Anda di halaman 1dari 3

55

Lampiran 5. Pengukuran Lingkar Pinggang

PENGUKURAN LINGKAR PINGGANG

Pengukuran lingkar pinggang pada penelitian ini digunakan untuk mengetahui tingkatan obesitas abdomen pada pasien hipertensi dengan satuan ukur sentimeter (cm). Untuk memudahkan dalam pengelompokan data, maka hasil pengukuran dibedakan menjadi 2 tingkatan baik pada pria maupun wanita. Pada pria, tingkat I apabila pada pengukuran lingkar pinggang didapatkan 94101 cm, tingkat II apabila 102 cm. Pada wanita, tingkat I yaitu 80-87 cm, sedangkan tingkat II yaitu 88cm.

Alat: - Metline/meteran jahit - Spidol

Langkah-langkah:

Langkah-langkah 1. Jelaskan pada responden

Gambar tujuan

pengukuran lingkar perut dan tindakan apa saja yang akan dilakukan dalam pengukuran. 2. Untuk pengukuran ini responden diminta dengan cara yang santun untuk

membuka pakaian bagian atas atau

56

menyingkapkan pakaian bagian atas dan raba tulang rusuk terakhir responden untuk menetapkan titik pengukuran.

3. Tetapkan titik batas tepi tulang rusuk paling bawah. 4. Tetapkan titik ujung lengkung tulang pangkal paha/panggul. 5. Tetapkan titik tengah di antara di antara titik tulang rusuk terakhir titik ujung lengkung tulang pangkal paha/panggul dan tandai titik tengah tersebut dengan alat tulis. 6. Minta responden untuk berdiri tegak dan bernafas dengan normal. 7. Lakukan pengukuran dari lingkar titik perut tengah horizontal

dimulai/diambil kemudian

secara

sejajar

melingkari pinggang dan perut kembali menuju titik tengah diawal pengukuran. 8. Apabila responden mempunyai perut yang gendut ke bawah, pengukuran

mengambil bagian yang paling buncit lalu berakhir pada titik tengah tersebut lagi.

57

9. Pita pengukur tidak boleh melipat dan ukur lingkar pinggang mendekati angka 0,1 cm.