P. 1
Silabus Mata Pelajaran Kelompok Produktif

Silabus Mata Pelajaran Kelompok Produktif

|Views: 2,686|Likes:
Dipublikasikan oleh dina wahyuni

More info:

Published by: dina wahyuni on Mar 10, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/13/2013

pdf

text

original

SILABUS MATA PELAJARAN KELOMPOK PRODUKTIF

SILABUS
Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR
1

: SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Pengantar Keperawatan : Memahami Pengantar Keperawatan dan Fungsi Keperawatan : 20 x 45 menit INDIKATOR
2

Kelas Semester

:I :I

MATERI PEMELAJARAN
3

KEGIATAN PEMELAJARAN
4

PENILAIAN
5

ALOKASI WAKTU
6

SUMBER BELAJAR
7

1.1 Mendeskripsikan Pengantar Keperawatan

a. Menguraikan konsep keperawatan b. Menjelaskan Falsafah dan paradigma keperawatan c. Menjelaskan tugas dan tanggung jawab asisten keperawatan

a. Pengertian keperawatan dari beberapa sumber b. Pengertian falsafah dan paradigma keperawatan c. Penjelasan tentang; tugas, tanggung jawab, dan fungsi asisten perawat

a. Mendiskusikan dan Test tertulis mempresentasikan hasil kajian ( essay dan literatur tentang pengertian pilihan ganda) Keperawatan b. Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang pengertian falsafah dan paradigma keperawatan c. Mendiskusikan hasil kajian literatur tentang pengertian tugas, tanggung jawab dan fungsi asisten perawat a. Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur ttg manusia sebagai makhluk bio-psiko-sosio-kultural & spiritual b. Mendiskusikan & menganalisa proses pertumbuhan dan perkembangan manusia c. Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang kebutuhan manusia menurut A. Maslow d. Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang pembentukan tingkah laku manusia Test tertulis ( essay dan pilihan ganda)

10

Dasar-dasar Keperawatan Profesional H. Zaidin Ali, 1999, Widya medika Diktat keperawatan dan kebutuhan dasar manusia

1.2 Menjelaskan Konsep manusia

a. Pengertian dan ruang Menguraikan konsep manusia sebagai lingkup manusia makhluk bio-psiko-sosio-kultural dan sebagai makhluk biospiritual psiko-sosio-kultural dan Menjelaskan pertumbuhan & spiritual perkembangan manusia b. Penjelasan tentang Menguraikan kebutuhan manusia proses pertumbuhan menurut A. Maslow dan perkembangan Menjelaskan proses pembentukan manusia tingkah laku c. Penjelasan tentang kebutuhan manusia menurut A. Maslow d. Penjelasan proses pembentukan tingkah laku manusia

10

SILABUS
Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR
1

: SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Pengantar Keperawatan : Memahami Keperawatan Dasar dan Fungsi Keperawatan : 20 x 45 menit

Kelas Semester

:I : II

ALOKASI WAKTU INDIKATOR
2

MATERI PEMELAJARAN
3

KEGIATAN PEMELAJARAN
4

PENILAIAN
5

TATAP MUKA 6

PRAKTIK DI SEKOLAH 7

PRAKTIK DI DU/DI 8

SUMBER BELAJAR
9

1.1 Mendeskripsika Menguraikan konsep n Konsep sehat-sakit sehat-sakit Menjelaskan faktor yang mempengaruhi sehatsakit

Pengertian sehat-sakit dari beberapa sumber Penjelasan faktor-faktor yang mempengaruhi sehatsakit

Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang konsep sehatsakit dari beberapa sumber Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang faktor yang mempengaruhi sehat-sakit Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang konsep stress dan adaptasi dari beberapa sumber Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang mekanisme pertahanan diri terhadap stress Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang etika umum Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang etika keperawatan

Test tertulis ( essay dan pilihan ganda) Non tes (tugas individu dan kelompok)

1.2 Mendeskripsika Menjelaskan konsep n konsep konsep stress dan stress dan adaptasi adaptasi Menjelaskan mekanisme pertahanan diri terhadap stress

Dasar-dasar Keperawatan Profesional H. Zaidin Ali, 1999, Widya medika Modul keperawatan dan kebutuhan dasar manusia

Pengertian stress dan adaptasi dari beberapa sumber Penjelasan mekanisme pertahanan diri terhadap stress dari beberapa sumber

1.3 Mampu menerapkan etika keperawatan

Menjelaskan etika umum Menjelaskan etika keperawatan

Penjelasan etika umum dari beberapa sumber Penjelasan etika keperawatan dari beberapa sumber

Kepala Sekolah

Cirebon, Maret 2009 Guru Mata Pelajaran

P. Diktat pemeriksaan fisik Kepala Sekolah Cirebon. Mendiskusikan dan mempresentasikan tentang teknik wawancara dan pengumpulan data (pemeriksaan fisik) dari beberapa sumber Test tertulis ( essay dan pilihan ganda) Non tes (tugas individu dan kelompok) 10 1. keperawatan dasar.Kep dkk. Eni Kusyati. Mempresentasikan dan Non tes mensimulasikan cara pengukuran (praktek tanda-tanda vital dari beberapa simulasi dan sumber redemonstrasi b. Mendiskusikan dan mempresentasikan batasan anamnesa dari beberapa sumber b. Mendiskusikan dan mensimulasikan dengan tentang cara pemeriksaan fisik sesama dengan berbagai teknik dari beberapa siswa) sumber 10 a. 2009 c. Sidharta 1972.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : P3D (Pengumpulan Pencatatan dan Pelaporan Data) : Memahami cara Pengumpulan Data melalui Anamnesa dan pengukuran : 20 x 45 menit INDIKATOR 2 Kelas Semester :I :I MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 1. Menjelaskan tentang cara pengukuran tanda-tanda vital b.Dian Rakyat b. Penjelasan tentang teknik wawancara dan pengumpulan data serta jenis-jenis data dari beberapa sumber a. Penjelasan tentang cara pengukuran tanda-tanda vital dari beberapa sumber b. Penjelasan dan demonstrasi langsung tentang cara pemeriksaan fisik dari beberapa sumber a. Menguraikan cara pengumpulan data melalui anamnesa b. Menjelaskan dan mensimulasikan cara pemeriksaan fisik a. S.2 Mampu melakukan pengumpulan data melalui pengukuran dan pemeriksaan fisik a. Keterampilan dan prosedur laboratorium. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) . PT. Pemeriksaan klinis umum. Menjelaskan cara mengidentifikasi sumber data dan identitas klien a. Penjelasan tentang batasan anamnesa dari beberapa sumber b.1 Mampu mengumpulkan data melalui anamnesa a.

Dian Rakyat b. Pemeriksaan klinis umum. Keterampilan dan prosedur laboratorium. Diktat pemeriksaan fisik Kepala Sekolah Cirebon. S. Eni Kusyati. P. PT.1 Mampu melakukan pencatatan dan pelaporan data yang diperoleh Menjelaskan macam dan jenis data Menjelaskan sumber data Menjelaskan cara pencatatan dan pelaporan data Penjelasan macam dan jenis data dari beberapa sumber Penjelasan sumber data dari beberapa sumber Penjelasan cara pencatatan dan pelaporan data Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang macam dan jenis data dari beberapa sumber Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang cara pencatatan dan pelaporan data Mendiskusikan dan menganalisa hasil kajian literatur tentang cara pencatatan dan pelaporan data Test tertulis ( essay dan pilihan ganda) Non tes (tugas individu) a. keperawatan dasar. Sidharta 1972.Kep dkk. 2009 c.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : P3D (Pengumpulan Pencatatan dan Pelaporan Data) : Memahami cara Pengumpulan Data melalui Anamnesa dan pengukuran : 20 x 45 menit Kelas Semester :I : II ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 1. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) .

keperawatan dasar. Mendiskusikan dan Non tes (tugas mempresentasikan hasil kajian dan jenis zat makanan individu dan lietratur tentang macam dan jenis zat praktek Penjelasan masalah yang makanan simulasi berhubungan dengan c.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Kebutuhan Nutrisi dan Cairan Elektrolit : Memahami Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi dan cairan Elektrolit : 20 x 45 menit INDIKATOR 2 Kelas Semester :2 : III MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 1. b. Menjelaskan batasan tujuan dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam prosedur NGT b. 2009 d. Kapita Selekta Kedokteran Jilid 1.2 Mampu melakukan tindakan keperawatan memberikan nutrisi melalui NGT a. Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian lietratur tentang macam-macam terapi diet a. 1991. Penuntun diet. Mendiskusikan dan dengan alat nutrisi mempresentasikan hasil kajian peraga Penjelasan tentang lietratur tentang masalah yang panthom) macam-macam terapi berhubungan dengan nutrisi diet d. c. Eni Kusyati. Keterampilan dan prosedur laboratorium. Jakarta. Menjelaskan dan mendemonstrasikan prosedur NGT a. Penjelasan tentang a. Gramedia. Media Aesculapius. S. Fakultas Kedokteran UI. tujuan batasan tujuan dan haldan hal-hal yang perlu diperhatikan hal yang perlu dalam pelaksanaan prasat NGT diperhatikan dalam b. Jakarta. Diktat Keperawatan Pemenuhan kebutuhan Nutrisi . Mendemonstrasikan dan prosedur NGT mensimulasikan prosedur NGT b. Pengetahuan Gizi Mutakhir.1 Mendeskripsikan Menguraikan konsep nutrisi pemenuhan Menjelaskan macam atau jenis zat kebutuhan nutrisi makanan Menjelaskan masalah yang berhubungan dengan nutrisi Menjelaskan macam-macam terapi diet 1. Mendiskusikan dan Penjabaran tentang Test tertulis mempresentasikan hasil kajian konsep nutrisi dari ( essay dan literatur tentang konsep nutrisi beberapa sumber pilihan ganda) Penjelasan tentang macam b. Penjelasan dan demonstrasi pelaksanaan prasat NGT 10 a.Kep dkk. 1999. Mejelaskan tentang batasan. Andi Hakim Nasution.

Menjelaskan dan mendemonstrasikan prosedur pemberian nutrisi melalui oral a. tujuan dan haldemonstrasi diperhatikan dalam hal yang perlu diperhatikan dalam dan simulasi pelaksanaan prasat prasat pemberian nutrisi melalui oral dengan alat pemberian nutrisi melalui b. batasan. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) . Penjelasan tentang a. Menjelaskan dan mendemonstrasikan peraga) oral prasat pemberian nutrisi melalui oral b. Penjelasan dan demonstrasi pelaksanaan prasat pemberian nutrisi melalui oral 10 Kepala Sekolah ( ) Cirebon. Menjelaskan batasan tujuan dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam prasat pemberian nutrisi melalui oral b.3 Mampu melakukan tindakan keperawatan memberikan nutrisi melalui oral a. Menjelaskan dan mempresentasikan Non tes batasan tujuan dan halhasil kajian literatur tentang (Praktek hal yang perlu pengertian.1.

2 Mampu melakukan tindakan keperawatan memberikan cairan elektrolit melalui vena (infus) Penjabaran konsep cairan dan Mendiskusikan dan Non tes elektrolit mempresentasikan hasil kajian (Tugas literatur tentang konsep cairan dan individu dan Penjelasan tentang macam elektrolit praktek dan jenis cairan elektrolit simulasi Mendiskusikan dan Penjelasan tentang masalah dengan alat mempresentasikan hasil kajian yang berhubungan dengan peraga) literatur tentang macam dan jenis cairan elektrolit cairan elektrolit Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur tentang masalah yang berhubungan dengan cairan elektrolit Menjelaskan batasan Penjelasan tentang batasan Mempresentasikan dan  tujuan dan hal-hal yang tujuan dan hal-hal yang perlu mensimulasikan hasil kajian perlu diperhatikan diperhatikan dalam prosedur literatur tentang hal-hal yang perlu dalam prosedur pemasangan infus diperhatikan dalam prosedur pemasangan infus pemasangan infus Penjelasan dan demonstrasi  Menjelaskan dan pelaksanaan pada saat Mempresentasikan dan mendemonstrasikan pemasangan infus mendemonstrasikan hasil kajian pemasangan infus literatur tentang pelaksanaan pada saat pemasangan infus Keterampilan dan prosedur laboratorium.1 Mendeskripsi kan pemenuhan kebutuhan cairan elektrolit Menguraikan konsep cairan dan elektrolit Menjelaskan macam dan jenis cairan elektrolit Menjelaskan masalah yang berhubungan dengan cairan elektrolit 1. keperawatan dasar. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) . S. 2009 Kumpulan materi (modul tentang cairan dan elektrolit)  Kepala Sekolah Cirebon.Kep dkk. Eni Kusyati.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Kebutuhan Nutrisi dan Cairan Elektrolit : Memahami Cara Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi dan cairan Elektrolit : 20 x 45 menit MATERI PEMELAJARAN 3 Kelas Semester :2 : IV ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 1.

Ilmu Kesehatan Masyarakat. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) .Preventif .Sejarah dan latar belakang . EGC.Makna sehat .Arah kebijakan pemerintah dibidang kesehatan .Promotif .SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Perawatan Kesehatan Komunitas : Memahami Arah Pelayanan Kesehatan Masyarakat dan Konsep Paradigma Sehat : INDIKATOR 2 Kelas Semester :3 : V dan VI MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 Mendeskripsikan arah pelayanan kesehatan masyarakat dan konsep paradigma sehat Menerangkan macam arah pelayanan kesehatan masyarakat Menjelaskan konsep paradigma sehat yang meliputi : .Keuntungan penerapan paradigma sehat Mendiskusikan dan mempresentasikan materi bersama siswa Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) 6 jam tatap muka . 1998.Makna sehat .Arah kebijakan pemerintah dibidang kesehatan . .Kuratif .Keuntungan penerapan paradigma sehat Arah pelayanan kesehatan masyarakat . Soekidjo.Modul Paradigma sehat FKM Urindo. Jakarta Kepala Sekolah Cirebon. Jakarta.Rehabilitatif Paradigma sehat : .Sejarah dan latar belakang .

Jakarta.Peranan keluarga . bentuk dan pemegang kekuasaan dalam keluarga Menyebutkan peranan. fungsi dan tugas keluarga dalam bidang kesehatan Menjelaskan ciri-ciri keluarga Indonesia Perawatan kesehatan masyarakat pada tingkat keluarga : .Fungsi keluarga .Ilmu Kesehatan Masyarakat. EGC. .Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat.Ciri-ciri keluarga Indonesia Mendiskusikan dan mempresentasikan materi bersama siswa Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) 6 jam tatap muka . Kepala Sekolah Cirebon.Bentuk keluarga . struktur.Pemegang kekuasaan dalam keluarga . Jakarta.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Perawatan Kesehatan Komunitas : Memahami Perawatan Kesehatan Masyarakat pada Tingkat Keluarga : INDIKATOR 2 Kelas Semester :3 : V dan VI MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 Mendeskripsikan perawatan kesehatan masyarakat pada keluarga Menerangkan definisi keluarga. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) .Struktur keluarga .1999. EGC. Nasrul efendy.Tugas keluarga dalam kesehatan .Definisi . Soekidjo. 1998.

Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) .Definisi . Jakarta.Perawatan kelompok khusus Mendiskusikan dan mempresentasikan materi bersama siswa Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) 6 jam tatap muka .SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Perawatan Kesehatan Komunitas : Memahami Perawatan Kesehatan Masyarakat pada Tingkat Kelompok : INDIKATOR 2 Kelas Semester :3 : V dan VI MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 Mendeskripsikan perawatan kesehatan masyarakat pada tingkat kelompok Menerangkan definisi proses pembentukan dan kepemimpinan kelompok Menyebutkan persyaratan dan kriteria kelompok Menjelaskan perawatan pada kelompok khusus Perawatan kesehatan masyarakat pada tingkat kelompok : .1999.Ilmu Kesehatan Masyarakat.Kepemimpinan kelompok . Nasrul Efendy. Jakarta. EGC. Soekidjo.Persyaratan dan kriteria kelompok .Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. . EGC. Kepala Sekolah Cirebon.proses pembentukan kelompok . 1998.

EGC. ciri-ciri dan tipe masyarakat Menyebutkan ciri-ciri masyarakat Indonesia dan masyarakat sehat Menerangkan indikator ciri-ciri masyarakat sehat Menyebutkan masalah-masalah kesehatan di Indonesia Perawatan kesehatan masyarakat pada tingkat Masyarakat : .Tipe masyarakat .Ciri-ciri masyarakat Indonesia . Nasrul Efendy.Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. Jakarta.Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta. Kepala Sekolah Cirebon. EGC.1999.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Perawatan Kesehatan Komunitas : Memahami Perawatan Kesehatan Masyarakat pada Tingkat Masyarakat : INDIKATOR 2 Kelas Semester :3 : V dan VI MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 Mendeskripsikan perawatan kesehatan masyarakat pada tingkat Masyarakat Menerangkan definisi.Ciri-ciri masyarakat sehat .Masalah-masalah kesehatan di Indonesia Mendiskusikan dan mempresentasikan materi bersama siswa Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) 6 jam tatap muka .Definisi .Indikator ciri-ciri masyarakat sehat . Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) . Soekidjo. 1998.Ciri-ciri masyarakat . .

Kegiatan pokok puskesmas .Fungsi puskesmas .SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Perawatan Kesehatan Komunitas : Memahami Konsep Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) : INDIKATOR 2 Kelas Semester :3 : V dan VI MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 Mendeskripsikan konsep Puskesmas Menerangkan sejarah.Ilmu Kesehatan muka Masyarakat. praktek di . Jakarta. Nasrul Efendy. Kepala Sekolah Cirebon. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) . EGC.Sejarah perkembangan puskesmas .1999. dan fungsi puskesmas Menyebutkan kegiatan pokok puskesmas Menerangkan kedudukan puskesmas Menyebutkan sistem rujukan di puskesmas Konsep Pusat Kesehatan Masyarakat : .Definisi .Dasar-dasar Puskesmas Keperawatan (2 minggu) Kesehatan Masyarakat. Soekidjo.Sistem rujukan Mendiskusikan dan mempresentasikan materi bersama siswa Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) 6 jam tatap . Jakarta. definisi. 40 jam EGC. 1998.Kedudukan puskesmas .

Langkah-langkah pembentukan posyandu .Tujuan .Modul Posyandu. 2000. muka Depkes RI. Keperawatan Sekolah Kesehatan Masyarakat. 10 jam di Nasrul Posyandu Efendy. masyarakat EGC.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Perawatan Kesehatan Komunitas : Memahami Konsep Pos Pelayan Terpadu (Posyandu) : INDIKATOR 2 Kelas Semester :3 : V dan VI MATERI PEMBELAJARAN 3 PENGALAMAN BELAJAR 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 Mendeskripsikan Menerangkan definisi dan tujuan konsep POSYANDU posyandu Menyebutkan sasaran posyandu Menerangkan langkah-langkah pembentukan posyandu Menjelaskan meja-meja di posyandu dan fungsinya masing-masing Konsep Posyandu : . 2 jam praktek .Sasaran . Jakarta.Meja-meja di posyandu Mendiskusikan dan mempresentasikan materi bersama siswa serta mensimulasikan Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) 4 jam tatap .Definisi . Kepala Sekolah Cirebon. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) .Dasar-dasar di lab. Jakarta.1999.

EGC. latar belakang dan definisi imunisasi Menyebutkan tujuan pemberian imunisasi Menerangkan macam-macam kekebalan Menyebutkan macam-macam program imunisasi di Indonesia Program imunisasi di Indonesia : . Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) . Kepala Sekolah Cirebon. . 4jam praktek EGC.1999. Jakarta.Definisi . Jakarta.Macam-macam kekebalan . 10 jam di .Sejarah dan latar belakang . 2000.Tujuan .Modul Imunisasi. Jakarta.Macam-macam program imunisasi di Indonesia Mendiskusikan dan mempresentasikan materi bersama siswa serta mensimulasikan teknik pemberian imunisasi di laboratorium Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) Unjuk kerja 4 jam tatap . Nasrul Efendy. Soekidjo.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Perawatan Kesehatan Komunitas : Memahami Program Imunisasi di Indonesia : INDIKATOR 2 Kelas Semester :3 : V dan VI MATERI PEMBELAJARAN 3 PENGALAMAN BELAJAR 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 Mendeskripsikan Program imunisasi di Indonesia Menerangkan sejarah.Dasar-dasar Posyandu/ Keperawatan Puskesmas Kesehatan Masyarakat. Sekolah Depkes RI. di lab. 1998.Ilmu Kesehatan muka Masyarakat.

Maret 2009 Guru Mata Pelajaran ( ) ( ) . Nasrul Efendy.1999.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Perawatan Kesehatan Komunitas : Memahami Konsep Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes) : INDIKATOR 2 Kelas Semester :3 : V dan VI MATERI PEMBELAJARAN 3 PENGALAMAN BELAJAR 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 Mendeskripsikan konsep Higiene perusahaan dan kesehatan kerja Menerangkan definisi dan tujuan Higiene Perusahaan dan hiperkes Kesehatan Kerja : .upaya pencegahan penyakit akibat kerja penyakit akibat kerja Mendiskusikan dan mempresentasikan materi bersama siswa Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) 6 jam tatap . Soekidjo. 1998. Depkes RI.Definisi Menyebutkan kegiatan-kegiatan . Kepala Sekolah Cirebon.Masalah kesehatan dan penyakit akibat kerja penyakit akibat kerja Menyebutkan upaya pencegahan .Modul Imunisasi.Kegiatan hiperkes Menerangkan masalah kesehatan dan . EGC. . EGC. Jakarta. .Tujuan hiperkes . Jakarta. Jakarta.Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. 2000.Ilmu Kesehatan muka Masyarakat.

EGC.Pd) ( Moh.Tujuan . 1998. Kepala Sekolah Cirebon. Soekidjo.Prinsip penanggulangan bencana .Definisi .SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Perawatan Kesehatan Komunitas : Memahami Perawatan Kesehatan Masyarakat dalam Keadaan Bencana : INDIKATOR 2 Kelas Semester :3 : V dan VI MATERI PEMBELAJARAN 3 PENGALAMAN BELAJAR 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 SUMBER BELAJAR 7 Mendeskripsikan bagaimana perawatan kesehatan masyarakat dalam keadaan bencana Menerangkan definisi dan tujuan penanggulangan bencana Menyebutkan penggolongan dan sifat bencana Menerangkan faktor yang perlu dipertimbangkan Menerangkan masalah kesehatan akibat bencana Menerangkan prinsip dan langkahlangkah penanggulangan bencana Perawatan kesehatan masyarakat dalam keadaan bencana : .Masalah kesehatan akibat bencana .Ilmu Kesehatan muka Masyarakat.Faktor yang perlu dipertimbangkan . EGC. Amin.Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. S.Penggolongan . SKM ) . Jakarta.1999.Langkah-langkah penanggulangan bencana Mendiskusikan dan mempresentasikan materi bersama siswa serta mensimulasikan di Lab. Jakarta. Nasrul Efendy. Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) 6 jam tatap . Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy.Sifat bencana . .

S. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy. SKM ) .SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Rasa Aman dan Nyaman : Memahami konsep rasa aman dan nyaman : Kelas Semester :2 : III dan IV ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Memahami konsep rasa aman dan nyaman Menjelaskan definisi rasa aman dan nyaman Menerangkan hubungan rasa aman dan nyaman dan sebaliknya Konsep kebutuhan rasa aman dan nyaman Definisi hubungan rasa aman dan nyaman Hubungan rasa nyaman dan aman Ceramah dan diskusi Test tertulis Test lisan 6 jam tatap muka Ilmu Keperawatan Jilid I. 1999 Kepala Sekolah Cirebon. Steven P. ABC.Pd) ( Moh. Amin.

Bebas panas . Steven P.Bebas gatal . S. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy.Bebas sesak nafas Ceramah dan diskusi Tanya jawab Test tertulis Test lisan penugasan 4 jam Ilmu Keperawatan Jilid I. Amin.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Rasa Aman dan Nyaman : Menguasai macam-macam kebutuhan rasa aman dan nyaman : Kelas Semester :2 : III dan IV ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Memahami macam-macam kebutuhan rasa aman dan nyaman Menyebutkan macammacam kebutuhan rasa aman dan nyaman Menyebutkan macammacam kebutuhan rasa nyaman Macam-macam kebutuhan rasa aman : . 1999 Kepala Sekolah Cirebon.Bebas Nyeri .Spontanitas Macam-macam rasa nyaman : .Biologis .Sosial . SKM ) .Pd) ( Moh. ABC.

SKM ) . Amin. 1999 Kepala Sekolah Cirebon. ABC. S.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Rasa Aman dan Nyaman : Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi rasa aman dan nyaman : Kelas Semester :2 : III dan IV ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Memahami Menyebutkan faktorfaktor-faktor yang faktor yang mempengaruhi mempengaruhi rasa rasa aman dan aman dan nyaman nyaman Menyebutkan macamMacam-macam macam bahaya di bahaya dan rumah dan di RS pencegahannya Alternatif pencegahan bahayanya Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan rasa aman dan nyaman Macam-macam bahaya di rumah dan di RS Upaya pencegahan bahaya Ceramah dan diskusi Test tertulis Test lisan 4 jam Ilmu Keperawatan Jilid I. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy.Pd) ( Moh. Steven P.

Pd) ( Moh. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy. ABC. Amin. Steven P. Test tertulis Test lisan 4 jam Ilmu Keperawatan Jilid I.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Rasa Aman dan Nyaman : Memahami Konsep Desinfektan dan Sterilisasi : Kelas Semester :2 : III dan IV ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Memahami Konsep Desinfektan dan Sterilisasi Menyebutkan pengertian desinfektan dan sterilisasi Menyebutkan cara-cara desinfeksi dan sterilisasi Mempraktekkan cara desinfeksi dan sterilisasi Pengertian Desinfektan dan Sterilisasi Macam-macam desinfektan Macam-macam sterilisasi Ceramah dan diskusi Simulasi tindakan dengan media gambar dan alat-alat lab. S. 1999 Kepala Sekolah Cirebon. SKM ) .

sesak. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy. gatal.Sesak .Sesak . panas. gatal.Gatal .SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Rasa Aman dan Nyaman : Memahami Konsep Nyeri. panas. Test tertulis Test lisan 8 jam Tindakan perawatan dasar dan ilmu penyakit dalam.Panas/demam .Nyeri .Pd) ( Moh. bengek dan penatalaksanaannya : Kelas Semester :2 : III dan IV ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Memahami Konsep Nyeri. gatal. bengek dan penatalaksanaan nya Dapat menyebutkan pengertian Nyeri. bengek dan batuk Merencanakan penatalaksanaan terhadap nyeri. panas. SKM ) . S. panas.Gatal . sesak.Batuk Ceramah dan diskusi Simulasi tindakan di lab. Kepala Sekolah Cirebon.Batuk Penatalaksanaan : . Amin. sesak. sesak dan batuk Konsep teori : . Abunuhun. gatal.Panas/demam .Nyeri .

Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy.. SKM ) . ABC. 1999 Kepala Sekolah Cirebon. gambar dsb. Steven P.Pd) ( Moh. S.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon Kelas :2 : Semester : III dan IV : Rasa Aman dan Nyaman : Memahami dan mempraktekkan tindakan-tindakan keperawatan untuk mengatasi rasa aman dan nyaman : ALOKASI WAKTU SUMBER BELAJAR 9 INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 Memahami dan mempraktekkan tindakantindakan keperawatan untuk mengatasi rasa aman dan nyaman Mampu menjelaskan dan melaksanakan : Tindakan Septis aseptis Massage dan distrosi Kompres panas dan dingin Posisi power dan pemasangan O2 Napas dalam/puspural drainase dan bentuk efektif Konsep septis dan aseptis Teknik massage dan distrosi Kompres panas dan dingin Pengaturan posisi 11/2 power Napas dalam/puspural drainase dan bentuk efektif Ceramah dan diskusi Praktek lab dengan media peralatan lab. Amin. Test tertulis Test lisan 4 jam 10 jam 20 jam Ilmu Keperawatan Jilid I.

diagnosa dan perencanaan pada Gg. Steven P.Diagnosa .perencanaan Ceramah dan diskusi Simulasi tindakan dengan media gambar dan alat-alat lab.Pengertian . SKM ) . ABC. Test tertulis Test lisan 6 jam Ilmu Keperawatan Jilid I. 1999 Kepala Sekolah Cirebon. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy. S. Konsep diri Teori Loss Definisi Tahapan-tahapan loss Askep konsep diri : . Amin.Pd) ( Moh.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Rasa Aman dan Nyaman : Memahami Teori Loss dan Askep : Kelas Semester :2 : III dan IV ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Memahami Teori Loss dan Askep Konsep diri Menyebutkan urutan reaksi/tahapan kehilangan (loss) Menyebutkan macammacam konsep diri Melakukan pengkajian.

.  Soekidjo Notoatmodjo (1999).  Ircham Machfoed (2005). Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. Fitramaya. Jakarta. Jakarta.Teori adopsi Metode ceramah dan interaktif Tanya jawab/diskusi Menerangkan dan mendiskusikan berkaitan dengan materi Konsep Dasar Penyuluhan Kesehatan : .Definisi . Rehabilitatif) Menerangkan teori adopsi Konsep Dasar Penyuluhan Kesehatan : . EGC. Yogyakarta.Latar belakang .Latar belakang . Ilmu Kesehatan Masyarakat. BPKM UI.Tujuan . Sastra Hudaya.Pendekatan Penkes .  Nasrul Effendy (1998). Pengantar Pendidikan Kesehatan. prefentif.Tujuan . Pendidikan kesehatan bagian dari Promosi Kesehatan. kuratif.Materi pokok Penkes .Pendekatan Penkes .Materi pokok Penkes .Teori adopsi Test tertulis Test lisan penugasan 8 jam  Azrul Azwar (1998).Definisi .SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Kode Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Penyuluhan Kesehatan : Menguasai konsep dasar Penyuluhan Kesehatan : : Kelas Semester :1 : I dan II ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Memahami konsep dasar Penyuluhan Kesehatan Menjelaskan definisi Penyuluhan Kesehatan(Penkes) Menyebutkan latar belakangenerangkan tujuan Penkes Menyebutkan macam pendekatan Penkes Menerangkan materi pokok Penkes (promotif. Jakarta.

Memahami hubungan penyuluhan kesehatan. BPKM UI.Macam perilaku . S. Kepala Sekolah Cirebon.Teori HL.Definisi umum perilaku . Penkes menurut Lawrence Green Menjelaskan dengan benar perilaku kesehatan yang meliputi : . EGC.Pd) ( Moh. Pendidikan kesehatan bagian dari Promosi Kesehatan. Bloom .Macam perilaku kesehatan . Bid.Teori Lawrence Green Menyebutkan dan menerangkan sub. Bid. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy.Teori Lawrence Green . SKM ) .Macam perilaku .Teori HL.Perilaku kesehatan . Jakarta.Macam perilaku kesehatan . Perilaku Dan Derajat Kesehatan : .  Nasrul Effendy (1998). Amin.Pola hidup sehat Hubungan Penyuluhan Kesehatan.  Soekidjo Notoatmodjo (1999).Definisi umum perilaku . Ilmu Kesehatan Masyarakat. Bloom .Sub. Penkes menurut Lawrence Green Perilaku Kesehatan : .Perilaku kesehatan . Yogyakarta. Fitramaya.Pola hidup sehat Metode pengalaman belajar ceramah dan diskusi : Menerangkan dan mendiskusikan materi pembelajaran bersamasama siswa Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) 6 jam  Ircham Machfoed (2005). Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. perilaku dan derajat kesehatan dan perilaku kesehatan Menjelaskan dan membedakan : . Jakarta.

Unsur pokok . S.Faktor yang mempengaruhi komunikasi . diskusi dan simulasi : Menerangkan dan mendiskusikan materi pembelajaran bersamasama siswa serta mensimulasikan teknik-teknik komunikasi Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) Simulasi 6 jam Heri Purwanto (1998) Komunikasi untuk Perawat.Komunikasi efektif .Definisi . EGC. Jakarta.Pd) ( Moh.Komunikasi terapeutik Metode pengalaman belajar ceramah. EGC.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Penyuluhan Kesehatan : Menguasai Konsep Komunikasi : Kelas Semester :1 : I dan II ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Memahami Konsep Komunikasi Siswa dapat : Menerangkan definisi komunikasi Menyebutkan unsurunsur komunikasi Menjelaskan faktorfaktor yang mempengaruhi komunikasi Menerangkan komunikasi efektif Menjelaskan komunikasi terapeutik Komunikasi : . Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy. Amin. Dasardasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. SKM ) . Jakarta Nasrul Effendy (1998). Kepala Sekolah Cirebon.

 Soekidjo Notoatmodjo (1999). Ilmu Kesehatan Masyarakat.batasan dan karakteristik metode . Yogyakarta.Pemilihan media dan alat bantu .Manfaat media dan alat bantu .Manfaat media dan alat bantu .Menerangkan : .Teknik metoda penkes Media dan alat bantu penyuluhan : .Menerangkan tahaptahap penyuluhan kesehatan .SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Penyuluhan Kesehatan : : Kelas Semester :1 : I dan II ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Memahami Konsep tahaptahap penyuluhan kesehatan. EGC.Pembuatan dan test alat bantu Tahap-tahap penyuluhan masyarakat Metode penyuluhan : .Mengetahui batasan dan karakteristik metoda . Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat.Menjelaskan teknik metoda penkes . diskusi dan simulasi : Menerangkan dan mendiskusikan materi pembelajaran bersamasama siswa Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) Simulasi 6 jam  Ircham Machfoed (2005). Jakarta.Pembuatan dan test alat bantu Metode pengalaman belajar ceramah.Batasan dan karakteristik media dan alat bantu . metode dan media/alat peraga Penkes Siswa dapat : . Jakarta. BPKM UI.Batasan dan karakteristik media dan alat bantu . .Pemilihan media dan alat bantu .  Nasrul Effendy (1998). Pendidikan kesehatan bagian dari Promosi Kesehatan. Fitramaya.

Yogyakarta.  Soekidjo Notoatmodjo (1999). SKM ) . Pendidikan kesehatan bagian dari Promosi Kesehatan. Ilmu Kesehatan Masyarakat.  Nasrul Effendy (1998).Memahami pembuatan satpel dan pemberian penyuluhan kesehatan Dapat membuat perencanaan satuan penyuluhan (Satpel) Menerangkan teknik presentasi Melaksanakan praktek penyuluhan kesehatan dengan sasaran : Individu Keluarga Kelompok Masa Pembuatan perencanaan satuan penyuluhan (Satpel) Teknik presentasi Praktek penyuluhan kesehatan dengan sasaran : Individu Keluarga Kelompok Masa Metode pengalaman belajar ceramah.Pd) ( Moh. Jakarta. Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy. Amin. diskusi dan simulasi : Menerangkan dan mendiskusikan materi pembelajaran bersamasama siswa Test tertulis Test lisan Penugasan (PR) Simulasi 8 jam 16 jam 40 jam  Ircham Machfoed (2005). Kepala Sekolah Cirebon. EGC. Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. S. Jakarta. Fitramaya. BPKM UI.

Menjelaskan langkah-langkah proses keperawatan . S.Menjelaskan penyusunan proses keperawatan tahap pengkajian .Penjelasan ttg penyusunan proses keperawatan tahap intervensi dari beberapa sumber  Penjelasan ttg penyusunan proses keperawatan tahap implementasi dari beberapa sumber  Penjelasan ttg penyusunan proses keperawatan tahap evaluasi dari beberapa sumber  Mendiskusikan dan mempresentasikan batasan deifinisi dokumentasi proses keperawatan dari beberapa sumber  Mendiskusikan dan mempresentasikan tujuan dokumentasi proses keperawatan  Mendiskusikan dan mempresentasikan sistem dan model dokumentasi proses keperawatan  Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur ttg langkah-langkah proses keperawatan  Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur ttg penyusunan proses keperawatan tahap pengkajian  Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur ttg penyusunan proses keperawatan tahap diagnosa dari beberapa sumber  Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur ttg penyusunan proses keperawatan tahap intervensi dari beberapa sumber  Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur ttg penyusunan proses keperawatan tahap implementasi dari beberapa sumber  Mendiskusikan dan mempresentasikan hasil kajian literatur ttg penyusunan proses keperawatan  Test tertulis (Essay dan pilihan ganda)  Non Test (tugas individu)  Dasar-dasar Keperawatan Profesional. Jakarta. Kepala Sekolah Cirebon. Widya Medika.Menjelaskan penyusunan proses keperawatan tahap evaluasi  Penjelasan tentang batasan konsep dokumentasi proses keperawatan dari beberapa sumber  Penjelsan tentang tujuan dokumentasi proses keperawatan  Penjelasan tentang sistem dan model dokumentasi proses keperawatan  Penjelasan ttg langkah-langkah proses keperawatan  Penjelasan ttg penyusunan proses keperawatan tahap pengkajian . Zaidin Ali.Menjelaskan penyusunan proses keperawatan tahap implementasi .Menjelaskan penyusunan proses keperawatan tahap diagnosa . Jakarta. Zaidin Ali.Menguraikan konsep dokumentasi proses keperawatan .Menjelaskan sistem dan model dokumentasi proses keperawatan .Pd) ( ) .Penjelasan ttg penyusunan proses keperawatan tahap diagnosa dari beberapa sumber . Mampu menyusun dokumentasi proses keperawatan  Test tertulis (Essay dan pilihan ganda)  Non Test (tugas individu) 20  Dasar-dasar Keperawatan Profesional.Menjelaskan penyusunan proses keperawatan tahap intervensi . H. Widya Medika.  Kumpulan modul dokumentasi proses keperawatan. H.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 Mendeskripsikan konsep dokumentasi proses keperawatan : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : Keperawatan Medis : Dokumentasi Proses Keperawatan : Memahami Cara Penyusunan Dokumentasi Keperawatan : 10 x 45 menit MATERI PEMELAJARAN 3 Kelas Semester :1 : I dan II INDIKATOR 2 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 ALOKASI WAKTU 6 20 jam SUMBER BELAJAR 7 .Menjelaskan tujuan konsep dokumentasi proses keperawatan . 1999.  Kumpulan modul dokumentasi proses keperawatan. 1999. Guru Mata Pelajaran (Jumaedy.

SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Aktivitas : Memberikan pelayanan pemenuhan kebutuhan aktivitas klien : 48 jam Kelas Semester :X :I ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 Mengidentifikasi kebutuhan klien Mempersiakan Klien Mengidentifikasi data yang menunjang adanya kebutuhan belajar tentang kebiasaaan sehat terkait dengan kegiatan latihan fisik Menilai data yg dikumpulkan Menetapkan kebutuhan belajar tentang kegiatan/latihan fisik Menyampaikan tujuan dan kegiatan pembelajaran latihan fisik Menyampaikan indikator keberhasilan Menyampaikan kendala yang dihadapi motivasi belajar rendah Lingkungan kondusif Metode dan media yang digunakan tidak tepat Konsep dasar fisiologi pergerakan Fungsi dari sistem skeletal Body mechanic Faktor-faktor yang mempengaruhi body alignent dan pergerakan Faktor-faktor yang mempengaruhi kurangnya pergerakan atau immobilisasi Asuhan keperawatan Diagnosa keperawatan Tujuan yang diharapkan  Dapatmenjelaskan konsep dasar fisiologi pergerakan  Dapat menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi body aligment Test formatif Test sumatif 4 x 45  KDM dan Proses P Tarwoto Warianah  Tindakan Keperawatan Tim Depkes Jakarta Dapat menjelaskan langkahlangkah askep Tes formatif Tes lisan/individu 4 x 45  KDM dan Proses P Tarwoto Warianah  Tindakan Keperawatan Tim Depkes Jakarta .

Evaluasi pembelajaran tentang modal .Menyiapkan satuan pembelajaran Menetapkan tujuan belajar perorangan dan kelompok Menyiapkan materi pembelajaran Metode dan media ditetapkan sesuai dengan pemilihan Menetapkan indikator yang harus dicapai Langkah-langkah pembelajaran Tujuan belajar perorangan dan kelompok Persiapan pembelajaran Metode dan media dari kegiatan latihan fisik Indikator yang harus dicapai Langkah-langkah pembelajaran Dapat menjelaskan tujuan belajar perorangan dan klien Dapat menyiapkan materi pembelajaran Dapat menetapkan metode dan media pembelajaran Dapat menerapkan langkahlangkah pembelajaran Tes penampilan individu Tes kelompok Penyajian 4 x 45  KDM dan Proses P Tarwoto Warianah  Tindakan Keperawatan Tim Depkes Jakarta Apersepsi Dimulai dengan apersepsi .Tanya jawab Menyampaikan materi .Menarik kesimpulan kesehatan Melaksanakan apersepsi Menyebutkan materi pembelajaran tentang pendidikan kesehatan  Tesformatif Tes penampilan .

Melaksanakan pembelajaran kebiasaan sehat terkait kegiatan/latihan Menggunakan media belajar Media belajar yang tepat dengan tepat C. Tingkat kemampuan peserta dalam BA yang adequat Dapatmengumpulkan data yang menunjang adanya kebutuhan yang berubah Dapat menilai data yg terkumpul Menetapkan perubahan Dapat saling percaya (trust) Tujuan dan langkah/tindakan dan kelompok dapat berperan serta Tes individu Tes kelompok observasi 2 x 45 Koordinasi pergerakan Orto pedik Tonus otot Keseimbangan Tes Memahami tentang kemampuan keterampilan tumbuhan dalam mempertahankan individu keseimbangan kelompok Dapat menyebutkan postur tubuh yang baik Dapat mendemonstrasikan postur tubuh yang benar Tes penampilan Tes keterampilan 2 x 45 Melakukan persiapan fisik dan mental peserta untuk belajar dalam meningkatkan kekuatan otot dan ambulasi Kemampuan perawat dalam Memperdalam membantu membantu meningkatkan dan meningkatkan dan mengembangkan kemampuan mengembangkan kemampuan menjelaskan rasa tidak kelompok untuk menjaga postur nyaman pada awal latihan tubuh yang tepat Mampu menjelaskan rasa tidak nyaman pada awal latihan 2 x 45  . Mengidentifikas Dapat mengumpulkan i tingkat dengan lengkap dan kemampuan benar tentang data peserta dalam yang menunjang agar Body Aligment ada kebutuhan yang (BA) yang berubah adequat Menilai data Menetapkan kebutuhan yang berubah 2. Ps kurang lebih 10 orang Tanya jawab dan diskusi jika hanya kurang 10 kelompok Poster brosur dan lembar balik efektif jika kelompok kurang dari 10 orang Identifikasi data Penilaian data Penetapan adanya kebutuhan yang berubah Mampu mengidentifikasi data Mampu menilai data Dapat menetapkan perubahan Tes lisan 4 x 45   KDM dan Proses P Tarwoto Warianah Tindakan Keperawatan Tim Depkes Jakarta 1.

Rentang gerak dari Evalusi tentang rentang gerak pasien dievaluasi pasif pasien Respon pasien tentang Evalusi tentang rentang gerak latihan gerak aktif aktif pasien dievaluasi Evaluasi latihan ambulasi Respon pasien tentang Evaluasi tentang cara latihan.Mempersiapkan obat Melaksanakan latihan gerak pada semua bagian tubuh Melakukan evaluasi Daftar alat yang perlu Menjelaskan alat-alat yg perlu untuk setiap jenis untuk setiap jenis tindakan tindakan sesuai dengan sesuai dengan standar standar yang disiapkan disiapkan Kondisi alat sesuai agar Fungsi dan kegunaan alat siap pakai sesuai standar Kondisi alat harus siap Cara memeriksa alat agar siap untuk dipakai pakai Mengecekan alat yang siap pakai Rentang gerak pasif Rentang gerak aktif Rentang gerak aktif Rotasi abduksi antara lain Sesuai SOP Cara meragakan jalan dengan Cara berdiri dan bantuan perawat berjalan dg bantuan Alat bantuan walker satu / dua orang harus Berbagai posisi fowler b/d Kne dianjurkan dan dilatih Chest sesuai SOP Cara berjalan dengan alat dilatih ssuai SOP Berbagai posisi tidak miring. fowler dll.rentang gerak aktif. latihan keterampilan ambulasi. cara latihan berjalan Dapat menginterpretasikan dan menganalisa respon 2 x 45  . latihan ambulasi cara berjalan menganalisa dievaluasi menginterpretasikan respon Respon pasien tentang tindakan pasien latihan cara berjalan dievaluasi Mampu menyiapkan alat-alat Tes sesuai dengan standar dg baik dan penampilan benar Mampu memahami kegunaan alat sesuai dg standar Dapat mempersiapkan alat sesuai dengan kondisi Dapat mempersiapkan kondisi alat yg siap pakai Dapat mnyebabkan rentang gerak tes aktif pasif penampilan individu Dapat membimbing pasien dengan kelompok alat walker Dapat mnyebutkan pengertian dan posisi pasien Dorsal recumben litothomi 2 x 45  2 x 45  Dapat mengevaluasi rentang gerak Tes pasif.

27 Maret 2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy.Pd ) .Mendokumentasi kan tindakan dan respon pasien Hasil pengkajian sampai Dokumentasi pengkajian dengan evaluasi dicatat sampai dengan evaluasi Tindakan semua dicatat Tindakan keperawatan pada pada format yang telah format pencatatan ditentukan didokumentasikan Respon pasien dicatat Dokumentasi respon Dapat mendokumentasikan pengkajian sampai dengan evaluasi Tes keterampilan 2 x 45  Kepala Sekolah Cirebon. M. Bsc. Djulaeha.Pd) ( Dra. S. Hj.

perubahan perilaku.01 MATERI PEMELAJARAN 3 Kelas Semester : II : ALOKASI WAKTU INDIKATOR 2 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 •Memberikan obat-obatan non invasive dan non steril •Memberikan obat secara aman dan tepat Memberikan obat oral Obat non invesive.02. non steril Memberikan obat lingual dan efeknya Memberikan obat topical Menyiapkan alat dan obat sesuai teknik pemberiannya Medication error dipahami Peralatan dan teknik serta rounte pemberian obat dicek  Memberikan pelajaran tindakan pemberian obat-obatan  Mengevaluasi hasil pemberian obat Farmakologi dlm perawatan  Metode pemberian obat sesuai program serta monitoring reaksinya Farmakologi perawatan •Membantu mengelola nyeri dengan tindakan non farmakologi •Membantu mengelola nyeri dengan tindakan farmakologi Mengidentifikasi faktor penyebab. skala nyeri ditentukan Mempersiapkan pasien yg akan menerima Penyebab nyeri.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran Kode Kompetensi KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Farmakologi Perawat : Pemberian Obat pada Pasien : : Kes. faktor yg berpengaruh. persepsi dan kepercayaan pasien serta cara-cara membantu menghilangkan nyeri Mempersiapkan alat-alat sesuai prosedur dan mempersiapkan pasien yg akan menerima tindakan Mengidentifikasi tandatanda fisik nyeri.PG. persepsi nyeri terhadap tindakan tertentu Alat-alat dipersiapkan sesuai prosedur. tanda psikologis nyeri. psikologis dan perubahan perilaku karena nyeri Tujuan dan langkah-langkah tindakan disampaikan  Mengkaji tanda fisik psikologis dan perubahan perilaku karena nyeri  Membina hubungan kepercayaan (trust) dibangun  Anatomi fisiologi  Jenis-jenis . langkah-langkah untuk mengatasi nyeri disampaikan  Memahami anatomi fisiologi  Teori nyeri  Membina hubungan trust  Terapi modalitas non farmakologi  Standar prosedur Tanda-tanda fisik. tujuan tindakan dijelaskan. faktor yg berpengaruh terhadap toleransi nyeri.057.

S. fungsi tanaman obat-obatan terapi obat farmakologi nyeri  Mempersiapkan alat dan obat sesuai order  Teknik menghitung dosis sesuai dokter  Pemberian obat dilakukan sesuai SOP  Mengidentifikasi jenis tanaman yang dapat dijadikan obat  Prosedur injeksi diulangi Tanaman obatobatan  Teknik pengelolaan Kepala Sekolah Cirebon. ……………………….Pd) ( ) .•Mengidentifikasi tanaman obat Respon yg mungkin terjadi atau yg diharapkan disiapkan Mempersiapkan alat dan Kebutuhan alat untuk tindakan obat sesuai yg sesuai yg dipilih dipersiapkan diperlukan sesuai prosedur Obat disiapkan sesuai order Fungsi dan kegunaan alat dipakai sesuai petunjuk Kemungkinan bahaya bagi perawat dan pasien disertifikasi Melakukan tindakan Prinsip pemberian obat-obatan terapi Memberikan penkes pada pasien tentang fungsi dan kegunaan tanaman obat-obatan Memperkenalkan tanaman obat-obatan.2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy..

052.01 MATERI PEMELAJARAN 3 Kelas Semester :X : II INDIKATOR 2 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN Teknik / prosedur yg digunakan 5 ALOKASI WAKTU TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 •Menjelaskan Mengerti tentang Menjelaskan pengertianMendiskusikan serta melakukan penyakit yg lazim penyakit yang sering pengertian penyakit.Pd) Cirebon.ISPA terjadinya penyakit .PG.2009 Guru Mata Pelajaran ( ) .Hipertensi penyakit .SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran Kode Kompetensi KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Pengantar Ilmu Penyakit : Penanganan Penyakit Pasien secara Dini : : Kes.01.Typoid gejala dari suatu .DM .Malaria .Gastroentritis .Gastritis •Menerangkan cara penanganan awal menanggulangi penyakit : DHF Hipertensi Morbili Malaria Typoid Hepatitis Anemia Gastroentritis ISPA DM Gastritis Satuan penyuluhan Memberikan penyuluhan kesehatan kepada pasien / keluarga pasien serta masyarakat umum lainnya Komunikasi therapeutic Pendokumen Membina hubungan trust Mempersiapkan madia pemelajaran tasian pelaporan Ilmu Penyakit Dalam Capita Selecta Kedokteran Kepala Sekolah (Jumaedy. ………………………. faktor anamnesa kepada masyarakat terjadi di Indonesia terjadi di masyarakat penyebab / etiologi..Anemia Mengerti proses . tanda dan langsung antara lain : gejala serta proses terjadinya Mengidentifikasi faktor .DHF penyakit penyebab terjadinya .Morbili Memahami tanda dan .Hepatitis penyakit . S.

stress dan krisis Keberhasilan penanganan dan komunikasi Principles and practice phsyciatric nursing (1995) . psikologis sosial dan Manusia sebagai sistem spiritual terbuka Memahami hakekat Pengertian KDM manusia sebagai makhluk holistik.032.PG. Maslow •Melaksanakan strategi pencegahan resiko masalah kesehatan jiwa Memahami dan mampu menjelaskan langkahlangkah memperkecil resiko masalah kesehatan jiwa pada individu dan keluarga baik di Rumah sakit.01 INDIKATOR 2 Kelas Semester : III : ALOKASI WAKTU MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 •Menjelaskan konsep Memahami pengertian Pengertian manusia. hirarki KDM menurut A. puskesmas dan masyarakat Mendokumentasikan pelaksanaan tindakan pengajaran tentang strategis mengurangi stress Mengidentifikasi Menjelaskan berbagai macam pengertian manusia serta pengertian KDM Konsep dasar manusia Fundamental is of Nursing Dasar-dasar Keperawatan Menjelaskan konsep manusia Konsep manusia Sesuai kebutuhan pasien Teknik merubah perilaku Respon pasien selama / manusia sesudah proses dinilai Tanda-tanda dan tingkatan stress Pendidikan kesehatan Strategis pengurangan stress diajarkan Berbagai tindakan supportif/kuratif Pengkajian keperawatan komprehensif Hubungan perawat-pasien Konsep tumbuh kembang. manusia dan KDM manusia sebagai karakteristik manusia makhluk biologis.02. sistem homeostatis Menjelaskan pengertian KDM.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran Kode Kompetensi KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Psikiatrik : Perawatan Pasien Ganggu Jiwa : : Kes.

kebutuhan serta •Mengajarkan mempersiapkan pasien penggunaan strategi dan lingkungan untuk koping yg sehat belajar strategi koping untuk mengatasi masalah kehidupan Menyusun rencana dan melaksanakan pembelajaran strategi koping Mengevaluasi hasil pembelajaran •Partisipasi dalam pembuatan Mendefinisikan masalah keputusan etik etik dalam pelayanan secara efektif kesehatan/ keperawatan Melaksanakan pengambilan keputusan Menguraikan tindakan mengajarkan penggunaan strategi koping yang sehat sehingga pasien mampu mengatasi masalah kehidupan Diskusi tentang penerapan strategi koping Memodifikasi strategi koping yg baru Indikator pasien mampu mempergunakan strategi koping Masalah etik diklasifikasikan Masalah etik keperawatan sesuai dengan data didiskusikan dalam tim Hak dan kewajiban pasien keperawatan dan perawat Keputusan etik yg telah dipilih Prinsip dan nilai-nilai yg oleh pasien disepakati menggaris bawahi proses bersama tim membuat keputusan dan etik Pelaksanaan keputusan etik dianalisis yg telah diambil Data dan fakta yg menunjang Kejujuran terhadap prinsipprinsip etik Principles and practice phsyciatric nursing (1995) Keperawatan jiwa Kepala Sekolah Cirebon. ………………………. S..2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy.Pd) ( ) .

2009 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy.. ………………………. S.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran Kode Kompetensi KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Pemenuhan kebutuhan perorangan dan lingkungan : Melaksanakan tindakan keperawatan : : Kes.022.PG.02.01 INDIKATOR 2 Kelas Semester : III : ALOKASI WAKTU MATERI PEMELAJARAN 3 KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 •Melakukan perubahan pada klien untuk dapat mempraktekkan hygiene Mengidentifikasi kebutuhan klien Mempersiapkan klien Menyiapkan satuan pembelajaran Melaksanakan pembelajaran praktek kesehatan terkait dengan kebersihan Tujuan dan prosedur pembelajaran tentang praktek kesehatan terkait dengan kebersihan dijelaskan Praktek terkait dengan kebersihan Prosedur tindakan Konsep komunikasi •Keperawatan Keperawatan Kluarga klien Mengkaji kondisi kondisi Teknik anamnesia Komunikasi therapeutic klien Memeriksa kondisi fisik klien Mencatat perkembangan klien dalam format yg tersedia Praktek individu dan kelompok Prosedur Tindakan Keperawatan Kebutuhan dasar manusia Tindakan keperawatan Asuhan keperawatan Standar pemeriksaan fisik Kepala Sekolah Cirebon.Pd) ( ) .

SILABUS MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL .

Katakana) secara tepat Mampu memperkenalkan diri dengan baik dan benar Kalimat sederhana dalam bahasa Jepang Cara memperkenalkan diri sendiri dan membuat kalimat sederhana dalam bahasa Jepang Bagaimana siswa dapat menggunakan kata bantu NO dalam segi kalimat Bagaimana siswa dapat menunjukkan tempat /arah sseuai dengan arah yg ditanyakan Tugas individu Nihon Gona kiso Buku panduan bahasa Jepang tingkat SMK Dapat menunjukan kata Fungsi bantu NO tunjuk pengganti benda baik yg bisa berdiri sendiri maupun tidak bisa bersuara Dapat menunjukkan kata tunjuk pengganti tempat dan arah Fungsi bantu GA Dapat menyebutkan ada ada tidaknya suatu benda disuatu tempat tidaknya suatu benda baik benda mati maupun benda hidup Dapat menulis dan membaca huruf hiragana dalam suatu kalimat Huruf hiragana dan katagana Bagaimana cara membedakan kata bantu Ga Iru dan Ga anu Cara menulis huruf hiragana dan katakana yg baik dan benar . frase atau kalimat dalam wacana tertulis sederhana dengan huruf (Hiragana.SILABUS Nama Sekolah Program Keahlian Mata Diklat Standar Kompetensi Durasi Pembelajaran Kode Kompetensi KOMPETENSI DASAR 1 : SMK RISE KEDAWUNG Cirebon : : Bahasa Jepang : Dapat menulis dan berbicara dengan bahasa Jepang dalam kehidupan sehari-hari : : INDIKATOR 2 Kelas Semester : I dan 2 : 1 dan 2 MATERI PEMELAJARAN 3 ALOKASI WAKTU KEGIATAN PEMELAJARAN 4 PENILAIAN 5 TATAP MUKA 6 PRAKTIK DI SEKOLAH 7 PRAKTIK DI DU/DI 8 SUMBER BELAJAR 9 •Mengidentifikasi bunyi. ujaran (kata. frase atau kalimat) dalam suatu konteks dengan mencocokan dan membedakan secara tepat •Memperoleh informasi umum dan rinci dari berbagai bentuk wacana lisan sederhana secara tepat •Menyampaikan informasi secara lisan dengan lafal yg tepat dalam kalimat sederhana sesuai konteks yg mencerminkan kecakapan berbahasa yg santun dan tepat •Melakukan dialog sederhana dengan lancar dan benar yg mencerminkan kecakapan santun dan tepat •Membaca kata.

bentuk masu dan permohonan Dapat menyebutkan letak benda yg ada dilingkungan sekolah Bentuk songkeigo Dapat Macam-macam Cara penulisan dan . II dan III dalam bentuk kamus. II dan III Cara menerjemahkan susunan kalimat dalam bahasa Jepang ke bahasa Indonesia dan sebaliknya Cara perubahan KK I. frase dan kalimat dengan huruf (Hiragana.•Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana sederhana secara tepat •Memperoleh informasi umum dan rinci dari wacana sederhana secara tepat dengan mencari kata kunci informasi umum dan rinci •Menulis kata. II dan III kegiatan sehari-hari dari pagi sampai malam hari Dapat menyebutkan nama-nama dilingkungan sekolah Lingkungan kehidupan sekitar Cara membedakan KK I. katakana) yg tepat •Mengidentifikasi bunyi ujaran (kata. hari dan bulan Cara menulis dan membaca 2 konsonan suatu kalimat dari huruf hiragana Penggunaan keterangan Cara membuat suatu waktu dalam bahasa kalimat/frase dari huruf hiragana Jepang Dapat menerangkan Kata kerja I. frase atau kalimat) dalam suatu konteks dengan mencocokkan dan membedakan secara tepat •Memperoleh informasi umum dan atau rinci dari berbagai bentuk wacana lisan dalam kalimat sederhana secara tepat •Menyampaikan informasi secara lisan dalam kalimat sederhana sesuai wacana yg mencerminkan kecakapan berbahasa yg santun dan tepat •Melakukan dialog sederhana dengan lancar dan benar yg mencerminkan kecakapan berkomunikasi dengan santun dan tepat •Menyampaikan pendapat dan perasaan secara lisan Dapat menunjukkan dan Pola kalimat untuk menyebutkan benda benda hidup / mati hiduo / mati sesuai dengan letak benda itu berada Dapat menggabungkan Kata bantu bilangan dua/lebih sesuai kalimat yg berpredikat nominal Cara membedakan penggunaan kata bantu Ya dan To dalam suatu kalimat Cara menyebutkan perubahan kata / kata bantu bilangan Dapat menulis dua Macam-macam konsonan sebuah penulisan 2 konsonan kalimat dalam huruf hira dalam huruf hiragana Dapat berkomunikasi dengan menggunakan waktu 1 jam.

II dan III kedalam bentuk akan datang. sekarang. S. frase dengan huruf (hiragana. Amd) .frase atau kalimat dalam wacana tertulis sederhana dengan huruf (hiragana katana) secara tepat •Mengidentifikasi bentuk dan tema wacana sederhana secara tepat mendemonstrasikan percakapan didepan kelas perubahan kata dalam bentuk huruf hiragana pembacaannya Dapat memaca wacana / cerita yg ditulis dalam huruf hiragana Kata kerja dalam bentuk Cara mengubah bentuk kata lampau. II dan III kedalam bentuk larangan Kepala Sekolah Kalimat berita Dapat mendemonstrasikan suatu wacana dalam kelas Haruf-huruf kanji Dapat membuat kalimat sederhana ni kimasu. ni ikimasu dan ni kaerimasu Kalimat larangan Dapat menulis dan membaca huruf kanji sederhana Kalimat transitip dan Cara membedakan kalimat intrasitip transitif dan intransitife dalam Penggunaan partikel DE suatu kalimat dan cerita Cirebon. II dan III akan datang Cara mengubah bentuk kamus ke dalam bentuk berita Cara menulis dan membaca kungyomi atau ongyomi Cara mengubah bentuk kamus kedalam bentuk larangan •Kalimat dengan huruf (Hiragana.Pd) ( Andi Sodikin. kanji sederhana)dan struktur yg tepat •Mengungkapkan pendapat. yang kerja I. Baik kata lampau. katakana. Katakana. Maret 2008 Guru Mata Pelajaran (Jumaedy. perasaan secara tertulis dengan lancar yg mencerminkan kecakapan Dapat mengubah kata menulis dengan tepat kerja I. sekarang dan yang kerja I. kanji sederhana) yg tepat •Mengungkapkan informasi secara tertulis dalam kalimat sederhana sesuai konteks yg mencerminkan kecakapan menggunakan kata.dengan lancar sesuai wacana yg mencerminkan kecakapan menggunakan ujaran dengan santun dan tepat •Membaca kata.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->