Anda di halaman 1dari 3
TERMS OF REFERENCE TRAINING MULTIMEDIA “MENYUARAKAN KEADILAN”: INISIATIF MEMAJUKAN HAK ASASI MANUSIA DAN KEADILAN

TERMS OF REFERENCE TRAINING MULTIMEDIA “MENYUARAKAN KEADILAN”: INISIATIF MEMAJUKAN HAK ASASI MANUSIA DAN KEADILAN SOSIAL MELALUI MEDIA SOSIAL DAN AUDIO VISUAL

Latar Belakang

Tahun 2012 memberi sejumlah peluang dan tantangan penting dalam perjuangan panjang untuk menegakkan HAM di Indonesia. Sebagai hasil dari kerja advokasi selama bertahun-tahun, Presiden RI telah menyatakan tekadnya untuk mencari format penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu. Pada tahun 2011 yang lalu, pemerintah membentuk tim di bawah koordinasi Kemenko Polhukam2 yang memiliki mandat kerja untuk mencari "format terbaik penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lalu" dan konflik SDA agar tidak berlarut-larut. Sayangnya, setelah lebih dari 9 bulan bekerja, tim ini belum juga menyampaikan perkembangannya.

Tahun Kebenaran digagas oleh Koalisi Keadilan dan Pengungkapan Kebenaran (KKPK) untuk memunculkan momentum baru, sebelum pemilu 2014, bagi penataan ulang kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan nilai- nilai keadilan, HAM dan demokrasi substantif. Selama 12 bulan dari 17 Agustus 2012 - 17 Agustus 2013, organisasi- organisasi masyarakat sipil, komunitas korban dan warga perorangan yang peduli dapat membangun kekuatan bersama untuk mengungkap dan menegakkan kebenaran sebagai nilai moral manusia yang bermartabat, sebagai hak individual korban dan hak kolektif masyarakat, dan sebagai kepentingan bersama bangsa Indonesia. Gagasan Tahun Kebenaran itu sendiri perlu ditegaskan sebagai sebuah konsensus yang dicapai dari dialog panjang di antara masyarakat sipil dan komunitas korban. Konsensus dan konsolidasi ini perlu terus dirawat secara aktif sepanjang berlangsungnya Tahun Kebenaran.

KKPK adalah sebuah aliansi organisasi masyarakat sipil yang memiliki misi untuk mengadvokasi kasus- kasus pelanggaran berat HAM masa lalu. Pada saat ini KKPK terdiri dari 17 organisasi dan individu dalam masyarakat sipil, termasuk kelompok korban pelanggaran HAM, yang memperjuangkan penyelesaian secara tuntas dan bertanggungjawab atas pelanggaran- pelanggaran berat HAM masa lalu. Dalam rangka Tahun Kebenaran tersebut maka KKPK akan menggelar 10 forum ‘Dengar Kesaksian’ (public hearing) di beberapa daerah dan di Jakarta sebagai tempat bagi korban untuk bersaksi di bawah kepemimpinan sebuah ‘Dewan Pertimbangan Warga’ yang akan mengutarakan suara moral kebenaran.

Salah satu aspek penting yang dikedepankan dalam kampanye tahun kebenaran ini adalah Pemanfaatan berbagai media untuk menyuarakan kebenaran di berbagai ruang publik. Ini perlu dilakukan dalam rangka memperluas penyebaran informasi alternatif yang tujuan akhirnya memperluas dukungan publik terhadap advokasi HAM di Indonesia. Hal ini juga menjadi peluang yang besar mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna terbesar ketiga dunia untuk Facebook. Begitu juga dengan akun Twitter. Dengan besarnya jumlah pengguna Facebook dan Twitter tersebut, pengguna dan penyedia informasi seharusnya mampu memanfaatkan jejaring sosial tersebut untuk kerja-kerja advokasi.

Untuk itu AJAR (Asia Justice and Rights) bekerjasama denga KKPK akan mengmebangkan model dan menyelenggarakan training multimedia dan media sosial yang nantinya ini akan memanfaatkan situs jejaring sosial untuk mendistribusikan segala konten atau informasi dari media yang sedang dibangun, dalam bentuk media online, mobile phone dan social media seperti twitter, facebook dan lain-lain. Melalui training ini juga informasi yang akan disajikan tak hanya berbentuk teks tapi juga images dan video. Diharapkan sebagai media online altenatif maka setiap orang dapat mengakses dan menggunakan referensi dari media ini untuk kepentingan pengungkapan kebenaran dan perimbangan informasi. Selain itu memberikan kesempatan atau peluang seluas-luasnya bagi masyarakat terutama masyarakat di tingkat lokal dan dimanapun berada untuk memberikan kritik dan saran konstruktif terkait isi dari media online. Training ini akan dilakukan secara

partispatoris dan ditujukan bagi organisasi lokal yang mencakup tentang teknik dan keterampilan multimedia serta penggunaan media sosial. Dengan dukungan dari FORD diharapkan akan bisa menggunakan teknologi digital sederhana untuk kelompok/organisasi di akar rumput seperti VozMob (http://vozmob.net/)

Tujuan

1. Meningkatkan kapasitas jaringan hak asasi manusia dalam menyuarakan kepentingan masyarakat kepada kalangan yang lebih luas dengan menggunakan sarana multimedia untuk mempengaruhi kebijakan di tingkat lokal dan nasional.

2. meningkatkan kapasitas advokasi dengan menggunakan keterampilan baru di bidang dokumentasi dengan menggunakan sarana teknologi komunikasi dan informasi

3. Membangun ketrampilan dan strategi media untuk pengungkapan kebenaran pelanggaran hak asasi manusia di masa lalu

Peserta dan Penerima Manfaat Peserta kegiatan ini adalah masing-masing 3 orang dari kelompok-kelompok NGO lokal di daerah yaitu:

Sekber 65 di Jawa Tengah

Jaringan Perempuan Indonesia Timur (JPIT) di NTT,

Solidaritas Korban Pelanggaran HAM (SKP-HAM) Palu, Sulawesi tengah

Selain itu, panitia juga mengundang masing-masing 1 (satu) orang peserta dari Papua dan Aceh Penerima manfaat tidak langsung adalah para organisasi lokal lainnya yang dapat memanfaatkan hasil-hasil produk AJAR untuk kepentingan advokasi mereka di bidang Hak Asasi manusia dan keadilan sosial.

Waktu dan Tempat Senin – Sabtu, 8 – 13 Oktober 2012 bertempat di Wisma PGI, Jalan teuku Umar No 17 Jakarta Pusat

Jadwal (Agenda tentatif)

Hari I (8 Oktober 2012)

08.30

– 09.00

Pembukaan dan Perkenalan Singkat Penjelasan tentang Agenda

09.00

– 10.00

Review Hasil Pengambilan Gambar di lapangan : Catatan Pembelajaran

10.00

– 10.30

Break

10.30

– 11.30

Review Hasil Pengambilan Gambar di lapangan : Catatan Pembelajaran

11.30

– 13.30

Break Makan Siang

13.30

– 16.30

Rapat KKPK

16.30

– 19.00

Kembali ke kelas – Istirahat

19.00

– 21.00

Review Hasil Pengambilan Gambar di lapangan : Catatan Pembelajaran

Hari II (9 Oktober 2012)

08.30

– 10.00

Menyusun Cerita / Kertas Gagasan

10.00

– 10.30

Break

10.30

– 12.30

Lanjutan – Menyusun cerita / kertas gagasan

12.30

– 13.30

Makan Siang

13.30

– 15.30

Mengumpulkan, Memilih dan Membuat Stock Video, Audio, dan Photo

15.30

– 16.00

Break

16.00

– 17.30

Mengumpulkan, Memilih dan Membuat Stock Video, Audio, dan Photo

17.30

– 19.30

Makan Malam

19.30

– 21.00

Pengantar Editing dan Mastering Gambar

Hari III (10 Oktober 2012)

08.30

– 10.00

Pengantar Media Sosial (manfaat, keuntungan dan kekurangannya, jenis-jenis dan karakteristik)

10.00

– 10.30

Break

10.30

– 12.30

Lanjutan – Pengantar Media Sosial

12.30

– 13.30

Makan Siang

13.30

– 15.30

Strategi kampanye menggunakan media sosial

15.30

– 16.00

Break

16.00

– 17.30

Exercise kelompok: membuat, merancang dan menggunakan media sosial

17.30

– 19.30

Makan Malam

19.30

– 21.00

Exercise kelompok: membuat, merancang dan menggunakan media sosial

Hari IV (11 Oktober 2012)

08.30

– 10.00

Lanjutan: Menghubungkan aplikasi telepon seluler ke aplikasi berbasis internet

10.30

– 12.30

Lanjutan – Exercise menggunakan media sosial – Instagram

12.30

– 13.30

Makan Siang

13.30

– 15.30

Lanjutan: Exercise menggunakan media sosial – Youtube dan Vimeo

15.30

– 16.00

Break

16.00

– 17.30

Mengevaluasi dan Analisis Penggunaan Media Sosial untuk advokasi

17.30

– 19.30

Makan Malam

19.30

– 21.00

Penyiapan materi kampanye untuk upload

Hari V (12 Oktober 2012)

08.30

– 10.00

Menyiapkan teaser dengar kesaksian dan kampanye per wilayah

10.00

– 10.30

Break

10.30

– 12.30

Lanjutan Menyiapkan teaser dengar kesaksian dan kampanye per wilayah

12.30

– 13.30

Makan Siang

13.30

– 15.30

Lanjutan menyiapkan teaser dengar kesaksian dan kampanye per wilayah

15.30

– 16.00

Break

16.00

– 17.30

Nonton bareng dan komentar

17.30

– 19.30

Makan Malam

19.30

– 21.00

Nonton bareng dan komentar

Hari VI (13 Oktober 2012)

08.30

– 10.00

Penajaman Persiapan Kerja Panitia Lokal

10.00

– 10.30

Break

10.30

– 12.30

Exercise: Menyiapkan Buku Acara Dengar Kesaksian

12.30

– 13.30

Makan Siang

13.30

– 15.30

Lanjutan Exercise: Menyiapkan Buku Acara Dengar Kesaksian

15.30

– 16.00

Break

16.00

– 17.30

Rangkuman, Evaluasi dan Penutupan