Anda di halaman 1dari 3

MEREDAKAN AMARAH DENGAN RELAKSASI Amarah merupakan hal yang sangat manusiawi dan pernah dialami semua orang.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, marah merupakan perasaan sangat tidak senang yang dapat disebabkan berbagai hal, misalnya karena dihina, tidak diperlakukan sepantasnya, dsb. Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam melampiaskan amarahnya baik dengan cara yang benar maupun dengan cara yang salah. Tetapi kebanyakan orang melampiaskan amarahnya dengan cara yang salah yaitu melakukan hal-hal yang bersifat destruktif. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal yang membahayakan dan merugikan, pengelolaan emosi marah mutla diperlukan. Pengelolaan emosi marah (anger management) adalah suatu tindakan untuk mengatur pikiran, perasaan, nafsu amarah dengan cara yang tepat dan positif serta dapat diterima secara sosial, sehingga dapat mencegah sesuatu yang buruk atau merugikan diri sendiri dan orang lain. Di dalam pengelolaan emosi marah dikenal teknik CARE yang terdiri dari:

C : Commitment to Change, pertama seseorang harus mempunyai komitmen yang kuat untuk mengubah dirinya, artinya bersedia tidak lagi melampiaskan amarahnya pada halhal yang bersifat destruktif.

: Awareness of Your Early Warning Signs, seseorang harus mengenali tanda-tanda

awal kemarahan seperti jantung berdetak kencang, berjalan cepat, muka memerah, pikiran-pikiran negatif, dsb.

R : Relaxation, yaitu pengenduran yang meliputi otot, indera, dan kognitif. E : Exercising Self Control with Time Outs, menjauhi situasi/orang yang memprovokasi kemarahan.

Berdasarkan penjelasan di atas, salah satu teknik Anger Management adalah melakukan relaksasi. Relaksasi adalah proses melepaskan ketegangan dan mengembalikan keseimbangan baik pikiran maupun tubuh. Relaksasi bahkan mungkin menjadi salah satu faktor yang paling penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran sehingga relaksasi sangat baik dilakukan bagi setiap orang. Ada banyak jenis relaksasi yang mudah dilakukan bagi kita yang sedang ingin mengelola emosi marah. Adapun beberapa jenis relaksasi antara lain: 1. Meditasi transendental. Studi terbaru menunjukkan bahwa metode ini dapat mengurangi penyumbatan arteri, yang merupakan penyebab utama untuk serangan jantung dan stroke. Orang-orang berlatih meditasi transendental dengan mengulangi mengucapkan suara menenangkan saat bermeditasi, ini adalah untuk mencapai relaksasi total. Para peneliti menemukan bahwa para praktisi meditasi transendental secara signifikan mengurangi ketebalan dinding arteri mereka dibandingkan dengan mereka

yang tidak berlatih meditasi transendental. Meditasi juga dapat dilakukan dengan cara sederhana sebagai berikut: Cari tempat yang tenang. Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman.
Duduk bersila dengan tenang.

Bahu harus rileks dan tangan diletakkan di pangkuan. Buka mata setengah tanpa benar-benar menatap apa pun. Bernafaslah secara alamiah.
Lemaskan setiap otot pada tubuh. Jangan tergesa-gesa, perlu waktu untuk bisa

rileks sepenuhnya; lakukan sedikit demi sedikit, dimulai dengan ujung kaki dan terus ke atas sampai kepala.
Visualisasikan tempat yang menenangkan. Bisa berupa tempat yang nyata atau

khayalan. 2. Yoga. Yoga merupakan bentuk relaksasi progresif. Dalam studi lain, partisipan mengalami perbaikan dari tekanan mental. Kemudian mereka menjadi sasaran berbagai teknik relaksasi, seperti mendengarkan suara alam atau musik klasik. Hanya mereka yang melakukan yoga secara signifikan yang akan terbantu untuk mengambalikan tekanan darah mereka untuk kembali ke normal. 3. Bernapas dengan santai dan perlahan adalah salah satu metode paling mudah untuk relaksasi. Pengaruh pernapasan hampir terasa dalam semua aspek hidup kita, hal itu mempengaruhi pikiran kita, suasana hati kita dan tubuh kita. Cukup fokus pada pernapasan Anda, setelah beberapa waktu Anda dapat merasakan dampaknya langsung. 4. Hipnosis. Hipnosis adalah kondisi yang menyerupai tidur lelap tapi lebih aktif, saat seseorang memiliki sedikit keinginan tahu dari dirinya dan bertindak menurut sugesti dari orang yang menyebabkan terjadinya kondisi tersebut. Hipnosis adalah sebuah teknik yang lebih dikenal luas tetapi masih kurang dipahami, hipnosa didefinisikan sebagai suatu kesadaran yang berubah secara semu dimunculkan dan dicerna oleh meningkatnya penerimaan terhadap sugesti. Ini adalah alternatif yang baik bagi orang-orang yang berpikir bahwa mereka tidak tahu bagaimana rasanya menjadi rileks. Hal ini juga merupakan alternatif yang baik bagi orang-orang dengan masalah kesehatan terkait stres. Sumber : http://deatma.wordpress.com/2009/09/16/relaksasi/ http://id.shvoong.com/medicine-and-health/epidemiology-public-health/2340335-membiasakanprogram-relaksasi-untuk-mengatasi/

http://www.reflectionmassage.com/manfaat-relaksasi.php http://id.wikipedia.org/wiki/Semadi