Anda di halaman 1dari 1

BAB I PENDAHULUAN

Hipertensi merupakan faktor resiko koroner yang sangat penting. Hal tersebut terlihat baik di negara-negara yang telah maju maupun negara yang sedang berkembang. WHO melaporkan sekitar 16,2 juta kematian disebabkan oleh penyakit kardiovaskular, sekitarnya terjadi di negara berkembang. Faktor risiko yang yang bertanggung jawab terhadap kondisi tersebut adalah hipertensi, kadar kolesterol tinggi, tembakau, konsumsi buah dan sayuran yang rendah serta kurang aktif bergerak1. Hipertensi yang tidak ditanggulangi merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner, stroke dan gagal jantung. oleh karena itu diagnosis dan pengendalian hipertensi merupakan usaha kesehatan masyarakat yang harus diprioritaskan. Setiap peningkatan tekanan darah sistolik 20 mmHg/diastolik 10 mmHg meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular 2 kali lipat1. Data epidemiologi menunjukkan bahwa dengan makin meningkatnya populasi usia lanjut, maka jumlah pasien dengan hipertensi kemungkinan besar juga akan bertambah, dimana baik hipertensi sistolik dan diastolik sering timbul pada lebih dari separuh orang yang berusia >65 tahun1. Hipertensi merupakan masalah yang umum terjadi di dunia. Sampai saat ini, data hipertensi yang lengkap berasal dari negara-negara yang sudah maju2. Prevalensi yang terjadi di Amerika Serikat yaitu 30 % dan Cina yaitu 20 %3. Seperti yang terjadi di Amerika Serikat bahwa lebih dari 74.000.000 jiwa mengalami hipertensi, dan sekitar 70.000.000 jiwa mengalami prehipertensi4. Selain sebagai faktor risiko utama penyakit jantung koroner, hipertensi juga merupakan salah satu faktor resiko terjadinya kejadian stroke, gagal ginjal kronik dan gagal jantung kongestif. Dimana tujuan pengobatan hipertensi bukan untuk menurunkan tekanan darah, melainkan menurunkan semua kerusakan organ terget. Untuk mencapai penurunan morbiditas dan mortilitas yang optimal terhadap penyakit-penyakit yang berkaitan dengan hipertensi, maka harus dipikirkan pengaruh pemberian anti hipertensi terhadap patogenesis masingmasing organ target5. 1