Anda di halaman 1dari 7

PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT

KELOMPOK 9

Pradifta Hernanda Andri Nugroho

(H1D109002) (H1D109008)

Adityo Pramono
Andi Reza Rohadian Ridho Roihanul Falah

(H1D109010)
(H1D109011) (H1D109013)

Adelina Imelda T.
Rahayu Khairunnisa Aditya Nugroho Isna Febri Dini H. Wuri Roro Arimbi

(H1D109014)
(H1D109018 ) (H1D109039) (H1D109047) (H1D109048)

PERTENTANGAN SOSIAL
Pertentangan (konflik) mengandung suatu pengertian tingkah laku yang lebih luas dari pada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar atau perang. Pertentangan merupakan suatu tingkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihubungkan dengannya, misalnya kebencian atau permusuhan.

SEBAB-SEBAB TIMBULNYA PERTENTANGAN SOSIAL

Perbedaan Kepentingan Suatu keadaaan disharmonisasi dimana terjadinya pertentangan karena perbedaan keinginan oleh suatu individu maupun kelompok. Prasangka, Diskriminasi, dan Etnosentrisme 1. Prasangka (prejudice) diartikan suatu anggapan terhadap sesuatu dari seseorang bahwa sesuatu itu buruk dengan tanpa kritik terlebih dahulu 2. Diskriminasi adalah suatu tindakan nyata yang didasari oleh prasangka. 3. Etnosentrisme yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri sebagai sesuatu yang prima, terbaik, mutlak dan dipergunakan sebagai tolak ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain.

SOLUSI PERTENTANGAN SOSIAL ADALAH :


1. 2.

3.

4.

5.

6.

Elimination yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang telibat dalam konflik Subjugation atau domination, artinya orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar dapat memaksa orang atau pihak lain untuk mentaatinya. Majority Rule artinya suara terbanyak yang ditentukan dengan voting akan menentukan keputusan, tanpa mempertimbangkan argumentasi. Minority Consent artinya kelompok mayoritas yang memenangkan, namun kelompok minoritas tidak merasa dikalahkan dan menerima keputusan serta sepakat untuk melakukan kegiatan bersama Compromise artinya kedua atau semua sub kelompok yang telibat dalam konflik berusaha mencari dan mendapatkan jalan tengah. Integration artinya pendapat-pendapat yang bertentangan didiskusikan, dipertimbangkan dan ditelaah kembali sampai kelompok mencapai suatu keputusan yang memuaskan bagi semua pihak.

INTEGRASI SOSIAL
Integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa tantangan fisik maupun konflikyang terjadi secara sosial budaya.

STRUKTUR SISTEM SOSIAL TERINTEGRASI DI ATAS DUA LANDASAN YAITU :


1.

Suatu

masyarakat

senantiasa

terintegrasi tentang

di

atas

tumbuhnya kesepakatan di antara sebagian besar


anggota masyarakat nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental (mendasar)
2.

Masyarakat terintegrasi

karena berbagai anggota

masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliation). Setiap konflik yang terjadi di antara kesatuan sosial dengan kesatuan sosial lainnya akan segera dinetralkan oleh adanya loyalitas ganda (cross-cutting loyalities) dari anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial.