Anda di halaman 1dari 4

RESUME KEPERAWATAN TANGGAL : 20 DESEMBER 2012

A. Identitas Pasien Nama Umur Jenis Kelamin Alamat No. RM Tanggal MRS Dx Medis B. Data Fokus
-

: PK : 6 bulan : Laki-laki : Jalan Kerta Mandala, No.8, Abang, Karangasem : 364890 : 20 Desember 2012 : Gastroentritis Data obyektif Kesimpulan Penurunan berat badan 1 Kekurangan volume kg, mukosa bibir kering, cairan turgor kulit menurun, ubun-ubun BAB, cekung,BAB cowong,

Data Subyektif Orang tua mengatakan sejak tadi pagi pasien sudah BAB 4 kali dengan konsistensi lendir. encer dan berwarna hijau, terdapat

encer 10 cc tiap kali mata peristaltik usus 15 kali permenit, BAK 15 cc tiap kali BAK.
-

Orang tua mengatakan pasien BAK 5-6 kali sejak tadi pagi banyak

Pasien tampak lemah, terpasang IVFD KaEn 4 B 14 tetes per menit

C. Diagnosa Keperawatan Utama Kekurangan volume cairan berhubungan dengan output yang berlebihan ditandai dengan orang tua mengatkan sejak tadi pagi pasien sudah BAB 4 kali dengan

kopnsistensi encer dan berwarna hijau, terdapat lendir, BAB encer 10 cc setiap kali BAB. Orang tua mengatkan sejak pagi pasien sudah BAK 5-6 kali 15 cc tiap kali BAK. Penurunan berat nbadab 1 kg, mukosa bibir kering, turgor kulit menurun, ubun-ubun cekung, mata cowong, peristaltik usus 15 kali per menit. Pasien tampak lemah, terpasang IVFD KaEn 4 B 14 tetes per menit D. Perencanaan Keperawatan
Hari/Tgl/Jam Kamis, 20 Desember 2012 Pk. 09.00 Wita Diagnosa Keperawatan Kekurangan volume cairan berhubungan dengan output yang berlebihan ditandai dengan orang tua pagi pasien sudah BAB 4 kali dengan konsistensi encer warna kehijauan, terdapat lendir. BAB encer 10cc tiap kali BAB, orang tua mengatakan sejak tadi pagi pasien BAK 5-6 kali 15 cc tiap kali BAK, penurunan berat badan 1 kg, mukosa bibir kering, ubun-ubun cekung, mata cowong, peristaltik usus 15 kali per menit. Rencana Tujuan Rencana Tindakan Rasional 1. Hipotensi (postural), takikardi, demam dapat menunjukkan respon terhadap dan atau efek kehilangan cairan. 2. Beri pasien minum 2. Berkurangnya cairan 10 cc-20 cc tiap kali BAB. dalam tubuh dapat menunjukkan adanya dehidrasi. 3. Untuk dapat memberikan intervensi lebih lanjut. 4. Ukur dan catat input dan output cairan tiap hari. 5. Timbang berat badan tiap hari. 6. Delegatif dalam pemberian cairan parenteral IVFD 4. Untuk mengetahui keseimbang-an cairan dan pedoman untuk penggantian cairan. 5. Menunjukkan indikator kehilangan caira. 6. Mempertahankan istirahat usus akan memerlukan dehidrasi.

Setelah diberi asuhan 1. Observasi KU keperawatan selama .... diharapkan input dan output seimbang 1. TTV normal S = 36-37C N = 110-160 x/menit R = 30-40x/ menit 3. Kaji status 2. BAB 1-2 kali perhari dengan konsistensi lembek, warna kuning, tidak ada lendir. 3. Mukosa bibir lembab. 4. Turgor kulit elastis. 5. Bising usus normal (5-12 pasien dan kaji tanda-tanda vital tiap 8 jam.

mengatakan sejak tadi dengan kriteria hasil :

x/mn). 6. Mata tidak cowong, ubunubun tidak cekung. 7. Input output cairan. 8. Berat badan tidak mengalami penurunan lagi.

KaEn 4B 14 tetes/ mnt. 7. Delegatif dalam pemberian Neokaolana 3x1/4 cth.

penggantian cairan untuk memperbaiki kehilangan cairan. 7. Menurunkan kehilangan cairan dari usus.

E. Implementasi Keperawatan
Hari/Tgl/ Jam Senin 20 Desember 2012 Pk. 10.00 Wita 1 1 - Menimbang berat badan. - Delegatif dalam pemberian IVFD KaEn 4B 14 tetes per menit. Pk. 11.00 Wita 1 - Menganjurkan kepada orang tua - Orang tua sudah berusaha untuk memberikan anaknya banyak minum. memberikan anaknya minum, anak minum air putih 50 cc (5 x minum). Pk. 12.45 Wita - Delegatif dalam pemberian Cefotaxime 200 mg, Neokaolana cth - Obat masuk tanpa reaksi alergi MHS MHS - BB = 7 kg - Infus masuk 114 tetes per menit, menetes lancar. MHS MHS Dx 1 Pelaksanaan - Mengobservasi KU pasien dan mengukur TTV. Evaluasi - Pasien tampak masih lemah. - S = 3790C N = 115 x/mnt R = 34 x/mnt Paraf MHS

F. Evaluasi Keperawatan
Hari/Tgl/Jam Sabtu 22 Desember 2012 Pk 12.30 Wita O Dx 1 S Evaluasi Orang tua mengatakan anaknya BAB 1 kali warna kekuningan konsistensi lembek, bau khas feces, tidak ada lendir. Mukosa bibir lembab, turgor kulit meningkat, ubun ubun tidak cekung lagi, mata tidak cowong lagi, berat badan 7,6 kg. CK = 973,6 cc, CM = 1270 cc (CM = + 296,4 cc), peristaltik usus = 12 kali per menit, S = 366
o

C, N = 110 x/menit, R = 34 x/menit, pasien tidak

lemah lagi. A P Masalah teratasi tujuan tercapai. Pertahankan kondisi pasien

Nama Kelompok 5 : 1. Agustana Dedi 2. I Kadek Ariana 3. Kadek Charlina 4. Dwi Handayani 5. Giri Adi Sucipta
6. Mega Trisnayanthi

10C10386 10C10400 10C10411 10C10426 10C10443 10C10460 10C10483 10C10501

7. Santya Natri 8. Udara Istri Ratna