Anda di halaman 1dari 14

ANGGARAN DASAR & ANGGARAN RUMAH TANGGA

(AD/ART)

PAGUYUBAN PENGUSAHA WARTEG JABOTABEK DAN PANTURA (PPWJ)

Daftar Isi

1. bab I nama & tempat kedudukan.1 2. bab II landasan, azas, tujuan dan prinsip1 3. bab III lapangan usaha2 4. bab IV keanggotaan.3 5. bab V rapat anggota6 6. bab VI pengurus8 7. bab VII pembina & penasehat..9 8. bab IX sisa hasil usaha.10 9. bab X pembubaran11 10. bab XI sanksi11 11. bab XII perubahan terhadap anggaran dasar12 12. bab XIII anggaran rumah tangga dan peraturankhusus12 13. bab XIV penutup13

ii

BAB I NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 Paguyuban ini bernama Paguyuban Pengusaha Warteg JABOTABEK dan Pantura yang disingkat PPWJ WONG PANTURA dan selanjutnya dalam anggaran dasar ini disebut Paguyuban. 1. Jenis kegiatan adalah rembug/musyawarah dan lain-lain yang bermanfaat 2. Paguyuban ini berkedudukan di Bekasi, dengan memakai cabang-cabang 3. Jangka waktu dan/atau perwakilan-perwakilan Paguyuban sejak ditempattanggal tempat lain yang dipandang perlu oleh Badan Pengurus. berdirinya pembentukan Paguyuban, sampai dengan jangka waktu yang tidak terbatas. 4. Status paguyuban adalah kekeluargaan BAB II LANDASAN, AZAS, TUJUAN DAN PRINSIP Pasal 2 1. Paguyuban berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 juga berdasarkan atas azas kekeluargaan. 2. Paguyuban bertujuan agar para pengusaha warteg yang berada ada di wilayah Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi , Karawang dan Pantura (JABOTABEK dan Pantura) ini memiliki wadah untuk rembugan/musyawarah dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga besar warteg Wong Pantura dan masyarakat umum.

iii

Pasal 3 1. Paguyuban melakukan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip paguyuban, yaitu sebagai berikut : a. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka b. c. d. Pengelolaan paguyuban dilakukan secara demokratis Mandiri Pendidikan bagi semua anggota

e. Kerjasama dengan pihak lain 3. Paguyuban sebagai wadah rembugan dalam melaksanakan kegiatannya menggunakan prinsip-prinsip kekeluargaan BAB III LAPANGAN USAHA Pasal 4 Untuk 1. Usaha mencapai tujuan dana tersebut, berupa maka iuran dari paguyuban anggota, menyelenggarakan usaha sebagai berikut : penghimpunan sumbangan atau modal pinjaman atau modal penyertaan baik dari anggota maupun pihak-pihak lain sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 2. Usaha pelayanan pinjaman (kredit) kepada anggota paguyuban dan kepada pihak lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 3. Pendidikan dan pelatihan bagi anggota tentang manajemen usaha dan keuangan usaha kecil. 4. Melakukan usaha-usaha lain yang halal dan tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku seperti usaha produksi, jasa konsultasi, distribusi, eksport/import dan lain-lain dalam rangka mencapai maksud dan tujuan pendirian paguyuban ini.

BAB IV

iv

KEANGGOTAAN Pasal 5 1. Anggota paguyuban adalah para pengusaha warteg JABOTABEK dan PANTURA yang tergabung dalam keluarga besar warteg PPWJWONG PANTURA . 2. Setiap anggota harus tunduk pada ketentuan dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), peraturan khusus dan Keputusan Rapat Anggota. 3. Keanggotaan tidak dapat dipindah-pindahkan kepada siapapun dengan cara apapun. Pasal 6 Persyaratan untuk menjadi anggota paguyuban adalah 1. Semua warga masyarakat yang memiliki usaha warteg dan usaha sejenisnya 2. Bersedia mematuhi ketentuan yang berlaku pada paguyuban, sesuai AD/ART paguyuban. Pasal 7 1. Dimulainya keanggotaan dalam paguyuban ini mulai berlaku dan dibuktikan dengan adanya catatan dalam daftar anggota, dan telah melunasi iuran anggota. 2. Berakhirnya keanggotaan dalam paguyuban ini mulai berlaku dan dibuktikan dengan adanya catatan dalam buku daftar anggota. 3. Seseorang yang akan masuk menjadi calon anggota paguyuban harus mengajukan surat kepada pengurus, dan selambatlambatnya dalam waktu satu bulan pengurus harus memberikan jawaban. Pasal 8

Keanggotaan 1. 2. Meninggal dunia

dalam

paguyuban

berakhir

apabila

anggota

paguyuban itu : Minta berhenti atas kehendak sendiri 3. Diberhentikan oleh pengurus karena tidak memenuhi syarat keanggotaan atau melanggar ketentuan AD/ART. 4. Dipecat oleh pengurus karena tidak melaksanakan atau mengindahkan kewajiban sebagai anggota paguyuban, atau berbuat yang merugikan paguyuban, baik keuangan maupun nama baik. Pasal 9 Setiap anggota mempunyai hak yang sama terhadap paguyuban, yaitu : 1. Memanfaatkan 2. 3. 4. kegiatan usaha pelayanan yang diselenggarakan paguyuban. Menghadiri dan berbicara dalam Rapat Anggota. Memiliki hak suara yang sama Memilih dan dipilih menjadi pengurus 5. Mengajukan pendapat, saran dan usul untuk kebaikkan dan kemajuan paguyuban.

Pasal 10 Setiap anngota mempunyai kewajiban yang sama terhadap paguyuban, yaitu : 1. Membayar iuran anggota yang diputuskan dalam Rapat Paguyuban. 2. Mematuhi ketentuan AD/ART, keputusan Rapat Anggota dan ketentuan lainnya yang berlaku dalam paguyuban

vi

3. Berpartisipasi dalam kegiatan baik usaha pelayanan maupun lainnya yang diselenggarakan oleh paguyuban. Pasal 11 1. Seseorang yang telah mendaftar menjadi anggota dan telah melunasi iuran anggota, tetapi secara formal belum sepenuhnya melengakpi persyaratan administratif lainnya yang ditetapkan dalam ART paguyuban, maka yang bersangkutan diberi status calon anggota. 2. Calon anggota memiliki hak-hak : A. Memperoleh pelayanan dalam kegiatan paguyuban B. Memperoleh pelayanan usaha C. Menghadiri dan berbicara dalam Rapat Anggota. 3. Calon anggota mempunyai kewajiban : A. Membayar iuran anggota yang diputuskan Anggota B. Mentaati ketentuan AD/ART, keputusan Rapat Anggota dan Ketentuan lainnya yang berlaku Pasal 12 Untuk tujuan pengembangan dan peningkatan pelayanan anggota, paguyuban dapat membentuk kelompok-kelompok anggota. Kelompok anggota tersebut mempunyai fungsi organisasi dan fungsi ekonomi, ketentuan lebih lanjut mengenai kelompok anggota diatur dalam ART BAB V RAPAT ANGGOTA Pasal 13 dalam Rapat

vii

1. Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam Paguyuban 2. Rapat anggota terdiri dari Rapat Anggota Tahunan dan Rapat Angota Luar Biasa. Pasal 14 1. Rapat Anggota Tahunan (RAT) diselenggarakanan setiap setahun sekali, selambat-lambatnya 6 (tiga) bulan setelah tutup tahun buku kegiatan. 2. A. B. C. RAT menetapkan : AD dan atau perubahannya ART dan atau perubahannya Kebijakan Pemilihan, Rencana umum dibidang kegiatan dan organisasi manajemen dan usaha paguyuban dan lain-lainnya. D. pengangkatan kerja kegiatan, pemberhentian Anggaran pengurus, dewan penasehat dan dewan pembina E. Rencana Pendapatan dan Belanja Paguyuban serta pengesahan laporan kegiatan dan keuangan. F. Pengesahan Pertanggungjawaban Pengurus dan Badan Pengelola dalam pelaksanaan tugasnya.

Pasal 15 1. Rapat Anggota Luar Biasa (RABL) diadakan apabila sangat diperlukan dan tidak bisa menunggu diselenggarakannya RAT. 2. RALB dapat diadakan :

viii

A.

Atas

permintaan

Pengurus

karena

adanya hal keadaan yang sangat mendesak untuk segera memperoleh keputusan rapat anggota. B. 3. Atas permintaan paling sedikit 10 % dari jumlah anggota RALB menetapkan : Pengesahan Keputusan Pengurus pengangkatan selaku dan atau penggantian pengelola pimpinan badan Penggantian Ketua Pengurus sebelum masa tugasnya berakhir. b. dalam Direktur/Manajer paguyuban ini. c. Pembubaran paguyuban Pasal 16 1. Pada dasarnya Rapat Anggota, baik RAT maupun RALB sah jika anggota yang hadir lebih dari setengah jumlah anggota paguyuban. 2. Apabila korum sebagaimana dimaksud ayat (1) tidak tercapai, maka Rapat Anggota ditunda untuk waktu paling lama 5 hari 3. Apabila pada rapat kedua sebagaimana dimaksud ayat (2) korum tetap belum tercapai, maka rapat dapat dilangsungkan dan keputusannya sah serta mengikat bagi semua anggota. Pasal 17 1. Keputusan Rapat Anggota diambil berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat. 2. Dalam hal tidak tercapai mufakat, maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak dari anggota yang hadir.

ix

BAB VI PENGURUS Pasal 18 1. Pengurus paguyuban dipilih dan oleh anggota dalam Rapat Anggota 2. Yang dapat dipilih menjadi anggota Pengurus ialah anggota yang memenuhi syarat sebagai berikut : a. jujur, loyal dan berdedikasi terhadap paguyuban b. mempunyai ketrampilan kerja dan wawasan usaha serta semangat kewirausahaan. c. Pengurus dipilih untuk masa jabatan 3 tahun. Pasal 19 Jumlah pengurus harian sekurang-kurangnya 3 orang. Susunan pengurus, minimal terdiri dari : a. Ketua b. Sekretaris c. Bendahara. Pasal 20 Pengurus bertugas untuk : 1. Menyusun 2. Melakukan kebijaksanaan pengawasan dalam penyelenggaraan dan pengendalian kegiatan dan usaha paguyuban. terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dalam pengelolaan paguyuban. Pasal 21 Pengurus mempunyai hak : 1. Menerima imbalan jasa berupa honorium yang diputuskan dalam Rapat Anggota. 2. Mendapatkan biaya untuk pelaksanaan tugas dan kewajiban.

BAB VII PEMBINA DAN PENASEHAT Pasal 22 1. Untuk memudahkan sosialisai dan pemasyarakatan paguyuban dalam rangka pengembangan, dapat dibentuk Dewan Pembina & Penasehat Paguyuban. 2. Susunan anggota Dewan Pembina & Penasehat Paguyuban. diusulkan oleh Pengurus dan disyahkan oleh Rapat Anggota. Pasal 23 Hak dan kewajiban Pembina & Penasehat : 1. Memberikan informasi kepada pengurus dalam upaya pengembangan kegiatan dan usaha paguyuban. 2. Memberikan saran-saran dan koreksi kepada pengurus, baik diminta atau tidak diminta dalam rangka perbaikkan dan penyempurnaan pengelolaan paguyuban ini.

BAB VIII MODAL PAGUYUBAN Pasal 24 Modal Paguyuban terdiri dari: a. Iuran anggota a. Sokongan-sokongan dan sumbangan-sumbangan, baik berupa uang maupun barang b. Sumbangan/bantuan subsidi dari orang-orang dan/atau badan-badan, baik Pemerintah maupun swasta, baik dari dalam maupun luar negeri.

xi

c. Hibah-hibah wasiat dan hibah-hibah biasa, waqaf dan hadiah lainnya. e. Penghasilan dari usaha Paguyuban yang sah dan halal. BAB IX SISA HASIL USAHA Pasal 25 Sisa hasil usaha paguyuban merupakan pendapatan paguyuban yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya operasional, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. BAB X PEMBUBARAN Pasal 26 Pembubaran paguyuban dapat dilaksanakan berdasarkan : 1. Keputusan Rapat Anggota

BAB XI SANKSI Pasal 27 1. Apabila anggota Pengurus melanggar ketentuan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga dan peraturan lainnya yang berlaku di paguyuban dapat diberikan sanksi oleh Rapat Anggota berupa : a. Peringatan tertulis b. Diberhentikan bukan atas kemauan sendiri. c. Dipecat dari keanggotaan atau jabatannya.

xii

2. Ketentuan mengenai sanksi akan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga. BAB XII PERUBAHAN TERHADAP ANGGARAN DASAR Pasal 28 1. Perubahan terhadap Anggaran Dasar ini hanya dapat diadakan berdasarkan keputusan 2/3 anggota yang hadir dalam Rapat Anggota Tahunan atau Rapat Anggota Tahunan Luar Biasa yang diadakan khusus untuk perubahan Anggaran Dasar. 2. Salinan rancangan perubahan Anggaran Dasar harus sudah disampaikan kepada setiap anggota sekurang-kurangnya 7 (tujuh hari sebelum Rapat Anggota diselenggarakan

BAB XIII ANGGARAN RUMAH TANGGA DAN PERATURAN KHUSUS Pasal 29 1. Anggaran Rumah Tangga dan perubahannya yang memuat peraturan pelaksanaan dari ketentuan dalam Anggaran Dasar ditetapkan dalam Rapat Anggota, sejauh tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar ini. 2. Peraturan khusus yang memuat perunjuk pelaksanaan dari ketentuan dalam Anggaran Rumah Tangga dibuat dan ditetapkan oleh pengurus sejauh tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

xiii

BAB XIV PENUTUP Pasal 30 Hal-hal lain yang belum ditetapkan dalam anggaran dasar ini akan diatur dalam anggaran rumah tangga dan peraturan khusus lainnya.

xiv