Anda di halaman 1dari 14
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA ANALISIS PENGGUNAAN TURBOJET PADA MOBIL BERBAHAN BAKAR PREMUIM (INJEKSI) SEBAGAI ALTERNATIF

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

ANALISIS PENGGUNAAN TURBOJET PADA MOBIL BERBAHAN BAKAR PREMUIM (INJEKSI) SEBAGAI ALTERNATIF PENGHEMAT KONSUMSI BAHAN BAKAR

BIDANG KEGIATAN PKM P

Diusulkan oleh :

BUDI UTOMO WISESA

13841/2009

ANDREY ARIFIN

13843/2009

TRI ANNISA FAJRI

13152/2009

RETNO WAHYUDI

1102488/2011

UNIVERSITAS NEGERI PADANG PADANG

2012

2

HALAMAN PENGESAHAN

1. Judul Kegiatan

: Analisis Penggunaan Turbojet Pada Mobil Berbahan Bakar Premuim (Injeksi) Sebagai Alternatif Penghemat Konsumsi Bahan Bakar.

2. Bidang Kegiatan

: (√) PKM-P

( ) PKM-K

 

(

) PKM-T

( ) PKM-M

3. Bidang Ilmu

:

(

) Kesehatan

( ) Pertanian

 

(

) MIPA

(√) Teknologi dan Rekayasa

(

) Pendidikan

( ) Humaniora

(

) Sosial Ekonomi

4. Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap : Budi Utomo Wisesa

b. NIM

c. Jurusan

d. Universitas

e. Alamat Rumah : Jl. Parkit IX No. 8, Air Tawar Barat-Padang

f. No Telepon/HP : 085274242093

g. Alamat Email

: 13841

: Teknik Otomotif

: Universitas Negeri Padang

: budiutomowisesa@gmail.com

5. Anggota Pelaksana Kegiatan : 4 Orang

6. Dosen Pembimbing

a. Nama

b. NIP

c. Alamat

d. No Telepon

: Wawan Purwanto, SPd. MT.

: 1984095 201012 1006

: Jl. Patenggangan No. 15 J, Air Tawar Barat-Padang

: 085216673036

7. Biaya Kegiatan Total : Rp 8.420.000,-

a. Dikti

: Rp 8.420.000,-

b. Sumber Lain

:-

8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 Bulan

Menyetujui Pembantu Dekan III Fakultas Teknik

Padang, 4 September 2012

Ketua Pelaksana Kegiatan

(Drs. Hasan Maksum, MT.) NIP. 19660817 199103 1 007

Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Padang

(Budi Utomo Wisesa) NIM. 13841

Dosen Pembimbing

(Drs. Alizamar, M.Pd. Kons.) NIP. 19550703 197903 1 001

(Wawan Purwanto, SPd. MT.) NIP. 1984095 201012 1006

1

A. Judul Program Analisis Penggunaan Turbojet Pada Mobil Berbahan Bakar Premuim (Injeksi) Sebagai Alternatif Penghemat Konsumsi Bahan Bakar

B. Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi seperti ini, Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) disegala bidang terus meningkat disetiap waktu, penemuan-penemuan baru dan semakin canggih dirancang untuk mempermudah pekerjaan manusia. Perkembangan dunia otomotif yang kian pesat dengan kebutuhan transportasi bagi manusia terus bertambah pertumbuhan produksi kendaraanpun semakin banyak, menyebabkan penggunaan bahan bakar fosil semangkin meningkat. Dewasa ini, demi penghematan energi bahan bakar fosil yang semakin terancam keberadaannya, banyak riset yang dilakukan oleh pakar otomotif, baik dari sisi teknologi produksi, maupun perangkat tambahan. Dari sisi teknologi produksi, perkembangan engine dan perbaikan sistem yang telah ada juga dilakukan oleh pihak produksi demi kesempurnaan dan upaya untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan penurunan angka emisi yang dihasilkan kendaraan tersebut. Tidak hanya berhenti di sektor produksi saja, pengembangan perangkat tambahan dan bahan bakar alternatif pun banyak dikembangkan para pakar, seperti bahan pencampuran bahan bakar (additive), aspek kenyamanan (stabilizer), yang diklaim mampu mendongkrak performa kendaraan tersebut. Penerapan teknologi sistem pemasukkan udara pada engine, banyak cara yang dilakukan oleh produsen kendaraan, dimulai dari bentuk saluran, arah aliran udara, kualitas permukaan, hingga terciptanya sistem turbo yang sedang berkembang saat ini. Sistem ini terdiri dari turbin yang berputar untuk memperoleh aliran turbulensi dan penambahan debit udara yang hendak dibakar. Penggunaan sistem turbo (turbocharger) pada kendaraan, digunakan untuk memperbaiki kualitas campuran bahan bakar dan udara dalam ruang bakar.

2

Pada engine yang membutuhkan jumlah udara yang besar untuk menghasilkan tenaga yang maksimal, memiliki kualitas pembakaran yang baik sehingga dapat menurunkan kadar emisi, dan konsumsi bahan bakar. Selain itu, sistem turbocharger bekerja untuk menciptakan aliran udara yang turbulen (gerak memutar) hal ini berfungsi agar proses homogenisasi udara dan bahan bakar diruang bakar menjadi lebih sempurna. Sistem turbocharger saat ini berkembang pada engine injeksi (motor diesel), demi terpenuhinya standar emisi agar lebih ramah lingkungan. Karena kualitas pembakaran juga mempengaruhi emisi dan konsumsi bahan bakar. Namun penggunaan turbocharger saat ini hanya terdapat pada motor diesel, belum sepenuhnya berkembang pada motor bensin. Oleh karena itu, karakteristik motor bensin saat ini yang mengaplikasikan sistem injeksi bahan bakar yang hampir sama dengan motor diesel, sehingga sistem turbocharge juga dapat diaplikasikan pada motor bensin sistem injeksi. Berdasarkan wacana diatas, perlu pengkajian yang mendalam mengenai penggunaan turbocharger dimana karakteristik suplai bahan bakar ke ruang bakar pada motor diesel dan motor bensin yang menganut sistem yang sama (injeksi). Dari segi penggunaan turbocharger pada motor bensin (turbojet) diharapkan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar sehingga emisi yang dihasilkan juga lebih ramah lingkungan.

C. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas, dapat dirumuskan sebagai berikut.

1. Bagaimanakah pengaruh penggunaan turbojet pada motor bensin?

2. Adakah perbedaan konsumsi bahan bakar motor bensin dengan menggunakan turbojet dan tanpa penggunaan turbojet?

3. Bagaimanakah emisi yang dihasilkan pada motor bensin dengan menggunakan turbojet dan motor bensin tanpa turbojet?

3

D. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Mengetahui adanya pengaruh penggunaan turbojet pada motor bensin.

2. Mengetahui jumlah konsumsi bahan bakar pada motor bensin yang menggunakan turbojet dan tanpa penggunaan turbojet.

3. Dapat melihat persentase kadar emisi gas buang motor bensin dengan penggunaan turbojet dan tanpa turbojet.

E. Luaran Yang Diharapkan

Luaran yang diharapkan setelah dilakukan penelitian ini adalah:

1. Dapat menghasilkan suatu informasi berupa artikel mengenai pengoptimalan sistem turbocharger pada motor bensin (turbojet).

2. Dapat memotivasi untuk mengembangkan kreatifitas dalam

pengembangan riset teknologi induksi udara pada motor bensin.

F. Kegunaan Program Kegunaan dari penelitian ini yaitu :

1. Dapat mengembangkan pengetahuan dan pemahaman mengenai inovasi sistem turbocharger pada motor bensin (turbojet). 2. Bagi penulis, sebagai syarat untuk meraih gelar sarjana pendidikan di fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. 3. Bagi masyarakat, memberikan informasi mengenai pengaruh dan perbedaan penggunaan turbojet pada motor bensin terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. 4. Sebagai bahan pertimbangkan dan referensi untuk penelitian lebih lanjut.

G. Tinjauan pustaka

1. Pembakaran dan Konsumsi Bahan Bakar Pembakaran adalah reaksi kimia yang terjadi antara oksigen dan bahan yang dapat terbakar, hasilnya adalah kalor. Pembakaran spontan adalah pembakaran dimana bahan mengalami oksidasi perlahan-lahan

4

sehingga kalor yang dihasilkan tidak dilepaskan dengan sempurna atau hanya menghasilkan kalor yang tidak optimal, Pembakaran sempurna adalah pembakaran dimana semua campuran yang dapat terbakar di dalam bahan bakar membentuk gas CO 2 , air (H 2 O), dan gas SO 2 . Jika pembakaran terjadi dengan sempurna maka emisi gas yang dihasilkan tidak membahayakan ekosistem di lingkungannya.

2. Emisi Gas Buang Dalam mendukung usaha pelestarian lingkungan hidup, negara- negara di dunia mulai menyadari bahwa gas buang kendaraan merupakan salah satu polutan atau sumber pencemaran udara terbesar oleh karena itu, gas buang kendaraan harus dibuat “sebersih” mungkin agar tidak mencemari udara. Pada negara-negara yang memiliki standar emisi gas buang kendaraan yang ketat, ada 5 unsur dalam gas buang kendaraan yang akan diukur yaitu senyawa HC, CO, CO2, O2 dan senyawa NOx. Sedangkan pada negara-negara yang standar emisinya tidak terlalu ketat, hanya mengukur 4 unsur dalam gas buang yaitu senyawa HC, CO, CO2 dan O2 (http://forum.otomotifnet.com).

3. Turbocharger Turbocharger adalah sebuah kompresor sentrifugal yang mendapat daya dari turbin yang sumber tenaganya berasal dari asap gas buang kendaraan. Biasanya digunakan di mesin pembakaran dalam untuk meningkatkan keluaran tenaga dan efisiensi mesin dengan meningkatkan tekanan udara yang memasuki mesin. Kunci keuntungan dari turbocharger adalah mereka menawarkan sebuah peningkatan yang lumayan banyak dalam tenaga mesin hanya dengan sedikit menambah berat. Turbocharger ditemukan oleh seorang insinyur Swiss Alfred Büchi. Patennya untuk turbocharger diaplikasikan untuk dipakai tahun 1905.[1] Lokomotif dan kapal bermesin diesel dengan turbocharger mulai terlihat tahun 1920an. Sebuah kerugian dalam mesin bensin adalah rasio kompresi harus direndahkan (agar tidak melewat tekanan kompresi maksimum dan untuk

5

mencegah knocking mesin) yang menurunkan efisiensi mesin ketika beroperasi pada tenaga rendah. Kerugian ini tidak ada dalam mesin diesel diturbocharge yang dirancang khusus. Namun, untuk operasi pada ketinggian, pendapatan tenaga dari sebuah turbocharger membuat perbedaan yang jauh dengan keluaran tenaga total dari kedua jenis mesin. Faktor terakhir ini membuat mesin pesawat dengan turbocharger sangat menguntungkan; dan merupakan awal pemikiran untuk pengembangan alat ini.

4. Turbojet Turbojet hadir sebagai alat bantu untuk memadatkan dan mempercepat udara yang masuk ke ruang bakar, tanpa perlu modifikasi sama sekali. Ini adalah produk pertama yang memanfaatkan udara masuk sebagai penggerak propeller turbine-nya. Udara yang masuk sekaligus dimanfaatkan untuk menggerakkan propeller turbine. Propeller turbine ini otomatis akan menggerakkan propeller kompressor karena kedua propeller ini terhubung pada shaft yang sama. Pemampatan dan percepatan udara yang terjadi membuat massa oksigen menjadi lebih padat dan volumenya bertambah. Hal inilah yang akan memenuhi kekurangan udara tersebut, sebab udara sudah tersedia dan putaran mesin meningkat seketika pada saat pedal gas diinjak.

H. Metodologi Pelaksanaan Program

1. Jenis penelitian Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, yaitu metode penelitian yang menyelidiki ada tidaknya hubungan sebab-akibat serta seberapa besar hubungan sebab-akibat tersebut dengan cara memberikan perlakuan tertentu pada beberapa kelompok eksperimental dan menyediakan control untuk perbandingan.

2. Variabel penelitian Pada penelitian ini ada 3 jenis variabel yang terlibat :

a. Variabel bebas

6

Variabel bebas pada penelitian ini yaitu Motor bensin dengan sistem pemasukan bahan bakar injeksi.

b. Variabel terikat Adapun variabel terikat penelitian ini adalah penggunaan turbojet bakar dan konsumsi bahan bakar.

c. Variabel kontrol Variabel kontrolnya semua factor yang dapat mempengaruhi hasil kerja oleh mesin. Adapun factor-faktor yang mempengaruhi adalah: celah katup, tekanan kompresi, celah busi, suhu dan putaran

mesin.

3. Rancangan penelitian Rancangan penelitian yang akan dilakukan dalam penggunaan Turbojet ini adalah secara kuantitatif yang dilakukan pada Laboratorium. Ada beberapa tahapan yang akan dilakukan, yaitu:

a. Tahap persiapan Pada tahap ini dilakukan penyiapan semua bahan dan alat yang digunakan pada penelitian. 1) Turbojet

2)

3)

Turboket merupakan komponen utama dalam penelitian ini. Turbojet akan dipasangkan pada kendaraan mobil berbahan bakar premium dengan sistem pemasukkan bahan bakarnya menggunakan sistem injeksi (EFI), dan kemudian diuji mengenai pengaruh terhadap konsumsi bahan bakarnya. Bensin atau premium Bensin atau premium merupakan sumber bahan bakar utama yang digunakan dalam pengujian menggunakan Turbojet pada mobil dengan sistem EFI dalam pengujian ini. Four Gas Analyzer Four Gas Analyzer merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi gas-gas yang terkandung dalam emisi kendaraan. Four

Four Gas Analyzer merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi gas-gas yang terkandung dalam emisi kendaraan. Four

7

4)

gas analyzer hanya bisa mendeteksi 4 gas yang dihasilkan

pembakaran, yaitu: gas CO2, CO, O2, dan HC. Gelas ukur Gelas ukur digunakan untuk menampung bahan bakar dan kemudian dijadikan sebagai acuan dalam penghitungan konsumsi bahan bakar.

b. Pengujian Konsumsi bahan bakar.

Memasang Turbojet pada engine mobil EFI, yaitu dipasangkan pada saluran masuk udara.

2) Menghitung jumlah bahan bakar dengan gelas ukur yang kemudian dimasukkan kedalam tangki bahan bakar.

1)

3)

Menyalakan mesin kendaraan.

4)

Memasang probe gas analyzer ke dalam knalpot pada posisi on.

5) Mulai melakukan pengujian konsumsi dan emisi selama 60 detik pada setiap putaran idle, menengah dan tinggi.

6)

4. Teknik pengumpulan data dan analisis data Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu metode observasi (pengamatan langsung). Observasi dilakukan di laboratorium dengan melihat tingkat konsumsi dan emisi yang dihasilkan. Kemudian hasil observasi dicatat pada suatu tabel, sehingga memudahkan dalam

Data yang didapat dicatat untuk kemudian dianalisis.

menganalisis data tersebut. Data-data yang telah didapatkan dapat dianalisis sebagai berikut :

a. Konsumsi bahan bakar

= . .

Keterangan:

3600

1000

= Jumlah pemakaian bahan bakar mesin (cc/jam)

= Jumlah bahan bakar yang dipakai mesin (cm 3 )

= Waktu untuk menghabiskan bahan bakar (detik)

= Massa jenis bahan bakar (bensin=0,7329 gr/cm 3 )

8

3600

1000

= Bilangan konversi

b. Tabel emisi gas buang

MOBIL EFI

Kandungan gas

Putaran mesin (Rpm)

Idle (700)

Menengah (2500)

Tinggi (4000)

CO (%)

HC (ppm)

CO2 (%)

O2 (%)

1. Cara penafsiran dan penyimpulan hasil penelitian

Penafsiran dan penyimpulan hasil penelitian dilakukan dengan cara

membandingkan tinglat konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang

mobil EFI yang menggunakan Turbojet dengan yang tanpa menggunakan

Turojet.

I. Jadwal Kegiatan Program.

Pelaksanaan

diperlihatkan pada Tabel 1.

program

kegiatan

penelitian

ini

direncanakan

seperti

Tabel 1. Jadwal Program Kegiatan

   

Interval waktu

No

Uraian kegiatan

 

(bulan)

 

1

2

3

4

1

Survey ke lapangan dan penelusuran pustaka

x

     

2

Konsultasi ke Dosen Pendamping

x

x

x

x

3

Persiapan bahan dan alat yangdigunakan

 

x

x

 

5

Pengujian konsumsi bahan bakar dan emisi

   

x

 

6

Analisa hasil pengujian

   

x

x

7

Menyimpulkan hasil analisa dan pembuatan laporan penelitian

     

x

9

J. Anggaran Biaya.

Berikut merupakan rancangan biaya proposal penelitian ini :

1. Bahan habis pakai

 

No

Nama alat dan Bahan

 

Jumlah

Harga Satuan

 

Total (Rp)

Satuan

 

(Rp)

 

1

Bensin atau premium

 

10 liter

 

4.500

 

45.000

2

Kertas HVS

 

1 rim

   

35.000

 

35.000

3

Tinta printer

 

2 kotak

 

20.000

 

40.000

4

Pulpen

 

1 kotak

 

20.000

 

20.000

5

Spidol

 

2 buah

 

10.000

 

20.000

 

T

o

t

a

l

 

140.000

2. Biaya Peralatan Penunjang

 
   

No

 

Peralatan Penunjang

 

Satuan

 

Harga

Biaya

     

satuan

 

1

 

Turbojet Proxima

 

2

buah

 

2.500.000

5.000.000

 

2

 

Sewa Mobil EFI

 

2

Unit

 

400.000

800.000

 

3

 

Sewa labor FT

 

6

hari

 

50.000

300.000

 

4

 

Jasa teknisi labor FT

 

6

hari

 

100.000

600.000

   

T

o

t

a

l

6.700.000

3. Biaya Transportasi

 
 

No

Nama Kegiatan

 

Biaya

 

1

Transportasi pembelian Turbojet Proxima

 

100.000

2

Transportasi pembelian bahan habis pakai

   

100.000

3

Transportasi pembelian bahan penunjang

   

100.000

4

Transportasi harian selama pengujian

   

200.000

 

Total

 

500.000

4. Biaya lain-lain

No

Nama Kegiatan

 

Satuan

Harga satuan

Biaya

1

Konsumsi (4

6

hari

180.000

720.000

orang)

 

2

Pengadaan

4

rangkap

25.000

100.000

laporan

 

10

 

3

Dokumentasi

1 rol

80.000

80.000

(cuci cetak)

 
 

Total

 

900.000

5. Rekapitulasi dana

 
 

No

Kegiatan

 

Total (Rp)

1

Bahan habis pakai

   

140.000

2

Peralatan penunjang

   

6.700.000

3

Transportasi

 

500.000

4

Lain-lain

 

900.000

 

T

o

t

a

l

 

8.420.000

K. Daftar Pustaka

Trainning & Depelovment, 2009. Air Induction System. PT. Intraco Penta,

Tbk: Jakarta.

Proxima Centre, 2011. Keuntungan Menggunakan Proxima Turbojet (online)

turbojet/, Diakses tanggal 1 September 2012.

Proxima

Diakses Tanggal 1 September 2012.

Centre,

2011.

Proxima

Turbojet

Accelerator

(online)

L. Lampiran

dalam

1. Nama dan Biodata Ketua serta Anggota Kelompok

1)

Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap

: Budi Utomo Wisesa

b. NIM/BP

: 13841/2009

c. Tempat/Tanggal Lahir

: Koto baru/20 Mei 1992

d. Alamat

: Jl. Parkit IX No. 8 ATB-Padang

e. Agama

: Islam

f. Jenis Kelamin

: Laki-laki

11

g. Fakultas/Program Studi

h. Perguruan Tinggi

: Teknik / Pend. Teknik Otomotif

: Universitas Negeri Padang

Padang, 4 September 2012

Budi Utomo Wisesa

2)

Anggota Pelaksana

a. Nama Lengkap

: Andrey Arifin

b. NIM/BP

: 13843/2009

c. Fakultas/Program Studi

: Teknik / Pend. Otomotif

d. Perguruan Tinggi

: Universitas Negeri Padang

e. Waktu untuk kegiatan PKM : 8 jam / minggu

3)

Anggota pelaksana :

a. Nama Lengkap

: Tri Annisa Fajri

b. NIM

: 13152/2009

c. Fakultas/Program Studi

: Ilmu Sosial / Pend. Geografi

d. Perguruan Tinggi

: Universitas Negeri Padang

e. Waktu untuk kegiatan PKM

: 8 jam / minggu

4)

Anggota pelaksana :

a. Nama Lengkap

: Retno Wahyudi

b. NIM

: 1102488/2011

c. Fakultas/Program Studi

d. Perguruan Tinggi

e. Waktu untuk kegiatan PKM : 8 jam / minggu

: Teknik / Pend. Teknik Otomotif

: Universitas Negeri Padang

12

2. Nama dan Biodata Dosen Pendamping

Nama

: Wawan Purwanto

NIP/NIK

: 1984095 201012 1006

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Agama

: Islam

Golongan

: III b

Jabatan Fungsional Akademik: -

Perguruan Tinggi Jurusan Telp./Faks. Alamat Rumah

: Universitas Negeri Padang : Teknik Otomotif : 085216673036 : Jl. Patenggangan 15 J, Air Tawar Barat- Padang : waone_1984@yahoo.com

E-mail

Padang, 4 September 2012

Wawan Purwanto, SPd. MT. NIP. 1984095 201012 1006