Anda di halaman 1dari 5

BAB I PENDAHULUAN A.

LATAR BELAKANG Proses pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa menuntut guru untuk menjadi kreatif dalam setiap pembelajaran. Hal ini bertujuan selain untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa, materi yang akan dibahas menjadi berkesan dan terus melekat di benak siswa. Untuk tujuan ini, ada beberapa model pembelajaran yang kiranya dapat diterapkan dalam pembelajaran. Antara lain pembelajaran connected, webbed dan integrated.

B. RUMUSAN MASALAH Apa yang dimaksud dengan metode pembelajaran connected, webbed dan integrated?

BAB II PEMBAHASAN A. Connected (Terhubung) Prabowo (2000: 3) mengatakan bahwa pembelajaran terpadu sebagai suatu proses mempunyai beberapa ciri yaitu: (1) berpusat pada siswa (student centered), (2) proses pembelajaran mengutamakan pemberian pengalaman langsung, serta (3) pemisahan antarbidang studi tidak terlihat jelas, menunjukkan bahwa model pembelajaran terpadu adalah sejalan dengan beberapa aliran pendidikan modern yaitu termasuk dalam aliran pendidikan progresivisme. Aliran pendidikan progresivisme memandang pendidikan yang mengutamakan penyelenggaraan pendidikan di sekolah berpusat pada anak (child-oriented), sebagai reaksi terhadap pelaksanaan pendidikan yang masih berpusat pada guru dan pada bahan ajar.

B. Webbed Model Webbed (model jaring laba-laba) merupakan salah satu model pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan tematik. Menurut Padmono dalam bukunya Pembelajaran Terpadu menyatakan, Webbed menyajikan pendekatan tematik untuk mengintegrasikan mata pelajaran. Satu tema yang subur dijaring untuk menyelidiki kesesuian konsep, topik, dan ide-ide. Karakteristik pendekatan tema ini untuk mengembangkan kurikulum dimulai dengan satu tema.

Tema ditentukan oleh guru bersama siswa atau guru bersama guru lain. Dari tema ini dikembangkan menjadi sub-sub tema dengan memperhatikan keterkaitan antar bidang studi. Tema sentral didapat dari tema umum yang menarik dan menantang bagi siswa. Cakupan tema ini harus luas dan menuntut siswa untuk belajar lebih lanjut.

Model webbed menekanka pada keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran untuk memperoleh pengalaman langsung dan dapat menemukan sendiri konsep dasarnya. Dapat dikatakan bahwa model Webbed menekanka pembelajaran Learning by Doing. Oleh karena itu guru perlu mengemas atau merancang pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan agar pengalaman belajar tersebut menjadi bermakna.

Karakteristik model Webbed ini antara lain, pertama berpusat pada siswa. Pendekatan lebih banyak menempatkan siswa sebagai subjek belajar, sedangkan guru hanya sebagai

fasilitator. Artinya guru hanya memberikan kemudahan-kemudahan untuk siswa belajar. Kedua memberi pengalaman langsung. Dengan demikian, sswa dihadapkan pada pengalaman belajar dengan obyek yang konkrit. Ketiga, pemisahan mata pelajaran yang tidak begitu jelas. Fokus pembelajaran diarahkan kepada pembahasan tema-tema yang paling dekat dan berkaitan dengan kehidupan siswa. Keempat menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran. Mennyajikan konsep-konsep berbagai mata pelajaran. Dengan demikian siswa dapat memahami materi secara utuh. Hal ini dapat membantu siswa dalam memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Kelima, bersifat fleksibel. Guru dapat mengaitkan bahan ajar dari satu mata pelajaran dengan mata pelajara lain. Keenam, hasil pembelajaran sesuai dengan bakat dan minat siswa. Ketujuh, menggunakan prinsip belajar sambil bermain yang menyenangkan.

C. Integrated Model ini menerapkan pendekatan lintas disiplin ilmu dengan mengintegrasikan konsep, keterampilan dan isi konsep tumpang tindih secara keseluruhan, baik matematika, IPA, IPS dan bahasa. Keuntungan dari model ini yaitu siswa saling menghubungkan diantara macammacam bagian dari mata pelajaran.

DAFTAR PUSTAKA

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan 1. Nsnc 2. Model Webbed (model jaring laba-laba) merupakan salah satu model pembelajaran terpadu yang menggunakan pendekatan tematik 3. Model integrated menerapkan pendekatan lintas disiplin ilmu dengan mengintegrasikan konsep, keterampilan dan isi konsep tumpang tindih secara keseluruhan, baik matematika, IPA, IPS dan bahasa. B. Saran Sebaiknya pada pembelajaran sebenarnya guru menerapkan berbagai model ini untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan berkesan bagi siswa.