Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Kerajaan Kutai
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari

Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Artikel ini bagian dari seri

Sejarah Indonesia

Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia

Sejarah Nusantara
Prasejarah

Kerajaan Hindu-Buddha
Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15)

Kerajaan Islam
Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 - 1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945)

Kerajaan Kristen

Kerajaan Larantuka (1600-1904)

Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942)

Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950)

Indonesia Merdeka
Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang)
l•b•s

Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam.[1][2] Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

Daftar isi

   

1 Sejarah o 1.1 Yupa o 1.2 Mulawarman o 1.3 Aswawarman o 1.4 Berakhir 2 Nama-Nama Raja Kutai 3 Lain-lain 4 Pranala luar 5 Catatan kaki

Sejarah
Yupa

Prasasti Kerajaan Kutai Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / prasasti dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para brahman atas kedermawanan raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Dapat diketahui bahwa menurut Buku Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto yang diterbitkan oleh Balai Pustaka halaman 36, transliterasi prasasti diatas adalah sebagai berikut:

śrīmatah śrī-narendrasya; kuṇḍuṅgasya mahātmanaḥ; putro śvavarmmo vikhyātah; vaṅśakarttā yathāṅśumān; tasya putrā mahātmānaḥ; trayas traya ivāgnayaḥ; teṣān trayāṇām pravaraḥ; tapo-bala-damānvitaḥ; śrī mūlavarmmā rājendro; yaṣṭvā bahusuvarṇnakam; tasya yajñasya yūpo ‗yam; dvijendrais samprakalpitaḥ.

Artinya:

Sang Mahārāja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aśwawarmman namanya, yang seperti Angśuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aśwawarmman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci). Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mūlawarmman, raja

yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mūlawarmman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas-amat-banyak. Untuk peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.

Mulawarman
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Aswawarman
Aswawarman adalah Anak Raja Kudungga.Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

Berakhir
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang saat itu ibukota di Kutai Lama (Tanjung Kute). Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam. Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan hingga sekarang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama-Nama Raja Kutai

Peta Kecamatan Muara Kaman 1. Maharaja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri) 2. Maharaja Aswawarman (anak Kundungga) 3. Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman) 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia

Lain-lain

Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu. Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.

Pranala luar
 

(Indonesia)SEJARAH PEMERINTAHAN DI KOTA BANGUN (Indonesia) Labok keturunan Kutai Martapura

Catatan kaki
1. ^ Hinduism and Buddhism in the archipelago, 4th-13th centuries 2. ^ States and courts in the archipelago, ca A.D. 450 [sembunyikan]
l•b•s

Kerajaan di Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Nanga Bunut · Tanjungpura · Pontianak · Kubu · Sintang · Mempawah · Meliau · Sambas kuna · Sambas · Sanggau · Selimbau · Sekadau · Landak · Tayan · Piasak · Jongkong Kotawaringin Negara Daha · Negara Dipa · Kuripan · Banjar · Pagatan · Pulau Laut · Kusan · Sabamban · Tjingal · Sampanahan Kutai Kartanegara · Kutai Martadipura · Pasir · Berau · Sambaliung · Gunung Tabur Bulungan · Tidung

Malaysia Timur Brunei · Sarawak · Sulu dan Brunei Kategori:
     

Kerajaan Kutai Kerajaan di Kalimantan Timur Kerajaan di Nusantara Kabupaten Kutai Kartanegara Sejarah Kerajaan Kutai Bekas negara di Borneo

Menu navigasi

22. 5 November 2012. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. ketentuan tambahan mungkin berlaku.       Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain          Bahasa Banjar Català Deutsch English Français 日本語 Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 04. .

Melalui prasasti itulah generasi masa kini mengenal Mulawarman. terbuat dari perunggu kepal. Prasasti Yupa tersebut berasal dari abad ke-5 masehi yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Pallawa. atau cucu dari Maharaja Kudungga sebagai raja yang pernah memerintah di Kerajaan Kutai Martadinata yang berlokasi di Muara Kaman. Berawal dari Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia. yang sedang direnovasi dan diperluas.Keluarga/Kampus/Ekonomi . Bangunannya terlihat jelas dari pinggir sungai Mahakam yang berair keruh dengan warna coklat muda. Patung tersebut dibuat di Birma tahun 1855.putra dari Raja Aswarman. Sejumlah bukti dan saksi bisu dari catatan sejarah Kerajaan Kutai pun tersimpan di Museum Mulawarman. konon Sang Raja Mulawarman mempunyai kendaraan tunggang bernama Lembu Suana. Patung Lembu Suana yang menjadi lambang kerajaan Kutai Kartanegara terpampang di ruang depan Museum Mulawarman.. Menurut teman di Samarinda. Patung-patung Lembu Suana pun bertebaran di . mengisi lorong waktu berabad-abad. Museum Mulawarman dilihat dari tepi sungai mahakam Kehadiran nama Mulawarman dalam buku sejarah kerajaan di Indonesia terpatri dalam 7 prasasti berupa tugu batu atau Yupa. Kejayaan dan kedigjayaan berpadu dengan perang dan perseturuan.. kini lorong waktu tersebut sudah berada di masa kini dengan segala modernisasinya. Lokasi museum di Jalan Dipenogoro Nomor 26 Tenggarong. kadang sepakbola 0inShare Untaian Sejarah Kutai di Tepian Mahakam HL | 17 November 2011 | 06:52 Dibaca: 1797 Komentar: 18 2 menarik Mengunjungi Kutai Kartanegara serasa menapaki masa lalu dengan catatan sejarahnya yang panjang.

Entah apa yang terjadi pada dalam kurun waktu antara abad ke-5 sampai abad ke-13 itu. pada masa itu kerajaan kutai yang lain muncul. Lorong waktu pun seperti melompat-lompat semakin mendekat ke masa kini.beberapa sudut kota. tiba-tiba lorong waktu langsung melompat ke abad ke-13. sedang Kerajaan Kutai Kartanegara akhirnya menerima kehadiran Islam pada abad ke-17. baik di Tenggarong maupun di Samarinda. Salah satu ruang museum pun menyajikan jejak-jejak periode kerajaan hindu kutai. . Konon. Kutai Martadipura masuk dalam periode kerajaan Hindu. Namanya Kutai Kartanegara yang berlokasi di Tepian Batu dengan Aji Batara Agung Dewa Sakti sebagai raja pertamanya. Prasasti dan nama dewa-dewi pun terpatri pada satu ruangan khusus. Patung Lembu Suana di halaman depan Museum Mulawarman Mencerna catatan sejarah Kutai dari narasumber dan berbagai sumber. salah satunya terpajang di halaman depan Museum Mulawarman. Yang jelas.

kehadiran Islam di Kesultanan Kutai melatarbelakangi pembangunan Masjid Islamic Center yang megah di Samarinda. Masjid Islamic Center. foto jarak jauh dari depan Kantor Gubernur di tepi mahakam . Nama-nama rajanya berganti dengan nama islam yang masuk pada abad ke-17. Demikian juga dengan Kutai Martadinata dan Kutai Kertanagara. Nama kerajaannya pun berganti menjadi Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Konon masjid tersebut menjadi yang terbesar kedua di ASEAN setelah Mesjid Istiqlal. Perselisihan antara keduanya dimenangkan oleh Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin oleh Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa. Mungkin.Ruang prasasti dan arca dewa-dewi hindu di Museum Mulawarman Hidup bertetangga tidak selalu akur. Mesjid di tepian Mahakam terlihat terlihat indah dilihat dari depan kantor gubernur yang juga berada di tepi mahakam.

Kini kantor bupati Kukar berdiri megah di tepian sungai Mahakam. . putera mahkota pulang ke kampung halaman dan dinobatkan sebagai Sultan Kutai dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin. yaitu dengan kedatangan sebagaian pasukan Bugis yang tidak setuju dengan perdamaian Bongaya antara Kerajan Gowa dengan Hindia Belanda.yakni Aji Imbut. atau dikenal sebagai Samarinda Seberang. terpisah dengan Sungai Mahakam yang sesekali memperlihatkan kapal tronton yang membawa pasir batubara. Sultan Aji Muhammad Idris pergi ke Wajo untuk membantu peperangan antara Bugis dengan Belanda sampai dikabarkan gugur di medan laga pada tahun 1739. tahta Sultan diambil alih tanpa hak oleh Aji Kado. Kota Samarinda memang berseberangan dengan Tenggarong. Lembu Suana di pulau Kumala dan Stadion Aji Imbut dilihat dari depan kantor Bupati Kukar Setelah menginjak dewasa. yang menasbihkan dirinya sebagai Sultan Aji Muhammad Aliyeddin. Aji Imbut ini nantinya dikenal sebagai pendiri kota Tenggarong.pun diungsikan ke Tanah Wajo dengan perlindungan dari masyarakat Bugis. Setelah meninggalnya Suktan Aji Muhammad Idris. yang kini menjadi ibukota kabupaten Kutai Kartanegara.Solidaritas atau persekutuan dalam sejarah kerajaan sudah sejak dulu. Sang putera mahkota yang masih belia. Penobatannya di Mangkujenang. Masyarakat Bugis terkait erat dengan sejarah terbentuknya nama Samarinda pada abad ke 16. Nama Aji Imbut ini diabadikan sebagai nama stadion megah yang dapat terlihat dari depan kantor bupati Kutai Kartanegara.

pada tanggal 28 September 1782 Aji Imbut memindahkan ibukota kesultanan ke Tepian Pandan. Kantor Bupati Kutai Kartanegara di dilihat dari tepian mahakam .Tronton bermuatan batubara lalu lalang di sungai Mahakam Periode peperangan pun dimulai antara Aji Kado dan Aji Imbut. Seiring dengan waktu. yang kini menjadi ibukota pemerintahan kabupaten Kutai Kartanegara. Nama ibukota tersebut berubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja. Aji Imbut berhasil merebut kembali ibukota Pemarangan dan secara resmi dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara. Pada tahun 1780. untuk menghilangkan trauma masa lalu perseteruan. Konon. Akhirnya putera mahkotalah yang memenanginya. kini nama Tangga Arung berubah menjadi Tenggarong.

Berbagai display yang tersaji pun seperti deretan gambar bercerita tentang masa lalu Kutai Kertanagara. Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda dan Jepang. Jejak kolonialisme pun terwakili dengan keberadaan dua meriam di sisi kiri halaman depan museum yang arsitekturnya bergaya Eropa. kehadiran pasukan Inggris disambut terbuka karena berbiat dagang. pasukan Inggris pun menyerang istana dengan meriam dari armada lautnya. khususnya Eropa. Salehuddin harus menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan bahwa Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda yang diwakili oleh seorang Residen yang berkedudukan di Banjarmasin. Namun karena mendapat tanah sewaan yang kurang memadai. Kutai Kartanegara pun tetap menjadi bagian dari NKRI sampai kini. Ruang dan display seolah menjadi segmen-segmen waktu yang menceritakan babad kesultanan Kutai di masa lalu. Bagian depan Museum Mulawarman dengan gaya arsitektur eropa Singkat cerita.Kutai tidak luput dari penjajahan bangsa-bangsa Eropa. Sejarah panjang di masa lalu itu pun sebagian mengisi Museum Mulawarman yang tepat di pinggir Sungai Mahakam. Sebagian besar Sultan beserta keluarga terdekatnya disemayamkan di kompleks pemakaman yang terletak di samping Bangunan Museum Mulawarman . Awalnya. Kerajaan Kutai pun harus takluk dan mengakui Hindia Belanda. Pada tanggal 11 Oktober 1844. Pasukan kecil Inggris akhirnya bisa diusir. namun tidak demikian dengan Belanda. Sultan A.M.

Jembatan Sungai Mahakam di depan Kantor Bupati Kartanegara ***** .diresmikan pada tahun 1971 oleh Pangdam IX Mulawarman. Tepi mahakam pun tertata dengan baik. sejajar dengan Jembatan Mahakam yang berdiri kokoh di atas sungai terlebar di Indonesia. Museum pun berdekatan dengan obyek wisata yang berada di depannya. Kompleks pemakaman Kesultanan Kutai Kartanegara di samping Museum Mulawarman Museum yang sedang direnovasi tersebut. Lintasan kereta gantung di atas melintasi pulau.menjadi salah satu daya tarik saya berkunjung ke sana. Pulau Kumala yang berada tepat berada di tengah sungai Mahakam telah direklamasi menjadi obyek wisata baru..

Balikpapan dan Samarinda. Bulungan.. Paser. Malinau. Kutai Kartanegara. Kutai Barat. yaitu Tarakan.586 orang. dan Tana Tidung. dan batubara. provinsi yang luasnya lebih dari 245 ribu km persegi tersebut berpenduduk 3.. Peran masyarakat Bugis dalam sejarah Kota Samarinda dapat diambil dari website Pemerintah Kota Samarinda di sini. Menarik .   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 3 Erna Sumin. gas alam. Catatan sejarah Kutai dikutip dari sini dan sejarah pembentukan kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat dilihat di website pemkot Kukar di sini. Penajam Paser Utara.serta 4 pemerintah kota. Nunukan. Kutai Timur.Itulah sekilas catatan penggalan sejarah dan jejak masa kini di tepi mahakam. ibukota Provinsi Kalimantan Timur yang kaya dengan minyak. Bontang.yaitu Berau.550. Saat ini provinsi Kaltim terdiri dari 10 pemerintah kabupaten. Selama lima hari (13-17/11/2011)) saya dan teman-teman berada di Samarinda. Menurut Sensus 2010.

base64.Green Fajr Bermanfaat Piko Menarik data:image/jpeg./9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSEBUUExQWFRUUFBcUGBQ YFBcWFxQYFRkVGBYVFxYXHSYeFxkjHBUVHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwlHCUsL CwpLCwsLCwsKSopLCksKSkpKSwsLCwpLCwpLCksLCwsLCksKSwsKSwsLCwpLyksLP/AABEIALcBEwMBIgAC EQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAFAAIDBAYBBwj/xABHEAACAQIDBAYHBAgFBAEFAAABAh EAAwQSIQUxQVEGEyJhcYEHMpGhscHwQlKC0RQjQ1NikqLhFTNyssJj0uLxJBclNHN0/8QAGQEAAwEBAQA AAAAAAAAAAAAAAAECAwQF/8QAKxEAAgICAgEDAwMFAQAAAAAAAAECEQMSITFBBCJREzJhcYGxI0KRw eEU/9oADAMBAAIRAxEAPwD1JLlMxSBhUAuVIrV0JUZ3ZXfZ87oqlhmz54B7FxrR8UifLUUYU1kNq9KE2fiM QtxGYXjbvWlWNSV6u7JO7W2ppvI41fROiYR2hiOr6szAN+2jH+Fzk+LCr6is/jdp28bhXRIW41tmW3nBbNb7 Y00aezyo1szG9fZt3h+0QMRybcw8mDUQzRnOk/ASxuMbZaFPBpqim4rELbRnc5VUFiTwAroMidakBrO7N6 bYe6WjMqooYuywBO4c8x1Mcga0dRGcZdMpxa7JFNSrUKVIGptCJlp4FRLUgqGUh4FOApop6is2WjoWu04 GumpsdDK7SNICgBAV2KVImkA01wU6KVMkUV0CuCnCkNHRXaVKkM7SrlKkM6TTTSmms1NITYjUTtXGuV ExrRRM3I4WpU2lWlGVghVqVFpgp6LSNyZTXlm22GM2uVYwlo5J4BbYJb+rNXpuKxAt23c7kVnP4QT8q8y6 G4A3WLMJN5zJ/hXtXNe8so8zXH6qVRpG2JXIE9Jcc+HvWWtMUvKFv5xvTNPVprpATKSDp2q0vow6T52uW LhVTcZrtsDRQxPaRQdykQQJ+yedFemfo4F8G7YAF4DtITC3IHAn1W4cjHDfXk5vvh70ENauW23EZWUjurkcZ 46fk6E4y48HvG1sYuGttcuSFUToJnkBw1rG7T2jiMfb6vqXt2WIbMAXYhZOp3AeqSImAeVTbM6fWcThjbvkZ XTLdWJNppAFxI9a1mKmBqpOmlc2Ns+9hrqXkP6TbuXGTPbuZhetMrxbNo9nOpCtAggK3dWk/VzkqIjginYl6 IGxazp2urc3CGUspfQIGCa5VIO6ePOtX0b2s2JsC49trZLH1vtzrnB5Ek8NIjWKu4LEW7RGpFm6pzI4P6psubQ .

MJVCM4KnQQDpJqQG3aGWQgkkA6QCSYM8ddafpZJS2kwzJuNJE6rTwtNkAZpERMzpG+Z5d9Os3AygjUEA g9x3b69SzhoetPU1xRT1WpbGhwpwrkV0CoZY4U4Gm10CpGODU4UzdTZpUFk4pVEDSmpoew9iairtKqRL5 Oiu0hTqQHK6BXYrtIqjkUop1cJpDoaahc1I71XZq0ijOTGtTDT4rmStTIZSp+SlTsKAy1Koqls/F50Daa+Pz41aa4 AJOgGs8qRqZ70g7SyYXqV/zMQwtgccuhc/Afion0a6Pfo6IDvW2J3es+rfBf5RQHZtn9KxrYq4JS1CWUO7dOb w3knwHKtjaxAIkGe/n7K4tfq5b8L+Te9Ifl/wX1avJ+mWxLd3HYpMRIuXkFzDXJgAqkKjEyAhIy9xXhOvp63qyX Tnom2KuWrtn117NwBwhZBJGXMIzSTrI4eWmaEnH29k45K+TyPBdFsXadTkOQtBZWDb5BiDrvOorbdBdrN g7vV4i3+qdlzg/s3U9m4s8QZGnDwoNt/ZuLwC2ma86G4C09YWyAEg22iVLAFTIMamm7LwuIxjqxZrsaZiQN ByB0A8q83JsnyuTrjTXB6RtfaOR79xMxHUZ0IaRntyvq+sD20IIMHWaz2PxmLx7B1wrm3lItsJSOT5tJ3TG7U6 1PtvY+Ks2OxlNxmS0qoWZgVbTXLr6lydNO+tb0X2Q9myM7XNfsXMs24GqyNCJmCDERHOowqLdT6KnaVx A+z9hYy9lGLfq7FvKeqDglsnByoiNJkk/OtUu1LPV5xcTJMZswieU+FYLph0w65Ws2CTb1DOv7WPsryTmePhv xowj5GIudlmBgmJK6fahdJI0M+E13S9RHG6hz+TlWJzVy4PVn9IOFF9bQaZbKX0yr3zO72UzbPpLwtjRSbrclIj zbX4V5U+EywwUJEw3WNLk/wAQJBA/hPHjVErJOqiDv7TT56njyqP/AEzZX0Yo9juelDBhFaWJKglVWcpIkqT zB0o30c6RJjLRuW1dVDZZZYkjfB4xXmXQHoKcS637uQ2FYgrrNwr9mIELJEz4RXsFmyqKFUBVUQFAAAHIAa CujE5y5kZzUVwh9OUVwU4VqZnGpRXJrmagQ6K7lpoNOmgDsVyKVICkM7FdFKlSAdSrkUqChTTHanVwimh Mrk10VL1dcNurszpnABXYFdCV3qqmyqYzLSqTq6VFhR53snpXh7qoLTaEHQ6ER3eRPlUfSfas4O8EkMAoPg SM3uny8a8S2XiMjllfKADwjTUgaa+Vem9DMEXDMTKvbyyZMgz2e1vEAe0xTjJzVIXXLDOyMAMTspbatlNxCj EGYZX7QPEAgLI5Gptg469YvW8FeyMvUs1tlmeyWMEkCdAw3fdoZs61f2ddYC22IwtwycmrodwOUayBodIIj dpGgwHV3bxxAW6W6vq16y11QtqSS0BiS7GYkaVyqD4VPZP9uzpcly7WrDYM1X2li+psvc0ORS0E5ZIGgnhJ gedSKaxfpF252BhxxhmPwXSvQyS0jZyRWzoxmL2i2LxGZlHbdnhyctotpoTvAAGm6QNK9E6LbNGRcinq4a2 ADlBFgs/WEsJTrLihdd67xXl+BtnOIk6gSBMTJ09h4V6r0SxqrZXrC2/cNQc0FVQbizaAb413cPCyPm2elDqjV4X ADr1uAaBHDZpzy7Zl4a+vcHdJ50B6a7ZZw2EsHtERecfZU/s15kjeeAMbzpo8dsp7ttYuPauK4udhoEiTkbg6w YIPIVUsbFS2hgetLF2IzMWmWLD7UnfuE1UlLpISryzFYLoyAmUjPkMwrZbhIzK2UN2WAJWRPdEgBpcbgQ6n rDbZTA67q2D22VvUuliu+IhnB3wARlrVPhMoGUnXUocx3GHuKV7Vu4M0kahp01Ykty5AHZwARpdgtauafa g9gmNdQpje8QBY6K2MBtro+zEZVR1jtNb1dY5r1YuDxYEcC1N6LdF/0m6ALltraEM6suY5ZjKB2lBMbww8K 1l/ZNtGJJ/RmZpDZS+GZzugfsm3QOwddM4rS7MwptoAxDOdXcLlzndmPEmOJ1rbDi2lz0ZZJqK/JbwthbahE UKqiAqgAAcgBuqcVWt3SFlvE93/AKqWxfDrKnQ9xHuOtegzkRMKcRVO9tW0hIa4oI3idR5Cql7pZhl+3Pgp+c VNFBXLXCKzl7p/h15nzUfOqV30lWvsrP4p+C0CNgBSmsHd9JLH1bY/lY/Eiql3p9iDuWPwqPjNFoVM9JDCnZq 8qu9LsW3Fh+KP9oqrd2vim3t7WY/OlaHTPXGugbyB4mKgfatpd922Pxr+deQMb53sP5fzppwt077jeUCjgD1 m50nwy/tV8gx+Aqrd6b4ZftMfBY+MV5admMd7sfxGq17B21OuvtMcZNL9hnpl/wBI+HG5WPiyD5mqF70p Wx6qDzuT8FrEWdnoRIg8fbU4wC8qfPwI0V70qt9lE/lc/MVSvekzEHdp4W1/5TQv9EHKl+jjlTphaJ73TzFt9px 4EL/tFUL/AEjxT73c+Nxj86nNkU026dMLQP8A06/z+P50qvZK5RT+RWjFbOwNhiA0qSYYGSCIECY01nWvX9i 7Pt2bSi36uUa8xvnTxPtrKbc6AATcsEhswMcgScwB8wNx0FGui+LYWitzNKg6RMZTlIUQDrE+dXii4OmZyey4 Ld7pfh0cKX4wTlMLykx3UVwO07d4TbdW8Dr7KxuMxGAuXeqYNnMAjKpywIEmY5bp3Vm9ogYa/wBbg7tt kWFEXO1O9syGNJBE7oNU8lflCUbPYGvgKTIgAnfyrxzFXDccsTJJnXj76W3em5vrZUCIEugBAzEnUHlrMDuml hYymdOG+uD1uW0qOr00OXZGjQZ5VrOie0Aby8MinIvedC4H3tR5Csr1QJ09tTbPx/VsG4h5BjUgiCN3hXm Odo7VGme3YHpDnVxubsssiQZGUEbpUsj68u+qW08VesM920ov2GBuMmaHst9t0n1kIklOc86yB2v1SLeQ qjNINsAZCGM7vstmltDGpEVodndI1ZFAYHQjxI014fnpSXqJWN4kG7NxXtq6sGV9UcMFzclUt/luskBGMEac4 jwghg+YL1hIVoK27rbiLyTCXZkSImOPqVidoW/0YPcwznLmzPYYB7ZAMzlOhAme6NO4tgOlwxVssECuezdVl Y4a8NBJbelwDdx0AM6R0xzxatkPG0aHZqqt/KrXLOWc2GK/qyd4NpvubzC6dymRRHre2wjQQQeDAj4yD7q wNvbIXa1lQxZbdkrJdnMstxtWYkncONanYeIdusFwyUfKD95N6E98GCeYNa+my7ZEkZZoVBsK3vVPfp7dPn VhKp3Dqo5sPcC3xAq1bNenJHFFgbpL0Vs4hWc5kdVLZ1JE5RMMu5t0c++vPP8ABk5V6ttK8BZuaierfSdfVPC vN89Qo2W3RWXZaD7I+p/OplwSjhT2uQOA8d1RjFGD2l8QN3jqaNUhWyUYccqcLI5UC/xe4RrdQeAny0Bpj .

bRc/tj5K3/aNKVodM0PV0slC9m3yyNLO+o36eQ1oQLoI33G9gn+r60p2FGoaBxFMF1ZgMJ5SKzItg/YuHz39 /q6e6rey7cXJ6tl0Paae7uH0KLFQUuY22NCwnlNBcS6Ez1iiTyMeG7dupbQQm436tDouuYidN3rACPKq5za9 m0NCJLAz3asfqKTY0EMPtO2gyyTG4ASR3cJq0cevV9YAcsTw3ATO+gZc/etCO5Dl7tx+W6iFt/1Hra5T2gDG4 xAA3eXCmmKjh6QLwQ+EgUw7aY7rZPLj8tPOhwvn98x8A0nw0GlRtdB33HPfl0O/QS2/wDKlsx0En2pd4W/ c3u51Pir7BJBGaJ4Rw018/ZQFjb11c6cgI036nz1ordINjdoU3TrGXfMb/KmmJoptj786FP5kHzpVWW2CP8AK /qX/tpUrHQb256R9EGHKiZzsRmjgo7tY1rL3OnOKNzMr5WAgwBBG8aHwqO50dDYe9dDLmtAsyKSwgRpM aHdxPhWeuWWILBSFGhbhPKd01M5SshRQQxHSN2cOQM4PrAZTx5cdd9cs41iSbkOzn7TGdeUHjJqjawZC9 Yw7IYDjyJ4dwrlywZzEQrEx3RrHvHtrLyVQUwOGdbjZf1cEzmiRkgwG5k8uVFreKi3OcmJlssHNqJ46cJFCLGJd cOVEZXIAJXtRxKkjQaEGN+lWcNHUd06Vz52nE6MP3FnD7SkwNZB+FE9k2Q123M6sPKDWXFuAWBC66fXk a13R8y9o8crHzyn865MkNVZ0xns6CXSVYW0i74znlqNPnVXC7TZVgzO8d+p1PfJPv51Wx20C+IcAE5Dk0BM ZdPzqS3hnb7B8W7I99ZxxSaVI0c0n2EP8XkEEyCIIMagREzpwqDE9I+rt5VOUDgD7d31rVN9n3CSCQsaDtLD d8k6D391BcTs8kkM25ogGRv3zx8qp4dfuBZE/tL/AEe2i7Yk3JgyDMAxPZEA6GAeNaPpH0sxNtkCXmQsgZyk LnaW7cRpIjSsxbQWLptacCImCIGsnxFaHGKG6ho3vbHf2CxPxro9OqzL9DHNzjf6gh+k+KbVsReOn719PfVO7 jbretcc+Lsfiau3D2F/0Yk+0uPyocyFW7j7jy+denKVNI4FHyNwV4ljzWdRvovhukVxNG7YHPf5N+dBLBhm+uV T9Q7zkUt7PnWiZJrsFttLqkg5SN+YaCfPWpv0sEHtqfAaDQ799Z7Yuz7q5syxJHFfzoymFPED2inVgUktNH7Ma fcJ8vVOlSCw/wB5fK3Hl6m786Iqnh7RTswG9lH4qnX8j2IMI+RSHYkkzwEeG6qq4R41uXD7v+dXziE/eJ/MKjb G2h+1t/zCjVfIWykdnE7y58TE+8x5VJhMKLbZoJO7Uzy4Be6pTtKz++T2j86YdqWf3o9lGq+R2yK9gQ7FisEgD 1o3Dh2ZFMOzF+6u4jWdx36aVI22LH7z+k/lUD9IMODHWGeWVp+FFR+RcjzgByXT/X/3d1PEhcoAjUbtNZne TzqA7cs/eb+U/lTDtuz/AB+yj2/Ickowg7v5E/KuHDgcv5UHwFV227a+7cPl/eo229b/AHdz2D86Lj8jplvq+8+2 PhTWB+97zPtmqZ24v7p/d+dMfbY/dH20XEKZcyDmf5j+dKh523/0T7aVLaAUwda29cs4S5ZKqUvWmQGIYE kSSePHfUe1LqOllbZ/V21TMs69Yx1lZ1GsT3mqd1CykZlOogZk05wJmnnDQhmAcynv0zT9eFcqnJL3F6l/bOz BbVspkFZk6SQyDd+J9e+qWCuv+j3LYUnMimOqLag7wZGUxxg0SF7OhNw7hv0MDK85pG+Sp8xUtrbRCZVK yPtQCTHDfHAcOFPax68AfEucltSpgAEmNNSTB8CfeatYKweryDWW0gzTcTszFsoCrcZYXsorlZCASQBExx8aP dHOhuIcdu06qsszFSqiBMEtx3ad9c+drU1xJ7gvC7IAJ68XUCzJyDIqncwJI18zv3HdRvoxYlhlJIRHMxJKjd2RM mOFS4a/dYGMNfJUHIepa6imJIZX1Xs8jpviiHR3Zt+3bxGJuIyiyhLEqUMyWMLGsAajvrnySc4dG0IqMuwViuj 4wrXDdd9GQXJtiA95TcVDJ9aJkcKhc4ZAM2fxKqJ9pp3TbpccTlCvFsLnkAS9w9liwO8j1fAGq217jWmQoASG fQgHQBV0nQHT313YpNxtqjmnSdJkiY7CkwMxJ3AdXr76ZjjbMBA6trE5dR3AHfuofhbn6QgZlAYXra6KFOrLO 4fU0Zs4PPeQ8AHY+Adj8Qg86Mr/AKbbHj+5UD+kS5sZbI0y2UU/6jw8hFHhaIs4ZiRrduRB+6jzPL1azT3y98s Qc2eSOIg8fD5VsNr4drdjArBgYd3JjTNcRmieetZxx6Sxrz/wuU9ozfgARKqP+hcP813/AMqG4kwQebafP41cut os7hYX2khvlQy8xCqOGZPbAJrXLL3pGcF7WOt72qnjbrA9liPAkVYRtGqjir2/dpXS+jBBmwk6ZjP+o1cGDEan2 n8zVLYZ6wZiANwjvEme7fuoptAEWmgxuG7nE1GpdgXaGJtodADGkmY8iDrUuzMZZuaGFaNZgDfuBJ1NZrE vLnxj2U202vvqSjfDZyzuG6hW0sfbt6JlY6a6FfDQzNG7V9mwouzDNbn215/fuE3SOA09nGm1Qk7DWC24sx cURoAQBpzJnhR5LSOpZCGGuo3aeVYW63ZJH1rWl6C32dbiEyq5WH4pB8uyKSVsbYQx123aHaiYkLuLeBis5i dsMWlYA4AgEjumNat9LHPXQToo07qz2JPZ05/KhqgNLgNtIdH7MD1tTJ8ANKL3MPu8fzrzxQxO8+2vQ9iMX w9tmMsRv8CR8qaViboG7S2mlslRq4IlTI3iZn2UBubSuEzmI36SdO6odquS7knXPv8AOKoshHOkM0mE20N1 wQAN4kknv1otdtaAxvj5d9YnD7z4Vs9jmbCknmPYTTSsTHdR3fClWd2vfui+4UiJ00XdA50qPaM3PSe4zvcD WkW2GAzCzbEFYBi8qAkZgePGs6+Ftt9qdZ9biKJbZ6am/hWwyqES6LcySCptnMCYABLHfoOHKsrhdg53RQ0 ZzlnJpOvGddxrHaPTA0BQZcs6eQ04D3Cof8NTv9tMPo+ucLiH8LD4VGegV8bmtn8TD/jWi4AJ27bD1bt0Ruh 2EaR8NKlfrHXK166y78puMw9hMUBbobihuQHwuD5mpLfRPGjcjDwur/3Uh2b7objLq3urDkhyWlixZcqnVT OhOg8K3OKa4VKlsyOMrKeIYEEfXOvnr/FcVh72VbrpdRssZgSCdI4g760trpJtofvGjnatn5VLhbKUjev6PMIYIts uXcFuPEAk6hiZ1J9tc2j6Prd7XPcTfEZT6xk7xzrD3PSJtWzHW21E6DPZImO8EVNY9MONjXD2m7wt0fBjSdoK T8GjsejTqlAS/oHD9q1JlYjUOOVFsD0QNm27W7qtfYIqZgVRApltQS0mSfEDWsX/APWq8NGwieTuPipqzb9N .

Y+1hG8rv5pUzjKUdWuCotRdoKWfRaZzPiRJmctud86zm+VE+l+BxDlbVhGewlkARALMqZBIJmfW7taBWvTZ YjtYa6PBkPxirdr004MnW1fH4bZ/51VO1JroVqqRk8fg7tlc1/D3EAGQZwQDAhVBGhJ3+RNBb16SB/FNel3vS zsu6At1bjCZyvYVgDziTrqajs9KthXSB1ST/APysPeq0tHdhaqjzZX0PjVK5E+J19oov0txlj9KufoqgWTlygBlE5Fza Nr62as5ibkiupswoObC2ilpIcwWJPHhHKtBj3mySNxI4zO6vPUrT2NtobAViqsIEAHhGpMRwq1VCd2Za/fOdv 9R+JqbDtMGor1vtHcdSfbXcNIOu6sDQ9Fwp/wDgr/8AqHwrCP8A5reJ+IrY29qWRhQnW28wthYzjeBrWNLf rW5SdeBk1rNdERO4gdk+A+NH/R+3aveCfF6z2JbQxyHxo50EuhDdLlVBygZmCyRmJiT3ipgvcN9D+lP+efAVn 8Xu8x8KPdJbga9IIII3gg/CgOL9XzHwomuQTI0fUdwit70eP/xk/F/uNefhhNbzo/cjDJOm88t7GN9GJchLox+0v Xf/AF/Oq195yxx91WdsiLlz/VPvoYl7d3GfbUyXJSLSaP5VrdgN+oHifjWQS7L+RrWdHv8AJ/EflVY1yTIE7Vulbz gBYkHUTvAPzpVb2nh5usY5fAUqr6EfgNgZcuKzHICd5MwBE8t2o76KdE72bFIpDCNYgASitv5esfM0EiJJ9Zp0 ErE8IjdWi6CXScQV4BC3nIE++uOK5GnRt8YSLZgwdBPiRQ98WytBNzxiR47u+ru1Z6sZd5Ye4En4UGRhwy5h qYZhB1J36cK1l2WgpYxLnUMTrEEDu7u+jy29azWzWbrFEGC665gQIIrVW11oiDPGcWM+1jxnGAeP60Cvff8 ACeOQ9/ZNeH9CrfW7bw88cXnP4WZ/lXvD7Sv3bhNrNlG4AaAcJ4EnfEUpTUAjG0U8V0fV9HQxuiCAdQdRz 7Px51hukPRJ8JcZktk2bhECNUbisb4+VbzH4i841XtyABkkkCN6nfx9u6tMlg3rAF5crEAsARoVIIPEDcNNYmKl 6zXKLja8nzrtPYDPckAgQPsMeVaDY/RG4LSdkdoZtc4392QgbufKthtPLce6cqqCx6uIE5d8c9cw8FnxK4HDtlt CD6lvgTvCn503hUoqE1xVr/RjPPovqQ7ujyEdHrgbIbZ7LQTrHZbXh3GtTsPoCcSxuXUKWUkAkgF3MAb9wE+ 0ij+GhXL6ZuszkEA9jOZ0PCMx8hW32ns5jaRbRhQ0sok5gTMTI0kk9/lBc05tSkvHBrHWNxj88mXx3Q22ti4Ra QBbTMNE0yqT8q8PRRpoPZXvfSHCNYw91i5ZjhsRMzoBaeBM949leAHEDxirxu7symirjrutUSCfo1aNssZOnt /tTXtgDePj86bBIiW39RXcv1pXOsH0P7GnBxz+v5aBjY+pFcj61/KpRrx9/wDcVxl+vpqBEeX61pFafl+vqa7k7v d/40AQx9aUsv1pUpX6+hXCe/3/AN6AIwv1p+VKPr6FOzfU/wDlXDQA2PrX8q5l7vjTgvd7v7Usvd7v/GgBp+v qabH19GnEfX0KU+Ht/vSALbF2AbozkEpJEKyqxjfBIPwqTb+yGw2VkuObbkgS0MrCCVbKYO+QRv5DdXdhdJ v0cQyZ4OZe2BH3gQZzA6eHnVTa+2DfjTKo1iZ18R3VK2sriiW1tRIGYXJ7rhj30qEZaVL6f5f+RGy2nhizl1UZpIe T2uG4HRY38KudBznvXmmYRBMASSd5gb+zqeJE0GxgLXLzlSQWKyGj1VSR36zvHKtH0HwJtrdJntMsSIMKDv 8AbVwez6ISoO7TJhQBJ1MTG4f3oIzMWacy90q3lFF9pvBH+k+Uka+6geYZipgncCVK6zzG+aU+zSPQd2SQSs KQQwBkATAJnTwrQs0KTyBPsoHsgHOsiCASe8xGndrRfaTZbF1uVpz7FJpx6CR5h6J7PWbYw/jdb2Wrle7dG7 xV2tkatrrzWQ1eLehO3/8AdVY7ksXmJ5DLl/5V7NsW51uJNwDSWO7dPA+R+FY5PuiaQ+1miOCQtmKgnTW OIiD46VzH3ctp25Ix9xqfNXn/AE86RG5bW3ZYrGJNpvWV2KQCyxp1YJgs2kxppWj6JofsTBocI19izsiugGUTb0 gERuGsk+06RVmxdBtBtYyzBZjuHImruzMDrlUabjwEDg0akTUFrZjm/wDo59UHMX52yZEd/CvNk5eojGUeO VfPa8nZGCxNr9SntLDIMLaYqVuExoRItkyzMSNARIg9x4TW5w7hkUgyCoIPMEb9ay3SDZrC1cAgZkftyRMrqS BMRPDyqPof0jm3kYQVyr1ev6tVVRmBIkhjLQTParrx5HbUlVHPOMf7fIR6RQeuDgFThmUA6qZ9YEcZGleM+ kfAYdb6rYt4e2AGkW7vbJ7P+bbYEWzvIA3hpNer9NdpfqLjJ9hVExwe4infwhvfWB2vcXFZcyq2WR1kRAJloyx mO/UzFdGPm/1MZnl2JsZTu4cwfHcIqFV04a+2iu0raq1sKI/UoWO+WYST7IpmD2VduDNbtu8b8qMwHjlBiq YgeCNZFMSzJ01q3cwvaIIIMwQREHjpvHHSoCnKkBIlqNdCfhUT2iTE6AbqJYnAFIcHMraZt0Oo7aMOBB1HM EHnA+5YIM76QyIKf/cGnKRxAB8BHhuqzHAVVvJRYUO07vav5ijF3odixbNzqWKKpdsroxVVElmVbhYADiRUe zmkKCNVIUiNxHOvQsas4fEjK7TYfRGytAymZkdkRLDioI41olaJ8nk+Tx/q/vTSh+gfmtWmwq/duf0mmnDLzc eKfkKQFQjw93zFKfD+n86s9UP3ntBHzpfoxO51P4j/AHpAVpP1/ZqWvf8A1fnRro7gAcSnWKjrDSDBB7JjSAd/ fwov0w2fZ6lDbw9tGFwAsitqMraMC8bwNQOBp0FmNJP1P5VGG+tPmKnNk8j/ACt8jUYHf72HyikAyR3f0/l Sp894/m/tXKAPWMRsbCRFsXQMxeGZWGY+CzAPfwqfCdgRM9/Hz76CXNvcAMp4ZgR7qGnaeJBJDW3nhB Hs/wDdbVFdGds0O1buZogEFQCCSJ38qH2ECNJVwDybNG/T3e+qA2+37WwT3rDfXtqzZ29hzvYoeTAj8xWc o2WpGq2HclxqTlVtSIJ1WiPSNowWIP8A0Ln+w0G2Rj7eaVuK2kRmE89wq70rxg/w/Ed9sj+YgfOiqQ27Mh6I NMRiG5YYjya7bkeYBr2TY+MFsEzx107geG/n5+deW+g7A9a+MH/RtjzLkj/bXoV+01toYgETrIA38STA07+Ps5 Mmykmkbwpxom29tS4yN1J7UEqDuY9/CPHTSgWyuj5Nw375i45JKAgplIVQp3yRE+yZijOB2zhbbat1tyTFu2 rPl8uLd/Cp8XduXWzW8Iy8zcuLaB8U1b3VLjNq2+R2jQ7G/wArxYx4aD5VIMMBea6T9gLqd2pnyiPfQULimE .

Pft2RwW0mYj8Tx8K6nR+2+tzrr553HYD2DKvuNaJRpLuhW+Sbbm17Ij9akwRAYE+QGpoejKwJt2bzu29ygtI e6bsSNO+jmG2ULfqLbtj+FRPuirP6GOJJ84+FGibuhX4AdjBXyhVupthiC3ZN8mCDlhgqxp31dubDw778Pb8c gX4QaKLbAEAR4VwitIpol0wBh+g+BRsy4W1OnrLnjKABAckDQDdR22+UQoCgbgBAHgBuqPFYhbaM7nKqj MTyA41xMZb+97RHxqyTAdIPRAuJxF2+uIZWuu1wqbQYAtwBDAxWW6QeiK5hbdzEm/bdLI6wplZWMRoN 43nnur29byncR5Gs76QbBfZuJUAHMijXd66T7ppBR864LaeSQwzo8Z0MjN/EDHZcSSG4TxBINz/D8/wD+O3 WD7hhbo7jbJ7XipPluqe30Fd2OTLBOnbXNrr6ubNxq6noqxJOjosfeze6AZpWh0zPHY+IzwLV1QOJRlHiSQAP bTLmGS3Jdg7cERgQOWdxoeGizx1Fay16K7oJzXQ2kgqJAPIi5l9x0pw6CvadXFpLhBkl+sAnuQKV9p9lK0FM5 0fwGCTDqWZg7EsWZXAmTChtF0gDxmiJ2rlPrRIjRhqDoRodxqx0OuhbZRsqZb162VP2GzllP8WjRPCAaPYvZ 8rMhtdJE67/DmaI5HHwNw2Mqb9tt6IfwKflVyz0ZNxM4w4y/eKhR8ifKp9u7VTCRaaVmDdEJlbikZdRu3VJY 6a2FEdeCG0hWUaRu5+6t4TUjGUWmdudEsCEGcPmP3X+WseZrPba6Cqy//H7Jne7QIPDQEk7joeB0p/R/bg uYjEAv2SUuIpbQSCrZQT/CN1Edqbds2CBcaDExBJI5wBoNOdXUWhW0yl0f9Hp6xWV0DKhM5gQSAQwgD MOMaGodubJLjq3LW2Vge7cRrB13iDu30Z2H0rw7XIVmEMJPqiOBAIM1sNp4XD42164DDRXykEHed8ZxzH nU0l0Ps8WxXR5kEi9PcAxPsK/OqGD2VdYHKRozCDlGoJnUkVtNqbLuWbhRwJEEEGQwO5geX5UDwVyGuLI nrW05yFPzrNyhfYcg7/AMT9xfd8mrlHS/hSp3D5QWzQXbeYQ2vjr8aG3dhoeEeGnwpUq2ZBXbo4fsuR4wR TX2FejVVuDxHwalSpaoLKtjZFhnyuOqI3lZJH8ulaTZnQO1dEfpV1rJ32yp7XIbxx7qVKuScmujohFNGj6Pej2zh C5TEXwLhEhSqaLMAkDX1jyo9hujuGzaWesbncYv59ske6lSrJTbdGlJINYfBOBAC2x90fkIFWFwA+0xb+n4Uq Vaaom2WrWGVRoAKkFKlViOMa6opUqYjjClkpUqAMp6RcebeEZQPXKgyeBdR57/AHVJYuS09w+JpUqtLgi+ R2G9XUc/jT1fXQkacCRz5UqVIoabYeA6q8mO2iNx/iFeQ7R6X3cLtLFAENYF64iWzJRMrHQKPA91KlUyGgph PSRahi1jRQZNtyh05Bsw+FC7nTxL+KwrqLlpEuXA8tJYMgAnLE8K5SpUOzTbKtxdxqt6pv8AWCQNVu20gnfv Ktpv5021tC3aJAVmQfaU5XHdvGYb9ZB8aVKs5cMqPJSxTYXEtlCG47cDbQsDoP8AMua8eZoRivR5lkkBCeCu TA5EsDJ8NNKVKmuwpGdu7BtdatsXgDkZgzI0SD6nYBO6DMc9Kgx/R7EWl6xgDb3Bw4IPgDDceQpUquva2Z SKplRI0BjTeT3zGg18aK2Ns3gBLuABI7ZiNddPCuUq52SK9th7rZjmYEySxGkfdWNB3VVs4wA6mcxJzEDXluE+ 2lSoSTsa6E20BPrNppu5edKlSrTVDs//2Q== .

yaitu mencakup hampir seluruh Kalimantan Timur bahkan hingga seluruh Pulau Kalimantan. tepatnya di hulu Sungai Mahakam. Sumber Sejarah Kerajaan Kutai Salah satu sumber sejarah utama yang menunjukkan eksistensi Kerajaan Kutai adalah tujuh buah yupa yang ditemukan di daerah Muara Kaman. Pemerintahan Kerajaan Kutai Berikut adalah beberapa orang raja paling berpengaruh yang pernah memerintah Kerajaan Kutai. Kalimantan Timur. Kutai. Para ahli juga memperkirakan bahwa Kudungga pada awalnya adalah seorang kepala suku. Namun setelah masuknya pengaruh Hindu dari India. Kerajaan Kutai diperkirakan terletak di Kalimantan Timur. yaitu di kota Kutai. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang telah ditemukan. Yupa adalah tiang batu yang digunakan sebagai tiang untuk mengikat hewan korban yang dipersembahkan rakyat Kutai kepada dewa-dewa dalam kepercayaan mereka. Hal ini disebabkan karena tidak ada satupun prasasti yang menyebutkan nama dari kerajaan yang berpusat di Kalimantan Timur Tersebut. Kerajaan yang berdiri pada sekitar abad ke-4 ini memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Adalah raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Kutai. maka berubahlah sistem pemerintahan dari kepala suku menjadi kerajaan. Nama Kutai sendiri diambil dari nama kota dimana ditemukannya prasasti yang menunjukkan keberadaan kerajaan tersebut.  Raja Kudungga. Hal ini dikarenakan para raja kerajaan Hindu pada zaman dulu selalu menggunakan nama-nama India. telah berdiri sebuah kerajaan yang telah terpengaruh Agama Hindu di daerah tersebut.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Kutai Sejarah Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai dianggap sebagai kerajaan bercorak Hindu pertama di Indonesia (baca selengkapnya: Sejarah Masuknya Hindu di Indonesia). Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta ini juga memuat informasi mengenai raja-raja yang pernah memerintah Kutai. Tulisan pada ketujuh yupa ini mennunjukkan bahwa pada abad ke-4. Jika dilihat dari namanya yang masih menggunakan nama Indonesia. Kudungga lalu mendeklarasikan dirinya sebagai raja dan memutuskan bahwa . para ahli berpendapat bahwa pada masa pemerintahan Kudungga pengaruh Agama Hindu belum terlalu kuat.

Perluasan wilayah diakukan oleh Aswawarman dengan cara melakukan upacara Asmawedha. Pada prasasti Yupa. Mulawarman disebut sebagai seorang raja yang sangat dermawan karena telah memberikan sedekah berupa 20. Merupakan putra Aswawarman sekaligus raja terbesar Kerajaan Kutai yang membawa Kutai mencapai puncak kejayaannya. Kuda-kuda yang dilepaskan ini akan diikuti oleh prajurit kerajaan yang akan menentukan wilayah kerajaan sesuai dengan sejauh mana jejak telapak kaki kuda dapat ditemukan. Dibawah pemerintahannya. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Kutai dengan kategori Sejarah. rakyat Kutai dapat hidup aman dan sejahtera. Aswawarman adalah putra dari Kudungga.  Raja Mulawarman. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste.pergantian kekuasaan harus dilakukan secara turun temurun sebagaimana sistem kerajaan pada umumnya.com/2012/09/sejarah-kerajaan-kutai. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik.html.000 ekor sapi kepada para brahmana. Terbunuhnya Maharaja Dharma Setia ini menandakan berakhirnya Kerajaan Kutai sekaligus menjadikan Dharma Setia sebagai raja terakhir Kerajaan Kutai.blogspot. Aswawarman disebut sebagai seorang raja yang cakap dan kuat. Runtuhnya Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai runtuh pada masa pemerintahan Maharaja Dharma Setia. Dharma Setia sendiri terbunuh dalam peperangan melawan Aji Pangeran Anum Panji Mendapa dari Kesultanan Islam Kutai Kartanegara. yaitu upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas wilayah kerajaan. Terima kasih! 0 0 278 Artikel menarik lainnya: Sejarah Kerajaan Tarumanegara .  Raja Aswawarman. Aswawarman pulalah yang memiliki jasa paling besar atas perluasan wiayah Kerajaan Kutai.

Untuk universitas di Jakarta.. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi... Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio. cari Tarumanegara dan Tarumanagara beralih ke halaman ini...Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha .. Ditulis oleh: Algo Wijaya . lihat Universitas Tarumanagara .. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA..Rabu. 26 September 2012 Belum ada komentar untuk "Sejarah Kerajaan Kutai" Tarumanagara Dari Wikipedia bahasa Indonesia.

Sanskerta Hindu. Buddha.Serbuan Sriwijaya pada tahun 650 Sundapura (dekat Tugu dan Bekasi) Sunda.Tarumanagara ← 358–669 → Wilayah Tarumanagara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Sejarah . Sunda Wiwitan Monarki 358 669 Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Didirikan .

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) .

Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s .

3 Prasasti Telapak Gajah  2.4 Prasasti Jambu o 2.3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara o 2.2 Prasasti Ciaruteun  2.1.2 Sumber berita dari luar negeri o 2. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah.1. Daftar isi        1 Etimologi dan Toponimi 2 Sumber Sejarah o 2.4 Naskah Wangsakerta  2.4. terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan.1.1 Prasasti yang ditemukan  2.1 Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta 3 Lihat pula 4 Catatan Kaki 5 Rujukan 6 Bacaan selanjutnya 7 Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten .1.Prasasti Tugu di Museum Nasional Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M.1 Prasasti Pasir Muara  2.

ditemukan di Kampung Batutumbu. Prasasti Ciaruteun. tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Sampai abad ke-19. Pada muara Citarum ditemukan percandian yang luas yaitu Percandian Batujaya dan Percandian Cibuaya yang diduga merupakan peradaban peninggalan Kerajaan Taruma. Ciampea. Kabupaten Pandeglang. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Kecamatan Munjul. Nanggung. 4. tempat itu masih . sekarang disimpan di museum di Jakarta. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. Prasasti Tugu. berisi pujian kepada Raja Purnawarman. Selesai penggalian. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati sepanjang 6112 tombak atau 12km oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. 3. Prasasti Jambu. Prasasti Kebon Kopi. Bogor 6. Lima di Bogor. Citeureup. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. [1] [2] Sumber Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Desa Tugu.Etimologi dan Toponimi Kata tarumanagara berasal dari kata taruma dan nagara. Cianten dan Ciaruteun. Kecamatan Tarumajaya. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. Bogor 5. Nagara artinya kerajaan atau negara sedangkan taruma berasal dari kata tarum yang merupakan nama sungai yang membelah Jawa Barat yaitu Citarum. Kabupaten Bekasi. Prasasti Pasir Awi. Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Bogor 7. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. Ciampea. Bogor 2. Prasasti Muara Cianten.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Ciampea. Prasasti yang ditemukan 1. Banten. Bogor Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane.

Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Ci Aruteun. Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Ci Sadane. berbahasa Sanskerta. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat. aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah (lontar) abad ke16. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: . Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). Isinya adalah puisi empat baris. tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman.dilaporkan dengan nama Pasir Muara. di tepi sawah. dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi. Pada zaman ini. Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. Prasasti ini peninggalan Purnawarman. Prasasti Pasir Muara Di Bogor. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan). pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. beraksara Palawa. prasasti ditemukan di Pasir Muara. Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut.

Bahkan diberitakan juga.Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. . Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah. gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. Jawa Barat. sarga 3. Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara. Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. Prasasti Telapak Gajah Dua arca Wishnu dari Cibuaya. ada pula gambar sepasang "padatala" (telapak kaki). Selain itu. Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa. Mahkotanya yang berbentuk tabung menyerupai gaya seni Khmer Kamboja. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II. Karawang. sarga 1. halaman 161. Menurut mitologi Hindu. Tarumanagara sekitar abad ke-7 Masehi. yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang.

Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang. Kecamatan Leuwiliang. yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya). Berita Fa Hien. . Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah.bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam. kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). Ye Po Ti selama ini sering dianggap sebutan Fa Hien untuk Jawadwipa. tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Yepo-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha.Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya. tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya. 1. Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka. Berita Dinasti Sui. meskipun saat ini Pugung Raharjo terletak puluhan kilometer dari pantai tetapi tidak jauh dari situs tersebut ditemukan batu-batu karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien[rujukan?] 2.padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam . Prasasti Jambu Di daerah Bogor. masih ada satu lagi prasasti lainnya yaitu prasasti batu peninggalan Tarumanagara yang terletak di puncak Bukit Koleangkak. Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lo-mo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti-bukti peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dan lain-lain yang sekarang terletak di taman purbakala Pugung Raharjo. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir . Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya. Desa Pasir Gintung. yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh. Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Taruma dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan yang terdapat pada prasasti Ciaruteun. tetapi ada pendapat lain yang mengajukan bahwa Ye-Po-Ti adalah Way Seputih di Lampung. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan).asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam .

Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu.3. 1 Nama Situs Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 3 Ciampea Gunung Cibodas Arca gajah (batu) Arca Rusak berat Terbuat dari batu kapur Artefak Keterangan . juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lomo. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Dari tiga berita di atas para ahli[siapa?] menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. Jakarta. Bogor dan Cirebon. Berita Dinasti Tang.

514a Mus.no.6363 settlement pattern settlement pattern .296a Mus.no.771 Mus. no.Nas.Nas.3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Fragmen Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Mus.Nas.no.Nas.

Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Lmah Duwur Lanang Pipisan batu Candi I Candi II Percandian Naskah Wangsakerta .

Dharmayawarman (382-395). Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut. sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya. yang kemudian digantikan oleh putranya. yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M. yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M. pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya. parwa II sarga 3 (halaman 159 . Ditinjau dari segi ini. Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M.162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara. ayah Suryawarman. Pustaka Jawadwipa. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 . merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . Hal ini berarti. Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan. Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358. Pustaka Nusantara. .VIII). banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara. Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M). Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu.561 M) Raja Tarumanagara ke-7. naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah. Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai.Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. parwa I. Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak). sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M). Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda. Sayangnya. Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati.

karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri. Dalam tahun 526 M. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. misalnya. Linggawarman. Manikmaya. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan. Garut. Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada.Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. Tarusbawa. yaitu Tarusbawa. Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri. raja Tarumanagara terakhir. Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara No 1 2 3 4 5 Raja Jayasingawarman Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Masa pemerintahan 358-382 382-395 395-434 434-455 455-515 . digantikan menantunya. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara. melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Secara otomatis. tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. mendirikan kerajaan baru di Kendan. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. Pada tahun 669. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri. menantu Suryawarman.

Djakarta: Dinas Purbakala 3.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. R. I/2: 17087 . MISI.L. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298307 5.budpar.M. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. 2006 2. Soetjipto Wirjosuparto (1963).id/userfiles/file/858_1255-situsbatujaya11. 2.pdf Rujukan 1. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia. Dinas Purbakala R.Ng.go.6 7 8 9 10 11 12 Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 515-535 535-561 561-628 628-639 639-640 640-666 666-669 Lihat pula     Kerajaan Salakanagara Sejarah Sunda Naskah Wangsakerta Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Catatan Kaki 1. Richadiana Kartakusuma (1991). J. The Second Wisnu Image of Cibuaya.Verstappen (1972).Poerbatharaka (l952). ^ [http://www.81 4. Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda. J. Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi).Th. Riwayat Indonesia I. ^ Komplek Percandian Batujaya Tempat Lahirnya Peradaban di Tatar Sunda. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. noorduyn and H. West Jawa.

Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. Bandung: Geger Sunten. 2003.al. ISBN Yoseph Iskandar. 8. R. IAAI Komda Jawa Barat. ISBN 979-419-330-5 Saleh Danasasmita. Sundakala: cuplikan sejarah Sunda berdasarkan naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon.669 Sunda Galuh [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa . W. Jakarta 11-12 Februari 1988. 12. Teguh Asmar (1971). makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. 1941.P. Amsterdam. Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: Salakanagara 358 . 1962: 23-24 14. 1978:29-40 9. 13. 11. N. 1997.J. Batavia l887 10. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. l971:416-424. Jakarta) 16.7.P. Jakarta: Pustaka Jaya. Bandung: Kiblat Buku Utama.(editor) Dynamic of Indonesian History. Sejarah Jawa Barat: yuganing rajakawasa. Sundapura Bacaan selanjutnya    Ayatrohaedi. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). Nyukcruk sajarah Pakuan Pajajaran jeung Prabu Siliwangi.Groeneveldt. 2005.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun).

0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:    Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Kerajaan Tarumanagara Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Barat Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor .

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. cari Ada usul agar artikel atau bagian ini digabungkan dengan Kerajaan Tarumanagara.5 Prasasti Pasir awi . Sumber dari dalam negeri berupa 7 buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor. Lihat Ketentuan Pen Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Dari Wikipedia bahasa Indonesia.2 Prasasti Jambu o 1.Peralatan Bahasa lain              English Français 日本語 Basa Jawa Lietuvių Basa Banyumasan Bahasa Melayu Nederlands Русский Basa Sunda Tiếng Việt Halaman ini terakhir diubah pada 06. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomatri (wilayah Bekasi).4 Prasasti Muara Cianten o 1.00. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Daftar isi  1 Prasasti yang ditemukan o 1. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa Kerajaan Tarumanegara dibangun oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358 M dan beliau memerintah sampai yahun 382 M. (Diskusikan) Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri.1 Prasasti Ciaruteun o 1.3 Prasasti Kebonkopi o 1. 13 Januari 2013.

Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu: 1.6 Prasasti Cidanghiyang 1. sekitar 30 km sebelah barat Bogor. 2. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut).7 Prasasti Tugu 2 Sumber dari Luar Negeri 3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara 4 Terkait: 5 Rujukan o o Prasasti yang ditemukan Tarumanegara meninggalkan 7 (tujuh) prasasti: Prasasti Ciaruteun Salinan gambar prasasti Ciaruteun dari buku The Sunda Kingdom of West Java From Tarumanagara to Pakuan Pajajaran with the Royal Center of Bogor Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun. Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat Prasasti Jambu Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak. ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman.    1. dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. prasasti ini juga menggunakan bahasa Sanskerta dan .

Prasasti Cidanghiyang Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak. Prasasti Tugu Prasasti Tugu di Museum Nasional . Prasasti Muara Cianten Prasasti Muara Cianten. yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu. Prasasti Kebonkopi Prasasti Kebonkopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor . Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman. ditemukan di Bogor. kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. Prasasti Pasir awi Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang. Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah. ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki. juga tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta.huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Mulawarman. yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata.

sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah: 1. tdk jauh dari situs tersebut ditemukan batu2 karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien meskipun saat ini terletak puluhan kilo meter dari pantai. Berita Dinasti Sui. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari Tolo-mo yang terletak di sebelah selatan. Berita Fa-Hsien. . juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. 3. ... tetapi kemungkinan terbesar ye po ti adalah way seputih di Lampung . 2. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja. tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Ye po ti sering diterjemahkan jawadwipa. Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti2 peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dll yang sekarang terletak di taman purbakala pugung raharjo. 1980: 5). yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme.Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu. 2. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka. Berita Dinasti Tang. Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain. Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April. Sumber dari Luar Negeri Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain: 1.Yeh-po-ti dapat diasumsikan sebagai transliterasi dari Seputih (Sholihat. Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi. 1.

Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M.no. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu.Nas. no.Nas. meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten.514a Mus. Jakarta.no.296a Mus.Nas.6363 settlement pattern settlement pattern 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni .Nas. Nama Situs Artepak 1 Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 Ciampea Arca gajah (batu) 3 Gunung Cibodas Arca 3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Keterangan Rusak berat Terbuat dari batu kapur Fragmen Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Mus.no. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. Bogor dan Cirebon.771 Mus.

Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Percandian Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Candi I Lmah Duwur Lanang Candi II Pipisan batu Terkait:   Kerajaan Tarumanagara Kerajaan Salakanagara Rujukan 1. Richadiana Kartakusuma (1991). Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda. .

I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia.Poerbatharaka (l952).Groeneveldt.P. 11. 8.(editor) Dynamic of Indonesian History. MISI. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Amsterdam. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298-307 5.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun). 13. 12.P. Djakarta: Dinas Purbakala 3. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling.Th. R. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. J. N. Teguh Asmar (1971). Jakarta) Kategori:  Kerajaan Tarumanagara Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu   Halaman Utama Perubahan terbaru . 1941. Batavia l887 10. Riwayat Indonesia I. W. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. 1962: 23-24 14. Jakarta 11-12 Februari 1988. R. Dinas Purbakala R.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. I/2: 170-87 7.Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). l971:416-424. J. IAAI Komda Jawa Barat.Ng. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et. 2.81 4. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15.al. Soetjipto Wirjosuparto (1963). Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. West Jawa.L. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia.J.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. The Second Wisnu Image of Cibuaya.M. noorduyn and H. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). 1978:29-40 9.Verstappen (1972).

ketentuan tambahan mungkin berlaku. .   Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan   Halaman ini terakhir diubah pada 09. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. 29 Desember 2012. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.45.

.

.

Pada prasasti ini terdapat cap sepasang telapak kaki milik Raja Purnawarman yang melambangkan kekuasaan raja yang dipercaya sebagai penjelmaan Dewa Wisnu. Jakarta. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang ditemukan disekitar lokasi kerajaan. Prasasti ini ditemukan di tepi sungai Ciaruteun. Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara Keberadaan Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari beberapa sumber sejarah. yaitu mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Barat. baik sumber sejarah yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Pada prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-5 ini. Berita dari Dalam Negeri. hewan tunggangan Dewa Wisnu.   Prasasti Ciaruteun. Prasasti Kebon Kopi. Kerajaan Tarumanegara sendiri memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. ditemukan cap telapak kaki gajah yang melambangkan Gajah Airawata. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta. Bogor. dan Banten. Yaitu berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan secara terpisah di Bogor. Ditemukan di Kecamatan Cibungbulang. tepatnya dengan pusat di daerah Bogor. . Kerajaan ini terletak di Jawa Barat. dan Jakarta sekarang. diperoleh informasi bahwa kerajaan ini pernah eksis dari abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. Banten. Ketujuh prasasti tersebut antara lain. Bogor.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Tarumanegara Sejarah Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu tertua di Pulau Jawa. Beberapa catatan sejarah juga mengatakan bahwa kerajaan ini bercorak Hindu aliran Wisnu.

prasasti ini ditemukan di daerah Muara Cianten. Berita dari Luar Negeri. Jawa Barat.     Prasasti Jambu. Prasasti ini ditemukan di Kampung Batutumbu. Jakarta Utara. Nama Raja Jayasingawarman Tahun Memerintah 358-382 M . keberadaan Kerajaan Tarumanegara juga dapat diketahui dari sumber-sumber berita luar negeri. Selain sumber sejarah dari dalam negeri yang berbentuk prasasti. Prasasti Tugu. Disebut juga dengan Prasasti Pasir Koleangkak. Banten. Hal ini didasarkan pada sebuah sumber dari naskah kuno bernama Wangsakerta. yaitu tentang silsilah lengkap raja-raja yang pernah memerintah Tarumanegara dari mulai awal berdirinya hingga raja terakhirnya. Meskipun kevalidan naskah ini masih diperdebatkan oleh para ahli. Sesuai dengan namanya. Namun meskipun begitu. jadi isi dari prasasti ini belum dapat dibaca. Prasasti Muara Cianten. Prasasti Pasir Awi. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengkisahkan tentang keberanian Raja Purnawarman. Prasasti ini ditemukan di Kampung Lebak. Purnawarman bukanlah satu-satunya raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengisahkan tentang kebijaksanaan Raja Purnawarman dalam memerintah Kerajaan Tarumanegara. Masyarakat Hindu yang ditemui oleh Fa-Hsien ini diperkirakan merupakan bagian dari masyarakat kerajaan yang berpusat di daerah Bogor. Penggalian sungai ini dimaksudkan untuk mencegah datangnya bencana banjir dan sebagai sarana irigrasi sawah untuk mengatasi kekeringan. Literatur ini menyebutkan tentang kehidupan masyarakat di Jawa Bagian Barat yang telah terpengaruh agama Hindu India. Raja ini digambarkan sebagai seorang raja yang sangat bijaksana dan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya berkat penggalian sebuah sungai sebagai sarana irigrasi. Prasasti Cidanghiyang. Sama seperti Prasasti Muara Cianten. Prasasti ini ditemukan dalam keadaan rusak. yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kerajaan Tarumanegara. Disebut juga dengan Prasasti Munjul. Prasasti ini mengisahkan tentang penggalian Sungai Candrabaga dan Gomati sepanjang 6112 tombak (12 KM) pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. Prasasti ini ditemukan di area perkebunan jambu di Bogor. Pemerintahan Kerajaan Tarumanegara Raja Purnawarman adalah satu-satunya raja yang namanya dicantumkan dalam prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Satu-satunya yang masih tercetak jelas adalah adanya lukisan sepasang telapak kaki. Desa Tugu. Kecamatan Cilincing. Diantaranya adalah dari literatur kuno berjudul Fa-Kao-Chi yang ditulis oleh Fa-Hsien dari tahun 414 Masehi. NO 1. Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara berdasarkan Naskah Wangsakerta. prasasti ini juga masih misterius isinya karena beberapa tulisan sudah rusak. Kecamatan Munjul. namun kitab ini berisi informasi yang cukup menarik.

3. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa setelah abad ke-7. 7. 5.com/2012/10/sejarah-kerajaan-tarumanegara. 9. 6. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik.html. 11. 4. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. Para ahli berpendapat bahwa runtuhnya Kerajaan Tarumanegara kemungkinan besar disebabkan karena adanya tekanan dari Kerajaan Sriwijaya yang terus melakukan ekspansi wilayah. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Tarumanegara dengan kategori Sejarah. 10. berita mengenai kerajaan ini tidak pernah terdengar lagi baik dari sumber dalam negeri maupun luar negeri .blogspot.2. Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 382-395 M 395-434 M 434-455 M 455-515 M 515-535 M 535-561 M 561-628 M 628-639 M 639-640 M 640-666 M 666-669 M Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara diperkirakan runtuh pada sekitar abad ke-7 Masehi. Terima kasih! 0 0 292 Artikel menarik lainnya: . 12. 8.

.. Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.00 nice info Balas ..Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha . Sejarah Kerajaan Kutai Ditulis oleh: Algo Wijaya .. 02 Oktober 2012 2 komentar untuk "Sejarah Kerajaan Tarumanegara" 1. craxup27 Oktober 2012 18...Selasa... Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA.

Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi Geding Songo. Jawa Tengah. Akan tetapi.40 woww ane baru tau tuh sob sejarahya. Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah Candi Kalasan. Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah.2. yakni agama Hindu dan Buddha. kompleks Candi Dieng. Atas : Komplek Candi Dieng di Wonosobo. Candi Borobudur. Pada awal berdirinya. Kerajaan Mataram Kuno bermula sejak pemerintahan Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Candi Sewu. merupakan peninggalan candi Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan Mataram di Jawa Tengah . Ia memerintah Kerajaan Mataram Kuno hingga 732M. dan kompleks Candi Prambanan yang berlatar belakang Hindu. Berdasarkan catatan yang terdapat pada prasassti yang ditemukan. thanks ya udh share :D KERAJAAN MATARAM KUNO Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) adalah kerajaan Hindu di Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur). Candi Mendut. dan Candi Plaosan. Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa. pada abad ke-10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. Aditia Novit29 Oktober 2012 19.

membangun kembali kerajaan ini di Watugaluh (wilayah antara G. Wilis). cucu Sri Maharaja Daksa. Magelang. kerajaan ini berakhir dengan tiba-tiba. yakni Raja Sanna. Kerajaan yang didirikan Mpu SIndok ini tetap bernama Mataram. pendiri wangsa Sailendra. SUmatra dan menjadi raja Sriwijaya. Pada masa Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu berkuasa. yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. untuk dikawinkan dengan anak Rakai Patapan. Sampai pada masa ini Kerajaan Mataram Kuno masih menjadi saatu kerajaan yang utuh. Kerajaan Mataram di Jawa Timur Setelah terjadinya bencana alam yang dianggap sebagai peristiwa pralaya. Semeru dan G. Pramodawarddhani. Pada abad ke-10. Mpu Sindok. Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran. Sri Maharaja Rakai Panunggalan. yaitu wangsa Isana. yaitu Balaputeradewa. Konon. Jawa Timur. Raja Sanjaya telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno telah meluass hingga ke Jawa Timur.Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga). Melihat keadaan ini. terjadi perebutan kekuasaan di antara para pangeran Kerajaan Mataram Kuno. Dengan demikian Mpu Sindok dianggap sebagai cikal bakal wangsa baru. dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra. Ketika Sri Maharaja Rakai Sumba Dyah Wawa berkuasa. Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya. Kerajaan . yaitu Rakai Pikatan (wangsa Sanjaya). Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke P. Pendiri wangsa Sanjaya adalah Raja Sanjaya. untuk menghindari perang saudara. adik Pramodawarddhani. Airlangga membagi kerajaan menjadi dua. Perpindahan kerajaan ke Jawa Timur tidak disertai dengan penaklukan karena sejak masa Dyah Balitung. Akan tetapi. Setelah Raha Sanjaya wafat. Diduga kehancuran kerajaan ini akibat bencana alam karena letusan G. Kerajaan Kediri. Ia menggantikan raja sebelumnya. mengadakan perlawanan namun kalah dalam peperangan. Sri Maharaja Rakai Warak. yaitu Kerajaan Pangjalu dan Janggala. LIHAT JUGA Sriwijaya. Merapi. Rakai Pikatan kemudian menduduki takhta Kerajaan Mataram Kuno. Mpu Sindok naik takhta kerajaan pada 929 dan berkuasa hingga 948. Jawa Tengah. Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan anak perempuannya. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra. maka sesuai dengan landasan kosmologis harus dibangun kerajaan baru dengan wangsa yang baru pula. Setelah masa pemerintahan Mpu Sindok terdapat masa gelap sampai masa pemerintahan Dharmawangsa Airlangga (1020).

Jawa Tengah. Jawa Tengah. Atas : Arca Raja Airlangga. Halaman 161. raja terakhir Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur. Abdul. TAHUKAH KAMU Bencana alam karena letusan G. Sumber : Syukur. 2005. di Candi Belahan. merupakan candi peninggalan Kerjaan Mataram Kuno. Jilid 6. salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berlatar agama Buddha. Arca ini kini disimpan di Museum Trowulan. Atas : Candi Gedong Songo di Ungaran.Atas: Candi Plaosan di Klaten. Merapi yang mengakibatkan berakhirnya Kerajaan Mataram Kuno dianggap sebagai paralaya atau kehancuran dunia. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. .

.

1600 × 1067 .More sizes .com .blogspot.Sasadara Manjer Kawuryan: Candi Sewusasadaramk.

Image may be subject to copyright. .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. diperkirakan di sekitar Yogyakarta dan Prambanan). Untuk kerajaan Islam. lihat Kesultanan Mataram. . Artikel ini membahas tentang kerajaan Mataram Kuno atau Mataram Hindu. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Mdaη ← 752–1045 ← → Kerajaan Medang pada Periode Jawa Tengah dan Jawa Timur Ibu kota Jawa Tengah: Mdaη i Bumi Mataram (lokasi tepat tidak diketahui. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki).Kerajaan Medang Dari Wikipedia bahasa Indonesia. bacaan terkait atau pranala luar.

Animisme Monarki Sri Sanjaya Dharmawangsa Teguh Bahasa Agama Pemerintahan Raja .Sri Sanjaya mendirikan Wangsa 752 Sanjaya (Prasasti Canggal) . kemudian pindah ke Mdaη i Wwatan (dekat Madiun) Jawa Kuna. Sanskerta Kejawen.732—760 . Buddha.Kekalahan Dharmawangsa dari 1045 Wurawari dan Sriwijaya Masa dan Tahil (koin emas dan perak Mata uang lokal) Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia . Hindu.985—1006 Sejarah .kemudian pindah ke Poh Pitu dan Mamrati Jawa Timur: Mdaη i Tamwlang dan Mdaη i Watugaluh (dekat Jombang).

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindu maupun Buddha. Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Daftar isi           1 Nama 2 Pusat Kerajaan Medang 3 Awal berdirinya kerajaan 4 Dinasti yang berkuasa 5 Daftar raja-raja Medang 6 Struktur pemerintahan 7 Keadaan penduduk 8 Konflik takhta periode Jawa Tengah 9 Teori van Bammelen 10 Permusuhan dengan Sriwijaya . kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. Kerajaan Medang akhirnya runtuh pada awal abad ke-11.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Kerajaan Medang (atau sering juga disebut Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu) adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8.

nama Medang sudah dikenal sejak periode sebelumnya. yaitu periode Jawa Tengah. Sesungguhnya. padahal berdasarkan prasasti-prasasti yang telah ditemukan. Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi istana Medang berdasarkan prasasti-prasasti yang sudah ditemukan antara lain.    11 Peristiwa Mahapralaya 12 Peninggalan sejarah 13 Kepustakaan 14 Lihat pula Nama Pada umumnya. misalnya prasasti Minto dan prasasti Anjuk ladang. Kadang untuk membedakannya dengan Kerajaan Mataram Islam yang berdiri pada abad ke-16. meskipun tidak selamanya kerajaan ini berpusat di sana. Di daerah inilah untuk pertama kalinya istana Kerajaan Medang diperkirakan berdiri (Rajya Medang i Bhumi Mataram). Bhumi Mataram adalah sebutan lama untuk Yogyakarta dan sekitarnya. Pusat Kerajaan Medang Letak Mataram Kuno periode Jawa Tengah. Sementara itu. Kerajaan Medang periode Jawa Tengah biasa pula disebut dengan nama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu. Nama ini ditemukan dalam beberapa prasasti. Pusat Kerajaan Medang periode Jawa Timur. nama yang lazim dipakai untuk menyebut Kerajaan Medang periode Jawa Tengah adalah Kerajaan Mataram. istilah Kerajaan Medang hanya lazim dipakai untuk menyebut periode Jawa Timur saja. bahkan sampai ke daerah Jawa Timur sekarang. . Istilah Mataram kemudian lazim dipakai untuk menyebut nama kerajaan secara keseluruhan. pusat Kerajaan Medang pernah mengalami beberapa kali perpindahan. yaitu merujuk kepada salah daerah ibu kota kerajaan ini.

Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda. Untuk itu ia meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya yangg merupakan sahabat Sanna). meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa. anak Sannaha saudara perempuan Sanna. Sunda dan Galuh menjadi kekuasaan Tamperan. yaitu sekitar abad ke-16. Sanjaya kemudian tampil menjadi raja. Dinasti yang berkuasa .716 M).       Medang i Bhumi Mataram (zaman Sanjaya) Medang i Mamrati (zaman Rakai Pikatan) Medang i Poh Pitu (zaman Dyah Balitung) Medang i Bhumi Mataram (zaman Dyah Wawa) Medang i Tamwlang (zaman Mpu Sindok) Medang i Watugaluh (zaman Mpu Sindok) Medang i Wwatan (zaman Dharmawangsa Teguh) Menurut perkiraan. Awal berdirinya kerajaan Prasasti Mantyasih tahun 907 atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. yaitu Sannaha. Sanjaya sendiri mengeluarkan prasasti Canggal tahun 732. ia mengatur pembagian kekuasaan antara puteranya. Sepeninggal Sanna. saudara perempuan Sanna. Sena akhirnya melarikan diri ke Pakuan. Kisah hidup Sanjaya secara panjang lebar terdapat dalam Carita Parahyangan yang baru ditulis ratusan tahun setelah kematiannya. negara menjadi kacau. Tarusbawa yang merupakan raja pertama Kerajaan Sunda (setelah Tarumanegara pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh) adalah sahabat baik Sanna. juga dikenal dengan nama "Sena" atau "Bratasenawa". berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora. merupakan raja Kerajaan Galuh yang ketiga (709 . Persahabatan ini pula yang mendorong Tarusbawa mengambil Sanjaya menjadi menantunya. Bratasenawa alias Sanna atau Sena digulingkan dari tahta Galuh oleh Purbasora (saudara satu ibu Sanna) dalam tahun 716 M. bernama Sanna. namun tidak menyebut dengan jelas apa nama kerajaannya. Keduanya terletak di daerah Jombang. Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama isterinya. dan Resi Guru Demunawan. Mamrati dan Poh Pitu diperkirakan terletak di daerah Kedu. sedangkan Kerajaan Kuningan dan Galunggung diperintah oleh Resi Guru Demunawan. Sanna. Kerajaan Galuh dan Kerajaan Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat). Dalam tahun 732 M Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. Sanjaya. Tamperan. putera bungsu Sempakwaja. Mataram terletak di daerah Yogyakarta sekarang. sedangkan Watugaluh sekarang disebut Megaluh. Ia hanya memberitakan adanya raja lain yang memerintah pulau Jawa sebelum dirinya. yang terletak di daerah Madiun. Sementara itu. sekarang disebut dengan nama Wotan. atas dukungan ibunya. yaitu Wwatan. Istana terakhir. Sebelum ia meninggalkan kawasan Jawa Barat. Tamwlang sekarang disebut dengan nama Tembelang.

Contoh yang diajukan Slamet Muljana adalah Rakai Panangkaran yang diyakininya bukan putra Sanjaya. Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang.Bukti terawal sistem mata uang di Jawa. Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya. raja-raja Medang versi Prasasti Mantyasih mulai dari Rakai Panangkaran sampai dengan Rakai Garung adalah anggota Wangsa Sailendra. sekitar abad ke-9. serta Wangsa Isyana pada periode Jawa Timur. Emas atau keping tahil Jawa. yaitu Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah. dan memindahkan istananya ke Mamrati. dan bukan daftar silsilah keturunan Sanjaya. Dengan demikian pendapat ini menolak teori van Naerssen tentang kekalahan Rakai Panangkaran oleh seorang raja Sailendra. Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama raja pertama Medang. Menurut teori Slamet Muljana. Menurut teori van Naerssen. Nama aslinya ditemukan dalam prasasti Kalasan. Sementara itu Slamet Muljana berpendapat bahwa daftar tersebut adalah daftar raja-raja yang pernah berkuasa di Medang. sekitar tahun 840-an. Menurut teori Bosch. Pada umumnya para sejarawan menyebut ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di Pulau Sumatra. Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di Pulau Jawa. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). Jadi. Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. seorang keturunan Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhani putri mahkota Wangsa Sailendra. yang bermakna ―penguasa di‖. Sedangkan kebangkitan Wangsa Sanjaya baru dimulai sejak Rakai Pikatan naik takhta menggantikan Rakai Garung. . nama raja-raja Medang dalam Prasasti Mantyasih dianggap sebagai anggota Wangsa Sanjaya secara keseluruhan. gelar Rakai Panangkaran sama artinya dengan ―Penguasa di Panangkaran‖. Istilah Rakai pada zaman Medang identik dengan Bhre pada zaman Majapahit. Alasannya ialah. kekuasaan atas Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. Sampai akhirnya. yaitu Dyah Pancapana. prasasti Kalasan tahun 778 memuji Rakai Panangkaran sebagai ―permata wangsa Sailendra‖ (Sailendrawangsatilaka). yaitu Sanjaya.

pendiri Kerajaan Medang 2. Dinasti ini didirikan oleh Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. Rakai Watuhumalang 9. Sri Lokapala suami Sri Isanatunggawijaya 15. awal periode Jawa Timur 14. Dalam prasasti-prasastinya.Slamet Muljana kemudian mengidentifikasi Rakai Panunggalan sampai Rakai Garung dengan nama-nama raja Wangsa Sailendra yang telah diketahui. Rakai Kayuwangi alias Dyah Lokapala 8. awal berkuasanya Wangsa Syailendra 3. Sementara itu. Rakai Layang Dyah Tulodong 12. Rakai Panangkaran. Rakai Panunggalan alias Dharanindra 4. misalnya Dharanindra ataupun Samaratungga. Rakai Sumba Dyah Wawa 13. Mpu Daksa 11. Rakai Pikatan suami Pramodawardhani. Yogyakarta. Daftar raja-raja Medang Apabila teori Slamet Muljana benar. dibangun antara masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Dyah Balitung. awal kebangkitan Wangsa Sanjaya 7. Rakai Garung alias Samaratungga 6. Rakai Watukura Dyah Balitung 10. Mpu Sindok. terletak di Prambanan. maka daftar raja-raja Medang sejak masih berpusat di Bhumi Mataram sampai berakhir di Wwatan dapat disusun secara lengkap sebagai berikut: Candi Prambanan dari abad ke-9. Rakai Warak alias Samaragrawira 5. Makuthawangsawardhana 16. Dharmawangsa Teguh. Sanjaya. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Rahyangta i Medang i Bhumi Mataram. yang selama ini cenderung dianggap bukan bagian dari daftar para raja versi Prasasti Mantyasih. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada ‗‘periode Jawa Timur‘‘. Kerajaan Medang berakhir . 1.

Pada daftar di atas hanya Sanjaya yang memakai gelar Sang Ratu. Jabatan sesudah Mahamantri i Hino secara berturut-turut adalah Mahamantri i Halu dan Mahamantri i Sirikan. Mungkin semacam perdana menteri pada zaman sekarang atau setara dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Pada zaman Wangsa Isana berkuasa masih ditambah lagi dengan jabatan Mahamantri Wka dan Mahamantri Bawang. Patih zaman Majapahit setara dengan perdana menteri namun tidak berhak untuk naik takhta. sedangkan raja-raja sesudahnya semua memakai gelar Sri Maharaja. Misalnya. Jabatan ini dipegang oleh putra atau saudara raja yang memiliki peluang untuk naik takhta selanjutnya. Hal ini dapat dilihat dalam daftar raja-raja versi Prasasti Mantyasih yang menyebutkan hanya Sanjaya yang bergelar Sang Ratu. Pada zaman Majapahit jabatan-jabatan ini masih ada namun hanya sekadar gelar kehormatan saja. dan setelah dikuasai Wangsa Sailendra juga berubah menjadi Sri Maharaja. Ketika Rakai Panangkaran dari Wangsa Sailendra berkuasa. Sanjaya sebagai raja pertama memakai gelar Ratu. Gelar ini setara dengan Datu yang berarti "pemimpin". Struktur pemerintahan Raja merupakan pemimpin tertinggi Kerajaan Medang. Pemakaian gelar Sri Maharaja di Kerajaan Medang tetap dilestarikan oleh Rakai Pikatan meskipun Wangsa Sanjaya berkuasa kembali. Keadaan penduduk . Jabatan tertinggi sesudah raja ialah Rakryan Mahamantri i Hino atau kadang ditulis Rakryan Mapatih Hino. Keduanya merupakan gelar asli Indonesia. gelar Ratu dihapusnya dan diganti dengan gelar Sri Maharaja. Mpu Sindok merupakan Mapatih Hino pada masa pemerintahan Dyah Wawa. Kasus yang sama terjadi pada Kerajaan Sriwijaya di mana rajarajanya semula bergelar Dapunta Hyang. Jabatan tertinggi di Medang selanjutnya ialah Rakryan Kanuruhan sebagai pelaksana perintah raja. Jabatan Rakryan Kanuruhan pada zaman Majapahit memang masih ada. namun kiranya setara dengan menteri dalam negeri pada zaman sekarang. Jabatan Rakryan Mapatih Hino pada zaman ini berbeda dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Pada zaman itu istilah Ratu belum identik dengan kaum perempuan.

agama resmi kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana. Tulodhong akhirnya tersingkir oleh pemberontakan Dyah Wawa yang sebelumnya menjabat sebagai pegawai pengadilan. sedangkan saingannya. agama Hindu dan Buddha tetap hidup berdampingan dengan penuh toleransi. ia dapat mewarisi takhta mertuanya. raja sesudah Rakai Kayuwangi adalah Rakai Watuhumalang. Kemudian pada saat Rakai Pikatan dari Sanjayawangsa berkuasa. Penduduk Medang sejak periode Bhumi Mataram sampai periode Wwatan pada umumnya bekerja sebagai petani. bernama Dyah Tulodhong. Teori van Bammelen . Konflik takhta periode Jawa Tengah Pada masa pemerintahan Rakai Kayuwangi putra Rakai Pikatan (sekitar 856 – 880–an). ditemukan beberapa prasasti atas nama raja-raja lain. Mungkin karena kepahlawanannya itu. Kerajaan Medang memang terkenal sebagai negara agraris. bahkan sampai Bali. Ketika Sailendrawangsa berkuasa. Tidak diketahui dengan pasti apakah proses suksesi ini berjalan damai ataukah melalui kudeta pula. yaitu Kerajaan Sriwijaya merupakan negara maritim. Dyah Balitung yang diduga merupakan menantu Rakai Watuhumalang berhasil mempersatukan kembali kekuasaan seluruh Jawa. Pemerintahan Balitung diperkirakan berakhir karena terjadinya kudeta oleh Mpu Daksa yang mengaku sebagai keturunan asli Sanjaya. yaitu Maharaja Rakai Gurunwangi dan Maharaja Rakai Limus Dyah Dewendra. Hal ini menunjukkan kalau pada saat itu Rakai Kayuwangi bukanlah satu-satunya maharaja di Pulau Jawa. Ia sendiri kemudian digantikan oleh menantunya.Temuan Wonoboyo berupa artifak emas menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Agama resmi Kerajaan Medang pada masa pemerintahan Sanjaya adalah Hindu aliran Siwa. Sedangkan menurut prasasti Mantyasih.

perpindahan istana Medang dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat. Rakai Pikatan berhasil menyingkirkan seorang anggota Wangsa Sailendra bernama Balaputradewa putra Samaragrawira. Medang dan Sriwijaya juga bersaing untuk menguasai lalu lintas perdagangan di Asia Tenggara. Konon sebagian puncak Merapi hancur. Balaputradewa kemudian menjadi raja Sriwijaya di mana ia tetap menyimpan dendam terhadap Rakai Pikatan. Perselisihan antara kedua raja ini berkembang menjadi permusuhan turuntemurun pada generasi selanjutnya. Prasasti tertuanya berangka tahun 929. Sebagian sejarawan menyebut Kerajaan Medang runtuh pada tahun 1006. melainkan sebuah keluarga baru bernama Isanawangsa. membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh. sedangkan yang lainnya menyebut tahun 1016. Istana Medang yang diperkirakan kembali berada di Bhumi Mataram hancur. Jawa Timur) yang dimenangkan oleh pihak Mpu Sindok. Peristiwa Mahapralaya Mahapralaya adalah peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur berdasarkan berita dalam prasasti Pucangan. Letusan tersebut disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik berupa abu dan batu.Menurut teori van Bammelen. pasukan Sriwijaya datang menyerangnya. . Mpu Sindok yang menjabat sebagai Rakryan Mapatih Hino mendirikan istana baru di daerah Tamwlang. Permusuhan dengan Sriwijaya Selain menguasai Medang. Tahun terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat dibaca dengan jelas sehingga muncul dua versi pendapat. Rasa permusuhan Wangsa Sailendra terhadap Jawa terus berlanjut bahkan ketika Wangsa Isana berkuasa. Tidak diketahui dengan pasti apakah Dyah Wawa tewas dalam bencana alam tersebut ataukah sudah meninggal sebelum peristiwa itu terjadi. Hal ini ditandai dengan ditemukannya Prasasti Ligor tahun 775 yang menyebut nama Maharaja Wisnu dari Wangsa Sailendra sebagai penguasa Sriwijaya. Wangsa Sailendra juga menguasai Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatra. sekitar tahun 850–an. Sewaktu Mpu Sindok memulai periode Jawa Timur. Dinasti yang berkuasa di Medang periode Jawa Timur bukan lagi Sanjayawangsa. karena raja selanjutnya yang bertakhta di Jawa Timur bernama Mpu Sindok. Selain itu. yang merujuk pada gelar abhiseka Mpu Sindok yaitu Sri Isana Wikramadharmottungga. Menurut teori de Casparis. Pertempuran terjadi di daerah Anjukladang (sekarang Nganjuk. yang antara lain. Kemudian lapisan tanah begeser ke arah barat daya sehingga terjadi lipatan. Hubungan senasib antara Jawa dan Sumatra berubah menjadi permusuhan ketika Wangsa Sanjaya bangkit kembali memerintah Medang.

Kerajaan Medang juga membangun banyak candi. abad ke-9/10. Candi-candi peninggalan Kerajaan Medang antara lain. abad ke 10. 11 x 8 cm. (Kanan) Dewi Tantra lengan-empat (Chundā?). abad ke-9/ke-10. Ketika ia mengadakan pesta perkawinan putrinya. Dharmawangsa tewas. Jawa Tengah. Candi Prambanan. Candi Sewu. Kerajaan yang ia dirikan kemudian lazim disebut dengan nama Kerajaan Kahuripan. Peninggalan sejarah (Kiri) Avalokitesvara lengan-dua. Prambanan. istana Medang di Wwatan diserbu oleh Aji Wurawari dari Lwaram yang diperkirakan sebagai sekutu Kerajaan Sriwijaya. (Tengah: Chundā lengan-empat. seorang pangeran berdarah campuran Jawa–Bali yang lolos dari Mahapralaya tampil membangun kerajaan baru sebagai kelanjutan Kerajaan Medang. Candi Plaosan. Tiga tahun kemudian. Candi Kalasan. 15 x 7. Terletak di Museum für Indische Kunst. cicit Mpu Sindok. Wonosobo.0 x 7. Selain meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Candi Pawon. Dataran Tinggi Dieng. Klaten. Jawa Tengah. Pangeran itu bernama Airlangga yang mengaku bahwa ibunya adalah keturunan Mpu Sindok. Pada tahun 1006 (atau 1016) Dharmawangsa lengah.Raja terakhir Medang adalah Dharmawangsa Teguh. baik itu yang bercorak Hindu maupun Buddha. Dalam peristiwa tersebut. tembaga. dan tentu saja yang paling kolosal adalah Candi Borobudur. perunggu. Temuan Wonoboyo berupa artifak emas yang ditemukan tahun 1990 di Wonoboyo. Jawa Tengah.5 cm. Candi megah yang dibangun oleh Sailendrawangsa ini telah ditetapkan UNESCO (PBB) sebagai salah satu warisan budaya dunia. Berlin-Dahlem. Kronik Cina dari Dinasti Song mencatat telah beberapa kali Dharmawangsa mengirim pasukan untuk menggempur ibu kota Sriwijaya sejak ia naik takhta tahun 991. perunggu. Jawa Tengah. Candi Mendut. Permusuhan antara Jawa dan Sumatra semakin memanas saat itu. Kepustakaan . menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang.5 cm. 12.

     Marwati Poesponegoro & Nugroho Notosusanto. 2006. 1979. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Yogyakarta: LKIS Lihat pula  Medang Kamulan [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:       Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 752 Pembubaran tahun 1045 Kerajaan Medang Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu . Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. Yogyakarta: Media Ilmu Slamet Muljana. 1990. Jakarta: Bhratara Slamet Muljana. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. 2007. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). 2005. Sriwijaya (terbitan ulang 1960). Sejarah Raja-Raja Jawa.

     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain                      Deutsch English Suomi Français हिन्दी Magyar 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Русский संस्कृ तम् Srpskohrvatski / српскохрватски Tiếng Việt 中文 Bân-lâm-gú Halaman ini terakhir diubah pada 21. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jela . 4 Desember 2012.52.

yakni Mataram. yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. Ibukota Mataram adalah Medang atau Medang Kamulan hingga tahun 925. nama Sanjaya juga tercantum pada Prasasti Balitung. Wilayah Mataram-Hindu meliputi Jawa Tengah bagian utara. SEJARAH KELAS XI Versi materi oleh Triyoo Suwito dan Wawan Darmawan Mataram Kuno: Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra Di Jawa Tengah pada abad ke-8 M telah berdiri sebuah kerajaan. Mataram bercorak Hindu dan Mataram bercorak Buddha. Sanjaya adalah anak Sanaha. Garung.Buddha meliputi Jawa Tengah bagian selatan yang diperintah Dinasti Syailendra dengan rajanya antara lain Raja Indra. Sanjaya memerintah dengan bijaksana sehingga rakyat hidup makmur. Dari Prasasti Balitung diketahui bahwa Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Raka i Panangkaran. Hal ini menunjukkan bahwa Raka i Panangkaran berasal dari keluarga Sanjaya dan juga keluarga Syailendra. dan tenteram. Sanjaya. Sementara wilayah Mataram. Mataram yang bercorak Hindu-Buddha ini diperintah oleh dua dinasti (wangsa) yang berbeda. dan Pikatan. Mataram diperintah oleh Panangkaran. hingga sekarang letak pasti ibukota ini belum diketahui (kecuali ada sebuah desa bernama Mendang di Purwodadi. Mataram Kuno terpecah menjadi dua. Semarang). diperintah oleh Dinasti Sanjaya dengan rajarajanya seperti Panunggalan. Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya.KERAJAAN MATARAM KUNO DAN KEHIDUPAN MASYARAKATNYA under SEJARAH. aman. Berdasarkan Prasasti Canggal diketahui. Hal ini terlihat dari Prasasti Canggal yang menyebutkan bahwa tanah Jawa kaya akan padi dan emas. Mataram Kuno mula-mula diperintah oleh Raja Sanna. Namun. Sepeninggal Panangkaran. Pada Prasasti Canggal terdapat kata-kata “Medang i bhumi Mataram”. saudara perempuan Raja Sanna (Sanna tidak memiliki keturunan). . Warak. Setelah Sanjaya. Selain pada Prasasti Canggal.

Tulodong. raja pertama Mataram dari Dinasti Sanjaya adalah Raka i Mataram Ratu Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang Kamulan. wilayah Mataram berkembang luas. Dewi Tara. meliputi Jawa Tengah dan Timur. Raja Wawa memerintah antara tahun 924929 M. Pikatan juga berhasil mendirikan Candi Plaosan. Antara Wangsa Syailendra dengan Sanjaya terjadi persaingan. Setelah bertikai dengan Pikatan dan kalah. Pada masa pemerintahan PikatanPramodhawardani. dan Wawa. Hal ini mengakibatkan Mataram semakin terdesak ke timur. Dinasti Syailendra yang bercorak Buddha mengembangkan berpusat di Jawa Tengah bagian selatan. Setelah Balitung. Ia kemudian digantikan oleh menantunya bernama Mpu Sindhok. Berdasarkan isi Prasasti Mantyasih (Kedu) terdapat beberapa dari Wangsa Sanjaya yang memerintah di kemudian hari. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke Sriwijaya. Rakai Pikatan dan Pramodawardhani . Letusan gunung ini diyakini oleh masyarakat Mataram sebagai tanda kehancuran dunia. Pada tahun 850. karena Balaputeradewa memunyai darah Sriwijaya dari ibunya. Melaui perkawinan ini. mereka menganggap letak kerajaan di Jawa Tengah sudah tidak layak dan harus dipindahkan. Hal ini disebabkan semakin besarnya pengaruh Sriwijaya yang diperintah oleh Balaputradewa. Sepeninggal Pikatan. Selain itu. Pada masa pemerintahan Mpu Sindhok inilah. adik Pramodawardhani. Pada abad ke-9 terjadi perkawinan antara Raka i Pikatan dari Sanjaya dengan Pramodawardhani dari Syailendra. Oleh karena itu. adanya bencana alam berupa letusan Gunung Merapi merupakan salah satu penyebab kehancuran Mataram. dan menjadi raja di sana. Mataram dapat dipersatukan kembali. Raka i Pikatan dari Wangsa Sanjaya mengadakan perkawinan politik dengan Pramodhawardhani dari keluarga Syailendra. Sedangkan Raka i Pikatan yang berhasil menyingkirkan Balaputradewa mendirikan Candi Roro Jonggrang (Prambanan) yang bercorak Siwa. namun kedua wangsa tersebut sempat menjalin hubungan baik. pusat pemerintahan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur. yang merupakan keturunan Sriwijaya. Mataram diperintah oleh Dyah Balitung (898 910 M). Perbedaan letak antara dua dinasti ini terlihat dari perbedaan arsitektur candi-candi yang ada di Jawa Tengah bagian selatan dan utara. Selama abad ke7 hingga ke9 terjadi seranganserangan dari Sriwijaya ke Mataram. sedangkan Dinansti Sanjaya yang bercorak Hindu berpusat di Jawa Tengah bagian utara. pemerintahan dipegang berturutturut oleh Daksa. Berdasarkan Prasasti Canggal (732 M) diketahui. Perkawinan ini mendapat tentangan dari Balaputeradewa.Perpecahan di Mataram ini tidak berlangsung lama.

Ia memerintah hingga tahun 949. Pada 1041 Airlangga membagi dua kerajaan menjadi Janggala dan Panjalu. Raka i Watukumalang. Akibat serangan ini kerajaan Dharnawangsa mengalami kehancuran. Raka i Tejah Purnapana Panangkaran. Keberhasilan Airlangga membangun kerajaan diabadikan dalam karya sastra Mpu Kanwa yaitu Arjuna Wiwaha. Raka i Garung Patapan. Tulodhong. dan Sindhok. Dharmawangsa pernah berusaha untuk mengalihkan pusat perdagangan dari Sriwijaya pada 990. Setelah Sindok menjadi raja (929). Raka I Pikatan. yaitu Samaratungga pada 842 M. Raka I Panunggalan. Raka i Pikatan mendirikan Candi Loro Jongrang. Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat MataramKuno Kehidupan politik kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha membawa perubahan baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Mpu Sindok kemudian mendirikan dinasti baru yaitu Dinasti Isana. Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu. Wawa. Pemindahan ini dikarenakan pusat kerajaan mengalami kehancuran akibat letusan Gunung Merapi. dan pada tahun 1019 ia dinobatkan menjadi raja. akan tetapi mengalami kegagalan karena Sriwijaya gagal ditaklukkan.yang berbeda agama ini banyak mendirikan bangunan yang bercorak Hindu maupun Buddha. sedangkan Pramodarwadhani sangat memperhatikan Candi Borobudur di Bumisambhara yang dibangun oleh ayahnya. Raka i Kayuwangi. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Dharmawangsa yang memerintah 9901016. Pada tahun 1016 Dharmawangsa dan keluarganya mengalami pralaya (kehancuran) akibat serangan dari Sriwijaya yang bekerja sama dengan kerajaan kecil di Jawa yang dipimpin Wurawari. Susunan raja-raja yang memerintah di Mataram berdasarkan Prasasti Balitung (Mantyasih) adalah: Raka i Mataram Ratu Sanjaya. Raka i Warak. Menantu Dharmawangsa yang bernama Airlangga kemudian membangun kembali kerajaan. Prasasti ini dibuat oleh Dyah Balitung yang memerintah dari 898 hingga 910. Daksa. Struktur sosial dari masa Kutai hingga . pusat-pusat pemerintahan Mataram dipindahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.

Sebagai tenaga kerja. berdasarkan pada hari pasaran menurut kalender Jawa Kuno. Pada hari Paking (Pahing). Dari berita Cina diketahui bahwa di ibukota kerajaan terdapat istana raja yang dikelilingi dinding dari batu bata dan batang kayu. Kegiatan perdagangan baik di dalam maupun luar negeri berlangsung ramai.Majapahit mengalami perkembangan yang ber-evolusi namun progresif. dalam hal ini Mataram. Kenyataan ini dikuatkan lagi dengan berita dari Dinasi Tang yang menceritakan kebesaran sebuah kerajaan dari Jawa. Mereka tinggal dalam perkampungan khusus di mana para hamba dan budak yang dipekerjakan di istana juga tinggal sekitarnya. berdiam raja beserta keluarganya dan para abdi. Di luar istana (masih di dalam lingkungan dinding kota) terdapat kediaman para pejabat tinggi kerajaan termasuk putra mahkota beserta keluarganya. Namun. Sumbersumber berita Cina mengungkapkan keadaan masyarakat Mataram dari abad ke7 sampai ke10. pasar diadakan di desa bagian timur. kerbau. Di luar tembok kota berdiam rakyat yang merupakan kelompok terbesar. dan itik. mereka juga berdagang dan menjadi pengrajin. Di dalam istana. babi. Hal ini terbukti dari ditemukannya barang-barang keramik dari Vietnam dan Cina. pasar diadakan di pusat kota. Di samping itu. Kemungkinan besar mereka itu adalah para saudagar dari luar negeri. Sisa-sisa peninggalan pemukiman khusus ini sampai sekarang masih bisa kita temukan di Yogyakarta dan Surakarta. Pada hari Wage. Pada hari Manis atau Legi. Mereka membayar pajak yang berbeda yang tentunya lebih mahal daripada rakyat pribumi Mataram. Pertanian merupakan sumber kehidupan kebanyakan rakyat Mataram. Kehidupan masyarakat Mataram umumnya bersifat agraris karena pusat Mataram terletak di pedalaman. Dari Prasasti Purworejo (900 M) diperoleh informasi tentang kegiatan perdagangan. pasar diadakan di desa sebelah barat. Dari Prasasti Warudu Kidul diperoleh informasi adanya sekumpulan orang asing yang berdiam di Mataram. penduduk di desa (disebut wanua) memelihara ternak seperti kambing. Pada hari Pon. pasar diadakan di desa sebelah selatan. Kemungkinan besar mereka adalah kaum migran dari Cina. . Dunia perekonomian pun mengalami perkembangan: dari yang semula sistem barter hingga sistem nilai tukar uang. ayam. sumbersumber lokal tidak memperinci lebih lanjut tentang orangorang asing ini. pasar diadakan di desa sebelah utara. Kegiatan di pasar ini tidak diadakan setiap hari melainkan bergilir. bukan di pesisir pantai. Mereka mempunyai status yang berbeda dengan penduduk pribumi. Pada hari Kliwon. sapi.

Ia bisa saja menjadi akuwu (kepala desa). dan di sekitar asrama tersebut biasanya didirikan candi atau wihara. Orang yang diberi tanah baru itu diangkat menjadi penguasa tempat yang baru dihadiahkan kepadanya. dan kapur sirih. senopati. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA . perunggu. EKONOMI. Related Post: SEJARAH KELAS XI             PERISTIWA RENGASDENGKLOK KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. pakaian. bila seseorang berjasa (biasanya pejabat militer atau kerabat istana) kepada Kerajaan. Mereka datang dengan berbagai cara. atau adipati atau menteri. arang. Beberapa hasil industri ini antara lain anyaman seperti keranjang. maka orang bersangkutan akan diberi hak memiliki tanah untuk dikelola. buahbuahan. desadesa yang menjadi pusat perdagangan. Biasanya tempat itu adalah hutan yang kemudian dibuka menjadi pemukiman baru. melalui transportasi darat maupun sungai sambil membawa barang dagangannya seperti beras. gula kelapa. emas. dan ternak untuk dibarter dengan kebutuhan yang lain. Sementara itu. Bisa pula sebuah wilayah dihadiahkan kepada kaum brahmana atau rahib untuk dijadikan asrama sebagai tempat tinggal mereka. tembaga. ramai didatangi pembeli dan penjual dari desadesa lain. perkakas dari besi. Selain pertanian. industri rumah tangga juga sudah berkembang. Hasil produksi industri ini dapat diperoleh di pasarpasar tadi.Pada hari pasaran ini.

ANDI AZIS. G 30 S PKI ) PERJUANGAN DIPLOMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERJUANGAN KONFRONTASI KEMERDEKAAN INDONESIA USAHA INDONESIA MENEMBUS BLOKADE EKONOMI USAHA MENGATASI KESULITAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN FAKTOR PENYEBAB BURUKNYA KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN PELAKSANAAN DAN MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PEMBENTUKAN DAN SIDANG PPKI AKTIVITAS GOLONGAN MUDA PEMBENTUKAN DAN SIDANG BPUPKI KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. DLL BUDI UTOMO. SAREKAT ISLAM. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook . PRRI.             PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TUJUAN IMPERIALISME SERTA EKSPLOITASI JEPANG TERHADAP INDONESIA ORGANISASI WANITA MASA PERGERAKAN NASIONAL GERAKAN PEMUDA MUHAMMADIYAH. AHMADIYAH. EKONOMI. RMS. DAN TAMAN SISWA ORGANISASI SOSIAL DI INDONESIA PADA AWAL ABAD 20 LAHIRNYA GABUNGAN POLITIK INDONESIA ( GAPI ) LAHIRNYA PARTAI INDONESIA RAYA ( PARINDRA ) LAHIRNYA KONGRES PEMUDA LAHIRNYA PERMUFAKATAN PERHIMPUNAN POLITIK KEBANGSAAN INDONESIA (PPPKI) LAHIRNYA PARTAI NASIONAL INDONESIA DAN PNI BARU LAHIRNYA INDISCHE PARTIIJ SEJARAH                          PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN INDONESIA PADA MASA ORDE BARU KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENGATASI MASALAH EKONOMI INDONESIA MASA LIBERAL KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA MASA LIBERAL KABINET PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DI INDONESIA ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA INDONESIA ( PKI. APRA. NAHDLATUL ULAMA. DI/TII.

0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Entri Populer      BENTUK DAN BADAN BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG PENYUSUNAN JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG Translate Powered by Translate Cari Materi Advertisement Blog Archive Labels AKUNTANSI KELAS XI (27) AKUNTANSI KELAS XII (18) EKONOMI KELAS XI (39) EKONOMI KELAS XII (16) GEOGRAFI KELAS XI (55) GEOGRAFI KELAS XII (64) SEJARAH KELAS XI (108) SEJARAH KELAS XII (16) SOSIOLOGI KELAS XI (29) SOSIOLOGI KELAS XII (44) .

maka makna dari nama Sriwijaya adalah Kejayaan yang Gemilang. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terkuat di pulau Sumatera dan termasuk salah satu kerajaan yang berpengaruh di Nusantara karna luas nya daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya mulai dari Kamboja. Sumatera. Jawa juga Pesisir Kalimantan.I Ching singgah di Sriwijaya . Powered by Blogger.All rights reserved. Nama Sriwijaya sendiri di ambil dari Bahasa sangsekerta Sri berarti Gemilang dan Wijaya Berarti Kejayaan. Urutan Sejarah Kerajaan Sriwijaya Tahun 671 M .Ayo Gabung Belajar 533648 Pos Komentar © Copyright 2012 . tidak ada yang tahu dengan pasti kapan awal berkembangnya dan kapan pula berakhirnya kerajaan Sriwijaya namun diperkirakan pada abad ke-7 M Kerajaan Sriwijaya telah berdiri. Semenanjung Malaya.2013 SS belajar . Thailand Selatan.

lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India".Prasasti kota kapur . Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. 17 Juni 683 Dapunta Hyang datang membuat wanua Tahun 684 M .. Tahun 683 M . Batunburg pada tanggal 29 November 1920 di kebun Pak H. Dalam prasasti Talang Tuo yang bertarikh 684 M.. 19 Mei 683 Dapunta Hiyang berlepas dari minanga membawa 20. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik.. Taman tersebut diberi nama Sriksetra.. Prasasti ini Sangat Jelas Menggambarkan Kejadian yang terjadi pada saat itu. Prasasti yang memiliki bidang datar berukuran 50cmX80cm ini juga dipahat menggunakan Aksara Palawa dalam bahasa melayu kuno. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. bukti ini di dapat dari seorang Bhiksu Buddha Tiongkok yang bernama I Ching yang sedang berkelana lewat laut menuju india untuk mendapatkan teks agama buddha dalam bahasa sangsekerta melalui Jalur Sutra atau jalur perdagangan untuk kemudian di bawa ke tiongkok dan di terjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa. Rombongan pun tiba di Mukha Upang dengan suka cita.000 bala tentara dengan perbekalan 200 peti di perahunya. Jahri tepi sungai Tatang. Prasasti yang berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm ini ditulis dalam aksara Pallawa. Tahun 686 M ..tahun 671 adalah tahun awal yang membutikan adanya Kerajaan Sriwijaya.. desa Kedukan Bukit di kaki Bukit Siguntang sebelah barat daya Palembang. disebutkan mengenai pembangunan taman oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa untuk semua makhluk berisi pohon pohon yang buahnya dapat dimakan. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar Sabda.Prasasti Talang Tuo Prasasti ini ditemukanpada tanggal 17 November 1920 di kaki bukit siguntang oleh Louis Constant Westenenk. menggunakan bahasa Melayu Kuno adalah sebuah Prasasti yang memperjelas adanya Kerajaan Sriwijaya. Isi prasasti kedukan bukit yang telah di terjemahkan: tanggal 23 April 683 dapunta hiyang naik ke perahu untuk melakukan penyerangan dan sukses dalam Penyerangannya.Prasasti Kedukan Bukit Prasasti kedukan bukit yang ditemukan oleh M. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. semasa perjalanan nya ini lah I Ching singgah di Sriwijaya pada Tahun 671 dan menetap selama 6 bulan di sriwijaya kemudian melanjutkan perjalanan nya ke Malayu yang sekarang disebut dengan jambi menetap pula di jambi selama 2 bulan Gambaran I Tsing tentang Sriwijaya ".

dan 19 cm pada bagian puncak ditemukan di pesisir Barat Pulau Bangka. dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya. dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya. Prasasti yang ditemukan oleh J.K Van Der Meulen pada bulan Desember 1892 dan di terjemahkan oleh George Coedes orang yang sama yang telah menerjemahkan Prasasti Kedukan Bukit ini berisi tentang Kutukan bagi siapapun yang memberontak kepada Sriwijaya serta berisi Hal hal baik untuk yang setia kepada Sriwijaya. dengan kotanya yang dilalui oleh dua sungai sekaligus untuk mengairi lahan pertanian mereka. tetapi sekedar tanda persahabatan. Raja Sri Indrawarman juga mengirimkan hadiah kepada kaisar Cina berupa ts'engchi . lebar 32 cm pada bagian dasar. Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah. yang memiliki ribuan gajah. memiliki rempah-rempah dan wewangian serta kapur barus.Sri Indrawarman mengirim hadiah ke Cina Sama hal nya dengan yang di lakukan Raja Sri Indrawarman kepada Raja Arab pada kisaran Tahun 717-720 M. kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan.Sri Indrawarman Raja Sriwijaya masuk islam Hal ini di dasari oleh Surat yang dikirimkan Sri Indrawarman yang saat itu berstatus sebagai Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari bani Umayyah. dinamakan Prasasti Kota Kapur karna sesuai dengan Tempat di temukan nya yaitu di dusun kecil di Pesisir barat Pulau Bangka yang bernama kota Kapur.. dalam Prasasti Kota Kapur ini juga jelas di ucapkan tanggal 28 Februari 686 Bala tentara Sriwijaya berangkat untuk Menyerang Bumi jawa yang tidak takluk kepada Sriwijaya Tahun 718 M .Prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno dipahatkan pada sebuah batu yang berbentuk tugu bersegi-segi dengan ukuran tinggi 177 cm. Bersamaan dengan surat itu juga dikirimkan Hadiah untuk Khalifah Tahun 717-720 M . Tahun 724 M . yang adalah keturunan seribu raja. yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak.Surat kedua Ke Suriah meminta Da'i ke Sriwijaya Surat kedua yang dikirimkan Raja Sriwijaya ini di dokumentasikan oleh Adb Rabbih dalam karya Al-Iqdul farid. dalam surat itu disebutkan dari seorang Maharaja. isi potongan surat tersebut berbunyi : Dari Raja di raja...

anak Dharmasetu" Tahun 990 M . utusan Sriwijaya berangkat pada tahun 988 tertahan di kanton ketika hendak pulang. cucu dari sailendravamsatilaka (mustika keluarga sailendra) dengan julukan sriviravairimathana (pembunuh pahlawan musuh). duta ini meminta Kaisar Song untuk menyatakan bahwa Sriwijaya berada dalam perlingdungan cina. selatan Thailand. Tahun 1003 M . Prasasti Ligor memiliki 2 Sisi. sesuai dengan tempat di temukan nya yaitu di KITLV Leiden. raja Jawa yang kawin dengan Dewi Tara. Tahun 1006 / 1016 . sedangkan Ligor B ditulis oleh Wangsa Sailendra setelah Menaklukkan Sriwijaya Tahun 792 .Samaratungga Memerintah Sriwijaya di kisaran Tahun ini lah di perkirakan Samaratungga menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya dengan mengedepankan Agama dan Budaya. Bihar. Dharmawangsa Teguh meninggal pada peristiwa tersebut. Dan sebuah kronik Tibet yang ditulis pada abad ke 11 bernama durbodhaloka menyebutkan pula nama maharaja sri Cudamanirwarman dari sriwijayanagara di suwardawipa.835 M . karna negri Sriwijaya di serang tentara Kerajaan Medang. India.Sri Cudamaniwarmadewa keterangan ini di dapat dari sebuah manuskrip nepal pada abad ke 11 yang memuji negara Sriwijaya sebagai pusat kegiatan utama agama budha. adalah bukti bahwa Balaputradewa pernah menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya.Wafatnya Dharmawangsa Teguh dalam Prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya yaitu peristiwa hancurnya Kerajaan Medang. Balaputradewa anak Samaragrawira. Pernikahan Samaratungga dengan Dewi Tara Lahirlah Balaputradewa sebagai Pewaris Tahta Kerajaan Sriwijaya Tahun 860 M . selatan India . maka Prasasti ini dinamakan Prasasti Leiden.Balaputradewa Naik Tahta Prasasti Nalanda berangka tahun 860 ditemukan di Nalanda. dan memiliki area indah lokananantha di sriwayapura. Penafsiran Manuskrip Prasasti Nalaya berbunyi : " Sri Maharaja di Suwarnadwipa. di kisahkan dalam berita cina bahwa Sriwijaya terlibat persaingan dengan Kerajaan Medang untuk menguasai Asia tenggara. Nama Sri Mara-Vihayottunggawarman di sebutkan dalam Prasasti Leiden sebagai anak dari Sri Cudamaniwarmadewa yang memiliki hubungan baik dengan dinasti Chola dari Tamil.Tahun 775 -787 M . Ligor A ditulis pada tahun 775 oleh raja Kerajaan Sriwijaya. Tentara Aji Wurawari dari Lwaram yang di perkirakan sekutu Sriwijaya menyerang Istana raja Dharmawangsa Teguh di Wwatan. Belanda.Sri Mara-Vijayottunggawarman Penemuan Prasasti Leiden yang tertulis pada lempengan tembaga berangka tahun 1005 yang terdiri dari bahasa Sansekerta dan berbahasa Tamil. kedua Kerajaan ini saling mengirimkan duta ke cina.Serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa Serangan raja Dharmawangsa ini di dasari oleh berita cina dari dinasti song. Pada Tahun 992 duta Sriwijaya mencoba pulang kembali namun tertahan di Campa karna negri Sriwijaya belum aman. dikirim setelah Dharmawangsa berhasil menaklukkan Sriwijaya. untusan Kerajaan Medang tiba di cina tahun 992 M.Dharanindra Mengusasi Sriwijaya Hal ini di dasari oleh sebuah Prasasti yang ditemukan di sebuah tempat yang bernama Ligor saat ini tempat tersebut bernama Nakhon Si Thammarat. Sisi Pertama disebut sebagai Ligor A dan Sisi sebaliknya disebut Ligor B. terbukti di bangunnya candi Borubudur pada tahun 825 M oleh Samaratungga. Tahun 1008 M .

didasarkan pada bait akhir prasasti Tanjoreyang menceritakan tentang penaklukan yang dilakukan Kerajaan Chola atas beberapa kawasan termasuk beberapa kawasan di nusantara serta penawanan raja SangramaVijayottunggawarman dari Sriwijaya.57 ada yang lebih lengkap gg?? sejarah tentang kerajaan sriwijaya. ryiinhaa1 September 2012 19.. KSC2 September 2012 05.Kehancuran Kerajaan Sriwijaya Sriwijaya Hancur Diserang oleh Rajendra Chola dari Kerajaan Chola serangan Rajendra Chola I dari Koromandel India selatan..a ?? Balas 3.49 sriwijaya dulu bagian INDONESIA. Syifa&#39. Khoirun Nisa&#39. Sri Mara-Vijayottunggawarman putra Sri Cudamani Warmadewa di Kataha telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma Tahun 1025 M .8 Agustus 2012 02. Diposkan oleh Ison di 07.. Balas .Terjemahan Prasasti Leiden : Raja Sriwijaya.57 yang lebih lengkap di Wikipedia bro.17 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook 5 komentar: 1. tp knp indonesia tidak bisa seperti itu lagi ya ?? Balas 2.

4.saya seorang berpengaruh hindu dan saya bangga Balas .43 sriwijaya merupakan berpengaruh hindu-buddah . ramanan bala14 Desember 2012 20.

..dan yg sya ingin tahu skrg..kapan ketemu nya kerajaan sriwijaya yg hilang itu.5... gofy sensoria17 Januari 2013 09.sampe skrg msh jdi misteri Balas Muat yang lain.37 saya suka cerita kerajaan ini.. Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Universitas Gunadarma .

..Universitas Gunadarma Pengikut Arsip Blog  ▼ 2012 (12) o ► November (2) o ► Oktober (1) o ► Juni (2) o ► April (2) o ▼ Maret (5)  Implementasi Wawasan Nusantara  WAWASAN NUSANTARA  MELIHAT MUSEUM FATAHILAH DI KOTA TUA  SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA  SEJARAH & PERKEMBANGAN ALAT MUSIK 'KOLINTANG' DARI. ► 2011 (3)  Mengenai Saya Ison Lihat profil lengkapku .

Buddha Mahayana. Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Maharaja . Sanskerta Buddha Vajrayana. Buddha Hinayana.702 Sriwijaya. lihat Sriwijaya (disambiguasi). Dharmasraya Melayu Kuna.683 . Kadaram. Hindu Monarki Sri Jayanasa Sri Indrawarman . cari Untuk kegunaan lain dari Sriwijaya. Sriwijaya ← → 600-an–1100-an ← → Jangkauan terluas Kemaharajaan Sriwijaya sekitar abad ke-8 Masehi.Template Awesome Inc. Gambar template oleh Andr Sriwijaya Dari Wikipedia bahasa Indonesia.. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Jawa.

Invasi Dharmasraya Mata uang Dharanindra Samaratungga Balaputradewa Sri Cudamani Warmadewa Sri MaraVijayottunggawarman SangramaVijayottunggawarman 600-an 1100-an Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) .835 ..1008 .1025 Sejarah .775 .988 .792 .Didirikan .

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka .Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Thailand Selatan. yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang. I Tsing.[1][2] Dalam bahasa Sanskerta. dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel. seorang pendeta Tiongkok. dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan".[7] Daftar isi                1 Catatan sejarah 2 Pembentukan dan pertumbuhan 3 Agama 4 Budaya 5 Perdagangan 6 Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari 7 Hubungan dengan wangsa Sailendra 8 Hubungan dengan kekuatan regional 9 Masa keemasan 10 Masa penurunan 11 Struktur pemerintahan 12 Raja yang memerintah 13 Warisan sejarah 14 Catatan bawah 15 Rujukan o 15. kerajaan ini terlupakan dan keberadaannya baru diketahui kembali lewat publikasi tahun 1918 dari sejarawan Perancis George Cœdès dari École française d'Extrême-Orient.[2] maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". Thai: atau " rī wichạy") adalah salah satu kemaharajaan bahari yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja. Semenanjung Malaya.1 Bacaan Lanjutan . Jawa. selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7. sri berarti "bercahaya" atau "gemilang".[6] Setelah jatuh. menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan.[5] Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan[2] di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa pada tahun 990.Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya.[3][4] Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7. dan pesisir Kalimantan. bertarikh 682. Sumatera.

yaitu jaringan kanal. Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan berpendapat bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatera Selatan sekarang). dan kerajaan besar Nusantara selain Majapahit di Jawa Timur. Sumatera Selatan.[6] Sekitar tahun 1993. masa lalunya yang terlupakan dibentuk kembali oleh sarjana asing. 16 Pranala luar Catatan sejarah Tidak terdapat catatan lebih lanjut mengenai Sriwijaya dalam sejarah Indonesia.[10] Sriwijaya menjadi simbol kebesaran Sumatera awal.[9] Selain berita-berita diatas tersebut. serta jaringan kanal dengan luas areal meliputi 20 hektar. Bangunan air ini terdiri atas kolam dan dua pulau berbentuk bujur sangkar dan empat persegi panjang. Pada abad ke-20. parit. telah ditemukan oleh Balai Arkeologi Palembang sebuah perahu kuno yang diperkirakan ada sejak masa awal atau proto Kerajaan Sriwijaya di Desa Sungai Pasir. Tidak ada orang Indonesia modern yang mendengar mengenai Sriwijaya sampai tahun 1920-an. tepatnya di sekitar situs Karanganyar yang kini dijadikan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. Dalam bahasa Sanskerta dan bahasa Pali.[2] Sementara dari peta Ptolemaeus ditemukan keterangan tentang adanya 3 pulau Sabadeibei yang kemungkinan berkaitan dengan Sriwijaya. ketika sarjana Perancis George Cœdès mempublikasikan penemuannya dalam surat kabar berbahasa Belanda dan Indonesia. kerajaan Sriwijaya disebut Yavadesh dan Javadeh. kepala perahu kuno itu sudah hilang dan sebagian papan perahu itu digunakan justru buat jembatan. sebelumnya dibaca "Sribhoja". keramik. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktifitas manusia. Banyaknya nama merupakan alasan lain mengapa Sriwijaya sangat sulit ditemukan. dan alat kayu. kolam serta pulau buatan yang disusun rapi yang dipastikan situs ini adalah buatan manusia.[10] Perahu ini dibuat dengan teknik pasak kayu dan papan ikat yang menggunakan tali ijuk. 14 papan perahu yang terdiri dari bagian badan dan bagian buritan untuk menempatkan kemudi.[2] Pendapat ini didasarkan dari foto udara tahun 1984 yang menunjukkan bahwa situs Karanganyar menampilkan bentuk bangunan air. Orang Tionghoa menyebutnya Shih-li-fo-shih atau San-fo-ts'i atau San Fo Qi. antara Muara Sabak sampai .[8] Coedès menyatakan bahwa referensi Tiongkok terhadap "San-fo-ts'i". Tercatat ada 17 keping perahu yang terdiri dari bagian lunas.[8] Sriwijaya disebut dengan berbagai macam nama. Kabupaten Ogan Komering Ilir. Cara ini sendiri dikenal dengan sebutan teknik tradisi Asia Tenggara. kedua kerajaan tersebut menjadi referensi oleh kaum nasionalis untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan negara sebelum kolonialisme Belanda. Kecamatan Cengal. Bangsa Arab menyebutnya Zabaj[11] dan Khmer menyebutnya Malayu. Selain bangkai perahu. ditemukan juga sejumlah artefak-artefak lain yang berhubungan dengan temuan perahu.[12] Namun sebelumnya Soekmono berpendapat bahwa pusat Sriwijaya terletak pada kawasan sehiliran Batang Hari. dan beberapa prasasti dalam Melayu Kuno merujuk pada kekaisaran yang sama.[10] Sayang. seperti tembikar.

[13] yang sebelumnya juga telah berpendapat bahwa letak dari pusat kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi Muara Takus (provinsi Riau sekarang). salah satu kawasan yang dianggap sebagai ibukota Sriwijaya. dengan asumsi petunjuk arah perjalanan dalam catatan I Tsing.ke Muara Tembesi (di provinsi Jambi sekarang). Kerajaan Melayu yang ditaklukkan Sriwijaya.[6] Pembentukan dan pertumbuhan Candi Muara Takus. Reruntuhan Wat (Candi) Kaew yang berasal dari zaman Sriwijaya di Chaiya. jika Malayu pada kawasan tersebut. Sriwijaya telah beribukota di Kadaram (Kedah sekarang). Candi Gumpung. . ia cendrung kepada pendapat Moens. Thailand Selatan.[14] serta hal ini dapat juga dikaitkan dengan berita tentang pembangunan candi yang dipersembahkan oleh raja Sriwijaya (Se li chu la wu ni fu ma tian hwa atau Sri Cudamaniwarmadewa) tahun 1003 kepada kaisar Cina yang dinamakan cheng tien wan shou (Candi Bungsu. candi Buddha di Muaro Jambi.[6] dengan catatan Malayu tidak di kawasan tersebut. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). berdasarkan prasasti Tanjore.[15] Namun yang pasti pada masa penaklukan oleh Rajendra Chola I.

dan Selat Karimata. ditemukan reruntuhan candi-candi Sriwijaya di Thailand dan Kamboja.[17][18] Kemaharajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing.[2] Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa. juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya. orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian kemaharajaan Sriwijaya. Setelah Dharmasetu. pelabuhan Champa di sebelah timur Indochina mulai mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya. namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung oleh penguasa. sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu setempat. Ia berkuasa pada periode 792 sampai 835. Prasasti Kedukan Bukit adalah prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu. antara lain Tarumanegara dan Holing berada di bawah kekuasaan Sriwijaya. Laut Jawa. hingga Lampung.300 mil di barat. dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja.[8] Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara bahari. Di abad ke-7. peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya.[16] selain itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya. menjadikan Sriwijaya mengendalikan dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara. Di abad ini pula. namun kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar wilayah kepulauan Asia Tenggara. sampai raja Khmer Jayawarman II. dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang. Laut China Selatan. Untuk mencegah hal tersebut. di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. Selama masa kepemimpinannya.Belum banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan. Kemungkinan yang dimaksud dengan Bhumi Jawa adalah Tarumanegara. Kota Indrapura di tepi sungai Mekong. Diketahui. kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera. yang terletak di sebelah utara Langkasuka. Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan ke kota-kota pantai di Indochina. Selat Sunda. Menurut catatan.[2] Agama . Ekspansi kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya. Para ahli berpendapat bahwa prasasti ini mengadaptasi ortografi India untuk menulis prasasti ini. Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer. Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan. pulau Bangka dan Belitung. ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang selesai pada tahun 825.[2] Di masa berikutnya. Tidak seperti Dharmasetu yang ekspansionis. Samaratungga menjadi penerus kerajaan. Berdasarkan observasi.[2] Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka. memutuskan hubungan dengan Sriwijaya pada abad yang sama. pendiri kemaharajaan Khmer. tetapi lebih memilih untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah dan berkuasa disana.[20] Sriwijaya tumbuh dan berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka. Beberapa ahli masih memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya.[19] Di abad ke-7 ini. Pan Pan dan Trambralinga. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa telah melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang tidak berbakti kepada Sriwijaya.

Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. Antara lain pendeta dari Tiongkok I Tsing.. seorang sarjana Buddha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet dalam kertas kerjanya Durbodhāloka menyebutkan ditulis pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa penguasa Sriwijayanagara di Malayagiri di Suvarnadvipa. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. seorang pendeta terkenal di Sriwijaya.[23] Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9. yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda.[22] Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India. Selain berita diatas.. ditemukan di situs Bukit Seguntang.. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. Peranannya dalam agama Budha dibuktikannya dengan membangun tempat pemujaan agama Budha di Ligor.[21] Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan. pada tahun 671 dan 695. berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 masehi. Menjelang akhir abad ke-10.. sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya di Nusantara. pertama oleh budaya Hindu kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. India.. Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia. I Tsing melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha.Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar . Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya.. dinyatakan bahwa terdapat 1000 orang pendeta yang belajar agama Budha pada Sakyakirti. ". terdapat berita yang dibawakan oleh I Tsing. Thailand. Palembang.77 meter. Atiśa.

Prasasti Telaga Batu menggambarkan kerumitan dan . lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India".[24] sehingga mungkin kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. kemudian tumbuh menjadi cikal-bakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak. Sumatera Selatan.[4] Sangat dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar pusat perdagangan di Asia Tenggara. Tercatat beberapa kali raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Damaskus. anugerah Maharaja Sriwijaya untuk rakyatnya. sebuah masyarakat yang kompleks dan kosmopolitan yang sangat dipengaruhi alam pikiran Budha Wajrayana digambarkan bersemi di ibu kota Sriwijaya. sehingga beberapa kerajaan yang semula merupakan bagian dari Sriwijaya. Berdasarkan berbagai sumber sejarah. Suriah. karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung dan berdagang di Sriwijaya. Pada salah satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan ulama ke istana Sriwijaya.Sabda. Ada sumber yang menyebutkan.[25] Budaya Arca Maitreya dari Komering. seni Sriwijaya sekitar abad ke-9 M. disaat melemahnya pengaruh Sriwijaya. maka seorang raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman pada tahun 718 dikabarkan tertarik untuk mempelajari Islam dan kebudayaan Arab. Beberapa prasasti Siddhayatra abad ke-7 seperti Prasasti Talang Tuwo menggambarkan ritual Budha untuk memberkati peristiwa penuh berkah yaitu peresmian taman Sriksetra. tentunya menarik minat para pedagang dan ulama muslim dari Timur Tengah. — Gambaran Sriwijaya menurut I Tsing.

Semua arca-arca ini menampilkan keanggunan dan langgam yang sama yang disebut "Seni Sriwijaya" atau "Langgam/Gaya Sriwijaya" yang memperlihatkan kemiripan — mungkin diilhami — oleh langgam Amarawati India dan langgam Syailendra Jawa (sekitar abad ke-8 sampai ke-9). bahasa Melayu menjadi lingua franca dan digunakan secara meluas oleh banyak penutur di Kepulauan Nusantara. Candi-candi Budha yang berasal dari masa Sriwijaya di Sumatera antara lain Candi Muaro Jambi.[14] Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassalvassal-nya di seluruh Asia Tenggara. seperti yang ditemukan di pulau Jawa. sementara Prasasti Kota Kapur menyebutkan keperkasaan balatentara Sriwijaya atas Jawa. gading. Bidor. dan perlindungan dari Kaisar China .[30] dan arca Maitreya dari Komering. dan Borobudur. Hubungan dagang yang dilakukan berbagai suku bangsa Nusantara menjadi wahana penyebaran bahasa Melayu.[31] Perdagangan Model kapal Sriwijaya tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur. Di dunia perdagangan. dan timah. kepulaga. dengan mendapatkan restu. Candi Sewu. Perak[29] dan Chaiya. Palembang[27]. Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. leluhur bahasa Melayu dan bahasa Indonesia modern. Ditandai dengan ditemukannya berbagai prasasti Sriwijaya dan beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuno di tempat lain.tingkatan jabatan pejabat kerajaan. Dengan berperan sebagai entreport atau pelabuhan utama di Asia Tenggara. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditas seperti kapur barus. yakni dengan penguasaan atas Selat Malaka dan Selat Sunda. Sejak abad ke-7. cengkeh. Candi Muara Takus. persetujuan. Sejak saat itu. Sriwijaya hanya meninggalkan sedikit tinggalan purbakala di jantung negerinya di Sumatera. karena bahasa ini menjadi alat komunikasi bagi kaum pedagang. kayu gaharu. emas. Beberapa arca-arca bersifat Budhisme. dan Biaro Bahal. Sumatera Selatan. bahasa Melayu kuno telah digunakan di Nusantara. pala. Semua prasasti ini menggunakan bahasa Melayu Kuno. dan arca-arca Bodhisatwa Awalokiteswara dari Jambi[28]. Akan tetapi tidak seperti candi periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit. yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India. candi di Sumatera terbuat dari bata merah. seperti Candi Kalasan.[26] Meskipun disebut memiliki kekuatan ekonomi dan keperkasaan militer. Sangat berbeda dengan episode Sriwijaya di Jawa Tengah saat kepemimpinan wangsa Syailendra yang banyak membangun monumen besar. seperti berbagai arca Budha yang ditemukan di Bukit Seguntang.

Kota Kapur di pulau Bangka. .[34] Pada paruh pertama abad ke-10.[33] Kejayaan bahari Sriwijaya terekam di relief Borobudur yaitu menggambarkan Kapal Borobudur. Hal ini merupakan upaya Sriwijaya untuk menjamin monopoli perdagangan laut di Asia Tenggara dengan menggempur bandar pelabuhan pesaingnya. dan Samudra Hindia. Selain menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok. terutama Fujian. Sriwijaya secara otomatis juga melebarkan pengaruh dan wilayah kekuasaannya di kawasan. Sriwijaya juga menjalin perdagangan dengan tanah Arab. kerajaan Min dan kerajaan Nan Han dengan negeri kayanya Guangdong. Kapal layar bercadik yang diabadikan dalam relief Borobudur mungkin adalah jenis kapal yang digunakan armada Sailendra dan Sriwijaya dalam pelayaran antarpulaunya. Fungsi cadik ini adalah untuk menyeimbangkan dan menstabilkan perahu. Dengan menaklukkan bandar pelabuhan negara jiran yang berpotensi sebagai pesaingnya. Tarumanagara dan pelabuhan Sunda di Jawa Barat.[32] Karena alasan itulah Sriwijaya harus terus menjaga dominasi perdagangannya dengan selalu mengawasi — dan jika perlu — memerangi pelabuhan pesaing di negara jirannya. karena saat itu wangsa Sailendra di Jawa adalah bagian dari mandala Sriwijaya. Disebutkan dalam catatan sejarah Champa adanya serangkaian serbuan angkatan laut yang berasal dari Jawa terhadap beberapa pelabuhan di Champa dan Kamboja. Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari Upaya Sriwijaya untuk menjamin dominasi perdagangan bahari di Asia Tenggara berjalan seiring dengan perluasan Sriwijaya sebagai sebuah kemaharajaan bahari atau thalasokrasi.untuk dapat berdagang dengan Tiongkok. Kalingga di Jawa Tengah. kapal kayu bercadik ganda dan bertiang layar yang melayari lautan Nusantara sekitar abad ke-8 Masehi. perdagangan dengan luar negeri cukup marak. Oseania. dan kemudian dari kronik Tiongkok disebutkan Shih-li-fo-shih dengan rajanya Shih-li-t-'o-pa-mo (Sri Indrawarman) pada tahun 724 mengirimkan hadiah untuk kaisar Cina. Mungkin angkatan laut penyerbu yang dimaksud adalah armada Sriwijaya. kembali ke Sriwijaya dengan membawa hadiah Zanji (budak wanita berkulit hitam). Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. di antara kejatuhan dinasti Tang dan naiknya dinasti Song. Cadik tunggal atau cadik ganda adalah ciri khas perahu bangsa Austronesia dan perahu bercadik inilah yang membawa bangsa Austronesia berlayar di seantero Asia Tenggara. berupa ts'engchi (bermaksud sama dengan Zanji dalam bahasa Arab). Bandar Malayu di Jambi. dan bandar Kedah dan Chaiya di semenanjung Melaya adalah beberapa bandar pelabuhan yang ditaklukan dan diserap kedalam lingkup pengaruh Sriwijaya. Kemungkinan utusan Maharaja Sri Indrawarman yang mengantarkan surat kepada khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah tahun 718. Sriwijaya juga pernah berjaya dalam hal perdagangan sedari tahun 670 hingga 1025 M. kemaharajaan bahari yang menguasai kawasan pada kurun abad ke-7 hingga ke-13 masehi. Keperluan untuk menjaga monopoli perdagangan inilah yang mendorong Sriwijaya menggelar ekspedisi militer untuk menaklukkan bandar pelabuhan pesaing di kawasan sekitarnya dan menyerap mereka ke dalam mandala Sriwijaya. Sriwijaya senantiasa mengelola jejaring perdagangan bahari dan menguasi urat nadi pelayaran antara Tiongkok dan India.

Sriwijaya kebanyakan menerapkan kedaulatannya di kawasan pesisir pantai dan kawasan sungai besar yang dapat dijangkau armada perahu angkatan lautnya di wilayah Nusantara.[37] Bahasa Malagasy mengandung kata serapan dari bahasa Sansekerta dengan modifikasi linguistik melalui bahasa Jawa dan bahasa Melayu. dan prasasti Nalanda di India.[38] Periode kolonisasi Madagaskar bersamaan dengan kurun ketika Sriwijaya mengembangkan jaringan perdagangan bahari di seantero Nusantara dan Samudra Hindia. pengaruh Sriwijaya jarang masuk hingga jauh di wilayah pedalaman.[36] Migrasi ke Madagaskar diperkirakan terjadi 1200 tahun yang lalu sekitar kurun tahun 830 M. menyebabkan salah satu keluarga dalam dinasti ini pindah ke Jawa.[43][44] Hubungan dengan kekuatan regional . didasarkan atas Carita Parahiyangan[42] kemudian dikaitkan dengan beberapa prasasti lain di Jawa yang berbahasa Melayu Kuna di antaranya prasasti Sojomerto. Para peneliti meyakini mereka adalah pemukim asal Kerajaan Sriwijaya. pembangunannya diselesaikan pada masa Samaratungga Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wangsa Sailendra Munculnya keterkaitan antara Sriwijaya dengan dinasti Sailendra dimulai karena adanya nama Śailendravamśa pada beberapa prasasti di antaranya pada prasasti Kalasan di pulau Jawa. keduanya berasal dari Kalinga di selatan India. suku pribumi Malagasy dapat merunut silsilah mereka kepada 30 perempuan perintis yang berlayar dari Indonesia 1200 tahun yang lalu.[41] Sementara Poerbatjaraka berpendapat bahwa dinasti ini berasal dari Nusantara. prasasti Ligor di selatan Thailand. bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar adalah orang Indonesia. dengan pengecualian pulau Madagaskar. Berdasarkan penelitian DNA mitokondria. Diduga penduduk yang berasal dari Sriwijaya telah mengkoloni dan membangun populasi di pulau Madagaskar yang terletak 3300 mil atau 8000 kilometer di sebelah Barat di seberang Samudra Hindia.Sebagai kemaharajaan bahari.[40] Kemudian Moens menambahkan kedatangan Dapunta Hyang ke Palembang. Walau asal-usul dinasti ini masih diperdebatkan sampai sekarang. hal ini merupakan sebuah petunjuk bahwa penduduk Madagaskar dikoloni oleh penduduk yang berasal dari Sriwijaya.[39] Hubungan dengan wangsa Sailendra Candi Borobudur. Sementara pada prasasti Sojomerto dijumpai nama Dapunta Selendra.[14] Majumdar berpendapat dinasti Sailendra ini terdapat di Sriwijaya (Suwarnadwipa) dan Medang (Jawa).[35] Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Proceedings of The Royal Society.

Kuharap engkau sudi mengutus seseorang untuk menjelaskan ajaran Islam dan segala hukum-hukumnya kepadaku." — Surat Maharaja Sriwijaya. Thailand Selatan.Pagoda Borom That bergaya Sriwijaya di Chaiya. pala. Kepada Raja Arab yang tidak menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. sebagai ibu kota kerajaan tersebut. yang berisi permintaan kepada Khalifah untuk mengirimkan ulama yang dapat menjelaskan ajaran dan hukum Islam kepadanya. yang wilayah kekuasaannya terdiri dari dua sungai yang mengairi tanaman lidah buaya. dan Timur Tengah. Dalam surat itu tertulis: " Dari Raja sekalian para raja yang juga adalah keturunan ribuan raja. yang kebun binatangnya dipenuhi ribuan gajah. yang isterinya pun adalah cucu dari ribuan raja. Banyak sejarawan mengklaim bahwa Chaiya. Pada masa awal. Aku telah mengirimkan kepadamu bingkisan yang tak seberapa sebagai tanda persahabatan. rempah wangi. Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China. yang aroma harumnya menyebar hingga 12 mil. dan secara teratur mengantarkan utusan beserta upeti. dan jeruk nipis. dan adat-istiadat dari berbagai rekan perniagaan dan peradaban yang dikenal Sriwijaya saat itu. Untuk memperkuat posisinya atas penguasaan kawasan Asia Tenggara. di propinsi Surat Thani. Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz.[34] Peristiwa ini membuktikan bahwa Sriwijaya telah menjalin hubungan diplomatik dengan dunia Islam atau dunia Arab. Pengaruh Sriwijaya nampak pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya . Meskipun demikian surat ini bukanlah berarti bahwa raja Sriwijaya telah memeluk agama Islam. budaya. India. Kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya. melainkan hanya menunjukkan hasrat sang raja untuk mengenal dan mempelajari berbagai hukum. Thailand.[45] Pada tahun 100 Hijriyah (718 Masehi) Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirimkan sepucuk surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Kekhalifahan Umayyah. yakni Tiongkok.

Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai raja San-fo-ts'i.[48] Sriwijaya juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala. Akan tetapi akibat pertikaian suksesi singgasana Sailendra antara Balaputradewa melawan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani.[47] Persaingan antara Sriwijaya di Sumatera dan Medang di Jawa ini kian memanas ketika raja Dharmawangsa Teguh menyerang Palembang pada tahun 990. Dalam prasasti Nalanda yang bertarikh 860 Balaputra menegaskan asal-usulnya sebagai keturunan raja Sailendra di Jawa sekaligus cucu Sri Dharmasetu raja Sriwijaya. menjadi Maharaja Sriwijaya dan memerintah dari Jawa. tindakan yang kemudian dibalas dengan penghancuran Medang pada tahun 1006 oleh Raja Wurawari atas dorongan Sriwijaya. dan Khirirat Nikhom. Setelah kejatuhan Sriwijaya. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Sriwijaya di Sumatra menjalin persekutuan melalui hubungan perkawinan dengan Wangsa Sailendra di Jawa. dan permusuhan ini diwariskan hingga beberapa generasi berikutnya.[6] Masa keemasan . Maka Wangsa Sailendra berkuasa sekaligus atas Sriwijaya dan Kerajaan Medang.Sriwijaya. Relasi dengan Dinasti Chola di selatan India juga cukup baik. bahwa haknya menjadi raja Jawa dirampas Rakai Pikatan. Pada masa dinasti Song candi ini disebut dengan nama Tien Ching Kuan. raja Pala di India. Dengan kata lain ia mengadukan kepada raja Dewapaladewa.[46] Balaputra berkuasa di Palembang. namun menjadi buruk setelah Rajendra Chola I naik tahta yang melakukan penyerangan pada abad ke-11. dan pada masa dinasti Yuan disebut dengan nama Yuan Miau Kwan. Seperti disebutkan sebelumnya. yaitu Sumatera dan Jawa. hubungan antara Sriwijaya dan Medang memburuk. pada prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. di mana raja Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta dikeluarkannya pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma tersebut. Dari prasasti Leiden disebutkan raja Sriwijaya di Kataha Sri Mara-Vijayottunggawarman telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma. Thatong (Kanchanadit). Chaiya terbagi menjadi tiga kota yakni (Mueang) Chaiya. membantu perbaikan candi dekat Kanton pada tahun 1079. Pada kurun waktu tertentu wangsa Sailendra sebagai anggota mandala Sriwijaya mengambil kendali kekuasaan. Kemudian hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I.

Semenanjung Malaya. Pada tahun 955 M. pala. kayu cendana. Kemaharajaan Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim. Al Masudi. Sriwijaya disebut dengan nama Sribuza. digambarkan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar yang kaya raya. Mengandalkan hegemoni pada kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran. Indonesia. Disebutkan kapal yang tercepat dalam waktu dua tahun pun tidak cukup untuk mengelilingi seluruh pulau wilayahnya.[2] dan Filipina. Sriwijaya mengumpulkan kekayaannya dari jasa pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok.[50] Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda. serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan kekuasaanya. kayu gaharu.[51] Catatan lain menuliskan bahwa Sriwijaya maju dalam bidang agraris. cengkeh. Hasil bumi Sriwijaya adalah kapur barus.Arca emas Avalokiteçvara bergaya Malayu-Sriwijaya. Ini disimpulkan dari seorang ahli dari Bangsa Persia yang bernama Abu Zaid Hasan yang mendapat keterangan dari Sujaimana. ditemukan di Rantaukapastuo. Vietnam. memungut cukai. kapulaga. Abu Zaid menulis bahwasanya Kerajaan Zabaj (Sriwijaya - . melindungi kapalkapal dagang. antara lain: Sumatera. Jawa. Thailand. seorang pedagang Arab. pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. jalur perdagangan. dengan tentara yang sangat banyak. seorang musafir (pengelana) sekaligus sejarawan Arab klasik menulis catatan tentang Sriwijaya. Kamboja. Dalam catatan itu.[49] Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi. dan India. menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi. menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan bea dan cukai atas setiap kapal yang lewat. Berdasarkan sumber catatan sejarah dari Arab. gambir dan beberapa hasil bumi lainya. Jambi. Muarabulian.

namun kemudian pasukan Medang berhasil dipukul mundur oleh pasukan Sriwijaya. ia mengirimkan utusan ke Tiongkok dan mengabarkan bahwa di negerinya telah selesai dibangun sebuah candi Buddha yang didedikasikan untuk mendoakan agar Kaisar Tiongkok panjang usia. pada tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan terbunuhnya raja Medang terakhir Dharmawangsa Teguh. sedangkan Kerajaan Medang di Jawa dengan nama Cho-po. Prasasti Hujung Langit tahun 997 kembali menyebutkan adanya serangan Jawa terhadap Sumatera. yaitu antara tahun 988 dan 992 pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa. Utusan Jawa juga tiba di Tiongkok tahun 992. Serangan dari Jawa ini diduga berlangsung sekitar tahun 990-an.[6][48] Masa penurunan . Kaisar Tiongkok yang berbesar hati dengan persembahan itu menamai candi itu cheng tien wan shou dan menganugerahkan genta yang akan dipasang di candi itu. Ia dikirim oleh rajanya yang naik takhta tahun 991. memenangi dukungan Tiongkok dengan cara merebut hati Kaisarnya. berhasil lolos keluar dari ibu kota dan berkeliling menghimpun kekuatan dan bala bantuan dari sekutu dan raja-raja bawahannya untuk memukul mundur tentara Jawa. Dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya. akan tetapi pada akhir abad ini Kerajaan Medang di Jawa Timur tumbuh menjadi kekuatan bahari baru dan mulai menantang dominasi Sriwijaya. Menguasai ibu kota di Palembang tidak cukup karena pada hakikatnya kekuasaan dan kekuatan mandala Sriwijaya tersebar di beberapa bandar pelabuhan di kawasan Selat Malaka. Sriwijaya memperlihatkan kegigihan persekutuan mandalanya. Dikisahkan bahwa.[11] Sriwijaya menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara sepanjang abad ke-10.[52] Pada musim semi tahun 992 duta Sriwijaya tersebut mencoba pulang namun kembali tertahan di Champa karena negerinya belum aman.sebutan Sriwijaya oleh bangsa Arab pada masa itu-) memiliki tanah yang subur dan kekuasaaan yang luas hingga ke seberang lautan. Utusan San-fo-tsi yang berangkat tahun 988 tertahan di pelabuhan Kanton ketika hendak pulang. di mana Haji Wurawari dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan Sriwijaya. Kedua negeri itu saling mengirim duta besar ke Tiongkok. Maharaja Sriwijaya. Rangkaian serangan dari Jawa ini pada akhirnya gagal karena Jawa tidak berhasil membangun pijakan di Sumatera. bertahan dan berjaya memukul mundur angkatan laut Jawa. Sriwijaya disebut-sebut berperan dalam menghancurkan Kerajaan Medang di Jawa.[54] Serangan dari Medang ini membuka mata Sriwijaya betapa berbahayanya ancaman Jawa. Raja baru Jawa tersebut adalah Dharmawangsa Teguh.[53] (Candi Bungsu. maka Maharaja Sriwijaya pun menyusun siasat balasan dan berusaha menghancurkan Kerajaan Medang. yaitu peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur.[52] Sri Cudamani Warmadewa kembali memperlihatkan kecakapan diplomasinya. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). Pada tahun 1003. Berita Tiongkok dari Dinasti Song menyebut Kerajaan Sriwijaya di Sumatra dengan nama San-fo-tsi. karena negerinya diserang oleh balatentara Jawa.[52] Kerajaan Medang berhasil merebut Palembang pada tahun 992 untuk sementara waktu. Sri Cudamani Warmadewa. Ia meminta kaisar Song agar Tiongkok memberi perlindungan kepada San-fo-tsi. San-fo-tsi dan Cho-po terlibat persaingan untuk menguasai Asia Tenggara.

Kerajaan Chola telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya. Selama beberapa dekade berikutnya. raja dari dinasti Chola di Koromandel. seperti wilayah Nikobar dan sekaligus berhasil menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu itu SangramaVijayottunggawarman. seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh dinasti Chola. Rajendra Chola I. pajak berkurang dan memperlemah ekonomi dan posisi Sriwijaya.[11] Kerajaan Tanjungpura dan Nan Sarunai di Kalimantan adalah kerajaan yang sezaman dengan Sriwijaya. Kota Palembang semakin menjauh dari laut dan menjadi tidak strategis. Akibat kapal dagang yang datang semakin berkurang. yang ketika pada saat itu Sriwijaya diserang Kerajaan Chola mereka bermigrasi ke Kalimantan Selatan.[56] Faktor lain kemunduran Sriwijaya adalah faktor alam.[57] Akibatnya.Sebuah lukisan dari Siam menunjukkan penyerangan Chola di Kedah. sehingga kapal-kapal dagang yang tiba di Palembang semakin berkurang. Berdasarkan prasasti Tanjore bertarikh 1030. mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya.[55] Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita utusan San-fo-ts'i ke Cina tahun 1028. Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk tetap berkuasa selama tetap tunduk kepadanya. Karena adanya pengendapan lumpur di Sungai Musi dan beberapa anak sungai lainnya.[58] Kawasan Sriwijaya dalam prasasti Tanjore Nama kawasan Pannai Malaiyur Mayirudingam Ilangasogam Langkasuka Keterangan Pannai Malayu . namun Kerajaan Tanjungpura disebutkan dikelola oleh pelarian orang Melayu Sriwijaya. Tahun 1017 dan 1025. India selatan.

dan 13 potong pakaian. Pa-t'a (Sungai Paka. yakni San-fo-ts'i dan Cho-po (Jawa). sampai Jawa bagian barat. terhadap hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja Kien-pi bawahan San-fo-tsi.[2] Pengaruh invasi Rajendra Chola I. Ling-ya-si-kia (Langkasuka). dan Sin-t'o (Sunda). Kilantan (Kelantan).[59] Ini menunjukkan bahwa ibu kota Sriwijaya selalu bergeser dari satu kota maupun kota lainnya selama periode tersebut. Beberapa daerah taklukan melepaskan diri. Selanjutnya dalam berita Cina yang berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada tahun 1082 masih mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan Kaisar Yuan Fong. Kia-lo-hi (Grahi. yang kemudian mengirimkan utusan untuk membantu perbaikan candi dekat Kanton.[59] Khususnya pada tahun 1079. Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) raja dinasti Chola disebut juga sebagai raja San-fo-ts'i. rumbia. sedangkan rakyat San-fo-ts'i memeluk Budha. masing-masing duta besar tersebut mengunjungi Cina. serta menyerahkan pula 227 tahil perhiasan. Sumatera. Pada tahun 1079 dan 1088. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa pada tahun 1079. Tong-ya-nong (Terengganu). Ji-lo-t'ing (Cherating. Pa-lin-fong (Palembang). Fo-lo-an (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang). Kien-pi (Jambi). sampai muncul Dharmasraya dan Pagaruyung sebagai kekuatan baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai dari kawasan Semenanjung Malaya. Tan-ma-ling (Tambralingga. selatan Thailand).Mappappalam Mevilimbangam Valaippanduru Takkolam Madamalingam Ilamuri-Desam Nakkavaram Kadaram Tambralingga Lamuri Nikobar Kedah Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola.[6][13] . dan memiliki 15 daerah bawahan yang meliputi.[60] Berdasarkan sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi[61] yang ditulis pada tahun 1178. Chou-JuKua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggara terdapat dua kerajaan yang sangat kuat dan kaya. pantai timur Semenanjung Malaya). Kemudian juga mengirimkan utusan berikutnya pada tahun 1088. Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha dan Hindu. pantai timur semenanjung malaya). catatan Cina menunjukkan bahwa Sriwijaya mengirimkan duta besar pada Cina.[59] Ekspedisi Chola mengubah jalur perdagangan dan melemahkan Palembang. Si-lan (Kamboja). Ligor. yang merupakan surat dari putri raja yang diserahi urusan negara San-fo-tsi. Pong-fong (Pahang). yang memungkinkan Jambi untuk mengambil kepemimpinan Sriwijaya pada abad ke-11. Lan-wu-li (Lamuri di Aceh). Chaiya sekarang. Ts'ien-mai (Semawe. pantai timur semenanjung malaya). selatan Thailand).

yang dapat dianggap sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya terdapat vihara untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya.Namun demikian. Struktur pemerintahan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prasasti Telaga Batu Prasasti Telaga Batu Masyarakat Sriwjaya sangat majemuk. dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa kepada raja Melayu. dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung informasi penting tentang kadātuan.[62] Kadātuan dapat bermakna kawasan dātu. vanua. (tnah rumah) tempat tinggal bini hāji. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di Dharmasraya sebagaimana yang tertulis pada prasasti Padang Roco. yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat . Dari daftar 15 negeri bawahan San-fotsi tersebut. juga sudah tidak menyebutkan lagi nama Sriwijaya untuk kawasan yang sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya. tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy) sebagai kawasan yang mesti dijaga. istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak lagi identik dengan Sriwijaya. Kadātuan dan vanua ini merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri. melainkan telah identik dengan Dharmasraya. Walaupun sumber Tiongkok tetap menyebut San-fo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan Laut Cina Selatan. Kadātuan ini dikelilingi oleh vanua. Begitu juga dalam Nagarakretagama yang menguraikan tentang daerah jajahan Majapahit. Menurut Casparis. Kitab ini mengisahkan bahwa Kertanagara raja Singhasari. mengirim sebuah ekspedisi Pamalayu atau Pamalayu. mandala dan bhūmi. Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan manuskrip yang terdapat pada prasasti Grahi. samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua. Hal ini karena dalam Pararaton telah disebutkan Malayu. samaryyāda.[11] Pembentukan satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas politik Sriwijaya. dan mengenal stratatifikasi sosial. ternyata adalah wilayah jajahan Kerajaan Dharmasraya.

Kemudian terdapat juga Tuha an watak wuruh (pengawas kelompok pekerja). dan dandanayaka (hakim). marsi haji. diceritakan pula bermacam-macam jabatan dan pekerjaan yang ada di zaman Sriwijaya. Sriwijaya yang begitu luas dibagi menjadi dua. Talang Tuo (684). bhupati (bupati). Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan Sriwijaya.bermaksud kawasan pedalaman. pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) dan rājakumāra (pewaris berikutnya). dan hulu haji (peniaga. budak raja). Seperti yang diterangkan diatas. senopati (komandan pasukan).[44] Raja yang memerintah Para Maharaja Sriwijaya[2][6] Prasasti.[20][63] Maka dari itu. pratiyuvarāja (putra mahkota kedua). Penguasa Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja. Penaklukan Malayu. kayastha (juru tulis). puwaham (nakhoda kapal). waniyaga.[63] Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan dalam struktur pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya. Dapunta Hyang punya dua orang anak yang diberi gelar putra mahkota. Ahmad Jelani Halimi (profesor di Universiti Sains Malaysia) mengatakan bahwa untuk mencegah perpecahan di antara anak-anaknya itulah. yakni yuvarāja (putra mahkota). Menurut Prasasti Telaga Batu. 724 Utusan ke Khalifah Muawiyah I dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tahun Nama Raja Ibukota 671 Dapunta Hyang atau Sri Jayanasa Srivijaya Shih-li-fo-shih Sri Indrawarman 702 Shih-li-t-'o-pa-mo Sriwijaya Shih-li-fo-shih . sthapaka (pemahat). maka kemungkinan Kerajaan Sriwijaya dibagi menjadi dua. Kota Kapur (686).[Note 1] Adyaksi nijawarna/wasikarana (pembuat pisau). jabatan dan pekerjaan yang diceritakan tersebut adalah raja putra (putra raja yang keempat). penaklukan Jawa Prasasti Kedukan Bukit (683).[20] Menurut kronik Cina Hsin Tang-shu. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Catatan perjalanan I Tsing pada tahun 671-685. selain diceritakan kutukan raja Sriwijaya kepada siapa saja yang menentang raja. dan dalam lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra mahkota). tukang cuci.[20] Adapun. pemimpin. pratisra. Karang Brahi dan Palas Pasemah Utusan ke Tiongkok 702-716.

Jawa 825 menyelesaikan pembangunan candi Borobudur Kebangkitan Wangsa Sanjaya. dan kembali ke Suwarnadwipa 856 Balaputradewa Suwarnadwipa Prasasti Nalanda tahun 860. Rakai Pikatan Kehilangan kekuasaan di Jawa. selatan Thailand dan menaklukkan Kamboja Pindah ke Jawa Wangsa Sailendra (Jawa Tengah atau mengantikan Wangsa Sanjaya Yogyakarta) Prasasti Kelurak 782 di sebelah utara kompleks Candi Prambanan Prasasti Kalasan tahun 778 di Candi Kalasan 782 Samaragrawira atau Rakai Warak Samaratungga atau Rakai Garung Jawa Prasasti Nalanda dan prasasti Mantyasih tahun 907 Prasasti Karang Tengah tahun 824. & 962 Utusan ke Tiongkok 980 & 778 Dharanindra atau Rakai Panangkaran Jawa 792 840 .Tahun Nama Raja Rudra Vikraman Ibukota Sriwijaya Prasasti. India 861959 960 980 Sri Udayaditya Warmadewa Se-li-hou-ta-hia-li-tan Sriwijaya San-fo-ts'i Belum ada berita pada periode ini Utusan ke Tiongkok 960. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Utusan ke Tiongkok 728-742 728 Lieou-t'eng-wei-kong 743774 775 Sri Maharaja Sriwijaya Shih-li-fo-shih Belum ada berita pada periode ini Prasasti Ligor B tahun 775 di Nakhon Si Thammarat.

India Dibawah Dinasti Chola dari Koromandel Utusan San-fo-ts'i dengan raja Kulothunga Chola I (Ti-huaka-lo) ke Tiongkok 1079 membantu memperbaiki candi Tien Ching di Kuang Cho (dekat Kanton) Utusan San-fo-ts'i dari Kien-pi (Jambi) ke Tiongkok 1082 dan 1088 Belum ada berita Laporan Chou-Ju-Kua dalam 1030 1079 1082 10891177 1178 . Ha-ch'i-suwa-ch'a-p'u (Haji Sumatrabhumi (?)). Utusan ke Tiongkok 988-9921003. Catatan Atiśa.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. Tanjore. Hie-tche (Haji) Sri Cudamani Warmadewa 988 Se-li-chu-la-wu-ni-fuma-tian-hwa Sri MaraVijayottunggawarman Se-li-ma-la-pi Sriwijaya Malayagiri (Suwarnadwipa) San-fo-ts'i 990 Jawa menyerang Sriwijaya. gelar haji biasanya untuk raja bawahan San-fo-ts'i Kataha 1008 1017 1025 SangramaVijayottunggawarman Sriwijaya Kadaram Diserang oleh Rajendra Chola I dan menjadi tawanan Prasasti Tanjore bertarikh 1030 pada candi Rajaraja. pembangunan candi untuk kaisar Cina yang diberi nama cheng tien wan shou Prasasti Leiden & utusan ke Tiongkok 1008 Utusan San-fo-ts'i ke Tiongkok 1017: dengan raja. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa 983: dengan raja.

berupa kemaharajaan yang terdiri atas persekutuan kerajaan-kerajaan bahari. Selama berabad-abad. setidaknya di kawasan pesisir. tumbuh.[65] Tersebar luasnya Bahasa Melayu Kuno ini mungkin yang telah membuka dan memuluskan jalan bagi Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Malaysia. Prasasti Grahi tahun 1183 di selatan Thailand Warisan sejarah Busana gadis penari Gending Sriwijaya yang raya dan keemasan menggambarkan kegemilangan dan kekayaan Sriwijaya.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. Kerajaan Melayu. Warisan terpenting Sriwijaya mungkin adalah bahasanya. dan berjaya pada masa lalu. khususnya bagi penduduk kota Palembang. dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu Indonesia modern. Sumatera Selatan. Bahasa ini menjadi bahasa kerja atau bahasa yang berfungsi sebagai penghubung (lingua franca) yang digunakan di berbagai bandar dan pasar di kawasan Nusantara. Meskipun Sriwijaya hanya menyisakan sedikit peninggalan arkeologi dan keberadaanya sempat terlupakan dari ingatan masyarakat pendukungnya.[67] Kegemilangan Sriwijaya telah menjadi sumber kebanggaan nasional dan identitas daerah. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa buku Chu-fan-chi berisi daftar koloni San-fo-ts'i 1183 Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa Dharmasraya Dibawah Dinasti Mauli. Keluhuran Sriwijaya telah menjadi inspirasi seni budaya. Adapun Bahasa Melayu Kuno masih tetap digunakan sampai pada abad ke-14 M. pernah bangkit.[66] Di samping Majapahit. kekuatan ekononomi dan keperkasaan militernya telah berperan besar atas tersebarluasnya penggunaan Bahasa Melayu Kuno di Nusantara. Hal yang sama juga berlaku bagi masyarakat . penemuan kembali kemaharajaan bahari ini oleh Coedès pada tahun 1920-an telah membangkitkan kesadaran bahwa suatu bentuk persatuan politik raya. seperti lagu dan tarian tradisional Gending Sriwijaya. kaum nasionalis Indonesia juga mengagungkan Sriwijaya sebagai sumber kebanggaan dan bukti kejayaan masa lampau Indonesia.

di dalam F. Part 1500.J. 149. PT. nama Sriwijaya telah digunakan dan diabadikan sebagai nama jalan di berbagai kota. ^ a b c d e f g h Muljana. George (1930).G. ^ a b c Wijaya. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula.M.[64] Rujukan 1. dan nama ini juga digunakan oleh Universitas Sriwijaya yang didirikan tahun 1960 di Palembang. ―Textes Chinois‖ 4. Stapel. Palembang. U. Upacara pembukaan ini menampilkan tarian kolosal yang bertajuk "Srivijaya the Golden Peninsula" menampilkan tarian tradisional Palembang dan juga replika ukuran sebenarnya perahu Sriwijaya untuk menggambarkan kejayaan kemaharajaan bahari ini. ISBN 9814155-67-5. LKiS Pelangi Aksara. (1896). ^ a b c Taylor. (1922). Indonesian palaeography: a history of writing in Indonesia from the beginnings to C. ^ Tuha an watak wuruh juga bersifat pengurus perdagangan dan pertukangan. ^ a b Junjiro Takakusu. I p. London. E. Semuanya dinamakan demikian untuk menghormati. Diakses pada 20 April 2012. A record of the Buddhist Religion as Practised in India and the Malay Archipelago AD 671-695. Sriwijaya. Joost van den Vondel. 2. PT Pupuk Sriwijaya (Perusahaan Pupuk di Sumatera Selatan). 6. Di Indonesia.V. N. Slamet (2006). vol. Tugas mereka selain itu adalah menjalankan perdagangan di pasar-pasar dan merekalah yang bertindak sebagai pengurusnya . 8. dan Sriwijaya Football Club (Klab sepak bola Palembang). 5. ^ a b c d e f g h i j k l Munoz. 24 Maret 2012. A. Amsterdam: N. 7.[68][69] Catatan bawah 1. L’Empire Sumatranais de Crivijaya. "Les inscriptions malaises de Çrivijaya". Brill. J. Sriwijaya TV. Demikian pula Kodam II Sriwijaya (unit komando militer). Geschiedenis van Nederlandsch Indië. Jean Gelman (2003). 3.W. Sriwijaya Post (Surat kabar harian di Palembang). ISBN 978-979-8451-62-1. "Perahu Kuno Kerajaan Sriwijaya Ditemukan di Sumatera Selatan ". Oxford. ^ Gabriel Ferrand. ISBN 0-300-10518-5. New Haven and London: Yale University Press. Sriwijaya Air (maskapai penerbangan). ed. Paul Michel (2006). ^ Cœdès. ^ Cœdès. Taufik. (1938). Paris. (1975).selatan Thailand yang menciptakan kembali tarian Sevichai yang berdasarkan pada keanggunan seni budaya Sriwijaya. Pada tanggal 11 November 2011 digelar upacara pembukaan SEA Games 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya. J. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient (BEFEO) 30: 29-80. hlm. 10. George (1918). memuliakan. Stadion Gelora Sriwijaya. . ISBN 90-04-04172-9. dan merayakan kemaharajaan Sriwijaya yang gemilang. 9. F.W. Indonesia: Peoples and Histories. ^ Casparis. Singapore: Editions Didier Millet. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient 18 (6): 1-36. "Het Hindoe-tijdperk". "Le Royaume de Çriwijaya". by I-tsing. Imprimerie Nationale. Stapel. ^ Krom.

PT Balai Pustaka. 20. 9th-10th century (bronze) 31. Cahyo Sulistianingsih. Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia 2. Muhammad. "Kerajaan Sriwijaya. Nugroho Notosusanto. ^ Prof. . 8. Bulan Bintang. ^ "Madagascar Founded By Women". ^ Ahmad. The Indianized States of Southeast Asia. 24. Brill Archive 16. 30. Edisi Pemuktahiran. Diakses pada 20 April 2012. hlm. ^ Srivijaya Art In Thailand 32. YRAMA WIDYA. (2002). H. 26. ^ a b c d Susanti. ^ a b Azra. ISBN 979-433-430-8. 18. 25. ^ Melayu Online: Bambang Budi Utomo 27. 23.com. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. 12. 121. PT Balai Pustaka. Sejarah nasional Indonesia: Jaman kuna. Early Indian Influences in Southeast Asia 30. Ribuan Nata. Mizan Pustaka. Azyumardi Azra. 86. MA. Bentara Budaya Jakarta. Pancasila budaya bangsa Indonesia:Penelitian Pancasila dengan pendekatan historis. religion & language of an early Malay polity : collected studies. 37. Jakarta: Mizan. hlm. "Penghuni Pertama Pulau Madagaskar Berasal dari Kerajaan Sriwijaya ". ^ a b c Marwati Djoened Poesponegoro. Nana (2008). (1994). R. George (1996). 9. Dini. (1993). Lonely Planet. 9-11 November 2006 29. Museum Negeri Sumatera Selatan. ^ Cœdès. J. Ilmu politik Islam V. Suwarno. (1992). ^ KaalaChaKra. ISBN 9839961411. hlm. 17 April 2012. Islam in the Indonesian world: an account of institutional formation. Discovery. Nugroho Notosusanto. Diakses pada 23 Maret 2012. Bandung: CV.com. Sriwijaya: history.11. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. ^ George Coedès. 13. hlm. ^ a b c d Sucipto 2009. found in Chaiya. Kanisius. ^ a b Soekmono. 21. ^ "History of Madagascar". Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. ^ Bridgeman: Avalokitesvara figure from the Srivijaya Period. Sejarah untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas: Program Bahasa. ^ Supratna. ^ Sucipto 2009. hlm. 33. ISBN 979-407-408-X 15. 36. 34. PELAJARAN IPS-SEJARAH BILINGUAL:Untuk SMP/MTs. ^ P. Bandung: Grasindo. ISBN 979-413-290-X. ^ Ahmad Rapanie. hlm. ^ Titik Temu. ^ Marwati Djoened Poesponegoro. Diakses pada 18 April 2012. ^ Collins 2005. (1993). Dr. 35. Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang. ^ Halimi 2008. Sejarah Nasional Indonesia II (6 Seri). Louis-Charles Damais. 17. ^ Iqbal. Thailand. filosofis & sosio-yuridis kenegaraan. ISBN 979-758-597-2. Kanisius. Azyumardi (2006). 14. ISBN 979407408X 19. Beberapa Situs dan Temuannya". Rohman. ISBN 0-8248-0368-X. Kelas VII. University of Hawaii Press. Jejak Peradaban di Tepi Batanghari. Zainal Abidin (1979). ^ Collins 2005. Photograph and artifact exhibition of Muara Jambi Archaeological site.. Diakses pada 7 Juli 2010. MBRAS. ^ Bukit Siguntang 28. ISBN 978-979-543-708-6. (1992). 22. ISBN 979413967X. Yusuf Ali (August 2011). 28.

D. Nagapattinam to Suvarnadwipa: reflections on Chola naval expeditions to Southeast Asia. "Kerajaan Nan Sarunai". 12. Sriwijaya. His Work on the Chinese and Arab Trade in the Twelfth and Thirteen centuries. hlm. "Çriwijaya. Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th century A. 21 Maret 2012. 46. F. Prasasti Indonesia I. 50. ^ a b Casparis. hlm. 54. ed. Agonies and Dreams: The Filipino Muslims and Other Minorities".C. pages 77. (1956). ^ Muljana. "Kadātuan Śrīvijaya‘—Empire or Kraton of Śrīvijaya? A Reassessment of the Epigraphic Data". 59. 42. 53. .. 60. Geoffrey (2009). (1935). Proceedings of The Royal Society B. hlm. ^ Kulke.W. (2009). ^ a b Munoz 2006.eastwestcenter. ISBN 978-979-8451-62-1. Wolters. ^ Poerbatjaraka. A. "An Early Age of Commerce in Southeast Asia. ^ Majumdar. 48. p. "Le rois Çriwijaya de Suvarnadvipa". Chao Ju-kua. 61.org. 41. entitled Chu-fan-chi. II. ^ Sastri K. Djoko (2005). (1933).. ^ Collins 2005. Melayu online.. LKiS Pelangi Aksara. (2007:17). PT. Diarsipkan dari yang asli pada 25 Agustus 2012.38. R. ^ Hirth. ^ Munoz 2006. "Çriwijaya. MISI III: 241-251. hlm. ^ Suriansyah Ideham.W. H. 122. 63. ^ Kulke. 45. Jainal D. hlm.. ^ Halimi 2008. ^ a b Halimi 2008. Bandung: Masa Baru. ISBN 981-230-936-5. ^ Rasul. N. ^ Southeast Asia Digital Library: About Malay 66. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. Vol. hlm. ISBN 979-221351-1. Yāva en Katāha". W. Ithaca. TBG LXXVII: 317-487. Quezon City: CARE Minorities. 29. 151. Stapel. F. Early Kingdoms. ^ a b c Munoz. F. Slamet (2006). R. ^ Sucipto 2009. ^ "A small cohort of Island Southeast Asian women founded Madagascar". H. ISBN 978-979-8451-62-1. 110-111. Diakses pada 25 Agustus 2012. ^ Boechari (1966). University of Madras.C. 62. ^ Muljana. St Petersburg. ^ Wade. ^ Pramono. 56. hlm. Yogyakarta: PT. 64. www. J.N. Brill Archive 55. (1956). 165. (1967). hlm. hlm. ^ "Wanita Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar". 150. 52. J. 167. 44. 900–1300 CE". Diakses pada 23 Maret 2012. Early Indonesian Commerce: a study of the origins of Śrīvijaya. The Cholas. ^ O. (1937). 58. 120. Institute of Southeast Asian. hlm. (1993). 65.. Budaya bahari. Bulletin de l’École Française d’Extreme Orient 80 (1): 159-180. Gramedia Pustaka Utama. (1911). Stapel. Yahoo News Indonesia. "Preliminary report on the discovery of an Old malay inscription at Sojomerto". Diakses pada 23 Maret 2012. 40. 39. 43. Diakses pada 16 Januari 2013.. de Çailendra-en de Sanjāyavança". Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient XXXIII: 121-144. 57. 252.. 51. Cornell University Press. Slamet (2006). ^ Moensr.L. (2003). Sriwijaya. BKI 114: 254-264. ^ De Casparis. 47. 49. ed. LKiS Pelangi Aksara. ^ a b c Munoz 2006.

Stuart-Fox. 1997. Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN Strategic Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN. Boulder: Westview Press. Slamet (2006). ^ Smith. London: Allen and Unwin. Kuala Lumpur: Utusan Publication & Distributors Sdn Bhd. A Short History of China and Southeast Asia: Tribute. 1955. A. ISBN 978-967-61-2155-X. Perkembangan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu Budha serta Peningalannya. Buddhist Empires (Inggris) Śrīwijaya: A Centre of Learning? [tampilkan] l•b•s Sumber sejarah berkaitan dengan Sriwijaya [tampilkan] l•b•s Kerajaan di Sumatera [tampilkan] l•b•s Sejarah kekaisaran di dunia Kategori:  Pendirian tahun 600-an . D. ISBN 981-4155-67-5. James T. A History of South-east Asia. Ahmad Jelani (2008) (dalam bahasa Melayu). ISBN 981-230-103-8. SarDesai. Bahasa Melayu. hlm. Maritime Southeast Asia to 1500. Lynda Norene Shaffer. Trade. Solo: Tiga Serangkai. Sejarah dan Tamadun Bangsa Melayu [Sejarah dan Peradaban Bangsa Melayu]. Bahasa Dunia Sejarah Singkat. Southeast Asia: Past and Present.67. 9. G. Halimi. ISBN 9798451627.com (Indonesia) Balai Arkeologi Palembang dan Sriwijaya Society (Inggris) Sejarah Melayu. 1996. ISBN 978-979-045-686-0. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. Sriwijaya. Singapura:Editions Didier Millet. Muljana. (2000). Paul Michel (2006). R. (2005) (dalam bahasa Indonesia). Martin. London: Macmillan. and Influence. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. 2003. London: ME Sharpe Armonk.L. ed (dalam bahasa Indonesia). Suminto. Sucipto (2009). ^ Spectacular Opening of the 26th SEA GAMES in Palembang Bacaan Lanjutan          D. Hall. Yogyakarta: LKiS. Munoz. Collins. Pranala luar     (Indonesia) Kerajaan Sriwijaya di MelayuOnline. Jakarta: KITLV bekerjasama dengan Pusat Bahasa dan Yayasan Obor Indonesia. E. ^ The new Golden Peninsula Games 69. 68. ISBN 979-461-537-4.

   Pembubaran tahun 1100-an Kerajaan di Nusantara Kerajaan Sriwijaya Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain        Aragonés ‫ال عرب ية‬ Български Bahasa Banjar Català Cebuano Česky .

ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.08.                            Deutsch English Español Suomi Français हिन्दी Italiano 日本語 한국어 Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Polski Português Русский संस्कृ तम् Basa Sunda Svenska தமிழ் ไทย Українська Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 14. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. 24 Januari 2013.  .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

    .

    .

   .

   .

blogspot.   BERWISATA KE TAMAN PURBAKALA KERAJAAN SRIWIJAYA PALEMBANGkamar-bujang.   .1200 × 1600 .com .More sizes Image may be subject to copyright.

     .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

    .

   .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

Gelombang imigran dari luar dimulai pada akhir zaman es (pleistocene) usai tepatnya sekitar 10. membuat saya berasumsi jika adanya dugaan Suku Dayak merupakan nenek moyang Bangsa Indonesia. Lua yang mengikuti jejak Sang Kakek. Melayu atau yang lebih dikenal dengan nama Malaka merupakan pusat perdagangan yang ramai. Penyebutan nama sebagai identitas diri pada zaman dulu merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting. Mungkin.000-6. Itu yang terkadang membuat kebingungan saat akan membedah sejarah masa lampau. sehingga kebanyakan setiap tokoh yang dikenal hanya akan dipanggil sesuai dengan kemampuan atau ilmu yang mereka miliki. Orang Suku Dayak memang terkenal memiliki ilmu tinggi. dijelaskan cucu pertama dari Anyan. jika dikatakan Suku Dayak adalah suku tertua di Nusantara. jika untuk setiap tokoh sejarah akan memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. bisa saja itu salah satu taktik . Berdasarkan peta persebaran sejarah nusantara. yakni tokoh Suku Dayak Maanyan yang bernama Lua pergi ke tanah melayu. Berdasarkan Cerita Urang Sepuluh dari Banjar. Saat itu. merantau ke Pulau Sumatera yang masih merupakan tanah Melayu. Begitu juga dengan perannya sebagai cikal bakal lahirnya kerajaan-kerajaan di Nusantara. ditambah adanya gelombang imigran proto melayu. imigran berbagai bangsa mulai menjejakan kakinya di Kalimantan yang saat itu dikenal dengan sebutan Tanjung Nagara. salah satunya adalah Kerajaan Sriwijaya. Persebaran manusia di Kalimantan pun terus berkembang. Keberadaan Suku Dayak yang lebih dahulu menginjakan kakinya di Bumi Nusantara ini. Suku Dayak memang lahir lebih dahulu ketimbang suku-suku yang lainnya.000 tahun lalu melalui jalur timur laut. Kalimantan Selatan. Sehingga tidak heran pula. Kerajaan Sriwijaya Dilahirkan dari Suku Dayak OPINI | 17 July 2012 | 14:19 Dibaca: 5044 Komentar: 2 3 menarik Wajar.

untuk menyamarkan identitas orang yang sama. Para Imigran Melayu yang mempunyai kebudayaan lebih maju dibanding penduduk lokal pada masa itu mendirikan perkampungan kecil di daerah pesisir Sungai Tabalong. warna kuning dan emas sebagai warna kebesaran. Seperti halnya Lua yang merupakan cucu pertama dari Anyan.com/2011/10/15/hikayatdayak-banjar/. Semakin lama perkampungan di pesisir Sungai Tabalong itu semakin ramai sehingga akhirnya menjadi sebuah kerajaan kecil bernama kerajaan Tanjungpuri (diperkirakan terletak di kota Tanjung sekarang). Jadi. Di Kalimantan Selatan. salah seorang tokoh besar Suku Dayak dari Kerajaan Purba Nan Marunai. pada abad ke-5 M berdiri sebuah kerajaan di Kalimantan Selatan bernama Kerajaan Tanjungpuri. Bukti lainnya adalah Prasasti Batung Batulis yang ditemukan di kompleks Candi Laras Margasari bertahun 606 Saka. bisa saja di Tanah Melayu. Berdasarkan cerita lainnya. Lua berarti Naga. Keturunan Anyan dari anaknya Masari mendirikan kerajaan Candi Laras di Margasari (Kab. serta lambang naga yang merupakan hewan agung yang dipercaya Suku Dayak. Palembang. Sumatera Selatan. Tapin sekarang) pada Tahun 678 M. Berdirinya kerajaan ini bermula dari kedatangan para Imigran Melayu dari Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatera pada sekitar abad ke. Sehingga patut dipertanyakan Raja Sriwijaya ke berapa yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut? Dari sebuah artikel yang saya langsir. Sama seperti Raja Prameswara. Karena jika dipikir oleh akal manusia zaman sekarang. Lahirnya Kerajaan Sriwijaya diduga lebih tua dari Kerajaan Kutai. Dapunta Hyang merupakan sebuah gelar yang mutlak disandang oleh semua Raja Sriwijaya.4 M. nama Lua berganti menjadi Naga. Isi tulisan ―Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan perahu dari Minanga Tamwan membawa dua laksa tentara menuju timur‖. Isi tulisannya adalah ―Jaya Sidda Yatra‖ yang artinya perjalanan . Bukti keberadaan Kerajaan Candi Laras adalah Tulisan di Prasasti ―Kedukan Bukit‖ yang terdapat di kota Palembang bertahun 605 Saka/ 683 M berhuruf Pallawa. Dalam prasasti tersebut dijelaskan Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci ke timur dengan membawa 2 laksa tentara. Jika benar seperti itu. hal itu sangat mungkin terjadi.wordpress. Tapi saya beropini untuk zaman dulu. Para imigran tersebut berbaur bahkan melakukan perkawinan dengan penduduk setempat yakni Suku Dayak. Kelurahan 35 Ilir. Kerajaan Sriwijaya dapat diprediksi telah lahir sebelum abad ke 7 Masehi. http://lookman89. Kecenderungan adanya dugaan Kerajaan Sriwijaya dilahirkan dari Kerajaan Purba yang dibangun Suku Dayak terlihat dari beberapa kesamaan seperti ornamen bunga teratai. sangat tidak mungkin jika ada manusia yang bisa hidup dengan usia yang berabadabad lamanya. Raja Sriwijaya ke-X yang berganti nama ketika mendirikan Kerajaan Malaka menjadi Iskandar Zulkarnaen atau Raja Gentar ALam karena ilmu saktinya yang dapat menggentarkan alam. Hal itu dijelaskan pada Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan M Batenburg pada 29 November 1920 lalu di Kampung Kedukan Bukit. Hasil dari perpaduan antara suku Melayu dan Dayak itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal Suku Banjar.

Bukti lainnya lagi adalah ditemukannya Patung Buddha dipangkara. Kerajaan Sunda. Menurut Arkeologi Nasional prasasti tersebut berasal dari Sriwijaya.. ***   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 4 Mpok Preci.Ziarah. dan Kerajaan Minangkabau. Kemudian dari cara ekspansi Kerajaan Sriwijaya itulah yang juga melahirkan Kerajaan besar lainnya seperti Kerajaan Majapahit. Menarik Banua Bumi. Raja Sriwijaya ke-X. Jika menilik nama Sang Tokoh.. Cerita lain menyebutkan.. Prasasti Kedukan bukit bertahun 605 Saka yang merupakan Tahun keberangkatan dari Sriwijaya dan Prasasti Batung Batulis bertahun 606 Saka yang merupakan Tahun kedatangan di Candi Laras Marga Sari. Hal itu menjelaskan. . hal itu menjelaskan Raja Sriwijaya yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut adalah Prameswara yakni. Raja Sriwijaya yang datang ke tanah Kalimantan dikenal juga dengan sebutan Datuk Rimba atau Raja Gentar Alam.. patung tersebut dikenal sebagai azimat keselamatan bagi pelaut Sriwijaya yang beragama Buddha. merupakan hal yang logis sebab perjalanan waktu itu mungkin saja mencapai setahun dari Sriwijaya ke Candi Laras di Pulau Kalimantan. pada abad ke 7 Masehi bukan merupakan masa awal berdirinya Kerajaan Sriwijaya. Sehingga menghapus mitos selama ini yang mengatakan bahwa Candi laras didirikan oleh Ampu Jatmika asal Keling pada Tahun 1387 M. Jadi dua buah prasasti tersebut mempunyai keterkaitan karena memiliki kesamaan yaitu berhuruf Pallawa. melainkan masa awal kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang mulai melakukan perluasan wilayahnya dengan cara asimilasi ke berbagai daerah. Jadi sebenarnya yang datang ke Candi Laras di Marga Sari itu adalah rombongan dari kerajaan Sriwijaya pada Tahun 683 M.

Pada awal pertumbuhannya sebagian penduduknya hidup bertani dan berpusat di muara sungai Kampar. 2. Kerajaan Srwijaya melewati dua masa dalam perkembangannya. Menarik Anwar Fata. Pada masa pertumbuhannya Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan Maritim dan Sriwijaya mampu menguasai tempat perdagangan baik nasional ataupun Internasional.. Juga menguasai jalur perdagangan antara lain pelayaran ke India LETAK KERAJAAN SRIWIJAYA .. Dua kerajaan yang lain adalah kerajaan Tulang Bawang dan kerajaan Melayu.Menarik Iwan Basuk.. yaitu: 1.. Inspiratif KOMENTAR BERDASARKAN : 17 July 2012 14:44:15 wow.kemungkinan yang menarik… Laporkan Komentar KERAJAAN SRIWIJAYA Sriwijaya merupakan 3 kerajaan terbesar di wilayah Sumatra..

RAJA-RAJA SRIWIJAYA Dari prasasti Nalanda ( India ) disebutkan bahawa raja Balaputradewa adalah cucu dari raja Sriwirawairimathana dari keluarga Sailendra. kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Budha Mahayana di kawasan Asia Tenggara. Karena Balaputradewa perang dengan Rakai Pikatan memperebutkan tahta menggantikan Samaratungga dan dimenangkan oleh Rakai Pikatan lalu Balaputradewa melarikan diri ke Sriwijaya lalu diangkat menjadi raja. Sriwijaya buka hanya kerajaan senusa artinya hanya menguasai satu pulau melainkan negara antar nusa yang artinya menguasai beberapa pulau. Agama.Dari prasasti dan peninggalan yang ditemukan dapat dirimpulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah. Raja yang terbesar pada masa Sriwijaya adalah Balaputradewa. antara lain pelayaran ke India dan menguasai beberapa bandar di Malaya 3. Politik. Leteknya strategis 2. semenanjung Malaka dan tanah genting sebagai pusat perdagangan. Mula-mula di Minangatmwan. Ayahnya bernama Samaratungga yang kawin dengan Dewi Tara putri dari raja Darmasetu. 4. Ekonomi. Sejak pemerintahan Darmasetu Sriwijaya membangun kerajaan menjadi besar. Hal ini dikarenakan: 1. Melimpahnya hasil bumi Sriwijaya ( rempah-rempah dan emas ) Kejayaan Srwijaya terlihat pada bidang: 1. Raja terakhir Sriwijaya adalah Marawijaya Tunggawarman. Sunda. Dengan armada lautnya yang kuat Sriwijaya menguasai jalur perdagangan. sekitar Muara Takus di Riau lalu pindah ke Jambi kemudian ke Palembang. . 2. Samaratungga memerintah tahun 824 M. Sriwijaya menguasai lalu lintas laut. Sriwijaya menguasai selat Malaka. KEJAYAAN SRWIJAYA Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada abad ke-7 dan ke-8.

Isinya menceritakan bahwa pada tahun 683 M ada seorang yang bernama Dapunta Hiyam mengadakan perjanjian suci dengan membawa 20. Mundurnya perekonomian Sriwijaya karena bandar-bandar penting sudah melepaskan diri 3. Datang di Melayu dan akhirnya kota Sriwijaya. Prasasti Talang Tuo ( 684 M ) Prasasti ini ditemukan di Talang Tuo dekat Palembang. . Prasasti kedukan bukit ( 683 M ) Prasasti ini ditemukan di kedukan bukit di tepi sungai tatang dekat Palembang. Tahang dll 2. Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1. berangkat dari Minanggatamwan denagn naik perahu sedangkan tentara sebanyak 1312 lewat jalan darat.000 tentara. Tanahkra. Dan pengaruh kerajaan Singasari yang hubungan dengan Kerajaan Melayu. hubungan kerjasama itu memburuk dikarenakan karena raja Coalmandala yang iri melihat perkembangan Sriwijaya yang sangat pesat. Prasasti 1. Isinya menyebutkan bahwa atas perintah Dapunta Hiyam telah dibuat taman yang disebut Sriksetra untuk kemakmuran semua makhluk. Negara taklukkanya melepaskan diri seperti Ligor. Sriwijaya diserang oleh raja Rajendracola ( Colamandala ) pada tahun 1023 Raja Sriwijaya dapat ditahan. BUKTI-BUKTI ADANYA KERAJAAN SRIWIJAYA a. 2. Berulang kali diserang oleh kerajaan Thailand yang mengarahkan kekuasaanya ke arah selatan. Disamping itu juga ada doa-doa yang bersifat Budha Mahayana.MASA KERUNTUHAN KERAJAAN SRIWIJAYA Pada saat Sriwijaya diperintah oleh Marawijaya Tunggawarman putra dari Sri Sudamaniwarmadewa telah menjalin kerjasama dengan Kerajaan Colamandala India selatan.

Prasasti Palas Pasemah Prasasti ini ditemukan di Lampung selatan. 2.Berita Chau-Yu-Kua Isinya tentang masa keruntuhan Sriwijaya pada abad ke-12. 5. Dalam parasasti ini juga di jelaskan bahwa Sriwijaya berusaha keras memperluas kekuasaanya. Berita-berita 1. 4. Isinya menebutkan bahwa daerah Lampung selatan saat ini sudah di duduki Sriwijaya. Prasasti Rajendracolah Prasasti ini menceritakan masa keruntuhan Sriwijaya. Prasasti ini ada di India bagian selatan. 6.3. b. Kemudian pada tahun 685 M ia datang lagi ke Sriwijaya untuk menterjemahkan kitab agama Budha. Prasasti Kota Kapur Prasasti ini di temukan di Bangka. Berita Cina Isinya bahwa pada tahun 671 M I-Tsing telah singgah di Sriwijaya dalam perjalanan ke India. Isinya hampir sama dengan Prasasti Kota Kapur. Isinya yaitu tentang permohonan kepada dewa agar menjaga keamanan dan keselamatan bagi kerajaan Sriwijaya. Sejarah Kerajaan Indonesia Related Post: Sejarah Kerajaan Indonesia  Raja-raja Mataram . Jadi pada abad ke-7 M Sriwijaya telah berkembang menjadi pusat kegiatan agama Budha di Asia Tenggara. Categories: Kapitalisme. Prasasti Karang Berahi Prasasti ini ditemukan di Jambi.

..       Kerajaan Mataram KERAJAAN MAJAPAHIT KERAJAAN SINGASARI PEMERINTAHAN HARSHAWARDANA (606-647) KERAJAAN KEDIRI MASA PEMERINTAHAN AIRLANGGA MASA PEMERINTAHAN DARMAWANGSA Kapitalisme           Capital Accumulation dan Penolakan Nilai Intrinsik Alam sebagai Karakteristik Kapitalisme Peradaban Mesir Kuno Gerakan Reformasi di Eropa Barat dan Pertumbuhan Kapitalisme Kolaborasi Soekarno dan Hatta Dalam Politik Nasional Pada Masa Pendudukan Jepang PERANAN DOKTRIN MONROE. Ijin Copas bang 27 Oktober 2012 17. POLITIK LUAR NEGERI DAN KAITANNYA DENGAN TRADISI DEMOKRASI DI AMERIKA SERIKAT Pergeseran Pemikiran Kapitalisme untuk Mempertahankan Dominasinya Suksesi Presiden Soeharto dalam Pemilu 1971 Hukum Laut Indonesia Raja-raja Mataram Review Buku Tentang Ebook Daftar Tokoh Dunia 1 comments: Anonim mengatakan.25 Poskan Komentar Links to this post Buat sebuah Link Posting Lebih Baru » « Posting Lama Beranda .

Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu.Kerajaan Kadiri Dari Wikipedia bahasa Indonesia. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). Kediri Kerajaan Janggala dan Panjalu (Kediri). kemudian bersatu menjadi Kerajaan Kediri Berdiri Didahului oleh Digantikan oleh Ibu kota Bahasa Agama 1042-1222 Kahuripan Singasari Daha. bacaan terkait atau pranala luar. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. Panjalu. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Dahanapura Jawa Kuna Hindu Buddha Pemerintahan Monarki -Raja pertama Sri Samarawijaya (1042-?) -Raja terakhir Kertajaya (1194-1222) Jayakatwang (1292-1293) Sejarah -Dibagi dari Kahuripan 1042 .

Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah -Bergabung antara 1116-1135 kembali dengan Janggala 1157 -Kakawin Bhāratayuddha selesai ditulis 1222 -Runtuh oleh pemberontakan Ken Arok Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) .

Kerajaan ini berpusat di kota Daha. yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. Lihat pula Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Untuk kegunaan lain. Kerajaan Kediri atau Kerajaan Panjalu.Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Artikel ini membahas tentang Kerajaan Kediri (Sejarah Nusantara). lihat Kediri (disambiguasi). .

1 1. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan . Daha merupakan singkatan dari Dahanapura.5 5.6 6. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh o 5. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari o 5.Daftar isi       1 Latar Belakang Kerajaan Kediri 2 Perkembangan Kediri 3 Karya Sastra Zaman Kadiri 4 Runtuhnya Kadiri 5 Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri o 5. melainkan pindah ke Daha. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit 6 Kepustakaan Latar Belakang Kerajaan Kediri Arca Wishnu. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu o 5. yang berarti kota api. abad ke-12 dan ke-13. pusat kerajaan sudah tidak lagi berada di Kahuripan. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri o 5. Hal ini sesuai dengan berita dalam Serat Calon Arang bahwa. Nama ini terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga tahun 1042.3 3.4 4. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. berasal dari Kediri. saat akhir pemerintahan Airlangga. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit o 5.2 2. Pada akhir November 1042. Sesungguhnya kota Daha sudah ada sebelum Kerajaan Kadiri berdiri.

Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. atau Panjalu Menang. Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti-prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kadiri. yaitu Panjalu Jayati. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara. Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). Kerajaan Janggala lahir sebagai pecahan dari Panjalu. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. Pada mulanya. Prasasti Turun Hyang II (1044) yang diterbitkan Kerajaan Janggala hanya memberitakan adanya perang saudara antara kedua kerajaan sepeninggal Airlangga. Menurut Nagarakretagama. Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra. Karya Sastra Zaman Kadiri . nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai dari pada nama Kadiri. yaitu Daha. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. yaitu Kahuripan. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. di Jawa ada Kerajaan Panjalu. bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab. Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. Jadi. nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lung dalam kronik Cina berjudul Ling wai tai ta (1178). dan Sumatra. yang berpusat di Daha. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Jawa. Adapun Kahuripan adalah nama kota lama yang sudah ditinggalkan Airlangga dan kemudian menjadi ibu kota Janggala. Perkembangan Kediri Masa-masa awal Kerajaan Panjalu atau Kadiri tidak banyak diketahui. Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui.kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. Bahkan. nama kerajaan yang dipimpin Airlangga sudah bernama Panjalu. sebelum dibelah menjadi dua.

Selain itu. Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya.Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Dengan demikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi dekat desa Ganter. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. dan dikisahkan dalam Pararaton dan Nagarakretagama. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Jerman. BerlinDahlem. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. . Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. Runtuhnya Kadiri Arca Buddha Vajrasattva zaman Kadiri. yang sejak saat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atau Singhasari. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri. koleksi Museum für Indische Kunst. abad X/XI. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan pasukan Kertajaya.

Ken Arok mengangkat Jayasabha. karena dendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok. prasasti Talan (1136). kerajaan yang dipimpin Airlangga tersebut sebelum dibelah sudah bernama Panjalu. Sri Gandra. berdasarkan prasasti Angin (1171). diketahui raja-raja Daha zaman Singhasari. Raden Wijaya. Sri Kertajaya. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari Kerajaan Panjalu runtuh tahun 1222 dan menjadi bawahan Singhasari. 2. berdasarkan prasasti Sirah Keting (1104). berdasarkan prasasti Ngantang (1135). Setelah berhasil membunuh Kertanegara. Sri Bameswara. Menurut Nagarakretagama. Tidak diketahui dengan pasti apakah ia adalah pengganti langsung Sri Samarawijaya atau bukan. Ketika ia turun takhta tahun 1042. yaitu:  Mahisa Wunga Teleng putra Ken Arok . putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri. Tahun 1258 Jayasabha digantikan putranya yang bernama Sastrajaya. yaitu Panjalu. berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161). merupakan pendiri kota Daha sebagai pindahan kota Kahuripan.Setelah Ken Arok mengalahkan Kertajaya. Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri Berikut adalah nama-nama raja yang pernah memerintah di Daha. Prasasti Kamulan (1194). ibu kota Kadiri: 1. prasasti Palah (1197). merupakan putra Airlangga yang namanya ditemukan dalam prasasti Pamwatan (1042). Nagarakretagama. Sri Aryeswara. Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. Jayakatwang memberontak terhadap Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. yaitu Jayakatwang. berdasarkan prasasti Padelegan I (1117). Sri Sarweswara. Jayakatwang membangun kembali Kerajaan Kadiri. Berdasarkan prasasti Mula Malurung. Daha kemudian menjadi ibu kota kerajaan bagian barat. prasasti Wates Kulon (1205). Sri Jayabhaya. Pada tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya. namun hanya bertahan satu tahun dikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan oleh pasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh Airlangga. dan prasasti Tangkilan (1130). Sri Kameswara. dan Pararaton. dan Kakawin Bharatayuddha (1157). berdasarkan prasasti Jaring (1181). prasasti Panumbangan (1120). Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu          Sri Samarawijaya. berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana. wilayah kerajaan dibelah menjadi dua. 3. merupakan raja terbesar Panjalu. berdasarkan prasasti Galunggung (1194). Sri Jayawarsa.

Jakarta: Bhratara Poesponegoro & Notosusanto (ed. Indudewi 1375-1415 Pararaton. Prasasti Sukamerta . Sejak saat itu nama Kediri lebih terkenal dari pada Daha.30:8. Pigeaud. Nag. Jayanagara 1295-1309 Nagarakretagama. Bhre Daha yang pernah menjabat ialah: 1.27:15. Jayakatwang kemudian membangun kembali Kerajaan Kadiri. 32:18. 31:10. Jayeswari 1429-1464 Pararaton. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri Jayakatwang. Terj. Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Nama raja ini identik dengan Dyah Ranawijaya yang dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak tahun 1527.21 4. 31:34. Raja yang memimpin bergelar Bhre Daha tapi hanya bersifat simbol. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit Sejak tahun 1293 Daha menjadi negeri bawahan Majapahit yang paling utama. 1990. Manggalawardhani 1464-1474 Prasasti Trailokyapuri 6.J. pada tahun 1513 Daha menjadi ibu kota Majapahit yang dipimpin oleh Bhatara Wijaya. Tahun 1292 ia memberontak hingga menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singhasari.didampingi Patih Arya Tilam.). Tapi pada tahun 1293 ia dikalahkan Raden Wijaya pendiri Majapahit. Rajadewi 1309-1375 Pararaton. 29:31.H. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya.didampingi Patih Lembu Sora. [sembunyikan] l•b•s . Kepustakaan    H. 3. 2001. Suhita 1415-1429 ? 5.de Graaf dan T. Jakarta: Balai Pustaka. 2. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Waringin Pitu 6.47:2. 1979. yang kemudian menjadi raja Singhasari 4. adalah keturunan Kertajaya yang menjadi bupati Gelang-Gelang. kemudian Gajah Mada.4:1 . Jakarta: Pustaka Utama Grafiti Slamet Muljana.   Guningbhaya adik Mahisa Wunga Teleng Tohjaya kakak Guningbhaya Kertanagara cucu Mahisa Wunga Teleng (dari pihak ibu). karena pemerintahan harian dilaksanakan oleh patih Daha.29:19. 5. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit Menurut Suma Oriental tulisan Tome Pires.

Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Buddha) 1500-sekarang (Islam) Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1042 .1222 Janggala Singasari Kategori:    Kerajaan Kadiri Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia .Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu.

. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Li   KERAJAAN KEDIRI Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12.32. 11 Desember 2012. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain              English ‫ف ار سی‬ Suomi Français 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Русский Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 09.

 Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. yaitu Dahanaputra.  Perkembangan Kerajaan Kediri  Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. Diduga Kerajaan . Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut.

LIHAT JUGA  Mataram Kuno. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari.Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Pada tahun 1293. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang.  Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (12681292). Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. berhasil meloloskan diri ke Madura. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Kerajaan . Karena perilakunya yang baik.  Runtuhnya Kediri  Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. Kerajaan Majapahit. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. Raden Wijaya. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Jayakatwang. Kerajaan Singasari. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri.

. Jilid 5. 2005. Abdul. << Kiri bawah : Patung Airlangga dalam perwujudan Dewa Wisnu. TAHUKAH KAMU Pada masa kejayaannya Kerajaan Kediri berkembang menjadi kerajaan maritim yang menguasai perairan timur wilayah Nusantara. << Kiri atas : Kerjasama tentara Mongol dan pasukan Arya Wiraraja dapat mengalahkan pasukan Kediri di bawah pimpinan Jayakatwang. Sumber : Syukur. Halaman 115. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . salah satu peninggalan Kerajaan Kediri. << Tengah : Arca ini menggambarkan seorang laki-laki pada masa Kerajaan Kediri.      Atas: Arca Syiwa ini dibangun pada masa Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu sebagai persembahan kepada Dewa Syiwa.

Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmana yang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. Madiun. Pada tahun 1041 atau 963 M Raja Airlangga memerintahkan membagi kerajaan menjadi dua bagian. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut.Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Kumpulan Sejarah Berdirinya Kerajaan Kediri Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Arca yang ditemukan di desa Gayam. Rembang. dan ibu kotanya Daha. ibu kotanya Kahuripan. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. . dan Pasuruhan. Kedua kerajaan tersebut dikenal dengan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri) yang dibatasi oleh gunung Kawi dan sungai Brantas dikisahkan dalam prasasti Mahaksubya (1289 M). dan kitab Calon Arang (1540 M). Kerajaan Jenggala meliputi daerah Malang dan delta sungai Brantas dengan pelabuhannya Surabaya. Tujuan pembagian kerajaan menjadi dua agar tidak terjadi pertikaian. Berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan masing-masing kerajaan saling merasa berhak atas seluruh tahta Airlangga sehingga terjadilah peperangan. sedangkan Panjalu kemudian dikenal dengan nama Kediri meliputi Kediri. kitab Negarakertagama (1365 M). Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri.

Berturut-turut raja-raja Kediri sejak Jayabaya sebagai berikut. Kumpulan Sejarah Perkembangan politik kerajaan kediri Mapanji Garasakan memerintah tidak lama. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. . Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (1268 1292). Dan yang banyak menjelaskan tentang kerajaan Kediri adalah hasil karya berupa kitab sastra. selain ditemukannya prasasti-prasasti juga melalui kitab-kitab sastra. yaitu Kahuripan. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Dengan demikian di Jawa Timur berdirilah kerajaan Kediri dimana bukti-bukti yang menjelaskan kerajaan tersebut. Ia tetap memakai lambang Kerajaan Airlangga. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. Ia digantikan Raja Mapanji Alanjung (1052 – 1059 M). Raja Bameswara menggunakan lencana kerajaan berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit yang biasa disebut Candrakapala. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Pada masa itu ibu kota Panjalu telah dipindahkan dari Daha ke Kediri sehingga kerajaan ini lebih dikenal dengan nama Kerajaan Kediri. dimenangkan oleh Jenggala tetapi pada perkembangan selanjutnya Panjalu/Kediri yang memenangkan peperangan dan menguasai seluruh tahta Airlangga. Mapanji Alanjung kemudian diganti lagi oleh Sri Maharaja Samarotsaha. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. yaitu Daha. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Pertempuran yang terus menerus antara Jenggala dan Panjalu menyebabkan selama 60 tahun tidak ada berita yang jelas mengenai kedua kerajaan tersebut hingga munculnya nama Raja Bameswara (1116 – 1135 M) dari Kediri. ia digantikan Jayabaya yang dalam masa pemerintahannya itu berhasil mengalahkan Jenggala. Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Diduga Kerajaan Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Jayakatwang. Panjalu dapat dikuasai Jenggala dan diabadikanlah nama Raja Mapanji Garasakan (1042 – 1052 M) dalam prasasti Malenga. Perkembangan Kerajaan Kediri Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar.Pada akhir November 1042. yaitu Garuda Mukha. Setelah Bameswara turun takhta. Hasil karya sastra tersebut adalah kitab Kakawin Bharatayudha yang ditulis Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang menceritakan tentang kemenangan Kediri/Panjalu atas Jenggala. Pada awalnya perang saudara tersebut.

Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. yang lebih dikenal sebagai kameshwara I (1115 – 1130 ). Kameshwara Raja ke dua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Untuk menghindari perang saudara. Permaisurinya bernama Shri Kirana. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Hal itu menjadikan suasana gelap. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. Dengan prasatinya pada tahun 1181. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Namun karena memilih menjadi pertapa.Pada tahun 1019 M Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. kerajaan kembali dipersatukandi bawah kekuasaan Kediri. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Kumpulan Sejarah Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan .bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12 . Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. Menjelang akhir hayatnya . Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Berkat jerih payahnya . Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. . Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. yang berasal dari Janggala. Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M.

. moksa. sad kama murka.. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. kama. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan .Kumpulan Sejarah Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. text-align: justify. moha (kebingungan). Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. semua makhluk adalah engkau . dikaulah (semua) itu . Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. Keenam itu adalah kroda (marah). masarya (iri hati). P Tambah Gede dan Perkasa Secara Alami PEMBESAR PENIS ARAB SAUDI.! PERUT KEMPES DALAM 3 HARI. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. arta. RIBUAN TESTI KASKUSER TURUN 3-5 KG dalam SEMINGGU. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. .com margin-bottom: 0cm.mada (mabuk). Cara Membuat Toko Online Gratis di Facebook [Rahas GASA REKOMENDASI BOYKE MENAMBAH EREKSI LEBIH KERAS PEMBESAR PENIS ARAB. ."> Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya.loba (rakus). RIBUAN TESTI KASKUSER FOREDI UNTUK TAHAN LAMA SEX REKOMENDASI BOYKE! JADILAH JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT LOWONGAN KERJA TERBARU ! LOWONGAN KERJA ONLINE 2013 KumpulBlogger. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma.! FOREDI UTK ATASI EJAKULASI DINI BIKIN ISTRI PUAS! BISNIS ONLINE PEMULA Modal 50Ribu Hasil 45Juta Bikin Mr. kama (hawa nafsu). segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip .

Di samping itu. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. 2. yaitu Dahanaputra. peternakan. kitab Simaradahana karya Mpu Darmaja. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Dengan kehidupan masyarakatnya yang aman dan damai maka seni dapat berkembang antara lain kesusastraan yang paling maju adalah seni sastra. hal ini terlihat dari rumah-rumah rakyatnya yang baik. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. 1. ada 1. Semuanya itu dihasilkan pada masa pemerintahan Kameswara. Kehidupan sosial kemasyarakatan pada zaman Kerajaan Kediri dapat kita lihat dalam kitab LingWai-Tai-Ta yang disusun oleh Chou Ku-Fei pada tahun 1178 M. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Kediri memiliki 300 lebih pejabat yang bertugas mengurus dan mencatat semua penghasilan kerajaan. dan gedung persediaan makanan. . Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian.Kehidupan sosial masyarakat kerajaan kediri Kehidupan sosial masyarakat Kediri cukup baik karena kesejahteraan rakyat meningkat masyarakat hidup tenang. yaitu golongan masyarakat yang terdiri atas para pejabat atau petugas pemerintahan di wilayah thani (daerah). dan hijau serta orang-orang Kediri telah memakai kain sampai di bawah lutut. Golongan masyarakat nonpemerintah. yaitu masyarakat yang terdapat dalam lingkungan raja dan beberapa kaum kerabatnya serta kelompok pelayannya. dan rapi. Golongan-golongan dalam masyarakat Kediri dibedakan menjadi tiga berdasarkan kedudukan dalam pemerintahan kerajaan.000 pegawai rendahan yang bertugas mengurusi benteng dan parit kota. Golongan masyarakat thani (daerah). Rumahrumahnya rata-rata sangat bersih dan rapi. Hasil sastra tersebut. yaitu golongan masyarakat yang tidak mempunyai kedudukan dan hubungan dengan pemerintah secara resmi atau masyarakat wiraswasta. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. kitab Lubdaka dan Wertasancaya karya Mpu Tan Akung. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. Golongan masyarakat pusat (kerajaan). Arca yang ditemukan di desa Gayam. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. perbendaharaan kerajaan. bersih. Hal ini terlihat dari banyaknya hasil sastra yang dapat Anda ketahui sampai sekarang. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Pemerintahannya sangat memerhatikan keadaan rakyatnya sehingga pertanian. 3. dan berlantai ubin yang berwarna kuning. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. selain seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya juga masih banyak kitab sastra yang lain yaitu seperti kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya yang ditulis Mpu Panuluh pada masa Jayabaya. Lantainya dibuat dari ubin yang berwarna kuning dan hijau. kitab Kresnayana karya Mpu Triguna dan kitab Sumanasantaka karya Mpu Monaguna. dan perdagangan mengalami kemajuan yang cukup pesat. Kitab tersebut menyatakan bahwa masyarakat Kediri memakai kain sampai bawah lutut dan rambutnya diurai.

Kumpulan Sejarah Runtuhnya Kediri . sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Karya Sastra dan Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri diantaranya yaitu: a. Hal ini terlihat dari kemampuan kerajaan memberikan penghasilan tetap kepada para pegawainya dibayar dengan hasil bumi. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. sebagai kiasan. peternakan.Pada prasasti ini terdapat semboyan Panjalu Jayati yang artinya Kadiri Menang. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh.Dan dari Prasasti tersebut dapat di ketahui kalau Raja Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Janggala dan mempersatukannya kembali dengan Kadiri. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Dengan demikian dipandang dari aspek ekonomi. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. Kediri terkenal sebagai penghasil beras. kitab sastra maupun kitab yang ditulis orang-orang Cina tersebut perkembangan Kediri.kemenangan. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. kerajaan Kediri cukup makmur. Prasasti Jepun 1144 M Prasasti Talan 1136 M Seni sastra juga mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Kadiri. Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. dan pertanian.Kondisi Ekonomi pada Jaman Kerajaan Kadiri Perekonomian Kediri bersumber atas usaha perdagangan. kapas dan ulat sutra. Prasasti Banjaran yang berangka tahun 1052 M menjelaskan kemenangan Panjalu atau Kadiri atas Jenggala b. Dengan demikian melalui prasasti. Keterangan ini diperoleh berdasarkan kitab Chi-Fan-Chi dan kitab Ling-wai-tai-ta. Berita Cina tersebut disusun melalui kitab yang berjudul Ling-mai-tai-ta yang ditulis oleh Cho-ku-Fei tahun 1178 M dan kitab Chu-Fan-Chi yang ditulis oleh Chau-Ju-Kua tahun 1225 M. juga ditemukan berita Cina yang banyak memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan Kediri yang tidak ditemukan dari sumber yang lain. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. Prasasti Hantang tahun 1135 atau 1052 M menjelaskan Panjalu atau Kadiri pada masa Raja Jayabaya.Prasasti ini di keluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk Desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang dengan Jenggala. Selain itu. Di samping kitab sastra maupun prasasti tersebut di atas.

Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri.Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya . Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok . Hal itu menjadikan suasana gelap. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara.html#ixzz2JAl49SjY Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Raden Wijaya. Untuk menghindari perang saudara. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri.blogspot. akuwu Tumapel. Karena perilakunya yang baik. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. Berkat jerih payahnya. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Pada tahun 1293. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. pada tahun 1222 M. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. A.com/2012/05/sejarah-kerajaankediri. Kumpulan Sejarah sumber : http://juragansejarah. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. berhasil meloloskan diri ke Madura. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Menjelang akhir hayatnya. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI .bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Namun karena memilih menjadi pertapa. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari.

Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. 3. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. loba (rakus). 4. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. yang berasal dari Janggala. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. . di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. dikaulah (semua) itu. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. moha (kebingungan). Keenam itu adalah kroda (marah). sad kama murka. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. 5.Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. semua makhluk adalah engkau. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. kama (hawa nafsu).Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. 2. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. Permaisurinya bernama Shri Kirana. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). masarya (iri hati). 6. mada (mabuk).

7. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. Description: kerajaan kediri. arta. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. . Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa.. kediri. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. akuwu Tumapel. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. kama.. Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. pada tahun 1222 M. moksa. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko .

Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. Untuk menghindari perang saudara. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Namun karena memilih menjadi pertapa. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. . adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. Hal itu menjadikan suasana gelap.Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Berkat jerih payahnya. A. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Menjelang akhir hayatnya. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan.

Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. yang berasal dari Janggala.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. moha (kebingungan). Keenam itu adalah kroda (marah). . yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. mada (mabuk). Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. kama. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. 4. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. arta.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. loba (rakus). sad kama murka. dikaulah (semua) itu. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. masarya (iri hati). 5.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. moksa. Permaisurinya bernama Shri Kirana. semua makhluk adalah engkau. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. 3. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma.2. kama (hawa nafsu). Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. Ramalan– ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. 7. 6. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana.

kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko . akuwu Tumapel. kediri. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa.Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. pada tahun 1222 M. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. Description: kerajaan kediri.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari .

3 Januari 2013 − 09:34 WIB Situs Trenggalek yang diyakini sebagai mata rantai Kerajaan Kediri kuno.. . Kecamatan Durenan.Koran Sindo Kamis.Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata.com .Situs sejarah yang ditengarai sebagai patirtan (pemandian) di Desa Semarum. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha 0 Komentar: Poskan Komentar Ditemukan mata rantai sejarah Kerajaan Kediri kuno Solichan Arif . Kabupaten Trenggalek diduga memiliki mata rantai dengan sejarah berdirinya Kerajaan Kediri kuno abad ke 13. (solichanarif/koransindo) Sindonews..

hingga kini penandaan lokasi dengan rentangan benang masih dilakukan di sisi Timur Laut dan Barat Laut. Ditemukan pada tahun tahun 2011 di bawah tanah dengan kedalaman sekitar satu meter lebih.― paparnya. Kemudian di sebelahnya lagi dengan jarak yang sama. ―Sangat mungkin situs sejarah ini memiliki keterkaitan dengan prasasti Kamulan yang menceritakan bagaimana sejarah Raja Jayakatwang (Kediri) memberikan wilayah kepada masyarakat Trenggalek yang telah berjasa. Tim tiba di lokasi sejak 30 Desember 2012. ―ujar Heri Priswanto selaku Ketua Peneliti Balai Arkeologi Jogjakarta kepada wartawan. kata Heri berjarak sekira tiga kilometer dari lokasi. Untuk ke depan. Kecamatan Pogalan terdapat Candi Brungkah. riset terhadap situs patirtan menjadi skala prioritas dari Balai Arkeologi Yogyakarta. Jika mengacu teori tersebut. Situs petirtan ini berada di wilayah perkampungan. Lapisan atas terdiri dari tiga batu bata.UNtuk memastikan dugaan tersebut.― jelasnya.― tegasnya. luas area situs mencapai 24 meter persegi X 24 meter persegi. ―Semua penemuan ini memperkuat status situs sebagai petirtan. ―Awalnya juga sempat dianggap sebagai tembok. Ini petirtan yang juga bisa berfungsi sebagai waduk seperti halnya waduk segaran di komplek situs Trowulan Majapahit. keberadaan sebuah patirtan terkait erat dengan keberadaan bangunan suci persembahyangan (candi) dan permukiman kuno. para arkelog juga membentangkan benang untuk penanda lokasi. yakni di Desa Kedunglurah. Ada tiga titik yang berlokasi di pekarangan milik tiga warga setempat. tim Balai Arkeologi Yogyakarta beserta BP3 Trowulan Mojokerto dan pemerintah daerah setempat melakukan riset (penelitian) mendalam. ―Yang pasti ini bukan komplek candi. Tidak hanya menggali lebih dalam. Berdasarkan teori arkeologi. lapisan tengah atau badan petirtan tersusun enam batu bata dan lapisan terbawah atau pondasi terdiri dari tiga batu bata. Namun setelah dicek ternyata lebih mendekati bangunan petirtan. ―Artinya apa yang kita teliti ini secara teori sudah sesuai. . Namun. Kamis (3/1/2013). Eksplorasi langsung dilakukan pada situs yang di kalangan masyarakat Trenggalek populer disebut sebagai candi. Heri mengakui. tim arkeologi juga menemukan bandul jaring dan pecahan tembikar dan keramik. yakni di Desa Kamulan terdapat permukiman Hindu kuno. Menurut Heri. tim berusaha melakukan penelusuran di sisi tenggara dan barat daya.― terangnya. Selain ditemukan lapisan pasir sungai dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter. mirip pondasi pagar dengan susunan batu bata berukuran besar. Secara fisik.

promosikan batik ke Brazil Biasa jadi makan ternak. tari api asli Mura punah Kapal Clipper Odyssey kunjungi Aceh Nelayan Garut gelar syukuran berita terkait lainnya. Untuk kegunaan lain dari Singosari. Agus PR dari Pemkab Trenggalek mengatakan riset dan penelusuran sejarah kerajaan kuno di Kabupaten Trenggalek memang sudah waktunya dilakukan. mantan kepala sekolah depresi berat Tak ada regenerasi. Ia meyakini Trenggalek merupakan salah satu puzzle dari rangkaian sejarah Kerajaan Kuno di tanah Jawa. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian.Dari hasil riset ini tim akan merekomendasikan ke BP3 Trowulan dan pemerintah daerah setempat.― pungkasnya.― ujarnya. Berita Lainnya :  Fasilitas kesehatan di perbatasan Jateng minim Kerajaan Singhasari Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.. apakah situs ini perlu mendapat penanganan serius termasuk menempatkan juru rawat atau tidak.. ―Sebab selama setahun balai arkeologi rutin memprioritaskan riset pada 15 situs sejarah. Maish banyak lagi situs di Trenggalek yang sampai saat ini belum ada pengungkapan secara gamblang. Sementara menanggapi hal ini. (ysw) views: 579x Berita Terkait : Wasantara       Mudika Yogya. Singhasari . lihat Singosari (disambiguasi). rumput banto ternyata berkhasiat Sejak dicopot. Salah satunya adalah situs patirtan ini. ―Tidak hanya di situs patirtan.

Sanskerta Siwa-Buddha (Hindu dan Buddha). sebelumnya disebut Tumapel Jawa Kuno. Kejawen.1222-1227 . Animisme Monarki Ken Arok Kertanegara 1222 1292 Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Serangan Jayakatwang dari Gelang-gelang Mata uang Kutaraja Singhasari.1268-1292 Sejarah .Perang Ganter .← 1222–1292 → Perkembangan Kerajaan Singhasari pada masa pemerintahan Kertanegara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Raja .

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

Keindahan arca ini mencerminkan kehalusan seni budaya Singhasari.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Arca Prajnaparamita ditemukan dekat candi Singhasari dipercaya sebagai arca perwujudan Ken Dedes (koleksi Museum Nasional Indonesia). .

Maka. Pada tahun 1253. Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok. yang kemudian menjadi akuwu baru. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan. Menurut Nagarakretagama. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel. ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana.Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari. Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja . Awal berdiri Menurut Pararaton. Daftar isi             1 Nama ibu kota 2 Awal berdiri 3 Silsilah Wangsa Rajasa 4 Prasasti Mula Malurung 5 Pemerintahan bersama 6 Kejayaan 7 Keruntuhan 8 Hubungan dengan Majapahit 9 Kepustakaan 10 Referensi 11 Pranala luar 12 Lihat pula Nama ibu kota Berdasarkan prasasti Kudadu. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. Kerajaan Tumapel pun terkenal pula dengan nama Kerajaan Singhasari. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Malang.

pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. Pararaton juga menyebutkan bahwa. Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. Selain itu. menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. Silsilah Wangsa Rajasa Silsilah Wangsa Rajasa dari sumber prasasti dan naskah kepujanggaan . Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. sebelum maju perang melawan Kadiri. Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255. Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel. Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel. Dalam naskah itu.

Tohjaya (1249 . Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari. Kertanagara (1254 . Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pujian untuk Hayam Wuruk raja Majapahit. Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai. Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 . keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit.1227) 2. Prasasti Mula Malurung . Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka.1254) 4.1250) 4. Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya).[1] Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok.1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam. Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari. dan berlanjut pada kerajaan Majapahit.1272) 5. Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 .Silsilah wangsa Rajasa. pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 dapat diperdebatkan. baru pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari. Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir). Dengan demikian. Versi Pararaton adalah: 1. Anusapati (1247 . Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. Kertanagara (1272 . yang bersumber dari Pararaton. Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 .1248) 3. Kemungkinannya adalah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu. Wisnuwardhana (1248 . Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya. Diagram silsilah di samping ini adalah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa.1292) Versi Nagarakretagama adalah: 1. Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib. bukan raja Tumapel. Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagarakretagama. Anusapati (1227 . Penguasa ditandai dengan blok warna dalam gambar ini.1247) 2. Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri.1249) 3.

Apabila kisah kudeta berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. 22. Pemerintahan bersama Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti. Koleksi Museum für Indische Kunst. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya.Mandala Amoghapāśa dari masa Singhasari (abad ke-13). Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat. Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. yaitu Kertanagara. Parameswara digantikan oleh Guningbhaya.5 x 14 cm. kemudian Tohjaya. setelah menaklukkan Kadiri. Sementara itu. Sepeninggalnya. maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. perunggu. Jerman. Berlin-Dahlem. Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa". Penemuan prasasti Mula Malurung memberikan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya. Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng). kerajaan terpecah menjadi dua. Dalam Pararaton disebutkan nama asli Narasingamurti adalah Mahisa Campaka. Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. Kejayaan .

sebagai tanda persahabatan kedua negara. Kerajaan ini akhirnya dianggap telah ditundukkan. Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. Berkat bantuan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara).1292). Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol. Gurun. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. Bali. ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Keruntuhan Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara. dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara. Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). dan Bakulapura. Pada tahun 1284. Setelah runtuhnya Singhasari. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain. dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. Hubungan dengan Majapahit Pararaton. Melayu. sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. yang merupakan sepupu. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang.Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 . . raja terakhir Singhasari. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. Nagarakretagama. Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. sekaligus ipar. Pahang.

M. Historic East Java: Remains in Stone. Jakarta: Bhratara Referensi 1. Yogyakarta: Media Ilmu R. Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari. Sejarah Raja-Raja Jawa. Serat Pararaton Jilid 2. Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri. Pranala luar   (Indonesia) Terjemahan Naskah Kakawin Nagarakretagama (Indonesia) Sejarah Berdirinya Kerajaan Singasari berdasarkan Tafsir Sejarah Pararaton Lihat pula    Prasasti Mula Malurung Kerajaan Kadiri Kerajaan Majapahit Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1222 .Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · . yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok.Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Kepustakaan      Poesponegoro & Notosusanto (ed. ^ Bullough. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. Nigel (1995). 1990.1292 Kadiri Majapahit [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu. Setelah Kadiri runtuh. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa. 2005. 1979. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Mangkudimedja. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. 116–117. 1979. hlm.). Jakarta: ADLine Communications. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. 2007. Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa. Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah Slamet Muljana.

Buddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:      Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 1222 Pembubaran tahun 1292 Kerajaan Singhasari Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain .

para pendeta Hindu kemudian menobatkan Ken Arok sebagai raja di Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi.             English Suomi Français 日本語 Basa Jawa Bahasa Melayu Nederlands Svenska ไทย Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 13. pada 1222.  Ken Arok merebut daerah Tumapel. Adapun nama kerajaannya ialah Kerajaan Singasari. Pada 1222. la kemudian memimpin sendiri pasukan . Kertajaya. semua pendeta melarikan diri ke Tumapel dan dilindungi oleh Ken Arok. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes.37. Ken Dedes. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Raja terakhir Kerajaan Singasari adalah Kertanegara.   Ken Arok Ketika di pusat Kerajaan Kediri terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana. salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung. Berita pembentukan Kerajaan Singasari dan penobatan Ken Arok menimbulkan kemarahan raja Kediri. Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung. 31 Oktober 2012. Pada saat dikawini Ken Arok. ketentuan tambahan mung   KERAJAAN SINGASARI Kerajaan Singasari (1222-1293) adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara vang didirikan oleh Ken Arok pada 1222. Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa. Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singasari (1227-1248). namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya.

  Kertanegara Ken Arok memerintah Kerajaan Singasari hanya lima tahun. Sunda (Jawa Barat). pada 1289. Madura. Ekspedisi pengiriman pasukan itu dikenal dengan nama Pamalayu. Kertanegara menyadari tindakannya ini akan dibalas oleh pasukan Mongol. Permintaan ini menimbulkan kemarahan Kertanegara dengan melukai utusan khusus Kubilai Khan. Meng Ki. anak tirinya (hasil perkawinan Tunggul Ametung dan Ken Dedes).  LIHAT JUGA . Apabila menolak maka Singasari akan diserang. Pada 1248 Ranggawuni menjadi raja Singasari bergelar Sri Jaya Wisnuwardhana. Kertanegara. Pada 1227 ia dibunuh oleh Anusapati. setahun sebelumnya. la kemudian memperkuat pasukannya di Sumatera.besar untuk menyerang Kerajaan Singasari. Pada 1293 pasukan Mongol menyerang Kerajaan Singasari. Kertanegara berhasil memperluas pengaruhnya di Campa melalui perkawinan antara raja Campa dan adik perempuannya. Kerajaan Singasari sempat menguasai Sumatera. Jayakatwang. la memerintah Kerajaan Singasari selama 24 tahun (1268-1292). Pada 1275 ia mengirim pasukan untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya sekaligus menjalin persekutuan dengan Kerajaan Campa (Kamboja). Tohjaya (putra Ken Arok dengan Ken Umang). putra Anusapati. Ranggawuni langsung menyerang Tohjaya.   Serangan Pasukan Mongol Pasukan Pamalayu dipersiapkan Kertanegara untuk menghadapi serangan kaisar Mongol. yang berkuasa di Cina. Namun Kertanegara telah dibunuh oleh raja Kediri. Ken Arok berhasil memenangkan pertempuran dan sejak itu wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri dikuasai oleh Singasari. Sepuluh tahun kemudian Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya. Pasukan Tohjaya kalah dalam pertempuran dan meninggal dunia dalam pelarian. Utusan Kubilai Khan beberapa kali datang ke Singasari untuk meminta Kertanegara tunduk di bawah Kubilai Khan. Bakulapura (Kalimantan Barat). dan Gurun (Maluku). Singasari kemudian dikuasai oleh Jayakatwang. Kubilai Khan. Ranggawuni wafat pada 1268 dan digantikan oleh putranya.  Kematian Anusapati menimbulkan kemarahan Ranggawuni.   Ekspedisi Pamalayu Kertanegara terus memperluas pengaruh dan kekuasaan Kerajaan Singasari. Ranggawuni memerintah Kerajaan Singasari selama 20 tahun (1248-1268) dan dibantu oleh Mahisa Cempaka (Narasingamurti). Kedua pasukan bertempur di Desa Ganter pada 1222. Bali.

Kerajaan Mongol. 2005. Kerajaan Majapahit. pada pertengahan abad ke-13. TAHUKAH KAMU  Pasukan Mongol menghancurkan Kerajaan Kediri dan membunuh Jayakatwang karena menyangka Kerajaan Kediri sebagai Kerajaan Singasari dan Jayakatwang sebagai Kertanegara. merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun untuk Raja Wisnuwardhana. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Dalam Negarakertagama. Abdul. candi ini merupakan salah satu tempat yang dikunjungi Hayam Wuruk pada 1359. Majapahit From Wikipedia. Jawa Timur. raja kedua dan anak tiri Ken Arok. Kediri. Tumpang. yang dipersembahkan kepada Anusapati.   Atas : Candi Kidal dibangun di Rejokidal. Jilid 9. << Kiri bawah: Candi Jago terletak di Malang. Sumber : Syukur. search Majapahit Empire . Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Halaman 110. raja Singasari. Malang. Kekaisaran    Atas: Arca Dwarapala merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari. the free encyclopedia Jump to: navigation. << Kiri atas: Candi Singasari disebut juga Candi Tumapel berupa kuil Syiwa yang besar dan tinggi.

Sanskrit (religious) Kejawen. Hinduism. Kepeng Currency . Animism Monarchy Kertarajasa Jayawardhana Girindrawardhana History Coronation Demak takeover November 10. Wilwatikta (modern Trowulan) Old Javanese (main). the notion of such Javanese depictions is considered conceptual.Karaton Mojopahit Kerajaan Majapahit ← 1293–1527 → Surya Majapahit¹ Extent of Majapahit influence based on the Nagarakertagama.[1] Capital Languages Religion Government Raja 1295–1309 1478–1527 Majapahit. 1293 1527 Native gold and silver coins. Buddhism.

It served as the symbol of the Majapahit empire Part of a series on the History of Indonesia Prehistory Early kingdoms Kutai Tarumanagara Kalingga Srivijaya Sunda Kingdom Medang Kingdom Singhasari Majapahit 4th century 358–669 6th–7th 7th–13th 669–1579 752–1045 1222–1292 1293–1500 Rise of Muslim states Spread of Islam Pasai Ternate Sultanate Malacca Sultanate Cirebon Sultanate Demak Sultanate Aceh Sultanate Pagaruyung Kingdom Banten Sultanate 1200–1600 1267–1521 1257–present 1400–1511 1445–1677 1475–1548 1496–1903 1500–1825 1526–1813 .(coins imported from China and later produced locally [2]) ¹ Surya Majapahit (The Sun of Majapahit) is the emblem commonly found in Majapahit ruins.

the Philippines. Gajah Mada. Brunei. . His achievement is also credited to his prime minister. Singapore. although the true nature of Majapahit sphere of influence is still the subject of studies among historians. According to the Nagarakretagama (Desawarñana) written in 1365.Mataram Sultanate 1500s–1700s European colonisation Portuguese Dutch East India Co. southern Thailand. stretching from Sumatra to New Guinea. Majapahit reached its peak of glory during the era of Hayam Wuruk. Malaysia.[3] consisting of present day Indonesia. Dutch East Indies 1512–1850 1602–1800 1800–1942 Emergence of Indonesia National Awakening Japanese occupation National Revolution 1908–1942 1942–1945 1945–1950 Independence Liberal democracy Guided Democracy Transition New Order Reformasi Timeline 1950–1957 1957–1965 1965–1966 1966–1998 1998–present Indonesia portal  v  t  e Majapahit was a vast thalassocratic archipelagic empire based on the island of Java (modernday Indonesia) from 1293 to around 1500. whose reign from 1350 to 1389 marked by conquest which extended through Southeast Asia. Majapahit was an empire of 98 tributaries. and East Timor.

[9] Pararaton is focused upon Ken Arok (the founder of Singhasari) but includes a number of shorter narrative fragments about the formation of Majapahit. and scholars such as C.Majapahit was one of the last major empires of the region and is considered to be one of the greatest and most powerful empires in the history of Indonesia and Southeast Asia. Berg.[10] Despite Berg's approach. art and architecture 4 Economy 5 Administration o 5. C. have considered the entire historical record to be not a record of the past. a Dutch nationalist. most scholars do not accept this view.3 Decline 3 Culture. one that is sometimes seen as the precedent for Indonesia's modern boundaries. as the historical record corresponds with Chinese materials that could not have had similar intention.2 Golden age o 2.[7] and some details of the history are rather abstract. The Javanese sources incorporate some poetic mythological elements.[8] The main sources used by historians are: the Pararaton ('Book of Kings') written in the Kawi language and Nagarakertagama in Old Javanese.[8] There are also some inscriptions in Old Javanese and Chinese. The list of rulers and details of the state structure show no sign of being invented.2 Territorial division 6 Legacy 7 List of rulers 8 Majapahit in popular culture 9 See also 10 Notes 11 References 12 External links Historiography Little physical evidence of Majapahit remains.[8] . is an old Javanese epic poem written during the Majapahit golden age under the reign of Hayam Wuruk after which some events are covered narratively.1 Bureaucracy officials o 5.[6] Contents             1 Historiography 2 History o 2. Nagarakertagama.[5] German orientalist Berthold Laufer suggested that maja came from the Javanese name of an Indonesian tree. but a supernatural means by which the future can be determined.[4] Its influence extended beyond the modern territory of Indonesia and has been the subject of many studies.1 Formation o 2.

had usurped and killed Kertanagara. the Great Khan of the Mongol Empire and the Emperor of the Mongol Yuan Dynasty. a vassal state of Singhasari. Kublai Khan sent a massive expedition of 1. As the response. Kertanegara. Wijaya allied himself with the army to fight against Jayakatwang. The village was named Majapahit. Raden Wijaya. in 1293. insulted the Mongol envoy and challenged the Khan instead.Ming Dynasty admiral Zheng He visited Majapahit. Once .000 ships to Java. Blitar and the statue is now preserved at the National Museum of Indonesia. the last ruler of Singhasari. challenged Singhasari by sending emissaries demanding tribute. He then opened that vast timberland and built a new village there. indicate the Majapahit capital was much larger than previously believed after some artifacts were uncovered. When the Mongolian Yuan army sent by Kublai Khan arrived. Kertanegara's son-in-law. It was the mortuary deified portrayal of Kertarajasa. which was taken from a fruit name that had a bitter taste in that timberland (maja is the fruit name and pahit means bitter). Zheng He's translator Ma Huan wrote a detailed description about Majapahit and where the king of Java lived. Singhasari became the most powerful kingdom in the region. was given the land of Tarik timberland.[12] History Formation The statue of Harihara. Originally located at Candi Simping. Kublai Khan. After defeating the Melayu Kingdom[13] in Sumatra in 1290. Arya Wiraraja. the god combination of Shiva and Vishnu. After being pardoned by Jayakatwang with the aid of Madura's regent. Jayakatwang. refused to pay the tribute.[11] New findings in April 2011. By that time. the Adipati (Duke) of Kediri.

Halayudha was captured and jailed for his tricks. revealing his plan to expand Majapahit realm and building an empire. following the death of the last rebel. including Ranggalawe. Jayanegara was notorious for immorality.[14] Yuan's army had to withdraw in confusion as they were in hostile territory. During his inauguration Gajah Mada declared his Sumpah Palapa. Approximately during Jayanegara's reign.[14] Wijaya himself died in 1309.Jayakatwang was destroyed. Some of Kertarajasa's most trusted men. 1293. Tribhuwana appointed Gajah Mada as the Prime Minister in 1336. Tribhuwana ruled Majapahit until the death of her mother in 1350. as the queen of Majapahit under Rajapatni's auspices. was supposed to replace him. Tanca. Rajapatni appointed her daughter. She abdicated the throne in favour of her son. It was also their last chance to catch the monsoon winds home. or known in her formal name as Tribhuwannottungadewi Jayawishnuwardhani. During his coronation he was given formal name Kertarajasa Jayawardhana. Gayatri Rajapatni. His stepmother. they would have had to wait for another six months on a hostile island. The new kingdom faced challenges. and Nambi rebelled against him. the Italian Friar Odoric of Pordenone visited Majapahit court in Java. Sora. However. which equates to November 10. According to tradition. Wijaya's son and successor. Hayam Wuruk. During Tribhuwana‘s rule. the 15th of Kartika month in the year 1215 using the Javanese çaka calendar. In 1328. Raden Wijaya forced his allies to withdraw from Java by launching a surprise attack. It was suspected that the mahapati (equal with prime minister) Halayudha set the conspiracy to overthrow all of the king's opponents. He was entitled Kala Gemet. Raden Wijaya founded a stronghold with the capital Majapahit. Jayanegara was murdered by his doctor. Tribhuwana Wijayatunggadewi. Golden age . to gain the highest position in the government. the Majapahit kingdom grew much larger and became famous in the area. One of his sinful acts was his desire on taking his own stepsisters as wives. but Rajapatni retired from court to become a Bhikkhuni. or "weak villain". In 1293. though unsuccessfully. and then sentenced to death. The exact date used as the birth of the Majapahit kingdom is the day of his coronation. otherwise.

also known as Rajasanagara. Hayam Wuruk. Collection of Trowulan Museum. During this period. golden celestial apsara in Majapahit style perfectly describes Majapahit as "the golden age" of the archipelago. The terracotta portrait of Gajah Mada. Majapahit conquered more territories and become the regional power. Majapahit attained its peak with the help of prime minister.The graceful Bidadari Majapahit. ruled Majapahit in 1350–1389. Under Gajah Mada's command (1313–1364). . Gajah Mada.

It may have had limited or entirely notional influence over some of the tributary states in included Sumatra. Hayam Wuruk decided. but challenges to Majapahit's claim to overlordship in outer islands drew forceful responses. In 1357 the Sunda king and his royal family came to Majapahit. . southern Burma.[16] Tradition mentioned that the heartbroken Princess committed suicide to defend the honour of her country. The nature of the Majapahit empire and its extent is subject to debate. written in 1365 depict a sophisticated court with refined taste in art and literature. however it was never mentioned in Nagarakretagama.[18] In 1377. their focus seems to have been on controlling and gaining a larger share of the commercial trade that passed through the archipelago. This source mentioned of Majapahit expansions has marked the greatest extent of Majapahit empire. which was probably a royal monopoly. the Malay Peninsula. also mentioned in Carita Parahyangan and Pararaton. probably for political reasons. Kalimantan and eastern Indonesia over which of authority was claimed in the Nagarakertagama. Maluku. Borneo. to accompany and marry his daughter with Hayam Wuruk.[4] It also claimed relationships with Champa. Majapahit sent a punitive naval attack against a rebellion in Palembang.It is considered as a commercial trading empire in the civilization of Asia. Almost whole of the Sundanese royal party were viciously massacred.[15] The Sundanese took this proposal as an alliance agreement.[4] Although the Majapahit rulers extended their power over other islands and destroyed neighboring kingdoms. to take princess Citra Rashmi (Pitaloka) of neighboring Sunda Kingdom as his consort.According to the book of Nagarakertagama pupuh (canto) XIII and XIV mentioned several states in Sumatra.[19] Geographical and economic constraints suggest that rather than a regular centralised authority. The poet describes Majapahit as the centre of a huge mandala extending from New Guinea and Maluku to Sumatra and Malay Peninsula.This empire also serve as one of the most influential empires in the Indonesian history. New Guinea. Despite the courageous resistance. However Gajah Mada saw this event as an opportunity to demand Sunda's submission to Majapahit overlordship. Local traditions in many parts of Indonesia retain accounts in more or less legendary form from 14th-century Majapahit's power. Muslim traders and proselytizers began entering the area.[17] The Battle of Bubat or Pasunda Bubat tragedy become the main theme of Kidung Sunda. the expansion of Majapahit Empire also involved diplomacy and alliance.[4] contributing to the end of the Srivijayan kingdom. and Vietnam. and even sent missions to China. Next to launching naval and military expeditions. The Nagarakertagama. The skirmish between the Sunda royal family and the Majapahit troops on Bubat square were unevitable. and some parts of Philippines islands as under Majapahit realm of power. Gajah Mada's other renowned general was Adityawarman[citation needed]. Malay Peninsula. and a complex system of religious rituals. Cambodia. the outer states were most likely to have been connected mainly by trade connections. the royal family were overwhelmed and decimated. Siam. Majapahit's direct administration did not extend beyond east Java and Bali. Sulawesi. a few years after Gajah Mada's death. Nusa Tenggara islands. known for his conquest in Minangkabau. About the time Majapahit was founded.

Hayam Wuruk was succeeded by the crown princess Kusumawardhani. Hayam Wuruk also had a son from his previous marriage.[8] of which Wikramawardhana was victorious and Wirabhumi was caught and decapitated. a Muslim Chinese admiral. thus Islam began to gain foothold on Java's northern coast. The model of Majapahit ship display in Muzium Negara. Prince Wikramawardhana. Kuala Lumpur. Bhre Pamotan became a king with formal name Rajasawardhana and ruled at Kahuripan. who also claimed the throne. He ruled until 1451. came to power 1456. Ranawijaya ruled from 1474 to 1519 with the formal name Girindrawardhana. Girisawardhana. In 1468 Prince Kertabhumi rebelled against Singhawikramawardhana promoting himself king of Majapahit. During the reign of Wikramawardhana. called Paregreg. In 1447. arrived in Java for several times spanned the period from 1405 to 1433. Singhawikramawardhana moved the Kingdom‘s capital further inland to Daha (the former capital of Kediri kingdom) and continued his rule until he was succeeded by his son Ranawijaya in 1474. Demak. A three-year kingless period was possibly the result of a succession crisis. After Kertawijaya died. Majapahit found itself unable to control the rising power of the Sultanate of Malacca that in the mid-15th century began to gain effective control of Malacca strait and expands its influence to Sumatra. In western part of the crumbling empire. By 1430 Zheng He's expeditions has established Muslim Chinese and Arab communities in northern ports of Java such as in Semarang.Decline Following Hayam Wuruk's death in 1389. Majapahit power entered a period of decline with conflict over succession. In 1478 he defeated Kertabhumi and reunited Majapahit as one Kingdom. her brother. and Ampel. A civil war. the series of Ming armada naval expeditions led by Zheng He. is thought to have occurred from 1405 to 1406. The civil war has weakened Majapahit grip on its outer vassals and colonies. crown prince Wirabhumi. He died in 1453. who ruled from 1426 to 1447. Wikramawardhana ruled to 1426 and was succeeded by his daughter Suhita. He died in 1466 and was succeeded by Singhawikramawardhana. son of Kertawijaya. Nevertheless. who married a relative. She was the second child of Wikramawardhana by a concubine who was the daughter of Wirabhumi. Several other former Majapahit vassals and colonies began to released themself from Majapahit domination and suzerainty. Suhita died and was succeeded by Kertawijaya. Tuban. Majapahit's .

According Jiyu and Petak inscription. The battle was won by Demak in 1527. was the son of Majapahit king Brawijaya V with a Chinese concubine. since Demak ruler was the descendants of Kertabhumi. priests. kerta = 4. bumi = 1). 1400 Saka. The refugees probably fled to avoid Demak retribution for their support for Ranawijaya against Kertabhumi. With the fall of Daha crushed by Demak in 1527. A small enclave of Hindu communities still remain in Tengger mountain range. Raden Patah.[22] A large number of courtiers. the Muslim emerging forces finally defeated the remnants of the Majapahit kingdom in the early 16th century. art and architecture . Ranawijaya claimed that he already defeat Kertabhumi [21] and move capital to Daha. According to Babad Tanah Jawi and Demak tradition. After the fall of Majapahit. Gradually Hindu communities began to retreat to mountain ranges in East Java and also to neighboring island of Bali.[23] Demak under the leadership of Raden (later crowned as Sultan) Patah (Arabic name: Fatah) was acknowledged as the legitimate successor of Majapahit. Dates for the end of the Majapahit Empire range from 1478 (that is. Demak established itself as the regional power and the first Islamic sultanate in Java. and members of the royalty moved east to the island of Bali. the source of Patah's legitimacy was because their first sultan. The year is marked among Javanese today with candrasengkala "sirna ilang kertaning bumi" (the wealth of earth disappeared and diminished) (sirna = 0. the rising Demak sultanate was easily accepted as the nominal regional ruler. Culture.power had declined through these dynastic conflicts and the growing power of the north-coastal kingdoms in Java. This event to led the war between Sultanate of Demak and Daha. the ends of centuries being considered a time when changes of dynasty or courts normally ended[20]) to 1527. artisans. as Demak was the former Majapahit vassal and located near the former Majapahit realm in Eastern Java. the Hindu kingdoms in Java only remained in Blambangan on eastern edge and Pajajaran in western part. ilang = 0. Another argument supports Demak as the successor of Majapahit.

Majapahit's territories were roughly divided into three types: the palace and its vicinity. The petals of the katangga were sprinkled over the roofs for they had fallen in the wind. but there were certainly Muslim courtiers by this time. Buddhism. and Vaishnavism were all practiced.. the 15. Believed to be the entrance of an important compound in Majapahit capital.Wringin Lawang. "Of all the buildings. The main event of the administrative calendar took place on the first day of the month of Caitra (March–April) when representatives from all territories paying tax or tribute to Majapahit came to the capital to pay court. Jabung in Probolinggo. . like the scene in a painting. The Nagarakertagama does not mention Islam.5 meter tall red brick split gate. such as Penataran. Located at Trowulan. delighting those who saw them". the largest temple in East Java dated back to Kediri era. none lack pillars. Some of the temples are dated from earlier period but renovated and expanded during Majapahit era.[24] The capital (Trowulan) was grand and known for its great annual festivities.[25] Making use of a vine sap and palm sugar mortar. Shaivism. it was Majapahit architects of the 14th and 15th centuries who mastered it. The roofs were like maidens with flowers arranged in their hair. — Description of the Majapahit capital from the Old Javanese epic poem Nagarakertagama. Although brick had been used in the candi of Indonesia's classical age. their temples had a strong geometric quality. and the outer dependencies which enjoyed substantial internal autonomy.[4] Jabung temple near Paiton. the areas of east Java and Bali which were directly administered by officials appointed by the king. The example of Majapahit temples are Brahu temple in Trowulan. Probolinggo.. East Java. Pari in Sidoarjo. dated from Majapahit period. and the king was regarded as the incarnation of the three. bearing fine carvings and coloured" [Within the wall compounds] "there were elegant pavilions roofed with aren fibre. and Surawana temple near Kediri.

but this king always vanquished and get the better of him. He also mentioned that in this island was found a lot of clove.[26] The first European record about Majapahit came from the travel log of the Italian Mattiussi. and Banjarmasin in Borneo. to create the sense of grandeur. The large split gate of Wringin Lawang located at Jatipasar. and is the second best of all island that exist. piggy banks. Java. The stairs and palace interior were coated with gold and silver. foot. the stairs and palace interior were coated with gold and silver.This temple was identified in Nagarakretagama as Palah temple and reported being visited by King Hayam Wuruk during his royal tour across East Java. cyclops and also the bas-relief telling the story of Sri Tanjung. grand. and also split gate of candi bentar. It was probably only serve the ceremonial and aesthetic purpose. He then headed to Nicobar island all the way to Sumatra. but always ended up in failure and managed to be . and Srilanka. Now the Great Khan of China many a time engaged in war with this king. In his book: "Travels of Friar Odoric of Pordenone". ". is one of the oldest and the largest surviving candi bentar dated from Majapahit era.. and luxurious palace.. Some of typical architectural style are believed to be developed during Majapahit era. The Majapahit Terracotta art also flourished in this period.. to pipes and roof tiles. architectural ornaments. The example of kori agung or paduraksa style gate is the elegant Bajang Ratu gate richly decorated with Kala demon. Madras. The candi bentar took shape of typical Majapahit temple structure — consists of three parts. He was sent by the Pope to launch a misson into the Asian interiors. nutmeg and many other spices. such as tall and slender roofed red brick gate commonly called as kori agung or paduraksa.. China." — Description of Majapahit by Mattiussi (Friar Odoric of Pordenone). and even the roof were gilded. crossed the Black Sea into Persia. water containers. The king of this island has a palace which is truly marvelous. [Yet] his island is populous. between 1318–1330. all the way across Calcutta. Those typical Majapahit architectural style has deeply influenced the Javanese and Balinese architecture of later period. Trowulan. He mentioned that the King of Java had an impressive. He also recorded that the kings of the Mongol has repeatedly tried to attack Java. before visiting Java and Banjarmasin. He said that king of Java ruled over seven other kings (vassals). East Java. This type of split gate has no doors and provides no real defensive purpose but narrowing the passage. Mojokerto. all the way through the silkroad to Europe in 1330. He returned to Italy by land through Vietnam.. In his book he mentioned that he visited Java without explaining the exact place he had visited. a Franciscan monk. he visited several places in today's Indonesia: Sumatra. In 1318 he departed from Padua. even the roof were gilded with gold. The artifacts ranges from human and animal figurines.. before entering the next compound through tall roof paduraksa gate with enclosed door. cubeb.the King [of Java] has subject to himself seven crowned kings. Significant numbers of terracotta artifacts were discovered in Trowulan. For it is very great. body and tall roof — evenly split into two mirroring structures to make a passage in the center for people to walk through.

the shape of these temples are step pyramid. such as Sukuh and Cetho temples on western slopes of Mount Lawu. and the time of his visit is between 1318–1330 during the reign of Jayanegara. Although many of these occupations had existed in earlier times. About 10. This was a role for which gold and silver are not well suited. ranging from gold and silver smiths to drink vendors and butchers.sent back to the mainland. In later period near the fall of Majapahit. The Javanese kingdom mentioned in this record is Majapahit. 14th–15th century Trowulan. (Collection of National Museum of Indonesia. The stepped pyramid structure called Punden Berundak (stepped mounds) is a common megalithic structure during Indonesian prehistoric era before the adoption of Hindu-Buddhist culture. Javanese economy had been partly monetised since the late 8th century. but most scholars assume it was due to the increasing complexity of Javanese economy and a desire for a currency system that used much smaller denominations suitable for use in everyday market transactions. Jakarta) Taxes and fines were paid in cash. the art and architecture of Majapahit witnessed the revival of indigenous native Austronesian megalithic architectural elements.[24] Majapahit inscriptions mention a large number of occupational specialities. using gold and silver coins.388 ancient Chinese coins weighing about 40 kg were even unearthed from the backyard of a local commoner in Sidoarjo in November 2008.[27] The reason for using foreign currency is not given in any source.[24] Some idea of scale of the internal economy can be gathered from scattered data in inscriptions. Indonesian Ancient Relics Conservation Bureau (BP3) of East Java verified that those coins dated as early as Majapahit era. an important change took place: the indigenous coinage was completely replaced by imported Chinese copper cash. . The Canggu inscriptions dated 1358 mentions 78 ferry crossings in the country (mandala Java). In about the year 1300. Economy Majapahit Terracotta Piggy Bank. East Java. quite similar to Mesoamerican pyramids. the proportion of the population earning an income from nonagrarian pursuits seems to have become even greater during the Majapahit era. in the reign of Majapahit's first king. Unlike previous Majapahit temples that demonstrate typical Hindu architecture of high-rise towering structure.

Firstly. 14th century (Museum of Asian Art. the northeast lowlands of Java were suitable for rice cultivation. and Chinese among others. and during Majapahit's prime numerous irrigation projects were undertaken. A special tax was levied against some foreigners. Administration Pair of door guardians from a temple. Eastern Java. Khmers. Siamese. some with government assistance.[24] The Nagarakertagama states that the fame ruler of Wilwatikta (a synonym for Majapahit) attracted foreign merchants from far and wide. possibly those who had taken up semi-permanent residence in Java and conducted some type of enterprise other than foreign trade. Majapahit's ports on the north coast were probably significant stations along the route to obtain the spices of Maluku. including Indians.The great prosperity of Majapahit was probably due to two factors. and as the spices passed through Java they would have provided an important source of income for Majapahit. Secondly. San Francisco) .

Majapahit employed a well-organized bureaucratic structure for administrative purposes. The hierarchy and structure relatively remain intact and unchanged throughout Majapahit history.The statue of Parvati as mortuary deified portrayal of Tribhuwanottunggadewi. and together with king. usually reserved for the king's heir Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. the board of ministers that conduct the daily administration Dharmmadhyaksa. the king is assisted by bureaucratic state officials that also included the close relatives of the kings that hold certain esteemed titles. The royal order or edict usually transmitted from the king to the high officials well to their subordinates. the officials concerning religious affairs Within the ministers of Rakryan Mantri ri Pakira-kiran there is the most important and the highest minister titled Rakryan Mapatih or Patih Hamangkubhumi. including war or peace. Territorial division . The king holds the highest political authority and legitimacy. state laws as well as religious laws Dharmma-upapatti. This position is analogous to prime minister. queen of Majapahit. both are the religious laws authorities of each dharmic faiths. Bureaucracy officials During his daily administration. Among the Dharmmadhyaksa officials there is Dharmmadhyaksa ring Kasewan (State's highest Hindu Shivaist priest) and Dharmmadhyaksa ring Kasogatan (State's highest Buddhist priest). The officials in Majapahit courts are:     Rakryan Mahamantri Katrini. as the chakravartin he is considered as the universal ruler and believed to be the living god on earth.[28] The king is the paramount ruler. they determine the important state policies. There is also the board of advisors consist of the elders within royal family called Bhattara Saptaprabhu. the officials of laws. During the reign of Hayam Wuruk. mother of Hayam Wuruk.

send annual tributes to the capital. today Surabaya) Daha (former capital of Kediri) Tumapel (former capital of Singhasari) Wengker (today Ponorogo) Matahun (today Bojonegoro) Wirabhumi (Blambangan) Paguhan Titles Bhre Kahuripan Bhre Daha Bhre Tumapel Bhre Wengker Bhre Matahun Rulers Relation to the King Tribhuwanatunggadewi queen mother Rajadewi Maharajasa Kertawardhana Wijayarajasa aunt and also mother in-law father uncle and also father in-law husband of the duchess of Lasem. Their duty is to administer their own provinces. Majapahit recognize the hierarchy classifications of lands within its realm: 1. ruled by the king 2. Nagara: the province. This title is the highest position below the monarch and similar to duke or duchess. at Trowulan. echoed the grandeur of Majapahit. Watek: the regency. king's cousin son brother in-law Rajasawardhana Bhre Bhre Wirabhumi1 Wirabhumi Bhre Paguhan Singhawardhana .5 metres tall Bajang Ratu gate. Usually this position reserved for the close relatives of the king. Wanua: the village. During its formation. administered by thani. This region is ruled by provincial kings called Paduka Bhattara with the title Bhre. Kuwu: the district. 4. Bhumi: the kingdom. 6. 5. collect taxes. or bhre (prince or duke) 3. Kabuyutan: the hamlet or sanctuary place. administered by wiyasa. ruled by the rajya (governor). During the reign of Hayam Wuruk (1350 to 1389) there were 12 provinces of Majapahit. or natha (lord). administered by king's close relatives: Provinces Kahuripan (or Janggala. administered by lurah.The elegant 16. Majapahit traditional realm only consists of lesser vassal kingdoms (provinces) in eastern and central Java. and manage the defenses of their borders.

However these areas usually possess their own native rulers or kings. as well as Dharmasraya. however. with all its provinces ruled by the Bhres (dukes). These areas such as the vassal kingdoms and colonies in Maluku. Bali. Madura. 2 Kusumawardhani (king's daughter) married to Wikramawardhana (king's nephew). several overseas vassal states were included within the Majapahit sphere of influence. This includes the rest of Java island. He married to Nagawardhani. Pagaruyung. and Malay peninsula. Borneo. the king's close relatives. as the result the new larger territorial concept was defined:    Negara Agung.Provinces Kabalan Pawanuan Lasem (a coastal town in Central Java) Pajang (today Surakarta) Mataram (today Yogyakarta) 1 Titles Bhre Kabalan Bhre Pawanuan Rulers Kusumawardhani2 Surawardhani Relation to the King daughter niece Bhre Lasem Rajasaduhita Indudewi cousin Bhre Pajang Rajasaduhita Iswari Bhre Mataram Wikramawardhana2 sister nephew Bhre Wirabhumi is actually the title: the Duke of Wirabhumi (Blambangan). Majapahit stationed their officials and officers in these places and regulate their foreign trade activities and collect taxes. and obliged to pay annual tributes. and Majapahit did not necessarily station their officials or military officers here. . any challenges on Majapahit oversight might draw severe response. Nusantara. or the Grand State. This area covered the eastern half of Java. This includes the capital city and the surrounding areas where the king effectively exercises his government. When Majapahit entered the thalassocratic imperial phase during the administration of Gajah Mada. The traditional or initial area of Majapahit during its formation before entering the imperial phase. that might foster alliance or intermarried with the Majapahit royal family. areas surrounding Negara Agung. Lesser Sunda Islands. the couple become the heir. but are included as colonies and they had to pay annual tribute. Sulawesi. Mancanegara. yet they enjoyed substantial internal autonomy. Lampung and Palembang in Sumatra. areas which do not reflect Javanese culture. the real name is unknown and he referred as Bhre Wirabhumi in Pararaton. the king's niece. They enjoyed substantial autonomy and internal freedom. the core kingdom. These areas are directly influenced by Javanese culture.

the foreign states are Syangkayodhyapura (Ayutthaya of Siam). These areas usually have their own indigenous rulers. The same mandala model also applied on previous empires. not the subject of Majapahit powers. Champa.[31] The provinces or vassal areas are:    Daha (former capital of Kediri) Jagaraga Kabalan    Kahuripan (or Janggala.All of those three categories were within the sphere of influence of the Majapahit empire. In later period. enjoy substantial autonomy and have their own political institution intact without further integration into Majapahit administration. that administrated by the ruler titled Bhre. According to Nagarakretagama canto 15. Majapahit's hold on its overseas possessions began to waned.[30] The territories belongs within Majapahit Mandala sphere of influence were those categorized as Mancanegara and Nusantara. Ayutthaya and Champa. was later identified by historians as "mandala" model. The model of political formations and power difussion from its core in Majapahit capital city that radiates through its overseas possessions. however Majapahit also recognize the fourth realm that defines its foreign diplomatic relations:  Mitreka Satata. literary means "partners with common order". modern Surabaya) Keling Kelinggapura    Kembang Jenar Matahun (today Bojonegor o) Pajang (today Surakarta)    Singhapura Tanjungpura Tumapel (former capital of Singhasari)   Wengker (today Ponorogo) Wirabhumi (today Blambanga n) Legacy . Dharmmanagari (Nakhon Si Thammarat Kingdom). and also Majapahit's neighboring mandalas. and Yawana (Annam). According to Wingun Pitu inscription (dated 1447) it was mentioned that Majapahit was consist of 14 provinces. and it could be composed of numerous other tributary polities without undergoing administrative integration. It refer to independent foreign states that is considered as Majapahit's equals. Rajapura and Sinhanagari (kingdoms in Myanmar). The term mandala derived from Sanskrit "circle" to explain the typical ancient Southeast Asian polity that was defined by its centre rather than its boundaries.[29] Mitreka Satata can be considered as Majapahit's allies. Kamboja (Cambodia). although Majapahit known has conducted foreign relations with these nations. Srivijaya and Angkor. Marutma. since other foreign kingdoms in China and India was not included in this category.

from Aceh. These tales has remain a popular theme in Javanese culture of later period during Mataram Sultanate. some regional legends mentioning Majapahit kingdom or its general Gajah Mada. ketoprak and topeng dance drama. Bali to Sumbawa.Pura Maospahit ("Majapahit Temple") in Denpasar. Malay Peninsula. demonstrate the typical Majapahit red brick architecture. . The tales of Panji was dated from older period during Kediri kingdom. The legend of Minangkabau mentioned an invading foreign prince — associated with Javanese Majapahit kingdom — that being defeated on buffalo fight. while the tale of Sri Tanjung and the epic of Damarwulan took place during Majapahit period. In sum. Most of them mentioned about the incoming Javanese forces to their land. are popular tales in Javanese and Balinese literatures. Bali. also can be found. and often become the source of inspiration for wayang shadow puppet performance. The Majapahit style minaret of Kudus Mosque. Majapahit society developed a high degree of sophistication in both commercial and artistic activities. Palembang. and the epic of Damarwulan. Sunda. which was probably a local testament of the empire's expansive nature that once dominating the archipelago.[24] Numbers of local legends and folklores in the region had mentioned about the Majapahit kingdom. Others than Javanese sources. Brunei.[24] Although its political power beyond the core area in east Java was diffuse. the tale of Sri Tanjung. constituting mainly ceremonial recognition of suzerainty. Its capital was inhabited by a cosmopolitan population among whom literature and art flourished. Majapahit was the largest empire ever to form in Southeast Asia. Several Javanese legends were originated or become popular during Majapahit period. The Panji cycles. Minangkabau.

and Mataram sought to establish their legitimacy in relation to the Majapahit. Pararaton and Tantu Pagelaran. and native daggers similar to it. to the Philippines. The descriptions of the architecture of the capital's pavilions (pendopo) in the Nagarakertagama invoke the Javanese Kraton also the Balinese temples and palace compounds of today. "without Java there is no Bali". Bali. and also pendopo pavilion has become ubiquitous in Javanese and Balinese architectural features. Pajang. Keraton Kasepuhan and Sunyaragi park in Cirebon. such as Nagarakretagama. The Javanese Hindu civilization since the era of Airlangga to the era of Majapahit kings has profoundly influenced and shaped the Balinese culture and history. For Indonesians in later centuries. Yogyakarta. Sumatra. The vivid. The Majapahit Hindu-Javanese culture has shaped the culture of Bali. many Majapahit nobles. and provides the glimpse and valuable historical records on Majapahit. as evidence in Menara Kudus Mosque. the Majapahit expansion is believed to be responsible for the widespread use of the keris dagger in Southeast Asia. Although it has been suggested that the keris. nevertheless the empire expansion contributed to its popularity and diffussion in the region. The Majapahit architectural style that often employs terracotta and red brick had heavily influenced the architecture of Java and Bali in the later period. artisans and priests has took refuge either in the interior mountainous region of East Java or across the narrow strait to Bali. Raden . The red brick Candi Bentar split gate of Keraton Kasepuhan in Cirebon reveal Majapahit architectural influences. dancedrama and artforms. The aesthetics and style of bas-reliefs in Majapahit East Javanese temples were preserved and copied in Balinese temples.[32] The ancient links and Majapahit legacy is observable in many ways. the kori or paduraksa towering red brick gate. predate Majapahit. Brunei. Bali is credited as the last stronghold to safeguard and preserved the ancient Hindu Javanese civilization. The Islamic sultanates of Demak.[33] The Demak claimed a line of succession through Kertabumi. It is also due to the fact that after the fall of the empire. architecture. Southern Thailand. rich and festive Balinese culture is considered as one of Majapahit legacy. Sutasoma. Large numbers of Majapahit manuscripts. as its founder. Yet in return. and various palaces and temples in Bali. Mataram Sultanate royal cemetery in Kota Gede. from Java. were being well-kept in royal libraries of Bali and Lombok.Majapahit had a momentous and lasting influence on Indonesian architecture. religious rituals. literature. Majapahit became a symbol of past greatness. In weaponry. that led to popular expression. The Majapahit style candi bentar split gate. Malaysia.

Mpu Tantular. is a quotation from an Old Javanese poem "Kakawin Sutasoma". a Chinese princess. who had been sent away before her son was born. Garuda Pancasila. derived from the Majapahit royal color. The Indonesian national flag "Sang Merah Putih" ("Red and White") or sometimes called "Dwiwarna" ("The bicolor"). the Communist Party of Indonesia presented its vision of a classless society as a reincarnation of a romanticized Majapahit. In its propaganda from the 1920s. "Bhinneka Tunggal Ika". and the Panataran as well as the Sukuh temple dated from the Majapahit era.[22] Sultan Agung's conquest of Wirasaba (present day Mojoagung) in 1615 — during that time just a small town without significant strategic and economic value — led by the sultan himself.[4] Many of modern Indonesian national symbols derived from Majapahit Hindu-Buddhist elements. Modern Indonesian nationalists. including those of the early 20th-century Indonesian National Revival. The notable statue of Garuda is the statue of the king Airlangga depicted as Vishnu riding Garuda. have invoked the Majapahit Empire. .[37] It was invoked by Sukarno for nation building and by the New Order as an expression of state expansion and consolidation. may probably have had such symbolic importance as it was the location of the former Majapahit capital.[citation needed] Bali in particular was heavily influenced by Majapahit and the Balinese consider themselves to be the true heirs of the kingdom. also derives from Javanese Hindu elements. The Indonesian Navy flag of red and white stripes also has a Majapahit origin. in court chronicles was said to be the son of Kertabumi with Putri Cina.[25] The high reliefs of Gajah Mada and Majapahit history depicted in Monas. and is sometimes seen as a precedent for the current political boundaries of the Republic. written by a Majapahit poet.[38] Like Majapahit.[36] The statue and relief of Garuda have been found in many temples in Java such as Prambanan from the ancient Mataram era.Patah.[35] The Indonesian coat of arms. has become the source of Indonesian national pride of past greatness. The memory of its greatness remains in Indonesia. the modern state of Indonesia covers vast territory and is politically centred on Java. The Indonesian national motto.[34] Central Javanese palaces have traditions and genealogy that attempt to prove links back to the Majapahit royal lines — usually in the form of a grave as a vital link in Java — where legitimacy is enhanced by such a connection.

The name was chosen by president Suharto. styled Jayanagara (1309–1328) . The rulers of Majapahit was the dynastic continuity of the Singhasari kings.[39] Nevertheless. and the program was started in February 1975. Kalagamet.[40] List of rulers Genealogy diagram of Rajasa dynasty. This ancient oath of unification signifies the Palapa satellite as the modern means to unify the Indonesian archipelago by way of telecommunication. the Indonesian Minister of Culture and Tourism stated that the Majapahit Park would be built on the site and completed as early as 2009. the Indonesian government sponsored a massive exploration on the site that is believed to be the place where the palace of Majapahit once stood. has been named after Sumpah Palapa. During the last half year of 2008. the project leaves a huge attention to some historians. since constructing the park's foundation in Segaran site located in south side of Trowulan Museum will inevitably damage the site itself. Jero Wacik. in order to prevent further damage caused by home-made brick industries that develop on the surrounding area. the founder of Rajasa dynasty in late 13th century. Ancient bricks which are historically valuable were found scattered on the site. styled Kertarajasa Jayawardhana (1294–1309) 2. Rulers are highlighted with period of reign. the series of communication satellites owned by Telkom. Gajah Mada swore that he would not taste any spice as long as he had not succeeded in unifying Nusantara (Indonesian archipelago).Palapa. an Indonesian telecommunication company. the royal family of Singhasari and Majapahit. Raden Wijaya. which started by Sri Ranggah Rajasa. the famous oath taken by Gajah Mada. 1. The government then argued that the method they were applying were less destructive since digging method were used instead of drilling.

styled Brawijaya II (1451–1453) 9. Tutur Tinular is a martial art historical epic fictional story with the Majapahit era serving as the background of the story. telling the everyday life of Panji Koming. written by Sanusi Pane. Kertawijaya. The story took place near the end of the Majapahit era and the formation of Demak. born Bhre Pamotan. Panji Koming (since 1979).3. styled Brawijaya I (1447–1451) 8. 3. Senopati Pamungkas (1986. royal intrigue. styled Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328–1350) 4. The current Indonesian president is often portrayed as a Majapahit monarch or prime minister. Girindrawardhana. a common Majapahit citizen. or Twilight/Sunset in Majapahit is an historical romance that took place during the fall of Majapahit empire. and romance of the . Interregnum (1453–1456) 10. 6. Kertabumi. styled Sri Rajasanagara (1350–1389) 5. reprinted in 2003). styled Brawijaya III (1456–1466) 11. Pandanalas. Begun as a popular radio drama program in the late 1980s. 4. or to describe and mention it. It took place in the late Singhasari period and formation of Majapahit. Wikramawardhana (1389–1429) 6. Sri Gitarja. This part has been made into a single feature film entitled 'Saur Sepuh' as well. the king of Madangkara. a radio drama and film by S Tidjab. Wali Songo. From a political. Bhre Wengker. styled Brawijaya IV (1466– 1468 or 1478[8]) 12. Although it took place in the Majapahit era. a fictional kingdom neighbour of the Pajajaran. Suhita (1429–1447) 7. cultural and current point of view. Sandyakalaning Majapahit (1933). Hayam Wuruk. the comic strip serves as witty satire and criticism of modern Indonesian society. Indonesia is described as the 'reincarnation' of the Majapahit empire. Purwawisesa or Girishawardhana. Singhawikramawardhana. styled Brawijaya V (1468–1478) 13. Rajasawardhana. a radio drama and film by Niki Kosasih. This novel describes the saga. or Suraprabhawa. The impact of the Majapahit theme on popular culture can be seen in the following: 1. Saur Sepuh is based on 15th-century Java. styled Brawijaya VI (1478–1527) Majapahit in popular culture Celebrated as 'the golden era of the archipelago'. 2. a weekly comic strip by Dwi Koendoro published in the Sunday edition of Kompas. Tutur Tinular. centered around the story about a fictional hero named Brama Kumbara. 5. the Majapahit empire has inspired many writers and artists (and continues to do so) to create their works based on this era. Saur Sepuh (1987–1991). social. In several stories the Paregreg war is described. while commoners are suffering. the film tells the story of nine Muslim saints ('wali') who spread Islam to Java. It describes the decaying Majapahit empire where royals are fighting each other for power. a novel by Arswendo Atmowiloto that is also a martial art-historical epic fiction. The story also involved a romance between the hero named Arya Kamandanu and his Chinese lover Mei Shin. that is to say the civil war of Majapahit between Wikramawardhana and Bhre Wirabhumi.

Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory' (The Hague: W. G. 9. Java in the 14th Century. Martinus Nijhoff. Gajah Mada. page 19 5.2307/2754037. and Hang Tuah. ISBN 978-1-57607-770-2.E. "Problems of Indonesian Historiography". a comic book series by Jan Mintaraga. 2. ^ D. This film recounts the love story between Gusti Putri Retno Dumilah. a Malaysian epic film based on a traditional Malay legend. Vol. Imperium Majapahit. Issue 1 – Page 192 7.formation of the Majapahit kingdom as well as the adventure of the main character. 8. focussed around the Bubat War. 38. 6. 10.J. Hall (1956). ^ Keat Gin Ooi (2004). 1968). p. about fictionalized detail of Gajah Mada's life from Kuti rebellion until Bubat War. 29. Digital Atlas of Indonesian History 4. Volume 4. pp. doi:10. 8. from Angkor Wat to East Timor. Volume 1. the first king of Majapahit. ^ The Brunei Museum journal. ^ Taylor. JSTOR 2754037. 29. 3. ^ Prapantja. ISBN 0-300-10518-5. 21. 1962). a commoner named Upasara Wulung and his forbidden love affair with princess Gayatri Rajapatni. a Majapahit Princess. Jean Gelman (2003). trans. ^ a b c d e Ricklefs (1991). 3/4) 38 (3/4): 353–359. Pacific Affairs (Pacific Affairs. 34. Dyah Pitaloka (2007). See also Indonesia portal      Kidung Sunda Osing Tenggerese List of monarchs of Java Srivijaya Notes 1. Puteri Gunung Ledang (2004). vol. Resink. a Malaccan admiral. 7. about the fictionalized detailed lifestory of Sundanese Princess Dyah Pitaloka Citraresmi. 822. p. The novel virtually took the same context and was inspired by Kidung Sundayana. 4. whom later becomes the consort of Raden Wijaya. This series tells the history of Majapahit from its formation until the decline. ^ a b c d e f Ricklefs (1991). pp.G. by Theodore Gauthier Pigeaud. Rakawi. 1365 AD (The Hague. Southeast Asia: a historical encyclopedia. page 18 . a novel written by Hermawan Aksan. A Study in Cultural History: The Negara-Kertagama by Rakawi Prapanca of Majapahit. published by Elexmedia Komputindo. ABC-CLIO. ^ Majapahit Overseas Empire. New Haven and London: Yale University Press. Indonesia: Peoples and Histories. No. a pentalogy written by Langit Kresna Hariadi. van Hoeve.

31. 107. ^ a b Schoppert. 22 June 2007.V. ^ C. 1996. Soekmono. P. Part 4. 5th reprint edition in 1988). Singapore 169641: Archipelago Press. ed. 26. Ricklefs. Paris: Periplus Editions. ^ Johns. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. JSTOR 2050416. Achadiati S. doi:10. 37 and 100 21.R. 451–456. John Miksic.. 9789004061965. page:100". 17. hal. 72. 24. 2000 20. No. ^ "Ritual Networks and Royal Power in Majapahit Java. pp.com from Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala. Hefner (1983). (1973. 32. ISBN 981-4155-67-5. JSTOR 644055. in the site www. White Lotus p86 ISBN 9748496-78-4 12. p. ^ "Uang Kuno Temuan Rohimin Peninggalan Majapahit". Brill Archive. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2. ^ Drs. doi:10. American Ethnologist 10 (1983): 665–683. (1997). ^ Cribb. Prasasti Majapahit. p. Het rijk van de vijfvoudige Buddha (Verhandelingen der Koninklijke Nederlandse Akademie van Wetenschappen. 2nd ed. Bertold. 1) Ansterdam: N. ^ Ma Huan Ying-yai Sheng-lan. Robert. F. Indonesian Heritage Series: Ancient History.. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). Afd. ISBN 962-593-232-1. Sejarah Peradaban Manusia: Zaman Majapahit. Stanford: Stanford University Press. (November 1964).P.. 36–37 23. Singapore: Editions Didier Millet. 28.C. 1300.V. 24. The Journal of Asian Studies (The Journal of Asian Studies. 2nd ed. Vol. ISBN 981-3018-26-7. 13. Retrieved 2010-07-14. Friday. 14. pp. ed. "Mandala: from sacred origins to sovereign affairs in traditional Southeast Asia". 279. ^ MAJAPAHIT : KERAJAAN AGRARIS – MARITIM DI NUSANTARA page 8 30. ^ Nastiti.2307/2050416. (1988).C Bagley (1981). 18. Persee. Paul Michel (2006).H. R. 10. University of Hawai'i Press. ISBN 981-3018-26-7. pp. ^ Spuler. 16. 1962. ^ Munoz. vol.Majapahit-Kingdom. Indonesian Heritage Series: Ancient History. pp. Berg. hal. ISBN 90-04-06196-7.4. no.1983. Titi Surti. 25. November 2008. Bond University Australia. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. 29. page 40 .02a00030. 252. 19.. 69. Menuju Puncak Kemegahan (LKIS. S. editor: John Miksic. 1) 24 (1): 91–99. ^ Dellios. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). Didier (Hardcover edition — August 2003). Singapore 169641: Archipelago Press. ^ JakartaPost: Majapahit capital may be larger than previously believed 13. 1993. A History of Modern Indonesia Since c. 27. Rosita (2003-01-01). Letterkunde. 448–451. ^ Y. Jakarta: PT Gita Karya. ^ Robert W. "The Role of Structural Organisation and Myth in Javanese Historiography".1525/ae. translated by J. Soeroso M. Retrieved 2011-12-11. ^ Lonely Planet: History of Bali 33. 2005) 15. "Ritual and Cultural Reproduction in Non-Islamic Java". ^ Ricklefs. 106. A. ^ Millet. Java Style.10. Damais. Didier (Hardcover edition — August 2003).G Mills. ^ a b Ricklefs.9. Didier Millet. C. Historical Atlas of Indonesia. 22. The Muslim world : a historical survey. 33–34. pp. cited in M. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. ^ a b c d e f Millet. ^ Ricklefs. pages 18 and 311 11. ^ a b Slamet Muljana.

^ "Taman Majapahit Dibangun di Trowulan". 1991 External links Wikimedia Commons has media related to: Majapahit     A Short History of Majapahit Memoirs of Majapahit Kingdom A brief history of Majapahit A Complete Transcription of Majapahit Royal Manuscript of Nagarakertagama from SejarahNasional. 19. Indonesian Destinies. Stanford: Stanford University Press.34. 40. ^ Friend. ^ Bhinneka Tunggal Ika. Theodore. ^ "Situs Majapahit Dirusak Pemerintah". January 5. Massachusetts and London: Belknap Press. 2nd ed. 2008. page 174 38. ISBN 0-674-01137-6. 2009. ^ Ricklefs. Ricklefs. A History of Modern Indonesia Since c. Harvard University Press. 39.C. page 43 35. masterpiece of Mpu Tantular. References  M. pp. ^ Hindu Civilizations of Austronesia and Southeast Asia 37. ^ Ricklefs. 1300.org an National History Website View page ratings Rate this page What's this? Trustworthy Objective Complete Well-written I am highly knowledgeable about this topic (optional) Categories:          Former monarchies Former countries in Southeast Asia States and territories established in 1293 States and territories disestablished in 1527 1527 disestablishments Indianized kingdoms Historical Hindu empires Pre-colonial States of Indonesia 1293 establishments . Cambridge. November 4. Antara (in Indonesian) 36.

     Former countries in Malaysian history Former countries in Philippine history Majapahit Former empires of Asia Former countries in Indonesian history Navigation menu        Create account Log in Article Talk Read Edit View history       Main page Contents Featured content Current events Random article Donate to Wikipedia Interaction      Help About Wikipedia Community portal Recent changes Contact Wikipedia Toolbox Print/export Languages     ไทย ‫ال عرب ية‬ Basa Banyumasan Česky .

additional terms may apply..                            Deutsch Español Français 한국어 हिन्दी Bahasa Indonesia Italiano ‫עברית‬ Basa Jawa ქართული Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands 日本語 Norsk (bokm l) Polski Português Русский संस्कृ तम् Suomi Svenska Tagalog Українська Tiếng Việt 中文 This page was last modified on 26 January 2013 at 17:55. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293. Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License. a non-profit organization. Kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. Contact us    KERAJAAN MAJAPAHIT Kerajaan Majapahit adalah nama sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur. Inc. . Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation. See Terms of Use for details. Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389) yang didampingi oleh Patih Gadjah Mada (1331-1364).

Setelah mendapat pengampunan dari Raja Jayakatwang. Disinilah kemudian berdiri pusat Kerajaan Majapahit. dan mendapat perlindungan dari Arya Wiraraja. Madura. Mereka tidak mengetahui bahwa Singasari telah hancur. berakhirlah riwayat Kerajaan Singasari. Raden Wijaya (menantu Raja Kertanegara) segera melarikan diri ke Sumenep. Raja Kertanegara beserta petinggi kerajaan lainnya tewas dalam penyerangan tersebut. Setelah Raja Kertanegara gugur dalam peristiwa penyerangan Raja Jayakatwang (Raja Kediri). penguasa Sumenep.  Kertarajasa Jayawardhana  Pada 1293 pasukan Kubilai Khan dari Cina datang dengan tujuan untuk menghancurkan Kerajaan Singasari. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijava untuk membalas dendam kepada Raja Jayakatwang. Jawa Timur) untuk dijadikan desa. Raden Wijaya beserta pengikutnya diizinkan untuk membabat hutan Tarik (sekarang menjadi Desa Trowulan.  Para Penguasa Majapahit Raden Wijaya : (1309) Jayanegara : (1309-1328) Tribhuwanatunggaldewi : (1328-1350) Hayam Wuruk : (1350-1389) Wikramawardhana : (1389-1429) Suhita : (1429-1447) Kertawijaya : (1447-1451) Rajasawardhana : (1451-1453) Bhre Wengker : (1456-1466) Singhawikramawardhana : (1466-1468)  . Raja Jayakatwang sangat menghormati Arya Wiraraja sehingga Raden Wijaya diampuni.

Kertabhumi : (1468-1478) Ranawijaya/Girindrawardhana : (1478-?) Pasukan Raden Wijaya bekerjasama dengan Kubilai Khan yang berjumlah sekitar 20. sebagian besar P. Siam. Selain itu. dan India berdatangan. serta pemberontakan Sadeng dan Keta pada masa Tribhuwanatunggadewi (1328-1350).  TAHUKAH KAMU Pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Kerajaan Gajah Mada Kediri.   Keruntuhan Majapahit Sepeninggal Raden Wijaya. Setelah masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Semenanjung Malaya. Pasukan Kubilai Khan segera pergi dari tanah Jawa dan Raden Wijaya menjadi raja dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Sumatera. salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit. kewibawaan Kerajaan Majapahit baik ke dalam maupun keluar kerajaan sangat kuat. Kerajaan Majapahit dilanda beberapa pemberontakan. dan Kuti selama masa pemerintahan Jayanegara (1309-1328).  . Pada masa itu rakyatnya sejahtera.   Wilayah Kekuasaan Wilayah kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Jawa (kecuali tanah Sunda). Kalimantan.   LIHAT JUGA Singasari. faktor yang juga mempengaruhi runtuhnya Kerajaan Majapahit ialah munculnya Kerajaan Malaka dan berkembangnya kebudayaan Islam. dan Indonesia bagian timur hingga Irian Jaya. Sora. namun di tengah perjalanan pasukan Raden Wijaya dengan bantuan pasukan Singasari dari Sumatera menyerang pasukan tersebut. Dalam waktu singkat. Kerajaan Kediri hancur dan Raja Jayakatwang terbunuh. Pada 1522. pamor Kerajaan Majapahit semakin menurun. Pasukan Kubilai Khan kembali ke pelabuhan.000 orang. Pada masa inilah Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. << Kiri atas: Candi Panataran merupakan candi terbesar dan paling penting bagi umat Hindu di Jawa Timur yang dibangun pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Perluasan wilayah ini dicapai berkat politik ekspansi yang dilakukan oleh Patih Mangkubumi Gadjah Mada. Pemberontakan baru dapat berakhir pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk (1350-1389). Kerajaan Majapahit hancur akibat terjadinya perang saudara. Banyak orang asing seperti Cina. Kerajaan  Atas: Candi Bajangratu. Pemberontakan tersebut antara lain ialah pemberontakan Ranggalawe.

Perang antara Majapahit dan Sunda. 2005. Artikel-artikel sebelumnya dari penulis sudah gembar-gembor mengatakan bahwa . hasilnya hampir serentak semua link url atau situs web mengatakan hal sama yaitu ada perang Bubat. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Tetapi kalau dimasukan keywords seperti : Perang Bubat. Abdul. mencari sumber yang mampu mengatakan bahwa kerajaan Sunda dan kerajaan Majapahit adalah 2 kerajaan yang bersahabat dan rukun. 1. Persahabatan raja Majapahit Hayam Wuruk dengan raja Sunda Lingga Buana dan lain sebagainya. Halaman 123. Kidung Panji Wijayakrama. Kenyataannya semua hasil mengatakan hal yang sama. Jilid 6. TAHUKAH KAMU Nama Majapahit diduga berasal dari nama pohon Maja karena pada masa itu hutan Tarik banyak ditumbuhi pohon Maja.   Atas : Relief di Candi Panataran ini menceritakan seseorang yang dieksekusi dengan menggunakan keris.  Sumber : Syukur. Dugaan ini berdasarkan Kitab Pararaton. << Kiri bawah: Candi Tikus. Berulangkali searching dengan menggunakan keywords bermacam-macam seperti: persahabatan kerajaan Majapahit dan Sunda. Persahabatan kerajaan Sunda dan Majapahit masa Gajah Mada dan Hayam Wuruk. ada perselisihan dan permusuhan dengan berbagai versinya. dan Kidung Harsa Wijayayang menceritakan berdirinya Kerajaan Majapahit. Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda KEBOHONGAN SEJARAH PERSETRUAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA Pembuktian Analisa Kitab Neraga Kertagama dan Kitab Negara Kertabhumi Created by Ejang Hadian Ridwan Suatu proses pencarian yang teramat sulit juga. tempat pemandian kerabat raja Majapahit. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. dan lain sebagainya yang mengarah ke perang Bubat. dengan kata lain tidak bersahabat. terjadi perselisishan alias permusuhan.

Rokan. berlindung di bawah kuasa Wilwatikta. Malano . Berdasarkan barang bukti itulah penyidikan lebih lanjut dapat dilakukan. Tamihang. Sumber-sumber utama yaitu kitab Pararaton dan kitab Kidung Sunda yang mengarah kepada kisah Ken Arok. Perang Bubat dan Sumpah Palapa adalah dusta atau kebohongan sejarah. Tabalung. selalu dalam langkah awalnya adalah mencari barang bukti. lantas pola hubungan seperti apa yang diterapkan antara 2 kerajaan tersebut yaitu kerajaan Majapahit dan kerajaan Sunda. Kahwas. kebohongan itu memnag terjadi. Minangkabau. Lawai ikut tersebut. Kampar dan Pane Kampe. Kitab Negara Kertagama inilah yang menjadi harapan satu-satunya bagi penulis untuk dapat memberikan informasi walaupun tidak gamblang. Palembang. dengan kata lain sumber-sumber itu adalah sumber yang direkayasa demi suatu kepentingan. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. dianalisa dan dikembangkan. Samadang dan Tirem tak terlupakan. akhirnya didapat petikan sebagai berikut : “Negara-negara di nusantara dengan Daha bagai pemuka. ikut juga Tanjung Kutei. Penyidikan suatu perkara hukum. Setelah dipelajari seksama dari hasil terjemahan kitab Negara Kertagama. Pertanyaan selanjutnya adalah kalau memang tidak terjadi hal-hal seperti itu. Kadandangan. Prasasti-prasati yang ditemukan.Pun ikut juga disebut Daerah Kandis. hampir semuanya tidak bisa meberikan informasi tentang hal itu. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan. Bukti sejarah berikutnya adalah dicoba dengan mempelajari lagi satu kitab yaitu kitab Negara Kertagama. Kalka. Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan. yang kemudian dipelajari. Kota Waringin. Batan. Siak. Toba dan Darmasraya. atau sumber sejarah yang masih relevan. Lampung dan juga Barus. Kota Ungga. Sawaku. Landa.kisah Ken Arok. Bukti sejarah yang ada adalah untuk perkara ini tiada lain adalah berupa prasastiprasasti dan beberapa kitab yang tingkat kepercayaannya akan kebenarannya masih tinggi. Tunduk menengadah. yang masa pemerintahan untuk kerajaan Majapahit dipimpin oleh Sri Rajasanagara (Hayam Wuruk versi kitab Pararaton) dengan Maha Patih Gajah Mada? inilah pertanyaan yang harus ada jawaban sebagai korelasinya dan jawaban itu harus ada. Solot dan juga Pasir Barito. Sambas. negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri. yang akhirnya terjadi pembelokan arah sejarah. Haru serta Mandailing. Sedu. kalau tidak pernyataan kebohongan sejarah itu tetap tidak kuat. secara sendirinya adalah sumber-sumber yang sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai sumber sejarah. paling dulu Melayu: Jambi. Sampit. dengan pihak yang dirugikan adalah bangsa Indonesia. Barune. terjadinya peristiwa perang Bubat dan Sumpah Palapa. Saludung.

Semenjak nusantara menadah perintah Sri Paduka. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Kunir. jika mengemban perintah ke mana juga. Paka. tidak seperti Sumpah Palapa yang tidak mewakili aspek keseluruhan yang dikatakan nusantara. Seran. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk. Petikan diatas juga. Seyogyanya. harus menegakkan agama Siwa. Saimwang. Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di nusantara. Dilarang mengabaikan urusan negara dan mengejar untung. Muar. Buton. Dungun. Kanjapiniran. Wanin. Muar. diberikan pendaan cetakan tebal supaya lebih . Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. Bima. yang juga biasa disebut Lombok Merah. dilarang menginjak tanah sebelah barat pulau Jawa. bisa jadi juga ini lemparan wacana ke publik dengan tujuan pro kontra mengenai istilah nusantara dengan hanya memakai simbolisasi Sumpah Palapa. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Seram. Konon kabarnya para pendeta penganut Sang Sugata dalam perjalanan mengemban perintah Sri Baginda. yang akhirnya diharapkan terjadi keraguan terhadap kebesaran istilah nusantara tersebut.memberikan informasi yang harapakan penulis atas pernyataan yang mencurigakan. Galian serta Salayar.” Petikan diatas memberkan informasi lengkap tentang negara-negara yang berada dibawah kekuasaan kerajaan Majapahit yang memang mewakili istilah nusantara yang didengung-dengukan itu. Bisa jadi Sumpah Palapa itu sendiri adalah bentuk pengkerdilan istilah nusantara itu sendiri. Rajapura begitu juga Singasagari Campa. Gurun serta Sukun. Hutan Kendali sekaligus. Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat. Tumasik. Tersebut pula pulau-pulau Makasar. tiap musim tertentu mempersembahkan pajak upeti. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. menolak ajaran sesat. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Sumba. Di Hujung Medini. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Buda. Pulau Gurun. Ambon atau pulau Maluku. begitu pun Darmanagari Marutma. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. Pahang yang disebut paling dahulu. Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain. Solot. Terdorong keinginan akan menambah kebahagiaan. Banggawi.Berikut Langkasuka. Kelang serta Kedah Jerai. Kelantan serta Trengganu Johor. pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api. Taliwang.tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura. Lagi pula anda (n). semua sudah lama terhimpun.

katakanlah dengan beberapa negara besar yang sudah bergabung.fokusyaitu: “Yawana ialah negara sahabat. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. ketika kerajaan Singhasari atau Tumapel dibawah kendali Jayakatwang yang merebut kekuasaan secara paksa dari penguasa sah Sri Kertanegara. hanya teridentifikasi melakukan beberapa kali peperangan. Ide aliansi inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya nusantara. untuk menjaga keutuhan. perang terbesar adalah dengan kerajaan di Pulau Bali. bisa secepat itu takluk. Tiga kerajaan ini nota bene adalah kerajaan-kerajaan yang secara historis atau sejarah pendiriannya mulai kerajaan Tumapel masa pemerintahan Sri Rajasa Sang Amurwabhumi alias Ken Arok (versi kitab Pararaton sampai ke Sri Kertanegara. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. apa yang dilakukan oleh kerajaan Majapahit adalah sebagai pencetus atau pelopor ide penggabungan kekuatan. kemudian perang menumpas pemberontakan kerajaan Sadeng dan Keta. Dalam catatan sejarah resmi. dengan membentuk aliasi dengan negara-negra lainya. untuk kerajaan Majapahit. tapi tidak lama berselang bisa diusir kembali oleh pasukan tentara yang dipimpin Raden Wijaya. Percobaan invasi pertama. Ketika negara-negara dalam aliansi itu sudah terbentuk.” Merujuk pada keterangan kitab Negara Kertagama itu bahwa banyak negaranegara atau kerajaan-kerajaan lain yang secara otomatis takluk dan berinduk ke kerajaan Majapahit. Tentara Mongol sempat menguasai ibu kota kerajaan. setidaknya ada alasan perang yang mendasar dan sah secara hukum kenegaraan. persatuan dan kesatuan serta nama baik kerajaan. Wajar dan memang seharusnya kalau peperangan itu dilakukan. tujuannya dalam rangka menjaga apabila suatu saat ada invasi dari kekaisaran Mongol untuk kedua kalinya. dan ini ide . Tetapi negara-negara lain. Mengapa pula dengan skala waktu yang tidak terlalu lama nusantara bisa terbentuk? Jawabanya adalah teori musuh bersama. untuk mengembangkannya lebih mudah ke arah pemekaran yang lebih luas. raja pertama Majapahit menantu dari Sri Kertanegara. jadi tidak lagi harus bersusah-susah melakukan perang. Hal ini dikarenakan. kemudian dilanjutkan pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit mulai dari Raden Wijaya sampai Sri Rajasanagara alias Hayam Wuruk (versi kitab Pararaton) adalah masih termasuk kerajaan-kerajaan bawahan. menginduk dan mengakui kerajaan Majapahit yang memegang kontrol atas mereka. kewibawaan. tidak harus melalui proses peperangan besar. Umpan nilai psikologis inilah yang merupakan senjata ampuh dalam propaganda ide aliansi yang dimotori oleh kerajaan Majapahit.

bukan permusuhan atau yang satu menjadi bawahan atas yang lainnya. Selengkapnya silakan pembaca budiman lihat di MENGUAK TABIR SEJARAH NUSANTARA Salam Damai Nusantara Penulis o Share      Reply With Quote 2. 11:33 AM #2 ri4nx Senior Member Join Date Aug 2011 . Sekarang pertanyaan yang timbul adalah Yawana itu kerajaan mana? Tidak dijelaskan identitasnya dalam kitab Negara Kertagama. Negara sahabat artinya kerajaan itu dianggap sejajar kedudukanya dengan kerajaan Majapahit. yang sebelumnya mengalami masa-masa penjajahan dari kerajaan Chola. tetapi bukan negara bawahan karena tidak disebut demikian. terlebih didukung oleh situasi yang ada. Hubungan yang terjalin pun atas dasar persahabatan.sangatlah brilian. India. sebuah aliansi harus ada negara pengontrol. Karena kerajaan Sriwijaya tidak lagi termasuk negara adidaya dengan alasan keberadaannya sudah melemah. Musuh bersama itu tiada lain adalah pasukan besar kekaisaran Mongol. yaitu ada musuh bersama yang nyata didepan mata. Secara fakta pertahan. 26-03-12. Majapahit adalah negara adidaya di nusantara selain kerajaan Sunda pada masa itu. dan mempunyai kedudukan yang sangat dihormati karena statusnya adalah negara sahabat. pemimpin bagi yang lainya dan kerajaan Majapahit-lah yang cocok dan memenuhi syarat. artinya nama itu sudah populer tidak perlu lagi penjelasan pada waktu itu. Penyidikan dilanjutkan lagi. yang ada adalah negara sahabat.

info bagus neh o Share      INI TANDA TANDA KAMU MAU MENINGAL . 26-03-12..995 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda ternyata penyatuan kedua kerajan itu bohong belaka ya gan . 12:34 PM #3 Hjthegreat Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda yang menjadi pertanyaan saya dari dulu.. apakah memang majapahit pernah menguasai sulawesi???..soalnya saya belum pernah mendengar peningalan majapahit selama .Posts 1...GAMBAR2 DRAMATIS SEGITIGA BRMUDA palingseru Reply With Quote 3.atau hanya mitos dan hanya klaim org jawa (majapahit).

soalnya saya lama penasaran tentang hal itu. o Share      Reply With Quote 4. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima.. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. kalau punya reference tentang itu tolong dishare... Saran saya..berkuasa di sulawesi.267 Rep Power 5 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. 26-03-12. . 01:53 PM #4 Alphe Senior Member Join Date Nov 2011 Location Banggai Posts 1. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. Lagi pula. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN.

03:31 PM #5 keizer Senior Member Join Date Feb 2012 Location Bandung Posts 1. o Share      oomaldi likes this. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit Reply With Quote 5.849 Rep Power 2 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta batu dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. 26-03-12 at 04:25 PM. 26-03-12. LAgi pula. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat .NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" Last edited by Alphe.

Saran saya. ini khan baru dari satu sisi o Share      Temukan Cerita2 Kocak Disini Kelakuan Konyol Anggota DPR Berwisata Gokil Reply With Quote 6. 26-03-12. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" yup saya setuju pendapat anda. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah.diterima. 06:51 PM #6 oomaldi Moderator Join Date Feb 2012 Location Jakarta Posts 609 Rep Power 3 . atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah.

kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" setuju. 26-03-12. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog.. Lagi pula. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri".. ane suka banget nih sama komennya bro alphe. Saran saya. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. o Share      Jualan? Langsung kesini >> Lapak Jual Beli Kompas Forum Jangan lupa baca aturannya disini >> Aturan Lapak Jual Beli KompasForum Reply With Quote 7. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. 06:59 PM #7 GEO Advisor .

....436 Rep Power 29 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda jadi mana yang bener nih ?..Join Date Oct 2008 Location indonesia Posts 16... 09:13 PM #8 oka milano Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 ............ 26-03-12. o Share      Silent Readers lebih berbahaya daripada Junkers Reply With Quote 8..

disana pusat penelitian majapahit. disana ada pakar2 yang siap mendebat. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. eh udah berani mengatakan pembelokan. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword.. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. mari dibahas diforum ilmiah. 26-03-12.288 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by oka milano .Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan o Share      Reply With Quote 9. terbitkan jurnal... 09:38 PM #9 andewan Senior Member Join Date Jan 2012 Location Bnjarnegara Posts 1.

. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. Arsyo tentang istilah negeri Yawana yang disebut negara sahabat dalam kitab . terbitkan jurnal. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan Yups saya setuju dengan panjengane gan. eh udah berani mengatakan pembelokan..udh di update kok artikel ane.. o Share      Outdoor Furniture Reply With Quote 10. 10:28 PM #10 ezank Newbie Join Date Mar 2012 Posts 23 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda terima kasih agan2 atas saran dan keritiknya. disana ada pakar2 yang siap mendebat. ane dapet data juga dari buku Atlantis karya Prof. 05-04-12. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal... jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. disana pusat penelitian majapahit.kl sdh menyangkut sejarah baiknya agak hati hati.anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. mari dibahas diforum ilmiah...judulnya jadi POLA HUBUNGAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA silakan baca dilink tersebut. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword.

thanks o Share      Reply With Quote Page 1 of 2 12 Last « Previous Thread | Next Thread »    KompasForum Home Archive Top All times are GMT +7.0 RANGKUMAN PERKEMBANGAN HINDU BUDHA DI INDONESIA under RANGKUMAN MATERI Anak benua India merupakan tanah tempat kebudayaan Weda. Jaina lahir. Sidharta pergi dari istana dan meninggalkan segala Bentuk .6. itu yang ingin ane buktikan. Gangga.com. Setelah dewasa. Persebaran bangsa Arya dibedakan atas dua periode: masa Weda Awal dan masa Weda Akhir.. dan Brahmaputra yang memiliki lembah-lembah subur. Penduduk Lembah Indus adalah bangsa Dravida yang berkulit hitam. The time now is 06:07 PM. Peradaban Lembah Indus mengalami kemunduran ketika bangsa Arya dari Asia Tengah melakukan invasi.silakan mampir. Yamna. Di lembah-lembah subur inilah lahir peradaban Hindu muncul. agama Buddha lahir dari Sidharta Gautama..Kertagama. All rights reserved Content Relevant URLs by vBSEO 3. Pada masa akhir ini itu bangsa Arya mulai membangun system agama Weda (Hindu) dan pemerintahan (politik). judul sebelumnya "Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda" artinya gak ada persetruan. Di sebelah utara terdapat sungai–sungai besar seperti Indus. putra Raja Suddodhana dari Kapilawastu. Sementara itu. Buddha. Copyright © 2012 KOMPAS.

Bali. serta seni tari dan musik. Pengaruh Hindu-Buddha terhadap perkembangan agama di Indonesia terlihat dari praktik dan tempat peribadatan (candi). wayang). Hubungan itu didukung oleh kronik-kronik dari Cina. prasasti. India. Pihak pertama adalah kaum brahmana dan rahib dari India. Indonesia Indocina. sementara Sumatera merupakan pusat Buddha.kesenangan duniawi. di Lembah Sungai Gangga. seni rupa (relief. dan Kalimantan. Keterkaitan antara perdagangan dan persebaran Hindu Buddha mengakibatkan pusat pusat perdagangan di Indonesia menjadi pusat Hindu-Buddha. Pihak ketiga adalah kaum sudra yang melarikan diri dari India ke Indonesia. Hubungan dagang ini berkembang menjadi hubungan politik. Yunani. Arab. Indocina. Pihak keempat adalah golongan ksatria India yang melarikan diri ke Indonesia karena takut dikejar-kejar oleh musuh. Pihak kedua adalah para pedagang India (waisya). Setelah itu ajaran Buddha mengalami perkembangan: Buddha Mahayana dan Hinayana. dan Cina. Kesemuanya itu mengalami proses akulturasi dan sinkretisasi sesuai zamannya. makara. Ketika tiba di Desa Gaya. telah terjadi hubungan dagang antara India. Related Post: RANGKUMAN MATERI         RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN TAHAP PENUTUPAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENGIKTISARAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENCATATAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN KOPERASI DAN KEWIRAUSAHAAN RANGKUMAN BADAN USAHA RANGKUMAN MANAJEMEN . dan kitab serta prasasti dalam negeri. terutama di Jawa. agama. candi. Indocina. karya sastra (kitab. Ada lima teori tentang pihak-pihak yang berjasa menyebarkan Hindu dan Buddha di Indonesia. Siddharta menjadi seorang Buddha. yang sebelumnya pernah mengunjungi India. keratin). dan budaya. Pengaruh Buddha pun meluas hingga Cina. dan Indonesia. Sekitar awal tarikh masehi. Sedangkan pengaruh dalam bidang kebudayaan terlihat dari bangunan fisik (stupa. Jepang. arca). Dari sumber-sumber itu dapat disimpulkan: persebaran agama dan budaya Hindu-Buddha dari India ke Indonesia berawal dari perdagangan. Dan pihak kelima dalah orangorang Indonesia sendiri. Ia berguru pada sejumlah rahib.

                RANGKUMAN LEMBAGA SOSIAL RANGKUMAN MATERI DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI REVOLUSI INDUSTRI RANGKUMAN REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA RANGKUMAN DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA RANGKUMAN PERKEMBANGAN PAHAM BARU DAN PENGARUHNYA DI INDONESIA RANGKUMAN PENGARUH BARAT PADA MASA KOLONIAL RANGKUMAN AKULTURASI LOKAL HINDU BUDHA DAN ISLAM RANGKUMAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA KERAJAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA RANGKUMAN WILAYAH PELESTARIAN LINGKUNGAN RANGKUMAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN RANGKUMAN SUMBER DAYA ALAM RANGKUMAN ANTROPOSFER DAN KEPENDUDUKAN RANGKUMAN BIOSFER Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook 0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Perkembangan dan Pengaruh Hindu-Budha di Indonesia A. indonesia. Budah di Indonesia 1. pembawa agama agama Budha melalui misi penyiaran yang disebut . Masuknya Budaya Hindu Budha Proses masuknya dan berkembangnya agama hindu dan budha ini melalui jalur perdagangan India. Pengaruh Hindu dan budha di Indonesia Berdasarkan ditemukannya bukti tulisan yang berhuruf pallawa dan Bahasa Sanseketa di kerajaan Kuta dan Tarumanegara menujukkan pengaruh Hindu budha dan india yang sangat kuat dalam perkembangan sejarah inonesia. terutama dengan ditemukannya prasasti tujuh yupa di kalimatan timur. tulisan tulisan tersebut mengubah bangsa indonesia memasuki babakan baru jaman sejarah. 2. Perkembangan Agama Hindu. cina.

sudra dan waisya. pendeta I-Tsing setelah belajar di Sriwijaya kemudian ia pergi ke Moloyu.prasasti tugu .prasasti pasir awi . dengan ditemukannya prasasti tersebut bangsa indonesia memasuki babkan baru zaman sejarah. 2. Kerajaan Melayu Mengenai kerajaan ini diperkirakan sekitar daerah jambi seorang raja yang sering disebut adalah adityawarman.Dharma Dhuta.prasasti lebak . Kerajaan Taruma Negara ( abad 5 M) Kerajaan ini letaknya di sekitar Bogor. seorang raja yang bijaksana dan sangat memperhatikan kemakmuran rakyatnya. 3. Prasasti ini berhuruf pallawa dan berangka tahun 400M.prasasti jambu . sumber bukti lainnya adalah kerajaan ini adalah berita dari seorang pendeta budha dan cina yang bernama fa hien. Kerjaan Sriwijaya (7 M) kerajaan sriwijaya ini terletak di palembang. Mulawarman. Jawa Barat. Raja yang pernah memerintah kerajaan kutai adalah kudungga. sementaramenurut berita cina. sedangkan pembawa agama Hindu ke indonesia antara lain golongan ksatria. 4. bukti adanya kerajaan ini dengan ditemukannya prasasti-prasasti yang berhuruf pallawa.prasasti muara ciaruten – prasasti kebon kopi dari prasati di atas di katakan bhwa raja yang memerintah kerajaan Tarumanegara adalah Purnawarman. yaitu : prasasti Talang Tuo. peninggalan bersejarah yang di temukan adalah tujuh Buah Prasati yang di pahatkan di atas tiang bantu disebut YUPA. prasasti yang ditemukan semua berhuruf pallawa dan berbahasa Sanseketa yaitu: . prasasti Kota . Aswawarman. sumatra selatan. Kerajaan Kutai Kerjaan ini terletak di kalimatan timur dan tertua di indonesia. Brahmana.Kehidupan Sosial Politik Ekonomi dan Kebudayaan di Indonesia pada Masa Kerajaan Hindu-Budah 1. B.

Kerajaan Mataram Kuno/Hindu (abad 8 M) . sedangkan menurut sumber dari cina bahwa kerajaan kediri merupakan kerajaan yang aman.lemahnya raja-raja pengganti hayam wuruk . kerutuhan kerajaan majapahit anatara lain : . tentram dam makmur. kediri. pendiri kerajaan ini adalah mpu sindok yang menamakan dirinya dinasti isyana. 8. Kerjaan Bali Dalam prasasti sanur yang berangka 914 M.adanya perkembangkan islam dari kerajaan demak . prasasti Karang berahi.adanya perang paregreg / perang saudara 6. Kerajaan Medang (abad 10 M) terletak di sekitar sungai Brantas dekat kota jombang. dari prasasti proses tersebut diketahui bahwa kerajaan sriwijaya beragam budha dan merupakan kerajaan yang besar dan makmur dengan ouncak kejayaan pada masa raja balaputradewa. pada masa pemerintahan tri buwana tungga dewi diangkat seorang maha patih bernama Gajah Mada. prasasti Kedukan Bukti dan prasasti Telaga Batu. penganti pemeritahani ini adalah raja hayam wuruk yang dibantu oleh patih gajah mada dengan sumpah palapa dan berhasil menyatukan nusantara di bawah kerajaan majapahit.Kapur. 9. Kerajaan Majapahit terletak di desa Tarik Mojokerto. kerajaan ini merupakan pindahan dari kerajaan matram kuno yang mengalami kehancuran. dalam perang ini akhirnya raja kertajaya yang otoriter dari kerajaan kediri kalah melawan para brahmana yang dibantu oleh ken arok. kerajaan kediri kalah dan berdirilah kerajaan singosari dengan raja ken arok adan bergelar kertarejasa. 10. jawa timur. diceritakan bahwa raja yang memerintah merupakan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang Bubat antara majapahit dengan pajajaran. jawa timur. raja yang terkenal raja jayabaya. Pendiri kerajaan ini yaitu raden wijaya. Kerajaan Singosari (abad 13) Muncul setelah adanya perang ganter 1222 M. 7.banyak daerah kekuasaannya melepaskan diri . Jawa Timur.mundurnya perekonmian akibat perang saudara . 5. kerajaan Kediri (abad 12 M) Berdiri di daerah daha.

Induk candi menjorok ke belakang candi Jiwa Tengah : . yaitu dalam agama Hindu berfungsi sebagai tempat pemakaman dan fungsi menurut agama Budha sebagai tempat upacara keagamaan c.Atap candi seperti pohon cemara . Fungsi Candi.Candi Jawa Timur perbedaan bangunan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain : Candi jawa barat : . jawa tengah.Bangunan Candi terbuat dari batu bara .Bentuk candi ramping dan tinggi .Relief candi simbolis .Arah candi menghadap ke barat . pada masa pemerintahan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang bubaat antara majapahit dengan pajajaran. Kerajaan Sunda letak kerajaan di pakuan pajajaran kemudian pindah ke kawali. Peningkatan Kebudayaan Terpenting kebudayaan terpenting peninggalan Hindu-Budah meliputi : 1. Kelompok candi berdasarkan langgamnya.Candi Jawa Tengah bagian selatan . 11. yaitu : .letak kerajaan ini dekat magelang. Bangunan Candi a. C.Candi Jawa Tengah bagian utara . Yaitu Candi Hindu dan Budha b. hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti canggal. Jenis Candi di Indonesia. yang menceritakan bahwa kerajaan ini pernah di perintah oleh dinasti sanjaya dan dinasti syailendra.

Barata Yuda dll.Relief candi realis . .Bentuk candi tambun . 5. arca. Suka Be the first to like this. jambangan dan tempat dupa untuk upacara agama. dan masih banyak lagi peninggalan yang berupa seni lainya. 4. Patung Dewa Dalam kebudayaan Hindu-Budha biasanya dewa diwujudkan dalam bentuk patung 3. mangkok. Barang-barang logam Barang atau benda yang terbuat dari logam dan perunggu yang indah di antaranya. Sastra Hasil peninggalan bidang sastra antara lain Ramayana. Seni Ukir Hasil pahatan dan ukiran nampak indah dan mengangumkan pada relief-relief bangunan candi. D.Arah candi menghadap ke timur . Mahabarata. lampu gantung.Bangunan candi terbuat dari batu andesit (batu kali) .Atap candi berundak-undak . Adanya perang Paragrag di Majapahit b. Kerajaan Islam Demak berkembang pesat. Runtuhnya Kebudayaan Hinduh-Budah di Inonesia Penyebab runtuhnya kerajaan yang bercorak Hindu-Budah antara lain : a. genta. Berkembangnya syiar agama Islam yang berhasil menarik simpati masyarakat d.Induk candi tepat di tengah 2.. Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri kerajaan sriwijaya maupun Majapahit c. sementara Sumatra juga berkembang pesat kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam.

Agama Hindu adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. mayoritas pemeluk agama Hindu di Indonesia adalah masyarakat Bali. PEMBAHASAN Agama yang pertama kali masuk ke indonesia adalah agama hindu dan agama budha. Kalimantan (Suku Dayak Kaharingan). selain itu juga yang tersebar di pulau Jawa. Keterangan yang . Agama ini pernah tersebar di Asia Tenggara sampai kira-kira abad ke-15.Tinggalkan Balasan PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA A. Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yang menyatakan bahwa: “Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman”. Pada masa sekarang. perkembangan agama hindu-budha di indonesia merupakan salah satu bentuk dari sejarah yang perlu untuk di ketahui. Begitupun dengan laporan yang kami buat ini. Dan melalui laporan ini kami bertujuan untuk menambah wawasan bagi para pembaca tentang tahapan perkembangan agama hindu-budha di indonesia.  Agama Hindu di Indonesia Awal mula agama hindu diperkirakan muncul antara tahun 3102 sebelum masehi sampai 1300 sebelum masehi. Mulai saat itu agama ini digantikan oleh agama Islam dan juga Kristen. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa IndoIran (Arya). Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi. B. Sulawesi (Toraja dan Bugis – Sidrap). lalu bersamaan dengan kegiatan tersebut mereka juga melakukan semacam si’ar agama yang mereka anut kepada para masyarakat indonesia yang pada saat itu masih menganut paham animisme dan dinamisme. ini dapat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngan diketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. Masuknya agama ini di latarbelakangi oleh kegiatan dagang yang menjadikan indonesia sebagai tempat persinggahan sementara dan juga tempat berdagang yang strategis bagi para pedagang yang menganut agama tersebut. Lombok. Penganut agama Hindu sebagian besar terdapat di anak benua India. lebih tepatnya pada masa keruntuhan Majapahit.

perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnya kerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. Disamping itu. Gianyar. yakni prasasti Ciaruteun. Wrtasancaya dan kitab Kresnayana. Pada akhir abad ke-13 berakhirlah masa Singosari dan muncul kerajaan Majapahit. Prasasti ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa dan bertipe lebih muda dari prasasti Purnawarman. Pada tahun 1042-1222 di Jawa Timur munculah pula kerajaan Kediri. sebagai kerajaan besar meliputi seluruh Nusantara. Kedatangan agama Hindu di Bali diperkirakan pada abad ke-8. Kapak dan Bunga Teratai Mekar. yang dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinaya (Dinoyo) dekat Kota Malang berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno. sejak ekspedisi Gajahmada ke Bali (tahun 1343) sampai akhir abad ke-19 masih terjadi pembaharuan dalam teknis pengamalan ajaran agama. Kendi. Masuknya agama Hindu ke Indonesia. Muara Cianten. dan Candi Budut adalah bangunan suci yang terdapat di daerah Malang sebagai peninggalan tertua kerajaan Hindu di Jawa Timur. juga adanya Arca Siwa dan Pura Putra Bhatara Desa Bedahulu. Arca ini bertipe sama dengan Arca Siwa di Dieng Jawa Timur. Prasasti ini yang menggunakan atribut Dewa Tri Murti. Selanjutnya. Jambu. Pada jaman kerajaan Singosari ini didirikanlah Candi Kidal. agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan ditemukannya tujuh buah prasasti. Kitab Bharatayudha. agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah. Pada masa kerajaan ini banyak muncul karya sastra Hindu. Bukti lain yang ditemukan di Jawa Barat adalah adanya perunggu di Cebuya yang menggunakan atribut Dewa Siwa dan diperkirakan dibuat pada masa Raja Tarumanegara. Tempat itu disebut dengan “Vaprakeswara”. candi Jago dan candi Singosari sebagai sebagai peninggalan kehinduan pada jaman kerajaan Singosari. Pasir Awi. yg berasal dari abad ke-8. Kemudian muncul kerajaan Singosari (tahun 1222-1292). Dan pada masa Dalem Waturenggong. Disamping di Kutai (Kalimantan Timur). misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa. yaitu Trisula. Keemasan masa Majapahit merupakan masa gemilang kehidupan dan perkembangan Agama Hindu. Kebonkopi. Hal ini disamping dapat dibuktikan dengan adanya prasasti-prasasti. Perkembangan agama Hindu selanjutnya. misalnya Kitab Smaradahana. yaitu bangunan Suci Hindu terbesar di Jawa Timur disamping juga munculnya buku Negarakertagama.lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. Cakra. Tugu dan Lebak. kehidupan agama Hindu mencapai jaman keemasan dengan datangnya . agama Hindu berkembang juga di Jawa Timur. Kitab Lubdhaka. yang dibuktikan adanya prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu. Hal ini dapat dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran. Selanjutnya agama Hindu berkembang pula di Bali. diperkirakan berasal dari tahun 650 Masehi. menimbulkan pembaharuan yang besar. sebagai pengemban agama Hindu.

Jaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan jaman keemasan bagi Buddhisme. setelah 500 tahun kemudian semenjak runtuhnya Kerajaan Mahapahit pada tahun 1478. Perhimpunan Tjatur Wangsa Durga Gama Hindu Bali tahun 1926 di Klungkung.Danghyang Nirartha (Dwijendra) ke Bali pada abad ke-16. agama ini lahir setelah agama Hindu dan pendiri agama Budha adalah sang Buddha Siddharta Gautama. Buddhisme atau Agama Buddha merupakan salah satu agama yang sejak lama telah dianut oleh sebagian besar masyarakat Nusantara. Agama Buddha mulai bangkit kembali dari tidurnya. Peti Tenget dan Dalem Gandamayu (Klungkung). yaitu masa Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. Demikian pula dibidang bangunan tempat suci.  Agama Buddha di Indonesia Agama Buddha lahir pada abad ke-6 SM di India Utara. Paruman Para Penandita tahun 1949 di Singaraja. Berbagai permasalahan muncul silih berganti. Perjalanan kebangkitan kembali dan perkembangan Agama Buddha yang dimulai pada jaman penjajahan hingga sekarang melalui jalan yang berliku-liku. Surya kanta tahun1925 di SIngaraja.d 10 Oktober 1964). Perkembangan selanjutnya. Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar dan pada tanggal 23 Pebruari 1959 terbentuklah Majelis Agama Hindu. Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar. yang selanjutnya menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang memiliki nilah filsafat Mahayana dan Tantrayana. Sidharta Gautama yaitu seorang anak raja yang mendapat penerangan batin atau enliptenmen. Dari peninggalan sejarah juga dapat dilihat bahwa telah terjadi sinkretisasi antara agama Hindu-Shiva dengan Buddhisme Mahayana di Indonesia. Majelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung. agama. Setelah mengalami dua masa kejayaan. diadakan Mahasabha Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali. . Tradisi atau aliran Agama Buddha yang dianut oleh masyarakat Nusantara pada awalnya adalah non-Mahayana. Namun setelah melalui empat jaman. namun untuk perkembangan selanjutnya Mahayana dan Tantrayana menjadi lebih populer di masyarakat. Jasa beliau sangat besar dibidang sastra. arsitektur. Dia mengantakan bahwa dunia yang kita lihat adalah maya dan manusia adalah tidak berpengetahuan. Kemudian pada tanggal 17-23 Nopember tahun 1961 umat Hindu berhasil menyelenggarakan Dharma Asrama para Sulinggih di Campuan Ubud yang menghasilkan piagam Campuan yang merupakan titik awal dan landasan pembinaan umat Hindu. seperti Pura Rambut Siwi. Kehidupan manusia mengalami sansana atau hidup kembali sebagai manusia atau binatang (reinkarnasi). setelah runtuhnya kerajaan-kerajaan di Bali pembinaan kehidupan keagamaan sempat mengalami kemunduran. Dan pada tahun 1964 (7 s. Namun mulai tahun 1921 usaha pembinaan muncul dengan adanya Suita Gama Tirtha di Singaraja. Keberadaan Buddhisme di Nusantara (Indonesia) dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti dan bangunan-bangunan berupa candi serta literatur-literatur asing khususnya yang berasal dari China. akhirnya Buddhisme di Indonesia mengalami kemunduran setelah jatuhnya Kerajaan Majapahit.

8. Candi Muara Takus. Candi Portibi-Gunung Tua. Literatur-literatur : Kitab Sanghyang Kamahayanikan. 2. 5. 6. 3. dan IV di Indonesia (Jawa) agama Buddha sudah berkembang. dekat Padang sidempuan. disebelah Timur Candi Sewu. Candi Sari. didirikan tahun 826 M. di sebelah Timur Candi Borobudur. kedatangan Aji Saka Tritustha menandai masuknya agama Buddha di Indonesia (Jawadwipa). antara lain : 1. merupakan gerbang Candi Borobudur. Perkembangan yang demikian pesatnya seiring dan sejalan dengan mazhab-mazhab lkainnya. Di pulau Sumatra terdapat juga peninggalan Candi. Gugusan Candi Plaosan. dekat Prambanan. Ini terbukti dari catatan-catatan Bhiksu Fa-hien yang datang ke Jawa pada abad V. Candi Kalasan. dekat Magelang. Candi Pawon. dekat Krasaan. dekat Malang. Pada masa Kerajaan Kuno : Candi-candi Buddha : 1. dekat Muntilan. Candi Singosari. didirikan tahun 809 M. Secara singkat dapat disusun kurang lebih perkembangan agama Buddha di Indonesia sebagai berikut: o Abad I (14 Maret 78). 3. Adanya gelar Dharmadhyaksa Ring Kasogatan (kepala agama Buddha). Beliau menyatakan bahwa sewaktu beliau datang di Jawa agama Buddha sudah ada bersama-sama agama Hindu. perpaduan Tantrayana dan Siwa. tempat pemujaan Raja Kertagama yang merupakan perpaduan antara Tantrayana dan Siwa. Singasari dan Majapahit. Propinsi Riau.Perkembangan Mazhab Tantrayana di Indonesia berkembang dengan pesatnya dibumi persada Indonesia. bahkan dengan agama Hindu yang juga banyak dianutnya pada masa-masa tersebut. dekat Bangkinang. 7. Candi Borobudur. yakni : 1. Pada Masa Kerajaan Singosari : Candi-candi : 1. 3. . III. didirikan tahun 826 M. o Abad II. Candi Jabung. Candi Mendut. 2. Bukti-bukti pesatnya perkembangan mazhab Tantrayana pada masa-masa tersebut. Pada masa Kerajaan Majapahit : Literatur-literatur : Kitab Sutasoma dan Kitab Kunjarakarna 4. dekat Jogjakarta. Gugusan Candi Ngawen. terutama pada masa-masa kerajaan Mataram kuno. Candi Jawi. Gugusan Candi Sewu. propinsi Sumatra Utara. 2. dekat Prigen. 2. didirikan tahun 778 M. dekat Candi Kalasan. 4.

perkembangan agama Hindu terutama pada masa kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. walaupun memang pada dasarnya kedua agama ini sama-sama berasal dari India. o Abad XI. Begitupun juga dengan perkembangan agama Buddha terutama dari mazhab Tantrayana yang sangat pesat sekali. yang kita akui sebagai salah satu keajaiban dunia yang masih dapat dinikmati di muka bumi ini. berdiri Kerajaan Sriwijaya di Sumatera. D. Apalagi bila kita adakan penelitan terhadap candi Borobudur. Berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia ini merupakan awal dari masa sejarah atau dengan kata lain akhir dari masa prasejarah di Indonesia.16 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: SEJARAH . o Abad VII dan VIII adalah jaman keemasan perkembangan agama Buddha di Jawa. baik di pulau Jawa maupun di pulau Sumatra.o Abad IV dan V. C. maka kami memohon maaf dan kami ucapkan banyak terimakasih. Pada abad VII ini. Tersebarnya agama Hindu-Budha ke Indonesia disebabkan oleh adanya jalur perdagangan internasional yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat strategis untuk berdagang dan juga mensiarkan agama yang mereka yakini dikarenakan pada saat tersebut masyarakat Indonesia masih meyakini paham animisme dan dinamisme. sewaktu mudanya juga belajar pada Bhiksu Dharmakirti di Swarnadwipa (Sumatera). bukti perkembangan agama Buddha dapat dilihat dari prasasti-prasasti kerajaan Purnawarman di Jawa Barat dan Mulawarman di Kalimantan. Berdasarkan pada peninggalan-peninggalan dari zaman keemasan agama Hindu dan agama Buddha pada masa kerajaan-kerajaan. di bawah raja-raja Kerajaan Mataram Purba dan Sailendra. Diposkan oleh Rendra di 06. di mana Bhiksu I-tsing pernah datang belajar agama Buddha dan bahasa Sanskerta. PENUTUP Demikian hasil dari laporan yang kami buat. o Abad VIII dan IX. Walaupun memang dalam laporan tersebut sekiranya terdapat kesalahan-kesalahan dalam penulisan ataupun sumber-sumber data yang kurang lengkap. hal ini dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran dan munculnya kitab Negarakertagama. Agama Hindu lebih dulu lahir jika dibandingkan dengan agama Budha. KESIMPULAN Agama Hindu dan agama budha merupakan agama yang memiliki ketentuan ajarannya masingmasing. dapat kita simpulkan bahwa pada masa-masa tersebut. Candi Borobudur dibangun. kami berharap semoga laporan kami tersebut dapat dipahami dan dapat menambah wawasan kita semua. pembangunannya dikatakan memakan waktu kira-kira delapan puluh tahun. Atisa Dipankara seorang bhiksu yang mengajarkan Vajrayana di Tibet. namun persebarannya keseluruh penjuru dunia memiliki nilai yang kurang lebih sama.

Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Labels Foto slide .

.

.

Yg paling banyak tuh Slank. Rahasia Kulit Awet Muda Para Selebritis . Begini Jika Selebritis Difoto Tanpa Tata Rias Inilah. tetapi yang lain pun welcome. selebritis yang sudah ada nama..com Sejauh ini.Dengan rambut pirangnya yang .. Naif.. pemilik nama lengkap Giring Ganesha ini mengatakan sudah ada 80 selebritis yang bersedia bergabung dalam situsnya. dan . Vitamin. Bintang Twilight Kristen tampak nyaman ketika mengenakan gaun model strapless putih bertabur manik-manik. "Paling banyak.Berita Terkini Selebritis Pendidikan Musik Anime Film Ilmu Pengetahuan Giring Nidji Buat Website Dekatkan Selebritis Dengan Fans KapanLagi.com Di bawah arahan fotografer Juergen Teller mereka berpose sebagai selebritis yang paling terang pada tahun ini..

hihihi itulah me XD Lihat profil lengkapku Label   Lirik lagu (7) SEJARAH (1) Pengikut Berita Populer  PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA . Tetapi bila . seng dan lycopone yang merupakan ekstrak tomat yang memiliki khasiat meremajakan kulit. ini dikarenakan vitamin mengandung dosis tinggi antioksidan vitamin C..com . Salah seorang MC bertanya. SNSD: Kami Jarang Diajak Kencan oleh Selebritis Lain Sidomi News SNSD yang hadir dalam acara Happy Together baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka jarang diajak kencan oleh selebritis pria... Indonesia Selalu tertawa saat ada hal yang lucu. powered by About Me Rendra Mataram. Sebut saja Naomi Campbell.. NTB. dan sangat menyukai hal-hal yang menyenangkan^^. ..Inilah. Sejumlah selebritis papan atas juga sudah menerapkan ini. selalu tersenyum saat hati berkehendak... “Apakah kalian pernah diajak kencan oleh selebritis pria?” “Tentu saja pernah.

. what's my name Ooh na na. Up above it all Heres a hand to hold on to .. bee.  wind . Salah satu jalur lalu lintas laut yang dilewati India-Cina adalah Selat . Arus lalu lintas perdagangan dan pelayaran berlangsung melalui jalan darat dan laut.. Proses Masuk dan Berkembangnya Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia Posted by: yufrizal on: Desember 17.Hercules [Meg:] If there's a prize for rotten judgement I guess I've already won that No man is worth the aggravation That's ancient history. Follow by Email Template Awesome Inc. what's my name Ooh na na. what's my .. what's my name Ooh na na. 2008   In: Ilmu Pengetahuan 140 Komentar Pada permulaan tarikh masehi. di Benua Asia terdapat dua negeri besar yang tingkat peradabannya dianggap sudah tinggi.A. Kedua negeri ini menjalin hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik..  dont let me fall Underneath the moon..Ost. Gambar template oleh hdoddema. what's my name Ooh na na..... PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat .  what's my name [Rihanna] Ooh na na.. never coming down Break into .Ost.  i won't say (i'm in love) . make them all realize Climbing the mountain.Naruto Cultivate your hunger before you idealize Motivate your anger. yaitu India dan Cina. Underneath the stars Heres a little heart for you Up above the world.

peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya. Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas. seperti Hindu-Budha. F. 4. Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. dan Persia. yaitu dalam bentuk budaya Hindu. kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara. 2. N. 3. Dengan jumlah yang besar. . Hipotesis Ksatria Pada hipotesis ksatria. Hipotesis Brahmana Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria. dan Pengaruh asing masuk ke Indonesia. diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. 2. Arab. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. 3.K. serta berada di dekat Selat Malaka memiliki keuntungan. Jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia.Malaka.J. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang. lantas meninggalkan India. Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing. seperti India. Menurut hipotesis ini. Indonesia yang terletak di jalur posisi silang dua benua dan dua samudera. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya. 1. Hipotesis Waisya Menurut para pendukung hipotesis waisya. Cina. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan.D. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia. Rupanya. Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu. 4. yaitu: 1. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai tempat tinggalnya. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur.

Kalimat atau . yaitu agama HinduBuddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru. masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. akan terlihat bahwa bangunannya berbentuk limas yang berundak-undak. 3. Selain itu. 1. Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan. Dalam sistem ini kelompokkelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. Tarumanegara. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). Agama Ketika memasuki zaman sejarah. Bahasa Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri. Pemerintahan Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. Arsitektur Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunan punden berundak-undak. upacara-upacara pemujaan. mereka kembali untuk menyebarkannya. Oleh karena itu. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. Para ahli memperkirakan. Setelah memperoleh ilmu yang banyak. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). lahir kerajaankerajaan. dan bentuk tempat peribadatan. Jika kita memperhatikan Candi Borobudur. seperti Kutai. arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sanskerta itu. 2.Selain pendapat di atas. misalnya dalam hal tata krama. para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India. banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. Dilihat dari bentuknya. dan Sriwijaya. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami pembuatan bangunan candi. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia. Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi. 4.

Atharwa Weda. karya Mpu Prapanca. 2. yaitu Pancasila. dan buruh menengah. Dewa Brahmana. Kasta Ksatria. keluarga raja. Di samping kitab Weda. Agama Hindu Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. Dewa Siwa. Reg Weda. terdiri dari para pendeta. . Dewa Wisnu. berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup. berisi nyanyian-nyanyian suci. 3. Negarakertagama. sebagai dewa pencipta. 5.kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa Sanskerta. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia adalah: 1. terdiri dari para petani. karya Mpu Tantular. terdiri dari para pedagang. Sutasoma. Arjunawiwaha. Selain Dewa Trimurti. Parasamya Purnakarya Nugraha. berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit. umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu: 1. Kartika Eka Paksi. terdiri dari raja. Kasta Sudra. Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau ―himpunan‖ yaitu: 1. 3. 2. diantaranya Trimurti atau ―Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi‖ yaitu: 1. Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa). Sama Weda. dan bangsawan. Dasa Dharma. buruh kecil. berisi syair puji-pujian kepada para dewa. Kasta Brahmana. 3. sebagai dewa perusak. Kitab Brahmana. Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. sebagai dewa pemelihara dan pelindung. Kasta Waisya. ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian. dan budak. 2. karya Mpu Kanwa. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. dan sebagainya. berisi ajaran tentang hal-hal sesaji. Sastra Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu: 1. 2. 4. dan 3. Kitab Upanishad. Yajur Weda. serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan. berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan. 2. 4.

Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. Pandangan yang benar. Perkataan yang benar. 6. 3. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. 2. 2. Perhatian yang benar. Usaha yang benar. Agama Buddha Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. . Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya ―Tiga Keranjang‖ yang ditulis dengan bahasa Poli. yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. 5. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha. yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau ―Tiga Kebaktian‖ yaitu: 1. Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha.Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. 2. 7. Niat yang benar. 3. 8. Buddha Mahayana. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. 4. Bersemedi yang benar. 2. Buddha Hinayana. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. 3. Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. Perbuatan yang benar. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. Penghidupan yang benar. yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta.

yaitu tempat lahirnya Sang Buddha. yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. . Bodh Gaya. 3. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. Sarnath/ Benares. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. Kusinagara. 2. Kapilawastu.Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. 4.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.