P. 1
Pemenuhan Kebutuhan Rasa Aman

Pemenuhan Kebutuhan Rasa Aman

|Views: 31|Likes:
Dipublikasikan oleh Viee-Lha Delvia

More info:

Published by: Viee-Lha Delvia on Mar 09, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2013

pdf

text

original

PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA AMAN

A. Pengertian Keamanan adalah keadaan bebas dari cedera fisik dan psikologis atau bisa juga keadaan aman dan tentram (Potter& Perry, 2006) Perubahan kenyamanan adalah keadaan dimana individu

mengalami sensasi yang tidak menyenangkan dan berespons terhadap suatu rangsangan yang berbahaya (Carpenito, Linda Jual, 2000).

B. FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI KEAMANAN

1. Emosi Kecemasan, depresi, dan marah akan mudah terjadi dan mempengaruhi keamanan dan kenyamanan 2. Status Mobilisasi Keterbatasan aktivitas, paralisis, kelemahan otot, dan kesadaran menurun memudahkan terjadinya resiko injury 3. Gangguan Persepsi Sensory Mempengaruhi adaptasi terhadap rangsangan yang berbahaya seperti gangguan penciuman dan penglihatan 4. Keadaan Imunits Gangguan ini akan menimbulkan daya tahan tubuh kurang sehingga mudah terserang penyakit

10. 8. Informasi atau Komunikasi Gangguan komunikasi seperti aphasia atau tidak dapat membaca dapat menimbulkan kecelakaan. Status nutrisi Keadaan kurang nutrisi dapat menimbulkan kelemahan dan mudah menimbulkan penyakit. demikian sebaliknya dapat beresiko terhadap penyakit tertentu. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional Antibiotik dapat menimbulkan resisten dan anafilaktik syok 9. 6. Usia Pembedaan perkembangan yang ditemukan diantara kelompok usia anak-anak dan lansia mempengaruhi reaksi terhadap nyeri 11. dan kurang tidur. respon akan enurun terhadap rangsangan. Jenis Kelamin Secara umum pria dan wanita tidak berbeda secara bermakna dalam merespon nyeri dan tingkat kenyamanannya. 7. paralisis. disorientasi. Gangguan Tingkat Pengetahuan Kesadaran akan terjadi gangguan keselamatan dan keamanan dapat diprediksi sebelumnya. .5. Tingkat Kesadaran Pada pasien koma.

 Berikan pendidikan kesehatan tentang pengendalian emosi Rasional : memahami bahwa tingkah laku didasarkan atas fisiologis dapat memungkinkan respon / pendekatan yang berbeda. Kebudayaan Keyakinan dan nilai-nilai kebudayaan mempengaruhi cara individu mengatasi nyeri dan tingkat kenyaman yang mereka punyai C. Diagnosa Keperawatan 1) Cemas berhubungan dengan perubahan status kesehatan D. Evaluasi S= klien mengatakan cemas berkurang O= klien tampak lebih rileks A= masalah teratasi P= intervensi dihentikan . E. Intervensi Tujuan : kecemasan menurun atau pasien dapat tenang Kriteria Hasil :    Klien tampak lebih rileks Cemas berkurang Rencana tindakan : Observasi tingkah laku yang menunjukan tingkat ansietas Rasional : ansietas ringan dapat ditunjukan dengan peka ransangan dan insomnia. dan gerakan yang berulang Rasional : peningkatan pengeluaran penyekat beta adrenegik pada daerah reseptor  Berikan obat anti ansietas dan pantau efeknya Rasional : dapat digunakan bersamaan dengan pengobatan untuk menurunkan pengaruh dan sekresi hormon tiroid yang berlebihan.12.  Pantau respon fisik. palpitasi.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->