Anda di halaman 1dari 6

Definisi Orientalis

Orientalis ialah para sarjana Barat yang mengkaji dan menyelidik ilmu-ilmu ketimuran, iaitu segala yang berkaitan dengan bahasa, sejarah, budaya, tamadun dan peradaban negara-negara Timur. Apabila yang dikaji mereka adalah bersangkutan dengan agama Islam, gelaran orientalis disandarkan kepada sarjana-sarjana bukan Islam Barat yang mengkaji dan menyelidik agama Islam.

Sejarah bermulanya
Orientalisme adalah tradisi kajian keislaman yang berkembang di Barat. Dr.Syamsuddin Arif mengatakan, gugatan orientalis terhadap hadits bermula pada pertengahan abad ke-19 M, tatkala hampir seluruh bahagian Dunia Islam telah masuk dalam cengkaman kolonialisme bangsa-bangsa Eropah. Adalah Alois Sprenger, yang pertama kali mempersoalkan status hadits dalam Islam. Dalam pendahuluan bukunya mengenai riwayat hidup dan ajaran Nabi Muhammad SAW, misionaris asal Jerman yang pernah tinggal lama di India ini mengatakan bahawa hadits merupakan kumpulan berita (cerita-cerita bohong tapi menarik).

3 nama besar yang berpengaruh dalam kegiatan penelitian hadis


1. Ignaz Goldziher 2. Josepht Schahct 3. G.H.A Jyunboll

Biografi orientalis
Ignaz Goldziher orientalis Hungaria yang dilahirkan dari keluarga yahudi pada tahun 1850 M. belajar di Budapest, Berlin dan Leipzig. belajar dengan Syaikh Thahir al Jazairi. Di Mesir dimana ia belajar dari sejumlah ulama al Azhar diangkat menjadi guru besar di Universitas Budapest Karya: Muhammadanische Studien, Le Dogme et Les Lois de LIslam (The Principle of Law is Islam), Introduction to Islamic Theology and Law, Etudes Sur La Tradition Islamique. meninggal pada tahun 1921.

Josepht Schahct
profesor kelahiran Silisie Jerman pada tanggal 15-3-1902

belajar filologi klasik, teologi dan bahsa-bahasa timur di universitas


Berslaw dan universitas Leipzig. meraih gelar doktor dari universitas Berslaw pada tahun 1923 ketika

berumur 21 tahun
mengajar tata bahasa Arab dan bahasa Suryani di Universitas Fuad Awal (universitas Cairo) di Mesir

meninggal pada tahun 1969.

G.H.A Jyunboll
pendukung setia kedua orientalis di atas Karya-karyanya antara lain : The Authenticity of The Tradition Literature; Discussion in Modern Egypt, juga tentang On The Origin of Arabic Prose Reflection on Authenticity, termasuk juga Muslim Tradition : Studies in Cronology Provenance and Authorship of Early Hadith dan The Date of The Great