Anda di halaman 1dari 20

TESIS

PERANCANGAN SPIROMETER MENGGUNAKAN SENSOR TEKANAN MPX2010DP DESIGN OF SPIROMETER WITH PRESSURE SENSOR MPX2010DP

Laura Anastasi Seseragi Lapono 09/293034/PPA/03142

PROGRAM STUDI S2 ILMU FISIKA JURUSAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

2011

TESIS

PERANCANGAN SPIROMETER MENGGUNAKAN SENSOR TEKANAN MPX2010DP DESIGN OF SPIROMETER WITH PRESSURE SENSOR MPX2010DP
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh derajat Master of Science Ilmu Fisika

Laura Anastasi Seseragi Lapono 09/293034/PPA/03142

PROGRAM STUDI S2 ILMU FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA

2011

ii

iii

PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa Tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Yogyakarta, 12 September 2011

Laura Anastasi Seseragi Lapono

iv

Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan (Amsal 1:7)

PRAKATA
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat dan kasihNya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan tesis ini, dengan judul Perancangan Spirometer Menggunakan Sensor Tekanan MPX2010DP. Tesis ini disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan pendidikan pascasarjana pada Program Studi S2 Ilmu Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada. Penyelesaian tesis ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak yang terkait. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Dr. Agus Harjoko selaku dosen pembimbing, yang telah banyak meluangkan waktu dan tenaga untuk membimbing dan mengarahkan penulis dalam penyelesaian Tesis ini. 2. Seluruh dosen S2 Ilmu Fisika yang pernah mengajar penulis, terimakasih atas ilmu yang telah diberikan. 3. Karyawan dan karyawati jurusan Fisika, yang telah membantu dalam proses administrasi selama penulis menjalani pendidikan pascasarjana. 4. Papa, mama, kakak, dan adik yang selama ini selalu memberikan dukungan doa dan semangat sehingga penulis dapat menyelesaikan pendidikan pascasarjana. 5. Yang terkasih Richard Lewerissa yang selalu memberikan motivasi dan semangat kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan pendidikan pascasarjana. 6. Semua pihak, yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah membantu dalam bentuk apapun sehingga tesis ini dapat terselesaikan.

vi

Semoga dengan tersusunnya tesis ini, sedikitnya dapat berguna dalam perkembangan pendidikan di Indonesia ini. Akhir kata penulis menyadari bahwa tesis yang disusun masih kurang sempurna sebagai suatu karya ilmiah, sehingga sangat diharapkan apabila ada kritik dan saran untuk menjadikan kelanjutan penelitian ini lebih baik. Yogyakarta, September 2011 Penulis

vii

DAFTAR ISI
PRAKATA DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR LAMPIRAN INTISARI ABSTRACT BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan Penelitian 1.4 Batasan Masalah 1.5 Sistematika Penulisan TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Spirometer 2.1.1 Spirometer volume 2.1.2 Spirometer aliran 2.2 Penelitian Tentang Spirometer di Beberapa Negara 2.2.1 India 2.2.2 Meksiko 2.2.3 Australia 2.2.4 Indonesia 2.3 Nilai Prediksi Pneumobile Project Indonesia vi viii x xii xiii xiv xv 1 3 3 4 4 6 6 8 9 9 10 10 10 11 12 12 13 13 15 15 15 16 18 19 20 22 23 23 24

BAB II.

BAB III. LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Pernapasan Manusia 3.1.1 Anatomi saluran pernapasan 3.1.2 Mekanisme pernapasan 3.1.3 Volume dan kapasitas paru 3.2 Pengukuran Kapasitas Fungsi Paru 3.2.1 Penyakit paru 3.2.2 Faktor yang mempengaruhi kapasitas paru 3.2.3 Tes fungsi paru 3.3 Tekanan Selama Pernapasan Normal 3.4 Pengukuran Laju Aliran Berdasarkan Perbedaan Tekanan 3.5 Sensor Tekanan MPX2010DP 3.6 Penguat Diferensial 3.7 Mikrokontroler ATmega8535 3.7.1 Arsitektur ATmega8535 3.7.2 Konfigurasi pin ATmega8535

viii

3.7.3 Analog to Digital Converter (ADC) pada ATmega8535 3.8 DT-AVR Low Cost Micro System 3.9 Aturan Trapezoidal 3.10 Nilai FEV1 dan FVC untuk Kondisi Normal, Obstruktif, dan Restriktif BAB IV. RANCANGAN SISTEM 4.1 Langkah-langkah Penelitian 4.2 Perancangan Alat Tiup 4.2.1 Alat tiup dengan menggunakan model venturimeter 4.2.2 Alat tiup dengan menggunakan model pelat orifis 4.3 Perancangan Sistem Akuisisi Data 4.3.1 Kalibrasi sensor tekanan MPX2010DP 4.3.2 Rangkaian pengkondisian sinyal sensor tekanan 4.4 Perancangan Software 4.4.1 Pemrograman mikrokontroler menggunakan Bascom 4.4.2 Pemrograman Delphi 4.5 Pengujian Alat Tiup 4.6 Kalibrasi Spirometer 4.7 Teknik Pengambilan Data BAB V. IMPLEMENTASI PROGRAM 5.1 Aplikasi Data Awal 5.2 Aplikasi Proses 5.3 Aplikasi Hasil

25 25 27 28 30 30 30 31 32 32 33 34 34 35 37 38 39 40 40 42 44 46 46 48 48 52 52 53 55

BAB VI. HASIL DAN PEMBAHASAN 6.1 Hasil Spirometer di Rumah Sakit Sardjito 6.2 Spirometer Berdasarkan Rancangan 6.2.1 Hasil pengujian alat tiup 6.2.2 Hasil kalibrasi spirometer 6.2.3 Hasil pengambilan data BAB IV. PENUTUP 7.1 Kesimpulan 7.2 Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

ix

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Gambar 1.2 Gambar 1.3 Gambar 2.1 Gambar 2.2 Gambar 2.3 Gambar 2.4 Gambar 2.5 Gambar 2.6 Gambar 3.1 Gambar 3.2 Gambar 3.3 Gambar 3.4 Gambar 3.5 Gambar 3.6 Gambar 3.7 Gambar 3.8 Gambar 3.9 Gambar 3.10 Gambar 3.11 Gambar 3.12 Gambar 3.13 Gambar 3.14 Gambar 4.1 Gambar 4.2 Gambar 4.3 Gambar 4.4 Gambar 4.5 Gambar 4.6 Gambar 4.7 Gambar 4.8 Gambar 4.9 Gambar 4.10 Gambar 4.11 Gambar 5.1 SDI Spirolab II (SDI Diagnostics, 2009) (a) MicroDirect Spiro USB dan (b) Spiro Spirometer (Micro Direct, 2009) Welch Allyn PC-Based SpiroPerfect Spirometer (Welch Allyn, 2011) Water seal spirometer (Wanger, 2011) Rolling seal spirometer (Wanger, 2011) Tipe spirometer (a) vertikal bellows dan (b) horisontal bellows (Wanger, 2011) Tipe pneumotachometer (a) Fleisch dan (b) Lily (Quanjer, 2011) Hot wire spirometer (Quanjer, 2011) Turbin spirometer (Quanjer, 2011) Struktur paru manusia Grafik spirogram Grafik volume terhadap waktu pada saat ekspirasi paksa normal Grafik kecepatan alir terhadap volume Spirogram dan kurva kecepatan alir terhadap volume untuk (a) normal, (b) penyakit paru obstruktif, (b) dan (c) penyakit paru restriktif Grafik volume, tekanan alveolar, dan aliran udara selama inspirasi dan ekspirasi Pengukur laju aliran Sensor tekanan MPX2010DP Karakteristik sensor tekanan MPX2010 Rangkaian penguat diferensial Konfigurasi pin ATmega8535 DT-AVR Low Cost Micro System Alokasi pin-pin pada DT-AVR Low Cost Micro System Pendekatan integral menggunakan aturan trapezoidal Diagram alur penelitian Desain alat tiup pertama Desain alat tiup kedua Blok diagram sistem Kalibrasi sensor tekanan menggunakan manometer sederhana Rangkaian pengkondisian sinyal sensor tekanan Diagram alur pemrograman mikrokontroler Diagram alur pemrograman Delphi Pemasangan alat tiup model venturimeter dengan sensor Pemasangan alat tiup model pelat orifis dengan sensor Alat suntik buatan 3 L Tampilan aplikasi untuk mengisi data awal 2 2 3 6 7 7 8 8 9 12 14 16 17 18 19 19 21 21 22 24 26 27 27 30 31 31 32 32 33 34 36 37 38 38 40

Gambar 5.2 Gambar 5.3 Gambar 5.4 Gambar 5.5 Gambar 5.6 Gambar 6.1 Gambar 6.2 Gambar 6.3 Gambar 6.4 Gambar 6.5

Tampilan aplikasi untuk proses Aplikasi untuk pengaturan port serial Tampilan aplikasi hasil Tampilan menu Save Tampilan menu New (a) Alat tiup dan (b) spirometer di RS. Sardjito Grafik volume terhadap waktu saat uji coba alat tiup pertama Grafik volume terhadap waktu saat uji coba alat tiup kedua Tampilan program saat pengukuran pertama untuk sampel pertama Tampilan program saat pengukuran pertama untuk sampel kedua

41 41 42 42 43 44 46 47 49 50

xi

DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Tabel 3.2 Tabel 3.3 Tabel 6.1 Tabel 6.2 Tabel 6.3 Tabel 6.4 Tabel 6.5 Tabel 6.6 Tabel 6.7 Fungsi pin sensor tekanan MPX2010DP Nilai presentase FEV1, FVC, dan FEV1/FVC untuk kondisi normal, obstruktif, dan restriktif Tingkatan penyakit obstruktif menurut GOLD Hasil spirometer rumah sakit Hasil uji coba alat tiup pertama Hasil uji coba alat tiup kedua Hasil kalibrasi spirometer menggunakan alat tiup buatan 3 L dan balon 1 L Hasil dari 3 kali pengambilan data untuk sampel pertama Hasil dari 3 kali pengambilan data untuk sampel kedua Harga komponen yang digunakan 21 29 29 45 46 47 48 49 50 51

xii

DAFTAR LAMPIRAN
Realisasi Alat tiup dan Rangkaian Spirometer A. Alat tiup pertama B. Alat tiup kedua C. Rangkaian spirometer Lampiran 2. Hasil Spirometer di Rumah Sakit Sardjito A. Sampel pertama B. Sampel kedua Lampiran 3. Hasil Penelitian untuk Sampel Pertama A. Data tekanan B. Tampilan program Lampiran 4. Hasil Penelitian untuk Sampel Kedua A. Data tekanan B. Tampilan program Lampiran 5. Hasil Kalibrasi Sensor Tekanan MPX2010DP Lampiran 6. Data Tekanan Saat Melakukan Hembusan Napas Secepatnya dan Semaksimal Mungkin A. Alat tiup pertama B. Alat tiup kedua Lampiran 7. Data Tekanan Saat Kalibrasi Volume Menggunakan Alat Suntik Buatan 3 L Lampiran 8. Data Tekanan Saat Kalibrasi Volume Menggunakan Balon 1 L Lampiran 9. Nilai Prediksi Pneumobile Project Indonesia (PPI) Lampiran 10. A. Listing program mikrokontroler menggunakan Bascom B. Listing program Delphi Lampiran 11. Data Sheet A. Sensor tekanan MPX2010 B. Penguat operasional LM324 C. DT-AVR Low Cost Micro System Lampiran 1. 55 55 55 55 56 56 56 57 57 59 61 61 62 64 65 65 73 75 77 79 83 84 93 98 106

xiii

INTISARI Perancangan Spirometer Menggunakan Sensor Tekanan MPX2010DP Oleh Laura Anastasi Seseragi Lapono 09/293034/PPA/03142 Spirometer dibutuhkan dalam dunia medis tetapi tidak semua rumah sakit memiliki fasilitas spirometer. Tingginya harga spirometer merupakan salah satu faktor mengapa tidak tersedianya spirometer di setiap rumah sakit atau klinik. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dibuatlah spirometer biaya rendah dengan perangkat sederhana. Spirometer yang dibuat dalam penelitian ini adalah spirometer aliran yang menggunakan metode pengukuran tekanan diferensial, desain alat tiup menggunakan model orifice, dan dapat mengukur Forced Expiratory Volume in First Second (FEV1) dan Forced Vital Capacity (FVC). Sistem akuisisi data terdiri dari sensor tekanan MPX2010DP, penguat diferensial, mikrokontroler ATmega8535, dan komputer untuk menampilkan hasil pengukuran. Spirometer diujikan pada seorang pria 27 tahun dengan tinggi badan 167 cm dan seorang wanita 28 tahun dengan tinggi badan 163 cm. Menurut nilai prediksi Pneumobile Project Indonesia, untuk pria memiliki nilai prediksi FEV1 sebesar 2,838 L dan nilai prediksi FVC sebesar 3,835 L. Sementara nilai ukur FEV1 sebesar 2,434 L dan nilai ukur FVC sebesar 3,452 L. Untuk wanita memiliki nilai prediksi FEV1 sebesar 2,625 L dan nilai prediksi FVC sebesar 2,988 L. Sedangkan nilai ukur FEV1 sebesar 2,230 L dan nilai ukur FVC sebesar 2,603 L. Interpretasi hasil spirometer untuk kedua sampel memiliki kondisi yang normal. Kata kunci: spirometer, MPX2010DP, FEV1, FVC

xiv

ABSTRACT Design of Spirometer with Pressure Sensor MPX2010DP by Laura Anastasi Seseragi Lapono 09/293034/PPA/03142 Spirometer is needed in the medical world but not all hospitals have facilities spirometer. The high price of a spirometer is one of the factors why the unavailability of a spirometer at each hospital or clinic. To solve the problem then be made a low-cost spirometer with a simpler device. Spirometer which was made in this project is the flow spirometer that uses a method of measuring differential pressure, design of mouthpiece uses a model of orifice, and it can measure Forced Expiratory Volume in First Second (FEV1) and Forced Vital Capacity (FVC). Data acquisition system consists of pressure sensors MPX2010DP, differential amplifier, a microcontroller ATmega8535, and a computer to display the measurement results. Spirometer was tested to a man 27 years with height 167 cm and a woman 28 years with height 163 cm. According to the predictive value of Pneumobile Project Indonesia, for men to have FEV1 predictive value is 2,838 L and FVC predictive value is 3,835 L. While the value of FEV1 of the measurement results is 2,434 L and FVC values is 3,452 L. For women to have FEV1 predictive value is 2,625 L and FVC predictive value is 2,988 L. While the value of FEV1 of the measurement results is 2,230 L and FVC values is 2,603 L. Interpretation of spirometer results for both samples have a normal condition. Keywords: spirometer, MPX2010DP, FEV1, FVC

xv

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Didalam dunia kedokteran, spirometer digunakan untuk pengujian fungsi paru-paru. Spirometer akan mengukur jumlah udara yang masuk dan keluar paru. Jika seseorang menderita penyakit paru maka akan mengurangi kapasitas paru dan sering belum menimbulkan gejala yang nyata pada stadium awal. Saat gejala mulai terlihat, penyakit biasanya sudah cukup lanjut. Penyakit paru merupakan penyebab kematian ketiga di dunia (Suyarto, 2011). Menurut menteri kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih, kendala untuk mengatasi penyakit paru di Indonesia antara lain meliputi pelayanan yang belum menjangkau seluruh masyarakat, fasilitas yang kurang memadai, dan sumber daya manusia yang terbatas dan tidak merata. Masalah sumber daya yang terbatas dan tidak merata ini terbukti dari total dokter spesialis paru yang dimiliki Indonesia saat ini hanya mencapai 451 orang dan 145 orang diantaranya berada di DKI Jakarta. Penyebaran dokter spesialis paru belum merata dan lebih banyak berada di kota-kota besar. Bahkan di provinsi Maluku dan Papua belum tersedia seorang pun dokter spesialis paru (Suyarto, 2011). Mahalnya harga sebuah spirometer menjadi salah satu faktor mengapa tidak tersedianya spirometer di setiap rumah sakit atau puskesmas. Harga spirometer tergantung dari tipe spirometer dan fasilitas yang terdapat pada spirometer tersebut. Ada 2 tipe spirometer yaitu volume spirometer dan flow spirometer. Saat ini produk spirometer yang banyak dijual dipasaran adalah flow spirometer karena harganya yang lebih murah dan bentuknya yang lebih kecil dibanding volume spirometer. Salah satu metode yang digunakan dalam flow spirometer adalah pengukuran perbedaan tekanan yang melalui alat tiup. Biasanya alat tiup yang digunakan adalah Fleisch pneumotachograph dan Lily pneumotachograph. Tetapi untuk harga alat tiupnya saja sangat mahal, sebagai contoh jenis Fleisch merek DATOSPIR tipe 600 F berharga $1015,55.

Beberapa produsen spirometer yang terkenal antara lain SDI Diagnostic, MicroDirect, dan Welch Allyn. Salah satu contoh tipe spirometer buatan SDI Diagnostic adalah SpiroLab II yang berharga $2644,48. Spirolab II merupakan jenis spirometer aliran dengan tipe turbin. Bentuk spirometer Spirolab II ditunjukkan pada Gambar 1.1.

Gambar 1.1 SDI Spirolab II (SDI Diagnostics, 2009) Salah satu tipe spirometer buatan MicroDirect adalah Spiro USB yang berharga $1595. Sedangkan tipe yang lebih murah adalah Spiro Spirometer tetapi spirometer ini hanya mengukur FEV1. Bentuk MicroDirect Spiro USB dan Spiro Spirometer ditunjukkan pada Gambar 1.2.

Gambar 1.2 (a) MicroDirect Spiro USB dan (b) Spiro Spirometer (Micro Direct, 2009) Contoh spirometer lainnya adalah Welch Allyn PC-Based SpiroPerfect Spirometer. Harga dari spirometer beserta kalibrator syringe berharga $2020 dan tanpa kalibrator syringe berharga $1660. Bentuk spirometer tersebut ditunjukkan pada Gambar 1.3.

Gambar 1.3 Welch Allyn PC-Based SpiroPerfect Spirometer (Welch Allyn, 2011) Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dibuatlah spirometer aliran yang menggunakan metode pengukuran perbedaan tekanan dan alat tiup yang dirancang lebih sederhana dan murah. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana merancang dan membuat alat tiup spirometer yang lebih sederhana dan murah? 2. Bagaimana merancang dan membuat sistem akuisisi data spirometer? 3. Bagaimana merancang dan membuat perangkat lunak (software) untuk menampilkan hasil dari pengukuran spirometer dengan menggunakan nilai prediksi khusus orang Indonesia? 1.3 Tujuan Penelitian Secara umum, tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membuat alat ukur kapasitas paru (spirometer) dengan memanfaatkan sensor tekanan MPX2010DP. Sedangkan tujuan khusus yang ingin dicapai dalam penelitian meliputi: 1. Merancang dan membuat alat tiup spirometer dengan metode yang lebih sederhana dan murah. 2. Merancang dan membuat perangkat sistem akuisisi data dari spirometer. 3. Merancang dan membuat perangkat lunak (software) untuk menampilkan hasil pengukuran dan menganalisa hasil tersebut.

1.4

Batasan Masalah

Batasan masalah pada penelitian ini antara lain: 1. Rancangan alat tiup memanfaatkan pengukuran perbedaan tekanan yang melalui alat tiup tersebut. 2. Sistem akuisisi data dari spirometer yang dibangun memanfaatkan sensor tekanan MPX2010DP, LM324 sebagai penguat operasional, mikrokontroler ATmega8535, dan menggunakan program Bascom untuk memprogram mikrokontroler serta program Delphi untuk menampilkan hasil pengukuran. 3. Pengambilan data spirometer di rumah sakit bertujuan untuk mengetahui jenis spirometer dan alat tiup yang digunakan, nilai prediksi yang digunakan, dan proses pengambilan data. 4. Kondisi badan dianggap sama saat melakukan uji spirometer di rumah sakit dan saat melakukan uji coba menggunakan spirometer yang dibuat. 5. Data yang tersimpan hanya berupa nama, jenis kelamin, tinggi badan, umur, nilai FEV1 dan FVC, nilai prediksi FEV1 dan FVC, presentase antara nilai ukur FEV1 dan nilai prediksinya, presentase antara nilai ukur FVC dan nilai prediksinya, presentase antara nilai ukur FEV1 dan FVC, serta kesimpulan (normal, obstruktif, atau restriktif). 1.5 Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN Pada bab pertama membahas tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan, batasan masalah dalam penelitian ini serta sistematika penulisan. BAB II TINJAUAN PUSTAKA Pada bab kedua membahas beberapa tipe spirometer, penelitian-penelitian tentang spirometer yang dilakukan oleh beberapa negara termasuk di Indonesia, dan nilai prediksi kapasitas paru khusus untuk orang Indonesia. BAB III LANDASAN TEORI Pada bab ketiga membahas tentang teori dasar yang berkaitan dengan penelitian antara lain penjelasan tentang sistem pernapasan manusia,

Sistematika penulisan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

pengukuran kapasitas fungsi paru, tekanan selama pernapasan normal, pengukuran aliran berdasarkan perbedaan tekanan. Selain itu, bab ketiga membahas sensor tekanan MPX2010DP, penguat diferensial, mikrokontroler ATmega8535, dan rangkaian mikrokontroler DT-AVR Low Cost Micro System yang digunakan dalam membangun sistem spirometer. BAB IV RANCANGAN SISTEM Pada bab keempat membahas langkah-langkah dalam melakukan penelitian, rancangan sistem kerja dari alat yang dirancang, dan teknik pengambilan data. BAB V IMPLEMENTASI PROGRAM Pada bab kelima membahas aplikasi-aplikasi yang terdapat pada program spirometer yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Delphi. BAB VI HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab keenam terdapat data yang diperoleh dan pembahasan dari hasil penelitian tersebut. BAB VII PENUTUP Pada bab terakhir membahas tentang kesimpulan yang diperoleh dari penelitian dan saran untuk penelitian selanjutnya.