Anda di halaman 1dari 39

Assalamualaikum Kelompok 2 : A. Sabiq, Dara phonna a, erwinsyah s, ira a, m.

iqbal, nazwa w, novri, rahmat, rifqa g, zafira ainillah

Diskusi pleno Modul 4 Siklus Sel, Fertilisasi dan Apoptosis

Siklus Sel, Fertilisasi dan Apoptosis Pasangan Mandul


Pak Karno dan Istrinya yg berasal dari desa terpencil mengunjungi klinik fertilitas di RSUCM. Mereka sudah menikah selama 5 tahun, dan belum dikaruniai anak. Dari anamnesa diketahui istri Pak Kirno mengalami menarche pada usia 12 tahun dan sering kali mengalami dysmenorrhea. Dokterpun melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap Pak Kirno dan istrinya. Pak Kirno dimintai oleh dokter agar bersedia untuk dilakukan pemeriksaan analisa sperma. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan Pak Kirno mengalami oligospermia. Pada istri Pak Kirno, dokter melakukan pemeriksaan ultrasonography untuk menilai folikel di ovarium dan melihat keadaan uterusnya. Selain itu istri Pak Kirno juga dimintai untuk mengikuti pemeriksaan beberapa hormon seksual. Dokter menyatakan untuk terjadinya fertilisasi diperlukan ovum dan sperma dengan kualitas baik. Zigot hasil fertilisasi inilah yang nantinya akan membelah dan berkembang menjadi janin. Bagaimana dokter menjelaskan hal ini kepada Pak Kirno dan

JUMP 1 TERMINOLOGI
Siklus sel

Periode

dari

reproduksi sel s.d. reproduksi berikutnya Fertilisasi : Penyatuan gamet jantan dan betina untuk membentuk zigot yang diploid yang menimbulkan terbentuknya individu baru dan berlangsung di tuba fallopi Diferensiasi :Proses pematangan ketika

Mandul

: Hilangnya kemampuan untuk menghasilkan keturunan Klinik fertilitas :Tempat memperoleh advis medis yang ber Menarche : Menstruasi pertama pada wanita, dan dipengaruhi oleh hormon Dysmenorrhea : Nyeri haid yang diakibatkan oleh kontraksi otot uterus dan dipengaruhi oleh hormon prostaglandin Oligospermia :Kondisi dimana jumlah sperma dalam ejakulasi <

Sperma

: Sel reproduksi laki-laki yang yang diproduksi oleh testis USG : Alat untuk memvisualisasikan struktur dalam tubuh dengan menggunakan gelombang suara ultrasonik. Folikel : Kantong berisi cairan dalam ovarium dimana telur berkembang dan kemudian dilepaskan selama ovulasi Ovarium : Organ reproduksi wanita yang membentuk sel telur Uterus : Organ yang melindungi dan mewadahi janin selama kehamilan Hormon : Substansi kimia yang dihasilkan dalam tubuh, memiliki efek regultorik spesifik terhadap aktivitas sel, organ, kelenjar, dan dialirkan melalui aliran darah Ovum : Sel reproduksi wanita yang dikeluarkan ovum selama ovulasi

JUMP 2&3 Analisa dan Hipotesa Masalah


1.

2.

3.

Mengapa diferensiasi sel terjadi? Karena, - perbedaan aktivitas gen - Polaritas pada saat pembelahan sel tidak merata - Pembelahan sel yang tidak setara - Letak sel dalam jaringan - Faktor hormon dan faktor lingkungan Apa yang menyebabkan pasutri tersebut belum mempunyai anak? Berdasarkan skenario: - Pak kirno mengalami oligospermia - Hasil untuk Bu Kirno belum keluar Berdasarkan umum: - Terhambatnya saluran telur - Tidak mampu melakukan ejakulasi - Selaput lendir pada telur abnormal Apa penyebab Pak Kirno mengalami oligospermia? - infeksi - Gaya hidup - Temperatur dalam testis - Psikologis - Intensitas hub. Seksual - Faktor lingkungan - Genetik

4.

Apa saja hormon seksual pada wanita dan pria? wanita : 1. Progesteron 2. estrogen 3. FSH/LH 4. HCG Pria : 1. Testosteron 2. DHT 3. LH 4. Estrogen dalam jumlah sedikit 5. Bagaimana siklus menstruasi? - folikel yang masak ovulasi pemebntukan endometrium Jika tidak dibuahi oleh sperma endometrium meluruh 6. Proses apa yang menyebabkan terbentuknya sel ovum dan sperma? - Gametogenesis : 1. Spermatogenesis (sperma) 2. Oogenesis (wanita) 7. Apa fungsi fertilisasi? - Pembentukan zigot - Penurunan materi genetik dari orang tua ke anak - Mengembalikan jumlah kromosom dari haploid ke

Berapa jumlah normal sperma sewaktu di ejakulasi dan - Jumlah normal sperma ejakulasi : 20 jt/ml s.d. 120 jt/ml - Lama bertahan hidup, beberapa menit (di luar rahim) beberapa hari (di dalam rahim) 3-6 hari (di dalam testis) 9. Unsur-unsur apa saja yang berperan dalam fertilisasi? - Sel telur yang matang - Sperma yang dewasa - Tempat di oviduk - Waktu tergantung spesies 10. Apakah keuntungan apoptosis? - Terminasi sel - Perkembangan embrional - Homeostatis - Respon stres - Pertumbuhan - Regulasi sistem imun 11. Bagaimana proses terbentuknya janin? - Fertilisasi zigot morula blastula gastrula
8.

12. Apa hubungan dysmenorrhea yang dialami istri Pak Kirno dengan

belum dikaruniai anak? - Dysmenorrhea primer tidak berpengaruh tapi - Dysmenorrhea sekunder mungkin ada hubungannya 13. Apa saja siklus pembelahan sel? * Mitosis : Profase, Metafase, Anafase, Telofase * Meisosis I : Profase I , Metafase I, Anafase I * Meiosis II : Profase II, Metafase II, Anafase II * Interfase : Fase G1, Fase S, Fase G2 14. Langkah-langkah apa saja yang bisa dilakukan Pak Kirno dan istri agar mempunyai anak? - Inseminasi buatan - Melakukan hub. Seksual pada masa subur - Menjaga pola hidup 15. Bagaimana proses apoptosis terjadi? - secara umum, karena ada sinyal intrinsik dan ekstrinsik menembus membran plasma inisiasi fagositosis

16. Apa ciri morfologis apoptosis?

- Sel membulat - Kromatin berdegradasi - Kromatin mengalami kondensasi lebih lanjut - Membran inti terbelah - Lapisan lipid fosfatidiserina mencuat keluar - Sel mengalami fagositosis - Sel pecah menjadi beberapa bagaian dan menjadi badan apoptosis 17. Apa perbedaan apoptosis dan nekrosis? Apotosis Nekrosis
Kematian terprogram Menguntungkan Sel menciut Kematian satu per satu Lisosom utuh Inti mengalami fragmentasi Kematian karena kerusakan Merugikan Sel membengkak Kematian berkelompok Lisosom bocor Inti menjadi lisis

GAMETOGENESI S
SPERMATOGENE SIS

JUMP 4 SKEMA
OOGENESIS

FERTILISASI

ZIGOT SIKLUS SEL APOPTOS IS


DIFERENSI ASI

INTERFAS E

MIOSIS

MEIOSIS

Learning Objective
1. Gametogenesis 2. Proses fertilisasi 3. Perkembangan zigot 4. Siklus sel 5. Diferensiasi 6. Apoptosis

BELAJAR MANDIRI

1.GAMETOGENESIS Gametogenesis adalah proses terbentuknya gamet(sel kelamin), baik gamet jantan maupun gamet betina. SPERMATO GENESIS

GAMETOGEN ESIS

OOGENESIS

a. oogenesis
2n mitosis oogenesis

2n
Oosit primer Meiosis I n

Oosit sekunder

n Meiosis II n

n
ovum n

1 Ovum fungsional

Polosit/ badan polar

b. spermatogenesis
2n mitosis spermatogoinia

2n
Meiosis I n Meiosi s II

Spermatosit primer

Spermatosit sekunder

spermatid

n spermatozoa

Transformasi spermatid menjadi spermatozoa mencakup : - Pembentukan akrosom yang menutupi separuh permukaan nukleus dan mengandung enzim untuk membantu penetrasi telur dan lapisan disekitarnya sewaktu fertilisasi - Pendekatan nukleus - Pembentukan leher, bagian tengah dan ekor, - Pengelupasan sebagian besar sitoplasma

Faktor yang merangsang spermatogenisme


Testosteron :

penting bagi pertumbuhan dan pembelahan selsel germinalis testis yang merupakantahap pertama pembgentukan sperma LH : merangsang sel- sel leydig untuk mengekskresi testosteron FSH : Merangsang sel-sel sertoli;tanpa rangsangan ini, proses spermatogenesis tidak akanterjadi

Estrogen

: dibentuk dari testosteron oleh sel-sel sertoli Hormon pertumbuhan : hormon pertumbuhan secara spesifik meningkatkan pembelahan awal spermatogonia, bila tidakada hormon pertumbuhan, s permatogenesis sangat berkurang atau tidak ada sama sekali sehingga menyebabkan infertilitas

2. FERTILISASI
Sebelum terjadi fertilisasi, terdapat 2 tahapan : (1) Kapasitasi Suatu bentuk penyesuaian di dalam saluran reproduksi wanita. selama waktu ini, suatu selubung glikoprotein dari protein-protein plasma semen dibuang dari selaput plasma yang membungkus daerah akrosomspermatozoa. Hanya sperma yang menjalani kapasitasi

(2) Reaksi akrosom Terjadi setelah penempelan ke zona pelusida. Reaksi ini berpuncak pada pelepasan enzin-enzimyang diperlukan untuk menembus zonapelusida

a. Proses Secara umum, fertilisasi mencakup 3 fase,yaitu (1) Penembusan corona radiata Hialuronidase melarutkan senyawa hialuronid (2) Penembusan zona pelusida protease (3) penyatuan Oosit dan membran sel sperma Pada saat memasuki ovum,sel sperma melepaskan ekornya karena dapat

b. Fungsi fertilisasi - penurunan materi genetik dari orang tua ke anak - mengembalikan jumlah kromosom dari haploid menjadi diploid - penentuan jenis kelamin anak - aktivasi sel telur untuk memulai proses perkembangan

3. PERKEMBANGAN ZIGOT
(1) Fertilisasi

terjadi di dalam tubafalopii saat kepala sel sperma menembussel telour matang. Menghasilkan zigotyang mengandung 23 pasang kromosom (2) Zigot dalam waktu 24-36 jam zigot terbagi menjadi 2 sel, 12 jam kemudian 4 sel, dst

(3) Morula zigot membelah diri beberapa kali untuk membentuk sekumpulan 16-32 selyang disebut morula. Setelah 3-4 hari setelah pembuahan, morula meninggalkan tuba falopii dan masuk ke dalam rongga uterus (4) Blastula sekitar 6 hari setelah pembuahan, kumpulan sel tersebut membentuk rongga berlubang(balstosit)

(5) Gastrula Bentuk lanjutan dari blastula yang pelekukan tubuhnya bsudah semakin nyata dan mempunyai lapisan dinding tubuh embrio serta organ tubuh (6) Embrio Secara umum, perkembangan berlangsung dari kepala ke bawah, otak dan kepala di bentuk terlebih dahulu, lalu tubuh diikuti dengan lengan menyerupai tunas kecil, dan kemudian kaki.

(7) Janin 12 minggu : janin memiliki kepala yang besar dibandingkan dengan bagian tubuh lain.seluruh organ dalam tubuh telah terbentuk, begitu juga kuku. Telinga luar, kelopak mata, dan 32 tunas gigi juga telah terbentuk. 24 minggu : saat ini, gerakan sudah dapat dirasakan ibu, janin pada tahap ini dapat bermain dengan tali pusat.

36 minggu : janin sekarang dibatasi oleh uterus. Sisi plasenta yang menghadap janin bersifat lembut dan tampak melimgkar, dengan tali pusat melekat di tengah- tengahnya. Pada bulan ke-7 dan ke-8 janin mulai menimbun lemak dan mulai tampak tembem seperti bayi baru lahir

4.SIKLUS SEL
interfase

Mitosis

Telofase : karyokinesis &

Meiosis

(1)

Profase 1 Kromosom homolog melalui sinapsis membentuk tetrad

Metafase 1 Tetrad bergabung pada plasma

5. DIFERENSIASI SEL Yaitu suatu proses yang teratur, dimana sel yang berbeda bergabung dalam suatu kelompok tertentu dan mempunyai struktur dasar yang sama yang disebut multiseluler Sel-sel yang mengalami differensiasi,yaitu : Ektoderm, berdiferensiasi menjadi lapisan terluar tubuh(kulit)dari sistem

Endoderm, berdiferensiasi menjadi

epitetum saluran pencernaan beserta organ organ pendukungnya dan saluran pernafasan Mesoderm, berdiferensiasi menjadi penyusun dermis, jaringan ikat, otot, tulang, dan pembuluh darah

Apoptosis

4 Tahap Mekanisme Apoptosis


Adanya sinyal kematian(penginduksi apoptosis) Tahap pengaturan(transduksi signal,induksi gen apoptosis yang berhubungan,dsb) Tahap pelaksanaan Apoptosis(degradasi DNA, pembongkaran sel,dsb) Fagositosis

Ciri Morfologi Apotosis


1

Sel terlihat membulat Kromatin mengalami degradasi awal dan kondensasi Kromatin yang mengalami kondensasi membentuk potongan2 pada membran inti Membran inti terbelah dan DNA yang berada didalamnya terpotong Sel mengalami fagositosis Sel pecah menjadi beberapa bagian yang disebut badan Apoptosis, yang kemudian difagositosistccg