BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Di era reformasi ini, perubahan tatanan hidup baru mulai menjadi sebuah fenomena yang menjadi pilihan bagi setiap kehidupan manusia terutama bagi para pelaku-pelaku dalam penyelenggara negara , termasuk di dalamnya penyelenggara negara / pemerintahan di bidang kesehatan mulai membenahi perubahan sistem dan aturan (regulasi) baik itu berbentuk perundang-undangan maupun peraturan lainnya yang dirasakan kurang baik atau tidak sesuai dengan alam reformasi, di mana pada waktu yang dulunya kurang berfokus kepada pelayanan masyarakat, tetapi sekarang berubah dengan lebih memfokuskan kepada kepentingan untuk pelayanan masyarakat/ publik sebagai mana yang diamanatkan dalam reformasi dan tujuan pembukaan UUD tahun 1945 yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan Pembangunan Kesehatan sebagaimana yang diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar adalah tercapainya kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal secara fisik mental maupaun sosial sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum dari tujuan nasional. Pembangunan Kesehatan saat ini telah mengalami perubahan dalam cara pandang dimana lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif tanpa mengabaikan kualitas kuratif (pengobatan) serta rehabilitatif (rehabilitasi) dalam upaya pelayanan kepada masyarakat. Hal ini mengacu pada visi Indonesia sehat 2010 dengan ditetapkannya strategi pembangunan kesehatan yaitu : 1. Paradigma sehat pembangunan berwawasan kesehatan 2. Profesionalisme 3. Jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat 4. Desentralisasi Undang-Undang No. 22 tahun 1999 pasal 11 ayat (2) dan PP No. 25 tahun 2000 telah menetapkan bahwa bidang kesehatan merupakan salah satu bidang pelayanan sosial

dasar yang wajib dilaksanakan oleh daerah Kabupaten, sehingga daerah mempunyai wewenang yang besar untuk menentukan masalah kesehatan yang harus diprioritaskan dan intervensi yang perlu dilakukan, disamping itu juga mempunyai kewenangan untuk melakukan integrasi perencanaan dan anggaran. Pelaksanaan otonomi dan desentralisasi ini, diharapkan dapat terlaksana kegiatan-kegiatan yang lebih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk mencapai tatanan pembangunan kesehatan tersebut maka puskesmas sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan (UPTD) dan pelayanan kesehatan terdepan dengan masyarakat harus benar – benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta dapat memuaskan masyarakat dengan melalui pemberdayaan dan kemitraan dengan masyarakat. Misi pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan akselerasi pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM) melalui kegiatan : 1. Meningkatkan kualitas SDM melalui pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau, merata dan ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai. 2. Memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat dalam lingkungan yang sehat secara mandiri sehingga dapat melindungi dirinya dari penularan penyakit. 3. Mewujudkan kemitraan seluruh komponen masyarakat dalam upaya menuju hidup sehat. Visi Kabupaten Cianjur dalam melaksanakan pembangunannya adalah “Mewujudkan Kabupaten Cianjur lebih Cerdas, lebih Sehat, lebih Sejahtera dan lebih Berakhlakul Kharimah”. Visi ini merupakan arah dan gambaran masa depan yang akan dituju oleh seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur dalam mensejahterakan dirinya melalui fungsi dan kegiatan pendidikan ,pelayanan kesehatan dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat serta mempunyai kemandirian dalam melaksanakan pembangunan dengan mengelola dan mengembangkan potensi yang ada. Hal ini tidak terlepas dari bakat dan pengalaman sejarah masyarakatnya dalam bidang ekonomi. Puskesmas sebagai tempat pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan diupayakan agar berdaya terhadap penanganan masalah kesehatan secara terpadu baik lintas program maupun lintas sektoral. Keterpaduan lintas program maupun lintas sektoral, perlu dimulai

dari proses perencanaan kesehatan di puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan melalui pendekatan Rencana Strategis di puskesmas. Menyadari pentingnya penanganan upaya kesehatan bagi masyarakat dan peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam menangani hal tersebut, dipandang perlu untuk mengembangkan pendekatan Rencana Strategis (Renstra) di Puskesmas. Dalam rencana strategis ini, Puskesmas Sukaresmi telah sepakat untuk menetapkan visi dan misi sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan untuk mendukung pembangunan Kecamatan Sukaresmi khususnya dalam bidang kesehatan. 1.2. Tujuan Dalam rangka mewujudkan visi dan misi Puskesmas maka perlu disusun rencana kegiatan, sebagai acuan pelaksanaan program atau kegiatan. Selain itu dengan adanya perencanaan yang baik, diharapkan akan tercapainya target pelayanan kesehatan yang pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. 1.2.2. Tujuan Khusus • Melakukan Analisis situasi. Agar puskesmas mampu membuat rumusan permasalahan program kesehatan dan penyebab masalah melalui analisa masalah dan situasi. Membahas masalah kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi. • • • • • • • • • Merumuskan masalah kesehatan. Menentukan prioritas masalah. Melakukan Analisis faktor determinan/Risk factor. Melakukan Analisis pelaku potensial. Menentukan upaya kesehatan untuk mengatasai masalah kesehatan. Melakukan Analisis hambatan. Melakukan integrasi kegiatan dari beberapa upaya kesehatan. Membuat rencana anggaran. Membuat Rencana Usulan Kegiatan (RUK) Puskesmas

1.2.1. Tujuan Umum

diharapkan Puskesmas dapat mengembangkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. efektif dan efisien. 5. Memberikan motivasi untuk peningkatan kinerja Puskesmas Sukaresmi. Membina komitmen dan rasa memiliki dari seluruh warga masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi. 2. merata. sehingga Puskesmas mampu menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang terintegrasi.3. 3.4. Adanya acuan bagi setiap karyawan dalam menjalankan tugas sehari-hari untuk mencapai sistematika kerja yang optimal di Puskesmas Sukaresmi. Manfaat 1. . Dapat dihitung berapa besarnya anggaran yang diperlukan.1. 4. Maksud Maksud penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Puskesmas Sukaresmi ini. terjangkau. 1. Terwujudnya pola kerja yang berkesinambungan. bermutu. Sehingga kehadirannya dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Puskesmas merupakan sarana pelayanan kesehatan pemerintah yang wajib menyelenggarakan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya secara bermutu. Pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama Pelayanan kesehatan tingkat pertama meliputi pelayanan kesehatan masyarakat dan pelayanan medik. terjangkau. 2.2 Jarak ke pusat kota Cianjur . berorientasi serta dilandasi oleh kesehatan sebagai faktor pertimbangan utama. . Pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan Memiliki makna bahwa puskesmas harus mampu membantu menggerakkan pembangunan yang diselenggarakan di tingkat kecamatan agar dalam pelaksanaannya mengacu.1.BAB II ANALISIS SITUASI DAN PERMASALAHAN 2. Pusat pemberdayaan masyarakat dan keluarga Yakni segala upaya fasilitas dan instruktif guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dan keluarga agar mampu mengidentifikasi masalah.1.2. merencanakan dan melakukan pemecahannya dengan memanfaatkan potensi setempat dan fasilitas yang ada tanpa atau dengan bantuan pihak lain. dan merata.45 km2 : 25 km dengan waktu tempuh ± 50 menit menggunakan kendaraan roda 4. Analisis Geografi Keadaan Wilayah Puskesmas Sukaresmi merupakan salah satu dari dua puskesmas yang terletak di wilayak Kecamatan Sukaresmi. 2.2. Tugas Pokok dan Fungsi Melihat sistem kesehatan nasional. adil. dengan keadaan . Puskesmas adalah sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dengan mempunyai 3 fungsi yakni sebagai berikut : 1.1 Luas wilayah : 59. 3. Analisa Demografi dan Geografi 2. tepatnya dibagian utara dari pusat kota Cianjur.

Biasanya tidak pernah terjadi kekurangan air. dengan keadaan tanah berupa dataran tinggi pegunungan dan dataran yang dipergunakan untuk persawahan dan areal perkebunan serta daerah berbukit-bukit dimana struktur tanahnya agak labil sehinga sering longsor.32 km2 : 23. Paling kering antara bulan Agustus .96 km2 : 4. Musim kemarau antara bulan Maret sampai September. Topografi: Tanah sawah Pemukiman Perkebunan Hutan : 28.4 Jumlah RW/RT 5. karena wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi dialiri oleh tiga aliran sungai.91 km2 Kecamatan Sukaresmi terletak pada ketinggian sekitar 798 m dari permukaan laut. .3 Jumlah desa 1) Desa Cibadak 2) Desa Ciwalen 3) Desa Kawung Luwuk 4) Desa Cikanyere . Jumlah Posyandu No 1 2 3 4 5 6 7 Desa Cibadak Ciwalen Kawung Luwuk Cikanyere Sukaresmi Pakuon Rawa Belut : 7 desa 5) Desa Sukaresmi 6) Desa Pakuon 7) Desa Rawa Belut : 63/ 224 : 56 buah Jumlah Posyandu 10 10 9 8 7 9 4 56 JUMLAH 6.26 km2 : 2..September. Pembagian tanah : a) b) c) d) 7.

buah 3. Jembatan a. Suhu rata-rata adalah 21o-26oC. dll) ::Jembatan antar desa : 9 : 21. 8. Curah hujan tertinggi pada bulan September sampai dengan Maret. sungai Cikundul. semua pusat desa dapat dilalui kendaraan roda 4 dan kendaraan roda 2 pada keadaan iklim mendukung.yaitu sungai Cipendawa. sehinga kebutuhan air dapat tercukupi.6 km : 25. bus. Kabupaten Bogor : Berbatasan dengan Kecamatan Mande : Berbatasan dengan Kecamatan Pacet : Berbatasan dengan Puskesmas Sukamahi 9. dan sungai Ciwalen. Keadaan jalan: Jarak dari pusat pemerintahan kota Cianjur adalah 25 km. Desa b. Kondisi jalan dalam keadaan baik. Terminal (oplet. Jarak tempuh ke Puskesmas Sukaresmi dari desa terdekat adalah 400 m dan terjauh adalah 19 km Prasarana perhubungan: Jalan a. Kecamatan 2. sebagian sudah diaspal dan sebagian belum diaspal.8 km : Jembatan desa : 7 wilayah kerja . Stasiun kereta api 4. buah b. Batas-batas wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi: Sebelah Utara Sebelah Selatan Sebelah Barat Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kecamatan Jonggol.

754 orang : 843 jiwa/km2 : 1.307 orang : 1.2 Jumlah RT/RW 30/10 44/14 31/9 32/8 37/11 32/8 18/3 Jarak ke Puskesmas 3.97 %) atau 4571 KK ( 35. Dari jumlah tersebut 17.5 % ) dan merupakan keluarga miskin ( Pemegang Kartu Sehat ) sebanyak 15647 (31.123 orang : 1.869 KK. dengan jumlah KK sebanyak 12.5 m 1.327 orang : 12. Jumlah penduduk o Total o Jumlah Pria o Jumlah Wanita o Kepadatan Penduduk o Jumlah Bayi o Jumlah Balita o Jumlah Neonatus o Jumlah Ibu Hamil o Jumlah Ibu Bersalin o Jumlah KK : 50. terdiri dari laki – laki 25.754 jiwa.4 Km 0.2.340 jiwa. Sebagian besar jumlah penduduk bermata pencaharian petani dan buruh tani 1. Tabel jumlah penduduk menurut umur dan jenis kelamin : Pria Jumlah Penduduk Wanita Total .393 orang : 1.Luwuk Cikanyere Sukaresmi Pakuon Rw.2.1. perempuan 24.340 orang : 24.869 KK : 12874 o Jumlah PUS 1.5 Km 19 Km Rata-rata waktu tempuh ke Puskesmas 10 Mnt 7 Mnt 3 Mnt 10 Mnt 20 Mnt 10 Mnt 90 Mnt Kondisi (kendaraan) Roda 4 & 2 Roda 4 & 2 Roda 4 & 2 Roda 4 & 2 Roda 4 & 2 Roda 4 & 2 Roda 4 & 2 Analisis Demografi Wilayah Puskesmas Sukaresmi pada tahun 2012 mencakup pelayanan keseluruhan penduduk sebanyak 50094 jiwa.5 Km 0.Desa Cibadak Ciwalen Kw.Belut 2.2.5 Km 5 Km 3.23 %) dari jumlah penduduk.026 orang : 4.520 penduduk miskin (34.2.094 orang : 25.

7. 14. 12.697 4. 4.534 2.340 Wanita 2524 2. 3. 0–4 5–9 10 – 14 15 – 19 20 – 24 25 – 29 30 – 34 35 – 39 40 – 44 45 – 49 50 – 54 55 – 59 60 – 64 65 – 69 70 – 74 75+ Jumlah Jumlah Penduduk Pria 2. 15.Luluk Cikanyere Sukaresmi Pakuon Rawa Belut Total 4224 4712 4089 3439 3496 3563 1837 25340 3921 4804 4003 3362 3481 3552 1631 24754 8145 9516 8072 6801 6977 7115 3468 50094 Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin No .864 1. 7. 6. 8.3.814 4.286 2.661 1. 5.730 3234 2. 4. 1.358 1003 903 747 574 234 220 47 24754 Jumlah 5.No. 2. 2.048 1.3. Distribusi Kepala Keluarga Menurut Mata Pencaharian : .129 5359 6435 5.146 2.605 2. 9. 13.668 2. Sosio-ekonomi o Petani : 8. 3.841 1.301 961 774 698 237 235 49 25.513 3.521 1. 10.058 4.389 KK (65.2. Nama Desa Cibadak Ciwalen Kw.019 2. 11.18 %) 1.094 1.304 1. 1. Piramida penduduk : terlampir. 16.087 3. 5.524 2.3.1.411 2039 1.272 471 455 96 50. 6.629 3. Kelompok Umur (tahun) 1.672 1.201 2.

83 %) : 338 orang (0.837 KK : 9.4.o Buruh o Pedagang o PNS/ABRI/POLRI o Lain-lain : 2.1.7 %) : 170 orang (0.4.3.677 KK : 1.35 %) : 28 orang (0.057 %) : 26 orang (0.20 %) : 322 KK (2.02%) : 412 KK (3. Sarana o Mesjid o Gereja 1.3.169 KK (9. Tempat Ibadah .4.1 %) 1.3.226 KK : 149 1.2.5 %) : 1.053 %) : 980 KK : 1.814 orang (98. Pendidikan o TK o Sekolah Dasar o Madrasah Ibtidaiyah o SLTP Negeri o SLTP Swasta : 2 buah : 22 buah : 2 buah : 1 buah : 2 buah : 88 buah : 1 buah : 47. Agama o Islam o Kristen o Katolik o Hindu o Budha 1. Distribusi Kepala Keluarga Menurut Tingkat Pendidikan: o Tidak sekolah/TTSD o Tamat SD o Tamat SMP o Tamat SMA o Tamat PT 1.577 KK (20.2.

o SLTA Negeri o SLTA Swasta o Pontren JUMLAH 1. Kesehatan o BP/ Klinik swasta o Praktek pribadi dokter o Praktek pribadi bidan o Patah tulang o Jamu Gendong o Pendekatan Agama o Akupuntur o Pijat Refleksi//Pijat urut o Tenaga dalam o Dukun Bayi o Tabib o Shin she o Tukang Gigi o Gurah o Dukun Sunat o Ramuan o Paranormal o Lainnya : 1 buah : 1 buah : 9 buah : 40 buah : 3 buah : 2 buah : 7 buah : 8 buah : 0 buah : 0 buah : 0 buah : 11 buah : 0 buah : 43 buah : 0 buah : 0 buah : 1 buah : 0 buah : 4 buah : 0 buah : 1 buah : 0 buah 1.3.4.2 Jumlah penduduk menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur di wilayah kerja Puskesma Sukaresmi N DESA Jumlah Penduduk .4. Pengobatan Tradisionil (Batra) Tabel 2.4.

201 Tabel 2.3 34. 5.6 671 671 618 837 498 446 4571 26.9 34. 2.luwuk 29 Cikanyere 70 Sukaresmi 272 Pakuon 324 Rawabelut 462 Jumlah 1837 Sumber : Kecamatan Sukaresmi.luwuk Cikanyere Sukaresmi Pakuon Rawabelut Jumlah Jumlah Penduduk 8145 9516 8072 6801 6977 7115 3468 50094 Penduduk Miskin Jumlah % 3181 39 2572 2572 2369 3207 1909 1710 17520 27 31. 7. 6.9 45. 3. 2012 2. 1.8 49. DESA Tidak tamat SD Tamat SD/SMP 1570 1856 1651 1462 1404 1367 367 9677 Tamat SMA 274 176 231 206 135 138 66 1226 Tamat Akademi /PT 23 13 24 31 12 36 0 149 Cibadak 227 Ciwalen 453 Kw. 3.1 • Gambaran Khusus Puskesmas Tenaga Kesehatan dan Institusi Lain Puskesmas Induk : 1 buah Sarana kesehatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi : .3 Jumlah Penduduk Miskin di Wilayah Kerja Puskesmas Sukaresmi NO 1. 2.3 2. 5.9 26.8 35.97 Jumlah KK Seluruhnya 2094 2498 1935 1769 1823 1855 895 12869 KK Miskin Jumlah % 830 39.9 34.O <1 Laki – Laki pergolongan umur (tahun) 1-4 5-14 15-44 45-64 > 65 JML <1 Perempuan pergolongan ( tahun ) 1-4 5-14 15-44 45-64 > 65 JML 1 2 3 4 5 6 7 Cibadak Ciwalen Kw. 6.3. 4.luwuk Cikanyere Sukaresmi Pakuon Rawabelut Jumlah 85 99 84 71 72 74 36 521 340 398 338 285 292 297 144 2094 997 1107 958 808 823 836 435 5964 2089 2321 2008 1698 1723 1758 909 12506 626 691 599 507 514 525 272 3734 87 96 82 70 72 73 41 521 4224 4712 4069 3439 3496 3563 1837 25340 82 96 81 68 71 72 35 505 330 385 327 275 282 289 141 2029 921 1133 942 794 821 838 381 5830 2001 2462 2048 1719 1784 1817 831 1266 2 508 631 524 438 453 464 209 3227 79 97 81 68 70 72 34 501 3921 4804 4003 3362 3481 3552 1631 24754 Sumber : Kecamatan Sukaresmi . 4. DESA Cibadak Ciwalen Kw.6 34.5 Sumber : Laporan Tahunan Puskesmas 2012 Tabel 2. 7.4 Jumlah Penduduk Usia 10 tahun ke atas menurut tingkat pendidikan yang ditamatkan di Wilayah Puskesmas Sukaresmi No.8 49.8 46 26.

KG Dian Safitri. Am.4.Md.1 Pnt.Tk.1 Pnt.Md.1 Pnt.Tk. Am.• • • Puskesmas Pembantu : 1 buah Posyandu : 56 buah Personalia Puskesmas Sukaresmi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 NIP BARU 19570621 198003 1 005 19660208 198603 2 005 19680405 198803 2 003 19680712 198903 1 012 19710329 199102 1 004 19750228 200701 2 008 19640615 198512 1 001 19610103 198307 1 001 19630301 198501 2 001 19631027 198703 1 005 19690502 199203 2 004 19700831 199203 2 005 19791026 201001 2 004 19830901 201001 2 016 19790902 200701 2 006 19840215 200902 2 004 19840317 200902 2 005 19850627 200902 2 006 19710614 200604 2 017 19780110 200701 2 006 19790816 200701 2 011 10.Keb Lina Marlina.Kep Hj. Siti Muftiah Sunaryo Lia Nurkamilah Lili Mulyati dr.Md.Sri Martini.Tk.Md.Tk.Tk. Anis Hartanti Widowati. Yanti Rohaeni.Am. Amd.Tk.SKM dr. Kankan Sumpena. SKM JENIS KEL Pria Wanita Wanita Pria Pria Wanita Pria Pria Wanita Pria Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Pria Pria PANGKAT Pnt. SKM.Md Pengatur Pengatur Pengatur Pengatur Pngt. Elvi Silvia Joni Rachmat Sapari Tugiran Sopyan.1 Pngt.Pu Ka.Md.1 Pnt..Keb 480146601 480176031 480176028 Anilfa.1 Pngt. Mad Supriatna.Su 480176011 Windy Kusumawati R.1 Pnt.7853 - NIP LAMA 140102007 140177062 140212632 140234451 140262101 480175936 140174116 140147624 140164840 140198055 140276119 140276680 NAMA Entang Mulyana Hj.Keb.Keb Neneng Aisyah Mulya Fajar Lilih Suharti .Md.. Mily Rachmilia Fitriani.Tk.AmKeb Erla Rohila.Am.Tk.Am..Keb.Tk.Keb H.Am.Tk. AM. Amd.Am.Keb Lisnawati.Md.Tk..047.1 Pnt. Am.Keb.1 PANGKAT TMT 10/01/2009 10/01/2011 10/01/2010 10/01/2009 10/01/2010 04/01/2011 04/01/2011 10/01/2003 10/01/2004 04/01/2007 10/01/2010 04/01/2011 10/01/2011 10/01/2011 10/01/2010 09/01/2010 09/01/2010 09/01/2010 04/01/2010 03/01/2009 03/01/2009 RUANG III/d III/d III/d III/c III/c III/c III/c III/b III/b III/b III/b III/b III/b III/a II/c II/c II/c II/c II/b II/b II/b JA STRU Ka.1 Pnt. Hepy Tri Octavia RR.Kep H. Am.Keb Danah Hamdanah.Tk. Am.Md.1 Penata Penata Penata Penata Pnt.1 Pnt.Md.Keb Windy Widianti.

Kematian Bayi di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi TAHUN 2007 Bayi Bayi Lahir Mati 1 Cibadak 0 2 Ciwalen 1 3 Kw.Luluk Cikanyere Sukaresmi Pakuon Rawa Belut TAHUN 2012 0 0 0 0 0 0 0 . Dibawah merupakan tabel kematian bayi di wilayah Puskesmas Sukaresmi tahun 2012 : Tabel 8. dan Berat Badan Lahir Rendah.Amd.2.MD.2 Masalah Kesehatan Masyarakat Kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi disebabkan oleh lahir mati.2 Angka Kematian Ibu Kematian Ibu di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi karena perdarahan Post Partum Tabel 9.3.Luluk 2 4 Cikanyere 2 5 Sukaresmi 3 6 Pakuon 0 7 Rawa Belut 1 Jumlah 9 Sumber : Laporan Tahunan Puskesmas Sukaresmi 2012 NO DESA 2.27 28 29 - Yudi Budiman Moch.3.3.Kep Pria Pria Pria 2. Kematian ibu di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi NO 1 2 3 4 5 6 7 DESA Cibadak Ciwalen Kw. ISPA.2.1 Angka Kematian Bayi 2. Adden Fauzy Kankan.

furunkel.2. Pengobatan 2. 3.7 8 7.7 Distribusi 10 penyakit tertinggi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nama Penyakit Peny.4 Kegiatan Rumah Sehat Air Bersih Jamban Keluarga SPAL Pencapaian Program Kerja 1.7 8.s Tukak lambung Diare & GE Hipertensi primer Bronchitis Demam yg tds Skabies Rematisme Abses.3 7.2.3. Kesling 5. Gizi 3.1. 2.4 Analisis Kesehatan Lingkungan Tabel 2.3 Morbiditas di Puskesmas Sukaresmi Tabel 2.7 6. P2P 4.8 Analisis Kesehatan Lingkungan Puskesmas Sukaresmi 2012 No. KIA/KB 2.7 10.ISPA akut t. 4.8 13. Promkes 6. Program Umum .7 8.3.karbunkel Gangguan lain pd kulit & jaringan subcutan Jumlah 12379 Sumber : Laporan Tahunan 2012 100 Jumlah 2825 1695 1328 1077 1073 988 908 878 833 774 % 22.3 2. 2.4.1 6.Jumlah 0 Sumber : Laporan Tahunan Puskesmas Sukaresmi 2012 2. 1.

5 Analisis Cakupan Pencapaian Hasil Kegiatan Upaya program kesehatan yang telah dilaksanakan di Puskesmas Sukaresmi tahun 2007 dibandingkan dengan target berikut dengan kesenjangannya terutama enam cakupan program yang tertera pada tabel dibawah ini.10 Cakupan Program Immunisasi di Puskesmas Sukaresmi tahun 2012 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Jenis Immunisasi BCG DPT 1 DPT 3 POLIO 1 POLIO 4 CAMPAK HEPATITIS B 1 HEPATITIS B 3 TT 1 TT2 Tahun 2012 Target Cakupan (%) (%) 98 99.4 68. Kesehatan Jiwa 2.2.8 66. 7.2 15. Tabel 2.6 13. Pelayanan Medik Gigi Dasar 3.8 85.4.4 +41 86.7 93 98. Program Khusus 1.3 90 73.4 Kesenjangan (%) Tabel 2.2 6.7 Tabel 2.2. Laboratorium 4.Bumul K4 Bulin Nakes Bumil resti dirujuk Kunjungan N2 Kunjungan By.7 93 98.5 98 99.(B12) BBLR yg ditangani Peserta KB Aktif 1393 1327 278 1307 1026 158 12874 Tahun 2007 Target Cakupan (%) 87 82 92 82 82 92 55 (%) 86.8 98 99.6 123 5.5 93 78.4 95 98.11 Cakupan Program KB di Puskesmas Sukaresmi tahun 2011 .7 29.9 Cakupan Program KIA di Puskesmas Sukaresmi tahun 2012 No Program Sasaran 1 2 3 4 5 6.3 25.7 90 98.7 98 99.3 Kesenjangan (%) 0. Kunj. UKS 2.

9 Gizi Buruk (Balita) ASI Eksklusif 90 0 Tabel 2.64 2.12 Cakupan Program Gizi di Puskesmas Sukaresmi tahun 2012 Program Target (%) 90 80 40 90 85 80 100 Tahun 2012 Cakupan (%) Kesenjangan (%) K/S D/S 83.9 N/S 79 Fe 1 80.00 21.20 0.No 1 2 3 4 5 6.6 Analisis Perilaku Kesehatan dan kelembagaan bersumber daya Masyarakat Di Puskesmas Sukaresmi belum ada data perilaku yang diperoleh dari hasil .8 Dis.62 1.2 Dis. Vit A Bufas 61. Vit A Balita 98.3 Fe III 66. Program IUD Suntik Pil Implant MOP MOW Target (%) - Tahun 2011 Cakupan (%) 2.30 Kesenjangan (%) - Tabel 2.13 Cakupan Program Kesling di Puskesmas Sukaresmi tahun 2012 No 1 2 3 4 Program Air Bersih Jaga SPAL Rumah sehat Target (%) 70 60 75 70 Tahun 2012 Cakupan (%) Kesenjangan (%) 2.79 45.

survei atau penelitian. 1. . Konsep sehat di masyarakat masih beragam. Gaya hidup sehat masyarakat di wilayah kerja Puskesmas atau kerja Puskesmas Sukaresmi pada umumnya sudah mengarah kepada gaya hidup sehat. Kebiasaan mencari pengobatan Pada umumnya masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi sudah biasa mencari pengobatan ke fasilitas kesehatan tetapi ada juga sebagian masyarakat mengobati sendiri ke pengobatan alternatif atau ke pengobatan tradisional. 2. tetapi pada umumnya masyarakat mengatakan sakit apabila aktivitas sehari – harinya terganggu karena ada keluhan yang tidak nyaman pada sebagian anggota badannya atau organ tubuh lainnya. Tabel 2. Untuk analisis perilaku didasarkan pada observasi di lapangan dan data sekunder yang ada di Puskesmas Sukaresmi.kegiatan olahraga bagi anak anak sekolah maupun kegiatan senam masal untuk pralansia / lansia. Hal ini dapat dilihat adanya kegiatan 3.14 Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi .

5. Meningkatkna sistem rujukan yang bermutu. Peningkatan gizi masyarakat. Meningkatkan sarana kesehatan. Kolaborasi. 5. 4. Meningkatkan Indeks Pembangunan Kesehatan (IPM). 7. DESA / Kel Cibadak Ciwalen Kawungluwuk Cikanyere Sukaresmi Pakuon Rawabelut JUMLAH Kader Aktif 49 55 45 35 35 40 18 277 POSYANDU Pratama Madya Purnama Mandiri 0 0 0 0 0 0 2 2 0 10 0 0 6 8 2 26 6 0 5 7 1 0 0 19 4 0 4 1 0 0 0 9 2. 5. 3.NO 1. 2. . 3. Pengembangan manajemen kesehatan serta pengelolaan sumber daya kesehatan. Meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM. 2. Kebijakan yang dikembangkan di Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur adalah: 1. dan Advokasi yang berkesinambungan.1 Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Strategi Pembangunan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Tahun 2006 – 2012 meliputi: 1. Pembangunan berwawasan kesehatan.7. 4. Pengembangan Desa Sehat. Melakukan Koordinasi. 2. 4. Diperolehnya dukungan dari pemerintah daerah dalam mewujudkan kualitas penyehatan lingkungan. 6.7 Analisis Kebijakan Kesehatan dan Pembangunan Daerah 2. 3.

Peningkatan gizi masyarakat melalui pemberian susu sebagai makanan tambahan (PMTAS). Mengoptimalkan sarana dan prasarana. Penyehatan lingkungan diutamakan pada kelompok masyarakat yang mempunyai resiko tinggi terhadap penyakit berbasis lingkungan. 14. 15. 3. 4. Meningkatkan Dana Kesehatan. Visi Visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah . daerah pengembangan industri. Meningkatkan Manajemen (P1. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu. 13. 2. Membentuk kelompok masyarakat peduli kesehatan. P2. pusat perdagangan. Meningkatkan Sistem Informasi Kesehatan (SIK). 8. Meningkatkan Sarana Kesehatan. Adanya dukungan politis dalam jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat. 9. 7. Meningkatkan Profesionalisme SDM. Mempercepat upaya penyehatan lingkungan melalui konseling dan fasilitas serta pemberian stimulan. 2.2 Rencana Strategis Puskesmas Sukaresmi 1.7. dan daerah tujuan wisata. Pendekatan dan pemberdayaan kelompok-kelompok masyarakat. JPKM merupakan bagian bagian dari SJSN. BAB III RENSTRA PKM SUKARESMI A. 16. 10. 12. 11. Meningkatkan performance Puskesmas.6. P3).

. Mendorong kemandirian perilaku hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di wulayah kerjanya. pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan. ditetapkan misi. keluarga dan masyarakat beserta lingkungannya. C. Lingkungan sehat 2. Kekuatan. 2.“ Terwujudnya Pelayanan Kesehatan Prima 2013 “ Untuk tercapainya kecamatan sehat menuju terwujudnya Indonesia Sehat. 1. Kecamatan sehat adalah merupakan gambaran masyarakat kecamatan pada masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan. 3. Perilaku sehat 3. Misi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah mendukung tercapainya misi pembangunan kesehatan nasional. Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan. 4. Indikator kecamatan sehat yang ingin dicapai mencakup 4 indikator utama yakni. Cakupan pelayanan yang bermutu 4. Analisa SWOT 1. Derajat kesehatan penduduk kecamatan B. Misi Berdasarkan visi puskesmas tersebut di atas. misi tersebut adalah 1. yakni masyarakat yang hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku sehat. Memelihara dan meningkatkan mutu. memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Menggerakan pembangunan berwawasan kesehatan di wilayah kerjanya.

Tebaga perawat h. Sarana medis dan non medis. Tenaga Gizi k. Tenaga R/R p. Desa Siaga f. Tenaga Penyuluh m. 1 buah 56 buah. Pengembalian Retribusi) 2. Paradigma masih terfokus pada paradigma sakit. s. Puskesmas keliling c.Yang menjadi kekuatan dalam meningkatkan jangkauan pelayanan puskesmas didukung oleh : a. JPKMM. 1 buah. Posyandu d. Kendaraan roda 4 q. Tenaga medis/ dokter g. Kendaraan roda 2 1 buah 5 buah 1 orang 6 orang 8 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang 1 orang. Kelemahan. d. Tenaga Tata usaha l. Citra puskemas masih kurang baik dalam mutu pelayanan b.Tenaga laboratorium n. . Beban/ tugas rangkap petugas e. Luasnya jangkauan pelayanan kesehatan. 1 buah 3 buah. Adapun dilihat dari sisi kelemahan puskesmas dalam meningkatkan jangkauan pelayanan antara lain a. Integrasi program kurang berjalan c. r. Tenaga Bidan i. Sumber biaya (DAU. Pos Obat Desa (POD) e. Tenaga Sanitasi J. serta sarana penunjang lainnya. Petugas Apotik obat o. Puskesmas Pembantu b.

Meningkatnya pusat pelayanan kesehatan oleh pihak swasta e. 33 Gubernur berkomitmen sediakan pelayanan efektif bagi masyarakat. D. h. Amandemen UUD 1945 pasal 28 H. 128/Menkes/SK/II/2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat dalam pelayanan kesehatan wajib dan pengembangan. Reformasi menuntut untuk transparansi. e. T u j u a n . Kepmenkes RI No. Meningkatkannya angka kemiskinan dan pengangguran c. Ancaman. 33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah. a. g. akuntabilitas. 8 tahun 2003 tentang pedoman organisasi perangkat daerah dalam jabatan structural dan fungsional. Penataan ruang dan kawasan serta pencemaran lingkungan d. Berbagai factor eksternal yang merupakan peluang diantaranya Yaitu : a.f. g. 4. Koordinasi/advokasi dengan lintas sektoral. f. No. bahwa setiap warga Negara berhak mendapat pelayanan kesehatan yang optimal. Peluang. Terbatasnya alokasi dana untuk pembangunan kesehatan. good governance dalam pelayanan kesehatan c. PP. Kemajuan Iptek bidang kesehatan. b. UU No. UU No. Data dan informasi system pencatatan dan pelaporan 3. Perubahan struktur penduduk dan perubahan gaya hidup penduduk b. 32 tahun 2004 tentang otonomi daerah yang membawa perubahan dalam bidang kesehatan d.

Menurunkan Angka Kematian Ibu Hamil 3. Pengembangan system informasi kesehatan yang efektif dan informative. Pengelolaan program kesehatan lebih menitik beratkan pada upaya promotif dan preventif dengan tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. 4. Program yang dikembangkan Program-program yang dikembangkan untuk mewujudkan visi dan misi diatas adalah: 1. agar terwujudnya derajat kesehatan yang optimal dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat. Peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di semua tatanan masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi. 6. Peningkatan peran serta masyarakat melalui Revitalisasi Posyandu 3. 5. Pengembangan pelayanan puskesmas yang efektif dan responsive. Sasaran Adapun yang menjadi sasaran yaitu 1. Meningkatkan Umur Harapan Hidup (UHH) 2. 2. Peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di semua tatanan masyarakat. F. E. kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang yang bertempat tinggal di wialayah Puskesmas Sukaresmi. Peningkatan kerjasama dengan stakeholder melalui pendekatan kemitraan 2. . 7. Strategi 1. Menurunkan Angka Kematian Bayi.Meningkatkan kesadaran. Peningkatan peran serta dan pemberdayaan masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi. Meningkatkan kuantitas dan kualitas Sumber daya manusia dan sumber daya lain. G.

Pengembangan sumber daya manusia yang professional dan peningkatan sumber daya kesehatan lainnya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan puskesmas. JPKMM. Peningkatan pemerataan pelayanan kesehatan dan pengembangan Quality Asurance di Puskesmas Sukaresmi. Pelayanan kesehatan dasar dan rujukan di dalam gedung dan luar gedung. program promosi kesehatan. Adanya visi. 8. Dokter umum b. 12. 9.1. Perawat e. Kegiatan ANALISIS SWOT 3. Hasil Rakernas Kabupaten tentang : . Kekuatan / Strength 1. Pengembangan system informasi manajemen Puskesmas berdasarkan fakta dan akuntabel.3. Pengembangan pelayanan puskesmas yang efektif dan resvonsive. dll) 4. 7. Pengembangan system informasi kesehatan yang efektif dan informative H. 10. Bidan d. Makanan dan Bahan Berbahaya. misi puskesmas Sukaresmi 3. 6. Kesling f. 5. Dokter gigi c. Adanya dukungan dana dari pemerintah (Operasional puskesmas. Program pencegahan dan pemberantasan penyakit. Program perbaikan gizi dan pengembangan posyandu. 11. Laboratorium 2. 4. Tata usaha h. Program Obat. Jurim g. Sumber daya manusia tersedia : a.

Mobilisasi penduduk yang cepat 2. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang arti hidup sehat 4. Belum optimal sistem rujukan 5. Dana.3 Peluang / Opportunity 1. Peran serta masyarakat. Lokasi Puskesmas yang tidak strategis.2 Kelemahan / Weakness 1. 4. dan prasarana belum memadai 2. sarana. Peningkatan jumlah gakin dan penurunan status gizi masyarakat 3. terdapat sebagian masyarakat yang sulit untuk mencapai puskesmas utama ataupun puskesmas pembantu 3. Pembangunan Nasional berwawasan kesehatan 2. Undang-undang Kesehatan No. sehingga arahan kemandirian berbenturan dengan kondisi masyarakat sekarang yang menuntut dan mengharapkan bantuan dari pemerintah. 3. 23 tahun 1992 3.• • • Jawa Barat Sehat 2010 Cianjur Sehat 2011 Indonesia sehat 2010 5.4 Tantangan / Ancaman / Threat 1. Banyaknya bantuan langsung ke masyarakat. Dukungan lintas sektoral. Kualitas SDM 3. . Perkembangan teknologi di bidang kesehatan 3. Sebagian petugas Puskesmas (SDM) belum bekerja secara optimal 4.

1 Masalah Pelayanan Kesehatan Puskesmas Sukaresmi Tahun 2012 Peringkat Pelayanan Kesehatan Target (%) Cakupan (%) Kesenjangan (%) .1 MASALAH PELAYANAN KESEHATAN Tabel 4.BAB IV PENENTUAN PRIORITAS MASALAH KESEHATAN 4.

1 Visi Terwujudnya Pelayanan Kesehatan Prima Tahun 2012.furunkel. 5.I II III Dis. .s Besarnya masalah Dera-jat keparahan Ketersediaan teknologi Kepedulian masyarakat & pejabat Skor Rangking Tukak lambung Diare & GE Hipertensi primer 5 Bronchitis 6 Demam yg tds 7 Skabies 8 Rematisme 9 Abses.1.ISPA akut t. karbunkel 10 Gangguan lain pd kulit & jaringan subcutan 100 100 90 80 75 70 70 70 60 70 100 100 80 80 75 70 60 70 60 60 100 80 80 80 75 60 60 50 60 50 100 80 80 35 75 50 35 50 50 50 400 360 340 320 300 250 245 240 230 225 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 BAB V RENCANA STRATEGIS PUSKESMAS SUKARESMI 5. Vit A Bufas ASI Eksklusif B-4 100 90 90 62 0 120 4.1 Visi dan Misi Visi dan misi merupakan tujuan yang tetap namun tidak menutup kemungkinan sewaktu-waktu akan berubah sesuai dengan hasil musyawarah dan kebijaksanaan dari DKK Cianjur.2 MASALAH KESEHATAN (Berdasarkan PAHO) Tabel 4.2 Peringkat Masalah menurut sistem PAHO di Puskesmas Sukaresmi N O 1 2 3 4 Masalah kesehatan Peny.

Puskesmas merupakan salah satu pusat pelayanan kesehatan tingkat dasar pertama ( Basic Health Service ). 5.1.2 Fungsi Utama Puskesmas 1. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan 2. dan rujukan. Dalam pelayanan medik dasar ( Kuratif dan Rehabilitatif ) melalui upaya rawat jalan. .2. dan merata. Beberapa pelayanan yang dapat dilaksanakan seperti pemeriksaan kehamilan dengan cara manual. inap. Di dalam melaksanakan pelayanan pokok yang sangat diperlukan oleh semua lapisan masyarakat dan mempunyai nilai statistik untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. terjangkau. adil. Menuju Cianjur Sehat tahun 2010 5. Meningkatkan Kerjasama Lintas Program dan Sektoral 3. b. Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat 4. Di dalam segi kesehatan masyarakat lebih diutamakan dalam segi pelayanan Promotif dan Preventif melalui pelayanan dalam dan luar gedung. Memelihara dan meningkatkan Yankes yang bermutu 5.1 Kesehatan Ibu dan Anak termasuk KB Puskesmas Sukaresmi dalam segi memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu dan adak di dalamnya termasuk KB baik di dalam maupun di luar gedung Puskesmas / Posyandu. pemasangan alat kontrasepsi dan pelayanan immunisasi.2 Misi 1. 5. Upaya yang dilaksanakan diantaranya : a.5. Dalam hal ini Puskesmas Sukaresmi diharapkan memberikan pelayanan berkualitas. pertolongan persalinan.3 Kinerja dan Mutu Pelayanan Puskesmas Sukaresmi diharapkan mampu menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang kesehatan yang bermutu dan profesional sesuai tugas pokok dan fungsinya.

5. dan Penilaian .4. Juga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat baik di dalam maupun di luar gedung harus sesuai dengan prosedur kerja yang sudah diterapkan serta menjunjung tinggi asas profesionalisme.1 Perencanaan Puskesmas Perencanaan melibatkan seluruh staf dan masyarakat baik kegiatan program maupun kegiatan rutin puskesmas melalui tiga tahapan. 5.Setiap kegiatan Puskesmas dilaksanakan melalui perencanaan yang matang disesuaikan dengan kebutuhan situasi dan kondisi yang ada serta mengutamakan standar mutu sehingga didapat hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Setiap program berjalan secara terpadu dan berkesinambungan. yaitu : 1.3 Pengawasan.4. 3. Pengendalian.2 Identifikasi Kondisi Masalah Identifiaksi Potensi Sumber Daya Penetapan Kegiatan Penggerakkan dan Pelaksanaan Puskesmas melaksanakan serangkaian kegiatan yang merupakan penjabaran yang lebih rinci dari rencana pelaksanaan kegiatan (RPK). 5. Penyelenggaraan penggerakkan dan pelaksanaan Puskesmas melalui rapat rutin bulanan Puskesmas dan Rapat Koordinasi tingkat Kecamatan. 2. 5.4.4 Pola Kepemimpinan dan Manajerial Puskesmas Sukaresmi akan mengembangkan pola kepemimpinan dan majerial yang demokratis dan bertanggungjawab dan setiap jajaran petugas Manajemen Puskesmas merupakan suatu rangkaian kegiatan yang bekerja secara sinergik dan berkesinambungan sehingga menghasilkan keluaran (Output) yang efisien dan efektif.

5. pagar pengamanan gedung dan bagian-bagian lain yang mengalami kerusakan. diharapkan sumber daya manusia Puskesmas baik secara kualitas maupun kuantitas lebih meningkat. ruang laboratorium. dan WC. 5. perilaku. Secara kualitas diartikan sudah adanya peningkatan pola pikir.5. 5.2 Sarana dan Prasarana Pelayanan Sarana yang ada perlu ditambah / dilengkapi. di samping itu dilaksanakan perbaikan gedung dan rangka atap puskesmas.3 Sumber Dana ( Pembiayaan Kesehatan ) Dikarenakan sumber daya yang tersedia baik dari APBD II maupun dari dana alokasi umum tidak mencukupi maka diharapkan untuk tahun-tahun berikutnya dapat ditingkatkan pemasukan dana sesuai dengan kebutuhan. ruang rawat kelas. 5. sikap. ruang rawat persalinan. Peningkatan keprofesionalan dilakukan dengan pelatihan-pelatihan teknis medis dan manajemen / kepemimpinan. ruang persalinan.5 Gambaran Sumber Daya Puskesmas 5.1 Sumber Daya Manusia Pada waktu lima tahun ke depan. dan profesionalisme ke arah yang lebih baik dari seluruh jajaran organisasi puskesmas sehingga mutu pelayanan lebih meningkat.Untuk proses pengawasan. Secara kuantitas perlu penambahan tenaga PNS khususnya perawat dan pelaksana tata usaha sesuai yang dibutuhkan. penyediaan obat / bahan habis pakai dan buka warung kelontong / koperasi menerima persalinan . Untuk mencari sumber dana alternatif lain Puskesmas Sukaresmi akan memberi / menggali sumber daya dengan cara swadana misalnya dengan memanfaatkan ruang perawatan UKS. kamar mandi. dan penilaian dilakukan dengan pemantauan wilayah setempat (PWS) dan evaluasi Kinerja Puskesmas secara rutin setiap bulan.5. pengendalian.

6 Pemberdayaan dan Peran Serta Masyarakat Pemberdayaan dan peran serta masyarakat lebih ditingkatkan minimal yang sudah terlaksana dapat dipertahankan / berkesinambungan. kegiatan PMR dan narkoba. dll. Pemberdayaan dan peran serta masyarakat yang ada adalah : 1. UKGS. BAB VI PENUTUP Demikian Rencana Strategis Puskesmas Sukaresmi Kabupaten Cianjur ini disusun dan direncanakan dengan harapan semoga Rencana Strategis tahun 2008 ini dapat dijadikan pedoman dan acuan bagi pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kesehatan . LSM kerjasama dalam penanggulangan kasus akibat banjur. Dinas Pendidikan melalui kegiatan UKS. penyakit menular kelamin. kepedulian sehat dan lain-lain. 3. penyuluhan kesehatan remaja untuk tingkat SLTP. 2. 5. 2. wabah. SLTA tentang pergaulan bebas. AIDS. Kader posyandu Kemitraan dengan Pengusaha Pabrik swasta Kerjasama dengan unsur pemerintah kecamatan dan Kepala Desa Untuk masa yang akan datang diharapkan terjalin kerjasama dengan : 1.dan tindakan-tindakan kebidanan sesuai dengan kemampuan sarana / prasarana dan tenaga kerja yang ada di puskesmas.

kuratif. berupa faktor keturunan dan hereditas.di Kabupaten Cianjur yang sesuai dengan visi. mencakup lingkungan fisik. yaitu : 1. Pelayanan kesehatan berupa promotif. kimia dan sosial 2. Kependudukan. preventif. biologis. . Perilaku. ANALISIS HUBUNGAN KONSEPTUAL DENGAN FAKTOR RESIKO Penentuan intervensi program kesehatan yang terjadi di wilayah kerja Puskesmas Sukaresmi maka perlu menganalisis faktor resiko / determinan yang berpengaruh terhadap derajat yang mengacu kepada teori HENDRICK L BLUM. Lingkungan . misi. dan strategi tujuan Pembangunan Kesehatan. rehabilitatif. misi. dan strategi Kabupaten Cianjur serta sesuai juga dengan visi. 4. mencakup sikap dan gaya hidup 3.

Penyuluhan kurang Kependudukan . peny. Masalah Kesehatan Global 1.Kepadatan penduduk . Pneumonia .Morbilitas penduduk B.Penemuan kasus .Intake gizi buruk .Kepadatan rumah atau penduduk .Belum tersedianya vaksin .Menu makanan kurang bergizi .Kesadaran pemeriksaan kesehatan secara rutin .Lingkungan kondisi perumahan tidak sehat.Cakupan BCG . .Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel analisis faktor resiko ( determinan ) dibawah ini.Kelembaban udara .Beranggapan banyak anak banyak rizki 3.Promosi kesehatan Kependudukan .DHF .PMO .Kepatuhan makan obat .Kepadatan rumah tinggi NO Masalah Kesehatan 2.Berhubungan dengan penderita lain Yankes .Pengetahuan ttg.Kurangnya pencahayaan .Kebiasaan merokok .Kurangnya ventilasi . Gizi buruk Lingkungan Perilaku .Personal higiene .1 Analisis Faktor Resiko / Determinan NO A.Penemuan kasus .Penemuan kasus .Lingkungan rumah tidak sehat .Kebiasaan merokok .Penampungan air dirumah jarang di Yankes . .Anak tidak di imunisasi lengkap .Pencemaran lingkungan pabrik aktivitas pabrik . TB Paru Lingkungan . Tabel 7.Lingkungan rumah tidak sehat .Meludah sembarang tempat. Komitmen nasional 1.Strategi DOTS .Tersedianya obat obatan yang kurang memadai . pneumonia .Ketersediaan obat .Pencemaran karena lingkungan aktifitas pabrik Perilaku .Pengetahuan gizi kurang -Kebersihan pribadi kurang .Kebiasaan membawa anak ke dapur .Batuk tidak tutup mulut .

Pemberian susu pengganti ASI dengan botol kurang bersih .Buang kotoran atau BAB disembarang temapat . NO Masalah Kesehatan Lingkungan Perilaku Yankes Kependudukan D.Penyuluhan ISPA kurang .Memakan makanan yang tercemar oleh lalat.Penyuluhan kurang .Makan atau minum dengan tangan yang kotor .Kerjasama lintas sektor dan lintas program kuarang.bersihkan .minum tidak masak ).Perilaku malas membersihkan lingkungan .Penalak sanaa lingkungan . .Pencemaran lingkungan karena aktifitas pabrik .Makanan kurang bergizi . cuci.Limbah pabrik .Belum ditemukannya obat DHF tinggi C.SAB kurang .Jauhnya sarana kesehatan dari tempat tinggal pasien .Pemakain air untuk keperluan sehari – hari (mandi .Kebiasaan hidup yang kurang teratur . ISPA .Kepadatan penduduk tinggi 2.Ketersediaan obat dan alat belum mencukupi -Belum optimalnya -Rumah penduduk yang dekat dengan daerah industri .JAGA tidak memenuhi syarat .Lingkungan rumah tidak sehat .KAP ( Self Care kurang ) .Penemuan kasusu .Penatalak laksanaan kurang . . Penyakit Karies gigi -Rendahnya kadar fluor dalam air minum . DIARE . Dari sumber air yang tercemar.Lingkungan rumah tidak sehat . .Pola konsumsi makan -Rendahnya kesadaran pemeliharaan gigi dan mulut .Kepadatan penduduk tinggi 30. Spesifik Daerah 1.Tersedianya obat –obatan yang kurang memadai .

Polusi kotoran ternak .Pola makan yang tidak baik -Kebiasaan menggunakan air kolam terbuka -Kebersihan pribadi kurang kegiatan UKGS dan UKGMD .-Kebiasaan merokok E.Kondisi rumah yang kurang sehat .Kondisi air yang tercemar limbah industri Lampiran 4 Peta wilayah Kerja Puskesmas Sukaresmi PETA WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN SUKARESMI .Ketersediaan obat -Penyuluhan kesling kurang .Pabrik pengolahan limbah baik F. Dermatitis -Lingkungan perumahan penduduk berdekatan dengan pabrik . Gastritis -Kebiasaan maka tidak teratur .Stimulan SAB dan JAGA .

KAB. CIPANAS PKM SUKAMAHI KEC. BOGOR KEC. PACET KEC. MANDE RENSTRA PUSKESMAS SUKARESMI KECAMATAN SUKARESMI KABUPATEN CIANJUR .

TAHUN 2012 Disusun oleh : Tim Renstra PKM. Cianjur Tilp.6 Sukaresmi. (0263) 581385 .Sukaresmi PEMERI NTAH ss MASYAR AKAT SWASTA DINAS KESEHATAN KABUPATEN CIANJUR PUSKESMAS SUKARESMI Jalan Mariwati Km.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful