P. 1
Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit Jantung Bawaan

|Views: 12|Likes:
Dipublikasikan oleh Nisa Khair

More info:

Published by: Nisa Khair on Mar 08, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2014

pdf

text

original

Dr.

Tommy Tiluata Bagian Toraks Kardio Vaskuler Pusat Jantung Nasional Harapan Kita

PENYAKIT JANTUNG BAWAAN
Penyakit jantung yang dibawa dari lahir
kelainan pada struktur jantung atau fungsi sirkulasi jantung yang dibawa dari lahir akibat gangguan atau kegagalan perkembangan struktur jantung pada fase awal perkembangan janin

2 KELOMPOK :
1. Penyakit Jantung Bawaan Non Sianotik 2. Penyakit Jantung Bawaan Sianotik

PENYAKIT JANTUNG BAWAAN NON SIANOTIK .

ASD. CoA.PENYAKIT JANTUNG BAWAAN NON SIANOTIK 2 KELOMPOK BESAR  lesi / lubang di jantung aliran pirau kiri ke kanan PDA VSD. AVSD  lesi obstruktif di jantung kiri atau kanan tanpa aliran pirau AS. PS .

PENYAKIT JANTUNG BAWAAN NON SIANOTIK DENGAN PIRAU DARI KIRI KE KANAN lokasi defek besar defek tahanan vaskuler paru Jumlah aliran pirau dari kiri ke kanan melalui defek di jantung aliran darah ke paru berlebihan .

PENYAKIT JANTUNG BAWAAN NON SIANOTIK DENGAN PIRAU DARI KIRI KE KANAN aliran darah ke paru berlebihan • asimptomatik • simptomatik aliran dapat berubah sesuai dengan penurunan tahanan vaskuler paru • sesak nafas • kesulitan mengisap susu • infeksi paru berulang • gagal tumbuh kembang • gagal jantung .

asimptomatik simptomatik • usia 2-3 bulan • tahanan vaskuler paru turun cepat .

penyakit vaskuler paru .tahanan vaskuler paru tinggi . LV dan PA • gagal jantung kongestif • hipertensi pulmonal .sianosis sindroma Eisenmenger .• pirau dari kiri ke kanan besar • dilatasi LA.pirau dari kanan ke kiri --.

simptomatik  aliran ke paru berlebihan  usia 2 – 3 bulan saat tahanan vaskuler paru turun BAYI PREMATUR otot polos vaskuler paru belum sempurna tahanan vaskuler turun lebih cepat gagal jantung lebih awal .• KECIL .asimptomatik • BESAR .

pirau dari kanan ke kiri --.tahanan vaskuler paru tinggi .penyakit vaskuler paru .sianosis sindroma Eisenmenger .• pirau dari kiri ke kanan besar • dilatasi LA. LV. AO dan PA • gagal jantung kongestif • hipertensi pulmonal .

kanan .Aliran pirau tergantung • besarnya lubang • komplians RV < LV pirau dari kiri .

pirau dari kanan .usia dekade 3 – 4 . RV dan PA • Hipertensi Pulmonal .kiri sindroma Eisenmenger .• Dilatasi RA.penyakit vaskuler paru .

PRESENTASI KLINIS tergantung • besar aliran pirau kiri – kanan • derajat kebocoran katup AV HIPERTENSI PARU timbul lebih cepat .

PENYAKIT JANTUNG BAWAAN NON SIANOTIK DENGAN LESI OBSTRUKTIF TANPA PIRAU lesi obstruktif pada alur keluar ventrikel tanpa defek didalam jantung obstruksi alur keluar ventrikel kiri obstruksi alur keluar ventrikel kanan .

LESI OBSTRUKTIF ALUR KELUAR VENTRIKEL KIRI valvar supravalvar subvalvar coarctatio aorta • beban tekanan pada LV • LVH valvar aortic stenosis subaortic stenosis supravalvar aortic stenosis corctatio aorta .

• asimptomatik • simptomatik tergantung beratnya lesi kemampuan miokard sesak nafas tidak mampu mengisap susu gagal tumbuh kembang gagal jantung sakit dada pingsan mati mendadak .

BAYI duct dependent systemic circulation duktus arteriosus menutup perburukan sirkulasi sistemik hipoperfusi perifer sindrom distres kardio-respirasi sindrom syok kardio-vaskuler ANAK • asimptomatik – lesi ringan • simptomatik : sakit kepala epistaksis tungkai lemah/nyeri saat aktivitas KHAS : nadi femoralis lemah / tidak teraba .

LESI OBSTRUKTIF ALUR KELUAR VENTRIKEL KANAN • asimptomatik • simptomatik GAGAL JANTUNG KANAN edema perifer hepatomegali asites SINDROM CURAH JANTUNG RENDAH PS valvar PS infundibular PS supravalvar • beban tekanan pada RV • RVH .

PENYAKIT JANTUNG BAWAAN SIANOTIK .

PA  dan R – L shunt melalui defek di jantung : PFO. VSD  aliran darah ke paru berlebihan – PLETHORIC LUNGS   TGA Common Mixing . ASD.PENYAKIT JANTUNG BAWAAN SIANOTIK 2 KELOMPOK BESAR  aliran darah ke paru berkurang – OLIGEMIC LUNGS  obstruksi aliran darah ke paru : PS.

PENYAKIT JANTUNG BAWAAN SIANOTIK ALIRAN KE PARU BERKURANG PS / PA + PFO / ASD / VSD ( R – L SHUNT ) • Tetralogi Fallot • PS + PFO / ASD • PA + VSD ALIRAN DARAH KE PARU BERKURANG  sianosis  spel hipoksia  squatting .

• deviasi septum infundibuler ke anterior • malrotasi bulbus VSD perimembranus Ao overriding PS valvular-infundibular RV hipertrofi .

PENYAKIT JANTUNG BAWAAN SIANOTIK ALIRAN KE PARU BERLEBIHAN TGA COMMON MIXING Common Mixing:  TAPVD  Univentricular Connection  Trunkus Arteriosus ALIRAN DARAH KE PARU BERLEBIHAN  Kesulitan mengisap susu  Gagal tumbuh kembang  Infeksi paru berulang  Gagal jantung kongestif  Hipertensi pulmonal sesuai dengan penurunan tahanan vaskuler paru .

1. Corrected TGA • AV discordance : RA – LV dan LA – RV • VA discordance : LV – PA dan RV – Ao . Complete TGA • AV concordance : RA – RV dan LA – LV • VA discordance : RV – Ao dan LV – PA 2.

TGA – IVS Tanpa VSD (Intact Ventricular Septum) PDA 2. TGA – VSD SIRKULASI PARALEL perlu mixing antara sirkulasi pulmonal dan sistemik • atrium : PFO.1. ASD • ventrikel : VSD • pembuluh darah besar: PDA ASD VSD .

Neonatus duct dependent systemic circulation diperlukan percampuran darah vena dan arteri melalui PDA atau PFO PDA duktus menutu p BAS • sianosis • hipoksia • asidosis .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->