Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.

Kerajaan Kutai
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari

Salah satu yupa dengan inskripsi, kini di Museum Nasional Republik Indonesia, Jakarta.
Artikel ini bagian dari seri

Sejarah Indonesia

Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia

Sejarah Nusantara
Prasejarah

Kerajaan Hindu-Buddha
Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15)

Kerajaan Islam
Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 - 1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945)

Kerajaan Kristen

Kerajaan Larantuka (1600-1904)

Kolonialisme bangsa Eropa
Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942)

Kemunculan Indonesia
Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950)

Indonesia Merdeka
Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang)
l•b•s

Kutai Martadipura adalah kerajaan bercorak Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Berdiri sekitar abad ke-4. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai Mahakam.[1][2] Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut. Tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini dan memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh.

Daftar isi

   

1 Sejarah o 1.1 Yupa o 1.2 Mulawarman o 1.3 Aswawarman o 1.4 Berakhir 2 Nama-Nama Raja Kutai 3 Lain-lain 4 Pranala luar 5 Catatan kaki

Sejarah
Yupa

Prasasti Kerajaan Kutai Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / prasasti dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Yupa adalah tugu batu yang berfungsi sebagai tugu peringatan yang dibuat oleh para brahman atas kedermawanan raja Mulawarman. Dalam agama hindu sapi tidak disembelih seperti kurban yang dilakukan umat islam. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Dapat diketahui bahwa menurut Buku Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto yang diterbitkan oleh Balai Pustaka halaman 36, transliterasi prasasti diatas adalah sebagai berikut:

śrīmatah śrī-narendrasya; kuṇḍuṅgasya mahātmanaḥ; putro śvavarmmo vikhyātah; vaṅśakarttā yathāṅśumān; tasya putrā mahātmānaḥ; trayas traya ivāgnayaḥ; teṣān trayāṇām pravaraḥ; tapo-bala-damānvitaḥ; śrī mūlavarmmā rājendro; yaṣṭvā bahusuvarṇnakam; tasya yajñasya yūpo ‗yam; dvijendrais samprakalpitaḥ.

Artinya:

Sang Mahārāja Kundungga, yang amat mulia, mempunyai putra yang mashur, Sang Aśwawarmman namanya, yang seperti Angśuman (dewa Matahari) menumbuhkan keluarga yang sangat mulia. Sang Aśwawarmman mempunyai putra tiga, seperti api (yang suci). Yang terkemuka dari ketiga putra itu ialah Sang Mūlawarmman, raja

yang berperadaban baik, kuat, dan kuasa. Sang Mūlawarmman telah mengadakan kenduri (selamatan yang dinamakan) emas-amat-banyak. Untuk peringatan kenduri (selamatan) itulah tugu batu ini didirikan oleh para brahmana.

Mulawarman
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya. Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Aswawarman
Aswawarman adalah Anak Raja Kudungga.Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur. Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

Berakhir
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang saat itu ibukota di Kutai Lama (Tanjung Kute). Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam. Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan hingga sekarang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama-Nama Raja Kutai

Peta Kecamatan Muara Kaman 1. Maharaja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri) 2. Maharaja Aswawarman (anak Kundungga) 3. Maharaja Mulawarman (anak Aswawarman) 4. Maharaja Marawijaya Warman 5. Maharaja Gajayana Warman 6. Maharaja Tungga Warman 7. Maharaja Jayanaga Warman 8. Maharaja Nalasinga Warman 9. Maharaja Nala Parana Tungga 10. Maharaja Gadingga Warman Dewa 11. Maharaja Indra Warman Dewa 12. Maharaja Sangga Warman Dewa 13. Maharaja Candrawarman 14. Maharaja Sri Langka Dewa 15. Maharaja Guna Parana Dewa 16. Maharaja Wijaya Warman 17. Maharaja Sri Aji Dewa 18. Maharaja Mulia Putera 19. Maharaja Nala Pandita 20. Maharaja Indra Paruta Dewa 21. Maharaja Dharma Setia

Lain-lain

Nama Maharaja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu. Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk ahkiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan.

Pranala luar
 

(Indonesia)SEJARAH PEMERINTAHAN DI KOTA BANGUN (Indonesia) Labok keturunan Kutai Martapura

Catatan kaki
1. ^ Hinduism and Buddhism in the archipelago, 4th-13th centuries 2. ^ States and courts in the archipelago, ca A.D. 450 [sembunyikan]
l•b•s

Kerajaan di Kalimantan
Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Utara Nanga Bunut · Tanjungpura · Pontianak · Kubu · Sintang · Mempawah · Meliau · Sambas kuna · Sambas · Sanggau · Selimbau · Sekadau · Landak · Tayan · Piasak · Jongkong Kotawaringin Negara Daha · Negara Dipa · Kuripan · Banjar · Pagatan · Pulau Laut · Kusan · Sabamban · Tjingal · Sampanahan Kutai Kartanegara · Kutai Martadipura · Pasir · Berau · Sambaliung · Gunung Tabur Bulungan · Tidung

Malaysia Timur Brunei · Sarawak · Sulu dan Brunei Kategori:
     

Kerajaan Kutai Kerajaan di Kalimantan Timur Kerajaan di Nusantara Kabupaten Kutai Kartanegara Sejarah Kerajaan Kutai Bekas negara di Borneo

Menu navigasi

ketentuan tambahan mungkin berlaku.       Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain          Bahasa Banjar Català Deutsch English Français 日本語 Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 04.22. 5 November 2012. . Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

Prasasti Yupa tersebut berasal dari abad ke-5 masehi yang ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Pallawa...Keluarga/Kampus/Ekonomi . atau cucu dari Maharaja Kudungga sebagai raja yang pernah memerintah di Kerajaan Kutai Martadinata yang berlokasi di Muara Kaman. Patung Lembu Suana yang menjadi lambang kerajaan Kutai Kartanegara terpampang di ruang depan Museum Mulawarman. Melalui prasasti itulah generasi masa kini mengenal Mulawarman. Bangunannya terlihat jelas dari pinggir sungai Mahakam yang berair keruh dengan warna coklat muda. mengisi lorong waktu berabad-abad. Menurut teman di Samarinda. yang sedang direnovasi dan diperluas. Kejayaan dan kedigjayaan berpadu dengan perang dan perseturuan.putra dari Raja Aswarman. Berawal dari Kerajaan Kutai yang dikenal sebagai kerajaan tertua di Indonesia. Lokasi museum di Jalan Dipenogoro Nomor 26 Tenggarong. Patung-patung Lembu Suana pun bertebaran di . Sejumlah bukti dan saksi bisu dari catatan sejarah Kerajaan Kutai pun tersimpan di Museum Mulawarman. terbuat dari perunggu kepal. konon Sang Raja Mulawarman mempunyai kendaraan tunggang bernama Lembu Suana. Patung tersebut dibuat di Birma tahun 1855. kadang sepakbola 0inShare Untaian Sejarah Kutai di Tepian Mahakam HL | 17 November 2011 | 06:52 Dibaca: 1797 Komentar: 18 2 menarik Mengunjungi Kutai Kartanegara serasa menapaki masa lalu dengan catatan sejarahnya yang panjang. Museum Mulawarman dilihat dari tepi sungai mahakam Kehadiran nama Mulawarman dalam buku sejarah kerajaan di Indonesia terpatri dalam 7 prasasti berupa tugu batu atau Yupa. kini lorong waktu tersebut sudah berada di masa kini dengan segala modernisasinya.

Entah apa yang terjadi pada dalam kurun waktu antara abad ke-5 sampai abad ke-13 itu. Yang jelas. pada masa itu kerajaan kutai yang lain muncul. Lorong waktu pun seperti melompat-lompat semakin mendekat ke masa kini. .beberapa sudut kota. Kutai Martadipura masuk dalam periode kerajaan Hindu. Salah satu ruang museum pun menyajikan jejak-jejak periode kerajaan hindu kutai. Namanya Kutai Kartanegara yang berlokasi di Tepian Batu dengan Aji Batara Agung Dewa Sakti sebagai raja pertamanya. Patung Lembu Suana di halaman depan Museum Mulawarman Mencerna catatan sejarah Kutai dari narasumber dan berbagai sumber. salah satunya terpajang di halaman depan Museum Mulawarman. tiba-tiba lorong waktu langsung melompat ke abad ke-13. baik di Tenggarong maupun di Samarinda. Konon. sedang Kerajaan Kutai Kartanegara akhirnya menerima kehadiran Islam pada abad ke-17. Prasasti dan nama dewa-dewi pun terpatri pada satu ruangan khusus.

Masjid Islamic Center. foto jarak jauh dari depan Kantor Gubernur di tepi mahakam . Nama-nama rajanya berganti dengan nama islam yang masuk pada abad ke-17. Perselisihan antara keduanya dimenangkan oleh Kutai Kartanegara yang saat itu dipimpin oleh Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa. Demikian juga dengan Kutai Martadinata dan Kutai Kertanagara. Konon masjid tersebut menjadi yang terbesar kedua di ASEAN setelah Mesjid Istiqlal. Mesjid di tepian Mahakam terlihat terlihat indah dilihat dari depan kantor gubernur yang juga berada di tepi mahakam. Nama kerajaannya pun berganti menjadi Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Mungkin.Ruang prasasti dan arca dewa-dewi hindu di Museum Mulawarman Hidup bertetangga tidak selalu akur. kehadiran Islam di Kesultanan Kutai melatarbelakangi pembangunan Masjid Islamic Center yang megah di Samarinda.

Kota Samarinda memang berseberangan dengan Tenggarong. atau dikenal sebagai Samarinda Seberang. Sultan Aji Muhammad Idris pergi ke Wajo untuk membantu peperangan antara Bugis dengan Belanda sampai dikabarkan gugur di medan laga pada tahun 1739. Masyarakat Bugis terkait erat dengan sejarah terbentuknya nama Samarinda pada abad ke 16. yaitu dengan kedatangan sebagaian pasukan Bugis yang tidak setuju dengan perdamaian Bongaya antara Kerajan Gowa dengan Hindia Belanda. Sang putera mahkota yang masih belia. yang kini menjadi ibukota kabupaten Kutai Kartanegara.pun diungsikan ke Tanah Wajo dengan perlindungan dari masyarakat Bugis. tahta Sultan diambil alih tanpa hak oleh Aji Kado. Kini kantor bupati Kukar berdiri megah di tepian sungai Mahakam. Aji Imbut ini nantinya dikenal sebagai pendiri kota Tenggarong.yakni Aji Imbut. Penobatannya di Mangkujenang.Solidaritas atau persekutuan dalam sejarah kerajaan sudah sejak dulu. terpisah dengan Sungai Mahakam yang sesekali memperlihatkan kapal tronton yang membawa pasir batubara. Setelah meninggalnya Suktan Aji Muhammad Idris. putera mahkota pulang ke kampung halaman dan dinobatkan sebagai Sultan Kutai dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin. . Lembu Suana di pulau Kumala dan Stadion Aji Imbut dilihat dari depan kantor Bupati Kukar Setelah menginjak dewasa. yang menasbihkan dirinya sebagai Sultan Aji Muhammad Aliyeddin. Nama Aji Imbut ini diabadikan sebagai nama stadion megah yang dapat terlihat dari depan kantor bupati Kutai Kartanegara.

Seiring dengan waktu. Akhirnya putera mahkotalah yang memenanginya. kini nama Tangga Arung berubah menjadi Tenggarong. Aji Imbut berhasil merebut kembali ibukota Pemarangan dan secara resmi dinobatkan sebagai sultan dengan gelar Sultan Aji Muhammad Muslihuddin di istana Kesultanan Kutai Kartanegara. untuk menghilangkan trauma masa lalu perseteruan. pada tanggal 28 September 1782 Aji Imbut memindahkan ibukota kesultanan ke Tepian Pandan. Kantor Bupati Kutai Kartanegara di dilihat dari tepian mahakam . Konon. yang kini menjadi ibukota pemerintahan kabupaten Kutai Kartanegara.Tronton bermuatan batubara lalu lalang di sungai Mahakam Periode peperangan pun dimulai antara Aji Kado dan Aji Imbut. Nama ibukota tersebut berubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja. Pada tahun 1780.

Kerajaan Kutai pun harus takluk dan mengakui Hindia Belanda. Sejarah panjang di masa lalu itu pun sebagian mengisi Museum Mulawarman yang tepat di pinggir Sungai Mahakam. khususnya Eropa. Ruang dan display seolah menjadi segmen-segmen waktu yang menceritakan babad kesultanan Kutai di masa lalu. Sultan A. pasukan Inggris pun menyerang istana dengan meriam dari armada lautnya. Berbagai display yang tersaji pun seperti deretan gambar bercerita tentang masa lalu Kutai Kertanagara. Sebagian besar Sultan beserta keluarga terdekatnya disemayamkan di kompleks pemakaman yang terletak di samping Bangunan Museum Mulawarman . Namun karena mendapat tanah sewaan yang kurang memadai. Jejak kolonialisme pun terwakili dengan keberadaan dua meriam di sisi kiri halaman depan museum yang arsitekturnya bergaya Eropa. Awalnya. Pada tanggal 11 Oktober 1844. kehadiran pasukan Inggris disambut terbuka karena berbiat dagang. Bagian depan Museum Mulawarman dengan gaya arsitektur eropa Singkat cerita. Kutai Kartanegara pun tetap menjadi bagian dari NKRI sampai kini. namun tidak demikian dengan Belanda. Salehuddin harus menandatangani perjanjian dengan Belanda yang menyatakan bahwa Sultan mengakui pemerintahan Hindia Belanda yang diwakili oleh seorang Residen yang berkedudukan di Banjarmasin.M. Pasukan kecil Inggris akhirnya bisa diusir.Kutai tidak luput dari penjajahan bangsa-bangsa Eropa. Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda dan Jepang.

Jembatan Sungai Mahakam di depan Kantor Bupati Kartanegara ***** . Pulau Kumala yang berada tepat berada di tengah sungai Mahakam telah direklamasi menjadi obyek wisata baru. sejajar dengan Jembatan Mahakam yang berdiri kokoh di atas sungai terlebar di Indonesia.diresmikan pada tahun 1971 oleh Pangdam IX Mulawarman. Tepi mahakam pun tertata dengan baik.menjadi salah satu daya tarik saya berkunjung ke sana. Kompleks pemakaman Kesultanan Kutai Kartanegara di samping Museum Mulawarman Museum yang sedang direnovasi tersebut.. Lintasan kereta gantung di atas melintasi pulau. Museum pun berdekatan dengan obyek wisata yang berada di depannya.

Bontang. yaitu Tarakan.yaitu Berau.550. Saat ini provinsi Kaltim terdiri dari 10 pemerintah kabupaten.   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 3 Erna Sumin. Nunukan.serta 4 pemerintah kota. dan batubara.. Selama lima hari (13-17/11/2011)) saya dan teman-teman berada di Samarinda. ibukota Provinsi Kalimantan Timur yang kaya dengan minyak. Balikpapan dan Samarinda. Kutai Barat.Itulah sekilas catatan penggalan sejarah dan jejak masa kini di tepi mahakam. Menurut Sensus 2010. Malinau. Paser. dan Tana Tidung. Peran masyarakat Bugis dalam sejarah Kota Samarinda dapat diambil dari website Pemerintah Kota Samarinda di sini.586 orang. Catatan sejarah Kutai dikutip dari sini dan sejarah pembentukan kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dapat dilihat di website pemkot Kukar di sini. Kutai Timur. gas alam.. provinsi yang luasnya lebih dari 245 ribu km persegi tersebut berpenduduk 3. Bulungan. Kutai Kartanegara. Penajam Paser Utara. Menarik .

base64.Green Fajr Bermanfaat Piko Menarik data:image/jpeg./9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSEBUUExQWFRUUFBcUGBQ YFBcWFxQYFRkVGBYVFxYXHSYeFxkjHBUVHy8gIycpLCwsFR4xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwlHCUsL CwpLCwsLCwsKSopLCksKSkpKSwsLCwpLCwpLCksLCwsLCksKSwsKSwsLCwpLyksLP/AABEIALcBEwMBIgAC EQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAFAAIDBAYBBwj/xABHEAACAQIDBAYHBAgFBAEFAAABAh EAAwQSIQUxQVEGEyJhcYEHMpGhscHwQlKC0RQjQ1NikqLhFTNyssJj0uLxJBclNHN0/8QAGQEAAwEBAQA AAAAAAAAAAAAAAAECAwQF/8QAKxEAAgICAgEDAwMFAQAAAAAAAAECEQMSITFBBCJREzJhcYGxI0KRw eEU/9oADAMBAAIRAxEAPwD1JLlMxSBhUAuVIrV0JUZ3ZXfZ87oqlhmz54B7FxrR8UifLUUYU1kNq9KE2fiM QtxGYXjbvWlWNSV6u7JO7W2ppvI41fROiYR2hiOr6szAN+2jH+Fzk+LCr6is/jdp28bhXRIW41tmW3nBbNb7 Y00aezyo1szG9fZt3h+0QMRybcw8mDUQzRnOk/ASxuMbZaFPBpqim4rELbRnc5VUFiTwAroMidakBrO7N6 bYe6WjMqooYuywBO4c8x1Mcga0dRGcZdMpxa7JFNSrUKVIGptCJlp4FRLUgqGUh4FOApop6is2WjoWu04 GumpsdDK7SNICgBAV2KVImkA01wU6KVMkUV0CuCnCkNHRXaVKkM7SrlKkM6TTTSmms1NITYjUTtXGuV ExrRRM3I4WpU2lWlGVghVqVFpgp6LSNyZTXlm22GM2uVYwlo5J4BbYJb+rNXpuKxAt23c7kVnP4QT8q8y6 G4A3WLMJN5zJ/hXtXNe8so8zXH6qVRpG2JXIE9Jcc+HvWWtMUvKFv5xvTNPVprpATKSDp2q0vow6T52uW LhVTcZrtsDRQxPaRQdykQQJ+yedFemfo4F8G7YAF4DtITC3IHAn1W4cjHDfXk5vvh70ENauW23EZWUjurkcZ 46fk6E4y48HvG1sYuGttcuSFUToJnkBw1rG7T2jiMfb6vqXt2WIbMAXYhZOp3AeqSImAeVTbM6fWcThjbvkZ XTLdWJNppAFxI9a1mKmBqpOmlc2Ns+9hrqXkP6TbuXGTPbuZhetMrxbNo9nOpCtAggK3dWk/VzkqIjginYl6 IGxazp2urc3CGUspfQIGCa5VIO6ePOtX0b2s2JsC49trZLH1vtzrnB5Ek8NIjWKu4LEW7RGpFm6pzI4P6psubQ .

MJVCM4KnQQDpJqQG3aGWQgkkA6QCSYM8ddafpZJS2kwzJuNJE6rTwtNkAZpERMzpG+Z5d9Os3AygjUEA g9x3b69SzhoetPU1xRT1WpbGhwpwrkV0CoZY4U4Gm10CpGODU4UzdTZpUFk4pVEDSmpoew9iairtKqRL5 Oiu0hTqQHK6BXYrtIqjkUop1cJpDoaahc1I71XZq0ijOTGtTDT4rmStTIZSp+SlTsKAy1Koqls/F50Daa+Pz41aa4 AJOgGs8qRqZ70g7SyYXqV/zMQwtgccuhc/Afion0a6Pfo6IDvW2J3es+rfBf5RQHZtn9KxrYq4JS1CWUO7dOb w3knwHKtjaxAIkGe/n7K4tfq5b8L+Te9Ifl/wX1avJ+mWxLd3HYpMRIuXkFzDXJgAqkKjEyAhIy9xXhOvp63qyX Tnom2KuWrtn117NwBwhZBJGXMIzSTrI4eWmaEnH29k45K+TyPBdFsXadTkOQtBZWDb5BiDrvOorbdBdrN g7vV4i3+qdlzg/s3U9m4s8QZGnDwoNt/ZuLwC2ma86G4C09YWyAEg22iVLAFTIMamm7LwuIxjqxZrsaZiQN ByB0A8q83JsnyuTrjTXB6RtfaOR79xMxHUZ0IaRntyvq+sD20IIMHWaz2PxmLx7B1wrm3lItsJSOT5tJ3TG7U6 1PtvY+Ks2OxlNxmS0qoWZgVbTXLr6lydNO+tb0X2Q9myM7XNfsXMs24GqyNCJmCDERHOowqLdT6KnaVx A+z9hYy9lGLfq7FvKeqDglsnByoiNJkk/OtUu1LPV5xcTJMZswieU+FYLph0w65Ws2CTb1DOv7WPsryTmePhv xowj5GIudlmBgmJK6fahdJI0M+E13S9RHG6hz+TlWJzVy4PVn9IOFF9bQaZbKX0yr3zO72UzbPpLwtjRSbrclIj zbX4V5U+EywwUJEw3WNLk/wAQJBA/hPHjVErJOqiDv7TT56njyqP/AEzZX0Yo9juelDBhFaWJKglVWcpIkqT zB0o30c6RJjLRuW1dVDZZZYkjfB4xXmXQHoKcS637uQ2FYgrrNwr9mIELJEz4RXsFmyqKFUBVUQFAAAHIAa CujE5y5kZzUVwh9OUVwU4VqZnGpRXJrmagQ6K7lpoNOmgDsVyKVICkM7FdFKlSAdSrkUqChTTHanVwimh Mrk10VL1dcNurszpnABXYFdCV3qqmyqYzLSqTq6VFhR53snpXh7qoLTaEHQ6ER3eRPlUfSfas4O8EkMAoPg SM3uny8a8S2XiMjllfKADwjTUgaa+Vem9DMEXDMTKvbyyZMgz2e1vEAe0xTjJzVIXXLDOyMAMTspbatlNxCj EGYZX7QPEAgLI5Gptg469YvW8FeyMvUs1tlmeyWMEkCdAw3fdoZs61f2ddYC22IwtwycmrodwOUayBodIIj dpGgwHV3bxxAW6W6vq16y11QtqSS0BiS7GYkaVyqD4VPZP9uzpcly7WrDYM1X2li+psvc0ORS0E5ZIGgnhJ gedSKaxfpF252BhxxhmPwXSvQyS0jZyRWzoxmL2i2LxGZlHbdnhyctotpoTvAAGm6QNK9E6LbNGRcinq4a2 ADlBFgs/WEsJTrLihdd67xXl+BtnOIk6gSBMTJ09h4V6r0SxqrZXrC2/cNQc0FVQbizaAb413cPCyPm2elDqjV4X ADr1uAaBHDZpzy7Zl4a+vcHdJ50B6a7ZZw2EsHtERecfZU/s15kjeeAMbzpo8dsp7ttYuPauK4udhoEiTkbg6w YIPIVUsbFS2hgetLF2IzMWmWLD7UnfuE1UlLpISryzFYLoyAmUjPkMwrZbhIzK2UN2WAJWRPdEgBpcbgQ6n rDbZTA67q2D22VvUuliu+IhnB3wARlrVPhMoGUnXUocx3GHuKV7Vu4M0kahp01Ykty5AHZwARpdgtauafa g9gmNdQpje8QBY6K2MBtro+zEZVR1jtNb1dY5r1YuDxYEcC1N6LdF/0m6ALltraEM6suY5ZjKB2lBMbww8K 1l/ZNtGJJ/RmZpDZS+GZzugfsm3QOwddM4rS7MwptoAxDOdXcLlzndmPEmOJ1rbDi2lz0ZZJqK/JbwthbahE UKqiAqgAAcgBuqcVWt3SFlvE93/AKqWxfDrKnQ9xHuOtegzkRMKcRVO9tW0hIa4oI3idR5Cql7pZhl+3Pgp+c VNFBXLXCKzl7p/h15nzUfOqV30lWvsrP4p+C0CNgBSmsHd9JLH1bY/lY/Eiql3p9iDuWPwqPjNFoVM9JDCnZq 8qu9LsW3Fh+KP9oqrd2vim3t7WY/OlaHTPXGugbyB4mKgfatpd922Pxr+deQMb53sP5fzppwt077jeUCjgD1 m50nwy/tV8gx+Aqrd6b4ZftMfBY+MV5admMd7sfxGq17B21OuvtMcZNL9hnpl/wBI+HG5WPiyD5mqF70p Wx6qDzuT8FrEWdnoRIg8fbU4wC8qfPwI0V70qt9lE/lc/MVSvekzEHdp4W1/5TQv9EHKl+jjlTphaJ73TzFt9px 4EL/tFUL/AEjxT73c+Nxj86nNkU026dMLQP8A06/z+P50qvZK5RT+RWjFbOwNhiA0qSYYGSCIECY01nWvX9i 7Pt2bSi36uUa8xvnTxPtrKbc6AATcsEhswMcgScwB8wNx0FGui+LYWitzNKg6RMZTlIUQDrE+dXii4OmZyey4 Ld7pfh0cKX4wTlMLykx3UVwO07d4TbdW8Dr7KxuMxGAuXeqYNnMAjKpywIEmY5bp3Vm9ogYa/wBbg7tt kWFEXO1O9syGNJBE7oNU8lflCUbPYGvgKTIgAnfyrxzFXDccsTJJnXj76W3em5vrZUCIEugBAzEnUHlrMDuml hYymdOG+uD1uW0qOr00OXZGjQZ5VrOie0Aby8MinIvedC4H3tR5Csr1QJ09tTbPx/VsG4h5BjUgiCN3hXm Odo7VGme3YHpDnVxubsssiQZGUEbpUsj68u+qW08VesM920ov2GBuMmaHst9t0n1kIklOc86yB2v1SLeQ qjNINsAZCGM7vstmltDGpEVodndI1ZFAYHQjxI014fnpSXqJWN4kG7NxXtq6sGV9UcMFzclUt/luskBGMEac4 jwghg+YL1hIVoK27rbiLyTCXZkSImOPqVidoW/0YPcwznLmzPYYB7ZAMzlOhAme6NO4tgOlwxVssECuezdVl Y4a8NBJbelwDdx0AM6R0xzxatkPG0aHZqqt/KrXLOWc2GK/qyd4NpvubzC6dymRRHre2wjQQQeDAj4yD7q wNvbIXa1lQxZbdkrJdnMstxtWYkncONanYeIdusFwyUfKD95N6E98GCeYNa+my7ZEkZZoVBsK3vVPfp7dPn VhKp3Dqo5sPcC3xAq1bNenJHFFgbpL0Vs4hWc5kdVLZ1JE5RMMu5t0c++vPP8ABk5V6ttK8BZuaierfSdfVPC vN89Qo2W3RWXZaD7I+p/OplwSjhT2uQOA8d1RjFGD2l8QN3jqaNUhWyUYccqcLI5UC/xe4RrdQeAny0Bpj .

bRc/tj5K3/aNKVodM0PV0slC9m3yyNLO+o36eQ1oQLoI33G9gn+r60p2FGoaBxFMF1ZgMJ5SKzItg/YuHz39 /q6e6rey7cXJ6tl0Paae7uH0KLFQUuY22NCwnlNBcS6Ez1iiTyMeG7dupbQQm436tDouuYidN3rACPKq5za9 m0NCJLAz3asfqKTY0EMPtO2gyyTG4ASR3cJq0cevV9YAcsTw3ATO+gZc/etCO5Dl7tx+W6iFt/1Hra5T2gDG4 xAA3eXCmmKjh6QLwQ+EgUw7aY7rZPLj8tPOhwvn98x8A0nw0GlRtdB33HPfl0O/QS2/wDKlsx0En2pd4W/ c3u51Pir7BJBGaJ4Rw018/ZQFjb11c6cgI036nz1ordINjdoU3TrGXfMb/KmmJoptj786FP5kHzpVWW2CP8AK /qX/tpUrHQb256R9EGHKiZzsRmjgo7tY1rL3OnOKNzMr5WAgwBBG8aHwqO50dDYe9dDLmtAsyKSwgRpM aHdxPhWeuWWILBSFGhbhPKd01M5SshRQQxHSN2cOQM4PrAZTx5cdd9cs41iSbkOzn7TGdeUHjJqjawZC9 Yw7IYDjyJ4dwrlywZzEQrEx3RrHvHtrLyVQUwOGdbjZf1cEzmiRkgwG5k8uVFreKi3OcmJlssHNqJ46cJFCLGJd cOVEZXIAJXtRxKkjQaEGN+lWcNHUd06Vz52nE6MP3FnD7SkwNZB+FE9k2Q123M6sPKDWXFuAWBC66fXk a13R8y9o8crHzyn865MkNVZ0xns6CXSVYW0i74znlqNPnVXC7TZVgzO8d+p1PfJPv51Wx20C+IcAE5Dk0BM ZdPzqS3hnb7B8W7I99ZxxSaVI0c0n2EP8XkEEyCIIMagREzpwqDE9I+rt5VOUDgD7d31rVN9n3CSCQsaDtLD d8k6D391BcTs8kkM25ogGRv3zx8qp4dfuBZE/tL/AEe2i7Yk3JgyDMAxPZEA6GAeNaPpH0sxNtkCXmQsgZyk LnaW7cRpIjSsxbQWLptacCImCIGsnxFaHGKG6ho3vbHf2CxPxro9OqzL9DHNzjf6gh+k+KbVsReOn719PfVO7 jbretcc+Lsfiau3D2F/0Yk+0uPyocyFW7j7jy+denKVNI4FHyNwV4ljzWdRvovhukVxNG7YHPf5N+dBLBhm+uV T9Q7zkUt7PnWiZJrsFttLqkg5SN+YaCfPWpv0sEHtqfAaDQ799Z7Yuz7q5syxJHFfzoymFPED2inVgUktNH7Ma fcJ8vVOlSCw/wB5fK3Hl6m786Iqnh7RTswG9lH4qnX8j2IMI+RSHYkkzwEeG6qq4R41uXD7v+dXziE/eJ/MKjb G2h+1t/zCjVfIWykdnE7y58TE+8x5VJhMKLbZoJO7Uzy4Be6pTtKz++T2j86YdqWf3o9lGq+R2yK9gQ7FisEgD 1o3Dh2ZFMOzF+6u4jWdx36aVI22LH7z+k/lUD9IMODHWGeWVp+FFR+RcjzgByXT/X/3d1PEhcoAjUbtNZne TzqA7cs/eb+U/lTDtuz/AB+yj2/Ickowg7v5E/KuHDgcv5UHwFV227a+7cPl/eo229b/AHdz2D86Lj8jplvq+8+2 PhTWB+97zPtmqZ24v7p/d+dMfbY/dH20XEKZcyDmf5j+dKh523/0T7aVLaAUwda29cs4S5ZKqUvWmQGIYE kSSePHfUe1LqOllbZ/V21TMs69Yx1lZ1GsT3mqd1CykZlOogZk05wJmnnDQhmAcynv0zT9eFcqnJL3F6l/bOz BbVspkFZk6SQyDd+J9e+qWCuv+j3LYUnMimOqLag7wZGUxxg0SF7OhNw7hv0MDK85pG+Sp8xUtrbRCZVK yPtQCTHDfHAcOFPax68AfEucltSpgAEmNNSTB8CfeatYKweryDWW0gzTcTszFsoCrcZYXsorlZCASQBExx8aP dHOhuIcdu06qsszFSqiBMEtx3ad9c+drU1xJ7gvC7IAJ68XUCzJyDIqncwJI18zv3HdRvoxYlhlJIRHMxJKjd2RM mOFS4a/dYGMNfJUHIepa6imJIZX1Xs8jpviiHR3Zt+3bxGJuIyiyhLEqUMyWMLGsAajvrnySc4dG0IqMuwViuj 4wrXDdd9GQXJtiA95TcVDJ9aJkcKhc4ZAM2fxKqJ9pp3TbpccTlCvFsLnkAS9w9liwO8j1fAGq217jWmQoASG fQgHQBV0nQHT313YpNxtqjmnSdJkiY7CkwMxJ3AdXr76ZjjbMBA6trE5dR3AHfuofhbn6QgZlAYXra6KFOrLO 4fU0Zs4PPeQ8AHY+Adj8Qg86Mr/AKbbHj+5UD+kS5sZbI0y2UU/6jw8hFHhaIs4ZiRrduRB+6jzPL1azT3y98s Qc2eSOIg8fD5VsNr4drdjArBgYd3JjTNcRmieetZxx6Sxrz/wuU9ozfgARKqP+hcP813/AMqG4kwQebafP41cut os7hYX2khvlQy8xCqOGZPbAJrXLL3pGcF7WOt72qnjbrA9liPAkVYRtGqjir2/dpXS+jBBmwk6ZjP+o1cGDEan2 n8zVLYZ6wZiANwjvEme7fuoptAEWmgxuG7nE1GpdgXaGJtodADGkmY8iDrUuzMZZuaGFaNZgDfuBJ1NZrE vLnxj2U202vvqSjfDZyzuG6hW0sfbt6JlY6a6FfDQzNG7V9mwouzDNbn215/fuE3SOA09nGm1Qk7DWC24sx cURoAQBpzJnhR5LSOpZCGGuo3aeVYW63ZJH1rWl6C32dbiEyq5WH4pB8uyKSVsbYQx123aHaiYkLuLeBis5i dsMWlYA4AgEjumNat9LHPXQToo07qz2JPZ05/KhqgNLgNtIdH7MD1tTJ8ANKL3MPu8fzrzxQxO8+2vQ9iMX w9tmMsRv8CR8qaViboG7S2mlslRq4IlTI3iZn2UBubSuEzmI36SdO6odquS7knXPv8AOKoshHOkM0mE20N1 wQAN4kknv1otdtaAxvj5d9YnD7z4Vs9jmbCknmPYTTSsTHdR3fClWd2vfui+4UiJ00XdA50qPaM3PSe4zvcD WkW2GAzCzbEFYBi8qAkZgePGs6+Ftt9qdZ9biKJbZ6am/hWwyqES6LcySCptnMCYABLHfoOHKsrhdg53RQ0 ZzlnJpOvGddxrHaPTA0BQZcs6eQ04D3Cof8NTv9tMPo+ucLiH8LD4VGegV8bmtn8TD/jWi4AJ27bD1bt0Ruh 2EaR8NKlfrHXK166y78puMw9hMUBbobihuQHwuD5mpLfRPGjcjDwur/3Uh2b7objLq3urDkhyWlixZcqnVT OhOg8K3OKa4VKlsyOMrKeIYEEfXOvnr/FcVh72VbrpdRssZgSCdI4g760trpJtofvGjnatn5VLhbKUjev6PMIYIts uXcFuPEAk6hiZ1J9tc2j6Prd7XPcTfEZT6xk7xzrD3PSJtWzHW21E6DPZImO8EVNY9MONjXD2m7wt0fBjSdoK T8GjsejTqlAS/oHD9q1JlYjUOOVFsD0QNm27W7qtfYIqZgVRApltQS0mSfEDWsX/APWq8NGwieTuPipqzb9N .

Y+1hG8rv5pUzjKUdWuCotRdoKWfRaZzPiRJmctud86zm+VE+l+BxDlbVhGewlkARALMqZBIJmfW7taBWvTZ YjtYa6PBkPxirdr004MnW1fH4bZ/51VO1JroVqqRk8fg7tlc1/D3EAGQZwQDAhVBGhJ3+RNBb16SB/FNel3vS zsu6At1bjCZyvYVgDziTrqajs9KthXSB1ST/APysPeq0tHdhaqjzZX0PjVK5E+J19oov0txlj9KufoqgWTlygBlE5Fza Nr62as5ibkiupswoObC2ilpIcwWJPHhHKtBj3mySNxI4zO6vPUrT2NtobAViqsIEAHhGpMRwq1VCd2Za/fOdv 9R+JqbDtMGor1vtHcdSfbXcNIOu6sDQ9Fwp/wDgr/8AqHwrCP8A5reJ+IrY29qWRhQnW28wthYzjeBrWNLf rW5SdeBk1rNdERO4gdk+A+NH/R+3aveCfF6z2JbQxyHxo50EuhDdLlVBygZmCyRmJiT3ipgvcN9D+lP+efAVn 8Xu8x8KPdJbga9IIII3gg/CgOL9XzHwomuQTI0fUdwit70eP/xk/F/uNefhhNbzo/cjDJOm88t7GN9GJchLox+0v Xf/AF/Oq195yxx91WdsiLlz/VPvoYl7d3GfbUyXJSLSaP5VrdgN+oHifjWQS7L+RrWdHv8AJ/EflVY1yTIE7Vulbz gBYkHUTvAPzpVb2nh5usY5fAUqr6EfgNgZcuKzHICd5MwBE8t2o76KdE72bFIpDCNYgASitv5esfM0EiJJ9Zp0 ErE8IjdWi6CXScQV4BC3nIE++uOK5GnRt8YSLZgwdBPiRQ98WytBNzxiR47u+ru1Z6sZd5Ye4En4UGRhwy5h qYZhB1J36cK1l2WgpYxLnUMTrEEDu7u+jy29azWzWbrFEGC665gQIIrVW11oiDPGcWM+1jxnGAeP60Cvff8 ACeOQ9/ZNeH9CrfW7bw88cXnP4WZ/lXvD7Sv3bhNrNlG4AaAcJ4EnfEUpTUAjG0U8V0fV9HQxuiCAdQdRz 7Px51hukPRJ8JcZktk2bhECNUbisb4+VbzH4i841XtyABkkkCN6nfx9u6tMlg3rAF5crEAsARoVIIPEDcNNYmKl 6zXKLja8nzrtPYDPckAgQPsMeVaDY/RG4LSdkdoZtc4392QgbufKthtPLce6cqqCx6uIE5d8c9cw8FnxK4HDtlt CD6lvgTvCn503hUoqE1xVr/RjPPovqQ7ujyEdHrgbIbZ7LQTrHZbXh3GtTsPoCcSxuXUKWUkAkgF3MAb9wE+ 0ij+GhXL6ZuszkEA9jOZ0PCMx8hW32ns5jaRbRhQ0sok5gTMTI0kk9/lBc05tSkvHBrHWNxj88mXx3Q22ti4Ra QBbTMNE0yqT8q8PRRpoPZXvfSHCNYw91i5ZjhsRMzoBaeBM949leAHEDxirxu7symirjrutUSCfo1aNssZOnt /tTXtgDePj86bBIiW39RXcv1pXOsH0P7GnBxz+v5aBjY+pFcj61/KpRrx9/wDcVxl+vpqBEeX61pFafl+vqa7k7v d/40AQx9aUsv1pUpX6+hXCe/3/AN6AIwv1p+VKPr6FOzfU/wDlXDQA2PrX8q5l7vjTgvd7v7Usvd7v/GgBp+v qabH19GnEfX0KU+Ht/vSALbF2AbozkEpJEKyqxjfBIPwqTb+yGw2VkuObbkgS0MrCCVbKYO+QRv5DdXdhdJ v0cQyZ4OZe2BH3gQZzA6eHnVTa+2DfjTKo1iZ18R3VK2sriiW1tRIGYXJ7rhj30qEZaVL6f5f+RGy2nhizl1UZpIe T2uG4HRY38KudBznvXmmYRBMASSd5gb+zqeJE0GxgLXLzlSQWKyGj1VSR36zvHKtH0HwJtrdJntMsSIMKDv 8AbVwez6ISoO7TJhQBJ1MTG4f3oIzMWacy90q3lFF9pvBH+k+Uka+6geYZipgncCVK6zzG+aU+zSPQd2SQSs KQQwBkATAJnTwrQs0KTyBPsoHsgHOsiCASe8xGndrRfaTZbF1uVpz7FJpx6CR5h6J7PWbYw/jdb2Wrle7dG7 xV2tkatrrzWQ1eLehO3/8AdVY7ksXmJ5DLl/5V7NsW51uJNwDSWO7dPA+R+FY5PuiaQ+1miOCQtmKgnTW OIiD46VzH3ctp25Ix9xqfNXn/AE86RG5bW3ZYrGJNpvWV2KQCyxp1YJgs2kxppWj6JofsTBocI19izsiugGUTb0 gERuGsk+06RVmxdBtBtYyzBZjuHImruzMDrlUabjwEDg0akTUFrZjm/wDo59UHMX52yZEd/CvNk5eojGUeO VfPa8nZGCxNr9SntLDIMLaYqVuExoRItkyzMSNARIg9x4TW5w7hkUgyCoIPMEb9ay3SDZrC1cAgZkftyRMrqS BMRPDyqPof0jm3kYQVyr1ev6tVVRmBIkhjLQTParrx5HbUlVHPOMf7fIR6RQeuDgFThmUA6qZ9YEcZGleM+ kfAYdb6rYt4e2AGkW7vbJ7P+bbYEWzvIA3hpNer9NdpfqLjJ9hVExwe4infwhvfWB2vcXFZcyq2WR1kRAJloyx mO/UzFdGPm/1MZnl2JsZTu4cwfHcIqFV04a+2iu0raq1sKI/UoWO+WYST7IpmD2VduDNbtu8b8qMwHjlBiq YgeCNZFMSzJ01q3cwvaIIIMwQREHjpvHHSoCnKkBIlqNdCfhUT2iTE6AbqJYnAFIcHMraZt0Oo7aMOBB1HM EHnA+5YIM76QyIKf/cGnKRxAB8BHhuqzHAVVvJRYUO07vav5ijF3odixbNzqWKKpdsroxVVElmVbhYADiRUe zmkKCNVIUiNxHOvQsas4fEjK7TYfRGytAymZkdkRLDioI41olaJ8nk+Tx/q/vTSh+gfmtWmwq/duf0mmnDLzc eKfkKQFQjw93zFKfD+n86s9UP3ntBHzpfoxO51P4j/AHpAVpP1/ZqWvf8A1fnRro7gAcSnWKjrDSDBB7JjSAd/ fwov0w2fZ6lDbw9tGFwAsitqMraMC8bwNQOBp0FmNJP1P5VGG+tPmKnNk8j/ACt8jUYHf72HyikAyR3f0/l Sp894/m/tXKAPWMRsbCRFsXQMxeGZWGY+CzAPfwqfCdgRM9/Hz76CXNvcAMp4ZgR7qGnaeJBJDW3nhB Hs/wDdbVFdGds0O1buZogEFQCCSJ38qH2ECNJVwDybNG/T3e+qA2+37WwT3rDfXtqzZ29hzvYoeTAj8xWc o2WpGq2HclxqTlVtSIJ1WiPSNowWIP8A0Ln+w0G2Rj7eaVuK2kRmE89wq70rxg/w/Ed9sj+YgfOiqQ27Mh6I NMRiG5YYjya7bkeYBr2TY+MFsEzx107geG/n5+deW+g7A9a+MH/RtjzLkj/bXoV+01toYgETrIA38STA07+Ps5 Mmykmkbwpxom29tS4yN1J7UEqDuY9/CPHTSgWyuj5Nw375i45JKAgplIVQp3yRE+yZijOB2zhbbat1tyTFu2 rPl8uLd/Cp8XduXWzW8Iy8zcuLaB8U1b3VLjNq2+R2jQ7G/wArxYx4aD5VIMMBea6T9gLqd2pnyiPfQULimE .

Pft2RwW0mYj8Tx8K6nR+2+tzrr553HYD2DKvuNaJRpLuhW+Sbbm17Ij9akwRAYE+QGpoejKwJt2bzu29ygtI e6bsSNO+jmG2ULfqLbtj+FRPuirP6GOJJ84+FGibuhX4AdjBXyhVupthiC3ZN8mCDlhgqxp31dubDw778Pb8c gX4QaKLbAEAR4VwitIpol0wBh+g+BRsy4W1OnrLnjKABAckDQDdR22+UQoCgbgBAHgBuqPFYhbaM7nKqj MTyA41xMZb+97RHxqyTAdIPRAuJxF2+uIZWuu1wqbQYAtwBDAxWW6QeiK5hbdzEm/bdLI6wplZWMRoN 43nnur29byncR5Gs76QbBfZuJUAHMijXd66T7ppBR864LaeSQwzo8Z0MjN/EDHZcSSG4TxBINz/D8/wD+O3 WD7hhbo7jbJ7XipPluqe30Fd2OTLBOnbXNrr6ubNxq6noqxJOjosfeze6AZpWh0zPHY+IzwLV1QOJRlHiSQAP bTLmGS3Jdg7cERgQOWdxoeGizx1Fay16K7oJzXQ2kgqJAPIi5l9x0pw6CvadXFpLhBkl+sAnuQKV9p9lK0FM5 0fwGCTDqWZg7EsWZXAmTChtF0gDxmiJ2rlPrRIjRhqDoRodxqx0OuhbZRsqZb162VP2GzllP8WjRPCAaPYvZ 8rMhtdJE67/DmaI5HHwNw2Mqb9tt6IfwKflVyz0ZNxM4w4y/eKhR8ifKp9u7VTCRaaVmDdEJlbikZdRu3VJY 6a2FEdeCG0hWUaRu5+6t4TUjGUWmdudEsCEGcPmP3X+WseZrPba6Cqy//H7Jne7QIPDQEk7joeB0p/R/bg uYjEAv2SUuIpbQSCrZQT/CN1Edqbds2CBcaDExBJI5wBoNOdXUWhW0yl0f9Hp6xWV0DKhM5gQSAQwgD MOMaGodubJLjq3LW2Vge7cRrB13iDu30Z2H0rw7XIVmEMJPqiOBAIM1sNp4XD42164DDRXykEHed8ZxzH nU0l0Ps8WxXR5kEi9PcAxPsK/OqGD2VdYHKRozCDlGoJnUkVtNqbLuWbhRwJEEEGQwO5geX5UDwVyGuLI nrW05yFPzrNyhfYcg7/AMT9xfd8mrlHS/hSp3D5QWzQXbeYQ2vjr8aG3dhoeEeGnwpUq2ZBXbo4fsuR4wR TX2FejVVuDxHwalSpaoLKtjZFhnyuOqI3lZJH8ulaTZnQO1dEfpV1rJ32yp7XIbxx7qVKuScmujohFNGj6Pej2zh C5TEXwLhEhSqaLMAkDX1jyo9hujuGzaWesbncYv59ske6lSrJTbdGlJINYfBOBAC2x90fkIFWFwA+0xb+n4Uq Vaaom2WrWGVRoAKkFKlViOMa6opUqYjjClkpUqAMp6RcebeEZQPXKgyeBdR57/AHVJYuS09w+JpUqtLgi+ R2G9XUc/jT1fXQkacCRz5UqVIoabYeA6q8mO2iNx/iFeQ7R6X3cLtLFAENYF64iWzJRMrHQKPA91KlUyGgph PSRahi1jRQZNtyh05Bsw+FC7nTxL+KwrqLlpEuXA8tJYMgAnLE8K5SpUOzTbKtxdxqt6pv8AWCQNVu20gnfv Ktpv5021tC3aJAVmQfaU5XHdvGYb9ZB8aVKs5cMqPJSxTYXEtlCG47cDbQsDoP8AMua8eZoRivR5lkkBCeCu TA5EsDJ8NNKVKmuwpGdu7BtdatsXgDkZgzI0SD6nYBO6DMc9Kgx/R7EWl6xgDb3Bw4IPgDDceQpUquva2Z SKplRI0BjTeT3zGg18aK2Ns3gBLuABI7ZiNddPCuUq52SK9th7rZjmYEySxGkfdWNB3VVs4wA6mcxJzEDXluE+ 2lSoSTsa6E20BPrNppu5edKlSrTVDs//2Q== .

Kutai. maka berubahlah sistem pemerintahan dari kepala suku menjadi kerajaan. yaitu di kota Kutai.  Raja Kudungga. Pemerintahan Kerajaan Kutai Berikut adalah beberapa orang raja paling berpengaruh yang pernah memerintah Kerajaan Kutai. Nama Kutai sendiri diambil dari nama kota dimana ditemukannya prasasti yang menunjukkan keberadaan kerajaan tersebut. tepatnya di hulu Sungai Mahakam. Tulisan pada ketujuh yupa ini mennunjukkan bahwa pada abad ke-4. Hal ini disebabkan karena tidak ada satupun prasasti yang menyebutkan nama dari kerajaan yang berpusat di Kalimantan Timur Tersebut. Kudungga lalu mendeklarasikan dirinya sebagai raja dan memutuskan bahwa . Para ahli juga memperkirakan bahwa Kudungga pada awalnya adalah seorang kepala suku.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Kutai Sejarah Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai dianggap sebagai kerajaan bercorak Hindu pertama di Indonesia (baca selengkapnya: Sejarah Masuknya Hindu di Indonesia). Namun setelah masuknya pengaruh Hindu dari India. Sumber Sejarah Kerajaan Kutai Salah satu sumber sejarah utama yang menunjukkan eksistensi Kerajaan Kutai adalah tujuh buah yupa yang ditemukan di daerah Muara Kaman. para ahli berpendapat bahwa pada masa pemerintahan Kudungga pengaruh Agama Hindu belum terlalu kuat. Kerajaan yang berdiri pada sekitar abad ke-4 ini memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Yupa adalah tiang batu yang digunakan sebagai tiang untuk mengikat hewan korban yang dipersembahkan rakyat Kutai kepada dewa-dewa dalam kepercayaan mereka. Prasasti Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa sansekerta ini juga memuat informasi mengenai raja-raja yang pernah memerintah Kutai. Kerajaan Kutai diperkirakan terletak di Kalimantan Timur. Adalah raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Kutai. Hal ini dikarenakan para raja kerajaan Hindu pada zaman dulu selalu menggunakan nama-nama India. Jika dilihat dari namanya yang masih menggunakan nama Indonesia. Kalimantan Timur. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang telah ditemukan. yaitu mencakup hampir seluruh Kalimantan Timur bahkan hingga seluruh Pulau Kalimantan. telah berdiri sebuah kerajaan yang telah terpengaruh Agama Hindu di daerah tersebut.

blogspot. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. Merupakan putra Aswawarman sekaligus raja terbesar Kerajaan Kutai yang membawa Kutai mencapai puncak kejayaannya. Terbunuhnya Maharaja Dharma Setia ini menandakan berakhirnya Kerajaan Kutai sekaligus menjadikan Dharma Setia sebagai raja terakhir Kerajaan Kutai. Dharma Setia sendiri terbunuh dalam peperangan melawan Aji Pangeran Anum Panji Mendapa dari Kesultanan Islam Kutai Kartanegara.com/2012/09/sejarah-kerajaan-kutai.  Raja Aswawarman.html. Aswawarman adalah putra dari Kudungga. Terima kasih! 0 0 278 Artikel menarik lainnya: Sejarah Kerajaan Tarumanegara . Dibawah pemerintahannya.  Raja Mulawarman. Aswawarman pulalah yang memiliki jasa paling besar atas perluasan wiayah Kerajaan Kutai. Runtuhnya Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai runtuh pada masa pemerintahan Maharaja Dharma Setia. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Kutai dengan kategori Sejarah. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. Kuda-kuda yang dilepaskan ini akan diikuti oleh prajurit kerajaan yang akan menentukan wilayah kerajaan sesuai dengan sejauh mana jejak telapak kaki kuda dapat ditemukan. yaitu upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas wilayah kerajaan. Mulawarman disebut sebagai seorang raja yang sangat dermawan karena telah memberikan sedekah berupa 20.000 ekor sapi kepada para brahmana. rakyat Kutai dapat hidup aman dan sejahtera. Perluasan wilayah diakukan oleh Aswawarman dengan cara melakukan upacara Asmawedha. Aswawarman disebut sebagai seorang raja yang cakap dan kuat.pergantian kekuasaan harus dilakukan secara turun temurun sebagaimana sistem kerajaan pada umumnya. Pada prasasti Yupa.

.. Ditulis oleh: Algo Wijaya . Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.. Untuk universitas di Jakarta.Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone. cari Tarumanegara dan Tarumanagara beralih ke halaman ini.. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi.Rabu. lihat Universitas Tarumanagara .. 26 September 2012 Belum ada komentar untuk "Sejarah Kerajaan Kutai" Tarumanagara Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha ....

Buddha.Didirikan .Serbuan Sriwijaya pada tahun 650 Sundapura (dekat Tugu dan Bekasi) Sunda.Tarumanagara ← 358–669 → Wilayah Tarumanagara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Sejarah . Sanskerta Hindu. Sunda Wiwitan Monarki 358 669 Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) .Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s .

Taruma merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah.3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara o 2.1.3 Prasasti Telapak Gajah  2.2 Prasasti Ciaruteun  2.1.4 Prasasti Jambu o 2.Prasasti Tugu di Museum Nasional Tarumanagara atau Kerajaan Taruma adalah sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M.4 Naskah Wangsakerta  2. Dalam catatan sejarah dan peninggalan artefak di sekitar lokasi kerajaan.1 Prasasti yang ditemukan  2.4.2 Sumber berita dari luar negeri o 2. terlihat bahwa pada saat itu Kerajaan Taruma adalah kerajaan Hindu beraliran Wisnu.1.1 Prasasti Pasir Muara  2.1 Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta 3 Lihat pula 4 Catatan Kaki 5 Rujukan 6 Bacaan selanjutnya 7 Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten . Daftar isi        1 Etimologi dan Toponimi 2 Sumber Sejarah o 2.1.

Ciampea.Etimologi dan Toponimi Kata tarumanagara berasal dari kata taruma dan nagara. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa kerajaan dipimpin oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358 M dan beliau memerintah sampai tahun 382 M. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. Ciampea. Bogor 2. ditemukan di Kampung Batutumbu. Prasasti Muara Cianten.000 ekor sapi kepada kaum brahmana. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomati (wilayah Bekasi). berisi pujian kepada Raja Purnawarman. Sampai abad ke-19. Nagara artinya kerajaan atau negara sedangkan taruma berasal dari kata tarum yang merupakan nama sungai yang membelah Jawa Barat yaitu Citarum. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga (Kali Bekasi) sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). Kabupaten Bekasi. [1] [2] Sumber Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada. Ciampea. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Prasasti Tugu. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1. sekarang disimpan di museum di Jakarta. 4. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. Desa Tugu. Cianten dan Ciaruteun. Pada muara Citarum ditemukan percandian yang luas yaitu Percandian Batujaya dan Percandian Cibuaya yang diduga merupakan peradaban peninggalan Kerajaan Taruma. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). Banten. Lima di Bogor. Kabupaten Pandeglang. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Prasasti Jambu. Citeureup. Prasasti Cidanghiyang atau Prasasti Munjul. tempat itu masih . ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. Prasasti Pasir Awi. Prasasti Kebon Kopi. tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Bogor 5. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati sepanjang 6112 tombak atau 12km oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. Bogor 7. Prasasti yang ditemukan 1. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Bukti keberadaan Kerajaan Taruma diketahui dengan tujuh buah prasasti batu yang ditemukan. Kecamatan Munjul. Prasasti Ciaruteun. Selesai penggalian.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. Bogor 6. 3. Kecamatan Tarumajaya. Bogor Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane. Nanggung.

namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan). yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut. Prasasti Pasir Muara Di Bogor. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. beraksara Palawa. maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi. berbahasa Sanskerta. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat. Prasasti ini peninggalan Purnawarman. prasasti ditemukan di Pasir Muara. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: . aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah (lontar) abad ke16. dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Ci Aruteun. Pada zaman ini.dilaporkan dengan nama Pasir Muara. Isinya adalah puisi empat baris. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Ci Sadane. Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman. Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. di tepi sawah.

yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara. Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. Selain itu. gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. sarga 3. . sarga 1. Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. halaman 161. bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah. Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II. Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. Bahkan diberitakan juga. ada pula gambar sepasang "padatala" (telapak kaki). Mahkotanya yang berbentuk tabung menyerupai gaya seni Khmer Kamboja. Tarumanagara sekitar abad ke-7 Masehi. Prasasti Telapak Gajah Dua arca Wishnu dari Cibuaya.Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. Karawang. Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. Jawa Barat. Menurut mitologi Hindu.

asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam . Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan "beragama kotor" (maksudnya animisme). masih ada satu lagi prasasti lainnya yaitu prasasti batu peninggalan Tarumanagara yang terletak di puncak Bukit Koleangkak. Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Taruma dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan yang terdapat pada prasasti Ciaruteun. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari To-lo-mo ("Taruma") yang terletak di sebelah selatan. kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan). di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti-bukti peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dan lain-lain yang sekarang terletak di taman purbakala Pugung Raharjo. yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya).padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam . Berita Dinasti Sui. Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka. Berita Fa Hien. Sumber berita dari luar negeri Sumber-sumber dari luar negeri semuanya berasal dari berita Tiongkok.Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya. Kecamatan Leuwiliang. tetapi ada pendapat lain yang mengajukan bahwa Ye-Po-Ti adalah Way Seputih di Lampung. Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang. . Desa Pasir Gintung.bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam. Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya. tahun 414M dalam bukunya yang berjudul Fa Kao Chi menceritakan bahwa di Yepo-ti ("Jawadwipa") hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. 1. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir . Prasasti Jambu Di daerah Bogor. tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya. Ye Po Ti selama ini sering dianggap sebutan Fa Hien untuk Jawadwipa. meskipun saat ini Pugung Raharjo terletak puluhan kilometer dari pantai tetapi tidak jauh dari situs tersebut ditemukan batu-batu karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien[rujukan?] 2. yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh.

1 Nama Situs Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 3 Ciampea Gunung Cibodas Arca gajah (batu) Arca Rusak berat Terbuat dari batu kapur Artefak Keterangan . Berita Dinasti Tang. Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang Taruma. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M. Jakarta. Dari tiga berita di atas para ahli[siapa?] menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Bogor dan Cirebon. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusan dari To-lomo.3. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman. meliputi hapir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten.

Nas. no.6363 settlement pattern settlement pattern .no.3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Fragmen Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Mus.Nas.771 Mus.no.514a Mus.Nas.Nas.296a Mus.no.

Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Lmah Duwur Lanang Pipisan batu Candi I Candi II Percandian Naskah Wangsakerta .

ayah Suryawarman.VIII). Hal ini berarti. banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara. yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M.162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut. Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam. sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. yang kemudian digantikan oleh putranya. Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai. yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M. naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah. Dharmayawarman (382-395).561 M) Raja Tarumanagara ke-7. Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358. maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya. Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda. Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya. sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M).Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati. pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M). Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan. merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak). Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu. Kota ini sampai tahun 362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . Sayangnya. Pustaka Jawadwipa. . Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 . Pustaka Nusantara. parwa II sarga 3 (halaman 159 . parwa I. Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara. Ditinjau dari segi ini.

Garut. Pada tahun 669. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara. yaitu Tarusbawa.Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. raja Tarumanagara terakhir. digantikan menantunya. karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri. menantu Suryawarman. misalnya. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri. Secara otomatis. Dalam tahun 526 M. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara No 1 2 3 4 5 Raja Jayasingawarman Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Masa pemerintahan 358-382 382-395 395-434 434-455 455-515 . Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada. Manikmaya. Tarusbawa. Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri. Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. Linggawarman. melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. mendirikan kerajaan baru di Kendan.

^ [http://www. Riwayat Indonesia I.pdf Rujukan 1. Soetjipto Wirjosuparto (1963).6 7 8 9 10 11 12 Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 515-535 535-561 561-628 628-639 639-640 640-666 666-669 Lihat pula     Kerajaan Salakanagara Sejarah Sunda Naskah Wangsakerta Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Catatan Kaki 1. J. R. 2006 2.M. Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda. J. West Jawa. 2.L. noorduyn and H. The Second Wisnu Image of Cibuaya.81 4. I/2: 17087 . Djakarta: Dinas Purbakala 3. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. MISI.budpar. Richadiana Kartakusuma (1991). "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298307 5.I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia.Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG.id/userfiles/file/858_1255-situsbatujaya11.Ng. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia. Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi).Poerbatharaka (l952).Th. Dinas Purbakala R.go. ^ Komplek Percandian Batujaya Tempat Lahirnya Peradaban di Tatar Sunda.Verstappen (1972). Djakarta: Jajasan Pembangunan 6.

R.al. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. 1978:29-40 9. ISBN Yoseph Iskandar.P. IAAI Komda Jawa Barat. Amsterdam. 1941.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. Teguh Asmar (1971). Garis waktu kerajaan-kerajaan di Jawa Barat/Banten Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: Salakanagara 358 . Jakarta 11-12 Februari 1988.669 Sunda Galuh [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa . Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Bandung: Kiblat Buku Utama.7. 12. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun).P. 1962: 23-24 14. W. 11. Sundapura Bacaan selanjutnya    Ayatrohaedi.J.(editor) Dynamic of Indonesian History. 8. Bandung: Geger Sunten.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI. Jakarta: Pustaka Jaya. ISBN 979-419-330-5 Saleh Danasasmita. 2005. l971:416-424. 1997. Batavia l887 10. Sundakala: cuplikan sejarah Sunda berdasarkan naskah-naskah "Panitia Wangsakerta" Cirebon. 13. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6). Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). N. Sejarah Jawa Barat: yuganing rajakawasa. 2003. Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.Groeneveldt. Jakarta) 16. Nyukcruk sajarah Pakuan Pajajaran jeung Prabu Siliwangi.

0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:    Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Kerajaan Tarumanagara Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Barat Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor .

2 Prasasti Jambu o 1. satu di Jakarta dan satu di Lebak Banten. Kerajaan Tarumanegara ialah kelanjutan dari Kerajaan Salakanagara. Dari prasasti-prasasti ini diketahui bahwa Kerajaan Tarumanegara dibangun oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman tahun 358 M dan beliau memerintah sampai yahun 382 M. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.1 Prasasti Ciaruteun o 1.4 Prasasti Muara Cianten o 1.3 Prasasti Kebonkopi o 1.Peralatan Bahasa lain              English Français 日本語 Basa Jawa Lietuvių Basa Banyumasan Bahasa Melayu Nederlands Русский Basa Sunda Tiếng Việt Halaman ini terakhir diubah pada 06.5 Prasasti Pasir awi . (Diskusikan) Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara diketahui melalui sumber-sumber yang berasal dari dalam maupun luar negeri. 13 Januari 2013.00. Sumber dari dalam negeri berupa 7 buah prasasti batu yang ditemukan empat di Bogor. cari Ada usul agar artikel atau bagian ini digabungkan dengan Kerajaan Tarumanagara. Daftar isi  1 Prasasti yang ditemukan o 1. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Lihat Ketentuan Pen Bukti keberadaan Kerajaan Tarumanegara Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Makam Rajadirajaguru Jayasingawarman ada di sekitar sungai Gomatri (wilayah Bekasi).

2. Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat Prasasti Jambu Prasasti Jambu atau prasasti Pasir Koleangkak.6 Prasasti Cidanghiyang 1. ditemukan di bukit Koleangkak di perkebunan jambu. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman. sekitar 30 km sebelah barat Bogor. prasasti ini juga menggunakan bahasa Sanskerta dan .    1. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu: 1. Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut).7 Prasasti Tugu 2 Sumber dari Luar Negeri 3 Kepurbakalaan Masa Tarumanagara 4 Terkait: 5 Rujukan o o Prasasti yang ditemukan Tarumanegara meninggalkan 7 (tujuh) prasasti: Prasasti Ciaruteun Salinan gambar prasasti Ciaruteun dari buku The Sunda Kingdom of West Java From Tarumanagara to Pakuan Pajajaran with the Royal Center of Bogor Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun. dekat muara sungai Cisadane Bogor prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh.

Prasasti Muara Cianten Prasasti Muara Cianten. yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu. Yang menarik dari prasasti ini adalah adanya lukisan tapak kaki gajah. ditemukan di kampung lebak di tepi sungai Cidanghiang.huruf Pallawa serta terdapat gambar telapak kaki yang isinya memuji pemerintahan raja Mulawarman. kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman. Prasasti Cidanghiyang Prasasti Cidanghiyang atau prasasti Lebak. Prasasti Pasir awi Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah Leuwiliang. Prasasti Kebonkopi Prasasti Kebonkopi ditemukan di kampung Muara Hilir kecamatan Cibungbulang Bogor . ditemukan di Bogor. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki. juga tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata. tertulis dalam aksara ikal yang belum dapat dibaca. Prasasti Tugu Prasasti Tugu di Museum Nasional .

Dari tiga berita di atas para ahli menyimpulkan bahwa istilah To-lo-mo secara fonetis penyesuaian kata-katanya sama dengan Tarumanegara. Berita Dinasti Sui. 1980: 5). Sehingga secara Etimologi (ilmu yang mempelajari tentang istilah) sungai Chandrabaga diartikan sebagai kali Bekasi. menceritakan bahwa tahun 528 dan 535 telah datang utusan dari Tolo-mo yang terletak di sebelah selatan. tdk jauh dari situs tersebut ditemukan batu2 karang yg menunjukan daerah tersebut dulu adalah daerah pantai persis penuturan Fa hien meskipun saat ini terletak puluhan kilo meter dari pantai. Prasasti Tugu menyebutkan nama dua buah sungai yang terkenal di Punjab yaitu sungai Chandrabaga dan Gomati. Berita Fa-Hsien. tahun 414 M dalam bukunya yang berjudul Fa-Kao-Chi menceritakan bahwa di Ye-po-ti hanya sedikit dijumpai orang-orang yang beragama Buddha. kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Dengan adanya keterangan dua buah sungai tersebut menimbulkan tafsiran dari para sarjana salah satunya menurut Poerbatjaraka. tetapi kemungkinan terbesar ye po ti adalah way seputih di Lampung .Prasasti Tugu ditemukan di daerah Tugu. Prasasti Tugu juga menyebutkan anasir penanggalan walaupun tidak lengkap dengan angka tahunnya yang disebutkan adalah bulan phalguna dan caitra yang diduga sama dengan bulan Februari dan April. . Maka berdasarkan sumber-sumber yang telah dijelaskan sebelumnya maka dapat diketahui beberapa aspek kehidupan tentang kerajaan Tarumanegara. Prasasti Tugu yang menyebutkan dilaksanakannya upacara selamatan oleh Brahmana disertai dengan seribu ekor sapi yang dihadiahkan raja. sehingga ada beberapa hal yang dapat diketahui dari prasasti tersebut Hal-hal yang dapat diketahui dari prasasti Tugu adalah: 1.. yang banyak adalah orang-orang yang beragama Hindu dan sebagian masih animisme. . Ye po ti sering diterjemahkan jawadwipa. 1.Yeh-po-ti dapat diasumsikan sebagai transliterasi dari Seputih (Sholihat. 2. juga menceritakan bahwa tahun 666 dan 669 telah datang utusaan dari To-lo-mo. 3. Sumber dari Luar Negeri Sedangkan sumber-sumber dari luar negeri yang berasal dari berita Tiongkok antara lain: 1. Prasasti ini dipahatkan pada sebuah batu bulat panjang melingkar dan isinya paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain.. Berita Dinasti Tang. 2. di daerah aliran way seputih (sungai seputih) ini ditemukan bukti2 peninggalan kerajaan kuno berupa punden berundak dll yang sekarang terletak di taman purbakala pugung raharjo.

no.Kerajaan Tarumanegara diperkirakan berkembang antara tahun 400-600 M.6363 settlement pattern settlement pattern 4 5 6 7 8 Tanjung Barat Tanjungpriok Tidak diketahui Cilincing Buni . Bogor dan Cirebon.296a Mus.Nas. Wilayah kekuasaan Purnawarman menurut prasasti Tugu.Nas. Kepurbakalaan Masa Tarumanagara Candi Jiwa di situs Percandian Batujaya No.no.no. Berdasarkan prasastprasati tersebut diketahui raja yang memerintah pada waktu itu adalah Purnawarman.Nas.514a Mus.Nas.771 Mus. Jakarta. no. Nama Situs Artepak 1 Kampung Muara Menhir (3) Batu dakon (2) Arca batu tidak berkepala Struktur Batu kali Kuburan (tua) 2 Ciampea Arca gajah (batu) 3 Gunung Cibodas Arca 3 arca duduk arca raksasa arca (?) Arca dewa Arca dwarapala Arca brahma Arca (berdiri) (Kartikeya?) Arca singa (perunggu) Arca siwa (duduk) perunggu Arca Durga-Kali Batu granit Arca Rajaresi sejumlah besar pecahan perhiasan emas dalam periuk Keterangan Rusak berat Terbuat dari batu kapur Fragmen Duduk diatas angsa (Wahana Hamsa) dilengkapi padmasana Fragmen kaki dan lapik Mus. meliputi hampir seluruh Jawa Barat yang membentang dari Banten.

Richadiana Kartakusuma (1991). . Anekaragam Bahasa Prasastidi Jawa Barat Pada Abad Ke-5 Masehi sampai Ke-16 Masehi: Suatu Kajian Tentang Munculnya Bahasa Sunda.Tempayan Beliung Logam perunggu Logam besi Gelang kaca Manik-manik batu dan kaca Tulang belulang manusia Sejumlah besar gerabah bentuk wadah 9 Batujaya (Karawang) Unur (hunyur) sruktur bata Percandian Segaran I Segaran II Segaran III Segaran IV Segaran V Segaran VI Talagajaya I Talagajaya II Talagajaya III Talagajaya IV Talagajaya V Talagajaya VI Talagajaya VII 10 Cibuaya Arca Wisnu I Arca Wisnu II Arca Wisnu III Lmah Duwur Wadon Candi I Lmah Duwur Lanang Candi II Pipisan batu Terkait:   Kerajaan Tarumanagara Kerajaan Salakanagara Rujukan 1.

Djakarta: Jajasan Pembangunan 6. Teguh Asmar (1971). The Second Wisnu Image of Cibuaya. Peninggalan Purbakala di Batujaya (naskah Laporan untuk Proyek Penelitian Purbakala. IAAI Komda Jawa Barat. "Preliminary Report on Recent Excavation near the Kenon Kopi Inscription (Kampung Muara)" Manusia Indonesia V(4-6).P.J. R. West Jawa. 1962: 23-24 14. 11. "Purnawarman's River-works near Tugu" BKI 128:298-307 5.P. Hasan Djafar "Pemukiman-Pemukiman Kuna di Daerah akarta dn Sekitarnya" makalah pada Dskusi Ilmiah Arkeologi VI. 8. noorduyn and H. l971:416-424.81 4. Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia.M. 2. W. J. Jakarta) Kategori:  Kerajaan Tarumanagara Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu   Halaman Utama Perubahan terbaru .Moens (1940)"was Purnawarman van Taruma een Sanjaya?" TBG. 12. 13. makalah pada Seminar Sjarah Nasional II 15. I/2: 170-87 7. I Made Sutayasa (l970) "Gerabah Prasedjarah dari Djawa Barat Utara (kompleks Bun). Teguh Asmar (l971) "The Megalithic Tradition" dalam Haryati Soebadio et.Th.Groeneveldt.Krom "inventaris der Hindoe-Oudheden" ROD 1914-1915. Amsterdam. R. Jurusan Arrkeologi FSUI (l985/1986). MISI.Soejono "Indonesia (REgional REport)" Asian Perspectives VI.al.Poerbatharaka (l952). Batavia l887 10. 1941. J. Jakarta 11-12 Februari 1988.Verstappen (1972).I (1964) Laporan Tahunan 1954 Dinas Purbakala Republik Indonesia. 1978:29-40 9.Tesis (yang diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister dalam bidang Arkeologi). Djakarta: Dinas Purbakala 3. Catalogus der Archaeologische Verzameling van het Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen.(editor) Dynamic of Indonesian History. N. Riwayat Indonesia I.L. Van der Hoop Catalogus der Prehistorische Verzameling. Soetjipto Wirjosuparto (1963). Dinas Purbakala R.Ng.

45. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.   Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan   Halaman ini terakhir diubah pada 09. ketentuan tambahan mungkin berlaku. . 29 Desember 2012. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.

.

.

Ketujuh prasasti tersebut antara lain. . yaitu mencakup hampir seluruh wilayah Jawa Barat. Banten. tepatnya dengan pusat di daerah Bogor. Prasasti Kebon Kopi. hewan tunggangan Dewa Wisnu.Home » Sejarah » Sejarah Kerajaan Tarumanegara Sejarah Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu tertua di Pulau Jawa. Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara Keberadaan Kerajaan Tarumanegara dapat diketahui dari beberapa sumber sejarah. dan Jakarta sekarang. Jakarta. Kerajaan ini terletak di Jawa Barat. Prasasti ini ditemukan di tepi sungai Ciaruteun. Berita dari Dalam Negeri. Pada prasasti yang diperkirakan berasal dari abad ke-5 ini. ditemukan cap telapak kaki gajah yang melambangkan Gajah Airawata. Berdasarkan beberapa sumber sejarah yang ditemukan disekitar lokasi kerajaan. dan Banten. Yaitu berupa tujuh buah prasasti batu yang ditemukan secara terpisah di Bogor. Ditemukan di Kecamatan Cibungbulang. diperoleh informasi bahwa kerajaan ini pernah eksis dari abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. Beberapa catatan sejarah juga mengatakan bahwa kerajaan ini bercorak Hindu aliran Wisnu.   Prasasti Ciaruteun. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta. Kerajaan Tarumanegara sendiri memiliki wilayah kekuasaan yang cukup luas. Bogor. Bogor. baik sumber sejarah yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Pada prasasti ini terdapat cap sepasang telapak kaki milik Raja Purnawarman yang melambangkan kekuasaan raja yang dipercaya sebagai penjelmaan Dewa Wisnu.

Banten. Prasasti ini ditemukan dalam keadaan rusak. Namun meskipun begitu. Meskipun kevalidan naskah ini masih diperdebatkan oleh para ahli. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengisahkan tentang kebijaksanaan Raja Purnawarman dalam memerintah Kerajaan Tarumanegara. Selain sumber sejarah dari dalam negeri yang berbentuk prasasti. Nama Raja Jayasingawarman Tahun Memerintah 358-382 M . Satu-satunya yang masih tercetak jelas adalah adanya lukisan sepasang telapak kaki. jadi isi dari prasasti ini belum dapat dibaca. Diantaranya adalah dari literatur kuno berjudul Fa-Kao-Chi yang ditulis oleh Fa-Hsien dari tahun 414 Masehi. Desa Tugu. Hal ini didasarkan pada sebuah sumber dari naskah kuno bernama Wangsakerta. Jakarta Utara. Prasasti Cidanghiyang. prasasti ini juga masih misterius isinya karena beberapa tulisan sudah rusak. Prasasti Tugu. Pemerintahan Kerajaan Tarumanegara Raja Purnawarman adalah satu-satunya raja yang namanya dicantumkan dalam prasasti-prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Kecamatan Cilincing. Disebut juga dengan Prasasti Munjul. Berita dari Luar Negeri. prasasti ini ditemukan di daerah Muara Cianten. Prasasti Pasir Awi. namun kitab ini berisi informasi yang cukup menarik.     Prasasti Jambu. Purnawarman bukanlah satu-satunya raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara. Raja ini digambarkan sebagai seorang raja yang sangat bijaksana dan telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya berkat penggalian sebuah sungai sebagai sarana irigrasi. Sama seperti Prasasti Muara Cianten. Prasasti Muara Cianten. Literatur ini menyebutkan tentang kehidupan masyarakat di Jawa Bagian Barat yang telah terpengaruh agama Hindu India. Sesuai dengan namanya. Prasasti ini ditemukan di area perkebunan jambu di Bogor. Disebut juga dengan Prasasti Pasir Koleangkak. yang tidak lain dan tidak bukan adalah Kerajaan Tarumanegara. Penggalian sungai ini dimaksudkan untuk mencegah datangnya bencana banjir dan sebagai sarana irigrasi sawah untuk mengatasi kekeringan. Prasasti ini ditemukan di Kampung Lebak. Prasasti yang ditulis menggunakan Huruf Pallawa dan Bahasa Sansekerta ini mengkisahkan tentang keberanian Raja Purnawarman. yaitu tentang silsilah lengkap raja-raja yang pernah memerintah Tarumanegara dari mulai awal berdirinya hingga raja terakhirnya. Kecamatan Munjul. Prasasti ini ditemukan di Kampung Batutumbu. Masyarakat Hindu yang ditemui oleh Fa-Hsien ini diperkirakan merupakan bagian dari masyarakat kerajaan yang berpusat di daerah Bogor. NO 1. Prasasti ini mengisahkan tentang penggalian Sungai Candrabaga dan Gomati sepanjang 6112 tombak (12 KM) pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. keberadaan Kerajaan Tarumanegara juga dapat diketahui dari sumber-sumber berita luar negeri. Jawa Barat. Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Tarumanegara berdasarkan Naskah Wangsakerta.

9. 3. Para ahli berpendapat bahwa runtuhnya Kerajaan Tarumanegara kemungkinan besar disebabkan karena adanya tekanan dari Kerajaan Sriwijaya yang terus melakukan ekspansi wilayah. 10. Terima kasih telah membaca artikel di Iwak Pithik Blog yang berjudul Sejarah Kerajaan Tarumanegara dengan kategori Sejarah. Jangan lupa untuk selalu menyertakan link sumber jika mau copy paste. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://iwakpithik. 6.html. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa setelah abad ke-7. 4. 7. 8. 5.2. Dharmayawarman Purnawarman Wisnuwarman Indrawarman Candrawarman Suryawarman Kertawarman Sudhawarman Hariwangsawarman Nagajayawarman Linggawarman 382-395 M 395-434 M 434-455 M 455-515 M 515-535 M 535-561 M 561-628 M 628-639 M 639-640 M 640-666 M 666-669 M Runtuhnya Kerajaan Tarumanegara Kerajaan Tarumanegara diperkirakan runtuh pada sekitar abad ke-7 Masehi. Terima kasih! 0 0 292 Artikel menarik lainnya: . 12.com/2012/10/sejarah-kerajaan-tarumanegara. berita mengenai kerajaan ini tidak pernah terdengar lagi baik dari sumber dalam negeri maupun luar negeri . 11.blogspot.

Jenis-Jenis Manusia Purba di Indone..00 nice info Balas .. Sejarah Kerajaan Kutai Ditulis oleh: Algo Wijaya ... Sejarah Organisasi Pergerakan Nasio.... 02 Oktober 2012 2 komentar untuk "Sejarah Kerajaan Tarumanegara" 1. Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA. Sejarah Masuknya Agama Hindu Budha . craxup27 Oktober 2012 18.Selasa..

Ia memerintah Kerajaan Mataram Kuno hingga 732M. Kerajaan Mataram Kuno bermula sejak pemerintahan Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. merupakan peninggalan candi Hindu pada masa Kerajaan Mataram Kuno. kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah. thanks ya udh share :D KERAJAAN MATARAM KUNO Kerajaan Mataram Kuno (abad ke-8) adalah kerajaan Hindu di Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur). kompleks Candi Dieng. Candi Mendut. Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa. Aditia Novit29 Oktober 2012 19. Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi Geding Songo.2. Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah Candi Kalasan. yakni agama Hindu dan Buddha. Pada awal berdirinya. Candi Sewu. Akan tetapi. Atas : Komplek Candi Dieng di Wonosobo. Jawa Tengah. Berdasarkan catatan yang terdapat pada prasassti yang ditemukan. Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. dan Candi Plaosan. dan kompleks Candi Prambanan yang berlatar belakang Hindu.40 woww ane baru tau tuh sob sejarahya. Kerajaan Mataram di Jawa Tengah . pada abad ke-10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. Candi Borobudur.

yaitu Kerajaan Pangjalu dan Janggala. Kerajaan Kediri. Raja Sanjaya telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat. Sri Maharaja Rakai Panunggalan. Sri Maharaja Rakai Warak. Kerajaan yang didirikan Mpu SIndok ini tetap bernama Mataram. Kerajaan . Diduga kehancuran kerajaan ini akibat bencana alam karena letusan G. yaitu Balaputeradewa. membangun kembali kerajaan ini di Watugaluh (wilayah antara G. Akan tetapi. Rakai Pikatan kemudian menduduki takhta Kerajaan Mataram Kuno. Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan anak perempuannya. untuk menghindari perang saudara. Magelang. Sampai pada masa ini Kerajaan Mataram Kuno masih menjadi saatu kerajaan yang utuh. Kerajaan Mataram di Jawa Timur Setelah terjadinya bencana alam yang dianggap sebagai peristiwa pralaya. yaitu wangsa Isana. Melihat keadaan ini. pendiri wangsa Sailendra. kerajaan ini berakhir dengan tiba-tiba. Setelah Raha Sanjaya wafat. Wilis). yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. Jawa Timur. Setelah masa pemerintahan Mpu Sindok terdapat masa gelap sampai masa pemerintahan Dharmawangsa Airlangga (1020). yaitu Rakai Pikatan (wangsa Sanjaya).Kerajaan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga). Mpu Sindok naik takhta kerajaan pada 929 dan berkuasa hingga 948. Ketika Sri Maharaja Rakai Sumba Dyah Wawa berkuasa. Airlangga membagi kerajaan menjadi dua. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno telah meluass hingga ke Jawa Timur. Ia menggantikan raja sebelumnya. adik Pramodawarddhani. Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya. Jawa Tengah. terjadi perebutan kekuasaan di antara para pangeran Kerajaan Mataram Kuno. untuk dikawinkan dengan anak Rakai Patapan. dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra. LIHAT JUGA Sriwijaya. mengadakan perlawanan namun kalah dalam peperangan. kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra. Mpu Sindok. Semeru dan G. Konon. SUmatra dan menjadi raja Sriwijaya. Merapi. maka sesuai dengan landasan kosmologis harus dibangun kerajaan baru dengan wangsa yang baru pula. Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran. Perpindahan kerajaan ke Jawa Timur tidak disertai dengan penaklukan karena sejak masa Dyah Balitung. cucu Sri Maharaja Daksa. Pada abad ke-10. Pada masa Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu berkuasa. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke P. Pramodawarddhani. Dengan demikian Mpu Sindok dianggap sebagai cikal bakal wangsa baru. Pendiri wangsa Sanjaya adalah Raja Sanjaya. yakni Raja Sanna.

di Candi Belahan. salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berlatar agama Buddha. 2005. raja terakhir Kerajaan Mataram Kuno Jawa Timur. Arca ini kini disimpan di Museum Trowulan. Abdul. Jilid 6. TAHUKAH KAMU Bencana alam karena letusan G.Atas: Candi Plaosan di Klaten. Jawa Tengah. Sumber : Syukur. . Halaman 161. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . merupakan candi peninggalan Kerjaan Mataram Kuno. Atas : Candi Gedong Songo di Ungaran. Merapi yang mengakibatkan berakhirnya Kerajaan Mataram Kuno dianggap sebagai paralaya atau kehancuran dunia. Jawa Tengah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Atas : Arca Raja Airlangga.

.

More sizes .Sasadara Manjer Kawuryan: Candi Sewusasadaramk.1600 × 1067 .com .blogspot.

.Image may be subject to copyright.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

bacaan terkait atau pranala luar. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. . Untuk kerajaan Islam. Artikel ini membahas tentang kerajaan Mataram Kuno atau Mataram Hindu. Mdaη ← 752–1045 ← → Kerajaan Medang pada Periode Jawa Tengah dan Jawa Timur Ibu kota Jawa Tengah: Mdaη i Bumi Mataram (lokasi tepat tidak diketahui. diperkirakan di sekitar Yogyakarta dan Prambanan). cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. lihat Kesultanan Mataram. tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu.Kerajaan Medang Dari Wikipedia bahasa Indonesia.

985—1006 Sejarah .Sri Sanjaya mendirikan Wangsa 752 Sanjaya (Prasasti Canggal) . kemudian pindah ke Mdaη i Wwatan (dekat Madiun) Jawa Kuna. Animisme Monarki Sri Sanjaya Dharmawangsa Teguh Bahasa Agama Pemerintahan Raja .Kekalahan Dharmawangsa dari 1045 Wurawari dan Sriwijaya Masa dan Tahil (koin emas dan perak Mata uang lokal) Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .732—760 . Sanskerta Kejawen. Buddha. Hindu.kemudian pindah ke Poh Pitu dan Mamrati Jawa Timur: Mdaη i Tamwlang dan Mdaη i Watugaluh (dekat Jombang).

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

Para raja kerajaan ini banyak meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Kerajaan Medang (atau sering juga disebut Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu) adalah nama sebuah kerajaan yang berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-8. Daftar isi           1 Nama 2 Pusat Kerajaan Medang 3 Awal berdirinya kerajaan 4 Dinasti yang berkuasa 5 Daftar raja-raja Medang 6 Struktur pemerintahan 7 Keadaan penduduk 8 Konflik takhta periode Jawa Tengah 9 Teori van Bammelen 10 Permusuhan dengan Sriwijaya . kemudian berpindah ke Jawa Timur pada abad ke-10. Kerajaan Medang akhirnya runtuh pada awal abad ke-11. serta membangun banyak candi baik yang bercorak Hindu maupun Buddha.

pusat Kerajaan Medang pernah mengalami beberapa kali perpindahan. Sementara itu. Beberapa daerah yang pernah menjadi lokasi istana Medang berdasarkan prasasti-prasasti yang sudah ditemukan antara lain. Di daerah inilah untuk pertama kalinya istana Kerajaan Medang diperkirakan berdiri (Rajya Medang i Bhumi Mataram). Sesungguhnya. padahal berdasarkan prasasti-prasasti yang telah ditemukan. Istilah Mataram kemudian lazim dipakai untuk menyebut nama kerajaan secara keseluruhan. yaitu periode Jawa Tengah. meskipun tidak selamanya kerajaan ini berpusat di sana.    11 Peristiwa Mahapralaya 12 Peninggalan sejarah 13 Kepustakaan 14 Lihat pula Nama Pada umumnya. nama Medang sudah dikenal sejak periode sebelumnya. bahkan sampai ke daerah Jawa Timur sekarang. Nama ini ditemukan dalam beberapa prasasti. yaitu merujuk kepada salah daerah ibu kota kerajaan ini. istilah Kerajaan Medang hanya lazim dipakai untuk menyebut periode Jawa Timur saja. . Kerajaan Medang periode Jawa Tengah biasa pula disebut dengan nama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Mataram Hindu. misalnya prasasti Minto dan prasasti Anjuk ladang. nama yang lazim dipakai untuk menyebut Kerajaan Medang periode Jawa Tengah adalah Kerajaan Mataram. Kadang untuk membedakannya dengan Kerajaan Mataram Islam yang berdiri pada abad ke-16. Pusat Kerajaan Medang Letak Mataram Kuno periode Jawa Tengah. Bhumi Mataram adalah sebutan lama untuk Yogyakarta dan sekitarnya. Pusat Kerajaan Medang periode Jawa Timur.

Bratasenawa alias Sanna atau Sena digulingkan dari tahta Galuh oleh Purbasora (saudara satu ibu Sanna) dalam tahun 716 M. sedangkan Kerajaan Kuningan dan Galunggung diperintah oleh Resi Guru Demunawan. Awal berdirinya kerajaan Prasasti Mantyasih tahun 907 atas nama Dyah Balitung menyebutkan dengan jelas bahwa raja pertama Kerajaan Medang (Rahyang ta rumuhun ri Medang ri Poh Pitu) adalah Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya. yang terletak di daerah Madiun. yaitu Sannaha. sedangkan Watugaluh sekarang disebut Megaluh. Hasratnya dilaksanakan setelah menjadi Raja Sunda yang memerintah atas nama isterinya. yaitu Wwatan. Untuk itu ia meminta bantuan Tarusbawa (mertuanya yangg merupakan sahabat Sanna). yaitu sekitar abad ke-16. Sepeninggal Sanna. juga dikenal dengan nama "Sena" atau "Bratasenawa". Sanna. Sanjaya sendiri mengeluarkan prasasti Canggal tahun 732. atas dukungan ibunya. negara menjadi kacau. Mamrati dan Poh Pitu diperkirakan terletak di daerah Kedu. Dinasti yang berkuasa . merupakan raja Kerajaan Galuh yang ketiga (709 . Sunda dan Galuh menjadi kekuasaan Tamperan. Dalam tahun 732 M Sanjaya mewarisi tahta Kerajaan Mataram dari orangtuanya. Sanjaya. meminta perlindungan pada Raja Tarusbawa. saudara perempuan Sanna. ia mengatur pembagian kekuasaan antara puteranya. Tarusbawa yang merupakan raja pertama Kerajaan Sunda (setelah Tarumanegara pecah menjadi Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh) adalah sahabat baik Sanna. Mataram terletak di daerah Yogyakarta sekarang. Keduanya terletak di daerah Jombang. Kerajaan Galuh dan Kerajaan Kalingga (setelah Ratu Shima mangkat).716 M).       Medang i Bhumi Mataram (zaman Sanjaya) Medang i Mamrati (zaman Rakai Pikatan) Medang i Poh Pitu (zaman Dyah Balitung) Medang i Bhumi Mataram (zaman Dyah Wawa) Medang i Tamwlang (zaman Mpu Sindok) Medang i Watugaluh (zaman Mpu Sindok) Medang i Wwatan (zaman Dharmawangsa Teguh) Menurut perkiraan. anak Sannaha saudara perempuan Sanna. Istana terakhir. Tamperan. Sanjaya kemudian tampil menjadi raja. bernama Sanna. Sementara itu. Ia hanya memberitakan adanya raja lain yang memerintah pulau Jawa sebelum dirinya. namun tidak menyebut dengan jelas apa nama kerajaannya. sekarang disebut dengan nama Wotan. Persahabatan ini pula yang mendorong Tarusbawa mengambil Sanjaya menjadi menantunya. Sena akhirnya melarikan diri ke Pakuan. berniat menuntut balas terhadap keluarga Purbasora. putera bungsu Sempakwaja. Kisah hidup Sanjaya secara panjang lebar terdapat dalam Carita Parahyangan yang baru ditulis ratusan tahun setelah kematiannya. Tamwlang sekarang disebut dengan nama Tembelang. Akhirnya Sanjaya menjadi penguasa Kerajaan Sunda. Sebelum ia meninggalkan kawasan Jawa Barat. dan Resi Guru Demunawan.

Istilah Rakai pada zaman Medang identik dengan Bhre pada zaman Majapahit. Nama aslinya ditemukan dalam prasasti Kalasan. dan bukan daftar silsilah keturunan Sanjaya. Alasannya ialah.Bukti terawal sistem mata uang di Jawa. yang bermakna ―penguasa di‖. yaitu Dyah Pancapana. Dinasti ini menganut agama Hindu aliran Siwa. sekitar tahun 840-an. Emas atau keping tahil Jawa. Menurut teori Slamet Muljana. Istilah Wangsa Sanjaya merujuk pada nama raja pertama Medang. sekitar abad ke-9. Sedangkan kebangkitan Wangsa Sanjaya baru dimulai sejak Rakai Pikatan naik takhta menggantikan Rakai Garung. Jadi. Berkat perkawinan itu ia bisa menjadi raja Medang. Mulai saat itu Wangsa Sailendra berkuasa di Pulau Jawa. Menurut teori van Naerssen. yaitu Sanjaya. raja-raja Medang versi Prasasti Mantyasih mulai dari Rakai Panangkaran sampai dengan Rakai Garung adalah anggota Wangsa Sailendra. prasasti Kalasan tahun 778 memuji Rakai Panangkaran sebagai ―permata wangsa Sailendra‖ (Sailendrawangsatilaka). Dengan demikian pendapat ini menolak teori van Naerssen tentang kekalahan Rakai Panangkaran oleh seorang raja Sailendra. dan memindahkan istananya ke Mamrati. kekuasaan atas Medang direbut oleh Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. pada masa pemerintahan Rakai Panangkaran (pengganti Sanjaya sekitar tahun 770-an). Menurut teori Bosch. bahkan berhasil pula menguasai Kerajaan Sriwijaya di Pulau Sumatra. Sementara itu Slamet Muljana berpendapat bahwa daftar tersebut adalah daftar raja-raja yang pernah berkuasa di Medang. yaitu Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra pada periode Jawa Tengah. Sampai akhirnya. seorang keturunan Sanjaya bernama Rakai Pikatan berhasil menikahi Pramodawardhani putri mahkota Wangsa Sailendra. gelar Rakai Panangkaran sama artinya dengan ―Penguasa di Panangkaran‖. Pada umumnya para sejarawan menyebut ada tiga dinasti yang pernah berkuasa di Kerajaan Medang. Contoh yang diajukan Slamet Muljana adalah Rakai Panangkaran yang diyakininya bukan putra Sanjaya. serta Wangsa Isyana pada periode Jawa Timur. nama raja-raja Medang dalam Prasasti Mantyasih dianggap sebagai anggota Wangsa Sanjaya secara keseluruhan. . Peristiwa tersebut dianggap sebagai awal kebangkitan kembali Wangsa Sanjaya.

Rakai Garung alias Samaratungga 6. Mpu Daksa 11. 1. Rakai Kayuwangi alias Dyah Lokapala 8. Yogyakarta. Rakai Panangkaran. Mpu Sindok menyebut dengan tegas bahwa kerajaannya adalah kelanjutan dari Kadatwan Rahyangta i Medang i Bhumi Mataram. Rakai Layang Dyah Tulodong 12. Dharmawangsa Teguh. yang selama ini cenderung dianggap bukan bagian dari daftar para raja versi Prasasti Mantyasih. Mpu Sindok. maka daftar raja-raja Medang sejak masih berpusat di Bhumi Mataram sampai berakhir di Wwatan dapat disusun secara lengkap sebagai berikut: Candi Prambanan dari abad ke-9. Sementara itu. Dinasti ini didirikan oleh Mpu Sindok yang membangun istana baru di Tamwlang sekitar tahun 929. Rakai Pikatan suami Pramodawardhani. misalnya Dharanindra ataupun Samaratungga. awal kebangkitan Wangsa Sanjaya 7. awal periode Jawa Timur 14. Rakai Watuhumalang 9. Rakai Panunggalan alias Dharanindra 4. Kerajaan Medang berakhir .Slamet Muljana kemudian mengidentifikasi Rakai Panunggalan sampai Rakai Garung dengan nama-nama raja Wangsa Sailendra yang telah diketahui. Sanjaya. terletak di Prambanan. Rakai Watukura Dyah Balitung 10. awal berkuasanya Wangsa Syailendra 3. dibangun antara masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Dyah Balitung. Rakai Warak alias Samaragrawira 5. Daftar raja-raja Medang Apabila teori Slamet Muljana benar. Sri Lokapala suami Sri Isanatunggawijaya 15. Dalam prasasti-prasastinya. Rakai Sumba Dyah Wawa 13. Makuthawangsawardhana 16. pendiri Kerajaan Medang 2. dinasti ketiga yang berkuasa di Medang adalah Wangsa Isana yang baru muncul pada ‗‘periode Jawa Timur‘‘.

Pada zaman Majapahit jabatan-jabatan ini masih ada namun hanya sekadar gelar kehormatan saja. Kasus yang sama terjadi pada Kerajaan Sriwijaya di mana rajarajanya semula bergelar Dapunta Hyang. Mungkin semacam perdana menteri pada zaman sekarang atau setara dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. namun kiranya setara dengan menteri dalam negeri pada zaman sekarang. Sanjaya sebagai raja pertama memakai gelar Ratu. Mpu Sindok merupakan Mapatih Hino pada masa pemerintahan Dyah Wawa. Keadaan penduduk . Jabatan tertinggi sesudah raja ialah Rakryan Mahamantri i Hino atau kadang ditulis Rakryan Mapatih Hino. Pada zaman Wangsa Isana berkuasa masih ditambah lagi dengan jabatan Mahamantri Wka dan Mahamantri Bawang. Misalnya. Hal ini dapat dilihat dalam daftar raja-raja versi Prasasti Mantyasih yang menyebutkan hanya Sanjaya yang bergelar Sang Ratu. sedangkan raja-raja sesudahnya semua memakai gelar Sri Maharaja. gelar Ratu dihapusnya dan diganti dengan gelar Sri Maharaja. Jabatan tertinggi di Medang selanjutnya ialah Rakryan Kanuruhan sebagai pelaksana perintah raja. Jabatan sesudah Mahamantri i Hino secara berturut-turut adalah Mahamantri i Halu dan Mahamantri i Sirikan. Pada zaman itu istilah Ratu belum identik dengan kaum perempuan. Struktur pemerintahan Raja merupakan pemimpin tertinggi Kerajaan Medang. Patih zaman Majapahit setara dengan perdana menteri namun tidak berhak untuk naik takhta.Pada daftar di atas hanya Sanjaya yang memakai gelar Sang Ratu. Jabatan Rakryan Mapatih Hino pada zaman ini berbeda dengan Rakryan Mapatih pada zaman Majapahit. Ketika Rakai Panangkaran dari Wangsa Sailendra berkuasa. Jabatan Rakryan Kanuruhan pada zaman Majapahit memang masih ada. Gelar ini setara dengan Datu yang berarti "pemimpin". Jabatan ini dipegang oleh putra atau saudara raja yang memiliki peluang untuk naik takhta selanjutnya. Pemakaian gelar Sri Maharaja di Kerajaan Medang tetap dilestarikan oleh Rakai Pikatan meskipun Wangsa Sanjaya berkuasa kembali. Keduanya merupakan gelar asli Indonesia. dan setelah dikuasai Wangsa Sailendra juga berubah menjadi Sri Maharaja.

Tidak diketahui dengan pasti apakah proses suksesi ini berjalan damai ataukah melalui kudeta pula. Kemudian pada saat Rakai Pikatan dari Sanjayawangsa berkuasa. Penduduk Medang sejak periode Bhumi Mataram sampai periode Wwatan pada umumnya bekerja sebagai petani. bernama Dyah Tulodhong. Kerajaan Medang memang terkenal sebagai negara agraris. Tulodhong akhirnya tersingkir oleh pemberontakan Dyah Wawa yang sebelumnya menjabat sebagai pegawai pengadilan. Konflik takhta periode Jawa Tengah Pada masa pemerintahan Rakai Kayuwangi putra Rakai Pikatan (sekitar 856 – 880–an). bahkan sampai Bali. sedangkan saingannya. Ketika Sailendrawangsa berkuasa. Ia sendiri kemudian digantikan oleh menantunya. Mungkin karena kepahlawanannya itu. ia dapat mewarisi takhta mertuanya. raja sesudah Rakai Kayuwangi adalah Rakai Watuhumalang. ditemukan beberapa prasasti atas nama raja-raja lain.Temuan Wonoboyo berupa artifak emas menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang. Dyah Balitung yang diduga merupakan menantu Rakai Watuhumalang berhasil mempersatukan kembali kekuasaan seluruh Jawa. Pemerintahan Balitung diperkirakan berakhir karena terjadinya kudeta oleh Mpu Daksa yang mengaku sebagai keturunan asli Sanjaya. agama Hindu dan Buddha tetap hidup berdampingan dengan penuh toleransi. Hal ini menunjukkan kalau pada saat itu Rakai Kayuwangi bukanlah satu-satunya maharaja di Pulau Jawa. agama resmi kerajaan berganti menjadi Buddha aliran Mahayana. yaitu Kerajaan Sriwijaya merupakan negara maritim. Teori van Bammelen . Agama resmi Kerajaan Medang pada masa pemerintahan Sanjaya adalah Hindu aliran Siwa. Sedangkan menurut prasasti Mantyasih. yaitu Maharaja Rakai Gurunwangi dan Maharaja Rakai Limus Dyah Dewendra.

Balaputradewa kemudian menjadi raja Sriwijaya di mana ia tetap menyimpan dendam terhadap Rakai Pikatan. Rasa permusuhan Wangsa Sailendra terhadap Jawa terus berlanjut bahkan ketika Wangsa Isana berkuasa. Sewaktu Mpu Sindok memulai periode Jawa Timur. melainkan sebuah keluarga baru bernama Isanawangsa. sekitar tahun 850–an. perpindahan istana Medang dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur disebabkan oleh letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat. yang antara lain. Medang dan Sriwijaya juga bersaing untuk menguasai lalu lintas perdagangan di Asia Tenggara. yang merujuk pada gelar abhiseka Mpu Sindok yaitu Sri Isana Wikramadharmottungga. pasukan Sriwijaya datang menyerangnya. Permusuhan dengan Sriwijaya Selain menguasai Medang. Sebagian sejarawan menyebut Kerajaan Medang runtuh pada tahun 1006. karena raja selanjutnya yang bertakhta di Jawa Timur bernama Mpu Sindok. Mpu Sindok yang menjabat sebagai Rakryan Mapatih Hino mendirikan istana baru di daerah Tamwlang. Jawa Timur) yang dimenangkan oleh pihak Mpu Sindok. Pertempuran terjadi di daerah Anjukladang (sekarang Nganjuk. Tidak diketahui dengan pasti apakah Dyah Wawa tewas dalam bencana alam tersebut ataukah sudah meninggal sebelum peristiwa itu terjadi. Dinasti yang berkuasa di Medang periode Jawa Timur bukan lagi Sanjayawangsa. Istana Medang yang diperkirakan kembali berada di Bhumi Mataram hancur. Peristiwa Mahapralaya Mahapralaya adalah peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur berdasarkan berita dalam prasasti Pucangan. Konon sebagian puncak Merapi hancur. Rakai Pikatan berhasil menyingkirkan seorang anggota Wangsa Sailendra bernama Balaputradewa putra Samaragrawira. . membentuk Gunung Gendol dan lempengan Pegunungan Menoreh. Selain itu. Hal ini ditandai dengan ditemukannya Prasasti Ligor tahun 775 yang menyebut nama Maharaja Wisnu dari Wangsa Sailendra sebagai penguasa Sriwijaya.Menurut teori van Bammelen. Tahun terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat dibaca dengan jelas sehingga muncul dua versi pendapat. Perselisihan antara kedua raja ini berkembang menjadi permusuhan turuntemurun pada generasi selanjutnya. sedangkan yang lainnya menyebut tahun 1016. Prasasti tertuanya berangka tahun 929. Kemudian lapisan tanah begeser ke arah barat daya sehingga terjadi lipatan. Menurut teori de Casparis. Hubungan senasib antara Jawa dan Sumatra berubah menjadi permusuhan ketika Wangsa Sanjaya bangkit kembali memerintah Medang. Letusan tersebut disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik berupa abu dan batu. Wangsa Sailendra juga menguasai Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatra.

12. Jawa Tengah. Dharmawangsa tewas. menunjukkan kekayaan dan kehalusan seni budaya kerajaan Medang.Raja terakhir Medang adalah Dharmawangsa Teguh. Candi megah yang dibangun oleh Sailendrawangsa ini telah ditetapkan UNESCO (PBB) sebagai salah satu warisan budaya dunia. Dataran Tinggi Dieng. Candi Prambanan. Candi Sewu.5 cm. Berlin-Dahlem. Pada tahun 1006 (atau 1016) Dharmawangsa lengah. perunggu. (Tengah: Chundā lengan-empat. Klaten. Terletak di Museum für Indische Kunst. Tiga tahun kemudian. seorang pangeran berdarah campuran Jawa–Bali yang lolos dari Mahapralaya tampil membangun kerajaan baru sebagai kelanjutan Kerajaan Medang. Kepustakaan . Jawa Tengah. 15 x 7. Candi Plaosan.0 x 7. Dalam peristiwa tersebut. cicit Mpu Sindok. Kerajaan Medang juga membangun banyak candi. Selain meninggalkan bukti sejarah berupa prasasti-prasasti yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Candi Kalasan. Kerajaan yang ia dirikan kemudian lazim disebut dengan nama Kerajaan Kahuripan. Ketika ia mengadakan pesta perkawinan putrinya. 11 x 8 cm. Wonosobo. abad ke-9/ke-10. Kronik Cina dari Dinasti Song mencatat telah beberapa kali Dharmawangsa mengirim pasukan untuk menggempur ibu kota Sriwijaya sejak ia naik takhta tahun 991. Jawa Tengah. Candi Mendut. Peninggalan sejarah (Kiri) Avalokitesvara lengan-dua. Candi-candi peninggalan Kerajaan Medang antara lain. Permusuhan antara Jawa dan Sumatra semakin memanas saat itu. abad ke 10. Prambanan. dan tentu saja yang paling kolosal adalah Candi Borobudur. Jawa Tengah. (Kanan) Dewi Tantra lengan-empat (Chundā?). istana Medang di Wwatan diserbu oleh Aji Wurawari dari Lwaram yang diperkirakan sebagai sekutu Kerajaan Sriwijaya. tembaga. baik itu yang bercorak Hindu maupun Buddha. abad ke-9/10.5 cm. perunggu. Candi Pawon. Pangeran itu bernama Airlangga yang mengaku bahwa ibunya adalah keturunan Mpu Sindok. Temuan Wonoboyo berupa artifak emas yang ditemukan tahun 1990 di Wonoboyo.

2007. 2005. Sriwijaya (terbitan ulang 1960). Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). 1979. Jakarta: Bhratara Slamet Muljana. Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. Yogyakarta: LKIS Lihat pula  Medang Kamulan [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (HinduBuddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:       Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 752 Pembubaran tahun 1045 Kerajaan Medang Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu . 2006. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II.     Marwati Poesponegoro & Nugroho Notosusanto. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Sejarah Raja-Raja Jawa. Yogyakarta: Media Ilmu Slamet Muljana. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. 1990.

     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain                      Deutsch English Suomi Français हिन्दी Magyar 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Русский संस्कृ तम् Srpskohrvatski / српскохрватски Tiếng Việt 中文 Bân-lâm-gú Halaman ini terakhir diubah pada 21. 4 Desember 2012. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jela . Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.52. ketentuan tambahan mungkin berlaku.

Berdasarkan Prasasti Canggal diketahui. Hal ini terlihat dari Prasasti Canggal yang menyebutkan bahwa tanah Jawa kaya akan padi dan emas. nama Sanjaya juga tercantum pada Prasasti Balitung. Mataram bercorak Hindu dan Mataram bercorak Buddha. Hal ini menunjukkan bahwa Raka i Panangkaran berasal dari keluarga Sanjaya dan juga keluarga Syailendra. Mataram yang bercorak Hindu-Buddha ini diperintah oleh dua dinasti (wangsa) yang berbeda. Wilayah Mataram-Hindu meliputi Jawa Tengah bagian utara. Warak. Semarang).Buddha meliputi Jawa Tengah bagian selatan yang diperintah Dinasti Syailendra dengan rajanya antara lain Raja Indra. Dari Prasasti Balitung diketahui bahwa Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Raka i Panangkaran. Pada Prasasti Canggal terdapat kata-kata “Medang i bhumi Mataram”. Namun. yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra. Sanna kemudian digantikan oleh keponakannya. Sanjaya adalah anak Sanaha. Sementara wilayah Mataram. dan Pikatan.KERAJAAN MATARAM KUNO DAN KEHIDUPAN MASYARAKATNYA under SEJARAH. Mataram Kuno mula-mula diperintah oleh Raja Sanna. Sanjaya. Selain pada Prasasti Canggal. hingga sekarang letak pasti ibukota ini belum diketahui (kecuali ada sebuah desa bernama Mendang di Purwodadi. . Mataram diperintah oleh Panangkaran. SEJARAH KELAS XI Versi materi oleh Triyoo Suwito dan Wawan Darmawan Mataram Kuno: Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra Di Jawa Tengah pada abad ke-8 M telah berdiri sebuah kerajaan. saudara perempuan Raja Sanna (Sanna tidak memiliki keturunan). dan tenteram. Garung. Mataram Kuno terpecah menjadi dua. Sanjaya memerintah dengan bijaksana sehingga rakyat hidup makmur. Ibukota Mataram adalah Medang atau Medang Kamulan hingga tahun 925. Setelah Sanjaya. Sepeninggal Panangkaran. yakni Mataram. aman. diperintah oleh Dinasti Sanjaya dengan rajarajanya seperti Panunggalan.

Pada masa pemerintahan PikatanPramodhawardani. Setelah bertikai dengan Pikatan dan kalah. Pikatan juga berhasil mendirikan Candi Plaosan. Dewi Tara. wilayah Mataram berkembang luas. pusat pemerintahan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur. Letusan gunung ini diyakini oleh masyarakat Mataram sebagai tanda kehancuran dunia. meliputi Jawa Tengah dan Timur. Hal ini disebabkan semakin besarnya pengaruh Sriwijaya yang diperintah oleh Balaputradewa. Rakai Pikatan dan Pramodawardhani . adanya bencana alam berupa letusan Gunung Merapi merupakan salah satu penyebab kehancuran Mataram. mereka menganggap letak kerajaan di Jawa Tengah sudah tidak layak dan harus dipindahkan. Mataram dapat dipersatukan kembali. Raja Wawa memerintah antara tahun 924929 M. Perkawinan ini mendapat tentangan dari Balaputeradewa. adik Pramodawardhani. dan Wawa. Pada tahun 850. yang merupakan keturunan Sriwijaya. sedangkan Dinansti Sanjaya yang bercorak Hindu berpusat di Jawa Tengah bagian utara. namun kedua wangsa tersebut sempat menjalin hubungan baik. Oleh karena itu. karena Balaputeradewa memunyai darah Sriwijaya dari ibunya. Sepeninggal Pikatan. Melaui perkawinan ini. dan menjadi raja di sana. Berdasarkan isi Prasasti Mantyasih (Kedu) terdapat beberapa dari Wangsa Sanjaya yang memerintah di kemudian hari. Antara Wangsa Syailendra dengan Sanjaya terjadi persaingan. pemerintahan dipegang berturutturut oleh Daksa. Pada masa pemerintahan Mpu Sindhok inilah. Hal ini mengakibatkan Mataram semakin terdesak ke timur. Sedangkan Raka i Pikatan yang berhasil menyingkirkan Balaputradewa mendirikan Candi Roro Jonggrang (Prambanan) yang bercorak Siwa. raja pertama Mataram dari Dinasti Sanjaya adalah Raka i Mataram Ratu Sanjaya yang memerintah di ibukota Medang Kamulan. Berdasarkan Prasasti Canggal (732 M) diketahui. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke Sriwijaya. Tulodong. Raka i Pikatan dari Wangsa Sanjaya mengadakan perkawinan politik dengan Pramodhawardhani dari keluarga Syailendra. Mataram diperintah oleh Dyah Balitung (898 910 M). Selain itu. Setelah Balitung.Perpecahan di Mataram ini tidak berlangsung lama. Dinasti Syailendra yang bercorak Buddha mengembangkan berpusat di Jawa Tengah bagian selatan. Ia kemudian digantikan oleh menantunya bernama Mpu Sindhok. Pada abad ke-9 terjadi perkawinan antara Raka i Pikatan dari Sanjaya dengan Pramodawardhani dari Syailendra. Perbedaan letak antara dua dinasti ini terlihat dari perbedaan arsitektur candi-candi yang ada di Jawa Tengah bagian selatan dan utara. Selama abad ke7 hingga ke9 terjadi seranganserangan dari Sriwijaya ke Mataram.

Pada tahun 1016 Dharmawangsa dan keluarganya mengalami pralaya (kehancuran) akibat serangan dari Sriwijaya yang bekerja sama dengan kerajaan kecil di Jawa yang dipimpin Wurawari. Tulodhong. Raka i Warak. Akibat serangan ini kerajaan Dharnawangsa mengalami kehancuran.yang berbeda agama ini banyak mendirikan bangunan yang bercorak Hindu maupun Buddha. Raka i Garung Patapan. akan tetapi mengalami kegagalan karena Sriwijaya gagal ditaklukkan. Raka i Watukumalang. Raka I Pikatan. Ia memerintah hingga tahun 949. dan Sindhok. Susunan raja-raja yang memerintah di Mataram berdasarkan Prasasti Balitung (Mantyasih) adalah: Raka i Mataram Ratu Sanjaya. Setelah Sindok menjadi raja (929). Pada 1041 Airlangga membagi dua kerajaan menjadi Janggala dan Panjalu. Wawa. pusat-pusat pemerintahan Mataram dipindahkan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Menantu Dharmawangsa yang bernama Airlangga kemudian membangun kembali kerajaan. Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu. Prasasti ini dibuat oleh Dyah Balitung yang memerintah dari 898 hingga 910. Pengganti Mpu Sindok yang terkenal adalah Dharmawangsa yang memerintah 9901016. Keberhasilan Airlangga membangun kerajaan diabadikan dalam karya sastra Mpu Kanwa yaitu Arjuna Wiwaha. Daksa. Raka i Tejah Purnapana Panangkaran. yaitu Samaratungga pada 842 M. Raka i Pikatan mendirikan Candi Loro Jongrang. Dharmawangsa pernah berusaha untuk mengalihkan pusat perdagangan dari Sriwijaya pada 990. Pemindahan ini dikarenakan pusat kerajaan mengalami kehancuran akibat letusan Gunung Merapi. Raka I Panunggalan. Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat MataramKuno Kehidupan politik kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha membawa perubahan baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. sedangkan Pramodarwadhani sangat memperhatikan Candi Borobudur di Bumisambhara yang dibangun oleh ayahnya. dan pada tahun 1019 ia dinobatkan menjadi raja. Mpu Sindok kemudian mendirikan dinasti baru yaitu Dinasti Isana. Struktur sosial dari masa Kutai hingga . Raka i Kayuwangi.

pasar diadakan di desa sebelah utara. sapi. Di luar istana (masih di dalam lingkungan dinding kota) terdapat kediaman para pejabat tinggi kerajaan termasuk putra mahkota beserta keluarganya. Mereka mempunyai status yang berbeda dengan penduduk pribumi. penduduk di desa (disebut wanua) memelihara ternak seperti kambing. pasar diadakan di desa bagian timur. dalam hal ini Mataram. ayam. Dunia perekonomian pun mengalami perkembangan: dari yang semula sistem barter hingga sistem nilai tukar uang. Mereka membayar pajak yang berbeda yang tentunya lebih mahal daripada rakyat pribumi Mataram. berdiam raja beserta keluarganya dan para abdi. Pada hari Wage. Kemungkinan besar mereka adalah kaum migran dari Cina. Pada hari Pon. pasar diadakan di desa sebelah selatan. Namun. Kemungkinan besar mereka itu adalah para saudagar dari luar negeri. sumbersumber lokal tidak memperinci lebih lanjut tentang orangorang asing ini. babi. kerbau. Di samping itu. pasar diadakan di desa sebelah barat. Sebagai tenaga kerja. Di luar tembok kota berdiam rakyat yang merupakan kelompok terbesar. pasar diadakan di pusat kota. Mereka tinggal dalam perkampungan khusus di mana para hamba dan budak yang dipekerjakan di istana juga tinggal sekitarnya. Pertanian merupakan sumber kehidupan kebanyakan rakyat Mataram. bukan di pesisir pantai. dan itik. berdasarkan pada hari pasaran menurut kalender Jawa Kuno. Sumbersumber berita Cina mengungkapkan keadaan masyarakat Mataram dari abad ke7 sampai ke10. Hal ini terbukti dari ditemukannya barang-barang keramik dari Vietnam dan Cina. . Dari berita Cina diketahui bahwa di ibukota kerajaan terdapat istana raja yang dikelilingi dinding dari batu bata dan batang kayu. Pada hari Kliwon. Di dalam istana. Kehidupan masyarakat Mataram umumnya bersifat agraris karena pusat Mataram terletak di pedalaman. Dari Prasasti Warudu Kidul diperoleh informasi adanya sekumpulan orang asing yang berdiam di Mataram. Kegiatan perdagangan baik di dalam maupun luar negeri berlangsung ramai. Sisa-sisa peninggalan pemukiman khusus ini sampai sekarang masih bisa kita temukan di Yogyakarta dan Surakarta. mereka juga berdagang dan menjadi pengrajin. Dari Prasasti Purworejo (900 M) diperoleh informasi tentang kegiatan perdagangan. Kegiatan di pasar ini tidak diadakan setiap hari melainkan bergilir.Majapahit mengalami perkembangan yang ber-evolusi namun progresif. Pada hari Manis atau Legi. Pada hari Paking (Pahing). Kenyataan ini dikuatkan lagi dengan berita dari Dinasi Tang yang menceritakan kebesaran sebuah kerajaan dari Jawa.

melalui transportasi darat maupun sungai sambil membawa barang dagangannya seperti beras. Mereka datang dengan berbagai cara. industri rumah tangga juga sudah berkembang. bila seseorang berjasa (biasanya pejabat militer atau kerabat istana) kepada Kerajaan. perunggu. Orang yang diberi tanah baru itu diangkat menjadi penguasa tempat yang baru dihadiahkan kepadanya. gula kelapa. ramai didatangi pembeli dan penjual dari desadesa lain. perkakas dari besi.Pada hari pasaran ini. maka orang bersangkutan akan diberi hak memiliki tanah untuk dikelola. dan ternak untuk dibarter dengan kebutuhan yang lain. emas. Selain pertanian. Hasil produksi industri ini dapat diperoleh di pasarpasar tadi. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA . Beberapa hasil industri ini antara lain anyaman seperti keranjang. dan di sekitar asrama tersebut biasanya didirikan candi atau wihara. tembaga. Ia bisa saja menjadi akuwu (kepala desa). pakaian. arang. Related Post: SEJARAH KELAS XI             PERISTIWA RENGASDENGKLOK KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. desadesa yang menjadi pusat perdagangan. Bisa pula sebuah wilayah dihadiahkan kepada kaum brahmana atau rahib untuk dijadikan asrama sebagai tempat tinggal mereka. Biasanya tempat itu adalah hutan yang kemudian dibuka menjadi pemukiman baru. buahbuahan. senopati. atau adipati atau menteri. Sementara itu. EKONOMI. dan kapur sirih.

DLL BUDI UTOMO.             PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TUJUAN IMPERIALISME SERTA EKSPLOITASI JEPANG TERHADAP INDONESIA ORGANISASI WANITA MASA PERGERAKAN NASIONAL GERAKAN PEMUDA MUHAMMADIYAH. SERTA DEMOGRAFI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL PERKEMBANGAN INDUSTRIALISASI DI INDONESIA PADA MASA KOLONIAL REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS PENGARUH REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA TERHADAP INDONESIA REVOLUSI BOLSHEVIKS DI RUSIA REVOLUSI AMERIKA REVOLUSI PRANCIS DAMPAK MILITER JEPANG PADA MILITER DI INDONESIA DAMPAK MILITER JEPANG PADA BIDANG POLITIK DI INDONESIA Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook . ANDI AZIS. AHMADIYAH. DI/TII. NAHDLATUL ULAMA. G 30 S PKI ) PERJUANGAN DIPLOMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERJUANGAN KONFRONTASI KEMERDEKAAN INDONESIA USAHA INDONESIA MENEMBUS BLOKADE EKONOMI USAHA MENGATASI KESULITAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN FAKTOR PENYEBAB BURUKNYA KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN PELAKSANAAN DAN MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA PEMBENTUKAN DAN SIDANG PPKI AKTIVITAS GOLONGAN MUDA PEMBENTUKAN DAN SIDANG BPUPKI KUMPULAN PENGERTIAN / ARTI / GLOSARIUM SEJARAH DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. RMS. EKONOMI. SAREKAT ISLAM. APRA. DAN TAMAN SISWA ORGANISASI SOSIAL DI INDONESIA PADA AWAL ABAD 20 LAHIRNYA GABUNGAN POLITIK INDONESIA ( GAPI ) LAHIRNYA PARTAI INDONESIA RAYA ( PARINDRA ) LAHIRNYA KONGRES PEMUDA LAHIRNYA PERMUFAKATAN PERHIMPUNAN POLITIK KEBANGSAAN INDONESIA (PPPKI) LAHIRNYA PARTAI NASIONAL INDONESIA DAN PNI BARU LAHIRNYA INDISCHE PARTIIJ SEJARAH                          PERKEMBANGAN PEMERINTAHAN INDONESIA PADA MASA ORDE BARU KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENGATASI MASALAH EKONOMI INDONESIA MASA LIBERAL KEADAAN EKONOMI INDONESIA PADA MASA LIBERAL KABINET PADA MASA DEMOKRASI LIBERAL DI INDONESIA ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA INDONESIA ( PKI. PRRI.

0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Entri Populer      BENTUK DAN BADAN BADAN KERJASAMA INTERNASIONAL LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN DAGANG PERJUANGAN INDONESIA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG PENYUSUNAN JURNAL PENYESUAIAN PERUSAHAAN DAGANG JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG Translate Powered by Translate Cari Materi Advertisement Blog Archive Labels AKUNTANSI KELAS XI (27) AKUNTANSI KELAS XII (18) EKONOMI KELAS XI (39) EKONOMI KELAS XII (16) GEOGRAFI KELAS XI (55) GEOGRAFI KELAS XII (64) SEJARAH KELAS XI (108) SEJARAH KELAS XII (16) SOSIOLOGI KELAS XI (29) SOSIOLOGI KELAS XII (44) .

Powered by Blogger. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terkuat di pulau Sumatera dan termasuk salah satu kerajaan yang berpengaruh di Nusantara karna luas nya daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya mulai dari Kamboja.All rights reserved. Jawa juga Pesisir Kalimantan. tidak ada yang tahu dengan pasti kapan awal berkembangnya dan kapan pula berakhirnya kerajaan Sriwijaya namun diperkirakan pada abad ke-7 M Kerajaan Sriwijaya telah berdiri. Nama Sriwijaya sendiri di ambil dari Bahasa sangsekerta Sri berarti Gemilang dan Wijaya Berarti Kejayaan. Urutan Sejarah Kerajaan Sriwijaya Tahun 671 M .Ayo Gabung Belajar 533648 Pos Komentar © Copyright 2012 . Semenanjung Malaya. Thailand Selatan. Sumatera.I Ching singgah di Sriwijaya . maka makna dari nama Sriwijaya adalah Kejayaan yang Gemilang.2013 SS belajar .

. Rombongan pun tiba di Mukha Upang dengan suka cita. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha.000 bala tentara dengan perbekalan 200 peti di perahunya. Prasasti yang berbentuk batu kecil berukuran 45 × 80 cm ini ditulis dalam aksara Pallawa.. Batunburg pada tanggal 29 November 1920 di kebun Pak H. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar Sabda. bukti ini di dapat dari seorang Bhiksu Buddha Tiongkok yang bernama I Ching yang sedang berkelana lewat laut menuju india untuk mendapatkan teks agama buddha dalam bahasa sangsekerta melalui Jalur Sutra atau jalur perdagangan untuk kemudian di bawa ke tiongkok dan di terjemahkan ke dalam bahasa Tionghoa. Taman tersebut diberi nama Sriksetra. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik.. Tahun 686 M .. Prasasti ini Sangat Jelas Menggambarkan Kejadian yang terjadi pada saat itu.tahun 671 adalah tahun awal yang membutikan adanya Kerajaan Sriwijaya.Prasasti Talang Tuo Prasasti ini ditemukanpada tanggal 17 November 1920 di kaki bukit siguntang oleh Louis Constant Westenenk.. menggunakan bahasa Melayu Kuno adalah sebuah Prasasti yang memperjelas adanya Kerajaan Sriwijaya.Prasasti kota kapur .Prasasti Kedukan Bukit Prasasti kedukan bukit yang ditemukan oleh M. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. 19 Mei 683 Dapunta Hiyang berlepas dari minanga membawa 20. 17 Juni 683 Dapunta Hyang datang membuat wanua Tahun 684 M . Isi prasasti kedukan bukit yang telah di terjemahkan: tanggal 23 April 683 dapunta hiyang naik ke perahu untuk melakukan penyerangan dan sukses dalam Penyerangannya.. semasa perjalanan nya ini lah I Ching singgah di Sriwijaya pada Tahun 671 dan menetap selama 6 bulan di sriwijaya kemudian melanjutkan perjalanan nya ke Malayu yang sekarang disebut dengan jambi menetap pula di jambi selama 2 bulan Gambaran I Tsing tentang Sriwijaya ". Jahri tepi sungai Tatang. Dalam prasasti Talang Tuo yang bertarikh 684 M. desa Kedukan Bukit di kaki Bukit Siguntang sebelah barat daya Palembang. Prasasti yang memiliki bidang datar berukuran 50cmX80cm ini juga dipahat menggunakan Aksara Palawa dalam bahasa melayu kuno. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". Tahun 683 M . disebutkan mengenai pembangunan taman oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa untuk semua makhluk berisi pohon pohon yang buahnya dapat dimakan. dihati mereka telah tertanam perbuatan baik.

dan 19 cm pada bagian puncak ditemukan di pesisir Barat Pulau Bangka. Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah. dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya..Surat kedua Ke Suriah meminta Da'i ke Sriwijaya Surat kedua yang dikirimkan Raja Sriwijaya ini di dokumentasikan oleh Adb Rabbih dalam karya Al-Iqdul farid.K Van Der Meulen pada bulan Desember 1892 dan di terjemahkan oleh George Coedes orang yang sama yang telah menerjemahkan Prasasti Kedukan Bukit ini berisi tentang Kutukan bagi siapapun yang memberontak kepada Sriwijaya serta berisi Hal hal baik untuk yang setia kepada Sriwijaya. yang adalah keturunan seribu raja.. kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan. Prasasti yang ditemukan oleh J. isi potongan surat tersebut berbunyi : Dari Raja di raja. memiliki rempah-rempah dan wewangian serta kapur barus. tetapi sekedar tanda persahabatan. yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak.Sri Indrawarman mengirim hadiah ke Cina Sama hal nya dengan yang di lakukan Raja Sri Indrawarman kepada Raja Arab pada kisaran Tahun 717-720 M. dalam Prasasti Kota Kapur ini juga jelas di ucapkan tanggal 28 Februari 686 Bala tentara Sriwijaya berangkat untuk Menyerang Bumi jawa yang tidak takluk kepada Sriwijaya Tahun 718 M .Sri Indrawarman Raja Sriwijaya masuk islam Hal ini di dasari oleh Surat yang dikirimkan Sri Indrawarman yang saat itu berstatus sebagai Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari bani Umayyah.Prasasti yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno dipahatkan pada sebuah batu yang berbentuk tugu bersegi-segi dengan ukuran tinggi 177 cm.. lebar 32 cm pada bagian dasar. Bersamaan dengan surat itu juga dikirimkan Hadiah untuk Khalifah Tahun 717-720 M . Tahun 724 M . dalam surat itu disebutkan dari seorang Maharaja. Raja Sri Indrawarman juga mengirimkan hadiah kepada kaisar Cina berupa ts'engchi . dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya. dinamakan Prasasti Kota Kapur karna sesuai dengan Tempat di temukan nya yaitu di dusun kecil di Pesisir barat Pulau Bangka yang bernama kota Kapur. yang memiliki ribuan gajah. dengan kotanya yang dilalui oleh dua sungai sekaligus untuk mengairi lahan pertanian mereka.

India. Prasasti Ligor memiliki 2 Sisi. Dharmawangsa Teguh meninggal pada peristiwa tersebut.Sri Mara-Vijayottunggawarman Penemuan Prasasti Leiden yang tertulis pada lempengan tembaga berangka tahun 1005 yang terdiri dari bahasa Sansekerta dan berbahasa Tamil. Belanda. karna negri Sriwijaya di serang tentara Kerajaan Medang. selatan Thailand. sesuai dengan tempat di temukan nya yaitu di KITLV Leiden. duta ini meminta Kaisar Song untuk menyatakan bahwa Sriwijaya berada dalam perlingdungan cina. anak Dharmasetu" Tahun 990 M . Tentara Aji Wurawari dari Lwaram yang di perkirakan sekutu Sriwijaya menyerang Istana raja Dharmawangsa Teguh di Wwatan. adalah bukti bahwa Balaputradewa pernah menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya. kedua Kerajaan ini saling mengirimkan duta ke cina. Sisi Pertama disebut sebagai Ligor A dan Sisi sebaliknya disebut Ligor B. sedangkan Ligor B ditulis oleh Wangsa Sailendra setelah Menaklukkan Sriwijaya Tahun 792 . Pernikahan Samaratungga dengan Dewi Tara Lahirlah Balaputradewa sebagai Pewaris Tahta Kerajaan Sriwijaya Tahun 860 M . Ligor A ditulis pada tahun 775 oleh raja Kerajaan Sriwijaya. Balaputradewa anak Samaragrawira. raja Jawa yang kawin dengan Dewi Tara. di kisahkan dalam berita cina bahwa Sriwijaya terlibat persaingan dengan Kerajaan Medang untuk menguasai Asia tenggara. Penafsiran Manuskrip Prasasti Nalaya berbunyi : " Sri Maharaja di Suwarnadwipa. Bihar. cucu dari sailendravamsatilaka (mustika keluarga sailendra) dengan julukan sriviravairimathana (pembunuh pahlawan musuh). Tahun 1006 / 1016 . maka Prasasti ini dinamakan Prasasti Leiden. Dan sebuah kronik Tibet yang ditulis pada abad ke 11 bernama durbodhaloka menyebutkan pula nama maharaja sri Cudamanirwarman dari sriwijayanagara di suwardawipa.835 M . dan memiliki area indah lokananantha di sriwayapura. selatan India . Tahun 1003 M . Pada Tahun 992 duta Sriwijaya mencoba pulang kembali namun tertahan di Campa karna negri Sriwijaya belum aman.Tahun 775 -787 M . Tahun 1008 M .Sri Cudamaniwarmadewa keterangan ini di dapat dari sebuah manuskrip nepal pada abad ke 11 yang memuji negara Sriwijaya sebagai pusat kegiatan utama agama budha. untusan Kerajaan Medang tiba di cina tahun 992 M. terbukti di bangunnya candi Borubudur pada tahun 825 M oleh Samaratungga. Nama Sri Mara-Vihayottunggawarman di sebutkan dalam Prasasti Leiden sebagai anak dari Sri Cudamaniwarmadewa yang memiliki hubungan baik dengan dinasti Chola dari Tamil.Balaputradewa Naik Tahta Prasasti Nalanda berangka tahun 860 ditemukan di Nalanda.Dharanindra Mengusasi Sriwijaya Hal ini di dasari oleh sebuah Prasasti yang ditemukan di sebuah tempat yang bernama Ligor saat ini tempat tersebut bernama Nakhon Si Thammarat.Wafatnya Dharmawangsa Teguh dalam Prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya yaitu peristiwa hancurnya Kerajaan Medang.Samaratungga Memerintah Sriwijaya di kisaran Tahun ini lah di perkirakan Samaratungga menjadi Raja di Kerajaan Sriwijaya dengan mengedepankan Agama dan Budaya. dikirim setelah Dharmawangsa berhasil menaklukkan Sriwijaya.Serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa Serangan raja Dharmawangsa ini di dasari oleh berita cina dari dinasti song. utusan Sriwijaya berangkat pada tahun 988 tertahan di kanton ketika hendak pulang.

Diposkan oleh Ison di 07.. Syifa&#39.57 yang lebih lengkap di Wikipedia bro..17 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook 5 komentar: 1.57 ada yang lebih lengkap gg?? sejarah tentang kerajaan sriwijaya.Kehancuran Kerajaan Sriwijaya Sriwijaya Hancur Diserang oleh Rajendra Chola dari Kerajaan Chola serangan Rajendra Chola I dari Koromandel India selatan..8 Agustus 2012 02.Terjemahan Prasasti Leiden : Raja Sriwijaya. KSC2 September 2012 05. Balas . didasarkan pada bait akhir prasasti Tanjoreyang menceritakan tentang penaklukan yang dilakukan Kerajaan Chola atas beberapa kawasan termasuk beberapa kawasan di nusantara serta penawanan raja SangramaVijayottunggawarman dari Sriwijaya. Khoirun Nisa&#39.a ?? Balas 3.49 sriwijaya dulu bagian INDONESIA. tp knp indonesia tidak bisa seperti itu lagi ya ?? Balas 2. Sri Mara-Vijayottunggawarman putra Sri Cudamani Warmadewa di Kataha telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma Tahun 1025 M . ryiinhaa1 September 2012 19.

ramanan bala14 Desember 2012 20.saya seorang berpengaruh hindu dan saya bangga Balas .43 sriwijaya merupakan berpengaruh hindu-buddah .4.

dan yg sya ingin tahu skrg.37 saya suka cerita kerajaan ini. Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Universitas Gunadarma ...kapan ketemu nya kerajaan sriwijaya yg hilang itu..sampe skrg msh jdi misteri Balas Muat yang lain. gofy sensoria17 Januari 2013 09...5..

Universitas Gunadarma Pengikut Arsip Blog  ▼ 2012 (12) o ► November (2) o ► Oktober (1) o ► Juni (2) o ► April (2) o ▼ Maret (5)  Implementasi Wawasan Nusantara  WAWASAN NUSANTARA  MELIHAT MUSEUM FATAHILAH DI KOTA TUA  SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA  SEJARAH & PERKEMBANGAN ALAT MUSIK 'KOLINTANG' DARI... ► 2011 (3)  Mengenai Saya Ison Lihat profil lengkapku .

Hindu Monarki Sri Jayanasa Sri Indrawarman .702 Sriwijaya. Jawa. Dharmasraya Melayu Kuna. Sanskerta Buddha Vajrayana.683 .. Gambar template oleh Andr Sriwijaya Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Buddha Hinayana. Sriwijaya ← → 600-an–1100-an ← → Jangkauan terluas Kemaharajaan Sriwijaya sekitar abad ke-8 Masehi. cari Untuk kegunaan lain dari Sriwijaya. Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Maharaja . Kadaram. Buddha Mahayana. lihat Sriwijaya (disambiguasi).Template Awesome Inc.

.775 .1025 Sejarah .988 .835 .Invasi Dharmasraya Mata uang Dharanindra Samaratungga Balaputradewa Sri Cudamani Warmadewa Sri MaraVijayottunggawarman SangramaVijayottunggawarman 600-an 1100-an Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) .1008 .792 .Didirikan .

1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka .Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

1 Bacaan Lanjutan . Semenanjung Malaya. dan tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel. I Tsing. Sumatera. Thailand Selatan.[7] Daftar isi                1 Catatan sejarah 2 Pembentukan dan pertumbuhan 3 Agama 4 Budaya 5 Perdagangan 6 Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari 7 Hubungan dengan wangsa Sailendra 8 Hubungan dengan kekuatan regional 9 Masa keemasan 10 Masa penurunan 11 Struktur pemerintahan 12 Raja yang memerintah 13 Warisan sejarah 14 Catatan bawah 15 Rujukan o 15. sri berarti "bercahaya" atau "gemilang". dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan". bertarikh 682. Jawa. selanjutnya tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya.[1][2] Dalam bahasa Sanskerta. yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang. menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan.[3][4] Selanjutnya prasasti yang paling tua mengenai Sriwijaya juga berada pada abad ke-7. Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7. seorang pendeta Tiongkok.[2] maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang".[6] Setelah jatuh. dan pesisir Kalimantan.[5] Kemunduran pengaruh Sriwijaya terhadap daerah bawahannya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan[2] di antaranya serangan dari raja Dharmawangsa Teguh dari Jawa pada tahun 990. Thai: atau " rī wichạy") adalah salah satu kemaharajaan bahari yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja.Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Sriwijaya (atau juga disebut Srivijaya. kerajaan ini terlupakan dan keberadaannya baru diketahui kembali lewat publikasi tahun 1918 dari sejarawan Perancis George Cœdès dari École française d'Extrême-Orient.

telah ditemukan oleh Balai Arkeologi Palembang sebuah perahu kuno yang diperkirakan ada sejak masa awal atau proto Kerajaan Sriwijaya di Desa Sungai Pasir. ditemukan juga sejumlah artefak-artefak lain yang berhubungan dengan temuan perahu. Cara ini sendiri dikenal dengan sebutan teknik tradisi Asia Tenggara. dan alat kayu.[8] Coedès menyatakan bahwa referensi Tiongkok terhadap "San-fo-ts'i". 14 papan perahu yang terdiri dari bagian badan dan bagian buritan untuk menempatkan kemudi. keramik. Bangsa Arab menyebutnya Zabaj[11] dan Khmer menyebutnya Malayu. dan beberapa prasasti dalam Melayu Kuno merujuk pada kekaisaran yang sama. Sumatera Selatan.[12] Namun sebelumnya Soekmono berpendapat bahwa pusat Sriwijaya terletak pada kawasan sehiliran Batang Hari.[10] Perahu ini dibuat dengan teknik pasak kayu dan papan ikat yang menggunakan tali ijuk.[6] Sekitar tahun 1993. Bangunan air ini terdiri atas kolam dan dua pulau berbentuk bujur sangkar dan empat persegi panjang.[2] Sementara dari peta Ptolemaeus ditemukan keterangan tentang adanya 3 pulau Sabadeibei yang kemungkinan berkaitan dengan Sriwijaya.[10] Sayang. kedua kerajaan tersebut menjadi referensi oleh kaum nasionalis untuk menunjukkan bahwa Indonesia merupakan satu kesatuan negara sebelum kolonialisme Belanda. antara Muara Sabak sampai . Tercatat ada 17 keping perahu yang terdiri dari bagian lunas.[2] Pendapat ini didasarkan dari foto udara tahun 1984 yang menunjukkan bahwa situs Karanganyar menampilkan bentuk bangunan air.[8] Sriwijaya disebut dengan berbagai macam nama. serta jaringan kanal dengan luas areal meliputi 20 hektar. kolam serta pulau buatan yang disusun rapi yang dipastikan situs ini adalah buatan manusia. kepala perahu kuno itu sudah hilang dan sebagian papan perahu itu digunakan justru buat jembatan. Banyaknya nama merupakan alasan lain mengapa Sriwijaya sangat sulit ditemukan. ketika sarjana Perancis George Cœdès mempublikasikan penemuannya dalam surat kabar berbahasa Belanda dan Indonesia. 16 Pranala luar Catatan sejarah Tidak terdapat catatan lebih lanjut mengenai Sriwijaya dalam sejarah Indonesia. Pada abad ke-20.[10] Sriwijaya menjadi simbol kebesaran Sumatera awal. Kecamatan Cengal. Dalam bahasa Sanskerta dan bahasa Pali. Pierre-Yves Manguin melakukan observasi dan berpendapat bahwa pusat Sriwijaya berada di Sungai Musi antara Bukit Seguntang dan Sabokingking (terletak di provinsi Sumatera Selatan sekarang). seperti tembikar. parit. yaitu jaringan kanal.[9] Selain berita-berita diatas tersebut. Di kawasan ini ditemukan banyak peninggalan purbakala yang menunjukkan bahwa kawasan ini pernah menjadi pusat permukiman dan pusat aktifitas manusia. Kabupaten Ogan Komering Ilir. dan kerajaan besar Nusantara selain Majapahit di Jawa Timur. kerajaan Sriwijaya disebut Yavadesh dan Javadeh. sebelumnya dibaca "Sribhoja". Tidak ada orang Indonesia modern yang mendengar mengenai Sriwijaya sampai tahun 1920-an. tepatnya di sekitar situs Karanganyar yang kini dijadikan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. Selain bangkai perahu. Orang Tionghoa menyebutnya Shih-li-fo-shih atau San-fo-ts'i atau San Fo Qi. masa lalunya yang terlupakan dibentuk kembali oleh sarjana asing.

Kerajaan Melayu yang ditaklukkan Sriwijaya.[13] yang sebelumnya juga telah berpendapat bahwa letak dari pusat kerajaan Sriwijaya berada pada kawasan Candi Muara Takus (provinsi Riau sekarang).ke Muara Tembesi (di provinsi Jambi sekarang).[15] Namun yang pasti pada masa penaklukan oleh Rajendra Chola I. Thailand Selatan. Candi Gumpung. berdasarkan prasasti Tanjore.[6] dengan catatan Malayu tidak di kawasan tersebut. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). . Sriwijaya telah beribukota di Kadaram (Kedah sekarang). Reruntuhan Wat (Candi) Kaew yang berasal dari zaman Sriwijaya di Chaiya. jika Malayu pada kawasan tersebut.[6] Pembentukan dan pertumbuhan Candi Muara Takus. salah satu kawasan yang dianggap sebagai ibukota Sriwijaya. dengan asumsi petunjuk arah perjalanan dalam catatan I Tsing. candi Buddha di Muaro Jambi. ia cendrung kepada pendapat Moens.[14] serta hal ini dapat juga dikaitkan dengan berita tentang pembangunan candi yang dipersembahkan oleh raja Sriwijaya (Se li chu la wu ni fu ma tian hwa atau Sri Cudamaniwarmadewa) tahun 1003 kepada kaisar Cina yang dinamakan cheng tien wan shou (Candi Bungsu.

pelabuhan Champa di sebelah timur Indochina mulai mengalihkan banyak pedagang dari Sriwijaya. Selat Sunda. Di abad ke-7. Prasasti ini juga menyebutkan bahwa Sri Jayanasa telah melancarkan ekspedisi militer untuk menghukum Bhumi Jawa yang tidak berbakti kepada Sriwijaya. Para ahli berpendapat bahwa prasasti ini mengadaptasi ortografi India untuk menulis prasasti ini. namun kawasan yang menjadi ibukota tetap diperintah secara langsung oleh penguasa. orang Tionghoa mencatat bahwa terdapat dua kerajaan yaitu Malayu dan Kedah menjadi bagian kemaharajaan Sriwijaya. Prasasti Kedukan Bukit adalah prasasti tertua yang ditulis dalam bahasa Melayu. Selama masa kepemimpinannya. Langkasuka di semenanjung Melayu menjadi bagian kerajaan. Diketahui.[2] Di akhir abad ke-8 beberapa kerajaan di Jawa. dan Selat Karimata. Samaratungga menjadi penerus kerajaan. Ia berkuasa pada periode 792 sampai 835. pada masa ini pula wangsa Sailendra bermigrasi ke Jawa Tengah dan berkuasa disana. juga berada di bawah pengaruh Sriwijaya. ia membangun candi Borobudur di Jawa Tengah yang selesai pada tahun 825.[2] Di masa berikutnya. Kota Indrapura di tepi sungai Mekong.300 mil di barat. Setelah Dharmasetu. yang terletak di sebelah utara Langkasuka. antara lain Tarumanegara dan Holing berada di bawah kekuasaan Sriwijaya. peristiwa ini bersamaan dengan runtuhnya Tarumanagara di Jawa Barat dan Holing (Kalingga) di Jawa Tengah yang kemungkinan besar akibat serangan Sriwijaya.[20] Sriwijaya tumbuh dan berhasil mengendalikan jalur perdagangan maritim di Selat Malaka. Laut China Selatan. Maharaja Dharmasetu melancarkan beberapa serangan ke kota-kota pantai di Indochina. pendiri kemaharajaan Khmer.[2] Berdasarkan prasasti Kota Kapur yang berangka tahun 686 ditemukan di pulau Bangka.[16] selain itu kemungkinan kerajaan ini biasa memindahkan pusat pemerintahannya. tetapi lebih memilih untuk memperkuat penguasaan Sriwijaya di Jawa. di awal abad ke-8 berada di bawah kendali Sriwijaya. Untuk mencegah hal tersebut. namun kerajaan ini tidak memperluas kekuasaannya di luar wilayah kepulauan Asia Tenggara. Beberapa ahli masih memperdebatkan kawasan yang menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya. Menurut catatan. dengan pengecualian berkontribusi untuk populasi Madagaskar sejauh 3. Di abad ini pula.[8] Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan merupakan negara bahari. Samaratungga tidak melakukan ekspansi militer. Ekspansi kerajaan ini ke Jawa dan Semenanjung Malaya. sedangkan daerah pendukungnya diperintah oleh datu setempat. pulau Bangka dan Belitung. dari prasasti Kedukan Bukit pada tahun 682 di diketahui imperium ini di bawah kepemimpinan Dapunta Hyang. memutuskan hubungan dengan Sriwijaya pada abad yang sama. Tidak seperti Dharmasetu yang ekspansionis. Laut Jawa.[2] Agama .[17][18] Kemaharajaan Sriwijaya telah ada sejak 671 sesuai dengan catatan I Tsing. Berdasarkan observasi. menjadikan Sriwijaya mengendalikan dua pusat perdagangan utama di Asia Tenggara. ditemukan reruntuhan candi-candi Sriwijaya di Thailand dan Kamboja.[19] Di abad ke-7 ini.Belum banyak bukti fisik mengenai Sriwijaya yang dapat ditemukan. kemaharajaan ini telah menguasai bagian selatan Sumatera. Kemungkinan yang dimaksud dengan Bhumi Jawa adalah Tarumanegara. hingga Lampung. Sriwijaya meneruskan dominasinya atas Kamboja. Pan Pan dan Trambralinga. sampai raja Khmer Jayawarman II.

dihati mereka telah tertanam perbuatan baik.. pertama oleh budaya Hindu kemudian diikuti pula oleh agama Buddha.Arca Buddha dalam langgam Amarawati setinggi 2. Peranannya dalam agama Budha dibuktikannya dengan membangun tempat pemujaan agama Budha di Ligor. Atiśa. sehingga secara langsung turut serta mengembangkan bahasa Melayu beserta kebudayaannya di Nusantara. banyak raja dan pemimpin yang berada di pulau-pulau pada Lautan Selatan percaya dan mengagumi Buddha. Antara lain pendeta dari Tiongkok I Tsing.[22] Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India. berasal dari abad ke-7 sampai ke-8 masehi. Di dalam benteng kota Sriwijaya dipenuhi lebih dari 1000 biksu Budha. I Tsing melaporkan bahwa Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha sehingga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha.[23] Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melalui perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9. terdapat berita yang dibawakan oleh I Tsing. seorang pendeta terkenal di Sriwijaya.. Selain berita diatas. Palembang.77 meter.. ".[21] Pengunjung yang datang ke pulau ini menyebutkan bahwa koin emas telah digunakan di pesisir kerajaan. India. Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia.. yang melakukan kunjungan ke Sumatera dalam perjalanan studinya di Universitas Nalanda. Jika seorang biarawan Cina ingin pergi ke India untuk belajar ... seorang sarjana Buddha asal Benggala yang berperan dalam mengembangkan Buddha Vajrayana di Tibet dalam kertas kerjanya Durbodhāloka menyebutkan ditulis pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa penguasa Sriwijayanagara di Malayagiri di Suvarnadvipa. Thailand. ditemukan di situs Bukit Seguntang. dinyatakan bahwa terdapat 1000 orang pendeta yang belajar agama Budha pada Sakyakirti. pada tahun 671 dan 695. Sebagai pusat pengajaran Buddha Vajrayana. Selain itu ajaran Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana juga turut berkembang di Sriwijaya. Menjelang akhir abad ke-10. yang belajar dengan tekun dan mengamalkannya dengan baik.

Berdasarkan berbagai sumber sejarah. Tercatat beberapa kali raja Sriwijaya berkirim surat ke khalifah Islam di Damaskus. lebih baik ia tinggal dulu di sini selama satu atau dua tahun untuk mendalami ilmunya sebelum dilanjutkan di India". — Gambaran Sriwijaya menurut I Tsing. sebuah masyarakat yang kompleks dan kosmopolitan yang sangat dipengaruhi alam pikiran Budha Wajrayana digambarkan bersemi di ibu kota Sriwijaya. kemudian tumbuh menjadi cikal-bakal kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera kelak. seni Sriwijaya sekitar abad ke-9 M. sehingga beberapa kerajaan yang semula merupakan bagian dari Sriwijaya.[24] sehingga mungkin kehidupan sosial Sriwijaya adalah masyarakat sosial yang di dalamnya terdapat masyarakat Budha dan Muslim sekaligus. karena pengaruh orang muslim Arab yang banyak berkunjung dan berdagang di Sriwijaya.Sabda. Sumatera Selatan.[25] Budaya Arca Maitreya dari Komering. anugerah Maharaja Sriwijaya untuk rakyatnya. Beberapa prasasti Siddhayatra abad ke-7 seperti Prasasti Talang Tuwo menggambarkan ritual Budha untuk memberkati peristiwa penuh berkah yaitu peresmian taman Sriksetra. maka seorang raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman pada tahun 718 dikabarkan tertarik untuk mempelajari Islam dan kebudayaan Arab.[4] Sangat dimungkinkan bahwa Sriwijaya yang termahsyur sebagai bandar pusat perdagangan di Asia Tenggara. Suriah. disaat melemahnya pengaruh Sriwijaya. tentunya menarik minat para pedagang dan ulama muslim dari Timur Tengah. Prasasti Telaga Batu menggambarkan kerumitan dan . Ada sumber yang menyebutkan. Pada salah satu naskah surat yang ditujukan kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720) berisi permintaan agar khalifah sudi mengirimkan ulama ke istana Sriwijaya.

Sumatera Selatan. seperti yang ditemukan di pulau Jawa. Hubungan dagang yang dilakukan berbagai suku bangsa Nusantara menjadi wahana penyebaran bahasa Melayu. seperti Candi Kalasan. Sejak saat itu. Palembang[27]. dan perlindungan dari Kaisar China . Sangat berbeda dengan episode Sriwijaya di Jawa Tengah saat kepemimpinan wangsa Syailendra yang banyak membangun monumen besar. candi di Sumatera terbuat dari bata merah.tingkatan jabatan pejabat kerajaan. Di dunia perdagangan. Candi-candi Budha yang berasal dari masa Sriwijaya di Sumatera antara lain Candi Muaro Jambi. Bidor. pala.[14] Kekayaan yang melimpah ini telah memungkinkan Sriwijaya membeli kesetiaan dari vassalvassal-nya di seluruh Asia Tenggara.[26] Meskipun disebut memiliki kekuatan ekonomi dan keperkasaan militer. kepulaga. cengkeh. emas. Sriwijaya hanya meninggalkan sedikit tinggalan purbakala di jantung negerinya di Sumatera. dan arca-arca Bodhisatwa Awalokiteswara dari Jambi[28]. Candi Sewu. Akan tetapi tidak seperti candi periode Jawa Tengah yang terbuat dari batu andesit. Orang Arab mencatat bahwa Sriwijaya memiliki aneka komoditas seperti kapur barus. dengan mendapatkan restu. sementara Prasasti Kota Kapur menyebutkan keperkasaan balatentara Sriwijaya atas Jawa. Semua arca-arca ini menampilkan keanggunan dan langgam yang sama yang disebut "Seni Sriwijaya" atau "Langgam/Gaya Sriwijaya" yang memperlihatkan kemiripan — mungkin diilhami — oleh langgam Amarawati India dan langgam Syailendra Jawa (sekitar abad ke-8 sampai ke-9). Sriwijaya menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok. karena bahasa ini menjadi alat komunikasi bagi kaum pedagang. kayu gaharu. Semua prasasti ini menggunakan bahasa Melayu Kuno. dan Biaro Bahal. gading.[31] Perdagangan Model kapal Sriwijaya tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur. Perak[29] dan Chaiya. Beberapa arca-arca bersifat Budhisme. bahasa Melayu menjadi lingua franca dan digunakan secara meluas oleh banyak penutur di Kepulauan Nusantara. Sejak abad ke-7. bahasa Melayu kuno telah digunakan di Nusantara. Dengan berperan sebagai entreport atau pelabuhan utama di Asia Tenggara. Ditandai dengan ditemukannya berbagai prasasti Sriwijaya dan beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuno di tempat lain.[30] dan arca Maitreya dari Komering. dan timah. persetujuan. dan Borobudur. yang membuat raja Sriwijaya sekaya raja-raja di India. yakni dengan penguasaan atas Selat Malaka dan Selat Sunda. seperti berbagai arca Budha yang ditemukan di Bukit Seguntang. Candi Muara Takus. leluhur bahasa Melayu dan bahasa Indonesia modern.

Bandar Malayu di Jambi. kapal kayu bercadik ganda dan bertiang layar yang melayari lautan Nusantara sekitar abad ke-8 Masehi. Kemungkinan utusan Maharaja Sri Indrawarman yang mengantarkan surat kepada khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah tahun 718. karena saat itu wangsa Sailendra di Jawa adalah bagian dari mandala Sriwijaya. terutama Fujian. Kota Kapur di pulau Bangka. Hal ini merupakan upaya Sriwijaya untuk menjamin monopoli perdagangan laut di Asia Tenggara dengan menggempur bandar pelabuhan pesaingnya. Disebutkan dalam catatan sejarah Champa adanya serangkaian serbuan angkatan laut yang berasal dari Jawa terhadap beberapa pelabuhan di Champa dan Kamboja. dan kemudian dari kronik Tiongkok disebutkan Shih-li-fo-shih dengan rajanya Shih-li-t-'o-pa-mo (Sri Indrawarman) pada tahun 724 mengirimkan hadiah untuk kaisar Cina. Tak diragukan lagi Sriwijaya mendapatkan keuntungan dari perdagangan ini. perdagangan dengan luar negeri cukup marak. Tarumanagara dan pelabuhan Sunda di Jawa Barat. berupa ts'engchi (bermaksud sama dengan Zanji dalam bahasa Arab). Oseania.[33] Kejayaan bahari Sriwijaya terekam di relief Borobudur yaitu menggambarkan Kapal Borobudur. Fungsi cadik ini adalah untuk menyeimbangkan dan menstabilkan perahu. Mungkin angkatan laut penyerbu yang dimaksud adalah armada Sriwijaya. dan bandar Kedah dan Chaiya di semenanjung Melaya adalah beberapa bandar pelabuhan yang ditaklukan dan diserap kedalam lingkup pengaruh Sriwijaya. Dengan menaklukkan bandar pelabuhan negara jiran yang berpotensi sebagai pesaingnya. Sriwijaya juga pernah berjaya dalam hal perdagangan sedari tahun 670 hingga 1025 M. Penyebaran penduduk Kemaharajaan Bahari Upaya Sriwijaya untuk menjamin dominasi perdagangan bahari di Asia Tenggara berjalan seiring dengan perluasan Sriwijaya sebagai sebuah kemaharajaan bahari atau thalasokrasi. Kalingga di Jawa Tengah.[32] Karena alasan itulah Sriwijaya harus terus menjaga dominasi perdagangannya dengan selalu mengawasi — dan jika perlu — memerangi pelabuhan pesaing di negara jirannya. Sriwijaya senantiasa mengelola jejaring perdagangan bahari dan menguasi urat nadi pelayaran antara Tiongkok dan India. di antara kejatuhan dinasti Tang dan naiknya dinasti Song. Sriwijaya secara otomatis juga melebarkan pengaruh dan wilayah kekuasaannya di kawasan. Selain menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok.untuk dapat berdagang dengan Tiongkok. kemaharajaan bahari yang menguasai kawasan pada kurun abad ke-7 hingga ke-13 masehi. Kapal layar bercadik yang diabadikan dalam relief Borobudur mungkin adalah jenis kapal yang digunakan armada Sailendra dan Sriwijaya dalam pelayaran antarpulaunya. kembali ke Sriwijaya dengan membawa hadiah Zanji (budak wanita berkulit hitam). dan Samudra Hindia. . kerajaan Min dan kerajaan Nan Han dengan negeri kayanya Guangdong. Keperluan untuk menjaga monopoli perdagangan inilah yang mendorong Sriwijaya menggelar ekspedisi militer untuk menaklukkan bandar pelabuhan pesaing di kawasan sekitarnya dan menyerap mereka ke dalam mandala Sriwijaya. Sriwijaya juga menjalin perdagangan dengan tanah Arab.[34] Pada paruh pertama abad ke-10. Cadik tunggal atau cadik ganda adalah ciri khas perahu bangsa Austronesia dan perahu bercadik inilah yang membawa bangsa Austronesia berlayar di seantero Asia Tenggara.

bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar adalah orang Indonesia. Diduga penduduk yang berasal dari Sriwijaya telah mengkoloni dan membangun populasi di pulau Madagaskar yang terletak 3300 mil atau 8000 kilometer di sebelah Barat di seberang Samudra Hindia.[38] Periode kolonisasi Madagaskar bersamaan dengan kurun ketika Sriwijaya mengembangkan jaringan perdagangan bahari di seantero Nusantara dan Samudra Hindia. Sementara pada prasasti Sojomerto dijumpai nama Dapunta Selendra. dan prasasti Nalanda di India. keduanya berasal dari Kalinga di selatan India. suku pribumi Malagasy dapat merunut silsilah mereka kepada 30 perempuan perintis yang berlayar dari Indonesia 1200 tahun yang lalu. Sriwijaya kebanyakan menerapkan kedaulatannya di kawasan pesisir pantai dan kawasan sungai besar yang dapat dijangkau armada perahu angkatan lautnya di wilayah Nusantara. menyebabkan salah satu keluarga dalam dinasti ini pindah ke Jawa. pembangunannya diselesaikan pada masa Samaratungga Artikel utama untuk bagian ini adalah: Wangsa Sailendra Munculnya keterkaitan antara Sriwijaya dengan dinasti Sailendra dimulai karena adanya nama Śailendravamśa pada beberapa prasasti di antaranya pada prasasti Kalasan di pulau Jawa. pengaruh Sriwijaya jarang masuk hingga jauh di wilayah pedalaman. Walau asal-usul dinasti ini masih diperdebatkan sampai sekarang.[41] Sementara Poerbatjaraka berpendapat bahwa dinasti ini berasal dari Nusantara.[39] Hubungan dengan wangsa Sailendra Candi Borobudur. Para peneliti meyakini mereka adalah pemukim asal Kerajaan Sriwijaya.[36] Migrasi ke Madagaskar diperkirakan terjadi 1200 tahun yang lalu sekitar kurun tahun 830 M.[35] Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Proceedings of The Royal Society. Berdasarkan penelitian DNA mitokondria.Sebagai kemaharajaan bahari.[37] Bahasa Malagasy mengandung kata serapan dari bahasa Sansekerta dengan modifikasi linguistik melalui bahasa Jawa dan bahasa Melayu.[14] Majumdar berpendapat dinasti Sailendra ini terdapat di Sriwijaya (Suwarnadwipa) dan Medang (Jawa). didasarkan atas Carita Parahiyangan[42] kemudian dikaitkan dengan beberapa prasasti lain di Jawa yang berbahasa Melayu Kuna di antaranya prasasti Sojomerto.[43][44] Hubungan dengan kekuatan regional . prasasti Ligor di selatan Thailand. dengan pengecualian pulau Madagaskar. hal ini merupakan sebuah petunjuk bahwa penduduk Madagaskar dikoloni oleh penduduk yang berasal dari Sriwijaya.[40] Kemudian Moens menambahkan kedatangan Dapunta Hyang ke Palembang.

Thailand. Banyak sejarawan mengklaim bahwa Chaiya. Aku telah mengirimkan kepadamu bingkisan yang tak seberapa sebagai tanda persahabatan. yakni Tiongkok. Kepada Raja Arab yang tidak menyembah tuhan-tuhan lain selain Allah. Dalam surat itu tertulis: " Dari Raja sekalian para raja yang juga adalah keturunan ribuan raja. Pengaruh Sriwijaya nampak pada bangunan pagoda Borom That yang bergaya . Pada masa awal. Sri Indrawarman kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz. melainkan hanya menunjukkan hasrat sang raja untuk mengenal dan mempelajari berbagai hukum. yang wilayah kekuasaannya terdiri dari dua sungai yang mengairi tanaman lidah buaya.Pagoda Borom That bergaya Sriwijaya di Chaiya. Meskipun demikian surat ini bukanlah berarti bahwa raja Sriwijaya telah memeluk agama Islam. yang isterinya pun adalah cucu dari ribuan raja. dan Timur Tengah. dan adat-istiadat dari berbagai rekan perniagaan dan peradaban yang dikenal Sriwijaya saat itu. pala. Untuk memperkuat posisinya atas penguasaan kawasan Asia Tenggara.[34] Peristiwa ini membuktikan bahwa Sriwijaya telah menjalin hubungan diplomatik dengan dunia Islam atau dunia Arab. yang aroma harumnya menyebar hingga 12 mil. budaya." — Surat Maharaja Sriwijaya. India.[45] Pada tahun 100 Hijriyah (718 Masehi) Maharaja Sriwijaya bernama Sri Indrawarman mengirimkan sepucuk surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Kekhalifahan Umayyah. Kerajaan Khmer merupakan daerah jajahan Sriwijaya. Thailand Selatan. Sriwijaya menjalin hubungan diplomasi dengan kekaisaran China. sebagai ibu kota kerajaan tersebut. rempah wangi. Kuharap engkau sudi mengutus seseorang untuk menjelaskan ajaran Islam dan segala hukum-hukumnya kepadaku. yang kebun binatangnya dipenuhi ribuan gajah. dan secara teratur mengantarkan utusan beserta upeti. di propinsi Surat Thani. dan jeruk nipis. yang berisi permintaan kepada Khalifah untuk mengirimkan ulama yang dapat menjelaskan ajaran dan hukum Islam kepadanya.

Maka Wangsa Sailendra berkuasa sekaligus atas Sriwijaya dan Kerajaan Medang. Kemudian hubungan ini kembali membaik pada masa Kulothunga Chola I. bahwa haknya menjadi raja Jawa dirampas Rakai Pikatan. pada prasasti Nalanda berangka 860 mencatat bahwa raja Balaputradewa mendedikasikan sebuah biara kepada Universitas Nalanda. membantu perbaikan candi dekat Kanton pada tahun 1079. tindakan yang kemudian dibalas dengan penghancuran Medang pada tahun 1006 oleh Raja Wurawari atas dorongan Sriwijaya. dan permusuhan ini diwariskan hingga beberapa generasi berikutnya. Dari prasasti Leiden disebutkan raja Sriwijaya di Kataha Sri Mara-Vijayottunggawarman telah membangun sebuah vihara yang dinamakan dengan Vihara Culamanivarmma. menjadi Maharaja Sriwijaya dan memerintah dari Jawa.[48] Sriwijaya juga berhubungan dekat dengan kerajaan Pala di Benggala.[46] Balaputra berkuasa di Palembang.Sriwijaya. Seperti disebutkan sebelumnya. Setelah kejatuhan Sriwijaya. Akan tetapi akibat pertikaian suksesi singgasana Sailendra antara Balaputradewa melawan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani. dan Khirirat Nikhom. Relasi dengan Dinasti Chola di selatan India juga cukup baik.[47] Persaingan antara Sriwijaya di Sumatera dan Medang di Jawa ini kian memanas ketika raja Dharmawangsa Teguh menyerang Palembang pada tahun 990. Sriwijaya di Sumatra menjalin persekutuan melalui hubungan perkawinan dengan Wangsa Sailendra di Jawa. Thatong (Kanchanadit). Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) sebagai raja San-fo-ts'i. Pada masa dinasti Song candi ini disebut dengan nama Tien Ching Kuan. Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. namun menjadi buruk setelah Rajendra Chola I naik tahta yang melakukan penyerangan pada abad ke-11. Pada kurun waktu tertentu wangsa Sailendra sebagai anggota mandala Sriwijaya mengambil kendali kekuasaan. hubungan antara Sriwijaya dan Medang memburuk. raja Pala di India. yaitu Sumatera dan Jawa. di mana raja Sriwijaya di Kadaram mengirimkan utusan yang meminta dikeluarkannya pengumuman pembebasan cukai pada kawasan sekitar Vihara Culamanivarmma tersebut. Dalam prasasti Nalanda yang bertarikh 860 Balaputra menegaskan asal-usulnya sebagai keturunan raja Sailendra di Jawa sekaligus cucu Sri Dharmasetu raja Sriwijaya.[6] Masa keemasan . Dengan kata lain ia mengadukan kepada raja Dewapaladewa. dan pada masa dinasti Yuan disebut dengan nama Yuan Miau Kwan. Chaiya terbagi menjadi tiga kota yakni (Mueang) Chaiya.

jalur perdagangan. Sriwijaya disebut dengan nama Sribuza. Indonesia. kayu gaharu. Mengandalkan hegemoni pada kekuatan armada lautnya dalam menguasai alur pelayaran.[49] Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi. Jawa. ditemukan di Rantaukapastuo. Ini disimpulkan dari seorang ahli dari Bangsa Persia yang bernama Abu Zaid Hasan yang mendapat keterangan dari Sujaimana.[50] Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda. gambir dan beberapa hasil bumi lainya. pala. kapulaga. Thailand. Kamboja. Hasil bumi Sriwijaya adalah kapur barus. antara lain: Sumatera. Semenanjung Malaya.Arca emas Avalokiteçvara bergaya Malayu-Sriwijaya. cengkeh.[51] Catatan lain menuliskan bahwa Sriwijaya maju dalam bidang agraris. kayu cendana. dan India. Kemaharajaan Sriwijaya bercirikan kerajaan maritim.[2] dan Filipina. Disebutkan kapal yang tercepat dalam waktu dua tahun pun tidak cukup untuk mengelilingi seluruh pulau wilayahnya. pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara. Berdasarkan sumber catatan sejarah dari Arab. Al Masudi. Vietnam. Jambi. memungut cukai. seorang musafir (pengelana) sekaligus sejarawan Arab klasik menulis catatan tentang Sriwijaya. Abu Zaid menulis bahwasanya Kerajaan Zabaj (Sriwijaya - . dengan tentara yang sangat banyak. digambarkan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan besar yang kaya raya. seorang pedagang Arab. melindungi kapalkapal dagang. menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan bea dan cukai atas setiap kapal yang lewat. Sriwijaya mengumpulkan kekayaannya dari jasa pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok. serta untuk menjaga wilayah kedaulatan dan kekuasaanya. Muarabulian. Pada tahun 955 M. menguasai dan membangun beberapa kawasan strategis sebagai pangkalan armadanya dalam mengawasi. Dalam catatan itu.

Menguasai ibu kota di Palembang tidak cukup karena pada hakikatnya kekuasaan dan kekuatan mandala Sriwijaya tersebar di beberapa bandar pelabuhan di kawasan Selat Malaka.[54] Serangan dari Medang ini membuka mata Sriwijaya betapa berbahayanya ancaman Jawa. akan tetapi pada akhir abad ini Kerajaan Medang di Jawa Timur tumbuh menjadi kekuatan bahari baru dan mulai menantang dominasi Sriwijaya. yaitu antara tahun 988 dan 992 pada masa pemerintahan Sri Cudamani Warmadewa. Sriwijaya memperlihatkan kegigihan persekutuan mandalanya. yaitu peristiwa hancurnya istana Medang di Jawa Timur. Utusan San-fo-tsi yang berangkat tahun 988 tertahan di pelabuhan Kanton ketika hendak pulang. bertahan dan berjaya memukul mundur angkatan laut Jawa. pada tahun 1006 atau 1016 menyerang dan menyebabkan terbunuhnya raja Medang terakhir Dharmawangsa Teguh. di mana Haji Wurawari dari Lwaram yang kemungkinan merupakan raja bawahan Sriwijaya. Sriwijaya disebut-sebut berperan dalam menghancurkan Kerajaan Medang di Jawa. salah satu bagian dari candi yang terletak di Muara Takus). berhasil lolos keluar dari ibu kota dan berkeliling menghimpun kekuatan dan bala bantuan dari sekutu dan raja-raja bawahannya untuk memukul mundur tentara Jawa.[6][48] Masa penurunan . Maharaja Sriwijaya.sebutan Sriwijaya oleh bangsa Arab pada masa itu-) memiliki tanah yang subur dan kekuasaaan yang luas hingga ke seberang lautan. Sri Cudamani Warmadewa. maka Maharaja Sriwijaya pun menyusun siasat balasan dan berusaha menghancurkan Kerajaan Medang.[52] Kerajaan Medang berhasil merebut Palembang pada tahun 992 untuk sementara waktu. Kedua negeri itu saling mengirim duta besar ke Tiongkok. Ia meminta kaisar Song agar Tiongkok memberi perlindungan kepada San-fo-tsi. namun kemudian pasukan Medang berhasil dipukul mundur oleh pasukan Sriwijaya. Pada tahun 1003.[52] Pada musim semi tahun 992 duta Sriwijaya tersebut mencoba pulang namun kembali tertahan di Champa karena negerinya belum aman. sedangkan Kerajaan Medang di Jawa dengan nama Cho-po.[52] Sri Cudamani Warmadewa kembali memperlihatkan kecakapan diplomasinya. Utusan Jawa juga tiba di Tiongkok tahun 992. Ia dikirim oleh rajanya yang naik takhta tahun 991. memenangi dukungan Tiongkok dengan cara merebut hati Kaisarnya. Berita Tiongkok dari Dinasti Song menyebut Kerajaan Sriwijaya di Sumatra dengan nama San-fo-tsi. Serangan dari Jawa ini diduga berlangsung sekitar tahun 990-an. karena negerinya diserang oleh balatentara Jawa. Dalam prasasti Pucangan disebutkan sebuah peristiwa Mahapralaya.[11] Sriwijaya menguasai jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara sepanjang abad ke-10. ia mengirimkan utusan ke Tiongkok dan mengabarkan bahwa di negerinya telah selesai dibangun sebuah candi Buddha yang didedikasikan untuk mendoakan agar Kaisar Tiongkok panjang usia.[53] (Candi Bungsu. Dikisahkan bahwa. Kaisar Tiongkok yang berbesar hati dengan persembahan itu menamai candi itu cheng tien wan shou dan menganugerahkan genta yang akan dipasang di candi itu. Raja baru Jawa tersebut adalah Dharmawangsa Teguh. Prasasti Hujung Langit tahun 997 kembali menyebutkan adanya serangan Jawa terhadap Sumatera. San-fo-tsi dan Cho-po terlibat persaingan untuk menguasai Asia Tenggara. Rangkaian serangan dari Jawa ini pada akhirnya gagal karena Jawa tidak berhasil membangun pijakan di Sumatera.

Tahun 1017 dan 1025. Kerajaan Chola telah menaklukan daerah-daerah koloni Sriwijaya. mengirim ekspedisi laut untuk menyerang Sriwijaya. seperti wilayah Nikobar dan sekaligus berhasil menawan raja Sriwijaya yang berkuasa waktu itu SangramaVijayottunggawarman. India selatan. Selama beberapa dekade berikutnya.[56] Faktor lain kemunduran Sriwijaya adalah faktor alam.[58] Kawasan Sriwijaya dalam prasasti Tanjore Nama kawasan Pannai Malaiyur Mayirudingam Ilangasogam Langkasuka Keterangan Pannai Malayu . Rajendra Chola I. Akibat kapal dagang yang datang semakin berkurang. sehingga kapal-kapal dagang yang tiba di Palembang semakin berkurang. Kota Palembang semakin menjauh dari laut dan menjadi tidak strategis. Meskipun demikian Rajendra Chola I tetap memberikan peluang kepada raja-raja yang ditaklukannya untuk tetap berkuasa selama tetap tunduk kepadanya. Karena adanya pengendapan lumpur di Sungai Musi dan beberapa anak sungai lainnya.[55] Hal ini dapat dikaitkan dengan adanya berita utusan San-fo-ts'i ke Cina tahun 1028. Berdasarkan prasasti Tanjore bertarikh 1030.Sebuah lukisan dari Siam menunjukkan penyerangan Chola di Kedah. namun Kerajaan Tanjungpura disebutkan dikelola oleh pelarian orang Melayu Sriwijaya. yang ketika pada saat itu Sriwijaya diserang Kerajaan Chola mereka bermigrasi ke Kalimantan Selatan. raja dari dinasti Chola di Koromandel.[57] Akibatnya.[11] Kerajaan Tanjungpura dan Nan Sarunai di Kalimantan adalah kerajaan yang sezaman dengan Sriwijaya. pajak berkurang dan memperlemah ekonomi dan posisi Sriwijaya. seluruh imperium Sriwijaya telah berada dalam pengaruh dinasti Chola.

sampai muncul Dharmasraya dan Pagaruyung sebagai kekuatan baru yang kemudian menguasai kembali wilayah jajahan Sriwijaya mulai dari kawasan Semenanjung Malaya. Pong-fong (Pahang). Ts'ien-mai (Semawe. Lan-wu-li (Lamuri di Aceh). yang merupakan surat dari putri raja yang diserahi urusan negara San-fo-tsi. Pa-lin-fong (Palembang). Pa-t'a (Sungai Paka. Tong-ya-nong (Terengganu). pantai timur Semenanjung Malaya).[59] Khususnya pada tahun 1079.[6][13] .[59] Ini menunjukkan bahwa ibu kota Sriwijaya selalu bergeser dari satu kota maupun kota lainnya selama periode tersebut. dan memiliki 15 daerah bawahan yang meliputi. masing-masing duta besar tersebut mengunjungi Cina. pantai timur semenanjung malaya). Kien-pi (Jambi). Fo-lo-an (muara sungai Dungun daerah Terengganu sekarang). Ling-ya-si-kia (Langkasuka). Kronik Tiongkok menyebutkan bahwa pada tahun 1079. Pada tahun 1079 dan 1088. pantai timur semenanjung malaya). yakni San-fo-ts'i dan Cho-po (Jawa). rumbia.[2] Pengaruh invasi Rajendra Chola I. Ji-lo-t'ing (Cherating. Kilantan (Kelantan).Mappappalam Mevilimbangam Valaippanduru Takkolam Madamalingam Ilamuri-Desam Nakkavaram Kadaram Tambralingga Lamuri Nikobar Kedah Namun demikian pada masa ini Sriwijaya dianggap telah menjadi bagian dari dinasti Chola. Kia-lo-hi (Grahi. Di Jawa dia menemukan bahwa rakyatnya memeluk agama Budha dan Hindu. Chou-JuKua menerangkan bahwa di kepulauan Asia Tenggara terdapat dua kerajaan yang sangat kuat dan kaya. Beberapa daerah taklukan melepaskan diri. terhadap hegemoni Sriwijaya atas raja-raja bawahannya melemah. yang kemudian mengirimkan utusan untuk membantu perbaikan candi dekat Kanton.[59] Ekspedisi Chola mengubah jalur perdagangan dan melemahkan Palembang. Ligor. Selanjutnya dalam berita Cina yang berjudul Sung Hui Yao disebutkan bahwa kerajaan San-fo-tsi pada tahun 1082 masih mengirimkan utusan pada masa Cina di bawah pemerintahan Kaisar Yuan Fong. catatan Cina menunjukkan bahwa Sriwijaya mengirimkan duta besar pada Cina. dan 13 potong pakaian. Kemudian juga mengirimkan utusan berikutnya pada tahun 1088. dan Sin-t'o (Sunda). selatan Thailand). Sumatera. Tan-ma-ling (Tambralingga. Kulothunga Chola I (Ti-hua-ka-lo) raja dinasti Chola disebut juga sebagai raja San-fo-ts'i. Chaiya sekarang. Duta besar tersebut menyampaikan surat dari raja Kien-pi bawahan San-fo-tsi. sampai Jawa bagian barat. yang memungkinkan Jambi untuk mengambil kepemimpinan Sriwijaya pada abad ke-11. Si-lan (Kamboja).[60] Berdasarkan sumber Tiongkok pada buku Chu-fan-chi[61] yang ditulis pada tahun 1178. selatan Thailand). sedangkan rakyat San-fo-ts'i memeluk Budha. serta menyerahkan pula 227 tahil perhiasan.

vanua.Namun demikian. yang dapat dianggap sebagai kawasan kota dari Sriwijaya yang didalamnya terdapat vihara untuk tempat beribadah bagi masyarakatnya. Kadātuan ini dikelilingi oleh vanua. Hal ini karena dalam Pararaton telah disebutkan Malayu. Begitu juga dalam Nagarakretagama yang menguraikan tentang daerah jajahan Majapahit. Dari daftar 15 negeri bawahan San-fotsi tersebut. dan kemudian menghadiahkan Arca Amoghapasa kepada raja Melayu. Kadātuan dan vanua ini merupakan satu kawasan inti bagi Sriwijaya itu sendiri. melainkan telah identik dengan Dharmasraya. yang terhubung dengan jalan khusus (samaryyāda-patha) yang dapat . mengirim sebuah ekspedisi Pamalayu atau Pamalayu. Kitab ini mengisahkan bahwa Kertanagara raja Singhasari. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa di Dharmasraya sebagaimana yang tertulis pada prasasti Padang Roco. Walaupun sumber Tiongkok tetap menyebut San-fo-tsi sebagai kerajaan yang berada di kawasan Laut Cina Selatan. (tnah rumah) tempat tinggal bini hāji. dapat dilacak dari beberapa prasasti yang mengandung informasi penting tentang kadātuan. Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan manuskrip yang terdapat pada prasasti Grahi. ternyata adalah wilayah jajahan Kerajaan Dharmasraya.[11] Pembentukan satu negara kesatuan dalam dimensi struktur otoritas politik Sriwijaya. samaryyāda merupakan kawasan yang berbatasan dengan vanua. tempat disimpan mas dan hasil cukai (drawy) sebagai kawasan yang mesti dijaga. Struktur pemerintahan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prasasti Telaga Batu Prasasti Telaga Batu Masyarakat Sriwjaya sangat majemuk.[62] Kadātuan dapat bermakna kawasan dātu. samaryyāda. istilah San-fo-tsi terutama pada tahun 1178 tidak lagi identik dengan Sriwijaya. dan mengenal stratatifikasi sosial. juga sudah tidak menyebutkan lagi nama Sriwijaya untuk kawasan yang sebelumnya merupakan kawasan Sriwijaya. Menurut Casparis. mandala dan bhūmi.

pemimpin. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Catatan perjalanan I Tsing pada tahun 671-685. dan dandanayaka (hakim). Kota Kapur (686).[Note 1] Adyaksi nijawarna/wasikarana (pembuat pisau). Sedangkan mandala merupakan suatu kawasan otonom dari bhūmi yang berada dalam pengaruh kekuasaan kadātuan Sriwijaya.[20] Menurut kronik Cina Hsin Tang-shu. waniyaga. Penguasa Sriwijaya disebut dengan Dapunta Hyang atau Maharaja. penaklukan Jawa Prasasti Kedukan Bukit (683). bhupati (bupati). pratiyuvarāja (putra mahkota kedua). selain diceritakan kutukan raja Sriwijaya kepada siapa saja yang menentang raja.[44] Raja yang memerintah Para Maharaja Sriwijaya[2][6] Prasasti. 724 Utusan ke Khalifah Muawiyah I dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz Tahun Nama Raja Ibukota 671 Dapunta Hyang atau Sri Jayanasa Srivijaya Shih-li-fo-shih Sri Indrawarman 702 Shih-li-t-'o-pa-mo Sriwijaya Shih-li-fo-shih . maka kemungkinan Kerajaan Sriwijaya dibagi menjadi dua. dan hulu haji (peniaga. Menurut Prasasti Telaga Batu.[20][63] Maka dari itu.bermaksud kawasan pedalaman. Ahmad Jelani Halimi (profesor di Universiti Sains Malaysia) mengatakan bahwa untuk mencegah perpecahan di antara anak-anaknya itulah. budak raja). Sriwijaya yang begitu luas dibagi menjadi dua. Dapunta Hyang punya dua orang anak yang diberi gelar putra mahkota. Seperti yang diterangkan diatas.[20] Adapun. pratisra. Talang Tuo (684). Kemudian terdapat juga Tuha an watak wuruh (pengawas kelompok pekerja). jabatan dan pekerjaan yang diceritakan tersebut adalah raja putra (putra raja yang keempat). senopati (komandan pasukan). puwaham (nakhoda kapal). diceritakan pula bermacam-macam jabatan dan pekerjaan yang ada di zaman Sriwijaya. pratiyuvarāja (putra mahkota kedua) dan rājakumāra (pewaris berikutnya). kayastha (juru tulis).[63] Prasasti Telaga Batu banyak menyebutkan berbagai jabatan dalam struktur pemerintahan kerajaan pada masa Sriwijaya. dan dalam lingkaran raja terdapat secara berurutan yuvarāja (putra mahkota). tukang cuci. sthapaka (pemahat). yakni yuvarāja (putra mahkota). Karang Brahi dan Palas Pasemah Utusan ke Tiongkok 702-716. marsi haji. Penaklukan Malayu.

catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa Utusan ke Tiongkok 728-742 728 Lieou-t'eng-wei-kong 743774 775 Sri Maharaja Sriwijaya Shih-li-fo-shih Belum ada berita pada periode ini Prasasti Ligor B tahun 775 di Nakhon Si Thammarat. India 861959 960 980 Sri Udayaditya Warmadewa Se-li-hou-ta-hia-li-tan Sriwijaya San-fo-ts'i Belum ada berita pada periode ini Utusan ke Tiongkok 960. Rakai Pikatan Kehilangan kekuasaan di Jawa. selatan Thailand dan menaklukkan Kamboja Pindah ke Jawa Wangsa Sailendra (Jawa Tengah atau mengantikan Wangsa Sanjaya Yogyakarta) Prasasti Kelurak 782 di sebelah utara kompleks Candi Prambanan Prasasti Kalasan tahun 778 di Candi Kalasan 782 Samaragrawira atau Rakai Warak Samaratungga atau Rakai Garung Jawa Prasasti Nalanda dan prasasti Mantyasih tahun 907 Prasasti Karang Tengah tahun 824. & 962 Utusan ke Tiongkok 980 & 778 Dharanindra atau Rakai Panangkaran Jawa 792 840 . Jawa 825 menyelesaikan pembangunan candi Borobudur Kebangkitan Wangsa Sanjaya.Tahun Nama Raja Rudra Vikraman Ibukota Sriwijaya Prasasti. dan kembali ke Suwarnadwipa 856 Balaputradewa Suwarnadwipa Prasasti Nalanda tahun 860.

Catatan Atiśa. Ha-ch'i-suwa-ch'a-p'u (Haji Sumatrabhumi (?)).Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. Tanjore. pembangunan candi untuk kaisar Cina yang diberi nama cheng tien wan shou Prasasti Leiden & utusan ke Tiongkok 1008 Utusan San-fo-ts'i ke Tiongkok 1017: dengan raja. Utusan ke Tiongkok 988-9921003. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa 983: dengan raja. India Dibawah Dinasti Chola dari Koromandel Utusan San-fo-ts'i dengan raja Kulothunga Chola I (Ti-huaka-lo) ke Tiongkok 1079 membantu memperbaiki candi Tien Ching di Kuang Cho (dekat Kanton) Utusan San-fo-ts'i dari Kien-pi (Jambi) ke Tiongkok 1082 dan 1088 Belum ada berita Laporan Chou-Ju-Kua dalam 1030 1079 1082 10891177 1178 . Hie-tche (Haji) Sri Cudamani Warmadewa 988 Se-li-chu-la-wu-ni-fuma-tian-hwa Sri MaraVijayottunggawarman Se-li-ma-la-pi Sriwijaya Malayagiri (Suwarnadwipa) San-fo-ts'i 990 Jawa menyerang Sriwijaya. gelar haji biasanya untuk raja bawahan San-fo-ts'i Kataha 1008 1017 1025 SangramaVijayottunggawarman Sriwijaya Kadaram Diserang oleh Rajendra Chola I dan menjadi tawanan Prasasti Tanjore bertarikh 1030 pada candi Rajaraja.

[65] Tersebar luasnya Bahasa Melayu Kuno ini mungkin yang telah membuka dan memuluskan jalan bagi Bahasa Melayu sebagai bahasa nasional Malaysia.[66] Di samping Majapahit. Sumatera Selatan.[67] Kegemilangan Sriwijaya telah menjadi sumber kebanggaan nasional dan identitas daerah. pernah bangkit. setidaknya di kawasan pesisir. tumbuh. Keluhuran Sriwijaya telah menjadi inspirasi seni budaya. Hal yang sama juga berlaku bagi masyarakat . Adapun Bahasa Melayu Kuno masih tetap digunakan sampai pada abad ke-14 M. Meskipun Sriwijaya hanya menyisakan sedikit peninggalan arkeologi dan keberadaanya sempat terlupakan dari ingatan masyarakat pendukungnya. kekuatan ekononomi dan keperkasaan militernya telah berperan besar atas tersebarluasnya penggunaan Bahasa Melayu Kuno di Nusantara. khususnya bagi penduduk kota Palembang. seperti lagu dan tarian tradisional Gending Sriwijaya. Kerajaan Melayu.Tahun Nama Raja Ibukota Prasasti. Warisan terpenting Sriwijaya mungkin adalah bahasanya. catatan pengiriman utusan ke Tiongkok serta peristiwa buku Chu-fan-chi berisi daftar koloni San-fo-ts'i 1183 Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa Dharmasraya Dibawah Dinasti Mauli. dan berjaya pada masa lalu. Prasasti Grahi tahun 1183 di selatan Thailand Warisan sejarah Busana gadis penari Gending Sriwijaya yang raya dan keemasan menggambarkan kegemilangan dan kekayaan Sriwijaya. dan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu Indonesia modern. kaum nasionalis Indonesia juga mengagungkan Sriwijaya sebagai sumber kebanggaan dan bukti kejayaan masa lampau Indonesia. penemuan kembali kemaharajaan bahari ini oleh Coedès pada tahun 1920-an telah membangkitkan kesadaran bahwa suatu bentuk persatuan politik raya. Bahasa ini menjadi bahasa kerja atau bahasa yang berfungsi sebagai penghubung (lingua franca) yang digunakan di berbagai bandar dan pasar di kawasan Nusantara. berupa kemaharajaan yang terdiri atas persekutuan kerajaan-kerajaan bahari. Selama berabad-abad.

J. (1922). Demikian pula Kodam II Sriwijaya (unit komando militer). (1938). Indonesia: Peoples and Histories. ^ Gabriel Ferrand. Stapel. 8. J. London. nama Sriwijaya telah digunakan dan diabadikan sebagai nama jalan di berbagai kota. Sriwijaya Post (Surat kabar harian di Palembang). di dalam F. 149.J. A. 3. Jean Gelman (2003). Diakses pada 20 April 2012. 24 Maret 2012. Sriwijaya Air (maskapai penerbangan). N. Amsterdam: N. Tugas mereka selain itu adalah menjalankan perdagangan di pasar-pasar dan merekalah yang bertindak sebagai pengurusnya . Slamet (2006). 2. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient 18 (6): 1-36. ^ Cœdès. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. ^ a b c Taylor. 10. Sriwijaya TV. memuliakan. LKiS Pelangi Aksara. Paul Michel (2006). Imprimerie Nationale. ^ a b Junjiro Takakusu. dan nama ini juga digunakan oleh Universitas Sriwijaya yang didirikan tahun 1960 di Palembang. ^ Tuha an watak wuruh juga bersifat pengurus perdagangan dan pertukangan. Stapel. "Het Hindoe-tijdperk".W. by I-tsing. F.W. 7. ISBN 978-979-8451-62-1. (1896). Singapore: Editions Didier Millet. 6. dan merayakan kemaharajaan Sriwijaya yang gemilang. ed. ^ a b c Wijaya. Paris.M. ―Textes Chinois‖ 4. Joost van den Vondel. ^ Krom. ^ Cœdès. Sriwijaya. I p. hlm. ISBN 0-300-10518-5. . New Haven and London: Yale University Press.selatan Thailand yang menciptakan kembali tarian Sevichai yang berdasarkan pada keanggunan seni budaya Sriwijaya. Part 1500. A record of the Buddhist Religion as Practised in India and the Malay Archipelago AD 671-695. "Les inscriptions malaises de Çrivijaya". ISBN 9814155-67-5. ^ a b c d e f g h i j k l Munoz.G. Indonesian palaeography: a history of writing in Indonesia from the beginnings to C. PT Pupuk Sriwijaya (Perusahaan Pupuk di Sumatera Selatan). Di Indonesia. Palembang. Oxford. 9. "Perahu Kuno Kerajaan Sriwijaya Ditemukan di Sumatera Selatan ". vol. PT. ISBN 90-04-04172-9. U. Brill. ^ Casparis. Pada tanggal 11 November 2011 digelar upacara pembukaan SEA Games 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya. dan Sriwijaya Football Club (Klab sepak bola Palembang).[68][69] Catatan bawah 1. George (1930). Taufik. ^ a b c d e f g h Muljana. George (1918). Geschiedenis van Nederlandsch Indië. Semuanya dinamakan demikian untuk menghormati.[64] Rujukan 1. "Le Royaume de Çriwijaya". L’Empire Sumatranais de Crivijaya. (1975). 5. E. Stadion Gelora Sriwijaya. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient (BEFEO) 30: 29-80. Upacara pembukaan ini menampilkan tarian kolosal yang bertajuk "Srivijaya the Golden Peninsula" menampilkan tarian tradisional Palembang dan juga replika ukuran sebenarnya perahu Sriwijaya untuk menggambarkan kejayaan kemaharajaan bahari ini.V.

36. "Penghuni Pertama Pulau Madagaskar Berasal dari Kerajaan Sriwijaya ". Zainal Abidin (1979). ^ Bridgeman: Avalokitesvara figure from the Srivijaya Period.11. religion & language of an early Malay polity : collected studies. H. filosofis & sosio-yuridis kenegaraan. R. 37. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Diakses pada 23 Maret 2012. Pengantar sejarah kebudayaan Indonesia 2. Edisi Pemuktahiran. ^ a b c d Sucipto 2009.. Sejarah nasional Indonesia: Jaman kuna. ^ George Coedès. Bandung: Grasindo.com. ^ Sucipto 2009. ISBN 9839961411. ^ a b c d Susanti. ^ Ahmad Rapanie. hlm. 30. 13. ^ P. ^ "History of Madagascar". ^ a b c Marwati Djoened Poesponegoro. hlm. hlm. Nugroho Notosusanto. hlm. PT Balai Pustaka. ^ Melayu Online: Bambang Budi Utomo 27. Nugroho Notosusanto. ISBN 979-433-430-8. Bulan Bintang. Brill Archive 16. ^ Marwati Djoened Poesponegoro. ISBN 978-979-543-708-6. Mizan Pustaka. (1993). ^ Cœdès. Kelas VII. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII & XVIII. Bandung: CV. Rohman. George (1996). ISBN 979-758-597-2. (1992). ^ Collins 2005. ^ Iqbal. Thailand. 25. ^ "Madagascar Founded By Women". Kanisius. 17 April 2012. PELAJARAN IPS-SEJARAH BILINGUAL:Untuk SMP/MTs. ^ Prof. hlm. 18. Sriwijaya: history. Photograph and artifact exhibition of Muara Jambi Archaeological site. 28. Dini. (1993). 21. Diakses pada 18 April 2012. Bentara Budaya Jakarta. (1994). Ilmu politik Islam V. Jejak Peradaban di Tepi Batanghari. 9. Louis-Charles Damais. 86.com. Kanisius. 9th-10th century (bronze) 31. Azyumardi (2006). Museum Negeri Sumatera Selatan. 34. ISBN 979413967X. Islam in the Indonesian world: an account of institutional formation. ^ Collins 2005. Early Indian Influences in Southeast Asia 30. ^ Ahmad. Ribuan Nata. ISBN 0-8248-0368-X. . ^ KaalaChaKra. ^ Halimi 2008. ^ Srivijaya Art In Thailand 32. Jakarta: Mizan. ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. 14. 121. PT Balai Pustaka. Discovery. "Kerajaan Sriwijaya. YRAMA WIDYA. Suwarno. ISBN 979-407-408-X 15. 23. Sejarah Nasional Indonesia II (6 Seri). 26. (1992). 17. 8. ^ Supratna. hlm. 24. Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang. MBRAS. J. Beberapa Situs dan Temuannya". Lonely Planet. Dr. found in Chaiya. Cahyo Sulistianingsih. Yusuf Ali (August 2011). The Indianized States of Southeast Asia. 12. Azyumardi Azra. 22. 33. Diakses pada 20 April 2012. ^ Bukit Siguntang 28. ^ Titik Temu. ISBN 979-413-290-X. 20. ^ a b Soekmono. MA. Diakses pada 7 Juli 2010. 9-11 November 2006 29. University of Hawaii Press. ^ a b Azra. Muhammad. Nana (2008). 35. Sejarah untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas: Program Bahasa. (2002). Pancasila budaya bangsa Indonesia:Penelitian Pancasila dengan pendekatan historis. ISBN 979407408X 19.

^ Collins 2005. (1956).. "Le rois Çriwijaya de Suvarnadvipa". ^ a b c Munoz. PT. ^ Majumdar. 40. ^ a b Halimi 2008. ISBN 979-221351-1. University of Madras. ^ Southeast Asia Digital Library: About Malay 66. 39. hlm.eastwestcenter. "Kadātuan Śrīvijaya‘—Empire or Kraton of Śrīvijaya? A Reassessment of the Epigraphic Data". Vol.C. 53.L. 21 Maret 2012. A. 167. pages 77. 151. ^ Sucipto 2009. 51. 58. ISBN 978-979-8451-62-1. entitled Chu-fan-chi. Stapel. (1967). Wolters. ^ Halimi 2008. LKiS Pelangi Aksara.. 29. 42.C. F. hlm.38. His Work on the Chinese and Arab Trade in the Twelfth and Thirteen centuries. ^ Muljana. ^ O. Diakses pada 16 Januari 2013. 50. Nagapattinam to Suvarnadwipa: reflections on Chola naval expeditions to Southeast Asia. (2003). ^ Kulke. hlm.. 122. ^ Kulke. ^ Poerbatjaraka. hlm. p. Slamet (2006). 150. hlm. Gramedia Pustaka Utama. ^ Moensr. J. Diakses pada 25 Agustus 2012. LKiS Pelangi Aksara. (1935). 120. ed. (1933). . 56. TBG LXXVII: 317-487. II. W. 252. ^ Munoz 2006. The Cholas. 48. R. 165. R. 47. Budaya bahari. Early Kingdoms. Stapel. 54. ^ Boechari (1966). "Çriwijaya. ^ "A small cohort of Island Southeast Asian women founded Madagascar". 65. "Çriwijaya. (1911). ed. 45. Jainal D. Bulletin de l’École Française d’Extreme Orient 80 (1): 159-180. ^ a b c Munoz 2006. F. hlm. hlm. Djoko (2005).N. Sriwijaya. (2007:17). ^ De Casparis.. (1956). de Çailendra-en de Sanjāyavança". Brill Archive 55. 60.W. 12. Early Indonesian Commerce: a study of the origins of Śrīvijaya. Agonies and Dreams: The Filipino Muslims and Other Minorities".. Yogyakarta: PT. Diakses pada 23 Maret 2012. Ithaca. 900–1300 CE". ^ Forgotten Kingdoms in Sumatra. 49. (2009). Yahoo News Indonesia. 44. ^ Hirth. 43. Yāva en Katāha". 46. Chao Ju-kua. 63. ^ Pramono. Sriwijaya. 52. (1937). ^ a b Munoz 2006. hlm. 64. hlm. Prasasti Indonesia II: Selected Inscriptions from the 7th to the 9th century A.org. H.. St Petersburg. 41. Diakses pada 23 Maret 2012. ^ Rasul. ^ Wade. "An Early Age of Commerce in Southeast Asia. "Preliminary report on the discovery of an Old malay inscription at Sojomerto". ^ a b Casparis. ISBN 978-979-8451-62-1. ^ Suriansyah Ideham. Geoffrey (2009). BKI 114: 254-264. 62. Melayu online. Slamet (2006). 57. Proceedings of The Royal Society B. ^ Muljana. Diarsipkan dari yang asli pada 25 Agustus 2012. Bulletin de l'Ecole français d'Extrême-Orient XXXIII: 121-144. "Kerajaan Nan Sarunai". Cornell University Press.. ^ Sastri K. 59. (1993). N. 61. ISBN 981-230-936-5. 110-111. www. MISI III: 241-251. Prasasti Indonesia I. J. Quezon City: CARE Minorities. Institute of Southeast Asian.W. H.D. Bandung: Masa Baru. hlm. ^ "Wanita Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar". F.

E. Maritime Southeast Asia to 1500. ^ The new Golden Peninsula Games 69. Sriwijaya. Hall. Southeast Asia: Past and Present. Jakarta: KITLV bekerjasama dengan Pusat Bahasa dan Yayasan Obor Indonesia. ISBN 979-461-537-4. ISBN 981-230-103-8. R. 1997. Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN Strategic Centrality: Indonesia's changing role in ASEAN. Bahasa Melayu. Boulder: Westview Press. Perkembangan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu Budha serta Peningalannya. and Influence. Yogyakarta: LKiS.L. Suminto. Munoz. D.67. Solo: Tiga Serangkai. London: ME Sharpe Armonk. Pranala luar     (Indonesia) Kerajaan Sriwijaya di MelayuOnline. ed (dalam bahasa Indonesia). Trade. ISBN 978-967-61-2155-X. ISBN 978-979-045-686-0. 9. Collins. A Short History of China and Southeast Asia: Tribute. ^ Spectacular Opening of the 26th SEA GAMES in Palembang Bacaan Lanjutan          D. Muljana. 68. 1996. Stuart-Fox.com (Indonesia) Balai Arkeologi Palembang dan Sriwijaya Society (Inggris) Sejarah Melayu. hlm. ISBN 981-4155-67-5. Martin. 1955. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula. Sejarah dan Tamadun Bangsa Melayu [Sejarah dan Peradaban Bangsa Melayu]. ISBN 9798451627. London: Macmillan. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. ^ Smith. Slamet (2006). (2000). Kuala Lumpur: Utusan Publication & Distributors Sdn Bhd. Bahasa Dunia Sejarah Singkat. Halimi. Buddhist Empires (Inggris) Śrīwijaya: A Centre of Learning? [tampilkan] l•b•s Sumber sejarah berkaitan dengan Sriwijaya [tampilkan] l•b•s Kerajaan di Sumatera [tampilkan] l•b•s Sejarah kekaisaran di dunia Kategori:  Pendirian tahun 600-an . SarDesai. London: Allen and Unwin. Paul Michel (2006). (2005) (dalam bahasa Indonesia). Singapura:Editions Didier Millet. Sucipto (2009). Lynda Norene Shaffer. G. James T. A History of South-east Asia. Ahmad Jelani (2008) (dalam bahasa Melayu). 2003. A.

   Pembubaran tahun 1100-an Kerajaan di Nusantara Kerajaan Sriwijaya Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain        Aragonés ‫ال عرب ية‬ Български Bahasa Banjar Català Cebuano Česky .

                            Deutsch English Español Suomi Français हिन्दी Italiano 日本語 한국어 Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands Norsk (bokm l) ਪੰਜਾਬੀ Polski Português Русский संस्कृ तम् Basa Sunda Svenska தமிழ் ไทย Українська Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 14. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.08.  . 24 Januari 2013. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

    .

    .

   .

   .

blogspot.1200 × 1600 .com .   BERWISATA KE TAMAN PURBAKALA KERAJAAN SRIWIJAYA PALEMBANGkamar-bujang.   .More sizes Image may be subject to copyright.

     .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

    .

   .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

    .

   .

   .

Orang Suku Dayak memang terkenal memiliki ilmu tinggi. Begitu juga dengan perannya sebagai cikal bakal lahirnya kerajaan-kerajaan di Nusantara. Lua yang mengikuti jejak Sang Kakek. Suku Dayak memang lahir lebih dahulu ketimbang suku-suku yang lainnya. Berdasarkan Cerita Urang Sepuluh dari Banjar. Mungkin. merantau ke Pulau Sumatera yang masih merupakan tanah Melayu. sehingga kebanyakan setiap tokoh yang dikenal hanya akan dipanggil sesuai dengan kemampuan atau ilmu yang mereka miliki. Sehingga tidak heran pula. imigran berbagai bangsa mulai menjejakan kakinya di Kalimantan yang saat itu dikenal dengan sebutan Tanjung Nagara. Melayu atau yang lebih dikenal dengan nama Malaka merupakan pusat perdagangan yang ramai. Berdasarkan peta persebaran sejarah nusantara. ditambah adanya gelombang imigran proto melayu. Penyebutan nama sebagai identitas diri pada zaman dulu merupakan suatu hal yang tidak terlalu penting.000-6. jika untuk setiap tokoh sejarah akan memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. Gelombang imigran dari luar dimulai pada akhir zaman es (pleistocene) usai tepatnya sekitar 10. Kerajaan Sriwijaya Dilahirkan dari Suku Dayak OPINI | 17 July 2012 | 14:19 Dibaca: 5044 Komentar: 2 3 menarik Wajar. dijelaskan cucu pertama dari Anyan. bisa saja itu salah satu taktik . Keberadaan Suku Dayak yang lebih dahulu menginjakan kakinya di Bumi Nusantara ini. salah satunya adalah Kerajaan Sriwijaya. Persebaran manusia di Kalimantan pun terus berkembang. Saat itu. yakni tokoh Suku Dayak Maanyan yang bernama Lua pergi ke tanah melayu. Kalimantan Selatan. membuat saya berasumsi jika adanya dugaan Suku Dayak merupakan nenek moyang Bangsa Indonesia. Itu yang terkadang membuat kebingungan saat akan membedah sejarah masa lampau. jika dikatakan Suku Dayak adalah suku tertua di Nusantara.000 tahun lalu melalui jalur timur laut.

Berdasarkan cerita lainnya. Jadi. Dapunta Hyang merupakan sebuah gelar yang mutlak disandang oleh semua Raja Sriwijaya. Dalam prasasti tersebut dijelaskan Dapunta Hyang melakukan perjalanan suci ke timur dengan membawa 2 laksa tentara. Berdirinya kerajaan ini bermula dari kedatangan para Imigran Melayu dari Kerajaan Sriwijaya di pulau Sumatera pada sekitar abad ke. Lahirnya Kerajaan Sriwijaya diduga lebih tua dari Kerajaan Kutai. Seperti halnya Lua yang merupakan cucu pertama dari Anyan. Di Kalimantan Selatan. Sama seperti Raja Prameswara. Hal itu dijelaskan pada Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan M Batenburg pada 29 November 1920 lalu di Kampung Kedukan Bukit. Kerajaan Sriwijaya dapat diprediksi telah lahir sebelum abad ke 7 Masehi. pada abad ke-5 M berdiri sebuah kerajaan di Kalimantan Selatan bernama Kerajaan Tanjungpuri. Tapi saya beropini untuk zaman dulu.wordpress. Palembang. hal itu sangat mungkin terjadi. warna kuning dan emas sebagai warna kebesaran. Sumatera Selatan.com/2011/10/15/hikayatdayak-banjar/. Karena jika dipikir oleh akal manusia zaman sekarang. nama Lua berganti menjadi Naga. Semakin lama perkampungan di pesisir Sungai Tabalong itu semakin ramai sehingga akhirnya menjadi sebuah kerajaan kecil bernama kerajaan Tanjungpuri (diperkirakan terletak di kota Tanjung sekarang). Para imigran tersebut berbaur bahkan melakukan perkawinan dengan penduduk setempat yakni Suku Dayak. Isi tulisan ―Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci dengan perahu dari Minanga Tamwan membawa dua laksa tentara menuju timur‖. Tapin sekarang) pada Tahun 678 M. Kecenderungan adanya dugaan Kerajaan Sriwijaya dilahirkan dari Kerajaan Purba yang dibangun Suku Dayak terlihat dari beberapa kesamaan seperti ornamen bunga teratai. Jika benar seperti itu. Keturunan Anyan dari anaknya Masari mendirikan kerajaan Candi Laras di Margasari (Kab.4 M.untuk menyamarkan identitas orang yang sama. Bukti lainnya adalah Prasasti Batung Batulis yang ditemukan di kompleks Candi Laras Margasari bertahun 606 Saka. serta lambang naga yang merupakan hewan agung yang dipercaya Suku Dayak. Raja Sriwijaya ke-X yang berganti nama ketika mendirikan Kerajaan Malaka menjadi Iskandar Zulkarnaen atau Raja Gentar ALam karena ilmu saktinya yang dapat menggentarkan alam. http://lookman89. Para Imigran Melayu yang mempunyai kebudayaan lebih maju dibanding penduduk lokal pada masa itu mendirikan perkampungan kecil di daerah pesisir Sungai Tabalong. Bukti keberadaan Kerajaan Candi Laras adalah Tulisan di Prasasti ―Kedukan Bukit‖ yang terdapat di kota Palembang bertahun 605 Saka/ 683 M berhuruf Pallawa. Kelurahan 35 Ilir. sangat tidak mungkin jika ada manusia yang bisa hidup dengan usia yang berabadabad lamanya. salah seorang tokoh besar Suku Dayak dari Kerajaan Purba Nan Marunai. Hasil dari perpaduan antara suku Melayu dan Dayak itulah yang akhirnya menjadi cikal bakal Suku Banjar. bisa saja di Tanah Melayu. Isi tulisannya adalah ―Jaya Sidda Yatra‖ yang artinya perjalanan . Lua berarti Naga. Sehingga patut dipertanyakan Raja Sriwijaya ke berapa yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut? Dari sebuah artikel yang saya langsir.

patung tersebut dikenal sebagai azimat keselamatan bagi pelaut Sriwijaya yang beragama Buddha. Hal itu menjelaskan. dan Kerajaan Minangkabau. Jadi dua buah prasasti tersebut mempunyai keterkaitan karena memiliki kesamaan yaitu berhuruf Pallawa.Ziarah. Cerita lain menyebutkan. Menurut Arkeologi Nasional prasasti tersebut berasal dari Sriwijaya. Menarik Banua Bumi.. melainkan masa awal kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang mulai melakukan perluasan wilayahnya dengan cara asimilasi ke berbagai daerah. .. merupakan hal yang logis sebab perjalanan waktu itu mungkin saja mencapai setahun dari Sriwijaya ke Candi Laras di Pulau Kalimantan. Jika menilik nama Sang Tokoh. Prasasti Kedukan bukit bertahun 605 Saka yang merupakan Tahun keberangkatan dari Sriwijaya dan Prasasti Batung Batulis bertahun 606 Saka yang merupakan Tahun kedatangan di Candi Laras Marga Sari.. hal itu menjelaskan Raja Sriwijaya yang melakukan perjalanan suci ke timur tersebut adalah Prameswara yakni. Raja Sriwijaya yang datang ke tanah Kalimantan dikenal juga dengan sebutan Datuk Rimba atau Raja Gentar Alam. Bukti lainnya lagi adalah ditemukannya Patung Buddha dipangkara. Kerajaan Sunda. Sehingga menghapus mitos selama ini yang mengatakan bahwa Candi laras didirikan oleh Ampu Jatmika asal Keling pada Tahun 1387 M. pada abad ke 7 Masehi bukan merupakan masa awal berdirinya Kerajaan Sriwijaya. ***   Laporkan Tanggapi Siapa yang menilai tulisan ini? 4 Mpok Preci.. Kemudian dari cara ekspansi Kerajaan Sriwijaya itulah yang juga melahirkan Kerajaan besar lainnya seperti Kerajaan Majapahit. Raja Sriwijaya ke-X. Jadi sebenarnya yang datang ke Candi Laras di Marga Sari itu adalah rombongan dari kerajaan Sriwijaya pada Tahun 683 M.

Pada awal pertumbuhannya sebagian penduduknya hidup bertani dan berpusat di muara sungai Kampar. Pada masa pertumbuhannya Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan Maritim dan Sriwijaya mampu menguasai tempat perdagangan baik nasional ataupun Internasional. 2.Menarik Iwan Basuk.kemungkinan yang menarik… Laporkan Komentar KERAJAAN SRIWIJAYA Sriwijaya merupakan 3 kerajaan terbesar di wilayah Sumatra. Menarik Anwar Fata. Kerajaan Srwijaya melewati dua masa dalam perkembangannya. yaitu: 1.. Inspiratif KOMENTAR BERDASARKAN : 17 July 2012 14:44:15 wow.. Dua kerajaan yang lain adalah kerajaan Tulang Bawang dan kerajaan Melayu. Juga menguasai jalur perdagangan antara lain pelayaran ke India LETAK KERAJAAN SRIWIJAYA ....

Politik. Melimpahnya hasil bumi Sriwijaya ( rempah-rempah dan emas ) Kejayaan Srwijaya terlihat pada bidang: 1. 4. Dengan armada lautnya yang kuat Sriwijaya menguasai jalur perdagangan. Sriwijaya menguasai selat Malaka. Agama. 2. Raja terakhir Sriwijaya adalah Marawijaya Tunggawarman. Sriwijaya buka hanya kerajaan senusa artinya hanya menguasai satu pulau melainkan negara antar nusa yang artinya menguasai beberapa pulau. KEJAYAAN SRWIJAYA Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaan pada abad ke-7 dan ke-8. Mula-mula di Minangatmwan. Sriwijaya menguasai lalu lintas laut. Sejak pemerintahan Darmasetu Sriwijaya membangun kerajaan menjadi besar. Raja yang terbesar pada masa Sriwijaya adalah Balaputradewa. Hal ini dikarenakan: 1. Sunda. antara lain pelayaran ke India dan menguasai beberapa bandar di Malaya 3. sekitar Muara Takus di Riau lalu pindah ke Jambi kemudian ke Palembang. semenanjung Malaka dan tanah genting sebagai pusat perdagangan.Dari prasasti dan peninggalan yang ditemukan dapat dirimpulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah. Samaratungga memerintah tahun 824 M. RAJA-RAJA SRIWIJAYA Dari prasasti Nalanda ( India ) disebutkan bahawa raja Balaputradewa adalah cucu dari raja Sriwirawairimathana dari keluarga Sailendra. Leteknya strategis 2. Ekonomi. kerajaan Sriwijaya menjadi pusat agama Budha Mahayana di kawasan Asia Tenggara. Karena Balaputradewa perang dengan Rakai Pikatan memperebutkan tahta menggantikan Samaratungga dan dimenangkan oleh Rakai Pikatan lalu Balaputradewa melarikan diri ke Sriwijaya lalu diangkat menjadi raja. . Ayahnya bernama Samaratungga yang kawin dengan Dewi Tara putri dari raja Darmasetu.

Tahang dll 2. Disamping itu juga ada doa-doa yang bersifat Budha Mahayana. BUKTI-BUKTI ADANYA KERAJAAN SRIWIJAYA a. Datang di Melayu dan akhirnya kota Sriwijaya. 2. Prasasti kedukan bukit ( 683 M ) Prasasti ini ditemukan di kedukan bukit di tepi sungai tatang dekat Palembang.000 tentara. Tanahkra. Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu: 1. . Mundurnya perekonomian Sriwijaya karena bandar-bandar penting sudah melepaskan diri 3. Berulang kali diserang oleh kerajaan Thailand yang mengarahkan kekuasaanya ke arah selatan. Negara taklukkanya melepaskan diri seperti Ligor. Prasasti 1. berangkat dari Minanggatamwan denagn naik perahu sedangkan tentara sebanyak 1312 lewat jalan darat. hubungan kerjasama itu memburuk dikarenakan karena raja Coalmandala yang iri melihat perkembangan Sriwijaya yang sangat pesat.MASA KERUNTUHAN KERAJAAN SRIWIJAYA Pada saat Sriwijaya diperintah oleh Marawijaya Tunggawarman putra dari Sri Sudamaniwarmadewa telah menjalin kerjasama dengan Kerajaan Colamandala India selatan. Sriwijaya diserang oleh raja Rajendracola ( Colamandala ) pada tahun 1023 Raja Sriwijaya dapat ditahan. Prasasti Talang Tuo ( 684 M ) Prasasti ini ditemukan di Talang Tuo dekat Palembang. Isinya menceritakan bahwa pada tahun 683 M ada seorang yang bernama Dapunta Hiyam mengadakan perjanjian suci dengan membawa 20. Isinya menyebutkan bahwa atas perintah Dapunta Hiyam telah dibuat taman yang disebut Sriksetra untuk kemakmuran semua makhluk. Dan pengaruh kerajaan Singasari yang hubungan dengan Kerajaan Melayu.

Prasasti ini ada di India bagian selatan. Berita-berita 1. 2. Kemudian pada tahun 685 M ia datang lagi ke Sriwijaya untuk menterjemahkan kitab agama Budha. Berita Cina Isinya bahwa pada tahun 671 M I-Tsing telah singgah di Sriwijaya dalam perjalanan ke India. 6. Sejarah Kerajaan Indonesia Related Post: Sejarah Kerajaan Indonesia  Raja-raja Mataram . Dalam parasasti ini juga di jelaskan bahwa Sriwijaya berusaha keras memperluas kekuasaanya. Prasasti Palas Pasemah Prasasti ini ditemukan di Lampung selatan. Isinya hampir sama dengan Prasasti Kota Kapur. b. Prasasti Kota Kapur Prasasti ini di temukan di Bangka. 5. Prasasti Karang Berahi Prasasti ini ditemukan di Jambi. Isinya yaitu tentang permohonan kepada dewa agar menjaga keamanan dan keselamatan bagi kerajaan Sriwijaya.3. Categories: Kapitalisme. Jadi pada abad ke-7 M Sriwijaya telah berkembang menjadi pusat kegiatan agama Budha di Asia Tenggara. 4.Berita Chau-Yu-Kua Isinya tentang masa keruntuhan Sriwijaya pada abad ke-12. Isinya menebutkan bahwa daerah Lampung selatan saat ini sudah di duduki Sriwijaya. Prasasti Rajendracolah Prasasti ini menceritakan masa keruntuhan Sriwijaya.

       Kerajaan Mataram KERAJAAN MAJAPAHIT KERAJAAN SINGASARI PEMERINTAHAN HARSHAWARDANA (606-647) KERAJAAN KEDIRI MASA PEMERINTAHAN AIRLANGGA MASA PEMERINTAHAN DARMAWANGSA Kapitalisme           Capital Accumulation dan Penolakan Nilai Intrinsik Alam sebagai Karakteristik Kapitalisme Peradaban Mesir Kuno Gerakan Reformasi di Eropa Barat dan Pertumbuhan Kapitalisme Kolaborasi Soekarno dan Hatta Dalam Politik Nasional Pada Masa Pendudukan Jepang PERANAN DOKTRIN MONROE.25 Poskan Komentar Links to this post Buat sebuah Link Posting Lebih Baru » « Posting Lama Beranda .. POLITIK LUAR NEGERI DAN KAITANNYA DENGAN TRADISI DEMOKRASI DI AMERIKA SERIKAT Pergeseran Pemikiran Kapitalisme untuk Mempertahankan Dominasinya Suksesi Presiden Soeharto dalam Pemilu 1971 Hukum Laut Indonesia Raja-raja Mataram Review Buku Tentang Ebook Daftar Tokoh Dunia 1 comments: Anonim mengatakan.. Ijin Copas bang 27 Oktober 2012 17.

ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Dahanapura Jawa Kuna Hindu Buddha Pemerintahan Monarki -Raja pertama Sri Samarawijaya (1042-?) -Raja terakhir Kertajaya (1194-1222) Jayakatwang (1292-1293) Sejarah -Dibagi dari Kahuripan 1042 . Mohon tingkatkan kualitas artikel ini dengan memasukkan rujukan yang lebih mendetil bila perlu. Kediri Kerajaan Janggala dan Panjalu (Kediri). tapi sumbernya masih belum jelas karena tak memiliki kutipan pada kalimat (catatan kaki). bacaan terkait atau pranala luar.Kerajaan Kadiri Dari Wikipedia bahasa Indonesia. cari Artikel ini sudah memiliki daftar referensi. Panjalu. kemudian bersatu menjadi Kerajaan Kediri Berdiri Didahului oleh Digantikan oleh Ibu kota Bahasa Agama 1042-1222 Kahuripan Singasari Daha.

1677) .Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia Sejarah Nusantara Prasejarah -Bergabung antara 1116-1135 kembali dengan Janggala 1157 -Kakawin Bhāratayuddha selesai ditulis 1222 -Runtuh oleh pemberontakan Ken Arok Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .

yang terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. . Kerajaan ini berpusat di kota Daha. Untuk kegunaan lain. adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222.Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Artikel ini membahas tentang Kerajaan Kediri (Sejarah Nusantara). lihat Kediri (disambiguasi). Kerajaan Kediri atau Kerajaan Panjalu. Lihat pula Kota Kediri dan Kabupaten Kediri.

Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu o 5. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh o 5.6 6. Daha merupakan singkatan dari Dahanapura. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari o 5. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta.Daftar isi       1 Latar Belakang Kerajaan Kediri 2 Perkembangan Kediri 3 Karya Sastra Zaman Kadiri 4 Runtuhnya Kadiri 5 Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri o 5. Nama ini terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga tahun 1042. yang berarti kota api. melainkan pindah ke Daha. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri o 5. Pada akhir November 1042. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit o 5.3 3. pusat kerajaan sudah tidak lagi berada di Kahuripan. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit 6 Kepustakaan Latar Belakang Kerajaan Kediri Arca Wishnu. Sesungguhnya kota Daha sudah ada sebelum Kerajaan Kadiri berdiri. berasal dari Kediri.2 2. Hal ini sesuai dengan berita dalam Serat Calon Arang bahwa.5 5. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan . abad ke-12 dan ke-13.1 1. saat akhir pemerintahan Airlangga.4 4.

Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Pada mulanya. bahkan sampai mengalahkan pengaruh Kerajaan Sriwijaya di Sumatra. Saat itu yang berkuasa di Arab adalah Bani Abbasiyah. Kerajaan Janggala lahir sebagai pecahan dari Panjalu. dan Sumatra. sebelum dibelah menjadi dua. Kerajaan Panjalu mengalami masa kejayaannya. Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti-prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kadiri. Karya Sastra Zaman Kadiri . Sejarah Kerajaan Panjalu mulai diketahui dengan adanya prasasti Sirah Keting tahun 1104 atas nama Sri Jayawarsa. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. Wilayah kerajaan ini meliputi seluruh Jawa dan beberapa pulau di Nusantara. Pada masa pemerintahan Sri Jayabhaya inilah. yang berpusat di Daha. nama kerajaan yang dipimpin Airlangga sudah bernama Panjalu. Raja-raja sebelum Sri Jayawarsa hanya Sri Samarawijaya yang sudah diketahui. atau Panjalu Menang. bahwa pada masa itu negeri paling kaya selain Cina secara berurutan adalah Arab. yaitu Panjalu Jayati. Jawa. nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai dari pada nama Kadiri. Prasasti Turun Hyang II (1044) yang diterbitkan Kerajaan Janggala hanya memberitakan adanya perang saudara antara kedua kerajaan sepeninggal Airlangga.kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Hal ini diperkuat kronik Cina berjudul Ling wai tai ta karya Chou Ku-fei tahun 1178. sedangkan urutan raja-raja sesudah Sri Jayawarsa sudah dapat diketahui dengan jelas berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan. sedangkan Sumatra dikuasai Kerajaan Sriwijaya. di Jawa ada Kerajaan Panjalu. Menurut Nagarakretagama. Jadi. Bahkan. nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lung dalam kronik Cina berjudul Ling wai tai ta (1178). Kerajaan Panjalu di bawah pemerintahan Sri Jayabhaya berhasil menaklukkan Kerajaan Janggala dengan semboyannya yang terkenal dalam prasasti Ngantang (1135). Perkembangan Kediri Masa-masa awal Kerajaan Panjalu atau Kadiri tidak banyak diketahui. yaitu Kahuripan. Adapun Kahuripan adalah nama kota lama yang sudah ditinggalkan Airlangga dan kemudian menjadi ibu kota Janggala. yaitu Daha. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut.

Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana. koleksi Museum für Indische Kunst. Dengan demikian berakhirlah masa Kerajaan Kadiri.Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. dan dikisahkan dalam Pararaton dan Nagarakretagama. Kebetulan Ken Arok juga bercita-cita memerdekakan Tumapel yang merupakan daerah bawahan Kadiri. Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi dekat desa Ganter. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Pasukan Ken Arok berhasil menghancurkan pasukan Kertajaya. BerlinDahlem. Pada tahun 1222 Kertajaya sedang berselisih melawan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok akuwu Tumapel. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. yang sejak saat itu kemudian menjadi bawahan Tumapel atau Singhasari. Runtuhnya Kadiri Arca Buddha Vajrasattva zaman Kadiri. . Selain itu. Kerajaan Panjalu-Kadiri runtuh pada masa pemerintahan Kertajaya. abad X/XI. Jerman.

berdasarkan prasasti Padelegan I (1117). karena dendam masa lalu dimana leluhurnya Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok. Prasasti Kamulan (1194). berdasarkan prasasti Sirah Keting (1104). kerajaan yang dipimpin Airlangga tersebut sebelum dibelah sudah bernama Panjalu. dan prasasti Tangkilan (1130). prasasti Palah (1197). yaitu:  Mahisa Wunga Teleng putra Ken Arok . merupakan raja terbesar Panjalu. Pada saat Daha menjadi ibu kota kerajaan yang masih utuh Airlangga. yaitu Panjalu. Sri Kertajaya. Menurut Nagarakretagama. Ken Arok mengangkat Jayasabha. Jayakatwang membangun kembali Kerajaan Kadiri. Sri Bameswara. Sri Aryeswara. 2. dan Pararaton. Pada saat Daha menjadi ibu kota Panjalu          Sri Samarawijaya. 3. yaitu Jayakatwang. prasasti Panumbangan (1120). Tidak diketahui dengan pasti apakah ia adalah pengganti langsung Sri Samarawijaya atau bukan. berdasarkan prasasti Angin (1171). Sri Jayawarsa. Pada tahun 1271 Sastrajaya digantikan putranya. Tahun 1258 Jayasabha digantikan putranya yang bernama Sastrajaya. berdasarkan prasasti Padelegan II (1159) dan prasasti Kahyunan (1161). Berdasarkan prasasti Mula Malurung. dan Kakawin Bharatayuddha (1157). Sri Gandra. Pada saat Daha menjadi bawahan Singhasari Kerajaan Panjalu runtuh tahun 1222 dan menjadi bawahan Singhasari. berdasarkan prasasti Jaring (1181). berdasarkan prasasti Galunggung (1194). prasasti Wates Kulon (1205). Jayakatwang memberontak terhadap Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. Raja-Raja yang Pernah Memerintah Kediri Berikut adalah nama-nama raja yang pernah memerintah di Daha. merupakan pendiri kota Daha sebagai pindahan kota Kahuripan. prasasti Talan (1136). Daha kemudian menjadi ibu kota kerajaan bagian barat. Setelah berhasil membunuh Kertanegara. merupakan putra Airlangga yang namanya ditemukan dalam prasasti Pamwatan (1042). Kadiri menjadi suatu wilayah dibawah kekuasaan Singhasari. Sri Jayabhaya.Setelah Ken Arok mengalahkan Kertajaya. berdasarkan prasasti Ceker (1182) dan Kakawin Smaradahana. berdasarkan prasasti Ngantang (1135). ibu kota Kadiri: 1. Nagarakretagama. namun hanya bertahan satu tahun dikarenakan serangan gabungan yang dilancarkan oleh pasukan Mongol dan pasukan menantu Kertanegara. Raden Wijaya. diketahui raja-raja Daha zaman Singhasari. Sri Kameswara. Sri Sarweswara. putra Kertajaya sebagai bupati Kadiri. Ketika ia turun takhta tahun 1042. wilayah kerajaan dibelah menjadi dua.

Sejak saat itu nama Kediri lebih terkenal dari pada Daha. Prasasti Sukamerta .30:8. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya.   Guningbhaya adik Mahisa Wunga Teleng Tohjaya kakak Guningbhaya Kertanagara cucu Mahisa Wunga Teleng (dari pihak ibu). Jakarta: Balai Pustaka. Nag. Pigeaud. Raja yang memimpin bergelar Bhre Daha tapi hanya bersifat simbol. Bhre Daha yang pernah menjabat ialah: 1. Tapi pada tahun 1293 ia dikalahkan Raden Wijaya pendiri Majapahit. Nama raja ini identik dengan Dyah Ranawijaya yang dikalahkan oleh Sultan Trenggana raja Demak tahun 1527. 1979. karena pemerintahan harian dilaksanakan oleh patih Daha. Indudewi 1375-1415 Pararaton. 31:10. Rajadewi 1309-1375 Pararaton. Terj. yang kemudian menjadi raja Singhasari 4.). [sembunyikan] l•b•s .H. adalah keturunan Kertajaya yang menjadi bupati Gelang-Gelang. Manggalawardhani 1464-1474 Prasasti Trailokyapuri 6. Pada saat Daha menjadi bawahan Majapahit Sejak tahun 1293 Daha menjadi negeri bawahan Majapahit yang paling utama. Pada saat Daha menjadi ibu kota Majapahit Menurut Suma Oriental tulisan Tome Pires.21 4. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. pada tahun 1513 Daha menjadi ibu kota Majapahit yang dipimpin oleh Bhatara Wijaya. kemudian Gajah Mada.4:1 .27:15. 31:34. 3. Tahun 1292 ia memberontak hingga menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singhasari. 5. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti Slamet Muljana. 29:31. Jayeswari 1429-1464 Pararaton.29:19. Kepustakaan    H. Waringin Pitu 6. 1990.de Graaf dan T.didampingi Patih Arya Tilam. Jayakatwang kemudian membangun kembali Kerajaan Kadiri.didampingi Patih Lembu Sora. 2001. 2.47:2. Suhita 1415-1429 ? 5. 32:18. Pada saat Daha menjadi ibu kota Kadiri Jayakatwang. Jakarta: Bhratara Poesponegoro & Notosusanto (ed. Jayanagara 1295-1309 Nagarakretagama.J. Kerajaan Islam Pertama di Jawa.

1222 Janggala Singasari Kategori:    Kerajaan Kadiri Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia .Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan Buddha) 1500-sekarang (Islam) Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1042 .Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu.

Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain              English ‫ف ار سی‬ Suomi Français 日本語 Basa Jawa ქართული Bahasa Melayu Русский Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 09. ketentuan tambahan mungkin berlaku.32. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. . Li   KERAJAAN KEDIRI Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. 11 Desember 2012.

Diduga Kerajaan . Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya.  Perkembangan Kerajaan Kediri  Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. yaitu Dahanaputra. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian.

Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. LIHAT JUGA  Mataram Kuno. berhasil meloloskan diri ke Madura. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri.  Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. Jayakatwang. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. Karena perilakunya yang baik.  Runtuhnya Kediri  Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. Pada tahun 1293.Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Kerajaan . Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (12681292). Kerajaan Singasari. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Kerajaan Majapahit. Raden Wijaya. Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang.

<< Kiri atas : Kerjasama tentara Mongol dan pasukan Arya Wiraraja dapat mengalahkan pasukan Kediri di bawah pimpinan Jayakatwang. << Kiri bawah : Patung Airlangga dalam perwujudan Dewa Wisnu. Sumber : Syukur. . Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . 2005.      Atas: Arca Syiwa ini dibangun pada masa Kerajaan Kediri yang bercorak Hindu sebagai persembahan kepada Dewa Syiwa. salah satu peninggalan Kerajaan Kediri. TAHUKAH KAMU Pada masa kejayaannya Kerajaan Kediri berkembang menjadi kerajaan maritim yang menguasai perairan timur wilayah Nusantara. Halaman 115. Abdul. Jilid 5. << Tengah : Arca ini menggambarkan seorang laki-laki pada masa Kerajaan Kediri.

Kerajaan Jenggala meliputi daerah Malang dan delta sungai Brantas dengan pelabuhannya Surabaya. Rembang. dan ibu kotanya Daha. Kedua kerajaan tersebut dikenal dengan Kahuripan menjadi Jenggala (Kahuripan) dan Panjalu (Kediri) yang dibatasi oleh gunung Kawi dan sungai Brantas dikisahkan dalam prasasti Mahaksubya (1289 M). kitab Negarakertagama (1365 M). dan kitab Calon Arang (1540 M). Kumpulan Sejarah Berdirinya Kerajaan Kediri Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007.Kerajaan Kediri adalah sebuah kerajaan besar di Jawa Timur yang berdiri pada abad ke-12. . Pada tahun 1041 atau 963 M Raja Airlangga memerintahkan membagi kerajaan menjadi dua bagian. Arca yang ditemukan di desa Gayam. Pusat kerajaanya terletak di tepi S. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Pembagian kerajaan tersebut dilakukan oleh seorang Brahmana yang terkenal akan kesaktiannya yaitu Mpu Bharada. dan Pasuruhan. ibu kotanya Kahuripan. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Brantas yang pada masa itu telah menjadi jalur pelayaran yang ramai. sedangkan Panjalu kemudian dikenal dengan nama Kediri meliputi Kediri. Madiun. Berdasarkan prasasti-prasasti yang ditemukan masing-masing kerajaan saling merasa berhak atas seluruh tahta Airlangga sehingga terjadilah peperangan. Kerajaan ini merupakan bagian dari Kerajaan Mataram Kuno. Tujuan pembagian kerajaan menjadi dua agar tidak terjadi pertikaian.

Dan yang banyak menjelaskan tentang kerajaan Kediri adalah hasil karya berupa kitab sastra. Kumpulan Sejarah Perkembangan politik kerajaan kediri Mapanji Garasakan memerintah tidak lama. dan Kediri berada di bawah kekuasaan Singasari. Kejayaan Kerajaan Kediri sempat jatuh ketika Raja Kertajaya (1185-1222) berselisih dengan golongan pendeta. selain ditemukannya prasasti-prasasti juga melalui kitab-kitab sastra. yaitu Daha. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Akuwu Tumapel Tunggul Ametung.Pada akhir November 1042. Perkembangan Kerajaan Kediri Dalam perkembangannya Kerajaan Kediri yang beribukota Daha tumbuh menjadi besar. Sedangkan putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur bernama Janggala yang berpusat di kota lama. raja Kediri yang selama ini tunduk kepada Singasari bergabung dengan Bupati Sumenep (Madura) untuk menjatuhkan Kertanegara. sedangkan Kerajaan Jenggala semakin tenggelam. Diatas bekas Kerajaan Kediri inilah Ken Arok kemudian mendirikan Kerajaan Singasari. Raja Bameswara menggunakan lencana kerajaan berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit yang biasa disebut Candrakapala. Pada awalnya perang saudara tersebut. . Jayakatwang. Namun kemudian kedudukannya direbut oleh Ken Arok. Akhirnya pada tahun 1292 Jayakatwang berhasil mengalahkan Kertanegara dan membangun kembali kejayaan Kerajaan Kediri. Mapanji Alanjung kemudian diganti lagi oleh Sri Maharaja Samarotsaha. Panjalu dapat dikuasai Jenggala dan diabadikanlah nama Raja Mapanji Garasakan (1042 – 1052 M) dalam prasasti Malenga. yaitu Kahuripan. Berturut-turut raja-raja Kediri sejak Jayabaya sebagai berikut. Akan tetapi hilangnya jejak Jenggala mungkin juga disebabkan oleh tidak adanya prasasti yang ditinggalkan atau belum ditemukannya prasasti yang ditinggalkan Kerajaan Jenggala. Setelah Bameswara turun takhta. Putra yang bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru. Ia digantikan Raja Mapanji Alanjung (1052 – 1059 M). Hasil karya sastra tersebut adalah kitab Kakawin Bharatayudha yang ditulis Mpu Sedah dan Mpu Panuluh yang menceritakan tentang kemenangan Kediri/Panjalu atas Jenggala. Ketika Singasari berada di bawah pemerintahan Kertanegara (1268 1292). Diduga Kerajaan Jenggala ditaklukkan oleh Kediri. Dengan demikian di Jawa Timur berdirilah kerajaan Kediri dimana bukti-bukti yang menjelaskan kerajaan tersebut. ia digantikan Jayabaya yang dalam masa pemerintahannya itu berhasil mengalahkan Jenggala. Airlangga terpaksa membelah wilayah kerajaannya karena kedua putranya bersaing memperebutkan takhta. Pertempuran yang terus menerus antara Jenggala dan Panjalu menyebabkan selama 60 tahun tidak ada berita yang jelas mengenai kedua kerajaan tersebut hingga munculnya nama Raja Bameswara (1116 – 1135 M) dari Kediri. Pada masa itu ibu kota Panjalu telah dipindahkan dari Daha ke Kediri sehingga kerajaan ini lebih dikenal dengan nama Kerajaan Kediri. Ia tetap memakai lambang Kerajaan Airlangga. yaitu Garuda Mukha. terjadilah pergolakan di dalam kerajaan. dimenangkan oleh Jenggala tetapi pada perkembangan selanjutnya Panjalu/Kediri yang memenangkan peperangan dan menguasai seluruh tahta Airlangga.

Berkat jerih payahnya . kerajaan kembali dipersatukandi bawah kekuasaan Kediri. Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. yang lebih dikenal sebagai kameshwara I (1115 – 1130 ). Dengan prasatinya pada tahun 1181. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. Kameshwara Raja ke dua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. Hal itu menjadikan suasana gelap. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. yang berasal dari Janggala. Menjelang akhir hayatnya . Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12 .Pada tahun 1019 M Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Namun karena memilih menjadi pertapa. . tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Kumpulan Sejarah Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan . Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Untuk menghindari perang saudara.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Permaisurinya bernama Shri Kirana. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya.

Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. arta. RIBUAN TESTI KASKUSER TURUN 3-5 KG dalam SEMINGGU. semua makhluk adalah engkau . Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. . Keenam itu adalah kroda (marah). text-align: justify. moksa. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran.! FOREDI UTK ATASI EJAKULASI DINI BIKIN ISTRI PUAS! BISNIS ONLINE PEMULA Modal 50Ribu Hasil 45Juta Bikin Mr.com margin-bottom: 0cm. moha (kebingungan). kama. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan . sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. Cara Membuat Toko Online Gratis di Facebook [Rahas GASA REKOMENDASI BOYKE MENAMBAH EREKSI LEBIH KERAS PEMBESAR PENIS ARAB. dikaulah (semua) itu . prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. P Tambah Gede dan Perkasa Secara Alami PEMBESAR PENIS ARAB SAUDI.! PERUT KEMPES DALAM 3 HARI.loba (rakus)."> Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip .Kumpulan Sejarah Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. RIBUAN TESTI KASKUSER FOREDI UNTUK TAHAN LAMA SEX REKOMENDASI BOYKE! JADILAH JUTAWAN BARU DARI BISNIS TIKET PESAWAT LOWONGAN KERJA TERBARU ! LOWONGAN KERJA ONLINE 2013 KumpulBlogger.. kama (hawa nafsu). .. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. masarya (iri hati). sad kama murka. yakni enam macam musuh dalam diri manusia.mada (mabuk). Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan.

dan gedung persediaan makanan.Kehidupan sosial masyarakat kerajaan kediri Kehidupan sosial masyarakat Kediri cukup baik karena kesejahteraan rakyat meningkat masyarakat hidup tenang. kitab Kresnayana karya Mpu Triguna dan kitab Sumanasantaka karya Mpu Monaguna. Pemecahan ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara anak-anak selirnya. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Kediri memiliki 300 lebih pejabat yang bertugas mengurus dan mencatat semua penghasilan kerajaan. Golongan-golongan dalam masyarakat Kediri dibedakan menjadi tiga berdasarkan kedudukan dalam pemerintahan kerajaan. hal ini terlihat dari rumah-rumah rakyatnya yang baik. Samarawijaya sebagai pewaris sah kerajaan mendapat ibukota lama. yaitu Dahanaputra. Golongan masyarakat pusat (kerajaan). Rumahrumahnya rata-rata sangat bersih dan rapi. yaitu golongan masyarakat yang terdiri atas para pejabat atau petugas pemerintahan di wilayah thani (daerah). Hasil sastra tersebut. Tidak ada bukti yang jelas bagaimana kerajaan tersebut dipecah dan menjadi beberapa bagian. Dalam babad disebutkan bahwa kerajaan dibagi empat atau lima bagian. 3. bersih. peternakan. Kitab tersebut menyatakan bahwa masyarakat Kediri memakai kain sampai bawah lutut dan rambutnya diurai. Tetapi dalam perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut. kitab Simaradahana karya Mpu Darmaja. yaitu Kediri (Pangjalu) dan Jenggala. Kediri itu tergolong langka karena untuk pertama kalinya ditemukan patung Dewa Syiwa Catur Muka atau bermuka empat. 1. Hal ini terlihat dari banyaknya hasil sastra yang dapat Anda ketahui sampai sekarang. Dengan kehidupan masyarakatnya yang aman dan damai maka seni dapat berkembang antara lain kesusastraan yang paling maju adalah seni sastra. dan perdagangan mengalami kemajuan yang cukup pesat. 2. Semuanya itu dihasilkan pada masa pemerintahan Kameswara. selain seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya juga masih banyak kitab sastra yang lain yaitu seperti kitab Hariwangsa dan Gatotkacasraya yang ditulis Mpu Panuluh pada masa Jayabaya. yaitu golongan masyarakat yang tidak mempunyai kedudukan dan hubungan dengan pemerintah secara resmi atau masyarakat wiraswasta. dan hijau serta orang-orang Kediri telah memakai kain sampai di bawah lutut. Golongan masyarakat nonpemerintah. ada 1. kitab Lubdaka dan Wertasancaya karya Mpu Tan Akung. dan rapi. .000 pegawai rendahan yang bertugas mengurusi benteng dan parit kota. Di samping itu. perbendaharaan kerajaan. Pemerintahannya sangat memerhatikan keadaan rakyatnya sehingga pertanian. dan berlantai ubin yang berwarna kuning. Arca yang ditemukan di desa Gayam. dan nama kerajaannya diubah menjadi Pangjalu atau dikenal juga sebagai Kerajaan Kediri. Lantainya dibuat dari ubin yang berwarna kuning dan hijau. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membantu memberikan lebih banyak informasi tentang kerajaan tersebut. Kehidupan sosial kemasyarakatan pada zaman Kerajaan Kediri dapat kita lihat dalam kitab LingWai-Tai-Ta yang disusun oleh Chou Ku-Fei pada tahun 1178 M. Kerajaan Kediri lahir dari pembagian Kerajaan Mataram oleh Raja Airlangga (1000-1049). yaitu masyarakat yang terdapat dalam lingkungan raja dan beberapa kaum kerabatnya serta kelompok pelayannya. Beberapa arca kuno peninggalan Kerajaan Kediri. Golongan masyarakat thani (daerah).

Kemudian pada zaman pemerintahan Kertajaya terdapat pujangga bernama Mpu Monaguna yang menulis Sumanasantaka dan Mpu Triguna yang menulis Kresnayana.Pada prasasti ini terdapat semboyan Panjalu Jayati yang artinya Kadiri Menang. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh.Prasasti ini di keluarkan sebagai piagam pengesahan anugerah untuk penduduk Desa Ngantang yang setia pada Kadiri selama perang dengan Jenggala. Karya Sastra dan Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri Prasasti pada Jaman Kerajaan Kadiri diantaranya yaitu: a. juga ditemukan berita Cina yang banyak memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan Kediri yang tidak ditemukan dari sumber yang lain. kapas dan ulat sutra. dan pertanian.kemenangan. Kumpulan Sejarah Runtuhnya Kediri . Di samping kitab sastra maupun prasasti tersebut di atas. Hal ini terlihat dari kemampuan kerajaan memberikan penghasilan tetap kepada para pegawainya dibayar dengan hasil bumi. Kediri terkenal sebagai penghasil beras. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa.Dan dari Prasasti tersebut dapat di ketahui kalau Raja Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Janggala dan mempersatukannya kembali dengan Kadiri. kerajaan Kediri cukup makmur. sebagai kiasan kemenangan Sri Jayabhaya atas Janggala. Keterangan ini diperoleh berdasarkan kitab Chi-Fan-Chi dan kitab Ling-wai-tai-ta. Dengan demikian melalui prasasti. Kitab ini bersumber dari Mahabharata yang berisi kemenangan Pandawa atas Korawa. Seni sastra mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Panjalu-Kadiri. Prasasti Banjaran yang berangka tahun 1052 M menjelaskan kemenangan Panjalu atau Kadiri atas Jenggala b. Mpu Panuluh juga menulis Kakawin Hariwangsa dan Ghatotkachasraya. Berita Cina tersebut disusun melalui kitab yang berjudul Ling-mai-tai-ta yang ditulis oleh Cho-ku-Fei tahun 1178 M dan kitab Chu-Fan-Chi yang ditulis oleh Chau-Ju-Kua tahun 1225 M. Terdapat pula pujangga zaman pemerintahan Sri Kameswara bernama Mpu Dharmaja yang menulis Kakawin Smaradahana. sebagai kiasan. Selain itu.Kondisi Ekonomi pada Jaman Kerajaan Kadiri Perekonomian Kediri bersumber atas usaha perdagangan. Prasasti Hantang tahun 1135 atau 1052 M menjelaskan Panjalu atau Kadiri pada masa Raja Jayabaya. Prasasti Jepun 1144 M Prasasti Talan 1136 M Seni sastra juga mendapat banyak perhatian pada zaman Kerajaan Kadiri. Pada tahun 1157 Kakawin Bharatayuddha ditulis oleh Mpu Sedah dan diselesaikan Mpu Panuluh. Dengan demikian dipandang dari aspek ekonomi. kitab sastra maupun kitab yang ditulis orang-orang Cina tersebut perkembangan Kediri. peternakan.

akuwu Tumapel. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Raden Wijaya. Setelah itu tidak ada lagi berita tentang Kerajaan Kediri. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Kerajaan Kediri bangkit kembali di bawah pemerintahan Jayakatwang. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Salah seorang pemimpin pasukan Singasari. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. Ia bekerjasama dengan tentara Mongol dan pasukan Madura di bawah pimpinan Arya Wiraraja untuk menggempur Kediri. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI . Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. A. Setelah berhasil mengalah kan Kertanegara. pada tahun 1222 M. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. berhasil meloloskan diri ke Madura. Pada tahun 1293.Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya . Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Karena perilakunya yang baik. datang tentara Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk membalas dendam terhadap Kertanegara.com/2012/05/sejarah-kerajaankediri. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Namun karena memilih menjadi pertapa. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Untuk menghindari perang saudara. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Kumpulan Sejarah sumber : http://juragansejarah.html#ixzz2JAl49SjY Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok . Keadaan ini dimanfaatkan Raden Wijaya untuk menyerang Jayakatwang. Menjelang akhir hayatnya. Dalam perang tersebut pasukan Jayakatwang mudah dikalahkan. Jayakatwang memperbolehkan Raden Wijaya untuk membuka Hutan Tarik sebagai daerah tempat tinggalnya. Berkat jerih payahnya. Hal itu menjadikan suasana gelap. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa.blogspot.

masarya (iri hati). sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. Permaisurinya bernama Shri Kirana.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa.Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. sad kama murka. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang. . Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. 3. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). dikaulah (semua) itu. 4. Ramalan–ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. 2. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana. moha (kebingungan). Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. 5. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1. kama (hawa nafsu). di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan.Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. loba (rakus). Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Keenam itu adalah kroda (marah). yang berasal dari Janggala. mada (mabuk). Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. 6. yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. semua makhluk adalah engkau.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung.

kediri. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. kama. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. arta. Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter.7. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B.. kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko . Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. akuwu Tumapel.. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata. moksa. Description: kerajaan kediri. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. . pada tahun 1222 M.

Berkat jerih payahnya. kerajaan kembali dipersatukan dibawah kekuasaan Kediri. setelah kewibawaan kerajaan berahasil dipulihkan. penuh kemunafikan dan pembunuhan berlangsung terhadap pangeran dan raja – raja antar kedua negara. Menjelang akhir hayatnya. Ia menamakan dirinya sebagai titisan Wisnu. Airlangga dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. dimana Kediri tetap menjadi kerajaan yang subur dan makmur namun tetap tidak damai sepenuhnya dikarenakan dibayang. Pewaris tahta kerajaan Medang Kamulan seharusnya seorang putri yaitu Sri Sanggramawijaya yang lahir dari seorang permaisuri. Namun perseteruan ini berakhir dengan kekalahan jenggala. adapun raja – raja yang pernah berkuasa pada masa kerajaan Kediri adalah: 1.bayangi Jenggala yang berada dalam posisi yang lebih lemah. SISTEM PEMERINTAHAN KERAJAAN KEDIRI Sistem pemerintahan kerajaan Kediri terjadi beberapa kali pergantian kekuasaan. Airlangga meninggal pada tahun 1049 M. tahta beralih pada putra Airlangga yang lahir dari selir. Medang Kamulan mencapai kejayaan dan kemakmuran. Hal itu menjadikan suasana gelap. . Medang Kamulan dibagi menjadi dua yaitu kerajaan Jenggala dengan ibu kota Kahuripan. Airlangga memindahkan pusat pemerintahan dari Medang Kamulan ke Kahuripan. Airlangga berusaha memulihkan kembali kewibawaan Medang Kamulan. Untuk menghindari perang saudara. Tetapi upaya tersebut mengalami kegagalan. Airlangga memutuskan untuk mundur dari pemerintahan dan menjadi pertapa dengan sebutan Resi Gentayu. dan kerajaan Kediri (Panjalu) dengan ibu kota Dhaha. Hal ini dapat terlihat hingga abad ke 12.Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha Kerajaan Kediri Oleh Ivan Sujatmoko Pada tahun 1019 M. Namun karena memilih menjadi pertapa. A.Shri Jayawarsa Digjaya Shastraprabhu Jayawarsa adalah raja pertama kerajaan Kediri dengan prasastinya yang berangka tahun 1104.

Tujuan hidup manusia menurut prabu Sarwaswera yang terakhir adalah mooksa. Raja Kediri paling terkenal adalah Prabu Jayabaya. Kertajaya raja yang mulia serta sangat peduli dengan rakyat. Prinsip kesucian prabu Srengga menurut para dalang wayang dilukiskan oleh prapanca. loba (rakus). 4. Sikap merakyat dan visinya yang jauh kedepan menjadikan prabu Jayabaya layak dikenang.2. 3. Dalam masa pemerintahannya Mpu Darmaja telah mengubah kitab samaradana.Prabu Sarwaswera Sebagai raja yang taat beragama dan budaya. Ramalan– ramalan itu dikumpulkan dalam satu kitab yang berjudul jongko Joyoboyo. kama. Masyarakat yang aman dan tentram sangat dia harapkan. Kertajaya dikenal dengan catur marganya yang berarti empat jalan yaitu darma. Dalam kitab ini sang raja di puji–puji sebagai titisan dewa Kama. sang prabu memang senantiasa berbuat adil pada masyarakatnya. arta. sad kama murka.Jayabaya Raja kediri ketiga yang bergelar Shri Maharaja Shri Kroncarryadipa Handabhuwanapalaka Parakramanindita Digjayotunggadewanama Shri Gandra. Jalan yang benar adalah sesuatu yang menuju kearah kesatuan. Sebagai plemeluk agama yang taat mengendalikan diri dari pemerintahannya dengan prinsip. yang lebih dikenal sebagai Kameshwara I (1115 – 1130 M). moha (kebingungan). yaitu pemanunggalan jiwatma dengan paramatma. moksa.Kameshwara Raja kedua kerajaan Kediri yang bergelar Sri Maharajarake Sirikan Shri Kameshwara Sakalabhuwanatushtikarana Sarwwaniwaryyawiryya Parakrama Digjayottunggadewa. Dengan prasatinya pada tahun 1181 M. kama (hawa nafsu). semua makhluk adalah engkau. Permaisurinya bernama Shri Kirana. 5. dan ibukotanya yang keindahannya dikagumi seluruh dunia bernama Dahana.Pemerintahan Kertajaya Raja terakhir pada masa Kediri. . 7. 6. prabu Sarwaswera memegang teguh prinsip tat wam asi yang artinya Dikaulah itu. Dukungan spiritual dan material dari Prabu Jayabaya dan hal budaya dan kesusastraan tidak tanggung–tanggung.Srengga Kertajaya Srengga Kertajaya tak henti–hentinya bekerja keras demi bangsa negaranya. mada (mabuk). yang berasal dari Janggala. segala sesuatu yang menghalangi kesatuan adalah tidak benar. Keenam itu adalah kroda (marah). Keahlian sebagai pemimpin politik yang ulung Jayabaya termasyur dengan ramalannya. dikaulah (semua) itu. di bawah pemerintahannya Kediri mencapai kejayaan. yakni enam macam musuh dalam diri manusia. Lancana kerajaanya adalah tengkorak yang bertaring disebut Candrakapala. masarya (iri hati).Prabu Kroncharyadipa Namanya yang berarti beteng kebenaran.

Perseteruan memuncak menjadi pertempuran di desa Ganter. pada masa itu menandai berakhirnya kerajaan Kediri.Gambar: Wilayah Kerajaan Kediri B.5 Materi Terkait Kerajaan Singasari . kerajaan hindu budha Reviewer: Ivan Sujatmoko . kediri. Kemudian kaum Brahmana meminta perlindungan Ken Arok. RUNTUHNYA KERAJAAN KEDIRI Runtuhnya kerajaan Kediri dikarenakan pada masa pemerintahan Kertajaya terjadi pertentangan dengan kaum Brahmana.ItemReviewed: Kerajaan Kediri Rating: 4. Dalam pertempuarn itu Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya. pada tahun 1222 M. Mereka menggangap Kertajaya telah melanggar agama dan memaksa meyembahnya sebagai dewa. akuwu Tumapel. Description: kerajaan kediri.

. . (solichanarif/koransindo) Sindonews. Kabupaten Trenggalek diduga memiliki mata rantai dengan sejarah berdirinya Kerajaan Kediri kuno abad ke 13.Situs sejarah yang ditengarai sebagai patirtan (pemandian) di Desa Semarum. Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanegara Materi: Kerajaan Hindu-Budha 0 Komentar: Poskan Komentar Ditemukan mata rantai sejarah Kerajaan Kediri kuno Solichan Arif . Kecamatan Durenan.Wangsa Sanjaya (Kerajaan Medang ata. 3 Januari 2013 − 09:34 WIB Situs Trenggalek yang diyakini sebagai mata rantai Kerajaan Kediri kuno..com .Koran Sindo Kamis.

Jika mengacu teori tersebut. keberadaan sebuah patirtan terkait erat dengan keberadaan bangunan suci persembahyangan (candi) dan permukiman kuno.― terangnya. Selain ditemukan lapisan pasir sungai dengan kedalaman sekitar 20 sentimeter. luas area situs mencapai 24 meter persegi X 24 meter persegi. Ditemukan pada tahun tahun 2011 di bawah tanah dengan kedalaman sekitar satu meter lebih. kata Heri berjarak sekira tiga kilometer dari lokasi. mirip pondasi pagar dengan susunan batu bata berukuran besar. Berdasarkan teori arkeologi. para arkelog juga membentangkan benang untuk penanda lokasi. Kamis (3/1/2013). Namun. ―Yang pasti ini bukan komplek candi. ―Semua penemuan ini memperkuat status situs sebagai petirtan. Eksplorasi langsung dilakukan pada situs yang di kalangan masyarakat Trenggalek populer disebut sebagai candi. . ―Awalnya juga sempat dianggap sebagai tembok. yakni di Desa Kedunglurah. tim berusaha melakukan penelusuran di sisi tenggara dan barat daya.― tegasnya.UNtuk memastikan dugaan tersebut. ―Artinya apa yang kita teliti ini secara teori sudah sesuai. Untuk ke depan. yakni di Desa Kamulan terdapat permukiman Hindu kuno. tim Balai Arkeologi Yogyakarta beserta BP3 Trowulan Mojokerto dan pemerintah daerah setempat melakukan riset (penelitian) mendalam. lapisan tengah atau badan petirtan tersusun enam batu bata dan lapisan terbawah atau pondasi terdiri dari tiga batu bata. hingga kini penandaan lokasi dengan rentangan benang masih dilakukan di sisi Timur Laut dan Barat Laut.― jelasnya. Lapisan atas terdiri dari tiga batu bata. Kemudian di sebelahnya lagi dengan jarak yang sama. tim arkeologi juga menemukan bandul jaring dan pecahan tembikar dan keramik. riset terhadap situs patirtan menjadi skala prioritas dari Balai Arkeologi Yogyakarta. Tidak hanya menggali lebih dalam. Secara fisik. Tim tiba di lokasi sejak 30 Desember 2012. Heri mengakui. Menurut Heri.― paparnya. ―Sangat mungkin situs sejarah ini memiliki keterkaitan dengan prasasti Kamulan yang menceritakan bagaimana sejarah Raja Jayakatwang (Kediri) memberikan wilayah kepada masyarakat Trenggalek yang telah berjasa. ―ujar Heri Priswanto selaku Ketua Peneliti Balai Arkeologi Jogjakarta kepada wartawan. Ini petirtan yang juga bisa berfungsi sebagai waduk seperti halnya waduk segaran di komplek situs Trowulan Majapahit. Namun setelah dicek ternyata lebih mendekati bangunan petirtan. Situs petirtan ini berada di wilayah perkampungan. Kecamatan Pogalan terdapat Candi Brungkah. Ada tiga titik yang berlokasi di pekarangan milik tiga warga setempat.

Dari hasil riset ini tim akan merekomendasikan ke BP3 Trowulan dan pemerintah daerah setempat. ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Salah satunya adalah situs patirtan ini.― ujarnya.. promosikan batik ke Brazil Biasa jadi makan ternak. (ysw) views: 579x Berita Terkait : Wasantara       Mudika Yogya. Ia meyakini Trenggalek merupakan salah satu puzzle dari rangkaian sejarah Kerajaan Kuno di tanah Jawa.― pungkasnya. Agus PR dari Pemkab Trenggalek mengatakan riset dan penelusuran sejarah kerajaan kuno di Kabupaten Trenggalek memang sudah waktunya dilakukan. Maish banyak lagi situs di Trenggalek yang sampai saat ini belum ada pengungkapan secara gamblang. mantan kepala sekolah depresi berat Tak ada regenerasi.. ―Tidak hanya di situs patirtan. ―Sebab selama setahun balai arkeologi rutin memprioritaskan riset pada 15 situs sejarah. Singhasari . cari Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Berita Lainnya :  Fasilitas kesehatan di perbatasan Jateng minim Kerajaan Singhasari Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Untuk kegunaan lain dari Singosari. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. tari api asli Mura punah Kapal Clipper Odyssey kunjungi Aceh Nelayan Garut gelar syukuran berita terkait lainnya. rumput banto ternyata berkhasiat Sejak dicopot. lihat Singosari (disambiguasi). apakah situs ini perlu mendapat penanganan serius termasuk menempatkan juru rawat atau tidak. Sementara menanggapi hal ini.

Serangan Jayakatwang dari Gelang-gelang Mata uang Kutaraja Singhasari.1222-1227 . sebelumnya disebut Tumapel Jawa Kuno. Sanskerta Siwa-Buddha (Hindu dan Buddha). Animisme Monarki Ken Arok Kertanegara 1222 1292 Koin emas dan perak Artikel ini bagian dari seri Sejarah Indonesia Lihat pula: Garis waktu sejarah Indonesia .Perang Ganter .1268-1292 Sejarah .← 1222–1292 → Perkembangan Kerajaan Singhasari pada masa pemerintahan Kertanegara Ibu kota Bahasa Agama Pemerintahan Raja . Kejawen.

Sejarah Nusantara Prasejarah Kerajaan Hindu-Buddha Kutai (abad ke-4) Tarumanagara (358–669) Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-11) Sailendra (abad ke-8 sampai ke-9) Kerajaan Medang (752–1045) Kerajaan Sunda (932–1579) Kediri (1045–1221) Dharmasraya (abad ke-12 sampai ke-14) Singhasari (1222–1292) Majapahit (1293–1500) Malayapura (abad ke-14 sampai ke-15) Kerajaan Islam Kesultanan Samudera Pasai (1267-1521) Kesultanan Ternate (1257–sekarang) Kerajaan Pagaruyung (1500-1825) Kesultanan Malaka (1400–1511) Kesultanan Cirebon (1445 .1677) Kerajaan Inderapura (1500-1792) Kesultanan Demak (1475–1548) Kesultanan Aceh (1496–1903) Kesultanan Banten (1527–1813) Kesultanan Mataram (1588—1681) Kesultanan Siak (1723-1945) Kerajaan Kristen .

Keindahan arca ini mencerminkan kehalusan seni budaya Singhasari. .Kerajaan Larantuka (1600-1904) Kolonialisme bangsa Eropa Portugis (1512–1850) VOC (1602-1800) Belanda (1800–1942) Kemunculan Indonesia Kebangkitan Nasional (1899-1942) Pendudukan Jepang (1942–1945) Revolusi nasional (1945–1950) Indonesia Merdeka Orde Lama (1950–1959) Demokrasi Terpimpin (1959–1966) Orde Baru (1966–1998) Era Reformasi (1998–sekarang) l•b•s Arca Prajnaparamita ditemukan dekat candi Singhasari dipercaya sebagai arca perwujudan Ken Dedes (koleksi Museum Nasional Indonesia).

Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Kerajaan Tumapel pun terkenal pula dengan nama Kerajaan Singhasari. Menurut Nagarakretagama. Daftar isi             1 Nama ibu kota 2 Awal berdiri 3 Silsilah Wangsa Rajasa 4 Prasasti Mula Malurung 5 Pemerintahan bersama 6 Kejayaan 7 Keruntuhan 8 Hubungan dengan Majapahit 9 Kepustakaan 10 Referensi 11 Pranala luar 12 Lihat pula Nama ibu kota Berdasarkan prasasti Kudadu.Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari atau Singosari. Maka. Nama Tumapel juga muncul dalam kronik Cina dari Dinasti Yuan dengan ejaan Tu-ma-pan. Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota kemudian justru lebih terkenal daripada nama Tumapel. Pada tahun 1253. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja . Awal berdiri Menurut Pararaton. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. Lokasi kerajaan ini sekarang diperkirakan berada di daerah Singosari. adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Malang. Pada tahun 1254 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. yang kemudian menjadi akuwu baru. ibu kota Kerajaan Tumapel bernama Kutaraja. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok.

Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. Pararaton juga menyebutkan bahwa. namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. Selain itu. sebelum maju perang melawan Kadiri. menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. Silsilah Wangsa Rajasa Silsilah Wangsa Rajasa dari sumber prasasti dan naskah kepujanggaan . Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel. Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255. Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. Dalam naskah itu.pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi.

Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pujian untuk Hayam Wuruk raja Majapahit. Di antara para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka. Versi Pararaton adalah: 1. Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagarakretagama. Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir).1272) 5. Kertanagara (1272 . Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari. Anusapati (1247 .1292) Versi Nagarakretagama adalah: 1. Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222 .1254) 4. Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib. Kemungkinannya adalah bahwa Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu.1248) 3. dan berlanjut pada kerajaan Majapahit. Anusapati (1227 .1249) 3. Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 dapat diperdebatkan. Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. Tohjaya (1249 . yang bersumber dari Pararaton. Sementara itu versi Nagarakretagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya.Silsilah wangsa Rajasa. Prasasti Mula Malurung . Keluarga kerajaan ini menjadi penguasa Singhasari. baru pada tahun 1268 ia bertakhta di Singhasari. keluarga penguasa Singhasari dan Majapahit. Diagram silsilah di samping ini adalah urutan penguasa dari Wangsa Rajasa. Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya). Penguasa ditandai dengan blok warna dalam gambar ini. bukan raja Tumapel. Wisnuwardhana (1248 . Kertanagara (1254 . Dalam Prasasti Mula Malurung (yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana) ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja Kadiri.[1] Wangsa Rajasa yang didirikan oleh Ken Arok.1227) 2. Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222 . Dengan demikian.1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam. Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250 .1247) 2.1250) 4. Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai.

Apabila kisah kudeta berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. 22. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggal Tohjaya. Penemuan prasasti Mula Malurung memberikan pandangan lain yang berbeda dengan versi Pararaton yang selama ini dikenal mengenai sejarah Tumapel. Koleksi Museum für Indische Kunst. Jerman. Tumapel dipimpin Anusapati sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara (alias Mahisa Wonga Teleng). Pemerintahan bersama Pararaton dan Nagarakretagama menyebutkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti.5 x 14 cm. maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi antara kedua kelompok yang bersaing. kemudian Tohjaya. Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki "Bhatara Siwa". Dalam Pararaton disebutkan nama asli Narasingamurti adalah Mahisa Campaka. Sepeninggalnya. Sementara itu. Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya. kerajaan terpecah menjadi dua. yaitu Kertanagara. Parameswara digantikan oleh Guningbhaya. Wisnuwardhana merupakan cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. perunggu. Kejayaan . Berlin-Dahlem. Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. setelah menaklukkan Kadiri.Mandala Amoghapāśa dari masa Singhasari (abad ke-13).

sebagai tanda persahabatan kedua negara. Hubungan dengan Majapahit Pararaton. Berkat bantuan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara). Bali.1292). Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. Saat itu penguasa Sumatra adalah Kerajaan Dharmasraya (kelanjutan dari Kerajaan Malayu). dan prasasti Kudadu mengisahkan Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol. Pada tahun 1284. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. Setelah runtuhnya Singhasari. dengan dikirimkannya bukti arca Amoghapasa yang dari Kertanagara. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. Nagarakretagama menyebutkan daerah-daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain. Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukkan Bali. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Kerajaan ini akhirnya dianggap telah ditundukkan. dan Bakulapura.Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268 . Gurun. sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelanggelang. sekaligus ipar. ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit. Keruntuhan Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanegara. Nagarakretagama. yang merupakan sepupu. Melayu. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. . Pahang. raja terakhir Singhasari.

Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri.1292 Kadiri Majapahit [sembunyikan] l•b•s Kerajaan di Jawa 0-600 (Hindu-Buddha Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan pra-Mataram) 600-1500 (Hindu. Nigel (1995). Sejarah Raja-Raja Jawa. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). 1979.Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · .Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol yang dipimpin Ike Mese untuk menaklukkan Jawa. 2005. Pranala luar   (Indonesia) Terjemahan Naskah Kakawin Nagarakretagama (Indonesia) Sejarah Berdirinya Kerajaan Singasari berdasarkan Tafsir Sejarah Pararaton Lihat pula    Prasasti Mula Malurung Kerajaan Kadiri Kerajaan Majapahit Didahului oleh: Kerajaan Hindu-Budha Digantikan oleh: 1222 . Yogyakarta: LKIS Slamet Muljana. 1979. yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok. hlm. 116–117. Jakarta: ADLine Communications. dan menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa. Jakarta: Balai Pustaka Purwadi. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Setelah Kadiri runtuh. ^ Bullough. Historic East Java: Remains in Stone.M.). Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah Slamet Muljana. Jakarta: Bhratara Referensi 1. Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit sebagai kelanjutan Singhasari. Yogyakarta: Media Ilmu R. 1990. 2007. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Kepustakaan      Poesponegoro & Notosusanto (ed. Serat Pararaton Jilid 2. Mangkudimedja. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa.

Buddha) 1500-sekarang (Islam) Kategori:      Majapahit · Pajajaran · Blambangan Demak · Kalinyamat · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam (Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunegaran · Paku Alam) Pendirian tahun 1222 Pembubaran tahun 1292 Kerajaan Singhasari Kerajaan di Nusantara Kerajaan di Jawa Timur Menu navigasi        Buat akun baru Masuk log Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu      Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman baru Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia Cetak/ekspor Peralatan Bahasa lain .

Berita pembentukan Kerajaan Singasari dan penobatan Ken Arok menimbulkan kemarahan raja Kediri. Ken Dedes. Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singasari (1227-1248). Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung. Kertajaya. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes. Pada saat dikawini Ken Arok.  Ken Arok merebut daerah Tumapel. Adapun nama kerajaannya ialah Kerajaan Singasari.             English Suomi Français 日本語 Basa Jawa Bahasa Melayu Nederlands Svenska ไทย Tiếng Việt 中文 Halaman ini terakhir diubah pada 13. ketentuan tambahan mung   KERAJAAN SINGASARI Kerajaan Singasari (1222-1293) adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara vang didirikan oleh Ken Arok pada 1222.   Ken Arok Ketika di pusat Kerajaan Kediri terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. la kemudian memimpin sendiri pasukan . para pendeta Hindu kemudian menobatkan Ken Arok sebagai raja di Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. Pada 1222. salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung. Raja terakhir Kerajaan Singasari adalah Kertanegara. semua pendeta melarikan diri ke Tumapel dan dilindungi oleh Ken Arok. Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Raja Kertanegara (1268-1292) yang bergelar Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmottunggadewa. namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya. 31 Oktober 2012. pada 1222.37.

Sunda (Jawa Barat). setahun sebelumnya.  LIHAT JUGA . Kubilai Khan. Kertanegara. Ranggawuni wafat pada 1268 dan digantikan oleh putranya. Namun Kertanegara telah dibunuh oleh raja Kediri. Ekspedisi pengiriman pasukan itu dikenal dengan nama Pamalayu. Tohjaya (putra Ken Arok dengan Ken Umang).   Serangan Pasukan Mongol Pasukan Pamalayu dipersiapkan Kertanegara untuk menghadapi serangan kaisar Mongol. Pada 1248 Ranggawuni menjadi raja Singasari bergelar Sri Jaya Wisnuwardhana. Permintaan ini menimbulkan kemarahan Kertanegara dengan melukai utusan khusus Kubilai Khan. la memerintah Kerajaan Singasari selama 24 tahun (1268-1292). Sepuluh tahun kemudian Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya. dan Gurun (Maluku). Pasukan Tohjaya kalah dalam pertempuran dan meninggal dunia dalam pelarian. Pada 1293 pasukan Mongol menyerang Kerajaan Singasari. Kerajaan Singasari sempat menguasai Sumatera. Ranggawuni langsung menyerang Tohjaya. putra Anusapati. Pada 1227 ia dibunuh oleh Anusapati.   Ekspedisi Pamalayu Kertanegara terus memperluas pengaruh dan kekuasaan Kerajaan Singasari.  Kematian Anusapati menimbulkan kemarahan Ranggawuni. Meng Ki. yang berkuasa di Cina. Singasari kemudian dikuasai oleh Jayakatwang. Bali. la kemudian memperkuat pasukannya di Sumatera. Madura. Pada 1275 ia mengirim pasukan untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya sekaligus menjalin persekutuan dengan Kerajaan Campa (Kamboja). Utusan Kubilai Khan beberapa kali datang ke Singasari untuk meminta Kertanegara tunduk di bawah Kubilai Khan. Jayakatwang. Ranggawuni memerintah Kerajaan Singasari selama 20 tahun (1248-1268) dan dibantu oleh Mahisa Cempaka (Narasingamurti). Bakulapura (Kalimantan Barat).besar untuk menyerang Kerajaan Singasari. Kertanegara menyadari tindakannya ini akan dibalas oleh pasukan Mongol. anak tirinya (hasil perkawinan Tunggul Ametung dan Ken Dedes). Kedua pasukan bertempur di Desa Ganter pada 1222. Ken Arok berhasil memenangkan pertempuran dan sejak itu wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri dikuasai oleh Singasari.   Kertanegara Ken Arok memerintah Kerajaan Singasari hanya lima tahun. pada 1289. Kertanegara berhasil memperluas pengaruhnya di Campa melalui perkawinan antara raja Campa dan adik perempuannya. Apabila menolak maka Singasari akan diserang.

Sumber : Syukur. Jawa Timur. candi ini merupakan salah satu tempat yang dikunjungi Hayam Wuruk pada 1359. raja kedua dan anak tiri Ken Arok. yang dipersembahkan kepada Anusapati. Malang. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Kediri. the free encyclopedia Jump to: navigation. Dalam Negarakertagama. search Majapahit Empire . Abdul. Kekaisaran    Atas: Arca Dwarapala merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari. pada pertengahan abad ke-13. Majapahit From Wikipedia. << Kiri atas: Candi Singasari disebut juga Candi Tumapel berupa kuil Syiwa yang besar dan tinggi. Tumpang. Kerajaan Majapahit. 2005. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Jilid 9. Halaman 110. Kerajaan Mongol. << Kiri bawah: Candi Jago terletak di Malang. TAHUKAH KAMU  Pasukan Mongol menghancurkan Kerajaan Kediri dan membunuh Jayakatwang karena menyangka Kerajaan Kediri sebagai Kerajaan Singasari dan Jayakatwang sebagai Kertanegara. raja Singasari.   Atas : Candi Kidal dibangun di Rejokidal. merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun untuk Raja Wisnuwardhana.

Sanskrit (religious) Kejawen. 1293 1527 Native gold and silver coins. the notion of such Javanese depictions is considered conceptual. Kepeng Currency .[1] Capital Languages Religion Government Raja 1295–1309 1478–1527 Majapahit.Karaton Mojopahit Kerajaan Majapahit ← 1293–1527 → Surya Majapahit¹ Extent of Majapahit influence based on the Nagarakertagama. Hinduism. Buddhism. Animism Monarchy Kertarajasa Jayawardhana Girindrawardhana History Coronation Demak takeover November 10. Wilwatikta (modern Trowulan) Old Javanese (main).

(coins imported from China and later produced locally [2]) ¹ Surya Majapahit (The Sun of Majapahit) is the emblem commonly found in Majapahit ruins. It served as the symbol of the Majapahit empire Part of a series on the History of Indonesia Prehistory Early kingdoms Kutai Tarumanagara Kalingga Srivijaya Sunda Kingdom Medang Kingdom Singhasari Majapahit 4th century 358–669 6th–7th 7th–13th 669–1579 752–1045 1222–1292 1293–1500 Rise of Muslim states Spread of Islam Pasai Ternate Sultanate Malacca Sultanate Cirebon Sultanate Demak Sultanate Aceh Sultanate Pagaruyung Kingdom Banten Sultanate 1200–1600 1267–1521 1257–present 1400–1511 1445–1677 1475–1548 1496–1903 1500–1825 1526–1813 .

Singapore. whose reign from 1350 to 1389 marked by conquest which extended through Southeast Asia. Gajah Mada. the Philippines. According to the Nagarakretagama (Desawarñana) written in 1365. stretching from Sumatra to New Guinea. Majapahit reached its peak of glory during the era of Hayam Wuruk. Brunei. His achievement is also credited to his prime minister.Mataram Sultanate 1500s–1700s European colonisation Portuguese Dutch East India Co. although the true nature of Majapahit sphere of influence is still the subject of studies among historians.[3] consisting of present day Indonesia. southern Thailand. and East Timor. Majapahit was an empire of 98 tributaries. . Malaysia. Dutch East Indies 1512–1850 1602–1800 1800–1942 Emergence of Indonesia National Awakening Japanese occupation National Revolution 1908–1942 1942–1945 1945–1950 Independence Liberal democracy Guided Democracy Transition New Order Reformasi Timeline 1950–1957 1957–1965 1965–1966 1966–1998 1998–present Indonesia portal  v  t  e Majapahit was a vast thalassocratic archipelagic empire based on the island of Java (modernday Indonesia) from 1293 to around 1500.

[8] . most scholars do not accept this view.1 Formation o 2. and scholars such as C. but a supernatural means by which the future can be determined.Majapahit was one of the last major empires of the region and is considered to be one of the greatest and most powerful empires in the history of Indonesia and Southeast Asia.2 Golden age o 2. C.[7] and some details of the history are rather abstract.[5] German orientalist Berthold Laufer suggested that maja came from the Javanese name of an Indonesian tree.[8] The main sources used by historians are: the Pararaton ('Book of Kings') written in the Kawi language and Nagarakertagama in Old Javanese.1 Bureaucracy officials o 5. art and architecture 4 Economy 5 Administration o 5.2 Territorial division 6 Legacy 7 List of rulers 8 Majapahit in popular culture 9 See also 10 Notes 11 References 12 External links Historiography Little physical evidence of Majapahit remains.[9] Pararaton is focused upon Ken Arok (the founder of Singhasari) but includes a number of shorter narrative fragments about the formation of Majapahit. Nagarakertagama. a Dutch nationalist. as the historical record corresponds with Chinese materials that could not have had similar intention.[6] Contents             1 Historiography 2 History o 2. is an old Javanese epic poem written during the Majapahit golden age under the reign of Hayam Wuruk after which some events are covered narratively.3 Decline 3 Culture.[4] Its influence extended beyond the modern territory of Indonesia and has been the subject of many studies. The Javanese sources incorporate some poetic mythological elements. The list of rulers and details of the state structure show no sign of being invented.[8] There are also some inscriptions in Old Javanese and Chinese. Berg.[10] Despite Berg's approach. have considered the entire historical record to be not a record of the past. one that is sometimes seen as the precedent for Indonesia's modern boundaries.

The village was named Majapahit.[12] History Formation The statue of Harihara. the last ruler of Singhasari. When the Mongolian Yuan army sent by Kublai Khan arrived. Jayakatwang. Kublai Khan. in 1293. Arya Wiraraja. challenged Singhasari by sending emissaries demanding tribute. Zheng He's translator Ma Huan wrote a detailed description about Majapahit and where the king of Java lived. Once . Kertanegara's son-in-law. had usurped and killed Kertanagara. After being pardoned by Jayakatwang with the aid of Madura's regent. insulted the Mongol envoy and challenged the Khan instead.[11] New findings in April 2011. the Great Khan of the Mongol Empire and the Emperor of the Mongol Yuan Dynasty. the Adipati (Duke) of Kediri. Wijaya allied himself with the army to fight against Jayakatwang. As the response.Ming Dynasty admiral Zheng He visited Majapahit. After defeating the Melayu Kingdom[13] in Sumatra in 1290. By that time. Kertanegara.000 ships to Java. Kublai Khan sent a massive expedition of 1. It was the mortuary deified portrayal of Kertarajasa. Singhasari became the most powerful kingdom in the region. Raden Wijaya. which was taken from a fruit name that had a bitter taste in that timberland (maja is the fruit name and pahit means bitter). He then opened that vast timberland and built a new village there. Blitar and the statue is now preserved at the National Museum of Indonesia. was given the land of Tarik timberland. indicate the Majapahit capital was much larger than previously believed after some artifacts were uncovered. a vassal state of Singhasari. Originally located at Candi Simping. the god combination of Shiva and Vishnu. refused to pay the tribute.

[14] Wijaya himself died in 1309. In 1293.[14] Yuan's army had to withdraw in confusion as they were in hostile territory. During Tribhuwana‘s rule. During his inauguration Gajah Mada declared his Sumpah Palapa. Tribhuwana Wijayatunggadewi. Tribhuwana ruled Majapahit until the death of her mother in 1350. including Ranggalawe. which equates to November 10. Jayanegara was murdered by his doctor. the Majapahit kingdom grew much larger and became famous in the area. was supposed to replace him. or known in her formal name as Tribhuwannottungadewi Jayawishnuwardhani. During his coronation he was given formal name Kertarajasa Jayawardhana. Raden Wijaya forced his allies to withdraw from Java by launching a surprise attack. He was entitled Kala Gemet. Raden Wijaya founded a stronghold with the capital Majapahit. or "weak villain". It was suspected that the mahapati (equal with prime minister) Halayudha set the conspiracy to overthrow all of the king's opponents. Wijaya's son and successor. The new kingdom faced challenges. However. the 15th of Kartika month in the year 1215 using the Javanese çaka calendar. She abdicated the throne in favour of her son. though unsuccessfully. Approximately during Jayanegara's reign. Some of Kertarajasa's most trusted men.Jayakatwang was destroyed. following the death of the last rebel. Halayudha was captured and jailed for his tricks. Rajapatni appointed her daughter. and then sentenced to death. Sora. and Nambi rebelled against him. Jayanegara was notorious for immorality. His stepmother. to gain the highest position in the government. they would have had to wait for another six months on a hostile island. revealing his plan to expand Majapahit realm and building an empire. Golden age . the Italian Friar Odoric of Pordenone visited Majapahit court in Java. According to tradition. Gayatri Rajapatni. but Rajapatni retired from court to become a Bhikkhuni. One of his sinful acts was his desire on taking his own stepsisters as wives. Tanca. It was also their last chance to catch the monsoon winds home. The exact date used as the birth of the Majapahit kingdom is the day of his coronation. otherwise. 1293. Hayam Wuruk. In 1328. as the queen of Majapahit under Rajapatni's auspices. Tribhuwana appointed Gajah Mada as the Prime Minister in 1336.

Under Gajah Mada's command (1313–1364).The graceful Bidadari Majapahit. Collection of Trowulan Museum. Majapahit attained its peak with the help of prime minister. The terracotta portrait of Gajah Mada. golden celestial apsara in Majapahit style perfectly describes Majapahit as "the golden age" of the archipelago. . ruled Majapahit in 1350–1389. also known as Rajasanagara. Majapahit conquered more territories and become the regional power. Gajah Mada. Hayam Wuruk. During this period.

to accompany and marry his daughter with Hayam Wuruk. their focus seems to have been on controlling and gaining a larger share of the commercial trade that passed through the archipelago. The nature of the Majapahit empire and its extent is subject to debate. Local traditions in many parts of Indonesia retain accounts in more or less legendary form from 14th-century Majapahit's power.[18] In 1377.[19] Geographical and economic constraints suggest that rather than a regular centralised authority. the royal family were overwhelmed and decimated. Nusa Tenggara islands. Next to launching naval and military expeditions. Siam. and Vietnam. Gajah Mada's other renowned general was Adityawarman[citation needed]. also mentioned in Carita Parahyangan and Pararaton. Almost whole of the Sundanese royal party were viciously massacred. to take princess Citra Rashmi (Pitaloka) of neighboring Sunda Kingdom as his consort. however it was never mentioned in Nagarakretagama. In 1357 the Sunda king and his royal family came to Majapahit. Sulawesi.[17] The Battle of Bubat or Pasunda Bubat tragedy become the main theme of Kidung Sunda.[15] The Sundanese took this proposal as an alliance agreement.It is considered as a commercial trading empire in the civilization of Asia.[4] It also claimed relationships with Champa. and a complex system of religious rituals. known for his conquest in Minangkabau. the expansion of Majapahit Empire also involved diplomacy and alliance. Majapahit sent a punitive naval attack against a rebellion in Palembang. Cambodia. the outer states were most likely to have been connected mainly by trade connections.[4] Although the Majapahit rulers extended their power over other islands and destroyed neighboring kingdoms. the Malay Peninsula. The Nagarakertagama.[4] contributing to the end of the Srivijayan kingdom. Kalimantan and eastern Indonesia over which of authority was claimed in the Nagarakertagama. Borneo. Majapahit's direct administration did not extend beyond east Java and Bali. Despite the courageous resistance. but challenges to Majapahit's claim to overlordship in outer islands drew forceful responses. probably for political reasons. and even sent missions to China. New Guinea. written in 1365 depict a sophisticated court with refined taste in art and literature. Malay Peninsula. Muslim traders and proselytizers began entering the area. Maluku.This empire also serve as one of the most influential empires in the Indonesian history. southern Burma. This source mentioned of Majapahit expansions has marked the greatest extent of Majapahit empire.According to the book of Nagarakertagama pupuh (canto) XIII and XIV mentioned several states in Sumatra. . However Gajah Mada saw this event as an opportunity to demand Sunda's submission to Majapahit overlordship.[16] Tradition mentioned that the heartbroken Princess committed suicide to defend the honour of her country. Hayam Wuruk decided. The poet describes Majapahit as the centre of a huge mandala extending from New Guinea and Maluku to Sumatra and Malay Peninsula. which was probably a royal monopoly. The skirmish between the Sunda royal family and the Majapahit troops on Bubat square were unevitable. a few years after Gajah Mada's death. It may have had limited or entirely notional influence over some of the tributary states in included Sumatra. and some parts of Philippines islands as under Majapahit realm of power. About the time Majapahit was founded.

came to power 1456. crown prince Wirabhumi. Several other former Majapahit vassals and colonies began to released themself from Majapahit domination and suzerainty. who ruled from 1426 to 1447. Bhre Pamotan became a king with formal name Rajasawardhana and ruled at Kahuripan. and Ampel. The model of Majapahit ship display in Muzium Negara. He ruled until 1451. Ranawijaya ruled from 1474 to 1519 with the formal name Girindrawardhana. who also claimed the throne. Girisawardhana. In 1468 Prince Kertabhumi rebelled against Singhawikramawardhana promoting himself king of Majapahit. is thought to have occurred from 1405 to 1406.Decline Following Hayam Wuruk's death in 1389. Majapahit power entered a period of decline with conflict over succession. Majapahit found itself unable to control the rising power of the Sultanate of Malacca that in the mid-15th century began to gain effective control of Malacca strait and expands its influence to Sumatra. A three-year kingless period was possibly the result of a succession crisis. In western part of the crumbling empire. Prince Wikramawardhana. She was the second child of Wikramawardhana by a concubine who was the daughter of Wirabhumi. During the reign of Wikramawardhana. In 1447. Wikramawardhana ruled to 1426 and was succeeded by his daughter Suhita. Singhawikramawardhana moved the Kingdom‘s capital further inland to Daha (the former capital of Kediri kingdom) and continued his rule until he was succeeded by his son Ranawijaya in 1474. who married a relative. In 1478 he defeated Kertabhumi and reunited Majapahit as one Kingdom. Kuala Lumpur. Demak. Hayam Wuruk also had a son from his previous marriage. Majapahit's . son of Kertawijaya. By 1430 Zheng He's expeditions has established Muslim Chinese and Arab communities in northern ports of Java such as in Semarang. The civil war has weakened Majapahit grip on its outer vassals and colonies. He died in 1453. her brother. He died in 1466 and was succeeded by Singhawikramawardhana. A civil war. thus Islam began to gain foothold on Java's northern coast. arrived in Java for several times spanned the period from 1405 to 1433. called Paregreg. After Kertawijaya died.[8] of which Wikramawardhana was victorious and Wirabhumi was caught and decapitated. the series of Ming armada naval expeditions led by Zheng He. a Muslim Chinese admiral. Hayam Wuruk was succeeded by the crown princess Kusumawardhani. Suhita died and was succeeded by Kertawijaya. Nevertheless. Tuban.

According to Babad Tanah Jawi and Demak tradition.[22] A large number of courtiers. the source of Patah's legitimacy was because their first sultan. the Muslim emerging forces finally defeated the remnants of the Majapahit kingdom in the early 16th century. 1400 Saka. as Demak was the former Majapahit vassal and located near the former Majapahit realm in Eastern Java. According Jiyu and Petak inscription. The refugees probably fled to avoid Demak retribution for their support for Ranawijaya against Kertabhumi. and members of the royalty moved east to the island of Bali. since Demak ruler was the descendants of Kertabhumi. The year is marked among Javanese today with candrasengkala "sirna ilang kertaning bumi" (the wealth of earth disappeared and diminished) (sirna = 0. The battle was won by Demak in 1527. Gradually Hindu communities began to retreat to mountain ranges in East Java and also to neighboring island of Bali. art and architecture . priests. the rising Demak sultanate was easily accepted as the nominal regional ruler. Another argument supports Demak as the successor of Majapahit. Raden Patah. the Hindu kingdoms in Java only remained in Blambangan on eastern edge and Pajajaran in western part. After the fall of Majapahit. kerta = 4. artisans. the ends of centuries being considered a time when changes of dynasty or courts normally ended[20]) to 1527. ilang = 0. With the fall of Daha crushed by Demak in 1527. A small enclave of Hindu communities still remain in Tengger mountain range. was the son of Majapahit king Brawijaya V with a Chinese concubine.power had declined through these dynastic conflicts and the growing power of the north-coastal kingdoms in Java. Ranawijaya claimed that he already defeat Kertabhumi [21] and move capital to Daha. bumi = 1). This event to led the war between Sultanate of Demak and Daha. Culture. Demak established itself as the regional power and the first Islamic sultanate in Java. Dates for the end of the Majapahit Empire range from 1478 (that is.[23] Demak under the leadership of Raden (later crowned as Sultan) Patah (Arabic name: Fatah) was acknowledged as the legitimate successor of Majapahit.

it was Majapahit architects of the 14th and 15th centuries who mastered it.Wringin Lawang. the largest temple in East Java dated back to Kediri era. Majapahit's territories were roughly divided into three types: the palace and its vicinity. such as Penataran. Some of the temples are dated from earlier period but renovated and expanded during Majapahit era. Located at Trowulan. and Vaishnavism were all practiced. Shaivism.[4] Jabung temple near Paiton. "Of all the buildings. their temples had a strong geometric quality. Probolinggo. and the king was regarded as the incarnation of the three. . Although brick had been used in the candi of Indonesia's classical age. Pari in Sidoarjo. Believed to be the entrance of an important compound in Majapahit capital. none lack pillars. The main event of the administrative calendar took place on the first day of the month of Caitra (March–April) when representatives from all territories paying tax or tribute to Majapahit came to the capital to pay court. but there were certainly Muslim courtiers by this time. Jabung in Probolinggo. bearing fine carvings and coloured" [Within the wall compounds] "there were elegant pavilions roofed with aren fibre. East Java. The Nagarakertagama does not mention Islam.5 meter tall red brick split gate. The petals of the katangga were sprinkled over the roofs for they had fallen in the wind. and the outer dependencies which enjoyed substantial internal autonomy.. The example of Majapahit temples are Brahu temple in Trowulan. dated from Majapahit period. — Description of the Majapahit capital from the Old Javanese epic poem Nagarakertagama.[24] The capital (Trowulan) was grand and known for its great annual festivities. delighting those who saw them". The roofs were like maidens with flowers arranged in their hair.[25] Making use of a vine sap and palm sugar mortar. the 15.. the areas of east Java and Bali which were directly administered by officials appointed by the king. like the scene in a painting. and Surawana temple near Kediri. Buddhism.

and luxurious palace. He returned to Italy by land through Vietnam. He then headed to Nicobar island all the way to Sumatra.. Mojokerto. to create the sense of grandeur. cubeb. The king of this island has a palace which is truly marvelous. He also recorded that the kings of the Mongol has repeatedly tried to attack Java. body and tall roof — evenly split into two mirroring structures to make a passage in the center for people to walk through. The large split gate of Wringin Lawang located at Jatipasar. the stairs and palace interior were coated with gold and silver. all the way across Calcutta. Significant numbers of terracotta artifacts were discovered in Trowulan. cyclops and also the bas-relief telling the story of Sri Tanjung." — Description of Majapahit by Mattiussi (Friar Odoric of Pordenone). and also split gate of candi bentar. He also mentioned that in this island was found a lot of clove. piggy banks.. It was probably only serve the ceremonial and aesthetic purpose. Madras. Now the Great Khan of China many a time engaged in war with this king. and Srilanka. Those typical Majapahit architectural style has deeply influenced the Javanese and Balinese architecture of later period. The stairs and palace interior were coated with gold and silver. and Banjarmasin in Borneo. [Yet] his island is populous.the King [of Java] has subject to himself seven crowned kings. In 1318 he departed from Padua. is one of the oldest and the largest surviving candi bentar dated from Majapahit era. before visiting Java and Banjarmasin.. and even the roof were gilded. Trowulan. a Franciscan monk. but this king always vanquished and get the better of him.. nutmeg and many other spices. ". He said that king of Java ruled over seven other kings (vassals). East Java. In his book he mentioned that he visited Java without explaining the exact place he had visited. grand. between 1318–1330. foot. For it is very great. all the way through the silkroad to Europe in 1330. The example of kori agung or paduraksa style gate is the elegant Bajang Ratu gate richly decorated with Kala demon. crossed the Black Sea into Persia. This type of split gate has no doors and provides no real defensive purpose but narrowing the passage.. China. The candi bentar took shape of typical Majapahit temple structure — consists of three parts. In his book: "Travels of Friar Odoric of Pordenone". and is the second best of all island that exist. The Majapahit Terracotta art also flourished in this period. water containers. but always ended up in failure and managed to be . even the roof were gilded with gold.[26] The first European record about Majapahit came from the travel log of the Italian Mattiussi.. architectural ornaments. The artifacts ranges from human and animal figurines. he visited several places in today's Indonesia: Sumatra. Some of typical architectural style are believed to be developed during Majapahit era. such as tall and slender roofed red brick gate commonly called as kori agung or paduraksa. Java. He was sent by the Pope to launch a misson into the Asian interiors. before entering the next compound through tall roof paduraksa gate with enclosed door.This temple was identified in Nagarakretagama as Palah temple and reported being visited by King Hayam Wuruk during his royal tour across East Java. He mentioned that the King of Java had an impressive. to pipes and roof tiles.

This was a role for which gold and silver are not well suited. an important change took place: the indigenous coinage was completely replaced by imported Chinese copper cash. Indonesian Ancient Relics Conservation Bureau (BP3) of East Java verified that those coins dated as early as Majapahit era.[27] The reason for using foreign currency is not given in any source. quite similar to Mesoamerican pyramids.388 ancient Chinese coins weighing about 40 kg were even unearthed from the backyard of a local commoner in Sidoarjo in November 2008. . ranging from gold and silver smiths to drink vendors and butchers.[24] Some idea of scale of the internal economy can be gathered from scattered data in inscriptions. such as Sukuh and Cetho temples on western slopes of Mount Lawu. In later period near the fall of Majapahit. About 10. Jakarta) Taxes and fines were paid in cash. using gold and silver coins. Economy Majapahit Terracotta Piggy Bank. The Javanese kingdom mentioned in this record is Majapahit. The stepped pyramid structure called Punden Berundak (stepped mounds) is a common megalithic structure during Indonesian prehistoric era before the adoption of Hindu-Buddhist culture. and the time of his visit is between 1318–1330 during the reign of Jayanegara. the shape of these temples are step pyramid. but most scholars assume it was due to the increasing complexity of Javanese economy and a desire for a currency system that used much smaller denominations suitable for use in everyday market transactions. in the reign of Majapahit's first king. the proportion of the population earning an income from nonagrarian pursuits seems to have become even greater during the Majapahit era. In about the year 1300.sent back to the mainland. the art and architecture of Majapahit witnessed the revival of indigenous native Austronesian megalithic architectural elements. The Canggu inscriptions dated 1358 mentions 78 ferry crossings in the country (mandala Java). East Java. (Collection of National Museum of Indonesia. Unlike previous Majapahit temples that demonstrate typical Hindu architecture of high-rise towering structure. Javanese economy had been partly monetised since the late 8th century. Although many of these occupations had existed in earlier times. 14th–15th century Trowulan.[24] Majapahit inscriptions mention a large number of occupational specialities.

and during Majapahit's prime numerous irrigation projects were undertaken. Khmers. Siamese. Eastern Java. possibly those who had taken up semi-permanent residence in Java and conducted some type of enterprise other than foreign trade. some with government assistance. Administration Pair of door guardians from a temple. Majapahit's ports on the north coast were probably significant stations along the route to obtain the spices of Maluku. San Francisco) . the northeast lowlands of Java were suitable for rice cultivation. and Chinese among others. A special tax was levied against some foreigners. Secondly.[24] The Nagarakertagama states that the fame ruler of Wilwatikta (a synonym for Majapahit) attracted foreign merchants from far and wide. including Indians.The great prosperity of Majapahit was probably due to two factors. Firstly. 14th century (Museum of Asian Art. and as the spices passed through Java they would have provided an important source of income for Majapahit.

the officials of laws. Territorial division . Bureaucracy officials During his daily administration. During the reign of Hayam Wuruk. including war or peace. the king is assisted by bureaucratic state officials that also included the close relatives of the kings that hold certain esteemed titles. There is also the board of advisors consist of the elders within royal family called Bhattara Saptaprabhu. as the chakravartin he is considered as the universal ruler and believed to be the living god on earth. queen of Majapahit. The officials in Majapahit courts are:     Rakryan Mahamantri Katrini.[28] The king is the paramount ruler. usually reserved for the king's heir Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. mother of Hayam Wuruk. Majapahit employed a well-organized bureaucratic structure for administrative purposes.The statue of Parvati as mortuary deified portrayal of Tribhuwanottunggadewi. The king holds the highest political authority and legitimacy. This position is analogous to prime minister. the board of ministers that conduct the daily administration Dharmmadhyaksa. The royal order or edict usually transmitted from the king to the high officials well to their subordinates. state laws as well as religious laws Dharmma-upapatti. both are the religious laws authorities of each dharmic faiths. The hierarchy and structure relatively remain intact and unchanged throughout Majapahit history. the officials concerning religious affairs Within the ministers of Rakryan Mantri ri Pakira-kiran there is the most important and the highest minister titled Rakryan Mapatih or Patih Hamangkubhumi. they determine the important state policies. Among the Dharmmadhyaksa officials there is Dharmmadhyaksa ring Kasewan (State's highest Hindu Shivaist priest) and Dharmmadhyaksa ring Kasogatan (State's highest Buddhist priest). and together with king.

5 metres tall Bajang Ratu gate. send annual tributes to the capital. echoed the grandeur of Majapahit. 5. This title is the highest position below the monarch and similar to duke or duchess. administered by wiyasa. Bhumi: the kingdom. king's cousin son brother in-law Rajasawardhana Bhre Bhre Wirabhumi1 Wirabhumi Bhre Paguhan Singhawardhana . at Trowulan. and manage the defenses of their borders. or natha (lord). During its formation. Kuwu: the district. This region is ruled by provincial kings called Paduka Bhattara with the title Bhre. Their duty is to administer their own provinces. collect taxes. today Surabaya) Daha (former capital of Kediri) Tumapel (former capital of Singhasari) Wengker (today Ponorogo) Matahun (today Bojonegoro) Wirabhumi (Blambangan) Paguhan Titles Bhre Kahuripan Bhre Daha Bhre Tumapel Bhre Wengker Bhre Matahun Rulers Relation to the King Tribhuwanatunggadewi queen mother Rajadewi Maharajasa Kertawardhana Wijayarajasa aunt and also mother in-law father uncle and also father in-law husband of the duchess of Lasem. ruled by the king 2. Wanua: the village. ruled by the rajya (governor). During the reign of Hayam Wuruk (1350 to 1389) there were 12 provinces of Majapahit. Watek: the regency. Nagara: the province.The elegant 16. or bhre (prince or duke) 3. 4. administered by thani. Kabuyutan: the hamlet or sanctuary place. Majapahit traditional realm only consists of lesser vassal kingdoms (provinces) in eastern and central Java. 6. Majapahit recognize the hierarchy classifications of lands within its realm: 1. Usually this position reserved for the close relatives of the king. administered by lurah. administered by king's close relatives: Provinces Kahuripan (or Janggala.

the king's niece. These areas are directly influenced by Javanese culture. with all its provinces ruled by the Bhres (dukes). the couple become the heir. Mancanegara. however. several overseas vassal states were included within the Majapahit sphere of influence. and Majapahit did not necessarily station their officials or military officers here. Sulawesi. This area covered the eastern half of Java. This includes the rest of Java island. and obliged to pay annual tributes. the real name is unknown and he referred as Bhre Wirabhumi in Pararaton. as the result the new larger territorial concept was defined:    Negara Agung. any challenges on Majapahit oversight might draw severe response. the core kingdom. Lampung and Palembang in Sumatra. Pagaruyung. as well as Dharmasraya. He married to Nagawardhani. This includes the capital city and the surrounding areas where the king effectively exercises his government. They enjoyed substantial autonomy and internal freedom. . Bali. that might foster alliance or intermarried with the Majapahit royal family. Lesser Sunda Islands. and Malay peninsula. but are included as colonies and they had to pay annual tribute.Provinces Kabalan Pawanuan Lasem (a coastal town in Central Java) Pajang (today Surakarta) Mataram (today Yogyakarta) 1 Titles Bhre Kabalan Bhre Pawanuan Rulers Kusumawardhani2 Surawardhani Relation to the King daughter niece Bhre Lasem Rajasaduhita Indudewi cousin Bhre Pajang Rajasaduhita Iswari Bhre Mataram Wikramawardhana2 sister nephew Bhre Wirabhumi is actually the title: the Duke of Wirabhumi (Blambangan). However these areas usually possess their own native rulers or kings. When Majapahit entered the thalassocratic imperial phase during the administration of Gajah Mada. the king's close relatives. yet they enjoyed substantial internal autonomy. or the Grand State. Nusantara. Borneo. 2 Kusumawardhani (king's daughter) married to Wikramawardhana (king's nephew). areas surrounding Negara Agung. These areas such as the vassal kingdoms and colonies in Maluku. The traditional or initial area of Majapahit during its formation before entering the imperial phase. areas which do not reflect Javanese culture. Madura. Majapahit stationed their officials and officers in these places and regulate their foreign trade activities and collect taxes.

It refer to independent foreign states that is considered as Majapahit's equals.[30] The territories belongs within Majapahit Mandala sphere of influence were those categorized as Mancanegara and Nusantara.[31] The provinces or vassal areas are:    Daha (former capital of Kediri) Jagaraga Kabalan    Kahuripan (or Janggala. and Yawana (Annam). In later period. Champa. modern Surabaya) Keling Kelinggapura    Kembang Jenar Matahun (today Bojonegor o) Pajang (today Surakarta)    Singhapura Tanjungpura Tumapel (former capital of Singhasari)   Wengker (today Ponorogo) Wirabhumi (today Blambanga n) Legacy . literary means "partners with common order". although Majapahit known has conducted foreign relations with these nations. Marutma. Rajapura and Sinhanagari (kingdoms in Myanmar). Majapahit's hold on its overseas possessions began to waned. and also Majapahit's neighboring mandalas. Dharmmanagari (Nakhon Si Thammarat Kingdom). was later identified by historians as "mandala" model. Srivijaya and Angkor. According to Nagarakretagama canto 15. enjoy substantial autonomy and have their own political institution intact without further integration into Majapahit administration. and it could be composed of numerous other tributary polities without undergoing administrative integration. According to Wingun Pitu inscription (dated 1447) it was mentioned that Majapahit was consist of 14 provinces.[29] Mitreka Satata can be considered as Majapahit's allies. The term mandala derived from Sanskrit "circle" to explain the typical ancient Southeast Asian polity that was defined by its centre rather than its boundaries. These areas usually have their own indigenous rulers. that administrated by the ruler titled Bhre.All of those three categories were within the sphere of influence of the Majapahit empire. the foreign states are Syangkayodhyapura (Ayutthaya of Siam). Ayutthaya and Champa. The model of political formations and power difussion from its core in Majapahit capital city that radiates through its overseas possessions. since other foreign kingdoms in China and India was not included in this category. Kamboja (Cambodia). however Majapahit also recognize the fourth realm that defines its foreign diplomatic relations:  Mitreka Satata. not the subject of Majapahit powers. The same mandala model also applied on previous empires.

Bali to Sumbawa. The tales of Panji was dated from older period during Kediri kingdom. Majapahit was the largest empire ever to form in Southeast Asia. Several Javanese legends were originated or become popular during Majapahit period. also can be found. Sunda. Minangkabau. demonstrate the typical Majapahit red brick architecture. Majapahit society developed a high degree of sophistication in both commercial and artistic activities. ketoprak and topeng dance drama. Others than Javanese sources. which was probably a local testament of the empire's expansive nature that once dominating the archipelago. Malay Peninsula. some regional legends mentioning Majapahit kingdom or its general Gajah Mada.[24] Although its political power beyond the core area in east Java was diffuse.Pura Maospahit ("Majapahit Temple") in Denpasar. and the epic of Damarwulan. The Majapahit style minaret of Kudus Mosque. are popular tales in Javanese and Balinese literatures. In sum. the tale of Sri Tanjung.[24] Numbers of local legends and folklores in the region had mentioned about the Majapahit kingdom. Most of them mentioned about the incoming Javanese forces to their land. Bali. The Panji cycles. Brunei. from Aceh. Palembang. and often become the source of inspiration for wayang shadow puppet performance. . These tales has remain a popular theme in Javanese culture of later period during Mataram Sultanate. while the tale of Sri Tanjung and the epic of Damarwulan took place during Majapahit period. The legend of Minangkabau mentioned an invading foreign prince — associated with Javanese Majapahit kingdom — that being defeated on buffalo fight. Its capital was inhabited by a cosmopolitan population among whom literature and art flourished. constituting mainly ceremonial recognition of suzerainty.

Southern Thailand. In weaponry. The Majapahit style candi bentar split gate. The Majapahit architectural style that often employs terracotta and red brick had heavily influenced the architecture of Java and Bali in the later period. The Majapahit Hindu-Javanese culture has shaped the culture of Bali. and Mataram sought to establish their legitimacy in relation to the Majapahit. the kori or paduraksa towering red brick gate. and provides the glimpse and valuable historical records on Majapahit. and various palaces and temples in Bali. as its founder. as evidence in Menara Kudus Mosque. rich and festive Balinese culture is considered as one of Majapahit legacy. many Majapahit nobles. The aesthetics and style of bas-reliefs in Majapahit East Javanese temples were preserved and copied in Balinese temples. Bali is credited as the last stronghold to safeguard and preserved the ancient Hindu Javanese civilization. Sutasoma. Yet in return. that led to popular expression. to the Philippines. Malaysia. such as Nagarakretagama. architecture. Sumatra. It is also due to the fact that after the fall of the empire. The red brick Candi Bentar split gate of Keraton Kasepuhan in Cirebon reveal Majapahit architectural influences. The Javanese Hindu civilization since the era of Airlangga to the era of Majapahit kings has profoundly influenced and shaped the Balinese culture and history.[32] The ancient links and Majapahit legacy is observable in many ways. artisans and priests has took refuge either in the interior mountainous region of East Java or across the narrow strait to Bali. from Java. "without Java there is no Bali". dancedrama and artforms. literature. Bali. predate Majapahit. The Islamic sultanates of Demak. For Indonesians in later centuries. religious rituals.[33] The Demak claimed a line of succession through Kertabumi. Keraton Kasepuhan and Sunyaragi park in Cirebon. Large numbers of Majapahit manuscripts. Pararaton and Tantu Pagelaran. Brunei. Raden . The vivid. Pajang. and native daggers similar to it.Majapahit had a momentous and lasting influence on Indonesian architecture. nevertheless the empire expansion contributed to its popularity and diffussion in the region. Yogyakarta. were being well-kept in royal libraries of Bali and Lombok. The descriptions of the architecture of the capital's pavilions (pendopo) in the Nagarakertagama invoke the Javanese Kraton also the Balinese temples and palace compounds of today. Majapahit became a symbol of past greatness. Mataram Sultanate royal cemetery in Kota Gede. the Majapahit expansion is believed to be responsible for the widespread use of the keris dagger in Southeast Asia. and also pendopo pavilion has become ubiquitous in Javanese and Balinese architectural features. Although it has been suggested that the keris.

Mpu Tantular. in court chronicles was said to be the son of Kertabumi with Putri Cina. In its propaganda from the 1920s.[25] The high reliefs of Gajah Mada and Majapahit history depicted in Monas.[38] Like Majapahit.[34] Central Javanese palaces have traditions and genealogy that attempt to prove links back to the Majapahit royal lines — usually in the form of a grave as a vital link in Java — where legitimacy is enhanced by such a connection. may probably have had such symbolic importance as it was the location of the former Majapahit capital. The Indonesian national motto. derived from the Majapahit royal color. written by a Majapahit poet.[22] Sultan Agung's conquest of Wirasaba (present day Mojoagung) in 1615 — during that time just a small town without significant strategic and economic value — led by the sultan himself. The Indonesian national flag "Sang Merah Putih" ("Red and White") or sometimes called "Dwiwarna" ("The bicolor"). Garuda Pancasila. has become the source of Indonesian national pride of past greatness. "Bhinneka Tunggal Ika". and the Panataran as well as the Sukuh temple dated from the Majapahit era. The memory of its greatness remains in Indonesia. have invoked the Majapahit Empire. . is a quotation from an Old Javanese poem "Kakawin Sutasoma".[citation needed] Bali in particular was heavily influenced by Majapahit and the Balinese consider themselves to be the true heirs of the kingdom. also derives from Javanese Hindu elements.[37] It was invoked by Sukarno for nation building and by the New Order as an expression of state expansion and consolidation. the Communist Party of Indonesia presented its vision of a classless society as a reincarnation of a romanticized Majapahit.[36] The statue and relief of Garuda have been found in many temples in Java such as Prambanan from the ancient Mataram era.[4] Many of modern Indonesian national symbols derived from Majapahit Hindu-Buddhist elements. the modern state of Indonesia covers vast territory and is politically centred on Java.[35] The Indonesian coat of arms. The notable statue of Garuda is the statue of the king Airlangga depicted as Vishnu riding Garuda.Patah. including those of the early 20th-century Indonesian National Revival. The Indonesian Navy flag of red and white stripes also has a Majapahit origin. and is sometimes seen as a precedent for the current political boundaries of the Republic. a Chinese princess. who had been sent away before her son was born. Modern Indonesian nationalists.

an Indonesian telecommunication company. Jero Wacik. in order to prevent further damage caused by home-made brick industries that develop on the surrounding area.[40] List of rulers Genealogy diagram of Rajasa dynasty. styled Jayanagara (1309–1328) . Kalagamet. styled Kertarajasa Jayawardhana (1294–1309) 2. the royal family of Singhasari and Majapahit. During the last half year of 2008. the series of communication satellites owned by Telkom. The government then argued that the method they were applying were less destructive since digging method were used instead of drilling. which started by Sri Ranggah Rajasa. Rulers are highlighted with period of reign. Raden Wijaya. The name was chosen by president Suharto. has been named after Sumpah Palapa.Palapa.[39] Nevertheless. since constructing the park's foundation in Segaran site located in south side of Trowulan Museum will inevitably damage the site itself. and the program was started in February 1975. Gajah Mada swore that he would not taste any spice as long as he had not succeeded in unifying Nusantara (Indonesian archipelago). This ancient oath of unification signifies the Palapa satellite as the modern means to unify the Indonesian archipelago by way of telecommunication. the Indonesian government sponsored a massive exploration on the site that is believed to be the place where the palace of Majapahit once stood. 1. Ancient bricks which are historically valuable were found scattered on the site. the founder of Rajasa dynasty in late 13th century. the famous oath taken by Gajah Mada. The rulers of Majapahit was the dynastic continuity of the Singhasari kings. the Indonesian Minister of Culture and Tourism stated that the Majapahit Park would be built on the site and completed as early as 2009. the project leaves a huge attention to some historians.

while commoners are suffering. Indonesia is described as the 'reincarnation' of the Majapahit empire. Tutur Tinular is a martial art historical epic fictional story with the Majapahit era serving as the background of the story. It describes the decaying Majapahit empire where royals are fighting each other for power. a weekly comic strip by Dwi Koendoro published in the Sunday edition of Kompas. Hayam Wuruk. It took place in the late Singhasari period and formation of Majapahit. a fictional kingdom neighbour of the Pajajaran. From a political. 4. Senopati Pamungkas (1986. Purwawisesa or Girishawardhana. 3. Singhawikramawardhana. 5. centered around the story about a fictional hero named Brama Kumbara. In several stories the Paregreg war is described. social. Saur Sepuh (1987–1991). telling the everyday life of Panji Koming. Bhre Wengker. and romance of the . reprinted in 2003).3. written by Sanusi Pane. styled Brawijaya IV (1466– 1468 or 1478[8]) 12. Rajasawardhana. styled Brawijaya I (1447–1451) 8. Interregnum (1453–1456) 10. a novel by Arswendo Atmowiloto that is also a martial art-historical epic fiction. The story also involved a romance between the hero named Arya Kamandanu and his Chinese lover Mei Shin. born Bhre Pamotan. or Twilight/Sunset in Majapahit is an historical romance that took place during the fall of Majapahit empire. or to describe and mention it. styled Brawijaya III (1456–1466) 11. styled Sri Rajasanagara (1350–1389) 5. the king of Madangkara. Kertabumi. styled Brawijaya II (1451–1453) 9. The current Indonesian president is often portrayed as a Majapahit monarch or prime minister. Suhita (1429–1447) 7. the comic strip serves as witty satire and criticism of modern Indonesian society. royal intrigue. Sri Gitarja. a radio drama and film by S Tidjab. Wali Songo. Girindrawardhana. a common Majapahit citizen. This part has been made into a single feature film entitled 'Saur Sepuh' as well. the Majapahit empire has inspired many writers and artists (and continues to do so) to create their works based on this era. cultural and current point of view. Pandanalas. Wikramawardhana (1389–1429) 6. The story took place near the end of the Majapahit era and the formation of Demak. Tutur Tinular. Although it took place in the Majapahit era. The impact of the Majapahit theme on popular culture can be seen in the following: 1. that is to say the civil war of Majapahit between Wikramawardhana and Bhre Wirabhumi. a radio drama and film by Niki Kosasih. Begun as a popular radio drama program in the late 1980s. This novel describes the saga. the film tells the story of nine Muslim saints ('wali') who spread Islam to Java. Kertawijaya. styled Brawijaya V (1468–1478) 13. styled Brawijaya VI (1478–1527) Majapahit in popular culture Celebrated as 'the golden era of the archipelago'. Panji Koming (since 1979). Sandyakalaning Majapahit (1933). or Suraprabhawa. Saur Sepuh is based on 15th-century Java. 2. 6. styled Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328–1350) 4.

by Theodore Gauthier Pigeaud. doi:10. the first king of Majapahit. a comic book series by Jan Mintaraga. Resink. 822. from Angkor Wat to East Timor. a pentalogy written by Langit Kresna Hariadi. No. pp. 1365 AD (The Hague. ^ Taylor. Dyah Pitaloka (2007). page 18 . ISBN 0-300-10518-5. van Hoeve. 6. Volume 1. a Malaysian epic film based on a traditional Malay legend. 8. Indonesia’s History Between the Myths: Essays in Legal History and Historical Theory' (The Hague: W. 10. This film recounts the love story between Gusti Putri Retno Dumilah. Hall (1956). Vol. p.E. New Haven and London: Yale University Press. A Study in Cultural History: The Negara-Kertagama by Rakawi Prapanca of Majapahit. 4. ABC-CLIO. ^ a b c d e Ricklefs (1991). about the fictionalized detailed lifestory of Sundanese Princess Dyah Pitaloka Citraresmi. ^ Keat Gin Ooi (2004). 34. Southeast Asia: a historical encyclopedia. pp. "Problems of Indonesian Historiography". vol. Puteri Gunung Ledang (2004). Jean Gelman (2003). G. trans.2307/2754037. page 19 5. 7. 29. 1968).J.G. 29. ^ The Brunei Museum journal. 1962). 2. 38. Gajah Mada. Digital Atlas of Indonesian History 4. ^ Majapahit Overseas Empire. 21. Indonesia: Peoples and Histories. and Hang Tuah. 9. about fictionalized detail of Gajah Mada's life from Kuti rebellion until Bubat War. a Majapahit Princess. The novel virtually took the same context and was inspired by Kidung Sundayana. Volume 4. 8.formation of the Majapahit kingdom as well as the adventure of the main character. Issue 1 – Page 192 7. ^ D. JSTOR 2754037. a commoner named Upasara Wulung and his forbidden love affair with princess Gayatri Rajapatni. focussed around the Bubat War. a novel written by Hermawan Aksan. This series tells the history of Majapahit from its formation until the decline. 3. Imperium Majapahit. whom later becomes the consort of Raden Wijaya. ISBN 978-1-57607-770-2. Rakawi. published by Elexmedia Komputindo. Java in the 14th Century. Pacific Affairs (Pacific Affairs. a Malaccan admiral. ^ a b c d e f Ricklefs (1991). ^ Prapantja. p. See also Indonesia portal      Kidung Sunda Osing Tenggerese List of monarchs of Java Srivijaya Notes 1. Martinus Nijhoff. 3/4) 38 (3/4): 353–359.

16. ISBN 962-593-232-1. The Journal of Asian Studies (The Journal of Asian Studies. 13.R. translated by J. Menuju Puncak Kemegahan (LKIS. p. Bertold. 32.C Bagley (1981). JSTOR 644055. Robert. 1962. Brill Archive. "Ritual and Cultural Reproduction in Non-Islamic Java". Berg. 2nd ed. 72. 26. 9789004061965. Singapore 169641: Archipelago Press. ^ Robert W. ^ Dellios. Yogyakarta: Penerbit Kanisius. page:100". 14. (1997). ^ C.C. ^ MAJAPAHIT : KERAJAAN AGRARIS – MARITIM DI NUSANTARA page 8 30. ^ Ricklefs. No.2307/2050416. 10.G Mills. ^ Millet. pages 18 and 311 11.1525/ae. 252. Didier Millet. doi:10. 279. page 40 . ^ JakartaPost: Majapahit capital may be larger than previously believed 13.. Didier (Hardcover edition — August 2003). p. in the site www. P. Damais.P.Majapahit-Kingdom. 33–34. 28. 31.. White Lotus p86 ISBN 9748496-78-4 12.9. ^ Spuler. 19. 17. 1996. Bond University Australia. Sejarah Peradaban Manusia: Zaman Majapahit. November 2008. 106. 451–456. American Ethnologist 10 (1983): 665–683. R. 1300. Soekmono. F. 448–451. ^ "Ritual Networks and Royal Power in Majapahit Java. A. 18.V. C. hal. pp. vol. ^ Johns. 69. ^ Munoz. Persee. 22. 1993. Paris: Periplus Editions. 1) 24 (1): 91–99. pp. Hefner (1983). ^ Ma Huan Ying-yai Sheng-lan. (1973. 36–37 23. 22 June 2007.H. John Miksic. 5th reprint edition in 1988). doi:10. (November 1964). Retrieved 2011-12-11. ^ a b Schoppert. Historical Atlas of Indonesia. ^ Nastiti. Java Style. Indonesian Heritage Series: Ancient History. Het rijk van de vijfvoudige Buddha (Verhandelingen der Koninklijke Nederlandse Akademie van Wetenschappen. ISBN 90-04-06196-7.4. JSTOR 2050416. ^ Drs. ISBN 981-3018-26-7. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. Letterkunde. ^ a b c d e f Millet. Singapore 169641: Archipelago Press. Singapore: Editions Didier Millet. 25. Soeroso M. ^ a b Slamet Muljana. cited in M. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). "Mandala: from sacred origins to sovereign affairs in traditional Southeast Asia". 29. 107. The Muslim world : a historical survey. pp. Stanford: Stanford University Press. ^ Lonely Planet: History of Bali 33. Friday. A History of Modern Indonesia Since c. (1988).10. Rosita (2003-01-01). Jakarta: PT Gita Karya. Ricklefs. ^ a b Ricklefs. ^ Poesponegoro & Notosusanto (1990). 24. ed.. S. ^ Y. 37 and 100 21. 27. Early Kingdoms of the Indonesian Archipelago and the Malay Peninsula..V. no. ^ Ricklefs. pp. Prasasti Majapahit. ISBN 981-3018-26-7. 2nd ed. pp. 2005) 15.02a00030. Indonesian Heritage Series: Ancient History. 1) Ansterdam: N. Titi Surti. Retrieved 2010-07-14. Part 4.com from Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala. Afd. ^ Cribb. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2. Achadiati S. 2000 20. ^ "Uang Kuno Temuan Rohimin Peninggalan Majapahit". Paul Michel (2006). ISBN 981-4155-67-5. 24. hal. "The Role of Structural Organisation and Myth in Javanese Historiography". Vol. University of Hawai'i Press. ed. editor: John Miksic.1983. Didier (Hardcover edition — August 2003).

Antara (in Indonesian) 36. ^ "Situs Majapahit Dirusak Pemerintah". Massachusetts and London: Belknap Press. ^ Bhinneka Tunggal Ika. ^ Ricklefs. 2009. November 4. 1991 External links Wikimedia Commons has media related to: Majapahit     A Short History of Majapahit Memoirs of Majapahit Kingdom A brief history of Majapahit A Complete Transcription of Majapahit Royal Manuscript of Nagarakertagama from SejarahNasional. Indonesian Destinies. Ricklefs. page 43 35. ^ Ricklefs. Harvard University Press. A History of Modern Indonesia Since c. Cambridge. ^ Hindu Civilizations of Austronesia and Southeast Asia 37. Theodore. ISBN 0-674-01137-6. masterpiece of Mpu Tantular. ^ "Taman Majapahit Dibangun di Trowulan". 1300. 2008. 40.34. Stanford: Stanford University Press.org an National History Website View page ratings Rate this page What's this? Trustworthy Objective Complete Well-written I am highly knowledgeable about this topic (optional) Categories:          Former monarchies Former countries in Southeast Asia States and territories established in 1293 States and territories disestablished in 1527 1527 disestablishments Indianized kingdoms Historical Hindu empires Pre-colonial States of Indonesia 1293 establishments . References  M. page 174 38. 2nd ed. January 5. 19. 39. pp. ^ Friend.C.

     Former countries in Malaysian history Former countries in Philippine history Majapahit Former empires of Asia Former countries in Indonesian history Navigation menu        Create account Log in Article Talk Read Edit View history       Main page Contents Featured content Current events Random article Donate to Wikipedia Interaction      Help About Wikipedia Community portal Recent changes Contact Wikipedia Toolbox Print/export Languages     ไทย ‫ال عرب ية‬ Basa Banyumasan Česky .

Text is available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License.                            Deutsch Español Français 한국어 हिन्दी Bahasa Indonesia Italiano ‫עברית‬ Basa Jawa ქართული Lietuvių मराठी Bahasa Melayu Nederlands 日本語 Norsk (bokm l) Polski Português Русский संस्कृ तम् Suomi Svenska Tagalog Українська Tiếng Việt 中文 This page was last modified on 26 January 2013 at 17:55. Inc. a non-profit organization. Contact us    KERAJAAN MAJAPAHIT Kerajaan Majapahit adalah nama sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293.. Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389) yang didampingi oleh Patih Gadjah Mada (1331-1364). Wikipedia® is a registered trademark of the Wikimedia Foundation. Kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. additional terms may apply. See Terms of Use for details. .

 Kertarajasa Jayawardhana  Pada 1293 pasukan Kubilai Khan dari Cina datang dengan tujuan untuk menghancurkan Kerajaan Singasari. Mereka tidak mengetahui bahwa Singasari telah hancur. Jawa Timur) untuk dijadikan desa. berakhirlah riwayat Kerajaan Singasari. dan mendapat perlindungan dari Arya Wiraraja. penguasa Sumenep. Raja Kertanegara beserta petinggi kerajaan lainnya tewas dalam penyerangan tersebut. Raden Wijaya beserta pengikutnya diizinkan untuk membabat hutan Tarik (sekarang menjadi Desa Trowulan. Setelah Raja Kertanegara gugur dalam peristiwa penyerangan Raja Jayakatwang (Raja Kediri). Disinilah kemudian berdiri pusat Kerajaan Majapahit. Raden Wijaya (menantu Raja Kertanegara) segera melarikan diri ke Sumenep. Hal ini dimanfaatkan oleh Raden Wijava untuk membalas dendam kepada Raja Jayakatwang. Setelah mendapat pengampunan dari Raja Jayakatwang. Madura.  Para Penguasa Majapahit Raden Wijaya : (1309) Jayanegara : (1309-1328) Tribhuwanatunggaldewi : (1328-1350) Hayam Wuruk : (1350-1389) Wikramawardhana : (1389-1429) Suhita : (1429-1447) Kertawijaya : (1447-1451) Rajasawardhana : (1451-1453) Bhre Wengker : (1456-1466) Singhawikramawardhana : (1466-1468)  . Raja Jayakatwang sangat menghormati Arya Wiraraja sehingga Raden Wijaya diampuni.

Dalam waktu singkat. Pada 1522. Pasukan Kubilai Khan kembali ke pelabuhan. Pemberontakan baru dapat berakhir pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk (1350-1389). Selain itu. Kerajaan Gajah Mada Kediri. Kalimantan. kewibawaan Kerajaan Majapahit baik ke dalam maupun keluar kerajaan sangat kuat. pamor Kerajaan Majapahit semakin menurun. Kerajaan Kediri hancur dan Raja Jayakatwang terbunuh.000 orang.  . serta pemberontakan Sadeng dan Keta pada masa Tribhuwanatunggadewi (1328-1350). Banyak orang asing seperti Cina. Perluasan wilayah ini dicapai berkat politik ekspansi yang dilakukan oleh Patih Mangkubumi Gadjah Mada. salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit.   Wilayah Kekuasaan Wilayah kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Jawa (kecuali tanah Sunda). << Kiri atas: Candi Panataran merupakan candi terbesar dan paling penting bagi umat Hindu di Jawa Timur yang dibangun pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Sora. dan Kuti selama masa pemerintahan Jayanegara (1309-1328). Pada masa itu rakyatnya sejahtera. Sumatera. sebagian besar P.  TAHUKAH KAMU Pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. dan India berdatangan. dan Indonesia bagian timur hingga Irian Jaya. Pasukan Kubilai Khan segera pergi dari tanah Jawa dan Raden Wijaya menjadi raja dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Kerajaan  Atas: Candi Bajangratu. Semenanjung Malaya. faktor yang juga mempengaruhi runtuhnya Kerajaan Majapahit ialah munculnya Kerajaan Malaka dan berkembangnya kebudayaan Islam. namun di tengah perjalanan pasukan Raden Wijaya dengan bantuan pasukan Singasari dari Sumatera menyerang pasukan tersebut. Pada masa inilah Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya.   Keruntuhan Majapahit Sepeninggal Raden Wijaya. Pemberontakan tersebut antara lain ialah pemberontakan Ranggalawe. Siam. Setelah masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Kerajaan Majapahit hancur akibat terjadinya perang saudara.Kertabhumi : (1468-1478) Ranawijaya/Girindrawardhana : (1478-?) Pasukan Raden Wijaya bekerjasama dengan Kubilai Khan yang berjumlah sekitar 20. Kerajaan Majapahit dilanda beberapa pemberontakan.   LIHAT JUGA Singasari.

TAHUKAH KAMU Nama Majapahit diduga berasal dari nama pohon Maja karena pada masa itu hutan Tarik banyak ditumbuhi pohon Maja. Persahabatan raja Majapahit Hayam Wuruk dengan raja Sunda Lingga Buana dan lain sebagainya. dengan kata lain tidak bersahabat. dan lain sebagainya yang mengarah ke perang Bubat. << Kiri bawah: Candi Tikus. Tetapi kalau dimasukan keywords seperti : Perang Bubat. Kidung Panji Wijayakrama. Perang antara Majapahit dan Sunda. Berulangkali searching dengan menggunakan keywords bermacam-macam seperti: persahabatan kerajaan Majapahit dan Sunda. Abdul. 1. terjadi perselisishan alias permusuhan. dan Kidung Harsa Wijayayang menceritakan berdirinya Kerajaan Majapahit. hasilnya hampir serentak semua link url atau situs web mengatakan hal sama yaitu ada perang Bubat. ada perselisihan dan permusuhan dengan berbagai versinya. mencari sumber yang mampu mengatakan bahwa kerajaan Sunda dan kerajaan Majapahit adalah 2 kerajaan yang bersahabat dan rukun. Artikel-artikel sebelumnya dari penulis sudah gembar-gembor mengatakan bahwa . Dugaan ini berdasarkan Kitab Pararaton. Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda KEBOHONGAN SEJARAH PERSETRUAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA Pembuktian Analisa Kitab Neraga Kertagama dan Kitab Negara Kertabhumi Created by Ejang Hadian Ridwan Suatu proses pencarian yang teramat sulit juga.  Sumber : Syukur. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar . Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve. Kenyataannya semua hasil mengatakan hal yang sama. Jilid 6. Persahabatan kerajaan Sunda dan Majapahit masa Gajah Mada dan Hayam Wuruk. 2005. Halaman 123.   Atas : Relief di Candi Panataran ini menceritakan seseorang yang dieksekusi dengan menggunakan keris. tempat pemandian kerabat raja Majapahit.

Sampit. Sawaku.kisah Ken Arok. Tabalung. atau sumber sejarah yang masih relevan. dengan kata lain sumber-sumber itu adalah sumber yang direkayasa demi suatu kepentingan. ikut juga Tanjung Kutei. Sedu. kalau tidak pernyataan kebohongan sejarah itu tetap tidak kuat. Kadandangan. secara sendirinya adalah sumber-sumber yang sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai sumber sejarah. Kitab Negara Kertagama inilah yang menjadi harapan satu-satunya bagi penulis untuk dapat memberikan informasi walaupun tidak gamblang. Siak. yang masa pemerintahan untuk kerajaan Majapahit dipimpin oleh Sri Rajasanagara (Hayam Wuruk versi kitab Pararaton) dengan Maha Patih Gajah Mada? inilah pertanyaan yang harus ada jawaban sebagai korelasinya dan jawaban itu harus ada. Kampar dan Pane Kampe. Setelah dipelajari seksama dari hasil terjemahan kitab Negara Kertagama. berlindung di bawah kuasa Wilwatikta. negara perlak dan padang Lawas dengan Samudra serta Lamuri. Itulah terutama negara-negara Melayu yang telah tunduk. Berdasarkan barang bukti itulah penyidikan lebih lanjut dapat dilakukan. Landa. akhirnya didapat petikan sebagai berikut : “Negara-negara di nusantara dengan Daha bagai pemuka. yang akhirnya terjadi pembelokan arah sejarah. Malano . Palembang. Kahwas. Batan. Kota Waringin. Prasasti-prasati yang ditemukan. Minangkabau. dianalisa dan dikembangkan. Saludung. kebohongan itu memnag terjadi. Samadang dan Tirem tak terlupakan. Tunduk menengadah. Penyidikan suatu perkara hukum. Tamihang. yang kemudian dipelajari. hampir semuanya tidak bisa meberikan informasi tentang hal itu. lantas pola hubungan seperti apa yang diterapkan antara 2 kerajaan tersebut yaitu kerajaan Majapahit dan kerajaan Sunda.Pun ikut juga disebut Daerah Kandis. Bukti sejarah berikutnya adalah dicoba dengan mempelajari lagi satu kitab yaitu kitab Negara Kertagama. Solot dan juga Pasir Barito. Bukti sejarah yang ada adalah untuk perkara ini tiada lain adalah berupa prasastiprasasti dan beberapa kitab yang tingkat kepercayaannya akan kebenarannya masih tinggi. Kota Ungga. paling dulu Melayu: Jambi. Kemudian akan diperinci demi pulau negara bawahan. Sambas. Haru serta Mandailing. Rokan. Lawai ikut tersebut. dengan pihak yang dirugikan adalah bangsa Indonesia. Toba dan Darmasraya. selalu dalam langkah awalnya adalah mencari barang bukti. terjadinya peristiwa perang Bubat dan Sumpah Palapa. Lampung dan juga Barus. Barune. Kalka. Negara-negara di pulau Tanjungnegara : Kapuas-Katingan. Pertanyaan selanjutnya adalah kalau memang tidak terjadi hal-hal seperti itu. Perang Bubat dan Sumpah Palapa adalah dusta atau kebohongan sejarah. Sumber-sumber utama yaitu kitab Pararaton dan kitab Kidung Sunda yang mengarah kepada kisah Ken Arok.

Seyogyanya. begitu pun Darmanagari Marutma.” Petikan diatas memberkan informasi lengkap tentang negara-negara yang berada dibawah kekuasaan kerajaan Majapahit yang memang mewakili istilah nusantara yang didengung-dengukan itu. Pujangga dan pegawai diperintah menarik upeti. Pujangga-pujangga yang lama berkunjung di nusantara. Pulau Gurun. Semenjak nusantara menadah perintah Sri Paduka. Terdorong keinginan akan menambah kebahagiaan. Pahang yang disebut paling dahulu. Seram.Berikut Langkasuka. Timor dan beberapa lagi pulau-pulau lain. Bima. Tumasik. Galian serta Salayar. Ambon atau pulau Maluku. Bisa jadi Sumpah Palapa itu sendiri adalah bentuk pengkerdilan istilah nusantara itu sendiri.memberikan informasi yang harapakan penulis atas pernyataan yang mencurigakan. Tersebut pula pulau-pulau Makasar. Rajapura begitu juga Singasagari Campa. Solot. Lagi pula anda (n). Hutan Kendali sekaligus. yang akhirnya diharapkan terjadi keraguan terhadap kebesaran istilah nusantara tersebut. pulau Sapi dan Dompo Sang Hyang Api. harus menegakkan agama Siwa. Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. Kunir. Taliwang. menolak ajaran sesat. Muar. Saimwang. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. Banggawi. Di Hujung Medini. diberikan pendaan cetakan tebal supaya lebih . Sumba. Kelang serta Kedah Jerai. jika mengemban perintah ke mana juga. Dilarang mengabaikan urusan negara dan mengejar untung. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. bisa jadi juga ini lemparan wacana ke publik dengan tujuan pro kontra mengenai istilah nusantara dengan hanya memakai simbolisasi Sumpah Palapa. Muar. Sampai Udamakatraya dan pulau lain-lainnya tunduk. Paka. Wanin. Bantayan di wilayah Bantayan beserta kota Luwuk. Dungun. tiap musim tertentu mempersembahkan pajak upeti.tetap yang terpenting di pulau Tanjungpura. tidak seperti Sumpah Palapa yang tidak mewakili aspek keseluruhan yang dikatakan nusantara. yang juga biasa disebut Lombok Merah. semua sudah lama terhimpun. Buton. Kanjapiniran. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. Konon kabarnya para pendeta penganut Sang Sugata dalam perjalanan mengemban perintah Sri Baginda. Seran. Karena penghuninya bukan penganut ajaran Buda. Gurun serta Sukun. Kamboja dan Yawana ialah negara sahabat. Di sebelah timur Jawa seperti yang berikut: Bali dengan negara yang penting Badahulu dan Lo Gajah. dilarang menginjak tanah sebelah barat pulau Jawa. Kelantan serta Trengganu Johor. Petikan diatas juga. Berikutnya inilah nama negara asing yang mempunyai hubungan Siam dengan Ayodyapura.

jadi tidak lagi harus bersusah-susah melakukan perang. kemudian perang menumpas pemberontakan kerajaan Sadeng dan Keta. untuk menjaga keutuhan. katakanlah dengan beberapa negara besar yang sudah bergabung. Percobaan invasi pertama. Tetapi negara-negara lain.” Merujuk pada keterangan kitab Negara Kertagama itu bahwa banyak negaranegara atau kerajaan-kerajaan lain yang secara otomatis takluk dan berinduk ke kerajaan Majapahit. setidaknya ada alasan perang yang mendasar dan sah secara hukum kenegaraan. persatuan dan kesatuan serta nama baik kerajaan. Karena sejak dahulu menjadi satu dengan Jawa. Umpan nilai psikologis inilah yang merupakan senjata ampuh dalam propaganda ide aliansi yang dimotori oleh kerajaan Majapahit. kewibawaan. dan ini ide . dengan membentuk aliasi dengan negara-negra lainya. untuk kerajaan Majapahit. Tiga kerajaan ini nota bene adalah kerajaan-kerajaan yang secara historis atau sejarah pendiriannya mulai kerajaan Tumapel masa pemerintahan Sri Rajasa Sang Amurwabhumi alias Ken Arok (versi kitab Pararaton sampai ke Sri Kertanegara. Konon dahulu Jawa dan Madura terpisah meskipun tidak sangat jauh. perang terbesar adalah dengan kerajaan di Pulau Bali. tujuannya dalam rangka menjaga apabila suatu saat ada invasi dari kekaisaran Mongol untuk kedua kalinya. tapi tidak lama berselang bisa diusir kembali oleh pasukan tentara yang dipimpin Raden Wijaya. menginduk dan mengakui kerajaan Majapahit yang memegang kontrol atas mereka. Tentara Mongol sempat menguasai ibu kota kerajaan. hanya teridentifikasi melakukan beberapa kali peperangan. apa yang dilakukan oleh kerajaan Majapahit adalah sebagai pencetus atau pelopor ide penggabungan kekuatan. Ide aliansi inilah yang merupakan cikal bakal terbentuknya nusantara. Hal ini dikarenakan.fokusyaitu: “Yawana ialah negara sahabat. raja pertama Majapahit menantu dari Sri Kertanegara. Dalam catatan sejarah resmi. tidak harus melalui proses peperangan besar. Ketika negara-negara dalam aliansi itu sudah terbentuk. ketika kerajaan Singhasari atau Tumapel dibawah kendali Jayakatwang yang merebut kekuasaan secara paksa dari penguasa sah Sri Kertanegara. Pulau Madura tidak dipandang negara asing. untuk mengembangkannya lebih mudah ke arah pemekaran yang lebih luas. Wajar dan memang seharusnya kalau peperangan itu dilakukan. bisa secepat itu takluk. Mengapa pula dengan skala waktu yang tidak terlalu lama nusantara bisa terbentuk? Jawabanya adalah teori musuh bersama. kemudian dilanjutkan pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit mulai dari Raden Wijaya sampai Sri Rajasanagara alias Hayam Wuruk (versi kitab Pararaton) adalah masih termasuk kerajaan-kerajaan bawahan.

Hubungan yang terjalin pun atas dasar persahabatan. bukan permusuhan atau yang satu menjadi bawahan atas yang lainnya. terlebih didukung oleh situasi yang ada. yaitu ada musuh bersama yang nyata didepan mata. Majapahit adalah negara adidaya di nusantara selain kerajaan Sunda pada masa itu. yang sebelumnya mengalami masa-masa penjajahan dari kerajaan Chola. pemimpin bagi yang lainya dan kerajaan Majapahit-lah yang cocok dan memenuhi syarat. sebuah aliansi harus ada negara pengontrol. tetapi bukan negara bawahan karena tidak disebut demikian. Sekarang pertanyaan yang timbul adalah Yawana itu kerajaan mana? Tidak dijelaskan identitasnya dalam kitab Negara Kertagama. 11:33 AM #2 ri4nx Senior Member Join Date Aug 2011 . 26-03-12. Karena kerajaan Sriwijaya tidak lagi termasuk negara adidaya dengan alasan keberadaannya sudah melemah. artinya nama itu sudah populer tidak perlu lagi penjelasan pada waktu itu. Negara sahabat artinya kerajaan itu dianggap sejajar kedudukanya dengan kerajaan Majapahit. Penyidikan dilanjutkan lagi. yang ada adalah negara sahabat. Musuh bersama itu tiada lain adalah pasukan besar kekaisaran Mongol. Selengkapnya silakan pembaca budiman lihat di MENGUAK TABIR SEJARAH NUSANTARA Salam Damai Nusantara Penulis o Share      Reply With Quote 2. Secara fakta pertahan.sangatlah brilian. India. dan mempunyai kedudukan yang sangat dihormati karena statusnya adalah negara sahabat.

Posts 1. info bagus neh o Share      INI TANDA TANDA KAMU MAU MENINGAL .soalnya saya belum pernah mendengar peningalan majapahit selama ..995 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda ternyata penyatuan kedua kerajan itu bohong belaka ya gan .. 12:34 PM #3 Hjthegreat Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda yang menjadi pertanyaan saya dari dulu. apakah memang majapahit pernah menguasai sulawesi???.atau hanya mitos dan hanya klaim org jawa (majapahit).GAMBAR2 DRAMATIS SEGITIGA BRMUDA palingseru Reply With Quote 3.. 26-03-12...

. Saran saya. Lagi pula. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah.berkuasa di sulawesi. ..soalnya saya lama penasaran tentang hal itu. 01:53 PM #4 Alphe Senior Member Join Date Nov 2011 Location Banggai Posts 1. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". o Share      Reply With Quote 4. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog..267 Rep Power 5 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. 26-03-12. kalau punya reference tentang itu tolong dishare.. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN.

Meja kerja yang rapi adalah cerminan jiwa yang sakit Reply With Quote 5. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat .NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" Last edited by Alphe. o Share      oomaldi likes this. 26-03-12 at 04:25 PM. 03:31 PM #5 keizer Senior Member Join Date Feb 2012 Location Bandung Posts 1. LAgi pula. 26-03-12.849 Rep Power 2 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta batu dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain.

06:51 PM #6 oomaldi Moderator Join Date Feb 2012 Location Jakarta Posts 609 Rep Power 3 . NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" yup saya setuju pendapat anda. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". ini khan baru dari satu sisi o Share      Temukan Cerita2 Kocak Disini Kelakuan Konyol Anggota DPR Berwisata Gokil Reply With Quote 6. Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. Saran saya. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. 26-03-12. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah.diterima.

atau majalah populer seperti "Majalah Misteri". Ada banyak sumber yg kurang kredibel secara ilmiah seperti sumber dari blog. sebaiknya hasil penelitian ini dipublikasikan dahulu di jurnal ilmiah.. NB: entah kenapa thread ini mengingatkan saya ke thread lain yg berjudul "mengoreksi hukum kekekalan energi" setuju.. Saran saya.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by Alphe Karena menemukan fakta baru dan kemudian menghasilkan kesimpulan lain. 26-03-12. 06:59 PM #7 GEO Advisor . ane suka banget nih sama komennya bro alphe. Biar dikaji dan dikritisi oleh peer group sesama ahli sejarah. kesimpulan yg dikemukakan di sini belum tentu juga sahih dan dapat diterima. o Share      Jualan? Langsung kesini >> Lapak Jual Beli Kompas Forum Jangan lupa baca aturannya disini >> Aturan Lapak Jual Beli KompasForum Reply With Quote 7. Terdapat beberapa kelemahan terutama sumber acuan dari tulisan di atas. tidak bijak jika mengecap kesimpulan yg berbeda dengan KEBOHONGAN. Lagi pula.

................ o Share      Silent Readers lebih berbahaya daripada Junkers Reply With Quote 8. 09:13 PM #8 oka milano Newbie Join Date Mar 2012 Posts 1 Rep Power 0 . 26-03-12...Join Date Oct 2008 Location indonesia Posts 16..436 Rep Power 29 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda jadi mana yang bener nih ?.

09:38 PM #9 andewan Senior Member Join Date Jan 2012 Location Bnjarnegara Posts 1. terbitkan jurnal. mari dibahas diforum ilmiah. disana pusat penelitian majapahit. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan.288 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda Originally Posted by oka milano . jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda.. disana ada pakar2 yang siap mendebat. eh udah berani mengatakan pembelokan.Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal.. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword. 26-03-12. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan o Share      Reply With Quote 9..

. 05-04-12. disana pusat penelitian majapahit. disana ada pakar2 yang siap mendebat. ane dapet data juga dari buku Atlantis karya Prof. kalo memang pendapat anda bisa dipertanggung jawabkan.. terbitkan jurnal. mari dibahas diforum ilmiah. jangan2 anda yang membelokkan sejarah karena kedangkalan cara pikir anda. kalo mau penelitian silakan turun ke trowulan. Arsyo tentang istilah negeri Yawana yang disebut negara sahabat dalam kitab ..udh di update kok artikel ane. 10:28 PM #10 ezank Newbie Join Date Mar 2012 Posts 23 Rep Power 0 Re: Pembuktian Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda terima kasih agan2 atas saran dan keritiknya.anda ini siapa? peneliti? kok asal mengatakan pembohongan sejarah.judulnya jadi POLA HUBUNGAN KERAJAAN MAJAPAHIT & SUNDA silakan baca dilink tersebut. eh udah berani mengatakan pembelokan. padahal jangan2 anda yang melakukan pembelokan Yups saya setuju dengan panjengane gan...kl sdh menyangkut sejarah baiknya agak hati hati. o Share      Outdoor Furniture Reply With Quote 10.. sekali lagi jangan penelitian yang dangkal.. bukan dengan duduk di depan internet searching menggunakan keyword.

Pada masa akhir ini itu bangsa Arya mulai membangun system agama Weda (Hindu) dan pemerintahan (politik). Peradaban Lembah Indus mengalami kemunduran ketika bangsa Arya dari Asia Tengah melakukan invasi. Persebaran bangsa Arya dibedakan atas dua periode: masa Weda Awal dan masa Weda Akhir.silakan mampir. dan Brahmaputra yang memiliki lembah-lembah subur.0 RANGKUMAN PERKEMBANGAN HINDU BUDHA DI INDONESIA under RANGKUMAN MATERI Anak benua India merupakan tanah tempat kebudayaan Weda. Jaina lahir. Di sebelah utara terdapat sungai–sungai besar seperti Indus.. Penduduk Lembah Indus adalah bangsa Dravida yang berkulit hitam. Setelah dewasa. agama Buddha lahir dari Sidharta Gautama. Di lembah-lembah subur inilah lahir peradaban Hindu muncul. Buddha. Sementara itu. Sidharta pergi dari istana dan meninggalkan segala Bentuk . Yamna.Kertagama. Gangga. itu yang ingin ane buktikan. judul sebelumnya "Kebohongan Sejarah ttg Persetruan Kerajaan Majapahit Vs Sunda" artinya gak ada persetruan.6.. All rights reserved Content Relevant URLs by vBSEO 3.com. putra Raja Suddodhana dari Kapilawastu. thanks o Share      Reply With Quote Page 1 of 2 12 Last « Previous Thread | Next Thread »    KompasForum Home Archive Top All times are GMT +7. The time now is 06:07 PM. Copyright © 2012 KOMPAS.

Indonesia Indocina. Setelah itu ajaran Buddha mengalami perkembangan: Buddha Mahayana dan Hinayana. seni rupa (relief. dan Cina. prasasti. telah terjadi hubungan dagang antara India. dan Indonesia. Siddharta menjadi seorang Buddha. dan budaya. dan kitab serta prasasti dalam negeri. Pihak keempat adalah golongan ksatria India yang melarikan diri ke Indonesia karena takut dikejar-kejar oleh musuh. Dari sumber-sumber itu dapat disimpulkan: persebaran agama dan budaya Hindu-Buddha dari India ke Indonesia berawal dari perdagangan. Yunani. Ketika tiba di Desa Gaya. Kesemuanya itu mengalami proses akulturasi dan sinkretisasi sesuai zamannya. sementara Sumatera merupakan pusat Buddha. dan Kalimantan. Pihak ketiga adalah kaum sudra yang melarikan diri dari India ke Indonesia. Ia berguru pada sejumlah rahib. Bali. serta seni tari dan musik. Pihak kedua adalah para pedagang India (waisya). Jepang. Keterkaitan antara perdagangan dan persebaran Hindu Buddha mengakibatkan pusat pusat perdagangan di Indonesia menjadi pusat Hindu-Buddha. Indocina. Pengaruh Buddha pun meluas hingga Cina. agama. Indocina. India. Sekitar awal tarikh masehi. Ada lima teori tentang pihak-pihak yang berjasa menyebarkan Hindu dan Buddha di Indonesia. di Lembah Sungai Gangga. Pihak pertama adalah kaum brahmana dan rahib dari India. keratin). wayang).kesenangan duniawi. Sedangkan pengaruh dalam bidang kebudayaan terlihat dari bangunan fisik (stupa. yang sebelumnya pernah mengunjungi India. Related Post: RANGKUMAN MATERI         RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PENELITIAN SOSIAL RANGKUMAN TAHAP PENUTUPAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENGIKTISARAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN TAHAP PENCATATAN PERUSAHAAN DAGANG RANGKUMAN KOPERASI DAN KEWIRAUSAHAAN RANGKUMAN BADAN USAHA RANGKUMAN MANAJEMEN . Dan pihak kelima dalah orangorang Indonesia sendiri. Arab. karya sastra (kitab. arca). Hubungan itu didukung oleh kronik-kronik dari Cina. Hubungan dagang ini berkembang menjadi hubungan politik. candi. Pengaruh Hindu-Buddha terhadap perkembangan agama di Indonesia terlihat dari praktik dan tempat peribadatan (candi). makara. terutama di Jawa.

Masuknya Budaya Hindu Budha Proses masuknya dan berkembangnya agama hindu dan budha ini melalui jalur perdagangan India. terutama dengan ditemukannya prasasti tujuh yupa di kalimatan timur. tulisan tulisan tersebut mengubah bangsa indonesia memasuki babakan baru jaman sejarah. 2. pembawa agama agama Budha melalui misi penyiaran yang disebut . Pengaruh Hindu dan budha di Indonesia Berdasarkan ditemukannya bukti tulisan yang berhuruf pallawa dan Bahasa Sanseketa di kerajaan Kuta dan Tarumanegara menujukkan pengaruh Hindu budha dan india yang sangat kuat dalam perkembangan sejarah inonesia. Budah di Indonesia 1. cina.                RANGKUMAN LEMBAGA SOSIAL RANGKUMAN MATERI DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI PERUBAHAN SOSIAL RANGKUMAN MATERI REVOLUSI INDUSTRI RANGKUMAN REVOLUSI PRANCIS AMERIKA DAN RUSIA RANGKUMAN DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA RANGKUMAN PERKEMBANGAN PAHAM BARU DAN PENGARUHNYA DI INDONESIA RANGKUMAN PENGARUH BARAT PADA MASA KOLONIAL RANGKUMAN AKULTURASI LOKAL HINDU BUDHA DAN ISLAM RANGKUMAN PENGARUH ISLAM DI INDONESIA KERAJAAN HINDU BUDHA DI INDONESIA RANGKUMAN WILAYAH PELESTARIAN LINGKUNGAN RANGKUMAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN RANGKUMAN SUMBER DAYA ALAM RANGKUMAN ANTROPOSFER DAN KEPENDUDUKAN RANGKUMAN BIOSFER Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook 0 comments: Poskan Komentar Langganan: Poskan Komentar (Atom) Perkembangan dan Pengaruh Hindu-Budha di Indonesia A. indonesia. Perkembangan Agama Hindu.

Dharma Dhuta. Jawa Barat. 3. yaitu : prasasti Talang Tuo. sementaramenurut berita cina. sumber bukti lainnya adalah kerajaan ini adalah berita dari seorang pendeta budha dan cina yang bernama fa hien. sudra dan waisya. bukti adanya kerajaan ini dengan ditemukannya prasasti-prasasti yang berhuruf pallawa. Kerajaan Kutai Kerjaan ini terletak di kalimatan timur dan tertua di indonesia.prasasti pasir awi . Kerajaan Taruma Negara ( abad 5 M) Kerajaan ini letaknya di sekitar Bogor.prasasti tugu .prasasti jambu . 4. seorang raja yang bijaksana dan sangat memperhatikan kemakmuran rakyatnya. 2.prasasti lebak . sedangkan pembawa agama Hindu ke indonesia antara lain golongan ksatria. pendeta I-Tsing setelah belajar di Sriwijaya kemudian ia pergi ke Moloyu.prasasti muara ciaruten – prasasti kebon kopi dari prasati di atas di katakan bhwa raja yang memerintah kerajaan Tarumanegara adalah Purnawarman. dengan ditemukannya prasasti tersebut bangsa indonesia memasuki babkan baru zaman sejarah. Mulawarman. Kerajaan Melayu Mengenai kerajaan ini diperkirakan sekitar daerah jambi seorang raja yang sering disebut adalah adityawarman. Brahmana. Aswawarman. peninggalan bersejarah yang di temukan adalah tujuh Buah Prasati yang di pahatkan di atas tiang bantu disebut YUPA. B. prasasti yang ditemukan semua berhuruf pallawa dan berbahasa Sanseketa yaitu: . Prasasti ini berhuruf pallawa dan berangka tahun 400M. Raja yang pernah memerintah kerajaan kutai adalah kudungga. Kerjaan Sriwijaya (7 M) kerajaan sriwijaya ini terletak di palembang. prasasti Kota .Kehidupan Sosial Politik Ekonomi dan Kebudayaan di Indonesia pada Masa Kerajaan Hindu-Budah 1. sumatra selatan.

prasasti Karang berahi. Kerajaan Singosari (abad 13) Muncul setelah adanya perang ganter 1222 M. Pendiri kerajaan ini yaitu raden wijaya.mundurnya perekonmian akibat perang saudara . Kerajaan Majapahit terletak di desa Tarik Mojokerto. kerajaan kediri kalah dan berdirilah kerajaan singosari dengan raja ken arok adan bergelar kertarejasa.adanya perang paregreg / perang saudara 6.adanya perkembangkan islam dari kerajaan demak . sedangkan menurut sumber dari cina bahwa kerajaan kediri merupakan kerajaan yang aman. kediri. prasasti Kedukan Bukti dan prasasti Telaga Batu.lemahnya raja-raja pengganti hayam wuruk . Jawa Timur. jawa timur. penganti pemeritahani ini adalah raja hayam wuruk yang dibantu oleh patih gajah mada dengan sumpah palapa dan berhasil menyatukan nusantara di bawah kerajaan majapahit. 7. dari prasasti proses tersebut diketahui bahwa kerajaan sriwijaya beragam budha dan merupakan kerajaan yang besar dan makmur dengan ouncak kejayaan pada masa raja balaputradewa. Kerjaan Bali Dalam prasasti sanur yang berangka 914 M. dalam perang ini akhirnya raja kertajaya yang otoriter dari kerajaan kediri kalah melawan para brahmana yang dibantu oleh ken arok. 5. raja yang terkenal raja jayabaya. kerajaan ini merupakan pindahan dari kerajaan matram kuno yang mengalami kehancuran. jawa timur. kerutuhan kerajaan majapahit anatara lain : . kerajaan Kediri (abad 12 M) Berdiri di daerah daha. pendiri kerajaan ini adalah mpu sindok yang menamakan dirinya dinasti isyana. tentram dam makmur. 9. Kerajaan Mataram Kuno/Hindu (abad 8 M) . Kerajaan Medang (abad 10 M) terletak di sekitar sungai Brantas dekat kota jombang. 8.Kapur.banyak daerah kekuasaannya melepaskan diri . pada masa pemerintahan tri buwana tungga dewi diangkat seorang maha patih bernama Gajah Mada. 10. diceritakan bahwa raja yang memerintah merupakan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang Bubat antara majapahit dengan pajajaran.

pada masa pemerintahan raja sri baduga maharaja terjadi peristiwa perang bubaat antara majapahit dengan pajajaran.letak kerajaan ini dekat magelang.Bentuk candi ramping dan tinggi . yang menceritakan bahwa kerajaan ini pernah di perintah oleh dinasti sanjaya dan dinasti syailendra. yaitu dalam agama Hindu berfungsi sebagai tempat pemakaman dan fungsi menurut agama Budha sebagai tempat upacara keagamaan c.Candi Jawa Tengah bagian selatan . Jenis Candi di Indonesia. jawa tengah. Bangunan Candi a. Peningkatan Kebudayaan Terpenting kebudayaan terpenting peninggalan Hindu-Budah meliputi : 1. Kelompok candi berdasarkan langgamnya. 11. Fungsi Candi. C.Relief candi simbolis .Atap candi seperti pohon cemara .Induk candi menjorok ke belakang candi Jiwa Tengah : . Yaitu Candi Hindu dan Budha b. Kerajaan Sunda letak kerajaan di pakuan pajajaran kemudian pindah ke kawali.Arah candi menghadap ke barat .Bangunan Candi terbuat dari batu bara . yaitu : .Candi Jawa Timur perbedaan bangunan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur antara lain : Candi jawa barat : . hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti canggal.Candi Jawa Tengah bagian utara .

genta.. Berkembangnya syiar agama Islam yang berhasil menarik simpati masyarakat d.Induk candi tepat di tengah 2. arca. Barang-barang logam Barang atau benda yang terbuat dari logam dan perunggu yang indah di antaranya. Barata Yuda dll. lampu gantung. Adanya perang Paragrag di Majapahit b.Bangunan candi terbuat dari batu andesit (batu kali) .Bentuk candi tambun . 5. Kerajaan Islam Demak berkembang pesat. sementara Sumatra juga berkembang pesat kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam. dan masih banyak lagi peninggalan yang berupa seni lainya. Seni Ukir Hasil pahatan dan ukiran nampak indah dan mengangumkan pada relief-relief bangunan candi. mangkok. Suka Be the first to like this. 4. D. Patung Dewa Dalam kebudayaan Hindu-Budha biasanya dewa diwujudkan dalam bentuk patung 3. .Arah candi menghadap ke timur . Sastra Hasil peninggalan bidang sastra antara lain Ramayana. Runtuhnya Kebudayaan Hinduh-Budah di Inonesia Penyebab runtuhnya kerajaan yang bercorak Hindu-Budah antara lain : a.Relief candi realis . Banyak daerah kekuasaan yang melepaskan diri kerajaan sriwijaya maupun Majapahit c. jambangan dan tempat dupa untuk upacara agama.Atap candi berundak-undak . Mahabarata.

Sulawesi (Toraja dan Bugis – Sidrap). perkembangan agama hindu-budha di indonesia merupakan salah satu bentuk dari sejarah yang perlu untuk di ketahui. Agama Hindu adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. ini dapat diketahui dengan adanya bukti tertulis atau benda-benda purbakala pada abad ke 4 Masehi denngan diketemukannya tujuh buah Yupa peningalan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. lalu bersamaan dengan kegiatan tersebut mereka juga melakukan semacam si’ar agama yang mereka anut kepada para masyarakat indonesia yang pada saat itu masih menganut paham animisme dan dinamisme. B. Dan melalui laporan ini kami bertujuan untuk menambah wawasan bagi para pembaca tentang tahapan perkembangan agama hindu-budha di indonesia. Agama ini pernah tersebar di Asia Tenggara sampai kira-kira abad ke-15. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya. mayoritas pemeluk agama Hindu di Indonesia adalah masyarakat Bali. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa IndoIran (Arya). Masuknya agama Hindu ke Indonesia terjadi pada awal tahun Masehi. PEMBAHASAN Agama yang pertama kali masuk ke indonesia adalah agama hindu dan agama budha.  Agama Hindu di Indonesia Awal mula agama hindu diperkirakan muncul antara tahun 3102 sebelum masehi sampai 1300 sebelum masehi. Masuknya agama ini di latarbelakangi oleh kegiatan dagang yang menjadikan indonesia sebagai tempat persinggahan sementara dan juga tempat berdagang yang strategis bagi para pedagang yang menganut agama tersebut. Penganut agama Hindu sebagian besar terdapat di anak benua India. Kalimantan (Suku Dayak Kaharingan). Keterangan yang .Tinggalkan Balasan PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA A. Pada masa sekarang. Dari tujuh buah Yupa itu didapatkan keterangan mengenai kehidupan keagamaan pada waktu itu yang menyatakan bahwa: “Yupa itu didirikan untuk memperingati dan melaksanakan yadnya oleh Mulawarman”. selain itu juga yang tersebar di pulau Jawa. lebih tepatnya pada masa keruntuhan Majapahit. Begitupun dengan laporan yang kami buat ini. Mulai saat itu agama ini digantikan oleh agama Islam dan juga Kristen. Lombok.

Hal ini disamping dapat dibuktikan dengan adanya prasasti-prasasti. Kitab Lubdhaka. Pada jaman kerajaan Singosari ini didirikanlah Candi Kidal. Selanjutnya. Pasir Awi. misalnya Kitab Smaradahana.lain menyebutkan bahwa raja Mulawarman melakukan yadnya pada suatu tempat suci untuk memuja dewa Siwa. yakni prasasti Ciaruteun. kehidupan agama Hindu mencapai jaman keemasan dengan datangnya . Selanjutnya agama Hindu berkembang pula di Bali. Tugu dan Lebak. Tempat itu disebut dengan “Vaprakeswara”. Hal ini dapat dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran. Kedatangan agama Hindu di Bali diperkirakan pada abad ke-8. Masuknya agama Hindu ke Indonesia. Kendi. Disamping itu. Muara Cianten. Prasasti ini berbahasa sansekerta memakai huruf Pallawa dan bertipe lebih muda dari prasasti Purnawarman. Disamping di Kutai (Kalimantan Timur). Pada tahun 1042-1222 di Jawa Timur munculah pula kerajaan Kediri. sebagai kerajaan besar meliputi seluruh Nusantara. agama Hindu berkembang juga di Jawa Timur. agama Hindu berkembang pula di Jawa Tengah. Pada akhir abad ke-13 berakhirlah masa Singosari dan muncul kerajaan Majapahit. sejak ekspedisi Gajahmada ke Bali (tahun 1343) sampai akhir abad ke-19 masih terjadi pembaharuan dalam teknis pengamalan ajaran agama. yaitu Trisula. Keemasan masa Majapahit merupakan masa gemilang kehidupan dan perkembangan Agama Hindu. Jambu. menimbulkan pembaharuan yang besar. Kitab Bharatayudha. candi Jago dan candi Singosari sebagai sebagai peninggalan kehinduan pada jaman kerajaan Singosari. misalnya berakhirnya jaman prasejarah Indonesia. Prasasti ini yang menggunakan atribut Dewa Tri Murti. juga adanya Arca Siwa dan Pura Putra Bhatara Desa Bedahulu. Semua prasasti tersebut berbahasa Sansekerta dan memakai huruf Pallawa. Gianyar. Cakra. agama Hindu juga berkembang di Jawa Barat mulai abad ke-5 dengan ditemukannya tujuh buah prasasti. yang dibuktikan dengan ditemukannya prasasti Dinaya (Dinoyo) dekat Kota Malang berbahasa sansekerta dan memakai huruf Jawa Kuno. perubahan dari religi kuno ke dalam kehidupan beragama yang memuja Tuhan Yang Maha Esa dengan kitab Suci Veda dan juga munculnya kerajaan yang mengatur kehidupan suatu wilayah. Wrtasancaya dan kitab Kresnayana. Arca ini bertipe sama dengan Arca Siwa di Dieng Jawa Timur. Kebonkopi. diperkirakan berasal dari tahun 650 Masehi. Dan pada masa Dalem Waturenggong. Pada masa kerajaan ini banyak muncul karya sastra Hindu. yaitu bangunan Suci Hindu terbesar di Jawa Timur disamping juga munculnya buku Negarakertagama. yg berasal dari abad ke-8. Perkembangan agama Hindu selanjutnya. Bukti lain yang ditemukan di Jawa Barat adalah adanya perunggu di Cebuya yang menggunakan atribut Dewa Siwa dan diperkirakan dibuat pada masa Raja Tarumanegara. sebagai pengemban agama Hindu. Kemudian muncul kerajaan Singosari (tahun 1222-1292). yang dibuktikan adanya prasasti Tukmas di lereng gunung Merbabu. dan Candi Budut adalah bangunan suci yang terdapat di daerah Malang sebagai peninggalan tertua kerajaan Hindu di Jawa Timur. Kapak dan Bunga Teratai Mekar.

setelah 500 tahun kemudian semenjak runtuhnya Kerajaan Mahapahit pada tahun 1478. Peti Tenget dan Dalem Gandamayu (Klungkung). Jaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan jaman keemasan bagi Buddhisme. agama. Dia mengantakan bahwa dunia yang kita lihat adalah maya dan manusia adalah tidak berpengetahuan.  Agama Buddha di Indonesia Agama Buddha lahir pada abad ke-6 SM di India Utara. arsitektur. Perkembangan selanjutnya. Kemudian pada tanggal 17-23 Nopember tahun 1961 umat Hindu berhasil menyelenggarakan Dharma Asrama para Sulinggih di Campuan Ubud yang menghasilkan piagam Campuan yang merupakan titik awal dan landasan pembinaan umat Hindu. Berbagai permasalahan muncul silih berganti. Dan pada tahun 1964 (7 s. Namun mulai tahun 1921 usaha pembinaan muncul dengan adanya Suita Gama Tirtha di Singaraja. Keberadaan Buddhisme di Nusantara (Indonesia) dapat dibuktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan sejarah berupa prasasti-prasasti dan bangunan-bangunan berupa candi serta literatur-literatur asing khususnya yang berasal dari China. Paruman Para Penandita tahun 1949 di Singaraja. Jasa beliau sangat besar dibidang sastra. akhirnya Buddhisme di Indonesia mengalami kemunduran setelah jatuhnya Kerajaan Majapahit. Sidharta Gautama yaitu seorang anak raja yang mendapat penerangan batin atau enliptenmen. yang selanjutnya menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia. diadakan Mahasabha Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali dengan menetapkan Majelis keagamaan bernama Parisada Hindu Bali. Majelis Hinduisme tahun 1950 di Klungkung. Wiwadha Sastra Sabha tahun 1950 di Denpasar dan pada tanggal 23 Pebruari 1959 terbentuklah Majelis Agama Hindu. Demikian pula dibidang bangunan tempat suci. Dari peninggalan sejarah juga dapat dilihat bahwa telah terjadi sinkretisasi antara agama Hindu-Shiva dengan Buddhisme Mahayana di Indonesia. agama ini lahir setelah agama Hindu dan pendiri agama Budha adalah sang Buddha Siddharta Gautama. Namun setelah melalui empat jaman. Buddhisme atau Agama Buddha merupakan salah satu agama yang sejak lama telah dianut oleh sebagian besar masyarakat Nusantara.d 10 Oktober 1964). Kehidupan manusia mengalami sansana atau hidup kembali sebagai manusia atau binatang (reinkarnasi). Perhimpunan Tjatur Wangsa Durga Gama Hindu Bali tahun 1926 di Klungkung. Setelah mengalami dua masa kejayaan. seperti Pura Rambut Siwi. setelah runtuhnya kerajaan-kerajaan di Bali pembinaan kehidupan keagamaan sempat mengalami kemunduran. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang memiliki nilah filsafat Mahayana dan Tantrayana. Tradisi atau aliran Agama Buddha yang dianut oleh masyarakat Nusantara pada awalnya adalah non-Mahayana. namun untuk perkembangan selanjutnya Mahayana dan Tantrayana menjadi lebih populer di masyarakat. Sara Poestaka tahun 1923 di Ubud Gianyar. . yaitu masa Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit. Agama Buddha mulai bangkit kembali dari tidurnya.Danghyang Nirartha (Dwijendra) ke Bali pada abad ke-16. Surya kanta tahun1925 di SIngaraja. Perjalanan kebangkitan kembali dan perkembangan Agama Buddha yang dimulai pada jaman penjajahan hingga sekarang melalui jalan yang berliku-liku.

dekat Krasaan. III. Propinsi Riau. Bukti-bukti pesatnya perkembangan mazhab Tantrayana pada masa-masa tersebut. 2. Singasari dan Majapahit. Adanya gelar Dharmadhyaksa Ring Kasogatan (kepala agama Buddha). Gugusan Candi Plaosan. Beliau menyatakan bahwa sewaktu beliau datang di Jawa agama Buddha sudah ada bersama-sama agama Hindu. terutama pada masa-masa kerajaan Mataram kuno. propinsi Sumatra Utara. Gugusan Candi Ngawen. dekat Magelang. yakni : 1. Di pulau Sumatra terdapat juga peninggalan Candi. o Abad II. 7. disebelah Timur Candi Sewu. didirikan tahun 778 M. dekat Prigen. 8. kedatangan Aji Saka Tritustha menandai masuknya agama Buddha di Indonesia (Jawadwipa). perpaduan Tantrayana dan Siwa. Candi Kalasan. 3. dan IV di Indonesia (Jawa) agama Buddha sudah berkembang. 2. Candi Borobudur. tempat pemujaan Raja Kertagama yang merupakan perpaduan antara Tantrayana dan Siwa. bahkan dengan agama Hindu yang juga banyak dianutnya pada masa-masa tersebut. Candi Jabung. Pada masa Kerajaan Majapahit : Literatur-literatur : Kitab Sutasoma dan Kitab Kunjarakarna 4. dekat Prambanan. di sebelah Timur Candi Borobudur. 2. 3. Gugusan Candi Sewu. didirikan tahun 826 M.Perkembangan Mazhab Tantrayana di Indonesia berkembang dengan pesatnya dibumi persada Indonesia. Ini terbukti dari catatan-catatan Bhiksu Fa-hien yang datang ke Jawa pada abad V. 3. Candi Portibi-Gunung Tua. Candi Singosari. 6. dekat Padang sidempuan. Perkembangan yang demikian pesatnya seiring dan sejalan dengan mazhab-mazhab lkainnya. dekat Malang. Secara singkat dapat disusun kurang lebih perkembangan agama Buddha di Indonesia sebagai berikut: o Abad I (14 Maret 78). Literatur-literatur : Kitab Sanghyang Kamahayanikan. 5. dekat Bangkinang. . didirikan tahun 809 M. Candi Muara Takus. dekat Candi Kalasan. Pada Masa Kerajaan Singosari : Candi-candi : 1. merupakan gerbang Candi Borobudur. dekat Muntilan. 4. antara lain : 1. Candi Jawi. didirikan tahun 826 M. Pada masa Kerajaan Kuno : Candi-candi Buddha : 1. Candi Pawon. 2. Candi Mendut. dekat Jogjakarta. Candi Sari.

Apalagi bila kita adakan penelitan terhadap candi Borobudur. Walaupun memang dalam laporan tersebut sekiranya terdapat kesalahan-kesalahan dalam penulisan ataupun sumber-sumber data yang kurang lengkap. berdiri Kerajaan Sriwijaya di Sumatera. Diposkan oleh Rendra di 06. yang kita akui sebagai salah satu keajaiban dunia yang masih dapat dinikmati di muka bumi ini. maka kami memohon maaf dan kami ucapkan banyak terimakasih. Agama Hindu lebih dulu lahir jika dibandingkan dengan agama Budha. baik di pulau Jawa maupun di pulau Sumatra. pembangunannya dikatakan memakan waktu kira-kira delapan puluh tahun.16 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Label: SEJARAH . C. KESIMPULAN Agama Hindu dan agama budha merupakan agama yang memiliki ketentuan ajarannya masingmasing. Begitupun juga dengan perkembangan agama Buddha terutama dari mazhab Tantrayana yang sangat pesat sekali. dapat kita simpulkan bahwa pada masa-masa tersebut. kami berharap semoga laporan kami tersebut dapat dipahami dan dapat menambah wawasan kita semua. perkembangan agama Hindu terutama pada masa kerajaan Majapahit mengalami masa keemasannya. o Abad VII dan VIII adalah jaman keemasan perkembangan agama Buddha di Jawa. Berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia ini merupakan awal dari masa sejarah atau dengan kata lain akhir dari masa prasejarah di Indonesia. Berdasarkan pada peninggalan-peninggalan dari zaman keemasan agama Hindu dan agama Buddha pada masa kerajaan-kerajaan. D. o Abad XI. Tersebarnya agama Hindu-Budha ke Indonesia disebabkan oleh adanya jalur perdagangan internasional yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu tempat strategis untuk berdagang dan juga mensiarkan agama yang mereka yakini dikarenakan pada saat tersebut masyarakat Indonesia masih meyakini paham animisme dan dinamisme. Pada abad VII ini. PENUTUP Demikian hasil dari laporan yang kami buat. hal ini dibuktikan dengan berdirinya candi Penataran dan munculnya kitab Negarakertagama. o Abad VIII dan IX. di bawah raja-raja Kerajaan Mataram Purba dan Sailendra. di mana Bhiksu I-tsing pernah datang belajar agama Buddha dan bahasa Sanskerta. Atisa Dipankara seorang bhiksu yang mengajarkan Vajrayana di Tibet. Candi Borobudur dibangun. walaupun memang pada dasarnya kedua agama ini sama-sama berasal dari India.o Abad IV dan V. bukti perkembangan agama Buddha dapat dilihat dari prasasti-prasasti kerajaan Purnawarman di Jawa Barat dan Mulawarman di Kalimantan. sewaktu mudanya juga belajar pada Bhiksu Dharmakirti di Swarnadwipa (Sumatera). namun persebarannya keseluruh penjuru dunia memiliki nilai yang kurang lebih sama.

Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Labels Foto slide .

.

.

. Rahasia Kulit Awet Muda Para Selebritis . tetapi yang lain pun welcome..com Sejauh ini. pemilik nama lengkap Giring Ganesha ini mengatakan sudah ada 80 selebritis yang bersedia bergabung dalam situsnya. Bintang Twilight Kristen tampak nyaman ketika mengenakan gaun model strapless putih bertabur manik-manik.com Di bawah arahan fotografer Juergen Teller mereka berpose sebagai selebritis yang paling terang pada tahun ini. Naif. Vitamin. "Paling banyak. Begini Jika Selebritis Difoto Tanpa Tata Rias Inilah..Dengan rambut pirangnya yang . selebritis yang sudah ada nama. dan .. Yg paling banyak tuh Slank.Berita Terkini Selebritis Pendidikan Musik Anime Film Ilmu Pengetahuan Giring Nidji Buat Website Dekatkan Selebritis Dengan Fans KapanLagi.

dan sangat menyukai hal-hal yang menyenangkan^^. selalu tersenyum saat hati berkehendak. Tetapi bila . Sejumlah selebritis papan atas juga sudah menerapkan ini.com .. powered by About Me Rendra Mataram..hihihi itulah me XD Lihat profil lengkapku Label   Lirik lagu (7) SEJARAH (1) Pengikut Berita Populer  PERKEMBANGAN AGAMA HINDU-BUDHA di INDONESIA .. Sebut saja Naomi Campbell. . Salah seorang MC bertanya.. NTB. “Apakah kalian pernah diajak kencan oleh selebritis pria?” “Tentu saja pernah. ini dikarenakan vitamin mengandung dosis tinggi antioksidan vitamin C..Inilah.. SNSD: Kami Jarang Diajak Kencan oleh Selebritis Lain Sidomi News SNSD yang hadir dalam acara Happy Together baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka jarang diajak kencan oleh selebritis pria. Indonesia Selalu tertawa saat ada hal yang lucu. seng dan lycopone yang merupakan ekstrak tomat yang memiliki khasiat meremajakan kulit..

.. bee. yaitu India dan Cina.  i won't say (i'm in love) ... never coming down Break into ..Hercules [Meg:] If there's a prize for rotten judgement I guess I've already won that No man is worth the aggravation That's ancient history. what's my name Ooh na na.A. Gambar template oleh hdoddema... Arus lalu lintas perdagangan dan pelayaran berlangsung melalui jalan darat dan laut. Follow by Email Template Awesome Inc. PENDAHULUAN Sejarah merupakan kisah atau cerita yang benar-benar terjadi pada masa lampau yang memiliki bukti-bukti yang dapat .  dont let me fall Underneath the moon... what's my name Ooh na na.Ost.  what's my name [Rihanna] Ooh na na.Ost.Naruto Cultivate your hunger before you idealize Motivate your anger. what's my name Ooh na na. what's my name Ooh na na. make them all realize Climbing the mountain. Kedua negeri ini menjalin hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik. Underneath the stars Heres a little heart for you Up above the world.. Up above it all Heres a hand to hold on to . Proses Masuk dan Berkembangnya Pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia Posted by: yufrizal on: Desember 17.  wind .. what's my . Salah satu jalur lalu lintas laut yang dilewati India-Cina adalah Selat . di Benua Asia terdapat dua negeri besar yang tingkat peradabannya dianggap sudah tinggi. 2008   In: Ilmu Pengetahuan 140 Komentar Pada permulaan tarikh masehi.

Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar. serta berada di dekat Selat Malaka memiliki keuntungan. Arab. Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia. lantas meninggalkan India.J. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia. 1. Hipotesis Brahmana Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. . di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. seperti India. Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing. Indonesia yang terletak di jalur posisi silang dua benua dan dua samudera. Cina. F. 4. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur. diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara. dan Pengaruh asing masuk ke Indonesia. N. Jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. 3. Menurut hipotesis ini. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang. 3.Malaka. Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas. Hipotesis Waisya Menurut para pendukung hipotesis waisya. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. Hipotesis Sudra Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan.D. Hipotesis Ksatria Pada hipotesis ksatria. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya. Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. seperti Hindu-Budha. yaitu: 1. dan Persia. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya. diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. Rupanya. 2.K. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai tempat tinggalnya. Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu. Dengan jumlah yang besar. 2. yaitu dalam bentuk budaya Hindu. kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara. 4.

banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan. dan Sriwijaya. Kalimat atau . 3. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami pembuatan bangunan candi. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini. para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India. Pemerintahan Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. Selain itu. Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi. Dilihat dari bentuknya. Jika kita memperhatikan Candi Borobudur. dan bentuk tempat peribadatan. Setelah memperoleh ilmu yang banyak. 1. Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). Arsitektur Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunan punden berundak-undak. seperti Kutai. yaitu agama HinduBuddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. upacara-upacara pemujaan. lahir kerajaankerajaan. arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan. akan terlihat bahwa bangunannya berbentuk limas yang berundak-undak. Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri. 2. Tarumanegara. Bahasa Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. misalnya dalam hal tata krama. 4. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia. Agama Ketika memasuki zaman sejarah. bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sanskerta itu. mereka kembali untuk menyebarkannya. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik. masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme.Selain pendapat di atas. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru. Dalam sistem ini kelompokkelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. Para ahli memperkirakan. Oleh karena itu.

Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. terdiri dari para pedagang. sebagai dewa pencipta. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. 5. Sama Weda. 2. karya Mpu Prapanca. 4. Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa). sebagai dewa pemelihara dan pelindung. Dasa Dharma. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia adalah: 1. Dewa Siwa. dan bangsawan. dan budak. terdiri dari raja. Negarakertagama. serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan. Selain Dewa Trimurti. ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian. Reg Weda. diantaranya Trimurti atau ―Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi‖ yaitu: 1. Dewa Wisnu. terdiri dari para petani. keluarga raja. berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda. 3. yaitu Pancasila. buruh kecil. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu: 1. Arjunawiwaha. Kitab Upanishad. dan sebagainya. dan buruh menengah. Atharwa Weda. Kasta Sudra. 2. berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup. berisi nyanyian-nyanyian suci. Parasamya Purnakarya Nugraha. Kitab Brahmana. 3. terdiri dari para pendeta. Agama Hindu Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. Yajur Weda. Sutasoma. Di samping kitab Weda. . 4. 2. 2. karya Mpu Tantular. berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit. umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu: 1.kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa Sanskerta. 3. Kartika Eka Paksi. Kasta Waisya. Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau ―himpunan‖ yaitu: 1. Dewa Brahmana. sebagai dewa perusak. berisi ajaran tentang hal-hal sesaji. karya Mpu Kanwa. 2. Kasta Ksatria. dan 3. berisi syair puji-pujian kepada para dewa. Sastra Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. Kasta Brahmana.

Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha. 2. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. 3. 3. akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu: 1. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha. Pandangan yang benar. 5. . 2. Niat yang benar. Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu: 1. Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau ―Tiga Kebaktian‖ yaitu: 1. Perbuatan yang benar. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha. 7. yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara. 2. 3. Perhatian yang benar. 8. Perkataan yang benar. Agama Buddha Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan. yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta. Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya. Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya ―Tiga Keranjang‖ yang ditulis dengan bahasa Poli. Usaha yang benar. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha. Buddha Mahayana. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah: 1. yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu. Bersemedi yang benar. Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu. Buddha Hinayana. 4.Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala. Penghidupan yang benar. sehingga bisa mencapai puncak nirwana. 2. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha. 6.

Sarnath/ Benares. . 4. 3. yaitu tempat lahirnya Sang Buddha.Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu: 1. Kusinagara. Kapilawastu. yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. 2. Bodh Gaya. yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful