Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Kerajaan Kutai
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari

Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Artikel ini bagian dari seri

Sejarah Indonesia

Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia

Sejarah Nusantara
Prasejarah

Kerajaan Hindu-Buddha
Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15)

Kerajaan Islam
Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 - 1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945)

Kerajaan Kristen

Kerajaan Larantuka (1600-1904)

Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942)

Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950)

Indonesia Merdeka
Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang)
l•b•s

Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam.[1][2] Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

Daftar isi

   

1 Sejarah o 1.1 Yupa o 1.2 Mulawarman o 1.3 Aswawarman o 1.4 Berakhir 2 Nama-Nama Raja Kutai 3 Lain-lain 4 Pranala luar 5 Catatan kaki

Sejarah
Yupa

Prasasti Kerajaan Kutai Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / prasasti dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para brahman atas kedermawanan raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Dapat diketahui bahwa menurut Buku Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto yang diterbitkan oleh Balai Pustaka halaman 36, transliterasi prasasti diatas adalah sebagai berikut:

śrīmatah śrī-narendrasya; kuṇḍuṅgasya mahātmanaḥ; putro śvavarmmo vikhyātah; vaṅśakarttā yathāṅśumān; tasya putrā mahātmānaḥ; trayas traya ivāgnayaḥ; teṣān trayāṇām pravaraḥ; tapo-bala-damānvitaḥ; śrī mūlavarmmā rājendro; yaṣṭvā bahusuvarṇnakam; tasya yajñasya yūpo ‗yam; dvijendrais samprakalpitaḥ.

Artinya:

Sang Mahārāja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aśwawarmman namanya, yang seperti Angśuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aśwawarmman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci). Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mūlawarmman, raja

yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mūlawarmman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas-amat-banyak. Untuk peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.

Mulawarman
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Aswawarman
Aswawarman adalah Anak Raja Kudungga.Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

Berakhir
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang saat itu ibukota di Kutai Lama (Tanjung Kute). Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam. Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan hingga sekarang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama-Nama Raja Kutai

Peta Kecamatan Muara Kaman 1. Maharaja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri) 2. Maharaja Aswawarman (anak Kundungga) 3. Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman) 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia

Lain-lain

Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu. Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.

Pranala luar
 

(Indonesia)SEJARAH PEMERINTAHAN DI KOTA BANGUN (Indonesia) Labok keturunan Kutai Martapura

Catatan kaki
1. ^ Hinduism and Buddhism in the archipelago, 4th-13th centuries 2. ^ States and courts in the archipelago, ca A.D. 450 [sembunyikan]
l•b•s

Kerajaan di Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Nanga Bunut · Tanjungpura · Pontianak · Kubu · Sintang · Mempawah · Meliau · Sambas kuna · Sambas · Sanggau · Selimbau · Sekadau · Landak · Tayan · Piasak · Jongkong Kotawaringin Negara Daha · Negara Dipa · Kuripan · Banjar · Pagatan · Pulau Laut · Kusan · Sabamban · Tjingal · Sampanahan Kutai Kartanegara · Kutai Martadipura · Pasir · Berau · Sambaliung · Gunung Tabur Bulungan · Tidung

Malaysia Timur Brunei · Sarawak · Sulu dan Brunei Kategori:
     

Kerajaan Kutai Kerajaan di Kalimantan Timur Kerajaan di Nusantara Kabupaten Kutai Kartanegara Sejarah Kerajaan Kutai Bekas negara di Borneo

Menu navigasi

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.22. ketentuan tambahan mungkin berlaku. .       Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain          Bahasa Banjar Català Deutsch English Français 日本語 Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 04. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. 5 November 2012.

Patung-patung Lembu Suana pun bertebaran di . Prasasti Yupa tersebut berasal dari abad ke-5 masehi yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Pallawa. kadang sepakbola 0inShare Untaian Sejarah Kutai di Tepian Mahakam HL | 17 November 2011 | 06:52 Dibaca: 1797 Komentar: 18 2 menarik Mengunjungi Kutai Kartanegara serasa menapaki masa lalu dengan catatan sejarahnya yang panjang. terbuat dari perunggu kepal. kini lorong waktu tersebut sudah berada di masa kini dengan segala modernisasinya. Patung Lembu Suana yang menjadi lambang kerajaan Kutai Kartanegara terpampang di ruang depan Museum Mulawarman.putra dari Raja Aswarman. Bangunannya terlihat jelas dari pinggir sungai Mahakam yang berair keruh dengan warna coklat muda.Keluarga/Kampus/Ekonomi . Melalui prasasti itulah generasi masa kini mengenal Mulawarman. Menurut teman di Samarinda.. Sejumlah bukti dan saksi bisu dari catatan sejarah Kerajaan Kutai pun tersimpan di Museum Mulawarman. Patung tersebut dibuat di Birma tahun 1855. Lokasi museum di Jalan Dipenogoro Nomor 26 Tenggarong. konon Sang Raja Mulawarman mempunyai kendaraan tunggang bernama Lembu Suana. Kejayaan dan kedigjayaan berpadu dengan perang dan perseturuan. Museum Mulawarman dilihat dari tepi sungai mahakam Kehadiran nama Mulawarman dalam buku sejarah kerajaan di Indonesia terpatri dalam 7 prasasti berupa tugu batu atau Yupa.. Berawal dari Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia. yang sedang direnovasi dan diperluas. atau cucu dari Maharaja Kudungga sebagai raja yang pernah memerintah di Kerajaan Kutai Martadinata yang berlokasi di Muara Kaman. mengisi lorong waktu berabad-abad.

sedang Kerajaan Kutai Kartanegara akhirnya menerima kehadiran Islam pada abad ke-17. pada masa itu kerajaan kutai yang lain muncul. Salah satu ruang museum pun menyajikan jejak-jejak periode kerajaan hindu kutai. Entah apa yang terjadi pada dalam kurun waktu antara abad ke-5 sampai abad ke-13 itu. salah satunya terpajang di halaman depan Museum Mulawarman. Patung Lembu Suana di halaman depan Museum Mulawarman Mencerna catatan sejarah Kutai dari narasumber dan berbagai sumber. Namanya Kutai Kartanegara yang berlokasi di Tepian Batu dengan Aji Batara Agung Dewa Sakti sebagai raja pertamanya. baik di Tenggarong maupun di Samarinda. Lorong waktu pun seperti melompat-lompat semakin mendekat ke masa kini.beberapa sudut kota. Konon. Yang jelas. tiba-tiba lorong waktu langsung melompat ke abad ke-13. . Prasasti dan nama dewa-dewi pun terpatri pada satu ruangan khusus. Kutai Martadipura masuk dalam periode kerajaan Hindu.

foto jarak jauh dari depan Kantor Gubernur di tepi mahakam . Mesjid di tepian Mahakam terlihat terlihat indah dilihat dari depan kantor gubernur yang juga berada di tepi mahakam.Ruang prasasti dan arca dewa-dewi hindu di Museum Mulawarman Hidup bertetangga tidak selalu akur. Nama kerajaannya pun berganti menjadi Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Perselisihan antara keduanya dimenangkan oleh Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin oleh Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa. Mungkin. Masjid Islamic Center. kehadiran Islam di Kesultanan Kutai melatarbelakangi pembangunan Masjid Islamic Center yang megah di Samarinda. Demikian juga dengan Kutai Martadinata dan Kutai Kertanagara. Konon masjid tersebut menjadi yang terbesar kedua di ASEAN setelah Mesjid Istiqlal. Nama-nama rajanya berganti dengan nama islam yang masuk pada abad ke-17.

yang kini menjadi ibukota kabupaten Kutai Kartanegara.pun diungsikan ke Tanah Wajo dengan perlindungan dari masyarakat Bugis. Kini kantor bupati Kukar berdiri megah di tepian sungai Mahakam. atau dikenal sebagai Samarinda Seberang. Lembu Suana di pulau Kumala dan Stadion Aji Imbut dilihat dari depan kantor Bupati Kukar Setelah menginjak dewasa. Sang putera mahkota yang masih belia. Penobatannya di Mangkujenang. putera mahkota pulang ke kampung halaman dan dinobatkan sebagai Sultan Kutai dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin. yaitu dengan kedatangan sebagaian pasukan Bugis yang tidak setuju dengan perdamaian Bongaya antara Kerajan Gowa dengan Hindia Belanda. Setelah meninggalnya Suktan Aji Muhammad Idris. Kota Samarinda memang berseberangan dengan Tenggarong. . terpisah dengan Sungai Mahakam yang sesekali memperlihatkan kapal tronton yang membawa pasir batubara. Masyarakat Bugis terkait erat dengan sejarah terbentuknya nama Samarinda pada abad ke 16. Nama Aji Imbut ini diabadikan sebagai nama stadion megah yang dapat terlihat dari depan kantor bupati Kutai Kartanegara.Solidaritas atau persekutuan dalam sejarah kerajaan sudah sejak dulu.yakni Aji Imbut. Aji Imbut ini nantinya dikenal sebagai pendiri kota Tenggarong. Sultan Aji Muhammad Idris pergi ke Wajo untuk membantu peperangan antara Bugis dengan Belanda sampai dikabarkan gugur di medan laga pada tahun 1739. tahta Sultan diambil alih tanpa hak oleh Aji Kado. yang menasbihkan dirinya sebagai Sultan Aji Muhammad Aliyeddin.

kini nama Tangga Arung berubah menjadi Tenggarong. Pada tahun 1780. Aji Imbut berhasil merebut kembali ibukota Pemarangan dan secara resmi dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara. Nama ibukota tersebut berubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja. yang kini menjadi ibukota pemerintahan kabupaten Kutai Kartanegara. untuk menghilangkan trauma masa lalu perseteruan. Akhirnya putera mahkotalah yang memenanginya. Konon. Kantor Bupati Kutai Kartanegara di dilihat dari tepian mahakam .Tronton bermuatan batubara lalu lalang di sungai Mahakam Periode peperangan pun dimulai antara Aji Kado dan Aji Imbut. Seiring dengan waktu. pada tanggal 28 September 1782 Aji Imbut memindahkan ibukota kesultanan ke Tepian Pandan.

Berbagai display yang tersaji pun seperti deretan gambar bercerita tentang masa lalu Kutai Kertanagara. Pasukan kecil Inggris akhirnya bisa diusir. Sultan A. Ruang dan display seolah menjadi segmen-segmen waktu yang menceritakan babad kesultanan Kutai di masa lalu. Jejak kolonialisme pun terwakili dengan keberadaan dua meriam di sisi kiri halaman depan museum yang arsitekturnya bergaya Eropa. pasukan Inggris pun menyerang istana dengan meriam dari armada lautnya. kehadiran pasukan Inggris disambut terbuka karena berbiat dagang. namun tidak demikian dengan Belanda. Salehuddin harus menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan bahwa Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda yang diwakili oleh seorang Residen yang berkedudukan di Banjarmasin. khususnya Eropa. Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda dan Jepang. Sejarah panjang di masa lalu itu pun sebagian mengisi Museum Mulawarman yang tepat di pinggir Sungai Mahakam. Pada tanggal 11 Oktober 1844. Namun karena mendapat tanah sewaan yang kurang memadai. Kutai Kartanegara pun tetap menjadi bagian dari NKRI sampai kini. Awalnya.M.Kutai tidak luput dari penjajahan bangsa-bangsa Eropa. Kerajaan Kutai pun harus takluk dan mengakui Hindia Belanda. Sebagian besar Sultan beserta keluarga terdekatnya disemayamkan di kompleks pemakaman yang terletak di samping Bangunan Museum Mulawarman . Bagian depan Museum Mulawarman dengan gaya arsitektur eropa Singkat cerita.

Lintasan kereta gantung di atas melintasi pulau..diresmikan pada tahun 1971 oleh Pangdam IX Mulawarman. Pulau Kumala yang berada tepat berada di tengah sungai Mahakam telah direklamasi menjadi obyek wisata baru. Kompleks pemakaman Kesultanan Kutai Kartanegara di samping Museum Mulawarman Museum yang sedang direnovasi tersebut. Tepi mahakam pun tertata dengan baik. sejajar dengan Jembatan Mahakam yang berdiri kokoh di atas sungai terlebar di Indonesia. Museum pun berdekatan dengan obyek wisata yang berada di depannya.menjadi salah satu daya tarik saya berkunjung ke sana. Jembatan Sungai Mahakam di depan Kantor Bupati Kartanegara ***** .

yaitu Tarakan. Bulungan. Balikpapan dan Samarinda. Peran masyarakat Bugis dalam sejarah Kota Samarinda dapat diambil dari website Pemerintah Kota Samarinda di sini.550.serta 4 pemerintah kota. Bontang. Menurut Sensus 2010.. Kutai Kartanegara. Penajam Paser Utara.586 orang.. Malinau. gas alam.   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 3 Erna Sumin. Catatan sejarah Kutai dikutip dari sini dan sejarah pembentukan kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat dilihat di website pemkot Kukar di sini. Menarik . provinsi yang luasnya lebih dari 245 ribu km persegi tersebut berpenduduk 3. ibukota Provinsi Kalimantan Timur yang kaya dengan minyak.Itulah sekilas catatan penggalan sejarah dan jejak masa kini di tepi mahakam. Kutai Timur. Kutai Barat. dan batubara. Nunukan. Paser. Selama lima hari (13-17/11/2011)) saya dan teman-teman berada di Samarinda. dan Tana Tidung. Saat ini provinsi Kaltim terdiri dari 10 pemerintah kabupaten.yaitu Berau.

Green Fajr Bermanfaat Piko Menarik data:image/jpeg.base64./9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSEBUUExQWFRUUFBcUGBQ YFBcWFxQYFRkVGBYVFxYXHSYeFxkjHBUVHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwlHCUsL CwpLCwsLCwsKSopLCksKSkpKSwsLCwpLCwpLCksLCwsLCksKSwsKSwsLCwpLyksLP/AABEIALcBEwMBIgAC EQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAFAAIDBAYBBwj/xABHEAACAQIDBAYHBAgFBAEFAAABAh EAAwQSIQUxQVEGEyJhcYEHMpGhscHwQlKC0RQjQ1NikqLhFTNyssJj0uLxJBclNHN0/8QAGQEAAwEBAQA AAAAAAAAAAAAAAAECAwQF/8QAKxEAAgICAgEDAwMFAQAAAAAAAAECEQMSITFBBCJREzJhcYGxI0KRw eEU/9oADAMBAAIRAxEAPwD1JLlMxSBhUAuVIrV0JUZ3ZXfZ87oqlhmz54B7FxrR8UifLUUYU1kNq9KE2fiM QtxGYXjbvWlWNSV6u7JO7W2ppvI41fROiYR2hiOr6szAN+2jH+Fzk+LCr6is/jdp28bhXRIW41tmW3nBbNb7 Y00aezyo1szG9fZt3h+0QMRybcw8mDUQzRnOk/ASxuMbZaFPBpqim4rELbRnc5VUFiTwAroMidakBrO7N6 bYe6WjMqooYuywBO4c8x1Mcga0dRGcZdMpxa7JFNSrUKVIGptCJlp4FRLUgqGUh4FOApop6is2WjoWu04 GumpsdDK7SNICgBAV2KVImkA01wU6KVMkUV0CuCnCkNHRXaVKkM7SrlKkM6TTTSmms1NITYjUTtXGuV ExrRRM3I4WpU2lWlGVghVqVFpgp6LSNyZTXlm22GM2uVYwlo5J4BbYJb+rNXpuKxAt23c7kVnP4QT8q8y6 G4A3WLMJN5zJ/hXtXNe8so8zXH6qVRpG2JXIE9Jcc+HvWWtMUvKFv5xvTNPVprpATKSDp2q0vow6T52uW LhVTcZrtsDRQxPaRQdykQQJ+yedFemfo4F8G7YAF4DtITC3IHAn1W4cjHDfXk5vvh70ENauW23EZWUjurkcZ 46fk6E4y48HvG1sYuGttcuSFUToJnkBw1rG7T2jiMfb6vqXt2WIbMAXYhZOp3AeqSImAeVTbM6fWcThjbvkZ XTLdWJNppAFxI9a1mKmBqpOmlc2Ns+9hrqXkP6TbuXGTPbuZhetMrxbNo9nOpCtAggK3dWk/VzkqIjginYl6 IGxazp2urc3CGUspfQIGCa5VIO6ePOtX0b2s2JsC49trZLH1vtzrnB5Ek8NIjWKu4LEW7RGpFm6pzI4P6psubQ .

MJVCM4KnQQDpJqQG3aGWQgkkA6QCSYM8ddafpZJS2kwzJuNJE6rTwtNkAZpERMzpG+Z5d9Os3AygjUEA g9x3b69SzhoetPU1xRT1WpbGhwpwrkV0CoZY4U4Gm10CpGODU4UzdTZpUFk4pVEDSmpoew9iairtKqRL5 Oiu0hTqQHK6BXYrtIqjkUop1cJpDoaahc1I71XZq0ijOTGtTDT4rmStTIZSp+SlTsKAy1Koqls/F50Daa+Pz41aa4 AJOgGs8qRqZ70g7SyYXqV/zMQwtgccuhc/Afion0a6Pfo6IDvW2J3es+rfBf5RQHZtn9KxrYq4JS1CWUO7dOb w3knwHKtjaxAIkGe/n7K4tfq5b8L+Te9Ifl/wX1avJ+mWxLd3HYpMRIuXkFzDXJgAqkKjEyAhIy9xXhOvp63qyX Tnom2KuWrtn117NwBwhZBJGXMIzSTrI4eWmaEnH29k45K+TyPBdFsXadTkOQtBZWDb5BiDrvOorbdBdrN g7vV4i3+qdlzg/s3U9m4s8QZGnDwoNt/ZuLwC2ma86G4C09YWyAEg22iVLAFTIMamm7LwuIxjqxZrsaZiQN ByB0A8q83JsnyuTrjTXB6RtfaOR79xMxHUZ0IaRntyvq+sD20IIMHWaz2PxmLx7B1wrm3lItsJSOT5tJ3TG7U6 1PtvY+Ks2OxlNxmS0qoWZgVbTXLr6lydNO+tb0X2Q9myM7XNfsXMs24GqyNCJmCDERHOowqLdT6KnaVx A+z9hYy9lGLfq7FvKeqDglsnByoiNJkk/OtUu1LPV5xcTJMZswieU+FYLph0w65Ws2CTb1DOv7WPsryTmePhv xowj5GIudlmBgmJK6fahdJI0M+E13S9RHG6hz+TlWJzVy4PVn9IOFF9bQaZbKX0yr3zO72UzbPpLwtjRSbrclIj zbX4V5U+EywwUJEw3WNLk/wAQJBA/hPHjVErJOqiDv7TT56njyqP/AEzZX0Yo9juelDBhFaWJKglVWcpIkqT zB0o30c6RJjLRuW1dVDZZZYkjfB4xXmXQHoKcS637uQ2FYgrrNwr9mIELJEz4RXsFmyqKFUBVUQFAAAHIAa CujE5y5kZzUVwh9OUVwU4VqZnGpRXJrmagQ6K7lpoNOmgDsVyKVICkM7FdFKlSAdSrkUqChTTHanVwimh Mrk10VL1dcNurszpnABXYFdCV3qqmyqYzLSqTq6VFhR53snpXh7qoLTaEHQ6ER3eRPlUfSfas4O8EkMAoPg SM3uny8a8S2XiMjllfKADwjTUgaa+Vem9DMEXDMTKvbyyZMgz2e1vEAe0xTjJzVIXXLDOyMAMTspbatlNxCj EGYZX7QPEAgLI5Gptg469YvW8FeyMvUs1tlmeyWMEkCdAw3fdoZs61f2ddYC22IwtwycmrodwOUayBodIIj dpGgwHV3bxxAW6W6vq16y11QtqSS0BiS7GYkaVyqD4VPZP9uzpcly7WrDYM1X2li+psvc0ORS0E5ZIGgnhJ gedSKaxfpF252BhxxhmPwXSvQyS0jZyRWzoxmL2i2LxGZlHbdnhyctotpoTvAAGm6QNK9E6LbNGRcinq4a2 ADlBFgs/WEsJTrLihdd67xXl+BtnOIk6gSBMTJ09h4V6r0SxqrZXrC2/cNQc0FVQbizaAb413cPCyPm2elDqjV4X ADr1uAaBHDZpzy7Zl4a+vcHdJ50B6a7ZZw2EsHtERecfZU/s15kjeeAMbzpo8dsp7ttYuPauK4udhoEiTkbg6w YIPIVUsbFS2hgetLF2IzMWmWLD7UnfuE1UlLpISryzFYLoyAmUjPkMwrZbhIzK2UN2WAJWRPdEgBpcbgQ6n rDbZTA67q2D22VvUuliu+IhnB3wARlrVPhMoGUnXUocx3GHuKV7Vu4M0kahp01Ykty5AHZwARpdgtauafa g9gmNdQpje8QBY6K2MBtro+zEZVR1jtNb1dY5r1YuDxYEcC1N6LdF/0m6ALltraEM6suY5ZjKB2lBMbww8K 1l/ZNtGJJ/RmZpDZS+GZzugfsm3QOwddM4rS7MwptoAxDOdXcLlzndmPEmOJ1rbDi2lz0ZZJqK/JbwthbahE UKqiAqgAAcgBuqcVWt3SFlvE93/AKqWxfDrKnQ9xHuOtegzkRMKcRVO9tW0hIa4oI3idR5Cql7pZhl+3Pgp+c VNFBXLXCKzl7p/h15nzUfOqV30lWvsrP4p+C0CNgBSmsHd9JLH1bY/lY/Eiql3p9iDuWPwqPjNFoVM9JDCnZq 8qu9LsW3Fh+KP9oqrd2vim3t7WY/OlaHTPXGugbyB4mKgfatpd922Pxr+deQMb53sP5fzppwt077jeUCjgD1 m50nwy/tV8gx+Aqrd6b4ZftMfBY+MV5admMd7sfxGq17B21OuvtMcZNL9hnpl/wBI+HG5WPiyD5mqF70p Wx6qDzuT8FrEWdnoRIg8fbU4wC8qfPwI0V70qt9lE/lc/MVSvekzEHdp4W1/5TQv9EHKl+jjlTphaJ73TzFt9px 4EL/tFUL/AEjxT73c+Nxj86nNkU026dMLQP8A06/z+P50qvZK5RT+RWjFbOwNhiA0qSYYGSCIECY01nWvX9i 7Pt2bSi36uUa8xvnTxPtrKbc6AATcsEhswMcgScwB8wNx0FGui+LYWitzNKg6RMZTlIUQDrE+dXii4OmZyey4 Ld7pfh0cKX4wTlMLykx3UVwO07d4TbdW8Dr7KxuMxGAuXeqYNnMAjKpywIEmY5bp3Vm9ogYa/wBbg7tt kWFEXO1O9syGNJBE7oNU8lflCUbPYGvgKTIgAnfyrxzFXDccsTJJnXj76W3em5vrZUCIEugBAzEnUHlrMDuml hYymdOG+uD1uW0qOr00OXZGjQZ5VrOie0Aby8MinIvedC4H3tR5Csr1QJ09tTbPx/VsG4h5BjUgiCN3hXm Odo7VGme3YHpDnVxubsssiQZGUEbpUsj68u+qW08VesM920ov2GBuMmaHst9t0n1kIklOc86yB2v1SLeQ qjNINsAZCGM7vstmltDGpEVodndI1ZFAYHQjxI014fnpSXqJWN4kG7NxXtq6sGV9UcMFzclUt/luskBGMEac4 jwghg+YL1hIVoK27rbiLyTCXZkSImOPqVidoW/0YPcwznLmzPYYB7ZAMzlOhAme6NO4tgOlwxVssECuezdVl Y4a8NBJbelwDdx0AM6R0xzxatkPG0aHZqqt/KrXLOWc2GK/qyd4NpvubzC6dymRRHre2wjQQQeDAj4yD7q wNvbIXa1lQxZbdkrJdnMstxtWYkncONanYeIdusFwyUfKD95N6E98GCeYNa+my7ZEkZZoVBsK3vVPfp7dPn VhKp3Dqo5sPcC3xAq1bNenJHFFgbpL0Vs4hWc5kdVLZ1JE5RMMu5t0c++vPP8ABk5V6ttK8BZuaierfSdfVPC vN89Qo2W3RWXZaD7I+p/OplwSjhT2uQOA8d1RjFGD2l8QN3jqaNUhWyUYccqcLI5UC/xe4RrdQeAny0Bpj .

bRc/tj5K3/aNKVodM0PV0slC9m3yyNLO+o36eQ1oQLoI33G9gn+r60p2FGoaBxFMF1ZgMJ5SKzItg/YuHz39 /q6e6rey7cXJ6tl0Paae7uH0KLFQUuY22NCwnlNBcS6Ez1iiTyMeG7dupbQQm436tDouuYidN3rACPKq5za9 m0NCJLAz3asfqKTY0EMPtO2gyyTG4ASR3cJq0cevV9YAcsTw3ATO+gZc/etCO5Dl7tx+W6iFt/1Hra5T2gDG4 xAA3eXCmmKjh6QLwQ+EgUw7aY7rZPLj8tPOhwvn98x8A0nw0GlRtdB33HPfl0O/QS2/wDKlsx0En2pd4W/ c3u51Pir7BJBGaJ4Rw018/ZQFjb11c6cgI036nz1ordINjdoU3TrGXfMb/KmmJoptj786FP5kHzpVWW2CP8AK /qX/tpUrHQb256R9EGHKiZzsRmjgo7tY1rL3OnOKNzMr5WAgwBBG8aHwqO50dDYe9dDLmtAsyKSwgRpM aHdxPhWeuWWILBSFGhbhPKd01M5SshRQQxHSN2cOQM4PrAZTx5cdd9cs41iSbkOzn7TGdeUHjJqjawZC9 Yw7IYDjyJ4dwrlywZzEQrEx3RrHvHtrLyVQUwOGdbjZf1cEzmiRkgwG5k8uVFreKi3OcmJlssHNqJ46cJFCLGJd cOVEZXIAJXtRxKkjQaEGN+lWcNHUd06Vz52nE6MP3FnD7SkwNZB+FE9k2Q123M6sPKDWXFuAWBC66fXk a13R8y9o8crHzyn865MkNVZ0xns6CXSVYW0i74znlqNPnVXC7TZVgzO8d+p1PfJPv51Wx20C+IcAE5Dk0BM ZdPzqS3hnb7B8W7I99ZxxSaVI0c0n2EP8XkEEyCIIMagREzpwqDE9I+rt5VOUDgD7d31rVN9n3CSCQsaDtLD d8k6D391BcTs8kkM25ogGRv3zx8qp4dfuBZE/tL/AEe2i7Yk3JgyDMAxPZEA6GAeNaPpH0sxNtkCXmQsgZyk LnaW7cRpIjSsxbQWLptacCImCIGsnxFaHGKG6ho3vbHf2CxPxro9OqzL9DHNzjf6gh+k+KbVsReOn719PfVO7 jbretcc+Lsfiau3D2F/0Yk+0uPyocyFW7j7jy+denKVNI4FHyNwV4ljzWdRvovhukVxNG7YHPf5N+dBLBhm+uV T9Q7zkUt7PnWiZJrsFttLqkg5SN+YaCfPWpv0sEHtqfAaDQ799Z7Yuz7q5syxJHFfzoymFPED2inVgUktNH7Ma fcJ8vVOlSCw/wB5fK3Hl6m786Iqnh7RTswG9lH4qnX8j2IMI+RSHYkkzwEeG6qq4R41uXD7v+dXziE/eJ/MKjb G2h+1t/zCjVfIWykdnE7y58TE+8x5VJhMKLbZoJO7Uzy4Be6pTtKz++T2j86YdqWf3o9lGq+R2yK9gQ7FisEgD 1o3Dh2ZFMOzF+6u4jWdx36aVI22LH7z+k/lUD9IMODHWGeWVp+FFR+RcjzgByXT/X/3d1PEhcoAjUbtNZne TzqA7cs/eb+U/lTDtuz/AB+yj2/Ickowg7v5E/KuHDgcv5UHwFV227a+7cPl/eo229b/AHdz2D86Lj8jplvq+8+2 PhTWB+97zPtmqZ24v7p/d+dMfbY/dH20XEKZcyDmf5j+dKh523/0T7aVLaAUwda29cs4S5ZKqUvWmQGIYE kSSePHfUe1LqOllbZ/V21TMs69Yx1lZ1GsT3mqd1CykZlOogZk05wJmnnDQhmAcynv0zT9eFcqnJL3F6l/bOz BbVspkFZk6SQyDd+J9e+qWCuv+j3LYUnMimOqLag7wZGUxxg0SF7OhNw7hv0MDK85pG+Sp8xUtrbRCZVK yPtQCTHDfHAcOFPax68AfEucltSpgAEmNNSTB8CfeatYKweryDWW0gzTcTszFsoCrcZYXsorlZCASQBExx8aP dHOhuIcdu06qsszFSqiBMEtx3ad9c+drU1xJ7gvC7IAJ68XUCzJyDIqncwJI18zv3HdRvoxYlhlJIRHMxJKjd2RM mOFS4a/dYGMNfJUHIepa6imJIZX1Xs8jpviiHR3Zt+3bxGJuIyiyhLEqUMyWMLGsAajvrnySc4dG0IqMuwViuj 4wrXDdd9GQXJtiA95TcVDJ9aJkcKhc4ZAM2fxKqJ9pp3TbpccTlCvFsLnkAS9w9liwO8j1fAGq217jWmQoASG fQgHQBV0nQHT313YpNxtqjmnSdJkiY7CkwMxJ3AdXr76ZjjbMBA6trE5dR3AHfuofhbn6QgZlAYXra6KFOrLO 4fU0Zs4PPeQ8AHY+Adj8Qg86Mr/AKbbHj+5UD+kS5sZbI0y2UU/6jw8hFHhaIs4ZiRrduRB+6jzPL1azT3y98s Qc2eSOIg8fD5VsNr4drdjArBgYd3JjTNcRmieetZxx6Sxrz/wuU9ozfgARKqP+hcP813/AMqG4kwQebafP41cut os7hYX2khvlQy8xCqOGZPbAJrXLL3pGcF7WOt72qnjbrA9liPAkVYRtGqjir2/dpXS+jBBmwk6ZjP+o1cGDEan2 n8zVLYZ6wZiANwjvEme7fuoptAEWmgxuG7nE1GpdgXaGJtodADGkmY8iDrUuzMZZuaGFaNZgDfuBJ1NZrE vLnxj2U202vvqSjfDZyzuG6hW0sfbt6JlY6a6FfDQzNG7V9mwouzDNbn215/fuE3SOA09nGm1Qk7DWC24sx cURoAQBpzJnhR5LSOpZCGGuo3aeVYW63ZJH1rWl6C32dbiEyq5WH4pB8uyKSVsbYQx123aHaiYkLuLeBis5i dsMWlYA4AgEjumNat9LHPXQToo07qz2JPZ05/KhqgNLgNtIdH7MD1tTJ8ANKL3MPu8fzrzxQxO8+2vQ9iMX w9tmMsRv8CR8qaViboG7S2mlslRq4IlTI3iZn2UBubSuEzmI36SdO6odquS7knXPv8AOKoshHOkM0mE20N1 wQAN4kknv1otdtaAxvj5d9YnD7z4Vs9jmbCknmPYTTSsTHdR3fClWd2vfui+4UiJ00XdA50qPaM3PSe4zvcD WkW2GAzCzbEFYBi8qAkZgePGs6+Ftt9qdZ9biKJbZ6am/hWwyqES6LcySCptnMCYABLHfoOHKsrhdg53RQ0 ZzlnJpOvGddxrHaPTA0BQZcs6eQ04D3Cof8NTv9tMPo+ucLiH8LD4VGegV8bmtn8TD/jWi4AJ27bD1bt0Ruh 2EaR8NKlfrHXK166y78puMw9hMUBbobihuQHwuD5mpLfRPGjcjDwur/3Uh2b7objLq3urDkhyWlixZcqnVT OhOg8K3OKa4VKlsyOMrKeIYEEfXOvnr/FcVh72VbrpdRssZgSCdI4g760trpJtofvGjnatn5VLhbKUjev6PMIYIts uXcFuPEAk6hiZ1J9tc2j6Prd7XPcTfEZT6xk7xzrD3PSJtWzHW21E6DPZImO8EVNY9MONjXD2m7wt0fBjSdoK T8GjsejTqlAS/oHD9q1JlYjUOOVFsD0QNm27W7qtfYIqZgVRApltQS0mSfEDWsX/APWq8NGwieTuPipqzb9N .

Y+1hG8rv5pUzjKUdWuCotRdoKWfRaZzPiRJmctud86zm+VE+l+BxDlbVhGewlkARALMqZBIJmfW7taBWvTZ YjtYa6PBkPxirdr004MnW1fH4bZ/51VO1JroVqqRk8fg7tlc1/D3EAGQZwQDAhVBGhJ3+RNBb16SB/FNel3vS zsu6At1bjCZyvYVgDziTrqajs9KthXSB1ST/APysPeq0tHdhaqjzZX0PjVK5E+J19oov0txlj9KufoqgWTlygBlE5Fza Nr62as5ibkiupswoObC2ilpIcwWJPHhHKtBj3mySNxI4zO6vPUrT2NtobAViqsIEAHhGpMRwq1VCd2Za/fOdv 9R+JqbDtMGor1vtHcdSfbXcNIOu6sDQ9Fwp/wDgr/8AqHwrCP8A5reJ+IrY29qWRhQnW28wthYzjeBrWNLf rW5SdeBk1rNdERO4gdk+A+NH/R+3aveCfF6z2JbQxyHxo50EuhDdLlVBygZmCyRmJiT3ipgvcN9D+lP+efAVn 8Xu8x8KPdJbga9IIII3gg/CgOL9XzHwomuQTI0fUdwit70eP/xk/F/uNefhhNbzo/cjDJOm88t7GN9GJchLox+0v Xf/AF/Oq195yxx91WdsiLlz/VPvoYl7d3GfbUyXJSLSaP5VrdgN+oHifjWQS7L+RrWdHv8AJ/EflVY1yTIE7Vulbz gBYkHUTvAPzpVb2nh5usY5fAUqr6EfgNgZcuKzHICd5MwBE8t2o76KdE72bFIpDCNYgASitv5esfM0EiJJ9Zp0 ErE8IjdWi6CXScQV4BC3nIE++uOK5GnRt8YSLZgwdBPiRQ98WytBNzxiR47u+ru1Z6sZd5Ye4En4UGRhwy5h qYZhB1J36cK1l2WgpYxLnUMTrEEDu7u+jy29azWzWbrFEGC665gQIIrVW11oiDPGcWM+1jxnGAeP60Cvff8 ACeOQ9/ZNeH9CrfW7bw88cXnP4WZ/lXvD7Sv3bhNrNlG4AaAcJ4EnfEUpTUAjG0U8V0fV9HQxuiCAdQdRz 7Px51hukPRJ8JcZktk2bhECNUbisb4+VbzH4i841XtyABkkkCN6nfx9u6tMlg3rAF5crEAsARoVIIPEDcNNYmKl 6zXKLja8nzrtPYDPckAgQPsMeVaDY/RG4LSdkdoZtc4392QgbufKthtPLce6cqqCx6uIE5d8c9cw8FnxK4HDtlt CD6lvgTvCn503hUoqE1xVr/RjPPovqQ7ujyEdHrgbIbZ7LQTrHZbXh3GtTsPoCcSxuXUKWUkAkgF3MAb9wE+ 0ij+GhXL6ZuszkEA9jOZ0PCMx8hW32ns5jaRbRhQ0sok5gTMTI0kk9/lBc05tSkvHBrHWNxj88mXx3Q22ti4Ra QBbTMNE0yqT8q8PRRpoPZXvfSHCNYw91i5ZjhsRMzoBaeBM949leAHEDxirxu7symirjrutUSCfo1aNssZOnt /tTXtgDePj86bBIiW39RXcv1pXOsH0P7GnBxz+v5aBjY+pFcj61/KpRrx9/wDcVxl+vpqBEeX61pFafl+vqa7k7v d/40AQx9aUsv1pUpX6+hXCe/3/AN6AIwv1p+VKPr6FOzfU/wDlXDQA2PrX8q5l7vjTgvd7v7Usvd7v/GgBp+v qabH19GnEfX0KU+Ht/vSALbF2AbozkEpJEKyqxjfBIPwqTb+yGw2VkuObbkgS0MrCCVbKYO+QRv5DdXdhdJ v0cQyZ4OZe2BH3gQZzA6eHnVTa+2DfjTKo1iZ18R3VK2sriiW1tRIGYXJ7rhj30qEZaVL6f5f+RGy2nhizl1UZpIe T2uG4HRY38KudBznvXmmYRBMASSd5gb+zqeJE0GxgLXLzlSQWKyGj1VSR36zvHKtH0HwJtrdJntMsSIMKDv 8AbVwez6ISoO7TJhQBJ1MTG4f3oIzMWacy90q3lFF9pvBH+k+Uka+6geYZipgncCVK6zzG+aU+zSPQd2SQSs KQQwBkATAJnTwrQs0KTyBPsoHsgHOsiCASe8xGndrRfaTZbF1uVpz7FJpx6CR5h6J7PWbYw/jdb2Wrle7dG7 xV2tkatrrzWQ1eLehO3/8AdVY7ksXmJ5DLl/5V7NsW51uJNwDSWO7dPA+R+FY5PuiaQ+1miOCQtmKgnTW OIiD46VzH3ctp25Ix9xqfNXn/AE86RG5bW3ZYrGJNpvWV2KQCyxp1YJgs2kxppWj6JofsTBocI19izsiugGUTb0 gERuGsk+06RVmxdBtBtYyzBZjuHImruzMDrlUabjwEDg0akTUFrZjm/wDo59UHMX52yZEd/CvNk5eojGUeO VfPa8nZGCxNr9SntLDIMLaYqVuExoRItkyzMSNARIg9x4TW5w7hkUgyCoIPMEb9ay3SDZrC1cAgZkftyRMrqS BMRPDyqPof0jm3kYQVyr1ev6tVVRmBIkhjLQTParrx5HbUlVHPOMf7fIR6RQeuDgFThmUA6qZ9YEcZGleM+ kfAYdb6rYt4e2AGkW7vbJ7P+bbYEWzvIA3hpNer9NdpfqLjJ9hVExwe4infwhvfWB2vcXFZcyq2WR1kRAJloyx mO/UzFdGPm/1MZnl2JsZTu4cwfHcIqFV04a+2iu0raq1sKI/UoWO+WYST7IpmD2VduDNbtu8b8qMwHjlBiq YgeCNZFMSzJ01q3cwvaIIIMwQREHjpvHHSoCnKkBIlqNdCfhUT2iTE6AbqJYnAFIcHMraZt0Oo7aMOBB1HM EHnA+5YIM76QyIKf/cGnKRxAB8BHhuqzHAVVvJRYUO07vav5ijF3odixbNzqWKKpdsroxVVElmVbhYADiRUe zmkKCNVIUiNxHOvQsas4fEjK7TYfRGytAymZkdkRLDioI41olaJ8nk+Tx/q/vTSh+gfmtWmwq/duf0mmnDLzc eKfkKQFQjw93zFKfD+n86s9UP3ntBHzpfoxO51P4j/AHpAVpP1/ZqWvf8A1fnRro7gAcSnWKjrDSDBB7JjSAd/ fwov0w2fZ6lDbw9tGFwAsitqMraMC8bwNQOBp0FmNJP1P5VGG+tPmKnNk8j/ACt8jUYHf72HyikAyR3f0/l Sp894/m/tXKAPWMRsbCRFsXQMxeGZWGY+CzAPfwqfCdgRM9/Hz76CXNvcAMp4ZgR7qGnaeJBJDW3nhB Hs/wDdbVFdGds0O1buZogEFQCCSJ38qH2ECNJVwDybNG/T3e+qA2+37WwT3rDfXtqzZ29hzvYoeTAj8xWc o2WpGq2HclxqTlVtSIJ1WiPSNowWIP8A0Ln+w0G2Rj7eaVuK2kRmE89wq70rxg/w/Ed9sj+YgfOiqQ27Mh6I NMRiG5YYjya7bkeYBr2TY+MFsEzx107geG/n5+deW+g7A9a+MH/RtjzLkj/bXoV+01toYgETrIA38STA07+Ps5 Mmykmkbwpxom29tS4yN1J7UEqDuY9/CPHTSgWyuj5Nw375i45JKAgplIVQp3yRE+yZijOB2zhbbat1tyTFu2 rPl8uLd/Cp8XduXWzW8Iy8zcuLaB8U1b3VLjNq2+R2jQ7G/wArxYx4aD5VIMMBea6T9gLqd2pnyiPfQULimE .

Pft2RwW0mYj8Tx8K6nR+2+tzrr553HYD2DKvuNaJRpLuhW+Sbbm17Ij9akwRAYE+QGpoejKwJt2bzu29ygtI e6bsSNO+jmG2ULfqLbtj+FRPuirP6GOJJ84+FGibuhX4AdjBXyhVupthiC3ZN8mCDlhgqxp31dubDw778Pb8c gX4QaKLbAEAR4VwitIpol0wBh+g+BRsy4W1OnrLnjKABAckDQDdR22+UQoCgbgBAHgBuqPFYhbaM7nKqj MTyA41xMZb+97RHxqyTAdIPRAuJxF2+uIZWuu1wqbQYAtwBDAxWW6QeiK5hbdzEm/bdLI6wplZWMRoN 43nnur29byncR5Gs76QbBfZuJUAHMijXd66T7ppBR864LaeSQwzo8Z0MjN/EDHZcSSG4TxBINz/D8/wD+O3 WD7hhbo7jbJ7XipPluqe30Fd2OTLBOnbXNrr6ubNxq6noqxJOjosfeze6AZpWh0zPHY+IzwLV1QOJRlHiSQAP bTLmGS3Jdg7cERgQOWdxoeGizx1Fay16K7oJzXQ2kgqJAPIi5l9x0pw6CvadXFpLhBkl+sAnuQKV9p9lK0FM5 0fwGCTDqWZg7EsWZXAmTChtF0gDxmiJ2rlPrRIjRhqDoRodxqx0OuhbZRsqZb162VP2GzllP8WjRPCAaPYvZ 8rMhtdJE67/DmaI5HHwNw2Mqb9tt6IfwKflVyz0ZNxM4w4y/eKhR8ifKp9u7VTCRaaVmDdEJlbikZdRu3VJY 6a2FEdeCG0hWUaRu5+6t4TUjGUWmdudEsCEGcPmP3X+WseZrPba6Cqy//H7Jne7QIPDQEk7joeB0p/R/bg uYjEAv2SUuIpbQSCrZQT/CN1Edqbds2CBcaDExBJI5wBoNOdXUWhW0yl0f9Hp6xWV0DKhM5gQSAQwgD MOMaGodubJLjq3LW2Vge7cRrB13iDu30Z2H0rw7XIVmEMJPqiOBAIM1sNp4XD42164DDRXykEHed8ZxzH nU0l0Ps8WxXR5kEi9PcAxPsK/OqGD2VdYHKRozCDlGoJnUkVtNqbLuWbhRwJEEEGQwO5geX5UDwVyGuLI nrW05yFPzrNyhfYcg7/AMT9xfd8mrlHS/hSp3D5QWzQXbeYQ2vjr8aG3dhoeEeGnwpUq2ZBXbo4fsuR4wR TX2FejVVuDxHwalSpaoLKtjZFhnyuOqI3lZJH8ulaTZnQO1dEfpV1rJ32yp7XIbxx7qVKuScmujohFNGj6Pej2zh C5TEXwLhEhSqaLMAkDX1jyo9hujuGzaWesbncYv59ske6lSrJTbdGlJINYfBOBAC2x90fkIFWFwA+0xb+n4Uq Vaaom2WrWGVRoAKkFKlViOMa6opUqYjjClkpUqAMp6RcebeEZQPXKgyeBdR57/AHVJYuS09w+JpUqtLgi+ R2G9XUc/jT1fXQkacCRz5UqVIoabYeA6q8mO2iNx/iFeQ7R6X3cLtLFAENYF64iWzJRMrHQKPA91KlUyGgph PSRahi1jRQZNtyh05Bsw+FC7nTxL+KwrqLlpEuXA8tJYMgAnLE8K5SpUOzTbKtxdxqt6pv8AWCQNVu20gnfv Ktpv5021tC3aJAVmQfaU5XHdvGYb9ZB8aVKs5cMqPJSxTYXEtlCG47cDbQsDoP8AMua8eZoRivR5lkkBCeCu TA5EsDJ8NNKVKmuwpGdu7BtdatsXgDkZgzI0SD6nYBO6DMc9Kgx/R7EWl6xgDb3Bw4IPgDDceQpUquva2Z SKplRI0BjTeT3zGg18aK2Ns3gBLuABI7ZiNddPCuUq52SK9th7rZjmYEySxGkfdWNB3VVs4wA6mcxJzEDXluE+ 2lSoSTsa6E20BPrNppu5edKlSrTVDs//2Q== .

Jika dilihat dari namanya yang masih menggunakan nama Indonesia.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Kutai Sejarah Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai dianggap sebagai kerajaan bercorak Hindu pertama di Indonesia (baca selengkapnya: Sejarah Masuknya Hindu di Indonesia). Kalimantan Timur. Hal ini disebabkan karena tidak ada satupun prasasti yang menyebutkan nama dari kerajaan yang berpusat di Kalimantan Timur Tersebut. Para ahli juga memperkirakan bahwa Kudungga pada awalnya adalah seorang kepala suku. Hal ini dikarenakan para raja kerajaan Hindu pada zaman dulu selalu menggunakan nama-nama India. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang telah ditemukan. Yupa adalah tiang batu yang digunakan sebagai tiang untuk mengikat hewan korban yang dipersembahkan rakyat Kutai kepada dewa-dewa dalam kepercayaan mereka. Kudungga lalu mendeklarasikan dirinya sebagai raja dan memutuskan bahwa . maka berubahlah sistem pemerintahan dari kepala suku menjadi kerajaan.  Raja Kudungga. para ahli berpendapat bahwa pada masa pemerintahan Kudungga pengaruh Agama Hindu belum terlalu kuat. Kerajaan Kutai diperkirakan terletak di Kalimantan Timur. Nama Kutai sendiri diambil dari nama kota dimana ditemukannya prasasti yang menunjukkan keberadaan kerajaan tersebut. yaitu di kota Kutai. Namun setelah masuknya pengaruh Hindu dari India. Sumber Sejarah Kerajaan Kutai Salah satu sumber sejarah utama yang menunjukkan eksistensi Kerajaan Kutai adalah tujuh buah yupa yang ditemukan di daerah Muara Kaman. tepatnya di hulu Sungai Mahakam. Pemerintahan Kerajaan Kutai Berikut adalah beberapa orang raja paling berpengaruh yang pernah memerintah Kerajaan Kutai. Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta ini juga memuat informasi mengenai raja-raja yang pernah memerintah Kutai. Kutai. Kerajaan yang berdiri pada sekitar abad ke-4 ini memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Tulisan pada ketujuh yupa ini mennunjukkan bahwa pada abad ke-4. Adalah raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Kutai. telah berdiri sebuah kerajaan yang telah terpengaruh Agama Hindu di daerah tersebut. yaitu mencakup hampir seluruh Kalimantan Timur bahkan hingga seluruh Pulau Kalimantan.

Mulawarman disebut sebagai seorang raja yang sangat dermawan karena telah memberikan sedekah berupa 20. Terbunuhnya Maharaja Dharma Setia ini menandakan berakhirnya Kerajaan Kutai sekaligus menjadikan Dharma Setia sebagai raja terakhir Kerajaan Kutai.html. Pada prasasti Yupa. Aswawarman adalah putra dari Kudungga. Merupakan putra Aswawarman sekaligus raja terbesar Kerajaan Kutai yang membawa Kutai mencapai puncak kejayaannya. Kuda-kuda yang dilepaskan ini akan diikuti oleh prajurit kerajaan yang akan menentukan wilayah kerajaan sesuai dengan sejauh mana jejak telapak kaki kuda dapat ditemukan. Dharma Setia sendiri terbunuh dalam peperangan melawan Aji Pangeran Anum Panji Mendapa dari Kesultanan Islam Kutai Kartanegara. rakyat Kutai dapat hidup aman dan sejahtera.pergantian kekuasaan harus dilakukan secara turun temurun sebagaimana sistem kerajaan pada umumnya. yaitu upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas wilayah kerajaan.blogspot.  Raja Aswawarman. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. Terima kasih! 0 0 278 Artikel menarik lainnya: Sejarah Kerajaan Tarumanegara . Aswawarman pulalah yang memiliki jasa paling besar atas perluasan wiayah Kerajaan Kutai.com/2012/09/sejarah-kerajaan-kutai. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. Perluasan wilayah diakukan oleh Aswawarman dengan cara melakukan upacara Asmawedha. Aswawarman disebut sebagai seorang raja yang cakap dan kuat. Dibawah pemerintahannya. Runtuhnya Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai runtuh pada masa pemerintahan Maharaja Dharma Setia. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Kutai dengan kategori Sejarah.000 ekor sapi kepada para brahmana.  Raja Mulawarman.

Rabu. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA.... 26 September 2012 Belum ada komentar untuk "Sejarah Kerajaan Kutai" Tarumanagara Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio. cari Tarumanegara dan Tarumanagara beralih ke halaman ini. lihat Universitas Tarumanagara ..Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone.. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.. Untuk universitas di Jakarta. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha . Ditulis oleh: Algo Wijaya ...

Didirikan . Sunda Wiwitan Monarki 358 669 Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Tarumanagara ← 358–669 → Wilayah Tarumanagara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Sejarah . Sanskerta Hindu.Serbuan Sriwijaya pada tahun 650 Sundapura (dekat Tugu dan Bekasi) Sunda. Buddha.

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s .

Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan.Prasasti Tugu di Museum Nasional Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.2 Sumber berita dari luar negeri o 2.1. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah.1 Prasasti yang ditemukan  2.1.3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara o 2.1.4 Prasasti Jambu o 2.1 Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta 3 Lihat pula 4 Catatan Kaki 5 Rujukan 6 Bacaan selanjutnya 7 Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten .1 Prasasti Pasir Muara  2.2 Prasasti Ciaruteun  2.4 Naskah Wangsakerta  2. Daftar isi        1 Etimologi dan Toponimi 2 Sumber Sejarah o 2.4.3 Prasasti Telapak Gajah  2.1.

Sampai abad ke-19. berisi pujian kepada Raja Purnawarman. ditemukan di Kampung Batutumbu. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. Bogor 2. Prasasti Muara Cianten. Prasasti Kebon Kopi. Bogor 5. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1. [1] [2] Sumber Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Bogor Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane. Ciampea. Prasasti Jambu. Prasasti Ciaruteun. Kecamatan Tarumajaya. Prasasti Tugu. Ciampea.Etimologi dan Toponimi Kata tarumanagara berasal dari kata taruma dan nagara. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. Cianten dan Ciaruteun. Prasasti yang ditemukan 1. Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Kecamatan Munjul. Citeureup. Ciampea. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). tempat itu masih . Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati sepanjang 6112 tombak atau 12km oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. 3. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Desa Tugu. Nanggung. Nagara artinya kerajaan atau negara sedangkan taruma berasal dari kata tarum yang merupakan nama sungai yang membelah Jawa Barat yaitu Citarum. Selesai penggalian. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Lima di Bogor.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. Bogor 7. 4. Banten. sekarang disimpan di museum di Jakarta. Kabupaten Bekasi. Kabupaten Pandeglang. Pada muara Citarum ditemukan percandian yang luas yaitu Percandian Batujaya dan Percandian Cibuaya yang diduga merupakan peradaban peninggalan Kerajaan Taruma. Prasasti Pasir Awi.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Bogor 6. ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman.

Prasasti Pasir Muara Di Bogor. prasasti ditemukan di Pasir Muara. beraksara Palawa. Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: . tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya.dilaporkan dengan nama Pasir Muara. Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. berbahasa Sanskerta. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi. di tepi sawah. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Ci Sadane. Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan). Isinya adalah puisi empat baris. Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Ci Aruteun. aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah (lontar) abad ke16. Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut. pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. Pada zaman ini. Prasasti ini peninggalan Purnawarman. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat.

sarga 1. . Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II. Bahkan diberitakan juga. Tarumanagara sekitar abad ke-7 Masehi. Prasasti Telapak Gajah Dua arca Wishnu dari Cibuaya. Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. Mahkotanya yang berbentuk tabung menyerupai gaya seni Khmer Kamboja. Menurut mitologi Hindu. Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. Jawa Barat. sarga 3. gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. Selain itu.Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. halaman 161. Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. ada pula gambar sepasang "padatala" (telapak kaki). bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah. Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara. yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang. Karawang.

bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam. tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan).asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam . Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang. yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya). Prasasti Jambu Di daerah Bogor. Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Taruma dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan yang terdapat pada prasasti Ciaruteun. Kecamatan Leuwiliang. meskipun saat ini Pugung Raharjo terletak puluhan kilometer dari pantai tetapi tidak jauh dari situs tersebut ditemukan batu-batu karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien[rujukan?] 2. Ye Po Ti selama ini sering dianggap sebutan Fa Hien untuk Jawadwipa. Berita Fa Hien. Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka.padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam . tetapi ada pendapat lain yang mengajukan bahwa Ye-Po-Ti adalah Way Seputih di Lampung. Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lo-mo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). Desa Pasir Gintung. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir . kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti-bukti peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dan lain-lain yang sekarang terletak di taman purbakala Pugung Raharjo. yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh. . tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Yepo-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. masih ada satu lagi prasasti lainnya yaitu prasasti batu peninggalan Tarumanagara yang terletak di puncak Bukit Koleangkak. 1. Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah. Berita Dinasti Sui. Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok.Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya.

Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lomo. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. 1 Nama Situs Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 3 Ciampea Gunung Cibodas Arca gajah (batu) Arca Rusak berat Terbuat dari batu kapur Artefak Keterangan . Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. Jakarta. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Dari tiga berita di atas para ahli[siapa?] menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara.3. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Bogor dan Cirebon. Berita Dinasti Tang.

Nas.no.Nas.514a Mus.Nas.3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Fragmen Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Mus.no.6363 settlement pattern settlement pattern .no.296a Mus.Nas.771 Mus. no.

Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Lmah Duwur Lanang Pipisan batu Candi I Candi II Percandian Naskah Wangsakerta .

Hal ini berarti. Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. yang kemudian digantikan oleh putranya. Pustaka Nusantara. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 .Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. ayah Suryawarman. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M). Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara. parwa I. banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara. merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah. yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M. Dharmayawarman (382-395). Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai. . sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak). yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M. naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah. Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan. Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda.162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M). maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya. Ditinjau dari segi ini.VIII). Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati. Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam. Sayangnya. Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut.561 M) Raja Tarumanagara ke-7. Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu. parwa II sarga 3 (halaman 159 . Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358. Pustaka Jawadwipa. Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya.

Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara No 1 2 3 4 5 Raja Jayasingawarman Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Masa pemerintahan 358-382 382-395 395-434 434-455 455-515 . Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri. misalnya. Tarusbawa. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. Manikmaya. Secara otomatis. Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. Garut. Linggawarman. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa. Pada tahun 669.Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. menantu Suryawarman. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII. digantikan menantunya. karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri. Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Dalam tahun 526 M. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. mendirikan kerajaan baru di Kendan. yaitu Tarusbawa. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. raja Tarumanagara terakhir. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan. Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara.

2. 2006 2.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG.Verstappen (1972). Djakarta: Dinas Purbakala 3.id/userfiles/file/858_1255-situsbatujaya11.L. J. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia.M.81 4. Soetjipto Wirjosuparto (1963).Poerbatharaka (l952).Ng.6 7 8 9 10 11 12 Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 515-535 535-561 561-628 628-639 639-640 640-666 666-669 Lihat pula     Kerajaan Salakanagara Sejarah Sunda Naskah Wangsakerta Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Catatan Kaki 1. J. Richadiana Kartakusuma (1991).Th. Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda. R. West Jawa. MISI. noorduyn and H.pdf Rujukan 1. ^ Komplek Percandian Batujaya Tempat Lahirnya Peradaban di Tatar Sunda. I/2: 17087 . Riwayat Indonesia I. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6.budpar. ^ [http://www.go. Dinas Purbakala R. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298307 5. The Second Wisnu Image of Cibuaya. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia. Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi).

Teguh Asmar (1971). Bandung: Geger Sunten. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. 11. 12. Sundapura Bacaan selanjutnya    Ayatrohaedi.7. Jakarta: Pustaka Jaya. R. N. Bandung: Kiblat Buku Utama.P. l971:416-424. Amsterdam. Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: Salakanagara 358 .P. 1997. 13. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. ISBN 979-419-330-5 Saleh Danasasmita.al. 1941. 8. W. 1962: 23-24 14. 2003. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. ISBN Yoseph Iskandar. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun).Groeneveldt. IAAI Komda Jawa Barat. 2005. Sundakala: cuplikan sejarah Sunda berdasarkan naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon.(editor) Dynamic of Indonesian History.669 Sunda Galuh [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa .Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. Jakarta) 16. 1978:29-40 9. Jakarta 11-12 Februari 1988. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). Sejarah Jawa Barat: yuganing rajakawasa. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et. Nyukcruk sajarah Pakuan Pajajaran jeung Prabu Siliwangi. Batavia l887 10.J.

0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:    Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Kerajaan Tarumanagara Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Barat Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor .

4 Prasasti Muara Cianten o 1. cari Ada usul agar artikel atau bagian ini digabungkan dengan Kerajaan Tarumanagara. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa Kerajaan Tarumanegara dibangun oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358 M dan beliau memerintah sampai yahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomatri (wilayah Bekasi). Sumber dari dalam negeri berupa 7 buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor. Lihat Ketentuan Pen Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Dari Wikipedia bahasa Indonesia.5 Prasasti Pasir awi . Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.1 Prasasti Ciaruteun o 1. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten.00. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Daftar isi  1 Prasasti yang ditemukan o 1.2 Prasasti Jambu o 1.3 Prasasti Kebonkopi o 1. ketentuan tambahan mungkin berlaku. 13 Januari 2013. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. (Diskusikan) Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri.Peralatan Bahasa lain              English Français 日本語 Basa Jawa Lietuvių Basa Banyumasan Bahasa Melayu Nederlands Русский Basa Sunda Tiếng Việt Halaman ini terakhir diubah pada 06.

Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat Prasasti Jambu Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak.7 Prasasti Tugu 2 Sumber dari Luar Negeri 3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara 4 Terkait: 5 Rujukan o o Prasasti yang ditemukan Tarumanegara meninggalkan 7 (tujuh) prasasti: Prasasti Ciaruteun Salinan gambar prasasti Ciaruteun dari buku The Sunda Kingdom of West Java From Tarumanagara to Pakuan Pajajaran with the Royal Center of Bogor Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun. dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. 2. prasasti ini juga menggunakan bahasa Sanskerta dan . Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu: 1. ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. sekitar 30 km sebelah barat Bogor.6 Prasasti Cidanghiyang 1.    1. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut). Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman.

Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Prasasti Tugu Prasasti Tugu di Museum Nasional . Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki. juga tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Prasasti Cidanghiyang Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak. ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang.huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Mulawarman. Prasasti Muara Cianten Prasasti Muara Cianten. yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata. ditemukan di Bogor. Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah. kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. Prasasti Pasir awi Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman. Prasasti Kebonkopi Prasasti Kebonkopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor . yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu.

Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. Ye po ti sering diterjemahkan jawadwipa. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme. sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah: 1. tetapi kemungkinan terbesar ye po ti adalah way seputih di Lampung . Sumber dari Luar Negeri Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain: 1. Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi. tdk jauh dari situs tersebut ditemukan batu2 karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien meskipun saat ini terletak puluhan kilo meter dari pantai. . Berita Dinasti Tang. 2.Yeh-po-ti dapat diasumsikan sebagai transliterasi dari Seputih (Sholihat. 1980: 5). Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo. Berita Fa-Hsien. . Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April. kecamatan Cilincing Jakarta Utara. 2. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain. tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka.. Berita Dinasti Sui. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja. 3. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti2 peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dll yang sekarang terletak di taman purbakala pugung raharjo. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari Tolo-mo yang terletak di sebelah selatan..Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu. 1.

Jakarta. Nama Situs Artepak 1 Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 Ciampea Arca gajah (batu) 3 Gunung Cibodas Arca 3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Keterangan Rusak berat Terbuat dari batu kapur Fragmen Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Mus.Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M.no.Nas. Bogor dan Cirebon.514a Mus.Nas.771 Mus. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. no.Nas.no.296a Mus. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No.6363 settlement pattern settlement pattern 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni .no.Nas.

Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda. . Richadiana Kartakusuma (1991).Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Percandian Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Candi I Lmah Duwur Lanang Candi II Pipisan batu Terkait:   Kerajaan Tarumanagara Kerajaan Salakanagara Rujukan 1.

Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. 12. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. l971:416-424. West Jawa. 1962: 23-24 14. W.Th. noorduyn and H. 2. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). Dinas Purbakala R. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia.L.M. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298-307 5.Poerbatharaka (l952). 1978:29-40 9. R. MISI. 8.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG.J. Riwayat Indonesia I.Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). N.Verstappen (1972). Teguh Asmar (1971). I/2: 170-87 7. J. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.81 4. Batavia l887 10. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). 11. Amsterdam.Ng. Jakarta) Kategori:  Kerajaan Tarumanagara Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu   Halaman Utama Perubahan terbaru .I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. Soetjipto Wirjosuparto (1963).al. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun).(editor) Dynamic of Indonesian History. J. The Second Wisnu Image of Cibuaya. Jakarta 11-12 Februari 1988. 13. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. IAAI Komda Jawa Barat. 1941.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI.Groeneveldt.P. R. Djakarta: Dinas Purbakala 3.P.

ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. 29 Desember 2012. .45.   Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan   Halaman ini terakhir diubah pada 09.

.

.

Ketujuh prasasti tersebut antara lain. Prasasti ini ditemukan di tepi sungai Ciaruteun. baik sumber sejarah yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Berita dari Dalam Negeri. tepatnya dengan pusat di daerah Bogor. Beberapa catatan sejarah juga mengatakan bahwa kerajaan ini bercorak Hindu aliran Wisnu. Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara Keberadaan Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari beberapa sumber sejarah. Pada prasasti ini terdapat cap sepasang telapak kaki milik Raja Purnawarman yang melambangkan kekuasaan raja yang dipercaya sebagai penjelmaan Dewa Wisnu. dan Jakarta sekarang. diperoleh informasi bahwa kerajaan ini pernah eksis dari abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. hewan tunggangan Dewa Wisnu. Bogor. Banten. Bogor. . Kerajaan ini terletak di Jawa Barat. ditemukan cap telapak kaki gajah yang melambangkan Gajah Airawata. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta.   Prasasti Ciaruteun. Pada prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-5 ini. Kerajaan Tarumanegara sendiri memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Jakarta.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Tarumanegara Sejarah Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu tertua di Pulau Jawa. Prasasti Kebon Kopi. Yaitu berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan secara terpisah di Bogor. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang ditemukan disekitar lokasi kerajaan. yaitu mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Barat. Ditemukan di Kecamatan Cibungbulang. dan Banten.

Banten. Prasasti ini ditemukan dalam keadaan rusak. Prasasti ini ditemukan di area perkebunan jambu di Bogor. Prasasti Pasir Awi. Diantaranya adalah dari literatur kuno berjudul Fa-Kao-Chi yang ditulis oleh Fa-Hsien dari tahun 414 Masehi. Disebut juga dengan Prasasti Pasir Koleangkak. prasasti ini ditemukan di daerah Muara Cianten. Prasasti Muara Cianten. Desa Tugu. yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kerajaan Tarumanegara. Prasasti ini ditemukan di Kampung Lebak. Satu-satunya yang masih tercetak jelas adalah adanya lukisan sepasang telapak kaki. Raja ini digambarkan sebagai seorang raja yang sangat bijaksana dan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya berkat penggalian sebuah sungai sebagai sarana irigrasi. Masyarakat Hindu yang ditemui oleh Fa-Hsien ini diperkirakan merupakan bagian dari masyarakat kerajaan yang berpusat di daerah Bogor. Disebut juga dengan Prasasti Munjul. Kecamatan Cilincing. Prasasti ini ditemukan di Kampung Batutumbu. NO 1. Selain sumber sejarah dari dalam negeri yang berbentuk prasasti. keberadaan Kerajaan Tarumanegara juga dapat diketahui dari sumber-sumber berita luar negeri. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengkisahkan tentang keberanian Raja Purnawarman. Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara berdasarkan Naskah Wangsakerta. Jawa Barat. Literatur ini menyebutkan tentang kehidupan masyarakat di Jawa Bagian Barat yang telah terpengaruh agama Hindu India.     Prasasti Jambu. Sesuai dengan namanya. Penggalian sungai ini dimaksudkan untuk mencegah datangnya bencana banjir dan sebagai sarana irigrasi sawah untuk mengatasi kekeringan. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengisahkan tentang kebijaksanaan Raja Purnawarman dalam memerintah Kerajaan Tarumanegara. Sama seperti Prasasti Muara Cianten. Prasasti Tugu. Purnawarman bukanlah satu-satunya raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara. Berita dari Luar Negeri. yaitu tentang silsilah lengkap raja-raja yang pernah memerintah Tarumanegara dari mulai awal berdirinya hingga raja terakhirnya. Prasasti ini mengisahkan tentang penggalian Sungai Candrabaga dan Gomati sepanjang 6112 tombak (12 KM) pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. Pemerintahan Kerajaan Tarumanegara Raja Purnawarman adalah satu-satunya raja yang namanya dicantumkan dalam prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara. prasasti ini juga masih misterius isinya karena beberapa tulisan sudah rusak. jadi isi dari prasasti ini belum dapat dibaca. namun kitab ini berisi informasi yang cukup menarik. Prasasti Cidanghiyang. Jakarta Utara. Hal ini didasarkan pada sebuah sumber dari naskah kuno bernama Wangsakerta. Kecamatan Munjul. Meskipun kevalidan naskah ini masih diperdebatkan oleh para ahli. Namun meskipun begitu. Nama Raja Jayasingawarman Tahun Memerintah 358-382 M .

6. 10.blogspot. 11. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste.html. Para ahli berpendapat bahwa runtuhnya Kerajaan Tarumanegara kemungkinan besar disebabkan karena adanya tekanan dari Kerajaan Sriwijaya yang terus melakukan ekspansi wilayah. 9. Terima kasih! 0 0 292 Artikel menarik lainnya: . Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 382-395 M 395-434 M 434-455 M 455-515 M 515-535 M 535-561 M 561-628 M 628-639 M 639-640 M 640-666 M 666-669 M Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara diperkirakan runtuh pada sekitar abad ke-7 Masehi.com/2012/10/sejarah-kerajaan-tarumanegara. 7. 5. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Tarumanegara dengan kategori Sejarah. berita mengenai kerajaan ini tidak pernah terdengar lagi baik dari sumber dalam negeri maupun luar negeri . 12. 8. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa setelah abad ke-7. 3.2. 4. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik.

....Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone. craxup27 Oktober 2012 18. 02 Oktober 2012 2 komentar untuk "Sejarah Kerajaan Tarumanegara" 1.00 nice info Balas . Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA. Sejarah Kerajaan Kutai Ditulis oleh: Algo Wijaya ...Selasa... Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha . Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.

Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi Geding Songo. Aditia Novit29 Oktober 2012 19. Candi Mendut. kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah. Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. Atas : Komplek Candi Dieng di Wonosobo. Ia memerintah Kerajaan Mataram Kuno hingga 732M. Akan tetapi. kompleks Candi Dieng. Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah Candi Kalasan. dan kompleks Candi Prambanan yang berlatar belakang Hindu. yakni agama Hindu dan Buddha. Pada awal berdirinya.40 woww ane baru tau tuh sob sejarahya. Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa.2. Candi Borobudur. Kerajaan Mataram Kuno bermula sejak pemerintahan Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. pada abad ke-10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. thanks ya udh share :D KERAJAAN MATARAM KUNO Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) adalah kerajaan Hindu di Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur). merupakan peninggalan candi Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan Mataram di Jawa Tengah . dan Candi Plaosan. Candi Sewu. Jawa Tengah. Berdasarkan catatan yang terdapat pada prasassti yang ditemukan.

Akan tetapi. Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan anak perempuannya. Kerajaan Kediri. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno telah meluass hingga ke Jawa Timur. cucu Sri Maharaja Daksa. Ketika Sri Maharaja Rakai Sumba Dyah Wawa berkuasa. Merapi. Sri Maharaja Rakai Warak. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke P. Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran. Pada masa Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu berkuasa. untuk menghindari perang saudara. Ia menggantikan raja sebelumnya. LIHAT JUGA Sriwijaya. Kerajaan Mataram di Jawa Timur Setelah terjadinya bencana alam yang dianggap sebagai peristiwa pralaya. yaitu Kerajaan Pangjalu dan Janggala. Magelang. Wilis). Mpu Sindok. pendiri wangsa Sailendra. dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra. Semeru dan G. yaitu Rakai Pikatan (wangsa Sanjaya). kerajaan ini berakhir dengan tiba-tiba. yaitu wangsa Isana. Raja Sanjaya telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat. Setelah masa pemerintahan Mpu Sindok terdapat masa gelap sampai masa pemerintahan Dharmawangsa Airlangga (1020). Melihat keadaan ini. Setelah Raha Sanjaya wafat. Sri Maharaja Rakai Panunggalan. Sampai pada masa ini Kerajaan Mataram Kuno masih menjadi saatu kerajaan yang utuh. maka sesuai dengan landasan kosmologis harus dibangun kerajaan baru dengan wangsa yang baru pula. Airlangga membagi kerajaan menjadi dua. Rakai Pikatan kemudian menduduki takhta Kerajaan Mataram Kuno. Pendiri wangsa Sanjaya adalah Raja Sanjaya. SUmatra dan menjadi raja Sriwijaya. mengadakan perlawanan namun kalah dalam peperangan. Pramodawarddhani. Jawa Timur. yaitu Balaputeradewa. Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya. Kerajaan yang didirikan Mpu SIndok ini tetap bernama Mataram. yakni Raja Sanna. Perpindahan kerajaan ke Jawa Timur tidak disertai dengan penaklukan karena sejak masa Dyah Balitung. membangun kembali kerajaan ini di Watugaluh (wilayah antara G. Mpu Sindok naik takhta kerajaan pada 929 dan berkuasa hingga 948. yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. adik Pramodawarddhani.Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga). Konon. Kerajaan . terjadi perebutan kekuasaan di antara para pangeran Kerajaan Mataram Kuno. untuk dikawinkan dengan anak Rakai Patapan. Diduga kehancuran kerajaan ini akibat bencana alam karena letusan G. Pada abad ke-10. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra. Jawa Tengah. Dengan demikian Mpu Sindok dianggap sebagai cikal bakal wangsa baru.

Jawa Tengah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. merupakan candi peninggalan Kerjaan Mataram Kuno. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Sumber : Syukur.Atas: Candi Plaosan di Klaten. Atas : Arca Raja Airlangga. TAHUKAH KAMU Bencana alam karena letusan G. di Candi Belahan. Jawa Tengah. Merapi yang mengakibatkan berakhirnya Kerajaan Mataram Kuno dianggap sebagai paralaya atau kehancuran dunia. Atas : Candi Gedong Songo di Ungaran. . Abdul. Jilid 6. raja terakhir Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur. 2005. Arca ini kini disimpan di Museum Trowulan. salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berlatar agama Buddha. Halaman 161.

.

More sizes .blogspot.com .1600 × 1067 .Sasadara Manjer Kawuryan: Candi Sewusasadaramk.

Image may be subject to copyright. .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Untuk kerajaan Islam. Mdaη ← 752–1045 ← → Kerajaan Medang pada Periode Jawa Tengah dan Jawa Timur Ibu kota Jawa Tengah: Mdaη i Bumi Mataram (lokasi tepat tidak diketahui. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. Artikel ini membahas tentang kerajaan Mataram Kuno atau Mataram Hindu. bacaan terkait atau pranala luar.Kerajaan Medang Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). lihat Kesultanan Mataram. diperkirakan di sekitar Yogyakarta dan Prambanan). .

985—1006 Sejarah . Sanskerta Kejawen. Hindu.Kekalahan Dharmawangsa dari 1045 Wurawari dan Sriwijaya Masa dan Tahil (koin emas dan perak Mata uang lokal) Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .kemudian pindah ke Poh Pitu dan Mamrati Jawa Timur: Mdaη i Tamwlang dan Mdaη i Watugaluh (dekat Jombang). kemudian pindah ke Mdaη i Wwatan (dekat Madiun) Jawa Kuna. Buddha. Animisme Monarki Sri Sanjaya Dharmawangsa Teguh Bahasa Agama Pemerintahan Raja .Sri Sanjaya mendirikan Wangsa 752 Sanjaya (Prasasti Canggal) .732—760 .

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

Kerajaan Medang akhirnya runtuh pada awal abad ke-11. serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindu maupun Buddha. Daftar isi           1 Nama 2 Pusat Kerajaan Medang 3 Awal berdirinya kerajaan 4 Dinasti yang berkuasa 5 Daftar raja-raja Medang 6 Struktur pemerintahan 7 Keadaan penduduk 8 Konflik takhta periode Jawa Tengah 9 Teori van Bammelen 10 Permusuhan dengan Sriwijaya . Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Kerajaan Medang (atau sering juga disebut Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu) adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8.

Pusat Kerajaan Medang periode Jawa Timur. Istilah Mataram kemudian lazim dipakai untuk menyebut nama kerajaan secara keseluruhan. Kerajaan Medang periode Jawa Tengah biasa pula disebut dengan nama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu. nama Medang sudah dikenal sejak periode sebelumnya. yaitu merujuk kepada salah daerah ibu kota kerajaan ini. bahkan sampai ke daerah Jawa Timur sekarang. nama yang lazim dipakai untuk menyebut Kerajaan Medang periode Jawa Tengah adalah Kerajaan Mataram. Sementara itu. pusat Kerajaan Medang pernah mengalami beberapa kali perpindahan. istilah Kerajaan Medang hanya lazim dipakai untuk menyebut periode Jawa Timur saja. misalnya prasasti Minto dan prasasti Anjuk ladang. meskipun tidak selamanya kerajaan ini berpusat di sana.    11 Peristiwa Mahapralaya 12 Peninggalan sejarah 13 Kepustakaan 14 Lihat pula Nama Pada umumnya. Di daerah inilah untuk pertama kalinya istana Kerajaan Medang diperkirakan berdiri (Rajya Medang i Bhumi Mataram). Bhumi Mataram adalah sebutan lama untuk Yogyakarta dan sekitarnya. Sesungguhnya. Nama ini ditemukan dalam beberapa prasasti. padahal berdasarkan prasasti-prasasti yang telah ditemukan. Pusat Kerajaan Medang Letak Mataram Kuno periode Jawa Tengah. yaitu periode Jawa Tengah. . Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi istana Medang berdasarkan prasasti-prasasti yang sudah ditemukan antara lain. Kadang untuk membedakannya dengan Kerajaan Mataram Islam yang berdiri pada abad ke-16.

Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama isterinya. juga dikenal dengan nama "Sena" atau "Bratasenawa". Awal berdirinya kerajaan Prasasti Mantyasih tahun 907 atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Mataram terletak di daerah Yogyakarta sekarang. berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora. Mamrati dan Poh Pitu diperkirakan terletak di daerah Kedu. saudara perempuan Sanna. yaitu sekitar abad ke-16. Kerajaan Galuh dan Kerajaan Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat). Bratasenawa alias Sanna atau Sena digulingkan dari tahta Galuh oleh Purbasora (saudara satu ibu Sanna) dalam tahun 716 M. Untuk itu ia meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya yangg merupakan sahabat Sanna).       Medang i Bhumi Mataram (zaman Sanjaya) Medang i Mamrati (zaman Rakai Pikatan) Medang i Poh Pitu (zaman Dyah Balitung) Medang i Bhumi Mataram (zaman Dyah Wawa) Medang i Tamwlang (zaman Mpu Sindok) Medang i Watugaluh (zaman Mpu Sindok) Medang i Wwatan (zaman Dharmawangsa Teguh) Menurut perkiraan. Sebelum ia meninggalkan kawasan Jawa Barat. anak Sannaha saudara perempuan Sanna. sekarang disebut dengan nama Wotan. Kisah hidup Sanjaya secara panjang lebar terdapat dalam Carita Parahyangan yang baru ditulis ratusan tahun setelah kematiannya. ia mengatur pembagian kekuasaan antara puteranya. Keduanya terletak di daerah Jombang. sedangkan Kerajaan Kuningan dan Galunggung diperintah oleh Resi Guru Demunawan. Sementara itu. Sunda dan Galuh menjadi kekuasaan Tamperan. Ia hanya memberitakan adanya raja lain yang memerintah pulau Jawa sebelum dirinya. dan Resi Guru Demunawan. Dalam tahun 732 M Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. Tamperan.716 M). yaitu Sannaha. merupakan raja Kerajaan Galuh yang ketiga (709 . Sanjaya kemudian tampil menjadi raja. Dinasti yang berkuasa . Tarusbawa yang merupakan raja pertama Kerajaan Sunda (setelah Tarumanegara pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh) adalah sahabat baik Sanna. Sanna. negara menjadi kacau. Sanjaya sendiri mengeluarkan prasasti Canggal tahun 732. putera bungsu Sempakwaja. Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda. Sena akhirnya melarikan diri ke Pakuan. Tamwlang sekarang disebut dengan nama Tembelang. yaitu Wwatan. atas dukungan ibunya. meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa. Persahabatan ini pula yang mendorong Tarusbawa mengambil Sanjaya menjadi menantunya. yang terletak di daerah Madiun. bernama Sanna. Istana terakhir. namun tidak menyebut dengan jelas apa nama kerajaannya. Sepeninggal Sanna. Sanjaya. sedangkan Watugaluh sekarang disebut Megaluh.

Emas atau keping tahil Jawa. Sementara itu Slamet Muljana berpendapat bahwa daftar tersebut adalah daftar raja-raja yang pernah berkuasa di Medang. dan bukan daftar silsilah keturunan Sanjaya. raja-raja Medang versi Prasasti Mantyasih mulai dari Rakai Panangkaran sampai dengan Rakai Garung adalah anggota Wangsa Sailendra. sekitar tahun 840-an. prasasti Kalasan tahun 778 memuji Rakai Panangkaran sebagai ―permata wangsa Sailendra‖ (Sailendrawangsatilaka). Jadi. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). yaitu Sanjaya. Sampai akhirnya. . Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di Pulau Jawa. seorang keturunan Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhani putri mahkota Wangsa Sailendra. Menurut teori Slamet Muljana. sekitar abad ke-9. Istilah Rakai pada zaman Medang identik dengan Bhre pada zaman Majapahit. Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. yaitu Dyah Pancapana. gelar Rakai Panangkaran sama artinya dengan ―Penguasa di Panangkaran‖. Pada umumnya para sejarawan menyebut ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. Sedangkan kebangkitan Wangsa Sanjaya baru dimulai sejak Rakai Pikatan naik takhta menggantikan Rakai Garung. Dengan demikian pendapat ini menolak teori van Naerssen tentang kekalahan Rakai Panangkaran oleh seorang raja Sailendra.Bukti terawal sistem mata uang di Jawa. serta Wangsa Isyana pada periode Jawa Timur. Menurut teori Bosch. Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama raja pertama Medang. yaitu Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah. Alasannya ialah. kekuasaan atas Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. Nama aslinya ditemukan dalam prasasti Kalasan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya. Menurut teori van Naerssen. nama raja-raja Medang dalam Prasasti Mantyasih dianggap sebagai anggota Wangsa Sanjaya secara keseluruhan. dan memindahkan istananya ke Mamrati. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di Pulau Sumatra. Contoh yang diajukan Slamet Muljana adalah Rakai Panangkaran yang diyakininya bukan putra Sanjaya. yang bermakna ―penguasa di‖. Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang.

misalnya Dharanindra ataupun Samaratungga. awal berkuasanya Wangsa Syailendra 3. Rakai Panunggalan alias Dharanindra 4. Dharmawangsa Teguh. Rakai Sumba Dyah Wawa 13. dibangun antara masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Dyah Balitung. Mpu Daksa 11.Slamet Muljana kemudian mengidentifikasi Rakai Panunggalan sampai Rakai Garung dengan nama-nama raja Wangsa Sailendra yang telah diketahui. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada ‗‘periode Jawa Timur‘‘. maka daftar raja-raja Medang sejak masih berpusat di Bhumi Mataram sampai berakhir di Wwatan dapat disusun secara lengkap sebagai berikut: Candi Prambanan dari abad ke-9. Rakai Layang Dyah Tulodong 12. Dalam prasasti-prasastinya. Rakai Warak alias Samaragrawira 5. Rakai Pikatan suami Pramodawardhani. Sanjaya. pendiri Kerajaan Medang 2. 1. Yogyakarta. Rakai Kayuwangi alias Dyah Lokapala 8. Kerajaan Medang berakhir . Makuthawangsawardhana 16. Daftar raja-raja Medang Apabila teori Slamet Muljana benar. Mpu Sindok. Sementara itu. Dinasti ini didirikan oleh Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. awal kebangkitan Wangsa Sanjaya 7. Rakai Watukura Dyah Balitung 10. yang selama ini cenderung dianggap bukan bagian dari daftar para raja versi Prasasti Mantyasih. terletak di Prambanan. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Rahyangta i Medang i Bhumi Mataram. Rakai Watuhumalang 9. Sri Lokapala suami Sri Isanatunggawijaya 15. Rakai Garung alias Samaratungga 6. Rakai Panangkaran. awal periode Jawa Timur 14.

Pada daftar di atas hanya Sanjaya yang memakai gelar Sang Ratu. Pada zaman Majapahit jabatan-jabatan ini masih ada namun hanya sekadar gelar kehormatan saja. Kasus yang sama terjadi pada Kerajaan Sriwijaya di mana rajarajanya semula bergelar Dapunta Hyang. Jabatan ini dipegang oleh putra atau saudara raja yang memiliki peluang untuk naik takhta selanjutnya. Jabatan tertinggi di Medang selanjutnya ialah Rakryan Kanuruhan sebagai pelaksana perintah raja. namun kiranya setara dengan menteri dalam negeri pada zaman sekarang. gelar Ratu dihapusnya dan diganti dengan gelar Sri Maharaja. Misalnya. Patih zaman Majapahit setara dengan perdana menteri namun tidak berhak untuk naik takhta. Keduanya merupakan gelar asli Indonesia. Struktur pemerintahan Raja merupakan pemimpin tertinggi Kerajaan Medang. sedangkan raja-raja sesudahnya semua memakai gelar Sri Maharaja. Jabatan tertinggi sesudah raja ialah Rakryan Mahamantri i Hino atau kadang ditulis Rakryan Mapatih Hino. Pada zaman Wangsa Isana berkuasa masih ditambah lagi dengan jabatan Mahamantri Wka dan Mahamantri Bawang. Sanjaya sebagai raja pertama memakai gelar Ratu. Gelar ini setara dengan Datu yang berarti "pemimpin". Mpu Sindok merupakan Mapatih Hino pada masa pemerintahan Dyah Wawa. Pada zaman itu istilah Ratu belum identik dengan kaum perempuan. Keadaan penduduk . Jabatan sesudah Mahamantri i Hino secara berturut-turut adalah Mahamantri i Halu dan Mahamantri i Sirikan. dan setelah dikuasai Wangsa Sailendra juga berubah menjadi Sri Maharaja. Ketika Rakai Panangkaran dari Wangsa Sailendra berkuasa. Hal ini dapat dilihat dalam daftar raja-raja versi Prasasti Mantyasih yang menyebutkan hanya Sanjaya yang bergelar Sang Ratu. Jabatan Rakryan Kanuruhan pada zaman Majapahit memang masih ada. Mungkin semacam perdana menteri pada zaman sekarang atau setara dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Jabatan Rakryan Mapatih Hino pada zaman ini berbeda dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Pemakaian gelar Sri Maharaja di Kerajaan Medang tetap dilestarikan oleh Rakai Pikatan meskipun Wangsa Sanjaya berkuasa kembali.

Temuan Wonoboyo berupa artifak emas menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Konflik takhta periode Jawa Tengah Pada masa pemerintahan Rakai Kayuwangi putra Rakai Pikatan (sekitar 856 – 880–an). Dyah Balitung yang diduga merupakan menantu Rakai Watuhumalang berhasil mempersatukan kembali kekuasaan seluruh Jawa. Pemerintahan Balitung diperkirakan berakhir karena terjadinya kudeta oleh Mpu Daksa yang mengaku sebagai keturunan asli Sanjaya. Hal ini menunjukkan kalau pada saat itu Rakai Kayuwangi bukanlah satu-satunya maharaja di Pulau Jawa. yaitu Maharaja Rakai Gurunwangi dan Maharaja Rakai Limus Dyah Dewendra. bahkan sampai Bali. raja sesudah Rakai Kayuwangi adalah Rakai Watuhumalang. bernama Dyah Tulodhong. Tulodhong akhirnya tersingkir oleh pemberontakan Dyah Wawa yang sebelumnya menjabat sebagai pegawai pengadilan. Agama resmi Kerajaan Medang pada masa pemerintahan Sanjaya adalah Hindu aliran Siwa. agama Hindu dan Buddha tetap hidup berdampingan dengan penuh toleransi. Mungkin karena kepahlawanannya itu. Ia sendiri kemudian digantikan oleh menantunya. Penduduk Medang sejak periode Bhumi Mataram sampai periode Wwatan pada umumnya bekerja sebagai petani. Sedangkan menurut prasasti Mantyasih. agama resmi kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana. Tidak diketahui dengan pasti apakah proses suksesi ini berjalan damai ataukah melalui kudeta pula. Teori van Bammelen . sedangkan saingannya. ditemukan beberapa prasasti atas nama raja-raja lain. Kemudian pada saat Rakai Pikatan dari Sanjayawangsa berkuasa. ia dapat mewarisi takhta mertuanya. Ketika Sailendrawangsa berkuasa. yaitu Kerajaan Sriwijaya merupakan negara maritim. Kerajaan Medang memang terkenal sebagai negara agraris.

Istana Medang yang diperkirakan kembali berada di Bhumi Mataram hancur. Letusan tersebut disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik berupa abu dan batu. yang antara lain. Tidak diketahui dengan pasti apakah Dyah Wawa tewas dalam bencana alam tersebut ataukah sudah meninggal sebelum peristiwa itu terjadi. pasukan Sriwijaya datang menyerangnya. membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh. Permusuhan dengan Sriwijaya Selain menguasai Medang. perpindahan istana Medang dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat. Konon sebagian puncak Merapi hancur. Prasasti tertuanya berangka tahun 929. Jawa Timur) yang dimenangkan oleh pihak Mpu Sindok. Pertempuran terjadi di daerah Anjukladang (sekarang Nganjuk. Rakai Pikatan berhasil menyingkirkan seorang anggota Wangsa Sailendra bernama Balaputradewa putra Samaragrawira. Rasa permusuhan Wangsa Sailendra terhadap Jawa terus berlanjut bahkan ketika Wangsa Isana berkuasa. Hubungan senasib antara Jawa dan Sumatra berubah menjadi permusuhan ketika Wangsa Sanjaya bangkit kembali memerintah Medang. Balaputradewa kemudian menjadi raja Sriwijaya di mana ia tetap menyimpan dendam terhadap Rakai Pikatan. Hal ini ditandai dengan ditemukannya Prasasti Ligor tahun 775 yang menyebut nama Maharaja Wisnu dari Wangsa Sailendra sebagai penguasa Sriwijaya. Dinasti yang berkuasa di Medang periode Jawa Timur bukan lagi Sanjayawangsa. . Medang dan Sriwijaya juga bersaing untuk menguasai lalu lintas perdagangan di Asia Tenggara. Wangsa Sailendra juga menguasai Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatra. Mpu Sindok yang menjabat sebagai Rakryan Mapatih Hino mendirikan istana baru di daerah Tamwlang. Sebagian sejarawan menyebut Kerajaan Medang runtuh pada tahun 1006. Kemudian lapisan tanah begeser ke arah barat daya sehingga terjadi lipatan. Peristiwa Mahapralaya Mahapralaya adalah peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur berdasarkan berita dalam prasasti Pucangan.Menurut teori van Bammelen. Tahun terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat dibaca dengan jelas sehingga muncul dua versi pendapat. melainkan sebuah keluarga baru bernama Isanawangsa. Selain itu. sedangkan yang lainnya menyebut tahun 1016. Sewaktu Mpu Sindok memulai periode Jawa Timur. Perselisihan antara kedua raja ini berkembang menjadi permusuhan turuntemurun pada generasi selanjutnya. karena raja selanjutnya yang bertakhta di Jawa Timur bernama Mpu Sindok. Menurut teori de Casparis. yang merujuk pada gelar abhiseka Mpu Sindok yaitu Sri Isana Wikramadharmottungga. sekitar tahun 850–an.

Candi Kalasan. Jawa Tengah.0 x 7. Ketika ia mengadakan pesta perkawinan putrinya. 12.Raja terakhir Medang adalah Dharmawangsa Teguh. Candi megah yang dibangun oleh Sailendrawangsa ini telah ditetapkan UNESCO (PBB) sebagai salah satu warisan budaya dunia. Tiga tahun kemudian. abad ke 10. (Tengah: Chundā lengan-empat. dan tentu saja yang paling kolosal adalah Candi Borobudur. Berlin-Dahlem. Candi Mendut. Dharmawangsa tewas. Peninggalan sejarah (Kiri) Avalokitesvara lengan-dua. Pangeran itu bernama Airlangga yang mengaku bahwa ibunya adalah keturunan Mpu Sindok. Jawa Tengah. Wonosobo. Dataran Tinggi Dieng. Klaten. (Kanan) Dewi Tantra lengan-empat (Chundā?).5 cm. abad ke-9/ke-10. Terletak di Museum für Indische Kunst. Prambanan. Pada tahun 1006 (atau 1016) Dharmawangsa lengah. Candi Pawon. Permusuhan antara Jawa dan Sumatra semakin memanas saat itu. Kepustakaan . perunggu.5 cm. Candi Sewu. Selain meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. cicit Mpu Sindok. seorang pangeran berdarah campuran Jawa–Bali yang lolos dari Mahapralaya tampil membangun kerajaan baru sebagai kelanjutan Kerajaan Medang. perunggu. Jawa Tengah. tembaga. Kronik Cina dari Dinasti Song mencatat telah beberapa kali Dharmawangsa mengirim pasukan untuk menggempur ibu kota Sriwijaya sejak ia naik takhta tahun 991. Kerajaan yang ia dirikan kemudian lazim disebut dengan nama Kerajaan Kahuripan. Temuan Wonoboyo berupa artifak emas yang ditemukan tahun 1990 di Wonoboyo. baik itu yang bercorak Hindu maupun Buddha. abad ke-9/10. 15 x 7. Jawa Tengah. istana Medang di Wwatan diserbu oleh Aji Wurawari dari Lwaram yang diperkirakan sebagai sekutu Kerajaan Sriwijaya. Candi Plaosan. Candi-candi peninggalan Kerajaan Medang antara lain. Candi Prambanan. Dalam peristiwa tersebut. menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. 11 x 8 cm. Kerajaan Medang juga membangun banyak candi.

Sejarah Raja-Raja Jawa. 1979. 1990. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Yogyakarta: LKIS Lihat pula  Medang Kamulan [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:       Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 752 Pembubaran tahun 1045 Kerajaan Medang Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu . 2007. Sriwijaya (terbitan ulang 1960). 2005. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. Jakarta: Bhratara Slamet Muljana. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Yogyakarta: Media Ilmu Slamet Muljana. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965).     Marwati Poesponegoro & Nugroho Notosusanto. 2006.

     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain                      Deutsch English Suomi Français हिन्दी Magyar 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Русский संस्कृ तम् Srpskohrvatski / српскохрватски Tiếng Việt 中文 Bân-lâm-gú Halaman ini terakhir diubah pada 21. 4 Desember 2012.52. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jela . ketentuan tambahan mungkin berlaku.

Berdasarkan Prasasti Canggal diketahui. . Sanjaya memerintah dengan bijaksana sehingga rakyat hidup makmur. dan tenteram. Warak. Sanjaya. Mataram Kuno terpecah menjadi dua. Wilayah Mataram-Hindu meliputi Jawa Tengah bagian utara. SEJARAH KELAS XI Versi materi oleh Triyoo Suwito dan Wawan Darmawan Mataram Kuno: Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra Di Jawa Tengah pada abad ke-8 M telah berdiri sebuah kerajaan. Mataram diperintah oleh Panangkaran. yakni Mataram. Sementara wilayah Mataram. Hal ini menunjukkan bahwa Raka i Panangkaran berasal dari keluarga Sanjaya dan juga keluarga Syailendra. Mataram bercorak Hindu dan Mataram bercorak Buddha. Pada Prasasti Canggal terdapat kata-kata “Medang i bhumi Mataram”. nama Sanjaya juga tercantum pada Prasasti Balitung. dan Pikatan.Buddha meliputi Jawa Tengah bagian selatan yang diperintah Dinasti Syailendra dengan rajanya antara lain Raja Indra. Dari Prasasti Balitung diketahui bahwa Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Raka i Panangkaran. Semarang). Hal ini terlihat dari Prasasti Canggal yang menyebutkan bahwa tanah Jawa kaya akan padi dan emas. Sanjaya adalah anak Sanaha. Sepeninggal Panangkaran. yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya. diperintah oleh Dinasti Sanjaya dengan rajarajanya seperti Panunggalan.KERAJAAN MATARAM KUNO DAN KEHIDUPAN MASYARAKATNYA under SEJARAH. saudara perempuan Raja Sanna (Sanna tidak memiliki keturunan). Mataram yang bercorak Hindu-Buddha ini diperintah oleh dua dinasti (wangsa) yang berbeda. hingga sekarang letak pasti ibukota ini belum diketahui (kecuali ada sebuah desa bernama Mendang di Purwodadi. Selain pada Prasasti Canggal. Garung. Namun. Setelah Sanjaya. Mataram Kuno mula-mula diperintah oleh Raja Sanna. Ibukota Mataram adalah Medang atau Medang Kamulan hingga tahun 925. aman.

Mataram diperintah oleh Dyah Balitung (898 910 M). Sedangkan Raka i Pikatan yang berhasil menyingkirkan Balaputradewa mendirikan Candi Roro Jonggrang (Prambanan) yang bercorak Siwa. karena Balaputeradewa memunyai darah Sriwijaya dari ibunya. dan Wawa. Selama abad ke7 hingga ke9 terjadi seranganserangan dari Sriwijaya ke Mataram. Pada masa pemerintahan PikatanPramodhawardani. Raka i Pikatan dari Wangsa Sanjaya mengadakan perkawinan politik dengan Pramodhawardhani dari keluarga Syailendra. Setelah bertikai dengan Pikatan dan kalah. Pada abad ke-9 terjadi perkawinan antara Raka i Pikatan dari Sanjaya dengan Pramodawardhani dari Syailendra. Dewi Tara. namun kedua wangsa tersebut sempat menjalin hubungan baik. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke Sriwijaya. Sepeninggal Pikatan. Rakai Pikatan dan Pramodawardhani . Melaui perkawinan ini. yang merupakan keturunan Sriwijaya. Hal ini mengakibatkan Mataram semakin terdesak ke timur. wilayah Mataram berkembang luas. Selain itu. Letusan gunung ini diyakini oleh masyarakat Mataram sebagai tanda kehancuran dunia. dan menjadi raja di sana. Tulodong. mereka menganggap letak kerajaan di Jawa Tengah sudah tidak layak dan harus dipindahkan. Pada masa pemerintahan Mpu Sindhok inilah. Pikatan juga berhasil mendirikan Candi Plaosan. adanya bencana alam berupa letusan Gunung Merapi merupakan salah satu penyebab kehancuran Mataram. pemerintahan dipegang berturutturut oleh Daksa. Setelah Balitung. Mataram dapat dipersatukan kembali. pusat pemerintahan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur. Antara Wangsa Syailendra dengan Sanjaya terjadi persaingan. Oleh karena itu.Perpecahan di Mataram ini tidak berlangsung lama. Perbedaan letak antara dua dinasti ini terlihat dari perbedaan arsitektur candi-candi yang ada di Jawa Tengah bagian selatan dan utara. Perkawinan ini mendapat tentangan dari Balaputeradewa. sedangkan Dinansti Sanjaya yang bercorak Hindu berpusat di Jawa Tengah bagian utara. raja pertama Mataram dari Dinasti Sanjaya adalah Raka i Mataram Ratu Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang Kamulan. Berdasarkan Prasasti Canggal (732 M) diketahui. Raja Wawa memerintah antara tahun 924929 M. Berdasarkan isi Prasasti Mantyasih (Kedu) terdapat beberapa dari Wangsa Sanjaya yang memerintah di kemudian hari. adik Pramodawardhani. Hal ini disebabkan semakin besarnya pengaruh Sriwijaya yang diperintah oleh Balaputradewa. Ia kemudian digantikan oleh menantunya bernama Mpu Sindhok. meliputi Jawa Tengah dan Timur. Pada tahun 850. Dinasti Syailendra yang bercorak Buddha mengembangkan berpusat di Jawa Tengah bagian selatan.

Akibat serangan ini kerajaan Dharnawangsa mengalami kehancuran. Raka i Garung Patapan. Mpu Sindok kemudian mendirikan dinasti baru yaitu Dinasti Isana.yang berbeda agama ini banyak mendirikan bangunan yang bercorak Hindu maupun Buddha. Raka i Tejah Purnapana Panangkaran. Pada 1041 Airlangga membagi dua kerajaan menjadi Janggala dan Panjalu. Raka i Warak. Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat MataramKuno Kehidupan politik kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha membawa perubahan baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Raka I Pikatan. Raka i Pikatan mendirikan Candi Loro Jongrang. yaitu Samaratungga pada 842 M. Setelah Sindok menjadi raja (929). Dharmawangsa pernah berusaha untuk mengalihkan pusat perdagangan dari Sriwijaya pada 990. akan tetapi mengalami kegagalan karena Sriwijaya gagal ditaklukkan. Keberhasilan Airlangga membangun kerajaan diabadikan dalam karya sastra Mpu Kanwa yaitu Arjuna Wiwaha. Pada tahun 1016 Dharmawangsa dan keluarganya mengalami pralaya (kehancuran) akibat serangan dari Sriwijaya yang bekerja sama dengan kerajaan kecil di Jawa yang dipimpin Wurawari. Tulodhong. sedangkan Pramodarwadhani sangat memperhatikan Candi Borobudur di Bumisambhara yang dibangun oleh ayahnya. Struktur sosial dari masa Kutai hingga . Menantu Dharmawangsa yang bernama Airlangga kemudian membangun kembali kerajaan. Pemindahan ini dikarenakan pusat kerajaan mengalami kehancuran akibat letusan Gunung Merapi. dan pada tahun 1019 ia dinobatkan menjadi raja. Prasasti ini dibuat oleh Dyah Balitung yang memerintah dari 898 hingga 910. Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu. Ia memerintah hingga tahun 949. pusat-pusat pemerintahan Mataram dipindahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Raka i Watukumalang. Daksa. Raka i Kayuwangi. dan Sindhok. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Dharmawangsa yang memerintah 9901016. Susunan raja-raja yang memerintah di Mataram berdasarkan Prasasti Balitung (Mantyasih) adalah: Raka i Mataram Ratu Sanjaya. Wawa. Raka I Panunggalan.

. kerbau. Dari Prasasti Purworejo (900 M) diperoleh informasi tentang kegiatan perdagangan. penduduk di desa (disebut wanua) memelihara ternak seperti kambing. berdasarkan pada hari pasaran menurut kalender Jawa Kuno. Pada hari Kliwon. pasar diadakan di desa sebelah selatan. Dunia perekonomian pun mengalami perkembangan: dari yang semula sistem barter hingga sistem nilai tukar uang. Hal ini terbukti dari ditemukannya barang-barang keramik dari Vietnam dan Cina. Dari Prasasti Warudu Kidul diperoleh informasi adanya sekumpulan orang asing yang berdiam di Mataram. berdiam raja beserta keluarganya dan para abdi. Sisa-sisa peninggalan pemukiman khusus ini sampai sekarang masih bisa kita temukan di Yogyakarta dan Surakarta. pasar diadakan di desa sebelah utara. pasar diadakan di desa sebelah barat. Di samping itu. Pada hari Paking (Pahing). Kemungkinan besar mereka adalah kaum migran dari Cina. Sebagai tenaga kerja. Kegiatan perdagangan baik di dalam maupun luar negeri berlangsung ramai. babi. Pada hari Manis atau Legi. dalam hal ini Mataram. Sumbersumber berita Cina mengungkapkan keadaan masyarakat Mataram dari abad ke7 sampai ke10. Mereka tinggal dalam perkampungan khusus di mana para hamba dan budak yang dipekerjakan di istana juga tinggal sekitarnya. pasar diadakan di pusat kota. Kegiatan di pasar ini tidak diadakan setiap hari melainkan bergilir. dan itik. Kemungkinan besar mereka itu adalah para saudagar dari luar negeri. Mereka membayar pajak yang berbeda yang tentunya lebih mahal daripada rakyat pribumi Mataram. Pertanian merupakan sumber kehidupan kebanyakan rakyat Mataram. Kenyataan ini dikuatkan lagi dengan berita dari Dinasi Tang yang menceritakan kebesaran sebuah kerajaan dari Jawa.Majapahit mengalami perkembangan yang ber-evolusi namun progresif. mereka juga berdagang dan menjadi pengrajin. Dari berita Cina diketahui bahwa di ibukota kerajaan terdapat istana raja yang dikelilingi dinding dari batu bata dan batang kayu. Kehidupan masyarakat Mataram umumnya bersifat agraris karena pusat Mataram terletak di pedalaman. Namun. Di luar tembok kota berdiam rakyat yang merupakan kelompok terbesar. ayam. Mereka mempunyai status yang berbeda dengan penduduk pribumi. bukan di pesisir pantai. pasar diadakan di desa bagian timur. Pada hari Wage. sumbersumber lokal tidak memperinci lebih lanjut tentang orangorang asing ini. Di luar istana (masih di dalam lingkungan dinding kota) terdapat kediaman para pejabat tinggi kerajaan termasuk putra mahkota beserta keluarganya. sapi. Di dalam istana. Pada hari Pon.

SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA . tembaga. dan ternak untuk dibarter dengan kebutuhan yang lain. EKONOMI. Biasanya tempat itu adalah hutan yang kemudian dibuka menjadi pemukiman baru. melalui transportasi darat maupun sungai sambil membawa barang dagangannya seperti beras. Ia bisa saja menjadi akuwu (kepala desa). emas. buahbuahan. Mereka datang dengan berbagai cara.Pada hari pasaran ini. Sementara itu. bila seseorang berjasa (biasanya pejabat militer atau kerabat istana) kepada Kerajaan. perunggu. perkakas dari besi. dan kapur sirih. dan di sekitar asrama tersebut biasanya didirikan candi atau wihara. Selain pertanian. ramai didatangi pembeli dan penjual dari desadesa lain. senopati. arang. Orang yang diberi tanah baru itu diangkat menjadi penguasa tempat yang baru dihadiahkan kepadanya. maka orang bersangkutan akan diberi hak memiliki tanah untuk dikelola. Related Post: SEJARAH KELAS XI             PERISTIWA RENGASDENGKLOK KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. pakaian. atau adipati atau menteri. industri rumah tangga juga sudah berkembang. gula kelapa. desadesa yang menjadi pusat perdagangan. Bisa pula sebuah wilayah dihadiahkan kepada kaum brahmana atau rahib untuk dijadikan asrama sebagai tempat tinggal mereka. Beberapa hasil industri ini antara lain anyaman seperti keranjang. Hasil produksi industri ini dapat diperoleh di pasarpasar tadi.

NAHDLATUL ULAMA. AHMADIYAH. DI/TII. SAREKAT ISLAM.             PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TUJUAN IMPERIALISME SERTA EKSPLOITASI JEPANG TERHADAP INDONESIA ORGANISASI WANITA MASA PERGERAKAN NASIONAL GERAKAN PEMUDA MUHAMMADIYAH. DLL BUDI UTOMO. ANDI AZIS. EKONOMI. DAN TAMAN SISWA ORGANISASI SOSIAL DI INDONESIA PADA AWAL ABAD 20 LAHIRNYA GABUNGAN POLITIK INDONESIA ( GAPI ) LAHIRNYA PARTAI INDONESIA RAYA ( PARINDRA ) LAHIRNYA KONGRES PEMUDA LAHIRNYA PERMUFAKATAN PERHIMPUNAN POLITIK KEBANGSAAN INDONESIA (PPPKI) LAHIRNYA PARTAI NASIONAL INDONESIA DAN PNI BARU LAHIRNYA INDISCHE PARTIIJ SEJARAH                          PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN INDONESIA PADA MASA ORDE BARU KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENGATASI MASALAH EKONOMI INDONESIA MASA LIBERAL KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA MASA LIBERAL KABINET PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DI INDONESIA ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA INDONESIA ( PKI. RMS. APRA. PRRI. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook . G 30 S PKI ) PERJUANGAN DIPLOMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERJUANGAN KONFRONTASI KEMERDEKAAN INDONESIA USAHA INDONESIA MENEMBUS BLOKADE EKONOMI USAHA MENGATASI KESULITAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN FAKTOR PENYEBAB BURUKNYA KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN PELAKSANAAN DAN MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PEMBENTUKAN DAN SIDANG PPKI AKTIVITAS GOLONGAN MUDA PEMBENTUKAN DAN SIDANG BPUPKI KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL.

0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Entri Populer      BENTUK DAN BADAN BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG PENYUSUNAN JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG Translate Powered by Translate Cari Materi Advertisement Blog Archive Labels AKUNTANSI KELAS XI (27) AKUNTANSI KELAS XII (18) EKONOMI KELAS XI (39) EKONOMI KELAS XII (16) GEOGRAFI KELAS XI (55) GEOGRAFI KELAS XII (64) SEJARAH KELAS XI (108) SEJARAH KELAS XII (16) SOSIOLOGI KELAS XI (29) SOSIOLOGI KELAS XII (44) .

tidak ada yang tahu dengan pasti kapan awal berkembangnya dan kapan pula berakhirnya kerajaan Sriwijaya namun diperkirakan pada abad ke-7 M Kerajaan Sriwijaya telah berdiri. Sumatera. Nama Sriwijaya sendiri di ambil dari Bahasa sangsekerta Sri berarti Gemilang dan Wijaya Berarti Kejayaan.2013 SS belajar . Powered by Blogger.All rights reserved.Ayo Gabung Belajar 533648 Pos Komentar © Copyright 2012 . Thailand Selatan. Semenanjung Malaya. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terkuat di pulau Sumatera dan termasuk salah satu kerajaan yang berpengaruh di Nusantara karna luas nya daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya mulai dari Kamboja. Urutan Sejarah Kerajaan Sriwijaya Tahun 671 M . Jawa juga Pesisir Kalimantan.I Ching singgah di Sriwijaya . maka makna dari nama Sriwijaya adalah Kejayaan yang Gemilang.

Prasasti ini Sangat Jelas Menggambarkan Kejadian yang terjadi pada saat itu. desa Kedukan Bukit di kaki Bukit Siguntang sebelah barat daya Palembang. bukti ini di dapat dari seorang Bhiksu Buddha Tiongkok yang bernama I Ching yang sedang berkelana lewat laut menuju india untuk mendapatkan teks agama buddha dalam bahasa sangsekerta melalui Jalur Sutra atau jalur perdagangan untuk kemudian di bawa ke tiongkok dan di terjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa. 19 Mei 683 Dapunta Hiyang berlepas dari minanga membawa 20. Prasasti yang berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm ini ditulis dalam aksara Pallawa. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. Rombongan pun tiba di Mukha Upang dengan suka cita. menggunakan bahasa Melayu Kuno adalah sebuah Prasasti yang memperjelas adanya Kerajaan Sriwijaya. 17 Juni 683 Dapunta Hyang datang membuat wanua Tahun 684 M . Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha.000 bala tentara dengan perbekalan 200 peti di perahunya. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar Sabda... Batunburg pada tanggal 29 November 1920 di kebun Pak H. disebutkan mengenai pembangunan taman oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa untuk semua makhluk berisi pohon pohon yang buahnya dapat dimakan.. semasa perjalanan nya ini lah I Ching singgah di Sriwijaya pada Tahun 671 dan menetap selama 6 bulan di sriwijaya kemudian melanjutkan perjalanan nya ke Malayu yang sekarang disebut dengan jambi menetap pula di jambi selama 2 bulan Gambaran I Tsing tentang Sriwijaya ".. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik.. Jahri tepi sungai Tatang. Dalam prasasti Talang Tuo yang bertarikh 684 M.tahun 671 adalah tahun awal yang membutikan adanya Kerajaan Sriwijaya.Prasasti Talang Tuo Prasasti ini ditemukanpada tanggal 17 November 1920 di kaki bukit siguntang oleh Louis Constant Westenenk. Tahun 686 M . Taman tersebut diberi nama Sriksetra.Prasasti Kedukan Bukit Prasasti kedukan bukit yang ditemukan oleh M. Prasasti yang memiliki bidang datar berukuran 50cmX80cm ini juga dipahat menggunakan Aksara Palawa dalam bahasa melayu kuno. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik..Prasasti kota kapur . lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". Tahun 683 M . Isi prasasti kedukan bukit yang telah di terjemahkan: tanggal 23 April 683 dapunta hiyang naik ke perahu untuk melakukan penyerangan dan sukses dalam Penyerangannya.

Prasasti yang ditemukan oleh J. dalam surat itu disebutkan dari seorang Maharaja. Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah.K Van Der Meulen pada bulan Desember 1892 dan di terjemahkan oleh George Coedes orang yang sama yang telah menerjemahkan Prasasti Kedukan Bukit ini berisi tentang Kutukan bagi siapapun yang memberontak kepada Sriwijaya serta berisi Hal hal baik untuk yang setia kepada Sriwijaya. Raja Sri Indrawarman juga mengirimkan hadiah kepada kaisar Cina berupa ts'engchi ... yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak. dinamakan Prasasti Kota Kapur karna sesuai dengan Tempat di temukan nya yaitu di dusun kecil di Pesisir barat Pulau Bangka yang bernama kota Kapur. dengan kotanya yang dilalui oleh dua sungai sekaligus untuk mengairi lahan pertanian mereka. lebar 32 cm pada bagian dasar. Tahun 724 M . yang memiliki ribuan gajah. kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan. dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya. dalam Prasasti Kota Kapur ini juga jelas di ucapkan tanggal 28 Februari 686 Bala tentara Sriwijaya berangkat untuk Menyerang Bumi jawa yang tidak takluk kepada Sriwijaya Tahun 718 M .Prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno dipahatkan pada sebuah batu yang berbentuk tugu bersegi-segi dengan ukuran tinggi 177 cm.Sri Indrawarman mengirim hadiah ke Cina Sama hal nya dengan yang di lakukan Raja Sri Indrawarman kepada Raja Arab pada kisaran Tahun 717-720 M.Sri Indrawarman Raja Sriwijaya masuk islam Hal ini di dasari oleh Surat yang dikirimkan Sri Indrawarman yang saat itu berstatus sebagai Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari bani Umayyah. yang adalah keturunan seribu raja. dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya. tetapi sekedar tanda persahabatan. dan 19 cm pada bagian puncak ditemukan di pesisir Barat Pulau Bangka.. memiliki rempah-rempah dan wewangian serta kapur barus. isi potongan surat tersebut berbunyi : Dari Raja di raja.Surat kedua Ke Suriah meminta Da'i ke Sriwijaya Surat kedua yang dikirimkan Raja Sriwijaya ini di dokumentasikan oleh Adb Rabbih dalam karya Al-Iqdul farid. Bersamaan dengan surat itu juga dikirimkan Hadiah untuk Khalifah Tahun 717-720 M .

cucu dari sailendravamsatilaka (mustika keluarga sailendra) dengan julukan sriviravairimathana (pembunuh pahlawan musuh). kedua Kerajaan ini saling mengirimkan duta ke cina.Serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa Serangan raja Dharmawangsa ini di dasari oleh berita cina dari dinasti song. untusan Kerajaan Medang tiba di cina tahun 992 M. dan memiliki area indah lokananantha di sriwayapura. di kisahkan dalam berita cina bahwa Sriwijaya terlibat persaingan dengan Kerajaan Medang untuk menguasai Asia tenggara. Pernikahan Samaratungga dengan Dewi Tara Lahirlah Balaputradewa sebagai Pewaris Tahta Kerajaan Sriwijaya Tahun 860 M . Tentara Aji Wurawari dari Lwaram yang di perkirakan sekutu Sriwijaya menyerang Istana raja Dharmawangsa Teguh di Wwatan. Belanda. Tahun 1008 M . Dan sebuah kronik Tibet yang ditulis pada abad ke 11 bernama durbodhaloka menyebutkan pula nama maharaja sri Cudamanirwarman dari sriwijayanagara di suwardawipa.Sri Mara-Vijayottunggawarman Penemuan Prasasti Leiden yang tertulis pada lempengan tembaga berangka tahun 1005 yang terdiri dari bahasa Sansekerta dan berbahasa Tamil. terbukti di bangunnya candi Borubudur pada tahun 825 M oleh Samaratungga. Nama Sri Mara-Vihayottunggawarman di sebutkan dalam Prasasti Leiden sebagai anak dari Sri Cudamaniwarmadewa yang memiliki hubungan baik dengan dinasti Chola dari Tamil. karna negri Sriwijaya di serang tentara Kerajaan Medang. India. Dharmawangsa Teguh meninggal pada peristiwa tersebut. Prasasti Ligor memiliki 2 Sisi. raja Jawa yang kawin dengan Dewi Tara. Balaputradewa anak Samaragrawira. Ligor A ditulis pada tahun 775 oleh raja Kerajaan Sriwijaya. Bihar. maka Prasasti ini dinamakan Prasasti Leiden. anak Dharmasetu" Tahun 990 M . selatan India . Penafsiran Manuskrip Prasasti Nalaya berbunyi : " Sri Maharaja di Suwarnadwipa. selatan Thailand. Pada Tahun 992 duta Sriwijaya mencoba pulang kembali namun tertahan di Campa karna negri Sriwijaya belum aman.Dharanindra Mengusasi Sriwijaya Hal ini di dasari oleh sebuah Prasasti yang ditemukan di sebuah tempat yang bernama Ligor saat ini tempat tersebut bernama Nakhon Si Thammarat. adalah bukti bahwa Balaputradewa pernah menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya. utusan Sriwijaya berangkat pada tahun 988 tertahan di kanton ketika hendak pulang.835 M .Samaratungga Memerintah Sriwijaya di kisaran Tahun ini lah di perkirakan Samaratungga menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya dengan mengedepankan Agama dan Budaya. sedangkan Ligor B ditulis oleh Wangsa Sailendra setelah Menaklukkan Sriwijaya Tahun 792 .Balaputradewa Naik Tahta Prasasti Nalanda berangka tahun 860 ditemukan di Nalanda. Tahun 1006 / 1016 .Wafatnya Dharmawangsa Teguh dalam Prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya yaitu peristiwa hancurnya Kerajaan Medang. dikirim setelah Dharmawangsa berhasil menaklukkan Sriwijaya. duta ini meminta Kaisar Song untuk menyatakan bahwa Sriwijaya berada dalam perlingdungan cina.Tahun 775 -787 M . Sisi Pertama disebut sebagai Ligor A dan Sisi sebaliknya disebut Ligor B. sesuai dengan tempat di temukan nya yaitu di KITLV Leiden.Sri Cudamaniwarmadewa keterangan ini di dapat dari sebuah manuskrip nepal pada abad ke 11 yang memuji negara Sriwijaya sebagai pusat kegiatan utama agama budha. Tahun 1003 M .

Terjemahan Prasasti Leiden : Raja Sriwijaya.57 yang lebih lengkap di Wikipedia bro. didasarkan pada bait akhir prasasti Tanjoreyang menceritakan tentang penaklukan yang dilakukan Kerajaan Chola atas beberapa kawasan termasuk beberapa kawasan di nusantara serta penawanan raja SangramaVijayottunggawarman dari Sriwijaya. Khoirun Nisa&#39. Syifa&#39. Balas ..8 Agustus 2012 02. KSC2 September 2012 05. ryiinhaa1 September 2012 19. tp knp indonesia tidak bisa seperti itu lagi ya ?? Balas 2.49 sriwijaya dulu bagian INDONESIA.. Diposkan oleh Ison di 07.. Sri Mara-Vijayottunggawarman putra Sri Cudamani Warmadewa di Kataha telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma Tahun 1025 M .a ?? Balas 3.57 ada yang lebih lengkap gg?? sejarah tentang kerajaan sriwijaya.17 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook 5 komentar: 1.Kehancuran Kerajaan Sriwijaya Sriwijaya Hancur Diserang oleh Rajendra Chola dari Kerajaan Chola serangan Rajendra Chola I dari Koromandel India selatan.

ramanan bala14 Desember 2012 20.43 sriwijaya merupakan berpengaruh hindu-buddah .4.saya seorang berpengaruh hindu dan saya bangga Balas .

.5.kapan ketemu nya kerajaan sriwijaya yg hilang itu....dan yg sya ingin tahu skrg.sampe skrg msh jdi misteri Balas Muat yang lain.37 saya suka cerita kerajaan ini. Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Universitas Gunadarma . gofy sensoria17 Januari 2013 09...

Universitas Gunadarma Pengikut Arsip Blog  ▼ 2012 (12) o ► November (2) o ► Oktober (1) o ► Juni (2) o ► April (2) o ▼ Maret (5)  Implementasi Wawasan Nusantara  WAWASAN NUSANTARA  MELIHAT MUSEUM FATAHILAH DI KOTA TUA  SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA  SEJARAH & PERKEMBANGAN ALAT MUSIK 'KOLINTANG' DARI. ► 2011 (3)  Mengenai Saya Ison Lihat profil lengkapku ...

Sanskerta Buddha Vajrayana. lihat Sriwijaya (disambiguasi). cari Untuk kegunaan lain dari Sriwijaya. Hindu Monarki Sri Jayanasa Sri Indrawarman .702 Sriwijaya. Dharmasraya Melayu Kuna. Sriwijaya ← → 600-an–1100-an ← → Jangkauan terluas Kemaharajaan Sriwijaya sekitar abad ke-8 Masehi. Buddha Mahayana. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Buddha Hinayana. Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Maharaja . Kadaram.683 . Gambar template oleh Andr Sriwijaya Dari Wikipedia bahasa Indonesia.Template Awesome Inc.. Jawa.

.792 .775 .1025 Sejarah .1008 .988 .Didirikan .Invasi Dharmasraya Mata uang Dharanindra Samaratungga Balaputradewa Sri Cudamani Warmadewa Sri MaraVijayottunggawarman SangramaVijayottunggawarman 600-an 1100-an Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) .835 .

Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka .

yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang. Thailand Selatan. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7. Sumatera.[6] Setelah jatuh. seorang pendeta Tiongkok.[5] Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan[2] di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa pada tahun 990. I Tsing. Jawa.[2] maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". Thai: atau " rī wichạy") adalah salah satu kemaharajaan bahari yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja.[7] Daftar isi                1 Catatan sejarah 2 Pembentukan dan pertumbuhan 3 Agama 4 Budaya 5 Perdagangan 6 Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari 7 Hubungan dengan wangsa Sailendra 8 Hubungan dengan kekuatan regional 9 Masa keemasan 10 Masa penurunan 11 Struktur pemerintahan 12 Raja yang memerintah 13 Warisan sejarah 14 Catatan bawah 15 Rujukan o 15. sri berarti "bercahaya" atau "gemilang". menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan. kerajaan ini terlupakan dan keberadaannya baru diketahui kembali lewat publikasi tahun 1918 dari sejarawan Perancis George Cœdès dari École française d'Extrême-Orient. dan pesisir Kalimantan. bertarikh 682. dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan".[3][4] Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7. Semenanjung Malaya.[1][2] Dalam bahasa Sanskerta. selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya.Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya.1 Bacaan Lanjutan . dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel.

[6] Sekitar tahun 1993. Kabupaten Ogan Komering Ilir. kedua kerajaan tersebut menjadi referensi oleh kaum nasionalis untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan negara sebelum kolonialisme Belanda. ketika sarjana Perancis George Cœdès mempublikasikan penemuannya dalam surat kabar berbahasa Belanda dan Indonesia.[8] Sriwijaya disebut dengan berbagai macam nama. keramik. Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan berpendapat bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatera Selatan sekarang). seperti tembikar. kerajaan Sriwijaya disebut Yavadesh dan Javadeh. dan kerajaan besar Nusantara selain Majapahit di Jawa Timur. sebelumnya dibaca "Sribhoja".[2] Pendapat ini didasarkan dari foto udara tahun 1984 yang menunjukkan bahwa situs Karanganyar menampilkan bentuk bangunan air. Orang Tionghoa menyebutnya Shih-li-fo-shih atau San-fo-ts'i atau San Fo Qi. Banyaknya nama merupakan alasan lain mengapa Sriwijaya sangat sulit ditemukan. 16 Pranala luar Catatan sejarah Tidak terdapat catatan lebih lanjut mengenai Sriwijaya dalam sejarah Indonesia.[10] Sayang. serta jaringan kanal dengan luas areal meliputi 20 hektar. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktifitas manusia. Dalam bahasa Sanskerta dan bahasa Pali. masa lalunya yang terlupakan dibentuk kembali oleh sarjana asing. dan alat kayu.[12] Namun sebelumnya Soekmono berpendapat bahwa pusat Sriwijaya terletak pada kawasan sehiliran Batang Hari. yaitu jaringan kanal. kepala perahu kuno itu sudah hilang dan sebagian papan perahu itu digunakan justru buat jembatan. kolam serta pulau buatan yang disusun rapi yang dipastikan situs ini adalah buatan manusia. 14 papan perahu yang terdiri dari bagian badan dan bagian buritan untuk menempatkan kemudi.[10] Sriwijaya menjadi simbol kebesaran Sumatera awal. Cara ini sendiri dikenal dengan sebutan teknik tradisi Asia Tenggara. Sumatera Selatan. Bangsa Arab menyebutnya Zabaj[11] dan Khmer menyebutnya Malayu. Tercatat ada 17 keping perahu yang terdiri dari bagian lunas.[9] Selain berita-berita diatas tersebut. Selain bangkai perahu.[8] Coedès menyatakan bahwa referensi Tiongkok terhadap "San-fo-ts'i". tepatnya di sekitar situs Karanganyar yang kini dijadikan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. Bangunan air ini terdiri atas kolam dan dua pulau berbentuk bujur sangkar dan empat persegi panjang. Kecamatan Cengal. ditemukan juga sejumlah artefak-artefak lain yang berhubungan dengan temuan perahu. telah ditemukan oleh Balai Arkeologi Palembang sebuah perahu kuno yang diperkirakan ada sejak masa awal atau proto Kerajaan Sriwijaya di Desa Sungai Pasir.[10] Perahu ini dibuat dengan teknik pasak kayu dan papan ikat yang menggunakan tali ijuk. Pada abad ke-20.[2] Sementara dari peta Ptolemaeus ditemukan keterangan tentang adanya 3 pulau Sabadeibei yang kemungkinan berkaitan dengan Sriwijaya. parit. Tidak ada orang Indonesia modern yang mendengar mengenai Sriwijaya sampai tahun 1920-an. dan beberapa prasasti dalam Melayu Kuno merujuk pada kekaisaran yang sama. antara Muara Sabak sampai .

dengan asumsi petunjuk arah perjalanan dalam catatan I Tsing. Thailand Selatan. salah satu kawasan yang dianggap sebagai ibukota Sriwijaya. Sriwijaya telah beribukota di Kadaram (Kedah sekarang).ke Muara Tembesi (di provinsi Jambi sekarang). candi Buddha di Muaro Jambi.[14] serta hal ini dapat juga dikaitkan dengan berita tentang pembangunan candi yang dipersembahkan oleh raja Sriwijaya (Se li chu la wu ni fu ma tian hwa atau Sri Cudamaniwarmadewa) tahun 1003 kepada kaisar Cina yang dinamakan cheng tien wan shou (Candi Bungsu.[13] yang sebelumnya juga telah berpendapat bahwa letak dari pusat kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi Muara Takus (provinsi Riau sekarang).[6] dengan catatan Malayu tidak di kawasan tersebut. berdasarkan prasasti Tanjore. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). Reruntuhan Wat (Candi) Kaew yang berasal dari zaman Sriwijaya di Chaiya. ia cendrung kepada pendapat Moens. . Candi Gumpung.[6] Pembentukan dan pertumbuhan Candi Muara Takus.[15] Namun yang pasti pada masa penaklukan oleh Rajendra Chola I. Kerajaan Melayu yang ditaklukkan Sriwijaya. jika Malayu pada kawasan tersebut.

Belum banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan. dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang.[2] Agama . Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa telah melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang tidak berbakti kepada Sriwijaya. Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan ke kota-kota pantai di Indochina. orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian kemaharajaan Sriwijaya. Di abad ke-7.[2] Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka. Prasasti Kedukan Bukit adalah prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu. Ekspansi kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya.[8] Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara bahari. pendiri kemaharajaan Khmer. yang terletak di sebelah utara Langkasuka. Beberapa ahli masih memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya. memutuskan hubungan dengan Sriwijaya pada abad yang sama. Laut Jawa. Laut China Selatan. Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan.[16] selain itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya.[17][18] Kemaharajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing. juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya. peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya. namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung oleh penguasa. Tidak seperti Dharmasetu yang ekspansionis. pulau Bangka dan Belitung. pelabuhan Champa di sebelah timur Indochina mulai mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya. pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah dan berkuasa disana. Berdasarkan observasi. Ia berkuasa pada periode 792 sampai 835. dan Selat Karimata. hingga Lampung. tetapi lebih memilih untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang selesai pada tahun 825. antara lain Tarumanegara dan Holing berada di bawah kekuasaan Sriwijaya. Selat Sunda. Kota Indrapura di tepi sungai Mekong. dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3. kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja.300 mil di barat. Pan Pan dan Trambralinga. namun kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar wilayah kepulauan Asia Tenggara. menjadikan Sriwijaya mengendalikan dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara.[20] Sriwijaya tumbuh dan berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka. sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu setempat. Samaratungga menjadi penerus kerajaan.[2] Di masa berikutnya.[19] Di abad ke-7 ini. Untuk mencegah hal tersebut. Para ahli berpendapat bahwa prasasti ini mengadaptasi ortografi India untuk menulis prasasti ini. sampai raja Khmer Jayawarman II. Di abad ini pula. Selama masa kepemimpinannya. Setelah Dharmasetu. Menurut catatan. Kemungkinan yang dimaksud dengan Bhumi Jawa adalah Tarumanegara.[2] Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa. di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. Diketahui. Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer. ditemukan reruntuhan candi-candi Sriwijaya di Thailand dan Kamboja.

Antara lain pendeta dari Tiongkok I Tsing. Atiśa. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar .. pada tahun 671 dan 695.77 meter. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha.. Selain berita diatas. sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya di Nusantara. Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya.[21] Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan. Menjelang akhir abad ke-10. yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda. Palembang. pertama oleh budaya Hindu kemudian diikuti pula oleh agama Buddha.. Thailand. dinyatakan bahwa terdapat 1000 orang pendeta yang belajar agama Budha pada Sakyakirti.Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2. ditemukan di situs Bukit Seguntang. berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 masehi.. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. seorang sarjana Buddha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet dalam kertas kerjanya Durbodhāloka menyebutkan ditulis pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa penguasa Sriwijayanagara di Malayagiri di Suvarnadvipa. Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana.[23] Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9.. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. India. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha.[22] Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India. ". seorang pendeta terkenal di Sriwijaya. Peranannya dalam agama Budha dibuktikannya dengan membangun tempat pemujaan agama Budha di Ligor.. Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia. I Tsing melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. terdapat berita yang dibawakan oleh I Tsing.

Prasasti Telaga Batu menggambarkan kerumitan dan . Beberapa prasasti Siddhayatra abad ke-7 seperti Prasasti Talang Tuwo menggambarkan ritual Budha untuk memberkati peristiwa penuh berkah yaitu peresmian taman Sriksetra. tentunya menarik minat para pedagang dan ulama muslim dari Timur Tengah. kemudian tumbuh menjadi cikal-bakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak. disaat melemahnya pengaruh Sriwijaya. — Gambaran Sriwijaya menurut I Tsing.[4] Sangat dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar pusat perdagangan di Asia Tenggara. maka seorang raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman pada tahun 718 dikabarkan tertarik untuk mempelajari Islam dan kebudayaan Arab. karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung dan berdagang di Sriwijaya. sebuah masyarakat yang kompleks dan kosmopolitan yang sangat dipengaruhi alam pikiran Budha Wajrayana digambarkan bersemi di ibu kota Sriwijaya. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". seni Sriwijaya sekitar abad ke-9 M. Berdasarkan berbagai sumber sejarah. Pada salah satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan ulama ke istana Sriwijaya. Suriah.[25] Budaya Arca Maitreya dari Komering. Ada sumber yang menyebutkan. sehingga beberapa kerajaan yang semula merupakan bagian dari Sriwijaya.Sabda. Tercatat beberapa kali raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Damaskus.[24] sehingga mungkin kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. Sumatera Selatan. anugerah Maharaja Sriwijaya untuk rakyatnya.

Candi Sewu. cengkeh. dan perlindungan dari Kaisar China . Palembang[27]. kayu gaharu. persetujuan. karena bahasa ini menjadi alat komunikasi bagi kaum pedagang.[30] dan arca Maitreya dari Komering. dengan mendapatkan restu. Sejak abad ke-7. candi di Sumatera terbuat dari bata merah. Semua prasasti ini menggunakan bahasa Melayu Kuno. dan arca-arca Bodhisatwa Awalokiteswara dari Jambi[28].tingkatan jabatan pejabat kerajaan. pala. Candi Muara Takus. emas. bahasa Melayu kuno telah digunakan di Nusantara. Beberapa arca-arca bersifat Budhisme. Perak[29] dan Chaiya. Bidor. sementara Prasasti Kota Kapur menyebutkan keperkasaan balatentara Sriwijaya atas Jawa. dan Borobudur.[26] Meskipun disebut memiliki kekuatan ekonomi dan keperkasaan militer. yakni dengan penguasaan atas Selat Malaka dan Selat Sunda. Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. Di dunia perdagangan. Semua arca-arca ini menampilkan keanggunan dan langgam yang sama yang disebut "Seni Sriwijaya" atau "Langgam/Gaya Sriwijaya" yang memperlihatkan kemiripan — mungkin diilhami — oleh langgam Amarawati India dan langgam Syailendra Jawa (sekitar abad ke-8 sampai ke-9). seperti berbagai arca Budha yang ditemukan di Bukit Seguntang. Sangat berbeda dengan episode Sriwijaya di Jawa Tengah saat kepemimpinan wangsa Syailendra yang banyak membangun monumen besar. seperti yang ditemukan di pulau Jawa. Candi-candi Budha yang berasal dari masa Sriwijaya di Sumatera antara lain Candi Muaro Jambi. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditas seperti kapur barus. Sriwijaya hanya meninggalkan sedikit tinggalan purbakala di jantung negerinya di Sumatera. yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India.[31] Perdagangan Model kapal Sriwijaya tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur.[14] Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassalvassal-nya di seluruh Asia Tenggara. gading. leluhur bahasa Melayu dan bahasa Indonesia modern. Sejak saat itu. kepulaga. Ditandai dengan ditemukannya berbagai prasasti Sriwijaya dan beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuno di tempat lain. Dengan berperan sebagai entreport atau pelabuhan utama di Asia Tenggara. Akan tetapi tidak seperti candi periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit. seperti Candi Kalasan. bahasa Melayu menjadi lingua franca dan digunakan secara meluas oleh banyak penutur di Kepulauan Nusantara. Sumatera Selatan. dan timah. dan Biaro Bahal. Hubungan dagang yang dilakukan berbagai suku bangsa Nusantara menjadi wahana penyebaran bahasa Melayu.

kapal kayu bercadik ganda dan bertiang layar yang melayari lautan Nusantara sekitar abad ke-8 Masehi. kerajaan Min dan kerajaan Nan Han dengan negeri kayanya Guangdong. dan kemudian dari kronik Tiongkok disebutkan Shih-li-fo-shih dengan rajanya Shih-li-t-'o-pa-mo (Sri Indrawarman) pada tahun 724 mengirimkan hadiah untuk kaisar Cina. dan bandar Kedah dan Chaiya di semenanjung Melaya adalah beberapa bandar pelabuhan yang ditaklukan dan diserap kedalam lingkup pengaruh Sriwijaya. kembali ke Sriwijaya dengan membawa hadiah Zanji (budak wanita berkulit hitam). perdagangan dengan luar negeri cukup marak. Kalingga di Jawa Tengah. Keperluan untuk menjaga monopoli perdagangan inilah yang mendorong Sriwijaya menggelar ekspedisi militer untuk menaklukkan bandar pelabuhan pesaing di kawasan sekitarnya dan menyerap mereka ke dalam mandala Sriwijaya. Sriwijaya juga menjalin perdagangan dengan tanah Arab. karena saat itu wangsa Sailendra di Jawa adalah bagian dari mandala Sriwijaya. Hal ini merupakan upaya Sriwijaya untuk menjamin monopoli perdagangan laut di Asia Tenggara dengan menggempur bandar pelabuhan pesaingnya.[32] Karena alasan itulah Sriwijaya harus terus menjaga dominasi perdagangannya dengan selalu mengawasi — dan jika perlu — memerangi pelabuhan pesaing di negara jirannya. Mungkin angkatan laut penyerbu yang dimaksud adalah armada Sriwijaya.[33] Kejayaan bahari Sriwijaya terekam di relief Borobudur yaitu menggambarkan Kapal Borobudur. terutama Fujian. di antara kejatuhan dinasti Tang dan naiknya dinasti Song. kemaharajaan bahari yang menguasai kawasan pada kurun abad ke-7 hingga ke-13 masehi. Dengan menaklukkan bandar pelabuhan negara jiran yang berpotensi sebagai pesaingnya. Kota Kapur di pulau Bangka. Sriwijaya secara otomatis juga melebarkan pengaruh dan wilayah kekuasaannya di kawasan. Kapal layar bercadik yang diabadikan dalam relief Borobudur mungkin adalah jenis kapal yang digunakan armada Sailendra dan Sriwijaya dalam pelayaran antarpulaunya. berupa ts'engchi (bermaksud sama dengan Zanji dalam bahasa Arab). Sriwijaya juga pernah berjaya dalam hal perdagangan sedari tahun 670 hingga 1025 M. Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari Upaya Sriwijaya untuk menjamin dominasi perdagangan bahari di Asia Tenggara berjalan seiring dengan perluasan Sriwijaya sebagai sebuah kemaharajaan bahari atau thalasokrasi.untuk dapat berdagang dengan Tiongkok. Bandar Malayu di Jambi. . Kemungkinan utusan Maharaja Sri Indrawarman yang mengantarkan surat kepada khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah tahun 718. dan Samudra Hindia. Cadik tunggal atau cadik ganda adalah ciri khas perahu bangsa Austronesia dan perahu bercadik inilah yang membawa bangsa Austronesia berlayar di seantero Asia Tenggara. Fungsi cadik ini adalah untuk menyeimbangkan dan menstabilkan perahu. Tarumanagara dan pelabuhan Sunda di Jawa Barat. Selain menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok. Disebutkan dalam catatan sejarah Champa adanya serangkaian serbuan angkatan laut yang berasal dari Jawa terhadap beberapa pelabuhan di Champa dan Kamboja. Sriwijaya senantiasa mengelola jejaring perdagangan bahari dan menguasi urat nadi pelayaran antara Tiongkok dan India. Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. Oseania.[34] Pada paruh pertama abad ke-10.

[38] Periode kolonisasi Madagaskar bersamaan dengan kurun ketika Sriwijaya mengembangkan jaringan perdagangan bahari di seantero Nusantara dan Samudra Hindia. Sriwijaya kebanyakan menerapkan kedaulatannya di kawasan pesisir pantai dan kawasan sungai besar yang dapat dijangkau armada perahu angkatan lautnya di wilayah Nusantara. pembangunannya diselesaikan pada masa Samaratungga Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wangsa Sailendra Munculnya keterkaitan antara Sriwijaya dengan dinasti Sailendra dimulai karena adanya nama Śailendravamśa pada beberapa prasasti di antaranya pada prasasti Kalasan di pulau Jawa. prasasti Ligor di selatan Thailand. keduanya berasal dari Kalinga di selatan India. Para peneliti meyakini mereka adalah pemukim asal Kerajaan Sriwijaya.[35] Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Proceedings of The Royal Society.[36] Migrasi ke Madagaskar diperkirakan terjadi 1200 tahun yang lalu sekitar kurun tahun 830 M.Sebagai kemaharajaan bahari.[14] Majumdar berpendapat dinasti Sailendra ini terdapat di Sriwijaya (Suwarnadwipa) dan Medang (Jawa). pengaruh Sriwijaya jarang masuk hingga jauh di wilayah pedalaman. didasarkan atas Carita Parahiyangan[42] kemudian dikaitkan dengan beberapa prasasti lain di Jawa yang berbahasa Melayu Kuna di antaranya prasasti Sojomerto. Sementara pada prasasti Sojomerto dijumpai nama Dapunta Selendra. bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar adalah orang Indonesia.[40] Kemudian Moens menambahkan kedatangan Dapunta Hyang ke Palembang.[41] Sementara Poerbatjaraka berpendapat bahwa dinasti ini berasal dari Nusantara. Diduga penduduk yang berasal dari Sriwijaya telah mengkoloni dan membangun populasi di pulau Madagaskar yang terletak 3300 mil atau 8000 kilometer di sebelah Barat di seberang Samudra Hindia.[43][44] Hubungan dengan kekuatan regional . menyebabkan salah satu keluarga dalam dinasti ini pindah ke Jawa.[39] Hubungan dengan wangsa Sailendra Candi Borobudur. Walau asal-usul dinasti ini masih diperdebatkan sampai sekarang. hal ini merupakan sebuah petunjuk bahwa penduduk Madagaskar dikoloni oleh penduduk yang berasal dari Sriwijaya. Berdasarkan penelitian DNA mitokondria. dan prasasti Nalanda di India.[37] Bahasa Malagasy mengandung kata serapan dari bahasa Sansekerta dengan modifikasi linguistik melalui bahasa Jawa dan bahasa Melayu. suku pribumi Malagasy dapat merunut silsilah mereka kepada 30 perempuan perintis yang berlayar dari Indonesia 1200 tahun yang lalu. dengan pengecualian pulau Madagaskar.

dan adat-istiadat dari berbagai rekan perniagaan dan peradaban yang dikenal Sriwijaya saat itu. Thailand. Thailand Selatan. pala. sebagai ibu kota kerajaan tersebut. yang wilayah kekuasaannya terdiri dari dua sungai yang mengairi tanaman lidah buaya. yang isterinya pun adalah cucu dari ribuan raja. dan Timur Tengah. yang kebun binatangnya dipenuhi ribuan gajah. Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya." — Surat Maharaja Sriwijaya. dan jeruk nipis. yang berisi permintaan kepada Khalifah untuk mengirimkan ulama yang dapat menjelaskan ajaran dan hukum Islam kepadanya. yang aroma harumnya menyebar hingga 12 mil. yakni Tiongkok. melainkan hanya menunjukkan hasrat sang raja untuk mengenal dan mempelajari berbagai hukum. Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China. Aku telah mengirimkan kepadamu bingkisan yang tak seberapa sebagai tanda persahabatan. Dalam surat itu tertulis: " Dari Raja sekalian para raja yang juga adalah keturunan ribuan raja.[45] Pada tahun 100 Hijriyah (718 Masehi) Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirimkan sepucuk surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Kekhalifahan Umayyah. Banyak sejarawan mengklaim bahwa Chaiya. dan secara teratur mengantarkan utusan beserta upeti. Pengaruh Sriwijaya nampak pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya . India. Meskipun demikian surat ini bukanlah berarti bahwa raja Sriwijaya telah memeluk agama Islam.Pagoda Borom That bergaya Sriwijaya di Chaiya.[34] Peristiwa ini membuktikan bahwa Sriwijaya telah menjalin hubungan diplomatik dengan dunia Islam atau dunia Arab. rempah wangi. Untuk memperkuat posisinya atas penguasaan kawasan Asia Tenggara. Kepada Raja Arab yang tidak menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. budaya. Kuharap engkau sudi mengutus seseorang untuk menjelaskan ajaran Islam dan segala hukum-hukumnya kepadaku. di propinsi Surat Thani. Pada masa awal.

Akan tetapi akibat pertikaian suksesi singgasana Sailendra antara Balaputradewa melawan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani. pada prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. dan pada masa dinasti Yuan disebut dengan nama Yuan Miau Kwan. Setelah kejatuhan Sriwijaya.[46] Balaputra berkuasa di Palembang. Dalam prasasti Nalanda yang bertarikh 860 Balaputra menegaskan asal-usulnya sebagai keturunan raja Sailendra di Jawa sekaligus cucu Sri Dharmasetu raja Sriwijaya. raja Pala di India. Chaiya terbagi menjadi tiga kota yakni (Mueang) Chaiya. Thatong (Kanchanadit). Sriwijaya di Sumatra menjalin persekutuan melalui hubungan perkawinan dengan Wangsa Sailendra di Jawa.Sriwijaya. hubungan antara Sriwijaya dan Medang memburuk. tindakan yang kemudian dibalas dengan penghancuran Medang pada tahun 1006 oleh Raja Wurawari atas dorongan Sriwijaya. dan Khirirat Nikhom. di mana raja Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta dikeluarkannya pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma tersebut. Dengan kata lain ia mengadukan kepada raja Dewapaladewa. Dari prasasti Leiden disebutkan raja Sriwijaya di Kataha Sri Mara-Vijayottunggawarman telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma.[48] Sriwijaya juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala. dan permusuhan ini diwariskan hingga beberapa generasi berikutnya. Kemudian hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I. namun menjadi buruk setelah Rajendra Chola I naik tahta yang melakukan penyerangan pada abad ke-11. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. membantu perbaikan candi dekat Kanton pada tahun 1079. Relasi dengan Dinasti Chola di selatan India juga cukup baik.[47] Persaingan antara Sriwijaya di Sumatera dan Medang di Jawa ini kian memanas ketika raja Dharmawangsa Teguh menyerang Palembang pada tahun 990. yaitu Sumatera dan Jawa.[6] Masa keemasan . Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai raja San-fo-ts'i. Maka Wangsa Sailendra berkuasa sekaligus atas Sriwijaya dan Kerajaan Medang. Pada kurun waktu tertentu wangsa Sailendra sebagai anggota mandala Sriwijaya mengambil kendali kekuasaan. menjadi Maharaja Sriwijaya dan memerintah dari Jawa. Pada masa dinasti Song candi ini disebut dengan nama Tien Ching Kuan. bahwa haknya menjadi raja Jawa dirampas Rakai Pikatan. Seperti disebutkan sebelumnya.

Semenanjung Malaya. melindungi kapalkapal dagang. Vietnam. Kemaharajaan Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim. cengkeh. Hasil bumi Sriwijaya adalah kapur barus. Indonesia. memungut cukai.[49] Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi. Al Masudi.[2] dan Filipina. Disebutkan kapal yang tercepat dalam waktu dua tahun pun tidak cukup untuk mengelilingi seluruh pulau wilayahnya. Sriwijaya disebut dengan nama Sribuza. Thailand. pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. Berdasarkan sumber catatan sejarah dari Arab. jalur perdagangan. seorang pedagang Arab. menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi.[51] Catatan lain menuliskan bahwa Sriwijaya maju dalam bidang agraris. dan India. Ini disimpulkan dari seorang ahli dari Bangsa Persia yang bernama Abu Zaid Hasan yang mendapat keterangan dari Sujaimana. Kamboja. dengan tentara yang sangat banyak. menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan bea dan cukai atas setiap kapal yang lewat. Mengandalkan hegemoni pada kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran. Sriwijaya mengumpulkan kekayaannya dari jasa pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok. seorang musafir (pengelana) sekaligus sejarawan Arab klasik menulis catatan tentang Sriwijaya.Arca emas Avalokiteçvara bergaya Malayu-Sriwijaya. Dalam catatan itu. Jambi. Jawa. digambarkan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar yang kaya raya. kayu cendana. serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan kekuasaanya. kayu gaharu. antara lain: Sumatera. Pada tahun 955 M. pala. gambir dan beberapa hasil bumi lainya. Muarabulian. ditemukan di Rantaukapastuo. Abu Zaid menulis bahwasanya Kerajaan Zabaj (Sriwijaya - . kapulaga.[50] Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda.

bertahan dan berjaya memukul mundur angkatan laut Jawa. Sri Cudamani Warmadewa. memenangi dukungan Tiongkok dengan cara merebut hati Kaisarnya.[52] Sri Cudamani Warmadewa kembali memperlihatkan kecakapan diplomasinya. akan tetapi pada akhir abad ini Kerajaan Medang di Jawa Timur tumbuh menjadi kekuatan bahari baru dan mulai menantang dominasi Sriwijaya. Dikisahkan bahwa. di mana Haji Wurawari dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan Sriwijaya. karena negerinya diserang oleh balatentara Jawa. Raja baru Jawa tersebut adalah Dharmawangsa Teguh. Prasasti Hujung Langit tahun 997 kembali menyebutkan adanya serangan Jawa terhadap Sumatera. Serangan dari Jawa ini diduga berlangsung sekitar tahun 990-an. San-fo-tsi dan Cho-po terlibat persaingan untuk menguasai Asia Tenggara. Kaisar Tiongkok yang berbesar hati dengan persembahan itu menamai candi itu cheng tien wan shou dan menganugerahkan genta yang akan dipasang di candi itu.[54] Serangan dari Medang ini membuka mata Sriwijaya betapa berbahayanya ancaman Jawa. Kedua negeri itu saling mengirim duta besar ke Tiongkok. yaitu antara tahun 988 dan 992 pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa. Utusan San-fo-tsi yang berangkat tahun 988 tertahan di pelabuhan Kanton ketika hendak pulang. Sriwijaya memperlihatkan kegigihan persekutuan mandalanya. Berita Tiongkok dari Dinasti Song menyebut Kerajaan Sriwijaya di Sumatra dengan nama San-fo-tsi. ia mengirimkan utusan ke Tiongkok dan mengabarkan bahwa di negerinya telah selesai dibangun sebuah candi Buddha yang didedikasikan untuk mendoakan agar Kaisar Tiongkok panjang usia. Menguasai ibu kota di Palembang tidak cukup karena pada hakikatnya kekuasaan dan kekuatan mandala Sriwijaya tersebar di beberapa bandar pelabuhan di kawasan Selat Malaka.sebutan Sriwijaya oleh bangsa Arab pada masa itu-) memiliki tanah yang subur dan kekuasaaan yang luas hingga ke seberang lautan. Ia meminta kaisar Song agar Tiongkok memberi perlindungan kepada San-fo-tsi. sedangkan Kerajaan Medang di Jawa dengan nama Cho-po.[53] (Candi Bungsu. Utusan Jawa juga tiba di Tiongkok tahun 992. namun kemudian pasukan Medang berhasil dipukul mundur oleh pasukan Sriwijaya. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). Pada tahun 1003. Rangkaian serangan dari Jawa ini pada akhirnya gagal karena Jawa tidak berhasil membangun pijakan di Sumatera. pada tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan terbunuhnya raja Medang terakhir Dharmawangsa Teguh. Maharaja Sriwijaya. berhasil lolos keluar dari ibu kota dan berkeliling menghimpun kekuatan dan bala bantuan dari sekutu dan raja-raja bawahannya untuk memukul mundur tentara Jawa. maka Maharaja Sriwijaya pun menyusun siasat balasan dan berusaha menghancurkan Kerajaan Medang.[52] Kerajaan Medang berhasil merebut Palembang pada tahun 992 untuk sementara waktu. Ia dikirim oleh rajanya yang naik takhta tahun 991. Dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya.[52] Pada musim semi tahun 992 duta Sriwijaya tersebut mencoba pulang namun kembali tertahan di Champa karena negerinya belum aman.[6][48] Masa penurunan . Sriwijaya disebut-sebut berperan dalam menghancurkan Kerajaan Medang di Jawa.[11] Sriwijaya menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara sepanjang abad ke-10. yaitu peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur.

seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh dinasti Chola. Akibat kapal dagang yang datang semakin berkurang. mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya. India selatan. sehingga kapal-kapal dagang yang tiba di Palembang semakin berkurang. Kerajaan Chola telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya. Tahun 1017 dan 1025. namun Kerajaan Tanjungpura disebutkan dikelola oleh pelarian orang Melayu Sriwijaya. Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk tetap berkuasa selama tetap tunduk kepadanya. raja dari dinasti Chola di Koromandel. seperti wilayah Nikobar dan sekaligus berhasil menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu itu SangramaVijayottunggawarman.Sebuah lukisan dari Siam menunjukkan penyerangan Chola di Kedah. Rajendra Chola I.[11] Kerajaan Tanjungpura dan Nan Sarunai di Kalimantan adalah kerajaan yang sezaman dengan Sriwijaya. pajak berkurang dan memperlemah ekonomi dan posisi Sriwijaya. Karena adanya pengendapan lumpur di Sungai Musi dan beberapa anak sungai lainnya. Kota Palembang semakin menjauh dari laut dan menjadi tidak strategis.[58] Kawasan Sriwijaya dalam prasasti Tanjore Nama kawasan Pannai Malaiyur Mayirudingam Ilangasogam Langkasuka Keterangan Pannai Malayu .[55] Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita utusan San-fo-ts'i ke Cina tahun 1028. Berdasarkan prasasti Tanjore bertarikh 1030.[57] Akibatnya. Selama beberapa dekade berikutnya.[56] Faktor lain kemunduran Sriwijaya adalah faktor alam. yang ketika pada saat itu Sriwijaya diserang Kerajaan Chola mereka bermigrasi ke Kalimantan Selatan.

Pong-fong (Pahang). dan 13 potong pakaian. selatan Thailand). Chaiya sekarang. Ling-ya-si-kia (Langkasuka). Beberapa daerah taklukan melepaskan diri.[2] Pengaruh invasi Rajendra Chola I. Pa-lin-fong (Palembang). Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha dan Hindu. Chou-JuKua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggara terdapat dua kerajaan yang sangat kuat dan kaya. Lan-wu-li (Lamuri di Aceh). Kilantan (Kelantan). dan Sin-t'o (Sunda). Pa-t'a (Sungai Paka. Ji-lo-t'ing (Cherating.[59] Khususnya pada tahun 1079. selatan Thailand). terhadap hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah. Si-lan (Kamboja). yakni San-fo-ts'i dan Cho-po (Jawa). Tan-ma-ling (Tambralingga. Pada tahun 1079 dan 1088. Tong-ya-nong (Terengganu). pantai timur semenanjung malaya). yang memungkinkan Jambi untuk mengambil kepemimpinan Sriwijaya pada abad ke-11. pantai timur semenanjung malaya). Kia-lo-hi (Grahi. Kien-pi (Jambi). Sumatera. yang kemudian mengirimkan utusan untuk membantu perbaikan candi dekat Kanton. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa pada tahun 1079. serta menyerahkan pula 227 tahil perhiasan. sampai Jawa bagian barat.[6][13] . pantai timur Semenanjung Malaya). Ligor. Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) raja dinasti Chola disebut juga sebagai raja San-fo-ts'i. dan memiliki 15 daerah bawahan yang meliputi. catatan Cina menunjukkan bahwa Sriwijaya mengirimkan duta besar pada Cina. Selanjutnya dalam berita Cina yang berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada tahun 1082 masih mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan Kaisar Yuan Fong. yang merupakan surat dari putri raja yang diserahi urusan negara San-fo-tsi. sedangkan rakyat San-fo-ts'i memeluk Budha. Kemudian juga mengirimkan utusan berikutnya pada tahun 1088.[59] Ekspedisi Chola mengubah jalur perdagangan dan melemahkan Palembang.[60] Berdasarkan sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi[61] yang ditulis pada tahun 1178. rumbia. Fo-lo-an (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang). Ts'ien-mai (Semawe.[59] Ini menunjukkan bahwa ibu kota Sriwijaya selalu bergeser dari satu kota maupun kota lainnya selama periode tersebut. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja Kien-pi bawahan San-fo-tsi.Mappappalam Mevilimbangam Valaippanduru Takkolam Madamalingam Ilamuri-Desam Nakkavaram Kadaram Tambralingga Lamuri Nikobar Kedah Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. sampai muncul Dharmasraya dan Pagaruyung sebagai kekuatan baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai dari kawasan Semenanjung Malaya. masing-masing duta besar tersebut mengunjungi Cina.

(tnah rumah) tempat tinggal bini hāji. vanua. Begitu juga dalam Nagarakretagama yang menguraikan tentang daerah jajahan Majapahit. juga sudah tidak menyebutkan lagi nama Sriwijaya untuk kawasan yang sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya. mengirim sebuah ekspedisi Pamalayu atau Pamalayu. yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat . Struktur pemerintahan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prasasti Telaga Batu Prasasti Telaga Batu Masyarakat Sriwjaya sangat majemuk. Kitab ini mengisahkan bahwa Kertanagara raja Singhasari. samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua. dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa kepada raja Melayu. melainkan telah identik dengan Dharmasraya. Kadātuan ini dikelilingi oleh vanua. Kadātuan dan vanua ini merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri. tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy) sebagai kawasan yang mesti dijaga. Menurut Casparis. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di Dharmasraya sebagaimana yang tertulis pada prasasti Padang Roco. mandala dan bhūmi. Walaupun sumber Tiongkok tetap menyebut San-fo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan Laut Cina Selatan. Dari daftar 15 negeri bawahan San-fotsi tersebut. Hal ini karena dalam Pararaton telah disebutkan Malayu.[62] Kadātuan dapat bermakna kawasan dātu. samaryyāda. dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung informasi penting tentang kadātuan. Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan manuskrip yang terdapat pada prasasti Grahi. istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak lagi identik dengan Sriwijaya. yang dapat dianggap sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya terdapat vihara untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya.Namun demikian. ternyata adalah wilayah jajahan Kerajaan Dharmasraya.[11] Pembentukan satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas politik Sriwijaya. dan mengenal stratatifikasi sosial.

kayastha (juru tulis). Kota Kapur (686). Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan Sriwijaya. Talang Tuo (684). dan hulu haji (peniaga. Menurut Prasasti Telaga Batu.bermaksud kawasan pedalaman. jabatan dan pekerjaan yang diceritakan tersebut adalah raja putra (putra raja yang keempat).[63] Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan dalam struktur pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya. sthapaka (pemahat). selain diceritakan kutukan raja Sriwijaya kepada siapa saja yang menentang raja. diceritakan pula bermacam-macam jabatan dan pekerjaan yang ada di zaman Sriwijaya. Seperti yang diterangkan diatas. Kemudian terdapat juga Tuha an watak wuruh (pengawas kelompok pekerja).[20][63] Maka dari itu. waniyaga. dan dalam lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra mahkota). pratiyuvarāja (putra mahkota kedua).[Note 1] Adyaksi nijawarna/wasikarana (pembuat pisau). Sriwijaya yang begitu luas dibagi menjadi dua. dan dandanayaka (hakim). puwaham (nakhoda kapal). tukang cuci.[44] Raja yang memerintah Para Maharaja Sriwijaya[2][6] Prasasti. pratisra. Karang Brahi dan Palas Pasemah Utusan ke Tiongkok 702-716. budak raja). senopati (komandan pasukan).[20] Menurut kronik Cina Hsin Tang-shu. maka kemungkinan Kerajaan Sriwijaya dibagi menjadi dua. yakni yuvarāja (putra mahkota). Dapunta Hyang punya dua orang anak yang diberi gelar putra mahkota. marsi haji. Penaklukan Malayu. penaklukan Jawa Prasasti Kedukan Bukit (683). 724 Utusan ke Khalifah Muawiyah I dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tahun Nama Raja Ibukota 671 Dapunta Hyang atau Sri Jayanasa Srivijaya Shih-li-fo-shih Sri Indrawarman 702 Shih-li-t-'o-pa-mo Sriwijaya Shih-li-fo-shih . pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) dan rājakumāra (pewaris berikutnya). Penguasa Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja. Ahmad Jelani Halimi (profesor di Universiti Sains Malaysia) mengatakan bahwa untuk mencegah perpecahan di antara anak-anaknya itulah.[20] Adapun. bhupati (bupati). pemimpin. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Catatan perjalanan I Tsing pada tahun 671-685.

Rakai Pikatan Kehilangan kekuasaan di Jawa. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Utusan ke Tiongkok 728-742 728 Lieou-t'eng-wei-kong 743774 775 Sri Maharaja Sriwijaya Shih-li-fo-shih Belum ada berita pada periode ini Prasasti Ligor B tahun 775 di Nakhon Si Thammarat. selatan Thailand dan menaklukkan Kamboja Pindah ke Jawa Wangsa Sailendra (Jawa Tengah atau mengantikan Wangsa Sanjaya Yogyakarta) Prasasti Kelurak 782 di sebelah utara kompleks Candi Prambanan Prasasti Kalasan tahun 778 di Candi Kalasan 782 Samaragrawira atau Rakai Warak Samaratungga atau Rakai Garung Jawa Prasasti Nalanda dan prasasti Mantyasih tahun 907 Prasasti Karang Tengah tahun 824. Jawa 825 menyelesaikan pembangunan candi Borobudur Kebangkitan Wangsa Sanjaya.Tahun Nama Raja Rudra Vikraman Ibukota Sriwijaya Prasasti. & 962 Utusan ke Tiongkok 980 & 778 Dharanindra atau Rakai Panangkaran Jawa 792 840 . India 861959 960 980 Sri Udayaditya Warmadewa Se-li-hou-ta-hia-li-tan Sriwijaya San-fo-ts'i Belum ada berita pada periode ini Utusan ke Tiongkok 960. dan kembali ke Suwarnadwipa 856 Balaputradewa Suwarnadwipa Prasasti Nalanda tahun 860.

pembangunan candi untuk kaisar Cina yang diberi nama cheng tien wan shou Prasasti Leiden & utusan ke Tiongkok 1008 Utusan San-fo-ts'i ke Tiongkok 1017: dengan raja. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa 983: dengan raja. Catatan Atiśa.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. Tanjore. Ha-ch'i-suwa-ch'a-p'u (Haji Sumatrabhumi (?)). gelar haji biasanya untuk raja bawahan San-fo-ts'i Kataha 1008 1017 1025 SangramaVijayottunggawarman Sriwijaya Kadaram Diserang oleh Rajendra Chola I dan menjadi tawanan Prasasti Tanjore bertarikh 1030 pada candi Rajaraja. Utusan ke Tiongkok 988-9921003. Hie-tche (Haji) Sri Cudamani Warmadewa 988 Se-li-chu-la-wu-ni-fuma-tian-hwa Sri MaraVijayottunggawarman Se-li-ma-la-pi Sriwijaya Malayagiri (Suwarnadwipa) San-fo-ts'i 990 Jawa menyerang Sriwijaya. India Dibawah Dinasti Chola dari Koromandel Utusan San-fo-ts'i dengan raja Kulothunga Chola I (Ti-huaka-lo) ke Tiongkok 1079 membantu memperbaiki candi Tien Ching di Kuang Cho (dekat Kanton) Utusan San-fo-ts'i dari Kien-pi (Jambi) ke Tiongkok 1082 dan 1088 Belum ada berita Laporan Chou-Ju-Kua dalam 1030 1079 1082 10891177 1178 .

khususnya bagi penduduk kota Palembang. Sumatera Selatan. dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu Indonesia modern. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa buku Chu-fan-chi berisi daftar koloni San-fo-ts'i 1183 Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa Dharmasraya Dibawah Dinasti Mauli. penemuan kembali kemaharajaan bahari ini oleh Coedès pada tahun 1920-an telah membangkitkan kesadaran bahwa suatu bentuk persatuan politik raya. setidaknya di kawasan pesisir.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. Warisan terpenting Sriwijaya mungkin adalah bahasanya. Selama berabad-abad. Adapun Bahasa Melayu Kuno masih tetap digunakan sampai pada abad ke-14 M. Hal yang sama juga berlaku bagi masyarakat . Keluhuran Sriwijaya telah menjadi inspirasi seni budaya.[67] Kegemilangan Sriwijaya telah menjadi sumber kebanggaan nasional dan identitas daerah. Meskipun Sriwijaya hanya menyisakan sedikit peninggalan arkeologi dan keberadaanya sempat terlupakan dari ingatan masyarakat pendukungnya. berupa kemaharajaan yang terdiri atas persekutuan kerajaan-kerajaan bahari. pernah bangkit. kaum nasionalis Indonesia juga mengagungkan Sriwijaya sebagai sumber kebanggaan dan bukti kejayaan masa lampau Indonesia. Bahasa ini menjadi bahasa kerja atau bahasa yang berfungsi sebagai penghubung (lingua franca) yang digunakan di berbagai bandar dan pasar di kawasan Nusantara. tumbuh. dan berjaya pada masa lalu. Prasasti Grahi tahun 1183 di selatan Thailand Warisan sejarah Busana gadis penari Gending Sriwijaya yang raya dan keemasan menggambarkan kegemilangan dan kekayaan Sriwijaya. seperti lagu dan tarian tradisional Gending Sriwijaya.[65] Tersebar luasnya Bahasa Melayu Kuno ini mungkin yang telah membuka dan memuluskan jalan bagi Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Malaysia.[66] Di samping Majapahit. kekuatan ekononomi dan keperkasaan militernya telah berperan besar atas tersebarluasnya penggunaan Bahasa Melayu Kuno di Nusantara. Kerajaan Melayu.

Jean Gelman (2003). A. ISBN 978-979-8451-62-1. ed. "Le Royaume de Çriwijaya". 149. Joost van den Vondel. "Het Hindoe-tijdperk". ^ Tuha an watak wuruh juga bersifat pengurus perdagangan dan pertukangan. memuliakan. 7. Semuanya dinamakan demikian untuk menghormati. (1922). 3. I p. ISBN 9814155-67-5. di dalam F. "Perahu Kuno Kerajaan Sriwijaya Ditemukan di Sumatera Selatan ". PT. 5. Sriwijaya Post (Surat kabar harian di Palembang). . 6. ^ a b c d e f g h i j k l Munoz. ^ a b c Wijaya. by I-tsing. Paris. 10. ^ a b c Taylor. ^ Casparis. Sriwijaya TV. London. Amsterdam: N. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. hlm. (1938). Paul Michel (2006). Indonesian palaeography: a history of writing in Indonesia from the beginnings to C. ―Textes Chinois‖ 4. ^ Cœdès. ^ Krom. dan nama ini juga digunakan oleh Universitas Sriwijaya yang didirikan tahun 1960 di Palembang. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient 18 (6): 1-36. "Les inscriptions malaises de Çrivijaya". Indonesia: Peoples and Histories. 2. ISBN 0-300-10518-5. dan merayakan kemaharajaan Sriwijaya yang gemilang. Oxford.selatan Thailand yang menciptakan kembali tarian Sevichai yang berdasarkan pada keanggunan seni budaya Sriwijaya. New Haven and London: Yale University Press. George (1918). J. Palembang. Tugas mereka selain itu adalah menjalankan perdagangan di pasar-pasar dan merekalah yang bertindak sebagai pengurusnya . F. J. Singapore: Editions Didier Millet.V.[68][69] Catatan bawah 1. Taufik. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient (BEFEO) 30: 29-80. Demikian pula Kodam II Sriwijaya (unit komando militer).W. ^ a b Junjiro Takakusu. Brill. E.W. (1975). ^ a b c d e f g h Muljana. Part 1500.J. Sriwijaya. Imprimerie Nationale. L’Empire Sumatranais de Crivijaya. 24 Maret 2012. Sriwijaya Air (maskapai penerbangan). 9. dan Sriwijaya Football Club (Klab sepak bola Palembang). vol. PT Pupuk Sriwijaya (Perusahaan Pupuk di Sumatera Selatan). Pada tanggal 11 November 2011 digelar upacara pembukaan SEA Games 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya. George (1930). Stadion Gelora Sriwijaya. (1896).G. Stapel. 8. Stapel. ^ Cœdès. Diakses pada 20 April 2012. Di Indonesia.[64] Rujukan 1. Geschiedenis van Nederlandsch Indië. ^ Gabriel Ferrand. A record of the Buddhist Religion as Practised in India and the Malay Archipelago AD 671-695. Slamet (2006). ISBN 90-04-04172-9. N. nama Sriwijaya telah digunakan dan diabadikan sebagai nama jalan di berbagai kota. U. LKiS Pelangi Aksara. Upacara pembukaan ini menampilkan tarian kolosal yang bertajuk "Srivijaya the Golden Peninsula" menampilkan tarian tradisional Palembang dan juga replika ukuran sebenarnya perahu Sriwijaya untuk menggambarkan kejayaan kemaharajaan bahari ini.M.

86. ^ "Madagascar Founded By Women". PELAJARAN IPS-SEJARAH BILINGUAL:Untuk SMP/MTs. hlm. Jejak Peradaban di Tepi Batanghari. ^ P.11. ^ Iqbal. Kanisius. Bulan Bintang. Bandung: Grasindo. 23. 28. (1993). Sejarah nasional Indonesia: Jaman kuna. MA. Diakses pada 20 April 2012. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. ^ Melayu Online: Bambang Budi Utomo 27. (1993). ISBN 979407408X 19. hlm. Bandung: CV. (1992). 14. Jakarta: Mizan. PT Balai Pustaka. ^ a b c Marwati Djoened Poesponegoro. ^ Srivijaya Art In Thailand 32. ^ a b Soekmono. (1992). 9. Lonely Planet. 13. Museum Negeri Sumatera Selatan. Discovery. ^ Collins 2005. Azyumardi (2006). ^ Supratna. Dr. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. ^ a b c d Susanti. ISBN 978-979-543-708-6. Ilmu politik Islam V. Beberapa Situs dan Temuannya". H. ^ Bukit Siguntang 28. ISBN 9839961411. 35. Diakses pada 7 Juli 2010. 37.com. 17. . PT Balai Pustaka. 30. Bentara Budaya Jakarta. Azyumardi Azra. ^ Cœdès. Early Indian Influences in Southeast Asia 30. University of Hawaii Press. ^ George Coedès. J. 9-11 November 2006 29. ^ Collins 2005. ISBN 979413967X. hlm. ISBN 979-758-597-2. ISBN 979-433-430-8. 26. 9th-10th century (bronze) 31. "Penghuni Pertama Pulau Madagaskar Berasal dari Kerajaan Sriwijaya ". Edisi Pemuktahiran. Zainal Abidin (1979). hlm. Diakses pada 23 Maret 2012. Yusuf Ali (August 2011). (1994). 12. YRAMA WIDYA. George (1996). Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia 2. Louis-Charles Damais. ISBN 979-407-408-X 15. Muhammad. Islam in the Indonesian world: an account of institutional formation. 22. Diakses pada 18 April 2012. ^ "History of Madagascar". hlm. Sejarah Nasional Indonesia II (6 Seri). 121. Nugroho Notosusanto. Photograph and artifact exhibition of Muara Jambi Archaeological site. ^ Ahmad Rapanie. Dini. Nana (2008). Kanisius. Rohman. ^ Titik Temu. Sejarah untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas: Program Bahasa. 17 April 2012. "Kerajaan Sriwijaya. 8. ^ a b Azra. 20. 36. found in Chaiya. ^ Marwati Djoened Poesponegoro. Brill Archive 16. Suwarno. 21. 25. hlm. ISBN 979-413-290-X. 18. ^ Ahmad. 34. Mizan Pustaka. Nugroho Notosusanto. ^ Prof. (2002). ^ Sucipto 2009. ^ a b c d Sucipto 2009. ^ Bridgeman: Avalokitesvara figure from the Srivijaya Period. religion & language of an early Malay polity : collected studies.com. filosofis & sosio-yuridis kenegaraan. 24.. 33. Kelas VII. Cahyo Sulistianingsih. Pancasila budaya bangsa Indonesia:Penelitian Pancasila dengan pendekatan historis. The Indianized States of Southeast Asia. ISBN 0-8248-0368-X. Sriwijaya: history. ^ KaalaChaKra. R. Ribuan Nata. Thailand. ^ Halimi 2008. MBRAS. Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang.

54. ^ Kulke. H. Proceedings of The Royal Society B. ^ "A small cohort of Island Southeast Asian women founded Madagascar". "An Early Age of Commerce in Southeast Asia. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient XXXIII: 121-144. ^ Majumdar. 48. hlm.N. His Work on the Chinese and Arab Trade in the Twelfth and Thirteen centuries.. Yogyakarta: PT. BKI 114: 254-264. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. ^ Suriansyah Ideham. 61. hlm. ^ Collins 2005. II. Sriwijaya. 49. 46. University of Madras. 65. (2003). 40. Diakses pada 25 Agustus 2012. Wolters.C. 62. ed. hlm. ^ Hirth. "Çriwijaya. 43. 150. Diakses pada 23 Maret 2012. ^ Wade. 12. LKiS Pelangi Aksara.38. hlm. 39. ^ Southeast Asia Digital Library: About Malay 66. Melayu online. 900–1300 CE". ^ O. ISBN 978-979-8451-62-1. hlm. ^ Moensr. hlm. 252. 56. 47. Prasasti Indonesia I.L.org. R. 120. Stapel. 63. Stapel. (1956). Bulletin de l’École Française d’Extreme Orient 80 (1): 159-180. Early Kingdoms. Sriwijaya. ^ a b c Munoz. "Preliminary report on the discovery of an Old malay inscription at Sojomerto". Vol. (1911). Yahoo News Indonesia. . de Çailendra-en de Sanjāyavança". ^ Muljana. Chao Ju-kua. Slamet (2006). ^ Kulke. Nagapattinam to Suvarnadwipa: reflections on Chola naval expeditions to Southeast Asia. 44. ^ "Wanita Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar". pages 77. Diakses pada 23 Maret 2012. 51. hlm. Jainal D. W. Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th century A. ^ De Casparis. Djoko (2005). J. 53. Diarsipkan dari yang asli pada 25 Agustus 2012. ^ Sucipto 2009. J. TBG LXXVII: 317-487. R. 64. (2007:17).W. "Çriwijaya. 21 Maret 2012. (1967). Yāva en Katāha". Ithaca. hlm. hlm. Institute of Southeast Asian. F. ^ Rasul. 151. (1933). entitled Chu-fan-chi.D. "Le rois Çriwijaya de Suvarnadvipa"... "Kerajaan Nan Sarunai". Diakses pada 16 Januari 2013.W. Cornell University Press. 52. ^ Munoz 2006. 50. ^ Muljana. hlm. N. ed. F. ISBN 981-230-936-5. 167. 60. 110-111. p. H. 29. ^ Poerbatjaraka. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-8451-62-1. A. ^ a b Casparis. ^ a b Munoz 2006. ^ a b Halimi 2008. www... 165. (1935). 45. Agonies and Dreams: The Filipino Muslims and Other Minorities". ^ a b c Munoz 2006. St Petersburg.. (1937). 57. 41.C. PT. ISBN 979-221351-1. "Kadātuan Śrīvijaya‘—Empire or Kraton of Śrīvijaya? A Reassessment of the Epigraphic Data". (1956). 59. (2009). 58. Geoffrey (2009). 122. The Cholas.eastwestcenter. LKiS Pelangi Aksara. MISI III: 241-251. Bandung: Masa Baru. Budaya bahari. ^ Sastri K. Slamet (2006). Quezon City: CARE Minorities. Brill Archive 55.. Early Indonesian Commerce: a study of the origins of Śrīvijaya. ^ Pramono. ^ Halimi 2008. F. (1993). 42. ^ Boechari (1966).

2003. ed (dalam bahasa Indonesia). A Short History of China and Southeast Asia: Tribute. Lynda Norene Shaffer. ISBN 981-230-103-8. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. 9. Singapura:Editions Didier Millet. Hall. 1996. (2005) (dalam bahasa Indonesia). Yogyakarta: LKiS. Southeast Asia: Past and Present. Trade. R. E. London: ME Sharpe Armonk. Suminto. Pranala luar     (Indonesia) Kerajaan Sriwijaya di MelayuOnline. A History of South-east Asia. Paul Michel (2006). Bahasa Dunia Sejarah Singkat. James T. Sriwijaya. hlm. Ahmad Jelani (2008) (dalam bahasa Melayu). Sucipto (2009).com (Indonesia) Balai Arkeologi Palembang dan Sriwijaya Society (Inggris) Sejarah Melayu. ISBN 981-4155-67-5. Bahasa Melayu. 1955. London: Allen and Unwin. (2000). Collins. Stuart-Fox. Halimi. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. Perkembangan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu Budha serta Peningalannya. Buddhist Empires (Inggris) Śrīwijaya: A Centre of Learning? [tampilkan] l•b•s Sumber sejarah berkaitan dengan Sriwijaya [tampilkan] l•b•s Kerajaan di Sumatera [tampilkan] l•b•s Sejarah kekaisaran di dunia Kategori:  Pendirian tahun 600-an . Kuala Lumpur: Utusan Publication & Distributors Sdn Bhd. Maritime Southeast Asia to 1500. London: Macmillan. ISBN 9798451627. Sejarah dan Tamadun Bangsa Melayu [Sejarah dan Peradaban Bangsa Melayu]. Solo: Tiga Serangkai. 68. G. D. Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN Strategic Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN. Boulder: Westview Press. Slamet (2006). ^ Smith. ISBN 978-979-045-686-0. Jakarta: KITLV bekerjasama dengan Pusat Bahasa dan Yayasan Obor Indonesia. A. Muljana. ^ Spectacular Opening of the 26th SEA GAMES in Palembang Bacaan Lanjutan          D. Martin. ^ The new Golden Peninsula Games 69. Munoz. ISBN 979-461-537-4.L.67. and Influence. SarDesai. ISBN 978-967-61-2155-X. 1997.

   Pembubaran tahun 1100-an Kerajaan di Nusantara Kerajaan Sriwijaya Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain        Aragonés ‫ال عرب ية‬ Български Bahasa Banjar Català Cebuano Česky .

                            Deutsch English Español Suomi Français हिन्दी Italiano 日本語 한국어 Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Polski Português Русский संस्कृ तम् Basa Sunda Svenska தமிழ் ไทย Українська Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 14. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. 24 Januari 2013.08.  . Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

    .

    .

   .

   .

More sizes Image may be subject to copyright.   BERWISATA KE TAMAN PURBAKALA KERAJAAN SRIWIJAYA PALEMBANGkamar-bujang.blogspot.1200 × 1600 .   .com .

     .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

    .

   .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

Saat itu. Gelombang imigran dari luar dimulai pada akhir zaman es (pleistocene) usai tepatnya sekitar 10. imigran berbagai bangsa mulai menjejakan kakinya di Kalimantan yang saat itu dikenal dengan sebutan Tanjung Nagara. Kalimantan Selatan. Kerajaan Sriwijaya Dilahirkan dari Suku Dayak OPINI | 17 July 2012 | 14:19 Dibaca: 5044 Komentar: 2 3 menarik Wajar. Berdasarkan peta persebaran sejarah nusantara. membuat saya berasumsi jika adanya dugaan Suku Dayak merupakan nenek moyang Bangsa Indonesia. bisa saja itu salah satu taktik . Suku Dayak memang lahir lebih dahulu ketimbang suku-suku yang lainnya. yakni tokoh Suku Dayak Maanyan yang bernama Lua pergi ke tanah melayu. jika untuk setiap tokoh sejarah akan memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. Persebaran manusia di Kalimantan pun terus berkembang. Melayu atau yang lebih dikenal dengan nama Malaka merupakan pusat perdagangan yang ramai. Penyebutan nama sebagai identitas diri pada zaman dulu merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting. ditambah adanya gelombang imigran proto melayu. Orang Suku Dayak memang terkenal memiliki ilmu tinggi. jika dikatakan Suku Dayak adalah suku tertua di Nusantara. Sehingga tidak heran pula. Begitu juga dengan perannya sebagai cikal bakal lahirnya kerajaan-kerajaan di Nusantara. dijelaskan cucu pertama dari Anyan.000 tahun lalu melalui jalur timur laut. salah satunya adalah Kerajaan Sriwijaya. Mungkin. merantau ke Pulau Sumatera yang masih merupakan tanah Melayu.000-6. Itu yang terkadang membuat kebingungan saat akan membedah sejarah masa lampau. Berdasarkan Cerita Urang Sepuluh dari Banjar. sehingga kebanyakan setiap tokoh yang dikenal hanya akan dipanggil sesuai dengan kemampuan atau ilmu yang mereka miliki. Lua yang mengikuti jejak Sang Kakek. Keberadaan Suku Dayak yang lebih dahulu menginjakan kakinya di Bumi Nusantara ini.

Hal itu dijelaskan pada Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan M Batenburg pada 29 November 1920 lalu di Kampung Kedukan Bukit. Palembang. nama Lua berganti menjadi Naga. Keturunan Anyan dari anaknya Masari mendirikan kerajaan Candi Laras di Margasari (Kab. Hasil dari perpaduan antara suku Melayu dan Dayak itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal Suku Banjar. Dapunta Hyang merupakan sebuah gelar yang mutlak disandang oleh semua Raja Sriwijaya. Raja Sriwijaya ke-X yang berganti nama ketika mendirikan Kerajaan Malaka menjadi Iskandar Zulkarnaen atau Raja Gentar ALam karena ilmu saktinya yang dapat menggentarkan alam. Sumatera Selatan. Para Imigran Melayu yang mempunyai kebudayaan lebih maju dibanding penduduk lokal pada masa itu mendirikan perkampungan kecil di daerah pesisir Sungai Tabalong. Lua berarti Naga. Kerajaan Sriwijaya dapat diprediksi telah lahir sebelum abad ke 7 Masehi.4 M. Kecenderungan adanya dugaan Kerajaan Sriwijaya dilahirkan dari Kerajaan Purba yang dibangun Suku Dayak terlihat dari beberapa kesamaan seperti ornamen bunga teratai. salah seorang tokoh besar Suku Dayak dari Kerajaan Purba Nan Marunai. serta lambang naga yang merupakan hewan agung yang dipercaya Suku Dayak. Di Kalimantan Selatan. hal itu sangat mungkin terjadi. http://lookman89. Karena jika dipikir oleh akal manusia zaman sekarang. Jika benar seperti itu.com/2011/10/15/hikayatdayak-banjar/. Bukti lainnya adalah Prasasti Batung Batulis yang ditemukan di kompleks Candi Laras Margasari bertahun 606 Saka. Jadi. Tapin sekarang) pada Tahun 678 M. Berdasarkan cerita lainnya. warna kuning dan emas sebagai warna kebesaran.wordpress. Lahirnya Kerajaan Sriwijaya diduga lebih tua dari Kerajaan Kutai. sangat tidak mungkin jika ada manusia yang bisa hidup dengan usia yang berabadabad lamanya.untuk menyamarkan identitas orang yang sama. pada abad ke-5 M berdiri sebuah kerajaan di Kalimantan Selatan bernama Kerajaan Tanjungpuri. Seperti halnya Lua yang merupakan cucu pertama dari Anyan. Sehingga patut dipertanyakan Raja Sriwijaya ke berapa yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut? Dari sebuah artikel yang saya langsir. Bukti keberadaan Kerajaan Candi Laras adalah Tulisan di Prasasti ―Kedukan Bukit‖ yang terdapat di kota Palembang bertahun 605 Saka/ 683 M berhuruf Pallawa. Semakin lama perkampungan di pesisir Sungai Tabalong itu semakin ramai sehingga akhirnya menjadi sebuah kerajaan kecil bernama kerajaan Tanjungpuri (diperkirakan terletak di kota Tanjung sekarang). bisa saja di Tanah Melayu. Isi tulisannya adalah ―Jaya Sidda Yatra‖ yang artinya perjalanan . Berdirinya kerajaan ini bermula dari kedatangan para Imigran Melayu dari Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatera pada sekitar abad ke. Sama seperti Raja Prameswara. Dalam prasasti tersebut dijelaskan Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci ke timur dengan membawa 2 laksa tentara. Tapi saya beropini untuk zaman dulu. Para imigran tersebut berbaur bahkan melakukan perkawinan dengan penduduk setempat yakni Suku Dayak. Kelurahan 35 Ilir. Isi tulisan ―Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan perahu dari Minanga Tamwan membawa dua laksa tentara menuju timur‖.

Bukti lainnya lagi adalah ditemukannya Patung Buddha dipangkara. Menarik Banua Bumi. Hal itu menjelaskan..Ziarah. Jika menilik nama Sang Tokoh. Menurut Arkeologi Nasional prasasti tersebut berasal dari Sriwijaya. Cerita lain menyebutkan.. merupakan hal yang logis sebab perjalanan waktu itu mungkin saja mencapai setahun dari Sriwijaya ke Candi Laras di Pulau Kalimantan. Prasasti Kedukan bukit bertahun 605 Saka yang merupakan Tahun keberangkatan dari Sriwijaya dan Prasasti Batung Batulis bertahun 606 Saka yang merupakan Tahun kedatangan di Candi Laras Marga Sari.. Raja Sriwijaya yang datang ke tanah Kalimantan dikenal juga dengan sebutan Datuk Rimba atau Raja Gentar Alam. Jadi dua buah prasasti tersebut mempunyai keterkaitan karena memiliki kesamaan yaitu berhuruf Pallawa. Kemudian dari cara ekspansi Kerajaan Sriwijaya itulah yang juga melahirkan Kerajaan besar lainnya seperti Kerajaan Majapahit.. hal itu menjelaskan Raja Sriwijaya yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut adalah Prameswara yakni. dan Kerajaan Minangkabau. Kerajaan Sunda. Raja Sriwijaya ke-X. ***   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 4 Mpok Preci. patung tersebut dikenal sebagai azimat keselamatan bagi pelaut Sriwijaya yang beragama Buddha. pada abad ke 7 Masehi bukan merupakan masa awal berdirinya Kerajaan Sriwijaya. . Sehingga menghapus mitos selama ini yang mengatakan bahwa Candi laras didirikan oleh Ampu Jatmika asal Keling pada Tahun 1387 M. Jadi sebenarnya yang datang ke Candi Laras di Marga Sari itu adalah rombongan dari kerajaan Sriwijaya pada Tahun 683 M. melainkan masa awal kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang mulai melakukan perluasan wilayahnya dengan cara asimilasi ke berbagai daerah.

Pada awal pertumbuhannya sebagian penduduknya hidup bertani dan berpusat di muara sungai Kampar.kemungkinan yang menarik… Laporkan Komentar KERAJAAN SRIWIJAYA Sriwijaya merupakan 3 kerajaan terbesar di wilayah Sumatra. Inspiratif KOMENTAR BERDASARKAN : 17 July 2012 14:44:15 wow.. yaitu: 1.. 2. Juga menguasai jalur perdagangan antara lain pelayaran ke India LETAK KERAJAAN SRIWIJAYA . Dua kerajaan yang lain adalah kerajaan Tulang Bawang dan kerajaan Melayu. Kerajaan Srwijaya melewati dua masa dalam perkembangannya. Pada masa pertumbuhannya Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan Maritim dan Sriwijaya mampu menguasai tempat perdagangan baik nasional ataupun Internasional... Menarik Anwar Fata..Menarik Iwan Basuk.

Raja terakhir Sriwijaya adalah Marawijaya Tunggawarman. Raja yang terbesar pada masa Sriwijaya adalah Balaputradewa. Sunda. 2. Hal ini dikarenakan: 1. Ayahnya bernama Samaratungga yang kawin dengan Dewi Tara putri dari raja Darmasetu. sekitar Muara Takus di Riau lalu pindah ke Jambi kemudian ke Palembang. 4. antara lain pelayaran ke India dan menguasai beberapa bandar di Malaya 3. Sriwijaya buka hanya kerajaan senusa artinya hanya menguasai satu pulau melainkan negara antar nusa yang artinya menguasai beberapa pulau. RAJA-RAJA SRIWIJAYA Dari prasasti Nalanda ( India ) disebutkan bahawa raja Balaputradewa adalah cucu dari raja Sriwirawairimathana dari keluarga Sailendra. . Karena Balaputradewa perang dengan Rakai Pikatan memperebutkan tahta menggantikan Samaratungga dan dimenangkan oleh Rakai Pikatan lalu Balaputradewa melarikan diri ke Sriwijaya lalu diangkat menjadi raja. Sriwijaya menguasai selat Malaka. Sejak pemerintahan Darmasetu Sriwijaya membangun kerajaan menjadi besar. kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Budha Mahayana di kawasan Asia Tenggara. Melimpahnya hasil bumi Sriwijaya ( rempah-rempah dan emas ) Kejayaan Srwijaya terlihat pada bidang: 1. Leteknya strategis 2. Samaratungga memerintah tahun 824 M. Agama. Sriwijaya menguasai lalu lintas laut.Dari prasasti dan peninggalan yang ditemukan dapat dirimpulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah. KEJAYAAN SRWIJAYA Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada abad ke-7 dan ke-8. Ekonomi. semenanjung Malaka dan tanah genting sebagai pusat perdagangan. Mula-mula di Minangatmwan. Politik. Dengan armada lautnya yang kuat Sriwijaya menguasai jalur perdagangan.

Prasasti kedukan bukit ( 683 M ) Prasasti ini ditemukan di kedukan bukit di tepi sungai tatang dekat Palembang. Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1. Isinya menyebutkan bahwa atas perintah Dapunta Hiyam telah dibuat taman yang disebut Sriksetra untuk kemakmuran semua makhluk. Mundurnya perekonomian Sriwijaya karena bandar-bandar penting sudah melepaskan diri 3. berangkat dari Minanggatamwan denagn naik perahu sedangkan tentara sebanyak 1312 lewat jalan darat. Prasasti Talang Tuo ( 684 M ) Prasasti ini ditemukan di Talang Tuo dekat Palembang.000 tentara. Tanahkra. Tahang dll 2. BUKTI-BUKTI ADANYA KERAJAAN SRIWIJAYA a. hubungan kerjasama itu memburuk dikarenakan karena raja Coalmandala yang iri melihat perkembangan Sriwijaya yang sangat pesat. . Prasasti 1. Dan pengaruh kerajaan Singasari yang hubungan dengan Kerajaan Melayu.MASA KERUNTUHAN KERAJAAN SRIWIJAYA Pada saat Sriwijaya diperintah oleh Marawijaya Tunggawarman putra dari Sri Sudamaniwarmadewa telah menjalin kerjasama dengan Kerajaan Colamandala India selatan. Datang di Melayu dan akhirnya kota Sriwijaya. Berulang kali diserang oleh kerajaan Thailand yang mengarahkan kekuasaanya ke arah selatan. Negara taklukkanya melepaskan diri seperti Ligor. Disamping itu juga ada doa-doa yang bersifat Budha Mahayana. Isinya menceritakan bahwa pada tahun 683 M ada seorang yang bernama Dapunta Hiyam mengadakan perjanjian suci dengan membawa 20. 2. Sriwijaya diserang oleh raja Rajendracola ( Colamandala ) pada tahun 1023 Raja Sriwijaya dapat ditahan.

Isinya yaitu tentang permohonan kepada dewa agar menjaga keamanan dan keselamatan bagi kerajaan Sriwijaya. Kemudian pada tahun 685 M ia datang lagi ke Sriwijaya untuk menterjemahkan kitab agama Budha. Berita-berita 1. Dalam parasasti ini juga di jelaskan bahwa Sriwijaya berusaha keras memperluas kekuasaanya. Jadi pada abad ke-7 M Sriwijaya telah berkembang menjadi pusat kegiatan agama Budha di Asia Tenggara. 5. 6. Berita Cina Isinya bahwa pada tahun 671 M I-Tsing telah singgah di Sriwijaya dalam perjalanan ke India. 4.Berita Chau-Yu-Kua Isinya tentang masa keruntuhan Sriwijaya pada abad ke-12. Prasasti Kota Kapur Prasasti ini di temukan di Bangka. Prasasti Palas Pasemah Prasasti ini ditemukan di Lampung selatan. Categories: Kapitalisme.3. 2. Prasasti Karang Berahi Prasasti ini ditemukan di Jambi. b. Isinya hampir sama dengan Prasasti Kota Kapur. Prasasti ini ada di India bagian selatan. Prasasti Rajendracolah Prasasti ini menceritakan masa keruntuhan Sriwijaya. Sejarah Kerajaan Indonesia Related Post: Sejarah Kerajaan Indonesia  Raja-raja Mataram . Isinya menebutkan bahwa daerah Lampung selatan saat ini sudah di duduki Sriwijaya.

Ijin Copas bang 27 Oktober 2012 17..       Kerajaan Mataram KERAJAAN MAJAPAHIT KERAJAAN SINGASARI PEMERINTAHAN HARSHAWARDANA (606-647) KERAJAAN KEDIRI MASA PEMERINTAHAN AIRLANGGA MASA PEMERINTAHAN DARMAWANGSA Kapitalisme           Capital Accumulation dan Penolakan Nilai Intrinsik Alam sebagai Karakteristik Kapitalisme Peradaban Mesir Kuno Gerakan Reformasi di Eropa Barat dan Pertumbuhan Kapitalisme Kolaborasi Soekarno dan Hatta Dalam Politik Nasional Pada Masa Pendudukan Jepang PERANAN DOKTRIN MONROE.. POLITIK LUAR NEGERI DAN KAITANNYA DENGAN TRADISI DEMOKRASI DI AMERIKA SERIKAT Pergeseran Pemikiran Kapitalisme untuk Mempertahankan Dominasinya Suksesi Presiden Soeharto dalam Pemilu 1971 Hukum Laut Indonesia Raja-raja Mataram Review Buku Tentang Ebook Daftar Tokoh Dunia 1 comments: Anonim mengatakan.25 Poskan Komentar Links to this post Buat sebuah Link Posting Lebih Baru » « Posting Lama Beranda .

Kerajaan Kadiri Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Dahanapura Jawa Kuna Hindu Buddha Pemerintahan Monarki -Raja pertama Sri Samarawijaya (1042-?) -Raja terakhir Kertajaya (1194-1222) Jayakatwang (1292-1293) Sejarah -Dibagi dari Kahuripan 1042 . Panjalu. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). kemudian bersatu menjadi Kerajaan Kediri Berdiri Didahului oleh Digantikan oleh Ibu kota Bahasa Agama 1042-1222 Kahuripan Singasari Daha. Kediri Kerajaan Janggala dan Panjalu (Kediri). bacaan terkait atau pranala luar.

1677) .Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah -Bergabung antara 1116-1135 kembali dengan Janggala 1157 -Kakawin Bhāratayuddha selesai ditulis 1222 -Runtuh oleh pemberontakan Ken Arok Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Lihat pula Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. . Kerajaan ini berpusat di kota Daha. yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. lihat Kediri (disambiguasi).Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Artikel ini membahas tentang Kerajaan Kediri (Sejarah Nusantara). Untuk kegunaan lain. Kerajaan Kediri atau Kerajaan Panjalu.

4 4.6 6. Sesungguhnya kota Daha sudah ada sebelum Kerajaan Kadiri berdiri. Nama ini terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga tahun 1042.1 1. abad ke-12 dan ke-13. berasal dari Kediri. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit o 5. melainkan pindah ke Daha.2 2. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh o 5.Daftar isi       1 Latar Belakang Kerajaan Kediri 2 Perkembangan Kediri 3 Karya Sastra Zaman Kadiri 4 Runtuhnya Kadiri 5 Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri o 5. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu o 5. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri o 5. Hal ini sesuai dengan berita dalam Serat Calon Arang bahwa. pusat kerajaan sudah tidak lagi berada di Kahuripan. Pada akhir November 1042.3 3. yang berarti kota api. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit 6 Kepustakaan Latar Belakang Kerajaan Kediri Arca Wishnu. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari o 5.5 5. saat akhir pemerintahan Airlangga. Daha merupakan singkatan dari Dahanapura. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan .

Perkembangan Kediri Masa-masa awal Kerajaan Panjalu atau Kadiri tidak banyak diketahui. sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. Jadi. Jawa. yaitu Daha. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. yaitu Panjalu Jayati. atau Panjalu Menang. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Menurut Nagarakretagama. yang berpusat di Daha. nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai dari pada nama Kadiri. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara. nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lung dalam kronik Cina berjudul Ling wai tai ta (1178). Karya Sastra Zaman Kadiri . Kerajaan Janggala lahir sebagai pecahan dari Panjalu. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya. Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. Adapun Kahuripan adalah nama kota lama yang sudah ditinggalkan Airlangga dan kemudian menjadi ibu kota Janggala. Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). Bahkan.kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. dan Sumatra. Prasasti Turun Hyang II (1044) yang diterbitkan Kerajaan Janggala hanya memberitakan adanya perang saudara antara kedua kerajaan sepeninggal Airlangga. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. nama kerajaan yang dipimpin Airlangga sudah bernama Panjalu. bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab. Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti-prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kadiri. Pada mulanya. yaitu Kahuripan. sebelum dibelah menjadi dua. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah. Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui. di Jawa ada Kerajaan Panjalu.

BerlinDahlem. Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. koleksi Museum für Indische Kunst.Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. yang sejak saat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atau Singhasari. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. abad X/XI. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi dekat desa Ganter. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan pasukan Kertajaya. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Selain itu. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. dan dikisahkan dalam Pararaton dan Nagarakretagama. Runtuhnya Kadiri Arca Buddha Vajrasattva zaman Kadiri. . Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Jerman. Dengan demikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri. Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya.

yaitu Jayakatwang. yaitu Panjalu. berdasarkan prasasti Galunggung (1194).Setelah Ken Arok mengalahkan Kertajaya. namun hanya bertahan satu tahun dikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan oleh pasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara. Sri Jayabhaya. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh Airlangga. putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri. prasasti Wates Kulon (1205). Sri Jayawarsa. Sri Bameswara. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari Kerajaan Panjalu runtuh tahun 1222 dan menjadi bawahan Singhasari. Daha kemudian menjadi ibu kota kerajaan bagian barat. Ketika ia turun takhta tahun 1042. berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana. merupakan pendiri kota Daha sebagai pindahan kota Kahuripan. merupakan putra Airlangga yang namanya ditemukan dalam prasasti Pamwatan (1042). berdasarkan prasasti Sirah Keting (1104). prasasti Palah (1197). Raden Wijaya. dan Kakawin Bharatayuddha (1157). Prasasti Kamulan (1194). Tahun 1258 Jayasabha digantikan putranya yang bernama Sastrajaya. 2. prasasti Panumbangan (1120). berdasarkan prasasti Jaring (1181). prasasti Talan (1136). 3. Berdasarkan prasasti Mula Malurung. Sri Kertajaya. karena dendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok. berdasarkan prasasti Ngantang (1135). Sri Kameswara. Sri Aryeswara. Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri Berikut adalah nama-nama raja yang pernah memerintah di Daha. Jayakatwang memberontak terhadap Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. berdasarkan prasasti Angin (1171). diketahui raja-raja Daha zaman Singhasari. yaitu:  Mahisa Wunga Teleng putra Ken Arok . kerajaan yang dipimpin Airlangga tersebut sebelum dibelah sudah bernama Panjalu. Jayakatwang membangun kembali Kerajaan Kadiri. Sri Sarweswara. Tidak diketahui dengan pasti apakah ia adalah pengganti langsung Sri Samarawijaya atau bukan. dan Pararaton. Nagarakretagama. Pada tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya. berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161). berdasarkan prasasti Padelegan I (1117). dan prasasti Tangkilan (1130). Sri Gandra. merupakan raja terbesar Panjalu. ibu kota Kadiri: 1. Menurut Nagarakretagama. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu          Sri Samarawijaya. wilayah kerajaan dibelah menjadi dua. Setelah berhasil membunuh Kertanegara. Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. Ken Arok mengangkat Jayasabha.

Raja yang memimpin bergelar Bhre Daha tapi hanya bersifat simbol. Nama raja ini identik dengan Dyah Ranawijaya yang dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak tahun 1527. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit Menurut Suma Oriental tulisan Tome Pires. yang kemudian menjadi raja Singhasari 4. Suhita 1415-1429 ? 5. 5. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Waringin Pitu 6. [sembunyikan] l•b•s . Sejak saat itu nama Kediri lebih terkenal dari pada Daha. 3.29:19.). Tapi pada tahun 1293 ia dikalahkan Raden Wijaya pendiri Majapahit.de Graaf dan T. 31:34. Jakarta: Bhratara Poesponegoro & Notosusanto (ed. 32:18. Manggalawardhani 1464-1474 Prasasti Trailokyapuri 6. karena pemerintahan harian dilaksanakan oleh patih Daha.30:8. Jakarta: Balai Pustaka. Jayanagara 1295-1309 Nagarakretagama.didampingi Patih Arya Tilam. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri Jayakatwang. adalah keturunan Kertajaya yang menjadi bupati Gelang-Gelang.didampingi Patih Lembu Sora. pada tahun 1513 Daha menjadi ibu kota Majapahit yang dipimpin oleh Bhatara Wijaya.27:15.47:2. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit Sejak tahun 1293 Daha menjadi negeri bawahan Majapahit yang paling utama. Jayeswari 1429-1464 Pararaton. Kepustakaan    H. Jayakatwang kemudian membangun kembali Kerajaan Kadiri. 1990.H. 29:31. Prasasti Sukamerta . 1979.4:1 . kemudian Gajah Mada. Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti Slamet Muljana. 31:10. 2001.21 4. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Indudewi 1375-1415 Pararaton.   Guningbhaya adik Mahisa Wunga Teleng Tohjaya kakak Guningbhaya Kertanagara cucu Mahisa Wunga Teleng (dari pihak ibu). Terj.J. Rajadewi 1309-1375 Pararaton. Pigeaud. Bhre Daha yang pernah menjabat ialah: 1. Nag. 2. Tahun 1292 ia memberontak hingga menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singhasari.

Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Buddha) 1500-sekarang (Islam) Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1042 .1222 Janggala Singasari Kategori:    Kerajaan Kadiri Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia .Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu.

32. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Li   KERAJAAN KEDIRI Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai.Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain              English ‫ف ار سی‬ Suomi Français 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Русский Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 09. 11 Desember 2012. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. .

Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut.  Perkembangan Kerajaan Kediri  Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. Diduga Kerajaan . yaitu Dahanaputra. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri.

Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (12681292). terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara.Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Karena perilakunya yang baik. berhasil meloloskan diri ke Madura. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Jayakatwang.  Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Kerajaan Singasari. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. LIHAT JUGA  Mataram Kuno. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang.  Runtuhnya Kediri  Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. Raden Wijaya. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Pada tahun 1293. Kerajaan . Kerajaan Majapahit. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri.

      Atas: Arca Syiwa ini dibangun pada masa Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu sebagai persembahan kepada Dewa Syiwa. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . << Kiri bawah : Patung Airlangga dalam perwujudan Dewa Wisnu. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Abdul. . Jilid 5. salah satu peninggalan Kerajaan Kediri. << Tengah : Arca ini menggambarkan seorang laki-laki pada masa Kerajaan Kediri. TAHUKAH KAMU Pada masa kejayaannya Kerajaan Kediri berkembang menjadi kerajaan maritim yang menguasai perairan timur wilayah Nusantara. Halaman 115. << Kiri atas : Kerjasama tentara Mongol dan pasukan Arya Wiraraja dapat mengalahkan pasukan Kediri di bawah pimpinan Jayakatwang. 2005. Sumber : Syukur.

Rembang. Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmana yang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. Pada tahun 1041 atau 963 M Raja Airlangga memerintahkan membagi kerajaan menjadi dua bagian. kitab Negarakertagama (1365 M). ibu kotanya Kahuripan. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. sedangkan Panjalu kemudian dikenal dengan nama Kediri meliputi Kediri. Madiun. dan ibu kotanya Daha.Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Kumpulan Sejarah Berdirinya Kerajaan Kediri Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. dan kitab Calon Arang (1540 M). Berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan masing-masing kerajaan saling merasa berhak atas seluruh tahta Airlangga sehingga terjadilah peperangan. . Kerajaan Jenggala meliputi daerah Malang dan delta sungai Brantas dengan pelabuhannya Surabaya. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Kedua kerajaan tersebut dikenal dengan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri) yang dibatasi oleh gunung Kawi dan sungai Brantas dikisahkan dalam prasasti Mahaksubya (1289 M). Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. Tujuan pembagian kerajaan menjadi dua agar tidak terjadi pertikaian. dan Pasuruhan. Arca yang ditemukan di desa Gayam. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut.

dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Pertempuran yang terus menerus antara Jenggala dan Panjalu menyebabkan selama 60 tahun tidak ada berita yang jelas mengenai kedua kerajaan tersebut hingga munculnya nama Raja Bameswara (1116 – 1135 M) dari Kediri. Dan yang banyak menjelaskan tentang kerajaan Kediri adalah hasil karya berupa kitab sastra. Pada awalnya perang saudara tersebut. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Ia digantikan Raja Mapanji Alanjung (1052 – 1059 M). yaitu Daha. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. Setelah Bameswara turun takhta. Hasil karya sastra tersebut adalah kitab Kakawin Bharatayudha yang ditulis Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang menceritakan tentang kemenangan Kediri/Panjalu atas Jenggala. Pada masa itu ibu kota Panjalu telah dipindahkan dari Daha ke Kediri sehingga kerajaan ini lebih dikenal dengan nama Kerajaan Kediri. Mapanji Alanjung kemudian diganti lagi oleh Sri Maharaja Samarotsaha. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Kumpulan Sejarah Perkembangan politik kerajaan kediri Mapanji Garasakan memerintah tidak lama. yaitu Kahuripan. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. Raja Bameswara menggunakan lencana kerajaan berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit yang biasa disebut Candrakapala.Pada akhir November 1042. . Ia tetap memakai lambang Kerajaan Airlangga. ia digantikan Jayabaya yang dalam masa pemerintahannya itu berhasil mengalahkan Jenggala. Panjalu dapat dikuasai Jenggala dan diabadikanlah nama Raja Mapanji Garasakan (1042 – 1052 M) dalam prasasti Malenga. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. selain ditemukannya prasasti-prasasti juga melalui kitab-kitab sastra. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Dengan demikian di Jawa Timur berdirilah kerajaan Kediri dimana bukti-bukti yang menjelaskan kerajaan tersebut. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (1268 1292). Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Diduga Kerajaan Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Perkembangan Kerajaan Kediri Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Berturut-turut raja-raja Kediri sejak Jayabaya sebagai berikut. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. dimenangkan oleh Jenggala tetapi pada perkembangan selanjutnya Panjalu/Kediri yang memenangkan peperangan dan menguasai seluruh tahta Airlangga. yaitu Garuda Mukha. Jayakatwang.

Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Menjelang akhir hayatnya . Dengan prasatinya pada tahun 1181. Kameshwara Raja ke dua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu.Pada tahun 1019 M Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. yang berasal dari Janggala. yang lebih dikenal sebagai kameshwara I (1115 – 1130 ). dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12 . Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Permaisurinya bernama Shri Kirana. Untuk menghindari perang saudara. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Hal itu menjadikan suasana gelap.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. kerajaan kembali dipersatukandi bawah kekuasaan Kediri. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Berkat jerih payahnya . Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Namun karena memilih menjadi pertapa. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. . SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Kumpulan Sejarah Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan . Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri.

"> Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. semua makhluk adalah engkau . Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. Cara Membuat Toko Online Gratis di Facebook [Rahas GASA REKOMENDASI BOYKE MENAMBAH EREKSI LEBIH KERAS PEMBESAR PENIS ARAB. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. RIBUAN TESTI KASKUSER FOREDI UNTUK TAHAN LAMA SEX REKOMENDASI BOYKE! JADILAH JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT LOWONGAN KERJA TERBARU ! LOWONGAN KERJA ONLINE 2013 KumpulBlogger. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan.! FOREDI UTK ATASI EJAKULASI DINI BIKIN ISTRI PUAS! BISNIS ONLINE PEMULA Modal 50Ribu Hasil 45Juta Bikin Mr.. moha (kebingungan). moksa.com margin-bottom: 0cm. text-align: justify. sad kama murka. Keenam itu adalah kroda (marah). . Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri.loba (rakus). Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma.! PERUT KEMPES DALAM 3 HARI. masarya (iri hati). kama (hawa nafsu). segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya.mada (mabuk). dikaulah (semua) itu . P Tambah Gede dan Perkasa Secara Alami PEMBESAR PENIS ARAB SAUDI. RIBUAN TESTI KASKUSER TURUN 3-5 KG dalam SEMINGGU. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan . kama. arta. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu.Kumpulan Sejarah Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma.. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip . . Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat.

Kehidupan sosial kemasyarakatan pada zaman Kerajaan Kediri dapat kita lihat dalam kitab LingWai-Tai-Ta yang disusun oleh Chou Ku-Fei pada tahun 1178 M. hal ini terlihat dari rumah-rumah rakyatnya yang baik. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. dan gedung persediaan makanan. Hasil sastra tersebut. Semuanya itu dihasilkan pada masa pemerintahan Kameswara. dan hijau serta orang-orang Kediri telah memakai kain sampai di bawah lutut. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. ada 1. kitab Kresnayana karya Mpu Triguna dan kitab Sumanasantaka karya Mpu Monaguna. dan berlantai ubin yang berwarna kuning. Pemerintahannya sangat memerhatikan keadaan rakyatnya sehingga pertanian. Golongan masyarakat thani (daerah). kitab Lubdaka dan Wertasancaya karya Mpu Tan Akung. dan rapi. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Golongan-golongan dalam masyarakat Kediri dibedakan menjadi tiga berdasarkan kedudukan dalam pemerintahan kerajaan. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. Golongan masyarakat nonpemerintah. Lantainya dibuat dari ubin yang berwarna kuning dan hijau. bersih. Hal ini terlihat dari banyaknya hasil sastra yang dapat Anda ketahui sampai sekarang. Rumahrumahnya rata-rata sangat bersih dan rapi. Golongan masyarakat pusat (kerajaan). Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Di samping itu. 1.000 pegawai rendahan yang bertugas mengurusi benteng dan parit kota. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. selain seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya juga masih banyak kitab sastra yang lain yaitu seperti kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya yang ditulis Mpu Panuluh pada masa Jayabaya. Kediri memiliki 300 lebih pejabat yang bertugas mengurus dan mencatat semua penghasilan kerajaan. yaitu Dahanaputra. peternakan. yaitu masyarakat yang terdapat dalam lingkungan raja dan beberapa kaum kerabatnya serta kelompok pelayannya. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. dan perdagangan mengalami kemajuan yang cukup pesat. 3. .Kehidupan sosial masyarakat kerajaan kediri Kehidupan sosial masyarakat Kediri cukup baik karena kesejahteraan rakyat meningkat masyarakat hidup tenang. Arca yang ditemukan di desa Gayam. yaitu golongan masyarakat yang tidak mempunyai kedudukan dan hubungan dengan pemerintah secara resmi atau masyarakat wiraswasta. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. 2. perbendaharaan kerajaan. kitab Simaradahana karya Mpu Darmaja. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. yaitu golongan masyarakat yang terdiri atas para pejabat atau petugas pemerintahan di wilayah thani (daerah). Kitab tersebut menyatakan bahwa masyarakat Kediri memakai kain sampai bawah lutut dan rambutnya diurai. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Dengan kehidupan masyarakatnya yang aman dan damai maka seni dapat berkembang antara lain kesusastraan yang paling maju adalah seni sastra.

Prasasti Banjaran yang berangka tahun 1052 M menjelaskan kemenangan Panjalu atau Kadiri atas Jenggala b. Kumpulan Sejarah Runtuhnya Kediri .Prasasti ini di keluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk Desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang dengan Jenggala. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Hal ini terlihat dari kemampuan kerajaan memberikan penghasilan tetap kepada para pegawainya dibayar dengan hasil bumi. Berita Cina tersebut disusun melalui kitab yang berjudul Ling-mai-tai-ta yang ditulis oleh Cho-ku-Fei tahun 1178 M dan kitab Chu-Fan-Chi yang ditulis oleh Chau-Ju-Kua tahun 1225 M.Kondisi Ekonomi pada Jaman Kerajaan Kadiri Perekonomian Kediri bersumber atas usaha perdagangan. sebagai kiasan. Prasasti Hantang tahun 1135 atau 1052 M menjelaskan Panjalu atau Kadiri pada masa Raja Jayabaya. dan pertanian. kitab sastra maupun kitab yang ditulis orang-orang Cina tersebut perkembangan Kediri. kapas dan ulat sutra. Prasasti Jepun 1144 M Prasasti Talan 1136 M Seni sastra juga mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Kadiri. Karya Sastra dan Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri diantaranya yaitu: a. peternakan.Pada prasasti ini terdapat semboyan Panjalu Jayati yang artinya Kadiri Menang.kemenangan. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. juga ditemukan berita Cina yang banyak memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan Kediri yang tidak ditemukan dari sumber yang lain.Dan dari Prasasti tersebut dapat di ketahui kalau Raja Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Janggala dan mempersatukannya kembali dengan Kadiri. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Selain itu. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Dengan demikian dipandang dari aspek ekonomi. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. kerajaan Kediri cukup makmur. Di samping kitab sastra maupun prasasti tersebut di atas. Kediri terkenal sebagai penghasil beras. Dengan demikian melalui prasasti. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Keterangan ini diperoleh berdasarkan kitab Chi-Fan-Chi dan kitab Ling-wai-tai-ta.

Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran.html#ixzz2JAl49SjY Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Namun karena memilih menjadi pertapa. Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. A. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri.Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya . kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI . Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. Pada tahun 1293. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok . Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter.com/2012/05/sejarah-kerajaankediri. Berkat jerih payahnya. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Hal itu menjadikan suasana gelap. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. akuwu Tumapel. berhasil meloloskan diri ke Madura. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang.blogspot. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Menjelang akhir hayatnya. pada tahun 1222 M. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Karena perilakunya yang baik. Untuk menghindari perang saudara. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Raden Wijaya. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Kumpulan Sejarah sumber : http://juragansejarah. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah.

mada (mabuk). Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. 5. semua makhluk adalah engkau. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. Keenam itu adalah kroda (marah). sad kama murka. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. 3. dikaulah (semua) itu. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. moha (kebingungan).Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. . Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. 2. 4. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. loba (rakus).Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. yang berasal dari Janggala. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. masarya (iri hati). dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. 6. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Permaisurinya bernama Shri Kirana. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. kama (hawa nafsu).Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo.Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan.

kama. Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. akuwu Tumapel. .. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. moksa. kediri. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. arta. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko .7. Description: kerajaan kediri. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. pada tahun 1222 M..Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri.

Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Hal itu menjadikan suasana gelap. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Untuk menghindari perang saudara. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. A. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. Menjelang akhir hayatnya. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. .Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Namun karena memilih menjadi pertapa. Berkat jerih payahnya.

Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. masarya (iri hati). prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. dikaulah (semua) itu. arta.2. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Keenam itu adalah kroda (marah).Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. mada (mabuk). sad kama murka. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M).Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. 7. kama (hawa nafsu).Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. 3. Ramalan– ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. loba (rakus). Permaisurinya bernama Shri Kirana. yang berasal dari Janggala. kama.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. 6. 4. semua makhluk adalah engkau. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. moha (kebingungan).Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. . sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. 5. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. moksa. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa.

pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko . Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. Description: kerajaan kediri.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. pada tahun 1222 M.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari .Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. kediri. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. akuwu Tumapel.

.Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata.Situs sejarah yang ditengarai sebagai patirtan (pemandian) di Desa Semarum.com . .. Kecamatan Durenan. (solichanarif/koransindo) Sindonews. Kabupaten Trenggalek diduga memiliki mata rantai dengan sejarah berdirinya Kerajaan Kediri kuno abad ke 13.Koran Sindo Kamis. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha 0 Komentar: Poskan Komentar Ditemukan mata rantai sejarah Kerajaan Kediri kuno Solichan Arif . 3 Januari 2013 − 09:34 WIB Situs Trenggalek yang diyakini sebagai mata rantai Kerajaan Kediri kuno.

Namun setelah dicek ternyata lebih mendekati bangunan petirtan. luas area situs mencapai 24 meter persegi X 24 meter persegi. Tim tiba di lokasi sejak 30 Desember 2012. lapisan tengah atau badan petirtan tersusun enam batu bata dan lapisan terbawah atau pondasi terdiri dari tiga batu bata. yakni di Desa Kamulan terdapat permukiman Hindu kuno. Lapisan atas terdiri dari tiga batu bata. Menurut Heri. riset terhadap situs patirtan menjadi skala prioritas dari Balai Arkeologi Yogyakarta. mirip pondasi pagar dengan susunan batu bata berukuran besar. ―Artinya apa yang kita teliti ini secara teori sudah sesuai. para arkelog juga membentangkan benang untuk penanda lokasi. Berdasarkan teori arkeologi.― terangnya. Kamis (3/1/2013). ―ujar Heri Priswanto selaku Ketua Peneliti Balai Arkeologi Jogjakarta kepada wartawan.― jelasnya. Ada tiga titik yang berlokasi di pekarangan milik tiga warga setempat.― tegasnya. Secara fisik. tim berusaha melakukan penelusuran di sisi tenggara dan barat daya. Heri mengakui.UNtuk memastikan dugaan tersebut. ―Awalnya juga sempat dianggap sebagai tembok. Selain ditemukan lapisan pasir sungai dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter. Kecamatan Pogalan terdapat Candi Brungkah. tim Balai Arkeologi Yogyakarta beserta BP3 Trowulan Mojokerto dan pemerintah daerah setempat melakukan riset (penelitian) mendalam. tim arkeologi juga menemukan bandul jaring dan pecahan tembikar dan keramik. ―Semua penemuan ini memperkuat status situs sebagai petirtan. Eksplorasi langsung dilakukan pada situs yang di kalangan masyarakat Trenggalek populer disebut sebagai candi.― paparnya. Ini petirtan yang juga bisa berfungsi sebagai waduk seperti halnya waduk segaran di komplek situs Trowulan Majapahit. Jika mengacu teori tersebut. kata Heri berjarak sekira tiga kilometer dari lokasi. Tidak hanya menggali lebih dalam. ―Yang pasti ini bukan komplek candi. Kemudian di sebelahnya lagi dengan jarak yang sama. Ditemukan pada tahun tahun 2011 di bawah tanah dengan kedalaman sekitar satu meter lebih. yakni di Desa Kedunglurah. ―Sangat mungkin situs sejarah ini memiliki keterkaitan dengan prasasti Kamulan yang menceritakan bagaimana sejarah Raja Jayakatwang (Kediri) memberikan wilayah kepada masyarakat Trenggalek yang telah berjasa. Situs petirtan ini berada di wilayah perkampungan. . keberadaan sebuah patirtan terkait erat dengan keberadaan bangunan suci persembahyangan (candi) dan permukiman kuno. Untuk ke depan. hingga kini penandaan lokasi dengan rentangan benang masih dilakukan di sisi Timur Laut dan Barat Laut. Namun.

tari api asli Mura punah Kapal Clipper Odyssey kunjungi Aceh Nelayan Garut gelar syukuran berita terkait lainnya. Maish banyak lagi situs di Trenggalek yang sampai saat ini belum ada pengungkapan secara gamblang.. mantan kepala sekolah depresi berat Tak ada regenerasi. Singhasari . ―Sebab selama setahun balai arkeologi rutin memprioritaskan riset pada 15 situs sejarah. Ia meyakini Trenggalek merupakan salah satu puzzle dari rangkaian sejarah Kerajaan Kuno di tanah Jawa. promosikan batik ke Brazil Biasa jadi makan ternak. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. Agus PR dari Pemkab Trenggalek mengatakan riset dan penelusuran sejarah kerajaan kuno di Kabupaten Trenggalek memang sudah waktunya dilakukan. cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. lihat Singosari (disambiguasi). ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. (ysw) views: 579x Berita Terkait : Wasantara       Mudika Yogya. Sementara menanggapi hal ini. rumput banto ternyata berkhasiat Sejak dicopot. Berita Lainnya :  Fasilitas kesehatan di perbatasan Jateng minim Kerajaan Singhasari Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Salah satunya adalah situs patirtan ini.― ujarnya.― pungkasnya. ―Tidak hanya di situs patirtan.Dari hasil riset ini tim akan merekomendasikan ke BP3 Trowulan dan pemerintah daerah setempat.. apakah situs ini perlu mendapat penanganan serius termasuk menempatkan juru rawat atau tidak. Untuk kegunaan lain dari Singosari.

Serangan Jayakatwang dari Gelang-gelang Mata uang Kutaraja Singhasari. sebelumnya disebut Tumapel Jawa Kuno.← 1222–1292 → Perkembangan Kerajaan Singhasari pada masa pemerintahan Kertanegara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Raja .1268-1292 Sejarah .Perang Ganter .1222-1227 . Sanskerta Siwa-Buddha (Hindu dan Buddha). Kejawen. Animisme Monarki Ken Arok Kertanegara 1222 1292 Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Arca Prajnaparamita ditemukan dekat candi Singhasari dipercaya sebagai arca perwujudan Ken Dedes (koleksi Museum Nasional Indonesia). . Keindahan arca ini mencerminkan kehalusan seni budaya Singhasari.

Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari. Maka. nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Malang. Pada tahun 1253. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. yang kemudian menjadi akuwu baru. Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. Kerajaan Tumapel pun terkenal pula dengan nama Kerajaan Singhasari. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. Daftar isi             1 Nama ibu kota 2 Awal berdiri 3 Silsilah Wangsa Rajasa 4 Prasasti Mula Malurung 5 Pemerintahan bersama 6 Kejayaan 7 Keruntuhan 8 Hubungan dengan Majapahit 9 Kepustakaan 10 Referensi 11 Pranala luar 12 Lihat pula Nama ibu kota Berdasarkan prasasti Kudadu. adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. Menurut Nagarakretagama. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja . Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Awal berdiri Menurut Pararaton. Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan.

Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel.pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. Silsilah Wangsa Rajasa Silsilah Wangsa Rajasa dari sumber prasasti dan naskah kepujanggaan . karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel. Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255. Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. Pararaton juga menyebutkan bahwa. Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. Dalam naskah itu. Selain itu. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. sebelum maju perang melawan Kadiri.

1254) 4. Diagram silsilah di samping ini adalah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa.1227) 2.1250) 4. Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari.[1] Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok. Penguasa ditandai dengan blok warna dalam gambar ini.1272) 5. Kertanagara (1272 .1292) Versi Nagarakretagama adalah: 1. Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib. Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari. Tohjaya (1249 .1249) 3. keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit. pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 dapat diperdebatkan. Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri. Wisnuwardhana (1248 . Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 . Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 . baru pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari. Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka. Prasasti Mula Malurung . Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir). Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pujian untuk Hayam Wuruk raja Majapahit. Anusapati (1247 . yang bersumber dari Pararaton. Kemungkinannya adalah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu. Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya. Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 . Versi Pararaton adalah: 1.Silsilah wangsa Rajasa.1247) 2.1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam. Anusapati (1227 . Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya). Kertanagara (1254 . bukan raja Tumapel. Dengan demikian. Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai. dan berlanjut pada kerajaan Majapahit. Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagarakretagama.1248) 3.

Parameswara digantikan oleh Guningbhaya. Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa". maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. Sepeninggalnya. Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng). Dalam Pararaton disebutkan nama asli Narasingamurti adalah Mahisa Campaka. kemudian Tohjaya. Pemerintahan bersama Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya. Berlin-Dahlem. kerajaan terpecah menjadi dua. Jerman. Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya. perunggu. 22. Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat. Kejayaan . yaitu Kertanagara. setelah menaklukkan Kadiri. Apabila kisah kudeta berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. Koleksi Museum für Indische Kunst. Sementara itu.Mandala Amoghapāśa dari masa Singhasari (abad ke-13).5 x 14 cm. Penemuan prasasti Mula Malurung memberikan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel.

Pada tahun 1284. Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. . Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol. Keruntuhan Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara. dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. Pahang.Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 . ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. sebagai tanda persahabatan kedua negara. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. dan Bakulapura. sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). sekaligus ipar. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol. Kerajaan ini akhirnya dianggap telah ditundukkan. yang merupakan sepupu. Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. Gurun. Nagarakretagama. dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara.1292). Hubungan dengan Majapahit Pararaton. Bali. Melayu. raja terakhir Singhasari. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. Setelah runtuhnya Singhasari. Berkat bantuan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara).

Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · . Mangkudimedja. dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa. 2005. Sejarah Raja-Raja Jawa.M. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965).1292 Kadiri Majapahit [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu. Pranala luar   (Indonesia) Terjemahan Naskah Kakawin Nagarakretagama (Indonesia) Sejarah Berdirinya Kerajaan Singasari berdasarkan Tafsir Sejarah Pararaton Lihat pula    Prasasti Mula Malurung Kerajaan Kadiri Kerajaan Majapahit Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1222 . Kepustakaan      Poesponegoro & Notosusanto (ed. 116–117. Nigel (1995). Serat Pararaton Jilid 2. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2007.Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Setelah Kadiri runtuh. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. ^ Bullough. 1979. Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri.). Yogyakarta: Media Ilmu R. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok. hlm. 1990. Jakarta: ADLine Communications. Historic East Java: Remains in Stone. 1979. Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa. Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah Slamet Muljana. Jakarta: Bhratara Referensi 1.

Buddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:      Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 1222 Pembubaran tahun 1292 Kerajaan Singhasari Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain .

             English Suomi Français 日本語 Basa Jawa Bahasa Melayu Nederlands Svenska ไทย Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 13. Kertajaya. Raja terakhir Kerajaan Singasari adalah Kertanegara. Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singasari (1227-1248). Pada saat dikawini Ken Arok. semua pendeta melarikan diri ke Tumapel dan dilindungi oleh Ken Arok. Adapun nama kerajaannya ialah Kerajaan Singasari. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Ken Dedes. 31 Oktober 2012. namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya. para pendeta Hindu kemudian menobatkan Ken Arok sebagai raja di Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. ketentuan tambahan mung   KERAJAAN SINGASARI Kerajaan Singasari (1222-1293) adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara vang didirikan oleh Ken Arok pada 1222.   Ken Arok Ketika di pusat Kerajaan Kediri terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana. pada 1222. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes.37. la kemudian memimpin sendiri pasukan . salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung. Berita pembentukan Kerajaan Singasari dan penobatan Ken Arok menimbulkan kemarahan raja Kediri. Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung.  Ken Arok merebut daerah Tumapel. Pada 1222. Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa.

pada 1289. Pada 1293 pasukan Mongol menyerang Kerajaan Singasari. Pada 1275 ia mengirim pasukan untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya sekaligus menjalin persekutuan dengan Kerajaan Campa (Kamboja). Ranggawuni wafat pada 1268 dan digantikan oleh putranya. Ranggawuni langsung menyerang Tohjaya. dan Gurun (Maluku). Bakulapura (Kalimantan Barat). Pada 1248 Ranggawuni menjadi raja Singasari bergelar Sri Jaya Wisnuwardhana.   Ekspedisi Pamalayu Kertanegara terus memperluas pengaruh dan kekuasaan Kerajaan Singasari. Pada 1227 ia dibunuh oleh Anusapati. Permintaan ini menimbulkan kemarahan Kertanegara dengan melukai utusan khusus Kubilai Khan. Ranggawuni memerintah Kerajaan Singasari selama 20 tahun (1248-1268) dan dibantu oleh Mahisa Cempaka (Narasingamurti).   Kertanegara Ken Arok memerintah Kerajaan Singasari hanya lima tahun. Kubilai Khan. Pasukan Tohjaya kalah dalam pertempuran dan meninggal dunia dalam pelarian. Kertanegara. la kemudian memperkuat pasukannya di Sumatera.   Serangan Pasukan Mongol Pasukan Pamalayu dipersiapkan Kertanegara untuk menghadapi serangan kaisar Mongol. Bali. setahun sebelumnya. Jayakatwang. Tohjaya (putra Ken Arok dengan Ken Umang). Singasari kemudian dikuasai oleh Jayakatwang. Namun Kertanegara telah dibunuh oleh raja Kediri. Sepuluh tahun kemudian Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya. Ken Arok berhasil memenangkan pertempuran dan sejak itu wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri dikuasai oleh Singasari. Sunda (Jawa Barat). Utusan Kubilai Khan beberapa kali datang ke Singasari untuk meminta Kertanegara tunduk di bawah Kubilai Khan. Kerajaan Singasari sempat menguasai Sumatera.  Kematian Anusapati menimbulkan kemarahan Ranggawuni. Kertanegara berhasil memperluas pengaruhnya di Campa melalui perkawinan antara raja Campa dan adik perempuannya. Ekspedisi pengiriman pasukan itu dikenal dengan nama Pamalayu. la memerintah Kerajaan Singasari selama 24 tahun (1268-1292). Madura. Kedua pasukan bertempur di Desa Ganter pada 1222. Apabila menolak maka Singasari akan diserang. anak tirinya (hasil perkawinan Tunggul Ametung dan Ken Dedes). putra Anusapati. Kertanegara menyadari tindakannya ini akan dibalas oleh pasukan Mongol.  LIHAT JUGA .besar untuk menyerang Kerajaan Singasari. yang berkuasa di Cina. Meng Ki.

TAHUKAH KAMU  Pasukan Mongol menghancurkan Kerajaan Kediri dan membunuh Jayakatwang karena menyangka Kerajaan Kediri sebagai Kerajaan Singasari dan Jayakatwang sebagai Kertanegara. Dalam Negarakertagama. pada pertengahan abad ke-13. Majapahit From Wikipedia. Abdul. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Kerajaan Majapahit. candi ini merupakan salah satu tempat yang dikunjungi Hayam Wuruk pada 1359. Malang. << Kiri bawah: Candi Jago terletak di Malang. Tumpang. Jilid 9.   Atas : Candi Kidal dibangun di Rejokidal. raja kedua dan anak tiri Ken Arok. merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun untuk Raja Wisnuwardhana. Kekaisaran    Atas: Arca Dwarapala merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari. the free encyclopedia Jump to: navigation. raja Singasari. Halaman 110. yang dipersembahkan kepada Anusapati. 2005. search Majapahit Empire . Kediri. Jawa Timur. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. << Kiri atas: Candi Singasari disebut juga Candi Tumapel berupa kuil Syiwa yang besar dan tinggi. Kerajaan Mongol. Sumber : Syukur.

Hinduism. the notion of such Javanese depictions is considered conceptual. Kepeng Currency . 1293 1527 Native gold and silver coins.[1] Capital Languages Religion Government Raja 1295–1309 1478–1527 Majapahit.Karaton Mojopahit Kerajaan Majapahit ← 1293–1527 → Surya Majapahit¹ Extent of Majapahit influence based on the Nagarakertagama. Animism Monarchy Kertarajasa Jayawardhana Girindrawardhana History Coronation Demak takeover November 10. Buddhism. Sanskrit (religious) Kejawen. Wilwatikta (modern Trowulan) Old Javanese (main).

It served as the symbol of the Majapahit empire Part of a series on the History of Indonesia Prehistory Early kingdoms Kutai Tarumanagara Kalingga Srivijaya Sunda Kingdom Medang Kingdom Singhasari Majapahit 4th century 358–669 6th–7th 7th–13th 669–1579 752–1045 1222–1292 1293–1500 Rise of Muslim states Spread of Islam Pasai Ternate Sultanate Malacca Sultanate Cirebon Sultanate Demak Sultanate Aceh Sultanate Pagaruyung Kingdom Banten Sultanate 1200–1600 1267–1521 1257–present 1400–1511 1445–1677 1475–1548 1496–1903 1500–1825 1526–1813 .(coins imported from China and later produced locally [2]) ¹ Surya Majapahit (The Sun of Majapahit) is the emblem commonly found in Majapahit ruins.

. His achievement is also credited to his prime minister. whose reign from 1350 to 1389 marked by conquest which extended through Southeast Asia. According to the Nagarakretagama (Desawarñana) written in 1365.[3] consisting of present day Indonesia. the Philippines. Malaysia. Gajah Mada. and East Timor. stretching from Sumatra to New Guinea.Mataram Sultanate 1500s–1700s European colonisation Portuguese Dutch East India Co. Majapahit reached its peak of glory during the era of Hayam Wuruk. Brunei. Singapore. Majapahit was an empire of 98 tributaries. although the true nature of Majapahit sphere of influence is still the subject of studies among historians. Dutch East Indies 1512–1850 1602–1800 1800–1942 Emergence of Indonesia National Awakening Japanese occupation National Revolution 1908–1942 1942–1945 1945–1950 Independence Liberal democracy Guided Democracy Transition New Order Reformasi Timeline 1950–1957 1957–1965 1965–1966 1966–1998 1998–present Indonesia portal  v  t  e Majapahit was a vast thalassocratic archipelagic empire based on the island of Java (modernday Indonesia) from 1293 to around 1500. southern Thailand.

but a supernatural means by which the future can be determined. and scholars such as C. most scholars do not accept this view.1 Bureaucracy officials o 5.[8] There are also some inscriptions in Old Javanese and Chinese. one that is sometimes seen as the precedent for Indonesia's modern boundaries.[5] German orientalist Berthold Laufer suggested that maja came from the Javanese name of an Indonesian tree. art and architecture 4 Economy 5 Administration o 5.2 Golden age o 2.[9] Pararaton is focused upon Ken Arok (the founder of Singhasari) but includes a number of shorter narrative fragments about the formation of Majapahit.Majapahit was one of the last major empires of the region and is considered to be one of the greatest and most powerful empires in the history of Indonesia and Southeast Asia. a Dutch nationalist. The list of rulers and details of the state structure show no sign of being invented. is an old Javanese epic poem written during the Majapahit golden age under the reign of Hayam Wuruk after which some events are covered narratively.[7] and some details of the history are rather abstract. The Javanese sources incorporate some poetic mythological elements. Berg. have considered the entire historical record to be not a record of the past. as the historical record corresponds with Chinese materials that could not have had similar intention.[8] .[10] Despite Berg's approach.2 Territorial division 6 Legacy 7 List of rulers 8 Majapahit in popular culture 9 See also 10 Notes 11 References 12 External links Historiography Little physical evidence of Majapahit remains. C.[8] The main sources used by historians are: the Pararaton ('Book of Kings') written in the Kawi language and Nagarakertagama in Old Javanese.[6] Contents             1 Historiography 2 History o 2.[4] Its influence extended beyond the modern territory of Indonesia and has been the subject of many studies. Nagarakertagama.3 Decline 3 Culture.1 Formation o 2.

refused to pay the tribute.[11] New findings in April 2011. Kertanegara's son-in-law. Kertanegara. Once . insulted the Mongol envoy and challenged the Khan instead. Zheng He's translator Ma Huan wrote a detailed description about Majapahit and where the king of Java lived. Wijaya allied himself with the army to fight against Jayakatwang. the Great Khan of the Mongol Empire and the Emperor of the Mongol Yuan Dynasty. Originally located at Candi Simping. Jayakatwang. Singhasari became the most powerful kingdom in the region.000 ships to Java. which was taken from a fruit name that had a bitter taste in that timberland (maja is the fruit name and pahit means bitter). The village was named Majapahit. Arya Wiraraja. As the response. the Adipati (Duke) of Kediri.[12] History Formation The statue of Harihara. the god combination of Shiva and Vishnu. Raden Wijaya. the last ruler of Singhasari. Blitar and the statue is now preserved at the National Museum of Indonesia. a vassal state of Singhasari. When the Mongolian Yuan army sent by Kublai Khan arrived. in 1293. had usurped and killed Kertanagara. It was the mortuary deified portrayal of Kertarajasa. Kublai Khan sent a massive expedition of 1. Kublai Khan. indicate the Majapahit capital was much larger than previously believed after some artifacts were uncovered. challenged Singhasari by sending emissaries demanding tribute.Ming Dynasty admiral Zheng He visited Majapahit. By that time. was given the land of Tarik timberland. After defeating the Melayu Kingdom[13] in Sumatra in 1290. He then opened that vast timberland and built a new village there. After being pardoned by Jayakatwang with the aid of Madura's regent.

the Italian Friar Odoric of Pordenone visited Majapahit court in Java. During his coronation he was given formal name Kertarajasa Jayawardhana. In 1328. According to tradition. Raden Wijaya founded a stronghold with the capital Majapahit. One of his sinful acts was his desire on taking his own stepsisters as wives. He was entitled Kala Gemet. Sora. His stepmother. including Ranggalawe. Approximately during Jayanegara's reign. The exact date used as the birth of the Majapahit kingdom is the day of his coronation. Halayudha was captured and jailed for his tricks. The new kingdom faced challenges. She abdicated the throne in favour of her son.[14] Yuan's army had to withdraw in confusion as they were in hostile territory. Golden age . Tribhuwana Wijayatunggadewi. Raden Wijaya forced his allies to withdraw from Java by launching a surprise attack. or "weak villain". and then sentenced to death. or known in her formal name as Tribhuwannottungadewi Jayawishnuwardhani. During Tribhuwana‘s rule. the 15th of Kartika month in the year 1215 using the Javanese çaka calendar. However. Jayanegara was notorious for immorality. Rajapatni appointed her daughter. Wijaya's son and successor. Hayam Wuruk. but Rajapatni retired from court to become a Bhikkhuni. During his inauguration Gajah Mada declared his Sumpah Palapa. and Nambi rebelled against him. though unsuccessfully. as the queen of Majapahit under Rajapatni's auspices. It was suspected that the mahapati (equal with prime minister) Halayudha set the conspiracy to overthrow all of the king's opponents. revealing his plan to expand Majapahit realm and building an empire. otherwise. In 1293. Jayanegara was murdered by his doctor. It was also their last chance to catch the monsoon winds home. was supposed to replace him. which equates to November 10. the Majapahit kingdom grew much larger and became famous in the area.Jayakatwang was destroyed.[14] Wijaya himself died in 1309. Gayatri Rajapatni. Tanca. Tribhuwana appointed Gajah Mada as the Prime Minister in 1336. they would have had to wait for another six months on a hostile island. following the death of the last rebel. 1293. Some of Kertarajasa's most trusted men. Tribhuwana ruled Majapahit until the death of her mother in 1350. to gain the highest position in the government.

. ruled Majapahit in 1350–1389. Gajah Mada. Hayam Wuruk. golden celestial apsara in Majapahit style perfectly describes Majapahit as "the golden age" of the archipelago. Majapahit attained its peak with the help of prime minister. Majapahit conquered more territories and become the regional power. The terracotta portrait of Gajah Mada.The graceful Bidadari Majapahit. Under Gajah Mada's command (1313–1364). also known as Rajasanagara. Collection of Trowulan Museum. During this period.

Sulawesi. the Malay Peninsula. also mentioned in Carita Parahyangan and Pararaton. About the time Majapahit was founded. Cambodia. Local traditions in many parts of Indonesia retain accounts in more or less legendary form from 14th-century Majapahit's power. and even sent missions to China. New Guinea. Next to launching naval and military expeditions. The poet describes Majapahit as the centre of a huge mandala extending from New Guinea and Maluku to Sumatra and Malay Peninsula.[16] Tradition mentioned that the heartbroken Princess committed suicide to defend the honour of her country.It is considered as a commercial trading empire in the civilization of Asia. Almost whole of the Sundanese royal party were viciously massacred. southern Burma. a few years after Gajah Mada's death. Hayam Wuruk decided.[19] Geographical and economic constraints suggest that rather than a regular centralised authority. However Gajah Mada saw this event as an opportunity to demand Sunda's submission to Majapahit overlordship. the outer states were most likely to have been connected mainly by trade connections. The skirmish between the Sunda royal family and the Majapahit troops on Bubat square were unevitable. Majapahit's direct administration did not extend beyond east Java and Bali. the royal family were overwhelmed and decimated. probably for political reasons. the expansion of Majapahit Empire also involved diplomacy and alliance.[4] Although the Majapahit rulers extended their power over other islands and destroyed neighboring kingdoms. written in 1365 depict a sophisticated court with refined taste in art and literature. to accompany and marry his daughter with Hayam Wuruk. Malay Peninsula. and Vietnam.[15] The Sundanese took this proposal as an alliance agreement.This empire also serve as one of the most influential empires in the Indonesian history. which was probably a royal monopoly. Majapahit sent a punitive naval attack against a rebellion in Palembang. but challenges to Majapahit's claim to overlordship in outer islands drew forceful responses.[18] In 1377. and some parts of Philippines islands as under Majapahit realm of power. Maluku. The Nagarakertagama. The nature of the Majapahit empire and its extent is subject to debate.[4] contributing to the end of the Srivijayan kingdom. Despite the courageous resistance. . and a complex system of religious rituals.[17] The Battle of Bubat or Pasunda Bubat tragedy become the main theme of Kidung Sunda.According to the book of Nagarakertagama pupuh (canto) XIII and XIV mentioned several states in Sumatra. Kalimantan and eastern Indonesia over which of authority was claimed in the Nagarakertagama. known for his conquest in Minangkabau. their focus seems to have been on controlling and gaining a larger share of the commercial trade that passed through the archipelago. to take princess Citra Rashmi (Pitaloka) of neighboring Sunda Kingdom as his consort. It may have had limited or entirely notional influence over some of the tributary states in included Sumatra. This source mentioned of Majapahit expansions has marked the greatest extent of Majapahit empire. Siam. Gajah Mada's other renowned general was Adityawarman[citation needed]. however it was never mentioned in Nagarakretagama.[4] It also claimed relationships with Champa. Muslim traders and proselytizers began entering the area. Borneo. In 1357 the Sunda king and his royal family came to Majapahit. Nusa Tenggara islands.

Demak. In 1447. She was the second child of Wikramawardhana by a concubine who was the daughter of Wirabhumi. her brother. A three-year kingless period was possibly the result of a succession crisis. thus Islam began to gain foothold on Java's northern coast. Hayam Wuruk also had a son from his previous marriage. Wikramawardhana ruled to 1426 and was succeeded by his daughter Suhita. During the reign of Wikramawardhana. Majapahit power entered a period of decline with conflict over succession. Bhre Pamotan became a king with formal name Rajasawardhana and ruled at Kahuripan. The civil war has weakened Majapahit grip on its outer vassals and colonies. In western part of the crumbling empire. who also claimed the throne. Hayam Wuruk was succeeded by the crown princess Kusumawardhani. The model of Majapahit ship display in Muzium Negara. called Paregreg. In 1478 he defeated Kertabhumi and reunited Majapahit as one Kingdom. Several other former Majapahit vassals and colonies began to released themself from Majapahit domination and suzerainty. Ranawijaya ruled from 1474 to 1519 with the formal name Girindrawardhana. came to power 1456. who married a relative. Majapahit's . A civil war. After Kertawijaya died. arrived in Java for several times spanned the period from 1405 to 1433. Singhawikramawardhana moved the Kingdom‘s capital further inland to Daha (the former capital of Kediri kingdom) and continued his rule until he was succeeded by his son Ranawijaya in 1474. In 1468 Prince Kertabhumi rebelled against Singhawikramawardhana promoting himself king of Majapahit. is thought to have occurred from 1405 to 1406. Majapahit found itself unable to control the rising power of the Sultanate of Malacca that in the mid-15th century began to gain effective control of Malacca strait and expands its influence to Sumatra. the series of Ming armada naval expeditions led by Zheng He. Suhita died and was succeeded by Kertawijaya. son of Kertawijaya. He died in 1466 and was succeeded by Singhawikramawardhana. By 1430 Zheng He's expeditions has established Muslim Chinese and Arab communities in northern ports of Java such as in Semarang. Tuban. and Ampel. He ruled until 1451. crown prince Wirabhumi. a Muslim Chinese admiral.Decline Following Hayam Wuruk's death in 1389. He died in 1453. Nevertheless. Kuala Lumpur.[8] of which Wikramawardhana was victorious and Wirabhumi was caught and decapitated. Girisawardhana. who ruled from 1426 to 1447. Prince Wikramawardhana.

the source of Patah's legitimacy was because their first sultan. With the fall of Daha crushed by Demak in 1527. the Hindu kingdoms in Java only remained in Blambangan on eastern edge and Pajajaran in western part.[23] Demak under the leadership of Raden (later crowned as Sultan) Patah (Arabic name: Fatah) was acknowledged as the legitimate successor of Majapahit.[22] A large number of courtiers. Gradually Hindu communities began to retreat to mountain ranges in East Java and also to neighboring island of Bali. as Demak was the former Majapahit vassal and located near the former Majapahit realm in Eastern Java. Dates for the end of the Majapahit Empire range from 1478 (that is. priests. Demak established itself as the regional power and the first Islamic sultanate in Java. Culture. Ranawijaya claimed that he already defeat Kertabhumi [21] and move capital to Daha. The refugees probably fled to avoid Demak retribution for their support for Ranawijaya against Kertabhumi. The year is marked among Javanese today with candrasengkala "sirna ilang kertaning bumi" (the wealth of earth disappeared and diminished) (sirna = 0. the ends of centuries being considered a time when changes of dynasty or courts normally ended[20]) to 1527. the Muslim emerging forces finally defeated the remnants of the Majapahit kingdom in the early 16th century. The battle was won by Demak in 1527. kerta = 4. 1400 Saka. ilang = 0. This event to led the war between Sultanate of Demak and Daha. the rising Demak sultanate was easily accepted as the nominal regional ruler. and members of the royalty moved east to the island of Bali. According to Babad Tanah Jawi and Demak tradition. was the son of Majapahit king Brawijaya V with a Chinese concubine. Raden Patah. A small enclave of Hindu communities still remain in Tengger mountain range. since Demak ruler was the descendants of Kertabhumi. artisans. After the fall of Majapahit. Another argument supports Demak as the successor of Majapahit. According Jiyu and Petak inscription. bumi = 1). art and architecture .power had declined through these dynastic conflicts and the growing power of the north-coastal kingdoms in Java.

none lack pillars. Located at Trowulan. Believed to be the entrance of an important compound in Majapahit capital. delighting those who saw them".. The petals of the katangga were sprinkled over the roofs for they had fallen in the wind. bearing fine carvings and coloured" [Within the wall compounds] "there were elegant pavilions roofed with aren fibre. like the scene in a painting. but there were certainly Muslim courtiers by this time.[24] The capital (Trowulan) was grand and known for its great annual festivities. Although brick had been used in the candi of Indonesia's classical age. and Surawana temple near Kediri. the 15. and Vaishnavism were all practiced.[25] Making use of a vine sap and palm sugar mortar. it was Majapahit architects of the 14th and 15th centuries who mastered it. Pari in Sidoarjo. "Of all the buildings. Probolinggo. East Java. — Description of the Majapahit capital from the Old Javanese epic poem Nagarakertagama.. the largest temple in East Java dated back to Kediri era. and the king was regarded as the incarnation of the three. The roofs were like maidens with flowers arranged in their hair. Jabung in Probolinggo.Wringin Lawang.[4] Jabung temple near Paiton. Shaivism.5 meter tall red brick split gate. the areas of east Java and Bali which were directly administered by officials appointed by the king. their temples had a strong geometric quality. Majapahit's territories were roughly divided into three types: the palace and its vicinity. Buddhism. The Nagarakertagama does not mention Islam. . The main event of the administrative calendar took place on the first day of the month of Caitra (March–April) when representatives from all territories paying tax or tribute to Majapahit came to the capital to pay court. and the outer dependencies which enjoyed substantial internal autonomy. The example of Majapahit temples are Brahu temple in Trowulan. Some of the temples are dated from earlier period but renovated and expanded during Majapahit era. such as Penataran. dated from Majapahit period.

The king of this island has a palace which is truly marvelous. ". and Srilanka. all the way across Calcutta. the stairs and palace interior were coated with gold and silver. The artifacts ranges from human and animal figurines. cubeb. a Franciscan monk.This temple was identified in Nagarakretagama as Palah temple and reported being visited by King Hayam Wuruk during his royal tour across East Java. all the way through the silkroad to Europe in 1330. It was probably only serve the ceremonial and aesthetic purpose. crossed the Black Sea into Persia. to create the sense of grandeur. and even the roof were gilded. For it is very great. China. The candi bentar took shape of typical Majapahit temple structure — consists of three parts. In his book: "Travels of Friar Odoric of Pordenone". piggy banks. The stairs and palace interior were coated with gold and silver. Madras. but always ended up in failure and managed to be . and Banjarmasin in Borneo. He then headed to Nicobar island all the way to Sumatra. before entering the next compound through tall roof paduraksa gate with enclosed door. and also split gate of candi bentar.. He said that king of Java ruled over seven other kings (vassals). Trowulan. is one of the oldest and the largest surviving candi bentar dated from Majapahit era. He returned to Italy by land through Vietnam." — Description of Majapahit by Mattiussi (Friar Odoric of Pordenone). He also mentioned that in this island was found a lot of clove. such as tall and slender roofed red brick gate commonly called as kori agung or paduraksa. he visited several places in today's Indonesia: Sumatra. The large split gate of Wringin Lawang located at Jatipasar. Some of typical architectural style are believed to be developed during Majapahit era. In 1318 he departed from Padua. [Yet] his island is populous.. The example of kori agung or paduraksa style gate is the elegant Bajang Ratu gate richly decorated with Kala demon.. cyclops and also the bas-relief telling the story of Sri Tanjung. to pipes and roof tiles. before visiting Java and Banjarmasin. foot. grand. even the roof were gilded with gold. and luxurious palace. Those typical Majapahit architectural style has deeply influenced the Javanese and Balinese architecture of later period. This type of split gate has no doors and provides no real defensive purpose but narrowing the passage. water containers. Significant numbers of terracotta artifacts were discovered in Trowulan.. East Java.the King [of Java] has subject to himself seven crowned kings. The Majapahit Terracotta art also flourished in this period. Java.. architectural ornaments. He was sent by the Pope to launch a misson into the Asian interiors. He also recorded that the kings of the Mongol has repeatedly tried to attack Java. Now the Great Khan of China many a time engaged in war with this king. between 1318–1330. Mojokerto. and is the second best of all island that exist. but this king always vanquished and get the better of him. In his book he mentioned that he visited Java without explaining the exact place he had visited.. nutmeg and many other spices.[26] The first European record about Majapahit came from the travel log of the Italian Mattiussi. He mentioned that the King of Java had an impressive. body and tall roof — evenly split into two mirroring structures to make a passage in the center for people to walk through.

In about the year 1300. quite similar to Mesoamerican pyramids. Jakarta) Taxes and fines were paid in cash. . The Javanese kingdom mentioned in this record is Majapahit.[27] The reason for using foreign currency is not given in any source. About 10. Javanese economy had been partly monetised since the late 8th century. 14th–15th century Trowulan. such as Sukuh and Cetho temples on western slopes of Mount Lawu. and the time of his visit is between 1318–1330 during the reign of Jayanegara. an important change took place: the indigenous coinage was completely replaced by imported Chinese copper cash. using gold and silver coins. In later period near the fall of Majapahit. ranging from gold and silver smiths to drink vendors and butchers.[24] Some idea of scale of the internal economy can be gathered from scattered data in inscriptions. East Java.[24] Majapahit inscriptions mention a large number of occupational specialities.sent back to the mainland. Although many of these occupations had existed in earlier times. This was a role for which gold and silver are not well suited. The Canggu inscriptions dated 1358 mentions 78 ferry crossings in the country (mandala Java). Economy Majapahit Terracotta Piggy Bank. the art and architecture of Majapahit witnessed the revival of indigenous native Austronesian megalithic architectural elements. the proportion of the population earning an income from nonagrarian pursuits seems to have become even greater during the Majapahit era. Unlike previous Majapahit temples that demonstrate typical Hindu architecture of high-rise towering structure. Indonesian Ancient Relics Conservation Bureau (BP3) of East Java verified that those coins dated as early as Majapahit era. (Collection of National Museum of Indonesia. but most scholars assume it was due to the increasing complexity of Javanese economy and a desire for a currency system that used much smaller denominations suitable for use in everyday market transactions. in the reign of Majapahit's first king. The stepped pyramid structure called Punden Berundak (stepped mounds) is a common megalithic structure during Indonesian prehistoric era before the adoption of Hindu-Buddhist culture. the shape of these temples are step pyramid.388 ancient Chinese coins weighing about 40 kg were even unearthed from the backyard of a local commoner in Sidoarjo in November 2008.

14th century (Museum of Asian Art. Majapahit's ports on the north coast were probably significant stations along the route to obtain the spices of Maluku. Secondly. some with government assistance. Siamese. Khmers. the northeast lowlands of Java were suitable for rice cultivation. Firstly. possibly those who had taken up semi-permanent residence in Java and conducted some type of enterprise other than foreign trade.The great prosperity of Majapahit was probably due to two factors. Administration Pair of door guardians from a temple. and Chinese among others. and as the spices passed through Java they would have provided an important source of income for Majapahit. A special tax was levied against some foreigners. Eastern Java.[24] The Nagarakertagama states that the fame ruler of Wilwatikta (a synonym for Majapahit) attracted foreign merchants from far and wide. San Francisco) . and during Majapahit's prime numerous irrigation projects were undertaken. including Indians.

Among the Dharmmadhyaksa officials there is Dharmmadhyaksa ring Kasewan (State's highest Hindu Shivaist priest) and Dharmmadhyaksa ring Kasogatan (State's highest Buddhist priest).[28] The king is the paramount ruler. The officials in Majapahit courts are:     Rakryan Mahamantri Katrini. The king holds the highest political authority and legitimacy. they determine the important state policies. both are the religious laws authorities of each dharmic faiths. queen of Majapahit. the officials concerning religious affairs Within the ministers of Rakryan Mantri ri Pakira-kiran there is the most important and the highest minister titled Rakryan Mapatih or Patih Hamangkubhumi. usually reserved for the king's heir Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. The royal order or edict usually transmitted from the king to the high officials well to their subordinates. The hierarchy and structure relatively remain intact and unchanged throughout Majapahit history. as the chakravartin he is considered as the universal ruler and believed to be the living god on earth. the officials of laws. the king is assisted by bureaucratic state officials that also included the close relatives of the kings that hold certain esteemed titles. Territorial division . Bureaucracy officials During his daily administration. This position is analogous to prime minister.The statue of Parvati as mortuary deified portrayal of Tribhuwanottunggadewi. and together with king. the board of ministers that conduct the daily administration Dharmmadhyaksa. mother of Hayam Wuruk. including war or peace. There is also the board of advisors consist of the elders within royal family called Bhattara Saptaprabhu. During the reign of Hayam Wuruk. state laws as well as religious laws Dharmma-upapatti. Majapahit employed a well-organized bureaucratic structure for administrative purposes.

today Surabaya) Daha (former capital of Kediri) Tumapel (former capital of Singhasari) Wengker (today Ponorogo) Matahun (today Bojonegoro) Wirabhumi (Blambangan) Paguhan Titles Bhre Kahuripan Bhre Daha Bhre Tumapel Bhre Wengker Bhre Matahun Rulers Relation to the King Tribhuwanatunggadewi queen mother Rajadewi Maharajasa Kertawardhana Wijayarajasa aunt and also mother in-law father uncle and also father in-law husband of the duchess of Lasem. administered by king's close relatives: Provinces Kahuripan (or Janggala. and manage the defenses of their borders. This title is the highest position below the monarch and similar to duke or duchess. Wanua: the village. or natha (lord). During its formation. 5. 6. During the reign of Hayam Wuruk (1350 to 1389) there were 12 provinces of Majapahit. Their duty is to administer their own provinces. 4. administered by thani. at Trowulan. Bhumi: the kingdom. Majapahit recognize the hierarchy classifications of lands within its realm: 1. administered by wiyasa.5 metres tall Bajang Ratu gate. send annual tributes to the capital. Watek: the regency. king's cousin son brother in-law Rajasawardhana Bhre Bhre Wirabhumi1 Wirabhumi Bhre Paguhan Singhawardhana . This region is ruled by provincial kings called Paduka Bhattara with the title Bhre. Kuwu: the district. Majapahit traditional realm only consists of lesser vassal kingdoms (provinces) in eastern and central Java. ruled by the rajya (governor). or bhre (prince or duke) 3. collect taxes.The elegant 16. administered by lurah. echoed the grandeur of Majapahit. ruled by the king 2. Kabuyutan: the hamlet or sanctuary place. Nagara: the province. Usually this position reserved for the close relatives of the king.

the king's niece. the real name is unknown and he referred as Bhre Wirabhumi in Pararaton. areas which do not reflect Javanese culture. Madura. the king's close relatives. This includes the rest of Java island. and Malay peninsula. These areas are directly influenced by Javanese culture. Mancanegara. Bali. Pagaruyung. Nusantara. Sulawesi. several overseas vassal states were included within the Majapahit sphere of influence. that might foster alliance or intermarried with the Majapahit royal family. Lampung and Palembang in Sumatra. and obliged to pay annual tributes. the core kingdom. Borneo. yet they enjoyed substantial internal autonomy. These areas such as the vassal kingdoms and colonies in Maluku. however. or the Grand State. areas surrounding Negara Agung. the couple become the heir. This includes the capital city and the surrounding areas where the king effectively exercises his government. This area covered the eastern half of Java. . any challenges on Majapahit oversight might draw severe response. Lesser Sunda Islands. He married to Nagawardhani. However these areas usually possess their own native rulers or kings. The traditional or initial area of Majapahit during its formation before entering the imperial phase. and Majapahit did not necessarily station their officials or military officers here. as the result the new larger territorial concept was defined:    Negara Agung. They enjoyed substantial autonomy and internal freedom. Majapahit stationed their officials and officers in these places and regulate their foreign trade activities and collect taxes. with all its provinces ruled by the Bhres (dukes). as well as Dharmasraya.Provinces Kabalan Pawanuan Lasem (a coastal town in Central Java) Pajang (today Surakarta) Mataram (today Yogyakarta) 1 Titles Bhre Kabalan Bhre Pawanuan Rulers Kusumawardhani2 Surawardhani Relation to the King daughter niece Bhre Lasem Rajasaduhita Indudewi cousin Bhre Pajang Rajasaduhita Iswari Bhre Mataram Wikramawardhana2 sister nephew Bhre Wirabhumi is actually the title: the Duke of Wirabhumi (Blambangan). but are included as colonies and they had to pay annual tribute. 2 Kusumawardhani (king's daughter) married to Wikramawardhana (king's nephew). When Majapahit entered the thalassocratic imperial phase during the administration of Gajah Mada.

All of those three categories were within the sphere of influence of the Majapahit empire. the foreign states are Syangkayodhyapura (Ayutthaya of Siam). Srivijaya and Angkor. The same mandala model also applied on previous empires. Majapahit's hold on its overseas possessions began to waned. and also Majapahit's neighboring mandalas. since other foreign kingdoms in China and India was not included in this category. was later identified by historians as "mandala" model. Dharmmanagari (Nakhon Si Thammarat Kingdom). In later period.[29] Mitreka Satata can be considered as Majapahit's allies. and it could be composed of numerous other tributary polities without undergoing administrative integration. that administrated by the ruler titled Bhre. enjoy substantial autonomy and have their own political institution intact without further integration into Majapahit administration. however Majapahit also recognize the fourth realm that defines its foreign diplomatic relations:  Mitreka Satata. modern Surabaya) Keling Kelinggapura    Kembang Jenar Matahun (today Bojonegor o) Pajang (today Surakarta)    Singhapura Tanjungpura Tumapel (former capital of Singhasari)   Wengker (today Ponorogo) Wirabhumi (today Blambanga n) Legacy . not the subject of Majapahit powers. and Yawana (Annam). These areas usually have their own indigenous rulers. The model of political formations and power difussion from its core in Majapahit capital city that radiates through its overseas possessions. The term mandala derived from Sanskrit "circle" to explain the typical ancient Southeast Asian polity that was defined by its centre rather than its boundaries. According to Nagarakretagama canto 15. It refer to independent foreign states that is considered as Majapahit's equals. Kamboja (Cambodia). Ayutthaya and Champa.[30] The territories belongs within Majapahit Mandala sphere of influence were those categorized as Mancanegara and Nusantara. literary means "partners with common order". although Majapahit known has conducted foreign relations with these nations. Rajapura and Sinhanagari (kingdoms in Myanmar). Marutma. Champa.[31] The provinces or vassal areas are:    Daha (former capital of Kediri) Jagaraga Kabalan    Kahuripan (or Janggala. According to Wingun Pitu inscription (dated 1447) it was mentioned that Majapahit was consist of 14 provinces.

The Panji cycles. Others than Javanese sources. Majapahit society developed a high degree of sophistication in both commercial and artistic activities. from Aceh. and the epic of Damarwulan. Several Javanese legends were originated or become popular during Majapahit period. Malay Peninsula. and often become the source of inspiration for wayang shadow puppet performance. These tales has remain a popular theme in Javanese culture of later period during Mataram Sultanate.[24] Numbers of local legends and folklores in the region had mentioned about the Majapahit kingdom. ketoprak and topeng dance drama. Its capital was inhabited by a cosmopolitan population among whom literature and art flourished. constituting mainly ceremonial recognition of suzerainty. demonstrate the typical Majapahit red brick architecture. Sunda. Palembang. which was probably a local testament of the empire's expansive nature that once dominating the archipelago. In sum.[24] Although its political power beyond the core area in east Java was diffuse. the tale of Sri Tanjung. Bali. Majapahit was the largest empire ever to form in Southeast Asia. . The legend of Minangkabau mentioned an invading foreign prince — associated with Javanese Majapahit kingdom — that being defeated on buffalo fight. Most of them mentioned about the incoming Javanese forces to their land. The tales of Panji was dated from older period during Kediri kingdom. Minangkabau. Brunei. some regional legends mentioning Majapahit kingdom or its general Gajah Mada. are popular tales in Javanese and Balinese literatures. Bali to Sumbawa. The Majapahit style minaret of Kudus Mosque.Pura Maospahit ("Majapahit Temple") in Denpasar. while the tale of Sri Tanjung and the epic of Damarwulan took place during Majapahit period. also can be found.

the Majapahit expansion is believed to be responsible for the widespread use of the keris dagger in Southeast Asia. and native daggers similar to it. as its founder. The red brick Candi Bentar split gate of Keraton Kasepuhan in Cirebon reveal Majapahit architectural influences. Southern Thailand.Majapahit had a momentous and lasting influence on Indonesian architecture. nevertheless the empire expansion contributed to its popularity and diffussion in the region. literature. Sumatra. from Java. as evidence in Menara Kudus Mosque. The Majapahit Hindu-Javanese culture has shaped the culture of Bali. and various palaces and temples in Bali. "without Java there is no Bali". such as Nagarakretagama. Pajang. Pararaton and Tantu Pagelaran. The Javanese Hindu civilization since the era of Airlangga to the era of Majapahit kings has profoundly influenced and shaped the Balinese culture and history. Bali. many Majapahit nobles. Although it has been suggested that the keris. the kori or paduraksa towering red brick gate. Brunei. Yet in return. and also pendopo pavilion has become ubiquitous in Javanese and Balinese architectural features. For Indonesians in later centuries. and provides the glimpse and valuable historical records on Majapahit. Raden . Sutasoma. The Majapahit style candi bentar split gate. In weaponry. religious rituals. The descriptions of the architecture of the capital's pavilions (pendopo) in the Nagarakertagama invoke the Javanese Kraton also the Balinese temples and palace compounds of today. and Mataram sought to establish their legitimacy in relation to the Majapahit. dancedrama and artforms. that led to popular expression.[33] The Demak claimed a line of succession through Kertabumi. The aesthetics and style of bas-reliefs in Majapahit East Javanese temples were preserved and copied in Balinese temples. Malaysia. The vivid. were being well-kept in royal libraries of Bali and Lombok.[32] The ancient links and Majapahit legacy is observable in many ways. architecture. Large numbers of Majapahit manuscripts. The Islamic sultanates of Demak. Bali is credited as the last stronghold to safeguard and preserved the ancient Hindu Javanese civilization. Yogyakarta. It is also due to the fact that after the fall of the empire. artisans and priests has took refuge either in the interior mountainous region of East Java or across the narrow strait to Bali. Mataram Sultanate royal cemetery in Kota Gede. to the Philippines. Majapahit became a symbol of past greatness. predate Majapahit. The Majapahit architectural style that often employs terracotta and red brick had heavily influenced the architecture of Java and Bali in the later period. Keraton Kasepuhan and Sunyaragi park in Cirebon. rich and festive Balinese culture is considered as one of Majapahit legacy.

The Indonesian national motto. may probably have had such symbolic importance as it was the location of the former Majapahit capital.[38] Like Majapahit. a Chinese princess.[citation needed] Bali in particular was heavily influenced by Majapahit and the Balinese consider themselves to be the true heirs of the kingdom. The notable statue of Garuda is the statue of the king Airlangga depicted as Vishnu riding Garuda. is a quotation from an Old Javanese poem "Kakawin Sutasoma".[34] Central Javanese palaces have traditions and genealogy that attempt to prove links back to the Majapahit royal lines — usually in the form of a grave as a vital link in Java — where legitimacy is enhanced by such a connection. The memory of its greatness remains in Indonesia. who had been sent away before her son was born. the modern state of Indonesia covers vast territory and is politically centred on Java.[25] The high reliefs of Gajah Mada and Majapahit history depicted in Monas.[37] It was invoked by Sukarno for nation building and by the New Order as an expression of state expansion and consolidation.[36] The statue and relief of Garuda have been found in many temples in Java such as Prambanan from the ancient Mataram era. In its propaganda from the 1920s. Modern Indonesian nationalists. have invoked the Majapahit Empire. The Indonesian national flag "Sang Merah Putih" ("Red and White") or sometimes called "Dwiwarna" ("The bicolor"). and is sometimes seen as a precedent for the current political boundaries of the Republic. written by a Majapahit poet.[22] Sultan Agung's conquest of Wirasaba (present day Mojoagung) in 1615 — during that time just a small town without significant strategic and economic value — led by the sultan himself.[4] Many of modern Indonesian national symbols derived from Majapahit Hindu-Buddhist elements. . and the Panataran as well as the Sukuh temple dated from the Majapahit era. derived from the Majapahit royal color. "Bhinneka Tunggal Ika". including those of the early 20th-century Indonesian National Revival. in court chronicles was said to be the son of Kertabumi with Putri Cina.[35] The Indonesian coat of arms.Patah. Garuda Pancasila. Mpu Tantular. The Indonesian Navy flag of red and white stripes also has a Majapahit origin. has become the source of Indonesian national pride of past greatness. the Communist Party of Indonesia presented its vision of a classless society as a reincarnation of a romanticized Majapahit. also derives from Javanese Hindu elements.

[39] Nevertheless.[40] List of rulers Genealogy diagram of Rajasa dynasty. the royal family of Singhasari and Majapahit. styled Kertarajasa Jayawardhana (1294–1309) 2. the project leaves a huge attention to some historians. Rulers are highlighted with period of reign. which started by Sri Ranggah Rajasa. The government then argued that the method they were applying were less destructive since digging method were used instead of drilling. Gajah Mada swore that he would not taste any spice as long as he had not succeeded in unifying Nusantara (Indonesian archipelago). Ancient bricks which are historically valuable were found scattered on the site. The rulers of Majapahit was the dynastic continuity of the Singhasari kings. and the program was started in February 1975. since constructing the park's foundation in Segaran site located in south side of Trowulan Museum will inevitably damage the site itself. has been named after Sumpah Palapa. the Indonesian Minister of Culture and Tourism stated that the Majapahit Park would be built on the site and completed as early as 2009.Palapa. the famous oath taken by Gajah Mada. the founder of Rajasa dynasty in late 13th century. in order to prevent further damage caused by home-made brick industries that develop on the surrounding area. Jero Wacik. an Indonesian telecommunication company. the series of communication satellites owned by Telkom. During the last half year of 2008. styled Jayanagara (1309–1328) . the Indonesian government sponsored a massive exploration on the site that is believed to be the place where the palace of Majapahit once stood. Raden Wijaya. 1. Kalagamet. This ancient oath of unification signifies the Palapa satellite as the modern means to unify the Indonesian archipelago by way of telecommunication. The name was chosen by president Suharto.

Bhre Wengker. Girindrawardhana. Tutur Tinular. styled Brawijaya III (1456–1466) 11. The story took place near the end of the Majapahit era and the formation of Demak. 5. From a political. This novel describes the saga. or to describe and mention it. 3. Senopati Pamungkas (1986. Wali Songo. Suhita (1429–1447) 7. Pandanalas. Although it took place in the Majapahit era. styled Brawijaya VI (1478–1527) Majapahit in popular culture Celebrated as 'the golden era of the archipelago'. styled Sri Rajasanagara (1350–1389) 5. The impact of the Majapahit theme on popular culture can be seen in the following: 1. the comic strip serves as witty satire and criticism of modern Indonesian society. Begun as a popular radio drama program in the late 1980s. a radio drama and film by S Tidjab. and romance of the . cultural and current point of view. social. written by Sanusi Pane. the Majapahit empire has inspired many writers and artists (and continues to do so) to create their works based on this era. styled Brawijaya IV (1466– 1468 or 1478[8]) 12. royal intrigue. This part has been made into a single feature film entitled 'Saur Sepuh' as well. Purwawisesa or Girishawardhana. a common Majapahit citizen. the film tells the story of nine Muslim saints ('wali') who spread Islam to Java. reprinted in 2003). styled Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328–1350) 4. a radio drama and film by Niki Kosasih. 4. Indonesia is described as the 'reincarnation' of the Majapahit empire. a weekly comic strip by Dwi Koendoro published in the Sunday edition of Kompas. styled Brawijaya V (1468–1478) 13. that is to say the civil war of Majapahit between Wikramawardhana and Bhre Wirabhumi. Interregnum (1453–1456) 10. a fictional kingdom neighbour of the Pajajaran. Hayam Wuruk.3. The current Indonesian president is often portrayed as a Majapahit monarch or prime minister. Kertawijaya. centered around the story about a fictional hero named Brama Kumbara. 2. a novel by Arswendo Atmowiloto that is also a martial art-historical epic fiction. Wikramawardhana (1389–1429) 6. Rajasawardhana. telling the everyday life of Panji Koming. In several stories the Paregreg war is described. Saur Sepuh (1987–1991). 6. Sri Gitarja. while commoners are suffering. It describes the decaying Majapahit empire where royals are fighting each other for power. It took place in the late Singhasari period and formation of Majapahit. Kertabumi. or Twilight/Sunset in Majapahit is an historical romance that took place during the fall of Majapahit empire. Saur Sepuh is based on 15th-century Java. the king of Madangkara. or Suraprabhawa. Panji Koming (since 1979). styled Brawijaya II (1451–1453) 9. born Bhre Pamotan. Tutur Tinular is a martial art historical epic fictional story with the Majapahit era serving as the background of the story. Sandyakalaning Majapahit (1933). The story also involved a romance between the hero named Arya Kamandanu and his Chinese lover Mei Shin. styled Brawijaya I (1447–1451) 8. Singhawikramawardhana.

page 19 5.formation of the Majapahit kingdom as well as the adventure of the main character. ISBN 0-300-10518-5. published by Elexmedia Komputindo. ^ D. van Hoeve. ^ The Brunei Museum journal. ^ Keat Gin Ooi (2004). about fictionalized detail of Gajah Mada's life from Kuti rebellion until Bubat War. Resink. Issue 1 – Page 192 7. from Angkor Wat to East Timor. ^ Prapantja. The novel virtually took the same context and was inspired by Kidung Sundayana. pp. 29. Imperium Majapahit. No. page 18 . Indonesia: Peoples and Histories. p. 8. 8. ^ Taylor. Gajah Mada. a comic book series by Jan Mintaraga. Martinus Nijhoff. Pacific Affairs (Pacific Affairs. 10. 1968). Volume 1. "Problems of Indonesian Historiography". a pentalogy written by Langit Kresna Hariadi. whom later becomes the consort of Raden Wijaya. Southeast Asia: a historical encyclopedia. ABC-CLIO. 4. Digital Atlas of Indonesian History 4. pp. by Theodore Gauthier Pigeaud. ISBN 978-1-57607-770-2. 7. See also Indonesia portal      Kidung Sunda Osing Tenggerese List of monarchs of Java Srivijaya Notes 1. JSTOR 2754037. 822. trans. ^ Majapahit Overseas Empire. Puteri Gunung Ledang (2004). 21. 34.E. G. p. about the fictionalized detailed lifestory of Sundanese Princess Dyah Pitaloka Citraresmi.2307/2754037. 2. a Majapahit Princess. vol. 1962). New Haven and London: Yale University Press. This series tells the history of Majapahit from its formation until the decline. ^ a b c d e f Ricklefs (1991). a novel written by Hermawan Aksan.J. Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory' (The Hague: W. 3. Vol. Volume 4. Rakawi. a Malaysian epic film based on a traditional Malay legend. focussed around the Bubat War. doi:10. 29. a commoner named Upasara Wulung and his forbidden love affair with princess Gayatri Rajapatni. Java in the 14th Century. 38. Hall (1956). 6. 3/4) 38 (3/4): 353–359. 9. Dyah Pitaloka (2007). ^ a b c d e Ricklefs (1991). a Malaccan admiral. Jean Gelman (2003).G. and Hang Tuah. A Study in Cultural History: The Negara-Kertagama by Rakawi Prapanca of Majapahit. 1365 AD (The Hague. This film recounts the love story between Gusti Putri Retno Dumilah. the first king of Majapahit.

69. Didier (Hardcover edition — August 2003). JSTOR 644055. ^ Drs. F. Vol. ed. 448–451.. "The Role of Structural Organisation and Myth in Javanese Historiography". Didier (Hardcover edition — August 2003). 451–456.. 1993. ^ a b Slamet Muljana. 36–37 23. ^ Cribb. doi:10. ^ a b Ricklefs.. ^ Nastiti. ^ MAJAPAHIT : KERAJAAN AGRARIS – MARITIM DI NUSANTARA page 8 30. Paul Michel (2006). ^ "Uang Kuno Temuan Rohimin Peninggalan Majapahit".G Mills. Achadiati S. 13. Bertold. ^ Lonely Planet: History of Bali 33. 29. 1) Ansterdam: N.C. C. Indonesian Heritage Series: Ancient History. P.R.V. "Mandala: from sacred origins to sovereign affairs in traditional Southeast Asia". in the site www. Letterkunde. Historical Atlas of Indonesia. The Journal of Asian Studies (The Journal of Asian Studies. 24. editor: John Miksic. Indonesian Heritage Series: Ancient History. R. 22 June 2007. 2000 20. (1997). Retrieved 2010-07-14. 33–34. (1988).Majapahit-Kingdom. ^ Ricklefs. ^ a b c d e f Millet. Rosita (2003-01-01). 252. 1996. 1962. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. 17. 2nd ed. S. A. doi:10. 18. 24. (November 1964). page:100". ^ JakartaPost: Majapahit capital may be larger than previously believed 13. ISBN 981-4155-67-5. 22. ^ Dellios. Menuju Puncak Kemegahan (LKIS. cited in M. pp. no. (1973. ISBN 981-3018-26-7.. ISBN 90-04-06196-7.C Bagley (1981). ^ Munoz. 14. Java Style. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.02a00030. Stanford: Stanford University Press. Berg. 1) 24 (1): 91–99. 279.1983. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2. 5th reprint edition in 1988). Soekmono. Ricklefs. ed. Jakarta: PT Gita Karya. 106. Prasasti Majapahit. Soeroso M. Part 4. Persee. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). p. Damais.H. White Lotus p86 ISBN 9748496-78-4 12. ^ "Ritual Networks and Royal Power in Majapahit Java. 19. 10. ^ Johns. Hefner (1983). November 2008. ^ Millet. ISBN 981-3018-26-7. ^ Ma Huan Ying-yai Sheng-lan. Singapore: Editions Didier Millet. 32.com from Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala. Sejarah Peradaban Manusia: Zaman Majapahit.9. Bond University Australia. ^ Robert W. ^ Ricklefs. ^ C. ^ Y. hal. Singapore 169641: Archipelago Press. Robert. American Ethnologist 10 (1983): 665–683. Titi Surti. Afd. pages 18 and 311 11.10. 37 and 100 21. vol. 9789004061965. 25. University of Hawai'i Press. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990).P. page 40 .2307/2050416. ISBN 962-593-232-1. 16. 27. 2nd ed. ^ a b Schoppert. Friday. 72. Retrieved 2011-12-11. Brill Archive. ^ Spuler. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. Didier Millet. 31. Singapore 169641: Archipelago Press. Paris: Periplus Editions. "Ritual and Cultural Reproduction in Non-Islamic Java".1525/ae. 26. p. 28. JSTOR 2050416. pp. 107. pp. Het rijk van de vijfvoudige Buddha (Verhandelingen der Koninklijke Nederlandse Akademie van Wetenschappen.4.V. hal. 2005) 15. A History of Modern Indonesia Since c. pp. John Miksic. translated by J. No. The Muslim world : a historical survey. pp. 1300.

40.34. page 43 35. pp. ^ Bhinneka Tunggal Ika. Cambridge. ^ "Situs Majapahit Dirusak Pemerintah". page 174 38. 2nd ed. ^ "Taman Majapahit Dibangun di Trowulan". 39. masterpiece of Mpu Tantular. Indonesian Destinies. Massachusetts and London: Belknap Press.org an National History Website View page ratings Rate this page What's this? Trustworthy Objective Complete Well-written I am highly knowledgeable about this topic (optional) Categories:          Former monarchies Former countries in Southeast Asia States and territories established in 1293 States and territories disestablished in 1527 1527 disestablishments Indianized kingdoms Historical Hindu empires Pre-colonial States of Indonesia 1293 establishments . Harvard University Press. ^ Hindu Civilizations of Austronesia and Southeast Asia 37. Theodore. 1300. 2009. ^ Ricklefs. A History of Modern Indonesia Since c. January 5. 19.C. Ricklefs. ISBN 0-674-01137-6. ^ Ricklefs. Stanford: Stanford University Press. 2008. November 4. ^ Friend. References  M. 1991 External links Wikimedia Commons has media related to: Majapahit     A Short History of Majapahit Memoirs of Majapahit Kingdom A brief history of Majapahit A Complete Transcription of Majapahit Royal Manuscript of Nagarakertagama from SejarahNasional. Antara (in Indonesian) 36.

     Former countries in Malaysian history Former countries in Philippine history Majapahit Former empires of Asia Former countries in Indonesian history Navigation menu        Create account Log in Article Talk Read Edit View history       Main page Contents Featured content Current events Random article Donate to Wikipedia Interaction      Help About Wikipedia Community portal Recent changes Contact Wikipedia Toolbox Print/export Languages     ไทย ‫ال عرب ية‬ Basa Banyumasan Česky .

Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License. Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation. See Terms of Use for details.                            Deutsch Español Français 한국어 हिन्दी Bahasa Indonesia Italiano ‫עברית‬ Basa Jawa ქართული Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands 日本語 Norsk (bokm l) Polski Português Русский संस्कृ तम् Suomi Svenska Tagalog Українська Tiếng Việt 中文 This page was last modified on 26 January 2013 at 17:55. Inc. Kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389) yang didampingi oleh Patih Gadjah Mada (1331-1364). . additional terms may apply. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293. Contact us    KERAJAAN MAJAPAHIT Kerajaan Majapahit adalah nama sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur.. a non-profit organization.

dan mendapat perlindungan dari Arya Wiraraja. berakhirlah riwayat Kerajaan Singasari. Raja Jayakatwang sangat menghormati Arya Wiraraja sehingga Raden Wijaya diampuni. Setelah Raja Kertanegara gugur dalam peristiwa penyerangan Raja Jayakatwang (Raja Kediri). Setelah mendapat pengampunan dari Raja Jayakatwang. Disinilah kemudian berdiri pusat Kerajaan Majapahit. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijava untuk membalas dendam kepada Raja Jayakatwang. Raden Wijaya (menantu Raja Kertanegara) segera melarikan diri ke Sumenep.  Para Penguasa Majapahit Raden Wijaya : (1309) Jayanegara : (1309-1328) Tribhuwanatunggaldewi : (1328-1350) Hayam Wuruk : (1350-1389) Wikramawardhana : (1389-1429) Suhita : (1429-1447) Kertawijaya : (1447-1451) Rajasawardhana : (1451-1453) Bhre Wengker : (1456-1466) Singhawikramawardhana : (1466-1468)  . Raden Wijaya beserta pengikutnya diizinkan untuk membabat hutan Tarik (sekarang menjadi Desa Trowulan. penguasa Sumenep. Madura. Jawa Timur) untuk dijadikan desa. Mereka tidak mengetahui bahwa Singasari telah hancur. Raja Kertanegara beserta petinggi kerajaan lainnya tewas dalam penyerangan tersebut.  Kertarajasa Jayawardhana  Pada 1293 pasukan Kubilai Khan dari Cina datang dengan tujuan untuk menghancurkan Kerajaan Singasari.

faktor yang juga mempengaruhi runtuhnya Kerajaan Majapahit ialah munculnya Kerajaan Malaka dan berkembangnya kebudayaan Islam. Pada 1522. Selain itu. Setelah masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Sora. dan India berdatangan. salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit. Perluasan wilayah ini dicapai berkat politik ekspansi yang dilakukan oleh Patih Mangkubumi Gadjah Mada.   Wilayah Kekuasaan Wilayah kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Jawa (kecuali tanah Sunda). Dalam waktu singkat. dan Indonesia bagian timur hingga Irian Jaya.  TAHUKAH KAMU Pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Siam. Sumatera.  .   Keruntuhan Majapahit Sepeninggal Raden Wijaya. sebagian besar P. Kerajaan Gajah Mada Kediri. Pemberontakan baru dapat berakhir pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk (1350-1389). Pemberontakan tersebut antara lain ialah pemberontakan Ranggalawe. Pada masa inilah Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Pada masa itu rakyatnya sejahtera.000 orang. Kerajaan  Atas: Candi Bajangratu. Pasukan Kubilai Khan segera pergi dari tanah Jawa dan Raden Wijaya menjadi raja dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana.Kertabhumi : (1468-1478) Ranawijaya/Girindrawardhana : (1478-?) Pasukan Raden Wijaya bekerjasama dengan Kubilai Khan yang berjumlah sekitar 20. Kerajaan Majapahit dilanda beberapa pemberontakan. Kerajaan Majapahit hancur akibat terjadinya perang saudara. pamor Kerajaan Majapahit semakin menurun. kewibawaan Kerajaan Majapahit baik ke dalam maupun keluar kerajaan sangat kuat. Kerajaan Kediri hancur dan Raja Jayakatwang terbunuh. Banyak orang asing seperti Cina. serta pemberontakan Sadeng dan Keta pada masa Tribhuwanatunggadewi (1328-1350). << Kiri atas: Candi Panataran merupakan candi terbesar dan paling penting bagi umat Hindu di Jawa Timur yang dibangun pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Semenanjung Malaya. Kalimantan. Pasukan Kubilai Khan kembali ke pelabuhan.   LIHAT JUGA Singasari. dan Kuti selama masa pemerintahan Jayanegara (1309-1328). namun di tengah perjalanan pasukan Raden Wijaya dengan bantuan pasukan Singasari dari Sumatera menyerang pasukan tersebut.

Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Kidung Panji Wijayakrama. Halaman 123. Persahabatan kerajaan Sunda dan Majapahit masa Gajah Mada dan Hayam Wuruk. Abdul. Persahabatan raja Majapahit Hayam Wuruk dengan raja Sunda Lingga Buana dan lain sebagainya. Jilid 6. hasilnya hampir serentak semua link url atau situs web mengatakan hal sama yaitu ada perang Bubat. tempat pemandian kerabat raja Majapahit. dan lain sebagainya yang mengarah ke perang Bubat. Berulangkali searching dengan menggunakan keywords bermacam-macam seperti: persahabatan kerajaan Majapahit dan Sunda. Artikel-artikel sebelumnya dari penulis sudah gembar-gembor mengatakan bahwa . 1. terjadi perselisishan alias permusuhan. mencari sumber yang mampu mengatakan bahwa kerajaan Sunda dan kerajaan Majapahit adalah 2 kerajaan yang bersahabat dan rukun. 2005. << Kiri bawah: Candi Tikus. Tetapi kalau dimasukan keywords seperti : Perang Bubat. Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda KEBOHONGAN SEJARAH PERSETRUAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA Pembuktian Analisa Kitab Neraga Kertagama dan Kitab Negara Kertabhumi Created by Ejang Hadian Ridwan Suatu proses pencarian yang teramat sulit juga. Dugaan ini berdasarkan Kitab Pararaton. dengan kata lain tidak bersahabat. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . dan Kidung Harsa Wijayayang menceritakan berdirinya Kerajaan Majapahit.  Sumber : Syukur. Perang antara Majapahit dan Sunda. Kenyataannya semua hasil mengatakan hal yang sama.   Atas : Relief di Candi Panataran ini menceritakan seseorang yang dieksekusi dengan menggunakan keris. TAHUKAH KAMU Nama Majapahit diduga berasal dari nama pohon Maja karena pada masa itu hutan Tarik banyak ditumbuhi pohon Maja. ada perselisihan dan permusuhan dengan berbagai versinya.

Lawai ikut tersebut. Siak. paling dulu Melayu: Jambi. Batan. Sambas. yang kemudian dipelajari. Malano . Kota Ungga. Sedu. lantas pola hubungan seperti apa yang diterapkan antara 2 kerajaan tersebut yaitu kerajaan Majapahit dan kerajaan Sunda. Tunduk menengadah. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. Kadandangan. Kitab Negara Kertagama inilah yang menjadi harapan satu-satunya bagi penulis untuk dapat memberikan informasi walaupun tidak gamblang. akhirnya didapat petikan sebagai berikut : “Negara-negara di nusantara dengan Daha bagai pemuka. Barune. secara sendirinya adalah sumber-sumber yang sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai sumber sejarah.kisah Ken Arok. Palembang. dianalisa dan dikembangkan. terjadinya peristiwa perang Bubat dan Sumpah Palapa. Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan. kalau tidak pernyataan kebohongan sejarah itu tetap tidak kuat. yang akhirnya terjadi pembelokan arah sejarah. Kampar dan Pane Kampe. dengan kata lain sumber-sumber itu adalah sumber yang direkayasa demi suatu kepentingan. Sampit. Setelah dipelajari seksama dari hasil terjemahan kitab Negara Kertagama. Bukti sejarah berikutnya adalah dicoba dengan mempelajari lagi satu kitab yaitu kitab Negara Kertagama. dengan pihak yang dirugikan adalah bangsa Indonesia. Kalka. ikut juga Tanjung Kutei. Landa. Tabalung. Lampung dan juga Barus. Sumber-sumber utama yaitu kitab Pararaton dan kitab Kidung Sunda yang mengarah kepada kisah Ken Arok. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan. Sawaku. Perang Bubat dan Sumpah Palapa adalah dusta atau kebohongan sejarah. Haru serta Mandailing. Saludung. Bukti sejarah yang ada adalah untuk perkara ini tiada lain adalah berupa prasastiprasasti dan beberapa kitab yang tingkat kepercayaannya akan kebenarannya masih tinggi. selalu dalam langkah awalnya adalah mencari barang bukti. yang masa pemerintahan untuk kerajaan Majapahit dipimpin oleh Sri Rajasanagara (Hayam Wuruk versi kitab Pararaton) dengan Maha Patih Gajah Mada? inilah pertanyaan yang harus ada jawaban sebagai korelasinya dan jawaban itu harus ada. Pertanyaan selanjutnya adalah kalau memang tidak terjadi hal-hal seperti itu. Solot dan juga Pasir Barito. Berdasarkan barang bukti itulah penyidikan lebih lanjut dapat dilakukan.Pun ikut juga disebut Daerah Kandis. hampir semuanya tidak bisa meberikan informasi tentang hal itu. negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri. Kota Waringin. Samadang dan Tirem tak terlupakan. atau sumber sejarah yang masih relevan. Toba dan Darmasraya. Rokan. Tamihang. Prasasti-prasati yang ditemukan. berlindung di bawah kuasa Wilwatikta. Kahwas. kebohongan itu memnag terjadi. Minangkabau. Penyidikan suatu perkara hukum.

Kelang serta Kedah Jerai. Seyogyanya.tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura. Seran. tidak seperti Sumpah Palapa yang tidak mewakili aspek keseluruhan yang dikatakan nusantara. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Buda. bisa jadi juga ini lemparan wacana ke publik dengan tujuan pro kontra mengenai istilah nusantara dengan hanya memakai simbolisasi Sumpah Palapa. Kelantan serta Trengganu Johor. Buton. begitu pun Darmanagari Marutma. tiap musim tertentu mempersembahkan pajak upeti. Sumba. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. dilarang menginjak tanah sebelah barat pulau Jawa. yang akhirnya diharapkan terjadi keraguan terhadap kebesaran istilah nusantara tersebut. Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di nusantara. Solot. Wanin. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Petikan diatas juga. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. Lagi pula anda (n). Di Hujung Medini. Bisa jadi Sumpah Palapa itu sendiri adalah bentuk pengkerdilan istilah nusantara itu sendiri. yang juga biasa disebut Lombok Merah. Bima. Seram. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura. Konon kabarnya para pendeta penganut Sang Sugata dalam perjalanan mengemban perintah Sri Baginda. Tumasik. Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain. semua sudah lama terhimpun. Pulau Gurun. Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. diberikan pendaan cetakan tebal supaya lebih . harus menegakkan agama Siwa. Banggawi. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk.memberikan informasi yang harapakan penulis atas pernyataan yang mencurigakan. Ambon atau pulau Maluku. Dungun. Kanjapiniran. pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api. Taliwang.” Petikan diatas memberkan informasi lengkap tentang negara-negara yang berada dibawah kekuasaan kerajaan Majapahit yang memang mewakili istilah nusantara yang didengung-dengukan itu. Paka. Muar. Saimwang. Kunir. Pahang yang disebut paling dahulu. jika mengemban perintah ke mana juga.Berikut Langkasuka. Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat. Terdorong keinginan akan menambah kebahagiaan. Dilarang mengabaikan urusan negara dan mengejar untung. Tersebut pula pulau-pulau Makasar. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Gurun serta Sukun. Muar. Semenjak nusantara menadah perintah Sri Paduka. Rajapura begitu juga Singasagari Campa. menolak ajaran sesat. Galian serta Salayar. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Hutan Kendali sekaligus.

Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. ketika kerajaan Singhasari atau Tumapel dibawah kendali Jayakatwang yang merebut kekuasaan secara paksa dari penguasa sah Sri Kertanegara. Tentara Mongol sempat menguasai ibu kota kerajaan. Ide aliansi inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya nusantara.” Merujuk pada keterangan kitab Negara Kertagama itu bahwa banyak negaranegara atau kerajaan-kerajaan lain yang secara otomatis takluk dan berinduk ke kerajaan Majapahit. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. kewibawaan. Hal ini dikarenakan. dan ini ide . Umpan nilai psikologis inilah yang merupakan senjata ampuh dalam propaganda ide aliansi yang dimotori oleh kerajaan Majapahit. hanya teridentifikasi melakukan beberapa kali peperangan. apa yang dilakukan oleh kerajaan Majapahit adalah sebagai pencetus atau pelopor ide penggabungan kekuatan. untuk menjaga keutuhan. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Tetapi negara-negara lain. setidaknya ada alasan perang yang mendasar dan sah secara hukum kenegaraan. Tiga kerajaan ini nota bene adalah kerajaan-kerajaan yang secara historis atau sejarah pendiriannya mulai kerajaan Tumapel masa pemerintahan Sri Rajasa Sang Amurwabhumi alias Ken Arok (versi kitab Pararaton sampai ke Sri Kertanegara. untuk mengembangkannya lebih mudah ke arah pemekaran yang lebih luas. raja pertama Majapahit menantu dari Sri Kertanegara. perang terbesar adalah dengan kerajaan di Pulau Bali. Mengapa pula dengan skala waktu yang tidak terlalu lama nusantara bisa terbentuk? Jawabanya adalah teori musuh bersama. Percobaan invasi pertama. kemudian dilanjutkan pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit mulai dari Raden Wijaya sampai Sri Rajasanagara alias Hayam Wuruk (versi kitab Pararaton) adalah masih termasuk kerajaan-kerajaan bawahan. dengan membentuk aliasi dengan negara-negra lainya. tapi tidak lama berselang bisa diusir kembali oleh pasukan tentara yang dipimpin Raden Wijaya. untuk kerajaan Majapahit. Wajar dan memang seharusnya kalau peperangan itu dilakukan. jadi tidak lagi harus bersusah-susah melakukan perang. persatuan dan kesatuan serta nama baik kerajaan. kemudian perang menumpas pemberontakan kerajaan Sadeng dan Keta. Ketika negara-negara dalam aliansi itu sudah terbentuk. tujuannya dalam rangka menjaga apabila suatu saat ada invasi dari kekaisaran Mongol untuk kedua kalinya. Dalam catatan sejarah resmi. tidak harus melalui proses peperangan besar. katakanlah dengan beberapa negara besar yang sudah bergabung.fokusyaitu: “Yawana ialah negara sahabat. bisa secepat itu takluk. menginduk dan mengakui kerajaan Majapahit yang memegang kontrol atas mereka.

26-03-12. Musuh bersama itu tiada lain adalah pasukan besar kekaisaran Mongol. sebuah aliansi harus ada negara pengontrol. Selengkapnya silakan pembaca budiman lihat di MENGUAK TABIR SEJARAH NUSANTARA Salam Damai Nusantara Penulis o Share      Reply With Quote 2. terlebih didukung oleh situasi yang ada. tetapi bukan negara bawahan karena tidak disebut demikian. Penyidikan dilanjutkan lagi. artinya nama itu sudah populer tidak perlu lagi penjelasan pada waktu itu. dan mempunyai kedudukan yang sangat dihormati karena statusnya adalah negara sahabat. Negara sahabat artinya kerajaan itu dianggap sejajar kedudukanya dengan kerajaan Majapahit. 11:33 AM #2 ri4nx Senior Member Join Date Aug 2011 . Sekarang pertanyaan yang timbul adalah Yawana itu kerajaan mana? Tidak dijelaskan identitasnya dalam kitab Negara Kertagama. yaitu ada musuh bersama yang nyata didepan mata. yang ada adalah negara sahabat. Majapahit adalah negara adidaya di nusantara selain kerajaan Sunda pada masa itu. pemimpin bagi yang lainya dan kerajaan Majapahit-lah yang cocok dan memenuhi syarat. yang sebelumnya mengalami masa-masa penjajahan dari kerajaan Chola. bukan permusuhan atau yang satu menjadi bawahan atas yang lainnya. Secara fakta pertahan. Hubungan yang terjalin pun atas dasar persahabatan.sangatlah brilian. Karena kerajaan Sriwijaya tidak lagi termasuk negara adidaya dengan alasan keberadaannya sudah melemah. India.

. apakah memang majapahit pernah menguasai sulawesi???.Posts 1.995 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda ternyata penyatuan kedua kerajan itu bohong belaka ya gan . 12:34 PM #3 Hjthegreat Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda yang menjadi pertanyaan saya dari dulu. 26-03-12...atau hanya mitos dan hanya klaim org jawa (majapahit). info bagus neh o Share      INI TANDA TANDA KAMU MAU MENINGAL ...soalnya saya belum pernah mendengar peningalan majapahit selama .GAMBAR2 DRAMATIS SEGITIGA BRMUDA palingseru Reply With Quote 3.

Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. kalau punya reference tentang itu tolong dishare. 01:53 PM #4 Alphe Senior Member Join Date Nov 2011 Location Banggai Posts 1. 26-03-12. Lagi pula. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. o Share      Reply With Quote 4. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri"..267 Rep Power 5 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog... sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah.soalnya saya lama penasaran tentang hal itu.. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima.berkuasa di sulawesi. Saran saya. . tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN.

26-03-12 at 04:25 PM. 03:31 PM #5 keizer Senior Member Join Date Feb 2012 Location Bandung Posts 1. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat . Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit Reply With Quote 5. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN.NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" Last edited by Alphe. LAgi pula. o Share      oomaldi likes this. 26-03-12.849 Rep Power 2 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta batu dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain.

atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. ini khan baru dari satu sisi o Share      Temukan Cerita2 Kocak Disini Kelakuan Konyol Anggota DPR Berwisata Gokil Reply With Quote 6. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. Saran saya. 06:51 PM #6 oomaldi Moderator Join Date Feb 2012 Location Jakarta Posts 609 Rep Power 3 . 26-03-12. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" yup saya setuju pendapat anda.diterima. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas.

Lagi pula.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. o Share      Jualan? Langsung kesini >> Lapak Jual Beli Kompas Forum Jangan lupa baca aturannya disini >> Aturan Lapak Jual Beli KompasForum Reply With Quote 7.. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. ane suka banget nih sama komennya bro alphe. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri".. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. 26-03-12. 06:59 PM #7 GEO Advisor . kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. Saran saya. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" setuju.

. 09:13 PM #8 oka milano Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 ... 26-03-12... o Share      Silent Readers lebih berbahaya daripada Junkers Reply With Quote 8...........436 Rep Power 29 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda jadi mana yang bener nih ?.Join Date Oct 2008 Location indonesia Posts 16.....

kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. disana ada pakar2 yang siap mendebat. disana pusat penelitian majapahit. 09:38 PM #9 andewan Senior Member Join Date Jan 2012 Location Bnjarnegara Posts 1. mari dibahas diforum ilmiah. terbitkan jurnal. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword..288 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by oka milano ..Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. 26-03-12.. eh udah berani mengatakan pembelokan. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan o Share      Reply With Quote 9.

05-04-12.... jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword.. disana pusat penelitian majapahit. o Share      Outdoor Furniture Reply With Quote 10. mari dibahas diforum ilmiah. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan.. disana ada pakar2 yang siap mendebat. 10:28 PM #10 ezank Newbie Join Date Mar 2012 Posts 23 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda terima kasih agan2 atas saran dan keritiknya.kl sdh menyangkut sejarah baiknya agak hati hati. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan Yups saya setuju dengan panjengane gan.udh di update kok artikel ane. Arsyo tentang istilah negeri Yawana yang disebut negara sahabat dalam kitab . kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan..anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. eh udah berani mengatakan pembelokan. terbitkan jurnal.judulnya jadi POLA HUBUNGAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA silakan baca dilink tersebut. ane dapet data juga dari buku Atlantis karya Prof. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal..

Jaina lahir. Pada masa akhir ini itu bangsa Arya mulai membangun system agama Weda (Hindu) dan pemerintahan (politik). agama Buddha lahir dari Sidharta Gautama. Di lembah-lembah subur inilah lahir peradaban Hindu muncul.com. The time now is 06:07 PM. Penduduk Lembah Indus adalah bangsa Dravida yang berkulit hitam. dan Brahmaputra yang memiliki lembah-lembah subur. putra Raja Suddodhana dari Kapilawastu. Setelah dewasa.6.Kertagama.silakan mampir. Gangga. Di sebelah utara terdapat sungai–sungai besar seperti Indus. All rights reserved Content Relevant URLs by vBSEO 3. Copyright © 2012 KOMPAS. Persebaran bangsa Arya dibedakan atas dua periode: masa Weda Awal dan masa Weda Akhir. judul sebelumnya "Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda" artinya gak ada persetruan. Sidharta pergi dari istana dan meninggalkan segala Bentuk . Sementara itu. thanks o Share      Reply With Quote Page 1 of 2 12 Last « Previous Thread | Next Thread »    KompasForum Home Archive Top All times are GMT +7. Yamna.0 RANGKUMAN PERKEMBANGAN HINDU BUDHA DI INDONESIA under RANGKUMAN MATERI Anak benua India merupakan tanah tempat kebudayaan Weda.. itu yang ingin ane buktikan. Buddha.. Peradaban Lembah Indus mengalami kemunduran ketika bangsa Arya dari Asia Tengah melakukan invasi.

Dan pihak kelima dalah orangorang Indonesia sendiri. Pengaruh Hindu-Buddha terhadap perkembangan agama di Indonesia terlihat dari praktik dan tempat peribadatan (candi). agama. dan budaya. dan Kalimantan. Pihak pertama adalah kaum brahmana dan rahib dari India. seni rupa (relief.kesenangan duniawi. Yunani. Bali. Pengaruh Buddha pun meluas hingga Cina. prasasti. Dari sumber-sumber itu dapat disimpulkan: persebaran agama dan budaya Hindu-Buddha dari India ke Indonesia berawal dari perdagangan. keratin). Kesemuanya itu mengalami proses akulturasi dan sinkretisasi sesuai zamannya. Sedangkan pengaruh dalam bidang kebudayaan terlihat dari bangunan fisik (stupa. Pihak ketiga adalah kaum sudra yang melarikan diri dari India ke Indonesia. Indocina. India. Pihak keempat adalah golongan ksatria India yang melarikan diri ke Indonesia karena takut dikejar-kejar oleh musuh. terutama di Jawa. makara. yang sebelumnya pernah mengunjungi India. wayang). Indocina. Indonesia Indocina. dan Cina. Setelah itu ajaran Buddha mengalami perkembangan: Buddha Mahayana dan Hinayana. Hubungan dagang ini berkembang menjadi hubungan politik. Ketika tiba di Desa Gaya. Keterkaitan antara perdagangan dan persebaran Hindu Buddha mengakibatkan pusat pusat perdagangan di Indonesia menjadi pusat Hindu-Buddha. arca). dan kitab serta prasasti dalam negeri. Ia berguru pada sejumlah rahib. di Lembah Sungai Gangga. Jepang. Ada lima teori tentang pihak-pihak yang berjasa menyebarkan Hindu dan Buddha di Indonesia. sementara Sumatera merupakan pusat Buddha. Hubungan itu didukung oleh kronik-kronik dari Cina. Arab. serta seni tari dan musik. telah terjadi hubungan dagang antara India. Pihak kedua adalah para pedagang India (waisya). Sekitar awal tarikh masehi. dan Indonesia. candi. karya sastra (kitab. Related Post: RANGKUMAN MATERI         RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN TAHAP PENUTUPAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENGIKTISARAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENCATATAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN KOPERASI DAN KEWIRAUSAHAAN RANGKUMAN BADAN USAHA RANGKUMAN MANAJEMEN . Siddharta menjadi seorang Buddha.

terutama dengan ditemukannya prasasti tujuh yupa di kalimatan timur. 2.                RANGKUMAN LEMBAGA SOSIAL RANGKUMAN MATERI DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI REVOLUSI INDUSTRI RANGKUMAN REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA RANGKUMAN DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA RANGKUMAN PERKEMBANGAN PAHAM BARU DAN PENGARUHNYA DI INDONESIA RANGKUMAN PENGARUH BARAT PADA MASA KOLONIAL RANGKUMAN AKULTURASI LOKAL HINDU BUDHA DAN ISLAM RANGKUMAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA KERAJAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA RANGKUMAN WILAYAH PELESTARIAN LINGKUNGAN RANGKUMAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN RANGKUMAN SUMBER DAYA ALAM RANGKUMAN ANTROPOSFER DAN KEPENDUDUKAN RANGKUMAN BIOSFER Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook 0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Perkembangan dan Pengaruh Hindu-Budha di Indonesia A. indonesia. Budah di Indonesia 1. Pengaruh Hindu dan budha di Indonesia Berdasarkan ditemukannya bukti tulisan yang berhuruf pallawa dan Bahasa Sanseketa di kerajaan Kuta dan Tarumanegara menujukkan pengaruh Hindu budha dan india yang sangat kuat dalam perkembangan sejarah inonesia. Perkembangan Agama Hindu. cina. tulisan tulisan tersebut mengubah bangsa indonesia memasuki babakan baru jaman sejarah. Masuknya Budaya Hindu Budha Proses masuknya dan berkembangnya agama hindu dan budha ini melalui jalur perdagangan India. pembawa agama agama Budha melalui misi penyiaran yang disebut .

bukti adanya kerajaan ini dengan ditemukannya prasasti-prasasti yang berhuruf pallawa.prasasti pasir awi . 3. Kerjaan Sriwijaya (7 M) kerajaan sriwijaya ini terletak di palembang. seorang raja yang bijaksana dan sangat memperhatikan kemakmuran rakyatnya. sementaramenurut berita cina. Kerajaan Kutai Kerjaan ini terletak di kalimatan timur dan tertua di indonesia. 2. Jawa Barat. sudra dan waisya. Brahmana. Kerajaan Melayu Mengenai kerajaan ini diperkirakan sekitar daerah jambi seorang raja yang sering disebut adalah adityawarman.prasasti tugu . Aswawarman. prasasti Kota . Raja yang pernah memerintah kerajaan kutai adalah kudungga. pendeta I-Tsing setelah belajar di Sriwijaya kemudian ia pergi ke Moloyu. sedangkan pembawa agama Hindu ke indonesia antara lain golongan ksatria. yaitu : prasasti Talang Tuo. 4. sumatra selatan. B. Mulawarman.prasasti jambu . prasasti yang ditemukan semua berhuruf pallawa dan berbahasa Sanseketa yaitu: .Dharma Dhuta. dengan ditemukannya prasasti tersebut bangsa indonesia memasuki babkan baru zaman sejarah.Kehidupan Sosial Politik Ekonomi dan Kebudayaan di Indonesia pada Masa Kerajaan Hindu-Budah 1. Prasasti ini berhuruf pallawa dan berangka tahun 400M. Kerajaan Taruma Negara ( abad 5 M) Kerajaan ini letaknya di sekitar Bogor.prasasti lebak . peninggalan bersejarah yang di temukan adalah tujuh Buah Prasati yang di pahatkan di atas tiang bantu disebut YUPA. sumber bukti lainnya adalah kerajaan ini adalah berita dari seorang pendeta budha dan cina yang bernama fa hien.prasasti muara ciaruten – prasasti kebon kopi dari prasati di atas di katakan bhwa raja yang memerintah kerajaan Tarumanegara adalah Purnawarman.

dari prasasti proses tersebut diketahui bahwa kerajaan sriwijaya beragam budha dan merupakan kerajaan yang besar dan makmur dengan ouncak kejayaan pada masa raja balaputradewa. penganti pemeritahani ini adalah raja hayam wuruk yang dibantu oleh patih gajah mada dengan sumpah palapa dan berhasil menyatukan nusantara di bawah kerajaan majapahit. 8.adanya perang paregreg / perang saudara 6. jawa timur. Jawa Timur.mundurnya perekonmian akibat perang saudara . 10. 9. kerajaan Kediri (abad 12 M) Berdiri di daerah daha. tentram dam makmur. Kerjaan Bali Dalam prasasti sanur yang berangka 914 M. Pendiri kerajaan ini yaitu raden wijaya.banyak daerah kekuasaannya melepaskan diri .lemahnya raja-raja pengganti hayam wuruk . pendiri kerajaan ini adalah mpu sindok yang menamakan dirinya dinasti isyana. prasasti Kedukan Bukti dan prasasti Telaga Batu. jawa timur. kerajaan ini merupakan pindahan dari kerajaan matram kuno yang mengalami kehancuran. Kerajaan Medang (abad 10 M) terletak di sekitar sungai Brantas dekat kota jombang. 5.Kapur. 7. raja yang terkenal raja jayabaya. pada masa pemerintahan tri buwana tungga dewi diangkat seorang maha patih bernama Gajah Mada. kediri. diceritakan bahwa raja yang memerintah merupakan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang Bubat antara majapahit dengan pajajaran. Kerajaan Singosari (abad 13) Muncul setelah adanya perang ganter 1222 M. kerutuhan kerajaan majapahit anatara lain : . dalam perang ini akhirnya raja kertajaya yang otoriter dari kerajaan kediri kalah melawan para brahmana yang dibantu oleh ken arok.adanya perkembangkan islam dari kerajaan demak . kerajaan kediri kalah dan berdirilah kerajaan singosari dengan raja ken arok adan bergelar kertarejasa. Kerajaan Mataram Kuno/Hindu (abad 8 M) . prasasti Karang berahi. sedangkan menurut sumber dari cina bahwa kerajaan kediri merupakan kerajaan yang aman. Kerajaan Majapahit terletak di desa Tarik Mojokerto.

Bangunan Candi terbuat dari batu bara . hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti canggal.Candi Jawa Tengah bagian utara . pada masa pemerintahan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang bubaat antara majapahit dengan pajajaran. Peningkatan Kebudayaan Terpenting kebudayaan terpenting peninggalan Hindu-Budah meliputi : 1. Fungsi Candi. Jenis Candi di Indonesia. yaitu : .Relief candi simbolis . Bangunan Candi a.Bentuk candi ramping dan tinggi . 11. yaitu dalam agama Hindu berfungsi sebagai tempat pemakaman dan fungsi menurut agama Budha sebagai tempat upacara keagamaan c. Yaitu Candi Hindu dan Budha b. jawa tengah.letak kerajaan ini dekat magelang. Kerajaan Sunda letak kerajaan di pakuan pajajaran kemudian pindah ke kawali.Induk candi menjorok ke belakang candi Jiwa Tengah : . C. yang menceritakan bahwa kerajaan ini pernah di perintah oleh dinasti sanjaya dan dinasti syailendra.Atap candi seperti pohon cemara .Candi Jawa Tengah bagian selatan . Kelompok candi berdasarkan langgamnya.Candi Jawa Timur perbedaan bangunan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain : Candi jawa barat : .Arah candi menghadap ke barat .

Atap candi berundak-undak . 5. Runtuhnya Kebudayaan Hinduh-Budah di Inonesia Penyebab runtuhnya kerajaan yang bercorak Hindu-Budah antara lain : a. Suka Be the first to like this. arca. Mahabarata. D.Bentuk candi tambun . mangkok.. . 4. Sastra Hasil peninggalan bidang sastra antara lain Ramayana. Barata Yuda dll.Arah candi menghadap ke timur . lampu gantung. Adanya perang Paragrag di Majapahit b. Berkembangnya syiar agama Islam yang berhasil menarik simpati masyarakat d. Seni Ukir Hasil pahatan dan ukiran nampak indah dan mengangumkan pada relief-relief bangunan candi. jambangan dan tempat dupa untuk upacara agama. Patung Dewa Dalam kebudayaan Hindu-Budha biasanya dewa diwujudkan dalam bentuk patung 3.Relief candi realis . dan masih banyak lagi peninggalan yang berupa seni lainya. Barang-barang logam Barang atau benda yang terbuat dari logam dan perunggu yang indah di antaranya.Bangunan candi terbuat dari batu andesit (batu kali) . sementara Sumatra juga berkembang pesat kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam. Kerajaan Islam Demak berkembang pesat. Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri kerajaan sriwijaya maupun Majapahit c. genta.Induk candi tepat di tengah 2.

Keterangan yang . selain itu juga yang tersebar di pulau Jawa. PEMBAHASAN Agama yang pertama kali masuk ke indonesia adalah agama hindu dan agama budha. lebih tepatnya pada masa keruntuhan Majapahit. Pada masa sekarang. Masuknya agama ini di latarbelakangi oleh kegiatan dagang yang menjadikan indonesia sebagai tempat persinggahan sementara dan juga tempat berdagang yang strategis bagi para pedagang yang menganut agama tersebut. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa IndoIran (Arya). Begitupun dengan laporan yang kami buat ini. Agama ini pernah tersebar di Asia Tenggara sampai kira-kira abad ke-15. Sulawesi (Toraja dan Bugis – Sidrap).Tinggalkan Balasan PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA A. Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yang menyatakan bahwa: “Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman”. Dan melalui laporan ini kami bertujuan untuk menambah wawasan bagi para pembaca tentang tahapan perkembangan agama hindu-budha di indonesia. Penganut agama Hindu sebagian besar terdapat di anak benua India. lalu bersamaan dengan kegiatan tersebut mereka juga melakukan semacam si’ar agama yang mereka anut kepada para masyarakat indonesia yang pada saat itu masih menganut paham animisme dan dinamisme. Agama Hindu adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. mayoritas pemeluk agama Hindu di Indonesia adalah masyarakat Bali. perkembangan agama hindu-budha di indonesia merupakan salah satu bentuk dari sejarah yang perlu untuk di ketahui. B. Kalimantan (Suku Dayak Kaharingan). ini dapat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngan diketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur.  Agama Hindu di Indonesia Awal mula agama hindu diperkirakan muncul antara tahun 3102 sebelum masehi sampai 1300 sebelum masehi. Mulai saat itu agama ini digantikan oleh agama Islam dan juga Kristen. Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi. Lombok.

candi Jago dan candi Singosari sebagai sebagai peninggalan kehinduan pada jaman kerajaan Singosari. Kapak dan Bunga Teratai Mekar. agama Hindu berkembang juga di Jawa Timur. yaitu Trisula. Kebonkopi. Jambu. Disamping itu. perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnya kerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. Prasasti ini yang menggunakan atribut Dewa Tri Murti. Perkembangan agama Hindu selanjutnya.lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. Disamping di Kutai (Kalimantan Timur). Tempat itu disebut dengan “Vaprakeswara”. Keemasan masa Majapahit merupakan masa gemilang kehidupan dan perkembangan Agama Hindu. Tugu dan Lebak. yg berasal dari abad ke-8. yang dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinaya (Dinoyo) dekat Kota Malang berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno. yakni prasasti Ciaruteun. Kemudian muncul kerajaan Singosari (tahun 1222-1292). Dan pada masa Dalem Waturenggong. Muara Cianten. sebagai kerajaan besar meliputi seluruh Nusantara. Prasasti ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa dan bertipe lebih muda dari prasasti Purnawarman. Cakra. Gianyar. Selanjutnya. Hal ini disamping dapat dibuktikan dengan adanya prasasti-prasasti. misalnya Kitab Smaradahana. Pada tahun 1042-1222 di Jawa Timur munculah pula kerajaan Kediri. Arca ini bertipe sama dengan Arca Siwa di Dieng Jawa Timur. Bukti lain yang ditemukan di Jawa Barat adalah adanya perunggu di Cebuya yang menggunakan atribut Dewa Siwa dan diperkirakan dibuat pada masa Raja Tarumanegara. yaitu bangunan Suci Hindu terbesar di Jawa Timur disamping juga munculnya buku Negarakertagama. Kedatangan agama Hindu di Bali diperkirakan pada abad ke-8. Pasir Awi. Selanjutnya agama Hindu berkembang pula di Bali. sebagai pengemban agama Hindu. Pada akhir abad ke-13 berakhirlah masa Singosari dan muncul kerajaan Majapahit. Pada masa kerajaan ini banyak muncul karya sastra Hindu. Kitab Bharatayudha. menimbulkan pembaharuan yang besar. agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan ditemukannya tujuh buah prasasti. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa. Hal ini dapat dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran. diperkirakan berasal dari tahun 650 Masehi. sejak ekspedisi Gajahmada ke Bali (tahun 1343) sampai akhir abad ke-19 masih terjadi pembaharuan dalam teknis pengamalan ajaran agama. Pada jaman kerajaan Singosari ini didirikanlah Candi Kidal. juga adanya Arca Siwa dan Pura Putra Bhatara Desa Bedahulu. Masuknya agama Hindu ke Indonesia. Kendi. Kitab Lubdhaka. agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah. misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia. dan Candi Budut adalah bangunan suci yang terdapat di daerah Malang sebagai peninggalan tertua kerajaan Hindu di Jawa Timur. kehidupan agama Hindu mencapai jaman keemasan dengan datangnya . Wrtasancaya dan kitab Kresnayana. yang dibuktikan adanya prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu.

Demikian pula dibidang bangunan tempat suci. Perhimpunan Tjatur Wangsa Durga Gama Hindu Bali tahun 1926 di Klungkung. seperti Pura Rambut Siwi. Dia mengantakan bahwa dunia yang kita lihat adalah maya dan manusia adalah tidak berpengetahuan. diadakan Mahasabha Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali. Kehidupan manusia mengalami sansana atau hidup kembali sebagai manusia atau binatang (reinkarnasi). Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang memiliki nilah filsafat Mahayana dan Tantrayana. Perkembangan selanjutnya. Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar dan pada tanggal 23 Pebruari 1959 terbentuklah Majelis Agama Hindu. namun untuk perkembangan selanjutnya Mahayana dan Tantrayana menjadi lebih populer di masyarakat.d 10 Oktober 1964). arsitektur. Setelah mengalami dua masa kejayaan. Surya kanta tahun1925 di SIngaraja. setelah 500 tahun kemudian semenjak runtuhnya Kerajaan Mahapahit pada tahun 1478. Keberadaan Buddhisme di Nusantara (Indonesia) dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti dan bangunan-bangunan berupa candi serta literatur-literatur asing khususnya yang berasal dari China. setelah runtuhnya kerajaan-kerajaan di Bali pembinaan kehidupan keagamaan sempat mengalami kemunduran. akhirnya Buddhisme di Indonesia mengalami kemunduran setelah jatuhnya Kerajaan Majapahit. Paruman Para Penandita tahun 1949 di Singaraja. yang selanjutnya menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia. Peti Tenget dan Dalem Gandamayu (Klungkung). yaitu masa Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. Majelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung.  Agama Buddha di Indonesia Agama Buddha lahir pada abad ke-6 SM di India Utara. Namun mulai tahun 1921 usaha pembinaan muncul dengan adanya Suita Gama Tirtha di Singaraja. Jaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan jaman keemasan bagi Buddhisme. Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar. Jasa beliau sangat besar dibidang sastra. Buddhisme atau Agama Buddha merupakan salah satu agama yang sejak lama telah dianut oleh sebagian besar masyarakat Nusantara. agama. Berbagai permasalahan muncul silih berganti. Sidharta Gautama yaitu seorang anak raja yang mendapat penerangan batin atau enliptenmen. Namun setelah melalui empat jaman. Dari peninggalan sejarah juga dapat dilihat bahwa telah terjadi sinkretisasi antara agama Hindu-Shiva dengan Buddhisme Mahayana di Indonesia. Dan pada tahun 1964 (7 s. agama ini lahir setelah agama Hindu dan pendiri agama Budha adalah sang Buddha Siddharta Gautama. Perjalanan kebangkitan kembali dan perkembangan Agama Buddha yang dimulai pada jaman penjajahan hingga sekarang melalui jalan yang berliku-liku. Agama Buddha mulai bangkit kembali dari tidurnya. Kemudian pada tanggal 17-23 Nopember tahun 1961 umat Hindu berhasil menyelenggarakan Dharma Asrama para Sulinggih di Campuan Ubud yang menghasilkan piagam Campuan yang merupakan titik awal dan landasan pembinaan umat Hindu. Tradisi atau aliran Agama Buddha yang dianut oleh masyarakat Nusantara pada awalnya adalah non-Mahayana.Danghyang Nirartha (Dwijendra) ke Bali pada abad ke-16. .

Candi Pawon. Beliau menyatakan bahwa sewaktu beliau datang di Jawa agama Buddha sudah ada bersama-sama agama Hindu. 5. dekat Candi Kalasan. disebelah Timur Candi Sewu. 2. Secara singkat dapat disusun kurang lebih perkembangan agama Buddha di Indonesia sebagai berikut: o Abad I (14 Maret 78). 7. Candi Singosari. 6. dekat Krasaan. 2. didirikan tahun 826 M. Adanya gelar Dharmadhyaksa Ring Kasogatan (kepala agama Buddha). . Candi Kalasan. antara lain : 1. 2. perpaduan Tantrayana dan Siwa. dekat Malang. Singasari dan Majapahit. 8. dan IV di Indonesia (Jawa) agama Buddha sudah berkembang. Candi Muara Takus. didirikan tahun 826 M. Candi Jabung. 3. terutama pada masa-masa kerajaan Mataram kuno. Di pulau Sumatra terdapat juga peninggalan Candi. bahkan dengan agama Hindu yang juga banyak dianutnya pada masa-masa tersebut. dekat Magelang. 3. Ini terbukti dari catatan-catatan Bhiksu Fa-hien yang datang ke Jawa pada abad V. didirikan tahun 809 M. 2. tempat pemujaan Raja Kertagama yang merupakan perpaduan antara Tantrayana dan Siwa. Candi Jawi. Candi Portibi-Gunung Tua. dekat Muntilan. yakni : 1. o Abad II. Candi Borobudur.Perkembangan Mazhab Tantrayana di Indonesia berkembang dengan pesatnya dibumi persada Indonesia. Candi Mendut. Candi Sari. didirikan tahun 778 M. Pada Masa Kerajaan Singosari : Candi-candi : 1. 4. dekat Prambanan. Gugusan Candi Plaosan. merupakan gerbang Candi Borobudur. propinsi Sumatra Utara. Gugusan Candi Ngawen. dekat Padang sidempuan. dekat Prigen. dekat Bangkinang. Propinsi Riau. di sebelah Timur Candi Borobudur. dekat Jogjakarta. Literatur-literatur : Kitab Sanghyang Kamahayanikan. kedatangan Aji Saka Tritustha menandai masuknya agama Buddha di Indonesia (Jawadwipa). 3. Pada masa Kerajaan Majapahit : Literatur-literatur : Kitab Sutasoma dan Kitab Kunjarakarna 4. Perkembangan yang demikian pesatnya seiring dan sejalan dengan mazhab-mazhab lkainnya. III. Gugusan Candi Sewu. Pada masa Kerajaan Kuno : Candi-candi Buddha : 1. Bukti-bukti pesatnya perkembangan mazhab Tantrayana pada masa-masa tersebut.

o Abad VIII dan IX. C. baik di pulau Jawa maupun di pulau Sumatra. o Abad XI. pembangunannya dikatakan memakan waktu kira-kira delapan puluh tahun. walaupun memang pada dasarnya kedua agama ini sama-sama berasal dari India. Agama Hindu lebih dulu lahir jika dibandingkan dengan agama Budha.o Abad IV dan V. Pada abad VII ini.16 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: SEJARAH . di bawah raja-raja Kerajaan Mataram Purba dan Sailendra. maka kami memohon maaf dan kami ucapkan banyak terimakasih. Atisa Dipankara seorang bhiksu yang mengajarkan Vajrayana di Tibet. D. yang kita akui sebagai salah satu keajaiban dunia yang masih dapat dinikmati di muka bumi ini. dapat kita simpulkan bahwa pada masa-masa tersebut. Begitupun juga dengan perkembangan agama Buddha terutama dari mazhab Tantrayana yang sangat pesat sekali. berdiri Kerajaan Sriwijaya di Sumatera. Candi Borobudur dibangun. Diposkan oleh Rendra di 06. Apalagi bila kita adakan penelitan terhadap candi Borobudur. di mana Bhiksu I-tsing pernah datang belajar agama Buddha dan bahasa Sanskerta. Walaupun memang dalam laporan tersebut sekiranya terdapat kesalahan-kesalahan dalam penulisan ataupun sumber-sumber data yang kurang lengkap. Berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia ini merupakan awal dari masa sejarah atau dengan kata lain akhir dari masa prasejarah di Indonesia. kami berharap semoga laporan kami tersebut dapat dipahami dan dapat menambah wawasan kita semua. namun persebarannya keseluruh penjuru dunia memiliki nilai yang kurang lebih sama. PENUTUP Demikian hasil dari laporan yang kami buat. perkembangan agama Hindu terutama pada masa kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. o Abad VII dan VIII adalah jaman keemasan perkembangan agama Buddha di Jawa. KESIMPULAN Agama Hindu dan agama budha merupakan agama yang memiliki ketentuan ajarannya masingmasing. Tersebarnya agama Hindu-Budha ke Indonesia disebabkan oleh adanya jalur perdagangan internasional yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat strategis untuk berdagang dan juga mensiarkan agama yang mereka yakini dikarenakan pada saat tersebut masyarakat Indonesia masih meyakini paham animisme dan dinamisme. bukti perkembangan agama Buddha dapat dilihat dari prasasti-prasasti kerajaan Purnawarman di Jawa Barat dan Mulawarman di Kalimantan. sewaktu mudanya juga belajar pada Bhiksu Dharmakirti di Swarnadwipa (Sumatera). hal ini dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran dan munculnya kitab Negarakertagama. Berdasarkan pada peninggalan-peninggalan dari zaman keemasan agama Hindu dan agama Buddha pada masa kerajaan-kerajaan.

Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Labels Foto slide .

.

.

Vitamin. Begini Jika Selebritis Difoto Tanpa Tata Rias Inilah.. Yg paling banyak tuh Slank. pemilik nama lengkap Giring Ganesha ini mengatakan sudah ada 80 selebritis yang bersedia bergabung dalam situsnya.. Bintang Twilight Kristen tampak nyaman ketika mengenakan gaun model strapless putih bertabur manik-manik.com Sejauh ini. Rahasia Kulit Awet Muda Para Selebritis .com Di bawah arahan fotografer Juergen Teller mereka berpose sebagai selebritis yang paling terang pada tahun ini.. tetapi yang lain pun welcome. Naif. "Paling banyak.Berita Terkini Selebritis Pendidikan Musik Anime Film Ilmu Pengetahuan Giring Nidji Buat Website Dekatkan Selebritis Dengan Fans KapanLagi. dan . selebritis yang sudah ada nama.Dengan rambut pirangnya yang ..

Inilah.. Tetapi bila . selalu tersenyum saat hati berkehendak. NTB. . ini dikarenakan vitamin mengandung dosis tinggi antioksidan vitamin C.. SNSD: Kami Jarang Diajak Kencan oleh Selebritis Lain Sidomi News SNSD yang hadir dalam acara Happy Together baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka jarang diajak kencan oleh selebritis pria. Salah seorang MC bertanya. seng dan lycopone yang merupakan ekstrak tomat yang memiliki khasiat meremajakan kulit....com .. powered by About Me Rendra Mataram. Sebut saja Naomi Campbell. Indonesia Selalu tertawa saat ada hal yang lucu.. dan sangat menyukai hal-hal yang menyenangkan^^.hihihi itulah me XD Lihat profil lengkapku Label   Lirik lagu (7) SEJARAH (1) Pengikut Berita Populer  PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA . Sejumlah selebritis papan atas juga sudah menerapkan ini. “Apakah kalian pernah diajak kencan oleh selebritis pria?” “Tentu saja pernah.

 what's my name [Rihanna] Ooh na na. 2008   In: Ilmu Pengetahuan 140 Komentar Pada permulaan tarikh masehi.. make them all realize Climbing the mountain. Follow by Email Template Awesome Inc. Proses Masuk dan Berkembangnya Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia Posted by: yufrizal on: Desember 17. bee.  i won't say (i'm in love) . yaitu India dan Cina..Hercules [Meg:] If there's a prize for rotten judgement I guess I've already won that No man is worth the aggravation That's ancient history.  dont let me fall Underneath the moon.. what's my name Ooh na na. Arus lalu lintas perdagangan dan pelayaran berlangsung melalui jalan darat dan laut.Ost.Naruto Cultivate your hunger before you idealize Motivate your anger. what's my .... never coming down Break into . PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat .. Gambar template oleh hdoddema.Ost. what's my name Ooh na na. Up above it all Heres a hand to hold on to .. what's my name Ooh na na.  wind . Kedua negeri ini menjalin hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik..A. Salah satu jalur lalu lintas laut yang dilewati India-Cina adalah Selat . Underneath the stars Heres a little heart for you Up above the world... what's my name Ooh na na. di Benua Asia terdapat dua negeri besar yang tingkat peradabannya dianggap sudah tinggi.

Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria. peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. dan Persia. Rupanya. Cina. Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya.K. seperti India. Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas. 3. diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. 3. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia. Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing.J.D. 1.Malaka. Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu. Menurut hipotesis ini. Hipotesis Ksatria Pada hipotesis ksatria. 4. Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. N. 2. Jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. F. Indonesia yang terletak di jalur posisi silang dua benua dan dua samudera. dan Pengaruh asing masuk ke Indonesia. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai tempat tinggalnya. Hipotesis Brahmana Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. seperti Hindu-Budha. yaitu: 1. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan. kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara. di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. yaitu dalam bentuk budaya Hindu. lantas meninggalkan India. 4. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang. 2. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya. Arab. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia. serta berada di dekat Selat Malaka memiliki keuntungan. . Dengan jumlah yang besar. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur. Hipotesis Waisya Menurut para pendukung hipotesis waisya. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya.

Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi. seperti Kutai. Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami pembuatan bangunan candi. para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India. Arsitektur Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunan punden berundak-undak. 4. misalnya dalam hal tata krama.Selain pendapat di atas. banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. yaitu agama HinduBuddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri. mereka kembali untuk menyebarkannya. dan bentuk tempat peribadatan. Para ahli memperkirakan. Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru. Setelah memperoleh ilmu yang banyak. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan. Tarumanegara. Dilihat dari bentuknya. 3. Kalimat atau . Oleh karena itu. arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. Jika kita memperhatikan Candi Borobudur. Dalam sistem ini kelompokkelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. lahir kerajaankerajaan. Agama Ketika memasuki zaman sejarah. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). upacara-upacara pemujaan. 1. Selain itu. akan terlihat bahwa bangunannya berbentuk limas yang berundak-undak. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia. bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sanskerta itu. dan Sriwijaya. Pemerintahan Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. 2. arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). Bahasa Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta.

Dasa Dharma. Sastra Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. . Atharwa Weda. terdiri dari para pedagang. dan sebagainya. terdiri dari para petani. 2. serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan. yaitu Pancasila. Selain Dewa Trimurti. berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan. Kitab Upanishad. berisi nyanyian-nyanyian suci. Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau ―himpunan‖ yaitu: 1. berisi ajaran tentang hal-hal sesaji. 3. karya Mpu Kanwa. ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian. dan buruh menengah. Kasta Brahmana. Reg Weda. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia adalah: 1. dan bangsawan. Dewa Wisnu. Sama Weda. Di samping kitab Weda. dan budak. 3. terdiri dari para pendeta. sebagai dewa perusak. Kartika Eka Paksi. Arjunawiwaha. karya Mpu Prapanca. berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit. sebagai dewa pencipta. Dewa Brahmana. Yajur Weda. Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu: 1. Negarakertagama. 3. terdiri dari raja. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu: 1. Kasta Sudra. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda. 2. berisi syair puji-pujian kepada para dewa. diantaranya Trimurti atau ―Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi‖ yaitu: 1. 4. sebagai dewa pemelihara dan pelindung. buruh kecil. berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup. 2. Dewa Siwa. 4. Kitab Brahmana. Sutasoma. 2. 5. Kasta Ksatria. Kasta Waisya. karya Mpu Tantular. Parasamya Purnakarya Nugraha. Agama Hindu Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. 2.kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa Sanskerta. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa). keluarga raja. dan 3.

Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha. Agama Buddha Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. 6. Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya ―Tiga Keranjang‖ yang ditulis dengan bahasa Poli. Bersemedi yang benar. 3. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha. 3. 8. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. . Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. 2. 2. 7. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau ―Tiga Kebaktian‖ yaitu: 1. Buddha Mahayana. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha. Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. Pandangan yang benar. Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha. Perhatian yang benar. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. Niat yang benar. Perbuatan yang benar. Usaha yang benar. yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri.Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala. 3. Buddha Hinayana. 2. Perkataan yang benar. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. Penghidupan yang benar. yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta. 2. 4. 5.

Sarnath/ Benares. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. Bodh Gaya. yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. Kusinagara. Kapilawastu. 3. 4.Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. . 2. yaitu tempat lahirnya Sang Buddha.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful