Anda di halaman 1dari 2

Berikut adalah susunan rangkaian alat ditilasi sederhana:

1. wadah air 2. labu distilasi 3. sambungan 4. termometer 5. kondensor 6. aliran masuk air dingin 7. aliran keluar air dingin 8. labu distilat 9. lubang udara 10. tempat keluarnya distilat 13. penangas 14. air penangas 15. larutan zat 16. wadah labu distilat

Distilasi atau penyulingan adalah pemisahan dua zat atau lebih dalam bentuk cair berdasarkan perbedaan titik didihnya. Alkohol memiliki titik didih 78,40C dan Eugenol mempunyai titik didih 250-2550C sehingga pada saat dilakukan distilasi zat yang terlebih dahulu menguap adalah

alkohol. Alkohol lebih dahulu menguap karena titik didihnya yang lebih rendah dari pada eugenol. Uap alkohol tersebut kemudian bergerak menuju tekanan yang lebih rendah, pada bagian ujung adapter penampung distilat terdapat lubang sebagai pengurang tekanan sehingga uap alkohol akan mengarah ke arah lubang tersebut. Pada perjalanannya, uap alkohol yang bersuhu tinggi kemudian melewati kondensor dengan suhu yang lebih dingin sehingga sebagian besar uap alkohol terkondensasi menjadi cair kembali dan sebagian kecil uap alkohol yang tidak terkondensasi kemudian keluar melalui lubang pada ujung adaptor penampung distilat tersebut. Alkohol terus menguap sampai kadar alkohol dalam eugenol habis, suhu tetap dijaga agar konstan antara 78-850C. Pada akhir proses distilasi, eugenol akan tetap berada pada reaktor dan alkohol akan tertampung di labu penampung sebagai distilat. Dalam penyulingan, campuran zat dididihkan sehingga menguap, dan uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. Zat yang memiliki titik didih lebih rendah akan menguap lebih dulu. Metode ini termasuk sebagai unit operasi kimia jenis perpindahan massa. Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan, masing-masing komponen akan menguap pada titik didihnya. Model ideal distilasi didasarkan pada Hukum Raoult dan Hukum Dalton. Pada distilasi sederhana, dasar pemisahannya adalah perbedaan titik didih yang jauh atau dengan salah satu komponen bersifat volatil. Jika campuran dipanaskan maka komponen yang titik didihnya lebih rendah akan menguap lebih dulu. Selain perbedaan titik didih, juga perbedaan kevolatilan, yaitu kecenderungan sebuah substansi untuk menjadi gas. Distilasi ini dilakukan padatekanan atmosfer. Biasanya aplikasi distilasi sederhana digunakan untuk memisahkan campuran air dan alkohol.