Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Kerajaan Kutai
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari

Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Artikel ini bagian dari seri

Sejarah Indonesia

Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia

Sejarah Nusantara
Prasejarah

Kerajaan Hindu-Buddha
Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15)

Kerajaan Islam
Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 - 1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945)

Kerajaan Kristen

Kerajaan Larantuka (1600-1904)

Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942)

Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950)

Indonesia Merdeka
Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang)
l•b•s

Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam.[1][2] Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

Daftar isi

   

1 Sejarah o 1.1 Yupa o 1.2 Mulawarman o 1.3 Aswawarman o 1.4 Berakhir 2 Nama-Nama Raja Kutai 3 Lain-lain 4 Pranala luar 5 Catatan kaki

Sejarah
Yupa

Prasasti Kerajaan Kutai Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / prasasti dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para brahman atas kedermawanan raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Dapat diketahui bahwa menurut Buku Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto yang diterbitkan oleh Balai Pustaka halaman 36, transliterasi prasasti diatas adalah sebagai berikut:

śrīmatah śrī-narendrasya; kuṇḍuṅgasya mahātmanaḥ; putro śvavarmmo vikhyātah; vaṅśakarttā yathāṅśumān; tasya putrā mahātmānaḥ; trayas traya ivāgnayaḥ; teṣān trayāṇām pravaraḥ; tapo-bala-damānvitaḥ; śrī mūlavarmmā rājendro; yaṣṭvā bahusuvarṇnakam; tasya yajñasya yūpo ‗yam; dvijendrais samprakalpitaḥ.

Artinya:

Sang Mahārāja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aśwawarmman namanya, yang seperti Angśuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aśwawarmman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci). Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mūlawarmman, raja

yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mūlawarmman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas-amat-banyak. Untuk peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.

Mulawarman
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Aswawarman
Aswawarman adalah Anak Raja Kudungga.Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

Berakhir
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang saat itu ibukota di Kutai Lama (Tanjung Kute). Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam. Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan hingga sekarang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama-Nama Raja Kutai

Peta Kecamatan Muara Kaman 1. Maharaja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri) 2. Maharaja Aswawarman (anak Kundungga) 3. Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman) 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia

Lain-lain

Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu. Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.

Pranala luar
 

(Indonesia)SEJARAH PEMERINTAHAN DI KOTA BANGUN (Indonesia) Labok keturunan Kutai Martapura

Catatan kaki
1. ^ Hinduism and Buddhism in the archipelago, 4th-13th centuries 2. ^ States and courts in the archipelago, ca A.D. 450 [sembunyikan]
l•b•s

Kerajaan di Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Nanga Bunut · Tanjungpura · Pontianak · Kubu · Sintang · Mempawah · Meliau · Sambas kuna · Sambas · Sanggau · Selimbau · Sekadau · Landak · Tayan · Piasak · Jongkong Kotawaringin Negara Daha · Negara Dipa · Kuripan · Banjar · Pagatan · Pulau Laut · Kusan · Sabamban · Tjingal · Sampanahan Kutai Kartanegara · Kutai Martadipura · Pasir · Berau · Sambaliung · Gunung Tabur Bulungan · Tidung

Malaysia Timur Brunei · Sarawak · Sulu dan Brunei Kategori:
     

Kerajaan Kutai Kerajaan di Kalimantan Timur Kerajaan di Nusantara Kabupaten Kutai Kartanegara Sejarah Kerajaan Kutai Bekas negara di Borneo

Menu navigasi

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.22. 5 November 2012.       Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain          Bahasa Banjar Català Deutsch English Français 日本語 Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 04. . ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

kadang sepakbola 0inShare Untaian Sejarah Kutai di Tepian Mahakam HL | 17 November 2011 | 06:52 Dibaca: 1797 Komentar: 18 2 menarik Mengunjungi Kutai Kartanegara serasa menapaki masa lalu dengan catatan sejarahnya yang panjang. Sejumlah bukti dan saksi bisu dari catatan sejarah Kerajaan Kutai pun tersimpan di Museum Mulawarman. Museum Mulawarman dilihat dari tepi sungai mahakam Kehadiran nama Mulawarman dalam buku sejarah kerajaan di Indonesia terpatri dalam 7 prasasti berupa tugu batu atau Yupa. mengisi lorong waktu berabad-abad.. Patung Lembu Suana yang menjadi lambang kerajaan Kutai Kartanegara terpampang di ruang depan Museum Mulawarman. Prasasti Yupa tersebut berasal dari abad ke-5 masehi yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Pallawa. Melalui prasasti itulah generasi masa kini mengenal Mulawarman. kini lorong waktu tersebut sudah berada di masa kini dengan segala modernisasinya.putra dari Raja Aswarman. Lokasi museum di Jalan Dipenogoro Nomor 26 Tenggarong. Patung tersebut dibuat di Birma tahun 1855. Patung-patung Lembu Suana pun bertebaran di .. konon Sang Raja Mulawarman mempunyai kendaraan tunggang bernama Lembu Suana. Kejayaan dan kedigjayaan berpadu dengan perang dan perseturuan. Menurut teman di Samarinda. yang sedang direnovasi dan diperluas. terbuat dari perunggu kepal. Bangunannya terlihat jelas dari pinggir sungai Mahakam yang berair keruh dengan warna coklat muda. Berawal dari Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia.Keluarga/Kampus/Ekonomi . atau cucu dari Maharaja Kudungga sebagai raja yang pernah memerintah di Kerajaan Kutai Martadinata yang berlokasi di Muara Kaman.

beberapa sudut kota. Entah apa yang terjadi pada dalam kurun waktu antara abad ke-5 sampai abad ke-13 itu. . Salah satu ruang museum pun menyajikan jejak-jejak periode kerajaan hindu kutai. tiba-tiba lorong waktu langsung melompat ke abad ke-13. salah satunya terpajang di halaman depan Museum Mulawarman. Namanya Kutai Kartanegara yang berlokasi di Tepian Batu dengan Aji Batara Agung Dewa Sakti sebagai raja pertamanya. Yang jelas. Konon. Prasasti dan nama dewa-dewi pun terpatri pada satu ruangan khusus. baik di Tenggarong maupun di Samarinda. sedang Kerajaan Kutai Kartanegara akhirnya menerima kehadiran Islam pada abad ke-17. Lorong waktu pun seperti melompat-lompat semakin mendekat ke masa kini. pada masa itu kerajaan kutai yang lain muncul. Kutai Martadipura masuk dalam periode kerajaan Hindu. Patung Lembu Suana di halaman depan Museum Mulawarman Mencerna catatan sejarah Kutai dari narasumber dan berbagai sumber.

Nama kerajaannya pun berganti menjadi Kutai Kartanegara Ing Martadipura. kehadiran Islam di Kesultanan Kutai melatarbelakangi pembangunan Masjid Islamic Center yang megah di Samarinda. Nama-nama rajanya berganti dengan nama islam yang masuk pada abad ke-17. Perselisihan antara keduanya dimenangkan oleh Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin oleh Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa. Demikian juga dengan Kutai Martadinata dan Kutai Kertanagara. Mesjid di tepian Mahakam terlihat terlihat indah dilihat dari depan kantor gubernur yang juga berada di tepi mahakam. Konon masjid tersebut menjadi yang terbesar kedua di ASEAN setelah Mesjid Istiqlal. Mungkin. Masjid Islamic Center.Ruang prasasti dan arca dewa-dewi hindu di Museum Mulawarman Hidup bertetangga tidak selalu akur. foto jarak jauh dari depan Kantor Gubernur di tepi mahakam .

Sang putera mahkota yang masih belia. yang kini menjadi ibukota kabupaten Kutai Kartanegara.pun diungsikan ke Tanah Wajo dengan perlindungan dari masyarakat Bugis. yaitu dengan kedatangan sebagaian pasukan Bugis yang tidak setuju dengan perdamaian Bongaya antara Kerajan Gowa dengan Hindia Belanda. terpisah dengan Sungai Mahakam yang sesekali memperlihatkan kapal tronton yang membawa pasir batubara. Lembu Suana di pulau Kumala dan Stadion Aji Imbut dilihat dari depan kantor Bupati Kukar Setelah menginjak dewasa. Sultan Aji Muhammad Idris pergi ke Wajo untuk membantu peperangan antara Bugis dengan Belanda sampai dikabarkan gugur di medan laga pada tahun 1739. Masyarakat Bugis terkait erat dengan sejarah terbentuknya nama Samarinda pada abad ke 16. Penobatannya di Mangkujenang. Kota Samarinda memang berseberangan dengan Tenggarong. Aji Imbut ini nantinya dikenal sebagai pendiri kota Tenggarong.yakni Aji Imbut. putera mahkota pulang ke kampung halaman dan dinobatkan sebagai Sultan Kutai dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin. tahta Sultan diambil alih tanpa hak oleh Aji Kado.Solidaritas atau persekutuan dalam sejarah kerajaan sudah sejak dulu. Setelah meninggalnya Suktan Aji Muhammad Idris. Nama Aji Imbut ini diabadikan sebagai nama stadion megah yang dapat terlihat dari depan kantor bupati Kutai Kartanegara. yang menasbihkan dirinya sebagai Sultan Aji Muhammad Aliyeddin. Kini kantor bupati Kukar berdiri megah di tepian sungai Mahakam. atau dikenal sebagai Samarinda Seberang. .

Nama ibukota tersebut berubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja. kini nama Tangga Arung berubah menjadi Tenggarong. pada tanggal 28 September 1782 Aji Imbut memindahkan ibukota kesultanan ke Tepian Pandan. Kantor Bupati Kutai Kartanegara di dilihat dari tepian mahakam . untuk menghilangkan trauma masa lalu perseteruan. Konon. Akhirnya putera mahkotalah yang memenanginya. Aji Imbut berhasil merebut kembali ibukota Pemarangan dan secara resmi dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara. Pada tahun 1780. Seiring dengan waktu.Tronton bermuatan batubara lalu lalang di sungai Mahakam Periode peperangan pun dimulai antara Aji Kado dan Aji Imbut. yang kini menjadi ibukota pemerintahan kabupaten Kutai Kartanegara.

khususnya Eropa. Salehuddin harus menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan bahwa Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda yang diwakili oleh seorang Residen yang berkedudukan di Banjarmasin. Berbagai display yang tersaji pun seperti deretan gambar bercerita tentang masa lalu Kutai Kertanagara. Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda dan Jepang. Sejarah panjang di masa lalu itu pun sebagian mengisi Museum Mulawarman yang tepat di pinggir Sungai Mahakam. Sebagian besar Sultan beserta keluarga terdekatnya disemayamkan di kompleks pemakaman yang terletak di samping Bangunan Museum Mulawarman . Pada tanggal 11 Oktober 1844. Kutai Kartanegara pun tetap menjadi bagian dari NKRI sampai kini. Kerajaan Kutai pun harus takluk dan mengakui Hindia Belanda. Pasukan kecil Inggris akhirnya bisa diusir. Ruang dan display seolah menjadi segmen-segmen waktu yang menceritakan babad kesultanan Kutai di masa lalu. Jejak kolonialisme pun terwakili dengan keberadaan dua meriam di sisi kiri halaman depan museum yang arsitekturnya bergaya Eropa. Namun karena mendapat tanah sewaan yang kurang memadai. kehadiran pasukan Inggris disambut terbuka karena berbiat dagang.Kutai tidak luput dari penjajahan bangsa-bangsa Eropa. Sultan A. namun tidak demikian dengan Belanda. pasukan Inggris pun menyerang istana dengan meriam dari armada lautnya. Bagian depan Museum Mulawarman dengan gaya arsitektur eropa Singkat cerita. Awalnya.M.

Kompleks pemakaman Kesultanan Kutai Kartanegara di samping Museum Mulawarman Museum yang sedang direnovasi tersebut.menjadi salah satu daya tarik saya berkunjung ke sana.diresmikan pada tahun 1971 oleh Pangdam IX Mulawarman. Jembatan Sungai Mahakam di depan Kantor Bupati Kartanegara ***** .. Lintasan kereta gantung di atas melintasi pulau. sejajar dengan Jembatan Mahakam yang berdiri kokoh di atas sungai terlebar di Indonesia. Tepi mahakam pun tertata dengan baik. Pulau Kumala yang berada tepat berada di tengah sungai Mahakam telah direklamasi menjadi obyek wisata baru. Museum pun berdekatan dengan obyek wisata yang berada di depannya.

dan Tana Tidung. Kutai Timur. yaitu Tarakan.Itulah sekilas catatan penggalan sejarah dan jejak masa kini di tepi mahakam. Malinau. ibukota Provinsi Kalimantan Timur yang kaya dengan minyak. Kutai Barat. Bulungan. gas alam.serta 4 pemerintah kota. Penajam Paser Utara. Paser.. Saat ini provinsi Kaltim terdiri dari 10 pemerintah kabupaten. Nunukan.   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 3 Erna Sumin.586 orang. Balikpapan dan Samarinda. Peran masyarakat Bugis dalam sejarah Kota Samarinda dapat diambil dari website Pemerintah Kota Samarinda di sini. Bontang. Menarik . Selama lima hari (13-17/11/2011)) saya dan teman-teman berada di Samarinda. dan batubara.. Catatan sejarah Kutai dikutip dari sini dan sejarah pembentukan kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat dilihat di website pemkot Kukar di sini.550. provinsi yang luasnya lebih dari 245 ribu km persegi tersebut berpenduduk 3.yaitu Berau. Menurut Sensus 2010. Kutai Kartanegara.

Green Fajr Bermanfaat Piko Menarik data:image/jpeg./9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSEBUUExQWFRUUFBcUGBQ YFBcWFxQYFRkVGBYVFxYXHSYeFxkjHBUVHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwlHCUsL CwpLCwsLCwsKSopLCksKSkpKSwsLCwpLCwpLCksLCwsLCksKSwsKSwsLCwpLyksLP/AABEIALcBEwMBIgAC EQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAFAAIDBAYBBwj/xABHEAACAQIDBAYHBAgFBAEFAAABAh EAAwQSIQUxQVEGEyJhcYEHMpGhscHwQlKC0RQjQ1NikqLhFTNyssJj0uLxJBclNHN0/8QAGQEAAwEBAQA AAAAAAAAAAAAAAAECAwQF/8QAKxEAAgICAgEDAwMFAQAAAAAAAAECEQMSITFBBCJREzJhcYGxI0KRw eEU/9oADAMBAAIRAxEAPwD1JLlMxSBhUAuVIrV0JUZ3ZXfZ87oqlhmz54B7FxrR8UifLUUYU1kNq9KE2fiM QtxGYXjbvWlWNSV6u7JO7W2ppvI41fROiYR2hiOr6szAN+2jH+Fzk+LCr6is/jdp28bhXRIW41tmW3nBbNb7 Y00aezyo1szG9fZt3h+0QMRybcw8mDUQzRnOk/ASxuMbZaFPBpqim4rELbRnc5VUFiTwAroMidakBrO7N6 bYe6WjMqooYuywBO4c8x1Mcga0dRGcZdMpxa7JFNSrUKVIGptCJlp4FRLUgqGUh4FOApop6is2WjoWu04 GumpsdDK7SNICgBAV2KVImkA01wU6KVMkUV0CuCnCkNHRXaVKkM7SrlKkM6TTTSmms1NITYjUTtXGuV ExrRRM3I4WpU2lWlGVghVqVFpgp6LSNyZTXlm22GM2uVYwlo5J4BbYJb+rNXpuKxAt23c7kVnP4QT8q8y6 G4A3WLMJN5zJ/hXtXNe8so8zXH6qVRpG2JXIE9Jcc+HvWWtMUvKFv5xvTNPVprpATKSDp2q0vow6T52uW LhVTcZrtsDRQxPaRQdykQQJ+yedFemfo4F8G7YAF4DtITC3IHAn1W4cjHDfXk5vvh70ENauW23EZWUjurkcZ 46fk6E4y48HvG1sYuGttcuSFUToJnkBw1rG7T2jiMfb6vqXt2WIbMAXYhZOp3AeqSImAeVTbM6fWcThjbvkZ XTLdWJNppAFxI9a1mKmBqpOmlc2Ns+9hrqXkP6TbuXGTPbuZhetMrxbNo9nOpCtAggK3dWk/VzkqIjginYl6 IGxazp2urc3CGUspfQIGCa5VIO6ePOtX0b2s2JsC49trZLH1vtzrnB5Ek8NIjWKu4LEW7RGpFm6pzI4P6psubQ .base64.

MJVCM4KnQQDpJqQG3aGWQgkkA6QCSYM8ddafpZJS2kwzJuNJE6rTwtNkAZpERMzpG+Z5d9Os3AygjUEA g9x3b69SzhoetPU1xRT1WpbGhwpwrkV0CoZY4U4Gm10CpGODU4UzdTZpUFk4pVEDSmpoew9iairtKqRL5 Oiu0hTqQHK6BXYrtIqjkUop1cJpDoaahc1I71XZq0ijOTGtTDT4rmStTIZSp+SlTsKAy1Koqls/F50Daa+Pz41aa4 AJOgGs8qRqZ70g7SyYXqV/zMQwtgccuhc/Afion0a6Pfo6IDvW2J3es+rfBf5RQHZtn9KxrYq4JS1CWUO7dOb w3knwHKtjaxAIkGe/n7K4tfq5b8L+Te9Ifl/wX1avJ+mWxLd3HYpMRIuXkFzDXJgAqkKjEyAhIy9xXhOvp63qyX Tnom2KuWrtn117NwBwhZBJGXMIzSTrI4eWmaEnH29k45K+TyPBdFsXadTkOQtBZWDb5BiDrvOorbdBdrN g7vV4i3+qdlzg/s3U9m4s8QZGnDwoNt/ZuLwC2ma86G4C09YWyAEg22iVLAFTIMamm7LwuIxjqxZrsaZiQN ByB0A8q83JsnyuTrjTXB6RtfaOR79xMxHUZ0IaRntyvq+sD20IIMHWaz2PxmLx7B1wrm3lItsJSOT5tJ3TG7U6 1PtvY+Ks2OxlNxmS0qoWZgVbTXLr6lydNO+tb0X2Q9myM7XNfsXMs24GqyNCJmCDERHOowqLdT6KnaVx A+z9hYy9lGLfq7FvKeqDglsnByoiNJkk/OtUu1LPV5xcTJMZswieU+FYLph0w65Ws2CTb1DOv7WPsryTmePhv xowj5GIudlmBgmJK6fahdJI0M+E13S9RHG6hz+TlWJzVy4PVn9IOFF9bQaZbKX0yr3zO72UzbPpLwtjRSbrclIj zbX4V5U+EywwUJEw3WNLk/wAQJBA/hPHjVErJOqiDv7TT56njyqP/AEzZX0Yo9juelDBhFaWJKglVWcpIkqT zB0o30c6RJjLRuW1dVDZZZYkjfB4xXmXQHoKcS637uQ2FYgrrNwr9mIELJEz4RXsFmyqKFUBVUQFAAAHIAa CujE5y5kZzUVwh9OUVwU4VqZnGpRXJrmagQ6K7lpoNOmgDsVyKVICkM7FdFKlSAdSrkUqChTTHanVwimh Mrk10VL1dcNurszpnABXYFdCV3qqmyqYzLSqTq6VFhR53snpXh7qoLTaEHQ6ER3eRPlUfSfas4O8EkMAoPg SM3uny8a8S2XiMjllfKADwjTUgaa+Vem9DMEXDMTKvbyyZMgz2e1vEAe0xTjJzVIXXLDOyMAMTspbatlNxCj EGYZX7QPEAgLI5Gptg469YvW8FeyMvUs1tlmeyWMEkCdAw3fdoZs61f2ddYC22IwtwycmrodwOUayBodIIj dpGgwHV3bxxAW6W6vq16y11QtqSS0BiS7GYkaVyqD4VPZP9uzpcly7WrDYM1X2li+psvc0ORS0E5ZIGgnhJ gedSKaxfpF252BhxxhmPwXSvQyS0jZyRWzoxmL2i2LxGZlHbdnhyctotpoTvAAGm6QNK9E6LbNGRcinq4a2 ADlBFgs/WEsJTrLihdd67xXl+BtnOIk6gSBMTJ09h4V6r0SxqrZXrC2/cNQc0FVQbizaAb413cPCyPm2elDqjV4X ADr1uAaBHDZpzy7Zl4a+vcHdJ50B6a7ZZw2EsHtERecfZU/s15kjeeAMbzpo8dsp7ttYuPauK4udhoEiTkbg6w YIPIVUsbFS2hgetLF2IzMWmWLD7UnfuE1UlLpISryzFYLoyAmUjPkMwrZbhIzK2UN2WAJWRPdEgBpcbgQ6n rDbZTA67q2D22VvUuliu+IhnB3wARlrVPhMoGUnXUocx3GHuKV7Vu4M0kahp01Ykty5AHZwARpdgtauafa g9gmNdQpje8QBY6K2MBtro+zEZVR1jtNb1dY5r1YuDxYEcC1N6LdF/0m6ALltraEM6suY5ZjKB2lBMbww8K 1l/ZNtGJJ/RmZpDZS+GZzugfsm3QOwddM4rS7MwptoAxDOdXcLlzndmPEmOJ1rbDi2lz0ZZJqK/JbwthbahE UKqiAqgAAcgBuqcVWt3SFlvE93/AKqWxfDrKnQ9xHuOtegzkRMKcRVO9tW0hIa4oI3idR5Cql7pZhl+3Pgp+c VNFBXLXCKzl7p/h15nzUfOqV30lWvsrP4p+C0CNgBSmsHd9JLH1bY/lY/Eiql3p9iDuWPwqPjNFoVM9JDCnZq 8qu9LsW3Fh+KP9oqrd2vim3t7WY/OlaHTPXGugbyB4mKgfatpd922Pxr+deQMb53sP5fzppwt077jeUCjgD1 m50nwy/tV8gx+Aqrd6b4ZftMfBY+MV5admMd7sfxGq17B21OuvtMcZNL9hnpl/wBI+HG5WPiyD5mqF70p Wx6qDzuT8FrEWdnoRIg8fbU4wC8qfPwI0V70qt9lE/lc/MVSvekzEHdp4W1/5TQv9EHKl+jjlTphaJ73TzFt9px 4EL/tFUL/AEjxT73c+Nxj86nNkU026dMLQP8A06/z+P50qvZK5RT+RWjFbOwNhiA0qSYYGSCIECY01nWvX9i 7Pt2bSi36uUa8xvnTxPtrKbc6AATcsEhswMcgScwB8wNx0FGui+LYWitzNKg6RMZTlIUQDrE+dXii4OmZyey4 Ld7pfh0cKX4wTlMLykx3UVwO07d4TbdW8Dr7KxuMxGAuXeqYNnMAjKpywIEmY5bp3Vm9ogYa/wBbg7tt kWFEXO1O9syGNJBE7oNU8lflCUbPYGvgKTIgAnfyrxzFXDccsTJJnXj76W3em5vrZUCIEugBAzEnUHlrMDuml hYymdOG+uD1uW0qOr00OXZGjQZ5VrOie0Aby8MinIvedC4H3tR5Csr1QJ09tTbPx/VsG4h5BjUgiCN3hXm Odo7VGme3YHpDnVxubsssiQZGUEbpUsj68u+qW08VesM920ov2GBuMmaHst9t0n1kIklOc86yB2v1SLeQ qjNINsAZCGM7vstmltDGpEVodndI1ZFAYHQjxI014fnpSXqJWN4kG7NxXtq6sGV9UcMFzclUt/luskBGMEac4 jwghg+YL1hIVoK27rbiLyTCXZkSImOPqVidoW/0YPcwznLmzPYYB7ZAMzlOhAme6NO4tgOlwxVssECuezdVl Y4a8NBJbelwDdx0AM6R0xzxatkPG0aHZqqt/KrXLOWc2GK/qyd4NpvubzC6dymRRHre2wjQQQeDAj4yD7q wNvbIXa1lQxZbdkrJdnMstxtWYkncONanYeIdusFwyUfKD95N6E98GCeYNa+my7ZEkZZoVBsK3vVPfp7dPn VhKp3Dqo5sPcC3xAq1bNenJHFFgbpL0Vs4hWc5kdVLZ1JE5RMMu5t0c++vPP8ABk5V6ttK8BZuaierfSdfVPC vN89Qo2W3RWXZaD7I+p/OplwSjhT2uQOA8d1RjFGD2l8QN3jqaNUhWyUYccqcLI5UC/xe4RrdQeAny0Bpj .

bRc/tj5K3/aNKVodM0PV0slC9m3yyNLO+o36eQ1oQLoI33G9gn+r60p2FGoaBxFMF1ZgMJ5SKzItg/YuHz39 /q6e6rey7cXJ6tl0Paae7uH0KLFQUuY22NCwnlNBcS6Ez1iiTyMeG7dupbQQm436tDouuYidN3rACPKq5za9 m0NCJLAz3asfqKTY0EMPtO2gyyTG4ASR3cJq0cevV9YAcsTw3ATO+gZc/etCO5Dl7tx+W6iFt/1Hra5T2gDG4 xAA3eXCmmKjh6QLwQ+EgUw7aY7rZPLj8tPOhwvn98x8A0nw0GlRtdB33HPfl0O/QS2/wDKlsx0En2pd4W/ c3u51Pir7BJBGaJ4Rw018/ZQFjb11c6cgI036nz1ordINjdoU3TrGXfMb/KmmJoptj786FP5kHzpVWW2CP8AK /qX/tpUrHQb256R9EGHKiZzsRmjgo7tY1rL3OnOKNzMr5WAgwBBG8aHwqO50dDYe9dDLmtAsyKSwgRpM aHdxPhWeuWWILBSFGhbhPKd01M5SshRQQxHSN2cOQM4PrAZTx5cdd9cs41iSbkOzn7TGdeUHjJqjawZC9 Yw7IYDjyJ4dwrlywZzEQrEx3RrHvHtrLyVQUwOGdbjZf1cEzmiRkgwG5k8uVFreKi3OcmJlssHNqJ46cJFCLGJd cOVEZXIAJXtRxKkjQaEGN+lWcNHUd06Vz52nE6MP3FnD7SkwNZB+FE9k2Q123M6sPKDWXFuAWBC66fXk a13R8y9o8crHzyn865MkNVZ0xns6CXSVYW0i74znlqNPnVXC7TZVgzO8d+p1PfJPv51Wx20C+IcAE5Dk0BM ZdPzqS3hnb7B8W7I99ZxxSaVI0c0n2EP8XkEEyCIIMagREzpwqDE9I+rt5VOUDgD7d31rVN9n3CSCQsaDtLD d8k6D391BcTs8kkM25ogGRv3zx8qp4dfuBZE/tL/AEe2i7Yk3JgyDMAxPZEA6GAeNaPpH0sxNtkCXmQsgZyk LnaW7cRpIjSsxbQWLptacCImCIGsnxFaHGKG6ho3vbHf2CxPxro9OqzL9DHNzjf6gh+k+KbVsReOn719PfVO7 jbretcc+Lsfiau3D2F/0Yk+0uPyocyFW7j7jy+denKVNI4FHyNwV4ljzWdRvovhukVxNG7YHPf5N+dBLBhm+uV T9Q7zkUt7PnWiZJrsFttLqkg5SN+YaCfPWpv0sEHtqfAaDQ799Z7Yuz7q5syxJHFfzoymFPED2inVgUktNH7Ma fcJ8vVOlSCw/wB5fK3Hl6m786Iqnh7RTswG9lH4qnX8j2IMI+RSHYkkzwEeG6qq4R41uXD7v+dXziE/eJ/MKjb G2h+1t/zCjVfIWykdnE7y58TE+8x5VJhMKLbZoJO7Uzy4Be6pTtKz++T2j86YdqWf3o9lGq+R2yK9gQ7FisEgD 1o3Dh2ZFMOzF+6u4jWdx36aVI22LH7z+k/lUD9IMODHWGeWVp+FFR+RcjzgByXT/X/3d1PEhcoAjUbtNZne TzqA7cs/eb+U/lTDtuz/AB+yj2/Ickowg7v5E/KuHDgcv5UHwFV227a+7cPl/eo229b/AHdz2D86Lj8jplvq+8+2 PhTWB+97zPtmqZ24v7p/d+dMfbY/dH20XEKZcyDmf5j+dKh523/0T7aVLaAUwda29cs4S5ZKqUvWmQGIYE kSSePHfUe1LqOllbZ/V21TMs69Yx1lZ1GsT3mqd1CykZlOogZk05wJmnnDQhmAcynv0zT9eFcqnJL3F6l/bOz BbVspkFZk6SQyDd+J9e+qWCuv+j3LYUnMimOqLag7wZGUxxg0SF7OhNw7hv0MDK85pG+Sp8xUtrbRCZVK yPtQCTHDfHAcOFPax68AfEucltSpgAEmNNSTB8CfeatYKweryDWW0gzTcTszFsoCrcZYXsorlZCASQBExx8aP dHOhuIcdu06qsszFSqiBMEtx3ad9c+drU1xJ7gvC7IAJ68XUCzJyDIqncwJI18zv3HdRvoxYlhlJIRHMxJKjd2RM mOFS4a/dYGMNfJUHIepa6imJIZX1Xs8jpviiHR3Zt+3bxGJuIyiyhLEqUMyWMLGsAajvrnySc4dG0IqMuwViuj 4wrXDdd9GQXJtiA95TcVDJ9aJkcKhc4ZAM2fxKqJ9pp3TbpccTlCvFsLnkAS9w9liwO8j1fAGq217jWmQoASG fQgHQBV0nQHT313YpNxtqjmnSdJkiY7CkwMxJ3AdXr76ZjjbMBA6trE5dR3AHfuofhbn6QgZlAYXra6KFOrLO 4fU0Zs4PPeQ8AHY+Adj8Qg86Mr/AKbbHj+5UD+kS5sZbI0y2UU/6jw8hFHhaIs4ZiRrduRB+6jzPL1azT3y98s Qc2eSOIg8fD5VsNr4drdjArBgYd3JjTNcRmieetZxx6Sxrz/wuU9ozfgARKqP+hcP813/AMqG4kwQebafP41cut os7hYX2khvlQy8xCqOGZPbAJrXLL3pGcF7WOt72qnjbrA9liPAkVYRtGqjir2/dpXS+jBBmwk6ZjP+o1cGDEan2 n8zVLYZ6wZiANwjvEme7fuoptAEWmgxuG7nE1GpdgXaGJtodADGkmY8iDrUuzMZZuaGFaNZgDfuBJ1NZrE vLnxj2U202vvqSjfDZyzuG6hW0sfbt6JlY6a6FfDQzNG7V9mwouzDNbn215/fuE3SOA09nGm1Qk7DWC24sx cURoAQBpzJnhR5LSOpZCGGuo3aeVYW63ZJH1rWl6C32dbiEyq5WH4pB8uyKSVsbYQx123aHaiYkLuLeBis5i dsMWlYA4AgEjumNat9LHPXQToo07qz2JPZ05/KhqgNLgNtIdH7MD1tTJ8ANKL3MPu8fzrzxQxO8+2vQ9iMX w9tmMsRv8CR8qaViboG7S2mlslRq4IlTI3iZn2UBubSuEzmI36SdO6odquS7knXPv8AOKoshHOkM0mE20N1 wQAN4kknv1otdtaAxvj5d9YnD7z4Vs9jmbCknmPYTTSsTHdR3fClWd2vfui+4UiJ00XdA50qPaM3PSe4zvcD WkW2GAzCzbEFYBi8qAkZgePGs6+Ftt9qdZ9biKJbZ6am/hWwyqES6LcySCptnMCYABLHfoOHKsrhdg53RQ0 ZzlnJpOvGddxrHaPTA0BQZcs6eQ04D3Cof8NTv9tMPo+ucLiH8LD4VGegV8bmtn8TD/jWi4AJ27bD1bt0Ruh 2EaR8NKlfrHXK166y78puMw9hMUBbobihuQHwuD5mpLfRPGjcjDwur/3Uh2b7objLq3urDkhyWlixZcqnVT OhOg8K3OKa4VKlsyOMrKeIYEEfXOvnr/FcVh72VbrpdRssZgSCdI4g760trpJtofvGjnatn5VLhbKUjev6PMIYIts uXcFuPEAk6hiZ1J9tc2j6Prd7XPcTfEZT6xk7xzrD3PSJtWzHW21E6DPZImO8EVNY9MONjXD2m7wt0fBjSdoK T8GjsejTqlAS/oHD9q1JlYjUOOVFsD0QNm27W7qtfYIqZgVRApltQS0mSfEDWsX/APWq8NGwieTuPipqzb9N .

Y+1hG8rv5pUzjKUdWuCotRdoKWfRaZzPiRJmctud86zm+VE+l+BxDlbVhGewlkARALMqZBIJmfW7taBWvTZ YjtYa6PBkPxirdr004MnW1fH4bZ/51VO1JroVqqRk8fg7tlc1/D3EAGQZwQDAhVBGhJ3+RNBb16SB/FNel3vS zsu6At1bjCZyvYVgDziTrqajs9KthXSB1ST/APysPeq0tHdhaqjzZX0PjVK5E+J19oov0txlj9KufoqgWTlygBlE5Fza Nr62as5ibkiupswoObC2ilpIcwWJPHhHKtBj3mySNxI4zO6vPUrT2NtobAViqsIEAHhGpMRwq1VCd2Za/fOdv 9R+JqbDtMGor1vtHcdSfbXcNIOu6sDQ9Fwp/wDgr/8AqHwrCP8A5reJ+IrY29qWRhQnW28wthYzjeBrWNLf rW5SdeBk1rNdERO4gdk+A+NH/R+3aveCfF6z2JbQxyHxo50EuhDdLlVBygZmCyRmJiT3ipgvcN9D+lP+efAVn 8Xu8x8KPdJbga9IIII3gg/CgOL9XzHwomuQTI0fUdwit70eP/xk/F/uNefhhNbzo/cjDJOm88t7GN9GJchLox+0v Xf/AF/Oq195yxx91WdsiLlz/VPvoYl7d3GfbUyXJSLSaP5VrdgN+oHifjWQS7L+RrWdHv8AJ/EflVY1yTIE7Vulbz gBYkHUTvAPzpVb2nh5usY5fAUqr6EfgNgZcuKzHICd5MwBE8t2o76KdE72bFIpDCNYgASitv5esfM0EiJJ9Zp0 ErE8IjdWi6CXScQV4BC3nIE++uOK5GnRt8YSLZgwdBPiRQ98WytBNzxiR47u+ru1Z6sZd5Ye4En4UGRhwy5h qYZhB1J36cK1l2WgpYxLnUMTrEEDu7u+jy29azWzWbrFEGC665gQIIrVW11oiDPGcWM+1jxnGAeP60Cvff8 ACeOQ9/ZNeH9CrfW7bw88cXnP4WZ/lXvD7Sv3bhNrNlG4AaAcJ4EnfEUpTUAjG0U8V0fV9HQxuiCAdQdRz 7Px51hukPRJ8JcZktk2bhECNUbisb4+VbzH4i841XtyABkkkCN6nfx9u6tMlg3rAF5crEAsARoVIIPEDcNNYmKl 6zXKLja8nzrtPYDPckAgQPsMeVaDY/RG4LSdkdoZtc4392QgbufKthtPLce6cqqCx6uIE5d8c9cw8FnxK4HDtlt CD6lvgTvCn503hUoqE1xVr/RjPPovqQ7ujyEdHrgbIbZ7LQTrHZbXh3GtTsPoCcSxuXUKWUkAkgF3MAb9wE+ 0ij+GhXL6ZuszkEA9jOZ0PCMx8hW32ns5jaRbRhQ0sok5gTMTI0kk9/lBc05tSkvHBrHWNxj88mXx3Q22ti4Ra QBbTMNE0yqT8q8PRRpoPZXvfSHCNYw91i5ZjhsRMzoBaeBM949leAHEDxirxu7symirjrutUSCfo1aNssZOnt /tTXtgDePj86bBIiW39RXcv1pXOsH0P7GnBxz+v5aBjY+pFcj61/KpRrx9/wDcVxl+vpqBEeX61pFafl+vqa7k7v d/40AQx9aUsv1pUpX6+hXCe/3/AN6AIwv1p+VKPr6FOzfU/wDlXDQA2PrX8q5l7vjTgvd7v7Usvd7v/GgBp+v qabH19GnEfX0KU+Ht/vSALbF2AbozkEpJEKyqxjfBIPwqTb+yGw2VkuObbkgS0MrCCVbKYO+QRv5DdXdhdJ v0cQyZ4OZe2BH3gQZzA6eHnVTa+2DfjTKo1iZ18R3VK2sriiW1tRIGYXJ7rhj30qEZaVL6f5f+RGy2nhizl1UZpIe T2uG4HRY38KudBznvXmmYRBMASSd5gb+zqeJE0GxgLXLzlSQWKyGj1VSR36zvHKtH0HwJtrdJntMsSIMKDv 8AbVwez6ISoO7TJhQBJ1MTG4f3oIzMWacy90q3lFF9pvBH+k+Uka+6geYZipgncCVK6zzG+aU+zSPQd2SQSs KQQwBkATAJnTwrQs0KTyBPsoHsgHOsiCASe8xGndrRfaTZbF1uVpz7FJpx6CR5h6J7PWbYw/jdb2Wrle7dG7 xV2tkatrrzWQ1eLehO3/8AdVY7ksXmJ5DLl/5V7NsW51uJNwDSWO7dPA+R+FY5PuiaQ+1miOCQtmKgnTW OIiD46VzH3ctp25Ix9xqfNXn/AE86RG5bW3ZYrGJNpvWV2KQCyxp1YJgs2kxppWj6JofsTBocI19izsiugGUTb0 gERuGsk+06RVmxdBtBtYyzBZjuHImruzMDrlUabjwEDg0akTUFrZjm/wDo59UHMX52yZEd/CvNk5eojGUeO VfPa8nZGCxNr9SntLDIMLaYqVuExoRItkyzMSNARIg9x4TW5w7hkUgyCoIPMEb9ay3SDZrC1cAgZkftyRMrqS BMRPDyqPof0jm3kYQVyr1ev6tVVRmBIkhjLQTParrx5HbUlVHPOMf7fIR6RQeuDgFThmUA6qZ9YEcZGleM+ kfAYdb6rYt4e2AGkW7vbJ7P+bbYEWzvIA3hpNer9NdpfqLjJ9hVExwe4infwhvfWB2vcXFZcyq2WR1kRAJloyx mO/UzFdGPm/1MZnl2JsZTu4cwfHcIqFV04a+2iu0raq1sKI/UoWO+WYST7IpmD2VduDNbtu8b8qMwHjlBiq YgeCNZFMSzJ01q3cwvaIIIMwQREHjpvHHSoCnKkBIlqNdCfhUT2iTE6AbqJYnAFIcHMraZt0Oo7aMOBB1HM EHnA+5YIM76QyIKf/cGnKRxAB8BHhuqzHAVVvJRYUO07vav5ijF3odixbNzqWKKpdsroxVVElmVbhYADiRUe zmkKCNVIUiNxHOvQsas4fEjK7TYfRGytAymZkdkRLDioI41olaJ8nk+Tx/q/vTSh+gfmtWmwq/duf0mmnDLzc eKfkKQFQjw93zFKfD+n86s9UP3ntBHzpfoxO51P4j/AHpAVpP1/ZqWvf8A1fnRro7gAcSnWKjrDSDBB7JjSAd/ fwov0w2fZ6lDbw9tGFwAsitqMraMC8bwNQOBp0FmNJP1P5VGG+tPmKnNk8j/ACt8jUYHf72HyikAyR3f0/l Sp894/m/tXKAPWMRsbCRFsXQMxeGZWGY+CzAPfwqfCdgRM9/Hz76CXNvcAMp4ZgR7qGnaeJBJDW3nhB Hs/wDdbVFdGds0O1buZogEFQCCSJ38qH2ECNJVwDybNG/T3e+qA2+37WwT3rDfXtqzZ29hzvYoeTAj8xWc o2WpGq2HclxqTlVtSIJ1WiPSNowWIP8A0Ln+w0G2Rj7eaVuK2kRmE89wq70rxg/w/Ed9sj+YgfOiqQ27Mh6I NMRiG5YYjya7bkeYBr2TY+MFsEzx107geG/n5+deW+g7A9a+MH/RtjzLkj/bXoV+01toYgETrIA38STA07+Ps5 Mmykmkbwpxom29tS4yN1J7UEqDuY9/CPHTSgWyuj5Nw375i45JKAgplIVQp3yRE+yZijOB2zhbbat1tyTFu2 rPl8uLd/Cp8XduXWzW8Iy8zcuLaB8U1b3VLjNq2+R2jQ7G/wArxYx4aD5VIMMBea6T9gLqd2pnyiPfQULimE .

Pft2RwW0mYj8Tx8K6nR+2+tzrr553HYD2DKvuNaJRpLuhW+Sbbm17Ij9akwRAYE+QGpoejKwJt2bzu29ygtI e6bsSNO+jmG2ULfqLbtj+FRPuirP6GOJJ84+FGibuhX4AdjBXyhVupthiC3ZN8mCDlhgqxp31dubDw778Pb8c gX4QaKLbAEAR4VwitIpol0wBh+g+BRsy4W1OnrLnjKABAckDQDdR22+UQoCgbgBAHgBuqPFYhbaM7nKqj MTyA41xMZb+97RHxqyTAdIPRAuJxF2+uIZWuu1wqbQYAtwBDAxWW6QeiK5hbdzEm/bdLI6wplZWMRoN 43nnur29byncR5Gs76QbBfZuJUAHMijXd66T7ppBR864LaeSQwzo8Z0MjN/EDHZcSSG4TxBINz/D8/wD+O3 WD7hhbo7jbJ7XipPluqe30Fd2OTLBOnbXNrr6ubNxq6noqxJOjosfeze6AZpWh0zPHY+IzwLV1QOJRlHiSQAP bTLmGS3Jdg7cERgQOWdxoeGizx1Fay16K7oJzXQ2kgqJAPIi5l9x0pw6CvadXFpLhBkl+sAnuQKV9p9lK0FM5 0fwGCTDqWZg7EsWZXAmTChtF0gDxmiJ2rlPrRIjRhqDoRodxqx0OuhbZRsqZb162VP2GzllP8WjRPCAaPYvZ 8rMhtdJE67/DmaI5HHwNw2Mqb9tt6IfwKflVyz0ZNxM4w4y/eKhR8ifKp9u7VTCRaaVmDdEJlbikZdRu3VJY 6a2FEdeCG0hWUaRu5+6t4TUjGUWmdudEsCEGcPmP3X+WseZrPba6Cqy//H7Jne7QIPDQEk7joeB0p/R/bg uYjEAv2SUuIpbQSCrZQT/CN1Edqbds2CBcaDExBJI5wBoNOdXUWhW0yl0f9Hp6xWV0DKhM5gQSAQwgD MOMaGodubJLjq3LW2Vge7cRrB13iDu30Z2H0rw7XIVmEMJPqiOBAIM1sNp4XD42164DDRXykEHed8ZxzH nU0l0Ps8WxXR5kEi9PcAxPsK/OqGD2VdYHKRozCDlGoJnUkVtNqbLuWbhRwJEEEGQwO5geX5UDwVyGuLI nrW05yFPzrNyhfYcg7/AMT9xfd8mrlHS/hSp3D5QWzQXbeYQ2vjr8aG3dhoeEeGnwpUq2ZBXbo4fsuR4wR TX2FejVVuDxHwalSpaoLKtjZFhnyuOqI3lZJH8ulaTZnQO1dEfpV1rJ32yp7XIbxx7qVKuScmujohFNGj6Pej2zh C5TEXwLhEhSqaLMAkDX1jyo9hujuGzaWesbncYv59ske6lSrJTbdGlJINYfBOBAC2x90fkIFWFwA+0xb+n4Uq Vaaom2WrWGVRoAKkFKlViOMa6opUqYjjClkpUqAMp6RcebeEZQPXKgyeBdR57/AHVJYuS09w+JpUqtLgi+ R2G9XUc/jT1fXQkacCRz5UqVIoabYeA6q8mO2iNx/iFeQ7R6X3cLtLFAENYF64iWzJRMrHQKPA91KlUyGgph PSRahi1jRQZNtyh05Bsw+FC7nTxL+KwrqLlpEuXA8tJYMgAnLE8K5SpUOzTbKtxdxqt6pv8AWCQNVu20gnfv Ktpv5021tC3aJAVmQfaU5XHdvGYb9ZB8aVKs5cMqPJSxTYXEtlCG47cDbQsDoP8AMua8eZoRivR5lkkBCeCu TA5EsDJ8NNKVKmuwpGdu7BtdatsXgDkZgzI0SD6nYBO6DMc9Kgx/R7EWl6xgDb3Bw4IPgDDceQpUquva2Z SKplRI0BjTeT3zGg18aK2Ns3gBLuABI7ZiNddPCuUq52SK9th7rZjmYEySxGkfdWNB3VVs4wA6mcxJzEDXluE+ 2lSoSTsa6E20BPrNppu5edKlSrTVDs//2Q== .

Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang telah ditemukan. Nama Kutai sendiri diambil dari nama kota dimana ditemukannya prasasti yang menunjukkan keberadaan kerajaan tersebut. Kalimantan Timur. para ahli berpendapat bahwa pada masa pemerintahan Kudungga pengaruh Agama Hindu belum terlalu kuat. tepatnya di hulu Sungai Mahakam. Hal ini dikarenakan para raja kerajaan Hindu pada zaman dulu selalu menggunakan nama-nama India.  Raja Kudungga. Kerajaan Kutai diperkirakan terletak di Kalimantan Timur. maka berubahlah sistem pemerintahan dari kepala suku menjadi kerajaan. Namun setelah masuknya pengaruh Hindu dari India. Sumber Sejarah Kerajaan Kutai Salah satu sumber sejarah utama yang menunjukkan eksistensi Kerajaan Kutai adalah tujuh buah yupa yang ditemukan di daerah Muara Kaman. Kudungga lalu mendeklarasikan dirinya sebagai raja dan memutuskan bahwa . Pemerintahan Kerajaan Kutai Berikut adalah beberapa orang raja paling berpengaruh yang pernah memerintah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tiang batu yang digunakan sebagai tiang untuk mengikat hewan korban yang dipersembahkan rakyat Kutai kepada dewa-dewa dalam kepercayaan mereka. Kerajaan yang berdiri pada sekitar abad ke-4 ini memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Kutai. yaitu mencakup hampir seluruh Kalimantan Timur bahkan hingga seluruh Pulau Kalimantan. Hal ini disebabkan karena tidak ada satupun prasasti yang menyebutkan nama dari kerajaan yang berpusat di Kalimantan Timur Tersebut. yaitu di kota Kutai. telah berdiri sebuah kerajaan yang telah terpengaruh Agama Hindu di daerah tersebut. Adalah raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Kutai. Jika dilihat dari namanya yang masih menggunakan nama Indonesia.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Kutai Sejarah Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai dianggap sebagai kerajaan bercorak Hindu pertama di Indonesia (baca selengkapnya: Sejarah Masuknya Hindu di Indonesia). Tulisan pada ketujuh yupa ini mennunjukkan bahwa pada abad ke-4. Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta ini juga memuat informasi mengenai raja-raja yang pernah memerintah Kutai. Para ahli juga memperkirakan bahwa Kudungga pada awalnya adalah seorang kepala suku.

 Raja Aswawarman. Pada prasasti Yupa. Aswawarman pulalah yang memiliki jasa paling besar atas perluasan wiayah Kerajaan Kutai. Merupakan putra Aswawarman sekaligus raja terbesar Kerajaan Kutai yang membawa Kutai mencapai puncak kejayaannya.pergantian kekuasaan harus dilakukan secara turun temurun sebagaimana sistem kerajaan pada umumnya. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste.blogspot. Aswawarman disebut sebagai seorang raja yang cakap dan kuat. Mulawarman disebut sebagai seorang raja yang sangat dermawan karena telah memberikan sedekah berupa 20. yaitu upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas wilayah kerajaan.html.com/2012/09/sejarah-kerajaan-kutai. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Kutai dengan kategori Sejarah.  Raja Mulawarman. rakyat Kutai dapat hidup aman dan sejahtera. Aswawarman adalah putra dari Kudungga.000 ekor sapi kepada para brahmana. Terima kasih! 0 0 278 Artikel menarik lainnya: Sejarah Kerajaan Tarumanegara . Runtuhnya Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai runtuh pada masa pemerintahan Maharaja Dharma Setia. Terbunuhnya Maharaja Dharma Setia ini menandakan berakhirnya Kerajaan Kutai sekaligus menjadikan Dharma Setia sebagai raja terakhir Kerajaan Kutai. Kuda-kuda yang dilepaskan ini akan diikuti oleh prajurit kerajaan yang akan menentukan wilayah kerajaan sesuai dengan sejauh mana jejak telapak kaki kuda dapat ditemukan. Dibawah pemerintahannya. Dharma Setia sendiri terbunuh dalam peperangan melawan Aji Pangeran Anum Panji Mendapa dari Kesultanan Islam Kutai Kartanegara. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. Perluasan wilayah diakukan oleh Aswawarman dengan cara melakukan upacara Asmawedha.

Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha .Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone.... Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.. lihat Universitas Tarumanagara . cari Tarumanegara dan Tarumanagara beralih ke halaman ini.Rabu. Untuk universitas di Jakarta... Ditulis oleh: Algo Wijaya . 26 September 2012 Belum ada komentar untuk "Sejarah Kerajaan Kutai" Tarumanagara Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA...

Buddha.Serbuan Sriwijaya pada tahun 650 Sundapura (dekat Tugu dan Bekasi) Sunda. Sanskerta Hindu.Tarumanagara ← 358–669 → Wilayah Tarumanagara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Sejarah . Sunda Wiwitan Monarki 358 669 Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Didirikan .

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s .

1.1.3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara o 2.3 Prasasti Telapak Gajah  2.2 Prasasti Ciaruteun  2.1.2 Sumber berita dari luar negeri o 2.Prasasti Tugu di Museum Nasional Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M.1 Prasasti Pasir Muara  2.4 Naskah Wangsakerta  2.1 Prasasti yang ditemukan  2. Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah.4. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan.4 Prasasti Jambu o 2. Daftar isi        1 Etimologi dan Toponimi 2 Sumber Sejarah o 2.1 Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta 3 Lihat pula 4 Catatan Kaki 5 Rujukan 6 Bacaan selanjutnya 7 Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten . terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.1.

Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Prasasti Ciaruteun. Nanggung. Prasasti Muara Cianten. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. Desa Tugu. ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. sekarang disimpan di museum di Jakarta. berisi pujian kepada Raja Purnawarman. Citeureup. Bogor Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane. Ciampea. Kabupaten Bekasi.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. Prasasti Tugu. Ciampea. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). Selesai penggalian. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1. Sampai abad ke-19.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Banten. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Bogor 2. Prasasti Jambu. Bogor 5. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. Cianten dan Ciaruteun. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). Kecamatan Tarumajaya. Bogor 6. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati sepanjang 6112 tombak atau 12km oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. Bogor 7. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Prasasti Kebon Kopi.Etimologi dan Toponimi Kata tarumanagara berasal dari kata taruma dan nagara. [1] [2] Sumber Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Nagara artinya kerajaan atau negara sedangkan taruma berasal dari kata tarum yang merupakan nama sungai yang membelah Jawa Barat yaitu Citarum. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. ditemukan di Kampung Batutumbu. Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Lima di Bogor. Pada muara Citarum ditemukan percandian yang luas yaitu Percandian Batujaya dan Percandian Cibuaya yang diduga merupakan peradaban peninggalan Kerajaan Taruma. tempat itu masih . Prasasti Pasir Awi. Kecamatan Munjul. 3. Ciampea. Kabupaten Pandeglang. Prasasti yang ditemukan 1. 4. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig.

Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan). Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi. prasasti ditemukan di Pasir Muara.dilaporkan dengan nama Pasir Muara. Prasasti Pasir Muara Di Bogor. berbahasa Sanskerta. Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Ci Sadane. di tepi sawah. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: . beraksara Palawa. tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman. pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya. yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut. Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Ci Aruteun. Pada zaman ini. Prasasti ini peninggalan Purnawarman. Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. Isinya adalah puisi empat baris. namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah (lontar) abad ke16.

Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. Tarumanagara sekitar abad ke-7 Masehi. sarga 3. Karawang. Bahkan diberitakan juga. Prasasti Telapak Gajah Dua arca Wishnu dari Cibuaya.Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. halaman 161. Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara. Menurut mitologi Hindu. . gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. Mahkotanya yang berbentuk tabung menyerupai gaya seni Khmer Kamboja. sarga 1. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II. yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang. ada pula gambar sepasang "padatala" (telapak kaki). Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. Selain itu. Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. Jawa Barat. bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah.

Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Taruma dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan yang terdapat pada prasasti Ciaruteun. Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya. Prasasti Jambu Di daerah Bogor. Berita Dinasti Sui. tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya. 1. tetapi ada pendapat lain yang mengajukan bahwa Ye-Po-Ti adalah Way Seputih di Lampung. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir . yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). . Desa Pasir Gintung. Ye Po Ti selama ini sering dianggap sebutan Fa Hien untuk Jawadwipa. Berita Fa Hien. tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Yepo-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti-bukti peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dan lain-lain yang sekarang terletak di taman purbakala Pugung Raharjo. yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh.Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya. Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok. Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah.asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam . masih ada satu lagi prasasti lainnya yaitu prasasti batu peninggalan Tarumanagara yang terletak di puncak Bukit Koleangkak. Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang. kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan). yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya). Kecamatan Leuwiliang.bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam.padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam . meskipun saat ini Pugung Raharjo terletak puluhan kilometer dari pantai tetapi tidak jauh dari situs tersebut ditemukan batu-batu karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien[rujukan?] 2. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lo-mo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan.

Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No.3. Bogor dan Cirebon. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten. Dari tiga berita di atas para ahli[siapa?] menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lomo. Jakarta. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma. 1 Nama Situs Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 3 Ciampea Gunung Cibodas Arca gajah (batu) Arca Rusak berat Terbuat dari batu kapur Artefak Keterangan . Berita Dinasti Tang.

Nas.296a Mus.3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Fragmen Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Mus.no.Nas.6363 settlement pattern settlement pattern .Nas. no.Nas.no.no.514a Mus.771 Mus.

Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Lmah Duwur Lanang Pipisan batu Candi I Candi II Percandian Naskah Wangsakerta .

Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya. yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M. parwa I. yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M. naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah. Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358. Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut. banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara. Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam. Pustaka Nusantara. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak). Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara.162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. Dharmayawarman (382-395). Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda. yang kemudian digantikan oleh putranya. . ayah Suryawarman. parwa II sarga 3 (halaman 159 . merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah.VIII). maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya. Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M). Hal ini berarti. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 . Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan. Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai.561 M) Raja Tarumanagara ke-7. Sayangnya. sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu. Pustaka Jawadwipa. sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M). Ditinjau dari segi ini.Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati.

Garut. melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri.Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri. yaitu Tarusbawa. Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Tarusbawa. digantikan menantunya. menantu Suryawarman. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. Linggawarman. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. Secara otomatis. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara No 1 2 3 4 5 Raja Jayasingawarman Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Masa pemerintahan 358-382 382-395 395-434 434-455 455-515 . Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. Dalam tahun 526 M. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri. misalnya. tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. raja Tarumanagara terakhir. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. Pada tahun 669. Manikmaya. mendirikan kerajaan baru di Kendan. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII.

Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. J.81 4.L. ^ [http://www.Ng. R.Th. J. 2. I/2: 17087 .go. Soetjipto Wirjosuparto (1963).pdf Rujukan 1.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. Riwayat Indonesia I.Verstappen (1972). noorduyn and H. 2006 2.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. Djakarta: Dinas Purbakala 3. Dinas Purbakala R.Poerbatharaka (l952). "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298307 5. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. West Jawa. ^ Komplek Percandian Batujaya Tempat Lahirnya Peradaban di Tatar Sunda. Richadiana Kartakusuma (1991). Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda. Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi).M.6 7 8 9 10 11 12 Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 515-535 535-561 561-628 628-639 639-640 640-666 666-669 Lihat pula     Kerajaan Salakanagara Sejarah Sunda Naskah Wangsakerta Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Catatan Kaki 1.id/userfiles/file/858_1255-situsbatujaya11. MISI. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia. The Second Wisnu Image of Cibuaya.budpar.

1941. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. 2003.P. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. ISBN 979-419-330-5 Saleh Danasasmita. 1997. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.Groeneveldt. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986).(editor) Dynamic of Indonesian History. Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: Salakanagara 358 .669 Sunda Galuh [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa . Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. Sundakala: cuplikan sejarah Sunda berdasarkan naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon. Amsterdam. Sejarah Jawa Barat: yuganing rajakawasa.J.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. 1962: 23-24 14. IAAI Komda Jawa Barat. Nyukcruk sajarah Pakuan Pajajaran jeung Prabu Siliwangi. 11. Batavia l887 10.al. 1978:29-40 9. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6).P. Jakarta: Pustaka Jaya.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. 12. l971:416-424. W. ISBN Yoseph Iskandar. Bandung: Geger Sunten. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala.7. Jakarta 11-12 Februari 1988. Sundapura Bacaan selanjutnya    Ayatrohaedi. R. Jakarta) 16. N. 8. Bandung: Kiblat Buku Utama. Teguh Asmar (1971). 13. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun). 2005.

0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:    Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Kerajaan Tarumanagara Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Barat Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor .

Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Daftar isi  1 Prasasti yang ditemukan o 1. 13 Januari 2013. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.Peralatan Bahasa lain              English Français 日本語 Basa Jawa Lietuvių Basa Banyumasan Bahasa Melayu Nederlands Русский Basa Sunda Tiếng Việt Halaman ini terakhir diubah pada 06. Lihat Ketentuan Pen Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Dari Wikipedia bahasa Indonesia.3 Prasasti Kebonkopi o 1.2 Prasasti Jambu o 1.5 Prasasti Pasir awi .1 Prasasti Ciaruteun o 1. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa Kerajaan Tarumanegara dibangun oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358 M dan beliau memerintah sampai yahun 382 M. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomatri (wilayah Bekasi).00. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. (Diskusikan) Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri. cari Ada usul agar artikel atau bagian ini digabungkan dengan Kerajaan Tarumanagara. ketentuan tambahan mungkin berlaku.4 Prasasti Muara Cianten o 1. Sumber dari dalam negeri berupa 7 buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten.

Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu: 1. 2. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut). Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa.6 Prasasti Cidanghiyang 1. ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu. sekitar 30 km sebelah barat Bogor. prasasti ini juga menggunakan bahasa Sanskerta dan .7 Prasasti Tugu 2 Sumber dari Luar Negeri 3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara 4 Terkait: 5 Rujukan o o Prasasti yang ditemukan Tarumanegara meninggalkan 7 (tujuh) prasasti: Prasasti Ciaruteun Salinan gambar prasasti Ciaruteun dari buku The Sunda Kingdom of West Java From Tarumanagara to Pakuan Pajajaran with the Royal Center of Bogor Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun. Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat Prasasti Jambu Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak. dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh.    1.

ditemukan di Bogor. Prasasti Kebonkopi Prasasti Kebonkopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor . Prasasti Muara Cianten Prasasti Muara Cianten. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman. Prasasti Tugu Prasasti Tugu di Museum Nasional . Prasasti Cidanghiyang Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak. tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata. kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. Prasasti Pasir awi Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang. yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu.huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Mulawarman. Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah. ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki. juga tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca.

kecamatan Cilincing Jakarta Utara. tdk jauh dari situs tersebut ditemukan batu2 karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien meskipun saat ini terletak puluhan kilo meter dari pantai. Sumber dari Luar Negeri Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain: 1. 2. Berita Fa-Hsien.Yeh-po-ti dapat diasumsikan sebagai transliterasi dari Seputih (Sholihat. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. . Berita Dinasti Tang. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain. 1. Berita Dinasti Sui. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti2 peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dll yang sekarang terletak di taman purbakala pugung raharjo. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja. Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara.. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari Tolo-mo yang terletak di sebelah selatan. sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah: 1. Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi.Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka. . 1980: 5). yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme.. Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April. Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati. 2. Ye po ti sering diterjemahkan jawadwipa. tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. tetapi kemungkinan terbesar ye po ti adalah way seputih di Lampung . 3.

296a Mus. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No.no. Nama Situs Artepak 1 Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 Ciampea Arca gajah (batu) 3 Gunung Cibodas Arca 3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Keterangan Rusak berat Terbuat dari batu kapur Fragmen Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Mus. meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten.514a Mus.no.Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. no.771 Mus. Bogor dan Cirebon. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman.Nas.no.Nas. Jakarta.Nas.Nas.6363 settlement pattern settlement pattern 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni .

.Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Percandian Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Candi I Lmah Duwur Lanang Candi II Pipisan batu Terkait:   Kerajaan Tarumanagara Kerajaan Salakanagara Rujukan 1. Richadiana Kartakusuma (1991). Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda.

Ng. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298-307 5. 8. Djakarta: Jajasan Pembangunan 6.(editor) Dynamic of Indonesian History. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. R. MISI. Riwayat Indonesia I.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. Dinas Purbakala R. I/2: 170-87 7.al. Amsterdam. Jakarta 11-12 Februari 1988. Soetjipto Wirjosuparto (1963). The Second Wisnu Image of Cibuaya. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). 13. 1962: 23-24 14. J.P.J. 12. Djakarta: Dinas Purbakala 3. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen.M. 2. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. 1978:29-40 9. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun). West Jawa.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. R.81 4. J.L. noorduyn and H.P. 11. Batavia l887 10.Poerbatharaka (l952). l971:416-424. N. IAAI Komda Jawa Barat. 1941.Verstappen (1972). Teguh Asmar (1971). W.Th.Groeneveldt.Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). Jakarta) Kategori:  Kerajaan Tarumanagara Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu   Halaman Utama Perubahan terbaru .

.45. 29 Desember 2012. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.   Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan   Halaman ini terakhir diubah pada 09.

.

.

Yaitu berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan secara terpisah di Bogor. dan Jakarta sekarang. hewan tunggangan Dewa Wisnu. baik sumber sejarah yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Prasasti Kebon Kopi. Kerajaan Tarumanegara sendiri memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Tarumanegara Sejarah Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu tertua di Pulau Jawa. dan Banten. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang ditemukan disekitar lokasi kerajaan. Beberapa catatan sejarah juga mengatakan bahwa kerajaan ini bercorak Hindu aliran Wisnu. diperoleh informasi bahwa kerajaan ini pernah eksis dari abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta. Bogor. Bogor. Kerajaan ini terletak di Jawa Barat. Jakarta. Prasasti ini ditemukan di tepi sungai Ciaruteun. Pada prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-5 ini. Banten. Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara Keberadaan Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari beberapa sumber sejarah. Ditemukan di Kecamatan Cibungbulang. ditemukan cap telapak kaki gajah yang melambangkan Gajah Airawata.   Prasasti Ciaruteun. Pada prasasti ini terdapat cap sepasang telapak kaki milik Raja Purnawarman yang melambangkan kekuasaan raja yang dipercaya sebagai penjelmaan Dewa Wisnu. tepatnya dengan pusat di daerah Bogor. . Berita dari Dalam Negeri. yaitu mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Barat. Ketujuh prasasti tersebut antara lain.

NO 1. Prasasti ini ditemukan di Kampung Batutumbu. yaitu tentang silsilah lengkap raja-raja yang pernah memerintah Tarumanegara dari mulai awal berdirinya hingga raja terakhirnya. Meskipun kevalidan naskah ini masih diperdebatkan oleh para ahli. Sama seperti Prasasti Muara Cianten. Desa Tugu. Disebut juga dengan Prasasti Munjul. keberadaan Kerajaan Tarumanegara juga dapat diketahui dari sumber-sumber berita luar negeri. Prasasti Pasir Awi. Raja ini digambarkan sebagai seorang raja yang sangat bijaksana dan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya berkat penggalian sebuah sungai sebagai sarana irigrasi. Berita dari Luar Negeri. Prasasti Cidanghiyang. Kecamatan Munjul. Prasasti ini ditemukan dalam keadaan rusak. Masyarakat Hindu yang ditemui oleh Fa-Hsien ini diperkirakan merupakan bagian dari masyarakat kerajaan yang berpusat di daerah Bogor. Literatur ini menyebutkan tentang kehidupan masyarakat di Jawa Bagian Barat yang telah terpengaruh agama Hindu India. Banten. namun kitab ini berisi informasi yang cukup menarik. Penggalian sungai ini dimaksudkan untuk mencegah datangnya bencana banjir dan sebagai sarana irigrasi sawah untuk mengatasi kekeringan. yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kerajaan Tarumanegara. Hal ini didasarkan pada sebuah sumber dari naskah kuno bernama Wangsakerta. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengisahkan tentang kebijaksanaan Raja Purnawarman dalam memerintah Kerajaan Tarumanegara. Prasasti Muara Cianten. Prasasti ini ditemukan di area perkebunan jambu di Bogor. Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara berdasarkan Naskah Wangsakerta. Nama Raja Jayasingawarman Tahun Memerintah 358-382 M . Pemerintahan Kerajaan Tarumanegara Raja Purnawarman adalah satu-satunya raja yang namanya dicantumkan dalam prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Purnawarman bukanlah satu-satunya raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara. Jakarta Utara. prasasti ini juga masih misterius isinya karena beberapa tulisan sudah rusak. Prasasti ini ditemukan di Kampung Lebak. Namun meskipun begitu. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengkisahkan tentang keberanian Raja Purnawarman. Diantaranya adalah dari literatur kuno berjudul Fa-Kao-Chi yang ditulis oleh Fa-Hsien dari tahun 414 Masehi. Prasasti ini mengisahkan tentang penggalian Sungai Candrabaga dan Gomati sepanjang 6112 tombak (12 KM) pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. Sesuai dengan namanya. Jawa Barat. Disebut juga dengan Prasasti Pasir Koleangkak.     Prasasti Jambu. Selain sumber sejarah dari dalam negeri yang berbentuk prasasti. jadi isi dari prasasti ini belum dapat dibaca. Satu-satunya yang masih tercetak jelas adalah adanya lukisan sepasang telapak kaki. Kecamatan Cilincing. prasasti ini ditemukan di daerah Muara Cianten. Prasasti Tugu.

3. 12. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste.2. Terima kasih! 0 0 292 Artikel menarik lainnya: . Hal ini didasarkan pada fakta bahwa setelah abad ke-7.com/2012/10/sejarah-kerajaan-tarumanegara. 6. 7. 5. berita mengenai kerajaan ini tidak pernah terdengar lagi baik dari sumber dalam negeri maupun luar negeri . Para ahli berpendapat bahwa runtuhnya Kerajaan Tarumanegara kemungkinan besar disebabkan karena adanya tekanan dari Kerajaan Sriwijaya yang terus melakukan ekspansi wilayah.blogspot. 4. 9.html. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 382-395 M 395-434 M 434-455 M 455-515 M 515-535 M 535-561 M 561-628 M 628-639 M 639-640 M 640-666 M 666-669 M Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara diperkirakan runtuh pada sekitar abad ke-7 Masehi. 10. 8. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Tarumanegara dengan kategori Sejarah. 11.

Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA..Selasa..00 nice info Balas . Sejarah Kerajaan Kutai Ditulis oleh: Algo Wijaya .. 02 Oktober 2012 2 komentar untuk "Sejarah Kerajaan Tarumanegara" 1. craxup27 Oktober 2012 18...Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha . Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio....

kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah. Kerajaan Mataram di Jawa Tengah . Ia memerintah Kerajaan Mataram Kuno hingga 732M. Akan tetapi. kompleks Candi Dieng. merupakan peninggalan candi Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan Mataram Kuno bermula sejak pemerintahan Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. yakni agama Hindu dan Buddha. Candi Sewu.40 woww ane baru tau tuh sob sejarahya. dan Candi Plaosan.2. Aditia Novit29 Oktober 2012 19. thanks ya udh share :D KERAJAAN MATARAM KUNO Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) adalah kerajaan Hindu di Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur). Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. pada abad ke-10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. Candi Borobudur. Berdasarkan catatan yang terdapat pada prasassti yang ditemukan. Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi Geding Songo. Pada awal berdirinya. Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah Candi Kalasan. dan kompleks Candi Prambanan yang berlatar belakang Hindu. Candi Mendut. Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa. Jawa Tengah. Atas : Komplek Candi Dieng di Wonosobo.

Magelang. Kerajaan yang didirikan Mpu SIndok ini tetap bernama Mataram. Akan tetapi. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno telah meluass hingga ke Jawa Timur. Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran. Setelah masa pemerintahan Mpu Sindok terdapat masa gelap sampai masa pemerintahan Dharmawangsa Airlangga (1020). yaitu Kerajaan Pangjalu dan Janggala. Raja Sanjaya telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat. Kerajaan . Sri Maharaja Rakai Panunggalan. adik Pramodawarddhani. yaitu Balaputeradewa. Sampai pada masa ini Kerajaan Mataram Kuno masih menjadi saatu kerajaan yang utuh. Pramodawarddhani. Pada masa Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu berkuasa. Semeru dan G. Merapi. Konon. dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra. Wilis). Rakai Pikatan kemudian menduduki takhta Kerajaan Mataram Kuno. Airlangga membagi kerajaan menjadi dua. Mpu Sindok naik takhta kerajaan pada 929 dan berkuasa hingga 948. yaitu wangsa Isana. Pendiri wangsa Sanjaya adalah Raja Sanjaya. Pada abad ke-10. Mpu Sindok. Kerajaan Mataram di Jawa Timur Setelah terjadinya bencana alam yang dianggap sebagai peristiwa pralaya. Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan anak perempuannya. Jawa Timur. mengadakan perlawanan namun kalah dalam peperangan. SUmatra dan menjadi raja Sriwijaya. yakni Raja Sanna. membangun kembali kerajaan ini di Watugaluh (wilayah antara G. Ia menggantikan raja sebelumnya. untuk dikawinkan dengan anak Rakai Patapan. maka sesuai dengan landasan kosmologis harus dibangun kerajaan baru dengan wangsa yang baru pula. Kerajaan Kediri. pendiri wangsa Sailendra. Setelah Raha Sanjaya wafat. Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya. Diduga kehancuran kerajaan ini akibat bencana alam karena letusan G. cucu Sri Maharaja Daksa. LIHAT JUGA Sriwijaya. Dengan demikian Mpu Sindok dianggap sebagai cikal bakal wangsa baru. terjadi perebutan kekuasaan di antara para pangeran Kerajaan Mataram Kuno. kerajaan ini berakhir dengan tiba-tiba. Ketika Sri Maharaja Rakai Sumba Dyah Wawa berkuasa. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke P. Perpindahan kerajaan ke Jawa Timur tidak disertai dengan penaklukan karena sejak masa Dyah Balitung. Melihat keadaan ini. Sri Maharaja Rakai Warak. untuk menghindari perang saudara. yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. Jawa Tengah. yaitu Rakai Pikatan (wangsa Sanjaya).Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga).

2005. . Jawa Tengah. Arca ini kini disimpan di Museum Trowulan. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Merapi yang mengakibatkan berakhirnya Kerajaan Mataram Kuno dianggap sebagai paralaya atau kehancuran dunia. Abdul. TAHUKAH KAMU Bencana alam karena letusan G. Atas : Arca Raja Airlangga. Atas : Candi Gedong Songo di Ungaran. salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berlatar agama Buddha. Halaman 161. di Candi Belahan. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Sumber : Syukur. Jilid 6. merupakan candi peninggalan Kerjaan Mataram Kuno.Atas: Candi Plaosan di Klaten. raja terakhir Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur. Jawa Tengah.

.

blogspot.1600 × 1067 .com .More sizes .Sasadara Manjer Kawuryan: Candi Sewusasadaramk.

Image may be subject to copyright. .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

diperkirakan di sekitar Yogyakarta dan Prambanan). ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Mdaη ← 752–1045 ← → Kerajaan Medang pada Periode Jawa Tengah dan Jawa Timur Ibu kota Jawa Tengah: Mdaη i Bumi Mataram (lokasi tepat tidak diketahui.Kerajaan Medang Dari Wikipedia bahasa Indonesia. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. . Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. bacaan terkait atau pranala luar. Artikel ini membahas tentang kerajaan Mataram Kuno atau Mataram Hindu. lihat Kesultanan Mataram. Untuk kerajaan Islam. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki).

kemudian pindah ke Mdaη i Wwatan (dekat Madiun) Jawa Kuna. Animisme Monarki Sri Sanjaya Dharmawangsa Teguh Bahasa Agama Pemerintahan Raja . Hindu.Sri Sanjaya mendirikan Wangsa 752 Sanjaya (Prasasti Canggal) . Buddha.kemudian pindah ke Poh Pitu dan Mamrati Jawa Timur: Mdaη i Tamwlang dan Mdaη i Watugaluh (dekat Jombang).Kekalahan Dharmawangsa dari 1045 Wurawari dan Sriwijaya Masa dan Tahil (koin emas dan perak Mata uang lokal) Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .985—1006 Sejarah .732—760 . Sanskerta Kejawen.

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindu maupun Buddha. Kerajaan Medang akhirnya runtuh pada awal abad ke-11. kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Daftar isi           1 Nama 2 Pusat Kerajaan Medang 3 Awal berdirinya kerajaan 4 Dinasti yang berkuasa 5 Daftar raja-raja Medang 6 Struktur pemerintahan 7 Keadaan penduduk 8 Konflik takhta periode Jawa Tengah 9 Teori van Bammelen 10 Permusuhan dengan Sriwijaya .Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Kerajaan Medang (atau sering juga disebut Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu) adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8.

Istilah Mataram kemudian lazim dipakai untuk menyebut nama kerajaan secara keseluruhan. misalnya prasasti Minto dan prasasti Anjuk ladang. Pusat Kerajaan Medang Letak Mataram Kuno periode Jawa Tengah. yaitu periode Jawa Tengah. padahal berdasarkan prasasti-prasasti yang telah ditemukan. yaitu merujuk kepada salah daerah ibu kota kerajaan ini. pusat Kerajaan Medang pernah mengalami beberapa kali perpindahan. nama Medang sudah dikenal sejak periode sebelumnya. Nama ini ditemukan dalam beberapa prasasti. Kadang untuk membedakannya dengan Kerajaan Mataram Islam yang berdiri pada abad ke-16. meskipun tidak selamanya kerajaan ini berpusat di sana. Di daerah inilah untuk pertama kalinya istana Kerajaan Medang diperkirakan berdiri (Rajya Medang i Bhumi Mataram). Sesungguhnya. Sementara itu.    11 Peristiwa Mahapralaya 12 Peninggalan sejarah 13 Kepustakaan 14 Lihat pula Nama Pada umumnya. bahkan sampai ke daerah Jawa Timur sekarang. nama yang lazim dipakai untuk menyebut Kerajaan Medang periode Jawa Tengah adalah Kerajaan Mataram. Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi istana Medang berdasarkan prasasti-prasasti yang sudah ditemukan antara lain. Pusat Kerajaan Medang periode Jawa Timur. Bhumi Mataram adalah sebutan lama untuk Yogyakarta dan sekitarnya. . istilah Kerajaan Medang hanya lazim dipakai untuk menyebut periode Jawa Timur saja. Kerajaan Medang periode Jawa Tengah biasa pula disebut dengan nama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu.

Bratasenawa alias Sanna atau Sena digulingkan dari tahta Galuh oleh Purbasora (saudara satu ibu Sanna) dalam tahun 716 M. yaitu sekitar abad ke-16. Mataram terletak di daerah Yogyakarta sekarang. Keduanya terletak di daerah Jombang. sedangkan Watugaluh sekarang disebut Megaluh. Tamwlang sekarang disebut dengan nama Tembelang. yang terletak di daerah Madiun. sedangkan Kerajaan Kuningan dan Galunggung diperintah oleh Resi Guru Demunawan. Kisah hidup Sanjaya secara panjang lebar terdapat dalam Carita Parahyangan yang baru ditulis ratusan tahun setelah kematiannya. atas dukungan ibunya. sekarang disebut dengan nama Wotan. Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama isterinya. Sanjaya sendiri mengeluarkan prasasti Canggal tahun 732. Istana terakhir. putera bungsu Sempakwaja. Sepeninggal Sanna. Untuk itu ia meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya yangg merupakan sahabat Sanna). Sanjaya kemudian tampil menjadi raja. Sebelum ia meninggalkan kawasan Jawa Barat. anak Sannaha saudara perempuan Sanna. Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda. Tarusbawa yang merupakan raja pertama Kerajaan Sunda (setelah Tarumanegara pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh) adalah sahabat baik Sanna. Sena akhirnya melarikan diri ke Pakuan. Sanna. Sunda dan Galuh menjadi kekuasaan Tamperan. Kerajaan Galuh dan Kerajaan Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat). yaitu Sannaha. bernama Sanna. saudara perempuan Sanna.       Medang i Bhumi Mataram (zaman Sanjaya) Medang i Mamrati (zaman Rakai Pikatan) Medang i Poh Pitu (zaman Dyah Balitung) Medang i Bhumi Mataram (zaman Dyah Wawa) Medang i Tamwlang (zaman Mpu Sindok) Medang i Watugaluh (zaman Mpu Sindok) Medang i Wwatan (zaman Dharmawangsa Teguh) Menurut perkiraan. meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa. Ia hanya memberitakan adanya raja lain yang memerintah pulau Jawa sebelum dirinya. Sementara itu. dan Resi Guru Demunawan. Awal berdirinya kerajaan Prasasti Mantyasih tahun 907 atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. Dalam tahun 732 M Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. Sanjaya. namun tidak menyebut dengan jelas apa nama kerajaannya. ia mengatur pembagian kekuasaan antara puteranya. yaitu Wwatan. berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora.716 M). merupakan raja Kerajaan Galuh yang ketiga (709 . Tamperan. Dinasti yang berkuasa . Persahabatan ini pula yang mendorong Tarusbawa mengambil Sanjaya menjadi menantunya. negara menjadi kacau. juga dikenal dengan nama "Sena" atau "Bratasenawa". Mamrati dan Poh Pitu diperkirakan terletak di daerah Kedu.

Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama raja pertama Medang. yaitu Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah. Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di Pulau Jawa. Sampai akhirnya. serta Wangsa Isyana pada periode Jawa Timur. Sementara itu Slamet Muljana berpendapat bahwa daftar tersebut adalah daftar raja-raja yang pernah berkuasa di Medang. . Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya. kekuasaan atas Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. Sedangkan kebangkitan Wangsa Sanjaya baru dimulai sejak Rakai Pikatan naik takhta menggantikan Rakai Garung. Dengan demikian pendapat ini menolak teori van Naerssen tentang kekalahan Rakai Panangkaran oleh seorang raja Sailendra. yang bermakna ―penguasa di‖.Bukti terawal sistem mata uang di Jawa. Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. dan memindahkan istananya ke Mamrati. Menurut teori van Naerssen. gelar Rakai Panangkaran sama artinya dengan ―Penguasa di Panangkaran‖. nama raja-raja Medang dalam Prasasti Mantyasih dianggap sebagai anggota Wangsa Sanjaya secara keseluruhan. dan bukan daftar silsilah keturunan Sanjaya. Menurut teori Slamet Muljana. sekitar tahun 840-an. yaitu Sanjaya. Nama aslinya ditemukan dalam prasasti Kalasan. Contoh yang diajukan Slamet Muljana adalah Rakai Panangkaran yang diyakininya bukan putra Sanjaya. Jadi. Istilah Rakai pada zaman Medang identik dengan Bhre pada zaman Majapahit. yaitu Dyah Pancapana. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di Pulau Sumatra. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). sekitar abad ke-9. Pada umumnya para sejarawan menyebut ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. Menurut teori Bosch. prasasti Kalasan tahun 778 memuji Rakai Panangkaran sebagai ―permata wangsa Sailendra‖ (Sailendrawangsatilaka). Alasannya ialah. seorang keturunan Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhani putri mahkota Wangsa Sailendra. Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang. raja-raja Medang versi Prasasti Mantyasih mulai dari Rakai Panangkaran sampai dengan Rakai Garung adalah anggota Wangsa Sailendra. Emas atau keping tahil Jawa.

yang selama ini cenderung dianggap bukan bagian dari daftar para raja versi Prasasti Mantyasih. Rakai Warak alias Samaragrawira 5. Rakai Pikatan suami Pramodawardhani. pendiri Kerajaan Medang 2. Dinasti ini didirikan oleh Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Rahyangta i Medang i Bhumi Mataram. Mpu Sindok. awal periode Jawa Timur 14. Mpu Daksa 11. Rakai Watukura Dyah Balitung 10. Dalam prasasti-prasastinya. Daftar raja-raja Medang Apabila teori Slamet Muljana benar. awal berkuasanya Wangsa Syailendra 3. Kerajaan Medang berakhir . Yogyakarta. maka daftar raja-raja Medang sejak masih berpusat di Bhumi Mataram sampai berakhir di Wwatan dapat disusun secara lengkap sebagai berikut: Candi Prambanan dari abad ke-9. Sementara itu. Rakai Kayuwangi alias Dyah Lokapala 8. awal kebangkitan Wangsa Sanjaya 7. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada ‗‘periode Jawa Timur‘‘. Dharmawangsa Teguh. terletak di Prambanan. Rakai Layang Dyah Tulodong 12. Sri Lokapala suami Sri Isanatunggawijaya 15. Rakai Sumba Dyah Wawa 13. Makuthawangsawardhana 16. Sanjaya. misalnya Dharanindra ataupun Samaratungga. 1. Rakai Garung alias Samaratungga 6.Slamet Muljana kemudian mengidentifikasi Rakai Panunggalan sampai Rakai Garung dengan nama-nama raja Wangsa Sailendra yang telah diketahui. Rakai Panangkaran. Rakai Panunggalan alias Dharanindra 4. Rakai Watuhumalang 9. dibangun antara masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Dyah Balitung.

Pada zaman itu istilah Ratu belum identik dengan kaum perempuan. Ketika Rakai Panangkaran dari Wangsa Sailendra berkuasa. Kasus yang sama terjadi pada Kerajaan Sriwijaya di mana rajarajanya semula bergelar Dapunta Hyang. Keduanya merupakan gelar asli Indonesia. Mungkin semacam perdana menteri pada zaman sekarang atau setara dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Jabatan sesudah Mahamantri i Hino secara berturut-turut adalah Mahamantri i Halu dan Mahamantri i Sirikan. Pada zaman Wangsa Isana berkuasa masih ditambah lagi dengan jabatan Mahamantri Wka dan Mahamantri Bawang. Hal ini dapat dilihat dalam daftar raja-raja versi Prasasti Mantyasih yang menyebutkan hanya Sanjaya yang bergelar Sang Ratu. Sanjaya sebagai raja pertama memakai gelar Ratu. Jabatan Rakryan Kanuruhan pada zaman Majapahit memang masih ada. Keadaan penduduk . Jabatan ini dipegang oleh putra atau saudara raja yang memiliki peluang untuk naik takhta selanjutnya. Jabatan tertinggi sesudah raja ialah Rakryan Mahamantri i Hino atau kadang ditulis Rakryan Mapatih Hino. Mpu Sindok merupakan Mapatih Hino pada masa pemerintahan Dyah Wawa. sedangkan raja-raja sesudahnya semua memakai gelar Sri Maharaja. Gelar ini setara dengan Datu yang berarti "pemimpin". Misalnya. Jabatan tertinggi di Medang selanjutnya ialah Rakryan Kanuruhan sebagai pelaksana perintah raja.Pada daftar di atas hanya Sanjaya yang memakai gelar Sang Ratu. Patih zaman Majapahit setara dengan perdana menteri namun tidak berhak untuk naik takhta. Jabatan Rakryan Mapatih Hino pada zaman ini berbeda dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Pada zaman Majapahit jabatan-jabatan ini masih ada namun hanya sekadar gelar kehormatan saja. Pemakaian gelar Sri Maharaja di Kerajaan Medang tetap dilestarikan oleh Rakai Pikatan meskipun Wangsa Sanjaya berkuasa kembali. gelar Ratu dihapusnya dan diganti dengan gelar Sri Maharaja. Struktur pemerintahan Raja merupakan pemimpin tertinggi Kerajaan Medang. namun kiranya setara dengan menteri dalam negeri pada zaman sekarang. dan setelah dikuasai Wangsa Sailendra juga berubah menjadi Sri Maharaja.

Penduduk Medang sejak periode Bhumi Mataram sampai periode Wwatan pada umumnya bekerja sebagai petani. yaitu Kerajaan Sriwijaya merupakan negara maritim. Konflik takhta periode Jawa Tengah Pada masa pemerintahan Rakai Kayuwangi putra Rakai Pikatan (sekitar 856 – 880–an). Ia sendiri kemudian digantikan oleh menantunya. yaitu Maharaja Rakai Gurunwangi dan Maharaja Rakai Limus Dyah Dewendra. Mungkin karena kepahlawanannya itu. Teori van Bammelen . Kerajaan Medang memang terkenal sebagai negara agraris. ditemukan beberapa prasasti atas nama raja-raja lain. bernama Dyah Tulodhong. Pemerintahan Balitung diperkirakan berakhir karena terjadinya kudeta oleh Mpu Daksa yang mengaku sebagai keturunan asli Sanjaya. bahkan sampai Bali. Tulodhong akhirnya tersingkir oleh pemberontakan Dyah Wawa yang sebelumnya menjabat sebagai pegawai pengadilan. agama resmi kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana. Kemudian pada saat Rakai Pikatan dari Sanjayawangsa berkuasa. sedangkan saingannya. Ketika Sailendrawangsa berkuasa. Agama resmi Kerajaan Medang pada masa pemerintahan Sanjaya adalah Hindu aliran Siwa. Dyah Balitung yang diduga merupakan menantu Rakai Watuhumalang berhasil mempersatukan kembali kekuasaan seluruh Jawa. agama Hindu dan Buddha tetap hidup berdampingan dengan penuh toleransi. raja sesudah Rakai Kayuwangi adalah Rakai Watuhumalang.Temuan Wonoboyo berupa artifak emas menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Tidak diketahui dengan pasti apakah proses suksesi ini berjalan damai ataukah melalui kudeta pula. ia dapat mewarisi takhta mertuanya. Hal ini menunjukkan kalau pada saat itu Rakai Kayuwangi bukanlah satu-satunya maharaja di Pulau Jawa. Sedangkan menurut prasasti Mantyasih.

perpindahan istana Medang dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat. Mpu Sindok yang menjabat sebagai Rakryan Mapatih Hino mendirikan istana baru di daerah Tamwlang. sedangkan yang lainnya menyebut tahun 1016. Permusuhan dengan Sriwijaya Selain menguasai Medang. Wangsa Sailendra juga menguasai Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatra. yang antara lain. Pertempuran terjadi di daerah Anjukladang (sekarang Nganjuk. Kemudian lapisan tanah begeser ke arah barat daya sehingga terjadi lipatan. Sewaktu Mpu Sindok memulai periode Jawa Timur. Menurut teori de Casparis.Menurut teori van Bammelen. . Rakai Pikatan berhasil menyingkirkan seorang anggota Wangsa Sailendra bernama Balaputradewa putra Samaragrawira. Dinasti yang berkuasa di Medang periode Jawa Timur bukan lagi Sanjayawangsa. Sebagian sejarawan menyebut Kerajaan Medang runtuh pada tahun 1006. membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh. Medang dan Sriwijaya juga bersaing untuk menguasai lalu lintas perdagangan di Asia Tenggara. Selain itu. karena raja selanjutnya yang bertakhta di Jawa Timur bernama Mpu Sindok. sekitar tahun 850–an. Peristiwa Mahapralaya Mahapralaya adalah peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur berdasarkan berita dalam prasasti Pucangan. Hal ini ditandai dengan ditemukannya Prasasti Ligor tahun 775 yang menyebut nama Maharaja Wisnu dari Wangsa Sailendra sebagai penguasa Sriwijaya. Tahun terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat dibaca dengan jelas sehingga muncul dua versi pendapat. Prasasti tertuanya berangka tahun 929. Balaputradewa kemudian menjadi raja Sriwijaya di mana ia tetap menyimpan dendam terhadap Rakai Pikatan. Istana Medang yang diperkirakan kembali berada di Bhumi Mataram hancur. Hubungan senasib antara Jawa dan Sumatra berubah menjadi permusuhan ketika Wangsa Sanjaya bangkit kembali memerintah Medang. pasukan Sriwijaya datang menyerangnya. yang merujuk pada gelar abhiseka Mpu Sindok yaitu Sri Isana Wikramadharmottungga. Tidak diketahui dengan pasti apakah Dyah Wawa tewas dalam bencana alam tersebut ataukah sudah meninggal sebelum peristiwa itu terjadi. Letusan tersebut disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik berupa abu dan batu. Rasa permusuhan Wangsa Sailendra terhadap Jawa terus berlanjut bahkan ketika Wangsa Isana berkuasa. Jawa Timur) yang dimenangkan oleh pihak Mpu Sindok. Konon sebagian puncak Merapi hancur. Perselisihan antara kedua raja ini berkembang menjadi permusuhan turuntemurun pada generasi selanjutnya. melainkan sebuah keluarga baru bernama Isanawangsa.

15 x 7. Kerajaan Medang juga membangun banyak candi. Permusuhan antara Jawa dan Sumatra semakin memanas saat itu. 11 x 8 cm. Pangeran itu bernama Airlangga yang mengaku bahwa ibunya adalah keturunan Mpu Sindok.0 x 7. perunggu. Peninggalan sejarah (Kiri) Avalokitesvara lengan-dua. tembaga. Jawa Tengah. Candi Plaosan. istana Medang di Wwatan diserbu oleh Aji Wurawari dari Lwaram yang diperkirakan sebagai sekutu Kerajaan Sriwijaya. Kronik Cina dari Dinasti Song mencatat telah beberapa kali Dharmawangsa mengirim pasukan untuk menggempur ibu kota Sriwijaya sejak ia naik takhta tahun 991. Candi Prambanan. abad ke-9/10. perunggu. Berlin-Dahlem.Raja terakhir Medang adalah Dharmawangsa Teguh. Jawa Tengah. Klaten. abad ke 10.5 cm. Candi Sewu. Candi Kalasan. baik itu yang bercorak Hindu maupun Buddha. seorang pangeran berdarah campuran Jawa–Bali yang lolos dari Mahapralaya tampil membangun kerajaan baru sebagai kelanjutan Kerajaan Medang. (Kanan) Dewi Tantra lengan-empat (Chundā?). cicit Mpu Sindok. Selain meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Wonosobo. Candi megah yang dibangun oleh Sailendrawangsa ini telah ditetapkan UNESCO (PBB) sebagai salah satu warisan budaya dunia. Tiga tahun kemudian. Dataran Tinggi Dieng. Ketika ia mengadakan pesta perkawinan putrinya. abad ke-9/ke-10. Dharmawangsa tewas. Candi Pawon. Kepustakaan . Pada tahun 1006 (atau 1016) Dharmawangsa lengah. Candi Mendut. Temuan Wonoboyo berupa artifak emas yang ditemukan tahun 1990 di Wonoboyo. Jawa Tengah.5 cm. Terletak di Museum für Indische Kunst. dan tentu saja yang paling kolosal adalah Candi Borobudur. Prambanan. Candi-candi peninggalan Kerajaan Medang antara lain. Dalam peristiwa tersebut. 12. Jawa Tengah. Kerajaan yang ia dirikan kemudian lazim disebut dengan nama Kerajaan Kahuripan. (Tengah: Chundā lengan-empat.

Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana.     Marwati Poesponegoro & Nugroho Notosusanto. 2007. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Yogyakarta: Media Ilmu Slamet Muljana. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. Sejarah Raja-Raja Jawa. Sriwijaya (terbitan ulang 1960). Jakarta: Bhratara Slamet Muljana. 1979. Yogyakarta: LKIS Lihat pula  Medang Kamulan [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:       Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 752 Pembubaran tahun 1045 Kerajaan Medang Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu . 1990. 2006. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). 2005.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jela .     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain                      Deutsch English Suomi Français हिन्दी Magyar 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Русский संस्कृ तम् Srpskohrvatski / српскохрватски Tiếng Việt 中文 Bân-lâm-gú Halaman ini terakhir diubah pada 21. ketentuan tambahan mungkin berlaku. 4 Desember 2012.52. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.

Namun. diperintah oleh Dinasti Sanjaya dengan rajarajanya seperti Panunggalan. Berdasarkan Prasasti Canggal diketahui. Sementara wilayah Mataram. Garung. Selain pada Prasasti Canggal. yakni Mataram. Wilayah Mataram-Hindu meliputi Jawa Tengah bagian utara. Sanjaya. . Pada Prasasti Canggal terdapat kata-kata “Medang i bhumi Mataram”. Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya. saudara perempuan Raja Sanna (Sanna tidak memiliki keturunan). Sanjaya adalah anak Sanaha. Sepeninggal Panangkaran. Mataram Kuno terpecah menjadi dua. dan Pikatan. Hal ini menunjukkan bahwa Raka i Panangkaran berasal dari keluarga Sanjaya dan juga keluarga Syailendra. Hal ini terlihat dari Prasasti Canggal yang menyebutkan bahwa tanah Jawa kaya akan padi dan emas. hingga sekarang letak pasti ibukota ini belum diketahui (kecuali ada sebuah desa bernama Mendang di Purwodadi. Dari Prasasti Balitung diketahui bahwa Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Raka i Panangkaran. Sanjaya memerintah dengan bijaksana sehingga rakyat hidup makmur. Ibukota Mataram adalah Medang atau Medang Kamulan hingga tahun 925. Mataram bercorak Hindu dan Mataram bercorak Buddha. aman. Mataram yang bercorak Hindu-Buddha ini diperintah oleh dua dinasti (wangsa) yang berbeda.Buddha meliputi Jawa Tengah bagian selatan yang diperintah Dinasti Syailendra dengan rajanya antara lain Raja Indra.KERAJAAN MATARAM KUNO DAN KEHIDUPAN MASYARAKATNYA under SEJARAH. yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. Semarang). Mataram Kuno mula-mula diperintah oleh Raja Sanna. Setelah Sanjaya. nama Sanjaya juga tercantum pada Prasasti Balitung. SEJARAH KELAS XI Versi materi oleh Triyoo Suwito dan Wawan Darmawan Mataram Kuno: Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra Di Jawa Tengah pada abad ke-8 M telah berdiri sebuah kerajaan. dan tenteram. Warak. Mataram diperintah oleh Panangkaran.

Perpecahan di Mataram ini tidak berlangsung lama. Antara Wangsa Syailendra dengan Sanjaya terjadi persaingan. Perbedaan letak antara dua dinasti ini terlihat dari perbedaan arsitektur candi-candi yang ada di Jawa Tengah bagian selatan dan utara. adik Pramodawardhani. Hal ini mengakibatkan Mataram semakin terdesak ke timur. dan Wawa. Pada masa pemerintahan PikatanPramodhawardani. karena Balaputeradewa memunyai darah Sriwijaya dari ibunya. Oleh karena itu. wilayah Mataram berkembang luas. Mataram diperintah oleh Dyah Balitung (898 910 M). mereka menganggap letak kerajaan di Jawa Tengah sudah tidak layak dan harus dipindahkan. Pikatan juga berhasil mendirikan Candi Plaosan. Perkawinan ini mendapat tentangan dari Balaputeradewa. dan menjadi raja di sana. namun kedua wangsa tersebut sempat menjalin hubungan baik. Setelah bertikai dengan Pikatan dan kalah. Rakai Pikatan dan Pramodawardhani . Raka i Pikatan dari Wangsa Sanjaya mengadakan perkawinan politik dengan Pramodhawardhani dari keluarga Syailendra. Selain itu. Pada masa pemerintahan Mpu Sindhok inilah. Pada abad ke-9 terjadi perkawinan antara Raka i Pikatan dari Sanjaya dengan Pramodawardhani dari Syailendra. Pada tahun 850. Melaui perkawinan ini. Mataram dapat dipersatukan kembali. Berdasarkan isi Prasasti Mantyasih (Kedu) terdapat beberapa dari Wangsa Sanjaya yang memerintah di kemudian hari. Sedangkan Raka i Pikatan yang berhasil menyingkirkan Balaputradewa mendirikan Candi Roro Jonggrang (Prambanan) yang bercorak Siwa. Letusan gunung ini diyakini oleh masyarakat Mataram sebagai tanda kehancuran dunia. Dinasti Syailendra yang bercorak Buddha mengembangkan berpusat di Jawa Tengah bagian selatan. Hal ini disebabkan semakin besarnya pengaruh Sriwijaya yang diperintah oleh Balaputradewa. Raja Wawa memerintah antara tahun 924929 M. pusat pemerintahan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur. raja pertama Mataram dari Dinasti Sanjaya adalah Raka i Mataram Ratu Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang Kamulan. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke Sriwijaya. Setelah Balitung. yang merupakan keturunan Sriwijaya. adanya bencana alam berupa letusan Gunung Merapi merupakan salah satu penyebab kehancuran Mataram. Selama abad ke7 hingga ke9 terjadi seranganserangan dari Sriwijaya ke Mataram. sedangkan Dinansti Sanjaya yang bercorak Hindu berpusat di Jawa Tengah bagian utara. Berdasarkan Prasasti Canggal (732 M) diketahui. Ia kemudian digantikan oleh menantunya bernama Mpu Sindhok. Sepeninggal Pikatan. Dewi Tara. pemerintahan dipegang berturutturut oleh Daksa. meliputi Jawa Tengah dan Timur. Tulodong.

Raka i Kayuwangi. Pada 1041 Airlangga membagi dua kerajaan menjadi Janggala dan Panjalu. Raka i Garung Patapan. dan pada tahun 1019 ia dinobatkan menjadi raja. Wawa. Tulodhong. Daksa. Susunan raja-raja yang memerintah di Mataram berdasarkan Prasasti Balitung (Mantyasih) adalah: Raka i Mataram Ratu Sanjaya. Menantu Dharmawangsa yang bernama Airlangga kemudian membangun kembali kerajaan. Mpu Sindok kemudian mendirikan dinasti baru yaitu Dinasti Isana. Setelah Sindok menjadi raja (929). pusat-pusat pemerintahan Mataram dipindahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Raka I Panunggalan. Raka i Warak. yaitu Samaratungga pada 842 M. Dharmawangsa pernah berusaha untuk mengalihkan pusat perdagangan dari Sriwijaya pada 990. dan Sindhok. sedangkan Pramodarwadhani sangat memperhatikan Candi Borobudur di Bumisambhara yang dibangun oleh ayahnya. Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu. Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat MataramKuno Kehidupan politik kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha membawa perubahan baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Dharmawangsa yang memerintah 9901016. Ia memerintah hingga tahun 949. Prasasti ini dibuat oleh Dyah Balitung yang memerintah dari 898 hingga 910. Raka I Pikatan. Pada tahun 1016 Dharmawangsa dan keluarganya mengalami pralaya (kehancuran) akibat serangan dari Sriwijaya yang bekerja sama dengan kerajaan kecil di Jawa yang dipimpin Wurawari. Raka i Watukumalang.yang berbeda agama ini banyak mendirikan bangunan yang bercorak Hindu maupun Buddha. Keberhasilan Airlangga membangun kerajaan diabadikan dalam karya sastra Mpu Kanwa yaitu Arjuna Wiwaha. Pemindahan ini dikarenakan pusat kerajaan mengalami kehancuran akibat letusan Gunung Merapi. Akibat serangan ini kerajaan Dharnawangsa mengalami kehancuran. akan tetapi mengalami kegagalan karena Sriwijaya gagal ditaklukkan. Raka i Tejah Purnapana Panangkaran. Struktur sosial dari masa Kutai hingga . Raka i Pikatan mendirikan Candi Loro Jongrang.

dalam hal ini Mataram. pasar diadakan di desa bagian timur. Sisa-sisa peninggalan pemukiman khusus ini sampai sekarang masih bisa kita temukan di Yogyakarta dan Surakarta. Kegiatan perdagangan baik di dalam maupun luar negeri berlangsung ramai. Kenyataan ini dikuatkan lagi dengan berita dari Dinasi Tang yang menceritakan kebesaran sebuah kerajaan dari Jawa. sapi. Di dalam istana. ayam. pasar diadakan di desa sebelah utara. pasar diadakan di desa sebelah barat. Sebagai tenaga kerja. kerbau. Mereka tinggal dalam perkampungan khusus di mana para hamba dan budak yang dipekerjakan di istana juga tinggal sekitarnya. . sumbersumber lokal tidak memperinci lebih lanjut tentang orangorang asing ini. bukan di pesisir pantai. Kemungkinan besar mereka itu adalah para saudagar dari luar negeri.Majapahit mengalami perkembangan yang ber-evolusi namun progresif. Kegiatan di pasar ini tidak diadakan setiap hari melainkan bergilir. Pada hari Kliwon. Pada hari Pon. Dari berita Cina diketahui bahwa di ibukota kerajaan terdapat istana raja yang dikelilingi dinding dari batu bata dan batang kayu. Di samping itu. Sumbersumber berita Cina mengungkapkan keadaan masyarakat Mataram dari abad ke7 sampai ke10. Namun. Di luar tembok kota berdiam rakyat yang merupakan kelompok terbesar. Mereka mempunyai status yang berbeda dengan penduduk pribumi. mereka juga berdagang dan menjadi pengrajin. Dari Prasasti Purworejo (900 M) diperoleh informasi tentang kegiatan perdagangan. Dunia perekonomian pun mengalami perkembangan: dari yang semula sistem barter hingga sistem nilai tukar uang. Di luar istana (masih di dalam lingkungan dinding kota) terdapat kediaman para pejabat tinggi kerajaan termasuk putra mahkota beserta keluarganya. Mereka membayar pajak yang berbeda yang tentunya lebih mahal daripada rakyat pribumi Mataram. berdiam raja beserta keluarganya dan para abdi. Pada hari Wage. penduduk di desa (disebut wanua) memelihara ternak seperti kambing. berdasarkan pada hari pasaran menurut kalender Jawa Kuno. Pada hari Manis atau Legi. pasar diadakan di pusat kota. Pertanian merupakan sumber kehidupan kebanyakan rakyat Mataram. Pada hari Paking (Pahing). Kehidupan masyarakat Mataram umumnya bersifat agraris karena pusat Mataram terletak di pedalaman. Hal ini terbukti dari ditemukannya barang-barang keramik dari Vietnam dan Cina. Kemungkinan besar mereka adalah kaum migran dari Cina. babi. dan itik. Dari Prasasti Warudu Kidul diperoleh informasi adanya sekumpulan orang asing yang berdiam di Mataram. pasar diadakan di desa sebelah selatan.

tembaga. bila seseorang berjasa (biasanya pejabat militer atau kerabat istana) kepada Kerajaan. Selain pertanian. perunggu. dan ternak untuk dibarter dengan kebutuhan yang lain. Bisa pula sebuah wilayah dihadiahkan kepada kaum brahmana atau rahib untuk dijadikan asrama sebagai tempat tinggal mereka. gula kelapa. Sementara itu. industri rumah tangga juga sudah berkembang. dan di sekitar asrama tersebut biasanya didirikan candi atau wihara. Mereka datang dengan berbagai cara. Biasanya tempat itu adalah hutan yang kemudian dibuka menjadi pemukiman baru. Orang yang diberi tanah baru itu diangkat menjadi penguasa tempat yang baru dihadiahkan kepadanya. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA . buahbuahan. EKONOMI. emas. melalui transportasi darat maupun sungai sambil membawa barang dagangannya seperti beras. Ia bisa saja menjadi akuwu (kepala desa). Beberapa hasil industri ini antara lain anyaman seperti keranjang. arang. maka orang bersangkutan akan diberi hak memiliki tanah untuk dikelola. atau adipati atau menteri. Hasil produksi industri ini dapat diperoleh di pasarpasar tadi.Pada hari pasaran ini. Related Post: SEJARAH KELAS XI             PERISTIWA RENGASDENGKLOK KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. dan kapur sirih. pakaian. senopati. ramai didatangi pembeli dan penjual dari desadesa lain. desadesa yang menjadi pusat perdagangan. perkakas dari besi.

PRRI. EKONOMI. DLL BUDI UTOMO. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook . DAN TAMAN SISWA ORGANISASI SOSIAL DI INDONESIA PADA AWAL ABAD 20 LAHIRNYA GABUNGAN POLITIK INDONESIA ( GAPI ) LAHIRNYA PARTAI INDONESIA RAYA ( PARINDRA ) LAHIRNYA KONGRES PEMUDA LAHIRNYA PERMUFAKATAN PERHIMPUNAN POLITIK KEBANGSAAN INDONESIA (PPPKI) LAHIRNYA PARTAI NASIONAL INDONESIA DAN PNI BARU LAHIRNYA INDISCHE PARTIIJ SEJARAH                          PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN INDONESIA PADA MASA ORDE BARU KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENGATASI MASALAH EKONOMI INDONESIA MASA LIBERAL KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA MASA LIBERAL KABINET PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DI INDONESIA ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA INDONESIA ( PKI. RMS. SAREKAT ISLAM. G 30 S PKI ) PERJUANGAN DIPLOMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERJUANGAN KONFRONTASI KEMERDEKAAN INDONESIA USAHA INDONESIA MENEMBUS BLOKADE EKONOMI USAHA MENGATASI KESULITAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN FAKTOR PENYEBAB BURUKNYA KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN PELAKSANAAN DAN MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PEMBENTUKAN DAN SIDANG PPKI AKTIVITAS GOLONGAN MUDA PEMBENTUKAN DAN SIDANG BPUPKI KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. APRA.             PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TUJUAN IMPERIALISME SERTA EKSPLOITASI JEPANG TERHADAP INDONESIA ORGANISASI WANITA MASA PERGERAKAN NASIONAL GERAKAN PEMUDA MUHAMMADIYAH. DI/TII. ANDI AZIS. AHMADIYAH. NAHDLATUL ULAMA.

0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Entri Populer      BENTUK DAN BADAN BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG PENYUSUNAN JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG Translate Powered by Translate Cari Materi Advertisement Blog Archive Labels AKUNTANSI KELAS XI (27) AKUNTANSI KELAS XII (18) EKONOMI KELAS XI (39) EKONOMI KELAS XII (16) GEOGRAFI KELAS XI (55) GEOGRAFI KELAS XII (64) SEJARAH KELAS XI (108) SEJARAH KELAS XII (16) SOSIOLOGI KELAS XI (29) SOSIOLOGI KELAS XII (44) .

2013 SS belajar . Jawa juga Pesisir Kalimantan. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terkuat di pulau Sumatera dan termasuk salah satu kerajaan yang berpengaruh di Nusantara karna luas nya daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya mulai dari Kamboja. Semenanjung Malaya. Powered by Blogger. tidak ada yang tahu dengan pasti kapan awal berkembangnya dan kapan pula berakhirnya kerajaan Sriwijaya namun diperkirakan pada abad ke-7 M Kerajaan Sriwijaya telah berdiri. Urutan Sejarah Kerajaan Sriwijaya Tahun 671 M . maka makna dari nama Sriwijaya adalah Kejayaan yang Gemilang.I Ching singgah di Sriwijaya .Ayo Gabung Belajar 533648 Pos Komentar © Copyright 2012 . Sumatera. Nama Sriwijaya sendiri di ambil dari Bahasa sangsekerta Sri berarti Gemilang dan Wijaya Berarti Kejayaan. Thailand Selatan.All rights reserved.

.. Prasasti yang berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm ini ditulis dalam aksara Pallawa. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar Sabda. 19 Mei 683 Dapunta Hiyang berlepas dari minanga membawa 20. Tahun 686 M . Rombongan pun tiba di Mukha Upang dengan suka cita. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. desa Kedukan Bukit di kaki Bukit Siguntang sebelah barat daya Palembang. Prasasti yang memiliki bidang datar berukuran 50cmX80cm ini juga dipahat menggunakan Aksara Palawa dalam bahasa melayu kuno. Batunburg pada tanggal 29 November 1920 di kebun Pak H. Dalam prasasti Talang Tuo yang bertarikh 684 M. Prasasti ini Sangat Jelas Menggambarkan Kejadian yang terjadi pada saat itu. Taman tersebut diberi nama Sriksetra.. Isi prasasti kedukan bukit yang telah di terjemahkan: tanggal 23 April 683 dapunta hiyang naik ke perahu untuk melakukan penyerangan dan sukses dalam Penyerangannya. bukti ini di dapat dari seorang Bhiksu Buddha Tiongkok yang bernama I Ching yang sedang berkelana lewat laut menuju india untuk mendapatkan teks agama buddha dalam bahasa sangsekerta melalui Jalur Sutra atau jalur perdagangan untuk kemudian di bawa ke tiongkok dan di terjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa. disebutkan mengenai pembangunan taman oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa untuk semua makhluk berisi pohon pohon yang buahnya dapat dimakan.000 bala tentara dengan perbekalan 200 peti di perahunya.Prasasti kota kapur . semasa perjalanan nya ini lah I Ching singgah di Sriwijaya pada Tahun 671 dan menetap selama 6 bulan di sriwijaya kemudian melanjutkan perjalanan nya ke Malayu yang sekarang disebut dengan jambi menetap pula di jambi selama 2 bulan Gambaran I Tsing tentang Sriwijaya ". Jahri tepi sungai Tatang..Prasasti Kedukan Bukit Prasasti kedukan bukit yang ditemukan oleh M.. menggunakan bahasa Melayu Kuno adalah sebuah Prasasti yang memperjelas adanya Kerajaan Sriwijaya. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha.Prasasti Talang Tuo Prasasti ini ditemukanpada tanggal 17 November 1920 di kaki bukit siguntang oleh Louis Constant Westenenk. Tahun 683 M . lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India".tahun 671 adalah tahun awal yang membutikan adanya Kerajaan Sriwijaya.. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. 17 Juni 683 Dapunta Hyang datang membuat wanua Tahun 684 M .

. dalam surat itu disebutkan dari seorang Maharaja. lebar 32 cm pada bagian dasar. dinamakan Prasasti Kota Kapur karna sesuai dengan Tempat di temukan nya yaitu di dusun kecil di Pesisir barat Pulau Bangka yang bernama kota Kapur.. Bersamaan dengan surat itu juga dikirimkan Hadiah untuk Khalifah Tahun 717-720 M . tetapi sekedar tanda persahabatan. Prasasti yang ditemukan oleh J.Sri Indrawarman mengirim hadiah ke Cina Sama hal nya dengan yang di lakukan Raja Sri Indrawarman kepada Raja Arab pada kisaran Tahun 717-720 M.Prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno dipahatkan pada sebuah batu yang berbentuk tugu bersegi-segi dengan ukuran tinggi 177 cm.. memiliki rempah-rempah dan wewangian serta kapur barus. kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan.Surat kedua Ke Suriah meminta Da'i ke Sriwijaya Surat kedua yang dikirimkan Raja Sriwijaya ini di dokumentasikan oleh Adb Rabbih dalam karya Al-Iqdul farid. yang adalah keturunan seribu raja. dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya. yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak. yang memiliki ribuan gajah. dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya.K Van Der Meulen pada bulan Desember 1892 dan di terjemahkan oleh George Coedes orang yang sama yang telah menerjemahkan Prasasti Kedukan Bukit ini berisi tentang Kutukan bagi siapapun yang memberontak kepada Sriwijaya serta berisi Hal hal baik untuk yang setia kepada Sriwijaya.Sri Indrawarman Raja Sriwijaya masuk islam Hal ini di dasari oleh Surat yang dikirimkan Sri Indrawarman yang saat itu berstatus sebagai Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari bani Umayyah. Raja Sri Indrawarman juga mengirimkan hadiah kepada kaisar Cina berupa ts'engchi . isi potongan surat tersebut berbunyi : Dari Raja di raja. dan 19 cm pada bagian puncak ditemukan di pesisir Barat Pulau Bangka. Tahun 724 M . Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah. dengan kotanya yang dilalui oleh dua sungai sekaligus untuk mengairi lahan pertanian mereka. dalam Prasasti Kota Kapur ini juga jelas di ucapkan tanggal 28 Februari 686 Bala tentara Sriwijaya berangkat untuk Menyerang Bumi jawa yang tidak takluk kepada Sriwijaya Tahun 718 M .

sesuai dengan tempat di temukan nya yaitu di KITLV Leiden. Tahun 1008 M . India. Balaputradewa anak Samaragrawira. Nama Sri Mara-Vihayottunggawarman di sebutkan dalam Prasasti Leiden sebagai anak dari Sri Cudamaniwarmadewa yang memiliki hubungan baik dengan dinasti Chola dari Tamil. Tentara Aji Wurawari dari Lwaram yang di perkirakan sekutu Sriwijaya menyerang Istana raja Dharmawangsa Teguh di Wwatan. raja Jawa yang kawin dengan Dewi Tara. utusan Sriwijaya berangkat pada tahun 988 tertahan di kanton ketika hendak pulang. cucu dari sailendravamsatilaka (mustika keluarga sailendra) dengan julukan sriviravairimathana (pembunuh pahlawan musuh). dan memiliki area indah lokananantha di sriwayapura. selatan India . maka Prasasti ini dinamakan Prasasti Leiden. Penafsiran Manuskrip Prasasti Nalaya berbunyi : " Sri Maharaja di Suwarnadwipa.Serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa Serangan raja Dharmawangsa ini di dasari oleh berita cina dari dinasti song. kedua Kerajaan ini saling mengirimkan duta ke cina.Balaputradewa Naik Tahta Prasasti Nalanda berangka tahun 860 ditemukan di Nalanda.Tahun 775 -787 M . selatan Thailand. Sisi Pertama disebut sebagai Ligor A dan Sisi sebaliknya disebut Ligor B.Dharanindra Mengusasi Sriwijaya Hal ini di dasari oleh sebuah Prasasti yang ditemukan di sebuah tempat yang bernama Ligor saat ini tempat tersebut bernama Nakhon Si Thammarat. terbukti di bangunnya candi Borubudur pada tahun 825 M oleh Samaratungga. Tahun 1003 M . Dharmawangsa Teguh meninggal pada peristiwa tersebut. Pada Tahun 992 duta Sriwijaya mencoba pulang kembali namun tertahan di Campa karna negri Sriwijaya belum aman. di kisahkan dalam berita cina bahwa Sriwijaya terlibat persaingan dengan Kerajaan Medang untuk menguasai Asia tenggara. Prasasti Ligor memiliki 2 Sisi. Bihar. Pernikahan Samaratungga dengan Dewi Tara Lahirlah Balaputradewa sebagai Pewaris Tahta Kerajaan Sriwijaya Tahun 860 M . dikirim setelah Dharmawangsa berhasil menaklukkan Sriwijaya. karna negri Sriwijaya di serang tentara Kerajaan Medang. Ligor A ditulis pada tahun 775 oleh raja Kerajaan Sriwijaya.Sri Mara-Vijayottunggawarman Penemuan Prasasti Leiden yang tertulis pada lempengan tembaga berangka tahun 1005 yang terdiri dari bahasa Sansekerta dan berbahasa Tamil. Belanda.Samaratungga Memerintah Sriwijaya di kisaran Tahun ini lah di perkirakan Samaratungga menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya dengan mengedepankan Agama dan Budaya.835 M . anak Dharmasetu" Tahun 990 M . adalah bukti bahwa Balaputradewa pernah menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya. duta ini meminta Kaisar Song untuk menyatakan bahwa Sriwijaya berada dalam perlingdungan cina. sedangkan Ligor B ditulis oleh Wangsa Sailendra setelah Menaklukkan Sriwijaya Tahun 792 . Dan sebuah kronik Tibet yang ditulis pada abad ke 11 bernama durbodhaloka menyebutkan pula nama maharaja sri Cudamanirwarman dari sriwijayanagara di suwardawipa. untusan Kerajaan Medang tiba di cina tahun 992 M.Wafatnya Dharmawangsa Teguh dalam Prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya yaitu peristiwa hancurnya Kerajaan Medang. Tahun 1006 / 1016 .Sri Cudamaniwarmadewa keterangan ini di dapat dari sebuah manuskrip nepal pada abad ke 11 yang memuji negara Sriwijaya sebagai pusat kegiatan utama agama budha.

. Sri Mara-Vijayottunggawarman putra Sri Cudamani Warmadewa di Kataha telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma Tahun 1025 M .. Diposkan oleh Ison di 07. KSC2 September 2012 05.a ?? Balas 3. ryiinhaa1 September 2012 19.57 ada yang lebih lengkap gg?? sejarah tentang kerajaan sriwijaya. Khoirun Nisa&#39.57 yang lebih lengkap di Wikipedia bro. didasarkan pada bait akhir prasasti Tanjoreyang menceritakan tentang penaklukan yang dilakukan Kerajaan Chola atas beberapa kawasan termasuk beberapa kawasan di nusantara serta penawanan raja SangramaVijayottunggawarman dari Sriwijaya.Terjemahan Prasasti Leiden : Raja Sriwijaya. Syifa&#39.8 Agustus 2012 02.Kehancuran Kerajaan Sriwijaya Sriwijaya Hancur Diserang oleh Rajendra Chola dari Kerajaan Chola serangan Rajendra Chola I dari Koromandel India selatan..17 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook 5 komentar: 1.49 sriwijaya dulu bagian INDONESIA. tp knp indonesia tidak bisa seperti itu lagi ya ?? Balas 2. Balas .

43 sriwijaya merupakan berpengaruh hindu-buddah .4.saya seorang berpengaruh hindu dan saya bangga Balas . ramanan bala14 Desember 2012 20.

gofy sensoria17 Januari 2013 09..sampe skrg msh jdi misteri Balas Muat yang lain..dan yg sya ingin tahu skrg... Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Universitas Gunadarma .kapan ketemu nya kerajaan sriwijaya yg hilang itu...37 saya suka cerita kerajaan ini.5.

.. ► 2011 (3)  Mengenai Saya Ison Lihat profil lengkapku .Universitas Gunadarma Pengikut Arsip Blog  ▼ 2012 (12) o ► November (2) o ► Oktober (1) o ► Juni (2) o ► April (2) o ▼ Maret (5)  Implementasi Wawasan Nusantara  WAWASAN NUSANTARA  MELIHAT MUSEUM FATAHILAH DI KOTA TUA  SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA  SEJARAH & PERKEMBANGAN ALAT MUSIK 'KOLINTANG' DARI.

Sriwijaya ← → 600-an–1100-an ← → Jangkauan terluas Kemaharajaan Sriwijaya sekitar abad ke-8 Masehi. cari Untuk kegunaan lain dari Sriwijaya. Sanskerta Buddha Vajrayana. Jawa. Hindu Monarki Sri Jayanasa Sri Indrawarman . Dharmasraya Melayu Kuna.702 Sriwijaya. lihat Sriwijaya (disambiguasi). Buddha Hinayana. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Maharaja .. Buddha Mahayana. Gambar template oleh Andr Sriwijaya Dari Wikipedia bahasa Indonesia.683 . Kadaram.Template Awesome Inc.

.Didirikan .1008 .792 .835 .Invasi Dharmasraya Mata uang Dharanindra Samaratungga Balaputradewa Sri Cudamani Warmadewa Sri MaraVijayottunggawarman SangramaVijayottunggawarman 600-an 1100-an Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) .775 .988 .1025 Sejarah .

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka .Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

[7] Daftar isi                1 Catatan sejarah 2 Pembentukan dan pertumbuhan 3 Agama 4 Budaya 5 Perdagangan 6 Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari 7 Hubungan dengan wangsa Sailendra 8 Hubungan dengan kekuatan regional 9 Masa keemasan 10 Masa penurunan 11 Struktur pemerintahan 12 Raja yang memerintah 13 Warisan sejarah 14 Catatan bawah 15 Rujukan o 15.[3][4] Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7.[2] maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang". dan pesisir Kalimantan. sri berarti "bercahaya" atau "gemilang". seorang pendeta Tiongkok. Jawa. Thailand Selatan.1 Bacaan Lanjutan . dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan".[1][2] Dalam bahasa Sanskerta. I Tsing. dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel. menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan. yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang. bertarikh 682. Thai: atau " rī wichạy") adalah salah satu kemaharajaan bahari yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja. Sumatera. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7.[6] Setelah jatuh.Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya.[5] Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan[2] di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa pada tahun 990. kerajaan ini terlupakan dan keberadaannya baru diketahui kembali lewat publikasi tahun 1918 dari sejarawan Perancis George Cœdès dari École française d'Extrême-Orient. selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya. Semenanjung Malaya.

[2] Pendapat ini didasarkan dari foto udara tahun 1984 yang menunjukkan bahwa situs Karanganyar menampilkan bentuk bangunan air.[10] Perahu ini dibuat dengan teknik pasak kayu dan papan ikat yang menggunakan tali ijuk. Banyaknya nama merupakan alasan lain mengapa Sriwijaya sangat sulit ditemukan. ketika sarjana Perancis George Cœdès mempublikasikan penemuannya dalam surat kabar berbahasa Belanda dan Indonesia. Orang Tionghoa menyebutnya Shih-li-fo-shih atau San-fo-ts'i atau San Fo Qi.[10] Sayang. dan kerajaan besar Nusantara selain Majapahit di Jawa Timur. sebelumnya dibaca "Sribhoja".[8] Sriwijaya disebut dengan berbagai macam nama.[10] Sriwijaya menjadi simbol kebesaran Sumatera awal. 14 papan perahu yang terdiri dari bagian badan dan bagian buritan untuk menempatkan kemudi. antara Muara Sabak sampai .[2] Sementara dari peta Ptolemaeus ditemukan keterangan tentang adanya 3 pulau Sabadeibei yang kemungkinan berkaitan dengan Sriwijaya. Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan berpendapat bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatera Selatan sekarang). seperti tembikar. parit. kepala perahu kuno itu sudah hilang dan sebagian papan perahu itu digunakan justru buat jembatan. Dalam bahasa Sanskerta dan bahasa Pali.[12] Namun sebelumnya Soekmono berpendapat bahwa pusat Sriwijaya terletak pada kawasan sehiliran Batang Hari. dan alat kayu. telah ditemukan oleh Balai Arkeologi Palembang sebuah perahu kuno yang diperkirakan ada sejak masa awal atau proto Kerajaan Sriwijaya di Desa Sungai Pasir. Bangunan air ini terdiri atas kolam dan dua pulau berbentuk bujur sangkar dan empat persegi panjang. serta jaringan kanal dengan luas areal meliputi 20 hektar. keramik.[9] Selain berita-berita diatas tersebut. Tercatat ada 17 keping perahu yang terdiri dari bagian lunas. yaitu jaringan kanal. Cara ini sendiri dikenal dengan sebutan teknik tradisi Asia Tenggara. kolam serta pulau buatan yang disusun rapi yang dipastikan situs ini adalah buatan manusia. tepatnya di sekitar situs Karanganyar yang kini dijadikan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. dan beberapa prasasti dalam Melayu Kuno merujuk pada kekaisaran yang sama.[6] Sekitar tahun 1993. Selain bangkai perahu. kerajaan Sriwijaya disebut Yavadesh dan Javadeh. kedua kerajaan tersebut menjadi referensi oleh kaum nasionalis untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan negara sebelum kolonialisme Belanda. Kecamatan Cengal. 16 Pranala luar Catatan sejarah Tidak terdapat catatan lebih lanjut mengenai Sriwijaya dalam sejarah Indonesia. Tidak ada orang Indonesia modern yang mendengar mengenai Sriwijaya sampai tahun 1920-an. ditemukan juga sejumlah artefak-artefak lain yang berhubungan dengan temuan perahu. masa lalunya yang terlupakan dibentuk kembali oleh sarjana asing. Sumatera Selatan. Pada abad ke-20. Bangsa Arab menyebutnya Zabaj[11] dan Khmer menyebutnya Malayu. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktifitas manusia.[8] Coedès menyatakan bahwa referensi Tiongkok terhadap "San-fo-ts'i". Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kerajaan Melayu yang ditaklukkan Sriwijaya. Sriwijaya telah beribukota di Kadaram (Kedah sekarang).[15] Namun yang pasti pada masa penaklukan oleh Rajendra Chola I. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). Candi Gumpung. candi Buddha di Muaro Jambi. dengan asumsi petunjuk arah perjalanan dalam catatan I Tsing. ia cendrung kepada pendapat Moens.[6] dengan catatan Malayu tidak di kawasan tersebut. Reruntuhan Wat (Candi) Kaew yang berasal dari zaman Sriwijaya di Chaiya. Thailand Selatan. berdasarkan prasasti Tanjore.[14] serta hal ini dapat juga dikaitkan dengan berita tentang pembangunan candi yang dipersembahkan oleh raja Sriwijaya (Se li chu la wu ni fu ma tian hwa atau Sri Cudamaniwarmadewa) tahun 1003 kepada kaisar Cina yang dinamakan cheng tien wan shou (Candi Bungsu.[6] Pembentukan dan pertumbuhan Candi Muara Takus. jika Malayu pada kawasan tersebut. salah satu kawasan yang dianggap sebagai ibukota Sriwijaya.ke Muara Tembesi (di provinsi Jambi sekarang). .[13] yang sebelumnya juga telah berpendapat bahwa letak dari pusat kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi Muara Takus (provinsi Riau sekarang).

Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer. dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang. Beberapa ahli masih memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya. Untuk mencegah hal tersebut.300 mil di barat. Menurut catatan. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa telah melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang tidak berbakti kepada Sriwijaya. dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3. Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan. Tidak seperti Dharmasetu yang ekspansionis. sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu setempat.[19] Di abad ke-7 ini.[2] Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka. sampai raja Khmer Jayawarman II.[2] Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa. pelabuhan Champa di sebelah timur Indochina mulai mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya. Di abad ke-7. Samaratungga menjadi penerus kerajaan. pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah dan berkuasa disana. Laut China Selatan.Belum banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan. Setelah Dharmasetu. ditemukan reruntuhan candi-candi Sriwijaya di Thailand dan Kamboja. Kemungkinan yang dimaksud dengan Bhumi Jawa adalah Tarumanegara. Berdasarkan observasi. Selat Sunda. Ekspansi kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya.[17][18] Kemaharajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing. antara lain Tarumanegara dan Holing berada di bawah kekuasaan Sriwijaya. Di abad ini pula. juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya. kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera. ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang selesai pada tahun 825. Prasasti Kedukan Bukit adalah prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu. Diketahui. namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung oleh penguasa. yang terletak di sebelah utara Langkasuka. dan Selat Karimata.[16] selain itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya. di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. pendiri kemaharajaan Khmer. orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian kemaharajaan Sriwijaya. hingga Lampung. namun kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar wilayah kepulauan Asia Tenggara.[8] Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara bahari.[2] Agama . tetapi lebih memilih untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. Laut Jawa. Selama masa kepemimpinannya. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja. Para ahli berpendapat bahwa prasasti ini mengadaptasi ortografi India untuk menulis prasasti ini. pulau Bangka dan Belitung. memutuskan hubungan dengan Sriwijaya pada abad yang sama. Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan ke kota-kota pantai di Indochina.[20] Sriwijaya tumbuh dan berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka. Ia berkuasa pada periode 792 sampai 835. Kota Indrapura di tepi sungai Mekong. menjadikan Sriwijaya mengendalikan dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara. peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya. Pan Pan dan Trambralinga.[2] Di masa berikutnya.

India.. yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda.[21] Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan. Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik. dinyatakan bahwa terdapat 1000 orang pendeta yang belajar agama Budha pada Sakyakirti. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik. sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya di Nusantara.. Selain berita diatas. seorang sarjana Buddha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet dalam kertas kerjanya Durbodhāloka menyebutkan ditulis pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa penguasa Sriwijayanagara di Malayagiri di Suvarnadvipa. I Tsing melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha.[23] Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9.Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar .. Thailand. Atiśa. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. Palembang.77 meter. Menjelang akhir abad ke-10.. Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia. pertama oleh budaya Hindu kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana. berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 masehi.[22] Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India... terdapat berita yang dibawakan oleh I Tsing. pada tahun 671 dan 695. Antara lain pendeta dari Tiongkok I Tsing. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. Peranannya dalam agama Budha dibuktikannya dengan membangun tempat pemujaan agama Budha di Ligor. seorang pendeta terkenal di Sriwijaya. ". ditemukan di situs Bukit Seguntang.

[24] sehingga mungkin kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. sebuah masyarakat yang kompleks dan kosmopolitan yang sangat dipengaruhi alam pikiran Budha Wajrayana digambarkan bersemi di ibu kota Sriwijaya. Tercatat beberapa kali raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Damaskus. anugerah Maharaja Sriwijaya untuk rakyatnya. Suriah. tentunya menarik minat para pedagang dan ulama muslim dari Timur Tengah. seni Sriwijaya sekitar abad ke-9 M. kemudian tumbuh menjadi cikal-bakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak. disaat melemahnya pengaruh Sriwijaya. Sumatera Selatan. Ada sumber yang menyebutkan. Pada salah satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan ulama ke istana Sriwijaya. — Gambaran Sriwijaya menurut I Tsing. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India".[25] Budaya Arca Maitreya dari Komering.[4] Sangat dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar pusat perdagangan di Asia Tenggara. Berdasarkan berbagai sumber sejarah. maka seorang raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman pada tahun 718 dikabarkan tertarik untuk mempelajari Islam dan kebudayaan Arab. karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung dan berdagang di Sriwijaya. Prasasti Telaga Batu menggambarkan kerumitan dan . Beberapa prasasti Siddhayatra abad ke-7 seperti Prasasti Talang Tuwo menggambarkan ritual Budha untuk memberkati peristiwa penuh berkah yaitu peresmian taman Sriksetra. sehingga beberapa kerajaan yang semula merupakan bagian dari Sriwijaya.Sabda.

dan Borobudur. dan timah. leluhur bahasa Melayu dan bahasa Indonesia modern. yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India. seperti yang ditemukan di pulau Jawa. seperti berbagai arca Budha yang ditemukan di Bukit Seguntang. sementara Prasasti Kota Kapur menyebutkan keperkasaan balatentara Sriwijaya atas Jawa. emas. Candi Muara Takus. Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. Sangat berbeda dengan episode Sriwijaya di Jawa Tengah saat kepemimpinan wangsa Syailendra yang banyak membangun monumen besar. Ditandai dengan ditemukannya berbagai prasasti Sriwijaya dan beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuno di tempat lain. Perak[29] dan Chaiya. dan perlindungan dari Kaisar China . kepulaga. Di dunia perdagangan. dengan mendapatkan restu. Palembang[27]. Dengan berperan sebagai entreport atau pelabuhan utama di Asia Tenggara. kayu gaharu. gading. Candi Sewu.[30] dan arca Maitreya dari Komering. Semua arca-arca ini menampilkan keanggunan dan langgam yang sama yang disebut "Seni Sriwijaya" atau "Langgam/Gaya Sriwijaya" yang memperlihatkan kemiripan — mungkin diilhami — oleh langgam Amarawati India dan langgam Syailendra Jawa (sekitar abad ke-8 sampai ke-9).[14] Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassalvassal-nya di seluruh Asia Tenggara. bahasa Melayu menjadi lingua franca dan digunakan secara meluas oleh banyak penutur di Kepulauan Nusantara. pala. dan arca-arca Bodhisatwa Awalokiteswara dari Jambi[28]. seperti Candi Kalasan.[31] Perdagangan Model kapal Sriwijaya tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur. Sriwijaya hanya meninggalkan sedikit tinggalan purbakala di jantung negerinya di Sumatera. bahasa Melayu kuno telah digunakan di Nusantara. Akan tetapi tidak seperti candi periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit. persetujuan. Bidor. Semua prasasti ini menggunakan bahasa Melayu Kuno. Sumatera Selatan. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditas seperti kapur barus. Sejak abad ke-7. dan Biaro Bahal. candi di Sumatera terbuat dari bata merah.[26] Meskipun disebut memiliki kekuatan ekonomi dan keperkasaan militer.tingkatan jabatan pejabat kerajaan. yakni dengan penguasaan atas Selat Malaka dan Selat Sunda. karena bahasa ini menjadi alat komunikasi bagi kaum pedagang. Hubungan dagang yang dilakukan berbagai suku bangsa Nusantara menjadi wahana penyebaran bahasa Melayu. Beberapa arca-arca bersifat Budhisme. Sejak saat itu. Candi-candi Budha yang berasal dari masa Sriwijaya di Sumatera antara lain Candi Muaro Jambi. cengkeh.

Disebutkan dalam catatan sejarah Champa adanya serangkaian serbuan angkatan laut yang berasal dari Jawa terhadap beberapa pelabuhan di Champa dan Kamboja. kapal kayu bercadik ganda dan bertiang layar yang melayari lautan Nusantara sekitar abad ke-8 Masehi.[32] Karena alasan itulah Sriwijaya harus terus menjaga dominasi perdagangannya dengan selalu mengawasi — dan jika perlu — memerangi pelabuhan pesaing di negara jirannya. karena saat itu wangsa Sailendra di Jawa adalah bagian dari mandala Sriwijaya. Bandar Malayu di Jambi. Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. Fungsi cadik ini adalah untuk menyeimbangkan dan menstabilkan perahu. perdagangan dengan luar negeri cukup marak. berupa ts'engchi (bermaksud sama dengan Zanji dalam bahasa Arab). kemaharajaan bahari yang menguasai kawasan pada kurun abad ke-7 hingga ke-13 masehi. Dengan menaklukkan bandar pelabuhan negara jiran yang berpotensi sebagai pesaingnya. dan kemudian dari kronik Tiongkok disebutkan Shih-li-fo-shih dengan rajanya Shih-li-t-'o-pa-mo (Sri Indrawarman) pada tahun 724 mengirimkan hadiah untuk kaisar Cina. Sriwijaya secara otomatis juga melebarkan pengaruh dan wilayah kekuasaannya di kawasan. Keperluan untuk menjaga monopoli perdagangan inilah yang mendorong Sriwijaya menggelar ekspedisi militer untuk menaklukkan bandar pelabuhan pesaing di kawasan sekitarnya dan menyerap mereka ke dalam mandala Sriwijaya.untuk dapat berdagang dengan Tiongkok. Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari Upaya Sriwijaya untuk menjamin dominasi perdagangan bahari di Asia Tenggara berjalan seiring dengan perluasan Sriwijaya sebagai sebuah kemaharajaan bahari atau thalasokrasi. Kapal layar bercadik yang diabadikan dalam relief Borobudur mungkin adalah jenis kapal yang digunakan armada Sailendra dan Sriwijaya dalam pelayaran antarpulaunya. dan bandar Kedah dan Chaiya di semenanjung Melaya adalah beberapa bandar pelabuhan yang ditaklukan dan diserap kedalam lingkup pengaruh Sriwijaya. Kota Kapur di pulau Bangka. Cadik tunggal atau cadik ganda adalah ciri khas perahu bangsa Austronesia dan perahu bercadik inilah yang membawa bangsa Austronesia berlayar di seantero Asia Tenggara. Sriwijaya juga pernah berjaya dalam hal perdagangan sedari tahun 670 hingga 1025 M. Hal ini merupakan upaya Sriwijaya untuk menjamin monopoli perdagangan laut di Asia Tenggara dengan menggempur bandar pelabuhan pesaingnya.[34] Pada paruh pertama abad ke-10. Kemungkinan utusan Maharaja Sri Indrawarman yang mengantarkan surat kepada khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah tahun 718. Kalingga di Jawa Tengah. Sriwijaya juga menjalin perdagangan dengan tanah Arab. kembali ke Sriwijaya dengan membawa hadiah Zanji (budak wanita berkulit hitam). Tarumanagara dan pelabuhan Sunda di Jawa Barat. dan Samudra Hindia.[33] Kejayaan bahari Sriwijaya terekam di relief Borobudur yaitu menggambarkan Kapal Borobudur. Mungkin angkatan laut penyerbu yang dimaksud adalah armada Sriwijaya. Selain menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok. di antara kejatuhan dinasti Tang dan naiknya dinasti Song. kerajaan Min dan kerajaan Nan Han dengan negeri kayanya Guangdong. Sriwijaya senantiasa mengelola jejaring perdagangan bahari dan menguasi urat nadi pelayaran antara Tiongkok dan India. . Oseania. terutama Fujian.

Diduga penduduk yang berasal dari Sriwijaya telah mengkoloni dan membangun populasi di pulau Madagaskar yang terletak 3300 mil atau 8000 kilometer di sebelah Barat di seberang Samudra Hindia.[39] Hubungan dengan wangsa Sailendra Candi Borobudur. pengaruh Sriwijaya jarang masuk hingga jauh di wilayah pedalaman. Sementara pada prasasti Sojomerto dijumpai nama Dapunta Selendra. Berdasarkan penelitian DNA mitokondria.[36] Migrasi ke Madagaskar diperkirakan terjadi 1200 tahun yang lalu sekitar kurun tahun 830 M.[14] Majumdar berpendapat dinasti Sailendra ini terdapat di Sriwijaya (Suwarnadwipa) dan Medang (Jawa).[41] Sementara Poerbatjaraka berpendapat bahwa dinasti ini berasal dari Nusantara. menyebabkan salah satu keluarga dalam dinasti ini pindah ke Jawa. suku pribumi Malagasy dapat merunut silsilah mereka kepada 30 perempuan perintis yang berlayar dari Indonesia 1200 tahun yang lalu. bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar adalah orang Indonesia.Sebagai kemaharajaan bahari. didasarkan atas Carita Parahiyangan[42] kemudian dikaitkan dengan beberapa prasasti lain di Jawa yang berbahasa Melayu Kuna di antaranya prasasti Sojomerto. Para peneliti meyakini mereka adalah pemukim asal Kerajaan Sriwijaya. Walau asal-usul dinasti ini masih diperdebatkan sampai sekarang. keduanya berasal dari Kalinga di selatan India. dan prasasti Nalanda di India.[37] Bahasa Malagasy mengandung kata serapan dari bahasa Sansekerta dengan modifikasi linguistik melalui bahasa Jawa dan bahasa Melayu. prasasti Ligor di selatan Thailand.[35] Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Proceedings of The Royal Society.[43][44] Hubungan dengan kekuatan regional . hal ini merupakan sebuah petunjuk bahwa penduduk Madagaskar dikoloni oleh penduduk yang berasal dari Sriwijaya. Sriwijaya kebanyakan menerapkan kedaulatannya di kawasan pesisir pantai dan kawasan sungai besar yang dapat dijangkau armada perahu angkatan lautnya di wilayah Nusantara.[40] Kemudian Moens menambahkan kedatangan Dapunta Hyang ke Palembang. dengan pengecualian pulau Madagaskar.[38] Periode kolonisasi Madagaskar bersamaan dengan kurun ketika Sriwijaya mengembangkan jaringan perdagangan bahari di seantero Nusantara dan Samudra Hindia. pembangunannya diselesaikan pada masa Samaratungga Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wangsa Sailendra Munculnya keterkaitan antara Sriwijaya dengan dinasti Sailendra dimulai karena adanya nama Śailendravamśa pada beberapa prasasti di antaranya pada prasasti Kalasan di pulau Jawa.

Thailand. dan adat-istiadat dari berbagai rekan perniagaan dan peradaban yang dikenal Sriwijaya saat itu. dan Timur Tengah. Kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya. India. yang wilayah kekuasaannya terdiri dari dua sungai yang mengairi tanaman lidah buaya." — Surat Maharaja Sriwijaya. yang berisi permintaan kepada Khalifah untuk mengirimkan ulama yang dapat menjelaskan ajaran dan hukum Islam kepadanya. Meskipun demikian surat ini bukanlah berarti bahwa raja Sriwijaya telah memeluk agama Islam. Banyak sejarawan mengklaim bahwa Chaiya.[34] Peristiwa ini membuktikan bahwa Sriwijaya telah menjalin hubungan diplomatik dengan dunia Islam atau dunia Arab. dan secara teratur mengantarkan utusan beserta upeti. Aku telah mengirimkan kepadamu bingkisan yang tak seberapa sebagai tanda persahabatan. pala. budaya.Pagoda Borom That bergaya Sriwijaya di Chaiya. Dalam surat itu tertulis: " Dari Raja sekalian para raja yang juga adalah keturunan ribuan raja. rempah wangi. yang isterinya pun adalah cucu dari ribuan raja. Kuharap engkau sudi mengutus seseorang untuk menjelaskan ajaran Islam dan segala hukum-hukumnya kepadaku. dan jeruk nipis. sebagai ibu kota kerajaan tersebut. Pada masa awal. yang kebun binatangnya dipenuhi ribuan gajah. yang aroma harumnya menyebar hingga 12 mil.[45] Pada tahun 100 Hijriyah (718 Masehi) Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirimkan sepucuk surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Kekhalifahan Umayyah. di propinsi Surat Thani. Thailand Selatan. Pengaruh Sriwijaya nampak pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya . Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz. melainkan hanya menunjukkan hasrat sang raja untuk mengenal dan mempelajari berbagai hukum. Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China. yakni Tiongkok. Kepada Raja Arab yang tidak menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. Untuk memperkuat posisinya atas penguasaan kawasan Asia Tenggara.

pada prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. Chaiya terbagi menjadi tiga kota yakni (Mueang) Chaiya. dan permusuhan ini diwariskan hingga beberapa generasi berikutnya. dan pada masa dinasti Yuan disebut dengan nama Yuan Miau Kwan. bahwa haknya menjadi raja Jawa dirampas Rakai Pikatan.Sriwijaya. Seperti disebutkan sebelumnya. hubungan antara Sriwijaya dan Medang memburuk. Kemudian hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I. raja Pala di India. Pada masa dinasti Song candi ini disebut dengan nama Tien Ching Kuan. Sriwijaya di Sumatra menjalin persekutuan melalui hubungan perkawinan dengan Wangsa Sailendra di Jawa. Dengan kata lain ia mengadukan kepada raja Dewapaladewa. Dari prasasti Leiden disebutkan raja Sriwijaya di Kataha Sri Mara-Vijayottunggawarman telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma. yaitu Sumatera dan Jawa. namun menjadi buruk setelah Rajendra Chola I naik tahta yang melakukan penyerangan pada abad ke-11. menjadi Maharaja Sriwijaya dan memerintah dari Jawa. Relasi dengan Dinasti Chola di selatan India juga cukup baik.[46] Balaputra berkuasa di Palembang. Akan tetapi akibat pertikaian suksesi singgasana Sailendra antara Balaputradewa melawan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani.[47] Persaingan antara Sriwijaya di Sumatera dan Medang di Jawa ini kian memanas ketika raja Dharmawangsa Teguh menyerang Palembang pada tahun 990. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Thatong (Kanchanadit). di mana raja Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta dikeluarkannya pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma tersebut. Dalam prasasti Nalanda yang bertarikh 860 Balaputra menegaskan asal-usulnya sebagai keturunan raja Sailendra di Jawa sekaligus cucu Sri Dharmasetu raja Sriwijaya. dan Khirirat Nikhom. Pada kurun waktu tertentu wangsa Sailendra sebagai anggota mandala Sriwijaya mengambil kendali kekuasaan. Setelah kejatuhan Sriwijaya. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai raja San-fo-ts'i. tindakan yang kemudian dibalas dengan penghancuran Medang pada tahun 1006 oleh Raja Wurawari atas dorongan Sriwijaya. Maka Wangsa Sailendra berkuasa sekaligus atas Sriwijaya dan Kerajaan Medang.[6] Masa keemasan .[48] Sriwijaya juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala. membantu perbaikan candi dekat Kanton pada tahun 1079.

Pada tahun 955 M. Semenanjung Malaya. Disebutkan kapal yang tercepat dalam waktu dua tahun pun tidak cukup untuk mengelilingi seluruh pulau wilayahnya. Berdasarkan sumber catatan sejarah dari Arab. Indonesia. dan India. jalur perdagangan. pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. Al Masudi. pala. Muarabulian. digambarkan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar yang kaya raya. Sriwijaya disebut dengan nama Sribuza. seorang pedagang Arab.[51] Catatan lain menuliskan bahwa Sriwijaya maju dalam bidang agraris.Arca emas Avalokiteçvara bergaya Malayu-Sriwijaya. melindungi kapalkapal dagang. serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan kekuasaanya. menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan bea dan cukai atas setiap kapal yang lewat. Dalam catatan itu.[2] dan Filipina. Thailand. Kemaharajaan Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim. Jawa. Jambi.[50] Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda. kayu cendana. Abu Zaid menulis bahwasanya Kerajaan Zabaj (Sriwijaya - . ditemukan di Rantaukapastuo. Mengandalkan hegemoni pada kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran. Hasil bumi Sriwijaya adalah kapur barus. menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi. cengkeh. kapulaga. Vietnam. Ini disimpulkan dari seorang ahli dari Bangsa Persia yang bernama Abu Zaid Hasan yang mendapat keterangan dari Sujaimana. memungut cukai. Sriwijaya mengumpulkan kekayaannya dari jasa pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok. Kamboja. gambir dan beberapa hasil bumi lainya. kayu gaharu. antara lain: Sumatera. seorang musafir (pengelana) sekaligus sejarawan Arab klasik menulis catatan tentang Sriwijaya.[49] Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi. dengan tentara yang sangat banyak.

San-fo-tsi dan Cho-po terlibat persaingan untuk menguasai Asia Tenggara. Sriwijaya memperlihatkan kegigihan persekutuan mandalanya. Dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya. Utusan San-fo-tsi yang berangkat tahun 988 tertahan di pelabuhan Kanton ketika hendak pulang. Maharaja Sriwijaya. Pada tahun 1003.[52] Pada musim semi tahun 992 duta Sriwijaya tersebut mencoba pulang namun kembali tertahan di Champa karena negerinya belum aman.[52] Kerajaan Medang berhasil merebut Palembang pada tahun 992 untuk sementara waktu. bertahan dan berjaya memukul mundur angkatan laut Jawa. Ia meminta kaisar Song agar Tiongkok memberi perlindungan kepada San-fo-tsi. ia mengirimkan utusan ke Tiongkok dan mengabarkan bahwa di negerinya telah selesai dibangun sebuah candi Buddha yang didedikasikan untuk mendoakan agar Kaisar Tiongkok panjang usia. Menguasai ibu kota di Palembang tidak cukup karena pada hakikatnya kekuasaan dan kekuatan mandala Sriwijaya tersebar di beberapa bandar pelabuhan di kawasan Selat Malaka. Raja baru Jawa tersebut adalah Dharmawangsa Teguh. maka Maharaja Sriwijaya pun menyusun siasat balasan dan berusaha menghancurkan Kerajaan Medang. yaitu peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur. berhasil lolos keluar dari ibu kota dan berkeliling menghimpun kekuatan dan bala bantuan dari sekutu dan raja-raja bawahannya untuk memukul mundur tentara Jawa. Dikisahkan bahwa. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). Sriwijaya disebut-sebut berperan dalam menghancurkan Kerajaan Medang di Jawa. Kaisar Tiongkok yang berbesar hati dengan persembahan itu menamai candi itu cheng tien wan shou dan menganugerahkan genta yang akan dipasang di candi itu. sedangkan Kerajaan Medang di Jawa dengan nama Cho-po. Berita Tiongkok dari Dinasti Song menyebut Kerajaan Sriwijaya di Sumatra dengan nama San-fo-tsi. memenangi dukungan Tiongkok dengan cara merebut hati Kaisarnya. akan tetapi pada akhir abad ini Kerajaan Medang di Jawa Timur tumbuh menjadi kekuatan bahari baru dan mulai menantang dominasi Sriwijaya.[11] Sriwijaya menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara sepanjang abad ke-10.sebutan Sriwijaya oleh bangsa Arab pada masa itu-) memiliki tanah yang subur dan kekuasaaan yang luas hingga ke seberang lautan.[52] Sri Cudamani Warmadewa kembali memperlihatkan kecakapan diplomasinya. yaitu antara tahun 988 dan 992 pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa. Ia dikirim oleh rajanya yang naik takhta tahun 991. Serangan dari Jawa ini diduga berlangsung sekitar tahun 990-an. namun kemudian pasukan Medang berhasil dipukul mundur oleh pasukan Sriwijaya. di mana Haji Wurawari dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan Sriwijaya.[6][48] Masa penurunan . Prasasti Hujung Langit tahun 997 kembali menyebutkan adanya serangan Jawa terhadap Sumatera. Utusan Jawa juga tiba di Tiongkok tahun 992. Sri Cudamani Warmadewa.[53] (Candi Bungsu.[54] Serangan dari Medang ini membuka mata Sriwijaya betapa berbahayanya ancaman Jawa. Kedua negeri itu saling mengirim duta besar ke Tiongkok. karena negerinya diserang oleh balatentara Jawa. pada tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan terbunuhnya raja Medang terakhir Dharmawangsa Teguh. Rangkaian serangan dari Jawa ini pada akhirnya gagal karena Jawa tidak berhasil membangun pijakan di Sumatera.

[57] Akibatnya.Sebuah lukisan dari Siam menunjukkan penyerangan Chola di Kedah. Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk tetap berkuasa selama tetap tunduk kepadanya.[11] Kerajaan Tanjungpura dan Nan Sarunai di Kalimantan adalah kerajaan yang sezaman dengan Sriwijaya. seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh dinasti Chola. namun Kerajaan Tanjungpura disebutkan dikelola oleh pelarian orang Melayu Sriwijaya. Karena adanya pengendapan lumpur di Sungai Musi dan beberapa anak sungai lainnya. raja dari dinasti Chola di Koromandel. Tahun 1017 dan 1025.[58] Kawasan Sriwijaya dalam prasasti Tanjore Nama kawasan Pannai Malaiyur Mayirudingam Ilangasogam Langkasuka Keterangan Pannai Malayu . seperti wilayah Nikobar dan sekaligus berhasil menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu itu SangramaVijayottunggawarman.[56] Faktor lain kemunduran Sriwijaya adalah faktor alam. pajak berkurang dan memperlemah ekonomi dan posisi Sriwijaya. Selama beberapa dekade berikutnya. yang ketika pada saat itu Sriwijaya diserang Kerajaan Chola mereka bermigrasi ke Kalimantan Selatan. sehingga kapal-kapal dagang yang tiba di Palembang semakin berkurang. Akibat kapal dagang yang datang semakin berkurang. Rajendra Chola I. Kerajaan Chola telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya. Kota Palembang semakin menjauh dari laut dan menjadi tidak strategis. mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya. India selatan. Berdasarkan prasasti Tanjore bertarikh 1030.[55] Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita utusan San-fo-ts'i ke Cina tahun 1028.

Mappappalam Mevilimbangam Valaippanduru Takkolam Madamalingam Ilamuri-Desam Nakkavaram Kadaram Tambralingga Lamuri Nikobar Kedah Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Fo-lo-an (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang). Ji-lo-t'ing (Cherating.[59] Ini menunjukkan bahwa ibu kota Sriwijaya selalu bergeser dari satu kota maupun kota lainnya selama periode tersebut. Kemudian juga mengirimkan utusan berikutnya pada tahun 1088. Ligor. pantai timur semenanjung malaya). dan Sin-t'o (Sunda). pantai timur Semenanjung Malaya). Selanjutnya dalam berita Cina yang berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada tahun 1082 masih mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan Kaisar Yuan Fong. Sumatera. yang kemudian mengirimkan utusan untuk membantu perbaikan candi dekat Kanton. serta menyerahkan pula 227 tahil perhiasan. Kilantan (Kelantan). yakni San-fo-ts'i dan Cho-po (Jawa). dan 13 potong pakaian. Ling-ya-si-kia (Langkasuka). selatan Thailand). pantai timur semenanjung malaya). dan memiliki 15 daerah bawahan yang meliputi. Tan-ma-ling (Tambralingga. Beberapa daerah taklukan melepaskan diri. catatan Cina menunjukkan bahwa Sriwijaya mengirimkan duta besar pada Cina.[6][13] . sampai muncul Dharmasraya dan Pagaruyung sebagai kekuatan baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai dari kawasan Semenanjung Malaya. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja Kien-pi bawahan San-fo-tsi. Kien-pi (Jambi). selatan Thailand). Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) raja dinasti Chola disebut juga sebagai raja San-fo-ts'i. Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa pada tahun 1079.[60] Berdasarkan sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi[61] yang ditulis pada tahun 1178. sampai Jawa bagian barat. Chaiya sekarang. terhadap hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah. Si-lan (Kamboja). Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha dan Hindu. Lan-wu-li (Lamuri di Aceh).[59] Khususnya pada tahun 1079. rumbia. Pa-lin-fong (Palembang).[59] Ekspedisi Chola mengubah jalur perdagangan dan melemahkan Palembang. Pa-t'a (Sungai Paka. sedangkan rakyat San-fo-ts'i memeluk Budha. yang memungkinkan Jambi untuk mengambil kepemimpinan Sriwijaya pada abad ke-11. yang merupakan surat dari putri raja yang diserahi urusan negara San-fo-tsi. Chou-JuKua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggara terdapat dua kerajaan yang sangat kuat dan kaya.[2] Pengaruh invasi Rajendra Chola I. Pada tahun 1079 dan 1088. Tong-ya-nong (Terengganu). masing-masing duta besar tersebut mengunjungi Cina. Kia-lo-hi (Grahi. Ts'ien-mai (Semawe. Pong-fong (Pahang).

Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan manuskrip yang terdapat pada prasasti Grahi. tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy) sebagai kawasan yang mesti dijaga. dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung informasi penting tentang kadātuan. Dari daftar 15 negeri bawahan San-fotsi tersebut. melainkan telah identik dengan Dharmasraya. yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat . (tnah rumah) tempat tinggal bini hāji. samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua. Menurut Casparis. vanua. Struktur pemerintahan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prasasti Telaga Batu Prasasti Telaga Batu Masyarakat Sriwjaya sangat majemuk. dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa kepada raja Melayu. ternyata adalah wilayah jajahan Kerajaan Dharmasraya. dan mengenal stratatifikasi sosial. yang dapat dianggap sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya terdapat vihara untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di Dharmasraya sebagaimana yang tertulis pada prasasti Padang Roco.[11] Pembentukan satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas politik Sriwijaya. Begitu juga dalam Nagarakretagama yang menguraikan tentang daerah jajahan Majapahit. juga sudah tidak menyebutkan lagi nama Sriwijaya untuk kawasan yang sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya. Walaupun sumber Tiongkok tetap menyebut San-fo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan Laut Cina Selatan. mengirim sebuah ekspedisi Pamalayu atau Pamalayu. Hal ini karena dalam Pararaton telah disebutkan Malayu. istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak lagi identik dengan Sriwijaya.Namun demikian. Kadātuan ini dikelilingi oleh vanua.[62] Kadātuan dapat bermakna kawasan dātu. mandala dan bhūmi. Kitab ini mengisahkan bahwa Kertanagara raja Singhasari. Kadātuan dan vanua ini merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri. samaryyāda.

bhupati (bupati). Sriwijaya yang begitu luas dibagi menjadi dua. Kota Kapur (686). dan dalam lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra mahkota). sthapaka (pemahat). Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan Sriwijaya. Talang Tuo (684). yakni yuvarāja (putra mahkota). Penaklukan Malayu. kayastha (juru tulis). Ahmad Jelani Halimi (profesor di Universiti Sains Malaysia) mengatakan bahwa untuk mencegah perpecahan di antara anak-anaknya itulah. tukang cuci. Kemudian terdapat juga Tuha an watak wuruh (pengawas kelompok pekerja). maka kemungkinan Kerajaan Sriwijaya dibagi menjadi dua. dan dandanayaka (hakim). Menurut Prasasti Telaga Batu. marsi haji. 724 Utusan ke Khalifah Muawiyah I dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tahun Nama Raja Ibukota 671 Dapunta Hyang atau Sri Jayanasa Srivijaya Shih-li-fo-shih Sri Indrawarman 702 Shih-li-t-'o-pa-mo Sriwijaya Shih-li-fo-shih .[44] Raja yang memerintah Para Maharaja Sriwijaya[2][6] Prasasti. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Catatan perjalanan I Tsing pada tahun 671-685. selain diceritakan kutukan raja Sriwijaya kepada siapa saja yang menentang raja. Seperti yang diterangkan diatas. Dapunta Hyang punya dua orang anak yang diberi gelar putra mahkota. senopati (komandan pasukan). pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) dan rājakumāra (pewaris berikutnya). waniyaga.[20] Adapun.[Note 1] Adyaksi nijawarna/wasikarana (pembuat pisau). pratisra. dan hulu haji (peniaga. Karang Brahi dan Palas Pasemah Utusan ke Tiongkok 702-716. pratiyuvarāja (putra mahkota kedua). puwaham (nakhoda kapal). jabatan dan pekerjaan yang diceritakan tersebut adalah raja putra (putra raja yang keempat).[20] Menurut kronik Cina Hsin Tang-shu. diceritakan pula bermacam-macam jabatan dan pekerjaan yang ada di zaman Sriwijaya.[63] Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan dalam struktur pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya. penaklukan Jawa Prasasti Kedukan Bukit (683).bermaksud kawasan pedalaman.[20][63] Maka dari itu. budak raja). pemimpin. Penguasa Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja.

India 861959 960 980 Sri Udayaditya Warmadewa Se-li-hou-ta-hia-li-tan Sriwijaya San-fo-ts'i Belum ada berita pada periode ini Utusan ke Tiongkok 960. Rakai Pikatan Kehilangan kekuasaan di Jawa. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Utusan ke Tiongkok 728-742 728 Lieou-t'eng-wei-kong 743774 775 Sri Maharaja Sriwijaya Shih-li-fo-shih Belum ada berita pada periode ini Prasasti Ligor B tahun 775 di Nakhon Si Thammarat. & 962 Utusan ke Tiongkok 980 & 778 Dharanindra atau Rakai Panangkaran Jawa 792 840 .Tahun Nama Raja Rudra Vikraman Ibukota Sriwijaya Prasasti. selatan Thailand dan menaklukkan Kamboja Pindah ke Jawa Wangsa Sailendra (Jawa Tengah atau mengantikan Wangsa Sanjaya Yogyakarta) Prasasti Kelurak 782 di sebelah utara kompleks Candi Prambanan Prasasti Kalasan tahun 778 di Candi Kalasan 782 Samaragrawira atau Rakai Warak Samaratungga atau Rakai Garung Jawa Prasasti Nalanda dan prasasti Mantyasih tahun 907 Prasasti Karang Tengah tahun 824. Jawa 825 menyelesaikan pembangunan candi Borobudur Kebangkitan Wangsa Sanjaya. dan kembali ke Suwarnadwipa 856 Balaputradewa Suwarnadwipa Prasasti Nalanda tahun 860.

pembangunan candi untuk kaisar Cina yang diberi nama cheng tien wan shou Prasasti Leiden & utusan ke Tiongkok 1008 Utusan San-fo-ts'i ke Tiongkok 1017: dengan raja. Utusan ke Tiongkok 988-9921003. Tanjore. Hie-tche (Haji) Sri Cudamani Warmadewa 988 Se-li-chu-la-wu-ni-fuma-tian-hwa Sri MaraVijayottunggawarman Se-li-ma-la-pi Sriwijaya Malayagiri (Suwarnadwipa) San-fo-ts'i 990 Jawa menyerang Sriwijaya. gelar haji biasanya untuk raja bawahan San-fo-ts'i Kataha 1008 1017 1025 SangramaVijayottunggawarman Sriwijaya Kadaram Diserang oleh Rajendra Chola I dan menjadi tawanan Prasasti Tanjore bertarikh 1030 pada candi Rajaraja. Ha-ch'i-suwa-ch'a-p'u (Haji Sumatrabhumi (?)). catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa 983: dengan raja. India Dibawah Dinasti Chola dari Koromandel Utusan San-fo-ts'i dengan raja Kulothunga Chola I (Ti-huaka-lo) ke Tiongkok 1079 membantu memperbaiki candi Tien Ching di Kuang Cho (dekat Kanton) Utusan San-fo-ts'i dari Kien-pi (Jambi) ke Tiongkok 1082 dan 1088 Belum ada berita Laporan Chou-Ju-Kua dalam 1030 1079 1082 10891177 1178 .Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. Catatan Atiśa.

khususnya bagi penduduk kota Palembang. seperti lagu dan tarian tradisional Gending Sriwijaya.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti.[66] Di samping Majapahit. kekuatan ekononomi dan keperkasaan militernya telah berperan besar atas tersebarluasnya penggunaan Bahasa Melayu Kuno di Nusantara. pernah bangkit. Meskipun Sriwijaya hanya menyisakan sedikit peninggalan arkeologi dan keberadaanya sempat terlupakan dari ingatan masyarakat pendukungnya. Keluhuran Sriwijaya telah menjadi inspirasi seni budaya. penemuan kembali kemaharajaan bahari ini oleh Coedès pada tahun 1920-an telah membangkitkan kesadaran bahwa suatu bentuk persatuan politik raya.[65] Tersebar luasnya Bahasa Melayu Kuno ini mungkin yang telah membuka dan memuluskan jalan bagi Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Malaysia. kaum nasionalis Indonesia juga mengagungkan Sriwijaya sebagai sumber kebanggaan dan bukti kejayaan masa lampau Indonesia. Warisan terpenting Sriwijaya mungkin adalah bahasanya. Adapun Bahasa Melayu Kuno masih tetap digunakan sampai pada abad ke-14 M. dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu Indonesia modern. Prasasti Grahi tahun 1183 di selatan Thailand Warisan sejarah Busana gadis penari Gending Sriwijaya yang raya dan keemasan menggambarkan kegemilangan dan kekayaan Sriwijaya. dan berjaya pada masa lalu.[67] Kegemilangan Sriwijaya telah menjadi sumber kebanggaan nasional dan identitas daerah. Kerajaan Melayu. Bahasa ini menjadi bahasa kerja atau bahasa yang berfungsi sebagai penghubung (lingua franca) yang digunakan di berbagai bandar dan pasar di kawasan Nusantara. tumbuh. setidaknya di kawasan pesisir. Selama berabad-abad. Hal yang sama juga berlaku bagi masyarakat . Sumatera Selatan. berupa kemaharajaan yang terdiri atas persekutuan kerajaan-kerajaan bahari. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa buku Chu-fan-chi berisi daftar koloni San-fo-ts'i 1183 Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa Dharmasraya Dibawah Dinasti Mauli.

Geschiedenis van Nederlandsch Indië. E. di dalam F. A. Upacara pembukaan ini menampilkan tarian kolosal yang bertajuk "Srivijaya the Golden Peninsula" menampilkan tarian tradisional Palembang dan juga replika ukuran sebenarnya perahu Sriwijaya untuk menggambarkan kejayaan kemaharajaan bahari ini. Indonesia: Peoples and Histories. Joost van den Vondel. ^ a b c d e f g h Muljana. J. Sriwijaya Air (maskapai penerbangan). Amsterdam: N. vol. 3.W. ISBN 9814155-67-5. Di Indonesia. ed. by I-tsing. A record of the Buddhist Religion as Practised in India and the Malay Archipelago AD 671-695. Sriwijaya. ISBN 90-04-04172-9.W.[64] Rujukan 1. "Perahu Kuno Kerajaan Sriwijaya Ditemukan di Sumatera Selatan ". 5. hlm. 8. 7. ^ a b Junjiro Takakusu.G. Semuanya dinamakan demikian untuk menghormati. N. J. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. (1938). ^ Krom. Oxford. George (1930). Brill. ^ a b c Wijaya. (1975). ^ Tuha an watak wuruh juga bersifat pengurus perdagangan dan pertukangan. Sriwijaya Post (Surat kabar harian di Palembang). Slamet (2006). 24 Maret 2012.M. Indonesian palaeography: a history of writing in Indonesia from the beginnings to C. L’Empire Sumatranais de Crivijaya. U. ^ Cœdès. ^ a b c d e f g h i j k l Munoz. F. Imprimerie Nationale. Demikian pula Kodam II Sriwijaya (unit komando militer). ―Textes Chinois‖ 4.[68][69] Catatan bawah 1.V. Part 1500. George (1918). Stadion Gelora Sriwijaya. LKiS Pelangi Aksara. ^ Cœdès. "Le Royaume de Çriwijaya". Pada tanggal 11 November 2011 digelar upacara pembukaan SEA Games 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya.J. . London. New Haven and London: Yale University Press. Sriwijaya TV.selatan Thailand yang menciptakan kembali tarian Sevichai yang berdasarkan pada keanggunan seni budaya Sriwijaya. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient 18 (6): 1-36. Paris. PT Pupuk Sriwijaya (Perusahaan Pupuk di Sumatera Selatan). (1922). dan merayakan kemaharajaan Sriwijaya yang gemilang. ^ Casparis. "Het Hindoe-tijdperk". 6. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient (BEFEO) 30: 29-80. "Les inscriptions malaises de Çrivijaya". 10. memuliakan. ISBN 978-979-8451-62-1. ^ a b c Taylor. Stapel. Taufik. (1896). Tugas mereka selain itu adalah menjalankan perdagangan di pasar-pasar dan merekalah yang bertindak sebagai pengurusnya . 9. ISBN 0-300-10518-5. nama Sriwijaya telah digunakan dan diabadikan sebagai nama jalan di berbagai kota. 149. I p. Paul Michel (2006). PT. dan Sriwijaya Football Club (Klab sepak bola Palembang). Diakses pada 20 April 2012. Singapore: Editions Didier Millet. Stapel. Palembang. ^ Gabriel Ferrand. Jean Gelman (2003). 2. dan nama ini juga digunakan oleh Universitas Sriwijaya yang didirikan tahun 1960 di Palembang.

8. 37. Bandung: Grasindo. ^ Collins 2005. ISBN 979-407-408-X 15. ^ Bridgeman: Avalokitesvara figure from the Srivijaya Period. religion & language of an early Malay polity : collected studies. Bentara Budaya Jakarta. 18. 28. 12. ISBN 979-433-430-8. 9th-10th century (bronze) 31. Cahyo Sulistianingsih. ISBN 979413967X. Kanisius. ^ a b c d Susanti. hlm. Thailand. Pancasila budaya bangsa Indonesia:Penelitian Pancasila dengan pendekatan historis. Museum Negeri Sumatera Selatan. 26. MBRAS. hlm. (1993). (1992). Photograph and artifact exhibition of Muara Jambi Archaeological site. hlm. Jejak Peradaban di Tepi Batanghari. Bulan Bintang. Sriwijaya: history. (1993). ^ Bukit Siguntang 28. Edisi Pemuktahiran. Ilmu politik Islam V. J. 86. Diakses pada 18 April 2012. Kelas VII. ^ Titik Temu. Diakses pada 23 Maret 2012. Azyumardi (2006).. ^ a b Soekmono. ^ Cœdès. H. 9-11 November 2006 29. 23. ^ Ahmad. filosofis & sosio-yuridis kenegaraan. ISBN 9839961411. hlm. ^ Sucipto 2009. ^ Marwati Djoened Poesponegoro. Beberapa Situs dan Temuannya". Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. hlm. (1994). George (1996). 20. Mizan Pustaka. ISBN 979-413-290-X. Early Indian Influences in Southeast Asia 30. ^ George Coedès. PT Balai Pustaka. 25. 36. Nugroho Notosusanto. PT Balai Pustaka. ^ "Madagascar Founded By Women". 13. ISBN 979407408X 19. ^ a b c d Sucipto 2009. ^ a b Azra. R. Sejarah untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas: Program Bahasa. Suwarno. YRAMA WIDYA. PELAJARAN IPS-SEJARAH BILINGUAL:Untuk SMP/MTs. 21. ^ P. ISBN 978-979-543-708-6. (1992). ^ Srivijaya Art In Thailand 32. "Penghuni Pertama Pulau Madagaskar Berasal dari Kerajaan Sriwijaya ". 35. 17 April 2012. ^ Melayu Online: Bambang Budi Utomo 27. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. Bandung: CV. ISBN 0-8248-0368-X. Nana (2008). Zainal Abidin (1979). Ribuan Nata. 121. Dr.11. hlm. 33. 17.com. MA. Lonely Planet. 30. (2002).com. Louis-Charles Damais. Sejarah Nasional Indonesia II (6 Seri). 9. 22. ^ Collins 2005. University of Hawaii Press. Islam in the Indonesian world: an account of institutional formation. Muhammad. Diakses pada 7 Juli 2010. Diakses pada 20 April 2012. ^ Supratna. Kanisius. ISBN 979-758-597-2. ^ Halimi 2008. 34. Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang. Azyumardi Azra. "Kerajaan Sriwijaya. Brill Archive 16. found in Chaiya. ^ Ahmad Rapanie. The Indianized States of Southeast Asia. Yusuf Ali (August 2011). . ^ KaalaChaKra. Nugroho Notosusanto. Dini. ^ Prof. Discovery. Rohman. ^ "History of Madagascar". ^ Iqbal. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia 2. ^ a b c Marwati Djoened Poesponegoro. Jakarta: Mizan. 14. Sejarah nasional Indonesia: Jaman kuna. 24.

252. Diarsipkan dari yang asli pada 25 Agustus 2012. hlm. ^ a b c Munoz. Prasasti Indonesia I. ^ Munoz 2006. MISI III: 241-251. H. ^ a b Halimi 2008. 46. 110-111. 54. 120.. Early Indonesian Commerce: a study of the origins of Śrīvijaya. (2003). entitled Chu-fan-chi. hlm. Ithaca. . Yogyakarta: PT. 41. ^ Boechari (1966). 43. 47. hlm. (1937). ^ Sucipto 2009. ^ Southeast Asia Digital Library: About Malay 66. "Çriwijaya. 56. Sriwijaya. Bandung: Masa Baru. BKI 114: 254-264.eastwestcenter. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. Institute of Southeast Asian. ^ O. St Petersburg. R. Gramedia Pustaka Utama. His Work on the Chinese and Arab Trade in the Twelfth and Thirteen centuries. ISBN 978-979-8451-62-1.. Sriwijaya. PT. 64.. H. 63. Chao Ju-kua. Diakses pada 23 Maret 2012. (1911). II. ^ Rasul. 61. ed. F. 39. ^ Poerbatjaraka. 50. ^ Wade. 42. LKiS Pelangi Aksara. "Le rois Çriwijaya de Suvarnadvipa". ^ Kulke. 165. ISBN 978-979-8451-62-1. 45. ^ Collins 2005. p. ^ Muljana. Quezon City: CARE Minorities.W. ^ Kulke.N. 52. (2009). ^ Sastri K. N. ^ a b c Munoz 2006. ^ Pramono. 12. Slamet (2006). 59. 40. J. hlm. pages 77. Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th century A. "Kadātuan Śrīvijaya‘—Empire or Kraton of Śrīvijaya? A Reassessment of the Epigraphic Data". Stapel. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient XXXIII: 121-144. Yahoo News Indonesia. ed. (1993). University of Madras. F. 151. (1935). 57. (1956). R. 122. Proceedings of The Royal Society B. (2007:17). (1933). www. 167. Stapel. 21 Maret 2012.. ^ Hirth. Diakses pada 23 Maret 2012. Agonies and Dreams: The Filipino Muslims and Other Minorities". 53. hlm. Nagapattinam to Suvarnadwipa: reflections on Chola naval expeditions to Southeast Asia. 29.W.D.. ^ a b Munoz 2006. "An Early Age of Commerce in Southeast Asia. Melayu online. hlm. 62. hlm. Wolters. "Kerajaan Nan Sarunai". "Çriwijaya. 49. Geoffrey (2009).. Brill Archive 55. "Preliminary report on the discovery of an Old malay inscription at Sojomerto". Diakses pada 25 Agustus 2012. (1967). LKiS Pelangi Aksara. (1956). F. Vol. Budaya bahari. 60. 150. 65. 51.org. ^ Majumdar. Djoko (2005). The Cholas. 900–1300 CE". 48. hlm. Yāva en Katāha". ^ Moensr. ^ a b Casparis. ^ "Wanita Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar".C.38. ISBN 981-230-936-5. Cornell University Press. Jainal D. 44. ^ Halimi 2008. J. ^ De Casparis. Diakses pada 16 Januari 2013.L. Bulletin de l’École Française d’Extreme Orient 80 (1): 159-180. ^ "A small cohort of Island Southeast Asian women founded Madagascar". 58. hlm. de Çailendra-en de Sanjāyavança". hlm.C. ^ Muljana. Slamet (2006). A. ISBN 979-221351-1. ^ Suriansyah Ideham. Early Kingdoms. TBG LXXVII: 317-487. W..

ISBN 978-967-61-2155-X. ^ The new Golden Peninsula Games 69. D. Bahasa Dunia Sejarah Singkat. ^ Spectacular Opening of the 26th SEA GAMES in Palembang Bacaan Lanjutan          D. Yogyakarta: LKiS. and Influence. Lynda Norene Shaffer. A History of South-east Asia. Halimi. A. ISBN 978-979-045-686-0. G. Hall. Kuala Lumpur: Utusan Publication & Distributors Sdn Bhd. Ahmad Jelani (2008) (dalam bahasa Melayu). Buddhist Empires (Inggris) Śrīwijaya: A Centre of Learning? [tampilkan] l•b•s Sumber sejarah berkaitan dengan Sriwijaya [tampilkan] l•b•s Kerajaan di Sumatera [tampilkan] l•b•s Sejarah kekaisaran di dunia Kategori:  Pendirian tahun 600-an . Martin. Suminto.com (Indonesia) Balai Arkeologi Palembang dan Sriwijaya Society (Inggris) Sejarah Melayu. E. Jakarta: KITLV bekerjasama dengan Pusat Bahasa dan Yayasan Obor Indonesia. Trade.L. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. Perkembangan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu Budha serta Peningalannya. Sriwijaya. Stuart-Fox. Solo: Tiga Serangkai. ISBN 981-4155-67-5. A Short History of China and Southeast Asia: Tribute. Collins. Southeast Asia: Past and Present. 1997. Pranala luar     (Indonesia) Kerajaan Sriwijaya di MelayuOnline. SarDesai. ISBN 981-230-103-8. Singapura:Editions Didier Millet. Bahasa Melayu. Sucipto (2009). (2000). Maritime Southeast Asia to 1500. hlm. London: Macmillan. Slamet (2006).67. 2003. London: Allen and Unwin. Munoz. Sejarah dan Tamadun Bangsa Melayu [Sejarah dan Peradaban Bangsa Melayu]. ed (dalam bahasa Indonesia). London: ME Sharpe Armonk. ISBN 979-461-537-4. R. ISBN 9798451627. 68. 1996. Boulder: Westview Press. (2005) (dalam bahasa Indonesia). Paul Michel (2006). Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. Muljana. 9. 1955. ^ Smith. James T. Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN Strategic Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN.

   Pembubaran tahun 1100-an Kerajaan di Nusantara Kerajaan Sriwijaya Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain        Aragonés ‫ال عرب ية‬ Български Bahasa Banjar Català Cebuano Česky .

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.  . Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.08. ketentuan tambahan mungkin berlaku. 24 Januari 2013.                            Deutsch English Español Suomi Français हिन्दी Italiano 日本語 한국어 Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Polski Português Русский संस्कृ तम् Basa Sunda Svenska தமிழ் ไทย Українська Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 14.

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

    .

    .

   .

   .

com .More sizes Image may be subject to copyright.   .1200 × 1600 .blogspot.   BERWISATA KE TAMAN PURBAKALA KERAJAAN SRIWIJAYA PALEMBANGkamar-bujang.

     .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

    .

   .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

Sehingga tidak heran pula. Suku Dayak memang lahir lebih dahulu ketimbang suku-suku yang lainnya. salah satunya adalah Kerajaan Sriwijaya. merantau ke Pulau Sumatera yang masih merupakan tanah Melayu. Berdasarkan peta persebaran sejarah nusantara. Melayu atau yang lebih dikenal dengan nama Malaka merupakan pusat perdagangan yang ramai. dijelaskan cucu pertama dari Anyan. ditambah adanya gelombang imigran proto melayu. Itu yang terkadang membuat kebingungan saat akan membedah sejarah masa lampau. bisa saja itu salah satu taktik . Berdasarkan Cerita Urang Sepuluh dari Banjar.000-6. jika untuk setiap tokoh sejarah akan memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. yakni tokoh Suku Dayak Maanyan yang bernama Lua pergi ke tanah melayu. Mungkin. Penyebutan nama sebagai identitas diri pada zaman dulu merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting. Lua yang mengikuti jejak Sang Kakek. sehingga kebanyakan setiap tokoh yang dikenal hanya akan dipanggil sesuai dengan kemampuan atau ilmu yang mereka miliki. Persebaran manusia di Kalimantan pun terus berkembang. Kerajaan Sriwijaya Dilahirkan dari Suku Dayak OPINI | 17 July 2012 | 14:19 Dibaca: 5044 Komentar: 2 3 menarik Wajar. Kalimantan Selatan. Saat itu. jika dikatakan Suku Dayak adalah suku tertua di Nusantara. membuat saya berasumsi jika adanya dugaan Suku Dayak merupakan nenek moyang Bangsa Indonesia. imigran berbagai bangsa mulai menjejakan kakinya di Kalimantan yang saat itu dikenal dengan sebutan Tanjung Nagara. Keberadaan Suku Dayak yang lebih dahulu menginjakan kakinya di Bumi Nusantara ini. Gelombang imigran dari luar dimulai pada akhir zaman es (pleistocene) usai tepatnya sekitar 10.000 tahun lalu melalui jalur timur laut. Begitu juga dengan perannya sebagai cikal bakal lahirnya kerajaan-kerajaan di Nusantara. Orang Suku Dayak memang terkenal memiliki ilmu tinggi.

Isi tulisan ―Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan perahu dari Minanga Tamwan membawa dua laksa tentara menuju timur‖. Berdasarkan cerita lainnya. Sumatera Selatan. Kecenderungan adanya dugaan Kerajaan Sriwijaya dilahirkan dari Kerajaan Purba yang dibangun Suku Dayak terlihat dari beberapa kesamaan seperti ornamen bunga teratai. Keturunan Anyan dari anaknya Masari mendirikan kerajaan Candi Laras di Margasari (Kab. Sehingga patut dipertanyakan Raja Sriwijaya ke berapa yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut? Dari sebuah artikel yang saya langsir. Kerajaan Sriwijaya dapat diprediksi telah lahir sebelum abad ke 7 Masehi. Hasil dari perpaduan antara suku Melayu dan Dayak itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal Suku Banjar. Isi tulisannya adalah ―Jaya Sidda Yatra‖ yang artinya perjalanan . Para imigran tersebut berbaur bahkan melakukan perkawinan dengan penduduk setempat yakni Suku Dayak. hal itu sangat mungkin terjadi. sangat tidak mungkin jika ada manusia yang bisa hidup dengan usia yang berabadabad lamanya. bisa saja di Tanah Melayu. Seperti halnya Lua yang merupakan cucu pertama dari Anyan.com/2011/10/15/hikayatdayak-banjar/. serta lambang naga yang merupakan hewan agung yang dipercaya Suku Dayak. Berdirinya kerajaan ini bermula dari kedatangan para Imigran Melayu dari Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatera pada sekitar abad ke. Tapi saya beropini untuk zaman dulu. Bukti lainnya adalah Prasasti Batung Batulis yang ditemukan di kompleks Candi Laras Margasari bertahun 606 Saka. salah seorang tokoh besar Suku Dayak dari Kerajaan Purba Nan Marunai. Dapunta Hyang merupakan sebuah gelar yang mutlak disandang oleh semua Raja Sriwijaya. Semakin lama perkampungan di pesisir Sungai Tabalong itu semakin ramai sehingga akhirnya menjadi sebuah kerajaan kecil bernama kerajaan Tanjungpuri (diperkirakan terletak di kota Tanjung sekarang). Di Kalimantan Selatan. Karena jika dipikir oleh akal manusia zaman sekarang. Jika benar seperti itu. Sama seperti Raja Prameswara. http://lookman89. nama Lua berganti menjadi Naga.untuk menyamarkan identitas orang yang sama. pada abad ke-5 M berdiri sebuah kerajaan di Kalimantan Selatan bernama Kerajaan Tanjungpuri. Lua berarti Naga. Kelurahan 35 Ilir. Jadi. Palembang.wordpress. Lahirnya Kerajaan Sriwijaya diduga lebih tua dari Kerajaan Kutai. Bukti keberadaan Kerajaan Candi Laras adalah Tulisan di Prasasti ―Kedukan Bukit‖ yang terdapat di kota Palembang bertahun 605 Saka/ 683 M berhuruf Pallawa. Tapin sekarang) pada Tahun 678 M. Hal itu dijelaskan pada Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan M Batenburg pada 29 November 1920 lalu di Kampung Kedukan Bukit.4 M. Para Imigran Melayu yang mempunyai kebudayaan lebih maju dibanding penduduk lokal pada masa itu mendirikan perkampungan kecil di daerah pesisir Sungai Tabalong. warna kuning dan emas sebagai warna kebesaran. Dalam prasasti tersebut dijelaskan Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci ke timur dengan membawa 2 laksa tentara. Raja Sriwijaya ke-X yang berganti nama ketika mendirikan Kerajaan Malaka menjadi Iskandar Zulkarnaen atau Raja Gentar ALam karena ilmu saktinya yang dapat menggentarkan alam.

. Menarik Banua Bumi.. patung tersebut dikenal sebagai azimat keselamatan bagi pelaut Sriwijaya yang beragama Buddha. Hal itu menjelaskan. .. Prasasti Kedukan bukit bertahun 605 Saka yang merupakan Tahun keberangkatan dari Sriwijaya dan Prasasti Batung Batulis bertahun 606 Saka yang merupakan Tahun kedatangan di Candi Laras Marga Sari. Jadi dua buah prasasti tersebut mempunyai keterkaitan karena memiliki kesamaan yaitu berhuruf Pallawa. Raja Sriwijaya ke-X. Jadi sebenarnya yang datang ke Candi Laras di Marga Sari itu adalah rombongan dari kerajaan Sriwijaya pada Tahun 683 M. hal itu menjelaskan Raja Sriwijaya yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut adalah Prameswara yakni. ***   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 4 Mpok Preci. Cerita lain menyebutkan. Jika menilik nama Sang Tokoh. pada abad ke 7 Masehi bukan merupakan masa awal berdirinya Kerajaan Sriwijaya. merupakan hal yang logis sebab perjalanan waktu itu mungkin saja mencapai setahun dari Sriwijaya ke Candi Laras di Pulau Kalimantan. Bukti lainnya lagi adalah ditemukannya Patung Buddha dipangkara.Ziarah. melainkan masa awal kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang mulai melakukan perluasan wilayahnya dengan cara asimilasi ke berbagai daerah. Menurut Arkeologi Nasional prasasti tersebut berasal dari Sriwijaya. Raja Sriwijaya yang datang ke tanah Kalimantan dikenal juga dengan sebutan Datuk Rimba atau Raja Gentar Alam. dan Kerajaan Minangkabau.. Kemudian dari cara ekspansi Kerajaan Sriwijaya itulah yang juga melahirkan Kerajaan besar lainnya seperti Kerajaan Majapahit. Sehingga menghapus mitos selama ini yang mengatakan bahwa Candi laras didirikan oleh Ampu Jatmika asal Keling pada Tahun 1387 M. Kerajaan Sunda.

Inspiratif KOMENTAR BERDASARKAN : 17 July 2012 14:44:15 wow. Pada masa pertumbuhannya Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan Maritim dan Sriwijaya mampu menguasai tempat perdagangan baik nasional ataupun Internasional.. Dua kerajaan yang lain adalah kerajaan Tulang Bawang dan kerajaan Melayu. Juga menguasai jalur perdagangan antara lain pelayaran ke India LETAK KERAJAAN SRIWIJAYA . Kerajaan Srwijaya melewati dua masa dalam perkembangannya.. yaitu: 1....Menarik Iwan Basuk. Menarik Anwar Fata. Pada awal pertumbuhannya sebagian penduduknya hidup bertani dan berpusat di muara sungai Kampar. 2.kemungkinan yang menarik… Laporkan Komentar KERAJAAN SRIWIJAYA Sriwijaya merupakan 3 kerajaan terbesar di wilayah Sumatra.

Sriwijaya buka hanya kerajaan senusa artinya hanya menguasai satu pulau melainkan negara antar nusa yang artinya menguasai beberapa pulau. Ekonomi. Sriwijaya menguasai lalu lintas laut. sekitar Muara Takus di Riau lalu pindah ke Jambi kemudian ke Palembang. Sunda. RAJA-RAJA SRIWIJAYA Dari prasasti Nalanda ( India ) disebutkan bahawa raja Balaputradewa adalah cucu dari raja Sriwirawairimathana dari keluarga Sailendra. Politik. Sriwijaya menguasai selat Malaka. 4.Dari prasasti dan peninggalan yang ditemukan dapat dirimpulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah. 2. kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Budha Mahayana di kawasan Asia Tenggara. Leteknya strategis 2. Dengan armada lautnya yang kuat Sriwijaya menguasai jalur perdagangan. Raja yang terbesar pada masa Sriwijaya adalah Balaputradewa. Mula-mula di Minangatmwan. KEJAYAAN SRWIJAYA Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada abad ke-7 dan ke-8. Hal ini dikarenakan: 1. semenanjung Malaka dan tanah genting sebagai pusat perdagangan. Agama. Melimpahnya hasil bumi Sriwijaya ( rempah-rempah dan emas ) Kejayaan Srwijaya terlihat pada bidang: 1. antara lain pelayaran ke India dan menguasai beberapa bandar di Malaya 3. . Ayahnya bernama Samaratungga yang kawin dengan Dewi Tara putri dari raja Darmasetu. Samaratungga memerintah tahun 824 M. Sejak pemerintahan Darmasetu Sriwijaya membangun kerajaan menjadi besar. Karena Balaputradewa perang dengan Rakai Pikatan memperebutkan tahta menggantikan Samaratungga dan dimenangkan oleh Rakai Pikatan lalu Balaputradewa melarikan diri ke Sriwijaya lalu diangkat menjadi raja. Raja terakhir Sriwijaya adalah Marawijaya Tunggawarman.

Tahang dll 2.000 tentara.MASA KERUNTUHAN KERAJAAN SRIWIJAYA Pada saat Sriwijaya diperintah oleh Marawijaya Tunggawarman putra dari Sri Sudamaniwarmadewa telah menjalin kerjasama dengan Kerajaan Colamandala India selatan. . 2. Sriwijaya diserang oleh raja Rajendracola ( Colamandala ) pada tahun 1023 Raja Sriwijaya dapat ditahan. Prasasti kedukan bukit ( 683 M ) Prasasti ini ditemukan di kedukan bukit di tepi sungai tatang dekat Palembang. hubungan kerjasama itu memburuk dikarenakan karena raja Coalmandala yang iri melihat perkembangan Sriwijaya yang sangat pesat. Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1. Isinya menyebutkan bahwa atas perintah Dapunta Hiyam telah dibuat taman yang disebut Sriksetra untuk kemakmuran semua makhluk. Negara taklukkanya melepaskan diri seperti Ligor. BUKTI-BUKTI ADANYA KERAJAAN SRIWIJAYA a. Disamping itu juga ada doa-doa yang bersifat Budha Mahayana. Tanahkra. Prasasti 1. Prasasti Talang Tuo ( 684 M ) Prasasti ini ditemukan di Talang Tuo dekat Palembang. Berulang kali diserang oleh kerajaan Thailand yang mengarahkan kekuasaanya ke arah selatan. Mundurnya perekonomian Sriwijaya karena bandar-bandar penting sudah melepaskan diri 3. Dan pengaruh kerajaan Singasari yang hubungan dengan Kerajaan Melayu. Isinya menceritakan bahwa pada tahun 683 M ada seorang yang bernama Dapunta Hiyam mengadakan perjanjian suci dengan membawa 20. Datang di Melayu dan akhirnya kota Sriwijaya. berangkat dari Minanggatamwan denagn naik perahu sedangkan tentara sebanyak 1312 lewat jalan darat.

3. Prasasti Rajendracolah Prasasti ini menceritakan masa keruntuhan Sriwijaya. Sejarah Kerajaan Indonesia Related Post: Sejarah Kerajaan Indonesia  Raja-raja Mataram . Isinya yaitu tentang permohonan kepada dewa agar menjaga keamanan dan keselamatan bagi kerajaan Sriwijaya. Categories: Kapitalisme. Berita-berita 1. Prasasti Kota Kapur Prasasti ini di temukan di Bangka. 4. Prasasti Karang Berahi Prasasti ini ditemukan di Jambi.Berita Chau-Yu-Kua Isinya tentang masa keruntuhan Sriwijaya pada abad ke-12. 5. 6. 2. Kemudian pada tahun 685 M ia datang lagi ke Sriwijaya untuk menterjemahkan kitab agama Budha. Dalam parasasti ini juga di jelaskan bahwa Sriwijaya berusaha keras memperluas kekuasaanya. Isinya menebutkan bahwa daerah Lampung selatan saat ini sudah di duduki Sriwijaya. Jadi pada abad ke-7 M Sriwijaya telah berkembang menjadi pusat kegiatan agama Budha di Asia Tenggara. Prasasti Palas Pasemah Prasasti ini ditemukan di Lampung selatan. b. Berita Cina Isinya bahwa pada tahun 671 M I-Tsing telah singgah di Sriwijaya dalam perjalanan ke India. Isinya hampir sama dengan Prasasti Kota Kapur. Prasasti ini ada di India bagian selatan.

. POLITIK LUAR NEGERI DAN KAITANNYA DENGAN TRADISI DEMOKRASI DI AMERIKA SERIKAT Pergeseran Pemikiran Kapitalisme untuk Mempertahankan Dominasinya Suksesi Presiden Soeharto dalam Pemilu 1971 Hukum Laut Indonesia Raja-raja Mataram Review Buku Tentang Ebook Daftar Tokoh Dunia 1 comments: Anonim mengatakan.. Ijin Copas bang 27 Oktober 2012 17.       Kerajaan Mataram KERAJAAN MAJAPAHIT KERAJAAN SINGASARI PEMERINTAHAN HARSHAWARDANA (606-647) KERAJAAN KEDIRI MASA PEMERINTAHAN AIRLANGGA MASA PEMERINTAHAN DARMAWANGSA Kapitalisme           Capital Accumulation dan Penolakan Nilai Intrinsik Alam sebagai Karakteristik Kapitalisme Peradaban Mesir Kuno Gerakan Reformasi di Eropa Barat dan Pertumbuhan Kapitalisme Kolaborasi Soekarno dan Hatta Dalam Politik Nasional Pada Masa Pendudukan Jepang PERANAN DOKTRIN MONROE.25 Poskan Komentar Links to this post Buat sebuah Link Posting Lebih Baru » « Posting Lama Beranda .

ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Kediri Kerajaan Janggala dan Panjalu (Kediri). Dahanapura Jawa Kuna Hindu Buddha Pemerintahan Monarki -Raja pertama Sri Samarawijaya (1042-?) -Raja terakhir Kertajaya (1194-1222) Jayakatwang (1292-1293) Sejarah -Dibagi dari Kahuripan 1042 . Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. Panjalu. bacaan terkait atau pranala luar. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. kemudian bersatu menjadi Kerajaan Kediri Berdiri Didahului oleh Digantikan oleh Ibu kota Bahasa Agama 1042-1222 Kahuripan Singasari Daha. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki).Kerajaan Kadiri Dari Wikipedia bahasa Indonesia.

Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah -Bergabung antara 1116-1135 kembali dengan Janggala 1157 -Kakawin Bhāratayuddha selesai ditulis 1222 -Runtuh oleh pemberontakan Ken Arok Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) .

Untuk kegunaan lain. yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. lihat Kediri (disambiguasi). Kerajaan Kediri atau Kerajaan Panjalu. Lihat pula Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Kerajaan ini berpusat di kota Daha.Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Artikel ini membahas tentang Kerajaan Kediri (Sejarah Nusantara). .

Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu o 5. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari o 5.5 5. melainkan pindah ke Daha. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit o 5.2 2. Sesungguhnya kota Daha sudah ada sebelum Kerajaan Kadiri berdiri. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri o 5.Daftar isi       1 Latar Belakang Kerajaan Kediri 2 Perkembangan Kediri 3 Karya Sastra Zaman Kadiri 4 Runtuhnya Kadiri 5 Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri o 5. abad ke-12 dan ke-13. Hal ini sesuai dengan berita dalam Serat Calon Arang bahwa. saat akhir pemerintahan Airlangga. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh o 5.4 4. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit 6 Kepustakaan Latar Belakang Kerajaan Kediri Arca Wishnu. Nama ini terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga tahun 1042. pusat kerajaan sudah tidak lagi berada di Kahuripan. yang berarti kota api. Pada akhir November 1042.3 3. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Daha merupakan singkatan dari Dahanapura.1 1. berasal dari Kediri.6 6. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan .

Menurut Nagarakretagama. Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui. Bahkan. nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai dari pada nama Kadiri. Jawa. Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya. Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. Kerajaan Janggala lahir sebagai pecahan dari Panjalu. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. Jadi. yang berpusat di Daha. yaitu Daha. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lung dalam kronik Cina berjudul Ling wai tai ta (1178). dan Sumatra. di Jawa ada Kerajaan Panjalu.kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Prasasti Turun Hyang II (1044) yang diterbitkan Kerajaan Janggala hanya memberitakan adanya perang saudara antara kedua kerajaan sepeninggal Airlangga. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara. Adapun Kahuripan adalah nama kota lama yang sudah ditinggalkan Airlangga dan kemudian menjadi ibu kota Janggala. Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). atau Panjalu Menang. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab. sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. Pada mulanya. Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti-prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kadiri. yaitu Kahuripan. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. Karya Sastra Zaman Kadiri . yaitu Panjalu Jayati. sebelum dibelah menjadi dua. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. Perkembangan Kediri Masa-masa awal Kerajaan Panjalu atau Kadiri tidak banyak diketahui. nama kerajaan yang dipimpin Airlangga sudah bernama Panjalu.

Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. koleksi Museum für Indische Kunst. yang sejak saat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atau Singhasari. Dengan demikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri. Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya. . Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi dekat desa Ganter. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. dan dikisahkan dalam Pararaton dan Nagarakretagama. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. BerlinDahlem. Selain itu. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan pasukan Kertajaya. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. abad X/XI. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana.Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Runtuhnya Kadiri Arca Buddha Vajrasattva zaman Kadiri. Jerman. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri.

prasasti Wates Kulon (1205). Sri Kertajaya. berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu          Sri Samarawijaya. kerajaan yang dipimpin Airlangga tersebut sebelum dibelah sudah bernama Panjalu. dan Kakawin Bharatayuddha (1157). berdasarkan prasasti Galunggung (1194). Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh Airlangga. Sri Aryeswara. berdasarkan prasasti Padelegan I (1117). Sri Gandra. Ketika ia turun takhta tahun 1042. Pada tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya. berdasarkan prasasti Angin (1171). yaitu Panjalu. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari Kerajaan Panjalu runtuh tahun 1222 dan menjadi bawahan Singhasari. merupakan putra Airlangga yang namanya ditemukan dalam prasasti Pamwatan (1042). berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161). diketahui raja-raja Daha zaman Singhasari. Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri Berikut adalah nama-nama raja yang pernah memerintah di Daha. Sri Bameswara. ibu kota Kadiri: 1. Nagarakretagama. prasasti Talan (1136). putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri. dan prasasti Tangkilan (1130). Raden Wijaya. Sri Jayabhaya. Tidak diketahui dengan pasti apakah ia adalah pengganti langsung Sri Samarawijaya atau bukan. Sri Sarweswara.Setelah Ken Arok mengalahkan Kertajaya. merupakan raja terbesar Panjalu. karena dendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok. Setelah berhasil membunuh Kertanegara. namun hanya bertahan satu tahun dikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan oleh pasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara. dan Pararaton. 2. Jayakatwang memberontak terhadap Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. berdasarkan prasasti Ngantang (1135). Sri Jayawarsa. Sri Kameswara. yaitu Jayakatwang. 3. wilayah kerajaan dibelah menjadi dua. Menurut Nagarakretagama. Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. berdasarkan prasasti Jaring (1181). Prasasti Kamulan (1194). prasasti Palah (1197). Tahun 1258 Jayasabha digantikan putranya yang bernama Sastrajaya. Berdasarkan prasasti Mula Malurung. Jayakatwang membangun kembali Kerajaan Kadiri. yaitu:  Mahisa Wunga Teleng putra Ken Arok . merupakan pendiri kota Daha sebagai pindahan kota Kahuripan. Daha kemudian menjadi ibu kota kerajaan bagian barat. prasasti Panumbangan (1120). berdasarkan prasasti Sirah Keting (1104). Ken Arok mengangkat Jayasabha.

J. Sejak saat itu nama Kediri lebih terkenal dari pada Daha. 3. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Kepustakaan    H.4:1 . Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Tapi pada tahun 1293 ia dikalahkan Raden Wijaya pendiri Majapahit. Jakarta: Bhratara Poesponegoro & Notosusanto (ed. Jayanagara 1295-1309 Nagarakretagama. [sembunyikan] l•b•s . yang kemudian menjadi raja Singhasari 4. Nama raja ini identik dengan Dyah Ranawijaya yang dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak tahun 1527. Waringin Pitu 6. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti Slamet Muljana. 1979. Jakarta: Balai Pustaka. Raja yang memimpin bergelar Bhre Daha tapi hanya bersifat simbol. 2001. Prasasti Sukamerta .de Graaf dan T. Jayeswari 1429-1464 Pararaton. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri Jayakatwang. kemudian Gajah Mada.didampingi Patih Arya Tilam. 2. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit Menurut Suma Oriental tulisan Tome Pires.H. 31:34. Pigeaud. karena pemerintahan harian dilaksanakan oleh patih Daha. 1990. Bhre Daha yang pernah menjabat ialah: 1.30:8.47:2. Tahun 1292 ia memberontak hingga menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singhasari.). Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya.27:15.21 4.   Guningbhaya adik Mahisa Wunga Teleng Tohjaya kakak Guningbhaya Kertanagara cucu Mahisa Wunga Teleng (dari pihak ibu). Rajadewi 1309-1375 Pararaton.didampingi Patih Lembu Sora. Terj. Suhita 1415-1429 ? 5. 31:10.29:19. Jayakatwang kemudian membangun kembali Kerajaan Kadiri. Nag. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit Sejak tahun 1293 Daha menjadi negeri bawahan Majapahit yang paling utama. adalah keturunan Kertajaya yang menjadi bupati Gelang-Gelang. 32:18. Indudewi 1375-1415 Pararaton. 5. 29:31. Manggalawardhani 1464-1474 Prasasti Trailokyapuri 6. pada tahun 1513 Daha menjadi ibu kota Majapahit yang dipimpin oleh Bhatara Wijaya.

Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu.Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Buddha) 1500-sekarang (Islam) Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1042 .1222 Janggala Singasari Kategori:    Kerajaan Kadiri Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia .

Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain              English ‫ف ار سی‬ Suomi Français 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Русский Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 09. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai.32. . Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Li   KERAJAAN KEDIRI Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. ketentuan tambahan mungkin berlaku. 11 Desember 2012.

yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. yaitu Dahanaputra. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian.  Perkembangan Kerajaan Kediri  Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Diduga Kerajaan . dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049).

Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang.Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. berhasil meloloskan diri ke Madura. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Jayakatwang. Karena perilakunya yang baik. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Pada tahun 1293. LIHAT JUGA  Mataram Kuno. Kerajaan . Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. Kerajaan Majapahit. Raden Wijaya. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Kerajaan Singasari. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari.  Runtuhnya Kediri  Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (12681292). Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri.  Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok.

      Atas: Arca Syiwa ini dibangun pada masa Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu sebagai persembahan kepada Dewa Syiwa. Abdul. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . << Kiri bawah : Patung Airlangga dalam perwujudan Dewa Wisnu. << Tengah : Arca ini menggambarkan seorang laki-laki pada masa Kerajaan Kediri. Jilid 5. TAHUKAH KAMU Pada masa kejayaannya Kerajaan Kediri berkembang menjadi kerajaan maritim yang menguasai perairan timur wilayah Nusantara. << Kiri atas : Kerjasama tentara Mongol dan pasukan Arya Wiraraja dapat mengalahkan pasukan Kediri di bawah pimpinan Jayakatwang. Halaman 115. Sumber : Syukur. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. . salah satu peninggalan Kerajaan Kediri. 2005.

Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Rembang. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. Kedua kerajaan tersebut dikenal dengan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri) yang dibatasi oleh gunung Kawi dan sungai Brantas dikisahkan dalam prasasti Mahaksubya (1289 M). Madiun. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. Berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan masing-masing kerajaan saling merasa berhak atas seluruh tahta Airlangga sehingga terjadilah peperangan. ibu kotanya Kahuripan. Tujuan pembagian kerajaan menjadi dua agar tidak terjadi pertikaian. Pada tahun 1041 atau 963 M Raja Airlangga memerintahkan membagi kerajaan menjadi dua bagian. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Kerajaan Jenggala meliputi daerah Malang dan delta sungai Brantas dengan pelabuhannya Surabaya. dan ibu kotanya Daha. Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmana yang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. . Kumpulan Sejarah Berdirinya Kerajaan Kediri Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. sedangkan Panjalu kemudian dikenal dengan nama Kediri meliputi Kediri. Arca yang ditemukan di desa Gayam. dan kitab Calon Arang (1540 M). kitab Negarakertagama (1365 M). dan Pasuruhan.

Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Pada masa itu ibu kota Panjalu telah dipindahkan dari Daha ke Kediri sehingga kerajaan ini lebih dikenal dengan nama Kerajaan Kediri. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (1268 1292). Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Ia digantikan Raja Mapanji Alanjung (1052 – 1059 M). Panjalu dapat dikuasai Jenggala dan diabadikanlah nama Raja Mapanji Garasakan (1042 – 1052 M) dalam prasasti Malenga. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Berturut-turut raja-raja Kediri sejak Jayabaya sebagai berikut. Jayakatwang. Setelah Bameswara turun takhta. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. selain ditemukannya prasasti-prasasti juga melalui kitab-kitab sastra. Raja Bameswara menggunakan lencana kerajaan berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit yang biasa disebut Candrakapala. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. yaitu Daha. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Kumpulan Sejarah Perkembangan politik kerajaan kediri Mapanji Garasakan memerintah tidak lama. ia digantikan Jayabaya yang dalam masa pemerintahannya itu berhasil mengalahkan Jenggala. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Perkembangan Kerajaan Kediri Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Ia tetap memakai lambang Kerajaan Airlangga.Pada akhir November 1042. Pertempuran yang terus menerus antara Jenggala dan Panjalu menyebabkan selama 60 tahun tidak ada berita yang jelas mengenai kedua kerajaan tersebut hingga munculnya nama Raja Bameswara (1116 – 1135 M) dari Kediri. . Hasil karya sastra tersebut adalah kitab Kakawin Bharatayudha yang ditulis Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang menceritakan tentang kemenangan Kediri/Panjalu atas Jenggala. Mapanji Alanjung kemudian diganti lagi oleh Sri Maharaja Samarotsaha. Dan yang banyak menjelaskan tentang kerajaan Kediri adalah hasil karya berupa kitab sastra. Diduga Kerajaan Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Pada awalnya perang saudara tersebut. Dengan demikian di Jawa Timur berdirilah kerajaan Kediri dimana bukti-bukti yang menjelaskan kerajaan tersebut. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. yaitu Garuda Mukha. yaitu Kahuripan. dimenangkan oleh Jenggala tetapi pada perkembangan selanjutnya Panjalu/Kediri yang memenangkan peperangan dan menguasai seluruh tahta Airlangga.

Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. kerajaan kembali dipersatukandi bawah kekuasaan Kediri. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Permaisurinya bernama Shri Kirana. yang lebih dikenal sebagai kameshwara I (1115 – 1130 ). Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Menjelang akhir hayatnya . tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Hal itu menjadikan suasana gelap. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Kumpulan Sejarah Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan . Berkat jerih payahnya . adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Namun karena memilih menjadi pertapa. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu.Pada tahun 1019 M Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Kameshwara Raja ke dua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. Untuk menghindari perang saudara. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12 . Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Dengan prasatinya pada tahun 1181. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. yang berasal dari Janggala. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. . penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah.

Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan . RIBUAN TESTI KASKUSER TURUN 3-5 KG dalam SEMINGGU. RIBUAN TESTI KASKUSER FOREDI UNTUK TAHAN LAMA SEX REKOMENDASI BOYKE! JADILAH JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT LOWONGAN KERJA TERBARU ! LOWONGAN KERJA ONLINE 2013 KumpulBlogger. moha (kebingungan). . sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat.. Cara Membuat Toko Online Gratis di Facebook [Rahas GASA REKOMENDASI BOYKE MENAMBAH EREKSI LEBIH KERAS PEMBESAR PENIS ARAB. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. kama (hawa nafsu). segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. kama.Kumpulan Sejarah Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. P Tambah Gede dan Perkasa Secara Alami PEMBESAR PENIS ARAB SAUDI. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma.! FOREDI UTK ATASI EJAKULASI DINI BIKIN ISTRI PUAS! BISNIS ONLINE PEMULA Modal 50Ribu Hasil 45Juta Bikin Mr. Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. moksa.. arta.com margin-bottom: 0cm.loba (rakus).! PERUT KEMPES DALAM 3 HARI. Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri.mada (mabuk). sad kama murka. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip ."> Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. semua makhluk adalah engkau . prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. masarya (iri hati). yakni enam macam musuh dalam diri manusia. . Keenam itu adalah kroda (marah). text-align: justify. dikaulah (semua) itu . Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma.

Pemerintahannya sangat memerhatikan keadaan rakyatnya sehingga pertanian. 2. Golongan masyarakat thani (daerah). Arca yang ditemukan di desa Gayam. Rumahrumahnya rata-rata sangat bersih dan rapi. yaitu golongan masyarakat yang tidak mempunyai kedudukan dan hubungan dengan pemerintah secara resmi atau masyarakat wiraswasta. yaitu masyarakat yang terdapat dalam lingkungan raja dan beberapa kaum kerabatnya serta kelompok pelayannya. bersih. dan gedung persediaan makanan. Lantainya dibuat dari ubin yang berwarna kuning dan hijau. Semuanya itu dihasilkan pada masa pemerintahan Kameswara.000 pegawai rendahan yang bertugas mengurusi benteng dan parit kota. peternakan. 3. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Kehidupan sosial kemasyarakatan pada zaman Kerajaan Kediri dapat kita lihat dalam kitab LingWai-Tai-Ta yang disusun oleh Chou Ku-Fei pada tahun 1178 M. Hal ini terlihat dari banyaknya hasil sastra yang dapat Anda ketahui sampai sekarang. Kediri memiliki 300 lebih pejabat yang bertugas mengurus dan mencatat semua penghasilan kerajaan. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Hasil sastra tersebut. yaitu golongan masyarakat yang terdiri atas para pejabat atau petugas pemerintahan di wilayah thani (daerah).Kehidupan sosial masyarakat kerajaan kediri Kehidupan sosial masyarakat Kediri cukup baik karena kesejahteraan rakyat meningkat masyarakat hidup tenang. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. dan hijau serta orang-orang Kediri telah memakai kain sampai di bawah lutut. . Golongan masyarakat nonpemerintah. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Di samping itu. dan perdagangan mengalami kemajuan yang cukup pesat. kitab Lubdaka dan Wertasancaya karya Mpu Tan Akung. ada 1. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. yaitu Dahanaputra. Golongan-golongan dalam masyarakat Kediri dibedakan menjadi tiga berdasarkan kedudukan dalam pemerintahan kerajaan. selain seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya juga masih banyak kitab sastra yang lain yaitu seperti kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya yang ditulis Mpu Panuluh pada masa Jayabaya. dan rapi. hal ini terlihat dari rumah-rumah rakyatnya yang baik. Golongan masyarakat pusat (kerajaan). 1. kitab Simaradahana karya Mpu Darmaja. Dengan kehidupan masyarakatnya yang aman dan damai maka seni dapat berkembang antara lain kesusastraan yang paling maju adalah seni sastra. Kitab tersebut menyatakan bahwa masyarakat Kediri memakai kain sampai bawah lutut dan rambutnya diurai. kitab Kresnayana karya Mpu Triguna dan kitab Sumanasantaka karya Mpu Monaguna. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. perbendaharaan kerajaan. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. dan berlantai ubin yang berwarna kuning.

Hal ini terlihat dari kemampuan kerajaan memberikan penghasilan tetap kepada para pegawainya dibayar dengan hasil bumi. Kediri terkenal sebagai penghasil beras. Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana.Prasasti ini di keluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk Desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang dengan Jenggala. Dengan demikian melalui prasasti. Prasasti Jepun 1144 M Prasasti Talan 1136 M Seni sastra juga mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Kadiri. kerajaan Kediri cukup makmur. dan pertanian. Selain itu. kitab sastra maupun kitab yang ditulis orang-orang Cina tersebut perkembangan Kediri.Kondisi Ekonomi pada Jaman Kerajaan Kadiri Perekonomian Kediri bersumber atas usaha perdagangan. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa.Pada prasasti ini terdapat semboyan Panjalu Jayati yang artinya Kadiri Menang. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Kumpulan Sejarah Runtuhnya Kediri . Prasasti Hantang tahun 1135 atau 1052 M menjelaskan Panjalu atau Kadiri pada masa Raja Jayabaya.Dan dari Prasasti tersebut dapat di ketahui kalau Raja Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Janggala dan mempersatukannya kembali dengan Kadiri. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Dengan demikian dipandang dari aspek ekonomi. peternakan. kapas dan ulat sutra. sebagai kiasan. juga ditemukan berita Cina yang banyak memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan Kediri yang tidak ditemukan dari sumber yang lain. Karya Sastra dan Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri diantaranya yaitu: a. Keterangan ini diperoleh berdasarkan kitab Chi-Fan-Chi dan kitab Ling-wai-tai-ta. Prasasti Banjaran yang berangka tahun 1052 M menjelaskan kemenangan Panjalu atau Kadiri atas Jenggala b.kemenangan. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Berita Cina tersebut disusun melalui kitab yang berjudul Ling-mai-tai-ta yang ditulis oleh Cho-ku-Fei tahun 1178 M dan kitab Chu-Fan-Chi yang ditulis oleh Chau-Ju-Kua tahun 1225 M. Di samping kitab sastra maupun prasasti tersebut di atas. Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya.

berhasil meloloskan diri ke Madura.blogspot.com/2012/05/sejarah-kerajaankediri. Menjelang akhir hayatnya. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. Namun karena memilih menjadi pertapa. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Berkat jerih payahnya. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Untuk menghindari perang saudara. pada tahun 1222 M. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Kumpulan Sejarah sumber : http://juragansejarah. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok . Karena perilakunya yang baik. A. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI . Pada tahun 1293. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan.Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya .html#ixzz2JAl49SjY Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Hal itu menjadikan suasana gelap. terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. akuwu Tumapel. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Raden Wijaya. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan.

sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. 6.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M).Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. mada (mabuk). Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. sad kama murka.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. yang berasal dari Janggala. kama (hawa nafsu). Keenam itu adalah kroda (marah). Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. 4. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. masarya (iri hati). Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. 5.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. semua makhluk adalah engkau. dikaulah (semua) itu. 2. 3. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. . moha (kebingungan). segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. loba (rakus). Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. Permaisurinya bernama Shri Kirana. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M.

Description: kerajaan kediri.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. kediri. akuwu Tumapel. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri..Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. pada tahun 1222 M. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. .. kama. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. arta. Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. moksa. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko .5 Materi Terkait Kerajaan Singasari Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter.7.

Menjelang akhir hayatnya. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Berkat jerih payahnya. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. Untuk menghindari perang saudara. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. . Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. Hal itu menjadikan suasana gelap.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Namun karena memilih menjadi pertapa.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. A. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran.Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan.

Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Permaisurinya bernama Shri Kirana.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. moha (kebingungan). kama. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. sad kama murka. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. Ramalan– ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. yang berasal dari Janggala. semua makhluk adalah engkau. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. kama (hawa nafsu). prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. mada (mabuk). loba (rakus). masarya (iri hati). yakni enam macam musuh dalam diri manusia.2. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. 3. dikaulah (semua) itu.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. . Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. 6. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). 7. 4. arta. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. 5. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Keenam itu adalah kroda (marah). Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. moksa.

pada tahun 1222 M. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko .ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. kediri.Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. akuwu Tumapel. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. Description: kerajaan kediri.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari .

. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha 0 Komentar: Poskan Komentar Ditemukan mata rantai sejarah Kerajaan Kediri kuno Solichan Arif .Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata. (solichanarif/koransindo) Sindonews. Kecamatan Durenan.. 3 Januari 2013 − 09:34 WIB Situs Trenggalek yang diyakini sebagai mata rantai Kerajaan Kediri kuno.com .Situs sejarah yang ditengarai sebagai patirtan (pemandian) di Desa Semarum.Koran Sindo Kamis.. Kabupaten Trenggalek diduga memiliki mata rantai dengan sejarah berdirinya Kerajaan Kediri kuno abad ke 13.

hingga kini penandaan lokasi dengan rentangan benang masih dilakukan di sisi Timur Laut dan Barat Laut. Menurut Heri. Selain ditemukan lapisan pasir sungai dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter. Tidak hanya menggali lebih dalam. Lapisan atas terdiri dari tiga batu bata.― terangnya. ―Awalnya juga sempat dianggap sebagai tembok. riset terhadap situs patirtan menjadi skala prioritas dari Balai Arkeologi Yogyakarta.UNtuk memastikan dugaan tersebut. luas area situs mencapai 24 meter persegi X 24 meter persegi. Eksplorasi langsung dilakukan pada situs yang di kalangan masyarakat Trenggalek populer disebut sebagai candi. tim arkeologi juga menemukan bandul jaring dan pecahan tembikar dan keramik. Secara fisik. Kemudian di sebelahnya lagi dengan jarak yang sama. Tim tiba di lokasi sejak 30 Desember 2012. yakni di Desa Kedunglurah. keberadaan sebuah patirtan terkait erat dengan keberadaan bangunan suci persembahyangan (candi) dan permukiman kuno. Untuk ke depan. Namun. tim berusaha melakukan penelusuran di sisi tenggara dan barat daya. Ini petirtan yang juga bisa berfungsi sebagai waduk seperti halnya waduk segaran di komplek situs Trowulan Majapahit. Situs petirtan ini berada di wilayah perkampungan. ―ujar Heri Priswanto selaku Ketua Peneliti Balai Arkeologi Jogjakarta kepada wartawan. kata Heri berjarak sekira tiga kilometer dari lokasi. Ditemukan pada tahun tahun 2011 di bawah tanah dengan kedalaman sekitar satu meter lebih. Jika mengacu teori tersebut. Heri mengakui. Namun setelah dicek ternyata lebih mendekati bangunan petirtan. yakni di Desa Kamulan terdapat permukiman Hindu kuno.― paparnya. tim Balai Arkeologi Yogyakarta beserta BP3 Trowulan Mojokerto dan pemerintah daerah setempat melakukan riset (penelitian) mendalam. Kecamatan Pogalan terdapat Candi Brungkah. Kamis (3/1/2013). .― jelasnya. ―Sangat mungkin situs sejarah ini memiliki keterkaitan dengan prasasti Kamulan yang menceritakan bagaimana sejarah Raja Jayakatwang (Kediri) memberikan wilayah kepada masyarakat Trenggalek yang telah berjasa. ―Yang pasti ini bukan komplek candi.― tegasnya. lapisan tengah atau badan petirtan tersusun enam batu bata dan lapisan terbawah atau pondasi terdiri dari tiga batu bata. para arkelog juga membentangkan benang untuk penanda lokasi. Ada tiga titik yang berlokasi di pekarangan milik tiga warga setempat. ―Semua penemuan ini memperkuat status situs sebagai petirtan. ―Artinya apa yang kita teliti ini secara teori sudah sesuai. Berdasarkan teori arkeologi. mirip pondasi pagar dengan susunan batu bata berukuran besar.

Singhasari .Dari hasil riset ini tim akan merekomendasikan ke BP3 Trowulan dan pemerintah daerah setempat. apakah situs ini perlu mendapat penanganan serius termasuk menempatkan juru rawat atau tidak. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Untuk kegunaan lain dari Singosari. (ysw) views: 579x Berita Terkait : Wasantara       Mudika Yogya. tari api asli Mura punah Kapal Clipper Odyssey kunjungi Aceh Nelayan Garut gelar syukuran berita terkait lainnya. lihat Singosari (disambiguasi).― ujarnya. Salah satunya adalah situs patirtan ini. Maish banyak lagi situs di Trenggalek yang sampai saat ini belum ada pengungkapan secara gamblang. Sementara menanggapi hal ini. Agus PR dari Pemkab Trenggalek mengatakan riset dan penelusuran sejarah kerajaan kuno di Kabupaten Trenggalek memang sudah waktunya dilakukan. mantan kepala sekolah depresi berat Tak ada regenerasi. ―Tidak hanya di situs patirtan. Ia meyakini Trenggalek merupakan salah satu puzzle dari rangkaian sejarah Kerajaan Kuno di tanah Jawa. cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian.. Berita Lainnya :  Fasilitas kesehatan di perbatasan Jateng minim Kerajaan Singhasari Dari Wikipedia bahasa Indonesia.. promosikan batik ke Brazil Biasa jadi makan ternak. rumput banto ternyata berkhasiat Sejak dicopot. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya.― pungkasnya. ―Sebab selama setahun balai arkeologi rutin memprioritaskan riset pada 15 situs sejarah.

Animisme Monarki Ken Arok Kertanegara 1222 1292 Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .← 1222–1292 → Perkembangan Kerajaan Singhasari pada masa pemerintahan Kertanegara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Raja . Sanskerta Siwa-Buddha (Hindu dan Buddha).1268-1292 Sejarah .1222-1227 .Perang Ganter . Kejawen.Serangan Jayakatwang dari Gelang-gelang Mata uang Kutaraja Singhasari. sebelumnya disebut Tumapel Jawa Kuno.

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Arca Prajnaparamita ditemukan dekat candi Singhasari dipercaya sebagai arca perwujudan Ken Dedes (koleksi Museum Nasional Indonesia). Keindahan arca ini mencerminkan kehalusan seni budaya Singhasari. .

Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Kerajaan Tumapel pun terkenal pula dengan nama Kerajaan Singhasari.Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari. ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. Pada tahun 1253. Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Awal berdiri Menurut Pararaton. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja . adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel. Malang. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. Daftar isi             1 Nama ibu kota 2 Awal berdiri 3 Silsilah Wangsa Rajasa 4 Prasasti Mula Malurung 5 Pemerintahan bersama 6 Kejayaan 7 Keruntuhan 8 Hubungan dengan Majapahit 9 Kepustakaan 10 Referensi 11 Pranala luar 12 Lihat pula Nama ibu kota Berdasarkan prasasti Kudadu. yang kemudian menjadi akuwu baru. Menurut Nagarakretagama. Maka. Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok. nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel.

menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. sebelum maju perang melawan Kadiri. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel. namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok.pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel. Pararaton juga menyebutkan bahwa. Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. Selain itu. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. Dalam naskah itu. Silsilah Wangsa Rajasa Silsilah Wangsa Rajasa dari sumber prasasti dan naskah kepujanggaan . Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255.

1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam. Diagram silsilah di samping ini adalah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa. Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri. keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit. Anusapati (1247 .1249) 3.1292) Versi Nagarakretagama adalah: 1. Dengan demikian. Tohjaya (1249 .1247) 2.Silsilah wangsa Rajasa. pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 dapat diperdebatkan. Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pujian untuk Hayam Wuruk raja Majapahit. Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari.1227) 2. Kemungkinannya adalah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu. bukan raja Tumapel. Anusapati (1227 . Versi Pararaton adalah: 1. Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 . baru pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari. Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. Prasasti Mula Malurung . Kertanagara (1254 . Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib.[1] Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok. Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagarakretagama. Wisnuwardhana (1248 . Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir). Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka. Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya). Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai. Penguasa ditandai dengan blok warna dalam gambar ini.1272) 5. Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya. dan berlanjut pada kerajaan Majapahit.1250) 4. Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 .1254) 4.1248) 3. yang bersumber dari Pararaton. Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari. Kertanagara (1272 . Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 .

Koleksi Museum für Indische Kunst. Dalam Pararaton disebutkan nama asli Narasingamurti adalah Mahisa Campaka. Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat. Sementara itu. Apabila kisah kudeta berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. Penemuan prasasti Mula Malurung memberikan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel. Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng).5 x 14 cm. maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. kemudian Tohjaya. Sepeninggalnya. kerajaan terpecah menjadi dua. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya. Parameswara digantikan oleh Guningbhaya. yaitu Kertanagara. Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. perunggu. Berlin-Dahlem. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya.Mandala Amoghapāśa dari masa Singhasari (abad ke-13). Kejayaan . setelah menaklukkan Kadiri. Jerman. Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa". Pemerintahan bersama Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti. Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. 22.

Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. raja terakhir Singhasari. Keruntuhan Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara. sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. Nagarakretagama. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut.1292). ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit. Gurun. Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). dan Bakulapura. Hubungan dengan Majapahit Pararaton. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol. Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. yang merupakan sepupu. Pahang. Melayu.Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 . Berkat bantuan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara). Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. sekaligus ipar. Setelah runtuhnya Singhasari. Pada tahun 1284. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Kerajaan ini akhirnya dianggap telah ditundukkan. . Bali. dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara. sebagai tanda persahabatan kedua negara.

Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · . Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa.Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa. yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok. 116–117.). Serat Pararaton Jilid 2. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa. Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kepustakaan      Poesponegoro & Notosusanto (ed. Mangkudimedja. Sejarah Raja-Raja Jawa. Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah Slamet Muljana.1292 Kadiri Majapahit [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu. 1979. Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari. Pranala luar   (Indonesia) Terjemahan Naskah Kakawin Nagarakretagama (Indonesia) Sejarah Berdirinya Kerajaan Singasari berdasarkan Tafsir Sejarah Pararaton Lihat pula    Prasasti Mula Malurung Kerajaan Kadiri Kerajaan Majapahit Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1222 . Jakarta: ADLine Communications. 1979. Setelah Kadiri runtuh. ^ Bullough. hlm. 2005. 1990. Nigel (1995). Yogyakarta: Media Ilmu R. 2007. Jakarta: Bhratara Referensi 1. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Historic East Java: Remains in Stone.M. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi.

Buddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:      Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 1222 Pembubaran tahun 1292 Kerajaan Singhasari Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain .

37. la kemudian memimpin sendiri pasukan . pada 1222. Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung. 31 Oktober 2012. Ken Dedes. semua pendeta melarikan diri ke Tumapel dan dilindungi oleh Ken Arok. Adapun nama kerajaannya ialah Kerajaan Singasari.  Ken Arok merebut daerah Tumapel. salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa. Pada 1222. Raja terakhir Kerajaan Singasari adalah Kertanegara. Kertajaya. Berita pembentukan Kerajaan Singasari dan penobatan Ken Arok menimbulkan kemarahan raja Kediri. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes. Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singasari (1227-1248). para pendeta Hindu kemudian menobatkan Ken Arok sebagai raja di Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya. Pada saat dikawini Ken Arok.   Ken Arok Ketika di pusat Kerajaan Kediri terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana.             English Suomi Français 日本語 Basa Jawa Bahasa Melayu Nederlands Svenska ไทย Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 13. ketentuan tambahan mung   KERAJAAN SINGASARI Kerajaan Singasari (1222-1293) adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara vang didirikan oleh Ken Arok pada 1222.

dan Gurun (Maluku). Kubilai Khan. Meng Ki. Permintaan ini menimbulkan kemarahan Kertanegara dengan melukai utusan khusus Kubilai Khan.   Kertanegara Ken Arok memerintah Kerajaan Singasari hanya lima tahun. la memerintah Kerajaan Singasari selama 24 tahun (1268-1292). Kertanegara menyadari tindakannya ini akan dibalas oleh pasukan Mongol. Kerajaan Singasari sempat menguasai Sumatera. Kertanegara berhasil memperluas pengaruhnya di Campa melalui perkawinan antara raja Campa dan adik perempuannya. la kemudian memperkuat pasukannya di Sumatera. Tohjaya (putra Ken Arok dengan Ken Umang). Pada 1248 Ranggawuni menjadi raja Singasari bergelar Sri Jaya Wisnuwardhana. Bakulapura (Kalimantan Barat). Namun Kertanegara telah dibunuh oleh raja Kediri. Pada 1275 ia mengirim pasukan untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya sekaligus menjalin persekutuan dengan Kerajaan Campa (Kamboja).  LIHAT JUGA . Ranggawuni wafat pada 1268 dan digantikan oleh putranya. Utusan Kubilai Khan beberapa kali datang ke Singasari untuk meminta Kertanegara tunduk di bawah Kubilai Khan. Ken Arok berhasil memenangkan pertempuran dan sejak itu wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri dikuasai oleh Singasari. putra Anusapati. Madura. yang berkuasa di Cina. Apabila menolak maka Singasari akan diserang. pada 1289. Pasukan Tohjaya kalah dalam pertempuran dan meninggal dunia dalam pelarian. Ranggawuni memerintah Kerajaan Singasari selama 20 tahun (1248-1268) dan dibantu oleh Mahisa Cempaka (Narasingamurti). Pada 1227 ia dibunuh oleh Anusapati. Sunda (Jawa Barat).besar untuk menyerang Kerajaan Singasari. Ekspedisi pengiriman pasukan itu dikenal dengan nama Pamalayu. Sepuluh tahun kemudian Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya.   Serangan Pasukan Mongol Pasukan Pamalayu dipersiapkan Kertanegara untuk menghadapi serangan kaisar Mongol. Singasari kemudian dikuasai oleh Jayakatwang. Pada 1293 pasukan Mongol menyerang Kerajaan Singasari.  Kematian Anusapati menimbulkan kemarahan Ranggawuni. Jayakatwang. Kedua pasukan bertempur di Desa Ganter pada 1222. setahun sebelumnya. Kertanegara. anak tirinya (hasil perkawinan Tunggul Ametung dan Ken Dedes). Bali. Ranggawuni langsung menyerang Tohjaya.   Ekspedisi Pamalayu Kertanegara terus memperluas pengaruh dan kekuasaan Kerajaan Singasari.

Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . 2005. Kerajaan Majapahit. Halaman 110. << Kiri bawah: Candi Jago terletak di Malang. raja kedua dan anak tiri Ken Arok. the free encyclopedia Jump to: navigation. Kediri. Majapahit From Wikipedia. Jawa Timur. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. TAHUKAH KAMU  Pasukan Mongol menghancurkan Kerajaan Kediri dan membunuh Jayakatwang karena menyangka Kerajaan Kediri sebagai Kerajaan Singasari dan Jayakatwang sebagai Kertanegara. Kekaisaran    Atas: Arca Dwarapala merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari. yang dipersembahkan kepada Anusapati. Tumpang. Abdul. << Kiri atas: Candi Singasari disebut juga Candi Tumapel berupa kuil Syiwa yang besar dan tinggi. pada pertengahan abad ke-13. Kerajaan Mongol. merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun untuk Raja Wisnuwardhana. candi ini merupakan salah satu tempat yang dikunjungi Hayam Wuruk pada 1359.   Atas : Candi Kidal dibangun di Rejokidal. Malang. search Majapahit Empire . raja Singasari. Sumber : Syukur. Jilid 9. Dalam Negarakertagama.

Hinduism.[1] Capital Languages Religion Government Raja 1295–1309 1478–1527 Majapahit. Buddhism. the notion of such Javanese depictions is considered conceptual. 1293 1527 Native gold and silver coins.Karaton Mojopahit Kerajaan Majapahit ← 1293–1527 → Surya Majapahit¹ Extent of Majapahit influence based on the Nagarakertagama. Kepeng Currency . Wilwatikta (modern Trowulan) Old Javanese (main). Sanskrit (religious) Kejawen. Animism Monarchy Kertarajasa Jayawardhana Girindrawardhana History Coronation Demak takeover November 10.

It served as the symbol of the Majapahit empire Part of a series on the History of Indonesia Prehistory Early kingdoms Kutai Tarumanagara Kalingga Srivijaya Sunda Kingdom Medang Kingdom Singhasari Majapahit 4th century 358–669 6th–7th 7th–13th 669–1579 752–1045 1222–1292 1293–1500 Rise of Muslim states Spread of Islam Pasai Ternate Sultanate Malacca Sultanate Cirebon Sultanate Demak Sultanate Aceh Sultanate Pagaruyung Kingdom Banten Sultanate 1200–1600 1267–1521 1257–present 1400–1511 1445–1677 1475–1548 1496–1903 1500–1825 1526–1813 .(coins imported from China and later produced locally [2]) ¹ Surya Majapahit (The Sun of Majapahit) is the emblem commonly found in Majapahit ruins.

Dutch East Indies 1512–1850 1602–1800 1800–1942 Emergence of Indonesia National Awakening Japanese occupation National Revolution 1908–1942 1942–1945 1945–1950 Independence Liberal democracy Guided Democracy Transition New Order Reformasi Timeline 1950–1957 1957–1965 1965–1966 1966–1998 1998–present Indonesia portal  v  t  e Majapahit was a vast thalassocratic archipelagic empire based on the island of Java (modernday Indonesia) from 1293 to around 1500. His achievement is also credited to his prime minister.[3] consisting of present day Indonesia. Gajah Mada. and East Timor. Majapahit reached its peak of glory during the era of Hayam Wuruk.Mataram Sultanate 1500s–1700s European colonisation Portuguese Dutch East India Co. Singapore. stretching from Sumatra to New Guinea. According to the Nagarakretagama (Desawarñana) written in 1365. southern Thailand. Brunei. Malaysia. whose reign from 1350 to 1389 marked by conquest which extended through Southeast Asia. . Majapahit was an empire of 98 tributaries. the Philippines. although the true nature of Majapahit sphere of influence is still the subject of studies among historians.

[5] German orientalist Berthold Laufer suggested that maja came from the Javanese name of an Indonesian tree. but a supernatural means by which the future can be determined. art and architecture 4 Economy 5 Administration o 5.[10] Despite Berg's approach.[8] There are also some inscriptions in Old Javanese and Chinese. The list of rulers and details of the state structure show no sign of being invented.[4] Its influence extended beyond the modern territory of Indonesia and has been the subject of many studies.2 Territorial division 6 Legacy 7 List of rulers 8 Majapahit in popular culture 9 See also 10 Notes 11 References 12 External links Historiography Little physical evidence of Majapahit remains. one that is sometimes seen as the precedent for Indonesia's modern boundaries.1 Bureaucracy officials o 5. a Dutch nationalist.Majapahit was one of the last major empires of the region and is considered to be one of the greatest and most powerful empires in the history of Indonesia and Southeast Asia. C. and scholars such as C. Nagarakertagama. most scholars do not accept this view.[8] . is an old Javanese epic poem written during the Majapahit golden age under the reign of Hayam Wuruk after which some events are covered narratively.3 Decline 3 Culture. Berg.[6] Contents             1 Historiography 2 History o 2. have considered the entire historical record to be not a record of the past.[7] and some details of the history are rather abstract.[9] Pararaton is focused upon Ken Arok (the founder of Singhasari) but includes a number of shorter narrative fragments about the formation of Majapahit. The Javanese sources incorporate some poetic mythological elements. as the historical record corresponds with Chinese materials that could not have had similar intention.1 Formation o 2.2 Golden age o 2.[8] The main sources used by historians are: the Pararaton ('Book of Kings') written in the Kawi language and Nagarakertagama in Old Javanese.

Raden Wijaya. which was taken from a fruit name that had a bitter taste in that timberland (maja is the fruit name and pahit means bitter). The village was named Majapahit. Originally located at Candi Simping. Blitar and the statue is now preserved at the National Museum of Indonesia.000 ships to Java. a vassal state of Singhasari. the god combination of Shiva and Vishnu. in 1293.Ming Dynasty admiral Zheng He visited Majapahit. the Great Khan of the Mongol Empire and the Emperor of the Mongol Yuan Dynasty. challenged Singhasari by sending emissaries demanding tribute. indicate the Majapahit capital was much larger than previously believed after some artifacts were uncovered. As the response.[11] New findings in April 2011. the Adipati (Duke) of Kediri. Kertanegara's son-in-law. He then opened that vast timberland and built a new village there. After being pardoned by Jayakatwang with the aid of Madura's regent. Zheng He's translator Ma Huan wrote a detailed description about Majapahit and where the king of Java lived. After defeating the Melayu Kingdom[13] in Sumatra in 1290. Singhasari became the most powerful kingdom in the region. Once . the last ruler of Singhasari. Kublai Khan sent a massive expedition of 1. was given the land of Tarik timberland. By that time. Kertanegara. had usurped and killed Kertanagara.[12] History Formation The statue of Harihara. refused to pay the tribute. insulted the Mongol envoy and challenged the Khan instead. Arya Wiraraja. When the Mongolian Yuan army sent by Kublai Khan arrived. Wijaya allied himself with the army to fight against Jayakatwang. It was the mortuary deified portrayal of Kertarajasa. Jayakatwang. Kublai Khan.

His stepmother. or "weak villain". was supposed to replace him. According to tradition. Wijaya's son and successor. the Majapahit kingdom grew much larger and became famous in the area. He was entitled Kala Gemet. During his coronation he was given formal name Kertarajasa Jayawardhana. She abdicated the throne in favour of her son. and then sentenced to death. The new kingdom faced challenges. Tribhuwana Wijayatunggadewi. In 1328. as the queen of Majapahit under Rajapatni's auspices. and Nambi rebelled against him. Jayanegara was murdered by his doctor. Rajapatni appointed her daughter. Raden Wijaya forced his allies to withdraw from Java by launching a surprise attack. to gain the highest position in the government. revealing his plan to expand Majapahit realm and building an empire. During his inauguration Gajah Mada declared his Sumpah Palapa. the 15th of Kartika month in the year 1215 using the Javanese çaka calendar. though unsuccessfully. they would have had to wait for another six months on a hostile island. Some of Kertarajasa's most trusted men. Tribhuwana appointed Gajah Mada as the Prime Minister in 1336. following the death of the last rebel. otherwise. Approximately during Jayanegara's reign. Hayam Wuruk. Golden age . Tribhuwana ruled Majapahit until the death of her mother in 1350. but Rajapatni retired from court to become a Bhikkhuni.[14] Yuan's army had to withdraw in confusion as they were in hostile territory. Sora. The exact date used as the birth of the Majapahit kingdom is the day of his coronation. In 1293. One of his sinful acts was his desire on taking his own stepsisters as wives.Jayakatwang was destroyed. Gayatri Rajapatni. However. including Ranggalawe. 1293. Halayudha was captured and jailed for his tricks. It was suspected that the mahapati (equal with prime minister) Halayudha set the conspiracy to overthrow all of the king's opponents. Tanca. Raden Wijaya founded a stronghold with the capital Majapahit. which equates to November 10.[14] Wijaya himself died in 1309. Jayanegara was notorious for immorality. During Tribhuwana‘s rule. It was also their last chance to catch the monsoon winds home. or known in her formal name as Tribhuwannottungadewi Jayawishnuwardhani. the Italian Friar Odoric of Pordenone visited Majapahit court in Java.

ruled Majapahit in 1350–1389. Majapahit conquered more territories and become the regional power. Hayam Wuruk. The terracotta portrait of Gajah Mada. golden celestial apsara in Majapahit style perfectly describes Majapahit as "the golden age" of the archipelago. Under Gajah Mada's command (1313–1364). During this period. Collection of Trowulan Museum. Majapahit attained its peak with the help of prime minister. also known as Rajasanagara. Gajah Mada.The graceful Bidadari Majapahit. .

southern Burma.[4] It also claimed relationships with Champa.According to the book of Nagarakertagama pupuh (canto) XIII and XIV mentioned several states in Sumatra. However Gajah Mada saw this event as an opportunity to demand Sunda's submission to Majapahit overlordship. Nusa Tenggara islands. Maluku. but challenges to Majapahit's claim to overlordship in outer islands drew forceful responses. probably for political reasons. to take princess Citra Rashmi (Pitaloka) of neighboring Sunda Kingdom as his consort. The skirmish between the Sunda royal family and the Majapahit troops on Bubat square were unevitable. the expansion of Majapahit Empire also involved diplomacy and alliance. This source mentioned of Majapahit expansions has marked the greatest extent of Majapahit empire. and some parts of Philippines islands as under Majapahit realm of power. Malay Peninsula. the royal family were overwhelmed and decimated. About the time Majapahit was founded. . Siam. Local traditions in many parts of Indonesia retain accounts in more or less legendary form from 14th-century Majapahit's power.[16] Tradition mentioned that the heartbroken Princess committed suicide to defend the honour of her country. their focus seems to have been on controlling and gaining a larger share of the commercial trade that passed through the archipelago.[15] The Sundanese took this proposal as an alliance agreement. Majapahit sent a punitive naval attack against a rebellion in Palembang. The poet describes Majapahit as the centre of a huge mandala extending from New Guinea and Maluku to Sumatra and Malay Peninsula. Almost whole of the Sundanese royal party were viciously massacred. Borneo. the Malay Peninsula. Despite the courageous resistance. Cambodia. and a complex system of religious rituals.[4] Although the Majapahit rulers extended their power over other islands and destroyed neighboring kingdoms. a few years after Gajah Mada's death. written in 1365 depict a sophisticated court with refined taste in art and literature. the outer states were most likely to have been connected mainly by trade connections. Next to launching naval and military expeditions. Muslim traders and proselytizers began entering the area. It may have had limited or entirely notional influence over some of the tributary states in included Sumatra. New Guinea. however it was never mentioned in Nagarakretagama. which was probably a royal monopoly.This empire also serve as one of the most influential empires in the Indonesian history.[18] In 1377. The Nagarakertagama. also mentioned in Carita Parahyangan and Pararaton. Gajah Mada's other renowned general was Adityawarman[citation needed]. and even sent missions to China. Sulawesi. Majapahit's direct administration did not extend beyond east Java and Bali. Kalimantan and eastern Indonesia over which of authority was claimed in the Nagarakertagama. to accompany and marry his daughter with Hayam Wuruk.[17] The Battle of Bubat or Pasunda Bubat tragedy become the main theme of Kidung Sunda. and Vietnam. In 1357 the Sunda king and his royal family came to Majapahit.It is considered as a commercial trading empire in the civilization of Asia. Hayam Wuruk decided. The nature of the Majapahit empire and its extent is subject to debate. known for his conquest in Minangkabau.[4] contributing to the end of the Srivijayan kingdom.[19] Geographical and economic constraints suggest that rather than a regular centralised authority.

thus Islam began to gain foothold on Java's northern coast. In 1447. He died in 1453. arrived in Java for several times spanned the period from 1405 to 1433. In 1468 Prince Kertabhumi rebelled against Singhawikramawardhana promoting himself king of Majapahit. the series of Ming armada naval expeditions led by Zheng He. her brother. son of Kertawijaya. came to power 1456. Majapahit's . Kuala Lumpur. Singhawikramawardhana moved the Kingdom‘s capital further inland to Daha (the former capital of Kediri kingdom) and continued his rule until he was succeeded by his son Ranawijaya in 1474. Nevertheless. Ranawijaya ruled from 1474 to 1519 with the formal name Girindrawardhana.Decline Following Hayam Wuruk's death in 1389. Suhita died and was succeeded by Kertawijaya. called Paregreg. During the reign of Wikramawardhana. Girisawardhana. A civil war. A three-year kingless period was possibly the result of a succession crisis. Hayam Wuruk was succeeded by the crown princess Kusumawardhani. and Ampel. Wikramawardhana ruled to 1426 and was succeeded by his daughter Suhita. who ruled from 1426 to 1447. who also claimed the throne. a Muslim Chinese admiral. Majapahit found itself unable to control the rising power of the Sultanate of Malacca that in the mid-15th century began to gain effective control of Malacca strait and expands its influence to Sumatra. By 1430 Zheng He's expeditions has established Muslim Chinese and Arab communities in northern ports of Java such as in Semarang. He ruled until 1451. In 1478 he defeated Kertabhumi and reunited Majapahit as one Kingdom. She was the second child of Wikramawardhana by a concubine who was the daughter of Wirabhumi. Several other former Majapahit vassals and colonies began to released themself from Majapahit domination and suzerainty. Bhre Pamotan became a king with formal name Rajasawardhana and ruled at Kahuripan. crown prince Wirabhumi.[8] of which Wikramawardhana was victorious and Wirabhumi was caught and decapitated. The civil war has weakened Majapahit grip on its outer vassals and colonies. In western part of the crumbling empire. who married a relative. is thought to have occurred from 1405 to 1406. He died in 1466 and was succeeded by Singhawikramawardhana. Majapahit power entered a period of decline with conflict over succession. After Kertawijaya died. Hayam Wuruk also had a son from his previous marriage. The model of Majapahit ship display in Muzium Negara. Prince Wikramawardhana. Tuban. Demak.

1400 Saka. was the son of Majapahit king Brawijaya V with a Chinese concubine. as Demak was the former Majapahit vassal and located near the former Majapahit realm in Eastern Java. Demak established itself as the regional power and the first Islamic sultanate in Java. the Hindu kingdoms in Java only remained in Blambangan on eastern edge and Pajajaran in western part. Culture. the source of Patah's legitimacy was because their first sultan. bumi = 1). art and architecture . and members of the royalty moved east to the island of Bali. artisans. ilang = 0. the rising Demak sultanate was easily accepted as the nominal regional ruler. Dates for the end of the Majapahit Empire range from 1478 (that is.[22] A large number of courtiers. After the fall of Majapahit. With the fall of Daha crushed by Demak in 1527.power had declined through these dynastic conflicts and the growing power of the north-coastal kingdoms in Java. Raden Patah. According to Babad Tanah Jawi and Demak tradition. priests. A small enclave of Hindu communities still remain in Tengger mountain range.[23] Demak under the leadership of Raden (later crowned as Sultan) Patah (Arabic name: Fatah) was acknowledged as the legitimate successor of Majapahit. the Muslim emerging forces finally defeated the remnants of the Majapahit kingdom in the early 16th century. kerta = 4. the ends of centuries being considered a time when changes of dynasty or courts normally ended[20]) to 1527. This event to led the war between Sultanate of Demak and Daha. since Demak ruler was the descendants of Kertabhumi. Gradually Hindu communities began to retreat to mountain ranges in East Java and also to neighboring island of Bali. The year is marked among Javanese today with candrasengkala "sirna ilang kertaning bumi" (the wealth of earth disappeared and diminished) (sirna = 0. Another argument supports Demak as the successor of Majapahit. Ranawijaya claimed that he already defeat Kertabhumi [21] and move capital to Daha. The refugees probably fled to avoid Demak retribution for their support for Ranawijaya against Kertabhumi. According Jiyu and Petak inscription. The battle was won by Demak in 1527.

the areas of east Java and Bali which were directly administered by officials appointed by the king. — Description of the Majapahit capital from the Old Javanese epic poem Nagarakertagama. and the king was regarded as the incarnation of the three. "Of all the buildings. The roofs were like maidens with flowers arranged in their hair. Located at Trowulan. Majapahit's territories were roughly divided into three types: the palace and its vicinity. The example of Majapahit temples are Brahu temple in Trowulan. and Surawana temple near Kediri. Shaivism.5 meter tall red brick split gate. Pari in Sidoarjo. like the scene in a painting.[25] Making use of a vine sap and palm sugar mortar. it was Majapahit architects of the 14th and 15th centuries who mastered it.. Some of the temples are dated from earlier period but renovated and expanded during Majapahit era. The petals of the katangga were sprinkled over the roofs for they had fallen in the wind. such as Penataran.. dated from Majapahit period. The main event of the administrative calendar took place on the first day of the month of Caitra (March–April) when representatives from all territories paying tax or tribute to Majapahit came to the capital to pay court. and Vaishnavism were all practiced. Buddhism. Believed to be the entrance of an important compound in Majapahit capital. East Java. Jabung in Probolinggo. bearing fine carvings and coloured" [Within the wall compounds] "there were elegant pavilions roofed with aren fibre.[4] Jabung temple near Paiton. and the outer dependencies which enjoyed substantial internal autonomy.[24] The capital (Trowulan) was grand and known for its great annual festivities. the largest temple in East Java dated back to Kediri era. .Wringin Lawang. but there were certainly Muslim courtiers by this time. their temples had a strong geometric quality. delighting those who saw them". the 15. Probolinggo. none lack pillars. The Nagarakertagama does not mention Islam. Although brick had been used in the candi of Indonesia's classical age.

Those typical Majapahit architectural style has deeply influenced the Javanese and Balinese architecture of later period.. before entering the next compound through tall roof paduraksa gate with enclosed door. Significant numbers of terracotta artifacts were discovered in Trowulan. This type of split gate has no doors and provides no real defensive purpose but narrowing the passage. The Majapahit Terracotta art also flourished in this period. is one of the oldest and the largest surviving candi bentar dated from Majapahit era. and even the roof were gilded. and Srilanka. East Java.[26] The first European record about Majapahit came from the travel log of the Italian Mattiussi. he visited several places in today's Indonesia: Sumatra.. China. the stairs and palace interior were coated with gold and silver. piggy banks. and is the second best of all island that exist. cyclops and also the bas-relief telling the story of Sri Tanjung. He was sent by the Pope to launch a misson into the Asian interiors. He mentioned that the King of Java had an impressive. He then headed to Nicobar island all the way to Sumatra. all the way across Calcutta. Some of typical architectural style are believed to be developed during Majapahit era. grand. and Banjarmasin in Borneo. In his book: "Travels of Friar Odoric of Pordenone". such as tall and slender roofed red brick gate commonly called as kori agung or paduraksa. ". The large split gate of Wringin Lawang located at Jatipasar. but this king always vanquished and get the better of him. water containers. Now the Great Khan of China many a time engaged in war with this king. and luxurious palace. The artifacts ranges from human and animal figurines.. crossed the Black Sea into Persia. It was probably only serve the ceremonial and aesthetic purpose.This temple was identified in Nagarakretagama as Palah temple and reported being visited by King Hayam Wuruk during his royal tour across East Java. The stairs and palace interior were coated with gold and silver... and also split gate of candi bentar. nutmeg and many other spices. For it is very great. to pipes and roof tiles. before visiting Java and Banjarmasin. The candi bentar took shape of typical Majapahit temple structure — consists of three parts. cubeb. but always ended up in failure and managed to be ." — Description of Majapahit by Mattiussi (Friar Odoric of Pordenone). Mojokerto. foot. Madras. In his book he mentioned that he visited Java without explaining the exact place he had visited.. to create the sense of grandeur. He also mentioned that in this island was found a lot of clove. [Yet] his island is populous. The king of this island has a palace which is truly marvelous. The example of kori agung or paduraksa style gate is the elegant Bajang Ratu gate richly decorated with Kala demon.the King [of Java] has subject to himself seven crowned kings. In 1318 he departed from Padua. all the way through the silkroad to Europe in 1330. He said that king of Java ruled over seven other kings (vassals). He also recorded that the kings of the Mongol has repeatedly tried to attack Java. architectural ornaments. Trowulan. a Franciscan monk. between 1318–1330. He returned to Italy by land through Vietnam. even the roof were gilded with gold. Java. body and tall roof — evenly split into two mirroring structures to make a passage in the center for people to walk through.

the art and architecture of Majapahit witnessed the revival of indigenous native Austronesian megalithic architectural elements. In about the year 1300. ranging from gold and silver smiths to drink vendors and butchers. Javanese economy had been partly monetised since the late 8th century. but most scholars assume it was due to the increasing complexity of Javanese economy and a desire for a currency system that used much smaller denominations suitable for use in everyday market transactions. using gold and silver coins. and the time of his visit is between 1318–1330 during the reign of Jayanegara. . quite similar to Mesoamerican pyramids. Although many of these occupations had existed in earlier times. In later period near the fall of Majapahit. About 10. (Collection of National Museum of Indonesia. The Javanese kingdom mentioned in this record is Majapahit. Unlike previous Majapahit temples that demonstrate typical Hindu architecture of high-rise towering structure. 14th–15th century Trowulan. Jakarta) Taxes and fines were paid in cash. Indonesian Ancient Relics Conservation Bureau (BP3) of East Java verified that those coins dated as early as Majapahit era.[24] Some idea of scale of the internal economy can be gathered from scattered data in inscriptions. Economy Majapahit Terracotta Piggy Bank. in the reign of Majapahit's first king. an important change took place: the indigenous coinage was completely replaced by imported Chinese copper cash.sent back to the mainland. The Canggu inscriptions dated 1358 mentions 78 ferry crossings in the country (mandala Java).388 ancient Chinese coins weighing about 40 kg were even unearthed from the backyard of a local commoner in Sidoarjo in November 2008.[27] The reason for using foreign currency is not given in any source. such as Sukuh and Cetho temples on western slopes of Mount Lawu. the proportion of the population earning an income from nonagrarian pursuits seems to have become even greater during the Majapahit era. This was a role for which gold and silver are not well suited.[24] Majapahit inscriptions mention a large number of occupational specialities. the shape of these temples are step pyramid. East Java. The stepped pyramid structure called Punden Berundak (stepped mounds) is a common megalithic structure during Indonesian prehistoric era before the adoption of Hindu-Buddhist culture.

Eastern Java.The great prosperity of Majapahit was probably due to two factors. Secondly. Siamese. Khmers. Majapahit's ports on the north coast were probably significant stations along the route to obtain the spices of Maluku. 14th century (Museum of Asian Art. some with government assistance. and as the spices passed through Java they would have provided an important source of income for Majapahit. Firstly. the northeast lowlands of Java were suitable for rice cultivation. San Francisco) . including Indians. A special tax was levied against some foreigners. possibly those who had taken up semi-permanent residence in Java and conducted some type of enterprise other than foreign trade. Administration Pair of door guardians from a temple.[24] The Nagarakertagama states that the fame ruler of Wilwatikta (a synonym for Majapahit) attracted foreign merchants from far and wide. and during Majapahit's prime numerous irrigation projects were undertaken. and Chinese among others.

There is also the board of advisors consist of the elders within royal family called Bhattara Saptaprabhu. and together with king. Among the Dharmmadhyaksa officials there is Dharmmadhyaksa ring Kasewan (State's highest Hindu Shivaist priest) and Dharmmadhyaksa ring Kasogatan (State's highest Buddhist priest). The officials in Majapahit courts are:     Rakryan Mahamantri Katrini. as the chakravartin he is considered as the universal ruler and believed to be the living god on earth.The statue of Parvati as mortuary deified portrayal of Tribhuwanottunggadewi. This position is analogous to prime minister.[28] The king is the paramount ruler. The hierarchy and structure relatively remain intact and unchanged throughout Majapahit history. The king holds the highest political authority and legitimacy. the board of ministers that conduct the daily administration Dharmmadhyaksa. Territorial division . Bureaucracy officials During his daily administration. mother of Hayam Wuruk. the officials of laws. including war or peace. both are the religious laws authorities of each dharmic faiths. the king is assisted by bureaucratic state officials that also included the close relatives of the kings that hold certain esteemed titles. the officials concerning religious affairs Within the ministers of Rakryan Mantri ri Pakira-kiran there is the most important and the highest minister titled Rakryan Mapatih or Patih Hamangkubhumi. Majapahit employed a well-organized bureaucratic structure for administrative purposes. During the reign of Hayam Wuruk. queen of Majapahit. The royal order or edict usually transmitted from the king to the high officials well to their subordinates. usually reserved for the king's heir Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. state laws as well as religious laws Dharmma-upapatti. they determine the important state policies.

5. and manage the defenses of their borders. at Trowulan. king's cousin son brother in-law Rajasawardhana Bhre Bhre Wirabhumi1 Wirabhumi Bhre Paguhan Singhawardhana . Majapahit recognize the hierarchy classifications of lands within its realm: 1. Usually this position reserved for the close relatives of the king. Kabuyutan: the hamlet or sanctuary place. ruled by the rajya (governor). Wanua: the village. echoed the grandeur of Majapahit. administered by wiyasa. Bhumi: the kingdom. administered by king's close relatives: Provinces Kahuripan (or Janggala. During the reign of Hayam Wuruk (1350 to 1389) there were 12 provinces of Majapahit. During its formation.The elegant 16. 6. Watek: the regency. administered by lurah.5 metres tall Bajang Ratu gate. This title is the highest position below the monarch and similar to duke or duchess. or natha (lord). Majapahit traditional realm only consists of lesser vassal kingdoms (provinces) in eastern and central Java. This region is ruled by provincial kings called Paduka Bhattara with the title Bhre. or bhre (prince or duke) 3. Their duty is to administer their own provinces. today Surabaya) Daha (former capital of Kediri) Tumapel (former capital of Singhasari) Wengker (today Ponorogo) Matahun (today Bojonegoro) Wirabhumi (Blambangan) Paguhan Titles Bhre Kahuripan Bhre Daha Bhre Tumapel Bhre Wengker Bhre Matahun Rulers Relation to the King Tribhuwanatunggadewi queen mother Rajadewi Maharajasa Kertawardhana Wijayarajasa aunt and also mother in-law father uncle and also father in-law husband of the duchess of Lasem. collect taxes. Nagara: the province. 4. send annual tributes to the capital. administered by thani. ruled by the king 2. Kuwu: the district.

However these areas usually possess their own native rulers or kings. Madura. the couple become the heir. or the Grand State. however. These areas are directly influenced by Javanese culture. The traditional or initial area of Majapahit during its formation before entering the imperial phase. and Majapahit did not necessarily station their officials or military officers here. Lampung and Palembang in Sumatra. They enjoyed substantial autonomy and internal freedom. the core kingdom. 2 Kusumawardhani (king's daughter) married to Wikramawardhana (king's nephew). yet they enjoyed substantial internal autonomy. Lesser Sunda Islands. He married to Nagawardhani. Bali. areas surrounding Negara Agung. and Malay peninsula. as the result the new larger territorial concept was defined:    Negara Agung. Majapahit stationed their officials and officers in these places and regulate their foreign trade activities and collect taxes. and obliged to pay annual tributes. several overseas vassal states were included within the Majapahit sphere of influence. but are included as colonies and they had to pay annual tribute. areas which do not reflect Javanese culture. This includes the rest of Java island. any challenges on Majapahit oversight might draw severe response. These areas such as the vassal kingdoms and colonies in Maluku. Pagaruyung. the king's niece. the king's close relatives. . This area covered the eastern half of Java. that might foster alliance or intermarried with the Majapahit royal family. When Majapahit entered the thalassocratic imperial phase during the administration of Gajah Mada. Mancanegara. Sulawesi. This includes the capital city and the surrounding areas where the king effectively exercises his government. Nusantara. with all its provinces ruled by the Bhres (dukes).Provinces Kabalan Pawanuan Lasem (a coastal town in Central Java) Pajang (today Surakarta) Mataram (today Yogyakarta) 1 Titles Bhre Kabalan Bhre Pawanuan Rulers Kusumawardhani2 Surawardhani Relation to the King daughter niece Bhre Lasem Rajasaduhita Indudewi cousin Bhre Pajang Rajasaduhita Iswari Bhre Mataram Wikramawardhana2 sister nephew Bhre Wirabhumi is actually the title: the Duke of Wirabhumi (Blambangan). as well as Dharmasraya. Borneo. the real name is unknown and he referred as Bhre Wirabhumi in Pararaton.

It refer to independent foreign states that is considered as Majapahit's equals. According to Nagarakretagama canto 15. Dharmmanagari (Nakhon Si Thammarat Kingdom).All of those three categories were within the sphere of influence of the Majapahit empire. that administrated by the ruler titled Bhre. Ayutthaya and Champa. The model of political formations and power difussion from its core in Majapahit capital city that radiates through its overseas possessions. although Majapahit known has conducted foreign relations with these nations. Majapahit's hold on its overseas possessions began to waned. The same mandala model also applied on previous empires. and Yawana (Annam). Champa. was later identified by historians as "mandala" model. In later period. literary means "partners with common order". Kamboja (Cambodia). and it could be composed of numerous other tributary polities without undergoing administrative integration. not the subject of Majapahit powers. Srivijaya and Angkor. modern Surabaya) Keling Kelinggapura    Kembang Jenar Matahun (today Bojonegor o) Pajang (today Surakarta)    Singhapura Tanjungpura Tumapel (former capital of Singhasari)   Wengker (today Ponorogo) Wirabhumi (today Blambanga n) Legacy . The term mandala derived from Sanskrit "circle" to explain the typical ancient Southeast Asian polity that was defined by its centre rather than its boundaries.[29] Mitreka Satata can be considered as Majapahit's allies. however Majapahit also recognize the fourth realm that defines its foreign diplomatic relations:  Mitreka Satata. Marutma. and also Majapahit's neighboring mandalas. According to Wingun Pitu inscription (dated 1447) it was mentioned that Majapahit was consist of 14 provinces.[31] The provinces or vassal areas are:    Daha (former capital of Kediri) Jagaraga Kabalan    Kahuripan (or Janggala. These areas usually have their own indigenous rulers. enjoy substantial autonomy and have their own political institution intact without further integration into Majapahit administration. the foreign states are Syangkayodhyapura (Ayutthaya of Siam). since other foreign kingdoms in China and India was not included in this category.[30] The territories belongs within Majapahit Mandala sphere of influence were those categorized as Mancanegara and Nusantara. Rajapura and Sinhanagari (kingdoms in Myanmar).

Majapahit society developed a high degree of sophistication in both commercial and artistic activities. from Aceh.Pura Maospahit ("Majapahit Temple") in Denpasar. The legend of Minangkabau mentioned an invading foreign prince — associated with Javanese Majapahit kingdom — that being defeated on buffalo fight. are popular tales in Javanese and Balinese literatures. . In sum. The Panji cycles. The tales of Panji was dated from older period during Kediri kingdom. ketoprak and topeng dance drama. Several Javanese legends were originated or become popular during Majapahit period. Brunei.[24] Although its political power beyond the core area in east Java was diffuse. Majapahit was the largest empire ever to form in Southeast Asia. and often become the source of inspiration for wayang shadow puppet performance. Its capital was inhabited by a cosmopolitan population among whom literature and art flourished. Bali to Sumbawa. Palembang. demonstrate the typical Majapahit red brick architecture. constituting mainly ceremonial recognition of suzerainty. the tale of Sri Tanjung. Most of them mentioned about the incoming Javanese forces to their land. Bali. These tales has remain a popular theme in Javanese culture of later period during Mataram Sultanate. Sunda. and the epic of Damarwulan. Minangkabau. also can be found. some regional legends mentioning Majapahit kingdom or its general Gajah Mada. Others than Javanese sources. while the tale of Sri Tanjung and the epic of Damarwulan took place during Majapahit period. The Majapahit style minaret of Kudus Mosque. which was probably a local testament of the empire's expansive nature that once dominating the archipelago.[24] Numbers of local legends and folklores in the region had mentioned about the Majapahit kingdom. Malay Peninsula.

many Majapahit nobles. the kori or paduraksa towering red brick gate. and Mataram sought to establish their legitimacy in relation to the Majapahit. Yet in return. that led to popular expression. "without Java there is no Bali". Majapahit became a symbol of past greatness. such as Nagarakretagama. Sumatra. predate Majapahit. architecture. Pararaton and Tantu Pagelaran. from Java. to the Philippines. The Javanese Hindu civilization since the era of Airlangga to the era of Majapahit kings has profoundly influenced and shaped the Balinese culture and history. Keraton Kasepuhan and Sunyaragi park in Cirebon.Majapahit had a momentous and lasting influence on Indonesian architecture. rich and festive Balinese culture is considered as one of Majapahit legacy. nevertheless the empire expansion contributed to its popularity and diffussion in the region. Yogyakarta. The descriptions of the architecture of the capital's pavilions (pendopo) in the Nagarakertagama invoke the Javanese Kraton also the Balinese temples and palace compounds of today. Mataram Sultanate royal cemetery in Kota Gede.[32] The ancient links and Majapahit legacy is observable in many ways. and provides the glimpse and valuable historical records on Majapahit. The vivid. Pajang. Bali is credited as the last stronghold to safeguard and preserved the ancient Hindu Javanese civilization. The Islamic sultanates of Demak. were being well-kept in royal libraries of Bali and Lombok. Large numbers of Majapahit manuscripts. Although it has been suggested that the keris. as its founder. Brunei. The red brick Candi Bentar split gate of Keraton Kasepuhan in Cirebon reveal Majapahit architectural influences. In weaponry. and also pendopo pavilion has become ubiquitous in Javanese and Balinese architectural features. For Indonesians in later centuries. Bali.[33] The Demak claimed a line of succession through Kertabumi. as evidence in Menara Kudus Mosque. artisans and priests has took refuge either in the interior mountainous region of East Java or across the narrow strait to Bali. religious rituals. dancedrama and artforms. Sutasoma. The Majapahit architectural style that often employs terracotta and red brick had heavily influenced the architecture of Java and Bali in the later period. The Majapahit style candi bentar split gate. Southern Thailand. It is also due to the fact that after the fall of the empire. Malaysia. and various palaces and temples in Bali. literature. and native daggers similar to it. the Majapahit expansion is believed to be responsible for the widespread use of the keris dagger in Southeast Asia. Raden . The aesthetics and style of bas-reliefs in Majapahit East Javanese temples were preserved and copied in Balinese temples. The Majapahit Hindu-Javanese culture has shaped the culture of Bali.

Garuda Pancasila.[citation needed] Bali in particular was heavily influenced by Majapahit and the Balinese consider themselves to be the true heirs of the kingdom. written by a Majapahit poet.Patah. Mpu Tantular.[25] The high reliefs of Gajah Mada and Majapahit history depicted in Monas. has become the source of Indonesian national pride of past greatness.[36] The statue and relief of Garuda have been found in many temples in Java such as Prambanan from the ancient Mataram era. including those of the early 20th-century Indonesian National Revival. derived from the Majapahit royal color. in court chronicles was said to be the son of Kertabumi with Putri Cina.[38] Like Majapahit.[34] Central Javanese palaces have traditions and genealogy that attempt to prove links back to the Majapahit royal lines — usually in the form of a grave as a vital link in Java — where legitimacy is enhanced by such a connection. In its propaganda from the 1920s. also derives from Javanese Hindu elements. and the Panataran as well as the Sukuh temple dated from the Majapahit era. a Chinese princess. The Indonesian national motto. The Indonesian national flag "Sang Merah Putih" ("Red and White") or sometimes called "Dwiwarna" ("The bicolor").[22] Sultan Agung's conquest of Wirasaba (present day Mojoagung) in 1615 — during that time just a small town without significant strategic and economic value — led by the sultan himself. the modern state of Indonesia covers vast territory and is politically centred on Java. .[4] Many of modern Indonesian national symbols derived from Majapahit Hindu-Buddhist elements. may probably have had such symbolic importance as it was the location of the former Majapahit capital. the Communist Party of Indonesia presented its vision of a classless society as a reincarnation of a romanticized Majapahit. and is sometimes seen as a precedent for the current political boundaries of the Republic. "Bhinneka Tunggal Ika". The memory of its greatness remains in Indonesia. Modern Indonesian nationalists. have invoked the Majapahit Empire.[35] The Indonesian coat of arms. The Indonesian Navy flag of red and white stripes also has a Majapahit origin. is a quotation from an Old Javanese poem "Kakawin Sutasoma". The notable statue of Garuda is the statue of the king Airlangga depicted as Vishnu riding Garuda. who had been sent away before her son was born.[37] It was invoked by Sukarno for nation building and by the New Order as an expression of state expansion and consolidation.

Raden Wijaya. During the last half year of 2008. The rulers of Majapahit was the dynastic continuity of the Singhasari kings. the project leaves a huge attention to some historians. in order to prevent further damage caused by home-made brick industries that develop on the surrounding area. the series of communication satellites owned by Telkom.[39] Nevertheless. The government then argued that the method they were applying were less destructive since digging method were used instead of drilling. Jero Wacik. Rulers are highlighted with period of reign. styled Kertarajasa Jayawardhana (1294–1309) 2. 1. This ancient oath of unification signifies the Palapa satellite as the modern means to unify the Indonesian archipelago by way of telecommunication. since constructing the park's foundation in Segaran site located in south side of Trowulan Museum will inevitably damage the site itself. the Indonesian government sponsored a massive exploration on the site that is believed to be the place where the palace of Majapahit once stood. the famous oath taken by Gajah Mada. has been named after Sumpah Palapa. the Indonesian Minister of Culture and Tourism stated that the Majapahit Park would be built on the site and completed as early as 2009. Ancient bricks which are historically valuable were found scattered on the site. styled Jayanagara (1309–1328) . Gajah Mada swore that he would not taste any spice as long as he had not succeeded in unifying Nusantara (Indonesian archipelago). and the program was started in February 1975. Kalagamet. an Indonesian telecommunication company. which started by Sri Ranggah Rajasa.Palapa. the royal family of Singhasari and Majapahit. the founder of Rajasa dynasty in late 13th century.[40] List of rulers Genealogy diagram of Rajasa dynasty. The name was chosen by president Suharto.

Indonesia is described as the 'reincarnation' of the Majapahit empire. a radio drama and film by S Tidjab. Interregnum (1453–1456) 10. a fictional kingdom neighbour of the Pajajaran. centered around the story about a fictional hero named Brama Kumbara. while commoners are suffering. Sri Gitarja. or Twilight/Sunset in Majapahit is an historical romance that took place during the fall of Majapahit empire. a common Majapahit citizen. Suhita (1429–1447) 7. the film tells the story of nine Muslim saints ('wali') who spread Islam to Java. Girindrawardhana. It took place in the late Singhasari period and formation of Majapahit. and romance of the . Senopati Pamungkas (1986. Purwawisesa or Girishawardhana. Kertawijaya. The story also involved a romance between the hero named Arya Kamandanu and his Chinese lover Mei Shin. 2. that is to say the civil war of Majapahit between Wikramawardhana and Bhre Wirabhumi. a radio drama and film by Niki Kosasih. This part has been made into a single feature film entitled 'Saur Sepuh' as well. 6. or Suraprabhawa. Wikramawardhana (1389–1429) 6. It describes the decaying Majapahit empire where royals are fighting each other for power. styled Brawijaya V (1468–1478) 13. written by Sanusi Pane. This novel describes the saga. styled Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328–1350) 4. 4. royal intrigue.3. telling the everyday life of Panji Koming. Saur Sepuh is based on 15th-century Java. Panji Koming (since 1979). Sandyakalaning Majapahit (1933). born Bhre Pamotan. a novel by Arswendo Atmowiloto that is also a martial art-historical epic fiction. In several stories the Paregreg war is described. styled Brawijaya III (1456–1466) 11. styled Brawijaya I (1447–1451) 8. the king of Madangkara. Hayam Wuruk. Kertabumi. The impact of the Majapahit theme on popular culture can be seen in the following: 1. styled Brawijaya II (1451–1453) 9. styled Sri Rajasanagara (1350–1389) 5. cultural and current point of view. social. Saur Sepuh (1987–1991). Although it took place in the Majapahit era. Pandanalas. 5. the Majapahit empire has inspired many writers and artists (and continues to do so) to create their works based on this era. or to describe and mention it. a weekly comic strip by Dwi Koendoro published in the Sunday edition of Kompas. Begun as a popular radio drama program in the late 1980s. Bhre Wengker. the comic strip serves as witty satire and criticism of modern Indonesian society. styled Brawijaya IV (1466– 1468 or 1478[8]) 12. Rajasawardhana. Singhawikramawardhana. The current Indonesian president is often portrayed as a Majapahit monarch or prime minister. Tutur Tinular is a martial art historical epic fictional story with the Majapahit era serving as the background of the story. styled Brawijaya VI (1478–1527) Majapahit in popular culture Celebrated as 'the golden era of the archipelago'. The story took place near the end of the Majapahit era and the formation of Demak. reprinted in 2003). From a political. Wali Songo. 3. Tutur Tinular.

about the fictionalized detailed lifestory of Sundanese Princess Dyah Pitaloka Citraresmi. pp. Rakawi. 822.2307/2754037. 4. 3. Jean Gelman (2003). Resink. Digital Atlas of Indonesian History 4. Imperium Majapahit. ISBN 978-1-57607-770-2. Martinus Nijhoff. 10. page 19 5. a pentalogy written by Langit Kresna Hariadi. Southeast Asia: a historical encyclopedia. Vol. the first king of Majapahit. ^ The Brunei Museum journal. G. 2. p. 8. The novel virtually took the same context and was inspired by Kidung Sundayana. No. a comic book series by Jan Mintaraga. See also Indonesia portal      Kidung Sunda Osing Tenggerese List of monarchs of Java Srivijaya Notes 1. 29. from Angkor Wat to East Timor. Volume 1. ^ Majapahit Overseas Empire. published by Elexmedia Komputindo. 1968). page 18 . JSTOR 2754037. a novel written by Hermawan Aksan. Indonesia: Peoples and Histories. 6. about fictionalized detail of Gajah Mada's life from Kuti rebellion until Bubat War. Issue 1 – Page 192 7. a Malaysian epic film based on a traditional Malay legend. trans. Gajah Mada. by Theodore Gauthier Pigeaud. 7. ^ Taylor. Hall (1956). 3/4) 38 (3/4): 353–359. van Hoeve. 34. ^ a b c d e Ricklefs (1991). This film recounts the love story between Gusti Putri Retno Dumilah. and Hang Tuah. 1365 AD (The Hague. 8.J. New Haven and London: Yale University Press. ^ Prapantja. 9. ISBN 0-300-10518-5. 21. doi:10. pp. ABC-CLIO. "Problems of Indonesian Historiography". vol. ^ Keat Gin Ooi (2004). A Study in Cultural History: The Negara-Kertagama by Rakawi Prapanca of Majapahit. a Malaccan admiral. 38. Volume 4. 29. Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory' (The Hague: W. Pacific Affairs (Pacific Affairs. a commoner named Upasara Wulung and his forbidden love affair with princess Gayatri Rajapatni.G. 1962). whom later becomes the consort of Raden Wijaya.E.formation of the Majapahit kingdom as well as the adventure of the main character. ^ a b c d e f Ricklefs (1991). a Majapahit Princess. Java in the 14th Century. This series tells the history of Majapahit from its formation until the decline. focussed around the Bubat War. p. Puteri Gunung Ledang (2004). Dyah Pitaloka (2007). ^ D.

1) 24 (1): 91–99. Menuju Puncak Kemegahan (LKIS. Singapore 169641: Archipelago Press. p. ^ "Uang Kuno Temuan Rohimin Peninggalan Majapahit". hal. hal. 1300.G Mills. Letterkunde. 5th reprint edition in 1988). 1996. Soeroso M. 9789004061965. page 40 . page:100". ^ C. Soekmono. Persee.R. Didier (Hardcover edition — August 2003). "The Role of Structural Organisation and Myth in Javanese Historiography". ISBN 981-4155-67-5. p.C Bagley (1981). 24.. in the site www. 1) Ansterdam: N. pp. Singapore 169641: Archipelago Press. Indonesian Heritage Series: Ancient History. Paris: Periplus Editions. White Lotus p86 ISBN 9748496-78-4 12. Didier (Hardcover edition — August 2003). Robert. 72. Singapore: Editions Didier Millet. Retrieved 2010-07-14.02a00030. pp. 2000 20. 26. Paul Michel (2006). 2nd ed.4. ^ MAJAPAHIT : KERAJAAN AGRARIS – MARITIM DI NUSANTARA page 8 30. Historical Atlas of Indonesia. 33–34. 28. 1993. Rosita (2003-01-01). 2nd ed. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2.10. Ricklefs. S. P. pages 18 and 311 11. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij.9. ^ Ricklefs. 451–456. Bond University Australia. no. ^ Nastiti. ^ Cribb. The Journal of Asian Studies (The Journal of Asian Studies. 37 and 100 21. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). (1997). doi:10. Stanford: Stanford University Press. "Ritual and Cultural Reproduction in Non-Islamic Java". (November 1964). 31. Vol. 25. Afd. ^ Ricklefs. Friday. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula.V. 22 June 2007. ^ Dellios. 10. 18. 17. A History of Modern Indonesia Since c. ^ Robert W. (1988). ^ Ma Huan Ying-yai Sheng-lan.V. C. Retrieved 2011-12-11. Berg. translated by J. ^ a b Schoppert. ISBN 962-593-232-1.1983. JSTOR 644055. ISBN 981-3018-26-7. ed. Prasasti Majapahit.. 16.H. 448–451.C. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). JSTOR 2050416. Indonesian Heritage Series: Ancient History.com from Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala. Achadiati S. The Muslim world : a historical survey. ISBN 90-04-06196-7.2307/2050416. 29. Jakarta: PT Gita Karya. R.. ^ Drs. 279. 36–37 23. ^ a b c d e f Millet.. Java Style. Part 4. November 2008. vol. pp. ^ Munoz. 24. Het rijk van de vijfvoudige Buddha (Verhandelingen der Koninklijke Nederlandse Akademie van Wetenschappen. ^ "Ritual Networks and Royal Power in Majapahit Java. University of Hawai'i Press. 2005) 15. cited in M. ^ a b Slamet Muljana. editor: John Miksic. Titi Surti. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. John Miksic. F. 1962. Hefner (1983). ^ Millet. 32. 252. 69. ^ a b Ricklefs. A. American Ethnologist 10 (1983): 665–683. 13. Didier Millet.Majapahit-Kingdom. 27. Brill Archive. 107. doi:10. 19. ^ JakartaPost: Majapahit capital may be larger than previously believed 13. pp. Damais. 22. ^ Johns. 106. Bertold.P. "Mandala: from sacred origins to sovereign affairs in traditional Southeast Asia". 14. ^ Y. No. Sejarah Peradaban Manusia: Zaman Majapahit. pp. ed. ISBN 981-3018-26-7. ^ Lonely Planet: History of Bali 33. ^ Spuler. (1973.1525/ae.

Antara (in Indonesian) 36. ^ Bhinneka Tunggal Ika. 1300. 39. ^ Ricklefs. ^ Friend. References  M. page 43 35. 2nd ed. Stanford: Stanford University Press. 40.C. 2008.org an National History Website View page ratings Rate this page What's this? Trustworthy Objective Complete Well-written I am highly knowledgeable about this topic (optional) Categories:          Former monarchies Former countries in Southeast Asia States and territories established in 1293 States and territories disestablished in 1527 1527 disestablishments Indianized kingdoms Historical Hindu empires Pre-colonial States of Indonesia 1293 establishments . Cambridge. 1991 External links Wikimedia Commons has media related to: Majapahit     A Short History of Majapahit Memoirs of Majapahit Kingdom A brief history of Majapahit A Complete Transcription of Majapahit Royal Manuscript of Nagarakertagama from SejarahNasional. ^ Ricklefs. 19. January 5. Ricklefs. page 174 38. ^ "Taman Majapahit Dibangun di Trowulan". Theodore. Massachusetts and London: Belknap Press. masterpiece of Mpu Tantular. November 4. ^ Hindu Civilizations of Austronesia and Southeast Asia 37.34. Indonesian Destinies. Harvard University Press. ^ "Situs Majapahit Dirusak Pemerintah". pp. 2009. ISBN 0-674-01137-6. A History of Modern Indonesia Since c.

     Former countries in Malaysian history Former countries in Philippine history Majapahit Former empires of Asia Former countries in Indonesian history Navigation menu        Create account Log in Article Talk Read Edit View history       Main page Contents Featured content Current events Random article Donate to Wikipedia Interaction      Help About Wikipedia Community portal Recent changes Contact Wikipedia Toolbox Print/export Languages     ไทย ‫ال عرب ية‬ Basa Banyumasan Česky .

. See Terms of Use for details. Contact us    KERAJAAN MAJAPAHIT Kerajaan Majapahit adalah nama sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293. Kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya.                            Deutsch Español Français 한국어 हिन्दी Bahasa Indonesia Italiano ‫עברית‬ Basa Jawa ქართული Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands 日本語 Norsk (bokm l) Polski Português Русский संस्कृ तम् Suomi Svenska Tagalog Українська Tiếng Việt 中文 This page was last modified on 26 January 2013 at 17:55. a non-profit organization. . Inc. Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation. additional terms may apply. Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License. Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389) yang didampingi oleh Patih Gadjah Mada (1331-1364).

Setelah mendapat pengampunan dari Raja Jayakatwang. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijava untuk membalas dendam kepada Raja Jayakatwang. Raden Wijaya beserta pengikutnya diizinkan untuk membabat hutan Tarik (sekarang menjadi Desa Trowulan. berakhirlah riwayat Kerajaan Singasari.  Para Penguasa Majapahit Raden Wijaya : (1309) Jayanegara : (1309-1328) Tribhuwanatunggaldewi : (1328-1350) Hayam Wuruk : (1350-1389) Wikramawardhana : (1389-1429) Suhita : (1429-1447) Kertawijaya : (1447-1451) Rajasawardhana : (1451-1453) Bhre Wengker : (1456-1466) Singhawikramawardhana : (1466-1468)  . Raja Kertanegara beserta petinggi kerajaan lainnya tewas dalam penyerangan tersebut. Setelah Raja Kertanegara gugur dalam peristiwa penyerangan Raja Jayakatwang (Raja Kediri). dan mendapat perlindungan dari Arya Wiraraja. Raja Jayakatwang sangat menghormati Arya Wiraraja sehingga Raden Wijaya diampuni. Jawa Timur) untuk dijadikan desa. Raden Wijaya (menantu Raja Kertanegara) segera melarikan diri ke Sumenep.  Kertarajasa Jayawardhana  Pada 1293 pasukan Kubilai Khan dari Cina datang dengan tujuan untuk menghancurkan Kerajaan Singasari. Mereka tidak mengetahui bahwa Singasari telah hancur. Madura. penguasa Sumenep. Disinilah kemudian berdiri pusat Kerajaan Majapahit.

Kerajaan Kediri hancur dan Raja Jayakatwang terbunuh. salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit. Semenanjung Malaya. Sora. pamor Kerajaan Majapahit semakin menurun.   Keruntuhan Majapahit Sepeninggal Raden Wijaya.000 orang.   Wilayah Kekuasaan Wilayah kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Jawa (kecuali tanah Sunda).   LIHAT JUGA Singasari. Kerajaan Gajah Mada Kediri. << Kiri atas: Candi Panataran merupakan candi terbesar dan paling penting bagi umat Hindu di Jawa Timur yang dibangun pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Dalam waktu singkat. Pemberontakan baru dapat berakhir pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk (1350-1389). Setelah masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Siam. namun di tengah perjalanan pasukan Raden Wijaya dengan bantuan pasukan Singasari dari Sumatera menyerang pasukan tersebut. Kerajaan Majapahit hancur akibat terjadinya perang saudara. Pada masa inilah Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya. Pada 1522. Sumatera. dan Kuti selama masa pemerintahan Jayanegara (1309-1328). Perluasan wilayah ini dicapai berkat politik ekspansi yang dilakukan oleh Patih Mangkubumi Gadjah Mada. Kerajaan  Atas: Candi Bajangratu. Banyak orang asing seperti Cina.  . Pemberontakan tersebut antara lain ialah pemberontakan Ranggalawe. Selain itu.  TAHUKAH KAMU Pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. sebagian besar P. faktor yang juga mempengaruhi runtuhnya Kerajaan Majapahit ialah munculnya Kerajaan Malaka dan berkembangnya kebudayaan Islam.Kertabhumi : (1468-1478) Ranawijaya/Girindrawardhana : (1478-?) Pasukan Raden Wijaya bekerjasama dengan Kubilai Khan yang berjumlah sekitar 20. Pasukan Kubilai Khan kembali ke pelabuhan. Pada masa itu rakyatnya sejahtera. serta pemberontakan Sadeng dan Keta pada masa Tribhuwanatunggadewi (1328-1350). Pasukan Kubilai Khan segera pergi dari tanah Jawa dan Raden Wijaya menjadi raja dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. dan India berdatangan. dan Indonesia bagian timur hingga Irian Jaya. Kerajaan Majapahit dilanda beberapa pemberontakan. Kalimantan. kewibawaan Kerajaan Majapahit baik ke dalam maupun keluar kerajaan sangat kuat.

Persahabatan raja Majapahit Hayam Wuruk dengan raja Sunda Lingga Buana dan lain sebagainya.  Sumber : Syukur. 2005. hasilnya hampir serentak semua link url atau situs web mengatakan hal sama yaitu ada perang Bubat. Artikel-artikel sebelumnya dari penulis sudah gembar-gembor mengatakan bahwa . TAHUKAH KAMU Nama Majapahit diduga berasal dari nama pohon Maja karena pada masa itu hutan Tarik banyak ditumbuhi pohon Maja. ada perselisihan dan permusuhan dengan berbagai versinya. 1. Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda KEBOHONGAN SEJARAH PERSETRUAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA Pembuktian Analisa Kitab Neraga Kertagama dan Kitab Negara Kertabhumi Created by Ejang Hadian Ridwan Suatu proses pencarian yang teramat sulit juga. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Dugaan ini berdasarkan Kitab Pararaton. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . dan Kidung Harsa Wijayayang menceritakan berdirinya Kerajaan Majapahit. Berulangkali searching dengan menggunakan keywords bermacam-macam seperti: persahabatan kerajaan Majapahit dan Sunda. Persahabatan kerajaan Sunda dan Majapahit masa Gajah Mada dan Hayam Wuruk. Kidung Panji Wijayakrama. mencari sumber yang mampu mengatakan bahwa kerajaan Sunda dan kerajaan Majapahit adalah 2 kerajaan yang bersahabat dan rukun. Abdul. << Kiri bawah: Candi Tikus. Perang antara Majapahit dan Sunda. dan lain sebagainya yang mengarah ke perang Bubat.   Atas : Relief di Candi Panataran ini menceritakan seseorang yang dieksekusi dengan menggunakan keris. tempat pemandian kerabat raja Majapahit. Jilid 6. Kenyataannya semua hasil mengatakan hal yang sama. terjadi perselisishan alias permusuhan. dengan kata lain tidak bersahabat. Halaman 123. Tetapi kalau dimasukan keywords seperti : Perang Bubat.

Bukti sejarah berikutnya adalah dicoba dengan mempelajari lagi satu kitab yaitu kitab Negara Kertagama. Kota Ungga. Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan. Palembang. Kahwas. Kadandangan. Bukti sejarah yang ada adalah untuk perkara ini tiada lain adalah berupa prasastiprasasti dan beberapa kitab yang tingkat kepercayaannya akan kebenarannya masih tinggi. Tamihang. yang kemudian dipelajari. Lampung dan juga Barus. terjadinya peristiwa perang Bubat dan Sumpah Palapa. Tunduk menengadah. akhirnya didapat petikan sebagai berikut : “Negara-negara di nusantara dengan Daha bagai pemuka. yang masa pemerintahan untuk kerajaan Majapahit dipimpin oleh Sri Rajasanagara (Hayam Wuruk versi kitab Pararaton) dengan Maha Patih Gajah Mada? inilah pertanyaan yang harus ada jawaban sebagai korelasinya dan jawaban itu harus ada. Sawaku. Setelah dipelajari seksama dari hasil terjemahan kitab Negara Kertagama. Penyidikan suatu perkara hukum. Sedu. kebohongan itu memnag terjadi. Perang Bubat dan Sumpah Palapa adalah dusta atau kebohongan sejarah. Malano . Landa. secara sendirinya adalah sumber-sumber yang sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai sumber sejarah. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. Siak. Haru serta Mandailing. Kota Waringin. dengan pihak yang dirugikan adalah bangsa Indonesia. Berdasarkan barang bukti itulah penyidikan lebih lanjut dapat dilakukan. Lawai ikut tersebut. negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri. Prasasti-prasati yang ditemukan. kalau tidak pernyataan kebohongan sejarah itu tetap tidak kuat. hampir semuanya tidak bisa meberikan informasi tentang hal itu. dengan kata lain sumber-sumber itu adalah sumber yang direkayasa demi suatu kepentingan. Rokan. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan. Pertanyaan selanjutnya adalah kalau memang tidak terjadi hal-hal seperti itu. Toba dan Darmasraya. Samadang dan Tirem tak terlupakan. Sumber-sumber utama yaitu kitab Pararaton dan kitab Kidung Sunda yang mengarah kepada kisah Ken Arok. yang akhirnya terjadi pembelokan arah sejarah.Pun ikut juga disebut Daerah Kandis. paling dulu Melayu: Jambi. Minangkabau. selalu dalam langkah awalnya adalah mencari barang bukti. ikut juga Tanjung Kutei. Kalka. Tabalung. Solot dan juga Pasir Barito. Saludung. Kampar dan Pane Kampe. dianalisa dan dikembangkan. Kitab Negara Kertagama inilah yang menjadi harapan satu-satunya bagi penulis untuk dapat memberikan informasi walaupun tidak gamblang. Barune. atau sumber sejarah yang masih relevan. Batan. lantas pola hubungan seperti apa yang diterapkan antara 2 kerajaan tersebut yaitu kerajaan Majapahit dan kerajaan Sunda. Sambas.kisah Ken Arok. Sampit. berlindung di bawah kuasa Wilwatikta.

Dilarang mengabaikan urusan negara dan mengejar untung. Di Hujung Medini. Solot. Banggawi. Taliwang. Seram. Gurun serta Sukun. Paka. Sumba. Muar. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Saimwang. Kelantan serta Trengganu Johor. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. tiap musim tertentu mempersembahkan pajak upeti. Tumasik. yang akhirnya diharapkan terjadi keraguan terhadap kebesaran istilah nusantara tersebut. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura. menolak ajaran sesat. Pahang yang disebut paling dahulu. Pulau Gurun. Rajapura begitu juga Singasagari Campa. Kelang serta Kedah Jerai. Bima. tidak seperti Sumpah Palapa yang tidak mewakili aspek keseluruhan yang dikatakan nusantara. Dungun. bisa jadi juga ini lemparan wacana ke publik dengan tujuan pro kontra mengenai istilah nusantara dengan hanya memakai simbolisasi Sumpah Palapa. Seyogyanya. Kunir. Wanin. Tersebut pula pulau-pulau Makasar. Konon kabarnya para pendeta penganut Sang Sugata dalam perjalanan mengemban perintah Sri Baginda. jika mengemban perintah ke mana juga.Berikut Langkasuka.memberikan informasi yang harapakan penulis atas pernyataan yang mencurigakan. begitu pun Darmanagari Marutma. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. Muar. Ambon atau pulau Maluku. Bisa jadi Sumpah Palapa itu sendiri adalah bentuk pengkerdilan istilah nusantara itu sendiri.tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura. Hutan Kendali sekaligus. Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti. Lagi pula anda (n). Petikan diatas juga. Buton. Semenjak nusantara menadah perintah Sri Paduka. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Galian serta Salayar.” Petikan diatas memberkan informasi lengkap tentang negara-negara yang berada dibawah kekuasaan kerajaan Majapahit yang memang mewakili istilah nusantara yang didengung-dengukan itu. Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. yang juga biasa disebut Lombok Merah. Seran. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Buda. dilarang menginjak tanah sebelah barat pulau Jawa. Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain. diberikan pendaan cetakan tebal supaya lebih . Terdorong keinginan akan menambah kebahagiaan. semua sudah lama terhimpun. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk. pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. harus menegakkan agama Siwa. Kanjapiniran. Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di nusantara.

setidaknya ada alasan perang yang mendasar dan sah secara hukum kenegaraan. kemudian perang menumpas pemberontakan kerajaan Sadeng dan Keta. raja pertama Majapahit menantu dari Sri Kertanegara. untuk mengembangkannya lebih mudah ke arah pemekaran yang lebih luas. hanya teridentifikasi melakukan beberapa kali peperangan. Umpan nilai psikologis inilah yang merupakan senjata ampuh dalam propaganda ide aliansi yang dimotori oleh kerajaan Majapahit. kewibawaan.fokusyaitu: “Yawana ialah negara sahabat. katakanlah dengan beberapa negara besar yang sudah bergabung. Ide aliansi inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya nusantara. untuk menjaga keutuhan. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. untuk kerajaan Majapahit. tujuannya dalam rangka menjaga apabila suatu saat ada invasi dari kekaisaran Mongol untuk kedua kalinya. persatuan dan kesatuan serta nama baik kerajaan. Hal ini dikarenakan.” Merujuk pada keterangan kitab Negara Kertagama itu bahwa banyak negaranegara atau kerajaan-kerajaan lain yang secara otomatis takluk dan berinduk ke kerajaan Majapahit. Dalam catatan sejarah resmi. apa yang dilakukan oleh kerajaan Majapahit adalah sebagai pencetus atau pelopor ide penggabungan kekuatan. tidak harus melalui proses peperangan besar. Percobaan invasi pertama. Ketika negara-negara dalam aliansi itu sudah terbentuk. ketika kerajaan Singhasari atau Tumapel dibawah kendali Jayakatwang yang merebut kekuasaan secara paksa dari penguasa sah Sri Kertanegara. perang terbesar adalah dengan kerajaan di Pulau Bali. Tentara Mongol sempat menguasai ibu kota kerajaan. Mengapa pula dengan skala waktu yang tidak terlalu lama nusantara bisa terbentuk? Jawabanya adalah teori musuh bersama. Wajar dan memang seharusnya kalau peperangan itu dilakukan. bisa secepat itu takluk. jadi tidak lagi harus bersusah-susah melakukan perang. Tiga kerajaan ini nota bene adalah kerajaan-kerajaan yang secara historis atau sejarah pendiriannya mulai kerajaan Tumapel masa pemerintahan Sri Rajasa Sang Amurwabhumi alias Ken Arok (versi kitab Pararaton sampai ke Sri Kertanegara. dan ini ide . Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Tetapi negara-negara lain. dengan membentuk aliasi dengan negara-negra lainya. kemudian dilanjutkan pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit mulai dari Raden Wijaya sampai Sri Rajasanagara alias Hayam Wuruk (versi kitab Pararaton) adalah masih termasuk kerajaan-kerajaan bawahan. menginduk dan mengakui kerajaan Majapahit yang memegang kontrol atas mereka. tapi tidak lama berselang bisa diusir kembali oleh pasukan tentara yang dipimpin Raden Wijaya.

sebuah aliansi harus ada negara pengontrol. pemimpin bagi yang lainya dan kerajaan Majapahit-lah yang cocok dan memenuhi syarat. 11:33 AM #2 ri4nx Senior Member Join Date Aug 2011 . Penyidikan dilanjutkan lagi. artinya nama itu sudah populer tidak perlu lagi penjelasan pada waktu itu. India. 26-03-12. Sekarang pertanyaan yang timbul adalah Yawana itu kerajaan mana? Tidak dijelaskan identitasnya dalam kitab Negara Kertagama. bukan permusuhan atau yang satu menjadi bawahan atas yang lainnya. Majapahit adalah negara adidaya di nusantara selain kerajaan Sunda pada masa itu. yang ada adalah negara sahabat. Selengkapnya silakan pembaca budiman lihat di MENGUAK TABIR SEJARAH NUSANTARA Salam Damai Nusantara Penulis o Share      Reply With Quote 2. Hubungan yang terjalin pun atas dasar persahabatan. terlebih didukung oleh situasi yang ada. tetapi bukan negara bawahan karena tidak disebut demikian. yang sebelumnya mengalami masa-masa penjajahan dari kerajaan Chola.sangatlah brilian. dan mempunyai kedudukan yang sangat dihormati karena statusnya adalah negara sahabat. yaitu ada musuh bersama yang nyata didepan mata. Musuh bersama itu tiada lain adalah pasukan besar kekaisaran Mongol. Negara sahabat artinya kerajaan itu dianggap sejajar kedudukanya dengan kerajaan Majapahit. Secara fakta pertahan. Karena kerajaan Sriwijaya tidak lagi termasuk negara adidaya dengan alasan keberadaannya sudah melemah.

..Posts 1. 26-03-12. 12:34 PM #3 Hjthegreat Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda yang menjadi pertanyaan saya dari dulu. apakah memang majapahit pernah menguasai sulawesi???. info bagus neh o Share      INI TANDA TANDA KAMU MAU MENINGAL ..atau hanya mitos dan hanya klaim org jawa (majapahit).soalnya saya belum pernah mendengar peningalan majapahit selama .995 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda ternyata penyatuan kedua kerajan itu bohong belaka ya gan .GAMBAR2 DRAMATIS SEGITIGA BRMUDA palingseru Reply With Quote 3...

01:53 PM #4 Alphe Senior Member Join Date Nov 2011 Location Banggai Posts 1. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima.berkuasa di sulawesi.. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. Lagi pula. kalau punya reference tentang itu tolong dishare.267 Rep Power 5 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. . Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah.soalnya saya lama penasaran tentang hal itu. 26-03-12.. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri".. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN.. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. Saran saya. o Share      Reply With Quote 4.

tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. 26-03-12. Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit Reply With Quote 5.849 Rep Power 2 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta batu dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. LAgi pula. o Share      oomaldi likes this. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat . 26-03-12 at 04:25 PM.NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" Last edited by Alphe. 03:31 PM #5 keizer Senior Member Join Date Feb 2012 Location Bandung Posts 1.

Saran saya. 06:51 PM #6 oomaldi Moderator Join Date Feb 2012 Location Jakarta Posts 609 Rep Power 3 .diterima. 26-03-12. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" yup saya setuju pendapat anda. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. ini khan baru dari satu sisi o Share      Temukan Cerita2 Kocak Disini Kelakuan Konyol Anggota DPR Berwisata Gokil Reply With Quote 6.

NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" setuju. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. Saran saya.. Lagi pula. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. o Share      Jualan? Langsung kesini >> Lapak Jual Beli Kompas Forum Jangan lupa baca aturannya disini >> Aturan Lapak Jual Beli KompasForum Reply With Quote 7. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. ane suka banget nih sama komennya bro alphe. 06:59 PM #7 GEO Advisor .. 26-03-12. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima.

..... 09:13 PM #8 oka milano Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 ..... o Share      Silent Readers lebih berbahaya daripada Junkers Reply With Quote 8.......Join Date Oct 2008 Location indonesia Posts 16. 26-03-12.436 Rep Power 29 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda jadi mana yang bener nih ?.....

Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan o Share      Reply With Quote 9. disana ada pakar2 yang siap mendebat. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal. terbitkan jurnal.. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. 26-03-12. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. 09:38 PM #9 andewan Senior Member Join Date Jan 2012 Location Bnjarnegara Posts 1. disana pusat penelitian majapahit. mari dibahas diforum ilmiah. eh udah berani mengatakan pembelokan.. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda.288 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by oka milano ..

judulnya jadi POLA HUBUNGAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA silakan baca dilink tersebut. mari dibahas diforum ilmiah.udh di update kok artikel ane. 10:28 PM #10 ezank Newbie Join Date Mar 2012 Posts 23 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda terima kasih agan2 atas saran dan keritiknya. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal.. eh udah berani mengatakan pembelokan. terbitkan jurnal..kl sdh menyangkut sejarah baiknya agak hati hati.. 05-04-12.anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. Arsyo tentang istilah negeri Yawana yang disebut negara sahabat dalam kitab . o Share      Outdoor Furniture Reply With Quote 10.. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan.... bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan Yups saya setuju dengan panjengane gan. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan. disana ada pakar2 yang siap mendebat. ane dapet data juga dari buku Atlantis karya Prof. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. disana pusat penelitian majapahit.

The time now is 06:07 PM. judul sebelumnya "Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda" artinya gak ada persetruan. Yamna. Buddha. Sidharta pergi dari istana dan meninggalkan segala Bentuk .6. Persebaran bangsa Arya dibedakan atas dua periode: masa Weda Awal dan masa Weda Akhir. Copyright © 2012 KOMPAS. Di sebelah utara terdapat sungai–sungai besar seperti Indus. dan Brahmaputra yang memiliki lembah-lembah subur. Pada masa akhir ini itu bangsa Arya mulai membangun system agama Weda (Hindu) dan pemerintahan (politik). Penduduk Lembah Indus adalah bangsa Dravida yang berkulit hitam. agama Buddha lahir dari Sidharta Gautama.silakan mampir. itu yang ingin ane buktikan. Sementara itu. Setelah dewasa. putra Raja Suddodhana dari Kapilawastu. Peradaban Lembah Indus mengalami kemunduran ketika bangsa Arya dari Asia Tengah melakukan invasi.. thanks o Share      Reply With Quote Page 1 of 2 12 Last « Previous Thread | Next Thread »    KompasForum Home Archive Top All times are GMT +7. Gangga.Kertagama.com. Jaina lahir.0 RANGKUMAN PERKEMBANGAN HINDU BUDHA DI INDONESIA under RANGKUMAN MATERI Anak benua India merupakan tanah tempat kebudayaan Weda. Di lembah-lembah subur inilah lahir peradaban Hindu muncul.. All rights reserved Content Relevant URLs by vBSEO 3.

keratin). Bali. Indonesia Indocina. candi. Pengaruh Buddha pun meluas hingga Cina. dan Cina. Pihak pertama adalah kaum brahmana dan rahib dari India. dan Indonesia. Siddharta menjadi seorang Buddha. terutama di Jawa. Jepang.kesenangan duniawi. karya sastra (kitab. Sekitar awal tarikh masehi. Pihak kedua adalah para pedagang India (waisya). Pihak keempat adalah golongan ksatria India yang melarikan diri ke Indonesia karena takut dikejar-kejar oleh musuh. seni rupa (relief. Sedangkan pengaruh dalam bidang kebudayaan terlihat dari bangunan fisik (stupa. Related Post: RANGKUMAN MATERI         RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN TAHAP PENUTUPAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENGIKTISARAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENCATATAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN KOPERASI DAN KEWIRAUSAHAAN RANGKUMAN BADAN USAHA RANGKUMAN MANAJEMEN . Setelah itu ajaran Buddha mengalami perkembangan: Buddha Mahayana dan Hinayana. prasasti. Hubungan dagang ini berkembang menjadi hubungan politik. Keterkaitan antara perdagangan dan persebaran Hindu Buddha mengakibatkan pusat pusat perdagangan di Indonesia menjadi pusat Hindu-Buddha. agama. Pihak ketiga adalah kaum sudra yang melarikan diri dari India ke Indonesia. dan budaya. Dari sumber-sumber itu dapat disimpulkan: persebaran agama dan budaya Hindu-Buddha dari India ke Indonesia berawal dari perdagangan. Dan pihak kelima dalah orangorang Indonesia sendiri. India. Pengaruh Hindu-Buddha terhadap perkembangan agama di Indonesia terlihat dari praktik dan tempat peribadatan (candi). sementara Sumatera merupakan pusat Buddha. dan Kalimantan. wayang). Ada lima teori tentang pihak-pihak yang berjasa menyebarkan Hindu dan Buddha di Indonesia. di Lembah Sungai Gangga. Arab. Ketika tiba di Desa Gaya. Indocina. Yunani. Hubungan itu didukung oleh kronik-kronik dari Cina. makara. serta seni tari dan musik. arca). Ia berguru pada sejumlah rahib. dan kitab serta prasasti dalam negeri. Indocina. Kesemuanya itu mengalami proses akulturasi dan sinkretisasi sesuai zamannya. telah terjadi hubungan dagang antara India. yang sebelumnya pernah mengunjungi India.

tulisan tulisan tersebut mengubah bangsa indonesia memasuki babakan baru jaman sejarah. Perkembangan Agama Hindu. terutama dengan ditemukannya prasasti tujuh yupa di kalimatan timur.                RANGKUMAN LEMBAGA SOSIAL RANGKUMAN MATERI DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI REVOLUSI INDUSTRI RANGKUMAN REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA RANGKUMAN DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA RANGKUMAN PERKEMBANGAN PAHAM BARU DAN PENGARUHNYA DI INDONESIA RANGKUMAN PENGARUH BARAT PADA MASA KOLONIAL RANGKUMAN AKULTURASI LOKAL HINDU BUDHA DAN ISLAM RANGKUMAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA KERAJAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA RANGKUMAN WILAYAH PELESTARIAN LINGKUNGAN RANGKUMAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN RANGKUMAN SUMBER DAYA ALAM RANGKUMAN ANTROPOSFER DAN KEPENDUDUKAN RANGKUMAN BIOSFER Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook 0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Perkembangan dan Pengaruh Hindu-Budha di Indonesia A. Pengaruh Hindu dan budha di Indonesia Berdasarkan ditemukannya bukti tulisan yang berhuruf pallawa dan Bahasa Sanseketa di kerajaan Kuta dan Tarumanegara menujukkan pengaruh Hindu budha dan india yang sangat kuat dalam perkembangan sejarah inonesia. pembawa agama agama Budha melalui misi penyiaran yang disebut . indonesia. cina. Masuknya Budaya Hindu Budha Proses masuknya dan berkembangnya agama hindu dan budha ini melalui jalur perdagangan India. Budah di Indonesia 1. 2.

Kerajaan Kutai Kerjaan ini terletak di kalimatan timur dan tertua di indonesia. B.Dharma Dhuta. pendeta I-Tsing setelah belajar di Sriwijaya kemudian ia pergi ke Moloyu. 4. sudra dan waisya.prasasti tugu . Prasasti ini berhuruf pallawa dan berangka tahun 400M. Kerajaan Melayu Mengenai kerajaan ini diperkirakan sekitar daerah jambi seorang raja yang sering disebut adalah adityawarman. sedangkan pembawa agama Hindu ke indonesia antara lain golongan ksatria. seorang raja yang bijaksana dan sangat memperhatikan kemakmuran rakyatnya. prasasti Kota . Mulawarman. sumber bukti lainnya adalah kerajaan ini adalah berita dari seorang pendeta budha dan cina yang bernama fa hien. yaitu : prasasti Talang Tuo. prasasti yang ditemukan semua berhuruf pallawa dan berbahasa Sanseketa yaitu: .prasasti lebak . Aswawarman. Raja yang pernah memerintah kerajaan kutai adalah kudungga. Jawa Barat. 3. 2. Brahmana.prasasti pasir awi . dengan ditemukannya prasasti tersebut bangsa indonesia memasuki babkan baru zaman sejarah.prasasti jambu .Kehidupan Sosial Politik Ekonomi dan Kebudayaan di Indonesia pada Masa Kerajaan Hindu-Budah 1. peninggalan bersejarah yang di temukan adalah tujuh Buah Prasati yang di pahatkan di atas tiang bantu disebut YUPA. Kerajaan Taruma Negara ( abad 5 M) Kerajaan ini letaknya di sekitar Bogor. sementaramenurut berita cina. bukti adanya kerajaan ini dengan ditemukannya prasasti-prasasti yang berhuruf pallawa. Kerjaan Sriwijaya (7 M) kerajaan sriwijaya ini terletak di palembang.prasasti muara ciaruten – prasasti kebon kopi dari prasati di atas di katakan bhwa raja yang memerintah kerajaan Tarumanegara adalah Purnawarman. sumatra selatan.

5.Kapur. Kerjaan Bali Dalam prasasti sanur yang berangka 914 M. Kerajaan Medang (abad 10 M) terletak di sekitar sungai Brantas dekat kota jombang.mundurnya perekonmian akibat perang saudara . diceritakan bahwa raja yang memerintah merupakan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang Bubat antara majapahit dengan pajajaran. prasasti Karang berahi. Jawa Timur. Pendiri kerajaan ini yaitu raden wijaya. sedangkan menurut sumber dari cina bahwa kerajaan kediri merupakan kerajaan yang aman. 9.banyak daerah kekuasaannya melepaskan diri . penganti pemeritahani ini adalah raja hayam wuruk yang dibantu oleh patih gajah mada dengan sumpah palapa dan berhasil menyatukan nusantara di bawah kerajaan majapahit. jawa timur. 10. Kerajaan Majapahit terletak di desa Tarik Mojokerto. kediri. kerajaan ini merupakan pindahan dari kerajaan matram kuno yang mengalami kehancuran.adanya perang paregreg / perang saudara 6. pendiri kerajaan ini adalah mpu sindok yang menamakan dirinya dinasti isyana. jawa timur. pada masa pemerintahan tri buwana tungga dewi diangkat seorang maha patih bernama Gajah Mada. dari prasasti proses tersebut diketahui bahwa kerajaan sriwijaya beragam budha dan merupakan kerajaan yang besar dan makmur dengan ouncak kejayaan pada masa raja balaputradewa. Kerajaan Mataram Kuno/Hindu (abad 8 M) . 7. 8. kerutuhan kerajaan majapahit anatara lain : . Kerajaan Singosari (abad 13) Muncul setelah adanya perang ganter 1222 M. kerajaan kediri kalah dan berdirilah kerajaan singosari dengan raja ken arok adan bergelar kertarejasa.adanya perkembangkan islam dari kerajaan demak . dalam perang ini akhirnya raja kertajaya yang otoriter dari kerajaan kediri kalah melawan para brahmana yang dibantu oleh ken arok. kerajaan Kediri (abad 12 M) Berdiri di daerah daha. tentram dam makmur. prasasti Kedukan Bukti dan prasasti Telaga Batu.lemahnya raja-raja pengganti hayam wuruk . raja yang terkenal raja jayabaya.

Candi Jawa Tengah bagian utara .Relief candi simbolis . Kelompok candi berdasarkan langgamnya. Kerajaan Sunda letak kerajaan di pakuan pajajaran kemudian pindah ke kawali.Arah candi menghadap ke barat . Jenis Candi di Indonesia.Candi Jawa Timur perbedaan bangunan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain : Candi jawa barat : . 11.Bentuk candi ramping dan tinggi . yaitu dalam agama Hindu berfungsi sebagai tempat pemakaman dan fungsi menurut agama Budha sebagai tempat upacara keagamaan c. Peningkatan Kebudayaan Terpenting kebudayaan terpenting peninggalan Hindu-Budah meliputi : 1. hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti canggal.Induk candi menjorok ke belakang candi Jiwa Tengah : .Bangunan Candi terbuat dari batu bara . Yaitu Candi Hindu dan Budha b. Bangunan Candi a. jawa tengah.letak kerajaan ini dekat magelang.Candi Jawa Tengah bagian selatan . pada masa pemerintahan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang bubaat antara majapahit dengan pajajaran. yaitu : . yang menceritakan bahwa kerajaan ini pernah di perintah oleh dinasti sanjaya dan dinasti syailendra. Fungsi Candi.Atap candi seperti pohon cemara . C.

Berkembangnya syiar agama Islam yang berhasil menarik simpati masyarakat d.Bangunan candi terbuat dari batu andesit (batu kali) . arca.Atap candi berundak-undak .. D. jambangan dan tempat dupa untuk upacara agama. sementara Sumatra juga berkembang pesat kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam. dan masih banyak lagi peninggalan yang berupa seni lainya. Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri kerajaan sriwijaya maupun Majapahit c. 5.Arah candi menghadap ke timur . . Patung Dewa Dalam kebudayaan Hindu-Budha biasanya dewa diwujudkan dalam bentuk patung 3. Seni Ukir Hasil pahatan dan ukiran nampak indah dan mengangumkan pada relief-relief bangunan candi. genta. 4. Adanya perang Paragrag di Majapahit b. Barang-barang logam Barang atau benda yang terbuat dari logam dan perunggu yang indah di antaranya.Bentuk candi tambun .Induk candi tepat di tengah 2. Mahabarata.Relief candi realis . Suka Be the first to like this. Barata Yuda dll. Runtuhnya Kebudayaan Hinduh-Budah di Inonesia Penyebab runtuhnya kerajaan yang bercorak Hindu-Budah antara lain : a. Sastra Hasil peninggalan bidang sastra antara lain Ramayana. lampu gantung. Kerajaan Islam Demak berkembang pesat. mangkok.

Mulai saat itu agama ini digantikan oleh agama Islam dan juga Kristen. Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi. Dan melalui laporan ini kami bertujuan untuk menambah wawasan bagi para pembaca tentang tahapan perkembangan agama hindu-budha di indonesia. ini dapat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngan diketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. perkembangan agama hindu-budha di indonesia merupakan salah satu bentuk dari sejarah yang perlu untuk di ketahui.Tinggalkan Balasan PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA A. lebih tepatnya pada masa keruntuhan Majapahit. Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yang menyatakan bahwa: “Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman”. PEMBAHASAN Agama yang pertama kali masuk ke indonesia adalah agama hindu dan agama budha.  Agama Hindu di Indonesia Awal mula agama hindu diperkirakan muncul antara tahun 3102 sebelum masehi sampai 1300 sebelum masehi. Keterangan yang . lalu bersamaan dengan kegiatan tersebut mereka juga melakukan semacam si’ar agama yang mereka anut kepada para masyarakat indonesia yang pada saat itu masih menganut paham animisme dan dinamisme. Penganut agama Hindu sebagian besar terdapat di anak benua India. selain itu juga yang tersebar di pulau Jawa. Masuknya agama ini di latarbelakangi oleh kegiatan dagang yang menjadikan indonesia sebagai tempat persinggahan sementara dan juga tempat berdagang yang strategis bagi para pedagang yang menganut agama tersebut. Lombok. Agama Hindu adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. mayoritas pemeluk agama Hindu di Indonesia adalah masyarakat Bali. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. Pada masa sekarang. Agama ini pernah tersebar di Asia Tenggara sampai kira-kira abad ke-15. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa IndoIran (Arya). Kalimantan (Suku Dayak Kaharingan). Sulawesi (Toraja dan Bugis – Sidrap). Begitupun dengan laporan yang kami buat ini. B.

Disamping di Kutai (Kalimantan Timur). Masuknya agama Hindu ke Indonesia. misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia. Keemasan masa Majapahit merupakan masa gemilang kehidupan dan perkembangan Agama Hindu. Kitab Lubdhaka. Kemudian muncul kerajaan Singosari (tahun 1222-1292). yaitu Trisula. Pada jaman kerajaan Singosari ini didirikanlah Candi Kidal. Selanjutnya. kehidupan agama Hindu mencapai jaman keemasan dengan datangnya . Dan pada masa Dalem Waturenggong. Pada masa kerajaan ini banyak muncul karya sastra Hindu. dan Candi Budut adalah bangunan suci yang terdapat di daerah Malang sebagai peninggalan tertua kerajaan Hindu di Jawa Timur. Pada tahun 1042-1222 di Jawa Timur munculah pula kerajaan Kediri. misalnya Kitab Smaradahana. yakni prasasti Ciaruteun. Hal ini disamping dapat dibuktikan dengan adanya prasasti-prasasti. Kapak dan Bunga Teratai Mekar. Pasir Awi.lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. sebagai pengemban agama Hindu. Jambu. candi Jago dan candi Singosari sebagai sebagai peninggalan kehinduan pada jaman kerajaan Singosari. Bukti lain yang ditemukan di Jawa Barat adalah adanya perunggu di Cebuya yang menggunakan atribut Dewa Siwa dan diperkirakan dibuat pada masa Raja Tarumanegara. Selanjutnya agama Hindu berkembang pula di Bali. agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan ditemukannya tujuh buah prasasti. agama Hindu berkembang juga di Jawa Timur. Tempat itu disebut dengan “Vaprakeswara”. yang dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinaya (Dinoyo) dekat Kota Malang berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno. menimbulkan pembaharuan yang besar. sebagai kerajaan besar meliputi seluruh Nusantara. diperkirakan berasal dari tahun 650 Masehi. Gianyar. Muara Cianten. juga adanya Arca Siwa dan Pura Putra Bhatara Desa Bedahulu. agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah. Kitab Bharatayudha. Cakra. Kendi. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa. Prasasti ini yang menggunakan atribut Dewa Tri Murti. Hal ini dapat dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran. Pada akhir abad ke-13 berakhirlah masa Singosari dan muncul kerajaan Majapahit. Perkembangan agama Hindu selanjutnya. Kedatangan agama Hindu di Bali diperkirakan pada abad ke-8. Disamping itu. yang dibuktikan adanya prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu. yaitu bangunan Suci Hindu terbesar di Jawa Timur disamping juga munculnya buku Negarakertagama. yg berasal dari abad ke-8. Kebonkopi. perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnya kerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. Arca ini bertipe sama dengan Arca Siwa di Dieng Jawa Timur. sejak ekspedisi Gajahmada ke Bali (tahun 1343) sampai akhir abad ke-19 masih terjadi pembaharuan dalam teknis pengamalan ajaran agama. Wrtasancaya dan kitab Kresnayana. Prasasti ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa dan bertipe lebih muda dari prasasti Purnawarman. Tugu dan Lebak.

setelah 500 tahun kemudian semenjak runtuhnya Kerajaan Mahapahit pada tahun 1478. agama. namun untuk perkembangan selanjutnya Mahayana dan Tantrayana menjadi lebih populer di masyarakat.Danghyang Nirartha (Dwijendra) ke Bali pada abad ke-16. seperti Pura Rambut Siwi. Demikian pula dibidang bangunan tempat suci. Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar. Kehidupan manusia mengalami sansana atau hidup kembali sebagai manusia atau binatang (reinkarnasi). Surya kanta tahun1925 di SIngaraja. . Perjalanan kebangkitan kembali dan perkembangan Agama Buddha yang dimulai pada jaman penjajahan hingga sekarang melalui jalan yang berliku-liku. Perhimpunan Tjatur Wangsa Durga Gama Hindu Bali tahun 1926 di Klungkung. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang memiliki nilah filsafat Mahayana dan Tantrayana. Majelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung. diadakan Mahasabha Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali. Jaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan jaman keemasan bagi Buddhisme. Peti Tenget dan Dalem Gandamayu (Klungkung). akhirnya Buddhisme di Indonesia mengalami kemunduran setelah jatuhnya Kerajaan Majapahit. Buddhisme atau Agama Buddha merupakan salah satu agama yang sejak lama telah dianut oleh sebagian besar masyarakat Nusantara. Keberadaan Buddhisme di Nusantara (Indonesia) dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti dan bangunan-bangunan berupa candi serta literatur-literatur asing khususnya yang berasal dari China. Namun mulai tahun 1921 usaha pembinaan muncul dengan adanya Suita Gama Tirtha di Singaraja. Sidharta Gautama yaitu seorang anak raja yang mendapat penerangan batin atau enliptenmen. Berbagai permasalahan muncul silih berganti. Dia mengantakan bahwa dunia yang kita lihat adalah maya dan manusia adalah tidak berpengetahuan. Jasa beliau sangat besar dibidang sastra. Kemudian pada tanggal 17-23 Nopember tahun 1961 umat Hindu berhasil menyelenggarakan Dharma Asrama para Sulinggih di Campuan Ubud yang menghasilkan piagam Campuan yang merupakan titik awal dan landasan pembinaan umat Hindu. Tradisi atau aliran Agama Buddha yang dianut oleh masyarakat Nusantara pada awalnya adalah non-Mahayana. yang selanjutnya menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia. arsitektur.d 10 Oktober 1964). Dan pada tahun 1964 (7 s. Namun setelah melalui empat jaman. agama ini lahir setelah agama Hindu dan pendiri agama Budha adalah sang Buddha Siddharta Gautama. setelah runtuhnya kerajaan-kerajaan di Bali pembinaan kehidupan keagamaan sempat mengalami kemunduran. Dari peninggalan sejarah juga dapat dilihat bahwa telah terjadi sinkretisasi antara agama Hindu-Shiva dengan Buddhisme Mahayana di Indonesia. Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar dan pada tanggal 23 Pebruari 1959 terbentuklah Majelis Agama Hindu. Paruman Para Penandita tahun 1949 di Singaraja. Perkembangan selanjutnya.  Agama Buddha di Indonesia Agama Buddha lahir pada abad ke-6 SM di India Utara. Setelah mengalami dua masa kejayaan. Agama Buddha mulai bangkit kembali dari tidurnya. yaitu masa Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit.

2. dekat Magelang. 4. disebelah Timur Candi Sewu. 3. Gugusan Candi Ngawen. di sebelah Timur Candi Borobudur. dekat Padang sidempuan. Perkembangan yang demikian pesatnya seiring dan sejalan dengan mazhab-mazhab lkainnya. dekat Prigen. Di pulau Sumatra terdapat juga peninggalan Candi. Candi Mendut. . kedatangan Aji Saka Tritustha menandai masuknya agama Buddha di Indonesia (Jawadwipa). Candi Portibi-Gunung Tua. Candi Jabung. dekat Bangkinang. didirikan tahun 809 M. 3. propinsi Sumatra Utara. Candi Kalasan. 2. Candi Muara Takus. terutama pada masa-masa kerajaan Mataram kuno. Gugusan Candi Plaosan. didirikan tahun 826 M. merupakan gerbang Candi Borobudur. dekat Candi Kalasan. 2. bahkan dengan agama Hindu yang juga banyak dianutnya pada masa-masa tersebut. Gugusan Candi Sewu. Beliau menyatakan bahwa sewaktu beliau datang di Jawa agama Buddha sudah ada bersama-sama agama Hindu. o Abad II. Candi Singosari. 7. Adanya gelar Dharmadhyaksa Ring Kasogatan (kepala agama Buddha).Perkembangan Mazhab Tantrayana di Indonesia berkembang dengan pesatnya dibumi persada Indonesia. Bukti-bukti pesatnya perkembangan mazhab Tantrayana pada masa-masa tersebut. Singasari dan Majapahit. dan IV di Indonesia (Jawa) agama Buddha sudah berkembang. dekat Krasaan. perpaduan Tantrayana dan Siwa. Candi Sari. Pada masa Kerajaan Majapahit : Literatur-literatur : Kitab Sutasoma dan Kitab Kunjarakarna 4. dekat Jogjakarta. dekat Malang. Candi Pawon. 3. 5. didirikan tahun 778 M. Pada Masa Kerajaan Singosari : Candi-candi : 1. 2. tempat pemujaan Raja Kertagama yang merupakan perpaduan antara Tantrayana dan Siwa. didirikan tahun 826 M. Pada masa Kerajaan Kuno : Candi-candi Buddha : 1. dekat Prambanan. Ini terbukti dari catatan-catatan Bhiksu Fa-hien yang datang ke Jawa pada abad V. dekat Muntilan. antara lain : 1. Secara singkat dapat disusun kurang lebih perkembangan agama Buddha di Indonesia sebagai berikut: o Abad I (14 Maret 78). Candi Borobudur. 6. III. Literatur-literatur : Kitab Sanghyang Kamahayanikan. Candi Jawi. yakni : 1. 8. Propinsi Riau.

hal ini dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran dan munculnya kitab Negarakertagama. KESIMPULAN Agama Hindu dan agama budha merupakan agama yang memiliki ketentuan ajarannya masingmasing. Berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia ini merupakan awal dari masa sejarah atau dengan kata lain akhir dari masa prasejarah di Indonesia. Pada abad VII ini. Tersebarnya agama Hindu-Budha ke Indonesia disebabkan oleh adanya jalur perdagangan internasional yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat strategis untuk berdagang dan juga mensiarkan agama yang mereka yakini dikarenakan pada saat tersebut masyarakat Indonesia masih meyakini paham animisme dan dinamisme. Atisa Dipankara seorang bhiksu yang mengajarkan Vajrayana di Tibet. PENUTUP Demikian hasil dari laporan yang kami buat. berdiri Kerajaan Sriwijaya di Sumatera. Walaupun memang dalam laporan tersebut sekiranya terdapat kesalahan-kesalahan dalam penulisan ataupun sumber-sumber data yang kurang lengkap. o Abad VIII dan IX. Berdasarkan pada peninggalan-peninggalan dari zaman keemasan agama Hindu dan agama Buddha pada masa kerajaan-kerajaan.16 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: SEJARAH . kami berharap semoga laporan kami tersebut dapat dipahami dan dapat menambah wawasan kita semua. maka kami memohon maaf dan kami ucapkan banyak terimakasih. Apalagi bila kita adakan penelitan terhadap candi Borobudur. di bawah raja-raja Kerajaan Mataram Purba dan Sailendra. yang kita akui sebagai salah satu keajaiban dunia yang masih dapat dinikmati di muka bumi ini. namun persebarannya keseluruh penjuru dunia memiliki nilai yang kurang lebih sama. C. di mana Bhiksu I-tsing pernah datang belajar agama Buddha dan bahasa Sanskerta. sewaktu mudanya juga belajar pada Bhiksu Dharmakirti di Swarnadwipa (Sumatera). o Abad XI. bukti perkembangan agama Buddha dapat dilihat dari prasasti-prasasti kerajaan Purnawarman di Jawa Barat dan Mulawarman di Kalimantan.o Abad IV dan V. Candi Borobudur dibangun. baik di pulau Jawa maupun di pulau Sumatra. walaupun memang pada dasarnya kedua agama ini sama-sama berasal dari India. Begitupun juga dengan perkembangan agama Buddha terutama dari mazhab Tantrayana yang sangat pesat sekali. dapat kita simpulkan bahwa pada masa-masa tersebut. Agama Hindu lebih dulu lahir jika dibandingkan dengan agama Budha. Diposkan oleh Rendra di 06. o Abad VII dan VIII adalah jaman keemasan perkembangan agama Buddha di Jawa. pembangunannya dikatakan memakan waktu kira-kira delapan puluh tahun. perkembangan agama Hindu terutama pada masa kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. D.

Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Labels Foto slide .

.

.

Bintang Twilight Kristen tampak nyaman ketika mengenakan gaun model strapless putih bertabur manik-manik.com Sejauh ini.com Di bawah arahan fotografer Juergen Teller mereka berpose sebagai selebritis yang paling terang pada tahun ini.Berita Terkini Selebritis Pendidikan Musik Anime Film Ilmu Pengetahuan Giring Nidji Buat Website Dekatkan Selebritis Dengan Fans KapanLagi. selebritis yang sudah ada nama.Dengan rambut pirangnya yang . Naif. Yg paling banyak tuh Slank. "Paling banyak. pemilik nama lengkap Giring Ganesha ini mengatakan sudah ada 80 selebritis yang bersedia bergabung dalam situsnya... Rahasia Kulit Awet Muda Para Selebritis . tetapi yang lain pun welcome.. Vitamin.. Begini Jika Selebritis Difoto Tanpa Tata Rias Inilah. dan .

Sebut saja Naomi Campbell. Salah seorang MC bertanya. “Apakah kalian pernah diajak kencan oleh selebritis pria?” “Tentu saja pernah.... dan sangat menyukai hal-hal yang menyenangkan^^. ini dikarenakan vitamin mengandung dosis tinggi antioksidan vitamin C. powered by About Me Rendra Mataram. SNSD: Kami Jarang Diajak Kencan oleh Selebritis Lain Sidomi News SNSD yang hadir dalam acara Happy Together baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka jarang diajak kencan oleh selebritis pria..com .Inilah.hihihi itulah me XD Lihat profil lengkapku Label   Lirik lagu (7) SEJARAH (1) Pengikut Berita Populer  PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA .. Sejumlah selebritis papan atas juga sudah menerapkan ini.. Tetapi bila . .. NTB. selalu tersenyum saat hati berkehendak. Indonesia Selalu tertawa saat ada hal yang lucu. seng dan lycopone yang merupakan ekstrak tomat yang memiliki khasiat meremajakan kulit.

Naruto Cultivate your hunger before you idealize Motivate your anger.. 2008   In: Ilmu Pengetahuan 140 Komentar Pada permulaan tarikh masehi. Salah satu jalur lalu lintas laut yang dilewati India-Cina adalah Selat . what's my name Ooh na na.  what's my name [Rihanna] Ooh na na..Ost. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat . what's my .  i won't say (i'm in love) .  dont let me fall Underneath the moon. Kedua negeri ini menjalin hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik. what's my name Ooh na na.Hercules [Meg:] If there's a prize for rotten judgement I guess I've already won that No man is worth the aggravation That's ancient history. what's my name Ooh na na. Up above it all Heres a hand to hold on to .. Gambar template oleh hdoddema.. di Benua Asia terdapat dua negeri besar yang tingkat peradabannya dianggap sudah tinggi.A. make them all realize Climbing the mountain. what's my name Ooh na na...Ost.  wind . never coming down Break into . bee... Follow by Email Template Awesome Inc. yaitu India dan Cina.. Arus lalu lintas perdagangan dan pelayaran berlangsung melalui jalan darat dan laut. Underneath the stars Heres a little heart for you Up above the world. Proses Masuk dan Berkembangnya Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia Posted by: yufrizal on: Desember 17...

peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. 4. Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria. 1. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang. 3. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing. 2.D. kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara. lantas meninggalkan India. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai tempat tinggalnya. Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas. N. Hipotesis Ksatria Pada hipotesis ksatria. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur. diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. Indonesia yang terletak di jalur posisi silang dua benua dan dua samudera. Dengan jumlah yang besar. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia. Jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar. seperti India. seperti Hindu-Budha. F. Cina. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya. Arab.K. Menurut hipotesis ini. 4. 2. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya. dan Persia. yaitu: 1. dan Pengaruh asing masuk ke Indonesia. serta berada di dekat Selat Malaka memiliki keuntungan. Hipotesis Waisya Menurut para pendukung hipotesis waisya. Hipotesis Brahmana Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia.Malaka. Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan. 3. yaitu dalam bentuk budaya Hindu. Rupanya.J. .

Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri. lahir kerajaankerajaan. 1. Pemerintahan Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini. arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. 4. Dilihat dari bentuknya. Oleh karena itu. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru. Jika kita memperhatikan Candi Borobudur. banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. Agama Ketika memasuki zaman sejarah. Arsitektur Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunan punden berundak-undak. mereka kembali untuk menyebarkannya. Dalam sistem ini kelompokkelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. misalnya dalam hal tata krama. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami pembuatan bangunan candi. arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia. Kalimat atau . Para ahli memperkirakan. dan Sriwijaya. 2. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). seperti Kutai. Setelah memperoleh ilmu yang banyak. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan. Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi. akan terlihat bahwa bangunannya berbentuk limas yang berundak-undak. yaitu agama HinduBuddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. 3. Bahasa Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Tarumanegara.Selain pendapat di atas. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sanskerta itu. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan. upacara-upacara pemujaan. Selain itu. Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. dan bentuk tempat peribadatan. para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India.

Arjunawiwaha. 3. Kasta Ksatria. Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa). Selain Dewa Trimurti. serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan. Yajur Weda. Kitab Brahmana. yaitu Pancasila. keluarga raja. dan buruh menengah. berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup. Sastra Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu: 1. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia adalah: 1. 2. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit. buruh kecil. dan budak. Di samping kitab Weda. Kasta Sudra. Kasta Waisya. dan sebagainya. diantaranya Trimurti atau ―Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi‖ yaitu: 1. Agama Hindu Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. 5. berisi syair puji-pujian kepada para dewa. 2. 3. berisi nyanyian-nyanyian suci. Kasta Brahmana. umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu: 1. dan 3. sebagai dewa perusak. berisi ajaran tentang hal-hal sesaji. Atharwa Weda. 3. . karya Mpu Tantular. terdiri dari para pendeta. Negarakertagama. Sama Weda. Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau ―himpunan‖ yaitu: 1. Kartika Eka Paksi. sebagai dewa pemelihara dan pelindung. 2. Sutasoma. terdiri dari para pedagang.kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa Sanskerta. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda. terdiri dari raja. Reg Weda. Dewa Wisnu. ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian. dan bangsawan. 2. berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan. Kitab Upanishad. Parasamya Purnakarya Nugraha. karya Mpu Prapanca. sebagai dewa pencipta. 2. karya Mpu Kanwa. 4. 4. Dewa Brahmana. Dasa Dharma. Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. Dewa Siwa. terdiri dari para petani.

Perhatian yang benar. Buddha Hinayana. yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1. Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. 2. Niat yang benar. yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya ―Tiga Keranjang‖ yang ditulis dengan bahasa Poli. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha. 8. Penghidupan yang benar. 7. Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. 3. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha. Agama Buddha Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. 6. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. Usaha yang benar. . yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. Bersemedi yang benar. 2.Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala. 2. Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha. Buddha Mahayana. 3. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau ―Tiga Kebaktian‖ yaitu: 1. 4. Perbuatan yang benar. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha. Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. Perkataan yang benar. 3. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. Pandangan yang benar. 2. 5.

. 3. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. yaitu tempat lahirnya Sang Buddha. Bodh Gaya. 4. Kapilawastu. yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. Kusinagara.Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. 2. Sarnath/ Benares.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.