Anda di halaman 1dari 12

LaporanKematian BramtamaSukmaMulia

Selasa, 26 Februari 2013 KepadaYth

EnsefalopatiIskehikHipoksikdan Sepsis Seorangbayilaki-laki, 2013). Anamnesis (Alloanamnesisdidapatkandari ayah kandung) RiwayatPenyakitSekarang Neonatusberatbadanlahircukup 2600 gr, panjangbadan 50 cm, lahirdenganekstraksivakumatasindikasikala II memanjang, cukupbulan, A/S = 5/6 (partusluar), ibubaik, ketubantidakjelas. Kejangberulangsejakusia 12 jam. Sesaknafassejakusia 1 hari. Demamtidakada.Anakbelummendapatkan vitamin K sudahdiberikan.Buang di air kecildan sudahkeluar.Sebelumnyaanaktelahdirawat RSUD Pariamanselama ASI, 3 meconium by SH, berumur 3 hari, dirawat di

BagianPerinatologi RSUP Dr M Djamil Padang selama 7 hari (10-16 Februari

haridanmengalamikejangdisertaiperdarahansalurancerna, kemudiananakdirujukke RSUP Dr M Djamil. Di Pariaman, telahdiberikanIVFD ?? 12 tetes/1 mikro, cefotaxime , gentamicin, luminal, transamin, vit K, enziplex, fundamin E, danSibital. RiwayatKehamilandanPersalinan Pasienmerupakananakkedua.Pemeriksaankehamilandengandokterahlikebid anan, kontrolteratur.Haripertamahaidterakhirlupa, sehinggataksiranpartussulitditentukan.Selamahamilibutidakmemilikiriwayatpenya kitjantung, ginjal, hipertensi, diabetes, anemia, ataupenyakit lain. Selainitu, ibutidakpernahmengkonsumsiobat-obatantertentuselain ibutidakmerokok, dantidakpernahmendapatkanpenyinaran.Kualitasdankuantitasmakananmencukupi. RiwayatSosialEkonomi vitamin,

Ayah

pasienberusia

40

tahun,

lulusan

SMA,

seorangwirausahawandenganpenghasilan 2.500.000 perbulan. Ibupasienberusia 33 tahun, lulusan D3, danbekerjasebagaipegawainegeridenganpenghasilan 2.000.000,-perbulan. PemeriksaanFisik Keadaanumumletargi, frekuensijantung 132 x/menit, frekuensinafas68 x/ menit, suhu 36,3oC, 2,5 x beratbadan2700 2,5 cm, g, danpanjangbadan 0,5 x 0,5 50 cm, cm.Tidakadasianosisdanikterik. Kulitterabahangat, bentukkepalabulat, simetris, ubun-ubunbesar ubun-ubunkecil jejaspersalinantidakada.Kulitterabahangat.Padamata,konjungtivatidakanemisdans kleratidakikterik.Padatelingatidakditemukankelainan.Nafascupinghidungada, namuntidakadasianosissirkumoral.Bentuk dada simetris, retraksi epigastrium ada.PadaParu, suaranafasbronkovesikuler, ronkhidanwheezing tidakterdengar. Padajantung, iramateratur,bisingtidakada.Peruttidakdistensi, supel, heparteraba ada genitalia, terdapatdesensus dan testis lien bilateral.Anus tidakteraba.Talipusatmulaimengeringdantidakditemukankelainanpadaumbilikus.P ada.Tidakditemukankelainanpadatulang.Ekstremitasterabahangatdenganperfusiper iferbaik.Terdapatpenurunanrefleksneonatal :moro, rooting, isap, danpegang PemeriksaanLaboratorium Hasilpemeriksaanlaboratoriummenunjukkan hemoglobin 13,7 gr/dl, leukosit6.600/mm3, hitungjenisleukosit0/2/6/64/24/4,dantrombosit158.000/mm3. DaftarMasalah :
1. SuspekHypoxic

Ischemia

Encephalopathy,

DD/

Kejangecsuspeksespsisawitandini
2. Respiratory Distressecsuspek pneumonia neonatal

3. Perdarahansalurancernaec stress ulcer 4. Hipotermia Diagnosis Kerja :

NBBLC 2600 gr, PB 50 cm Lahirdenganekstraksivakuma.i. kala II memanjang Ibubaik, ketubantidakjelas A/S = 5/6 (partusluar) Taksiranmaturitasbelumbisadinilai Jejaspersalinantidakada Kelainankongenitaltidakada Penyakitsekarang :
1. SuspekHypoxic

Ischemia

Encephalopathy,

DD/

Kejangecsuspeksespsisawitandini
2. Respiratory Distressecsuspek pneumonia neonatal

3. Perdarahansalurancernaec stress ulcer 4. Hipotermia Tatalaksana: Rawatdalam incubator O2 1L/1 nasal Sementarapuasa IVFD D 12,5 % = 193 cc/hari = 8 cc/jam Aminosteril infant 6 % = 23 cc/hari = 0,95 cc/jam Cefotaxime 2 x 140 mg iv Gentamicin 1 x 12 mg iv Sibital 2 x 8 mg iv Ranitidine 2 x 3 mg iv Rencana : Direncanakanuntukpemeriksaananalisis gas darah (AGD), elektrolit (NaK-Ca), danguladarah random/sewaktu (GDR), jugarontgen dada dankulturdarah Hasil : Dari analisis gas darah, didapatkan pH = 7.42, pCO2 15 mmHg, pO2 211 mmHg, HCO39.7 mmol/L, BE -12.8 mmol/L, dan sO2 100 %,

dengankesanasidosismetabolik, kalsium 8.6 mg/dl, dan

kemudiandirencanakankoreksibicnat GDR 127 dada, mg/dl,

danpemeriksaanulang AGD. Natriumsejumlah 134 mmol/L, kalium 2.7 mmol/L, terjadihipokalemia, di normal. namunbelumperludikoreksikarenamasihterpenuhidalamcairanrumatan. Dari pemeriksaanrontgen ditemukaninfiltrat perihilerdanparakardialkedualapanganparu.Cormasihdalambatas Diperolehkesanadanya pneumonia neonatal. Dari analisis gas darahpostkoreksibicnat, didapatkan pH = 7.54, pCO2 22 mmHg, pO2 191 mmHg, HCO3- 18,4mmol/L, BE -2.6 mmol/L, dan sO2 100 %, dengankesan alkalosis respiratorikdanhiperoksemia, kemudiandiberikan O2 0.5 L/1 nasal. PEMANTAUAN Senin, 11 Februari 2013 (harirawatan II) Demamada, tidaktinggi.Kejangtidakada, anakmasihtampaksesak, muntahtidakada, anakmasihdipuasakan, BAK dan BAB biasa. Keadaanumumletargi, frekuensijantung 148 x/menit, frekuensinafas 68 x/ menit, epigastrium.PadaParu, tidakterdengar. bisingusus suhu suaranafasbronkovesikuler, iramateratur, 37,7oC.Padamata, ditemukanretraksi ronkhidan wheezing konjungtivatidakanemisdanskleratidakikterik.Padadada, Padajantung,

bisingtidakada.Perutdistensi,

normal.Ekstremitasterabahangatdenganperfusiperiferbaik.Kesan

:febris, distensi abdomen, dantersangka sepsis. Anakdiberikan O2 L/1 nasal, ASI 8 x 1 cc, IVFD D 12.5 % = 8.2 cc/jam, aminosteril infant 6% = 2 cc/jam, Meropenem 2 x 100 mg iv, Sibital 2 x 8 mg iv, danRanitidin 2 x 3 mg iv. Selasa, 12 Februari 2013 (harirawatan III) 12.00 Demamdansesaknafastidakada.Intakemasuk, toleransibaik.BAK dan BAB biasa.

Keadaanumumkurangaktif,

frekuensijantung

142

x/menit,

frekuensinafas50 x/ menit, suhu 36,5oC.Ditemukanskleremapadakulit.Padamata, konjungtivatidakanemisdanskleratidakikterik.PadaParu, suaranafasbronkovesikuler, ronkhidan wheezing tidakterdengar. Padajantung, iramateratur, bisingtidakada.Perutdistensi,heparteraba 2/3 , lien tidakteraba,bisingusus normal.Ekstremitasterabahangatdenganperfusiperiferbaik.Kesan :skleremaecsuspek sepsis. Anakdiberikan O2 L/1 nasal, ASI 4x3/4x5 cc, IVFD D 12.5 % = 7.2 cc/jam, aminosteril infant 6% = 3.7 cc/jam, Meropenem 2 x 100 mg iv, danSibital 2 x 8 mg iv. 14.00 Anaktampakkurangaktif, gerakantidakaktif.Sesaknafasada Keadaanumumkurangaktif, frekuensinafas68 x/ frekuensijantung menit, 143 x/menit, suhu ditemukanretraksi ronkhidan wheezing

35,7oC.Ditemukanskleremapadakulitdanterabadingin.Padamata, konjungtivatidakanemisdanskleratidakikterik.Padadada, epigastrium.Padaparu, -1/2,bisingusus suaranafasbronkovesikuler,

tidakterdengar.Padajantung, iramateratur, bisingtidakada.Perutdistensi,hepar 2/3 normal.Ekstremitasterabadingindenganperfusiperiferbaik.Kesan O2 L/1 nasal dandirawatdalaminkubatorsuhu :skleremaecsuspek sepsis, observasitakipnu, danhipotermiaec sepsis. Anakdiberikan 35oC.Setelahdiperiksa, saturasioksigen 92%.Terapilaindilanjutkan. Satu jam kemudian, hipotermiateratasi. Rabu, 13 Februari 2013 (harirawatan IV) Anakmengalamidesaturasi, demamdansesaknafastidakada.BAK ada. Keadaanumumletargi, frekuensijantung 152 x/menit, frekuensinafas50 x/ menit, suhu 35,6oC.Ditemukanskleremapadakulit.Padamata, ditemukanretraksi ronkhidan wheezing suaranafasbronkovesikuler, konjungtivatidakanemisdanskleratidakikterik.Padadada, epigastrium.Padaparu,

tidakterdengar.Padajantung, iramateratur, bisingtidakada.Perutdistensi,hepar 2/3 -1/2,bisingusus normal.Ekstremitasterabadingindenganperfusiperiferbaik.Kesan O2 L/1 nasal dandirawatdalaminkubatorsuhu :skleremaecsuspek sepsis, observasitakipnu, danhipotermiaec sepsis. Anakdiberikan 35oC.Setelahdiperiksa, saturasioksigen 92%.Terapilaindilanjutkan. Satu jam kemudian, hipotermiateratasi. Kamis, 14 Februari 2013 (harirawatan V) Jam 07.00 Demam ada tidak tinggi, anak terpasang ventilator, nafas spontan ada, NGT coklat,BAK dan BAB ada. Keadaan umum kurang aktif,, frekuensijantung 140 x/menit, ,SO2 :9295%;TD : 74/44, MAP 53. Padamata : konjungtiva tidak anemis dan sclera tidak ikterik. Lingkar kepala : 36 cm, UUB membonjol, sutura melebar. Padaparu, air entry (+),suaranafas kiri=kanan, Padajantung, iramateratur, bisingtidakada. Abdomen : distensi(-), bising usus (+), hepar teraba 2/3-1/2, lien tidak teraba.Ekstremitas : akral hangat, perfusi baik. Kesan :susp.hidrosefalus ec susp.meningitis, perdarahan saluran cerna Anakdiberikan CMV PEEP 5,PIP 23, RR 40x/i,I:E = 1:1,2, FiO2 35%, IVFD Dekstrose 12,5% 6,3cc/jam, aminosteril infant 6% 5,7 cc/jam, sementara puasa, meropenem 3x100 mg IV, sibital 2x8 mg IV, ranitidin 2x3 mg IV, drip dopamin 81 mg dalam 25 cc dekstrose 10% 0,25 cc/jam. Anak direncanakan stop midazolam, ukur lingkar kepala perhari, AGD ulang, bila nafas spontan banyak ganti CMV dengan SIMV, transfusi trombosit 35 cc. Visite supervisor perinatologi dr.Eni Yantri, Sp.A : -Lakukan lumbal pungsi bila trombosit normal -Periksa ulang AGD -Bila nafas spontan sudah mulai banyak boleh ganti SIMV -Setuju dengan stop midazolam -Turunkan RR jadi 35x/i Kultur darah : steril

Hasil AGD pH:7,51, pCO2 : 13, pO2 : 173, HCO3:-10, BE:-10,4, SaO2 : 100%, Kesan : alkalosis respiratorik, hiperoksemia. Sikap : turunkan PIP jadi 21 Turunkan FiO2 jadi 30% Konsul supervisor perinatologi dr.Eni Yantri,Sp.A : Ganti modus CMV jadi SIMV Periksa ulang AGD

Hasil AGD ( jam 17.00 ): pH 7.52, pCO2 17, pO2 109, HCO3- : 14,2, BE :-8, SO2: 99%, Kesan : alkalosis respiratorik, hiperoksemia. Konsul dr.Eni Yantri, Sp.A : -turunkan RR menjadi 20x/i -PIP tidak perlu diturunkan -AGD ulang 1-2 jam lagi Sikap : turunkan RR menjadi 20 x/i, AGD 1-2 jam lagi Pukul 17.00 Anak mengalami desaturasi, saturasi monitor terpantau 80%, nafas spontan ada 42 x, Demam tidak ada, kejang tidak ada, mual muntah tidak ada, BAK ada terpasang kateter. Keadaan umum sakit berat, frekuensijantung 168 x/menit, ,SO2 :80 %;TD : 55/41, MAP 38,frekuensi nafas 42x/i, Suhu 37,4oC. Kulit teraba hangat,. Padamata : konjungtiva tidak anemis dan sclera tidak ikterik. Pada paru,bronkovesikuler, suaranafas kiri=kanan, Padajantung, iramateratur, bisingtidakada. Abdomen : distensi(-), bising usus (+) normal Ekstremitas : akral dingin, perfusi jelek. Kesan :desaturasi +syok Naikkan FiO2 100%, suction/ETT, naikkan drip dopamin 0,37 cc/jam, terapi lain dilanjutkan

Pukul 19.10 Telah dilakukan suction/ETT dan lendir tidak banyak, suara nafas kiri sama dengan kanan, Anak masih mengalami desaturasi dengan Fi02 100%, terukur saturasi 78-82%, dilakukan ventilasi manual didapat saturasi 92-94%, demam tidak ada, kejang tidak ada, akral teraba hangat, NGT jernih. Keadaan umum sakit berat, frekuensijantung 158 x/menit, ,SO2 :92 % (ventilasi manual);TD : 63/27, MAP 41,frekuensi nafas 44x/i, Suhu 37oC. Kulit teraba hangat,.mata : konjungtiva tidak anemis dan sclera tidak ikterik. Pada paru,bronkovesikuler, suaranafas kiri=kanan,ronki tidak ada, lendir tidak ada. Padajantung, iramateratur, bisingtidakada. Abdomen : distensi(-), bising usus (+) normal Ekstremitas : akral hangat, perfusi baik<3 detik Kesan :desaturasi, syok telah teratasi Sikap : ventilator SIMV, dopamin 0,37 cc/jam dipertahankan terapi lain dilanjutkan. Anak direncanakan AGD. Hasil AGD ( jam 19.30 ): pH 7.40, pCO2 29, pO2 41, HCO3- : 18, BE :-6, SO2: 76%, Kesan : asidosis metabolik, hipokarbia, hipoksemia. Konsul dr.Eni Yantri, Sp.A : -setuju naikkan drip dopamin -naikkan RR dan PIP Sikap : SIMV PEEP , RR 40x/i, PIP 26, FiO2 100% (turunkan bertahan), dopamin 7,5 mcq/kgBB/i, terapi lain dilanjutkan. Jumat, 15 Februari 2013 (harirawatan VI) Hasil AGD ( jam 04.30 ): pH 7.57, pCO2 17, pO2 67, HCO3- : 15,6, BE :-6,4, SO2: 96%, Kesan : alkalosis respiratorik Demam dan sesak nafas tidakada.kejang tidak ada, kepala tampak bertambah besar, anak masih dipuasakan, transfusi trombosit sedang berlangsung,BAB dan BAK ada, anak terpasang ventilator

Keadaanumum kurang aktif, sakit berat,frekuensi jantung 124 x/menit, frekuensinafas35 x/ menit,TD 56/34 mmHg, MAP 39, saturasi O2 92%. Padamata : konjungtiva tidak anemis dan sclera tidak ikterik, reflek cahaya +/+, pupil isokor diameter 2mm/2mm, Lingkar kepala : 37 cm, UUB membonjol, sutura melebar, tidak tegang. Padaparu, air entry (+),suaranafas kiri=kanan, Padajantung, iramateratur, bisingtidakada. Abdomen : distensi(-), bising usus (+), hepar teraba 1/2-1/2, lien tidak teraba.Ekstremitas : akral hangat, perfusi baik. Kesan :susp.hidrosefalus Anakdiberikan SIMV PEEP 6,PIP 28, RR 35x/i, FiO2 30%, IVFD Dekstrose 12,5% 7,7cc/jam, aminosteril infant 6% 5,3 cc/jam, sementara puasa, meropenem 3x100 mg IV, sibital 2x8 mg IV, ranitidin 2x3 mg IV, drip dopamin 81 mg dalam 25 cc dekstrose 10% 0,25 cc/jam. Anak direncanakan CT scan kepala, konsul neurologi anak, konsul bedah syaraf, transfusi trombosit ke 2 Visite supervisor perinatologi dr.Eni Yantri, Sp.A : -Tunda CT scan dan USG kepala karena anak terpasang ventilator dan anak belum stabil Sabtu, 16 Februari 2013 (harirawatan VII) Pukul 02.00 Anak mengalami desaturasi, saturasi monitor terpantau 76%, nafas spontan ada 26 x, telah dilakukan suction/ETT , lendir tidak banyak, sesak nafas kiri=kanan,Demam tidak ada, kejang tidak ada, mual muntah tidak ada, BAK tidak ada. Keadaan umum sakit berat,kurang aktif, frekuensijantung 160 x/menit, ,SO2 :76 %;TD : 33/24, MAP 19,frekuensi nafas 26x/i, Kulit teraba dingin,. Padamata : konjungtiva tidak anemis dan sclera tidak ikterik. Pada paru,bronkovesikuler, suaranafas kiri=kanan, Padajantung, iramateratur, bisingtidakada. Abdomen : distensi(-), bising usus (+) normal Ekstremitas : akral dingin, perfusi jelek. Kesan :desaturasi +syok

Naikkan FiO2 100%, suction/ETT, naikkan drip dopamin 0,45 cc/jam, terapi lain dilanjutkan Pukul 02.30 Telah dilakukan suction/ETT, tapi anak masih desaturasi, suara nafas kiri sama dengan kanan, dilakukan ventilasi manual didapat saturasi 90-92%, demam tidak ada, kejang tidak ada, NGT jernih, BAK ada Keadaan umum sakit berat, frekuensijantung 142 x/menit, ,SO2 :90 % (ventilasi manual);TD : 63/25, MAP 40,frekuensi nafas 10x/i, Suhu 37oC. Kulit teraba hangat,.mata : konjungtiva tidak anemis dan sclera tidak ikterik. Pada paru,bronkovesikuler, suaranafas kiri=kanan, Padajantung, iramateratur, bisingtidakada. Abdomen : distensi(-), bising usus (+) normal Ekstremitas : akral hangat, perfusi baik. Kesan :desaturasi, syok telah teratasi Sikap : VTP 40-60 x/i, Rencana : AGD Pukul 03.00 Anak saat ini dilakukan ventilasi manual, tapi anak masih desaturasi, saturasi terpantau 65-70%,telah dilakukan suction per ETT, suara nafas kiri=kanan, demam tidak ada, kejang tidak ada, NGT jernih, BAK ada Keadaan umum sakit berat, frekuensijantung 128 x/menit, ,SO2 :65-70 % TD : 61/27, MAP 41,frekuensi nafas 6x/i, Suhu 37oC. Kulit teraba hangat,.mata : konjungtiva tidak anemis dan sclera tidak ikterik. Pada paru,bronkovesikuler, suaranafas kiri=kanan, Padajantung, iramateratur, bisingtidakada. Abdomen : distensi(-), bising usus (+) normal Ekstremitas : akral hangat, perfusi baik. Kesan :desaturasi Sikap : VTP 40-60 x/i, sampel darah pemeriksaan AGD beku Pukul 03.30 Anak masih dilakukan ventilasi manual, demam tidak ada, kejang tidak ada,perdarahan tidak ada, NGT jernih, BAK ada

10

Keadaan umum sakit berat, frekuensijantung 82 x/menit, ,SO2 :56 %,frekuensi nafas 6x/i, Suhu 37oC. Kulit teraba hangat,.mata : konjungtiva tidak anemis dan sclera tidak ikterik.Cor dan Pulmo tidak ditemukan kelainan. Abdomen : distensi(-), bising usus (+) normal Ekstremitas : akral hangat, perfusi baik. Kesan: bradikardia, sikap : VTP 40-60 x/i Pukul 03.35 HR : 68 x/i, Nfs : 3x/i, T: 36,8oC, SO2 : 36 % Sikap = VTP : RJP = 1:3 Pukul 03.40 HR : 52 x/i, Nfs : 0, T: 36,8oC, SO2 : 29 % Sikap = VTP : RJP = 1:3 Adrenalin 1:10.000 Pukul 03.45 HR : 38 x/i, Nfs : 0, SO2 : 25 % Sikap = VTP : RJP = 1:3 Adrenalin 1:10.000 Pukul 03.50 HR : 38 x/i, Nfs : 0, SO2 : 25 % Sikap = VTP : RJP = 1:3 Adrenalin 1:10.000 Pukul 03.55 HR : 0, Nfs : 0, Saturasi tidak terbaca Pupil midriasis, reflek cahaya -/Pasien dinyatakan meninggal dihadapan dokter, perawat,dan keluarga Tim yang menerima : Megariani, Lola, Trisna, Herlina Tim yang merawat Tim saatmeninggal : Elfitrimelly, Trisna, Bram, Herlina, Dhina : Asviandri, Fitria, Ivan, Herlina

SEBAB KEMATIAN :

11

(a) Penyakitataukeadaanlangsung yang mengakibatkankematian : Multiorgan failure (b) Penyakittersebutdalamruang (a) disebabkanoleh (atauakibatdari) : Sepsis (c) Penyakittersebutdalamruang (b) disebabkanoleh (atauakibatdari ) : Pneumonia Neonatal Di sampingpenyakit-penyakittersebut di atas, terdapatpula : Hypoxic Ischemic Encephalopathy DISKUSI PICO Judul Problem : :

Intervention : Comparation : Outcome : DAFTAR PUSTAKA

12