Anda di halaman 1dari 4

Mengenal Diabetes Mellitus ??

Tips Bagi Anak dan Remaja dengan Diabetes mellitus

Apakah Diabetes mellitus?


Memiliki diabetes artinya kadar glukosa darah, atau sering disebut kadar gula di dalam darah kamu terlampau tinggi. Glukosa berasal dari makanan yang kamu makan dan glukosa diperlukan oleh tubuh kita sebagai sumber tenaga, atau bahan bakar untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Selain itu, glukosa juga akan disimpan ke dalam sel-sel hati (liver) dan otot. Memliki terlalu banyak glukosa di dalam darah adalah berbahaya. Sebuah organ yang bernama pankreas mengeluarkan hormon insulin ke dalam darah. Insulin ini berguna untuk membantu glukosa masuk ke dalam sel. Di dalam sel, glukosa akan diubah menjadi tenaga untuk melakukan berbagai kegiatan. Jika kamu memiliki diabetes, pankreas kamu akan mengalami gangguan. Akibatnya, pankreas tidak bisa atau terlalu sedikit mengeluarkan insulin. Selain itu, pada diabetes jenis lain, sel sel di dalam tubuh kamu tidak dapat menggunakan insulin dengan baik walaupun pankreas kamu dapat mengeluarkan insulin. Gangguan-gangguan diatas akan menyebabkan kadar gula di dalam darah naik dan tidak dapat masuk ke dalam sel. Apabila dibiarkan dalam keadaan tinggi terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada jantung, mata, ginjal ,dan syaraf.

Ada Berapa Jeniskah Diabetes?


Secara umum, diabetes dibagi menjadi 3 jenis. Pada diabetes tipe 1, sel yang membuat insulin di pankreas mengalami kerusakan. Apabila kamu memiliki diabetes tipe 1, kamu memerlukan suntikan insulin setiap harinya. Insulin ini dapat diberikan melalui suntikan biasa atau melalui pompa insulin. Apabila memiliki diabetes tipe 1 seharusnya kamu bisa menyesuaikan dosis insulin dengan pola makan dan kegiatan sehari-hari. Hal ini akan memudahkan kamu dalam menangani diabetes sewaktu kamu

mengalami hari yang sibuk. Dulu, diabetes tipe ini disebut sebagai diabetes mellitus tergantung insulin. Pada diabetes tipe 2, pankreas masih mengeluarkan insulin tetapi sel-sel tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Apabila memiliki diabetes tipe 2, kamu memerlukan insulin atau obat pil untuk membuat sel-sel tubuh bekerja lebih baik terhadap insulin. Dulu, diabetes tipe ini disebut diabetes pada orang dewasa. Saat ini, remaja mulai banyak yang memiliki diabetes tipe 2 terutama apabila mengalami obesitas.

Diabetes pada kehamilan merupakan tipe diabetes yang muncul saat seorang
wanita sedang hamil. Memiliki diabetes saat hamil akan meningkatkan risiko diabetes di masa yang akan datang, terutama tipe 2 dan juga akan meningkatkan risiko anak untuk menjadi kegemukan (overweight) dan diabetes tipe 2.

Mengapa Remaja Dapat Memiliki Diabetes?


Faktor Genetik maupun faktor lainnya seperti virus atau toksin dapat membuat seseorang terkena diabetes tipe 1. Penelitian saat ini sudah dapat memperkirakan siapa yang memiliki risiko untuk memiliki diabetes tipe 1 dan di masa depan mungkin dapat mecegah terjadinya penyakit diabetes. Kegemukan dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 2. Remaja yang menyukai makanan yang tidak sehat (junk food), kurang aktif, atau memiliki keturunan diabetes juga akan meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 2. Beberapa ras tertentu seperti amerika keturunan india, amerika keturunan afrika, latin, Alaska, pasifik, dllmemiliki kecenderungan lebih besar untuk memiliki diabetes tipe. Diabetes tidak berhubungan dengan kebiasaan makan terlalu banyak gula.

Apa Yang Harus Dilakukan Untuk Menangani Diabetes?


Kunci dalam menangani diabetes adalah menjaga kadar gula darah sedekat mungkin dengan batas normal. Cara terbaik untuk dapat melakukan ini adalah : Makan-makanan yang sehat dan bergizi Makanlah sesuai dengan julmlah yang ditentukan

Berusahalah untuk selalu aktif sepanjang hari Pertahankan berat badan idealmu Patuhilah penggunaan insulin atau obat-obatan lain sesuai petunjuk dokter Periksalah kadar gula darah secara teratur sesuai anjuran yang diberikan

Dokter kamu akan memberikan target gula darah yang harus selalu kamu capai. Tugas kamu adalah mencapai sedekat mungkin target gula yang diberikan. Dokter atau edukator diabetesmu akan mengajarkan bagaimana cara memeriksa kadar gula darah menggunakan glukometer. Dengan memeriksa gula darah secara rutin akan mengajarkan kamu faktor apa saja yang mempengaruhi kadar gula darah. Makanan, saat sakit, dan stress dapat meningkatkan kadar gula darah. Insulin atau obatobatan pil dan aktifitas dapat menurunkan kadar gula darah kamu. Karbohidrat merupakan sumber tenaga yang sangat baik bagi tubuh. Tetapi, apabila memakan karbihdrat terlalu banyak di satu makanan dapat menigkatkan gula darah. Sumber karbohidrat yang baik adalah gandum, susu rendah lemak atau tanpa lemak, buah-buahan, dan sayuran. Sedangkan sumber karbohidrat yang kurang baik adalah gula pasir, sirop, minuman soda biasa, keripik kentang, dan hidangan penutup seperti es krim, kue, dll.

Mengapa Kamu Harus menjaga Kadar Gula Darah?


Dengan menjaga kadar gula darah, maka kamu akan mengurangi risiko untuk terjadinya gangguan kesehatan di masa yang akan datang. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. selain itu, kadar gula darah yang tinggi juga dapat merusak beberpa organ dan menyebabkan kebutaan, gagal ginjal, kerusakan syaraf di kaki sampai amputasi, dan kerusakan gigi. Berita baiknya adalah risiko terjadinya komplikasi-komplikasi tersebut diatas dapat dikurangi atau bahkan dihindari dengan cara menjaga kadar gula darah. Yang terpenting adalah

Jangan

Biarkan

Diabetes

Menghentikan

Langkahmu. Kamu dapat melakukan semua yang teman-teman kamu lakukan dan
memiliki hidup yang sehat.