Pen Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ketentuan tambahan mungkin berlaku.3 Prasasti Kebonkopi o 1.00. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.1 Prasasti Ciaruteun o 1. Daftar isi  1 Prasasti yang ditemukan o 1. Sumber dari dalam negeri berupa 7 buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa Kerajaan Tarumanegara dibangun oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358 M dan beliau memerintah sampai yahun 382 M. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomatri (wilayah Bekasi). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara.Peralatan Bahasa lain              English Français 日本語 Basa Jawa Lietuvių Basa Banyumasan Bahasa Melayu Nederlands Русский Basa Sunda Tiếng Việt Halaman ini terakhir diubah pada 06. 13 Januari 2013. cari Ada usul agar artikel atau bagian ini digabungkan dengan Kerajaan Tarumanagara. (Diskusikan) Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu.7 Prasasti Tugu 2 Sumber dari Luar Negeri 3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara 4 Terkait: 5 Rujukan o o Prasasti yang ditemukan Tarumanegara meninggalkan 7 (tujuh) prasasti: Prasasti Ciaruteun Salinan gambar prasasti Ciaruteun dari buku The Sunda Kingdom of West Java From Tarumanagara to Pakuan Pajajaran with the Royal Center of Bogor Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun. Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu: 1. sekitar 30 km sebelah barat Bogor. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman. prasasti ini juga menggunakan bahasa Sanskerta dan .    1. 2. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut). dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat Prasasti Jambu Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak.6 Prasasti Cidanghiyang 1.

Prasasti Kebonkopi Prasasti Kebonkopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor . tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah.huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Mulawarman. Prasasti Pasir awi Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang. kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu. ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang. Prasasti Muara Cianten Prasasti Muara Cianten. ditemukan di Bogor. juga tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Prasasti Tugu Prasasti Tugu di Museum Nasional . yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki. Prasasti Cidanghiyang Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak.

Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati. 2. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti2 peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dll yang sekarang terletak di taman purbakala pugung raharjo.. Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April. Berita Dinasti Sui. kecamatan Cilincing Jakarta Utara.. Berita Dinasti Tang. . Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka.Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu. Ye po ti sering diterjemahkan jawadwipa. 2. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme. Berita Fa-Hsien. . 3. Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja. tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. tdk jauh dari situs tersebut ditemukan batu2 karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien meskipun saat ini terletak puluhan kilo meter dari pantai. 1. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari Tolo-mo yang terletak di sebelah selatan. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo. sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah: 1.Yeh-po-ti dapat diasumsikan sebagai transliterasi dari Seputih (Sholihat. tetapi kemungkinan terbesar ye po ti adalah way seputih di Lampung . 1980: 5). Sumber dari Luar Negeri Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain: 1.

Bogor dan Cirebon. Nama Situs Artepak 1 Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 Ciampea Arca gajah (batu) 3 Gunung Cibodas Arca 3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Keterangan Rusak berat Terbuat dari batu kapur Fragmen Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Mus.Nas.Nas. meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten.no.514a Mus. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. Jakarta. no.6363 settlement pattern settlement pattern 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni .296a Mus.no.771 Mus.Nas. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman.Nas.Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu.no.

. Richadiana Kartakusuma (1991).Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Percandian Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Candi I Lmah Duwur Lanang Candi II Pipisan batu Terkait:   Kerajaan Tarumanagara Kerajaan Salakanagara Rujukan 1. Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda.

West Jawa. Jakarta 11-12 Februari 1988.Th. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298-307 5. J. Djakarta: Dinas Purbakala 3.Groeneveldt.Ng. IAAI Komda Jawa Barat. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia.Verstappen (1972). Dinas Purbakala R. 1978:29-40 9. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. The Second Wisnu Image of Cibuaya. 12. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986).al. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et. N. 11. Amsterdam. Teguh Asmar (1971).J.(editor) Dynamic of Indonesian History.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). 8. R. J.Poerbatharaka (l952). Batavia l887 10. Soetjipto Wirjosuparto (1963). Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun).M. Jakarta) Kategori:  Kerajaan Tarumanagara Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu   Halaman Utama Perubahan terbaru .P. I/2: 170-87 7.81 4. 1962: 23-24 14. W. noorduyn and H.L.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. l971:416-424. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. Riwayat Indonesia I. 1941. R. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15.Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi).P. 2. 13. MISI.

45. ketentuan tambahan mungkin berlaku. .   Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan   Halaman ini terakhir diubah pada 09. 29 Desember 2012. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

.

.

Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang ditemukan disekitar lokasi kerajaan. Bogor. . baik sumber sejarah yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Banten. Kerajaan Tarumanegara sendiri memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. dan Jakarta sekarang. Pada prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-5 ini. yaitu mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Barat. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta. Ketujuh prasasti tersebut antara lain. Jakarta. Beberapa catatan sejarah juga mengatakan bahwa kerajaan ini bercorak Hindu aliran Wisnu.   Prasasti Ciaruteun. hewan tunggangan Dewa Wisnu. Bogor.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Tarumanegara Sejarah Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu tertua di Pulau Jawa. Prasasti ini ditemukan di tepi sungai Ciaruteun. dan Banten. Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara Keberadaan Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari beberapa sumber sejarah. ditemukan cap telapak kaki gajah yang melambangkan Gajah Airawata. tepatnya dengan pusat di daerah Bogor. Yaitu berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan secara terpisah di Bogor. Pada prasasti ini terdapat cap sepasang telapak kaki milik Raja Purnawarman yang melambangkan kekuasaan raja yang dipercaya sebagai penjelmaan Dewa Wisnu. Berita dari Dalam Negeri. Ditemukan di Kecamatan Cibungbulang. Prasasti Kebon Kopi. diperoleh informasi bahwa kerajaan ini pernah eksis dari abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. Kerajaan ini terletak di Jawa Barat.

Masyarakat Hindu yang ditemui oleh Fa-Hsien ini diperkirakan merupakan bagian dari masyarakat kerajaan yang berpusat di daerah Bogor. NO 1. jadi isi dari prasasti ini belum dapat dibaca. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengisahkan tentang kebijaksanaan Raja Purnawarman dalam memerintah Kerajaan Tarumanegara. Sama seperti Prasasti Muara Cianten. Prasasti ini ditemukan dalam keadaan rusak. Prasasti Tugu. Prasasti ini ditemukan di Kampung Batutumbu. Prasasti ini ditemukan di Kampung Lebak. Disebut juga dengan Prasasti Munjul. Prasasti Pasir Awi. Kecamatan Munjul. Prasasti ini ditemukan di area perkebunan jambu di Bogor. Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara berdasarkan Naskah Wangsakerta. Jakarta Utara. yaitu tentang silsilah lengkap raja-raja yang pernah memerintah Tarumanegara dari mulai awal berdirinya hingga raja terakhirnya. Diantaranya adalah dari literatur kuno berjudul Fa-Kao-Chi yang ditulis oleh Fa-Hsien dari tahun 414 Masehi. Disebut juga dengan Prasasti Pasir Koleangkak. prasasti ini ditemukan di daerah Muara Cianten.     Prasasti Jambu. Pemerintahan Kerajaan Tarumanegara Raja Purnawarman adalah satu-satunya raja yang namanya dicantumkan dalam prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Purnawarman bukanlah satu-satunya raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengkisahkan tentang keberanian Raja Purnawarman. prasasti ini juga masih misterius isinya karena beberapa tulisan sudah rusak. Kecamatan Cilincing. Penggalian sungai ini dimaksudkan untuk mencegah datangnya bencana banjir dan sebagai sarana irigrasi sawah untuk mengatasi kekeringan. Selain sumber sejarah dari dalam negeri yang berbentuk prasasti. Desa Tugu. Prasasti Cidanghiyang. Literatur ini menyebutkan tentang kehidupan masyarakat di Jawa Bagian Barat yang telah terpengaruh agama Hindu India. Berita dari Luar Negeri. Banten. Prasasti ini mengisahkan tentang penggalian Sungai Candrabaga dan Gomati sepanjang 6112 tombak (12 KM) pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. Raja ini digambarkan sebagai seorang raja yang sangat bijaksana dan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya berkat penggalian sebuah sungai sebagai sarana irigrasi. Namun meskipun begitu. Hal ini didasarkan pada sebuah sumber dari naskah kuno bernama Wangsakerta. Jawa Barat. Nama Raja Jayasingawarman Tahun Memerintah 358-382 M . Meskipun kevalidan naskah ini masih diperdebatkan oleh para ahli. Satu-satunya yang masih tercetak jelas adalah adanya lukisan sepasang telapak kaki. Sesuai dengan namanya. namun kitab ini berisi informasi yang cukup menarik. yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kerajaan Tarumanegara. keberadaan Kerajaan Tarumanegara juga dapat diketahui dari sumber-sumber berita luar negeri. Prasasti Muara Cianten.

Hal ini didasarkan pada fakta bahwa setelah abad ke-7. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. 3. 12.2. Para ahli berpendapat bahwa runtuhnya Kerajaan Tarumanegara kemungkinan besar disebabkan karena adanya tekanan dari Kerajaan Sriwijaya yang terus melakukan ekspansi wilayah. Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 382-395 M 395-434 M 434-455 M 455-515 M 515-535 M 535-561 M 561-628 M 628-639 M 639-640 M 640-666 M 666-669 M Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara diperkirakan runtuh pada sekitar abad ke-7 Masehi. Terima kasih! 0 0 292 Artikel menarik lainnya: . 5. berita mengenai kerajaan ini tidak pernah terdengar lagi baik dari sumber dalam negeri maupun luar negeri . 10.html.com/2012/10/sejarah-kerajaan-tarumanegara. 6.blogspot. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Tarumanegara dengan kategori Sejarah. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. 11. 4. 9. 8. 7.

.. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA.. 02 Oktober 2012 2 komentar untuk "Sejarah Kerajaan Tarumanegara" 1.00 nice info Balas .. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha . Sejarah Kerajaan Kutai Ditulis oleh: Algo Wijaya .... Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.. craxup27 Oktober 2012 18.Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone.Selasa.

thanks ya udh share :D KERAJAAN MATARAM KUNO Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) adalah kerajaan Hindu di Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur). Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi Geding Songo. Kerajaan Mataram Kuno bermula sejak pemerintahan Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Candi Mendut. Atas : Komplek Candi Dieng di Wonosobo. Berdasarkan catatan yang terdapat pada prasassti yang ditemukan.40 woww ane baru tau tuh sob sejarahya. dan kompleks Candi Prambanan yang berlatar belakang Hindu. kompleks Candi Dieng. Ia memerintah Kerajaan Mataram Kuno hingga 732M. Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah Candi Kalasan. pada abad ke-10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. yakni agama Hindu dan Buddha. kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah.2. dan Candi Plaosan. Kerajaan Mataram di Jawa Tengah . Jawa Tengah. Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. Aditia Novit29 Oktober 2012 19. Candi Borobudur. Akan tetapi. Candi Sewu. Pada awal berdirinya. merupakan peninggalan candi Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa.

kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno telah meluass hingga ke Jawa Timur. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra. Kerajaan Kediri. Merapi. Rakai Pikatan kemudian menduduki takhta Kerajaan Mataram Kuno. Perpindahan kerajaan ke Jawa Timur tidak disertai dengan penaklukan karena sejak masa Dyah Balitung. yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. kerajaan ini berakhir dengan tiba-tiba. Pada masa Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu berkuasa. LIHAT JUGA Sriwijaya. Ketika Sri Maharaja Rakai Sumba Dyah Wawa berkuasa. yakni Raja Sanna. yaitu Rakai Pikatan (wangsa Sanjaya). Konon. Wilis). Mpu Sindok naik takhta kerajaan pada 929 dan berkuasa hingga 948. Sampai pada masa ini Kerajaan Mataram Kuno masih menjadi saatu kerajaan yang utuh. maka sesuai dengan landasan kosmologis harus dibangun kerajaan baru dengan wangsa yang baru pula. Kerajaan Mataram di Jawa Timur Setelah terjadinya bencana alam yang dianggap sebagai peristiwa pralaya. dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra. Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan anak perempuannya. cucu Sri Maharaja Daksa. pendiri wangsa Sailendra. adik Pramodawarddhani. untuk dikawinkan dengan anak Rakai Patapan. Kerajaan yang didirikan Mpu SIndok ini tetap bernama Mataram. Melihat keadaan ini. mengadakan perlawanan namun kalah dalam peperangan. Pramodawarddhani. Raja Sanjaya telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke P. Setelah masa pemerintahan Mpu Sindok terdapat masa gelap sampai masa pemerintahan Dharmawangsa Airlangga (1020). Pada abad ke-10. Sri Maharaja Rakai Panunggalan. SUmatra dan menjadi raja Sriwijaya. Semeru dan G. Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran. Airlangga membagi kerajaan menjadi dua. Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya. membangun kembali kerajaan ini di Watugaluh (wilayah antara G. Kerajaan . Sri Maharaja Rakai Warak. Ia menggantikan raja sebelumnya. yaitu wangsa Isana. Diduga kehancuran kerajaan ini akibat bencana alam karena letusan G. Setelah Raha Sanjaya wafat. Dengan demikian Mpu Sindok dianggap sebagai cikal bakal wangsa baru. yaitu Balaputeradewa. untuk menghindari perang saudara. terjadi perebutan kekuasaan di antara para pangeran Kerajaan Mataram Kuno. Jawa Tengah. Jawa Timur. Akan tetapi.Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga). yaitu Kerajaan Pangjalu dan Janggala. Mpu Sindok. Magelang. Pendiri wangsa Sanjaya adalah Raja Sanjaya.

Abdul. . Halaman 161. Jawa Tengah. merupakan candi peninggalan Kerjaan Mataram Kuno. Jawa Tengah. Atas : Arca Raja Airlangga. salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berlatar agama Buddha. Sumber : Syukur. Arca ini kini disimpan di Museum Trowulan.Atas: Candi Plaosan di Klaten. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Jilid 6. raja terakhir Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur. TAHUKAH KAMU Bencana alam karena letusan G. di Candi Belahan. 2005. Merapi yang mengakibatkan berakhirnya Kerajaan Mataram Kuno dianggap sebagai paralaya atau kehancuran dunia. Atas : Candi Gedong Songo di Ungaran.

.

1600 × 1067 .Sasadara Manjer Kawuryan: Candi Sewusasadaramk.More sizes .com .blogspot.

Image may be subject to copyright. .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

bacaan terkait atau pranala luar. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. Untuk kerajaan Islam. Artikel ini membahas tentang kerajaan Mataram Kuno atau Mataram Hindu.Kerajaan Medang Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Mdaη ← 752–1045 ← → Kerajaan Medang pada Periode Jawa Tengah dan Jawa Timur Ibu kota Jawa Tengah: Mdaη i Bumi Mataram (lokasi tepat tidak diketahui. lihat Kesultanan Mataram. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. diperkirakan di sekitar Yogyakarta dan Prambanan). . tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki).

Hindu.Kekalahan Dharmawangsa dari 1045 Wurawari dan Sriwijaya Masa dan Tahil (koin emas dan perak Mata uang lokal) Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia . Sanskerta Kejawen.Sri Sanjaya mendirikan Wangsa 752 Sanjaya (Prasasti Canggal) .732—760 . Buddha. kemudian pindah ke Mdaη i Wwatan (dekat Madiun) Jawa Kuna.985—1006 Sejarah .kemudian pindah ke Poh Pitu dan Mamrati Jawa Timur: Mdaη i Tamwlang dan Mdaη i Watugaluh (dekat Jombang). Animisme Monarki Sri Sanjaya Dharmawangsa Teguh Bahasa Agama Pemerintahan Raja .

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. Kerajaan Medang akhirnya runtuh pada awal abad ke-11. Daftar isi           1 Nama 2 Pusat Kerajaan Medang 3 Awal berdirinya kerajaan 4 Dinasti yang berkuasa 5 Daftar raja-raja Medang 6 Struktur pemerintahan 7 Keadaan penduduk 8 Konflik takhta periode Jawa Tengah 9 Teori van Bammelen 10 Permusuhan dengan Sriwijaya . Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindu maupun Buddha.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Kerajaan Medang (atau sering juga disebut Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu) adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8.

pusat Kerajaan Medang pernah mengalami beberapa kali perpindahan. Kerajaan Medang periode Jawa Tengah biasa pula disebut dengan nama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu. Istilah Mataram kemudian lazim dipakai untuk menyebut nama kerajaan secara keseluruhan. Sesungguhnya. istilah Kerajaan Medang hanya lazim dipakai untuk menyebut periode Jawa Timur saja. bahkan sampai ke daerah Jawa Timur sekarang. Bhumi Mataram adalah sebutan lama untuk Yogyakarta dan sekitarnya. nama Medang sudah dikenal sejak periode sebelumnya. Pusat Kerajaan Medang periode Jawa Timur. misalnya prasasti Minto dan prasasti Anjuk ladang. padahal berdasarkan prasasti-prasasti yang telah ditemukan. . Nama ini ditemukan dalam beberapa prasasti. Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi istana Medang berdasarkan prasasti-prasasti yang sudah ditemukan antara lain. Sementara itu. meskipun tidak selamanya kerajaan ini berpusat di sana. Di daerah inilah untuk pertama kalinya istana Kerajaan Medang diperkirakan berdiri (Rajya Medang i Bhumi Mataram). Pusat Kerajaan Medang Letak Mataram Kuno periode Jawa Tengah. yaitu periode Jawa Tengah. Kadang untuk membedakannya dengan Kerajaan Mataram Islam yang berdiri pada abad ke-16.    11 Peristiwa Mahapralaya 12 Peninggalan sejarah 13 Kepustakaan 14 Lihat pula Nama Pada umumnya. yaitu merujuk kepada salah daerah ibu kota kerajaan ini. nama yang lazim dipakai untuk menyebut Kerajaan Medang periode Jawa Tengah adalah Kerajaan Mataram.

Sena akhirnya melarikan diri ke Pakuan. sekarang disebut dengan nama Wotan. bernama Sanna. Kisah hidup Sanjaya secara panjang lebar terdapat dalam Carita Parahyangan yang baru ditulis ratusan tahun setelah kematiannya. namun tidak menyebut dengan jelas apa nama kerajaannya. Sepeninggal Sanna. yaitu Wwatan. Sanjaya. Sebelum ia meninggalkan kawasan Jawa Barat. Dinasti yang berkuasa . Tamperan. Sanjaya sendiri mengeluarkan prasasti Canggal tahun 732. Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama isterinya. Persahabatan ini pula yang mendorong Tarusbawa mengambil Sanjaya menjadi menantunya.       Medang i Bhumi Mataram (zaman Sanjaya) Medang i Mamrati (zaman Rakai Pikatan) Medang i Poh Pitu (zaman Dyah Balitung) Medang i Bhumi Mataram (zaman Dyah Wawa) Medang i Tamwlang (zaman Mpu Sindok) Medang i Watugaluh (zaman Mpu Sindok) Medang i Wwatan (zaman Dharmawangsa Teguh) Menurut perkiraan. yaitu Sannaha. Sanna. Untuk itu ia meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya yangg merupakan sahabat Sanna). atas dukungan ibunya. yaitu sekitar abad ke-16. Keduanya terletak di daerah Jombang. Istana terakhir. Sunda dan Galuh menjadi kekuasaan Tamperan. saudara perempuan Sanna. Tamwlang sekarang disebut dengan nama Tembelang. Mamrati dan Poh Pitu diperkirakan terletak di daerah Kedu. Awal berdirinya kerajaan Prasasti Mantyasih tahun 907 atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya.716 M). Tarusbawa yang merupakan raja pertama Kerajaan Sunda (setelah Tarumanegara pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh) adalah sahabat baik Sanna. Sementara itu. Ia hanya memberitakan adanya raja lain yang memerintah pulau Jawa sebelum dirinya. Kerajaan Galuh dan Kerajaan Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat). Dalam tahun 732 M Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. juga dikenal dengan nama "Sena" atau "Bratasenawa". berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora. sedangkan Watugaluh sekarang disebut Megaluh. meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa. yang terletak di daerah Madiun. putera bungsu Sempakwaja. Sanjaya kemudian tampil menjadi raja. Mataram terletak di daerah Yogyakarta sekarang. merupakan raja Kerajaan Galuh yang ketiga (709 . negara menjadi kacau. ia mengatur pembagian kekuasaan antara puteranya. dan Resi Guru Demunawan. Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda. Bratasenawa alias Sanna atau Sena digulingkan dari tahta Galuh oleh Purbasora (saudara satu ibu Sanna) dalam tahun 716 M. sedangkan Kerajaan Kuningan dan Galunggung diperintah oleh Resi Guru Demunawan. anak Sannaha saudara perempuan Sanna.

sekitar abad ke-9. dan memindahkan istananya ke Mamrati. kekuasaan atas Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang. yaitu Dyah Pancapana. Emas atau keping tahil Jawa. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). yaitu Sanjaya. Nama aslinya ditemukan dalam prasasti Kalasan. Sementara itu Slamet Muljana berpendapat bahwa daftar tersebut adalah daftar raja-raja yang pernah berkuasa di Medang. Jadi. Menurut teori Slamet Muljana. Dengan demikian pendapat ini menolak teori van Naerssen tentang kekalahan Rakai Panangkaran oleh seorang raja Sailendra. serta Wangsa Isyana pada periode Jawa Timur. Alasannya ialah. Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya. sekitar tahun 840-an. Sampai akhirnya. Pada umumnya para sejarawan menyebut ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. Sedangkan kebangkitan Wangsa Sanjaya baru dimulai sejak Rakai Pikatan naik takhta menggantikan Rakai Garung. Menurut teori Bosch. Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. Menurut teori van Naerssen. raja-raja Medang versi Prasasti Mantyasih mulai dari Rakai Panangkaran sampai dengan Rakai Garung adalah anggota Wangsa Sailendra. nama raja-raja Medang dalam Prasasti Mantyasih dianggap sebagai anggota Wangsa Sanjaya secara keseluruhan. prasasti Kalasan tahun 778 memuji Rakai Panangkaran sebagai ―permata wangsa Sailendra‖ (Sailendrawangsatilaka). Contoh yang diajukan Slamet Muljana adalah Rakai Panangkaran yang diyakininya bukan putra Sanjaya. seorang keturunan Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhani putri mahkota Wangsa Sailendra. dan bukan daftar silsilah keturunan Sanjaya. gelar Rakai Panangkaran sama artinya dengan ―Penguasa di Panangkaran‖. Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di Pulau Jawa. Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama raja pertama Medang. Istilah Rakai pada zaman Medang identik dengan Bhre pada zaman Majapahit. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di Pulau Sumatra. . yaitu Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah. yang bermakna ―penguasa di‖.Bukti terawal sistem mata uang di Jawa.

Makuthawangsawardhana 16. Rakai Panangkaran. Dharmawangsa Teguh. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada ‗‘periode Jawa Timur‘‘. Dinasti ini didirikan oleh Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. Rakai Panunggalan alias Dharanindra 4. terletak di Prambanan. Daftar raja-raja Medang Apabila teori Slamet Muljana benar.Slamet Muljana kemudian mengidentifikasi Rakai Panunggalan sampai Rakai Garung dengan nama-nama raja Wangsa Sailendra yang telah diketahui. Dalam prasasti-prasastinya. Rakai Watukura Dyah Balitung 10. 1. Rakai Pikatan suami Pramodawardhani. Rakai Kayuwangi alias Dyah Lokapala 8. Sementara itu. Kerajaan Medang berakhir . misalnya Dharanindra ataupun Samaratungga. dibangun antara masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Dyah Balitung. maka daftar raja-raja Medang sejak masih berpusat di Bhumi Mataram sampai berakhir di Wwatan dapat disusun secara lengkap sebagai berikut: Candi Prambanan dari abad ke-9. Yogyakarta. Rakai Watuhumalang 9. Sri Lokapala suami Sri Isanatunggawijaya 15. yang selama ini cenderung dianggap bukan bagian dari daftar para raja versi Prasasti Mantyasih. pendiri Kerajaan Medang 2. awal kebangkitan Wangsa Sanjaya 7. Rakai Sumba Dyah Wawa 13. Mpu Daksa 11. Rakai Layang Dyah Tulodong 12. Sanjaya. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Rahyangta i Medang i Bhumi Mataram. Mpu Sindok. Rakai Garung alias Samaratungga 6. awal berkuasanya Wangsa Syailendra 3. Rakai Warak alias Samaragrawira 5. awal periode Jawa Timur 14.

Jabatan Rakryan Mapatih Hino pada zaman ini berbeda dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Misalnya. Pada zaman Wangsa Isana berkuasa masih ditambah lagi dengan jabatan Mahamantri Wka dan Mahamantri Bawang. Jabatan tertinggi di Medang selanjutnya ialah Rakryan Kanuruhan sebagai pelaksana perintah raja. Keduanya merupakan gelar asli Indonesia. dan setelah dikuasai Wangsa Sailendra juga berubah menjadi Sri Maharaja. Ketika Rakai Panangkaran dari Wangsa Sailendra berkuasa. gelar Ratu dihapusnya dan diganti dengan gelar Sri Maharaja. Struktur pemerintahan Raja merupakan pemimpin tertinggi Kerajaan Medang. Jabatan sesudah Mahamantri i Hino secara berturut-turut adalah Mahamantri i Halu dan Mahamantri i Sirikan. Jabatan tertinggi sesudah raja ialah Rakryan Mahamantri i Hino atau kadang ditulis Rakryan Mapatih Hino. Pada zaman itu istilah Ratu belum identik dengan kaum perempuan. Gelar ini setara dengan Datu yang berarti "pemimpin". Jabatan ini dipegang oleh putra atau saudara raja yang memiliki peluang untuk naik takhta selanjutnya. Mpu Sindok merupakan Mapatih Hino pada masa pemerintahan Dyah Wawa. Jabatan Rakryan Kanuruhan pada zaman Majapahit memang masih ada. Hal ini dapat dilihat dalam daftar raja-raja versi Prasasti Mantyasih yang menyebutkan hanya Sanjaya yang bergelar Sang Ratu. Kasus yang sama terjadi pada Kerajaan Sriwijaya di mana rajarajanya semula bergelar Dapunta Hyang. sedangkan raja-raja sesudahnya semua memakai gelar Sri Maharaja. Pada zaman Majapahit jabatan-jabatan ini masih ada namun hanya sekadar gelar kehormatan saja. Sanjaya sebagai raja pertama memakai gelar Ratu. Patih zaman Majapahit setara dengan perdana menteri namun tidak berhak untuk naik takhta. Pemakaian gelar Sri Maharaja di Kerajaan Medang tetap dilestarikan oleh Rakai Pikatan meskipun Wangsa Sanjaya berkuasa kembali. namun kiranya setara dengan menteri dalam negeri pada zaman sekarang.Pada daftar di atas hanya Sanjaya yang memakai gelar Sang Ratu. Mungkin semacam perdana menteri pada zaman sekarang atau setara dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Keadaan penduduk .

sedangkan saingannya. Dyah Balitung yang diduga merupakan menantu Rakai Watuhumalang berhasil mempersatukan kembali kekuasaan seluruh Jawa. Penduduk Medang sejak periode Bhumi Mataram sampai periode Wwatan pada umumnya bekerja sebagai petani. yaitu Kerajaan Sriwijaya merupakan negara maritim. Hal ini menunjukkan kalau pada saat itu Rakai Kayuwangi bukanlah satu-satunya maharaja di Pulau Jawa. Mungkin karena kepahlawanannya itu. Teori van Bammelen . agama Hindu dan Buddha tetap hidup berdampingan dengan penuh toleransi. bahkan sampai Bali. bernama Dyah Tulodhong. Agama resmi Kerajaan Medang pada masa pemerintahan Sanjaya adalah Hindu aliran Siwa. Ketika Sailendrawangsa berkuasa. Sedangkan menurut prasasti Mantyasih. Ia sendiri kemudian digantikan oleh menantunya. raja sesudah Rakai Kayuwangi adalah Rakai Watuhumalang. Tulodhong akhirnya tersingkir oleh pemberontakan Dyah Wawa yang sebelumnya menjabat sebagai pegawai pengadilan. agama resmi kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana. ia dapat mewarisi takhta mertuanya. ditemukan beberapa prasasti atas nama raja-raja lain. Konflik takhta periode Jawa Tengah Pada masa pemerintahan Rakai Kayuwangi putra Rakai Pikatan (sekitar 856 – 880–an). Kerajaan Medang memang terkenal sebagai negara agraris.Temuan Wonoboyo berupa artifak emas menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. yaitu Maharaja Rakai Gurunwangi dan Maharaja Rakai Limus Dyah Dewendra. Tidak diketahui dengan pasti apakah proses suksesi ini berjalan damai ataukah melalui kudeta pula. Pemerintahan Balitung diperkirakan berakhir karena terjadinya kudeta oleh Mpu Daksa yang mengaku sebagai keturunan asli Sanjaya. Kemudian pada saat Rakai Pikatan dari Sanjayawangsa berkuasa.

Menurut teori van Bammelen. Mpu Sindok yang menjabat sebagai Rakryan Mapatih Hino mendirikan istana baru di daerah Tamwlang. Wangsa Sailendra juga menguasai Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatra. Menurut teori de Casparis. Jawa Timur) yang dimenangkan oleh pihak Mpu Sindok. sekitar tahun 850–an. Hubungan senasib antara Jawa dan Sumatra berubah menjadi permusuhan ketika Wangsa Sanjaya bangkit kembali memerintah Medang. sedangkan yang lainnya menyebut tahun 1016. Rasa permusuhan Wangsa Sailendra terhadap Jawa terus berlanjut bahkan ketika Wangsa Isana berkuasa. Konon sebagian puncak Merapi hancur. Selain itu. Dinasti yang berkuasa di Medang periode Jawa Timur bukan lagi Sanjayawangsa. perpindahan istana Medang dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat. yang antara lain. Rakai Pikatan berhasil menyingkirkan seorang anggota Wangsa Sailendra bernama Balaputradewa putra Samaragrawira. karena raja selanjutnya yang bertakhta di Jawa Timur bernama Mpu Sindok. Permusuhan dengan Sriwijaya Selain menguasai Medang. membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh. melainkan sebuah keluarga baru bernama Isanawangsa. Kemudian lapisan tanah begeser ke arah barat daya sehingga terjadi lipatan. Sebagian sejarawan menyebut Kerajaan Medang runtuh pada tahun 1006. yang merujuk pada gelar abhiseka Mpu Sindok yaitu Sri Isana Wikramadharmottungga. Balaputradewa kemudian menjadi raja Sriwijaya di mana ia tetap menyimpan dendam terhadap Rakai Pikatan. Perselisihan antara kedua raja ini berkembang menjadi permusuhan turuntemurun pada generasi selanjutnya. Prasasti tertuanya berangka tahun 929. Istana Medang yang diperkirakan kembali berada di Bhumi Mataram hancur. Medang dan Sriwijaya juga bersaing untuk menguasai lalu lintas perdagangan di Asia Tenggara. Pertempuran terjadi di daerah Anjukladang (sekarang Nganjuk. Peristiwa Mahapralaya Mahapralaya adalah peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur berdasarkan berita dalam prasasti Pucangan. pasukan Sriwijaya datang menyerangnya. Tidak diketahui dengan pasti apakah Dyah Wawa tewas dalam bencana alam tersebut ataukah sudah meninggal sebelum peristiwa itu terjadi. Sewaktu Mpu Sindok memulai periode Jawa Timur. Tahun terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat dibaca dengan jelas sehingga muncul dua versi pendapat. . Letusan tersebut disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik berupa abu dan batu. Hal ini ditandai dengan ditemukannya Prasasti Ligor tahun 775 yang menyebut nama Maharaja Wisnu dari Wangsa Sailendra sebagai penguasa Sriwijaya.

cicit Mpu Sindok. Candi-candi peninggalan Kerajaan Medang antara lain. Dalam peristiwa tersebut. Candi Plaosan. Kepustakaan .Raja terakhir Medang adalah Dharmawangsa Teguh. 15 x 7. Selain meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Prambanan. (Kanan) Dewi Tantra lengan-empat (Chundā?). abad ke-9/10. Tiga tahun kemudian. Candi Pawon. abad ke 10. seorang pangeran berdarah campuran Jawa–Bali yang lolos dari Mahapralaya tampil membangun kerajaan baru sebagai kelanjutan Kerajaan Medang. Candi Mendut. perunggu. Kerajaan yang ia dirikan kemudian lazim disebut dengan nama Kerajaan Kahuripan. baik itu yang bercorak Hindu maupun Buddha. Temuan Wonoboyo berupa artifak emas yang ditemukan tahun 1990 di Wonoboyo. menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Jawa Tengah. Berlin-Dahlem. tembaga. Peninggalan sejarah (Kiri) Avalokitesvara lengan-dua. 12. Jawa Tengah. Permusuhan antara Jawa dan Sumatra semakin memanas saat itu. dan tentu saja yang paling kolosal adalah Candi Borobudur. Jawa Tengah. Klaten. Pada tahun 1006 (atau 1016) Dharmawangsa lengah. Ketika ia mengadakan pesta perkawinan putrinya. Candi Sewu. Kronik Cina dari Dinasti Song mencatat telah beberapa kali Dharmawangsa mengirim pasukan untuk menggempur ibu kota Sriwijaya sejak ia naik takhta tahun 991.0 x 7. Kerajaan Medang juga membangun banyak candi. Dharmawangsa tewas. Candi megah yang dibangun oleh Sailendrawangsa ini telah ditetapkan UNESCO (PBB) sebagai salah satu warisan budaya dunia. Terletak di Museum für Indische Kunst. Jawa Tengah. Pangeran itu bernama Airlangga yang mengaku bahwa ibunya adalah keturunan Mpu Sindok. (Tengah: Chundā lengan-empat. 11 x 8 cm. Wonosobo. Candi Prambanan. istana Medang di Wwatan diserbu oleh Aji Wurawari dari Lwaram yang diperkirakan sebagai sekutu Kerajaan Sriwijaya. Candi Kalasan. abad ke-9/ke-10.5 cm. perunggu.5 cm. Dataran Tinggi Dieng.

     Marwati Poesponegoro & Nugroho Notosusanto. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. 1990. Sejarah Raja-Raja Jawa. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). 2005. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Jakarta: Bhratara Slamet Muljana. Yogyakarta: LKIS Lihat pula  Medang Kamulan [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:       Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 752 Pembubaran tahun 1045 Kerajaan Medang Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu . Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. Sriwijaya (terbitan ulang 1960). Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. 2007. 2006. 1979. Yogyakarta: Media Ilmu Slamet Muljana.

     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain                      Deutsch English Suomi Français हिन्दी Magyar 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Русский संस्कृ तम् Srpskohrvatski / српскохрватски Tiếng Việt 中文 Bân-lâm-gú Halaman ini terakhir diubah pada 21. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jela . Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.52. 4 Desember 2012.

saudara perempuan Raja Sanna (Sanna tidak memiliki keturunan). dan Pikatan. Wilayah Mataram-Hindu meliputi Jawa Tengah bagian utara. Dari Prasasti Balitung diketahui bahwa Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Raka i Panangkaran.KERAJAAN MATARAM KUNO DAN KEHIDUPAN MASYARAKATNYA under SEJARAH. nama Sanjaya juga tercantum pada Prasasti Balitung. Selain pada Prasasti Canggal. Sanjaya. Mataram Kuno terpecah menjadi dua. Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya. Sanjaya adalah anak Sanaha. yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. Hal ini menunjukkan bahwa Raka i Panangkaran berasal dari keluarga Sanjaya dan juga keluarga Syailendra. Mataram Kuno mula-mula diperintah oleh Raja Sanna. Hal ini terlihat dari Prasasti Canggal yang menyebutkan bahwa tanah Jawa kaya akan padi dan emas.Buddha meliputi Jawa Tengah bagian selatan yang diperintah Dinasti Syailendra dengan rajanya antara lain Raja Indra. Semarang). Namun. SEJARAH KELAS XI Versi materi oleh Triyoo Suwito dan Wawan Darmawan Mataram Kuno: Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra Di Jawa Tengah pada abad ke-8 M telah berdiri sebuah kerajaan. Mataram yang bercorak Hindu-Buddha ini diperintah oleh dua dinasti (wangsa) yang berbeda. aman. Mataram bercorak Hindu dan Mataram bercorak Buddha. Ibukota Mataram adalah Medang atau Medang Kamulan hingga tahun 925. Warak. Sanjaya memerintah dengan bijaksana sehingga rakyat hidup makmur. yakni Mataram. . Sepeninggal Panangkaran. Pada Prasasti Canggal terdapat kata-kata “Medang i bhumi Mataram”. Sementara wilayah Mataram. Mataram diperintah oleh Panangkaran. Garung. diperintah oleh Dinasti Sanjaya dengan rajarajanya seperti Panunggalan. Berdasarkan Prasasti Canggal diketahui. Setelah Sanjaya. hingga sekarang letak pasti ibukota ini belum diketahui (kecuali ada sebuah desa bernama Mendang di Purwodadi. dan tenteram.

Tulodong. Ia kemudian digantikan oleh menantunya bernama Mpu Sindhok. pemerintahan dipegang berturutturut oleh Daksa. Antara Wangsa Syailendra dengan Sanjaya terjadi persaingan. dan menjadi raja di sana. adik Pramodawardhani. dan Wawa. Sedangkan Raka i Pikatan yang berhasil menyingkirkan Balaputradewa mendirikan Candi Roro Jonggrang (Prambanan) yang bercorak Siwa.Perpecahan di Mataram ini tidak berlangsung lama. Perkawinan ini mendapat tentangan dari Balaputeradewa. Pada abad ke-9 terjadi perkawinan antara Raka i Pikatan dari Sanjaya dengan Pramodawardhani dari Syailendra. Perbedaan letak antara dua dinasti ini terlihat dari perbedaan arsitektur candi-candi yang ada di Jawa Tengah bagian selatan dan utara. Dewi Tara. namun kedua wangsa tersebut sempat menjalin hubungan baik. Dinasti Syailendra yang bercorak Buddha mengembangkan berpusat di Jawa Tengah bagian selatan. Pada masa pemerintahan PikatanPramodhawardani. raja pertama Mataram dari Dinasti Sanjaya adalah Raka i Mataram Ratu Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang Kamulan. Pada tahun 850. Pikatan juga berhasil mendirikan Candi Plaosan. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke Sriwijaya. Setelah Balitung. Rakai Pikatan dan Pramodawardhani . Setelah bertikai dengan Pikatan dan kalah. wilayah Mataram berkembang luas. adanya bencana alam berupa letusan Gunung Merapi merupakan salah satu penyebab kehancuran Mataram. yang merupakan keturunan Sriwijaya. pusat pemerintahan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur. Mataram dapat dipersatukan kembali. Selama abad ke7 hingga ke9 terjadi seranganserangan dari Sriwijaya ke Mataram. Pada masa pemerintahan Mpu Sindhok inilah. Letusan gunung ini diyakini oleh masyarakat Mataram sebagai tanda kehancuran dunia. Sepeninggal Pikatan. Mataram diperintah oleh Dyah Balitung (898 910 M). Hal ini mengakibatkan Mataram semakin terdesak ke timur. Raja Wawa memerintah antara tahun 924929 M. sedangkan Dinansti Sanjaya yang bercorak Hindu berpusat di Jawa Tengah bagian utara. Raka i Pikatan dari Wangsa Sanjaya mengadakan perkawinan politik dengan Pramodhawardhani dari keluarga Syailendra. mereka menganggap letak kerajaan di Jawa Tengah sudah tidak layak dan harus dipindahkan. Selain itu. meliputi Jawa Tengah dan Timur. Berdasarkan Prasasti Canggal (732 M) diketahui. karena Balaputeradewa memunyai darah Sriwijaya dari ibunya. Berdasarkan isi Prasasti Mantyasih (Kedu) terdapat beberapa dari Wangsa Sanjaya yang memerintah di kemudian hari. Hal ini disebabkan semakin besarnya pengaruh Sriwijaya yang diperintah oleh Balaputradewa. Oleh karena itu. Melaui perkawinan ini.

Raka i Tejah Purnapana Panangkaran. Prasasti ini dibuat oleh Dyah Balitung yang memerintah dari 898 hingga 910. Daksa. sedangkan Pramodarwadhani sangat memperhatikan Candi Borobudur di Bumisambhara yang dibangun oleh ayahnya. Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu. Raka I Panunggalan. Raka I Pikatan. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Dharmawangsa yang memerintah 9901016. Raka i Garung Patapan. dan pada tahun 1019 ia dinobatkan menjadi raja.yang berbeda agama ini banyak mendirikan bangunan yang bercorak Hindu maupun Buddha. yaitu Samaratungga pada 842 M. dan Sindhok. Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat MataramKuno Kehidupan politik kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha membawa perubahan baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Dharmawangsa pernah berusaha untuk mengalihkan pusat perdagangan dari Sriwijaya pada 990. Ia memerintah hingga tahun 949. Pada tahun 1016 Dharmawangsa dan keluarganya mengalami pralaya (kehancuran) akibat serangan dari Sriwijaya yang bekerja sama dengan kerajaan kecil di Jawa yang dipimpin Wurawari. Menantu Dharmawangsa yang bernama Airlangga kemudian membangun kembali kerajaan. Mpu Sindok kemudian mendirikan dinasti baru yaitu Dinasti Isana. Raka i Kayuwangi. Struktur sosial dari masa Kutai hingga . Keberhasilan Airlangga membangun kerajaan diabadikan dalam karya sastra Mpu Kanwa yaitu Arjuna Wiwaha. pusat-pusat pemerintahan Mataram dipindahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Wawa. Pemindahan ini dikarenakan pusat kerajaan mengalami kehancuran akibat letusan Gunung Merapi. Pada 1041 Airlangga membagi dua kerajaan menjadi Janggala dan Panjalu. Setelah Sindok menjadi raja (929). Raka i Watukumalang. akan tetapi mengalami kegagalan karena Sriwijaya gagal ditaklukkan. Raka i Warak. Raka i Pikatan mendirikan Candi Loro Jongrang. Susunan raja-raja yang memerintah di Mataram berdasarkan Prasasti Balitung (Mantyasih) adalah: Raka i Mataram Ratu Sanjaya. Tulodhong. Akibat serangan ini kerajaan Dharnawangsa mengalami kehancuran.

Mereka tinggal dalam perkampungan khusus di mana para hamba dan budak yang dipekerjakan di istana juga tinggal sekitarnya. Di luar tembok kota berdiam rakyat yang merupakan kelompok terbesar. Di samping itu. Sumbersumber berita Cina mengungkapkan keadaan masyarakat Mataram dari abad ke7 sampai ke10. ayam. Pada hari Paking (Pahing). kerbau. penduduk di desa (disebut wanua) memelihara ternak seperti kambing. pasar diadakan di pusat kota. Dari berita Cina diketahui bahwa di ibukota kerajaan terdapat istana raja yang dikelilingi dinding dari batu bata dan batang kayu. Namun. pasar diadakan di desa bagian timur. dan itik. Kemungkinan besar mereka itu adalah para saudagar dari luar negeri. Sisa-sisa peninggalan pemukiman khusus ini sampai sekarang masih bisa kita temukan di Yogyakarta dan Surakarta. Kemungkinan besar mereka adalah kaum migran dari Cina. Pada hari Wage. sumbersumber lokal tidak memperinci lebih lanjut tentang orangorang asing ini. Dari Prasasti Warudu Kidul diperoleh informasi adanya sekumpulan orang asing yang berdiam di Mataram. Mereka membayar pajak yang berbeda yang tentunya lebih mahal daripada rakyat pribumi Mataram. dalam hal ini Mataram. babi. Kegiatan perdagangan baik di dalam maupun luar negeri berlangsung ramai. mereka juga berdagang dan menjadi pengrajin. berdasarkan pada hari pasaran menurut kalender Jawa Kuno. Kegiatan di pasar ini tidak diadakan setiap hari melainkan bergilir. Dari Prasasti Purworejo (900 M) diperoleh informasi tentang kegiatan perdagangan. Pertanian merupakan sumber kehidupan kebanyakan rakyat Mataram. . pasar diadakan di desa sebelah selatan. berdiam raja beserta keluarganya dan para abdi. Hal ini terbukti dari ditemukannya barang-barang keramik dari Vietnam dan Cina. sapi. Dunia perekonomian pun mengalami perkembangan: dari yang semula sistem barter hingga sistem nilai tukar uang. pasar diadakan di desa sebelah barat. Kehidupan masyarakat Mataram umumnya bersifat agraris karena pusat Mataram terletak di pedalaman. Pada hari Pon. Kenyataan ini dikuatkan lagi dengan berita dari Dinasi Tang yang menceritakan kebesaran sebuah kerajaan dari Jawa. Di luar istana (masih di dalam lingkungan dinding kota) terdapat kediaman para pejabat tinggi kerajaan termasuk putra mahkota beserta keluarganya.Majapahit mengalami perkembangan yang ber-evolusi namun progresif. Sebagai tenaga kerja. bukan di pesisir pantai. Pada hari Kliwon. Di dalam istana. pasar diadakan di desa sebelah utara. Pada hari Manis atau Legi. Mereka mempunyai status yang berbeda dengan penduduk pribumi.

senopati. Orang yang diberi tanah baru itu diangkat menjadi penguasa tempat yang baru dihadiahkan kepadanya. desadesa yang menjadi pusat perdagangan. Biasanya tempat itu adalah hutan yang kemudian dibuka menjadi pemukiman baru. arang. Bisa pula sebuah wilayah dihadiahkan kepada kaum brahmana atau rahib untuk dijadikan asrama sebagai tempat tinggal mereka. bila seseorang berjasa (biasanya pejabat militer atau kerabat istana) kepada Kerajaan. dan kapur sirih. dan di sekitar asrama tersebut biasanya didirikan candi atau wihara. pakaian. Related Post: SEJARAH KELAS XI             PERISTIWA RENGASDENGKLOK KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. dan ternak untuk dibarter dengan kebutuhan yang lain. perunggu. buahbuahan. melalui transportasi darat maupun sungai sambil membawa barang dagangannya seperti beras. Beberapa hasil industri ini antara lain anyaman seperti keranjang. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA . Hasil produksi industri ini dapat diperoleh di pasarpasar tadi. Sementara itu. Ia bisa saja menjadi akuwu (kepala desa). perkakas dari besi. emas.Pada hari pasaran ini. Mereka datang dengan berbagai cara. tembaga. gula kelapa. atau adipati atau menteri. Selain pertanian. maka orang bersangkutan akan diberi hak memiliki tanah untuk dikelola. ramai didatangi pembeli dan penjual dari desadesa lain. EKONOMI. industri rumah tangga juga sudah berkembang.

EKONOMI. ANDI AZIS.             PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TUJUAN IMPERIALISME SERTA EKSPLOITASI JEPANG TERHADAP INDONESIA ORGANISASI WANITA MASA PERGERAKAN NASIONAL GERAKAN PEMUDA MUHAMMADIYAH. RMS. APRA. DLL BUDI UTOMO. G 30 S PKI ) PERJUANGAN DIPLOMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERJUANGAN KONFRONTASI KEMERDEKAAN INDONESIA USAHA INDONESIA MENEMBUS BLOKADE EKONOMI USAHA MENGATASI KESULITAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN FAKTOR PENYEBAB BURUKNYA KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN PELAKSANAAN DAN MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PEMBENTUKAN DAN SIDANG PPKI AKTIVITAS GOLONGAN MUDA PEMBENTUKAN DAN SIDANG BPUPKI KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. PRRI. DAN TAMAN SISWA ORGANISASI SOSIAL DI INDONESIA PADA AWAL ABAD 20 LAHIRNYA GABUNGAN POLITIK INDONESIA ( GAPI ) LAHIRNYA PARTAI INDONESIA RAYA ( PARINDRA ) LAHIRNYA KONGRES PEMUDA LAHIRNYA PERMUFAKATAN PERHIMPUNAN POLITIK KEBANGSAAN INDONESIA (PPPKI) LAHIRNYA PARTAI NASIONAL INDONESIA DAN PNI BARU LAHIRNYA INDISCHE PARTIIJ SEJARAH                          PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN INDONESIA PADA MASA ORDE BARU KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENGATASI MASALAH EKONOMI INDONESIA MASA LIBERAL KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA MASA LIBERAL KABINET PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DI INDONESIA ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA INDONESIA ( PKI. NAHDLATUL ULAMA. AHMADIYAH. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook . SAREKAT ISLAM. DI/TII.

0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Entri Populer      BENTUK DAN BADAN BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG PENYUSUNAN JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG Translate Powered by Translate Cari Materi Advertisement Blog Archive Labels AKUNTANSI KELAS XI (27) AKUNTANSI KELAS XII (18) EKONOMI KELAS XI (39) EKONOMI KELAS XII (16) GEOGRAFI KELAS XI (55) GEOGRAFI KELAS XII (64) SEJARAH KELAS XI (108) SEJARAH KELAS XII (16) SOSIOLOGI KELAS XI (29) SOSIOLOGI KELAS XII (44) .

Jawa juga Pesisir Kalimantan. maka makna dari nama Sriwijaya adalah Kejayaan yang Gemilang. Semenanjung Malaya. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terkuat di pulau Sumatera dan termasuk salah satu kerajaan yang berpengaruh di Nusantara karna luas nya daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya mulai dari Kamboja.All rights reserved.2013 SS belajar .I Ching singgah di Sriwijaya . Urutan Sejarah Kerajaan Sriwijaya Tahun 671 M . Thailand Selatan. Powered by Blogger.Ayo Gabung Belajar 533648 Pos Komentar © Copyright 2012 . Nama Sriwijaya sendiri di ambil dari Bahasa sangsekerta Sri berarti Gemilang dan Wijaya Berarti Kejayaan. tidak ada yang tahu dengan pasti kapan awal berkembangnya dan kapan pula berakhirnya kerajaan Sriwijaya namun diperkirakan pada abad ke-7 M Kerajaan Sriwijaya telah berdiri. Sumatera.

Tahun 686 M . Prasasti yang memiliki bidang datar berukuran 50cmX80cm ini juga dipahat menggunakan Aksara Palawa dalam bahasa melayu kuno. semasa perjalanan nya ini lah I Ching singgah di Sriwijaya pada Tahun 671 dan menetap selama 6 bulan di sriwijaya kemudian melanjutkan perjalanan nya ke Malayu yang sekarang disebut dengan jambi menetap pula di jambi selama 2 bulan Gambaran I Tsing tentang Sriwijaya ".tahun 671 adalah tahun awal yang membutikan adanya Kerajaan Sriwijaya. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar Sabda. Prasasti ini Sangat Jelas Menggambarkan Kejadian yang terjadi pada saat itu. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. Prasasti yang berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm ini ditulis dalam aksara Pallawa.. 19 Mei 683 Dapunta Hiyang berlepas dari minanga membawa 20. Jahri tepi sungai Tatang. bukti ini di dapat dari seorang Bhiksu Buddha Tiongkok yang bernama I Ching yang sedang berkelana lewat laut menuju india untuk mendapatkan teks agama buddha dalam bahasa sangsekerta melalui Jalur Sutra atau jalur perdagangan untuk kemudian di bawa ke tiongkok dan di terjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa...000 bala tentara dengan perbekalan 200 peti di perahunya. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. Taman tersebut diberi nama Sriksetra.Prasasti Kedukan Bukit Prasasti kedukan bukit yang ditemukan oleh M.Prasasti Talang Tuo Prasasti ini ditemukanpada tanggal 17 November 1920 di kaki bukit siguntang oleh Louis Constant Westenenk. Batunburg pada tanggal 29 November 1920 di kebun Pak H. 17 Juni 683 Dapunta Hyang datang membuat wanua Tahun 684 M . Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. disebutkan mengenai pembangunan taman oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa untuk semua makhluk berisi pohon pohon yang buahnya dapat dimakan. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". Tahun 683 M . menggunakan bahasa Melayu Kuno adalah sebuah Prasasti yang memperjelas adanya Kerajaan Sriwijaya. Dalam prasasti Talang Tuo yang bertarikh 684 M. Isi prasasti kedukan bukit yang telah di terjemahkan: tanggal 23 April 683 dapunta hiyang naik ke perahu untuk melakukan penyerangan dan sukses dalam Penyerangannya... desa Kedukan Bukit di kaki Bukit Siguntang sebelah barat daya Palembang.Prasasti kota kapur .. Rombongan pun tiba di Mukha Upang dengan suka cita.

Surat kedua Ke Suriah meminta Da'i ke Sriwijaya Surat kedua yang dikirimkan Raja Sriwijaya ini di dokumentasikan oleh Adb Rabbih dalam karya Al-Iqdul farid. Prasasti yang ditemukan oleh J. memiliki rempah-rempah dan wewangian serta kapur barus. dalam surat itu disebutkan dari seorang Maharaja. Bersamaan dengan surat itu juga dikirimkan Hadiah untuk Khalifah Tahun 717-720 M . lebar 32 cm pada bagian dasar. dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya.K Van Der Meulen pada bulan Desember 1892 dan di terjemahkan oleh George Coedes orang yang sama yang telah menerjemahkan Prasasti Kedukan Bukit ini berisi tentang Kutukan bagi siapapun yang memberontak kepada Sriwijaya serta berisi Hal hal baik untuk yang setia kepada Sriwijaya. dengan kotanya yang dilalui oleh dua sungai sekaligus untuk mengairi lahan pertanian mereka. Raja Sri Indrawarman juga mengirimkan hadiah kepada kaisar Cina berupa ts'engchi . Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah. Tahun 724 M . dinamakan Prasasti Kota Kapur karna sesuai dengan Tempat di temukan nya yaitu di dusun kecil di Pesisir barat Pulau Bangka yang bernama kota Kapur..Prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno dipahatkan pada sebuah batu yang berbentuk tugu bersegi-segi dengan ukuran tinggi 177 cm. dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya. dalam Prasasti Kota Kapur ini juga jelas di ucapkan tanggal 28 Februari 686 Bala tentara Sriwijaya berangkat untuk Menyerang Bumi jawa yang tidak takluk kepada Sriwijaya Tahun 718 M . kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan... yang adalah keturunan seribu raja. isi potongan surat tersebut berbunyi : Dari Raja di raja.Sri Indrawarman Raja Sriwijaya masuk islam Hal ini di dasari oleh Surat yang dikirimkan Sri Indrawarman yang saat itu berstatus sebagai Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari bani Umayyah.Sri Indrawarman mengirim hadiah ke Cina Sama hal nya dengan yang di lakukan Raja Sri Indrawarman kepada Raja Arab pada kisaran Tahun 717-720 M. dan 19 cm pada bagian puncak ditemukan di pesisir Barat Pulau Bangka. tetapi sekedar tanda persahabatan. yang memiliki ribuan gajah. yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak.

selatan India .Balaputradewa Naik Tahta Prasasti Nalanda berangka tahun 860 ditemukan di Nalanda. Pernikahan Samaratungga dengan Dewi Tara Lahirlah Balaputradewa sebagai Pewaris Tahta Kerajaan Sriwijaya Tahun 860 M .Serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa Serangan raja Dharmawangsa ini di dasari oleh berita cina dari dinasti song. Bihar. Ligor A ditulis pada tahun 775 oleh raja Kerajaan Sriwijaya. kedua Kerajaan ini saling mengirimkan duta ke cina.Tahun 775 -787 M . Penafsiran Manuskrip Prasasti Nalaya berbunyi : " Sri Maharaja di Suwarnadwipa. sedangkan Ligor B ditulis oleh Wangsa Sailendra setelah Menaklukkan Sriwijaya Tahun 792 . Dan sebuah kronik Tibet yang ditulis pada abad ke 11 bernama durbodhaloka menyebutkan pula nama maharaja sri Cudamanirwarman dari sriwijayanagara di suwardawipa. Nama Sri Mara-Vihayottunggawarman di sebutkan dalam Prasasti Leiden sebagai anak dari Sri Cudamaniwarmadewa yang memiliki hubungan baik dengan dinasti Chola dari Tamil. dikirim setelah Dharmawangsa berhasil menaklukkan Sriwijaya. Prasasti Ligor memiliki 2 Sisi. utusan Sriwijaya berangkat pada tahun 988 tertahan di kanton ketika hendak pulang.Samaratungga Memerintah Sriwijaya di kisaran Tahun ini lah di perkirakan Samaratungga menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya dengan mengedepankan Agama dan Budaya. Tahun 1008 M . sesuai dengan tempat di temukan nya yaitu di KITLV Leiden. Sisi Pertama disebut sebagai Ligor A dan Sisi sebaliknya disebut Ligor B. Tahun 1006 / 1016 . terbukti di bangunnya candi Borubudur pada tahun 825 M oleh Samaratungga. adalah bukti bahwa Balaputradewa pernah menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya. anak Dharmasetu" Tahun 990 M .Wafatnya Dharmawangsa Teguh dalam Prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya yaitu peristiwa hancurnya Kerajaan Medang.Sri Mara-Vijayottunggawarman Penemuan Prasasti Leiden yang tertulis pada lempengan tembaga berangka tahun 1005 yang terdiri dari bahasa Sansekerta dan berbahasa Tamil. Belanda. Tentara Aji Wurawari dari Lwaram yang di perkirakan sekutu Sriwijaya menyerang Istana raja Dharmawangsa Teguh di Wwatan. dan memiliki area indah lokananantha di sriwayapura. duta ini meminta Kaisar Song untuk menyatakan bahwa Sriwijaya berada dalam perlingdungan cina. untusan Kerajaan Medang tiba di cina tahun 992 M. selatan Thailand. Dharmawangsa Teguh meninggal pada peristiwa tersebut. cucu dari sailendravamsatilaka (mustika keluarga sailendra) dengan julukan sriviravairimathana (pembunuh pahlawan musuh).Dharanindra Mengusasi Sriwijaya Hal ini di dasari oleh sebuah Prasasti yang ditemukan di sebuah tempat yang bernama Ligor saat ini tempat tersebut bernama Nakhon Si Thammarat.835 M . India. di kisahkan dalam berita cina bahwa Sriwijaya terlibat persaingan dengan Kerajaan Medang untuk menguasai Asia tenggara. raja Jawa yang kawin dengan Dewi Tara. Tahun 1003 M .Sri Cudamaniwarmadewa keterangan ini di dapat dari sebuah manuskrip nepal pada abad ke 11 yang memuji negara Sriwijaya sebagai pusat kegiatan utama agama budha. karna negri Sriwijaya di serang tentara Kerajaan Medang. Pada Tahun 992 duta Sriwijaya mencoba pulang kembali namun tertahan di Campa karna negri Sriwijaya belum aman. maka Prasasti ini dinamakan Prasasti Leiden. Balaputradewa anak Samaragrawira.

17 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook 5 komentar: 1.57 ada yang lebih lengkap gg?? sejarah tentang kerajaan sriwijaya.Terjemahan Prasasti Leiden : Raja Sriwijaya. Khoirun Nisa&#39.. ryiinhaa1 September 2012 19. Sri Mara-Vijayottunggawarman putra Sri Cudamani Warmadewa di Kataha telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma Tahun 1025 M . Diposkan oleh Ison di 07. Balas .49 sriwijaya dulu bagian INDONESIA.a ?? Balas 3. Syifa&#39.57 yang lebih lengkap di Wikipedia bro.. didasarkan pada bait akhir prasasti Tanjoreyang menceritakan tentang penaklukan yang dilakukan Kerajaan Chola atas beberapa kawasan termasuk beberapa kawasan di nusantara serta penawanan raja SangramaVijayottunggawarman dari Sriwijaya.8 Agustus 2012 02.Kehancuran Kerajaan Sriwijaya Sriwijaya Hancur Diserang oleh Rajendra Chola dari Kerajaan Chola serangan Rajendra Chola I dari Koromandel India selatan.. KSC2 September 2012 05. tp knp indonesia tidak bisa seperti itu lagi ya ?? Balas 2.

43 sriwijaya merupakan berpengaruh hindu-buddah . ramanan bala14 Desember 2012 20.4.saya seorang berpengaruh hindu dan saya bangga Balas .

dan yg sya ingin tahu skrg.37 saya suka cerita kerajaan ini....kapan ketemu nya kerajaan sriwijaya yg hilang itu.5.. gofy sensoria17 Januari 2013 09.sampe skrg msh jdi misteri Balas Muat yang lain... Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Universitas Gunadarma .

.Universitas Gunadarma Pengikut Arsip Blog  ▼ 2012 (12) o ► November (2) o ► Oktober (1) o ► Juni (2) o ► April (2) o ▼ Maret (5)  Implementasi Wawasan Nusantara  WAWASAN NUSANTARA  MELIHAT MUSEUM FATAHILAH DI KOTA TUA  SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA  SEJARAH & PERKEMBANGAN ALAT MUSIK 'KOLINTANG' DARI.. ► 2011 (3)  Mengenai Saya Ison Lihat profil lengkapku .

Template Awesome Inc. Hindu Monarki Sri Jayanasa Sri Indrawarman . Sriwijaya ← → 600-an–1100-an ← → Jangkauan terluas Kemaharajaan Sriwijaya sekitar abad ke-8 Masehi. Kadaram. cari Untuk kegunaan lain dari Sriwijaya. Buddha Hinayana. Gambar template oleh Andr Sriwijaya Dari Wikipedia bahasa Indonesia.702 Sriwijaya.. Sanskerta Buddha Vajrayana. lihat Sriwijaya (disambiguasi).683 . ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Jawa. Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Maharaja . Buddha Mahayana. Dharmasraya Melayu Kuna.

792 .1008 .988 .Didirikan .Invasi Dharmasraya Mata uang Dharanindra Samaratungga Balaputradewa Sri Cudamani Warmadewa Sri MaraVijayottunggawarman SangramaVijayottunggawarman 600-an 1100-an Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) .775 .835 .1025 Sejarah ..

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka .Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan.[1][2] Dalam bahasa Sanskerta. Semenanjung Malaya. I Tsing. Jawa. Thailand Selatan.[5] Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan[2] di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa pada tahun 990. Sumatera. dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan". Thai: atau " rī wichạy") adalah salah satu kemaharajaan bahari yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7. bertarikh 682.Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya. selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya. yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang.[3][4] Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7. dan pesisir Kalimantan.[7] Daftar isi                1 Catatan sejarah 2 Pembentukan dan pertumbuhan 3 Agama 4 Budaya 5 Perdagangan 6 Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari 7 Hubungan dengan wangsa Sailendra 8 Hubungan dengan kekuatan regional 9 Masa keemasan 10 Masa penurunan 11 Struktur pemerintahan 12 Raja yang memerintah 13 Warisan sejarah 14 Catatan bawah 15 Rujukan o 15. seorang pendeta Tiongkok. kerajaan ini terlupakan dan keberadaannya baru diketahui kembali lewat publikasi tahun 1918 dari sejarawan Perancis George Cœdès dari École française d'Extrême-Orient. dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel.[6] Setelah jatuh.1 Bacaan Lanjutan .[2] maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". sri berarti "bercahaya" atau "gemilang".

Bangunan air ini terdiri atas kolam dan dua pulau berbentuk bujur sangkar dan empat persegi panjang. yaitu jaringan kanal. kolam serta pulau buatan yang disusun rapi yang dipastikan situs ini adalah buatan manusia. Dalam bahasa Sanskerta dan bahasa Pali. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktifitas manusia. serta jaringan kanal dengan luas areal meliputi 20 hektar.[8] Coedès menyatakan bahwa referensi Tiongkok terhadap "San-fo-ts'i".[10] Sayang.[2] Sementara dari peta Ptolemaeus ditemukan keterangan tentang adanya 3 pulau Sabadeibei yang kemungkinan berkaitan dengan Sriwijaya. dan beberapa prasasti dalam Melayu Kuno merujuk pada kekaisaran yang sama. Kabupaten Ogan Komering Ilir. tepatnya di sekitar situs Karanganyar yang kini dijadikan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. ketika sarjana Perancis George Cœdès mempublikasikan penemuannya dalam surat kabar berbahasa Belanda dan Indonesia. Pada abad ke-20. parit. Bangsa Arab menyebutnya Zabaj[11] dan Khmer menyebutnya Malayu. kepala perahu kuno itu sudah hilang dan sebagian papan perahu itu digunakan justru buat jembatan.[6] Sekitar tahun 1993. dan kerajaan besar Nusantara selain Majapahit di Jawa Timur. Tercatat ada 17 keping perahu yang terdiri dari bagian lunas.[9] Selain berita-berita diatas tersebut. seperti tembikar. Cara ini sendiri dikenal dengan sebutan teknik tradisi Asia Tenggara. kedua kerajaan tersebut menjadi referensi oleh kaum nasionalis untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan negara sebelum kolonialisme Belanda. Sumatera Selatan. Selain bangkai perahu. dan alat kayu. Kecamatan Cengal.[8] Sriwijaya disebut dengan berbagai macam nama. sebelumnya dibaca "Sribhoja". Banyaknya nama merupakan alasan lain mengapa Sriwijaya sangat sulit ditemukan.[10] Perahu ini dibuat dengan teknik pasak kayu dan papan ikat yang menggunakan tali ijuk. 16 Pranala luar Catatan sejarah Tidak terdapat catatan lebih lanjut mengenai Sriwijaya dalam sejarah Indonesia. keramik. antara Muara Sabak sampai . Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan berpendapat bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatera Selatan sekarang). kerajaan Sriwijaya disebut Yavadesh dan Javadeh. Tidak ada orang Indonesia modern yang mendengar mengenai Sriwijaya sampai tahun 1920-an. masa lalunya yang terlupakan dibentuk kembali oleh sarjana asing. 14 papan perahu yang terdiri dari bagian badan dan bagian buritan untuk menempatkan kemudi.[10] Sriwijaya menjadi simbol kebesaran Sumatera awal.[12] Namun sebelumnya Soekmono berpendapat bahwa pusat Sriwijaya terletak pada kawasan sehiliran Batang Hari.[2] Pendapat ini didasarkan dari foto udara tahun 1984 yang menunjukkan bahwa situs Karanganyar menampilkan bentuk bangunan air. ditemukan juga sejumlah artefak-artefak lain yang berhubungan dengan temuan perahu. Orang Tionghoa menyebutnya Shih-li-fo-shih atau San-fo-ts'i atau San Fo Qi. telah ditemukan oleh Balai Arkeologi Palembang sebuah perahu kuno yang diperkirakan ada sejak masa awal atau proto Kerajaan Sriwijaya di Desa Sungai Pasir.

[6] Pembentukan dan pertumbuhan Candi Muara Takus.[13] yang sebelumnya juga telah berpendapat bahwa letak dari pusat kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi Muara Takus (provinsi Riau sekarang).[14] serta hal ini dapat juga dikaitkan dengan berita tentang pembangunan candi yang dipersembahkan oleh raja Sriwijaya (Se li chu la wu ni fu ma tian hwa atau Sri Cudamaniwarmadewa) tahun 1003 kepada kaisar Cina yang dinamakan cheng tien wan shou (Candi Bungsu. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). Sriwijaya telah beribukota di Kadaram (Kedah sekarang). berdasarkan prasasti Tanjore. candi Buddha di Muaro Jambi. . Reruntuhan Wat (Candi) Kaew yang berasal dari zaman Sriwijaya di Chaiya. ia cendrung kepada pendapat Moens. salah satu kawasan yang dianggap sebagai ibukota Sriwijaya.ke Muara Tembesi (di provinsi Jambi sekarang).[15] Namun yang pasti pada masa penaklukan oleh Rajendra Chola I.[6] dengan catatan Malayu tidak di kawasan tersebut. Thailand Selatan. Candi Gumpung. jika Malayu pada kawasan tersebut. dengan asumsi petunjuk arah perjalanan dalam catatan I Tsing. Kerajaan Melayu yang ditaklukkan Sriwijaya.

Tidak seperti Dharmasetu yang ekspansionis. Pan Pan dan Trambralinga.[20] Sriwijaya tumbuh dan berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka. pulau Bangka dan Belitung. kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera. Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer. Ekspansi kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya. Para ahli berpendapat bahwa prasasti ini mengadaptasi ortografi India untuk menulis prasasti ini. yang terletak di sebelah utara Langkasuka. ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang selesai pada tahun 825.[2] Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka. Diketahui.Belum banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan.[16] selain itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya.[2] Di masa berikutnya. Prasasti Kedukan Bukit adalah prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu.[8] Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara bahari. namun kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar wilayah kepulauan Asia Tenggara. dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3. Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan ke kota-kota pantai di Indochina. dan Selat Karimata. antara lain Tarumanegara dan Holing berada di bawah kekuasaan Sriwijaya. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa telah melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang tidak berbakti kepada Sriwijaya. di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. Di abad ini pula.[2] Agama . Untuk mencegah hal tersebut. sampai raja Khmer Jayawarman II. peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya.[17][18] Kemaharajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing. Berdasarkan observasi. Selama masa kepemimpinannya. Setelah Dharmasetu. tetapi lebih memilih untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. Beberapa ahli masih memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya. menjadikan Sriwijaya mengendalikan dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara. hingga Lampung. memutuskan hubungan dengan Sriwijaya pada abad yang sama. pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah dan berkuasa disana. dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang. Ia berkuasa pada periode 792 sampai 835. Menurut catatan. Laut Jawa. Di abad ke-7. Selat Sunda. Samaratungga menjadi penerus kerajaan.[2] Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa. namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung oleh penguasa. Kemungkinan yang dimaksud dengan Bhumi Jawa adalah Tarumanegara.[19] Di abad ke-7 ini. sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu setempat.300 mil di barat. pendiri kemaharajaan Khmer. Kota Indrapura di tepi sungai Mekong. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja. Laut China Selatan. juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya. ditemukan reruntuhan candi-candi Sriwijaya di Thailand dan Kamboja. Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan. orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian kemaharajaan Sriwijaya. pelabuhan Champa di sebelah timur Indochina mulai mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya.

dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. dinyatakan bahwa terdapat 1000 orang pendeta yang belajar agama Budha pada Sakyakirti. Selain berita diatas. ".[22] Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India. Peranannya dalam agama Budha dibuktikannya dengan membangun tempat pemujaan agama Budha di Ligor. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia.. seorang sarjana Buddha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet dalam kertas kerjanya Durbodhāloka menyebutkan ditulis pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa penguasa Sriwijayanagara di Malayagiri di Suvarnadvipa. Menjelang akhir abad ke-10. yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda... pada tahun 671 dan 695.. Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya. pertama oleh budaya Hindu kemudian diikuti pula oleh agama Buddha.[23] Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9. India. terdapat berita yang dibawakan oleh I Tsing. Atiśa. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. Antara lain pendeta dari Tiongkok I Tsing. seorang pendeta terkenal di Sriwijaya.[21] Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan. ditemukan di situs Bukit Seguntang.. Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar . banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 masehi.Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2. Palembang. I Tsing melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha.77 meter.. sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya di Nusantara. Thailand.

Berdasarkan berbagai sumber sejarah.Sabda. karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung dan berdagang di Sriwijaya.[24] sehingga mungkin kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. kemudian tumbuh menjadi cikal-bakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak. sehingga beberapa kerajaan yang semula merupakan bagian dari Sriwijaya. disaat melemahnya pengaruh Sriwijaya. Sumatera Selatan. sebuah masyarakat yang kompleks dan kosmopolitan yang sangat dipengaruhi alam pikiran Budha Wajrayana digambarkan bersemi di ibu kota Sriwijaya. tentunya menarik minat para pedagang dan ulama muslim dari Timur Tengah. Suriah. Ada sumber yang menyebutkan. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". Prasasti Telaga Batu menggambarkan kerumitan dan . maka seorang raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman pada tahun 718 dikabarkan tertarik untuk mempelajari Islam dan kebudayaan Arab. anugerah Maharaja Sriwijaya untuk rakyatnya.[25] Budaya Arca Maitreya dari Komering. seni Sriwijaya sekitar abad ke-9 M. — Gambaran Sriwijaya menurut I Tsing. Beberapa prasasti Siddhayatra abad ke-7 seperti Prasasti Talang Tuwo menggambarkan ritual Budha untuk memberkati peristiwa penuh berkah yaitu peresmian taman Sriksetra. Pada salah satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan ulama ke istana Sriwijaya.[4] Sangat dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar pusat perdagangan di Asia Tenggara. Tercatat beberapa kali raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Damaskus.

gading. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditas seperti kapur barus. Semua prasasti ini menggunakan bahasa Melayu Kuno.[26] Meskipun disebut memiliki kekuatan ekonomi dan keperkasaan militer. bahasa Melayu menjadi lingua franca dan digunakan secara meluas oleh banyak penutur di Kepulauan Nusantara. kepulaga. seperti yang ditemukan di pulau Jawa. dan perlindungan dari Kaisar China . seperti Candi Kalasan. persetujuan. Candi Muara Takus. Beberapa arca-arca bersifat Budhisme. Candi-candi Budha yang berasal dari masa Sriwijaya di Sumatera antara lain Candi Muaro Jambi. yakni dengan penguasaan atas Selat Malaka dan Selat Sunda. dan Borobudur. dan timah.[14] Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassalvassal-nya di seluruh Asia Tenggara. Bidor. Hubungan dagang yang dilakukan berbagai suku bangsa Nusantara menjadi wahana penyebaran bahasa Melayu. cengkeh.[31] Perdagangan Model kapal Sriwijaya tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur. Sumatera Selatan. Dengan berperan sebagai entreport atau pelabuhan utama di Asia Tenggara. candi di Sumatera terbuat dari bata merah. bahasa Melayu kuno telah digunakan di Nusantara.tingkatan jabatan pejabat kerajaan. Akan tetapi tidak seperti candi periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit. dengan mendapatkan restu. seperti berbagai arca Budha yang ditemukan di Bukit Seguntang. Perak[29] dan Chaiya. Sriwijaya hanya meninggalkan sedikit tinggalan purbakala di jantung negerinya di Sumatera.[30] dan arca Maitreya dari Komering. sementara Prasasti Kota Kapur menyebutkan keperkasaan balatentara Sriwijaya atas Jawa. Di dunia perdagangan. Sejak saat itu. dan arca-arca Bodhisatwa Awalokiteswara dari Jambi[28]. pala. Semua arca-arca ini menampilkan keanggunan dan langgam yang sama yang disebut "Seni Sriwijaya" atau "Langgam/Gaya Sriwijaya" yang memperlihatkan kemiripan — mungkin diilhami — oleh langgam Amarawati India dan langgam Syailendra Jawa (sekitar abad ke-8 sampai ke-9). yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India. emas. karena bahasa ini menjadi alat komunikasi bagi kaum pedagang. Ditandai dengan ditemukannya berbagai prasasti Sriwijaya dan beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuno di tempat lain. Palembang[27]. dan Biaro Bahal. Sejak abad ke-7. leluhur bahasa Melayu dan bahasa Indonesia modern. Sangat berbeda dengan episode Sriwijaya di Jawa Tengah saat kepemimpinan wangsa Syailendra yang banyak membangun monumen besar. Candi Sewu. kayu gaharu. Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok.

Oseania. Disebutkan dalam catatan sejarah Champa adanya serangkaian serbuan angkatan laut yang berasal dari Jawa terhadap beberapa pelabuhan di Champa dan Kamboja. di antara kejatuhan dinasti Tang dan naiknya dinasti Song. kemaharajaan bahari yang menguasai kawasan pada kurun abad ke-7 hingga ke-13 masehi. Fungsi cadik ini adalah untuk menyeimbangkan dan menstabilkan perahu.[33] Kejayaan bahari Sriwijaya terekam di relief Borobudur yaitu menggambarkan Kapal Borobudur.untuk dapat berdagang dengan Tiongkok.[32] Karena alasan itulah Sriwijaya harus terus menjaga dominasi perdagangannya dengan selalu mengawasi — dan jika perlu — memerangi pelabuhan pesaing di negara jirannya. Tarumanagara dan pelabuhan Sunda di Jawa Barat. Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. Selain menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok. Dengan menaklukkan bandar pelabuhan negara jiran yang berpotensi sebagai pesaingnya. dan Samudra Hindia. Hal ini merupakan upaya Sriwijaya untuk menjamin monopoli perdagangan laut di Asia Tenggara dengan menggempur bandar pelabuhan pesaingnya. Mungkin angkatan laut penyerbu yang dimaksud adalah armada Sriwijaya. Keperluan untuk menjaga monopoli perdagangan inilah yang mendorong Sriwijaya menggelar ekspedisi militer untuk menaklukkan bandar pelabuhan pesaing di kawasan sekitarnya dan menyerap mereka ke dalam mandala Sriwijaya. dan kemudian dari kronik Tiongkok disebutkan Shih-li-fo-shih dengan rajanya Shih-li-t-'o-pa-mo (Sri Indrawarman) pada tahun 724 mengirimkan hadiah untuk kaisar Cina. Kapal layar bercadik yang diabadikan dalam relief Borobudur mungkin adalah jenis kapal yang digunakan armada Sailendra dan Sriwijaya dalam pelayaran antarpulaunya. berupa ts'engchi (bermaksud sama dengan Zanji dalam bahasa Arab). kembali ke Sriwijaya dengan membawa hadiah Zanji (budak wanita berkulit hitam). Kalingga di Jawa Tengah. terutama Fujian. Sriwijaya juga pernah berjaya dalam hal perdagangan sedari tahun 670 hingga 1025 M. Cadik tunggal atau cadik ganda adalah ciri khas perahu bangsa Austronesia dan perahu bercadik inilah yang membawa bangsa Austronesia berlayar di seantero Asia Tenggara. Sriwijaya secara otomatis juga melebarkan pengaruh dan wilayah kekuasaannya di kawasan. karena saat itu wangsa Sailendra di Jawa adalah bagian dari mandala Sriwijaya. dan bandar Kedah dan Chaiya di semenanjung Melaya adalah beberapa bandar pelabuhan yang ditaklukan dan diserap kedalam lingkup pengaruh Sriwijaya.[34] Pada paruh pertama abad ke-10. Kemungkinan utusan Maharaja Sri Indrawarman yang mengantarkan surat kepada khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah tahun 718. Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari Upaya Sriwijaya untuk menjamin dominasi perdagangan bahari di Asia Tenggara berjalan seiring dengan perluasan Sriwijaya sebagai sebuah kemaharajaan bahari atau thalasokrasi. Bandar Malayu di Jambi. perdagangan dengan luar negeri cukup marak. Sriwijaya senantiasa mengelola jejaring perdagangan bahari dan menguasi urat nadi pelayaran antara Tiongkok dan India. Kota Kapur di pulau Bangka. Sriwijaya juga menjalin perdagangan dengan tanah Arab. kerajaan Min dan kerajaan Nan Han dengan negeri kayanya Guangdong. kapal kayu bercadik ganda dan bertiang layar yang melayari lautan Nusantara sekitar abad ke-8 Masehi. .

[41] Sementara Poerbatjaraka berpendapat bahwa dinasti ini berasal dari Nusantara. pembangunannya diselesaikan pada masa Samaratungga Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wangsa Sailendra Munculnya keterkaitan antara Sriwijaya dengan dinasti Sailendra dimulai karena adanya nama Śailendravamśa pada beberapa prasasti di antaranya pada prasasti Kalasan di pulau Jawa.[35] Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Proceedings of The Royal Society. pengaruh Sriwijaya jarang masuk hingga jauh di wilayah pedalaman.[36] Migrasi ke Madagaskar diperkirakan terjadi 1200 tahun yang lalu sekitar kurun tahun 830 M.[39] Hubungan dengan wangsa Sailendra Candi Borobudur.[14] Majumdar berpendapat dinasti Sailendra ini terdapat di Sriwijaya (Suwarnadwipa) dan Medang (Jawa). bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar adalah orang Indonesia. Sriwijaya kebanyakan menerapkan kedaulatannya di kawasan pesisir pantai dan kawasan sungai besar yang dapat dijangkau armada perahu angkatan lautnya di wilayah Nusantara. Diduga penduduk yang berasal dari Sriwijaya telah mengkoloni dan membangun populasi di pulau Madagaskar yang terletak 3300 mil atau 8000 kilometer di sebelah Barat di seberang Samudra Hindia. keduanya berasal dari Kalinga di selatan India. didasarkan atas Carita Parahiyangan[42] kemudian dikaitkan dengan beberapa prasasti lain di Jawa yang berbahasa Melayu Kuna di antaranya prasasti Sojomerto. Berdasarkan penelitian DNA mitokondria. Sementara pada prasasti Sojomerto dijumpai nama Dapunta Selendra. Para peneliti meyakini mereka adalah pemukim asal Kerajaan Sriwijaya. suku pribumi Malagasy dapat merunut silsilah mereka kepada 30 perempuan perintis yang berlayar dari Indonesia 1200 tahun yang lalu. hal ini merupakan sebuah petunjuk bahwa penduduk Madagaskar dikoloni oleh penduduk yang berasal dari Sriwijaya. dengan pengecualian pulau Madagaskar. menyebabkan salah satu keluarga dalam dinasti ini pindah ke Jawa.[38] Periode kolonisasi Madagaskar bersamaan dengan kurun ketika Sriwijaya mengembangkan jaringan perdagangan bahari di seantero Nusantara dan Samudra Hindia.[43][44] Hubungan dengan kekuatan regional .Sebagai kemaharajaan bahari.[40] Kemudian Moens menambahkan kedatangan Dapunta Hyang ke Palembang. Walau asal-usul dinasti ini masih diperdebatkan sampai sekarang.[37] Bahasa Malagasy mengandung kata serapan dari bahasa Sansekerta dengan modifikasi linguistik melalui bahasa Jawa dan bahasa Melayu. dan prasasti Nalanda di India. prasasti Ligor di selatan Thailand.

Meskipun demikian surat ini bukanlah berarti bahwa raja Sriwijaya telah memeluk agama Islam." — Surat Maharaja Sriwijaya. yang isterinya pun adalah cucu dari ribuan raja. Thailand Selatan. sebagai ibu kota kerajaan tersebut.[45] Pada tahun 100 Hijriyah (718 Masehi) Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirimkan sepucuk surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Kekhalifahan Umayyah. India.[34] Peristiwa ini membuktikan bahwa Sriwijaya telah menjalin hubungan diplomatik dengan dunia Islam atau dunia Arab. melainkan hanya menunjukkan hasrat sang raja untuk mengenal dan mempelajari berbagai hukum. yang wilayah kekuasaannya terdiri dari dua sungai yang mengairi tanaman lidah buaya. dan adat-istiadat dari berbagai rekan perniagaan dan peradaban yang dikenal Sriwijaya saat itu. dan secara teratur mengantarkan utusan beserta upeti.Pagoda Borom That bergaya Sriwijaya di Chaiya. yang aroma harumnya menyebar hingga 12 mil. Aku telah mengirimkan kepadamu bingkisan yang tak seberapa sebagai tanda persahabatan. Kepada Raja Arab yang tidak menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. yang kebun binatangnya dipenuhi ribuan gajah. Pengaruh Sriwijaya nampak pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya . Banyak sejarawan mengklaim bahwa Chaiya. Thailand. di propinsi Surat Thani. budaya. dan jeruk nipis. Pada masa awal. yang berisi permintaan kepada Khalifah untuk mengirimkan ulama yang dapat menjelaskan ajaran dan hukum Islam kepadanya. dan Timur Tengah. rempah wangi. Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China. Dalam surat itu tertulis: " Dari Raja sekalian para raja yang juga adalah keturunan ribuan raja. Kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya. yakni Tiongkok. Kuharap engkau sudi mengutus seseorang untuk menjelaskan ajaran Islam dan segala hukum-hukumnya kepadaku. pala. Untuk memperkuat posisinya atas penguasaan kawasan Asia Tenggara.

namun menjadi buruk setelah Rajendra Chola I naik tahta yang melakukan penyerangan pada abad ke-11.Sriwijaya. Dengan kata lain ia mengadukan kepada raja Dewapaladewa. Seperti disebutkan sebelumnya. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Sriwijaya di Sumatra menjalin persekutuan melalui hubungan perkawinan dengan Wangsa Sailendra di Jawa. Kemudian hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I. di mana raja Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta dikeluarkannya pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma tersebut. membantu perbaikan candi dekat Kanton pada tahun 1079. raja Pala di India. dan pada masa dinasti Yuan disebut dengan nama Yuan Miau Kwan.[6] Masa keemasan . Chaiya terbagi menjadi tiga kota yakni (Mueang) Chaiya. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai raja San-fo-ts'i. Relasi dengan Dinasti Chola di selatan India juga cukup baik. dan Khirirat Nikhom.[48] Sriwijaya juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala. Dari prasasti Leiden disebutkan raja Sriwijaya di Kataha Sri Mara-Vijayottunggawarman telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma. tindakan yang kemudian dibalas dengan penghancuran Medang pada tahun 1006 oleh Raja Wurawari atas dorongan Sriwijaya. menjadi Maharaja Sriwijaya dan memerintah dari Jawa. Pada masa dinasti Song candi ini disebut dengan nama Tien Ching Kuan.[47] Persaingan antara Sriwijaya di Sumatera dan Medang di Jawa ini kian memanas ketika raja Dharmawangsa Teguh menyerang Palembang pada tahun 990. Thatong (Kanchanadit). Pada kurun waktu tertentu wangsa Sailendra sebagai anggota mandala Sriwijaya mengambil kendali kekuasaan. Setelah kejatuhan Sriwijaya. Maka Wangsa Sailendra berkuasa sekaligus atas Sriwijaya dan Kerajaan Medang.[46] Balaputra berkuasa di Palembang. Dalam prasasti Nalanda yang bertarikh 860 Balaputra menegaskan asal-usulnya sebagai keturunan raja Sailendra di Jawa sekaligus cucu Sri Dharmasetu raja Sriwijaya. yaitu Sumatera dan Jawa. pada prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. bahwa haknya menjadi raja Jawa dirampas Rakai Pikatan. dan permusuhan ini diwariskan hingga beberapa generasi berikutnya. hubungan antara Sriwijaya dan Medang memburuk. Akan tetapi akibat pertikaian suksesi singgasana Sailendra antara Balaputradewa melawan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani.

Thailand. digambarkan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar yang kaya raya.[49] Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi. Jawa. kapulaga. Pada tahun 955 M.[50] Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda.Arca emas Avalokiteçvara bergaya Malayu-Sriwijaya. pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. Ini disimpulkan dari seorang ahli dari Bangsa Persia yang bernama Abu Zaid Hasan yang mendapat keterangan dari Sujaimana.[2] dan Filipina. antara lain: Sumatera. Jambi. pala. gambir dan beberapa hasil bumi lainya. dengan tentara yang sangat banyak. serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan kekuasaanya. ditemukan di Rantaukapastuo. kayu cendana. Al Masudi. melindungi kapalkapal dagang. Abu Zaid menulis bahwasanya Kerajaan Zabaj (Sriwijaya - . memungut cukai. cengkeh.[51] Catatan lain menuliskan bahwa Sriwijaya maju dalam bidang agraris. Muarabulian. Semenanjung Malaya. kayu gaharu. Sriwijaya mengumpulkan kekayaannya dari jasa pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok. menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi. Indonesia. Kamboja. dan India. Mengandalkan hegemoni pada kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran. Kemaharajaan Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim. Vietnam. Sriwijaya disebut dengan nama Sribuza. menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan bea dan cukai atas setiap kapal yang lewat. seorang pedagang Arab. Hasil bumi Sriwijaya adalah kapur barus. Berdasarkan sumber catatan sejarah dari Arab. jalur perdagangan. Dalam catatan itu. Disebutkan kapal yang tercepat dalam waktu dua tahun pun tidak cukup untuk mengelilingi seluruh pulau wilayahnya. seorang musafir (pengelana) sekaligus sejarawan Arab klasik menulis catatan tentang Sriwijaya.

Pada tahun 1003. yaitu antara tahun 988 dan 992 pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa. Kaisar Tiongkok yang berbesar hati dengan persembahan itu menamai candi itu cheng tien wan shou dan menganugerahkan genta yang akan dipasang di candi itu. Dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya. Prasasti Hujung Langit tahun 997 kembali menyebutkan adanya serangan Jawa terhadap Sumatera. sedangkan Kerajaan Medang di Jawa dengan nama Cho-po. di mana Haji Wurawari dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan Sriwijaya. Ia dikirim oleh rajanya yang naik takhta tahun 991. yaitu peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur. memenangi dukungan Tiongkok dengan cara merebut hati Kaisarnya. Raja baru Jawa tersebut adalah Dharmawangsa Teguh. Utusan San-fo-tsi yang berangkat tahun 988 tertahan di pelabuhan Kanton ketika hendak pulang. San-fo-tsi dan Cho-po terlibat persaingan untuk menguasai Asia Tenggara. Sri Cudamani Warmadewa. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). ia mengirimkan utusan ke Tiongkok dan mengabarkan bahwa di negerinya telah selesai dibangun sebuah candi Buddha yang didedikasikan untuk mendoakan agar Kaisar Tiongkok panjang usia. Utusan Jawa juga tiba di Tiongkok tahun 992. Ia meminta kaisar Song agar Tiongkok memberi perlindungan kepada San-fo-tsi. Menguasai ibu kota di Palembang tidak cukup karena pada hakikatnya kekuasaan dan kekuatan mandala Sriwijaya tersebar di beberapa bandar pelabuhan di kawasan Selat Malaka. karena negerinya diserang oleh balatentara Jawa.[52] Pada musim semi tahun 992 duta Sriwijaya tersebut mencoba pulang namun kembali tertahan di Champa karena negerinya belum aman. Berita Tiongkok dari Dinasti Song menyebut Kerajaan Sriwijaya di Sumatra dengan nama San-fo-tsi. Serangan dari Jawa ini diduga berlangsung sekitar tahun 990-an. Sriwijaya disebut-sebut berperan dalam menghancurkan Kerajaan Medang di Jawa. namun kemudian pasukan Medang berhasil dipukul mundur oleh pasukan Sriwijaya.[53] (Candi Bungsu.[54] Serangan dari Medang ini membuka mata Sriwijaya betapa berbahayanya ancaman Jawa. Maharaja Sriwijaya. berhasil lolos keluar dari ibu kota dan berkeliling menghimpun kekuatan dan bala bantuan dari sekutu dan raja-raja bawahannya untuk memukul mundur tentara Jawa. Rangkaian serangan dari Jawa ini pada akhirnya gagal karena Jawa tidak berhasil membangun pijakan di Sumatera. Sriwijaya memperlihatkan kegigihan persekutuan mandalanya. pada tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan terbunuhnya raja Medang terakhir Dharmawangsa Teguh.sebutan Sriwijaya oleh bangsa Arab pada masa itu-) memiliki tanah yang subur dan kekuasaaan yang luas hingga ke seberang lautan.[52] Kerajaan Medang berhasil merebut Palembang pada tahun 992 untuk sementara waktu.[11] Sriwijaya menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara sepanjang abad ke-10.[6][48] Masa penurunan . Kedua negeri itu saling mengirim duta besar ke Tiongkok. akan tetapi pada akhir abad ini Kerajaan Medang di Jawa Timur tumbuh menjadi kekuatan bahari baru dan mulai menantang dominasi Sriwijaya. Dikisahkan bahwa. bertahan dan berjaya memukul mundur angkatan laut Jawa. maka Maharaja Sriwijaya pun menyusun siasat balasan dan berusaha menghancurkan Kerajaan Medang.[52] Sri Cudamani Warmadewa kembali memperlihatkan kecakapan diplomasinya.

[55] Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita utusan San-fo-ts'i ke Cina tahun 1028. raja dari dinasti Chola di Koromandel. Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk tetap berkuasa selama tetap tunduk kepadanya. mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya.Sebuah lukisan dari Siam menunjukkan penyerangan Chola di Kedah. Selama beberapa dekade berikutnya. sehingga kapal-kapal dagang yang tiba di Palembang semakin berkurang. yang ketika pada saat itu Sriwijaya diserang Kerajaan Chola mereka bermigrasi ke Kalimantan Selatan. Karena adanya pengendapan lumpur di Sungai Musi dan beberapa anak sungai lainnya. pajak berkurang dan memperlemah ekonomi dan posisi Sriwijaya.[11] Kerajaan Tanjungpura dan Nan Sarunai di Kalimantan adalah kerajaan yang sezaman dengan Sriwijaya. Rajendra Chola I. Kerajaan Chola telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya. Akibat kapal dagang yang datang semakin berkurang. seperti wilayah Nikobar dan sekaligus berhasil menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu itu SangramaVijayottunggawarman. Kota Palembang semakin menjauh dari laut dan menjadi tidak strategis.[57] Akibatnya. seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh dinasti Chola.[56] Faktor lain kemunduran Sriwijaya adalah faktor alam. namun Kerajaan Tanjungpura disebutkan dikelola oleh pelarian orang Melayu Sriwijaya. Berdasarkan prasasti Tanjore bertarikh 1030.[58] Kawasan Sriwijaya dalam prasasti Tanjore Nama kawasan Pannai Malaiyur Mayirudingam Ilangasogam Langkasuka Keterangan Pannai Malayu . Tahun 1017 dan 1025. India selatan.

[59] Ekspedisi Chola mengubah jalur perdagangan dan melemahkan Palembang. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja Kien-pi bawahan San-fo-tsi. rumbia. Kia-lo-hi (Grahi. Ling-ya-si-kia (Langkasuka).Mappappalam Mevilimbangam Valaippanduru Takkolam Madamalingam Ilamuri-Desam Nakkavaram Kadaram Tambralingga Lamuri Nikobar Kedah Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Ligor. Ts'ien-mai (Semawe. Si-lan (Kamboja). Ji-lo-t'ing (Cherating. Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha dan Hindu. selatan Thailand). pantai timur semenanjung malaya).[59] Khususnya pada tahun 1079. yang memungkinkan Jambi untuk mengambil kepemimpinan Sriwijaya pada abad ke-11. dan 13 potong pakaian. Lan-wu-li (Lamuri di Aceh). Kemudian juga mengirimkan utusan berikutnya pada tahun 1088. serta menyerahkan pula 227 tahil perhiasan. Beberapa daerah taklukan melepaskan diri. Chaiya sekarang. yang merupakan surat dari putri raja yang diserahi urusan negara San-fo-tsi.[6][13] .[60] Berdasarkan sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi[61] yang ditulis pada tahun 1178. Kilantan (Kelantan). dan Sin-t'o (Sunda). Tan-ma-ling (Tambralingga. Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) raja dinasti Chola disebut juga sebagai raja San-fo-ts'i. Pong-fong (Pahang). Pada tahun 1079 dan 1088. Pa-t'a (Sungai Paka. Chou-JuKua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggara terdapat dua kerajaan yang sangat kuat dan kaya. yakni San-fo-ts'i dan Cho-po (Jawa).[59] Ini menunjukkan bahwa ibu kota Sriwijaya selalu bergeser dari satu kota maupun kota lainnya selama periode tersebut. Selanjutnya dalam berita Cina yang berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada tahun 1082 masih mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan Kaisar Yuan Fong. Tong-ya-nong (Terengganu). Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa pada tahun 1079. sampai muncul Dharmasraya dan Pagaruyung sebagai kekuatan baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai dari kawasan Semenanjung Malaya. yang kemudian mengirimkan utusan untuk membantu perbaikan candi dekat Kanton.[2] Pengaruh invasi Rajendra Chola I. pantai timur Semenanjung Malaya). Fo-lo-an (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang). pantai timur semenanjung malaya). Sumatera. Kien-pi (Jambi). sedangkan rakyat San-fo-ts'i memeluk Budha. selatan Thailand). catatan Cina menunjukkan bahwa Sriwijaya mengirimkan duta besar pada Cina. masing-masing duta besar tersebut mengunjungi Cina. terhadap hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah. sampai Jawa bagian barat. Pa-lin-fong (Palembang). dan memiliki 15 daerah bawahan yang meliputi.

samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua. Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan manuskrip yang terdapat pada prasasti Grahi. juga sudah tidak menyebutkan lagi nama Sriwijaya untuk kawasan yang sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya. Struktur pemerintahan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prasasti Telaga Batu Prasasti Telaga Batu Masyarakat Sriwjaya sangat majemuk.[62] Kadātuan dapat bermakna kawasan dātu. samaryyāda. istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak lagi identik dengan Sriwijaya. Menurut Casparis. dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung informasi penting tentang kadātuan. Kadātuan dan vanua ini merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri. mandala dan bhūmi. dan mengenal stratatifikasi sosial. ternyata adalah wilayah jajahan Kerajaan Dharmasraya. yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat . yang dapat dianggap sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya terdapat vihara untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di Dharmasraya sebagaimana yang tertulis pada prasasti Padang Roco. Dari daftar 15 negeri bawahan San-fotsi tersebut. Begitu juga dalam Nagarakretagama yang menguraikan tentang daerah jajahan Majapahit. tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy) sebagai kawasan yang mesti dijaga. Kitab ini mengisahkan bahwa Kertanagara raja Singhasari.[11] Pembentukan satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas politik Sriwijaya. (tnah rumah) tempat tinggal bini hāji. mengirim sebuah ekspedisi Pamalayu atau Pamalayu. Walaupun sumber Tiongkok tetap menyebut San-fo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan Laut Cina Selatan. dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa kepada raja Melayu.Namun demikian. Kadātuan ini dikelilingi oleh vanua. melainkan telah identik dengan Dharmasraya. vanua. Hal ini karena dalam Pararaton telah disebutkan Malayu.

bhupati (bupati). senopati (komandan pasukan).[44] Raja yang memerintah Para Maharaja Sriwijaya[2][6] Prasasti. pratiyuvarāja (putra mahkota kedua).[20] Adapun. waniyaga. dan dandanayaka (hakim). kayastha (juru tulis).[Note 1] Adyaksi nijawarna/wasikarana (pembuat pisau). selain diceritakan kutukan raja Sriwijaya kepada siapa saja yang menentang raja. Talang Tuo (684). tukang cuci. diceritakan pula bermacam-macam jabatan dan pekerjaan yang ada di zaman Sriwijaya.[63] Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan dalam struktur pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya. Kota Kapur (686). Penaklukan Malayu. pemimpin. Dapunta Hyang punya dua orang anak yang diberi gelar putra mahkota. Sriwijaya yang begitu luas dibagi menjadi dua. Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan Sriwijaya. yakni yuvarāja (putra mahkota). maka kemungkinan Kerajaan Sriwijaya dibagi menjadi dua. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Catatan perjalanan I Tsing pada tahun 671-685. pratisra. budak raja). 724 Utusan ke Khalifah Muawiyah I dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tahun Nama Raja Ibukota 671 Dapunta Hyang atau Sri Jayanasa Srivijaya Shih-li-fo-shih Sri Indrawarman 702 Shih-li-t-'o-pa-mo Sriwijaya Shih-li-fo-shih . Kemudian terdapat juga Tuha an watak wuruh (pengawas kelompok pekerja).[20] Menurut kronik Cina Hsin Tang-shu. Seperti yang diterangkan diatas.bermaksud kawasan pedalaman. pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) dan rājakumāra (pewaris berikutnya). puwaham (nakhoda kapal). penaklukan Jawa Prasasti Kedukan Bukit (683).[20][63] Maka dari itu. dan dalam lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra mahkota). Karang Brahi dan Palas Pasemah Utusan ke Tiongkok 702-716. Menurut Prasasti Telaga Batu. Penguasa Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja. sthapaka (pemahat). jabatan dan pekerjaan yang diceritakan tersebut adalah raja putra (putra raja yang keempat). Ahmad Jelani Halimi (profesor di Universiti Sains Malaysia) mengatakan bahwa untuk mencegah perpecahan di antara anak-anaknya itulah. marsi haji. dan hulu haji (peniaga.

Tahun Nama Raja Rudra Vikraman Ibukota Sriwijaya Prasasti. dan kembali ke Suwarnadwipa 856 Balaputradewa Suwarnadwipa Prasasti Nalanda tahun 860. & 962 Utusan ke Tiongkok 980 & 778 Dharanindra atau Rakai Panangkaran Jawa 792 840 . catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Utusan ke Tiongkok 728-742 728 Lieou-t'eng-wei-kong 743774 775 Sri Maharaja Sriwijaya Shih-li-fo-shih Belum ada berita pada periode ini Prasasti Ligor B tahun 775 di Nakhon Si Thammarat. Rakai Pikatan Kehilangan kekuasaan di Jawa. India 861959 960 980 Sri Udayaditya Warmadewa Se-li-hou-ta-hia-li-tan Sriwijaya San-fo-ts'i Belum ada berita pada periode ini Utusan ke Tiongkok 960. selatan Thailand dan menaklukkan Kamboja Pindah ke Jawa Wangsa Sailendra (Jawa Tengah atau mengantikan Wangsa Sanjaya Yogyakarta) Prasasti Kelurak 782 di sebelah utara kompleks Candi Prambanan Prasasti Kalasan tahun 778 di Candi Kalasan 782 Samaragrawira atau Rakai Warak Samaratungga atau Rakai Garung Jawa Prasasti Nalanda dan prasasti Mantyasih tahun 907 Prasasti Karang Tengah tahun 824. Jawa 825 menyelesaikan pembangunan candi Borobudur Kebangkitan Wangsa Sanjaya.

gelar haji biasanya untuk raja bawahan San-fo-ts'i Kataha 1008 1017 1025 SangramaVijayottunggawarman Sriwijaya Kadaram Diserang oleh Rajendra Chola I dan menjadi tawanan Prasasti Tanjore bertarikh 1030 pada candi Rajaraja. Tanjore. Hie-tche (Haji) Sri Cudamani Warmadewa 988 Se-li-chu-la-wu-ni-fuma-tian-hwa Sri MaraVijayottunggawarman Se-li-ma-la-pi Sriwijaya Malayagiri (Suwarnadwipa) San-fo-ts'i 990 Jawa menyerang Sriwijaya. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa 983: dengan raja. India Dibawah Dinasti Chola dari Koromandel Utusan San-fo-ts'i dengan raja Kulothunga Chola I (Ti-huaka-lo) ke Tiongkok 1079 membantu memperbaiki candi Tien Ching di Kuang Cho (dekat Kanton) Utusan San-fo-ts'i dari Kien-pi (Jambi) ke Tiongkok 1082 dan 1088 Belum ada berita Laporan Chou-Ju-Kua dalam 1030 1079 1082 10891177 1178 .Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. Utusan ke Tiongkok 988-9921003. Catatan Atiśa. pembangunan candi untuk kaisar Cina yang diberi nama cheng tien wan shou Prasasti Leiden & utusan ke Tiongkok 1008 Utusan San-fo-ts'i ke Tiongkok 1017: dengan raja. Ha-ch'i-suwa-ch'a-p'u (Haji Sumatrabhumi (?)).

pernah bangkit. kekuatan ekononomi dan keperkasaan militernya telah berperan besar atas tersebarluasnya penggunaan Bahasa Melayu Kuno di Nusantara. setidaknya di kawasan pesisir.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. berupa kemaharajaan yang terdiri atas persekutuan kerajaan-kerajaan bahari. tumbuh. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa buku Chu-fan-chi berisi daftar koloni San-fo-ts'i 1183 Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa Dharmasraya Dibawah Dinasti Mauli. Prasasti Grahi tahun 1183 di selatan Thailand Warisan sejarah Busana gadis penari Gending Sriwijaya yang raya dan keemasan menggambarkan kegemilangan dan kekayaan Sriwijaya. Selama berabad-abad. Warisan terpenting Sriwijaya mungkin adalah bahasanya. penemuan kembali kemaharajaan bahari ini oleh Coedès pada tahun 1920-an telah membangkitkan kesadaran bahwa suatu bentuk persatuan politik raya. khususnya bagi penduduk kota Palembang. Hal yang sama juga berlaku bagi masyarakat .[66] Di samping Majapahit. Adapun Bahasa Melayu Kuno masih tetap digunakan sampai pada abad ke-14 M.[67] Kegemilangan Sriwijaya telah menjadi sumber kebanggaan nasional dan identitas daerah. Bahasa ini menjadi bahasa kerja atau bahasa yang berfungsi sebagai penghubung (lingua franca) yang digunakan di berbagai bandar dan pasar di kawasan Nusantara. seperti lagu dan tarian tradisional Gending Sriwijaya. dan berjaya pada masa lalu. Kerajaan Melayu. Keluhuran Sriwijaya telah menjadi inspirasi seni budaya. Sumatera Selatan. kaum nasionalis Indonesia juga mengagungkan Sriwijaya sebagai sumber kebanggaan dan bukti kejayaan masa lampau Indonesia. Meskipun Sriwijaya hanya menyisakan sedikit peninggalan arkeologi dan keberadaanya sempat terlupakan dari ingatan masyarakat pendukungnya. dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu Indonesia modern.[65] Tersebar luasnya Bahasa Melayu Kuno ini mungkin yang telah membuka dan memuluskan jalan bagi Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Malaysia.

LKiS Pelangi Aksara. 7. Di Indonesia. 6. Geschiedenis van Nederlandsch Indië. Slamet (2006). Sriwijaya Post (Surat kabar harian di Palembang). ^ Cœdès. George (1930). Jean Gelman (2003). Paris. Stadion Gelora Sriwijaya.M. Paul Michel (2006). ed. ISBN 978-979-8451-62-1. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient (BEFEO) 30: 29-80. memuliakan. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient 18 (6): 1-36. Singapore: Editions Didier Millet. ^ Tuha an watak wuruh juga bersifat pengurus perdagangan dan pertukangan. "Le Royaume de Çriwijaya". di dalam F. Taufik. ^ a b c d e f g h i j k l Munoz. Semuanya dinamakan demikian untuk menghormati. PT Pupuk Sriwijaya (Perusahaan Pupuk di Sumatera Selatan). ^ Cœdès. ^ Casparis. . A record of the Buddhist Religion as Practised in India and the Malay Archipelago AD 671-695. hlm.W. Amsterdam: N. ^ Krom. (1922). F. Indonesia: Peoples and Histories.G. I p. Sriwijaya Air (maskapai penerbangan). ISBN 90-04-04172-9. Part 1500. 8. Stapel. 10. ISBN 9814155-67-5. J. 5. "Les inscriptions malaises de Çrivijaya". Demikian pula Kodam II Sriwijaya (unit komando militer). 149. nama Sriwijaya telah digunakan dan diabadikan sebagai nama jalan di berbagai kota. dan merayakan kemaharajaan Sriwijaya yang gemilang. "Perahu Kuno Kerajaan Sriwijaya Ditemukan di Sumatera Selatan ". Joost van den Vondel. ^ a b c d e f g h Muljana. ^ a b c Wijaya. Imprimerie Nationale. Pada tanggal 11 November 2011 digelar upacara pembukaan SEA Games 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya. 3. New Haven and London: Yale University Press. U.[68][69] Catatan bawah 1. ISBN 0-300-10518-5. Oxford. A. London. Brill. Upacara pembukaan ini menampilkan tarian kolosal yang bertajuk "Srivijaya the Golden Peninsula" menampilkan tarian tradisional Palembang dan juga replika ukuran sebenarnya perahu Sriwijaya untuk menggambarkan kejayaan kemaharajaan bahari ini. ―Textes Chinois‖ 4. Tugas mereka selain itu adalah menjalankan perdagangan di pasar-pasar dan merekalah yang bertindak sebagai pengurusnya .J. dan nama ini juga digunakan oleh Universitas Sriwijaya yang didirikan tahun 1960 di Palembang. Sriwijaya TV. Indonesian palaeography: a history of writing in Indonesia from the beginnings to C. ^ a b Junjiro Takakusu. 2. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. 24 Maret 2012. George (1918).V. (1938).selatan Thailand yang menciptakan kembali tarian Sevichai yang berdasarkan pada keanggunan seni budaya Sriwijaya. Sriwijaya. Stapel. 9. E. Palembang. dan Sriwijaya Football Club (Klab sepak bola Palembang). (1975). PT. ^ Gabriel Ferrand. vol. ^ a b c Taylor. J. L’Empire Sumatranais de Crivijaya. by I-tsing.[64] Rujukan 1.W. "Het Hindoe-tijdperk". N. (1896). Diakses pada 20 April 2012.

Edisi Pemuktahiran. MBRAS. ^ a b Soekmono. (1992). Diakses pada 23 Maret 2012. Early Indian Influences in Southeast Asia 30. Museum Negeri Sumatera Selatan. Sejarah nasional Indonesia: Jaman kuna. Islam in the Indonesian world: an account of institutional formation. Kanisius. The Indianized States of Southeast Asia. 20. (2002). ^ Iqbal. 25. ^ "History of Madagascar". Nugroho Notosusanto. Nugroho Notosusanto. ISBN 979-413-290-X. Jejak Peradaban di Tepi Batanghari. 9. Dini. ^ Marwati Djoened Poesponegoro. "Kerajaan Sriwijaya. Muhammad. Louis-Charles Damais. ISBN 979-758-597-2. Sriwijaya: history. 24. hlm. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. hlm. YRAMA WIDYA. Diakses pada 7 Juli 2010. ^ Titik Temu. Mizan Pustaka. J. hlm. ISBN 979-407-408-X 15. Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang. 22. ^ Prof.com. ISBN 979407408X 19. Bandung: CV. Ilmu politik Islam V. religion & language of an early Malay polity : collected studies. Yusuf Ali (August 2011). PT Balai Pustaka. (1992). 8. Photograph and artifact exhibition of Muara Jambi Archaeological site. H. Zainal Abidin (1979). ^ Sucipto 2009. ^ Bridgeman: Avalokitesvara figure from the Srivijaya Period. Diakses pada 18 April 2012. Sejarah untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas: Program Bahasa. ISBN 9839961411. 17. (1994). 9th-10th century (bronze) 31. 33. PELAJARAN IPS-SEJARAH BILINGUAL:Untuk SMP/MTs. PT Balai Pustaka. 36. 26. Azyumardi Azra. Lonely Planet. (1993). ^ "Madagascar Founded By Women". ^ Melayu Online: Bambang Budi Utomo 27. ISBN 0-8248-0368-X.com. Dr. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. 35. Rohman. 13. ^ Collins 2005. Diakses pada 20 April 2012. ^ P. ^ Cœdès. ^ Srivijaya Art In Thailand 32. found in Chaiya. ISBN 979-433-430-8. Discovery. ISBN 979413967X.. Pancasila budaya bangsa Indonesia:Penelitian Pancasila dengan pendekatan historis. Nana (2008). 14. Cahyo Sulistianingsih. Bandung: Grasindo. 12. Sejarah Nasional Indonesia II (6 Seri). hlm. Jakarta: Mizan. 86. Kanisius. Ribuan Nata. ^ a b c d Sucipto 2009. Brill Archive 16. George (1996). filosofis & sosio-yuridis kenegaraan.11. ^ Ahmad Rapanie. ^ Collins 2005. (1993). R. 34. 18. 9-11 November 2006 29. 121. MA. 23. 28. "Penghuni Pertama Pulau Madagaskar Berasal dari Kerajaan Sriwijaya ". ^ Halimi 2008. ^ a b c Marwati Djoened Poesponegoro. ^ a b c d Susanti. Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia 2. hlm. ^ Bukit Siguntang 28. Suwarno. ^ George Coedès. Beberapa Situs dan Temuannya". ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. Bentara Budaya Jakarta. University of Hawaii Press. ^ Ahmad. hlm. Kelas VII. 30. ^ a b Azra. 21. 17 April 2012. Bulan Bintang. ^ Supratna. Azyumardi (2006). 37. ^ KaalaChaKra. . Thailand. ISBN 978-979-543-708-6.

165. ^ a b Casparis. II. N. Sriwijaya. pages 77. University of Madras. ^ Halimi 2008. ^ Muljana.. Early Indonesian Commerce: a study of the origins of Śrīvijaya. Stapel. 44. Vol. ^ "Wanita Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar". ^ Majumdar. entitled Chu-fan-chi. 48. 12.W. ^ Poerbatjaraka. Diarsipkan dari yang asli pada 25 Agustus 2012.C. F. ^ "A small cohort of Island Southeast Asian women founded Madagascar". 54. (1933). Gramedia Pustaka Utama. ed. "Çriwijaya. 21 Maret 2012. de Çailendra-en de Sanjāyavança". ^ a b Halimi 2008. (1935). Nagapattinam to Suvarnadwipa: reflections on Chola naval expeditions to Southeast Asia. "Le rois Çriwijaya de Suvarnadvipa". Yahoo News Indonesia. 63. ^ Collins 2005. 150. ISBN 981-230-936-5. 42. Chao Ju-kua. Bandung: Masa Baru. (1956). hlm. ISBN 978-979-8451-62-1. (1956). Sriwijaya. Institute of Southeast Asian. J. Diakses pada 23 Maret 2012. Early Kingdoms. F. Diakses pada 25 Agustus 2012. ^ Wade. LKiS Pelangi Aksara. Stapel. 50.. 252.C. ^ O. hlm. 151. 39. 51. ^ Hirth. Quezon City: CARE Minorities. ^ Muljana.W. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient XXXIII: 121-144. (1967). p. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra.eastwestcenter. 45. ed. Proceedings of The Royal Society B. 900–1300 CE".38. "Çriwijaya. Agonies and Dreams: The Filipino Muslims and Other Minorities". LKiS Pelangi Aksara.org. 53. A. ^ Southeast Asia Digital Library: About Malay 66. 29. ^ Sastri K. TBG LXXVII: 317-487. 61. Slamet (2006). Djoko (2005). "Preliminary report on the discovery of an Old malay inscription at Sojomerto". hlm. 65.L. hlm. 110-111. 46. J. "An Early Age of Commerce in Southeast Asia. ^ Pramono. ^ a b c Munoz. . 167. (1937). ^ a b c Munoz 2006. 52. MISI III: 241-251. Wolters. PT. 41. Diakses pada 23 Maret 2012. ^ De Casparis. R. Melayu online. www. "Kerajaan Nan Sarunai". The Cholas. St Petersburg. W. (1911). hlm..N.. 56. 43. 58. Brill Archive 55. Yogyakarta: PT. (2009). 62. F.. (2007:17). H. hlm. Geoffrey (2009). Yāva en Katāha". Prasasti Indonesia I. Ithaca. 49. ^ Boechari (1966). BKI 114: 254-264. ISBN 979-221351-1. (1993).. ^ Rasul. 57. Cornell University Press. R. Bulletin de l’École Française d’Extreme Orient 80 (1): 159-180. Slamet (2006). Jainal D. 47. 60. (2003). 59. ^ Sucipto 2009.D. hlm. ^ Kulke. His Work on the Chinese and Arab Trade in the Twelfth and Thirteen centuries. hlm. ^ Kulke. 122. H. ^ Suriansyah Ideham. Budaya bahari. hlm. hlm. 40. ^ Munoz 2006. ISBN 978-979-8451-62-1. Diakses pada 16 Januari 2013. ^ a b Munoz 2006. Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th century A. 64.. 120. "Kadātuan Śrīvijaya‘—Empire or Kraton of Śrīvijaya? A Reassessment of the Epigraphic Data". ^ Moensr.

R. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula.L. 1997. Sejarah dan Tamadun Bangsa Melayu [Sejarah dan Peradaban Bangsa Melayu]. London: Macmillan. ^ Spectacular Opening of the 26th SEA GAMES in Palembang Bacaan Lanjutan          D. Trade. Collins. A. ^ The new Golden Peninsula Games 69. 1955. ISBN 9798451627. Munoz. hlm. SarDesai. A History of South-east Asia. London: ME Sharpe Armonk. G. Martin. Slamet (2006). Jakarta: KITLV bekerjasama dengan Pusat Bahasa dan Yayasan Obor Indonesia.67. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. Muljana. Perkembangan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu Budha serta Peningalannya. Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN Strategic Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN. Maritime Southeast Asia to 1500. (2000). 2003. Sucipto (2009). Suminto. 9. James T. Yogyakarta: LKiS. ed (dalam bahasa Indonesia). Bahasa Melayu. 1996. Boulder: Westview Press. E. Paul Michel (2006). ISBN 978-967-61-2155-X. Hall. London: Allen and Unwin. and Influence. Stuart-Fox. Ahmad Jelani (2008) (dalam bahasa Melayu). A Short History of China and Southeast Asia: Tribute. Bahasa Dunia Sejarah Singkat. Kuala Lumpur: Utusan Publication & Distributors Sdn Bhd. ISBN 978-979-045-686-0. ISBN 981-230-103-8. Halimi. ISBN 981-4155-67-5. D. Lynda Norene Shaffer. Singapura:Editions Didier Millet. Pranala luar     (Indonesia) Kerajaan Sriwijaya di MelayuOnline.com (Indonesia) Balai Arkeologi Palembang dan Sriwijaya Society (Inggris) Sejarah Melayu. Solo: Tiga Serangkai. 68. Buddhist Empires (Inggris) Śrīwijaya: A Centre of Learning? [tampilkan] l•b•s Sumber sejarah berkaitan dengan Sriwijaya [tampilkan] l•b•s Kerajaan di Sumatera [tampilkan] l•b•s Sejarah kekaisaran di dunia Kategori:  Pendirian tahun 600-an . Sriwijaya. ^ Smith. ISBN 979-461-537-4. Southeast Asia: Past and Present. (2005) (dalam bahasa Indonesia).

   Pembubaran tahun 1100-an Kerajaan di Nusantara Kerajaan Sriwijaya Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain        Aragonés ‫ال عرب ية‬ Български Bahasa Banjar Català Cebuano Česky .

                            Deutsch English Español Suomi Français हिन्दी Italiano 日本語 한국어 Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Polski Português Русский संस्कृ तम् Basa Sunda Svenska தமிழ் ไทย Українська Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 14.08. 24 Januari 2013. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. ketentuan tambahan mungkin berlaku.  . Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

    .

    .

   .

   .

blogspot.   BERWISATA KE TAMAN PURBAKALA KERAJAAN SRIWIJAYA PALEMBANGkamar-bujang.More sizes Image may be subject to copyright.1200 × 1600 .com .   .

     .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

    .

   .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

Gelombang imigran dari luar dimulai pada akhir zaman es (pleistocene) usai tepatnya sekitar 10. merantau ke Pulau Sumatera yang masih merupakan tanah Melayu. Penyebutan nama sebagai identitas diri pada zaman dulu merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting. yakni tokoh Suku Dayak Maanyan yang bernama Lua pergi ke tanah melayu. Begitu juga dengan perannya sebagai cikal bakal lahirnya kerajaan-kerajaan di Nusantara. Kalimantan Selatan. Mungkin. imigran berbagai bangsa mulai menjejakan kakinya di Kalimantan yang saat itu dikenal dengan sebutan Tanjung Nagara. Kerajaan Sriwijaya Dilahirkan dari Suku Dayak OPINI | 17 July 2012 | 14:19 Dibaca: 5044 Komentar: 2 3 menarik Wajar. Persebaran manusia di Kalimantan pun terus berkembang. sehingga kebanyakan setiap tokoh yang dikenal hanya akan dipanggil sesuai dengan kemampuan atau ilmu yang mereka miliki. Berdasarkan peta persebaran sejarah nusantara. ditambah adanya gelombang imigran proto melayu. Melayu atau yang lebih dikenal dengan nama Malaka merupakan pusat perdagangan yang ramai.000-6. Saat itu. Orang Suku Dayak memang terkenal memiliki ilmu tinggi.000 tahun lalu melalui jalur timur laut. membuat saya berasumsi jika adanya dugaan Suku Dayak merupakan nenek moyang Bangsa Indonesia. salah satunya adalah Kerajaan Sriwijaya. Berdasarkan Cerita Urang Sepuluh dari Banjar. Sehingga tidak heran pula. jika untuk setiap tokoh sejarah akan memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. dijelaskan cucu pertama dari Anyan. Keberadaan Suku Dayak yang lebih dahulu menginjakan kakinya di Bumi Nusantara ini. jika dikatakan Suku Dayak adalah suku tertua di Nusantara. bisa saja itu salah satu taktik . Itu yang terkadang membuat kebingungan saat akan membedah sejarah masa lampau. Suku Dayak memang lahir lebih dahulu ketimbang suku-suku yang lainnya. Lua yang mengikuti jejak Sang Kakek.

serta lambang naga yang merupakan hewan agung yang dipercaya Suku Dayak. Hal itu dijelaskan pada Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan M Batenburg pada 29 November 1920 lalu di Kampung Kedukan Bukit. Palembang. Keturunan Anyan dari anaknya Masari mendirikan kerajaan Candi Laras di Margasari (Kab. salah seorang tokoh besar Suku Dayak dari Kerajaan Purba Nan Marunai. Bukti lainnya adalah Prasasti Batung Batulis yang ditemukan di kompleks Candi Laras Margasari bertahun 606 Saka. Raja Sriwijaya ke-X yang berganti nama ketika mendirikan Kerajaan Malaka menjadi Iskandar Zulkarnaen atau Raja Gentar ALam karena ilmu saktinya yang dapat menggentarkan alam.untuk menyamarkan identitas orang yang sama. bisa saja di Tanah Melayu. pada abad ke-5 M berdiri sebuah kerajaan di Kalimantan Selatan bernama Kerajaan Tanjungpuri. Karena jika dipikir oleh akal manusia zaman sekarang.com/2011/10/15/hikayatdayak-banjar/. Jadi. Kecenderungan adanya dugaan Kerajaan Sriwijaya dilahirkan dari Kerajaan Purba yang dibangun Suku Dayak terlihat dari beberapa kesamaan seperti ornamen bunga teratai. Tapin sekarang) pada Tahun 678 M. Sama seperti Raja Prameswara. Di Kalimantan Selatan. Hasil dari perpaduan antara suku Melayu dan Dayak itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal Suku Banjar. Dalam prasasti tersebut dijelaskan Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci ke timur dengan membawa 2 laksa tentara. Berdasarkan cerita lainnya. Semakin lama perkampungan di pesisir Sungai Tabalong itu semakin ramai sehingga akhirnya menjadi sebuah kerajaan kecil bernama kerajaan Tanjungpuri (diperkirakan terletak di kota Tanjung sekarang). Lua berarti Naga. hal itu sangat mungkin terjadi. Lahirnya Kerajaan Sriwijaya diduga lebih tua dari Kerajaan Kutai. Kerajaan Sriwijaya dapat diprediksi telah lahir sebelum abad ke 7 Masehi. Berdirinya kerajaan ini bermula dari kedatangan para Imigran Melayu dari Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatera pada sekitar abad ke.wordpress. Para Imigran Melayu yang mempunyai kebudayaan lebih maju dibanding penduduk lokal pada masa itu mendirikan perkampungan kecil di daerah pesisir Sungai Tabalong.4 M. Isi tulisannya adalah ―Jaya Sidda Yatra‖ yang artinya perjalanan . Para imigran tersebut berbaur bahkan melakukan perkawinan dengan penduduk setempat yakni Suku Dayak. warna kuning dan emas sebagai warna kebesaran. Bukti keberadaan Kerajaan Candi Laras adalah Tulisan di Prasasti ―Kedukan Bukit‖ yang terdapat di kota Palembang bertahun 605 Saka/ 683 M berhuruf Pallawa. nama Lua berganti menjadi Naga. Isi tulisan ―Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan perahu dari Minanga Tamwan membawa dua laksa tentara menuju timur‖. Dapunta Hyang merupakan sebuah gelar yang mutlak disandang oleh semua Raja Sriwijaya. http://lookman89. Seperti halnya Lua yang merupakan cucu pertama dari Anyan. Sehingga patut dipertanyakan Raja Sriwijaya ke berapa yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut? Dari sebuah artikel yang saya langsir. Kelurahan 35 Ilir. sangat tidak mungkin jika ada manusia yang bisa hidup dengan usia yang berabadabad lamanya. Jika benar seperti itu. Tapi saya beropini untuk zaman dulu. Sumatera Selatan.

Ziarah. Menurut Arkeologi Nasional prasasti tersebut berasal dari Sriwijaya. patung tersebut dikenal sebagai azimat keselamatan bagi pelaut Sriwijaya yang beragama Buddha. Jadi sebenarnya yang datang ke Candi Laras di Marga Sari itu adalah rombongan dari kerajaan Sriwijaya pada Tahun 683 M. Kemudian dari cara ekspansi Kerajaan Sriwijaya itulah yang juga melahirkan Kerajaan besar lainnya seperti Kerajaan Majapahit. Menarik Banua Bumi. Prasasti Kedukan bukit bertahun 605 Saka yang merupakan Tahun keberangkatan dari Sriwijaya dan Prasasti Batung Batulis bertahun 606 Saka yang merupakan Tahun kedatangan di Candi Laras Marga Sari. Kerajaan Sunda. dan Kerajaan Minangkabau. Hal itu menjelaskan. Raja Sriwijaya yang datang ke tanah Kalimantan dikenal juga dengan sebutan Datuk Rimba atau Raja Gentar Alam.. ***   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 4 Mpok Preci. hal itu menjelaskan Raja Sriwijaya yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut adalah Prameswara yakni... Jadi dua buah prasasti tersebut mempunyai keterkaitan karena memiliki kesamaan yaitu berhuruf Pallawa. . Raja Sriwijaya ke-X. Jika menilik nama Sang Tokoh. Cerita lain menyebutkan. Sehingga menghapus mitos selama ini yang mengatakan bahwa Candi laras didirikan oleh Ampu Jatmika asal Keling pada Tahun 1387 M. pada abad ke 7 Masehi bukan merupakan masa awal berdirinya Kerajaan Sriwijaya.. merupakan hal yang logis sebab perjalanan waktu itu mungkin saja mencapai setahun dari Sriwijaya ke Candi Laras di Pulau Kalimantan. melainkan masa awal kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang mulai melakukan perluasan wilayahnya dengan cara asimilasi ke berbagai daerah. Bukti lainnya lagi adalah ditemukannya Patung Buddha dipangkara.

.. Pada awal pertumbuhannya sebagian penduduknya hidup bertani dan berpusat di muara sungai Kampar.. yaitu: 1.Menarik Iwan Basuk... Pada masa pertumbuhannya Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan Maritim dan Sriwijaya mampu menguasai tempat perdagangan baik nasional ataupun Internasional. Dua kerajaan yang lain adalah kerajaan Tulang Bawang dan kerajaan Melayu. Inspiratif KOMENTAR BERDASARKAN : 17 July 2012 14:44:15 wow.kemungkinan yang menarik… Laporkan Komentar KERAJAAN SRIWIJAYA Sriwijaya merupakan 3 kerajaan terbesar di wilayah Sumatra. Juga menguasai jalur perdagangan antara lain pelayaran ke India LETAK KERAJAAN SRIWIJAYA . Kerajaan Srwijaya melewati dua masa dalam perkembangannya. Menarik Anwar Fata. 2.

Sriwijaya menguasai lalu lintas laut. Raja yang terbesar pada masa Sriwijaya adalah Balaputradewa. kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Budha Mahayana di kawasan Asia Tenggara. sekitar Muara Takus di Riau lalu pindah ke Jambi kemudian ke Palembang. Hal ini dikarenakan: 1. 4. 2. KEJAYAAN SRWIJAYA Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada abad ke-7 dan ke-8. antara lain pelayaran ke India dan menguasai beberapa bandar di Malaya 3. Ayahnya bernama Samaratungga yang kawin dengan Dewi Tara putri dari raja Darmasetu. Leteknya strategis 2. Raja terakhir Sriwijaya adalah Marawijaya Tunggawarman. Sejak pemerintahan Darmasetu Sriwijaya membangun kerajaan menjadi besar. Melimpahnya hasil bumi Sriwijaya ( rempah-rempah dan emas ) Kejayaan Srwijaya terlihat pada bidang: 1. Sriwijaya menguasai selat Malaka. Ekonomi. Dengan armada lautnya yang kuat Sriwijaya menguasai jalur perdagangan. . Samaratungga memerintah tahun 824 M. Sunda. Sriwijaya buka hanya kerajaan senusa artinya hanya menguasai satu pulau melainkan negara antar nusa yang artinya menguasai beberapa pulau. RAJA-RAJA SRIWIJAYA Dari prasasti Nalanda ( India ) disebutkan bahawa raja Balaputradewa adalah cucu dari raja Sriwirawairimathana dari keluarga Sailendra. Mula-mula di Minangatmwan. semenanjung Malaka dan tanah genting sebagai pusat perdagangan. Karena Balaputradewa perang dengan Rakai Pikatan memperebutkan tahta menggantikan Samaratungga dan dimenangkan oleh Rakai Pikatan lalu Balaputradewa melarikan diri ke Sriwijaya lalu diangkat menjadi raja. Agama. Politik.Dari prasasti dan peninggalan yang ditemukan dapat dirimpulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah.

Tanahkra. 2. Datang di Melayu dan akhirnya kota Sriwijaya. Berulang kali diserang oleh kerajaan Thailand yang mengarahkan kekuasaanya ke arah selatan. Isinya menceritakan bahwa pada tahun 683 M ada seorang yang bernama Dapunta Hiyam mengadakan perjanjian suci dengan membawa 20. Prasasti 1. Isinya menyebutkan bahwa atas perintah Dapunta Hiyam telah dibuat taman yang disebut Sriksetra untuk kemakmuran semua makhluk. Disamping itu juga ada doa-doa yang bersifat Budha Mahayana. Dan pengaruh kerajaan Singasari yang hubungan dengan Kerajaan Melayu.MASA KERUNTUHAN KERAJAAN SRIWIJAYA Pada saat Sriwijaya diperintah oleh Marawijaya Tunggawarman putra dari Sri Sudamaniwarmadewa telah menjalin kerjasama dengan Kerajaan Colamandala India selatan. BUKTI-BUKTI ADANYA KERAJAAN SRIWIJAYA a.000 tentara. . berangkat dari Minanggatamwan denagn naik perahu sedangkan tentara sebanyak 1312 lewat jalan darat. Sriwijaya diserang oleh raja Rajendracola ( Colamandala ) pada tahun 1023 Raja Sriwijaya dapat ditahan. Prasasti Talang Tuo ( 684 M ) Prasasti ini ditemukan di Talang Tuo dekat Palembang. Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1. Tahang dll 2. Negara taklukkanya melepaskan diri seperti Ligor. Prasasti kedukan bukit ( 683 M ) Prasasti ini ditemukan di kedukan bukit di tepi sungai tatang dekat Palembang. Mundurnya perekonomian Sriwijaya karena bandar-bandar penting sudah melepaskan diri 3. hubungan kerjasama itu memburuk dikarenakan karena raja Coalmandala yang iri melihat perkembangan Sriwijaya yang sangat pesat.

Berita Chau-Yu-Kua Isinya tentang masa keruntuhan Sriwijaya pada abad ke-12. b. Dalam parasasti ini juga di jelaskan bahwa Sriwijaya berusaha keras memperluas kekuasaanya. Prasasti Rajendracolah Prasasti ini menceritakan masa keruntuhan Sriwijaya. Isinya yaitu tentang permohonan kepada dewa agar menjaga keamanan dan keselamatan bagi kerajaan Sriwijaya. Categories: Kapitalisme.3. Isinya menebutkan bahwa daerah Lampung selatan saat ini sudah di duduki Sriwijaya. 5. 6. Jadi pada abad ke-7 M Sriwijaya telah berkembang menjadi pusat kegiatan agama Budha di Asia Tenggara. Kemudian pada tahun 685 M ia datang lagi ke Sriwijaya untuk menterjemahkan kitab agama Budha. Prasasti ini ada di India bagian selatan. Berita Cina Isinya bahwa pada tahun 671 M I-Tsing telah singgah di Sriwijaya dalam perjalanan ke India. 2. Prasasti Karang Berahi Prasasti ini ditemukan di Jambi. 4. Sejarah Kerajaan Indonesia Related Post: Sejarah Kerajaan Indonesia  Raja-raja Mataram . Berita-berita 1. Prasasti Kota Kapur Prasasti ini di temukan di Bangka. Prasasti Palas Pasemah Prasasti ini ditemukan di Lampung selatan. Isinya hampir sama dengan Prasasti Kota Kapur.

POLITIK LUAR NEGERI DAN KAITANNYA DENGAN TRADISI DEMOKRASI DI AMERIKA SERIKAT Pergeseran Pemikiran Kapitalisme untuk Mempertahankan Dominasinya Suksesi Presiden Soeharto dalam Pemilu 1971 Hukum Laut Indonesia Raja-raja Mataram Review Buku Tentang Ebook Daftar Tokoh Dunia 1 comments: Anonim mengatakan..25 Poskan Komentar Links to this post Buat sebuah Link Posting Lebih Baru » « Posting Lama Beranda .. Ijin Copas bang 27 Oktober 2012 17.       Kerajaan Mataram KERAJAAN MAJAPAHIT KERAJAAN SINGASARI PEMERINTAHAN HARSHAWARDANA (606-647) KERAJAAN KEDIRI MASA PEMERINTAHAN AIRLANGGA MASA PEMERINTAHAN DARMAWANGSA Kapitalisme           Capital Accumulation dan Penolakan Nilai Intrinsik Alam sebagai Karakteristik Kapitalisme Peradaban Mesir Kuno Gerakan Reformasi di Eropa Barat dan Pertumbuhan Kapitalisme Kolaborasi Soekarno dan Hatta Dalam Politik Nasional Pada Masa Pendudukan Jepang PERANAN DOKTRIN MONROE.

cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. bacaan terkait atau pranala luar. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Panjalu. Dahanapura Jawa Kuna Hindu Buddha Pemerintahan Monarki -Raja pertama Sri Samarawijaya (1042-?) -Raja terakhir Kertajaya (1194-1222) Jayakatwang (1292-1293) Sejarah -Dibagi dari Kahuripan 1042 . kemudian bersatu menjadi Kerajaan Kediri Berdiri Didahului oleh Digantikan oleh Ibu kota Bahasa Agama 1042-1222 Kahuripan Singasari Daha. Kediri Kerajaan Janggala dan Panjalu (Kediri). tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki).Kerajaan Kadiri Dari Wikipedia bahasa Indonesia.

Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah -Bergabung antara 1116-1135 kembali dengan Janggala 1157 -Kakawin Bhāratayuddha selesai ditulis 1222 -Runtuh oleh pemberontakan Ken Arok Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) .

Kerajaan ini berpusat di kota Daha. Kerajaan Kediri atau Kerajaan Panjalu. Untuk kegunaan lain. yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. lihat Kediri (disambiguasi).Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Artikel ini membahas tentang Kerajaan Kediri (Sejarah Nusantara). . adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Lihat pula Kota Kediri dan Kabupaten Kediri.

6 6. saat akhir pemerintahan Airlangga. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari o 5. pusat kerajaan sudah tidak lagi berada di Kahuripan. melainkan pindah ke Daha. Pada akhir November 1042.Daftar isi       1 Latar Belakang Kerajaan Kediri 2 Perkembangan Kediri 3 Karya Sastra Zaman Kadiri 4 Runtuhnya Kadiri 5 Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri o 5.2 2. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri o 5. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu o 5. Sesungguhnya kota Daha sudah ada sebelum Kerajaan Kadiri berdiri. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit 6 Kepustakaan Latar Belakang Kerajaan Kediri Arca Wishnu. Hal ini sesuai dengan berita dalam Serat Calon Arang bahwa. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan .1 1. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh o 5. yang berarti kota api. berasal dari Kediri.4 4.5 5. abad ke-12 dan ke-13. Daha merupakan singkatan dari Dahanapura. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta.3 3. Nama ini terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga tahun 1042. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit o 5.

nama kerajaan yang dipimpin Airlangga sudah bernama Panjalu. Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui. sebelum dibelah menjadi dua.kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah. Jadi. Karya Sastra Zaman Kadiri . Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. Adapun Kahuripan adalah nama kota lama yang sudah ditinggalkan Airlangga dan kemudian menjadi ibu kota Janggala. yaitu Kahuripan. sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. yang berpusat di Daha. di Jawa ada Kerajaan Panjalu. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra. Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. yaitu Daha. Kerajaan Janggala lahir sebagai pecahan dari Panjalu. Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti-prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kadiri. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara. bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab. dan Sumatra. Menurut Nagarakretagama. yaitu Panjalu Jayati. Prasasti Turun Hyang II (1044) yang diterbitkan Kerajaan Janggala hanya memberitakan adanya perang saudara antara kedua kerajaan sepeninggal Airlangga. nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lung dalam kronik Cina berjudul Ling wai tai ta (1178). Bahkan. atau Panjalu Menang. Pada mulanya. Perkembangan Kediri Masa-masa awal Kerajaan Panjalu atau Kadiri tidak banyak diketahui. Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya. Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). Jawa. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai dari pada nama Kadiri.

Selain itu. dan dikisahkan dalam Pararaton dan Nagarakretagama. BerlinDahlem. Dengan demikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri. Runtuhnya Kadiri Arca Buddha Vajrasattva zaman Kadiri. Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. . Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi dekat desa Ganter. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan pasukan Kertajaya. abad X/XI. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. koleksi Museum für Indische Kunst. Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya. yang sejak saat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atau Singhasari. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana.Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Jerman.

berdasarkan prasasti Sirah Keting (1104). Ketika ia turun takhta tahun 1042. merupakan pendiri kota Daha sebagai pindahan kota Kahuripan. dan Kakawin Bharatayuddha (1157). Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. berdasarkan prasasti Angin (1171). Berdasarkan prasasti Mula Malurung. namun hanya bertahan satu tahun dikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan oleh pasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara. Raden Wijaya. Sri Kameswara. prasasti Wates Kulon (1205). Menurut Nagarakretagama. Daha kemudian menjadi ibu kota kerajaan bagian barat. prasasti Panumbangan (1120). yaitu Jayakatwang. Tidak diketahui dengan pasti apakah ia adalah pengganti langsung Sri Samarawijaya atau bukan. Prasasti Kamulan (1194). berdasarkan prasasti Ngantang (1135). karena dendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok.Setelah Ken Arok mengalahkan Kertajaya. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari Kerajaan Panjalu runtuh tahun 1222 dan menjadi bawahan Singhasari. yaitu:  Mahisa Wunga Teleng putra Ken Arok . ibu kota Kadiri: 1. Sri Jayawarsa. putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri. Sri Bameswara. Jayakatwang membangun kembali Kerajaan Kadiri. berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana. Sri Jayabhaya. Sri Aryeswara. merupakan raja terbesar Panjalu. yaitu Panjalu. berdasarkan prasasti Jaring (1181). 2. Ken Arok mengangkat Jayasabha. Setelah berhasil membunuh Kertanegara. diketahui raja-raja Daha zaman Singhasari. Sri Sarweswara. berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161). prasasti Palah (1197). Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri Berikut adalah nama-nama raja yang pernah memerintah di Daha. Nagarakretagama. prasasti Talan (1136). Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh Airlangga. Jayakatwang memberontak terhadap Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. Sri Gandra. dan prasasti Tangkilan (1130). Tahun 1258 Jayasabha digantikan putranya yang bernama Sastrajaya. wilayah kerajaan dibelah menjadi dua. berdasarkan prasasti Galunggung (1194). merupakan putra Airlangga yang namanya ditemukan dalam prasasti Pamwatan (1042). Sri Kertajaya. berdasarkan prasasti Padelegan I (1117). Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu          Sri Samarawijaya. Pada tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya. 3. kerajaan yang dipimpin Airlangga tersebut sebelum dibelah sudah bernama Panjalu. dan Pararaton.

30:8. Nama raja ini identik dengan Dyah Ranawijaya yang dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak tahun 1527. Nag. Manggalawardhani 1464-1474 Prasasti Trailokyapuri 6. karena pemerintahan harian dilaksanakan oleh patih Daha. Prasasti Sukamerta . 1990. Indudewi 1375-1415 Pararaton. pada tahun 1513 Daha menjadi ibu kota Majapahit yang dipimpin oleh Bhatara Wijaya. adalah keturunan Kertajaya yang menjadi bupati Gelang-Gelang. Waringin Pitu 6. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. 32:18. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti Slamet Muljana.47:2. 31:34.de Graaf dan T. Rajadewi 1309-1375 Pararaton.29:19.21 4. 29:31.didampingi Patih Lembu Sora. Jayanagara 1295-1309 Nagarakretagama. Raja yang memimpin bergelar Bhre Daha tapi hanya bersifat simbol. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit Menurut Suma Oriental tulisan Tome Pires. Sejak saat itu nama Kediri lebih terkenal dari pada Daha. Jakarta: Balai Pustaka. Suhita 1415-1429 ? 5. 5. Tapi pada tahun 1293 ia dikalahkan Raden Wijaya pendiri Majapahit. Jayakatwang kemudian membangun kembali Kerajaan Kadiri.didampingi Patih Arya Tilam. kemudian Gajah Mada.   Guningbhaya adik Mahisa Wunga Teleng Tohjaya kakak Guningbhaya Kertanagara cucu Mahisa Wunga Teleng (dari pihak ibu). Pigeaud.H.4:1 . 1979. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II.27:15. Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Jakarta: Bhratara Poesponegoro & Notosusanto (ed.J. Jayeswari 1429-1464 Pararaton. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit Sejak tahun 1293 Daha menjadi negeri bawahan Majapahit yang paling utama. Terj. 2. yang kemudian menjadi raja Singhasari 4. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri Jayakatwang. 31:10.). Tahun 1292 ia memberontak hingga menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singhasari. Kepustakaan    H. Bhre Daha yang pernah menjabat ialah: 1. 2001. [sembunyikan] l•b•s . 3.

1222 Janggala Singasari Kategori:    Kerajaan Kadiri Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia .Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu.Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Buddha) 1500-sekarang (Islam) Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1042 .

. 11 Desember 2012. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain              English ‫ف ار سی‬ Suomi Français 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Русский Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 09. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. ketentuan tambahan mungkin berlaku.32. Li   KERAJAAN KEDIRI Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12.

yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. Diduga Kerajaan . Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. yaitu Dahanaputra. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya.  Perkembangan Kerajaan Kediri  Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama.

datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri.  Runtuhnya Kediri  Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan.Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Kerajaan . Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Kerajaan Singasari. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. Pada tahun 1293. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari.  Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Karena perilakunya yang baik. berhasil meloloskan diri ke Madura. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Raden Wijaya. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (12681292). Jayakatwang. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. LIHAT JUGA  Mataram Kuno. Kerajaan Majapahit. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri.

<< Tengah : Arca ini menggambarkan seorang laki-laki pada masa Kerajaan Kediri. salah satu peninggalan Kerajaan Kediri. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar .      Atas: Arca Syiwa ini dibangun pada masa Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu sebagai persembahan kepada Dewa Syiwa. 2005. Jilid 5. Abdul. . Sumber : Syukur. << Kiri bawah : Patung Airlangga dalam perwujudan Dewa Wisnu. Halaman 115. TAHUKAH KAMU Pada masa kejayaannya Kerajaan Kediri berkembang menjadi kerajaan maritim yang menguasai perairan timur wilayah Nusantara. << Kiri atas : Kerjasama tentara Mongol dan pasukan Arya Wiraraja dapat mengalahkan pasukan Kediri di bawah pimpinan Jayakatwang. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Pada tahun 1041 atau 963 M Raja Airlangga memerintahkan membagi kerajaan menjadi dua bagian. dan ibu kotanya Daha. dan Pasuruhan. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. Kerajaan Jenggala meliputi daerah Malang dan delta sungai Brantas dengan pelabuhannya Surabaya. Kedua kerajaan tersebut dikenal dengan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri) yang dibatasi oleh gunung Kawi dan sungai Brantas dikisahkan dalam prasasti Mahaksubya (1289 M). Rembang. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Tujuan pembagian kerajaan menjadi dua agar tidak terjadi pertikaian. sedangkan Panjalu kemudian dikenal dengan nama Kediri meliputi Kediri. kitab Negarakertagama (1365 M). Madiun. . ibu kotanya Kahuripan. Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmana yang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan masing-masing kerajaan saling merasa berhak atas seluruh tahta Airlangga sehingga terjadilah peperangan.Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. Kumpulan Sejarah Berdirinya Kerajaan Kediri Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Arca yang ditemukan di desa Gayam. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. dan kitab Calon Arang (1540 M).

Pertempuran yang terus menerus antara Jenggala dan Panjalu menyebabkan selama 60 tahun tidak ada berita yang jelas mengenai kedua kerajaan tersebut hingga munculnya nama Raja Bameswara (1116 – 1135 M) dari Kediri. yaitu Garuda Mukha. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Pada masa itu ibu kota Panjalu telah dipindahkan dari Daha ke Kediri sehingga kerajaan ini lebih dikenal dengan nama Kerajaan Kediri. Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Setelah Bameswara turun takhta. Jayakatwang. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Berturut-turut raja-raja Kediri sejak Jayabaya sebagai berikut. Ia digantikan Raja Mapanji Alanjung (1052 – 1059 M). Panjalu dapat dikuasai Jenggala dan diabadikanlah nama Raja Mapanji Garasakan (1042 – 1052 M) dalam prasasti Malenga. selain ditemukannya prasasti-prasasti juga melalui kitab-kitab sastra. dimenangkan oleh Jenggala tetapi pada perkembangan selanjutnya Panjalu/Kediri yang memenangkan peperangan dan menguasai seluruh tahta Airlangga. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. Dan yang banyak menjelaskan tentang kerajaan Kediri adalah hasil karya berupa kitab sastra.Pada akhir November 1042. Dengan demikian di Jawa Timur berdirilah kerajaan Kediri dimana bukti-bukti yang menjelaskan kerajaan tersebut. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (1268 1292). terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. yaitu Kahuripan. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. yaitu Daha. Kumpulan Sejarah Perkembangan politik kerajaan kediri Mapanji Garasakan memerintah tidak lama. ia digantikan Jayabaya yang dalam masa pemerintahannya itu berhasil mengalahkan Jenggala. . Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Raja Bameswara menggunakan lencana kerajaan berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit yang biasa disebut Candrakapala. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Diduga Kerajaan Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Pada awalnya perang saudara tersebut. Perkembangan Kerajaan Kediri Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Mapanji Alanjung kemudian diganti lagi oleh Sri Maharaja Samarotsaha. Hasil karya sastra tersebut adalah kitab Kakawin Bharatayudha yang ditulis Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang menceritakan tentang kemenangan Kediri/Panjalu atas Jenggala. Ia tetap memakai lambang Kerajaan Airlangga. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama.

Pada tahun 1019 M Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Kumpulan Sejarah Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan . Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. . di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Dengan prasatinya pada tahun 1181. yang berasal dari Janggala. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Untuk menghindari perang saudara. Menjelang akhir hayatnya . Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Namun karena memilih menjadi pertapa. yang lebih dikenal sebagai kameshwara I (1115 – 1130 ). Hal itu menjadikan suasana gelap. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Permaisurinya bernama Shri Kirana. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12 . Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. kerajaan kembali dipersatukandi bawah kekuasaan Kediri. Berkat jerih payahnya . Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Kameshwara Raja ke dua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah.

yakni enam macam musuh dalam diri manusia. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan . .! PERUT KEMPES DALAM 3 HARI. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca."> Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya.Kumpulan Sejarah Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. arta. moksa.loba (rakus). Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip . semua makhluk adalah engkau . prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. P Tambah Gede dan Perkasa Secara Alami PEMBESAR PENIS ARAB SAUDI. text-align: justify. Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. Keenam itu adalah kroda (marah). Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. .. kama (hawa nafsu). Cara Membuat Toko Online Gratis di Facebook [Rahas GASA REKOMENDASI BOYKE MENAMBAH EREKSI LEBIH KERAS PEMBESAR PENIS ARAB. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. RIBUAN TESTI KASKUSER TURUN 3-5 KG dalam SEMINGGU.. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. kama. sad kama murka. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. dikaulah (semua) itu . segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar.mada (mabuk).com margin-bottom: 0cm.! FOREDI UTK ATASI EJAKULASI DINI BIKIN ISTRI PUAS! BISNIS ONLINE PEMULA Modal 50Ribu Hasil 45Juta Bikin Mr. masarya (iri hati). RIBUAN TESTI KASKUSER FOREDI UNTUK TAHAN LAMA SEX REKOMENDASI BOYKE! JADILAH JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT LOWONGAN KERJA TERBARU ! LOWONGAN KERJA ONLINE 2013 KumpulBlogger. moha (kebingungan). sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya.

dan perdagangan mengalami kemajuan yang cukup pesat. Di samping itu.Kehidupan sosial masyarakat kerajaan kediri Kehidupan sosial masyarakat Kediri cukup baik karena kesejahteraan rakyat meningkat masyarakat hidup tenang. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. 2. yaitu Dahanaputra. kitab Simaradahana karya Mpu Darmaja. Kediri memiliki 300 lebih pejabat yang bertugas mengurus dan mencatat semua penghasilan kerajaan. Dengan kehidupan masyarakatnya yang aman dan damai maka seni dapat berkembang antara lain kesusastraan yang paling maju adalah seni sastra. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. hal ini terlihat dari rumah-rumah rakyatnya yang baik. Hasil sastra tersebut. 1. dan gedung persediaan makanan. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. Lantainya dibuat dari ubin yang berwarna kuning dan hijau. yaitu golongan masyarakat yang tidak mempunyai kedudukan dan hubungan dengan pemerintah secara resmi atau masyarakat wiraswasta.000 pegawai rendahan yang bertugas mengurusi benteng dan parit kota. Semuanya itu dihasilkan pada masa pemerintahan Kameswara. kitab Lubdaka dan Wertasancaya karya Mpu Tan Akung. Hal ini terlihat dari banyaknya hasil sastra yang dapat Anda ketahui sampai sekarang. peternakan. Kitab tersebut menyatakan bahwa masyarakat Kediri memakai kain sampai bawah lutut dan rambutnya diurai. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. selain seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya juga masih banyak kitab sastra yang lain yaitu seperti kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya yang ditulis Mpu Panuluh pada masa Jayabaya. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. 3. yaitu golongan masyarakat yang terdiri atas para pejabat atau petugas pemerintahan di wilayah thani (daerah). Rumahrumahnya rata-rata sangat bersih dan rapi. perbendaharaan kerajaan. ada 1. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. Arca yang ditemukan di desa Gayam. kitab Kresnayana karya Mpu Triguna dan kitab Sumanasantaka karya Mpu Monaguna. Kehidupan sosial kemasyarakatan pada zaman Kerajaan Kediri dapat kita lihat dalam kitab LingWai-Tai-Ta yang disusun oleh Chou Ku-Fei pada tahun 1178 M. yaitu masyarakat yang terdapat dalam lingkungan raja dan beberapa kaum kerabatnya serta kelompok pelayannya. Golongan-golongan dalam masyarakat Kediri dibedakan menjadi tiga berdasarkan kedudukan dalam pemerintahan kerajaan. dan rapi. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. Pemerintahannya sangat memerhatikan keadaan rakyatnya sehingga pertanian. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). dan hijau serta orang-orang Kediri telah memakai kain sampai di bawah lutut. Golongan masyarakat thani (daerah). Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. . Golongan masyarakat pusat (kerajaan). bersih. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. dan berlantai ubin yang berwarna kuning. Golongan masyarakat nonpemerintah.

Dengan demikian dipandang dari aspek ekonomi.Prasasti ini di keluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk Desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang dengan Jenggala. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Selain itu. Prasasti Hantang tahun 1135 atau 1052 M menjelaskan Panjalu atau Kadiri pada masa Raja Jayabaya. Di samping kitab sastra maupun prasasti tersebut di atas. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Prasasti Jepun 1144 M Prasasti Talan 1136 M Seni sastra juga mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Kadiri.kemenangan. Berita Cina tersebut disusun melalui kitab yang berjudul Ling-mai-tai-ta yang ditulis oleh Cho-ku-Fei tahun 1178 M dan kitab Chu-Fan-Chi yang ditulis oleh Chau-Ju-Kua tahun 1225 M. kerajaan Kediri cukup makmur. kapas dan ulat sutra. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Dengan demikian melalui prasasti. peternakan. Hal ini terlihat dari kemampuan kerajaan memberikan penghasilan tetap kepada para pegawainya dibayar dengan hasil bumi. Keterangan ini diperoleh berdasarkan kitab Chi-Fan-Chi dan kitab Ling-wai-tai-ta. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh.Dan dari Prasasti tersebut dapat di ketahui kalau Raja Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Janggala dan mempersatukannya kembali dengan Kadiri. Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Karya Sastra dan Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri diantaranya yaitu: a.Kondisi Ekonomi pada Jaman Kerajaan Kadiri Perekonomian Kediri bersumber atas usaha perdagangan. sebagai kiasan. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. kitab sastra maupun kitab yang ditulis orang-orang Cina tersebut perkembangan Kediri. Prasasti Banjaran yang berangka tahun 1052 M menjelaskan kemenangan Panjalu atau Kadiri atas Jenggala b.Pada prasasti ini terdapat semboyan Panjalu Jayati yang artinya Kadiri Menang. dan pertanian. juga ditemukan berita Cina yang banyak memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan Kediri yang tidak ditemukan dari sumber yang lain. Kediri terkenal sebagai penghasil beras. Kumpulan Sejarah Runtuhnya Kediri .

Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok . Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Kumpulan Sejarah sumber : http://juragansejarah. A. Karena perilakunya yang baik. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. pada tahun 1222 M. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI . Berkat jerih payahnya. Menjelang akhir hayatnya. Namun karena memilih menjadi pertapa. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. Untuk menghindari perang saudara. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. berhasil meloloskan diri ke Madura. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri.com/2012/05/sejarah-kerajaankediri. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran.html#ixzz2JAl49SjY Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Pada tahun 1293. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Hal itu menjadikan suasana gelap. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. akuwu Tumapel.Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya . tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan.blogspot. Raden Wijaya.

Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. semua makhluk adalah engkau. 3. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. kama (hawa nafsu). sad kama murka. dikaulah (semua) itu. 4.Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. yakni enam macam musuh dalam diri manusia.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. 5. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. moha (kebingungan). masarya (iri hati). yang berasal dari Janggala. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. 2.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. 6. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. loba (rakus). Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. . Keenam itu adalah kroda (marah). Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. mada (mabuk). Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. Permaisurinya bernama Shri Kirana.

pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko .. Description: kerajaan kediri. akuwu Tumapel. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. .ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. arta. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. kediri.. pada tahun 1222 M. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B.7. kama.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. moksa.

Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Hal itu menjadikan suasana gelap.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri.Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Menjelang akhir hayatnya. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Namun karena memilih menjadi pertapa. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Untuk menghindari perang saudara. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Berkat jerih payahnya. . dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. A.

Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. semua makhluk adalah engkau. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. dikaulah (semua) itu. 6. . 5. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. Permaisurinya bernama Shri Kirana.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. masarya (iri hati). Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. Keenam itu adalah kroda (marah). moha (kebingungan). 7. arta. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. moksa. kama. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. mada (mabuk). yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). yang berasal dari Janggala. 3. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Ramalan– ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. sad kama murka. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. 4.2.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. loba (rakus). kama (hawa nafsu).Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung.

ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. Description: kerajaan kediri. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari . akuwu Tumapel.Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. pada tahun 1222 M. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko . kediri. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana.

(solichanarif/koransindo) Sindonews. .Koran Sindo Kamis..com ..Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata. Kecamatan Durenan. 3 Januari 2013 − 09:34 WIB Situs Trenggalek yang diyakini sebagai mata rantai Kerajaan Kediri kuno. Kabupaten Trenggalek diduga memiliki mata rantai dengan sejarah berdirinya Kerajaan Kediri kuno abad ke 13.Situs sejarah yang ditengarai sebagai patirtan (pemandian) di Desa Semarum. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha 0 Komentar: Poskan Komentar Ditemukan mata rantai sejarah Kerajaan Kediri kuno Solichan Arif .

Jika mengacu teori tersebut. Namun. ―Sangat mungkin situs sejarah ini memiliki keterkaitan dengan prasasti Kamulan yang menceritakan bagaimana sejarah Raja Jayakatwang (Kediri) memberikan wilayah kepada masyarakat Trenggalek yang telah berjasa. tim arkeologi juga menemukan bandul jaring dan pecahan tembikar dan keramik.― jelasnya. para arkelog juga membentangkan benang untuk penanda lokasi. Ada tiga titik yang berlokasi di pekarangan milik tiga warga setempat. Eksplorasi langsung dilakukan pada situs yang di kalangan masyarakat Trenggalek populer disebut sebagai candi. Menurut Heri. Kemudian di sebelahnya lagi dengan jarak yang sama. yakni di Desa Kedunglurah. Untuk ke depan. hingga kini penandaan lokasi dengan rentangan benang masih dilakukan di sisi Timur Laut dan Barat Laut. Berdasarkan teori arkeologi.― paparnya. Tim tiba di lokasi sejak 30 Desember 2012. ―Awalnya juga sempat dianggap sebagai tembok. Kamis (3/1/2013). luas area situs mencapai 24 meter persegi X 24 meter persegi. . Heri mengakui. ―ujar Heri Priswanto selaku Ketua Peneliti Balai Arkeologi Jogjakarta kepada wartawan. yakni di Desa Kamulan terdapat permukiman Hindu kuno. keberadaan sebuah patirtan terkait erat dengan keberadaan bangunan suci persembahyangan (candi) dan permukiman kuno. riset terhadap situs patirtan menjadi skala prioritas dari Balai Arkeologi Yogyakarta. Namun setelah dicek ternyata lebih mendekati bangunan petirtan.UNtuk memastikan dugaan tersebut. Selain ditemukan lapisan pasir sungai dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter. Ini petirtan yang juga bisa berfungsi sebagai waduk seperti halnya waduk segaran di komplek situs Trowulan Majapahit. Situs petirtan ini berada di wilayah perkampungan. tim berusaha melakukan penelusuran di sisi tenggara dan barat daya. Ditemukan pada tahun tahun 2011 di bawah tanah dengan kedalaman sekitar satu meter lebih. mirip pondasi pagar dengan susunan batu bata berukuran besar. Lapisan atas terdiri dari tiga batu bata.― tegasnya. ―Artinya apa yang kita teliti ini secara teori sudah sesuai. kata Heri berjarak sekira tiga kilometer dari lokasi. ―Semua penemuan ini memperkuat status situs sebagai petirtan. Kecamatan Pogalan terdapat Candi Brungkah. lapisan tengah atau badan petirtan tersusun enam batu bata dan lapisan terbawah atau pondasi terdiri dari tiga batu bata. Secara fisik. Tidak hanya menggali lebih dalam. ―Yang pasti ini bukan komplek candi.― terangnya. tim Balai Arkeologi Yogyakarta beserta BP3 Trowulan Mojokerto dan pemerintah daerah setempat melakukan riset (penelitian) mendalam.

lihat Singosari (disambiguasi). Ia meyakini Trenggalek merupakan salah satu puzzle dari rangkaian sejarah Kerajaan Kuno di tanah Jawa. ―Sebab selama setahun balai arkeologi rutin memprioritaskan riset pada 15 situs sejarah.. Salah satunya adalah situs patirtan ini. (ysw) views: 579x Berita Terkait : Wasantara       Mudika Yogya.― pungkasnya. apakah situs ini perlu mendapat penanganan serius termasuk menempatkan juru rawat atau tidak.Dari hasil riset ini tim akan merekomendasikan ke BP3 Trowulan dan pemerintah daerah setempat. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya.― ujarnya. cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. tari api asli Mura punah Kapal Clipper Odyssey kunjungi Aceh Nelayan Garut gelar syukuran berita terkait lainnya. Sementara menanggapi hal ini. mantan kepala sekolah depresi berat Tak ada regenerasi. Maish banyak lagi situs di Trenggalek yang sampai saat ini belum ada pengungkapan secara gamblang. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Agus PR dari Pemkab Trenggalek mengatakan riset dan penelusuran sejarah kerajaan kuno di Kabupaten Trenggalek memang sudah waktunya dilakukan. ―Tidak hanya di situs patirtan. Berita Lainnya :  Fasilitas kesehatan di perbatasan Jateng minim Kerajaan Singhasari Dari Wikipedia bahasa Indonesia. rumput banto ternyata berkhasiat Sejak dicopot. Untuk kegunaan lain dari Singosari. promosikan batik ke Brazil Biasa jadi makan ternak.. Singhasari .

Sanskerta Siwa-Buddha (Hindu dan Buddha).1222-1227 .Serangan Jayakatwang dari Gelang-gelang Mata uang Kutaraja Singhasari. sebelumnya disebut Tumapel Jawa Kuno.Perang Ganter . Animisme Monarki Ken Arok Kertanegara 1222 1292 Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .← 1222–1292 → Perkembangan Kerajaan Singhasari pada masa pemerintahan Kertanegara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Raja .1268-1292 Sejarah . Kejawen.

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

. Keindahan arca ini mencerminkan kehalusan seni budaya Singhasari.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Arca Prajnaparamita ditemukan dekat candi Singhasari dipercaya sebagai arca perwujudan Ken Dedes (koleksi Museum Nasional Indonesia).

Daftar isi             1 Nama ibu kota 2 Awal berdiri 3 Silsilah Wangsa Rajasa 4 Prasasti Mula Malurung 5 Pemerintahan bersama 6 Kejayaan 7 Keruntuhan 8 Hubungan dengan Majapahit 9 Kepustakaan 10 Referensi 11 Pranala luar 12 Lihat pula Nama ibu kota Berdasarkan prasasti Kudadu. adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. Malang. ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. Menurut Nagarakretagama.Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja . yang kemudian menjadi akuwu baru. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok. Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan. nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Awal berdiri Menurut Pararaton. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. Pada tahun 1253. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Kerajaan Tumapel pun terkenal pula dengan nama Kerajaan Singhasari. Maka. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel.

pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel.pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. Pararaton juga menyebutkan bahwa. menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel. Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. Selain itu. sebelum maju perang melawan Kadiri. namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. Dalam naskah itu. Silsilah Wangsa Rajasa Silsilah Wangsa Rajasa dari sumber prasasti dan naskah kepujanggaan .

Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri.1272) 5. Kertanagara (1272 . baru pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari. Dengan demikian. Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 . Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). Diagram silsilah di samping ini adalah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa. Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya).1292) Versi Nagarakretagama adalah: 1. Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya. Prasasti Mula Malurung . bukan raja Tumapel. Tohjaya (1249 .1248) 3. Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari. Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pujian untuk Hayam Wuruk raja Majapahit.Silsilah wangsa Rajasa.1247) 2. Versi Pararaton adalah: 1. Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib.1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam.1250) 4. Wisnuwardhana (1248 . Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari. Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir). keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit. yang bersumber dari Pararaton. Anusapati (1227 . Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagarakretagama. Kemungkinannya adalah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu. Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 . Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. Anusapati (1247 . Kertanagara (1254 .1254) 4. Penguasa ditandai dengan blok warna dalam gambar ini.1249) 3. Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 . Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai. Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka.[1] Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok. pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 dapat diperdebatkan. dan berlanjut pada kerajaan Majapahit.1227) 2.

setelah menaklukkan Kadiri. Pemerintahan bersama Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya. Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. perunggu.5 x 14 cm. Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa". 22. Apabila kisah kudeta berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. Jerman. maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. Berlin-Dahlem. Kejayaan . Penemuan prasasti Mula Malurung memberikan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel. yaitu Kertanagara. Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng). Koleksi Museum für Indische Kunst. Dalam Pararaton disebutkan nama asli Narasingamurti adalah Mahisa Campaka. Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. kerajaan terpecah menjadi dua. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya.Mandala Amoghapāśa dari masa Singhasari (abad ke-13). Sepeninggalnya. Sementara itu. Parameswara digantikan oleh Guningbhaya. kemudian Tohjaya. Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat.

Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. Nagarakretagama. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara. sebagai tanda persahabatan kedua negara. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang. Keruntuhan Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara. Melayu. yang merupakan sepupu. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol. . Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol. Berkat bantuan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara). Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. Bali. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Hubungan dengan Majapahit Pararaton. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. Gurun. Setelah runtuhnya Singhasari. Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit.1292). dan Bakulapura. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain. Pahang.Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 . sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. sekaligus ipar. Kerajaan ini akhirnya dianggap telah ditundukkan. Pada tahun 1284. raja terakhir Singhasari.

1990. Jakarta: ADLine Communications. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II.Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · . dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa. Mangkudimedja. Kepustakaan      Poesponegoro & Notosusanto (ed.Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya.1292 Kadiri Majapahit [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu. Pranala luar   (Indonesia) Terjemahan Naskah Kakawin Nagarakretagama (Indonesia) Sejarah Berdirinya Kerajaan Singasari berdasarkan Tafsir Sejarah Pararaton Lihat pula    Prasasti Mula Malurung Kerajaan Kadiri Kerajaan Majapahit Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1222 . Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri. 2005. Historic East Java: Remains in Stone. Serat Pararaton Jilid 2. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Yogyakarta: Media Ilmu R. hlm. Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa. 2007. Jakarta: Bhratara Referensi 1. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. Setelah Kadiri runtuh. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Nigel (1995). Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah Slamet Muljana. 1979. Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari. 116–117.M. Sejarah Raja-Raja Jawa.). yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. ^ Bullough. 1979.

Buddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:      Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 1222 Pembubaran tahun 1292 Kerajaan Singhasari Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain .

Pada 1222. Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singasari (1227-1248). salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung. semua pendeta melarikan diri ke Tumapel dan dilindungi oleh Ken Arok. pada 1222. Raja terakhir Kerajaan Singasari adalah Kertanegara. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.   Ken Arok Ketika di pusat Kerajaan Kediri terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana. namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya. la kemudian memimpin sendiri pasukan .37. ketentuan tambahan mung   KERAJAAN SINGASARI Kerajaan Singasari (1222-1293) adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara vang didirikan oleh Ken Arok pada 1222. Berita pembentukan Kerajaan Singasari dan penobatan Ken Arok menimbulkan kemarahan raja Kediri. 31 Oktober 2012. Pada saat dikawini Ken Arok. Ken Dedes. Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes.             English Suomi Français 日本語 Basa Jawa Bahasa Melayu Nederlands Svenska ไทย Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 13. Kertajaya.  Ken Arok merebut daerah Tumapel. Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung. para pendeta Hindu kemudian menobatkan Ken Arok sebagai raja di Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. Adapun nama kerajaannya ialah Kerajaan Singasari.

dan Gurun (Maluku). pada 1289.  LIHAT JUGA . Ranggawuni langsung menyerang Tohjaya. setahun sebelumnya. Pada 1275 ia mengirim pasukan untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya sekaligus menjalin persekutuan dengan Kerajaan Campa (Kamboja). Ranggawuni wafat pada 1268 dan digantikan oleh putranya.   Kertanegara Ken Arok memerintah Kerajaan Singasari hanya lima tahun.  Kematian Anusapati menimbulkan kemarahan Ranggawuni. la kemudian memperkuat pasukannya di Sumatera. Kertanegara berhasil memperluas pengaruhnya di Campa melalui perkawinan antara raja Campa dan adik perempuannya. Ranggawuni memerintah Kerajaan Singasari selama 20 tahun (1248-1268) dan dibantu oleh Mahisa Cempaka (Narasingamurti). Pada 1227 ia dibunuh oleh Anusapati. Apabila menolak maka Singasari akan diserang. Kubilai Khan. Kertanegara menyadari tindakannya ini akan dibalas oleh pasukan Mongol. putra Anusapati. Namun Kertanegara telah dibunuh oleh raja Kediri. Jayakatwang. Meng Ki. Pasukan Tohjaya kalah dalam pertempuran dan meninggal dunia dalam pelarian. Utusan Kubilai Khan beberapa kali datang ke Singasari untuk meminta Kertanegara tunduk di bawah Kubilai Khan. Ekspedisi pengiriman pasukan itu dikenal dengan nama Pamalayu. Permintaan ini menimbulkan kemarahan Kertanegara dengan melukai utusan khusus Kubilai Khan. Singasari kemudian dikuasai oleh Jayakatwang. Kertanegara. Bakulapura (Kalimantan Barat). Pada 1293 pasukan Mongol menyerang Kerajaan Singasari. Bali.besar untuk menyerang Kerajaan Singasari. Kerajaan Singasari sempat menguasai Sumatera. la memerintah Kerajaan Singasari selama 24 tahun (1268-1292). Sunda (Jawa Barat). Madura. Tohjaya (putra Ken Arok dengan Ken Umang). Ken Arok berhasil memenangkan pertempuran dan sejak itu wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri dikuasai oleh Singasari. anak tirinya (hasil perkawinan Tunggul Ametung dan Ken Dedes).   Serangan Pasukan Mongol Pasukan Pamalayu dipersiapkan Kertanegara untuk menghadapi serangan kaisar Mongol. Sepuluh tahun kemudian Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya. yang berkuasa di Cina. Pada 1248 Ranggawuni menjadi raja Singasari bergelar Sri Jaya Wisnuwardhana.   Ekspedisi Pamalayu Kertanegara terus memperluas pengaruh dan kekuasaan Kerajaan Singasari. Kedua pasukan bertempur di Desa Ganter pada 1222.

Dalam Negarakertagama. Kerajaan Mongol. Tumpang. yang dipersembahkan kepada Anusapati. << Kiri atas: Candi Singasari disebut juga Candi Tumapel berupa kuil Syiwa yang besar dan tinggi. TAHUKAH KAMU  Pasukan Mongol menghancurkan Kerajaan Kediri dan membunuh Jayakatwang karena menyangka Kerajaan Kediri sebagai Kerajaan Singasari dan Jayakatwang sebagai Kertanegara. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Majapahit From Wikipedia. Kekaisaran    Atas: Arca Dwarapala merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari. raja kedua dan anak tiri Ken Arok. Sumber : Syukur. Jawa Timur. search Majapahit Empire . 2005. pada pertengahan abad ke-13. candi ini merupakan salah satu tempat yang dikunjungi Hayam Wuruk pada 1359. raja Singasari. Kerajaan Majapahit.   Atas : Candi Kidal dibangun di Rejokidal. Jilid 9. Abdul. merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun untuk Raja Wisnuwardhana. Halaman 110. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . the free encyclopedia Jump to: navigation. Malang. Kediri. << Kiri bawah: Candi Jago terletak di Malang.

Kepeng Currency .Karaton Mojopahit Kerajaan Majapahit ← 1293–1527 → Surya Majapahit¹ Extent of Majapahit influence based on the Nagarakertagama. 1293 1527 Native gold and silver coins. Wilwatikta (modern Trowulan) Old Javanese (main). Sanskrit (religious) Kejawen. the notion of such Javanese depictions is considered conceptual. Animism Monarchy Kertarajasa Jayawardhana Girindrawardhana History Coronation Demak takeover November 10. Hinduism. Buddhism.[1] Capital Languages Religion Government Raja 1295–1309 1478–1527 Majapahit.

(coins imported from China and later produced locally [2]) ¹ Surya Majapahit (The Sun of Majapahit) is the emblem commonly found in Majapahit ruins. It served as the symbol of the Majapahit empire Part of a series on the History of Indonesia Prehistory Early kingdoms Kutai Tarumanagara Kalingga Srivijaya Sunda Kingdom Medang Kingdom Singhasari Majapahit 4th century 358–669 6th–7th 7th–13th 669–1579 752–1045 1222–1292 1293–1500 Rise of Muslim states Spread of Islam Pasai Ternate Sultanate Malacca Sultanate Cirebon Sultanate Demak Sultanate Aceh Sultanate Pagaruyung Kingdom Banten Sultanate 1200–1600 1267–1521 1257–present 1400–1511 1445–1677 1475–1548 1496–1903 1500–1825 1526–1813 .

According to the Nagarakretagama (Desawarñana) written in 1365. the Philippines.Mataram Sultanate 1500s–1700s European colonisation Portuguese Dutch East India Co. Brunei. Malaysia. whose reign from 1350 to 1389 marked by conquest which extended through Southeast Asia. southern Thailand. although the true nature of Majapahit sphere of influence is still the subject of studies among historians. and East Timor. . stretching from Sumatra to New Guinea. Majapahit reached its peak of glory during the era of Hayam Wuruk. Gajah Mada. Singapore.[3] consisting of present day Indonesia. His achievement is also credited to his prime minister. Dutch East Indies 1512–1850 1602–1800 1800–1942 Emergence of Indonesia National Awakening Japanese occupation National Revolution 1908–1942 1942–1945 1945–1950 Independence Liberal democracy Guided Democracy Transition New Order Reformasi Timeline 1950–1957 1957–1965 1965–1966 1966–1998 1998–present Indonesia portal  v  t  e Majapahit was a vast thalassocratic archipelagic empire based on the island of Java (modernday Indonesia) from 1293 to around 1500. Majapahit was an empire of 98 tributaries.

[5] German orientalist Berthold Laufer suggested that maja came from the Javanese name of an Indonesian tree. art and architecture 4 Economy 5 Administration o 5.Majapahit was one of the last major empires of the region and is considered to be one of the greatest and most powerful empires in the history of Indonesia and Southeast Asia. C.1 Formation o 2. The Javanese sources incorporate some poetic mythological elements.2 Golden age o 2. is an old Javanese epic poem written during the Majapahit golden age under the reign of Hayam Wuruk after which some events are covered narratively.[7] and some details of the history are rather abstract.3 Decline 3 Culture.[4] Its influence extended beyond the modern territory of Indonesia and has been the subject of many studies. The list of rulers and details of the state structure show no sign of being invented.[8] There are also some inscriptions in Old Javanese and Chinese.2 Territorial division 6 Legacy 7 List of rulers 8 Majapahit in popular culture 9 See also 10 Notes 11 References 12 External links Historiography Little physical evidence of Majapahit remains.1 Bureaucracy officials o 5.[9] Pararaton is focused upon Ken Arok (the founder of Singhasari) but includes a number of shorter narrative fragments about the formation of Majapahit. most scholars do not accept this view. but a supernatural means by which the future can be determined.[8] The main sources used by historians are: the Pararaton ('Book of Kings') written in the Kawi language and Nagarakertagama in Old Javanese. one that is sometimes seen as the precedent for Indonesia's modern boundaries.[8] . and scholars such as C. have considered the entire historical record to be not a record of the past. Berg.[6] Contents             1 Historiography 2 History o 2.[10] Despite Berg's approach. Nagarakertagama. as the historical record corresponds with Chinese materials that could not have had similar intention. a Dutch nationalist.

a vassal state of Singhasari. Kublai Khan.[12] History Formation The statue of Harihara. Kertanegara's son-in-law. Jayakatwang.[11] New findings in April 2011. He then opened that vast timberland and built a new village there. It was the mortuary deified portrayal of Kertarajasa. Zheng He's translator Ma Huan wrote a detailed description about Majapahit and where the king of Java lived. the last ruler of Singhasari. Blitar and the statue is now preserved at the National Museum of Indonesia. Kublai Khan sent a massive expedition of 1. refused to pay the tribute. When the Mongolian Yuan army sent by Kublai Khan arrived. The village was named Majapahit. Raden Wijaya. had usurped and killed Kertanagara. indicate the Majapahit capital was much larger than previously believed after some artifacts were uncovered. was given the land of Tarik timberland. By that time. Once . Wijaya allied himself with the army to fight against Jayakatwang. After being pardoned by Jayakatwang with the aid of Madura's regent. in 1293. the Great Khan of the Mongol Empire and the Emperor of the Mongol Yuan Dynasty. insulted the Mongol envoy and challenged the Khan instead. Kertanegara. the Adipati (Duke) of Kediri. After defeating the Melayu Kingdom[13] in Sumatra in 1290. Singhasari became the most powerful kingdom in the region. Arya Wiraraja. the god combination of Shiva and Vishnu. Originally located at Candi Simping. which was taken from a fruit name that had a bitter taste in that timberland (maja is the fruit name and pahit means bitter).Ming Dynasty admiral Zheng He visited Majapahit. challenged Singhasari by sending emissaries demanding tribute. As the response.000 ships to Java.

In 1293. Tanca. or known in her formal name as Tribhuwannottungadewi Jayawishnuwardhani. Halayudha was captured and jailed for his tricks. they would have had to wait for another six months on a hostile island. the Italian Friar Odoric of Pordenone visited Majapahit court in Java. It was suspected that the mahapati (equal with prime minister) Halayudha set the conspiracy to overthrow all of the king's opponents. Gayatri Rajapatni. The new kingdom faced challenges. During Tribhuwana‘s rule. the 15th of Kartika month in the year 1215 using the Javanese çaka calendar. According to tradition. Approximately during Jayanegara's reign. In 1328. His stepmother.[14] Wijaya himself died in 1309. Tribhuwana appointed Gajah Mada as the Prime Minister in 1336. One of his sinful acts was his desire on taking his own stepsisters as wives. to gain the highest position in the government. otherwise. Hayam Wuruk. or "weak villain". as the queen of Majapahit under Rajapatni's auspices. Jayanegara was murdered by his doctor. the Majapahit kingdom grew much larger and became famous in the area. Jayanegara was notorious for immorality. which equates to November 10. Rajapatni appointed her daughter. including Ranggalawe. was supposed to replace him. revealing his plan to expand Majapahit realm and building an empire. Raden Wijaya founded a stronghold with the capital Majapahit. During his coronation he was given formal name Kertarajasa Jayawardhana.Jayakatwang was destroyed. Tribhuwana Wijayatunggadewi. Golden age . However. It was also their last chance to catch the monsoon winds home. and Nambi rebelled against him. though unsuccessfully. and then sentenced to death. Sora. He was entitled Kala Gemet. Some of Kertarajasa's most trusted men. 1293. She abdicated the throne in favour of her son. The exact date used as the birth of the Majapahit kingdom is the day of his coronation. Tribhuwana ruled Majapahit until the death of her mother in 1350. following the death of the last rebel. but Rajapatni retired from court to become a Bhikkhuni.[14] Yuan's army had to withdraw in confusion as they were in hostile territory. During his inauguration Gajah Mada declared his Sumpah Palapa. Wijaya's son and successor. Raden Wijaya forced his allies to withdraw from Java by launching a surprise attack.

Majapahit attained its peak with the help of prime minister. ruled Majapahit in 1350–1389. The terracotta portrait of Gajah Mada. Under Gajah Mada's command (1313–1364).The graceful Bidadari Majapahit. During this period. . Majapahit conquered more territories and become the regional power. also known as Rajasanagara. Gajah Mada. Collection of Trowulan Museum. Hayam Wuruk. golden celestial apsara in Majapahit style perfectly describes Majapahit as "the golden age" of the archipelago.

the outer states were most likely to have been connected mainly by trade connections. and a complex system of religious rituals. Almost whole of the Sundanese royal party were viciously massacred.[4] contributing to the end of the Srivijayan kingdom. Nusa Tenggara islands. also mentioned in Carita Parahyangan and Pararaton.[15] The Sundanese took this proposal as an alliance agreement. Local traditions in many parts of Indonesia retain accounts in more or less legendary form from 14th-century Majapahit's power. Siam. The Nagarakertagama. Majapahit sent a punitive naval attack against a rebellion in Palembang. The poet describes Majapahit as the centre of a huge mandala extending from New Guinea and Maluku to Sumatra and Malay Peninsula. New Guinea. The nature of the Majapahit empire and its extent is subject to debate.This empire also serve as one of the most influential empires in the Indonesian history. Hayam Wuruk decided. Kalimantan and eastern Indonesia over which of authority was claimed in the Nagarakertagama.According to the book of Nagarakertagama pupuh (canto) XIII and XIV mentioned several states in Sumatra. . which was probably a royal monopoly. and even sent missions to China. probably for political reasons. to take princess Citra Rashmi (Pitaloka) of neighboring Sunda Kingdom as his consort. About the time Majapahit was founded. However Gajah Mada saw this event as an opportunity to demand Sunda's submission to Majapahit overlordship. Majapahit's direct administration did not extend beyond east Java and Bali. Cambodia. Maluku.[4] Although the Majapahit rulers extended their power over other islands and destroyed neighboring kingdoms. their focus seems to have been on controlling and gaining a larger share of the commercial trade that passed through the archipelago. In 1357 the Sunda king and his royal family came to Majapahit. southern Burma. Sulawesi. Next to launching naval and military expeditions. This source mentioned of Majapahit expansions has marked the greatest extent of Majapahit empire. Borneo. Malay Peninsula.[17] The Battle of Bubat or Pasunda Bubat tragedy become the main theme of Kidung Sunda. and Vietnam.[19] Geographical and economic constraints suggest that rather than a regular centralised authority. The skirmish between the Sunda royal family and the Majapahit troops on Bubat square were unevitable. a few years after Gajah Mada's death. but challenges to Majapahit's claim to overlordship in outer islands drew forceful responses. Despite the courageous resistance. however it was never mentioned in Nagarakretagama.It is considered as a commercial trading empire in the civilization of Asia. written in 1365 depict a sophisticated court with refined taste in art and literature. known for his conquest in Minangkabau. the Malay Peninsula. to accompany and marry his daughter with Hayam Wuruk.[4] It also claimed relationships with Champa.[18] In 1377.[16] Tradition mentioned that the heartbroken Princess committed suicide to defend the honour of her country. the royal family were overwhelmed and decimated. Muslim traders and proselytizers began entering the area. It may have had limited or entirely notional influence over some of the tributary states in included Sumatra. Gajah Mada's other renowned general was Adityawarman[citation needed]. the expansion of Majapahit Empire also involved diplomacy and alliance. and some parts of Philippines islands as under Majapahit realm of power.

The civil war has weakened Majapahit grip on its outer vassals and colonies. In western part of the crumbling empire. Tuban. He died in 1466 and was succeeded by Singhawikramawardhana.[8] of which Wikramawardhana was victorious and Wirabhumi was caught and decapitated. thus Islam began to gain foothold on Java's northern coast. A three-year kingless period was possibly the result of a succession crisis. Kuala Lumpur. Nevertheless. Suhita died and was succeeded by Kertawijaya. In 1447. is thought to have occurred from 1405 to 1406. She was the second child of Wikramawardhana by a concubine who was the daughter of Wirabhumi. came to power 1456. a Muslim Chinese admiral. Prince Wikramawardhana. After Kertawijaya died. Hayam Wuruk also had a son from his previous marriage. Demak. Girisawardhana. Majapahit's . son of Kertawijaya. arrived in Java for several times spanned the period from 1405 to 1433. In 1468 Prince Kertabhumi rebelled against Singhawikramawardhana promoting himself king of Majapahit. Majapahit found itself unable to control the rising power of the Sultanate of Malacca that in the mid-15th century began to gain effective control of Malacca strait and expands its influence to Sumatra. Singhawikramawardhana moved the Kingdom‘s capital further inland to Daha (the former capital of Kediri kingdom) and continued his rule until he was succeeded by his son Ranawijaya in 1474. He died in 1453. crown prince Wirabhumi. her brother. Ranawijaya ruled from 1474 to 1519 with the formal name Girindrawardhana. who also claimed the throne. In 1478 he defeated Kertabhumi and reunited Majapahit as one Kingdom. and Ampel. Majapahit power entered a period of decline with conflict over succession. Hayam Wuruk was succeeded by the crown princess Kusumawardhani. who married a relative. Several other former Majapahit vassals and colonies began to released themself from Majapahit domination and suzerainty. Wikramawardhana ruled to 1426 and was succeeded by his daughter Suhita.Decline Following Hayam Wuruk's death in 1389. A civil war. called Paregreg. the series of Ming armada naval expeditions led by Zheng He. Bhre Pamotan became a king with formal name Rajasawardhana and ruled at Kahuripan. By 1430 Zheng He's expeditions has established Muslim Chinese and Arab communities in northern ports of Java such as in Semarang. The model of Majapahit ship display in Muzium Negara. He ruled until 1451. During the reign of Wikramawardhana. who ruled from 1426 to 1447.

The refugees probably fled to avoid Demak retribution for their support for Ranawijaya against Kertabhumi. priests. was the son of Majapahit king Brawijaya V with a Chinese concubine. Another argument supports Demak as the successor of Majapahit. According to Babad Tanah Jawi and Demak tradition. According Jiyu and Petak inscription. art and architecture . After the fall of Majapahit. the Hindu kingdoms in Java only remained in Blambangan on eastern edge and Pajajaran in western part. This event to led the war between Sultanate of Demak and Daha. A small enclave of Hindu communities still remain in Tengger mountain range. bumi = 1). Demak established itself as the regional power and the first Islamic sultanate in Java. Raden Patah. the source of Patah's legitimacy was because their first sultan.[22] A large number of courtiers. Dates for the end of the Majapahit Empire range from 1478 (that is. The year is marked among Javanese today with candrasengkala "sirna ilang kertaning bumi" (the wealth of earth disappeared and diminished) (sirna = 0.[23] Demak under the leadership of Raden (later crowned as Sultan) Patah (Arabic name: Fatah) was acknowledged as the legitimate successor of Majapahit. The battle was won by Demak in 1527. artisans. Ranawijaya claimed that he already defeat Kertabhumi [21] and move capital to Daha. With the fall of Daha crushed by Demak in 1527. the rising Demak sultanate was easily accepted as the nominal regional ruler. Gradually Hindu communities began to retreat to mountain ranges in East Java and also to neighboring island of Bali. as Demak was the former Majapahit vassal and located near the former Majapahit realm in Eastern Java. 1400 Saka.power had declined through these dynastic conflicts and the growing power of the north-coastal kingdoms in Java. ilang = 0. the Muslim emerging forces finally defeated the remnants of the Majapahit kingdom in the early 16th century. since Demak ruler was the descendants of Kertabhumi. and members of the royalty moved east to the island of Bali. Culture. kerta = 4. the ends of centuries being considered a time when changes of dynasty or courts normally ended[20]) to 1527.

bearing fine carvings and coloured" [Within the wall compounds] "there were elegant pavilions roofed with aren fibre. like the scene in a painting. Located at Trowulan.5 meter tall red brick split gate. Although brick had been used in the candi of Indonesia's classical age. — Description of the Majapahit capital from the Old Javanese epic poem Nagarakertagama. but there were certainly Muslim courtiers by this time. The petals of the katangga were sprinkled over the roofs for they had fallen in the wind. and the king was regarded as the incarnation of the three. East Java. and the outer dependencies which enjoyed substantial internal autonomy. Jabung in Probolinggo. Some of the temples are dated from earlier period but renovated and expanded during Majapahit era. The roofs were like maidens with flowers arranged in their hair. and Vaishnavism were all practiced. the areas of east Java and Bali which were directly administered by officials appointed by the king. the largest temple in East Java dated back to Kediri era. Buddhism. Probolinggo.[24] The capital (Trowulan) was grand and known for its great annual festivities. The Nagarakertagama does not mention Islam. Shaivism. it was Majapahit architects of the 14th and 15th centuries who mastered it. none lack pillars.[4] Jabung temple near Paiton. "Of all the buildings. Majapahit's territories were roughly divided into three types: the palace and its vicinity. such as Penataran. The example of Majapahit temples are Brahu temple in Trowulan. the 15. Believed to be the entrance of an important compound in Majapahit capital. Pari in Sidoarjo. and Surawana temple near Kediri. .[25] Making use of a vine sap and palm sugar mortar. dated from Majapahit period... their temples had a strong geometric quality. delighting those who saw them". The main event of the administrative calendar took place on the first day of the month of Caitra (March–April) when representatives from all territories paying tax or tribute to Majapahit came to the capital to pay court.Wringin Lawang.

He also mentioned that in this island was found a lot of clove. The Majapahit Terracotta art also flourished in this period.[26] The first European record about Majapahit came from the travel log of the Italian Mattiussi. he visited several places in today's Indonesia: Sumatra. He returned to Italy by land through Vietnam. and is the second best of all island that exist. It was probably only serve the ceremonial and aesthetic purpose. The king of this island has a palace which is truly marvelous. but this king always vanquished and get the better of him. and Banjarmasin in Borneo. The example of kori agung or paduraksa style gate is the elegant Bajang Ratu gate richly decorated with Kala demon. [Yet] his island is populous. all the way across Calcutta.. even the roof were gilded with gold. architectural ornaments. Now the Great Khan of China many a time engaged in war with this king. The large split gate of Wringin Lawang located at Jatipasar. East Java. all the way through the silkroad to Europe in 1330.. He said that king of Java ruled over seven other kings (vassals). and Srilanka. He mentioned that the King of Java had an impressive. ". The stairs and palace interior were coated with gold and silver.This temple was identified in Nagarakretagama as Palah temple and reported being visited by King Hayam Wuruk during his royal tour across East Java. such as tall and slender roofed red brick gate commonly called as kori agung or paduraksa. before visiting Java and Banjarmasin.. Significant numbers of terracotta artifacts were discovered in Trowulan. nutmeg and many other spices. Some of typical architectural style are believed to be developed during Majapahit era. Trowulan. and even the roof were gilded. For it is very great. a Franciscan monk. but always ended up in failure and managed to be ..." — Description of Majapahit by Mattiussi (Friar Odoric of Pordenone).. In his book he mentioned that he visited Java without explaining the exact place he had visited. In his book: "Travels of Friar Odoric of Pordenone". is one of the oldest and the largest surviving candi bentar dated from Majapahit era. water containers. crossed the Black Sea into Persia. Those typical Majapahit architectural style has deeply influenced the Javanese and Balinese architecture of later period. to pipes and roof tiles. and luxurious palace. before entering the next compound through tall roof paduraksa gate with enclosed door. He was sent by the Pope to launch a misson into the Asian interiors. between 1318–1330. This type of split gate has no doors and provides no real defensive purpose but narrowing the passage. The artifacts ranges from human and animal figurines. The candi bentar took shape of typical Majapahit temple structure — consists of three parts. Mojokerto. the stairs and palace interior were coated with gold and silver. foot. China. body and tall roof — evenly split into two mirroring structures to make a passage in the center for people to walk through. Madras. cubeb. grand. to create the sense of grandeur. piggy banks. cyclops and also the bas-relief telling the story of Sri Tanjung. He then headed to Nicobar island all the way to Sumatra. Java. and also split gate of candi bentar. He also recorded that the kings of the Mongol has repeatedly tried to attack Java. In 1318 he departed from Padua.the King [of Java] has subject to himself seven crowned kings.

and the time of his visit is between 1318–1330 during the reign of Jayanegara. Javanese economy had been partly monetised since the late 8th century. The stepped pyramid structure called Punden Berundak (stepped mounds) is a common megalithic structure during Indonesian prehistoric era before the adoption of Hindu-Buddhist culture. the art and architecture of Majapahit witnessed the revival of indigenous native Austronesian megalithic architectural elements. This was a role for which gold and silver are not well suited. 14th–15th century Trowulan. Unlike previous Majapahit temples that demonstrate typical Hindu architecture of high-rise towering structure. Economy Majapahit Terracotta Piggy Bank. but most scholars assume it was due to the increasing complexity of Javanese economy and a desire for a currency system that used much smaller denominations suitable for use in everyday market transactions. In about the year 1300. Jakarta) Taxes and fines were paid in cash. Indonesian Ancient Relics Conservation Bureau (BP3) of East Java verified that those coins dated as early as Majapahit era. the proportion of the population earning an income from nonagrarian pursuits seems to have become even greater during the Majapahit era. ranging from gold and silver smiths to drink vendors and butchers. quite similar to Mesoamerican pyramids. the shape of these temples are step pyramid.[27] The reason for using foreign currency is not given in any source. About 10. In later period near the fall of Majapahit. . The Javanese kingdom mentioned in this record is Majapahit. The Canggu inscriptions dated 1358 mentions 78 ferry crossings in the country (mandala Java). East Java. such as Sukuh and Cetho temples on western slopes of Mount Lawu. (Collection of National Museum of Indonesia.[24] Some idea of scale of the internal economy can be gathered from scattered data in inscriptions. in the reign of Majapahit's first king. Although many of these occupations had existed in earlier times.[24] Majapahit inscriptions mention a large number of occupational specialities.sent back to the mainland.388 ancient Chinese coins weighing about 40 kg were even unearthed from the backyard of a local commoner in Sidoarjo in November 2008. an important change took place: the indigenous coinage was completely replaced by imported Chinese copper cash. using gold and silver coins.

some with government assistance. the northeast lowlands of Java were suitable for rice cultivation. Khmers. including Indians. and Chinese among others.The great prosperity of Majapahit was probably due to two factors. Majapahit's ports on the north coast were probably significant stations along the route to obtain the spices of Maluku. 14th century (Museum of Asian Art. Secondly. Firstly. Siamese. and as the spices passed through Java they would have provided an important source of income for Majapahit. Eastern Java. A special tax was levied against some foreigners. and during Majapahit's prime numerous irrigation projects were undertaken. San Francisco) .[24] The Nagarakertagama states that the fame ruler of Wilwatikta (a synonym for Majapahit) attracted foreign merchants from far and wide. possibly those who had taken up semi-permanent residence in Java and conducted some type of enterprise other than foreign trade. Administration Pair of door guardians from a temple.

Among the Dharmmadhyaksa officials there is Dharmmadhyaksa ring Kasewan (State's highest Hindu Shivaist priest) and Dharmmadhyaksa ring Kasogatan (State's highest Buddhist priest). the officials concerning religious affairs Within the ministers of Rakryan Mantri ri Pakira-kiran there is the most important and the highest minister titled Rakryan Mapatih or Patih Hamangkubhumi. Territorial division . During the reign of Hayam Wuruk. The officials in Majapahit courts are:     Rakryan Mahamantri Katrini. the king is assisted by bureaucratic state officials that also included the close relatives of the kings that hold certain esteemed titles. as the chakravartin he is considered as the universal ruler and believed to be the living god on earth.The statue of Parvati as mortuary deified portrayal of Tribhuwanottunggadewi. Bureaucracy officials During his daily administration. The hierarchy and structure relatively remain intact and unchanged throughout Majapahit history. and together with king. they determine the important state policies. the board of ministers that conduct the daily administration Dharmmadhyaksa. including war or peace.[28] The king is the paramount ruler. both are the religious laws authorities of each dharmic faiths. This position is analogous to prime minister. The royal order or edict usually transmitted from the king to the high officials well to their subordinates. queen of Majapahit. The king holds the highest political authority and legitimacy. mother of Hayam Wuruk. Majapahit employed a well-organized bureaucratic structure for administrative purposes. state laws as well as religious laws Dharmma-upapatti. usually reserved for the king's heir Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. the officials of laws. There is also the board of advisors consist of the elders within royal family called Bhattara Saptaprabhu.

Their duty is to administer their own provinces. administered by thani. Kabuyutan: the hamlet or sanctuary place. Kuwu: the district. at Trowulan. During its formation. This title is the highest position below the monarch and similar to duke or duchess. Usually this position reserved for the close relatives of the king. Watek: the regency. Majapahit recognize the hierarchy classifications of lands within its realm: 1. echoed the grandeur of Majapahit.The elegant 16. 4. Nagara: the province. or bhre (prince or duke) 3. 5. During the reign of Hayam Wuruk (1350 to 1389) there were 12 provinces of Majapahit. collect taxes. Majapahit traditional realm only consists of lesser vassal kingdoms (provinces) in eastern and central Java. today Surabaya) Daha (former capital of Kediri) Tumapel (former capital of Singhasari) Wengker (today Ponorogo) Matahun (today Bojonegoro) Wirabhumi (Blambangan) Paguhan Titles Bhre Kahuripan Bhre Daha Bhre Tumapel Bhre Wengker Bhre Matahun Rulers Relation to the King Tribhuwanatunggadewi queen mother Rajadewi Maharajasa Kertawardhana Wijayarajasa aunt and also mother in-law father uncle and also father in-law husband of the duchess of Lasem. Wanua: the village. administered by lurah. 6. and manage the defenses of their borders. administered by wiyasa. or natha (lord). administered by king's close relatives: Provinces Kahuripan (or Janggala.5 metres tall Bajang Ratu gate. send annual tributes to the capital. Bhumi: the kingdom. This region is ruled by provincial kings called Paduka Bhattara with the title Bhre. king's cousin son brother in-law Rajasawardhana Bhre Bhre Wirabhumi1 Wirabhumi Bhre Paguhan Singhawardhana . ruled by the rajya (governor). ruled by the king 2.

This includes the rest of Java island. the king's niece. 2 Kusumawardhani (king's daughter) married to Wikramawardhana (king's nephew). and obliged to pay annual tributes.Provinces Kabalan Pawanuan Lasem (a coastal town in Central Java) Pajang (today Surakarta) Mataram (today Yogyakarta) 1 Titles Bhre Kabalan Bhre Pawanuan Rulers Kusumawardhani2 Surawardhani Relation to the King daughter niece Bhre Lasem Rajasaduhita Indudewi cousin Bhre Pajang Rajasaduhita Iswari Bhre Mataram Wikramawardhana2 sister nephew Bhre Wirabhumi is actually the title: the Duke of Wirabhumi (Blambangan). Mancanegara. as the result the new larger territorial concept was defined:    Negara Agung. the core kingdom. Pagaruyung. but are included as colonies and they had to pay annual tribute. that might foster alliance or intermarried with the Majapahit royal family. The traditional or initial area of Majapahit during its formation before entering the imperial phase. Sulawesi. These areas such as the vassal kingdoms and colonies in Maluku. Lesser Sunda Islands. however. any challenges on Majapahit oversight might draw severe response. When Majapahit entered the thalassocratic imperial phase during the administration of Gajah Mada. and Malay peninsula. Borneo. Nusantara. as well as Dharmasraya. He married to Nagawardhani. They enjoyed substantial autonomy and internal freedom. . This area covered the eastern half of Java. the couple become the heir. However these areas usually possess their own native rulers or kings. with all its provinces ruled by the Bhres (dukes). the king's close relatives. These areas are directly influenced by Javanese culture. or the Grand State. areas which do not reflect Javanese culture. and Majapahit did not necessarily station their officials or military officers here. Madura. This includes the capital city and the surrounding areas where the king effectively exercises his government. areas surrounding Negara Agung. Bali. several overseas vassal states were included within the Majapahit sphere of influence. Lampung and Palembang in Sumatra. Majapahit stationed their officials and officers in these places and regulate their foreign trade activities and collect taxes. yet they enjoyed substantial internal autonomy. the real name is unknown and he referred as Bhre Wirabhumi in Pararaton.

was later identified by historians as "mandala" model. Ayutthaya and Champa. It refer to independent foreign states that is considered as Majapahit's equals. The model of political formations and power difussion from its core in Majapahit capital city that radiates through its overseas possessions. modern Surabaya) Keling Kelinggapura    Kembang Jenar Matahun (today Bojonegor o) Pajang (today Surakarta)    Singhapura Tanjungpura Tumapel (former capital of Singhasari)   Wengker (today Ponorogo) Wirabhumi (today Blambanga n) Legacy . although Majapahit known has conducted foreign relations with these nations.All of those three categories were within the sphere of influence of the Majapahit empire. According to Nagarakretagama canto 15. In later period. Kamboja (Cambodia). that administrated by the ruler titled Bhre.[30] The territories belongs within Majapahit Mandala sphere of influence were those categorized as Mancanegara and Nusantara. enjoy substantial autonomy and have their own political institution intact without further integration into Majapahit administration. since other foreign kingdoms in China and India was not included in this category. not the subject of Majapahit powers.[31] The provinces or vassal areas are:    Daha (former capital of Kediri) Jagaraga Kabalan    Kahuripan (or Janggala.[29] Mitreka Satata can be considered as Majapahit's allies. The term mandala derived from Sanskrit "circle" to explain the typical ancient Southeast Asian polity that was defined by its centre rather than its boundaries. Marutma. and Yawana (Annam). Majapahit's hold on its overseas possessions began to waned. Rajapura and Sinhanagari (kingdoms in Myanmar). According to Wingun Pitu inscription (dated 1447) it was mentioned that Majapahit was consist of 14 provinces. Dharmmanagari (Nakhon Si Thammarat Kingdom). the foreign states are Syangkayodhyapura (Ayutthaya of Siam). Srivijaya and Angkor. and it could be composed of numerous other tributary polities without undergoing administrative integration. however Majapahit also recognize the fourth realm that defines its foreign diplomatic relations:  Mitreka Satata. literary means "partners with common order". Champa. and also Majapahit's neighboring mandalas. These areas usually have their own indigenous rulers. The same mandala model also applied on previous empires.

are popular tales in Javanese and Balinese literatures. while the tale of Sri Tanjung and the epic of Damarwulan took place during Majapahit period. Sunda. The legend of Minangkabau mentioned an invading foreign prince — associated with Javanese Majapahit kingdom — that being defeated on buffalo fight. The Panji cycles.Pura Maospahit ("Majapahit Temple") in Denpasar. and often become the source of inspiration for wayang shadow puppet performance. Others than Javanese sources. from Aceh. Majapahit society developed a high degree of sophistication in both commercial and artistic activities. some regional legends mentioning Majapahit kingdom or its general Gajah Mada. The Majapahit style minaret of Kudus Mosque. ketoprak and topeng dance drama. These tales has remain a popular theme in Javanese culture of later period during Mataram Sultanate. the tale of Sri Tanjung. constituting mainly ceremonial recognition of suzerainty. and the epic of Damarwulan. Malay Peninsula. Palembang. demonstrate the typical Majapahit red brick architecture. also can be found. Bali to Sumbawa.[24] Numbers of local legends and folklores in the region had mentioned about the Majapahit kingdom. Several Javanese legends were originated or become popular during Majapahit period. In sum. Brunei.[24] Although its political power beyond the core area in east Java was diffuse. which was probably a local testament of the empire's expansive nature that once dominating the archipelago. Minangkabau. Bali. Most of them mentioned about the incoming Javanese forces to their land. . The tales of Panji was dated from older period during Kediri kingdom. Its capital was inhabited by a cosmopolitan population among whom literature and art flourished. Majapahit was the largest empire ever to form in Southeast Asia.

Raden . Majapahit became a symbol of past greatness. Sumatra. rich and festive Balinese culture is considered as one of Majapahit legacy. artisans and priests has took refuge either in the interior mountainous region of East Java or across the narrow strait to Bali. Pararaton and Tantu Pagelaran. and native daggers similar to it. and various palaces and temples in Bali. Keraton Kasepuhan and Sunyaragi park in Cirebon. The Islamic sultanates of Demak. The Javanese Hindu civilization since the era of Airlangga to the era of Majapahit kings has profoundly influenced and shaped the Balinese culture and history. nevertheless the empire expansion contributed to its popularity and diffussion in the region. architecture. were being well-kept in royal libraries of Bali and Lombok. Although it has been suggested that the keris. the Majapahit expansion is believed to be responsible for the widespread use of the keris dagger in Southeast Asia. dancedrama and artforms. and Mataram sought to establish their legitimacy in relation to the Majapahit. "without Java there is no Bali".[32] The ancient links and Majapahit legacy is observable in many ways. Malaysia. Bali is credited as the last stronghold to safeguard and preserved the ancient Hindu Javanese civilization. The red brick Candi Bentar split gate of Keraton Kasepuhan in Cirebon reveal Majapahit architectural influences. In weaponry. as evidence in Menara Kudus Mosque. The Majapahit architectural style that often employs terracotta and red brick had heavily influenced the architecture of Java and Bali in the later period. The Majapahit Hindu-Javanese culture has shaped the culture of Bali. It is also due to the fact that after the fall of the empire. Brunei. and also pendopo pavilion has become ubiquitous in Javanese and Balinese architectural features.Majapahit had a momentous and lasting influence on Indonesian architecture.[33] The Demak claimed a line of succession through Kertabumi. Bali. The vivid. The aesthetics and style of bas-reliefs in Majapahit East Javanese temples were preserved and copied in Balinese temples. For Indonesians in later centuries. the kori or paduraksa towering red brick gate. religious rituals. as its founder. Yogyakarta. Mataram Sultanate royal cemetery in Kota Gede. to the Philippines. Yet in return. from Java. many Majapahit nobles. predate Majapahit. The descriptions of the architecture of the capital's pavilions (pendopo) in the Nagarakertagama invoke the Javanese Kraton also the Balinese temples and palace compounds of today. literature. Large numbers of Majapahit manuscripts. Pajang. Southern Thailand. and provides the glimpse and valuable historical records on Majapahit. such as Nagarakretagama. that led to popular expression. Sutasoma. The Majapahit style candi bentar split gate.

is a quotation from an Old Javanese poem "Kakawin Sutasoma". written by a Majapahit poet. may probably have had such symbolic importance as it was the location of the former Majapahit capital.[25] The high reliefs of Gajah Mada and Majapahit history depicted in Monas. In its propaganda from the 1920s.[22] Sultan Agung's conquest of Wirasaba (present day Mojoagung) in 1615 — during that time just a small town without significant strategic and economic value — led by the sultan himself.[38] Like Majapahit.[34] Central Javanese palaces have traditions and genealogy that attempt to prove links back to the Majapahit royal lines — usually in the form of a grave as a vital link in Java — where legitimacy is enhanced by such a connection. and the Panataran as well as the Sukuh temple dated from the Majapahit era.[37] It was invoked by Sukarno for nation building and by the New Order as an expression of state expansion and consolidation. have invoked the Majapahit Empire. Modern Indonesian nationalists.[4] Many of modern Indonesian national symbols derived from Majapahit Hindu-Buddhist elements. also derives from Javanese Hindu elements. the modern state of Indonesia covers vast territory and is politically centred on Java. .[35] The Indonesian coat of arms. including those of the early 20th-century Indonesian National Revival. and is sometimes seen as a precedent for the current political boundaries of the Republic. a Chinese princess. Garuda Pancasila. The memory of its greatness remains in Indonesia.Patah. The Indonesian national motto. the Communist Party of Indonesia presented its vision of a classless society as a reincarnation of a romanticized Majapahit.[citation needed] Bali in particular was heavily influenced by Majapahit and the Balinese consider themselves to be the true heirs of the kingdom.[36] The statue and relief of Garuda have been found in many temples in Java such as Prambanan from the ancient Mataram era. derived from the Majapahit royal color. in court chronicles was said to be the son of Kertabumi with Putri Cina. The Indonesian Navy flag of red and white stripes also has a Majapahit origin. has become the source of Indonesian national pride of past greatness. The Indonesian national flag "Sang Merah Putih" ("Red and White") or sometimes called "Dwiwarna" ("The bicolor"). who had been sent away before her son was born. The notable statue of Garuda is the statue of the king Airlangga depicted as Vishnu riding Garuda. "Bhinneka Tunggal Ika". Mpu Tantular.

[40] List of rulers Genealogy diagram of Rajasa dynasty. The name was chosen by president Suharto. 1. an Indonesian telecommunication company. styled Jayanagara (1309–1328) . the famous oath taken by Gajah Mada. since constructing the park's foundation in Segaran site located in south side of Trowulan Museum will inevitably damage the site itself. The rulers of Majapahit was the dynastic continuity of the Singhasari kings. and the program was started in February 1975. Raden Wijaya. the Indonesian government sponsored a massive exploration on the site that is believed to be the place where the palace of Majapahit once stood. the Indonesian Minister of Culture and Tourism stated that the Majapahit Park would be built on the site and completed as early as 2009. Kalagamet. This ancient oath of unification signifies the Palapa satellite as the modern means to unify the Indonesian archipelago by way of telecommunication.[39] Nevertheless. the founder of Rajasa dynasty in late 13th century. styled Kertarajasa Jayawardhana (1294–1309) 2. During the last half year of 2008. Ancient bricks which are historically valuable were found scattered on the site. the royal family of Singhasari and Majapahit. has been named after Sumpah Palapa. Rulers are highlighted with period of reign. The government then argued that the method they were applying were less destructive since digging method were used instead of drilling. in order to prevent further damage caused by home-made brick industries that develop on the surrounding area. the series of communication satellites owned by Telkom.Palapa. the project leaves a huge attention to some historians. Jero Wacik. Gajah Mada swore that he would not taste any spice as long as he had not succeeded in unifying Nusantara (Indonesian archipelago). which started by Sri Ranggah Rajasa.

styled Brawijaya VI (1478–1527) Majapahit in popular culture Celebrated as 'the golden era of the archipelago'. Purwawisesa or Girishawardhana. Wikramawardhana (1389–1429) 6.3. centered around the story about a fictional hero named Brama Kumbara. 6. Bhre Wengker. the king of Madangkara. 2. The story took place near the end of the Majapahit era and the formation of Demak. Although it took place in the Majapahit era. 3. born Bhre Pamotan. Kertabumi. or to describe and mention it. 4. Singhawikramawardhana. The impact of the Majapahit theme on popular culture can be seen in the following: 1. and romance of the . Begun as a popular radio drama program in the late 1980s. a radio drama and film by S Tidjab. Pandanalas. a weekly comic strip by Dwi Koendoro published in the Sunday edition of Kompas. royal intrigue. This part has been made into a single feature film entitled 'Saur Sepuh' as well. Wali Songo. a fictional kingdom neighbour of the Pajajaran. Sri Gitarja. Tutur Tinular. 5. telling the everyday life of Panji Koming. Kertawijaya. Indonesia is described as the 'reincarnation' of the Majapahit empire. the Majapahit empire has inspired many writers and artists (and continues to do so) to create their works based on this era. styled Brawijaya IV (1466– 1468 or 1478[8]) 12. styled Brawijaya V (1468–1478) 13. It took place in the late Singhasari period and formation of Majapahit. a radio drama and film by Niki Kosasih. styled Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328–1350) 4. the film tells the story of nine Muslim saints ('wali') who spread Islam to Java. styled Brawijaya I (1447–1451) 8. the comic strip serves as witty satire and criticism of modern Indonesian society. social. Senopati Pamungkas (1986. Saur Sepuh (1987–1991). Interregnum (1453–1456) 10. while commoners are suffering. Saur Sepuh is based on 15th-century Java. This novel describes the saga. It describes the decaying Majapahit empire where royals are fighting each other for power. Suhita (1429–1447) 7. Tutur Tinular is a martial art historical epic fictional story with the Majapahit era serving as the background of the story. or Suraprabhawa. written by Sanusi Pane. In several stories the Paregreg war is described. styled Brawijaya II (1451–1453) 9. Panji Koming (since 1979). styled Sri Rajasanagara (1350–1389) 5. From a political. a common Majapahit citizen. The story also involved a romance between the hero named Arya Kamandanu and his Chinese lover Mei Shin. Rajasawardhana. Sandyakalaning Majapahit (1933). reprinted in 2003). styled Brawijaya III (1456–1466) 11. Girindrawardhana. Hayam Wuruk. a novel by Arswendo Atmowiloto that is also a martial art-historical epic fiction. cultural and current point of view. or Twilight/Sunset in Majapahit is an historical romance that took place during the fall of Majapahit empire. The current Indonesian president is often portrayed as a Majapahit monarch or prime minister. that is to say the civil war of Majapahit between Wikramawardhana and Bhre Wirabhumi.

and Hang Tuah. 8. 21. Puteri Gunung Ledang (2004). p. This film recounts the love story between Gusti Putri Retno Dumilah. Rakawi. Indonesia: Peoples and Histories. ^ The Brunei Museum journal. 8. Volume 1. a comic book series by Jan Mintaraga. 1962). 29. JSTOR 2754037. ISBN 978-1-57607-770-2.J. Resink. pp. "Problems of Indonesian Historiography". This series tells the history of Majapahit from its formation until the decline. pp. the first king of Majapahit. a novel written by Hermawan Aksan. ^ Keat Gin Ooi (2004). Vol. No. 822. Hall (1956). a Majapahit Princess. a Malaysian epic film based on a traditional Malay legend.E. 38. trans. 10. Pacific Affairs (Pacific Affairs. Gajah Mada. p. ISBN 0-300-10518-5. A Study in Cultural History: The Negara-Kertagama by Rakawi Prapanca of Majapahit. ^ Majapahit Overseas Empire. 1365 AD (The Hague. van Hoeve. Jean Gelman (2003). page 19 5. about the fictionalized detailed lifestory of Sundanese Princess Dyah Pitaloka Citraresmi. a Malaccan admiral. Imperium Majapahit. whom later becomes the consort of Raden Wijaya. about fictionalized detail of Gajah Mada's life from Kuti rebellion until Bubat War. Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory' (The Hague: W. G. 3. ABC-CLIO. 6. 3/4) 38 (3/4): 353–359. Digital Atlas of Indonesian History 4. ^ Taylor. Martinus Nijhoff. vol. 4. page 18 . a pentalogy written by Langit Kresna Hariadi.G. The novel virtually took the same context and was inspired by Kidung Sundayana. 9. ^ Prapantja.2307/2754037. doi:10. New Haven and London: Yale University Press. 7. focussed around the Bubat War. by Theodore Gauthier Pigeaud. ^ a b c d e Ricklefs (1991).formation of the Majapahit kingdom as well as the adventure of the main character. ^ a b c d e f Ricklefs (1991). Southeast Asia: a historical encyclopedia. a commoner named Upasara Wulung and his forbidden love affair with princess Gayatri Rajapatni. ^ D. 29. 2. from Angkor Wat to East Timor. published by Elexmedia Komputindo. Dyah Pitaloka (2007). See also Indonesia portal      Kidung Sunda Osing Tenggerese List of monarchs of Java Srivijaya Notes 1. Volume 4. Issue 1 – Page 192 7. 34. Java in the 14th Century. 1968).

25. White Lotus p86 ISBN 9748496-78-4 12. pp. doi:10.02a00030. p. Java Style. F. ISBN 981-3018-26-7. A History of Modern Indonesia Since c. Paul Michel (2006). R. 106. editor: John Miksic. hal. Stanford: Stanford University Press. Titi Surti. S. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. The Journal of Asian Studies (The Journal of Asian Studies. ISBN 962-593-232-1.G Mills. ^ Nastiti. Retrieved 2011-12-11. ^ a b c d e f Millet. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2. 13. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij.. 22 June 2007. 1962. pages 18 and 311 11. Berg. "Ritual and Cultural Reproduction in Non-Islamic Java".4. P. ed. Indonesian Heritage Series: Ancient History.. Singapore 169641: Archipelago Press. Achadiati S. 19. 252. "Mandala: from sacred origins to sovereign affairs in traditional Southeast Asia". page 40 . 1) 24 (1): 91–99. pp. ^ "Ritual Networks and Royal Power in Majapahit Java.C.V. 279. ^ Millet. 22.V.C Bagley (1981). Prasasti Majapahit. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. Brill Archive. 69. Persee.10. 29.1525/ae. C. ^ Dellios. ^ MAJAPAHIT : KERAJAAN AGRARIS – MARITIM DI NUSANTARA page 8 30. pp. ^ Spuler. Menuju Puncak Kemegahan (LKIS. 16. ^ Ma Huan Ying-yai Sheng-lan. ^ Cribb. 26. Soeroso M. (1973. Singapore 169641: Archipelago Press. 2005) 15. ^ Johns. 36–37 23. ^ Drs. 1996.P. Letterkunde. ^ Lonely Planet: History of Bali 33. 37 and 100 21. ^ Munoz. Singapore: Editions Didier Millet. Jakarta: PT Gita Karya. No.Majapahit-Kingdom. pp. 17. Hefner (1983). ^ C. University of Hawai'i Press. Bond University Australia. American Ethnologist 10 (1983): 665–683. ISBN 981-3018-26-7.1983. 72. Bertold. 33–34. Het rijk van de vijfvoudige Buddha (Verhandelingen der Koninklijke Nederlandse Akademie van Wetenschappen. 24. Rosita (2003-01-01). ^ Ricklefs. 5th reprint edition in 1988). 32. Part 4. 2000 20. Soekmono. Retrieved 2010-07-14. Indonesian Heritage Series: Ancient History. ^ "Uang Kuno Temuan Rohimin Peninggalan Majapahit".com from Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala.H. 448–451. ^ a b Schoppert. Didier (Hardcover edition — August 2003). 2nd ed. cited in M. no.. 18. Damais. pp. ISBN 981-4155-67-5.. JSTOR 2050416. p. 14. ^ Robert W.R. A. ^ a b Ricklefs. Friday. (1997). Robert. ^ Y. ed. 451–456. 31. ^ a b Slamet Muljana.2307/2050416. 27. 1300. 28. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). November 2008. 1) Ansterdam: N. doi:10. 10. vol. 9789004061965. hal. 24. Paris: Periplus Editions. John Miksic. ^ JakartaPost: Majapahit capital may be larger than previously believed 13. "The Role of Structural Organisation and Myth in Javanese Historiography". Afd. 2nd ed. Didier (Hardcover edition — August 2003). 1993. The Muslim world : a historical survey. Ricklefs. Didier Millet.9. translated by J. JSTOR 644055. ^ Ricklefs. Vol. (November 1964). in the site www. Historical Atlas of Indonesia. (1988). ISBN 90-04-06196-7. page:100". Sejarah Peradaban Manusia: Zaman Majapahit. 107.

References  M. 40. January 5. ^ Bhinneka Tunggal Ika. 2008. Cambridge. Indonesian Destinies. Antara (in Indonesian) 36.34. 39. ^ "Taman Majapahit Dibangun di Trowulan". 19. Theodore. page 43 35. page 174 38. ^ Friend. 1300.org an National History Website View page ratings Rate this page What's this? Trustworthy Objective Complete Well-written I am highly knowledgeable about this topic (optional) Categories:          Former monarchies Former countries in Southeast Asia States and territories established in 1293 States and territories disestablished in 1527 1527 disestablishments Indianized kingdoms Historical Hindu empires Pre-colonial States of Indonesia 1293 establishments .C. 1991 External links Wikimedia Commons has media related to: Majapahit     A Short History of Majapahit Memoirs of Majapahit Kingdom A brief history of Majapahit A Complete Transcription of Majapahit Royal Manuscript of Nagarakertagama from SejarahNasional. Stanford: Stanford University Press. ^ Hindu Civilizations of Austronesia and Southeast Asia 37. masterpiece of Mpu Tantular. ^ Ricklefs. ISBN 0-674-01137-6. A History of Modern Indonesia Since c. 2nd ed. Harvard University Press. Ricklefs. ^ "Situs Majapahit Dirusak Pemerintah". 2009. Massachusetts and London: Belknap Press. pp. November 4. ^ Ricklefs.

     Former countries in Malaysian history Former countries in Philippine history Majapahit Former empires of Asia Former countries in Indonesian history Navigation menu        Create account Log in Article Talk Read Edit View history       Main page Contents Featured content Current events Random article Donate to Wikipedia Interaction      Help About Wikipedia Community portal Recent changes Contact Wikipedia Toolbox Print/export Languages     ไทย ‫ال عرب ية‬ Basa Banyumasan Česky .

Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License. Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation. a non-profit organization. Kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. additional terms may apply. See Terms of Use for details. Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389) yang didampingi oleh Patih Gadjah Mada (1331-1364). Inc. . Contact us    KERAJAAN MAJAPAHIT Kerajaan Majapahit adalah nama sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur..                            Deutsch Español Français 한국어 हिन्दी Bahasa Indonesia Italiano ‫עברית‬ Basa Jawa ქართული Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands 日本語 Norsk (bokm l) Polski Português Русский संस्कृ तम् Suomi Svenska Tagalog Українська Tiếng Việt 中文 This page was last modified on 26 January 2013 at 17:55. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293.

dan mendapat perlindungan dari Arya Wiraraja. Mereka tidak mengetahui bahwa Singasari telah hancur. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijava untuk membalas dendam kepada Raja Jayakatwang.  Kertarajasa Jayawardhana  Pada 1293 pasukan Kubilai Khan dari Cina datang dengan tujuan untuk menghancurkan Kerajaan Singasari. Raden Wijaya (menantu Raja Kertanegara) segera melarikan diri ke Sumenep. Raja Jayakatwang sangat menghormati Arya Wiraraja sehingga Raden Wijaya diampuni. penguasa Sumenep. Disinilah kemudian berdiri pusat Kerajaan Majapahit. Raja Kertanegara beserta petinggi kerajaan lainnya tewas dalam penyerangan tersebut. Madura.  Para Penguasa Majapahit Raden Wijaya : (1309) Jayanegara : (1309-1328) Tribhuwanatunggaldewi : (1328-1350) Hayam Wuruk : (1350-1389) Wikramawardhana : (1389-1429) Suhita : (1429-1447) Kertawijaya : (1447-1451) Rajasawardhana : (1451-1453) Bhre Wengker : (1456-1466) Singhawikramawardhana : (1466-1468)  . berakhirlah riwayat Kerajaan Singasari. Setelah mendapat pengampunan dari Raja Jayakatwang. Jawa Timur) untuk dijadikan desa. Raden Wijaya beserta pengikutnya diizinkan untuk membabat hutan Tarik (sekarang menjadi Desa Trowulan. Setelah Raja Kertanegara gugur dalam peristiwa penyerangan Raja Jayakatwang (Raja Kediri).

<< Kiri atas: Candi Panataran merupakan candi terbesar dan paling penting bagi umat Hindu di Jawa Timur yang dibangun pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Sumatera.  . serta pemberontakan Sadeng dan Keta pada masa Tribhuwanatunggadewi (1328-1350).   Wilayah Kekuasaan Wilayah kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Jawa (kecuali tanah Sunda). dan Indonesia bagian timur hingga Irian Jaya. Perluasan wilayah ini dicapai berkat politik ekspansi yang dilakukan oleh Patih Mangkubumi Gadjah Mada. dan India berdatangan.   LIHAT JUGA Singasari.000 orang. namun di tengah perjalanan pasukan Raden Wijaya dengan bantuan pasukan Singasari dari Sumatera menyerang pasukan tersebut. Kerajaan Majapahit hancur akibat terjadinya perang saudara. Pada masa inilah Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Siam.   Keruntuhan Majapahit Sepeninggal Raden Wijaya. Kerajaan Gajah Mada Kediri. Kerajaan  Atas: Candi Bajangratu. Dalam waktu singkat. faktor yang juga mempengaruhi runtuhnya Kerajaan Majapahit ialah munculnya Kerajaan Malaka dan berkembangnya kebudayaan Islam. Semenanjung Malaya. sebagian besar P. Pasukan Kubilai Khan kembali ke pelabuhan. kewibawaan Kerajaan Majapahit baik ke dalam maupun keluar kerajaan sangat kuat. pamor Kerajaan Majapahit semakin menurun.Kertabhumi : (1468-1478) Ranawijaya/Girindrawardhana : (1478-?) Pasukan Raden Wijaya bekerjasama dengan Kubilai Khan yang berjumlah sekitar 20. Pemberontakan tersebut antara lain ialah pemberontakan Ranggalawe. Pada 1522. Kerajaan Kediri hancur dan Raja Jayakatwang terbunuh.  TAHUKAH KAMU Pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. dan Kuti selama masa pemerintahan Jayanegara (1309-1328). Setelah masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Banyak orang asing seperti Cina. Sora. salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit. Pada masa itu rakyatnya sejahtera. Pasukan Kubilai Khan segera pergi dari tanah Jawa dan Raden Wijaya menjadi raja dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Kalimantan. Kerajaan Majapahit dilanda beberapa pemberontakan. Pemberontakan baru dapat berakhir pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk (1350-1389). Selain itu.

Kidung Panji Wijayakrama. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda KEBOHONGAN SEJARAH PERSETRUAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA Pembuktian Analisa Kitab Neraga Kertagama dan Kitab Negara Kertabhumi Created by Ejang Hadian Ridwan Suatu proses pencarian yang teramat sulit juga. Abdul. Berulangkali searching dengan menggunakan keywords bermacam-macam seperti: persahabatan kerajaan Majapahit dan Sunda. tempat pemandian kerabat raja Majapahit.   Atas : Relief di Candi Panataran ini menceritakan seseorang yang dieksekusi dengan menggunakan keris. TAHUKAH KAMU Nama Majapahit diduga berasal dari nama pohon Maja karena pada masa itu hutan Tarik banyak ditumbuhi pohon Maja. Persahabatan kerajaan Sunda dan Majapahit masa Gajah Mada dan Hayam Wuruk. terjadi perselisishan alias permusuhan. 1. Kenyataannya semua hasil mengatakan hal yang sama.  Sumber : Syukur. Jilid 6. Tetapi kalau dimasukan keywords seperti : Perang Bubat. dan lain sebagainya yang mengarah ke perang Bubat. << Kiri bawah: Candi Tikus. ada perselisihan dan permusuhan dengan berbagai versinya. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Perang antara Majapahit dan Sunda. 2005. dengan kata lain tidak bersahabat. mencari sumber yang mampu mengatakan bahwa kerajaan Sunda dan kerajaan Majapahit adalah 2 kerajaan yang bersahabat dan rukun. Persahabatan raja Majapahit Hayam Wuruk dengan raja Sunda Lingga Buana dan lain sebagainya. dan Kidung Harsa Wijayayang menceritakan berdirinya Kerajaan Majapahit. Dugaan ini berdasarkan Kitab Pararaton. Artikel-artikel sebelumnya dari penulis sudah gembar-gembor mengatakan bahwa . hasilnya hampir serentak semua link url atau situs web mengatakan hal sama yaitu ada perang Bubat. Halaman 123.

Kadandangan. Sambas. kalau tidak pernyataan kebohongan sejarah itu tetap tidak kuat.kisah Ken Arok. Kota Ungga. Lampung dan juga Barus. berlindung di bawah kuasa Wilwatikta. terjadinya peristiwa perang Bubat dan Sumpah Palapa. Toba dan Darmasraya. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. Bukti sejarah berikutnya adalah dicoba dengan mempelajari lagi satu kitab yaitu kitab Negara Kertagama. Siak. hampir semuanya tidak bisa meberikan informasi tentang hal itu. Kota Waringin. Tunduk menengadah.Pun ikut juga disebut Daerah Kandis. yang masa pemerintahan untuk kerajaan Majapahit dipimpin oleh Sri Rajasanagara (Hayam Wuruk versi kitab Pararaton) dengan Maha Patih Gajah Mada? inilah pertanyaan yang harus ada jawaban sebagai korelasinya dan jawaban itu harus ada. Kitab Negara Kertagama inilah yang menjadi harapan satu-satunya bagi penulis untuk dapat memberikan informasi walaupun tidak gamblang. Tamihang. secara sendirinya adalah sumber-sumber yang sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai sumber sejarah. yang akhirnya terjadi pembelokan arah sejarah. Prasasti-prasati yang ditemukan. Palembang. Barune. dengan kata lain sumber-sumber itu adalah sumber yang direkayasa demi suatu kepentingan. Lawai ikut tersebut. Kalka. paling dulu Melayu: Jambi. Kampar dan Pane Kampe. Bukti sejarah yang ada adalah untuk perkara ini tiada lain adalah berupa prasastiprasasti dan beberapa kitab yang tingkat kepercayaannya akan kebenarannya masih tinggi. Haru serta Mandailing. lantas pola hubungan seperti apa yang diterapkan antara 2 kerajaan tersebut yaitu kerajaan Majapahit dan kerajaan Sunda. Rokan. dengan pihak yang dirugikan adalah bangsa Indonesia. Sawaku. yang kemudian dipelajari. atau sumber sejarah yang masih relevan. Pertanyaan selanjutnya adalah kalau memang tidak terjadi hal-hal seperti itu. Solot dan juga Pasir Barito. Sedu. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan. Penyidikan suatu perkara hukum. Batan. Berdasarkan barang bukti itulah penyidikan lebih lanjut dapat dilakukan. Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan. Setelah dipelajari seksama dari hasil terjemahan kitab Negara Kertagama. Landa. Perang Bubat dan Sumpah Palapa adalah dusta atau kebohongan sejarah. Malano . Sumber-sumber utama yaitu kitab Pararaton dan kitab Kidung Sunda yang mengarah kepada kisah Ken Arok. akhirnya didapat petikan sebagai berikut : “Negara-negara di nusantara dengan Daha bagai pemuka. Minangkabau. negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri. selalu dalam langkah awalnya adalah mencari barang bukti. Saludung. ikut juga Tanjung Kutei. Samadang dan Tirem tak terlupakan. Kahwas. Tabalung. dianalisa dan dikembangkan. Sampit. kebohongan itu memnag terjadi.

Petikan diatas juga. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Banggawi. Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di nusantara. Tersebut pula pulau-pulau Makasar. Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat. Seran.Berikut Langkasuka.tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura. pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api. Pulau Gurun.memberikan informasi yang harapakan penulis atas pernyataan yang mencurigakan. Konon kabarnya para pendeta penganut Sang Sugata dalam perjalanan mengemban perintah Sri Baginda. Semenjak nusantara menadah perintah Sri Paduka. Muar. yang juga biasa disebut Lombok Merah.” Petikan diatas memberkan informasi lengkap tentang negara-negara yang berada dibawah kekuasaan kerajaan Majapahit yang memang mewakili istilah nusantara yang didengung-dengukan itu. Seram. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Taliwang. Bima. Ambon atau pulau Maluku. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk. Solot. semua sudah lama terhimpun. Dilarang mengabaikan urusan negara dan mengejar untung. Paka. menolak ajaran sesat. Terdorong keinginan akan menambah kebahagiaan. Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain. Kelantan serta Trengganu Johor. Kunir. Sumba. tiap musim tertentu mempersembahkan pajak upeti. Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. diberikan pendaan cetakan tebal supaya lebih . Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. Buton. Rajapura begitu juga Singasagari Campa. tidak seperti Sumpah Palapa yang tidak mewakili aspek keseluruhan yang dikatakan nusantara. Tumasik. Pahang yang disebut paling dahulu. jika mengemban perintah ke mana juga. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura. Galian serta Salayar. dilarang menginjak tanah sebelah barat pulau Jawa. Seyogyanya. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Buda. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Dungun. harus menegakkan agama Siwa. Saimwang. yang akhirnya diharapkan terjadi keraguan terhadap kebesaran istilah nusantara tersebut. begitu pun Darmanagari Marutma. Kanjapiniran. Gurun serta Sukun. Bisa jadi Sumpah Palapa itu sendiri adalah bentuk pengkerdilan istilah nusantara itu sendiri. Di Hujung Medini. Kelang serta Kedah Jerai. Wanin. Hutan Kendali sekaligus. bisa jadi juga ini lemparan wacana ke publik dengan tujuan pro kontra mengenai istilah nusantara dengan hanya memakai simbolisasi Sumpah Palapa. Lagi pula anda (n). Muar.

raja pertama Majapahit menantu dari Sri Kertanegara. kemudian perang menumpas pemberontakan kerajaan Sadeng dan Keta. katakanlah dengan beberapa negara besar yang sudah bergabung. Mengapa pula dengan skala waktu yang tidak terlalu lama nusantara bisa terbentuk? Jawabanya adalah teori musuh bersama. dengan membentuk aliasi dengan negara-negra lainya. bisa secepat itu takluk. setidaknya ada alasan perang yang mendasar dan sah secara hukum kenegaraan. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. untuk kerajaan Majapahit.fokusyaitu: “Yawana ialah negara sahabat. hanya teridentifikasi melakukan beberapa kali peperangan. perang terbesar adalah dengan kerajaan di Pulau Bali. persatuan dan kesatuan serta nama baik kerajaan. tujuannya dalam rangka menjaga apabila suatu saat ada invasi dari kekaisaran Mongol untuk kedua kalinya. Umpan nilai psikologis inilah yang merupakan senjata ampuh dalam propaganda ide aliansi yang dimotori oleh kerajaan Majapahit.” Merujuk pada keterangan kitab Negara Kertagama itu bahwa banyak negaranegara atau kerajaan-kerajaan lain yang secara otomatis takluk dan berinduk ke kerajaan Majapahit. tidak harus melalui proses peperangan besar. Wajar dan memang seharusnya kalau peperangan itu dilakukan. ketika kerajaan Singhasari atau Tumapel dibawah kendali Jayakatwang yang merebut kekuasaan secara paksa dari penguasa sah Sri Kertanegara. Tetapi negara-negara lain. Ketika negara-negara dalam aliansi itu sudah terbentuk. Tentara Mongol sempat menguasai ibu kota kerajaan. Ide aliansi inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya nusantara. kemudian dilanjutkan pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit mulai dari Raden Wijaya sampai Sri Rajasanagara alias Hayam Wuruk (versi kitab Pararaton) adalah masih termasuk kerajaan-kerajaan bawahan. Dalam catatan sejarah resmi. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. untuk menjaga keutuhan. dan ini ide . menginduk dan mengakui kerajaan Majapahit yang memegang kontrol atas mereka. kewibawaan. Percobaan invasi pertama. untuk mengembangkannya lebih mudah ke arah pemekaran yang lebih luas. tapi tidak lama berselang bisa diusir kembali oleh pasukan tentara yang dipimpin Raden Wijaya. Tiga kerajaan ini nota bene adalah kerajaan-kerajaan yang secara historis atau sejarah pendiriannya mulai kerajaan Tumapel masa pemerintahan Sri Rajasa Sang Amurwabhumi alias Ken Arok (versi kitab Pararaton sampai ke Sri Kertanegara. jadi tidak lagi harus bersusah-susah melakukan perang. apa yang dilakukan oleh kerajaan Majapahit adalah sebagai pencetus atau pelopor ide penggabungan kekuatan. Hal ini dikarenakan. Pulau Madura tidak dipandang negara asing.

Sekarang pertanyaan yang timbul adalah Yawana itu kerajaan mana? Tidak dijelaskan identitasnya dalam kitab Negara Kertagama.sangatlah brilian. terlebih didukung oleh situasi yang ada. 26-03-12. bukan permusuhan atau yang satu menjadi bawahan atas yang lainnya. Hubungan yang terjalin pun atas dasar persahabatan. sebuah aliansi harus ada negara pengontrol. tetapi bukan negara bawahan karena tidak disebut demikian. 11:33 AM #2 ri4nx Senior Member Join Date Aug 2011 . Secara fakta pertahan. artinya nama itu sudah populer tidak perlu lagi penjelasan pada waktu itu. Karena kerajaan Sriwijaya tidak lagi termasuk negara adidaya dengan alasan keberadaannya sudah melemah. India. Penyidikan dilanjutkan lagi. Selengkapnya silakan pembaca budiman lihat di MENGUAK TABIR SEJARAH NUSANTARA Salam Damai Nusantara Penulis o Share      Reply With Quote 2. yang sebelumnya mengalami masa-masa penjajahan dari kerajaan Chola. Negara sahabat artinya kerajaan itu dianggap sejajar kedudukanya dengan kerajaan Majapahit. Majapahit adalah negara adidaya di nusantara selain kerajaan Sunda pada masa itu. Musuh bersama itu tiada lain adalah pasukan besar kekaisaran Mongol. yaitu ada musuh bersama yang nyata didepan mata. pemimpin bagi yang lainya dan kerajaan Majapahit-lah yang cocok dan memenuhi syarat. dan mempunyai kedudukan yang sangat dihormati karena statusnya adalah negara sahabat. yang ada adalah negara sahabat.

info bagus neh o Share      INI TANDA TANDA KAMU MAU MENINGAL .Posts 1...995 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda ternyata penyatuan kedua kerajan itu bohong belaka ya gan .atau hanya mitos dan hanya klaim org jawa (majapahit).soalnya saya belum pernah mendengar peningalan majapahit selama .GAMBAR2 DRAMATIS SEGITIGA BRMUDA palingseru Reply With Quote 3... apakah memang majapahit pernah menguasai sulawesi???. 26-03-12. 12:34 PM #3 Hjthegreat Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda yang menjadi pertanyaan saya dari dulu..

01:53 PM #4 Alphe Senior Member Join Date Nov 2011 Location Banggai Posts 1. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. Saran saya. . tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN.. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas.267 Rep Power 5 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. kalau punya reference tentang itu tolong dishare.. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri".. Lagi pula.berkuasa di sulawesi.. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah.soalnya saya lama penasaran tentang hal itu. o Share      Reply With Quote 4. 26-03-12.

LAgi pula. 03:31 PM #5 keizer Senior Member Join Date Feb 2012 Location Bandung Posts 1. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat . tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN.NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" Last edited by Alphe. 26-03-12.849 Rep Power 2 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta batu dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit Reply With Quote 5. 26-03-12 at 04:25 PM. o Share      oomaldi likes this.

06:51 PM #6 oomaldi Moderator Join Date Feb 2012 Location Jakarta Posts 609 Rep Power 3 . atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Saran saya. 26-03-12. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" yup saya setuju pendapat anda. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. ini khan baru dari satu sisi o Share      Temukan Cerita2 Kocak Disini Kelakuan Konyol Anggota DPR Berwisata Gokil Reply With Quote 6.diterima.

NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" setuju.. Lagi pula. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN.. Saran saya. 06:59 PM #7 GEO Advisor . o Share      Jualan? Langsung kesini >> Lapak Jual Beli Kompas Forum Jangan lupa baca aturannya disini >> Aturan Lapak Jual Beli KompasForum Reply With Quote 7. ane suka banget nih sama komennya bro alphe. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. 26-03-12. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah.

.Join Date Oct 2008 Location indonesia Posts 16. o Share      Silent Readers lebih berbahaya daripada Junkers Reply With Quote 8. 26-03-12... 09:13 PM #8 oka milano Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 ..436 Rep Power 29 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda jadi mana yang bener nih ?................

.. 26-03-12.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. 09:38 PM #9 andewan Senior Member Join Date Jan 2012 Location Bnjarnegara Posts 1. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. terbitkan jurnal.288 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by oka milano . sekali lagi jangan penelitian yang dangkal. mari dibahas diforum ilmiah. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan o Share      Reply With Quote 9.. disana pusat penelitian majapahit. eh udah berani mengatakan pembelokan. disana ada pakar2 yang siap mendebat.

sekali lagi jangan penelitian yang dangkal. ane dapet data juga dari buku Atlantis karya Prof.. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. disana pusat penelitian majapahit.udh di update kok artikel ane.anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah.. mari dibahas diforum ilmiah.judulnya jadi POLA HUBUNGAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA silakan baca dilink tersebut. eh udah berani mengatakan pembelokan. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan Yups saya setuju dengan panjengane gan.. disana ada pakar2 yang siap mendebat.. terbitkan jurnal... 10:28 PM #10 ezank Newbie Join Date Mar 2012 Posts 23 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda terima kasih agan2 atas saran dan keritiknya.kl sdh menyangkut sejarah baiknya agak hati hati. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. Arsyo tentang istilah negeri Yawana yang disebut negara sahabat dalam kitab . o Share      Outdoor Furniture Reply With Quote 10.. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. 05-04-12.

Buddha. dan Brahmaputra yang memiliki lembah-lembah subur. All rights reserved Content Relevant URLs by vBSEO 3. Pada masa akhir ini itu bangsa Arya mulai membangun system agama Weda (Hindu) dan pemerintahan (politik). Yamna. Gangga. judul sebelumnya "Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda" artinya gak ada persetruan. Copyright © 2012 KOMPAS. Persebaran bangsa Arya dibedakan atas dua periode: masa Weda Awal dan masa Weda Akhir. Penduduk Lembah Indus adalah bangsa Dravida yang berkulit hitam.0 RANGKUMAN PERKEMBANGAN HINDU BUDHA DI INDONESIA under RANGKUMAN MATERI Anak benua India merupakan tanah tempat kebudayaan Weda.. Di sebelah utara terdapat sungai–sungai besar seperti Indus. The time now is 06:07 PM. thanks o Share      Reply With Quote Page 1 of 2 12 Last « Previous Thread | Next Thread »    KompasForum Home Archive Top All times are GMT +7.Kertagama. Di lembah-lembah subur inilah lahir peradaban Hindu muncul. Sidharta pergi dari istana dan meninggalkan segala Bentuk . Peradaban Lembah Indus mengalami kemunduran ketika bangsa Arya dari Asia Tengah melakukan invasi.silakan mampir.com. putra Raja Suddodhana dari Kapilawastu. agama Buddha lahir dari Sidharta Gautama.. itu yang ingin ane buktikan. Setelah dewasa.6. Jaina lahir. Sementara itu.

dan Indonesia.kesenangan duniawi. Pihak kedua adalah para pedagang India (waisya). agama. Ketika tiba di Desa Gaya. Indocina. makara. Dan pihak kelima dalah orangorang Indonesia sendiri. di Lembah Sungai Gangga. dan budaya. candi. Pengaruh Buddha pun meluas hingga Cina. prasasti. Keterkaitan antara perdagangan dan persebaran Hindu Buddha mengakibatkan pusat pusat perdagangan di Indonesia menjadi pusat Hindu-Buddha. Arab. karya sastra (kitab. serta seni tari dan musik. seni rupa (relief. Bali. Hubungan itu didukung oleh kronik-kronik dari Cina. dan kitab serta prasasti dalam negeri. Sedangkan pengaruh dalam bidang kebudayaan terlihat dari bangunan fisik (stupa. Ia berguru pada sejumlah rahib. arca). dan Kalimantan. Pengaruh Hindu-Buddha terhadap perkembangan agama di Indonesia terlihat dari praktik dan tempat peribadatan (candi). wayang). keratin). Jepang. telah terjadi hubungan dagang antara India. Yunani. Setelah itu ajaran Buddha mengalami perkembangan: Buddha Mahayana dan Hinayana. Hubungan dagang ini berkembang menjadi hubungan politik. Related Post: RANGKUMAN MATERI         RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN TAHAP PENUTUPAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENGIKTISARAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENCATATAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN KOPERASI DAN KEWIRAUSAHAAN RANGKUMAN BADAN USAHA RANGKUMAN MANAJEMEN . Dari sumber-sumber itu dapat disimpulkan: persebaran agama dan budaya Hindu-Buddha dari India ke Indonesia berawal dari perdagangan. Pihak ketiga adalah kaum sudra yang melarikan diri dari India ke Indonesia. Pihak pertama adalah kaum brahmana dan rahib dari India. Siddharta menjadi seorang Buddha. sementara Sumatera merupakan pusat Buddha. Pihak keempat adalah golongan ksatria India yang melarikan diri ke Indonesia karena takut dikejar-kejar oleh musuh. India. Kesemuanya itu mengalami proses akulturasi dan sinkretisasi sesuai zamannya. terutama di Jawa. yang sebelumnya pernah mengunjungi India. dan Cina. Indocina. Indonesia Indocina. Sekitar awal tarikh masehi. Ada lima teori tentang pihak-pihak yang berjasa menyebarkan Hindu dan Buddha di Indonesia.

                RANGKUMAN LEMBAGA SOSIAL RANGKUMAN MATERI DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI REVOLUSI INDUSTRI RANGKUMAN REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA RANGKUMAN DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA RANGKUMAN PERKEMBANGAN PAHAM BARU DAN PENGARUHNYA DI INDONESIA RANGKUMAN PENGARUH BARAT PADA MASA KOLONIAL RANGKUMAN AKULTURASI LOKAL HINDU BUDHA DAN ISLAM RANGKUMAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA KERAJAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA RANGKUMAN WILAYAH PELESTARIAN LINGKUNGAN RANGKUMAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN RANGKUMAN SUMBER DAYA ALAM RANGKUMAN ANTROPOSFER DAN KEPENDUDUKAN RANGKUMAN BIOSFER Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook 0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Perkembangan dan Pengaruh Hindu-Budha di Indonesia A. 2. Pengaruh Hindu dan budha di Indonesia Berdasarkan ditemukannya bukti tulisan yang berhuruf pallawa dan Bahasa Sanseketa di kerajaan Kuta dan Tarumanegara menujukkan pengaruh Hindu budha dan india yang sangat kuat dalam perkembangan sejarah inonesia. tulisan tulisan tersebut mengubah bangsa indonesia memasuki babakan baru jaman sejarah. Perkembangan Agama Hindu. Masuknya Budaya Hindu Budha Proses masuknya dan berkembangnya agama hindu dan budha ini melalui jalur perdagangan India. terutama dengan ditemukannya prasasti tujuh yupa di kalimatan timur. indonesia. pembawa agama agama Budha melalui misi penyiaran yang disebut . cina. Budah di Indonesia 1.

peninggalan bersejarah yang di temukan adalah tujuh Buah Prasati yang di pahatkan di atas tiang bantu disebut YUPA. dengan ditemukannya prasasti tersebut bangsa indonesia memasuki babkan baru zaman sejarah.Kehidupan Sosial Politik Ekonomi dan Kebudayaan di Indonesia pada Masa Kerajaan Hindu-Budah 1.prasasti lebak . 2. sumber bukti lainnya adalah kerajaan ini adalah berita dari seorang pendeta budha dan cina yang bernama fa hien. pendeta I-Tsing setelah belajar di Sriwijaya kemudian ia pergi ke Moloyu. Aswawarman. Kerjaan Sriwijaya (7 M) kerajaan sriwijaya ini terletak di palembang. Kerajaan Melayu Mengenai kerajaan ini diperkirakan sekitar daerah jambi seorang raja yang sering disebut adalah adityawarman.Dharma Dhuta.prasasti muara ciaruten – prasasti kebon kopi dari prasati di atas di katakan bhwa raja yang memerintah kerajaan Tarumanegara adalah Purnawarman. B.prasasti jambu . 3. bukti adanya kerajaan ini dengan ditemukannya prasasti-prasasti yang berhuruf pallawa.prasasti tugu . sumatra selatan. 4. prasasti yang ditemukan semua berhuruf pallawa dan berbahasa Sanseketa yaitu: . seorang raja yang bijaksana dan sangat memperhatikan kemakmuran rakyatnya. Brahmana. sudra dan waisya. Kerajaan Kutai Kerjaan ini terletak di kalimatan timur dan tertua di indonesia. sedangkan pembawa agama Hindu ke indonesia antara lain golongan ksatria. sementaramenurut berita cina. Prasasti ini berhuruf pallawa dan berangka tahun 400M. Jawa Barat. prasasti Kota . yaitu : prasasti Talang Tuo. Mulawarman.prasasti pasir awi . Kerajaan Taruma Negara ( abad 5 M) Kerajaan ini letaknya di sekitar Bogor. Raja yang pernah memerintah kerajaan kutai adalah kudungga.

Kerajaan Singosari (abad 13) Muncul setelah adanya perang ganter 1222 M. Kerajaan Medang (abad 10 M) terletak di sekitar sungai Brantas dekat kota jombang. jawa timur. penganti pemeritahani ini adalah raja hayam wuruk yang dibantu oleh patih gajah mada dengan sumpah palapa dan berhasil menyatukan nusantara di bawah kerajaan majapahit. 10. pada masa pemerintahan tri buwana tungga dewi diangkat seorang maha patih bernama Gajah Mada. Kerajaan Majapahit terletak di desa Tarik Mojokerto. diceritakan bahwa raja yang memerintah merupakan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang Bubat antara majapahit dengan pajajaran. Kerjaan Bali Dalam prasasti sanur yang berangka 914 M. prasasti Kedukan Bukti dan prasasti Telaga Batu.adanya perkembangkan islam dari kerajaan demak .lemahnya raja-raja pengganti hayam wuruk . dari prasasti proses tersebut diketahui bahwa kerajaan sriwijaya beragam budha dan merupakan kerajaan yang besar dan makmur dengan ouncak kejayaan pada masa raja balaputradewa. raja yang terkenal raja jayabaya. kerajaan kediri kalah dan berdirilah kerajaan singosari dengan raja ken arok adan bergelar kertarejasa. kerutuhan kerajaan majapahit anatara lain : . tentram dam makmur.Kapur. kerajaan Kediri (abad 12 M) Berdiri di daerah daha. 5.adanya perang paregreg / perang saudara 6. prasasti Karang berahi. kerajaan ini merupakan pindahan dari kerajaan matram kuno yang mengalami kehancuran. pendiri kerajaan ini adalah mpu sindok yang menamakan dirinya dinasti isyana.banyak daerah kekuasaannya melepaskan diri .mundurnya perekonmian akibat perang saudara . 7. kediri. dalam perang ini akhirnya raja kertajaya yang otoriter dari kerajaan kediri kalah melawan para brahmana yang dibantu oleh ken arok. Kerajaan Mataram Kuno/Hindu (abad 8 M) . sedangkan menurut sumber dari cina bahwa kerajaan kediri merupakan kerajaan yang aman. 9. jawa timur. Pendiri kerajaan ini yaitu raden wijaya. 8. Jawa Timur.

Kerajaan Sunda letak kerajaan di pakuan pajajaran kemudian pindah ke kawali. Yaitu Candi Hindu dan Budha b.Arah candi menghadap ke barat . Fungsi Candi. yaitu dalam agama Hindu berfungsi sebagai tempat pemakaman dan fungsi menurut agama Budha sebagai tempat upacara keagamaan c.Candi Jawa Tengah bagian selatan .Bangunan Candi terbuat dari batu bara .Relief candi simbolis . Peningkatan Kebudayaan Terpenting kebudayaan terpenting peninggalan Hindu-Budah meliputi : 1. C. Bangunan Candi a. pada masa pemerintahan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang bubaat antara majapahit dengan pajajaran.Candi Jawa Timur perbedaan bangunan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain : Candi jawa barat : .Atap candi seperti pohon cemara . Jenis Candi di Indonesia.letak kerajaan ini dekat magelang. jawa tengah. yang menceritakan bahwa kerajaan ini pernah di perintah oleh dinasti sanjaya dan dinasti syailendra. 11.Candi Jawa Tengah bagian utara . Kelompok candi berdasarkan langgamnya. yaitu : . hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti canggal.Bentuk candi ramping dan tinggi .Induk candi menjorok ke belakang candi Jiwa Tengah : .

. Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri kerajaan sriwijaya maupun Majapahit c.Bentuk candi tambun . 5. arca. mangkok. lampu gantung. genta. Runtuhnya Kebudayaan Hinduh-Budah di Inonesia Penyebab runtuhnya kerajaan yang bercorak Hindu-Budah antara lain : a. Sastra Hasil peninggalan bidang sastra antara lain Ramayana. Mahabarata.Atap candi berundak-undak . 4. Barang-barang logam Barang atau benda yang terbuat dari logam dan perunggu yang indah di antaranya. Barata Yuda dll. Adanya perang Paragrag di Majapahit b. Seni Ukir Hasil pahatan dan ukiran nampak indah dan mengangumkan pada relief-relief bangunan candi. dan masih banyak lagi peninggalan yang berupa seni lainya.Arah candi menghadap ke timur . Kerajaan Islam Demak berkembang pesat.Induk candi tepat di tengah 2. Berkembangnya syiar agama Islam yang berhasil menarik simpati masyarakat d. D.Relief candi realis . Patung Dewa Dalam kebudayaan Hindu-Budha biasanya dewa diwujudkan dalam bentuk patung 3. jambangan dan tempat dupa untuk upacara agama. sementara Sumatra juga berkembang pesat kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam. . Suka Be the first to like this.Bangunan candi terbuat dari batu andesit (batu kali) .

lebih tepatnya pada masa keruntuhan Majapahit. Sulawesi (Toraja dan Bugis – Sidrap). Agama ini pernah tersebar di Asia Tenggara sampai kira-kira abad ke-15. selain itu juga yang tersebar di pulau Jawa. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. B. Lombok. PEMBAHASAN Agama yang pertama kali masuk ke indonesia adalah agama hindu dan agama budha.  Agama Hindu di Indonesia Awal mula agama hindu diperkirakan muncul antara tahun 3102 sebelum masehi sampai 1300 sebelum masehi. Mulai saat itu agama ini digantikan oleh agama Islam dan juga Kristen. ini dapat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngan diketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. Penganut agama Hindu sebagian besar terdapat di anak benua India. mayoritas pemeluk agama Hindu di Indonesia adalah masyarakat Bali. Pada masa sekarang. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa IndoIran (Arya). Agama Hindu adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. Dan melalui laporan ini kami bertujuan untuk menambah wawasan bagi para pembaca tentang tahapan perkembangan agama hindu-budha di indonesia. Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yang menyatakan bahwa: “Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman”. Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi.Tinggalkan Balasan PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA A. Kalimantan (Suku Dayak Kaharingan). perkembangan agama hindu-budha di indonesia merupakan salah satu bentuk dari sejarah yang perlu untuk di ketahui. lalu bersamaan dengan kegiatan tersebut mereka juga melakukan semacam si’ar agama yang mereka anut kepada para masyarakat indonesia yang pada saat itu masih menganut paham animisme dan dinamisme. Begitupun dengan laporan yang kami buat ini. Keterangan yang . Masuknya agama ini di latarbelakangi oleh kegiatan dagang yang menjadikan indonesia sebagai tempat persinggahan sementara dan juga tempat berdagang yang strategis bagi para pedagang yang menganut agama tersebut.

sebagai pengemban agama Hindu. Prasasti ini yang menggunakan atribut Dewa Tri Murti. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa. agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah. sejak ekspedisi Gajahmada ke Bali (tahun 1343) sampai akhir abad ke-19 masih terjadi pembaharuan dalam teknis pengamalan ajaran agama. Kitab Lubdhaka. Prasasti ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa dan bertipe lebih muda dari prasasti Purnawarman.lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. Bukti lain yang ditemukan di Jawa Barat adalah adanya perunggu di Cebuya yang menggunakan atribut Dewa Siwa dan diperkirakan dibuat pada masa Raja Tarumanegara. Jambu. Kedatangan agama Hindu di Bali diperkirakan pada abad ke-8. agama Hindu berkembang juga di Jawa Timur. sebagai kerajaan besar meliputi seluruh Nusantara. Pada tahun 1042-1222 di Jawa Timur munculah pula kerajaan Kediri. Pada jaman kerajaan Singosari ini didirikanlah Candi Kidal. Hal ini disamping dapat dibuktikan dengan adanya prasasti-prasasti. Disamping itu. agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan ditemukannya tujuh buah prasasti. Tugu dan Lebak. Perkembangan agama Hindu selanjutnya. Pada akhir abad ke-13 berakhirlah masa Singosari dan muncul kerajaan Majapahit. yaitu bangunan Suci Hindu terbesar di Jawa Timur disamping juga munculnya buku Negarakertagama. yakni prasasti Ciaruteun. Selanjutnya. dan Candi Budut adalah bangunan suci yang terdapat di daerah Malang sebagai peninggalan tertua kerajaan Hindu di Jawa Timur. Pada masa kerajaan ini banyak muncul karya sastra Hindu. Arca ini bertipe sama dengan Arca Siwa di Dieng Jawa Timur. yang dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinaya (Dinoyo) dekat Kota Malang berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno. yaitu Trisula. misalnya Kitab Smaradahana. Disamping di Kutai (Kalimantan Timur). Gianyar. Tempat itu disebut dengan “Vaprakeswara”. candi Jago dan candi Singosari sebagai sebagai peninggalan kehinduan pada jaman kerajaan Singosari. Kapak dan Bunga Teratai Mekar. diperkirakan berasal dari tahun 650 Masehi. kehidupan agama Hindu mencapai jaman keemasan dengan datangnya . Cakra. yang dibuktikan adanya prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu. Keemasan masa Majapahit merupakan masa gemilang kehidupan dan perkembangan Agama Hindu. Muara Cianten. Masuknya agama Hindu ke Indonesia. menimbulkan pembaharuan yang besar. Hal ini dapat dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran. Kebonkopi. yg berasal dari abad ke-8. Dan pada masa Dalem Waturenggong. Kendi. juga adanya Arca Siwa dan Pura Putra Bhatara Desa Bedahulu. Kitab Bharatayudha. misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia. Pasir Awi. perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnya kerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. Wrtasancaya dan kitab Kresnayana. Selanjutnya agama Hindu berkembang pula di Bali. Kemudian muncul kerajaan Singosari (tahun 1222-1292).

Namun mulai tahun 1921 usaha pembinaan muncul dengan adanya Suita Gama Tirtha di Singaraja.  Agama Buddha di Indonesia Agama Buddha lahir pada abad ke-6 SM di India Utara. Perhimpunan Tjatur Wangsa Durga Gama Hindu Bali tahun 1926 di Klungkung. Dia mengantakan bahwa dunia yang kita lihat adalah maya dan manusia adalah tidak berpengetahuan. Dan pada tahun 1964 (7 s. Jasa beliau sangat besar dibidang sastra. arsitektur. Keberadaan Buddhisme di Nusantara (Indonesia) dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti dan bangunan-bangunan berupa candi serta literatur-literatur asing khususnya yang berasal dari China. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang memiliki nilah filsafat Mahayana dan Tantrayana. Buddhisme atau Agama Buddha merupakan salah satu agama yang sejak lama telah dianut oleh sebagian besar masyarakat Nusantara. Kehidupan manusia mengalami sansana atau hidup kembali sebagai manusia atau binatang (reinkarnasi). Sidharta Gautama yaitu seorang anak raja yang mendapat penerangan batin atau enliptenmen. yang selanjutnya menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia.d 10 Oktober 1964). diadakan Mahasabha Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali. Majelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung. Surya kanta tahun1925 di SIngaraja. Perjalanan kebangkitan kembali dan perkembangan Agama Buddha yang dimulai pada jaman penjajahan hingga sekarang melalui jalan yang berliku-liku. Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar. agama ini lahir setelah agama Hindu dan pendiri agama Budha adalah sang Buddha Siddharta Gautama. Perkembangan selanjutnya. Namun setelah melalui empat jaman. setelah 500 tahun kemudian semenjak runtuhnya Kerajaan Mahapahit pada tahun 1478. . Demikian pula dibidang bangunan tempat suci. Paruman Para Penandita tahun 1949 di Singaraja. Jaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan jaman keemasan bagi Buddhisme. Berbagai permasalahan muncul silih berganti. namun untuk perkembangan selanjutnya Mahayana dan Tantrayana menjadi lebih populer di masyarakat. Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar dan pada tanggal 23 Pebruari 1959 terbentuklah Majelis Agama Hindu. setelah runtuhnya kerajaan-kerajaan di Bali pembinaan kehidupan keagamaan sempat mengalami kemunduran.Danghyang Nirartha (Dwijendra) ke Bali pada abad ke-16. Agama Buddha mulai bangkit kembali dari tidurnya. Peti Tenget dan Dalem Gandamayu (Klungkung). Tradisi atau aliran Agama Buddha yang dianut oleh masyarakat Nusantara pada awalnya adalah non-Mahayana. agama. yaitu masa Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. akhirnya Buddhisme di Indonesia mengalami kemunduran setelah jatuhnya Kerajaan Majapahit. Setelah mengalami dua masa kejayaan. Dari peninggalan sejarah juga dapat dilihat bahwa telah terjadi sinkretisasi antara agama Hindu-Shiva dengan Buddhisme Mahayana di Indonesia. Kemudian pada tanggal 17-23 Nopember tahun 1961 umat Hindu berhasil menyelenggarakan Dharma Asrama para Sulinggih di Campuan Ubud yang menghasilkan piagam Campuan yang merupakan titik awal dan landasan pembinaan umat Hindu. seperti Pura Rambut Siwi.

2. dekat Bangkinang. Pada masa Kerajaan Kuno : Candi-candi Buddha : 1. didirikan tahun 809 M. Propinsi Riau. Pada Masa Kerajaan Singosari : Candi-candi : 1. Candi Singosari. Gugusan Candi Plaosan. bahkan dengan agama Hindu yang juga banyak dianutnya pada masa-masa tersebut. propinsi Sumatra Utara. dekat Padang sidempuan. Candi Kalasan. dekat Jogjakarta. 4. Beliau menyatakan bahwa sewaktu beliau datang di Jawa agama Buddha sudah ada bersama-sama agama Hindu. dekat Muntilan. Gugusan Candi Ngawen. disebelah Timur Candi Sewu. Candi Muara Takus. perpaduan Tantrayana dan Siwa. 8. didirikan tahun 826 M. didirikan tahun 778 M. Di pulau Sumatra terdapat juga peninggalan Candi. Candi Portibi-Gunung Tua. 3. dan IV di Indonesia (Jawa) agama Buddha sudah berkembang. dekat Prambanan. dekat Krasaan. . di sebelah Timur Candi Borobudur. dekat Prigen. dekat Malang. Secara singkat dapat disusun kurang lebih perkembangan agama Buddha di Indonesia sebagai berikut: o Abad I (14 Maret 78). merupakan gerbang Candi Borobudur. 3.Perkembangan Mazhab Tantrayana di Indonesia berkembang dengan pesatnya dibumi persada Indonesia. terutama pada masa-masa kerajaan Mataram kuno. Singasari dan Majapahit. Gugusan Candi Sewu. dekat Magelang. Candi Pawon. Candi Mendut. Candi Jawi. yakni : 1. Pada masa Kerajaan Majapahit : Literatur-literatur : Kitab Sutasoma dan Kitab Kunjarakarna 4. antara lain : 1. o Abad II. 2. III. 2. 6. 5. Literatur-literatur : Kitab Sanghyang Kamahayanikan. Candi Borobudur. didirikan tahun 826 M. 2. tempat pemujaan Raja Kertagama yang merupakan perpaduan antara Tantrayana dan Siwa. Perkembangan yang demikian pesatnya seiring dan sejalan dengan mazhab-mazhab lkainnya. kedatangan Aji Saka Tritustha menandai masuknya agama Buddha di Indonesia (Jawadwipa). Bukti-bukti pesatnya perkembangan mazhab Tantrayana pada masa-masa tersebut. dekat Candi Kalasan. Adanya gelar Dharmadhyaksa Ring Kasogatan (kepala agama Buddha). Candi Jabung. Candi Sari. 3. Ini terbukti dari catatan-catatan Bhiksu Fa-hien yang datang ke Jawa pada abad V. 7.

maka kami memohon maaf dan kami ucapkan banyak terimakasih. Berdasarkan pada peninggalan-peninggalan dari zaman keemasan agama Hindu dan agama Buddha pada masa kerajaan-kerajaan. berdiri Kerajaan Sriwijaya di Sumatera. Candi Borobudur dibangun. di mana Bhiksu I-tsing pernah datang belajar agama Buddha dan bahasa Sanskerta. walaupun memang pada dasarnya kedua agama ini sama-sama berasal dari India. Atisa Dipankara seorang bhiksu yang mengajarkan Vajrayana di Tibet. KESIMPULAN Agama Hindu dan agama budha merupakan agama yang memiliki ketentuan ajarannya masingmasing. Apalagi bila kita adakan penelitan terhadap candi Borobudur. namun persebarannya keseluruh penjuru dunia memiliki nilai yang kurang lebih sama. PENUTUP Demikian hasil dari laporan yang kami buat. dapat kita simpulkan bahwa pada masa-masa tersebut. bukti perkembangan agama Buddha dapat dilihat dari prasasti-prasasti kerajaan Purnawarman di Jawa Barat dan Mulawarman di Kalimantan.16 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: SEJARAH .o Abad IV dan V. yang kita akui sebagai salah satu keajaiban dunia yang masih dapat dinikmati di muka bumi ini. o Abad VIII dan IX. Berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia ini merupakan awal dari masa sejarah atau dengan kata lain akhir dari masa prasejarah di Indonesia. perkembangan agama Hindu terutama pada masa kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. hal ini dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran dan munculnya kitab Negarakertagama. Pada abad VII ini. pembangunannya dikatakan memakan waktu kira-kira delapan puluh tahun. D. baik di pulau Jawa maupun di pulau Sumatra. Tersebarnya agama Hindu-Budha ke Indonesia disebabkan oleh adanya jalur perdagangan internasional yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat strategis untuk berdagang dan juga mensiarkan agama yang mereka yakini dikarenakan pada saat tersebut masyarakat Indonesia masih meyakini paham animisme dan dinamisme. C. Agama Hindu lebih dulu lahir jika dibandingkan dengan agama Budha. Diposkan oleh Rendra di 06. o Abad XI. di bawah raja-raja Kerajaan Mataram Purba dan Sailendra. kami berharap semoga laporan kami tersebut dapat dipahami dan dapat menambah wawasan kita semua. sewaktu mudanya juga belajar pada Bhiksu Dharmakirti di Swarnadwipa (Sumatera). Walaupun memang dalam laporan tersebut sekiranya terdapat kesalahan-kesalahan dalam penulisan ataupun sumber-sumber data yang kurang lengkap. Begitupun juga dengan perkembangan agama Buddha terutama dari mazhab Tantrayana yang sangat pesat sekali. o Abad VII dan VIII adalah jaman keemasan perkembangan agama Buddha di Jawa.

Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Labels Foto slide .

.

.

com Sejauh ini.. Begini Jika Selebritis Difoto Tanpa Tata Rias Inilah. Rahasia Kulit Awet Muda Para Selebritis . selebritis yang sudah ada nama. Yg paling banyak tuh Slank. pemilik nama lengkap Giring Ganesha ini mengatakan sudah ada 80 selebritis yang bersedia bergabung dalam situsnya. Bintang Twilight Kristen tampak nyaman ketika mengenakan gaun model strapless putih bertabur manik-manik.Dengan rambut pirangnya yang . "Paling banyak.com Di bawah arahan fotografer Juergen Teller mereka berpose sebagai selebritis yang paling terang pada tahun ini.. Naif. Vitamin. dan ..Berita Terkini Selebritis Pendidikan Musik Anime Film Ilmu Pengetahuan Giring Nidji Buat Website Dekatkan Selebritis Dengan Fans KapanLagi. tetapi yang lain pun welcome..

. Tetapi bila . selalu tersenyum saat hati berkehendak.hihihi itulah me XD Lihat profil lengkapku Label   Lirik lagu (7) SEJARAH (1) Pengikut Berita Populer  PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA .. seng dan lycopone yang merupakan ekstrak tomat yang memiliki khasiat meremajakan kulit. .. Salah seorang MC bertanya.Inilah.com . Sejumlah selebritis papan atas juga sudah menerapkan ini. NTB. “Apakah kalian pernah diajak kencan oleh selebritis pria?” “Tentu saja pernah. Indonesia Selalu tertawa saat ada hal yang lucu. ini dikarenakan vitamin mengandung dosis tinggi antioksidan vitamin C.. SNSD: Kami Jarang Diajak Kencan oleh Selebritis Lain Sidomi News SNSD yang hadir dalam acara Happy Together baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka jarang diajak kencan oleh selebritis pria. dan sangat menyukai hal-hal yang menyenangkan^^. powered by About Me Rendra Mataram. Sebut saja Naomi Campbell....

 wind . Up above it all Heres a hand to hold on to .. what's my name Ooh na na. yaitu India dan Cina.  i won't say (i'm in love) . what's my name Ooh na na. di Benua Asia terdapat dua negeri besar yang tingkat peradabannya dianggap sudah tinggi. Gambar template oleh hdoddema....Ost..Ost. make them all realize Climbing the mountain..A. Arus lalu lintas perdagangan dan pelayaran berlangsung melalui jalan darat dan laut. Follow by Email Template Awesome Inc.  dont let me fall Underneath the moon. bee..Naruto Cultivate your hunger before you idealize Motivate your anger. Salah satu jalur lalu lintas laut yang dilewati India-Cina adalah Selat .. 2008   In: Ilmu Pengetahuan 140 Komentar Pada permulaan tarikh masehi.Hercules [Meg:] If there's a prize for rotten judgement I guess I've already won that No man is worth the aggravation That's ancient history. never coming down Break into . Kedua negeri ini menjalin hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik.. what's my name Ooh na na. what's my ..  what's my name [Rihanna] Ooh na na. what's my name Ooh na na. Proses Masuk dan Berkembangnya Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia Posted by: yufrizal on: Desember 17.. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat . Underneath the stars Heres a little heart for you Up above the world.

Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar. N. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang. Jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. serta berada di dekat Selat Malaka memiliki keuntungan. Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu.J. Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria. Menurut hipotesis ini. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur. yaitu dalam bentuk budaya Hindu. Arab. Hipotesis Waisya Menurut para pendukung hipotesis waisya. kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara. 4. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia. 3. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. F. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. seperti Hindu-Budha. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. 2. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia. Hipotesis Ksatria Pada hipotesis ksatria. dan Persia. diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai tempat tinggalnya.Malaka. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan. Dengan jumlah yang besar. dan Pengaruh asing masuk ke Indonesia. Hipotesis Brahmana Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya. Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas. Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. 1. 2. Indonesia yang terletak di jalur posisi silang dua benua dan dua samudera. seperti India.D. Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing. Cina. 3. Rupanya. lantas meninggalkan India. yaitu: 1. .K. 4.

Para ahli memperkirakan. dan bentuk tempat peribadatan. bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sanskerta itu. Tarumanegara. Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi. akan terlihat bahwa bangunannya berbentuk limas yang berundak-undak. Pemerintahan Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. dan Sriwijaya. Bahasa Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru. misalnya dalam hal tata krama. banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). 1. seperti Kutai. Arsitektur Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunan punden berundak-undak. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. Kalimat atau . para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India. arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. lahir kerajaankerajaan. Selain itu. 3. Jika kita memperhatikan Candi Borobudur.Selain pendapat di atas. Dilihat dari bentuknya. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). upacara-upacara pemujaan. mereka kembali untuk menyebarkannya. Setelah memperoleh ilmu yang banyak. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan. Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini. Agama Ketika memasuki zaman sejarah. 4. Oleh karena itu. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami pembuatan bangunan candi. Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia. yaitu agama HinduBuddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. 2. Dalam sistem ini kelompokkelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri.

karya Mpu Kanwa. dan bangsawan. berisi nyanyian-nyanyian suci. Kasta Brahmana. dan budak. berisi syair puji-pujian kepada para dewa. 2. Dewa Wisnu. keluarga raja. terdiri dari para pendeta. Yajur Weda. 2. Sama Weda. diantaranya Trimurti atau ―Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi‖ yaitu: 1. Kitab Brahmana. 2. . karya Mpu Prapanca. Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau ―himpunan‖ yaitu: 1. Di samping kitab Weda. terdiri dari para petani. Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa). sebagai dewa perusak. serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan. sebagai dewa pemelihara dan pelindung. berisi ajaran tentang hal-hal sesaji. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia adalah: 1. 5. Kasta Ksatria. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. Kasta Sudra. dan buruh menengah. 3. Sastra Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. Dasa Dharma. Selain Dewa Trimurti. berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit. Dewa Brahmana. 3. Sutasoma. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda. terdiri dari raja. 4. Parasamya Purnakarya Nugraha. Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. Agama Hindu Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu: 1. Kasta Waisya.kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa Sanskerta. Negarakertagama. yaitu Pancasila. Atharwa Weda. Reg Weda. terdiri dari para pedagang. sebagai dewa pencipta. berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup. 3. berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu: 1. 4. Kartika Eka Paksi. 2. buruh kecil. Kitab Upanishad. 2. Arjunawiwaha. Dewa Siwa. karya Mpu Tantular. dan 3. ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian. dan sebagainya.

3. Penghidupan yang benar. yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta. Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. Bersemedi yang benar. yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. 2. 7. yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha. 3. 5. 8. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. 2. 3. Agama Buddha Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. Buddha Hinayana. Perkataan yang benar. Pandangan yang benar. Perbuatan yang benar. Usaha yang benar. Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya ―Tiga Keranjang‖ yang ditulis dengan bahasa Poli.Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. 2. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha. 6. Perhatian yang benar. . 2. 4. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau ―Tiga Kebaktian‖ yaitu: 1. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha. Buddha Mahayana. Niat yang benar.

yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. Kapilawastu. Bodh Gaya. Kusinagara. . yaitu tempat lahirnya Sang Buddha. Sarnath/ Benares. 2. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. 3.Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful